Skip to content
Back to announcement

Audit Report PT PPJ per 31 Des 2023_Final.pdf

Financial statement Text extracted PLAN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 42

Page 1
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk

Laporan Keuangan
31 Desember 2023
Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut

Dan Laporan Auditor Independen
Page 2
                                     Daftar Isi

                                                      Halaman / Pages

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Auditor Independen

Laporan Posisi Keuangan                                    1-2

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain          3

Laporan Perubahan Ekuitas                                    4

Laporan Arus Kas                                             5

Catatan Atas Laporan Keuangan                              6 - 36
Page 3

          
Page 4
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

Laporan No. 00372/2.0459/AU.1/03/1664-1/1/III/2024

Pemegang Saham, Komisaris dan Direksi
PT Planet Properindo Jaya Tbk

Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Planet Properindo Jaya Tbk (“Perusahaan”), yang terdiri dari laporan
posisi keuangan tanggal 31 Desember 2023, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan
perubahan ekuitas, dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas
laporan keuangan, termasuk ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi
keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2023, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang
berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Basis Opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung
Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap
Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia,
dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti
audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami.

Ketidakpastian Material Tentang Kelangsungan Usaha

Kami membawa perhatian ke Catatan 28 atas laporan keuangan terlampir yang menjelaskan tentang jumlah
liabilitas jangka pendek melebihi aset lancar pada tanggal 31 Desember 2023. Kondisi tersebut mengindikasi
adanya suatu ketidakpastian material yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan
Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Perusahaan telah mengambil kebijakan dan
langkah-langkah bisnis untuk mengatasi kondisi tersebut. Laporan keuangan terlampir tidak mencakup
penyesuaian yang berasal dari kondisi tersebut dan disusun dengan anggapan bahwa Perusahaan akan
melanjutkan operasinya sebagai entitas yang berkemampuan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya.
Opini kami tidak dimodifikasi sehubungan dengan hal-hal tersebut.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling
signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal tersebut disampaikan dalam konteks audit
kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan
terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.

Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:

Pengakuan Aset Dalam Penyelesaian

Bangunan hotel dalam penyelesaian merupakan hotel yang berlokasi di CITI HUB Kelapa Gading, dimana
Perusahaan mengadakan perjanjian kerja atas pekerjaan pembangunan Hotel 3 lantai di CITI HUB Kelapa
Gading dengan nilai kontrak sebesar Rp 23.999.969.280.

Pada 31 Desember 2023 progres penyelesaian pekerjaan di CITI HUB Kelapa Gading telah mencapai 80% dan
akan di selesaikan paling lambat pada Agustus 2024.
Page 5
Hal Audit Utama (lanjutan)

Kami menarik perhatian pada kejadian tersebut karena pada realisasinya pekerjaan pembangunan hotel tersebut
mengalami kemunduran dari target penyeleseaian yang di tentukan sebelumnya, yang terutama disebabkan
karena adanya perubahan design sehingga menimbulkan pekerjaan tambah yang dilakukan oleh kontraktor.

Pengungkapan Perusahaan mengenai aset dalam penyelesaian ini dijelaskan dalam Catatan 9 atas laporan
keuangan.

Respon kami atas Hal Audit Utama:

   Kami memperoleh pemahaman atas apa yang mendasari keterlambatan tersebut dan melaksanakan
    prosedur pemeriksaan terhadap bukti dan realisasi di lapangan;
   Kami mengevaluasi keakuratan progres pekerjaan dengan apa yang di sampaikan oleh manajemen;
   Kami menilai ketepatan pengungkapan terkait aset dalam penyelesaian tersebut dan alasan yang mendasari
    tertundanya pekerjaan pembangunan hotel tersebut.

Hal Lain

Laporan keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2022 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
diaudit oleh auditor independen lain yang menyatakan opini tanpa modifikasian atas laporan keuangan tersebut
pada tanggal 26 Juni 2023.

Informasi Lainnya

Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum dalam
Laporan Tahunan 2023 (“Laporan Tahunan”). Laporan Tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami setelah
tanggal laporan auditor independen ini.

Opini audit kami atas laporan keuangan terlampir tidak mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu, kami
tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun atas Laporan Tahunan tersebut.

Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan terlampir, tanggung jawab kami adalah untuk membaca
Laporan Tahunan dan, dalam pelaksanaannya, mempertimbangkan apakah Laporan Tahunan mengandung
ketidakkonsistensian material dengan laporan keuangan terlampir atau pemahaman yang kami peroleh selama
audit, atau mengandung kesalahan penyajian material.

Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan penyajian
material di dalamnya, kami diharuskan untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak yang bertanggung
jawab atas tata kelola dan melakukan tindakan yang tepat berdasarkan peraturan perundangundangan yang
berlaku.


Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan
Keuangan

Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh manajemen
untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab untuk menilai kemampuan Perusahaan
dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang
berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali
manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki
alternatif yang realistis selain melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan keuangan
Perusahaan.
Page 6
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan

Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan
suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan
berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada.
Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik
secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan
ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan
mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:
 Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik yang
   disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur audit yang
   responsif terhadap risiko tersebut, serta memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan
   basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh
   kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi,
   pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian internal.
 Memperoleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk mendesain
   prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan opini atas
   keefektivitasan pengendalian internal Perusahaan.
 Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
   pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.
 Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan,
   berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan
   peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Perusahaan untuk
   mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian
   material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke pengungkapan terkait
   dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, harus menentukan apakah perlu
   untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal
   laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak
   dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
 Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk
   pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang
   mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain, ruang
lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.



KANTOR AKUNTAN PUBLIK
HELIANTONO & REKAN




Andiek Nugroho., SE., Ak., M.Ak., CA., CPA
Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1664

25 Maret 2024
Page 7
                                PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                   LAPORAN POSISI KEUANGAN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                 Catatan                2023             2022

ASET

ASET LANCAR
Kas dan bank                                     2,4,26,27              539.516.597     1.100.026.237
Piutang usaha                                    2,5,26,27              768.870.154       380.652.096
Piutang lain-lain                                2,6,26,27               11.999.000        12.972.392
Pajak dibayar dimuka                               2,13a                          -        76.346.919
Persediaan                                          2,7                 502.576.341       476.940.487
Beban dibayar di muka                               2,8                 416.666.668                 -

Total Aset Lancar                                                     2.239.628.760     2.046.938.131

ASET TIDAK LANCAR
Persediaan                                         2,7                  945.122.559       937.757.326
Aset tetap                                         2,9               83.453.394.997    84.852.689.522
Aset Hak - Guna                                    2,10                 375.000.000       390.000.000

Total Aset Tidak Lancar                                              84.773.517.556    86.180.446.848

TOTAL ASET                                                           87.013.146.316    88.227.384.979




                        Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                         tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                     1
Page 8
                                 PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                               LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)
              Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                  Catatan              2023                 2022

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Lain-lain Kepada Pihak ketiga               11,24,26           1.902.319.982        1.329.136.234
Deposit tamu                                                                     -           43.837.100
Beban akrual                                        12                 384.523.541          573.642.576
Utang pajak                                        2,13b               696.497.554          949.358.311
Utang bank                                          14              22.277.000.000       22.277.000.000

Total Liabilitas Jangka Pendek                                      25.260.341.077       25.172.974.221

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang Pemegang Saham                               11,24              1.511.029.474       1.755.137.112
Liabilitas imbalan pascakerja                       15                  291.426.730         330.816.407

Total Liabilitas Jangka Panjang                                       1.802.456.204       2.085.953.519

TOTAL LIABILITAS                                                    27.062.797.281       27.258.927.740

EKUITAS
Modal Saham – nilai nominal Rp 80,-
Pada Tanggal 31 desember 2023 dan 2022
  Modal Dasar – 1.875.000.000 Saham
  Modal Ditempatkan dan Disetor
  896.709.596 Saham dan 892.863.180
  saham masing-masing pada 31
  Desember 2023 dan 2022                             16              71.736.767.680       71.429.054.400
Tambahan modal disetor - bersih                      17               6.711.738.981        6.711.738.981
Penghasilan komprehensif lain                                            43.244.652           40.196.171
Akumulasi rugi                                                      (18.541.402.278 )   (17.212.532.313)

TOTAL EKUITAS                                                       59.950.349.035       60.968.457.239

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                        87.013.146.316       88.227.384.979




                        Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                         tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                     2
Page 9
                                 PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                  LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                Catatan                2023             2022

PENDAPATAN USAHA                                  2,18              12.368.445.625      10.893.008.748

BEBAN POKOK PENDAPATAN                            2,19             (10.089.742.369 )    (8.981.738.262 )

LABA BRUTO                                                           2.278.703.256       1.911.270.486

Beban umum dan administrasi                       2,20               (1.851.216.871 )    (2.105.010.291 )
Pandapatan Lain-Lain - Bersih                     2,21                  429.688.006         303.489.210
Jumlah Beban Usaha                                                   (1.421.528.865 )   (1.801.521.081)

LABA USAHA                                                             857.174.391         109.749.405

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Beban bunga dan keuangan                                             (2.186.044.356 )   (2.285.362.528 )

RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                       (1.328.869.965 )   (2.175.613.123 )
Beban pajak penghasilan                             2                             -                  -

RUGI TAHUN BERJALAN                                                  (1.328.869.965 )   (2.175.613.123 )

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                      15                     3.048.481          (8.169.413 )

RUGI KOMPREHENSIF TAHUN
 BERJALAN                                                            (1.325.821.484 )   (2.183.782.536 )

RUGI PER SAHAM                                     23                         (1,48 )             (2,44 )




                       Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                        tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                    3
Page 10
                                                    PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                                     LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                              Tambahan Modal        Pengukuran Kembali
                                           Modal Saham           Disetor           Program Imbalan Pasti       Akumulasi Rugi        Jumlah Ekuitas

Saldo 1 Januari 2022                       71.428.544.000        6.711.419.981                  48.365.584       (15.036.919.190 )    63.151.410.375
Rugi tahun berjalan                                     -                      -                           -      (2.175.613.123 )    (2.175.613.123)
Pelaksanaan Waran                                 510.400                      -                           -                   -              510.400
Penerimaan Agio Saham Sehubungan
 Dengan Pelaksanaan Waran                                -               319.000                           -                    -            319.000
Penghasilan komprehensif lain                             -                    -                 (8.169.413)                    -         (8.169.413)

Saldo 31 Desember 2022                     71.429.054.400        6.711.738.981                  40.196.171       (17.212.532.313 )    60.968.457.239
Rugi tahun berjalan                                     -                      -                           -      (1.328.869.965 )    (1.328.869.965 )
Pelaksanaan Waran                             307.713.280                      -                           -                   -         307.713.280
Penghasilan komprehensif lain                             -                    -                 3.048.481                      -          3.048.481

Saldo 31 Desember 2023                     71.736.767.680        6.711.738.981                  43.244.652       (18.541.402.278 )    59.950.349.035




                                        Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                                         tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                                     4
Page 11
                                    PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                           LAPORAN ARUS KAS
                Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                         Catatan            2023             2022

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                               18           11.980.227.567     10.499.384.260
Pembayaran kas kepada karyawan                          12,19,20         (3.140.513.446 )   (1.456.241.187 )
Pembayaran kas kepada pemasok                            7,11,19         (4.418.291.685 )   (4.820.782.120 )
Pembayaran beban operasional lainnya                                     (2.306.257.778 )   (1.324.428.236 )
Pembayaran beban bunga dan keuangan                          22          (2.186.044.356 )   (2.285.362.528 )

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
 Aktivitas Operasi                                                          (70.879.698 )     612.570.189

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                         9             (553.235.582 )     (181.420.763 )

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi                               (553.235.582 )     (181.420.763 )

ARUS KAS DARI
  AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan utang lain-lain dari pihak berelasi              11,26          (244.107.640 )     555.137.112
Pelaksanaan waran                                                           307.713.280           510.400

Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                                  63.605.640       555.647.512

KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN BANK                                     (560.509.640 )     987.115.938

KAS DAN BANK PADA AWAL TAHUN                                 4            1.100.026.237       112.910.299

KAS DAN BANK PADA AKHIR TAHUN                                4              539.516.597      1.100.026.237




                           Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                            tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                        5
Page 12
                                PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

  Pendirian Perusahaan dan Kegiatan Bisnis Perusahaan

  PT Planet Properindo Jaya Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Bandung berdasarkan akta No. 1 tanggal 7 Juni
  2003 dibuat di hadapan Lili Sugianto, S.H. Notaris di Bandung. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri
  Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C-22912
  HT.01.01.TH.2003. Tahun 2003, tanggal 26 September 2003. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami
  beberapa kali perubahan, terakhir Akta No. 23 tanggal 09 Juni 2023 dari Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di
  Jakarta, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan
  Surat Keputusan No. AHU-0128111.AH.01.11. TAHUN.2023 tanggal 09 Juli 2023.

  Sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan didirikannya Perusahaan adalah
  berusaha di bidang perhotelan. Ruang lingkup kegiatan usaha Perusahaan meliputi bidang penyediaan
  kamar tempat menginap, penyediaan tempat dan pelayanan makan dan minum, pelayanan pencucian/binatu,
  penyediaan fasilitas akomodasi dan pelayanan lain yang diperlukan bagi penyelenggaraan kegiatan usaha
  hotel.

  Perusahaan adalah pemilik Hotel Vue Palace, Artotel Curated yang berdomisili di Bandung dengan kantor
  beralamat di Jl. Otto Iskandar Dinata No. 3 Babakan Ciamis Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa
  Barat.

  Pada saat ini kegiatan utama Perusahaan adalah menjalankan usaha dalam bidang perhotelan yaitu
  mengelola dan menyewakan Hotel Vue Palace, Artotel Curated di Bandung.

  Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha PT Wahana Tata Bangun, dengan PT Sosial Integrasi
  Internasional sebagai pemegang saham utama dan Tn. Antonyo Hartono Tanujaya sebagai pengendali
  terakhir.

  Perusahaan memiliki 7 dan 35 karyawan tetap masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

  Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan

  Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah sebagai
  berikut:

  Komisaris
  Komisaris Utama        : Seto Andry Wibowo
  Komisaris              : Hannar Yogia

  Direksi
  Direktur Utama         : Antonyo Hartono Tanujaya
  Direktur               : Emilia Marlina Kiuk



  Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Planet Properindo Jaya
  Tbk No. 09 tanggal 09 Juni 2023, Perusahaan mengangkat Emilia Marlina Kiuk sebagai Direktur Perseroan,
  efektif sejak tanggal Surat Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham tersebut.

  Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Planet Properindo Jaya Tbk No. 009/IX/2021 tanggal 3 Septermber
  2021, Perusahaan mengangkat Komite Audit sebagai berikut:

  Komite Audit
  Ketua Komite Audit   : Hannar Yogia
  Anggota Komite Audit : Asen Julianto
  Anggota Komite Audit : Defi Desmiati




                                                      6
Page 13
                                   PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
               Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (lanjutan)

     Penawaran Umum Saham Perusahaan

     Pada tanggal 31 Agustus 2020, Perusahaan memperoleh surat pernyataan efektif No S-238/D.04/2020 dari
     Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan penawaran umum saham kepada masyarakat sebanyak
     267.856.800 saham atau sebanyak 30% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai
     nominal Rp 80 setiap saham dengan harga penawaran Rp 112 setiap saham disertai dengan penerbitan
     Waran Seri I sebanyak 212.053.300 yang diberikan secara cuma-cuma dengan nilai nominal Rp 80 per
     saham dengan harga pelaksanaan Rp 130 per saham. Selisih lebih antara harga penawaran per saham
     dengan nilai nominal per saham dicatat sebagai “Tambahan Modal Disetor” setelah dikurangi biaya emisi
     saham, yang disajikan pada bagian ekuitas pada laporan posisi keuangan. Masa pelaksanaan waran yaitu
     mulai tanggal 15 Maret 2021 sampai dengan 15 September 2023. Setiap pemegang 1 (satu) saham baru
     Perusahaan berhak membeli 1 (satu) waran. Bila waran tidak dilaksanakan sampai masa berlakunya habis,
     maka waran tersebut menjadi kedaluwarsa.

     Pada tanggal 31 Desember 2023 seluruh saham Perusahaan sejumlah 896.709.596 saham telah tercatat
     pada Bursa Efek Indonesia.

     Penerbitan Laporan Keuangan

     Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan, selaku pihak yang
     bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan, pada tanggal 25 Maret 2024.


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

     Kebijakan akuntansi diterapkan secara konsisten dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian kecuali
     bagi penerapan beberapa SAK yang telah direvisi dan berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2023, yaitu
     sebagai berikut:

     a.   Pernyataan Kepatuhan

          Laporan keuangan Perusahaan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
          Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
          Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan
          Indonesia (DSAK-IAI), dan peraturan pasar modal antara lain Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan
          Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang Penyajian
          dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

     b.   Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

          Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali
          laporan arus kas yang menggunakan dasar kas.

          Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan (historical
          cost), kecuali untuk beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana yang
          diungkapkan pada kebijakan akuntansi dalam masing-masing akun tersebut.

          Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung (direct method) dengan
          mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah (“Rp”) yang juga
          merupakan mata uang fungsional Perusahaan.




                                                      7
Page 14
                                     PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     c.   Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

          Sesuai dengan PSAK 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, pihak dianggap berelasi jika salah satu
          pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara kepemilikan, secara langsung atau tidak
          langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara partisipasi dalam kebijakan keuangan dan
          operasional) atas pihak lain dalam mengambil keputusan keuangan dan operasional.

          Seluruh transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 26 atas laporan
          keuangan.

     d.   Instrumen Keuangan

          Aset Keuangan

          Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal. Klasifikasi dan
          pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual - apakah
          semata dari pembayaran pokok dan bunga.

          Aset keuangan diklasifikasikan dalam kategori berikut:

          •     Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
          •     Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                komprehensif lain.

          Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan bank, piutang usaha, piutang lain-lain dan aset keuangan
          lainnya. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika
          tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

          Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

          (i)   Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

                Perusahaan mengukur aset keuangan pada biaya diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
                (1) aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan arus kas
                kontraktual; dan (2) persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan pada tanggal yang
                ditentukan untuk arus kas yang semata-mata pembayaran pokok dan bunga atas jumlah pokok
                yang belum dibayar.

                Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan
                metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah dikurangi dengan penurunan
                nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi
                atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR
                dicatat dalam laba rugi. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laba rugi.

                Kelompok aset keuangan ini meliputi kas dan bank, piutang usaha dan piutang lain-lain.

          (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui OCI

                Instrumen utang

                Perusahaan mengukur instrumen utang pada nilai wajar melalui OCI jika kedua kondisi berikut
                terpenuhi: (1) aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan
                arus kas kontraktual dan penjualan; dan           (2) persyaratan kontraktual dari aset keuangan
                menimbulkan pada tanggal yang ditentukan untuk arus kas yang semata-mata pembayaran pokok
                dan bunga atas jumlah pokok yang belum dibayar.




                                                         8
Page 15
                                   PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
               Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     d.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          Aset Keuangan

          (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui OCI (lanjutan)

              Instrumen utang (lanjutan)

              Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui OCI, pendapatan bunga, revaluasi
              selisih kurs, dan kerugian atau pembalikan penurunan nilai diakui dalam laba rugi dan dihitung
              dengan cara yang sama seperti aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
              Perubahan nilai wajar yang tersisa diakui dalam OCI. Setelah penghentian pengakuan, perubahan
              nilai wajar kumulatif yang diakui di OCI didaur ulang menjadi laba rugi. Perusahaan tidak memiliki
              instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
              OCI.

              Perusahaan tidak memiliki instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
              diukur pada OCI.

              Instrumen ekuitas

              Setelah pengakuan awal, Perusahaan dapat memilih untuk mengklasifikasikan investasi ekuitasnya
              secara tidak dapat dibatalkan sebagai instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui
              OCI jika definisi ekuitas sesuai PSAK 50: Instrumen Keuangan: Penyajian dan tidak dimiliki untuk
              diperdagangkan. Klasifikasi ditentukan berdasarkan instrumen per instrumen.

              Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak pernah didaur ulang menjadi laba atau rugi.
              Dividen diakui sebagai pendapatan lain-lain dalam laba rugi pada saat hak pembayaran telah
              ditetapkan, kecuali jika Perusahaan memperoleh keuntungan dari hasil tersebut sebagai pemulihan
              sebagian biaya perolehan aset keuangan, dalam hal ini, keuntungan tersebut adalah dicatat dalam
              OCI. Instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tidak tunduk pada penilaian
              penurunan nilai.

             Perusahaan tidak memiliki instrumen ekuitas, yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
             diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

          (iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

              Aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi termasuk aset keuangan yang dimiliki untuk
              diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal pada nilai wajar melalui
              laba rugi, atau aset keuangan yang wajib diukur pada nilai wajar. Aset keuangan diklasifikasikan
              sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka diperoleh untuk tujuan dijual atau dibeli kembali
              dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga diklasifikasikan
              sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali jika ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang
              efektif. Aset keuangan dengan arus kas yang tidak semata-mata pembayaran pokok dan bunga
              diklasifikasikan dan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, terlepas dari model bisnisnya. Terlepas
              dari kriteria untuk instrumen utang yang akan diklasifikasikan pada biaya perolehan diamortisasi
              atau pada nilai wajar melalui OCI, seperti dijelaskan di atas, instrumen utang dapat ditetapkan pada
              nilai wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika hal tersebut menghilangkan, atau secara
              signifikan mengurangi, ketidak sesuaian akuntansi.




                                                         9
Page 16
                                   PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
               Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     e.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          Aset Keuangan (lanjutan)

          (iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (lanjutan)

              Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi selanjutnya disajikan dalam laporan
              posisi keuangan sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi.

              Perusahaan memiliki aset keuangan lainnya, yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
              diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

          Liabilitas Keuangan

          Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut:

          •   Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
          •   Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.

          Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.

          Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan dalam hal pinjaman dan utang,
          termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

          Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan hanya memiliki liabilitas keuangan
          diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Liabilitas keuangan
          Perusahaan meliputi utang lain-lain, deposit tamu, beban akrual, dan utang bank. Liabilitas keuangan
          diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas
          jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.

          Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya amortisasi (misalnya pinjaman dan utang yang dikenakan
          bunga) selanjutnya diukur dengan menggunakan metode EIR. Amortisasi EIR termasuk di dalam biaya
          keuangan dalam laba rugi.

          Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan atau
          kedaluwarsa.

          Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi
          pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
          substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut
          diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih
          antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam laba rugi.

          Saling Hapus Antar Aset dan Liabilitas Keuangan

          Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
          keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
          melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara
          neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.




                                                          10
Page 17
                                   PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
               Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     e.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          Penurunan Nilai Aset Keuangan

          Perusahaan menerapkan model kerugian kredit ekspektasian ("ECL") untuk pengukuran dan
          pengakuan kerugian penurunan nilai. Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko
          kredit dari instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika
          melakukan penilaian, Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
          sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah ECL. Dalam melakukan
          penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan
          pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat
          pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa
          biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan
          perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak
          pengakuan awal.

          Perusahaan menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur ECL tersebut terhadap piutang
          usaha dan lain-lain tanpa komponen pendanaan yang signifikan.

     f.   Penentuan Nilai Wajar

          Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
          untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
          pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
          mengalihkan liabilitas terjadi di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling
          menguntungkan dimana Perusahaan memiliki akses pada tanggal tersebut.

          Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga
          kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif,
          Perusahaan menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat
          diobservasi dan relevan serta meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Teknik
          penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak
          yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market transactions), penggunaan nilai wajar
          terkini instrumen lain yang secara substansial sama, analisis arus kas yang didiskonto, atau model
          penilaian lain.

     g.   Kas dan Bank

          Kas dan bank terdiri dari kas dan bank yang tidak dipergunakan sebagai jaminan serta tidak dibatasi
          penggunaannya.

     h.   Dana Cadangan Untuk Penggantian Perabotan dan Perlengkapan Hotel

          Pemasukan yang diperoleh dari hasil pengelolaan hotel harus diambil sebagian terlebih dahulu untuk
          dimasukkan sebagai Dana Cadangan yang diperlukan untuk penggantian, penambahan perabotan dan
          semua perlengkapan yang tidak dapat digunakan lagi dalam pengelolaan hotel.

          Besar Dana Cadangan tersebut adalah sebagai berikut:
          a.   Tahun buku pertama sebesar 1% dari Pendapatan Total (Total Revenue).
          b.   Tahun buku kedua sebesar 1,5% dari Pendapatan Total (Total Revenue).
          c.   Tahun buku ketiga dan seterusnya sebesar 3% dari Pendapatan Total (Total Revenue).

          Dana Cadangan yang tidak digunakan dalam tahun-tahun yang bersangkutan dapat digunakan pada
          tahun-tahun berikutnya.

          Sampai dengan 31 Desember 2023 belum dibentuk dana cadangan untuk penggantian perabotan dan
          perlengkapan hotel.


                                                        11
Page 18
                                   PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
               Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     i.   Persediaan Hotel

          Persediaan hotel merupakan makanan dan minuman, perlengkapan hotel lainnya, peralatan operasional
          dan barang dagangan yang dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana
          yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang (weighted average
          method). Nilai realisasi bersih merupakan estimasi harga jual dari persediaan dikurangi seluruh biaya
          penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

     j.   Beban Dibayar di Muka

          Beban dibayar di muka dibebankan sesuai masa manfaat masing-masing biaya yang bersangkutan
          dengan menggunakan metode garis lurus.

     k.   Aset Tetap

          Aset tetap pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset terdiri dari harga
          pembelian dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi
          dan kondisi yang diinginkan supaya aset siap digunakan sesuai dengan maksud manajemen. Setelah
          pengakuan awal, aset tetap, kecuali tanah, diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
          penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan
          tidak disusutkan.

          Sesuai dengan ISAK No. 36, Perusahaan menganalisa fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis
          hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”), Hak Guna Bangunan (“HGB”) dan Hak Pakai
          (“HP”) dalam menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat
          merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. Jika hak
          atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Perusahaan,
          melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar, Perusahaan menerapkan perlakuan
          akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 73, “Sewa”. Jika hak atas tanah
          secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Perusahaan menerapkan PSAK 16 “Aset tetap”.

          Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
          terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa depan
          berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan dan biaya tersebut dapat diukur secara
          andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya pada tahun dimana pada saat
          penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan
          laba rugi.

          Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan jumlah tersusutkan
          selama estimasi manfaat aset tetap sebagai berikut:

                                                                                                  Tahun
          Bangunan dan Prasarana                                                                    40
          Mebel dan Perlatan                                                                       4-8

          Nilai residu, masa manfaat dan metode penyusutan aset tetap ditelaah setiap akhir tahun keuangan
          atas pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi yang berlaku prospektif.

          Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa depan
          yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
          penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai selisih antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah
          tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada tahun
          aset tersebut dihentikan pengakuannya.




                                                       12
Page 19
                                   PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
               Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     l.   Sewa

          Perusahaan sebagai Penyewa

          Pada insepsi kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak adalah, atau mengandung, sewa. Suatu
          kontrak adalah atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan
          penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.

          Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang
          identifikasian, Perusahaan menilai apakah:
          -   Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomik dari
              penggunaan aset identifikasian selama periode penggunaan; dan
          -   Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki
              hak ini ketika Perusahaan memiliki hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk
              mengubah cara dan tujuan penggunaan aset telah ditentukan sebelumnya:
              1.   Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset identifikasian;
              2.   Perusahaan telah mendesain aset identifikasian dengan cara yang telah ditentukan
                   sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset itu akan digunakan.

          Pada insepsi atau penilaian kembali kontrak yang berisi komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan
          imbalan dalam kontrak untuk setiap komponen sewa atas dasar harga tersendiri relatif dan harga
          tersendiri agregat dari komponen nonsewa. Akan tetapi, untuk sewa perbaikan di mana Perusahaan
          adalah penyewa, Perusahaan telah memilih untuk tidak memisahkan komponen nonsewa dan mencatat
          komponen sewa dan nonsewa sebagai komponen sewa tunggal.

          Pada saat permulaan sewa, penyewa mengakui aset hak-guna. Aset hak guna awalnya diukur pada
          harga perolehan, yang terdiri dari jumlah awal yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang
          dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah biaya langsung awal yang timbul dan
          estimasi biaya untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau merestorasi aset pendasar ke
          kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, dikurangi insentif sewa yang diterima.

          Setelah tanggal permulaan, Perusahaan mengukur aset hak guna dengan menggunakan model biaya
          yang berkaitan aset tetap sesuai PSAK 16.

          Berdasarkan model biaya, aset hak guna diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan
          dan akumulasi penurunan nilai. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Perusahaan
          pada akhir masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak guna mencerminkan bahwa penyewa akan
          mengeksekusi opsi beli, Perusahaan mendepresiasi hak guna sejak tanggal permulaan hingga akhir
          umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, Perusahaan mendepresiasi aset hak guna dari tanggal
          permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak guna atau akhir masa
          sewa.

          Liabilitas sewa pada awalnya diukur pada nilai kini dari pembayaran sewa yang terutang selama masa
          sewa, didiskontokan pada suku bunga implisit dalam sewa jika hal itu dapat segera ditentukan. Jika suku
          bunga implisit tersebut tidak dapat segera ditentukan, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman
          inkremental.

          Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa terdiri dari:
          •   Pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara-substansi dikurangi piutang insentif sewa;
          •   Pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga, awalnya diukur
              menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
          •   Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh Perusahaan dalam jaminan nilai residual;
          •   Harga eksekusi opsi beli yang cukup pasti Perusahaan akan mengeksekusi; dan
          •   Pembayaran penalti untuk penghentian sewa lebih awal kecuali Perusahaan cukup pasti untuk tidak
              menghentikan kontrak lebih awal.

                                                       13
Page 20
                                   PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
               Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     l.   Sewa (lanjutan)

          Perusahaan sebagai Penyewa (lanjutan)

          Liabilitas sewa selanjutnya diukur kembali untuk mencerminkan perubahan dalam:

          •   Masa sewa (menggunakan tingkat diskonto yang direvisi);
          •   Penilaian opsi beli (menggunakan tingkat diskonto yang direvisi);
          •   Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan dalam jaminan nilai residual (menggunakan tingkat
              diskonto yang tidak berubah); atau
          •   Pembayaran sewa masa depan sebagai akibat dari perubahan indeks atau suku bunga yang
              digunakan untuk menentukan pembayaran tersebut (menggunakan tingkat diskonto yang tidak
              berubah).

          Sewa jangka pendek

          Perusahaan memutuskan untuk tidak mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka
          pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Perusahaan mengakui pembayaran sewa atas
          sewa tersebut sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

     m. Pengakuan Pendapatan dan Beban

          Perusahaan mengakui pendapatan sesuai dengan ketentuan PSAK 72, Perusahaan mengakui
          pendapatan pada saat dan sejauh pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan akan mencerminkan
          jumlah yang diharapkan akan diterima Perusahaan dalam pertukaran untuk barang atau jasa tersebut.
          Dalam menerapkan Standar ini, Perusahaan mempertimbangkan syarat-syarat kontrak dan semua fakta
          dan keadaan yang relevan. Pendapatan diakui menggunakan penilaian 5 langkah:

          1. Identifikasi Kontrak dengan Pelanggan

              Kontrak adalah kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang menciptakan hak dan kewajiban yang
              dapat dipaksakan.

          2. Identifikasi Kewajiban Pelaksanan dalam Kontrak

              Kewajiban pelaksanaan adalah janji kepada pelanggan untuk mengalihkan barang atau jasa (atau
              sekumpulan barang atau jasa) yang bersifat dapat dibedakan; atau serangkaian barang atau jasa
              bersifat dapat dibedakan yang secara substansial sama dan memiliki pola pengalihan yang sama
              kepada pelanggan. Bersifat dapat dibedakan artinya dapat dipisahkan, atau dapat diidentifikasi
              secara terpisah.

          3. Penetapan Harga Transaksi

              Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diperkirakan menjadi hak Perusahaan dalam
              pertukaran untuk mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang
              ditagih atas nama pihak ketiga (misalnya, pajak pertambahan nilai). Jika imbalan yang dijanjikan
              dalam kontrak mencakup jumlah variabel, Perusahaan mengestimasi jumlah imbalan yang
              diharapkan menjadi haknya dalam pertukaran untuk mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan
              kepada pelanggan dikurangi estimasi jumlah variabel yang akan dibayar selama kontrak.

          4. Alokasi Harga Transaksi untuk Kewajiban Pelaksanaan

              Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual berdiri
              sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak
              dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif perlu diestimasi.



                                                         14
Page 21
                                  PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
              Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     m. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

        Perusahaan mengakui pendapatan sesuai dengan ketentuan PSAK 72, Perusahaan mengakui
        pendapatan pada saat dan sejauh pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan akan mencerminkan
        jumlah yang diharapkan akan diterima Perusahaan dalam pertukaran untuk barang atau jasa tersebut.
        Dalam menerapkan Standar ini, Perusahaan mempertimbangkan syarat-syarat kontrak dan semua fakta
        dan keadaan yang relevan. Pendapatan diakui menggunakan penilaian 5 langkah (lanjutan):

        5. Pengakuan Pendapatan ketika Kewajiban Pelaksanan Dipenuhi

             Pendapatan dari penjualan diakui sebagai representasi penyerahan barang atau jasa dengan
             jumlah yang secara tepat mewakili kewajiban yang dilakukan dan hak untuk menerima imbalan
             sebagai imbalan atas barang dan/atau jasa tersebut. Pengakuan pendapatan tergantung pada
             apakah pengalihan diselesaikan sepanjang waktu atau pada waktu tertentu. Pengalihan kendali
             diperhitungkan.

        Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, pendapatan diakui dengan
        mengukur kemajuan penyelesaian kewajiban pelaksanaan tersebut berdasarkan pengukuran kemajuan
        yang tepat baik “Metode Keluaran” atau “Metode Masukan”.

        Biaya Mendapatkan Kontrak

        Biaya inkremental untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan diakui sebagai aset jika Perusahaan
        mengharapkan untuk memulihkan biaya tersebut. Biaya inkremental tersebut adalah biaya yang timbul
        untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan yang tidak akan terjadi jika kontrak tersebut tidak
        berhasil diperoleh.

        Biaya Pemenuhan Kontrak

        Suatu aset diakui untuk biaya yang timbul untuk memenuhi kontrak hanya jika biaya tersebut memenuhi
        semua kriteria berikut:

        a)   biaya terkait langsung dengan kontrak atau kontrak yang diantisipasi yang secara spesifik dapat
             diidentifikasi oleh Perusahaan;
        b)   biaya menghasilkan atau meningkatkan sumber daya Perusahaan yang akan digunakan untuk
             memenuhi (atau terus memenuhi) kewajiban pelaksanaan di masa depan; dan
        c)   biaya diharapkan dapat dipulihkan.
        d)   biaya terkait langsung dengan kontrak atau kontrak yang diantisipasi yang secara spesifik dapat
             diidentifikasi oleh Perusahaan;
        e)   biaya menghasilkan atau meningkatkan sumber daya Perusahaan yang akan digunakan untuk
             memenuhi (atau terus memenuhi) kewajiban pelaksanaan di masa depan; dan
        f)   biaya diharapkan dapat dipulihkan.

