Back to announcement
20240401_BEXI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31622336_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted BEXISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Sabtu, 30 Maret 2024 ENTREPRENEUR 5
SEKTOR KONSUMEN
MASA DEPAN CERAH BISNIS FURNITUR
Bisnis furnitur di Indonesia menunjukkan prospek yang menjanjikan, didorong oleh meningkatnya jumlah pasangan muda pemilik
rumah yang berburu furnitur untuk menciptakan hunian nan estetis dan nyaman.
Luke Andaresta
luke.andaresta@bisnis.com
T
ren positif bisnis rung mencari furnitur dengan dari skala toko-toko konvensio-
furnitur terjadi material yang mudah dibersih- nal, startup, ataupun omnichan-
sejak pandemi kan serta harga yang terjangkau. nel yang bermunculan di Tanah
Covid-19 dan terus Hal serupa juga diungkap- Air. Di tengah kondisi tersebut,
berlangsung sam- kan oleh Co-founder & CEO of merek-merek pun berlomba-lom-
pai saat ini. Sejak Dekoruma Dimas Harry Priawan. ba untuk meningkatkan pelayan-
pagebluk melanda, banyak orang Dia menyebut pasar konsumen an dan pengalaman berbelanja
memberikan perhatian lebih furnitur terus mengalami furnitur bagi pelanggan.
untuk menciptakan hunian yang peningkatan sejalan de- Demand Tinggi Oki mengatakan pihak-
nyaman, agar betah berlama- ngan angka pernikahan Jadi Penopang nya terus berupaya me-
lama di rumah. yang bertumbuh setiap Cuan Bisnis narik minat konsumen
Furnitur
Data Statista Market Insights tahun. dengan pelayanan yang
menunjukkan pada 2024 pen- “Untuk produk furnitur ideal plus memberikan
dapatan di pasar furnitur di yang paling banyak dica- berbagai kemudahan, di
Indonesia diprediksi mencapai ri oleh konsumen untuk samping menawarkan
US$3,29 miliar dengan tingkat saat ini cukup bervariasi. kualitas produk yang
pertumbuhan tahunan sebesar Namun untuk kategori baik. Mulai dari jaminan
6,55% (CAGR 2024-2028). Pada yang paling banyak di- kualitas produk, fasilitas Dekoruma
2028 pasar furnitur di Tanah Air cari adalah furnitur ruang tamu gratis jasa desain interior untuk yang kini relatif mulai menurun. individu, Atria juga gencar mela-
diproyeksi mencapai US$4,24 atau keluarga yaitu sofa, dan transaksi minimal Rp10 juta, “Kami tetap optimistis dengan kukan bisnis kolaborasi dengan
miliar. ruang makan yaitu meja dan gratis penitipan barang, dan gra- bisnis furnitur ini ke depannya. pengembang perumahan dan
Segmen terbesar di pasar ini kursi makan,” kata Dimas. tis kirim dan pasang. Selama penjualan properti naik, hotel untuk menjangkau pasar
adalah segmen furnitur ruang Perkembangan bisnis furnitur Dia mengatakan berbagai fasi- itu adalah space [pasar] buat yang lebih luas. Dia menjelaskan
tamu, yang diproyeksi memiliki di dalam negeri juga sejalan litas dibuat untuk tetap menjaga kami. Karena furnitur itu berkait- pangsa pasar bisnis di Atria saat
volume pasar sebesar US$1,06 dengan makin besarnya tingkat kemudahan konsumen dalam an dengan kenyamanan, jadi akan ini masih lebih besar berasal
miliar pada 2024, disusul home persaingan di industri tersebut. memenuhi kebutuhan furnitur terus ada pasarnya,” ujar Oki. dari penjualan ritel yakni sebe-
decor US$0,98 miliar dan mebel Kini, banyak merek furnitur baik di tengah daya beli masyarakat Selain menyasar konsumen sar 78%.
kamar tidur
US$0,52 miliar.
