Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-SMRA-att1.pdf

Other Text extracted SMRA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 254

Page 1

          
Page 2
50 TH SUMMARECON:
TERUS MENGEMBANGKAN
EKOSISTEM KEHIDUPAN
YANG BERKELANJUTAN
50 YEARS OF SUMMARECON:
CONTINUOUSLY DEVELOPING
A SUSTAINABLE LIVING ECOSYSTEM




Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

2025
PT Summarecon Agung Tbk
Page 3
Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    Sustainability Report 2025
Daftar Singkatan                                                                                    List of abbreviations


      Singkatan                  Bahasa Indonesia                                          Bahasa Inggris
      Abbreviation            Indonesian Language                                          English Language

3R                   Kurangi, Gunakan Kembali, Daur Ulang                 Reduce, Reuse, Recycle
AEI                  Asosiasi Emiten Indonesia                            Indonesian Public Listed Companies Association
AMDAL                Analisis Mengenai Dampak Lingkungan                  Environmental Impact Analysis
APD                  Alat Pelindung Diri                                  Personal Protective Equipment
APINDO               Asosiasi Pengusaha Indonesia                         Indonesian Employer Assocation
                     Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan
APPBI                                                                     Indonesian Shopping Center Association
                     Indonesia
B3                   Bahan Berbahaya dan Beracun                          Hazardous and Toxic Materials
BBM                  Bahan Bakar Minyak                                   Fuel
BCBD                 Kawasan Pusat Bisnis Bekasi                          Bekasi Central Business District
                     Beasiswa Karyawan Improvement                        Summarecon Employee Improvement
BISA
                     Summarecon                                           Scholarship
BOC                  Dewan Komisaris                                      Board of Commissioners
BOD                  Biological Oxygen Demand                             Biological Oxygen Demand
BOD                  Dewan Direksi                                        Board of Directors
                     Bea Perolehan Hak atas Tanah dan
BPHTB                                                                     Fees on Acquisition of Land and Building Rights
                     Bangunan
BPJS                 Badan Penyelenggara Jaminan Sosial                   Social Security Administration Agency
                     Komitmen, Kelincahan, Kepedulian,                    Commitment, Agility, Care, Integrity,
CARING
                     Intergritas, Kolaborasi, Syukur                      Collaboration, Gratitude
CO₂                  Karbon Dioksida                                      Carbon dioxide
COC                  Pedoman Etika Bisnis dan Etika Kerja                 Code of Conduct
COD                  Chemical Oxygen Demand                               Chemical Oxygen Demand
CSR                  Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                 Corporate Social Responsibility
ESG                  Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola                  Environmental, Social, and Governance
                     Excellence in Design for Greater
EDGE                                                                      Excellence in Design for Greater Efficiencies
                     Efficiencies
F&B                  Makanan dan Minuman                                  Food and Beverages
FIABCI               Federasi Real Estat Internasional                    International Real Estate Federation
GCG                  Tata Kelola Perusahaan yang Baik                     Good Corporate Governance
GFA                  Gross Floor Area                                     Gross Floor Area
GJ                   Gigajoule                                            Gigajoule
GMS                  Rapat Umum Pemegang Saham                            General Meeting of Shareholders
GRI                  Global Reporting Initiative                          Global Reporting Initiative

GRK                  Gas Rumah Kaca                                       Green House Gas

HCFC                 Hidroklofluorokarbon                                  Hydrochloroflourocarbon

HFC                  Hidrofluorokarbon                                     Hydrofluorocarbon

HR                   Sumber Daya Manusia                                  Human Resources

IFC                  Indonesian Fashion Chamber                           Indonesian Fashion Chamber

IFC                  International Finance Corporation                    International Finance Corporation

IFI                  Institut Français d’Indonésie                        Institut Français d’Indonésie

IK                   Instruksi Kerja                                      Work Instruction

IKLH                 Indeks Kualitas Lingkungan Hidup                     Environmental Quality Index

                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   3
Page 4
          Singkatan                         Bahasa Indonesia                               Bahasa Inggris
          Abbreviation                      Indonesian Language                          English Language

    IMB                          Izin Mendirikan Bangunan                 Building Construction Permit
    IMTAK                        Iman dan Takwa                           Faith and Piety
    IPO                          Input, Process, dan Output               Input, Process, and Output
    IPTEK                        Ilmu Pengetahuan dan Teknologi           Science and Technology
    IVP                          Investasi dan Manajemen Properti         Investment Property
    JF3                          Jakarta Fashion and Food Festival        Jakarta Fashion and Food Festival
    JFC                          Jakarta Property Club                    Jakarta Property Club
    K3                           Kesehatan dan Keselamatan Kerja          Occupational Health and Safety
                                                                          Indonesian Chamber of Commerce and
    KADIN                        Kamar Dagang dan Industri Indonesia
                                                                          Industry
    Kg                           Kilogram                                 Kilogram
    KKN                          Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme           Corruption, Collusion, and Nepotism
    KPI                          Key Performance Indicator                Key Performance Indicator
    kWh                          Killowatt-hour                           Killowatt-hour
    LED                          Lampu Light-Emitting Diode               Light-Emitting Diode Lightbulbs
    LNG                          Liquefied Natural Gas                     Liquefied Natural Gas
    m²                           Meter persegi                            Square meter
    m³                           Meter kubik                              Cubic meter
    MoU                          Nota Kesepahaman                         Memorandum of Understanding
    MR                           Management Representative                Management Representative
    ODS                          Ozone-Depleting Substances               Ozone-Depleting Substances
    PM                           Project Manager                          Project Manager
                                 Panitia Pembina Kesehatan dan            Health, Safety and Environment Advisory
    P2K3
                                 Keselamatan Kerja                        Committee
    P3K                          Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan      First Aid
                                 Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah
    P3RSI                                                                 Indonesian Flat Residence Association
                                 Susun Indonesia

    PDAM                         Perusahaan Daerah Air Minum              Regional Water Company

    PDV                          Pengembangan Properti                    Property Development
                                 Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan   Regulation of the Minister of Environment and
    Permen LHK
                                 Kehutanan                                Forestry
                                 Asosiasi Persatuan Hotel dan Restoran
    PHRI                                                                  Indonesian Hotel and Restaurant Association
                                 Indonesia
    PHK                          Pemutusan Hubungan Kerja                 Work termination
    PJU                          Penerangan Jalan Umum                    Public Street Lighting
    PLN                          Perusahaan Listrik Negara                State Electricity Company

    PLTS                         Pembangkit Listrik Tenaga Surya          Solar Power Plant

                                 Penerimaan Pajak dan Penerimaan Bukan
    PNPB                                                                  Revenue from Tax and Non-Tax Revenue
                                 Pajak
    POJK                         Peraturan Otoritas Jasa Keuangan         Financial Services Authority
    PP                           Peraturan Pemerintah                     Government Regulation
    PPN                          Pajak Pertambahan Nilai                  Value Added Tax
                                 Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung
    PPN DTP                                                               Government-Borne Value Added Tax
                                 Pemerintah
    RAB                          Rencana Anggaran Biaya                   Budget Plan



          Laporan Keberlanjutan 2025
4         Sustainability Report 2025
Page 5
       Singkatan               Bahasa Indonesia                                          Bahasa Inggris
      Abbreviation            Indonesian Language                                        English Language

REI                  Real Estat Indonesia                               Real Estate Indonesia
RTH                  Ruang Terbuka Hijau                                Green Open Space
RUPS                 Rapat Umum Pemegang Saham                          General Meeting of Shareholders
RUTILAHU             Rumah Tidak Layak Huni                             Uninhabitable Homes
S-Way                Summarecon Way                                     Summarecon Way
SCG                  Summarecon Crown Gading                            Summarecon Crown Gading
SDGs                 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan                   Sustainable Development Goals
SDM                  Sumber Daya Manusia                                Human Resources
SEOJK                Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan                Circular Letter of Financial Service Authority
SLO                  Sertifikat Laik Operasi                             Certificate of Operational Readiness
SM                   Site Manager                                       Site Manager
SMB                  Summarecon Mall Bekasi                             Summarecon Mall Bekasi
SMKG                 Summarecon Mal Kelapa Gading                       Summarecon Mall Kelapa Gading
                     Summarecon Maintenance Management                  Summarecon Maintenance Management
SMMS
                     System                                             System
SMS                  Summarecon Mall Serpong                            Summarecon Mall Serpong
SOP                  Standar Operasional Prosedur                       Standard Operating Procedure
                     Summarecon Real Estate Information
SRIS                                                                    Summarecon Real Estate Information System
                     System
STP                  Pengolahan Air Limbah                              Sewage Treatment Plant
TJSL                 Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan               Corporate Social Responsibility
TonCO₂e              Ton Setara Karbondioksida                          Ton Carbondioxide Equivalent
TGA                  The Gading Archive                                 The Gading Archive
TPA                  Tempat Pemprosesan Akhir                           Final Disposal Sites

TPA                  Tempat Pembuangan Akhir                            Landfill

TPB                  Tujuan Pembangunan Berkelanjutan                   Sustainable Development Goals

TPS                  Tempat Penampungan Sementara                       Temporary Waste Storage Sites

UHC                  Universal Health Coverage                          Universal Health Coverage

UMK                  Upah Minimum Kota/Kabupaten                        City/Regency Minimum Wage

UMKM                 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah                   Micro, Small, and Medium Enterprises

UPS                  Sistem Back Up Server                              Uninterruptible Power Supply

VAC                  Ventilation and Air Conditioner                    Ventilation and Air Conditioner

WTP                  Instalasi Pengolahan Air                           Water Treatment Plant




                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   5
Page 6
    Pondok Hijau Golf, Summarecon Serpong




          Laporan Keberlanjutan 2025
6         Sustainability Report 2025
Page 7
Pernyataan dan Batasan Tanggung Jawab
Disclaimer and Limitation of Liabilities
Laporan ini menyebut "Perusahaan" atau “Summarecon”,               This Report contains the word "the Company" or
untuk mengacu kepada PT Summarecon Agung Tbk,                      “Summarecon”, hereinafter referred to PT Summarecon
sebagai Perusahaan yang menjalankan bisnis di bidang               Agung Tbk, as the Company that runs business in property
pembangunan dan pengembangan property dan real                     and real estate construction and development. The word
estate. Kata “kami” kadang-kadang digunakan dengan                 “we” is at times used in comparable manner to simply refer
cara yang sama untuk mengacu kepada Summarecon                     to Summarecon in general.
secara umum.

Laporan Keberlanjutan ini diterbitkan pada tanggal 30              This Sustainability Report was published on 30 April
April 2026. Laporan ini memuat pernyataan-pernyataan               2026. The Report contains forward-looking statements
berwawasan ke depan berdasarkan asumsi dan perkiraan               based on assumptions and estimates of Summarecon’s
manajemen Summarecon, termasuk hasil dari kondisi                  management, including results from the Company’s
keuangan dan non-keuangan (Lingkungan, Sosial, dan Tata            financial and non-financial (Environmental, Social, and
Kelola/ LST), operasi, proyeksi, rencana, strategi, kebijakan,     Governance/ ESG) condition, operations, projections, plans,
prosedur, dan tujuan Perusahaan.                                   strategies, policies, procedures, and objectives.

Meskipun     kami     menganggap    ekspektasi   dalam             Although we assume the expectations in these forward-
pernyataan berwawasan ke depan ini realistis, kami tidak           looking statements are realistic, we cannot guarantee they
dapat menjamin bahwa ekspektasi tersebut akan terbukti             will prove to be correct. The assumptions may harbor risks
benar. Asumsi tersebut mungkin mengandung risiko                   and uncertainties that may cause the actual figures to
dan ketidakpastian yang dapat menyebabkan angka                    differ considerably from the forward-looking statements.
sebenarnya berbeda dari pernyataan berwawasan ke                   Factors that may cause such discrepancies include, among
depan. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan perbedaan              other things:
tersebut antara lain:

1.   Perubahan kondisi ekonomi, politik, dan lingkungan            1.   Changes in the international, national or regional
     bisnis internasional, nasional atau regional                       economic and political conditions and business
2.   Perubahan harga                                                    environment
3.   Perubahan penawaran dan permintaan di pasar                   2.   Changes in prices
4.   Perubahan undang-undang atau peraturan, kebijakan             3.   Changes in supply and demand in the market
     dan pedoman                                                   4.   Changes in legislation or regulations, policies and
5.   Variasi nilai tukar mata uang asing dan suku bunga                 guidelines
6.   Pengenalan produk dan layanan yang berdaya saing              5.   Variations in exchange and interest rates
7.   Kurangnya penerimaan untuk produk atau layanan                6.   Introduction of competing products and services
     baru                                                          7.   Lack of acceptance for new products or services
8.   Perubahan strategi perusahaan                                 8.   Changes in corporate strategy
9.   Perubahan asumsi yang digunakan dalam membuat                 9.   Changes in the assumption used in making such
     pernyataan berwawasan ke depan seperti faktor                      forward-looking statements and other factors that
     tambahan yang dapat menyebabkan hasil aktual                       could cause actual results to differ from expected
     berbeda dari hasil yang diharapkan.                                results.

Summarecon tidak berencana memperbarui pernyataan                  Summarecon does not plan to update its forward-looking
berwawasan ke depan, juga tidak memiliki kewajiban                 statements, nor does it assume the obligation to do so.
untuk melakukannya.

Konten media ini berlaku untuk semua jenis kelamin,                The contents of this medium apply to all sexes, even if
meskipun kata-kata khusus jenis kelamin dalam Bahasa               gender-specific words, specifically in the English version
Inggris (seperti “he” atau “she”) digunakan untuk                  (such as “he” or “she”) are used for simplification.
penyederhanaan.

Laporan Keberlanjutan ini dibuat dalam Bahasa Indonesia            This Sustainability Report is made in Indonesian and
dan Bahasa Inggris, yang mana terjemahan teks Bahasa               English, which the translation of Indonesian into English
Indonesia ke dalam Bahasa Inggris merupakan terjemahan             is an unofficial translation. In the event of a discrepancy
tidak resmi. Dalam hal terdapat ketidaksesuaian antara teks        between the English and Indonesian texts, readers of the
Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, mohon pembaca                 Sustainability Report may refer to the Indonesian texts.
Laporan Keberlanjutan ini dapat mengacu ke teks Bahasa
Indonesia.

Untuk penulisan angka pada tabel dan grafik, Laporan                For numerical figures presented in the table and graphic,
Keberlanjutan ini menggunakan standar Bahasa Inggris               this Sustainability Report uses the English standard by using
dengan menggunakan tanda tanda koma (,) sebagai                    a comma (,) as a thousand separator, and a decimal point (.)
pemisah angka ribuan, dan tanda titik (.) sebagai pemisah          as a decimal separator. For numerical figures presented in
desimal. Untuk penulisan angka dalam narasi, Laporan               the narrative, this Report uses the English and Indonesian
ini menggunakan standar Bahasa Inggris dan Bahasa                  standard respectively, according to the linguistic context.
Indonesia, sesuai dengan konvensi linguistiknya.




                                             50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                      50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   7
Page 8
    Daftar Isi
    Table of Content




    01      Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan        10        Keanggotaan pada Asosiasi                45
            Summary of Sustainability Performance                 Association Membership
            Aspek Ekonomi                               11        Penghargaan dan Sertifikasi               46
            Economic Aspect                                       Awards and Certifications
            Aspek Lingkungan                            12
            Environmental Ascpect
            Aspek Sosial
            Social Aspect
                                                        13   06   Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                  Sustainability Governance
                                                                  Struktur Tata Kelola Umum
                                                                                                            48

                                                                                                            49
                                                                  Perusahaan

    02      50 Tahun Summarecon: Terus                  16        General Governance Structure of the
            Mengembangkan Ekosistem Kehidupan                     Company
            yang Berkelanjutan                                    Kebijakan dan Komite Nominasi dan         50
            50 Years of Summarecon: Continuously                  Remunerasi
            Developing a Sustainable Living Ecosystem             The Policies and The Committee of
                                                                  Nomination and Remuneration

    03      Kata Sambutan dari Pimpinan                 18        Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola        50
            Greetings from the Leader                             Tertinggi
                                                                  Evaluation of the performance of the


    04
            Tentang Laporan Keberlanjutan               22        highest governance body 		
            About the Sustainability Report                       Struktur Tata Kelola Keberlanjutan        52
            Batasan Laporan                             24        Sustainability Governance Structure
            Boundaries of the Report                              Penilaian dan Pemantauan Risiko           57
            Jangka Waktu Pelaporan                      26        Penerapan Keberlanjutan
            Reporting Timeline                                    Sustainability Implementation Risk
            Standar Pelaporan                           26        Assessment and Monitoring
            Reporting Standards                                   Pengembangan Kompetensi                   58
            Narahubung Laporan                          27        Keberlanjutan
            Contact Person for the Report                         Sustainability Competency Development
            Penyajian Kembali Informasi                 27        Identifikasi Risiko dan Permasalahan 59
            Restatements of Information                           Keberlanjutan
            Penjaminan Eksternal                        27        Identification of Sustainability Risks and
            External Assurance                                    Challenges
                                                                  Pencegahan Konflik Kepentingan             60

    05      Tentang Summarecon                          28        Prevention of Conflict of Interest
            About Summarecon                                      Mekanisme Pengaduan dan                   61
            Profil Singkat                               29        Penyampaian Saran untuk
            Brief Profile                                          Keberlanjutan
            Visi                                        29        Sustainability Complaint and Suggestion
            Vision                                                Submission Mechanism
            Misi                                        29        Etika Bisnis dan Etika Kerja              62
            Mission                                               Business Ethics and Work Ethics
            Nilai Keberlanjutan dalam                   30        Kepatuhan terhadap Hukum dan              63
            Budaya Perusahaan                                     Regulasi
            Sustainability Values                                 Legal and Regulatory Compliance
            in Corporate Culture                                  Pelibatan Pemangku Kepentingan            63
            Sektor Usaha                                33        Stakeholder Engagement
            Business Sector                                       Analisis Materialitas                     72
            Produk dan Aktivitas Bisnis                 33        Materiality Analysis
            Business Products and Activities                      Strategi Keberlanjutan Summarecon         73
            Perubahan Signifikan yang Terjadi            35        Summarecon's Sustainability Strategy
            Tahun 2025
            Significant Changes in 2025
            Rantai Nilai dan Pasok                      36
            Value and Supply Chains
            Wilayah Operasional                         42
            Operational Area
            Skala Usaha                                 44
            Business Scale
            Kepemilikan Saham                           44
            Share Ownership




        Laporan Keberlanjutan 2025
8       Sustainability Report 2025
Page 9
07   Liputan Khusus
     Special Coverage
                                                       76            Lampiran
                                                                     Annex


08   Pilar 1: Pertumbuhan Nilai Ekonomi yang
     Inklusif dan Berkelanjutan
     Pillar 1 : Inclusive and Sustainable Growth of
                                                       96            Lampiran 1: Penyajian Kembali
                                                                     Informasi
                                                                     Annex 1 : Restatement of Information
                                                                                                                                225


     Economic Value
                                                                     Lampiran 2: Perbandingan Topik                             228

09   Pilar 2: Kontribusi untuk Menciptakan
     Lingkungan yang Sehat dan
     Berkelanjutan
                                                       114           Material Tahun 2024 dan 2025
                                                                     Annex 2 : Comparison of Material Topics
                                                                     in 2024 and 2025
     Pillar 2 : Contribution to Create Healthy and
     Sustainable Environment                                         Lampiran 3: Batasan Data Kinerja untuk                     231
                                                                     Setiap Topik Material

10
     Pilar 3: Pembangunan Komunitas dengan             150           Annex 3 : Performance Data Boundaries
     Ekosistem Kehidupan yang Harmonis dan                           of Each Material Topic
     Berkelanjutan
     Pillar 3 : Community Development with                           Indeks Konten
     Harmonious and Sustainable Living                               Content Index
     Ecosystem
                                                                     Indeks Konten Global Reporting                             237

11   Pilar 4: Pengembangan Kompetensi dan
     Kesejahteraan Karyawan
     Pillar 4 : Competency Development and
                                                       168           Initiative (GRI)
                                                                     Global Reporting Initiative (GRI) Content
                                                                     Index
     Employee Welfare
                                                                     Daftar Pengungkapan SEOJK 16/                              247

12   Pilar 5: Kontribusi bagi Masyarakat
     dengan Pendidikan Berkualitas dan
     Pembangunan Berkelanjutan
                                                       198           SEOJK.04/2021 dan POJK 51/
                                                                     POJK.03/2017
                                                                     List of Disclosures based on SEOJK 16/
     Pillar 5 : Contribution to Society through                      SEOJK.04/2021 and POJK 51/POJK.03/2017
     Quality Education and Sustainable
     Development                                                     Lembar Umpan Balik                                         251
                                                                     Feedback Form




                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem         9
Page 10
                                  Gafoy, Summarecon Mall Kelapa Gading

     Laporan Keberlanjutan 2025
10   Sustainability Report 2025
Page 11
                                                                                                             Aspek Ekonomi
[B.1]                                                                                                              Economic Aspect

Kuantitas Produksi Atau Jasa Yang Dijual                                                                                Dalam miliar rupiah
                                                                                                                            (in bilion rupiah)
Quantity of Production or Services Sold                                             [B.1.a]
                                                                                                  Pendapatan atau                         [B.1.b]
        2023            2024       2025                                                           Penjualan
Dalam unit (in Units)
                                                                                                  Revenue or Sales

     Total Kuantitas
     Produk Terjual
     Total Products Sold                  Apartments                       Landplots


                   1,855                         198                                     17
                    1,813                        234                                    30
                                                                                                                   4,045    7,504    5,508
                   1,687                          114                                   40
                                                                                                  Pendapatan
                                                                                                  Pengembang Properti
                                                                                                  Property Development Revenue




                                                                                                                    1,738    2,152   2,277

                                                                                                  Pendapatan Investasi Properti
                                                                                                  Property Investment Revenue

     Office and
     Commercials                  Houses                       Shop Lots


    11                            1,330                        299
    17                            1,354                        178                                                  876      967      981
    2                             1,337                        194
                                                                                                  Pendapatan Lain - Lain
                                                                                                  Other Revenue

                                                                                                                                          [B.1.c]
                               Laba atau Rugi Bersih                                                                Dalam miliar rupiah
                               Net Profit or Loss                                                                        (in bilion rupiah)

                               Laba Bersih
                               Net Profit                               1,058   1,842     1,204


Pelibatan Pihak Lokal yang Berkaitan Dengan Proses Bisnis Keuangan Berkelanjutan                                                          [B.1.e]

Engagement of Local Parties Related to Sustainable Finance Business Processes

                                                                                                                          Total Kontraktor
                                                                                                                          Total Contractors

                                                                                                                                      43

                                                                                                                                      15

                                                                                                                                      32



                                                                                                                                      14

                                                                                                                                      7

                                                                                                                                      12



Catatan:                                                              Note:
Total Kontraktor yang diungkapan merupakan                            The total number of disclosed contractors refers
jumlah kontraktor yang bekerja sama dengan                            to those engaged with each business unit. One
masing-masing unit bisnis, selain itu satu kontraktor                 contractor may be involved in multiple projects
dapat menangani lebih dari satu proyek di tahun                       within the reporting year.
berjalan.

                                                50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                         50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem         11
Page 12
 Aspek Lingkungan
 Environmental Aspect                                                                                           [B.2]

     2023           2024           2025


 Penggunaan Energi, antara Lain Listrik dan Air                               Pengurangan Emisi yang
 Energy Use, including Electricity and Water                      [B.2.a]     Dihasilkan
                                                                              Total Emission
                                                                              Reduction                         [B.2.b]
                                   Total Konsumsi Energi di    427,438
                                   Dalam Perusahaan (GJ)       493,997        Total Pengurangan Emisi
                                   Total Energy Consumption    407,270        GRK (Ton CO₂eq)
                                   within the Company (GJ)                    Total GHG Emissions
                                                                              Reduction (Ton CO₂eq)


                                   Total Konsumsi Air (m³)     810,274
                                   Total water                 821,217
                                   consumption (m³)            1,140,332


                                                                              2,422   3,284   5,262




 Pengurangan Limbah dan Efluen                                                                                   [B.2.c]

 Waste and Effluent Reduction                                                                             Dalam ton
                                                                                                            (in ton)

                    Sampah yang di daur       -        Sampah yang            -           Program Daur Ulang    352
                    ulang menjadi kompos      1,442    diberikan untuk        55          Sampah                508
                    Waste that is recycled             Pakan Maggot                       Waste Recycling
                                              362                             27                                616
                    into compost                       Garbage is given for               Products Program
                                                       Maggot Feed


 Catatan:                                                     Note:
 Data daur ulang sampah menjadi kompos dan                    Data on waste recycled into compost and used for
 sampah untuk pakan maggot berasal dari unit bisnis           maggot feed is sourced from the Summarecon
 Summarecon Serpong, yang baru dapat dicatat dan              Serpong business unit. These figures could only
 dilaporkan mulai tahun 2024 karena adanya kendala            be recorded and reported starting in 2024 due to
 pencatatan pada tahun-tahun sebelumnya.                      previous data recording constraints.


                                                                                                                [B.2.d]
 Pelestarian keanekaragaman hayati
 Biodiversity Conservation                                    Total CO yang diserap melalui Penanaman Pohon
                                                                         2

                                                              (Ton CO2eq)
                                                              Total CO2 Absorption through Tree Planting
 Total Penanaman Pohon (unit)
                                                              (Ton CO₂eq)
 Total Tree Planting (unit)

                                               2,058                                                    1,724

                                               1,456                                                    1,650

                                               2,995                                                    5,262



 Catatan:                                                     Note:
 Data total pohon diatas merupakan data pohon yang            The total number of trees listed reflects those planted
 ditanam di Summarecon Serpong dan Summarecon                 in Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi.
 Bekasi.




      Laporan Keberlanjutan 2025
12    Sustainability Report 2025
Page 13
                                                                                                                      Aspek Sosial
[B.3]                                                                                                                      Social Aspect

        2023         2024           2025


Total Pengusaha UMKM
Total MSME Entrepreneurs

JF3                                  Pasar Modern Sinpasa                             Festival Kuliner


JF3 Fashion Festival                 Pasar Modern Sinpasa Serpong                     Festival Kuliner Serpong

  84                                                                  279


  105                                                                 295


  121                                                                 310
                                                                                           178               90              93



JF3 Food Festival                    Pasar Modern Sinpasa Bekasi                      Pasar Senggol Bekasi

  100                                                                 243


  100                                                                 243


  100                                                                 265
                                                                                            114             109              113




                                     Pasar Modern Sinpasa Bandung                     Festival Kuliner Bandung

Total               1,115                                             117
Pengusaha
                    1,130
UMKM                                                                  118
Total MSMEs         1,220
                                                                      118
                                                                                             0               70             100




Melalui JF3, Pasar Modern, dan Festival Kuliner,                        Through the Jakarta Fashion and Food Festival (JF3),
Summarecon      secara     konsisten  mendorong                         Pasar Modern, and Culinary Festivals, Summarecon
pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah                           consistently supports Micro, Small, and Medium
(UMKM) sebagai motor penggerak ekonomi lokal.                           Enterprises (MSMEs) as key drivers of local economic
Ketiga kegiatan ini menjadi platform strategis                          growth. These platforms help MSMEs expand market
bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar,                                access, showcase products, and boost income. This
memperkenalkan produk, dan meningkatkan                                 initiative aligns with Sustainable Development Goal
pendapatan. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan                         (SDG) 8, particularly the targets of enhancing MSME
Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 8, terutama                             economic productivity, job creation, and promoting
pada target peningkatan produktivitas ekonomi                           inclusive and sustainable economic growth.
UMKM,     penciptaan     lapangan    kerja, serta
mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif
dan berkelanjutan.




Kampoeng Tempo Doeloe, La Piaza Summarecon Mall Kelapa Gading



                                                  50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                           50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   13
Page 14
 Program Beasiswa bagi Mahasiswa Universitas Pradita
 Scholarship Program for Pradita University Students

      2022/2023                2024/2025          2025/2026

                                        Total Penerima Beasiwa (Orang)
                                        Total Scholarship Recipients (Person)

                                                                                                        253

                                                                                                        260

                                                                                                        217


                                                                                        Total Beasiswa (dalam Juta Rupiah)
                                                                                         Total Scholarship (in Million Rupiah)

                                                       6,948

                                                       7,268

                                                       6,089


 Universitas Pradita menjalankan program beasiswa                   Pradita University provides scholarships as part of its
 sebagai bentuk komitmen dalam menjamin akses                       commitment to inclusive higher education for high-
 pendidikan tinggi yang inklusif bagi individu                      potential students with financial constraints. Aligned
 berpotensi tinggi namun memiliki keterbatasan                      with Sustainable Development Goal (SDG) 4, the
 finansial. Selaras dengan Tujuan Pembangunan                        program promotes equal learning opportunities and
 Berkelanjutan (SDG) 4, program ini mendukung                       enhances education quality. Through this initiative,
 pemerataan kesempatan belajar dan peningkatan                      the university not only eases students’ financial
 kualitas pendidikan. Melalui inisiatif ini, Universitas            burdens but also fosters a spirit of learning, academic
 Pradita tidak hanya membantu meringankan                           achievement, and the development of a competitive
 beban ekonomi mahasiswa, tetapi juga mendorong                     and empowered younger generation.
 semangat belajar, pencapaian prestasi, dan
 pembentukan generasi muda yang unggul dan
 berdaya saing.

 Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan
 Distributed Direct Economic Value

 Total Investasi Sosial (CSR)                                                                           Dalam miliar rupiah
 Social Investment (CSR)                                                                                    (in bilion rupiah)
                                   Dana CSR yang dikeluarkan oleh Summarecon merupakan kontribusi nyata dalam
                                   menciptakan nilai bersama (shared value) bagi masyarakat dan mendukung
                                   tercapainya pembangunan berkelanjutan. Inisiatif ini mencerminkan komitmen
                                   Perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan keberlanjutan jangka panjang.

                                   Summarecon’s CSR funding represents a concrete contribution to creating
                                   shared value and supporting sustainable development, reinforcing the Company’s
     23         23        32       commitment to social responsibility and long-term impact.


 Total Donatur dan Dana Terkumpul Celengan Kasih
 Total Donors and Funds Collected Through Celengan Kasih


 Total Donatur (Orang)                                                            Total Dana Terkumpul (Juta Rupiah)
 Total Donors (Person)                                                            Total Funds Collected (in Million Rupiah)


                                       18,419                                                                     282,027

                                       21,731                                                                     293,031


                                       32,751                                                                     378,105




          Laporan Keberlanjutan 2025
14        Sustainability Report 2025
Page 15
Program Celengan Kasih merupakan wujud nyata                              The Celengan Kasih program is a concrete
komitmen sosial Summarecon dalam membangun                                expression of Summarecon’s social commitment to
budaya positif di kalangan karyawan dan masyarakat,                       fostering a culture of generosity among employees
khususnya semangat berbagi melalui donasi dan                             and the broader community. It encourages a spirit
kepedulian terhadap sesama. Melalui program ini,                          of giving and care for others. Through this program,
Perusahaan tidak hanya menyalurkan bantuan                                the Company not only provides aid to those in need
kepada mereka yang membutuhkan, tetapi juga                               but also instills the values of solidarity and social
menanamkan nilai solidaritas dan kepedulian sosial                        responsibility as part of its contribution to improving
sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap                             community welfare.
peningkatan kesejahteraan masyarakat.




Tuang Celengan Kasih pada acara Penghargan Karyawan 2025, Klub Kelapa Gading



                                                    50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                             50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   15
Page 16
                                  Kawasan Summarecon Bekasi

     Laporan Keberlanjutan 2025
16   Sustainability Report 2025
Page 17
50 tahun perjalanan Summarecon merupakan                     Summarecon’s 50-year journey is a testament to
kisah tentang mimpi yang diwujudkan melalui                  vision realized through perseverance, commitment,
ketekunan, komitmen, dan keberanian menghadapi               and adaptability. What began as a bold idea—seeing
perubahan. Berawal dari visi sang pendiri yang               future potential in an undeveloped area—has grown
melihat potensi masa depan di kawasan yang belum             into a company that shapes more than physical
berkembang, Summarecon tumbuh menjadi lebih                  spaces. Today, Summarecon develops integrated
dari sekadar pengembang properti. Perusahaan                 living ecosystems that harmonize residential,
hadir sebagai pencipta ekosistem kehidupan yang              commercial, public, and community elements—
utuh, mengintegrasikan hunian, kawasan komersial,            designed to be inclusive, cohesive, and sustainable.
ruang publik, dan komunitas dalam satu kesatuan
yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan.

Selama 50 tahun ini Summarecon membangun                     Throughout its history, Summarecon has built its
reputasinya melalui konsistensi kualitas, komitmen           reputation through consistent quality, a strong
terhadap janji, serta inovasi yang berkelanjutan.            commitment to its promises, and continuous
Berbagai dinamika dan krisis mulai dari gejolak              innovation. The Company has weathered a wide
ekonomi hingga tantangan global menjadi bagian               range of dynamics and crises—from economic
dalam perjalanan yang menempa ketangguhan                    turbulence to global disruption—that have shaped
Perusahaan. Setiap fase sulit tidak hanya dilalui,           and strengthened its resilience. Each challenge
tetapi dijadikan ruang pembelajaran untuk                    has served as a catalyst for learning, strengthening
beradaptasi, bangkit, dan melangkah maju dengan              resilience, and moving forward with greater clarity
fondasi yang bahkan semakin kuat.                            and confidence.

Transformasi internal juga menjadi elemen penting            Internal transformation remains central to long-
dalam menjaga keberlanjutan perusahaan. Nilai dan            term sustainability. Summarecon has strengthened
budaya diformulasikan, regenerasi kepemimpinan               its values and culture, prepared for leadership
dan pengembangan sumber daya manusia                         succession, invested in human capital development,
dipersiapkan secara menyeluruh, pemanfaatan                  and accelerated the use of technology. In an
teknologi terus diakselerasi. Di tengah perubahan            environment of rapid change, the Company
zaman yang kian cepat, Summarecon meneguhkan                 reinforces agility and adaptability as part of its core
prinsip Agile atau adaptif sebagai bagian dari nilai         CARING values, ensuring continued relevance and
inti CARING, memastikan perusahaan tetap relevan             preparedness for future challenges.
dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Pada momentum usia emas ke-50, Summarecon                    Marking its 50th anniversary, Summarecon reaffirms
menegaskan kembali komitmennya terhadap                      its sustainability commitment. An Agile mindset—
keberlanjutan. Semangat Agile yang memandang                 treating change as an opportunity, accelerating
perubahan      sebagai      peluang,      mendorong          learning, and pursuing continuous improvement—
pembelajaran     cepat,     serta     mengutamakan           guides the alignment of strategy, operations, and
perbaikan berkelanjutan menjadi landasan untuk               reporting with current ESG standards. This includes
menyelaraskan strategi, operasional, dan pelaporan           preparations to adopt IFRS S1 and IFRS S2, reinforcing
dengan standar ESG terkini, termasuk persiapan               governance, transparency, and accountability in
penerapan IFRS S1 dan IFRS S2 sebagai bagian dari            sustainability disclosures. With these foundations,
penguatan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas       Summarecon steps into the future with the belief
pengungkapan keberlanjutan Perusahaan. Dengan                that meaningful development is inseparable from
landasan tersebut, Summarecon melangkah ke masa              the preservation of life and the environment—
depan dengan keyakinan bahwa pembangunan                     today and for generations to come. Guided by this
yang bermakna adalah pembangunan yang selaras                conviction, the Company looks to the next fifty
dengan kelestarian kehidupan, baik untuk hari                years with the ambition to build a wonderful life, a
ini maupun bagi generasi mendatang. Selaras                  wonderful world, and a wonderful future together
dengan keyakinan itu, Summarecon menatap lima                with all stakeholders.
puluh tahun berikutnya dengan tekad untuk terus
membangun wonderful life, wonderful world, dan
wonderful future bersama seluruh pemangku
kepentingan.




                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   17
Page 18
     Laporan Keberlanjutan 2025
18   Sustainability Report 2025
Page 19
                                                                      Kata Sambutan dari Pimpinan
[D.1] [2-22]                                                                               Greetings From The Leader



Tahun 2025 menjadi momen spesial bagi                        The year 2025 marks a special milestone for
Summarecon yang memasuki usia 50 tahun.                      Summarecon as we celebrate our 50th anniversary.
Sepanjang perjalanan, Summarecon tidak hanya                 Over five decades, we have grown beyond a
tumbuh sebagai korporasi properti, tetapi juga               property corporation into a builder of Integrated
menghadirkan Kota Terpadu yang menjadi ruang                 Cities vibrant living spaces where communities
hidup bagi masyarakat dan komunitas yang                     thrive. By transforming unproductive land into
terus berkembang. Berbekal pengalaman dalam                  functional urban environments through the
mengembangkan lahan tidak produktif menjadi                  seamless integration of residential, commercial,
kawasan berdaya guna melalui integrasi hunian,               infrastructure, and public facilities, we have brought
komersial, infrastruktur, dan fasilitas publik,              to life 9 Integrated Cities that are safe, comfortable,
Summarecon telah mewujudkan 9 Kota Terpadu                   and complete, honoring the founding vision of Mr.
yang aman, nyaman, dan lengkap sejalan dengan                Soetjipto Nagaria since 1975.
visi pendiri, Bapak Soetjipto Nagaria sejak 1975.

Kami patut bersyukur, pada tahun ini kami                    This year, we were honored to receive the highest
mendapatkan pengakuan dari dunia properti                    recognition in Indonesia’s property industry Best
Indonesia melalui penghargaan tertinggi sebagai              Developer at the PropertyGuru Indonesia Property
Best Developer dalam ajang penghargaan                       Awards 2025. Our commitment to sustainable
PropertyGuru     Indonesia    Property     Awards            development has also earned distinction at both
2025. Upaya kami untuk terus berkontribusi                   national and international levels. Two of our
dalam pembangunan berkelanjutan juga telah                   sustainability driven properties, Teras Lakon and The
mendapatkan pengakuan dalam berbagai ajang                   Hood in Summarecon Serpong, gained recognition
tingkat nasional maupun internasional. Dua produk            across Asia, while Summarecon Bandung achieved
properti kami yang telah mengadaptasi konsep                 the same at the national level.
keberlanjutan telah mendapatkan pengakuan di
tingkat Asia yaitu Teras Lakon dan The Hood di
Summarecon Serpong. Sementara itu, di tingkat
nasional Summarecon Bandung mengukir prestasi
yang sama.

Dalam rangkaian HUT ke-50, kami juga terus                   In the spirit of our 50th Anniversary, we deepened
melakukan kegiatan yang berdampak sosial melalui             our social impact through a series of community
kegiatan Bedah (renovasi) 500 Rumah, Program                 initiatives: the renovation of 500 homes, a Public
Renovasi Fasilitas Umum, Pemberian Beasiswa dan              Facilities Renovation Program, scholarship awards,
Operasi Katarak Gratis. Kontribusi tersebut meliputi         and free cataract surgery. These programs reflect
perbaikan pembangunan fisik yang dampaknya                    our dual commitment to improving physical
dapat dirasakan bagi masyarakat banyak, serta                infrastructure and investing in human development
pembangunan pada manusia sebagai upaya                       advancing both the quality of life and the long term
peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan                well being of the communities we serve. These
masyarakat. Hingga tahun 2026, kegiatan masih                efforts continue into 2026 as an enduring expression
terus dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi                 of our corporate social responsibility.
perusahaan dalam tanggung jawab sosial.

Summarecon masih mencatatkan pertumbuhan                     Financially, Summarecon delivered strong results
positif, terutama dari sisi penjualan perumahan              in 2025. Marketing sales reached IDR 5.52 trillion a
yang meningkat dari target yang telah ditetapkan.            27% year on year increase that surpassed our IDR
Sepanjang 2025 marketing sales mencapai Rp5,52               5 trillion target driven primarily by landed houses
triliun yang didominasi rumah tapak dan ruko,                and shophouses. Recurring income also grew,
tumbuh 27% secara tahunan (year-on-year) dan                 supported by solid performance from our shopping
melebihi target Rp5 triliun. Pendapatan dari sisi            centers and hotels. These results reflect our broader
recurring income juga mengalami peningkatan                  commitment to ESG based sustainable business
didorong oleh kinerja positif dari pusat perbelanjaan        practices, underpinned by stronger governance and
dan hotel. Pencapaian ini sejalan dengan                     oversight, greater cross functional discipline, and
komitmen perusahaan terhadap praktik bisnis                  improved data quality to ensure our ESG disclosures
berkelanjutan berbasis ESG. Hal ini diwujudkan               are comprehensive and accountable. Throughout,


                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   19
Page 20
 melalui penguatan tata kelola dan pengawasan,           our CARING values continue to guide how we
 peningkatan kedisiplinan proses lintas fungsi, serta    operate fostering integrity, collaboration, and a
 pembenahan kualitas data dan dokumentasi agar           culture of continuous improvement in responding
 pengungkapan ESG semakin komprehensif dan               to the issues faced by the Company.
 dapat dipertanggungjawabkan. Nilai-nilai CARING
 menjadi landasan dalam menjaga integritas
 pelaksanaan, kolaborasi antar unit, serta perbaikan
 berkelanjutan dalam merespons isu-isu yang
 dihadapi Perusahaan.

 Pada tahun 2026, perusahaan masih dihadapkan            Looking ahead, 2026 presents a complex external
 pada berbagai isu eksternal, mulai dari konflik          landscape. Geopolitical tensions in the Middle East
 di Timur Tengah hingga cuaca ekstrem akibat             and increasingly extreme weather driven by climate
 perubahan pola iklim. Risiko-risiko tersebut menjadi    change pose real risks to area accessibility, visitor
 tantangan nyata yang dapat memengaruhi akses            experience, and infrastructure resilience. Meanwhile,
 kawasan,    kenyamanan       pengunjung,      hingga    the property industry faces growing expectations
 ketahanan infrastruktur. Di saat yang sama, arah        around energy efficiency, emissions reduction, and
 industri properti juga semakin menuntut efisiensi        ESG performance as key drivers of long term asset
 energi, pengurangan emisi, dan penguatan praktik        competitiveness.
 ESG sebagai bagian dari daya saing jangka panjang
 aset.

 Summarecon terus memperkuat langkah mitigasi            In response, Summarecon is reinforcing mitigation
 dan adaptasi di seluruh unit usaha. Upaya ini           and adaptation measures across all business units
 dilakukan melalui evaluasi dan penguatan keandalan      strengthening infrastructure reliability, enhancing
 infrastruktur kawasan, peningkatan kesiapsiagaan        emergency preparedness, and adopting more
 tanggap darurat, serta penerapan pengelolaan            climate resilient operational practices. We are also
 operasional yang lebih adaptif terhadap risiko iklim.   accelerating our energy efficiency initiatives and
 Di saat yang sama, Perusahaan juga melanjutkan          embedding ESG principles more deeply into our
 inisiatif efisiensi energi dan penguatan praktik ESG     operations, ensuring that we remain both sustainable
 secara bertahap untuk menjaga keberlangsungan           and competitive for the long term.
 operasional serta mendukung daya saing aset dalam
 jangka panjang.




       Laporan Keberlanjutan 2025
2020   Sustainability Report 2025
Page 21
Clsuter Xandari, Summarecon Bandung



                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   21
Page 22
                                  The Kensington Office Tower, Summarecon Kelapa Gading

     Laporan Keberlanjutan 2025
22   Sustainability Report 2025
Page 23
Laporan Keberlanjutan 2025 adalah Laporan                  The 2025 Sustainability Report is the fifth Sustainability
Keberlanjutan kelima untuk PT Summarecon                   Report for PT Summarecon Agung Tbk (referred to
Agung Tbk (yang dalam laporan ini disebut sebagai          in this report as “the Company” or “Summarecon”).
“Perusahaan” atau “Summarecon”). Laporan ini               This report presents the Environmental, Social
menampilkan kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata           and Governance (ESG) performance, as well as the
Kelola (Environmental, Social, and Governance atau         economic performance of the Company and entities
ESG), sekaligus kinerja ekonomi dari Perusahaan dan        under it. As a form of commitment and effort to
entitas-entitas yang berada di bawah naungannya.           contribute to Sustainability, this report also discusses
Sebagai bentuk komitmen dan upaya untuk                    strategies, action plans, and improvement targets for
berkontribusi pada Keberlanjutan, Laporan ini turut        each material topic which are constantly measured,
membahas tentang strategi, rencana aksi, dan target        and the achievements thereof periodically reported
perbaikan untuk setiap topik material yang akan            in subsequent reporting periods. As a note, this
senantiasa diukur dan dilaporkan pencapaiannya             Report uses the terms “ESG”, “material ESG topics”,
secara berkala pada periode pelaporan mendatang.           and “Sustainability” interchangeably with the same
Sebagai catatan, Laporan ini menggunakan istilah           meaning, namely increasing positive contributions,
“ESG”, “topik material ESG”, dan “Keberlanjutan”           as well as preventing and mitigating negative
secara bergantian dengan makna yang sama, yaitu            impacts that arise from the Company’s operations
peningkatan kontribusi positif, serta pencegahan           on the economic, environmental, social, and
dan mitigasi dampak negatif yang muncul dari               governance issues that are deemed important (or
operasional Perusahaan terhadap isu ekonomi,               material) to Summarecon.
lingkungan, sosial, dan tata kelola yang dianggap
penting (atau material) bagi Summarecon.




La Spezia, Summarecon Bekasi



                                     50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                              50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   23
Page 24
 Batasan Laporan
 Boundaries of the Report                                                                                         [2-2]


 Summarecon berupaya untuk menampilkan kinerja                  Summarecon strives to present the performance
 topik-topik material ESG yang selaras dengan aspek             of material ESG topics that are aligned with the
 keberlanjutan yang diatur oleh Peraturan Otoritas              sustainability aspects governed by Regulation
 Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang               of the Financial Services Authority (POJK) No. 51/
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga                  POJK.03/2017     regarding  the    Implementation
 Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik dan               of Sustainable Finance for Financial Services
 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.16/             Institutions, Issuers, and Public Companies and
 SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan                   Circular Letter of the Financial Services Authority
 Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.                         (SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021 regarding Form and
                                                                Content of Annual Reports of Issuers or Public
                                                                Companies.

 Untuk memastikan pengungkapan dalam Laporan                    To ensure the disclosures in the Report are more
 lebih komprehensif dan sesuai dengan standar                   comprehensive and in line with international
 pelaporan internasional, Summarecon mengacu                    reporting standards, Summarecon refers to the GRI
 kepada Standar GRI 2021 (The GRI Standards 2021)               Standards 2021 in reporting any ESG performance
 dalam melaporkan setiap data kinerja ESG yang                  data required in the above regulations, as well as
 diwajibkan dalam regulasi di atas, serta mengaitkan            linking any relevant ESG performance data to the
 setiap data kinerja ESG yang relevan dengan                    Sustainable Development Goals (SDGs).
 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable
 Development Goals atau SDGs)

 Data kinerja ESG yang ditampilkan dalam Laporan                The ESG performance data presented in Sustainability
 Keberlanjutan 2025 mencakup daftar entitas seperti             Report 2025 includes the list of entities as referred
 dalam Laporan Tahunan 2025 yang telah di audit,                to Annual Report 2025 which has been audited, in
 pada bagian “Daftar Entitas Anak Perusahaan”. Pada             the section “List of Subsidiary Entities”. This year,
 tahun ini, Perusahaan masih menetapkan batasan                 the Company still sets boundaries on the scope of
 terhadap ruang lingkup dari data kinerja yang                  ESG performance data presented, but the scope is
 disajikan, namun cakupannya diperluas ke unit bisnis           extended to other business units. For some material
 lainnya. Untuk beberapa topik material, Perusahaan             topics, the Company sets data boundaries as follows:
 menentukan batasan data sebagai berikut:




                                   2023                                 2024                                     2025




 - Summarecon Serpong                     - Summarecon Serpong
 - Summarecon Mall Kelapa Gading          - Summarecon Mall Kelapa Gading                      Others Aspect
 - Plaza Summarecon Serpong               - Plaza Summarecon Serpong
 - Summarecon Bekasi                      - Summarecon Bekasi
 - Summarecon Mall Bekasi                 - Summarecon Mall Bekasi
 - Plaza Summarecon Bekasi                - Plaza Summarecon Bekasi
                                          - Summarecon Mall Serpong
                                                                                               2024 Boundaries




      Laporan Keberlanjutan 2025
24    Sustainability Report 2025
Page 25
Sebagai langkah awal transisi menuju pemenuhan              As a first step in the transition to comply with
standar IFRS yang akan berlaku pada tahun 2027,             IFRS standards that will come into effect in 2027,
khususnya IFRS S2 yang mewajibkan pengungkapan              particularly IFRS S2 which requires comprehensive
emisi GRK secara komprehensif, pada tahun                   disclosure of GHG emissions, in 2025 Summarecon
2025 Summarecon mulai menerapkan pelaporan                  began implementing consolidated reporting on
aspek energi dan emisi secara konsolidasi lintas            energy and emissions across all business units. This
seluruh unit bisnis. Pendekatan ini dilakukan untuk         approach was taken to strengthen internal readiness
memperkuat kesiapan internal serta menyelaraskan            and align environmental reporting processes with
proses pelaporan lingkungan dengan praktik global           transparent and comprehensive global practices.
yang transparan dan komprehensif. Sementara itu,            Meanwhile, reporting on other environmental
pelaporan untuk aspek lingkungan lainnya masih              aspects still follows the scope limitations of the
mengikuti batasan ruang lingkup pada tahun                  previous year.
sebelumnya.

Pengungkapan data kinerja untuk setiap topik                Disclosure of performance data for each material
material ESG dapat berbeda-beda sesuai konteks dan          ESG topic may vary depending on the context and
ketersediaan data. Ruang lingkup pengungkapan               availability of data. The scope of disclosure may cover
dapat mencakup satu, beberapa, atau seluruh                 one, several, or all entities (on a consolidated basis)
entitas (secara konsolidasi) yang berada di bawah           under Summarecon. More detailed information
naungan Summarecon. Informasi lebih rinci dapat             can be found in Appendix 3: Performance Data
ditemukan pada Lampiran 3: Batasan Data Kinerja             Limitations for Each Material Topic.
untuk Setiap Topik Material.




Cluster Mulberry, Summarecon Bekasi



                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   25
Page 26
 Jangka Waktu Pelaporan
 Reporting Timeline                                                                                    [2-3]



 Periode Pelaporan
                                                                                                       [2-3]
 Reporting Period

 Kinerja ESG dalam Laporan ini mencakup                The ESG performance in this report covers the
 periode 1 Januari – 31 Desember 2025. Laporan ini     period of 1 January – 31 December 2025. This report
 menampilkan data kinerja ESG sepanjang 3 (tiga)       presents the ESG performance data for the past
 tahun ke belakang, yang mencakup tahun 2024           3 (three) years, covering the year 2024 and 2023.
 dan 2023. Periode Pelaporan Keberlanjutan ini sama    This Sustainability Reporting period is the same as
 dengan periode Laporan Tahunan dan Laporan            the Company’s Annual Report and Consolidated
 Keuangan terkonsolidasi Perusahaan yang diaudit       Financial Statements which are audited by external
 oleh pihak eksternal.                                 parties.

 Frekuensi Pelaporan
                                                                                                       [2-3]
 Reporting Frequency

 Laporan Keberlanjutan disusun satu kali setiap        The Sustainability Report is prepared on an annual
 tahun.                                                basis.


 Tanggal Rilis Laporan
 Release Date of the Report                                                                            [2-3]

 Laporan Keberlanjutan dirilis pada tanggal 30 April   The Sustainability Report was released on 30 April
 2026                                                  2026.



 Standar Pelaporan
 Reporting Standards


 Standar GRI 2021                                      GRI Standards 2021
 Laporan ini menggunakan Standar GRI 2021 yang         This report adopts the latest Global Reporting
 terbaru dengan opsi pelaporan “with reference to      Initiative (GRI) Standards 2021, using the “with
 the GRI Standards 2021” (merujuk pada Standar         reference to the GRI Standards 2021” reporting option.
 GRI 2021). Standar GRI dipilih untuk menjawab         The GRI framework was selected to comply with ESG
 persyaratan data kinerja ESG dalam POJK No. 51/       disclosure requirements under Indonesia’s POJK No.
 POJK.03/2017 dan SEOJK No. 16/SEOJK.04.2021.          51/POJK.03/2017 and SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021. A
 Untuk melihat daftar Standar GRI 2021 yang            detailed list of applicable GRI Standards is available
 digunakan dalam Laporan ini, Anda dapat melihat       in the GRI Content Index and the POJK 51/2017 and
 Indeks Konten GRI (GRI Content Index) dan Indeks      SEOJK 16/2021 Index at the end of this report.
 POJK 51/2017 and SEOJK 16/2021 pada bagian akhir
 laporan.

 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/                     Sustainable Development Goals (SDGs)
 TPB
 Untuk mengevaluasi sejauh mana kinerja ESG            To assess the Company’s contribution to the
 Perusahaan berkontribusi terhadap TPB, kami telah     Sustainable Development Goals (SDGs), relevant
 mengidentifikasi dan mencantumkan logo TPB yang        SDG icons are presented throughout the report
 relevan pada berbagai aktivitas Perusahaan. Hal ini   to highlight alignment between Summarecon’s
 bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih        activities and global development objectives. For ease
 jelas mengenai implementasi TPB dalam praktik         of reference, Summarecon’s specific contributions to
 bisnis dan inisiatif keberlanjutan Summarecon.        each SDG are detailed in the GRI Content Index.
 Untuk mempermudah pencarian kontribusi spesifik
 Summarecon terhadap TPB, informasi tersebut
 dapat ditemukan dalam Indeks Konten GRI (GRI
 Content Index).


     Laporan Keberlanjutan 2025
26   Sustainability Report 2025
Page 27
                                                                                      Narahubung Laporan
[2-3]                                                                              Contact Person for the Report


Bila   memiliki     pertanyaan  terkait Laporan           For any questions about this Sustainability Report,
Keberlanjutan ini, pembaca dapat menghubungi:             readers can contact:


                       Nama:      Lydia Tjio
                       Name:

                       Posisi:     Sekertaris Perusahaan
                       Posisition: Corporate Secretary

                       Email:     corp_secretary@summarecon.com




                                                                      Penyajian Kembali Informasi
[2-4]                                                                                Restatements of Information


Penyajian   kembali    informasi   dari  Laporan          The restatements of information from the 2025
Keberlanjutan 2025 disajikan di bagian Lampiran 1:        Sustainability Report are presented in the Annex 1:
Penyajian Kembali Informasi                               Restatement of Information.




                                                                                    Penjaminan Eksternal
[2-5] [G.1]                                                                                         External Assurance


Laporan ini belum dijamin secara eksternal oleh           This Report has not received external assurance from
pihak ketiga.                                             any third party.




                                    50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                             50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   27
Page 28
                                  Pondok Hijau Golf, Summarecon Serpong

     Laporan Keberlanjutan 2025
28   Sustainability Report 2025
Page 29
                                                                                                        Profil Singkat
[2-1] [2-6] [C.1]                                                                                                 Brief Profile


PT Summarecon Agung Tbk (yang selanjutnya                   PT Summarecon Agung Tbk (hereinafter referred
disebut dengan “Perusahaan” atau “Summarecon”)              to as “the Company” or “Summarecon”) was
didirikan pada tahun 1975 oleh Bapak Soetjipto              founded in 1975 by Mr. Soetjipto Nagaria and his
Nagaria dan rekan–rekannya untuk membangun                  associates to undertake real estate construction and
dan mengembangkan real estat. Dimulai dengan                development. Starting with a 10-hectare of marsh
membangun 10 (sepuluh) hektar lahan di kawasan              land in the then back-waters of Jakarta, the founders
rawa-rawa di daerah Kelapa Gading, Para pendiri             managed to transform Kelapa Gading into one of
Perusahaan berhasil mengubah kawasan tersebut               the most affluent residential and commercial areas
menjadi salah satu daerah hunian dan bisnis                 in Jakarta. And over the years, Summarecon has built
paling bergengsi di Jakarta, dan seiring berjalannya        a reputation as one of the leading property players
waktu, Summarecon berhasil membangun reputasi               in Indonesia, especially in the development of
sebagai salah satu pengembang properti terkemuka            townships. Summarecon develops townships which
di Indonesia, khususnya dalam pengembangan                  integrate residential developments with commercial
kota terpadu atau lebih dikenal dengan ‘township’.          developments that are supported with a wide
Summarecon membangun kota terpadu yang                      and complete range of amenities for the residents
mengintegrasikan pengembangan perumahan                     of the townships. Summarecon has developed
dengan komersial, yang didukung oleh fasilitas              expertise across the whole real estate value
yang beragam dan lengkap bagi para penghuninya.             chain; encompassing development, architecture,
Summarecon telah mengembangkan kemampuan                    engineering, project and construction management,
di segala bidang real estat: meliputi pengembangan,         urban planning, infrastructure, sustainable design
arsitek, teknik, manajemen proyek dan konstruksi,           technologies, town and neighborhood management,
perencanaan tata kota, infrastruktur, teknik desain         and property management, into the development of
yang berkelanjutan, manajemen kota terpadu, dan             our township.
manajemen properti ke dalam pengembangan kota
terpadu kami.

Dengan kombinasi pengetahuan, keterampilan                  With an unparalleled combination of knowledge,
eksekusi, personel yang berdedikasi, dan komitmen           execution     skills,  dedicated   personnel     and
yang tak tertandingi kepada pelanggan dan                   commitment to customers and suppliers alike,
pemasok, Summarecon dikenal dengan keandalan,               Summarecon is known for its dependability,
keahlian, dan kemampuannya untuk melaksanakan               expertise and ability to execute and deliver property
dan memberikan proyek pengembangan properti                 development projects around the greater Jakarta
di sekitar wilayah Jabodetabek, dan ke kota-kota            area, and to the major economic cities of Karawang,
ekonomi utama di Indonesia. Karawang, Bandung               Bandung and Makassar.
dan Makassar.

                                                                                                                            Visi
[C.1]                                                                                                                     Vision

Menjadi teman sepanjang waktu dalam membangun               To be your lifelong friend in developing communities
komunitas dengan ekosistem kehidupan yang                   with harmonious and sustainable living ecosystems.
harmonis dan berkelanjutan.




                                                                                                                            Misi
[C.1]                                                                                                                   Mission

Menciptakan terobosan inovasi perkotaan yang                To create groundbreaking urban innovations
dapat meningkatkan nilai ekonomi dari sekeliling            that would increase the economic values of our
Perusahaan, membangun tim yang berkomitmen,                 surroundings, build committed and adaptive team
adaptif, dan fokus pada menyajikan nilai untuk              focused on delivering values to our customers,
pelanggan, sekaligus aktif berkontribusi untuk              and actively contribute in creating healthy and
menciptakan    lingkungan   yang   sehat    dan             sustainable environment.
berkelanjutan.




                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   29
Page 30
 Nilai Keberlanjutan dalam Budaya Perusahaan
 Sustainability Values in Corporate Culture
                                                                                                          [F.1]




 Nilai-nilai inti perusahaan turut menjadi pendorong    Core values of the Company contributes to the
 bagi pergerakan perusahaan untuk menjalankan           Company’s drive in running its business, as
 bisnisnya terangkum dalam kata “CARING”, yang          encapsulated in the word “CARING” which consists
 terdiri dari aspek:                                    of the following aspects:


 1.   Commitment:                                       1.   Commitment:
      Komitmen Perusahaan untuk senantiasa                   The Company’s commitment to always provide
      memberikan dukungan kepada para pemangku               support to stakeholders is a form of dedication
      kepentingan merupakan bentuk dedikasi                  to the Company’s vision, mission, and values.
      terhadap visi, misi, dan nilai perusahaan.

 2. Agility:                                            2. Agility:
      Kelincahan untuk dapat bekerja di lingkungan           The agility to work in a dynamic and challenging
      operasional yang dinamis dan penuh tantangan           operational environment is part of the Company’s
      menjadi bagian dari DNA kami.                          DNA.

 3. CaRe:                                               3. CaRe:
      Kepedulian terhadap para pekerja dan                   Caring     for    employees   and   improving
      peningkatan prestasi dalam bentuk produk,              performance in the form of products, services
      layanan, dan sarana merupakan komitmen                 and facilities is the Company’s commitment to
      Perusahaan untuk pemangku kepentingan.                 stakeholders.

 4. Integrity:                                          4. Integrity:
      Berintegritas dalam setiap tindakan adalah             Integrity in every action is an effort to maintain
      upaya untuk menjaga reputasi dan nama baik             the reputation and good name of the Company.
      perusahaan.

 5. CollaboratioN:                                      5. CollaboratioN:
      Selalu mengutamakan kolaborasi dan kerja               Always prioritizing collaboration and teamwork
      tim adalah langkah untuk mencapai tujuan               is a step to achieve a common goal, namely
      bersama, yaitu memenuhi kebutuhan para                 meeting the needs of stakeholders.
      pemangku kepentingan
 6. Gratitude:                                          6. Gratitude:
      Selalu  menjaga     kerendahan  hati    dan            Staying humble and appreciating every
      menghargai setiap kesempatan yang diberikan            opportunity given to the Company to grow.
      kepada Perusahaan untuk berkembang.

 Sehubungan dengan isu Keberlanjutan dan                In relation to sustainability and the preparation
 penyusunan Laporan Keberlanjutan, nilai-nilai inti     of this Sustainability Report, the Company’s
 Perusahaan ini turut menjadi prinsip landasan bagi     core values serve as guiding principles for its
 Summarecon dalam menjalankan Keberlanjutannya.         sustainability journey. In the specific context of this
 Khususnya, dalam konteks penyusunan Laporan            Sustainability Report, these values demonstrate
 Keberlanjutan, nilai-nilai inti tersebut memegang      Summarecon’s commitment to sustainability and
 peran penting dalam menunjukkan komitmen               social responsibility, as outlined below:
 Perusahaan terhadap keberlanjutan dan tanggung
 jawab sosialnya, yang dapat dirinci sebagai berikut:


       Laporan Keberlanjutan 2025
30     Sustainability Report 2025
Page 31
Commitment         merupakan     nilai    inti   yang        Commitment reflects the Company’s dedication to
mencerminkan          kesungguhan         Perusahaan         integrating sustainability into its business strategies
dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan                 and operations. In the context of reporting, this
ke dalam strategi bisnis dan operasionalnya.                 value is embodied in continuous efforts to design
Dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan, nilai                and implement initiatives that deliver positive
ini diwujudkan melalui upaya berkelanjutan                   environmental, social, and governance (ESG)
Perusahaan dalam merancang dan melaksanakan                  impacts.
inisiatif keberlanjutan yang memberikan dampak
positif terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Agility menunjukkan kemampuan Perusahaan                     Agility represents the Company’s ability to adapt to
untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan                a rapidly changing business and social environment.
bisnis dan sosial yang dinamis. Dalam penyusunan             Within the Sustainability Report, this value is shown
Laporan Keberlanjutan, nilai ini dapat diwujudkan            through disclosures on how the Company responds
melalui    pengungkapan      Perusahaan     terkait          to evolving sustainability challenges.
strategi dan tindakan untuk mengatasi tantangan
keberlanjutan yang terus berubah.

Care menekankan perhatian Perusahaan terhadap                Care highlights the Company’s concern for
kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. Dalam               community welfare and environmental stewardship.
penyusunan Laporan Keberlanjutan, nilai ini dapat            This is illustrated through disclosures on various
diwujudkan melalui pengungkapan informasi                    social and environmental programs conducted by
tentang program-program sosial dan lingkungan                the Company.
yang dilakukan oleh Perusahaan.

Integrity merupakan nilai inti yang menunjukkan              Integrity demonstrates the Company’s honesty and
kejujuran dan keterbukaan Perusahaan dalam                   transparency in its operations. In this Sustainability
menjalankan    bisnisnya.     Dalam     penyusunan           Report, This value is reflected in the candid and open
Laporan Keberlanjutan, nilai ini diwujudkan melalui          disclosure of business activities and their impacts on
pengungkapan informasi yang jujur dan transparan             the environment and society.
mengenai kegiatan bisnis Perusahaan dan
dampak operasionalnya terhadap lingkungan dan
masyarakat.

Collaboration    merupakan      nilai inti  yang             Collaboration     underscores      the     Company’s
mencerminkan komitmen Perusahaan dalam                       commitment to building synergistic relationships
membangun hubungan yang sinergis dengan                      with stakeholders to achieve sustainability goals. In
berbagai pemangku kepentingan untuk mencapai                 the reporting process, this value is realized through
tujuan keberlanjutan. Dalam penyusunan Laporan               cross-functional collaboration in data collection and
Keberlanjutan, nilai ini diwujudkan melalui kerja            information sharing, enabling a comprehensive
sama lintas fungsi di dalam Organisasi dalam                 overview of the Company’s sustainability efforts.
menyediakan data dan informasi, sehingga laporan
ini dapat menggambarkan upaya Perusahaan
secara komprehensif.

Gratitude memperlihatkan apresiasi Perusahaan                Gratitude reflects the Company’s appreciation for
terhadap lingkungan dan masyarakat. Dalam                    the environment and society. It is expressed through
penyusunan Laporan Keberlanjutan, nilai ini dapat            acknowledgments of the Company’s contributions
diwujudkan melalui pengungkapan apresiasi                    to community well-being and environmental
Perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat                 conservation
dan kelestarian lingkungan melalui kontribusinya
terhadap masyarakat dan lingkungan dalam
mendukung Keberlanjutan.




                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   31
Page 32
 Secara keseluruhan, nilai-nilai inti Perusahaan ini   Overall, the Company’s core values play a vital
 berperan penting dalam memandu penyusunan             role in guiding the preparation of a Sustainability
 Laporan Keberlanjutan yang akurat, transparan, dan    Report that is accurate, transparent, and relevant.
 relevan. Perusahaan memastikan bahwa Laporan          The Company ensures that the report reflects its
 Keberlanjutan yang dihasilkan mencerminkan            strong commitment to sustainability and social
 komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan        responsibility, while also meeting stakeholder
 tanggung jawab sosialnya, serta memenuhi harapan      expectations and prevailing sustainability reporting
 pemangku kepentingan dan standar pelaporan            standards.
 keberlanjutan yang berlaku.

 Berdasarkan nilai-nilai inti di atas, Perusahaan      Building on these core values, the Company
 senantiasa membangun budaya keberlanjutan yang        continuously nurtures a culture of sustainability
 dilakukan dengan secara berkelanjutan dengan sesi     through regular internal engagement, including
 pendalaman 6 (enam) elemen penerapan CARING           deep-dive sessions on the six elements of the
 ke semua Karyawan, dan juga melalui media lain,       CARING values for all employees. This is further
 seperti videotron, email blast, pop-up, website,      supported by various communication channels
 konten video kilas balik kegiatan, majalah online,    such as videotrons, email blasts, pop-ups, website
 dan buku saku. Berbagai pendekatan kreatif ini        content, activity highlight videos, online magazines,
 diharapkan dapat menciptakan budaya perusahaan        and pocket books. These creative approaches aim
 yang sejalan dengan komitmen perusahaan               to foster a corporate culture that aligns with the
 terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab             Company’s long-term sustainability and social
 sosialnya.                                            responsibility commitments.




     Laporan Keberlanjutan 2025
32   Sustainability Report 2025
Page 33
                                                                                                           Sektor Usaha
[2-6] [C.4]                                                                                                   Business Sector

Summarecon bergerak dalam bidang real estate,                  Summarecon operates in the fields of real estate,
pembangunan, perdagangan, rekreasi dan jasa. Unit              development, trade, recreation and services.
bisnis Summarecon dikelompokkan berdasar tiga                  Summarecon’s business units are grouped into
aktivitas yang berbeda, yaitu:                                 three distinct activities:

1.   Pengembangan Properti                                     1.   Property Development
2.   Investasi dan Manajemen Properti                          2.   Property Investment and Management
3.   Rekreasi, Hospitality dan Lainnya                         3.   Leisure, Hospitality and Others




                                                                              Produk dan Aktivitas Bisnis
[2-6] [C.4]                                                                         Business Products and Activities

Dalam menjalankan bisnisnya, Summarecon                        In running its business, Summarecon strives to offer
berupaya untuk menawarkan produk dan layanan                   quality products and services for consumers. This
berkualitas bagi konsumen. Hal ini dapat dilihat dari          is evident from how Summarecon provides unique
bagaimana Summarecon memberikan fitur-fitur                      features that are integrated into each of its products
khas yang terintegrasi dalam setiap produk dan                 and services.
layanannya.


1. Pengembangan Properti
1. Property Development

Unit bisnis pengembangan properti merupakan                    The property development business unit represents
bisnis inti Summarecon. Unit bisnis ini membangun              Summarecon’s core business. The business unit
proyek properti untuk dijual, seperti rumah,                   builds property projects for sale, such as houses,
apartemen, kavling tanah residensial, dan ruko                 apartments, residential land plots, and commercial
komersial, Proyek properti merupakan bagian                    shophouses. The property projects form an integral
integral dari pengembangan kota terpadu                        part of the development of integrated cities
(townships) menjadi kawasan perumahan dan                      (townships) into a residential and commercial
komersial, lengkap dengan seluruh fasilitas,                   area, complete with essential facilities, including
termasuk fasilitas pendidikan dan olahraga, rumah              educational and sports facilities, houses of worships,
ibadah, dan fasilitas kesehatan.                               and healthcare facilities.

Fitur penting dari pengembangan properti                       An essential feature of Summarecon’s property
Summarecon adalah konsep komunitas yang                        development is the gated-community concept
terjaga keamanannya di mana rumah-rumah hunian                 wherein residential houses are grouped into
dikelompokkan ke dalam kluster individu dengan                 individual clusters with about 200 to 300 houses in
sekitar 200 hingga 300 rumah di setiap kluster,                each cluster, and which are normally furnished with
dan yang biasanya dilengkapi dengan clubhouse                  a community clubhouse. The security and upkeep of
komunitas. Keamanan dan pemeliharaan setiap                    each cluster is then managed by Company’s town
kluster kemudian dikelola oleh tim manajemen                   management team, thus ensuring a safe, clean and
kota Perusahaan, sehingga memastikan lingkungan                comfortable living evironment for the residents.
hidup yang aman, bersih dan nyaman bagi
penghuninya.

Saat ini, Perusahaan telah membangun proyek-                   At present, the Company has built the following
proyek pengembangan kota terpadu sebagai                       integrated city development projects: Summarecon
berikut: Summarecon Kelapa Gading, Summarecon                  Kelapa Gading, Summarecon Serpong, Summarecon
Serpong, Summarecon Bekasi, Summarecon                         Bekasi, Summarecon Bandung, Summarecon
Bandung, Summarecon Karawang, Summarecon                       Karawang, Summarecon Makassar, Summarecon
Makassar, Summarecon Bogor, Summarecon Crown                   Bogor, Summarecon Crown Gading and most
Gading dan terakhir Summarecon Tangerang yang                  recently, Summarecon Tangerang, which was
diluncurkan pada November 2024.                                launched in November 2024.


Rincian lebih mendalam tentang pengembangan properti dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2025.
For a more comprehensive overview of property development, please refer to the 2025 Annual Report.


                                         50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                  50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   33
Page 34
 2. Investasi dan Manajemen Properti
 2. Property Investment and Management

 Perusahaan mengembangkan, memiliki, dan                      The Company develops, owns, and operates a
 mengoperasikan sejumlah investasi dan manajemen              number of investment properties such as shopping
 properti seperti pusat perbelanjaan dan taman                malls and recreational parks, all of which are located
 rekreasi, yang semuanya terletak di kompleks                 in the Company’s development complex and are an
 pengembangan Perusahaan dan merupakan                        integral part of an integrated township that combines
 bagian integral dari kota terpadu terpadu yang               residential and commercial areas, complete with
 menggabungkan       kawasan    perumahan        dan          various key facilities. Each shopping mall serves as
 komersial, lengkap dengan berbagai fasilitas utama.          the commercial hub to drive the local economy and
 Setiap pusat perbelanjaan berfungsi sebagai pusat            create a thriving community in the township where
 komersial untuk menggerakkan ekonomi lokal dan               it operates.
 menciptakan komunitas yang berkembang di kota
 tempatnya beroperasi.

 Pusat perbelanjaan kelas menengah dengan konsep              This middle-class shopping mall with the concept
 “Your Family Mall” ini menawarkan berbagai macam             of “Your Family Mall” offers a variety of merchandise,
 merchandise mulai dari fashion hingga produk                 ranging from fashion to household products, and
 rumah tangga dan rumah tangga, dan dari masakan              from multi-cultural cuisines to family entertainment
 multi budaya hingga hiburan untuk keluarga.                  for. In addition, the “Downtown Walk” concept
 Selain itu, konsep “Downtown Walk” di setiap mal             in each mall offers a wide variety of dining and
 menawarkan berbagai macam tempat makan dan                   live entertainment in a relaxed outdoor setting
 hiburan langsung dalam suasana luar ruangan yang             and with extended opening times. To sustain the
 santai dan dengan waktu buka yang diperpanjang.              interconnectivity and interaction with the local
 Untuk mempertahankan interkoneksi dan interaksi              community, these shopping malls regularly holds
 dengan komunitas lokal, pusat perbelanjaan                   thematic events and promotional offerings to cater
 ini secara rutin mengadakan acara tematik dan                to the ever dynamic lifestyles of the community.
 penawaran promosi untuk memenuhi gaya hidup                  With the large volume of visitors, both tenants
 masyarakat yang selalu dinamis. Dengan volume                and landlords benefit from the business volume
 pengunjung yang besar, baik penyewa maupun                   generated by the visitors. Hence, the Company has
 tuan tanah mendapatkan keuntungan dari volume                a strong recurring income base from its retail mall
 bisnis yang dihasilkan oleh para pengunjung. Oleh            leasing operations. Currently, the Company owns
 karena itu, Perusahaan memiliki basis pendapatan             and operates six shopping malls with a total NLA of
 berulang yang kuat dari operasi penyewaan mal ritel.         approximately 334,000 m2.
 Saat ini Perusahaan memiliki dan mengoperasikan
 enam pusat perbelanjaan dengan total NLA sekitar
 334.000 m2.


 Rincian lebih mendalam tentang Investasi dan Manajemen Properti dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2025.
 For a more comprehensive overview of Investment and Property Management, please refer to the 2025 Annual Report.




 3. Rekreasi, Perhotelan Dan Unit Bisnis Lainnya
 3. Leisure, Hospitality and Other Business Units


 Unit bisnis Rekreasi dan Hospitality merupakan                Property projects for Leisure and Hospitality business
 proyek-proyek sektor yang bersifat fasilitas pelengkap        are important facilities which contribute to the
 yang penting dalam sebuah kota terpadu, sekaligus             development of a successful township.
 mendatangkan pendapatan bagi Perusahaan.


 Rincian lebih mendalam tentang rekreasi, perhotelan dan unit bisnis lainnya dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2025.
 For a more comprehensive overview of leisure, hospitality and other business units please refer to the 2025 Annual Report.




      Laporan Keberlanjutan 2025
34    Sustainability Report 2025
Page 35
                                      Perubahan Signifikan yang Terjadi Tahun 2025
[C.6]                                                                                      Significant Changes in 2025


Summarecon mencatat perkembangan pada tahun                   Summarecon recorded growth in 2025 with the
2025 seiring dengan mulai beroperasinya satu unit             commencement of operations of a new business
bisnis baru di bidang pendidikan sebagai bagian               unit in the education sector as part of the Company’s
dari pengembangan usaha Perusahaan. Kehadiran                 business expansion. The establishment of this unit
unit ini tidak hanya memperluas cakupan bisnis                not only broadens Summarecon’s business scope
Summarecon, tetapi juga mencerminkan komitmen                 but also reflects the Company’s commitment to
Perusahaan dalam mendukung peningkatan                        supporting improvements in educational quality
kualitas pendidikan melalui penyediaan fasilitas dan          through the provision of more adequate educational
layanan pendidikan yang lebih memadai. Berikut                facilities and services. The following is the business
unit bisnis yang mulai beroperasi pada tahun 2025:            units that began operations in 2025:



•   Sekolah Sedaya Bintang                                    •    Sedaya Bintang School
    PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon)                           PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon)
    meresmikan pembangunan gedung sekolah                          officially inaugurated the first phase of the
    tahap pertama dari Sekolah Terpadu Sedaya                      Sekolah Terpadu Sedaya Bintang building on
    Bintang pada Sabtu, 19 Juli 2025 di Kawasan                    Saturday, July 19, 2025, in the Summarecon
    Summarecon Bandung. Acara ditandai dengan                      Bandung Area. The event was marked by a
    pemotongan pita dan penandatanganan prasasti                   ribbon-cutting ceremony and plaque signing
    oleh Komisaris Utama Summarecon sekaligus                      by Summarecon’s President Commissioner and
    Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Sedaya                        Chairman of the Sedaya Bintang Education
    Bintang, Bapak Soetjipto Nagaria didampingi                    Foundation Board of Trustees, Soetjipto Nagaria.
    jajaran pengurus Yayasan Pendidikan Sedaya                     He was accompanied by the management of the
    Bintang dan Komisaris dan Direksi Summarecon,                  Sedaya Bintang Education Foundation, as well
    turut disaksikan oleh kontraktor, konsultan                    as Summarecon’s Commissioners and Directors,
    dan juga vendor. Peresmian ini menegaskan                      with contractors, consultants, and vendors
    komitmen Summarecon dalam menyediakan                          also in attendance. This inauguration reaffirms
    beragam fasilitas dan menjadikan pendidikan                    Summarecon’s commitment to providing
    sebagai pilar utama pengembangan kawasan.                      diverse facilities and establishing education as a
                                                                   core pillar of area development.

    Sekolah Terpadu Sedaya Bintang berdiri di atas                  Sekolah Terpadu Sedaya Bintang is built on
    lahan seluas 1,5 hektar dengan luas bangunan                    a 1.5-hectare plot of land with a building area
    lebih dari 6.000 m2. Gedung tiga lantai ini                     exceeding 6,000 m2. The three-story building is
    dirancang tanpa pendingvin ruangan untuk                        designed without air conditioning for Playgroup
    kelas KB dan TK, memaksimalkan pencahayaan                      (KB) and Kindergarten (TK) classrooms,
    alami dan sirkulasi udara untuk menciptakan                     maximizing natural light and air circulation
    suasana belajar yang sehat dan nyaman. Sekolah                  to create a healthy and comfortable learning
    Terpadu Sedaya Bintang membuka kelas untuk                      environment. Initially, Sekolah Terpadu Sedaya
    jenjang Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-                     Bintang will offer classes for Playgroup (KB),
    Kanak (TK), dan Sekolah Dasar (SD) pada tahap                   Kindergarten (TK), and Elementary School (SD)
    awal.                                                           levels.

    Sekolah         Terpadu        Sedaya      Bintang              Sekolah Terpadu Sedaya Bintang implements
    mengimplementasi kurikulum yang sama                            a curriculum similar to Sekolah Terpadu Pahoa
    dengan        Sekolah     Terpadu      Pahoa    dan             and focuses on three main educational pillars:
    menitikberatkan pada tiga pilar utama:                          character education based on Pancasila
    pendidikan Budi Pekerti berlandaskan nilai                      and universal Confucian values, a Trilingual
    Pancasila dan ajaran konfusius yang universal,                  program (Mandarin, English, Indonesian), and
    implementasi program Trilingual (Mandarin,                      the application of STEAM (Science, Technology,
    Inggris, Indonesia), dan penerapan STEAM                        Engineering, Arts & Mathematics). This
    (Science, Technology, Engineering, Arts &                       approach aims to develop students’ full potential
    Mathematic).        Pendekatan       ini  bertujuan             holistically, covering intellectual, emotional,
    mengembangkan seluruh potensi siswa secara                      physical, social, aesthetic, and spiritual aspects.
    seimbang meliputi aspek intelektual, emosional,
    fisik, sosial, estetika, dan spiritual.




                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   35
Page 36
                                                                    Sekolah Terpadu Sedaya Bintang, Summarecon Bandung




 Rantai Nilai dan Pasok
 Value and Supply Chains                                                                                [2-6] [E.4]

 Summarecon bermitra dengan beragam pemangku           Summarecon partners with various stakeholders,
 kepentingan, mulai dari pemasok hingga tenant,        from suppliers to tenants, along the value chain of
 di sepanjang rantai nilai dari produk dan aktivitas   its products and business activities. The Company
 bisnisnya. Perusahaan membagi para pemangku           divides the stakeholders in the value and supply
 kepentingan dalam rantai nilai dan pasok ke dalam     chain into 2 (two) categories, namely:
 2 (dua) kategori, yaitu


 •   Rantai hulu (upstream) terdiri dari berbagai      •   Upstream       chain,   consisting   of   various
     pemangku      kepentingan     yang    terlibat        stakeholders involved in various development
     dalam    berbagai    proyek  pengembangan             projects carried out by contractors and
     yang dikerjakan oleh para kontraktor dan              consultants with the assistance of suppliers
     konsultan dengan bantuan pemasok dan                  and development agents. Each stakeholder
     para agen pengembang. Setiap pemangku                 contributes to the value chain created by the
     kepentingan berkontribusi pada rantai nilai           Company through its products and business
     yang diciptakan oleh Perusahaan lewat produk          activities so that they are ready to be delivered
     dan aktivitas bisnisnya sehingga siap untuk           to consumers.
     dipindahtangankan kepada konsumen.




      Laporan Keberlanjutan 2025
36    Sustainability Report 2025
Page 37
Pemangku        Unit Bisnis Terkai                    Hubungan Pemangku                      Frekuensi
Kepentingan     Related Business Unit                 Kepentingan dengan                     Hubungan Bisnis
Stakeholder                                           Aktivitas Perusahaan                   Frequency of
                                                      Stakeholder Relations                  Business Relations
                                                      with
                                                      Company Activities

Pemilik Tanah   Pengembangan Properti                 Memiliki tanah yang akan               Berbasis proyek yang
Land owner      Property Development                  dibeli oleh Perusahaan                 akan dikembangkan
                                                      untuk dikembangkan.                    Based on the project to
                                                      Pemilik tanah bisa berupa              be developed
                                                      pribadi, organisasi, maupun
                                                      pemerintah.

                                                      Owning land that will be
                                                      purchased by the Company
                                                      for development. Landowners
                                                      can be individuals,
                                                      organizations or the
                                                      government.

Pemerintah      Pengembangan Properti,                Memberikan izin yang                   Berbasis proyek yang
Government      Investasi dan Manajemen               dibutuhkan oleh Perusahaan             akan dikembangkan
                Properti                              untuk melakukan usahanya               Based on the project to
                Property Development,                 dalam membangun suatu                  be developed
                Investment Property                   proyek dan/atau dalam
                                                      melaksanakan kegiatan.

                                                      Contoh: Izin Mendirikan
                                                      Bangunan (IMB), izin
                                                      Analisa Mengenai Dampak
                                                      Lingkungan (AMDAL), dan
                                                      lain-lain.

                                                      Granting permits required
                                                      by the Company to carry out
                                                      its business in building a
                                                      project and/or in carrying out
                                                      activities.

                                                      Example: Building
                                                      Construction Permit (IMB),
                                                      Environmental Impact
                                                      Analysis Permit (AMDAL), etc.


Konsultan       Pengembangan Properti                 Memberikan jasa berupa                 Berbasis proyek yang
Consultants     Property Development                  saran, solusi dan konsultasi           akan dikembangkan
                                                      berdasarkan pengetahuan                Based on the project to
                                                      dan pengalaman yang                    be developed
                                                      dimilikinya kepada
                                                      Perusahaan untuk
                                                      membantu Perusahaan
                                                      mencapai tujuannya.

                                                      Contoh: konsultan desain
                                                      interior dan eksterior,
                                                      struktur, animasi, dan lain-
                                                      lain.

                                                      Providing services in the
                                                      form of advice, solutions and
                                                      consultations based on their
                                                      knowledge and experience
                                                      to the Company to help the
                                                      Company achieve its goals.

                                                      Example: consultants for
                                                      interior and exterior design,
                                                      structure, animation, etc.




                              50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                       50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   37
Page 38
     Pemangku                    Unit Bisnis Terkai        Hubungan Pemangku                 Frekuensi
     Kepentingan                 Related Business Unit     Kepentingan dengan                Hubungan Bisnis
     Stakeholder                                           Aktivitas Perusahaan              Frequency of
                                                           Stakeholder Relations             Business Relations
                                                           with
                                                           Company Activities
     Kontraktor                  Pengembangan Properti     Membantu Perusahaan               Berbasis proyek yang
     Contractors                 Property Development      dalam menyelesaikan proyek        akan dikembangkan
                                                           konstruksi dengan tepat           Based on the project to
                                                           waktu dan kualitas yang           be developed
                                                           baik sesuai dengan kontrak,
                                                           standar keselematan,
                                                           dan kepatuhan terhadap
                                                           peraturan-peraturan yang
                                                           ada.

                                                           Contoh: kontraktor
                                                           pembuatan jalan dan
                                                           jembatan, kontraktror
                                                           rumah, kontraktor taman,
                                                           dan lain-lain.

                                                           Providing services in the form
                                                           of advice, solutions and
                                                           consultations based on their
                                                           knowledge and experience
                                                           to the
                                                           Company to help the
                                                           Company achieve its goals.

                                                           Example: consultants for
                                                           interior and exterior design,
                                                           structure, animation, etc.
     Pemasok                     Pengembangan Properti,    Menyediakan barang                Jangka panjang dan
     Suppliers                   Investasi dan Manajemen   material yang dibutuhkan          berkesinambungan
                                 Properti                  oleh Perusahaan dalam             Long term and ongoing
                                 Property Development,     menjalankan usaha/
                                 Investment Property       aktivitasnya.

                                                           Contoh: memasok besi, baja,
                                                           beton, dan lain-lain.

                                                           Providing the materials
                                                           needed by the Company in
                                                           carrying out its business/
                                                           activities.

                                                           Example: supplying iron, steel,
                                                           concrete, etc.
     Lembaga Keuangan            Pengembangan Properti,    Membantu menyediakan              Berbasis proyek yang
     Financial Institutions      Investasi dan Manajemen   dana yang dibutuhkan              akan dikembangkan
                                 Properti                  oleh Perusahaan untuk             Based on the project to
                                 Property Development,     membiayai proyek ataupun          be developed
                                 Investment Property       membantu konsumen untuk
                                                           membeli produk yang dijual
                                                           Perusahaan.

                                                           Contoh: bank dan lembaga
                                                           pembiayaan lain.

                                                           Help provide the funds
                                                           needed by the Company
                                                           to finance projects or help
                                                           consumers to buy products
                                                           sold by the Company.

                                                           Example: banks and other
                                                           financial institutions.




         Laporan Keberlanjutan 2025
38       Sustainability Report 2025
Page 39
    Pemangku             Unit Bisnis Terkai                       Hubungan Pemangku                    Frekuensi
    Kepentingan          Related Business Unit                    Kepentingan dengan                   Hubungan Bisnis
    Stakeholder                                                   Aktivitas Perusahaan                 Frequency of
                                                                  Stakeholder Relations                Business Relations
                                                                  with
                                                                  Company Activities
    Agent                Pengembangan Properti                    Membantu Perusahaan                  Berdasarkan kontrak
    Agents               Property Developmen                      untuk memasarkan rumah               antara kedua pihak
                                                                  kepada konsumen sesuai               Based on the contract
                                                                  rencana dan perjanjian yang          between the two
                                                                  telah disepakati.                    parties

                                                                  Helping the Company to
                                                                  market houses to consumers
                                                                  according to agreed plans
                                                                  and agreements.


    Notaris              Pengembangan Properti                    Pejabat publik yang                  Berdasarkan kejadian
    Notaries             Property Developmen                      membantu Perusahaan                  bisnis (seperti
                                                                  dalam membuat,                       pembelian tanah)
                                                                  menandatangani dan                   Based on business
                                                                  mengesahkan berbagai                 events (such as land
                                                                  dokumen baik untuk                   purchases)
                                                                  memperoleh tanah
                                                                  maupun untuk menjual
                                                                  atau menyewakan produk
                                                                  Perusahaan

                                                                  Public officials who assist
                                                                  the Company in preparing,
                                                                  signing and validating various
                                                                  documents both to acquire
                                                                  land and to sell or rent
                                                                  Company products.




    Outsourcing          Pengembangan Properti,                   Membantu Perusahaan                  Jangka panjang dan
    Outsourcing          Investasi dan Manajemen                  dengan menyediakan                   berkesinambungan
                         Properti                                 tenaga kerja untuk                   Long term and ongoing
                         Property Development,                    melakukan fungsi atau
                         Investment Property                      tugas tertentu yang
                                                                  dibutuhkan sesuai scope
                                                                  dan keahliannya, berdasar
                                                                  perjanjian yang telah
                                                                  disepakati.

                                                                  Helping the Company by
                                                                  providing the manpower to
                                                                  carry out certain functions
                                                                  or tasks required according
                                                                  to their scope and expertise,
                                                                  based on pre-agreed
                                                                  contracts..


•      Rantai hilir (downstream) terdiri dari berbagai        •     Downstream chain, consisting of various
       pemangku kepentingan yang terlibat dalam                     stakeholders involved in property buying and
       layanan pembelian dan penyewaan properti,                    rental services, as well as visitors of shopping
       sekaligus pengunjung pusat perbelanjaan. Para                centers. These stakeholders create value in the
       pemangku kepentingan ini menciptakan nilai                   Company’s activities and products by enabling
       pada aktivitas dan produk Perusahaan dengan                  products to be readily purchased or rented and
       memampukan produk untuk siap dibeli atau                     enjoyed by customers.
       disewa, serta dinikmati oleh pelanggan.




                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   39
Page 40
 Pemangku                    Unit Bisnis Terkai         Hubungan Pemangku                Frekuensi
 Kepentingan                 Related Business Unit      Kepentingan dengan               Hubungan Bisnis
 Stakeholder                                            Aktivitas Perusahaan             Frequency of
                                                        Stakeholder Relations            Business Relations
                                                        with
                                                        Company Activities


 Pembeli Properti            Pengembangan Properti      Membeli produk Perusahaan        Berbasis kejadian
 Property Buyers             Property Developmen        yang rumah, ruko,                bisnis (seperti
                                                        apartemen, atau kavling,         pembelian rumah)
                                                        untuk ditinggali/dijadikan       Event-based business
                                                        tempat usaha.                    (such as buying a
                                                                                         house)
                                                        Purchasing Company
                                                        products that are houses,
                                                        shophouses, apartments, or
                                                        plots, to live in/be used as a
                                                        place of business.

 Penyewa Properti            Pengembangan Properti      Menyewa properti dari            Berdasarkan kontrak
 Property Tenants            Property Developmen        Perusahaan yang berupa           antara kedua pihak
                                                        apartemen, rumah, ruko,          Based on the contract
                                                        kavling, atau gedung             between the two
                                                        perkantoran.                     parties

                                                        Renting property from the
                                                        Company in the form of
                                                        apartments, houses, shop
                                                        houses, plots, or office
                                                        buildings.
 Pengunjung                  Investasi dan Manajemen    Mendatangi pusat                 Berdasarkan kejadian
 Visitors                    Properti                   perbelanjaan atau mall           (seperti kunjungan ke
                             Investment Property        yang dimiliki dan dikelola       pusat perbelanjaan)
                                                        Perusahaan untuk berbagai        Event-based (such as
                                                        tujuan.                          visiting a shopping
                                                                                         center)
                                                        Contoh: makan, nonton film,
                                                        berbelanja, dan lain-lain

                                                        Visiting shopping centers or
                                                        malls owned and managed
                                                        by the Company for various
                                                        purposes.

                                                        Example: dining, watching
                                                        movies, shopping, etc.
 Tenant                      Investasi dan Manajemen    Menyewa area pusat               Berdasarkan kontrak
 Tenants                     Properti                   perbelanjaan atau mall           antara kedua pihak
                             Investment Property        dalam jangka waktu               Based on the contract
                                                        tertentu untuk kebutuhan         between the two
                                                        bisnis mereka.                   parties

                                                        Renting a shopping center or
                                                        mall area for a certain period
                                                        of time for their business
                                                        needs.



 Keterangan:                                           Notes:
 Seluruh pemangku kepentingan di rantai hulu dan       All stakeholders in the upstream and downstream
 hilir berada di wilayah Indonesia.                    chains are in the territory of Indonesia.




