Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 22
Page 1
Go To English Page
Nomor Surat 0115/LT/EII-EXT/2026
Nama Perusahaan ESSA Industries Indonesia Tbk
Kode Emiten ESSA
Lampiran 3
Perihal Penyampaian Laporan Tahunan & Keberlanjutan dan ESG
Perseroan Menyampaikan Laporan Tahunan & Keberlanjutan dan ESG tahun 2025 dengan periode tahun buku dari
01 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025 dalam bahasa Indonesia dan Inggris
Apakah Perseroan akan/telah melakukan panggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan? (Ya)
Perseroan melakukan panggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 26 Mei 2026
Informasi sebagaimana dimaksud di atas telah dimuat pada Situs Web Perseroan di alamat link
https://essa.id/annual-report/ pada tanggal 30 April 2026
Apakah Perseroan tercatat di Bursa lain? (Tidak)
A. Kinerja Lingkungan (Environmental Performance)
Perseroan menyampaikan Keberlanjutan dan ESG Tahunan :
E-01 Laporan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
Laporan Emisi GRK Konsolidasi? Ya
Batasan Organisasi Operasional/Finansial
Adakah anak perusahaan yang tidak diikutsertakan dalam
Tidak
laporan ini?
Name Total Emisi (tCO2e)
Kategori 1: Emisi GRK langsung dan pembuangan
Emisi langsung dari pembakaran stasioner 126.885.224
Emisi langsung dari pembakaran bergerak 0
Emisi langsung dari proses pengolahan 0
Emisi fugitive langsung 0
Emisi langsung dari Land Use, Land Use Change and
0
Forestry (LULUCF)
Total Emisi Langsung (Scope 1) 126.885.224
Page 2
Kategori 2: Emisi GRK tidak langsung dari energi yang diimpor/dibeli
Emisi tidak langsung dari konsumsi Listrik yang
0
diimpor/dibeli
Emisi tidak langsung dari konsumsi jaringan energi yang
0
diimpor/dibeli (diluar listrik)
Total Emisi Tidak Langsung (Scope 2) 0
Kategori 3: Emisi GRK tidak langsung dari transportasi
Transportasi dan distribusi hulu 24.698
Perjalanan dinas 0
Transportasi dari klien dan pengunjung 0
Transportasi dan distribusi hilir 0
Perjalanan Karyawan 0
Kategori 4: Emisi GRK tidak langsung dari produk yang digunakan oleh perusahaan
Kegiatan yang berhubungan dengan energi yang tidak
termasuk dalam emisi langsung dan emisi energi tidak 0
langsung
Pembelian Barang dan Jasa 0
Capital equipment/goods 0
Limbah yang dihasilkan dalam kegiatan operasional 0
Aset Sewaan hulu 0
Kategori 5: Emisi GRK tidak langsung yang terkait dengan penggunaan produk dari perusahaan
Investasi 0
Penggunaan produk yang dijual 0
Perawatan akhir masa pakai produk yang dijual 0
Waralaba hilir 0
Aset Sewaan Hilir 0
Pengolahan produk yang dijual 0
Page 3
Kategori 6: Emisi GRK tidak langsung dari sumber lainnya
Emisi atau pembuangan tidak langsung lainnya 0
Total Emisi Tidak Langsung (Scope 3) 24.698
Total Emisi GRK (Scope 1 and 2) 126.885.224
Total Emisi GRK (Scope 1, 2 and 3) 126.909.922
Offsets/Credits 0
Pembelian Renewable Energy Certificate (REC) (kWh) 0
Total emisi dari Scope 1 dan 2 per unit
E-02 Intensitas Emisi GRK 4.300.976
pendapatan Perusahaan Tercatat
Jumlah total energi yang dikonsumsi secara
0
langsung (kWh or J)
Jumlah total energi yang dikonsumsi secara
E-03 Konsumsi Energi listrik 0
tidak langsung (kWh or J))
Total konsumsi energi (kWh or J) 0
E-04 Konsumsi Air Total konsumsi air (m3) 1.050.740
E-05 Limbah yang dihasilkan Total limbah yang dihasilkan (ton) 26.987
E-06 Komitmen Perusahaan untuk mencapai target Net Zero Emission
Apakah Perusahaan memiliki komitmen pencapaian target net zero? Ya
Tahun berapa Perusahaan menargetkan pencapaian Net Zero emission yang
2060
dipublikasi?
Mohon berikan deskripsi ringkas penjelasan dan tautan ke dokumentasi yang menjelaskan komitmen
pencapaian target Net zero emission Perusahaan.
ESSA mengelola energi melalui pengukuran konsumsi pada sumber utama serta penggunaan di seluruh
proses produksi dan fasilitas pendukung. Pendekatan ini memberikan visibilitas atas profil konsumsi energi
dan menjadi dasar dalam mengidentifikasi area dengan intensitas penggunaan tertinggi.
Pengukuran dilakukan secara langsung menggunakan flow meter yang dikalibrasi secara berkala, dengan
data yang dikonversi ke satuan energi yang seragam untuk memastikan konsistensi pemantauan dan
analisis.
Pengelolaan energi dan emisi diterapkan sebagai sistem terpadu yang terintegrasi dengan kinerja
operasional dan efisiensi biaya. Hal ini didukung oleh kebijakan internal, termasuk target konservasi energi
sebesar 1% dalam lima tahun untuk unit pabrik amoniak, serta inisiatif mitigasi emisi yang selaras dengan
arah transisi energi nasional menuju Net Zero Emission.
Pendekatan berbasis data diperkuat melalui integrasi Distributed Control System (DCS) yang
memungkinkan pemantauan parameter energi dan emisi secara real-time. Sistem ini meningkatkan
akuntabilitas internal sekaligus mendukung kepatuhan pelaporan melalui platform SIMPEL Kementerian
Lingkungan Hidup sehingga setiap pengelolaan energi dapat ditelusuri dampaknya terhadap kinerja
lingkungan dan operasional.
