Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 254
Page 1
Page 2
50 TH SUMMARECON: TERUS MENGEMBANGKAN EKOSISTEM KEHIDUPAN YANG BERKELANJUTAN 50 YEARS OF SUMMARECON: CONTINUOUSLY DEVELOPING A SUSTAINABLE LIVING ECOSYSTEM Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025 PT Summarecon Agung Tbk
Page 3
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 2025
Daftar Singkatan List of abbreviations
Singkatan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris
Abbreviation Indonesian Language English Language
3R Kurangi, Gunakan Kembali, Daur Ulang Reduce, Reuse, Recycle
AEI Asosiasi Emiten Indonesia Indonesian Public Listed Companies Association
AMDAL Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Environmental Impact Analysis
APD Alat Pelindung Diri Personal Protective Equipment
APINDO Asosiasi Pengusaha Indonesia Indonesian Employer Assocation
Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan
APPBI Indonesian Shopping Center Association
Indonesia
B3 Bahan Berbahaya dan Beracun Hazardous and Toxic Materials
BBM Bahan Bakar Minyak Fuel
BCBD Kawasan Pusat Bisnis Bekasi Bekasi Central Business District
Beasiswa Karyawan Improvement Summarecon Employee Improvement
BISA
Summarecon Scholarship
BOC Dewan Komisaris Board of Commissioners
BOD Biological Oxygen Demand Biological Oxygen Demand
BOD Dewan Direksi Board of Directors
Bea Perolehan Hak atas Tanah dan
BPHTB Fees on Acquisition of Land and Building Rights
Bangunan
BPJS Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Social Security Administration Agency
Komitmen, Kelincahan, Kepedulian, Commitment, Agility, Care, Integrity,
CARING
Intergritas, Kolaborasi, Syukur Collaboration, Gratitude
CO₂ Karbon Dioksida Carbon dioxide
COC Pedoman Etika Bisnis dan Etika Kerja Code of Conduct
COD Chemical Oxygen Demand Chemical Oxygen Demand
CSR Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Corporate Social Responsibility
ESG Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola Environmental, Social, and Governance
Excellence in Design for Greater
EDGE Excellence in Design for Greater Efficiencies
Efficiencies
F&B Makanan dan Minuman Food and Beverages
FIABCI Federasi Real Estat Internasional International Real Estate Federation
GCG Tata Kelola Perusahaan yang Baik Good Corporate Governance
GFA Gross Floor Area Gross Floor Area
GJ Gigajoule Gigajoule
GMS Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders
GRI Global Reporting Initiative Global Reporting Initiative
GRK Gas Rumah Kaca Green House Gas
HCFC Hidroklofluorokarbon Hydrochloroflourocarbon
HFC Hidrofluorokarbon Hydrofluorocarbon
HR Sumber Daya Manusia Human Resources
IFC Indonesian Fashion Chamber Indonesian Fashion Chamber
IFC International Finance Corporation International Finance Corporation
IFI Institut Français d’Indonésie Institut Français d’Indonésie
IK Instruksi Kerja Work Instruction
IKLH Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Environmental Quality Index
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 3
Page 4
Singkatan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris
Abbreviation Indonesian Language English Language
IMB Izin Mendirikan Bangunan Building Construction Permit
IMTAK Iman dan Takwa Faith and Piety
IPO Input, Process, dan Output Input, Process, and Output
IPTEK Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Science and Technology
IVP Investasi dan Manajemen Properti Investment Property
JF3 Jakarta Fashion and Food Festival Jakarta Fashion and Food Festival
JFC Jakarta Property Club Jakarta Property Club
K3 Kesehatan dan Keselamatan Kerja Occupational Health and Safety
Indonesian Chamber of Commerce and
KADIN Kamar Dagang dan Industri Indonesia
Industry
Kg Kilogram Kilogram
KKN Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme Corruption, Collusion, and Nepotism
KPI Key Performance Indicator Key Performance Indicator
kWh Killowatt-hour Killowatt-hour
LED Lampu Light-Emitting Diode Light-Emitting Diode Lightbulbs
LNG Liquefied Natural Gas Liquefied Natural Gas
m² Meter persegi Square meter
m³ Meter kubik Cubic meter
MoU Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding
MR Management Representative Management Representative
ODS Ozone-Depleting Substances Ozone-Depleting Substances
PM Project Manager Project Manager
Panitia Pembina Kesehatan dan Health, Safety and Environment Advisory
P2K3
Keselamatan Kerja Committee
P3K Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan First Aid
Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah
P3RSI Indonesian Flat Residence Association
Susun Indonesia
PDAM Perusahaan Daerah Air Minum Regional Water Company
PDV Pengembangan Properti Property Development
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Regulation of the Minister of Environment and
Permen LHK
Kehutanan Forestry
Asosiasi Persatuan Hotel dan Restoran
PHRI Indonesian Hotel and Restaurant Association
Indonesia
PHK Pemutusan Hubungan Kerja Work termination
PJU Penerangan Jalan Umum Public Street Lighting
PLN Perusahaan Listrik Negara State Electricity Company
PLTS Pembangkit Listrik Tenaga Surya Solar Power Plant
Penerimaan Pajak dan Penerimaan Bukan
PNPB Revenue from Tax and Non-Tax Revenue
Pajak
POJK Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority
PP Peraturan Pemerintah Government Regulation
PPN Pajak Pertambahan Nilai Value Added Tax
Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung
PPN DTP Government-Borne Value Added Tax
Pemerintah
RAB Rencana Anggaran Biaya Budget Plan
Laporan Keberlanjutan 2025
4 Sustainability Report 2025
Page 5
Singkatan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris
Abbreviation Indonesian Language English Language
REI Real Estat Indonesia Real Estate Indonesia
RTH Ruang Terbuka Hijau Green Open Space
RUPS Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders
RUTILAHU Rumah Tidak Layak Huni Uninhabitable Homes
S-Way Summarecon Way Summarecon Way
SCG Summarecon Crown Gading Summarecon Crown Gading
SDGs Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Sustainable Development Goals
SDM Sumber Daya Manusia Human Resources
SEOJK Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Circular Letter of Financial Service Authority
SLO Sertifikat Laik Operasi Certificate of Operational Readiness
SM Site Manager Site Manager
SMB Summarecon Mall Bekasi Summarecon Mall Bekasi
SMKG Summarecon Mal Kelapa Gading Summarecon Mall Kelapa Gading
Summarecon Maintenance Management Summarecon Maintenance Management
SMMS
System System
SMS Summarecon Mall Serpong Summarecon Mall Serpong
SOP Standar Operasional Prosedur Standard Operating Procedure
Summarecon Real Estate Information
SRIS Summarecon Real Estate Information System
System
STP Pengolahan Air Limbah Sewage Treatment Plant
TJSL Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Corporate Social Responsibility
TonCO₂e Ton Setara Karbondioksida Ton Carbondioxide Equivalent
TGA The Gading Archive The Gading Archive
TPA Tempat Pemprosesan Akhir Final Disposal Sites
TPA Tempat Pembuangan Akhir Landfill
TPB Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Sustainable Development Goals
TPS Tempat Penampungan Sementara Temporary Waste Storage Sites
UHC Universal Health Coverage Universal Health Coverage
UMK Upah Minimum Kota/Kabupaten City/Regency Minimum Wage
UMKM Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Micro, Small, and Medium Enterprises
UPS Sistem Back Up Server Uninterruptible Power Supply
VAC Ventilation and Air Conditioner Ventilation and Air Conditioner
WTP Instalasi Pengolahan Air Water Treatment Plant
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 5
Page 6
Pondok Hijau Golf, Summarecon Serpong
Laporan Keberlanjutan 2025
6 Sustainability Report 2025
Page 7
Pernyataan dan Batasan Tanggung Jawab
Disclaimer and Limitation of Liabilities
Laporan ini menyebut "Perusahaan" atau “Summarecon”, This Report contains the word "the Company" or
untuk mengacu kepada PT Summarecon Agung Tbk, “Summarecon”, hereinafter referred to PT Summarecon
sebagai Perusahaan yang menjalankan bisnis di bidang Agung Tbk, as the Company that runs business in property
pembangunan dan pengembangan property dan real and real estate construction and development. The word
estate. Kata “kami” kadang-kadang digunakan dengan “we” is at times used in comparable manner to simply refer
cara yang sama untuk mengacu kepada Summarecon to Summarecon in general.
secara umum.
Laporan Keberlanjutan ini diterbitkan pada tanggal 30 This Sustainability Report was published on 30 April
April 2026. Laporan ini memuat pernyataan-pernyataan 2026. The Report contains forward-looking statements
berwawasan ke depan berdasarkan asumsi dan perkiraan based on assumptions and estimates of Summarecon’s
manajemen Summarecon, termasuk hasil dari kondisi management, including results from the Company’s
keuangan dan non-keuangan (Lingkungan, Sosial, dan Tata financial and non-financial (Environmental, Social, and
Kelola/ LST), operasi, proyeksi, rencana, strategi, kebijakan, Governance/ ESG) condition, operations, projections, plans,
prosedur, dan tujuan Perusahaan. strategies, policies, procedures, and objectives.
Meskipun kami menganggap ekspektasi dalam Although we assume the expectations in these forward-
pernyataan berwawasan ke depan ini realistis, kami tidak looking statements are realistic, we cannot guarantee they
dapat menjamin bahwa ekspektasi tersebut akan terbukti will prove to be correct. The assumptions may harbor risks
benar. Asumsi tersebut mungkin mengandung risiko and uncertainties that may cause the actual figures to
dan ketidakpastian yang dapat menyebabkan angka differ considerably from the forward-looking statements.
sebenarnya berbeda dari pernyataan berwawasan ke Factors that may cause such discrepancies include, among
depan. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan perbedaan other things:
tersebut antara lain:
1. Perubahan kondisi ekonomi, politik, dan lingkungan 1. Changes in the international, national or regional
bisnis internasional, nasional atau regional economic and political conditions and business
2. Perubahan harga environment
3. Perubahan penawaran dan permintaan di pasar 2. Changes in prices
4. Perubahan undang-undang atau peraturan, kebijakan 3. Changes in supply and demand in the market
dan pedoman 4. Changes in legislation or regulations, policies and
5. Variasi nilai tukar mata uang asing dan suku bunga guidelines
6. Pengenalan produk dan layanan yang berdaya saing 5. Variations in exchange and interest rates
7. Kurangnya penerimaan untuk produk atau layanan 6. Introduction of competing products and services
baru 7. Lack of acceptance for new products or services
8. Perubahan strategi perusahaan 8. Changes in corporate strategy
9. Perubahan asumsi yang digunakan dalam membuat 9. Changes in the assumption used in making such
pernyataan berwawasan ke depan seperti faktor forward-looking statements and other factors that
tambahan yang dapat menyebabkan hasil aktual could cause actual results to differ from expected
berbeda dari hasil yang diharapkan. results.
Summarecon tidak berencana memperbarui pernyataan Summarecon does not plan to update its forward-looking
berwawasan ke depan, juga tidak memiliki kewajiban statements, nor does it assume the obligation to do so.
untuk melakukannya.
Konten media ini berlaku untuk semua jenis kelamin, The contents of this medium apply to all sexes, even if
meskipun kata-kata khusus jenis kelamin dalam Bahasa gender-specific words, specifically in the English version
Inggris (seperti “he” atau “she”) digunakan untuk (such as “he” or “she”) are used for simplification.
penyederhanaan.
Laporan Keberlanjutan ini dibuat dalam Bahasa Indonesia This Sustainability Report is made in Indonesian and
dan Bahasa Inggris, yang mana terjemahan teks Bahasa English, which the translation of Indonesian into English
Indonesia ke dalam Bahasa Inggris merupakan terjemahan is an unofficial translation. In the event of a discrepancy
tidak resmi. Dalam hal terdapat ketidaksesuaian antara teks between the English and Indonesian texts, readers of the
Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, mohon pembaca Sustainability Report may refer to the Indonesian texts.
Laporan Keberlanjutan ini dapat mengacu ke teks Bahasa
Indonesia.
Untuk penulisan angka pada tabel dan grafik, Laporan For numerical figures presented in the table and graphic,
Keberlanjutan ini menggunakan standar Bahasa Inggris this Sustainability Report uses the English standard by using
dengan menggunakan tanda tanda koma (,) sebagai a comma (,) as a thousand separator, and a decimal point (.)
pemisah angka ribuan, dan tanda titik (.) sebagai pemisah as a decimal separator. For numerical figures presented in
desimal. Untuk penulisan angka dalam narasi, Laporan the narrative, this Report uses the English and Indonesian
ini menggunakan standar Bahasa Inggris dan Bahasa standard respectively, according to the linguistic context.
Indonesia, sesuai dengan konvensi linguistiknya.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 7
Page 8
Daftar Isi
Table of Content
01 Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan 10 Keanggotaan pada Asosiasi 45
Summary of Sustainability Performance Association Membership
Aspek Ekonomi 11 Penghargaan dan Sertifikasi 46
Economic Aspect Awards and Certifications
Aspek Lingkungan 12
Environmental Ascpect
Aspek Sosial
Social Aspect
13 06 Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Struktur Tata Kelola Umum
48
49
Perusahaan
02 50 Tahun Summarecon: Terus 16 General Governance Structure of the
Mengembangkan Ekosistem Kehidupan Company
yang Berkelanjutan Kebijakan dan Komite Nominasi dan 50
50 Years of Summarecon: Continuously Remunerasi
Developing a Sustainable Living Ecosystem The Policies and The Committee of
Nomination and Remuneration
03 Kata Sambutan dari Pimpinan 18 Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola 50
Greetings from the Leader Tertinggi
Evaluation of the performance of the
04
Tentang Laporan Keberlanjutan 22 highest governance body
About the Sustainability Report Struktur Tata Kelola Keberlanjutan 52
Batasan Laporan 24 Sustainability Governance Structure
Boundaries of the Report Penilaian dan Pemantauan Risiko 57
Jangka Waktu Pelaporan 26 Penerapan Keberlanjutan
Reporting Timeline Sustainability Implementation Risk
Standar Pelaporan 26 Assessment and Monitoring
Reporting Standards Pengembangan Kompetensi 58
Narahubung Laporan 27 Keberlanjutan
Contact Person for the Report Sustainability Competency Development
Penyajian Kembali Informasi 27 Identifikasi Risiko dan Permasalahan 59
Restatements of Information Keberlanjutan
Penjaminan Eksternal 27 Identification of Sustainability Risks and
External Assurance Challenges
Pencegahan Konflik Kepentingan 60
05 Tentang Summarecon 28 Prevention of Conflict of Interest
About Summarecon Mekanisme Pengaduan dan 61
Profil Singkat 29 Penyampaian Saran untuk
Brief Profile Keberlanjutan
Visi 29 Sustainability Complaint and Suggestion
Vision Submission Mechanism
Misi 29 Etika Bisnis dan Etika Kerja 62
Mission Business Ethics and Work Ethics
Nilai Keberlanjutan dalam 30 Kepatuhan terhadap Hukum dan 63
Budaya Perusahaan Regulasi
Sustainability Values Legal and Regulatory Compliance
in Corporate Culture Pelibatan Pemangku Kepentingan 63
Sektor Usaha 33 Stakeholder Engagement
Business Sector Analisis Materialitas 72
Produk dan Aktivitas Bisnis 33 Materiality Analysis
Business Products and Activities Strategi Keberlanjutan Summarecon 73
Perubahan Signifikan yang Terjadi 35 Summarecon's Sustainability Strategy
Tahun 2025
Significant Changes in 2025
Rantai Nilai dan Pasok 36
Value and Supply Chains
Wilayah Operasional 42
Operational Area
Skala Usaha 44
Business Scale
Kepemilikan Saham 44
Share Ownership
Laporan Keberlanjutan 2025
8 Sustainability Report 2025
Page 9
07 Liputan Khusus
Special Coverage
76 Lampiran
Annex
08 Pilar 1: Pertumbuhan Nilai Ekonomi yang
Inklusif dan Berkelanjutan
Pillar 1 : Inclusive and Sustainable Growth of
96 Lampiran 1: Penyajian Kembali
Informasi
Annex 1 : Restatement of Information
225
Economic Value
Lampiran 2: Perbandingan Topik 228
09 Pilar 2: Kontribusi untuk Menciptakan
Lingkungan yang Sehat dan
Berkelanjutan
114 Material Tahun 2024 dan 2025
Annex 2 : Comparison of Material Topics
in 2024 and 2025
Pillar 2 : Contribution to Create Healthy and
Sustainable Environment Lampiran 3: Batasan Data Kinerja untuk 231
Setiap Topik Material
10
Pilar 3: Pembangunan Komunitas dengan 150 Annex 3 : Performance Data Boundaries
Ekosistem Kehidupan yang Harmonis dan of Each Material Topic
Berkelanjutan
Pillar 3 : Community Development with Indeks Konten
Harmonious and Sustainable Living Content Index
Ecosystem
Indeks Konten Global Reporting 237
11 Pilar 4: Pengembangan Kompetensi dan
Kesejahteraan Karyawan
Pillar 4 : Competency Development and
168 Initiative (GRI)
Global Reporting Initiative (GRI) Content
Index
Employee Welfare
Daftar Pengungkapan SEOJK 16/ 247
12 Pilar 5: Kontribusi bagi Masyarakat
dengan Pendidikan Berkualitas dan
Pembangunan Berkelanjutan
198 SEOJK.04/2021 dan POJK 51/
POJK.03/2017
List of Disclosures based on SEOJK 16/
Pillar 5 : Contribution to Society through SEOJK.04/2021 and POJK 51/POJK.03/2017
Quality Education and Sustainable
Development Lembar Umpan Balik 251
Feedback Form
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 9
Page 10
Gafoy, Summarecon Mall Kelapa Gading
Laporan Keberlanjutan 2025
10 Sustainability Report 2025
Page 11
Aspek Ekonomi
[B.1] Economic Aspect
Kuantitas Produksi Atau Jasa Yang Dijual Dalam miliar rupiah
(in bilion rupiah)
Quantity of Production or Services Sold [B.1.a]
Pendapatan atau [B.1.b]
2023 2024 2025 Penjualan
Dalam unit (in Units)
Revenue or Sales
Total Kuantitas
Produk Terjual
Total Products Sold Apartments Landplots
1,855 198 17
1,813 234 30
4,045 7,504 5,508
1,687 114 40
Pendapatan
Pengembang Properti
Property Development Revenue
1,738 2,152 2,277
Pendapatan Investasi Properti
Property Investment Revenue
Office and
Commercials Houses Shop Lots
11 1,330 299
17 1,354 178 876 967 981
2 1,337 194
Pendapatan Lain - Lain
Other Revenue
[B.1.c]
Laba atau Rugi Bersih Dalam miliar rupiah
Net Profit or Loss (in bilion rupiah)
Laba Bersih
Net Profit 1,058 1,842 1,204
Pelibatan Pihak Lokal yang Berkaitan Dengan Proses Bisnis Keuangan Berkelanjutan [B.1.e]
Engagement of Local Parties Related to Sustainable Finance Business Processes
Total Kontraktor
Total Contractors
43
15
32
14
7
12
Catatan: Note:
Total Kontraktor yang diungkapan merupakan The total number of disclosed contractors refers
jumlah kontraktor yang bekerja sama dengan to those engaged with each business unit. One
masing-masing unit bisnis, selain itu satu kontraktor contractor may be involved in multiple projects
dapat menangani lebih dari satu proyek di tahun within the reporting year.
berjalan.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 11
Page 12
Aspek Lingkungan
Environmental Aspect [B.2]
2023 2024 2025
Penggunaan Energi, antara Lain Listrik dan Air Pengurangan Emisi yang
Energy Use, including Electricity and Water [B.2.a] Dihasilkan
Total Emission
Reduction [B.2.b]
Total Konsumsi Energi di 427,438
Dalam Perusahaan (GJ) 493,997 Total Pengurangan Emisi
Total Energy Consumption 407,270 GRK (Ton CO₂eq)
within the Company (GJ) Total GHG Emissions
Reduction (Ton CO₂eq)
Total Konsumsi Air (m³) 810,274
Total water 821,217
consumption (m³) 1,140,332
2,422 3,284 5,262
Pengurangan Limbah dan Efluen [B.2.c]
Waste and Effluent Reduction Dalam ton
(in ton)
Sampah yang di daur - Sampah yang - Program Daur Ulang 352
ulang menjadi kompos 1,442 diberikan untuk 55 Sampah 508
Waste that is recycled Pakan Maggot Waste Recycling
362 27 616
into compost Garbage is given for Products Program
Maggot Feed
Catatan: Note:
Data daur ulang sampah menjadi kompos dan Data on waste recycled into compost and used for
sampah untuk pakan maggot berasal dari unit bisnis maggot feed is sourced from the Summarecon
Summarecon Serpong, yang baru dapat dicatat dan Serpong business unit. These figures could only
dilaporkan mulai tahun 2024 karena adanya kendala be recorded and reported starting in 2024 due to
pencatatan pada tahun-tahun sebelumnya. previous data recording constraints.
[B.2.d]
Pelestarian keanekaragaman hayati
Biodiversity Conservation Total CO yang diserap melalui Penanaman Pohon
2
(Ton CO2eq)
Total CO2 Absorption through Tree Planting
Total Penanaman Pohon (unit)
(Ton CO₂eq)
Total Tree Planting (unit)
2,058 1,724
1,456 1,650
2,995 5,262
Catatan: Note:
Data total pohon diatas merupakan data pohon yang The total number of trees listed reflects those planted
ditanam di Summarecon Serpong dan Summarecon in Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi.
Bekasi.
Laporan Keberlanjutan 2025
12 Sustainability Report 2025
Page 13
Aspek Sosial
[B.3] Social Aspect
2023 2024 2025
Total Pengusaha UMKM
Total MSME Entrepreneurs
JF3 Pasar Modern Sinpasa Festival Kuliner
JF3 Fashion Festival Pasar Modern Sinpasa Serpong Festival Kuliner Serpong
84 279
105 295
121 310
178 90 93
JF3 Food Festival Pasar Modern Sinpasa Bekasi Pasar Senggol Bekasi
100 243
100 243
100 265
114 109 113
Pasar Modern Sinpasa Bandung Festival Kuliner Bandung
Total 1,115 117
Pengusaha
1,130
UMKM 118
Total MSMEs 1,220
118
0 70 100
Melalui JF3, Pasar Modern, dan Festival Kuliner, Through the Jakarta Fashion and Food Festival (JF3),
Summarecon secara konsisten mendorong Pasar Modern, and Culinary Festivals, Summarecon
pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah consistently supports Micro, Small, and Medium
(UMKM) sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Enterprises (MSMEs) as key drivers of local economic
Ketiga kegiatan ini menjadi platform strategis growth. These platforms help MSMEs expand market
bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar, access, showcase products, and boost income. This
memperkenalkan produk, dan meningkatkan initiative aligns with Sustainable Development Goal
pendapatan. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan (SDG) 8, particularly the targets of enhancing MSME
Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 8, terutama economic productivity, job creation, and promoting
pada target peningkatan produktivitas ekonomi inclusive and sustainable economic growth.
UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta
mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif
dan berkelanjutan.
Kampoeng Tempo Doeloe, La Piaza Summarecon Mall Kelapa Gading
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 13
Page 14
Program Beasiswa bagi Mahasiswa Universitas Pradita
Scholarship Program for Pradita University Students
2022/2023 2024/2025 2025/2026
Total Penerima Beasiwa (Orang)
Total Scholarship Recipients (Person)
253
260
217
Total Beasiswa (dalam Juta Rupiah)
Total Scholarship (in Million Rupiah)
6,948
7,268
6,089
Universitas Pradita menjalankan program beasiswa Pradita University provides scholarships as part of its
sebagai bentuk komitmen dalam menjamin akses commitment to inclusive higher education for high-
pendidikan tinggi yang inklusif bagi individu potential students with financial constraints. Aligned
berpotensi tinggi namun memiliki keterbatasan with Sustainable Development Goal (SDG) 4, the
finansial. Selaras dengan Tujuan Pembangunan program promotes equal learning opportunities and
Berkelanjutan (SDG) 4, program ini mendukung enhances education quality. Through this initiative,
pemerataan kesempatan belajar dan peningkatan the university not only eases students’ financial
kualitas pendidikan. Melalui inisiatif ini, Universitas burdens but also fosters a spirit of learning, academic
Pradita tidak hanya membantu meringankan achievement, and the development of a competitive
beban ekonomi mahasiswa, tetapi juga mendorong and empowered younger generation.
semangat belajar, pencapaian prestasi, dan
pembentukan generasi muda yang unggul dan
berdaya saing.
Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan
Distributed Direct Economic Value
Total Investasi Sosial (CSR) Dalam miliar rupiah
Social Investment (CSR) (in bilion rupiah)
Dana CSR yang dikeluarkan oleh Summarecon merupakan kontribusi nyata dalam
menciptakan nilai bersama (shared value) bagi masyarakat dan mendukung
tercapainya pembangunan berkelanjutan. Inisiatif ini mencerminkan komitmen
Perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan keberlanjutan jangka panjang.
Summarecon’s CSR funding represents a concrete contribution to creating
shared value and supporting sustainable development, reinforcing the Company’s
23 23 32 commitment to social responsibility and long-term impact.
Total Donatur dan Dana Terkumpul Celengan Kasih
Total Donors and Funds Collected Through Celengan Kasih
Total Donatur (Orang) Total Dana Terkumpul (Juta Rupiah)
Total Donors (Person) Total Funds Collected (in Million Rupiah)
18,419 282,027
21,731 293,031
32,751 378,105
Laporan Keberlanjutan 2025
14 Sustainability Report 2025
Page 15
Program Celengan Kasih merupakan wujud nyata The Celengan Kasih program is a concrete
komitmen sosial Summarecon dalam membangun expression of Summarecon’s social commitment to
budaya positif di kalangan karyawan dan masyarakat, fostering a culture of generosity among employees
khususnya semangat berbagi melalui donasi dan and the broader community. It encourages a spirit
kepedulian terhadap sesama. Melalui program ini, of giving and care for others. Through this program,
Perusahaan tidak hanya menyalurkan bantuan the Company not only provides aid to those in need
kepada mereka yang membutuhkan, tetapi juga but also instills the values of solidarity and social
menanamkan nilai solidaritas dan kepedulian sosial responsibility as part of its contribution to improving
sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap community welfare.
peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tuang Celengan Kasih pada acara Penghargan Karyawan 2025, Klub Kelapa Gading
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 15
Page 16
Kawasan Summarecon Bekasi
Laporan Keberlanjutan 2025
16 Sustainability Report 2025
Page 17
50 tahun perjalanan Summarecon merupakan Summarecon’s 50-year journey is a testament to
kisah tentang mimpi yang diwujudkan melalui vision realized through perseverance, commitment,
ketekunan, komitmen, dan keberanian menghadapi and adaptability. What began as a bold idea—seeing
perubahan. Berawal dari visi sang pendiri yang future potential in an undeveloped area—has grown
melihat potensi masa depan di kawasan yang belum into a company that shapes more than physical
berkembang, Summarecon tumbuh menjadi lebih spaces. Today, Summarecon develops integrated
dari sekadar pengembang properti. Perusahaan living ecosystems that harmonize residential,
hadir sebagai pencipta ekosistem kehidupan yang commercial, public, and community elements—
utuh, mengintegrasikan hunian, kawasan komersial, designed to be inclusive, cohesive, and sustainable.
ruang publik, dan komunitas dalam satu kesatuan
yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan.
Selama 50 tahun ini Summarecon membangun Throughout its history, Summarecon has built its
reputasinya melalui konsistensi kualitas, komitmen reputation through consistent quality, a strong
terhadap janji, serta inovasi yang berkelanjutan. commitment to its promises, and continuous
Berbagai dinamika dan krisis mulai dari gejolak innovation. The Company has weathered a wide
ekonomi hingga tantangan global menjadi bagian range of dynamics and crises—from economic
dalam perjalanan yang menempa ketangguhan turbulence to global disruption—that have shaped
Perusahaan. Setiap fase sulit tidak hanya dilalui, and strengthened its resilience. Each challenge
tetapi dijadikan ruang pembelajaran untuk has served as a catalyst for learning, strengthening
beradaptasi, bangkit, dan melangkah maju dengan resilience, and moving forward with greater clarity
fondasi yang bahkan semakin kuat. and confidence.
Transformasi internal juga menjadi elemen penting Internal transformation remains central to long-
dalam menjaga keberlanjutan perusahaan. Nilai dan term sustainability. Summarecon has strengthened
budaya diformulasikan, regenerasi kepemimpinan its values and culture, prepared for leadership
dan pengembangan sumber daya manusia succession, invested in human capital development,
dipersiapkan secara menyeluruh, pemanfaatan and accelerated the use of technology. In an
teknologi terus diakselerasi. Di tengah perubahan environment of rapid change, the Company
zaman yang kian cepat, Summarecon meneguhkan reinforces agility and adaptability as part of its core
prinsip Agile atau adaptif sebagai bagian dari nilai CARING values, ensuring continued relevance and
inti CARING, memastikan perusahaan tetap relevan preparedness for future challenges.
dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Pada momentum usia emas ke-50, Summarecon Marking its 50th anniversary, Summarecon reaffirms
menegaskan kembali komitmennya terhadap its sustainability commitment. An Agile mindset—
keberlanjutan. Semangat Agile yang memandang treating change as an opportunity, accelerating
perubahan sebagai peluang, mendorong learning, and pursuing continuous improvement—
pembelajaran cepat, serta mengutamakan guides the alignment of strategy, operations, and
perbaikan berkelanjutan menjadi landasan untuk reporting with current ESG standards. This includes
menyelaraskan strategi, operasional, dan pelaporan preparations to adopt IFRS S1 and IFRS S2, reinforcing
dengan standar ESG terkini, termasuk persiapan governance, transparency, and accountability in
penerapan IFRS S1 dan IFRS S2 sebagai bagian dari sustainability disclosures. With these foundations,
penguatan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas Summarecon steps into the future with the belief
pengungkapan keberlanjutan Perusahaan. Dengan that meaningful development is inseparable from
landasan tersebut, Summarecon melangkah ke masa the preservation of life and the environment—
depan dengan keyakinan bahwa pembangunan today and for generations to come. Guided by this
yang bermakna adalah pembangunan yang selaras conviction, the Company looks to the next fifty
dengan kelestarian kehidupan, baik untuk hari years with the ambition to build a wonderful life, a
ini maupun bagi generasi mendatang. Selaras wonderful world, and a wonderful future together
dengan keyakinan itu, Summarecon menatap lima with all stakeholders.
puluh tahun berikutnya dengan tekad untuk terus
membangun wonderful life, wonderful world, dan
wonderful future bersama seluruh pemangku
kepentingan.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 17
Page 18
Laporan Keberlanjutan 2025 18 Sustainability Report 2025
Page 19
Kata Sambutan dari Pimpinan
[D.1] [2-22] Greetings From The Leader
Tahun 2025 menjadi momen spesial bagi The year 2025 marks a special milestone for
Summarecon yang memasuki usia 50 tahun. Summarecon as we celebrate our 50th anniversary.
Sepanjang perjalanan, Summarecon tidak hanya Over five decades, we have grown beyond a
tumbuh sebagai korporasi properti, tetapi juga property corporation into a builder of Integrated
menghadirkan Kota Terpadu yang menjadi ruang Cities vibrant living spaces where communities
hidup bagi masyarakat dan komunitas yang thrive. By transforming unproductive land into
terus berkembang. Berbekal pengalaman dalam functional urban environments through the
mengembangkan lahan tidak produktif menjadi seamless integration of residential, commercial,
kawasan berdaya guna melalui integrasi hunian, infrastructure, and public facilities, we have brought
komersial, infrastruktur, dan fasilitas publik, to life 9 Integrated Cities that are safe, comfortable,
Summarecon telah mewujudkan 9 Kota Terpadu and complete, honoring the founding vision of Mr.
yang aman, nyaman, dan lengkap sejalan dengan Soetjipto Nagaria since 1975.
visi pendiri, Bapak Soetjipto Nagaria sejak 1975.
Kami patut bersyukur, pada tahun ini kami This year, we were honored to receive the highest
mendapatkan pengakuan dari dunia properti recognition in Indonesia’s property industry Best
Indonesia melalui penghargaan tertinggi sebagai Developer at the PropertyGuru Indonesia Property
Best Developer dalam ajang penghargaan Awards 2025. Our commitment to sustainable
PropertyGuru Indonesia Property Awards development has also earned distinction at both
2025. Upaya kami untuk terus berkontribusi national and international levels. Two of our
dalam pembangunan berkelanjutan juga telah sustainability driven properties, Teras Lakon and The
mendapatkan pengakuan dalam berbagai ajang Hood in Summarecon Serpong, gained recognition
tingkat nasional maupun internasional. Dua produk across Asia, while Summarecon Bandung achieved
properti kami yang telah mengadaptasi konsep the same at the national level.
keberlanjutan telah mendapatkan pengakuan di
tingkat Asia yaitu Teras Lakon dan The Hood di
Summarecon Serpong. Sementara itu, di tingkat
nasional Summarecon Bandung mengukir prestasi
yang sama.
Dalam rangkaian HUT ke-50, kami juga terus In the spirit of our 50th Anniversary, we deepened
melakukan kegiatan yang berdampak sosial melalui our social impact through a series of community
kegiatan Bedah (renovasi) 500 Rumah, Program initiatives: the renovation of 500 homes, a Public
Renovasi Fasilitas Umum, Pemberian Beasiswa dan Facilities Renovation Program, scholarship awards,
Operasi Katarak Gratis. Kontribusi tersebut meliputi and free cataract surgery. These programs reflect
perbaikan pembangunan fisik yang dampaknya our dual commitment to improving physical
dapat dirasakan bagi masyarakat banyak, serta infrastructure and investing in human development
pembangunan pada manusia sebagai upaya advancing both the quality of life and the long term
peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan well being of the communities we serve. These
masyarakat. Hingga tahun 2026, kegiatan masih efforts continue into 2026 as an enduring expression
terus dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi of our corporate social responsibility.
perusahaan dalam tanggung jawab sosial.
Summarecon masih mencatatkan pertumbuhan Financially, Summarecon delivered strong results
positif, terutama dari sisi penjualan perumahan in 2025. Marketing sales reached IDR 5.52 trillion a
yang meningkat dari target yang telah ditetapkan. 27% year on year increase that surpassed our IDR
Sepanjang 2025 marketing sales mencapai Rp5,52 5 trillion target driven primarily by landed houses
triliun yang didominasi rumah tapak dan ruko, and shophouses. Recurring income also grew,
tumbuh 27% secara tahunan (year-on-year) dan supported by solid performance from our shopping
melebihi target Rp5 triliun. Pendapatan dari sisi centers and hotels. These results reflect our broader
recurring income juga mengalami peningkatan commitment to ESG based sustainable business
didorong oleh kinerja positif dari pusat perbelanjaan practices, underpinned by stronger governance and
dan hotel. Pencapaian ini sejalan dengan oversight, greater cross functional discipline, and
komitmen perusahaan terhadap praktik bisnis improved data quality to ensure our ESG disclosures
berkelanjutan berbasis ESG. Hal ini diwujudkan are comprehensive and accountable. Throughout,
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 19
Page 20
melalui penguatan tata kelola dan pengawasan, our CARING values continue to guide how we
peningkatan kedisiplinan proses lintas fungsi, serta operate fostering integrity, collaboration, and a
pembenahan kualitas data dan dokumentasi agar culture of continuous improvement in responding
pengungkapan ESG semakin komprehensif dan to the issues faced by the Company.
dapat dipertanggungjawabkan. Nilai-nilai CARING
menjadi landasan dalam menjaga integritas
pelaksanaan, kolaborasi antar unit, serta perbaikan
berkelanjutan dalam merespons isu-isu yang
dihadapi Perusahaan.
Pada tahun 2026, perusahaan masih dihadapkan Looking ahead, 2026 presents a complex external
pada berbagai isu eksternal, mulai dari konflik landscape. Geopolitical tensions in the Middle East
di Timur Tengah hingga cuaca ekstrem akibat and increasingly extreme weather driven by climate
perubahan pola iklim. Risiko-risiko tersebut menjadi change pose real risks to area accessibility, visitor
tantangan nyata yang dapat memengaruhi akses experience, and infrastructure resilience. Meanwhile,
kawasan, kenyamanan pengunjung, hingga the property industry faces growing expectations
ketahanan infrastruktur. Di saat yang sama, arah around energy efficiency, emissions reduction, and
industri properti juga semakin menuntut efisiensi ESG performance as key drivers of long term asset
energi, pengurangan emisi, dan penguatan praktik competitiveness.
ESG sebagai bagian dari daya saing jangka panjang
aset.
Summarecon terus memperkuat langkah mitigasi In response, Summarecon is reinforcing mitigation
dan adaptasi di seluruh unit usaha. Upaya ini and adaptation measures across all business units
dilakukan melalui evaluasi dan penguatan keandalan strengthening infrastructure reliability, enhancing
infrastruktur kawasan, peningkatan kesiapsiagaan emergency preparedness, and adopting more
tanggap darurat, serta penerapan pengelolaan climate resilient operational practices. We are also
operasional yang lebih adaptif terhadap risiko iklim. accelerating our energy efficiency initiatives and
Di saat yang sama, Perusahaan juga melanjutkan embedding ESG principles more deeply into our
inisiatif efisiensi energi dan penguatan praktik ESG operations, ensuring that we remain both sustainable
secara bertahap untuk menjaga keberlangsungan and competitive for the long term.
operasional serta mendukung daya saing aset dalam
jangka panjang.
Laporan Keberlanjutan 2025
2020 Sustainability Report 2025
Page 21
Clsuter Xandari, Summarecon Bandung
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 21
Page 22
The Kensington Office Tower, Summarecon Kelapa Gading
Laporan Keberlanjutan 2025
22 Sustainability Report 2025
Page 23
Laporan Keberlanjutan 2025 adalah Laporan The 2025 Sustainability Report is the fifth Sustainability
Keberlanjutan kelima untuk PT Summarecon Report for PT Summarecon Agung Tbk (referred to
Agung Tbk (yang dalam laporan ini disebut sebagai in this report as “the Company” or “Summarecon”).
“Perusahaan” atau “Summarecon”). Laporan ini This report presents the Environmental, Social
menampilkan kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata and Governance (ESG) performance, as well as the
Kelola (Environmental, Social, and Governance atau economic performance of the Company and entities
ESG), sekaligus kinerja ekonomi dari Perusahaan dan under it. As a form of commitment and effort to
entitas-entitas yang berada di bawah naungannya. contribute to Sustainability, this report also discusses
Sebagai bentuk komitmen dan upaya untuk strategies, action plans, and improvement targets for
berkontribusi pada Keberlanjutan, Laporan ini turut each material topic which are constantly measured,
membahas tentang strategi, rencana aksi, dan target and the achievements thereof periodically reported
perbaikan untuk setiap topik material yang akan in subsequent reporting periods. As a note, this
senantiasa diukur dan dilaporkan pencapaiannya Report uses the terms “ESG”, “material ESG topics”,
secara berkala pada periode pelaporan mendatang. and “Sustainability” interchangeably with the same
Sebagai catatan, Laporan ini menggunakan istilah meaning, namely increasing positive contributions,
“ESG”, “topik material ESG”, dan “Keberlanjutan” as well as preventing and mitigating negative
secara bergantian dengan makna yang sama, yaitu impacts that arise from the Company’s operations
peningkatan kontribusi positif, serta pencegahan on the economic, environmental, social, and
dan mitigasi dampak negatif yang muncul dari governance issues that are deemed important (or
operasional Perusahaan terhadap isu ekonomi, material) to Summarecon.
lingkungan, sosial, dan tata kelola yang dianggap
penting (atau material) bagi Summarecon.
La Spezia, Summarecon Bekasi
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 23
Page 24
Batasan Laporan
Boundaries of the Report [2-2]
Summarecon berupaya untuk menampilkan kinerja Summarecon strives to present the performance
topik-topik material ESG yang selaras dengan aspek of material ESG topics that are aligned with the
keberlanjutan yang diatur oleh Peraturan Otoritas sustainability aspects governed by Regulation
Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang of the Financial Services Authority (POJK) No. 51/
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga POJK.03/2017 regarding the Implementation
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik dan of Sustainable Finance for Financial Services
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.16/ Institutions, Issuers, and Public Companies and
SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Circular Letter of the Financial Services Authority
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. (SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021 regarding Form and
Content of Annual Reports of Issuers or Public
Companies.
Untuk memastikan pengungkapan dalam Laporan To ensure the disclosures in the Report are more
lebih komprehensif dan sesuai dengan standar comprehensive and in line with international
pelaporan internasional, Summarecon mengacu reporting standards, Summarecon refers to the GRI
kepada Standar GRI 2021 (The GRI Standards 2021) Standards 2021 in reporting any ESG performance
dalam melaporkan setiap data kinerja ESG yang data required in the above regulations, as well as
diwajibkan dalam regulasi di atas, serta mengaitkan linking any relevant ESG performance data to the
setiap data kinerja ESG yang relevan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable
Development Goals atau SDGs)
Data kinerja ESG yang ditampilkan dalam Laporan The ESG performance data presented in Sustainability
Keberlanjutan 2025 mencakup daftar entitas seperti Report 2025 includes the list of entities as referred
dalam Laporan Tahunan 2025 yang telah di audit, to Annual Report 2025 which has been audited, in
pada bagian “Daftar Entitas Anak Perusahaan”. Pada the section “List of Subsidiary Entities”. This year,
tahun ini, Perusahaan masih menetapkan batasan the Company still sets boundaries on the scope of
terhadap ruang lingkup dari data kinerja yang ESG performance data presented, but the scope is
disajikan, namun cakupannya diperluas ke unit bisnis extended to other business units. For some material
lainnya. Untuk beberapa topik material, Perusahaan topics, the Company sets data boundaries as follows:
menentukan batasan data sebagai berikut:
2023 2024 2025
- Summarecon Serpong - Summarecon Serpong
- Summarecon Mall Kelapa Gading - Summarecon Mall Kelapa Gading Others Aspect
- Plaza Summarecon Serpong - Plaza Summarecon Serpong
- Summarecon Bekasi - Summarecon Bekasi
- Summarecon Mall Bekasi - Summarecon Mall Bekasi
- Plaza Summarecon Bekasi - Plaza Summarecon Bekasi
- Summarecon Mall Serpong
2024 Boundaries
Laporan Keberlanjutan 2025
24 Sustainability Report 2025
Page 25
Sebagai langkah awal transisi menuju pemenuhan As a first step in the transition to comply with
standar IFRS yang akan berlaku pada tahun 2027, IFRS standards that will come into effect in 2027,
khususnya IFRS S2 yang mewajibkan pengungkapan particularly IFRS S2 which requires comprehensive
emisi GRK secara komprehensif, pada tahun disclosure of GHG emissions, in 2025 Summarecon
2025 Summarecon mulai menerapkan pelaporan began implementing consolidated reporting on
aspek energi dan emisi secara konsolidasi lintas energy and emissions across all business units. This
seluruh unit bisnis. Pendekatan ini dilakukan untuk approach was taken to strengthen internal readiness
memperkuat kesiapan internal serta menyelaraskan and align environmental reporting processes with
proses pelaporan lingkungan dengan praktik global transparent and comprehensive global practices.
yang transparan dan komprehensif. Sementara itu, Meanwhile, reporting on other environmental
pelaporan untuk aspek lingkungan lainnya masih aspects still follows the scope limitations of the
mengikuti batasan ruang lingkup pada tahun previous year.
sebelumnya.
Pengungkapan data kinerja untuk setiap topik Disclosure of performance data for each material
material ESG dapat berbeda-beda sesuai konteks dan ESG topic may vary depending on the context and
ketersediaan data. Ruang lingkup pengungkapan availability of data. The scope of disclosure may cover
dapat mencakup satu, beberapa, atau seluruh one, several, or all entities (on a consolidated basis)
entitas (secara konsolidasi) yang berada di bawah under Summarecon. More detailed information
naungan Summarecon. Informasi lebih rinci dapat can be found in Appendix 3: Performance Data
ditemukan pada Lampiran 3: Batasan Data Kinerja Limitations for Each Material Topic.
untuk Setiap Topik Material.
Cluster Mulberry, Summarecon Bekasi
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 25
Page 26
Jangka Waktu Pelaporan
Reporting Timeline [2-3]
Periode Pelaporan
[2-3]
Reporting Period
Kinerja ESG dalam Laporan ini mencakup The ESG performance in this report covers the
periode 1 Januari – 31 Desember 2025. Laporan ini period of 1 January – 31 December 2025. This report
menampilkan data kinerja ESG sepanjang 3 (tiga) presents the ESG performance data for the past
tahun ke belakang, yang mencakup tahun 2024 3 (three) years, covering the year 2024 and 2023.
dan 2023. Periode Pelaporan Keberlanjutan ini sama This Sustainability Reporting period is the same as
dengan periode Laporan Tahunan dan Laporan the Company’s Annual Report and Consolidated
Keuangan terkonsolidasi Perusahaan yang diaudit Financial Statements which are audited by external
oleh pihak eksternal. parties.
Frekuensi Pelaporan
[2-3]
Reporting Frequency
Laporan Keberlanjutan disusun satu kali setiap The Sustainability Report is prepared on an annual
tahun. basis.
Tanggal Rilis Laporan
Release Date of the Report [2-3]
Laporan Keberlanjutan dirilis pada tanggal 30 April The Sustainability Report was released on 30 April
2026 2026.
Standar Pelaporan
Reporting Standards
Standar GRI 2021 GRI Standards 2021
Laporan ini menggunakan Standar GRI 2021 yang This report adopts the latest Global Reporting
terbaru dengan opsi pelaporan “with reference to Initiative (GRI) Standards 2021, using the “with
the GRI Standards 2021” (merujuk pada Standar reference to the GRI Standards 2021” reporting option.
GRI 2021). Standar GRI dipilih untuk menjawab The GRI framework was selected to comply with ESG
persyaratan data kinerja ESG dalam POJK No. 51/ disclosure requirements under Indonesia’s POJK No.
POJK.03/2017 dan SEOJK No. 16/SEOJK.04.2021. 51/POJK.03/2017 and SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021. A
Untuk melihat daftar Standar GRI 2021 yang detailed list of applicable GRI Standards is available
digunakan dalam Laporan ini, Anda dapat melihat in the GRI Content Index and the POJK 51/2017 and
Indeks Konten GRI (GRI Content Index) dan Indeks SEOJK 16/2021 Index at the end of this report.
POJK 51/2017 and SEOJK 16/2021 pada bagian akhir
laporan.
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Goals (SDGs)
TPB
Untuk mengevaluasi sejauh mana kinerja ESG To assess the Company’s contribution to the
Perusahaan berkontribusi terhadap TPB, kami telah Sustainable Development Goals (SDGs), relevant
mengidentifikasi dan mencantumkan logo TPB yang SDG icons are presented throughout the report
relevan pada berbagai aktivitas Perusahaan. Hal ini to highlight alignment between Summarecon’s
bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih activities and global development objectives. For ease
jelas mengenai implementasi TPB dalam praktik of reference, Summarecon’s specific contributions to
bisnis dan inisiatif keberlanjutan Summarecon. each SDG are detailed in the GRI Content Index.
Untuk mempermudah pencarian kontribusi spesifik
Summarecon terhadap TPB, informasi tersebut
dapat ditemukan dalam Indeks Konten GRI (GRI
Content Index).
Laporan Keberlanjutan 2025
26 Sustainability Report 2025
Page 27
Narahubung Laporan
[2-3] Contact Person for the Report
Bila memiliki pertanyaan terkait Laporan For any questions about this Sustainability Report,
Keberlanjutan ini, pembaca dapat menghubungi: readers can contact:
Nama: Lydia Tjio
Name:
Posisi: Sekertaris Perusahaan
Posisition: Corporate Secretary
Email: corp_secretary@summarecon.com
Penyajian Kembali Informasi
[2-4] Restatements of Information
Penyajian kembali informasi dari Laporan The restatements of information from the 2025
Keberlanjutan 2025 disajikan di bagian Lampiran 1: Sustainability Report are presented in the Annex 1:
Penyajian Kembali Informasi Restatement of Information.
Penjaminan Eksternal
[2-5] [G.1] External Assurance
Laporan ini belum dijamin secara eksternal oleh This Report has not received external assurance from
pihak ketiga. any third party.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 27
Page 28
Pondok Hijau Golf, Summarecon Serpong
Laporan Keberlanjutan 2025
28 Sustainability Report 2025
Page 29
Profil Singkat
[2-1] [2-6] [C.1] Brief Profile
PT Summarecon Agung Tbk (yang selanjutnya PT Summarecon Agung Tbk (hereinafter referred
disebut dengan “Perusahaan” atau “Summarecon”) to as “the Company” or “Summarecon”) was
didirikan pada tahun 1975 oleh Bapak Soetjipto founded in 1975 by Mr. Soetjipto Nagaria and his
Nagaria dan rekan–rekannya untuk membangun associates to undertake real estate construction and
dan mengembangkan real estat. Dimulai dengan development. Starting with a 10-hectare of marsh
membangun 10 (sepuluh) hektar lahan di kawasan land in the then back-waters of Jakarta, the founders
rawa-rawa di daerah Kelapa Gading, Para pendiri managed to transform Kelapa Gading into one of
Perusahaan berhasil mengubah kawasan tersebut the most affluent residential and commercial areas
menjadi salah satu daerah hunian dan bisnis in Jakarta. And over the years, Summarecon has built
paling bergengsi di Jakarta, dan seiring berjalannya a reputation as one of the leading property players
waktu, Summarecon berhasil membangun reputasi in Indonesia, especially in the development of
sebagai salah satu pengembang properti terkemuka townships. Summarecon develops townships which
di Indonesia, khususnya dalam pengembangan integrate residential developments with commercial
kota terpadu atau lebih dikenal dengan ‘township’. developments that are supported with a wide
Summarecon membangun kota terpadu yang and complete range of amenities for the residents
mengintegrasikan pengembangan perumahan of the townships. Summarecon has developed
dengan komersial, yang didukung oleh fasilitas expertise across the whole real estate value
yang beragam dan lengkap bagi para penghuninya. chain; encompassing development, architecture,
Summarecon telah mengembangkan kemampuan engineering, project and construction management,
di segala bidang real estat: meliputi pengembangan, urban planning, infrastructure, sustainable design
arsitek, teknik, manajemen proyek dan konstruksi, technologies, town and neighborhood management,
perencanaan tata kota, infrastruktur, teknik desain and property management, into the development of
yang berkelanjutan, manajemen kota terpadu, dan our township.
manajemen properti ke dalam pengembangan kota
terpadu kami.
Dengan kombinasi pengetahuan, keterampilan With an unparalleled combination of knowledge,
eksekusi, personel yang berdedikasi, dan komitmen execution skills, dedicated personnel and
yang tak tertandingi kepada pelanggan dan commitment to customers and suppliers alike,
pemasok, Summarecon dikenal dengan keandalan, Summarecon is known for its dependability,
keahlian, dan kemampuannya untuk melaksanakan expertise and ability to execute and deliver property
dan memberikan proyek pengembangan properti development projects around the greater Jakarta
di sekitar wilayah Jabodetabek, dan ke kota-kota area, and to the major economic cities of Karawang,
ekonomi utama di Indonesia. Karawang, Bandung Bandung and Makassar.
dan Makassar.
Visi
[C.1] Vision
Menjadi teman sepanjang waktu dalam membangun To be your lifelong friend in developing communities
komunitas dengan ekosistem kehidupan yang with harmonious and sustainable living ecosystems.
harmonis dan berkelanjutan.
Misi
[C.1] Mission
Menciptakan terobosan inovasi perkotaan yang To create groundbreaking urban innovations
dapat meningkatkan nilai ekonomi dari sekeliling that would increase the economic values of our
Perusahaan, membangun tim yang berkomitmen, surroundings, build committed and adaptive team
adaptif, dan fokus pada menyajikan nilai untuk focused on delivering values to our customers,
pelanggan, sekaligus aktif berkontribusi untuk and actively contribute in creating healthy and
menciptakan lingkungan yang sehat dan sustainable environment.
berkelanjutan.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 29
Page 30
Nilai Keberlanjutan dalam Budaya Perusahaan
Sustainability Values in Corporate Culture
[F.1]
Nilai-nilai inti perusahaan turut menjadi pendorong Core values of the Company contributes to the
bagi pergerakan perusahaan untuk menjalankan Company’s drive in running its business, as
bisnisnya terangkum dalam kata “CARING”, yang encapsulated in the word “CARING” which consists
terdiri dari aspek: of the following aspects:
1. Commitment: 1. Commitment:
Komitmen Perusahaan untuk senantiasa The Company’s commitment to always provide
memberikan dukungan kepada para pemangku support to stakeholders is a form of dedication
kepentingan merupakan bentuk dedikasi to the Company’s vision, mission, and values.
terhadap visi, misi, dan nilai perusahaan.
2. Agility: 2. Agility:
Kelincahan untuk dapat bekerja di lingkungan The agility to work in a dynamic and challenging
operasional yang dinamis dan penuh tantangan operational environment is part of the Company’s
menjadi bagian dari DNA kami. DNA.
3. CaRe: 3. CaRe:
Kepedulian terhadap para pekerja dan Caring for employees and improving
peningkatan prestasi dalam bentuk produk, performance in the form of products, services
layanan, dan sarana merupakan komitmen and facilities is the Company’s commitment to
Perusahaan untuk pemangku kepentingan. stakeholders.
4. Integrity: 4. Integrity:
Berintegritas dalam setiap tindakan adalah Integrity in every action is an effort to maintain
upaya untuk menjaga reputasi dan nama baik the reputation and good name of the Company.
perusahaan.
5. CollaboratioN: 5. CollaboratioN:
Selalu mengutamakan kolaborasi dan kerja Always prioritizing collaboration and teamwork
tim adalah langkah untuk mencapai tujuan is a step to achieve a common goal, namely
bersama, yaitu memenuhi kebutuhan para meeting the needs of stakeholders.
pemangku kepentingan
6. Gratitude: 6. Gratitude:
Selalu menjaga kerendahan hati dan Staying humble and appreciating every
menghargai setiap kesempatan yang diberikan opportunity given to the Company to grow.
kepada Perusahaan untuk berkembang.
Sehubungan dengan isu Keberlanjutan dan In relation to sustainability and the preparation
penyusunan Laporan Keberlanjutan, nilai-nilai inti of this Sustainability Report, the Company’s
Perusahaan ini turut menjadi prinsip landasan bagi core values serve as guiding principles for its
Summarecon dalam menjalankan Keberlanjutannya. sustainability journey. In the specific context of this
Khususnya, dalam konteks penyusunan Laporan Sustainability Report, these values demonstrate
Keberlanjutan, nilai-nilai inti tersebut memegang Summarecon’s commitment to sustainability and
peran penting dalam menunjukkan komitmen social responsibility, as outlined below:
Perusahaan terhadap keberlanjutan dan tanggung
jawab sosialnya, yang dapat dirinci sebagai berikut:
Laporan Keberlanjutan 2025
30 Sustainability Report 2025
Page 31
Commitment merupakan nilai inti yang Commitment reflects the Company’s dedication to
mencerminkan kesungguhan Perusahaan integrating sustainability into its business strategies
dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan and operations. In the context of reporting, this
ke dalam strategi bisnis dan operasionalnya. value is embodied in continuous efforts to design
Dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan, nilai and implement initiatives that deliver positive
ini diwujudkan melalui upaya berkelanjutan environmental, social, and governance (ESG)
Perusahaan dalam merancang dan melaksanakan impacts.
inisiatif keberlanjutan yang memberikan dampak
positif terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Agility menunjukkan kemampuan Perusahaan Agility represents the Company’s ability to adapt to
untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan a rapidly changing business and social environment.
bisnis dan sosial yang dinamis. Dalam penyusunan Within the Sustainability Report, this value is shown
Laporan Keberlanjutan, nilai ini dapat diwujudkan through disclosures on how the Company responds
melalui pengungkapan Perusahaan terkait to evolving sustainability challenges.
strategi dan tindakan untuk mengatasi tantangan
keberlanjutan yang terus berubah.
Care menekankan perhatian Perusahaan terhadap Care highlights the Company’s concern for
kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. Dalam community welfare and environmental stewardship.
penyusunan Laporan Keberlanjutan, nilai ini dapat This is illustrated through disclosures on various
diwujudkan melalui pengungkapan informasi social and environmental programs conducted by
tentang program-program sosial dan lingkungan the Company.
yang dilakukan oleh Perusahaan.
Integrity merupakan nilai inti yang menunjukkan Integrity demonstrates the Company’s honesty and
kejujuran dan keterbukaan Perusahaan dalam transparency in its operations. In this Sustainability
menjalankan bisnisnya. Dalam penyusunan Report, This value is reflected in the candid and open
Laporan Keberlanjutan, nilai ini diwujudkan melalui disclosure of business activities and their impacts on
pengungkapan informasi yang jujur dan transparan the environment and society.
mengenai kegiatan bisnis Perusahaan dan
dampak operasionalnya terhadap lingkungan dan
masyarakat.
Collaboration merupakan nilai inti yang Collaboration underscores the Company’s
mencerminkan komitmen Perusahaan dalam commitment to building synergistic relationships
membangun hubungan yang sinergis dengan with stakeholders to achieve sustainability goals. In
berbagai pemangku kepentingan untuk mencapai the reporting process, this value is realized through
tujuan keberlanjutan. Dalam penyusunan Laporan cross-functional collaboration in data collection and
Keberlanjutan, nilai ini diwujudkan melalui kerja information sharing, enabling a comprehensive
sama lintas fungsi di dalam Organisasi dalam overview of the Company’s sustainability efforts.
menyediakan data dan informasi, sehingga laporan
ini dapat menggambarkan upaya Perusahaan
secara komprehensif.
Gratitude memperlihatkan apresiasi Perusahaan Gratitude reflects the Company’s appreciation for
terhadap lingkungan dan masyarakat. Dalam the environment and society. It is expressed through
penyusunan Laporan Keberlanjutan, nilai ini dapat acknowledgments of the Company’s contributions
diwujudkan melalui pengungkapan apresiasi to community well-being and environmental
Perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat conservation
dan kelestarian lingkungan melalui kontribusinya
terhadap masyarakat dan lingkungan dalam
mendukung Keberlanjutan.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 31
Page 32
Secara keseluruhan, nilai-nilai inti Perusahaan ini Overall, the Company’s core values play a vital
berperan penting dalam memandu penyusunan role in guiding the preparation of a Sustainability
Laporan Keberlanjutan yang akurat, transparan, dan Report that is accurate, transparent, and relevant.
relevan. Perusahaan memastikan bahwa Laporan The Company ensures that the report reflects its
Keberlanjutan yang dihasilkan mencerminkan strong commitment to sustainability and social
komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan responsibility, while also meeting stakeholder
tanggung jawab sosialnya, serta memenuhi harapan expectations and prevailing sustainability reporting
pemangku kepentingan dan standar pelaporan standards.
keberlanjutan yang berlaku.
Berdasarkan nilai-nilai inti di atas, Perusahaan Building on these core values, the Company
senantiasa membangun budaya keberlanjutan yang continuously nurtures a culture of sustainability
dilakukan dengan secara berkelanjutan dengan sesi through regular internal engagement, including
pendalaman 6 (enam) elemen penerapan CARING deep-dive sessions on the six elements of the
ke semua Karyawan, dan juga melalui media lain, CARING values for all employees. This is further
seperti videotron, email blast, pop-up, website, supported by various communication channels
konten video kilas balik kegiatan, majalah online, such as videotrons, email blasts, pop-ups, website
dan buku saku. Berbagai pendekatan kreatif ini content, activity highlight videos, online magazines,
diharapkan dapat menciptakan budaya perusahaan and pocket books. These creative approaches aim
yang sejalan dengan komitmen perusahaan to foster a corporate culture that aligns with the
terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab Company’s long-term sustainability and social
sosialnya. responsibility commitments.
Laporan Keberlanjutan 2025
32 Sustainability Report 2025
Page 33
Sektor Usaha
[2-6] [C.4] Business Sector
Summarecon bergerak dalam bidang real estate, Summarecon operates in the fields of real estate,
pembangunan, perdagangan, rekreasi dan jasa. Unit development, trade, recreation and services.
bisnis Summarecon dikelompokkan berdasar tiga Summarecon’s business units are grouped into
aktivitas yang berbeda, yaitu: three distinct activities:
1. Pengembangan Properti 1. Property Development
2. Investasi dan Manajemen Properti 2. Property Investment and Management
3. Rekreasi, Hospitality dan Lainnya 3. Leisure, Hospitality and Others
Produk dan Aktivitas Bisnis
[2-6] [C.4] Business Products and Activities
Dalam menjalankan bisnisnya, Summarecon In running its business, Summarecon strives to offer
berupaya untuk menawarkan produk dan layanan quality products and services for consumers. This
berkualitas bagi konsumen. Hal ini dapat dilihat dari is evident from how Summarecon provides unique
bagaimana Summarecon memberikan fitur-fitur features that are integrated into each of its products
khas yang terintegrasi dalam setiap produk dan and services.
layanannya.
1. Pengembangan Properti
1. Property Development
Unit bisnis pengembangan properti merupakan The property development business unit represents
bisnis inti Summarecon. Unit bisnis ini membangun Summarecon’s core business. The business unit
proyek properti untuk dijual, seperti rumah, builds property projects for sale, such as houses,
apartemen, kavling tanah residensial, dan ruko apartments, residential land plots, and commercial
komersial, Proyek properti merupakan bagian shophouses. The property projects form an integral
integral dari pengembangan kota terpadu part of the development of integrated cities
(townships) menjadi kawasan perumahan dan (townships) into a residential and commercial
komersial, lengkap dengan seluruh fasilitas, area, complete with essential facilities, including
termasuk fasilitas pendidikan dan olahraga, rumah educational and sports facilities, houses of worships,
ibadah, dan fasilitas kesehatan. and healthcare facilities.
Fitur penting dari pengembangan properti An essential feature of Summarecon’s property
Summarecon adalah konsep komunitas yang development is the gated-community concept
terjaga keamanannya di mana rumah-rumah hunian wherein residential houses are grouped into
dikelompokkan ke dalam kluster individu dengan individual clusters with about 200 to 300 houses in
sekitar 200 hingga 300 rumah di setiap kluster, each cluster, and which are normally furnished with
dan yang biasanya dilengkapi dengan clubhouse a community clubhouse. The security and upkeep of
komunitas. Keamanan dan pemeliharaan setiap each cluster is then managed by Company’s town
kluster kemudian dikelola oleh tim manajemen management team, thus ensuring a safe, clean and
kota Perusahaan, sehingga memastikan lingkungan comfortable living evironment for the residents.
hidup yang aman, bersih dan nyaman bagi
penghuninya.
Saat ini, Perusahaan telah membangun proyek- At present, the Company has built the following
proyek pengembangan kota terpadu sebagai integrated city development projects: Summarecon
berikut: Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Serpong, Summarecon
Serpong, Summarecon Bekasi, Summarecon Bekasi, Summarecon Bandung, Summarecon
Bandung, Summarecon Karawang, Summarecon Karawang, Summarecon Makassar, Summarecon
Makassar, Summarecon Bogor, Summarecon Crown Bogor, Summarecon Crown Gading and most
Gading dan terakhir Summarecon Tangerang yang recently, Summarecon Tangerang, which was
diluncurkan pada November 2024. launched in November 2024.
Rincian lebih mendalam tentang pengembangan properti dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2025.
For a more comprehensive overview of property development, please refer to the 2025 Annual Report.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 33
Page 34
2. Investasi dan Manajemen Properti
2. Property Investment and Management
Perusahaan mengembangkan, memiliki, dan The Company develops, owns, and operates a
mengoperasikan sejumlah investasi dan manajemen number of investment properties such as shopping
properti seperti pusat perbelanjaan dan taman malls and recreational parks, all of which are located
rekreasi, yang semuanya terletak di kompleks in the Company’s development complex and are an
pengembangan Perusahaan dan merupakan integral part of an integrated township that combines
bagian integral dari kota terpadu terpadu yang residential and commercial areas, complete with
menggabungkan kawasan perumahan dan various key facilities. Each shopping mall serves as
komersial, lengkap dengan berbagai fasilitas utama. the commercial hub to drive the local economy and
Setiap pusat perbelanjaan berfungsi sebagai pusat create a thriving community in the township where
komersial untuk menggerakkan ekonomi lokal dan it operates.
menciptakan komunitas yang berkembang di kota
tempatnya beroperasi.
Pusat perbelanjaan kelas menengah dengan konsep This middle-class shopping mall with the concept
“Your Family Mall” ini menawarkan berbagai macam of “Your Family Mall” offers a variety of merchandise,
merchandise mulai dari fashion hingga produk ranging from fashion to household products, and
rumah tangga dan rumah tangga, dan dari masakan from multi-cultural cuisines to family entertainment
multi budaya hingga hiburan untuk keluarga. for. In addition, the “Downtown Walk” concept
Selain itu, konsep “Downtown Walk” di setiap mal in each mall offers a wide variety of dining and
menawarkan berbagai macam tempat makan dan live entertainment in a relaxed outdoor setting
hiburan langsung dalam suasana luar ruangan yang and with extended opening times. To sustain the
santai dan dengan waktu buka yang diperpanjang. interconnectivity and interaction with the local
Untuk mempertahankan interkoneksi dan interaksi community, these shopping malls regularly holds
dengan komunitas lokal, pusat perbelanjaan thematic events and promotional offerings to cater
ini secara rutin mengadakan acara tematik dan to the ever dynamic lifestyles of the community.
penawaran promosi untuk memenuhi gaya hidup With the large volume of visitors, both tenants
masyarakat yang selalu dinamis. Dengan volume and landlords benefit from the business volume
pengunjung yang besar, baik penyewa maupun generated by the visitors. Hence, the Company has
tuan tanah mendapatkan keuntungan dari volume a strong recurring income base from its retail mall
bisnis yang dihasilkan oleh para pengunjung. Oleh leasing operations. Currently, the Company owns
karena itu, Perusahaan memiliki basis pendapatan and operates six shopping malls with a total NLA of
berulang yang kuat dari operasi penyewaan mal ritel. approximately 334,000 m2.
Saat ini Perusahaan memiliki dan mengoperasikan
enam pusat perbelanjaan dengan total NLA sekitar
334.000 m2.
Rincian lebih mendalam tentang Investasi dan Manajemen Properti dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2025.
For a more comprehensive overview of Investment and Property Management, please refer to the 2025 Annual Report.