Pertumbuhan
pasar furnitur ini
dibenarkan oleh
National Head of
Marketing, Mer-
LAPORAN KEUANGAN Prosperity Tower, Lantai 1, District 8, SCBD Lot 28
Jl.Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
Telepon : (021) 39503600 (Hunting)
chandising and LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA Faksimili : (021) 39503699
Website : www.indonesiaeximbank.go.id
Support Atria Ok- LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN LABA-RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN LAPORAN PERHITUNGAN KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM LAPORAN ARUS KAS
tavianus Kusuma. 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam Jutaan Rupiah)
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam Jutaan Rupiah)
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam Jutaan Rupiah)
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam Jutaan Rupiah)
“Kenaikan bisnis INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN 31 Des 2023 31 Des 2022 KONSOLIDASIAN
No. POS-POS 31 Des 2023 31 Des 2022 31 Des 2023 31 Des 2022 No. Pos-Pos 31 Des 2023 31 Des 2022 31 Des 2023 31 Des 2022 Keterangan Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian POS-POS 31 Des 2023 31 Des 2022
[furnitur] di Atria (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit)
rata-rata 10% per ASET
1. Kas 85 38 85 38
PENDAPATAN DAN BEBAN
1. Pendapatan bunga dan bagi
OPERASIONAL I Komponen Modal ARUS KAS DARI AKTIVITAS
Penerimaan bunga, provisi, dan komisi
OPERASI
3.563.506 3.105.347
A. Modal Inti :
tahunnya sela- 2. Giro pada Bank Indonesia 553 426 553 426 hasil syariah 1. Modal Awal 4.321.587 4.321.587 4.321.587 4.321.587 Pendapatan usaha syariah 488.591 594.896
3. Giro pada bank 107.816 180.034 108.256 180.646 a. Pendapatan bunga 3.562.098 3.116.106 3.563.442 3.116.955 Pendapatan operasional lainnya - neto 251.684 221.516
ma lima tahun i. Penugasan Umum 84.285 148.974 84.725 149.586 i. Penugasan Umum 3.153.922 2.711.128 3.155.266 2.711.977
2. Cadangan Tambahan Modal
(Disclosed Reserves) : 4.289.631 4.289.631 22.424.059 22.424.059
Klaim atas kelebihan pembayaran pajak 865 75.806
terakhir ini. Tapi ii. Penugasan Khusus
Cadangan kerugian penurunan
23.533 31.061 23.533 31.061 ii. Penugasan Khusus
b. Usaha syariah
408.176
488.591
404.978
594.587
408.176
488.591
404.978
594.587
a. Modal Tambahan 33.280.844 33.280.844 33.280.844 33.280.844
Beban operasional lainnya - neto
Pembayaran bunga dan pembiayaan lainnya
(672.703)
(3.215.023)
(649.360)
(2.301.480)
fluktuasi bisa nilai - Giro pada bank -/-
(2) (1) (2) (1)
i. Penugasan Umum 488.450 594.439 488.450 594.439 b. Hibah
c. Cadangan Umum dan Tujuan 1.080.396
-
1.080.396
-
1.080.396
-
1.080.396
- Pendapatan bukan operasional - neto 10.488 16.411
4. Penempatan pada bank 7.384.248 12.519.529 7.414.248 12.560.255 ii. Penugasan Khusus 141 148 141 148 Arus kas dari operasi sebelum perubahan aset
kadang-kadang i. Penugasan Umum 1.402.644 2.139.938 1.432.644 2.180.644 Total pendapatan bunga dan 4.050.689 3.710.693 4.052.033 3.711.542 d. Laba tahun lalu yang belum dan liabilitas operasi
427.408 1.063.136
18% atau 20%, ii. Penugasan Khusus
Cadangan kerugian penurunan
5.982.000 10.380.100 5.982.000 10.380.100 usaha syariah ditentukan penggunaannya
setelah diperhitungkan pajak - - - -
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi
2. Pendapatan usaha dari Ujrah 64 309 64 309 (Kenaikan) penurunan aset operasi :
yang jelas di nilai - Penempatan pada (396) (509) (396) (509) e. Rugi tahun lalu (-/-) (11.933.790) (11.933.790) (8.819.236) (8.819.236)