E-07 Komitmen Perusahaan untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca (Emission Reduction)
Apakah Perusahaan memiliki komitmen mengurangi emisi? Tidak
0%
Target pengurangan emisi GRK
0 (tCO2e)
Page 4
Tahun target untuk penurunan emisi GRK? null
Apakah perusahaan memiliki manajemen yang mengawasi pengendalian iklim?
Ya
Langkah-langkah yang sudah dilakukan dan penurunan emisi yang telah dicapai dibandingkan tahun
sebelumnya.
Penjelasan:
ESSA manages energy through the measurement of consumption at primary sources as well as across all
production processes and supporting facilities. This approach provides visibility into the overall energy
consumption profile and serves as a basis for identifying areas with the highest intensity of use.
Measurements are conducted directly using flow meters that are periodically calibrated, with data converted into
standardized energy units to ensure consistency in monitoring and analysis.
Energy and emissions management are implemented as an integrated system aligned with operational
performance and cost efficiency. This is supported by internal policies, including an energy conservation target of
1 percent over five years for the ammonia plant, as well as emissions mitigation initiatives aligned with the
national energy transition toward Net Zero Emissions.
This data-driven approach is further strengthened through the integration of a Distributed Control System (DCS),
which enables real-time monitoring of energy and emissions parameters. The system enhances internal
accountability while supporting regulatory compliance through reporting on the Ministry of Environments SIMPEL
platform, allowing energy management practices to be traced in relation to both environmental and operational
performance.
B. Kinerja Sosial (Social Performance)
S-01 Kesetaraan Gender
Laki-Laki Perempuan
Level Jabatan
Jumlah pegawai Persentasi pegawai Jumlah pegawai Persentasi pegawai
Entry-level 196 39,84 % 29 5,89 %
Mid-level 166 33,74 % 45 9,15 %
Senior-level 36 7,32 % 7 1,42 %
Executive-level 11 2,24 % 2 0,41 %
Total Pegawai 409 83,13 % 83 16,87 %
S-02 Jumlah level pegawai yang dimiliki oleh laki-laki dan perempuan berdasarkan kelompok umur
Level Jabatan
Rentang Usia Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level Jumlah
(tahun) Pegawai
Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
18-25 21 6 3 5 0 0 0 0 35
25-35 126 13 10 10 0 0 0 0 159
35-45 25 10 131 26 20 5 1 0 218
45-55 24 0 22 4 13 1 5 2 59
Page 5
>55 0 0 0 0 3 1 5 0 9
S-03 Tingkat Pergantian Pegawai
Jumlah Pegawai (dalam tahun Percentage Pegawai (dalam tahun
pelaporan) pelaporan)
Jumlah Pegawai
resign/Pemutusan Hubungan 39 Pegawai 8,14 %
Kerja
Jumlah Pegawai Baru/pengganti 64 Pegawai 13,36 %
S-04 Jumlah Pegawai Sementara
Jumlah Pegawai (dalam tahun Percentage Pegawai (dalam tahun
pelaporan) pelaporan)
Jumlah Pegawai perusahaan
yang dipegang oleh kontraktor 67 Pegawai 13,99 %
dan/atau konsultan
S-05 Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
Rata-rata jam pelatihan per
Jumlah pegawai yang ikut serta Persentase jumlah pegawai yang
pegawai dalam tahun
dalam program pelatihan ikut serta dalam pelatihan (%)
Pelaporan
77 jam/pegawai 228 47,6 %
S-06 Jumlah Kecelakaan Kerja
Persentase kecelakaan kerja serius yang berakibat
Frekuensi kecelakaan kerja dari total pegawai
cedera serius dan fatal dari total pegawai (%)
0 0%
S-07 Jumlah Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
Jumlah pelanggaran hak asasi manusia dalam tahun
0
Pelaporan
Kebijakan Perusahaan terkait Pekerja
S-08 Perusahaan memiliki kebijakan terkait pelecehan seksual dan/atau
Ya
non-diskriminasi?
GHG emissions reduction efforts are implemented through a range of initiatives aligned with the Companys
energy efficiency programs. These include process and utility optimization, improvements in equipment and
catalyst performance, optimization of cooling water systems, electrical efficiency measures, and operational
transport efficiency. Through these initiatives, the Company seeks to reduce energy consumption across
process units, utilities, and supporting facilities, thereby contributing to the reduction of GHG emissions.
At Banggai Ammonia Plant, GHG emissions reductions have shown a declining trend, from 107,645.96
tCOeq in 2023 to 75,662.89 tCOeq in 2025. This reduction is in line with operational dynamics and the
effectiveness of energy efficiency initiatives implemented during the reporting period. Emissions reductions
were primarily driven by initiatives in process and utility optimization, improvements in equipment and
catalyst performance, and optimization of supporting operational systems. Several initiatives introduced in
Page 6
previous years have also demonstrated increasingly tangible contributions in 2025, reflecting the Companys
ongoing efforts to enhance energy efficiency and reduce emissions from operational activities. Overall,
emissions reductions continue to be dominated by Scope 1, with more limited contributions from supporting
activities under Scope 3.
S-09 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai hak asasi manusia? Ya
The principle of non-discrimination is also integrated
into recruitment and promotion processes as stipulated
in the Group Recruitment Policy and Code of Conduct.
The policy strengthening in 2025 marks a transition from
a compliance-based approach toward a more systematic
human resource management that is integrated with the
Companys sustainability agenda
S-10 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai pekerja anak dan/atau
Ya
pekerja paksa?