3. Rekreasi, Perhotelan Dan Unit Bisnis Lainnya
3. Leisure, Hospitality and Other Business Units
Unit bisnis Rekreasi dan Hospitality merupakan Property projects for Leisure and Hospitality business
proyek-proyek sektor yang bersifat fasilitas pelengkap are important facilities which contribute to the
yang penting dalam sebuah kota terpadu, sekaligus development of a successful township.
mendatangkan pendapatan bagi Perusahaan.
Rincian lebih mendalam tentang rekreasi, perhotelan dan unit bisnis lainnya dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2025.
For a more comprehensive overview of leisure, hospitality and other business units please refer to the 2025 Annual Report.
Laporan Keberlanjutan 2025
34 Sustainability Report 2025
Page 35
Perubahan Signifikan yang Terjadi Tahun 2025
[C.6] Significant Changes in 2025
Summarecon mencatat perkembangan pada tahun Summarecon recorded growth in 2025 with the
2025 seiring dengan mulai beroperasinya satu unit commencement of operations of a new business
bisnis baru di bidang pendidikan sebagai bagian unit in the education sector as part of the Company’s
dari pengembangan usaha Perusahaan. Kehadiran business expansion. The establishment of this unit
unit ini tidak hanya memperluas cakupan bisnis not only broadens Summarecon’s business scope
Summarecon, tetapi juga mencerminkan komitmen but also reflects the Company’s commitment to
Perusahaan dalam mendukung peningkatan supporting improvements in educational quality
kualitas pendidikan melalui penyediaan fasilitas dan through the provision of more adequate educational
layanan pendidikan yang lebih memadai. Berikut facilities and services. The following is the business
unit bisnis yang mulai beroperasi pada tahun 2025: units that began operations in 2025:
• Sekolah Sedaya Bintang • Sedaya Bintang School
PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon)
meresmikan pembangunan gedung sekolah officially inaugurated the first phase of the
tahap pertama dari Sekolah Terpadu Sedaya Sekolah Terpadu Sedaya Bintang building on
Bintang pada Sabtu, 19 Juli 2025 di Kawasan Saturday, July 19, 2025, in the Summarecon
Summarecon Bandung. Acara ditandai dengan Bandung Area. The event was marked by a
pemotongan pita dan penandatanganan prasasti ribbon-cutting ceremony and plaque signing
oleh Komisaris Utama Summarecon sekaligus by Summarecon’s President Commissioner and
Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Sedaya Chairman of the Sedaya Bintang Education
Bintang, Bapak Soetjipto Nagaria didampingi Foundation Board of Trustees, Soetjipto Nagaria.
jajaran pengurus Yayasan Pendidikan Sedaya He was accompanied by the management of the
Bintang dan Komisaris dan Direksi Summarecon, Sedaya Bintang Education Foundation, as well
turut disaksikan oleh kontraktor, konsultan as Summarecon’s Commissioners and Directors,
dan juga vendor. Peresmian ini menegaskan with contractors, consultants, and vendors
komitmen Summarecon dalam menyediakan also in attendance. This inauguration reaffirms
beragam fasilitas dan menjadikan pendidikan Summarecon’s commitment to providing
sebagai pilar utama pengembangan kawasan. diverse facilities and establishing education as a
core pillar of area development.
Sekolah Terpadu Sedaya Bintang berdiri di atas Sekolah Terpadu Sedaya Bintang is built on
lahan seluas 1,5 hektar dengan luas bangunan a 1.5-hectare plot of land with a building area
lebih dari 6.000 m2. Gedung tiga lantai ini exceeding 6,000 m2. The three-story building is
dirancang tanpa pendingvin ruangan untuk designed without air conditioning for Playgroup
kelas KB dan TK, memaksimalkan pencahayaan (KB) and Kindergarten (TK) classrooms,
alami dan sirkulasi udara untuk menciptakan maximizing natural light and air circulation
suasana belajar yang sehat dan nyaman. Sekolah to create a healthy and comfortable learning
Terpadu Sedaya Bintang membuka kelas untuk environment. Initially, Sekolah Terpadu Sedaya
jenjang Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak- Bintang will offer classes for Playgroup (KB),
Kanak (TK), dan Sekolah Dasar (SD) pada tahap Kindergarten (TK), and Elementary School (SD)
awal. levels.
Sekolah Terpadu Sedaya Bintang Sekolah Terpadu Sedaya Bintang implements
mengimplementasi kurikulum yang sama a curriculum similar to Sekolah Terpadu Pahoa
dengan Sekolah Terpadu Pahoa dan and focuses on three main educational pillars:
menitikberatkan pada tiga pilar utama: character education based on Pancasila
pendidikan Budi Pekerti berlandaskan nilai and universal Confucian values, a Trilingual
Pancasila dan ajaran konfusius yang universal, program (Mandarin, English, Indonesian), and
implementasi program Trilingual (Mandarin, the application of STEAM (Science, Technology,
Inggris, Indonesia), dan penerapan STEAM Engineering, Arts & Mathematics). This
(Science, Technology, Engineering, Arts & approach aims to develop students’ full potential
Mathematic). Pendekatan ini bertujuan holistically, covering intellectual, emotional,
mengembangkan seluruh potensi siswa secara physical, social, aesthetic, and spiritual aspects.
seimbang meliputi aspek intelektual, emosional,
fisik, sosial, estetika, dan spiritual.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 35
Page 36
Sekolah Terpadu Sedaya Bintang, Summarecon Bandung
Rantai Nilai dan Pasok
Value and Supply Chains [2-6] [E.4]
Summarecon bermitra dengan beragam pemangku Summarecon partners with various stakeholders,
kepentingan, mulai dari pemasok hingga tenant, from suppliers to tenants, along the value chain of
di sepanjang rantai nilai dari produk dan aktivitas its products and business activities. The Company
bisnisnya. Perusahaan membagi para pemangku divides the stakeholders in the value and supply
kepentingan dalam rantai nilai dan pasok ke dalam chain into 2 (two) categories, namely:
2 (dua) kategori, yaitu
• Rantai hulu (upstream) terdiri dari berbagai • Upstream chain, consisting of various
pemangku kepentingan yang terlibat stakeholders involved in various development
dalam berbagai proyek pengembangan projects carried out by contractors and
yang dikerjakan oleh para kontraktor dan consultants with the assistance of suppliers
konsultan dengan bantuan pemasok dan and development agents. Each stakeholder
para agen pengembang. Setiap pemangku contributes to the value chain created by the
kepentingan berkontribusi pada rantai nilai Company through its products and business
yang diciptakan oleh Perusahaan lewat produk activities so that they are ready to be delivered
dan aktivitas bisnisnya sehingga siap untuk to consumers.
dipindahtangankan kepada konsumen.
Laporan Keberlanjutan 2025
36 Sustainability Report 2025
Page 37
Pemangku Unit Bisnis Terkai Hubungan Pemangku Frekuensi
Kepentingan Related Business Unit Kepentingan dengan Hubungan Bisnis
Stakeholder Aktivitas Perusahaan Frequency of
Stakeholder Relations Business Relations
with
Company Activities
Pemilik Tanah Pengembangan Properti Memiliki tanah yang akan Berbasis proyek yang
Land owner Property Development dibeli oleh Perusahaan akan dikembangkan
untuk dikembangkan. Based on the project to
Pemilik tanah bisa berupa be developed
pribadi, organisasi, maupun
pemerintah.
Owning land that will be
purchased by the Company
for development. Landowners
can be individuals,
organizations or the
government.
Pemerintah Pengembangan Properti, Memberikan izin yang Berbasis proyek yang
Government Investasi dan Manajemen dibutuhkan oleh Perusahaan akan dikembangkan
Properti untuk melakukan usahanya Based on the project to
Property Development, dalam membangun suatu be developed
Investment Property proyek dan/atau dalam
melaksanakan kegiatan.
Contoh: Izin Mendirikan
Bangunan (IMB), izin
Analisa Mengenai Dampak
Lingkungan (AMDAL), dan
lain-lain.
Granting permits required
by the Company to carry out
its business in building a
project and/or in carrying out
activities.
Example: Building
Construction Permit (IMB),
Environmental Impact
Analysis Permit (AMDAL), etc.
Konsultan Pengembangan Properti Memberikan jasa berupa Berbasis proyek yang
Consultants Property Development saran, solusi dan konsultasi akan dikembangkan
berdasarkan pengetahuan Based on the project to
dan pengalaman yang be developed
dimilikinya kepada
Perusahaan untuk
membantu Perusahaan
mencapai tujuannya.
Contoh: konsultan desain
interior dan eksterior,
struktur, animasi, dan lain-
lain.
Providing services in the
form of advice, solutions and
consultations based on their
knowledge and experience
to the Company to help the
Company achieve its goals.
Example: consultants for
interior and exterior design,
structure, animation, etc.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 37
Page 38
Pemangku Unit Bisnis Terkai Hubungan Pemangku Frekuensi
Kepentingan Related Business Unit Kepentingan dengan Hubungan Bisnis
Stakeholder Aktivitas Perusahaan Frequency of
Stakeholder Relations Business Relations
with
Company Activities
Kontraktor Pengembangan Properti Membantu Perusahaan Berbasis proyek yang
Contractors Property Development dalam menyelesaikan proyek akan dikembangkan
konstruksi dengan tepat Based on the project to
waktu dan kualitas yang be developed
baik sesuai dengan kontrak,
standar keselematan,
dan kepatuhan terhadap
peraturan-peraturan yang
ada.
Contoh: kontraktor
pembuatan jalan dan
jembatan, kontraktror
rumah, kontraktor taman,
dan lain-lain.
Providing services in the form
of advice, solutions and
consultations based on their
knowledge and experience
to the
Company to help the
Company achieve its goals.
Example: consultants for
interior and exterior design,
structure, animation, etc.
Pemasok Pengembangan Properti, Menyediakan barang Jangka panjang dan
Suppliers Investasi dan Manajemen material yang dibutuhkan berkesinambungan
Properti oleh Perusahaan dalam Long term and ongoing
Property Development, menjalankan usaha/
Investment Property aktivitasnya.
Contoh: memasok besi, baja,
beton, dan lain-lain.
Providing the materials
needed by the Company in
carrying out its business/
activities.
Example: supplying iron, steel,
concrete, etc.
Lembaga Keuangan Pengembangan Properti, Membantu menyediakan Berbasis proyek yang
Financial Institutions Investasi dan Manajemen dana yang dibutuhkan akan dikembangkan
Properti oleh Perusahaan untuk Based on the project to
Property Development, membiayai proyek ataupun be developed
Investment Property membantu konsumen untuk
membeli produk yang dijual
Perusahaan.
Contoh: bank dan lembaga
pembiayaan lain.
Help provide the funds
needed by the Company
to finance projects or help
consumers to buy products
sold by the Company.
Example: banks and other
financial institutions.
Laporan Keberlanjutan 2025
38 Sustainability Report 2025
Page 39
Pemangku Unit Bisnis Terkai Hubungan Pemangku Frekuensi
Kepentingan Related Business Unit Kepentingan dengan Hubungan Bisnis
Stakeholder Aktivitas Perusahaan Frequency of
Stakeholder Relations Business Relations
with
Company Activities
Agent Pengembangan Properti Membantu Perusahaan Berdasarkan kontrak
Agents Property Developmen untuk memasarkan rumah antara kedua pihak
kepada konsumen sesuai Based on the contract
rencana dan perjanjian yang between the two
telah disepakati. parties
Helping the Company to
market houses to consumers
according to agreed plans
and agreements.
Notaris Pengembangan Properti Pejabat publik yang Berdasarkan kejadian
Notaries Property Developmen membantu Perusahaan bisnis (seperti
dalam membuat, pembelian tanah)
menandatangani dan Based on business
mengesahkan berbagai events (such as land
dokumen baik untuk purchases)
memperoleh tanah
maupun untuk menjual
atau menyewakan produk
Perusahaan
Public officials who assist
the Company in preparing,
signing and validating various
documents both to acquire
land and to sell or rent
Company products.
Outsourcing Pengembangan Properti, Membantu Perusahaan Jangka panjang dan
Outsourcing Investasi dan Manajemen dengan menyediakan berkesinambungan
Properti tenaga kerja untuk Long term and ongoing
Property Development, melakukan fungsi atau
Investment Property tugas tertentu yang
dibutuhkan sesuai scope
dan keahliannya, berdasar
perjanjian yang telah
disepakati.
Helping the Company by
providing the manpower to
carry out certain functions
or tasks required according
to their scope and expertise,
based on pre-agreed
contracts..
• Rantai hilir (downstream) terdiri dari berbagai • Downstream chain, consisting of various
pemangku kepentingan yang terlibat dalam stakeholders involved in property buying and
layanan pembelian dan penyewaan properti, rental services, as well as visitors of shopping
sekaligus pengunjung pusat perbelanjaan. Para centers. These stakeholders create value in the
pemangku kepentingan ini menciptakan nilai Company’s activities and products by enabling
pada aktivitas dan produk Perusahaan dengan products to be readily purchased or rented and
memampukan produk untuk siap dibeli atau enjoyed by customers.
disewa, serta dinikmati oleh pelanggan.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 39
Page 40
Pemangku Unit Bisnis Terkai Hubungan Pemangku Frekuensi
Kepentingan Related Business Unit Kepentingan dengan Hubungan Bisnis
Stakeholder Aktivitas Perusahaan Frequency of
Stakeholder Relations Business Relations
with
Company Activities
Pembeli Properti Pengembangan Properti Membeli produk Perusahaan Berbasis kejadian
Property Buyers Property Developmen yang rumah, ruko, bisnis (seperti
apartemen, atau kavling, pembelian rumah)
untuk ditinggali/dijadikan Event-based business
tempat usaha. (such as buying a
house)
Purchasing Company
products that are houses,
shophouses, apartments, or
plots, to live in/be used as a
place of business.
Penyewa Properti Pengembangan Properti Menyewa properti dari Berdasarkan kontrak
Property Tenants Property Developmen Perusahaan yang berupa antara kedua pihak
apartemen, rumah, ruko, Based on the contract
kavling, atau gedung between the two
perkantoran. parties
Renting property from the
Company in the form of
apartments, houses, shop
houses, plots, or office
buildings.
Pengunjung Investasi dan Manajemen Mendatangi pusat Berdasarkan kejadian
Visitors Properti perbelanjaan atau mall (seperti kunjungan ke
Investment Property yang dimiliki dan dikelola pusat perbelanjaan)
Perusahaan untuk berbagai Event-based (such as
tujuan. visiting a shopping
center)
Contoh: makan, nonton film,
berbelanja, dan lain-lain
Visiting shopping centers or
malls owned and managed
by the Company for various
purposes.
Example: dining, watching
movies, shopping, etc.
Tenant Investasi dan Manajemen Menyewa area pusat Berdasarkan kontrak
Tenants Properti perbelanjaan atau mall antara kedua pihak
Investment Property dalam jangka waktu Based on the contract
tertentu untuk kebutuhan between the two
bisnis mereka. parties
Renting a shopping center or
mall area for a certain period
of time for their business
needs.
Keterangan: Notes:
Seluruh pemangku kepentingan di rantai hulu dan All stakeholders in the upstream and downstream
hilir berada di wilayah Indonesia. chains are in the territory of Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025
40 Sustainability Report 2025
Page 41
Cluster Ardea, Summarecon Serpong
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 41
Page 42
Wilayah Operasional
Operational Area [2-1] [C.3.d]
Kantor Pusat, Pemasaran, dan Proyek
Head Office, Marketing and Project [2-1] [C.2]
Kantor Pusat Head Office
Plaza Summarecon
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 42, Jakarta 13210
Telp : (62)-21-4714567. (62)-21-4892107
Email : corp_secretary@summarecon.com
Laporan Keberlanjutan 2025
42 Sustainability Report 2025
Page 43
Summarecon Kelapa Gading
Plaza Summarecon
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 42, Jakarta 13210
Telp : (62)-21-4714567. (62)-21-4892107
Web : www.summareconkelapagading.com
Summarecon Bekasi
Plaza Summarecon Bekasi
Jl. Bulevar Ahmad Yani Blok M, Bekasi 17142
Telp : (62)-21-8866 666
Email : info_sb@summarecon.com
Web : www.summareconbekasi.com
Summarecon Serpong
Plaza Summarecon Serpong
Jl. Boulevard Gading Serpong Blok M5 No.3, Tangerang 15810
Telp : (62)-21-5421 0008
Email : marketing.ss@summarecom.com
Web : www.summareconserpong.com
Summarecon Bandung
Plaza Summarecon Bandung
Jl. Bulevar Barat, No. 75-89, Kota Bandung, 40294
Telp : (62) 22 8730 1588
Email : admin_sbd@summarecon.com
Web : www.summareconbandung.com
Summarecon Crown Gading
Marketing Gallery Summarecon Crown Gading
Jl. Bulevar Selatan Blok A No.001
Kelurahan Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi 17215
Telp : (62)-21-8899 8899
Email : marketing_scg@summarecon.com
Web : www.summareconcrowngading.com
Summarecon Emerald Karawang
Marketing Gallery Summarecon Emerald Karawang
Jl. Bulevar Summarecon Emerald Blok A Kav. 1, Karawang 41371
Telp : (62)-267-840 2888
Email : admin_sekar@summarecon.com
Web : www.summareconkarawang.com
Summarecon Mutiara Makassar
Marketing Gallery Summarecon Mutiara Makassar
Jl. Rainbow Boulevard Exit Tol Ir. Sutami KM 8, Makassar 90243
Telp : (62)-411-483 0888
Email : info_smm@summarecon.com
Web : www.summareconmutiara.com
Summarecon Bogor
Marketing Gallery Summarecon Bogor
Jl. Summarecon Bogor Boulevard Utama, Bogor 16710
Telp : (62)-811-887 0388
Email : marketingsb@summarecon.com
Web : www.summareconbogor.com
Summarecon Tanggerang
Marketing Gallery Summarecon Tanggerang
JJl. Bulevar Raya BLR 001 Kabupaten Tangerang 15810
Telp : (62)-878-8452-8888
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 43
Page 44
Skala Usaha
Business Scale [C.3.a] [C.3.b]
Summarecon memiliki skala usaha yang dapat dilihat Summarecon has a business scale that can be
berdasarkan total aset, kewajiban, pendapatan, dan identified by total assets, liabilities, revenue, and
jumlah karyawan, sebagai berikut: number of employees, as follows:
2023 2024 2025
Total aset (miliar Rupiah) Total kewajiban (miliar Rupiah)
Total assets (billion Rupiah) Total liabilities (billion Rupiah)
31,168 18,865
33,534 19,702
38,343 22,338
Total pendapatan bersih (miliar Rupiah) Jumlah karyawan (orang)
Total revenue (billion Rupiah) Total employees (person)
6,659 4,356
10,623 4,222
8,767 4,163
Informasi rinci terkait komposisi karyawan dapat Detailed information about the composition of
dilihat dalam Pilar 4 – Pengembangan Kompetensi employees can be found in Pillar 4 – Competency
dan Kesejahteraan Karyawan. Development and Employee Welfare.
Kepemilikan Saham
Share Ownership [C.3.c]
Summarecon memiliki komposisi kepemilikan The share ownership in Summarecon is as follows:
saham sebagai berikut:
Pemegang Saham Perusahaan
Company Shareholders
Pemegang Saham
Shareholders
PT Semarop Agung Liliawati Rahardjo
Jumlah Saham
Total Shares 35,7% Jumlah Saham
Total Shares 5,7%
5,894,627,316 933,000,036
Pemegang saham lainnya dengan
kepemilikan <5%
Total
Total 100,0%
Other shareholders with <5% ownership
Jumlah Saham
16,508,568,358
Total Shares
58,6%
9,680,941,006
Rincian lebih mendalam tentang pemegang saham perusahaan dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2025.
For a more comprehensive overview of company shareholders please refer to the 2025 Annual Report
Laporan Keberlanjutan 2025
44 Sustainability Report 2025
Page 45
Keanggotaan pada Asosiasi
[2-28] [C.5] Association Membership
Perusahaan ikut berpartisipasi dalam berbagai The Company participates in various industry
keanggotaan asosiasi industri yang berkaitan association memberships related to the
dengan penerapan keuangan yang berkelanjutan implementation of sustainable finance as listed in
seperti tercantum dalam daftar berikut ini: the following list:
1. Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia 1. Indonesian Real Estate Association (REI)
(REI) 2. Indonesia Chamber of Commerce and Industry
2. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) (KADIN)
3. Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia 3. Indonesia Shopping Center Association (APPBI)
(APPBI) 4. The Indonesian Employers Association (APINDO)
4. Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) 5. Indonesian Hotel and Restaurant Association
5. Asosiasi Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)
(PHRI) 6. Indonesian Public Listed Companies Association
6. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) (AEI)
7. Federasi Real Estate Indonesia (FIABCI) 7. International Real Estate Federation (FIABCI)
8. Jakarta Property Club (JFC) 8. Jakarta Property Club (JFC)
9. Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah 9. Indonesian Flat Residents Association (P3RSI)
Susun Indonesia (P3RSI) 10. Indonesian Green Building Council Founder
10. Perusahaan Pendiri Green Building Council Company
Indonesia
Cluster Onyx Residence, Summarecon Mutiara Makassar
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 45
Page 46
Penghargaan dan Sertifikasi
Award and Certifications
Summarecon meraih beberapa penghargaan yang Summarecon won several awards related to
terkait dengan isu Keberlanjutan pada tahun 2025, Sustainability issues in 2025, such as:
yaitu:
Summarecon Serpong
PropertyGuru Asia Property
Awards 2025
• WINNER for Best Eco Friendly
Commercial Development Asia :
Teras Lakon by Summarecon Group
PropertyGuru Indonesia Property
Awards 2025
• WINNER for Best Nature
Integrated Development : The
Hood at Summarecon Serpong by
Summarecon Group Summarecon
GroupThe Hood
• WINNER for Best Eco Friendly
Commercial Development : Teras
Lakon by Summarecon Group
Summarecon Bandung
PropertyGuru Indonesia Property
Awards 2025
• WINNER for Best Eco Friendly Commercial
Development : Summarecon Bandung by
Summarecon Group
Summarecon Mutiara Makassar
PropertyGuru Indonesia Property
Awards 2025
• Best High End Housing Architectural
Design HIGHLY COMMENDED: The Morizen
at Summarecon Mutiara Makassar by
Summarecon Group & Sumitomo Forestry
Summarecon Karawang
PropertyGuru Indonesia Property
Awards 2025
• Best Affordable Housing Development
(Greater Indonesia) WINNER: Sevanti at
Summarecon Karawang by Summarecon
Group
Laporan Keberlanjutan 2025
46 Sustainability Report 2025
Page 47
Summarecon Bandung
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 47
Page 48
Summarecon Mall Serpong
Laporan Keberlanjutan 2025
48 Sustainability Report 2025
Page 49
Summarecon menerapkan tata kelola perusahaan Summarecon consistently and continuously
secara konsisten dan berkesinambungan. implements corporate governance. The Company
Perusahaan berkomitmen untuk menjalankan is committed to implementing good corporate
tata kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate governance (GCG) in accordance with the principles
Governance/GCG) sesuai dengan prinsip-prinsip of transparency, accountability, responsibility,
transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independence and fairness. We believe that by
independensi, dan keadilan. Kami meyakini bahwa applying these principles in our operational activities,
dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam we can improve the Company’s performance and
aktivitas operasional, kami dapat meningkatkan create added value for our stakeholders.
kinerja Perusahaan serta menciptakan nilai tambah
bagi pemangku kepentingan.
Struktur Tata Kelola Umum Perusahaan
[2-9] [2-11] General Governance Structure of the Company
Internal Audit
Corporate Secretary Investor Relations
Audit Committee
• Legal
• Security
Lexy Arie Tumiwa Risk Management
• Procurement
Ir. Ge Lilies Yamin • Organization Development
Leo A. Mancianno
Business Development
• Financial
Corporate Services • Accounting
Board of Commissioners • Taxation
• Information Technology
Ir. Soetjipto Nagaria
Corporate Communications
Harto Djojo Nagaria
• Planning, Design & Development
Hendri Rahardja • Licensing & Permits
Drs. H. Edi Darnadi • Land Administration
Finance & Accounting
• Quantity Surveyor
Lexy Arie Tumiwa • Designated Project
Ir. Ge Lilies Yamin • Corporate Engineering
Technical & Projects
• Planning, Design & Development
• Licensing & Permits
Board of Directors • Land Acquisition & Administration
Property Development • Marketing
• Operations
Adrianto Pitoyo Adhi • Finance & Accounting
Liliawati Rahardjo Retail Property Management
Soegianto Nagaria • Leasing
Herman Nagaria • Operations
• Marketing
Sharif Benyamin • Engineering
Lydia Tjio • Human Resources
• Finance & Accounting
Nanik Widjaja
Jason Lim
• Community Club
• Hotels
Leisure, Hospitality & Others • Hospital (CSR Project)
• Property Management
• Education Business
Berdasarkan struktur organisasi diatas, terlihat Based on the organizational structure above, it can
bahwa tidak ada Dewan Komisaris yang merangkap be seen that there are no Board of Commissioners
jabatan sebagai Direksi. Informasi lengkap tentang who hold concurrent positions as Directors. Detailed
tata kelola umum Perusahaan dapat dilihat dalam information on the Company’s general governance
Laporan Tahunan 2025. structure can be viewed in the 2025 Annual Report.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 49
Page 50
Kebijakan dan Komite Nominasi dan Remunerasi
The Policies and The Committee of Nomination and Remuneration [2-10] [2-19] [2-20]
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Pursuant to the Financial Services Authority
Nomor 34/ POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi Regulation Number 34/ POJK.04 / 2014 on the
dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik Nomination and Remuneration Committee of
(selanjutnya disebut “POJK 34”), khusus Pasal Issuers or Public Companies (hereinafter referred
20 POJK 34, yaitu dalam rangka penerapan to as “POJK 34”), specifically Article 20 of POJK 34,
prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good namely in the framework of applying the principles
Corporate Governance) dan mendukung efektivitas of good corporate governance (Good Corporate
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi dan Governance) and supporting the effectiveness of the
Dewan Komisaris, Perusahaan wajib membentuk implementation of the duties and responsibilities
komite Nominasi dan Remunerasi. of the Directors and the Board of Commissioners,
Company is required to form a Nomination and
Remuneration committee.
Perusahaan tidak membentuk komite Nominasi Where Company do not form a Nomination and
dan Remunerasi Berdasarkan POJK Nomor 34/ Remuneration Committee, then pursuant to POJK
POJK.04/2014 Bab III Pasal 11 mengenai dalam hal Regulation Number 34 /POJK.04 / 2014 Chapter
tidak dibentuk komite nominasi dan Remunerasi, III Article 11, the Nomination and Remuneration
prosedur Nominasi dan Remunerasi sebagaimana procedure as referred to in Article 9 and Article 10
dimaksud dalam pasal 9 dan pasal 10 ayat 1 wajib paragraph 1 of the Regulation must be carried out by
dijalankan oleh Dewan Komisaris. the Board of Commissioners.
Berdasarkan regulasi di atas, Perusahaan membuat Based on the regulations above, the Company of the
Pedoman Pelaksanaan Fungsi Nominasi dan Nomination and Remuneration Functions, described
Remunerasi yang dijelaskan secara rinci dalam in details in the 2025 Annual Report.
Laporan Tahunan 2025.
Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola Tertinggi
Evaluation of The Performance of The Highest Governance Body [2-18]
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Performance Assessment of the Board of Commissioners
Perusahaan melakukan penilaian kinerja Dewan The Company conducts a collegial performance
Komisaris secara kolegial melalui mekanisme assessment of the Board of Commissioners through
mandiri setiap tahunnya berdasarkan atas tingkat an independent mechanism every year based on
pencapaian Perusahaan dibandingkan dengan the level of achievement of the Company compared
target (Key Performance Indicator/KPI) yang telah to the agreed target (Key Performance Indicator/
disepakati. Penilaian kinerja Dewan Komisaris KPI). The performance assessment of the Board
dilakukan dengan mempertimbangkan tugas dan of Commissioners is carried out by considering
tanggung jawab Dewan Komisaris sesuai dengan the duties and responsibilities of the Board of
peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar Commissioners in accordance with prevailing
Perusahaan dan kebijakan Perusahaan. laws and regulations, the Company’s Articles of
Association and Company policies.
Penilaian kinerja Dewan Komisaris secara kolegial The collegial performance assessment of the Board
dilakukan berdasarkan kriteria-kriteria penilaian of Commissioners is carried out based on the
sebagai berikut: following assessment criteria:
• Struktur dan komposisi Dewan Komisaris. • Structure and composition of the Board of
• Pelaksanaan pengawasan strategi dan Commissioners.
pengelolaan Perusahaan. • Implementation of oversight of the Company’s
• Pencapaian kinerja Perusahaan dibandingkan strategy and management.
dengan target yang telah ditetapkan. • Achievement of the Company’s performance
• Penerapan manajemen risiko dan pengendalian compared to the set targets.
internal Perusahaan. • Application of risk management and internal
• Penerapan Good Corporate Governance. control of the Company.
• Implementation of Good Corporate Governance.
Laporan Keberlanjutan 2025
50 Sustainability Report 2025
Page 51
Hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris tersebut The results of the performance appraisal for the
disampaikan kepada Komisaris Utama dan evaluasi Board of Commissioners are submitted to the
akhir dari hasil penilaian kinerja tersebut akan President Commissioner and the final evaluation
dilakukan oleh Komisaris Utama. Hasil evaluasi akhir of the results of the performance appraisal will be
dari hasil penilaian kinerja anggota Dewan Komisaris carried out by the President Commissioner. The
menjadi bahan pertimbangan dalam memberikan results of the final evaluation of the performance
arahan untuk meningkatkan efektivitas kinerja appraisal results for members of the Board of
Dewan Komisaris dan merupakan salah satu dasar Commissioners will be taken into consideration in
pertimbangan untuk mengangkat kembali anggota providing direction to improve the effectiveness of
Dewan Komisaris dan untuk menyusun struktur the performance of the Board of Commissioners and
remunerasi Dewan Komisaris. is one of the basic considerations for reappointing
members of the Board of Commissioners and for
compiling the remuneration structure for the Board
of Commissioners.
Penilaian Kinerja Direksi
Performance Assessment of The Board of Directors
Perusahaan melakukan penilaian kinerja Direksi The Company conducts a collegial performance
secara kolegial melalui mekanisme mandiri setiap assessment of the Board of Directors through an
tahunnya berdasarkan atas tingkat pencapaian independent mechanism every year based on the
Perusahaan dibandingkan dengan target (Key level of achievement of the Company compared
Performance Indicator/KPI) yang telah disepakati. to the agreed target (Key Performance Indicator/
Penilaian kinerja Direksi dilakukan dengan KPI). The performance assessment of the Board of
mempertimbangkan tugas dan tanggung jawab Directors is carried out by considering the duties
Direksi sesuai dengan peraturan perundang- and responsibilities of the Board of Directors in
undangan, Anggaran Dasar Perusahaan dan accordance with prevailing laws and regulations,
kebijakan Perusahaan. the Company’s Articles of Association and Company
policies.
Penilaian kinerja Direksi secara kolegial dilakukan The collegial performance assessment of the Board
berdasarkan pencapaian secara keseluruhan yang of Commissioners is carried out based on the
mencakup kriteria-kriteria sebagai berikut: following assessment criteria:
• Pelaksanaan strategi dan pengelolaan • Implementation of strategy and management
Perusahaan. of the Company.
• Efektivitas pencapaian target dan kinerja • Effectiveness of target achievement and
keuangan. financial performance.
• Fokus terhadap hubungan pemerintah, supplier, • Focus on government relations, suppliers,
pelanggan, dan tenaga kerja. customers, and workforce.
• Kepemimpinan dan tanggung jawab • Leadership and social responsibility.
kemasyarakatan. • Implementation of Good Corporate Governance.
• Penerapan Good Corporate Governance.
Hasil penilaian kinerja Direksi tersebut disampaikan The results of the performance appraisal for the
kepada Dewan Komisaris dan evaluasi akhir dari Board of Directors are submitted to the Board of
hasil penilaian kinerja tersebut akan dilakukan Commissioners and the final evaluation of the
oleh Komisaris Utama. Hasil evaluasi akhir dari results of the performance appraisal will be carried
hasil penilaian kinerja anggota Direksi menjadi out by the President Commissioner. The results of
bahan pertimbangan dalam memberikan arahan the final evaluation of the results of the performance
untuk meningkatkan efektivitas kinerja Direksi dan appraisal of members of the Board of Directors will
merupakan salah satu dasar pertimbangan Dewan be taken into consideration in providing direction
Komisaris untuk mengangkat kembali anggota to improve the effectiveness of the performance
Direksi dan untuk menyusun struktur remunerasi of the Board of Directors and is one of the basic
Direksi. considerations for the Board of Commissioners to
reappoint members of the Board of Directors and to
formulate the remuneration structure for the Board
of Directors.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 51
Page 52
Struktur Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure [2-12] [E.1]
Director
(Supervisi)
Risk Management
(Ketua Komite)
Public Relation Operational
(Publikasi Support
dan Pelaporan) (Kebijakan)
Designated Project
(Sekretariat)
Corporate Human
Secretary Resources
(Koordinator (Koordinator
Aspek Ekonomi) Aspek Sosial)
CSR;
Engineering
Corporate Purchasing;
(Koordinator Security
Finance, Aspek
Accounting Lingkungan)
& Tax
Safety
PIC Unit PIC Unit
PIC Unit
Summarecon menetapkan struktur Tata Kelola Keberlanjutan yang khusus dibentuk untuk memantau,
menangani, dan melaporkan dampak ESG yang muncul dari operasional perusahaan.
Summarecon establishes a Sustainability Governance structure specifically formed to monitor, handle, and
report on the ESG impacts arising from the Company’s operations.
Laporan Keberlanjutan 2025
52 Sustainability Report 2025
Page 53
Pemilihan Badan Tata Kelola Keberlanjutan
[2-13] [2-14] Selection of Sustainability Governance Body
Badan Tata Kelola Keberlanjutan Summarecon Summarecon’s Sustainability Governance Body was
dibentuk berdasarkan kesepakatan Dewan established based on an agreement by the Board of
Direksi, dengan pemilihan anggota yang Directors, with the selection of its members taking
mempertimbangkan kompetensi serta relevansi into account their competencies and the relevance
tugas dan fungsi mereka terhadap topik material of their roles and responsibilities to the Company’s
ESG yang menjadi fokus Perusahaan. material ESG topics.
Struktur tata kelola keberlanjutan ini telah disetujui This governance structure has been approved
oleh Dewan Komisaris dan diberikan wewenang by the Board of Commissioners and granted the
untuk menjalankan tugasnya dalam memastikan authority to ensure the effective implementation of
implementasi keberlanjutan secara efektif di seluruh sustainability across all company operations.
operasional Perusahaan.
Profil Anggota Tata Kelola Keberlanjutan
[2-12] [2-13] [2-14] [E.1] Profile of Sustainability Governance Members
Penanggung jawab utama badan tata kelola The primary responsibility for the Sustainability
keberlanjutan dipercayakan kepada Bapak Jason Governance Body is held by Mr. Jason Lim, who
Lim yang juga menjabat sebagai Direktur untuk also serves as Director of Technical and Projects at
Teknis dan Proyek di Summarecon, sekaligus menjadi Summarecon, representin Management within
perwakilan dari Manajemen dalam struktur tata the sustainability governance structure. The
kelola keberlanjutan. Sementara itu, penanggung responsibility for preparing the Sustainability Report
jawab penyusunan Laporan Keberlanjutan is entrusted to Mr. Gian Ricky, who also serves as
dipercayakan kepada Bapak Gian Ricky, yang juga Head of Risk Management at Summarecon. The
menjabat sebagai Head of Risk Management di Sustainability Governance Body is supported by
Summarecon. Dalam pelaksanaannya, badan tata members from various functions and business units,
kelola keberlanjutan didukung oleh anggota dari aligned with the Company’s material ESG topics.
berbagai fungsi dan unit bisnis sesuai dengan topik
material ESG yang menjadi fokus Perusahaan.
Seluruh anggota Badan Tata Kelola Keberlanjutan All members plan to hold regular internal meetings,
berencana mengadakan rapat internal secara rutin, scheduled once every four months or as needed, to
yang dijadwalkan satu kali setiap empat bulan monitor and evaluate the Company’s sustainability
atau pada waktu tertentu jika diperlukan untuk performance.
memantau dan mengevaluasi kinerja Keberlanjutan.
Dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan, Badan During the preparation of the Sustainability Report,
Tata Kelola Keberlanjutan melaporkan seluruh proses the Sustainability Governance Body is required to
penyusunan serta isi Laporan Keberlanjutan kepada report the process and content of the report to
Manajemen minimal melalui dua kali pertemuan. Management through at least two meetings. The
Pertemuan pertama membahas mengenai informasi first meeting reviews the draft content, while the
yang tertuang dalam draf Laporan Keberlanjutan second meeting aims to provide final approval of the
yang sedang disusun, sedangkan pertemuan kedua report’s contents.
bertujuan untuk memberikan persetujuan akhir
terhadap konten Laporan Keberlanjutan.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 53
Page 54
Direktur Director
Peran | Role
Supervisi | Supervision
Penanggung Jawab | Person in Charge
Jason Lim
Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
1. Memastikan dukungan penuh, keterlibatan, dan kepemimpinan dari Dewan Direksi dan
Manajemen Senior terhadap keseluruhan pengelolaan program Keberlanjutan.
2. Mengawasi penyusunan dan memberikan persetujuan akhir terhadap Laporan Keberlanjutan.
3. Mengawasi efektivitas pelaksanaan program Keberlanjutan yang sedang dan akan dilakukan.
4. Memberikan saran dan arahan terkait isu Keberlanjutan (ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata
kelola) yang dapat berdampak pada tujuan jangka panjang Perusahaan.
1. Ensuring full support, involvement and leadership from the Board of Directors and Senior
Management for the overall management of Sustainability programs.
2. Supervising the preparation and provide final approval of the Sustainability Report.
3. Overseeing the effectiveness of the implementation of Sustainability programs that are being
and will be carried out.
4. Providing advice and directions regarding Sustainability issues (economic, environmental,
social, and governance) that may impact the Company’s long-term goals.
Manajemen Risiko Risk Management
Peran | Role
Ketua Komite | Committee Chairperson
Penanggung Jawab | Person in Charge
Gian Ricky
Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
1. Menyusun strategi program Keberlanjutan sesuai dengan arahan Manajemen Senior, serta
visi, misi, dan tujuan Perusahaan.
2. Merencanakan, meninjau, memantau, serta menyetujui dan memimpin proses pembuatan
Laporan Keberlanjutan.
3. Memantau implementasi program Keberlanjutan secara keseluruhan agar sesuai dengan
target yang telah direncanakan.
4. Berkoordinasi dengan fungsi-fungsi yang terkait dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan.
1. Developing a Sustainability program strategy in accordance with the directions of the Senior
Management, as well as the vision, mission and objectives of the Company.
2. Planning, reviewing, monitoring, as well as approving and leading the process of preparing
the Sustainability Report.
3. Monitoring the overall implementation of Sustainability programs to ensure their alignment
with the planned targets.
4. Coordinating with related functions in preparing the Sustainability Report.
Laporan Keberlanjutan 2025
54 Sustainability Report 2025
Page 55
Designated Project
Peran | Role
Sekretariat | Secretariat
Penanggung Jawab | Person in Charge
Dwi Putranto
Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
1. Memantau kemajuan pengumpulan data untuk setiap topik material dalam Laporan
Keberlanjutan agar sesuai dengan tenggat waktu yang telah disepakati.
2. Melaporkan kemajuan pengumpulan data dan penyusunan Laporan Keberlanjutan kepada
Ketua Komite dan Direktur secara berkala.
3. Berkoordinasi dengan setiap Koordinator Aspek untuk memeriksa kelengkapan dan
kebenaran isi dari materi yang akan ditulis dalam Laporan Keberlanjutan, serta memantau
implementasi program Keberlanjutan yang sedang dan akan dilakukan di lapangan.
4. Berkoordinasi dengan tim Publikasi dan Pelaporan untuk penyusunan Laporan Keberlanjutan.
5. Berkoordinasi dengan tim Kebijakan untuk menyusun dan melaksanakan kebijakan terkait
isu-isu Keberlanjutan.
1. Monitoring the progress of data collection for each material topic in the Sustainability Report
to comply with the agreed deadline.
2. Reporting the progress of data collection and preparation of the Sustainability Report to the
Committee Chairperson and Director on a regular basis.
3. Coordinating with each Aspect Coordinator to check the completeness and correctness of
the contents of materials to be included in the Sustainability Report, as well as monitoring the
implementation of Sustainability programs that are being and will be carried out in the field.
4. Coordinating with the Publication and Reporting team for the preparation of the Sustainability
eport.
5. Coordinating with the Policy team to develop and implement policies related to Sustainability
issues.
Hubungan Masyarakat Public Relations
Peran | Role
Publikasi dan Pelaporan | Publication and Reporting
Penanggung Jawab | Person in Charge
Rulli Lazuardi
Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
1. Menyusun Laporan Keberlanjutan yang mencakup penulisan, konsep, desain, dan
penerjemahan ke dalam Bahasa Inggris.
2. Melaporkan hasil penyusunan Laporan Keberlanjutan kepada Ketua Komite yang akan
meninjau dan menyetujui konten Laporan sebelum diberikan kepada Direktur untuk
persetujuan akhir.
3. Berkoordinasi dengan Sekretariat untuk data dan informasi yang dibutuhkan untuk
penyusunan Laporan Keberlanjutan.
1. Preparing the Sustainability Report which includes the writing, concept, design, and translation
into English.
2. Reporting the results of the preparation of the Sustainability Report to the Committee
Chairperson who will review and approve the contents of the Report before being submitted
to the Director for final approval.
3. Coordinating with the Secretariat for the data and information needed for the preparation of
the Sustainability Report.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 55
Page 56
Operational Support
Peran | Role
Kebijakan | Policy
Penanggung Jawab | Person in Charge
Gian Ricky
Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
1. Berkoordinasi dengan Sekretariat dan Koordinator Aspek untuk menyusun kebijakan yang
diperlukan untuk mendukung program Keberlanjutan.
2. Mensosialisasikan dan memperbarui Kebijakan Keberlanjutan yang sudah dibuat secara
berkala sesuai dengan perkembangan di lapangan.
1. Coordinating with the Secretariat and Aspect Coordinator to formulate the necessary policies
to support Sustainability programs.
2. Disseminating and updating the Sustainability Policy that has been made on a regular basis
according to developments in the field.
Corporate Secretary, Corporate Engineering, Corporate Engineering, Corporate
Engineering, dan Human Resources
Peran | Role
Koordinator Aspek untuk Isu Ekonomi, Lingkungan, dan Sosial
Aspect Coordinator for Economic, Environmental, and Social Issues
Penanggung Jawab | Person in Charge
Lydia Tjio | Ekonomi Economic
Medy Suteja | Lingkungan Environmental
John Panra | Lingkungan Environmental
Budi Utomo | Lingkungan Environmental
Roeli Firman | Sosial Social
Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
1. Memantau kemajuan pengumpulan data dari setiap anggota tim agar sesuai dengan tenggat
waktu yang telah disepakati.
2. Meninjau dan melakuan validasi terhadap data dan informasi yang dikumpulkan dari Anggota
Tim.
3. Berkoordinasi dengan Anggota Tim untuk membahas program Keberlanjutan yang diusulkan
oleh Anggota Tim untuk kemudian diimplementasikan secara nyata.
4. Memantau implementasi program Keberlanjutan agar sesuai dengan target yang telah
direncanakan.
1. Monitoring the progress of data collection from each team member to meet the agreed
deadlines.
2. Reviewing and validating data and information collected from Team Members.
3. Coordinating with Team Members to discuss Sustainability programs proposed by Team
Members to be implemented in practice.
4. Monitoring the implementation of Sustainability programs to ensure their alignment with the
planned target.
Laporan Keberlanjutan 2025
56 Sustainability Report 2025
Page 57
Penilaian dan Pemantauan Risiko Penerapan Keberlanjutan
[E.3] Sustainability Implementation Risk Assessment and Monitoring
Summarecon menyadari bahwa proses operasional Summarecon realizes that the Company’s
Perusahaan tidak terlepas dari risiko terkait operational processes are inseparable from risks
ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola yang related to economic, environmental, social and
dapat berdampak signifikan pada kinerja jangka on the Company’s long-term performance and
panjang Perusahaan dan hubungan dengan para relationships with stakeholders. Through the risk
pemangku kepentingan. Melalui fungsi manajemen management function, the Company manages risks
risiko, Perusahaan melakukan pengelolaan risiko related to sustainability by identifying, analyzing,
terkait Keberlanjutan dengan mengidentifikasi, evaluating, and controlling these risks.
menganalisa, mengevaluasi, dan mengendalikan
risiko-risiko tersebut.
Pendekatan yang dipakai Perusahaan dalam The approach used by the Company in implementing
menerapkan manajemen risiko didasarkan pada risk management is based on the international
standar internasional Manajemen Risiko ISO standard Risk Management ISO 31000:2018. Risk
31000:2018. Pengelolaan risiko terkait Keberlanjutan management related to Sustainability is an integral
merupakan bagian yang tidak terpisahkan part of overall risk management in the Company. In
dari pengelolaan risiko yang dilakukan secara its implementation, the risk management function
keseluruhan di Perusahaan. Dalam pelaksanaannya, has also followed the directions from the Board of
fungsi manajemen risiko juga telah mengikuti arahan Commissioners of the Financial Services Authority
dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) for the risk management profession, in which
(OJK) kepada profesi manajemen risiko, dimana every company must take into account the risk of
setiap Perusahaan harus mempertimbangkan risiko climate change in its risk management process.
perubahan iklim pada proses pengelolaan risikonya.
Pemantauan terhadap risiko Keberlanjutan Monitoring of Sustainability risk is carried out by the
dilakukan oleh Manajemen melalui mekanisme Management through a risk management reporting
pelaporan manajemen risiko, yang merupakan mechanism, which is a form of communication
bentuk komunikasi yang dimaksudkan untuk intended to inform stakeholders regarding the risks
menginformasikan para pemangku kepentingan faced by the Company and the effectiveness of
mengenai risiko yang dihadapi Perusahaan managing these risks. Risk management reporting
dan efektifitas dari pengelolaan risiko tersebut. is made in a systematic, structured, comprehensive,
Pelaporan manajemen risiko dibuat dengan objective, clear and timely manner so it can serve
sistematis, terstruktur, komprehensif, objektif, jelas, as a basis for stakeholders to make decisions. Based
dan tepat waktu sehingga dapat menjadi dasar bagi on the risk management policy, reporting on the
para pemangku kepentingan untuk mengambil results of the risk assessment that has been carried
keputusan. Berdasarkan kebijakan manajemen out, and reporting regarding the effectiveness of
risiko, pelaporan mengenai hasil risk assesment yang the implementation of risk management policies,
telah dilakukan, dan pelaporan terkait efektifitas frameworks, and processes in the Company is
penerapan kebijakan, kerangka dan proses carried out on a quarterly basis or at any time in the
manajemen risiko di Perusahaan dilakukan setiap 3 event of a significant risk that needs to be followed
(tiga) bulan sekali atau sewaktu-waktu jika ada risiko up immediately by the Management.
signifikan yang perlu dengan segera ditindaklanjuti
langsung oleh Manajemen.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 57
Page 58
Pengembangan Kompetensi Keberlanjutan
Sustainability Competency Development [2-17] [E.2]
Summarecon berkomitmen untuk terus Summarecon is committed to continuously
mengembangkan kompetensi keberlanjutan enhancing sustainability competencies through
melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan, various activities, including trainings, seminars,
seminar, dan program sertifikasi. Inisiatif ini and certification programs. These initiatives aim to
bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta strengthen the knowledge and skills of employees—
keterampilan karyawan, khususnya anggota tata particularly members of the sustainability
kelola keberlanjutan, dalam menerapkan praktik governance body—in implementing sustainability
keberlanjutan di lingkungan Perusahaan. Berikut practices across the Company. The following
adalah kegiatan pengembangan kompetensi sustainability competency development activities
keberlanjutan yang telah diikuti pada tahun 2025: were undertaken in 2025:
Judul Training/Seminar Penyelenggara Tanggal
No
Training/ Seminar Title Organizers Dates
1 Monitoring Banking Climate Risk Management
Asosiasi Emiten Indonesia 25 February 2025
Policies and Scenario Analysis
2 Webinar: Understanding Sustainability Reporting Indonesia Stock Exchange
20 March 2025
Standards Channel
3 Exposure Draft Socialization
Ikatan Akuntan Indonesia 21 April 2025
Sustainability Disclosure Standards
4 The Role of Green Building to Achieve Net Zero Green Building Council
25 June 2025
Emissions 2060 in Indonesia Indonesia
5 Sustainability Counts : Integrating ESG Into the Indonesia Stock Exchange
02 July 2025
Financial DNA Channel
6 Institute of Certified
Seminar Greenwashing in ESG Reporting 24 July 2025
Sustainability Practitioners
7 Joint Launch of Sustainability Disclosure
Standards (SPK) on “SPK and Challenges
Ikatan Akuntan Indonesia 11 August 2025
in Implementing Sustainable Financial
Transformation”
8 GHG Protocol in Practice Asosiasi Emiten Indonesia 20 August 2025
9 Navigating the intersection of Sustainable ASEAN Innovation Business
20-21 Agustus 2025
Growth, Business, & Technology Platform
10 Socialization of the Rebranding of the Green Green Building Council
29 Agustus 2025
Building Council Indonesia Indonesia
11 IDX-GRI-AEI Seminar: GRI 102 & GRI 103: Climate
Asosiasi Emiten Indonesia 03 September 2025
Change and Energy Topic Standards
12 Strategizing for a Sustainable Future: IFRS Karisman Consulting - Presgo
14 October 2025
Sustainability Standards and Digital Platforms (Convene ESG)
13 ACCA Indonesia Sustainability & ESG Forum with
IDX Sustainable Finance & Green Investment: Association of Chartered
02 December 2025
Unlocking Opportunities in Indonesia’s Transition Certified Accountants
Economy
14 Deep Dive SPK: Translating Sustainability Risks
Ikatan Akuntan Indonesia 09 December 2025
into Financial Impact
15 Environmetal, Social, & Governance (ESG) Risk Certified Risk Management 16-18 December
Management Specialist 2025
Pada tahun 2025, Summarecon mencatat capaian In 2025, Summarecon recorded a significant
penting dalam pengembangan kompetensi achievement in developing sustainability
keberlanjutan melalui keberhasilan 1 (satu) karyawan competencies through the success of one employee
memperoleh sertifikasi GRI Certified Sustainability in obtaining GRI Certified Sustainability Professional
Professional. Pencapaian ini memperkuat kapasitas certification. This achievement strengthens the
internal Perusahaan dalam memahami standar Company’s internal capacity in understanding
pelaporan keberlanjutan yang diakui secara global, globally recognized sustainability reporting
sekaligus menjadi fondasi untuk meningkatkan standards, while also laying the foundation for
kualitas tata kelola dan konsistensi pengelolaan isu- improving the quality of governance and consistency
isu ESG. in managing ESG issues.
Laporan Keberlanjutan 2025
58 Sustainability Report 2025
Page 59
Keberadaan profesional bersertifikasi GRI The presence of GRI-certified professionals has a
memberikan dampak positif bagi pengembangan positive impact on the development of sustainability
kompetensi keberlanjutan di lingkungan competencies within the Company, including
Perusahaan, antara lain melalui peningkatan through increased literacy of GRI standards and
literasi terhadap standar GRI serta dukungan support in the preparation of more structured
dalam penyusunan panduan dan praktik kerja guidelines and work practices. In the context of
yang lebih terstruktur. Dalam konteks penyusunan preparing Sustainability Reports, this certification
Laporan Keberlanjutan, sertifikasi ini membantu helps ensure that disclosures are made in a more
memastikan pengungkapan dilakukan secara systematic, consistent, and traceable manner, while
lebih sistematis, konsisten, dan dapat ditelusuri, also strengthening the verification and quality
sekaligus memperkuat proses verifikasi dan quality check processes. Thus, Summarecon’s Sustainability
check. Dengan demikian, Laporan Keberlanjutan Reports can be more credible, relevant, and in line
Summarecon dapat semakin kredibel, relevan, dan with stakeholder expectations.
selaras dengan ekspektasi pemangku kepentingan.
Identifikasi Risiko dan Permasalahan Keberlanjutan
[E.5] Identification of Sustainability Risks and Challenges
Beberapa permasalahan dan tantangan masih dihadapi The Company continues to face several challenges in
oleh Perusahaan dalam menerapkan Keberlanjutan, implementing sustainability initiatives. Below is a summary
berikut penjelasan singkat mengenai permasalahan- of key issues encountered during the preparation of the
permasalahan yang terjadi dalam penyusunan Laporan Sustainability Report, along with the measures taken to
Keberlanjutan dan cara mengatasinya: address them:
1. Kurangnya pemahaman tentang konsep 1. Limited understanding of sustainability concepts,
Keberlanjutan, yang dapat menyebabkan kesulitan which may lead to difficulties in identifying relevant
dalam mengidentifikasi isu-isu Keberlanjutan yang sustainability issues.
relevan.
Hal ini terjadi karena Perusahaan telah memasuki This challenge arose as the Company entered
tahun keempat dalam pelaporan keberlanjutan. Pada its fourth year of sustainability reporting. In this
tahun ini, terdapat penambahan unit bisnis dalam reporting cycle, new business units were included
cakupan dan ruang lingkup data keberlanjutan, yang within the scope of sustainability data, many of
mengakibatkan unit bisnis tersebut masih dalam tahap which are still in the early stages of understanding
awal dalam memahami berbagai aspek keberlanjutan. various aspects of sustainability. To address this, the
Untuk mengatasi tantangan ini, Perusahaan secara Company is gradually and continuously building its
bertahap dan berkelanjutan akan mempelajari, knowledge, understanding, and implementation of
memahami, serta mengimplementasikan standar- key sustainability standards through ongoing training
standar yang menjadi acuan dalam menyusun Laporan and competency development programs.
Keberlanjutan melalui pelatihan dan pengembangan
kompetensi keberlanjutan.
2. Kesulitan dalam proses pengumpulan dan validasi 2. Difficulties in the data collection and validation
data, yang dapat menyebabkan terbatasnya data process, which may lead to limited data and
dan informasi untuk mengembangkan Laporan information to develop the Sustainability Report.
Keberlanjutan.
Proses pengumpulan dan validasi data merupakan Data collection and validation are critical stages in the
tahapan krusial dalam penyusunan Laporan preparation of the report. However, several challenges
Keberlanjutan. Namun, seringkali proses ini often arise during implementation, including:
dihadapkan pada sejumlah tantangan dalam
pelaksanaanya. Berikut adalah beberapa kesulitan
yang dihadapi:
Ketersebaran Data Data Dispersion
Data keberlanjutan tersebar di berbagai departemen Sustainability data is spread across multiple
dan unit bisnis dalam organisasi, serta melibatkan departments and business units, involving various
banyak PIC dalam pengumpulannya. points of contact (PICs) for data collection.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 59
Page 60
Keterbatasan Sumber Data Limited Data Sources
Beberapa jenis data keberlanjutan mungkin tidak Certain types of sustainability data, particularly
tersedia atau sulit untuk dikumpulkan, terutama data environmental data, may be unavailable or difficult to
terkait lingkungan yang lebih kompleks untuk diukur. obtain due to the complexity of measurement.
Kesulitan Validasi Data Challenges in Data Validation
Dokumen pendukung untuk menvalidasi data Supporting documentation for validating sustainability
keberlanjutan kadang tidak tercatat, tidak standar, data is sometimes unrecorded, non-standardized, or
atau tidak dilampirkan. missing.
3. Risiko transisi dan penyesuaian terhadap perubahan 3. Transition risks and adaptation to global reporting
standar global dalam penyusunan Laporan standard changes
Keberlanjutan
Rencana penerapan standar IFRS S1 dan IFRS S2 dalam The planned adoption of IFRS S1 and IFRS S2 for
penyusunan Laporan Keberlanjutan di Indonesia sustainability reporting in Indonesia presents new
menghadirkan tantangan bagi Perusahaan dalam challenges for the Company, particularly in disclosing
mengungkapkan informasi keberlanjutan secara lebih sustainability information in a more structured
terstruktur, terintegrasi dengan laporan keuangan, manner, integrating it with financial reporting, and
serta berbasis data yang akurat dan dapat diverifikasi. ensuring data is accurate and verifiable.
Selain itu, terbatasnya informasi dan pemahaman, Furthermore, the lack of clear regulatory guidance
serta belum adanya kejelasan regulasi dari OJK from the Financial Services Authority (OJK),
terkait penerapan standar tersebut, meningkatkan combined with limited access to information and
risiko ketidaksiapan Perusahaan dalam mengadopsi understanding of these standards, increases the
standar baru ini. Untuk mengatasi tantangan risk of the Company being unprepared for full
tersebut, Perusahaan mempersiapkan transformasi adoption. To address this, the Company is preparing
keberlanjutan dengan meningkatkan kapasitas for a sustainability transformation by strengthening
dan kesiapan SDM, serta mengembangkan human resource capacity and readiness, while
sistem pelaporan ESG yang lebih terintegrasi guna also developing a more integrated ESG reporting
memastikan kepatuhan terhadap standar global system to ensure compliance with applicable
yang berlaku. global standards.
Pencegahan Konflik Kepentingan
Prevention of Conflict of Interest [2-15]
Summarecon menyadari bahwa penerapan prinsip Summarecon firmly believes that the consistent
Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten implementation of Good Corporate Governance
merupakan fondasi utama dalam menjaga integritas (GCG) principles is the cornerstone of maintaining
dan keberlanjutan bisnis. Salah satu prinsip penting business integrity and long-term sustainability. A key
dalam implementasi GCG adalah pengelolaan dan aspect of GCG is the management and prevention
pencegahan konflik kepentingan, yang telah diatur of conflicts of interest, which is comprehensively
secara komprehensif dalam dokumen Pedoman outlined in the Company’s Code of Business Ethics
Etika Bisnis dan Etika Kerja (Code of Conduct). and Work Ethics (Code of Conduct).
Dalam pedoman tersebut, Perusahaan telah This Code sets clear behavioral standards that all
menetapkan standar perilaku yang wajib dipatuhi personnel are required to uphold in order to prevent
oleh seluruh Insan Perusahaan untuk menghindari situations that may compromise objectivity or
situasi yang dapat menimbulkan konflik antara create conflicts between personal interests and the
kepentingan pribadi dan kepentingan Perusahaan. Company’s objectives. Employees must report in
Setiap karyawan diwajibkan untuk melaporkan writing to their direct supervisors and the Human
secara tertulis kepada atasan langsung dan Divisi Resources Division if they are engaged in any personal
SDM apabila memiliki keterlibatan dalam aktivitas business activities, have familial relationships, or are
usaha pribadi, hubungan keluarga, atau situasi lain involved in any circumstances that could potentially
yang berpotensi memunculkan konflik kepentingan. lead to a conflict of interest.
Laporan Keberlanjutan 2025
60 Sustainability Report 2025
Page 61
Insan Perusahaan yang terbukti melakukan Any employee found to have violated the Code
pelanggaran terhadap Pedoman Etika dapat of Ethics may be subject to disciplinary sanctions
dikenakan sanksi disipliner sesuai dengan ketentuan in accordance with applicable Company
dalam Peraturan Perusahaan yang berlaku. Melalui regulations. Through the implementation of this
penerapan pedoman ini, Summarecon berkomitmen Code, Summarecon is committed to maintaining
untuk menjaga objektivitas dan profesionalisme objectivity and professionalism among all personnel,
seluruh insan Perusahaan, serta memastikan bahwa and to ensuring that every decision reflects the best
setiap keputusan yang diambil mencerminkan interests of the Company and its stakeholder
kepentingan terbaik bagi Perusahaan dan seluruh
Pemangku Kepentingan.
Mekanisme Pengaduan dan Penyampaian Saran untuk Keberlanjutan
Sustainability Complaint and Suggestion Submission Mechanism
[2-15] [2-16] [2-25] [2-26]
Penanganan Pengaduan Complaint Handling
Sistem pelaporan pelanggaran adalah sistem untuk The whistleblowing system is a means of internal
memproses pengaduan yang disampaikan baik communication to report on any action/behavior/
secara langsung/tidak langsung terkait dengan incident related to frauds, violation of the law,
kecurangan, pelanggaran hukum, kode etik & Company Code of Ethics & internal policies and/
kebijakan internal Perusahaan dan/atau konflik or conflict of interest committed internally within
kepentingan. Company.
Sistem pelaporan pelanggaran dijalankan The whistleblowing system run by the Company
Perusahaan melalui fungsi Internal Audit, yang is through the function and roles of the Internal
menerima laporan kecurangan dan pelanggaran. Audit, which process reports concerning frauds,
Semua pengaduan dijaga kerahasiaannya dan and any other violations. All reports are treated with
para pelapor dijamin oleh Perusahaan. Tim Audit utmost confidentiality and the protection of the
Internal kemudian akan meninjau setiap laporan whistleblower. The Internal Audit team will review
pelanggaran yang ada, untuk kemudian diteruskan every existing report and submit it to the Audit
kepada Komite Audit, Direksi dan/atau Dewan Committee, Board of Directors and/or the Board of
Komisaris untuk dipertimbangkan. Hasil keputusan Commissioners for their consideration. The decision
Komite Audit, Direksi dan/atau Dewan Komisaris of the Audit Committee, Board of Directors and/or
kemudian akan ditelaah oleh tim Internal Audit yang the Board of Commissioners will then be followed up
akan mengambil tindakan korektif dan preventif by the Internal Audit team which will take then the
yang diperlukan. necessary corrective and preventive actions.
Apabila terdapat pengaduan penting terkait If there are important complaints related to
Keberlanjutan yang diterima, maka isu penting Sustainability received, these important issues will
tersebut akan disampaikan kepada Direksi atau be conveyed to the Board of Directors or the Board
Dewan Komisaris dalam rapat Direksi. Hingga akhir of Commissioners at the Board of Directors meeting.
tahun 2025, Perusahaan tidak menerima pengaduan Until the end of 2025, the Company did not receive any
atau melakukan pembahasan khusus terkait isu complaint or hold any specific discussion regarding
atau pengaduan terkait Keberlanjutan. issues or complaints related to Sustainability.
Penyampaian Pengaduan dalam Mekanisme Complaint Submission in Internal Mechanism
Internal
Seluruh pengaduan dikomunikasikan kepada Dewan All complaints are communicated to the Board of
Komisaris atau Dewan Direksi melalui mekanisme Commissioners or the Board of Directors through
rapat Direksi. Selama tahun 2025, setiap rapat Direksi the mechanism of the Board of Directors’ meeting.
membahas agenda terkait keberlanjutan dengan During 2025, each meeting of the Board of Directors
jumlah rapat yang diselenggarakan sebanyak 12 (dua discusses an agenda related to sustainability with
belas) kali sepanjang tahun. Namun, dalam seluruh a total number of 12 (twelve) throughout the year.
rapat ini, belum ada pembahasan khusus mengenai However, in all of these meetings, there has been
pengaduan terkait Keberlanjutan dikarenakan tidak no specific discussion regarding complaints related
adanya pengaduan tersebut pada tahun 2025. to Sustainability because no such complaint was
received in 2025.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 61
Page 62
Perusahaan juga menerima komplain atau saran The Company also receives complaints or suggestions
perbaikan dari para pemangku kepentingan for improvement from other stakeholders as an
lainnya sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja effort to improve Sustainability performance, for
Keberlanjutan, dimana Perusahaan memiliki sistem which the Company has a grievance system in each
pengaduan di setiap unit bisnisnya. Informasi rinci of its business units. Detailed information related
terkait dengan sistem pengaduan ini dibahas dalam to this grievance system is discussed in Pillar 3 -
Pilar 3 - Pembangunan Komunitas dengan Ekosistem Community Development with Harmonious and
Kehidupan yang Harmonis dan Berkelanjutan. Sustainable Living Ecosystem.
Etika Bisnis dan Etika Kerja
Business Ethics and Work Ethics [2-23] [2-24]
Perusahaan berkomitmen untuk menerapkan Good The Company is committed to embedding Good
Corporate Governance (GCG) dengan menjunjung Corporate Governance (GCG) throughout its
tinggi prinsip tata kelola yang baik. Penerapan operations by adhering to the core principles
GCG didasarkan pada prinsip transparansi, of transparency, accountability, responsibility,
akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan independence, and fairness. These principles
kewajaran, yang menjadi pedoman utama dalam serve as a compass for ethical decision-making
setiap pengambilan keputusan bisnis. Sebagai and responsible business conduct. As part of
bentuk pertanggungjawaban kepada pemangku its accountability to stakeholders, Summarecon
kepentingan, Perusahaan juga berpegang pada integrates Business Ethics and Work Ethics into
Etika Bisnis dan Etika Kerja dalam menjalankan daily operations, establishing a solid foundation
aktivitas usahanya, sekaligus menjadi landasan for a governance system that is both ethical and
dalam membangun sistem tata kelola yang sustainable.
berintegritas dan berkelanjutan.
Perusahaan menyadari bahwa penerapan Tata The Company recognizes that effective governance
Kelola Perusahaan yang baik hanya dapat terwujud can only be achieved when all individuals uphold
apabila seluruh insan Perusahaan memiliki standar lawful conduct, respect prevailing social norms,
perilaku yang taat hukum, menjunjung tinggi and engage in responsible business practices in
norma yang berlaku, serta menjalankan praktik pursuit of the Company’s vision and mission.To
bisnis yang bertanggung jawab guna mencapai visi institutionalize these values, Summarecon already
dan misi Perusahaan. Oleh karena itu, Perusahaan has a comprehensive Code of Conduct, serving as a
telah memiliki Kode Etik Perusahaan (Code of guide for all employees in carrying out their duties
Conduct) sebagai pedoman bagi seluruh insan and in interacting with stakeholders.
Perusahaan dalam menjalankan tugasnya serta
dalam berinteraksi dengan pemangku kepentingan.
Kode Etik Perusahaan menegaskan komitmen The Code affirms the Company’s commitment
terhadap penerapan GCG dengan standar etika to high ethical standards and supports the
yang tinggi, guna membangun budaya kerja creation of a professional, principled, and positive
yang profesional, berintegritas, serta menciptakan working environment. It governs interactions
lingkungan kerja yang sehat dan kondusif. Sebagai within the Company and with external parties,
pedoman utama dalam menjalankan aktivitas including customers, business partners, regulators,
bisnis, kode etik ini mengatur hubungan dengan communities, and shareholders.
dengan insan perusahaan, pelanggan, mitra bisnis,
regulator, masyarakat, dan pemegang saham.