Tagihan derivatif (85) 6
bank -/- 3. Beban bunga dan beban bonus (3.128.893) (2.936.114) (3.128.893) (2.936.114) f. Laba tahun berjalan setelah
atas 10%,” kata 5. Efek-efek 1.433.923 1.970.120 1.433.923 1.970.120 syariah diperhitungkan pajak (50%) - - - -
Pembiayaan dan piutang
Pembiayaan/piutang syariah
6.441.424
1.155.766
(2.681.616)
958.557
Pendapatan bunga dan usaha 921.860 774.888 923.204 775.737
pria yang akrab 6. Tagihan derivatif
7. Pembiayaan dan piutang
85 - 85
41.189.214 65.753.054 41.189.214 65.753.054
-
syariah - neto
g. Rugi tahun berjalan (-/-) (18.114.327) (18.114.327) (3.114.554) (3.114.554) Biaya dibayar dimuka (5.329) 653
h. Selisih penjabaran laporan Piutang asuransi dan penjaminan 534.894 (27.125)
disapa Oki itu i. Penugasan Umum 69.872.460 80.143.377 69.872.460 80.143.377 PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA keuangan Kantor Cabang Aset reasuransi 117 (929)
ii. Penugasan Khusus 3.950.751 3.492.626 3.950.751 3.492.626
kepada Bisnis. Cadangan kerugian penurunan
4. Pendapatan (beban) dari asuransi
a. Pendapatan dari asuransi 21.675 23.129 21.675 23.129
Luar Negeri
1) Selisih lebih - - - -
Tagihan akseptasi
Aset lain-lain
(2.693)
17.916
310.295
7.514
Pelanggan Atria nilai - Pembiayaan dan
piutang -/-
(32.633.997) (17.882.949) (32.633.997) (17.882.949) b. Premi reasuransi (9.089) (10.053) (9.089) (10.053) 2) Selisih kurang (-/-) - - - - 8.142.010 (1.432.645)
Total pendapatan dari asuransi 12.586 13.076 12.586 13.076 Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi :
datang dari ber- 8. Piutang pembiayaan Garansi
Cadangan kerugian penurunan
3.161 325.532 3.161 325.532 - neto
i. Potensi peningkatan/
penurunan nilai wajar dari Liabilitas segera 23.085 13.476
bagai kalangan, nilai - Piutang pembiayaan (3.161) (43.865) (3.161) (43.865)
5. Beban klaim asuransi dan lainnya
6. Pendapatan dari penjaminan
(933)
90.527
(994)
115.552
(933)
90.527
(994)
115.552
aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui
Liabilitas Devisa Hasil Ekspor
Liabilitas akseptasi
120.928
2.691 (309.379)
-
garansi -/-
tetapi yang domi- Klaim atas kelebihan pembayaran
7. (Penurunan) kenaikan pada aset
reasuransi
(494) 903 (494) 903 pendapatan komprehensif Utang pajak 5.012 (1.683)
9. - 865 - 865 lainnya (-/-) (23.492) (23.492) (3.391) (3.391) Liabilitas derivatif 1.421 56
nan adalah me- pajak
10. Biaya dibayar dimuka 19.936 15.394 20.458 15.394
8. Penurunan (kenaikan) pada 1.059 (1.444) 1.059 (1.444) j. Selisih antara Penyisihan Utang asuransi 287 2.251
liabilitas asuransi
reka yang sudah 11. Piutang asuransi dan penjaminan 75.059 288.989 75.059 288.989
9. Keuntungan (kerugian) transaksi 6.828 (35.302) 6.828 (35.302)
Penilaian Kualitas
(PPKA) dan Cadangan
Aset Utang penjaminan
Liabilitas asuransi
(43.288)
(1.289)
(648)
1.571
12. Aset reasuransi 2.933 3.544 2.933 3.544
mapan secara i. Penugasan Umum 2.834 3.544 2.834 3.544
mata uang asing - neto
10. Provisi dan komisi selain dari 52.779 51.176 52.779 51.176
Kerugian Penurunan Nilai Estimasi klaim penjaminan (26.752) 86.098
(CKPN) atas aset produktif - - - - Liabilitas imbalan kerja - (9.226)
finansial dan bia- ii. Penugasan Khusus
13. Tagihan akseptasi
99
153.230 150.917
- 99
153.230 150.917
- pembiayaan dan piutang
3. Goodwill (-/-) - - - Liabilitas lain-lain (104.154) 215.048
11. Keuntungan penjualan efek-efek 12.139 - 12.139 -
sanya melakukan i. Penugasan Umum 150.461 147.569 150.461 147.569 12. Lain-lain 84.585 43.247 84.586 43.247
Jumlah ModaI Inti : 8.611.218 8.611.218 26.745.646 26.745.646 (22.059) (2.436)