ESSA upholds the principles of respect for Human Rights
in all labor practices. This commitment is enshrined in
the Code of Conduct and Company Regulations, which
explicitly prohibit Forced labor practices, Child labor, Discrimination in recruitment processes and
employment relationships, Restrictions on the right to freedom of association
S-11 Perusahaan memiliki kebijakan perusahaan mengenai kesehatan dan
keselamatan kerja serta lingkungan kerja yang aman dan layak diberikan Ya
kepada seluruh karyawan?
ESSA upholds the principles of respect for Human Rights
in all labor practices. This commitment is enshrined in
the Code of Conduct and Company Regulations, which
explicitly prohibit Forced labor practices, Child labor, Discrimination in recruitment processes and
employment relationships, Restrictions on the right to freedom of association
Corporate Social Responsibility (CSR)
S-12 Perusahaan memiliki aktivitas CSR, investasi atau sumbangan
Ya
terhadap komunitas atau organisasi nirlaba terdaftar?
ESSA implements integrated occupational health and
safety (OHS) management across all operational units,
particularly for high-risk activities. This management
framework refers to the National Occupational Health and
Safety Management System (SMK3) as per Government
Regulation No. 50 of 2012, as well as global standards
from the Occupational Safety and Health Administration
(OSHA 1910.119) regarding Process Safety Management
(PSM)
.
C. Kinerja Tata Kelola (Governance Performance)
G-01 Keberagaman Manajemen dan Independensi (Board Diversity and Independence)
Tipe Manajemen
Jumlah Laki-laki Perempuan Pihak Independen
Perusahaan
Komisaris 0 5 1 2
Direksi 0 4 0 0
G-02 Total kehadiran direksi dan komisaris ke rapat dewan
Page 7
Jumlah rapat dewan (di tahun Rata-rata persentase kehadiran
pelaporan) direksi/komisaris dalam rapat dewan
Jumlah kehadiran direksi ke rapat
12 100 %
dewan
Jumlah kehadiran komisaris ke
6 100 %
rapat dewan
Kebijakan mengenai manajemen lainnya
G-03 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai pemisahan Chairman of
Ya
The Board dan CEO?
In terms of governance, the Companys social
responsibility commitment is enshrined in the Code of
Conduct and coordinated through the ESG Task Force
and the Sustainability function established in 2024.
The implementation of CSR programs is managed by
designated officers at each operational unit to ensure that
implementation aligns with the needs and characteristics
of their respective regions.
ESSAs community development programs in 2025 were
implemented through its subsidiary entities, namely PT
Panca Amara Utama (PAU) in Banggai Regency and the
Palembang LPG Plant (PLP) in Ogan Ilir Regency. The
program implementation is directed toward addressing
the needs of communities surrounding operational areas
in a more structured manner, focusing on strengthening
economic independence, improving the quality of health
and education, social support, and environment-based
empowerment. In 2025, PAU realized a social investment
of Rp5,667,223,682, managed as part of the effort to
create a more tangible and measurable social impact.
G-04 Perusahaan memiliki kebijakan penilaian dewan direksi dan
Ya
komisaris
The Company implements a governance structure that ensures a clear separation between supervisory and
executive management functions. In line with the principles of Good Corporate Governance, the role of the
Chairman of the Board, representing the leadership of the supervisory organ, is distinguished from that of
the Chief Executive Officer/President Director as the head of the executive management organ, thereby
creating an effective checks and balances mechanism, sound oversight, accountability, as well as
independent and balanced decision-making processes within the Company. Such separation of functions
constitutes one of the Companys measures to prevent concentration of authority in a single individual and to
strengthen the overall effectiveness of corporate governance.
G-05 Perusahaan memiliki kebijakan pelatihan dewan direksi dan
Ya
komisaris
Meanwhile, regarding the remuneration function, ESSA implements remuneration policies for the Board of
Commissioners and Directors by considering the performance, responsibilities, and contributions of each
member toward achieving the Companys objectives. This policy is designed to support leadership
accountability and align with applicable regulations. In this process, the Board of Commissioners provides
recommendations regarding the remuneration of the Board of Commissioners and Directors, which are
subsequently submitted through the GMS mechanism. Based on the resolution of the Annual GMS, the
authority to determine salaries, honoraria, and/or allowances for members of the Board of Commissioners
and the Board of Directors may also be delegated to the Board of Commissioners.
As part of this governance framework, the Company conducts periodic performance evaluations on the
execution of duties and responsibilities of the governance body. This assessment covers performance
achievement, job responsibilities, contributions to the Companys strategic direction, and leadership
effectiveness in managing risks, maintaining regulatory compliance, and supporting the implementation of
sustainability principles. In practice, shareholders assess the performance of the duties and responsibilities
of the Board of Commissioners and the Directors through the GMS mechanism, while Directors also
Page 8
conduct self-performance assessments based on collectively agreed criteria.
G-06 Kriteria khusus yang digunakan untuk pemilihan dewan direksi dan
Ya
komisaris
The Company has a competency development policy for members of the Board of Directors and the Board
of Commissioners, which is implemented on an ongoing basis through participation in training programs,
seminars, workshops, certifications, and other strategic forums relevant to the Companys needs and
regulatory developments. This policy is intended to ensure that members of the Board of Directors and the
Board of Commissioners continuously maintain adequate understanding of business dynamics, corporate
governance, risk management, compliance, as well as developments in the industry and applicable laws and
regulations. Through the implementation of such training programs, the Company seeks to strengthen
leadership capacity, quality of decision-making, and the effectiveness of both supervisory and executive
management functions.
G-07 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai kode etik dan/atau anti-
Ya
korupsi?
ESSA implements nomination and remuneration functions for the Board of Commissioners and Directors as
an integral part of its good corporate governance. These functions are carried out directly by the Board of
Commissioners without forming a specific committee, guided by the Nomination and Remuneration Function
Guidelines.