        Aset yang dihasilkan akan diamortisasi secara sistematis selama periode kontrak. Ketika biaya yang
        timbul dalam memenuhi kontrak dengan pelanggan berada dalam lingkup Pernyataan lain, biaya
        tersebut diperhitungkan sesuai dengan Pernyataan lainnya.

        Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).




                                                     15
Page 22
                                   PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
               Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)
     n.   Pajak Penghasilan
          Beban pajak penghasilan terdiri dari jumlah beban pajak kini dan pajak tangguhan.

          Pajak diakui sebagai pendapatan atau beban dan termasuk dalam laba rugi untuk periode berjalan,
          kecuali pajak yang timbul dari transaksi atau kejadian yang diakui di luar laba rugi. Pajak terkait dengan
          pos yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain, diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan
          pajak terkait dengan pos yang diakui langsung di ekuitas, diakui langsung di ekuitas.

          Pajak kini

          Pajak terutang kini didasarkan pada laba kena pajak tahun berjalan. Laba kena pajak berbeda dari laba
          yang dilaporkan dalam masing-masing laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain perusahaan
          dalam Perusahaan karena tidak termasuk pos-pos dari pendapatan atau beban yang dapat dikenakan
          pajak atau dikurangkan di tahun-tahun lainnya dan selanjutnya tidak termasuk pos-pos yang tidak dapat
          dikenakan pajak atau dikurangkan dari pajak.

          Liabilitas pajak kini masing-masing perusahaan di dalam Perusahaan dihitung dengan menggunakan
          tarif pajak yang berlaku atau secara substansial berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan.

          Manajemen secara berkala mengevaluasi jumlah yang dilaporkan di dalam Surat Pemberitahuan
          Tahunan (“SPT”) terkait dengan keadaan dimana peraturan pajak yang berlaku memerlukan interpretasi
          dan, jika diperlukan, manajemen akan menghitung provisi atas jumlah yang mungkin timbul.

          Pajak tangguhan

          Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar
          pengenaan pajak aset dan liabilitas dan nilai tercatatnya dalam laporan keuangan pada akhir periode
          pelaporan.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang kena pajak.

          Nilai tercatat dari aset dan liabilitas pajak tangguhan ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan
          diturunkan ketika tidak lagi terdapat kemungkinan bahwa akan terdapat laba kena pajak yang
          memungkinkan semua atau sebagian dari aset pajak tangguhan tersebut untuk direalisasi. Aset pajak
          tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap tanggal pelaporan dan diakui sepanjang
          kemungkinan besar laba kena pajak di masa depan akan memungkinkan aset pajak tangguhan untuk
          dipulihkan.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan
          berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan
          peraturan pajak yang berlaku atau yang secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara
          hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan
          tersebut terkait dengan Perusahaan kena pajak yang sama dan otoritas perpajakan yang sama.

     o.   Laba Per Saham
          Berdasarkan PSAK 56, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih
          yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang dari saham yang
          beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham biasa yang dibeli
          kembali.
          Laba per saham dilusian dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas
          induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang telah disesuaikan dengan dampak dari
          semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif.



                                                         16
Page 23
                                  PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
              Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING

     Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi

     Penyusunan laporan keuangan mengharuskan manajemen Perusahaan untuk membuat pertimbangan,
     estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas,
     dan pengungkapan atas liabilitas kontijensi, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai
     pertimbangan, estimasi dan asumsi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai
     tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.

     Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
     memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
     periode berikutnya diungkapkan dibawah ini.

     Perusahaan mendasarkan estimasi dan asumsi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan
     disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan
     pasar atau situasi diluar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada
     saat terjadinya.

     Pertimbangan, estimasi dan asumsi berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan
     akuntansi Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan
     keuangan:

     Menentukan Mata Uang Fungsional

     Mata uang fungsional adalah mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana Perusahaan beroperasi.
     Manajemen mempertimbangkan mata uang yang paling memengaruhi pendapatan dan harga pokok
     penjualan dan indikator lainnya dalam menentukan mata uang yang paling sesuai mewakili dampak ekonomi
     yang mendasari transaksi, peristiwa dan kondisi.

     Menentukan Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

     Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
     keuangan dengan mempertimbangkan definisi yang ditetapkan PSAK 71 dipenuhi. Dengan demikian, aset
     keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti
     diungkapkan pada Catatan 3 pada laporan keuangan.

     Menentukan Penilaian Model Bisnis

     Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung pada hasil pengujian semata pembayaran pokok dan
     bunga (“SPPI”) atas jumlah pokok terutang dan model bisnis. Perusahaan menentukan model bisnis pada
     tingkat yang mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola bersama untuk mencapai tujuan
     bisnis tertentu.

     Penilaian ini mencakup penilaian yang mencerminkan semua bukti yang relevan termasuk bagaimana
     kinerja aset dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang memengaruhi kinerja aset dan bagaimana
     pengelolaannya. Perusahaan memantau aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau
     nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain yang dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk
     memahami alasan pelepasannya dan apakah alasan tersebut konsisten dengan tujuan bisnis dimana aset
     tersebut dimiliki. Pemantauan adalah bagian dari penilaian berkelanjutan Perusahaan tentang apakah model
     bisnis yang memiliki aset keuangan yang tersisa masih sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi
     perubahan model bisnis dan oleh karena itu terdapat perubahan prospektif terhadap klasifikasi aset
     keuangan tersebut.




                                                       17
Page 24
                                   PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
               Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

     Menentukan Peningkatan Risiko Kredit yang Signifikan

     ECL diukur sebagai penyisihan yang setara dengan ECL 12-bulan (“12mECL”) untuk aset tahap 1, atau ECL
     sepanjang umur untuk aset tahap 2 atau tahap 3. Suatu aset bergerak ke tahap 2 ketika risiko kreditnya telah
     meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Dalam menilai apakah risiko kredit suatu aset telah
     meningkat secara signifikan, Perusahaan mempertimbangkan informasi berwawasan ke depan yang wajar
     dan dapat didukung secara kualitatif dan kuantitatif.

     Menentukan dan Menghitung Penyisihan Kerugian

     Ketika mengukur ECL, Perusahaan menggunakan informasi berwawasan ke depan yang wajar dan dapat
     didukung, yang didasarkan pada asumsi untuk pergerakan masa depan dari berbagai pendorong ekonomi
     dan bagaimana pendorong ini akan saling memengaruhi.

     Loss given default adalah estimasi kerugian yang timbul karena gagal bayar (default). Hal ini didasarkan
     pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo dan yang diharapkan akan diterima pemberi
     pinjaman, dengan mempertimbangkan arus kas dari agunan dan peningkatan kredit integral.

     Probabilitas default merupakan input utama dalam mengukur ECL. Default adalah estimasi kemungkinan
     default selama jangka waktu tertentu, yang penghitungannya mencakup data historis, asumsi, dan
     ekspektasi kondisi masa depan.

     Menentukan Apakah Suatu Pengaturan adalah atau Mengandung Sewa

     Penentuan apakah suatu pengaturan merupakan atau mengandung sewa memerlukan pertimbangan yang
     cermat untuk menilai apakah pengaturan tersebut memberikan hak untuk memperoleh secara substansial
     semua manfaat ekonomik dari penggunaan aset selama periode penggunaan dan hak untuk mengarahkan
     penggunaan aset, bahkan jika pengaturan tersebut hak tidak secara eksplisit ditentukan dalam pengaturan.

     Penentuan Opsi Masa Sewa

     Masa sewa merupakan komponen signifikan dalam pengukuran aset hak-guna dan liabilitas sewa.
     Pertimbangan dilakukan dalam menentukan apakah terdapat opsi untuk memperpanjang sewa atau membeli
     aset pendasar cukup pasti akan dieksekusi, atau opsi untuk mengakhiri sewa tidak akan dieksekusi, ketika
     memastikan periode yang akan disertakan dalam masa sewa. Dalam menentukan masa sewa, semua fakta
     dan keadaan yang menciptakan insentif ekonomik untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak untuk
     menggunakan opsi penghentian, dipertimbangkan pada tanggal insepsi sewa.

     Faktor-faktor yang dipertimbangkan dapat mencakup pentingnya aset untuk operasi Perusahaan;
     perbandingan syarat dan ketentuan dengan harga pasar yang berlaku; timbulnya penalti yang signifikan;
     adanya perbaikan hak penyewaan yang signifikan; dan biaya serta masalah gangguan untuk mengganti
     aset. Perusahaan menilai kembali apakah cukup pasti untuk mengeksekusi opsi perpanjangan, atau tidak
     mengeksekusi opsi penghentian, jika terdapat peristiwa signifikan atau perubahan keadaan yang signifikan.

     Menentukan Suku Bunga Pinjaman Inkremental

     Jika suku bunga implisit dalam sewa tidak dapat segera ditentukan, suku bunga pinjaman inkremental
     diestimasi untuk mendiskontokan pembayaran sewa di masa mendatang untuk mengukur nilai kini liabilitas
     sewa pada tanggal permulaaan sewa. Suku bunga tersebut didasarkan pada estimasi Perusahaan yang
     harus dibayarkan oleh Perusahaan kepada pihak ketiga untuk meminjam dana yang diperlukan untuk
     memperoleh aset dengan nilai yang sama dengan aset hak-guna, dengan persyaratan, keamanan, dan
     lingkungan ekonomi yang serupa.




                                                       18
Page 25
                                  PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
              Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

     Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan

     Manajemen melakukan penilaian analisis umur persediaan pada setiap tanggal pelaporan dan membentuk
     penyisihan untuk persediaan usang dan persediaan yang memiliki perputaran yang lambat, dengan
     mempertimbangkan nilai realisasi neto dari persediaan berdasarkan pada harga jual dan kondisi pasar saat
     ini. Jumlah tercatat persediaan diungkapkan di dalam Catatan 7 atas laporan keuangan.

     Menentukan Metode Penyusutan dan Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap

     Perusahaan mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan utilisasi dari aset yang
     diharapkan dan didukung dengan rencana dan strategi usaha dan perilaku pasar.

     Estimasi dari masa manfaat aset tetap adalah berdasarkan penelaahan Perusahaan terhadap praktek
     industri, evaluasi teknis internal dan pengalaman untuk aset yang setara.

     Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
     manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai
     dengan 20 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Perusahaan
     menjalankan bisnisnya. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 9 atas laporan keuangan.

     Menentukan Pajak Penghasilan

     Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
     transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
     usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah
     akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

     Dalam menentukan jumlah yang harus diakui terkait dengan liabilitas pajak yang tidak pasti, Perusahaan
     menerapkan pertimbangan yang sama yang akan mereka gunakan dalam menentukan jumlah cadangan
     yang harus diakui sesuai dengan PSAK 57 (Revisi 2009) “Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset Kontijensi”
     dan ISAK 34 “Ketidakpastian dalam Perlakuan Pajak Penghasilan”. Perusahaan membuat analisis untuk
     semua posisi pajak terkait dengan pajak penghasilan untuk menentukan jika liabilitas pajak untuk manfaat
     pajak yang belum diakui harus diakui.

     Perusahaan menelaah aset pajak tangguhan pada setiap tanggal pelaporan dan mengurangi nilai tercatat
     sepanjang tidak ada kemungkinan bahwa laba kena pajak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau
     seluruh aset pajak tangguhan. Perusahaan juga menelaah waktu yang diharapkan dan tarif pajak atas
     pemulihan perbedaan temporer dan menyesuaikan pengaruh atas pajak tangguhan yang sesuai. Penjelasan
     lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 13 atas laporan keuangan.