Kode etik ini merupakan bagian yang tidak The Code is an integral part of the Company’s
terpisahkan dari budaya Perusahaan dan menjadi culture and applies to all employees, the Board
pedoman utama bagi seluruh karyawan, Dewan of Commissioners, and the Board of Directors.
Komisaris, dan Direksi dalam menjalankan tugas dan Compliance with the Code is mandatory, and any
tanggung jawabnya. Setiap insan Perusahaan wajib breach is subject to sanctions in accordance with
mematuhi Code of Conduct dalam setiap aspek applicable laws and internal policies.
pekerjaannya, dan setiap pelanggaran terhadap
kode etik ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan
peraturan dan kebijakan yang berlaku.
Laporan Keberlanjutan 2025
62 Sustainability Report 2025
Page 63
Kepatuhan terhadap Hukum dan Regulasi
[2-27] Legal and Regulatory Compliance
Sebagai wujud komitmen Summarecon terhadap As a form of Summarecon’s commitment to
Keberlanjutan, sepanjang tahun 2025, tidak ada Sustainability, throughout 2025, there were no
peristiwa ketidakpatuhan terhadap hukum dan incidents of non-compliance with laws and
peraturan yang mengakibatkan denda atau sanksi regulations that resulted in fines or non-monetary
non-moneter terhadap Perusahaan. sanctions against the Company.
Pelibatan Pemangku Kepentingan
[2-29] [E.4] Stakeholder Engagement
Summarecon melibatkan para pemangku Summarecon engages stakeholders to build good
kepentingan untuk membangun hubungan yang and inclusive relationships, understand the views
baik dan inklusif, memahami pandangan dan and concerns of each stakeholder, and listen to
kekhawatiran dari setiap pemangku kepentingan, stakeholders’ suggestions and expectations. This is
serta mendengarkan saran dan harapan based on the Company’s motivation to ensure that
pemangku kepentingan. Hal ini didasarkan its operations do not create negative impacts and
pada motivasi Perusahaan untuk memastikan are able to create positive impacts on an ongoing
operasionalnya tidak menciptakan dampak negatif basis.
dan mampu menciptakan dampak positif secara
berkesinambungan.
Perusahaan menggunakan dasar pertimbangan The Company uses the following basic considerations
di bawah ini dalam menentukan dan melibatkan in determining and involving stakeholders:
pemangku kepentingan:
1. Ketergantungan 1. Dependency
Perusahaan memiliki ketergantungan kepada The Company has a dependency on individuals
individu atau organisasi, baik secara langsung or organizations, either directly or indirectly, or
maupun tidak langsung, atau sebaliknya. vice versa.
2. Tanggung Jawab 2. Responsibility
Perusahaan memiliki tanggung jawab hukum, The Company have legal, commercial,
komersial, operasional, dan etika kepada individu operational and ethical responsibilities to
atau organisasi. individuals or organizations.
3. Tekanan 3. Pressure
Perusahaan memandang bahwa individu atau The Company views that certain individuals or
organisasi tertentu membutuhkan perhatian organizations require the Company’s immediate
dengan segera dari Perusahaan terkait dengan attention on economic, social, environmental
isu ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola. and governance issues.
4. Pengaruh 4. Influence
Perusahaan memandang bahwa individu atau The Company views that certain individuals or
organisasi tertentu memiliki pengaruh terhadap organizations have influence over the strategic
proses pengambilan keputusan strategis and operational decision-making processes
maupun operasional yang dilakukan oleh carried out by the Company.
Perusahaan.
5. Perspektif 5. Perspective
Perusahaan memandang bahwa individu atau The Company views that individuals or
organisasi memiliki pandangan baru atau yang organizations have new or unprecedented
belum ada sebelumnya, sehingga mendorong perspective, thus encouraging the Company to
Perusahaan untuk melakukan aksi tindak lanjut take corrective follow-up actions.
perbaikan.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 63
Page 64
Metode Pelibatan Pemangku Kepentingan
Methods of Stakeholder Engagement
Pemangku Kepentingan Karyawan
Stakeholder Employees
Dasar Pemilihan Pengaruh, Tanggung Jawab
Basis for Selection Influence, Responsibility
Metode Pelibatan • Employee Engagement Survey
Engagement Method • Exit interview
• Interaksi dan diskusi internal dengan Human Resources Department.
• Employee Engagement Survey
• Exit interview
• Interaction and internal discussion with Human Resources
Department
Kebutuhan Pemangku • Pengelolaan ketenagakerjaan yang profesional
Kepentingan • Pengembangan kompetensi dan karir
Stakeholder’s Needs • Terciptanya lingkungan kerja yang aman dan nyaman
• Peningkatan kesejahteraan karyawan
• Professional manpower management
• Competency and career development
• A safe and comfortable working environment
• Employee welfare improvement
Tanggapan terhadap • Memenuhi hak dan kewajiban karyawan
Kebutuhan Pemangku • Melaksanakan program pengembangan kompetensi dan karir
Kepentingan • Memastikan budaya perusahaan dengan nilai CARING diterapkan
Response to Stakeholder’s pada karyawan
Needs • Memelihara dan mengelola infrastruktur pendukung kerja untuk
menciptakan lingkungan kerja aman dan nyaman
• Memberikan penghargaan kepada karyawan yang berprestasi
• Fulfilling the rights and obligations of employees
• Implementing competency and career development programs
• Ensuring a corporate culture with CARING values is applied to
employees
• Maintaining and managing work support infrastructure to create a
safe and comfortable work environment
• Granting awards to outstanding employees
Frekuensi Pelaksanaan Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation Frequency Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
Company
Laporan Keberlanjutan 2025
64 Sustainability Report 2025
Page 65
Pemangku Kepentingan Pelanggan
Stakeholder Customers
Dasar Pemilihan Ketergantungan
Basis for Selection Dependency
Metode Pelibatan • Survei Kepuasan Pelanggan
Engagement Method • Umpan balik pelanggan (misal, melalui product review, market survey,
formulir saran untuk pengunjung mal)
• Mekanisme penanganan pengaduan pelanggan
• Customer Satisfaction Survey
• Customer feedback (e.g. through product review, market survey,
suggestion form for mall visitors)
• Customer complaint handling mechanism
Kebutuhan Pemangku • Perbaikan dan peningkatan kualitas produk / layanan secara
Kepentingan berkesinambungan (misalnya, melalui retensi dan garansi produk)
Stakeholder’s Needs • Penanganan komplain
• Kelengkapan dan keterpaduan fasilitas yang ditawarkan oleh proyek
• Continuous improvement and enhancement of product/service quality
(e.g. through retention and product warranty)
• Complaint handling
• Complete and integrated facilities offered by the projects
Tanggapan terhadap • Melaksanakan pengawasan yang ketat terhadap kualitas produk/
Kebutuhan Pemangku layanan
Kepentingan • Menyediakan media dan prosedur yang jelas dalam penyampaian
Response to Stakeholder’s keluhan pelanggan dan menyediakan personil yang kompeten dalam
Needs penanganan keluhan
• Implementasi ISO 9001 tentang Manajemen Kualitas dan
Summarecon Way (S-Way)
• Melakukan perbaikan berkelanjutan untuk menciptakan produk dan
layanan yang lebih baik
• Menjaga komitmen dalam kualitas dan waktu dalam hal penyelesaian
proyek
• Implementing strict supervision of the product/service quality
• Providing media and clear procedure to submit customer complaints
and providing competent personnel to handle complaints
• Implementing ISO 9001 regarding Quality Management and the
Summarecon Way (S-Way)
• Making continuous improvements to create better products and
services
• Maintaining the commitment in quality and time in terms of project
completion
Frekuensi Pelaksanaan Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
Frequency Company
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 65
Page 66
Pemangku Kepentingan Pemerintah (Regulator)
Stakeholder Government (Regulator)
Dasar Pemilihan Pengaruh, Tanggung Jawab
Basis for Selection Influence, Responsibility
Metode Pelibatan • Pertemuan evaluasi dengan pemerintah (seperti, Evaluasi K3 dengan
Engagement Method Dinas tenaga kerja, dan Evaluasi Ketenagakerjaan)
• Partisipasi dalam sosialisasi regulasi yang diadakan pemerintah
• Evaluation meeting with the government (such as OHS with the
Manpower Office, and Employment Evaluation)
• Participation in regulation disseminations held by the government
Kebutuhan Pemangku • Kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku
Kepentingan • Penerimaan Pajak dan Penerimaan Bukan Pajak (PNPB)
Stakeholder’s Needs • Compliance with applicable regulations
• Revenue from Tax and Non-Tax Revenue
Tanggapan terhadap • Mengikuti perkembangan peraturan yang relevan bagi Perusahaan
Kebutuhan Pemangku dan memastikan pemenuhannya
Kepentingan • Berkontribusi pada pajak dan menyampaikan laporan pajak sebagai
Response to Stakeholder’s Wajib Pajak kepada pemerintah
Needs • Keeping abreast with the development of relevant regulations for the
Company and ensure their compliance
• Contributing to taxes and filing tax return as a Taxpayer to the
government
Frekuensi Pelaksanaan Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation atau sesuai aturan yang berlaku
Frequency Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
Company or as per applicable regulation
Laporan Keberlanjutan 2025
66 Sustainability Report 2025
Page 67
Pemangku Kepentingan Media
Stakeholder Media
Dasar Pemilihan Pengaruh
Basis for Selection Influence
Metode Pelibatan • Konferensi Pers
Engagement Method • Interaksi melalui berbagai kanal media, seperti media sosial, dan lain-
lain
• Gathering reguler tahunan dengan wartawan
• Press conference
• Interactions through various media channels, such as social media, etc.
• Regular gathering with reporters
Kebutuhan Pemangku • Berita yang akurat, kooperatif, transparan tentang perkembangan
Kepentingan Perusahaan dan proyeknya
Stakeholder’s Needs • Hubungan yang erat antara Perusahaan dan media
• Accurate, cooperative, transparent news about the Company’s
development and its projects
• Close relations between the Company a and the media
Tanggapan terhadap • Menyediakan informasi yang relevan, transparan, dan tepat waktu
Kebutuhan Pemangku melalui kanal informasi yang tersedia (seperti website dan media
Kepentingan sosial)
Response to Stakeholder’s • Mengadakan konfrensi pers untuk menginformasikan kejadian-
Needs kejadian penting Perusahaan
• Membangun relasi yang erat dengan media lewat aktivitas, seperti
gathering
• Providing relevant, transparent, and timely information through
available information channels (such as website and social media)
• Holding press conferences to inform significant events of the Company
• Building close relations with the media through various activities, such
as gathering
Frekuensi Pelaksanaan Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation atau sesuai aturan yang berlaku
Frequency Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
Company or as per applicable regulations
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 67
Page 68
Pemangku Kepentingan Kontraktor
Stakeholder Contractors
Dasar Pemilihan Ketergantungan, Tanggung Jawab
Basis for Selection Dependency, Responsibility
Metode Pelibatan • Proses seleksi kontraktor
Engagement Method • Evaluasi kontraktor
• Gathering kontraktor
• Interaksi langsung dan reguler dengan kontraktor
• Contractor selection process
• Contractor evaluation
• Contractor gathering
• Direct and regular interaction with contractors
Kebutuhan Pemangku • Melaksanakan proses pengadaan yang transparan
Kepentingan • Komitmen dalam memenuhi kewajiban
Stakeholder’s Needs • Kesinambungan kerjasama bisnis antara kedua pihak
• Conducting transparent procurement process
• Commitment in fulfilling obligations
• Continuity in business cooperation between the two parties
Tanggapan terhadap • Menyelenggarakan tender yang transparan
Kebutuhan Pemangku • Melakukan pembayaran sesuai dengan kesepakatan
Kepentingan • Memberikan apresiasi kepada kontraktor yang berprestasi
Response to Stakeholder’s • Conducting transparent tender process
Needs • Making payments as per agreed contracts
• Giving appreciation to outstanding contractors
Frekuensi Pelaksanaan Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation atau sesuai aturan yang berlaku
Frequency Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
Company or as per applicable regulations
Laporan Keberlanjutan 2025
68 Sustainability Report 2025
Page 69
Pemangku Kepentingan Vendor
Stakeholder Vendors
Dasar Pemilihan Pengaruh, Tanggung Jawab
Basis for Selection Dependency, Responsibility
Metode Pelibatan • Proses seleksi vendor
Engagement Method • Evaluasi vendor
• Gathering vendor
• Interaksi langsung dan reguler dengan vendor
• Vendor selection process
• Vendor evaluation
• Vendor gathering
• Direct and regular interaction with vendors
Kebutuhan Pemangku • Melaksanakan proses pengadaan yang transparan
Kepentingan • Komitmen dalam memenuhi kewajiban
Stakeholder’s Needs • Kesinambungan kerjasama bisnis antara kedua pihak
• Conducting transparent procurement process
• Commitment in fulfilling obligations
• Continuity in business cooperation between the two parties
Tanggapan terhadap • Menyelenggarakan tender yang transparan
Kebutuhan Pemangku • Melakukan pembayaran sesuai dengan kesepakatan
Kepentingan • Memberikan apresiasi kepada vendor yang berprestasi
Response to Stakeholder’s • Conducting transparent tender process
Needs • Making payments as per agreed vendors
• Giving appreciation to outstanding vendors
Frekuensi Pelaksanaan Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation atau sesuai aturan yang berlaku
Frequency Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
Company or as per applicable regulations
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 69
Page 70
Pemangku Kepentingan Masyarakat Lokal
Stakeholder Local Community
Dasar Pemilihan Tanggung Jawab
Basis for Selection Responsibility
Metode Pelibatan • Pelaksanaan program Corporate Social Responsbility (CSR)
Engagement Method • Pelibatan masyarakat sekitar dalam program CSR dan
ketenagakerjaan
• Saluran keluhan warga atau masyarakat sekitar
• Implementation of Corporate Social Responsibility (CSR) programs
• Engagement of the surrounding community in CSR and employment
programs
• Complaint channel for residents or the surrounding community
Kebutuhan Pemangku • Peningkatan kesejahteraan masyarakat
Kepentingan • Penanganan dampak negatif sosial dan lingkungan
Stakeholder’s Needs • Improving community welfare
• Addressing negative social and environmental impacts
Tanggapan terhadap • Membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial warga
Kebutuhan Pemangku sekitar
Kepentingan • Memelihara hubungan baik dengan masyarakat sekitar
Response to Stakeholder’s • Memberikan nilai tambah ekonomi bagi aset dan fasilitas yang
Needs dimiliki oleh warga sekitar
• Helping to improve the economic and social welfare of local residents
• Maintaining good relations with the surrounding community
• Providing added economic value to assets and facilities owned by local
residents
Frekuensi Pelaksanaan Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation atau sesuai aturan yang berlaku
Frequency Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
Company or as per applicable regulations
Laporan Keberlanjutan 2025
70 Sustainability Report 2025
Page 71
Pemangku Kepentingan Pemegang Saham dan Investor
Stakeholder Shareholders and Investors
Dasar Pemilihan Pengaruh, Tanggung Jawab
Basis for Selection Dependency, Responsibility
Metode Pelibatan • Analisis Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan
Engagement Method • Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
• Diskusi melalu email via Investor Relations
• Analysis of Annual Reports and Sustainability Reports
• General Meeting of Shareholders (GMS)
• Email discussions via Investor Relations
Kebutuhan Pemangku • Kinerja operasional, keuangan, sosial dan lingkungan yang baik
Kepentingan • Pelaporan kinerja dan tata kelola yang transparan
Stakeholder’s Needs • Nilai saham dan kepercayaan investor meningkat
• Peningkatan kualitas data dan pengungkapan dalam Laporan
Keberlanjutan
• Good operational, financial, social and environmental performance
• Transparent performance reporting and governance
• Increase in share value and investor confidence
• Improved data quality and disclosure in the Sustainability Report
Tanggapan terhadap • Menyampaikan Laporan Keuangan, Tahunan, dan Laporan
Kebutuhan Pemangku Keberlanjutan secara tepat waktu dan akurat
Kepentingan • Melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Response to Stakeholder’s • Meningkatkan kualitas data untuk laporan
Needs • Meningkatkan kinerja bisnis yang baik
• Delivering Financial, Annual and Sustainability Reports in a timely and
accurate manner
• Holding a General Meeting of Shareholders (GMS)
• Improving data quality for reports
• Improving good business performance
Frekuensi Pelaksanaan • RUPS, Laporan Tahunan dan Keberlanjutan dilakukan/dirilis selama
Implementation satu kali dalam setahun
Frequency • Laporan Keuangan dirilis setiap kuartal dalam tiap tahun
• GMS, Annual and Sustainability Reports are held/released once a year
• Financial Statements are released every quarter of each year
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 71
Page 72
Analisis Materialitas
Materiality Analysis [3-1] [3-2]
Dalam menentukan topik material yang In determining the material topics disclosed in
diungkapkan pada Laporan Keberlanjutan ini, this Sustainability Report, Summarecon takes into
Summarecon mempertimbangkan kepentingan account the interests of the stakeholders. Of the
dari para pemangku kepentingan. Dari berbagai various existing stakeholders, this year, the Company
pemangku kepentingan yang ada, untuk tahun ini, focuses on the interests of Regulators and Investors.
Perusahaan menitikberatkan pada kepentingan dari
Regulator dan Investor.
Dengan pertimbangan di atas, Perusahaan With the above considerations, the Company
menentukan topik material berdasarkan pada determines material topics based on compliance
kepatuhan pada regulasi berlaku, yaitu Peraturan with applicable regulations, namely Regulation
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 of the Financial Services Authority (POJK) No.
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi 51/ POJK.03/2017 regarding the Implementation
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan of Sustainable Finance for Financial Services
Publik dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Institutions, Issuers, and Public Companies and
(SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Circular Letter of the Financial Services Authority
Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. (SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021 regarding Form and
Kepatuhan pada regulasi ini turut diperkuat dengan Content of Annual Reports of Issuers or Public
mempertimbangkan masukan dan saran terkait Companies. Compliance with these regulations
Keberlanjutan dari investor yang disampaikan pada has also been strengthened by taking into account
Summarecon melalui Investor Relation. input and suggestions related to Sustainability
from investors submitted to Summarecon through
Investor Relations.
Melalui proses inilah, Perusahaan kemudian Through this process, the Company then adapts
menyesuaikan dengan konteks organisasi, to the organizational context, especially its relation
khususnya kaitan dan relevansinya dengan aktivitas and relevance to the activities carried out by the
yang dilakukan Perusahaan. Langkah selanjutnya Company. The next step is the internal discussion
adalah melalui mekanisme diskusi internal, mechanism in which the Company determines
Perusahaan menentukan topik material yang akan material topics to be disclosed in the Sustainability
diungkapkan pada Laporan Keberlanjutan. Daftar Report. The list of material topics disclosed in the
topik material yang diungkapkan di Laporan 2025 2025 Report and a comparison with the material
dan perbandingannya dengan topik material topics in the 2024 Report can be viewed in the table
pada Laporan 2024 dapat dilihat dalam tabel of “Comparison of Material Topics in 2024 and 2025”
“Perbandingan Topik Material Tahun 2024 dan 2025” in the Annex section.
pada bagian Lampiran.
Ke depannya, Perusahaan akan senantiasa Going forward, the Company will continue to review
melakukan peninjauan terhadap pendekatan yang the approach used in conducting materiality analysis
dipakai dalam melakukan analisis materialitas through a deeper stakeholder engagement process.
melalui proses pelibatan pemangku kepentingan
yang lebih mendalam.
Laporan Keberlanjutan 2025
72 Sustainability Report 2025
Page 73
Strategi Keberlanjutan Summarecon
[2-22] [A.1] Summarecon’s Sustainability Strategy
Sebagai salah satu perusahaan properti unggul As one of the leading property companies in Indonesia,
di Indonesia, Summarecon melihat Keberlanjutan Summarecon sees sustainability as an important aspect
sebagai aspek penting yang harus diintegrasikan di that must be integrated into every operational activity
setiap kegiatan operasional agar dapat berkontribusi in order to make positive environmental, social, and
secara positif terhadap lingkungan, sosial, dan economic contributions. To support this, the Company
ekonomi. Untuk mendukung hal tersebut, has developed and implemented a sustainability
Perusahaan telah menyusun dan menerapkan strategy based on 5 (five) Sustainability Pillars, which are
strategi keberlanjutan berdasarkan 5 (lima) Pilar discussed in detail in this report, namely:
Keberlanjutan, yang dibahas secara rinci dalam
Laporan ini, yaitu:
1. Pertumbuhan nilai ekonomi yang inklusif dan 1. Inclusive and sustainable growth of economic
berkelanjutan value
Perusahaan berkomitmen untuk menciptakan The Company is committed to creating inclusive
pertumbuhan ekonomi yang inklusif and sustainable economic growth by ensuring a
dan berkelanjutan dengan memastikan balance between business growth and corporate
keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan social responsibility.
tanggung jawab sosial perusahaan.
2. Kontribusi untuk menciptakan lingkungan yang 2. Contribution to create a healthy and sustainable
sehat dan berkelanjutan environment
Perusahaan berkomitmen untuk meminimalkan The Company is committed to minimizing
dampak operasi bisnisnya terhadap lingkungan the impact of its business operations on the
dengan cara mengadopsi praktek bisnis yang environment by adopting responsible business
bertanggung jawab. practices.
3. Pembangunan Komunitas dengan Ekosistem 3. Community Development with Harmonious and
Kehidupan yang Harmonis dan Berkelanjutan Sustainable Living Ecosystem
Keberadaan Summarecon diharapkan dapat The Company’s presence is expected to be a lifelong
menjadi teman kehidupan (lifelong friend) friend for its stakeholders, that can inspire anyone
untuk para pemangku kepentingannya, yang and in any aspect. Inspiration does not only exist for
memberikan inspirasi kepada siapapun dan the people who live within Summarecon areas, but
dalam hal apapun. Inspirasi tidak hanya hadir also for those who interact with Summarecon.
untuk orang-orang yang tinggal di dalam
kawasan Summarecon, melainkan juga untuk
orang-orang yang bersinggungan dengan
Summarecon.
4. Pengembangan kompetensi dan kesejahteraan 4. Competency development and employee
karyawan welfare
Perusahaan memprioritaskan karyawan sebagai The Company prioritizes employees as its most
aset terpenting dan berkomitmen untuk important asset and is committed to improving
meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan employee competency and welfare.
karyawan.
5. Kontribusi bagi Masyarakat dengan Pendidikan 5. Contribution to Society with Quality Education
Berkualitas dan Pembangunan Berkelanjutan and Sustainable Development
Perusahaan berkomitmen untuk memberikan The Company is committed to making a positive
kontribusi positif bagi masyarakat melalui contribution to society through social programs
program-program sosial agar tercipta hubungan in order to create strong and good relationships
yang kuat dan baik dengan komunitas lokal with local communities and increase community
serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat, empowerment, including providing community
termasuk menyediakan akses masyarakat access to quality education.
terhadap pendidikan yang berkualitas
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 73
Page 74
Dalam menyusun Strategi Keberlanjutan, In developing the Sustainability Strategy, the
Perusahaan mempertimbangkan 5 (lima) pilar Company considers these 5 (five) pillars to be a
tersebut menjadi fondasi yang kuat dalam strong foundation in supporting the achievement of
mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan the Sustainable Development Goals. The Company
Berkelanjutan. Perusahaan berharap dengan hopes that with good coordination, integration,
koordinasi, integrasi, dan implementasi yang baik di and implementation among the five pillars, the
antara kelima pilar tersebut, Tujuan Pembangunan Sustainable Development Goals can be realized
Berkelanjutan dapat diwujudkan dengan lebih more effectively and have a positive impact on all
efektif dan berdampak positif bagi semua stakeholders, the environment, and the economy as
pemangku kepentingan, lingkungan, dan ekonomi a whole.
secara keseluruhan.
Untuk menerjemahkan Strategi Keberlanjutan ke In order to translate the Sustainability Strategy into
dalam pelaporan yang transparan, Perusahaan telah transparent reporting, the Company has established
menetapkan Peta Jalan Laporan Keberlanjutan a Sustainability Report Roadmap for preparing
(Sustainability Report Roadmap) untuk penyusunan Sustainability Reports that are increasingly
Laporan Keberlanjutan yang semakin komprehensif comprehensive from time to time.
dari waktu ke waktu.
Pada tahun ini, Perusahaan melakukan penyesuaian This year, the Company adjusted its Sustainability
terhadap peta jalan Laporan Keberlanjutan sebagai Report roadmap in response to the planned
respons terhadap rencana penerapan standar baru adoption of new global reporting standards, namely
dalam penyusunan laporan, yaitu IFRS S1 dan IFRS IFRS S1 and IFRS S2. According to the original plan,
S2. Sesuai dengan rencana awal, pelaporan tahun ini this year’s report was expected to fully align with the
seharusnya telah berupaya memenuhi Standar GRI GRI Standards 2021, using the “in accordance with
2021 secara keseluruhan dengan opsi “Pelaporan the GRI Standards 2021” reporting option. However,
yang sesuai (in accordance) dengan Standar GRI in light of shifting global policies, the Company has
2021”. Namun, seiring dengan adanya perubahan shifted its focus toward understanding and studying
kebijakan global, Perusahaan mengalihkan fokus IFRS S1 and IFRS S2 as an initial step in preparing for
untuk memahami dan mempelajari standar their future adoption.
IFRS S1 dan IFRS S2 sebagai langkah awal dalam
mempersiapkan adopsi standar tersebut di masa
mendatang.
Peta jalan ini terdiri dari beberapa langkah capaian: The roadmap consists of the following milestones:
2022 2023
Sesuai dengan tema Laporan Penyusunan Laporan Keberlanjutan akan
“Menanamkan Fondasi Keberlanjutan”, masih berfokus pada pemenuhan kepatuhan
Perusahaan berfokus pada terhadap POJK. Namun, batasan data
menstandardisasi metode pengumpulan topik material ESG akan diperluas dengan
data dan mempersiapkan kertas kerja penambahan beberapa unit bisnis lainnya,
standar dan pemenuhan terhadap POJK diikuti dengan penyempurnaan metode dan
dengan batasan pelaporan di beberapa kertas kerja yang telah dibuat sebelumnya
unit bisnis.
The Sustainability Report continued to focus
Aligned with the report theme “Establishing on POJK compliance. However, the scope
the Foundation for Sustainability”, the of ESG material topics was expanded to
Company focused on standardizing data include additional business units, alongside
collection methods, preparing standard refinement of previously developed methods
working papers, and fulfilling POJK and working papers.
compliance requirements within a limited
number of business units.
Laporan Keberlanjutan 2025
74 Sustainability Report 2025
Page 75
2026
Penyusunan Laporan Keberlanjutan telah
mulai mengadopsi standar IFRS S1 dan IFRS
S2 secara terbatas, sambil terus memantau
perkembangan dan penerapannya di Indonesia.
Pada tahun ini, cakupan batasan data topik
material ESG telah semakin luas dan hampir
mencakup seluruh unit bisnis Perusahaan.
The Sustainability Report will begin partial
adoption of IFRS S1 and IFRS S2, while continuing
to monitor regulatory developments and
implementation in Indonesia. By this stage, the
scope of ESG data coverage will be significantly
expanded, covering nearly all of the Company’s
business units.
2025
Penyusunan Laporan Keberlanjutan
tetap mengacu pada Standar GRI 2021
dengan opsi pelaporan “Pelaporan yang
merujuk pada (with reference) Standar
Secara berkesinambungan, peta jalan ini GRI 2021”. Sementara itu, Perusahaan
akan ditinjau setiap tahunnya dan akan terus mempersiapkan diri dengan
dilakukan penyesuaian jika terdapat meningkatkan pengetahuan dan
kondisi, kendala, dan tantangan dalam kapabilitas terhadap standar IFRS S1
penerapannya. dan IFRS S2, serta memperluas cakupan
data topik material ESG, yang sudah
The roadmap will be reviewed annually menjangkau sebagian besar unit bisnis
and adjusted as needed in response dalam pelaporan keberlanjutan.
to emerging conditions, constraints, or
challenges in its implementation. The report will still follow the “with reference
to the GRI Standards 2021” approach. At
the same time, the Company is enhancing
internal knowledge and capacity regarding
IFRS S1 and IFRS S2, while broadening the
ESG material topic coverage to include the
majority of its business units.
2024
Penyusunan Laporan Keberlanjutan tetap mengacu
kepada Standar GRI 2021 dengan opsi pelaporan,
“Pelaporan yang merujuk pada (with reference)
dengan Standar GRI 2021”, diikuti dengan cakupan
data topik material ESG yang juga ditambahkan
dengan unit bisnis lainnya.
The report continues to reference the GRI Standards
2021, using the “with reference to the GRI Standards
2021” option. The scope of ESG material topics was
further expanded to include more business units.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 75
Page 76
Laporan Keberlanjutan 2025 76 Sustainability Report 2025
Page 77
Kontribusi Berkelanjutan untuk Masyarakat, Lingkungan
dan Masa Depan
Sustainable Contributions to Communities, the Environment, and the Future
Tahun 2025 merupakan tonggak bersejarah The year 2025 marked a historic milestone for
bagi Summarecon yang menandai lima dekade Summarecon, commemorating five decades of
perjalanan Perusahaan dalam membangun the Company’s journey in developing integrated
kawasan terpadu, komunitas, dan kehidupan yang townships, communities, and sustainable living,
berkelanjutan, sejalan dengan semangat “to build in line with its spirit of “to build a wonderful life,
a wonderful life, wonderful world, and wonderful wonderful world, and wonderful future.” To celebrate
future”. Dalam rangka memperingati momen this special occasion, Summarecon carried out a
istimewa ini, Summarecon menyelenggarakan range of programmes spanning social, cultural, and
berbagai program bertema sosial, budaya, edukasi, educational initiatives, as well as activities aimed
hingga penguatan identitas Perusahaan. Program at strengthening the Company’s identity. These
tersebut meliputi Beautifikasi Kawasan Township, programmes included Township Area Beautification,
Bedah Fasilitas Umum, Bedah Rumah, Kelapa Public Facilities Revitalisation, House Renovation,
Gading Heritage/The Gading Archive (TGA), Program Kelapa Gading Heritage/The Gading Archive (TGA),
Beasiswa, Pengobatan Gratis, Social Campaign Scholarship Programme, Free Medical Services, a
melalui pembuatan video terkait purpose, visi, social campaign through the production of videos
dan misi Perusahaan, penerbitan Buku 50 Tahun, highlighting the Company’s purpose, vision, and
Summarecon Discovery, hingga acara puncak mission, the publication of a 50th Anniversary Book,
perayaan yang diselenggarakan pada 26 November Summarecon Discovery, and the grand anniversary
2025. celebration held on 26 November 2025.
Namun demikian, dalam Sustainability Report However, in this Sustainability Report, the Company
ini, Perusahaan memfokuskan pembahasan pada focuses on programmes that are directly linked to the
program-program yang memiliki keterkaitan achievement of the Sustainable Development Goals
langsung dengan pencapaian Tujuan Pembangunan (SDGs) and that deliver measurable social, economic,
Berkelanjutan (SDGs) serta memberikan dampak and environmental impacts. These programmes
sosial, ekonomi, dan lingkungan yang terukur. represent the Company’s tangible contributions
Program-program tersebut menjadi representasi to improving people’s quality of life, strengthening
kontribusi nyata Perusahaan dalam meningkatkan local communities, preserving cultural heritage,
kualitas hidup masyarakat, memperkuat komunitas and promoting inclusive and sustainable township
lokal, melestarikan budaya, serta mendorong development. The discussion is presented below:
pembangunan kawasan yang inklusif dan
berkelanjutan. Berikut pembahasannya:
Program Beasiswa 50 tahun Summarecon dan
Summarecon Goes To School
Summarecon 50th Anniversary Scholarship Programme and
[413-1] [F.23] [F.25] Summarecon Goes to School
Program Beasiswa 50 Tahun Summarecon
Summarecon 50th Anniversary Scholarship Programe
Dalam rangka memperingati usia emas ke-50, In commemoration of its golden 50th anniversary,
Summarecon menyelenggarakan Program Beasiswa Summarecon launched the Summarecon 50th
50 Tahun Summarecon sebagai wujud komitmen Anniversary Scholarship Programme as a reflection of
Perusahaan dalam memperluas akses pendidikan the Company’s commitment to expanding access to
dan memperkuat pembangunan manusia. Melalui education and strengthening human development.
program ini, Summarecon menyalurkan bantuan Through this programme, Summarecon provided
biaya pendidikan kepada anak-anak dari keluarga educational assistance to children from families in
yang membutuhkan, sekaligus memperkuat need, while also reinforcing the learning ecosystem
ekosistem pembelajaran melalui dukungan sarana through support for schools and social foundations in
belajar bagi sekolah dan yayasan sosial di berbagai various regions. This support was delivered through
wilayah. Dukungan tersebut diberikan melalui the provision of educational facilities and learning
penyaluran alat penunjang pendidikan, seperti tools, such as practicum equipment, laptops, books,
alat praktikum, laptop, buku, serta berbagai sarana and various other educational resources, in order to
belajar lainnya, guna membantu meningkatkan help enhance the quality of teaching and learning
kualitas proses belajar mengajar processes.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 77
Page 78
Program Beasiswa 50 Tahun Summarecon, The Summarecon 50th Anniversary Scholarship
mencakup dua bentuk bantuan utama: Programme comprised two main forms of assistance:
1. Bantuan Biaya Pendidikan 1. Education Assistance
Summarecon menyalurkan beasiswa individu Summarecon provided individual scholarships to
kepada 63 siswa di wilayah Jabodetabek. 63 students in the Greater Jakarta area. Support
Dukungan diberikan dengan nilai rata-rata Rp was provided at an average value of Rp3,000,000
3.000.000 per penerima untuk durasi 1 tahun, per recipient for a duration of one year, covering
mencakup jenjang SD hingga SMA. students from elementary to senior high school
levels.
SD SMP SMA
Jumlah Penerima
Number of Recipients
11
33
19
2. Bantuan Peralatan Sekolah 2. School Equipment Assistance
Selain bantuan individu, Summarecon juga In addition to individual support, Summarecon
memberikan beasiswa pada yayasan dan also provided assistance to foundations and
memperkuat kualitas pembelajaran melalui strengthened the quality of learning through
dukungan sarana yang mencakup 8 sekolah the provision of educational facilities, covering 8
(SD & MTs) dan 3 yayasan sosial. Dukungan schools (elementary schools and Islamic junior
tersebar di beberapa wilayah untuk menjangkau high schools) and 3 social foundations. This
kebutuhan yang lebih luas. support was distributed across several areas to
reach a broader range of needs.
Sekolah Yayasan
Sasaran Bantuan Sebaran Wilayah Bantuan
Aid Beneficiaries Distribution of Aid Areas
Indonesia Tengah
Sekolah
School
8
Jawa Barat
Yayasan
foundation Jabodetabek
3
Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan This programme was implemented in collaboration
beberapa yayasan sosial, antara lain Yayasan Buddha with several social foundations, including Yayasan
Tzu Chi Indonesia, Sahabat Anak, dan Rumah Buddha Tzu Chi Indonesia, Sahabat Anak, and Rumah
Pelangi. Penerima manfaat diprioritaskan bagi siswa Pelangi. Beneficiaries were prioritised for students
dari keluarga kurang mampu yang menunjukkan from low-income families who demonstrated a
komitmen untuk tetap bersekolah, atau ditentukan commitment to continuing their education or were
melalui rekomendasi yayasan terkait. Untuk selected based on recommendations from the
menjaga efektivitas program, tim beasiswa juga respective foundations. To maintain the programme’s
melakukan monitoring kepada yayasan guna effectiveness, the scholarship team also conducted
memastikan penyaluran beasiswa berlangsung monitoring of the partner foundations to ensure
tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat that the scholarships were distributed appropriately,
yang diharapkan. Total dana yang disalurkan dalam transparently, and delivered the intended benefits.
program ini mencapai Rp 879.048.405. The total funds disbursed through this programme
amounted to Rp879,048,405.
Laporan Keberlanjutan 2025
78 Sustainability Report 2025
Page 79
Kegiatan Peresmian Bedah Fasilitas Umum di Bekasi
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 79
Page 80
Program Summarecon Goes to School
Summarecon Goes to School Programme
Selain memperkuat akses pendidikan melalui In addition to strengthening access to education
Program Beasiswa 50 Tahun Summarecon, through the Summarecon 50th Anniversary
Summarecon juga melengkapi upaya tersebut Scholarship Programme, Summarecon
dengan memperkaya kualitas pembelajaran complemented this effort by directly enhancing the
secara langsung melalui Program Summarecon quality of learning through the Summarecon Goes
Goes to School. Program ini melibatkan karyawan to School Programme. This programme engaged
Summarecon sebagai relawan yang mengajar siswa Summarecon employees as volunteer teachers for
sekolah dasar dengan fokus pada pembentukan elementary school students, with a focus on character
karakter, etika, dan seni. Materi pembelajaran building, ethics, and the arts. The learning materials
yang disampaikan pun bervariasi, mulai dari adab delivered were varied, ranging from manners and
dan etika, kesenian, bahasa inggris, matematika, ethics, arts, English, mathematics, and financial
literasi keuangan/menabung, fun science, hingga literacy/saving, to fun science and an introduction
pengantar arsitektur melalui kegiatan membuat to architecture through house-model making
rumah-rumahan. Melalui program ini, Summarecon activities. Through this programme, Summarecon
mendukung pendidikan yang berkualitas sekaligus supported quality education while instilling positive
menanamkan nilai-nilai positif sejak dini, sehingga values from an early age, enabling children to gain a
anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang more meaningful learning experience.
lebih bermakna.
Pada saat yang sama, program ini menjadi ruang At the same time, the programme also provided a
bagi para relawan untuk berbagi pengetahuan, space for volunteers to share knowledge, strengthen
memperkuat kepedulian sosial, dan membangun social awareness, and build closer connections
kedekatan dengan komunitas. Dengan demikian, with the community. In this way, Summarecon not
Summarecon tidak hanya memperkuat hubungan only strengthened its relationship with education
dengan komunitas pendidikan di kawasan communities in its development areas, but also
pengembangannya, tetapi juga memberikan created opportunities for employees to participate
kesempatan bagi karyawan untuk berpartisipasi directly in shaping the future of younger generations,
secara nyata dalam membentuk masa depan allowing the programme’s benefits to be felt
generasi muda, sehingga manfaat program mutually by both the students and the employees
dirasakan secara timbal balik oleh siswa maupun involved.
karyawan yang terlibat.
Pada tahun 2025, program ini dilaksanakan di 5 In 2025, the programme was implemented in five
sekolah dasar yang tersebar di Bandung, Bekasi, elementary schools in Bandung, Bekasi, Serpong,
Serpong dan Makassar. Sebanyak 128 karyawan and Makassar. A total of 128 Summarecon employees
Summarecon turut berpartisipasi sebagai relawan participated as volunteer teachers, comprising 39.8%
pengajar dengan sebaran di Bekasi 39.8%, di in Bekasi, 35.9% in Serpong, 13.3% in Bandung, and
Serpong 35.9%, di Bandung 13.3% dan di Makassar 10.9% in Makassar.
sebanyak 10.9%
Sebaran Relawan Summarecon Goes to School
Distribution of Summarecon Goes to School Volunteers
Total Relawan 128 Pengajar
Total Number of Volunteers 128 Teachers
Bekasi 51
Serpong 46
Bandung 17
Makassar 14
Laporan Keberlanjutan 2025
80 Sustainability Report 2025
Page 81
Kegiatan Summarecon Mengajar
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 81
Page 82
Keterkaitan dengan SDGs
Linkages to the SDGs
Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas
Goal 4: Quality Education
Program Beasiswa 50 Tahun Summarecon secara The Summarecon 50th Anniversary Scholarship
langsung mendukung Tujuan 4 (Pendidikan Programme directly supports Goal 4 (Quality
Berkualitas), karena bantuan biaya pendidikan Education), as the education assistance helps
membantu menjaga keberlanjutan pendidikan siswa ensure that students can continue their schooling.
agar tetap dapat bersekolah. Selain itu, dukungan In addition, support in the form of practicum
sarana seperti alat praktikum, laptop, buku, dan equipment, laptops, books, and other learning
berbagai fasilitas belajar lainnya turut meningkatkan facilities contributes to improving the quality
kualitas proses belajar mengajar melalui penguatan of teaching and learning by strengthening the
ketersediaan fasilitas pendidikan yang ramah anak, availability of child-friendly, inclusive, and effective
inklusif, dan efektif untuk pembelajaran. educational facilities.
Tujuan 1: Tanpa Kemiskinan
Goal 1: No Poverty
Program Beasiswa 50 tahun Summarecon juga The Summarecon 50th Anniversary Scholarship
mendukung Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), karena Programme also supports Goal 1 (No Poverty),
dukungan biaya pendidikan membantu keluarga as the education assistance helps beneficiary
penerima mengurangi beban pengeluaran families reduce the burden of household education
pendidikan rumah tangga, yang kerap menjadi expenses, which are often one of the risk factors for
salah satu faktor risiko putus sekolah, sekaligus school dropout. At the same time, it enables families
memungkinkan alokasi sumber daya untuk to allocate resources to other basic needs while
kebutuhan dasar lainnya dan menjaga keberlanjutan helping sustain their children’s education.
pendidikan anak.
Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Goal 17: Partnerships for the Goals
Program Summarecon Goes to School mendukung The Summarecon Goes to School Programme
Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) supports Goal 17 (Partnerships for the Goals),
karena dijalankan melalui kolaborasi multipihak as it is implemented through multi-stakeholder
antara Perusahaan, sekolah, komunitas pendidikan, collaboration among the Company, schools,
dan para relawan (karyawan). Melalui skema education communities, and volunteers (employees).
kemitraan ini, Summarecon tidak hanya menyalurkan Through this partnership scheme, Summarecon not
dukungan, tetapi juga berbagi pengetahuan, only provides support, but also shares knowledge,
keterampilan, serta sumber daya manusia dalam skills, and human resources through teaching
bentuk kegiatan mengajar, sehingga kontribusi activities, allowing the Company’s social contribution
sosial Perusahaan dapat menjangkau manfaat yang to deliver broader and more sustainable benefits.
lebih luas dan berkelanjutan.
Kegiatan Bantuan Beasiswa Pendidikan
Laporan Keberlanjutan 2025
82 Sustainability Report 2025
Page 83
Program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis
[413-1] [F.23] [F.25] Free Cataract Surgery Social Service Programme
Dalam rangka memperingati usia emas ke- To commemorate its golden 50th anniversary,
50, Summarecon menyelenggarakan Program Summarecon organised the Free Cataract
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis sebagai Surgery Social Service Programme as a reflection
wujud kepedulian Perusahaan untuk membantu of the Company’s commitment to supporting
masyarakat kurang mampu yang berisiko underprivileged communities at risk of permanent
mengalami gangguan penglihatan permanen vision impairment due to cataracts. Through this
akibat katarak. Melalui program ini, Summarecon programme, Summarecon also expanded access for
sekaligus memperluas akses kelompok rentan vulnerable groups to affordable, safe, and quality eye
terhadap layanan kesehatan mata yang terjangkau, care services delivered through competent medical
aman, dan berkualitas melalui fasilitas serta tenaga facilities and professionals.
medis yang kompeten.
Dalam pelaksanaannya, program ini bekerja sama In its implementation, the programme was carried
dengan Rumah Sakit St. Carolus Summarecon out in collaboration with St. Carolus Hospital
Serpong, Himpunan Bersatu Teguh, dan ERHA Clinic Summarecon Serpong, Himpunan Bersatu Teguh,
sebagai mitra medis dan pelaksana. Program ini tidak and ERHA Clinic as medical and implementing
hanya diperuntukkan bagi masyarakat umum, tetapi partners. The programme was intended not
juga terbuka bagi karyawan internal Summarecon only for the general public, but was also open to
yang membutuhkan. Pelaksanaan program Summarecon employees in need. It was delivered
dilakukan melalui layanan medis terintegrasi untuk through integrated medical services to ensure that
memastikan setiap penerima manfaat memperoleh each beneficiary received comprehensive care from
penanganan menyeluruh dari tahap awal hingga the initial stage through to recovery, through the
pemulihan, melalui tahapan utama berikut: following main stages:
1. Skrining awal 1. Initial screening
Dilakukan untuk memastikan kelayakan medis Conducted to assess patients’ medical eligibility
pasien sebelum tindakan operasi, termasuk prior to surgery, including examinations of eye
pemeriksaan kondisi mata dan kesehatan condition and general health.
umum.
2. Tindakan operasi katarak 2. Cataract surgery procedure
Berupa prosedur penggantian lensa mata This involved the replacement of the lens
yang terdampak katarak guna membantu affected by cataracts in order to help restore the
mengembalikan fungsi penglihatan pasien. patient’s vision.
3. Observasi dan pemantauan pascaoperasi 3. Post-operative observation and monitoring
Dilakukan untuk memastikan proses pemulihan Conducted to ensure an optimal recovery
berjalan optimal serta menindaklanjuti apabila process and to follow up on any complaints or
terdapat keluhan atau komplikasi. complications.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini Public enthusiasm for the programme was
cukup tinggi. Sepanjang tahun 2025, tercatat 652 considerable. Throughout 2025, a total of 652
calon pasien mendaftar dari berbagai daerah, mulai prospective patients registered from various areas,
dari Jabodetabek hingga luar kota seperti Bandung, ranging from Greater Jakarta to other cities such
Tasikmalaya, Malang, dan Medan. Dari jumlah as Bandung, Tasikmalaya, Malang, and Medan. Of
tersebut, 208 pasien berhasil menjalani operasi these, 208 patients successfully underwent cataract
katarak sehingga dapat memperoleh kembali surgery and were able to regain their sight. The
penglihatannya. Program ini masih berlanjut programme is continuing in 2026 and is currently
pada tahun 2026 dan saat ini masih dalam proses still being implemented.
pelaksanaan.
Penerima manfaat berasal dari berbagai kelompok Beneficiaries came from a wide range of age groups,
usia, dengan pasien termuda berusia 6 tahun dan with the youngest patient aged 6 years and the
tertua 90 tahun, menunjukkan bahwa program ini oldest 90 years, demonstrating that the programme
menjangkau kebutuhan lintas generasi. Estimasi addressed intergenerational needs. The estimated
nilai manfaat finansial program, yang mencakup financial value of the programme’s benefits, covering
biaya operasi, tenaga medis dan tenaga kesehatan, surgery costs, medical and healthcare personnel,
serta obat-obatan, mencapai sekitar Rp 2,56 juta per as well as medicines, reached approximately
mata, mencerminkan kontribusi nyata Perusahaan Rp2.56 million per eye, reflecting the Company’s
dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi tangible contribution to expanding public access to
masyarakat. healthcare services.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 83
Page 84
Keterkaitan dengan SDGs
Linkages to the SDGs
Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Goal 3: Good Health and Well-being
Program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis secara The Free Cataract Surgery Social Service Programme
langsung mendukung Tujuan 3 (Kehidupan Sehat directly supports Goal 3 (Good Health and Well-
dan Sejahtera), khususnya Target 3.8 tentang being), particularly Target 3.8 on Universal Health
Cakupan Kesehatan Universal (Universal Health Coverage, which aims to ensure that everyone has
Coverage), yakni memastikan semua orang dapat access to quality health services without financial
mengakses layanan kesehatan yang berkualitas hardship. By providing free cataract surgery—
tanpa mengalami kesulitan finansial. Dengan including screening, surgical procedures, and
menyediakan operasi katarak gratis (termasuk post-operative monitoring—the programme helps
pemeriksaan, tindakan operasi, hingga pemantauan reduce cost and access barriers, while improving
pascaoperasi), program ini membantu mengurangi beneficiaries’ quality of life through the restoration
hambatan biaya dan akses, sekaligus meningkatkan of vision.
kualitas hidup penerima manfaat melalui pemulihan
fungsi penglihatan.
Tujuan 1: Tanpa Kemiskinan
Goal 1: No Poverty
Program ini juga mendukung Tujuan 1 (Tanpa This programme also supports Goal 1 (No Poverty),
Kemiskinan), karena program ini membantu as it helps reduce the healthcare cost burden for
mengurangi beban biaya kesehatan bagi masyarakat underprivileged communities at risk of permanent
kurang mampu yang berisiko mengalami gangguan vision impairment. By providing surgery and medical
penglihatan permanen. Dengan menyediakan assistance free of charge, the programme helps
layanan operasi dan pendampingan medis tanpa prevent substantial health-related expenses that
biaya, program ini dapat mencegah pengeluaran could otherwise affect households’ ability to meet
kesehatan yang besar yang berpotensi mengganggu their basic needs. In addition, the restoration of vision
kemampuan rumah tangga memenuhi kebutuhan can support beneficiaries in regaining productivity
dasar. Selain itu, pemulihan penglihatan dapat and independence, thereby helping to sustain family
mendukung kembalinya produktivitas dan income and reduce economic vulnerability.
kemandirian penerima manfaat, sehingga
membantu menjaga penghasilan keluarga dan
mengurangi kerentanan ekonomi.
Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Tanggerang
Laporan Keberlanjutan 2025
84 Sustainability Report 2025
Page 85
Program Bedah Fasilitas Umum Summarecon 50 tahun
Summarecon 50th Anniversary Public Facilities
[203-1] [413-1] [F.23] [F.25] Revitalisation Programme
Dalam rangka memperingati usia emas ke-50, To commemorate its golden 50th anniversary,
Summarecon melaksanakan program Bedah Summarecon implemented the Public Facilities
Fasilitas Umum yang bertujuan memperbaiki Revitalisation Programme, which aims to improve
fasilitas umum/publik yang tidak layak agar menjadi inadequate public facilities so that they become
lebih aman, nyaman, dan fungsional bagi masyarakat safer, more comfortable, and more functional for
sekitar. Program ini berfokus pada perbaikan fasilitas surrounding communities. The programme focuses
seperti sekolah dasar, jembatan, serta puskesmas on upgrading facilities such as elementary schools,
atau klinik di berbagai kawasan pengembangan bridges, and community health centres or clinics in
Summarecon, antara lain Kelapa Gading, Bekasi, various Summarecon development areas, including
Serpong, Bogor, Bandung, Makassar, dan Karawang. Kelapa Gading, Bekasi, Serpong, Bogor, Bandung,
Perbaikan dilakukan secara menyeluruh, mencakup Makassar, and Karawang. The improvements were
rehabilitasi fisik bangunan hingga penyediaan carried out comprehensively, covering both physical
perlengkapan penunjang yang diperlukan. Seluruh building rehabilitation and the provision of necessary
proses pengerjaan dilaksanakan oleh tim kontraktor supporting equipment. The entire implementation
internal Perusahaan dengan dukungan vendor process was undertaken by the Company’s internal
dan pemasok terkait, serta melalui koordinasi aktif contractor team, with support from relevant vendors
dengan pemangku kepentingan lokal, seperti and suppliers, and through active coordination with
Pemerintah Daerah, RT/RW setempat, dan dinas local stakeholders, such as regional governments,
terkait, serta didukung oleh partisipasi warga sekitar. neighbourhood associations (RT/RW), and relevant
agencies, as well as with the participation of local
residents.
Pada tahun 2025, sebanyak 11 fasilitas umum di In 2025, a total of 11 public facilities surrounding
sekitar kawasan pengembangan Summarecon Summarecon’s development areas were successfully
berhasil direnovasi. Fasilitas yang dipilih merupakan renovated. The selected facilities were public
sarana publik yang kondisinya sudah tidak layak infrastructure whose conditions were inadequate
atau berpotensi membahayakan, sehingga or potentially hazardous, thereby hindering
dapat menghambat akses masyarakat terhadap community access to education, healthcare services,
pendidikan, layanan kesehatan, dan mobilitas. and mobility.
Estimasi penerima manfaat program ini mencapai The estimated number of beneficiaries of this
sekitar 300–850 orang untuk setiap fasilitas yang programme ranged from approximately 300 to
diperbaiki. Biaya renovasi per fasilitas berkisar antara 850 people for each facility improved. Renovation
Rp 300 juta hingga Rp 1,3 miliar, bergantung pada costs per facility ranged from Rp300 million to Rp1.3
tingkat kerusakan serta kompleksitas pekerjaan billion, depending on the extent of damage and the
yang dilakukan. complexity of the work required.
Program ini dirancang untuk dilaksanakan secara This programme is designed to be implemented
berkelanjutan hingga tahun 2045, dengan target continuously through to 2045, with a target of
mencapai total renovasi 50 fasilitas umum secara gradually renovating a total of 50 public facilities. This
bertahap. Inisiatif ini sekaligus menegaskan initiative also underscores the Company’s long-term
komitmen jangka panjang Perusahaan commitment to supporting social development and
dalam mendukung pembangunan sosial dan improving the quality of life of communities in areas
meningkatkan kualitas hidup masyarakat di developed by Summarecon.
kawasan-kawasan yang dikembangkan oleh
Summarecon.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 85
Page 86
Keterkaitan dengan SDGs
Linkages to the SDGs
Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas
Goal 4: Quality Education
Renovasi fasilitas pendidikan (sekolah dasar) The renovation of educational facilities (elementary
selaras dengan Target 4.a, yaitu membangun schools) aligns with Target 4.a, which aims to build
dan memutakhirkan fasilitas pendidikan agar and upgrade education facilities that provide safe,
menyediakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, inclusive, and effective learning environments.
dan efektif. Dengan perbaikan fisik bangunan serta Through physical building improvements and the
penyediaan perlengkapan penunjang, program ini provision of supporting equipment, this programme
memperkuat kesiapan sekolah dalam mendukung strengthens school readiness to support better
proses belajar mengajar yang lebih baik. teaching and learning processes.
Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Goal 3: Good Health and Well-being
Perbaikan puskesmas/klinik berkaitan dengan The improvement of community health centres
upaya memperluas akses layanan kesehatan yang and clinics is related to efforts to expand access to
berkualitas. Ini selaras dengan target 3.8 mengenai quality healthcare services. This aligns with Target
cakupan kesehatan universal (UHC), yakni akses 3.8 on Universal Health Coverage (UHC), namely
layanan kesehatan yang merata dan bermutu bagi equitable access to quality health services for all.
masyarakat. Fasilitas layanan kesehatan yang lebih More adequate healthcare facilities help improve
layak membantu meningkatkan kualitas layanan service quality and the comfort of beneficiaries.
dan kenyamanan penerima layanan.
Tujuan 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan
Goal 11: Sustainable Cities and Communities
Melalui peningkatan fasilitas publik yang lebih aman By improving public facilities so that they are safer
dan dapat dimanfaatkan masyarakat, program ini and more usable for communities, this programme
juga relevan dengan Tujuan 11, yang mendorong kota is also relevant to Goal 11, which promotes inclusive,
dan permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan safe, resilient, and sustainable cities and human
berkelanjutan, termasuk penguatan akses terhadap settlements, including strengthened access to safe
ruang serta fasilitas publik yang aman dan inklusif. and inclusive public spaces and facilities.
Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Goal 17: Partnerships for the Goals
Keterlibatan aktif pemangku kepentingan The active involvement of local stakeholders, such as
local, seperti pemerintah daerah, RT/RW, dinas regional governments, neighbourhood associations
terkait, vendor/pemasok, serta partisipasi warga, (RT/RW), relevant agencies, vendors/suppliers, and
menunjukkan praktik kemitraan multipihak yang community members, reflects the multi-stakeholder
menjadi inti Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai partnership approach that lies at the heart of Goal 17
Tujuan) (Partnerships for the Goals).
Laporan Keberlanjutan 2025
86 Sustainability Report 2025
Page 87
Before After
SDN Harapan Mulya I, Kota Bekasi SDN Harapan Mulya I, Kota Bekasi
Before After
Puskesmas Binuang, Kab. Serang Puskesmas Binuang, Kab. Serang
Before After
Puskesmas Gunung Geulis, Kab. Bogor Puskesmas Gunung Geulis, Kab. Bogor
Before After
Jembatan Kacapanak Katulampa, Kota Bogor Jembatan Kacapanak Katulampa, Kota Bogor
Before After
SD Inpres Pagandongan I, Makassar SD Inpres Pagandongan I, Makassar
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 87
Page 88
Program Bedah Rumah Summarecon 50 tahun
Summarecon 50th Anniversary House Renovation Programme
[203-1] [413-1] [F.23] [F.25]
Dalam rangka memperingati usia emas ke-50, To commemorate its golden 50th anniversary,
Perusahaan melalui Yayasan Summarecon Peduli the Company, through the Summarecon Peduli
menyelenggarakan Program Bedah Rumah bekerja Foundation, implemented the Summarecon
sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, 50th Anniversary House Renovation Programme
Kementerian Perumahan Rakyat, serta Pemerintah in collaboration with Yayasan Buddha Tzu Chi
Daerah Kota dan Kabupaten Bekasi. Program Indonesia, the Ministry of Public Housing, and the
ini bertujuan memperbaiki rumah tidak layak Bekasi City and Bekasi Regency Governments. The
huni (RUTILAHU) milik warga di sekitar kawasan programme aims to improve uninhabitable homes
pengembangan Summarecon agar menjadi owned by residents living in areas surrounding
tempat tinggal yang lebih layak, aman, sehat, dan Summarecon’s developments, so that they become
bermartabat bagi para penghuninya. safer, healthier, more dignified, and more adequate
places to live.
Proses seleksi rumah penerima manfaat dilakukan The selection of beneficiary homes was carried out
oleh pihak kelurahan setempat dan diverifikasi by the respective local village administrations and
oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan subsequently verified by the Housing, Settlement
Pertanahan (Disperkintan). Warga yang ditetapkan Areas, and Land Agency (Disperkintan). Residents
sebagai penerima manfaat menandatangani nota confirmed as beneficiaries signed a memorandum of
kesepahaman (MoU) sebagai bentuk persetujuan understanding (MoU) to formalise their agreement
atas ruang lingkup perbaikan yang akan dilakukan. to the scope of renovations to be undertaken.
Program Bedah Rumah mencakup renovasi total The programme targets the renovation of 500
500 unit rumah, dengan proporsi 250 unit di Kota housing units, comprising 250 units in Bekasi City
Bekasi dan 250 unit di Kabupaten Bekasi. Target and 250 units in Bekasi Regency. Implementation
pelaksanaan program berlangsung sejak Agustus is scheduled to run from August 2025 to March
2025 hingga Maret 2026. Seluruh pekerjaan renovasi 2026. All renovation works are being carried out by
dilaksanakan oleh kontraktor yang ditunjuk secara officially appointed contractors in accordance with
resmi dan mengacu pada Rencana Anggaran Biaya the approved Budget Plan (RAB).
(RAB) yang telah disusun.
Ruang lingkup perbaikan mengikuti prinsip renovasi The scope of the renovations follows the ALADIN
ALADIN, yaitu perbaikan atap, lantai, dan dinding principle, focusing on improvements to the roof,
sebagai elemen utama hunian yang layak, serta floor, and walls as the essential elements of a decent
pembangunan fasilitas sanitasi berupa WC dan home, while also providing sanitation facilities such
septic tank bagi rumah yang belum memilikinya. as toilets and septic tanks for houses that previously
Estimasi biaya renovasi per rumah berkisar antara lacked them. The estimated renovation cost ranges
Rp 25–30 juta, dengan waktu pengerjaan rata-rata 14 from Rp25 million to Rp30 million per house, with an
hari per rumah. average completion time of 14 days per unit.
Hingga akhir periode pelaporan, Program Bedah By the end of the reporting period, the programme
Rumah telah berhasil merenovasi 102 unit rumah, had successfully renovated 102 housing units,
sehingga memberikan manfaat langsung bagi delivering direct benefits to beneficiary families by
keluarga penerima, yakni dengan membantu improving the physical condition of their homes and
meningkatkan kelayakan fisik hunian serta kualitas enhancing their overall quality of life.
hidup penghuninya.
Melalui program ini, Summarecon berupaya Through this initiative, Summarecon seeks to support
mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat improved living standards by helping fulfil the
dengan memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar basic need for adequate housing. The programme
akan hunian yang layak. Inisiatif ini juga memperkuat also strengthens synergy between the Company,
sinergi antara perusahaan, mitra yayasan, dan foundation partners, and regional governments in
pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi delivering tangible solutions for communities in
nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. need.
Laporan Keberlanjutan 2025
88 Sustainability Report 2025
Page 89
Keterkaitan dengan SDGs
Linkages to the SDGs
Tujuan 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan
Goal 11: Sustainable Cities and Communities
Program ini secara langsung mendukung Tujuan This programme directly supports Goal 11
11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), (Sustainable Cities and Communities), particularly
khususnya Target 11.1 yang menekankan akses bagi Target 11.1, which emphasises access for all to
semua terhadap perumahan yang layak, aman, adequate, safe, and affordable housing and basic
terjangkau, dan pelayanan dasar, sekaligus upaya services, as well as the upgrading of slum areas.
peningkatkan kualitas kawasan kumuh. Renovasi Transforming uninhabitable houses into homes that
rumah tidak layak huni menjadi hunian yang lebih are safer, healthier, and more dignified is aligned
aman, sehat, dan bermartabat sejalan dengan arah with this target.
target tersebut.
Tujuan 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak
Goal 6: Clean Water and Sanitation
Perbaikan elemen ALADIN (atap, lantai, dinding) Improvements to the ALADIN elements—roof, floor,
dan pembangunan fasilitas sanitasi (WC dan septic and walls—as well as the provision of sanitation
tank) juga relevan dengan Tujuan 6 (Air Bersih facilities such as toilets and septic tanks, are also
dan Sanitasi Layak), terutama Target 6.2 tentang relevant to Goal 6 (Clean Water and Sanitation),
pencapaian akses sanitasi dan kebersihan yang layak particularly Target 6.2, which focuses on achieving
dan merata bagi semua. Penyediaan WC/septic tank access to adequate and equitable sanitation and
bagi rumah yang belum memilikinya memperkuat hygiene for all. The provision of toilets and septic
akses sanitasi dasar di tingkat rumah tangga. tanks for homes that previously lacked them
strengthens access to basic household sanitation.
Tujuan 1: Tanpa Kemiskinan
Goal 1: No Poverty
Program ini secara langsung mendukung Tujuan The programme also contributes directly to Goal 1
1 (Tanpa Kemiskinan), karena penyediaan tempat (No Poverty) by reducing the social and economic
tinggal yang lebih aman dan layak membantu vulnerability of beneficiary families. Access to
mengurangi kerentanan sosial dan ekonomi safer and more adequate housing helps minimise
penerima manfaat (misalnya risiko kesehatan dan risks such as poor health outcomes and recurring
biaya perbaikan berulang), sekaligus meningkatkan repair costs, while also enhancing the asset value
nilai aset rumah yang dimiliki warga. Dengan of residents’ homes. With improved housing
hunian yang lebih memadai, keluarga penerima conditions, beneficiary families are better positioned
manfaat memiliki fondasi yang lebih kuat untuk to strengthen their wellbeing and long-term
meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas ekonomi economic resilience.
jangka panjang.
Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Goal 17: Partnerships for the Goals
Keterlibatan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, The involvement of Yayasan Buddha Tzu Chi
Kementerian Perumahan Rakyat, Pemerintah Indonesia, the Ministry of Public Housing, regional
Daerah, serta proses seleksi dan verifikasi melalui governments, and the beneficiary selection and
kelurahan dan dinas terkait mencerminkan praktik verification process through village administrations
kemitraan multipihak yang sejalan dengan Tujuan and relevant agencies reflects a multi-stakeholder
17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Pola partnership approach aligned with Goal 17
kerja sama lintas sektor ini memperkuat efektivitas (Partnerships for the Goals). This cross-sector
pelaksanaan program dan memastikan bantuan collaboration strengthens programme effectiveness
tepat sasaran melalui tata kelola yang jelas (termasuk and helps ensure that assistance is well-targeted
MoU dengan penerima manfaat). through clear governance arrangements, including
MoUs with beneficiaries
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 89
Page 90
Before After
Before After
Before After
Before After
Before After
Program Bedah Rumah Summarecon 50 Tahun
Laporan Keberlanjutan 2025
90 Sustainability Report 2025
Page 91
Selain program-program dalam rangka perayaan 50 In addition to the 50th anniversary programmes that
tahun Summarecon yang mendukung pencapaian support the achievement of the SDGs, the anniversary
SDGs, terdapat pula inisiatif dalam rangkaian series also included initiatives that contributed to
perayaan ini yang mendukung kinerja Pilar 4: the performance of Pillar 4: Employee Competency
Pengembangan Kompetensi Karyawan, khususnya Development, particularly through learning
melalui proses pembelajaran serta kegiatan processes and activities aimed at internalising and
internalisasi dan penguatan budaya keberlanjutan. strengthening a culture of sustainability.
Program Summarecon Discovery, Social Champaign
dan Buku 50 tahun Summarecon
Summarecon Discovery, Social Campaign,
[413-1] [F.23] [F.25] and Summarecon’s 50th Anniversary Book
Program Summarecon Discovery Summarecon Discovery Programme
Summarecon Discovery merupakan galeri atau Summarecon Discovery is a gallery or museum
museum yang mendokumentasikan perjalanan 50 that documents Summarecon’s 50-year journey
tahun Summarecon dalam mewujudkan Wonderful in bringing to life Wonderful Life, Wonderful
Life, Wonderful World. Program ini diselenggarakan World. Established as part of Summarecon’s 50th
dalam rangka perayaan HUT ke-50 Summarecon dan anniversary celebration, the programme serves as a
berfungsi sebagai sarana internalisasi Core Values platform for internalising the Company’s Core Values
kepada karyawan, sekaligus media komunikasi publik among employees, while also functioning as a
untuk menunjukkan keselarasan antara perjalanan, public communication medium to demonstrate the
tujuan, dan nilai-nilai Perusahaan. Summarecon alignment between the Company’s journey, purpose,
Discovery menampilkan rangkaian pencapaian, and values. Summarecon Discovery presents a series
nilai, serta pembelajaran yang diperoleh sepanjang of achievements, values, and lessons learned over five
lima dekade pengembangan 9 (sembilan) kawasan decades of developing nine integrated townships.
kota terpadu.