     Laporan Keberlanjutan 2025
40   Sustainability Report 2025
Page 41
Cluster Ardea, Summarecon Serpong



                                    50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                             50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   41
Page 42
 Wilayah Operasional
 Operational Area                                                                      [2-1] [C.3.d]




 Kantor Pusat, Pemasaran, dan Proyek
 Head Office, Marketing and Project                                                      [2-1] [C.2]



                                      Kantor Pusat Head Office
                                      Plaza Summarecon
                                      Jl. Perintis Kemerdekaan No. 42, Jakarta 13210
                                      Telp     : (62)-21-4714567. (62)-21-4892107
                                      Email : corp_secretary@summarecon.com




     Laporan Keberlanjutan 2025
42   Sustainability Report 2025
Page 43
Summarecon Kelapa Gading
Plaza Summarecon
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 42, Jakarta 13210
Telp     : (62)-21-4714567. (62)-21-4892107
Web      : www.summareconkelapagading.com

Summarecon Bekasi
Plaza Summarecon Bekasi
Jl. Bulevar Ahmad Yani Blok M, Bekasi 17142
Telp     : (62)-21-8866 666
Email : info_sb@summarecon.com
Web      : www.summareconbekasi.com

Summarecon Serpong
Plaza Summarecon Serpong
Jl. Boulevard Gading Serpong Blok M5 No.3, Tangerang 15810
Telp     : (62)-21-5421 0008
Email : marketing.ss@summarecom.com
Web      : www.summareconserpong.com

Summarecon Bandung
Plaza Summarecon Bandung
Jl. Bulevar Barat, No. 75-89, Kota Bandung, 40294
Telp     : (62) 22 8730 1588
Email : admin_sbd@summarecon.com
Web      : www.summareconbandung.com


Summarecon Crown Gading
Marketing Gallery Summarecon Crown Gading
Jl. Bulevar Selatan Blok A No.001
Kelurahan Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi 17215
Telp     : (62)-21-8899 8899
Email : marketing_scg@summarecon.com
Web      : www.summareconcrowngading.com


Summarecon Emerald Karawang
Marketing Gallery Summarecon Emerald Karawang
Jl. Bulevar Summarecon Emerald Blok A Kav. 1, Karawang 41371
Telp     : (62)-267-840 2888
Email : admin_sekar@summarecon.com
Web      : www.summareconkarawang.com


Summarecon Mutiara Makassar
Marketing Gallery Summarecon Mutiara Makassar
Jl. Rainbow Boulevard Exit Tol Ir. Sutami KM 8, Makassar 90243
Telp     : (62)-411-483 0888
Email : info_smm@summarecon.com
Web      : www.summareconmutiara.com

Summarecon Bogor
Marketing Gallery Summarecon Bogor
Jl. Summarecon Bogor Boulevard Utama, Bogor 16710
Telp   : (62)-811-887 0388
Email : marketingsb@summarecon.com
Web    : www.summareconbogor.com


Summarecon Tanggerang
Marketing Gallery Summarecon Tanggerang
JJl. Bulevar Raya BLR 001 Kabupaten Tangerang 15810
Telp     : (62)-878-8452-8888




 50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
          50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   43
Page 44
 Skala Usaha
 Business Scale                                                                                                         [C.3.a] [C.3.b]


 Summarecon memiliki skala usaha yang dapat dilihat                     Summarecon has a business scale that can be
 berdasarkan total aset, kewajiban, pendapatan, dan                     identified by total assets, liabilities, revenue, and
 jumlah karyawan, sebagai berikut:                                      number of employees, as follows:
     2023           2024            2025


                       Total aset (miliar Rupiah)                                              Total kewajiban (miliar Rupiah)
                       Total assets (billion Rupiah)                                           Total liabilities (billion Rupiah)


                                                             31,168                                                                 18,865

                                                             33,534                                                                 19,702

                                                             38,343                                                                 22,338




                       Total pendapatan bersih (miliar Rupiah)                                 Jumlah karyawan (orang)
                       Total revenue (billion Rupiah)                                          Total employees (person)

                                                             6,659                                                                  4,356

                                                             10,623                                                                 4,222

                                                             8,767                                                                  4,163




 Informasi rinci terkait komposisi karyawan dapat                       Detailed information about the composition of
 dilihat dalam Pilar 4 – Pengembangan Kompetensi                        employees can be found in Pillar 4 – Competency
 dan Kesejahteraan Karyawan.                                            Development and Employee Welfare.



 Kepemilikan Saham
 Share Ownership                                                                                                                    [C.3.c]


 Summarecon memiliki               komposisi           kepemilikan      The share ownership in Summarecon is as follows:
 saham sebagai berikut:
                                                       Pemegang Saham Perusahaan
                                                       Company Shareholders
                                                       Pemegang Saham
                                                       Shareholders


                                                       PT Semarop Agung                         Liliawati Rahardjo
                                                       Jumlah Saham
                                                       Total Shares         35,7%               Jumlah Saham
                                                                                                Total Shares            5,7%
                                                       5,894,627,316                            933,000,036


                                                       Pemegang saham lainnya dengan
                                                       kepemilikan <5%
                                                                                                Total
                                                                                                Total                   100,0%
                                                       Other shareholders with <5% ownership
                                                       Jumlah Saham
                                                                                                16,508,568,358
                                                       Total Shares
                                                                            58,6%
                                                       9,680,941,006



 Rincian lebih mendalam tentang pemegang saham perusahaan dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2025.
 For a more comprehensive overview of company shareholders please refer to the 2025 Annual Report


      Laporan Keberlanjutan 2025
44    Sustainability Report 2025
Page 45
                                                                                          Keanggotaan pada Asosiasi
[2-28] [C.5]                                                                                                 Association Membership


Perusahaan ikut berpartisipasi dalam berbagai                               The Company participates in various industry
keanggotaan asosiasi industri yang berkaitan                                association     memberships   related  to     the
dengan penerapan keuangan yang berkelanjutan                                implementation of sustainable finance as listed in
seperti tercantum dalam daftar berikut ini:                                 the following list:


1.  Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia                               1.  Indonesian Real Estate Association (REI)
    (REI)                                                                   2.  Indonesia Chamber of Commerce and Industry
2. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN)                                  (KADIN)
3. Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia                               3. Indonesia Shopping Center Association (APPBI)
    (APPBI)                                                                 4. The Indonesian Employers Association (APINDO)
4. Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)                                    5. Indonesian Hotel and Restaurant Association
5. Asosiasi Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia                              (PHRI)
    (PHRI)                                                                  6. Indonesian Public Listed Companies Association
6. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)                                              (AEI)
7. Federasi Real Estate Indonesia (FIABCI)                                  7. International Real Estate Federation (FIABCI)
8. Jakarta Property Club (JFC)                                              8. Jakarta Property Club (JFC)
9. Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah                                     9. Indonesian Flat Residents Association (P3RSI)
    Susun Indonesia (P3RSI)                                                 10. Indonesian Green Building Council Founder
10. Perusahaan Pendiri Green Building Council                                   Company
    Indonesia




Cluster Onyx Residence, Summarecon Mutiara Makassar



                                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   45
Page 46
 Penghargaan dan Sertifikasi
 Award and Certifications

 Summarecon meraih beberapa penghargaan yang         Summarecon won several awards             related   to
 terkait dengan isu Keberlanjutan pada tahun 2025,   Sustainability issues in 2025, such as:
 yaitu:


 Summarecon Serpong

 PropertyGuru Asia Property
 Awards 2025
 •   WINNER for Best Eco Friendly
     Commercial Development Asia :
     Teras Lakon by Summarecon Group


 PropertyGuru Indonesia Property
 Awards 2025
 •   WINNER for Best Nature
     Integrated Development : The
     Hood at Summarecon Serpong by
     Summarecon Group Summarecon
     GroupThe Hood
 •   WINNER for Best Eco Friendly
     Commercial Development : Teras
     Lakon by Summarecon Group




 Summarecon Bandung

 PropertyGuru Indonesia Property
 Awards 2025
 •   WINNER for Best Eco Friendly Commercial
     Development : Summarecon Bandung by
     Summarecon Group




 Summarecon Mutiara Makassar

 PropertyGuru Indonesia Property
 Awards 2025
 •   Best High End Housing Architectural
     Design HIGHLY COMMENDED: The Morizen
     at Summarecon Mutiara Makassar by
     Summarecon Group & Sumitomo Forestry




 Summarecon Karawang

 PropertyGuru Indonesia Property
 Awards 2025
 •   Best Affordable Housing Development
     (Greater Indonesia) WINNER: Sevanti at
     Summarecon Karawang by Summarecon
     Group


      Laporan Keberlanjutan 2025
46    Sustainability Report 2025
Page 47
Summarecon Bandung



                     50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                              50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   47
Page 48
                                  Summarecon Mall Serpong

     Laporan Keberlanjutan 2025
48   Sustainability Report 2025
Page 49
Summarecon menerapkan tata kelola perusahaan               Summarecon       consistently     and    continuously
secara     konsisten    dan    berkesinambungan.           implements corporate governance. The Company
Perusahaan berkomitmen untuk menjalankan                   is committed to implementing good corporate
tata kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate           governance (GCG) in accordance with the principles
Governance/GCG) sesuai dengan prinsip-prinsip              of transparency, accountability, responsibility,
transparansi,   akuntabilitas, tanggung      jawab,        independence and fairness. We believe that by
independensi, dan keadilan. Kami meyakini bahwa            applying these principles in our operational activities,
dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam           we can improve the Company’s performance and
aktivitas operasional, kami dapat meningkatkan             create added value for our stakeholders.
kinerja Perusahaan serta menciptakan nilai tambah
bagi pemangku kepentingan.


                                                Struktur Tata Kelola Umum Perusahaan
[2-9] [2-11]                                              General Governance Structure of the Company




                                  Internal Audit



                                  Corporate Secretary                                   Investor Relations

 Audit Committee
                                                                                        • Legal
                                                                                        • Security
 Lexy Arie Tumiwa                 Risk Management
                                                                                        • Procurement
 Ir. Ge Lilies Yamin                                                                    • Organization Development
 Leo A. Mancianno
                                  Business Development

                                                                                        • Financial
                                  Corporate Services                                    • Accounting
 Board of Commissioners                                                                 • Taxation
                                                                                        • Information Technology
 Ir. Soetjipto Nagaria
                                  Corporate Communications
 Harto Djojo Nagaria
                                                                                        • Planning, Design & Development
 Hendri Rahardja                                                                        • Licensing & Permits
 Drs. H. Edi Darnadi                                                                    • Land Administration
                                  Finance & Accounting
                                                                                        • Quantity Surveyor
 Lexy Arie Tumiwa                                                                       • Designated Project
 Ir. Ge Lilies Yamin                                                                    • Corporate Engineering
                                  Technical & Projects

                                                                                        • Planning, Design & Development
                                                                                        • Licensing & Permits
 Board of Directors                                                                     • Land Acquisition & Administration
                                  Property Development                                  • Marketing
                                                                                        • Operations
 Adrianto Pitoyo Adhi                                                                   • Finance & Accounting
 Liliawati Rahardjo               Retail Property Management
 Soegianto Nagaria                                                                      • Leasing
 Herman Nagaria                                                                         • Operations
                                                                                        • Marketing
 Sharif Benyamin                                                                        • Engineering
 Lydia Tjio                                                                             • Human Resources
                                                                                        • Finance & Accounting
 Nanik Widjaja
 Jason Lim
                                                                                        • Community Club
                                                                                        • Hotels
                                  Leisure, Hospitality & Others                         • Hospital (CSR Project)
                                                                                        • Property Management
                                                                                        • Education Business




Berdasarkan struktur organisasi diatas, terlihat           Based on the organizational structure above, it can
bahwa tidak ada Dewan Komisaris yang merangkap             be seen that there are no Board of Commissioners
jabatan sebagai Direksi. Informasi lengkap tentang         who hold concurrent positions as Directors. Detailed
tata kelola umum Perusahaan dapat dilihat dalam            information on the Company’s general governance
Laporan Tahunan 2025.                                      structure can be viewed in the 2025 Annual Report.


                                     50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                              50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   49
Page 50
 Kebijakan dan Komite Nominasi dan Remunerasi
 The Policies and The Committee of Nomination and Remuneration                       [2-10] [2-19] [2-20]


 Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan        Pursuant to the Financial Services Authority
 Nomor 34/ POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi      Regulation Number 34/ POJK.04 / 2014 on the
 dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik        Nomination and Remuneration Committee of
 (selanjutnya disebut “POJK 34”), khusus Pasal       Issuers or Public Companies (hereinafter referred
 20 POJK 34, yaitu dalam rangka penerapan            to as “POJK 34”), specifically Article 20 of POJK 34,
 prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good      namely in the framework of applying the principles
 Corporate Governance) dan mendukung efektivitas     of good corporate governance (Good Corporate
 pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi dan    Governance) and supporting the effectiveness of the
 Dewan Komisaris, Perusahaan wajib membentuk         implementation of the duties and responsibilities
 komite Nominasi dan Remunerasi.                     of the Directors and the Board of Commissioners,
                                                     Company is required to form a Nomination and
                                                     Remuneration committee.

 Perusahaan tidak membentuk komite Nominasi          Where Company do not form a Nomination and
 dan Remunerasi Berdasarkan POJK Nomor 34/           Remuneration Committee, then pursuant to POJK
 POJK.04/2014 Bab III Pasal 11 mengenai dalam hal    Regulation Number 34 /POJK.04 / 2014 Chapter
 tidak dibentuk komite nominasi dan Remunerasi,      III Article 11, the Nomination and Remuneration
 prosedur Nominasi dan Remunerasi sebagaimana        procedure as referred to in Article 9 and Article 10
 dimaksud dalam pasal 9 dan pasal 10 ayat 1 wajib    paragraph 1 of the Regulation must be carried out by
 dijalankan oleh Dewan Komisaris.                    the Board of Commissioners.

 Berdasarkan regulasi di atas, Perusahaan membuat    Based on the regulations above, the Company of the
 Pedoman Pelaksanaan Fungsi Nominasi dan             Nomination and Remuneration Functions, described
 Remunerasi yang dijelaskan secara rinci dalam       in details in the 2025 Annual Report.
 Laporan Tahunan 2025.




 Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola Tertinggi
 Evaluation of The Performance of The Highest Governance Body                                      [2-18]


 Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
 Performance Assessment of the Board of Commissioners

 Perusahaan melakukan penilaian kinerja Dewan        The Company conducts a collegial performance
 Komisaris secara kolegial melalui mekanisme         assessment of the Board of Commissioners through
 mandiri setiap tahunnya berdasarkan atas tingkat    an independent mechanism every year based on
 pencapaian Perusahaan dibandingkan dengan           the level of achievement of the Company compared
 target (Key Performance Indicator/KPI) yang telah   to the agreed target (Key Performance Indicator/
 disepakati. Penilaian kinerja Dewan Komisaris       KPI). The performance assessment of the Board
 dilakukan dengan mempertimbangkan tugas dan         of Commissioners is carried out by considering
 tanggung jawab Dewan Komisaris sesuai dengan        the duties and responsibilities of the Board of
 peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar        Commissioners in accordance with prevailing
 Perusahaan dan kebijakan Perusahaan.                laws and regulations, the Company’s Articles of
                                                     Association and Company policies.

 Penilaian kinerja Dewan Komisaris secara kolegial   The collegial performance assessment of the Board
 dilakukan berdasarkan kriteria-kriteria penilaian   of Commissioners is carried out based on the
 sebagai berikut:                                    following assessment criteria:

 •   Struktur dan komposisi Dewan Komisaris.         •   Structure and composition of the Board of
 •   Pelaksanaan     pengawasan      strategi dan        Commissioners.
     pengelolaan Perusahaan.                         •   Implementation of oversight of the Company’s
 •   Pencapaian kinerja Perusahaan dibandingkan          strategy and management.
     dengan target yang telah ditetapkan.            •   Achievement of the Company’s performance
 •   Penerapan manajemen risiko dan pengendalian         compared to the set targets.
     internal Perusahaan.                            •   Application of risk management and internal
 •   Penerapan Good Corporate Governance.                control of the Company.
                                                     •    Implementation of Good Corporate Governance.

      Laporan Keberlanjutan 2025
50    Sustainability Report 2025
Page 51
Hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris tersebut            The results of the performance appraisal for the
disampaikan kepada Komisaris Utama dan evaluasi             Board of Commissioners are submitted to the
akhir dari hasil penilaian kinerja tersebut akan            President Commissioner and the final evaluation
dilakukan oleh Komisaris Utama. Hasil evaluasi akhir        of the results of the performance appraisal will be
dari hasil penilaian kinerja anggota Dewan Komisaris        carried out by the President Commissioner. The
menjadi bahan pertimbangan dalam memberikan                 results of the final evaluation of the performance
arahan untuk meningkatkan efektivitas kinerja               appraisal results for members of the Board of
Dewan Komisaris dan merupakan salah satu dasar              Commissioners will be taken into consideration in
pertimbangan untuk mengangkat kembali anggota               providing direction to improve the effectiveness of
Dewan Komisaris dan untuk menyusun struktur                 the performance of the Board of Commissioners and
remunerasi Dewan Komisaris.                                 is one of the basic considerations for reappointing
                                                            members of the Board of Commissioners and for
                                                            compiling the remuneration structure for the Board
                                                            of Commissioners.


Penilaian Kinerja Direksi
Performance Assessment of The Board of Directors

Perusahaan melakukan penilaian kinerja Direksi              The Company conducts a collegial performance
secara kolegial melalui mekanisme mandiri setiap            assessment of the Board of Directors through an
tahunnya berdasarkan atas tingkat pencapaian                independent mechanism every year based on the
Perusahaan dibandingkan dengan target (Key                  level of achievement of the Company compared
Performance Indicator/KPI) yang telah disepakati.           to the agreed target (Key Performance Indicator/
Penilaian kinerja Direksi dilakukan dengan                  KPI). The performance assessment of the Board of
mempertimbangkan tugas dan tanggung jawab                   Directors is carried out by considering the duties
Direksi sesuai dengan peraturan perundang-                  and responsibilities of the Board of Directors in
undangan, Anggaran Dasar Perusahaan dan                     accordance with prevailing laws and regulations,
kebijakan Perusahaan.                                       the Company’s Articles of Association and Company
                                                            policies.

Penilaian kinerja Direksi secara kolegial dilakukan         The collegial performance assessment of the Board
berdasarkan pencapaian secara keseluruhan yang              of Commissioners is carried out based on the
mencakup kriteria-kriteria sebagai berikut:                 following assessment criteria:

•   Pelaksanaan    strategi   dan   pengelolaan             •    Implementation of strategy and management
    Perusahaan.                                                  of the Company.
•   Efektivitas pencapaian target dan kinerja               •    Effectiveness of target achievement and
    keuangan.                                                    financial performance.
•   Fokus terhadap hubungan pemerintah, supplier,           •    Focus on government relations, suppliers,
    pelanggan, dan tenaga kerja.                                 customers, and workforce.
•   Kepemimpinan       dan    tanggung    jawab             •    Leadership and social responsibility.
    kemasyarakatan.                                         •    Implementation of Good Corporate Governance.
•   Penerapan Good Corporate Governance.

Hasil penilaian kinerja Direksi tersebut disampaikan        The results of the performance appraisal for the
kepada Dewan Komisaris dan evaluasi akhir dari              Board of Directors are submitted to the Board of
hasil penilaian kinerja tersebut akan dilakukan             Commissioners and the final evaluation of the
oleh Komisaris Utama. Hasil evaluasi akhir dari             results of the performance appraisal will be carried
hasil penilaian kinerja anggota Direksi menjadi             out by the President Commissioner. The results of
bahan pertimbangan dalam memberikan arahan                  the final evaluation of the results of the performance
untuk meningkatkan efektivitas kinerja Direksi dan          appraisal of members of the Board of Directors will
merupakan salah satu dasar pertimbangan Dewan               be taken into consideration in providing direction
Komisaris untuk mengangkat kembali anggota                  to improve the effectiveness of the performance
Direksi dan untuk menyusun struktur remunerasi              of the Board of Directors and is one of the basic
Direksi.                                                    considerations for the Board of Commissioners to
                                                            reappoint members of the Board of Directors and to
                                                            formulate the remuneration structure for the Board
                                                            of Directors.




                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   51
Page 52
 Struktur Tata Kelola Keberlanjutan
 Sustainability Governance Structure                                                         [2-12] [E.1]




                                                           Director
                                                           (Supervisi)




                                                            Risk Management
                                                            (Ketua Komite)




         Public Relation                                                             Operational
              (Publikasi                                                             Support
         dan Pelaporan)                                                              (Kebijakan)




                                            Designated Project
                                               (Sekretariat)
     Corporate                                                                            Human
      Secretary                                                                           Resources
   (Koordinator                                                                           (Koordinator
Aspek Ekonomi)                                                                             Aspek Sosial)



                                                                                               CSR;
                                                                Engineering
                                                                Corporate                      Purchasing;
                                                                (Koordinator                   Security
                           Finance,                             Aspek
                           Accounting                           Lingkungan)
                           & Tax




                                                                Safety

     PIC Unit                                                                                PIC Unit




                                                PIC Unit




 Summarecon menetapkan struktur Tata Kelola Keberlanjutan yang khusus dibentuk untuk memantau,
 menangani, dan melaporkan dampak ESG yang muncul dari operasional perusahaan.

 Summarecon establishes a Sustainability Governance structure specifically formed to monitor, handle, and
 report on the ESG impacts arising from the Company’s operations.


        Laporan Keberlanjutan 2025
52      Sustainability Report 2025
Page 53
                                           Pemilihan Badan Tata Kelola Keberlanjutan
[2-13] [2-14]                                                    Selection of Sustainability Governance Body



Badan Tata Kelola Keberlanjutan Summarecon                   Summarecon’s Sustainability Governance Body was
dibentuk   berdasarkan    kesepakatan   Dewan                established based on an agreement by the Board of
Direksi, dengan     pemilihan   anggota  yang                Directors, with the selection of its members taking
mempertimbangkan kompetensi serta relevansi                  into account their competencies and the relevance
tugas dan fungsi mereka terhadap topik material              of their roles and responsibilities to the Company’s
ESG yang menjadi fokus Perusahaan.                           material ESG topics.

Struktur tata kelola keberlanjutan ini telah disetujui       This governance structure has been approved
oleh Dewan Komisaris dan diberikan wewenang                  by the Board of Commissioners and granted the
untuk menjalankan tugasnya dalam memastikan                  authority to ensure the effective implementation of
implementasi keberlanjutan secara efektif di seluruh         sustainability across all company operations.
operasional Perusahaan.




                                                Profil Anggota Tata Kelola Keberlanjutan
[2-12] [2-13] [2-14] [E.1]                                    Profile of Sustainability Governance Members



Penanggung jawab utama badan tata kelola                     The primary responsibility for the Sustainability
keberlanjutan dipercayakan kepada Bapak Jason                Governance Body is held by Mr. Jason Lim, who
Lim yang juga menjabat sebagai Direktur untuk                also serves as Director of Technical and Projects at
Teknis dan Proyek di Summarecon, sekaligus menjadi           Summarecon, representin Management within
perwakilan dari Manajemen dalam struktur tata                the sustainability governance structure. The
kelola keberlanjutan. Sementara itu, penanggung              responsibility for preparing the Sustainability Report
jawab     penyusunan     Laporan      Keberlanjutan          is entrusted to Mr. Gian Ricky, who also serves as
dipercayakan kepada Bapak Gian Ricky, yang juga              Head of Risk Management at Summarecon. The
menjabat sebagai Head of Risk Management di                  Sustainability Governance Body is supported by
Summarecon. Dalam pelaksanaannya, badan tata                 members from various functions and business units,
kelola keberlanjutan didukung oleh anggota dari              aligned with the Company’s material ESG topics.
berbagai fungsi dan unit bisnis sesuai dengan topik
material ESG yang menjadi fokus Perusahaan.

Seluruh anggota Badan Tata Kelola Keberlanjutan              All members plan to hold regular internal meetings,
berencana mengadakan rapat internal secara rutin,            scheduled once every four months or as needed, to
yang dijadwalkan satu kali setiap empat bulan                monitor and evaluate the Company’s sustainability
atau pada waktu tertentu jika diperlukan untuk               performance.
memantau dan mengevaluasi kinerja Keberlanjutan.

Dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan, Badan                During the preparation of the Sustainability Report,
Tata Kelola Keberlanjutan melaporkan seluruh proses          the Sustainability Governance Body is required to
penyusunan serta isi Laporan Keberlanjutan kepada            report the process and content of the report to
Manajemen minimal melalui dua kali pertemuan.                Management through at least two meetings. The
Pertemuan pertama membahas mengenai informasi                first meeting reviews the draft content, while the
yang tertuang dalam draf Laporan Keberlanjutan               second meeting aims to provide final approval of the
yang sedang disusun, sedangkan pertemuan kedua               report’s contents.
bertujuan untuk memberikan persetujuan akhir
terhadap konten Laporan Keberlanjutan.




                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   53
Page 54
      Direktur Director
 Peran | Role
 Supervisi | Supervision

 Penanggung Jawab | Person in Charge
 Jason Lim

 Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
 1. Memastikan dukungan penuh, keterlibatan, dan kepemimpinan dari Dewan Direksi dan
    Manajemen Senior terhadap keseluruhan pengelolaan program Keberlanjutan.
 2. Mengawasi penyusunan dan memberikan persetujuan akhir terhadap Laporan Keberlanjutan.
 3. Mengawasi efektivitas pelaksanaan program Keberlanjutan yang sedang dan akan dilakukan.
 4. Memberikan saran dan arahan terkait isu Keberlanjutan (ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata
    kelola) yang dapat berdampak pada tujuan jangka panjang Perusahaan.
 1. Ensuring full support, involvement and leadership from the Board of Directors and Senior
    Management for the overall management of Sustainability programs.
 2. Supervising the preparation and provide final approval of the Sustainability Report.
 3. Overseeing the effectiveness of the implementation of Sustainability programs that are being
    and will be carried out.
 4. Providing advice and directions regarding Sustainability issues (economic, environmental,
    social, and governance) that may impact the Company’s long-term goals.




      Manajemen Risiko Risk Management
 Peran | Role
 Ketua Komite | Committee Chairperson

 Penanggung Jawab | Person in Charge
 Gian Ricky

 Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
 1. Menyusun strategi program Keberlanjutan sesuai dengan arahan Manajemen Senior, serta
    visi, misi, dan tujuan Perusahaan.
 2. Merencanakan, meninjau, memantau, serta menyetujui dan memimpin proses pembuatan
    Laporan Keberlanjutan.
 3. Memantau implementasi program Keberlanjutan secara keseluruhan agar sesuai dengan
    target yang telah direncanakan.
 4. Berkoordinasi dengan fungsi-fungsi yang terkait dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan.
 1.    Developing a Sustainability program strategy in accordance with the directions of the Senior
       Management, as well as the vision, mission and objectives of the Company.
 2.    Planning, reviewing, monitoring, as well as approving and leading the process of preparing
       the Sustainability Report.
 3.    Monitoring the overall implementation of Sustainability programs to ensure their alignment
       with the planned targets.
 4.    Coordinating with related functions in preparing the Sustainability Report.




        Laporan Keberlanjutan 2025
54      Sustainability Report 2025
Page 55
                                                               Designated Project
Peran | Role
Sekretariat | Secretariat

Penanggung Jawab | Person in Charge
Dwi Putranto

Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
1. Memantau kemajuan pengumpulan data untuk setiap topik material dalam Laporan
   Keberlanjutan agar sesuai dengan tenggat waktu yang telah disepakati.
2. Melaporkan kemajuan pengumpulan data dan penyusunan Laporan Keberlanjutan kepada
   Ketua Komite dan Direktur secara berkala.
3. Berkoordinasi dengan setiap Koordinator Aspek untuk memeriksa kelengkapan dan
   kebenaran isi dari materi yang akan ditulis dalam Laporan Keberlanjutan, serta memantau
   implementasi program Keberlanjutan yang sedang dan akan dilakukan di lapangan.
4. Berkoordinasi dengan tim Publikasi dan Pelaporan untuk penyusunan Laporan Keberlanjutan.
5. Berkoordinasi dengan tim Kebijakan untuk menyusun dan melaksanakan kebijakan terkait
   isu-isu Keberlanjutan.
1.   Monitoring the progress of data collection for each material topic in the Sustainability Report
     to comply with the agreed deadline.
2.   Reporting the progress of data collection and preparation of the Sustainability Report to the
     Committee Chairperson and Director on a regular basis.
3.   Coordinating with each Aspect Coordinator to check the completeness and correctness of
     the contents of materials to be included in the Sustainability Report, as well as monitoring the
     implementation of Sustainability programs that are being and will be carried out in the field.
4.   Coordinating with the Publication and Reporting team for the preparation of the Sustainability
     eport.
5.   Coordinating with the Policy team to develop and implement policies related to Sustainability
     issues.



                                   Hubungan Masyarakat Public Relations
Peran | Role
Publikasi dan Pelaporan | Publication and Reporting

Penanggung Jawab | Person in Charge
Rulli Lazuardi

Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
1. Menyusun Laporan Keberlanjutan yang mencakup penulisan, konsep, desain, dan
   penerjemahan ke dalam Bahasa Inggris.
2. Melaporkan hasil penyusunan Laporan Keberlanjutan kepada Ketua Komite yang akan
   meninjau dan menyetujui konten Laporan sebelum diberikan kepada Direktur untuk
   persetujuan akhir.
3. Berkoordinasi dengan Sekretariat untuk data dan informasi yang dibutuhkan untuk
   penyusunan Laporan Keberlanjutan.
1.   Preparing the Sustainability Report which includes the writing, concept, design, and translation
     into English.
2.   Reporting the results of the preparation of the Sustainability Report to the Committee
     Chairperson who will review and approve the contents of the Report before being submitted
     to the Director for final approval.
3.   Coordinating with the Secretariat for the data and information needed for the preparation of
     the Sustainability Report.



                              50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                       50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   55
Page 56
      Operational Support
 Peran | Role
 Kebijakan | Policy

 Penanggung Jawab | Person in Charge
 Gian Ricky

 Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
 1. Berkoordinasi dengan Sekretariat dan Koordinator Aspek untuk menyusun kebijakan yang
    diperlukan untuk mendukung program Keberlanjutan.
 2. Mensosialisasikan dan memperbarui Kebijakan Keberlanjutan yang sudah dibuat secara
    berkala sesuai dengan perkembangan di lapangan.
 1. Coordinating with the Secretariat and Aspect Coordinator to formulate the necessary policies
    to support Sustainability programs.
 2. Disseminating and updating the Sustainability Policy that has been made on a regular basis
    according to developments in the field.




      Corporate Secretary, Corporate Engineering, Corporate Engineering, Corporate
      Engineering, dan Human Resources


 Peran | Role
 Koordinator Aspek untuk Isu Ekonomi, Lingkungan, dan Sosial
 Aspect Coordinator for Economic, Environmental, and Social Issues

 Penanggung Jawab | Person in Charge
 Lydia Tjio | Ekonomi Economic
 Medy Suteja | Lingkungan Environmental
 John Panra | Lingkungan Environmental
 Budi Utomo | Lingkungan Environmental
 Roeli Firman | Sosial Social

 Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
 1. Memantau kemajuan pengumpulan data dari setiap anggota tim agar sesuai dengan tenggat
    waktu yang telah disepakati.
 2. Meninjau dan melakuan validasi terhadap data dan informasi yang dikumpulkan dari Anggota
    Tim.
 3. Berkoordinasi dengan Anggota Tim untuk membahas program Keberlanjutan yang diusulkan
    oleh Anggota Tim untuk kemudian diimplementasikan secara nyata.
 4. Memantau implementasi program Keberlanjutan agar sesuai dengan target yang telah
    direncanakan.
 1.    Monitoring the progress of data collection from each team member to meet the agreed
       deadlines.
 2.    Reviewing and validating data and information collected from Team Members.
 3.    Coordinating with Team Members to discuss Sustainability programs proposed by Team
       Members to be implemented in practice.
 4.    Monitoring the implementation of Sustainability programs to ensure their alignment with the
       planned target.




        Laporan Keberlanjutan 2025
56      Sustainability Report 2025
Page 57
                 Penilaian dan Pemantauan Risiko Penerapan Keberlanjutan
[E.3]                                Sustainability Implementation Risk Assessment and Monitoring



Summarecon menyadari bahwa proses operasional                 Summarecon       realizes   that    the  Company’s
Perusahaan tidak terlepas dari risiko terkait                 operational processes are inseparable from risks
ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola yang             related to economic, environmental, social and
dapat berdampak signifikan pada kinerja jangka                 on the Company’s long-term performance and
panjang Perusahaan dan hubungan dengan para                   relationships with stakeholders. Through the risk
pemangku kepentingan. Melalui fungsi manajemen                management function, the Company manages risks
risiko, Perusahaan melakukan pengelolaan risiko               related to sustainability by identifying, analyzing,
terkait Keberlanjutan dengan mengidentifikasi,                 evaluating, and controlling these risks.
menganalisa, mengevaluasi, dan mengendalikan
risiko-risiko tersebut.

Pendekatan yang dipakai Perusahaan dalam                      The approach used by the Company in implementing
menerapkan manajemen risiko didasarkan pada                   risk management is based on the international
standar internasional Manajemen Risiko ISO                    standard Risk Management ISO 31000:2018. Risk
31000:2018. Pengelolaan risiko terkait Keberlanjutan          management related to Sustainability is an integral
merupakan bagian yang tidak terpisahkan                       part of overall risk management in the Company. In
dari pengelolaan risiko yang dilakukan secara                 its implementation, the risk management function
keseluruhan di Perusahaan. Dalam pelaksanaannya,              has also followed the directions from the Board of
fungsi manajemen risiko juga telah mengikuti arahan           Commissioners of the Financial Services Authority
dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan                  (OJK) for the risk management profession, in which
(OJK) kepada profesi manajemen risiko, dimana                 every company must take into account the risk of
setiap Perusahaan harus mempertimbangkan risiko               climate change in its risk management process.
perubahan iklim pada proses pengelolaan risikonya.

Pemantauan        terhadap    risiko    Keberlanjutan         Monitoring of Sustainability risk is carried out by the
dilakukan oleh Manajemen melalui mekanisme                    Management through a risk management reporting
pelaporan manajemen risiko, yang merupakan                    mechanism, which is a form of communication
bentuk komunikasi yang dimaksudkan untuk                      intended to inform stakeholders regarding the risks
menginformasikan para pemangku kepentingan                    faced by the Company and the effectiveness of
mengenai risiko yang dihadapi Perusahaan                      managing these risks. Risk management reporting
dan efektifitas dari pengelolaan risiko tersebut.              is made in a systematic, structured, comprehensive,
Pelaporan manajemen risiko dibuat dengan                      objective, clear and timely manner so it can serve
sistematis, terstruktur, komprehensif, objektif, jelas,       as a basis for stakeholders to make decisions. Based
dan tepat waktu sehingga dapat menjadi dasar bagi             on the risk management policy, reporting on the
para pemangku kepentingan untuk mengambil                     results of the risk assessment that has been carried
keputusan. Berdasarkan kebijakan manajemen                    out, and reporting regarding the effectiveness of
risiko, pelaporan mengenai hasil risk assesment yang          the implementation of risk management policies,
telah dilakukan, dan pelaporan terkait efektifitas             frameworks, and processes in the Company is
penerapan kebijakan, kerangka dan proses                      carried out on a quarterly basis or at any time in the
manajemen risiko di Perusahaan dilakukan setiap 3             event of a significant risk that needs to be followed
(tiga) bulan sekali atau sewaktu-waktu jika ada risiko        up immediately by the Management.
signifikan yang perlu dengan segera ditindaklanjuti
langsung oleh Manajemen.




                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   57
Page 58
 Pengembangan Kompetensi Keberlanjutan
 Sustainability Competency Development                                                                    [2-17] [E.2]


 Summarecon       berkomitmen        untuk     terus           Summarecon is committed to continuously
 mengembangkan         kompetensi      keberlanjutan           enhancing sustainability competencies through
 melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan,                 various activities, including trainings, seminars,
 seminar, dan program sertifikasi. Inisiatif ini                and certification programs. These initiatives aim to
 bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta                  strengthen the knowledge and skills of employees—
 keterampilan karyawan, khususnya anggota tata                 particularly   members     of  the     sustainability
 kelola keberlanjutan, dalam menerapkan praktik                governance body—in implementing sustainability
 keberlanjutan di lingkungan Perusahaan. Berikut               practices across the Company. The following
 adalah kegiatan pengembangan kompetensi                       sustainability competency development activities
 keberlanjutan yang telah diikuti pada tahun 2025:             were undertaken in 2025:


                            Judul Training/Seminar                      Penyelenggara                  Tanggal
     No
                             Training/ Seminar Title                      Organizers                    Dates

     1     Monitoring Banking Climate Risk Management
                                                               Asosiasi Emiten Indonesia         25 February 2025
           Policies and Scenario Analysis

     2     Webinar: Understanding Sustainability Reporting     Indonesia Stock Exchange
                                                                                                 20 March 2025
           Standards                                           Channel

     3     Exposure Draft Socialization
                                                               Ikatan Akuntan Indonesia          21 April 2025
           Sustainability Disclosure Standards
     4     The Role of Green Building to Achieve Net Zero      Green Building Council
                                                                                                 25 June 2025
           Emissions 2060 in Indonesia                         Indonesia
     5     Sustainability Counts : Integrating ESG Into the    Indonesia Stock Exchange
                                                                                                 02 July 2025
           Financial DNA                                       Channel
     6                                                         Institute of Certified
           Seminar Greenwashing in ESG Reporting                                                 24 July 2025
                                                               Sustainability Practitioners
     7     Joint Launch of Sustainability Disclosure
           Standards (SPK) on “SPK and Challenges
                                                               Ikatan Akuntan Indonesia          11 August 2025
           in Implementing Sustainable Financial
           Transformation”
     8     GHG Protocol in Practice                            Asosiasi Emiten Indonesia         20 August 2025
     9     Navigating the intersection of Sustainable          ASEAN Innovation Business
                                                                                                 20-21 Agustus 2025
           Growth, Business, & Technology                      Platform
     10    Socialization of the Rebranding of the Green        Green Building Council
                                                                                                 29 Agustus 2025
           Building Council Indonesia                          Indonesia
     11    IDX-GRI-AEI Seminar: GRI 102 & GRI 103: Climate
                                                               Asosiasi Emiten Indonesia         03 September 2025
           Change and Energy Topic Standards
     12    Strategizing for a Sustainable Future: IFRS         Karisman Consulting - Presgo
                                                                                                 14 October 2025
           Sustainability Standards and Digital Platforms      (Convene ESG)
     13    ACCA Indonesia Sustainability & ESG Forum with
           IDX Sustainable Finance & Green Investment:         Association of Chartered
                                                                                                 02 December 2025
           Unlocking Opportunities in Indonesia’s Transition   Certified Accountants
           Economy
     14    Deep Dive SPK: Translating Sustainability Risks
                                                               Ikatan Akuntan Indonesia          09 December 2025
           into Financial Impact
     15    Environmetal, Social, & Governance (ESG) Risk       Certified Risk Management          16-18 December
           Management                                          Specialist                        2025


 Pada tahun 2025, Summarecon mencatat capaian                  In 2025, Summarecon recorded a significant
 penting     dalam     pengembangan       kompetensi           achievement      in     developing       sustainability
 keberlanjutan melalui keberhasilan 1 (satu) karyawan          competencies through the success of one employee
 memperoleh sertifikasi GRI Certified Sustainability             in obtaining GRI Certified Sustainability Professional
 Professional. Pencapaian ini memperkuat kapasitas             certification. This achievement strengthens the
 internal Perusahaan dalam memahami standar                    Company’s internal capacity in understanding
 pelaporan keberlanjutan yang diakui secara global,            globally    recognized     sustainability   reporting
 sekaligus menjadi fondasi untuk meningkatkan                  standards, while also laying the foundation for
 kualitas tata kelola dan konsistensi pengelolaan isu-         improving the quality of governance and consistency
 isu ESG.                                                      in managing ESG issues.

          Laporan Keberlanjutan 2025
58        Sustainability Report 2025
Page 59
Keberadaan      profesional    bersertifikasi   GRI              The presence of GRI-certified professionals has a
memberikan dampak positif bagi pengembangan                     positive impact on the development of sustainability
kompetensi      keberlanjutan    di     lingkungan              competencies within the Company, including
Perusahaan, antara lain melalui peningkatan                     through increased literacy of GRI standards and
literasi terhadap standar GRI serta dukungan                    support in the preparation of more structured
dalam penyusunan panduan dan praktik kerja                      guidelines and work practices. In the context of
yang lebih terstruktur. Dalam konteks penyusunan                preparing Sustainability Reports, this certification
Laporan Keberlanjutan, sertifikasi ini membantu                  helps ensure that disclosures are made in a more
memastikan pengungkapan dilakukan secara                        systematic, consistent, and traceable manner, while
lebih sistematis, konsisten, dan dapat ditelusuri,              also strengthening the verification and quality
sekaligus memperkuat proses verifikasi dan quality               check processes. Thus, Summarecon’s Sustainability
check. Dengan demikian, Laporan Keberlanjutan                   Reports can be more credible, relevant, and in line
Summarecon dapat semakin kredibel, relevan, dan                 with stakeholder expectations.
selaras dengan ekspektasi pemangku kepentingan.




                               Identifikasi Risiko dan Permasalahan Keberlanjutan
[E.5]                                                   Identification of Sustainability Risks and Challenges


Beberapa permasalahan dan tantangan masih dihadapi              The Company continues to face several challenges in
oleh Perusahaan dalam menerapkan Keberlanjutan,                 implementing sustainability initiatives. Below is a summary
berikut penjelasan singkat mengenai permasalahan-               of key issues encountered during the preparation of the
permasalahan yang terjadi dalam penyusunan Laporan              Sustainability Report, along with the measures taken to
Keberlanjutan dan cara mengatasinya:                            address them:

1.   Kurangnya      pemahaman      tentang     konsep           1.   Limited understanding of sustainability concepts,
     Keberlanjutan, yang dapat menyebabkan kesulitan                 which may lead to difficulties in identifying relevant
     dalam mengidentifikasi isu-isu Keberlanjutan yang                sustainability issues.
     relevan.

     Hal ini terjadi karena Perusahaan telah memasuki                This challenge arose as the Company entered
     tahun keempat dalam pelaporan keberlanjutan. Pada               its fourth year of sustainability reporting. In this
     tahun ini, terdapat penambahan unit bisnis dalam                reporting cycle, new business units were included
     cakupan dan ruang lingkup data keberlanjutan, yang              within the scope of sustainability data, many of
     mengakibatkan unit bisnis tersebut masih dalam tahap            which are still in the early stages of understanding
     awal dalam memahami berbagai aspek keberlanjutan.               various aspects of sustainability. To address this, the
     Untuk mengatasi tantangan ini, Perusahaan secara                Company is gradually and continuously building its
     bertahap dan berkelanjutan akan mempelajari,                    knowledge, understanding, and implementation of
     memahami, serta mengimplementasikan standar-                    key sustainability standards through ongoing training
     standar yang menjadi acuan dalam menyusun Laporan               and competency development programs.
     Keberlanjutan melalui pelatihan dan pengembangan
     kompetensi keberlanjutan.

2.   Kesulitan dalam proses pengumpulan dan validasi            2.   Difficulties in the data collection and validation
     data, yang dapat menyebabkan terbatasnya data                   process, which may lead to limited data and
     dan informasi untuk mengembangkan Laporan                       information to develop the Sustainability Report.
     Keberlanjutan.

     Proses pengumpulan dan validasi data merupakan                  Data collection and validation are critical stages in the
     tahapan    krusial  dalam  penyusunan    Laporan                preparation of the report. However, several challenges
     Keberlanjutan.    Namun,  seringkali proses   ini               often arise during implementation, including:
     dihadapkan pada sejumlah tantangan dalam
     pelaksanaanya. Berikut adalah beberapa kesulitan
     yang dihadapi:

     Ketersebaran Data                                               Data Dispersion
     Data keberlanjutan tersebar di berbagai departemen              Sustainability data is spread across multiple
     dan unit bisnis dalam organisasi, serta melibatkan              departments and business units, involving various
     banyak PIC dalam pengumpulannya.                                points of contact (PICs) for data collection.



                                          50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                   50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   59
Page 60
      Keterbatasan Sumber Data                                      Limited Data Sources
      Beberapa jenis data keberlanjutan mungkin tidak               Certain types of sustainability data, particularly
      tersedia atau sulit untuk dikumpulkan, terutama data          environmental data, may be unavailable or difficult to
      terkait lingkungan yang lebih kompleks untuk diukur.          obtain due to the complexity of measurement.

      Kesulitan Validasi Data                                       Challenges in Data Validation
      Dokumen pendukung untuk menvalidasi data                      Supporting documentation for validating sustainability
      keberlanjutan kadang tidak tercatat, tidak standar,           data is sometimes unrecorded, non-standardized, or
      atau tidak dilampirkan.                                       missing.

 3.   Risiko transisi dan penyesuaian terhadap perubahan       3.   Transition risks and adaptation to global reporting
      standar global dalam penyusunan Laporan                       standard changes
      Keberlanjutan

      Rencana penerapan standar IFRS S1 dan IFRS S2 dalam           The planned adoption of IFRS S1 and IFRS S2 for
      penyusunan Laporan Keberlanjutan di Indonesia                 sustainability reporting in Indonesia presents new
      menghadirkan tantangan bagi Perusahaan dalam                  challenges for the Company, particularly in disclosing
      mengungkapkan informasi keberlanjutan secara lebih            sustainability information in a more structured
      terstruktur, terintegrasi dengan laporan keuangan,            manner, integrating it with financial reporting, and
      serta berbasis data yang akurat dan dapat diverifikasi.        ensuring data is accurate and verifiable.

      Selain itu, terbatasnya informasi dan pemahaman,              Furthermore, the lack of clear regulatory guidance
      serta belum adanya kejelasan regulasi dari OJK                from the Financial Services Authority (OJK),
      terkait penerapan standar tersebut, meningkatkan              combined with limited access to information and
      risiko ketidaksiapan Perusahaan dalam mengadopsi              understanding of these standards, increases the
      standar baru ini. Untuk mengatasi tantangan                   risk of the Company being unprepared for full
      tersebut, Perusahaan mempersiapkan transformasi               adoption. To address this, the Company is preparing
      keberlanjutan dengan meningkatkan kapasitas                   for a sustainability transformation by strengthening
      dan kesiapan SDM, serta mengembangkan                         human resource capacity and readiness, while
      sistem pelaporan ESG yang lebih terintegrasi guna             also developing a more integrated ESG reporting
      memastikan kepatuhan terhadap standar global                  system to ensure compliance with applicable
      yang berlaku.                                                 global standards.




 Pencegahan Konflik Kepentingan
 Prevention of Conflict of Interest                                                                                [2-15]


 Summarecon menyadari bahwa penerapan prinsip                  Summarecon firmly believes that the consistent
 Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten              implementation of Good Corporate Governance
 merupakan fondasi utama dalam menjaga integritas              (GCG) principles is the cornerstone of maintaining
 dan keberlanjutan bisnis. Salah satu prinsip penting          business integrity and long-term sustainability. A key
 dalam implementasi GCG adalah pengelolaan dan                 aspect of GCG is the management and prevention
 pencegahan konflik kepentingan, yang telah diatur              of conflicts of interest, which is comprehensively
 secara komprehensif dalam dokumen Pedoman                     outlined in the Company’s Code of Business Ethics
 Etika Bisnis dan Etika Kerja (Code of Conduct).               and Work Ethics (Code of Conduct).

 Dalam pedoman tersebut, Perusahaan telah                      This Code sets clear behavioral standards that all
 menetapkan standar perilaku yang wajib dipatuhi               personnel are required to uphold in order to prevent
 oleh seluruh Insan Perusahaan untuk menghindari               situations that may compromise objectivity or
 situasi yang dapat menimbulkan konflik antara                  create conflicts between personal interests and the
 kepentingan pribadi dan kepentingan Perusahaan.               Company’s objectives. Employees must report in
 Setiap karyawan diwajibkan untuk melaporkan                   writing to their direct supervisors and the Human
 secara tertulis kepada atasan langsung dan Divisi             Resources Division if they are engaged in any personal
 SDM apabila memiliki keterlibatan dalam aktivitas             business activities, have familial relationships, or are
 usaha pribadi, hubungan keluarga, atau situasi lain           involved in any circumstances that could potentially
 yang berpotensi memunculkan konflik kepentingan.               lead to a conflict of interest.




       Laporan Keberlanjutan 2025
60     Sustainability Report 2025
Page 61
Insan Perusahaan yang terbukti melakukan                      Any employee found to have violated the Code
pelanggaran terhadap Pedoman Etika dapat                      of Ethics may be subject to disciplinary sanctions
dikenakan sanksi disipliner sesuai dengan ketentuan           in    accordance     with     applicable   Company
dalam Peraturan Perusahaan yang berlaku. Melalui              regulations. Through the implementation of this
penerapan pedoman ini, Summarecon berkomitmen                 Code, Summarecon is committed to maintaining
untuk menjaga objektivitas dan profesionalisme                objectivity and professionalism among all personnel,
seluruh insan Perusahaan, serta memastikan bahwa              and to ensuring that every decision reflects the best
setiap keputusan yang diambil mencerminkan                    interests of the Company and its stakeholder
kepentingan terbaik bagi Perusahaan dan seluruh
Pemangku Kepentingan.




          Mekanisme Pengaduan dan Penyampaian Saran untuk Keberlanjutan
                                  Sustainability Complaint and Suggestion Submission Mechanism
[2-15] [2-16] [2-25] [2-26]


Penanganan Pengaduan                                          Complaint Handling

Sistem pelaporan pelanggaran adalah sistem untuk              The whistleblowing system is a means of internal
memproses pengaduan yang disampaikan baik                     communication to report on any action/behavior/
secara langsung/tidak langsung terkait dengan                 incident related to frauds, violation of the law,
kecurangan, pelanggaran hukum, kode etik &                    Company Code of Ethics & internal policies and/
kebijakan internal Perusahaan dan/atau konflik                 or conflict of interest committed internally within
kepentingan.                                                  Company.

Sistem     pelaporan    pelanggaran      dijalankan           The whistleblowing system run by the Company
Perusahaan melalui fungsi Internal Audit, yang                is through the function and roles of the Internal
menerima laporan kecurangan dan pelanggaran.                  Audit, which process reports concerning frauds,
Semua pengaduan dijaga kerahasiaannya dan                     and any other violations. All reports are treated with
para pelapor dijamin oleh Perusahaan. Tim Audit               utmost confidentiality and the protection of the
Internal kemudian akan meninjau setiap laporan                whistleblower. The Internal Audit team will review
pelanggaran yang ada, untuk kemudian diteruskan               every existing report and submit it to the Audit
kepada Komite Audit, Direksi dan/atau Dewan                   Committee, Board of Directors and/or the Board of
Komisaris untuk dipertimbangkan. Hasil keputusan              Commissioners for their consideration. The decision
Komite Audit, Direksi dan/atau Dewan Komisaris                of the Audit Committee, Board of Directors and/or
kemudian akan ditelaah oleh tim Internal Audit yang           the Board of Commissioners will then be followed up
akan mengambil tindakan korektif dan preventif                by the Internal Audit team which will take then the
yang diperlukan.                                              necessary corrective and preventive actions.

Apabila terdapat pengaduan penting terkait                    If there are important complaints related to
Keberlanjutan yang diterima, maka isu penting                 Sustainability received, these important issues will
tersebut akan disampaikan kepada Direksi atau                 be conveyed to the Board of Directors or the Board
Dewan Komisaris dalam rapat Direksi. Hingga akhir             of Commissioners at the Board of Directors meeting.
tahun 2025, Perusahaan tidak menerima pengaduan               Until the end of 2025, the Company did not receive any
atau melakukan pembahasan khusus terkait isu                  complaint or hold any specific discussion regarding
atau pengaduan terkait Keberlanjutan.                         issues or complaints related to Sustainability.

Penyampaian      Pengaduan      dalam     Mekanisme           Complaint Submission in Internal Mechanism
Internal

Seluruh pengaduan dikomunikasikan kepada Dewan                All complaints are communicated to the Board of
Komisaris atau Dewan Direksi melalui mekanisme                Commissioners or the Board of Directors through
rapat Direksi. Selama tahun 2025, setiap rapat Direksi        the mechanism of the Board of Directors’ meeting.
membahas agenda terkait keberlanjutan dengan                  During 2025, each meeting of the Board of Directors
jumlah rapat yang diselenggarakan sebanyak 12 (dua            discusses an agenda related to sustainability with
belas) kali sepanjang tahun. Namun, dalam seluruh             a total number of 12 (twelve) throughout the year.
rapat ini, belum ada pembahasan khusus mengenai               However, in all of these meetings, there has been
pengaduan terkait Keberlanjutan dikarenakan tidak             no specific discussion regarding complaints related
adanya pengaduan tersebut pada tahun 2025.                    to Sustainability because no such complaint was
                                                              received in 2025.




                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   61
Page 62
 Perusahaan juga menerima komplain atau saran          The Company also receives complaints or suggestions
 perbaikan dari para pemangku kepentingan              for improvement from other stakeholders as an
 lainnya sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja      effort to improve Sustainability performance, for
 Keberlanjutan, dimana Perusahaan memiliki sistem      which the Company has a grievance system in each
 pengaduan di setiap unit bisnisnya. Informasi rinci   of its business units. Detailed information related
 terkait dengan sistem pengaduan ini dibahas dalam     to this grievance system is discussed in Pillar 3 -
 Pilar 3 - Pembangunan Komunitas dengan Ekosistem      Community Development with Harmonious and
 Kehidupan yang Harmonis dan Berkelanjutan.            Sustainable Living Ecosystem.




 Etika Bisnis dan Etika Kerja
 Business Ethics and Work Ethics                                                             [2-23] [2-24]



 Perusahaan berkomitmen untuk menerapkan Good          The Company is committed to embedding Good
 Corporate Governance (GCG) dengan menjunjung          Corporate Governance (GCG) throughout its
 tinggi prinsip tata kelola yang baik. Penerapan       operations by adhering to the core principles
 GCG didasarkan pada prinsip transparansi,             of transparency, accountability, responsibility,
 akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan      independence, and fairness. These principles
 kewajaran, yang menjadi pedoman utama dalam           serve as a compass for ethical decision-making
 setiap pengambilan keputusan bisnis. Sebagai          and responsible business conduct. As part of
 bentuk pertanggungjawaban kepada pemangku             its accountability to stakeholders, Summarecon
 kepentingan, Perusahaan juga berpegang pada           integrates Business Ethics and Work Ethics into
 Etika Bisnis dan Etika Kerja dalam menjalankan        daily operations, establishing a solid foundation
 aktivitas usahanya, sekaligus menjadi landasan        for a governance system that is both ethical and
 dalam membangun sistem tata kelola yang               sustainable.
 berintegritas dan berkelanjutan.

 Perusahaan menyadari bahwa penerapan Tata             The Company recognizes that effective governance
 Kelola Perusahaan yang baik hanya dapat terwujud      can only be achieved when all individuals uphold
 apabila seluruh insan Perusahaan memiliki standar     lawful conduct, respect prevailing social norms,
 perilaku yang taat hukum, menjunjung tinggi           and engage in responsible business practices in
 norma yang berlaku, serta menjalankan praktik         pursuit of the Company’s vision and mission.To
 bisnis yang bertanggung jawab guna mencapai visi      institutionalize these values, Summarecon already
 dan misi Perusahaan. Oleh karena itu, Perusahaan      has a comprehensive Code of Conduct, serving as a
 telah memiliki Kode Etik Perusahaan (Code of          guide for all employees in carrying out their duties
 Conduct) sebagai pedoman bagi seluruh insan           and in interacting with stakeholders.
 Perusahaan dalam menjalankan tugasnya serta
 dalam berinteraksi dengan pemangku kepentingan.

 Kode Etik Perusahaan menegaskan komitmen              The Code affirms the Company’s commitment
 terhadap penerapan GCG dengan standar etika           to high ethical standards and supports the
 yang tinggi, guna membangun budaya kerja              creation of a professional, principled, and positive
 yang profesional, berintegritas, serta menciptakan    working environment. It governs interactions
 lingkungan kerja yang sehat dan kondusif. Sebagai     within the Company and with external parties,
 pedoman utama dalam menjalankan aktivitas             including customers, business partners, regulators,
 bisnis, kode etik ini mengatur hubungan dengan        communities, and shareholders.
 dengan insan perusahaan, pelanggan, mitra bisnis,
 regulator, masyarakat, dan pemegang saham.

 Kode etik ini merupakan bagian yang tidak             The Code is an integral part of the Company’s
 terpisahkan dari budaya Perusahaan dan menjadi        culture and applies to all employees, the Board
 pedoman utama bagi seluruh karyawan, Dewan            of Commissioners, and the Board of Directors.
 Komisaris, dan Direksi dalam menjalankan tugas dan    Compliance with the Code is mandatory, and any
 tanggung jawabnya. Setiap insan Perusahaan wajib      breach is subject to sanctions in accordance with
 mematuhi Code of Conduct dalam setiap aspek           applicable laws and internal policies.
 pekerjaannya, dan setiap pelanggaran terhadap
 kode etik ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan
 peraturan dan kebijakan yang berlaku.




     Laporan Keberlanjutan 2025
62   Sustainability Report 2025
Page 63
                                              Kepatuhan terhadap Hukum dan Regulasi
[2-27]                                                                           Legal and Regulatory Compliance



Sebagai wujud komitmen Summarecon terhadap                    As a form of Summarecon’s commitment to
Keberlanjutan, sepanjang tahun 2025, tidak ada                Sustainability, throughout 2025, there were no
peristiwa ketidakpatuhan terhadap hukum dan                   incidents of non-compliance with laws and
peraturan yang mengakibatkan denda atau sanksi                regulations that resulted in fines or non-monetary
non-moneter terhadap Perusahaan.                              sanctions against the Company.



                                                              Pelibatan Pemangku Kepentingan
[2-29] [E.4]                                                                                  Stakeholder Engagement


Summarecon       melibatkan    para   pemangku                Summarecon engages stakeholders to build good
kepentingan untuk membangun hubungan yang                     and inclusive relationships, understand the views
baik dan inklusif, memahami pandangan dan                     and concerns of each stakeholder, and listen to
kekhawatiran dari setiap pemangku kepentingan,                stakeholders’ suggestions and expectations. This is
serta   mendengarkan      saran   dan   harapan               based on the Company’s motivation to ensure that
pemangku kepentingan. Hal ini didasarkan                      its operations do not create negative impacts and
pada motivasi Perusahaan untuk memastikan                     are able to create positive impacts on an ongoing
operasionalnya tidak menciptakan dampak negatif               basis.
dan mampu menciptakan dampak positif secara
berkesinambungan.

Perusahaan menggunakan dasar pertimbangan                     The Company uses the following basic considerations
di bawah ini dalam menentukan dan melibatkan                  in determining and involving stakeholders:
pemangku kepentingan:

1.   Ketergantungan                                           1.    Dependency
     Perusahaan memiliki ketergantungan kepada                      The Company has a dependency on individuals
     individu atau organisasi, baik secara langsung                 or organizations, either directly or indirectly, or
     maupun tidak langsung, atau sebaliknya.                        vice versa.

2.   Tanggung Jawab                                           2.    Responsibility
     Perusahaan memiliki tanggung jawab hukum,                      The    Company      have    legal, commercial,
     komersial, operasional, dan etika kepada individu              operational and ethical responsibilities to
     atau organisasi.                                               individuals or organizations.

3.   Tekanan                                                  3.    Pressure
     Perusahaan memandang bahwa individu atau                       The Company views that certain individuals or
     organisasi tertentu membutuhkan perhatian                      organizations require the Company’s immediate
     dengan segera dari Perusahaan terkait dengan                   attention on economic, social, environmental
     isu ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola.              and governance issues.

4.   Pengaruh                                                 4.    Influence
     Perusahaan memandang bahwa individu atau                       The Company views that certain individuals or
     organisasi tertentu memiliki pengaruh terhadap                 organizations have influence over the strategic
     proses pengambilan keputusan strategis                         and operational decision-making processes
     maupun operasional yang dilakukan oleh                         carried out by the Company.
     Perusahaan.

5.   Perspektif                                               5.    Perspective
     Perusahaan memandang bahwa individu atau                       The Company views that individuals or
     organisasi memiliki pandangan baru atau yang                   organizations have new or unprecedented
     belum ada sebelumnya, sehingga mendorong                       perspective, thus encouraging the Company to
     Perusahaan untuk melakukan aksi tindak lanjut                  take corrective follow-up actions.
     perbaikan.


                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   63
Page 64
 Metode Pelibatan Pemangku Kepentingan
 Methods of Stakeholder Engagement



 Pemangku Kepentingan              Karyawan
 Stakeholder                       Employees

 Dasar Pemilihan                   Pengaruh, Tanggung Jawab
 Basis for Selection               Influence, Responsibility

 Metode Pelibatan                  •   Employee Engagement Survey
 Engagement Method                 •   Exit interview
                                   •   Interaksi dan diskusi internal dengan Human Resources Department.
                                   •   Employee Engagement Survey
                                   •   Exit interview
                                   •   Interaction and internal discussion with Human Resources
                                       Department

 Kebutuhan Pemangku                •   Pengelolaan ketenagakerjaan yang profesional
 Kepentingan                       •   Pengembangan kompetensi dan karir
 Stakeholder’s Needs               •   Terciptanya lingkungan kerja yang aman dan nyaman
                                   •   Peningkatan kesejahteraan karyawan
                                   •   Professional manpower management
                                   •   Competency and career development
                                   •   A safe and comfortable working environment
                                   •   Employee welfare improvement

 Tanggapan terhadap                •   Memenuhi hak dan kewajiban karyawan
 Kebutuhan Pemangku                •   Melaksanakan program pengembangan kompetensi dan karir
 Kepentingan                       •   Memastikan budaya perusahaan dengan nilai CARING diterapkan
 Response to Stakeholder’s             pada karyawan
 Needs                             •   Memelihara dan mengelola infrastruktur pendukung kerja untuk
                                       menciptakan lingkungan kerja aman dan nyaman
                                   •   Memberikan penghargaan kepada karyawan yang berprestasi
                                   •   Fulfilling the rights and obligations of employees
                                   •   Implementing competency and career development programs
                                   •   Ensuring a corporate culture with CARING values is applied to
                                       employees
                                   •   Maintaining and managing work support infrastructure to create a
                                       safe and comfortable work environment
                                   •   Granting awards to outstanding employees

 Frekuensi Pelaksanaan             Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
 Implementation Frequency          Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
                                   Company




      Laporan Keberlanjutan 2025
64    Sustainability Report 2025
Page 65
Pemangku Kepentingan        Pelanggan
Stakeholder                 Customers

Dasar Pemilihan             Ketergantungan
Basis for Selection         Dependency

Metode Pelibatan            •   Survei Kepuasan Pelanggan
Engagement Method           •   Umpan balik pelanggan (misal, melalui product review, market survey,
                                formulir saran untuk pengunjung mal)
                            •   Mekanisme penanganan pengaduan pelanggan
                            •   Customer Satisfaction Survey
                            •   Customer feedback (e.g. through product review, market survey,
                                suggestion form for mall visitors)
                            •   Customer complaint handling mechanism

Kebutuhan Pemangku          •   Perbaikan dan peningkatan kualitas produk / layanan secara
Kepentingan                     berkesinambungan (misalnya, melalui retensi dan garansi produk)
Stakeholder’s Needs         •   Penanganan komplain
                            •   Kelengkapan dan keterpaduan fasilitas yang ditawarkan oleh proyek
                            •   Continuous improvement and enhancement of product/service quality
                                (e.g. through retention and product warranty)
                            •   Complaint handling
                            •   Complete and integrated facilities offered by the projects

Tanggapan terhadap          •   Melaksanakan pengawasan yang ketat terhadap kualitas produk/
Kebutuhan Pemangku              layanan
Kepentingan                 •   Menyediakan media dan prosedur yang jelas dalam penyampaian
Response to Stakeholder’s       keluhan pelanggan dan menyediakan personil yang kompeten dalam
Needs                           penanganan keluhan
                            •   Implementasi ISO 9001 tentang Manajemen Kualitas dan
                                Summarecon Way (S-Way)
                            •   Melakukan perbaikan berkelanjutan untuk menciptakan produk dan
                                layanan yang lebih baik
                            •   Menjaga komitmen dalam kualitas dan waktu dalam hal penyelesaian
                                proyek
                            •   Implementing strict supervision of the product/service quality
                            •   Providing media and clear procedure to submit customer complaints
                                and providing competent personnel to handle complaints
                            •   Implementing ISO 9001 regarding Quality Management and the
                                Summarecon Way (S-Way)
                            •   Making continuous improvements to create better products and
                                services
                            •   Maintaining the commitment in quality and time in terms of project
                                completion

Frekuensi Pelaksanaan       Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation              Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
Frequency                   Company




                                  50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                           50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   65
Page 66
 Pemangku Kepentingan              Pemerintah (Regulator)
 Stakeholder                       Government (Regulator)

 Dasar Pemilihan                   Pengaruh, Tanggung Jawab
 Basis for Selection               Influence, Responsibility

 Metode Pelibatan                  •   Pertemuan evaluasi dengan pemerintah (seperti, Evaluasi K3 dengan
 Engagement Method                     Dinas tenaga kerja, dan Evaluasi Ketenagakerjaan)
                                   •   Partisipasi dalam sosialisasi regulasi yang diadakan pemerintah
                                   •   Evaluation meeting with the government (such as OHS with the
                                       Manpower Office, and Employment Evaluation)
                                   •   Participation in regulation disseminations held by the government

 Kebutuhan Pemangku                •   Kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku
 Kepentingan                       •   Penerimaan Pajak dan Penerimaan Bukan Pajak (PNPB)
 Stakeholder’s Needs               •   Compliance with applicable regulations
                                   •   Revenue from Tax and Non-Tax Revenue

 Tanggapan terhadap                •   Mengikuti perkembangan peraturan yang relevan bagi Perusahaan
 Kebutuhan Pemangku                    dan memastikan pemenuhannya
 Kepentingan                       •   Berkontribusi pada pajak dan menyampaikan laporan pajak sebagai
 Response to Stakeholder’s             Wajib Pajak kepada pemerintah
 Needs                             •   Keeping abreast with the development of relevant regulations for the
                                       Company and ensure their compliance
                                   •   Contributing to taxes and filing tax return as a Taxpayer to the
                                       government

 Frekuensi Pelaksanaan             Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
 Implementation                    atau sesuai aturan yang berlaku
 Frequency                         Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
                                   Company or as per applicable regulation




      Laporan Keberlanjutan 2025
66    Sustainability Report 2025
Page 67
Pemangku Kepentingan        Media
Stakeholder                 Media

Dasar Pemilihan             Pengaruh
Basis for Selection         Influence

Metode Pelibatan            •   Konferensi Pers
Engagement Method           •   Interaksi melalui berbagai kanal media, seperti media sosial, dan lain-
                                lain
                            •   Gathering reguler tahunan dengan wartawan
                            •   Press conference
                            •   Interactions through various media channels, such as social media, etc.
                            •   Regular gathering with reporters

Kebutuhan Pemangku          •   Berita yang akurat, kooperatif, transparan tentang perkembangan
Kepentingan                     Perusahaan dan proyeknya
Stakeholder’s Needs         •   Hubungan yang erat antara Perusahaan dan media
                            •   Accurate, cooperative, transparent news about the Company’s
                                development and its projects
                            •   Close relations between the Company a and the media

Tanggapan terhadap          •   Menyediakan informasi yang relevan, transparan, dan tepat waktu
Kebutuhan Pemangku              melalui kanal informasi yang tersedia (seperti website dan media
Kepentingan                     sosial)
Response to Stakeholder’s   •   Mengadakan konfrensi pers untuk menginformasikan kejadian-
Needs                           kejadian penting Perusahaan
                            •   Membangun relasi yang erat dengan media lewat aktivitas, seperti
                                gathering
                            •   Providing relevant, transparent, and timely information through
                                available information channels (such as website and social media)
                            •   Holding press conferences to inform significant events of the Company
                            •   Building close relations with the media through various activities, such
                                as gathering

Frekuensi Pelaksanaan       Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation              atau sesuai aturan yang berlaku
Frequency                   Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
                            Company or as per applicable regulations




                                    50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                             50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   67
Page 68
 Pemangku Kepentingan              Kontraktor
 Stakeholder                       Contractors

 Dasar Pemilihan                   Ketergantungan, Tanggung Jawab
 Basis for Selection               Dependency, Responsibility

 Metode Pelibatan                  •   Proses seleksi kontraktor
 Engagement Method                 •   Evaluasi kontraktor
                                   •   Gathering kontraktor
                                   •   Interaksi langsung dan reguler dengan kontraktor
                                   •   Contractor selection process
                                   •   Contractor evaluation
                                   •   Contractor gathering
                                   •   Direct and regular interaction with contractors

 Kebutuhan Pemangku                •   Melaksanakan proses pengadaan yang transparan
 Kepentingan                       •   Komitmen dalam memenuhi kewajiban
 Stakeholder’s Needs               •   Kesinambungan kerjasama bisnis antara kedua pihak
                                   •   Conducting transparent procurement process
                                   •   Commitment in fulfilling obligations
                                   •   Continuity in business cooperation between the two parties

 Tanggapan terhadap                •   Menyelenggarakan tender yang transparan
 Kebutuhan Pemangku                •   Melakukan pembayaran sesuai dengan kesepakatan
 Kepentingan                       •   Memberikan apresiasi kepada kontraktor yang berprestasi
 Response to Stakeholder’s         •   Conducting transparent tender process
 Needs                             •   Making payments as per agreed contracts
                                   •   Giving appreciation to outstanding contractors

 Frekuensi Pelaksanaan             Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
 Implementation                    atau sesuai aturan yang berlaku
 Frequency                         Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
                                   Company or as per applicable regulations




      Laporan Keberlanjutan 2025
68    Sustainability Report 2025
Page 69
Pemangku Kepentingan        Vendor
Stakeholder                 Vendors

Dasar Pemilihan             Pengaruh, Tanggung Jawab
Basis for Selection         Dependency, Responsibility

Metode Pelibatan            •   Proses seleksi vendor
Engagement Method           •   Evaluasi vendor
                            •   Gathering vendor
                            •   Interaksi langsung dan reguler dengan vendor
                            •   Vendor selection process
                            •   Vendor evaluation
                            •   Vendor gathering
                            •   Direct and regular interaction with vendors

Kebutuhan Pemangku          •   Melaksanakan proses pengadaan yang transparan
Kepentingan                 •   Komitmen dalam memenuhi kewajiban
Stakeholder’s Needs         •   Kesinambungan kerjasama bisnis antara kedua pihak
                            •   Conducting transparent procurement process
                            •   Commitment in fulfilling obligations
                            •   Continuity in business cooperation between the two parties

Tanggapan terhadap          •   Menyelenggarakan tender yang transparan
Kebutuhan Pemangku          •   Melakukan pembayaran sesuai dengan kesepakatan
Kepentingan                 •   Memberikan apresiasi kepada vendor yang berprestasi
Response to Stakeholder’s   •   Conducting transparent tender process
Needs                       •   Making payments as per agreed vendors
                            •   Giving appreciation to outstanding vendors

Frekuensi Pelaksanaan       Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation              atau sesuai aturan yang berlaku
Frequency                   Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
                            Company or as per applicable regulations




                                  50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                           50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   69
Page 70
 Pemangku Kepentingan              Masyarakat Lokal
 Stakeholder                       Local Community

 Dasar Pemilihan                   Tanggung Jawab
 Basis for Selection               Responsibility

 Metode Pelibatan                  •   Pelaksanaan program Corporate Social Responsbility (CSR)
 Engagement Method                 •   Pelibatan masyarakat sekitar dalam program CSR dan
                                       ketenagakerjaan
                                   •   Saluran keluhan warga atau masyarakat sekitar
                                   •   Implementation of Corporate Social Responsibility (CSR) programs
                                   •   Engagement of the surrounding community in CSR and employment
                                       programs
                                   •   Complaint channel for residents or the surrounding community

 Kebutuhan Pemangku                •   Peningkatan kesejahteraan masyarakat
 Kepentingan                       •   Penanganan dampak negatif sosial dan lingkungan
 Stakeholder’s Needs               •   Improving community welfare
                                   •   Addressing negative social and environmental impacts

 Tanggapan terhadap                •   Membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial warga
 Kebutuhan Pemangku                    sekitar
 Kepentingan                       •   Memelihara hubungan baik dengan masyarakat sekitar
 Response to Stakeholder’s         •   Memberikan nilai tambah ekonomi bagi aset dan fasilitas yang
 Needs                                 dimiliki oleh warga sekitar
                                   •   Helping to improve the economic and social welfare of local residents
                                   •   Maintaining good relations with the surrounding community
                                   •   Providing added economic value to assets and facilities owned by local
                                       residents

 Frekuensi Pelaksanaan             Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
 Implementation                    atau sesuai aturan yang berlaku
 Frequency                         Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
                                   Company or as per applicable regulations




      Laporan Keberlanjutan 2025
70    Sustainability Report 2025
Page 71
Pemangku Kepentingan        Pemegang Saham dan Investor
Stakeholder                 Shareholders and Investors

Dasar Pemilihan             Pengaruh, Tanggung Jawab
Basis for Selection         Dependency, Responsibility

Metode Pelibatan            •   Analisis Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan
Engagement Method           •   Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
                            •   Diskusi melalu email via Investor Relations
                            •   Analysis of Annual Reports and Sustainability Reports
                            •   General Meeting of Shareholders (GMS)
                            •   Email discussions via Investor Relations

Kebutuhan Pemangku          •   Kinerja operasional, keuangan, sosial dan lingkungan yang baik
Kepentingan                 •   Pelaporan kinerja dan tata kelola yang transparan
Stakeholder’s Needs         •   Nilai saham dan kepercayaan investor meningkat
                            •   Peningkatan kualitas data dan pengungkapan dalam Laporan
                                Keberlanjutan
                            •   Good operational, financial, social and environmental performance
                            •   Transparent performance reporting and governance
                            •   Increase in share value and investor confidence
                            •   Improved data quality and disclosure in the Sustainability Report

Tanggapan terhadap          •   Menyampaikan Laporan Keuangan, Tahunan, dan Laporan
Kebutuhan Pemangku              Keberlanjutan secara tepat waktu dan akurat
Kepentingan                 •   Melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Response to Stakeholder’s   •   Meningkatkan kualitas data untuk laporan
Needs                       •   Meningkatkan kinerja bisnis yang baik
                            •   Delivering Financial, Annual and Sustainability Reports in a timely and
                                accurate manner
                            •   Holding a General Meeting of Shareholders (GMS)
                            •   Improving data quality for reports
                            •   Improving good business performance

Frekuensi Pelaksanaan       •   RUPS, Laporan Tahunan dan Keberlanjutan dilakukan/dirilis selama
Implementation                  satu kali dalam setahun
Frequency                   •   Laporan Keuangan dirilis setiap kuartal dalam tiap tahun
                            •   GMS, Annual and Sustainability Reports are held/released once a year
                            •   Financial Statements are released every quarter of each year




                                  50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                           50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   71
Page 72
 Analisis Materialitas
 Materiality Analysis                                                                            [3-1] [3-2]




 Dalam     menentukan    topik   material   yang      In determining the material topics disclosed in
 diungkapkan pada Laporan Keberlanjutan ini,          this Sustainability Report, Summarecon takes into
 Summarecon mempertimbangkan kepentingan              account the interests of the stakeholders. Of the
 dari para pemangku kepentingan. Dari berbagai        various existing stakeholders, this year, the Company
 pemangku kepentingan yang ada, untuk tahun ini,      focuses on the interests of Regulators and Investors.
 Perusahaan menitikberatkan pada kepentingan dari
 Regulator dan Investor.

 Dengan pertimbangan di atas, Perusahaan              With the above considerations, the Company
 menentukan topik material berdasarkan pada           determines material topics based on compliance
 kepatuhan pada regulasi berlaku, yaitu Peraturan     with applicable regulations, namely Regulation
 Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017    of the Financial Services Authority (POJK) No.
 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi        51/ POJK.03/2017 regarding the Implementation
 Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan        of Sustainable Finance for Financial Services
 Publik dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan       Institutions, Issuers, and Public Companies and
 (SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi   Circular Letter of the Financial Services Authority
 Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.       (SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021 regarding Form and
 Kepatuhan pada regulasi ini turut diperkuat dengan   Content of Annual Reports of Issuers or Public
 mempertimbangkan masukan dan saran terkait           Companies. Compliance with these regulations
 Keberlanjutan dari investor yang disampaikan pada    has also been strengthened by taking into account
 Summarecon melalui Investor Relation.                input and suggestions related to Sustainability
                                                      from investors submitted to Summarecon through
                                                      Investor Relations.

 Melalui proses inilah, Perusahaan kemudian           Through this process, the Company then adapts
 menyesuaikan      dengan     konteks   organisasi,   to the organizational context, especially its relation
 khususnya kaitan dan relevansinya dengan aktivitas   and relevance to the activities carried out by the
 yang dilakukan Perusahaan. Langkah selanjutnya       Company. The next step is the internal discussion
 adalah melalui mekanisme diskusi internal,           mechanism in which the Company determines
 Perusahaan menentukan topik material yang akan       material topics to be disclosed in the Sustainability
 diungkapkan pada Laporan Keberlanjutan. Daftar       Report. The list of material topics disclosed in the
 topik material yang diungkapkan di Laporan 2025      2025 Report and a comparison with the material
 dan perbandingannya dengan topik material            topics in the 2024 Report can be viewed in the table
 pada Laporan 2024 dapat dilihat dalam tabel          of “Comparison of Material Topics in 2024 and 2025”
 “Perbandingan Topik Material Tahun 2024 dan 2025”    in the Annex section.
 pada bagian Lampiran.

 Ke depannya, Perusahaan akan senantiasa              Going forward, the Company will continue to review
 melakukan peninjauan terhadap pendekatan yang        the approach used in conducting materiality analysis
 dipakai dalam melakukan analisis materialitas        through a deeper stakeholder engagement process.
 melalui proses pelibatan pemangku kepentingan
 yang lebih mendalam.




     Laporan Keberlanjutan 2025
72   Sustainability Report 2025
Page 73
                                                        Strategi Keberlanjutan Summarecon
[2-22] [A.1]                                                             Summarecon’s Sustainability Strategy


Sebagai salah satu perusahaan properti unggul               As one of the leading property companies in Indonesia,
di Indonesia, Summarecon melihat Keberlanjutan              Summarecon sees sustainability as an important aspect
sebagai aspek penting yang harus diintegrasikan di          that must be integrated into every operational activity
setiap kegiatan operasional agar dapat berkontribusi        in order to make positive environmental, social, and
secara positif terhadap lingkungan, sosial, dan             economic contributions. To support this, the Company
ekonomi.     Untuk   mendukung       hal   tersebut,        has developed and implemented a sustainability
Perusahaan telah menyusun dan menerapkan                    strategy based on 5 (five) Sustainability Pillars, which are
strategi keberlanjutan berdasarkan 5 (lima) Pilar           discussed in detail in this report, namely:
Keberlanjutan, yang dibahas secara rinci dalam
Laporan ini, yaitu:

1.   Pertumbuhan nilai ekonomi yang inklusif dan            1.   Inclusive and sustainable growth of economic
     berkelanjutan 				                                          value						
     Perusahaan berkomitmen untuk menciptakan                    The Company is committed to creating inclusive
     pertumbuhan       ekonomi    yang    inklusif               and sustainable economic growth by ensuring a
     dan    berkelanjutan   dengan     memastikan                balance between business growth and corporate
     keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan                  social responsibility.
     tanggung jawab sosial perusahaan.

2.   Kontribusi untuk menciptakan lingkungan yang           2.   Contribution to create a healthy and sustainable
     sehat dan berkelanjutan 			                                 environment				
     Perusahaan berkomitmen untuk meminimalkan                   The Company is committed to minimizing
     dampak operasi bisnisnya terhadap lingkungan                the impact of its business operations on the
     dengan cara mengadopsi praktek bisnis yang                  environment by adopting responsible business
     bertanggung jawab.                                          practices.

3.   Pembangunan Komunitas dengan Ekosistem                 3.   Community Development with Harmonious and
     Kehidupan yang Harmonis dan Berkelanjutan                   Sustainable Living Ecosystem			
     Keberadaan Summarecon diharapkan dapat                      The Company’s presence is expected to be a lifelong
     menjadi teman kehidupan (lifelong friend)                   friend for its stakeholders, that can inspire anyone
     untuk para pemangku kepentingannya, yang                    and in any aspect. Inspiration does not only exist for
     memberikan inspirasi kepada siapapun dan                    the people who live within Summarecon areas, but
     dalam hal apapun. Inspirasi tidak hanya hadir               also for those who interact with Summarecon.
     untuk orang-orang yang tinggal di dalam
     kawasan Summarecon, melainkan juga untuk
     orang-orang yang bersinggungan dengan
     Summarecon.

4.   Pengembangan kompetensi dan kesejahteraan              4.   Competency     development    and   employee
     karyawan 					                                              welfare						
     Perusahaan memprioritaskan karyawan sebagai                 The Company prioritizes employees as its most
     aset terpenting dan berkomitmen untuk                       important asset and is committed to improving
     meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan                   employee competency and welfare.
     karyawan.

5.   Kontribusi bagi Masyarakat dengan Pendidikan           5.   Contribution to Society with Quality Education
     Berkualitas dan Pembangunan Berkelanjutan                   and Sustainable Development		
     Perusahaan berkomitmen untuk memberikan                     The Company is committed to making a positive
     kontribusi positif bagi masyarakat melalui                  contribution to society through social programs
     program-program sosial agar tercipta hubungan               in order to create strong and good relationships
     yang kuat dan baik dengan komunitas lokal                   with local communities and increase community
     serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat,                 empowerment, including providing community
     termasuk menyediakan akses masyarakat                       access to quality education.
     terhadap pendidikan yang berkualitas




                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   73
Page 74
 Dalam      menyusun        Strategi  Keberlanjutan,     In developing the Sustainability Strategy, the
 Perusahaan mempertimbangkan 5 (lima) pilar              Company considers these 5 (five) pillars to be a
 tersebut menjadi fondasi yang kuat dalam                strong foundation in supporting the achievement of
 mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan                 the Sustainable Development Goals. The Company
 Berkelanjutan. Perusahaan berharap dengan               hopes that with good coordination, integration,
 koordinasi, integrasi, dan implementasi yang baik di    and implementation among the five pillars, the
 antara kelima pilar tersebut, Tujuan Pembangunan        Sustainable Development Goals can be realized
 Berkelanjutan dapat diwujudkan dengan lebih             more effectively and have a positive impact on all
 efektif dan berdampak positif bagi semua                stakeholders, the environment, and the economy as
 pemangku kepentingan, lingkungan, dan ekonomi           a whole.
 secara keseluruhan.

 Untuk menerjemahkan Strategi Keberlanjutan ke           In order to translate the Sustainability Strategy into
 dalam pelaporan yang transparan, Perusahaan telah       transparent reporting, the Company has established
 menetapkan Peta Jalan Laporan Keberlanjutan             a Sustainability Report Roadmap for preparing
 (Sustainability Report Roadmap) untuk penyusunan        Sustainability Reports that are increasingly
 Laporan Keberlanjutan yang semakin komprehensif         comprehensive from time to time.
 dari waktu ke waktu.

 Pada tahun ini, Perusahaan melakukan penyesuaian        This year, the Company adjusted its Sustainability
 terhadap peta jalan Laporan Keberlanjutan sebagai       Report roadmap in response to the planned
 respons terhadap rencana penerapan standar baru         adoption of new global reporting standards, namely
 dalam penyusunan laporan, yaitu IFRS S1 dan IFRS        IFRS S1 and IFRS S2. According to the original plan,
 S2. Sesuai dengan rencana awal, pelaporan tahun ini     this year’s report was expected to fully align with the
 seharusnya telah berupaya memenuhi Standar GRI          GRI Standards 2021, using the “in accordance with
 2021 secara keseluruhan dengan opsi “Pelaporan          the GRI Standards 2021” reporting option. However,
 yang sesuai (in accordance) dengan Standar GRI          in light of shifting global policies, the Company has
 2021”. Namun, seiring dengan adanya perubahan           shifted its focus toward understanding and studying
 kebijakan global, Perusahaan mengalihkan fokus          IFRS S1 and IFRS S2 as an initial step in preparing for
 untuk memahami dan mempelajari standar                  their future adoption.
 IFRS S1 dan IFRS S2 sebagai langkah awal dalam
 mempersiapkan adopsi standar tersebut di masa
 mendatang.

 Peta jalan ini terdiri dari beberapa langkah capaian:   The roadmap consists of the following milestones:




 2022                                                             2023

 Sesuai dengan tema Laporan                                       Penyusunan Laporan Keberlanjutan akan
 “Menanamkan Fondasi Keberlanjutan”,                              masih berfokus pada pemenuhan kepatuhan
 Perusahaan berfokus pada                                         terhadap POJK. Namun, batasan data
 menstandardisasi metode pengumpulan                              topik material ESG akan diperluas dengan
 data dan mempersiapkan kertas kerja                              penambahan beberapa unit bisnis lainnya,
 standar dan pemenuhan terhadap POJK                              diikuti dengan penyempurnaan metode dan
 dengan batasan pelaporan di beberapa                             kertas kerja yang telah dibuat sebelumnya
 unit bisnis.




                                                                  The Sustainability Report continued to focus
     Aligned with the report theme “Establishing                  on POJK compliance. However, the scope
     the Foundation for Sustainability”, the                      of ESG material topics was expanded to
     Company focused on standardizing data                        include additional business units, alongside
     collection methods, preparing standard                       refinement of previously developed methods
     working papers, and fulfilling POJK                           and working papers.
     compliance requirements within a limited
     number of business units.




         Laporan Keberlanjutan 2025
74       Sustainability Report 2025
Page 75
2026

Penyusunan Laporan Keberlanjutan telah
mulai mengadopsi standar IFRS S1 dan IFRS
S2 secara terbatas, sambil terus memantau
perkembangan dan penerapannya di Indonesia.
Pada tahun ini, cakupan batasan data topik
material ESG telah semakin luas dan hampir
mencakup seluruh unit bisnis Perusahaan.

The Sustainability Report will begin partial
adoption of IFRS S1 and IFRS S2, while continuing
to monitor regulatory developments and
implementation in Indonesia. By this stage, the
scope of ESG data coverage will be significantly
expanded, covering nearly all of the Company’s
business units.




                                                                                  2025

                                                                                  Penyusunan Laporan Keberlanjutan
                                                                                  tetap mengacu pada Standar GRI 2021
                                                                                  dengan opsi pelaporan “Pelaporan yang
                                                                                  merujuk pada (with reference) Standar
Secara berkesinambungan, peta jalan ini                                           GRI 2021”. Sementara itu, Perusahaan
akan ditinjau setiap tahunnya dan akan                                            terus mempersiapkan diri dengan
dilakukan penyesuaian jika terdapat                                               meningkatkan pengetahuan dan
kondisi, kendala, dan tantangan dalam                                             kapabilitas terhadap standar IFRS S1
penerapannya.                                                                     dan IFRS S2, serta memperluas cakupan
                                                                                  data topik material ESG, yang sudah
The roadmap will be reviewed annually                                             menjangkau sebagian besar unit bisnis
and adjusted as needed in response                                                dalam pelaporan keberlanjutan.
to emerging conditions, constraints, or
challenges in its implementation.                                                 The report will still follow the “with reference
                                                                                  to the GRI Standards 2021” approach. At
                                                                                  the same time, the Company is enhancing
                                                                                  internal knowledge and capacity regarding
                                                                                  IFRS S1 and IFRS S2, while broadening the
                                                                                  ESG material topic coverage to include the
                                                                                  majority of its business units.




                           2024
                           Penyusunan Laporan Keberlanjutan tetap mengacu
                           kepada Standar GRI 2021 dengan opsi pelaporan,
                           “Pelaporan yang merujuk pada (with reference)
                           dengan Standar GRI 2021”, diikuti dengan cakupan
                           data topik material ESG yang juga ditambahkan
                           dengan unit bisnis lainnya.
                           The report continues to reference the GRI Standards
                           2021, using the “with reference to the GRI Standards
                           2021” option. The scope of ESG material topics was
                           further expanded to include more business units.




                                           50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                    50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   75
Page 76
      Laporan Keberlanjutan 2025
76 Sustainability Report 2025
Page 77
                        Kontribusi Berkelanjutan untuk Masyarakat, Lingkungan
                                                              dan Masa Depan
                        Sustainable Contributions to Communities, the Environment, and the Future


Tahun 2025 merupakan tonggak bersejarah                     The year 2025 marked a historic milestone for
bagi Summarecon yang menandai lima dekade                   Summarecon, commemorating five decades of
perjalanan   Perusahaan     dalam    membangun              the Company’s journey in developing integrated
kawasan terpadu, komunitas, dan kehidupan yang              townships, communities, and sustainable living,
berkelanjutan, sejalan dengan semangat “to build            in line with its spirit of “to build a wonderful life,
a wonderful life, wonderful world, and wonderful            wonderful world, and wonderful future.” To celebrate
future”. Dalam rangka memperingati momen                    this special occasion, Summarecon carried out a
istimewa ini, Summarecon menyelenggarakan                   range of programmes spanning social, cultural, and
berbagai program bertema sosial, budaya, edukasi,           educational initiatives, as well as activities aimed
hingga penguatan identitas Perusahaan. Program              at strengthening the Company’s identity. These
tersebut meliputi Beautifikasi Kawasan Township,             programmes included Township Area Beautification,
Bedah Fasilitas Umum, Bedah Rumah, Kelapa                   Public Facilities Revitalisation, House Renovation,
Gading Heritage/The Gading Archive (TGA), Program           Kelapa Gading Heritage/The Gading Archive (TGA),
Beasiswa, Pengobatan Gratis, Social Campaign                Scholarship Programme, Free Medical Services, a
melalui pembuatan video terkait purpose, visi,              social campaign through the production of videos
dan misi Perusahaan, penerbitan Buku 50 Tahun,              highlighting the Company’s purpose, vision, and
Summarecon Discovery, hingga acara puncak                   mission, the publication of a 50th Anniversary Book,
perayaan yang diselenggarakan pada 26 November              Summarecon Discovery, and the grand anniversary
2025.                                                       celebration held on 26 November 2025.

Namun demikian, dalam Sustainability Report                 However, in this Sustainability Report, the Company
ini, Perusahaan memfokuskan pembahasan pada                 focuses on programmes that are directly linked to the
program-program yang memiliki keterkaitan                   achievement of the Sustainable Development Goals
langsung dengan pencapaian Tujuan Pembangunan               (SDGs) and that deliver measurable social, economic,
Berkelanjutan (SDGs) serta memberikan dampak                and environmental impacts. These programmes
sosial, ekonomi, dan lingkungan yang terukur.               represent the Company’s tangible contributions
Program-program tersebut menjadi representasi               to improving people’s quality of life, strengthening
kontribusi nyata Perusahaan dalam meningkatkan              local communities, preserving cultural heritage,
kualitas hidup masyarakat, memperkuat komunitas             and promoting inclusive and sustainable township
lokal, melestarikan budaya, serta mendorong                 development. The discussion is presented below:
pembangunan       kawasan   yang   inklusif dan
berkelanjutan. Berikut pembahasannya:


                                     Program Beasiswa 50 tahun Summarecon dan
                                                    Summarecon Goes To School
                                       Summarecon 50th Anniversary Scholarship Programme and
[413-1] [F.23] [F.25]                                                                  Summarecon Goes to School


Program Beasiswa 50 Tahun Summarecon
Summarecon 50th Anniversary Scholarship Programe


Dalam rangka memperingati usia emas ke-50,                  In commemoration of its golden 50th anniversary,
Summarecon menyelenggarakan Program Beasiswa                Summarecon launched the Summarecon 50th
50 Tahun Summarecon sebagai wujud komitmen                  Anniversary Scholarship Programme as a reflection of
Perusahaan dalam memperluas akses pendidikan                the Company’s commitment to expanding access to
dan memperkuat pembangunan manusia. Melalui                 education and strengthening human development.
program ini, Summarecon menyalurkan bantuan                 Through this programme, Summarecon provided
biaya pendidikan kepada anak-anak dari keluarga             educational assistance to children from families in
yang membutuhkan, sekaligus memperkuat                      need, while also reinforcing the learning ecosystem
ekosistem pembelajaran melalui dukungan sarana              through support for schools and social foundations in
belajar bagi sekolah dan yayasan sosial di berbagai         various regions. This support was delivered through
wilayah. Dukungan tersebut diberikan melalui                the provision of educational facilities and learning
penyaluran alat penunjang pendidikan, seperti               tools, such as practicum equipment, laptops, books,
alat praktikum, laptop, buku, serta berbagai sarana         and various other educational resources, in order to
belajar lainnya, guna membantu meningkatkan                 help enhance the quality of teaching and learning
kualitas proses belajar mengajar                            processes.