ii. Penugasan Khusus 3.391 3.592 3.391 3.592
transaksi dalam Cadangan kerugian penurunan
(622) (244) (622) (244)
Total pendapatan operasional
lainnya - neto
259.076 186.214 259.076 186.214 B. Modal Pelengkap (Maks. 100% dari
Kas neto diperoleh dari (digunakan untuk)
aktivitas operasi
8.547.359 (371.945)
Modal Inti) :
jumlah besar. Se- nilai - Tagihan Akseptasi -/-
14. Penyertaan saham 30.628 40.490 - - 1. Cadangan Revaluasi Aset Tetap - - - - ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
13. Pembentukan cadangan
mentara sisanya 15. Aset tetap 1.546.408 1.525.478 1.546.422 1.525.478 kerugian penurunan nilai aset
2. Cadangan Umum PPKA
(maksimal 1,25% dari ATMR)
Hasil penjualan aset tetap
Perolehan aset tetap (22.559)
-
(11.549)
9
Akumulasi penyusutan aset
adalah kalangan tetap -/-
(631.786) (527.643) (631.787) (527.643) keuangan
14. Penyisihan kerugian estimasi klaim
(16.932.394) (2.107.596) (16.932.394) (2.107.596)
2.994 (652) 2.994 (652)
Risiko Kredit 343.385 343.385 524.562 524.562 Pembelian efek-efek yang diukur pada nilai wajar
Jumlah Modal Pelengkap : 343.385 343.385 524.562 524.562 melalui penghasilan komprehensif lainnya - (1.476.856)
anak muda yang 16. Aset pajak tangguhan - neto
17. Aset lain-lain 37.090
- 1.552.978
59.933 36.600
- 1.522.978
59.024
penjaminan
15. Beban operasional lainnya C. Modal Pelengkap Tambahan Yang
Penjualan efek-efek dalam kelompok nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lainnya 517.053 28.513
biasanya menca- a. Gaji dan tunjangan (471.598) (458.842) (482.289) (468.623) Memenuhi Persyaratan - - - -
Kas neto diperoleh dari (digunakan untuk)
Total Aset 51.349.422 83.815.813 51.349.279 83.815.752 b. Umum dan administrasi (298.743) (269.823) (299.239) (270.380) D. Modal Pelengkap Tambahan Yang 494.494 (1.459.883)
ri furnitur atau c. Lain-lain (12.486) (23.461) (12.505) (23.485) Dialokasikan Untuk Mengantisipasi
aktivitas investasi
mebel untuk ke- Total beban operasional lainnya (782.827) (752.126) (794.033) (762.488) Risiko Pasar
II Total Modal Inti dan Modal Pelengkap 8.954.603
- -
8.954.603 27.270.208
-
27.270.208
-
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan pinjaman yang diterima 29.298.758 70.215.181
butuhan aparte- LIABILITAS
1. Liabilitas segera
42.587.956 56.947.569 42.587.812 56.947.507
69.131 46.046 69.131 46.046
Rugi operasional (16.531.291) (1.899.272) (16.541.152) (1.908.785)
III Total Modal Inti, Modal Pelengkap dan Pembayaran pinjaman yang diterima (40.239.514) (69.717.687)
16. Pendapatan bukan operasional 627 6.907 10.488 16.420 Modal Pelengkap Tambahan Yang
men dan rumah 2. Liabilitas Devisa Hasil Ekspor 120.928 - 120.928 - - neto Dialokasikan Untuk Mengantisipasi
Pembayaran
jatuh tempo
efek-efek utang yang diterbitkan yang
(3.322.316) (3.089.300)
3. Liabilitas akseptasi 153.852 151.161 153.852 151.161
minimalis. i. Penugasan Umum 150.461 147.569 150.461 147.569 Rugi sebelum beban pajak (16.530.664) (1.892.365) (16.530.664) (1.892.365) Risiko Pasar
IV Penyertaan
8.954.603
(30.628)
8.954.603 27.270.208
- (40.490)
27.270.208
-
Pembayaran liabilitas sewa (3.944) (6.047)
Pembayaran ke pemerintah sebagai Penerimaan
Sementara itu, ii. Penugasan Khusus
4. Utang pajak
3.391
16.279
3.592
11.267
3.391
16.279
3.592
11.267
17. Beban pajak :
a. Kini - - - -
V Total Modal Untuk Risiko Kredit 8.923.975 8.954.603 27.229.718 27.270.208 Negara Bukan Pajak
- (87.164)
National Head 5. Efek-efek utang yang diterbitkan 21.981.313 25.290.672 21.981.313 25.290.672 b. Tangguhan (1.583.663) (1.222.189) (1.583.663) (1.222.189)