                                                      19
Page 26
                                  PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
              Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4.   KAS DAN BANK

                                                                          2023                   2022

     Kas                                                                    6.726.950               1.576.351
     Bank
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                      414.450.738            687.966.573
       PT Bank Central Asia Tbk                                            33.158.792            370.985.627
       PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
          dan Banten Tbk                                                   73.230.602             29.142.762
       PT Bank KEB Hana Indonesia                                          11.949.515             10.354.924
     Total                                                                539.516.597          1.100.026.237


5.   PIUTANG USAHA

     Berdasarkan Pelanggan:

                                                                          2023                   2022
        Agen Wisata                                                       298.028.768            265.773.494
        Instansi Pemerintahan                                             252.375.425              9.010.800
        PT Rumah Karya Entertaiment                                       114.388.556             43.649.050
        Kartu Kredit                                                       83.208.587             51.249.002
        Korporasi                                                          20.868.818             10.969.750
     Jumlah                                                               768.870.154            380.652.096

     Berdasarkan Umur:

                                                                          2023                   2022
     Belum jatuh tempo dan tidak Mengalami penurunan nilai:
        Kurang dari 30 hari                                               488.943.829            283.712.027
        31 - 60 hari                                                                -             68.475.419
        61 - 90 hari                                                      252.375.425                      -
        Lebih dari 90 hari                                                 27.550.900             28.464.650
     Jumlah                                                               768.870.154            380.652.096


     Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama dengan PT Rumah Karya Entertaiment (Conclave Bar)
     sehubungan dengan pembukaan restoran dan bar yang berada di properti milik perusahaan. (Catatan 25).

     Seluruh piutang usaha dari pihak ketiga didenominasi dalam mata uang rupiah.

     Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang usaha dapat ditagih, sehingga, tidak ada penurunan nilai
     yang diakui.


6.   PIUTANG LAIN-LAIN

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, akun ini merupakan pinjaman karyawan perusahaan yang
     dilakukan tanpa bunga dan berjangka waktu kurang dari 12 bulan dengan nilai masing-masing sebesar
     Rp 11.999.000 dan Rp 12.972.392.

     Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat ditagih, sehingga, tidak ada penurunan nilai
     yang diakui.



                                                      20
Page 27
                                   PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
               Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7.   PERSEDIAAN

                                                                           2023                  2022
     Aset Lancar
       Bahan Baku                                                          328.795.665           309.102.008
       Perlengkapan                                                        173.780.676           167.838.479
     Sub Jumlah                                                            502.576.341           476.940.487
     Aset Tidak Lancar
       Perlengkapan Operasional Hotel                                      945.122.559           937.757.326
     Sub Jumlah                                                            945.122.559           937.757.326

     Jumlah                                                             1.447.698.900           1.414.697.813

     Berdasarkan penelaahan pada akhir tahun berjalan, pihak manajemen berkeyakinan bahwa semua jenis
     persediaan masih dalam kondisi baik dan masih dapat digunakan.

8. BEBAN DIBAYAR DI MUKA DAN UANG MUKA

     Pada tanggal 31 Desember 2023, akun ini merupakan biaya digital marketing yang telah dibayar dimuka
     dengan nilai sebesar Rp 416.666.668.

9.   ASET TETAP

                                                                    2023
                                  Saldo Awal        Penambahan              Reklasifikasi        Saldo Akhir

     Biaya perolehan
        Tanah                     14.000.000.000                   -                        -    14.000.000.000
        Bangunan dan Prasarana    66.461.880.767          66.485.500                        -    66.528.366.267
        Mebel dan Peralatan        5.674.961.187         486.750.082                        -     6.161.711.269
     Sub Jumlah                   86.136.841.954         553.235.582                        -    86.690.077.536
     Aset dalam Penyelesaian
        Bangunan Hotel            23.999.969.280                    -                       -    23.999.969.280
     Jumlah                      110.136.811.234         553.235.582                        -   110.690.046.816

     Akumulasi Penyusutan
        Bangunan dan Prasarana    20.383.739.279        1.687.722.444                       -    22.071.461.723
        Mebel dan Peralatan        4.900.382.433          264.807.663                       -     5.165.190.096
     Jumlah                       25.284.121.712        1.952.530.107                       -    27.236.651.819

     Nilai buku neto              84.852.689.522                                                 83.453.394.997

                                                                    2022
                                  Saldo Awal        Penambahan              Reklasifikasi        Saldo Akhir

     Biaya perolehan
        Tanah                     14.000.000.000                   -                        -    14.000.000.000
        Bangunan dan Prasarana    66.461.880.767                   -                        -    66.461.880.767
        Mebel dan Peralatan        5.493.540.424         181.420.763                        -     5.674.961.187
     Sub Jumlah                   85.955.421.191         181.420.763                        -    86.136.841.954
     Aset dalam Penyelesaian
        Bangunan Hotel            23.999.969.280                    -                       -    23.999.969.280
     Jumlah                      109.955.390.471         181.420.763                        -   110.136.811.234



                                                   21
Page 28
                                   PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
               Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.   ASET TETAP (lanjutan)

                                                                  2022 (lanjutan)
                                   Saldo Awal          Penambahan             Reklasifikasi        Saldo Akhir

     Akumulasi Penyusutan
        Bangunan dan Prasarana     18.370.645.690          2.013.093.589                      -    20.383.739.279
        Mebel dan Peralatan         4.427.716.162            472.666.271                      -     4.900.382.433
     Jumlah                        22.798.361.852          2.485.759.860                      -    25.284.121.712

     Nilai buku neto               87.157.028.619                                                  84.852.689.522

     Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
                                                                            2023                   2022
     Beban Pokok Pendapatan (Catatan 19)                                   1.687.722.444          2.013.093.589
     Beban umum dan administrasi (Catatan 20)                                264.807.663            472.666.271
     Jumlah                                                                1.952.530.107          2.485.759.860

     Bangunan dan Prasarana merupakan Bangunan Hotel Vue Palace, Artotel Curated yang berdomisili di
     Jl. Otto Iskandardinata no.3 Bandung, dengan luas bangunan 7.408m2.

     Bangunan hotel dalam penyelesaian merupakan hotel yang berlokasi di CITI HUB Kelapa Gading sesuai
     dengan Surat Perintah Kerja No. 005/SPK/PPJ/VIII/2020 tanggal 2 Agustus 2020. Perusahaan mengadakan
     perjanjian kerja dengan PT Wahana Sugiharto Makmur, atas pekerjaan pembangunan Hotel 3 lantai di CITI
     HUB Kelapa Gading dengan nilai kontrak sebesar Rp 23.999.969.280. Pada 31 Desember 2023 progres
     penyelesaian pekerjaan di CITI HUB Kelapa Gading telah mencapai 80%, dan akan di selesaikan paling
     lambat pada Desember 2023 (Catatan 25).

     Perusahaan memiliki sebidang tanah berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli No. 224 tanggal 20
     Desember 2019 oleh Notaris Yunita Aristina, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Utara. Tanah seluas 17.370 m 2
     yang terletak di Kelurahan Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa
     Barat. Hak kepemilikan berupa Sertifikat Hak Milik Nomor: 116/Bojong Koneng. Penurunan Hak Milik yang
     sedang dalam proses penurunan hak menjadi Sertifikat Hak Guna Bangunan.

     Perusahaan juga memiliki sebidang tanah berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli No. 225 tanggal
     20 Desember 2019 oleh Notaris Yunita Aristina, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Utara, dengan tanah total
     seluas 13.010 m2 yang terletak di Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten
     Bogor, Provinsi Jawa Barat atas beberapa Sertifikat Hak Milik Nomor: 315/Karang Tengah seluas 3.270 m2,
     Nomor: 316/Karang Tengah seluas 3.265 m2, Nomor: 317/Karang Tengah seluas 3.240 m2, Nomor:
     318/Karang Tengah seluas 3.235 m2. Penurunan Hak Milik menjadi Sertifikat Hak Guna Bangunan sedang
     dalam proses.

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bangunan dan tanah Perusahaan berupa hotel dengan nilai
     sebesar Rp 48.000.000.000 digunakan sebagai jaminan atas utang bank (Catatan 25).

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, aset tetap tertentu, kecuali tanah, telah diasuransikan terhadap
     risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp 47.634.000.000.
     Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kerugian yang mungkin
     timbul atas aset tersebut.

     Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang
     mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.




                                                      22
Page 29
                                   PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
               Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10.    ASET HAK - GUNA

                                                                        2023                   2022

      Tanah                                                             450.000.000            450.000.000
      Akumulasi penyusutan                                              (75.000.000 )          (60.000.000 )

      Jumlah                                                            375.000.000            390.000.000

      Perusahaan mengadakan perjanjian Sewa-Menyewa dengan Tn. Hartono Tanujaya atas sebidang tanah
      Sertifikat Hak Milik No. 481/Babakan Ciamis, seluas 3.020 m2. yang kemudian didirikan sebuah bangunan
      Hotel dengan nama Hotel Vue Palace, Artotel Curated yang beralamat di Jl. Otto Iskandardinata no.3
      Bandung. Masa sewa ini berlaku selama 30 tahun sejak Hotel mulai beroperasional dengan harga sewa Rp
      450.000.000. harga sewa Rp 450.000.000. Beban amortisasi sebesar Rp 15.000.000 untuk tahun 2023 dan
      2022 dicatat pada Beban Pokok Pendapatan (Catatan 19).


11. UTANG LAIN-LAIN

                                                                        2023                   2022
      Pihak Ketiga
         PT Artotel Indonesia                                           798.627.234            695.926.410
         PT Falco Security                                              150.106.080             65.193.480
         Berkah Putra Lestari                                           136.689.150            142.653.475
         CV Sun Prima                                                    49.232.863             49.232.863
         Bina Artha Loundry VP                                           45.982.985             87.261.800
         Ootigo                                                          62.071.750                      -
         Global Food                                                     53.570.300                      -
         PT Calmic Indonesia                                              2.176.487             40.939.248
         Lain-lain                                                      603.863.133            247.928.958
      Sub Jumlah                                                       1.902.319.982         1.329.136.234

      Pihak berelasi
         Tn. Antonyo Hartono Tanujaya                                  1.511.029.474         1.755.137.112
      Sub Jumlah                                                       1.511.029.474         1.755.137.112

      Jumlah                                                           3.413.349.456         3.084.273.346

      Utang lain-lain kepada Tn. Antonyo Hartono Tanujaya pada 31 Desember 2023 sebesar Rp 1.511.029.474
      dan tidak dikenakan bunga berdasarkan surat perjanjian Pinjaman nomor 003/PPJ/II/2023 tanggal
      16 Februari 2023.

      Utang lain-lain ke Pihak Ketiga merupakan utang atas pinjaman yang diberikan Artotel Group kepada
      Perusahaan untuk pengelolaan Hotel berdasarkan standar yang telah ditentukan dalam perjanjian.

      Utang kepada Artotel Group merupakan utang tagihan Manajemen Artotel Group kepada Perusahaan
      sehubungan dengan biaya jasa manajemen.

      Utang kepada Berkah Putra Lestari merupakan utang untuk pembelian bahan baku makanan oleh
      Perusahaan pada bulan Desember 2023.

      Utang kepada Bina Artha Laundry VP merupakan tagihan utang jasa pakaian kepada Perusahaan dari bulan
      Desember 2023.