Summarecon Discovery terbuka bagi karyawan Since December 2025, Summarecon Discovery
dan masyarakat umum sejak Desember 2025 dan has been open to both employees and the general
berlokasi di Lantai 3, Gafoy, Summarecon Mall public, and is located on the 3rd Floor of Gafoy,
Kelapa Gading. Area pameran seluas 2.083,9 m² Summarecon Mall Kelapa Gading. Covering an
ini terbagi ke dalam 12 zona eksibisi dan 6 area exhibition area of 2,083.9 m², the gallery is divided
pendukung. Pameran dirancang secara interaktif into 12 exhibition zones and 6 supporting areas. The
melalui berbagai media, seperti poster dinding, exhibition is designed to be interactive, using a range
video, audio, artefak bersejarah, maket, media digital, of media such as wall posters, videos, audio, historical
permainan interaktif, replika, foto, dan ilustrasi, yang artefacts, scale models, digital media, interactive
mendokumentasikan perjalanan Perusahaan sejak games, replicas, photographs, and illustrations.
pengembangan awal Kelapa Gading pada 1975 These elements document the Company’s journey
hingga ekspansinya ke berbagai wilayah di Indonesia. from its initial development of Kelapa Gading in
Hingga pertengahan Januari 2026, Summarecon 1975 through to its expansion across various regions
Discovery telah dikunjungi oleh 9.762 pengunjung in Indonesia. By mid-January 2026, Summarecon
dengan rata-rata durasi kunjungan 82 menit. Discovery had welcomed 9,762 visitors, with an
average visit duration of 82 minutes.
Dua belas zona pameran mengangkat tema The twelve exhibition zones each explore a
khusus, antara lain kehidupan kota terpadu (The specific theme, including integrated urban life
Boulevard), komitmen terhadap kualitas hidup (The Boulevard), commitment to quality of life
(Discovery of Life), linimasa perjalanan Perusahaan (Discovery of Life), the Company’s timeline (50 Years
(50 Years of Our Journey), inovasi dan terobosan of Our Journey), innovation and breakthroughs (Our
(Our Breakthrough), kisah pendiri (Our Founder), Breakthrough), the founder’s story (Our Founder),
kontribusi sosial (Lights of Life), nilai budaya social contribution (Lights of Life), the Company’s
Perusahaan (CARING), ketangguhan menghadapi cultural values (CARING), resilience in times of crisis
krisis (Time of Endurance), peran kuliner sebagai (Time of Endurance), the role of culinary experiences
pengikat komunitas (City of Million Culinary), kisah in community building (City of Million Culinary), the
warga dan pelaku usaha (Tales of People), serta stories of residents and business actors (Tales of
visi masa depan Perusahaan (Wonderful Future). People), and the Company’s future vision (Wonderful
Keseluruhan zona tersebut merepresentasikan Future). Together, these zones represent the
tonggak perjalanan, nilai, dan visi Summarecon milestones, values, and aspirations that have shaped
dalam membangun kawasan terpadu yang Summarecon’s journey in developing sustainable,
berkelanjutan serta berorientasi pada manusia. people-oriented integrated townships.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 91
Page 92
Secara keseluruhan, Summarecon Discovery Overall, Summarecon Discovery represents
menjadi representasi komitmen terhadap nilai, Summarecon’s commitment to values, innovation,
inovasi, dan kontribusi nyata Summarecon selama and tangible contributions over the past five decades.
lima dekade. Melalui pendekatan yang interaktif Through an interactive and reflective approach, the
dan reflektif, galeri ini menghadirkan narasi yang gallery presents a comprehensive narrative of how
utuh tentang bagaimana Perusahaan membangun the Company has built integrated townships centred
kawasan terpadu yang berorientasi pada manusia, on people, strengthened communities, and fostered
memperkuat komunitas, serta menumbuhkan a culture of sustainability throughout every phase of
budaya keberlanjutan dalam setiap fase its growth.
pertumbuhannya.
Summarecon Discovery tidak hanya menjadi galeri Summarecon Discovery is not only a gallery or
atau museum perjalanan 50 tahun Perusahaan, museum of the Company’s 50-year journey, but also
tetapi juga menjadi sarana internalisasi budaya a means of internalising a culture of sustainability
keberlanjutan bagi karyawan. Melalui konten yang among employees. Through content that highlights
menampilkan nilai CARING, pembelajaran dari fase the CARING values, lessons from periods of growth
pertumbuhan dan krisis, serta inovasi pengelolaan and crisis, and innovations in environmental
lingkungan dan energi, galeri ini memperkuat and energy management, the gallery reinforces
pemahaman karyawan bahwa keberlanjutan employees’ understanding that sustainability is an
merupakan bagian dari identitas dan cara kerja integral part of Summarecon’s identity and way of
Summarecon. working
Laporan Keberlanjutan 2025
92 Sustainability Report 2025
Page 93
CARING Zone Our Founder Zone
City of Million Culinary Zone Our Breakthrough Zone
City of Million Culinary Zone Tales of People Zone
Wonderful Future Zone Summarecon Discovery Shop
Summarecon Discovery, La Piazza, Summarecon Mall Kelapa Gading
Video Social Champaign Social Campaign Video
Dalam rangka memperingati lima dekade perjalanan To commemorate five decades of Summarecon’s
Summarecon, Perusahaan menghadirkan video journey, the Company launched a campaign
kampanye bertajuk “5ummarecon 50th” sebagai video titled “5ummarecon 50th” as part of its
bagian dari strategi komunikasi untuk memperkuat communication strategy to strengthen brand
brand awareness, meningkatkan kepercayaan awareness, enhance public trust, and convey the
publik, serta menyampaikan komitmen Company’s sustainability commitment. With a
keberlanjutan Perusahaan. Video berdurasi 12 menit duration of 12 minutes and 19 seconds, the video was
19 detik ini disusun untuk merefleksikan perjalanan developed to reflect Summarecon’s 50-year journey
50 tahun Summarecon sebagai pionir pengembang as a pioneer of integrated township development in
kawasan terpadu di Indonesia, dengan menekankan Indonesia, highlighting its growth, innovation, and
aspek pertumbuhan, inovasi, dan kontribusi positif positive contribution to society.
bagi masyarakat luas.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 93
Page 94
Video ini dirancang dengan pendekatan inspiratif The video was designed using an inspirational and
dan naratif, menampilkan pencapaian utama narrative approach, presenting the Company’s key
perusahaan dari sisi bisnis, budaya organisasi, hingga achievements in terms of business performance,
peran aktif Summarecon dalam membangun organisational culture, and Summarecon’s active role
ekosistem kehidupan yang berkelanjutan. Nilai- in building a sustainable living ecosystem. The core
nilai inti dalam budaya CARING, khususnya values embodied in the CARING culture—particularly
Commitment, Agility, Care, dan Integrity, menjadi Commitment, Agility, Care, and Integrity—form the
fondasi utama narasi yang disampaikan dalam video main foundation of the narrative conveyed in this
social champaign ini. social campaign video.
Video kampanye ‘5ummarecon 50th’ tidak hanya The “5ummarecon 50th” campaign video serves not
berfungsi sebagai media komunikasi kepada only as an external communication medium, but
publik, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana also as an internal engagement tool to strengthen
engagement internal untuk memperkuat employees’ understanding of the Company’s
pemahaman karyawan atas purpose, budaya purpose, CARING culture, and sustainability
CARING, dan komitmen keberlanjutan Perusahaan. commitment. The consistent delivery of messages
Penyampaian narasi yang konsisten lintas unit bisnis across business units helps build alignment of values
membantu membangun keselarasan nilai dan and further embeds a culture of sustainability as
memperkuat budaya keberlanjutan sebagai bagian part of the mindset and way of working throughout
dari cara berpikir dan cara bekerja di lingkungan Summarecon.
Summarecon.
Buku 50 Tahun Summarecon: 50 Years Journey of Summarecon’s 50th Anniversary Book: 50 Years
Creating a Wonderful Life Journey of Creating a Wonderful Life
Sebagai bagian dari rangkaian perayaan ulangtahun As part of Summarecon’s golden anniversary
emas Summarecon, Perusahaan menerbitkan buku celebration, the Company published a book titled
berjudul “50 Years Journey of Creating a Wonderful 50 Years Journey of Creating a Wonderful Life as a
Life” sebagai bentuk dokumentasi refleksi atas documented reflection on the journey, values, and
perjalanan, nilai, serta pembelajaran yang telah lessons that have shaped the Company’s character
membentuk karakter dan arah perusahaan selama and direction over the past five decades. This
lima dekade. Publikasi ini tidak hanya berfungsi publication serves not only as a historical record, but
sebagai catatan sejarah, tetapi juga sebagai media also as a medium for strengthening culture, instilling
untuk memperkuat budaya, menanamkan nilai- values, and supporting the Company’s long-term
nilai, serta membangun keberlanjutan jangka sustainability.
panjang perusahaan.
Penyusunan buku dilakukan secara kolaboratif The book was developed collaboratively, involving
dengan melibatkan penulis internal, narasumber internal writers, key individuals who played a role
yang berperan dalam perjalanan Perusahaan, serta in the Company’s journey, and the support of
dukungan dari editor dan penerbit profesional untuk professional editors and publishers to ensure the
memastikan kualitas konten dan penyajiannya. quality of both the content and its presentation.
Diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama, buku ini Published by Gramedia Pustaka Utama, the book
disusun secara tematik-reflektif untuk merangkum adopts a thematic and reflective structure to
narasi perjalanan 50 tahun Summarecon yang capture the narrative of Summarecon’s 50-year
meliputi dinamika pertumbuhan, tantangan, journey, encompassing its growth dynamics,
regenerasi kepemimpinan, pembentukan budaya challenges, leadership regeneration, organisational
organisasi, serta pengembangan sembilan kawasan culture development, and the development of nine
kota terpadu (township) yang menjadi tonggak integrated townships that have become milestones
kontribusi Summarecon bagi Indonesia. of Summarecon’s contribution to Indonesia.
Buku ini terdiri dari 19 bab dalam 320 halaman, Consisting of 19 chapters across 320 pages, the book
disusun melalui penulisan berbasis wawancara was developed through writing based on in-depth
mendalam. Melalui 23 tokoh kunci dan 53 sesi interviews. Featuring insights from 23 key figures
wawancara, buku ini disusun dan diharapkan and 53 interview sessions, the publication presents
berhasil dalam menghadirkan perspektif lintas cross-generational perspectives and experiences
generasi dan pengalaman yang memperkaya narasi that enrich the narrative of Summarecon’s
transformasi Summarecon dari masa ke masa. transformation over time.
Laporan Keberlanjutan 2025
94 Sustainability Report 2025
Page 95
Penerbitan buku “50 Years Journey of Creating The publication of 50 Years Journey of Creating
a Wonderful Life” menjadi media pembelajaran a Wonderful Life also serves as a medium for
Organisasi dan warisan nilai yang mendukung organisational learning and as a legacy of values
internalisasi budaya keberlanjutan di Summarecon. that supports the internalisation of a culture
Melalui dokumentasi perjalanan, pembelajaran, of sustainability at Summarecon. Through the
serta nilai-nilai yang membentuk arah Perusahaan, documentation of the Company’s journey, lessons
buku ini memperkuat konsistensi budaya lintas learned, and the values that have shaped its
generasi, sekaligus menjadi rujukan internal untuk direction, the book strengthens cultural consistency
menjaga kesinambungan komitmen dan cara kerja across generations, while also serving as an internal
yang bertanggung jawab. Sebagai bagian dari reference for sustaining the Company’s commitment
rangkaian perayaan ulangtahun emas Summarecon, and responsible way of working
Perusahaan menerbitkan buku berjudul “50 Years
Journey of Creating a Wonderful Life” sebagai
bentuk dokumentasi refleksi atas perjalanan, nilai,
serta pembelajaran yang telah membentuk karakter
dan arah perusahaan selama lima dekade. Publikasi
ini tidak hanya berfungsi sebagai catatan sejarah,
tetapi juga sebagai media untuk memperkuat
budaya, menanamkan nilai-nilai, serta membangun
keberlanjutan jangka panjang perusahaan.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 95
Page 96
Summarecon Mall Bekasi 2
Laporan Keberlanjutan 2025
96 Sustainability Report 2025
Page 97
Pilar ini membahas kinerja ekonomi Perusahaan This pillar highlights the Company’s economic
yang memiliki keterkaitan langsung dengan performance in direct relation to its sustainability
praktik keberlanjutan, meliputi kontribusi terhadap practices, covering contributions to environmental
biaya lingkungan hidup, dampak investasi dan costs, the impact of investment and infrastructure
pembangunan infrastruktur, serta manajemen anti development, and anti-corruption management.
korupsi.
Kontribusi terhadap biaya lingkungan hidup The Company’s contribution to environmental
mencerminkan tanggung jawab Summarecon costs reflects Summarecon’s commitment to
dalam menjaga kelestarian lingkungan, yang environmental preservation, realized through budget
direalisasikan melalui alokasi anggaran untuk allocations for programs and initiatives dedicated
program dan kegiatan terkait perlindungan, to environmental protection, maintenance, and
pemeliharaan, serta pelestarian lingkungan hidup. conservation.
Sementara itu, investasi dan pembangunan Meanwhile, investment and infrastructure
infrastruktur menjelaskan dampak serta manfaat development illustrate the impact and benefits of the
dari pembangunan fasilitas umum dan sosial oleh Company’s construction of public and social facilities,
Perusahaan, khususnya terhadap lingkungan dan particularly for the surrounding communities and
masyarakat sekitar. environment.
Adapun manajemen antikorupsi membahas Anti-corruption management refers to the policies
kebijakan serta praktik yang diterapkan oleh and practices implemented by the Company to
Perusahaan untuk mengidentifikasi, mencegah, dan identify, prevent, and mitigate corruption risks, both
mengelola risiko korupsi, baik di lingkungan internal within its internal operations and across its business
Perusahaan maupun dalam rantai nilai bisnisnya. value chain.
Kinerja ekonomi disajikan secara konsolidasi yang Economic performance is presented on a
mencakup seluruh unit bisnis Summarecon. consolidated basis, covering all of Summarecon’s
Namun, untuk pembahasan terkait kontribusi business units. However, the data presented
terhadap lingkungan hidup serta bagian investasi regarding environmental contributions and
dan pembangunan infrastruktur, cakupan data investment and infrastructure development are
dibatasi hanya pada unit-unit yang termasuk dalam limited to the units within the 2024 reporting
batas pelaporan tahun 2025, yaitu Summarecon boundary, namely Summarecon Mall Kelapa
Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, Gading, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon
Summarecon Mall Serpong, Plaza Summarecon Mall Serpong, Plaza Summarecon Serpong, Plaza
Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Summarecon Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong, and
Serpong, dan Summarecon Bekasi. Summarecon Bekasi.
Informasi lebih rinci mengenai kinerja ekonomi Further details on the Company’s overall economic
secara keseluruhan dapat ditemukan dalam Laporan performance are available in the 2025 Annual Report.
Tahunan 2025.
Fasad Summarecon Mall Bekasi 2
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 97
Page 98
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
[201-1] [F.2]
Kinerja Ekonomi Langsung
Direct Economic Performance
[201-1] [F.2]
Kinerja ekonomi langsung Summarecon dalam 3 Summarecon’s direct economic performance in the
(tiga) tahun terakhir dapat dilihat sebagai berikut: past 3 (three) years is as follows:
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan Tahun 2023-2025
Direct Economic Value Generated Year 2023-2025
2023 2024 2025 Pendapatan Pengembangan Properti
Property Development Revenue
Dalam Miliar Rupiah 4,045
(in Billion Rupiah) 7,504
5,508
Pendapatan Investasi Properti
Property Investment Revenue
1,738
2,152
2,277
Pendapatan Lain-Lain
Other Revenue
876
967
981
Jumlah Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
Total Economic Value Generated
6,659
10,623
8,766
Keterangan: Note:
• Pendapatan Pengembangan Properti merupakan • Property Development Revenue is the income
pendapatan pendapatan yang dihasilkan dari generated from the sale of properties such as houses,
penjualan properti seperti Rumah, Ruko, Tanah, shophouses, land, apartments, or office spaces.
Apartemen, atau Perkantoran.
• Pendapatan Investasi Properti merupakan pendapatan • Property Investment Revenue is the income generated
yang dihasilkan dari sewa dan layanan dari bisnis retail from rentals and services from retail businesses (malls).
(mall).
• Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan yang • Other Income is revenue generated from hotels, clubs,
dihasilkan dari hotel, klub, dan segmen usaha lainnya. and other business segments.
Pada tahun 2025, Perusahaan membukukan In 2025, the Company recorded consolidated Net
Pendapatan Bersih konsolidasi sebesar Rp 8,77 triliun, Revenue of Rp8.77 trillion, down 18% from Rp10.62
turun 18% dari Rp 10,62 triliun di tahun sebelumnya. trillion in the previous year. Revenue from the
Pendapatan dari segmen pengembangan properti property development segment amounted to
menyumbang pendapatan Rp 5,51 triliun, lebih Rp5.51 trillion, lower than Rp7.50 trillion in the prior
rendah dari pendapatan tahun lalu Rp 7,50 triliun; year, representing a decline of 27%. Nevertheless,
Laporan Keberlanjutan 2025
98 Sustainability Report 2025
Page 99
turun 27%. Meski demikian, segmen usaha ini masih this segment remained the largest contributor,
menjadi kontributor terbesar dengan 63% dari total accounting for 63% of total revenue.
pendapatan.
Pendapatan dari segmen bisnis investasi properti Revenue from the property investment and
dan manajemen meningkat sebesar Rp 125,06 management segment increased by Rp125.06
miliar menjadi Rp 2,28 triliun untuk tahun 2025. billion to Rp2.28 trillion in 2025. This 6% growth was
Peningkatan pendapatan sebesar 6% berasal dari mainly driven by an increase of Rp113.85 billion in
pendapatan sewa mal yang meningkat sebesar Rp mall rental income. The segment contributed 26% of
113,85 miliar. Pendapatan dari segmen ini mewakili consolidated revenue.
26% dari pendapatan konsolidasi.
Pendapatan dari semua usaha lain di Perseroan Revenue from all other businesses outside these two
yang tidak termasuk dalam dua kategori besar main segments contributed 11% of the Company’s
pertama. Sehingga kontribusi terhadap pendapatan consolidated revenue. Revenue in this segment
konsolidasi Perseroan hanya sebesar 11%. Pendapatan increased by Rp13.81 billion, or 1%, from Rp967.31
di segmen ini meningkat sebesar Rp 13,81 miliar billion to Rp981.12 billion. Within this segment,
(naik 1%) dari Rp 967,31 miliar menjadi Rp 981,12 the hospitality business remained the largest
miliar. Pada segmen bisnis ini, bisnis perhotelan contributor. The estate and property management
menjadi kontributor terbesar. Bisnis manajemen business is also expected to continue growing as
estat & properti akan terus berkembang karena more properties are developed and handed over to
semakin banyak properti yang dikembangkan dan customers.
diserahkan kepada pelanggan.
Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan Tahun 2023-2025
Direct Economic Value Distributed Year 2023-2025
2023 2024 2025 Dalam Miliar Rupiah
(in Billion Rupiah)
Gaji dan Tunjangan Karyawan Pembayaran kepada
Employee Salaries and Benefits Pemerintah (Pajak)
Payments to Government (Taxes)
667 288
732 621
756 417
Pembayaran kepada Pemegang
Saham (Dividen)
Biaya Operasional Payment to Shareholders Investasi Sosial
Operating Costs (Dividends) Social Investment
4,623 116 23
6,991 149 23
6,358 149 32
Jumlah Nilai Ekonomi yang Jumlah Nilai Ekonomi yang
Didistribusikan Disimpan
Total Economic Value Distributed Total Economic Value Retained
5,717 942
8,516 2,107
7,712 1,054
Keterangan: Note:
• Perhitungan Nilai Ekonomi yang Disimpan didapat • Retained Economic Value Calculation is obtained
dengan Nilai Ekonomi yang Dihasilkan yang dikurangi by subtracting Distributed Economic Value from
dengan Nilai Ekonomi yang Didistribusikan. Generated Economic Value.
• Biaya Operasional adalah biaya yang terdiri dari beban • Operational Costs comprise cost of goods sold, sales
pokok penjualan, beban penjualan, beban umum dan expenses, general and administrative expenses
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 99
Page 100
administrasi (di luar Gaji dan Tunjangan Karyawan, (excluding Employee Salaries and Benefits, direct and
biaya tenaga kerja langsung dan tidak langsung, dan indirect labor costs, and Corporate Social Responsibility
kontribusi Corporate Social Responsibility [CSR]). [CSR] contributions).
• Gaji dan Tunjangan Karyawan terdiri dari gaji, insentif, • Employee Salaries and Benefits consist of salaries,
asuransi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), incentives, Social Security Agency (BPJS) insurance,
dan kontribusi pensiun tenaga kerja langsung dan and direct and indirect labor pension contributions.
tidak langsung. • Payments to Shareholders are dividends paid to
• Pembayaran kepada Pemegang Saham adalah shareholders.
dividen yang dibayarkan untuk pemegang saham. • Payments to Government consist of taxes paid to the
• Pembayaran kepada Pemerintah terdiri dari pajak Government.
yang dibayarkan kepada Pemerintah. • Social Investment represents the Company’s
• Investasi Sosial merupakan kontribusi Perusahaan contribution to CSR activities.
untuk kegiatan CSR.
Biaya operasional Perusahaan mengalami The Company’s operating expenses declined, mainly
penurunan, yang terutama dipengaruhi oleh due to a reduction in cost of sales. This decrease was
menurunnya beban pokok penjualan. Penurunan primarily attributable to lower housing construction
tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya expenses during the current period compared with
beban pembangunan perumahan pada periode the previous year. As a result, the Company’s profit
berjalan jika dibanding pada periode sebelumnya. also declined in 2025.
Kondisi ini pada akhirnya turut berdampak pada
penurunan laba Perusahaan pada tahun 2025.
Selaras dengan penurunan laba tersebut, In line with the decline in profit, payments to the
pembayaran kepada pemerintah dalam bentuk Government in the form of taxes also fell significantly.
pajak juga mengalami penurunan yang signifikan. This was driven by the decrease in the Company’s
Hal ini disebabkan oleh menurunnya pendapatan revenue in 2025, which resulted in lower taxes paid
Perusahaan pada tahun 2025 yang berimplikasi during the reporting period.
pada penurunan jumlah pajak yang dibayarkan
selama periode pelaporan.
Sementara itu, biaya investasi sosial pada tahun Meanwhile, social investment expenditure increased
2025 mengalami peningkatan dibandingkan in 2025 compared with the previous year. This
tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh increase was driven by the implementation of various
pelaksanaan berbagai program tanggung jawab corporate social responsibility (CSR) programmes
sosial perusahaan (CSR) sepanjang tahun, termasuk throughout the year, including a number of
sejumlah kegiatan dalam rangka perayaan 50 activities held in connection with Summarecon’s
tahun Summarecon. Berbagai inisiatif tersebut 50th anniversary. These initiatives expanded both
turut memperluas cakupan serta meningkatkan the scope and intensity of the Company’s social
intensitas pelaksanaan kegiatan sosial Perusahaan programmes during the reporting year.
selama tahun pelaporan.
Laba Bersih, dan Aktiva Terkonsolidasi Tahun 2023-2025
Consolidated Net Profit and Assets Year 2023-2025
2023 2024 2025 Dalam Miliar Rupiah
(in Billion Rupiah)
Laba atau Rugi Bersih Total Aktiva
Net Profit or Loss Total Assets
1,058 31,168
1,842 33,534
1,204 38,343
Laba Bersih turun sebesar 35% dari Rp 1,84 triliun di Net profit declined by 35%, from Rp1.84 trillion in
tahun 2024 menjadi Rp 1,20 triliun di tahun 2025. 2024 to Rp1.20 trillion in 2025.
Selama tahun 2025, total aset meningkat 14% During 2025, total assets increased by 14%, from
dari Rp 33,5 triliun menjadi Rp 38,3 triliun, sejalan Rp33.5 trillion to Rp38.3 trillion, in line with business
Laporan Keberlanjutan 2025
100 Sustainability Report 2025
Page 101
dengan pertumbuhan bisnis. Peningkatan sebesar growth. The Rp4.8 trillion increase was mainly
Rp 4,8 triliun terutama berasal dari kenaikan Tanah attributable to a Rp1.0 trillion rise in Undeveloped
yang Belum Dikembangkan Rp 1,0 triliun dan Land and a Rp1.4 trillion increase in Investment
Properti Investasi Rp 1,4 triliun. Peningkatan Tanah Properties. The increase in Undeveloped Land
yang Belum Dikembangkan terutama berasal mainly resulted from regular land acquisitions in
dari pembelian tanah di Serpong secara reguler. Serpong. Meanwhile, the increase in Investment
Peningkatan saldo Properti Investasi tersebut Properties was primarily driven by construction in
terutama berasal dari pembangunan dalam progress for Summarecon Mall Bekasi 2 and Harris
penyelesaian Summarecon Mall Bekasi 2 dan Hotel Hotel Summarecon Serpong, both of which were
Harris Summarecon Serpong yang sudah hampir nearing completion at the end of 2025. These two
selesai di akhir 2025. Saat ini kedua aset tersebut assets have been operational since early 2026.
telah beroperasi semenjak awal tahun 2026.
Berikut adalah perbandingan antara target dan Here’s a comparison between the Company’s
realisasi pra-penjualan Perusahaan selama periode presales targets and actual performance during the
pelaporan: reporting period:
Laba Bersih, dan Aktiva Terkonsolidasi Tahun 2023-2025
Consolidated Net Profit and Assets Year 2023-2025
2023 2024 2025
Dalam Unit | in Unit
Perbandingan Target dan Realisasi Target 1,975 Realisasi 1,855
Pra Penjualan (Marketing Pre-sales) Target 2,430 Realization 1,813
Comparison of Marketing Pre-sales
Target and Realization 2,100 1,687
Dalam Miliar Rupiah | in Billion Rupiah
Perbandingan Target dan Realisasi Target 5,000 Realisasi 4,518
Pra Penjualan (Marketing Pre-sales) Target 5,000 Realization 4,366
Comparison of Marketing Pre-sales
Target and Realization 5,000 5,528
Apartments
Landplots
280 198 450 173
610 234 730 225 40 17 800 273
150 114 115 92 40 30 420 179
- 49 125 404
Houses
1,360 1,330 2,810 3,086
1,580 1,354 3,170 3,273
Office and 1,780 1,337 4,075 4,063
Commercials Shop Lots
5 11 10 28 290 299 930 957
10 17 20 51 190 178 660 638
10 2 25 6 160 194 660 963
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 101
Page 102
Di tahun 2025 permintaan pasar terhadap properti In 2025, market demand for new properties,
baru, khususnya properti segmen menengah dan particularly in the middle and upper-middle
menengah atas, dirasakan sangat baik. Hal tersebut segments, remained strong. This was reflected in
tercermin dari kinerja pra-penjualan kami di tahun the Company’s marketing sales performance, which
lalu yang mencapai sekitar Rp 5,5 triliun, lebih tinggi reached approximately Rp5.5 trillion, exceeding the
dari target yang ditetapkan yaitu Rp 5,0 triliun. target of Rp5.0 trillion.
Kami menjual 1.337 unit rumah dengan total nilai The Company sold 1,337 housing units with a
Rp 4,06 triliun, menyumbang 73% dari total pra- total value of Rp4.06 trillion, contributing 73% of
penjualan. Harga jual masing-masing berkisar mulai total marketing sales. Selling prices ranged from
dari sekitar Rp 0,60 miliar hingga Rp 26,00 miliar, approximately Rp0.60 billion to Rp26.00 billion per
dengan harga rata-rata Rp 3,04 miliar. Penjualan unit, with an average selling price of Rp3.04 billion.
ruko menyumbang sebesar Rp 0,96 triliun atau 17% Shophouse sales contributed Rp0.96 trillion, or 17% of
dari total pra-penjualan. Permintaan apartemen total marketing sales. Apartment demand remained
masih lesu, hanya menyumbang 2% dari total subdued, contributing only 2% of total marketing
pra-penjualan karena masih adanya over-hang sales due to the continued apartment inventory
persediaan apartemen. overhang.
Pra-penjualan pemasaran properti sebesar Rp Property marketing sales amounted to Rp5.53
5,53 triliun, melebihi target Rp 5,00 triliun untuk trillion, surpassing the 2025 target of Rp5.00 trillion.
tahun ini. Pra-penjualan properti berasal dari 9 kota These sales were generated across nine integrated
terpadu dengan kontribusi besar dari Serpong (45%), townships, with the largest contributions coming
Bandung (13%), dan Bogor (12%). Secara keseluruhan, from Serpong (45%), Bandung (13%), and Bogor (12%).
wilayah Jabodetabek menyumbang 82% dari Overall, the Greater Jakarta area contributed 82% of
total pra-penjualan. Rumah dan ruko menjadi total marketing sales. Houses and shophouses were
penyumbang produk terbesar masing-masing the largest product contributors, accounting for 73%
dengan 73% dan 17% dari total pra-penjualan. and 17%, respectively, while other product categories
Produk lainnya memberikan kontribusi kurang dari each contributed less than 10%.
10% untuk masing-masing jenis produk.
Berdasarkan tingkat permintaan pasar dan daya Supported by market demand and consumer
beli konsumen, kami yakin dapat mendorong purchasing power, the Company remains confident
momentum positif dengan didukung oleh proyek- in sustaining positive momentum through projects
proyek yang sedang berjalan di 9 kawasan yang currently underway across its nine developments.
kami miliki saat ini. Cadangan lahan kami masih The Company’s land bank remains substantial at
sangat luas yaitu sekitar 1.800 hektar yang akan approximately 1,800 hectares, providing a strong
memberikan keberlanjutan dan kelangsungan foundation for business continuity and sustainability
bisnis Perusahaan di tahun-tahun mendatang. in the years ahead. To strengthen its core
Kami akan memperkuat bisnis inti kami dengan business, the Company will continue to accelerate
mempercepat seluruh pengembangan kami secara development efficiently and respond effectively to
efisien dan memenuhi permintaan pasar secara market demand. Accordingly, the Company has
efektif. Oleh karena itu, kami menetapkan target set a 2026 marketing sales target of Rp5.2 trillion,
pra-penjualan sebesar Rp 5,2 triliun di tahun 2026 supported by contributions from projects across all
dengan kontribusi dari pra-penjualan keseluruhan nine developments.
proyek di 9 kawasan kami.
Di tahun 2025, pemerintah masih melanjutkan In 2025, the Government continued the Value Added
program keringanan Pajak Pertambahan Nilai Tax (“VAT”) incentive programme first introduced
(“PPN”) yang telah dimulai dari bulan November 2023. in November 2023. Under this policy, property
Berdasarkan rancangan program pemerintah ini, buyers were eligible for a VAT incentive of 11.0%. The
pembeli properti berhak mendapatkan keringanan programme applied to property products priced at
PPN sebesar 11,0%. Program tersebut berlaku untuk up to Rp5.0 billion per unit, while the VAT exemption
harga produk properti senilai maksimum Rp 5,0 component was capped at property values of up
miliar per unit dan pembebasan PPN-nya dibatasi to Rp2.0 billion per unit. This VAT incentive scheme
dengan nilai produk properti maksimum Rp 2,0 has proven beneficial in supporting the Company’s
miliar per unit. Skema insentif pembebasan PPN property sales.
tersebut telah terbukti bermanfaat pada penjualan
properti kami.
Laporan Keberlanjutan 2025
102 Sustainability Report 2025
Page 103
Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup
Contribution to Environmental Cost
[203-1] [F.4]
Untuk mengurangi dampak negatif serta Summarecon allocates environmental expenditure
meningkatkan dampak positif terhadap lingkungan to support protection, maintenance, and
hidup, Summarecon berkontribusi melalui alokasi preservation efforts that mitigate adverse impacts
biaya untuk kegiatan perlindungan, pemeliharaan, and enhance positive environmental outcomes. In
dan pelestarian lingkungan. Dalam Laporan this Sustainability Report, the discussion covers the
Keberlanjutan ini, pembahasan terkait biaya business units within the 2025 reporting boundary:
lingkungan hidup difokuskan pada unit-unit yang Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi,
termasuk dalam batas pelaporan tahun 2025, Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon
yaitu Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, Mall Bekasi, and Summarecon Mall Serpong.
Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon
Mall Bekasi, dan Summarecon Mall Serpong.
Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup Tahun 2023-2025
Contribution to Environmental Cost Year 2023-2025 2023 2024 2025
Dalam Jutaan Rupiah
(in Million Rupiah)
Biaya Pembelian Pohon Biaya Perawatan Landscape
Cost of Tree Purchase Cost of Landscape Maintenance
8,559 5,906
8,049 3,062
6,151 8,782
Biaya Perawatan Landscape Biaya Pengolahan Air Limbah
Cost of Landscape Maintenance Sewage Treatment Plant
8,449 10
12,049 30
6,525 2
Biaya Penghematan Energi -Konversi
Biaya Pengolahan Air Limbah
Lampu Tradisional ke Light-Emitting
Sewage Treatment Plant
Diode (LED)
4,483 Cost of Energy Saving – Conversion of
5,239 Traditional Lightbulbs into Light-Emitting
Diode Lightbulbs
10,787
-
-
Biaya Pengolahan Sampah
56
Cost of Waste Management
757
623 Biaya Pemeliharaan Danau dan
Habitatnya
30
Cost of Maintenance of Lake and
its Habitats
Biaya Pemeliharaan Danau dan
376
Habitatnya
Cost of Maintenance of Lake and 29
its Habitats 563
7,562
12,383
1,166 Total Kontribusi Biaya Lingkungan
6,292
Hidup untuk Summarecon Bekasi
Total Amount of Contribution 3,121
Total Kontribusi Biaya Lingkungan to Environmental Cost for the 9,402
29,811
Hidup untuk Summarecon Serpong Summarecon Bekasi
Total Amount of Contribution 38,343
to Environmental Cost for the 24,659
Summarecon Serpong
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 103
Page 104
Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup Tahun 2023-2025
Contribution to Environmental Cost Year 2023-2025
2023 2024 2025 Dalam Jutaan Rupiah
(in Million Rupiah)
Biaya Pembelian Pohon Biaya Pembelian Pohon
Cost of Tree Purchase Cost of Tree Purchase
147 234
130 72
61 58
Biaya Perawatan Landscape Biaya Perawatan Landscape
Cost of Landscape Maintenance Cost of Landscape Maintenance
975 1,215
975 989
1,224 958
Biaya Pengolahan Air Limbah
Biaya Pengolahan Air Limbah Sewage Treatment Plant
Sewage Treatment Plant
443
290 771
128
1,005
297
Biaya Pengolahan Limbah B3 Biaya Pengolahan Limbah B3
Cost of Hazardous Waste Management Cost of Hazardous Waste Management
22 60
393 -
4 70
Biaya Pengolahan Sampah Biaya Pengolahan Sampah
Cost of Waste Management Cost of Waste Management
555 172
562 249
593 228
Biaya Penghematan Energi -Konversi
Total Kontribusi Biaya Lingkungan 1,990 Lampu Tradisional ke Light-Emitting
Hidup untuk Summarecon Mall Diode (LED)
Kelapa Gading 2,188
Cost of Energy Saving – Conversion of
Total Amount of Contribution to 2,180 Traditional Lightbulbs into Light-Emitting
Environmental Cost for Summarecon Diode Lightbulbs
Mall Kelapa Gading
150
112
238
Total Kontribusi Biaya Lingkungan 2,273
Hidup untuk Summarecon Mall
Bekasi 2,193
Total Amount of Contribution to 2,557
Environmental Cost for Summarecon
Mall Bekasi
Laporan Keberlanjutan 2025
104 Sustainability Report 2025
Page 105
Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup Tahun 2023-2025
Contribution to Environmental Cost Year 2023-2025
2023 2024 2025 Dalam Jutaan Rupiah
(in Million Rupiah)
Biaya Pembelian Pohon Biaya Pengolahan Limbah B3
Cost of Tree Purchase Cost of Hazardous Waste Management
429
-
340
3
247
-
Biaya Perawatan Landscape
Biaya Pengolahan Sampah
Cost of Landscape Maintenance
Cost of Waste Management
2,120
609
2,860
533
2,645
677
Biaya Pengolahan Air Limbah
Sewage Treatment Plant Biaya Penghematan Energi -Konversi
Lampu Tradisional ke Light-Emitting
842 Diode (LED)
1,002 Cost of Energy Saving – Conversion of
856 Traditional Lightbulbs into Light-Emitting
Diode Lightbulbs
481
410
-
Total Kontribusi Biaya Lingkungan
Hidup untuk Summarecon Mall 4,482 Total Biaya Lingkungan Hidup 44,848
Serpong 5,147 Total Amout of Environmental Cost 50,992
Total Amount of Contribution to 4,425 43,222
Environmental Cost for Summarecon
Mall Serpong
Keterangan: Note:
1. Biaya pembelian pohon merupakan biaya yang 1. Tree Procurement Costs refer to expenditures for the
dikeluarkan untuk pengadaan, pengiriman, serta procurement, delivery, and planting of various types
penanaman berbagai jenis pohon yang akan ditanam of trees to be planted in project areas, clusters, green
di area proyek, area cluster, ruang terbuka hijau, atau open spaces, or public facilities.
fasilitas umum.
2. Biaya pengolahan air limbah merupakan biaya 2. Wastewater Treatment Costs refer to expenses
yang dikeluarkan untuk pembelian bahan kimia for purchasing chemicals and other supporting
dan material pendukung lainnya yang digunakan materials used in the operation and maintenance of
dalam proses operasional dan pemeliharaan instalasi the Sewage Treatment Plant (STP). These costs also
Sewage Treatment Plant (STP). Biaya ini juga include laboratory testing fees to ensure that treated
mencakup pengeluaran untuk analisis laboratorium wastewater meets the required quality standards.
guna memastikan kualitas air limbah hasil olahan
memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan.
3. Biaya perawatan landscape merupakan biaya yang 3. Landscape Maintenance Costs refer to expenses
dikeluarkan untuk merawat area taman, ruang terbuka for maintaining gardens, green open spaces, and
hijau, dan vegetasi lainnya. Biaya ini mencakup other vegetated areas. These activities include grass
kegiatan seperti pemangkasan rumput dan tanaman, and plant trimming, watering, fertilization, and pest
penyiraman, pemupukan, serta pengendalian hama, control to ensure the landscape remains healthy, well-
agar seluruh elemen landscape tetap terjaga dalam maintained, and aesthetically pleasing.
kondisi yang sehat, tertata, dan estetis.
4. Biaya pengolahan limbah B3 merupakan biaya untuk 4. Hazardous Waste (B3) Treatment Costs cover the
menangani limbah B3 yang dihasilkan dari aktivitas management of hazardous waste generated from
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 105
Page 106
operasional. Biaya ini mencakup pengeluaran untuk operational activities. This includes payments to
jasa pihak ketiga yang memiliki izin resmi dalam third-party service providers licensed to transport
pengangkutan dan pengolahan limbah B3 sesuai and process hazardous waste in compliance with
peraturan yang berlaku. applicable regulations.
5. Biaya pengolahan sampah merupakan biaya untuk 5. General Waste Management Costs include
pengelolaan limbah non-B3, baik limbah organik expenditures for managing non-hazardous (non-B3)
maupun anorganik. Biaya ini mencakup pembayaran waste, both organic and inorganic. These costs cover
kepada vendor pengelola sampah yang bertanggung payments to waste management vendors responsible
jawab atas pengumpulan dan pengangkutan limbah for the collection and transport of waste to final
ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). disposal sites (TPA).
6. Biaya penghematan energi - konversi lampu 6. Energy Saving Costs – Conversion of Conventional
tradisional ke Light-Emitting Diode (LED merupakan Lamps to LED refer to the costs of purchasing LED
biaya yang dikeluarkan untuk pembelian lampu LED lamps to replace traditional lighting.
untuk menggantikan lampu konvensional
7. Biaya pemeliharaan danau dan habitatnya 7. Lake and Habitat Maintenance Costs refer to
merupakan biaya yang dikeluarkan untuk menjaga expenditures for maintaining the sustainability of
keberlangsungan fungsi danau. Biaya ini mencakup lake functions. These include maintenance of lake
pengeluaran untuk perawatan dan pemeliharaan infrastructure, water quality management, and
infrastruktur danau, pengelolaan kualitas air, serta monitoring and preservation of flora and fauna
kegiatan pemantauan dan pelestarian habitat flora habitats in and around the lake area.
dan fauna yang hidup di sekitar danau.
Berdasarkan tabel kontribusi biaya lingkungan As reflected in the table above, several environmental
hidup diatas, pada tahun 2025 terdapat beberapa expenditure components in 2025 recorded notable
komponen biaya yang mengalami peningkatan increases or decreases compared with previous
atau penurunan yang signifikan dibandingkan years. The main drivers behind these fluctuations are
tahun-tahun sebelumnya. Berikut adalah analisa outlined below:
dan penjelasan dari fluktuasi yang terjadi:
• Biaya Pengolahan Air Limbah (STP) di • Expenditure on the Wastewater Treatment Plant
Summarecon Serpong pada tahun 2025 (“STP”) at Summarecon Serpong increased by
mengalami kenaikan sebesar 106%, terutama 106% in 2025 to around RP5.1 billion, primarily
disebabkan oleh pembangunan fasilitas STP due to the construction of an STP facility at
pada Cluster The Hood dengan nilai investasi Cluster The Hood.
sekitar Rp5,1 miliar.
• Biaya Pengolahan Sampah & Biaya Pemeliharaan • Expenditure on waste management, as well as
Danau dan Habitatnya di Summarecon Serpong lake and habitat maintenance, at Summarecon
pada tahun 2025 mengalami penurunan. Hal Serpong declined in 2025 following the transfer
ini disebabkan karena pengelolaan sampah, of responsibility for managing waste, lakes, and
danau, serta habitat terkait telah dialihkan related habitats to Serpong Tatanan Kota. As a
kepada Serpong Tatanan Kota, sehingga result, these costs were no longer borne by the
pembiayaannya tidak lagi dibebankan kepada Company and instead became part of residents’
Perusahaan, melainkan menjadi bagian dari contributions.
pengeluaran warga.
• Biaya Perawatan Landscape-Kawasan & • Expenditure on area landscape maintenance,
Biaya Pemeliharaan Danau dan Habitatnya along with lake and habitat maintenance, at
di Summarecon Bekasi pada tahun 2025 Summarecon Bekasi increased significantly in
mengalami kenaikan signifikan. Peningkatan ini 2025. This was mainly attributable to landscape
terutama disebabkan oleh adanya kebutuhan upkeep requirements and lake development
biaya perawatan landscape serta pembangunan undertaken to support the new Soultan
danau yang mendukung pengembangan Boulevard cluster.
cluster baru, yaitu Soultan Boulevard.
• Biaya Pengolahan Air Limbah (STP) di • Expenditure on the Wastewater Treatment Plant
Summarecon Bekasi pada tahun 2025 (“STP”) at Summarecon Bekasi decreased by 95%
mengalami penurunan sebesar 95%. Penurunan in 2025, as the main capital outlay for the Crystal
ini disebabkan karena pengeluaran utama Boulevard communal STP/WWTP had already
untuk STP/WWTP Komunal Crystal Boulevard been realised in 2024. Accordingly, only residual
telah direalisasikan pada tahun 2024, sehingga payments and final settlements remained in
pada tahun 2025 hanya tersisa pembayaran atau 2025.
penyelesaian biaya yang bersifat residual.
• Biaya Pengolahan Air Limbah (STP) pada tahun • Expenditure on the Wastewater Treatment Plant
2025 di Summarecon Mall Kelapa Gading (“STP”) at Summarecon Mall Kelapa Gading rose
Laporan Keberlanjutan 2025
106 Sustainability Report 2025
Page 107
mengalami kenaikan sebesar 132%. Peningkatan by 132% in 2025. This increase was driven mainly
ini terutama disebabkan oleh adanya by the preparation of the 2025 Environmental
penyusunan laporan implementasi RKL dan RPL Management and Monitoring Plan (RKL-RPL)
selama tahun 2025, pembuatan izin Sertifikat implementation report, the processing of
Laik Operasi (SLO) untuk air limbah SMKG, serta the Operational Feasibility Certificate (SLO)
pengurusan dokumen Andalalin kawasan MKG. for wastewater management at SMKG, and
the preparation of traffic impact analysis
documentation for the MKG area.
• Biaya Pengolahan Limbah B3 pada tahun 2025 • Hazardous and Toxic Waste (“B3”) management
di Summarecon Mall Kelapa Gading mengalami expenditure at Summarecon Mall Kelapa
penurunan sebesar 99%. Penurunan ini terjadi Gading declined by 99% in 2025, as B3 waste
karena limbah B3 belum diserahkan selama was not handed over during the year and was
tahun 2025 dan baru diserahkan pada awal only transferred in early 2026. Consequently, the
tahun 2026, sehingga biaya pengelolaannya related management costs were not recorded
belum tercatat pada periode tahun 2025. within the 2025 reporting period.
• Biaya Pembelian Pohon mengalami penurunan • Tree procurement expenditure declined by 53%,
sebesar 53%. Hal ini disebabkan karena pada as there was no expansion of the SMKG area in
tahun 2025 tidak terdapat perluasan area 2025 and tree purchases were therefore limited
atau wilayah di SMKG, sehingga kebutuhan to replacement needs.
pembelian pohon hanya terbatas pada
penggantian pohon yang sudah ada.
• Biaya Penghematan Energi – Konversi LED di • Energy efficiency expenditure for LED conversion
Summarecon Bekasi pada tahun 2025 meningkat at Summarecon Bekasi increased by 113% in 2025,
sebesar 113%, seiring dengan perluasan in line with the expansion of the operational area,
wilayah operasional di SMB yang mendorong which broadened the implementation scope of
bertambahnya cakupan implementasi program the LED conversion programme.
konversi lampu ke teknologi LED.
Investasi dan Pembangunan Infrastruktur
[203-1] [F.23] Infrastructure Investment and Development
Dalam pengembangan properti dan kawasan In developing properties and integrated townships,
terpadu, Summarecon secara konsisten Summarecon consistently builds various public
membangun berbagai fasilitas umum dan sosial, and social facilities, such as roads for vehicular
seperti jalan untuk transportasi kendaraan, jalan transportation, pedestrian walkways, green open
setapak bagi pejalan kaki, ruang terbuka hijau, spaces, multipurpose halls, lakes, as well as health
ruang serbaguna, danau, serta pusat kesehatan and sports centres. The presence of these facilities
dan olahraga. Keberadaan fasilitas-fasilitas creates tangible positive impacts for residents and
tersebut memberikan dampak positif yang nyata surrounding communities, while also supporting
bagi penghuni, masyarakat sekitar, serta turut ecological balance within the developed areas.
mendukung keseimbangan ekosistem di kawasan
yang dikembangkan.
Data yang disajikan dalam laporan ini mencerminkan The data presented in this report reflect infrastructure
investasi dan pembangunan infrastruktur yang investment and development undertaken by each
telah dibangun oleh masing-masing unit bisnis business unit from the start of area development
sejak awal pengembangan kawasan hingga periode through to the reporting period. For Summarecon
pelaporan. Untuk kawasan Summarecon Serpong, Serpong, due to limitations in collecting historical
karena adanya keterbatasan dalam pengumpulan data, the information presented covers the period
data historis, informasi yang ditampilkan mencakup from 2018 to 2025. Meanwhile, for Summarecon
periode tahun 2018 hingga 2025. Sementara Bekasi, the data cover the period from 2013 to 2025.
itu, untuk kawasan Summarecon Bekasi, data
mencakup periode tahun 2013 hingga 2025.
Berikut adalah rincian investasi dan pembangunan The following outlines the infrastructure investments
infrastruktur yang telah direalisasikan oleh and development realised by the Company:
Perusahaan:
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 107
Page 108
Investasi dan Pembangunan Infrastruktur
Infrastructure Investment and Development
(2018 – 2025) (2013 – 2025)
Cluster & Ruko Kawasan
Cluster and Shophouses Township Area
Jalan aspal Jalan aspal
Asphalt road Asphalt road
30,81 KM 39,88 KM 7,93 KM 9,55 KM
Jalan Setapak/ Paving Jembatan
Walkway/Paving Bridge
6,49 KM 37,10 KM 63,58 m 2,41 m
Jogging track Danau
Jogging track Lake
- 257 m 27,962 m2 68,190 m2
Jalur sepeda Ruang Terbuka Hijau
bicycle track Green Open Space
- 6,881 m 35,413 m2 48,859 m2
Mini Club Pedestrian/Jalan Setapak
Mini Club Pedestrian/Walkway
31,146 m2 21,458 m2 1,49 KM 11,96 KM
Taman Umum
Public Park
91,559 m2 81,935 m2
Laporan Keberlanjutan 2025
108 Sustainability Report 2025
Page 109
Pada tahun 2025, di kawasan Summarecon Serpong In 2025, two new commercial clusters were developed
dilakukan pembangunan dua cluster komersial in the Summarecon Serpong area, namely Cluster
baru, yaitu Cluster Bellefont East dan Cluster Bellefont East and Cluster Finore. This development
Finore. Pembangunan tersebut turut mendorong also drove an increase in supporting infrastructure,
peningkatan infrastruktur pendukung, meliputi jalan including 3.76 km of asphalt roads, 2.06 km of
aspal sepanjang 3,76 km, jalan setapak sepanjang pedestrian walkways, the addition of a 1,845.67 m²
2,06 km, penambahan Mini Club seluas 1.845,67 m², mini club, and 17,435.09 m² of public parks.
serta taman umum seluas 17.435,09 m².
Sementara itu, di kawasan Summarecon Bekasi, Meanwhile, in the Summarecon Bekasi area, one new
terdapat pembangunan satu cluster komersial commercial cluster, Soultan Island, was developed.
baru, yaitu Soultan Island. Pembangunan ini juga This project also contributed to the expansion of area
memberikan kontribusi terhadap penambahan infrastructure, including 1.35 km of asphalt roads
infrastruktur kawasan, berupa jalan aspal sepanjang within the cluster and shophouse area, a 897 m²
1,35 km pada area cluster dan ruko, mini club seluas mini club, and 10,218 m² of public parks.
897 m², serta taman umum seluas 10.218 m².
Investasi dan pembangunan infrastruktur yang The infrastructure investment and development
telah direalisasikan oleh Perusahaan tersebut realised by the Company are aligned with SDG 11,
sejalan dengan tujuan SDG 11, khususnya dalam particularly in supporting the creation of inclusive,
mendukung terciptanya kawasan perkotaan yang safe, resilient, and sustainable urban areas. This
inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. Hal ini is reflected in the provision of universal access to
diwujudkan melalui penyediaan akses universal safe and accessible green spaces and public areas,
terhadap ruang hijau dan ruang publik yang aman as well as the implementation of participatory and
dan mudah dijangkau, serta penerapan perencanaan integrated area planning and management
dan pengelolaan kawasan secara partisipatif dan
terintegrasi.
Dengan demikian, Summarecon tidak hanya Through these efforts, Summarecon not only
berkontribusi terhadap peningkatan kualitas contributes to improving environmental quality,
lingkungan hidup, tetapi juga memperkuat fondasi but also strengthens the social and economic
sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan yang foundations of communities in the areas it develops.
dikembangkan. Upaya ini menjadi bukti bahwa This demonstrates that business growth can be
pertumbuhan bisnis dapat selaras dengan tanggung pursued in harmony with social and environmental
jawab sosial dan lingkungan. responsibility.
Dampak dari infrastruktur yang telah dibangun The impacts of the infrastructure that has been built
tersebut, antara lain: include:
• Jalan Aspal • Asphalt Roads
Pembangunan jalan aspal diharapkan dapat The construction of asphalt roads aims to improve
terus memberikan dampak positif berupa connectivity and mobility for both people and
peningkatan konektivitas dan mobilitas goods. This infrastructure facilitates accessibility
manusia maupun barang. Infrastruktur ini between areas and supports the smooth flow of
mempermudah aksesibilitas antar wilayah serta economic and trade activities.
mendorong kelancaran aktivitas ekonomi dan
perdagangan.
• Jalan Setapak • Walkways
Jalan setapak berfungsi untuk mempermudah Walkways are designed to improve pedestrian
akses pejalan kaki menuju berbagai fasilitas access to various public facilities, such as parks
umum, seperti taman dan area publik lainnya. and other communal areas. The presence of
Kehadiran jalan setapak juga meningkatkan these walkways enhances both comfort and
kenyamanan dan keamanan bagi pejalan kaki, safety for pedestrians, while also encouraging
serta mendorong gaya hidup sehat, karena a healthy lifestyle, as residents can use them
dapat dimanfaatkan oleh penghuni untuk for walking or light exercise such as morning
berjalan kaki atau berolahraga ringan seperti lari jogging.
pagi.
• Jogging Track dan Jalur Sepeda • Jogging Tracks and Bicycle Lanes
Jogging track dan jalur sepeda merupakan Jogging tracks and bicycle lanes are facilities
fasilitas yang dibangun oleh Summarecon developed by Summarecon as part of its
sebagai bagian dari upaya menciptakan commitment to creating a healthy, comfortable,
lingkungan yang sehat, nyaman, dan ramah and pedestrian- and cyclist-friendly environment.
bagi pejalan kaki maupun pesepeda. Kehadiran These amenities offer a range of positive benefits,
fasilitas ini memberikan berbagai manfaat positif, including promoting public health, fostering
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 109
Page 110
baik dari aspek kesehatan masyarakat, interaksi social interaction, and contributing to the
sosial, hingga kontribusi terhadap pengurangan reduction of motor vehicle emissions.
emisi kendaraan bermotor.
• Mini Club • Mini Club
Mini club merupakan fasilitas yang disediakan The Mini Club serves as a recreational facility
untuk mendukung aktivitas penghuni, keluarga, for residents, families, and children within each
dan anak-anak di dalam suatu kluster, yang cluster, offering amenities like swimming pools,
dilengkapi dengan kolam renang, taman playgrounds, and meeting halls. These spaces
bermain, dan ruang pertemuan (hall). Kehadiran promote social interaction among residents,
fasilitas ini memberikan dampak positif berupa strengthen community ties, and provide areas
peningkatan interaksi sosial antarwarga, for healthy and productive activities such as
penguatan ikatan komunitas, serta penyediaan sports and recreation.
ruang yang mendorong aktivitas bermanfaat
dan sehat, seperti olahraga dan rekreasi bersama.
• Taman Umum • Public Parks
Taman umum merupakan area terbuka yang Public parks are open spaces designed and
dirancang dan disediakan oleh Perusahaan provided by the Company as communal
sebagai ruang publik bagi para penghuni. areas for residents. These parks offer a healthy
Keberadaan taman ini memberikan manfaat green environment for activities like exercise,
langsung berupa ruang hijau yang sehat relaxation, and play. Additionally, they contribute
dan menyegarkan untuk aktivitas seperti to environmental health by increasing vegetation
berolahraga, bersantai, maupun bermain. Selain that helps absorb carbon dioxide (CO₂) and
itu, taman umum juga berkontribusi positif reduce surrounding air pollution.
terhadap lingkungan melalui peningkatan
jumlah vegetasi, yang membantu penyerapan
karbon dioksida (CO₂) serta berperan dalam
mengurangi polusi udara di sekitarnya.
• Jembatan • Bridges
Jembatan tidak hanya berfungsi sebagai Bridges not only connect different areas within
penghubung antar area di dalam kawasan, the township but also improve accessibility
tetapi juga meningkatkan aksesibilitas bagi for residents and surrounding communities.
penghuni dan masyarakat sekitar. Keberadaan They facilitate smoother mobility, shorten travel
jembatan mendukung kelancaran mobilitas, distances, and enhance connectivity between
memperpendek jarak tempuh, serta facilities, residential zones, and commercial
menciptakan konektivitas yang lebih baik antar areas. With integrated design elements that
fasilitas, area hunian, dan kawasan komersial. complement green spaces, these bridges also
Selain itu, desain jembatan yang terintegrasi add aesthetic value and strengthen the identity
dengan konsep ruang terbuka hijau memberikan of the area as a livable, green community.
nilai estetika yang harmonis dan memperkuat
identitas kawasan yang asri.
• Danau • Lakes
Danau memiliki peran strategis dalam Lakes play a strategic role in environmental
pengelolaan lingkungan kawasan. Selain management within the township. In addition
berfungsi sebagai area resapan air dan to functioning as water catchment areas and
pengendali banjir, danau juga berperan flood control systems, lakes help maintain
dalam menjaga keseimbangan ekosistem ecological balance by regulating water systems
melalui pengaturan tata air di kawasan dan in the area and its surroundings. They create
area sekitarnya. Keberadaan danau turut cooler microclimates, provide natural habitats
menciptakan iklim mikro yang lebih sejuk, for various plant and animal species, and offer
menyediakan habitat alami bagi berbagai aesthetic and recreational value to residents.
jenis flora dan fauna, serta memberikan nilai As part of green open spaces, lakes support
estetika dan fungsi rekreasi bagi penghuni. the creation of comfortable environments and
Sebagai bagian dari ruang terbuka hijau, improved quality of life for communities in
danau mendukung terciptanya lingkungan Summarecon developments.
yang nyaman dan peningkatan kualitas hidup
masyarakat di kawasan Summarecon.
• Ruang Tebuka Hijau (RTH) • Green Open Spaces (GOS)
Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan area Green Open Spaces are areas not designated for
yang tidak dimanfaatkan untuk pembangunan physical construction, but instead covered with
fisik, melainkan ditumbuhi oleh vegetasi, vegetation such as parks within residential zones.
seperti taman yang terletak di area kawasan These spaces aim to improve environmental
Laporan Keberlanjutan 2025
110 Sustainability Report 2025
Page 111
perumahan. Keberadaan RTH bertujuan untuk quality, reduce air pollution levels, and support
meningkatkan kualitas lingkungan, mengurangi biodiversity preservation and enhancement in
tingkat polusi udara, serta mendukung the area.
pelestarian dan peningkatan keanekaragaman
hayati di kawasan tersebut.
Manajemen Anti Korupsi
[205-1] [205-3] [E.3] Anti-Corruption Management
Summarecon berkomitmen dan patuh terhadap Summarecon is committed to and complies with
ketentuan perundang-undangan yang berlaku, prevailing laws and regulations, supporting the
serta mendukung Pemerintah Indonesia dalam Indonesian government in combating corruption. To
hal pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, untuk ensure that the Company’s activities and business
memastikan bahwa aktivitas dan bisnis Perusahaan are shielded from detrimental actions, Summarecon
terhindar dari tindakan-tindakan yang merugikan, establishes anti-corruption policies within its
maka Summarecon menetapkan kebijakan anti environment, involving all employees, suppliers,
korupsi yang berlaku di lingkungan Summarecon business partners, and government agencies
dengan melibatkan seluruh karyawan, pemasok, associated with Summarecon. This aligns with
mitra kerja, maupun instansi Pemerintah yang Summarecon’s values, emphasizing integrity and
berhubungan dengan Summarecon. Hal ini adherence to ethical standards.
sejalan dengan nilai-nilai Summarecon yang
mengedepankan integritas dan selalu bertindak
sesuai dengan standar etika yang berlaku.
Tujuan dari penerapan kebijakan anti korupsi ini The objectives of implementing this anti-corruption
adalah: policy are as follows:
1. Untuk mencegah kerugian, baik materiil 1. To prevent material and immaterial losses that
maupun immateriil, yang dapat mengganggu could disrupt Summarecon’s business continuity.
kelangsungan bisnis Summarecon.
2. Sebagai pedoman untuk memahami, 2. As a guideline to understand, mitigate, and/
menanggulangi, dan/atau mencegah or prevent the acceptance of gratuities falling
pelaksanaan penerimaan gratifikasi yang masuk under the bribery category and reasonably
dalam kategori penyuapan dan patut diduga suspected of jeopardizing Summarecon’s
akan merugikan keberlangsungan bisnis business continuity.
Summarecon.
3. Untuk meningkatkan ketaatan dan kedisiplinan 3. To enhance Summarecon’s compliance and
Summarecon terhadap hukum, peraturan, dan discipline towards laws, regulations, and ethics,
etika, serta mendukung program pemerintah supporting government programs aimed at
dalam rangka mencegah tindakan korupsi di preventing corruption in Indonesia.
Indonesia.
4. Untuk meningkatkan kesadaran akan budaya 4. To raise awareness of high ethical standards in
beretika tinggi di dalam melaksanakan kegiatan conducting work-related activities involving
kerja yang berhubungan dengan pihak eksternal, external parties, namely business partners
yaitu mitra kerja dan instansi Pemerintah yang and government agencies associated with
behubungan dengan Summarecon. Summarecon.
5. Mewujudkan tata kelola Perusahaan yang bersih 5. To achieve clean corporate governance free from
dan terbebas dari segala bentuk korupsi, kolusi, all forms of corruption, collusion, and nepotism
dan nepotisme (KKN). (KKN).
Dalam kebijakan anti korupsi ini, Perusahaan Under this anti-corruption policy, the Company
mengidentifikasi beberapa jenis tindak korupsi yang identifies several types of corrupt acts, including:
terdiri dari aktivitas:
1. Menyalahgunakan kewenangan, kesempatan, 1. Abuse of authority, opportunity, or resources
atau sarana yang ada padanya karena jabatan available to them due to their position or status.
atau kedudukannya
2. Memberi, menerima dan/atau menjanjikan 2. Offering, receiving, and/or promising something
sesuatu kepada seorang pejabat atau mitra to an internal or external official or business
kerja baik internal maupun eksternal dengan partner with the intention of influencing them to
maksud menggerakkannya untuk berbuat atau act or refrain from acting in their official capacity
tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang contrary to their duties.
bertentangan dengan kewajibannya
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 111
Page 112
3. Menggelapkan uang atau surat berharga yang 3. Misappropriating funds or securities held due
disimpan karena jabatan atau kedudukannya, to their position or status, or allowing others to
atau membiarkan uang atau surat berharga take or misappropriate such funds or securities,
tersebut diambil atau digelapkan oleh pihak or aiding and abetting in such actions.
lain, atau menolong dan membantu dalam
melakukan perbuatan tersebut.
4. Memberi dan/atau menerima hadiah atau janji 4. Giving and/or receiving gifts or promises to/from
kepada/dari seorang baik internal maupun an internal or external party in consideration of
eksternal dengan mengingat kekuasaan atau the power or authority inherent in their position
wewenang yang melekat pada jabatan atau or status.
kedudukannya.
5. Melanggar ketentuan Undang-Undang yang 5. Violating provisions of the Law that expressly
secara tegas menyatakan bahwa pelanggaran classify violations of such provisions as acts of
terhadap ketentuan Undang-Undang tersebut corruption.
sebagai tindakan korupsi.
6. Melakukan percobaan pembantuan atau 6. .Attempting conspiracy or collusion to commit
pemufakatan jahat untuk melakukan tindakan corrupt acts.
korupsi.
7. Memberikan bantuan, kesempatan, sarana, atau 7. Providing assistance, opportunity, means, or
keterangan untuk terjadinya tindakan korupsi. information for the occurrence of corrupt acts.
Selain identifikasi tindak korupsi di atas, In addition to identifying the above corrupt acts,
Summarecon juga telah mengidentifikasi risiko Summarecon has also identified potential corruption
potensi terjadinya korupsi dalam aktivitas bisnis dan risks in its business activities and value chain, followed
rantai nilainya, diikuti dengan rencana pencegahan by prevention and/or mitigation plans. The Company
dan/atau mitigasi. Terdapat 2 (dua) kategori categorizes two corruption actions, namely ‘Bribery’
perbuatan antikorupsi yang dikategorikan oleh covering bribery activities, facilitation payments,
Perusahaan, yaitu ‘Suap-Menyuap’ yang mencakup cheating, extortion, collusion, and money laundering,
aktivitas penyuapan, pembayaran fasilitas, penipuan, and ‘Fraud’ related to manipulation actions, as well
pemerasan, kolusi, dan pencucian uang, serta as gratuity acceptance.
‘Perbuatan Curang’ yang terkait dengan tindakan
manipulasi, serta penerimaan gratifikasi.
Identifikasi Risiko Korupsi dalam Rantai Nilai
Identification of Corruption Risks in the Value Chain
Aktivitas Pengadaan
Activity Procurement
Risiko Adanya risiko penyuapan dari pihak Kontraktor atau Vendor ke Perusahaan
Risk agar terpilih dan memenangkan tender atau kontrak atau sebaliknya.
Risk of bribery from Contractors or Vendors to the Company to allow them to
be selected or to win tenders or contracts or vice versa.
Kategori Korupsi Suap-Menyuap
Corruption Category Bribery
Upaya Pencegahan Melakukan proses pengadaan yang terbuka dan transparan.
dan/atau Mitigasi Conducting an open and transparent procurement process.
Prevention/Mitigation
Efforts
Laporan Keberlanjutan 2025
112 Sustainability Report 2025
Page 113
Aktivitas Konstruksi
Activity Construction
Risiko Kemungkinan Kontraktor atau Vendor memanipulasi biaya dan anggaran
Risk proyek untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar sehingga
merugikan Perusahaan.
Possibility of Contractors or Vendors manipulating project costs and budgets
to obtain greater profits to the detriment of the Company.
Kategori Korupsi Perbuatan Curang
Corruption Category Fraud
Upaya Pencegahan Memantau jalannya proyek secara teratur untuk meminimalisir kesalahan
dan/atau Mitigasi dan kecurangan.
Prevention/Mitigation Monitoring project progress regularly to minimize errors and fraud.
Efforts
Aktivitas Perizinan
Activity Permit
Risiko Membayar suap kepada pejabat pemerintah yang bertanggung jawab
Risk atas perizinan untuk mempercepat proses pengajuan dan mendapatkan
persetujuan yang diinginkan.
Paying bribes to government officials in charge of permit in order to speed
up the application process and obtain the desired approvals.
Kategori Korupsi Suap-Menyuap
Corruption Category Bribery
Upaya Pencegahan Menerapkan prosedur yang transparan dalam proses perizinan.
dan/atau Mitigasi Implementing transparent procedures in the permit process.
Prevention/Mitigation
Efforts
Aktivitas Leasing
Activity
Risiko Menerima suap atau hadiah dari penyewa atau pihak ketiga lainnya
Risk sebagai imbalan untuk memberikan layanan atau perlakuan khusus.
Accepting bribes or gifts from tenants or other third parties in return for
providing special services or preferential treatment.
Kategori Korupsi Suap-Menyuap
Corruption Category Bribery
Upaya Pencegahan Menerapkan kebijakan yang ketat terhadap penerimaan hadiah dan suap,
dan/atau Mitigasi memberikan pelatihan etika kepada karyawan, serta mempromosikan
Prevention/Mitigation budaya transparansi dan integritas dalam Perusahaan.