                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   77
Page 78
Program Beasiswa 50 Tahun Summarecon,                         The Summarecon 50th Anniversary Scholarship
mencakup dua bentuk bantuan utama:                            Programme comprised two main forms of assistance:

1.   Bantuan Biaya Pendidikan                                 1.   Education Assistance
     Summarecon menyalurkan beasiswa individu                      Summarecon provided individual scholarships to
     kepada 63 siswa di wilayah Jabodetabek.                       63 students in the Greater Jakarta area. Support
     Dukungan diberikan dengan nilai rata-rata Rp                  was provided at an average value of Rp3,000,000
     3.000.000 per penerima untuk durasi 1 tahun,                  per recipient for a duration of one year, covering
     mencakup jenjang SD hingga SMA.                               students from elementary to senior high school
                                                                   levels.

                                                                                      SD            SMP        SMA

                                   Jumlah Penerima
                                   Number of Recipients

                                                                              11

                                                                              33

                                                                              19




2.   Bantuan Peralatan Sekolah                                2.   School Equipment Assistance
     Selain bantuan individu, Summarecon juga                      In addition to individual support, Summarecon
     memberikan beasiswa pada yayasan dan                          also provided assistance to foundations and
     memperkuat kualitas pembelajaran melalui                      strengthened the quality of learning through
     dukungan sarana yang mencakup 8 sekolah                       the provision of educational facilities, covering 8
     (SD & MTs) dan 3 yayasan sosial. Dukungan                     schools (elementary schools and Islamic junior
     tersebar di beberapa wilayah untuk menjangkau                 high schools) and 3 social foundations. This
     kebutuhan yang lebih luas.                                    support was distributed across several areas to
                                                                   reach a broader range of needs.

                                                                                          Sekolah         Yayasan

                                         Sasaran Bantuan      Sebaran Wilayah Bantuan
                                         Aid Beneficiaries     Distribution of Aid Areas

                                                              Indonesia Tengah
                                          Sekolah
                                          School

                                                          8
                                                              Jawa Barat


                                          Yayasan
                                          foundation          Jabodetabek

                                                          3




Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan              This programme was implemented in collaboration
beberapa yayasan sosial, antara lain Yayasan Buddha           with several social foundations, including Yayasan
Tzu Chi Indonesia, Sahabat Anak, dan Rumah                    Buddha Tzu Chi Indonesia, Sahabat Anak, and Rumah
Pelangi. Penerima manfaat diprioritaskan bagi siswa           Pelangi. Beneficiaries were prioritised for students
dari keluarga kurang mampu yang menunjukkan                   from low-income families who demonstrated a
komitmen untuk tetap bersekolah, atau ditentukan              commitment to continuing their education or were
melalui rekomendasi yayasan terkait. Untuk                    selected based on recommendations from the
menjaga efektivitas program, tim beasiswa juga                respective foundations. To maintain the programme’s
melakukan monitoring kepada yayasan guna                      effectiveness, the scholarship team also conducted
memastikan penyaluran beasiswa berlangsung                    monitoring of the partner foundations to ensure
tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat             that the scholarships were distributed appropriately,
yang diharapkan. Total dana yang disalurkan dalam             transparently, and delivered the intended benefits.
program ini mencapai Rp 879.048.405.                          The total funds disbursed through this programme
                                                              amounted to Rp879,048,405.


      Laporan Keberlanjutan 2025
78    Sustainability Report 2025
Page 79
Kegiatan Peresmian Bedah Fasilitas Umum di Bekasi



                                                    50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                             50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   79
Page 80
Program Summarecon Goes to School
Summarecon Goes to School Programme


Selain memperkuat akses pendidikan melalui               In addition to strengthening access to education
Program Beasiswa 50 Tahun Summarecon,                    through the Summarecon 50th Anniversary
Summarecon juga melengkapi upaya tersebut                Scholarship         Programme,           Summarecon
dengan      memperkaya   kualitas    pembelajaran        complemented this effort by directly enhancing the
secara langsung melalui Program Summarecon               quality of learning through the Summarecon Goes
Goes to School. Program ini melibatkan karyawan          to School Programme. This programme engaged
Summarecon sebagai relawan yang mengajar siswa           Summarecon employees as volunteer teachers for
sekolah dasar dengan fokus pada pembentukan              elementary school students, with a focus on character
karakter, etika, dan seni. Materi pembelajaran           building, ethics, and the arts. The learning materials
yang disampaikan pun bervariasi, mulai dari adab         delivered were varied, ranging from manners and
dan etika, kesenian, bahasa inggris, matematika,         ethics, arts, English, mathematics, and financial
literasi keuangan/menabung, fun science, hingga          literacy/saving, to fun science and an introduction
pengantar arsitektur melalui kegiatan membuat            to architecture through house-model making
rumah-rumahan. Melalui program ini, Summarecon           activities. Through this programme, Summarecon
mendukung pendidikan yang berkualitas sekaligus          supported quality education while instilling positive
menanamkan nilai-nilai positif sejak dini, sehingga      values from an early age, enabling children to gain a
anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang             more meaningful learning experience.
lebih bermakna.

Pada saat yang sama, program ini menjadi ruang           At the same time, the programme also provided a
bagi para relawan untuk berbagi pengetahuan,             space for volunteers to share knowledge, strengthen
memperkuat kepedulian sosial, dan membangun              social awareness, and build closer connections
kedekatan dengan komunitas. Dengan demikian,             with the community. In this way, Summarecon not
Summarecon tidak hanya memperkuat hubungan               only strengthened its relationship with education
dengan komunitas pendidikan di kawasan                   communities in its development areas, but also
pengembangannya, tetapi juga memberikan                  created opportunities for employees to participate
kesempatan bagi karyawan untuk berpartisipasi            directly in shaping the future of younger generations,
secara nyata dalam membentuk masa depan                  allowing the programme’s benefits to be felt
generasi muda, sehingga manfaat program                  mutually by both the students and the employees
dirasakan secara timbal balik oleh siswa maupun          involved.
karyawan yang terlibat.

Pada tahun 2025, program ini dilaksanakan di 5           In 2025, the programme was implemented in five
sekolah dasar yang tersebar di Bandung, Bekasi,          elementary schools in Bandung, Bekasi, Serpong,
Serpong dan Makassar. Sebanyak 128 karyawan              and Makassar. A total of 128 Summarecon employees
Summarecon turut berpartisipasi sebagai relawan          participated as volunteer teachers, comprising 39.8%
pengajar dengan sebaran di Bekasi 39.8%, di              in Bekasi, 35.9% in Serpong, 13.3% in Bandung, and
Serpong 35.9%, di Bandung 13.3% dan di Makassar          10.9% in Makassar.
sebanyak 10.9%


Sebaran Relawan Summarecon Goes to School
Distribution of Summarecon Goes to School Volunteers




                                  Total Relawan                 128 Pengajar
                                  Total Number of Volunteers    128 Teachers




                                  Bekasi            51

                                  Serpong           46

                                  Bandung           17

                                  Makassar          14




     Laporan Keberlanjutan 2025
80   Sustainability Report 2025
Page 81
Kegiatan Summarecon Mengajar



                               50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                        50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   81
Page 82
Keterkaitan dengan SDGs
Linkages to the SDGs

Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas
Goal 4: Quality Education

Program Beasiswa 50 Tahun Summarecon secara             The Summarecon 50th Anniversary Scholarship
langsung mendukung Tujuan 4 (Pendidikan                 Programme directly supports Goal 4 (Quality
Berkualitas), karena bantuan biaya pendidikan           Education), as the education assistance helps
membantu menjaga keberlanjutan pendidikan siswa         ensure that students can continue their schooling.
agar tetap dapat bersekolah. Selain itu, dukungan       In addition, support in the form of practicum
sarana seperti alat praktikum, laptop, buku, dan        equipment, laptops, books, and other learning
berbagai fasilitas belajar lainnya turut meningkatkan   facilities contributes to improving the quality
kualitas proses belajar mengajar melalui penguatan      of teaching and learning by strengthening the
ketersediaan fasilitas pendidikan yang ramah anak,      availability of child-friendly, inclusive, and effective
inklusif, dan efektif untuk pembelajaran.               educational facilities.

Tujuan 1: Tanpa Kemiskinan
Goal 1: No Poverty

Program Beasiswa 50 tahun Summarecon juga               The Summarecon 50th Anniversary Scholarship
mendukung Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), karena           Programme also supports Goal 1 (No Poverty),
dukungan biaya pendidikan membantu keluarga             as the education assistance helps beneficiary
penerima    mengurangi      beban    pengeluaran        families reduce the burden of household education
pendidikan rumah tangga, yang kerap menjadi             expenses, which are often one of the risk factors for
salah satu faktor risiko putus sekolah, sekaligus       school dropout. At the same time, it enables families
memungkinkan alokasi sumber daya untuk                  to allocate resources to other basic needs while
kebutuhan dasar lainnya dan menjaga keberlanjutan       helping sustain their children’s education.
pendidikan anak.

Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Goal 17: Partnerships for the Goals

Program Summarecon Goes to School mendukung             The Summarecon Goes to School Programme
Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)             supports Goal 17 (Partnerships for the Goals),
karena dijalankan melalui kolaborasi multipihak         as it is implemented through multi-stakeholder
antara Perusahaan, sekolah, komunitas pendidikan,       collaboration among the Company, schools,
dan para relawan (karyawan). Melalui skema              education communities, and volunteers (employees).
kemitraan ini, Summarecon tidak hanya menyalurkan       Through this partnership scheme, Summarecon not
dukungan, tetapi juga berbagi pengetahuan,              only provides support, but also shares knowledge,
keterampilan, serta sumber daya manusia dalam           skills, and human resources through teaching
bentuk kegiatan mengajar, sehingga kontribusi           activities, allowing the Company’s social contribution
sosial Perusahaan dapat menjangkau manfaat yang         to deliver broader and more sustainable benefits.
lebih luas dan berkelanjutan.




Kegiatan Bantuan Beasiswa Pendidikan



      Laporan Keberlanjutan 2025
82    Sustainability Report 2025
Page 83
                                          Program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis
[413-1] [F.23] [F.25]                                    Free Cataract Surgery Social Service Programme


Dalam rangka memperingati usia emas ke-                      To commemorate its golden 50th anniversary,
50, Summarecon menyelenggarakan Program                      Summarecon         organised  the    Free    Cataract
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis sebagai                  Surgery Social Service Programme as a reflection
wujud kepedulian Perusahaan untuk membantu                   of the Company’s commitment to supporting
masyarakat    kurang    mampu        yang    berisiko        underprivileged communities at risk of permanent
mengalami gangguan penglihatan permanen                      vision impairment due to cataracts. Through this
akibat katarak. Melalui program ini, Summarecon              programme, Summarecon also expanded access for
sekaligus memperluas akses kelompok rentan                   vulnerable groups to affordable, safe, and quality eye
terhadap layanan kesehatan mata yang terjangkau,             care services delivered through competent medical
aman, dan berkualitas melalui fasilitas serta tenaga         facilities and professionals.
medis yang kompeten.

Dalam pelaksanaannya, program ini bekerja sama               In its implementation, the programme was carried
dengan Rumah Sakit St. Carolus Summarecon                    out in collaboration with St. Carolus Hospital
Serpong, Himpunan Bersatu Teguh, dan ERHA Clinic             Summarecon Serpong, Himpunan Bersatu Teguh,
sebagai mitra medis dan pelaksana. Program ini tidak         and ERHA Clinic as medical and implementing
hanya diperuntukkan bagi masyarakat umum, tetapi             partners. The programme was intended not
juga terbuka bagi karyawan internal Summarecon               only for the general public, but was also open to
yang    membutuhkan.       Pelaksanaan    program            Summarecon employees in need. It was delivered
dilakukan melalui layanan medis terintegrasi untuk           through integrated medical services to ensure that
memastikan setiap penerima manfaat memperoleh                each beneficiary received comprehensive care from
penanganan menyeluruh dari tahap awal hingga                 the initial stage through to recovery, through the
pemulihan, melalui tahapan utama berikut:                    following main stages:

1.   Skrining awal                                           1.   Initial screening
     Dilakukan untuk memastikan kelayakan medis                   Conducted to assess patients’ medical eligibility
     pasien sebelum tindakan operasi, termasuk                    prior to surgery, including examinations of eye
     pemeriksaan kondisi mata dan kesehatan                       condition and general health.
     umum.

2.   Tindakan operasi katarak                                2.   Cataract surgery procedure
     Berupa prosedur penggantian lensa mata                       This involved the replacement of the lens
     yang terdampak katarak guna membantu                         affected by cataracts in order to help restore the
     mengembalikan fungsi penglihatan pasien.                     patient’s vision.

3.   Observasi dan pemantauan pascaoperasi                   3.   Post-operative observation and monitoring
     Dilakukan untuk memastikan proses pemulihan                  Conducted to ensure an optimal recovery
     berjalan optimal serta menindaklanjuti apabila               process and to follow up on any complaints or
     terdapat keluhan atau komplikasi.                            complications.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini                   Public enthusiasm for the programme was
cukup tinggi. Sepanjang tahun 2025, tercatat 652             considerable. Throughout 2025, a total of 652
calon pasien mendaftar dari berbagai daerah, mulai           prospective patients registered from various areas,
dari Jabodetabek hingga luar kota seperti Bandung,           ranging from Greater Jakarta to other cities such
Tasikmalaya, Malang, dan Medan. Dari jumlah                  as Bandung, Tasikmalaya, Malang, and Medan. Of
tersebut, 208 pasien berhasil menjalani operasi              these, 208 patients successfully underwent cataract
katarak sehingga dapat memperoleh kembali                    surgery and were able to regain their sight. The
penglihatannya. Program ini masih berlanjut                  programme is continuing in 2026 and is currently
pada tahun 2026 dan saat ini masih dalam proses              still being implemented.
pelaksanaan.

Penerima manfaat berasal dari berbagai kelompok              Beneficiaries came from a wide range of age groups,
usia, dengan pasien termuda berusia 6 tahun dan              with the youngest patient aged 6 years and the
tertua 90 tahun, menunjukkan bahwa program ini               oldest 90 years, demonstrating that the programme
menjangkau kebutuhan lintas generasi. Estimasi               addressed intergenerational needs. The estimated
nilai manfaat finansial program, yang mencakup                financial value of the programme’s benefits, covering
biaya operasi, tenaga medis dan tenaga kesehatan,            surgery costs, medical and healthcare personnel,
serta obat-obatan, mencapai sekitar Rp 2,56 juta per         as well as medicines, reached approximately
mata, mencerminkan kontribusi nyata Perusahaan               Rp2.56 million per eye, reflecting the Company’s
dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi                tangible contribution to expanding public access to
masyarakat.                                                  healthcare services.


                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   83
Page 84
Keterkaitan dengan SDGs
Linkages to the SDGs


Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Goal 3: Good Health and Well-being

Program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis secara           The Free Cataract Surgery Social Service Programme
langsung mendukung Tujuan 3 (Kehidupan Sehat                 directly supports Goal 3 (Good Health and Well-
dan Sejahtera), khususnya Target 3.8 tentang                 being), particularly Target 3.8 on Universal Health
Cakupan Kesehatan Universal (Universal Health                Coverage, which aims to ensure that everyone has
Coverage), yakni memastikan semua orang dapat                access to quality health services without financial
mengakses layanan kesehatan yang berkualitas                 hardship. By providing free cataract surgery—
tanpa mengalami kesulitan finansial. Dengan                   including screening, surgical procedures, and
menyediakan operasi katarak gratis (termasuk                 post-operative monitoring—the programme helps
pemeriksaan, tindakan operasi, hingga pemantauan             reduce cost and access barriers, while improving
pascaoperasi), program ini membantu mengurangi               beneficiaries’ quality of life through the restoration
hambatan biaya dan akses, sekaligus meningkatkan             of vision.
kualitas hidup penerima manfaat melalui pemulihan
fungsi penglihatan.

Tujuan 1: Tanpa Kemiskinan
Goal 1: No Poverty

Program ini juga mendukung Tujuan 1 (Tanpa                   This programme also supports Goal 1 (No Poverty),
Kemiskinan), karena program ini membantu                     as it helps reduce the healthcare cost burden for
mengurangi beban biaya kesehatan bagi masyarakat             underprivileged communities at risk of permanent
kurang mampu yang berisiko mengalami gangguan                vision impairment. By providing surgery and medical
penglihatan permanen. Dengan menyediakan                     assistance free of charge, the programme helps
layanan operasi dan pendampingan medis tanpa                 prevent substantial health-related expenses that
biaya, program ini dapat mencegah pengeluaran                could otherwise affect households’ ability to meet
kesehatan yang besar yang berpotensi mengganggu              their basic needs. In addition, the restoration of vision
kemampuan rumah tangga memenuhi kebutuhan                    can support beneficiaries in regaining productivity
dasar. Selain itu, pemulihan penglihatan dapat               and independence, thereby helping to sustain family
mendukung       kembalinya    produktivitas   dan            income and reduce economic vulnerability.
kemandirian     penerima     manfaat,    sehingga
membantu menjaga penghasilan keluarga dan
mengurangi kerentanan ekonomi.




Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Tanggerang



       Laporan Keberlanjutan 2025
84     Sustainability Report 2025
Page 85
                         Program Bedah Fasilitas Umum Summarecon 50 tahun
                                                             Summarecon 50th Anniversary Public Facilities
[203-1] [413-1] [F.23] [F.25]                                                                 Revitalisation Programme



Dalam rangka memperingati usia emas ke-50,                     To commemorate its golden 50th anniversary,
Summarecon melaksanakan program Bedah                          Summarecon implemented the Public Facilities
Fasilitas Umum yang bertujuan memperbaiki                      Revitalisation Programme, which aims to improve
fasilitas umum/publik yang tidak layak agar menjadi            inadequate public facilities so that they become
lebih aman, nyaman, dan fungsional bagi masyarakat             safer, more comfortable, and more functional for
sekitar. Program ini berfokus pada perbaikan fasilitas         surrounding communities. The programme focuses
seperti sekolah dasar, jembatan, serta puskesmas               on upgrading facilities such as elementary schools,
atau klinik di berbagai kawasan pengembangan                   bridges, and community health centres or clinics in
Summarecon, antara lain Kelapa Gading, Bekasi,                 various Summarecon development areas, including
Serpong, Bogor, Bandung, Makassar, dan Karawang.               Kelapa Gading, Bekasi, Serpong, Bogor, Bandung,
Perbaikan dilakukan secara menyeluruh, mencakup                Makassar, and Karawang. The improvements were
rehabilitasi fisik bangunan hingga penyediaan                   carried out comprehensively, covering both physical
perlengkapan penunjang yang diperlukan. Seluruh                building rehabilitation and the provision of necessary
proses pengerjaan dilaksanakan oleh tim kontraktor             supporting equipment. The entire implementation
internal Perusahaan dengan dukungan vendor                     process was undertaken by the Company’s internal
dan pemasok terkait, serta melalui koordinasi aktif            contractor team, with support from relevant vendors
dengan pemangku kepentingan lokal, seperti                     and suppliers, and through active coordination with
Pemerintah Daerah, RT/RW setempat, dan dinas                   local stakeholders, such as regional governments,
terkait, serta didukung oleh partisipasi warga sekitar.        neighbourhood associations (RT/RW), and relevant
                                                               agencies, as well as with the participation of local
                                                               residents.

Pada tahun 2025, sebanyak 11 fasilitas umum di                 In 2025, a total of 11 public facilities surrounding
sekitar kawasan pengembangan Summarecon                        Summarecon’s development areas were successfully
berhasil direnovasi. Fasilitas yang dipilih merupakan          renovated. The selected facilities were public
sarana publik yang kondisinya sudah tidak layak                infrastructure whose conditions were inadequate
atau    berpotensi     membahayakan,         sehingga          or potentially hazardous, thereby hindering
dapat menghambat akses masyarakat terhadap                     community access to education, healthcare services,
pendidikan, layanan kesehatan, dan mobilitas.                  and mobility.

Estimasi penerima manfaat program ini mencapai                 The estimated number of beneficiaries of this
sekitar 300–850 orang untuk setiap fasilitas yang              programme ranged from approximately 300 to
diperbaiki. Biaya renovasi per fasilitas berkisar antara       850 people for each facility improved. Renovation
Rp 300 juta hingga Rp 1,3 miliar, bergantung pada              costs per facility ranged from Rp300 million to Rp1.3
tingkat kerusakan serta kompleksitas pekerjaan                 billion, depending on the extent of damage and the
yang dilakukan.                                                complexity of the work required.

Program ini dirancang untuk dilaksanakan secara                This programme is designed to be implemented
berkelanjutan hingga tahun 2045, dengan target                 continuously through to 2045, with a target of
mencapai total renovasi 50 fasilitas umum secara               gradually renovating a total of 50 public facilities. This
bertahap. Inisiatif ini sekaligus menegaskan                   initiative also underscores the Company’s long-term
komitmen      jangka     panjang      Perusahaan               commitment to supporting social development and
dalam mendukung pembangunan sosial dan                         improving the quality of life of communities in areas
meningkatkan kualitas hidup masyarakat di                      developed by Summarecon.
kawasan-kawasan     yang   dikembangkan      oleh
Summarecon.




                                          50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                   50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   85
Page 86
Keterkaitan dengan SDGs
Linkages to the SDGs


Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas
Goal 4: Quality Education

Renovasi fasilitas pendidikan (sekolah dasar)          The renovation of educational facilities (elementary
selaras dengan Target 4.a, yaitu membangun             schools) aligns with Target 4.a, which aims to build
dan memutakhirkan fasilitas pendidikan agar            and upgrade education facilities that provide safe,
menyediakan lingkungan belajar yang aman, inklusif,    inclusive, and effective learning environments.
dan efektif. Dengan perbaikan fisik bangunan serta      Through physical building improvements and the
penyediaan perlengkapan penunjang, program ini         provision of supporting equipment, this programme
memperkuat kesiapan sekolah dalam mendukung            strengthens school readiness to support better
proses belajar mengajar yang lebih baik.               teaching and learning processes.

Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Goal 3: Good Health and Well-being

Perbaikan puskesmas/klinik berkaitan dengan            The improvement of community health centres
upaya memperluas akses layanan kesehatan yang          and clinics is related to efforts to expand access to
berkualitas. Ini selaras dengan target 3.8 mengenai    quality healthcare services. This aligns with Target
cakupan kesehatan universal (UHC), yakni akses         3.8 on Universal Health Coverage (UHC), namely
layanan kesehatan yang merata dan bermutu bagi         equitable access to quality health services for all.
masyarakat. Fasilitas layanan kesehatan yang lebih     More adequate healthcare facilities help improve
layak membantu meningkatkan kualitas layanan           service quality and the comfort of beneficiaries.
dan kenyamanan penerima layanan.

Tujuan 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan
Goal 11: Sustainable Cities and Communities

Melalui peningkatan fasilitas publik yang lebih aman   By improving public facilities so that they are safer
dan dapat dimanfaatkan masyarakat, program ini         and more usable for communities, this programme
juga relevan dengan Tujuan 11, yang mendorong kota     is also relevant to Goal 11, which promotes inclusive,
dan permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan       safe, resilient, and sustainable cities and human
berkelanjutan, termasuk penguatan akses terhadap       settlements, including strengthened access to safe
ruang serta fasilitas publik yang aman dan inklusif.   and inclusive public spaces and facilities.

Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Goal 17: Partnerships for the Goals

Keterlibatan    aktif   pemangku     kepentingan       The active involvement of local stakeholders, such as
local, seperti pemerintah daerah, RT/RW, dinas         regional governments, neighbourhood associations
terkait, vendor/pemasok, serta partisipasi warga,      (RT/RW), relevant agencies, vendors/suppliers, and
menunjukkan praktik kemitraan multipihak yang          community members, reflects the multi-stakeholder
menjadi inti Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai       partnership approach that lies at the heart of Goal 17
Tujuan)                                                (Partnerships for the Goals).




     Laporan Keberlanjutan 2025
86   Sustainability Report 2025
Page 87
Before                                                               After
SDN Harapan Mulya I, Kota Bekasi                                     SDN Harapan Mulya I, Kota Bekasi




Before                                                               After
Puskesmas Binuang, Kab. Serang                                       Puskesmas Binuang, Kab. Serang




Before                                                               After
Puskesmas Gunung Geulis, Kab. Bogor                                  Puskesmas Gunung Geulis, Kab. Bogor




Before                                                               After
Jembatan Kacapanak Katulampa, Kota Bogor                             Jembatan Kacapanak Katulampa, Kota Bogor




Before                                                               After
SD Inpres Pagandongan I, Makassar                                    SD Inpres Pagandongan I, Makassar




                                           50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                    50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   87
Page 88
Program Bedah Rumah Summarecon 50 tahun
Summarecon 50th Anniversary House Renovation Programme
                                                                                [203-1] [413-1] [F.23] [F.25]

Dalam rangka memperingati usia emas ke-50,              To commemorate its golden 50th anniversary,
Perusahaan melalui Yayasan Summarecon Peduli            the Company, through the Summarecon Peduli
menyelenggarakan Program Bedah Rumah bekerja            Foundation,      implemented     the  Summarecon
sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia,           50th Anniversary House Renovation Programme
Kementerian Perumahan Rakyat, serta Pemerintah          in collaboration with Yayasan Buddha Tzu Chi
Daerah Kota dan Kabupaten Bekasi. Program               Indonesia, the Ministry of Public Housing, and the
ini bertujuan memperbaiki rumah tidak layak             Bekasi City and Bekasi Regency Governments. The
huni (RUTILAHU) milik warga di sekitar kawasan          programme aims to improve uninhabitable homes
pengembangan      Summarecon      agar   menjadi        owned by residents living in areas surrounding
tempat tinggal yang lebih layak, aman, sehat, dan       Summarecon’s developments, so that they become
bermartabat bagi para penghuninya.                      safer, healthier, more dignified, and more adequate
                                                        places to live.

Proses seleksi rumah penerima manfaat dilakukan         The selection of beneficiary homes was carried out
oleh pihak kelurahan setempat dan diverifikasi           by the respective local village administrations and
oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan            subsequently verified by the Housing, Settlement
Pertanahan (Disperkintan). Warga yang ditetapkan        Areas, and Land Agency (Disperkintan). Residents
sebagai penerima manfaat menandatangani nota            confirmed as beneficiaries signed a memorandum of
kesepahaman (MoU) sebagai bentuk persetujuan            understanding (MoU) to formalise their agreement
atas ruang lingkup perbaikan yang akan dilakukan.       to the scope of renovations to be undertaken.

Program Bedah Rumah mencakup renovasi total             The programme targets the renovation of 500
500 unit rumah, dengan proporsi 250 unit di Kota        housing units, comprising 250 units in Bekasi City
Bekasi dan 250 unit di Kabupaten Bekasi. Target         and 250 units in Bekasi Regency. Implementation
pelaksanaan program berlangsung sejak Agustus           is scheduled to run from August 2025 to March
2025 hingga Maret 2026. Seluruh pekerjaan renovasi      2026. All renovation works are being carried out by
dilaksanakan oleh kontraktor yang ditunjuk secara       officially appointed contractors in accordance with
resmi dan mengacu pada Rencana Anggaran Biaya           the approved Budget Plan (RAB).
(RAB) yang telah disusun.

Ruang lingkup perbaikan mengikuti prinsip renovasi      The scope of the renovations follows the ALADIN
ALADIN, yaitu perbaikan atap, lantai, dan dinding       principle, focusing on improvements to the roof,
sebagai elemen utama hunian yang layak, serta           floor, and walls as the essential elements of a decent
pembangunan fasilitas sanitasi berupa WC dan            home, while also providing sanitation facilities such
septic tank bagi rumah yang belum memilikinya.          as toilets and septic tanks for houses that previously
Estimasi biaya renovasi per rumah berkisar antara       lacked them. The estimated renovation cost ranges
Rp 25–30 juta, dengan waktu pengerjaan rata-rata 14     from Rp25 million to Rp30 million per house, with an
hari per rumah.                                         average completion time of 14 days per unit.

Hingga akhir periode pelaporan, Program Bedah           By the end of the reporting period, the programme
Rumah telah berhasil merenovasi 102 unit rumah,         had successfully renovated 102 housing units,
sehingga memberikan manfaat langsung bagi               delivering direct benefits to beneficiary families by
keluarga penerima, yakni dengan membantu                improving the physical condition of their homes and
meningkatkan kelayakan fisik hunian serta kualitas       enhancing their overall quality of life.
hidup penghuninya.

Melalui program ini, Summarecon berupaya                Through this initiative, Summarecon seeks to support
mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat         improved living standards by helping fulfil the
dengan memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar          basic need for adequate housing. The programme
akan hunian yang layak. Inisiatif ini juga memperkuat   also strengthens synergy between the Company,
sinergi antara perusahaan, mitra yayasan, dan           foundation partners, and regional governments in
pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi             delivering tangible solutions for communities in
nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.                 need.




     Laporan Keberlanjutan 2025
88   Sustainability Report 2025
Page 89
                                                                               Keterkaitan dengan SDGs
                                                                                                   Linkages to the SDGs


Tujuan 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan
Goal 11: Sustainable Cities and Communities

Program ini secara langsung mendukung Tujuan                 This programme directly supports Goal 11
11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan),                 (Sustainable Cities and Communities), particularly
khususnya Target 11.1 yang menekankan akses bagi             Target 11.1, which emphasises access for all to
semua terhadap perumahan yang layak, aman,                   adequate, safe, and affordable housing and basic
terjangkau, dan pelayanan dasar, sekaligus upaya             services, as well as the upgrading of slum areas.
peningkatkan kualitas kawasan kumuh. Renovasi                Transforming uninhabitable houses into homes that
rumah tidak layak huni menjadi hunian yang lebih             are safer, healthier, and more dignified is aligned
aman, sehat, dan bermartabat sejalan dengan arah             with this target.
target tersebut.

Tujuan 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak
Goal 6: Clean Water and Sanitation

Perbaikan elemen ALADIN (atap, lantai, dinding)              Improvements to the ALADIN elements—roof, floor,
dan pembangunan fasilitas sanitasi (WC dan septic            and walls—as well as the provision of sanitation
tank) juga relevan dengan Tujuan 6 (Air Bersih               facilities such as toilets and septic tanks, are also
dan Sanitasi Layak), terutama Target 6.2 tentang             relevant to Goal 6 (Clean Water and Sanitation),
pencapaian akses sanitasi dan kebersihan yang layak          particularly Target 6.2, which focuses on achieving
dan merata bagi semua. Penyediaan WC/septic tank             access to adequate and equitable sanitation and
bagi rumah yang belum memilikinya memperkuat                 hygiene for all. The provision of toilets and septic
akses sanitasi dasar di tingkat rumah tangga.                tanks for homes that previously lacked them
                                                             strengthens access to basic household sanitation.

Tujuan 1: Tanpa Kemiskinan
Goal 1: No Poverty

Program ini secara langsung mendukung Tujuan                 The programme also contributes directly to Goal 1
1 (Tanpa Kemiskinan), karena penyediaan tempat               (No Poverty) by reducing the social and economic
tinggal yang lebih aman dan layak membantu                   vulnerability of beneficiary families. Access to
mengurangi kerentanan sosial dan ekonomi                     safer and more adequate housing helps minimise
penerima manfaat (misalnya risiko kesehatan dan              risks such as poor health outcomes and recurring
biaya perbaikan berulang), sekaligus meningkatkan            repair costs, while also enhancing the asset value
nilai aset rumah yang dimiliki warga. Dengan                 of residents’ homes. With improved housing
hunian yang lebih memadai, keluarga penerima                 conditions, beneficiary families are better positioned
manfaat memiliki fondasi yang lebih kuat untuk               to strengthen their wellbeing and long-term
meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas ekonomi            economic resilience.
jangka panjang.


Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Goal 17: Partnerships for the Goals

Keterlibatan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia,               The involvement of Yayasan Buddha Tzu Chi
Kementerian Perumahan Rakyat, Pemerintah                     Indonesia, the Ministry of Public Housing, regional
Daerah, serta proses seleksi dan verifikasi melalui           governments, and the beneficiary selection and
kelurahan dan dinas terkait mencerminkan praktik             verification process through village administrations
kemitraan multipihak yang sejalan dengan Tujuan              and relevant agencies reflects a multi-stakeholder
17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Pola                   partnership approach aligned with Goal 17
kerja sama lintas sektor ini memperkuat efektivitas          (Partnerships for the Goals). This cross-sector
pelaksanaan program dan memastikan bantuan                   collaboration strengthens programme effectiveness
tepat sasaran melalui tata kelola yang jelas (termasuk       and helps ensure that assistance is well-targeted
MoU dengan penerima manfaat).                                through clear governance arrangements, including
                                                             MoUs with beneficiaries




                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   89
Page 90
Before                                    After




Before                                    After




Before                                    After




Before                                    After




Before                                    After

Program Bedah Rumah Summarecon 50 Tahun



     Laporan Keberlanjutan 2025
90   Sustainability Report 2025
Page 91
Selain program-program dalam rangka perayaan 50                In addition to the 50th anniversary programmes that
tahun Summarecon yang mendukung pencapaian                     support the achievement of the SDGs, the anniversary
SDGs, terdapat pula inisiatif dalam rangkaian                  series also included initiatives that contributed to
perayaan ini yang mendukung kinerja Pilar 4:                   the performance of Pillar 4: Employee Competency
Pengembangan Kompetensi Karyawan, khususnya                    Development,       particularly  through     learning
melalui proses pembelajaran serta kegiatan                     processes and activities aimed at internalising and
internalisasi dan penguatan budaya keberlanjutan.              strengthening a culture of sustainability.




                              Program Summarecon Discovery, Social Champaign
                                             dan Buku 50 tahun Summarecon
                                                                     Summarecon Discovery, Social Campaign,
[413-1] [F.23] [F.25]                                               and Summarecon’s 50th Anniversary Book

Program Summarecon Discovery                                   Summarecon Discovery Programme

Summarecon Discovery merupakan galeri atau                     Summarecon Discovery is a gallery or museum
museum yang mendokumentasikan perjalanan 50                    that documents Summarecon’s 50-year journey
tahun Summarecon dalam mewujudkan Wonderful                    in bringing to life Wonderful Life, Wonderful
Life, Wonderful World. Program ini diselenggarakan             World. Established as part of Summarecon’s 50th
dalam rangka perayaan HUT ke-50 Summarecon dan                 anniversary celebration, the programme serves as a
berfungsi sebagai sarana internalisasi Core Values             platform for internalising the Company’s Core Values
kepada karyawan, sekaligus media komunikasi publik             among employees, while also functioning as a
untuk menunjukkan keselarasan antara perjalanan,               public communication medium to demonstrate the
tujuan, dan nilai-nilai Perusahaan. Summarecon                 alignment between the Company’s journey, purpose,
Discovery menampilkan rangkaian pencapaian,                    and values. Summarecon Discovery presents a series
nilai, serta pembelajaran yang diperoleh sepanjang             of achievements, values, and lessons learned over five
lima dekade pengembangan 9 (sembilan) kawasan                  decades of developing nine integrated townships.
kota terpadu.

Summarecon Discovery terbuka bagi karyawan                     Since December 2025, Summarecon Discovery
dan masyarakat umum sejak Desember 2025 dan                    has been open to both employees and the general
berlokasi di Lantai 3, Gafoy, Summarecon Mall                  public, and is located on the 3rd Floor of Gafoy,
Kelapa Gading. Area pameran seluas 2.083,9 m²                  Summarecon Mall Kelapa Gading. Covering an
ini terbagi ke dalam 12 zona eksibisi dan 6 area               exhibition area of 2,083.9 m², the gallery is divided
pendukung. Pameran dirancang secara interaktif                 into 12 exhibition zones and 6 supporting areas. The
melalui berbagai media, seperti poster dinding,                exhibition is designed to be interactive, using a range
video, audio, artefak bersejarah, maket, media digital,        of media such as wall posters, videos, audio, historical
permainan interaktif, replika, foto, dan ilustrasi, yang       artefacts, scale models, digital media, interactive
mendokumentasikan perjalanan Perusahaan sejak                  games, replicas, photographs, and illustrations.
pengembangan awal Kelapa Gading pada 1975                      These elements document the Company’s journey
hingga ekspansinya ke berbagai wilayah di Indonesia.           from its initial development of Kelapa Gading in
Hingga pertengahan Januari 2026, Summarecon                    1975 through to its expansion across various regions
Discovery telah dikunjungi oleh 9.762 pengunjung               in Indonesia. By mid-January 2026, Summarecon
dengan rata-rata durasi kunjungan 82 menit.                    Discovery had welcomed 9,762 visitors, with an
                                                               average visit duration of 82 minutes.

Dua belas zona pameran mengangkat tema                         The twelve exhibition zones each explore a
khusus, antara lain kehidupan kota terpadu (The                specific theme, including integrated urban life
Boulevard), komitmen terhadap kualitas hidup                   (The Boulevard), commitment to quality of life
(Discovery of Life), linimasa perjalanan Perusahaan            (Discovery of Life), the Company’s timeline (50 Years
(50 Years of Our Journey), inovasi dan terobosan               of Our Journey), innovation and breakthroughs (Our
(Our Breakthrough), kisah pendiri (Our Founder),               Breakthrough), the founder’s story (Our Founder),
kontribusi sosial (Lights of Life), nilai budaya               social contribution (Lights of Life), the Company’s
Perusahaan (CARING), ketangguhan menghadapi                    cultural values (CARING), resilience in times of crisis
krisis (Time of Endurance), peran kuliner sebagai              (Time of Endurance), the role of culinary experiences
pengikat komunitas (City of Million Culinary), kisah           in community building (City of Million Culinary), the
warga dan pelaku usaha (Tales of People), serta                stories of residents and business actors (Tales of
visi masa depan Perusahaan (Wonderful Future).                 People), and the Company’s future vision (Wonderful
Keseluruhan zona tersebut merepresentasikan                    Future). Together, these zones represent the
tonggak perjalanan, nilai, dan visi Summarecon                 milestones, values, and aspirations that have shaped
dalam membangun kawasan terpadu yang                           Summarecon’s journey in developing sustainable,
berkelanjutan serta berorientasi pada manusia.                 people-oriented integrated townships.


                                          50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                   50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   91
Page 92
Secara    keseluruhan,    Summarecon     Discovery   Overall,    Summarecon         Discovery   represents
menjadi representasi komitmen terhadap nilai,        Summarecon’s commitment to values, innovation,
inovasi, dan kontribusi nyata Summarecon selama      and tangible contributions over the past five decades.
lima dekade. Melalui pendekatan yang interaktif      Through an interactive and reflective approach, the
dan reflektif, galeri ini menghadirkan narasi yang    gallery presents a comprehensive narrative of how
utuh tentang bagaimana Perusahaan membangun          the Company has built integrated townships centred
kawasan terpadu yang berorientasi pada manusia,      on people, strengthened communities, and fostered
memperkuat komunitas, serta menumbuhkan              a culture of sustainability throughout every phase of
budaya     keberlanjutan    dalam    setiap   fase   its growth.
pertumbuhannya.

Summarecon Discovery tidak hanya menjadi galeri      Summarecon Discovery is not only a gallery or
atau museum perjalanan 50 tahun Perusahaan,          museum of the Company’s 50-year journey, but also
tetapi juga menjadi sarana internalisasi budaya      a means of internalising a culture of sustainability
keberlanjutan bagi karyawan. Melalui konten yang     among employees. Through content that highlights
menampilkan nilai CARING, pembelajaran dari fase     the CARING values, lessons from periods of growth
pertumbuhan dan krisis, serta inovasi pengelolaan    and crisis, and innovations in environmental
lingkungan dan energi, galeri ini memperkuat         and energy management, the gallery reinforces
pemahaman karyawan bahwa keberlanjutan               employees’ understanding that sustainability is an
merupakan bagian dari identitas dan cara kerja       integral part of Summarecon’s identity and way of
Summarecon.                                          working




     Laporan Keberlanjutan 2025
92   Sustainability Report 2025
Page 93
  CARING Zone                                                         Our Founder Zone




  City ​​of Million Culinary Zone                                     Our Breakthrough Zone




  City ​​of Million Culinary Zone                                     Tales of People Zone




  Wonderful Future Zone                                               Summarecon Discovery Shop


Summarecon Discovery, La Piazza, Summarecon Mall Kelapa Gading


Video Social Champaign                                            Social Campaign Video

Dalam rangka memperingati lima dekade perjalanan                  To commemorate five decades of Summarecon’s
Summarecon, Perusahaan menghadirkan video                         journey, the Company launched a campaign
kampanye bertajuk “5ummarecon 50th” sebagai                       video titled “5ummarecon 50th” as part of its
bagian dari strategi komunikasi untuk memperkuat                  communication strategy to strengthen brand
brand awareness, meningkatkan kepercayaan                         awareness, enhance public trust, and convey the
publik,      serta    menyampaikan      komitmen                  Company’s sustainability commitment. With a
keberlanjutan Perusahaan. Video berdurasi 12 menit                duration of 12 minutes and 19 seconds, the video was
19 detik ini disusun untuk merefleksikan perjalanan                developed to reflect Summarecon’s 50-year journey
50 tahun Summarecon sebagai pionir pengembang                     as a pioneer of integrated township development in
kawasan terpadu di Indonesia, dengan menekankan                   Indonesia, highlighting its growth, innovation, and
aspek pertumbuhan, inovasi, dan kontribusi positif                positive contribution to society.
bagi masyarakat luas.


                                             50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                      50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   93
Page 94
Video ini dirancang dengan pendekatan inspiratif         The video was designed using an inspirational and
dan naratif, menampilkan pencapaian utama                narrative approach, presenting the Company’s key
perusahaan dari sisi bisnis, budaya organisasi, hingga   achievements in terms of business performance,
peran aktif Summarecon dalam membangun                   organisational culture, and Summarecon’s active role
ekosistem kehidupan yang berkelanjutan. Nilai-           in building a sustainable living ecosystem. The core
nilai inti dalam budaya CARING, khususnya                values embodied in the CARING culture—particularly
Commitment, Agility, Care, dan Integrity, menjadi        Commitment, Agility, Care, and Integrity—form the
fondasi utama narasi yang disampaikan dalam video        main foundation of the narrative conveyed in this
social champaign ini.                                    social campaign video.

Video kampanye ‘5ummarecon 50th’ tidak hanya             The “5ummarecon 50th” campaign video serves not
berfungsi sebagai media komunikasi kepada                only as an external communication medium, but
publik, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana          also as an internal engagement tool to strengthen
engagement       internal   untuk    memperkuat          employees’ understanding of the Company’s
pemahaman karyawan atas purpose, budaya                  purpose, CARING culture, and sustainability
CARING, dan komitmen keberlanjutan Perusahaan.           commitment. The consistent delivery of messages
Penyampaian narasi yang konsisten lintas unit bisnis     across business units helps build alignment of values
membantu membangun keselarasan nilai dan                 and further embeds a culture of sustainability as
memperkuat budaya keberlanjutan sebagai bagian           part of the mindset and way of working throughout
dari cara berpikir dan cara bekerja di lingkungan        Summarecon.
Summarecon.




Buku 50 Tahun Summarecon: 50 Years Journey of            Summarecon’s 50th Anniversary Book: 50 Years
Creating a Wonderful Life                                Journey of Creating a Wonderful Life

Sebagai bagian dari rangkaian perayaan ulangtahun        As part of Summarecon’s golden anniversary
emas Summarecon, Perusahaan menerbitkan buku             celebration, the Company published a book titled
berjudul “50 Years Journey of Creating a Wonderful       50 Years Journey of Creating a Wonderful Life as a
Life” sebagai bentuk dokumentasi refleksi atas            documented reflection on the journey, values, and
perjalanan, nilai, serta pembelajaran yang telah         lessons that have shaped the Company’s character
membentuk karakter dan arah perusahaan selama            and direction over the past five decades. This
lima dekade. Publikasi ini tidak hanya berfungsi         publication serves not only as a historical record, but
sebagai catatan sejarah, tetapi juga sebagai media       also as a medium for strengthening culture, instilling
untuk memperkuat budaya, menanamkan nilai-               values, and supporting the Company’s long-term
nilai, serta membangun keberlanjutan jangka              sustainability.
panjang perusahaan.

Penyusunan buku dilakukan secara kolaboratif             The book was developed collaboratively, involving
dengan melibatkan penulis internal, narasumber           internal writers, key individuals who played a role
yang berperan dalam perjalanan Perusahaan, serta         in the Company’s journey, and the support of
dukungan dari editor dan penerbit profesional untuk      professional editors and publishers to ensure the
memastikan kualitas konten dan penyajiannya.             quality of both the content and its presentation.
Diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama, buku ini        Published by Gramedia Pustaka Utama, the book
disusun secara tematik-reflektif untuk merangkum          adopts a thematic and reflective structure to
narasi perjalanan 50 tahun Summarecon yang               capture the narrative of Summarecon’s 50-year
meliputi dinamika pertumbuhan, tantangan,                journey, encompassing its growth dynamics,
regenerasi kepemimpinan, pembentukan budaya              challenges, leadership regeneration, organisational
organisasi, serta pengembangan sembilan kawasan          culture development, and the development of nine
kota terpadu (township) yang menjadi tonggak             integrated townships that have become milestones
kontribusi Summarecon bagi Indonesia.                    of Summarecon’s contribution to Indonesia.

Buku ini terdiri dari 19 bab dalam 320 halaman,          Consisting of 19 chapters across 320 pages, the book
disusun melalui penulisan berbasis wawancara             was developed through writing based on in-depth
mendalam. Melalui 23 tokoh kunci dan 53 sesi             interviews. Featuring insights from 23 key figures
wawancara, buku ini disusun dan diharapkan               and 53 interview sessions, the publication presents
berhasil dalam menghadirkan perspektif lintas            cross-generational perspectives and experiences
generasi dan pengalaman yang memperkaya narasi           that enrich the narrative of Summarecon’s
transformasi Summarecon dari masa ke masa.               transformation over time.




     Laporan Keberlanjutan 2025
94   Sustainability Report 2025
Page 95
Penerbitan buku “50 Years Journey of Creating             The publication of 50 Years Journey of Creating
a Wonderful Life” menjadi media pembelajaran              a Wonderful Life also serves as a medium for
Organisasi dan warisan nilai yang mendukung               organisational learning and as a legacy of values
internalisasi budaya keberlanjutan di Summarecon.         that supports the internalisation of a culture
Melalui dokumentasi perjalanan, pembelajaran,             of sustainability at Summarecon. Through the
serta nilai-nilai yang membentuk arah Perusahaan,         documentation of the Company’s journey, lessons
buku ini memperkuat konsistensi budaya lintas             learned, and the values that have shaped its
generasi, sekaligus menjadi rujukan internal untuk        direction, the book strengthens cultural consistency
menjaga kesinambungan komitmen dan cara kerja             across generations, while also serving as an internal
yang bertanggung jawab. Sebagai bagian dari               reference for sustaining the Company’s commitment
rangkaian perayaan ulangtahun emas Summarecon,            and responsible way of working
Perusahaan menerbitkan buku berjudul “50 Years
Journey of Creating a Wonderful Life” sebagai
bentuk dokumentasi refleksi atas perjalanan, nilai,
serta pembelajaran yang telah membentuk karakter
dan arah perusahaan selama lima dekade. Publikasi
ini tidak hanya berfungsi sebagai catatan sejarah,
tetapi juga sebagai media untuk memperkuat
budaya, menanamkan nilai-nilai, serta membangun
keberlanjutan jangka panjang perusahaan.




                                     50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                              50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   95
Page 96
                                  Summarecon Mall Bekasi 2

     Laporan Keberlanjutan 2025
96   Sustainability Report 2025
Page 97
Pilar ini membahas kinerja ekonomi Perusahaan                This pillar highlights the Company’s economic
yang memiliki keterkaitan langsung dengan                    performance in direct relation to its sustainability
praktik keberlanjutan, meliputi kontribusi terhadap          practices, covering contributions to environmental
biaya lingkungan hidup, dampak investasi dan                 costs, the impact of investment and infrastructure
pembangunan infrastruktur, serta manajemen anti              development, and anti-corruption management.
korupsi.

Kontribusi terhadap biaya lingkungan hidup                   The Company’s contribution to environmental
mencerminkan tanggung jawab Summarecon                       costs reflects Summarecon’s commitment to
dalam menjaga kelestarian lingkungan, yang                   environmental preservation, realized through budget
direalisasikan melalui alokasi anggaran untuk                allocations for programs and initiatives dedicated
program dan kegiatan terkait perlindungan,                   to environmental protection, maintenance, and
pemeliharaan, serta pelestarian lingkungan hidup.            conservation.

Sementara itu, investasi dan pembangunan                     Meanwhile,      investment    and     infrastructure
infrastruktur menjelaskan dampak serta manfaat               development illustrate the impact and benefits of the
dari pembangunan fasilitas umum dan sosial oleh              Company’s construction of public and social facilities,
Perusahaan, khususnya terhadap lingkungan dan                particularly for the surrounding communities and
masyarakat sekitar.                                          environment.


Adapun    manajemen        antikorupsi   membahas            Anti-corruption management refers to the policies
kebijakan serta praktik yang diterapkan oleh                 and practices implemented by the Company to
Perusahaan untuk mengidentifikasi, mencegah, dan              identify, prevent, and mitigate corruption risks, both
mengelola risiko korupsi, baik di lingkungan internal        within its internal operations and across its business
Perusahaan maupun dalam rantai nilai bisnisnya.              value chain.

Kinerja ekonomi disajikan secara konsolidasi yang            Economic performance is presented on a
mencakup seluruh unit bisnis Summarecon.                     consolidated basis, covering all of Summarecon’s
Namun, untuk pembahasan terkait kontribusi                   business units. However, the data presented
terhadap lingkungan hidup serta bagian investasi             regarding   environmental     contributions and
dan pembangunan infrastruktur, cakupan data                  investment and infrastructure development are
dibatasi hanya pada unit-unit yang termasuk dalam            limited to the units within the 2024 reporting
batas pelaporan tahun 2025, yaitu Summarecon                 boundary, namely Summarecon Mall Kelapa
Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,                  Gading, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon
Summarecon Mall Serpong, Plaza Summarecon                    Mall Serpong, Plaza Summarecon Serpong, Plaza
Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Summarecon                 Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong, and
Serpong, dan Summarecon Bekasi.                              Summarecon Bekasi.

Informasi lebih rinci mengenai kinerja ekonomi               Further details on the Company’s overall economic
secara keseluruhan dapat ditemukan dalam Laporan             performance are available in the 2025 Annual Report.
Tahunan 2025.




Fasad Summarecon Mall Bekasi 2




                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   97
Page 98
 Kinerja Ekonomi
 Economic Performance
                                                                                                                [201-1] [F.2]



 Kinerja Ekonomi Langsung
 Direct Economic Performance
                                                                                                                [201-1] [F.2]

 Kinerja ekonomi langsung Summarecon dalam 3                    Summarecon’s direct economic performance in the
 (tiga) tahun terakhir dapat dilihat sebagai berikut:           past 3 (three) years is as follows:


 Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan Tahun 2023-2025
 Direct Economic Value Generated Year 2023-2025


     2023           2024           2025                             Pendapatan Pengembangan Properti
                                                                    Property Development Revenue

 Dalam Miliar Rupiah                                                                                   4,045
 (in Billion Rupiah)                                                                                   7,504
                                                                                                       5,508


                                                                    Pendapatan Investasi Properti
                                                                    Property Investment Revenue

                                                                                                       1,738
                                                                                                       2,152
                                                                                                       2,277


                                                                    Pendapatan Lain-Lain
                                                                    Other Revenue

                                                                                                       876
                                                                                                       967
                                                                                                       981


                                                                    Jumlah Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
                                                                    Total Economic Value Generated

                                                                                                       6,659
                                                                                                       10,623
                                                                                                       8,766




 Keterangan:                                                    Note:
 •   Pendapatan Pengembangan Properti merupakan                 •   Property Development Revenue is the income
     pendapatan pendapatan yang dihasilkan dari                     generated from the sale of properties such as houses,
     penjualan properti seperti Rumah, Ruko, Tanah,                 shophouses, land, apartments, or office spaces.
     Apartemen, atau Perkantoran.
 •   Pendapatan Investasi Properti merupakan pendapatan         •   Property Investment Revenue is the income generated
     yang dihasilkan dari sewa dan layanan dari bisnis retail       from rentals and services from retail businesses (malls).
     (mall).
 •   Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan yang             •   Other Income is revenue generated from hotels, clubs,
     dihasilkan dari hotel, klub, dan segmen usaha lainnya.         and other business segments.



 Pada tahun 2025, Perusahaan membukukan                         In 2025, the Company recorded consolidated Net
 Pendapatan Bersih konsolidasi sebesar Rp 8,77 triliun,         Revenue of Rp8.77 trillion, down 18% from Rp10.62
 turun 18% dari Rp 10,62 triliun di tahun sebelumnya.           trillion in the previous year. Revenue from the
 Pendapatan dari segmen pengembangan properti                   property development segment amounted to
 menyumbang pendapatan Rp 5,51 triliun, lebih                   Rp5.51 trillion, lower than Rp7.50 trillion in the prior
 rendah dari pendapatan tahun lalu Rp 7,50 triliun;             year, representing a decline of 27%. Nevertheless,

      Laporan Keberlanjutan 2025
98    Sustainability Report 2025
Page 99
turun 27%. Meski demikian, segmen usaha ini masih               this segment remained the largest contributor,
menjadi kontributor terbesar dengan 63% dari total              accounting for 63% of total revenue.
pendapatan.

Pendapatan dari segmen bisnis investasi properti                Revenue from the property investment and
dan manajemen meningkat sebesar Rp 125,06                       management segment increased by Rp125.06
miliar menjadi Rp 2,28 triliun untuk tahun 2025.                billion to Rp2.28 trillion in 2025. This 6% growth was
Peningkatan pendapatan sebesar 6% berasal dari                  mainly driven by an increase of Rp113.85 billion in
pendapatan sewa mal yang meningkat sebesar Rp                   mall rental income. The segment contributed 26% of
113,85 miliar. Pendapatan dari segmen ini mewakili              consolidated revenue.
26% dari pendapatan konsolidasi.

Pendapatan dari semua usaha lain di Perseroan                   Revenue from all other businesses outside these two
yang tidak termasuk dalam dua kategori besar                    main segments contributed 11% of the Company’s
pertama. Sehingga kontribusi terhadap pendapatan                consolidated revenue. Revenue in this segment
konsolidasi Perseroan hanya sebesar 11%. Pendapatan             increased by Rp13.81 billion, or 1%, from Rp967.31
di segmen ini meningkat sebesar Rp 13,81 miliar                 billion to Rp981.12 billion. Within this segment,
(naik 1%) dari Rp 967,31 miliar menjadi Rp 981,12               the hospitality business remained the largest
miliar. Pada segmen bisnis ini, bisnis perhotelan               contributor. The estate and property management
menjadi kontributor terbesar. Bisnis manajemen                  business is also expected to continue growing as
estat & properti akan terus berkembang karena                   more properties are developed and handed over to
semakin banyak properti yang dikembangkan dan                   customers.
diserahkan kepada pelanggan.


Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan Tahun 2023-2025
Direct Economic Value Distributed Year 2023-2025

    2023         2024            2025                                                                         Dalam Miliar Rupiah
                                                                                                                 (in Billion Rupiah)


                                         Gaji dan Tunjangan Karyawan                        Pembayaran kepada
                                         Employee Salaries and Benefits                      Pemerintah (Pajak)
                                                                                            Payments to Government (Taxes)

                                                                       667                                                 288
                                                                       732                                                 621
                                                                       756                                                 417



                                        Pembayaran kepada Pemegang
                                        Saham (Dividen)
Biaya Operasional                       Payment to Shareholders                             Investasi Sosial
Operating Costs                         (Dividends)                                         Social Investment

                         4,623                                         116                                                  23
                         6,991                                         149                                                  23
                         6,358                                         149                                                  32



                                        Jumlah Nilai Ekonomi yang                         Jumlah Nilai Ekonomi yang
                                        Didistribusikan                                   Disimpan
                                        Total Economic Value Distributed                  Total Economic Value Retained

                                                                      5,717                                              942
                                                                      8,516                                              2,107
                                                                      7,712                                              1,054



Keterangan:                                                     Note:
•   Perhitungan Nilai Ekonomi yang Disimpan didapat             •   Retained Economic Value Calculation is obtained
    dengan Nilai Ekonomi yang Dihasilkan yang dikurangi             by subtracting Distributed Economic Value from
    dengan Nilai Ekonomi yang Didistribusikan.                      Generated Economic Value.
•   Biaya Operasional adalah biaya yang terdiri dari beban      •   Operational Costs comprise cost of goods sold, sales
    pokok penjualan, beban penjualan, beban umum dan                expenses, general and administrative expenses

                                          50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                   50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   99
Page 100
      administrasi (di luar Gaji dan Tunjangan Karyawan,             (excluding Employee Salaries and Benefits, direct and
      biaya tenaga kerja langsung dan tidak langsung, dan            indirect labor costs, and Corporate Social Responsibility
      kontribusi Corporate Social Responsibility [CSR]).             [CSR] contributions).
 •    Gaji dan Tunjangan Karyawan terdiri dari gaji, insentif,   •   Employee Salaries and Benefits consist of salaries,
      asuransi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS),            incentives, Social Security Agency (BPJS) insurance,
      dan kontribusi pensiun tenaga kerja langsung dan               and direct and indirect labor pension contributions.
      tidak langsung.                                            •   Payments to Shareholders are dividends paid to
 •    Pembayaran kepada Pemegang Saham adalah                        shareholders.
      dividen yang dibayarkan untuk pemegang saham.              •   Payments to Government consist of taxes paid to the
 •    Pembayaran kepada Pemerintah terdiri dari pajak                Government.
      yang dibayarkan kepada Pemerintah.                         •   Social Investment represents the Company’s
 •    Investasi Sosial merupakan kontribusi Perusahaan               contribution to CSR activities.
      untuk kegiatan CSR.



 Biaya    operasional    Perusahaan    mengalami                 The Company’s operating expenses declined, mainly
 penurunan, yang terutama dipengaruhi oleh                       due to a reduction in cost of sales. This decrease was
 menurunnya beban pokok penjualan. Penurunan                     primarily attributable to lower housing construction
 tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya                  expenses during the current period compared with
 beban pembangunan perumahan pada periode                        the previous year. As a result, the Company’s profit
 berjalan jika dibanding pada periode sebelumnya.                also declined in 2025.
 Kondisi ini pada akhirnya turut berdampak pada
 penurunan laba Perusahaan pada tahun 2025.

 Selaras    dengan   penurunan  laba   tersebut,                 In line with the decline in profit, payments to the
 pembayaran kepada pemerintah dalam bentuk                       Government in the form of taxes also fell significantly.
 pajak juga mengalami penurunan yang signifikan.                  This was driven by the decrease in the Company’s
 Hal ini disebabkan oleh menurunnya pendapatan                   revenue in 2025, which resulted in lower taxes paid
 Perusahaan pada tahun 2025 yang berimplikasi                    during the reporting period.
 pada penurunan jumlah pajak yang dibayarkan
 selama periode pelaporan.

 Sementara itu, biaya investasi sosial pada tahun                Meanwhile, social investment expenditure increased
 2025 mengalami peningkatan dibandingkan                         in 2025 compared with the previous year. This
 tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh                 increase was driven by the implementation of various
 pelaksanaan berbagai program tanggung jawab                     corporate social responsibility (CSR) programmes
 sosial perusahaan (CSR) sepanjang tahun, termasuk               throughout the year, including a number of
 sejumlah kegiatan dalam rangka perayaan 50                      activities held in connection with Summarecon’s
 tahun Summarecon. Berbagai inisiatif tersebut                   50th anniversary. These initiatives expanded both
 turut memperluas cakupan serta meningkatkan                     the scope and intensity of the Company’s social
 intensitas pelaksanaan kegiatan sosial Perusahaan               programmes during the reporting year.
 selama tahun pelaporan.


 Laba Bersih, dan Aktiva Terkonsolidasi Tahun 2023-2025
 Consolidated Net Profit and Assets Year 2023-2025

      2023           2024           2025                                                               Dalam Miliar Rupiah
                                                                                                          (in Billion Rupiah)


                            Laba atau Rugi Bersih                                           Total Aktiva
                            Net Profit or Loss                                               Total Assets

                                                    1,058                                                              31,168
                                                    1,842                                                              33,534
                                                    1,204                                                              38,343




 Laba Bersih turun sebesar 35% dari Rp 1,84 triliun di           Net profit declined by 35%, from Rp1.84 trillion in
 tahun 2024 menjadi Rp 1,20 triliun di tahun 2025.               2024 to Rp1.20 trillion in 2025.

 Selama tahun 2025, total aset meningkat 14%                     During 2025, total assets increased by 14%, from
 dari Rp 33,5 triliun menjadi Rp 38,3 triliun, sejalan           Rp33.5 trillion to Rp38.3 trillion, in line with business


       Laporan Keberlanjutan 2025
100    Sustainability Report 2025
Page 101
dengan pertumbuhan bisnis. Peningkatan sebesar                growth. The Rp4.8 trillion increase was mainly
Rp 4,8 triliun terutama berasal dari kenaikan Tanah           attributable to a Rp1.0 trillion rise in Undeveloped
yang Belum Dikembangkan Rp 1,0 triliun dan                    Land and a Rp1.4 trillion increase in Investment
Properti Investasi Rp 1,4 triliun. Peningkatan Tanah          Properties. The increase in Undeveloped Land
yang Belum Dikembangkan terutama berasal                      mainly resulted from regular land acquisitions in
dari pembelian tanah di Serpong secara reguler.               Serpong. Meanwhile, the increase in Investment
Peningkatan saldo Properti Investasi tersebut                 Properties was primarily driven by construction in
terutama berasal dari pembangunan dalam                       progress for Summarecon Mall Bekasi 2 and Harris
penyelesaian Summarecon Mall Bekasi 2 dan Hotel               Hotel Summarecon Serpong, both of which were
Harris Summarecon Serpong yang sudah hampir                   nearing completion at the end of 2025. These two
selesai di akhir 2025. Saat ini kedua aset tersebut           assets have been operational since early 2026.
telah beroperasi semenjak awal tahun 2026.

Berikut adalah perbandingan antara target dan                 Here’s a comparison between the Company’s
realisasi pra-penjualan Perusahaan selama periode             presales targets and actual performance during the
pelaporan:                                                    reporting period:


Laba Bersih, dan Aktiva Terkonsolidasi Tahun 2023-2025
Consolidated Net Profit and Assets Year 2023-2025

    2023           2024       2025
                                                                                                             Dalam Unit | in Unit


                      Perbandingan Target dan Realisasi                    Target      1,975                 Realisasi        1,855
                      Pra Penjualan (Marketing Pre-sales)                  Target      2,430                 Realization      1,813
                      Comparison of Marketing Pre-sales
                      Target and Realization                                           2,100                                  1,687



                                                                                      Dalam Miliar Rupiah | in Billion Rupiah

                      Perbandingan Target dan Realisasi                    Target      5,000                 Realisasi        4,518
                      Pra Penjualan (Marketing Pre-sales)                  Target      5,000                 Realization      4,366
                      Comparison of Marketing Pre-sales
                      Target and Realization                                           5,000                                  5,528



                          Apartments
                                                                                 Landplots

                              280      198         450          173
                              610      234         730          225                     40           17          800              273
                              150      114         115          92                      40           30          420              179
                                                                                        -            49          125              404




                             Houses

                               1,360     1,330         2,810          3,086
                               1,580     1,354         3,170          3,273
Office and                      1,780     1,337         4,075          4,063
Commercials                                                                     Shop Lots


    5         11     10       28                                                    290           299          930           957
    10        17     20       51                                                    190           178          660           638
    10        2      25       6                                                     160           194          660           963


                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem     101
Page 102
 Di tahun 2025 permintaan pasar terhadap properti          In 2025, market demand for new properties,
 baru, khususnya properti segmen menengah dan              particularly in the middle and upper-middle
 menengah atas, dirasakan sangat baik. Hal tersebut        segments, remained strong. This was reflected in
 tercermin dari kinerja pra-penjualan kami di tahun        the Company’s marketing sales performance, which
 lalu yang mencapai sekitar Rp 5,5 triliun, lebih tinggi   reached approximately Rp5.5 trillion, exceeding the
 dari target yang ditetapkan yaitu Rp 5,0 triliun.         target of Rp5.0 trillion.

 Kami menjual 1.337 unit rumah dengan total nilai          The Company sold 1,337 housing units with a
 Rp 4,06 triliun, menyumbang 73% dari total pra-           total value of Rp4.06 trillion, contributing 73% of
 penjualan. Harga jual masing-masing berkisar mulai        total marketing sales. Selling prices ranged from
 dari sekitar Rp 0,60 miliar hingga Rp 26,00 miliar,       approximately Rp0.60 billion to Rp26.00 billion per
 dengan harga rata-rata Rp 3,04 miliar. Penjualan          unit, with an average selling price of Rp3.04 billion.
 ruko menyumbang sebesar Rp 0,96 triliun atau 17%          Shophouse sales contributed Rp0.96 trillion, or 17% of
 dari total pra-penjualan. Permintaan apartemen            total marketing sales. Apartment demand remained
 masih lesu, hanya menyumbang 2% dari total                subdued, contributing only 2% of total marketing
 pra-penjualan karena masih adanya over-hang               sales due to the continued apartment inventory
 persediaan apartemen.                                     overhang.

 Pra-penjualan pemasaran properti sebesar Rp               Property marketing sales amounted to Rp5.53
 5,53 triliun, melebihi target Rp 5,00 triliun untuk       trillion, surpassing the 2025 target of Rp5.00 trillion.
 tahun ini. Pra-penjualan properti berasal dari 9 kota     These sales were generated across nine integrated
 terpadu dengan kontribusi besar dari Serpong (45%),       townships, with the largest contributions coming
 Bandung (13%), dan Bogor (12%). Secara keseluruhan,       from Serpong (45%), Bandung (13%), and Bogor (12%).
 wilayah Jabodetabek menyumbang 82% dari                   Overall, the Greater Jakarta area contributed 82% of
 total pra-penjualan. Rumah dan ruko menjadi               total marketing sales. Houses and shophouses were
 penyumbang produk terbesar masing-masing                  the largest product contributors, accounting for 73%
 dengan 73% dan 17% dari total pra-penjualan.              and 17%, respectively, while other product categories
 Produk lainnya memberikan kontribusi kurang dari          each contributed less than 10%.
 10% untuk masing-masing jenis produk.

 Berdasarkan tingkat permintaan pasar dan daya             Supported by market demand and consumer
 beli konsumen, kami yakin dapat mendorong                 purchasing power, the Company remains confident
 momentum positif dengan didukung oleh proyek-             in sustaining positive momentum through projects
 proyek yang sedang berjalan di 9 kawasan yang             currently underway across its nine developments.
 kami miliki saat ini. Cadangan lahan kami masih           The Company’s land bank remains substantial at
 sangat luas yaitu sekitar 1.800 hektar yang akan          approximately 1,800 hectares, providing a strong
 memberikan keberlanjutan dan kelangsungan                 foundation for business continuity and sustainability
 bisnis Perusahaan di tahun-tahun mendatang.               in the years ahead. To strengthen its core
 Kami akan memperkuat bisnis inti kami dengan              business, the Company will continue to accelerate
 mempercepat seluruh pengembangan kami secara              development efficiently and respond effectively to
 efisien dan memenuhi permintaan pasar secara               market demand. Accordingly, the Company has
 efektif. Oleh karena itu, kami menetapkan target          set a 2026 marketing sales target of Rp5.2 trillion,
 pra-penjualan sebesar Rp 5,2 triliun di tahun 2026        supported by contributions from projects across all
 dengan kontribusi dari pra-penjualan keseluruhan          nine developments.
 proyek di 9 kawasan kami.

 Di tahun 2025, pemerintah masih melanjutkan               In 2025, the Government continued the Value Added
 program keringanan Pajak Pertambahan Nilai                Tax (“VAT”) incentive programme first introduced
 (“PPN”) yang telah dimulai dari bulan November 2023.      in November 2023. Under this policy, property
 Berdasarkan rancangan program pemerintah ini,             buyers were eligible for a VAT incentive of 11.0%. The
 pembeli properti berhak mendapatkan keringanan            programme applied to property products priced at
 PPN sebesar 11,0%. Program tersebut berlaku untuk         up to Rp5.0 billion per unit, while the VAT exemption
 harga produk properti senilai maksimum Rp 5,0             component was capped at property values of up
 miliar per unit dan pembebasan PPN-nya dibatasi           to Rp2.0 billion per unit. This VAT incentive scheme
 dengan nilai produk properti maksimum Rp 2,0              has proven beneficial in supporting the Company’s
 miliar per unit. Skema insentif pembebasan PPN            property sales.
 tersebut telah terbukti bermanfaat pada penjualan
 properti kami.




      Laporan Keberlanjutan 2025
102   Sustainability Report 2025
Page 103
                                                           Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup
                                                                              Contribution to Environmental Cost
[203-1] [F.4]

Untuk    mengurangi    dampak     negatif  serta             Summarecon allocates environmental expenditure
meningkatkan dampak positif terhadap lingkungan              to    support     protection,   maintenance,     and
hidup, Summarecon berkontribusi melalui alokasi              preservation efforts that mitigate adverse impacts
biaya untuk kegiatan perlindungan, pemeliharaan,             and enhance positive environmental outcomes. In
dan pelestarian lingkungan. Dalam Laporan                    this Sustainability Report, the discussion covers the
Keberlanjutan ini, pembahasan terkait biaya                  business units within the 2025 reporting boundary:
lingkungan hidup difokuskan pada unit-unit yang              Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi,
termasuk dalam batas pelaporan tahun 2025,                   Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon
yaitu Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi,                 Mall Bekasi, and Summarecon Mall Serpong.
Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon
Mall Bekasi, dan Summarecon Mall Serpong.

Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup Tahun 2023-2025
Contribution to Environmental Cost Year 2023-2025                                          2023             2024              2025

                                                                                                         Dalam Jutaan Rupiah
                                                                                                             (in Million Rupiah)



           Biaya Pembelian Pohon                                               Biaya Perawatan Landscape
           Cost of Tree Purchase                                               Cost of Landscape Maintenance
                                         8,559                                                                        5,906
                                         8,049                                                                        3,062
                                         6,151                                                                        8,782


           Biaya Perawatan Landscape                                            Biaya Pengolahan Air Limbah
           Cost of Landscape Maintenance                                        Sewage Treatment Plant
                                         8,449                                                                        10
                                         12,049                                                                       30
                                         6,525                                                                        2


                                                                                Biaya Penghematan Energi -Konversi
           Biaya Pengolahan Air Limbah
                                                                                Lampu Tradisional ke Light-Emitting
           Sewage Treatment Plant
                                                                                Diode (LED)
                                         4,483                                  Cost of Energy Saving – Conversion of
                                         5,239                                  Traditional Lightbulbs into Light-Emitting
                                                                                Diode Lightbulbs
                                         10,787
                                                                                                                      -
                                                                                                                      -
           Biaya Pengolahan Sampah
                                                                                                                      56
           Cost of Waste Management
                                         757
                                         623                                    Biaya Pemeliharaan Danau dan
                                                                                Habitatnya
                                         30
                                                                                Cost of Maintenance of Lake and
                                                                                its Habitats
           Biaya Pemeliharaan Danau dan
                                                                                                                      376
           Habitatnya
           Cost of Maintenance of Lake and                                                                            29
           its Habitats                                                                                               563
                                         7,562
                                         12,383
                                         1,166                  Total Kontribusi Biaya Lingkungan
                                                                                                                      6,292
                                                                Hidup untuk Summarecon Bekasi
                                                                Total Amount of Contribution                          3,121
Total Kontribusi Biaya Lingkungan                               to Environmental Cost for the                         9,402
                                         29,811
Hidup untuk Summarecon Serpong                                  Summarecon Bekasi
Total Amount of Contribution             38,343
to Environmental Cost for the            24,659
Summarecon Serpong

                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   103
Page 104
 Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup Tahun 2023-2025
 Contribution to Environmental Cost Year 2023-2025

      2023          2024           2025                                                Dalam Jutaan Rupiah
                                                                                           (in Million Rupiah)




                 Biaya Pembelian Pohon                             Biaya Pembelian Pohon
                 Cost of Tree Purchase                             Cost of Tree Purchase
                                            147                                                  234
                                            130                                                  72
                                            61                                                   58


                 Biaya Perawatan Landscape                         Biaya Perawatan Landscape
                 Cost of Landscape Maintenance                     Cost of Landscape Maintenance
                                            975                                                  1,215
                                            975                                                  989
                                            1,224                                                958


                                                                   Biaya Pengolahan Air Limbah
                 Biaya Pengolahan Air Limbah                       Sewage Treatment Plant
                 Sewage Treatment Plant
                                                                                                 443
                                            290                                                  771
                                            128
                                                                                                 1,005
                                            297


                 Biaya Pengolahan Limbah B3                        Biaya Pengolahan Limbah B3
                 Cost of Hazardous Waste Management                Cost of Hazardous Waste Management
                                            22                                                   60
                                            393                                                  -
                                            4                                                    70



                 Biaya Pengolahan Sampah                           Biaya Pengolahan Sampah
                 Cost of Waste Management                          Cost of Waste Management

                                            555                                                  172
                                            562                                                  249
                                            593                                                  228


                                                                   Biaya Penghematan Energi -Konversi
 Total Kontribusi Biaya Lingkungan          1,990                  Lampu Tradisional ke Light-Emitting
 Hidup untuk Summarecon Mall                                       Diode (LED)
 Kelapa Gading                              2,188
                                                                   Cost of Energy Saving – Conversion of
 Total Amount of Contribution to            2,180                  Traditional Lightbulbs into Light-Emitting
 Environmental Cost for Summarecon                                 Diode Lightbulbs
 Mall Kelapa Gading
                                                                                                 150
                                                                                                 112
                                                                                                 238


                                                      Total Kontribusi Biaya Lingkungan          2,273
                                                      Hidup untuk Summarecon Mall
                                                      Bekasi                                     2,193
                                                      Total Amount of Contribution to            2,557
                                                      Environmental Cost for Summarecon
                                                      Mall Bekasi


      Laporan Keberlanjutan 2025
104   Sustainability Report 2025
Page 105
Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup Tahun 2023-2025
Contribution to Environmental Cost Year 2023-2025

    2023          2024         2025                                                                          Dalam Jutaan Rupiah
                                                                                                                 (in Million Rupiah)




               Biaya Pembelian Pohon                                              Biaya Pengolahan Limbah B3
               Cost of Tree Purchase                                              Cost of Hazardous Waste Management
                                              429
                                                                                                                       -
                                              340
                                                                                                                        3
                                              247
                                                                                                                        -


               Biaya Perawatan Landscape
                                                                                  Biaya Pengolahan Sampah
               Cost of Landscape Maintenance
                                                                                  Cost of Waste Management
                                              2,120
                                                                                                                       609
                                              2,860
                                                                                                                        533
                                              2,645
                                                                                                                        677

               Biaya Pengolahan Air Limbah
               Sewage Treatment Plant                                             Biaya Penghematan Energi -Konversi
                                                                                  Lampu Tradisional ke Light-Emitting
                                              842                                 Diode (LED)
                                              1,002                               Cost of Energy Saving – Conversion of
                                              856                                 Traditional Lightbulbs into Light-Emitting
                                                                                  Diode Lightbulbs

                                                                                                                        481
                                                                                                                        410
                                                                                                                        -


Total Kontribusi Biaya Lingkungan
Hidup untuk Summarecon Mall                   4,482              Total Biaya Lingkungan Hidup                           44,848
Serpong                                       5,147              Total Amout of Environmental Cost                      50,992
Total Amount of Contribution to               4,425                                                                     43,222
Environmental Cost for Summarecon
Mall Serpong


Keterangan:                                                      Note:
1.  Biaya pembelian pohon merupakan biaya yang                   1.  Tree Procurement Costs refer to expenditures for the
    dikeluarkan untuk pengadaan, pengiriman, serta                   procurement, delivery, and planting of various types
    penanaman berbagai jenis pohon yang akan ditanam                 of trees to be planted in project areas, clusters, green
    di area proyek, area cluster, ruang terbuka hijau, atau          open spaces, or public facilities.
    fasilitas umum.
2. Biaya pengolahan air limbah merupakan biaya                   2.   Wastewater Treatment Costs refer to expenses
    yang dikeluarkan untuk pembelian bahan kimia                      for purchasing chemicals and other supporting
    dan material pendukung lainnya yang digunakan                     materials used in the operation and maintenance of
    dalam proses operasional dan pemeliharaan instalasi               the Sewage Treatment Plant (STP). These costs also
    Sewage Treatment Plant (STP). Biaya ini juga                      include laboratory testing fees to ensure that treated
    mencakup pengeluaran untuk analisis laboratorium                  wastewater meets the required quality standards.
    guna memastikan kualitas air limbah hasil olahan
    memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan.
3. Biaya perawatan landscape merupakan biaya yang                3.   Landscape Maintenance Costs refer to expenses
    dikeluarkan untuk merawat area taman, ruang terbuka               for maintaining gardens, green open spaces, and
    hijau, dan vegetasi lainnya. Biaya ini mencakup                   other vegetated areas. These activities include grass
    kegiatan seperti pemangkasan rumput dan tanaman,                  and plant trimming, watering, fertilization, and pest
    penyiraman, pemupukan, serta pengendalian hama,                   control to ensure the landscape remains healthy, well-
    agar seluruh elemen landscape tetap terjaga dalam                 maintained, and aesthetically pleasing.
    kondisi yang sehat, tertata, dan estetis.
4. Biaya pengolahan limbah B3 merupakan biaya untuk              4.   Hazardous Waste (B3) Treatment Costs cover the
    menangani limbah B3 yang dihasilkan dari aktivitas                management of hazardous waste generated from

                                           50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                    50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   105
Page 106
      operasional. Biaya ini mencakup pengeluaran untuk           operational activities. This includes payments to
      jasa pihak ketiga yang memiliki izin resmi dalam            third-party service providers licensed to transport
      pengangkutan dan pengolahan limbah B3 sesuai                and process hazardous waste in compliance with
      peraturan yang berlaku.                                     applicable regulations.
 5.   Biaya pengolahan sampah merupakan biaya untuk          5.   General     Waste     Management       Costs include
      pengelolaan limbah non-B3, baik limbah organik              expenditures for managing non-hazardous (non-B3)
      maupun anorganik. Biaya ini mencakup pembayaran             waste, both organic and inorganic. These costs cover
      kepada vendor pengelola sampah yang bertanggung             payments to waste management vendors responsible
      jawab atas pengumpulan dan pengangkutan limbah              for the collection and transport of waste to final
      ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).                           disposal sites (TPA).
 6.   Biaya penghematan energi - konversi lampu              6.   Energy Saving Costs – Conversion of Conventional
      tradisional ke Light-Emitting Diode (LED merupakan          Lamps to LED refer to the costs of purchasing LED
      biaya yang dikeluarkan untuk pembelian lampu LED            lamps to replace traditional lighting.
      untuk menggantikan lampu konvensional
 7.   Biaya    pemeliharaan      danau   dan   habitatnya    7.   Lake and Habitat Maintenance Costs refer to
      merupakan biaya yang dikeluarkan untuk menjaga              expenditures for maintaining the sustainability of
      keberlangsungan fungsi danau. Biaya ini mencakup            lake functions. These include maintenance of lake
      pengeluaran untuk perawatan dan pemeliharaan                infrastructure, water quality management, and
      infrastruktur danau, pengelolaan kualitas air, serta        monitoring and preservation of flora and fauna
      kegiatan pemantauan dan pelestarian habitat flora            habitats in and around the lake area.
      dan fauna yang hidup di sekitar danau.


 Berdasarkan tabel kontribusi biaya lingkungan               As reflected in the table above, several environmental
 hidup diatas, pada tahun 2025 terdapat beberapa             expenditure components in 2025 recorded notable
 komponen biaya yang mengalami peningkatan                   increases or decreases compared with previous
 atau penurunan yang signifikan dibandingkan                  years. The main drivers behind these fluctuations are
 tahun-tahun sebelumnya. Berikut adalah analisa              outlined below:
 dan penjelasan dari fluktuasi yang terjadi:

 •    Biaya Pengolahan Air Limbah (STP) di                   •    Expenditure on the Wastewater Treatment Plant
      Summarecon Serpong pada tahun 2025                          (“STP”) at Summarecon Serpong increased by
      mengalami kenaikan sebesar 106%, terutama                   106% in 2025 to around RP5.1 billion, primarily
      disebabkan oleh pembangunan fasilitas STP                   due to the construction of an STP facility at
      pada Cluster The Hood dengan nilai investasi                Cluster The Hood.
      sekitar Rp5,1 miliar.

 •    Biaya Pengolahan Sampah & Biaya Pemeliharaan           •    Expenditure on waste management, as well as
      Danau dan Habitatnya di Summarecon Serpong                  lake and habitat maintenance, at Summarecon
      pada tahun 2025 mengalami penurunan. Hal                    Serpong declined in 2025 following the transfer
      ini disebabkan karena pengelolaan sampah,                   of responsibility for managing waste, lakes, and
      danau, serta habitat terkait telah dialihkan                related habitats to Serpong Tatanan Kota. As a
      kepada Serpong Tatanan Kota, sehingga                       result, these costs were no longer borne by the
      pembiayaannya tidak lagi dibebankan kepada                  Company and instead became part of residents’
      Perusahaan, melainkan menjadi bagian dari                   contributions.
      pengeluaran warga.

 •    Biaya    Perawatan      Landscape-Kawasan  &           •    Expenditure on area landscape maintenance,
      Biaya Pemeliharaan Danau dan Habitatnya                     along with lake and habitat maintenance, at
      di Summarecon Bekasi pada tahun 2025                        Summarecon Bekasi increased significantly in
      mengalami kenaikan signifikan. Peningkatan ini               2025. This was mainly attributable to landscape
      terutama disebabkan oleh adanya kebutuhan                   upkeep requirements and lake development
      biaya perawatan landscape serta pembangunan                 undertaken to support the new Soultan
      danau yang mendukung pengembangan                           Boulevard cluster.
      cluster baru, yaitu Soultan Boulevard.

 •    Biaya Pengolahan Air Limbah (STP) di                   •    Expenditure on the Wastewater Treatment Plant
      Summarecon        Bekasi   pada    tahun   2025             (“STP”) at Summarecon Bekasi decreased by 95%
      mengalami penurunan sebesar 95%. Penurunan                  in 2025, as the main capital outlay for the Crystal
      ini disebabkan karena pengeluaran utama                     Boulevard communal STP/WWTP had already
      untuk STP/WWTP Komunal Crystal Boulevard                    been realised in 2024. Accordingly, only residual
      telah direalisasikan pada tahun 2024, sehingga              payments and final settlements remained in
      pada tahun 2025 hanya tersisa pembayaran atau               2025.
      penyelesaian biaya yang bersifat residual.

 •    Biaya Pengolahan Air Limbah (STP) pada tahun           •    Expenditure on the Wastewater Treatment Plant
      2025 di Summarecon Mall Kelapa Gading                       (“STP”) at Summarecon Mall Kelapa Gading rose

       Laporan Keberlanjutan 2025
106    Sustainability Report 2025
Page 107
    mengalami kenaikan sebesar 132%. Peningkatan                  by 132% in 2025. This increase was driven mainly
    ini   terutama    disebabkan     oleh  adanya                 by the preparation of the 2025 Environmental
    penyusunan laporan implementasi RKL dan RPL                   Management and Monitoring Plan (RKL-RPL)
    selama tahun 2025, pembuatan izin Sertifikat                   implementation report, the processing of
    Laik Operasi (SLO) untuk air limbah SMKG, serta               the Operational Feasibility Certificate (SLO)
    pengurusan dokumen Andalalin kawasan MKG.                     for wastewater management at SMKG, and
                                                                  the preparation of traffic impact analysis
                                                                  documentation for the MKG area.

•   Biaya Pengolahan Limbah B3 pada tahun 2025               •    Hazardous and Toxic Waste (“B3”) management
    di Summarecon Mall Kelapa Gading mengalami                    expenditure at Summarecon Mall Kelapa
    penurunan sebesar 99%. Penurunan ini terjadi                  Gading declined by 99% in 2025, as B3 waste
    karena limbah B3 belum diserahkan selama                      was not handed over during the year and was
    tahun 2025 dan baru diserahkan pada awal                      only transferred in early 2026. Consequently, the
    tahun 2026, sehingga biaya pengelolaannya                     related management costs were not recorded
    belum tercatat pada periode tahun 2025.                       within the 2025 reporting period.

•   Biaya Pembelian Pohon mengalami penurunan                •    Tree procurement expenditure declined by 53%,
    sebesar 53%. Hal ini disebabkan karena pada                   as there was no expansion of the SMKG area in
    tahun 2025 tidak terdapat perluasan area                      2025 and tree purchases were therefore limited
    atau wilayah di SMKG, sehingga kebutuhan                      to replacement needs.
    pembelian pohon hanya terbatas pada
    penggantian pohon yang sudah ada.

•   Biaya Penghematan Energi – Konversi LED di               •    Energy efficiency expenditure for LED conversion
    Summarecon Bekasi pada tahun 2025 meningkat                   at Summarecon Bekasi increased by 113% in 2025,
    sebesar 113%, seiring dengan perluasan                        in line with the expansion of the operational area,
    wilayah operasional di SMB yang mendorong                     which broadened the implementation scope of
    bertambahnya cakupan implementasi program                     the LED conversion programme.
    konversi lampu ke teknologi LED.



                                              Investasi dan Pembangunan Infrastruktur
[203-1] [F.23]                                                   Infrastructure Investment and Development



Dalam pengembangan properti dan kawasan                      In developing properties and integrated townships,
terpadu,     Summarecon      secara        konsisten         Summarecon consistently builds various public
membangun berbagai fasilitas umum dan sosial,                and social facilities, such as roads for vehicular
seperti jalan untuk transportasi kendaraan, jalan            transportation, pedestrian walkways, green open
setapak bagi pejalan kaki, ruang terbuka hijau,              spaces, multipurpose halls, lakes, as well as health
ruang serbaguna, danau, serta pusat kesehatan                and sports centres. The presence of these facilities
dan     olahraga.  Keberadaan      fasilitas-fasilitas       creates tangible positive impacts for residents and
tersebut memberikan dampak positif yang nyata                surrounding communities, while also supporting
bagi penghuni, masyarakat sekitar, serta turut               ecological balance within the developed areas.
mendukung keseimbangan ekosistem di kawasan
yang dikembangkan.

Data yang disajikan dalam laporan ini mencerminkan           The data presented in this report reflect infrastructure
investasi dan pembangunan infrastruktur yang                 investment and development undertaken by each
telah dibangun oleh masing-masing unit bisnis                business unit from the start of area development
sejak awal pengembangan kawasan hingga periode               through to the reporting period. For Summarecon
pelaporan. Untuk kawasan Summarecon Serpong,                 Serpong, due to limitations in collecting historical
karena adanya keterbatasan dalam pengumpulan                 data, the information presented covers the period
data historis, informasi yang ditampilkan mencakup           from 2018 to 2025. Meanwhile, for Summarecon
periode tahun 2018 hingga 2025. Sementara                    Bekasi, the data cover the period from 2013 to 2025.
itu, untuk kawasan Summarecon Bekasi, data
mencakup periode tahun 2013 hingga 2025.

Berikut adalah rincian investasi dan pembangunan             The following outlines the infrastructure investments
infrastruktur yang telah direalisasikan oleh                 and development realised by the Company:
Perusahaan:




                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   107
Page 108
 Investasi dan Pembangunan Infrastruktur
 Infrastructure Investment and Development




                                   (2018 – 2025)           (2013 – 2025)


 Cluster & Ruko                                       Kawasan
 Cluster and Shophouses                               Township Area


                           Jalan aspal                                     Jalan aspal
                           Asphalt road                                    Asphalt road

                           30,81 KM       39,88 KM                         7,93 KM        9,55 KM




                           Jalan Setapak/ Paving                           Jembatan
                           Walkway/Paving                                  Bridge

                           6,49 KM        37,10 KM                         63,58 m        2,41 m




                           Jogging track                                   Danau
                           Jogging track                                   Lake

                           -              257 m                            27,962 m2      68,190 m2




                           Jalur sepeda                                    Ruang Terbuka Hijau
                           bicycle track                                   Green Open Space

                           -              6,881 m                          35,413 m2      48,859 m2




                           Mini Club                                       Pedestrian/Jalan Setapak
                           Mini Club                                       Pedestrian/Walkway

                           31,146 m2      21,458 m2                        1,49 KM        11,96 KM




                           Taman Umum
                           Public Park

                           91,559 m2      81,935 m2




      Laporan Keberlanjutan 2025
108   Sustainability Report 2025
Page 109
Pada tahun 2025, di kawasan Summarecon Serpong               In 2025, two new commercial clusters were developed
dilakukan pembangunan dua cluster komersial                  in the Summarecon Serpong area, namely Cluster
baru, yaitu Cluster Bellefont East dan Cluster               Bellefont East and Cluster Finore. This development
Finore. Pembangunan tersebut turut mendorong                 also drove an increase in supporting infrastructure,
peningkatan infrastruktur pendukung, meliputi jalan          including 3.76 km of asphalt roads, 2.06 km of
aspal sepanjang 3,76 km, jalan setapak sepanjang             pedestrian walkways, the addition of a 1,845.67 m²
2,06 km, penambahan Mini Club seluas 1.845,67 m²,            mini club, and 17,435.09 m² of public parks.
serta taman umum seluas 17.435,09 m².

Sementara itu, di kawasan Summarecon Bekasi,                 Meanwhile, in the Summarecon Bekasi area, one new
terdapat pembangunan satu cluster komersial                  commercial cluster, Soultan Island, was developed.
baru, yaitu Soultan Island. Pembangunan ini juga             This project also contributed to the expansion of area
memberikan kontribusi terhadap penambahan                    infrastructure, including 1.35 km of asphalt roads
infrastruktur kawasan, berupa jalan aspal sepanjang          within the cluster and shophouse area, a 897 m²
1,35 km pada area cluster dan ruko, mini club seluas         mini club, and 10,218 m² of public parks.
897 m², serta taman umum seluas 10.218 m².

Investasi dan pembangunan infrastruktur yang                 The infrastructure investment and development
telah direalisasikan oleh Perusahaan tersebut                realised by the Company are aligned with SDG 11,
sejalan dengan tujuan SDG 11, khususnya dalam                particularly in supporting the creation of inclusive,
mendukung terciptanya kawasan perkotaan yang                 safe, resilient, and sustainable urban areas. This
inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. Hal ini          is reflected in the provision of universal access to
diwujudkan melalui penyediaan akses universal                safe and accessible green spaces and public areas,
terhadap ruang hijau dan ruang publik yang aman              as well as the implementation of participatory and
dan mudah dijangkau, serta penerapan perencanaan             integrated area planning and management
dan pengelolaan kawasan secara partisipatif dan
terintegrasi.

Dengan demikian, Summarecon tidak hanya                      Through these efforts, Summarecon not only
berkontribusi   terhadap    peningkatan   kualitas           contributes to improving environmental quality,
lingkungan hidup, tetapi juga memperkuat fondasi             but also strengthens the social and economic
sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan yang                foundations of communities in the areas it develops.
dikembangkan. Upaya ini menjadi bukti bahwa                  This demonstrates that business growth can be
pertumbuhan bisnis dapat selaras dengan tanggung             pursued in harmony with social and environmental
jawab sosial dan lingkungan.                                 responsibility.