                                                     23
Page 30
                                 PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. BEBAN AKRUAL

                                                                2023                  2022

   Service Charge                                               172.316.005           166.538.510
   Biaya Utilitas                                               128.139.009           121.393.638
   Jasa Profesional                                              65.400.000            94.950.000
   Gaji dan Tunjangan                                            18.668.527           190.760.428
   Jumlah                                                       384.523.541           573.642.576

13. PERPAJAKAN

   a.   Pajak Dibayar Dimuka

                                                                2023                  2022
        Pajak Pertambahan Nilai                                             -          76.346.919

        Jumlah                                                              -          76.346.919

   b.   Utang Pajak

                                                                2023                  2022

        Pajak Penghasilan
          Pasal 21                                                2.460.026            16.824.784
          Pasal 23                                               22.352.697             4.379.040
          Pasal 25                                                2.151.031             2.151.031
        Pajak Hotel dan Restoran                                669.533.800           816.975.656
        Pajak Bumi dan Bangunan                                           -           109.027.800
        Jumlah                                                  696.497.554           949.358.311

   c.   Pajak Penghasilan Badan

                                                                2023                  2022

        Rugi sebelum pajak penghasilan                        (1.328.869.965 )    (2.176.441.284 )
        Beda Temporer:
          Tunjangan Pensiun Karyawan                             (36.341.196 )        123.407.579
          Lain-lain                                               76.660.337           90.128.082
        Jumlah Beda Temporer                                      40.319.141          213.535.661
        Beda Permanen:
          Beban yang Tidak Dapat
          Dikurangkan Secara Pajak                                          -                   -
        Jumlah Beda Permanen                                                -                   -
        Laba Kena Pajak (Rugi Fiskal)                         (1.288.550.824 )    (1.962.905.623 )
        Akumulasi Rugi Fiskal
          2022                                                (1.962.905.623 )                 -
          2021                                                  (658.344.675 )      (658.344.675 )
          2020                                                             -         603.879.511
          2019                                                             -         870.169.917
          2018                                                             -      (1.373.455.278 )

        Total Akumulasi Rugi Fiskal                           (3.909.801.122 )    (2.520.656.148 )




                                              24
Page 31
                                  PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
              Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. UTANG BANK

   Rincian utang pembiayaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                        2023                   2022
   Bank KEB Hana Indonesia                                           22.277.000.000         22.277.000.000
   Jumlah                                                            22.277.000.000         22.277.000.000

   Bank KEB Hana Indonesia

   Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit dan Pengakuan utang Nomor 17 tanggal 8 Maret 2013 yang dibuat
   dihadapan Hariyanti Poerbiantari, S.H, Notaris di Jakarta Utara, Perusahaan memperoleh Kredit Investasi
   dari Bank KEB Hana Indonesia. Perjanjian ini mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan
   Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit (SPPK) Perpanjangan Fasilitas Pembiayaan antara Perusahaan
   dengan PT Bank KEB Hana Indonesia No.44/MK/VII/2023 tanggal 18 Juli 2023 sebagai berikut:

   1. Fasilitas Kredit
      Jenis Kredit                   :   Fixed Loan (FL)-Investasi
      Tujuan Kredit                      Refinancing Pembelian dan Renovasi Hotel yang berlokasi di Jl. Otto
                                     :   Iskandardinata - No.3, Kel.Babakan-Ciamis, Kec.Sumur Bandung,
                                         Jawa Barat.
      Plafon Kredit                  :   Rp 22.277.000.000
      Jangka Waktu                   :   25 Juli 2023 s/d 25 Januari 2024.
      Suku Bunga                         9,5% p.a (sembilan koma lima persen per annum), efektif,
                                     :
                                         mengambang (floating).
      Suku Bunga Dasar Kredit        :   7,5% p.a (Tujuh koma lima persen per annum), Efektif.
      Provisi                            0,25% p.a (nol koma dua lima persen per annum), dari Plafon Kredit,
                                     :
                                         dibayar dimuka.
      Biaya Administrasi             :   Rp 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah), dibayar dimuka.
      Biaya Custody                  :   Rp 250.000,- (Dua ratus Llima puluh Rupiah), dibayar dimuka.
      Pembayaran Kewajiban               Kewajiban Perusahaan per bulannya hanya bunga yang dibayarkan
                                         pada tanggal 25 (dua puluh lima) setiap bulannya. Seluruh pokok
                                     :
                                         pinjaman akan dibayarkan oleh Perusahaan sekaligus pada akhir
                                         jangka waktu Fasilitas Kredit.

      Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan Jaminan Berjalan 1 (satu) unit Tanah dan Bangunan berupa
      Hotel, yang terletak di Jl. Otto Iskandardinata No. 3, Kelurahan Babakan Ciamis Kecamatan Sumur
      Bandung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sesuai dengan SHM No.481/Babakan-Ciamis terdaftar atas
      nama Tn. Hartono Tanujaya.

   2. Perjanjian pinjaman ini juga mencakup persyaratan tertentu untuk melakukan hal-hal berikut:
          •    Wajib memberikan laporan secara tertulis apabila memperoleh fasilitas kredit / pinjaman dari
               pihak lain atau kreditur lain kepada Bank.
          •    Memberi kuasa kepada Bank untuk mendebet secara otomatis rekening giro atau tabungan atas
               nama Perusahaan untuk pembayaran angsuran Perusahaan untuk pembayaran angsuran pada
               tanggal yang telah ditentukan setiap bulannya dan biaya-biaya lain yang berhubungan dengan
               fasilitas kredit sebagaimana tercantum dalam SPPK ini.
          •    Wajib menerima petugas Bank yang melaksanakan kunjungan untuk penilaian aktivitas usaha.
          •    Wajib menyalurkan aktivitas keuangan usaha melalui rekening di Bank.
          •    Wajib menggunakan fasilitas kredit sesuai dengan tujuan penggunaan kredit.
          •    Wajib menjaga saldo rekening koran / tabungan pada Bank untuk pembebanan bunga/ angsuran
               minimum sejumlah 1 (satu) bulan.
          •    Wajib memberitahukan kepada Bank apabila melakukan perubahan Anggaran Dasar.
          •    Tidak melakukan penurunan modal dan perubahan pemegang saham mayoritas tanpa
               persetujuan terlebih dahulu dari Bank.


                                                    25
Page 32
                                 PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. UTANG BANK (lanjutan)

   Bank KEB Hana Indonesia (lanjutan)

   3. Pembiayaan Kewajiban
      Perusahaan wajib melakukan pembayaran selisih suku bunga sebesar 4,0% (empat persen), efektif,
      fixed, ditambah dengan suku bunga yang berjalan normal pada saat itu yang akan dibayarkan pada bulan
      Januari 2023 berturut - turut sampai dengan bulan Agustus 2023, yang dibayarkan pada tanggal 25 (dua
      puluh lima) setiap bulannya.

      Seluruh pokok pinjaman akan dibayarkan oleh Perusahaan sekaligus pada akhir jangka waktu per
      pencairan fasilitas kredit (dalam hal fasilitas tersebut memiliki tenor atau jangka waktu per pencairan).
      Atas keterlambatan pembayaran kewajiban kepada Bank, Perusahaan dikenakan denda sebesar 36,0%
      (tiga puluh enam persen) p.a.
      Syarat - syarat khusus:
         1.    Terhadap Selisih suku bunga Fasilitas Kredit FL lnvestasi milik Perusahaan, sisanya sebesar
               4,0% p.a (Empat Persen Per Annum), efektif fixed, akan dibebankan kembali pada bulan Januari
               2022 berturut - turut sampai dengan Agustus 2023 ditambah dengan bunga berjalan normal pada
               saat itu.
         2.    Jaminan wajib dinilai oleh appraisal intemal Bank dan appraisal independen dengan nilai yang
               dapat diterima oleh Bank. Appraisal internal Bank wajib dilakukan sebelum penandatanganan
               Perjanjian Kredit dan Jaminan, sedangkan untuk appraisal independen wajib dilampirkan
               selambat-lambatnya pada bulan Desember 2023.


15. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

   Perusahaan menghitung dan membukukan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan
   Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020. Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan pascakerja tersebut
   adalah 7 dan 35 orang pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

   Risiko Tingkat Bunga

   Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program.

   Risiko Harapan Hidup

   Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas peserta
   program baik selama dan setelah kontrak kerja. Peningkatan harapan hidup peserta program akan
   meningkatkan liabilitas program.

   Risiko Gaji

   Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program. Dengan
   demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program.

   Beban imbalan pascakerja yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah
   sebagai berikut:

                                                                          2023                    2022
   Biaya Jasa:
      Biaya Jasa Kini                                                      62.734.726             125.692.641
      Biaya Bunga                                                          23.900.493              14.176.084
      Biaya Jasa Lalu                                                               -             (16.461.146 )
      Dampak Kurtaimen                                                   (122.976.415 )                     -
   Komponen dari biaya imbalan pasti yang diakui
      dalam laba rugi                                                     (36.341.196 )           123.407.579



                                                     26
Page 33
                                PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (lanjutan)

                                                                         2023                    2022
   Komponen beban imbalan pasti yang diakui dalam
     penghasilan komprehensif lain                                         (3.048.481 )            8.169.413
   Jumlah                                                                 (39.389.677 )          131.576.992

   Beban Imbalan Pascakerja sebesar Rp 36.341.196 dan Rp 123.407.579 masing-masing untuk tahun 2023
   dan 2022 dicatat sebagai bagian dari beban umum dan administrasi (Catatan 20).

                                                                         2023                    2022

   Kewajiban Imbalan Pasti – Awal                                        330.816.407             199.239.415
   Biaya Jasa Kini                                                        62.734.726             109.231.495
   Biaya Bunga                                                            23.900.493              14.176.084
   Kurtailmen-Penyelesaian                                              (122.976.415 )                     -
   Komponen beban imbalan pasti yang diakui dalam
     penghasilan komprehensif lain                                         (3.048.481 )            8.169.413
   Kewajiban Imbalan Pasti – Akhir                                       291.426.730             330.816.407

   Perhitungan imbalan pascakerja dihitung oleh aktuaris independen Kantor Konsultan Aktuaria Tubagus
   Syafrial & Amran Nangasan untuk tanggal 31 Desember 2023 dengan nomor laporan 2939/PSAK-
   TBA.AN/III-2024 tanggal laporan 14 Maret 2024 dan untuk 31 Desember 2022 dengan nomor laporan
   2117/PSAK-TBA.AN/III-2023 tanggal laporan 27 Maret 2023. Asumsi utama yang digunakan dalam
   menentukan penilaian aktuarial adalah sebagai berikut:

                                                                         2023                    2022

   Tingkat diskonto per tahun                                                  6,67%                   7,22%
   Tingkat kenaikan gaji per tahun                                             8,00%                   8,00%
   Tingkat pensiun normal                                                    55 tahun                55 tahun
   Tabel Amortisasi                                                         TMI-2019                TMI-2019
                                                                            (Average)               (Average)

   Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto, kenaikan
   gaji yang diharapkan dan mortalitas. Sensitivitas analisis di bawah ini ditentukan berdasarkan masing-
   masing perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada akhir periode pelaporan, dengan semua asumsi lain
   konstan.

   Perubahan sebesar satu persen pada tingkat diskonto akan berdampak pada nilai kini liabilitas imbalan kerja
   dan biaya jasa kini:

                                                                         2023                    2022
   Kenaikan 1%:
   Nilai kini                                                            271.638.421             302.719.035
   Biaya jasa kini                                                        58.345.746             114.293.090
   Penurunan 1%:
   Nilai kini                                                            313.191.555             362.509.370
   Biaya jasa kini                                                        67.562.147             138.663.993




                                                    27
Page 34
                                 PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (lanjutan)

   Perubahan sebesar satu persen pada tingkat kenaikan gaji akan berdampak pada nilai kini liabilitas imbalan
   kerja dan biaya jasa kini:

                                                                        2023                    2022
   Kenaikan 1%:
   Nilai kini                                                            310.895.239            360.093.522
   Biaya jasa kini                                                        67.052.060            137.787.250
   Penurunan 1%:
   Nilai kini                                                            273.278.463            304.243.412
   Biaya jasa kini                                                        58.710.174            114.814.759

   Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam
   kewajiban imbalan pasti mengingat bahwa perubahan asumsi terjadinya tidak terisolasi satu sama lain
   karena beberapa asumsi tersebut mungkin berkorelasi.

   Selanjutnya, dalam menyajikan analisis sensitivitas di atas, nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung
   dengan menggunakan metode projected unit credit pada akhir periode pelaporan, yang sama dengan yang
   diterapkan dalam menghitung liabilitas manfaat pasti yang diakui dalam laporan posisi keuangan.

   Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas
   dari tahun sebelumnya.


16. MODAL SAHAM

                                                                              2023
                                                      Jumlah            Persentase           Jumlah Modal
          Nama Pemegang Saham                         Saham            Pemilikan (%)           Disetor
   PT Wahana Tata Bangun                             599.462.500               66,85%        47.957.000.000
   Tn. Antonyo Hartono Tanujaya                       25.537.500                2,85%         2.043.000.000
   Masyarakat (Masing-masing dibawah 5%)             271.709.596               30,30%        21.736.767.680

    Jumlah                                           896.709.596                 100%        71.736.767.680

   Berdasarkan surat No.LB-01/PLAN/012024 pada tanggal 5 Januari 2024 terdapat penerbitan saham baru
   hasil dari exercise waran seri I sebanyak 3.846.101 lembar saham dengan nominal Rp 80. Pelaksanaan
   Waran tersebut dilakukan dengan perbandingan 1:2 yaitu setiap pemegang 1 saham mendapatkan 2 waran.

                                                                              2022
                                                      Jumlah            Persentase           Jumlah Modal
          Nama Pemegang Saham                         Saham            Pemilikan (%)           Disetor
   PT Wahana Tata Bangun                             599.462.500               67,14%        47.957.000.000
   Tn. Antonyo Hartono Tanujaya                       25.537.500                2,86%         2.043.000.000
   Masyarakat (Masing-masing dibawah 5%)             267.863.180               30,00%        21.429.054.400

    Jumlah                                           892.863.180                 100%        71.429.054.400

   Informasi mengenai susunan pemegang saham dan kepemilikan saham Perusahaan per 31 Desember 2023
   adalah berdasarkan laporan dari PT Adimitra Jasa Korpora, Biro Administrasi Efek Perusahaan.

   Modal ditempatkan dan disetor penuh adalah saham biasa yang memberikan hak satu suara per saham dan
   berpartisipasi dalam dividen.




                                                    28
Page 35
                                PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. TAMBAHAN MODAL DISETOR-BERSIH

                                                               2023                  2022

   Tambahan modal disetor dari Initial
   Public Offering (IPO) Penawaran
   Perdana Saham Sebesar 271.709.596 saham
   dengan nilai nominal Rp 80 yang ditawarkan Rp 130          8.571.417.600       8.571.417.600
   Pelaksanaan Waran                                                319.000             319.000
   Dikurangi dengan biaya emisi saham                        (1.859.997.619 )    (1.859.997.619 )
   Jumlah                                                    6.711.738.981       6.711.738.981


18. PENDAPATAN USAHA

                                                               2023                  2022

   Hotel                                                    12.368.445.625      10.893.008.748
   Jumlah                                                   12.368.445.625      10.893.008.748

   Pendapatan usaha perusahaan merupakan pendapatan atas sewa kamar hotel, penjualan makanan,
   minuman dan lain-lain.


19. BEBAN POKOK PENDAPATAN

                                                               2023                  2022

   Gaji dan Tunjangan                                        2.968.421.545       2.944.016.585
   Penyusutan Bangunan (Catatan 9)                           1.687.722.444       2.013.093.589
   Listrik dan Air                                           1.338.625.416       1.053.538.265
   Operasional Hotel                                         1.498.247.884         760.005.034
   Makanan dan Minuman                                         950.878.151         658.958.988
   Biaya Layanan Manajemen                                     746.561.190         976.928.222
   Keamanan dan Kebersihan                                     490.900.326         367.682.744
   Perlengkapan Hotel                                          267.222.494         121.291.625
   Telepon dan Internet                                        126.162.919          71.223.210
   Amortisasi Aset Hak-Guna (Catatan 10)                        15.000.000          15.000.000
   Jumlah                                                   10.089.742.369       8.981.738.262


20. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                               2023                  2022

   Penyusutan (Catatan 9)                                      264.807.663           472.666.271
   Jasa Profesional                                            216.994.811           356.816.050
   Perbaikan dan Pemeliharaan                                  675.857.104           192.621.035
   Pemasaran                                                   192.743.567           106.151.439
   Pajak Hotel dan Restoran                                    127.179.891           134.094.443
   Biaya Sewa                                                   89.090.230            65.300.356
   Transportasi dan Perjalanan                                  42.655.943            82.411.878
   Biaya Asuransi                                               22.232.184            24.510.232
   Imbalan Pascakerja (Catatan 15)                             (36.341.196 )         123.407.579
   Lain-lain                                                   255.996.674           547.031.008
   Jumlah                                                    1.851.216.871       2.105.010.291


                                                  29
Page 36
                                PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. PENDAPATAN LAIN-LAIN BERSIH

                                                                         2023               2022

   Pendapatan Sewa                                                        66.666.667         88.888.888
   Pendapatan Jasa Giro                                                      805.344            164.873
   Pendapatan Lain-lain                                                  362.215.996        214.435.449
   Jumlah                                                                429.688.007        303.489.210

   Pendapatan sewa pada tahun 2023 dan 2022 merupakan pendapatan atas sewa Tower Pemancar dari
   PT XL Axiata Tbk sebesar Rp 66.666.667 dan Rp 88.888.888 (Catatan 21).


22. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN

                                                                         2023               2022

   Bunga Pinjaman Bank                                                 2.173.890.669      2.214.093.734
   Provisi dan Administrasi Bank                                          12.153.687         71.268.794
   Jumlah                                                              2.186.044.356      2.285.362.528


23. LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR

                                                                         2023               2022

   Rugi untuk Perhitungan
     Rugi Per Saham                                                   (1.328.869.965 )    (2.175.613.123 )
   Jumlah Saham                                                        Lembar              Lembar
   Jumlah rata-rata
   Tertimbang saham untuk Perhitungan
     Laba Bersih Per Saham                                               896.709.596        892.862.277

   Rugi per saham Dasar (Rupiah Penuh)                                          (1,48 )             (2,44 )


24. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

   Perusahaan melakukan transaksi usaha kepada pihak-pihak berelasi dimana menurut manajemen dilakukan
   dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana hal nya bila dilakukan dengan pihak ketiga.

   Saldo dari transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:

                                                                         2023               2022

   Utang Lain-lain
   Tn. Antonyo Hartono Tanujaya (Catatan 11)                           1.511.029.474      1.755.137.112
   Jumlah                                                              1.511.029.474      1.755.137.112




                                                    30
Page 37
                                 PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI (lanjutan)

   Perusahaan menyediakan remunerasi kepada Dewan Direksi masing-masing untuk periode 31 Desember
   2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                         2023                    2022

   Dewan Direksi                                                         600.000.000             799.500.000
   Jumlah                                                                600.000.000             799.500.000

   Sifat transaksi dan hubungan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

            Pihak-pihak Berelasi                  Sifat Pihak Berelasi                 Sifat Transaksi

       Tn. Antonyo Hartono Tanujaya                Pemegang Saham                       Utang Lain-lain


25. IKATAN

   •   Berdasarkan Surat Perjanjian Pengelolaan antara Perusahaan dengan PT Artotel Indonesia No.150/SU-
       MA/DIR/X/2021 tanggal 14 Oktober 2021, bahwa Perusahaan dan PT Artotel Indonesia telah melakukan
       perjanjian kerjasama pengelolaan dengan PT Artotel Indonesia dengan jangka waktu selama 10 tahun
       dengan syarat-syarat sebagai berikut:

       1.    Selama Jangka Waktu Perjanjian, Hotel akan menggunakan Merek “VUE PALACE, ARTOTEL
             CURATED”.
       2.    Pemilik wajib melakukan perancangan, kontruksi, furnishing dan melengkapi di atas lahan, sebuah
             Hotel yang sesuai dengan brand Standart ARTOTEL dengan ketentuan sebagai berikut:
             a. Memiliki sedikitnya 102 (seratus dua) kamar;
             b. Adanya ruang pertemuan;
             c. Lobby;
             d. Back-of-house facility; dan
             e. Fasilitas lain yang terkait.
       3.    Pemilik harus membayar tiap bulan kepada operator atas jasa yang telah diberikan berdasarkan
             Perjanjian ini termasuk seluruh imbalan jasa intensif selama masa perjanjian berlaku. Jumlah
             pembayaran Imbalan Kerja Manajemen sebesar 2% (Dua Persen) dihitung dari Gross Operating
             Revenue (GOR) dan Perusahaan harus membayar Imbalan Jasa Intensif sebesar 5% (lima persen)
             dihitung dari Gross Operating Profit (GOP). Pembayaran Imbalan Jasa insentif dan Imbalan Jasa
             Manajemen dilakukan setiap bulan.

       Perjanjian ini efektif sejak 1 Januari 2022, dan akan mulai mengakui pendapatan bersama pada periode
       buku 2022.

   •   Pada tanggal 25 April 2022, Perusahaan mengadakan perjanjian Kerja Sama tempat ruang usaha dengan
       PT Rumah Karya Entertaiment selaku Pengelola Conclave Bar dengan jangka waktu 10 tahun terhitung
       sejak tanggal ditandatanganinya dan dapat diperpanjang selama 5 tahun sebagai hak prioritas sesuai
       kesepakatan tertulis. Perusahaan berhak mendapatkan service tata kelola yang layak serta berasaskan
       ketertiban dan keamanan di dalam maupun luar Hotel Bar. Keuntungan didapat sebesar 2,5% dari omset
       apabila total Omset per bulan di bawah Rp 1,7 Miliar dan 3% dari omset apabila total Omset per bulan di
       atas Rp 1,7 Miliar.

   •   Pada tanggal 11 November 2021, The Peak Vue palace hotel membuat rincian anggaran dalam
       pembuatan design 3D kurang lebih 30 hari kerja setelah Commitment Fee ditransfer ke rekening BCA,
       kerja kurang lebih 30 hari setelah design 3D disetujui oleh pihak klien. Proses produksi dan pengerjaan
       interior dilakukan setelah gambar kerja dan RAB disetujui dan uang muka tahap 1 diterima oleh pihak
       kontraktor.



                                                    31
Page 38
                                PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

25. IKATAN (lanjutan)

   •   Pada tanggal 23 September 2011, Perusahaan mengadakan perjanjian Sewa-Menyewa dengan
       Tn. Hartono Tanujaya atas sebidang tanah Sertifikat Hak Milik No. 481/Babakan Ciamis, seluas 3.020
       m2 yang terletak di Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Bandung, Jawa Barat.
       Masa sewa ini berlaku selama 30 tahun sejak Hotel mulai beroperasional dengan harga sewa Rp
       450.000.000. Perjanjian ini memiliki opsi perpanjangan masa sewa. Sampai dengan saat ini,
       Perusahaan menggunakan tanah ini sebagai lokasi Hotel Vue Palace milik Perusahaan. Hotel mulai
       beroperasi secara komersial tahun 2019. Beban sewa tanah sebesar Rp. 15.000.000.000 dicatat pada
       beban pokok pendapatan (catatan 19).

   •   Pada tanggal 18 Juli 2018, berdasarkan surat perpanjangan perjanjian Sewa-Menyewa
       No. 219/XL-LM/VII/2018 Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT XL Axiata, Tbk bahwa
       Perusahaan menyediakan tempat pada area gedung yang akan digunakan untuk memasang peralatan
       telekomunikasi milik PT XL Axiata, Tbk yang digunakan untuk pengembangan areal jasa pelayanan GSM
       didalam gedung dan sebagai fasilitas jasa telekomunikasi lainnya. Jangka waktu sewa selama 5 (lima)
       tahun yang mulai berlaku efektif sejak tanggal 1 Oktober 2018 sampai dengan 30 September 2023,
       dengan harga sewa Rp 444.444.445.