In performing the nomination function, the Board of Commissioners establishes policies regarding the
composition, criteria, and nomination process for members of the Board of Commissioners and Directors.
The Board of Commissioners also conducts performance evaluations and prepares candidate proposals to
be presented through the GMS mechanism in accordance with prevailing regulations.
G-08 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai perlakuan adil terhadap
Ya
Pemegang Saham?
ESSAs commitment to business ethics is articulated in the Code of Conduct, which applies to the Board of
Commissioners, the Board of Directors, and all employees within the ESSA Group. This document serves as
the primary reference for daily business activities, decision-making, and interactions with stakeholders.
In 2025, ESSA ratified a Group-level Code of Conduct as a unified ethical policy applicable across all
subsidiaries. This alignment aims to ensure consistent standards of behavior and compliance throughout all
levels of the organization
The commitment to preventing corruption is outlined in the Code of Conduct ratified in late 2025, applicable
to the Board of Commissioners, Directors, and all employees. The implementation of this policy is supported
by internal oversight and control to help ensure consistent compliance.
G-09 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai kewajiban
Ya
direksi/komisaris untuk mencegah adanya konflik kepentingan?
The Company has a policy that ensures fair and equitable treatment of all Shareholders in accordance with
their rights, share classification, and the prevailing laws and regulations. The Company ensures that each
Shareholder, including minority Shareholders, is granted equal access to material and relevant information,
equal opportunity to exercise voting rights at the General Meeting of Shareholders, as well as protection of
both economic and corporate rights. In its implementation, the Company consistently upholds the principles
of transparency, accountability, and fairness in order to prevent discriminatory treatment or conflicts of
interest that may prejudice certain Shareholders.
Page 9
D. Lain-lain
Keselarasan Laporan Keberlanjutan/Tahunan dengan Metrik ESG
Halaman di Laporan
Kinerja Kode Nama Metrik
Keberlanjutan/Tahunan
E-01 Laporan Emisi Gas Rumah Kaca 6
E-02 Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca 6
E-03 Konsumsi Energi Listrik 4,5
E-04 Konsumsi Air 7
Lingkungan
E-05 Limbah yang Dihasilkan 8
Komitmen Perusahaan untuk Mencapai
E-06 52
Target Net Zero Emission
Komitmen Perusahaan untuk
E-07 59,60,61
mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
S-01 Kesetaraan Gender 86
Pegawai Berdasarkan Gender dan
S-02 85
Kelompok Umur
S-03 Tingkat Pergantian Pegawai 87
S-04 Jumlah Pegawai Sementara 84
S-05 Pelatihan dan Pengembangan Pegawai 89,90
S-06 Jumlah Kecelakaan Kerja 100
Kejadian Pelanggaran Hak Asasi
S-07 82
Manusia
Sosial Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau
S-08 82
Non-diskriminasi
S-09 Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia 82
Kebijakan Pekerja Anak dan/atau
S-10 82
Pekerja Paksa
Kebijakan Mengenai Kesehatan dan
Keselamatan Kerja serta Lingkungan
S-11 98,99
Kerja yang Aman dan Layak diberikan
Kepada Seluruh Karyawan
S-12 Pencegahan Konflik Kepentingan 104,116
Page 10
Keberagaman Manajemen dan
G-01 122
Independensi
Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke
G-02 122,131
Rapat Dewan
Kebijakan Pemisahan Chairman of the
G-03 0
Board dan CEO
Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan
G-04 122,123
Komisaris
Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan
Tata-kelola G-05 0
Komisaris
G-06 Kriteria Khusus Pemilihan Dewan 121,122
G-07 Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi 124,127
Kebijakan Perlakuan Adil terhadap
G-08 121,122
Pemegang Saham
G-09 Pencegahan Konflik Kepentingan 126,128
Standar Internasional yang Diacu dan Verifikasi Pihak Ketiga
Keselarasan dengan kerangka pelaporan keberlanjutan
X Ya Tidak
X GRI
TCFD
CDP
IFRS S1
IFRS S2
SASB
Others, please specify
Assurance dan validasi pihak ketiga
X Tidak
Demikian untuk diketahui.
Hormat Kami,
ESSA Industries Indonesia Tbk
Page 11
Shinta Dumasari Utami Siringoringo
Corporate Secretary
ESSA Industries Indonesia Tbk
DBS Bank Tower Lt. 18, Ciputra World 1 Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-
Telepon : +62-21-29885600 , Fax : +62-21-29885601 , www.essa.id
Nama Pengirim Shinta Dumasari Utami Siringoringo
Jabatan Corporate Secretary
Tanggal dan Waktu 30-04-2026 22:26
Lampiran 1. 260430 Cover Letter AR SR ESSA 2025.pdf
2. 260430 Annual Report ESSA 2025.pdf
3. 260430 Sustainability Report ESSA 2025.pdf
Dokumen ini merupakan dokumen resmi ESSA Industries Indonesia Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan
karena dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan elektronik. ESSA Industries Indonesia Tbk bertanggung
jawab penuh atas informasi yang tertera didalam dokumen ini.