Dampak dari infrastruktur yang telah dibangun                The impacts of the infrastructure that has been built
tersebut, antara lain:                                       include:

•   Jalan Aspal                                              •    Asphalt Roads
    Pembangunan jalan aspal diharapkan dapat                      The construction of asphalt roads aims to improve
    terus memberikan dampak positif berupa                        connectivity and mobility for both people and
    peningkatan  konektivitas   dan     mobilitas                 goods. This infrastructure facilitates accessibility
    manusia maupun barang. Infrastruktur ini                      between areas and supports the smooth flow of
    mempermudah aksesibilitas antar wilayah serta                 economic and trade activities.
    mendorong kelancaran aktivitas ekonomi dan
    perdagangan.

•   Jalan Setapak                                            •    Walkways
    Jalan setapak berfungsi untuk mempermudah                     Walkways are designed to improve pedestrian
    akses pejalan kaki menuju berbagai fasilitas                  access to various public facilities, such as parks
    umum, seperti taman dan area publik lainnya.                  and other communal areas. The presence of
    Kehadiran jalan setapak juga meningkatkan                     these walkways enhances both comfort and
    kenyamanan dan keamanan bagi pejalan kaki,                    safety for pedestrians, while also encouraging
    serta mendorong gaya hidup sehat, karena                      a healthy lifestyle, as residents can use them
    dapat dimanfaatkan oleh penghuni untuk                        for walking or light exercise such as morning
    berjalan kaki atau berolahraga ringan seperti lari            jogging.
    pagi.

•   Jogging Track dan Jalur Sepeda                           •    Jogging Tracks and Bicycle Lanes
    Jogging track dan jalur sepeda merupakan                      Jogging tracks and bicycle lanes are facilities
    fasilitas yang dibangun oleh Summarecon                       developed by Summarecon as part of its
    sebagai bagian dari upaya menciptakan                         commitment to creating a healthy, comfortable,
    lingkungan yang sehat, nyaman, dan ramah                      and pedestrian- and cyclist-friendly environment.
    bagi pejalan kaki maupun pesepeda. Kehadiran                  These amenities offer a range of positive benefits,
    fasilitas ini memberikan berbagai manfaat positif,            including promoting public health, fostering

                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   109
Page 110
      baik dari aspek kesehatan masyarakat, interaksi         social interaction, and contributing to the
      sosial, hingga kontribusi terhadap pengurangan          reduction of motor vehicle emissions.
      emisi kendaraan bermotor.

 •    Mini Club                                           •   Mini Club
      Mini club merupakan fasilitas yang disediakan           The Mini Club serves as a recreational facility
      untuk mendukung aktivitas penghuni, keluarga,           for residents, families, and children within each
      dan anak-anak di dalam suatu kluster, yang              cluster, offering amenities like swimming pools,
      dilengkapi dengan kolam renang, taman                   playgrounds, and meeting halls. These spaces
      bermain, dan ruang pertemuan (hall). Kehadiran          promote social interaction among residents,
      fasilitas ini memberikan dampak positif berupa          strengthen community ties, and provide areas
      peningkatan      interaksi   sosial  antarwarga,        for healthy and productive activities such as
      penguatan ikatan komunitas, serta penyediaan            sports and recreation.
      ruang yang mendorong aktivitas bermanfaat
      dan sehat, seperti olahraga dan rekreasi bersama.

 •    Taman Umum                                          •   Public Parks
      Taman umum merupakan area terbuka yang                  Public parks are open spaces designed and
      dirancang dan disediakan oleh Perusahaan                provided by the Company as communal
      sebagai ruang publik bagi para penghuni.                areas for residents. These parks offer a healthy
      Keberadaan taman ini memberikan manfaat                 green environment for activities like exercise,
      langsung berupa ruang hijau yang sehat                  relaxation, and play. Additionally, they contribute
      dan menyegarkan untuk aktivitas seperti                 to environmental health by increasing vegetation
      berolahraga, bersantai, maupun bermain. Selain          that helps absorb carbon dioxide (CO₂) and
      itu, taman umum juga berkontribusi positif              reduce surrounding air pollution.
      terhadap lingkungan melalui peningkatan
      jumlah vegetasi, yang membantu penyerapan
      karbon dioksida (CO₂) serta berperan dalam
      mengurangi polusi udara di sekitarnya.

 •    Jembatan                                            •   Bridges
      Jembatan tidak hanya berfungsi sebagai                  Bridges not only connect different areas within
      penghubung antar area di dalam kawasan,                 the township but also improve accessibility
      tetapi juga meningkatkan aksesibilitas bagi             for residents and surrounding communities.
      penghuni dan masyarakat sekitar. Keberadaan             They facilitate smoother mobility, shorten travel
      jembatan mendukung kelancaran mobilitas,                distances, and enhance connectivity between
      memperpendek          jarak   tempuh,    serta          facilities, residential zones, and commercial
      menciptakan konektivitas yang lebih baik antar          areas. With integrated design elements that
      fasilitas, area hunian, dan kawasan komersial.          complement green spaces, these bridges also
      Selain itu, desain jembatan yang terintegrasi           add aesthetic value and strengthen the identity
      dengan konsep ruang terbuka hijau memberikan            of the area as a livable, green community.
      nilai estetika yang harmonis dan memperkuat
      identitas kawasan yang asri.

 •    Danau                                               •   Lakes
      Danau     memiliki   peran  strategis dalam             Lakes play a strategic role in environmental
      pengelolaan    lingkungan   kawasan.  Selain            management within the township. In addition
      berfungsi sebagai area resapan air dan                  to functioning as water catchment areas and
      pengendali banjir, danau juga berperan                  flood control systems, lakes help maintain
      dalam menjaga keseimbangan ekosistem                    ecological balance by regulating water systems
      melalui pengaturan tata air di kawasan dan              in the area and its surroundings. They create
      area sekitarnya. Keberadaan danau turut                 cooler microclimates, provide natural habitats
      menciptakan iklim mikro yang lebih sejuk,               for various plant and animal species, and offer
      menyediakan habitat alami bagi berbagai                 aesthetic and recreational value to residents.
      jenis flora dan fauna, serta memberikan nilai            As part of green open spaces, lakes support
      estetika dan fungsi rekreasi bagi penghuni.             the creation of comfortable environments and
      Sebagai bagian dari ruang terbuka hijau,                improved quality of life for communities in
      danau mendukung terciptanya lingkungan                  Summarecon developments.
      yang nyaman dan peningkatan kualitas hidup
      masyarakat di kawasan Summarecon.

 •    Ruang Tebuka Hijau (RTH)                            •   Green Open Spaces (GOS)
      Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan area                Green Open Spaces are areas not designated for
      yang tidak dimanfaatkan untuk pembangunan               physical construction, but instead covered with
      fisik, melainkan ditumbuhi oleh vegetasi,                vegetation such as parks within residential zones.
      seperti taman yang terletak di area kawasan             These spaces aim to improve environmental

       Laporan Keberlanjutan 2025
110    Sustainability Report 2025
Page 111
     perumahan. Keberadaan RTH bertujuan untuk                    quality, reduce air pollution levels, and support
     meningkatkan kualitas lingkungan, mengurangi                 biodiversity preservation and enhancement in
     tingkat polusi udara, serta mendukung                        the area.
     pelestarian dan peningkatan keanekaragaman
     hayati di kawasan tersebut.


                                                                                 Manajemen Anti Korupsi
[205-1] [205-3] [E.3]                                                                 Anti-Corruption Management



Summarecon berkomitmen dan patuh terhadap                    Summarecon is committed to and complies with
ketentuan perundang-undangan yang berlaku,                   prevailing laws and regulations, supporting the
serta mendukung Pemerintah Indonesia dalam                   Indonesian government in combating corruption. To
hal pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, untuk            ensure that the Company’s activities and business
memastikan bahwa aktivitas dan bisnis Perusahaan             are shielded from detrimental actions, Summarecon
terhindar dari tindakan-tindakan yang merugikan,             establishes anti-corruption policies within its
maka Summarecon menetapkan kebijakan anti                    environment, involving all employees, suppliers,
korupsi yang berlaku di lingkungan Summarecon                business partners, and government agencies
dengan melibatkan seluruh karyawan, pemasok,                 associated with Summarecon. This aligns with
mitra kerja, maupun instansi Pemerintah yang                 Summarecon’s values, emphasizing integrity and
berhubungan dengan Summarecon.            Hal ini            adherence to ethical standards.
sejalan dengan nilai-nilai Summarecon yang
mengedepankan integritas dan selalu bertindak
sesuai dengan standar etika yang berlaku.

Tujuan dari penerapan kebijakan anti korupsi ini             The objectives of implementing this anti-corruption
adalah:                                                      policy are as follows:

1.   Untuk mencegah kerugian, baik materiil                  1.   To prevent material and immaterial losses that
     maupun immateriil, yang dapat mengganggu                     could disrupt Summarecon’s business continuity.
     kelangsungan bisnis Summarecon.
2.   Sebagai      pedoman      untuk    memahami,            2.   As a guideline to understand, mitigate, and/
     menanggulangi,         dan/atau     mencegah                 or prevent the acceptance of gratuities falling
     pelaksanaan penerimaan gratifikasi yang masuk                 under the bribery category and reasonably
     dalam kategori penyuapan dan patut diduga                    suspected of jeopardizing Summarecon’s
     akan merugikan keberlangsungan bisnis                        business continuity.
     Summarecon.
3.   Untuk meningkatkan ketaatan dan kedisiplinan            3.   To enhance Summarecon’s compliance and
     Summarecon terhadap hukum, peraturan, dan                    discipline towards laws, regulations, and ethics,
     etika, serta mendukung program pemerintah                    supporting government programs aimed at
     dalam rangka mencegah tindakan korupsi di                    preventing corruption in Indonesia.
     Indonesia.
4.   Untuk meningkatkan kesadaran akan budaya                4.   To raise awareness of high ethical standards in
     beretika tinggi di dalam melaksanakan kegiatan               conducting work-related activities involving
     kerja yang berhubungan dengan pihak eksternal,               external parties, namely business partners
     yaitu mitra kerja dan instansi Pemerintah yang               and government agencies associated with
     behubungan dengan Summarecon.                                Summarecon.
5.   Mewujudkan tata kelola Perusahaan yang bersih           5.   To achieve clean corporate governance free from
     dan terbebas dari segala bentuk korupsi, kolusi,             all forms of corruption, collusion, and nepotism
     dan nepotisme (KKN).                                         (KKN).

Dalam kebijakan anti korupsi ini, Perusahaan                 Under this anti-corruption policy, the Company
mengidentifikasi beberapa jenis tindak korupsi yang           identifies several types of corrupt acts, including:
terdiri dari aktivitas:

1.   Menyalahgunakan kewenangan, kesempatan,                 1.   Abuse of authority, opportunity, or resources
     atau sarana yang ada padanya karena jabatan                  available to them due to their position or status.
     atau kedudukannya
2.   Memberi, menerima dan/atau menjanjikan                  2.   Offering, receiving, and/or promising something
     sesuatu kepada seorang pejabat atau mitra                    to an internal or external official or business
     kerja baik internal maupun eksternal dengan                  partner with the intention of influencing them to
     maksud menggerakkannya untuk berbuat atau                    act or refrain from acting in their official capacity
     tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang                  contrary to their duties.
     bertentangan dengan kewajibannya

                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   111
Page 112
 3.   Menggelapkan uang atau surat berharga yang           3.   Misappropriating funds or securities held due
      disimpan karena jabatan atau kedudukannya,                to their position or status, or allowing others to
      atau membiarkan uang atau surat berharga                  take or misappropriate such funds or securities,
      tersebut diambil atau digelapkan oleh pihak               or aiding and abetting in such actions.
      lain, atau menolong dan membantu dalam
      melakukan perbuatan tersebut.
 4.   Memberi dan/atau menerima hadiah atau janji          4.   Giving and/or receiving gifts or promises to/from
      kepada/dari seorang baik internal maupun                  an internal or external party in consideration of
      eksternal dengan mengingat kekuasaan atau                 the power or authority inherent in their position
      wewenang yang melekat pada jabatan atau                   or status.
      kedudukannya.
 5.   Melanggar ketentuan Undang-Undang yang               5.   Violating provisions of the Law that expressly
      secara tegas menyatakan bahwa pelanggaran                 classify violations of such provisions as acts of
      terhadap ketentuan Undang-Undang tersebut                 corruption.
      sebagai tindakan korupsi.
 6.   Melakukan percobaan pembantuan atau                  6.   .Attempting conspiracy or collusion to commit
      pemufakatan jahat untuk melakukan tindakan                corrupt acts.
      korupsi.
 7.   Memberikan bantuan, kesempatan, sarana, atau         7.   Providing assistance, opportunity, means, or
      keterangan untuk terjadinya tindakan korupsi.             information for the occurrence of corrupt acts.

 Selain    identifikasi     tindak  korupsi   di   atas,    In addition to identifying the above corrupt acts,
 Summarecon juga telah mengidentifikasi risiko              Summarecon has also identified potential corruption
 potensi terjadinya korupsi dalam aktivitas bisnis dan     risks in its business activities and value chain, followed
 rantai nilainya, diikuti dengan rencana pencegahan        by prevention and/or mitigation plans. The Company
 dan/atau mitigasi. Terdapat 2 (dua) kategori              categorizes two corruption actions, namely ‘Bribery’
 perbuatan antikorupsi yang dikategorikan oleh             covering bribery activities, facilitation payments,
 Perusahaan, yaitu ‘Suap-Menyuap’ yang mencakup            cheating, extortion, collusion, and money laundering,
 aktivitas penyuapan, pembayaran fasilitas, penipuan,      and ‘Fraud’ related to manipulation actions, as well
 pemerasan, kolusi, dan pencucian uang, serta              as gratuity acceptance.
 ‘Perbuatan Curang’ yang terkait dengan tindakan
 manipulasi, serta penerimaan gratifikasi.



 Identifikasi Risiko Korupsi dalam Rantai Nilai
 Identification of Corruption Risks in the Value Chain


 Aktivitas                          Pengadaan
 Activity                           Procurement

 Risiko                             Adanya risiko penyuapan dari pihak Kontraktor atau Vendor ke Perusahaan
 Risk                               agar terpilih dan memenangkan tender atau kontrak atau sebaliknya.
                                    Risk of bribery from Contractors or Vendors to the Company to allow them to
                                    be selected or to win tenders or contracts or vice versa.


 Kategori Korupsi                   Suap-Menyuap
 Corruption Category                Bribery

 Upaya Pencegahan                   Melakukan proses pengadaan yang terbuka dan transparan.
 dan/atau Mitigasi                  Conducting an open and transparent procurement process.
 Prevention/Mitigation
 Efforts




       Laporan Keberlanjutan 2025
112    Sustainability Report 2025
Page 113
Aktivitas                    Konstruksi
Activity                     Construction

Risiko                       Kemungkinan Kontraktor atau Vendor memanipulasi biaya dan anggaran
Risk                         proyek untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar sehingga
                             merugikan Perusahaan.
                             Possibility of Contractors or Vendors manipulating project costs and budgets
                             to obtain greater profits to the detriment of the Company.

Kategori Korupsi             Perbuatan Curang
Corruption Category          Fraud

Upaya Pencegahan             Memantau jalannya proyek secara teratur untuk meminimalisir kesalahan
dan/atau Mitigasi            dan kecurangan.
Prevention/Mitigation        Monitoring project progress regularly to minimize errors and fraud.
Efforts



Aktivitas                    Perizinan
Activity                     Permit

Risiko                       Membayar suap kepada pejabat pemerintah yang bertanggung jawab
Risk                         atas perizinan untuk mempercepat proses pengajuan dan mendapatkan
                             persetujuan yang diinginkan.
                             Paying bribes to government officials in charge of permit in order to speed
                             up the application process and obtain the desired approvals.

Kategori Korupsi             Suap-Menyuap
Corruption Category          Bribery

Upaya Pencegahan             Menerapkan prosedur yang transparan dalam proses perizinan.
dan/atau Mitigasi            Implementing transparent procedures in the permit process.
Prevention/Mitigation
Efforts



Aktivitas                    Leasing
Activity

Risiko                       Menerima suap atau hadiah dari penyewa atau pihak ketiga lainnya
Risk                         sebagai imbalan untuk memberikan layanan atau perlakuan khusus.
                             Accepting bribes or gifts from tenants or other third parties in return for
                             providing special services or preferential treatment.

Kategori Korupsi             Suap-Menyuap
Corruption Category          Bribery

Upaya Pencegahan             Menerapkan kebijakan yang ketat terhadap penerimaan hadiah dan suap,
dan/atau Mitigasi            memberikan pelatihan etika kepada karyawan, serta mempromosikan
Prevention/Mitigation        budaya transparansi dan integritas dalam Perusahaan.
Efforts                      Implementing strict policies against accepting gifts and bribes, providing
                             ethics training to employees, and promoting a culture of transparency and
                             integrity within the Company.



Dengan berlakunya kebijakan anti korupsi di                Through the enforcement of the anti-corruption
lingkungan Summarecon, serta penerapan budaya              policy within Summarecon’s environment and the
Perusahaan “CARING” yang efektif dan berkelanjutan         ongoing cultivation of the company’s “CARING”
di lingkungan Summarecon, khususnya untuk nilai            culture,    particularly  emphasizing    integrity,
Integritas. Oleh karenanya, Perusahaan mensyukuri          Summarecon is grateful for the absence of any
tidak terdapat insiden korupsi yang melibatkan             corruption incidents involving the Company
Summarecon selama tahun 2025 dan berharap                  throughout 2023. Moving forward, the Company
tidak akan ada kejadian korupsi yang melibatkan            hopes to maintain this integrity and prevent any
Perusahaan di masa mendatang.                              occurrences of corruption involving Summarecon in
                                                           the future.

                                     50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                              50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   113
Page 114
                                   Plaza Summarecon Bandung

      Laporan Keberlanjutan 2025
114   Sustainability Report 2025
Page 115
Summarecon menyadari bahwa menciptakan                     Summarecon recognises that creating a healthy and
lingkungan    yang     sehat   dan    berkelanjutan        sustainable environment is an integral part of the
merupakan bagian penting dari tanggung                     Company’s responsibility towards society and future
jawab Perusahaan terhadap masyarakat dan                   generations. Accordingly, the Company is committed
generasi mendatang. Oleh karena itu, Perusahaan            to going beyond the pursuit of financial performance
berkomitmen untuk tidak hanya berorientasi pada            by proactively adopting environmentally responsible
pencapaian kinerja finansial, tetapi juga secara            business practices that generate positive impacts on
proaktif menerapkan praktik bisnis yang ramah              the ecosystems surrounding its areas of operation.
lingkungan dan memberikan dampak positif bagi
ekosistem di sekitar wilayah operasional.

Kontribusi Summarecon terhadap penciptaan                  Summarecon’s contribution to a healthy and
lingkungan yang sehat dan berkelanjutan tercermin          sustainable environment is reflected through a range
melalui berbagai inisiatif, seperti penggunaan             of initiatives, including the use of green-certified
material bersertifikasi hijau, penggunaan material          materials, recycled and reused materials, energy
daur ulang dan material reuse, efisiensi energi,            efficiency measures, greenhouse gas (GHG) emission
pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) melalui             reductions through tree planting, the utilisation of
penanaman pohon, pemanfaatan air limbah hasil              treated wastewater, and waste recycling activities.
olahan, serta kegiatan daur ulang limbah. Seluruh          These efforts collectively form part of the Company’s
upaya ini merupakan bagian dari komitmen                   environmental responsibility commitments and
tanggung jawab lingkungan Perusahaan sekaligus             represent a tangible contribution to sustainable
wujud kontribusi nyata terhadap pembangunan                development. A more detailed account of each
berkelanjutan. Penjabaran lebih lanjut mengenai            initiative is presented within this pillar.
inisiatif-inisiatif tersebut akan disampaikan dalam
pilar ini.

Namun demikian, dalam proses pelaporan aspek               In the course of reporting on environmental aspects
lingkungan tahun ini, Perusahaan menghadapi                this year, however, the Company encountered a
sejumlah     tantangan,     seperti  keterbatasan          number of challenges, including limited familiarity
pemahaman terhadap prinsip dan praktek                     with sustainability principles and practices, data
keberlanjutan, ketersebaran data di berbagai unit          dispersed across multiple business units, diverse
bisnis, keragaman penyedia data, serta kendala             data providers, and difficulties in the validation
dalam proses validasi. Untuk mengatasi hal ini,            process. To address these challenges, the Company
Perusahaan telah melakukan sejumlah langkah,               has undertaken several measures, amongst them
antara lain melalui peningkatan kompetensi internal        strengthening internal sustainability competencies,
di bidang keberlanjutan, pengembangan sistem               developing a more integrated data management
manajemen data yang lebih terintegrasi, penguatan          system, enhancing coordination with data-providing
koordinasi dengan unit penyedia data, serta                units, and establishing clear boundaries for
penetapan batas pelaporan data lingkungan.                 environmental data reporting.

Sebagai     bentuk     komitmen       Summarecon           As part of Summarecon’s commitment to
dalam memperkuat praktik keberlanjutan dan                 strengthening its sustainability practices and
meningkatkan kualitas pengungkapan informasi,              improving the quality of its disclosures, particularly
khususnya aspek lingkungan, pada tahun 2025                on environmental matters the Company expanded
Perusahaan memperluas cakupan pengumpulan                  the scope of its energy and emissions data
dan pelaporan data energi dan emisi hingga                 collection and reporting in 2025 to encompass all
mencakup seluruh unit bisnis. Langkah ini dilakukan        business units. This step was taken to build a more
untuk membangun basis data yang lebih lengkap,             comprehensive, consistent, and integrated data
konsisten, dan terintegrasi di tingkat Perusahaan,         foundation at the corporate level, given that energy
mengingat aspek energi dan emisi semakin menjadi           and emissions have become an increasingly central
fokus utama dalam pengelolaan isu perubahan iklim          focus in the management of climate change issues
serta pengungkapan kinerja keberlanjutan.                  and the disclosure of sustainability performance.

Perluasan cakupan tersebut juga merupakan                  This expansion of scope also reflects Summarecon’s
bagian dari kesiapan Summarecon dalam masa                 preparedness for the transition towards IFRS-based
transisi menuju standar pelaporan keberlanjutan            sustainability reporting standards, in particular
berbasis IFRS, khususnya IFRS S2, yang menekankan          IFRS S2, which emphasises the importance of
pentingnya pengungkapan informasi terkait risiko           disclosing information on climate-related risks and
dan peluang iklim, termasuk metrik energi dan              opportunities, including energy and greenhouse gas
emisi gas rumah kaca. Sementara itu, untuk aspek           emissions metrics. For other environmental aspects,
lingkungan lainnya, cakupan pelaporan masih                the reporting scope continues to follow the data
mengikuti batasan data yang digunakan pada tahun           boundaries applied in the prior year.
sebelumnya.




                                     50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                              50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   115
Page 116
 Material
 Materials
                                                                                  [301-1] [301-2] [301-3] [F.5]


 Dalam menjalankan aktivitasnya, khususnya dalam          In the course of its activities, particularly in the
 pembangunan proyek seperti residensial, komersial,       development of projects such as residential,
 dan infrastruktur pendukung lainnya, Perusahaan          commercial, and supporting infrastructure, the
 menggunakan berbagai jenis material konstruksi           Company uses a variety of construction materials
 yang secara langsung maupun tidak langsung               that have both direct and indirect environmental
 berdampak       terhadap    lingkungan. Pemilihan        impacts. The selection of appropriate materials
 material yang tepat tidak hanya berkontribusi            not only contributes to building quality, but also
 terhadap      kualitas  bangunan,     tetapi     juga    supports the efficient use of resources such as water,
 mendukung efisiensi penggunaan sumber daya                natural light, and electricity. As building design
 seperti air, cahaya alami, dan energi listrik. Seiring   and construction technology continue to evolve,
 dengan perkembangan desain dan teknologi                 so too does the approach to material selection. The
 konstruksi, pemilihan material bangunan pun terus        Company therefore gives ongoing consideration
 berkembang. Oleh karena itu, Perusahaan secara           to environmental factors throughout the material
 berkelanjutan memperhatikan aspek lingkungan             selection and procurement process.
 dalam proses pemilihan dan penggunaan material.

 Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,           As a demonstration of its environmental
 Perusahaan telah berupaya untuk menggunakan              commitment, the Company has made concerted
 material yang memenuhi standar hijau (green label)       efforts to use materials that meet green labelling
 guna meminimalkan dampak negatif terhadap                standards, so as to minimise adverse environmental
 lingkungan hidup. Selain itu, Perusahaan juga            impacts. In addition, the Company applies efficient
 menerapkan pengelolaan material yang efisien              and     responsible   material   management     by
 dan bertanggung jawab dengan mengintegrasikan            integrating circular economy principles, including
 prinsip ekonomi sirkular, seperti mendaur ulang          the recycling and reuse of construction materials
 (recycle) dan menggunakan kembali (reuse) material       that remain serviceable in future projects.
 bangunan yang masih layak pakai dalam proyek-
 proyek mendatang.

 Sesuai     dengan   karakteristik unit   bisnis          In keeping with the nature of the Property
 Pengembangan Properti, yang kegiatan utamanya            Development business unit, whose core activity is
 adalah pembangunan proyek, maka pengungkapan             project construction, the disclosure and discussion
 dan pembahasan data material dalam laporan ini           of material data in this report is focused on the
 difokuskan pada unit Summarecon Serpong dan              Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi
 Summarecon Bekasi, sejalan dengan cakupan                units, consistent with the established boundaries for
 batasan data pelaporan aspek lingkungan yang             environmental data reporting.
 telah ditetapkan.




 Penggunaan Material Tak Terbarukan dan Material Bersertifikasi Hijau
 Use of Non-Renewable Materials and Green-Certified Materials                                     [301-1] [F.5]


 Dalam konteks bisnis Summarecon, material tak            In the context of Summarecon’s business, non-
 terbarukan merujuk pada bahan atau material yang         renewable materials refer to materials used in the
 digunakan dalam pembangunan bangunan dan                 construction of buildings and infrastructure that
 infrastruktur, yang berasal dari sumber daya alam        are derived from natural resources which cannot be
 yang tidak dapat diperbarui dalam jangka waktu           replenished within a short timeframe.
 singkat.

 Metode pengambilan data untuk menghitung                 The methodology for calculating non-renewable
 penggunaan material tak terbarukan dilakukan             material usage is based on projects that have been
 berdasarkan proyek-proyek yang telah selesai dan         completed and handed over to residents during the
 diserahterimakan kepada penghuni pada tahun              reporting year. The total volume of materials used
 berjalan. Selanjutnya, total volume penggunaan           across each completed project is then calculated in
 material dari masing-masing proyek yang telah            full, covering all stages from the commencement
 selesai tersebut dihitung secara keseluruhan, mulai      through to the completion of construction.
 dari tahap awal hingga selesainya pembangunan.



      Laporan Keberlanjutan 2025
116   Sustainability Report 2025
Page 117
Jumlah material tak terbarukan yang digunakan                The volume of non-renewable materials used
mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun, yang                 fluctuates from year to year, influenced by several
dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain                factors including the number of projects handed
jumlah proyek yang diserahterimakan, desain dan              over, design and technical specifications, house
spesifikasi teknis, tipe serta ukuran rumah, serta            type and size, as well as site conditions and land
kondisi lapangan dan karakteristik lahan. Berikut            characteristics. The following sets out the key
rincian beberapa jenis material tak terbarukan               non-renewable material types with the largest
dengan proporsi penggunaan terbesar berdasarkan              proportional usage by volume:
volumenya:



Penggunaan Material Tak Terbarukan Tahun 2023-2025
Non-Renewable Material Usage 2023-2025


                                                      Jumlah Proyek
                                                                                      10                                   2023
                                                      Diserahterimakan :              9                                    2024
                                                      Number of Projects
                                                      Handed Over :                   10                                   2025


Jumlah Material Tak Terbarukan
Number of Non-Renewable Materials


               Mortar (Kg)                                Beton (m3)                                          Gypsum (m2)
               Mortar                                     Concrete                                            Gypsum Board
               55,870,049                                 57,841                                              94,832
               18,798,135                                 25,048                                              48,916
               37,350,420                                 39,894                                              95,836


               Bata Merah (m2)                            Pintu Kayu (Unit)                                   Cat (Kg)
               Brick                                      Timber Door                                         Paint
               157,615                                    7,828                                               239,092
               57,158                                     2,397                                               64,021
               97,557                                     3,008                                               381,099

               HT / Keramik (m2)                          Pipa (m)                                            Bata ringan (m2)
               Homogeneous Tile /                         Pipes                                               Lightweight Brick
               Ceramic Tile                               549,824                                             139,923
               228,148                                    199,271                                             51,587
               70,317                                     258,542                                             94,800
               159,809

               Besi Beton (Kg)
               Reinforcing Steel
               8,198,170
               4,227,171
               6,663,232



       Catatan : Bersertifikasi Hijau
       Notes : Green Certified




                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem    117
Page 118
 Penggunaan Material Tak Terbarukan Tahun 2023-2025
 Non-Renewable Material Usage 2023-2025


                                                  Jumlah Proyek
                                                                           4                             2023
                                                  Diserahterimakan :       2                             2024
                                                  Number of Projects
                                                  Handed Over :            4                             2025


 Jumlah Material Tak Terbarukan
 Number of Non-Renewable Materials


                  Semen (Kg)                           Beton (m3)                            Gypsum (m2)
                  Cement                               Concrete                              Gypsum Board
                  935,967                              14,929                                37,125
                  669,605                              7,874                                 19,911
                  3,599,597                            46,948                                112,542


                  Bata Merah (m2)                      Pintu Kayu (Unit)                     Cat (Kg)
                  Brick                                Timber Door                           Paint
                  93,597                               2,137                                 72,847
                  66,961                               1,585                                 34,805
                  359,960                              7,750                                 609,866

                  HT / Keramik (m2)                    Pipa (m)                              Besi Beton (Kg)
                  Homogeneous Tile /                   Pipes                                 Reinforcing Steel
                  Ceramic Tile                         118,407                               1,584,995
                  49,964                               82,384                                1,163,083
                  38,905                               485,678                               7,271,534
                  205,900


          Catatan : Bersertifikasi Hijau
          Notes : Green Certified




 Perusahaan belum secara spesifik menggunakan             The Company has not yet specifically incorporated
 material terbarukan dalam proyek pembangunan,           renewable materials into its construction projects,
 karena masih terdapat beberapa kendala seperti          owing to a number of prevailing constraints,
 keterbatasan ketersediaan material terbarukan di        including limited availability of renewable materials
 pasaran, harga yang relatif lebih tinggi, ketahanan     on the market, comparatively higher costs, questions
 terhadap cuaca dan waktu, serta kesesuaian dengan       of durability against weather and the passage of
 jenis material lainnya yang digunakan dalam             time, and compatibility with other materials used in
 konstruksi.                                             construction.

 Namun demikian, sebagai bagian dari komitmen            Nevertheless, as part of its commitment to minimising
 untuk meminimalkan dampak lingkungan dari               the environmental impact of building material usage,
 penggunaan material bangunan, Perusahaan telah          the Company has made concerted efforts to source
 mengupayakan penggunaan material yang telah             materials that carry green certification. Through the
 bersertifikasi hijau. Melalui penggunaan material        use of such certified materials, the Company ensures
 bersertifikasi ini, Perusahaan memastikan bahwa          that the materials employed have been produced
 bahan yang digunakan telah diproduksi dengan            with environmental considerations in mind, both in
 memperhatikan aspek ramah lingkungan, baik dari         terms of composition and manufacturing processes.
 segi komposisi maupun proses produksinya.

 Pada kedua tabel sebelumnya, material yang              In the two preceding tables, materials marked with
 di tandai dengan simbol ceklist berwarna hijau          a green checkmark symbols are those that hold
 merupakan material yang telah memiliki sertifikasi       green certification, predominantly referencing the
 hijau, yang sebagian besar mengacu pada Green           Green Label Indonesia and Green Label Singapore
 Label Indonesia dan Green Label Singapore, masing-      schemes, issued by the Green Product Council
 masing dikeluarkan oleh Green Product Council           Indonesia and the Singapore Environment Council
 Indonesia dan Singapore Environment Council.            respectively.



      Laporan Keberlanjutan 2025
118   Sustainability Report 2025
Page 119
                                                                                          Material Daur Ulang
                                                                                                       Recycled Materials
[301-2] [F.5]

Penggunaan material daur ulang merujuk pada                 The use of recycled materials refers to the repurposing
pemanfaatan kembali material yang tidak lagi                of materials that are no longer in use by processing
terpakai dengan mengolahnya menjadi material                them into new materials that can be reintegrated into
baru yang dapat digunakan kembali dalam kegiatan            operational activities. Summarecon has identified
operasional. Summarecon mengidentifikasi dua                 two types of recycled materials utilised within
jenis material hasil daur ulang yang digunakan              its operations: recycled asphalt at Summarecon
kembali dalam operasionalnya, yaitu aspal daur              Serpong, and scrap fence steel recycled into water
ulang di Summarecon Serpong dan besi bekas                  channel inlet grilles at Summarecon Bekasi. Further
pagar yang didaur ulang menjadi grill inlet saluran         detail on each is provided below.
air di Summarecon Bekasi. Berikut penjelasan dan
rincian datanya:

•   Aspal Daur Ulang                                        •    Recycled Asphalt
    Proses daur ulang aspal dilakukan dengan                     The asphalt recycling process involves retrieving
    mengambil hotmix aspal bekas di lokasi proyek,               used hotmix asphalt from project sites, which is
    yang kemudian dipanaskan. Setelah aspal bekas                then reheated. Once the used asphalt has been
    dipanaskan hingga suhu yang ditentukan,                      heated to the required temperature, it is mixed
    kemudian diaduk dengan tambahan aspal                        with additional reclaimed asphalt and blended
    bekas lainnya hingga merata dan siap untuk                   uniformly until it is ready for application.
    digunakan.

    Pemanfaatan aspal daur ulang di kawasan                      Recycled asphalt within the Summarecon
    Summarecon      Serpong     digunakan      untuk             Serpong estate is used exclusively for road repair
    kegiatan perbaikan jalan dan tidak digunakan                 works and is not incorporated as a component
    sebagai campuran dalam pembangunan jalan                     in new road construction. Throughout 2025,
    baru. Sepanjang tahun 2025, penggunaan aspal                 recycled asphalt usage was recorded at 68
    daur ulang tercatat sebesar 68 ton, lebih rendah             tonnes, a decline compared to the prior year.
    dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan                     This decrease was attributable primarily to a
    ini terutama disebabkan oleh pekerjaan                       greater proportion of road repair works being
    perbaikan jalan pada tahun 2025 yang lebih                   undertaken by external contractors in 2025,
    banyak dikerjakan oleh kontraktor luar, serta                coupled with a reduction in patching activities
    berkurangnya kegiatan penambalan jalan yang                  utilising recycled asphalt.
    menggunakan aspal daur ulang.

•   Besi Bekas Pagar                                        •    Scrap Fence Steel
    Proses daur ulang besi bekas pagar dilakukan                 The recycling process for scrap fence steel
    dengan memilah plat strip dari pagar yang                    involves sorting flat bar strips from damaged
    rusak, memisahkan bagian yang masih dapat                    fencing, separating components that remain
    digunakan,        kemudian     mengumpulkannya               serviceable, and collecting them for cutting
    untuk kemudian dipotong menggunakan alat                     using an angle grinder, before welding them to
    potong gerinda, dan dilas sesuai dengan ukuran               the dimensions required for the water channel
    grill inlet saluran air yang akan dibuat.                    inlet grilles to be fabricated.


Penggunaan Material Daur Ulang Tahun 2023-2025
Recycled Material Usage 2023–2025

    2023        2024       2025                                                                                       Dalam Ton
                                                                                                                         (in ton)

                                                                                                                                206
                                                          Aspal Daur Ulang
                                                                                                                                 198
                                                          Recycled Asphalt
                                                                                                                                 68




                                                                                                                                0.46
                                                          Besi Bekas Pagar
                                                                                                                                   -
                                                          Scrap Fence Steel
                                                                                                                                2.52



                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem     119
Page 120
 Penggunaan material daur ulang memiliki beberapa              The use of recycled materials yields several positive
 dampak positif terhadap lingkungan, diantaranya:              environmental outcomes, including:

 •    Mengurangi Penggunaan Bahan Baku Baru                    •   Reducing the Consumption of Virgin Raw
      Dengan memanfaatkan material daur ulang,                     Materials
      kebutuhan akan bahan baku baru, terutama                     By utilising recycled materials, the demand for
      yang berasal dari sumber daya alam yang                      virgin raw materials, particularly those derived
      tidak terbarukan dapat dikurangi. Hal ini turut              from non-renewable natural resources, can be
      berkontribusi dalam pelestarian sumber daya                  significantly reduced. This contributes to the
      alam serta mengurangi emisi gas rumah kaca                   conservation of natural resources whilst also
      yang biasanya dihasilkan dari proses ekstraksi               lowering the greenhouse gas emissions typically
      dan produksi material baru.                                  associated with the extraction and production of
                                                                   new materials.

 •    Mengurangi Timbulan Limbah                               •   Reducing Waste Generation
      Penggunaan material daur ulang turut                         The use of recycled materials also helps to reduce
      membantu mengurangi jumlah limbah yang                       the volume of waste directed to Final Disposal
      dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA),                    Sites (TPA), whilst contributing to environmental
      sekaligus   berkontribusi dalam   menjaga                    preservation by limiting the potential for
      kelestarian lingkungan dengan menekan                        contamination that may arise in and around
      potensi pencemaran yang dapat timbul di area                 such sites.
      TPA.


 Material yang Digunakan Kembali
 Reused Materials                                                                                               [301-3]


 Material yang digunakan kembali merupakan                     Reused materials refer to materials that remain in
 pemanfaatan kembali material yang masih dalam                 serviceable condition and are redeployed without
 kondisi layak pakai tanpa melalui proses pengolahan           undergoing any significant reprocessing. Given
 ulang yang signifikan. Seiring dengan banyaknya                the scale of construction activity carried out across
 proyek pembangunan yang dilaksanakan di                       Summarecon’s developments, a number of materials
 Summarecon, terdapat beberapa material dari                   from prior projects remain suitable for use and are
 proyek-proyek sebelumnya yang masih layak untuk               incorporated into subsequent ones. The following
 digunakan dan dimanfaatkan kembali dalam proyek               presents the relevant data:
 berikutnya. Berikut adalah rincian data terkait:

 Penggunaan Material yang Digunakan Kembali Tahun 2023-2025
 Reused Material Usage 2023–2025

      2023           2024           2025


                                           Baja/Besi (Ton)               Pagar proyek (m2)              Paving (m2)
                                           Steel/Iron                    Project Hoarding               Paving Blocks
                                           3,829                         1,698                          1,921
                                           -                             2,884                          4,782
                                           -                             2,250                          1,921


                                           Pagar proyek (m2)             Paving (m2)                    Lampu PJU (pcs)
                                           Project Hoarding              Paving Blocks                  Street Lighting
                                           715                           983                            -
                                           1,333                         -                              175
                                           300                           400                            136



 Sama halnya dengan penggunaan material                        As with the use of recycled materials, the reuse
 daur ulang, pemanfaatan kembali material juga                 of materials also delivers positive environmental
 memberikan dampak positif terhadap lingkungan,                outcomes by reducing the demand for virgin
 yaitu dengan mengurangi kebutuhan akan bahan                  raw materials and limiting waste generation. The
 baku baru dan menekan jumlah limbah. Oleh                     incorporation of reusable materials therefore


       Laporan Keberlanjutan 2025
120    Sustainability Report 2025
Page 121
karena itu, penggunaan material yang dapat                   forms part of the Company’s broader commitment
digunakan kembali merupakan bagian dari upaya                to adopting sustainable and environmentally
Perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis yang              responsible business practices.
berkelanjutan dan ramah lingkungan.




                                                                      Konsumsi dan Efisiensi Energi
[302-1] [302-2] [302-3] [302-4] [F.6] [F.7]                                  Energy Consumption and Efficiency


Seluruh kegiatan bisnis Summarecon beroperasi                All of Summarecon’s business activities are powered
dengan menggunakan energi listrik. Sebagian besar            by electrical energy. The majority of electricity supply
pasokan listrik berasal dari Perusahaan Listrik Negara       is sourced from Perusahaan Listrik Negara (PLN),
(PLN) sebagai penyedia utama energi listrik di               Indonesia’s principal electricity provider. In addition,
Indonesia. Selain itu, Perusahaan juga menghasilkan          the Company generates electricity independently
listrik secara mandiri untuk mendukung kebutuhan             to support its operational requirements through
operasional melalui gas engine yang menggunakan              gas engines fuelled by Liquefied Natural Gas (LNG),
Liquefied Natural Gas (LNG) sebagai bahan bakar,              as well as diesel-powered generators operated as a
serta genset berbahan bakar solar yang dioperasikan          backup power source in the event of disruption to
sebagai sumber daya cadangan apabila terjadi                 PLN’s supply.
gangguan pasokan listrik dari PLN.

Selain energi listrik, Perusahaan juga menggunakan           Beyond electricity, the Company also consumes
Bahan Bakar Minyak (BBM) berupa solar dan bensin             fuel in the form of diesel and petrol to support the
untuk mendukung operasional kendaraan, mesin,                operation of vehicles, machinery, and equipment
dan peralatan yang digunakan dalam kegiatan                  used in its business activities.
usaha.

Sebagai langkah awal transisi menuju pemenuhan               As an initial step in transitioning towards compliance
standar IFRS yang akan berlaku pada tahun                    with the IFRS standards that will become effective
2027, khususnya IFRS S2       yang menekankan                in 2027, particularly IFRS S2 which emphasizes more
pengungkapan emisi GRK secara lebih komprehensif,            comprehensive greenhouse gas (GHG) emissions
pada tahun 2025 Summarecon mulai menerapkan                  disclosures, Summarecon began implementing
pelaporan aspek energi dan emisi secara konsolidasi          consolidated reporting on energy and emissions
di seluruh unit bisnis. Mengingat cakupan unit               aspects across all business units in 2025.Given the
bisnis yang diungkap cukup luas, Perusahaan                  breadth of business units covered, the Company has
mengelompokkan pembahasan aspek energi dan                   organised its discussion of energy and emissions by
emisi berdasarkan segmen bisnis Summarecon,                  business segment, as follows:
yaitu:

1.   Pengembangan Properti, yang mencakup                    1.   Property Development, comprising Summarecon
     Summarecon Kelapa Gading, Summarecon                         Kelapa Gading, Summarecon Crown Gading,
     Crown    Gading,     Summarecon    Bekasi,                   Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong,
     Summarecon Serpong, Summarecon Bandung,                      Summarecon Bandung, Summarecon Karawang,
     Summarecon       Karawang,   Summarecon                      Summarecon Tangerang, Summarecon Bogor,
     Tangerang,   Summarecon     Bogor,   dan                     and Summarecon Makassar.
     Summarecon Makassar.

2.   Investasi Properti, yang mencakup Summarecon            2.   Property Investment, comprising Summarecon
     Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,                  Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,
     Summarecon Mall Serpong, Summarecon                          Summarecon Mall Serpong, Summarecon
     Mall Bandung, Summarecon Villaggio Outlets,                  Mall Bandung, Summarecon Villaggio Outlets,
     Plaza Summarecon Agung, Plaza Summarecon                     Plaza Summarecon Agung, Plaza Summarecon
     Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Scientia                   Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Scientia
     Business Park dan Scientia Square Park Hub.                  Business Park and Scientia Square Park Hub.

3.   Bisnis Lainnya, yang mencakup Klub Kelapa               3.   Other Businesses, comprising Klub Kelapa
     Gading dan The Spring Club.                                  Gading and The Spring Club.


Sebagai bagian dari komitmen untuk menjalankan               As part of its commitment to operating efficiently
operasional secara efisien dan berkelanjutan,                 and sustainably, Summarecon continually pursues



                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   121
Page 122
 Summarecon terus mengupayakan peningkatan               improvements in energy efficiency across all its
 efisiensi energi di seluruh fasilitas dan operasional.   facilities and operations. Through the adoption of
 Melalui penerapan teknologi hemat energi dan            energy-saving technologies and efficient operational
 praktik operasional yang efisien, Perusahaan             practices, the Company seeks to optimise electricity
 berupaya mengoptimalkan penggunaan listrik,             usage, reduce overall energy consumption, and
 mengurangi konsumsi energi secara keseluruhan,          minimise its environmental footprint.
 serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan.


 Konsumsi Energi di Dalam Perusahaan
 Energy Consumption Within the Company                                                            [302-1] [F.6]



 Konsumsi Energi Tak Terbarukan                          Non-Renewable Energy Consumption
 Proses pengumpulan dan perhitungan data                 The collection and calculation of electricity
 konsumsi energi listrik di Perusahaan mengacu           consumption data is based on prepaid electricity
 pada pembelian token listrik dan tagihan PLN untuk      token purchases and PLN billing records for
 kebutuhan operasional di masing-masing unit             operational needs at each business unit, accumulated
 bisnis, yang diakumulasikan selama 1 (satu) tahun.      over a one-year period. The conversion of electricity
 Konversi pembelian listrik dari nominal rupiah ke       purchases from Indonesian Rupiah to kilowatt-hours
 kilowatt-hour (kWh) dilakukan berdasarkan tarif         (kWh) is carried out using the applicable electricity
 listrik per kWh. Setiap lokasi dapat dikenakan tarif    tariff per kWh. Each location may be subject to a
 yang berbeda sesuai dengan golongan tarif dan           different tariff in accordance with the tariff category
 kapasitas daya terpasang pada masing-masing             and installed capacity of the respective business unit.
 unit bisnis. Selanjutnya, konversi pemakaian energi     The subsequent conversion of energy consumption
 dari kWh ke Gigajoule (GJ) merujuk pada The             from kWh to Gigajoules (GJ) follows the Greenhouse
 Greenhouse Gas Protocol tahun 2004, yaitu 1 kWh         Gas Protocol (2004), whereby 1 kWh is equivalent to
 setara dengan 0,0036 GJ.                                0.0036 GJ.

 Proses pengumpulan dan perhitungan data bahan           The collection and calculation of diesel fuel
 bakar jenis solar, baik untuk kebutuhan genset          consumption data — covering both generator and
 maupun kendaraan operasional, mengacu pada              operational vehicle usage — is based on the volume
 jumlah pembelian solar dalam liter oleh masing-         of diesel purchased in litres by each business unit,
 masing unit bisnis, yang diakumulasikan selama 1        accumulated over a one-year period. The conversion
 (satu) tahun. Faktor yang digunakan untuk konversi      factor applied for diesel from litres to GJ references
 solar dari liter ke dalam GJ, merujuk pada NSW          the NSW Department of Primary Industries (July
 Department of Primary Industries, July 2016 yaitu 1     2016), whereby 1 litre of diesel is equivalent to 0.038
 liter solar sama dengan 0,038 GJ.                       GJ.

 Proses pengumpulan dan perhitungan data bahan           The collection and calculation of petrol consumption
 bakar jenis bensin mengacu pada pembelian bensin        data is based on petrol purchases by each business
 oleh masing-masing unit bisnis, yang diakumulasikan     unit, accumulated over a one-year period. The
 selama 1 (satu) tahun. Faktor yang digunakan untuk      conversion factor applied for petrol from litres
 konversi bensin dari liter ke dalam GJ, merujuk pada    to GJ references the U.S. Energy Information
 U.S. Energy Information Administration yaitu 1 liter    Administration, whereby 1 litre of petrol is equivalent
 bensin sama dengan 0,0335 GJ.                           to 0.0335 GJ.

 Proses pengumpulan dan perhitungan data bahan           The collection and calculation of LPG consumption
 bakar jenis LPG mengacu pada jumlah penggunaan          data is based on the volume of LPG used in cubic
 LPG dalam m3 sesuai dengan pencatatan                   metres (m³) as recorded by meters at each business
 meteran oleh masing-masing unit bisnis, yang            unit, accumulated over a one-year period. The
 diakumulasikan selama 1 (satu) tahun. Faktor yang       conversion factor applied for LPG from m³ to GJ
 digunakan untuk konversi LPG dari m3 ke dalam GJ,       references the LPG Conversion guide by ELGAS
 merujuk pada LPG Conversion ELGAS Australia yaitu       Australia, whereby 1 m³ of LPG is equivalent to 0.091
 1 m3 LPG sama dengan 0,091 GJ.                          GJ.

 Proses pengumpulan dan perhitungan data bahan           The collection and calculation of LNG consumption
 bakar jenis LNG mengacu pada jumlah pembelian           data is based on the volume of LNG purchased
 LNG dalam m3 oleh masing-masing unit bisnis,            in cubic metres (m³) by each business unit,
 yang diakumulasikan selama 1 (satu) tahun. Faktor       accumulated over a one-year period. The conversion
 yang digunakan untuk konversi LNG dari m3 ke            factor applied for LNG from m³ to GJ references the
 dalam GJ, merujuk pada U.S. Energy Information          U.S. Energy Information Administration, whereby 1
 Administration yaitu 1 m3 LNG sama dengan 0,0386        m³ of LNG is equivalent to 0.0386 GJ. Further detail
 GJ. Berikut adalah penjelasan dan rincian data          and relevant data are presented below:
 terkait:


      Laporan Keberlanjutan 2025
122   Sustainability Report 2025
Page 123
Konsumsi Energi Tak Terbarukan dalam Perusahaan Tahun 2023 – 2025
Non-Renewable Energy Consumption Within the Company 2023–2025

Konsumsi Energi Tak Terbarukan (GJ)
Non-Renewable Energy Consumption (GJ)                                                    2023             2024            2025




                                                         Penggunaan Listrik PLN
                                                         PLN Electricity Usage


 Penggunaan Bahan Bakar –                              Pengembangan Properti                  Investasi Properti
 Operasional                                           Property Development                   Property Investment
 Fuel Consumption – Operations                         17,211                                 181,688
                                                       20,311                                 245,259
                                                       23,459                                 319,512
 Pengembangan Properti
 Property Development
 7,357                                                 Bisnis Lainnya                         Total Penggunaan Listrik
                                                       Other Businesses                       PLN
 10,092                                                                                       Total PLN Electricity Usage
                                                       12,100
 6,058
                                                       12,659                                 210,999
 Investasi Properti                                    11,360                                 278,229
 Property Investment
                                                                                              354,330
 2,975
 3,324
 2,971

 Bisnis Lainnya
 Other Businesses
 4,074
 5,138
 5,089




 Penggunaan Bahan
 Bakar – Mesin
 Pembangkit Listrik
 Fuel Consumption –
 Power Generation


 Investasi Properti      Bisnis Lainnya
 Property Investment     Other Businesses
 201,910                 119
 194,631                 97
                                                                                Total Konsumsi Energi Tak
 27,987                  96                                                   Terbarukan Dalam Perusahaan
                                                                               Total Non-Renewable Energy
                                                                             Consumption Within the Company
 Total Penggunaan Bahan Bakar
 Total Fuel Consumption

                                                                                               427,434
 216,436
                                                                                                491,511
 213,281
                                                                                               396,501
 42,171




                                     50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                              50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   123
Page 124
 Konsumsi energi listrik di dalam Perusahaan              Electricity consumption within the organisation
 digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional           is used to meet the operational needs of buildings
 bangunan, seperti Mall dan kantor di masing-             such as Malls and offices across each business unit.
 masing unit bisnis. Sebagian besar konsumsi              The majority of electricity consumption is attributed
 listrik digunakan untuk sistem Ventilation and Air       to Ventilation and Air Conditioning (VAC) systems,
 Conditioner (VAC), penerangan, lift, eskalator, sistem   lighting, lifts, escalators, security systems, pumps,
 keamanan, pompa, peralatan kantor, dan fasilitas         office equipment, and other supporting facilities.
 penunjang lainnya.

 Secara khusus, di unit bisnis Pengembangan               Within the Property Development business unit in
 Properti, penggunaan energi listrik juga mencakup        particular, electricity consumption also encompasses
 operasional berbagai bangunan dan infrastruktur          the operation of various buildings and supporting
 pendukung, seperti Marketing Gallery, show unit,         infrastructure, including Marketing Galleries, show
 Penerangan Jalan Umum (PJU), serta fasilitas             units, Public Street Lighting (PJU), and other ancillary
 penunjang lainnya.                                       facilities.

 Fluktuasi konsumsi listrik pada unit bisnis              Fluctuations in electricity consumption within the
 Pengembangan Properti secara umum dipengaruhi            Property Development business unit are generally
 oleh agenda dan pelaksanaan aktivitas pemasaran          influenced by the scheduling and execution of
 sepanjang tahun, seperti penggunaan listrik untuk        marketing activities throughout the year, such
 operasional show unit dan kegiatan launching             as electricity usage for show unit operations and
 produk properti. Selain itu, fluktuasi tersebut           property product launch events. Such fluctuations
 juga dapat dipengaruhi oleh pengembangan                 may also be affected by the development of new
 infrastruktur baru di kawasan pada tahun berjalan,       infrastructure within the estate during the reporting
 apabila terdapat infrastruktur yang mulai beroperasi     year, where newly operational infrastructure adds to
 dan menambah kebutuhan listrik. Sementara itu,           overall electricity demand. Meanwhile, fluctuations
 fluktuasi konsumsi listrik pada unit bisnis Investasi     in electricity consumption within the Property
 Properti dan unit bisnis lainnya secara umum             Investment and Other Businesses units are generally
 dipengaruhi oleh intensitas penyelenggaraan              driven by the intensity of events held throughout the
 berbagai event sepanjang tahun berjalan.                 year.

 Pada tahun 2025, konsumsi bahan bakar untuk              In 2025, fuel consumption for power generation
 mesin pembangkit listrik pada unit Investasi Properti    equipment at the Property Investment unit declined.
 mengalami penurunan. Penurunan ini dipengaruhi           This was attributable to more stable electricity
 oleh kondisi kelistrikan yang lebih stabil sepanjang     supply conditions throughout the year, resulting in
 tahun, sehingga tidak terjadi gangguan seperti           fewer disruptions — such as transformer failures or
 kerusakan trafo maupun pemadaman listrik yang            power outages — that would ordinarily necessitate
 biasanya memerlukan penggunaan bahan bakar               additional fuel consumption to support electricity
 tambahan untuk mendukung pasokan listrik melalui         supply via power generation equipment. This
 mesin pembangkit listrik. Kondisi ini sekaligus          outcome also reflects the effectiveness of operational
 mencerminkan efektivitas pengelolaan operasional         management and the improving reliability of
 dan semakin baiknya keandalan infrastruktur              electrical infrastructure.
 kelistrikan.

 Pendataan konsumsi bahan bakar untuk kendaraan           Fuel consumption data for operational vehicles
 operasional mencakup konsumsi bahan bakar                encompasses consumption across all vehicles,
 seluruh kendaraan, mesin, dan peralatan yang             machinery, and equipment used in business
 digunakan dalam kegiatan usaha. Perhitungan              activities. Fuel consumption is calculated separately
 konsumsi bahan bakar dilakukan secara terpisah           for petrol and diesel, enabling a more accurate,
 antara penggunaan bensin dan solar, sehingga             detailed, and representative presentation of data.
 penyajian data menjadi lebih akurat, rinci, dan
 representatif.



 Konsumsi Energi Terbarukan                               Renewable Energy Consumption
 Sebagai bagian dari komitmen Summarecon                  As part of Summarecon’s commitment to supporting
 dalam mendukung transisi menuju penggunaan               the transition towards more sustainable energy use,
 energi yang lebih berkelanjutan, pada tahun              the Company significantly expanded its deployment
 2025 Perusahaan secara signifikan memperluas              of Solar Power Generation (PLTS) systems across its
 pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya              business units in 2025. Whereas in 2024 solar panel
 (PLTS) di berbagai unit bisnisnya. Jika pada tahun       installations were available only at Summarecon
 2024 instalasi PLTS baru tersedia di Summarecon          Mall Serpong (SMS), by 2025 Summarecon had
 Mall Serpong (SMS), maka pada tahun 2025                 added installations at five additional business units,
 Summarecon menambah pemasangan PLTS di                   bringing the total to six business units now utilising
 lima unit bisnis lainnya, sehingga total menjadi         solar energy. In aggregate, the total installed solar
 enam unit bisnis yang telah memanfaatkan energi          capacity reached 2,640 kWp, covering an installation

      Laporan Keberlanjutan 2025
124   Sustainability Report 2025
Page 125
surya. Secara keseluruhan, kapasitas total PLTS                         area of 11,805 m² and yielding an average energy
yang terpasang mencapai 2,640 kWp, dengan luas                          output of 2,712,586 kWh per annum.
area pemasangan sebesar 11,805 m² dan rata-rata
produksi energi sebesar 2,712,586 kWh per tahun.

Penambahan ini mencerminkan langkah nyata                               This expansion represents a tangible step by the
Perusahaan dalam meningkatkan porsi penggunaan                          Company towards increasing the proportion of
energi terbarukan di lingkungan operasionalnya,                         renewable energy within its operational environment,
sekaligus menunjukkan komitmen Summarecon                               whilst affirming Summarecon’s commitment to
dalam mendukung pengurangan emisi dan                                   emissions reduction and more responsible energy
pengelolaan energi yang lebih bertanggung                               management. Through this broadened deployment
jawab. Melalui perluasan pemanfaatan PLTS ini,                          of solar power, Summarecon not only strengthens its
Summarecon tidak hanya memperkuat kinerja                               environmental performance, but also reinforces its
lingkungan Perusahaan, tetapi juga menegaskan                           concrete contribution to more sustainable business
kontribusi nyata terhadap praktik bisnis yang lebih                     practices.
berkelanjutan.




Solar panel cluster Leonora, Summarecon Serpong




Konsumsi Energi Terbarukan dalam Perusahaan Tahun 2023-2025
Renewable Energy Consumption Within the Company 2023–2025

Konsumsi Energi Terbarukan (GJ)
Renewable Energy Consumption (GJ)                                                                     2023             2024            2025




Pengembangan Properti                                           Investasi Properti                        Bisnis Lainnya
Property Development                                            Property Investment                       Other Businesses

                                    3.89                                                              -                                         -
                                    3.89                                                        2,482                                           -
                                    3.89                                                        9,398                                       1,368




                                                  50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                           50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem     125
Page 126
 Total Konsumsi Energi
 Total Energy Consumption

 Berikut adalah perhitungan total keseluruhan                            The following presents a summary of the Company’s
 penggunaan energi oleh Perusahaan:                                      overall total energy consumption:


 Total Konsumsi Energi di Dalam Perusahaan Tahun 2023-2025
 Total Energy Consumption Within the Company 2023–2025

 Energi Tak Terbarukan (GJ)
 Non-Renewable Energy (GJ)                                                                      2023        2024         2025


                                                      Pengembangan Properti                 Investasi Properti
                                                      Property Development                  Property Investment

                                                                              24,572                               386,573

                                                                              30,407                               445,596

                                                                              29,521                               359,867



                                                                                            Total Konsumsi Energi
                                                                                            Dalam Perusahaan
                                                      Bisnis Lainnya                        Total Energy Consumption
                                                      Other Businesses                      within the Company

                                                                              16,293                                427,438

                                                                              17,893                                493,997

                                                                              17,882                                407,270




 Konsumsi Energi di Luar Perusahaan
 Energy Consumption Outside the Company                                                                           [302-2] [F.6]


 Dalam         menjalankan      kegiatan    bisnisnya,                   In the course of its business activities, Summarecon is
 Summarecon         memiliki    keterkaitan   dengan                     connected to various parties across its supply chain,
 berbagai pihak dalam rantai pasok, baik di sisi hulu                    both upstream and downstream. On the upstream
 maupun hilir. Di sisi hulu, Perusahaan bekerja sama                     side, the Company works with contractors responsible
 dengan kontraktor yang bertanggung jawab atas                           for carrying out construction in accordance with
 pelaksanaan konstruksi sesuai desain dan spesifikasi                     established designs and specifications. On the
 yang telah ditetapkan. Sementara itu, di sisi hilir,                    downstream side, Summarecon engages with
 Summarecon menjalin kerja sama dengan tenant                            tenants who lease and occupy commercial spaces
 yang menyewa dan memanfaatkan ruang usaha                               and facilities provided by the Company.
 serta fasilitas yang disediakan oleh Perusahaan.




 Bekasi Central Business District (BCBD), Summarecon Bekasi



        Laporan Keberlanjutan 2025
126     Sustainability Report 2025
Page 127
Dalam praktiknya, baik kontraktor maupun tenant             In practice, both contractors and tenants consume
turut menggunakan energi listrik dan bahan bakar            electricity and other fuels in the course of their
lainnya untuk menjalankan kegiatan operasional              respective operations. The following presents the
mereka. Berikut adalah rincian data terkait                 relevant data on energy consumption by these
penggunaan energi oleh pihak-pihak dalam rantai             supply chain parties:
pasok tersebut:


Total Konsumsi Energi di Luar Perusahaan Tahun 2023 – 2025
Total Energy Consumption Outside the Company 2023–2025

Konsumsi Energi di Luar Perusahaan (GJ)
Energy Consumption Outside the Company (GJ)                                               2023             2024            2025


Pengembangan Properti                 Investasi Properti
Property Development                  Property Investment

                         11,922                                         302,592
                         9,772                                          363,679
                        22,830                                           413,731




                                      Total Konsumsi Energi di
                                      Luar Perusahaan
Bisnis Lainnya                        Total Energy Consumption
Other Businesses                      outside the Company


                           352                                          314,866
                           339                                          373,790
                           281                                         436,842




Data konsumsi energi di luar organisasi didapatkan          Energy consumption data outside the organisation
dengan proses sebagai berikut:                              is obtained through the following processes:

•   Kontraktor                                              •    Contractors
    Data konsumsi energi oleh kontraktor diperoleh               Energy consumption data for contractors is
    melalui konfirmasi langsung kepada pihak                      obtained through direct confirmation with the
    kontraktor terkait konsumsi solar dan listrik                relevant contractors regarding their diesel and
    selama periode pelaporan. Hal ini dikarenakan,               electricity consumption during the reporting
    sesuai ketentuan kontrak, pengadaan solar                    period. This is because, in accordance with
    maupun listrik dari PLN untuk mendukung                      contractual arrangements, the procurement of
    kebutuhan     operasional   selama      proyek               diesel and PLN electricity to support operational
    pembangunan disuplai sendiri oleh pihak                      needs during construction projects is supplied
    kontraktor.                                                  directly by the contractors themselves.

•   Tenant                                                  •    Tenants
    Data konsumsi energi dan bahan bakar oleh                    Energy and fuel consumption data for tenants is
    tenant diperoleh dari data tagihan penggunaan                obtained from electricity and gas billing records
    listrik dan gas berdasarkan meteran yang                     based on meters installed at each tenant unit.
    terpasang di masing-masing unit tenant. Data                 This data is then accumulated over the course of
    tersebut kemudian diakumulasikan sepanjang                   the reporting year.
    tahun pelaporan.

Setelah data konsumsi listrik dan bahan bakar               Once electricity and other fuel consumption data has
lainnya diperoleh, selanjutnya dilakukan konversi ke        been obtained, it is converted into Gigajoules (GJ)
dalam satuan Gigajoule (GJ) menggunakan faktor              using the same conversion factors as described in
konversi yang sama seperti yang telah dijelaskan            the “Non-Renewable Energy Consumption” section
pada bagian “Konsumsi Energi Tak Terbarukan”                above.
sebelumnya.




                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   127
Page 128
 Intensitas Energi
 Energy Intensity
                                                                                                      [302-3] [F.6]

 Perusahaan menggunakan rasio intensitas energi              The Company uses the energy intensity ratio to
 untuk mengukur efisiensi penggunaan energi                   measure the efficiency of energy use by each
 dari setiap unit bisnis dalam menjalankan aktivitas         business unit in the conduct of its operational
 operasionalnya. Dengan memahami nilai intensitas            activities. By understanding energy intensity values,
 energi, Perusahaan dapat mengidentifikasi peluang            the Company is able to identify opportunities to
 untuk menurunkan konsumsi energi, mengurangi                reduce energy consumption, lower operational
 biaya operasional, serta meminimalkan dampak                costs, and minimise environmental impact.
 lingkungan.

 Summarecon menghitung rasio intensitas energi               Summarecon calculates the energy intensity ratio
 dengan rumus sebagai berikut:                               using the following formula:




                                            Rasio Intensitas Energi (Gj/m2) =
                                             Energy Intensity Ratio (GJ/m²)

                      {Konsumsi Energi Listrik di dalam Perusahaan + di Luar Perusahaan (GJ)}
                       {Electricity Consumption Within the Company + Outside the Company (GJ)}

                                                  Luas Bangunan (m2)
                                                   Building Area (m²)

                                                        dengan,
                                                         with

                                      Konsumsi Energi Listrik di dalam Perusahaan =
                                   Electricity Energy Consumption Within the Company =

            Energi dari Listrik dibeli dari PLN + Energi dari Bahan Bakar Mesin Pembangkit Listrik +
                                               Energi dari Solar Panel
            Energy from Electricity Purchased from PLN + Energy from Fuel Used for Power Generators +
                                              Energy from Solar Panels




 Data luas bangunan ditentukan berdasarkan                   Building area data is determined based on the
 karakteristik bangunan dan fasilitas pada masing-           characteristics of buildings and facilities within
 masing unit bisnis. Untuk unit bisnis Pengembangan          each business unit. For the Property Development
 Properti, perhitungan luas mencakup penjumlahan             business unit, the area calculation encompasses the
 luas bangunan, seperti Marketing Gallery, show unit,        aggregate floor area of buildings such as Marketing
 dan fasilitas penunjang lainnya, serta luas area jalan      Galleries, show units, and other supporting facilities,
 yang mendapat penerangan dari Penerangan Jalan              as well as the surface area of roads illuminated by
 Umum (PJU).                                                 Public Street Lighting (PJU).

 Sementara itu, pada unit bisnis Investasi Properti dan      For the Property Investment and Other Businesses
 Bisnis Lainnya, seperti Mall, perkantoran, dan klub,        units — such as Malls, offices, and clubs — building
 perhitungan luas bangunan mengacu pada Gross                area is based on Gross Floor Area (GFA). This area
 Floor Area (GFA). Data luas ini digunakan sebagai           data serves as the basis for calculating both the
 dasar dalam perhitungan rasio intensitas energi             energy intensity ratio and the emissions intensity
 maupun rasio intensitas emisi pada pengungkapan             ratio in other disclosures.
 lainnya.




      Laporan Keberlanjutan 2025
128   Sustainability Report 2025
Page 129
Rasio Intensitas Energi Tahun 2023-2025
Energy Intensity Ratio 2023–2025

Rasio Intensitas Energi (GJ/m2)
Energy Intensity Ratio (GJ/ m2)                                                             2023             2024            2025


                                     Pengembangan Properti            Investasi Properti            Bisnis Lainnya
                                     Property Development             Property Investment           Other Businesses

                                     0.05                             0.54                          0.29
                                     0.06                             0.59                          0.30
                                     0.02                             0.32                          0.30




                                                                                        Upaya Efisiensi Energi
[302-4] [F.7]                                                                              Energy Efficiency Initiatives

Summarecon menyadari bahwa efisiensi energi                    Summarecon recognises that energy efficiency is
merupakan bagian penting dari komitmen                        an essential part of the Company’s commitment to
Perusahaan terhadap operasional bisnis yang                   sustainable business operations. Therefore, various
berkelanjutan. Oleh karena itu, berbagai upaya                efforts have been consistently implemented to
telah dilakukan secara konsisten untuk mengurangi             reduce energy consumption, including the adoption
konsumsi energi, baik melalui penggantian                     of new technologies, system optimisation, and the
teknologi, optimalisasi sistem, maupun penggunaan             use of environmentally friendly alternative energy
energi alternatif yang ramah lingkungan. Beberapa             sources. Several energy reduction initiatives that
inisiatif pengurangan konsumsi energi yang telah              have been carried out include:
diimplementasikan antara lain:

1.   Konversi sumber energi PJU dari listrik PLN              1.   Conversion of Public Street Lighting (PJU)
     menjadi panel surya                                           Power Source from PLN Electricity to Solar
                                                                   Panels.
     Penghematan energi dihitung berdasarkan                       Energy savings are calculated based on the
     kapasitas panel surya dikalikan dengan durasi                 solar panel capacity multiplied by the utilisation
     pemanfaatan, yaitu 5 jam per hari (waktu                      duration (5 hours per day during peak usage
     penggunaan pada jam puncak), kemudian                         hours), then aggregated over one year.
     dikalkulasi selama setahun.

2.   Konversi jenis lampu dari lampu konvensional             2.   Conversion of Conventional Lamps to Light
     menjadi lampu Light Emiting Diode (LED)                       Emitting Diode (LED)
     Penghematan dihitung berdasarkan selisih                      Lamps Energy savings are calculated based on
     daya listrik (watt) antara lampu lama dan LED,                the difference in power consumption (wattage)
     dikalikan dengan durasi penggunaan dalam                      between the previous lamps and the LED lamps,
     satu tahun.                                                   multiplied by the total operating hours within
                                                                   one year.

3.   Optimasi     sistem   Ventilation and   Air              3.   Optimization of the Ventilation and Air
     Conditioner (VAC)                                             Conditioner (VAC)
     Penghematan dihitung berdasarkan data                         System Energy savings are calculated by
     pemakaian energi sebelum melakukan optimasi                   comparing energy consumption data before
     (baseline) dikurangi dengan data konsumsi                     optimisation (baseline) with consumption data
     energi setelah optimasi                                       after optimisation.

4.   Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga                   4.   Implementation of Solar Power Plants (PLTS)
     Surya (PLTS)                                                  Energy savings are monitored through a real-
     Penghematan dihitung berdasarkan sistem                       time and historical energy metering system
     pencatatan energi (metering system) yang                      integrated via a mobile platform. This system
     terintegrasi secara real-time dan historis melalui            enables direct daily monitoring of the amount of
     sistem mobile. Sistem ini memungkinkan                        energy generated by the PLTS.
     pemantauan langsung terhadap jumlah energi
     yang dihasilkan oleh PLTS setiap harinya.




                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   129
Page 130
 Upaya Efisiensi Energi Tahun 2023-2025
 Energy Efficiency Initiatives 2023–2025

 Jumlah Energi yang Berhasil Dihemat (GJ)
 Amount of Energy Saved (GJ)                                                       2023        2024        2025


                         Konversi sumber energi        Pengembangan Properti
                         PJU dari listrik PLN          Property Development
                         menjadi panel surya
                         Conversion of Public Street
                                                       3.89
                         Lighting (PJU) Power
                         Source from PLN Electricity   3.89
                         to Solar Panels               3.89


                         Konversi lampu                Investasi Properti
                         Konvensional ke Lampu         Property Investment
                         LED
                                                       376
                         Conversion of Conventional
                         Lamps to LED Lamps            655
                                                       166



                         Optimasi sistem               Investasi Properti
                         Ventilation and Air           Property Investment
                         Conditioner (VAC)
                         Optimisation of Ventilation   2,468
                         and Air Conditioner (VAC)     3,985
                         System                        -


                         Implementasi Pembangkit       Investasi Properti           Investasi Properti
                         Listrik Tenaga Surya          Property Investment          Property Investment
                         (PLTS)
                         Implementation of Solar       -                            -
                         Power Plant (PLTS)            2,482                        -
                                                       9,398                        1.368


                          Total Efisiensi Energi
                          Total of Energy Saved        2,848           7,126        10,936



 Sebagai    catatan,  perhitungan      penghematan           It should be noted that energy savings calculations
 energi tidak mencakup penurunan konsumsi                    do not encompass reductions in consumption
 yang disebabkan oleh turunnya kapasitas produksi            attributable to decreased production capacity or
 atau pengalihan sumber daya. Pada tahun 2025,               resource reallocation. In 2025, Summarecon Mall
 Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon                   Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, and
 Mall Bekasi, dan Summarecon Mall Serpong belum              Summarecon Mall Serpong did not undertake
 melakukan optimasi sistem VAC, karena peningkatan           VAC system optimisation, as rising occupancy
 tingkat okupansi berdampak pada bertambahnya                rates resulted in increased electricity demand. This
 kebutuhan energi listrik. Kondisi ini menyebabkan           meant that VAC systems were required to continue
 sistem VAC tetap perlu memasok area-area yang               supplying areas with additional cooling needs,
 membutuhkan tambahan pendinginan, sehingga                  rendering optimisation efforts impractical during
 upaya optimasi belum dapat diterapkan pada tahun            the reporting year.
 pelaporan.

 Pada tahun yang sama, pengurangan emisi dari                In the same year, emissions reductions from the
 kegiatan konversi lampu konvensional ke lampu LED           conversion of conventional lighting to LED lamps
 pada unit bisnis Investasi Properti juga mengalami          at the Property Investment business unit also
 penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.                    declined compared to the prior year. This was due
 Penurunan ini disebabkan karena sebagian besar              to the fact that the majority of lamp conversions had
 konversi lampu telah dilaksanakan pada tahun-               already been completed in previous years, with 2025
 tahun sebelumnya, sedangkan pelaksanaan pada                activities covering only the remaining unconverted
 tahun 2025 hanya mencakup sisa lampu yang belum             lamps and subject to the available budget at each
 dikonversi serta disesuaikan dengan ketersediaan            unit.
 anggaran di masing-masing unit.


      Laporan Keberlanjutan 2025
130   Sustainability Report 2025
Page 131
                                                                                                                            Emisi
                                                                                                                       Emissions
[305-1] [305-2] [305-3] [305-4] [305-5] [305-6] [F.11]




                                                                                         Emisi yang Dihasilkan
[305-1] [305-2] [305-3] [305-6] [F.11]                                                                Generated Emissions


Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya,                     In the course of its operational activities, Summarecon
Summarecon menghasilkan emisi Gas Rumah Kaca                   generates Greenhouse Gas (GHG) emissions from
(GRK) dari berbagai sumber yang dikelompokkan ke               various sources, categorised into three scopes:
dalam tiga cakupan, yaitu:

Emisi GRK langsung (Cakupan 1)                                 Direct GHG Emissions (Scope 1)
Berasal dari pembakaran bahan bakar fosil yang                 Arising from the combustion of fossil fuels consumed
digunakan secara langsung dalam operasional                    directly in the Company’s operations. The primary
Perusahaan. Sumber utama emisi ini meliputi:                   sources of these emissions include:
•   Penggunaan bahan bakar untuk kebutuhan                     •   Fuel consumption for operational needs:
    oprasional
    »   Kendaraan, mesin dan peralatan operasional                  »     Vehicles,  machinery,    and   operational
        yang menggunakan bensin dan solar                                 equipment using petrol and diesel
    »   Operasional kitchen yang menggunakan                        »     Kitchen operations using LPG
        LPG.
•   Penggunaan bahan bakar untuk keperluan                     •    Fuel consumption for power                          generation
    mesin pembangkit listrik                                        equipment:
    »   Gas engine berbahan bakar LNG                               »  Gas engines fuelled by LNG
    »   Genset berbahan bakar solar                                 »  Diesel-powered generators

Emisi Energi GRK tidak langsung (Cakupan 2)                    Indirect Energy GHG Emissions (Scope 2)
Merupakan emisi yang dihasilkan dari konsumsi                  Emissions generated from the consumption of
listrik yang dibeli dari Perusahaan Listrik Negara             electricity purchased from Perusahaan Listrik
(PLN), yang digunakan untuk menjalankan                        Negara (PLN), used to power operations across each
operasional di masing-masing unit bisnis.                      business unit.

Emisi GRK tidak langsung lainnya (Cakupan 3)                   Other Indirect GHG Emissions (Scope 3)
Mencakup emisi yang dihasilkan dari aktivitas                  Encompassing emissions generated from supply
rantai pasok yang terhubung dengan operasi                     chain activities connected to Summarecon’s
Summarecon, seperti:                                           operations, including:
•   Kontraktor, yang menggunakan listrik PLN dan               •   Contractors, who consume PLN electricity and
    bahan bakar solar selama proses konstruksi                     diesel fuel during project construction.
    proyek.
•   Tenant, yang menggunakan listrik PLN, LNG                  •    Tenants, who consume PLN electricity, LNG, and
    dan CNG untuk menjalankan kegiatan usaha                        CNG in the conduct of their business activities.
    mereka.

Dalam perhitungan emisi GRK, Summarecon                        In calculating GHG emissions, Summarecon
mengacu pada Surat Menteri Energi dan Sumber                   references the Circular of the Minister of Energy and
Daya Mineral (ESDM) No. 3783/21/600.5/2008, yang               Mineral Resources (ESDM) No. 3783/21/600.5/2008,
menyatakan bahwa setiap konsumsi listrik sebesar               which stipulates that every 1 kWh of electricity
1 kWh setara dengan emisi sebesar 0,891 kg CO₂e.               consumption is equivalent to 0.891 kg CO₂e of
Berikut ini adalah rincian data emisi yang dihasilkan:         emissions. The following presents a breakdown of
                                                               the emissions data generated:




                                         50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                  50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   131
Page 132
 Total Emisi GRK Cakupan 1, 2, dan 3 Tahun 2023-2025
 Total GHG Emissions — Scope 1, 2, and 3 2023–2025

 Emisi GRK yang dihasilkan (ton CO2eq)
 Generated GHG Emissions (tonne CO2eq)                                                         2023           2024      2025


 Emisi GRK langsung (cakupan 1)
 Direct GHG Emissions (Scope 1)
                                                           Pengembangan                  Investasi Properti     Bisnis Lainnya
                                                           Properti                      Property               Other
                                Emisi dari Bahan           Property Development          Investment             Businesses
                                Bakar – Operasional
                                Emissions from Fuel        1,821                         539                    1,008
                                – Operations               2,498                         823                    1,272
                                                           1,499                         735                    1,259




                                                           Investasi Properti            Bisnis Lainnya
                                Emisi dari Bahan           Property                      Other
                                Bakar - Mesin              Investment                    Businesses
                                Pembangkit Listrik
                                Emissions from Fuel        49,973                        30
                                – Power Generation         48,171                        24
                                Equipment
                                                           6,927                         16



  Total Emisi GRK langsung (cakupan 1)
  Total Direct GHG Emissions (Scope 1)                              53,371      52,787        10,437


 Emisi GRK langsung (cakupan 2)
 Indirect Energy GHG Emissions (Scope 2)
 Pengembangan                     Investasi Properti    Bisnis Lainnya
 Properti                         Property              Other
 Property Development             Investment            Businesses
 4,260                            44,968                2,995
 5,027                            60,702                3,133
 5,806                            79,079                2,812


  Total Emisi Energi GRK tidak langsung (Cakupan 2)
  Total Indirect Energy GHG Emissions (Scope 2)                     52,222      68,862        87,697


  Total Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Cakupan 1 & Cakupan 2
  Total GHG Emissions (Scope 1 & Scope 2)                           105,593     121,649       98,134


 Emisi GRK tidak langsung lainnya (Cakupan 3)
 Other Indirect GHG Emissions (Scope 3)
 Pengembangan                     Investasi Properti     Bisnis Lainnya
 Properti (Kontraktor)            (Tenant)               (Tenant)
 Property Development             Property Investment    Other Businesses
 (Contractors)                    (Tenants)              (Tenants)

 2,951                            74,891                 174
 2,418                            94,152                 168
 5,651                            102,399                139


  Total Emisi GRK tidak langsung lainnya (Cakupan 3)
  Total Other Indirect GHG Emissions (Scope 3)                      78,017      96,738        108,188


  Total Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
  Total GHG Emissions                                               183,609     218,387       206,322



         Laporan Keberlanjutan 2025
132      Sustainability Report 2025
Page 133
Khusus untuk emisi yang berasal dari zat perusak            With regard to emissions arising from Ozone-
lapisan ozon atau Ozone-Depleting Substances                Depleting    Substances     (ODS),    Summarecon
(ODS), Summarecon mengidentifikasinya dari                   identifies these from business units that
unit-unit bisnis yang masih menggunakan                     continue to operate air conditioning (AC) systems
sistem pendingin udara (AC) dengan refrigeran               using    Hydrochlorofluorocarbon      (HCFC)      and
berjenis Hydrochlorofluorocarbon (HCFC) dan                  Hydrofluorocarbon (HFC) refrigerants. All ODS
Hydrofluorocarbon (HFC). Seluruh emisi ODS                   emissions are calculated and expressed in kilograms.
tersebut dihitung dan disetarakan ke dalam satuan           The following presents a breakdown of the ODS
kilogram. Berikut ini adalah rincian data emisi ODS         emissions data generated:
yang dihasilkan:


Total Emisi Zat Perusak Ozon (ODS) Tahun 2023-2025
Total Ozone-Depleting Substance (ODS) Emissions 2023–2025

Penggunaan ODS (Kg)
ODS Usage (Kg)                                                                            2023             2024            2025


Investasi Properti
Property Investment

                       Hydrofluorocarbon            Hydrochloroflourocarbon                  Total Penggunaan ODS
                       (HFC)                       (HCFC)                                  Total ODS Usage

                       25,159                      2,803                                   29,266
                       28,213                      2,803                                   32,320
                       28,213                      2,807                                   32,323


Bisnis Lainnya
Other Businesses

                       Hydrofluorocarbon            Hydrochloroflourocarbon
                       (HFC)                       (HCFC)

                       695                         609
                       695                         609
                       695                         609


                                                                                                   Intensitas Emisi
[305-4] [F.11]                                                                                        Emissions Intensity


Sebagai    bagian   dari    komitmen     terhadap           As part of its commitment to transparency and
transparansi dan pengelolaan dampak lingkungan,             environmental impact management, Summarecon
Summarecon turut mengungkapkan rasio intensitas             also discloses its Greenhouse Gas (GHG) emissions
emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Pengungkapan ini                intensity ratio. This disclosure enables the Company
memungkinkan Perusahaan untuk memahami                      to understand the overall emissions impact from
dampak keseluruhan emisi dari berbagai sumber,              various sources, whilst also helping to identify the
sekaligus membantu mengidentifikasi sumber                   primary sources of emissions within its operational
emisi utama dalam aktivitas operasionalnya.                 activities.

Summarecon menghitung rasio intensitas emisi                Summarecon calculates the emissions intensity ratio
dengan rumus sebagai berikut:                               using the following formula:


                                 Rasio Intensitas Emisi (ton CO2eq/m2) =
                                Emissions Intensity Ratio (tonne CO₂eq/m²) =

       {Emisi GRK langsung (Cakupan 1) + Emisi Energi GRK tidak langsung (Cakupan 2) (Ton CO2eq)}
          {Direct GHG Emissions (Scope 1) + Indirect Energy GHG Emission (Scope 2) (tonne CO2eq)}

                                             Luas Bangunan (m2)
                                              Building Area (m²)


                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   133
Page 134
 Catatan:                                                   Notes:
 •   Data emisi GRK langsung (Cakupan 1) yang digunakan     •   Direct GHG emissions (Scope 1) data used in this report
     dalam pelaporan ini hanya mencakup emisi yang              covers only emissions arising from fuel consumption
     berasal penggunaan bahan bakar untuk mesin                 for power generation equipment.
     pembangkit listrik.
 •   Data luas bangunan yang digunakan mengacu              •    Building area data used references the floor area
     pada data luasan yang telah dihitung dan dijelaskan         figures calculated and described previously in the
     sebelumnya pada bagian Intensitas Energi.                   Energy Intensity section.



 Rasio Intensitas Emisi Tahun 2023-2025
 Emissions Intensity Ratio 2023-2025                                                2023          2024         2025


                                    Pengembangan Properti            Investasi Properti             Bisnis Lainnya
 Intensitas Emisi GRK               Property Development             Property Investment            Other Businesses
 (ton CO2eq/m2)
                                    0.02                             0.08                           0.07
 GHG Emissions Intensity
                                    0.02                             0.09                           0.09
 (tonne CO2eq/m2)
                                    0.01                             0.04                           0.08


 Penghitungan intensitas emisi di atas menggunakan          The emissions intensity calculation above draws on
 data gabungan dari Emisi GRK langsung (Cakupan             combined data from Direct GHG Emissions (Scope
 1) dan Emisi Energi GRK tidak langsung (Cakupan 2).        1) and Indirect Energy GHG Emissions (Scope 2).
 Pendekatan ini dipilih untuk memberikan gambaran           This approach has been selected to provide a
 yang lebih representatif dan akurat mengenai               more representative and accurate picture of the
 intensitas emisi yang dihasilkan dari operasi inti         emissions intensity generated by the Company’s
 Perusahaan. Dengan memusatkan perhatian pada               core operations. By focusing on emissions arising
 emisi yang berasal dari aktivitas yang sepenuhnya          from activities that fall entirely within the Company’s
 berada di bawah kendali operasional, Perusahaan            operational control, the Company is better positioned
 dapat lebih efektif dalam memantau, mengelola,             to monitor, manage, and improve energy efficiency
 serta meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi          whilst reducing its GHG emissions output.
 emisi GRK yang dihasilkan.



 Inisiatif Pengurangan Emisi
 Emissions Reduction Initiatives                                                                       [305-5] [F.12]


 Summarecon menyadari pentingnya berkontribusi              Summarecon recognises the importance of
 dalam pengurangan emisi GRK, yang berdampak                contributing to GHG emissions reduction, given
 signifikan terhadap perubahan iklim. Oleh karena            its significant impact on climate change. The
 itu, Perusahaan terus mengimplementasikan                  Company therefore continues to implement a range
 berbagai inisiatif berkelanjutan dan praktik ramah         of sustainability initiatives and environmentally
 lingkungan di seluruh operasionalnya. Hingga saat          responsible practices across all its operations. To
 ini, Summarecon telah melakukan berbagai upaya             date, Summarecon has undertaken various energy
 efisiensi energi sebagai bentuk kontribusi dalam            efficiency measures as part of its contribution to
 menurunkan emisi GRK, antara lain:                         reducing GHG emissions, including:

 1.   Konversi sumber energi PJU dari listrik PLN           1.   Conversion of Public Street Lighting (PJU)
      menjadi panel surya                                        energy source from PLN grid electricity to solar
                                                                 panels
 2.   Konversi jenis lampu dari lampu konvensional          2.   Conversion of conventional lighting to Light
      menjadi lampu Light Emiting Diode (LED)                    Emitting Diode (LED) lamps
 3.   Optimasi sistem Ventilation and Air Conditioner       3.   Optimisation of Ventilation and Air Conditioning
      (VAC)                                                      (VAC) systems
 4.   Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya          4.   Implementation of Solar Power Generation
      (PLTS)                                                     (PLTS) systems

 Selain  efisiensi  energi,   Summarecon        juga         In addition to energy efficiency, Summarecon has
 menginisiasi program penanaman pohon di                    also initiated tree planting programmes across
 berbagai proyek pengembangan. Penanaman                    various development projects. Tree planting
 pohon merupakan salah satu cara yang efektif dalam         represents one of the most effective means of
 mengurangi emisi GRK, karena berfungsi sebagai             reducing GHG emissions, as trees function as carbon

       Laporan Keberlanjutan 2025
134    Sustainability Report 2025
Page 135
penyerap karbon dioksida (CO₂), yang merupakan                dioxide (CO₂) sinks — absorbing one of the primary
salah satu penyebab utama pemanasan global.                   drivers of global warming.

Secara ekologis, pohon berperan penting dalam                 From an ecological standpoint, trees play a vital
menyerap CO₂ dari atmosfer dan mengubahnya                    role in absorbing CO₂ from the atmosphere and
menjadi oksigen melalui proses fotosintesis. Semakin          converting it into oxygen through the process of
banyak pohon yang ditanam dan dipelihara, semakin             photosynthesis. The greater the number of trees
besar pula potensi penyerapan emisi GRK, sekaligus            planted and maintained, the greater the potential
memberikan manfaat tambahan bagi kualitas udara               for GHG emissions absorption, whilst also delivering
dan keberlanjutan ekosistem.                                  additional benefits for air quality and ecosystem
                                                              sustainability.

Pada tahun 2025, Perusahaan masih menggunakan                 In 2025, the Company continues to apply the
metode perhitungan yang sama seperti tahun                    same calculation methodology as in the prior
sebelumnya, yaitu dengan membandingkan jenis                  year, whereby the species of trees planted by each
tanaman yang ditanam oleh unit bisnis pada tahun              business unit during the reporting year are cross-
berjalan dengan database daya serap karbon                    referenced against a carbon absorption database
berdasarkan jenis pohon. Database tersebut                    organised by tree species. This database draws
mengacu pada sumber-sumber ilmiah yang                        on credible scientific sources, including research
kredibel, seperti hasil penelitian, publikasi akademik,       findings, academic publications, and technical
dan studi teknis. Adapun cakupan batasan data                 studies. The scope of tree planting data reporting in
pelaporan penanaman pohon pada tahun 2025                     2025 likewise remains consistent with the prior year,
juga masih sama dengan tahun sebelumnya, yaitu                covering Summarecon Serpong and Summarecon
mencakup Summarecon Serpong dan Summarecon                    Bekasi.
Bekasi.

Setelah daya serap karbon per jenis pohon                     Once the carbon absorption capacity per tree species
teridentifikasi, perhitungan dilakukan dengan                  has been identified, the calculation is performed
mengalikan jumlah pohon yang ditanam dengan                   by multiplying the number of trees planted by the
kemampuan daya serap karbon per tahun dari pohon              annual carbon absorption capacity of that species.
tersebut. Dengan pendekatan ini, pengungkapan                 Through this approach, the carbon absorption data
data daya serap karbon menjadi lebih akurat, valid,           disclosed is more accurate, valid, and reflective of
dan merepresentasikan karakteristik biologis dari             the biological characteristics of each tree species
setiap spesies pohon yang ditanam.                            planted.


Penyerapan CO2 melalui Penanaman Pohon Tahun 2023-2025
CO₂ Absorption through Tree Planting 2023–2025

    2023         2024           2025




Jumlah Pohon yang       Penyerapan                            Jumlah Pohon yang               Penyerapan
Ditanam (unit)          Karbon (ton CO2eq)                    Ditanam (unit)                  Karbon (ton CO2eq)
Trees Planted (unit)    Carbon Absorption                     Trees Planted (unit)            Carbon Absorption
                        (tonne CO2eq)                                                         (tonne CO2eq)
1,429                   921                                   629                             804
1,064                   1,174                                 392                             475
1,610                   2,657                                 1,385                           2,605




Total Jumlah Pohon       Total Penyerapan
yang Ditanam (unit)      Karbon (ton CO2eq)
Total Trees Planted      Total Carbon Absorption
(unit)                   (tonne CO2eq)
2,058                    1,724
1,456                    1,650
2,995                    5,262




                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   135
Page 136
 Pada tahun 2025, jumlah pohon yang ditanam di              In 2025, the number of trees planted across the
 kawasan Summarecon Bekasi dan Summarecon                   Summarecon Bekasi and Summarecon Serpong
 Serpong meningkat signifikan seiring dengan                 estates increased significantly, in line with the
 penambahan beberapa area pengembangan                      addition of several new development areas requiring
 yang memerlukan penanaman pohon. Selain                    tree planting. Beyond the increase in volume, the
 dari sisi kuantitas, jenis pohon yang ditanam juga         species of trees planted were also selected with
 dipilih dengan mempertimbangkan kemampuan                  consideration given to their higher carbon absorption
 penyerapan karbon yang lebih tinggi dibandingkan           capacity compared to prior years. Tree planting
 tahun sebelumnya. Dengan demikian, penanaman               therefore addresses not only the aesthetic character
 pohon tidak hanya memperhatikan aspek estetika             of the estate, but also sustainability considerations
 kawasan, tetapi juga mempertimbangkan aspek                through the selection of plant species that deliver
 keberlanjutan melalui pemilihan jenis tanaman              more optimal environmental benefits.
 yang memberikan manfaat lingkungan secara lebih
 optimal.