Efforts Implementing strict policies against accepting gifts and bribes, providing
ethics training to employees, and promoting a culture of transparency and
integrity within the Company.
Dengan berlakunya kebijakan anti korupsi di Through the enforcement of the anti-corruption
lingkungan Summarecon, serta penerapan budaya policy within Summarecon’s environment and the
Perusahaan “CARING” yang efektif dan berkelanjutan ongoing cultivation of the company’s “CARING”
di lingkungan Summarecon, khususnya untuk nilai culture, particularly emphasizing integrity,
Integritas. Oleh karenanya, Perusahaan mensyukuri Summarecon is grateful for the absence of any
tidak terdapat insiden korupsi yang melibatkan corruption incidents involving the Company
Summarecon selama tahun 2025 dan berharap throughout 2023. Moving forward, the Company
tidak akan ada kejadian korupsi yang melibatkan hopes to maintain this integrity and prevent any
Perusahaan di masa mendatang. occurrences of corruption involving Summarecon in
the future.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 113
Page 114
Plaza Summarecon Bandung
Laporan Keberlanjutan 2025
114 Sustainability Report 2025
Page 115
Summarecon menyadari bahwa menciptakan Summarecon recognises that creating a healthy and
lingkungan yang sehat dan berkelanjutan sustainable environment is an integral part of the
merupakan bagian penting dari tanggung Company’s responsibility towards society and future
jawab Perusahaan terhadap masyarakat dan generations. Accordingly, the Company is committed
generasi mendatang. Oleh karena itu, Perusahaan to going beyond the pursuit of financial performance
berkomitmen untuk tidak hanya berorientasi pada by proactively adopting environmentally responsible
pencapaian kinerja finansial, tetapi juga secara business practices that generate positive impacts on
proaktif menerapkan praktik bisnis yang ramah the ecosystems surrounding its areas of operation.
lingkungan dan memberikan dampak positif bagi
ekosistem di sekitar wilayah operasional.
Kontribusi Summarecon terhadap penciptaan Summarecon’s contribution to a healthy and
lingkungan yang sehat dan berkelanjutan tercermin sustainable environment is reflected through a range
melalui berbagai inisiatif, seperti penggunaan of initiatives, including the use of green-certified
material bersertifikasi hijau, penggunaan material materials, recycled and reused materials, energy
daur ulang dan material reuse, efisiensi energi, efficiency measures, greenhouse gas (GHG) emission
pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) melalui reductions through tree planting, the utilisation of
penanaman pohon, pemanfaatan air limbah hasil treated wastewater, and waste recycling activities.
olahan, serta kegiatan daur ulang limbah. Seluruh These efforts collectively form part of the Company’s
upaya ini merupakan bagian dari komitmen environmental responsibility commitments and
tanggung jawab lingkungan Perusahaan sekaligus represent a tangible contribution to sustainable
wujud kontribusi nyata terhadap pembangunan development. A more detailed account of each
berkelanjutan. Penjabaran lebih lanjut mengenai initiative is presented within this pillar.
inisiatif-inisiatif tersebut akan disampaikan dalam
pilar ini.
Namun demikian, dalam proses pelaporan aspek In the course of reporting on environmental aspects
lingkungan tahun ini, Perusahaan menghadapi this year, however, the Company encountered a
sejumlah tantangan, seperti keterbatasan number of challenges, including limited familiarity
pemahaman terhadap prinsip dan praktek with sustainability principles and practices, data
keberlanjutan, ketersebaran data di berbagai unit dispersed across multiple business units, diverse
bisnis, keragaman penyedia data, serta kendala data providers, and difficulties in the validation
dalam proses validasi. Untuk mengatasi hal ini, process. To address these challenges, the Company
Perusahaan telah melakukan sejumlah langkah, has undertaken several measures, amongst them
antara lain melalui peningkatan kompetensi internal strengthening internal sustainability competencies,
di bidang keberlanjutan, pengembangan sistem developing a more integrated data management
manajemen data yang lebih terintegrasi, penguatan system, enhancing coordination with data-providing
koordinasi dengan unit penyedia data, serta units, and establishing clear boundaries for
penetapan batas pelaporan data lingkungan. environmental data reporting.
Sebagai bentuk komitmen Summarecon As part of Summarecon’s commitment to
dalam memperkuat praktik keberlanjutan dan strengthening its sustainability practices and
meningkatkan kualitas pengungkapan informasi, improving the quality of its disclosures, particularly
khususnya aspek lingkungan, pada tahun 2025 on environmental matters the Company expanded
Perusahaan memperluas cakupan pengumpulan the scope of its energy and emissions data
dan pelaporan data energi dan emisi hingga collection and reporting in 2025 to encompass all
mencakup seluruh unit bisnis. Langkah ini dilakukan business units. This step was taken to build a more
untuk membangun basis data yang lebih lengkap, comprehensive, consistent, and integrated data
konsisten, dan terintegrasi di tingkat Perusahaan, foundation at the corporate level, given that energy
mengingat aspek energi dan emisi semakin menjadi and emissions have become an increasingly central
fokus utama dalam pengelolaan isu perubahan iklim focus in the management of climate change issues
serta pengungkapan kinerja keberlanjutan. and the disclosure of sustainability performance.
Perluasan cakupan tersebut juga merupakan This expansion of scope also reflects Summarecon’s
bagian dari kesiapan Summarecon dalam masa preparedness for the transition towards IFRS-based
transisi menuju standar pelaporan keberlanjutan sustainability reporting standards, in particular
berbasis IFRS, khususnya IFRS S2, yang menekankan IFRS S2, which emphasises the importance of
pentingnya pengungkapan informasi terkait risiko disclosing information on climate-related risks and
dan peluang iklim, termasuk metrik energi dan opportunities, including energy and greenhouse gas
emisi gas rumah kaca. Sementara itu, untuk aspek emissions metrics. For other environmental aspects,
lingkungan lainnya, cakupan pelaporan masih the reporting scope continues to follow the data
mengikuti batasan data yang digunakan pada tahun boundaries applied in the prior year.
sebelumnya.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 115
Page 116
Material
Materials
[301-1] [301-2] [301-3] [F.5]
Dalam menjalankan aktivitasnya, khususnya dalam In the course of its activities, particularly in the
pembangunan proyek seperti residensial, komersial, development of projects such as residential,
dan infrastruktur pendukung lainnya, Perusahaan commercial, and supporting infrastructure, the
menggunakan berbagai jenis material konstruksi Company uses a variety of construction materials
yang secara langsung maupun tidak langsung that have both direct and indirect environmental
berdampak terhadap lingkungan. Pemilihan impacts. The selection of appropriate materials
material yang tepat tidak hanya berkontribusi not only contributes to building quality, but also
terhadap kualitas bangunan, tetapi juga supports the efficient use of resources such as water,
mendukung efisiensi penggunaan sumber daya natural light, and electricity. As building design
seperti air, cahaya alami, dan energi listrik. Seiring and construction technology continue to evolve,
dengan perkembangan desain dan teknologi so too does the approach to material selection. The
konstruksi, pemilihan material bangunan pun terus Company therefore gives ongoing consideration
berkembang. Oleh karena itu, Perusahaan secara to environmental factors throughout the material
berkelanjutan memperhatikan aspek lingkungan selection and procurement process.
dalam proses pemilihan dan penggunaan material.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, As a demonstration of its environmental
Perusahaan telah berupaya untuk menggunakan commitment, the Company has made concerted
material yang memenuhi standar hijau (green label) efforts to use materials that meet green labelling
guna meminimalkan dampak negatif terhadap standards, so as to minimise adverse environmental
lingkungan hidup. Selain itu, Perusahaan juga impacts. In addition, the Company applies efficient
menerapkan pengelolaan material yang efisien and responsible material management by
dan bertanggung jawab dengan mengintegrasikan integrating circular economy principles, including
prinsip ekonomi sirkular, seperti mendaur ulang the recycling and reuse of construction materials
(recycle) dan menggunakan kembali (reuse) material that remain serviceable in future projects.
bangunan yang masih layak pakai dalam proyek-
proyek mendatang.
Sesuai dengan karakteristik unit bisnis In keeping with the nature of the Property
Pengembangan Properti, yang kegiatan utamanya Development business unit, whose core activity is
adalah pembangunan proyek, maka pengungkapan project construction, the disclosure and discussion
dan pembahasan data material dalam laporan ini of material data in this report is focused on the
difokuskan pada unit Summarecon Serpong dan Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi
Summarecon Bekasi, sejalan dengan cakupan units, consistent with the established boundaries for
batasan data pelaporan aspek lingkungan yang environmental data reporting.
telah ditetapkan.
Penggunaan Material Tak Terbarukan dan Material Bersertifikasi Hijau
Use of Non-Renewable Materials and Green-Certified Materials [301-1] [F.5]
Dalam konteks bisnis Summarecon, material tak In the context of Summarecon’s business, non-
terbarukan merujuk pada bahan atau material yang renewable materials refer to materials used in the
digunakan dalam pembangunan bangunan dan construction of buildings and infrastructure that
infrastruktur, yang berasal dari sumber daya alam are derived from natural resources which cannot be
yang tidak dapat diperbarui dalam jangka waktu replenished within a short timeframe.
singkat.
Metode pengambilan data untuk menghitung The methodology for calculating non-renewable
penggunaan material tak terbarukan dilakukan material usage is based on projects that have been
berdasarkan proyek-proyek yang telah selesai dan completed and handed over to residents during the
diserahterimakan kepada penghuni pada tahun reporting year. The total volume of materials used
berjalan. Selanjutnya, total volume penggunaan across each completed project is then calculated in
material dari masing-masing proyek yang telah full, covering all stages from the commencement
selesai tersebut dihitung secara keseluruhan, mulai through to the completion of construction.
dari tahap awal hingga selesainya pembangunan.
Laporan Keberlanjutan 2025
116 Sustainability Report 2025
Page 117
Jumlah material tak terbarukan yang digunakan The volume of non-renewable materials used
mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun, yang fluctuates from year to year, influenced by several
dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain factors including the number of projects handed
jumlah proyek yang diserahterimakan, desain dan over, design and technical specifications, house
spesifikasi teknis, tipe serta ukuran rumah, serta type and size, as well as site conditions and land
kondisi lapangan dan karakteristik lahan. Berikut characteristics. The following sets out the key
rincian beberapa jenis material tak terbarukan non-renewable material types with the largest
dengan proporsi penggunaan terbesar berdasarkan proportional usage by volume:
volumenya:
Penggunaan Material Tak Terbarukan Tahun 2023-2025
Non-Renewable Material Usage 2023-2025
Jumlah Proyek
10 2023
Diserahterimakan : 9 2024
Number of Projects
Handed Over : 10 2025
Jumlah Material Tak Terbarukan
Number of Non-Renewable Materials
Mortar (Kg) Beton (m3) Gypsum (m2)
Mortar Concrete Gypsum Board
55,870,049 57,841 94,832
18,798,135 25,048 48,916
37,350,420 39,894 95,836
Bata Merah (m2) Pintu Kayu (Unit) Cat (Kg)
Brick Timber Door Paint
157,615 7,828 239,092
57,158 2,397 64,021
97,557 3,008 381,099
HT / Keramik (m2) Pipa (m) Bata ringan (m2)
Homogeneous Tile / Pipes Lightweight Brick
Ceramic Tile 549,824 139,923
228,148 199,271 51,587
70,317 258,542 94,800
159,809
Besi Beton (Kg)
Reinforcing Steel
8,198,170
4,227,171
6,663,232
Catatan : Bersertifikasi Hijau
Notes : Green Certified
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 117
Page 118
Penggunaan Material Tak Terbarukan Tahun 2023-2025
Non-Renewable Material Usage 2023-2025
Jumlah Proyek
4 2023
Diserahterimakan : 2 2024
Number of Projects
Handed Over : 4 2025
Jumlah Material Tak Terbarukan
Number of Non-Renewable Materials
Semen (Kg) Beton (m3) Gypsum (m2)
Cement Concrete Gypsum Board
935,967 14,929 37,125
669,605 7,874 19,911
3,599,597 46,948 112,542
Bata Merah (m2) Pintu Kayu (Unit) Cat (Kg)
Brick Timber Door Paint
93,597 2,137 72,847
66,961 1,585 34,805
359,960 7,750 609,866
HT / Keramik (m2) Pipa (m) Besi Beton (Kg)
Homogeneous Tile / Pipes Reinforcing Steel
Ceramic Tile 118,407 1,584,995
49,964 82,384 1,163,083
38,905 485,678 7,271,534
205,900
Catatan : Bersertifikasi Hijau
Notes : Green Certified
Perusahaan belum secara spesifik menggunakan The Company has not yet specifically incorporated
material terbarukan dalam proyek pembangunan, renewable materials into its construction projects,
karena masih terdapat beberapa kendala seperti owing to a number of prevailing constraints,
keterbatasan ketersediaan material terbarukan di including limited availability of renewable materials
pasaran, harga yang relatif lebih tinggi, ketahanan on the market, comparatively higher costs, questions
terhadap cuaca dan waktu, serta kesesuaian dengan of durability against weather and the passage of
jenis material lainnya yang digunakan dalam time, and compatibility with other materials used in
konstruksi. construction.
Namun demikian, sebagai bagian dari komitmen Nevertheless, as part of its commitment to minimising
untuk meminimalkan dampak lingkungan dari the environmental impact of building material usage,
penggunaan material bangunan, Perusahaan telah the Company has made concerted efforts to source
mengupayakan penggunaan material yang telah materials that carry green certification. Through the
bersertifikasi hijau. Melalui penggunaan material use of such certified materials, the Company ensures
bersertifikasi ini, Perusahaan memastikan bahwa that the materials employed have been produced
bahan yang digunakan telah diproduksi dengan with environmental considerations in mind, both in
memperhatikan aspek ramah lingkungan, baik dari terms of composition and manufacturing processes.
segi komposisi maupun proses produksinya.
Pada kedua tabel sebelumnya, material yang In the two preceding tables, materials marked with
di tandai dengan simbol ceklist berwarna hijau a green checkmark symbols are those that hold
merupakan material yang telah memiliki sertifikasi green certification, predominantly referencing the
hijau, yang sebagian besar mengacu pada Green Green Label Indonesia and Green Label Singapore
Label Indonesia dan Green Label Singapore, masing- schemes, issued by the Green Product Council
masing dikeluarkan oleh Green Product Council Indonesia and the Singapore Environment Council
Indonesia dan Singapore Environment Council. respectively.
Laporan Keberlanjutan 2025
118 Sustainability Report 2025
Page 119
Material Daur Ulang
Recycled Materials
[301-2] [F.5]
Penggunaan material daur ulang merujuk pada The use of recycled materials refers to the repurposing
pemanfaatan kembali material yang tidak lagi of materials that are no longer in use by processing
terpakai dengan mengolahnya menjadi material them into new materials that can be reintegrated into
baru yang dapat digunakan kembali dalam kegiatan operational activities. Summarecon has identified
operasional. Summarecon mengidentifikasi dua two types of recycled materials utilised within
jenis material hasil daur ulang yang digunakan its operations: recycled asphalt at Summarecon
kembali dalam operasionalnya, yaitu aspal daur Serpong, and scrap fence steel recycled into water
ulang di Summarecon Serpong dan besi bekas channel inlet grilles at Summarecon Bekasi. Further
pagar yang didaur ulang menjadi grill inlet saluran detail on each is provided below.
air di Summarecon Bekasi. Berikut penjelasan dan
rincian datanya:
• Aspal Daur Ulang • Recycled Asphalt
Proses daur ulang aspal dilakukan dengan The asphalt recycling process involves retrieving
mengambil hotmix aspal bekas di lokasi proyek, used hotmix asphalt from project sites, which is
yang kemudian dipanaskan. Setelah aspal bekas then reheated. Once the used asphalt has been
dipanaskan hingga suhu yang ditentukan, heated to the required temperature, it is mixed
kemudian diaduk dengan tambahan aspal with additional reclaimed asphalt and blended
bekas lainnya hingga merata dan siap untuk uniformly until it is ready for application.
digunakan.
Pemanfaatan aspal daur ulang di kawasan Recycled asphalt within the Summarecon
Summarecon Serpong digunakan untuk Serpong estate is used exclusively for road repair
kegiatan perbaikan jalan dan tidak digunakan works and is not incorporated as a component
sebagai campuran dalam pembangunan jalan in new road construction. Throughout 2025,
baru. Sepanjang tahun 2025, penggunaan aspal recycled asphalt usage was recorded at 68
daur ulang tercatat sebesar 68 ton, lebih rendah tonnes, a decline compared to the prior year.
dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan This decrease was attributable primarily to a
ini terutama disebabkan oleh pekerjaan greater proportion of road repair works being
perbaikan jalan pada tahun 2025 yang lebih undertaken by external contractors in 2025,
banyak dikerjakan oleh kontraktor luar, serta coupled with a reduction in patching activities
berkurangnya kegiatan penambalan jalan yang utilising recycled asphalt.
menggunakan aspal daur ulang.
• Besi Bekas Pagar • Scrap Fence Steel
Proses daur ulang besi bekas pagar dilakukan The recycling process for scrap fence steel
dengan memilah plat strip dari pagar yang involves sorting flat bar strips from damaged
rusak, memisahkan bagian yang masih dapat fencing, separating components that remain
digunakan, kemudian mengumpulkannya serviceable, and collecting them for cutting
untuk kemudian dipotong menggunakan alat using an angle grinder, before welding them to
potong gerinda, dan dilas sesuai dengan ukuran the dimensions required for the water channel
grill inlet saluran air yang akan dibuat. inlet grilles to be fabricated.
Penggunaan Material Daur Ulang Tahun 2023-2025
Recycled Material Usage 2023–2025
2023 2024 2025 Dalam Ton
(in ton)
206
Aspal Daur Ulang
198
Recycled Asphalt
68
0.46
Besi Bekas Pagar
-
Scrap Fence Steel
2.52
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 119
Page 120
Penggunaan material daur ulang memiliki beberapa The use of recycled materials yields several positive
dampak positif terhadap lingkungan, diantaranya: environmental outcomes, including:
• Mengurangi Penggunaan Bahan Baku Baru • Reducing the Consumption of Virgin Raw
Dengan memanfaatkan material daur ulang, Materials
kebutuhan akan bahan baku baru, terutama By utilising recycled materials, the demand for
yang berasal dari sumber daya alam yang virgin raw materials, particularly those derived
tidak terbarukan dapat dikurangi. Hal ini turut from non-renewable natural resources, can be
berkontribusi dalam pelestarian sumber daya significantly reduced. This contributes to the
alam serta mengurangi emisi gas rumah kaca conservation of natural resources whilst also
yang biasanya dihasilkan dari proses ekstraksi lowering the greenhouse gas emissions typically
dan produksi material baru. associated with the extraction and production of
new materials.
• Mengurangi Timbulan Limbah • Reducing Waste Generation
Penggunaan material daur ulang turut The use of recycled materials also helps to reduce
membantu mengurangi jumlah limbah yang the volume of waste directed to Final Disposal
dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), Sites (TPA), whilst contributing to environmental
sekaligus berkontribusi dalam menjaga preservation by limiting the potential for
kelestarian lingkungan dengan menekan contamination that may arise in and around
potensi pencemaran yang dapat timbul di area such sites.
TPA.
Material yang Digunakan Kembali
Reused Materials [301-3]
Material yang digunakan kembali merupakan Reused materials refer to materials that remain in
pemanfaatan kembali material yang masih dalam serviceable condition and are redeployed without
kondisi layak pakai tanpa melalui proses pengolahan undergoing any significant reprocessing. Given
ulang yang signifikan. Seiring dengan banyaknya the scale of construction activity carried out across
proyek pembangunan yang dilaksanakan di Summarecon’s developments, a number of materials
Summarecon, terdapat beberapa material dari from prior projects remain suitable for use and are
proyek-proyek sebelumnya yang masih layak untuk incorporated into subsequent ones. The following
digunakan dan dimanfaatkan kembali dalam proyek presents the relevant data:
berikutnya. Berikut adalah rincian data terkait:
Penggunaan Material yang Digunakan Kembali Tahun 2023-2025
Reused Material Usage 2023–2025
2023 2024 2025
Baja/Besi (Ton) Pagar proyek (m2) Paving (m2)
Steel/Iron Project Hoarding Paving Blocks
3,829 1,698 1,921
- 2,884 4,782
- 2,250 1,921
Pagar proyek (m2) Paving (m2) Lampu PJU (pcs)
Project Hoarding Paving Blocks Street Lighting
715 983 -
1,333 - 175
300 400 136
Sama halnya dengan penggunaan material As with the use of recycled materials, the reuse
daur ulang, pemanfaatan kembali material juga of materials also delivers positive environmental
memberikan dampak positif terhadap lingkungan, outcomes by reducing the demand for virgin
yaitu dengan mengurangi kebutuhan akan bahan raw materials and limiting waste generation. The
baku baru dan menekan jumlah limbah. Oleh incorporation of reusable materials therefore
Laporan Keberlanjutan 2025
120 Sustainability Report 2025
Page 121
karena itu, penggunaan material yang dapat forms part of the Company’s broader commitment
digunakan kembali merupakan bagian dari upaya to adopting sustainable and environmentally
Perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis yang responsible business practices.
berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Konsumsi dan Efisiensi Energi
[302-1] [302-2] [302-3] [302-4] [F.6] [F.7] Energy Consumption and Efficiency
Seluruh kegiatan bisnis Summarecon beroperasi All of Summarecon’s business activities are powered
dengan menggunakan energi listrik. Sebagian besar by electrical energy. The majority of electricity supply
pasokan listrik berasal dari Perusahaan Listrik Negara is sourced from Perusahaan Listrik Negara (PLN),
(PLN) sebagai penyedia utama energi listrik di Indonesia’s principal electricity provider. In addition,
Indonesia. Selain itu, Perusahaan juga menghasilkan the Company generates electricity independently
listrik secara mandiri untuk mendukung kebutuhan to support its operational requirements through
operasional melalui gas engine yang menggunakan gas engines fuelled by Liquefied Natural Gas (LNG),
Liquefied Natural Gas (LNG) sebagai bahan bakar, as well as diesel-powered generators operated as a
serta genset berbahan bakar solar yang dioperasikan backup power source in the event of disruption to
sebagai sumber daya cadangan apabila terjadi PLN’s supply.
gangguan pasokan listrik dari PLN.
Selain energi listrik, Perusahaan juga menggunakan Beyond electricity, the Company also consumes
Bahan Bakar Minyak (BBM) berupa solar dan bensin fuel in the form of diesel and petrol to support the
untuk mendukung operasional kendaraan, mesin, operation of vehicles, machinery, and equipment
dan peralatan yang digunakan dalam kegiatan used in its business activities.
usaha.
Sebagai langkah awal transisi menuju pemenuhan As an initial step in transitioning towards compliance
standar IFRS yang akan berlaku pada tahun with the IFRS standards that will become effective
2027, khususnya IFRS S2 yang menekankan in 2027, particularly IFRS S2 which emphasizes more
pengungkapan emisi GRK secara lebih komprehensif, comprehensive greenhouse gas (GHG) emissions
pada tahun 2025 Summarecon mulai menerapkan disclosures, Summarecon began implementing
pelaporan aspek energi dan emisi secara konsolidasi consolidated reporting on energy and emissions
di seluruh unit bisnis. Mengingat cakupan unit aspects across all business units in 2025.Given the
bisnis yang diungkap cukup luas, Perusahaan breadth of business units covered, the Company has
mengelompokkan pembahasan aspek energi dan organised its discussion of energy and emissions by
emisi berdasarkan segmen bisnis Summarecon, business segment, as follows:
yaitu:
1. Pengembangan Properti, yang mencakup 1. Property Development, comprising Summarecon
Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Crown Gading,
Crown Gading, Summarecon Bekasi, Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong,
Summarecon Serpong, Summarecon Bandung, Summarecon Bandung, Summarecon Karawang,
Summarecon Karawang, Summarecon Summarecon Tangerang, Summarecon Bogor,
Tangerang, Summarecon Bogor, dan and Summarecon Makassar.
Summarecon Makassar.
2. Investasi Properti, yang mencakup Summarecon 2. Property Investment, comprising Summarecon
Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,
Summarecon Mall Serpong, Summarecon Summarecon Mall Serpong, Summarecon
Mall Bandung, Summarecon Villaggio Outlets, Mall Bandung, Summarecon Villaggio Outlets,
Plaza Summarecon Agung, Plaza Summarecon Plaza Summarecon Agung, Plaza Summarecon
Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Scientia Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Scientia
Business Park dan Scientia Square Park Hub. Business Park and Scientia Square Park Hub.
3. Bisnis Lainnya, yang mencakup Klub Kelapa 3. Other Businesses, comprising Klub Kelapa
Gading dan The Spring Club. Gading and The Spring Club.
Sebagai bagian dari komitmen untuk menjalankan As part of its commitment to operating efficiently
operasional secara efisien dan berkelanjutan, and sustainably, Summarecon continually pursues
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 121
Page 122
Summarecon terus mengupayakan peningkatan improvements in energy efficiency across all its
efisiensi energi di seluruh fasilitas dan operasional. facilities and operations. Through the adoption of
Melalui penerapan teknologi hemat energi dan energy-saving technologies and efficient operational
praktik operasional yang efisien, Perusahaan practices, the Company seeks to optimise electricity
berupaya mengoptimalkan penggunaan listrik, usage, reduce overall energy consumption, and
mengurangi konsumsi energi secara keseluruhan, minimise its environmental footprint.
serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan.
Konsumsi Energi di Dalam Perusahaan
Energy Consumption Within the Company [302-1] [F.6]
Konsumsi Energi Tak Terbarukan Non-Renewable Energy Consumption
Proses pengumpulan dan perhitungan data The collection and calculation of electricity
konsumsi energi listrik di Perusahaan mengacu consumption data is based on prepaid electricity
pada pembelian token listrik dan tagihan PLN untuk token purchases and PLN billing records for
kebutuhan operasional di masing-masing unit operational needs at each business unit, accumulated
bisnis, yang diakumulasikan selama 1 (satu) tahun. over a one-year period. The conversion of electricity
Konversi pembelian listrik dari nominal rupiah ke purchases from Indonesian Rupiah to kilowatt-hours
kilowatt-hour (kWh) dilakukan berdasarkan tarif (kWh) is carried out using the applicable electricity
listrik per kWh. Setiap lokasi dapat dikenakan tarif tariff per kWh. Each location may be subject to a
yang berbeda sesuai dengan golongan tarif dan different tariff in accordance with the tariff category
kapasitas daya terpasang pada masing-masing and installed capacity of the respective business unit.
unit bisnis. Selanjutnya, konversi pemakaian energi The subsequent conversion of energy consumption
dari kWh ke Gigajoule (GJ) merujuk pada The from kWh to Gigajoules (GJ) follows the Greenhouse
Greenhouse Gas Protocol tahun 2004, yaitu 1 kWh Gas Protocol (2004), whereby 1 kWh is equivalent to
setara dengan 0,0036 GJ. 0.0036 GJ.
Proses pengumpulan dan perhitungan data bahan The collection and calculation of diesel fuel
bakar jenis solar, baik untuk kebutuhan genset consumption data — covering both generator and
maupun kendaraan operasional, mengacu pada operational vehicle usage — is based on the volume
jumlah pembelian solar dalam liter oleh masing- of diesel purchased in litres by each business unit,
masing unit bisnis, yang diakumulasikan selama 1 accumulated over a one-year period. The conversion
(satu) tahun. Faktor yang digunakan untuk konversi factor applied for diesel from litres to GJ references
solar dari liter ke dalam GJ, merujuk pada NSW the NSW Department of Primary Industries (July
Department of Primary Industries, July 2016 yaitu 1 2016), whereby 1 litre of diesel is equivalent to 0.038
liter solar sama dengan 0,038 GJ. GJ.
Proses pengumpulan dan perhitungan data bahan The collection and calculation of petrol consumption
bakar jenis bensin mengacu pada pembelian bensin data is based on petrol purchases by each business
oleh masing-masing unit bisnis, yang diakumulasikan unit, accumulated over a one-year period. The
selama 1 (satu) tahun. Faktor yang digunakan untuk conversion factor applied for petrol from litres
konversi bensin dari liter ke dalam GJ, merujuk pada to GJ references the U.S. Energy Information
U.S. Energy Information Administration yaitu 1 liter Administration, whereby 1 litre of petrol is equivalent
bensin sama dengan 0,0335 GJ. to 0.0335 GJ.
Proses pengumpulan dan perhitungan data bahan The collection and calculation of LPG consumption
bakar jenis LPG mengacu pada jumlah penggunaan data is based on the volume of LPG used in cubic
LPG dalam m3 sesuai dengan pencatatan metres (m³) as recorded by meters at each business
meteran oleh masing-masing unit bisnis, yang unit, accumulated over a one-year period. The
diakumulasikan selama 1 (satu) tahun. Faktor yang conversion factor applied for LPG from m³ to GJ
digunakan untuk konversi LPG dari m3 ke dalam GJ, references the LPG Conversion guide by ELGAS
merujuk pada LPG Conversion ELGAS Australia yaitu Australia, whereby 1 m³ of LPG is equivalent to 0.091
1 m3 LPG sama dengan 0,091 GJ. GJ.
Proses pengumpulan dan perhitungan data bahan The collection and calculation of LNG consumption
bakar jenis LNG mengacu pada jumlah pembelian data is based on the volume of LNG purchased
LNG dalam m3 oleh masing-masing unit bisnis, in cubic metres (m³) by each business unit,
yang diakumulasikan selama 1 (satu) tahun. Faktor accumulated over a one-year period. The conversion
yang digunakan untuk konversi LNG dari m3 ke factor applied for LNG from m³ to GJ references the
dalam GJ, merujuk pada U.S. Energy Information U.S. Energy Information Administration, whereby 1
Administration yaitu 1 m3 LNG sama dengan 0,0386 m³ of LNG is equivalent to 0.0386 GJ. Further detail
GJ. Berikut adalah penjelasan dan rincian data and relevant data are presented below:
terkait:
Laporan Keberlanjutan 2025
122 Sustainability Report 2025
Page 123
Konsumsi Energi Tak Terbarukan dalam Perusahaan Tahun 2023 – 2025
Non-Renewable Energy Consumption Within the Company 2023–2025
Konsumsi Energi Tak Terbarukan (GJ)
Non-Renewable Energy Consumption (GJ) 2023 2024 2025
Penggunaan Listrik PLN
PLN Electricity Usage
Penggunaan Bahan Bakar – Pengembangan Properti Investasi Properti
Operasional Property Development Property Investment
Fuel Consumption – Operations 17,211 181,688
20,311 245,259
23,459 319,512
Pengembangan Properti
Property Development
7,357 Bisnis Lainnya Total Penggunaan Listrik
Other Businesses PLN
10,092 Total PLN Electricity Usage
12,100
6,058
12,659 210,999
Investasi Properti 11,360 278,229
Property Investment
354,330
2,975
3,324
2,971
Bisnis Lainnya
Other Businesses
4,074
5,138
5,089
Penggunaan Bahan
Bakar – Mesin
Pembangkit Listrik
Fuel Consumption –
Power Generation
Investasi Properti Bisnis Lainnya
Property Investment Other Businesses
201,910 119
194,631 97
Total Konsumsi Energi Tak
27,987 96 Terbarukan Dalam Perusahaan
Total Non-Renewable Energy
Consumption Within the Company
Total Penggunaan Bahan Bakar
Total Fuel Consumption
427,434
216,436
491,511
213,281
396,501
42,171
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 123
Page 124
Konsumsi energi listrik di dalam Perusahaan Electricity consumption within the organisation
digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional is used to meet the operational needs of buildings
bangunan, seperti Mall dan kantor di masing- such as Malls and offices across each business unit.
masing unit bisnis. Sebagian besar konsumsi The majority of electricity consumption is attributed
listrik digunakan untuk sistem Ventilation and Air to Ventilation and Air Conditioning (VAC) systems,
Conditioner (VAC), penerangan, lift, eskalator, sistem lighting, lifts, escalators, security systems, pumps,
keamanan, pompa, peralatan kantor, dan fasilitas office equipment, and other supporting facilities.
penunjang lainnya.
Secara khusus, di unit bisnis Pengembangan Within the Property Development business unit in
Properti, penggunaan energi listrik juga mencakup particular, electricity consumption also encompasses
operasional berbagai bangunan dan infrastruktur the operation of various buildings and supporting
pendukung, seperti Marketing Gallery, show unit, infrastructure, including Marketing Galleries, show
Penerangan Jalan Umum (PJU), serta fasilitas units, Public Street Lighting (PJU), and other ancillary
penunjang lainnya. facilities.
Fluktuasi konsumsi listrik pada unit bisnis Fluctuations in electricity consumption within the
Pengembangan Properti secara umum dipengaruhi Property Development business unit are generally
oleh agenda dan pelaksanaan aktivitas pemasaran influenced by the scheduling and execution of
sepanjang tahun, seperti penggunaan listrik untuk marketing activities throughout the year, such
operasional show unit dan kegiatan launching as electricity usage for show unit operations and
produk properti. Selain itu, fluktuasi tersebut property product launch events. Such fluctuations
juga dapat dipengaruhi oleh pengembangan may also be affected by the development of new
infrastruktur baru di kawasan pada tahun berjalan, infrastructure within the estate during the reporting
apabila terdapat infrastruktur yang mulai beroperasi year, where newly operational infrastructure adds to
dan menambah kebutuhan listrik. Sementara itu, overall electricity demand. Meanwhile, fluctuations
fluktuasi konsumsi listrik pada unit bisnis Investasi in electricity consumption within the Property
Properti dan unit bisnis lainnya secara umum Investment and Other Businesses units are generally
dipengaruhi oleh intensitas penyelenggaraan driven by the intensity of events held throughout the
berbagai event sepanjang tahun berjalan. year.
Pada tahun 2025, konsumsi bahan bakar untuk In 2025, fuel consumption for power generation
mesin pembangkit listrik pada unit Investasi Properti equipment at the Property Investment unit declined.
mengalami penurunan. Penurunan ini dipengaruhi This was attributable to more stable electricity
oleh kondisi kelistrikan yang lebih stabil sepanjang supply conditions throughout the year, resulting in
tahun, sehingga tidak terjadi gangguan seperti fewer disruptions — such as transformer failures or
kerusakan trafo maupun pemadaman listrik yang power outages — that would ordinarily necessitate
biasanya memerlukan penggunaan bahan bakar additional fuel consumption to support electricity
tambahan untuk mendukung pasokan listrik melalui supply via power generation equipment. This
mesin pembangkit listrik. Kondisi ini sekaligus outcome also reflects the effectiveness of operational
mencerminkan efektivitas pengelolaan operasional management and the improving reliability of
dan semakin baiknya keandalan infrastruktur electrical infrastructure.
kelistrikan.
Pendataan konsumsi bahan bakar untuk kendaraan Fuel consumption data for operational vehicles
operasional mencakup konsumsi bahan bakar encompasses consumption across all vehicles,
seluruh kendaraan, mesin, dan peralatan yang machinery, and equipment used in business
digunakan dalam kegiatan usaha. Perhitungan activities. Fuel consumption is calculated separately
konsumsi bahan bakar dilakukan secara terpisah for petrol and diesel, enabling a more accurate,
antara penggunaan bensin dan solar, sehingga detailed, and representative presentation of data.
penyajian data menjadi lebih akurat, rinci, dan
representatif.
Konsumsi Energi Terbarukan Renewable Energy Consumption
Sebagai bagian dari komitmen Summarecon As part of Summarecon’s commitment to supporting
dalam mendukung transisi menuju penggunaan the transition towards more sustainable energy use,
energi yang lebih berkelanjutan, pada tahun the Company significantly expanded its deployment
2025 Perusahaan secara signifikan memperluas of Solar Power Generation (PLTS) systems across its
pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya business units in 2025. Whereas in 2024 solar panel
(PLTS) di berbagai unit bisnisnya. Jika pada tahun installations were available only at Summarecon
2024 instalasi PLTS baru tersedia di Summarecon Mall Serpong (SMS), by 2025 Summarecon had
Mall Serpong (SMS), maka pada tahun 2025 added installations at five additional business units,
Summarecon menambah pemasangan PLTS di bringing the total to six business units now utilising
lima unit bisnis lainnya, sehingga total menjadi solar energy. In aggregate, the total installed solar
enam unit bisnis yang telah memanfaatkan energi capacity reached 2,640 kWp, covering an installation
Laporan Keberlanjutan 2025
124 Sustainability Report 2025
Page 125
surya. Secara keseluruhan, kapasitas total PLTS area of 11,805 m² and yielding an average energy
yang terpasang mencapai 2,640 kWp, dengan luas output of 2,712,586 kWh per annum.
area pemasangan sebesar 11,805 m² dan rata-rata
produksi energi sebesar 2,712,586 kWh per tahun.
Penambahan ini mencerminkan langkah nyata This expansion represents a tangible step by the
Perusahaan dalam meningkatkan porsi penggunaan Company towards increasing the proportion of
energi terbarukan di lingkungan operasionalnya, renewable energy within its operational environment,
sekaligus menunjukkan komitmen Summarecon whilst affirming Summarecon’s commitment to
dalam mendukung pengurangan emisi dan emissions reduction and more responsible energy
pengelolaan energi yang lebih bertanggung management. Through this broadened deployment
jawab. Melalui perluasan pemanfaatan PLTS ini, of solar power, Summarecon not only strengthens its
Summarecon tidak hanya memperkuat kinerja environmental performance, but also reinforces its
lingkungan Perusahaan, tetapi juga menegaskan concrete contribution to more sustainable business
kontribusi nyata terhadap praktik bisnis yang lebih practices.
berkelanjutan.
Solar panel cluster Leonora, Summarecon Serpong
Konsumsi Energi Terbarukan dalam Perusahaan Tahun 2023-2025
Renewable Energy Consumption Within the Company 2023–2025
Konsumsi Energi Terbarukan (GJ)
Renewable Energy Consumption (GJ) 2023 2024 2025
Pengembangan Properti Investasi Properti Bisnis Lainnya
Property Development Property Investment Other Businesses
3.89 - -
3.89 2,482 -
3.89 9,398 1,368
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 125
Page 126
Total Konsumsi Energi
Total Energy Consumption
Berikut adalah perhitungan total keseluruhan The following presents a summary of the Company’s
penggunaan energi oleh Perusahaan: overall total energy consumption:
Total Konsumsi Energi di Dalam Perusahaan Tahun 2023-2025
Total Energy Consumption Within the Company 2023–2025
Energi Tak Terbarukan (GJ)
Non-Renewable Energy (GJ) 2023 2024 2025
Pengembangan Properti Investasi Properti
Property Development Property Investment
24,572 386,573
30,407 445,596
29,521 359,867
Total Konsumsi Energi
Dalam Perusahaan
Bisnis Lainnya Total Energy Consumption
Other Businesses within the Company
16,293 427,438
17,893 493,997
17,882 407,270
Konsumsi Energi di Luar Perusahaan
Energy Consumption Outside the Company [302-2] [F.6]
Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, In the course of its business activities, Summarecon is
Summarecon memiliki keterkaitan dengan connected to various parties across its supply chain,
berbagai pihak dalam rantai pasok, baik di sisi hulu both upstream and downstream. On the upstream
maupun hilir. Di sisi hulu, Perusahaan bekerja sama side, the Company works with contractors responsible
dengan kontraktor yang bertanggung jawab atas for carrying out construction in accordance with
pelaksanaan konstruksi sesuai desain dan spesifikasi established designs and specifications. On the
yang telah ditetapkan. Sementara itu, di sisi hilir, downstream side, Summarecon engages with
Summarecon menjalin kerja sama dengan tenant tenants who lease and occupy commercial spaces
yang menyewa dan memanfaatkan ruang usaha and facilities provided by the Company.
serta fasilitas yang disediakan oleh Perusahaan.
Bekasi Central Business District (BCBD), Summarecon Bekasi
Laporan Keberlanjutan 2025
126 Sustainability Report 2025
Page 127
Dalam praktiknya, baik kontraktor maupun tenant In practice, both contractors and tenants consume
turut menggunakan energi listrik dan bahan bakar electricity and other fuels in the course of their
lainnya untuk menjalankan kegiatan operasional respective operations. The following presents the
mereka. Berikut adalah rincian data terkait relevant data on energy consumption by these
penggunaan energi oleh pihak-pihak dalam rantai supply chain parties:
pasok tersebut:
Total Konsumsi Energi di Luar Perusahaan Tahun 2023 – 2025
Total Energy Consumption Outside the Company 2023–2025
Konsumsi Energi di Luar Perusahaan (GJ)
Energy Consumption Outside the Company (GJ) 2023 2024 2025
Pengembangan Properti Investasi Properti
Property Development Property Investment
11,922 302,592
9,772 363,679
22,830 413,731
Total Konsumsi Energi di
Luar Perusahaan
Bisnis Lainnya Total Energy Consumption
Other Businesses outside the Company
352 314,866
339 373,790
281 436,842
Data konsumsi energi di luar organisasi didapatkan Energy consumption data outside the organisation
dengan proses sebagai berikut: is obtained through the following processes:
• Kontraktor • Contractors
Data konsumsi energi oleh kontraktor diperoleh Energy consumption data for contractors is
melalui konfirmasi langsung kepada pihak obtained through direct confirmation with the
kontraktor terkait konsumsi solar dan listrik relevant contractors regarding their diesel and
selama periode pelaporan. Hal ini dikarenakan, electricity consumption during the reporting
sesuai ketentuan kontrak, pengadaan solar period. This is because, in accordance with
maupun listrik dari PLN untuk mendukung contractual arrangements, the procurement of
kebutuhan operasional selama proyek diesel and PLN electricity to support operational
pembangunan disuplai sendiri oleh pihak needs during construction projects is supplied
kontraktor. directly by the contractors themselves.
• Tenant • Tenants
Data konsumsi energi dan bahan bakar oleh Energy and fuel consumption data for tenants is
tenant diperoleh dari data tagihan penggunaan obtained from electricity and gas billing records
listrik dan gas berdasarkan meteran yang based on meters installed at each tenant unit.
terpasang di masing-masing unit tenant. Data This data is then accumulated over the course of
tersebut kemudian diakumulasikan sepanjang the reporting year.
tahun pelaporan.
Setelah data konsumsi listrik dan bahan bakar Once electricity and other fuel consumption data has
lainnya diperoleh, selanjutnya dilakukan konversi ke been obtained, it is converted into Gigajoules (GJ)
dalam satuan Gigajoule (GJ) menggunakan faktor using the same conversion factors as described in
konversi yang sama seperti yang telah dijelaskan the “Non-Renewable Energy Consumption” section
pada bagian “Konsumsi Energi Tak Terbarukan” above.
sebelumnya.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 127
Page 128
Intensitas Energi
Energy Intensity
[302-3] [F.6]
Perusahaan menggunakan rasio intensitas energi The Company uses the energy intensity ratio to
untuk mengukur efisiensi penggunaan energi measure the efficiency of energy use by each
dari setiap unit bisnis dalam menjalankan aktivitas business unit in the conduct of its operational
operasionalnya. Dengan memahami nilai intensitas activities. By understanding energy intensity values,
energi, Perusahaan dapat mengidentifikasi peluang the Company is able to identify opportunities to
untuk menurunkan konsumsi energi, mengurangi reduce energy consumption, lower operational
biaya operasional, serta meminimalkan dampak costs, and minimise environmental impact.
lingkungan.
Summarecon menghitung rasio intensitas energi Summarecon calculates the energy intensity ratio
dengan rumus sebagai berikut: using the following formula:
Rasio Intensitas Energi (Gj/m2) =
Energy Intensity Ratio (GJ/m²)
{Konsumsi Energi Listrik di dalam Perusahaan + di Luar Perusahaan (GJ)}
{Electricity Consumption Within the Company + Outside the Company (GJ)}
Luas Bangunan (m2)
Building Area (m²)
dengan,
with
Konsumsi Energi Listrik di dalam Perusahaan =
Electricity Energy Consumption Within the Company =
Energi dari Listrik dibeli dari PLN + Energi dari Bahan Bakar Mesin Pembangkit Listrik +
Energi dari Solar Panel
Energy from Electricity Purchased from PLN + Energy from Fuel Used for Power Generators +
Energy from Solar Panels
Data luas bangunan ditentukan berdasarkan Building area data is determined based on the
karakteristik bangunan dan fasilitas pada masing- characteristics of buildings and facilities within
masing unit bisnis. Untuk unit bisnis Pengembangan each business unit. For the Property Development
Properti, perhitungan luas mencakup penjumlahan business unit, the area calculation encompasses the
luas bangunan, seperti Marketing Gallery, show unit, aggregate floor area of buildings such as Marketing
dan fasilitas penunjang lainnya, serta luas area jalan Galleries, show units, and other supporting facilities,
yang mendapat penerangan dari Penerangan Jalan as well as the surface area of roads illuminated by
Umum (PJU). Public Street Lighting (PJU).
Sementara itu, pada unit bisnis Investasi Properti dan For the Property Investment and Other Businesses
Bisnis Lainnya, seperti Mall, perkantoran, dan klub, units — such as Malls, offices, and clubs — building
perhitungan luas bangunan mengacu pada Gross area is based on Gross Floor Area (GFA). This area
Floor Area (GFA). Data luas ini digunakan sebagai data serves as the basis for calculating both the
dasar dalam perhitungan rasio intensitas energi energy intensity ratio and the emissions intensity
maupun rasio intensitas emisi pada pengungkapan ratio in other disclosures.
lainnya.
Laporan Keberlanjutan 2025
128 Sustainability Report 2025
Page 129
Rasio Intensitas Energi Tahun 2023-2025
Energy Intensity Ratio 2023–2025
Rasio Intensitas Energi (GJ/m2)
Energy Intensity Ratio (GJ/ m2) 2023 2024 2025
Pengembangan Properti Investasi Properti Bisnis Lainnya
Property Development Property Investment Other Businesses
0.05 0.54 0.29
0.06 0.59 0.30
0.02 0.32 0.30
Upaya Efisiensi Energi
[302-4] [F.7] Energy Efficiency Initiatives
Summarecon menyadari bahwa efisiensi energi Summarecon recognises that energy efficiency is
merupakan bagian penting dari komitmen an essential part of the Company’s commitment to
Perusahaan terhadap operasional bisnis yang sustainable business operations. Therefore, various
berkelanjutan. Oleh karena itu, berbagai upaya efforts have been consistently implemented to
telah dilakukan secara konsisten untuk mengurangi reduce energy consumption, including the adoption
konsumsi energi, baik melalui penggantian of new technologies, system optimisation, and the
teknologi, optimalisasi sistem, maupun penggunaan use of environmentally friendly alternative energy
energi alternatif yang ramah lingkungan. Beberapa sources. Several energy reduction initiatives that
inisiatif pengurangan konsumsi energi yang telah have been carried out include:
diimplementasikan antara lain:
1. Konversi sumber energi PJU dari listrik PLN 1. Conversion of Public Street Lighting (PJU)
menjadi panel surya Power Source from PLN Electricity to Solar
Panels.
Penghematan energi dihitung berdasarkan Energy savings are calculated based on the
kapasitas panel surya dikalikan dengan durasi solar panel capacity multiplied by the utilisation
pemanfaatan, yaitu 5 jam per hari (waktu duration (5 hours per day during peak usage
penggunaan pada jam puncak), kemudian hours), then aggregated over one year.
dikalkulasi selama setahun.
2. Konversi jenis lampu dari lampu konvensional 2. Conversion of Conventional Lamps to Light
menjadi lampu Light Emiting Diode (LED) Emitting Diode (LED)
Penghematan dihitung berdasarkan selisih Lamps Energy savings are calculated based on
daya listrik (watt) antara lampu lama dan LED, the difference in power consumption (wattage)
dikalikan dengan durasi penggunaan dalam between the previous lamps and the LED lamps,
satu tahun. multiplied by the total operating hours within
one year.
3. Optimasi sistem Ventilation and Air 3. Optimization of the Ventilation and Air
Conditioner (VAC) Conditioner (VAC)
Penghematan dihitung berdasarkan data System Energy savings are calculated by
pemakaian energi sebelum melakukan optimasi comparing energy consumption data before
(baseline) dikurangi dengan data konsumsi optimisation (baseline) with consumption data
energi setelah optimasi after optimisation.
4. Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga 4. Implementation of Solar Power Plants (PLTS)
Surya (PLTS) Energy savings are monitored through a real-
Penghematan dihitung berdasarkan sistem time and historical energy metering system
pencatatan energi (metering system) yang integrated via a mobile platform. This system
terintegrasi secara real-time dan historis melalui enables direct daily monitoring of the amount of
sistem mobile. Sistem ini memungkinkan energy generated by the PLTS.
pemantauan langsung terhadap jumlah energi
yang dihasilkan oleh PLTS setiap harinya.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 129
Page 130
Upaya Efisiensi Energi Tahun 2023-2025
Energy Efficiency Initiatives 2023–2025
Jumlah Energi yang Berhasil Dihemat (GJ)
Amount of Energy Saved (GJ) 2023 2024 2025
Konversi sumber energi Pengembangan Properti
PJU dari listrik PLN Property Development
menjadi panel surya
Conversion of Public Street
3.89
Lighting (PJU) Power
Source from PLN Electricity 3.89
to Solar Panels 3.89
Konversi lampu Investasi Properti
Konvensional ke Lampu Property Investment
LED
376
Conversion of Conventional
Lamps to LED Lamps 655
166
Optimasi sistem Investasi Properti
Ventilation and Air Property Investment
Conditioner (VAC)
Optimisation of Ventilation 2,468
and Air Conditioner (VAC) 3,985
System -
Implementasi Pembangkit Investasi Properti Investasi Properti
Listrik Tenaga Surya Property Investment Property Investment
(PLTS)
Implementation of Solar - -
Power Plant (PLTS) 2,482 -
9,398 1.368
Total Efisiensi Energi
Total of Energy Saved 2,848 7,126 10,936
Sebagai catatan, perhitungan penghematan It should be noted that energy savings calculations
energi tidak mencakup penurunan konsumsi do not encompass reductions in consumption
yang disebabkan oleh turunnya kapasitas produksi attributable to decreased production capacity or
atau pengalihan sumber daya. Pada tahun 2025, resource reallocation. In 2025, Summarecon Mall
Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, and
Mall Bekasi, dan Summarecon Mall Serpong belum Summarecon Mall Serpong did not undertake
melakukan optimasi sistem VAC, karena peningkatan VAC system optimisation, as rising occupancy
tingkat okupansi berdampak pada bertambahnya rates resulted in increased electricity demand. This
kebutuhan energi listrik. Kondisi ini menyebabkan meant that VAC systems were required to continue
sistem VAC tetap perlu memasok area-area yang supplying areas with additional cooling needs,
membutuhkan tambahan pendinginan, sehingga rendering optimisation efforts impractical during
upaya optimasi belum dapat diterapkan pada tahun the reporting year.
pelaporan.
Pada tahun yang sama, pengurangan emisi dari In the same year, emissions reductions from the
kegiatan konversi lampu konvensional ke lampu LED conversion of conventional lighting to LED lamps
pada unit bisnis Investasi Properti juga mengalami at the Property Investment business unit also
penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. declined compared to the prior year. This was due
Penurunan ini disebabkan karena sebagian besar to the fact that the majority of lamp conversions had
konversi lampu telah dilaksanakan pada tahun- already been completed in previous years, with 2025
tahun sebelumnya, sedangkan pelaksanaan pada activities covering only the remaining unconverted
tahun 2025 hanya mencakup sisa lampu yang belum lamps and subject to the available budget at each
dikonversi serta disesuaikan dengan ketersediaan unit.
anggaran di masing-masing unit.
Laporan Keberlanjutan 2025
130 Sustainability Report 2025
Page 131
Emisi
Emissions
[305-1] [305-2] [305-3] [305-4] [305-5] [305-6] [F.11]
Emisi yang Dihasilkan
[305-1] [305-2] [305-3] [305-6] [F.11] Generated Emissions
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, In the course of its operational activities, Summarecon
Summarecon menghasilkan emisi Gas Rumah Kaca generates Greenhouse Gas (GHG) emissions from
(GRK) dari berbagai sumber yang dikelompokkan ke various sources, categorised into three scopes:
dalam tiga cakupan, yaitu:
Emisi GRK langsung (Cakupan 1) Direct GHG Emissions (Scope 1)
Berasal dari pembakaran bahan bakar fosil yang Arising from the combustion of fossil fuels consumed
digunakan secara langsung dalam operasional directly in the Company’s operations. The primary
Perusahaan. Sumber utama emisi ini meliputi: sources of these emissions include:
• Penggunaan bahan bakar untuk kebutuhan • Fuel consumption for operational needs:
oprasional
» Kendaraan, mesin dan peralatan operasional » Vehicles, machinery, and operational
yang menggunakan bensin dan solar equipment using petrol and diesel
» Operasional kitchen yang menggunakan » Kitchen operations using LPG
LPG.
• Penggunaan bahan bakar untuk keperluan • Fuel consumption for power generation
mesin pembangkit listrik equipment:
» Gas engine berbahan bakar LNG » Gas engines fuelled by LNG
» Genset berbahan bakar solar » Diesel-powered generators
Emisi Energi GRK tidak langsung (Cakupan 2) Indirect Energy GHG Emissions (Scope 2)
Merupakan emisi yang dihasilkan dari konsumsi Emissions generated from the consumption of
listrik yang dibeli dari Perusahaan Listrik Negara electricity purchased from Perusahaan Listrik
(PLN), yang digunakan untuk menjalankan Negara (PLN), used to power operations across each
operasional di masing-masing unit bisnis. business unit.
Emisi GRK tidak langsung lainnya (Cakupan 3) Other Indirect GHG Emissions (Scope 3)
Mencakup emisi yang dihasilkan dari aktivitas Encompassing emissions generated from supply
rantai pasok yang terhubung dengan operasi chain activities connected to Summarecon’s
Summarecon, seperti: operations, including:
• Kontraktor, yang menggunakan listrik PLN dan • Contractors, who consume PLN electricity and
bahan bakar solar selama proses konstruksi diesel fuel during project construction.
proyek.
• Tenant, yang menggunakan listrik PLN, LNG • Tenants, who consume PLN electricity, LNG, and
dan CNG untuk menjalankan kegiatan usaha CNG in the conduct of their business activities.
mereka.
Dalam perhitungan emisi GRK, Summarecon In calculating GHG emissions, Summarecon
mengacu pada Surat Menteri Energi dan Sumber references the Circular of the Minister of Energy and
Daya Mineral (ESDM) No. 3783/21/600.5/2008, yang Mineral Resources (ESDM) No. 3783/21/600.5/2008,
menyatakan bahwa setiap konsumsi listrik sebesar which stipulates that every 1 kWh of electricity
1 kWh setara dengan emisi sebesar 0,891 kg CO₂e. consumption is equivalent to 0.891 kg CO₂e of
Berikut ini adalah rincian data emisi yang dihasilkan: emissions. The following presents a breakdown of
the emissions data generated:
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 131
Page 132
Total Emisi GRK Cakupan 1, 2, dan 3 Tahun 2023-2025
Total GHG Emissions — Scope 1, 2, and 3 2023–2025
Emisi GRK yang dihasilkan (ton CO2eq)
Generated GHG Emissions (tonne CO2eq) 2023 2024 2025
Emisi GRK langsung (cakupan 1)
Direct GHG Emissions (Scope 1)
Pengembangan Investasi Properti Bisnis Lainnya
Properti Property Other
Emisi dari Bahan Property Development Investment Businesses
Bakar – Operasional
Emissions from Fuel 1,821 539 1,008
– Operations 2,498 823 1,272
1,499 735 1,259
Investasi Properti Bisnis Lainnya
Emisi dari Bahan Property Other
Bakar - Mesin Investment Businesses
Pembangkit Listrik
Emissions from Fuel 49,973 30
– Power Generation 48,171 24
Equipment
6,927 16
Total Emisi GRK langsung (cakupan 1)
Total Direct GHG Emissions (Scope 1) 53,371 52,787 10,437
Emisi GRK langsung (cakupan 2)
Indirect Energy GHG Emissions (Scope 2)
Pengembangan Investasi Properti Bisnis Lainnya
Properti Property Other
Property Development Investment Businesses
4,260 44,968 2,995
5,027 60,702 3,133
5,806 79,079 2,812
Total Emisi Energi GRK tidak langsung (Cakupan 2)
Total Indirect Energy GHG Emissions (Scope 2) 52,222 68,862 87,697
Total Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Cakupan 1 & Cakupan 2
Total GHG Emissions (Scope 1 & Scope 2) 105,593 121,649 98,134
Emisi GRK tidak langsung lainnya (Cakupan 3)
Other Indirect GHG Emissions (Scope 3)
Pengembangan Investasi Properti Bisnis Lainnya
Properti (Kontraktor) (Tenant) (Tenant)
Property Development Property Investment Other Businesses
(Contractors) (Tenants) (Tenants)
2,951 74,891 174
2,418 94,152 168
5,651 102,399 139
Total Emisi GRK tidak langsung lainnya (Cakupan 3)
Total Other Indirect GHG Emissions (Scope 3) 78,017 96,738 108,188
Total Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
Total GHG Emissions 183,609 218,387 206,322
Laporan Keberlanjutan 2025
132 Sustainability Report 2025
Page 133
Khusus untuk emisi yang berasal dari zat perusak With regard to emissions arising from Ozone-
lapisan ozon atau Ozone-Depleting Substances Depleting Substances (ODS), Summarecon
(ODS), Summarecon mengidentifikasinya dari identifies these from business units that
unit-unit bisnis yang masih menggunakan continue to operate air conditioning (AC) systems
sistem pendingin udara (AC) dengan refrigeran using Hydrochlorofluorocarbon (HCFC) and
berjenis Hydrochlorofluorocarbon (HCFC) dan Hydrofluorocarbon (HFC) refrigerants. All ODS
Hydrofluorocarbon (HFC). Seluruh emisi ODS emissions are calculated and expressed in kilograms.
tersebut dihitung dan disetarakan ke dalam satuan The following presents a breakdown of the ODS
kilogram. Berikut ini adalah rincian data emisi ODS emissions data generated:
yang dihasilkan:
Total Emisi Zat Perusak Ozon (ODS) Tahun 2023-2025
Total Ozone-Depleting Substance (ODS) Emissions 2023–2025
Penggunaan ODS (Kg)
ODS Usage (Kg) 2023 2024 2025
Investasi Properti
Property Investment
Hydrofluorocarbon Hydrochloroflourocarbon Total Penggunaan ODS
(HFC) (HCFC) Total ODS Usage
25,159 2,803 29,266
28,213 2,803 32,320
28,213 2,807 32,323
Bisnis Lainnya
Other Businesses
Hydrofluorocarbon Hydrochloroflourocarbon
(HFC) (HCFC)
695 609
695 609
695 609
Intensitas Emisi
[305-4] [F.11] Emissions Intensity
Sebagai bagian dari komitmen terhadap As part of its commitment to transparency and
transparansi dan pengelolaan dampak lingkungan, environmental impact management, Summarecon
Summarecon turut mengungkapkan rasio intensitas also discloses its Greenhouse Gas (GHG) emissions
emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Pengungkapan ini intensity ratio. This disclosure enables the Company
memungkinkan Perusahaan untuk memahami to understand the overall emissions impact from
dampak keseluruhan emisi dari berbagai sumber, various sources, whilst also helping to identify the
sekaligus membantu mengidentifikasi sumber primary sources of emissions within its operational
emisi utama dalam aktivitas operasionalnya. activities.
Summarecon menghitung rasio intensitas emisi Summarecon calculates the emissions intensity ratio
dengan rumus sebagai berikut: using the following formula:
Rasio Intensitas Emisi (ton CO2eq/m2) =
Emissions Intensity Ratio (tonne CO₂eq/m²) =
{Emisi GRK langsung (Cakupan 1) + Emisi Energi GRK tidak langsung (Cakupan 2) (Ton CO2eq)}
{Direct GHG Emissions (Scope 1) + Indirect Energy GHG Emission (Scope 2) (tonne CO2eq)}
Luas Bangunan (m2)
Building Area (m²)
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 133
Page 134
Catatan: Notes:
• Data emisi GRK langsung (Cakupan 1) yang digunakan • Direct GHG emissions (Scope 1) data used in this report
dalam pelaporan ini hanya mencakup emisi yang covers only emissions arising from fuel consumption
berasal penggunaan bahan bakar untuk mesin for power generation equipment.
pembangkit listrik.
• Data luas bangunan yang digunakan mengacu • Building area data used references the floor area
pada data luasan yang telah dihitung dan dijelaskan figures calculated and described previously in the
sebelumnya pada bagian Intensitas Energi. Energy Intensity section.
Rasio Intensitas Emisi Tahun 2023-2025
Emissions Intensity Ratio 2023-2025 2023 2024 2025
Pengembangan Properti Investasi Properti Bisnis Lainnya
Intensitas Emisi GRK Property Development Property Investment Other Businesses
(ton CO2eq/m2)
0.02 0.08 0.07
GHG Emissions Intensity
0.02 0.09 0.09
(tonne CO2eq/m2)
0.01 0.04 0.08
Penghitungan intensitas emisi di atas menggunakan The emissions intensity calculation above draws on
data gabungan dari Emisi GRK langsung (Cakupan combined data from Direct GHG Emissions (Scope
1) dan Emisi Energi GRK tidak langsung (Cakupan 2). 1) and Indirect Energy GHG Emissions (Scope 2).
Pendekatan ini dipilih untuk memberikan gambaran This approach has been selected to provide a
yang lebih representatif dan akurat mengenai more representative and accurate picture of the
intensitas emisi yang dihasilkan dari operasi inti emissions intensity generated by the Company’s
Perusahaan. Dengan memusatkan perhatian pada core operations. By focusing on emissions arising
emisi yang berasal dari aktivitas yang sepenuhnya from activities that fall entirely within the Company’s
berada di bawah kendali operasional, Perusahaan operational control, the Company is better positioned
dapat lebih efektif dalam memantau, mengelola, to monitor, manage, and improve energy efficiency
serta meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi whilst reducing its GHG emissions output.
emisi GRK yang dihasilkan.
Inisiatif Pengurangan Emisi
Emissions Reduction Initiatives [305-5] [F.12]
Summarecon menyadari pentingnya berkontribusi Summarecon recognises the importance of
dalam pengurangan emisi GRK, yang berdampak contributing to GHG emissions reduction, given
signifikan terhadap perubahan iklim. Oleh karena its significant impact on climate change. The
itu, Perusahaan terus mengimplementasikan Company therefore continues to implement a range
berbagai inisiatif berkelanjutan dan praktik ramah of sustainability initiatives and environmentally
lingkungan di seluruh operasionalnya. Hingga saat responsible practices across all its operations. To
ini, Summarecon telah melakukan berbagai upaya date, Summarecon has undertaken various energy
efisiensi energi sebagai bentuk kontribusi dalam efficiency measures as part of its contribution to
menurunkan emisi GRK, antara lain: reducing GHG emissions, including:
1. Konversi sumber energi PJU dari listrik PLN 1. Conversion of Public Street Lighting (PJU)
menjadi panel surya energy source from PLN grid electricity to solar
panels
2. Konversi jenis lampu dari lampu konvensional 2. Conversion of conventional lighting to Light
menjadi lampu Light Emiting Diode (LED) Emitting Diode (LED) lamps
3. Optimasi sistem Ventilation and Air Conditioner 3. Optimisation of Ventilation and Air Conditioning
(VAC) (VAC) systems
4. Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya 4. Implementation of Solar Power Generation
(PLTS) (PLTS) systems
Selain efisiensi energi, Summarecon juga In addition to energy efficiency, Summarecon has
menginisiasi program penanaman pohon di also initiated tree planting programmes across
berbagai proyek pengembangan. Penanaman various development projects. Tree planting
pohon merupakan salah satu cara yang efektif dalam represents one of the most effective means of
mengurangi emisi GRK, karena berfungsi sebagai reducing GHG emissions, as trees function as carbon
Laporan Keberlanjutan 2025
134 Sustainability Report 2025
Page 135
penyerap karbon dioksida (CO₂), yang merupakan dioxide (CO₂) sinks — absorbing one of the primary
salah satu penyebab utama pemanasan global. drivers of global warming.
Secara ekologis, pohon berperan penting dalam From an ecological standpoint, trees play a vital
menyerap CO₂ dari atmosfer dan mengubahnya role in absorbing CO₂ from the atmosphere and
menjadi oksigen melalui proses fotosintesis. Semakin converting it into oxygen through the process of
banyak pohon yang ditanam dan dipelihara, semakin photosynthesis. The greater the number of trees
besar pula potensi penyerapan emisi GRK, sekaligus planted and maintained, the greater the potential
memberikan manfaat tambahan bagi kualitas udara for GHG emissions absorption, whilst also delivering
dan keberlanjutan ekosistem. additional benefits for air quality and ecosystem
sustainability.
Pada tahun 2025, Perusahaan masih menggunakan In 2025, the Company continues to apply the
metode perhitungan yang sama seperti tahun same calculation methodology as in the prior
sebelumnya, yaitu dengan membandingkan jenis year, whereby the species of trees planted by each
tanaman yang ditanam oleh unit bisnis pada tahun business unit during the reporting year are cross-
berjalan dengan database daya serap karbon referenced against a carbon absorption database
berdasarkan jenis pohon. Database tersebut organised by tree species. This database draws
mengacu pada sumber-sumber ilmiah yang on credible scientific sources, including research
kredibel, seperti hasil penelitian, publikasi akademik, findings, academic publications, and technical
dan studi teknis. Adapun cakupan batasan data studies. The scope of tree planting data reporting in
pelaporan penanaman pohon pada tahun 2025 2025 likewise remains consistent with the prior year,
juga masih sama dengan tahun sebelumnya, yaitu covering Summarecon Serpong and Summarecon
mencakup Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi.
Bekasi.
Setelah daya serap karbon per jenis pohon Once the carbon absorption capacity per tree species
teridentifikasi, perhitungan dilakukan dengan has been identified, the calculation is performed
mengalikan jumlah pohon yang ditanam dengan by multiplying the number of trees planted by the
kemampuan daya serap karbon per tahun dari pohon annual carbon absorption capacity of that species.
tersebut. Dengan pendekatan ini, pengungkapan Through this approach, the carbon absorption data
data daya serap karbon menjadi lebih akurat, valid, disclosed is more accurate, valid, and reflective of
dan merepresentasikan karakteristik biologis dari the biological characteristics of each tree species
setiap spesies pohon yang ditanam. planted.