VI Total Modal Untuk Risiko Kredit, Risiko
Pasar dan Resiko Operasional 8.923.975 8.954.603 27.229.718 27.270.208
Pembayaran bagian laba pemerintah
Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan (14.267.016)
- (23.631)
(2.708.648)
6. Liabilitas derivatif 1.477 56 1.477 56
of Sales, Dis- 7. Pinjaman yang diterima 18.352.943 29.297.065 18.352.943 29.297.065
RUGI TAHUN BERJALAN (18.114.327) (3.114.554) (18.114.327) (3.114.554) VII Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Pengaruh perubahan kurs mata uang asing pada
(ATMR) Kredit 48.571.877 48.578.757 82.799.897 82.808.170 6.828 (35.302)
tribution and 8. Utang asuransi
i. Penugasan Umum
5.534
5.453
6.306
6.306
5.534
5.453
6.306
6.306
PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN: VIII Aktiva Tertimbang Menurut Risiko
kas dan setara kas
PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS (5.218.335) (4.575.778)
System Atria ii. Penugasan Khusus 81 - 81 - Penghasilan komprehensif lain (ATMR) Pasar 1.078.982 1.078.982 472.528 472.528
9. Utang penjaminan 18.427 61.715 18.427 61.715 \DQJDNDQGLUHNODVL¿NDVLNH IX Aktiva Tertimbang Menurut Risiko KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 12.741.875 17.317.653
Dick Chandra i. Penugasan Umum 1.667 706 1.667 706 laba rugi (ATMR) Operasional 431.871 431.871 - -
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 7.523.540 12.741.875
menambahkan ii. Penugasan
10. Liabilitas asuransi
Khusus 16.760
6.672
61.009
7.961
16.760
6.672
61.009
7.961
Perubahan nilai wajar efek-efek
yang diukur pada nilai
X Rasio Kecukupan Modal Yang Tersedia
Untuk Risiko Kredit 18,37% 18,43% 32,89% 32,93% KAS DAN SETARA KAS TERDIRI DARI:
saat ini penjual- i. Penugasan Umum 6.474 7.961 6.474 7.961 wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - neto (19.145) (38.273) (19.145) (38.273)
XI Rasio Kecukupan Modal Yang Tersedia Kas 85 38
ii. Penugasan Khusus 198 - 198 - Untuk Risiko Kredit, Risiko Pasar
an furnitur baik 11. Liabilitas imbalan kerja 142.522 144.514 142.522 144.514 Pajak terkait dengan komponen (956) 8.420 (956) 8.420 dan Resiko Operasional 17,82% 17,88% 32,70% 32,74%
Giro pada Bank Indonesia
Giro pada bank
553
108.258
426
180.647
pendapatan komprehensif
secara daring 12. Estimasi klaim penjaminan
i. Penugasan Umum
448.911
5.347
478.657
9.414
448.911
5.347
478.657
9.414 lainnya
XII Rasio Kelebihan Modal Pelengkap
Tambahan 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Penempatan pada bank - jangka waktu jatuh tempo
tiga bulan atau kurang sejak tanggal perolehan 7.414.644 12.560.764
maupun toko ii. Penugasan Khusus 443.564 469.243 443.564 469.243 Penghasilan komprehensif lain XIII Rasio Kecukupan Modal Yang
13. Liabilitas sewa 5.337 5.553 5.337 5.553 \DQJWLGDNDNDQGLUHNODVL¿NDVL
fisik sama-sama 14. Liabilitas lain-lain 1.264.630 1.446.596 1.264.486 1.446.534 ke laba rugi
Diwajibkan 10% - <11% 10% - <11% 8,00% 8,00% Total kas dan setara kas 7.523.540 12.741.875
masih mengalami EKUITAS 8.761.466 26.868.244 8.761.467 26.868.245 Pengukuran kembali kewajiban
imbalan pasti
27.650 3.935 27.650 3.935 RASIO KEUANGAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
PEMILIK
LEMBAGA
15. Kontribusi modal pemerintah 37.602.431 37.602.431 37.602.431 37.602.431 MANAJEMEN
pertumbuhan i. Penugasan Umum 23.589.123 23.589.123 23.589.123 23.589.123
Pajak terkait dengan komponen - (866) - (866) (Dalam persentase) LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
PEMBIAYAAN
EKSPOR
pendapatan komprehensif lainnya INDIVIDUAL
yang positif. ii. Penugasan Khusus