Page 12
Go To Indonesian Page
Letter / Announcement No. 0115/LT/EII-EXT/2026
Issuer Name ESSA Industries Indonesia Tbk
Issuer Code ESSA
Attachment 3
Subject Submission of Annual And Sustainability Report
The Company hereby submit Annual And Sustainability Report Report 2025 for the period of 01 Januari 2025 to 31
Desember 2025 in Indonesia dan Inggris
Will the Company be/has summons for the Annual General Meeting of Shareholders? (Yes)
The Company made invitations to the Annual General Meeting of Shareholders on 26 Mei 2026
The information referred above has been published on the Company’s website https://essa.id/annual-report/ at 30
April 2026
Is the Company listed on another Stock Exchange? (No)
A. Environmental Performance
The Company submits its Annual Sustainability and ESG Report:
E-01 Greenhouse Gas (GHG) Emission Report
Consolidated GHG Emission Report? Yes
Organizational Boundaries Operasional/Finansial
Any subsidiaries that are not included in the report? No
Name Total emission (tCO2e)
Category 1: Direct GHG emissions and removals
Direct emissions from stationary combustion 126.885.224
Direct emissions from mobile combustion 0
Direct emissions from processes 0
Direct fugitive emissions 0
Direct emissions from Land Use, Land Use Change and
0
Forestry (LULUCF)
Total Direct Emissions (Scope 1) 126.885.224
Category 2: Indirect GHG emissions from imported energy
Page 13
Indirect emissions from imported/purchased electricity
0
consumption
Indirect emissions from imported/purchased network energy
0
consumption (excluding electricity)
Total Indirect Emissions (Scope 2) 0
Category 3: Indirect GHG emissions from transportation
Upstream transport and distribution 24.698
Business travels 0
Transportation of clients and visitors 0
Downstream transportation and distribution 0
Employee commuting 0
Category 4: Indirect GHG emissions from products used by Organization
Energy related activities not included in direct emissions and
0
energy indirect emissions
Purchased goods and services 0
Capital equipment/goods 0
Waste generated in operations 0
Upstream leased assets 0
Category 5: Indirect GHG Emissions associated with the use of products from the Organization
Investments 0
Use of sold products 0
End of life treatment of sold products 0
Downstream franchises 0
Downstream leased assets 0
Processing of sold products 0
Category 6: Indirect GHG emissions from other sources
Page 14
Other indirect emissions or removals 0
Total GHG Emissions (Scope 1 and 2) 24.698
Total GHG Emissions (Scope 1 and 2) 126.885.224
Total GHG Emissions (Scope 1, 2 and 3) 126.909.922
Offsets/Credits 0
REC Purchases (kWh) 0
Total scope 1 and 2 emissions produced per
E-02 GHG Emissions Intensity 4.300.976
revenue of listed compant (tCO2e/Rp)
Total amount of energy directly consumed
0
(kWh or J)
Total amount of energy indirectly consumed
E-03 Electricity Consumption 0
(kWh or J)
Total energy consumption (kWh or J) 0
E-04 Water Consumption Total water consumed (m3) 1.050.740
E-05 Waste Generation Total waste generated (ton) 26.987
E-06 Company commitment to Net Zero Emission Target
Does the Company have a net zero emission target commitment? Yes
What year is the Company’s net zero emission published target? 2060
Please provide a brief description and a link to documentation explaining the Company’s commitment in
achieving net zero emission target.
ESSA mengelola energi melalui pengukuran konsumsi pada sumber utama serta penggunaan di seluruh
proses produksi dan fasilitas pendukung. Pendekatan ini memberikan visibilitas atas profil konsumsi energi
dan menjadi dasar dalam mengidentifikasi area dengan intensitas penggunaan tertinggi.
Pengukuran dilakukan secara langsung menggunakan flow meter yang dikalibrasi secara berkala, dengan
data yang dikonversi ke satuan energi yang seragam untuk memastikan konsistensi pemantauan dan
analisis.
Pengelolaan energi dan emisi diterapkan sebagai sistem terpadu yang terintegrasi dengan kinerja
operasional dan efisiensi biaya. Hal ini didukung oleh kebijakan internal, termasuk target konservasi energi
sebesar 1% dalam lima tahun untuk unit pabrik amoniak, serta inisiatif mitigasi emisi yang selaras dengan
arah transisi energi nasional menuju Net Zero Emission.
Pendekatan berbasis data diperkuat melalui integrasi Distributed Control System (DCS) yang
memungkinkan pemantauan parameter energi dan emisi secara real-time. Sistem ini meningkatkan
akuntabilitas internal sekaligus mendukung kepatuhan pelaporan melalui platform SIMPEL Kementerian
Lingkungan Hidup sehingga setiap pengelolaan energi dapat ditelusuri dampaknya terhadap kinerja
lingkungan dan operasional.
E-07 Company Commitment to GHG Emission Reduction Target
Does the Company commit to reducing GHG emission? Tidak
0%
What is the Company’s GHG emission reduction target?
0 (tCO2e)
Targeted year in achieving GHG reduction target? null
Page 15
Does the Listed Company has measures on monitoring in enacting climate policy?
Yes
Steps that have been taken and emission reductions that have been achieved compared to the previous year
Upaya pengurangan emisi GRK dilakukan melalui berbagai inisiatif yang selaras dengan program efisiensi
energi Perseroan, yang mencakup optimasi proses dan utilitas, peningkatan kinerja peralatan dan katalis,
optimasi sistem air pendingin, efisiensi kelistrikan, serta efisiensi transportasi operasional. Melalui rangkaian
inisiatif tersebut, Perseroan berupaya menurunkan konsumsi energi pada unit proses, utilitas, dan fasilitas
pendukung, sehingga turut berkontribusi pada penurunan emisi GRK.
Di Banggai Ammonia Plant, pengurangan emisi GRK menunjukkan tren menurun, dari 107.645,96 tCO2eq pada
2023 menjadi 75.662,89 tCO2eq pada 2025. Penurunan ini sejalan dengan dinamika tingkat operasi serta
efektivitas implementasi inisiatif efisiensi energi selama periode pelaporan. Kontribusi pengurangan emisi
terutama berasal dari inisiatif pada area optimasi proses dan utilitas, peningkatan kinerja peralatan dan katalis,
serta optimasi sistem pendukung operasional. Sejumlah inisiatif yang mulai diterapkan pada tahun-tahun
sebelumnya juga menunjukkan kontribusi yang semakin nyata pada 2025, mencerminkan upaya berkelanjutan
Perseroan dalam meningkatkan efisiensi energi dan menekan emisi dari kegiatan operasional. Secara umum,
pengurangan emisi masih didominasi oleh Cakupan 1, dengan kontribusi yang lebih terbatas dari aktivitas
pendukung pada Cakupan 3.