Penyerapan CO2 melalui Penanaman Pohon Tahun 2023-2025
CO₂ Absorption through Tree Planting 2023–2025
2023 2024 2025
Jumlah Pohon yang Penyerapan Jumlah Pohon yang Penyerapan
Ditanam (unit) Karbon (ton CO2eq) Ditanam (unit) Karbon (ton CO2eq)
Trees Planted (unit) Carbon Absorption Trees Planted (unit) Carbon Absorption
(tonne CO2eq) (tonne CO2eq)
1,429 921 629 804
1,064 1,174 392 475
1,610 2,657 1,385 2,605
Total Jumlah Pohon Total Penyerapan
yang Ditanam (unit) Karbon (ton CO2eq)
Total Trees Planted Total Carbon Absorption
(unit) (tonne CO2eq)
2,058 1,724
1,456 1,650
2,995 5,262
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 135
Page 136
Pada tahun 2025, jumlah pohon yang ditanam di In 2025, the number of trees planted across the
kawasan Summarecon Bekasi dan Summarecon Summarecon Bekasi and Summarecon Serpong
Serpong meningkat signifikan seiring dengan estates increased significantly, in line with the
penambahan beberapa area pengembangan addition of several new development areas requiring
yang memerlukan penanaman pohon. Selain tree planting. Beyond the increase in volume, the
dari sisi kuantitas, jenis pohon yang ditanam juga species of trees planted were also selected with
dipilih dengan mempertimbangkan kemampuan consideration given to their higher carbon absorption
penyerapan karbon yang lebih tinggi dibandingkan capacity compared to prior years. Tree planting
tahun sebelumnya. Dengan demikian, penanaman therefore addresses not only the aesthetic character
pohon tidak hanya memperhatikan aspek estetika of the estate, but also sustainability considerations
kawasan, tetapi juga mempertimbangkan aspek through the selection of plant species that deliver
keberlanjutan melalui pemilihan jenis tanaman more optimal environmental benefits.
yang memberikan manfaat lingkungan secara lebih
optimal.
Dengan demikian, Perusahaan berperan aktif The Company thus plays an active role in efforts to
dalam upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca reduce Greenhouse Gas (GHG) emissions through
(GRK) melalui berbagai inisiatif, termasuk efisiensi a range of initiatives, including energy efficiency
energi dan penanaman pohon di sejumlah proyek measures and tree planting across a number of
pembangunan. Melalui upaya tersebut, Perusahaan development projects. Through these efforts, the
tidak hanya meningkatkan kapasitas penyerapan Company not only enhances its emissions absorption
emisi, tetapi juga memberikan dampak positif yang capacity, but also delivers sustained positive impacts
berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat. for the environment and surrounding communities.
Berikut adalah rangkuman data pengurangan emisi The following presents a summary of GHG emissions
GRK yang telah dilakukan: reduction data achieved:
Pengurangan Emisi GRK Tahun 2023- 2025
GHG Emissions Reduction 2023-2025
Emisi GRK yang Berhasil Dikurangi (ton CO2eq)
Reduced GHG Emissions (ton CO2eq) 2023 2024 2025
Konversi sumber energi PJU Pengembangan Properti Implementasi Investasi Properti
dari listrik PLN menjadi panel Property Development Pembangkit Listrik Property Investment
surya Tenaga Surya (PLTS)
Conversion of PJU Energy 0.96 Implementation of -
Source from PLN Grid Electricity Solar Power Plant
to Solar Panels 0.96 (PLTS) 614
0.96 2,326
Bisnis Lainnya
Other Businesses
Konversi lampu Investasi Properti
Konvensional ke Property Investment
Lampu LED
-
Conversion of -
93
Conventional Lamps to 338
LED Lamps 162
41
Optimasi sistem Investasi Properti Penanaman Pohon Pengembangan Properti
Ventilation and Air Property Investment Tree Planting Property Development
Conditioner (VAC)
Optimisation of Ventilation 1,725
and Air Conditioner (VAC) 611
System 986 1,649
- 5,262
Total Pengurangan Emisi GRK
2,431 3,412 7,968
Total GHG Emissions Reduced
Laporan Keberlanjutan 2025
136 Sustainability Report 2025
Page 137
Secara total, emisi GRK yang berhasil dikurangi pada In aggregate, total GHG emissions reduced in
tahun 2025 mengalami peningkatan dibandingkan 2025 increased compared to the prior year, driven
tahun sebelumnya, terutama didorong oleh inisiatif primarily by tree planting initiatives within the
penanaman pohon pada unit bisnis Pengembangan Property Development business unit. On the other
Properti. Di sisi lain, capaian pengurangan emisi hand, emissions reductions attributable to energy
yang berasal dari inisiatif pengurangan energi justru reduction initiatives declined compared to the
menurun dibandingkan tahun lalu, sejalan dengan previous year, in line with a reduction in energy
berkurangnya inisiatif efisiensi energi pada tahun efficiency initiatives during the reporting period.
berjalan. Penjelasan mengenai faktor-faktor yang The factors contributing to this decline have been
memengaruhi penurunan inisiatif pengurangan addressed in the energy section.
energi tersebut telah disampaikan pada bagian
energi.
Ceremony pemberian Serifikat EDGE, Summarecon Mall Serpong
Sertifikat EDGE
EDGE Certificate
Sebagai langkah awal dalam memperkuat As an initial step in strengthening the application
penerapan prinsip bangunan hijau dan komitmen of green building principles and the Company’s
Perusahaan terhadap aspek keberlanjutan, pada commitment to sustainability, Summarecon Mall
November 2025 Summarecon Mall Serpong berhasil Serpong successfully obtained EDGE (Excellence
memperoleh sertifikasi EDGE (Excellence in Design in Design for Greater Efficiencies) certification in
for Greater Efficiencies), yaitu standar bangunan November 2025. EDGE is a green building standard
hijau yang dikembangkan oleh International Finance developed by the International Finance Corporation
Corporation (IFC) yang menilai efisiensi bangunan (IFC) that assesses building efficiency across energy,
pada aspek energi, air, dan embodied carbon water, and embodied carbon in materials. Based on
material. Berdasarkan hasil penilaian, Summarecon the assessment results, Summarecon Mall Serpong
Mall Serpong mencatat penghematan energi recorded energy savings of 25%, water savings of 43%,
sebesar 25%, penghematan air sebesar 43%, serta and a reduction in embodied carbon in materials
pengurangan embodied carbon material hingga of up to 100%, all of which exceeded the minimum
100%, yang seluruhnya telah melampaui standar threshold of 20% in each category.
minimum 20% pada masing-masing kategori.
Pencapaian ini juga menunjukkan kontribusi nyata This achievement also demonstrates the Company’s
Perusahaan dalam upaya pengurangan emisi. tangible contribution to emissions reduction
Berdasarkan hasil sertifikasi EDGE, Summarecon efforts. Based on the EDGE certification results,
Mall Serpong mencatat pengurangan emisi karbon Summarecon Mall Serpong recorded a reduction
operasional sebesar 4.396,3 ton CO₂ per tahun in operational carbon emissions of 4,396.3 tonnes
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 137
Page 138
dibandingkan bangunan konvensional. Capaian ini of CO₂ per year compared to a conventional
menjadi bukti konkret langkah Summarecon dalam building. This outcome serves as concrete evidence
menekan dampak lingkungan, meningkatkan of Summarecon’s commitment to reducing its
efisiensi operasional, dan menjadikan keberlanjutan environmental footprint, improving operational
sebagai bagian penting dalam pengelolaan aset efficiency, and embedding sustainability as an
Perusahaan. integral part of the Company’s asset management.
Selain sertifikasi EDGE di Summarecon Mall In addition to the EDGE certification at Summarecon
Serpong, Perusahaan juga telah memiliki produk Mall Serpong, the Company also holds an EDGE-
hunian yang tersertifikasi EDGE melalui The Morizen certified residential product through The Morizen
di Summarecon Mutiara Makassar. Ke depan, at Summarecon Mutiara Makassar. Going forward,
Summarecon berkomitmen untuk memperluas Summarecon is committed to extending EDGE
penerapan sertifikasi EDGE pada berbagai aset certification to other Company assets as part of
Perusahaan lainnya sebagai bagian dari penguatan its broader green building strategy and transition
strategi bangunan hijau dan transisi menuju towards more sustainable operations.
operasional yang lebih berkelanjutan.
Electric Vehicle (EV) Charging
Electric Vehicle (EV) Charging
Sebagai bentuk upaya nyata Summarecon dalam As a concrete expression of Summarecon’s mission
mewujudkan misi Perusahaan untuk berkontribusi to contribute to the creation of a healthy and
pada terciptanya lingkungan yang sehat dan sustainable environment, the Company has been
berkelanjutan, Summarecon secara bertahap progressively installing EV Charging facilities at its
menyediakan fasilitas EV Charging pada unit Property Investment business units, particularly at
bisnis Investasi Properti, khususnya Summarecon Summarecon Malls. By the end of 2025, a total of
Mall. Hingga akhir tahun 2025, tersedia total 7 seven EV Charging units were available, comprising
(tujuh) unit EV Charging, yang terdiri atas 2 (dua) two units at Summarecon Mall Serpong, three
unit di Summarecon Mall Serpong, 3 (tiga) unit units at Summarecon Mall Bekasi, and two units at
di Summarecon Mall Bekasi, dan 2 (dua) unit Summarecon Mall Kelapa Gading. This disclosure
di Summarecon Mall Kelapa Gading. Adapun does not yet cover all of the Company’s business units,
pengungkapan ini belum mencakup seluruh unit and continues to follow the reporting boundaries
bisnis Perusahaan, melainkan masih mengikuti applied in the prior year.
batasan unit pelaporan tahun sebelumnya.
EV Charging Station, Summarecon Mall Kelapa Gading
Penyediaan fasilitas ini juga merupakan salah satu The provision of these facilities also represents
bentuk kontribusi Perusahaan dalam mendukung one of the Company’s contributions to supporting
pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor GHG emissions reduction in the transportation
transportasi. Kehadiran EV Charging diharapkan sector. The availability of EV Charging is expected
dapat mendorong penggunaan kendaraan listrik to encourage the use of electric vehicles, which
Laporan Keberlanjutan 2025
138 Sustainability Report 2025
Page 139
yang memiliki emisi operasional lebih rendah have lower operational emissions than fossil fuel-
dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil, powered vehicles, whilst also strengthening the
sekaligus memperkuat pengembangan ekosistem development of a more environmentally responsible
transportasi yang lebih ramah lingkungan. transportation ecosystem.
Sepanjang tahun 2025, fasilitas tersebut telah Throughout 2025, the facilities were used by 701
dimanfaatkan oleh 701 pengguna di Summarecon users at Summarecon Mall Serpong, 9,914 users
Mall Serpong, 9.914 pengguna di Summarecon at Summarecon Mall Bekasi, and 1,176 users at
Mall Bekasi, dan 1.176 pengguna di Summarecon Summarecon Mall Kelapa Gading. This demonstrates
Mall Kelapa Gading. Hal ini menunjukkan bahwa that the availability of EV Charging facilities provides
keberadaan fasilitas EV Charging memberikan convenience for electric vehicle users whilst adding
kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik value to the Summarecon Mall experience. Going
sekaligus menjadi nilai tambah bagi layanan forward, the Company is committed to continuing
Summarecon Mall. Ke depan, Perusahaan to develop its EV Charging provision through the
berkomitmen untuk terus mengembangkan addition of units and expansion of service coverage,
penyediaan fasilitas EV Charging melalui both at existing locations and in new areas.
penambahan unit dan perluasan cakupan layanan,
baik pada lokasi yang telah tersedia maupun di area
baru.
Konsumsi dan Efisiensi Air
[303-1] [303-2] [303-3] [303-4] [303-5] [F.8] Water Consumption and Efficiency
Air merupakan sumber daya vital bagi keberlanjutan Water is a vital resource for both environmental
lingkungan dan operasional bisnis. Oleh karena sustainability and business operations. Summarecon
itu, Summarecon berkomitmen untuk mengelola is therefore committed to managing water use
penggunaan air secara bijak dan bertanggung jawab wisely and responsibly, with due consideration
dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap for its impact on the surrounding environment
lingkungan dan masyarakat sekitar. Pengelolaan ini and communities. This is carried out through a
dilakukan melalui pendekatan Sustainable Water Sustainable Water Management approach, the
Management, yaitu pengelolaan sumber daya air responsible stewardship of water resources to meet
secara berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan present needs without compromising the ability of
saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi future generations to meet their own.
mendatang dalam memenuhi kebutuhan mereka.
Sebagai bentuk implementasi dari prinsip As a practical expression of this sustainable water
pengelolaan air berkelanjutan, Summarecon management principle, Summarecon reuses
memanfaatkan kembali air limbah hasil olahan treated wastewater from its Sewage Treatment
dari Sewage Treatment Plant (STP) untuk Plants (STP) for various purposes, including the
berbagai keperluan, seperti penyiraman tanaman irrigation of plants and trees as well as supply water
dan pepohonan, serta sebagai suplai air untuk for cooling tower systems. This initiative aims to
sistem cooling tower. Inisiatif ini bertujuan reduce the consumption of clean water and to
untuk mengurangi konsumsi air bersih serta optimise the efficient and sustainable utilisation of
mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya air water resources.
secara efisien dan berkelanjutan.
Interaksi dengan Sumber Air dari Hulu ke Hilir
[303-1] [F.8] Interaction with Water Sources from Upstream to Downstream
Mekanisme penggunaan dan pengelolaan air The mechanisms governing water use and
dalam kegiatan operasional Perusahaan dijelaskan management within the Company’s operational
menggunakan pendekatan IPO (Input–Process– activities are described using an IPO (Input–Process–
Output), yang menggambarkan interaksi air dari Output) framework, which illustrates the flow of
tahap pengambilan, proses konsumsi, hingga water from the point of abstraction, through the
pembuangan dan pemanfaatan kembali. consumption process, to discharge and reuse.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 139
Page 140
Input Proses Output
Process
PDAM Janitor
State Water Company Influent STP
Sanitasi & Toilet
Sanitation & Toilet
Filterisasi Efluen
Filtration Effluent
Penggunaan Domestik
Domestic Use
Saluran Kota
Penggunaan Gedung Reuse Municipal
& Tenant Drainage
Building and Tenant
Usage
Cooling
Tower
Keterangan: Note:
• STP: Sewage Treatment Plant • STP: Sewage Treatment Plant
Siram
Tanaman
Plant
Irrigation
Berdasarkan skema interaksi air di atas, Summarecon Based on the water interaction scheme above,
mengambil air dari Perusahaan Daerah Air Minum Summarecon draws water from the Regional
(PDAM) untuk memenuhi kebutuhan operasional Drinking Water Company (PDAM) to meet its
Perusahaan, antara lain kegiatan kebersihan oleh operational needs, including housekeeping and
petugas housekeeping, sanitasi dan toilet, pantry, cleaning activities, sanitation and toilet facilities,
sistem pendingin (cooling tower), serta penyiraman pantries, cooling tower systems, and plant irrigation.
tanaman.
Limbah cair yang dihasilkan dari berbagai aktivitas Liquid waste generated from these activities
tersebut (influent) kemudian dialirkan ke Sewage (influent) is channelled to the Sewage Treatment
Treatment Plant (STP) untuk menjalani proses Plant (STP) for treatment. This process is designed to
pengolahan. Proses ini bertujuan untuk memastikan ensure that the treated wastewater (effluent) meets
bahwa hasil pengolahan air limbah (effluent) telah quality standards before being discharged into the
memenuhi standar kualitas sebelum dialirkan ke municipal drainage system or reused. Wastewater
saluran pembuangan kota atau dimanfaatkan management is thus carried out responsibly to
kembali. Dengan demikian, pengelolaan air limbah help prevent environmental contamination and
dilakukan secara bertanggung jawab untuk safeguard public health.
membantu mencegah pencemaran lingkungan
dan menjaga kesehatan masyarakat.
Skema ini juga mencerminkan pendekatan This scheme also reflects the Sustainable Water
Sustainable Water Management yang diterapkan Management approach adopted by Summarecon,
oleh Summarecon, dengan menekankan with an emphasis on the reuse of treated wastewater
pemanfaatan kembali air limbah yang telah diolah to minimise environmental impact and maintain the
guna meminimalkan dampak terhadap lingkungan sustainability of water resources.
dan menjaga keberlanjutan sumber daya air.
Pada tahun 2025, pengungkapan data terkait air In 2025, water-related data disclosure is focused on
difokuskan pada unit bisnis Investasi Properti dan the Property Investment and Other Businesses units.
Bisnis Lainnya. Hal ini disebabkan karena pada unit This is because, within the Property Development
bisnis Pengembangan Properti, pengelolaan Water business unit, the management of the Water
Treatment Plant (WTP) telah diserahterimakan Treatment Plant (WTP) has been handed over to
kepada Perusahaan Umum Daerah Air Minum the Regional Water Supply Company (Perumdam),
(Perumdam), sehingga data pengelolaan air pada rendering water management data for that unit
unit bisnis tersebut tidak tersedia dalam ruang unavailable within the Company’s reporting scope.
lingkup pelaporan Perusahaan. Selain itu, data WTP Furthermore, WTP data also encompasses water
juga mencakup distribusi air bagi penghuni kluster distribution to cluster residents, which does not form
Laporan Keberlanjutan 2025
140 Sustainability Report 2025
Page 141
yang bukan merupakan bagian dari kebutuhan part of the Company’s operational requirements.
operasional Perusahaan. Dengan demikian, data The water data presented for 2025 is therefore
air yang disajikan pada tahun 2025 menjadi lebih more representative, as it accurately reflects water
representatif karena mencerminkan konsumsi air consumption used solely for the organisation’s
yang benar-benar digunakan untuk keperluan operational purposes. The scope of water data
operasional organisasi. Berikut rincian cakupan data disclosed in this report is as follows:
air yang diungkapkan dalam laporan ini:
1. Investasi Properti, yang mencakup Summarecon 1. Property Investment, comprising Summarecon
Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,
Summarecon Mall Serpong, Summarecon Summarecon Mall Serpong, Summarecon
Mall Bandung, Summarecon Villaggio Outlets, Mall Bandung, Summarecon Villaggio Outlets,
Plaza Summarecon Agung, Plaza Summarecon Plaza Summarecon Agung, Plaza Summarecon
Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Scientia Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Scientia
Square Park Hub, dan Scientia Business Park. Square Park Hub, and Scientia Business Park.
2. Bisnis Lainnya, yang mencakup Klub Kelapa 2. Other Businesses, comprising Klub Kelapa
Gading, dan The Spring Club. Gading and The Spring Club.
Pengambilan Air
[303-3] [F.8] Water Withdrawal
Sebagai bagian dari komitmen terhadap As part of its commitment to responsible water
pengelolaan sumber daya air yang bertanggung resource management, Summarecon monitors
jawab, Summarecon melakukan pemantauan and records the volume of water withdrawn from
dan pencatatan atas volume air yang diambil dari various sources to support its operational activities.
berbagai sumber untuk mendukung kegiatan The following presents a breakdown of water
operasionalnya. Berikut adalah rincian pengambilan withdrawals:
airnya:
Total Pengambilan Air Tahun 2023-2025
Total Water Withdrawal 2023–2025
Total Pengambilan Air (m3)
2023 2024 2025 Total Water Withdrawal (m3)
Investasi Properti Bisnis Lainnya
Property Investment Other Businesses
PDAM PDAM
1,273,964 79,803
1,520,430 91,875
1,667,013 90,884
Total Pengambilan Air
Total Water Withdrawal
1,353,767
1,612,305
1,757,857
Data pengambilan air mengacu pada tagihan Water withdrawal data is based on PDAM billing
PDAM yang dibebankan kepada unit bisnis dan charged to each business unit, accumulated over a
dihitung secara akumulatif selama satu tahun. Data one-year period. The data presented in this report
yang disajikan dalam laporan ini hanya mencakup covers only water withdrawals for the Company’s
pengambilan air untuk operasional Perusahaan, operational use, as these records have been
karena pencatatannya telah dipisahkan dari separated from water consumption by tenants.
penggunaan air oleh tenant.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 141
Page 142
Pembuangan Air
Water Discharge
[303-4] [F.8]
Summarecon menghitung volume pembuangan air Summarecon calculates the volume of water
berdasarkan effluent yang dihasilkan dari instalasi discharge based on the effluent generated from STP
STP di masing-masing unit bisnis, serta mencatat installations at each business unit, and records the
tujuan akhir pembuangan tersebut dengan final discharge destination by referencing meters
mengacu pada meteran yang terpasang sesuai installed at each designated discharge point. The
titik tujuan pembuangannya. Rincian data disajikan relevant data is presented as follows:
sebagai berikut:
Total Pembuangan Air Tahun 2023-2025
Total Water Discharge 2023–2025
Total Pembuangan Air (m3)
2023 2024 2025 Total Water Discharge (m³)
Pembuangan air Investasi Properti
dengan dialirkan ke Property
saluran kota Investment
Discharge to
Municipal Drainage 87,036
82,645
45,464
Total Pembuangan Air dengan dialirkan ke saluran kota
Total Discharge to Municipal Drainage 87,036 82,645 45,464
Pembuangan Investasi Properti Bisnis Lainnya
air dengan Property Other
pemanfaatan Investment Businesses
kembali - Siram
Tanaman 85,150 35,933
Discharge via Reuse 109,729 42,184
– Plant Irrigation 109,759 35,337
Pembuangan Investasi Properti
air dengan Property
pemanfaatan Investment
kembali - Cooling
Tower 538,259
Discharge via Reuse 599,637
– Cooling Tower 426,965
Total Pembuangan Air dengan pemanfaatan kembali
Total Discharge via Reuse 659,341 751,550 572,061
Total Pembuangan Air
Total Water Discharge 746,377 834,195 617,525
Laporan Keberlanjutan 2025
142 Sustainability Report 2025
Page 143
Berdasarkan data pembuangan air tahun 2025, Based on the 2025 water discharge data, 93% of
sebesar 93% air hasil olahan STP (effluent) telah STP-treated effluent was reused, primarily for plant
dimanfaatkan kembali, terutama untuk penyiraman irrigation and cooling tower requirements. This high
tanaman dan kebutuhan cooling tower. Tingginya reuse rate represents a highly significant positive
tingkat pemanfaatan kembali ini menunjukkan outcome in water management, as the vast majority
dampak positif yang sangat signifikan dalam of treated wastewater is not discharged directly
pengelolaan air, karena sebagian besar air limbah but instead returned to the operational cycle to
yang telah diolah tidak langsung dibuang, support non-consumptive needs. This achievement
melainkan dikembalikan ke siklus operasional untuk reflects the Company’s genuine commitment to
mendukung kebutuhan non-konsumsi. Capaian implementing Sustainable Water Management
ini mencerminkan komitmen nyata Perusahaan principles — particularly in reducing dependence on
dalam menerapkan prinsip Sustainable Water clean water sources, improving water use efficiency,
Management, khususnya dalam mengurangi and optimising the utilisation of water resources in a
ketergantungan terhadap air bersih, meningkatkan more sustainable manner.
efisiensi penggunaan air, serta mengoptimalkan
pemanfaatan sumber daya air secara lebih
berkelanjutan.
Perimeter Ditch, Summarecon Bekasi
Sebagai bagian dari pengelolaan air yang As part of its responsible water management
bertanggung jawab, Summarecon memperhatikan practices, Summarecon gives careful consideration
aspek pembuangan air guna memastikan bahwa to water discharge to ensure that water returned
air yang dibuang kembali ke lingkungan tidak to the environment does not cause disruption
menimbulkan gangguan terhadap ekosistem to surrounding ecosystems or communities.
maupun masyarakat sekitar. Salah satu bentuk nyata One concrete manifestation of this effort is
dari upaya ini dilakukan melalui pembangunan the construction of perimeter ditches by the
perimeter ditch oleh unit bisnis Summarecon Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi
Serpong dan Summarecon Bekasi, yang berfungsi business units, which function to channel water
untuk mengalirkan air secara alami tanpa mengubah naturally without altering community water
aliran air masyarakat, baik sebelum maupun setelah flows, both before and after the development of
pengembangan kawasan Summarecon. Summarecon estates.
Perimeter ditch juga berfungsi sebagai sistem Perimeter ditches also serve as a flood risk control
pengendalian risiko banjir pada musim hujan, system during the rainy season, collecting and
dengan menampung dan mengalirkan air hujan gradually channelling rainwater to prevent
secara bertahap sehingga tidak meluap ke kawasan overflow into Summarecon estates or surrounding
Summarecon maupun permukiman warga di residential areas. To date, Summarecon Serpong
sekitarnya. Hingga saat ini, Summarecon Serpong has constructed 30 kilometres of perimeter ditches,
telah membangun perimeter ditch sepanjang 30 whilst Summarecon Bekasi has built 13 kilometres.
kilometer, sementara di Summarecon Bekasi telah
dibangun sepanjang 13 kilometer.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 143
Page 144
Konsumsi Air
Water Consumption
[303-5] [F.8]
Perhitungan total konsumsi air dilakukan dengan Total water consumption is calculated using the
menggunakan rumus, total volume air yang diambil following formula, total volume of water withdrawn
dikurangi total volume air yang dibuang. Berikut minus total volume of water discharged. The relevant
adalah rincian data terkait: data is presented as follows:
Total Konsumsi Air Tahun 2023-2025
Total Water Consumption 2023-2025
Total Konsumsi Air (m3)
2023 2024 2025 Total Water Consumption (m3)
Investasi Properti Bisnis Lainnya
Property Investment Other Businesses
536,519 43,870
728,419 49,691
1,084,825 55,507
Total Konsumsi Air
Total Water Consumption
607,389
778,111
1,140,332
Manajemen Pembuangan Air dan Limbah Cair
Wastewater Discharge and Liquid Waste Management [303-2] [F.14]
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, In the course of its operational activities, Summarecon
Summarecon menghasilkan air limbah domestik, generates domestic wastewater, that is, wastewater
yaitu air limbah yang berasal dari aktivitas sehari- arising from day-to-day activities involving water
hari yang melibatkan penggunaan air, meliputi use. This includes greywater, comprising water
greywater berupa air bekas kegiatan housekeeping, from housekeeping activities, liquid food waste,
sisa makanan berbentuk cair, dan air limbah pantry, and pantry wastewater, as well as blackwater, being
serta blackwater, yaitu air limbah yang berasal dari wastewater from toilet facilities. To ensure that such
toilet. Untuk memastikan bahwa limbah tersebut waste does not give rise to adverse environmental
tidak menimbulkan dampak negatif terhadap impacts, the Company treats domestic wastewater
lingkungan, Perusahaan mengolah air limbah through Sewage Treatment Plant (STP) installations
domestik melalui instalasi Sewage Treatment Plant prior to discharge into the municipal drainage
(STP) sebelum dialirkan ke saluran tata kota atau system or reuse.
dimanfaatkan kembali.
Proses pengolahan ini bertujuan untuk This treatment process is designed to remove
menghilangkan kandungan berbahaya yang harmful substances present in domestic wastewater,
terdapat dalam air limbah domestik, seperti including Biological Oxygen Demand (BOD),
Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Chemical Oxygen Demand (COD), suspended
Demand (COD), suspended solids, amonia, dan zat solids, ammonia, and other pollutants that have
pencemar lainnya yang berpotensi mengganggu the potential to harm the environment. Wastewater
lingkungan. Pengolahan air limbah dilakukan untuk treatment is carried out to produce treated water
menghasilkan air olahan yang telah memenuhi that meets the effluent quality standards prescribed
standar baku mutu sesuai dengan Peraturan Menteri under the Regulation of the Minister of Environment
Laporan Keberlanjutan 2025
144 Sustainability Report 2025
Page 145
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) and Forestry (Permen LHK) No. 68 of 2016.
No. 68 Tahun 2016.
Treated wastewater from the STP is tested on a
Hasil olahan air limbah dari STP diuji secara berkala regular basis through monthly laboratory analysis,
melalui uji laboratorium setiap bulan, dan hasilnya with results reported to the relevant authorities
dilaporkan setiap tiga bulan kepada dinas terkait. on a quarterly basis. This activity forms part of the
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Company’s commitment to ensuring that the
Perusahaan untuk memastikan bahwa kualitas air quality of treated water consistently meets the
hasil olahan senantiasa memenuhi standar baku effluent quality standards set out under Permen
mutu sebagaimana diatur dalam Permen LHK LHK No. 68 of 2016 on Domestic Wastewater Quality
No. 68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Standards. Throughout 2025, no incidents of non-
Domestik. Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat compliance with the applicable water discharge
insiden ketidakpatuhan terhadap standar baku quality standards were recorded.
mutu pembuangan air berdasarkan ketentuan
tersebut.
Pelestarian Keanekaragaman Hayati
[304-3] [304-4] [F.9] [F.10] Biodiversity Conservation
Perusahaan dalam menjalankan kegiatan The Company’s operational activities are not located
operasionalnya tidak berada di dalam maupun within or adjacent to conservation areas or regions
berdekatan dengan kawasan konservasi atau with high biodiversity value. As such, Summarecon’s
wilayah yang memiliki nilai keanekaragaman hayati business activities do not pose a risk of disruption to
tinggi. Oleh karena itu, aktivitas bisnis Summarecon natural ecosystems in those areas.
tidak menimbulkan potensi gangguan terhadap
ekosistem alami di wilayah-wilayah tersebut.
Meskipun demikian, sebagai bentuk kepedulian Nevertheless, as an expression of environmental
terhadap pelestarian lingkungan, Summarecon stewardship, Summarecon continues to preserve
tetap berupaya menjaga dan meningkatkan and enhance biodiversity through the breeding and
keanekaragaman hayati melalui kegiatan cultivation of flora carried out at its plant nursery
pembiakan dan pemeliharaan flora yang dilakukan facilities. These nursery activities aim to propagate
di fasilitas pembibitan tanaman (nursery). Kegiatan and maintain the availability of various plant species
nursery ini bertujuan untuk memperbanyak dan for use in project areas, residential estates, and Malls,
menjaga ketersediaan berbagai jenis tanaman yang whilst ensuring that plants are properly maintained
akan digunakan di area proyek, kawasan perumahan, and grown to maximise their survival rate upon
maupun Mall, serta memastikan tanaman tersebut transplanting in the field. The following provides
tetap terpelihara dan tumbuh dengan baik sehingga further detail on the nursery activities undertaken:
memiliki peluang lebih besar untuk bertahan hidup
saat ditanam di lapangan. Berikut adalah penjelasan
lebih lanjut mengenai kegiatan nursery yang
dilakukan:
• Pembiakan Pohon Pelindung dan Pohon Buah • Propagation of Shade Trees and Fruit Trees –
- Unit Bisnis Pengembangan Properti Property Development Business Unit
Fasilitas nursery berfungsi sebagai tempat
pembiakan berbagai jenis tanaman, termasuk The nursery facility serves as a propagation site
tanaman yang sulit dikembangbiakkan, guna for various plant species, including those that
mendukung kebutuhan Town Management are difficult to cultivate, in order to support the
maupun tim proyek. Selain itu, nursery juga needs of Town Management and project teams.
dimanfaatkan sebagai lokasi penampungan The nursery is also used as a holding area for fruit
pohon buah yang akan ditanam di area trees to be planted in cluster zones, as well as a
kluster, serta sebagai tempat sementara temporary storage location for trees removed
untuk menyimpan pohon bongkaran sebelum during land clearing prior to relocation to their
direlokasi ke area kawasan atau kluster tujuan. designated area or cluster.
• Pembiakan Tanaman untuk Penunjang Area • Plant Cultivation for Indoor and Outdoor Areas
Indoor dan Outdoor - Unit Bisnis Investasi – Property Investment Business Unit
Properti
Nursery juga digunakan sebagai fasilitas The nursery also serves as a support facility for the
pendukung untuk kegiatan budidaya tanaman cultivation of ornamental plants for both indoor
hias, baik untuk kebutuhan area indoor and outdoor areas. Activities carried out include
maupun outdoor. Kegiatan yang dilakukan di plant maintenance such as watering, fertilising,
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 145
Page 146
antaranya meliputi perawatan tanaman seperti weeding, pest control, as well as propagation
penyiraman, pemupukan, penyiangan gulma, and cultivation of ornamental plants.
pengendalian hama, serta proses pembibitan
dan budidaya tanaman hias.
Manajemen Limbah
Waste Management [306-1] [306-2] [306-3] [F.13] [F.14]
Secara umum, kegiatan operasional Summarecon In general, Summarecon’s operational activities
menghasilkan empat jenis limbah, yaitu limbah generate four types of waste: organic waste, non-
organik, limbah non-organik, limbah dari kegiatan organic waste, fit-out waste, and Hazardous and
fit out, dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Toxic Waste (B3 waste). Organic and non-organic
(B3). Limbah organik dan non-organik sebagian waste originates predominantly from domestic
besar berasal dari limbah domestik yang dihasilkan waste generated by activities at offices, residential
dari aktivitas di perkantoran, perumahan, Mall, dan areas, Malls, and other public facilities. Fit-out waste
fasilitas umum lainnya. Sementara itu, limbah dari consists of rubble and residual materials left over
kegiatan fit out berupa puing-puing dan material from construction or renovation works carried out by
sisa yang tidak terpakai dalam proses pembangunan tenants. B3 waste is generated from the operation
atau renovasi ruang oleh tenant. Adapun limbah and maintenance of the Company’s machinery
B3 dihasilkan dari kegiatan pengoperasian and equipment, and is relatively small in volume
dan perawatan mesin maupun peralatan milik compared to other waste types.
Perusahaan, dengan volume yang relatif kecil
dibandingkan jenis limbah lainnya.
Untuk limbah organik dan non-organik, Perusahaan For organic and non-organic waste, the Company
menerapkan prinsip pengelolaan 3R (Reduce, Reuse, applies the 3R (Reduce, Reuse, Recycle) waste
Recycle). Limbah non-organik seperti plastik, kardus, management principle. Non-organic waste such
dan botol kaca yang masih memiliki nilai guna as plastics, cardboard, and glass bottles that retain
dipisahkan dan dikumpulkan di Depo Pelestarian residual value are separated and collected at
Lingkungan untuk kemudian didaur ulang oleh pihak Environmental Conservation Depots for subsequent
ketiga. Sementara itu, limbah organik seperti daun- recycling by third parties. Organic waste such
daunan dan sisa makanan dikelola melalui proses as leaves and food scraps is managed through
pengomposan atau dimanfaatkan sebagai pakan composting or utilised as maggot feed. Organic
maggot. Adapun limbah organik dan non-organik and non-organic waste that cannot be processed
yang tidak dapat dikelola melalui pendekatan 3R through the 3R approach is collected at Temporary
dikumpulkan di Tempat Penampungan Sementara Waste Storage Sites (TPS), then transported by the
(TPS), kemudian diangkut oleh dinas terkait atau relevant municipal authority or appointed licensed
vendor resmi yang telah ditunjuk dan dibuang ke vendors and disposed of at Final Disposal Sites (TPA).
Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Maggot atau larva dari lalat Black Soldier Fly Maggots or larvae of the Black Soldier Fly (Hermetia
(Hermetia illucens) merupakan organisme yang illucens) are highly effective organisms for
sangat efektif dalam proses penguraian limbah decomposing organic waste. Maggots consume
organik. Maggot mengonsumsi sisa sayuran dan vegetable and fruit scraps and are capable of
buah-buahan, dan memiliki kemampuan mengurai breaking down organic waste at two to five times
sampah organik sebesar 2 hingga 5 kali bobot their own body weight within 24 hours. Accordingly,
tubuhnya dalam waktu 24 jam. Dengan demikian, one kilogram of maggots can decompose between
satu kilogram maggot dapat mengurai antara 2 two and five kilograms of organic waste per day. In
hingga 5 kilogram sampah organik per hari. Selain addition to reducing waste volume, the by-products
mengurangi volume sampah, hasil budidaya of maggot cultivation can be used as odourless
maggot juga dapat dimanfaatkan sebagai kompos compost or organic fertiliser. Maggot larvae and
atau pupuk organik yang tidak berbau. Larva dan carcasses also hold value as a high-protein feed
bangkai maggot yang telah mati pun memiliki nilai source for poultry and fish, meaning their cultivation
guna sebagai sumber protein tinggi untuk pakan generates no new waste and supports the principles
unggas dan ikan, sehingga budidayanya tidak of a circular economy.
menghasilkan limbah baru dan mendukung prinsip
ekonomi sirkular.
Untuk pengelolaan limbah B3, setiap limbah For B3 waste management, all collected B3
B3 yang telah terkumpul dipilah berdasarkan waste is sorted by type and stored in designated
jenisnya dan disimpan di tempat penampungan containment areas to facilitate further processing. All
khusus, guna memudahkan proses pengolahan transportation and treatment of B3 waste is carried
lebih lanjut. Seluruh proses pengangkutan dan out by licensed and certified third-party vendors. This
Laporan Keberlanjutan 2025
146 Sustainability Report 2025
Page 147
pengolahan limbah B3 dilakukan oleh pihak ketiga approach is taken to ensure that every stage of B3
yang memiliki izin resmi serta sertifikasi dalam waste handling is conducted safely, responsibly, and
pengelolaan limbah B3. Langkah ini diambil untuk in compliance with applicable laws and regulations,
memastikan bahwa seluruh proses dilakukan secara so as to prevent adverse impacts on the environment
aman, bertanggung jawab, dan sesuai dengan and human health.
ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, guna mencegah dampak negatif terhadap
lingkungan maupun kesehatan manusia.
Timbulan Limbah dari Hulu ke Hilir
[306-1] [F.13] [F.14] Waste Generation from Upstream to Downstream
Skema berikut menggambarkan alur sistem The following diagram illustrates the waste
manajemen limbah yang diterapkan oleh management system flow implemented by
Summarecon sebagai bagian dari komitmen Summarecon as part of its commitment to
terhadap pengelolaan dampak lingkungan yang responsible environmental impact management.
bertanggung jawab.
Input Proses Output
Process
Limbah Non B3
Non-Hazardous and Toxic Waste (Non-B3)
Kompos
Compost
Limbah Non-Organik
Non-Organik Waste 3R
Reduce, Reuse, Maggot
Recycle
Plastik
Plastic
Daur Ulang
Kardus Recycle
Carton
Kaca
Glass
Tempat
Penampungan Tempat
Botol Pembuangan Akhir
dan Kaleng Bekas Sementara Final Disposal Site
Used bottles Temporary
and cans
Disposal Site
Limbah Organik
Organic waste
Sisa makanan
Food leftovers
Daun - daunan
Leaves
Limbah Fit Out
Fit out waste
Limbah B3
Hazardous Waste
Tempat Pengolahan oleh
Limbah B3 Penampungan Pihak Eksternal
Hazardous Waste Khusus Processing by
Special Storage Site External Party
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 147
Page 148
Identifikasi Jenis, Risiko, dan Upaya Manajemen Limbah
Identification of Waste Types, Risks, and Management Measures
[306-2] [F.13] [F.14]
Berdasarkan skema timbulan limbah di atas, Based on the waste generation scheme above,
Summarecon telah mengidentifikasi berbagai jenis Summarecon has identified the various types of
limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional, waste produced from its operational activities, as well
serta langkah-langkah yang diambil untuk as the steps taken to manage significant risks that
mengelola risiko signifikan yang mungkin timbul may arise from each waste type across its business
dari masing-masing jenis limbah di setiap unit units. The following provides further detail:
bisnis. Berikut adalah penjelasannya:
Manajemen limbah B3 B3 Waste Management
Kegiatan operasional yang menghasilkan limbah B3 Operational activities that generate B3 waste include
mencakup pemeliharaan mesin dan fasilitas, seperti the maintenance of machinery and facilities, such
genset diesel, pompa diesel, air conditioner (AC), as diesel generators, diesel pumps, air conditioning
dan instalasi Sewage Treatment Plant (STP), serta (AC) units, and Sewage Treatment Plant (STP)
aktivitas operasional harian Perusahaan, seperti installations as well as day-to-day operations such as
penggantian lampu dan penggunaan pestisida lamp replacement and the use of pesticides in plant
dalam pemeliharaan tanaman maupun kegiatan maintenance and nursery activities.
nursery.
Jenis limbah B3 yang dihasilkan dari kegiatan Types of B3 waste generated from these activities
tersebut meliputi oli bekas, minyak pelumas, baterai include used oil, lubricants, lead-acid batteries,
aki, air filter, freon, lampu bekas, catridge bekas, air filters, refrigerants (freon), used lamps, used
dan kemasan bekas pestisida. Limbah-limbah ini cartridges, and pesticide containers. These wastes
berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap have the potential to cause adverse impacts on
kesehatan manusia dan lingkungan, antara lain human health and the environment, including:
sebagai berikut:
• Zat logam berat dari sisa pembakaran mesin • Heavy metal substances from diesel engine
diesel yang terhirup dapat menyebabkan combustion residues, which if inhaled may
gangguan pada fungsi ginjal, sistem saraf, dan cause impairment of kidney and nervous system
meningkatkan risiko kanker. function and increase the risk of cancer.
• Uap merkuri dari lampu fluorescent yang pecah • Mercury vapours from broken fluorescent lamps
dan refrigerant poisoning dari freon AC dapat and refrigerant poisoning from AC freon, which
mencemari lingkungan dan membahayakan can contaminate the environment and pose
manusia jika terhirup kedalam tubuh. health hazards if inhaled.
• Kemasan bekas pestisida dapat mencemari • Pesticide containers that can contaminate soil,
tanah, air, dan udara apabila dibuang tanpa water, and air if disposed of without proper
penanganan yang tepat. handling.
Untuk memitigasi dan mengelola dampak To mitigate and manage these significant impacts,
signifikan tersebut, Perusahaan menerapkan sistem the Company implements a B3 waste management
pengelolaan limbah B3 sesuai dengan peraturan system in accordance with applicable laws and
perundang-undangan yang berlaku, termasuk regulations, including engaging licensed and
menggunakan jasa pengangkutan dan pengolahan certified third-party vendors for waste transportation
limbah dari vendor pihak ketiga yang telah and treatment. This approach is intended to ensure
memiliki izin resmi dan bersertifikasi. Pendekatan that every stage of B3 waste handling is conducted
ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap safely and responsibly, without creating additional
tahapan penanganan limbah B3 dilakukan secara risk to the environment or the surrounding
aman, bertanggung jawab, dan tidak menimbulkan community.
risiko tambahan terhadap lingkungan maupun
masyarakat.
Pencatatan limbah B3 dilakukan berdasarkan data B3 waste records are maintained based on shipment
manifest pengiriman limbah B3 ke vendor pengelola manifest data for B3 waste delivered to licensed
limbah B3 yang memiliki izin resmi. Jika limbah B3 waste management vendors. Where B3 waste has
belum dikirimkan ke vendor pada tahun berjalan, not yet been dispatched to a vendor within the
maka pencatatan dilakukan berdasarkan jumlah current year, records are based on the quantity of B3
limbah B3 yang berada di tempat penyimpanan waste held in dedicated storage facilities at year-end.
khusus pada akhir tahun.
Laporan Keberlanjutan 2025
148 Sustainability Report 2025
Page 149
Manajemen limbah non-B3 Non-B3 Waste Management
Kegiatan operasional seperti pemeliharaan tanaman Operational activities such as plant maintenance
dan pembersihan area luar ruangan menghasilkan and outdoor area cleaning generate organic waste in
limbah organik berupa daun, sementara aktivitas the form of leaves, whilst waste collection activities
pengumpulan sampah di area Mall, perkantoran, at Malls, offices, and residential areas generate non-
dan perumahan menghasilkan limbah non-organik, organic waste such as plastic packaging, paper,
seperti kemasan plastik, kertas, karton, dan botol cardboard, and plastic bottles. If not properly
plastik. Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah- managed, these wastes can contaminate the
limbah tersebut dapat mencemari lingkungan. Oleh environment. The Company therefore ensures that
karena itu, Perusahaan memastikan pengelolaan non-B3 waste is managed responsibly through the
limbah non-B3 dilakukan secara bertanggung jawab following measures:
melalui beberapa langkah berikut:
• Sampah organik, berupa daun-daunan diproses • Organic waste in the form of leaves is processed
menjadi kompos into compost
• Sampah organik, berupa sisa makanan dijadikan • Organic waste in the form of food scraps is used
pakan maggot as maggot feed
• Limbah non-organik dikelola dengan metode • Non-organic waste is managed through sorting,
memilah, mengumpulkan dan mendaur ulang collection, and recycling
• Limbah yang tidak dapat diolah dikirim ke • Waste that cannot be processed is sent to Final
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Disposal Sites (TPA)
Melalui pendekatan ini, Summarecon memastikan Through this approach, Summarecon ensures that
bahwa seluruh jenis limbah, baik yang berbahaya all waste types, both hazardous and non-hazardous
maupun tidak, dikelola secara sistematis dan sesuai are managed systematically and in accordance with
prinsip-prinsip keberlanjutan yang bertanggung responsible sustainability principles.
jawab.
Timbulan Limbah
[306-3] [F.13] [F.14] Waste Generation
Sebagai bagian dari upaya pemantauan dan As part of its efforts to monitor and manage waste
pengelolaan limbah yang dihasilkan dari aktivitas generated from the Company’s operational activities,
operasional Perusahaan, Summarecon telah Summarecon has calculated the total weight of
menghitung total berat limbah yang dihasilkan, baik waste produced, covering both non-B3 and B3
limbah non-B3 maupun limbah B3. Berikut adalah waste. The following presents a breakdown of the
rincian data terkait limbah yang dihasilkan: relevant waste data:
Total Limbah Tahun 2023-2025
2023 2024 2025
Total Waste 2023–2025
Total Limbah (Ton)
Limbah non-B3 Limbah B3
Non-B3 Waste B3 Waste Total Waste (Tonne)
Summarecon Summarecon Plaza Plaza Summarecon
Serpong Mall Kelapa Summarecon Summarecon Mall Kelapa
Gading Serpong Bekasi Gading
- 3,493 - - 2.28
1,031 3,517 0.25 0.002 2.51
2,332 3,271 0.28 0.52 2.42
Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon
Mall Bekasi Mall Serpong Mall Bekasi Mall Serpong
- 3,163 5.22 0.06
3,535 2,957 3.41 -
3,583 2,557 3.65 1.92
Total Berat Limbah non-B3 Total Berat Limbah B3 Total Berat Limbah
Total Non-B3 Waste (tonnes) Total B3 Waste Total Waste
6,656 11,040 11,743 7.56 6.16 8.78 6,663 11,046 11,751
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 149
Page 150
Downtown Walk, Summarecon Mall Bandung
Laporan Keberlanjutan 2025
150 Sustainability Report 2025
Page 151
Summarecon berkomitmen untuk memberikan Summarecon is committed to delivering high-
layanan, produk, dan jasa yang bernilai tinggi kepada quality services, products, and solutions that create
konsumen. Untuk mencapai hal ini, Summarecon lasting value for its consumers. To uphold this
secara berkala melakukan evaluasi kepuasan commitment, the Company regularly conducts
pelanggan untuk menilai tingkat kepuasan mereka customer satisfaction assessments to measure
terhadap layanan, produk, dan jasa yang disediakan consumer perceptions of the services, products,
oleh Perusahaan. Kepuasan pelanggan sangat and solutions it provides. Customer satisfaction
penting bagi Summarecon karena merupakan faktor is a critical priority for Summarecon, as it plays an
kunci dalam mempertahankan dan meningkatkan essential role in sustaining and enhancing the
reputasi perusahaan serta membangun kepercayaan Company’s reputation, while also strengthening
konsumen. consumer trust.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Summarecon To give effect to this commitment, Summarecon
senantiasa menjaga kualitas produk dan layanan yang consistently maintains the quality and safety of
ditawarkan, serta memastikan aspek keamanannya. its products and services. The Company has also
Perusahaan juga membangun system pengaduan established an open grievance mechanism for all
yang terbuka bagi seluruh pemangku kepentingan stakeholders as a means of receiving feedback and
sebagai sarana untuk menerima masukan dan driving continuous improvement. In line with its
meningkatkan kinerja. Sejalan dengan prinsip sustainability principles and commitment to social
keberlanjutan dan inklusi sosial, Summarecon inclusion, Summarecon also takes into account the
turut memperhatikan kebutuhan kelompok needs of vulnerable groups, including persons with
rentan, termasuk penyandang disabilitas, dengan disabilities, by promoting equal access to services
menyediakan akses yang setara terhadap layanan and facilities across all of its business units.
dan fasilitas di seluruh unit bisnisnya.
Dalam pilar ini, Perusahan memaparkan Through this pillar, the Company sets out its
komitmennya terhadap konsumen dalam aspek commitment to consumers in relation to equitable
layanan yang setara, sistem pengaduan, survei service provision, grievance mechanisms, customer
kepuasan, dan keamanan produk yang selalu satisfaction surveys, and product safety, all of which
dievaluasi secara berkala. are subject to regular review and evaluation.
Komitmen Penyediaan Layanan Setara Pada Konsumen
[F.17] Commitment to Providing Equitable Services to Consumers
Summarecon berkomitmen untuk memenuhi Summarecon is committed to addressing the
kepentingan dan kebutuhan setiap konsumen, interests and needs of all consumers, including
termasuk kelompok rentan seperti perempuan, ibu vulnerable groups such as women, breastfeeding
menyusui, serta penyandang disabilitas. Dengan mothers, and persons with disabilities. Through the
menyediakan layanan yang setara, Perusahaan provision of equitable services, the Company seeks
memastikan bahwa setiap konsumen diperlakukan to ensure that every consumer is treated fairly, feels
adil, merasa dihargai, dan memiliki akses yang respected, and has equal access to the services
sama terhadap layanan yang diberikan. Hal ini provided. This approach not only enhances customer
tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, satisfaction, but also reinforces the Company’s
tetapi juga memperkuat reputasi Perusahaan serta reputation and strengthens consumer loyalty.
meningkatkan loyalitas konsumen.
Komitmen ini diwujudkan melalui penyediaan This commitment is demonstrated through the
fasilitas yang ramah bagi perempuan, ibu menyusui, provision of facilities that are responsive to the needs
dan penyandang disabilitas di berbagai unit bisnis of women, breastfeeding mothers, and persons with
Summarecon. Berikut adalah rincian fasilitas yang disabilities across Summarecon’s various business
tersedia di unit bisnis yang tercakup dalam batasan units. The following sets out the facilities available
data pada Laporan Keberlanjutan 2025: in the business units included within the reporting
boundary of the 2025 Sustainability Report:
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 151
Page 152
Toilet Disabilitas
Accessible Toilets Ruang Ibu Menyusui
Lactation Room
Peminjaman Kursi Roda 10 7 16
5 9 11
Wheelchair Loan Service
6 9 5
Parkir Disabilitas
Disability Parking
12 4 4
Peminjaman Baby Stroller
Baby Stroller Loan Service
7 5 8
Parkir Khusus Wanita
Ladies Parking
- 12 20
Secara umum, fasilitas yang disediakan di setiap In general, the facilities provided at each mall have
Mall tidak mengalami perubahan signifikan not undergone significant changes compared to the
dibandingkan tahun sebelumnya. Berikut adalah previous year. Below is a brief explanation of each
penjelasan singkat mengenai masing-masing available facility:
fasilitas yang tersedia:
• Parkir Disabilitas • Disabled Parking
Area parkir khusus yang disediakan bagi A designated parking area for visitors with
pengunjung dengan keterbatasan fisik atau physical limitations or disabilities. This area is
disabilitas. Area ini terletak dekat dengan pintu located near the mall entrance and is equipped
masuk Mall dan dilengkapi dengan ramp with access ramps and elevators that connect the
akses serta lift yang menghubungkan gedung parking building to the mall entrance, ensuring
parkir dengan pintu masuk Mall, sehingga ease of mobility for wheelchair users.
memudahkan mobilitas pengguna kursi roda.
• Ruang Ibu Menyusui • Breastfeeding Room
Ruang khusus yang disediakan di area Mall untuk A dedicated room within the mall to
memfasilitasi ibu menyusui. Ruang ini dilengkapi accommodate nursing mothers. This room is
dengan fasilitas yang memadai, seperti kursi equipped with essential facilities, including
yang nyaman, meja untuk mengganti popok, comfortable seating, a diaper changing table,
wastafel, tempat pembuangan popok bekas, a sink, a used diaper disposal bin, and a clean,
serta area yang bersih dan tenang guna quiet area to ensure comfort for both mothers
memastikan kenyamanan bagi ibu dan bayinya. and their babies.
• Peminjaman Kursi Roda • Wheelchair Rental Facility
Layanan ini disediakan secara gratis oleh Mall This service is provided free of charge to help
untuk memudahkan akses dan mobilitas visitors with disabilities or mobility issues
pengunjung dengan disabilitas atau kesulitan navigate the mall more easily. Wheelchair rentals
berjalan. Fasilitas peminjaman kursi roda are available at the Customer Care area, where
tersedia di area Customer Care, dengan visitors are required to present an ID card and
prosedur peminjaman yang mengharuskan sign a loan agreement to use the service.
pengunjung menyerahkan kartu identitas dan
menandatangani surat perjanjian peminjaman.
Laporan Keberlanjutan 2025
152 Sustainability Report 2025
Page 153
• Peminjaman Baby Stroller • Baby Stroller Rental Facility
Layanan ini disediakan secara gratis oleh This complimentary service is available to
Mall untuk memberikan kenyamanan bagi make shopping more convenient for visitors
pengunjung yang membawa bayi atau anak with babies or young children. Strollers can be
kecil saat berbelanja. Fasilitas peminjaman baby borrowed from the Customer Care area, where
stroller tersedia di area Customer Care, dengan visitors are required to present an ID and sign a
prosedur peminjaman yang mengharuskan rental agreement.
pengunjung menyerahkan kartu identitas dan
menandatangani surat perjanjian peminjaman.
• Toilet Disabilitas • Disabled Toilet
Toilet ini dirancang khusus untuk memenuhi This toilet is specifically designed to meet the
kebutuhan pengunjung dengan disabilitas needs of visitors with disabilities or limited
atau keterbatasan mobilitas. Dengan ukuran mobility. It features a larger space, easy-to-open
yang lebih luas dan pintu yang mudah dibuka and lock doors, particularly for wheelchair users
dan dikunci, toilet ini memudahkan akses bagi and those with mobility aids. The toilet is also
pengguna kursi roda atau alat bantu mobilitas equipped with supportive features like grab bars,
lainnya. Selain itu, toilet dilengkapi dengan a foldable toilet seat, and a low-positioned mirror
berbagai fitur pendukung, seperti pegangan to ensure comfort and safety for all users.
tangan, kursi toilet yang dapat dilipat, dan cermin
yang mudah dijangkau, sehingga fasilitas ini
memastikan kenyamanan dan keamanan bagi
penggunanya.
• Ladies Parking • Ladies Parking
Area parkir khusus wanita disediakan dengan A designated parking area for women, located
akses yang mudah dan ruang parkir yang lebih near the mall entrance for easier access and
luas. Lokasinya yang dekat dengan pintu masuk increased safety. The larger parking spaces
Mall tidak hanya mempermudah akses, tetapi and proximity to the entrance help women
juga meningkatkan rasa aman bagi pengunjung visitors avoid distant and isolated parking areas,
wanita dengan menghindari area parkir yang enhancing their sense of security.
jauh dan sepi.
Plaza Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon Plaza Summarecon Serpong and Plaza Summarecon
Bekasi masing-masing menyediakan fasilitas Bekasi each provide a wheelchair loan service for
peminjaman kursi roda bagi pengunjung. Khusus visitors. In addition, Plaza Summarecon Serpong is
di Plaza Summarecon Serpong, tersedia tambahan equipped with two wheelchair access ramps located
dua jalur akses kursi roda yang berlokasi di Lobby at Lobby 1 and Lobby 2 to support the mobility of
1 dan Lobby 2 untuk memudahkan mobilitas persons with disabilities and visitors with special
pengunjung penyandang disabilitas maupun needs, enabling safer and more comfortable access
pengunjung dengan kebutuhan khusus, sehingga to service areas and office facilities.
dapat mengakses area layanan dan fasilitas kantor
dengan lebih aman dan nyaman.
Pada unit bisnis Pengembangan Properti, Within the Property Development business unit,
Summarecon Serpong memenuhi kebutuhan Summarecon Serpong supports the needs of visitors
pengunjung dan penghuni, khususnya penyandang and residents, particularly persons with visual
tunanetra, melalui penyediaan fasilitas Guiding Block impairments, through the provision of guiding
yang terdapat di pedestrian kawasan Symphonia, blocks along the pedestrian areas of Symphonia,
Danau Harmony, dan Downtown Drive dengan total Danau Harmony, and Downtown Drive, covering a
panjang kurang lebih 1.546 meter. Selain itu, juga total length of approximately 1,546 metres. The area
terdapat 2 (dua) kluster yang menyediakan ramp also includes two residential clusters—Louise and
bagi pengguna kursi roda untuk memudahkan Bellefont—that are equipped with ramps to facilitate
akses menuju clubhouse, yaitu Kluster Louise dan wheelchair access to the clubhouse.
Kluster Bellefont.
Sementara itu, di Summarecon Bekasi terdapat Meanwhile, Summarecon Bekasi has five residential
5 (lima) kluster, yakni Burgundy, Olive, Magenta, clusters—Burgundy, Olive, Magenta, Mulberry, and
Mulberry, dan Soultan Island yang dilengkapi fasilitas Soultan Island—equipped with ramps to facilitate
ramp untuk memudahkan penghuni pengguna clubhouse access for residents who use wheelchairs.
kursi roda dalam mengakses clubhouse. Selain In addition, one accessible toilet is available in the
itu, tersedia 1 (satu) toilet disabilitas di area Bekasi Bekasi Central Business District (BCBD) area.
Central Business District (BCBD).
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 153
Page 154
Survei Kepuasan Pelanggan
Customer Satisfaction Survey
[F.30]
Survei kepuasan pelanggan merupakan salah satu The customer satisfaction survey is one of
upaya Summarecon dalam mengevaluasi tingkat Summarecon’s key initiatives to assess how well its
kepuasan pelanggan terhadap produk dan layanan products and services meet customer expectations.
yang diberikan. Melalui survei ini, Perusahaan dapat Through this survey, the company can identify gaps
mengidentifikasi kekurangan atau kendala yang or issues and develop strategies to continuously
ada, serta merancang strategi untuk meningkatkan improve the quality of its products and services.
kualitas produk dan layanan secara keberlanjutan.
Sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga As part of its commitment to maintaining high
kualitas produk dan standar layanan yang optimal, product quality and service standards, Summarecon
Summarecon secara rutin melaksanakan survei conducts annual customer satisfaction surveys
kepuasan pelanggan setiap tahun di setiap unit across all business units. These surveys target
bisnis. Survei ini ditujukan kepada pemilik, penghuni, property owners, residents, mall visitors, tenants, and
pengunjung mal, penyewa (tenant), dan pengguna service users, depending on the business unit they
layanan, sesuai dengan unit bisnis yang mereka interact with.
tempati dan gunakan.
Menyadari pentingnya survei kepuasan pelanggan Recognizing the importance of customer satisfaction
dalam meningkatkan kualitas produk dan layanan, surveys in improving product and service quality,
Summarecon mengintegrasikan survei ini sebagai Summarecon has made these surveys part of the
salah satu Key Performance Indicator (KPI) di setiap Key Performance Indicators (KPI) for each business
unit bisnis. Dengan demikian, setiap unit bisnis unit. This ensures that every unit is accountable
memiliki tanggung jawab untuk memberikan for delivering high-quality service and value to
pelayanan terbaik dan bernilai tinggi kepada customers, while also using the survey results as a
pelanggan, serta memastikan bahwa hasil survei basis for making improvements and developing
digunakan sebagai dasar dalam mengambil products and services.
tindakan perbaikan dan pengembangan produk
dan layanannya.
Hasil survei kepuasan pelanggan diolah dan The survey results are processed and analyzed
diinterpretasikan menggunakan indeks penilaian using a predefined assessment index. The company
yang telah ditetapkan. Perusahaan menetapkan sets different KPI targets for customer satisfaction
target KPI untuk survei kepuasan pelanggan yang across its business units, but overall, a score of 8 is
bervariasi untuk setiap unit bisnisnya, namun secara established as the minimum customer satisfaction
keseluruhan, nilai 8 (delapan) merupakan standar standard. Below is the assessment index used by the
minimal kepuasan pelanggan yang harus dicapai. company:
Berikut adalah indeks penilaian yang digunakan
oleh Perusahaan:
Keterangan Skala Nilai
Remark Score Scale
Sangat tidak puas 1-4.99
Very dissatisfied
Tidak puas 5-6.99
Dissatisfied
Cukup puas 7-7.99
Fairly satisfied
Puas 8-9.99
Satisfied
Sangat puas 10
Very satisfied
Laporan Keberlanjutan 2025
154 Sustainability Report 2025
Page 155
Survei kepuasan dibagi menjadi 2 (dua) kategori The satisfaction survey is divided into two categories
sesuai dengan unit bisnis Perusahaan, yaitu: based on the company’s business units:
Survei untuk Unit Pengembangan Properti (Property Development/PDV)
Survey for Property Development Units (PDV)
Terdapat 2 (dua) jenis survei yang dilakukan untuk There are two types of surveys conducted for the
Unit Pengembangan Properti, dimana secara umum Property Development unit. In general, both surveys
tujuan dari kedua jenis survey tersebut adalah aim to measure the satisfaction levels of property
untuk mengetahui tingkat kepuasan pemilik dan owners and residents with the products and housing
penghuni terhadap produk dan pengelolaan hunian management within Summarecon areas, as well
di area Summarecon, serta untuk mengidentifikasi as to identify areas for improvement. Below are the
area yang harus ditingkatkan. Berikut rinciannya: details:
• Survei Kepuasan Pelayanan Town • Town Management Service Satisfaction
Management Survey
Survey ini dilakukan dengan metode wawancara This survey is conducted through face-to-face
tatap muka dengan penghuni dan dilakukan interviews with residents, using a sampling
secara sampling, dengan kriteria sampel pemilik method. The sample criteria include property
atau penyewa kluster yang telah tinggal minimal owners or tenants who have lived in the cluster
1 (satu) bulan dan maksimal 120 bulan. Aspek for a minimum of one month and a maximum of
yang dinilai adalah: 120 months. The survey evaluates the following
aspects:
• Pengalaman tinggal di kawasan • Living Experience in Summarecon Areas
Summarecon a. Satisfaction with cluster facility
a. Kepuasan terhadap pengelolaan fasilitas management
kluster b. Satisfaction with staff services
b. Kepuasan terhadap pelayanan petugas
• Survei Kepuasan terhadap Kualitas Produ • Product Quality Satisfaction Survey
Survei ini dilakukan menggunakan metode This survey is conducted via telephone
telesurvey secara sampling kepada penghuni, (telesurvey) using a sampling method. Eligible
dengan kriteria responden merupakan respondents include residents who completed
penghuni kluster yang telah melakukan the handover process at least three months
proses serah terima unit minimal tiga bulan before the survey date. This year, the company
dari tanggal serah terima. Pada tahun ini, refined the survey structure to make the
Perusahaan melakukan penyesuaian terhadap questions more organized and systematic. The
aspek-aspek yang dinilai, dengan pertimbangan evaluated aspects include:
untuk mengklasifikasikan pertanyaan agar lebih
sistematis. Adapun aspek yang dinilai meliputi:
• Pengalaman saat proses serah terima yaitu : • Handover Experience:
a. Ketepatan waktu serah terima a. Timeliness of handover process
b. Pengalaman komplain ceklist b. Handling of checklist complaints
c. Pelayanan petugas ceklist c. Service quality of checklist staff
• Penilaian terhadap kualitas produk, yaitu : • Product Quality Evaluation:
a. Design produk a. Product design
b. Instalasi jaringan b. Network installation
c. Kualitas dinding c. Wall quality
d. Kualitas atap d. Roof qualit
e. Kualitas lantai e. Floor quality
f. Kualitas carport f. Carport quality
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 155
Page 156
Pada tahun 2025, Summarecon melaksanakan survei In 2025, Summarecon conducted a customer
kepuasan pelanggan untuk unit Pengembangan satisfaction survey for its Property Development
Properti dengan melibatkan total 693 responden. business unit, involving a total of 693 respondents. All
Seluruh responden tersebut berpartisipasi dalam respondents participated in the Town Management
penilaian terhadap “Survei Kepuasan Pelayanan Service Satisfaction Survey. However, questions
Town Management”. Namun demikian, pertanyaan related specifically to the Product Quality Satisfaction
khusus terkait “Survei Kepuasan terhadap Kualitas Survey were administered only to 509 respondents,
Produk” hanya diajukan kepada 509 responden consisting of direct unit owners who had completed
yang merupakan pemilik langsung dan telah the handover process. The following are the results
menjalani proses serah terima unit. Berikut hasil of the customer satisfaction survey conducted for
penilaian survei kepuasan pelanggan untuk unit the Property Development business unit:
Pengembangan Properti yang telah dilaksanakan:
Hasil Penilaian Survei Kepuasan Pelayanan Town Management Tahun 2023-2025
Results of the Town Management Service Satisfaction Survey 2023-2025
2023 2024 2025
8.26 8.47
7.92 8.25
8.12 -
7.75 8.64
8 7.99
8.21 7.92
8.57 -
8.37 7.96
8.17 7.97
Hasil Penilaian Survei Kepuasan terhadap Kualitas Produk Tahun 2023 – 2025
Results of the Product Quality Satisfaction Survey 2023–2025
8.08 -
7.83 8.26
7.78 -
8.35 8.66
7.95 7.9
8 7.82
8.28 -
7.98 7.88
7.88 7.65
Laporan Keberlanjutan 2025
156 Sustainability Report 2025
Page 157
Catatan: Note:
Untuk unit yang tidak memiliki hasil survei, For units without survey results, no survey conclusion
kesimpulan survei tidak dapat dilakukan karena could be drawn due to an insufficient sample size.
jumlah sampel yang tidak mencukupi.
Secara umum, hasil survei kepuasan pelanggan Overall, the 2025 customer satisfaction survey
unit Pengembangan Properti tahun 2025 results for the Property Development unit indicate
menunjukkan hasil yang stabil di aspek pelayanan stable performance in the Town Management
Town Management. Peningkatan hasil survei di service aspect. The improved survey results in
Summarecon Serpong mencerminkan adanya Summarecon Serpong reflect an enhancement in
peningkatan terhadap layanan Town Management. Town Management services. In terms of product
Pada aspek kualitas produk, sebagian besar quality, most units recorded relatively consistent
unit menunjukkan hasil survei yang relatif results, with only minor fluctuations that remain
konsisten, dengan fluktuasi minor yang tetap an area of attention for future improvement. The
menjadi perhatian untuk perbaikan ke depan. Company remains committed to maintaining and
Perusahaan berkomitmen untuk menjaga dan continuously improving both product quality and
terus meningkatkan kualitas produk serta layanan Town Management services to ensure sustained
Town Management guna memastikan kepuasan customer satisfaction.
konsumen secara berkelanjutan.