 Dengan demikian, Perusahaan berperan aktif                 The Company thus plays an active role in efforts to
 dalam upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca               reduce Greenhouse Gas (GHG) emissions through
 (GRK) melalui berbagai inisiatif, termasuk efisiensi        a range of initiatives, including energy efficiency
 energi dan penanaman pohon di sejumlah proyek              measures and tree planting across a number of
 pembangunan. Melalui upaya tersebut, Perusahaan            development projects. Through these efforts, the
 tidak hanya meningkatkan kapasitas penyerapan              Company not only enhances its emissions absorption
 emisi, tetapi juga memberikan dampak positif yang          capacity, but also delivers sustained positive impacts
 berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.              for the environment and surrounding communities.
 Berikut adalah rangkuman data pengurangan emisi            The following presents a summary of GHG emissions
 GRK yang telah dilakukan:                                  reduction data achieved:


 Pengurangan Emisi GRK Tahun 2023- 2025
 GHG Emissions Reduction 2023-2025

 Emisi GRK yang Berhasil Dikurangi (ton CO2eq)
 Reduced GHG Emissions (ton CO2eq)                                                   2023         2024            2025


 Konversi sumber energi PJU       Pengembangan Properti        Implementasi                 Investasi Properti
 dari listrik PLN menjadi panel   Property Development         Pembangkit Listrik           Property Investment
 surya                                                         Tenaga Surya (PLTS)
 Conversion of PJU Energy                          0.96        Implementation of                               -
 Source from PLN Grid Electricity                              Solar Power Plant
 to Solar Panels                                   0.96        (PLTS)                                          614
                                                    0.96                                                       2,326


                                                                                            Bisnis Lainnya
                                                                                            Other Businesses
 Konversi lampu                    Investasi Properti
 Konvensional ke                   Property Investment
 Lampu LED
                                                                                                               -
 Conversion of                                                                                                 -
                                                    93
 Conventional Lamps to                                                                                         338
 LED Lamps                                          162
                                                    41



 Optimasi sistem                   Investasi Properti          Penanaman Pohon              Pengembangan Properti
 Ventilation and Air               Property Investment         Tree Planting                Property Development
 Conditioner (VAC)
 Optimisation of Ventilation                                                                                   1,725
 and Air Conditioner (VAC)                          611
 System                                             986                                                        1,649
                                                    -                                                          5,262



 Total Pengurangan Emisi GRK
                                            2,431          3,412        7,968
 Total GHG Emissions Reduced




      Laporan Keberlanjutan 2025
136   Sustainability Report 2025
Page 137
Secara total, emisi GRK yang berhasil dikurangi pada                    In aggregate, total GHG emissions reduced in
tahun 2025 mengalami peningkatan dibandingkan                           2025 increased compared to the prior year, driven
tahun sebelumnya, terutama didorong oleh inisiatif                      primarily by tree planting initiatives within the
penanaman pohon pada unit bisnis Pengembangan                           Property Development business unit. On the other
Properti. Di sisi lain, capaian pengurangan emisi                       hand, emissions reductions attributable to energy
yang berasal dari inisiatif pengurangan energi justru                   reduction initiatives declined compared to the
menurun dibandingkan tahun lalu, sejalan dengan                         previous year, in line with a reduction in energy
berkurangnya inisiatif efisiensi energi pada tahun                       efficiency initiatives during the reporting period.
berjalan. Penjelasan mengenai faktor-faktor yang                        The factors contributing to this decline have been
memengaruhi penurunan inisiatif pengurangan                             addressed in the energy section.
energi tersebut telah disampaikan pada bagian
energi.




Ceremony pemberian Serifikat EDGE, Summarecon Mall Serpong


Sertifikat EDGE
EDGE Certificate

Sebagai langkah awal dalam memperkuat                                   As an initial step in strengthening the application
penerapan prinsip bangunan hijau dan komitmen                           of green building principles and the Company’s
Perusahaan terhadap aspek keberlanjutan, pada                           commitment to sustainability, Summarecon Mall
November 2025 Summarecon Mall Serpong berhasil                          Serpong successfully obtained EDGE (Excellence
memperoleh sertifikasi EDGE (Excellence in Design                        in Design for Greater Efficiencies) certification in
for Greater Efficiencies), yaitu standar bangunan                        November 2025. EDGE is a green building standard
hijau yang dikembangkan oleh International Finance                      developed by the International Finance Corporation
Corporation (IFC) yang menilai efisiensi bangunan                        (IFC) that assesses building efficiency across energy,
pada aspek energi, air, dan embodied carbon                             water, and embodied carbon in materials. Based on
material. Berdasarkan hasil penilaian, Summarecon                       the assessment results, Summarecon Mall Serpong
Mall Serpong mencatat penghematan energi                                recorded energy savings of 25%, water savings of 43%,
sebesar 25%, penghematan air sebesar 43%, serta                         and a reduction in embodied carbon in materials
pengurangan embodied carbon material hingga                             of up to 100%, all of which exceeded the minimum
100%, yang seluruhnya telah melampaui standar                           threshold of 20% in each category.
minimum 20% pada masing-masing kategori.

Pencapaian ini juga menunjukkan kontribusi nyata                        This achievement also demonstrates the Company’s
Perusahaan dalam upaya pengurangan emisi.                               tangible contribution to emissions reduction
Berdasarkan hasil sertifikasi EDGE, Summarecon                           efforts. Based on the EDGE certification results,
Mall Serpong mencatat pengurangan emisi karbon                          Summarecon Mall Serpong recorded a reduction
operasional sebesar 4.396,3 ton CO₂ per tahun                           in operational carbon emissions of 4,396.3 tonnes

                                                  50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                           50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   137
Page 138
 dibandingkan bangunan konvensional. Capaian ini       of CO₂ per year compared to a conventional
 menjadi bukti konkret langkah Summarecon dalam        building. This outcome serves as concrete evidence
 menekan dampak lingkungan, meningkatkan               of Summarecon’s commitment to reducing its
 efisiensi operasional, dan menjadikan keberlanjutan    environmental footprint, improving operational
 sebagai bagian penting dalam pengelolaan aset         efficiency, and embedding sustainability as an
 Perusahaan.                                           integral part of the Company’s asset management.

 Selain sertifikasi EDGE di Summarecon Mall             In addition to the EDGE certification at Summarecon
 Serpong, Perusahaan juga telah memiliki produk        Mall Serpong, the Company also holds an EDGE-
 hunian yang tersertifikasi EDGE melalui The Morizen    certified residential product through The Morizen
 di Summarecon Mutiara Makassar. Ke depan,             at Summarecon Mutiara Makassar. Going forward,
 Summarecon berkomitmen untuk memperluas               Summarecon is committed to extending EDGE
 penerapan sertifikasi EDGE pada berbagai aset          certification to other Company assets as part of
 Perusahaan lainnya sebagai bagian dari penguatan      its broader green building strategy and transition
 strategi bangunan hijau dan transisi menuju           towards more sustainable operations.
 operasional yang lebih berkelanjutan.



 Electric Vehicle (EV) Charging
 Electric Vehicle (EV) Charging

 Sebagai bentuk upaya nyata Summarecon dalam           As a concrete expression of Summarecon’s mission
 mewujudkan misi Perusahaan untuk berkontribusi        to contribute to the creation of a healthy and
 pada terciptanya lingkungan yang sehat dan            sustainable environment, the Company has been
 berkelanjutan, Summarecon secara bertahap             progressively installing EV Charging facilities at its
 menyediakan fasilitas EV Charging pada unit           Property Investment business units, particularly at
 bisnis Investasi Properti, khususnya Summarecon       Summarecon Malls. By the end of 2025, a total of
 Mall. Hingga akhir tahun 2025, tersedia total 7       seven EV Charging units were available, comprising
 (tujuh) unit EV Charging, yang terdiri atas 2 (dua)   two units at Summarecon Mall Serpong, three
 unit di Summarecon Mall Serpong, 3 (tiga) unit        units at Summarecon Mall Bekasi, and two units at
 di Summarecon Mall Bekasi, dan 2 (dua) unit           Summarecon Mall Kelapa Gading. This disclosure
 di Summarecon Mall Kelapa Gading. Adapun              does not yet cover all of the Company’s business units,
 pengungkapan ini belum mencakup seluruh unit          and continues to follow the reporting boundaries
 bisnis Perusahaan, melainkan masih mengikuti          applied in the prior year.
 batasan unit pelaporan tahun sebelumnya.




 EV Charging Station, Summarecon Mall Kelapa Gading



 Penyediaan fasilitas ini juga merupakan salah satu    The provision of these facilities also represents
 bentuk kontribusi Perusahaan dalam mendukung          one of the Company’s contributions to supporting
 pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor    GHG emissions reduction in the transportation
 transportasi. Kehadiran EV Charging diharapkan        sector. The availability of EV Charging is expected
 dapat mendorong penggunaan kendaraan listrik          to encourage the use of electric vehicles, which


       Laporan Keberlanjutan 2025
138    Sustainability Report 2025
Page 139
yang memiliki emisi operasional lebih rendah               have lower operational emissions than fossil fuel-
dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil,               powered vehicles, whilst also strengthening the
sekaligus memperkuat pengembangan ekosistem                development of a more environmentally responsible
transportasi yang lebih ramah lingkungan.                  transportation ecosystem.

Sepanjang tahun 2025, fasilitas tersebut telah             Throughout 2025, the facilities were used by 701
dimanfaatkan oleh 701 pengguna di Summarecon               users at Summarecon Mall Serpong, 9,914 users
Mall Serpong, 9.914 pengguna di Summarecon                 at Summarecon Mall Bekasi, and 1,176 users at
Mall Bekasi, dan 1.176 pengguna di Summarecon              Summarecon Mall Kelapa Gading. This demonstrates
Mall Kelapa Gading. Hal ini menunjukkan bahwa              that the availability of EV Charging facilities provides
keberadaan fasilitas EV Charging memberikan                convenience for electric vehicle users whilst adding
kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik                  value to the Summarecon Mall experience. Going
sekaligus menjadi nilai tambah bagi layanan                forward, the Company is committed to continuing
Summarecon       Mall.   Ke    depan,   Perusahaan         to develop its EV Charging provision through the
berkomitmen untuk terus mengembangkan                      addition of units and expansion of service coverage,
penyediaan     fasilitas  EV    Charging    melalui        both at existing locations and in new areas.
penambahan unit dan perluasan cakupan layanan,
baik pada lokasi yang telah tersedia maupun di area
baru.



                                                                            Konsumsi dan Efisiensi Air
[303-1] [303-2] [303-3] [303-4] [303-5] [F.8]                                Water Consumption and Efficiency


Air merupakan sumber daya vital bagi keberlanjutan         Water is a vital resource for both environmental
lingkungan dan operasional bisnis. Oleh karena             sustainability and business operations. Summarecon
itu, Summarecon berkomitmen untuk mengelola                is therefore committed to managing water use
penggunaan air secara bijak dan bertanggung jawab          wisely and responsibly, with due consideration
dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap                 for its impact on the surrounding environment
lingkungan dan masyarakat sekitar. Pengelolaan ini         and communities. This is carried out through a
dilakukan melalui pendekatan Sustainable Water             Sustainable Water Management approach, the
Management, yaitu pengelolaan sumber daya air              responsible stewardship of water resources to meet
secara berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan               present needs without compromising the ability of
saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi             future generations to meet their own.
mendatang dalam memenuhi kebutuhan mereka.

Sebagai    bentuk    implementasi   dari prinsip           As a practical expression of this sustainable water
pengelolaan    air  berkelanjutan,  Summarecon             management principle, Summarecon reuses
memanfaatkan kembali air limbah hasil olahan               treated wastewater from its Sewage Treatment
dari Sewage Treatment Plant (STP) untuk                    Plants (STP) for various purposes, including the
berbagai keperluan, seperti penyiraman tanaman             irrigation of plants and trees as well as supply water
dan pepohonan, serta sebagai suplai air untuk              for cooling tower systems. This initiative aims to
sistem cooling tower. Inisiatif ini bertujuan              reduce the consumption of clean water and to
untuk mengurangi konsumsi air bersih serta                 optimise the efficient and sustainable utilisation of
mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya air                 water resources.
secara efisien dan berkelanjutan.




                                    Interaksi dengan Sumber Air dari Hulu ke Hilir
[303-1] [F.8]                      Interaction with Water Sources from Upstream to Downstream


Mekanisme penggunaan dan pengelolaan air                   The mechanisms governing water use and
dalam kegiatan operasional Perusahaan dijelaskan           management within the Company’s operational
menggunakan pendekatan IPO (Input–Process–                 activities are described using an IPO (Input–Process–
Output), yang menggambarkan interaksi air dari             Output) framework, which illustrates the flow of
tahap pengambilan, proses konsumsi, hingga                 water from the point of abstraction, through the
pembuangan dan pemanfaatan kembali.                        consumption process, to discharge and reuse.




                                     50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                              50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   139
Page 140
      Input                                   Proses 		                              Output
                                              Process


      PDAM                                    Janitor
      State Water Company                                                             Influent              STP


                                              Sanitasi & Toilet
                                              Sanitation & Toilet
                                                                                     Filterisasi         Efluen
                                                                                     Filtration          Effluent
                                              Penggunaan Domestik
                                              Domestic Use


                                                                                                       Saluran Kota
                                              Penggunaan Gedung                        Reuse           Municipal
                                              & Tenant                                                 Drainage
                                              Building and Tenant
                                              Usage


                                                                                                       Cooling
                                                                                                       Tower

 Keterangan:                         Note:
 •  STP: Sewage Treatment Plant      •  STP: Sewage Treatment Plant
                                                                                                       Siram
                                                                                                       Tanaman
                                                                                                       Plant
                                                                                                       Irrigation



 Berdasarkan skema interaksi air di atas, Summarecon            Based on the water interaction scheme above,
 mengambil air dari Perusahaan Daerah Air Minum                 Summarecon draws water from the Regional
 (PDAM) untuk memenuhi kebutuhan operasional                    Drinking Water Company (PDAM) to meet its
 Perusahaan, antara lain kegiatan kebersihan oleh               operational needs, including housekeeping and
 petugas housekeeping, sanitasi dan toilet, pantry,             cleaning activities, sanitation and toilet facilities,
 sistem pendingin (cooling tower), serta penyiraman             pantries, cooling tower systems, and plant irrigation.
 tanaman.

 Limbah cair yang dihasilkan dari berbagai aktivitas            Liquid waste generated from these activities
 tersebut (influent) kemudian dialirkan ke Sewage                (influent) is channelled to the Sewage Treatment
 Treatment Plant (STP) untuk menjalani proses                   Plant (STP) for treatment. This process is designed to
 pengolahan. Proses ini bertujuan untuk memastikan              ensure that the treated wastewater (effluent) meets
 bahwa hasil pengolahan air limbah (effluent) telah              quality standards before being discharged into the
 memenuhi standar kualitas sebelum dialirkan ke                 municipal drainage system or reused. Wastewater
 saluran pembuangan kota atau dimanfaatkan                      management is thus carried out responsibly to
 kembali. Dengan demikian, pengelolaan air limbah               help prevent environmental contamination and
 dilakukan secara bertanggung jawab untuk                       safeguard public health.
 membantu mencegah pencemaran lingkungan
 dan menjaga kesehatan masyarakat.

 Skema ini juga mencerminkan pendekatan                         This scheme also reflects the Sustainable Water
 Sustainable Water Management yang diterapkan                   Management approach adopted by Summarecon,
 oleh    Summarecon,      dengan    menekankan                  with an emphasis on the reuse of treated wastewater
 pemanfaatan kembali air limbah yang telah diolah               to minimise environmental impact and maintain the
 guna meminimalkan dampak terhadap lingkungan                   sustainability of water resources.
 dan menjaga keberlanjutan sumber daya air.

 Pada tahun 2025, pengungkapan data terkait air                 In 2025, water-related data disclosure is focused on
 difokuskan pada unit bisnis Investasi Properti dan             the Property Investment and Other Businesses units.
 Bisnis Lainnya. Hal ini disebabkan karena pada unit            This is because, within the Property Development
 bisnis Pengembangan Properti, pengelolaan Water                business unit, the management of the Water
 Treatment Plant (WTP) telah diserahterimakan                   Treatment Plant (WTP) has been handed over to
 kepada Perusahaan Umum Daerah Air Minum                        the Regional Water Supply Company (Perumdam),
 (Perumdam), sehingga data pengelolaan air pada                 rendering water management data for that unit
 unit bisnis tersebut tidak tersedia dalam ruang                unavailable within the Company’s reporting scope.
 lingkup pelaporan Perusahaan. Selain itu, data WTP             Furthermore, WTP data also encompasses water
 juga mencakup distribusi air bagi penghuni kluster             distribution to cluster residents, which does not form


        Laporan Keberlanjutan 2025
140     Sustainability Report 2025
Page 141
yang bukan merupakan bagian dari kebutuhan                  part of the Company’s operational requirements.
operasional Perusahaan. Dengan demikian, data               The water data presented for 2025 is therefore
air yang disajikan pada tahun 2025 menjadi lebih            more representative, as it accurately reflects water
representatif karena mencerminkan konsumsi air              consumption used solely for the organisation’s
yang benar-benar digunakan untuk keperluan                  operational purposes. The scope of water data
operasional organisasi. Berikut rincian cakupan data        disclosed in this report is as follows:
air yang diungkapkan dalam laporan ini:

1.   Investasi Properti, yang mencakup Summarecon           1.   Property Investment, comprising Summarecon
     Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,                 Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,
     Summarecon Mall Serpong, Summarecon                         Summarecon Mall Serpong, Summarecon
     Mall Bandung, Summarecon Villaggio Outlets,                 Mall Bandung, Summarecon Villaggio Outlets,
     Plaza Summarecon Agung, Plaza Summarecon                    Plaza Summarecon Agung, Plaza Summarecon
     Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Scientia                  Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Scientia
     Square Park Hub, dan Scientia Business Park.                Square Park Hub, and Scientia Business Park.
2.   Bisnis Lainnya, yang mencakup Klub Kelapa              2.   Other Businesses, comprising Klub Kelapa
     Gading, dan The Spring Club.                                Gading and The Spring Club.




                                                                                                 Pengambilan Air
[303-3] [F.8]                                                                                           Water Withdrawal


Sebagai    bagian    dari    komitmen     terhadap          As part of its commitment to responsible water
pengelolaan sumber daya air yang bertanggung                resource management, Summarecon monitors
jawab, Summarecon melakukan pemantauan                      and records the volume of water withdrawn from
dan pencatatan atas volume air yang diambil dari            various sources to support its operational activities.
berbagai sumber untuk mendukung kegiatan                    The following presents a breakdown of water
operasionalnya. Berikut adalah rincian pengambilan          withdrawals:
airnya:

Total Pengambilan Air Tahun 2023-2025
Total Water Withdrawal 2023–2025

                                                                                             Total Pengambilan Air (m3)
     2023       2024       2025                                                              Total Water Withdrawal (m3)


                                     Investasi Properti                                Bisnis Lainnya
                                     Property Investment                               Other Businesses

                                     PDAM                                              PDAM
                                                                     1,273,964                                             79,803
                                                                    1,520,430                                               91,875
                                                                     1,667,013                                             90,884



                                     Total Pengambilan Air
                                     Total Water Withdrawal

                                                                     1,353,767
                                                                     1,612,305
                                                                     1,757,857




Data pengambilan air mengacu pada tagihan                   Water withdrawal data is based on PDAM billing
PDAM yang dibebankan kepada unit bisnis dan                 charged to each business unit, accumulated over a
dihitung secara akumulatif selama satu tahun. Data          one-year period. The data presented in this report
yang disajikan dalam laporan ini hanya mencakup             covers only water withdrawals for the Company’s
pengambilan air untuk operasional Perusahaan,               operational use, as these records have been
karena pencatatannya telah dipisahkan dari                  separated from water consumption by tenants.
penggunaan air oleh tenant.

                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   141
Page 142
 Pembuangan Air
 Water Discharge
                                                                                                      [303-4] [F.8]


 Summarecon menghitung volume pembuangan air                 Summarecon calculates the volume of water
 berdasarkan effluent yang dihasilkan dari instalasi          discharge based on the effluent generated from STP
 STP di masing-masing unit bisnis, serta mencatat            installations at each business unit, and records the
 tujuan akhir pembuangan tersebut dengan                     final discharge destination by referencing meters
 mengacu pada meteran yang terpasang sesuai                  installed at each designated discharge point. The
 titik tujuan pembuangannya. Rincian data disajikan          relevant data is presented as follows:
 sebagai berikut:



 Total Pembuangan Air Tahun 2023-2025
 Total Water Discharge 2023–2025

                                                                                        Total Pembuangan Air (m3)
      2023          2024           2025                                                  Total Water Discharge (m³)


                             Pembuangan air        Investasi Properti
                             dengan dialirkan ke   Property
                             saluran kota          Investment
                             Discharge to
                             Municipal Drainage    87,036
                                                   82,645
                                                   45,464



  Total Pembuangan Air dengan dialirkan ke saluran kota
  Total Discharge to Municipal Drainage                        87,036    82,645    45,464



                             Pembuangan            Investasi Properti          Bisnis Lainnya
                             air dengan            Property                    Other
                             pemanfaatan           Investment                  Businesses
                             kembali - Siram
                             Tanaman               85,150                      35,933
                             Discharge via Reuse   109,729                     42,184
                             – Plant Irrigation    109,759                     35,337




                             Pembuangan            Investasi Properti
                             air dengan            Property
                             pemanfaatan           Investment
                             kembali - Cooling
                             Tower                 538,259
                             Discharge via Reuse   599,637
                             – Cooling Tower       426,965




  Total Pembuangan Air dengan pemanfaatan kembali
  Total Discharge via Reuse                                    659,341   751,550   572,061


  Total Pembuangan Air
  Total Water Discharge                                        746,377 834,195     617,525




      Laporan Keberlanjutan 2025
142   Sustainability Report 2025
Page 143
Berdasarkan data pembuangan air tahun 2025,                Based on the 2025 water discharge data, 93% of
sebesar 93% air hasil olahan STP (effluent) telah           STP-treated effluent was reused, primarily for plant
dimanfaatkan kembali, terutama untuk penyiraman            irrigation and cooling tower requirements. This high
tanaman dan kebutuhan cooling tower. Tingginya             reuse rate represents a highly significant positive
tingkat pemanfaatan kembali ini menunjukkan                outcome in water management, as the vast majority
dampak positif yang sangat signifikan dalam                 of treated wastewater is not discharged directly
pengelolaan air, karena sebagian besar air limbah          but instead returned to the operational cycle to
yang telah diolah tidak langsung dibuang,                  support non-consumptive needs. This achievement
melainkan dikembalikan ke siklus operasional untuk         reflects the Company’s genuine commitment to
mendukung kebutuhan non-konsumsi. Capaian                  implementing Sustainable Water Management
ini mencerminkan komitmen nyata Perusahaan                 principles — particularly in reducing dependence on
dalam menerapkan prinsip Sustainable Water                 clean water sources, improving water use efficiency,
Management, khususnya dalam mengurangi                     and optimising the utilisation of water resources in a
ketergantungan terhadap air bersih, meningkatkan           more sustainable manner.
efisiensi penggunaan air, serta mengoptimalkan
pemanfaatan sumber daya air secara lebih
berkelanjutan.




Perimeter Ditch, Summarecon Bekasi



Sebagai bagian dari pengelolaan air yang                   As part of its responsible water management
bertanggung jawab, Summarecon memperhatikan                practices, Summarecon gives careful consideration
aspek pembuangan air guna memastikan bahwa                 to water discharge to ensure that water returned
air yang dibuang kembali ke lingkungan tidak               to the environment does not cause disruption
menimbulkan gangguan terhadap ekosistem                    to surrounding ecosystems or communities.
maupun masyarakat sekitar. Salah satu bentuk nyata         One concrete     manifestation  of this effort is
dari upaya ini dilakukan melalui pembangunan               the construction of perimeter ditches by the
perimeter ditch oleh unit bisnis Summarecon                Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi
Serpong dan Summarecon Bekasi, yang berfungsi              business units, which function to channel water
untuk mengalirkan air secara alami tanpa mengubah          naturally without altering community water
aliran air masyarakat, baik sebelum maupun setelah         flows, both before and after the development of
pengembangan kawasan Summarecon.                           Summarecon estates.

Perimeter ditch juga berfungsi sebagai sistem              Perimeter ditches also serve as a flood risk control
pengendalian risiko banjir pada musim hujan,               system during the rainy season, collecting and
dengan menampung dan mengalirkan air hujan                 gradually channelling rainwater to prevent
secara bertahap sehingga tidak meluap ke kawasan           overflow into Summarecon estates or surrounding
Summarecon maupun permukiman warga di                      residential areas. To date, Summarecon Serpong
sekitarnya. Hingga saat ini, Summarecon Serpong            has constructed 30 kilometres of perimeter ditches,
telah membangun perimeter ditch sepanjang 30               whilst Summarecon Bekasi has built 13 kilometres.
kilometer, sementara di Summarecon Bekasi telah
dibangun sepanjang 13 kilometer.




                                     50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                              50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   143
Page 144
 Konsumsi Air
 Water Consumption
                                                                                                    [303-5] [F.8]


 Perhitungan total konsumsi air dilakukan dengan            Total water consumption is calculated using the
 menggunakan rumus, total volume air yang diambil           following formula, total volume of water withdrawn
 dikurangi total volume air yang dibuang. Berikut           minus total volume of water discharged. The relevant
 adalah rincian data terkait:                               data is presented as follows:


 Total Konsumsi Air Tahun 2023-2025
 Total Water Consumption 2023-2025

                                                                                        Total Konsumsi Air (m3)
      2023          2024           2025                                           Total Water Consumption (m3)



                                          Investasi Properti                    Bisnis Lainnya
                                          Property Investment                   Other Businesses


                                                                      536,519                               43,870
                                                                     728,419                                49,691
                                                                    1,084,825                               55,507



                                          Total Konsumsi Air
                                          Total Water Consumption

                                                                     607,389
                                                                      778,111
                                                                    1,140,332




 Manajemen Pembuangan Air dan Limbah Cair
 Wastewater Discharge and Liquid Waste Management                                                   [303-2] [F.14]


 Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya,                 In the course of its operational activities, Summarecon
 Summarecon menghasilkan air limbah domestik,               generates domestic wastewater, that is, wastewater
 yaitu air limbah yang berasal dari aktivitas sehari-       arising from day-to-day activities involving water
 hari yang melibatkan penggunaan air, meliputi              use. This includes greywater, comprising water
 greywater berupa air bekas kegiatan housekeeping,          from housekeeping activities, liquid food waste,
 sisa makanan berbentuk cair, dan air limbah pantry,        and pantry wastewater, as well as blackwater, being
 serta blackwater, yaitu air limbah yang berasal dari       wastewater from toilet facilities. To ensure that such
 toilet. Untuk memastikan bahwa limbah tersebut             waste does not give rise to adverse environmental
 tidak menimbulkan dampak negatif terhadap                  impacts, the Company treats domestic wastewater
 lingkungan, Perusahaan mengolah air limbah                 through Sewage Treatment Plant (STP) installations
 domestik melalui instalasi Sewage Treatment Plant          prior to discharge into the municipal drainage
 (STP) sebelum dialirkan ke saluran tata kota atau          system or reuse.
 dimanfaatkan kembali.

 Proses     pengolahan    ini   bertujuan    untuk          This treatment process is designed to remove
 menghilangkan kandungan berbahaya yang                     harmful substances present in domestic wastewater,
 terdapat dalam air limbah domestik, seperti                including Biological Oxygen Demand (BOD),
 Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen            Chemical Oxygen Demand (COD), suspended
 Demand (COD), suspended solids, amonia, dan zat            solids, ammonia, and other pollutants that have
 pencemar lainnya yang berpotensi mengganggu                the potential to harm the environment. Wastewater
 lingkungan. Pengolahan air limbah dilakukan untuk          treatment is carried out to produce treated water
 menghasilkan air olahan yang telah memenuhi                that meets the effluent quality standards prescribed
 standar baku mutu sesuai dengan Peraturan Menteri          under the Regulation of the Minister of Environment

      Laporan Keberlanjutan 2025
144   Sustainability Report 2025
Page 145
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK)                  and Forestry (Permen LHK) No. 68 of 2016.
No. 68 Tahun 2016.
                                                             Treated wastewater from the STP is tested on a
Hasil olahan air limbah dari STP diuji secara berkala        regular basis through monthly laboratory analysis,
melalui uji laboratorium setiap bulan, dan hasilnya          with results reported to the relevant authorities
dilaporkan setiap tiga bulan kepada dinas terkait.           on a quarterly basis. This activity forms part of the
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen                  Company’s commitment to ensuring that the
Perusahaan untuk memastikan bahwa kualitas air               quality of treated water consistently meets the
hasil olahan senantiasa memenuhi standar baku                effluent quality standards set out under Permen
mutu sebagaimana diatur dalam Permen LHK                     LHK No. 68 of 2016 on Domestic Wastewater Quality
No. 68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah               Standards. Throughout 2025, no incidents of non-
Domestik. Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat               compliance with the applicable water discharge
insiden ketidakpatuhan terhadap standar baku                 quality standards were recorded.
mutu pembuangan air berdasarkan ketentuan
tersebut.


                                                         Pelestarian Keanekaragaman Hayati
[304-3] [304-4] [F.9] [F.10]                                                                  Biodiversity Conservation


Perusahaan      dalam       menjalankan      kegiatan        The Company’s operational activities are not located
operasionalnya tidak berada di dalam maupun                  within or adjacent to conservation areas or regions
berdekatan dengan kawasan konservasi atau                    with high biodiversity value. As such, Summarecon’s
wilayah yang memiliki nilai keanekaragaman hayati            business activities do not pose a risk of disruption to
tinggi. Oleh karena itu, aktivitas bisnis Summarecon         natural ecosystems in those areas.
tidak menimbulkan potensi gangguan terhadap
ekosistem alami di wilayah-wilayah tersebut.

Meskipun demikian, sebagai bentuk kepedulian                 Nevertheless, as an expression of environmental
terhadap pelestarian lingkungan, Summarecon                  stewardship, Summarecon continues to preserve
tetap berupaya menjaga dan meningkatkan                      and enhance biodiversity through the breeding and
keanekaragaman         hayati   melalui    kegiatan          cultivation of flora carried out at its plant nursery
pembiakan dan pemeliharaan flora yang dilakukan               facilities. These nursery activities aim to propagate
di fasilitas pembibitan tanaman (nursery). Kegiatan          and maintain the availability of various plant species
nursery ini bertujuan untuk memperbanyak dan                 for use in project areas, residential estates, and Malls,
menjaga ketersediaan berbagai jenis tanaman yang             whilst ensuring that plants are properly maintained
akan digunakan di area proyek, kawasan perumahan,            and grown to maximise their survival rate upon
maupun Mall, serta memastikan tanaman tersebut               transplanting in the field. The following provides
tetap terpelihara dan tumbuh dengan baik sehingga            further detail on the nursery activities undertaken:
memiliki peluang lebih besar untuk bertahan hidup
saat ditanam di lapangan. Berikut adalah penjelasan
lebih lanjut mengenai kegiatan nursery yang
dilakukan:

•   Pembiakan Pohon Pelindung dan Pohon Buah                 •    Propagation of Shade Trees and Fruit Trees –
    - Unit Bisnis Pengembangan Properti                           Property Development Business Unit
    Fasilitas nursery berfungsi sebagai tempat
    pembiakan berbagai jenis tanaman, termasuk                    The nursery facility serves as a propagation site
    tanaman yang sulit dikembangbiakkan, guna                     for various plant species, including those that
    mendukung kebutuhan Town Management                           are difficult to cultivate, in order to support the
    maupun tim proyek. Selain itu, nursery juga                   needs of Town Management and project teams.
    dimanfaatkan sebagai lokasi penampungan                       The nursery is also used as a holding area for fruit
    pohon buah yang akan ditanam di area                          trees to be planted in cluster zones, as well as a
    kluster, serta sebagai tempat sementara                       temporary storage location for trees removed
    untuk menyimpan pohon bongkaran sebelum                       during land clearing prior to relocation to their
    direlokasi ke area kawasan atau kluster tujuan.               designated area or cluster.

•   Pembiakan Tanaman untuk Penunjang Area                   •    Plant Cultivation for Indoor and Outdoor Areas
    Indoor dan Outdoor - Unit Bisnis Investasi                    – Property Investment Business Unit
    Properti
    Nursery juga digunakan sebagai fasilitas                      The nursery also serves as a support facility for the
    pendukung untuk kegiatan budidaya tanaman                     cultivation of ornamental plants for both indoor
    hias, baik untuk kebutuhan area indoor                        and outdoor areas. Activities carried out include
    maupun outdoor. Kegiatan yang dilakukan di                    plant maintenance such as watering, fertilising,


                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   145
Page 146
      antaranya meliputi perawatan tanaman seperti           weeding, pest control, as well as propagation
      penyiraman, pemupukan, penyiangan gulma,               and cultivation of ornamental plants.
      pengendalian hama, serta proses pembibitan
      dan budidaya tanaman hias.



 Manajemen Limbah
 Waste Management                                                        [306-1] [306-2] [306-3] [F.13] [F.14]


 Secara umum, kegiatan operasional Summarecon            In general, Summarecon’s operational activities
 menghasilkan empat jenis limbah, yaitu limbah           generate four types of waste: organic waste, non-
 organik, limbah non-organik, limbah dari kegiatan       organic waste, fit-out waste, and Hazardous and
 fit out, dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun          Toxic Waste (B3 waste). Organic and non-organic
 (B3). Limbah organik dan non-organik sebagian           waste originates predominantly from domestic
 besar berasal dari limbah domestik yang dihasilkan      waste generated by activities at offices, residential
 dari aktivitas di perkantoran, perumahan, Mall, dan     areas, Malls, and other public facilities. Fit-out waste
 fasilitas umum lainnya. Sementara itu, limbah dari      consists of rubble and residual materials left over
 kegiatan fit out berupa puing-puing dan material         from construction or renovation works carried out by
 sisa yang tidak terpakai dalam proses pembangunan       tenants. B3 waste is generated from the operation
 atau renovasi ruang oleh tenant. Adapun limbah          and maintenance of the Company’s machinery
 B3 dihasilkan dari kegiatan pengoperasian               and equipment, and is relatively small in volume
 dan perawatan mesin maupun peralatan milik              compared to other waste types.
 Perusahaan, dengan volume yang relatif kecil
 dibandingkan jenis limbah lainnya.

 Untuk limbah organik dan non-organik, Perusahaan        For organic and non-organic waste, the Company
 menerapkan prinsip pengelolaan 3R (Reduce, Reuse,       applies the 3R (Reduce, Reuse, Recycle) waste
 Recycle). Limbah non-organik seperti plastik, kardus,   management principle. Non-organic waste such
 dan botol kaca yang masih memiliki nilai guna           as plastics, cardboard, and glass bottles that retain
 dipisahkan dan dikumpulkan di Depo Pelestarian          residual value are separated and collected at
 Lingkungan untuk kemudian didaur ulang oleh pihak       Environmental Conservation Depots for subsequent
 ketiga. Sementara itu, limbah organik seperti daun-     recycling by third parties. Organic waste such
 daunan dan sisa makanan dikelola melalui proses         as leaves and food scraps is managed through
 pengomposan atau dimanfaatkan sebagai pakan             composting or utilised as maggot feed. Organic
 maggot. Adapun limbah organik dan non-organik           and non-organic waste that cannot be processed
 yang tidak dapat dikelola melalui pendekatan 3R         through the 3R approach is collected at Temporary
 dikumpulkan di Tempat Penampungan Sementara             Waste Storage Sites (TPS), then transported by the
 (TPS), kemudian diangkut oleh dinas terkait atau        relevant municipal authority or appointed licensed
 vendor resmi yang telah ditunjuk dan dibuang ke         vendors and disposed of at Final Disposal Sites (TPA).
 Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

 Maggot atau larva dari lalat Black Soldier Fly          Maggots or larvae of the Black Soldier Fly (Hermetia
 (Hermetia illucens) merupakan organisme yang            illucens) are highly effective organisms for
 sangat efektif dalam proses penguraian limbah           decomposing organic waste. Maggots consume
 organik. Maggot mengonsumsi sisa sayuran dan            vegetable and fruit scraps and are capable of
 buah-buahan, dan memiliki kemampuan mengurai            breaking down organic waste at two to five times
 sampah organik sebesar 2 hingga 5 kali bobot            their own body weight within 24 hours. Accordingly,
 tubuhnya dalam waktu 24 jam. Dengan demikian,           one kilogram of maggots can decompose between
 satu kilogram maggot dapat mengurai antara 2            two and five kilograms of organic waste per day. In
 hingga 5 kilogram sampah organik per hari. Selain       addition to reducing waste volume, the by-products
 mengurangi volume sampah, hasil budidaya                of maggot cultivation can be used as odourless
 maggot juga dapat dimanfaatkan sebagai kompos           compost or organic fertiliser. Maggot larvae and
 atau pupuk organik yang tidak berbau. Larva dan         carcasses also hold value as a high-protein feed
 bangkai maggot yang telah mati pun memiliki nilai       source for poultry and fish, meaning their cultivation
 guna sebagai sumber protein tinggi untuk pakan          generates no new waste and supports the principles
 unggas dan ikan, sehingga budidayanya tidak             of a circular economy.
 menghasilkan limbah baru dan mendukung prinsip
 ekonomi sirkular.

 Untuk pengelolaan limbah B3, setiap limbah              For B3 waste management, all collected B3
 B3 yang telah terkumpul dipilah berdasarkan             waste is sorted by type and stored in designated
 jenisnya dan disimpan di tempat penampungan             containment areas to facilitate further processing. All
 khusus, guna memudahkan proses pengolahan               transportation and treatment of B3 waste is carried
 lebih lanjut. Seluruh proses pengangkutan dan           out by licensed and certified third-party vendors. This

       Laporan Keberlanjutan 2025
146    Sustainability Report 2025
Page 147
pengolahan limbah B3 dilakukan oleh pihak ketiga         approach is taken to ensure that every stage of B3
yang memiliki izin resmi serta sertifikasi dalam          waste handling is conducted safely, responsibly, and
pengelolaan limbah B3. Langkah ini diambil untuk         in compliance with applicable laws and regulations,
memastikan bahwa seluruh proses dilakukan secara         so as to prevent adverse impacts on the environment
aman, bertanggung jawab, dan sesuai dengan               and human health.
ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, guna mencegah dampak negatif terhadap
lingkungan maupun kesehatan manusia.

                                                        Timbulan Limbah dari Hulu ke Hilir
[306-1] [F.13] [F.14]                               Waste Generation from Upstream to Downstream

Skema berikut menggambarkan alur sistem                  The following diagram illustrates the waste
manajemen     limbah  yang  diterapkan  oleh             management system flow implemented by
Summarecon sebagai bagian dari komitmen                  Summarecon as part of its commitment to
terhadap pengelolaan dampak lingkungan yang              responsible environmental impact management.
bertanggung jawab.


  Input                                    Proses 		                                             Output
                                           Process

Limbah Non B3
Non-Hazardous and Toxic Waste (Non-B3)

                                                                                                          Kompos
                                                                                                          Compost
      Limbah Non-Organik
       Non-Organik Waste                            3R
                                               Reduce, Reuse,                                             Maggot
                                                  Recycle
                 Plastik
                 Plastic
                                                                                                        Daur Ulang
                Kardus                                                                                     Recycle
                Carton

                 Kaca
                 Glass
                                                  Tempat
                                               Penampungan                                           Tempat
                 Botol                                                                           Pembuangan Akhir
            dan Kaleng Bekas                     Sementara                                         Final Disposal Site
              Used bottles                       Temporary
                and cans
                                                Disposal Site


        Limbah Organik
         Organic waste



             Sisa makanan
             Food leftovers

             Daun - daunan
                Leaves




        Limbah Fit Out
         Fit out waste



   Limbah B3
   Hazardous Waste

                                                  Tempat                                            Pengolahan oleh
          Limbah B3                            Penampungan                                          Pihak Eksternal
        Hazardous Waste                           Khusus                                             Processing by
                                             Special Storage Site                                    External Party



                                   50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                            50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   147
Page 148
 Identifikasi Jenis, Risiko, dan Upaya Manajemen Limbah
 Identification of Waste Types, Risks, and Management Measures
                                                                                         [306-2] [F.13] [F.14]



 Berdasarkan skema timbulan limbah di atas,             Based on the waste generation scheme above,
 Summarecon telah mengidentifikasi berbagai jenis        Summarecon has identified the various types of
 limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional,      waste produced from its operational activities, as well
 serta langkah-langkah yang diambil untuk               as the steps taken to manage significant risks that
 mengelola risiko signifikan yang mungkin timbul         may arise from each waste type across its business
 dari masing-masing jenis limbah di setiap unit         units. The following provides further detail:
 bisnis. Berikut adalah penjelasannya:

 Manajemen limbah B3                                    B3 Waste Management
 Kegiatan operasional yang menghasilkan limbah B3       Operational activities that generate B3 waste include
 mencakup pemeliharaan mesin dan fasilitas, seperti     the maintenance of machinery and facilities, such
 genset diesel, pompa diesel, air conditioner (AC),     as diesel generators, diesel pumps, air conditioning
 dan instalasi Sewage Treatment Plant (STP), serta      (AC) units, and Sewage Treatment Plant (STP)
 aktivitas operasional harian Perusahaan, seperti       installations as well as day-to-day operations such as
 penggantian lampu dan penggunaan pestisida             lamp replacement and the use of pesticides in plant
 dalam pemeliharaan tanaman maupun kegiatan             maintenance and nursery activities.
 nursery.

 Jenis limbah B3 yang dihasilkan dari kegiatan          Types of B3 waste generated from these activities
 tersebut meliputi oli bekas, minyak pelumas, baterai   include used oil, lubricants, lead-acid batteries,
 aki, air filter, freon, lampu bekas, catridge bekas,    air filters, refrigerants (freon), used lamps, used
 dan kemasan bekas pestisida. Limbah-limbah ini         cartridges, and pesticide containers. These wastes
 berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap         have the potential to cause adverse impacts on
 kesehatan manusia dan lingkungan, antara lain          human health and the environment, including:
 sebagai berikut:

 •    Zat logam berat dari sisa pembakaran mesin        •   Heavy metal substances from diesel engine
      diesel yang terhirup dapat menyebabkan                combustion residues, which if inhaled may
      gangguan pada fungsi ginjal, sistem saraf, dan        cause impairment of kidney and nervous system
      meningkatkan risiko kanker.                           function and increase the risk of cancer.
 •    Uap merkuri dari lampu fluorescent yang pecah      •   Mercury vapours from broken fluorescent lamps
      dan refrigerant poisoning dari freon AC dapat         and refrigerant poisoning from AC freon, which
      mencemari lingkungan dan membahayakan                 can contaminate the environment and pose
      manusia jika terhirup kedalam tubuh.                  health hazards if inhaled.
 •    Kemasan bekas pestisida dapat mencemari           •   Pesticide containers that can contaminate soil,
      tanah, air, dan udara apabila dibuang tanpa           water, and air if disposed of without proper
      penanganan yang tepat.                                handling.

 Untuk memitigasi dan mengelola dampak                  To mitigate and manage these significant impacts,
 signifikan tersebut, Perusahaan menerapkan sistem       the Company implements a B3 waste management
 pengelolaan limbah B3 sesuai dengan peraturan          system in accordance with applicable laws and
 perundang-undangan yang berlaku, termasuk              regulations, including engaging licensed and
 menggunakan jasa pengangkutan dan pengolahan           certified third-party vendors for waste transportation
 limbah dari vendor pihak ketiga yang telah             and treatment. This approach is intended to ensure
 memiliki izin resmi dan bersertifikasi. Pendekatan      that every stage of B3 waste handling is conducted
 ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap            safely and responsibly, without creating additional
 tahapan penanganan limbah B3 dilakukan secara          risk to the environment or the surrounding
 aman, bertanggung jawab, dan tidak menimbulkan         community.
 risiko tambahan terhadap lingkungan maupun
 masyarakat.

 Pencatatan limbah B3 dilakukan berdasarkan data        B3 waste records are maintained based on shipment
 manifest pengiriman limbah B3 ke vendor pengelola      manifest data for B3 waste delivered to licensed
 limbah B3 yang memiliki izin resmi. Jika limbah B3     waste management vendors. Where B3 waste has
 belum dikirimkan ke vendor pada tahun berjalan,        not yet been dispatched to a vendor within the
 maka pencatatan dilakukan berdasarkan jumlah           current year, records are based on the quantity of B3
 limbah B3 yang berada di tempat penyimpanan            waste held in dedicated storage facilities at year-end.
 khusus pada akhir tahun.



       Laporan Keberlanjutan 2025
148    Sustainability Report 2025
Page 149
Manajemen limbah non-B3                                     Non-B3 Waste Management
Kegiatan operasional seperti pemeliharaan tanaman           Operational activities such as plant maintenance
dan pembersihan area luar ruangan menghasilkan              and outdoor area cleaning generate organic waste in
limbah organik berupa daun, sementara aktivitas             the form of leaves, whilst waste collection activities
pengumpulan sampah di area Mall, perkantoran,               at Malls, offices, and residential areas generate non-
dan perumahan menghasilkan limbah non-organik,              organic waste such as plastic packaging, paper,
seperti kemasan plastik, kertas, karton, dan botol          cardboard, and plastic bottles. If not properly
plastik. Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah-        managed, these wastes can contaminate the
limbah tersebut dapat mencemari lingkungan. Oleh            environment. The Company therefore ensures that
karena itu, Perusahaan memastikan pengelolaan               non-B3 waste is managed responsibly through the
limbah non-B3 dilakukan secara bertanggung jawab            following measures:
melalui beberapa langkah berikut:

•   Sampah organik, berupa daun-daunan diproses             •    Organic waste in the form of leaves is processed
    menjadi kompos                                               into compost
•   Sampah organik, berupa sisa makanan dijadikan           •    Organic waste in the form of food scraps is used
    pakan maggot                                                 as maggot feed
•   Limbah non-organik dikelola dengan metode               •    Non-organic waste is managed through sorting,
    memilah, mengumpulkan dan mendaur ulang                      collection, and recycling
•   Limbah yang tidak dapat diolah dikirim ke               •    Waste that cannot be processed is sent to Final
    Tempat Pembuangan Akhir (TPA)                                Disposal Sites (TPA)

Melalui pendekatan ini, Summarecon memastikan               Through this approach, Summarecon ensures that
bahwa seluruh jenis limbah, baik yang berbahaya             all waste types, both hazardous and non-hazardous
maupun tidak, dikelola secara sistematis dan sesuai         are managed systematically and in accordance with
prinsip-prinsip keberlanjutan yang bertanggung              responsible sustainability principles.
jawab.


                                                                                               Timbulan Limbah
[306-3] [F.13] [F.14]                                                                                    Waste Generation

Sebagai bagian dari upaya pemantauan dan                    As part of its efforts to monitor and manage waste
pengelolaan limbah yang dihasilkan dari aktivitas           generated from the Company’s operational activities,
operasional    Perusahaan,     Summarecon    telah          Summarecon has calculated the total weight of
menghitung total berat limbah yang dihasilkan, baik         waste produced, covering both non-B3 and B3
limbah non-B3 maupun limbah B3. Berikut adalah              waste. The following presents a breakdown of the
rincian data terkait limbah yang dihasilkan:                relevant waste data:

Total Limbah Tahun 2023-2025
                                                                                          2023              2024           2025
Total Waste 2023–2025

                                                                                                         Total Limbah (Ton)
Limbah non-B3                                        Limbah B3
Non-B3 Waste                                         B3 Waste                                            Total Waste (Tonne)

Summarecon         Summarecon                        Plaza                    Plaza                  Summarecon
Serpong            Mall Kelapa                       Summarecon               Summarecon             Mall Kelapa
                   Gading                            Serpong                  Bekasi                 Gading
-                  3,493                             -                        -                      2.28
1,031              3,517                             0.25                     0.002                  2.51
2,332              3,271                             0.28                     0.52                   2.42

Summarecon         Summarecon                        Summarecon              Summarecon
Mall Bekasi        Mall Serpong                      Mall Bekasi             Mall Serpong

-                  3,163                             5.22                     0.06
3,535              2,957                             3.41                    -
3,583              2,557                             3.65                    1.92


Total Berat Limbah non-B3                           Total Berat Limbah B3                       Total Berat Limbah
Total Non-B3 Waste (tonnes)                         Total B3 Waste                              Total Waste

6,656    11,040    11,743                           7.56         6.16        8.78                6,663       11,046       11,751



                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   149
Page 150
                                   Downtown Walk, Summarecon Mall Bandung

      Laporan Keberlanjutan 2025
150   Sustainability Report 2025
Page 151
Summarecon berkomitmen untuk memberikan                      Summarecon is committed to delivering high-
layanan, produk, dan jasa yang bernilai tinggi kepada        quality services, products, and solutions that create
konsumen. Untuk mencapai hal ini, Summarecon                 lasting value for its consumers. To uphold this
secara berkala melakukan evaluasi kepuasan                   commitment, the Company regularly conducts
pelanggan untuk menilai tingkat kepuasan mereka              customer satisfaction assessments to measure
terhadap layanan, produk, dan jasa yang disediakan           consumer perceptions of the services, products,
oleh Perusahaan. Kepuasan pelanggan sangat                   and solutions it provides. Customer satisfaction
penting bagi Summarecon karena merupakan faktor              is a critical priority for Summarecon, as it plays an
kunci dalam mempertahankan dan meningkatkan                  essential role in sustaining and enhancing the
reputasi perusahaan serta membangun kepercayaan              Company’s reputation, while also strengthening
konsumen.                                                    consumer trust.

Sebagai wujud komitmen tersebut, Summarecon                  To give effect to this commitment, Summarecon
senantiasa menjaga kualitas produk dan layanan yang          consistently maintains the quality and safety of
ditawarkan, serta memastikan aspek keamanannya.              its products and services. The Company has also
Perusahaan juga membangun system pengaduan                   established an open grievance mechanism for all
yang terbuka bagi seluruh pemangku kepentingan               stakeholders as a means of receiving feedback and
sebagai sarana untuk menerima masukan dan                    driving continuous improvement. In line with its
meningkatkan kinerja. Sejalan dengan prinsip                 sustainability principles and commitment to social
keberlanjutan dan inklusi sosial, Summarecon                 inclusion, Summarecon also takes into account the
turut    memperhatikan        kebutuhan   kelompok           needs of vulnerable groups, including persons with
rentan, termasuk penyandang disabilitas, dengan              disabilities, by promoting equal access to services
menyediakan akses yang setara terhadap layanan               and facilities across all of its business units.
dan fasilitas di seluruh unit bisnisnya.

Dalam     pilar   ini,   Perusahan memaparkan                Through this pillar, the Company sets out its
komitmennya terhadap konsumen dalam aspek                    commitment to consumers in relation to equitable
layanan yang setara, sistem pengaduan, survei                service provision, grievance mechanisms, customer
kepuasan, dan keamanan produk yang selalu                    satisfaction surveys, and product safety, all of which
dievaluasi secara berkala.                                   are subject to regular review and evaluation.




                       Komitmen Penyediaan Layanan Setara Pada Konsumen
[F.17]                                  Commitment to Providing Equitable Services to Consumers


Summarecon berkomitmen untuk memenuhi                        Summarecon is committed to addressing the
kepentingan dan kebutuhan setiap konsumen,                   interests and needs of all consumers, including
termasuk kelompok rentan seperti perempuan, ibu              vulnerable groups such as women, breastfeeding
menyusui, serta penyandang disabilitas. Dengan               mothers, and persons with disabilities. Through the
menyediakan layanan yang setara, Perusahaan                  provision of equitable services, the Company seeks
memastikan bahwa setiap konsumen diperlakukan                to ensure that every consumer is treated fairly, feels
adil, merasa dihargai, dan memiliki akses yang               respected, and has equal access to the services
sama terhadap layanan yang diberikan. Hal ini                provided. This approach not only enhances customer
tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan,                 satisfaction, but also reinforces the Company’s
tetapi juga memperkuat reputasi Perusahaan serta             reputation and strengthens consumer loyalty.
meningkatkan loyalitas konsumen.

Komitmen ini diwujudkan melalui penyediaan                   This commitment is demonstrated through the
fasilitas yang ramah bagi perempuan, ibu menyusui,           provision of facilities that are responsive to the needs
dan penyandang disabilitas di berbagai unit bisnis           of women, breastfeeding mothers, and persons with
Summarecon. Berikut adalah rincian fasilitas yang            disabilities across Summarecon’s various business
tersedia di unit bisnis yang tercakup dalam batasan          units. The following sets out the facilities available
data pada Laporan Keberlanjutan 2025:                        in the business units included within the reporting
                                                             boundary of the 2025 Sustainability Report:




                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   151
Page 152
                                                          Toilet Disabilitas
                                                          Accessible Toilets               Ruang Ibu Menyusui
                                                                                           Lactation Room
                  Peminjaman Kursi Roda                       10   7    16
                                                                                              5      9       11
                  Wheelchair Loan Service
                       6        9       5




 Parkir Disabilitas
 Disability Parking
     12      4         4
                                                                                           Peminjaman Baby Stroller
                                                                                           Baby Stroller Loan Service
                                                                                               7         5        8
                 Parkir Khusus Wanita
                 Ladies Parking
                   -       12   20



 Secara umum, fasilitas yang disediakan di setiap              In general, the facilities provided at each mall have
 Mall tidak mengalami perubahan signifikan                      not undergone significant changes compared to the
 dibandingkan tahun sebelumnya. Berikut adalah                 previous year. Below is a brief explanation of each
 penjelasan singkat mengenai masing-masing                     available facility:
 fasilitas yang tersedia:

 •        Parkir Disabilitas                                   •   Disabled Parking
          Area parkir khusus yang disediakan bagi                  A designated parking area for visitors with
          pengunjung dengan keterbatasan fisik atau                 physical limitations or disabilities. This area is
          disabilitas. Area ini terletak dekat dengan pintu        located near the mall entrance and is equipped
          masuk Mall dan dilengkapi dengan ramp                    with access ramps and elevators that connect the
          akses serta lift yang menghubungkan gedung               parking building to the mall entrance, ensuring
          parkir dengan pintu masuk Mall, sehingga                 ease of mobility for wheelchair users.
          memudahkan mobilitas pengguna kursi roda.

 •        Ruang Ibu Menyusui                                   •   Breastfeeding Room
          Ruang khusus yang disediakan di area Mall untuk          A dedicated room within the mall to
          memfasilitasi ibu menyusui. Ruang ini dilengkapi         accommodate nursing mothers. This room is
          dengan fasilitas yang memadai, seperti kursi             equipped with essential facilities, including
          yang nyaman, meja untuk mengganti popok,                 comfortable seating, a diaper changing table,
          wastafel, tempat pembuangan popok bekas,                 a sink, a used diaper disposal bin, and a clean,
          serta area yang bersih dan tenang guna                   quiet area to ensure comfort for both mothers
          memastikan kenyamanan bagi ibu dan bayinya.              and their babies.

 •        Peminjaman Kursi Roda                                •   Wheelchair Rental Facility
          Layanan ini disediakan secara gratis oleh Mall           This service is provided free of charge to help
          untuk memudahkan akses dan mobilitas                     visitors with disabilities or mobility issues
          pengunjung dengan disabilitas atau kesulitan             navigate the mall more easily. Wheelchair rentals
          berjalan. Fasilitas peminjaman kursi roda                are available at the Customer Care area, where
          tersedia di area Customer Care, dengan                   visitors are required to present an ID card and
          prosedur peminjaman yang mengharuskan                    sign a loan agreement to use the service.
          pengunjung menyerahkan kartu identitas dan
          menandatangani surat perjanjian peminjaman.

           Laporan Keberlanjutan 2025
152        Sustainability Report 2025
Page 153
•   Peminjaman Baby Stroller                                   •    Baby Stroller Rental Facility
    Layanan ini disediakan secara gratis oleh                       This complimentary service is available to
    Mall untuk memberikan kenyamanan bagi                           make shopping more convenient for visitors
    pengunjung yang membawa bayi atau anak                          with babies or young children. Strollers can be
    kecil saat berbelanja. Fasilitas peminjaman baby                borrowed from the Customer Care area, where
    stroller tersedia di area Customer Care, dengan                 visitors are required to present an ID and sign a
    prosedur peminjaman yang mengharuskan                           rental agreement.
    pengunjung menyerahkan kartu identitas dan
    menandatangani surat perjanjian peminjaman.

•   Toilet Disabilitas                                         •    Disabled Toilet
    Toilet ini dirancang khusus untuk memenuhi                      This toilet is specifically designed to meet the
    kebutuhan pengunjung dengan disabilitas                         needs of visitors with disabilities or limited
    atau keterbatasan mobilitas. Dengan ukuran                      mobility. It features a larger space, easy-to-open
    yang lebih luas dan pintu yang mudah dibuka                     and lock doors, particularly for wheelchair users
    dan dikunci, toilet ini memudahkan akses bagi                   and those with mobility aids. The toilet is also
    pengguna kursi roda atau alat bantu mobilitas                   equipped with supportive features like grab bars,
    lainnya. Selain itu, toilet dilengkapi dengan                   a foldable toilet seat, and a low-positioned mirror
    berbagai fitur pendukung, seperti pegangan                       to ensure comfort and safety for all users.
    tangan, kursi toilet yang dapat dilipat, dan cermin
    yang mudah dijangkau, sehingga fasilitas ini
    memastikan kenyamanan dan keamanan bagi
    penggunanya.

•   Ladies Parking                                             •    Ladies Parking
    Area parkir khusus wanita disediakan dengan                     A designated parking area for women, located
    akses yang mudah dan ruang parkir yang lebih                    near the mall entrance for easier access and
    luas. Lokasinya yang dekat dengan pintu masuk                   increased safety. The larger parking spaces
    Mall tidak hanya mempermudah akses, tetapi                      and proximity to the entrance help women
    juga meningkatkan rasa aman bagi pengunjung                     visitors avoid distant and isolated parking areas,
    wanita dengan menghindari area parkir yang                      enhancing their sense of security.
    jauh dan sepi.

Plaza Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon                  Plaza Summarecon Serpong and Plaza Summarecon
Bekasi masing-masing menyediakan fasilitas                     Bekasi each provide a wheelchair loan service for
peminjaman kursi roda bagi pengunjung. Khusus                  visitors. In addition, Plaza Summarecon Serpong is
di Plaza Summarecon Serpong, tersedia tambahan                 equipped with two wheelchair access ramps located
dua jalur akses kursi roda yang berlokasi di Lobby             at Lobby 1 and Lobby 2 to support the mobility of
1 dan Lobby 2 untuk memudahkan mobilitas                       persons with disabilities and visitors with special
pengunjung penyandang disabilitas maupun                       needs, enabling safer and more comfortable access
pengunjung dengan kebutuhan khusus, sehingga                   to service areas and office facilities.
dapat mengakses area layanan dan fasilitas kantor
dengan lebih aman dan nyaman.

Pada    unit    bisnis  Pengembangan         Properti,         Within the Property Development business unit,
Summarecon Serpong memenuhi kebutuhan                          Summarecon Serpong supports the needs of visitors
pengunjung dan penghuni, khususnya penyandang                  and residents, particularly persons with visual
tunanetra, melalui penyediaan fasilitas Guiding Block          impairments, through the provision of guiding
yang terdapat di pedestrian kawasan Symphonia,                 blocks along the pedestrian areas of Symphonia,
Danau Harmony, dan Downtown Drive dengan total                 Danau Harmony, and Downtown Drive, covering a
panjang kurang lebih 1.546 meter. Selain itu, juga             total length of approximately 1,546 metres. The area
terdapat 2 (dua) kluster yang menyediakan ramp                 also includes two residential clusters—Louise and
bagi pengguna kursi roda untuk memudahkan                      Bellefont—that are equipped with ramps to facilitate
akses menuju clubhouse, yaitu Kluster Louise dan               wheelchair access to the clubhouse.
Kluster Bellefont.

Sementara itu, di Summarecon Bekasi terdapat                   Meanwhile, Summarecon Bekasi has five residential
5 (lima) kluster, yakni Burgundy, Olive, Magenta,              clusters—Burgundy, Olive, Magenta, Mulberry, and
Mulberry, dan Soultan Island yang dilengkapi fasilitas         Soultan Island—equipped with ramps to facilitate
ramp untuk memudahkan penghuni pengguna                        clubhouse access for residents who use wheelchairs.
kursi roda dalam mengakses clubhouse. Selain                   In addition, one accessible toilet is available in the
itu, tersedia 1 (satu) toilet disabilitas di area Bekasi       Bekasi Central Business District (BCBD) area.
Central Business District (BCBD).




                                         50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                  50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   153
Page 154
 Survei Kepuasan Pelanggan
 Customer Satisfaction Survey
                                                                                                          [F.30]

 Survei kepuasan pelanggan merupakan salah satu           The customer satisfaction survey is one of
 upaya Summarecon dalam mengevaluasi tingkat              Summarecon’s key initiatives to assess how well its
 kepuasan pelanggan terhadap produk dan layanan           products and services meet customer expectations.
 yang diberikan. Melalui survei ini, Perusahaan dapat     Through this survey, the company can identify gaps
 mengidentifikasi kekurangan atau kendala yang             or issues and develop strategies to continuously
 ada, serta merancang strategi untuk meningkatkan         improve the quality of its products and services.
 kualitas produk dan layanan secara keberlanjutan.

 Sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga               As part of its commitment to maintaining high
 kualitas produk dan standar layanan yang optimal,        product quality and service standards, Summarecon
 Summarecon secara rutin melaksanakan survei              conducts annual customer satisfaction surveys
 kepuasan pelanggan setiap tahun di setiap unit           across all business units. These surveys target
 bisnis. Survei ini ditujukan kepada pemilik, penghuni,   property owners, residents, mall visitors, tenants, and
 pengunjung mal, penyewa (tenant), dan pengguna           service users, depending on the business unit they
 layanan, sesuai dengan unit bisnis yang mereka           interact with.
 tempati dan gunakan.

 Menyadari pentingnya survei kepuasan pelanggan           Recognizing the importance of customer satisfaction
 dalam meningkatkan kualitas produk dan layanan,          surveys in improving product and service quality,
 Summarecon mengintegrasikan survei ini sebagai           Summarecon has made these surveys part of the
 salah satu Key Performance Indicator (KPI) di setiap     Key Performance Indicators (KPI) for each business
 unit bisnis. Dengan demikian, setiap unit bisnis         unit. This ensures that every unit is accountable
 memiliki tanggung jawab untuk memberikan                 for delivering high-quality service and value to
 pelayanan terbaik dan bernilai tinggi kepada             customers, while also using the survey results as a
 pelanggan, serta memastikan bahwa hasil survei           basis for making improvements and developing
 digunakan sebagai dasar dalam mengambil                  products and services.
 tindakan perbaikan dan pengembangan produk
 dan layanannya.

 Hasil survei kepuasan pelanggan diolah dan               The survey results are processed and analyzed
 diinterpretasikan menggunakan indeks penilaian           using a predefined assessment index. The company
 yang telah ditetapkan. Perusahaan menetapkan             sets different KPI targets for customer satisfaction
 target KPI untuk survei kepuasan pelanggan yang          across its business units, but overall, a score of 8 is
 bervariasi untuk setiap unit bisnisnya, namun secara     established as the minimum customer satisfaction
 keseluruhan, nilai 8 (delapan) merupakan standar         standard. Below is the assessment index used by the
 minimal kepuasan pelanggan yang harus dicapai.           company:
 Berikut adalah indeks penilaian yang digunakan
 oleh Perusahaan:


                                                    Keterangan                 Skala Nilai
                                                    Remark                     Score Scale

                                                    Sangat tidak puas          1-4.99
                                                    Very dissatisfied

                                                    Tidak puas                 5-6.99
                                                    Dissatisfied

                                                    Cukup puas                 7-7.99
                                                    Fairly satisfied

                                                    Puas                       8-9.99
                                                    Satisfied

                                                    Sangat puas                10
                                                    Very satisfied




      Laporan Keberlanjutan 2025
154   Sustainability Report 2025
Page 155
Survei kepuasan dibagi menjadi 2 (dua) kategori              The satisfaction survey is divided into two categories
sesuai dengan unit bisnis Perusahaan, yaitu:                 based on the company’s business units:




Survei untuk Unit Pengembangan Properti (Property Development/PDV)
Survey for Property Development Units (PDV)

Terdapat 2 (dua) jenis survei yang dilakukan untuk           There are two types of surveys conducted for the
Unit Pengembangan Properti, dimana secara umum               Property Development unit. In general, both surveys
tujuan dari kedua jenis survey tersebut adalah               aim to measure the satisfaction levels of property
untuk mengetahui tingkat kepuasan pemilik dan                owners and residents with the products and housing
penghuni terhadap produk dan pengelolaan hunian              management within Summarecon areas, as well
di area Summarecon, serta untuk mengidentifikasi              as to identify areas for improvement. Below are the
area yang harus ditingkatkan. Berikut rinciannya:            details:

•   Survei      Kepuasan      Pelayanan       Town           •    Town Management Service Satisfaction
    Management                                                    Survey
    Survey ini dilakukan dengan metode wawancara                  This survey is conducted through face-to-face
    tatap muka dengan penghuni dan dilakukan                      interviews with residents, using a sampling
    secara sampling, dengan kriteria sampel pemilik               method. The sample criteria include property
    atau penyewa kluster yang telah tinggal minimal               owners or tenants who have lived in the cluster
    1 (satu) bulan dan maksimal 120 bulan. Aspek                  for a minimum of one month and a maximum of
    yang dinilai adalah:                                          120 months. The survey evaluates the following
                                                                  aspects:

    •   Pengalaman     tinggal    di    kawasan                   •    Living Experience in Summarecon Areas
        Summarecon                                                     a. Satisfaction    with      cluster facility
        a. Kepuasan terhadap pengelolaan fasilitas                         management
           kluster                                                     b. Satisfaction with staff services
        b. Kepuasan terhadap pelayanan petugas


•   Survei Kepuasan terhadap Kualitas Produ                  •    Product Quality Satisfaction Survey
    Survei ini dilakukan menggunakan metode                       This survey is conducted via telephone
    telesurvey secara sampling kepada penghuni,                   (telesurvey) using a sampling method. Eligible
    dengan      kriteria responden      merupakan                 respondents include residents who completed
    penghuni kluster yang telah melakukan                         the handover process at least three months
    proses serah terima unit minimal tiga bulan                   before the survey date. This year, the company
    dari tanggal serah terima. Pada tahun ini,                    refined the survey structure to make the
    Perusahaan melakukan penyesuaian terhadap                     questions more organized and systematic. The
    aspek-aspek yang dinilai, dengan pertimbangan                 evaluated aspects include:
    untuk mengklasifikasikan pertanyaan agar lebih
    sistematis. Adapun aspek yang dinilai meliputi:

    •   Pengalaman saat proses serah terima yaitu :               •    Handover Experience:
        a. Ketepatan waktu serah terima                                a. Timeliness of handover process
        b. Pengalaman komplain ceklist                                 b. Handling of checklist complaints
        c. Pelayanan petugas ceklist                                   c. Service quality of checklist staff

    •   Penilaian terhadap kualitas produk, yaitu :               •    Product Quality Evaluation:
        a. Design produk                                               a. Product design
        b. Instalasi jaringan                                          b. Network installation
        c. Kualitas dinding                                            c. Wall quality
        d. Kualitas atap                                               d. Roof qualit
        e. Kualitas lantai                                             e. Floor quality
        f. Kualitas carport                                            f. Carport quality




                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   155
Page 156
 Pada tahun 2025, Summarecon melaksanakan survei     In 2025, Summarecon conducted a customer
 kepuasan pelanggan untuk unit Pengembangan          satisfaction survey for its Property Development
 Properti dengan melibatkan total 693 responden.     business unit, involving a total of 693 respondents. All
 Seluruh responden tersebut berpartisipasi dalam     respondents participated in the Town Management
 penilaian terhadap “Survei Kepuasan Pelayanan       Service Satisfaction Survey. However, questions
 Town Management”. Namun demikian, pertanyaan        related specifically to the Product Quality Satisfaction
 khusus terkait “Survei Kepuasan terhadap Kualitas   Survey were administered only to 509 respondents,
 Produk” hanya diajukan kepada 509 responden         consisting of direct unit owners who had completed
 yang merupakan pemilik langsung dan telah           the handover process. The following are the results
 menjalani proses serah terima unit. Berikut hasil   of the customer satisfaction survey conducted for
 penilaian survei kepuasan pelanggan untuk unit      the Property Development business unit:
 Pengembangan Properti yang telah dilaksanakan:

 Hasil Penilaian Survei Kepuasan Pelayanan Town Management Tahun 2023-2025
 Results of the Town Management Service Satisfaction Survey 2023-2025

      2023          2024           2025


                                          8.26                                                    8.47

                                          7.92                                                    8.25

                                          8.12                                                    -




                                          7.75                                                    8.64

                                          8                                                       7.99

                                          8.21                                                    7.92



                                          8.57                                                    -

                                          8.37                                                    7.96

                                          8.17                                                    7.97




 Hasil Penilaian Survei Kepuasan terhadap Kualitas Produk Tahun 2023 – 2025
 Results of the Product Quality Satisfaction Survey 2023–2025



                                          8.08                                                    -

                                          7.83                                                    8.26

                                          7.78                                                    -




                                          8.35                                                    8.66

                                          7.95                                                    7.9

                                          8                                                       7.82



                                          8.28                                                    -

                                          7.98                                                    7.88

                                          7.88                                                    7.65


      Laporan Keberlanjutan 2025
156   Sustainability Report 2025
Page 157
Catatan:                                                    Note:
Untuk unit yang tidak memiliki hasil survei,                For units without survey results, no survey conclusion
kesimpulan survei tidak dapat dilakukan karena              could be drawn due to an insufficient sample size.
jumlah sampel yang tidak mencukupi.

Secara umum, hasil survei kepuasan pelanggan                Overall, the 2025 customer satisfaction survey
unit   Pengembangan      Properti   tahun   2025            results for the Property Development unit indicate
menunjukkan hasil yang stabil di aspek pelayanan            stable performance in the Town Management
Town Management. Peningkatan hasil survei di                service aspect. The improved survey results in
Summarecon Serpong mencerminkan adanya                      Summarecon Serpong reflect an enhancement in
peningkatan terhadap layanan Town Management.               Town Management services. In terms of product
Pada aspek kualitas produk, sebagian besar                  quality, most units recorded relatively consistent
unit menunjukkan hasil survei yang relatif                  results, with only minor fluctuations that remain
konsisten, dengan fluktuasi minor yang tetap                 an area of attention for future improvement. The
menjadi perhatian untuk perbaikan ke depan.                 Company remains committed to maintaining and
Perusahaan berkomitmen untuk menjaga dan                    continuously improving both product quality and
terus meningkatkan kualitas produk serta layanan            Town Management services to ensure sustained
Town Management guna memastikan kepuasan                    customer satisfaction.
konsumen secara berkelanjutan.


Survei untuk Unit Investasi Properti (Investment Property/IVP)
Survey for the Investment Property (IVP) Unit

Untuk unit Investasi Properti juga terdapat 2 (dua)         For the Investment Property unit, 2 (two) types
jenis survei yang dilakukan, dimana secara umum             of surveys were conducted. In general, both
tujuan dari kedua jenis survey tersebut adalah untuk        surveys were intended to assess visitor and tenant
mengetahui kepuasan pengunjung dan tenant                   satisfaction with facility management, as well as
terhadap pengelolaan fasilitas serta event dan promo        events and promotions at Summarecon malls, and
di Mall Summarecon, serta untuk mengidentifikasi             to identify areas requiring improvement. The details
area yang harus ditingkatkan. Berikut rinciannya:           are as follows:

Survei Kepuasan Pengunjung                                  Visitor Satisfaction Survey
Survey ini dilakukan dengan metode wawancara                This survey was conducted through face-to-
tatap muka dengan pengunjung Mall atau melalui              face interviews with mall visitors or through links
tautan yang dapat diakses oleh pengunjung                   accessible via Summarecon’s social media platforms
Mall melalui media sosial dan aplikasi daring               and online applications. The survey was conducted
Summarecon. Survei dilakukan secara sampling,               using a sampling method, with respondents
dengan kriteria sampel pengunjung Mall yang telah           selected based on the criterion that they had visited
berkunjung setidaknya 2 (dua) kali dalam satu bulan         the mall at least 2 (two) times in the previous month.
terakhir. Aspek yang dinilai adalah:                        The aspects assessed were:

•   Penampilan dan pelayanan petugas Mall                   •    Appearance and service of mall staff
•   Penampilan dan pelayanan petugas tenant                 •    Appearance and service of tenant staff
•   Kenyamanan Mall                                         •    Mall comfort
•   Kebersihan Mall                                         •    Mall cleanliness
•   Keberadaan fasilitas bermain untuk anak di Mall         •    Availability of children’s play facilities in the mall
•   Penampilan interior dan eksterior restoran dan          •    Interior and exterior appearance of restaurants
    tenant lain di Mall                                          and other tenants in the mall
•   Keberadaan area tempat duduk di foodcourt               •    Availability of seating areas in the food court or
    atau area outdoor                                            outdoor areas
•   Kelengkapan tenant di Mall                              •    Completeness of tenant mix in the mall
•   Keberadaan dan variasi tenant restoran di Mall          •    Availability and variety of restaurant tenants in
•   Kemudahan menemukan lokasi parkir                            the mall
•   Akses sinyal telekomunikasi yang baik                   •    Ease of finding parking spaces
•   Penyelenggaraan event dan promo di Mall                 •    Quality of telecommunication signal access
•   Aplikasi program loyalty                                •    Organisation of mall events and promotions
•   Kelengkapan fasilitas toilet                            •    Loyalty programme application
•   Kelengkapan fasilitas mushola                           •    Adequacy of toilet facilities
•   Kemudahan akses transportasi online (ojek               •    Adequacy of prayer room facilities
    mobil dan motor)                                        •    Ease of access to online transportation services
•   Kenyamanan dan kebersihan area Food Court                    (car and motorcycle ride-hailing)
                                                            •    Comfort and cleanliness of the food court area




                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   157
Page 158
 Survei Kepuasan Tenant                               Tenant Satisfaction Survey
 Survey ini dilakukan dengan metode wawancara         This survey was conducted through face-to-face
 tatap muka atau telesurvey dengan pic tenant         interviews or telephone surveys with tenant PICs at
 dengan minimal level koordinator dan dilakukan       a minimum coordinator level and was carried out
 secara random sampling. Aspek yang dinilai adalah:   using random sampling. The aspects assessed were:

 •    Kebersihan area di luar Mall                    •      Cleanliness of the area outside the mall
 •    Kebersihan area di dalam/lorong Mall            •      Cleanliness of the interior/common corridor
 •    Kemudahan akses keluar masuk karyawan                  areas of the mall
 •    Kenyamanan Mall untuk dikunjungi                •      Ease of employee access in and out of the mall
 •    Tingkat keramaian pengunjung Mall               •      Mall comfort for visitors
 •    Kemudahan mencari lokasi parkir                 •      Level of mall visitor traffic
 •    Keberadaan toilet karyawan                      •      Ease of finding parking spaces
 •    Keberadaan mushola                              •      Availability of staff toilets
 •    Kualitas pelayanan tenant relations             •      Availability of prayer rooms
 •    Keberadaan tenant branded dan tenant update     •      Quality of tenant relations services
                                                      •      Presence of branded tenants and tenant updates

 Survei ini melibatkan 1.368 responden untuk          This survey involved 1,368 respondents for visitor
 kepuasan pengunjung dan 482 responden untuk          satisfaction and 482 respondents for tenant
 kepuasan tenant. Berikut adalah hasil penilaian      satisfaction. The following are the results of the
 survei kepuasan pelanggan untuk unit Investasi       customer satisfaction survey conducted for the
 Properti yang telah dilaksanakan:                    Investment Property unit:

 Hasil Penilaian Survei Kepuasan Pengunjung           Hasil Penilaian Survei Kepuasan Tenant
 Tahun 2023- 2025                                     Tahun 2023-2025
 Visitor Satisfaction Survey Results 2023–2025        Tenant Satisfaction Survey Result 2023–2025

                                            2023      2024         2025



                                      8.74                                                     8.32

                                      8.57                                                     8.13

                                      8.76                                                     8.57



                                      8.7                                                      8.33

                                      8.75                                                     8.18

                                      8.63                                                     8.04



                                      8.89                                                     8.48

                                      8.68                                                     8.4

                                      8.73                                                     8.62



                                      -                                                        -

                                      8.6                                                      7.94

                                      8.71                                                     8.31




                                      -                                                        -

                                      8.95                                                     8.45

                                      8.83                                                     8.47




      Laporan Keberlanjutan 2025
158   Sustainability Report 2025
Page 159
Hasil survei kepuasan pelanggan unit Investasi               Overall, the customer satisfaction survey results
Properti secara umum menunjukkan pencapaian                  for the Investment Property unit indicate strong
yang baik, dengan semua hasil survey berada                  performance, with all survey scores above 8. This
di atas nilai 8 (delapan). Hal ini mencerminkan              suggests that the products and services provided
bahwa produk dan layanan yang diberikan telah                have generally met the expectations of both visitors
memenuhi ekspektasi pengunjung maupun tenant.                and tenants. The Company remains committed
Perusahaan berkomitmen untuk terus menjaga                   to maintaining consistent service quality in order
konsistensi kualitas layanan guna meningkatkan               to further enhance visitor and tenant satisfaction,
kepuasan pengunjung maupun tenant, serta                     while also improving the overall experience across all
meningkatkan pengalaman berkunjung di seluruh                Summarecon Mall shopping centres.
pusat perbelanjaan Summarecon Mall.



                                                                                    Pengaduan Masyarakat
[413-1] [F.16] [F.24]                                                                                   Public Complaints


Summarecon berkomitmen untuk menampung                       Summarecon is committed to addressing and
dan menindaklanjuti saran, kritik, serta keluhan dari        resolving     feedback,     including     suggestions,
para pemangku kepentingan, termasuk tenant,                  criticisms, and complaints from stakeholders such
pengunjung, penghuni, pemilik, dan masyarakat                as tenants, visitors, residents, property owners, and
sekitar. Untuk itu, Perusahaan menyediakan                   the surrounding community. To support this, the
berbagai saluran pengaduan di setiap unit bisnisnya,         company provides multiple complaint channels
sehingga pemangku kepentingan dapat dengan                   across all business units, allowing stakeholders
mudah menyampaikan permasalahan yang mereka                  to easily report issues and receive timely and
hadapi dan memperoleh respons atau tindakan                  appropriate responses.
yang cepat dan tepat.

Selain sebagai bentuk pelayanan bagi pelanggan               Beyond improving customer and resident services,
dan penghuni, mekanisme pengaduan juga                       the complaint system serves as a valuable source of
menjadi sumber data berharga bagi Perusahaan                 data for evaluating and enhancing operational quality.
dalam mengevaluasi dan meningkatkan kualitas                 By analyzing complaints, the company can identify
operasional. Dengan menganalisis pengaduan yang              areas for improvement and implement necessary
masuk, Perusahaan dapat mengidentifikasi aspek                corrective actions, reinforcing Summarecon’s
yang perlu diperbaiki dan menerapkan tindakan                commitment to maintaining high service standards
perbaikan yang diperlukan. Hal ini sejalan dengan            and continuously improving customer satisfaction.
komitmen Summarecon dalam menjaga standar
layanan yang tinggi serta meningkatkan kepuasan
pelanggan secara berkelanjutan.

Data pengaduan masyarakat yang disajikan dalam               The public complaint data presented in this
Laporan Keberlanjutan ini mencakup unit bisnis               Sustainability Report covers the business units
yang termasuk dalam batasan pelaporan tahun 2025,            included within the 2025 reporting boundary,
yaitu Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi,                 namely Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi,
Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon                    Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon
Mall Bekasi, Summarecon Mall Serpong, Plaza                  Mall Bekasi, Summarecon Mall Serpong, Plaza
Summarecon Serpong, dan Plaza Summarecon                     Summarecon Serpong, and Plaza Summarecon
Bekasi. Data yang disajikan hanya mencakup                   Bekasi. The data only includes complaints related to
pengaduan yang berkaitan dengan etika, integritas,           ethics, integrity, norms, alleged regulatory violations,
norma, dugaan pelanggaran peraturan, serta hal-              and matters affecting the environment, ensuring
hal yang berdampak terhadap lingkungan hidup,                that the information disclosed remains relevant to
sehingga informasi yang disajikan lebih relevan              sustainability aspects.
dengan aspek keberlanjutan.

Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi                     Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi
menerima     pengaduan      dari   penghuni     dan          receive complaints from residents and surrounding
masyarakat sekitar melalui Customer Service di               communities through the Customer Service
kantor Town Management. Setiap pengaduan yang                function at the Town Management office. Each
masuk akan didata dan diinput ke dalam sistem                complaint received is recorded and entered into
Summarecon Real Estate Information System                    the Summarecon Real Estate Information System
(SRIS). Dalam waktu 1x24 jam, inspektor kluster atau         (SRIS). Within 24 hours, the cluster inspector or area
inspektor kawasan akan menindaklanjuti keluhan               inspector follows up on the complaint.
yang disampaikan.




                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   159
Page 160
 Setelah tindak lanjut dilakukan, inspektor akan       Once the follow-up has been completed, the
 melaporkan hasil penyelesaian kepada Customer         inspector reports the resolution to Customer Service,
 Service, dilengkapi dengan bukti penyelesaian         supported by evidence of completion and signed
 dan tanda tangan persetujuan dari penghuni serta      acknowledgement from the resident as well as the
 supervisor/manager estate sebagai bentuk verifikasi    estate supervisor or manager as verification that the
 penyelesaian pengaduan.                               complaint has been resolved.

 Pengunjung dan tenant Summarecon Mall                 Visitors and tenants of Summarecon Mall
 Kelapa Gading, Summarecon Mall Serpong, dan           Kelapa Gading, Summarecon Mall Serpong, and
 Summarecon Mall Bekasi dapat menyampaikan             Summarecon Mall Bekasi may submit complaints
 pengaduan atau keluhan melalui petugas Customer       or grievances through Customer Care officers
 Care yang tersedia di beberapa titik lokasi dalam     available at several locations within the malls. Each
 mall. Setiap pengaduan atau keluhan yang diterima     complaint or grievance received by Customer Care is
 oleh Customer Care akan ditindaklanjuti dalam         followed up within 24 hours in coordination with the
 waktu 1x24 jam, dengan berkoordinasi bersama          relevant PIC or department to resolve the issue. The
 PIC atau departemen terkait untuk penyelesaian        entire complaint resolution process is monitored
 masalah. Seluruh proses penyelesaian pengaduan        and recorded in the Customer Care complaint
 akan dimonitor dan dicatat dalam laporan keluhan      report as part of service evaluation and continuous
 Customer Care sebagai bagian dari evaluasi dan        improvement.
 peningkatan layanan.

 Plaza Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon         Plaza Summarecon Serpong and Plaza Summarecon
 Bekasi   mayoritas     ditempati   oleh   karyawan    Bekasi are predominantly occupied by employees
 Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi.             of Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi.
 Oleh karena itu, jika terdapat pengaduan dari         Accordingly, employee complaints relating to ethics
 karyawan terkait etika dan pelanggaran, maka proses   or misconduct are handled in accordance with the
 pelaporan dan penyelesaiannya akan mengikuti          provisions set out in Company Regulation Chapter
 ketentuan yang diatur dalam Peraturan Perusahaan      XV Article 42 on the Employee Grievance Resolution
 Bab XV Pasal 42 mengenai Prosedur Penyelesaian        Procedure, or through the Whistleblowing System.
 Keluh Kesah Karyawan atau melalui Whistleblowing      For tenants leasing space in these buildings,
 System. Sementara itu, bagi tenant yang menyewa       complaints may be submitted through Customer
 di gedung tersebut, pengaduan dapat disampaikan       Service, using reporting and resolution mechanisms
 melalui Customer Service, dengan mekanisme            consistent with those applied in the Mall business
 pelaporan dan penyelesaian yang sama seperti          unit.
 mekanisme pengaduan yang diterapkan di unit
 bisnis Mall.

 Sepanjang tahun 2025, Perusahaan menerima             Throughout 2025, the Company received 165
 165 pengaduan melalui saluran pengaduan di            complaints through complaint channels at
 Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong,                Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong,
 Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall Kelapa        Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall
 Gading, dan Summarecon Mall Serpong, yang             Kelapa Gading, and Summarecon Mall Serpong.
 seluruhnya telah ditindaklanjuti dan diselesaikan     All complaints were followed up and resolved in
 sesuai prosedur yang berlaku.                         accordance with applicable procedures.

 Jumlah Pengaduan Masyarakat Tahun 2023-2025
 Number of Public Complaint 2023–2025

                                                                             2023        2024        2025
                                               1
                                               2
                                               6                                                         2
                                                                                                        12
                                                                                                        36
                                              43
                                              72
                                              85                                                         4
                                                                                                         1
                                                                                                        33
                                               6
                                               4
                                               5                               Total    56      91   165




      Laporan Keberlanjutan 2025
160   Sustainability Report 2025
Page 161
Catatan:                                                        Note:
1. Plaza Summarecon Serpong dan Plaza                           1. No complaints related to ethics or misconduct
    Summarecon Bekasi tidak ada pengaduan yang                     were received by Plaza Summarecon Serpong
    masuk terkait etika dan pelanggaran sepanjang                  and Plaza Summarecon Bekasi throughout the
    periode pelaporan.                                             reporting period.
2. Secara umum, peningkatan jumlah pengaduan                    2. In general, the increase in the number of
    pada Summarecon Mall Kelapa Gading dan                         complaints at Summarecon Mall Kelapa Gading
    Summarecon Mall Serpong pada tahun 2025                        and Summarecon Mall Serpong in 2025 was
    dipengaruhi oleh tingginya intensitas kegiatan                 influenced by the high intensity of activities
    dan traffic pengunjung, yang meningkatkan                       and visitor traffic, which increased operational
    kompleksitas operasional serta tekanan terhadap                complexity and placed greater pressure on
    kualitas layanan di lapangan. Pengaduan                        service qualityi in the field. Complaints were
    terutama terkonsentrasi pada fungsi frontliner,                primarily concentrated in frontline functions,
    seperti tenant relation, security, housekeeping,               such as tenant relations, security, housekeeping,
    dan parkir, yang dipengaruhi oleh penyesuaian                  and parking. These issues were influenced
    jumlah personel outsourcing serta belum                        by adjustments in the number of outsourced
    optimalnya konsistensi layanan, kecepatan                      personnel, as well as inconsistencies in service
    respons, dan pelaksanaan prosedur di lapangan.                 delivery, response time, and the implementation
    Menanggapi kondisi tersebut, masing-masing                     of operational procedures in the field. In response
    unit telah melakukan evaluasi dan langkah                      to these conditions, each unit has conducted
    perbaikan     melalui   penguatan      pelatihan,              evaluations and implemented improvement
    pemantauan ketaatan SOP, peningkatan respons                   measures, including strengthening training
    pengaduan, serta penyesuaian pengelolaan                       programs, enhancing monitoring of SOP
    operasional sesuai kondisi lapangan.                           compliance, improving complaint response, and
                                                                   adjusting operational management in line with
                                                                   field conditions.



                                                            Keamanan Produk untuk Pelanggan
[416-1] [F.27]                                                                            Product Safety for Customers

Evaluasi terhadap keamanan produk dan layanan                   Ensuring the safety of products and services is
merupakan aspek penting untuk memastikan                        essential to guaranteeing that everything offered by
bahwa setiap produk maupun layanan yang                         the company is secure, comfortable, and free from
diberikan oleh Perusahaan aman, nyaman, dan tidak               risks that could cause accidents or compromise the
menimbulkan risiko kecelakaan atau gangguan                     safety of residents, visitors, and tenants. Summarecon
keselamatan bagi penghuni, pengunjung, maupun                   regularly evaluates the safety of its properties,
tenant. Summarecon secara berkala melakukan                     both for sale and lease, based on standards and
evaluasi terhadap produk properti yang dijual                   procedures tailored to the specific characteristics
maupun disewakan, dengan mengacu pada standar                   and requirements of each building or project.
dan prosedur yang disesuaikan dengan karakteristik
serta kebutuhan masing-masing bangunan atau
proyek.

Informasi mengenai prosedur evaluasi keamanan                   The information on product safety evaluation
produk    yang    disampaikan  dalam    Laporan                 procedures presented in this Sustainability Report
Keberlanjutan ini mencakup unit-unit bisnis yang                covers the business units included within the 2025
termasuk dalam batasan data tahun 2025, yaitu:                  data boundary, namely Summarecon Serpong,
Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi,                          Summarecon Bekasi, Summarecon Mall Kelapa
Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon                       Gading, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon
Mall Bekasi, Summarecon Mall Serpong, Plaza                     Mall Serpong, Plaza Summarecon Serpong, and
Summarecon Serpong, dan Plaza Summarecon                        Plaza Summarecon Bekasi. The procedures are
Bekasi. Rincian prosedurnya dijelaskan sebagai                  described as follows:
berikut:

•   Summarecon Serpong dan Summarecon                           •    Summarecon Serpong and Summarecon
    Bekasi                                                           Bekasi
    Salah satu risiko yang diantisipasi oleh                         One of the key risks anticipated by the company
    Perusahaan adalah risiko kebakaran di kluster                    is the risk of fire in residential clusters and
    atau kawasan, yang dapat disebabkan oleh                         surrounding areas, which may result from
    berbagai faktor seperti kelalaian, korsleting listrik,           negligence, electrical short circuits, or other
    dan lainnya. Untuk meminimalkan dampaknya,                       causes. To minimize the impact, Summarecon
    Summarecon Serpong telah dilengkapi dengan                       Serpong is equipped with two fire trucks,
    2 (dua) unit mobil pemadam kebakaran,

                                          50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                   50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   161
Page 162
      sementara Summarecon Bekasi memiliki 1              hile Summarecon Bekasi has one fire truck. These
      (satu) unit mobil pemadam kebakaran. Fasilitas      facilities reflect the company’s commitment to
      ini disediakan sebagai bagian dari komitmen         providing a swift and effective response in the
      Perusahaan untuk meningkatkan rasa aman             event of a fire, reinforcing residents’ sense of
      bagi penghuni, dengan memastikan adanya             security.
      respons cepat dan tepat saat terjadi kebakaran.

      Kehadiran mobil pemadam kebakaran di                The presence of fire trucks within residential
      dalam kawasan hunian juga berperan dalam            areas also helps improve residents’ preparedness
      meningkatkan       kesiapsiagaan     penghuni       for emergencies. To ensure the vehicles remain
      dalam menghadapi kondisi darurat. Untuk             in peak condition, they undergo regular
      menjaga agar kondisi dan fungsinya selalu           maintenance. Additionally, fire response training
      optimal, mobil pemadam kebakaran tersebut           is held regularly to keep the team well-prepared
      menjalani perawatan rutin secara berkala. Selain    and ensure effective handling of fire incidents.
      itu, pelatihan penanganan kebakaran juga
      diselenggarakan secara rutin sesuai dengan
      jadwal yang telah ditetapkan, guna memastikan
      kesiapan tim dan efektivitas penanganan saat
      terjadi kebakaran.

      Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan         To support the health and well-being of residents,
      penghuni,     Summarecon         Serpong    dan     Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi
      Summarecon Bekasi berkolaborasi dengan              have partnered with Summarecon Mall Serpong
      Summarecon Mall Serpong dan Summarecon              and Summarecon Mall Bekasi to provide one
      Mall Bekasi dalam menyediakan masing-               ambulance at each location. The availability of
      masing 1 (satu) unit ambulans di setiap kawasan.    ambulances within residential areas ensures a
      Keberadaan ambulans di kawasan perumahan            fast response to medical emergencies, enabling
      sangat penting untuk menangani penghuni             immediate first aid and swift transport to
      yang mengalami keadaan darurat kesehatan,           healthcare facilities. Ambulance performance
      dengan mempercepat waktu respons dalam              and condition are monitored through regular
      memberikan       pertolongan     pertama    dan     maintenance to keep them in optimal working
      mengantar pasien ke fasilitas layanan kesehatan     order.
      yang lebih memadai. Evaluasi terhadap kondisi
      dan fungsi ambulans dilakukan secara rutin dan
      konsisten melalui proses maintenance berkala
      guna memastikan kinerja tetap optimal.