16. Kerugian yang belum direalisasi
14.013.308 14.013.308 14.013.308 14.013.308
Penghasilan (rugi) komprehensif No. Rasio 31 Des 2023 31 Des 2022
INDONESIA
DEWAN DIREKTUR
Bahkan, lanjut- atas efek-efek yang diukur lain - neto setelah pajak 7.549 (26.784) 7.549 (26.784) (Diaudit) (Diaudit)
- Ketua Dewan Direktur
NEGARA
pada nilai wajar melalui I. Permodalan
nya, konsumen penghasilan komprehensif TOTAL RUGI KOMPREHENSIF 1. CAR dengan memperhitungkan risiko kredit 18,37% 32,89%
merangkap Direktur Eksekutif : Rijani Tirtoso
- Anggota Dewan Direktur : Suminto REPUBLIK
kini justru lebih lain setelah pajak tangguhan
17. Pengukuran kembali kewajiban
(23.492) (3.391) (23.492) (3.391) TAHUN BERJALAN (18.106.778) (3.141.338) (18.106.778) (3.141.338) 2. CAR dengan memperhitungkan risiko kredit, risiko pasar - Anggota Dewan Direktur
- Anggota Dewan Direktur
: Yon Arsal
: Kasan
INDONESIA
dan risiko operasional 17,82% 32,70%
gencar untuk imbalan pasti setelah pajak
tangguhan
150.248 122.598 150.248 122.598 Total Rugi Tahun Berjalan yang
II. Kualitas Aset
- Anggota Dewan Direktur : Arus Gunawan
100%
diatribusikan kepada : - Anggota Dewan Direktur : D. James Rompas
datang ke toko 18. Saldo laba (rugi) - Pemilik entitas induk (18.114.327) (3.114.554) (18.114.327) (3.114.554) 1. NPF Neto 4,54% 10,39% DIREKTUR PELAKSANA PEMILIK INTI
i. Telah ditentukan
secara langsung penggunaannya
- Kepentingan non pengendali
Total
- - -
(18.083.642) (3.114.554) (18.083.642) (3.114.554)
- III. Rentabilitas
1. Return on Asset (ROA) -22,74% -2,19%
- Direktur Pelaksana
- Direktur Pelaksana
: Dikdik Yustandi
: Maqin U. Norhadi
NEGARA
REPUBLIK
untuk melihat 1. Cadangan umum
2. Cadangan tujuan
322.161
758.235
322.161
758.235
322.161
758.235
322.161
758.235
2. Return on Equity (ROE) -71,71% -10,49%
- Direktur Pelaksana : Chesna Fizetty Anwar
INDONESIA
Total rugi Komprehensif yang
dan menjajal ii. Belum ditentukan
(30.048.117) (11.933.790) (30.048.117) (11.933.790) diatribusikan kepada : 3. Net Interest Margin (NIM) 1,04% 0,78% - Direktur Pelaksana : Agus Windiarto
100%
penggunaannya 4. Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional
produk. 19. Kepentingan non-Pengendali - - 1 1
- Pemilik entitas induk
- Kepentingan non pengendali
(18.106.778) (3.114.338) (18.106.778) (3.141.338)
- - - - (BOPO) 483,24%
Catatan :
148,57% 1) Informasi keuangan di atas diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasian Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
“Penjualan on- Total (18.106.778) (3.141.338) (18.106.778) (3.141.338)
IV. Kepatuhan (Compliance) ("LPEI") dan Entitas Anaknya tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, yang disusun oleh manajemen LPEI dan
telah diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (anggota jaringan global RSM) dengan rekan
1. PDN Keseluruhan 12,09% 1,74%
line masih belum Total Liabilitas dan Ekuitas 51.349.422 83.815.813 51.349.279 83.815.752 penanggung jawab adalah Bimo Iman Santoso, CPA, auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan
ROHK,QVWLWXW$NXQWDQ3XEOLN,QGRQHVLDGHQJDQRSLQLDXGLWWDQSDPRGL¿NDVLDQVHEDJDLPDQDWHUFDQWXPGDODP
besar porsinya LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
laporannya tanggal 28 Maret 2024 yang tidak tercantum dalam publikasi ini. Karena informasi keuangan diatas
diambil dari laporan keuangan konsolidasian, dengan demikian informasi tersebut bukan merupakan penyajian
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
baru 8-10%, (Dalam Jutaan Rupiah)
yang lengkap dari laporan keuangan konsolidasian.