Survei untuk Unit Investasi Properti (Investment Property/IVP)
Survey for the Investment Property (IVP) Unit
Untuk unit Investasi Properti juga terdapat 2 (dua) For the Investment Property unit, 2 (two) types
jenis survei yang dilakukan, dimana secara umum of surveys were conducted. In general, both
tujuan dari kedua jenis survey tersebut adalah untuk surveys were intended to assess visitor and tenant
mengetahui kepuasan pengunjung dan tenant satisfaction with facility management, as well as
terhadap pengelolaan fasilitas serta event dan promo events and promotions at Summarecon malls, and
di Mall Summarecon, serta untuk mengidentifikasi to identify areas requiring improvement. The details
area yang harus ditingkatkan. Berikut rinciannya: are as follows:
Survei Kepuasan Pengunjung Visitor Satisfaction Survey
Survey ini dilakukan dengan metode wawancara This survey was conducted through face-to-
tatap muka dengan pengunjung Mall atau melalui face interviews with mall visitors or through links
tautan yang dapat diakses oleh pengunjung accessible via Summarecon’s social media platforms
Mall melalui media sosial dan aplikasi daring and online applications. The survey was conducted
Summarecon. Survei dilakukan secara sampling, using a sampling method, with respondents
dengan kriteria sampel pengunjung Mall yang telah selected based on the criterion that they had visited
berkunjung setidaknya 2 (dua) kali dalam satu bulan the mall at least 2 (two) times in the previous month.
terakhir. Aspek yang dinilai adalah: The aspects assessed were:
• Penampilan dan pelayanan petugas Mall • Appearance and service of mall staff
• Penampilan dan pelayanan petugas tenant • Appearance and service of tenant staff
• Kenyamanan Mall • Mall comfort
• Kebersihan Mall • Mall cleanliness
• Keberadaan fasilitas bermain untuk anak di Mall • Availability of children’s play facilities in the mall
• Penampilan interior dan eksterior restoran dan • Interior and exterior appearance of restaurants
tenant lain di Mall and other tenants in the mall
• Keberadaan area tempat duduk di foodcourt • Availability of seating areas in the food court or
atau area outdoor outdoor areas
• Kelengkapan tenant di Mall • Completeness of tenant mix in the mall
• Keberadaan dan variasi tenant restoran di Mall • Availability and variety of restaurant tenants in
• Kemudahan menemukan lokasi parkir the mall
• Akses sinyal telekomunikasi yang baik • Ease of finding parking spaces
• Penyelenggaraan event dan promo di Mall • Quality of telecommunication signal access
• Aplikasi program loyalty • Organisation of mall events and promotions
• Kelengkapan fasilitas toilet • Loyalty programme application
• Kelengkapan fasilitas mushola • Adequacy of toilet facilities
• Kemudahan akses transportasi online (ojek • Adequacy of prayer room facilities
mobil dan motor) • Ease of access to online transportation services
• Kenyamanan dan kebersihan area Food Court (car and motorcycle ride-hailing)
• Comfort and cleanliness of the food court area
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 157
Page 158
Survei Kepuasan Tenant Tenant Satisfaction Survey
Survey ini dilakukan dengan metode wawancara This survey was conducted through face-to-face
tatap muka atau telesurvey dengan pic tenant interviews or telephone surveys with tenant PICs at
dengan minimal level koordinator dan dilakukan a minimum coordinator level and was carried out
secara random sampling. Aspek yang dinilai adalah: using random sampling. The aspects assessed were:
• Kebersihan area di luar Mall • Cleanliness of the area outside the mall
• Kebersihan area di dalam/lorong Mall • Cleanliness of the interior/common corridor
• Kemudahan akses keluar masuk karyawan areas of the mall
• Kenyamanan Mall untuk dikunjungi • Ease of employee access in and out of the mall
• Tingkat keramaian pengunjung Mall • Mall comfort for visitors
• Kemudahan mencari lokasi parkir • Level of mall visitor traffic
• Keberadaan toilet karyawan • Ease of finding parking spaces
• Keberadaan mushola • Availability of staff toilets
• Kualitas pelayanan tenant relations • Availability of prayer rooms
• Keberadaan tenant branded dan tenant update • Quality of tenant relations services
• Presence of branded tenants and tenant updates
Survei ini melibatkan 1.368 responden untuk This survey involved 1,368 respondents for visitor
kepuasan pengunjung dan 482 responden untuk satisfaction and 482 respondents for tenant
kepuasan tenant. Berikut adalah hasil penilaian satisfaction. The following are the results of the
survei kepuasan pelanggan untuk unit Investasi customer satisfaction survey conducted for the
Properti yang telah dilaksanakan: Investment Property unit:
Hasil Penilaian Survei Kepuasan Pengunjung Hasil Penilaian Survei Kepuasan Tenant
Tahun 2023- 2025 Tahun 2023-2025
Visitor Satisfaction Survey Results 2023–2025 Tenant Satisfaction Survey Result 2023–2025
2023 2024 2025
8.74 8.32
8.57 8.13
8.76 8.57
8.7 8.33
8.75 8.18
8.63 8.04
8.89 8.48
8.68 8.4
8.73 8.62
- -
8.6 7.94
8.71 8.31
- -
8.95 8.45
8.83 8.47
Laporan Keberlanjutan 2025
158 Sustainability Report 2025
Page 159
Hasil survei kepuasan pelanggan unit Investasi Overall, the customer satisfaction survey results
Properti secara umum menunjukkan pencapaian for the Investment Property unit indicate strong
yang baik, dengan semua hasil survey berada performance, with all survey scores above 8. This
di atas nilai 8 (delapan). Hal ini mencerminkan suggests that the products and services provided
bahwa produk dan layanan yang diberikan telah have generally met the expectations of both visitors
memenuhi ekspektasi pengunjung maupun tenant. and tenants. The Company remains committed
Perusahaan berkomitmen untuk terus menjaga to maintaining consistent service quality in order
konsistensi kualitas layanan guna meningkatkan to further enhance visitor and tenant satisfaction,
kepuasan pengunjung maupun tenant, serta while also improving the overall experience across all
meningkatkan pengalaman berkunjung di seluruh Summarecon Mall shopping centres.
pusat perbelanjaan Summarecon Mall.
Pengaduan Masyarakat
[413-1] [F.16] [F.24] Public Complaints
Summarecon berkomitmen untuk menampung Summarecon is committed to addressing and
dan menindaklanjuti saran, kritik, serta keluhan dari resolving feedback, including suggestions,
para pemangku kepentingan, termasuk tenant, criticisms, and complaints from stakeholders such
pengunjung, penghuni, pemilik, dan masyarakat as tenants, visitors, residents, property owners, and
sekitar. Untuk itu, Perusahaan menyediakan the surrounding community. To support this, the
berbagai saluran pengaduan di setiap unit bisnisnya, company provides multiple complaint channels
sehingga pemangku kepentingan dapat dengan across all business units, allowing stakeholders
mudah menyampaikan permasalahan yang mereka to easily report issues and receive timely and
hadapi dan memperoleh respons atau tindakan appropriate responses.
yang cepat dan tepat.
Selain sebagai bentuk pelayanan bagi pelanggan Beyond improving customer and resident services,
dan penghuni, mekanisme pengaduan juga the complaint system serves as a valuable source of
menjadi sumber data berharga bagi Perusahaan data for evaluating and enhancing operational quality.
dalam mengevaluasi dan meningkatkan kualitas By analyzing complaints, the company can identify
operasional. Dengan menganalisis pengaduan yang areas for improvement and implement necessary
masuk, Perusahaan dapat mengidentifikasi aspek corrective actions, reinforcing Summarecon’s
yang perlu diperbaiki dan menerapkan tindakan commitment to maintaining high service standards
perbaikan yang diperlukan. Hal ini sejalan dengan and continuously improving customer satisfaction.
komitmen Summarecon dalam menjaga standar
layanan yang tinggi serta meningkatkan kepuasan
pelanggan secara berkelanjutan.
Data pengaduan masyarakat yang disajikan dalam The public complaint data presented in this
Laporan Keberlanjutan ini mencakup unit bisnis Sustainability Report covers the business units
yang termasuk dalam batasan pelaporan tahun 2025, included within the 2025 reporting boundary,
yaitu Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, namely Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi,
Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon
Mall Bekasi, Summarecon Mall Serpong, Plaza Mall Bekasi, Summarecon Mall Serpong, Plaza
Summarecon Serpong, dan Plaza Summarecon Summarecon Serpong, and Plaza Summarecon
Bekasi. Data yang disajikan hanya mencakup Bekasi. The data only includes complaints related to
pengaduan yang berkaitan dengan etika, integritas, ethics, integrity, norms, alleged regulatory violations,
norma, dugaan pelanggaran peraturan, serta hal- and matters affecting the environment, ensuring
hal yang berdampak terhadap lingkungan hidup, that the information disclosed remains relevant to
sehingga informasi yang disajikan lebih relevan sustainability aspects.
dengan aspek keberlanjutan.
Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi
menerima pengaduan dari penghuni dan receive complaints from residents and surrounding
masyarakat sekitar melalui Customer Service di communities through the Customer Service
kantor Town Management. Setiap pengaduan yang function at the Town Management office. Each
masuk akan didata dan diinput ke dalam sistem complaint received is recorded and entered into
Summarecon Real Estate Information System the Summarecon Real Estate Information System
(SRIS). Dalam waktu 1x24 jam, inspektor kluster atau (SRIS). Within 24 hours, the cluster inspector or area
inspektor kawasan akan menindaklanjuti keluhan inspector follows up on the complaint.
yang disampaikan.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 159
Page 160
Setelah tindak lanjut dilakukan, inspektor akan Once the follow-up has been completed, the
melaporkan hasil penyelesaian kepada Customer inspector reports the resolution to Customer Service,
Service, dilengkapi dengan bukti penyelesaian supported by evidence of completion and signed
dan tanda tangan persetujuan dari penghuni serta acknowledgement from the resident as well as the
supervisor/manager estate sebagai bentuk verifikasi estate supervisor or manager as verification that the
penyelesaian pengaduan. complaint has been resolved.
Pengunjung dan tenant Summarecon Mall Visitors and tenants of Summarecon Mall
Kelapa Gading, Summarecon Mall Serpong, dan Kelapa Gading, Summarecon Mall Serpong, and
Summarecon Mall Bekasi dapat menyampaikan Summarecon Mall Bekasi may submit complaints
pengaduan atau keluhan melalui petugas Customer or grievances through Customer Care officers
Care yang tersedia di beberapa titik lokasi dalam available at several locations within the malls. Each
mall. Setiap pengaduan atau keluhan yang diterima complaint or grievance received by Customer Care is
oleh Customer Care akan ditindaklanjuti dalam followed up within 24 hours in coordination with the
waktu 1x24 jam, dengan berkoordinasi bersama relevant PIC or department to resolve the issue. The
PIC atau departemen terkait untuk penyelesaian entire complaint resolution process is monitored
masalah. Seluruh proses penyelesaian pengaduan and recorded in the Customer Care complaint
akan dimonitor dan dicatat dalam laporan keluhan report as part of service evaluation and continuous
Customer Care sebagai bagian dari evaluasi dan improvement.
peningkatan layanan.
Plaza Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon Plaza Summarecon Serpong and Plaza Summarecon
Bekasi mayoritas ditempati oleh karyawan Bekasi are predominantly occupied by employees
Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi. of Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi.
Oleh karena itu, jika terdapat pengaduan dari Accordingly, employee complaints relating to ethics
karyawan terkait etika dan pelanggaran, maka proses or misconduct are handled in accordance with the
pelaporan dan penyelesaiannya akan mengikuti provisions set out in Company Regulation Chapter
ketentuan yang diatur dalam Peraturan Perusahaan XV Article 42 on the Employee Grievance Resolution
Bab XV Pasal 42 mengenai Prosedur Penyelesaian Procedure, or through the Whistleblowing System.
Keluh Kesah Karyawan atau melalui Whistleblowing For tenants leasing space in these buildings,
System. Sementara itu, bagi tenant yang menyewa complaints may be submitted through Customer
di gedung tersebut, pengaduan dapat disampaikan Service, using reporting and resolution mechanisms
melalui Customer Service, dengan mekanisme consistent with those applied in the Mall business
pelaporan dan penyelesaian yang sama seperti unit.
mekanisme pengaduan yang diterapkan di unit
bisnis Mall.
Sepanjang tahun 2025, Perusahaan menerima Throughout 2025, the Company received 165
165 pengaduan melalui saluran pengaduan di complaints through complaint channels at
Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong,
Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall Kelapa Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall
Gading, dan Summarecon Mall Serpong, yang Kelapa Gading, and Summarecon Mall Serpong.
seluruhnya telah ditindaklanjuti dan diselesaikan All complaints were followed up and resolved in
sesuai prosedur yang berlaku. accordance with applicable procedures.
Jumlah Pengaduan Masyarakat Tahun 2023-2025
Number of Public Complaint 2023–2025
2023 2024 2025
1
2
6 2
12
36
43
72
85 4
1
33
6
4
5 Total 56 91 165
Laporan Keberlanjutan 2025
160 Sustainability Report 2025
Page 161
Catatan: Note:
1. Plaza Summarecon Serpong dan Plaza 1. No complaints related to ethics or misconduct
Summarecon Bekasi tidak ada pengaduan yang were received by Plaza Summarecon Serpong
masuk terkait etika dan pelanggaran sepanjang and Plaza Summarecon Bekasi throughout the
periode pelaporan. reporting period.
2. Secara umum, peningkatan jumlah pengaduan 2. In general, the increase in the number of
pada Summarecon Mall Kelapa Gading dan complaints at Summarecon Mall Kelapa Gading
Summarecon Mall Serpong pada tahun 2025 and Summarecon Mall Serpong in 2025 was
dipengaruhi oleh tingginya intensitas kegiatan influenced by the high intensity of activities
dan traffic pengunjung, yang meningkatkan and visitor traffic, which increased operational
kompleksitas operasional serta tekanan terhadap complexity and placed greater pressure on
kualitas layanan di lapangan. Pengaduan service qualityi in the field. Complaints were
terutama terkonsentrasi pada fungsi frontliner, primarily concentrated in frontline functions,
seperti tenant relation, security, housekeeping, such as tenant relations, security, housekeeping,
dan parkir, yang dipengaruhi oleh penyesuaian and parking. These issues were influenced
jumlah personel outsourcing serta belum by adjustments in the number of outsourced
optimalnya konsistensi layanan, kecepatan personnel, as well as inconsistencies in service
respons, dan pelaksanaan prosedur di lapangan. delivery, response time, and the implementation
Menanggapi kondisi tersebut, masing-masing of operational procedures in the field. In response
unit telah melakukan evaluasi dan langkah to these conditions, each unit has conducted
perbaikan melalui penguatan pelatihan, evaluations and implemented improvement
pemantauan ketaatan SOP, peningkatan respons measures, including strengthening training
pengaduan, serta penyesuaian pengelolaan programs, enhancing monitoring of SOP
operasional sesuai kondisi lapangan. compliance, improving complaint response, and
adjusting operational management in line with
field conditions.
Keamanan Produk untuk Pelanggan
[416-1] [F.27] Product Safety for Customers
Evaluasi terhadap keamanan produk dan layanan Ensuring the safety of products and services is
merupakan aspek penting untuk memastikan essential to guaranteeing that everything offered by
bahwa setiap produk maupun layanan yang the company is secure, comfortable, and free from
diberikan oleh Perusahaan aman, nyaman, dan tidak risks that could cause accidents or compromise the
menimbulkan risiko kecelakaan atau gangguan safety of residents, visitors, and tenants. Summarecon
keselamatan bagi penghuni, pengunjung, maupun regularly evaluates the safety of its properties,
tenant. Summarecon secara berkala melakukan both for sale and lease, based on standards and
evaluasi terhadap produk properti yang dijual procedures tailored to the specific characteristics
maupun disewakan, dengan mengacu pada standar and requirements of each building or project.
dan prosedur yang disesuaikan dengan karakteristik
serta kebutuhan masing-masing bangunan atau
proyek.
Informasi mengenai prosedur evaluasi keamanan The information on product safety evaluation
produk yang disampaikan dalam Laporan procedures presented in this Sustainability Report
Keberlanjutan ini mencakup unit-unit bisnis yang covers the business units included within the 2025
termasuk dalam batasan data tahun 2025, yaitu: data boundary, namely Summarecon Serpong,
Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, Summarecon Bekasi, Summarecon Mall Kelapa
Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Gading, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon
Mall Bekasi, Summarecon Mall Serpong, Plaza Mall Serpong, Plaza Summarecon Serpong, and
Summarecon Serpong, dan Plaza Summarecon Plaza Summarecon Bekasi. The procedures are
Bekasi. Rincian prosedurnya dijelaskan sebagai described as follows:
berikut:
• Summarecon Serpong dan Summarecon • Summarecon Serpong and Summarecon
Bekasi Bekasi
Salah satu risiko yang diantisipasi oleh One of the key risks anticipated by the company
Perusahaan adalah risiko kebakaran di kluster is the risk of fire in residential clusters and
atau kawasan, yang dapat disebabkan oleh surrounding areas, which may result from
berbagai faktor seperti kelalaian, korsleting listrik, negligence, electrical short circuits, or other
dan lainnya. Untuk meminimalkan dampaknya, causes. To minimize the impact, Summarecon
Summarecon Serpong telah dilengkapi dengan Serpong is equipped with two fire trucks,
2 (dua) unit mobil pemadam kebakaran,
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 161
Page 162
sementara Summarecon Bekasi memiliki 1 hile Summarecon Bekasi has one fire truck. These
(satu) unit mobil pemadam kebakaran. Fasilitas facilities reflect the company’s commitment to
ini disediakan sebagai bagian dari komitmen providing a swift and effective response in the
Perusahaan untuk meningkatkan rasa aman event of a fire, reinforcing residents’ sense of
bagi penghuni, dengan memastikan adanya security.
respons cepat dan tepat saat terjadi kebakaran.
Kehadiran mobil pemadam kebakaran di The presence of fire trucks within residential
dalam kawasan hunian juga berperan dalam areas also helps improve residents’ preparedness
meningkatkan kesiapsiagaan penghuni for emergencies. To ensure the vehicles remain
dalam menghadapi kondisi darurat. Untuk in peak condition, they undergo regular
menjaga agar kondisi dan fungsinya selalu maintenance. Additionally, fire response training
optimal, mobil pemadam kebakaran tersebut is held regularly to keep the team well-prepared
menjalani perawatan rutin secara berkala. Selain and ensure effective handling of fire incidents.
itu, pelatihan penanganan kebakaran juga
diselenggarakan secara rutin sesuai dengan
jadwal yang telah ditetapkan, guna memastikan
kesiapan tim dan efektivitas penanganan saat
terjadi kebakaran.
Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan To support the health and well-being of residents,
penghuni, Summarecon Serpong dan Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi
Summarecon Bekasi berkolaborasi dengan have partnered with Summarecon Mall Serpong
Summarecon Mall Serpong dan Summarecon and Summarecon Mall Bekasi to provide one
Mall Bekasi dalam menyediakan masing- ambulance at each location. The availability of
masing 1 (satu) unit ambulans di setiap kawasan. ambulances within residential areas ensures a
Keberadaan ambulans di kawasan perumahan fast response to medical emergencies, enabling
sangat penting untuk menangani penghuni immediate first aid and swift transport to
yang mengalami keadaan darurat kesehatan, healthcare facilities. Ambulance performance
dengan mempercepat waktu respons dalam and condition are monitored through regular
memberikan pertolongan pertama dan maintenance to keep them in optimal working
mengantar pasien ke fasilitas layanan kesehatan order.
yang lebih memadai. Evaluasi terhadap kondisi
dan fungsi ambulans dilakukan secara rutin dan
konsisten melalui proses maintenance berkala
guna memastikan kinerja tetap optimal.
Selain itu, sebagai bagian dari upaya menciptakan To create a safe and comfortable living
lingkungan hunian yang aman dan nyaman, environment, Summarecon provides an
Summarecon menyediakan sistem keamanan integrated security system in each residential
terpadu di setiap kluster. Sistem ini mencakup cluster. This system includes 24-hour security
layanan keamanan 24 jam, patroli rutin oleh services, routine patrols by security officers,
petugas keamanan, serta fasilitas keamanan one-gate system for controlled access, CCTV
seperti one gate system, CCTV, dan barrier surveillance, barrier gates accessible only to
gate yang hanya dapat diakses oleh penghuni residents via an access card. Non-residents are
menggunakan kartu akses (access card). Setiap required to check in upon entry to ensure overall
individu non-penghuni yang memasuki area security within the area.
kluster diwajibkan untuk melapor terlebih
dahulu guna memastikan keamanan tetap
terjaga secara menyeluruh.
Summarecon juga telah mengoperasikan Since early 2024, Summarecon has operated
Command Center di Summarecon Serpong, yang a Command Center at Summarecon Serpong,
berlokasi di gerbang utama kawasan Symphonia, located at the main gate of the Symphonia
sejak awal tahun 2024. Fasilitas ini berfungsi area. The Command Center functions as a 24-
sebagai pusat pemantauan keamanan kawasan hour real-time security monitoring hub using
secara real-time selama 24 jam melalui system a comprehensive CCTV system. Its monitoring
CCTV. Cakupan pemantauan meliputi kondisi scope includes traffic conditions, extreme
lalu lintas, cuaca ekstrem, serta deteksi potensi weather events, potential security risks such as
risiko seperti pencurian kendaraan bermotor vehicle theft, traffic accidents, and flooding. This
(curanmor), kecelakaan lalu lintas, hingga system enables the security team to respond
genangan dan banjir. Sistem ini memungkinkan quickly and efficiently to incidents, coordinating
tim keamanan merespons insiden dengan directly with relevant teams as needed.
cepat dan efisien, serta berkoordinasi langsung Additionally, residents can access certain CCTV
dengan tim terkait sesuai kebutuhan. Selain itu, camera feeds
warga juga dapat mengakses titik CCTV tertentu
Laporan Keberlanjutan 2025
162 Sustainability Report 2025
Page 163
melalui aplikasi Homeapps, sehingga mereka through the Homeapps application, allowing
dapat turut serta memantau kondisi keamanan them to monitor their neighborhood’s security
lingkungan sekitar. conditions directly.
Untuk memastikan keandalan operasional, To ensure operational reliability, the Command
Command Center didukung dengan sistem Center is supported by a backup server, an
backup server, Uninterruptible Power Supply Uninterruptible Power Supply (UPS), and a
(UPS), dan genset, serta menjalani evaluasi rutin generator. Regular evaluations are conducted
melalui pertemuan lintas tim yang dilaksanakan through biweekly cross-team meetings to
setiap dua minggu. Keberadaan Command maintain the system’s effectiveness. The
Center ini telah meningkatkan kualitas sistem Command Center has significantly improved
keamanan di kawasan, sekaligus memberikan the overall security system in the area, providing
rasa aman dan nyaman bagi penghuni melalui residents with a greater sense of safety and
sistem pemantauan yang lebih terintegrasi, comfort through a more integrated, responsive,
responsif, dan berteknologi tinggi. and technologically advanced monitoring
system.
• Plaza Summarecon Serpong dan Plaza • Plaza Summarecon Serpong and Plaza
Summarecon Bekasi Summarecon Bekasi
Dalam upaya untuk mengevaluasi aspek To uphold safety standards at Plaza Summarecon
keamanan di Plaza Summarecon Serpong dan Serpong and Plaza Summarecon Bekasi,
Plaza Summarecon Bekasi, salah satu kegiatan Summarecon conducts regular inspections
yang dilakukan secara berkelanjutan adalah and maintenance to ensure that all buildings,
pemeriksaan dan perawatan (maintenance) equipment, and internal systems operate
untuk memastikan bahwa gedung, semua efficiently and safely for employees, tenants, and
peralatan, dan sistem internalnya berfungsi visitors. The following maintenance activities are
dengan baik dan aman digunakan oleh carried out consistently:
karyawan, tenant atau pengunjung. Berikut
beberapa kegiatan maintenance yang secara
rutin dan konsisten dilakukan:
» Maintenance sistem kelistrikan dengan » Electrical System Maintenance – Regular
memeriksa panel listrik, kabel dan konektor inspections of electrical panels, cables,
secara berkala, melakukan penggantian and connectors; replacement of damaged
peralatan listrik yang rusak, dan mengganti equipment; and battery replacement for
baterai pada peralatan darurat seperti emergency devices such as emergency
emergency lamp, dan lain-lain. lamps.
» Maintenance sistem pipa dan sanitasi » Plumbing and Sanitation System
dengan mengecek pipa air, pipa gas, Maintenance – Routine checks of water,
pipa sanitasi, dan alat yang terkait untuk gas, and sanitation pipes, along with related
memastikan tidak terjadi kebocoran. equipment, to prevent leaks and ensure
proper function.
» Maintenance sistem keamanan dengan » Security System Maintenance – Ensuring
memastikan sistem keamanan seperti alarm that security systems, including fire alarms,
kebakaran, sprinkler, dan sistem kamera sprinklers, and CCTV cameras, are fully
CCTV bekerja dengan baik. operational and reliable.
» Maintenance struktur bangunan dengan » Building Structure Maintenance – Structural
mengecek struktur bangunan untuk inspections to identify and repair cracks or
memastikan tidak ada retak atau kerusakan damage, especially in high-traffic areas, to
yang signifikan, terutama pada area yang maintain building integrity.
sering dilalui.
» Maintenance lift dan eskalator dengan » Elevator and Escalator Maintenance –
memastikan lift dan eskalator dirawat secara Regular servicing and testing of elevators
berkala dan dilakukan pengujian untuk and escalators to ensure user safety and
memastikan keselamatan pengguna. smooth operation.
» Maintenance sistem tata udara dengan » Air Circulation System Maintenance –
memastikan tata udara dalam gedung yang Maintaining healthy indoor air quality by
sehat dan aman bagi penghuni, dengan regulating humidity levels and regularly
menjaga kelembaban yang tepat dan cleaning and replacing air filters.
melakukan pembersihan, dan pergantian
filter secara teratur.
» Maintenance alat penunjang operasional » Operational Support Equipment
gedung lainnya seperti genset, pompa, dll Maintenance – Maintaining equipment such
agar menjaga kondisi dan kinerja alat-alat as generators and pumps to keep them in
tersebut tetap optimal baik sedang atau saat optimal working condition for both regular
akan digunakan. use and emergencies.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 163
Page 164
Pelaksanaan kegiatan maintenance tersebut, yang All maintenance activities, including scheduling,
mencakup penjadwalan, pemantauan, dokumentasi, monitoring, documentation, evaluation, and
evaluasi, serta pelaporan, dikelola secara sistematis reporting, are systematically managed through the
dan terintegrasi melalui Summarecon Maintenance Summarecon Maintenance Management System
Management System (SMMS). (SMMS).
Selain itu, karyawan dan tenant secara berkala Additionally, employees and tenants regularly
mengikuti pelatihan terkait kesehatan dan participate in occupational health and safety (OHS)
keselamatan kerja (K3) untuk meningkatkan training to improve their understanding of preventive
pemahaman mengenai tindakan pencegahan serta measures and emergency protocols. This initiative is
langkah-langkah yang harus diambil dalam situasi designed to create a safe, healthy, and responsive
darurat. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan working environment prepared to handle potential
lingkungan kerja yang aman, sehat, dan tanggap risks effectively.
terhadap potensi risiko.
• Summarecon Mall Kelapa Gading, • Summarecon Mall Kelapa Gading,
Summarecon Mall Bekasi, dan Summarecon Summarecon Mall Bekasi, and Summarecon
Mall Serpong Mall Serpong
Secara berkala dan konsisten, Summarecon Mall Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon
Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, dan Mall Bekasi, and Summarecon Mall Serpong
Summarecon Mall Serpong melakukan evaluasi regularly and consistently evaluate security
terhadap aspek keamanan di seluruh area Mall. measures across all mall areas to ensure that
Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa visitors, tenants’ employees, and mall staff are
seluruh pengunjung, karyawan tenant, dan protected from potential hazards and security
karyawan Mall terlindungi dari potensi bahaya risks.
dan risiko ketidakamanan.
Selain pelaksanaan pemeriksaan dan perawatan In addition to routine inspections and
(maintenance) yang dilakukan secara rutin, maintenance—which follow similar procedures
dimana kegiatan dan teknis maintenance- to those implemented at Plaza Summarecon
nya serupa dengan yang diterapkan di Plaza Serpong and Plaza Summarecon Bekasi—several
Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon additional measures have been introduced to
Bekasi, terdapat sejumlah langkah tambahan strengthen the security systems at Summarecon
yang telah dilaksanakan oleh Summarecon Mall Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,
Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, dan and Summarecon Mall Serpong:
Summarecon Mall Serpong untuk memperkuat
sistem keamanan, diantaranya:
• Sistem keamanan bagi pengunjung • Visitor Security System
Sebagai pusat perbelanjaan yang ramai As high-traffic shopping centers, ensuring
dikunjungi setiap harinya, Summarecon Mall visitor safety is a top priority at Summarecon
Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, dan Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall
Summarecon Mall Serpong menempatkan Bekasi, and Summarecon Mall Serpong.
aspek keamanan pengunjung sebagai The goal is to make visitors feel secure and
prioritas utama. Hal ini dilakukan untuk protected from potential threats such as
memastikan pengunjung merasa aman dan theft, violence, fire, and other risks while
terlindungi dari berbagai potensi ancaman, visiting the mall.
seperti pencurian, kekerasan, kebakaran, dan
risiko lainnya selama berada di area Mall.
Untuk menjamin keamanan tersebut, To achieve this, mall management has
manajemen Mall menerapkan berbagai implemented a range of security measures
system keamanan yang beroperasi secara that operate consistently during business
konsisten selama jam operasional, antara hours, including:
lain:
• Petugas Keamanan yang terlatih dan • Trained and Responsive Security
selalu waspada Personnel
Petugas Keamanan bertanggung jawab Security officers are responsible for
untuk mengawasi dan mencegah tindak monitoring and preventing criminal
kejahatan atau gangguan keamanan activities or other security disturbances
lainnya dengan selalu melakukan patroli by conducting regular patrols
ke seluruh area Mall, pemeriksaan throughout the mall area, inspecting
kendaraan yang masuk ke area Mall, vehicles entering the location, and
dan pemeriksaan tas atau barang checking visitors’ bags or belongings. In
Laporan Keberlanjutan 2025
164 Sustainability Report 2025
Page 165
bawaan pengunjung. Selain itu petugas addition, security officers are also part
keamanan, juga merupakan bagian dari of the Emergency Response Process
Proses Penanganan Kondisi Darurat and are expected to respond quickly
yang dapat merespons dengan cepat and appropriately to various emergency
dan tepat dalam berbagai situasi darurat situations, such as fires, natural disasters,
seperti kebakaran, bencana alam, dan and other incidents.
lainnya
Petugas keamanan bertanggung Security personnel conduct routine
jawab untuk mencegah potensi patrols throughout the mall, inspect
gangguan dengan melakukan patroli incoming vehicles, and check visitors’
rutin di seluruh area mal, memeriksa belongings to prevent disturbances. In
kendaraan yang masuk, serta melakukan addition to preventive measures, security
pemeriksaan terhadap barang bawaan staff are trained to respond promptly
pengunjung. Selain upaya pencegahan, and effectively to various security issues
petugas juga sudah terlatih untuk selalu while maintaining a professional and
siaga dan tanggap dalam menangani approachable manner. Security staff are
berbagai bentuk gangguan keamanan also trained to handle emergencies such
dengan pendekatan yang humanis. as fires or natural disasters, ensuring a
Di samping itu, mereka juga menjadi swift and coordinated response when
bagian dari sistem penanganan keadaan needed.
darurat, seperti kebakaran atau bencana
alam, sehingga diharapkan dapat
merespons secara cepat dan tepat saat
terjadi insiden.
• Sistem CCTV pada Titik-Titik Strategis • Strategically Positioned CCTV System
CCTV dipasang di berbagai area strategis CCTV cameras are installed in key areas
untuk membantu petugas dalam throughout the mall to monitor and
memantau dan mendeteksi potensi detect potential security threats in real
gangguan secara real-time. Keberadaan time. The presence of CCTV not only
CCTV tidak hanya memberikan rasa aman enhances visitor safety but also serves
bagi pengunjung, tetapi juga berfungsi as valuable documentation for incident
sebagai alat bukti dokumentasi yang investigations and legal purposes.
dapat digunakan dalam investigasi suatu
insiden maupun untuk kepentingan
penegakan hukum.
Evaluasi terhadap sistem keamanan The CCTV system is regularly evaluated
tersebut dilakukan secara rutin, antara through daily briefings before the mall
lain melalui briefing harian sebelum Mall opens to ensure all staff understand
beroperasi untuk memastikan seluruh their roles and responsibilities. CCTV
petugas memahami tugas dan tanggung equipment is routinely maintained
jawabnya. Selain itu, perawatan dan and tested to ensure it remains fully
pemeriksaan sistem CCTV dilakukan operational.
secara berkala untuk memastikan
seluruh perangkat berfungsi dengan
baik.
• Sistem Penanganan Bahaya Kebakaran • Fire Hazard Management System
Mall memiliki risiko kebakaran yang
cukup tinggi akibat kompleksitas The malls face a relatively high fire risk due
instalasi listrik serta penggunaan to the complexity of electrical installations
peralatan berdaya listrik tinggi secara and the continuous use of high-powered
terus-menerus selama jam operasional. electrical equipment during operating
Risiko ini diperbesar oleh aktivitas tenant, hours. This risk is heightened by tenant
khususnya tenant Food and Beverages activities, especially among Food and
(F&B), yang menggunakan kompor Beverage (F&B) tenants, who use gas
gas dan alat pemanas dalam kegiatan stoves and heating equipment in daily
operasionalnya. operations.
Selain itu, keberadaan material mudah The presence of flammable materials
terbakar seperti plastik, kain, kertas, dan such as plastic, fabric, paper, and wood
kayu juga turut meningkatkan potensi further increase the fire risk. To mitigate
bahaya kebakaran. Untuk mencegah dan these risks, several fire-prevention
mengantisipasi risiko tersebut, sejumlah measures have been put in place:.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 165
Page 166
langkah pencegahan telah diterapkan,
antara lain:
◊ Proses fit out yang ketat ◊ Strict Fit-Out Procedures
Salah satu kebijakan dalam proses All electrical installations must
fit out adalah mewajibkan setiap be carried out by PLN-certified
instalasi listrik dilakukan oleh contractors (state electricity
kontraktor yang memiliki sertifikasi company). Any fit-out work involving
dari PLN. Selain itu, setiap pekerjaan heat (hot working) requires a special
fit out yang melibatkan panas (hot work permit and must be directly
working) harus disertai dengan supervised by mall staff during
surat izin kerja khusus dan diawasi execution. Throughout the fit-out
secara langsung oleh pihak Mall process, regular inspections are
selama pelaksanaannya. Sepanjang conducted using a checklist to ensure
proses fit out berlangsung, dilakukan that all work meets established
pengawasan berkala dengan standards, including compliance
menggunakan checklist inspeksi with Occupational Health and Safety
untuk memastikan seluruh pekerjaan (OHS) regulations.
telah sesuai dengan standar yang
ditetapkan, termasuk dalam aspek
Keamanan dan Kesehatan Kerja (K3).
◊ Sistem Pemadam Kebakaran ◊ Comprehensive Fire Suppression
Mall dilengkapi dengan sistem System
deteksi dan pemadam kebakaran, The malls are equipped with fire
seperti alarm kebakaran, sprinkler, detection and suppression systems,
hydrant, jalur evakuasi, dan lampu including fire alarms, sprinklers,
darurat yang tersebar di seluruh hydrants, evacuation routes,
Mall, termasuk di area tenant. Untuk and emergency lights installed
memastikan efektivitas sistem, throughout the mall, including
dilakukan perawatan dan pengujian tenant areas. To ensure the system’s
rutin yang dijadwalkan melalui effectiveness, regular maintenance
sistem Summarecon Maintenance and testing are scheduled through
Management System (SMMS), serta the Summarecon Maintenance
didukung oleh kerja sama dengan Management System (SMMS),
dinas pemadam kebakaran dalam supported by partnership with local
penyelenggaraan pelatihan dan fire department in conducting fire
simulasi kebakaran (fire drill). drills and training sessions.
• Sistem keselamatan bagi pengunjung • Fire Hazard Management System
Sebagai bagian dari komitmen terhadap As part of its commitment to visitor safety
keselamatan dan kesehatan pengunjung, and health, Summarecon Mall Serpong,
Summarecon Mall Serpong, Summarecon Mall Summarecon Mall Bekasi, and Summarecon
Bekasi, dan Summarecon Mall Kelapa Gading Mall Kelapa Gading provide First Aid Rooms that
menyediakan fasilitas Ruang Pertolongan may be used by visitors and tenant employees.
Pertama Pada Kecelakaan (P3K) yang dapat Summarecon Mall Serpong has 2 (two) First Aid
digunakan oleh pengunjung dan karyawan Rooms, Summarecon Mall Bekasi has 1 (one) First
tenant. Summarecon Mall Serpong memiliki Aid Room, and Summarecon Mall Kelapa Gading
2 (dua) Ruang P3K, Summarecon Mall Bekasi has 3 (three) First Aid Rooms. The availability of
memiliki 1 (satu) Ruang P3K, sedangkan these facilities supports the malls’ preparedness
Summarecon Mall Kelapa Gading memiliki to provide prompt and appropriate initial
3 (tiga) Ruang P3K. Ketersediaan fasilitas ini treatment in emergency situations, while also
mendukung kesiapan mall dalam memberikan strengthening protection for visitors and tenant
penanganan awal secara cepat dan tepat apabila employees while they are on the mall premises.
terjadi kondisi darurat, sekaligus memperkuat
upaya perlindungan bagi pengunjung dan
karyawan tenant selama berada di area mall.
Secara umum, seluruh Ruang P3K dilengkapi In general, all First Aid Rooms are equipped with
dengan fasilitas dan perlengkapan medis basic medical facilities and supplies, such as
dasar, seperti ranjang pasien, kursi roda, patient beds, wheelchairs, oxygen, and standard
oksigen, serta obat-obatan sesuai standar first aid medicines. These facilities are also
untuk pertolongan pertama. Fasilitas ini juga supported by additional equipment, including
didukung oleh peralatan tambahan, seperti portable oxygen cylinders, blood pressure
tabung oksigen portabel, alat pengukur tekanan monitors, thermometers, and ambulance
darah, termometer, serta dukungan ambulans. support. Emergency response is carried out
Penanganan kondisi darurat dilakukan oleh tim by operational teams that have received first
Laporan Keberlanjutan 2025
166 Sustainability Report 2025
Page 167
operasional yang telah mendapatkan pelatihan aid training and is supported by certified first
pertolongan pertama, serta didukung oleh aid personnel and medical staff from partner
personel bersertifikasi P3K dan tenaga medis hospitals during certain periods. Response
dari rumah sakit rekanan pada periode tertentu. procedures include initial reporting, provision
Prosedur penanganan mencakup pelaporan of first aid, documentation of the patient’s
awal, pemberian pertolongan pertama, condition, and referral mechanisms where
pencatatan kondisi pasien, hingga mekanisme further medical treatment is required.
rujukan apabila diperlukan penanganan medis
lanjutan.
Untuk memastikan kesiapan layanan, To ensure service readiness, the completeness
pengecekan kelengkapan dan fungsi peralatan and functionality of equipment, as well as
serta masa berlaku obat dilakukan secara berkala. the expiry dates of medicines, are checked
Setiap Summarecon Mall juga memiliki sistem regularly. Each Summarecon Mall also maintains
pencatatan dan evaluasi atas setiap kejadian a recording and evaluation system for every
sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas incident as part of its efforts to continuously
layanan keselamatan secara berkelanjutan. improve the quality of safety services. For
Dalam hal rujukan medis, Summarecon Mall medical referrals, Summarecon Mall Serpong
Serpong dan Summarecon Mall Bekasi bekerja and Summarecon Mall Bekasi collaborate
sama dengan rumah sakit rekanan, sedangkan with partner hospitals, while Summarecon
Summarecon Mall Kelapa Gading berkoordinasi Mall Kelapa Gading coordinates with nearby
dengan puskesmas dan rumah sakit terdekat. community health centres and hospitals.
Melalui penyediaan fasilitas yang memadai, Through the provision of adequate facilities,
kesiapan personel, serta mekanisme evaluasi personnel readiness, and structured evaluation
yang terstruktur, Summarecon Mall berupaya mechanisms, Summarecon Mall seeks to create
menciptakan lingkungan pusat perbelanjaan a safe and responsive shopping environment for
yang aman dan tanggap bagi seluruh all visitors.
pengunjung.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 167
Page 168
Perayaan 50 Tahun Summarecon, Summarecon Mall Serpong
Laporan Keberlanjutan 2025
168 Sustainability Report 2025
Page 169
Perusahaan menyadari bahwa karyawan tidak The Company recognises employees as a key
hanya menjadi elemen utama dalam menjalankan asset in supporting operational excellence and
operasional sehari-hari, tetapi juga menjadi a fundamental pillar in shaping the Company’s
pilar fundamental yang membentuk identitas identity and supporting its long-term sustainability.
Perusahaan serta memastikan keberlanjutan In addition to contributing to productivity and
Perusahaan dalam jangka panjang. Karyawan tidak performance, employees play an important role in
hanya menyumbang pada produktivitas dan kinerja shaping corporate culture, upholding organisational
Perusahaan, tetapi juga membentuk budaya kerja, values, and strengthening the Company’s reputation.
nilai-nilai, dan reputasi Perusahaan. Oleh karena Accordingly, the Company places importance on the
itu, sangat penting untuk memelihara kompetensi continuous development of employee competencies
dan kesejahteraan karyawan secara berkelanjutan, and the safeguarding of employee wellbeing as
agar sumber daya manusia yang berharga tersebut part of its human capital management approach.
terjaga dan tercapainya kesuksesan bersama. Through this pillar, the Company presents its
Dengan menjaga sumber daya manusia, Perusahaan commitments and initiatives to support employee
juga dapat terhindar dari besarnya tingkat productivity, strengthen employee retention, and
pergantian karyawan yang dapat menyebabkan maintain employee wellbeing. By managing and
adanya konsekuensi biaya terhadap Perusahaan developing its human resources effectively, the
dan menyebabkan produktivitas serta kinerja Company also seeks to mitigate the risks associated
Perusahaan terhambat. Dalam pilar ini, Perusahaan with high employee turnover, including increased
menampilkan berbagai komitmen dan upaya yang costs and potential disruptions to operational
dilakukan untuk memastikan kesinambungan performance.
produktivitas karyawan, tingkat retensi karyawan,
dan juga terpeliharanya kesejahteraan karyawan.
Untuk Pilar ini, data kinerja ditampilkan dalam Unless otherwise stated, performance data under
bentuk konsolidasi yang mencakup keseluruhan this pillar is presented on a consolidated basis and
Summarecon, kecuali jika dinyatakan berbeda. covers Summarecon as a whole.
Kesetaraan Kesempatan Bekerja di Lingkungan
yang Layak dan Aman
Equal Employment Opportunity in a Decent
[F.18] [F.21] and Safe Work Environment
Summarecon memiliki kebijakan Sumber Daya Summarecon implements Human Resources
Manusia (SDM) yang tidak membedakan dalam policies that prohibit discrimination in recruitment
penerimaan dan perlakuan terhadap karyawan and employment practices on the basis of gender,
berdasarkan gender, ras, etnisitas, agama, dan race, ethnicity, religion, or disability. In addition, as
kondisi disabilitas. Selain itu, di saat isu kesetaraan gender equality becomes an increasingly important
gender semakin menjadi perhatian dunia bisnis, issue in the business world, the Company has enacted
Perusahaan telah memiliki peraturan tentang regulations governing conduct that may constitute
perbuatan yang dapat diduga sebagai perbuatan extramarital affairs and other acts that violate moral
perselingkuhan dan perbuatan-perbuatan yang and decency norms, including sexual harassment
melanggar norma-norma kesusilaan, termasuk and similar misconduct, which often place female
perbuatan pelecehan seksual dan sejenisnya, yang employees in vulnerable positions. Through these
biasanya menempatkan karyawan perempuan regulations, the Company seeks to foster a safe,
dalam posisi rentan. Dengan adanya peraturan ini, fair, and supportive working environment for all
Perusahaan berupaya menciptakan lingkungan employees, while also providing specific protections
kerja yang aman, adil, dan mendukung bagi seluruh for female employees who may be more vulnerable
karyawan, serta secara khusus untuk melindungi to inappropriate and unethical behaviour.
karyawan perempuan dari posisi yang rentan
terhadap tindakan tidak pantas dan tidak etis.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 169
Page 170
Kepegawaian
Employment
Komposisi Karyawan
Employee Composition [2-7] [202-2] [405-1] [C.3.b]
Pada tahun 2025, Summarecon memiliki 4.163 In 2025, Summarecon employed 4,163 people,
karyawan, yang terdiri dari 2.935 laki-laki dan 1.228 comprising 2,935 men and 1,228 women. This
perempuan. Komposisi ini disesuaikan dengan composition reflects operational and fieldwork
kebutuhan pekerjaan di lapangan. Perusahaan requirements. The Company calculates its workforce
menggunakan metodologi perhitungan jumlah using the headcount methodology, based on the
kepegawaian berdasarkan head count (jumlah number of individuals employed at the end of
individu) yang dihitung pada akhir periode the reporting period. In its employment policies,
pelaporan. Dalam kebijakan ketenagakerjaan, Summarecon applies the principle of equality, under
Summarecon menerapkan prinsip kesetaraan, which all employees, both male and female, are
di mana setiap karyawan, baik laki-laki maupun entitled to fair treatment as well as equal fulfilment
perempuan, mendapatkan perlakuan yang adil of rights and responsibilities. The Company is
serta pemenuhan hak dan kewajiban yang sama. also committed to maintaining an inclusive work
Perusahaan juga berkomitmen untuk menjaga environment and ensuring equal opportunities
lingkungan kerja yang inklusif dan memastikan for all employees in their career development and
kesempatan yang setara bagi seluruh karyawan professional growth.
dalam pengembangan karier dan profesionalisme
mereka.
Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah karyawan In recent years, the number of employees has shown
menunjukkan tren penurunan meskipun jumlah a downward trend despite the continued expansion
unit bisnis dan cakupan operasional perusahaan of the Company’s business units and operational
terus berkembang. Kondisi ini merupakan bagian scope. This forms part of the Company’s optimisation
dari strategi optimalisasi perusahaan. strategy.
Total Karyawan Summarecon Berdasarkan Gender, Status Ketenagakerjaan,
Jabatan, Usia, Pendidikan dan Wilayah Tahun 2023-2025
Total Summarecon Employees By Gender, Employment Status, Position, Age, Education, and
Region Years 2023–2025
2023 2024 2025
Total Karyawan
Total Employees
4,356
4,222
4,163
Jenis Kelamin
Gender
2023 2024 2024
3,255 1,101 3,061 1,161 2,935 1,228
Laki - laki Perempuan Laki - laki Perempuan Laki - laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
Laporan Keberlanjutan 2025
170 Sustainability Report 2025
Page 171
2023 2024 2025
Status Ketenagakerjaan
Employment Status
Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
Permanent Employee Contract Employee
2,537 2,616 2,680 1,819 1,606 1,483
Jabatan
Position
3,318 866 146 26
3,141 900 155 26
2,986 990 160 27
Staff Supervisor Manager Management
Usia
Age
Di bawah 30 tahun 30 - 50 tahun Di atas 50 tahun
Below 30 yo 30-50 yo Above 50 yo
1,359 1,269 1,203 2,701 2,643 2,610 296 310 350
Pendidikan Non Akademik S2
Education Non Academic Master’s Degree
2,027 148
1,683 183
1,690 198
D3 S3
Diploma Doctoral Degree
286 3
282 3
251 7
S1
Bachelor’s Degree
1,892
2,071
2,017
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 171
Page 172
2023 2024 2025
Wilayah
Region
Jakarta Tanggerang Bekasi Bandung
1,404 1,438 647 411
1,417 1,315 614 428
1,343 1,250 749 420
Karawang Bogor Makassar Bali
82 200 154 20
76 190 162 20
50 183 148 20
Management merupakan badan tata kelola tertinggi Management refers to the highest governance body
dalam struktur organisasi Perusahaan, yang terdiri within the Company’s organisational structure,
dari Dewan Komisaris (Board of Commissioners comprising the Board of Commissioners (BOC)
/BOC) dan Direksi (Board of Directors/BOD). and the Board of Directors (BOD). The Company
Perusahaan memastikan bahwa kesempatan ensures that opportunities to attain management
untuk mencapai posisi management terbuka positions are equally open to both men and women,
secara setara bagi laki-laki maupun perempuan, while taking into account relevant factors such
dengan tetap mempertimbangkan faktor-faktor as experience, performance achievements, skills,
yang relevan, seperti pengalaman, pencapaian leadership, and other professional considerations.
kinerja, keterampilan, kepemimpinan, serta aspek
profesional lainnya.
Komposisi Management Berdasarkan Gender, Usia dan Kewarganegaraan Tahun 2023-2025
Management Composition By Gender, Age, and Nationality 2023–2025
Total Management
2023 2024 2025
Total Management
Jenis Kelamin
Gender
Laki-laki
Male
81% 81% 81%
21 21 22
Perempuan
Female
19% 19% 19%
5 5 5
26 26 27
Laporan Keberlanjutan 2025
172 Sustainability Report 2025
Page 173
2023 2024 2025
Usia
Age
Di bawah 30 tahun 30 - 50 tahun Di atas 50 tahun
Below 30 yo 30-50 yo Above 50 yo
- - - 4 4 5 22 22 22
15% 15% 19% 85% 85% 81%
Kewarganegaraan
Citizenship Lokal
Indonesian
96% 96% 100%
Non Lokal
25 25 27 Foreigner
4% 4% 0%
1 1 0
Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan
[401-1] New Employee Recruitment and Employee Turnover
Pada tahun 2025, Summarecon merekrut 496 In 2025, Summarecon recruited 496 new
karyawan baru. Secara persentase terhadap total employees. As a proportion of total employees,
karyawan, angka ini relatif konsisten dan tidak jauh this figure remained relatively consistent and was
berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Dari not materially different from the previous year. In
sisi komposisi, Perusahaan merekrut karyawan terms of composition, the Company recruited both
laki-laki dan perempuan dari berbagai kelompok male and female employees across various age
usia, yang mencerminkan komitmen Perusahaan groups, reflecting its commitment to providing
dalam memberikan kesempatan yang setara bagi equal opportunities to all prospective employees
seluruh calon karyawan, baik dari aspek gender regardless of gender or age. Through this approach,
maupun usia. Melalui kebijakan ini, Perusahaan the Company continues to promote an inclusive and
terus berupaya mewujudkan lingkungan kerja yang diverse work environment.
inklusif dan beragam.
Total Perekrutan Karyawan Baru Berdasarkan Gender, Usia, dan Wilayah Tahun 2023- 2025
Total New Employee Recruitment By Gender, Age, and Region 2023–2025
Total Perekrutan Karyawan Baru
Total New Employee Recruitment
12,6% 12,1% 11,9%
550 511 496
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 173
Page 174
2023 2024 2025
Jenis Kelamin
Gender
Laki-laki Perempuan
Male Female
9,5% 9,9% 9,8% 21,8% 17,9% 16,9%
310 303 288 240 208 208
Usia
Age
Di bawah 30 tahun 30 - 50 tahun Di atas 50 tahun
Below 30 yo 30-50 yo Above 50 yo
426 343 342 124 168 154 - - -
31,3% 27,0% 28,4% 4,6% 6,4% 5,9%
Wilayah
Region
Jakarta Tangerang Bekasi Bandung
11,9% 168 8,6% 123 8,2% 53 24,3% 100
9,4% 133 12,0% 159 14,3% 88 13,8% 59
10,6% 143 11,9% 149 11,6% 87 17,9% 75
Karawang Bogor Makassar Bali
26,8% 22 23,0% 46 22,0% 34 20,0% 4
22,3% 17 13,7% 26 15,4% 25 20,0% 4
6,0% 3 9,3% 17 12,8% 19 15,0% 3
Persentase perekrutan karyawan baru dihitung The percentage of new employee recruitment is
dengan membagi jumlah karyawan baru yang calculated by dividing the number of newly recruited
direkrut dengan total karyawan pada tahun tersebut. employees by the total number of employees in the
Sementara itu, persentase perekrutan karyawan respective year. Meanwhile, the percentage of new
baru berdasarkan jenis kelamin, usia, dan wilayah employee recruitment by gender, age, and region is
dihitung dengan membagi jumlah karyawan calculated by dividing the number of newly recruited
baru dalam masing-masing kategori dengan total employees in each category by the total number of
karyawan dalam kategori yang sama pada tahun employees in the same category in the respective
tersebut. year.
Laporan Keberlanjutan 2025
174 Sustainability Report 2025
Page 175
Pergantian Karyawan
Employee Turnover
[401-1]
Jumlah pergantian karyawan pada tahun 2025 In 2025, total employee turnover was recorded at 149
tercatat sebanyak 149 orang, sedikit meningkat employees, slightly higher than the previous year
dibandingkan tahun sebelumnya namun masih but still within a reasonable fluctuation range. The
dalam fluktuasi yang wajar. Alasan pengunduran reasons for employee resignation during the year
diri karyawan pada tahun ini antara lain berpindah included moving to another company, starting a
ke Perusahaan lain, memulai usaha sendiri, relokasi business, relocating residence, and pursuing higher
tempat tinggal, serta keinginan untuk melanjutkan education. Summarecon consistently ensures the
pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. fulfilment of employees’ rights in accordance with
Summarecon senantiasa memastikan pemenuhan applicable regulations prior to their departure from
hak-hak karyawan sesuai dengan peraturan yang the Company.
berlaku sebelum mereka meninggalkan Perusahaan.
Total Pergantian Karyawan Berdasarkan Gender, Usia, dan Wilayah Tahun 2023-2025
Total Employee Turnover By Gender, Age, and Region 2023–2025
2023 2024 2025
Total Pergantian Karyawan
Total Employee Turnover
3,4% 3,2% 3,6%
146 134 149
Jenis Kelamin
Gender
Laki-laki Perempuan
Male Female
3.1% 3.1% 3.0% 4.1% 3.4% 4.9%
101 94 89 45 40 60
Usia
Age
Di bawah 30 tahun 30 - 50 tahun Di atas 50 tahun
Below 30 yo 30-50 yo Above 50 yo
45 53 55 79 78 88 22 3 6
3.3% 4.2% 4.6% 2.9% 3.0% 3.4% 7.4% 1.0% 1.7%
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 175
Page 176
2023 2024 2025
Wilayah
Region
Jakarta Tangerang Bekasi Bandung
3.2% 45 2.9% 41 4.0% 26 4.1% 17
4.0% 56 2.4% 32 2.9% 18 3.3% 14
3.4% 45 3.9% 49 3.3% 25 4.3% 18
Karawang Bogor Makassar Bali
9.8% 8 2.5% 5 2.6% 4 - -
2.6% 2 3.7% 7 0.6% 1 20.0% 4
0% 0 2.2% 4 4.7% 7 5.0% 1
Persentase pergantian karyawan baru dihitung The employee turnover rate is calculated by dividing
dengan membagi jumlah pergantian karyawan the number of employee departures by the total
dengan total karyawan pada tahun tersebut. number of employees in the respective year.
Sementara itu, persentase pergantian karyawan Meanwhile, the employee turnover rate by gender,
berdasarkan jenis kelamin, usia, dan wilayah age, and region is calculated by dividing the number
dihitung dengan membagi jumlah pergantian of employee departures in each category by the total
karyawan dalam masing-masing kategori dengan number of employees in the same category in the
total karyawan dalam kategori yang sama pada respective year.
tahun tersebut.
Program Orientasi Karyawan Baru, Plaza Summarecon Agung
Laporan Keberlanjutan 2025
176 Sustainability Report 2025
Page 177
Pekerja yang bukan pekerja langsung
Workers Who Are Not Employees
[2-8]
Selain mempekerjakan karyawan, Perusahaan In addition to employing direct employees, the
juga bergantung pada peran penting dari pekerja Company also relies on the important role of workers
yang bukan pekerja langsung dalam menjalankan who are not employees in carrying out its business
aktivitas bisnisnya. Dengan membawa pengalaman, activities. Through their experience, competencies,
kompetensi, dan keahlian khusus, para pekerja ini and specialised expertise, these workers support
mendukung operasional harian dan memungkinkan day-to-day operations and enable the Company to
Perusahaan untuk tetap fokus pada kegiatan inti remain focused on its core business and long-term
(Core Business) serta pertumbuhan bisnis jangka business growth.
panjang.
Pekerja yang bukan pekerja langsung adalah Workers who are not employees are individuals
mereka yang melakukan pekerjaan untuk organisasi who perform work for the organisation but do
tetapi tidak memiliki hubungan kerja langsung not have a direct employment relationship with
dengan organisasi. Dalam konteks Summarecon, the organisation. In the context of Summarecon,
yang dimaksud dengan pekerja yang bukan pekerja workers who are not employees refer to contractors
langsung adalah pekerja kontraktor dan outsource. and outsourced workers.
Hubungan antara pekerja yang bukan pekerja The relationship between workers who are not
langsung dengan aktivitas Perusahaan adalah employees and the Company’s activities is as follows:
sebagai berikut:
• Pekerja Kontraktor • Contractors
Membantu Perusahaan dalam menyelesaikan Support the Company in completing
proyek konstruksi secara tepat waktu, dengan construction projects on time and in accordance
kualitas yang sesuai standar yang ditetapkan. with established quality standards. The work is
Pekerjaan dilakukan berdasarkan kontrak kerja carried out under cooperation agreements that
sama yang mencakup, namun tidak terbatas include, but are not limited to, provisions relating
pada, ketentuan mengenai standar keselamatan to occupational safety standards, quality of
kerja, mutu pekerjaan, serta kepatuhan terhadap work, and compliance with applicable laws and
peraturan dan perundang-undangan yang regulations.
berlaku.
• Tenaga Kerja Outsourcing • Outsourced Workers
Mendukung operasional Perusahaan dengan Support the Company’s operations by providing
menyediakan tenaga kerja untuk menjalankan personnel to carry out certain functions or tasks,
fungsi atau tugas tertentu, seperti keamanan, such as security, cleaning, and parking services,
kebersihan, dan petugas parkir, sesuai dengan in accordance with the required scope of work
ruang lingkup dan keahlian yang dibutuhkan. and expertise. The working relationship is carried
Hubungan kerja dilakukan berdasarkan out based on cooperation agreements with
perjanjian kerja sama dengan perusahaan outsourcing service providers.
penyedia jasa outsourcing.
Dalam Laporan Keberlanjutan ini, Perusahaan In this Sustainability Report, the Company focuses on
berfokus untuk mengungkapkan data pekerja disclosing data on workers who are not employees
yang bukan pekerja langsung yang tercakup dalan within the 2025 data boundary, namely Summarecon
batasan data di tahun 2025 ini, yakni Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,
Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall Serpong, Plaza Summarecon
Summarecon Mall Serpong, Plaza Summarecon Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Summarecon
Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong, and Summarecon Bekasi.
Serpong dan Summarecon Bekasi.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 177
Page 178
Metodologi yang digunakan untuk menghitung The methodology used to calculate workers who are
pekerja yang bukan pekerja langsung didasarkan not employees is based on headcount and measured
pada jumlah orang (head count) dan dihitung at the end of the reporting period. In 2025, the
pada akhir periode pelaporan. Pada tahun 2025, Company engaged a total of 3,999 workers who were
Perusahaan bekerja sama dengan total 3.999 not employees, consisting of 2,040 contractors and
pekerja bukan pekerja langsung, yang terdiri 1,959 outsourced workers. In particular, the number
dari 2.040 pekerja kontraktor dan 1.959 tenaga of outsourced workers in 2025 decreased by 5.8%
kerja outsourcing. Khusus jumlah tenaga kerja compared to 2024. This decrease was influenced,
outsourcing, pada tahun 2025 tercatat menurun among other factors, by the implementation of
5,8% dibandingkan tahun 2024. Penurunan ini automated parking machines at Summarecon Mall
antara lain dipengaruhi oleh penerapan mesin Kelapa Gading and operational efficiency measures
parkir otomatis di Summarecon Mall Kelapa Gading in the security function. The details are as follows:
serta efisiensi operasional pada fungsi keamanan
(security). Berikut rincian datanya:
Total Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung Tahun 2023 - 2025
Total Workers Who Are Not Employees 2023 – 2025
2023 2024 2025
Pekerja Kontraktor
Contract Workers
Summarecon Serpong Summarecon Bekasi
4,780 1,632 1,556 442 346 484
Total Pekerja 5,222
Kontraktor :
1,978
Total Number of
Contract Workers : 2,040
Tenaga Kerja Outsource
Outsourced Workers
Summarecon Serpong Summarecon Bekasi
182 65
222 66
171 59
Plaza Summarecon Serpong Plaza Summarecon Bekasi
25 26
25 26
25 25
Summarecon Mall Kelapa Gading Summarecon Mall Bekasi
749 419
760 424
696 431
Summarecon Mall Serpong
Total Pekerja yang 7,229 Total Tenaga Kerja 2,007 541
Bukan Pekerja Outsource :
4,059 2,081 558
Langsung : Total Outsourced
Total Non-Direct 3,999 Workers : 1,959 552
Workers :
Laporan Keberlanjutan 2025
178 Sustainability Report 2025
Page 179
Remunerasi Karyawan
Employee Remuneration
Kepatuhan terhadap Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK)
[202-1] [F.20] Compliance with Regional Minimum Wage
Summarecon mematuhi peraturan terkait Upah Summarecon complies with the applicable Regional
Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang berlaku di Minimum Wage regulations in each of its operational
setiap wilayah operasionalnya. Karyawan pemula areas. Entry-level employees receive fixed salaries in
(entry level) menerima gaji tetap yang sesuai dengan accordance with the minimum wage established
UMK yang ditetapkan oleh pemerintah di masing- by the government in each respective region. The
masing daerah. Perusahaan juga menerapkan Company also applies a fair remuneration policy,
kebijakan penggajian yang adil, dengan tidak without differentiating wages based on gender, in
membedakan upah berdasarkan gender, guna order to uphold the principles of equality and fairness
memastikan prinsip kesetaraan dan keadilan dalam in remuneration. This is in line with Summarecon’s
remunerasi. Hal ini sejalan dengan komitmen commitment to providing equal protection and
Summarecon untuk memberikan perlindungan rights for all employees, regardless of gender.
dan hak-hak yang sama bagi seluruh karyawannya,
tanpa memandang gender.
Selain itu, untuk pekerja bukan karyawan, seperti In addition, for non-employee workers, such as
tenaga outsourcing, Perusahaan telah memastikan outsourced personnel, the Company has ensured
dalam Kontrak Kerjasama bahwa upah minimum through its cooperation agreements that the
yang diterima oleh tenaga outsourcing sesuai minimum wage received by outsourced workers is in
dengan UMK yang berlaku di daerah dan pada accordance with the applicable regional minimum
tahun tersebut. Dengan demikian, Summarecon wage in the relevant area and year. In this way,
memastikan bahwa seluruh tenaga kerja yang Summarecon ensures that all workers involved in
terlibat dalam operasional Perusahaan memperoleh the Company’s operations receive an appropriate
standar kesejahteraan yang layak sesuai dengan standard of welfare in line with prevailing regulations.
regulasi yang berlaku.
Remunerasi untuk Karyawan Tetap
[201-3] [401-2] [403-6] Remuneration for Permanent Employees
Summarecon memberikan berbagai bentuk Summarecon provides various forms of
remunerasi bagi karyawan tetap, yang meliputi remuneration for permanent employees, including
tunjangan kesehatan, program kepemilikan rumah, health benefits, a home ownership programme,
beasiswa bagi karyawan dan anak karyawan, cuti, scholarships for employees and employees’ children,
program pensiun, tunjangan makan, tunjangan leave entitlements, a pension programme, meal
transportasi, lembur, program kepemilikan mobil, allowances, transportation allowances, overtime
dan berbagai tunjangan lainnya. pay, a car ownership programme, and various other
allowances.
Selain itu, Summarecon memenuhi In addition, Summarecon fulfils its obligations under
kewajibannya terhadap regulasi jaminan sosial social security and employment regulations, while
dan ketenagakerjaan, sekaligus menunjukkan also demonstrating its commitment to providing
komitmennya dalam menyediakan akses terhadap access to health services not directly related to work.
layanan kesehatan yang tidak terkait langsung This commitment is reflected in the registration
dengan pekerjaan. Komitmen ini diwujudkan of all employees in the BPJS Kesehatan and BPJS
dengan mendaftarkan seluruh karyawan ke dalam Ketenagakerjaan programmes.
program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
(BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 179
Page 180
Langkah tersebut juga merupakan bentuk kontribusi This measure also represents Summarecon’s
Summarecon dalam mendukung pencapaian SDG contribution to supporting the achievement of
3.8, yaitu cakupan kesehatan universal (Universal SDG 3.8 on Universal Health Coverage (UHC), which
Health Coverage/UHC), yang menekankan akses emphasises access to quality health services for all
layanan kesehatan yang berkualitas bagi semua without causing financial hardship.
orang tanpa menimbulkan kesulitan finansial.
Istirahat Melahirkan dan Tingkat Retensi Pasca Cuti
Maternity Leave and Return-to-Work Retention Rate [401-3]
Selain berhak atas cuti tahunan dan jenis cuti In addition to annual leave and other types of leave,
lainnya, karyawan Summarecon juga memiliki Summarecon employees are also entitled to special
hak untuk mengambil cuti khusus untuk istirahat leave for childbirth, both for female employees who
melahirkan, baik bagi karyawan perempuan yang give birth and for male employees accompanying
melahirkan maupun bagi karyawan laki-laki yang their wives during childbirth. In 2025, a total of 165
mendampingi istri dalam proses melahirkan. Pada employees took maternity-related leave, of whom
tahun 2025, terdapat 165 karyawan yang mengambil 164 employees returned to work, while 1 employee
cuti melahirkan, dimana 164 karyawan telah kembali did not continue employment after childbirth.
bekerja sementara 1 karyawan tidak melanjutkan
masa kerjanya setelah melahirkan.