      Selain itu, sebagai bagian dari upaya menciptakan   To create a safe and comfortable living
      lingkungan hunian yang aman dan nyaman,             environment,      Summarecon      provides    an
      Summarecon menyediakan sistem keamanan              integrated security system in each residential
      terpadu di setiap kluster. Sistem ini mencakup      cluster. This system includes 24-hour security
      layanan keamanan 24 jam, patroli rutin oleh         services, routine patrols by security officers,
      petugas keamanan, serta fasilitas keamanan          one-gate system for controlled access, CCTV
      seperti one gate system, CCTV, dan barrier          surveillance, barrier gates accessible only to
      gate yang hanya dapat diakses oleh penghuni         residents via an access card. Non-residents are
      menggunakan kartu akses (access card). Setiap       required to check in upon entry to ensure overall
      individu non-penghuni yang memasuki area            security within the area.
      kluster diwajibkan untuk melapor terlebih
      dahulu guna memastikan keamanan tetap
      terjaga secara menyeluruh.

      Summarecon juga telah mengoperasikan                Since early 2024, Summarecon has operated
      Command Center di Summarecon Serpong, yang          a Command Center at Summarecon Serpong,
      berlokasi di gerbang utama kawasan Symphonia,       located at the main gate of the Symphonia
      sejak awal tahun 2024. Fasilitas ini berfungsi      area. The Command Center functions as a 24-
      sebagai pusat pemantauan keamanan kawasan           hour real-time security monitoring hub using
      secara real-time selama 24 jam melalui system       a comprehensive CCTV system. Its monitoring
      CCTV. Cakupan pemantauan meliputi kondisi           scope includes traffic conditions, extreme
      lalu lintas, cuaca ekstrem, serta deteksi potensi   weather events, potential security risks such as
      risiko seperti pencurian kendaraan bermotor         vehicle theft, traffic accidents, and flooding. This
      (curanmor), kecelakaan lalu lintas, hingga          system enables the security team to respond
      genangan dan banjir. Sistem ini memungkinkan        quickly and efficiently to incidents, coordinating
      tim keamanan merespons insiden dengan               directly with relevant teams as needed.
      cepat dan efisien, serta berkoordinasi langsung      Additionally, residents can access certain CCTV
      dengan tim terkait sesuai kebutuhan. Selain itu,    camera feeds
      warga juga dapat mengakses titik CCTV tertentu

       Laporan Keberlanjutan 2025
162    Sustainability Report 2025
Page 163
    melalui aplikasi Homeapps, sehingga mereka                    through the Homeapps application, allowing
    dapat turut serta memantau kondisi keamanan                   them to monitor their neighborhood’s security
    lingkungan sekitar.                                           conditions directly.

    Untuk memastikan keandalan operasional,                       To ensure operational reliability, the Command
    Command Center didukung dengan sistem                         Center is supported by a backup server, an
    backup server, Uninterruptible Power Supply                   Uninterruptible Power Supply (UPS), and a
    (UPS), dan genset, serta menjalani evaluasi rutin             generator. Regular evaluations are conducted
    melalui pertemuan lintas tim yang dilaksanakan                through biweekly cross-team meetings to
    setiap dua minggu. Keberadaan Command                         maintain the system’s effectiveness. The
    Center ini telah meningkatkan kualitas sistem                 Command Center has significantly improved
    keamanan di kawasan, sekaligus memberikan                     the overall security system in the area, providing
    rasa aman dan nyaman bagi penghuni melalui                    residents with a greater sense of safety and
    sistem pemantauan yang lebih terintegrasi,                    comfort through a more integrated, responsive,
    responsif, dan berteknologi tinggi.                           and technologically advanced monitoring
                                                                  system.

•   Plaza Summarecon Serpong dan Plaza                       •    Plaza Summarecon Serpong and Plaza
    Summarecon Bekasi                                             Summarecon Bekasi
    Dalam upaya untuk mengevaluasi aspek                          To uphold safety standards at Plaza Summarecon
    keamanan di Plaza Summarecon Serpong dan                      Serpong and Plaza Summarecon Bekasi,
    Plaza Summarecon Bekasi, salah satu kegiatan                  Summarecon conducts regular inspections
    yang dilakukan secara berkelanjutan adalah                    and maintenance to ensure that all buildings,
    pemeriksaan dan perawatan (maintenance)                       equipment, and internal systems operate
    untuk memastikan bahwa gedung, semua                          efficiently and safely for employees, tenants, and
    peralatan, dan sistem internalnya berfungsi                   visitors. The following maintenance activities are
    dengan baik dan aman digunakan oleh                           carried out consistently:
    karyawan, tenant atau pengunjung. Berikut
    beberapa kegiatan maintenance yang secara
    rutin dan konsisten dilakukan:

    »   Maintenance sistem kelistrikan dengan                     »     Electrical System Maintenance – Regular
        memeriksa panel listrik, kabel dan konektor                     inspections of electrical panels, cables,
        secara berkala, melakukan penggantian                           and connectors; replacement of damaged
        peralatan listrik yang rusak, dan mengganti                     equipment; and battery replacement for
        baterai pada peralatan darurat seperti                          emergency devices such as emergency
        emergency lamp, dan lain-lain.                                  lamps.
    »   Maintenance sistem pipa dan sanitasi                      »     Plumbing       and     Sanitation    System
        dengan mengecek pipa air, pipa gas,                             Maintenance – Routine checks of water,
        pipa sanitasi, dan alat yang terkait untuk                      gas, and sanitation pipes, along with related
        memastikan tidak terjadi kebocoran.                             equipment, to prevent leaks and ensure
                                                                        proper function.
    »   Maintenance sistem keamanan dengan                        »     Security System Maintenance – Ensuring
        memastikan sistem keamanan seperti alarm                        that security systems, including fire alarms,
        kebakaran, sprinkler, dan sistem kamera                         sprinklers, and CCTV cameras, are fully
        CCTV bekerja dengan baik.                                       operational and reliable.
    »   Maintenance struktur bangunan dengan                      »     Building Structure Maintenance – Structural
        mengecek        struktur bangunan     untuk                     inspections to identify and repair cracks or
        memastikan tidak ada retak atau kerusakan                       damage, especially in high-traffic areas, to
        yang signifikan, terutama pada area yang                         maintain building integrity.
        sering dilalui.
    »   Maintenance lift dan eskalator dengan                     »     Elevator and Escalator Maintenance –
        memastikan lift dan eskalator dirawat secara                    Regular servicing and testing of elevators
        berkala dan dilakukan pengujian untuk                           and escalators to ensure user safety and
        memastikan keselamatan pengguna.                                smooth operation.
    »   Maintenance sistem tata udara dengan                      »     Air Circulation System Maintenance –
        memastikan tata udara dalam gedung yang                         Maintaining healthy indoor air quality by
        sehat dan aman bagi penghuni, dengan                            regulating humidity levels and regularly
        menjaga kelembaban yang tepat dan                               cleaning and replacing air filters.
        melakukan pembersihan, dan pergantian
        filter secara teratur.
    »   Maintenance alat penunjang operasional                    »     Operational      Support       Equipment
        gedung lainnya seperti genset, pompa, dll                       Maintenance – Maintaining equipment such
        agar menjaga kondisi dan kinerja alat-alat                      as generators and pumps to keep them in
        tersebut tetap optimal baik sedang atau saat                    optimal working condition for both regular
        akan digunakan.                                                 use and emergencies.

                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   163
Page 164
 Pelaksanaan kegiatan maintenance tersebut, yang            All maintenance activities, including scheduling,
 mencakup penjadwalan, pemantauan, dokumentasi,             monitoring,    documentation,    evaluation, and
 evaluasi, serta pelaporan, dikelola secara sistematis      reporting, are systematically managed through the
 dan terintegrasi melalui Summarecon Maintenance            Summarecon Maintenance Management System
 Management System (SMMS).                                  (SMMS).

 Selain itu, karyawan dan tenant secara berkala             Additionally, employees and tenants regularly
 mengikuti pelatihan terkait kesehatan dan                  participate in occupational health and safety (OHS)
 keselamatan kerja (K3) untuk meningkatkan                  training to improve their understanding of preventive
 pemahaman mengenai tindakan pencegahan serta               measures and emergency protocols. This initiative is
 langkah-langkah yang harus diambil dalam situasi           designed to create a safe, healthy, and responsive
 darurat. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan         working environment prepared to handle potential
 lingkungan kerja yang aman, sehat, dan tanggap             risks effectively.
 terhadap potensi risiko.

 •    Summarecon          Mall     Kelapa   Gading,         •   Summarecon          Mall    Kelapa     Gading,
      Summarecon Mall Bekasi, dan Summarecon                    Summarecon Mall Bekasi, and Summarecon
      Mall Serpong                                              Mall Serpong
      Secara berkala dan konsisten, Summarecon Mall             Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon
      Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, dan                Mall Bekasi, and Summarecon Mall Serpong
      Summarecon Mall Serpong melakukan evaluasi                regularly and consistently evaluate security
      terhadap aspek keamanan di seluruh area Mall.             measures across all mall areas to ensure that
      Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa             visitors, tenants’ employees, and mall staff are
      seluruh pengunjung, karyawan tenant, dan                  protected from potential hazards and security
      karyawan Mall terlindungi dari potensi bahaya             risks.
      dan risiko ketidakamanan.

      Selain pelaksanaan pemeriksaan dan perawatan              In addition to routine inspections and
      (maintenance) yang dilakukan secara rutin,                maintenance—which follow similar procedures
      dimana kegiatan dan teknis maintenance-                   to those implemented at Plaza Summarecon
      nya serupa dengan yang diterapkan di Plaza                Serpong and Plaza Summarecon Bekasi—several
      Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon                   additional measures have been introduced to
      Bekasi, terdapat sejumlah langkah tambahan                strengthen the security systems at Summarecon
      yang telah dilaksanakan oleh Summarecon Mall              Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,
      Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, dan                and Summarecon Mall Serpong:
      Summarecon Mall Serpong untuk memperkuat
      sistem keamanan, diantaranya:

      •      Sistem keamanan bagi pengunjung                    •   Visitor Security System
             Sebagai pusat perbelanjaan yang ramai                  As high-traffic shopping centers, ensuring
             dikunjungi setiap harinya, Summarecon Mall             visitor safety is a top priority at Summarecon
             Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, dan             Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall
             Summarecon Mall Serpong menempatkan                    Bekasi, and Summarecon Mall Serpong.
             aspek keamanan pengunjung sebagai                      The goal is to make visitors feel secure and
             prioritas utama. Hal ini dilakukan untuk               protected from potential threats such as
             memastikan pengunjung merasa aman dan                  theft, violence, fire, and other risks while
             terlindungi dari berbagai potensi ancaman,             visiting the mall.
             seperti pencurian, kekerasan, kebakaran, dan
             risiko lainnya selama berada di area Mall.

             Untuk menjamin keamanan tersebut,                      To achieve this, mall management has
             manajemen Mall menerapkan berbagai                     implemented a range of security measures
             system keamanan yang beroperasi secara                 that operate consistently during business
             konsisten selama jam operasional, antara               hours, including:
             lain:


             •    Petugas Keamanan yang terlatih dan                •   Trained and Responsive Security
                  selalu waspada                                        Personnel
                  Petugas Keamanan bertanggung jawab                    Security officers are responsible for
                  untuk mengawasi dan mencegah tindak                   monitoring and preventing criminal
                  kejahatan atau gangguan keamanan                      activities or other security disturbances
                  lainnya dengan selalu melakukan patroli               by      conducting     regular     patrols
                  ke seluruh area Mall, pemeriksaan                     throughout the mall area, inspecting
                  kendaraan yang masuk ke area Mall,                    vehicles entering the location, and
                  dan pemeriksaan tas atau barang                       checking visitors’ bags or belongings. In

          Laporan Keberlanjutan 2025
164       Sustainability Report 2025
Page 165
    bawaan pengunjung. Selain itu petugas                              addition, security officers are also part
    keamanan, juga merupakan bagian dari                               of the Emergency Response Process
    Proses Penanganan Kondisi Darurat                                  and are expected to respond quickly
    yang dapat merespons dengan cepat                                  and appropriately to various emergency
    dan tepat dalam berbagai situasi darurat                           situations, such as fires, natural disasters,
    seperti kebakaran, bencana alam, dan                               and other incidents.
    lainnya

    Petugas       keamanan     bertanggung                             Security personnel conduct routine
    jawab      untuk    mencegah     potensi                           patrols throughout the mall, inspect
    gangguan dengan melakukan patroli                                  incoming vehicles, and check visitors’
    rutin di seluruh area mal, memeriksa                               belongings to prevent disturbances. In
    kendaraan yang masuk, serta melakukan                              addition to preventive measures, security
    pemeriksaan terhadap barang bawaan                                 staff are trained to respond promptly
    pengunjung. Selain upaya pencegahan,                               and effectively to various security issues
    petugas juga sudah terlatih untuk selalu                           while maintaining a professional and
    siaga dan tanggap dalam menangani                                  approachable manner. Security staff are
    berbagai bentuk gangguan keamanan                                  also trained to handle emergencies such
    dengan pendekatan yang humanis.                                    as fires or natural disasters, ensuring a
    Di samping itu, mereka juga menjadi                                swift and coordinated response when
    bagian dari sistem penanganan keadaan                              needed.
    darurat, seperti kebakaran atau bencana
    alam, sehingga diharapkan dapat
    merespons secara cepat dan tepat saat
    terjadi insiden.

•   Sistem CCTV pada Titik-Titik Strategis                       •     Strategically Positioned CCTV System
    CCTV dipasang di berbagai area strategis                           CCTV cameras are installed in key areas
    untuk membantu petugas dalam                                       throughout the mall to monitor and
    memantau dan mendeteksi potensi                                    detect potential security threats in real
    gangguan secara real-time. Keberadaan                              time. The presence of CCTV not only
    CCTV tidak hanya memberikan rasa aman                              enhances visitor safety but also serves
    bagi pengunjung, tetapi juga berfungsi                             as valuable documentation for incident
    sebagai alat bukti dokumentasi yang                                investigations and legal purposes.
    dapat digunakan dalam investigasi suatu
    insiden maupun untuk kepentingan
    penegakan hukum.

    Evaluasi terhadap sistem keamanan                                  The CCTV system is regularly evaluated
    tersebut dilakukan secara rutin, antara                            through daily briefings before the mall
    lain melalui briefing harian sebelum Mall                           opens to ensure all staff understand
    beroperasi untuk memastikan seluruh                                their roles and responsibilities. CCTV
    petugas memahami tugas dan tanggung                                equipment is routinely maintained
    jawabnya. Selain itu, perawatan dan                                and tested to ensure it remains fully
    pemeriksaan sistem CCTV dilakukan                                  operational.
    secara berkala untuk memastikan
    seluruh perangkat berfungsi dengan
    baik.

•   Sistem Penanganan Bahaya Kebakaran                           •     Fire Hazard Management System
    Mall memiliki risiko kebakaran yang
    cukup      tinggi    akibat  kompleksitas                          The malls face a relatively high fire risk due
    instalasi    listrik  serta   penggunaan                           to the complexity of electrical installations
    peralatan berdaya listrik tinggi secara                            and the continuous use of high-powered
    terus-menerus selama jam operasional.                              electrical equipment during operating
    Risiko ini diperbesar oleh aktivitas tenant,                       hours. This risk is heightened by tenant
    khususnya tenant Food and Beverages                                activities, especially among Food and
    (F&B), yang menggunakan kompor                                     Beverage (F&B) tenants, who use gas
    gas dan alat pemanas dalam kegiatan                                stoves and heating equipment in daily
    operasionalnya.                                                    operations.

    Selain itu, keberadaan material mudah                              The presence of flammable materials
    terbakar seperti plastik, kain, kertas, dan                        such as plastic, fabric, paper, and wood
    kayu juga turut meningkatkan potensi                               further increase the fire risk. To mitigate
    bahaya kebakaran. Untuk mencegah dan                               these risks, several fire-prevention
    mengantisipasi risiko tersebut, sejumlah                           measures have been put in place:.

                                 50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                          50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   165
Page 166
               langkah pencegahan telah diterapkan,
               antara lain:
               ◊   Proses fit out yang ketat                             ◊   Strict Fit-Out Procedures
                   Salah satu kebijakan dalam proses                         All electrical installations must
                   fit out adalah mewajibkan setiap                           be carried out by PLN-certified
                   instalasi   listrik   dilakukan   oleh                    contractors      (state    electricity
                   kontraktor yang memiliki sertifikasi                       company). Any fit-out work involving
                   dari PLN. Selain itu, setiap pekerjaan                    heat (hot working) requires a special
                   fit out yang melibatkan panas (hot                         work permit and must be directly
                   working) harus disertai dengan                            supervised by mall staff during
                   surat izin kerja khusus dan diawasi                       execution. Throughout the fit-out
                   secara langsung oleh pihak Mall                           process, regular inspections are
                   selama pelaksanaannya. Sepanjang                          conducted using a checklist to ensure
                   proses fit out berlangsung, dilakukan                      that all work meets established
                   pengawasan          berkala    dengan                     standards, including compliance
                   menggunakan checklist inspeksi                            with Occupational Health and Safety
                   untuk memastikan seluruh pekerjaan                        (OHS) regulations.
                   telah sesuai dengan standar yang
                   ditetapkan, termasuk dalam aspek
                   Keamanan dan Kesehatan Kerja (K3).

               ◊    Sistem Pemadam Kebakaran                             ◊   Comprehensive Fire Suppression
                    Mall dilengkapi dengan sistem                            System
                    deteksi dan pemadam kebakaran,                           The malls are equipped with fire
                    seperti alarm kebakaran, sprinkler,                      detection and suppression systems,
                    hydrant, jalur evakuasi, dan lampu                       including fire alarms, sprinklers,
                    darurat yang tersebar di seluruh                         hydrants,       evacuation      routes,
                    Mall, termasuk di area tenant. Untuk                     and emergency lights installed
                    memastikan      efektivitas     sistem,                  throughout the mall, including
                    dilakukan perawatan dan pengujian                        tenant areas. To ensure the system’s
                    rutin yang dijadwalkan melalui                           effectiveness, regular maintenance
                    sistem Summarecon Maintenance                            and testing are scheduled through
                    Management System (SMMS), serta                          the     Summarecon        Maintenance
                    didukung oleh kerja sama dengan                          Management         System     (SMMS),
                    dinas pemadam kebakaran dalam                            supported by partnership with local
                    penyelenggaraan      pelatihan      dan                  fire department in conducting fire
                    simulasi kebakaran (fire drill).                          drills and training sessions.

 •    Sistem keselamatan bagi pengunjung                      •   Fire Hazard Management System
      Sebagai bagian dari komitmen terhadap                       As part of its commitment to visitor safety
      keselamatan dan kesehatan pengunjung,                       and health, Summarecon Mall Serpong,
      Summarecon Mall Serpong, Summarecon Mall                    Summarecon Mall Bekasi, and Summarecon
      Bekasi, dan Summarecon Mall Kelapa Gading                   Mall Kelapa Gading provide First Aid Rooms that
      menyediakan fasilitas Ruang Pertolongan                     may be used by visitors and tenant employees.
      Pertama Pada Kecelakaan (P3K) yang dapat                    Summarecon Mall Serpong has 2 (two) First Aid
      digunakan oleh pengunjung dan karyawan                      Rooms, Summarecon Mall Bekasi has 1 (one) First
      tenant. Summarecon Mall Serpong memiliki                    Aid Room, and Summarecon Mall Kelapa Gading
      2 (dua) Ruang P3K, Summarecon Mall Bekasi                   has 3 (three) First Aid Rooms. The availability of
      memiliki 1 (satu) Ruang P3K, sedangkan                      these facilities supports the malls’ preparedness
      Summarecon Mall Kelapa Gading memiliki                      to provide prompt and appropriate initial
      3 (tiga) Ruang P3K. Ketersediaan fasilitas ini              treatment in emergency situations, while also
      mendukung kesiapan mall dalam memberikan                    strengthening protection for visitors and tenant
      penanganan awal secara cepat dan tepat apabila              employees while they are on the mall premises.
      terjadi kondisi darurat, sekaligus memperkuat
      upaya perlindungan bagi pengunjung dan
      karyawan tenant selama berada di area mall.

      Secara umum, seluruh Ruang P3K dilengkapi                   In general, all First Aid Rooms are equipped with
      dengan fasilitas dan perlengkapan medis                     basic medical facilities and supplies, such as
      dasar, seperti ranjang pasien, kursi roda,                  patient beds, wheelchairs, oxygen, and standard
      oksigen, serta obat-obatan sesuai standar                   first aid medicines. These facilities are also
      untuk pertolongan pertama. Fasilitas ini juga               supported by additional equipment, including
      didukung oleh peralatan tambahan, seperti                   portable oxygen cylinders, blood pressure
      tabung oksigen portabel, alat pengukur tekanan              monitors, thermometers, and ambulance
      darah, termometer, serta dukungan ambulans.                 support. Emergency response is carried out
      Penanganan kondisi darurat dilakukan oleh tim               by operational teams that have received first

       Laporan Keberlanjutan 2025
166    Sustainability Report 2025
Page 167
operasional yang telah mendapatkan pelatihan                  aid training and is supported by certified first
pertolongan pertama, serta didukung oleh                      aid personnel and medical staff from partner
personel bersertifikasi P3K dan tenaga medis                   hospitals during certain periods. Response
dari rumah sakit rekanan pada periode tertentu.               procedures include initial reporting, provision
Prosedur penanganan mencakup pelaporan                        of first aid, documentation of the patient’s
awal,    pemberian     pertolongan   pertama,                 condition, and referral mechanisms where
pencatatan kondisi pasien, hingga mekanisme                   further medical treatment is required.
rujukan apabila diperlukan penanganan medis
lanjutan.

Untuk     memastikan        kesiapan    layanan,              To ensure service readiness, the completeness
pengecekan kelengkapan dan fungsi peralatan                   and functionality of equipment, as well as
serta masa berlaku obat dilakukan secara berkala.             the expiry dates of medicines, are checked
Setiap Summarecon Mall juga memiliki sistem                   regularly. Each Summarecon Mall also maintains
pencatatan dan evaluasi atas setiap kejadian                  a recording and evaluation system for every
sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas                incident as part of its efforts to continuously
layanan keselamatan secara berkelanjutan.                     improve the quality of safety services. For
Dalam hal rujukan medis, Summarecon Mall                      medical referrals, Summarecon Mall Serpong
Serpong dan Summarecon Mall Bekasi bekerja                    and Summarecon Mall Bekasi collaborate
sama dengan rumah sakit rekanan, sedangkan                    with partner hospitals, while Summarecon
Summarecon Mall Kelapa Gading berkoordinasi                   Mall Kelapa Gading coordinates with nearby
dengan puskesmas dan rumah sakit terdekat.                    community health centres and hospitals.
Melalui penyediaan fasilitas yang memadai,                    Through the provision of adequate facilities,
kesiapan personel, serta mekanisme evaluasi                   personnel readiness, and structured evaluation
yang terstruktur, Summarecon Mall berupaya                    mechanisms, Summarecon Mall seeks to create
menciptakan lingkungan pusat perbelanjaan                     a safe and responsive shopping environment for
yang aman dan tanggap bagi seluruh                            all visitors.
pengunjung.




                                   50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                            50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   167
Page 168
                                   Perayaan 50 Tahun Summarecon, Summarecon Mall Serpong

      Laporan Keberlanjutan 2025
168   Sustainability Report 2025
Page 169
Perusahaan menyadari bahwa karyawan tidak                     The Company recognises employees as a key
hanya menjadi elemen utama dalam menjalankan                  asset in supporting operational excellence and
operasional sehari-hari, tetapi juga menjadi                  a fundamental pillar in shaping the Company’s
pilar fundamental yang membentuk identitas                    identity and supporting its long-term sustainability.
Perusahaan serta memastikan keberlanjutan                     In addition to contributing to productivity and
Perusahaan dalam jangka panjang. Karyawan tidak               performance, employees play an important role in
hanya menyumbang pada produktivitas dan kinerja               shaping corporate culture, upholding organisational
Perusahaan, tetapi juga membentuk budaya kerja,               values, and strengthening the Company’s reputation.
nilai-nilai, dan reputasi Perusahaan. Oleh karena             Accordingly, the Company places importance on the
itu, sangat penting untuk memelihara kompetensi               continuous development of employee competencies
dan kesejahteraan karyawan secara berkelanjutan,              and the safeguarding of employee wellbeing as
agar sumber daya manusia yang berharga tersebut               part of its human capital management approach.
terjaga dan tercapainya kesuksesan bersama.                   Through this pillar, the Company presents its
Dengan menjaga sumber daya manusia, Perusahaan                commitments and initiatives to support employee
juga dapat terhindar dari besarnya tingkat                    productivity, strengthen employee retention, and
pergantian karyawan yang dapat menyebabkan                    maintain employee wellbeing. By managing and
adanya konsekuensi biaya terhadap Perusahaan                  developing its human resources effectively, the
dan menyebabkan produktivitas serta kinerja                   Company also seeks to mitigate the risks associated
Perusahaan terhambat. Dalam pilar ini, Perusahaan             with high employee turnover, including increased
menampilkan berbagai komitmen dan upaya yang                  costs and potential disruptions to operational
dilakukan untuk memastikan kesinambungan                      performance.
produktivitas karyawan, tingkat retensi karyawan,
dan juga terpeliharanya kesejahteraan karyawan.

Untuk Pilar ini, data kinerja ditampilkan dalam               Unless otherwise stated, performance data under
bentuk konsolidasi yang mencakup keseluruhan                  this pillar is presented on a consolidated basis and
Summarecon, kecuali jika dinyatakan berbeda.                  covers Summarecon as a whole.




                                    Kesetaraan Kesempatan Bekerja di Lingkungan
                                                          yang Layak dan Aman
                                                                 Equal Employment Opportunity in a Decent
[F.18] [F.21]                                                                             and Safe Work Environment



Summarecon memiliki kebijakan Sumber Daya                     Summarecon implements Human Resources
Manusia (SDM) yang tidak membedakan dalam                     policies that prohibit discrimination in recruitment
penerimaan dan perlakuan terhadap karyawan                    and employment practices on the basis of gender,
berdasarkan gender, ras, etnisitas, agama, dan                race, ethnicity, religion, or disability. In addition, as
kondisi disabilitas. Selain itu, di saat isu kesetaraan       gender equality becomes an increasingly important
gender semakin menjadi perhatian dunia bisnis,                issue in the business world, the Company has enacted
Perusahaan telah memiliki peraturan tentang                   regulations governing conduct that may constitute
perbuatan yang dapat diduga sebagai perbuatan                 extramarital affairs and other acts that violate moral
perselingkuhan dan perbuatan-perbuatan yang                   and decency norms, including sexual harassment
melanggar norma-norma kesusilaan, termasuk                    and similar misconduct, which often place female
perbuatan pelecehan seksual dan sejenisnya, yang              employees in vulnerable positions. Through these
biasanya menempatkan karyawan perempuan                       regulations, the Company seeks to foster a safe,
dalam posisi rentan. Dengan adanya peraturan ini,             fair, and supportive working environment for all
Perusahaan berupaya menciptakan lingkungan                    employees, while also providing specific protections
kerja yang aman, adil, dan mendukung bagi seluruh             for female employees who may be more vulnerable
karyawan, serta secara khusus untuk melindungi                to inappropriate and unethical behaviour.
karyawan perempuan dari posisi yang rentan
terhadap tindakan tidak pantas dan tidak etis.




                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   169
Page 170
 Kepegawaian
 Employment


 Komposisi Karyawan
 Employee Composition                                                                [2-7] [202-2] [405-1] [C.3.b]

 Pada tahun 2025, Summarecon memiliki 4.163                  In 2025, Summarecon employed 4,163 people,
 karyawan, yang terdiri dari 2.935 laki-laki dan 1.228       comprising 2,935 men and 1,228 women. This
 perempuan. Komposisi ini disesuaikan dengan                 composition reflects operational and fieldwork
 kebutuhan pekerjaan di lapangan. Perusahaan                 requirements. The Company calculates its workforce
 menggunakan metodologi perhitungan jumlah                   using the headcount methodology, based on the
 kepegawaian berdasarkan head count (jumlah                  number of individuals employed at the end of
 individu) yang dihitung pada akhir periode                  the reporting period. In its employment policies,
 pelaporan. Dalam kebijakan ketenagakerjaan,                 Summarecon applies the principle of equality, under
 Summarecon menerapkan prinsip kesetaraan,                   which all employees, both male and female, are
 di mana setiap karyawan, baik laki-laki maupun              entitled to fair treatment as well as equal fulfilment
 perempuan, mendapatkan perlakuan yang adil                  of rights and responsibilities. The Company is
 serta pemenuhan hak dan kewajiban yang sama.                also committed to maintaining an inclusive work
 Perusahaan juga berkomitmen untuk menjaga                   environment and ensuring equal opportunities
 lingkungan kerja yang inklusif dan memastikan               for all employees in their career development and
 kesempatan yang setara bagi seluruh karyawan                professional growth.
 dalam pengembangan karier dan profesionalisme
 mereka.

 Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah karyawan              In recent years, the number of employees has shown
 menunjukkan tren penurunan meskipun jumlah                  a downward trend despite the continued expansion
 unit bisnis dan cakupan operasional perusahaan              of the Company’s business units and operational
 terus berkembang. Kondisi ini merupakan bagian              scope. This forms part of the Company’s optimisation
 dari strategi optimalisasi perusahaan.                      strategy.


 Total Karyawan Summarecon Berdasarkan Gender, Status Ketenagakerjaan,
 Jabatan, Usia, Pendidikan dan Wilayah Tahun 2023-2025
 Total Summarecon Employees By Gender, Employment Status, Position, Age, Education, and
 Region Years 2023–2025

                                                                                   2023             2024        2025
 Total Karyawan
 Total Employees

 4,356

 4,222

 4,163




 Jenis Kelamin
 Gender




               2023                                 2024                                     2024




      3,255            1,101               3,061           1,161                   2,935            1,228
 Laki - laki           Perempuan      Laki - laki          Perempuan           Laki - laki          Perempuan
      Male             Female              Male            Female                   Male            Female

         Laporan Keberlanjutan 2025
170      Sustainability Report 2025
Page 171
                                                                                                 2023             2024            2025

Status Ketenagakerjaan
Employment Status
Karyawan Tetap                                                     Karyawan Kontrak
Permanent Employee                                                 Contract Employee




                        2,537       2,616      2,680                                             1,819        1,606        1,483



Jabatan
Position




        3,318                           866                                 146                                   26

        3,141                           900                                155                                    26

        2,986                               990                               160                                  27


Staff                           Supervisor                          Manager                               Management



Usia
Age
Di bawah 30 tahun                            30 - 50 tahun                                    Di atas 50 tahun
Below 30 yo                                  30-50 yo                                         Above 50 yo

            1,359   1,269   1,203                       2,701     2,643       2,610                         296         310       350




Pendidikan                             Non Akademik                                          S2
Education                              Non Academic                                          Master’s Degree
                                                                           2,027                                                       148
                                                                           1,683                                                       183
                                                                           1,690                                                       198
                                       D3                                                    S3
                                       Diploma                                               Doctoral Degree
                                                                             286                                                         3
                                                                             282                                                         3
                                                                             251                                                         7
                                       S1
                                       Bachelor’s Degree
                                                                           1,892
                                                                           2,071
                                                                           2,017

                                             50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                      50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem     171
Page 172
                                                                             2023       2024         2025

 Wilayah
 Region

 Jakarta                    Tanggerang    Bekasi                Bandung
   1,404                     1,438        647                    411
  1,417                      1,315        614                    428
  1,343                      1,250        749                    420

 Karawang                   Bogor         Makassar              Bali
  82                         200          154                    20
  76                         190          162                    20
  50                         183          148                    20



 Management merupakan badan tata kelola tertinggi       Management refers to the highest governance body
 dalam struktur organisasi Perusahaan, yang terdiri     within the Company’s organisational structure,
 dari Dewan Komisaris (Board of Commissioners           comprising the Board of Commissioners (BOC)
 /BOC) dan Direksi (Board of Directors/BOD).            and the Board of Directors (BOD). The Company
 Perusahaan memastikan bahwa kesempatan                 ensures that opportunities to attain management
 untuk mencapai posisi management terbuka               positions are equally open to both men and women,
 secara setara bagi laki-laki maupun perempuan,         while taking into account relevant factors such
 dengan tetap mempertimbangkan faktor-faktor            as experience, performance achievements, skills,
 yang relevan, seperti pengalaman, pencapaian           leadership, and other professional considerations.
 kinerja, keterampilan, kepemimpinan, serta aspek
 profesional lainnya.


 Komposisi Management Berdasarkan Gender, Usia dan Kewarganegaraan Tahun 2023-2025
 Management Composition By Gender, Age, and Nationality 2023–2025


 Total Management
                                                                             2023       2024         2025
 Total Management

                                                   Jenis Kelamin
                                                   Gender
                                                   Laki-laki
                                                   Male




                                                                 81%           81%             81%



                                                                   21           21             22




                                                   Perempuan
                                                   Female




                                                                 19%           19%             19%



                                                                   5             5              5

                26           26      27

       Laporan Keberlanjutan 2025
172    Sustainability Report 2025
Page 173
                                                                                            2023               2024          2025

Usia
Age
Di bawah 30 tahun                       30 - 50 tahun                                  Di atas 50 tahun
Below 30 yo                             30-50 yo                                       Above 50 yo

             -      -      -                          4        4        5                                 22      22       22
                                                     15%      15%     19%                                 85%    85%      81%




Kewarganegaraan
Citizenship                Lokal
                           Indonesian




                                 96%              96%                 100%


                                                                                                                         Non Lokal
                                  25                25                  27                                               Foreigner




                                                                                4%                   4%                   0%




                                                                                1                     1                    0

                           Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan
[401-1]                                             New Employee Recruitment and Employee Turnover


Pada tahun 2025, Summarecon merekrut 496                      In 2025, Summarecon recruited 496 new
karyawan baru. Secara persentase terhadap total               employees. As a proportion of total employees,
karyawan, angka ini relatif konsisten dan tidak jauh          this figure remained relatively consistent and was
berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Dari                   not materially different from the previous year. In
sisi komposisi, Perusahaan merekrut karyawan                  terms of composition, the Company recruited both
laki-laki dan perempuan dari berbagai kelompok                male and female employees across various age
usia, yang mencerminkan komitmen Perusahaan                   groups, reflecting its commitment to providing
dalam memberikan kesempatan yang setara bagi                  equal opportunities to all prospective employees
seluruh calon karyawan, baik dari aspek gender                regardless of gender or age. Through this approach,
maupun usia. Melalui kebijakan ini, Perusahaan                the Company continues to promote an inclusive and
terus berupaya mewujudkan lingkungan kerja yang               diverse work environment.
inklusif dan beragam.


Total Perekrutan Karyawan Baru Berdasarkan Gender, Usia, dan Wilayah Tahun 2023- 2025
Total New Employee Recruitment By Gender, Age, and Region 2023–2025

Total Perekrutan Karyawan Baru
Total New Employee Recruitment


                        12,6%                              12,1%                                     11,9%

550                              511                                   496



                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   173
Page 174
                                                                                              2023             2024             2025


 Jenis Kelamin
 Gender
 Laki-laki                                                         Perempuan
 Male                                                              Female




                  9,5%                9,9%         9,8%                           21,8%            17,9%              16,9%



                   310                303           288                            240               208               208



 Usia
 Age

 Di bawah 30 tahun                              30 - 50 tahun                             Di atas 50 tahun
 Below 30 yo                                    30-50 yo                                  Above 50 yo


                 426      343     342                      124     168     154                             -      -         -
                 31,3% 27,0% 28,4%                         4,6%    6,4%    5,9%




 Wilayah
 Region


 Jakarta                              Tangerang                   Bekasi                         Bandung
  11,9%                   168           8,6%         123          8,2%              53           24,3%                100
  9,4%                    133           12,0%        159          14,3%             88           13,8%                 59
  10,6%                   143           11,9%        149          11,6%             87           17,9%                 75



 Karawang                             Bogor                       Makassar                      Bali
  26,8%                   22            23,0%        46           22,0%             34           20,0%                4
  22,3%                   17            13,7%        26           15,4%             25           20,0%                4
  6,0%                     3            9,3%         17           12,8%             19           15,0%                3




 Persentase perekrutan karyawan baru dihitung                      The percentage of new employee recruitment is
 dengan membagi jumlah karyawan baru yang                          calculated by dividing the number of newly recruited
 direkrut dengan total karyawan pada tahun tersebut.               employees by the total number of employees in the
 Sementara itu, persentase perekrutan karyawan                     respective year. Meanwhile, the percentage of new
 baru berdasarkan jenis kelamin, usia, dan wilayah                 employee recruitment by gender, age, and region is
 dihitung dengan membagi jumlah karyawan                           calculated by dividing the number of newly recruited
 baru dalam masing-masing kategori dengan total                    employees in each category by the total number of
 karyawan dalam kategori yang sama pada tahun                      employees in the same category in the respective
 tersebut.                                                         year.




         Laporan Keberlanjutan 2025
174      Sustainability Report 2025
Page 175
                                                                                         Pergantian Karyawan
                                                                                                       Employee Turnover
[401-1]


Jumlah pergantian karyawan pada tahun 2025                    In 2025, total employee turnover was recorded at 149
tercatat sebanyak 149 orang, sedikit meningkat                employees, slightly higher than the previous year
dibandingkan tahun sebelumnya namun masih                     but still within a reasonable fluctuation range. The
dalam fluktuasi yang wajar. Alasan pengunduran                 reasons for employee resignation during the year
diri karyawan pada tahun ini antara lain berpindah            included moving to another company, starting a
ke Perusahaan lain, memulai usaha sendiri, relokasi           business, relocating residence, and pursuing higher
tempat tinggal, serta keinginan untuk melanjutkan             education. Summarecon consistently ensures the
pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.                      fulfilment of employees’ rights in accordance with
Summarecon senantiasa memastikan pemenuhan                    applicable regulations prior to their departure from
hak-hak karyawan sesuai dengan peraturan yang                 the Company.
berlaku sebelum mereka meninggalkan Perusahaan.

Total Pergantian Karyawan Berdasarkan Gender, Usia, dan Wilayah Tahun 2023-2025
Total Employee Turnover By Gender, Age, and Region 2023–2025

                                                                                            2023              2024            2025
Total Pergantian Karyawan
Total Employee Turnover




                         3,4%                              3,2%                                      3,6%

146                               134                                 149



Jenis Kelamin
Gender
Laki-laki                                                      Perempuan
Male                                                           Female




             3.1%               3.1%        3.0%                               4.1%                3.4%                4.9%



             101                 94          89                                  45                 40                   60




Usia
Age

Di bawah 30 tahun                       30 - 50 tahun                                  Di atas 50 tahun
Below 30 yo                             30-50 yo                                       Above 50 yo


            45      53      55                        79      78       88                                22        3       6
            3.3% 4.2% 4.6%                          2.9% 3.0% 3.4%                                     7.4% 1.0%         1.7%




                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   175
Page 176
                                                                                      2023         2024       2025

 Wilayah
 Region

 Jakarta                              Tangerang                 Bekasi                   Bandung
  3.2%                   45            2.9%                41   4.0%           26        4.1%                  17
  4.0%                   56            2.4%                32   2.9%           18        3.3%                  14
  3.4%                   45            3.9%                49   3.3%           25        4.3%                  18



 Karawang                             Bogor                     Makassar                 Bali
  9.8%                    8            2.5%                5    2.6%           4         -                     -
  2.6%                    2            3.7%                7    0.6%           1         20.0%                 4
  0%                      0            2.2%                4    4.7%           7         5.0%                  1



 Persentase pergantian karyawan baru dihitung                    The employee turnover rate is calculated by dividing
 dengan membagi jumlah pergantian karyawan                       the number of employee departures by the total
 dengan total karyawan pada tahun tersebut.                      number of employees in the respective year.
 Sementara itu, persentase pergantian karyawan                   Meanwhile, the employee turnover rate by gender,
 berdasarkan jenis kelamin, usia, dan wilayah                    age, and region is calculated by dividing the number
 dihitung dengan membagi jumlah pergantian                       of employee departures in each category by the total
 karyawan dalam masing-masing kategori dengan                    number of employees in the same category in the
 total karyawan dalam kategori yang sama pada                    respective year.
 tahun tersebut.




 Program Orientasi Karyawan Baru, Plaza Summarecon Agung




       Laporan Keberlanjutan 2025
176    Sustainability Report 2025
Page 177
                                                    Pekerja yang bukan pekerja langsung
                                                                               Workers Who Are Not Employees
[2-8]



Selain mempekerjakan karyawan, Perusahaan                  In addition to employing direct employees, the
juga bergantung pada peran penting dari pekerja            Company also relies on the important role of workers
yang bukan pekerja langsung dalam menjalankan              who are not employees in carrying out its business
aktivitas bisnisnya. Dengan membawa pengalaman,            activities. Through their experience, competencies,
kompetensi, dan keahlian khusus, para pekerja ini          and specialised expertise, these workers support
mendukung operasional harian dan memungkinkan              day-to-day operations and enable the Company to
Perusahaan untuk tetap fokus pada kegiatan inti            remain focused on its core business and long-term
(Core Business) serta pertumbuhan bisnis jangka            business growth.
panjang.

Pekerja yang bukan pekerja langsung adalah                 Workers who are not employees are individuals
mereka yang melakukan pekerjaan untuk organisasi           who perform work for the organisation but do
tetapi tidak memiliki hubungan kerja langsung              not have a direct employment relationship with
dengan organisasi. Dalam konteks Summarecon,               the organisation. In the context of Summarecon,
yang dimaksud dengan pekerja yang bukan pekerja            workers who are not employees refer to contractors
langsung adalah pekerja kontraktor dan outsource.          and outsourced workers.

Hubungan antara pekerja yang bukan pekerja                 The relationship between workers who are not
langsung dengan aktivitas Perusahaan adalah                employees and the Company’s activities is as follows:
sebagai berikut:

•   Pekerja Kontraktor                                     •    Contractors
    Membantu Perusahaan dalam menyelesaikan                     Support     the    Company        in    completing
    proyek konstruksi secara tepat waktu, dengan                construction projects on time and in accordance
    kualitas yang sesuai standar yang ditetapkan.               with established quality standards. The work is
    Pekerjaan dilakukan berdasarkan kontrak kerja               carried out under cooperation agreements that
    sama yang mencakup, namun tidak terbatas                    include, but are not limited to, provisions relating
    pada, ketentuan mengenai standar keselamatan                to occupational safety standards, quality of
    kerja, mutu pekerjaan, serta kepatuhan terhadap             work, and compliance with applicable laws and
    peraturan dan perundang-undangan yang                       regulations.
    berlaku.

•   Tenaga Kerja Outsourcing                               •    Outsourced Workers
    Mendukung operasional Perusahaan dengan                     Support the Company’s operations by providing
    menyediakan tenaga kerja untuk menjalankan                  personnel to carry out certain functions or tasks,
    fungsi atau tugas tertentu, seperti keamanan,               such as security, cleaning, and parking services,
    kebersihan, dan petugas parkir, sesuai dengan               in accordance with the required scope of work
    ruang lingkup dan keahlian yang dibutuhkan.                 and expertise. The working relationship is carried
    Hubungan      kerja   dilakukan   berdasarkan               out based on cooperation agreements with
    perjanjian kerja sama dengan perusahaan                     outsourcing service providers.
    penyedia jasa outsourcing.

Dalam Laporan Keberlanjutan ini, Perusahaan                In this Sustainability Report, the Company focuses on
berfokus untuk mengungkapkan data pekerja                  disclosing data on workers who are not employees
yang bukan pekerja langsung yang tercakup dalan            within the 2025 data boundary, namely Summarecon
batasan data di tahun 2025 ini, yakni Summarecon           Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,
Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,                Summarecon Mall Serpong, Plaza Summarecon
Summarecon Mall Serpong, Plaza Summarecon                  Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Summarecon
Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Summarecon               Serpong, and Summarecon Bekasi.
Serpong dan Summarecon Bekasi.




                                     50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                              50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   177
Page 178
 Metodologi yang digunakan untuk menghitung                    The methodology used to calculate workers who are
 pekerja yang bukan pekerja langsung didasarkan                not employees is based on headcount and measured
 pada jumlah orang (head count) dan dihitung                   at the end of the reporting period. In 2025, the
 pada akhir periode pelaporan. Pada tahun 2025,                Company engaged a total of 3,999 workers who were
 Perusahaan bekerja sama dengan total 3.999                    not employees, consisting of 2,040 contractors and
 pekerja bukan pekerja langsung, yang terdiri                  1,959 outsourced workers. In particular, the number
 dari 2.040 pekerja kontraktor dan 1.959 tenaga                of outsourced workers in 2025 decreased by 5.8%
 kerja outsourcing. Khusus jumlah tenaga kerja                 compared to 2024. This decrease was influenced,
 outsourcing, pada tahun 2025 tercatat menurun                 among other factors, by the implementation of
 5,8% dibandingkan tahun 2024. Penurunan ini                   automated parking machines at Summarecon Mall
 antara lain dipengaruhi oleh penerapan mesin                  Kelapa Gading and operational efficiency measures
 parkir otomatis di Summarecon Mall Kelapa Gading              in the security function. The details are as follows:
 serta efisiensi operasional pada fungsi keamanan
 (security). Berikut rincian datanya:

 Total Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung Tahun 2023 - 2025
 Total Workers Who Are Not Employees 2023 – 2025

                                                                                     2023         2024         2025
 Pekerja Kontraktor
 Contract Workers
                                   Summarecon Serpong                         Summarecon Bekasi


                                     4,780        1,632       1,556              442        346          484




                                   Total Pekerja           5,222
                                   Kontraktor :
                                                           1,978
                                   Total Number of
                                   Contract Workers :      2,040


 Tenaga Kerja Outsource
 Outsourced Workers
                                      Summarecon Serpong                      Summarecon Bekasi
                                                                    182                                  65
                                                                    222                                  66
                                                                    171                                  59

                                      Plaza Summarecon Serpong                Plaza Summarecon Bekasi
                                                                    25                                   26
                                                                    25                                   26
                                                                    25                                   25


                                      Summarecon Mall Kelapa Gading           Summarecon Mall Bekasi
                                                                    749                                  419
                                                                    760                                  424
                                                                    696                                  431


                                                                              Summarecon Mall Serpong
  Total Pekerja yang      7,229       Total Tenaga Kerja    2,007                                        541
  Bukan Pekerja                       Outsource :
                          4,059                             2,081                                        558
  Langsung :                          Total Outsourced
  Total Non-Direct        3,999       Workers :             1,959                                        552
  Workers :




      Laporan Keberlanjutan 2025
178   Sustainability Report 2025
Page 179
                                                                                     Remunerasi Karyawan
                                                                                             Employee Remuneration



                 Kepatuhan terhadap Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK)
[202-1] [F.20]                                                   Compliance with Regional Minimum Wage

Summarecon mematuhi peraturan terkait Upah                  Summarecon complies with the applicable Regional
Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang berlaku di                Minimum Wage regulations in each of its operational
setiap wilayah operasionalnya. Karyawan pemula              areas. Entry-level employees receive fixed salaries in
(entry level) menerima gaji tetap yang sesuai dengan        accordance with the minimum wage established
UMK yang ditetapkan oleh pemerintah di masing-              by the government in each respective region. The
masing daerah. Perusahaan juga menerapkan                   Company also applies a fair remuneration policy,
kebijakan penggajian yang adil, dengan tidak                without differentiating wages based on gender, in
membedakan upah berdasarkan gender, guna                    order to uphold the principles of equality and fairness
memastikan prinsip kesetaraan dan keadilan dalam            in remuneration. This is in line with Summarecon’s
remunerasi. Hal ini sejalan dengan komitmen                 commitment to providing equal protection and
Summarecon untuk memberikan perlindungan                    rights for all employees, regardless of gender.
dan hak-hak yang sama bagi seluruh karyawannya,
tanpa memandang gender.

Selain itu, untuk pekerja bukan karyawan, seperti           In addition, for non-employee workers, such as
tenaga outsourcing, Perusahaan telah memastikan             outsourced personnel, the Company has ensured
dalam Kontrak Kerjasama bahwa upah minimum                  through its cooperation agreements that the
yang diterima oleh tenaga outsourcing sesuai                minimum wage received by outsourced workers is in
dengan UMK yang berlaku di daerah dan pada                  accordance with the applicable regional minimum
tahun tersebut. Dengan demikian, Summarecon                 wage in the relevant area and year. In this way,
memastikan bahwa seluruh tenaga kerja yang                  Summarecon ensures that all workers involved in
terlibat dalam operasional Perusahaan memperoleh            the Company’s operations receive an appropriate
standar kesejahteraan yang layak sesuai dengan              standard of welfare in line with prevailing regulations.
regulasi yang berlaku.




                                                           Remunerasi untuk Karyawan Tetap
[201-3] [401-2] [403-6]                                             Remuneration for Permanent Employees

Summarecon       memberikan     berbagai bentuk             Summarecon        provides   various  forms      of
remunerasi bagi karyawan tetap, yang meliputi               remuneration for permanent employees, including
tunjangan kesehatan, program kepemilikan rumah,             health benefits, a home ownership programme,
beasiswa bagi karyawan dan anak karyawan, cuti,             scholarships for employees and employees’ children,
program pensiun, tunjangan makan, tunjangan                 leave entitlements, a pension programme, meal
transportasi, lembur, program kepemilikan mobil,            allowances, transportation allowances, overtime
dan berbagai tunjangan lainnya.                             pay, a car ownership programme, and various other
                                                            allowances.

Selain     itu,    Summarecon        memenuhi               In addition, Summarecon fulfils its obligations under
kewajibannya terhadap regulasi jaminan sosial               social security and employment regulations, while
dan ketenagakerjaan, sekaligus menunjukkan                  also demonstrating its commitment to providing
komitmennya dalam menyediakan akses terhadap                access to health services not directly related to work.
layanan kesehatan yang tidak terkait langsung               This commitment is reflected in the registration
dengan pekerjaan. Komitmen ini diwujudkan                   of all employees in the BPJS Kesehatan and BPJS
dengan mendaftarkan seluruh karyawan ke dalam               Ketenagakerjaan programmes.
program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
(BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.




                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   179
Page 180
 Langkah tersebut juga merupakan bentuk kontribusi            This measure also represents Summarecon’s
 Summarecon dalam mendukung pencapaian SDG                    contribution to supporting the achievement of
 3.8, yaitu cakupan kesehatan universal (Universal            SDG 3.8 on Universal Health Coverage (UHC), which
 Health Coverage/UHC), yang menekankan akses                  emphasises access to quality health services for all
 layanan kesehatan yang berkualitas bagi semua                without causing financial hardship.
 orang tanpa menimbulkan kesulitan finansial.


 Istirahat Melahirkan dan Tingkat Retensi Pasca Cuti
 Maternity Leave and Return-to-Work Retention Rate                                                            [401-3]


 Selain berhak atas cuti tahunan dan jenis cuti               In addition to annual leave and other types of leave,
 lainnya, karyawan Summarecon juga memiliki                   Summarecon employees are also entitled to special
 hak untuk mengambil cuti khusus untuk istirahat              leave for childbirth, both for female employees who
 melahirkan, baik bagi karyawan perempuan yang                give birth and for male employees accompanying
 melahirkan maupun bagi karyawan laki-laki yang               their wives during childbirth. In 2025, a total of 165
 mendampingi istri dalam proses melahirkan. Pada              employees took maternity-related leave, of whom
 tahun 2025, terdapat 165 karyawan yang mengambil             164 employees returned to work, while 1 employee
 cuti melahirkan, dimana 164 karyawan telah kembali           did not continue employment after childbirth.
 bekerja sementara 1 karyawan tidak melanjutkan
 masa kerjanya setelah melahirkan.

 Total Karyawan Istirahat Melahirkan Tahun 2023 - 2025
 Total Employees Taking Parental Leave 2023 – 2025

                                                                                      2023        2024            2025

 Total jumlah karyawan
                                          Laki-laki                          Perempuan                            Total
 yang mengambil                           Male                               Female
 istirahat melahirkan
                                                                  160                                  45         205
 Total number of
 employees taking                                                 162                                  52         214
 parental leave                                                   143                                  22         165




 Total jumlah karyawan
 yang kembali bekerja
                                          Laki-laki                          Perempuan                            Total
 setelah istirahat                        Male                               Female
 melahirkan
                                                                  160                                  44         204
 Total number of
 employees returning to                                           162                                  52         214
 work after parental leave                                        143                                  21         164



 Tingkat karyawan yang mengambil
 istirahat melahirkan yang kembali
 bekerja
 Return-to-work rate of employees                                  100%              100%                100%
 taking parental leave


 Total                                                Laki-laki
                                                      Male
      99.5%         100%          99.4%




                                                                    98%              100%                   95%




                                                      Perempuan
                                                      Female



         Laporan Keberlanjutan 2025
180      Sustainability Report 2025
Page 181
                                      Program Masa Persiapan Pensiun Karyawan
                                            Pre-Retirement Preparation Programme for Employees
[404-2] [F.22]


Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan          As part of its commitment to the wellbeing of
karyawan yang akan menjalani masa pensiun,                employees approaching retirement, the Company
Perusahaan secara rutin mengadakan workshop               regularly organises a Pre-Retirement Preparation
Masa Persiapan Purnabhakti, yang ditujukan bagi           workshop for employees who are nearing retirement
karyawan yang akan memasuki usia pensiun atau             age or are at least 50 years old. The workshop
yang telah berusia minimal 50 tahun. Workshop             covers various important topics, including financial
ini membahas berbagai materi penting, seperti             management, asset utilisation, and business
pengelolaan   keuangan,      pemanfaatan     aset,        opportunities. It is intended to help employees
serta peluang usaha, yang bertujuan untuk                 prepare for and plan their retirement more effectively,
membantu karyawan dalam mempersiapkan                     so that they can enter retirement in a more prepared
dan merencanakan masa pensiun mereka secara               and secure manner.
matang, sehingga mereka dapat menjalani masa
purnabhakti dengan lebih siap dan sejahtera.




                                                                           Pencegahan Pekerja Anak
[408-1] [F.19]                                                                          Prevention of Child Labour

Summarecon menerapkan kebijakan perekrutan                Summarecon applies a recruitment policy that
karyawan dengan batasan usia minimal 18 (delapan          sets the minimum age for employment at 18 years,
belas) tahun, sesuai dengan ketentuan undang-             in accordance with applicable labour laws and
undang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia.         regulations in Indonesia. Nevertheless, the Company
Meskipun      demikian,  Perusahaan    menyadari          recognises the potential risk of child labour within
adanya potensi risiko pekerja anak yang mungkin           its supply chain. Accordingly, Summarecon has
terjadi di sepanjang rantai pasokan. Oleh karena          conducted risk mapping related to this issue and
itu, Summarecon telah melakukan pemetaan                  implemented preventive and mitigation measures
risiko terkait isu ini dan mengimplementasikan            to minimise the possibility of child labour in its
langkah-langkah preventif serta mitigasi untuk            operations.
meminimalkan kemungkinan terjadinya pekerja
anak dalam operasionalnya.




                                    50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                             50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   181
Page 182
 Identifikasi dan Pencegahan Risiko Adanya Pekerja Anak
 Identification and Prevention of Risks of Child Labor


 Rantai Pasok dengan Risiko Adanya          Kontraktor
 Pekerja Anak                               Contractors
 Supply Chain with Risks of Child Labor
                                            Mitra outsource
                                            outsource partners


 Penjelasan Risiko                          Kontraktor mempekerjakan anak di bawah umur
 Risk Description                           Contractors Contractors employing underage children

                                            Mitra outsource mempekerjakan anak di bawah umur
                                            Outsource partners employing underage children

 Upaya Pencegahan Risiko                    Perusahaan hanya bermitra dengan kontraktor dan mitra
 Risk Prevention Measures                   outsource yang memiliki keberadaan legal dan taat kepada
                                            hukum yang berlaku
                                            The company only partners with contractors and outsourcing
                                            partners that have legal existence and comply with applicable
                                            laws.

                                            Perusahaan tidak menggunakan kontraktor dan mitra
                                            outsource yang sudah jelas terbukti memiliki rekam jejak
                                            pelanggaran mempekerjakan anak di bawah umur.
                                            The company does not engage contractors and outsourcing
                                            partners who have a proven track record of employing
                                            underage children.

                                            Khusus untuk mitra outsource, pengawasan juga dilakukan
                                            saat proses seleksi karyawan outsource dengan mereview CV
                                            dan juga memintakan KTP dari calon karyawan outsource
                                            Specifically for outsourcing partners, supervision also occurs
                                            during the selection process of outsourced employees by
                                            reviewing resumes and requesting ID cards from potential
                                            outsourced employees.




 Pencegahan Pekerja Paksa
 Prevention of Forced Labour                                                                 [409-1] [F.19]


 Summarecon menetapkan standar waktu kerja            Summarecon applies working hour standards in
 sesuai dengan peraturan perundangan yang             accordance with applicable laws and regulations in
 berlaku di Indonesia, yakni 7 (tujuh) jam sehari     Indonesia, namely 7 (seven) hours per day for 6 (six)
 untuk 6 (enam) hari kerja dan 8 (delapan) jam        working days and 8 (eight) hours per day for 5 (five)
 sehari untuk 5 (lima) hari kerja dengan maksimal     working days, with a maximum of 40 working hours
 40 jam kerja dalam seminggu. Bila dibutuhkan         per week. Where overtime is required, the Company
 lembur, Perusahaan juga memiliki kebijakan untuk     also has a policy governing additional overtime hours,
 karyawan yang akan menambah jam kerja lembur         subject to the Company’s approval. Nevertheless,
 dengan tetap mempertimbangkan persetujuan            the Company recognises the potential risk of
 Perusahaan. Meskipun demikian, Perusahaan            forced labour within its supply chain. Accordingly,
 menyadari adanya potensi risiko pekerja paksa yang   Summarecon has conducted risk mapping related
 mungkin terjadi di sepanjang rantai pasokan. Oleh    to this issue and implemented preventive and
 karena itu, Summarecon telah melakukan pemetaan      mitigation measures to minimise the possibility of
 risiko terkait isu ini dan mengimplementasikan       forced labour in its operations.
 langkah-langkah preventif serta mitigasi untuk
 meminimalkan kemungkinan terjadinya pekerja
 paksa dalam operasionalnya.




      Laporan Keberlanjutan 2025
182   Sustainability Report 2025
Page 183
Identifikasi dan Pencegahan Risiko Adanya Pekerja Paksa
Identification and Prevention of Risks of Forced Labor


Rantai Pasok dengan Risiko Adanya              Kontraktor
Pekerja Paksa                                  Contractors
Supply Chain with Risks of Forced Labor
                                               Mitra outsource
                                               outsource partners

Penjelasan Risiko                              Kontraktor mempekerjakan pekerja tanpa kontrak yang jelas.
Risk Description                               Contractors employing workers without clear contracts.

                                               Mitra outsource mempekerjakan pekerja tanpa kontrak yang
                                               jelas.
                                               Outsource partners employing workers without clear contracts.

Upaya Pencegahan Risiko                        Perusahaan hanya bermitra dengan kontraktor dan mitra
Risk Prevention Measures                       outsource yang memiliki keberadaan legal dan taat kepada
                                               hukum yang berlaku.
                                               The Company only partners with contractors and outsourcing
                                               partners that have legal existence and comply with applicable
                                               laws.

                                               Perusahaan tidak menggunakan kontraktor dan mitra
                                               outsource yang sudah jelas terbukti memiliki rekam jejak
                                               pelanggaran hak asasi manusia dalam bentuk kerja paksa.
                                               The Company does not engage contractors and outsourcing
                                               partners who have a proven track record of human rights
                                               violations in the form of forced labor.




                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   183
Page 184
 Penilaian Kinerja dan Pengembangan Karir Karyawan
 Employee Performance Evaluation and Career Development                                             [404-3]

 Summarecon         secara     rutin  melaksanakan      Summarecon regularly conducts performance
 penilaian kinerja bagi seluruh karyawan, dengan        evaluations for all employees, using Key Performance
 menggunakan         Key    Performance    Indicators   Indicators (KPIs) as the primary basis for measuring
 (KPIs) sebagai landasan utama dalam mengukur           employee performance against the goals and
 pencapaian kinerja karyawan terhadap tujuan dan        targets established by the Company. The results
 sasaran yang telah ditetapkan oleh Perusahaan. Hasil   of these performance evaluations are used as a
 penilaian kinerja ini digunakan sebagai dasar dalam    basis for career development, compensation, and
 pengembangan karir, pemberian kompensasi, serta        recognition for high-performing employees.
 penghargaan bagi karyawan yang berprestasi.

 Penilaian kinerja dilakukan setiap akhir tahun         Performance evaluations are conducted at the
 untuk mengevaluasi pencapaian kinerja karyawan         end of each year to assess employee performance
 sepanjang tahun berjalan. Penilaian kinerja ini        throughout the reporting year. These evaluations
 berlaku bagi karyawan yang telah bekerja minimal       apply to employees who have worked for at least
 enam bulan dari periode cut-off penilaian di akhir     six months as of the year-end assessment cut-off
 tahun tersebut. Mekanisme penilaian diawali            period. The evaluation process begins with a self-
 dengan self-assessment, di mana setiap karyawan        assessment, in which each employee is given the
 diberikan kesempatan untuk mengevaluasi kinerja        opportunity to independently evaluate their own
 dan kompetensinya secara mandiri. Selanjutnya,         performance and competencies. This is followed by
 penilaian dilakukan oleh atasan langsung guna          an assessment by the direct supervisor to provide
 memberikan evaluasi yang lebih objektif dan            a more objective and comprehensive evaluation.
 komprehensif. Pada tahun 2025, Perusahaan              In 2025, the Company conducted performance
 telah melakukan penilaian kinerja terhadap 3.803       evaluations for 3,803 employees who met the criteria
 karyawan yang memenuhi kriteria untuk mengikuti        to participate in this process.
 penilaian kinerja ini.


 Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
 Employee Training and Development


 Perusahaan memiliki tanggung jawab dalam               The Company has a responsibility to provide training
 memberikan     pelatihan  dan    pengembangan          and development for employees. The training
 bagi karyawan, dimana program pelatihan yang           programmes organised are tailored to the needs of
 diselenggarakan disesuaikan dengan kebutuhan           both employees and the Company, so as to improve
 karyawan dan Perusahaan, sehingga dapat                employee performance effectiveness and support
 meningkatkan efektivitas kinerja karyawan serta        the sustainable achievement of business objectives.
 mendukung pencapaian tujuan bisnis secara
 berkelanjutan.

 Program pelatihan karyawan disesuaikan dengan          Employee training programmes are aligned with the
 kompetensi yang dibutuhkan, dan dilaksanakan           competencies required and are delivered in various
 dalam bentuk, seperti seminar, workshop, atau          forms, such as seminars, workshops, and training
 pelatihan, baik secara daring maupun tatap muka.       sessions, both online and in person. To ensure
 Untuk memastikan efektivitasnya, pelatihan yang        effectiveness, training attended by employees is
 telah diikuti oleh karyawan akan dipantau dan          monitored and evaluated on a regular basis.
 dievaluasi secara rutin.


 Pelatihan Karyawan
 Employee Training                                                                     [404-1] [404-2] [F.22]


 Summarecon memberikan pelatihan bagi karyawan          Summarecon provides training for employees
 dengan tujuan untuk membekali mereka dengan            with the aim of equipping them with skills and
 keterampilan dan pengetahuan yang relevan              knowledge relevant to their respective duties
 dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.         and responsibilities. This training is expected to
 Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan            improve motivation, performance, effectiveness, and
 motivasi, kinerja, efektivitas, dan efisiensi dalam     efficiency at work, thereby enabling employees to
 bekerja, sehingga pada akhirnya berkontribusi          contribute optimally to the Company’s success in
 secara optimal terhadap kesuksesan Perusahaan          achieving its business objectives.
 dalam mencapai tujuan bisnisnya.

      Laporan Keberlanjutan 2025
184   Sustainability Report 2025
Page 185
Total Jam Pelatihan Karyawan Tahun 2023 – 2025
Total Employee Training Hours 2023 – 2025                                              2023             2024               2025

Total Jam Pelatihan               Total Karyawan                                               Rata-Rata Jam Pelatihan
Total Training Hours              Total Employees                                              Average Training Hours

Jenis Kelamin
Gender
        Laki-laki                                                                                                     26
        Male                                                                  3,255
                                                                                                                      29
                       84,969
                                                                              3,061
                       88,764                                                                                         32
                       95,327                                                 2,935


        Perempuan
        Female                                                                                                        27
                                                                              1,101
                       29,556                                                                                         33
                                                                              1,161
                       38,227
                                                                                                                      43
                       53,221                                                 1,228


Jabatan
Position
        Management                                                                                                    22
                                                                              26
                       561                                                                                            16
                                                                              26
                       403
                                                                                                                      15
                       396                                                    27



        Manager                                                                                                       65
                                                                              146
                       9,478
                                                                              155                                     44
                       6,778
                       7,431                                                  160                                     46



        Supervisor
                                                                              866                                     39
                       33,393
                                                                              900                                     52
                       46,394
                       76,310                                                 990                                     77



        Staff
                                                                              3,318                                   21
                       71,093
                                                                              3,141                                   23
                       73,416
                       64,412                                                 2,986                                   22


Total                            Total                                                    Total
                                                                        4,356                                         26
                       114,525
                                                                        4,222                                         30
                       126,991
                       148,548                                          4,163                                         36


                                 50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                          50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem     185
Page 186
 Pada tahun 2025, rata-rata jam pelatihan yang          In 2025, the average number of training hours
 diberikan ke karyawan meningkat 20% dari tahun         provided per employee increased by 20% from the
 sebelumnya, menjadi 36 jam pelatihan per karyawan.     previous year, reaching 36 hours per employee. This
 Peningkatan ini merupakan wujud nyata komitmen         increase reflects the Company’s commitment to the
 Perusahaan dalam pengembangan sumber daya              sustainable development of its human capital.
 manusia (SDM) secara berkelanjutan.

 Seiring dengan peningkatan jumlah jam pelatihan        Alongside the increase in training hours, the
 yang diberikan kepada karyawan, Perusahaan             Company evaluated the effectiveness of its training
 melakukan evaluasi efektivitas program melalui         programmes by comparing pre-test and post-
 perbandingan hasil pre-test dan post-test, serta       test results and gathering participant feedback on
 pengumpulan umpan balik peserta terhadap               programme implementation. The evaluation showed
 pelaksanaan pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan      improved participant understanding of the materials
 adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap          delivered, as well as positive feedback on the
 materi yang disampaikan, disertai dengan persepsi      relevance of the training to their job requirements.
 positif mengenai relevansi pelatihan terhadap
 kebutuhan pekerjaan.

 Mayoritas karyawan menyampaikan bahwa program          Most employees stated that the training programmes
 pelatihan memberikan tambahan pengetahuan              provided additional knowledge and supported the
 serta mendukung peningkatan kompetensi dalam           enhancement of their competencies in carrying
 menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Hal           out their duties and responsibilities. This indicates
 ini mengindikasikan bahwa peningkatan jam              that the increase in training hours was not only
 pelatihan tidak hanya bersifat kuantitatif, tetapi     quantitative but also had a measurable impact on
 juga memberikan dampak yang terukur terhadap           the quality of the Company’s human capital.
 kualitas sumber daya manusia.

 Program pelatihan yang diberikan selama tahun          The training programmes delivered in 2025 were
 2025 terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu:            grouped into three types:

 1.   Internal Training                                 1.   Internal Training
      Bentuk pendidikan/pelatihan dimana materi              Training programmes tailored to the Company’s
      yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan            needs, with both the training materials and
      Perusahaan. Materi pelatihan serta fasilitator         facilitators provided by the Company.
      disediakan oleh Perusahaan

 2.   In-house Training                                 2.   In-house Training
      Bentuk pendidikan/pelatihan dimana materi              Training programmes tailored to the needs of
      yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan            employees and the Company, with materials
      karyawan/Perseroan. Materi pelatihan serta             and facilitators provided by external training
      fasilitator disediakan oleh penyedia pelatihan         providers that have undergone the Company’s
      yang telah melewati proses peninjauan oleh             review process
      Perusahaan.

 3.   External Training                                 3.   External Training
      Bentuk pendidikan/pelatihan yang diberikan             Training programmes conducted externally or by
      untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan              third parties to enhance knowledge, attitudes,
      keterampilan yang dilaksanakan secara eksternal        and skills.
      atau oleh pihak ketiga.

 Komposisi internal training, inhouse training, dan     The composition of internal, in-house, and external
 eksternal training yang dilakukan adalah sebesar       training was 69%: 15%: 16% respectively.
 69%: 15%: 16%.




       Laporan Keberlanjutan 2025
186    Sustainability Report 2025
Page 187
                                                              Program Beasiswa Summarecon
                                                                      Summarecon Scholarship Programme
[404-2]


Selain program pelatihan karyawan, Perusahaan             In addition to employee training programmes,
juga mendukung peningkatan keterampilan                   the Company also supports the enhancement
dan kompetensi karyawan melalui program                   of employee skills and competencies through
beasiswa. Program ini memberikan kesempatan               scholarship programmes. These programmes
bagi karyawan untuk melanjutkan pendidikan                provide employees with opportunities to pursue
formal yang relevan dengan bidang pekerjaannya,           formal education relevant to their fields of work,
sehingga mereka dapat berkontribusi lebih optimal         enabling them to contribute more optimally to the
dalam mendukung pencapaian tujuan Perusahaan.             achievement of the Company’s objectives.

Lebih dari sekadar mendukung pertumbuhan bisnis,          Beyond supporting business growth, these
program beasiswa ini mencerminkan komitmen                scholarship programmes reflect Summarecon’s
Summarecon dalam mengembangkan karyawan                   commitment to developing employees as the
sebagai aset utama Perusahaan. Inisiatif ini              Company’s key asset. This initiative is aligned with
sejalan dengan nilai inti “caRe”, yang menekankan         the core value of “caRe,” which underscores the
kepedulian Perusahaan terhadap kesejahteraan              Company’s concern for employee wellbeing as
karyawan serta peningkatan kinerja secara                 well as overall performance improvement. The
keseluruhan. Berikut adalah jenis program beasiswa        scholarship programmes provided by the Company
yang diberikan oleh Perusahaan:                           are as follows:

•   Program Beasiswa Anak Karyawan (SINAR)                •    Employee Children Scholarship Programme
    Beasiswa yang diberikan kepada anak karyawan               (SINAR)
    yang berpendidikan SMA dan/atau Akademi/                   A scholarship awarded to employees’ children
    Universitas                                                enrolled in senior high school and/or academy/
                                                               university education.

•   Beasiswa        Karyawan        Improvement           •    Summarecon       Employee        Improvement
    Summarecon (BISA)                                          Scholarship (BISA)
    Beasiswa yang diberikan kepada karyawan yang               A scholarship awarded to employees pursuing
    sedang kuliah dengan jenjang D3, S1 dan S2                 Diploma (D3), Bachelor’s (S1), or Master’s (S2)
                                                               degrees.


Program Beasiswa Summarecon Tahun 2025
Summarecon Scholarship Programme 2025


Beasiswa Improvement Karyawan Summarecon (BISA)
Summarecon Employee Improvement Scholarship (BISA)

Jumlah Penerima Beasiswa                                        Total Beasiswa (dalam Jutaan Rupiah)
Number of Recipient                                             Total Scholarship (in IDR million)

                                               63                                                               236

Program Beasiswa Anak Karyawan (SINAR)
Employee Children Scholarship Programme (SINAR)

Jumlah Penerima Beasiswa                                        Total Beasiswa (dalam Jutaan Rupiah)
Number of Recipient                                             Total Scholarship (in IDR million)

                                               305                                                              629


                                    Total      368                                                Total        865




                                    50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                             50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   187
Page 188
 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
 Occupational Health and Safety                                                                  [403] [F.21]

 Dalam rangka mewujudkan pencapaian Tujuan             In pursuit of the Sustainable Development Goals —
 Pembangunan           Berkelanjutan,    khususnya     most notably Goal 8: Decent Work and Economic
 tujuan nomor 8 (delapan): Pekerjaan Layak dan         Growth — Summarecon is firmly committed to
 Pertumbuhan Ekonomi, Summarecon secara                fostering a safe and healthy working environment for
 aktif mempromosikan lingkungan kerja yang             all its employees. By upholding strong occupational
 aman dan sehat bagi semua pekerjanya. Dengan          health and safety standards, employees are
 memastikan kondisi kerja yang aman dan sehat,         empowered to work more productively, allowing
 pekerja dapat bekerja dengan lebih produktif          business operations to run efficiently and sustainably.
 sehingga aktifitas bisnis dapat berjalan dengan        To this end, a comprehensive Occupational Health
 baik. Oleh karena itu, sistem manajemen Kesehatan     and Safety (OHS) management system has been put
 dan Keselamatan Kerja (K3) telah diupayakan untuk     in place and is implemented effectively across all of
 diimplementasikan dengan efektif di seluruh unit      Summarecon’s business units.
 bisnis Summarecon.

 Dalam Laporan Keberlanjutan ini, Perusahaan           This Sustainability Report focuses on the OHS
 berfokus untuk membahas sistem manajemen              management system within the data boundaries
 K3 yang tercakup dalan batasan data di tahun          applicable for 2025, covering Summarecon
 2025 ini, yakni Summarecon Mall Kelapa Gading,        Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,
 Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall               Summarecon Mall Serpong, Plaza Summarecon
 Serpong, Plaza Summarecon Serpong, Plaza              Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Summarecon
 Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong dan             Serpong, and Summarecon Bekasi. Since 2017, the
 Summarecon Bekasi. Sejak tahun 2017, Sistem           OHS management system has been implemented
 manajemen K3 ini sudah diterapkan merujuk pada        in accordance with national regulations, including
 peraturan negara, seperti Peraturan Pemerintah        Government Regulation (PP) No. 50 of 2012 on the
 (PP) No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem       Implementation of the Occupational Health and
 Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja,            Safety Management System, Law No. 6 of 2023 on
 Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta          Job Creation, and Law No. 1 of 1970 on Work Safety.
 Kerja, dan Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang
 Keselamatan Kerja.




 Sistem Manajemen K3
 OHS Management System                                                                          [403-1] [F.21]


 Dalam menjalankan sistem manajemen K3,                To underpin the OHS management system,
 Summarecon telah menyusun prosedur manual             Summarecon has developed a Manual Safety as a
 keamanan (Manual Safety) sebagai panduan bagi         practical guide for employees and business units in
 karyawan dan unit bisnis dalam menerapkan budaya      embedding a strong safety culture throughout the
 K3 yang baik. Prosedur ini dibuat berdasarkan         organisation. This procedure has been established in
 kebijakan internal perusahaan serta peraturan yang    accordance with the Company’s internal policies and
 berlaku, termasuk UU No. 1 tahun 1970 tentang         all applicable regulations, including Law No. 1 of 1970
 Keselamatan Kerja.                                    on Work Safety.

 Perusahaan akan melakukan audit internal              An internal audit of this procedure is conducted
 terhadap prosedur ini setiap tahun sekali guna        annually to verify the effective implementation of the
 memastikan implementasi yang baik dan efektif         OHS management system and to review findings
 dari sistem manajemen K3, sekaligus meninjau          from previous audit cycles. To safeguard the integrity
 hasil audit dari periode sebelumnya. Audit internal   of the process, audits are carried out by Company
 akan dilakukan oleh personil Perusahaan yang tidak    personnel who hold no direct responsibility for
 memiliki tanggung jawab langsung dalam kegiatan       the OHS activities under review, thereby ensuring
 K3 yang diperiksa, untuk memastikan independensi      independence and objectivity in both the process
 dan objektifitas proses dan hasil audit.               and its outcomes.

 Prosedur K3 ini diharapkan menjadi panduan bagi       The OHS procedure is designed to equip employees
 karyawan dalam mengidentifikasi potensi bahaya         with the knowledge to identify potential workplace
 di tempat kerja serta memberikan langkah-langkah      hazards and to provide clear, actionable steps for
 untuk mengurangi risiko kecelakaan dan cedera.        mitigating the risk of accidents and injuries. Through
 Dengan penerapan prosedur K3 yang konsisten           its consistent and effective application, the Company


      Laporan Keberlanjutan 2025
188   Sustainability Report 2025
Page 189
dan efektif, diharapkan kesadaran karyawan akan              aims to heighten employee awareness of OHS
risiko K3 di lingkungan kerja meningkat, sehingga            risks and cultivate a robust safety culture across all
membantu membangun budaya keselamatan yang                   workplaces. To ensure the procedure remains current
kuat di tempat kerja. Untuk menjamin prosedur                and aligned with evolving business processes, it is
sesuai dengan proses bisnis dan terus diperbaharui,          reviewed on an annual basis — or more frequently,
Perusahaan melakukan tinjaunan setiap 1 (satu)               should the need arise.
tahun sekali, atau kapapun apabila dibutuhkan.




          Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Pengendalian Dampak
[403-2] [F.21]                           Hazard Identification, Risk Assessment, and Impact Control


Summarecon telah melakukan identifikasi, analisa,             Summarecon conducts systematic identification,
dan pengendalian potensi bahaya serta risiko K3              analysis, and control of potential OHS hazards and
yang mungkin terjadi di lingkungan kerja unit                risks across the working environments of its business
bisnis Perusahaan, khususnya yang tercakup dalam             units — particularly those within the data boundaries
batasan data pada Laporan Keberlanjutan tahun                of the 2025 Sustainability Report. This process is
2025. Proses identifikasi, analisa, dan pengendalian          embedded within a dedicated OHS procedure at
potensi bahaya serta risiko K3 ini telah dituangkan          each business unit, developed in alignment with the
ke dalam salah satu prosedur K3 yang terdapat di             Company’s overarching Manual Safety framework.
masing-masing unit bisnis, yang dikembangkan                 Whilst the general approach is consistent across
berdasarkan Manual Safety yang dimiliki oleh                 business units, minor adjustments are made to
Perusahaan. Secara umum, proses identifikasi,                 reflect the specific operational conditions of each
analisa, dan pengendalian potensi bahaya serta               unit, as outlined below.
risiko K3 yang dilakukan oleh masing-masing unit
bisnis serupa, namun ada sedikit penyesuaian sesuai
kondisi dari masing-masing unit bisnis, yang dapat
dijabarkan sebagai berikut:


Unit Bisnis Properti Investasi
Investment Property Business Units

Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon                    Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon
Mall Bekasi, dan Summarecon Mall Serpong                     Mall Bekasi, and Summarecon Mall Serpong each
masing-masing      memiliki   departemen   safety            maintain a dedicated Safety Department within
dalam struktur organisasinya. Dimana departemen              their organisational structure. This department
safety ini bertanggung jawab untuk memastikan                bears overall responsibility for ensuring the effective
keseluruhan implementasi sistem manajemen                    implementation of the OHS management system,
K3 berjalan dengan efektif, termasuk diantaranya             including serving as the central coordinator for
sebagai koordinator untuk proses indentifikasi,               hazard identification, risk analysis, and risk control
analisa, dan pengendalian potensi bahaya serta               activities throughout the Mall.
risiko K3 di dalam Mall.

Proses identifikasi, analisa, dan pengendalian                The identification, analysis, and control of potential
potensi bahaya serta risiko K3 dilakukan dengan              OHS hazards and risks are carried out in close
berkoordinasi dengan setiap kepala bagian lainnya            coordination with all departmental heads within
di Mall dengan cara membuat job safety analysis,             the Mall, through a range of methods including
inspeksi, interview, observasi lapangan, dan verifikasi       job safety analyses, inspections, interviews, field
lapangan. Secara umum, tahapan dari proses                   observations, and on-site verification. The key stages
identifikasi, analisa, dan pengendalian bahaya serta          of this process are as follows:
risiko K3 dapat digambarkan sebagai berikut:

1.   Menfasilitasi dan memastikan proses identifikasi         1.    Facilitating and overseeing the effective
     potensi bahaya dan risiko K3 di lingkungan kerja              identification of potential OHS hazards and risks
     dilakukan dengan efektif                                      within the workplace.
2.   Melakukan analisa untuk risiko yang telah               2.    Analysing identified risks by evaluating their risk
     terindentifikasi dengan menilai level dari risiko              level, taking into account both the likelihood of
     berdasarkan kemungkinan terjadinya risiko dan                 occurrence and the severity of potential impact
     dampak yang akan diterima jika risiko tersebut
     terjadi
3.   Melakukan pengendalian terhadap risiko,                 3.    Implementing appropriate controls for identified
     khususnya untuk risiko dengan tingkatan yang                  risks, with priority given to those assessed as

                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   189
Page 190
      tinggi berdasarkan hasil analisa risiko yang telah          high-level following the risk analysis.
      dilakukan
 4.   Mengkomunikasikan           progres          serta     4.   Communicating          progress    to     relevant
      memonitoring efektifitas dari implementasi                   stakeholders and continuously monitoring the
      pengendalian risiko yang telah atau sedang                  effectiveness of risk control measures in place.
      dilakukan

 Setiap     tahapan      dari    proses      tersebut        Each stage of this process is thoroughly documented
 didokumentasikan oleh departemen safety dengan              by the Safety Department, with the support of
 bantuan Management Representative (MR) pada                 the Management Representative (MR), using
 formulir “Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan          the standardised “Hazard Identification, Risk
 Pengendalian Risiko”. Berikut adalah beberapa               Assessment, and Risk Control” form. The following
 potensi bahaya dan risiko K3 yang teridentifikasi:           section presents a selection of potential OHS hazards
                                                             and risks that have been identified:


 Potensi Bahaya dan Risiko
 Hazard and Risk Potential




  Kebakaran                      Terjatuh/             Tersetrum                Terjatuh dari               Terjepit
     Fire                      tersandung/            Electric shock               tangga                   Pinched
                                terpeleset                                      Falling down
                               Fell/tripped/                                      the stairs
                                  slipped




 Potensi bahaya dan risiko K3 yang telah                     Documented OHS hazards and risks are reviewed
 terdokumentasi akan ditinjau setiap tahun atau jika         annually, or whenever changes occur in the
 terjadi perubahan dari konteks Perusahaan, baik             Company’s context — whether internal or external.
 internal atau eksternal. Berikut adalah beberapa            The following risk control measures are employed:
 upaya pengendalian risiko yang dilakukan:

 1.   Eliminasi                                              1.   Elimination
      Menghilangkan sumber bahaya atau risiko                     Removing the source of the hazard or risk
                                                                  entirely.

 2.   Substitusi                                             2.   Substitution
      Menambahkan     fasilitas          tertentu    untuk        Introducing specific facilities or alternatives to
      meningkatkan keamanan                                       enhance workplace safety.

 3.   Rekayasa Engineering                                   3.   Engineering Controls
      Modifikasi  pada    mesin            tertentu   untuk        Modifying certain machinery or equipment to
      mengurangi potensi bahaya                                   reduce potential hazards.

 4.   Pencegahan                                             4.   Prevention
      •  Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)                     •  Use of Personal Protective Equipment (PPE)
      •  Membuat instruksi kerja untuk menghindari                •  Developing work instructions to avoid and/or
         dan/atau menangani risiko                                   manage identified risks
      •  Melakukan sosialisasi atau pelatihan K3                  •  Conducting OHS awareness sessions and
         secara rutin dan konsisten                                  training on a regular and consistent basis
      •  Melakukan pemantauan risiko secara rutin                 •  Carrying out routine and consistent risk
         dan konsisten                                               monitoring




       Laporan Keberlanjutan 2025
190    Sustainability Report 2025
Page 191
Plaza Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon Bekasi
Plaza Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon Bekasi

Plaza Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon                Plaza Summarecon Serpong and Plaza Summarecon
Bekasi menetapkan safety officer dari departemen              Bekasi designate a Safety Officer from the Safety
safety sebagai koordinator untuk pelaksanaan                 Department to serve as the coordinator for the
proses identifikasi, analisa, dan pengendalian                identification, analysis, and control of potential OHS
potensi bahaya serta risiko K3, dimana proses ini            hazards and risks. This process is carried out in close
dilakukan dengan berkoordinasi dengan setiap                 coordination with all other departmental heads.
kepala bagian lainnya. Berikut adalah tahapan                The key stages of the hazard and risk identification,
dari proses identifikasi, analisa, dan pengendalian           analysis, and control process are as follows:
potensi bahaya serta risiko K3 yang dilakukan:

   1.   Identifikasi bahaya                                        1.   Hazard Identification
        Melakukan identifikasi semua potensi                            Identifying all potential hazards — along
        bahaya berserta penyebab dan dampaknya                         with their causes and impacts — within the
        di lingkungan kerja atau proses kerja yang                     designated working environment or work
        telah ditentukan                                               processes.

   2.   Penilaian risiko                                          2.   Risk Assessment
        Melakukan      penilaian  risiko untuk                         Assessing identified risks to determine their
        menentukan level dari risiko yang telah                        risk level, based on the likelihood of the
        terindetifikasi berdasarkan kemungkinan                         hazard occurring and its potential impact on
        terjadinya bahaya dan dampak dari                              the health and safety of employees.
        bahaya tersebut terhadap kesehatan dan
        keselamatan karyawan

   3.   Pengendalian risiko                                       3.   Risk Control
        Merencanakan      dan  mengembangkan                           Planning and developing risk control
        strategi      serta      langkah-langkah                       strategies and measures to prevent the
        pengendalian risiko untuk mencegah                             occurrence of identified risks, reduce their
        terjadinya, mengurangi dampaknya atau                          impact, or eliminate their source.
        menghilangkan sumber risiko tersebut

   4.   Tindak lanjut dan Monitoring                              4.   Follow-Up and Monitoring
        Memantau dan mengevaluasi efektivitas                          Monitoring and evaluating the effectiveness
        dari    implementasi      langkah-langkah                      of risk control measures that have been or
        pengendalian risiko yang telah atau sedang                     are currently being implemented
        dilakukan

   5.   Pencatatan dan dokumentas                                 5.   Recording and Documentation
        Safety officer dibantu oleh Management                          The Safety Officer, supported by the
        Representative     (MR)     mencatat     dan                   Management Representative (MR), records
        mendokumentasikan setiap tahapan proses                        and documents each stage of the above
        diatas ke dalam formulir “Identifikasi Bahaya,                  process using the standardised “Hazard
        Penilaian Risiko dan Pengendalian Risiko”                      Identification, Risk Assessment, and Risk
                                                                       Control” form

   6.   Peninjauan                                                6.   Review
        Peninjauan terhadap daftar risiko dilakukan                    The risk register is reviewed through a
        melalui   mekanisme     peninjauan     rutin                   combination of mechanisms: annual routine
        tahunan, peninjauan saat terjadi perubahan                     reviews, reviews triggered by significant
        signifikan, peninjauan berdasarkan insiden                      changes, reviews following incidents or
        atau kecelakaan, dan peninjauan saat sesuai                    accidents, and reviews conducted at the
        permintaan karyawan.                                           request of employees.

Metode yang digunakan dalam mengidentifikasi                  The methods employed to identify potential
potensi bahaya dan risiko K3 adalah dengan inspeksi,         OHS hazards and risks include inspections, field
observasi lapangan, analisis kecelakaan/insiden,             observations, accident and incident analyses,
wawancara, diskusi, pemeriksaan dokumentasi,                 interviews, discussions, documentation reviews, and
dan penggunaan ceklist. Berikut adalah beberapa              the use of checklists. The following section presents
potensi bahaya dan risiko K3 yang teridentifikasi:            a selection of potential OHS hazards and risks that
                                                             have been identified:




                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   191
Page 192
 Potensi Bahaya dan Risiko
 Hazard and Risk Potential




  Kebakaran                          Terjatuh/          Tersetrum               Bahaya bekerja             Terjebak
     Fire                          tersandung/         Electric shock            di ketinggian               di lift
                                    terpeleset                                     Hazard of               Stuck in
                                   Fell/tripped/                                  working at               elevator
                                      slipped                                       heights



 Upaya pengendalian risiko yang dilakukan oleh Plaza           The risk control measures employed by Plaza
 Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon                       Summarecon Serpong and Plaza Summarecon
 Bekasi serupa dengan upaya yang dilakukan oleh                Bekasi are consistent with those carried out by the
 unit Mall, sebagaimana telah dibahas sebelumnya.              Mall units, as discussed in the preceding section.



 Unit Bisnis Pengembangan Properti
 Property Development Business Units

 Dalam rangka menerapkan sistem manajemen K3                   In implementing a robust OHS management
 yang baik, Summarecon Serpong dan Summarecon                  system, Summarecon Serpong and Summarecon
 Bekasi membentuk Panitia Pembina Keselamatan                  Bekasi have established an Occupational Health
 dan Kesehatan Kerja (P2K3). Dengan keterlibatan               and Safety Steering Committee (P2K3). Through the
 aktif dari tim P2K3, Summarecon Serpong dan                   active involvement of the P2K3 team, Summarecon
 Summarecon Bekasi dapat mengidentifikasi,                      Serpong and Summarecon Bekasi are able to identify,
 menganalisa, dan mengelola potensi bahaya dan                 analyse, and manage potential OHS hazards and
 risiko K3 dengan lebih efektif, sehingga tercipta             risks more effectively, thereby fostering a safer and
 lingkungan kerja yang lebih aman dan lebih sehat              healthier working environment for all employees.
 bagi semua karyawan.

 Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi                      Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi
 menetapkan sekretaris P2K3 yang juga merupakan                designate the P2K3 Secretary — who also holds a
 ahli K3 umum sebagai penanggung jawab untuk                   general OHS expertise certification — as the person
 pelaksanaan proses identifikasi, analisa, dan                  responsible for overseeing the identification, analysis,
 pengendalian potensi bahaya serta risiko K3. Berikut          and control of potential OHS hazards and risks. The
 adalah tahapan implementasinya:                               key stages of implementation are as follows:

      1.      Identifikasi bahaya                                  1.    Hazard Identification
              Bekerja sama dengan berbagai departemen                   Collaborating with various departments
              untuk melakukan identifikasi semua potensi                 to identify all potential hazards within the
              bahaya di lingkungan kerja atau di area kerja.            working environment or work areas.

      2.      Penilaian risiko                                    2.    Risk Assessment
              Melakukan       penilaian    risiko  untuk                Conducting risk assessments to determine
              menentukan level risiko yang dilakukan                    the level of each identified risk by analysing
              dengan        menganalisia     kemungkinan                the likelihood of a hazard occurring and the
              terjadinya bahaya dan tingkat keparahan                   severity of its potential impact on employees.
              bahaya tersebut terhadap karyawan. Penilaian              This assessment serves as the basis for
              risiko ini membantu dalam menentukan                      prioritising control actions.
              prioritas tindakan pengendalian.

      3.      Pengendalian Dampak                                 3.    Risk Control
              Merencanakan      dan  mengembangkan                      Planning and developing risk control
              strategi      serta      langkah-langkah                  strategies and measures to prevent the
              pengendalian risiko untuk mencegah                        occurrence of identified risks, mitigate their
              terjadinya, mengurangi dampaknya atau                     impact, or eliminate their source entirely.
              menghilangkan sumber risiko tersebut.

           Laporan Keberlanjutan 2025
192        Sustainability Report 2025
Page 193
Salah satu metode yang digunakan dalam                       A method used to identify potential OHS hazards
mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko K3                 and risks is the job safety analysis approach. The
adalah dengan pendekatan job safety analysis.                following section presents a selection of potential
Berikut adalah beberapa potensi bahaya dan risiko            OHS hazards and risks that have been identified:
K3 yang teridentifikasi:


Potensi Bahaya dan Risiko
Hazard and Risk Potential




 Jatuh dari          Tertimpa             Tertusuk                 Tersetrum                  Terjepit               Terpotong
ketinggian           material          benda tajam                Electric shock              Pinched                  Cut off
Falling from      Hit by material       (paku, besi)
   height                                Pierced by
                                       sharp objects
                                         (nail, iron)


Upaya pengendalian risiko yang dilakukan oleh                The risk control measures employed by Summarecon
Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi                     Serpong and Summarecon Bekasi are consistent
serupa dengan upaya yang dilakukan oleh unit Mall,           with those carried out by the Mall units, as discussed
sebagaimana telah dibahas sebelumnya.                        in the preceding section.