B. Kinerja Sosial (Social Performance)
S-01 Gender Diversity
Men Women
Job positions Number of Percentage of Percentage of
Number of employees
employees employees employees
Entry-level 196 39,84 % 29 5,89 %
Mid-level 166 33,74 % 45 9,15 %
Senior-level 36 7,32 % 7 1,42 %
Executive-level 11 2,24 % 2 0,41 %
Total Pegawai 409 83,13 % 83 16,87 %
S-02 Employees Level by Gender and Age Group
Job levels
Age group Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level Number of
(years) employees
Men Women Men Women Men Women Men Women
18-25 21 6 3 5 0 0 0 0 35
25-35 126 13 10 10 0 0 0 0 159
35-45 25 10 131 4 20 5 1 0 218
45-55 24 0 22 4 13 1 5 2 59
>55 0 0 0 0 3 1 5 0 9
S-03 Employees Turnover
Page 16
Number of employees Percentage
(in reporting year) (in reporting year)
Number of employees resigned 39 Employees 8,14 %
Number of newly appointed
64 Employees 13,36 %
Employees
S-04 Temporary Worker
Number of employees Percentage
(in reporting year) (in reporting year)
Total company headcount held
by contractors and/or 67 Employees 13,99 %
consultants
S-05 Employee Training and Development
Average training hour per
Total employee attending company Percentage of employee attending
employee
training program company training program (%)
(in reporting year)
77 hours/employee 228 47,6 %
S-06 Injury Rate
Frequency of work-related accidents of total
Percentage of serious work-related accidents resulting in
Employees
serious and fatal injuries from total employees (%)
(in reporting year)
0 0%
S-07 Incidents Regarding Human Rights Abuse
Number of incidents regarding human rights
0
abuse (in reporting year)
Company Policy Regarding Employees
S-08 Does the company has a policy regarding sexual harassment and/or
Yes
non-discrimination?
Prinsip non-diskriminasi juga diintegrasikan dalam proses
rekrutmen dan promosi jabatan sebagaimana diatur
dalam Kebijakan Rektrutmen dan Kode Etik. Penguatan
kebijakan pada 2025 menandai transisi dari pendekatan
berbasis kepatuhan menuju pengelolaan SDM yang lebih
sistematis dan terintegrasi dengan agenda keberlanjutan
Perseroan.
S-09 Does the company has a policy regarding human rights? Yes
ESSA menjunjung tinggi prinsip penghormatan terhadap
Hak Asasi Manusia dalam seluruh praktik
ketenagakerjaan. Komitmen ini tertuang dalam Kode Etik
dan Peraturan Perusahaan yang secara eksplisit melarang Praktik kerja paksa, Pekerja anak, Diskriminasi
Page 17
dalam proses rekrutmen maupun hubungan kerja, Pembatasan hak kebebasan berserikat
S-10 Does the company have a policy regarding child labor and/or forced
Yes
labor?
ESSA menjunjung tinggi prinsip penghormatan terhadap
Hak Asasi Manusia dalam seluruh praktik
ketenagakerjaan. Komitmen ini tertuang dalam Kode Etik
dan Peraturan Perusahaan yang secara eksplisit melarang Praktik kerja paksa, Pekerja anak, Diskriminasi
dalam proses rekrutmen maupun hubungan kerja, Pembatasan hak kebebasan berserikat
S-11 Does the company have a company policy regarding occupational
health and safety as well as a safe working environment for all Yes
employees?
ESSA menerapkan pengelolaan keselamatan dan
kesehatan kerja (K3) secara terintegrasi di seluruh unit
operasional, terutama pada aktivitas dengan tingkat risiko
tinggi. Kerangka pengelolaan ini mengacu pada Sistem
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
Nasional sesuai Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012
serta standar global Occupational Safety and Health
Administration (OSHA 1910.119) mengenai Process Safety
Management (PSM).
Corporate Social Responsibility (CSR)
S-12 Does the company have CSR activities, investments or donations to
Yes
the community or registered non-profit organizations?
Secara tata kelola, komitmen tanggung jawab
sosial Perseroan tercantum dalam Kode Etik dan
dikoordinasikan melalui Gugus Tugas ESG serta Fungsi
Keberlanjutan yang dibentuk sejak 2024. Pelaksanaan
program CSR dikelola oleh penanggung jawab
yang ditunjuk pada masing-masing unit operasional untuk
memastikan implementasi berjalan sesuai kebutuhan dan
karakteristik wilayah masing-masing.
Program pengembangan masyarakat ESSA pada tahun
2025 dilaksanakan melalui entitas anak perusahaan, yaitu
PT Panca Amara Utama (PAU) di Kabupaten Banggai
dan Palembang LPG Plant (PLP) di Kabupaten Ogan
Ilir. Pelaksanaan program diarahkan untuk menjawab
kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional
secara lebih terstruktur dengan fokus pada penguatan
kemandirian ekonomi, peningkatan kualitas kesehatan
dan pendidikan, dukungan sosial, serta pemberdayaan
berbasis lingkungan. Pada 2025, PAU merealisasikan
investasi sosial sebesar Rp5.667.223.682, yang dikelola
sebagai bagian dari upaya menciptakan dampak sosial
yang lebih nyata dan terukur.