   •   Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit dan Pengakuan utang Nomor 17 tanggal 8 Maret 2013 yang dibuat
       dihadapan Hariyanti Poerbiantari, S.H, Notaris di Jakarta Utara, Perusahaan memperoleh Kredit
       Investasi dari Bank KEB Hana Indonesia. Perjanjian ini mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
       berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit (SPPK) Perpanjangan Fasilitas Pembiayaan
       antara Perusahaan dengan PT Bank KEB Hana Indonesia No. 44/MK/VII/2023 tanggal 18 Juli 2023
       sebagai berikut:

       Fasilitas Kredit
       Jenis Kredit               : Fixed Loan (FL)-Investasi
       Tujuan Kredit              : Refinancing Pembelian dan Renovasi Hotel yang berlokasi di
                                    Jl. Otto Iskandardinata - No.3, Kel.Babakan-Ciamis, Kec.Sumur
                                    Bandung, Jawa Barat.
       Plafon Kredit              : Rp 22.277.000.000
       Jangka Waktu               : 25 Juli 2023 s/d 25 Januari 2024.
       Suku Bunga                 : 9,5% p.a (Sembilan koma lima persen per annum), efektif,
                                    mengambang (floating).
       Suku Bunga Dasar Kredit    : 7,5% p.a (Tujuh koma lima persen per annum), Efektif.
       Provisi                    : 0,25% p.a (nol koma dua lima persen per annum), dari
                                    Plafon Kredit, dibayar dimuka.
       Biaya Administrasi         : Rp.5.000.000,- (Lima Juta Rupiah), dibayar dimuka.
       Biaya Custody              : Rp 250.000,- (Dua ratus Llima puluh Rupiah), dibayar dimuka.
       Pembayaran Kewajiban       : Kewajiban Perusahaan per bulannya hanya bunga yang
                                    dibayarkan pada tanggal 25 (dua puluh tima) setiap bulannya.
                                    Seluruh pokok pinjaman akan dibayarkan oleh Perusahaan
                                    sekaligus pada akhir jangka waktu Fasilitas Kredit.

       Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan Jaminan Berjalan 1 (satu) unit Tanah dan Bangunan berupa
       Hotel, yang terletak di Jl. Otto Iskandardinata No. 3, Keluarahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur
       Bandung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sesuai dengan SHM No.481/Babakan-Ciamis terdaftar atas
       nama Tn. Hartono Tanujaya.




                                                   32
Page 39
                                 PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

25. IKATAN (lanjutan)

   •   Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Investasi Perusahaan dengan PT Wahana Makmur Jaya
       (WMJ) No: 001/WMJ-PPJ/V/2020 tanggal 14 Mei 2020, bahwa Perusahaan dan WMJ telah membuat
       dan menyetujui perjanjian kerjasama investasi dalam kegiatan pembangunan infrastruktur dan interior
       hotel serta penyediaan modal kerja hotel oleh pihak Perusahaan di gedung CITI HUB milik WMJ dengan
       nilai investasi sebesar Rp 21.400.000.000. Obyek dalam perjanjian ini adalah area di lantai 9, 10 dan 11
       gedung CITI HUB seluas +/- 3.105 m2 yang terletak di Jl. Sentra Bisnis Artha Gading Blok D kav No. 3
       Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Perusahaan dapat melakukan pembangunan infrastruktur dan
       interior hotel dengan memperhatikan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan peraturan perundang-
       undangan yang berlaku. Perjanjian ini berlaku efektif sampai dengan 10 tahun berikut seluruh
       perubahan-perubahan dan perpanjangan-perpanjangan serta pembaharuannya, dan akan diperpanjang
       secara otomatis berdasarkan kesepakatan Perusahaan dan WMJ, kecuali disepakati lain oleh Para
       pihak secara tertulis.

   •   Bedasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) No. 005/SPK/PPJ/VIII/2020 tanggal 2 Agustus 2020 antara
       Perusahaan dengan PT Wahana Sugiharto Makmur, dengan ini Perusahaan telah memberikan perintah
       kerja untuk melakukan pekerjaan pembangunan hotel 3 (tiga) lantai di CITI HUB kelapa gading yang
       berlokasi di Jl. Sentra Bisnis Artha Gading Blok D kav No. 3 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara dengan
       nilai kontrak sebesar Rp 23.999.969.280.


26. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN

                                                                                          Pinjaman yang
                                                                                          Diberikan dan
                                                                                              Piutang

   31 Desember 2023
   Aset Keuangan Lancar
   Kas di Bank                                                                                    532.789.647
   Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                                                768.870.154
   Piutang Lain-lain Pihak dari Ketiga                                                             11.999.000

   Jumlah Aset Keuangan                                                                         1.313.658.801

                                                                                          Liabilitas pada
                                                                                         Biaya Perolehan
                                                                                           Diamortisasi

   Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
   Utang Lain-lain :
      Pihak Berelasi                                                                            1.511.029.474
      Pihak Ketiga                                                                              1.902.319.982
   Beban Akrual                                                                                   384.523.541
   Utang Bank                                                                                  22.277.000.000

   Jumlah Liabilitas Keuangan                                                                  26.074.872.997




                                                     33
Page 40
                                 PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

                                                                                        Pinjaman yang
                                                                                        Diberikan dan
                                                                                            Piutang

   31 Desember 2022
   Aset Keuangan Lancar
   Kas di Bank                                                                                1.098.449.886
   Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                                              337.003.046
   Piutang Lain-lain Pihak dari Ketiga                                                           12.972.392

   Jumlah Aset Keuangan                                                                       1.448.425.324

                                                                                        Liabilitas pada
                                                                                       Biaya Perolehan
                                                                                         Diamortisasi

   Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
   Utang Lain-lain :
      Pihak Berelasi                                                                          1.755.137.112
      Pihak Ketiga                                                                            1.329.136.234
   Beban Akrual                                                                                 574.470.737
   Utang Bank                                                                                22.277.000.000

   Jumlah Liabilitas Keuangan                                                                25.935.744.083


27. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL

   a. Manajemen Risiko Modal

      Perusahaan mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk melanjutkan
      keberlangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham melalui optimalisasi
      saldo utang dan ekuitas.

      Struktur modal Perusahaan terdiri dari kas dan bank dan ekuitas yang terdiri dari modal ditempatkan dan
      disetor. Direksi Perusahaan secara berkala akan melakukan reviu struktur permodalan Perusahaan.
      Sebagai bagian dari reviu ini, Direksi akan mempertimbangkan biaya permodalan dan risiko yang
      berhubungan.

      Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

      Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa sumber
      daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk mengelola
      risiko kredit Perusahaan beroperasi dengan pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi.

   b. Manajemen Risiko Likuiditas

      Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah membentuk
      kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen likuiditas dan
      pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Perusahaan. Perusahaan mengelola risiko
      likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan, fasilitas bank dan fasilitas simpan pinjam dengan terus
      menerus memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas
      keuangan.




                                                    34
Page 41
                                PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

27. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL (lanjutan)

      Tabel Risiko Likuiditas dan Suku Bunga

      Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan periode
      pembayaran yang disepakati Perusahaan. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas yang tidak
      didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Perusahaan dapat diminta
      untuk membayar. Tabel mencakup arus kas bunga dan pokok. Sepanjang arus bunga tingkat
      mengambang jumlah tidak didiskontokan berasal dari kurva suku bunga pada akhir periode pelaporan.
      Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal terawal dimana Perusahaan mungkin akan diminta untuk
      membayar.

                                                                      31 Desember 2023
                                                    Kurang dari         Lebih dari
                                                     1 Tahun             1 Tahun              Jumlah
      Tanpa Bunga
        Beban Akrual                                    384.523.541                 -         384.523.541
        Utang Lain-lain kepada
         Pihak Berelasi                             1.511.029.474                   -       1.511.029.474
         Pihak Ketiga                               1.902.319.982                   -       1.902.319.982
      Dengan Bunga
         Utang Bank                                22.277.000.000                   -      22.277.000.000

      Jumlah                                       26.074.872.997                   -      26.074.872.997

                                                                      31 Desember 2022
                                                    Kurang dari         Lebih dari
                                                     1 Tahun             1 Tahun              Jumlah
      Tanpa Bunga
        Beban Akrual                                    573.642.576                 -         573.642.576
        Utang Lain-lain kepada
         Pihak Berelasi                             1.755.137.112                   -       1.755.137.112
         Pihak Ketiga                               1.329.136.234                   -       1.329.136.234
      Dengan Bunga
         Utang Bank                                22.277.000.000                   -      22.277.000.000

      Jumlah                                       25.934.915.922                   -      25.934.915.922

   c. Nilai Wajar Instrumen Keuangan

      Direksi menganggap bahwa nilai tercatat aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui dalam laporan
      keuangan mendekati nilai wajarnya karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau menggunakan tingkat
      bunga pasar.




                                                   35
Page 42
                                   PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
               Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

28. KELANGSUNGAN USAHA

      Liabilitas Jangka Pendek Melebihi Aset Lancar

      Jumlah liabilitas jangka pendek melebihi aset lancar pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

      Dalam menghadapi kondisi ini, manajemen Perusahaan telah mengambil kebijakan dan Langkah-Langkah
      sebagai berikut:

      1. Melakukan restrukturisasi utang bank kepada PT Bank KEB Hana Indonesia (Catatan 14). Pihak Bank
         telah menyetujui perpanjangan jatuh tempo dari yang semula tanggal 25 Juli 2023, diperpanjang 6 bulan
         menjadi tanggal 25 Januari 2024.

      2. Melakukan efisiensi beban operasional hotel dengan cara mengelola sendiri hotel Vue Palace milik
         Perusahaan.

      Manajemen berkeyakinan bahwa kebijakan dan langkah-langkah yang telah diambil Perusahaan saat ini dan
      yang akan dikerjakan di masa mendatang dapat memperkuat Perusahaan dalam melanjutkan operasinya
      sebagai entitas yang berkemampuan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya

29.    PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN

       Berdasarkan surat No.LB-01/PLAN/012024 pada tanggal 5 Januari 2024 terdapat penerbitan saham baru
       hasil dari exercise waran seri I sebanyak 3.846.101 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp 80.
       Pelaksanaan Waran tersebut dilakukan dengan perbandingan 1:2 yaitu setiap pemegang 1 saham
       mendapatkan 2 waran.




                                                      36

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.22 MB
Published2 Apr 2024
Pages42
Characters137,164
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 33 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PLANET PROPERINDO JAYA Tbk p.1 ×125
linked org PT Wahana Tata Bangun p.12 ×6
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.26 ×2
linked org Bank Central Asia Tbk p.26 ×2
linked org PT Bank KEB Hana Indonesia p.26 ×14
linked org XL Axiata Tbk p.36 ×6
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.13 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.13
unresolved org KANTOR AKUNTAN PUBLIK HELIANTONO & REKAN p.6
unresolved org REKAN Andiek Nugroho. p.6
unresolved person Lili Sugianto · Notaris p.12
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.12 ×2
unresolved person Rahayu Ningsih p.12
unresolved org PT Sosial Integrasi Internasional p.12
unresolved person Antonyo Hartono Tanujaya p.12 ×20
unresolved — Emilia Marlina Kiuk · Direktur p.12
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.13
unresolved org Bapepam-LK p.13 ×2
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat p.26
unresolved org Banten Tbk p.26
unresolved org PT Rumah Karya Entertaiment p.26 ×3
unresolved org PT Wahana Sugiharto Makmur p.28 ×2
unresolved person Yunita Aristina · Notaris p.28 ×3
unresolved org PT Artotel Indonesia p.29 ×4
unresolved org PT Falco Security p.29
unresolved org PT Calmic Indonesia p.29
unresolved org Bank KEB Hana Indonesia Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit p.31
unresolved person Hariyanti Poerbiantari · Notaris p.31 ×3
unresolved org Bank KEB Hana Indonesia. Perjanjian p.31 ×2
unresolved — Masyarakat (Masing-masing dibawah 5%) p.34 ×2
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.34
unresolved org PT Wahana Makmur Jaya p.39

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2023-Tahunan-PLAN.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result