Perusahaan menyediakan mekanisme bagi pekerja                The Company provides a mechanism for workers
untuk melaporkan potensi bahaya maupun kondisi               to report potential hazards as well as any unsafe
atau tindakan tidak aman yang ditemukan di area              conditions or actions identified within the work area.
kerja. Pelaporan dilakukan melalui atasan langsung           Reports are submitted through the worker’s direct
dan dalam praktiknya umumnya menggunakan                     supervisor and, in practice, are generally made via
aplikasi WhatsApp. Setiap laporan biasanya disertai          WhatsApp. Each report is typically accompanied by
foto dokumentasi agar kondisi di lapangan dapat              photographic documentation to enable conditions
dipantau dan segera ditindaklanjuti oleh pihak               on the ground to be monitored and promptly
terkait, termasuk kontraktor. Pada Unit Bisnis               addressed by the relevant parties, including
Pengembangan        Properti,  laporan     umumnya           contractors. Within the Property Development
diteruskan kepada pihak yang bertanggung jawab,              Business Units, reports are generally forwarded to
seperti Site Manager (SM) dan Project Manager                the responsible parties, such as the Site Manager
(PM), sedangkan pada Unit Bisnis Properti Investasi,         (SM) and Project Manager (PM), whilst within the
laporan biasanya ditindaklanjuti oleh Security Patrol        Investment Property Business Units, reports are
dan Safety Officer. Dalam proses ini, pekerja didorong        typically followed up by Security Patrol and the
untuk menyampaikan temuan secara terbuka tanpa               Safety Officer. Throughout this process, workers are
takut terhadap tindakan balasan, sebagai bagian              encouraged to raise findings openly and without fear
dari penerapan budaya keselamatan kerja.                     of reprisal, as part of the Company’s commitment to
                                                             embedding a strong safety culture.


Selain itu, pekerja berhak menghentikan pekerjaan            Furthermore, workers have the right to stop work
atau menjauh dari situasi yang dinilai berbahaya             or remove themselves from any situation deemed
sesuai dengan prosedur K3 yang berlaku. Dalam                hazardous, in accordance with the applicable OHS
kondisi tersebut, pihak kontraktor bersama tim               procedures. In such circumstances, the contractor
K3 akan segera melakukan pengamanan dan                      and the OHS team will immediately secure and
pengawasan area guna mencegah terjadinya                     supervise the affected area to prevent any further
insiden lebih lanjut.                                        incidents.

Setiap insiden maupun kejadian nyaris celaka (near           All incidents and near misses are followed up through
miss) ditindaklanjuti melalui proses investigasi             an investigation process involving the OHS function,
yang melibatkan fungsi K3, tim unit terkait, serta           the relevant unit team, and competent contractor
pihak kontraktor yang kompeten. Investigasi                  representatives. Investigations are conducted to
dilakukan untuk mengidentifikasi akar penyebab                identify the root cause of each event, which then
kejadian, yang kemudian menjadi dasar dalam                  forms the basis for determining corrective and


                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   193
Page 194
 penetapan tindakan korektif dan pencegahan.               preventive actions. The findings are also used as an
 Hasil investigasi tersebut juga digunakan sebagai         evaluation tool to strengthen risk controls, improve
 bahan evaluasi untuk memperkuat pengendalian              work procedures, and continuously enhance the
 risiko,  memperbaiki       prosedur   kerja, dan          effectiveness of the OHS management system. Once
 meningkatkan efektivitas sistem manajemen K3              remedial actions have been taken and conditions
 secara berkelanjutan. Setelah tindakan perbaikan          are confirmed to be safe, work may resume.
 dilakukan dan kondisi dinyatakan aman, pekerjaan
 dapat dilanjutkan kembali.

 Sebagai      bagian   dari    upaya     pencegahan        As part of the Company’s ongoing prevention efforts,
 berkelanjutan,    Perusahaan     juga     melakukan       awareness sessions and briefings are also provided
 sosialisasi dan pembekalan kepada pekerja terkait         to workers on high-risk activities, such as working
 pekerjaan berisiko tinggi, seperti pekerjaan di           at height. Topics covered include safe working
 ketinggian. Materi yang disampaikan mencakup              methods, the proper use of personal protective
 metode kerja yang aman, penggunaan alat                   equipment, and the correct procedures for operating
 pelindung diri, serta tata cara penggunaan dan            and installing work support equipment. Through this
 pemasangan alat bantu kerja. Melalui pendekatan           approach, the Company seeks to deepen workers’
 ini, Perusahaan berupaya memperkuat pemahaman             understanding of occupational risks and reinforce a
 pekerja terhadap risiko serta meningkatkan budaya         strong safety culture across all business units.
 keselamatan kerja di seluruh unit bisnis.


 Layanan Kesehatan Kerja
 Occupational Health Services                                                                      [403-3] [F.21]


 Perusahaan menyadari bahwa kesehatan para                 The Company recognises that the health and
 pekerja merupakan modal utama dalam mencapai              wellbeing of its workforce is the cornerstone of
 produktivitas yang optimal dan pertumbuhan kinerja        optimal productivity and sustained performance
 yang bekerlanjutan. Oleh karena itu, Perusahaan           growth. As such, the Company is committed to
 berkomitmen untuk melindungi kesehatan para               safeguarding workers’ health in relation to their
 pekerja sehubungan dengan lingkungan kerja                working environment by providing high-quality
 mereka dengan menyediakan layanan kesehatan               occupational health services. The following outlines
 kerja yang berkualitas. Berikut adalah beberapa           the key occupational health services made available
 layanan kesehatan kerja yang disediakan oleh              by the Company:
 Perusahaan:

 •    Pengawasan terhadap lingkungan kerja                 •   Workplace Environment Monitoring
      Diantaranya       dilakukan    melalui   aktivitas       This includes inspecting Personal Protective
      pemeriksaan Alat Pelindung Diri (APD) sebelum            Equipment (PPE) prior to work commencement
      bekerja pada saat safety briefing; proses                 during safety briefings; conducting the
      identifikasi, analisa, dan pengendalian potensi           identification, analysis, and control of potential
      bahaya serta risiko K3; pengecekan sanitasi dan          OHS hazards and risks; and checking sanitation
      kebersihan pembuangan sampah di basecamp                 standards and waste disposal arrangements at
      pekerja kontraktor                                       contractor base camps.
 •    Pengawasan terhadap kesehatan kerja                  •   Occupational Health Monitoring
      Diantaranya dilakukan melalui pemeriksaan                This includes conducting periodic health
      kesehatan berkala kepada karyawan, khususnya             examinations for employees, particularly those
      karyawan yang pekerjaannya berkaitan dengan              whose roles are associated with health-related
      risiko kesehatan                                         risks.
 •    Perawatan pertolongan pertama                        •   First Aid and Emergency Care
      Diantaranya dilakukan dengan menyediakan                 This includes maintaining a fully equipped first
      ruang P3K dengan obat-obatan, perlengkapan               aid room with appropriate medicines, supplies,
      dan fasilitas yang layak; menyediakan mobil              and facilities; providing an ambulance to assist
      ambulans untuk memfasilitasi orang yang                  individuals in medical emergencies by reducing
      mengalami        keadaan     darurat   kesehatan,        response times and ensuring swift transfer to
      dengan mempercepat waktu respons dalam                   higher-level healthcare services; and establishing
      memberikan pertolongan pertama dan dengan                emergency response SOPs for various types of
      segera membawa ke layanan kesehatan yang                 emergencies, enabling employees to act quickly
      lebih baik; SOP tanggap darurat untuk berbagai           and effectively in critical situations, thereby
      jenis situasi darurat agar karyawan dapat dengan         helping to save lives and minimise the risk of
      cepat dan efisien mengetahui tindakan yang                injury.
      harus dilakukan dalam situasi darurat, sehingga
      dapat membantu menyelamatkan nyawa dan
      mengurangi risiko cedera

       Laporan Keberlanjutan 2025
194    Sustainability Report 2025
Page 195
                                                                          Partisipasi Pekerja dalam K3
                                                                                         Worker Participation in OHS
[403-4] [F.21]


Sebagai salah satu upaya untuk membangun budaya              As part of its efforts to foster a positive health and
keselamatan dan kesehatan yang positif di tempat             safety culture in the workplace, where every individual
kerja, di mana setiap individu merasa bertanggung            feels responsible for their own safety and that of
jawab atas keselamatan dan kesehatan dirinya                 their colleagues, Summarecon has established an
sendiri serta rekan kerjanya, Summarecon telah               Occupational Health and Safety Steering Committee
membentuk tim Panitia Pembina Kesehatan dan                  (P2K3), comprising a Chairperson, a Secretary, and
Keselamatan Kerja (P2K3) yang terdiri dari Ketua,            Members.
Sekretaris, dan Anggota.

Personil tim P2K3 di unit bisnis Summarecon berasal          P2K3 team members across Summarecon’s business
dari berbagai latar belakang dan departemen yang             units are drawn from a diverse range of backgrounds
berbeda. Khusus untuk karyawan yang menjabat                 and departments. Employees appointed as P2K3
sebagai Sekretaris P2K3 diharuskan untuk memiliki            Secretary are required to hold a General OHS
sertifikasi Ahli K3 Umum. Selain itu, agar tim P2K3           Expert certification. In addition, to ensure the team
memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih             possesses broad knowledge and competencies
luas dalam berbagai aspek K3 yang relevan dengan             across the various OHS aspects relevant to the
lingkungan kerja Perusahaan, beberapa anggota                Company’s working environment, several members
memiliki sertifikasi terkait K3 lainnya, seperti              hold additional OHS-related certifications, such
sertifikasi operator genset, sertifikasi K3 Pertolongan        as generator operator certification, First Aid at
Pertama pada Kecelakaan (P3K), dan sertifikasi K3             Work (P3K) OHS certification, and gondola OHS
gondola. Berikut adalah tugas dan tanggung jawab             certification. The duties and responsibilities of the
dari tim P2K3:                                               P2K3 team are as follows:



Tugas dan Tanggung Jawab Tim P2K3 Summarecon
Duties and Responsibilities of P2K3 Team of Summarecon


Jabatan                                         Ketua
Role                                            Chairperson

Tugas dan Tanggung Jawab                        Memimpin semua rapat pleno P2K3 ataupun menunjuk anggota
Duties and Responsibilities                     untuk memimpin rapat
                                                Leading all plenary meetings of the P2K3 or appointing members to
                                                lead meetings

                                                Mempertanggungjawabkan pelaksanaan K3
                                                Being responsible for the implementation of HSE

                                                Mempertanggungjawabkan         program-program       P2K3                        dan
                                                pelaksanaannya
                                                Accountable for P2K3 programs and their implementation

                                                Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan program-program K3 di
                                                Perusahaan
                                                Being accountable for P2K3 programs and their implementation
                                                Overseeing and evaluating the implementation of HSE programs in
                                                the company




                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   195
Page 196
 Jabatan                           Sekretaris
 Role                              Secretary

 Tugas dan Tanggung Jawab          Membuat undangan rapat dan notulen
 Duties and Responsibilities       Creating meeting invitations and minutes

                                   Mengelola administrasi surat-surat P2K3
                                   Managing P2K3 correspondence administration

                                   Mencatat data-data yang berhubungan dengan K3
                                   Recording HSE-related data

                                   Memberikan bantuan/saran-saran yang diperlukan oleh departemen-
                                   departemen demi suksesnya program-program K3
                                   Providing necessary assistance/advice to departments for the success
                                   of HSE programs

                                   Membuat laporan ke P2K3 maupun instansi lain yang bersangkutan
                                   dengan kondisi dan tindakan bahaya di tempat kerja
                                   Creating reports to the P2K3 and other relevant agencies regarding
                                   workplace hazard conditions and actions




 Jabatan                           Anggota
 Role                              Members

 Tugas dan Tanggung Jawab          Menghadiri undangan untuk kegiatan rapat P2K3
 Duties and Responsibilities       Attending invitations to P2K3 meeting activities

                                   Berpartisipasi aktif dalam kegiatan rapat tersebut baik dalam hal
                                   penyampaian saran atau alternatif solusi dan masalah-masalah K3
                                   (seperti laporan bahaya, kecelakaan, dan lainnya)
                                   Actively participating in meeting activities by providing suggestions or
                                   alternative solutions and discussing HSE issues (such as hazard reports,
                                   accidents, and others)

                                   Memeriksa kelengkapan peralatan keselamatan kerja (seperti
                                   melengkapi APD yang dibutuhkan di bagian masing-masing)
                                   Checking the completeness of work safety equipment (such as
                                   providing the required PPE in each department)

                                   Membuat Instruksi Kerja (IK) ataupun Standard Operating Procedure
                                   (SOP) terkait upaya pengendalian bahaya dan kecelakaan kerja
                                   Creating Work Instructions (WI) or Standard Operating Procedures
                                   (SOP) related to hazard control and workplace accidents

                                   Mengevaluasi penyebab kecelakaan & penyakit akibat kerja, serta
                                   langkah perbaikannya
                                   Evaluating the causes of accidents & work-related illnesses, as well as
                                   corrective actions

                                   Melaksanakan program-program K3 yang telah ditetapkan
                                   sebelumnya (seperti melakukan inspeksi, identifikasi bahaya, dan
                                   lain-lain)
                                   Implementing previously established HSE programs (such as
                                   inspections, hazard identification, and others)

                                   Melaporkan kepada ketua atas pelaksanaan program-program K3
                                   Reporting to the chairperson on the implementation of HSE programs




      Laporan Keberlanjutan 2025
196   Sustainability Report 2025
Page 197
                                                                                                          Pelatihan K3
                                                                                                               OHS Training
[403-5] [F.21]

Pelatihan K3 bertujuan untuk memberikan                     OHS training is designed to provide employees with
pemahaman yang mendalam kepada para karyawan                a thorough understanding of the risks and hazards
mengenai risiko dan bahaya yang mungkin dihadapi            they may encounter in their working environment.
di lingkungan kerja mereka. Dengan memahami                 By recognising these potential hazards, employees
potensi bahaya tersebut, karyawan dapat lebih               are better equipped to remain vigilant and take a
waspada dan proaktif dalam mengidentifikasi serta            proactive approach to identifying and addressing
mengatasi situasi yang berpotensi membahayakan              situations that could compromise their own safety
keselamatan dan kesehatan mereka serta rekan                and health, as well as that of their colleagues. OHS
kerjanya. Pelatihan K3 untuk para karyawan, disusun         training programmes are tailored to the specific
sesuai kebutuhan dan hasil identifikasi potensi              needs of each business unit and informed by
bahaya di lingkungan kerja. Pelatihan K3 dapat              the findings of workplace hazard identification
berupa pelatihan, seminar kesehatan, dan simulasi           processes. Training may take various forms,
bencana serta dapat dilakukan secara daring                 including workshops, health seminars, and disaster
maupun luring.                                              simulations, and may be delivered either online or in
                                                            person.

Untuk aspek keselamatan, Perusahaan secara                  With regard to safety, the Company regularly
rutin   menyelenggarakan       berbagai   pelatihan         organises a range of training activities aimed at
yang     bertujuan    meningkatkan     pemahaman            enhancing employees’ understanding of and
dan kesiapsiagaan karyawan terhadap prosedur                preparedness for workplace safety procedures. In
keselamatan kerja di lingkungan kerja. Pada tahun           2025, the safety development programme placed
2025, program pengembangan keselamatan kerja                greater emphasis on technical and applied training,
lebih difokuskan pada pelatihan yang bersifat               encompassing the formation and upskilling of Fire
teknis dan aplikatif, mencakup pembentukan                  Brigade teams, first aid (P3K) training, fire drills, and
dan peningkatan kompetensi Regu Pemadam                     disaster evacuation simulations covering a variety
Kebakaran, pelatihan P3K, fire drill, serta simulasi         of emergency scenarios. These activities not only
evakuasi bencana dengan berbagai skenario kondisi           deepened employees’ understanding of workplace
darurat. Kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat           safety procedures, but also strengthened their
pemahaman terhadap prosedur keselamatan kerja,              technical capabilities, team coordination, and overall
tetapi juga meningkatkan kemampuan teknis,                  readiness to respond to emergency situations
koordinasi tim, dan kesiapan karyawan dalam                 through hands-on practice and field simulations.
menghadapi kondisi darurat melalui praktik dan
simulasi lapangan.

Simulasi bencana di Summarecon Mall Kelapa                  Disaster simulations at Summarecon Mall Kelapa
Gading, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon                  Gading, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall
Mall Serpong, Plaza Summarecon Serpong, dan                 Serpong, Plaza Summarecon Serpong, and Plaza
Plaza Summarecon Bekasi dilaksanakan minimal                Summarecon Bekasi are conducted at least twice
2 (dua) kali setiap tahun untuk setiap skenario             per year for each disaster scenario at each respective
bencana di masing-masing unit bisnis, sedangkan             business unit, whilst those at Summarecon Serpong
di Summarecon Serpong dan Summarecon                        and Summarecon Bekasi are held at least once per
Bekasi dilaksanakan minimal 1 (satu) kali setiap            year. Throughout 2025, the Company delivered more
tahun. Sepanjang tahun 2025, Perusahaan telah               than 10 safety training sessions, engaging over one
melaksanakan lebih dari 10 sesi safety training yang        thousand employees. This approach is expected to
melibatkan lebih dari seribu karyawan. Pendekatan           provide more comprehensive learning and to have
ini diharapkan memberikan pembelajaran yang                 a direct and meaningful impact on improving safety
lebih komprehensif dan berdampak langsung pada              preparedness across all work areas.
peningkatan kesiapsiagaan keselamatan di area
kerja

Untuk aspek kesehatan, Perusahaan secara rutin              With regard to health, the Company regularly holds
menyelenggarakan      seminar    kesehatan  yang            health seminars aimed at providing employees
bertujuan memberikan informasi dan pengetahuan              with relevant information and knowledge on
yang relevan kepada karyawan mengenai pentingnya            the importance of maintaining good health and
menjaga kesehatan dan menerapkan gaya hidup                 adopting a healthy lifestyle. These activities help to
sehat. Kegiatan ini membantu meningkatkan                   raise employees’ awareness of the value of looking
kesadaran karyawan akan pentingnya merawat                  after their overall wellbeing. In 2025, these sessions
kesehatan secara menyeluruh. Pada tahun 2025,               engaged a total of 183 employees.
kegiatan tersebut melibatkan 183 karyawan.




                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   197
Page 198
                                   Sekolah Islam Al Azhar Summrecon Serpong


      Laporan Keberlanjutan 2025
198   Sustainability Report 2025
Page 199
                           Komitmen dan Kontribusi terhadap Masyarakat Lokal
                                                 Commitment and Contributions to Local Communities


Summarecon berperan aktif dalam meningkatkan                  Summarecon plays an active role in improving the
kesejahteraan masyarakat lokal, terutama melalui              wellbeing of local communities, particularly through
pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah                 the empowerment of Micro, Small, and Medium
(UMKM). Perusahaan meyakini bahwa UMKM                        Enterprises (MSMEs). The Company believes that
memiliki peran strategis dalam memperkuat                     MSMEs have a strategic role in strengthening local
perekonomian lokal, menciptakan lapangan kerja,               economies, creating employment opportunities,
serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang                      and supporting inclusive and sustainable economic
inklusif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, sebagai          growth. Accordingly, as part of its commitment to
bagian dari komitmen terhadap pengembangan                    MSME development, Summarecon consistently
UMKM, Summarecon secara konsisten menyediakan                 provides platforms for small business owners to
wadah bagi para pelaku usaha kecil untuk                      grow and expand their market reach through
berkembang dan memperluas pasar mereka melalui                various initiatives, including the Jakarta Fashion and
berbagai inisiatif, seperti Jakarta Fashion and Food          Food Festival (JF3), Modern Markets, and Culinary
Festival (JF3), Pasar Modern, dan Festival Kuliner.           Festivals.

Selain itu, Perusahaan mewujudkan komitmennya                 In addition, the Company delivers its commitment to
dalam mendukung kesejahteraan masyarakat                      community wellbeing through a range of corporate
melalui berbagai kegiatan tanggung jawab sosial,              social responsibility activities, primarily aimed
yang ditujukan terutama bagi mereka yang                      at those in need, including the “Tuang Bersama
membutuhkan, seperti kegiatan “Tuang Bersama                  Celengan Kasih” initiative and waste recycling
Celengan Kasih” dan Program Daur Ulang Sampah.                programmes. These waste recycling programmes
Inisiatif daur ulang sampah ini juga mencerminkan             also reflect the Company’s commitment to
kepedulian Perusahaan terhadap pelestarian                    environmental preservation by encouraging active
lingkungan, dengan melibatkan partisipasi aktif               community participation in more responsible waste
masyarakat dalam pengelolaan sampah yang lebih                management.
bertanggung jawab.



                               Jakarta Fashion and Food Festival (JF3)
[413-1] [F.23] [F.25]                           Jakarta Fashion and Food Festival (JF3)


Tentang JF3                                                   About JF3
Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun                 Since its inception in 2004, the Jakarta Fashion &
2004, Jakarta Fashion & Food Festival (JF3) telah             Food Festival (JF3) has grown into one of Indonesia’s
berkembang menjadi salah satu festival fashion                largest and most influential fashion festivals.
terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia.                 Initiated by Summarecon, JF3 is supported by the
Festival ini diinisiasi oleh Summarecon dengan                government and key stakeholders across Indonesia’s
dukungan resmi dari pemerintah serta para                     fashion industry. Over more than two decades, JF3
pelaku industri fashion tanah air. Selama lebih dari          has empowered hundreds of artisans, MSMEs,
dua dekade, JF3 telah memberdayakan ratusan                   and both emerging and established designers,
pengrajin, UMKM, serta desainer muda dan                      presenting thousands of collections that celebrate
ternama dalam menghadirkan ribuan koleksi yang                the richness of Indonesian culture.
mengangkat kekayaan budaya Indonesia.

Kontribusi nyata JF3 terhadap industri kreatif                JF3’s contribution to the creative industry is reflected
terlihat dari perannya dalam menghidupkan bisnis              in its role in energising the fashion business ecosystem
mode dan memperkuat perekonomian para pelaku                  and strengthening the economic prospects of
industri. Berbagai inovasi dan transformasi terus             industry players. The festival continues to evolve
dilakukan agar festival ini tetap relevan serta selaras       through ongoing innovation and transformation
dengan tren global, sekaligus menjadi platform bagi           to remain relevant and aligned with global trends,
pelaku industri fashion lokal untuk berkembang di             while serving as a platform for local fashion industry
pasar yang lebih luas.                                        participants to grow and access wider markets.




                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   199
Page 200
 Tema JF3                                                   JF3 Theme
 Pada tahun 2025, JF3 mengusung tema “Re-Crafted:           In 2025, JF3 adopted the theme “Re-Crafted: A New
 A New Vision” yang menandai fase baru memasuki             Vision,” marking a new phase as it entered its third
 dekade ketiga penyelenggaraannya. Tema ini                 decade. The theme reflects JF3’s effort to reinterpret
 merefleksikan upaya JF3 untuk menafsir ulang                craftsmanship, expertise, and cultural heritage
 nilai kriya, keahlian, dan warisan budaya melalui          through an approach that responds to the dynamics
 pendekatan yang relevan dengan dinamika industri           of the global fashion industry, while remaining
 fashion global, tanpa melepaskan akar lokalnya. Pada       grounded in local roots. In 2025, JF3 presented
 tahun ini, JF3 menghadirkan eksplorasi fashion yang        fashion explorations that redefined creativity and
 mendefinisikan ulang kreativitas dan keberlanjutan.         sustainability.

 Sebanyak 1.042 koleksi dipresentasikan dalam               A total of 1,042 collections were showcased across 23
 23 fashion show yang melibatkan lebih dari 72              fashion shows, involving more than 72 Indonesian
 desainer Indonesia dan internasional, 41 brand lokal,      and international designers, 41 local brands, and
 serta pelaku UMKM. Seperti tahun sebelumnya,               MSME participants. As in the previous year, JF3
 JF3 Fashion Festival 2025 diselenggarakan di dua           Fashion Festival 2025 was held at two main venues:
 lokasi utama, yaitu 24–27 Juli 2025 di La Piazza,          24–27 July 2025 at La Piazza, Summarecon Mall
 Summarecon Mall Kelapa Gading, serta 30 Juli–2             Kelapa Gading, and 30 July–2 August 2025 at
 Agustus 2025 di Summarecon Mall Serpong.                   Summarecon Mall Serpong.

 Inovasi JF3                                                JF3 Innovations
 Memasuki tahun ke-21, JF3 2025 memperkenalkan              As JF3 entered its 21st year, the 2025 programme
 dua inisiatif baru, yaitu Future Fashion Award dan         introduced two new initiatives—the Future Fashion
 Residency Program di bawah platform PINTU,                 Award and the Residency Program under the
 sebagai upaya untuk memperkuat pengembangan                PINTU platform—aimed at strengthening talent
 talenta   sekaligus     mendorong     pertumbuhan          development and supporting the continued growth
 ekosistem fashion Indonesia. Future Fashion Award          of Indonesia’s fashion ecosystem. The Future Fashion
 ditujukan bagi brand muda Indonesia, mulai dari            Award targets emerging Indonesian brands, from
 skala UMKM hingga brand profesional yang sedang            MSME-scale enterprises to growing professional
 berkembang, melalui dukungan pengembangan                  labels, by providing business development support
 usaha dan pendampingan bisnis untuk memperkuat             and mentoring to strengthen production capacity,
 kapasitas produksi, manajemen brand, serta                 brand management, and readiness to access wider
 kesiapan memasuki pasar yang lebih luas. Program           markets. This initiative supports the competitiveness
 ini berkontribusi dalam meningkatkan daya saing            of creative industry players, particularly fashion
 pelaku industri kreatif, khususnya UMKM fashion,           MSMEs, by enabling more structured and sustainable
 agar dapat berkembang secara lebih terstruktur dan         growth.
 berkelanjutan.

 Sementara itu, Residency Program menghadirkan              The Residency Program, meanwhile, brought young
 desainer muda dari Prancis untuk melakukan                 designers from France to undertake research and
 riset dan kolaborasi langsung dengan pengrajin             collaborate directly with Indonesian traditional
 kain tradisional Indonesia. Pada tahun 2025, dua           textile artisans. In 2025, two resident designers
 desainer residensi menjalani proses pembelajaran           participated in learning processes in different
 di lokasi yang berbeda: satu mempelajari tradisi           locations: one studied batik traditions in Tegal,
 batik di Tegal, Jawa Tengah, sementara yang                Central Java, while the other explored weaving in
 lainnya mengeksplorasi tenun di Lombok, Nusa               Lombok, West Nusa Tenggara. Through knowledge
 Tenggara Barat. Melalui pertukaran pengetahuan             exchange and the exploration of traditional materials,
 dan eksplorasi material tradisional, program               the programme produced cross-cultural works that
 ini menghasilkan karya lintas budaya yang                  supported international exposure and strengthened
 membuka         peluang      eksposur     internasional    appreciation for Indonesia’s craft heritage. Through
 sekaligus memperkuat apresiasi terhadap warisan            these initiatives, JF3 reinforced its role as a platform
 kriya Nusantara. Melalui kedua inisiatif ini, JF3          that supports talent regeneration, strengthens
 menegaskan perannya sebagai platform yang                  creative MSMEs, and promotes connectivity between
 mendorong regenerasi talenta, penguatan UMKM               local creativity and global fashion industry networks.
 kreatif, serta konektivitas antara kreativitas lokal dan
 jaringan industri fashion global




      Laporan Keberlanjutan 2025
200   Sustainability Report 2025
Page 201
                                                                        Kontribusi Keberlanjutan JF3
                                                                                    JF3 Sustainability Contributions

JF3 Fashion Festival 2025 kembali membuktikan                JF3 Fashion Festival 2025 reaffirmed that fashion
bahwa mode bukan sekadar tentang estetika, tetapi            can serve not only as an expression of aesthetics,
juga merupakan medium untuk menyuarakan nilai,               but also as a platform for advancing values, social
tanggung jawab sosial, dan pelestarian tradisi. Pada         responsibility, and the preservation of tradition.
tahun ini, “keberlanjutan” tetap menjadi tema                In 2025, sustainability remained a central theme,
utama yang menyatukan para desainer dan brand                bringing together designers and brands from
dari berbagai negara untuk menghadirkan inovasi              various countries to deliver innovation and creativity
dan kreativitas, dengan tetap menjaga kelestarian            while encouraging environmental stewardship and
lingkungan serta melestarikan warisan budaya.                the preservation of cultural heritage.

Berikut adalah beberapa project yang mengusung               The following projects highlighted sustainability-
nilai keberlanjutan:                                         related practices, including waste utilisation, circular
                                                             approaches, and community engagement:

Pemanfaatan      Limbah      dan    Pemberdayaan             Waste Utilisation and Community Empowerment
Masyarakat

•   Melalui show tunggalnya, ADITH menghadirkan              •    Through its solo show, ADITH presented Eunoia,
    koleksi Eunoia yang merefleksikan hubungan                     featuring sequins made from plastic waste
    harmonis antara manusia dan alam melalui                      to reflect a harmonious relationship between
    penggunaan sequins berbahan limbah plastik.                   humans and nature, resulting in elegant ready-
    Koleksi ini menghasilkan busana siap pakai yang               to-wear pieces with an environmental focus.
    elegan sekaligus berwawasan lingkungan.

•   Selanjutnya, Adrie Basuki memperkenalkan                 •    Adrie Basuki introduced Transforma, which
    koleksi Transforma yang mengolah kain daur                    processed recycled fabrics into marble-like
    ulang menjadi motif menyerupai marmer serta                   motifs and repurposed production remnants
    memanfaatkan kembali sisa produksi menjadi                    into new materials. The creative process involved
    material baru. Proses kreatif ini melibatkan                  a women’s community in Kampung Perca,
    komunitas perempuan di Kampung Perca,                         Bogor, reflecting circular fashion practices
    Bogor, sehingga tidak hanya menerapkan                        alongside social and economic empowerment.
    prinsip circular fashion yang ramah lingkungan,
    tetapi juga memberdayakan masyarakat secara
    sosial dan ekonomi.

•   Komitmen      terhadap   keberlanjutan   juga            •    The commitment to sustainability was also
    tercermin melalui partisipasi Metamorph by                    reflected in the participation of Metamorph by
    Zack yang menampilkan Art of Future, yaitu                    Zack, which presented Art of Future, a children’s
    koleksi Couture anak-anak yang memanfaatkan                   couture collection using leftover materials and
    material sisa serta detail handmade hasil                     handmade details developed in collaboration
    kolaborasi dengan komunitas ibu rumah tangga.                 with a community of homemakers.

•   Parade     Indonesian     Fashion   Chamber              •    The Indonesian Fashion Chamber (IFC) parade,
    (IFC) bertema Synchronization of Nature                       themed Synchronization of Nature, showcased
    menampilkan      eksplorasi  material   alami,                the exploration of natural materials, the
    pemanfaatan limbah, dan desain timeless yang                  utilisation of waste, and timeless design aligned
    sejalan dengan semangat fashion berkelanjutan.                with sustainable fashion principles.

•   Brilianto, melalui koleksi Mahakirti, mengolah           •    Through      Mahakirti      collection,    Brilianto
    limbah kain perca menjadi patchwork artistik                  transformed fabric offcuts into artistic patchwork
    yang terinspirasi dari susunan batu candi.                    inspired by the arrangement of temple stones.
    Koleksi ini menghadirkan 40 look ready-to-wear                The collection presented 40 ready-to-wear looks
    bergaya glam streetwear yang menegaskan                       in a glam streetwear style, highlighting upcycling
    praktik upcycling sekaligus mengangkat nilai-                 practices while also promoting cultural values
    nilai budaya, menjadikan fashion sebagai                      and positioning fashion as a medium for cultural
    medium pelestarian budaya dan edukasi publik.                 preservation and public education.

•   Bespoke Project, melalui koleksi Embodiment              •    Bespoke     Project, through    Embodiment
    Malfunction,     mengedepankan            prinsip             Malfunction, applied an upcycling approach,
    keberlanjutan dengan menerapkan proses                        with some materials sourced from remnants of
    upcycling, di mana sebagian material yang                     previous production.
    digunakan berasal dari sisa produksi sebelumnya.

                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   201
Page 202
 •    Future Loundry, melalui koleksi “RAGA” yang            •   Future Loundry, through “RAGA” in collaboration
      berkolaborasi dengan Persona, menghadirkan                 with Persona, delivered a performance
      pertunjukan yang memadukan seni performatif                combining performative art and fashion
      dan presentasi mode dengan menyoroti tubuh                 presentation, highlighting the body as a living
      sebagai arsip hidup. Dalam proses produksinya,             archive. In its production process, Future Loundry
      Future Loundry juga menerapkan pendekatan                  adopted a more responsible approach by using
      yang lebih bertanggung jawab dengan                        approximately 70% pre-used materials.
      menggunakan sekitar 70% bahan bekas.

 Melestarikan Warisan Budaya Indonesia                       Waste Utilisation and Community Empowerment

 •    BOOLAO berkolaborasi dengan DOTS Indonesia             •   BOOLAO, in collaboration with DOTS Indonesia,
      menghadirkan “DEBUR”, sebuah koleksi yang                  presented “DEBUR,” a collection interpreting
      menafsirkan keindahan pesisir melalui eksplorasi           coastal landscapes through contemporary
      tekstil kontemporer. Terinspirasi dari buih                textile exploration. Drawing inspiration from
      ombak, pasir, dan ketenangan laut, koleksi ini             sea foam, sand, and the serenity of the ocean,
      memadukan bahan alami seperti katun dengan                 the collection combined natural materials
      teknik pewarnaan serta pengerjaan tradisional.             such as cotton with traditional dyeing and
      Kolaborasi ini menonjolkan nilai keberlanjutan             artisanal finishing techniques. The collaboration
      sekaligus pelestarian warisan tekstil lokal melalui        highlighted     sustainability   values    while
      pendekatan desain modern yang tetap berakar                supporting the preservation of local textile
      pada karakter alam Indonesia.                              heritage through a modern design approach
                                                                 grounded in Indonesia’s natural environment.

 •    LAKON Store, di bawah kepemimpinan                     •   LAKON Store, led by Thresia Mareta, presented
      Thresia Mareta, melalui parade P.S. I Love                 Senja Sore through the P.S. I Love You showcase,
      You menampilkan Senja Sore dengan koleksi                  featuring its latest collection, BARA—a study in
      terbarunya bertajuk BARA, yang merefleksikan                understated, resonant emotion. The collection
      perasaan yang dalam, tak selalu terlihat, namun            incorporated handcrafted textiles produced
      selalu terasa. Kain-kain yang digunakan dalam              by artisans from across Indonesia, including
      koleksi ini merupakan karya tangan para                    Lasem, Bali, Tuban, Pekalongan, and Yogyakarta,
      pengrajin dari berbagai daerah di Indonesia,               reflecting diverse local identities and long-
      seperti Lasem, Bali, Tuban, Pekalongan, dan                standing craft traditions.
      Yogyakarta, yang masing-masing membawa
      identitas, warisan, dan kehangatan budaya lokal

 •    NES by HDK menegaskan komitmennya                      •   NES by HDK reinforced its sustainability
      terhadap keberlanjutan melalui eksplorasi batik,           commitment through the exploration of batik,
      shibori, dan tenun Makassar yang dipadukan                 shibori, and Makassar weaving, combined
      dengan material daur ulang, seperti yang                   with recycled materials, as showcased in the
      ditampilkan dalam koleksi Batik Baik. Di bawah             Batik Baik collection. Under the direction of
      arahan Helen Dewi Kirana, NES juga aktif                   Helen Dewi Kirana, NES is also active in social
      dalam gerakan sosial dan lingkungan yang                   and environmental initiatives guided by four
      berlandaskan empat pilar, yaitu Cinta, Edukasi,            pillars—Love, Education, Environment, and Arts
      Lingkungan, dan Seni Budaya, sehingga                      & Culture—positioning fashion as a platform for
      menjadikan fashion sebagai medium pelestarian              cultural preservation and public learning.
      budaya sekaligus edukasi publik.

 •    SOFIE, melalui koleksi Algorirebel, memadukan          •   SOFIE’s Algorirebel brought traditional textiles—
      streetwear     kontemporer         dengan     wastra       including Baduy weaving and lurik—into a
      tradisional seperti tenun Baduy dan lurik.                 contemporary streetwear context. Produced
      Dengan produksi eksklusif yang mencerminkan                in limited runs consistent with slow fashion
      prinsip slow fashion, koleksi ini turut melestarikan       principles, the collection reinforced local identity
      identitas lokal sekaligus menjadi bentuk respons           amid increasingly standardised, trend-driven
      terhadap homogenisasi identitas di era digital.            aesthetics in the digital era.

 •    APPMI melalui show ini menghadirkan kolaborasi         •   APPMI featured a collaborative showcase by
      Harry Hasibuan (Haze Be Wear), Khayea x Zet                Harry Hasibuan (Haze Be Wear), Khayea x Zet
      Collection, dan Yuni Pohan yang menampilkan                Collection, and Yuni Pohan, each interpreting
      koleksi elegan dengan akar budaya Indonesia                Indonesian cultural heritage through distinct
      yang kuat. Harry Hasibuan, melalui “Falling for            design languages. In “Falling for the Bloom,”
      the Bloom”, menghadirkan siluet loose dan                  Harry Hasibuan presented loose, fluid silhouettes
      mengalir dengan perpaduan lace, tulle, organza,            combining lace, tulle, organza, velvet, and
      beludru, serta sentuhan songket dan tenun.                 accents of songket and woven textiles. “Habitat:
      Khayea x Zet Collection, lewat “Habitat: Tropical          Tropical Sanctuary” by Khayea x Zet Collection
      Sanctuary”, mengangkat inspirasi hutan hujan               translated tropical rainforest inspiration into

       Laporan Keberlanjutan 2025
202    Sustainability Report 2025
Page 203
   tropis melalui desain artistik berbasis tenun                 artistic forms grounded in local weaving. Yuni
   lokal. Sementara itu, Yuni Pohan, dalam “Warisan              Pohan’s “Warisan Utara” highlighted Batak
   Utara”, menonjolkan filosofi Batak markobas                     markobas philosophy through a collection
   melalui koleksi yang memadukan ulos dengan                    combining ulos with varied materials and
   berbagai material dan detail handmade.                        handcrafted detailing.

Dengan keragaman perspektif yang dihadirkan,                With the diversity of perspectives presented,
JF3 Fashion Festival 2025 menunjukkan bahwa                 JF3 Fashion Festival 2025 demonstrated that
keberlanjutan bukan sekadar wacana, melainkan               sustainability is not merely a talking point, but
praktik nyata yang diwujudkan melalui inovasi               a concrete practice expressed through material
material, penerapan circular fashion, pemanfaatan           innovation, the adoption of circular fashion
limbah, kolaborasi dengan komunitas, hingga                 approaches, waste utilisation, collaboration with
pelestarian warisan budaya Indonesia. Dari                  communities, and the preservation of Indonesia’s
panggung ke panggung, festival ini menegaskan               cultural heritage. From one runway to the next,
bahwa fashion tidak hanya dapat tampil indah secara         the festival affirmed that fashion can be not only
estetika, tetapi juga bermakna dan bertanggung              aesthetically compelling, but also meaningful and
jawab serta menjadi medium perubahan yang                   responsible—and a vehicle for change that prioritises
berpihak pada manusia, lingkungan, dan masa                 people, the environment, and the future.
depan.

Rangkaian Acara JF3                                         JF3 2025 Programme Overview
Berikut adalah rangkaian acara JF3 yang telah               The following programmes were delivered as part of
dilaksanakan:                                               JF3:
•   JF3 Fashion Festival, yang menghadirkan                 •    JF3 Fashion Festival presented a series of runway
    rangkaian fashion show dari beragam desainer                 shows featuring leading Indonesian designers
    dan brand terkemuka di Indonesia.                            and brands.

   •   Fashion Village                                           •    Fashion Village
       Fashion Village kembali hadir di Summarecon                    Fashion Village returned to Summarecon
       Mall Kelapa Gading dengan konsep segar                         Mall Kelapa Gading with a refreshed concept
       bertema “Niwasana”. Terinspirasi dari bahasa                   under the theme “Niwasana”. Inspired by
       Sanskerta yang berarti “keindahan”, tema                       Sanskrit for “beauty”, it reflected a balance
       ini mencerminkan harmoni antara elegansi                       between urban elegance and the simplicity
       urban dan kesederhanaan alam. Pada tahun                       of nature. In 2025, Fashion Village featured
       ini, Fashion Village menghadirkan 41 tenant                    41 curated tenants, ranging from MSMEs to
       terkurasi, mulai dari skala UMKM hingga                        growing professional brands, comprising
       brand profesional yang sedang berkembang,                      29 brands and 12 booths showcasing works
       yang terdiri atas 29 brand dan 12 booth karya                  by Indonesian and international designers
       desainer Indonesia maupun internasional                        from France, Korea, and ASEAN countries.
       dari Prancis, Korea, dan negara-negara                         Several brands also presented collections
       ASEAN. Sejumlah brand juga menampilkan                         based on traditional textiles with innovative
       koleksi berbasis kain tradisional dengan                       applications,   including    environmentally
       sentuhan inovatif, termasuk penerapan                          friendly eco-printing techniques.
       teknik eco-printing yang ramah lingkungan.

   •   CODE.STRT                                                 •    CODE.STRT
       CODE.STRT by DRP Jakarta merupakan                             CODE.STRT by DRP Jakarta is a flagship
       festival ikonik yang merayakan budaya urban                    programme celebrating French urban
       dan streetwear dari Prancis. Festival ini                      culture and streetwear. The festival featured
       menghadirkan 80 booth yang menampilkan                         80 booths presenting local and international
       brand lokal dan internasional, yang dikurasi                   brands, curated exclusively by the DRP Paris
       secara eksklusif oleh tim DRP Paris.                           team.

   •   JF3 Model Search                                          •    JF3 Model Search
       JF3 Model Search merupakan ajang                               Running consistently since 2004, JF3 Model
       pencarian bakat dan regenerasi model yang                      Search is a talent identification platform
       telah konsisten melahirkan talenta terbaik                     that has contributed to the regeneration
       di industri mode Indonesia sejak 2004. Pada                    of modelling talent in Indonesia’s fashion
       Tahun 2025, audisi kembali digelar di tiga                     industry. In 2025, auditions were held in
       kota Jakarta, Palembang, dan Surabaya                          Jakarta, Palembang, and Surabaya, with
       dengan lebih dari 400 peserta yang berusaha                    more than 400 participants pursuing
       mewujudkan impian mereka untuk berkarir                        opportunities to build careers in the global
       di industri fashion tingkat global.                            fashion industry.




                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   203
Page 204
      •      PINTU Incubator                                    •   PINTU Incubator
             PINTU Incubator adalah program bilateral               PINTU Incubator is a bilateral initiative
             yang mendukung kreatif muda Indonesia                  supporting young Indonesian and French
             dan Prancis serta UMKM di sektor fashion.              creatives, as well as fashion-sector MSMEs.
             Diprakarsai oleh LAKON Indonesia dan JF3               Initiated by LAKON Indonesia and JF3, in
             bersama Kedutaan Besar Prancis melalui                 collaboration with the Embassy of France
             Institut Français d’Indonésie (IFI), program           through the Institut Français d’Indonésie
             ini berfokus pada budaya dan keberlanjutan,            (IFI), the programme focuses on culture and
             dengan tujuan membawa brand lokal                      sustainability, with the objective of supporting
             ke pasar internasional melalui ekosistem               local brands’ entry into international markets
             ekonomi kreatif yang dikembangkan oleh                 through the creative economy ecosystem
             LAKON Indonesia dan JF3.                               developed by LAKON Indonesia and JF3.

      •      Future Fashion Award                               •   Future Fashion Award
             Pada tahun 2025, JF3 meluncurkan Future                In 2025, JF3 introduced the Future Fashion
             Fashion Award sebagai program strategis                Award as a strategic initiative to support the
             untuk memperkuat regenerasi desainer                   regeneration of Indonesian fashion designers
             dan brand fashion Indonesia. Program ini               and brands. The programme provides staged
             memberikan dukungan pengembangan                       business development support and intensive
             usaha serta pendampingan bisnis intensif               mentoring with LAKON Indonesia, focusing
             bersama LAKON Indonesia yang berfokus                  on strengthening production capacity, brand
             pada penguatan kapasitas produksi, sistem              operating systems, and readiness to enter
             operasional brand, dan kesiapan memasuki               professional retail markets.
             pasar retail profesional.

             Pada edisi perdananya, Hartono Gan                     In its inaugural edition, Hartono Gan and
             dan Triple I terpilih sebagai penerima                 Triple I were selected as recipients. Through
             Future Fashion Award. Melalui dukungan                 tailored support delivered in stages based
             pengembangan usaha yang disesuaikan                    on production needs, combined with
             dan disalurkan secara bertahap sesuai                  targeted business mentoring, both brands
             kebutuhan produksi, serta mentoring                    strengthened operational structures and
             bisnis yang terarah, kedua brand tersebut              increased production capacity. The resulting
             berhasil memperkuat struktur operasional               ready-to-wear collections were also marketed
             dan meningkatkan kapasitas produksi. Hasil             through LAKON Store, providing direct
             pengembangan koleksi ready-to-wear dari                access to a broader fashion retail ecosystem.
             kedua brand tersebut juga telah dipasarkan
             melalui LAKON Store, sehingga membuka
             akses langsung ke ekosistem retail fashion
             yang lebih luas.

             Keberhasilan program ini mendorong JF3                 The programme’s initial outcomes have
             untuk melanjutkan Future Fashion Award                 encouraged JF3 to continue the Future
             pada 2026 sebagai platform berkelanjutan               Fashion Award in 2026 as a sustained
             yang menjembatani kreativitas dengan                   platform linking creativity with industry
             kesiapan industri. Inisiatif ini tidak hanya           readiness. This initiative not only recognises
             memberikan apresiasi kepada talenta                    design talent, but also represents a tangible
             desain, tetapi juga menjadi investasi nyata            investment in strengthening Indonesian
             dalam penguatan brand fashion Indonesia,               fashion brands—supporting local labels to
             khususnya     dalam    mendorong       brand           grow sustainably and remain competitive in
             lokal agar mampu berkembang secara                     an increasingly global market.
             berkelanjutan dan kompetitif di pasar yang
             semakin global.

 •    JF3 Food Festival, yang menghadirkan beragam          •   JF3 Food Festival
      kuliner nusantara

      Pada tahun 2025, JF3 Food Festival mengusung              In 2025, JF3 Food Festival adopted the theme
      tema “Citarasa Nusantara” dengan menampilkan              “Citarasa Nusantara,” featuring more than 942
      lebih dari 942 menu khas dari 100 pedagang                signature menu items from 100 legendary
      kuliner legendaris Indonesia, termasuk 11 tenant          Indonesian culinary vendors, including 11 curated
      hasil kurasi dari The Gading Archive (TGA). TGA           tenants from The Gading Archive (TGA). TGA is a
      merupakan platform digital dan ekshibisi kuliner          digital platform and culinary exhibition initiated
      yang digagas oleh Summarecon, yang bertujuan              by Summarecon, aimed at preserving and
      untuk melestarikan serta memperkenalkan                   introducing iconic culinary offerings (“Only in
      kuliner legendaris serta ikonik (“Only in                 Gading”) to new generations. setting inspired by
      Gading”) kepada generasi baru. Festival ini               traditional Indonesian village décor. This concept

          Laporan Keberlanjutan 2025
204       Sustainability Report 2025
Page 205
   diselenggarakan selama 45 hari, mulai 15 Agustus             aligned with the festival’s primary objective of
   hingga 28 September 2025, dengan konsep                      advancing and preserving Indonesia’s culinary
   menghimpun UMKM kuliner dalam satu lokasi                    heritage. The programme featured two main
   serta menyajikan ragam masakan nusantara                     events:
   dalam balutan dekorasi perkampungan khas
   Indonesia. Konsep tersebut sejalan dengan
   tujuan utama festival, yaitu memajukan dan
   melestarikan warisan kuliner Nusantara. Pada
   tahun ini, JF3 Food Festival menghadirkan dua
   acara utama, yaitu:

   •   Kampoeng Tempo Doeloe                                    •    Kampoeng Tempo Doeloe
       Menyajikan beragam kuliner Nusantara                          Kampoeng Tempo Doeloe presented a
       dan hidangan legendaris yang identik                          wide range of Nusantara cuisine and long
       dengan nuansa khas Indonesia, Kampoeng                        established dishes closely associated with
       Tempo Doeloe menjadi wadah bagi ragam                         Indonesian culinary traditions, serving as a
       kekayaan kuliner Nusantara sekaligus bagi                     platform to showcase culinary diversity while
       para pelaku usaha kuliner, khususnya dalam                    supporting culinary business actors in efforts
       upaya memajukan dan melestarikan warisan                      to advance and preserve Indonesia’s culinary
       kuliner Nusantara.                                            heritage.

   •   Wonderful Culinary Expo                                  •    Wonderful Culinary Expo
       Merupakan pameran kuliner premium yang                        Wonderful Culinary Expo is a premium
       menjadi bagian dari JF3 Food Festival di La                   culinary exhibition held as part of JF3 Food
       Piazza, Summarecon Mall Kelapa Gading.                        Festival at La Piazza, Summarecon Mall
       Acara ini menyuguhkan beragam produk                          Kelapa Gading. The event showcased a
       makanan dan minuman global maupun lokal                       range of high-quality global and local food
       berkualitas tinggi, mulai dari keju artisan,                  and beverage products from artisan cheese,
       cokelat, dan daging premium, hingga wine                      chocolate, and premium meats to wine and
       serta cooking demo bagi pengunjung.                           included cooking demonstrations for visitors.


Tingkat Partisipasi UMKM, Transaksi dan Pengunjung JF3 Tahun 2023-2025
MSME Participation, Transactions, and Visitors at JF3 2023–2025

                                                                                           2023           2024             2025


                                 JF3 Fashion Festival                               84              105             121
                                 JF3 Food Festival                                  100             100             100

                                 Total
                                                                    184
                                                                    205
                                                                    221                                       Jumlah UMKM
                                                                                                            Number of MSMEs



                                 JF3 Fashion Festival                               3.1             1.2             1.3
                                 JF3 Food Festival                                  11.6            20.6            17.1

                                 Total
                                                                    14.7
                                                                    21.8
                                                                    18.4       Jumlah Transaksi (dalam Milliar Rupiah)
                                                                                    Transaction Value (in Billion Rupiah)


                                 JF3 Fashion Festival
                                 JF3 Food Festival
                                 Total
                                                                    4
                                                                    5.5
                                                                    5.6        Jumlah Pengunjung (dalam Juta Orang)
                                                                                    Number of Visitor (in million people)


                                     50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                              50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   205
Page 206
 Dampak Keberlanjutan JF3
 JF3 Sustainability Impacts

 Penyelenggaraan acara JF3 telah memberikan                 Across its programmes, JF3 has generated
 dampak bagi para pelaku dan juga masyarakat dari           benefits for participating businesses and the
 segi ekonomi, sosial dan lingkungan.                       wider community across economic, social, and
                                                            environmental dimensions.

 Dampak Ekonomi                                             Economic Impacts
 JF3 memberikan kontribusi ekonomi yang nyata               JF3 has delivered tangible economic contributions to
 terhadap penguatan ekosistem fashion dan kuliner           strengthening the fashion and culinary ecosystems
 melalui peningkatan partisipasi UMKM, perputaran           through increased MSME participation, higher
 transaksi, dan perluasan akses pasar bagi pelaku           transaction value, and expanded market access for
 industri kreatif. Dampak ekonomi JF3 tidak hanya           creative industry players. These economic impacts
 tercermin dari penjualan selama acara berlangsung,         are reflected not only in sales generated during
 tetapi juga dari terbukanya peluang kolaborasi dan         the festival period, but also in the longer-term
 pengembangan usaha jangka panjang.                         opportunities created for collaboration and business
                                                            development.

 Dampak Sosial                                              Social Impacts
 JF3     memberikan        dampak      sosial   melalui     JF3 has generated social value through community
 pemberdayaan          komunitas,      pengembangan         empowerment, talent development, and the
 talenta, dan pelestarian budaya Indonesia. Berbagai        preservation of Indonesia’s cultural heritage.
 kolaborasi dengan komunitas perempuan, perajin             Collaborations with women’s groups, local artisans,
 lokal, serta desainer muda menunjukkan bahwa               and emerging designers demonstrate that JF3
 JF3 tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi              serves not only as a promotional platform, but also as
 juga ruang partisipasi dan peningkatan kapasitas           a space for participation and capacity building. The
 masyarakat. Di samping itu, festival ini turut             festival also supports cultural preservation through
 mendukung pelestarian warisan budaya melalui               works that feature traditional textiles (wastra), local
 karya-karya yang menampilkan wastra tradisional,           craftsmanship, and Indonesian cultural values.
 kriya lokal, dan nilai-nilai budaya Indonesia. Melalui     Through interactions among business actors,
 interaksi antara pelaku usaha, komunitas kreatif,          creative communities, visitors, and the broader
 pengunjung, dan masyarakat umum, JF3 juga turut            public, JF3 contributes to strengthening social
 memperkuat jejaring sosial dan ekosistem kreatif           networks and supporting the sustainability of the
 secara berkelanjutan.                                      creative ecosystem.

 Dampak Lingkungan                                          Environmental Impacts
 JF3 juga menunjukkan kontribusi terhadap aspek             JF3 has contributed to environmental outcomes
 lingkungan melalui penguatan praktik fashion               by reinforcing sustainable fashion practices. This is
 berkelanjutan. Hal ini tercermin dari penggunaan           reflected in the use of plastic waste, recycled fabrics,
 limbah plastik, kain daur ulang, material sisa produksi,   production remnants, and natural materials, as well
 bahan alami, serta penerapan prinsip upcycling,            as the application of upcycling, circular fashion,
 circular fashion, dan slow fashion dalam sejumlah          and slow fashion principles across a number of
 koleksi. Pendekatan ini menunjukkan upaya pelaku           collections. These approaches demonstrate efforts to
 industri untuk mengurangi limbah, memanfaatkan             reduce waste, reuse materials, and encourage more
 kembali material, dan mendorong proses produksi            responsible production processes. In this way, JF3
 yang lebih bertanggung jawab. Dengan demikian,             serves not only as a platform for creativity, but also
 JF3 tidak hanya menjadi platform kreativitas, tetapi       as a channel for advancing sustainability awareness
 juga sarana untuk mendorong kesadaran dan                  and practices within the fashion industry
 praktik keberlanjutan dalam industri fashion.



                     Pasar Modern Sinpasa
                     Sinpasa Modern Market
                                                                                     [203-1] [413-1] [F.23] [F.25]

 Summarecon membangun Pasar Modern Sinpasa                  Summarecon developed Sinpasa Modern Market
 sebagai bagian dari strategi pengembangan                  as part of its integrated area development strategy,
 kawasan terpadu yang tidak hanya berfokus                  which focuses not only on residential and commercial
 pada hunian dan area komersial, tetapi juga pada           areas, but also on providing quality supporting
 penyediaan fasilitas pendukung yang berkualitas            facilities for the community. Sinpasa Modern Market
 bagi masyarakat. Kehadiran Pasar Modern Sinpasa            improves access for residents and surrounding
 memberikan akses yang lebih mudah bagi penghuni            communities to meet daily needs, while responding
 dan masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan            to demand for a market that is clean, well-organised,

      Laporan Keberlanjutan 2025
206   Sustainability Report 2025
Page 207
sehari-hari, serta memenuhi kebutuhan warga akan            and comfortable.
pasar yang bersih, tertata rapi, dan nyaman.

Summarecon telah mendirikan tiga Pasar Modern               Summarecon has established three Sinpasa Modern
Sinpasa di berbagai lokasi. Pasar Modern Sinpasa            Markets in different locations. Sinpasa Modern
Serpong menjadi yang pertama, dibangun pada                 Market Serpong was the first, built in 2004, followed
tahun 2004, diikuti oleh Pasar Modern Sinpasa               by Sinpasa Modern Market Bekasi in 2013, each with
Bekasi pada tahun 2013, masing-masing dengan                an area of approximately 4,000 m². The most recent,
luas area sekitar 4.000 m², lalu yang terbaru, Pasar        Sinpasa Modern Market Bandung, began operations
Modern Sinpasa Bandung mulai beroperasi pada                in December 2022 with an area of 5,434 m².
Desember 2022 dengan luas 5.434 m².

Summarecon berkomitmen untuk mendorong                      Summarecon is committed to supporting local
pertumbuhan ekonomi lokal dengan menyediakan                economic growth by providing decent business
ruang usaha yang layak bagi pedagang dan pelaku             space for traders and MSMEs, enabling them to
UMKM, sehingga mereka dapat mengembangkan                   develop their businesses and reach wider markets.
usaha dan menjangkau pasar yang lebih luas.                 Sinpasa Modern Market also directly supports
Pasar Modern Sinpasa juga secara langsung                   Sustainable Development Goal 8 (SDG 8): Decent
mendukung pencapaian tujuan Pembangunan                     Work and Inclusive Economic Growth, by fostering
Berkelanjutan nomor 8 (SDGs 8): Pekerjaan Layak             a trading ecosystem for MSMEs that is more stable,
dan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif, yakni                professional, and competitive. Accordingly, Sinpasa
dengan menciptakan ekosistem perdagangan                    Modern Market serves not only as a trading centre,
bagi UMKM yang lebih stabil, professional, dan              but also as a driver of sustainable economic growth.
kompetitif. Dengan demikian, Pasar Modern Sinpasa
tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga
sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi
yang berkelanjutan.

Pasar Modern Sinpasa merupakan pasar tradisional            Sinpasa Modern Market is a traditional market
dengan konsep kios dan lapak yang dikemas                   concept presented in a modern format—clean,
dengan modern, bersih, aman, serta dilengkapi               safe, and equipped with supporting facilities that
dengan berbagai fasilitas pendukung yang                    enhance comfort for both traders and visitors. As part
meningkatkan kenyamanan bagi pedagang dan                   of its support for MSME development, the Company
pengunjung. Sebagai bentuk dukungan terhadap                provides opportunities for local traders to operate in
pengembangan UMKM, Perusahaan memberikan                    the available kiosks and stalls. As of the end of 2025,
kesempatan bagi para pedagang lokal untuk                   the number of active traders at Sinpasa Modern
berjualan di kios dan lapak yang tersedia. Hingga           Market was recorded at 310 traders in Serpong, 265
akhir tahun 2025, jumlah pedagang yang beroperasi           traders in Bekasi, and 118 traders in Bandung.
di Pasar Modern Sinpasa tercatat sebanyak 310
pedagang di Serpong, 265 pedagang di Bekasi, dan
118 pedagang di Bandung.

Total Pengunjung Pasar Modern Sinpasa Tahun 2023- 2025
Total Visitor of Sinpasa Modern Market 2023-2025                                          2023             2024            2025

                                                                                               Jumlah Pengunjung (Orang)
                                                                                                       Total Visitor (People)




       SERPONG                                   BEKASI                                               BANDUNG


2,598,888                             2,190,934                                             177,787

2,694,221                             2,344,356                                             273,791

3,053,665                             2,468,098                                             335,172




                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   207
Page 208
 Secara umum, jumlah pengunjung Pasar Modern               Overall, visitor numbers at Sinpasa Modern Market
 Sinpasa di Serpong, Bekasi, dan Bandung mengalami         in Serpong, Bekasi, and Bandung increased.
 peningkatan. Kenaikan ini terutama didorong               This growth was driven primarily by an increase
 oleh bertambahnya tenant, termasuk brand yang             in tenants, including popular brands with loyal
 populer dan memiliki pelanggan loyal, peningkatan         customer bases; improvements to facilities and
 fasilitas serta kenyamanan area pasar, program            overall market comfort; free parking programmes
 parkir gratis dan voucher makan, kemudahan akses,         and food vouchers; ease of access; and active
 serta publikasi aktif melalui media sosial.               promotion through social media.

 Perusahaan melihat bahwa keberadaan Pasar                 The Company considers that Sinpasa Modern Market
 Modern Sinpasa ini telah memberikan dampak                has delivered positive impacts across economic,
 positif, baik dari segi ekonomi, sosial dan lingkungan.   social, and environmental dimensions.

 Dampak Ekonomi                                            Economic Impacts
 Pasar Modern Sinpasa menjadi wadah bagi                   Sinpasa Modern Market provides a platform for
 pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha,                    MSMEs to develop their businesses, thereby
 sehingga meningkatkan perputaran ekonomi                  supporting economic circulation and creating
 dan menciptakan peluang bagi mereka untuk                 opportunities for MSME operators to secure more
 memperoleh pendapatan yang lebih stabil serta             stable income and pursue sustainable growth.
 berkembang secara berkelanjutan. Selain itu,              In addition, Sinpasa Modern Market serves as a
 keberadaan Pasar Modern Sinpasa berperan sebagai          centre of economic activity that contributes to local
 pusat aktivitas ekonomi yang turut mendukung              economic stability.
 stabilitas ekonomi daerah.

 Dampak Sosial                                             Social Impacts
 Pasar Modern Sinpasa menyediakan produk                   Sinpasa Modern Market offers quality products
 berkualitas dengan harga terjangkau, sehingga             at affordable prices, improving access to daily
 masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap        necessities. Beyond being a place for buying and
 kebutuhan sehari-hari. Selain sebagai tempat              selling, it also functions as a hub for social activity
 transaksi jual beli, Pasar Modern Sinpasa juga            where community members can interact, exchange
 berfungsi sebagai pusat aktivitas sosial, di mana         information, and build local networks, thereby
 masyarakat dapat berinteraksi, bertukar informasi,        strengthening social ties and supporting a more
 dan membangun komunitas lokal, sehingga                   cohesive community life.
 memperkuat hubungan sosial dan mendukung
 kehidupan komunitas yang lebih harmonis.

 Dampak Lingkungan                                         Environmental Impacts
 Pengelolaan sampah di Pasar Modern Sinpasa                Waste management at Sinpasa Modern Market
 dilakukan secara baik dan teratur, dengan adanya          is carried out in an orderly manner, supported by
 petugas kebersihan yang selalu siap siaga, sehingga       dedicated cleaning personnel, thereby helping to
 dapat mengurangi dampak negatif terhadap                  reduce potential negative environmental impacts. In
 lingkungan. Selain itu, sebagai bentuk komitmen           addition, as part of its commitment to environmental
 terhadap pelestarian lingkungan, Pasar Modern             conservation, Sinpasa Modern Market Bandung
 Sinpasa Bandung menjadi lokasi penyelenggaraan            serves as a venue for environmental awareness
 kegiatan peduli lingkungan, di mana kegiatan ini          activities, including the collection and sorting of
 melibatkan pengumpulan dan pemilahan sampah               recyclable waste to support sustainability practices.
 daur ulang untuk mendukung praktik keberlanjutan.



                     Festival Kuliner
                     Culinary Festival
                                                                                            [413-1] [F.23] [F.25]

 Untuk     mendukung       pertumbuhan        ekonomi      To support inclusive economic growth, particularly
 yang inklusif, khususnya dalam pengembangan               through the development of culinary MSMEs,
 UMKM di bidang kuliner, Summarecon secara                 Summarecon regularly organises annual culinary
 rutin menyelenggarakan festival kuliner tahunan           festivals as a platform for MSMEs to promote local,
 sebagai wadah bagi UMKM untuk mempromosikan               national, and international arts, culture, and culinary
 seni, budaya, serta kuliner lokal, nasional, maupun       offerings to the public.
 internasional kepada masyarakat.

 Dengan menghadirkan berbagai UMKM kuliner khas            By featuring culinary MSMEs from various regions,
 dari berbagai daerah, festival ini tidak hanya menjadi    these festivals serve not only as a promotional
 ajang promosi bagi pelaku usaha, tetapi juga              venue for business operators, but also as a space
 menjadi ruang interaksi sosial yang menghidupkan          for social interaction that activates communities,

      Laporan Keberlanjutan 2025
208   Sustainability Report 2025
Page 209
komunitas, mendukung pertumbuhan UMKM, serta                 supports MSME growth, and enhances culinary
meningkatkan daya tarik pariwisata kuliner di setiap         tourism appeal in each host location. The culinary
wilayah penyelenggaraannya. Festival kuliner ini             festivals are held for approximately one month at
berlangsung selama kurang lebih satu bulan penuh             Summarecon Mall Serpong, Summarecon Mall
di Summarecon Mall Serpong, Summarecon Mall                  Bekasi, and Summarecon Mall Bandung.
Bekasi, dan Summarecon Mall Bandung.

Sama seperti keberadaan Pasar Modern Sinpasa,                Similar to Sinpasa Modern Market, the culinary
pelaksanaan festival kuliner juga memberikan                 festivals also contribute positively to the achievement
dampak positif dalam mendukung Tujuan                        of Sustainable Development Goal 8 (SDG 8):
Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 8, yaitu              Decent Work and Inclusive Economic Growth. This
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi yang                 is demonstrated through the provision of selling
Inklusif. Hal ini diwujudkan dengan mengundang               facilities and the participation of culinary MSMEs,
dan menyediakan fasilitas berjualan bagi UMKM                creating opportunities for small businesses to
kuliner, sehingga festival ini membuka peluang bagi          promote their products, expand market reach, and
pelaku usaha kecil untuk mempromosikan produk                increase income.
mereka, memperluas pasar, serta meningkatkan
pendapatan.

Pada tahun 2025, Festival Kuliner diselenggarakan            In 2025, the culinary festivals were held across
di berbagai lokasi Summarecon Mall dengan                    various Summarecon Mall locations under different
mengusung beragam tema. Festival Kuliner                     themes. Festival Kuliner Serpong adopted the
Serpong mengangkat tema “Torang Pe Rasa”, yang               theme “Torang Pe Rasa,” referring to the flavours of
berarti cita rasa Indonesia Timur. Pasar Senggol             Eastern Indonesia. Pasar Senggol Bekasi presented
Bekasi menghadirkan festival kuliner bertajuk                a culinary festival titled “Petualangan Rasa di Jalur
“Petualangan Rasa di Jalur Sutra”, sementara Festival        Sutra” (A Flavour Adventure along the Silk Road),
Kuliner Bandung tampil meriah dengan konsep                  while Festival Kuliner Bandung was held under the
“Jelajah Sensasi Rasa”. Secara keseluruhan, festival-        concept “Jelajah Sensasi Rasa” (Exploring Flavour
festival kuliner tersebut melibatkan 306 pelaku usaha        Sensations). Overall, these culinary festivals involved
kuliner berskala UMKM dan berhasil menarik lebih             306 culinary MSME operators and attracted more
dari 500.000 pengunjung. Partisipasi yang tinggi             than 500,000 visitors. This high level of participation
ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi              not only provided economic benefits for business
para pelaku usaha, tetapi juga menggerakkan roda             operators, but also supported local economic activity
perekonomian lokal, serta menciptakan lapangan               and job creation.
kerja.


Total Pengusaha UMKM dan Pengunjung Festival Kuliner Tahun 2023 – 2025
Total MSME Operators and Visitors at Culinary Festivals 2023–2025

    2023         2024       2025

Jumlah Pengusaha UMKM (Tenant)                                  Jumlah Pengunjung (Orang)
Number of MSME Operators (Tenant)                               Total Visitor (People)

Festival Kuliner Serpong                                        Festival Kuliner Serpong
Serpong Culinary Festival                                       Serpong Culinary Festival

                               178                                                                        251,709
                               90                                                                         234,962
                               93                                                                         143,440

Pasar Senggol Bekasi                                            Pasar Senggol Bekasi
Senggol Market Bekasi                                           Senggol Market Bekasi

                               114                                                                        143,310
                               109                                                                        162,481
                               113                                                                        185,169


Festival Kuliner Bandung                                        Festival Kuliner Bandung
Bandung Culinary Festival                                       Bandung Culinary Festival

                               -                                                                          -
                               70                                                                         104,555
                               100                                                                        211,921



                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   209
Page 210
 Perkembangan jumlah pengunjung Festival Kuliner         In 2025, visitor trends for Festival Kuliner Serpong
 Serpong dan Festival Kuliner Bandung pada tahun         and Festival Kuliner Bandung reflected differing
 2025 menunjukkan dinamika yang berbeda di               dynamics across locations. At Festival Kuliner
 masing-masing lokasi. Pada Festival Kuliner Serpong,    Serpong, the decline in visitor numbers was
 penurunan jumlah pengunjung dipengaruhi oleh            influenced by strong competition from similar events
 tingginya persaingan dengan acara serupa di wilayah     in surrounding areas, the temporary suspension
 sekitar, kebijakan penghentian operasional terkait      of operations due to mass demonstration issues in
 isu demonstrasi massa di Jakarta, serta faktor cuaca    Jakarta, and weather-related factors given that the
 karena festival diselenggarakan di area terbuka.        festival was held in an outdoor venue. Meanwhile,
 Sementara itu, Festival Kuliner Bandung mencatat        Festival Kuliner Bandung recorded a significant
 peningkatan yang signifikan, didorong oleh naiknya       increase, driven by higher mall traffic, an increase in
 traffic mal, bertambahnya jumlah tenant dari 75          the number of tenants from 75 to 100, a longer event
 menjadi 100 tenant, periode penyelenggaraan yang        period, and a more diverse range of activities, which
 lebih panjang, serta ragam aktivitas yang semakin       enhanced the festival’s appeal to visitors.
 beragam sehingga meningkatkan daya tarik acara
 bagi pengunjung.

 Pelaksanaan Festival Kuliner di berbagai lokasi di      The Festival Kuliner across various Summarecon Mall
 Summarecon Mall, berdampak positif dari segi            locations generated positive economic and social
 ekonomi dan sosial.                                     impacts.

 Dampak Ekonomi                                          Economic Impacts
 Dengan memberikan kesempatan kepada para                By providing opportunities for MSME operators, the
 pengusaha UMKM, Perusahaan secara tidak                 Company indirectly supports increased income and
 langsung membantu meningkatkan pendapatan               wellbeing, while also expanding access for MSMEs
 dan kesejahteraan mereka, sekaligus memberikan          to introduce their brands and product flavours to
 akses lebih luas untuk memperkenalkan brand dan         the public. In addition, the Company supports the
 citarasa produk mereka kepada masyarakat. Selain        promotion of quality local products and contributes
 itu, Perusahaan juga turut mendukung promosi            to the development of the MSME sector in line with
 produk lokal yang berkualitas serta berkontribusi       government programmes to strengthen MSME-
 dalam mendorong pengembangan sektor UMKM                based economic growth.
 yang sejalan dengan program pemerintah untuk
 memperkuat perekonomian berbasis UMKM.

 Dampak Sosial                                           Social Impacts
 Pelaksanaan Festival Kuliner bukan sekadar ajang        Festival Kuliner is not only a platform for enjoying
 untuk menikmati beragam hidangan khas dari              regional culinary offerings, but also serves as a space
 berbagai daerah, tetapi juga berperan sebagai           for community interaction across ages, cultures, and
 wadah interaksi masyarakat lintas usia, budaya,         backgrounds. The festival helps strengthen identity
 dan latar belakang. Kegiatan ini turut memperkuat       and appreciation for local culinary heritage and
 identitas serta apresiasi terhadap kuliner dan produk   products, while supporting cultural preservation
 lokal, sekaligus mendukung pelestarian budaya dan       and educating younger generations about regional
 edukasi generasi muda mengenai kuliner khas dan         cuisine, culture, and local wisdom.
 budaya serta kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah
 tersebut.




                     Celengan Kasih
                     Celengan Kasih
                                                                                          [413-1] [F.23] [F.25]

 Pada tahun 2013, Summarecon bekerja sama dengan         In 2013, Summarecon, in collaboration with the Tzu
 Yayasan Buddha Tzu Chi menggerakan semangat             Chi Foundation, promoted the spirit of “Saatnya
 “Saatnya Berbuat, Saatnya Berbagi” melalui program      Berbuat, Saatnya Berbagi” through the Celengan
 Celengan Bambu, yang seiring waktu berganti nama        Bambu programme, which over time was renamed
 menjadi Celengan Kasih. Program ini melibatkan          Celengan Kasih. The programme involves various
 berbagai pemangku kepentingan, seperti karyawan,        stakeholders, including employees, agents, and
 agent dan tenant yang berada di lingkungan              tenants within the Summarecon environment. Its
 Summarecon. Tujuan utama dari program ini adalah        primary objective is to foster social awareness and
 untuk mengembangkan kesadaran sosial dengan             encourage care for others, particularly communities
 peduli terhadap sesama, terutama masyarakat yang        in need.
 membutuhkan.

 Summarecon berharap bahwa melalui program               Summarecon expects that Celengan Kasih will help


      Laporan Keberlanjutan 2025
210   Sustainability Report 2025
Page 211
Celengan Kasih, akan terbentuk kebiasaan positif             cultivate positive habits among employees and the
bagi karyawan dan masyarakat untuk memberikan                wider community to donate and support others.
donasi dan membantu orang lain. Dengan                       In this way, the programme serves not only as a
demikian, program ini tidak hanya berfungsi                  channel for providing assistance to those in need,
sebagai sarana untuk memberikan bantuan kepada               but also as a tangible expression of the Company’s
yang membutuhkan, tetapi juga sebagai wujud                  social responsibility in supporting the wellbeing of
nyata dari tanggung jawab sosial Perusahaan                  vulnerable communities.
dalam mendukung kesejahteraan masyarakat yang
membutuhkan.


Total Donatur dan Dana Terkumpul Celengan Kasih Tahun 2023-2025
Total Donors and Funds Collected through Celengan Kasih 2023–2025

    2023       2024         2025


                   Total Donatur (orang)                                                Penambahan Celengan Baru (Pcs)
                   Total Donors (persons)                                               New Donation Boxes Added (units)

                                            18,419                                                                  2,031
                                            21,731                                                                  1,787
                                            32,751                                                                  2,352



                   Relawan dari Summarecon                                              Total Dana Terkumpul
                   Peduli (orang)                                                       (dalam Jutaan Rupiah)
                   Volunteers from Summarecon                                           Total Funds Collected
                   Peduli (persons)                                                     (IDR million)

                                            479                                                                     282
                                            1,076                                                                   293
                                            1,289                                                                   378



Pada tahun 2025, cakupan lokasi pelaksanaan Tuang            In 2025, the implementation of Tuang Bersama
Bersama Celengan Kasih diperluas ke seluruh unit             Celengan Kasih was expanded across all
bisnis Summarecon termasuk pada tahun 2025                   Summarecon business units, including its first-
mulai dilakukan pertama kalinya pada sekolah                 time delivery at Sedaya Bintang School, Harris
Sedaya Bintang, Hotel Harris Bekasi, Hotel Harris            Hotel Bekasi, Harris Hotel Kelapa Gading, and
Kelapa Gading dan juga Summarecon Tangerang.                 Summarecon Tangerang. In addition, a dedicated
Selain itu, pada tahun ini juga diadakan sesi khusus         Tuang Bersama Celengan Kasih session was held
Tuang Bersama Celengan Kasih, yang dilaksanakan              during the 17 August 2025 ceremony as part of the
pada Upacara 17 Agustus 2025, perayaan Hari Ulang            commemoration of Summarecon’s 50th anniversary.
Tahun Summarecon ke-50.

Penambahan        titik    pelaksanaan    tersebut           The addition of these implementation points
memperluas akses partisipasi bagi karyawan, tenant,          broadened access for employee, tenant, visitor,
pengunjung, murid serta wali murid dan komunitas             student and parent participation, as well as other
lain di berbagai unit bisnis Summarecon, sehingga            communities across Summarecon’s business units,
mendorong peningkatan jumlah donatur secara                  contributing to a significant increase in the number
signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.                     of donors compared to the previous year.

Dana yang terkumpul dari kegiatan ini kemudian               Funds collected through the programme were
disalurkan oleh Summarecon dan Yayasan Buddha                subsequently distributed by Summarecon and the
Tzu Chi melalui berbagai bantuan sosial, seperti             Tzu Chi Foundation through various forms of social
paket sembako, paket bantuan kebakaran, paket                assistance, including basic food packages, fire relief
bencana, paket lebaran, makan sehat, bedah rumah,            packages, disaster relief packages, Eid packages,
serta bantuan medis bagi pasien umum, pasien                 healthy meals, home renovation support, and
mata, dan pasien gigi. Bantuan ini diberikan kepada          medical assistance for general patients, eye patients,
masyarakat di berbagai wilayah, termasuk Jakarta,            and dental patients. This support was provided to
Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan                communities in various areas, including Jakarta,
Makassar.                                                    Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, and
                                                             Makassar.

                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   211
Page 212
 Program Celengan Kasih yang diadakan oleh              The Celengan Kasih programme, implemented
 Summarecon bekerja sama dengan Yayasan Buddha          by Summarecon in collaboration with the Tzu Chi
 Tzu Chi memiliki dampak positif dari sisi ekonomi      Foundation, generated positive economic and social
 dan sosial. Berikut adalah penjelasannya:              impacts, as outlined below:

 Dampak Ekonomi                                         Economic Impacts
 Kegiatan Tuang Bersama Celengan Kasih, yang            Tuang Bersama Celengan Kasih assistance—
 disalurkan dalam bentuk misi kesehatan, bedah          delivered through health missions, home renovation
 rumah, serta bantuan sosial seperti paket kebakaran,   support, and social assistance packages such as fire
 paket lebaran, dan paket bencana, memberikan           relief, Eid, and disaster relief—has had a meaningful
 dampak     signifikan    terhadap      perekonomian     impact on the economic conditions of recipient
 masyarakat yang menerimanya. Bantuan ini               communities. The support helps individuals who are
 membantu masyarakat yang sakit untuk kembali           unwell to recover and return to productive activities,
 sehat dan produktif, serta meringankan beban           while easing financial burdens and supporting faster
 ekonomi dan mempercepat pemulihan kondisi              recovery for communities experiencing economic
 keuangan bagi mereka yang mengalami kesulitan          hardship.
 ekonomi.

 Dampak Sosial                                          Social Impacts
 Melalui kegiatan Tuang Bersama Celengan Kasih,         Through     Tuang     Bersama     Celengan      Kasih,
 masyarakat diajarkan untuk berbagi dan peduli          communities are encouraged to share and care for
 terhadap sesama dengan cara berdonasi melalui          others by donating through Celengan Kasih, with
 Celengan Kasih yang akan digunakan untuk               funds used to support those in need. This activity not
 membantu orang yang membutuhkan. Tindakan              only provides direct benefits to recipients, but also
 ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi       strengthens social solidarity, improves community
 para penerima, tetapi juga memperkuat solidaritas      wellbeing, and reinforces a sense of togetherness.
 dalam hubungan sosial, memperbaiki kesejahteraan
 masyarakat dan menguatkan fondasi kebersamaan
 dalam masyarakat.




 Tuang Celengan Kasih, Summarecon Mall Serpong




       Laporan Keberlanjutan 2025
212    Sustainability Report 2025
Page 213
                                                          Program Daur Ulang Sampah
[413-1] [F.23] [F.25]                                                     Waste Recycling Programme


Sejak tahun 2006, Summarecon telah menjalin                  Since 2006, Summarecon has partnered with
kerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi dalam               the Tzu Chi Foundation to support cleanliness
menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan               and environmental preservation through a waste
melalui program daur ulang sampah. Program                   recycling programme. This programme is one of
ini merupakan salah satu inisiatif keberlanjutan             the Company’s sustainability initiatives, aimed at
Perusahaan yang bertujuan untuk melestarikan                 protecting the environment while increasing public
lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran                  awareness of responsible waste management by
masyarakat dalam pengelolaan sampah, yakni                   encouraging the separation of organic and non-
dengan memilah sampah organik dan non-organik                organic waste using the designated bins provided.
menggunakan tempat sampah terpisah yang telah
disediakan.

Sampah non-organik, seperti plastik, kertas, botol           Separated and collected non-organic waste—such
kaca, elektronik, dan logam, yang telah dipisahkan           as plastic, paper, glass bottles, electronic waste, and
dan dikumpulkan akan disalurkan ke Depo                      metal—is sent to the Environmental Preservation
Pelestarian Lingkungan. Selanjutnya, sampah                  Depot. The waste is then sold to third parties for
tersebut dijual kepada pihak ketiga untuk diolah             processing through recycling. Proceeds from the
kembali melalui proses daur ulang. Pendapatan                sale of recyclable waste are used to support various
dari hasil penjualan sampah daur ulang digunakan             social initiatives and to assist communities in need.
untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan
membantu masyarakat yang membutuhkan.

Program daur ulang sampah ini juga merupakan                 This waste recycling programme also represents
wujud nyata Perusahaan dalam mendukung                       the Company’s tangible support for Sustainable
pencapaian tujuan Pembangunan Berkelanjutan                  Development Goal 12 (SDG 12): Responsible
nomor 12 (dua belas) yaitu Konsumsi dan Produksi             Consumption and Production, particularly in
yang Bertanggung Jawab khususnya terkait dengan              promoting prudent waste management through
pengelolaan limbah dengan bijak yakni dengan                 recycling practices that help reduce the negative
mempromosikan serta melakukan proses daur                    environmental impacts of waste.
ulang sehingga membantu mengurangi dampak
negatif limbah terhadap lingkungan.

Pada tahun 2025, pelaksanaan program daur ulang              In 2025, the programme was implemented across
sampah dilakukan di berbagai lokasi seperti Kelapa           multiple locations, including Kelapa Gading,
Gading, Serpong, Bekasi, Karawang, Bandung dan               Serpong, Bekasi, Karawang, and Bandung, and
untuk pertama kalinya di wilayah Bogor melalui               for the first time in the Bogor area through Happy
Happy Harvest Bogor. Sampah non-organik yang                 Harvest Bogor. Non-organic waste for recycling was
akan didaur ulang diperoleh dari berbagai donatur            collected from various waste donors, including:
sampah, seperti:

•   Donatur warga yang merupakan sampah non-                 •    Residential donors, consisting of non-organic
    organik yang berasal dari warga sekitar yang                  waste from surrounding communities collected
    diambil oleh mobil keliling ke rumah warga                    through scheduled mobile pick-up services.
    secara terjadwal

•   Donatur kantor/mall merupakan sampah non-                •    Office/mall donors, consisting of non-organic
    organik yang berasal dari operasional kantor/mall             waste generated from office/mall operations
    yang diambil oleh mobil depo secara terjadwal.                and collected through scheduled depot pick-
    Donatur kantor/mall meliputi Summarecon                       up services. Office/mall donors included
    Mall Kelapa Gading, Klub Kelapa Gading, Plaza                 Summarecon Mall Kelapa Gading, Klub
    Summarecon Bekasi, Summarecon Mall Bekasi,                    Kelapa Gading, Plaza Summarecon Bekasi,
    Summarecon Villagio Outlets, Rambla, Happy                    Summarecon       Mall  Bekasi,  Summarecon
    Harvest, dan Summarecon Mall Bandung.                         Villagio Outlets, Rambla, Happy Harvest, and
                                                                  Summarecon Mall Bandung.

Sepanjang tahun 2025, program daur ulang sampah              Throughout 2025, the waste recycling programme
berhasil mengumpulkan 616.033 kg sampah non-                 collected 616,033 kg of non-organic waste for
organik untuk didaur ulang. Jumlah ini meningkat             recycling—an increase of 21% compared to the
signifikan sebesar 21% dibandingkan tahun                     previous year. This achievement reflects increased
sebelumnya. Pencapaian tersebut mencerminkan                 participation from communities and business units,
meningkatnya partisipasi masyarakat dan unit bisnis,         supported by strengthened awareness-raising

                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   213
Page 214
 seiring dengan penguatan edukasi serta konsistensi             efforts and consistent programme implementation
 pelaksanaan program di berbagai lokasi. Hal ini                across locations. It also indicates that the recycling
 menunjukkan bahwa program daur ulang semakin                   programme continues to gain broader acceptance
 diterima dan didukung oleh berbagai pihak.                     and support from stakeholders.

 Program ini memiliki dampak positif dari sisi                  The programme generated positive economic, social,
 ekonomi, sosial dan lingkungan, antara lain:                   and environmental impacts, including:

 Dampak Ekonomi                                                 Economic Impacts
 Penjualan sampah daur ulang kepada pihak ketiga                The sale of recyclable waste to third parties can
 berdampak positif dari sisi ekonomi bagi pembeli,              generate economic benefits for buyers. Where buyers
 yakni jika pembeli menjual kembali dengan harga                resell the materials at higher prices to recycling
 yang lebih baik ke industri pengolahan sampah                  industries, they may gain additional income that
 daur ulang, maka akan mendapatkan pendapatan                   supports their economic wellbeing. Where buyers
 tambahan yang dapat meningkatkan kesejahteraan                 process recyclable waste into higher-value products,
 ekonomi mereka. Sedangkan, jika pembeli                        this can create employment opportunities and
 mengolah kembali sampah daur ulang menjadi                     support local economic growth.
 produk yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi, hal
 ini akan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat
 dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

 Dampak Sosial                                                  Social Impacts
 Hasil penjualan daur ulang sampah digunakan                    Proceeds from the sale of recyclable waste are
 untuk membantu orang yang membutuhkan (misi                    used to support charitable missions undertaken by
 amal) yang dilakukan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi.              the Tzu Chi Foundation, benefiting communities
 Selain itu, Program daur ulang dapat membantu                  in need. In addition, the recycling programme
 meningkatkan kesadaran masyarakat tentang                      helps raise public awareness of the importance
 pentingnya menjaga lingkungan dan pentingnya                   of environmental stewardship and proper waste
 pengelolaan sampah yang baik, serta membantu                   management, while reducing waste in surrounding
 mengurangi jumlah sampah di lingkungan sekitar                 areas and contributing to improved quality of life.
 sehingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 Dampak Lingkungan                                              Environmental Impacts
 Dengan meningkatnya jumlah sampah yang                         As more waste is recycled, the volume of waste
 berhasil didaur ulang, maka jumlah limbah yang                 sent to landfill sites is reduced, helping to
 berakhir di TPA berkurang secara signifikan,                    minimise environmental pollution and air pollution
 sehingga mengurangi pencemaran lingkungan                      associated with accumulated waste. In addition,
 dan polusi udara akibat penumpukan sampah.                     the programme helps reduce the demand for new
 Selain itu, program daur ulang sampah membantu                 materials such as plastic and paper, the production
 mengurangi kebutuhan produksi material baru,                   of which can generate high carbon emissions—
 seperti plastik dan kertas, yang dalam proses                  thereby contributing to reduced carbon footprint
 produksinya menghasilkan emisi karbon tinggi                   and greenhouse gas emissions.
 sehingga turut mengurangi jejak karbon dan emisi
 gas rumah kaca.




 Kegiatan Daur Ulang sampah, Pasar Sinpasa Summarecon Bandung


       Laporan Keberlanjutan 2025
214    Sustainability Report 2025
Page 215
                            Kontribusi Untuk Pendidikan Berkualitas
                                                        Contribution to Quality Education


Summarecon berkontribusi dalam peningkatan                  Summarecon contributes to the advancement
pendidikan berkualitas melalui unit pendidikan,             of quality education through its education units,
seperti sekolah dan universitas yang didirikan dan          including schools and a university that it has
dikelolanya. Adanya unit pendidikan ini diharapkan          established and manages. These education units are
tak hanya menyediakan pendidikan berkualitas,               expected not only to provide quality education, but
tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan                 also to improve quality of life and support community
keselarasan masyarakat yang selaras dengan tujuan           development in line with Sustainable Development
Pembangunan Berkelanjutan no 4 (empat) yakni                Goal 4 (SDG 4): Quality Education.
“Pendidikan Berkualitas”.

Melalui    unit     pendidikannya,    Summarecon            Through its education units, Summarecon supports
berpartisipasi dalam membangun akses yang merata            more equitable access for communities—regardless
bagi masyarakat, tanpa memandang gender dan latar           of gender or background—to obtain quality
belakang mereka, untuk mendapatkan pendidikan               education. In addition, these units also contribute to
yang berkualitas. Selain itu, unit pendidikan juga          other Sustainable Development Goals by developing
mendukung tujuan Pembangunan Berkelanjutan                  a skilled and educated workforce and preparing
lainnya dengan menciptakan tenaga kerja yang                graduates to face future challenges.
terampil dan terdidik, serta mempersiapkan setiap
lulusannya untuk menghadapi tantangan di masa
depan.


                                                                                             Universitas Pradita
[203-1] [413-1] [F.23] [F.25]                                                                            Pradita University


Perkembangan Universitas Pradita                            Growth of Universitas Pradita

Di tengah meningkatnya kebutuhan akan pendidikan            Amid rising demand for quality education,
berkualitas, Universitas Pradita hadir sebagai wujud        Universitas Pradita represents a tangible expression
nyata komitmen Summarecon dalam memberikan                  of Summarecon’s commitment to contributing
kontribusi    terhadap      Tujuan    Pembangunan           to the Sustainable Development Goals (SDGs),
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/               particularly in supporting the achievement of SDG 4:
SDGs), khususnya dalam mendukung pencapaian                 Quality Education.
“Pendidikan Berkualitas”.

Pada tahun ajaran 2024/2025, jumlah mahasiswa               In the 2024/2025 academic year, Universitas Pradita
aktif di Universitas Pradita mencapai 1.413                 recorded 1,413 active students across all study
mahasiswa, yang tersebar di seluruh program                 programmes offered. This represents an increase of
studi yang ditawarkan. Jumlah ini mengalami                 5.8% compared to the previous academic year. The
peningkatan sebesar 5.8% dibandingkan tahun                 year-on-year increase in active student numbers
ajaran sebelumnya. Peningkatan jumlah mahasiswa             reflects the growing appeal and reputation of
aktif dari tahun ke tahun menunjukkan semakin               Universitas Pradita, and constitutes a tangible
tingginya daya tarik dan reputasi Universitas               contribution to the development of education in
Pradita, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam           Indonesia.
mendukung pengembangan dunia pendidikan di
Indonesia.

Hingga tahun ajaran 2024/2025, Universitas Pradita          As of the 2024/2025 academic year, Universitas
telah meluluskan 850 mahasiswa dari berbagai                Pradita has graduated 850 students from various
program studi. Pencapaian ini merupakan wujud               study programmes. This achievement reflects
nyata komitmen Universitas Pradita dalam                    Universitas Pradita’s commitment to developing
mencetak tenaga kerja yang berbudi pekerti luhur            graduates with strong character and competencies,
dan berkompetensi, yang siap bersaing di dunia              equipped to compete in industrial and professional
industri dan profesional.                                   environments.

Dalam hal tenaga pengajar, Universitas Pradita              In terms of academic staff, Universitas Pradita has 74
memiliki 74 dosen tetap, di mana sebagian                   full-time lecturers, some of whom have completed
diantaranya telah menyelesaikan atau sedang                 or are currently pursuing doctoral (PhD) degrees.
menempuh jenjang pendidikan S3. Dengan                      With their experience and competencies, Universitas

                                      50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                               50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   215
Page 216
 pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, para       Pradita’s lecturers are able to deliver quality
 dosen Universitas Pradita mampu memberikan          education and guide students in achieving their full
 pendidikan   berkualitas  serta    membimbing       potential.
 mahasiswa untuk mencapai potensi terbaik mereka.

 Selain itu, Universitas Pradita memadukan tenaga    Universitas Pradita also combines teaching staff
 pengajar yang berasal dari praktisi aktif dan       from active industry practitioners and experienced
 akademisi berpengalaman. Kolaborasi keduanya        academics. This collaboration supports learning that
 menghasilkan pembelajaran yang kuat secara          is both conceptually strong and practically grounded,
 konseptual maupun praktis, serta relevan dan        ensuring relevance and currency with real-world
 mutakhir dengan kondisi nyata di lapangan. Dengan   conditions. Through this approach, students are
 pendekatan ini, mahasiswa dapat lebih memahami      better able to understand and experience first-hand
 dan merasakan secara langsung dinamika              the dynamics and challenges of the world of work.
 serta tantangan dunia kerja. Pada tahun ajaran      In the 2024/2025 academic year, 108 practitioners
 2024/2025, terdapat 108 praktisi yang mengajar di   taught at Universitas Pradita, representing a 71%
 Universitas Pradita, atau meningkat sebesar 71%     increase compared to the previous year. This increase
 dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini      was primarily driven by the expansion of practitioner-
 terutama didorong oleh bertambahnya mata kuliah     led courses through the implementation of PIJAR
 yang diampu oleh praktisi melalui implementasi      (Practitioners Teaching at Pradita) and SUAR
 PIJAR (Praktisi Mengajar di Pradita) dan SUAR       (Summarecon Teaching) across study programmes,
 (Summarecon Mengajar) di masing-masing program      to strengthen the linkage between learning and
 studi, guna memperkuat keterkaitan pembelajaran     industry needs.
 dengan kebutuhan industri.