C. Governance Performance
G-01 Board Diversity and Independence
Type of Company Number of seats Seats Occupied by Seats Occupied by Seats Occupied by
Board on Company Men Women Independent Party
Commissioners 0 5 1 2
Directors 0 4 0 0
Page 18
G-02 Board Meeting Attendance
Number of board meetings Percentage of board meeting
(in reporting year) attendances (in reporting year)
Director Attendance to
12 100 %
Board Meetings
Comissioner Attendance to
6 100 %
Board Meetings
Other governmental-related policy
G-03 Does the company has a policy regarding separation of the
Yes
Chairman of the Board and CEO?
Perseroan menerapkan struktur tata kelola yang memastikan adanya pemisahan yang jelas antara fungsi
pengawasan dan fungsi pengelolaan eksekutif. Sejalan dengan penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan
yang Baik, peran Chairman of the Board yang merepresentasikan kepemimpinan organ pengawasan
dibedakan dari peran Chief Executive Officer/Presiden Direktur sebagai pimpinan organ pengurusan,
sehingga tercipta mekanisme checks and balances, pengawasan yang efektif, akuntabilitas, serta proses
pengambilan keputusan yang independen dan berimbang di dalam Perseroan. Pemisahan fungsi tersebut
merupakan salah satu upaya Perseroan untuk mencegah terpusatnya kewenangan pada satu individu serta
memperkuat efektivitas tata kelola perusahaan secara keseluruhan.
G-04 Does the company has a policy regarding board appraisal? Yes
Sementara itu, dalam fungsi remunerasi, ESSA menerapkan kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris
dan Direksi dengan mempertimbangkan kinerja, tanggung jawab, serta kontribusi masing-masing anggota
terhadap pencapaian tujuan Perseroan. Kebijakan ini dirancang untuk mendukung akuntabilitas
kepemimpinan dan selaras dengan ketentuan yang berlaku. Dalam prosesnya, Dewan Komisaris
memberikan rekomendasi terkait remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi untuk selanjutnya diajukan
melalui mekanisme RUPS. Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan, kewenangan untuk menetapkan gaji,
honorarium, dan/atau tunjangan bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi juga dapat didelegasikan
kepada Dewan Komisaris.
Sebagai bagian dari tata kelola tersebut, Perseroan menerapkan evaluasi kinerja secara berkala terhadap
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab badan tata kelola. Penilaian ini mencakup pencapaian kinerja,
tanggung jawab jabatan, kontribusi terhadap arah strategis Perseroan, serta efektivitas kepemimpinan
dalam mengelola risiko, menjaga kepatuhan terhadap regulasi, dan mendukung penerapan prinsip
keberlanjutan. Dalam praktiknya, pemegang saham menilai pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
Komisaris dan Direksi melalui mekanisme RUPS, sementara Direksi juga melakukan penilaian kinerja
secara mandiri berdasarkan kriteria yang disepakati secara kolektif.
G-05 Does the company has a policy regarding board training and
Yes
development?
Perseroan memiliki kebijakan pengembangan kompetensi bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang
dilaksanakan secara berkelanjutan melalui partisipasi dalam program pelatihan, seminar, workshop,
sertifikasi, maupun forum-forum strategis lainnya yang relevan dengan kebutuhan Perseroan dan
perkembangan regulasi. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa Direksi dan Dewan Komisaris
senantiasa memiliki pemahaman yang memadai atas dinamika bisnis, tata kelola perusahaan, manajemen
risiko, kepatuhan, serta perkembangan industri dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Melalui
pelaksanaan program pelatihan tersebut, Perseroan berupaya memperkuat kapasitas kepemimpinan,
kualitas pengambilan keputusan, dan efektivitas pelaksanaan fungsi pengawasan maupun fungsi
pengurusan.
G-06 Does the company has a criteria regarding board appointment and
Yes
re-election?
ESSA menerapkan fungsi nominasi dan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi sebagai bagian dari
tata kelola perusahaan yang baik. Pelaksanaan fungsi tersebut dilakukan langsung oleh Dewan Komisaris
tanpa membentuk komite khusus, dengan mengacu pada Pedoman Fungsi Nominasi dan Remunerasi.
Dalam menjalankan fungsi nominasi, Dewan Komisaris menetapkan kebijakan terkait komposisi, kriteria,
Page 19
dan proses nominasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Dewan Komisaris juga melakukan
evaluasi kinerja serta menyusun usulan calon yang akan disampaikan melalui mekanisme RUPS sesuai
ketentuan yang berlaku.
G-07 Does the company has a policy regarding ethics and/or anti-
Yes
corruption?
Komitmen etika bisnis ESSA dituangkan dalam Kode Etik yang berlaku bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan
seluruh karyawan di lingkungan Grup ESSA. Dokumen ini menjadi rujukan utama dalam menjalankan
aktivitas usaha sehari-hari, pengambilan keputusan, serta interaksi dengan pemangku kepentingan.
Pada tahun 2025, ESSA mengesahkan Kode Etik tingkat Grup sebagai kebijakan etika terpadu yang
berlaku di seluruh entitas anak. Penyelarasan ini bertujuan memastikan standar perilaku dan kepatuhan
yang konsisten di seluruh lini organisasi.
Komitmen pencegahan korupsi dituangkan dalam Kode Etik yang disahkan pada akhir 2025 dan berlaku
bagi Dewan Komisaris, Direksi, serta seluruh karyawan. Penerapan kebijakan ini didukung melalui
pengawasan dan pengendalian internal untuk membantu memastikan kepatuhan yang konsisten.
G-08 Does the company has a policy regarding equitable treatment of
Yes
shareholders?