2. Laporan Keuangan Publikasi di atas disajikan sesuai dengan peraturan sebagai berikut:
a. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 58/PMK.06/2020 tentang "Pembinaan dan
sementara offline Keuntungan/(kerugian) yang belum Saldo Laba Pengawasan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia";
b. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 9/POJK.05/2022 tentang "Pengawasan Lembaga Pembiayaan
sampai 90%. Kontribusi modal
direalisasi dari kenaikan nilai wajar Pengukuran kembali
aset keuangan yang diukur pada kewajiban imbalan
Telah ditentukan penggunaannya
Total ekuitas
Kepentingan non
Ekspor Indonesia";
Konsolidasian pemilik entitas Total ekuitas c. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 14/POJK.04/2022 tentang "Penyampaian Laporan Keuangan
Jadi [penjualan] Pemerintah nilai wajar melalui penghasilan pasti, setelah pajak
Cadangan umum Cadangan tujuan
Belum ditentukan
penggunaannya induk
pengendali Berkala Emiten atau Perusahaan Publik";
d. Peraturan No. VIII.G.7, Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
komprehensif lain setelah dikurangi tangguhan
offline dan online pajak tangguhan (BAPEPAM-LK) No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang "Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik".
tetap jalan,” Saldo per 31 Desember 2021 37.340.939 26.462 119.529 322.161 758.235 (8.446.949) 30.120.377 1 30.120.378 e. Peraturan Menteri Keuangan No.183/PMK.08/2021 tanggal 14 Desember 2021 tentang Penugasan Khusus
Kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia yang mencabut Peraturan Menteri Keuangan No.198/
Penerimaan Negara Bukan Pajak berdasarkan UU
katanya. No. 2 tahun 2009 pasal 20 ayat (2) - - - (87.164) - - (87.164) - (87.164)
PMK.08/2017 tanggal 21 Desember 2017 tentang Penugasan Khusus kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia.
Produk mebel Kapitalisasi Modal berdasarkan UU No. 2 tahun 2009
pasal 20 ayat (2) 261.492 - - (261.492) - - - - -
3) Kurs tukar mata uang asing untuk 1 USD per tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar
Rp15.397,00 dan Rp15.567,50
paling dicari kon- Bagian laba pemerintah - - - - - (23.631) (23.631) - (23.631)
Pembentukan cadangan umum dan cadangan tujuan - - - 348.656 - (348.656) - -
sumen si Atria Kerugian yang belum direalisasi atas efek-efek Jakarta, 30 Maret 2024
SE&O
adalah perabot- yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - neto, setelah pajak tangguhan - (29.853) - - - - (29.853) - (29.853)
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
an untuk ruang Pengukuran kembali kewajiban imbalan pasti,
setelah pajak tangguhan - - 3.069 - - - 3.069 - 3.069
tamu (living Rugi tahun berjalan - - - - - (3.114.554) (3.114.554) - (3.114.554)
room), kasur, fur- Saldo per 31 Desember 2022 37.602.431 (3.391) 122.598 322.161 758.235 (11.933.790) 26.868.244 1 26.868.245
nitur kantor, dan Kerugian yang belum direalisasi atas efek-efek Rijani Tirtoso
Direktur Eksekutif
Agus Windiarto
Direktur Pelaksana
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
barang-barang komprehensif lain - neto, setelah pajak tangguhan - (20.101) - - - - (20.101) - (20.101)
untuk ruang Pengukuran kembali kewajiban imbalan pasti,
setelah pajak tangguhan - - 27.650 - - - (27.650) - (27.650)
makan (dining Rugi tahun berjalan - - - - - (18.144.327) (18.114.327) - (18.114.327)
room). Konsumen Saldo per 31 Desember 2023 37.602.431 (23.492) 150.248 322.161 758.235 (30.048.117) 8.761.466 1 8.761.467
juga kini cende-
Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia Giro
p.1
unresolved
person
Rijani Tirtoso
· Direktur Eksekutif
p.1
unresolved
person
Pelaksana
· Direktur
p.1 ×2
unresolved
org
Mawar & Rekan
p.1
unresolved
person
Bimo Iman Santoso
p.1 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.1
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.1
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.1 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.1 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.