 Universitas Pradita, Summarecon Serpong




        Laporan Keberlanjutan 2025
216     Sustainability Report 2025
Page 217
                                                      Program Beasiswa Universitas Pradita
                                                                 Universitas Pradita Scholarship Programme


Melalui program beasiswa, Universitas Pradita                Universitas Pradita provides scholarships for
memberikan kesempatan bagi individu dengan                   individuals with strong academic potential who face
potensi akademik tinggi namun menghadapi                     financial constraints to continue accessing quality
keterbatasan finansial untuk tetap memperoleh                 higher education. This initiative reflects Universitas
pendidikan tinggi yang berkualitas. Inisiatif ini            Pradita’s tangible contribution to supporting SDG
merupakan wujud nyata kontribusi Universitas                 4: Quality Education, which aims to ensure inclusive
Pradita dalam mendukung SDG 4: Pendidikan                    and equitable access to education and promote
Berkualitas, yang bertujuan untuk menjamin                   lifelong learning opportunities for all.
akses pendidikan yang inklusif dan merata, serta
meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat
bagi semua.

Total Penerima Beasiswa Universitas Pradita Tahun Ajaran 2022/2023 – 2024/2025
Total Universitas Pradita Scholarship Recipients Academic Years 2022/2023–2024/2025

    2022/2023         2023/2024          2024/2025



                          Total Mahasiswa
                                                                                                                    253
                          Penerima Beasiswa
                          Total Scholarship                                                                         260
                          Recipients                                                                                217



                          Total Beasiswa                                                                            6,948
                          (dalam Jutaan Rupiah)
                                                                                                                    7,268
                          Total Scholarship Value
                          (IDR Million)                                                                             6,089




Universitas Pradita berharap melalui program                 Universitas Pradita expects that, through this
beasiswa ini, para penerima dapat memanfaatkan               scholarship programme, recipients will make optimal
kesempatan yang diberikan secara optimal,                    use of the opportunities provided, demonstrate a
menunjukkan dedikasi tinggi dalam belajar, serta             high level of dedication to learning, and continue
terus meningkatkan prestasi akademik maupun                  to improve both academic and non-academic
non-akademik. Dengan demikian, mereka dapat                  achievements. In doing so, they can become an
menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus            inspiration to other students to keep striving and
berusaha dan berkembang dalam lingkungan                     developing within a competitive and dynamic
akademik yang kompetitif dan dinamis.                        academic environment.



                                       Kontribusi Universitas Pradita terhadap SDGs
                                                              Universitas Pradita’s Contribution to the SDGs


Pada tahun 2025, Universitas Pradita terus                   In 2025, Universitas Pradita continued to strengthen
memperkuat komitmennya dalam mendukung                       its commitment to supporting the achievement of
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan                  the Sustainable Development Goals (SDGs) through
(SDGs) melalui kegiatan penelitian dan pengabdian            research and community service initiatives that
kepada masyarakat yang berdampak pada aspek                  generate impacts across economic, social, and
ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kontribusi ini              environmental dimensions. These contributions were
diwujudkan melalui kolaborasi dengan pemerintah,             delivered through collaboration with government,
sektor industri, institusi pendidikan, serta komunitas       industry, education institutions, and community
masyarakat.                                                  groups.

Beberapa program strategis yang mencerminkan                 Several strategic programmes that reflect Universitas
kontribusi Universitas Pradita terhadap SDGs antara          Pradita’s contribution to the SDGs include the
lain sebagai berikut:                                        following:


                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   217
Page 218
            SDG 11: Kota dan Pemukiman                           SDG 11: Sustainable Cities and
            yang Berkelanjutan                                   Communities

 Universitas    Pradita    berkontribusi   terhadap    Universitas Pradita contributes to the achievement
 pencapaian SDG 11: Kota dan Permukiman yang           of SDG 11: Sustainable Cities and Communities
 Berkelanjutan melalui penelitian dan kegiatan         through research and community service activities
 pengabdian kepada masyarakat yang mendukung           that support urban planning and the development
 perencanaan kota serta pembangunan hunian             of more liveable, safe, and sustainable housing. One
 yang lebih layak, aman, dan berkelanjutan. Salah      such contribution was the research project Analysis of
 satu kontribusi tersebut diwujudkan melalui           the Environmental Quality Index (IKLH) Measurement
 penelitian Analisis Pengukuran Indeks Kualitas        for South Tangerang City, which promotes an urban
 Lingkungan Hidup (IKLH) Kota Tangerang Selatan,       planning approach that is not only oriented toward
 yang mendorong pendekatan perencanaan kota            the physical aspects of development, but also takes
 yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik         into account environmental quality and community
 pembangunan, tetapi juga mempertimbangkan             liveability.
 kualitas lingkungan dan kelayakan hidup masyarakat.

 Kontribusi ini juga diperkuat melalui kegiatan        This contribution was further strengthened
 pengabdian kepada masyarakat berupa Pelatihan         through community service activities in the form of
 Standardisasi Pembesian Proyek Rumah Tinggal serta    Training on Residential Project Reinforcement Steel
 Sosialisasi Penguatan Budaya Keselamatan Kerja        Standardisation and Socialisation on Strengthening
 melalui Edukasi K3 pada Pekerja Konstruksi Proyek     a Workplace Safety Culture through OHS (K3)
 Perumahan. Melalui kegiatan tersebut, peserta         Education for Construction Workers in Housing
 memperoleh pemahaman mengenai penerapan               Projects. Through these activities, participants
 standar konstruksi yang aman, berkualitas, dan        gained an understanding of the application of
 berkelanjutan, sehingga mendukung terciptanya         safe, high-quality, and sustainable construction
 lingkungan hunian yang lebih layak dan aman bagi      standards, thereby supporting the creation of more
 masyarakat.                                           liveable and safer residential environments for the
                                                       community.




            SDG 8 : Pekerjaan Layak dan                          SDG 8: Decent Work and Eco-
            Pertumbuhan Ekonomi                                  nomic Growth

 Universitas    Pradita    berkontribusi    terhadap   Universitas Pradita contributes to the achievement
 pencapaian SDG 8: Pekerjaan Layak dan                 of SDG 8: Decent Work and Economic Growth
 Pertumbuhan Ekonomi melalui berbagai kegiatan         through various entrepreneurship and MSME
 kewirausahaan       dan    pemberdayaan      UMKM     empowerment activities that support business
 yang mendukung penguatan kapasitas usaha,             capacity strengthening, improved competitiveness,
 peningkatan daya saing, dan pertumbuhan ekonomi       and more sustainable economic growth. These
 yang lebih berkelanjutan. Kontribusi ini diwujudkan   contributions were delivered, among others, through
 antara lain melalui program Bizznovation serta        the Bizznovation programme and activities on
 kegiatan Pengelolaan Keuangan dan Pembukuan,          financial management and bookkeeping, marketing
 Digitalisasi Marketing, dan Edukasi Perpajakan bagi   digitalisation, and tax education for leather-craft
 UMKM Pengrajin Kulit di Garut.                        MSMEs in Garut.

 Melalui program-program tersebut, para pelaku         Through these programmes, MSME operators gained
 UMKM memperoleh pemahaman yang lebih baik             improved understanding of business innovation,
 mengenai inovasi bisnis, penguatan model usaha,       strengthening business models, digital marketing,
 pemasaran digital, serta tata kelola keuangan         and more orderly financial and tax governance. As
 dan perpajakan yang lebih tertib. Dengan              a result, these activities support more professional
 demikian, kegiatan ini tidak hanya mendukung          and sustainable business development, while also
 pengembangan usaha yang lebih profesional dan         strengthening the role of MSMEs as a driver of local
 berkelanjutan, tetapi juga turut memperkuat peran     economic growth.
 UMKM sebagai salah satu penggerak pertumbuhan
 ekonomi lokal.




      Laporan Keberlanjutan 2025
218   Sustainability Report 2025
Page 219
           SDG 9: Industri, Inovasi, dan                                    SDG 9: Industry, Innovation, and
          Infrastruktur                                                     Infrastructure

Universitas   Pradita     berkontribusi      terhadap         Universitas Pradita contributes to the achievement
pencapaian SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur        of SDG 9: Industry, Innovation, and Infrastructure
melalui berbagai inisiatif yang mendorong inovasi             through initiatives that promote technology-based
berbasis teknologi dan penguatan kapasitas                    innovation and strengthen industrial capacity.
industri. Kontribusi ini diwujudkan antara lain               These contributions included the AI Mobile Apps
melalui program AI Mobile Apps Development                    Development Using MIT App Inventor programme
Using MIT App Inventor bersama Sekolah Terpadu                with Sekolah Terpadu Pahoa, which introduced the
Pahoa, yang memperkenalkan pemanfaatan                        use of artificial intelligence to students through
teknologi kecerdasan buatan kepada siswa melalui              mobile application development.
pengembangan aplikasi mobile.

Di sisi industri, Universitas Pradita juga bekerja sama       On the industry side, Universitas Pradita also
dengan PT Yokogawa melalui program Empowering                 collaborated with PT Yokogawa through the
Predictive Maintenance at PT Yokogawa through                 programme Empowering Predictive Maintenance
Edge AI and Smart Instrumentation, yang bertujuan             at PT Yokogawa through Edge AI and Smart
meningkatkan kapasitas teknis karyawan dalam                  Instrumentation, which aimed to enhance employees’
pemanfaatan teknologi untuk efisiensi operasional              technical capabilities in leveraging technology for
dan penguatan sistem pemeliharaan berbasis data.              operational efficiency and strengthening data-
Inisiatif ini mencerminkan dukungan terhadap                  driven maintenance systems. This initiative reflects
transformasi digital dan peningkatan daya saing               support for digital transformation and improved
industri melalui penerapan inovasi yang relevan               industrial competitiveness through the adoption of
dengan kebutuhan dunia usaha.                                 innovations aligned with business needs.

Secara keseluruhan, kontribusi Universitas Pradita            Overall, Universitas Pradita’s contributions in
pada tahun 2025 menunjukkan pendekatan                        2025 demonstrate an integrated approach across
integratif antara pendidikan, penelitian, dan                 education, research, and community service that not
pengabdian kepada masyarakat yang tidak                       only generates academic value, but also strengthens
hanya menghasilkan nilai akademik, tetapi                     innovation development, technology utilisation, and
juga    memperkuat     pengembangan        inovasi,           industrial capacity building as part of its support for
pemanfaatan teknologi, dan peningkatan kapasitas              sustainable development.
industri sebagai bagian dari dukungan terhadap
pembangunan yang berkelanjutan.


                                       Yayasan Syiar Bangsa – Al Azhar Summarecon
[203-1] [413-1] [F.23] [F.25]                                 Yayasan Syiar Bangsa – Al Azhar Summarecon


Perkembangan Sekolah Al Azhar Summarecon                      Development of Al Azhar Summarecon Schools

Sekolah Al Azhar Summarecon telah memberikan                  Al Azhar Summarecon Schools have made a
kontribusi signifikan dalam mendorong pendidikan               significant contribution to advancing quality
berkualitas, khususnya di wilayah Bekasi, Tangerang,          education, particularly in the Bekasi, Tangerang,
Bandung, dan Makassar. Sejak awal berdiri di tahun            Bandung, and Makassar areas. Since the
2012 hingga tahun ajaran 2024/2025, jumlah siswa              establishment of the first school in 2012 through the
yang terdaftar telah mencapai lebih dari 7.100                2024/2025 academic year, total student enrolment
siswa dengan jumlah lulusan tercatat lebih dari               has reached more than 7,100 students, with more
4.300 siswa dari berbagai tingkatan. Pencapaian               than 4,300 graduates recorded across various
ini mencerminkan komitmen Sekolah Al Azhar                    education levels. This achievement reflects Al Azhar
Summarecon dalam menyediakan akses pendidikan                 Summarecon Schools’ commitment to providing
yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat.           sustainable access to quality education for the
                                                              community.

Pada tahun ajaran 2024/2025, jumlah siswa aktif               In the 2024/2025 academic year, the number of
di Sekolah Al Azhar Summarecon mencapai 3.365                 active students at Al Azhar Summarecon Schools
siswa dari berbagai tingkatan dan lokasi. Angka ini           reached 3,365 across various levels and locations. This
mengalami peningkatan sebesar 12.1% dibandingkan              figure increased by 12.1% compared to the previous
tahun ajaran sebelumnya, yang menunjukkan                     academic year, indicating wider access to education
semakin luasnya akses pendidikan bagi berbagai                for diverse community groups and growing
kalangan     masyarakat     serta   meningkatnya              confidence in the education system implemented
kepercayaan terhadap sistem pendidikan yang                   by Al Azhar Summarecon Schools.
diterapkan oleh Sekolah Al Azhar Summarecon.

                                        50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                 50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   219
Page 220
 Total Siswa Aktif di Sekolah Al Azhar Summarecon Tahun Ajaran 2022/2023 – 2024/2025
 Total Active Students at Al Azhar Summarecon Schools Academic Years 2022/2023–2024/2025


      2022/2023              2023/2024          2024/2025


 Total Siswa Aktif :                              SD
 Total Active Students :                          Primary

                                                                                                           1,318

                                                                                                           1,601

                                                                                                           1,791

                                                  SMP
                                                  Junior Highschool

                                                                                                           717

                                                                                                           762

                                                                                                           931

                                                  SMA
                                                  Senior Highschool

                                                                                                           637

                                                                                                           637

                                                                                                           643




 SD
 Primary

 Al Azhar Bekasi                   Al Azhar Serpong          Al Azhar Bandung         Al Azhar Makassar

                       588                            550                       148                       32
                       592                            677                       256                       76
                       590                            720                       356                       125



 SMP
 Junior Highschool

 Al Azhar Bekasi                   Al Azhar Serpong          Al Azhar Bandung

                       408                            309    -
                       414                            272                       76
                       461                            299                       171


 SMA
 Senior Highschool

 Al Azhar Bekasi

                       637
                       637
                       643




      Laporan Keberlanjutan 2025
220   Sustainability Report 2025
Page 221
Selain itu, pada tahun ajaran 2024/2025, Sekolah           In the 2024/2025 academic year, Al Azhar
Al Azhar Summarecon telah meluluskan 626 siswa             Summarecon Schools graduated 626 students
dari berbagai tingkat pendidikan. Pencapaian               across various education levels. This achievement
ini mencerminkan komitmen sekolah dalam                    reflects the School’s commitment to delivering a
menyediakan sistem pendidikan yang berkualitas,            quality education system that not only supports
yang tidak hanya memastikan keberhasilan                   academic success, but also prepares students to
akademik, tetapi juga mempersiapkan siswa untuk            continue to higher levels of education. In this way,
melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.            Al Azhar Summarecon Schools contribute to the
Dengan demikian, Sekolah Al Azhar Summarecon               sustained improvement of community wellbeing
turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas            and learning outcomes.
hidup    dan    kecerdasan   masyarakat   secara
berkelanjutan.

Demi memberikan pendidikan berkualitas, Sekolah            To deliver quality education, Al Azhar Summarecon
Al Azhar Summarecon memiliki 256           tenaga          Schools employed 256 teaching staff in the 2024/2025
pengajar pada tahun ajaran 2024/2025, yang terdiri         academic year, comprising 138 female teachers
dari 138 pengajar perempuan dan 118 pengajar laki-         and 118 male teachers. This reflects the School’s
laki. Hal ini mencerminkan komitmen sekolah dalam          commitment to fostering an inclusive and equitable
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan             workplace by providing employment opportunities
setara, dengan memberikan kesempatan kerja tanpa           regardless of gender. The majority of teachers hold at
memandang gender. Mayoritas tenaga pengajar                least a Bachelor’s degree (S1), while 39 have obtained
memiliki latar belakang pendidikan minimal S1,             a Master’s degree (S2). With strong academic
sementara 39 di antaranya telah memperoleh gelar           competencies, teaching staff play an important role
S2. Dengan kompetensi akademik yang kuat, para             in developing a generation of young people who are
tenaga pendidik berperan dalam mencetak generasi           accomplished and of strong character.
muda yang unggul dan berakhlak.

Dengan tenaga pengajar yang kompeten dan                   With competent teaching staff and a quality
sistem pendidikan yang berkualitas, Sekolah Al             education system, Al Azhar Summarecon Schools
Azhar Summarecon terus berkontribusi dalam                 continue to contribute to improving human capital,
meningkatkan kualitas sumber daya manusia,                 strengthening the education sector, and supporting
memperkuat sektor pendidikan, dan mendukung                sustainable development.
pembangunan yang berkelanjutan.


Bantuan Finansial Sekolah Al Azhar Summarecon
Financial Assistance for Al Azhar Summarecon Schools

Sekolah Al Azhar Summarecon memiliki kebijakan               Al Azhar Summarecon Schools have a policy to
dalam memberikan bantuan finansial bagi siswa yang            provide financial assistance for students facing
mengalami kesulitan ekonomi. Meskipun belum                  economic hardship. While the School does not yet
memiliki program beasiswa murni, sekolah tetap               have a dedicated scholarship programme, it supports
berupaya mendukung keberlanjutan pendidikan                  the continuity of students’ education through tuition
siswa melalui pemberian potongan SPP, atau dalam             fee discounts (SPP) or, under certain circumstances,
kondisi tertentu, membebaskan tunggakan SPP                  by waiving outstanding tuition fees and entrance
dan uang pangkal bagi siswa yang orang tuanya                fees for students whose parents experience
mengalami kesulitan finansial, seperti kebangkrutan           financial difficulties, such as business bankruptcy,
usaha, pemutusan hubungan kerja (PHK), atau                  termination of employment (layoff), or separation.
berpisah. Dengan kebijakan ini, Sekolah Al Azhar             Through this policy, Al Azhar Summarecon Schools
Summarecon berkomitmen untuk menyediakan                     are committed to providing inclusive and equitable
akses pendidikan yang inklusif dan setara, sehingga          access to education, ensuring that students can
semua siswa dapat tetap memperoleh pendidikan                continue to receive quality education without being
berkualitas tanpa terhambat oleh faktor ekonomi.             hindered by economic factors.

Selain itu, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi           In addition, as recognition of academic achievements
akademik di tingkat nasional maupun internasional,           at the national and international levels, the School
sekolah juga memberikan potongan uang pangkal                provides discounts on entrance fees for students
bagi siswa yang berhasil meraih pencapaian                   who achieve outstanding academic results. This
akademik unggul. Kebijakan ini bertujuan untuk               policy is intended to encourage students’ motivation
mendorong semangat belajar dan prestasi siswa,               and achievement, and to ensure that students with
serta memastikan bahwa siswa dengan kemampuan                strong academic capabilities continue to have access
akademik terbaik tetap memiliki akses ke pendidikan          to quality education regardless of their economic
berkualitas, terlepas dari latar belakang ekonomi            background.
mereka.



                                     50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                              50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   221
Page 222
 Bantuan Finansial Sekolah Al Azhar Summarecon Tahun Ajaran 2022/2023c2024/2025
 Financial Assistance for Al Azhar Summarecon Schools Academic Years 2022/2023 - 2024/2025


      2022/2023             2023/2024         2024/2025




                                   Total Siswa
                                                                                                          84
                                   Penerima Potongan
                                   Total Students Receiving                                               81
                                   Discounts                                                              91



                                   Total Potongan                                                         344
                                   (dalam Jutaan Rupiah)
                                                                                                          208
                                   Total Discount Value
                                   (IDR million)                                                          327




 Perusahaan mengidentifikasi beberapa dampak                   The Company has identified several positive impacts
 positif yang muncul dari kehadiran Universitas               arising from the presence of Universitas Pradita and
 Pradita dan Yayasan Syiar Bangsa (Al Azhar                   Yayasan Syiar Bangsa (Al Azhar Summarecon), as
 Summarecon) ini, yaitu:                                      follows:

 Dampak Ekonomi                                               Economic Impacts
 Keberadaan unit pendidikan di Summarecon                     The education units within Summarecon contribute
 berkontribusi dalam menciptakan sumber daya                  to the development of qualified, work-ready
 manusia yang berkualitas dan siap kerja di berbagai          human capital for various industry sectors. Through
 sektor industri. Melalui “Pendidikan Berkualitas”,           quality education, Universitas Pradita and Al
 Universitas Pradita dan Sekolah Al Azhar                     Azhar Summarecon Schools produce competent
 Summarecon menghasilkan lulusan yang kompeten                and competitive graduates, thereby supporting
 dan berdaya saing, sehingga turut meningkatkan               improvements in the national workforce and
 kualitas tenaga kerja nasional serta mendorong               promoting sustainable economic growth.
 pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

 Beasiswa dan bantuan finansial yang diberikan                 Scholarships and financial assistance provided by the
 Perusahaan, memberikan dampak positif yang                   Company also deliver significant economic benefits
 signifikan bagi aspek ekonomi para penerimanya.               to recipients. These programmes not only help ease
 Program ini tidak hanya meringankan beban                    the financial burden on students’ families, but also
 finansial bagi keluarga para murid, tetapi juga               broaden access to quality education, particularly for
 membuka akses yang lebih luas terhadap                       those facing economic constraints.
 pendidikan berkualitas, terutama bagi mereka yang
 menghadapi kendala ekonomi.

 Summarecon juga menciptakan kesempatan kerja                 Summarecon        also      creates      employment
 bagi tenaga pendidik dan staf administratif. Selain          opportunities for teaching staff and administrative
 itu, upaya pengembangan profesionalisme guru                 personnel. In addition, efforts to strengthen teacher
 melalui pelatihan dan pengembangan karier turut              professionalism through training and career
 mendukung kesejahteraan tenaga pengajar serta                development support the wellbeing of educators
 pertumbuhan ekonomi sektor pendidikan.                       and contribute to economic growth within the
                                                              education sector.
 Dampak Sosial
 Summarecon memberikan akses pendidikan                       Social Impacts
 berkualitas kepada masyarakat yang sebelumnya                Summarecon expands access to quality education
 sulit atau tidak mampu mengakses pendidikan                  for communities that previously faced barriers
 melalui program beasiswa dan bantuan finansial                to education through scholarship programmes
 lainnya. Program ini diberikan tanpa memandang               and other forms of financial assistance. These
 gender atau latar belakang, sebagai bagian dari              programmes are provided regardless of gender or
 komitmen      Perusahaan     untuk   membangun               background, as part of the Company’s commitment
 pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh             to inclusive and equitable education for all.
 masyarakat.



      Laporan Keberlanjutan 2025
222   Sustainability Report 2025
Page 223
Summarecon tidak hanya mencetak lulusan yang                          Summarecon not only develops graduates with
unggul secara intelektual, tetapi juga membentuk                      strong intellectual capabilities, but also nurtures
individu dengan integritas, etika kerja, serta                        individuals with integrity, work ethics, and social
kepedulian sosial. Pendidikan berbasis Ilmu                           awareness. The integrated Science and Technology
Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) serta Iman                          (IPTEK) and Faith and Piety (IMTAK) approach
dan Takwa (IMTAK) yang diterapkan di Sekolah                          applied at Al Azhar Summarecon Schools contributes
Al Azhar Summarecon turut berkontribusi dalam                         to shaping a generation with strong character, a
menciptakan generasi yang berakhlak, bertanggung                      sense of responsibility, and readiness to face global
jawab, dan siap menghadapi tantangan global.                          challenges.

Melalui program pengabdian masyarakat, Universitas                    Through      community        service    programmes,
Pradita berperan dalam meningkatkan kesadaran                         Universitas Pradita contributes to strengthening
sosial melalui berbagai inisiatif pemberdayaan                        social awareness through various community
masyarakat. Program ini memungkinkan para                             empowerment initiatives. These programmes enable
dosen untuk mengimplementasikan keilmuannya                           lecturers to apply their expertise to help address
dalam membantu menyelesaikan permasalahan di                          community challenges, while encouraging students
masyarakat, sekaligus mendorong mahasiswa untuk                       to be more attentive to their social environment and
lebih peduli terhadap lingkungan sosial mereka                        actively contribute to positive change.
serta aktif menciptakan perubahan yang positif.

Dampak Lingkungan                                                     Environmental Impacts
Institusi pendidikan berperan penting dalam                           Educational institutions play an important role in
menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa,                         strengthening environmental awareness among
mahasiswa, tenaga pendidik, dan masyarakat                            students, university students, educators, and
sekitar. Melalui kurikulum berbasis keberlanjutan,                    surrounding communities. Through sustainability-
program ekstrakurikuler, serta kegiatan penelitian                    oriented curricula, extracurricular programmes,
dan pengabdian masyarakat, Summarecon turut                           and research and community service activities,
berkontribusi dalam membangun generasi yang                           Summarecon contributes to building a generation
peduli terhadap kelestarian lingkungan.                               that is committed to environmental stewardship.




Sekolah Al Azhar, Summarecon Mutiara Makassar




                                                50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                         50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   223
Page 224
 Lampiran
 Annex




      Laporan Keberlanjutan 2025
224   Sustainability Report 2025
Page 225
                                                    Lampiran 1 : Penyajian Kembali Informasi
 [2-4]                                                                         Annex 1 : Restatement of Information


 Summarecon menyajikan kembali informasi yang                    Summarecon restated corrected information from
 dikoreksi dari Laporan Keberlanjutan 2025, beserta              the 2025 Sustainability Report, along with the
 dengan alasan penyajian kembali sebagai berikut:                reasons for restatement as follows:




 Pengungkapan                 GRI 203-1: Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
 Disclosure                   GRI 203-1: Infrastructure investments and services supported

 Alasan                       Kesalahan yang dilakukan dalam periode pelaporan sebelumnya
 Reason                       Error made in previous reporting periods

 Penjelasan Rinci             Perubahan pada data total Biaya Lingkungan Hidup Summarecon Serpong tahun 2024
 tentang Penyajian            yang tercantum di halaman 83 Laporan Sustainability Tahun 2024. Dimana pada laporan
 Kembali                      sebelumnya data yang disajikan masih terdapat kesalahan perhitungan. Pada tahun 2024,
 Detailed Explanation         dilakukan penyesuaian data sebagai bentuk koreksi atas kesalahan tersebut.
 on Restatement
                              Changes to the total environmental costs for Summarecon Serpong in 2024, as listed on page
                              83 of the 2024 Sustainability Report. In the previous report, the data presented contained
                              calculation errors. In 2024, the data was adjusted to correct these errors.


                                                   Penyajian Kembali
                                                     Restatement

                        Sebelum                                                                 Sesudah
                         Before                                                                   After


 2024                                                            2024
 Biaya Pengolahan Air Limbah 5,248 (dalam juta rupiah)           Biaya Pengolahan Air Limbah 5,239 (dalam juta rupiah)
 Sewage Treatment Plant (in Million Rupiah)                      Sewage Treatment Plant (in Million Rupiah)




 Pengungkapan                 GRI 301-3 Produk pemerolehan ulang dan material kemasannya
 Disclosure                   GRI 301-3 Reclaimed product and their packaging materials

 Alasan                       Kesalahan yang dilakukan dalam periode pelaporan sebelumnya
 Reason                       Error made in previous reporting periods

 Penjelasan Rinci             Perubahan pada data jumlah lampu Penerangan Jalan Umum PJU (pcs) dari PJU jalan raya
 tentang Penyajian            yang di reuse di Summarecon Bekasi pada halaman 102 Laporan Sustainability tahun 2024.
 Kembali                      Data sebelumnya dikoreksi karena adanya kesalahan perhitungan.
 Detailed Explanation
 on Restatement               Changes to the data on the number of PJU street lighting lamps (pcs) from reused street
                              lighting lamps in Summarecon Bekasi on page 102 of the 2024 Sustainability Report. The
                              previous data was corrected due to a calculation error.



                                                   Penyajian Kembali
                                                     Restatement

                        Sebelum                                                                 Sesudah
                         Before                                                                   After


Jumlah PJU yang di reuse pada tahun 2024 sebanyak 462 pcs        Jumlah PJU yang di reuse pada sebanyak 175 pcs
Sewage Treatment Plant (in Million Rupiah)                       Sewage Treatment Plant (in Million Rupiah)




                                           50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                    50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   225
Page 226
 Pengungkapan                      GRI 302-3 Intensitas energi
 Disclosure                        GRI 302-3 Energy intensity

 Alasan                            Perubahan dalam metodologi pengukuran atau dalam definisi yang digunakan
 Reason                            Changes in measurement methodology or in the definitions used

 Penjelasan Rinci                  Perubahan rumus perhitungan intensitas energi dilakukan karena pada laporan tahun
 tentang Penyajian                 2024 konsumsi energi listrik belum memperhitungkan energi dari solar panel. Pada
 Kembali                           laporan tahun 2025, energi dari solar panel telah dimasukkan dalam perhitungan.
 Detailed Explanation              Dengan penambahan ini, perhitungan menjadi lebih akurat dan komprehensif dalam
 on Restatement                    mencerminkan penggunaan energi perusahaan.

                                   The change in the energy intensity calculation formula have been made because the 2024
                                   report did not include energy generated from solar panels. In the 2025 report, solar panel
                                   energy has been incorporated into the calculation. This addition makes the calculation more
                                   accurate and comprehensive in reflecting the company’s overall energy use.




                                                        Penyajian Kembali
                                                          Restatement

                            Sebelum                                                           Sesudah
                             Before                                                             After


 Konsumsi Energi Listrik di dalam Perusahaan =                      Konsumsi Energi Listrik di dalam Perusahaan =
 Energi dari Listrik dibeli dari PLN + Energi dari Bahan            Energi dari Listrik dibeli dari PLN + Energi dari Bahan
 Bakar Mesin Pembangkit Listrik                                     Bakar Mesin Pembangkit Listrik + Energi dari Solar Panel
 Electricity Consumption Within the Company = Energy                Electricity Energy Consumption Within the Company =
 from Electricity Purchased from PLN + Energy from Fuel             Energy from Electricity Purchased from PLN + Energy from
 Used for Power Generators                                          Power Generation Equipment Fuel + Energy from Solar
                                                                    Panels




 Pengungkapan                      GRI 303-4 Pembuangan air
 Disclosure                        GRI 303-4 Water discharge

 Alasan                            Perubahan dalam metodologi pengukuran atau dalam definisi yang digunakan
 Reason                            Changes in measurement methodology or in the definitions used

 Penjelasan Rinci                  Kesalahan pencatatan pada data pembuangan air di beberapa unit sesuai ruang lingkup
 tentang Penyajian                 unit di tahun 2024. Pada tahun 2025 terjadi penambahan ruang lingkup unit baru dan
 Kembali                           pengelompokan penyajian data berdasarkan kategori unit bisnis. Pada penyajian data
 Detailed Explanation              tahun 2025 difokuskan pada pemanfaatan air untuk kebutuhan operasional organisasi di
 on Restatement                    unit bisnis Investasi Properti dan Bisnis lainnya.

                                   Recording errors in water disposal data in several units within the scope of the units in 2024.
                                   In 2025, new units were added and data presentation was grouped by business unit category.
                                   The 2025 data presentation focused on water use for organizational operational needs in the
                                   Property Investment and Other Business units.




                                                        Penyajian Kembali
                                                          Restatement

                            Sebelum                                                           Sesudah
                             Before                                                             After


 Ada beberapa perubahan data pembuangan air di tahun                Koreksi pencatatan akan mengikuti perubahan populasi
 2024 yang dilakukan update karena salah pencatatan                 data karena penambahan unit baru
 There were several changes to the wastewater discharge             Recording adjustments will reflect changes in the data
 data for 2024 that were updated due to recording errors            population due to the addition of new units




      Laporan Keberlanjutan 2025
226   Sustainability Report 2025
Page 227
Pengungkapan                 GRI 401-1: Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan
Disclosure                   GRI 401-1: New employee hires and employee turnover

Alasan                       Kesalahan yang dilakukan dalam periode pelaporan sebelumnya
Reason                       Error made in previous reporting periods

Penjelasan Rinci             Perubahan pada data jumlah rekrutmen karyawan baru tahun 2024 yang tercantum di
tentang Penyajian            halaman 153 Laporan Sustainability Tahun 2024. Dilakukan penyesuaian data karena
Kembali                      adanya kesalahan penghitungan pada penyajian data tahun 2024.
Detailed Explanation
on Restatement               Changes have been made to the data on the number of new hires in 2024 listed on page 153
                             of the 2024 Sustainability Report.Adjustments were made to the data due to a calculation
                             error in the presentation of the 2024 data.


                                                      Penyajian Kembali
                                                        Restatement

                        Sebelum                                                                    Sesudah
                         Before                                                                      After


Total Jumlah Karyawan Baru                                          Total Jumlah Karyawan Baru
Total Perekrutan karyawan baru : 452                                Total Perekrutan karyawan baru : 511
Total Number of New Employees                                       Total Number of New Employees
Total New Hires: 452                                                Total New Hires: 511




Pengungkapan                 GRI 413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian dampak, dan
Disclosure                   program pengembangan
                             GRI 413-1 Operations with local community engagement, impact assessments, and
                             development programs

Alasan                       Kesalahan yang dilakukan dalam periode pelaporan sebelumnya
Reason                       Error made in previous reporting periods

Penjelasan Rinci             Perubahan pada data jumlah Total Transaksi Fashion tahun 2024 serta data jumlah
tentang Penyajian            Pengunjung tahun 2023–2024 yang tercantum di halaman 182 Laporan Sustainability
Kembali                      Tahun 2024. Pada laporan sebelumnya, data Total Transaksi Fashion dan data jumlah
Detailed Explanation         pengunjung tahun 2023-2024 masih terdapat kesalahan perhitungan.
on Restatement
                             Changes to the data on the Total Transactions Fashion in 2024 and the data on the number
                             of Visitors in 2023–2024 listed on page 182 of the 2024 Sustainability Report. In the previous
                             report, the data on the Total Transactions – Fashion and the data on the number of visitors in
                             2023–2024 still contained calculation errors.


                                                      Penyajian Kembali
                                                        Restatement

Sebelum                                                              Setelah
                                  2023                 2024                                                     2023               2024
Before                                                               After
Jumlah Transaksi (dalam Milliar Rupiah)                              Jumlah Transaksi (dalam Milliar Rupiah)
Total Transaction (in Billions Rupiah)                               Total Transaction (in Billions Rupiah)

JF3 Fashion Festival                    3.1                4.2       JF3 Fashion Festival                          3.1                   1.2
JF3 Food Festival                      11.6               20.6       JF3 Food Festival                            11.6                  20.6


Total                              14.7                   24.8       Total                                       14.7                   21.8

Jumlah Pengunjung (dalam Juta Orang)                                 Jumlah Pengunjung (dalam Juta Orang)
Total Visitors (in Million People)                                   Total Visitors (in Million People)

JF3 Fashion Festival                      -                   -      JF3 Fashion Festival                            -                     -
JF3 Food Festival                         -                   -      JF3 Food Festival                               -                     -


Total                                  3.6                   4.2     Total                                          4                     5.5



                                              50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                       50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   227
Page 228
 Lampiran 2: Perbandingan Topik Material Tahun 2024 dan 2025
 Annex 2: Comparison of Material Topics in 2024 and 2025


 Perbandingan topik material ini merujuk pada                 The comparison of material topics refers to the GRI
 Standar GRI 2021 yang digunakan dalam Laporan.               Standards 2021 being used in the Reports.


             Pengungkapan Tahun 2024                                     Pengungkapan Tahun 2025
                  Disclosures in Year 2024                                   Disclosures in Year 2025


                                             GRI 200: Topik Ekonomi
                                             GRI 200: Economic Topics

  GRI 201-1: Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan GRI 201-1: Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
  Didistribusikan                                            Didistribusikan
  GRI 201-1: Direct economic value generated and distributed GRI 201-1: Direct economic value generated and distributed

  GRI 201-3 : Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan     GRI 201-3 : Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan
  program pensiun lainnya                                     program pensiun lainnya
  GRI 201-3 : Defined benefit plan obligations and other        GRI 201-3 : Defined benefit plan obligations and other
  retirement plans                                            retirement plans
  GRI 202-1: Rasio standar upah karyawan pemula               GRI 202-1: Rasio standar upah karyawan pemula
  berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum             berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum
  regional                                                    regional
  GRI 202-1: Ratios of standard entry level wage by gender    GRI 202-1: Ratios of standard entry level wage by gender
  compared to local minimum wage                              compared to local minimum wage
  GRI 202-2: Proporsi manajemen senior yang berasal dari      GRI 202-2: Proporsi manajemen senior yang berasal dari
  masyarakat setempat                                         masyarakat setempat
  GRI 202-2: Proportion of senior management hired from       GRI 202-2: Proportion of senior management hired from
  the local community                                         the local community

  GRI 203-1: Investasi infrastruktur dan dukungan layanan     GRI 203-1: Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
  GRI 203-1: Infrastructure investments and services          GRI 203-1: Infrastructure investments and services
  supported                                                   supported

  GRI 205-1: Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko     GRI 205-1: Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko
  terkait korupsi                                             terkait korupsi
  GRI 205-1: Operations assessed for risks related to         GRI 205-1: Operations assessed for risks related to
  corruption                                                  corruption
  GRI 205-3: Insiden korupsi yang terbukti dan Tindakan       GRI 205-3: Insiden korupsi yang terbukti dan Tindakan
  yang diambil                                                yang diambil
  GRI 205-3: Confirmed incidents of corruption and actions     GRI 205-3: Confirmed incidents of corruption and actions
  taken                                                       taken

                                           GRI 300: Topik Lingkungan
                                           GRI 300: Environmental Topics
  GRI 301-1: Material yang digunakan berdasarkan berat atau   GRI 301-1: Material yang digunakan berdasarkan berat atau
  volume                                                      volume
  GRI 301-1: Materials used by weight or volume               GRI 301-1: Materials used by weight or volume
  GRI 301-2: Material input dari daur ulang yang digunakan    GRI 301-2: Material input dari daur ulang yang digunakan
  GRI 301-2: Recycled input materials used                    GRI 301-2: Recycled input materials used
  GRI 301-3: Produk didapat kembali dan material              GRI 301-3: Produk didapat kembali dan material
  kemasannya                                                  kemasannya
  GRI 301-3: Reclaimed product and their packaging            GRI 301-3: Reclaimed product and their packaging
  materials                                                   materials
  GRI 302-1: Konsumsi energi dalam organisasi                 GRI 302-1: Konsumsi energi dalam organisasi
  GRI 302-1: Energy consumption within the organization       GRI 302-1: Energy consumption within the organization
  GRI 302-2: Konsumsi energi di luar organisasi               GRI 302-2: Konsumsi energi di luar organisasi
  GRI 302-2: Energy consumption outside the organization      GRI 302-2: Energy consumption outside the organization
  GRI 302-3: Intensitas energi                                GRI 302-3: Intensitas energi
  GRI 302-3: Energy intensity                                 GRI 302-3: Energy intensity

      Laporan Keberlanjutan 2025
228   Sustainability Report 2025
Page 229
           Pengungkapan Tahun 2024                                           Pengungkapan Tahun 2025
               Disclosures in Year 2024                                           Disclosures in Year 2025

GRI 302-4: Pengurangan konsumsi energi                         GRI 302-4: Pengurangan konsumsi energi
GRI 302-4: Reduction of energy                                 GRI 302-4: Reduction of energy
GRI 303-1: Interaksi dengan air sebagai sumber daya GRI 303-1: Interaksi dengan air sebagai sumber daya
bersama                                                 bersama
GRI 303-1: Interactions with water as a shared resource GRI 303-1: Interactions with water as a shared resource
GRI 303-2: Manajemen dampak yang berkaitan dengan              GRI 303-2: Manajemen dampak yang berkaitan dengan
pembuangan air                                                 pembuangan air
GRI 303-2: Management of water discharge-related               GRI 303-2: Management of water discharge-related
impacts                                                        impacts
GRI 303-3: Pengambilan air                                     GRI 303-3: Pengambilan air
GRI 303-3: Water withdrawal                                    GRI 303-3: Water withdrawal
GRI 303-4: Pembuangan air                                      GRI 303-4: Pembuangan air
GRI 303-4: Water discharge                                     GRI 303-4: Water discharge
GRI 303-5: Konsumsi air                                        GRI 303-5: Konsumsi air
GRI 303-5: Water consumption                                   GRI 303-5: Water consumption
GRI 304-3: Habitat yang dilindungi atau direstorasi            GRI 304-3: Habitat yang dilindungi atau direstorasi
GRI 304-3: Habitats protected and restored                     GRI 304-3: Habitats protected and restored
GRI 304-4: Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar        GRI 304-4: Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar
konservasi nasional dengan habitat dalam wilayah yang          konservasi nasional dengan habitat dalam wilayah yang
terkena efek operasi                                           terkena efek operasi
GRI 304-4: IUCN Red List species and national conservation     GRI 304-4: IUCN Red List species and national conservation
list species with habitats in areas affected by operations     list species with habitats in areas affected by operations
GRI 305-1: Emisi GRK (Cakupan 1) langsung                      GRI 305-1: Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
GRI 305-1: Direct (Scope 1) GHG emissions                      GRI 305-1: Direct (Scope 1) GHG emissions
GRI 305-2: Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung         GRI 305-2: Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
GRI 305-2: Energy indirect (Scope 2) GHG emissions             GRI 305-2: Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
GRI 305-3: Emisi energi GRK (Cakupan 3) tidak langsung GRI 305-3: Emisi energi GRK (Cakupan 3) tidak langsung
lainnya                                                lainnya
GRI 305-3: Other indirect (Scope 3) GHG emissions      GRI 305-3: Other indirect (Scope 3) GHG emissions
GRI 305-4: Intensitas emisi GRK                                GRI 305-4: Intensitas emisi GRK
GRI 305-4: GHG emissions intensity                             GRI 305-4: GHG emissions intensity
GRI 305-5: Pengurangan emisi GRK                               GRI 305-5: Pengurangan emisi GRK
GRI 305-5: Reduction of GHG emissions                          GRI 305-5: Reduction of GHG emissions
GRI 305-6 : Emisi zat perusak ozon (ODS)                       GRI 305-6 : Emisi zat perusak ozon (ODS)
GRI 305-6 : Emissions of ozone-depleting substances (ODS)      GRI 305-6 : Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
GRI 306-1: Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait        GRI 306-1: Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait
limbah                                                         limbah
GRI 306-1: Waste generation and significant waste-related       GRI 306-1: Waste generation and significant waste-related
impacts                                                        impacts
GRI 306-2: Manajemen dampak signifikan terkait limbah           GRI 306-2: Manajemen dampak signifikan terkait limbah
GRI 306-2: Management of significant waste-related              GRI 306-2: Management of significant waste-related
impacts                                                        impacts
GRI 306-3: Timbulan limbah                                     GRI 306-3: Timbulan limbah
GRI 306-3: Waste generated                                     GRI 306-3: Waste generated

                                              GRI 400: Topik Sosial
                                               GRI 400: Social Topics
GRI 401-1: Perekrutan karyawan baru dan pergantian             GRI 401-1: Perekrutan karyawan baru dan pergantian
karyawan                                                       karyawan
GRI 401-1: New employee hires and employee turnover            GRI 401-1: New employee hires and employee turnover
GRI 401-2: Tunjangan yang diberikan kepada karyawan            GRI 401-2: Tunjangan yang diberikan kepada karyawan
purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan                purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan
sementara atau paruh waktu                                     sementara atau paruh waktu
GRI 401-2: Benefits provided to full- time employees that       GRI 401-2: Benefits provided to full- time employees that
are not provided to temporary or part-time employees           are not provided to temporary or part-time employees


                                          50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                   50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   229
Page 230
             Pengungkapan Tahun 2024                                      Pengungkapan Tahun 2025
                  Disclosures in Year 2024                                    Disclosures in Year 2025

  GRI 401-3: Cuti melahirkan                                   GRI 401-3: Cuti melahirkan
  GRI 401-3: Parental leave                                    GRI 401-3: Parental leave
  GRI 403-1: Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan        GRI 403-1: Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan
  kerja                                                        kerja
  GRI 403-1: Occupational health and safety management         GRI 403-1: Occupational health and safety management
  system                                                       system
  GRI 403-2: Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan   GRI 403-2: Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan
  investigasi insiden                                          investigasi insiden
  GRI 403-2: Hazard identification, risk assessment, and        GRI 403-2: Hazard identification, risk assessment, and
  incident investigation                                       incident investigation
  GRI 403-3: Layanan kesehatan kerja                           GRI 403-3: Layanan kesehatan kerja
  GRI 403-3: Occupational health services                      GRI 403-3: Occupational health services
  GRI 403-4: Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja   GRI 403-4: Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja
  tentang kesehatan dan keselamatan kerja                      tentang kesehatan dan keselamatan kerja
  GRI 403-4: Worker participation, consultation, and           GRI 403-4: Worker participation, consultation, and
  communication on occupational health and safe                communication on occupational health and safety
  GRI 403-5: Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan          GRI 403-5: Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan
  keselamatan kerja                                            keselamatan kerja
  GRI 403-5: Worker training on occupational health and        GRI 403-5: Worker training on occupational health and
  safety                                                       safety
  GRI 403-6 : Peningkatan kualitas kesehatan pekerja           GRI 403-6 : Peningkatan kualitas kesehatan pekerja
  GRI 403-6: Promotion of worker health                        GRI 403-6: Promotion of worker health
  GRI 404-1: Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan GRI 404-1: Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
  GRI 404-1: Average hours of training per year per employee GRI 404-1: Average hours of training per year per employee
  GRI 404-2: Program untuk meningkatkan keterampilan           GRI 404-2: Program untuk meningkatkan keterampilan
  karyawan dan program bantuan peralihan                       karyawan dan program bantuan peralihan
  GRI 404-2: Programs for upgrading employee skills and        GRI 404-2: Programs for upgrading employee skills and
  transition assistance programs                               transition assistance programs
  GRI 404-3: Persentase karyawan yang menerima tinjauan        GRI 404-3: Persentase karyawan yang menerima tinjauan
  rutin terhadap kinerja dan pengembangan karir                rutin terhadap kinerja dan pengembangan karir
  GRI 404-3: Percentage of employees receiving regular         GRI 404-3: Percentage of employees receiving regular
  performance and career development reviews                   performance and career development reviews
  GRI 405-1: Keanekaragaman badan tata Kelola dan GRI 405-1: Keanekaragaman badan tata Kelola dan
  karyawan                                                karyawan
  GRI 405-1: Diversity of governance bodies and employees GRI 405-1: Diversity of governance bodies and employees
  GRI 408-1: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan       GRI 408-1: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan
  terhadap insiden pekerja anak                                terhadap insiden pekerja anak
  GRI 408-1: Operations and suppliers at significant risk for   GRI 408-1: Operations and suppliers at significant risk for
  incidents of child labor                                     incidents of child labor
  GRI 409-1: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan       GRI 409-1: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan
  terhadap insiden kerja paksa atau wajib kerja                terhadap insiden kerja paksa atau wajib kerja
  GRI 409-1: Operations and suppliers at significant risk for   GRI 409-1: Operations and suppliers at significant risk for
  incidents of forced or compulsory labor                      incidents of forced or compulsory labor
  GRI 413-1: Operasi dengan keterlibatan masyarakat            GRI 413-1: Operasi dengan keterlibatan masyarakat
  setempat, penilaian dampak, dan program pengembangan         setempat, penilaian dampak, dan program pengembangan
  GRI 413-1: Operations with local community engagement,       GRI 413-1: Operations with local community engagement,
  impact assessments, and development programs                 impact assessments, and development programs
  GRI 416-1: Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan        GRI 416-1: Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan
  dari berbagai kategori produk dan jasa                       dari berbagai kategori produk dan jasa
  GRI 416-1: Assessment of the health and safety impacts of    GRI 416-1: Assessment of the health and safety impacts of
  product and service categories                               product and service categories




      Laporan Keberlanjutan 2025
230   Sustainability Report 2025
Page 231
                       Lampiran 3 : Batasan Data Kinerja untuk Setiap Topik Material
                                                      Annex 3 : Performance Data Boundaries of Each Material Topic



Pilar 1: Pertumbuhan Nilai Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan
Pillar 1: Inclusive and Sustainable Growth of Economic Value

                                                                        Batasan Proyek dan Data
                                                                        Project and Data Boundary
            Topik Material
            Material Topic
                                        Konsolidasi             Boundaries              Property          Property Investment           Others
                                       Consolidated               2024                Development          and Management              Bussines




Kinerja               Kinerja
Ekonomi               Ekonomi
Economic              Langsung
                      Direct
Performance
                      Economic
                      Performance


Kontribusi Biaya Lingkungan
Hidup
Contrubution to
Environmental Cost

Investasi dan Pembangunan
Infrastruktur
Infrastructure Investment
and Development


Manajemen Anti-Korupsi
Anti-corruption Management




Pilar 2: Kontribusi untuk Menciptakan Lingkungan yang Sehat dan Berkelanjutan
Pillar 2: Contribution to Create Healthy and Sustainable Environment


                                                               Batasan Proyek dan Data
                                                               Project and Data Boundary
            Topik Material
            Material Topic
                                        Konsolidasi             Boundaries              Property          Property Investment           Others
                                       Consolidated               2024                Development          and Management              Bussines


                     Penggunaan
Material
                     Material Tak
Materials
                     Terbarukan
                     dan bersertifi-
                     kasi hijau
                     Use of Non-
                     Renewable
                     Materials and
                     Green-Certified
                     Materials


                     Material Daur
                     Ulang
                     Recycled
                     Materials


                     Material yang
                     Digunakan
                     Kembali
                     (Reuse)
                     Reuse of
                     Materials




                                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem    231
Page 232
                                                               Batasan Proyek dan Data
                                                               Project and Data Boundary
                  Topik Material
                  Material Topic

                                                 Konsolidasi   Boundaries               Property    Property Investment    Others
                                                Consolidated     2024                 Development    and Management       Bussines




                     Konsumsi
                     Energi di
                     Dalam
                     Perusahaan
                     Energy
                     Consumption
                     within the
                     Company

                     Konsumsi
                     Energi di Luar
                     Perusahaan
                     Energy
Konsumsi dan
                     Consumption
Efisiensi Energi
                     Outside the
Energy
                     Company
Consumption
and Efficiency
                     Intensitas
                     Energi
                     Energy
                     Intensity

                     Upaya Efisiensi
                     Energi
                     Energy
                     Efficiency
                     Initiatives


                     Emisi yang Di-
                     hasilkan
                     Emissions
                     Generated

                     Intensitas Emisi
                     Emissions
 Emisi               Intensity
 Emissions
                     Inisiatif
                     Pengurangan
                     Emisi
                     Emissions
                     Reductions
                     Initiatives

                     Interaksi dengan
                     Sumber Air dari
                     Hulu ke Hilir
                     Interaction with
                     Water Source
                     from Upstream to
                     Downstream

                     Pengambilan
                     Air
                     Water
Konsumsi dan         Withdrawal
Efisiensi Air
Water                Pembuangan
Consumption          Air
and Efficiency       Water Discharge

                     Konsumsi Air
                     Water
                     Consumption

                     Manajemen
                     Pembuangan Air
                     dan Limbah Cair
                     (Efluen)
                     Water Discharge
                     and Wastewater
                     Management


Pelestarian
Keanekaragaman
Hayati
Biodiversity Preservation




                   Laporan Keberlanjutan 2025
      232          Sustainability Report 2025
Page 233
                                                        Batasan Proyek dan Data
                                                        Project and Data Boundary
       Topik Material
       Material Topic

                                 Konsolidasi          Boundaries              Property           Property Investment           Others
                                Consolidated            2024                Development           and Management              Bussines




             Timbulan
             Limbah dari
             Hulu ke Hilir
             Waste
             Generation
             from Upstream
             to Downstream

             Identifikasi
Manajemen    Jenis, Risiko,
Limbah       dan Upaya
Waste        Manajemen
Management   Limbah
             Identification
             of Types, Risks,
             and Efforts
             of Waste
             Management

             Timbulan
             Limbah
             Waste
             Generation




  Pilar 3: Pembangunan Komunitas dengan Ekosistem Kehidupan yang Harmonis
  dan Berkelanjutan
  Pillar 3: Community Development with Harmonious and Sustainable Living Ecosystem


                                                         Batasan Proyek dan Data
                                                         Project and Data Boundary
        Topik Material
        Material Topic
                                  Konsolidasi          Boundaries               Property          Property Investment           Others
                                 Consolidated            2024                 Development          and Management              Bussines




 Komitmen Penyediaan
 Layanan Setara
 Kepada Konsumen
 Commitment to
 Providing Equal Service
 to Customers




 Survei Kepuasan
 Pelanggan
 Customer Satisfaction
 Survey



 Pengaduan
 Masyarakat
 Public Complaints


 Keamanan Produk
 untuk Pelanggan
 Product Safety for
 Customers




                                                50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                         50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   233
Page 234
Pilar 4: Pengembangan Kompetensi dan Kesejahteraan Karyawan
Pillar 4: Competency Development and Employee Welfare

                                                             Batasan Proyek dan Data
                                                             Project and Data Boundary
                Topik Material
                Material Topic
                                               Konsolidasi   Boundaries               Property    Property Investment    Others
                                              Consolidated     2024                 Development    and Management       Bussines



Kesetaraan Kesempatan
Bekerja di Lingkungan
Yang Layak dan Aman
Equal Employment
Opportunities in a Safe and
Decent Environment




Kepegawaian Komposisi
Karyawan
Employment Employee
Composition



Komposisi Management
Management Composition



Perekrutan Karyawan Baru
New Employee
Recruitment


Pergantian Karyawan
Employee Turnover


                Kepatuhan
                terhadap Upah
                Minimum Kota/
                Kabupaten
                (UMK)
                Compliance
                with Local
                Minimum Wage
                Regulations

Remunerasi      Remunerasi
Karyawan        untuk Karyawan
Employee        Tetap
Remuneration    Remuneration
                for Permanent
                Employees

                Istirahat
                Melahirkan dan
                Tingkat Retensi
                Pasca Cuti
                Maternity Leave
                and Post-
                Maternity Leave
                Retention Rate



Program Masa Persiapan
Pensiun Karyawan
Employee Retirement
Preparation Program

Pencegahan Pekerja Anak
Prevention of Child Labor

Pencegahan Pekerja Paksa
Prevention of Forced Labor

Penilaian Kinerja dan
Pengembangan Karir
Karyawan
Employee Performance
Evaluation and Career
Development

Pelatihan dan    Pelatihan
Pengembangan     Karyawan
Karyawan         Employee
Employee         Training
Training and
Development      Program
                 Beasiswa
                 Summarecon
                 Summarecon
                 Scholarship
                 Program

                 Laporan Keberlanjutan 2025
       234       Sustainability Report 2025
Page 235
                                                            Batasan Proyek dan Data
                                                            Project and Data Boundary
                Topik Material
                Material Topic
                                      Konsolidasi           Boundaries                Property         Property Investment          Others
                                     Consolidated             2024                  Development         and Management             Bussines



              Sistem Manajemen
              K3
              HSE Management
              System

              Identifikasi Bahaya,
              Penilaian Risiko,
              dan Pengendalian
Kesehatan     Dampak
dan           Hazard
Keselamatan   Identification, Risk
Kerja         Assessment, and
              Impact Control
Health,
Safety and    Layanan Kesehatan
Environment   Kerja
(HSE)         Occupational Health
              Services

              Partisipasi Pekerja
              dalam K3
              Employee
              Participation in HSE

              Pelatihan K3
              HSE Training


              Pekerja yang bukan
              pekerja langsung
              Workers who are not
              employees




          Pilar 5: Kontribusi bagi Masyarakat dengan Pendidikan Berkualitas dan
          Pengembangan Berkelanjutan
          Pillar 5: Contribution to Society through Quality Education and Sustainable Development


          Berbagai   kegiatan   Sosial  dan    Lingkungan                 Various Summarecon’s Social and Environmental
          Summarecon dilaksanakan di lokasi yang beragam,                 Activities were conducted in different locations,
          sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penjelasan                  depending on the community needs. The description
          tentang lokasi kegiatan ini dapat dilihat dalam                 of the activity locations can be found in the narratives.
          narasi.




          Sekolah Islam Al Azhar



                                                    50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                             50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   235
Page 236
 Index Konten
 Content Index




      Laporan Keberlanjutan 2025
236   Sustainability Report 2025
Page 237
                                      Indeks Konten Global Reporting Initiative (GRI)
                                                                Global Reporting Initiative (GRI) Content Index


Pernyataan Penggunaan        PT Summarecon Agung Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks
Statement of Use             konten GRI untuk periode 1 Januari 2025-31 Desember 2025 dengan merujuk kepada
                             Standar GRI.
                             PT Summarecon Agung Tbk has reported the information cited in this GRI content index
                             for the period 1 January 2025-31 December 2025 with reference to the GRI Standards.
GRI 1 yang Digunakan         GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 Used                   GRI 1: Foundation 2021


Standar GRI         Nomor               Judul Pengungkapan                              Nomor Halaman                   Referensi
GRI Standard        Pengungkapan        Disclosure Title                                dan Alasan Tidak                SDGs
                    Disclosure                                                          Mencantumkan, Jika              SDGs
                    Number                                                              Berlaku                         Reference
                                                                                        Page Number and
                                                                                        Reasons for Omissions,
                                                                                        If Applicable


Pengungkapan Umum
General Disclosures
Organisasi dan Praktik Pelaporan
The Organization and Its Reporting Practices
GRI 2:                                  Rincian Organisasi
                           2-1                                                                     29, 42                     -
Pengungkapan                            Organizational details
Umum 2021
                                        Entitas yang dimasukan dalam
GRI 2: General
                                        pelaporan keberlanjutan organisasi
Disclosures 2021           2-2                                                                       24                       -
                                        Entities included in the organization’s
                                        sustainability reporting
                                        Periode, frekuensi, dan titik kontak
                                        pelaporan
                           2-3                                                                      26-27                     -
                                        Reporting period, frequency and
                                        contact point
                                        Penyajian kembali informasi
                           2-4                                                                        27                      -
                                        Restatements of information
                                        Penjaminan eksternal
                           2-5                                                                        27                      -
                                        External assurance
Aktivitas dan pekerja
Activities and workers
GRI 2:                                  Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan
Pengungkapan                            bisnis lainnya
                           2-6                                                                   29, 33, 36                   -
Umum 2021                               Activities, value chain and other
GRI 2: General                          business relationships
Disclosures 2021
                                        Tenaga Kerja
                           2-7                                                                       170                      -
                                        Employees
                                        Pekerja yang bukan pekerja
                                        langsung
                           2-8                                                                       177
                                        Workers who are not employees


Tata Kelola
Governance
GRI 2:                                  Struktur dan komposisi tata kelola
Pengungkapan                            Governance structure and
Umum 2021                               composition
                           2-9                                                                       49
GRI 2: General
Disclosures 2021



                                         50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                  50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   237
Page 238
  Standar GRI           Nomor             Judul Pengungkapan                     Nomor Halaman            Referensi
  GRI Standard          Pengungkapan      Disclosure Title                       dan Alasan Tidak         SDGs
                        Disclosure                                               Mencantumkan, Jika       SDGs
                        Number                                                   Berlaku                  Reference
                                                                                 Page Number and
                                                                                 Reasons for Omissions,
                                                                                 If Applicable


  GRI 2:                                  Pencalonan dan pemilihan badan
  Pengungkapan                            tata kelola tertinggi
                                   2-10                                                    50
  Umum 2021                               Nomination and selection of the
  GRI 2: General                          highest governance body
  Disclosures 2021
                                          Ketua badan tata kelola tertinggi
                                   2-11   Chair of the highest governance body             49


                                          Peran badan tata kelola tertinggi
                                          dalam mengawasi manajemen
                                          dampak
                                   2-12                                                  52-53
                                          Role of the highest governance body
                                          in overseeing the management of
                                          impacts
                                          Delegasi tanggung jawab untuk
                                          mengelola dampak
                                   2-13                                                    53
                                          Delegation of responsibility for
                                          managing impacts
                                          Peran badan tata kelola tertinggi
                                          dalam pelaporan
                                   2-14   keberlanjutan                                    53
                                          Role of the highest governance body
                                          in sustainability reporting
                                          Konflik kepentingan
                                   2-15   Conflicts of interest                           60-61


                                          Komunikasi masalah penting
                                   2-16   Communication of critical concerns               61


                                          Pengetahuan kolektif badan tata
                                          kelola tertinggi
                                   2-17                                                    58                 -
                                          Collective knowledge of the highest
                                          governance body
                                          Evaluasi kinerja badan tata kelola
                                          tertinggi
                                   2-18                                                    50
                                          Evaluation of the performance of the
                                          highest governance body
                                          Kebijakan remunerasi
                                   2-19                                                    50                 -
                                          Remuneration policies
                                          Proses untuk menentukan
                                   2-20   remunerasi                                       50                 -
                                          Process to determine remuneration
                                          Rasio kompensasi total tahunan         Kendala Konfidensial
                                   2-21   Annual total compensation ratio           Confidentiality           -
                                                                                     Constraints
  Strategi, kebijakan, dan praktik
  Strategy, policies and practices
  GRI 2:                                  Pernyataan tentang strategi
  Pengungkapan                            pembangunan berkelanjutan
                                   2-22                                                  19, 73
  Umum 2021                               Statement on sustainable
  GRI 2: General                          development strategy
  Disclosures 2021
                                          Komitmen kebijakan
                                   2-23                                                    62                 -
                                          Policy commitments


      Laporan Keberlanjutan 2025
238   Sustainability Report 2025
Page 239
Standar GRI         Nomor             Judul Pengungkapan                              Nomor Halaman                   Referensi
GRI Standard        Pengungkapan      Disclosure Title                                dan Alasan Tidak                SDGs
                    Disclosure                                                        Mencantumkan, Jika              SDGs
                    Number                                                            Berlaku                         Reference
                                                                                      Page Number and
                                                                                      Reasons for Omissions,
                                                                                      If Applicable


GRI 2:                                Menanamkan komitmen kebijakan
                         2-24                                                                       62                      -
Pengungkapan                          Embedding policy commitments
Umum 2021
                                      Proses untuk memperbaiki dampak
GRI 2: General
                                      negatif
Disclosures 2021         2-25                                                                       61                      -
                                      Processes to remediate negative
                                      impacts
                                      Mekanisme untuk mencari nasihat
                                      dan mengemukakan masalah
                         2-26                                                                       61
                                      Mechanisms for seeking advice and
                                      raising concerns
                                      Kepatuhan terhadap hukum dan
                         2-27         peraturan                                                     63
                                      Compliance with laws and regulations
                                      Asosiasi Keanggotaan
                         2-28                                                                      45
                                      Membership associations
Keterlibatan pemangku kepentingan
Stakeholder engagement
GRI 2:                                Pendekatan untuk keterlibatan
Pengungkapan             2-29         pemangku kepentingan                                          63                      -
Umum 2021                             Approach to stakeholder engagement
GRI 2: General
                                      Perjanjian perundingan kolektif                        Tidak dapat
Disclosures 2021
                         2-30         Collective bargaining agreements                      diaplikasikan                   -
                                                                                            Not applicable
Topik Material
Material Topics
GRI 3: Topik                          Proses untuk menentukan topik
Material 2021             3-1         material                                                      72
GRI 3: Material                       Process to determine material topics
Topics 2021
                                      Daftar topik material
                          3-2                                                                       72
                                      List of material topics
Pilar 1: Pertumbuhan Nilai Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan
Pillar 1 : Inclusive and Sustainable Growth of Economic Value
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
GRI 3: Topik                          Nilai ekonomi langsung yang
Material 2021                         dihasilkan dan didistribusikan
GRI 3: Material          201-1        Direct economic value generated and                          98
Topics 2021                           Distributed


Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect Economic Impacts
GRI 203: Dampak                       Investasi infrastruktur dan
Ekonomi Tidak                         dukungan layanan
Langsung 2016                         Infrastructure invesments and                              85, 88,
                         203-1
GRI 203: Indirect                     services supported                                        103, 107
Economic
Impacts 2016
Anti Korupsi
Anti-Corruption




                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   239
Page 240
 Standar GRI            Nomor              Judul Pengungkapan                      Nomor Halaman            Referensi
 GRI Standard           Pengungkapan       Disclosure Title                        dan Alasan Tidak         SDGs
                        Disclosure                                                 Mencantumkan, Jika       SDGs
                        Number                                                     Berlaku                  Reference
                                                                                   Page Number and
                                                                                   Reasons for Omissions,
                                                                                   If Applicable


 GRI 205: Anti                             Operasi-operasi yang dinilai
 Korupsi 2016                              memiliki risiko terkait korupsi
                                   205-1                                                     111
 GRI 205:Anti-                             Operations assessed for risks related
 Corruption 2016                           to corruption
                                           Insiden korupsi yang terbukti dan
                                           tindakan yang diambil
                                   205-3                                                     111
                                           Confirmed incidents of corruption
                                           and actions taken
 Pilar 2: Konstribusi untuk Menciptakan Lingkungan yang Sehat dan Berkelanjutan
 Pillar 2: Contribution to Create Healthy and Sustainable Environment
 Material
 Materials
 GRI 301: Material                         Material yang digunakan
 2016                              301-1   berdasarkan berat atau volume                     116
 GRI 301: Materials                        Materials used by weight or volume
 2016
                                           Material input dari daur ulang yang
                                   301-2   digunakan                                       116, 119
                                           Recycled input materials used
                                           Produk pemerolehan ulang dan
                                           material kemasannya
                                   301-3                                                   116, 120
                                           Reclaimed product and their
                                           packaging materials
 Energi
 Energy
 GRI 301: Material                         Konsumsi energi dalam organisasi
 2016                                      Energy consumption within the
 GRI 301: Materials                302-1   organization                                    121, 122
 2016


                                           Konsumsi energi di luar organisasi
                                           Energy consumption outside the
                                   302-2   organization                                    121, 126



                                           Intensitas energi
                                           Energy intensity
                                   302-3                                                   121, 128



                                           Pengurangan konsumsi energi
                                           Reduction of energy consumption
                                   302-4                                                   121, 129



 Air dan Effluen
 Water and Effluent
 GRI 303: Air dan                          Interaksi dengan air sebagai sumber
 Effluen 2018                               daya bersama
 GRI 303: Water                    303-1   Interactions with water as a shared               139
 and Effluents 2018                         resource




      Laporan Keberlanjutan 2025
240   Sustainability Report 2025
Page 241
Standar GRI         Nomor          Judul Pengungkapan                              Nomor Halaman                   Referensi
GRI Standard        Pengungkapan   Disclosure Title                                dan Alasan Tidak                SDGs
                    Disclosure                                                     Mencantumkan, Jika              SDGs
                    Number                                                         Berlaku                         Reference
                                                                                   Page Number and
                                                                                   Reasons for Omissions,
                                                                                   If Applicable


GRI 303: Air dan                   Manajemen dampak yang berkaitan
Effluen 2018                        dengan pembuangan air
GRI 303: Water          303-2      Management of water discharge-                            139, 144
and Effluents 2018                  related impacts

                                   Pengambilan air
                                   Water withdrawal
                        303-3                                                                 139, 141



                                   Pembuangan air
                                   Water discharge
                        303-4                                                                139, 142



                                   Konsumsi air
                                   Water consumption
                        303-5                                                                139, 144



Biodiversitas
Biodiversity
GRI 304:                           Habitat yang dilindungi atau
Biodiversitas                      direstorasi
2016                    304-3      Habitats protected or restored                               145
GRI 304:
Biodiversity 2016
                                   Spesies Daftar Merah IUCN dan
                                   spesies daftar konservasi nasional
                                   dengan habitat dalam wilayah yang
                        304-4      terkena efek operasi                                         145
                                   IUCN Red List species and national
                                   conservation list species with habitats
                                   in areas affected by operations
Emisi
Emmisions
GRI 305: Emisi                     Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
2016                               Direct (Scope 1) GHG emissions
GRI 305:                305-1                                                                   131
Emmisions 2016



                                   Emisi GRK (Cakupan 2) tidak
                                   langsung
                        305-2      Energy Indirect (Scope 2) GHG                                131
                                   emissions



                                   Emisi GRK (Cakupan 3) tidak
                                   langsung lainnya
                        305-3      Other indirect (Scope 3) GHG                                 131
                                   emissions




                                    50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                             50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   241
Page 242
  Standar GRI           Nomor              Judul Pengungkapan                    Nomor Halaman            Referensi
  GRI Standard          Pengungkapan       Disclosure Title                      dan Alasan Tidak         SDGs
                        Disclosure                                               Mencantumkan, Jika       SDGs
                        Number                                                   Berlaku                  Reference
                                                                                 Page Number and
                                                                                 Reasons for Omissions,
                                                                                 If Applicable


  GRI 305: Emisi                           Intensitas emisi GRK
  2016                                     GHG emissions intensity
  GRI 305:                         305-4                                                 131, 133
  Emmisions 2016


                                           Pengurangan emisi GRK
                                           Reduction of GHG emissions
                                   305-5                                                 131, 134



                                           Emisi zat perusak ozon (ODS)
                                           Emissions of ozone-depleting
                                   305-6   substances (ODS)                                131



  Limbah
  Waste
  GRI 306: Limbah                          Timbulan limbah dan dampak
  2020                                     signifikan terkait limbah
  GRI 306: Waste                   306-1   Waste generation and significant              146-147
  2020                                     waste-related impacts


                                           Manajemen dampak signifikan
                                           terkait limbah
                                   306-2   Management of significant waste-              146, 148
                                           related impacts


                                           Timbulan limbah
                                           Waste generated
                                   306-3                                                146, 149



  Pilar 3: Pembangunan Komunitas dengan Ekosistem Kehidupan yang Harmonis dan Berkelanjutan
  Pillar 3: Community Development with Harmonious and Sustainable Living Ecosystem
  Masyarakat Setempat
  Local Communities
  GRI 413:                                 Operasi dengan keterlibatan
  Masyarakat                               masyarakat setempat, penilaian
  Setempat 2016                            dampak, dan program
                                                                                       77, 83, 85,
  GRI 413: Local                   413-1   pengembangan
                                                                                       88, 91, 159
  Communities 2016                         Operations with local community
                                           engagement, impact assessments,
                                           and development programs
  Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
  Customer Health and Safety
  GRI 416:                                 Penilaian dampak kesehatan dan
  Kesehatan dan                            keselamatan dari berbagai kategori
  Keselamatan                              produk dan jasa
  Pelanggan                                Assessment of the health and safety
                                   416-1                                                   161
  2016                                     impacts of product and service
  GRI 416: Customer                        categories
  Health and Safety
  2016


      Laporan Keberlanjutan 2025
242   Sustainability Report 2025
Page 243
Standar GRI        Nomor           Judul Pengungkapan                              Nomor Halaman                   Referensi
GRI Standard       Pengungkapan    Disclosure Title                                dan Alasan Tidak                SDGs
                   Disclosure                                                      Mencantumkan, Jika              SDGs
                   Number                                                          Berlaku                         Reference
                                                                                   Page Number and
                                                                                   Reasons for Omissions,
                                                                                   If Applicable


Pilar 4: Pengembangan Kompetensi dan Kesejahteraan Karyawan
Pillar 4 : Competency Development and Employee Welfare
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
GRI 201: Kinerja                   Kewajiban program pensiun
Ekonomi 2016                       manfaat pasti dan program pensiun
GRI 201:                           lainnya
                       201-3                                                                    179
Economic                           Defined benefit plan obligations and
Performance 2016                   other retirement plans


Keberadaan Pasar
Market Presence
GRI 202:                           Rasio standar upah karyawan
Keberadaan                         pemula berdasarkan jenis kelamin
Pasar 2016                         terhadap upah
GRI 202: Market        202-1       minimum regional                                             179
Presence 2016                      Ratios of standard entry level wage by
                                   gender compared to local minimum
                                   wage
                                   Proporsi manajemen senior
                                   yang berasal dari masyarakat
                                   setempat
                       202-2       Proportion of senior management                              170
                                   hired from the local community



Kepegawaian
Employment
GRI 401:                           Perekrutan karyawan baru dan
Kepegawaian                        pergantian karyawan
                        401-1                                                                 173, 175
2016                               New employee hires and employee
GRI 401:                           turnover
Employment 2016
                                   Tunjangan yang diberikan kepada
                                   karyawan purnawaktu yang tidak
                                   diberikan kepada karyawan pada
                                   kurun waktu tertentu atau paruh
                       401-2       waktu                                                        179
                                   Benefits provided to full-time
                                   employees that are not provided to
                                   temporary or part-time employees


                                   Cuti melahirkan
                                   Parental leave



                       401-3                                                                    180




                                    50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                             50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   243
Page 244
 Standar GRI            Nomor              Judul Pengungkapan                       Nomor Halaman            Referensi
 GRI Standard           Pengungkapan       Disclosure Title                         dan Alasan Tidak         SDGs
                        Disclosure                                                  Mencantumkan, Jika       SDGs
                        Number                                                      Berlaku                  Reference
                                                                                    Page Number and
                                                                                    Reasons for Omissions,
                                                                                    If Applicable


 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
 Occupational Health and Safety
 GRI 403:                                  Sistem manajemen kesehatan dan
 Kesehatan dan                             keselamatan kerja
                                   403-1                                                     188
 Keselamatan                               Occupational health and safety
 Kerja 2018                                management system
 GRI 403:
                                           Pengidentifikasian bahaya,
 Occupational
                                           penilaian risiko, dan investigasi
 Health and Safety
                                   403-2   insiden                                           189
 2018
                                           Hazard identification, risk assessment,
                                           and incident investigation
                                           Layanan kesehatan kerja
                                   403-3   Occupational health services                      194


                                           Partisipasi, konsultasi, dan
                                           komunikasi pekerja tentang
                                           kesehatan dan keselamatan
                                   403-4   kerja                                             195
                                           Worker participation, consultation,
                                           and communication on occupational
                                           health and safety
                                           Pelatihan pekerja mengenai
                                           kesehatan dan keselamatan kerja
                                   403-5   Worker training on occupational                   197
                                           health and safety



                                           Peningkatan kualitas kesehatan
                                           pekerja
                                   403-6   Promotion of worker health                        179



 Pelatihan dan Pendidikan
 Training and Education
 GRI 403:                                  Rata-rata jam pelatihan per
 Kesehatan dan                             tahun per karyawan
 Keselamatan                       404-1   Average hours of training per year per            184
 Kerja 2018                                employee
 GRI 403:
 Occupational
                                           Program untuk meningkatkan
 Health and Safety
                                           keterampilan karyawan dan
 2018
                                           program bantuan peralihan
                                   404-2   Programs for upgrading employee               181, 184, 187
                                           skills and transition assistance
                                           programs


                                           Persentase karyawan yang
                                           menerima tinjauan rutin terhadap
                                           kinerja dan pengembangan karir
                                   404-3   Percentage of employees receiving                 184
                                           regular performance and career
                                           development reviews



      Laporan Keberlanjutan 2025
244   Sustainability Report 2025
Page 245
Standar GRI          Nomor          Judul Pengungkapan                              Nomor Halaman                   Referensi
GRI Standard         Pengungkapan   Disclosure Title                                dan Alasan Tidak                SDGs
                     Disclosure                                                     Mencantumkan, Jika              SDGs
                     Number                                                         Berlaku                         Reference
                                                                                    Page Number and
                                                                                    Reasons for Omissions,
                                                                                    If Applicable


Keanekaragaman dan Peluang Setara
Diversity and Equal Opportunity
GRI 405:                            Keanekaragaman badan tata kelola
Keanekaragaman                      dan karyawan
dan Peluang                         Diversity of governance bodies and
Setara 2016              405-1      employees                                                    170
GRI 405: Diversity
and Equal
Opportunity 2016
Pekerja Anak
Child Labor
GRI 408: Pekerja                    Operasi dan pemasok yang berisiko
Anak 2016                           signifikan terhadap insiden pekerja
GRI 408: Child                      anak
                         408-1                                                                   181
Labor 2016                          Operations and suppliers at
                                    significant risk for incidents of child
                                    labor
Kerja Paksa atau Wajib Kerja
Forced or Compulsory Labor
GRI 409:                            Operasi dan pemasok yang berisiko
Kerja Paksa atau                    signifikan terhadap insiden kerja
Wajib Kerja 2016                    paksa atau wajib kerja
                         409-1                                                                   182
GRI 409: Forced or                  Operations and suppliers at
Compulsory Labor                    significant risk for incidents of forced
2016                                or compulsory labor
Pilar 5: Kontribusi bagi Masyarakat dengan Pendidikan Berkualitas dan Pengembangan Berkelanjutan
Pillar 5: Contribution to Society through Quality Education and Sustainable Development
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect Economic Impacts
GRI 409:                 203-1      Investasi Infrastruktur dan                             85, 88, 206,
Kerja Paksa atau                    Dukungan Layanan                                          215, 219
Wajib Kerja 2016                    Infrastructure Invesments and
GRI 409: Forced or                  Services Supported
Compulsory Labor
2016




                                     50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                              50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   245
Page 246
  Standar GRI           Nomor              Judul Pengungkapan                  Nomor Halaman            Referensi
  GRI Standard          Pengungkapan       Disclosure Title                    dan Alasan Tidak         SDGs
                        Disclosure                                             Mencantumkan, Jika       SDGs
                        Number                                                 Berlaku                  Reference
                                                                               Page Number and
                                                                               Reasons for Omissions,
                                                                               If Applicable


  Masyarakat Setempat
  Local Communities
  GRI 413:                         413-1   Operasi dengan keterlibatan             77, 83, 85, 88,
  Masyarakat                               masyarakat setempat, penilaian         91, 199, 206, 208,
  Setempat 2016                            dampak, dan program                    210, 213, 215, 219
  GRI 413: Local                           pengembangan
  Communities                              Operations with local community
  2016                                     engagement, impact assessments,
                                           and development programs




 Keterangan :                                               Notes:
 Pengungkapan GRI 3-3 tentang Pengelolaan terhadap          GRI Disclosure 3-3 on Management of Material Topics is
 topik material dijelaskan dalam narasi setiap topik        explained in the narratives of each material
 material.                                                  topic.




      Laporan Keberlanjutan 2025
246   Sustainability Report 2025
Page 247
Daftar Pengungkapan SEOJK 16/SEOJK.04/2021 dan POJK 51/POJK.03/2017
List of Disclosures based on SEOJK 16/SEOJK.04/2021 and POJK 51/POJK.03/2017


                                               Pengungkapan                                                       Nomor Halaman
 NO
                                                 Disclosure                                                        Page Number
        Strategi Keberlanjutan
  A
        Sustainability Strategy

        Penjelasan Strategi Keberlanjutan
  A.1                                                                                                                    73-75
        Description of Sustainability Strategy

        Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
  B
        Summary of Sustainability Performance
        Aspek Ekonomi
        Economic Aspect
        a. Kuantitas produksi atau jasa yang dijual
                                                                                                                            11
        a. Quantity of products or services sold
        b. Pendapatan atau penjualan
                                                                                                                            11
        b. Revenue or sales
  B.1   c. Laba atau rugi bersih
                                                                                                                            11
        c. Net profit or loss
        d. Produk Ramah Lingkungan
                                                                                                                          N/A
        d. Environmental-friendly products
        e. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan
        Berkelanjutan                                                                                                       11
        e. Engagement of local stakeholders concerning Sustainable Finance business process
        Aspek Lingkungan
        Environmental Aspect
        a. Penggunaan energi, antara lain listrik dan air                                                                   12
        a. Energy Use, including Electricity and Water
        b. Pengurangan emisi yang dihasilkan                                                                                12
 B.2
        b. Total emission reduction
        c. Pengurangan limbah dan efluen                                                                                     12
        c. Reduction of waste and effluent
        d. Pelestarian keanekaragaman hayati                                                                                12
        d. Biodiversity conservation
        Aspek Sosial                                                                                                        12
 B.3
        Social Aspect
        Profil Perusahaan
  C
        Company Profile
        Visi, misi, dan nilai keberlanjutan                                                                                29
  C.1
        Vision, mission, and sustainability values
        Alamat perusahaan                                                                                                  42
  C.2
        Company address
        Skala Usaha
        Enterprise scale
        a. Total aset atau kapitalisasi aset, dan total kewajiban                                                          44
        a. Total assets or asset capitalization, and total liabilities
        b. Jumlah karyawan yang dibagi menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan,                                   44
        dan status ketenagakerjaan
  C.3
        b. The number of employees by gender, position, age, education, and employment
        status
        c. Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham                                                            44
        c. Shareholders’ names and shareholding percentage
        d. Wilayah operasional                                                                                           42-43
        d. Operational areas

                                             50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                      50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   247
Page 248
                Produk, layanan, dan kegiatan usaha yang dijalankan
   C.4                                                                                                       33
                Description on products, services, and business activities

                Keanggotan pada asosiasi
   C.5                                                                                                      45
                Membership in association

                Perubahan emiten dan perusahaan publik yang bersifat signifikan
   C.6                                                                                                       35
                Significant changes of the listed company

                Penjelasan Direksi
      D
                Statement from the Board of Director
                a. Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan
                                                                                                           19-20
                a. Policy to respond to challenges in meeting the sustainability strategy
                b. Penerapan Keuangan Berkelanjutan
      D.1                                                                                                  19-20
                b. Implementation of Sustainable Finance
                c. Strategi pencapaian target
                                                                                                           19-20
                c. Strategy to achieve targets
                Tata Kelola Keberlanjutan
      E
                Sustainability Governance
                Penanggung jawab penerapan Keuangan Berkelanjutan                                          52-53
      E.1
                Person-in-charge of Sustainable Finance implementation
                Pengembangan kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan                                      58
      E.2
                Competency development related to Sustainable Finance
                Penilaian risiko atas pnerapan Keuangan Berkelanjutan                                      111-113
      E.3
                Risk assessment on Sustainable Finance Implementation
                Hubungan dengan Pemangku Kepentingan                                                       36-40
   E.4
                Relationship with Stakeholders
                Permasalahan terhadap penerapan Keuangan Berkelanjutan                                     59-60
      E.5
                Challenges in Sustainable Finance omplementation
                Kinerja Keberlanjutan
      F
                Sustainability Performance
                Kegiatan membangun budaya keberlanjutan                                                    30-32
      F.1
                Sustainable culture development activities
  Kinerja Ekonomi
  Economic performance
                Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target pembiayaan, atau
                investasi, pendapatan dan laba rugi
      F.2                                                                                                 98-102
                Comparison of targets to performance of production, portfolio, financing targets, or
                investments, as well as revenue and profit and loss
                Perbandingan target dan kinerja portofolio, target pembiayaan, atau investasi
                pada instrumen keuangan atau proyek yang sejalan dengan penerapan Keuangan              Tidak dapat
      F.3       Berkelanjutan.                                                                         diaplikasikan
                Comparison of target to performance of portfolio, financing target, or investments in   Not applicable
                financial instruments or projects in line with Sustainable Finance implementation
  Kinerja Lingkungan Hidup
  Environmental Performance
  Aspek Umum
  General Aspects
                Biaya lingkungan hidup
      F.4                                                                                                 103-107
                Environmental cost spent
  Aspek Material
  Materials Aspect
                Penggunaan material yang ramah lingkungan
      F.5                                                                                                 116-120
                The use of environmentally friendly materials
  Aspek Energi
  Energy Aspects
                Jumlah dan intensitas energi yang digunakan
      F.6                                                                                                 121-129
                Amount and intensity of energy consumed
            Laporan Keberlanjutan 2025
248         Sustainability Report 2025
Page 249
        Upaya dan pencapaian efisiensi energi dan penggunaan energi terbarukan Efforts
 F.7                                                                                                                129-130
        and achievement made for energy efficiency and the use of renewable energy

Aspek Air
Water Aspect

        Penggunaan air
 F.8                                                                                                                139-144
        Water usage

Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect

        Dampak dari wilayah operasional yang dekat atau berada di daerah konservasi atau                            145-146
        memiliki keanekaragaman hayati
 F.9
        Impacts from operational areas close to or in conservation areas or that contain
        biodiversity
        Usaha konservasi keanekaragaman hayati                                                                      145-146
 F.10
        Biodiversity conservation business efforts
Aspek Emisi
Emission Aspect
        Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan jenisnya                                             131-134
 F.11
        Amount and intensity of emission produced by type
        Upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang dilakukan                                                       134-139
 F.12
        Efforts and achievements of emission reduction
Aspek Limbah dan Efluen
Effluents and Waste Aspect
        Jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan berdasarkan jenis
 F.13                                                                                                               146-149
        Amount of waste and effluent produced by type
        Mekanisme pengelolaan limbah dan efluen
 F.14                                                                                                               144-149
        Waste and effluent management mechanism
                                                                                                                 Tidak dapat
        Tumpahan yang terjadi (jika ada)
 F.15                                                                                                           diaplikasikan
        Spillage (if any)
                                                                                                                Not applicable
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental Complaint Aspect
        Jumlah dan materi pengaduan lingkungan hidup yang diterima dan diselesaikan
 F.16                                                                                                                159-161
        Number and issues of environmental complaints received and resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
        Komitmen untuk memberikan layanan atas produk dan/atau jasa yang setara
 F.17   kepada konsumen                                                                                              151-153
        Commitment to provide services for equal products and/or services to consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
        Kesetaraan kesempatan bekerja
 F.18                                                                                                                  169
        Equal employment opportunity
        Tenaga kerja anak dan tenaga kerja paksa
 F.19                                                                                                                181-183
        Child labor and forced labor
        Upah minimum regional
F.20                                                                                                                   179
        Regional minimum wage
        Lingkungan bekerja yang layak dan aman
 F.21                                                                                                               188-197
        Decent and safe work environment
        Pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai
 F.22                                                                                                             181, 184-186
        Employee training and education
Aspek Masyarakat
Community Aspect
        Dampak operasi terhadap masyarakat sekitar
 F.23                                                                                                               199-223
        Operational impacts on local community

                                         50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                  50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   249
Page 250
                Pengaduan masyarakat
  F.24                                                                                                        159-161
                Community complaints

                Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
   F.25                                                                                                      199-223
                Corporate Social Responsibility (CSR) activities

  Tanggung Jawab Pengembangan Produk /Jasa Berkelanjutan
  Sustainable Product and/or Service Development Responsibility

                Inovasi dan pengembangan produk/ jasa Keuangan Berkelanjutan                                   N/A
  F.26
                Sustainable Finance product /service innovation and development
                Produk dan jasa yang sudah dievaluasi keamanannya bagi pelanggan                              161-167
  F.27
                Products and services undergoing through safety evaluation for customers
                Dampak produk/jasa                                                                             N/A
  F.28
                Products/services impact
                                                                                                          Tidak Relevan
                                                                                                          dengan sektor
                Dampak produk/jasa
  F.29                                                                                                        usaha
                Products/services impact
                                                                                                         Not relevant with
                                                                                                          industry sector
                Survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau jasa Keuangan
  F.30          Berkelanjutan                                                                                154-159
                Customer satisfaction survey of Sustainable Financial products and/or services
                Lain-lain:
      G
                Others:
                Verifikasi tertulis dari pihak independen (jika ada)
      G.1                                                                                                       27
                Written verification from independent parties (if any)
                Lembar umpan balik
      G.2                                                                                                    251-252
                Feedback form
                Tanggapan terhadap umpan balik Laporan Keberlanjutan tahun sebelumnya
      G.3                                                                                                      N/A
                Respond to feedback from Sustainability Report published last year
                Daftar pengungkapan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
                POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa
                Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
      G.4                                                                                                    247-250
                List of disclosures in accordance with the Financial Services Authority Regulation 51/
                POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable Finance for Financial Services
                Institutions, Issuers, and Public Companies




            Laporan Keberlanjutan 2025
250         Sustainability Report 2025
Page 251
                                                                            Lembar Umpan Balik

Anda dapat memberikan masukan terhadap Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 PT Summarecon Agung
Tbk untuk perbaikan ke depan.


Informasi Anda

Nama (pilihan)			:

Institusi				:

E-mail				:


Grup Pemangku Kepentingan
     Investor                                              Asosiasi
     Pelanggan                                             Community
     Mitra (Kontraktor, Tenant, dll)                       Media
     Pemerintahan                                          Lainnya, tolong sebutkan:
     Karyawan



1.   Apakah isi Laporan Keberlanjutan ini telah memberikan informasi yang mudah dipahami tentang
     kinerja Keberlanjutan Perusahaan?										

      Setuju		        Tidak Setuju          Netral								
				
												
2. Apakah topik Environmental, Social, and Governance (ESG) lain yang harus dilaporkan Perusahaan di
   masa mendatang?										

						

						

												
3. Saran dan masukan untuk perbaikan Laporan Keberlanjutan mendatang					
   				

			



                                                                        Terima kasih atas kesediaan Anda untuk
                                                                        mengisi lembar umpan balik ini. Anda
                                                                        dapat mengirimkan lembar umpan balik
                                                                        ini kepada kami melalui:


                                                                        E-mail:
                                                                        corp_secretary@summarecon.com

                                       50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
                                                50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem   251
Page 252
                                                                           Feedback Form

 You can provide feedback to the 2025 Sustainability Report of PT Summarecon Agung Tbk for our future
 improvement.


 Your Information

 Name (optional)		                 :

 Institution			:

 E-mail				:


 Grup Pemangku Kepentingan
      Investor                                      Association
      Customer                                      Community
      Partner (Contractor, Tenant, etc)             Media
      Government agencies                           Others, please mention:
      Employee



 1. Has the content of Sustainability Rpeort provided easy-to-understand information on the Company's
    Sustainability Performance? 										
    										
        Agree		          Neutral                Disagree
 												
 												
 2. What are other Environmental, Social, and Governance (ESG) to be reported by the Company in the
    future?										

 						

 						

 												
 3. Advice and feedback to improve the next Sustainability Report						
    			

 			



                                                             Thank you for your willingness to fill in
                                                             the feedback form. You can send this
                                                             feedback form to us through:



                                                             E-mail:
                                                             corp_secretary@summarecon.com

      Laporan Keberlanjutan 2025
252   Sustainability Report 2025
Page 253
      50 TH SUMMARECON:
  TERUS MENGEMBANGKAN
    EKOSISTEM KEHIDUPAN
    YANG BERKELANJUTAN
      50 YEARS OF SUMMARECON:
     CONTINUOUSLY DEVELOPING
A SUSTAINABLE LIVING ECOSYSTEM




       Laporan Keberlanjutan
            Sustainability Report

                       2025
        PT Summarecon Agung Tbk
Page 254
PT Summarecon Agung Tbk
Plaza Summarecon
Jl. Perintis Kemerdekaan No.42
Jakarta Timur 13210 Indonesia
Tel +6221 471 4567
Fax +6221 489 2976


www.summarecon.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size23.69 MB
Published30 Apr 2026
Pages254
Characters1,002,171
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 41 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Summarecon Agung Tbk p.2 ×20
linked person Lydia Tjio p.27 ×3
linked org PT Semarop Agung p.44
linked person Liliawati Rahardjo p.44 ×2
linked person Harto Djojo p.49
possible — Central Business p.3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.4 ×7
possible person Ahmad Yani p.43
possible person Lexy Arie Tumiwa p.49 ×2
possible person Ir. Ge Lilies Yamin p.49 ×3
possible person Leo A. Mancianno p.49
possible person Drs. H. Edi Darnadi p.49
unresolved org Penyelenggara Jaminan Sosial p.3 ×2
unresolved org Menteri Lingkungan Hidup p.4
unresolved org Minister of Environment p.4
unresolved org Financial Services Authority p.4 ×8
unresolved org PT Summarecon p.7 ×2
unresolved org Agung Tbk p.7 ×2
unresolved org Tata Kelola p.8
unresolved person Soetjipto Nagaria p.19 ×3
unresolved person Soetjipto p.29
unresolved org Yayasan Pendidikan Sedaya p.35 ×2
unresolved person Ir. Sutami KM p.43
unresolved person KPI · Komisaris p.50
unresolved — Supervisi · Director p.52
unresolved org Tata Kelola Keberlanjutan p.53 ×2
unresolved org Tata Kelola Keberlanjutan Summarecon p.53
unresolved person Jason p.53
unresolved person Jason Lim p.53
unresolved person Gian Ricky p.53 ×2
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.58 ×2
unresolved org Yayasan Sasaran Bantuan p.78
unresolved org Yayasan Buddha p.78
unresolved org Yayasan Tzu Chi Indonesia p.78
unresolved org Yayasan Summarecon Peduli p.88
unresolved org Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia p.88 ×2
unresolved org Kementerian Perumahan Rakyat p.88 ×2
unresolved org Yayasan Buddha Tzu Chi Daerah Kota p.88
unresolved org Ministry of Public Housing p.88 ×2
unresolved org Yayasan Buddha Tzu Chi Kementerian Perumahan Rakyat p.89

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 2

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result