Perseroan memiliki kebijakan yang menjamin perlakuan yang adil dan setara terhadap seluruh Pemegang
Saham sesuai dengan hak, klasifikasi saham, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku. Perseroan memastikan bahwa setiap Pemegang Saham, termasuk Pemegang Saham minoritas,
memperoleh akses yang sama atas informasi material dan relevan, kesempatan yang setara untuk
menggunakan hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham, serta perlindungan atas hak-hak
ekonomis maupun hak-hak korporasinya. Dalam pelaksanaannya, Perseroan senantiasa mengedepankan
prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dan kewajaran guna mencegah adanya perlakuan diskriminatif maupun
benturan kepentingan yang dapat merugikan Pemegang Saham tertentu.
G-09 Does the company have a policy regarding the obligations of
Yes
directors/commissioners to prevent conflicts of interest?
Perseroan berkomitmen menjaga integritas dalam setiap pengambilan keputusan dan hubungan usaha.
Komitmen ini diwujudkan melalui pengelolaan konflik kepentingan secara transparan serta penerapan
prinsip persaingan usaha yang sehat di seluruh rantai nilai.
Konflik kepentingan dipahami sebagai situasi ketika kepentingan pribadi Dewan Komisaris, Direksi, atau
karyawan dapat memengaruhi objektivitas dalam pengambilan keputusan. Untuk mencegah hal tersebut,
ESSA menetapkan ketentuan dalam Kode Etik dan Peraturan Perusahaan, termasuk larangan atas
pekerjaan atau usaha lain tanpa persetujuan manajemen, afiliasi dengan pemasok, pelanggan, atau
pesaing yang dapat mengganggu independensi, penerimaan hadiah atau gratifikasi terkait keputusan bisnis,
pemanfaatan informasi rahasia atau aset perusahaan untuk kepentingan pribadi, serta investasi pribadi
yang berpotensi menimbulkan benturan kepentingan.
ESSA juga melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap potensi konflik kepentingan dan
kepatuhan terhadap prinsip persaingan usaha yang sehat. Berdasarkan hasil pemantauan selama 2025,
tidak terdapat kasus konflik kepentingan maupun pelanggaran persaingan usaha yang bersifat material.
Page 20
D. Other
Alignment of Sustainability/Annual Reports with ESG Metrics
Pages in the Sustainability/Annual
Kinerja Kode Metric Name
Report
E-01 Greenhouse Gas Emission Report 6
E-02 Greenhouse Gas Emission Intensity 6
E-03 Electricity Consumption 4,5
E-04 Water Consumption 7
Environment
E-05 Waste Generated 8
Company Commitment to Achieving Net
E-06 52
Zero Emission Target
Company Commitment to Reduce
E-07 59,60,61
Emission
S-01 Gender Equality 86
S-02 Employees by Gender and Age Group 85
S-03 Employee Turnover Rate 87
S-04 Number of Temporary Officers 84
S-05 Employee Training and Development 89,90
S-06 Number of Work Accidents 100
S-07 Human Rights Violation Incidents 82
Social Sexual Harassment and/or Non-
S-08 82
Discrimination Policy
S-09 Policy on Human Rights 82
S-10 Child Labor and/or Forced Labor Policy 82
Occupational Health and Safety Policy
S-11 and Safe and Secure Work Environment 98,99
are provided to all employees.
S-12 Corporate Social Responsibility 104,116
Page 21
Management Diversity and
G-01 122
Independence
Total Attendance of Directors and
G-02 122,131
Commissioners to Board Meetings
Chairman of the Board and CEO
G-03 0
Separation Policy
Board of Directors and Commissioners
G-04 122,123
Assessment Policy
Board of Directors and Commissioners
Governance G-05 0
Training Policy
G-06 Special Criteria for Election of the Board 121,122
G-07 Code of Ethics and/or Anti-Corruption 124,127
G-08 Fair Treatment Policy for Shareholders 121,122
G-09 Conflict of Interest Prevention Policy 126,128
Referenced International Standards and Third Party Verification
Alignment with sustainability reporting framework
X Yes No
X GRI
TCFD
CDP
IFRS S1
IFRS S2
SASB
Others, please specify
null
Third-party assurance and/or validation
X No
Thus to be informed accordingly.
Respectfully,
ESSA Industries Indonesia Tbk
Page 22
Shinta Dumasari Utami Siringoringo
Corporate Secretary
ESSA Industries Indonesia Tbk
DBS Bank Tower Lt. 18, Ciputra World 1 Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-
Phone : +62-21-29885600 , Fax : +62-21-29885601 , www.essa.id
Sender Name Shinta Dumasari Utami Siringoringo
Function Corporate Secretary
Date and Time 30-04-2026 22:26
Attachment 1. 260430 Cover Letter AR SR ESSA 2025.pdf
2. 260430 Annual Report ESSA 2025.pdf
3. 260430 Sustainability Report ESSA 2025.pdf
This is an official document of ESSA Industries Indonesia Tbk that does not require a signature as it was generated
electronically by the electronic reporting system. ESSA Industries Indonesia Tbk is fully responsible for the
information contained within this document.
Names mentioned 17 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Industries Indonesia Tbk
p.1 ×8
unresolved
—
Emisi langsung dari pembakaran stasioner
p.1
unresolved
—
Emisi fugitive langsung
p.1
unresolved
—
Total Emisi Langsung (Scope 1)
p.1
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup
p.3 ×2
unresolved
org
Ministry of Environments SIMPEL
p.4
unresolved
org
PT Panca Amara Utama
p.7 ×2
unresolved
org
Utami Siringoringo
p.11 ×2
unresolved
—
Shinta Dumasari Utami Siringoringo
· Corporate Secretary
p.11 ×2
unresolved
—
Direct emissions from stationary combustion
p.12
unresolved
—
Direct emissions from mobile combustion
p.12
unresolved
—
Direct emissions from processes
p.12
unresolved
—
Direct fugitive emissions
p.12
unresolved
—
Total Direct Emissions (Scope 1)
p.12
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.