Total Karyawan Istirahat Melahirkan Tahun 2023 - 2025
Total Employees Taking Parental Leave 2023 – 2025
2023 2024 2025
Total jumlah karyawan
Laki-laki Perempuan Total
yang mengambil Male Female
istirahat melahirkan
160 45 205
Total number of
employees taking 162 52 214
parental leave 143 22 165
Total jumlah karyawan
yang kembali bekerja
Laki-laki Perempuan Total
setelah istirahat Male Female
melahirkan
160 44 204
Total number of
employees returning to 162 52 214
work after parental leave 143 21 164
Tingkat karyawan yang mengambil
istirahat melahirkan yang kembali
bekerja
Return-to-work rate of employees 100% 100% 100%
taking parental leave
Total Laki-laki
Male
99.5% 100% 99.4%
98% 100% 95%
Perempuan
Female
Laporan Keberlanjutan 2025
180 Sustainability Report 2025
Page 181
Program Masa Persiapan Pensiun Karyawan
Pre-Retirement Preparation Programme for Employees
[404-2] [F.22]
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan As part of its commitment to the wellbeing of
karyawan yang akan menjalani masa pensiun, employees approaching retirement, the Company
Perusahaan secara rutin mengadakan workshop regularly organises a Pre-Retirement Preparation
Masa Persiapan Purnabhakti, yang ditujukan bagi workshop for employees who are nearing retirement
karyawan yang akan memasuki usia pensiun atau age or are at least 50 years old. The workshop
yang telah berusia minimal 50 tahun. Workshop covers various important topics, including financial
ini membahas berbagai materi penting, seperti management, asset utilisation, and business
pengelolaan keuangan, pemanfaatan aset, opportunities. It is intended to help employees
serta peluang usaha, yang bertujuan untuk prepare for and plan their retirement more effectively,
membantu karyawan dalam mempersiapkan so that they can enter retirement in a more prepared
dan merencanakan masa pensiun mereka secara and secure manner.
matang, sehingga mereka dapat menjalani masa
purnabhakti dengan lebih siap dan sejahtera.
Pencegahan Pekerja Anak
[408-1] [F.19] Prevention of Child Labour
Summarecon menerapkan kebijakan perekrutan Summarecon applies a recruitment policy that
karyawan dengan batasan usia minimal 18 (delapan sets the minimum age for employment at 18 years,
belas) tahun, sesuai dengan ketentuan undang- in accordance with applicable labour laws and
undang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia. regulations in Indonesia. Nevertheless, the Company
Meskipun demikian, Perusahaan menyadari recognises the potential risk of child labour within
adanya potensi risiko pekerja anak yang mungkin its supply chain. Accordingly, Summarecon has
terjadi di sepanjang rantai pasokan. Oleh karena conducted risk mapping related to this issue and
itu, Summarecon telah melakukan pemetaan implemented preventive and mitigation measures
risiko terkait isu ini dan mengimplementasikan to minimise the possibility of child labour in its
langkah-langkah preventif serta mitigasi untuk operations.
meminimalkan kemungkinan terjadinya pekerja
anak dalam operasionalnya.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 181
Page 182
Identifikasi dan Pencegahan Risiko Adanya Pekerja Anak
Identification and Prevention of Risks of Child Labor
Rantai Pasok dengan Risiko Adanya Kontraktor
Pekerja Anak Contractors
Supply Chain with Risks of Child Labor
Mitra outsource
outsource partners
Penjelasan Risiko Kontraktor mempekerjakan anak di bawah umur
Risk Description Contractors Contractors employing underage children
Mitra outsource mempekerjakan anak di bawah umur
Outsource partners employing underage children
Upaya Pencegahan Risiko Perusahaan hanya bermitra dengan kontraktor dan mitra
Risk Prevention Measures outsource yang memiliki keberadaan legal dan taat kepada
hukum yang berlaku
The company only partners with contractors and outsourcing
partners that have legal existence and comply with applicable
laws.
Perusahaan tidak menggunakan kontraktor dan mitra
outsource yang sudah jelas terbukti memiliki rekam jejak
pelanggaran mempekerjakan anak di bawah umur.
The company does not engage contractors and outsourcing
partners who have a proven track record of employing
underage children.
Khusus untuk mitra outsource, pengawasan juga dilakukan
saat proses seleksi karyawan outsource dengan mereview CV
dan juga memintakan KTP dari calon karyawan outsource
Specifically for outsourcing partners, supervision also occurs
during the selection process of outsourced employees by
reviewing resumes and requesting ID cards from potential
outsourced employees.
Pencegahan Pekerja Paksa
Prevention of Forced Labour [409-1] [F.19]
Summarecon menetapkan standar waktu kerja Summarecon applies working hour standards in
sesuai dengan peraturan perundangan yang accordance with applicable laws and regulations in
berlaku di Indonesia, yakni 7 (tujuh) jam sehari Indonesia, namely 7 (seven) hours per day for 6 (six)
untuk 6 (enam) hari kerja dan 8 (delapan) jam working days and 8 (eight) hours per day for 5 (five)
sehari untuk 5 (lima) hari kerja dengan maksimal working days, with a maximum of 40 working hours
40 jam kerja dalam seminggu. Bila dibutuhkan per week. Where overtime is required, the Company
lembur, Perusahaan juga memiliki kebijakan untuk also has a policy governing additional overtime hours,
karyawan yang akan menambah jam kerja lembur subject to the Company’s approval. Nevertheless,
dengan tetap mempertimbangkan persetujuan the Company recognises the potential risk of
Perusahaan. Meskipun demikian, Perusahaan forced labour within its supply chain. Accordingly,
menyadari adanya potensi risiko pekerja paksa yang Summarecon has conducted risk mapping related
mungkin terjadi di sepanjang rantai pasokan. Oleh to this issue and implemented preventive and
karena itu, Summarecon telah melakukan pemetaan mitigation measures to minimise the possibility of
risiko terkait isu ini dan mengimplementasikan forced labour in its operations.
langkah-langkah preventif serta mitigasi untuk
meminimalkan kemungkinan terjadinya pekerja
paksa dalam operasionalnya.
Laporan Keberlanjutan 2025
182 Sustainability Report 2025
Page 183
Identifikasi dan Pencegahan Risiko Adanya Pekerja Paksa
Identification and Prevention of Risks of Forced Labor
Rantai Pasok dengan Risiko Adanya Kontraktor
Pekerja Paksa Contractors
Supply Chain with Risks of Forced Labor
Mitra outsource
outsource partners
Penjelasan Risiko Kontraktor mempekerjakan pekerja tanpa kontrak yang jelas.
Risk Description Contractors employing workers without clear contracts.
Mitra outsource mempekerjakan pekerja tanpa kontrak yang
jelas.
Outsource partners employing workers without clear contracts.
Upaya Pencegahan Risiko Perusahaan hanya bermitra dengan kontraktor dan mitra
Risk Prevention Measures outsource yang memiliki keberadaan legal dan taat kepada
hukum yang berlaku.
The Company only partners with contractors and outsourcing
partners that have legal existence and comply with applicable
laws.
Perusahaan tidak menggunakan kontraktor dan mitra
outsource yang sudah jelas terbukti memiliki rekam jejak
pelanggaran hak asasi manusia dalam bentuk kerja paksa.
The Company does not engage contractors and outsourcing
partners who have a proven track record of human rights
violations in the form of forced labor.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 183
Page 184
Penilaian Kinerja dan Pengembangan Karir Karyawan
Employee Performance Evaluation and Career Development [404-3]
Summarecon secara rutin melaksanakan Summarecon regularly conducts performance
penilaian kinerja bagi seluruh karyawan, dengan evaluations for all employees, using Key Performance
menggunakan Key Performance Indicators Indicators (KPIs) as the primary basis for measuring
(KPIs) sebagai landasan utama dalam mengukur employee performance against the goals and
pencapaian kinerja karyawan terhadap tujuan dan targets established by the Company. The results
sasaran yang telah ditetapkan oleh Perusahaan. Hasil of these performance evaluations are used as a
penilaian kinerja ini digunakan sebagai dasar dalam basis for career development, compensation, and
pengembangan karir, pemberian kompensasi, serta recognition for high-performing employees.
penghargaan bagi karyawan yang berprestasi.
Penilaian kinerja dilakukan setiap akhir tahun Performance evaluations are conducted at the
untuk mengevaluasi pencapaian kinerja karyawan end of each year to assess employee performance
sepanjang tahun berjalan. Penilaian kinerja ini throughout the reporting year. These evaluations
berlaku bagi karyawan yang telah bekerja minimal apply to employees who have worked for at least
enam bulan dari periode cut-off penilaian di akhir six months as of the year-end assessment cut-off
tahun tersebut. Mekanisme penilaian diawali period. The evaluation process begins with a self-
dengan self-assessment, di mana setiap karyawan assessment, in which each employee is given the
diberikan kesempatan untuk mengevaluasi kinerja opportunity to independently evaluate their own
dan kompetensinya secara mandiri. Selanjutnya, performance and competencies. This is followed by
penilaian dilakukan oleh atasan langsung guna an assessment by the direct supervisor to provide
memberikan evaluasi yang lebih objektif dan a more objective and comprehensive evaluation.
komprehensif. Pada tahun 2025, Perusahaan In 2025, the Company conducted performance
telah melakukan penilaian kinerja terhadap 3.803 evaluations for 3,803 employees who met the criteria
karyawan yang memenuhi kriteria untuk mengikuti to participate in this process.
penilaian kinerja ini.
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
Employee Training and Development
Perusahaan memiliki tanggung jawab dalam The Company has a responsibility to provide training
memberikan pelatihan dan pengembangan and development for employees. The training
bagi karyawan, dimana program pelatihan yang programmes organised are tailored to the needs of
diselenggarakan disesuaikan dengan kebutuhan both employees and the Company, so as to improve
karyawan dan Perusahaan, sehingga dapat employee performance effectiveness and support
meningkatkan efektivitas kinerja karyawan serta the sustainable achievement of business objectives.
mendukung pencapaian tujuan bisnis secara
berkelanjutan.
Program pelatihan karyawan disesuaikan dengan Employee training programmes are aligned with the
kompetensi yang dibutuhkan, dan dilaksanakan competencies required and are delivered in various
dalam bentuk, seperti seminar, workshop, atau forms, such as seminars, workshops, and training
pelatihan, baik secara daring maupun tatap muka. sessions, both online and in person. To ensure
Untuk memastikan efektivitasnya, pelatihan yang effectiveness, training attended by employees is
telah diikuti oleh karyawan akan dipantau dan monitored and evaluated on a regular basis.
dievaluasi secara rutin.
Pelatihan Karyawan
Employee Training [404-1] [404-2] [F.22]
Summarecon memberikan pelatihan bagi karyawan Summarecon provides training for employees
dengan tujuan untuk membekali mereka dengan with the aim of equipping them with skills and
keterampilan dan pengetahuan yang relevan knowledge relevant to their respective duties
dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. and responsibilities. This training is expected to
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan improve motivation, performance, effectiveness, and
motivasi, kinerja, efektivitas, dan efisiensi dalam efficiency at work, thereby enabling employees to
bekerja, sehingga pada akhirnya berkontribusi contribute optimally to the Company’s success in
secara optimal terhadap kesuksesan Perusahaan achieving its business objectives.
dalam mencapai tujuan bisnisnya.
Laporan Keberlanjutan 2025
184 Sustainability Report 2025
Page 185
Total Jam Pelatihan Karyawan Tahun 2023 – 2025
Total Employee Training Hours 2023 – 2025 2023 2024 2025
Total Jam Pelatihan Total Karyawan Rata-Rata Jam Pelatihan
Total Training Hours Total Employees Average Training Hours
Jenis Kelamin
Gender
Laki-laki 26
Male 3,255
29
84,969
3,061
88,764 32
95,327 2,935
Perempuan
Female 27
1,101
29,556 33
1,161
38,227
43
53,221 1,228
Jabatan
Position
Management 22
26
561 16
26
403
15
396 27
Manager 65
146
9,478
155 44
6,778
7,431 160 46
Supervisor
866 39
33,393
900 52
46,394
76,310 990 77
Staff
3,318 21
71,093
3,141 23
73,416
64,412 2,986 22
Total Total Total
4,356 26
114,525
4,222 30
126,991
148,548 4,163 36
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 185
Page 186
Pada tahun 2025, rata-rata jam pelatihan yang In 2025, the average number of training hours
diberikan ke karyawan meningkat 20% dari tahun provided per employee increased by 20% from the
sebelumnya, menjadi 36 jam pelatihan per karyawan. previous year, reaching 36 hours per employee. This
Peningkatan ini merupakan wujud nyata komitmen increase reflects the Company’s commitment to the
Perusahaan dalam pengembangan sumber daya sustainable development of its human capital.
manusia (SDM) secara berkelanjutan.
Seiring dengan peningkatan jumlah jam pelatihan Alongside the increase in training hours, the
yang diberikan kepada karyawan, Perusahaan Company evaluated the effectiveness of its training
melakukan evaluasi efektivitas program melalui programmes by comparing pre-test and post-
perbandingan hasil pre-test dan post-test, serta test results and gathering participant feedback on
pengumpulan umpan balik peserta terhadap programme implementation. The evaluation showed
pelaksanaan pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan improved participant understanding of the materials
adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap delivered, as well as positive feedback on the
materi yang disampaikan, disertai dengan persepsi relevance of the training to their job requirements.
positif mengenai relevansi pelatihan terhadap
kebutuhan pekerjaan.
Mayoritas karyawan menyampaikan bahwa program Most employees stated that the training programmes
pelatihan memberikan tambahan pengetahuan provided additional knowledge and supported the
serta mendukung peningkatan kompetensi dalam enhancement of their competencies in carrying
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Hal out their duties and responsibilities. This indicates
ini mengindikasikan bahwa peningkatan jam that the increase in training hours was not only
pelatihan tidak hanya bersifat kuantitatif, tetapi quantitative but also had a measurable impact on
juga memberikan dampak yang terukur terhadap the quality of the Company’s human capital.
kualitas sumber daya manusia.
Program pelatihan yang diberikan selama tahun The training programmes delivered in 2025 were
2025 terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu: grouped into three types:
1. Internal Training 1. Internal Training
Bentuk pendidikan/pelatihan dimana materi Training programmes tailored to the Company’s
yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan needs, with both the training materials and
Perusahaan. Materi pelatihan serta fasilitator facilitators provided by the Company.
disediakan oleh Perusahaan
2. In-house Training 2. In-house Training
Bentuk pendidikan/pelatihan dimana materi Training programmes tailored to the needs of
yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan employees and the Company, with materials
karyawan/Perseroan. Materi pelatihan serta and facilitators provided by external training
fasilitator disediakan oleh penyedia pelatihan providers that have undergone the Company’s
yang telah melewati proses peninjauan oleh review process
Perusahaan.
3. External Training 3. External Training
Bentuk pendidikan/pelatihan yang diberikan Training programmes conducted externally or by
untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan third parties to enhance knowledge, attitudes,
keterampilan yang dilaksanakan secara eksternal and skills.
atau oleh pihak ketiga.
Komposisi internal training, inhouse training, dan The composition of internal, in-house, and external
eksternal training yang dilakukan adalah sebesar training was 69%: 15%: 16% respectively.
69%: 15%: 16%.
Laporan Keberlanjutan 2025
186 Sustainability Report 2025
Page 187
Program Beasiswa Summarecon
Summarecon Scholarship Programme
[404-2]
Selain program pelatihan karyawan, Perusahaan In addition to employee training programmes,
juga mendukung peningkatan keterampilan the Company also supports the enhancement
dan kompetensi karyawan melalui program of employee skills and competencies through
beasiswa. Program ini memberikan kesempatan scholarship programmes. These programmes
bagi karyawan untuk melanjutkan pendidikan provide employees with opportunities to pursue
formal yang relevan dengan bidang pekerjaannya, formal education relevant to their fields of work,
sehingga mereka dapat berkontribusi lebih optimal enabling them to contribute more optimally to the
dalam mendukung pencapaian tujuan Perusahaan. achievement of the Company’s objectives.
Lebih dari sekadar mendukung pertumbuhan bisnis, Beyond supporting business growth, these
program beasiswa ini mencerminkan komitmen scholarship programmes reflect Summarecon’s
Summarecon dalam mengembangkan karyawan commitment to developing employees as the
sebagai aset utama Perusahaan. Inisiatif ini Company’s key asset. This initiative is aligned with
sejalan dengan nilai inti “caRe”, yang menekankan the core value of “caRe,” which underscores the
kepedulian Perusahaan terhadap kesejahteraan Company’s concern for employee wellbeing as
karyawan serta peningkatan kinerja secara well as overall performance improvement. The
keseluruhan. Berikut adalah jenis program beasiswa scholarship programmes provided by the Company
yang diberikan oleh Perusahaan: are as follows:
• Program Beasiswa Anak Karyawan (SINAR) • Employee Children Scholarship Programme
Beasiswa yang diberikan kepada anak karyawan (SINAR)
yang berpendidikan SMA dan/atau Akademi/ A scholarship awarded to employees’ children
Universitas enrolled in senior high school and/or academy/
university education.
• Beasiswa Karyawan Improvement • Summarecon Employee Improvement
Summarecon (BISA) Scholarship (BISA)
Beasiswa yang diberikan kepada karyawan yang A scholarship awarded to employees pursuing
sedang kuliah dengan jenjang D3, S1 dan S2 Diploma (D3), Bachelor’s (S1), or Master’s (S2)
degrees.
Program Beasiswa Summarecon Tahun 2025
Summarecon Scholarship Programme 2025
Beasiswa Improvement Karyawan Summarecon (BISA)
Summarecon Employee Improvement Scholarship (BISA)
Jumlah Penerima Beasiswa Total Beasiswa (dalam Jutaan Rupiah)
Number of Recipient Total Scholarship (in IDR million)
63 236
Program Beasiswa Anak Karyawan (SINAR)
Employee Children Scholarship Programme (SINAR)
Jumlah Penerima Beasiswa Total Beasiswa (dalam Jutaan Rupiah)
Number of Recipient Total Scholarship (in IDR million)
305 629
Total 368 Total 865
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 187
Page 188
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety [403] [F.21]
Dalam rangka mewujudkan pencapaian Tujuan In pursuit of the Sustainable Development Goals —
Pembangunan Berkelanjutan, khususnya most notably Goal 8: Decent Work and Economic
tujuan nomor 8 (delapan): Pekerjaan Layak dan Growth — Summarecon is firmly committed to
Pertumbuhan Ekonomi, Summarecon secara fostering a safe and healthy working environment for
aktif mempromosikan lingkungan kerja yang all its employees. By upholding strong occupational
aman dan sehat bagi semua pekerjanya. Dengan health and safety standards, employees are
memastikan kondisi kerja yang aman dan sehat, empowered to work more productively, allowing
pekerja dapat bekerja dengan lebih produktif business operations to run efficiently and sustainably.
sehingga aktifitas bisnis dapat berjalan dengan To this end, a comprehensive Occupational Health
baik. Oleh karena itu, sistem manajemen Kesehatan and Safety (OHS) management system has been put
dan Keselamatan Kerja (K3) telah diupayakan untuk in place and is implemented effectively across all of
diimplementasikan dengan efektif di seluruh unit Summarecon’s business units.
bisnis Summarecon.
Dalam Laporan Keberlanjutan ini, Perusahaan This Sustainability Report focuses on the OHS
berfokus untuk membahas sistem manajemen management system within the data boundaries
K3 yang tercakup dalan batasan data di tahun applicable for 2025, covering Summarecon
2025 ini, yakni Summarecon Mall Kelapa Gading, Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,
Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall Summarecon Mall Serpong, Plaza Summarecon
Serpong, Plaza Summarecon Serpong, Plaza Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Summarecon
Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong dan Serpong, and Summarecon Bekasi. Since 2017, the
Summarecon Bekasi. Sejak tahun 2017, Sistem OHS management system has been implemented
manajemen K3 ini sudah diterapkan merujuk pada in accordance with national regulations, including
peraturan negara, seperti Peraturan Pemerintah Government Regulation (PP) No. 50 of 2012 on the
(PP) No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Implementation of the Occupational Health and
Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Safety Management System, Law No. 6 of 2023 on
Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Job Creation, and Law No. 1 of 1970 on Work Safety.
Kerja, dan Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang
Keselamatan Kerja.
Sistem Manajemen K3
OHS Management System [403-1] [F.21]
Dalam menjalankan sistem manajemen K3, To underpin the OHS management system,
Summarecon telah menyusun prosedur manual Summarecon has developed a Manual Safety as a
keamanan (Manual Safety) sebagai panduan bagi practical guide for employees and business units in
karyawan dan unit bisnis dalam menerapkan budaya embedding a strong safety culture throughout the
K3 yang baik. Prosedur ini dibuat berdasarkan organisation. This procedure has been established in
kebijakan internal perusahaan serta peraturan yang accordance with the Company’s internal policies and
berlaku, termasuk UU No. 1 tahun 1970 tentang all applicable regulations, including Law No. 1 of 1970
Keselamatan Kerja. on Work Safety.
Perusahaan akan melakukan audit internal An internal audit of this procedure is conducted
terhadap prosedur ini setiap tahun sekali guna annually to verify the effective implementation of the
memastikan implementasi yang baik dan efektif OHS management system and to review findings
dari sistem manajemen K3, sekaligus meninjau from previous audit cycles. To safeguard the integrity
hasil audit dari periode sebelumnya. Audit internal of the process, audits are carried out by Company
akan dilakukan oleh personil Perusahaan yang tidak personnel who hold no direct responsibility for
memiliki tanggung jawab langsung dalam kegiatan the OHS activities under review, thereby ensuring
K3 yang diperiksa, untuk memastikan independensi independence and objectivity in both the process
dan objektifitas proses dan hasil audit. and its outcomes.
Prosedur K3 ini diharapkan menjadi panduan bagi The OHS procedure is designed to equip employees
karyawan dalam mengidentifikasi potensi bahaya with the knowledge to identify potential workplace
di tempat kerja serta memberikan langkah-langkah hazards and to provide clear, actionable steps for
untuk mengurangi risiko kecelakaan dan cedera. mitigating the risk of accidents and injuries. Through
Dengan penerapan prosedur K3 yang konsisten its consistent and effective application, the Company
Laporan Keberlanjutan 2025
188 Sustainability Report 2025
Page 189
dan efektif, diharapkan kesadaran karyawan akan aims to heighten employee awareness of OHS
risiko K3 di lingkungan kerja meningkat, sehingga risks and cultivate a robust safety culture across all
membantu membangun budaya keselamatan yang workplaces. To ensure the procedure remains current
kuat di tempat kerja. Untuk menjamin prosedur and aligned with evolving business processes, it is
sesuai dengan proses bisnis dan terus diperbaharui, reviewed on an annual basis — or more frequently,
Perusahaan melakukan tinjaunan setiap 1 (satu) should the need arise.
tahun sekali, atau kapapun apabila dibutuhkan.
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Pengendalian Dampak
[403-2] [F.21] Hazard Identification, Risk Assessment, and Impact Control
Summarecon telah melakukan identifikasi, analisa, Summarecon conducts systematic identification,
dan pengendalian potensi bahaya serta risiko K3 analysis, and control of potential OHS hazards and
yang mungkin terjadi di lingkungan kerja unit risks across the working environments of its business
bisnis Perusahaan, khususnya yang tercakup dalam units — particularly those within the data boundaries
batasan data pada Laporan Keberlanjutan tahun of the 2025 Sustainability Report. This process is
2025. Proses identifikasi, analisa, dan pengendalian embedded within a dedicated OHS procedure at
potensi bahaya serta risiko K3 ini telah dituangkan each business unit, developed in alignment with the
ke dalam salah satu prosedur K3 yang terdapat di Company’s overarching Manual Safety framework.
masing-masing unit bisnis, yang dikembangkan Whilst the general approach is consistent across
berdasarkan Manual Safety yang dimiliki oleh business units, minor adjustments are made to
Perusahaan. Secara umum, proses identifikasi, reflect the specific operational conditions of each
analisa, dan pengendalian potensi bahaya serta unit, as outlined below.
risiko K3 yang dilakukan oleh masing-masing unit
bisnis serupa, namun ada sedikit penyesuaian sesuai
kondisi dari masing-masing unit bisnis, yang dapat
dijabarkan sebagai berikut:
Unit Bisnis Properti Investasi
Investment Property Business Units
Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon
Mall Bekasi, dan Summarecon Mall Serpong Mall Bekasi, and Summarecon Mall Serpong each
masing-masing memiliki departemen safety maintain a dedicated Safety Department within
dalam struktur organisasinya. Dimana departemen their organisational structure. This department
safety ini bertanggung jawab untuk memastikan bears overall responsibility for ensuring the effective
keseluruhan implementasi sistem manajemen implementation of the OHS management system,
K3 berjalan dengan efektif, termasuk diantaranya including serving as the central coordinator for
sebagai koordinator untuk proses indentifikasi, hazard identification, risk analysis, and risk control
analisa, dan pengendalian potensi bahaya serta activities throughout the Mall.
risiko K3 di dalam Mall.
Proses identifikasi, analisa, dan pengendalian The identification, analysis, and control of potential
potensi bahaya serta risiko K3 dilakukan dengan OHS hazards and risks are carried out in close
berkoordinasi dengan setiap kepala bagian lainnya coordination with all departmental heads within
di Mall dengan cara membuat job safety analysis, the Mall, through a range of methods including
inspeksi, interview, observasi lapangan, dan verifikasi job safety analyses, inspections, interviews, field
lapangan. Secara umum, tahapan dari proses observations, and on-site verification. The key stages
identifikasi, analisa, dan pengendalian bahaya serta of this process are as follows:
risiko K3 dapat digambarkan sebagai berikut:
1. Menfasilitasi dan memastikan proses identifikasi 1. Facilitating and overseeing the effective
potensi bahaya dan risiko K3 di lingkungan kerja identification of potential OHS hazards and risks
dilakukan dengan efektif within the workplace.
2. Melakukan analisa untuk risiko yang telah 2. Analysing identified risks by evaluating their risk
terindentifikasi dengan menilai level dari risiko level, taking into account both the likelihood of
berdasarkan kemungkinan terjadinya risiko dan occurrence and the severity of potential impact
dampak yang akan diterima jika risiko tersebut
terjadi
3. Melakukan pengendalian terhadap risiko, 3. Implementing appropriate controls for identified
khususnya untuk risiko dengan tingkatan yang risks, with priority given to those assessed as
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 189
Page 190
tinggi berdasarkan hasil analisa risiko yang telah high-level following the risk analysis.
dilakukan
4. Mengkomunikasikan progres serta 4. Communicating progress to relevant
memonitoring efektifitas dari implementasi stakeholders and continuously monitoring the
pengendalian risiko yang telah atau sedang effectiveness of risk control measures in place.
dilakukan
Setiap tahapan dari proses tersebut Each stage of this process is thoroughly documented
didokumentasikan oleh departemen safety dengan by the Safety Department, with the support of
bantuan Management Representative (MR) pada the Management Representative (MR), using
formulir “Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan the standardised “Hazard Identification, Risk
Pengendalian Risiko”. Berikut adalah beberapa Assessment, and Risk Control” form. The following
potensi bahaya dan risiko K3 yang teridentifikasi: section presents a selection of potential OHS hazards
and risks that have been identified:
Potensi Bahaya dan Risiko
Hazard and Risk Potential
Kebakaran Terjatuh/ Tersetrum Terjatuh dari Terjepit
Fire tersandung/ Electric shock tangga Pinched
terpeleset Falling down
Fell/tripped/ the stairs
slipped
Potensi bahaya dan risiko K3 yang telah Documented OHS hazards and risks are reviewed
terdokumentasi akan ditinjau setiap tahun atau jika annually, or whenever changes occur in the
terjadi perubahan dari konteks Perusahaan, baik Company’s context — whether internal or external.
internal atau eksternal. Berikut adalah beberapa The following risk control measures are employed:
upaya pengendalian risiko yang dilakukan:
1. Eliminasi 1. Elimination
Menghilangkan sumber bahaya atau risiko Removing the source of the hazard or risk
entirely.
2. Substitusi 2. Substitution
Menambahkan fasilitas tertentu untuk Introducing specific facilities or alternatives to
meningkatkan keamanan enhance workplace safety.
3. Rekayasa Engineering 3. Engineering Controls
Modifikasi pada mesin tertentu untuk Modifying certain machinery or equipment to
mengurangi potensi bahaya reduce potential hazards.
4. Pencegahan 4. Prevention
• Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) • Use of Personal Protective Equipment (PPE)
• Membuat instruksi kerja untuk menghindari • Developing work instructions to avoid and/or
dan/atau menangani risiko manage identified risks
• Melakukan sosialisasi atau pelatihan K3 • Conducting OHS awareness sessions and
secara rutin dan konsisten training on a regular and consistent basis
• Melakukan pemantauan risiko secara rutin • Carrying out routine and consistent risk
dan konsisten monitoring
Laporan Keberlanjutan 2025
190 Sustainability Report 2025
Page 191
Plaza Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon Bekasi
Plaza Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon Bekasi
Plaza Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon Plaza Summarecon Serpong and Plaza Summarecon
Bekasi menetapkan safety officer dari departemen Bekasi designate a Safety Officer from the Safety
safety sebagai koordinator untuk pelaksanaan Department to serve as the coordinator for the
proses identifikasi, analisa, dan pengendalian identification, analysis, and control of potential OHS
potensi bahaya serta risiko K3, dimana proses ini hazards and risks. This process is carried out in close
dilakukan dengan berkoordinasi dengan setiap coordination with all other departmental heads.
kepala bagian lainnya. Berikut adalah tahapan The key stages of the hazard and risk identification,
dari proses identifikasi, analisa, dan pengendalian analysis, and control process are as follows:
potensi bahaya serta risiko K3 yang dilakukan:
1. Identifikasi bahaya 1. Hazard Identification
Melakukan identifikasi semua potensi Identifying all potential hazards — along
bahaya berserta penyebab dan dampaknya with their causes and impacts — within the
di lingkungan kerja atau proses kerja yang designated working environment or work
telah ditentukan processes.
2. Penilaian risiko 2. Risk Assessment
Melakukan penilaian risiko untuk Assessing identified risks to determine their
menentukan level dari risiko yang telah risk level, based on the likelihood of the
terindetifikasi berdasarkan kemungkinan hazard occurring and its potential impact on
terjadinya bahaya dan dampak dari the health and safety of employees.
bahaya tersebut terhadap kesehatan dan
keselamatan karyawan
3. Pengendalian risiko 3. Risk Control
Merencanakan dan mengembangkan Planning and developing risk control
strategi serta langkah-langkah strategies and measures to prevent the
pengendalian risiko untuk mencegah occurrence of identified risks, reduce their
terjadinya, mengurangi dampaknya atau impact, or eliminate their source.
menghilangkan sumber risiko tersebut
4. Tindak lanjut dan Monitoring 4. Follow-Up and Monitoring
Memantau dan mengevaluasi efektivitas Monitoring and evaluating the effectiveness
dari implementasi langkah-langkah of risk control measures that have been or
pengendalian risiko yang telah atau sedang are currently being implemented
dilakukan
5. Pencatatan dan dokumentas 5. Recording and Documentation
Safety officer dibantu oleh Management The Safety Officer, supported by the
Representative (MR) mencatat dan Management Representative (MR), records
mendokumentasikan setiap tahapan proses and documents each stage of the above
diatas ke dalam formulir “Identifikasi Bahaya, process using the standardised “Hazard
Penilaian Risiko dan Pengendalian Risiko” Identification, Risk Assessment, and Risk
Control” form
6. Peninjauan 6. Review
Peninjauan terhadap daftar risiko dilakukan The risk register is reviewed through a
melalui mekanisme peninjauan rutin combination of mechanisms: annual routine
tahunan, peninjauan saat terjadi perubahan reviews, reviews triggered by significant
signifikan, peninjauan berdasarkan insiden changes, reviews following incidents or
atau kecelakaan, dan peninjauan saat sesuai accidents, and reviews conducted at the
permintaan karyawan. request of employees.
Metode yang digunakan dalam mengidentifikasi The methods employed to identify potential
potensi bahaya dan risiko K3 adalah dengan inspeksi, OHS hazards and risks include inspections, field
observasi lapangan, analisis kecelakaan/insiden, observations, accident and incident analyses,
wawancara, diskusi, pemeriksaan dokumentasi, interviews, discussions, documentation reviews, and
dan penggunaan ceklist. Berikut adalah beberapa the use of checklists. The following section presents
potensi bahaya dan risiko K3 yang teridentifikasi: a selection of potential OHS hazards and risks that
have been identified:
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 191
Page 192
Potensi Bahaya dan Risiko
Hazard and Risk Potential
Kebakaran Terjatuh/ Tersetrum Bahaya bekerja Terjebak
Fire tersandung/ Electric shock di ketinggian di lift
terpeleset Hazard of Stuck in
Fell/tripped/ working at elevator
slipped heights
Upaya pengendalian risiko yang dilakukan oleh Plaza The risk control measures employed by Plaza
Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon Summarecon Serpong and Plaza Summarecon
Bekasi serupa dengan upaya yang dilakukan oleh Bekasi are consistent with those carried out by the
unit Mall, sebagaimana telah dibahas sebelumnya. Mall units, as discussed in the preceding section.
Unit Bisnis Pengembangan Properti
Property Development Business Units
Dalam rangka menerapkan sistem manajemen K3 In implementing a robust OHS management
yang baik, Summarecon Serpong dan Summarecon system, Summarecon Serpong and Summarecon
Bekasi membentuk Panitia Pembina Keselamatan Bekasi have established an Occupational Health
dan Kesehatan Kerja (P2K3). Dengan keterlibatan and Safety Steering Committee (P2K3). Through the
aktif dari tim P2K3, Summarecon Serpong dan active involvement of the P2K3 team, Summarecon
Summarecon Bekasi dapat mengidentifikasi, Serpong and Summarecon Bekasi are able to identify,
menganalisa, dan mengelola potensi bahaya dan analyse, and manage potential OHS hazards and
risiko K3 dengan lebih efektif, sehingga tercipta risks more effectively, thereby fostering a safer and
lingkungan kerja yang lebih aman dan lebih sehat healthier working environment for all employees.
bagi semua karyawan.
Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi
menetapkan sekretaris P2K3 yang juga merupakan designate the P2K3 Secretary — who also holds a
ahli K3 umum sebagai penanggung jawab untuk general OHS expertise certification — as the person
pelaksanaan proses identifikasi, analisa, dan responsible for overseeing the identification, analysis,
pengendalian potensi bahaya serta risiko K3. Berikut and control of potential OHS hazards and risks. The
adalah tahapan implementasinya: key stages of implementation are as follows:
1. Identifikasi bahaya 1. Hazard Identification
Bekerja sama dengan berbagai departemen Collaborating with various departments
untuk melakukan identifikasi semua potensi to identify all potential hazards within the
bahaya di lingkungan kerja atau di area kerja. working environment or work areas.
2. Penilaian risiko 2. Risk Assessment
Melakukan penilaian risiko untuk Conducting risk assessments to determine
menentukan level risiko yang dilakukan the level of each identified risk by analysing
dengan menganalisia kemungkinan the likelihood of a hazard occurring and the
terjadinya bahaya dan tingkat keparahan severity of its potential impact on employees.
bahaya tersebut terhadap karyawan. Penilaian This assessment serves as the basis for
risiko ini membantu dalam menentukan prioritising control actions.
prioritas tindakan pengendalian.
3. Pengendalian Dampak 3. Risk Control
Merencanakan dan mengembangkan Planning and developing risk control
strategi serta langkah-langkah strategies and measures to prevent the
pengendalian risiko untuk mencegah occurrence of identified risks, mitigate their
terjadinya, mengurangi dampaknya atau impact, or eliminate their source entirely.
menghilangkan sumber risiko tersebut.
Laporan Keberlanjutan 2025
192 Sustainability Report 2025
Page 193
Salah satu metode yang digunakan dalam A method used to identify potential OHS hazards
mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko K3 and risks is the job safety analysis approach. The
adalah dengan pendekatan job safety analysis. following section presents a selection of potential
Berikut adalah beberapa potensi bahaya dan risiko OHS hazards and risks that have been identified:
K3 yang teridentifikasi:
Potensi Bahaya dan Risiko
Hazard and Risk Potential
Jatuh dari Tertimpa Tertusuk Tersetrum Terjepit Terpotong
ketinggian material benda tajam Electric shock Pinched Cut off
Falling from Hit by material (paku, besi)
height Pierced by
sharp objects
(nail, iron)
Upaya pengendalian risiko yang dilakukan oleh The risk control measures employed by Summarecon
Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi Serpong and Summarecon Bekasi are consistent
serupa dengan upaya yang dilakukan oleh unit Mall, with those carried out by the Mall units, as discussed
sebagaimana telah dibahas sebelumnya. in the preceding section.
Perusahaan menyediakan mekanisme bagi pekerja The Company provides a mechanism for workers
untuk melaporkan potensi bahaya maupun kondisi to report potential hazards as well as any unsafe
atau tindakan tidak aman yang ditemukan di area conditions or actions identified within the work area.
kerja. Pelaporan dilakukan melalui atasan langsung Reports are submitted through the worker’s direct
dan dalam praktiknya umumnya menggunakan supervisor and, in practice, are generally made via
aplikasi WhatsApp. Setiap laporan biasanya disertai WhatsApp. Each report is typically accompanied by
foto dokumentasi agar kondisi di lapangan dapat photographic documentation to enable conditions
dipantau dan segera ditindaklanjuti oleh pihak on the ground to be monitored and promptly
terkait, termasuk kontraktor. Pada Unit Bisnis addressed by the relevant parties, including
Pengembangan Properti, laporan umumnya contractors. Within the Property Development
diteruskan kepada pihak yang bertanggung jawab, Business Units, reports are generally forwarded to
seperti Site Manager (SM) dan Project Manager the responsible parties, such as the Site Manager
(PM), sedangkan pada Unit Bisnis Properti Investasi, (SM) and Project Manager (PM), whilst within the
laporan biasanya ditindaklanjuti oleh Security Patrol Investment Property Business Units, reports are
dan Safety Officer. Dalam proses ini, pekerja didorong typically followed up by Security Patrol and the
untuk menyampaikan temuan secara terbuka tanpa Safety Officer. Throughout this process, workers are
takut terhadap tindakan balasan, sebagai bagian encouraged to raise findings openly and without fear
dari penerapan budaya keselamatan kerja. of reprisal, as part of the Company’s commitment to
embedding a strong safety culture.
Selain itu, pekerja berhak menghentikan pekerjaan Furthermore, workers have the right to stop work
atau menjauh dari situasi yang dinilai berbahaya or remove themselves from any situation deemed
sesuai dengan prosedur K3 yang berlaku. Dalam hazardous, in accordance with the applicable OHS
kondisi tersebut, pihak kontraktor bersama tim procedures. In such circumstances, the contractor
K3 akan segera melakukan pengamanan dan and the OHS team will immediately secure and
pengawasan area guna mencegah terjadinya supervise the affected area to prevent any further
insiden lebih lanjut. incidents.
Setiap insiden maupun kejadian nyaris celaka (near All incidents and near misses are followed up through
miss) ditindaklanjuti melalui proses investigasi an investigation process involving the OHS function,
yang melibatkan fungsi K3, tim unit terkait, serta the relevant unit team, and competent contractor
pihak kontraktor yang kompeten. Investigasi representatives. Investigations are conducted to
dilakukan untuk mengidentifikasi akar penyebab identify the root cause of each event, which then
kejadian, yang kemudian menjadi dasar dalam forms the basis for determining corrective and
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 193
Page 194
penetapan tindakan korektif dan pencegahan. preventive actions. The findings are also used as an
Hasil investigasi tersebut juga digunakan sebagai evaluation tool to strengthen risk controls, improve
bahan evaluasi untuk memperkuat pengendalian work procedures, and continuously enhance the
risiko, memperbaiki prosedur kerja, dan effectiveness of the OHS management system. Once
meningkatkan efektivitas sistem manajemen K3 remedial actions have been taken and conditions
secara berkelanjutan. Setelah tindakan perbaikan are confirmed to be safe, work may resume.
dilakukan dan kondisi dinyatakan aman, pekerjaan
dapat dilanjutkan kembali.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan As part of the Company’s ongoing prevention efforts,
berkelanjutan, Perusahaan juga melakukan awareness sessions and briefings are also provided
sosialisasi dan pembekalan kepada pekerja terkait to workers on high-risk activities, such as working
pekerjaan berisiko tinggi, seperti pekerjaan di at height. Topics covered include safe working
ketinggian. Materi yang disampaikan mencakup methods, the proper use of personal protective
metode kerja yang aman, penggunaan alat equipment, and the correct procedures for operating
pelindung diri, serta tata cara penggunaan dan and installing work support equipment. Through this
pemasangan alat bantu kerja. Melalui pendekatan approach, the Company seeks to deepen workers’
ini, Perusahaan berupaya memperkuat pemahaman understanding of occupational risks and reinforce a
pekerja terhadap risiko serta meningkatkan budaya strong safety culture across all business units.
keselamatan kerja di seluruh unit bisnis.
Layanan Kesehatan Kerja
Occupational Health Services [403-3] [F.21]
Perusahaan menyadari bahwa kesehatan para The Company recognises that the health and
pekerja merupakan modal utama dalam mencapai wellbeing of its workforce is the cornerstone of
produktivitas yang optimal dan pertumbuhan kinerja optimal productivity and sustained performance
yang bekerlanjutan. Oleh karena itu, Perusahaan growth. As such, the Company is committed to
berkomitmen untuk melindungi kesehatan para safeguarding workers’ health in relation to their
pekerja sehubungan dengan lingkungan kerja working environment by providing high-quality
mereka dengan menyediakan layanan kesehatan occupational health services. The following outlines
kerja yang berkualitas. Berikut adalah beberapa the key occupational health services made available
layanan kesehatan kerja yang disediakan oleh by the Company:
Perusahaan:
• Pengawasan terhadap lingkungan kerja • Workplace Environment Monitoring
Diantaranya dilakukan melalui aktivitas This includes inspecting Personal Protective
pemeriksaan Alat Pelindung Diri (APD) sebelum Equipment (PPE) prior to work commencement
bekerja pada saat safety briefing; proses during safety briefings; conducting the
identifikasi, analisa, dan pengendalian potensi identification, analysis, and control of potential
bahaya serta risiko K3; pengecekan sanitasi dan OHS hazards and risks; and checking sanitation
kebersihan pembuangan sampah di basecamp standards and waste disposal arrangements at
pekerja kontraktor contractor base camps.
• Pengawasan terhadap kesehatan kerja • Occupational Health Monitoring
Diantaranya dilakukan melalui pemeriksaan This includes conducting periodic health
kesehatan berkala kepada karyawan, khususnya examinations for employees, particularly those
karyawan yang pekerjaannya berkaitan dengan whose roles are associated with health-related
risiko kesehatan risks.
• Perawatan pertolongan pertama • First Aid and Emergency Care
Diantaranya dilakukan dengan menyediakan This includes maintaining a fully equipped first
ruang P3K dengan obat-obatan, perlengkapan aid room with appropriate medicines, supplies,
dan fasilitas yang layak; menyediakan mobil and facilities; providing an ambulance to assist
ambulans untuk memfasilitasi orang yang individuals in medical emergencies by reducing
mengalami keadaan darurat kesehatan, response times and ensuring swift transfer to
dengan mempercepat waktu respons dalam higher-level healthcare services; and establishing
memberikan pertolongan pertama dan dengan emergency response SOPs for various types of
segera membawa ke layanan kesehatan yang emergencies, enabling employees to act quickly
lebih baik; SOP tanggap darurat untuk berbagai and effectively in critical situations, thereby
jenis situasi darurat agar karyawan dapat dengan helping to save lives and minimise the risk of
cepat dan efisien mengetahui tindakan yang injury.
harus dilakukan dalam situasi darurat, sehingga
dapat membantu menyelamatkan nyawa dan
mengurangi risiko cedera
Laporan Keberlanjutan 2025
194 Sustainability Report 2025
Page 195
Partisipasi Pekerja dalam K3
Worker Participation in OHS
[403-4] [F.21]
Sebagai salah satu upaya untuk membangun budaya As part of its efforts to foster a positive health and
keselamatan dan kesehatan yang positif di tempat safety culture in the workplace, where every individual
kerja, di mana setiap individu merasa bertanggung feels responsible for their own safety and that of
jawab atas keselamatan dan kesehatan dirinya their colleagues, Summarecon has established an
sendiri serta rekan kerjanya, Summarecon telah Occupational Health and Safety Steering Committee
membentuk tim Panitia Pembina Kesehatan dan (P2K3), comprising a Chairperson, a Secretary, and
Keselamatan Kerja (P2K3) yang terdiri dari Ketua, Members.
Sekretaris, dan Anggota.
Personil tim P2K3 di unit bisnis Summarecon berasal P2K3 team members across Summarecon’s business
dari berbagai latar belakang dan departemen yang units are drawn from a diverse range of backgrounds
berbeda. Khusus untuk karyawan yang menjabat and departments. Employees appointed as P2K3
sebagai Sekretaris P2K3 diharuskan untuk memiliki Secretary are required to hold a General OHS
sertifikasi Ahli K3 Umum. Selain itu, agar tim P2K3 Expert certification. In addition, to ensure the team
memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih possesses broad knowledge and competencies
luas dalam berbagai aspek K3 yang relevan dengan across the various OHS aspects relevant to the
lingkungan kerja Perusahaan, beberapa anggota Company’s working environment, several members
memiliki sertifikasi terkait K3 lainnya, seperti hold additional OHS-related certifications, such
sertifikasi operator genset, sertifikasi K3 Pertolongan as generator operator certification, First Aid at
Pertama pada Kecelakaan (P3K), dan sertifikasi K3 Work (P3K) OHS certification, and gondola OHS
gondola. Berikut adalah tugas dan tanggung jawab certification. The duties and responsibilities of the
dari tim P2K3: P2K3 team are as follows:
Tugas dan Tanggung Jawab Tim P2K3 Summarecon
Duties and Responsibilities of P2K3 Team of Summarecon
Jabatan Ketua
Role Chairperson
Tugas dan Tanggung Jawab Memimpin semua rapat pleno P2K3 ataupun menunjuk anggota
Duties and Responsibilities untuk memimpin rapat
Leading all plenary meetings of the P2K3 or appointing members to
lead meetings
Mempertanggungjawabkan pelaksanaan K3
Being responsible for the implementation of HSE
Mempertanggungjawabkan program-program P2K3 dan
pelaksanaannya
Accountable for P2K3 programs and their implementation
Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan program-program K3 di
Perusahaan
Being accountable for P2K3 programs and their implementation
Overseeing and evaluating the implementation of HSE programs in
the company
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 195
Page 196
Jabatan Sekretaris
Role Secretary
Tugas dan Tanggung Jawab Membuat undangan rapat dan notulen
Duties and Responsibilities Creating meeting invitations and minutes
Mengelola administrasi surat-surat P2K3
Managing P2K3 correspondence administration
Mencatat data-data yang berhubungan dengan K3
Recording HSE-related data
Memberikan bantuan/saran-saran yang diperlukan oleh departemen-
departemen demi suksesnya program-program K3
Providing necessary assistance/advice to departments for the success
of HSE programs
Membuat laporan ke P2K3 maupun instansi lain yang bersangkutan
dengan kondisi dan tindakan bahaya di tempat kerja
Creating reports to the P2K3 and other relevant agencies regarding
workplace hazard conditions and actions
Jabatan Anggota
Role Members
Tugas dan Tanggung Jawab Menghadiri undangan untuk kegiatan rapat P2K3
Duties and Responsibilities Attending invitations to P2K3 meeting activities
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan rapat tersebut baik dalam hal
penyampaian saran atau alternatif solusi dan masalah-masalah K3
(seperti laporan bahaya, kecelakaan, dan lainnya)
Actively participating in meeting activities by providing suggestions or
alternative solutions and discussing HSE issues (such as hazard reports,
accidents, and others)
Memeriksa kelengkapan peralatan keselamatan kerja (seperti
melengkapi APD yang dibutuhkan di bagian masing-masing)
Checking the completeness of work safety equipment (such as
providing the required PPE in each department)
Membuat Instruksi Kerja (IK) ataupun Standard Operating Procedure
(SOP) terkait upaya pengendalian bahaya dan kecelakaan kerja
Creating Work Instructions (WI) or Standard Operating Procedures
(SOP) related to hazard control and workplace accidents
Mengevaluasi penyebab kecelakaan & penyakit akibat kerja, serta
langkah perbaikannya
Evaluating the causes of accidents & work-related illnesses, as well as
corrective actions
Melaksanakan program-program K3 yang telah ditetapkan
sebelumnya (seperti melakukan inspeksi, identifikasi bahaya, dan
lain-lain)
Implementing previously established HSE programs (such as
inspections, hazard identification, and others)
Melaporkan kepada ketua atas pelaksanaan program-program K3
Reporting to the chairperson on the implementation of HSE programs
Laporan Keberlanjutan 2025
196 Sustainability Report 2025
Page 197
Pelatihan K3
OHS Training
[403-5] [F.21]
Pelatihan K3 bertujuan untuk memberikan OHS training is designed to provide employees with
pemahaman yang mendalam kepada para karyawan a thorough understanding of the risks and hazards
mengenai risiko dan bahaya yang mungkin dihadapi they may encounter in their working environment.
di lingkungan kerja mereka. Dengan memahami By recognising these potential hazards, employees
potensi bahaya tersebut, karyawan dapat lebih are better equipped to remain vigilant and take a
waspada dan proaktif dalam mengidentifikasi serta proactive approach to identifying and addressing
mengatasi situasi yang berpotensi membahayakan situations that could compromise their own safety
keselamatan dan kesehatan mereka serta rekan and health, as well as that of their colleagues. OHS
kerjanya. Pelatihan K3 untuk para karyawan, disusun training programmes are tailored to the specific
sesuai kebutuhan dan hasil identifikasi potensi needs of each business unit and informed by
bahaya di lingkungan kerja. Pelatihan K3 dapat the findings of workplace hazard identification
berupa pelatihan, seminar kesehatan, dan simulasi processes. Training may take various forms,
bencana serta dapat dilakukan secara daring including workshops, health seminars, and disaster
maupun luring. simulations, and may be delivered either online or in
person.
Untuk aspek keselamatan, Perusahaan secara With regard to safety, the Company regularly
rutin menyelenggarakan berbagai pelatihan organises a range of training activities aimed at
yang bertujuan meningkatkan pemahaman enhancing employees’ understanding of and
dan kesiapsiagaan karyawan terhadap prosedur preparedness for workplace safety procedures. In
keselamatan kerja di lingkungan kerja. Pada tahun 2025, the safety development programme placed
2025, program pengembangan keselamatan kerja greater emphasis on technical and applied training,
lebih difokuskan pada pelatihan yang bersifat encompassing the formation and upskilling of Fire
teknis dan aplikatif, mencakup pembentukan Brigade teams, first aid (P3K) training, fire drills, and
dan peningkatan kompetensi Regu Pemadam disaster evacuation simulations covering a variety
Kebakaran, pelatihan P3K, fire drill, serta simulasi of emergency scenarios. These activities not only
evakuasi bencana dengan berbagai skenario kondisi deepened employees’ understanding of workplace
darurat. Kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat safety procedures, but also strengthened their
pemahaman terhadap prosedur keselamatan kerja, technical capabilities, team coordination, and overall
tetapi juga meningkatkan kemampuan teknis, readiness to respond to emergency situations
koordinasi tim, dan kesiapan karyawan dalam through hands-on practice and field simulations.
menghadapi kondisi darurat melalui praktik dan
simulasi lapangan.
Simulasi bencana di Summarecon Mall Kelapa Disaster simulations at Summarecon Mall Kelapa
Gading, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Gading, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall
Mall Serpong, Plaza Summarecon Serpong, dan Serpong, Plaza Summarecon Serpong, and Plaza
Plaza Summarecon Bekasi dilaksanakan minimal Summarecon Bekasi are conducted at least twice
2 (dua) kali setiap tahun untuk setiap skenario per year for each disaster scenario at each respective
bencana di masing-masing unit bisnis, sedangkan business unit, whilst those at Summarecon Serpong
di Summarecon Serpong dan Summarecon and Summarecon Bekasi are held at least once per
Bekasi dilaksanakan minimal 1 (satu) kali setiap year. Throughout 2025, the Company delivered more
tahun. Sepanjang tahun 2025, Perusahaan telah than 10 safety training sessions, engaging over one
melaksanakan lebih dari 10 sesi safety training yang thousand employees. This approach is expected to
melibatkan lebih dari seribu karyawan. Pendekatan provide more comprehensive learning and to have
ini diharapkan memberikan pembelajaran yang a direct and meaningful impact on improving safety
lebih komprehensif dan berdampak langsung pada preparedness across all work areas.
peningkatan kesiapsiagaan keselamatan di area
kerja
Untuk aspek kesehatan, Perusahaan secara rutin With regard to health, the Company regularly holds
menyelenggarakan seminar kesehatan yang health seminars aimed at providing employees
bertujuan memberikan informasi dan pengetahuan with relevant information and knowledge on
yang relevan kepada karyawan mengenai pentingnya the importance of maintaining good health and
menjaga kesehatan dan menerapkan gaya hidup adopting a healthy lifestyle. These activities help to
sehat. Kegiatan ini membantu meningkatkan raise employees’ awareness of the value of looking
kesadaran karyawan akan pentingnya merawat after their overall wellbeing. In 2025, these sessions
kesehatan secara menyeluruh. Pada tahun 2025, engaged a total of 183 employees.
kegiatan tersebut melibatkan 183 karyawan.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 197
Page 198
Sekolah Islam Al Azhar Summrecon Serpong
Laporan Keberlanjutan 2025
198 Sustainability Report 2025
Page 199
Komitmen dan Kontribusi terhadap Masyarakat Lokal
Commitment and Contributions to Local Communities
Summarecon berperan aktif dalam meningkatkan Summarecon plays an active role in improving the
kesejahteraan masyarakat lokal, terutama melalui wellbeing of local communities, particularly through
pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah the empowerment of Micro, Small, and Medium
(UMKM). Perusahaan meyakini bahwa UMKM Enterprises (MSMEs). The Company believes that
memiliki peran strategis dalam memperkuat MSMEs have a strategic role in strengthening local
perekonomian lokal, menciptakan lapangan kerja, economies, creating employment opportunities,
serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang and supporting inclusive and sustainable economic
inklusif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, sebagai growth. Accordingly, as part of its commitment to
bagian dari komitmen terhadap pengembangan MSME development, Summarecon consistently
UMKM, Summarecon secara konsisten menyediakan provides platforms for small business owners to
wadah bagi para pelaku usaha kecil untuk grow and expand their market reach through
berkembang dan memperluas pasar mereka melalui various initiatives, including the Jakarta Fashion and
berbagai inisiatif, seperti Jakarta Fashion and Food Food Festival (JF3), Modern Markets, and Culinary
Festival (JF3), Pasar Modern, dan Festival Kuliner. Festivals.
Selain itu, Perusahaan mewujudkan komitmennya In addition, the Company delivers its commitment to
dalam mendukung kesejahteraan masyarakat community wellbeing through a range of corporate
melalui berbagai kegiatan tanggung jawab sosial, social responsibility activities, primarily aimed
yang ditujukan terutama bagi mereka yang at those in need, including the “Tuang Bersama
membutuhkan, seperti kegiatan “Tuang Bersama Celengan Kasih” initiative and waste recycling
Celengan Kasih” dan Program Daur Ulang Sampah. programmes. These waste recycling programmes
Inisiatif daur ulang sampah ini juga mencerminkan also reflect the Company’s commitment to
kepedulian Perusahaan terhadap pelestarian environmental preservation by encouraging active
lingkungan, dengan melibatkan partisipasi aktif community participation in more responsible waste
masyarakat dalam pengelolaan sampah yang lebih management.
bertanggung jawab.
Jakarta Fashion and Food Festival (JF3)
[413-1] [F.23] [F.25] Jakarta Fashion and Food Festival (JF3)
Tentang JF3 About JF3
Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun Since its inception in 2004, the Jakarta Fashion &
2004, Jakarta Fashion & Food Festival (JF3) telah Food Festival (JF3) has grown into one of Indonesia’s
berkembang menjadi salah satu festival fashion largest and most influential fashion festivals.
terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia. Initiated by Summarecon, JF3 is supported by the
Festival ini diinisiasi oleh Summarecon dengan government and key stakeholders across Indonesia’s
dukungan resmi dari pemerintah serta para fashion industry. Over more than two decades, JF3
pelaku industri fashion tanah air. Selama lebih dari has empowered hundreds of artisans, MSMEs,
dua dekade, JF3 telah memberdayakan ratusan and both emerging and established designers,
pengrajin, UMKM, serta desainer muda dan presenting thousands of collections that celebrate
ternama dalam menghadirkan ribuan koleksi yang the richness of Indonesian culture.
mengangkat kekayaan budaya Indonesia.
Kontribusi nyata JF3 terhadap industri kreatif JF3’s contribution to the creative industry is reflected
terlihat dari perannya dalam menghidupkan bisnis in its role in energising the fashion business ecosystem
mode dan memperkuat perekonomian para pelaku and strengthening the economic prospects of
industri. Berbagai inovasi dan transformasi terus industry players. The festival continues to evolve
dilakukan agar festival ini tetap relevan serta selaras through ongoing innovation and transformation
dengan tren global, sekaligus menjadi platform bagi to remain relevant and aligned with global trends,
pelaku industri fashion lokal untuk berkembang di while serving as a platform for local fashion industry
pasar yang lebih luas. participants to grow and access wider markets.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 199
Page 200
Tema JF3 JF3 Theme
Pada tahun 2025, JF3 mengusung tema “Re-Crafted: In 2025, JF3 adopted the theme “Re-Crafted: A New
A New Vision” yang menandai fase baru memasuki Vision,” marking a new phase as it entered its third
dekade ketiga penyelenggaraannya. Tema ini decade. The theme reflects JF3’s effort to reinterpret
merefleksikan upaya JF3 untuk menafsir ulang craftsmanship, expertise, and cultural heritage
nilai kriya, keahlian, dan warisan budaya melalui through an approach that responds to the dynamics
pendekatan yang relevan dengan dinamika industri of the global fashion industry, while remaining
fashion global, tanpa melepaskan akar lokalnya. Pada grounded in local roots. In 2025, JF3 presented
tahun ini, JF3 menghadirkan eksplorasi fashion yang fashion explorations that redefined creativity and
mendefinisikan ulang kreativitas dan keberlanjutan. sustainability.
Sebanyak 1.042 koleksi dipresentasikan dalam A total of 1,042 collections were showcased across 23
23 fashion show yang melibatkan lebih dari 72 fashion shows, involving more than 72 Indonesian
desainer Indonesia dan internasional, 41 brand lokal, and international designers, 41 local brands, and
serta pelaku UMKM. Seperti tahun sebelumnya, MSME participants. As in the previous year, JF3
JF3 Fashion Festival 2025 diselenggarakan di dua Fashion Festival 2025 was held at two main venues:
lokasi utama, yaitu 24–27 Juli 2025 di La Piazza, 24–27 July 2025 at La Piazza, Summarecon Mall
Summarecon Mall Kelapa Gading, serta 30 Juli–2 Kelapa Gading, and 30 July–2 August 2025 at
Agustus 2025 di Summarecon Mall Serpong. Summarecon Mall Serpong.
Inovasi JF3 JF3 Innovations
Memasuki tahun ke-21, JF3 2025 memperkenalkan As JF3 entered its 21st year, the 2025 programme
dua inisiatif baru, yaitu Future Fashion Award dan introduced two new initiatives—the Future Fashion
Residency Program di bawah platform PINTU, Award and the Residency Program under the
sebagai upaya untuk memperkuat pengembangan PINTU platform—aimed at strengthening talent
talenta sekaligus mendorong pertumbuhan development and supporting the continued growth
ekosistem fashion Indonesia. Future Fashion Award of Indonesia’s fashion ecosystem. The Future Fashion
ditujukan bagi brand muda Indonesia, mulai dari Award targets emerging Indonesian brands, from
skala UMKM hingga brand profesional yang sedang MSME-scale enterprises to growing professional
berkembang, melalui dukungan pengembangan labels, by providing business development support
usaha dan pendampingan bisnis untuk memperkuat and mentoring to strengthen production capacity,
kapasitas produksi, manajemen brand, serta brand management, and readiness to access wider
kesiapan memasuki pasar yang lebih luas. Program markets. This initiative supports the competitiveness
ini berkontribusi dalam meningkatkan daya saing of creative industry players, particularly fashion
pelaku industri kreatif, khususnya UMKM fashion, MSMEs, by enabling more structured and sustainable
agar dapat berkembang secara lebih terstruktur dan growth.
berkelanjutan.
Sementara itu, Residency Program menghadirkan The Residency Program, meanwhile, brought young
desainer muda dari Prancis untuk melakukan designers from France to undertake research and
riset dan kolaborasi langsung dengan pengrajin collaborate directly with Indonesian traditional
kain tradisional Indonesia. Pada tahun 2025, dua textile artisans. In 2025, two resident designers
desainer residensi menjalani proses pembelajaran participated in learning processes in different
di lokasi yang berbeda: satu mempelajari tradisi locations: one studied batik traditions in Tegal,
batik di Tegal, Jawa Tengah, sementara yang Central Java, while the other explored weaving in
lainnya mengeksplorasi tenun di Lombok, Nusa Lombok, West Nusa Tenggara. Through knowledge
Tenggara Barat. Melalui pertukaran pengetahuan exchange and the exploration of traditional materials,
dan eksplorasi material tradisional, program the programme produced cross-cultural works that
ini menghasilkan karya lintas budaya yang supported international exposure and strengthened
membuka peluang eksposur internasional appreciation for Indonesia’s craft heritage. Through
sekaligus memperkuat apresiasi terhadap warisan these initiatives, JF3 reinforced its role as a platform
kriya Nusantara. Melalui kedua inisiatif ini, JF3 that supports talent regeneration, strengthens
menegaskan perannya sebagai platform yang creative MSMEs, and promotes connectivity between
mendorong regenerasi talenta, penguatan UMKM local creativity and global fashion industry networks.
kreatif, serta konektivitas antara kreativitas lokal dan
jaringan industri fashion global
Laporan Keberlanjutan 2025
200 Sustainability Report 2025
Page 201
Kontribusi Keberlanjutan JF3
JF3 Sustainability Contributions
JF3 Fashion Festival 2025 kembali membuktikan JF3 Fashion Festival 2025 reaffirmed that fashion
bahwa mode bukan sekadar tentang estetika, tetapi can serve not only as an expression of aesthetics,
juga merupakan medium untuk menyuarakan nilai, but also as a platform for advancing values, social
tanggung jawab sosial, dan pelestarian tradisi. Pada responsibility, and the preservation of tradition.
tahun ini, “keberlanjutan” tetap menjadi tema In 2025, sustainability remained a central theme,
utama yang menyatukan para desainer dan brand bringing together designers and brands from
dari berbagai negara untuk menghadirkan inovasi various countries to deliver innovation and creativity
dan kreativitas, dengan tetap menjaga kelestarian while encouraging environmental stewardship and
lingkungan serta melestarikan warisan budaya. the preservation of cultural heritage.
Berikut adalah beberapa project yang mengusung The following projects highlighted sustainability-
nilai keberlanjutan: related practices, including waste utilisation, circular
approaches, and community engagement:
Pemanfaatan Limbah dan Pemberdayaan Waste Utilisation and Community Empowerment
Masyarakat
• Melalui show tunggalnya, ADITH menghadirkan • Through its solo show, ADITH presented Eunoia,
koleksi Eunoia yang merefleksikan hubungan featuring sequins made from plastic waste
harmonis antara manusia dan alam melalui to reflect a harmonious relationship between
penggunaan sequins berbahan limbah plastik. humans and nature, resulting in elegant ready-
Koleksi ini menghasilkan busana siap pakai yang to-wear pieces with an environmental focus.
elegan sekaligus berwawasan lingkungan.
• Selanjutnya, Adrie Basuki memperkenalkan • Adrie Basuki introduced Transforma, which
koleksi Transforma yang mengolah kain daur processed recycled fabrics into marble-like
ulang menjadi motif menyerupai marmer serta motifs and repurposed production remnants
memanfaatkan kembali sisa produksi menjadi into new materials. The creative process involved
material baru. Proses kreatif ini melibatkan a women’s community in Kampung Perca,
komunitas perempuan di Kampung Perca, Bogor, reflecting circular fashion practices
Bogor, sehingga tidak hanya menerapkan alongside social and economic empowerment.
prinsip circular fashion yang ramah lingkungan,
tetapi juga memberdayakan masyarakat secara
sosial dan ekonomi.
• Komitmen terhadap keberlanjutan juga • The commitment to sustainability was also
tercermin melalui partisipasi Metamorph by reflected in the participation of Metamorph by
Zack yang menampilkan Art of Future, yaitu Zack, which presented Art of Future, a children’s
koleksi Couture anak-anak yang memanfaatkan couture collection using leftover materials and
material sisa serta detail handmade hasil handmade details developed in collaboration
kolaborasi dengan komunitas ibu rumah tangga. with a community of homemakers.
• Parade Indonesian Fashion Chamber • The Indonesian Fashion Chamber (IFC) parade,
(IFC) bertema Synchronization of Nature themed Synchronization of Nature, showcased
menampilkan eksplorasi material alami, the exploration of natural materials, the
pemanfaatan limbah, dan desain timeless yang utilisation of waste, and timeless design aligned
sejalan dengan semangat fashion berkelanjutan. with sustainable fashion principles.
• Brilianto, melalui koleksi Mahakirti, mengolah • Through Mahakirti collection, Brilianto
limbah kain perca menjadi patchwork artistik transformed fabric offcuts into artistic patchwork
yang terinspirasi dari susunan batu candi. inspired by the arrangement of temple stones.
Koleksi ini menghadirkan 40 look ready-to-wear The collection presented 40 ready-to-wear looks
bergaya glam streetwear yang menegaskan in a glam streetwear style, highlighting upcycling
praktik upcycling sekaligus mengangkat nilai- practices while also promoting cultural values
nilai budaya, menjadikan fashion sebagai and positioning fashion as a medium for cultural
medium pelestarian budaya dan edukasi publik. preservation and public education.
• Bespoke Project, melalui koleksi Embodiment • Bespoke Project, through Embodiment
Malfunction, mengedepankan prinsip Malfunction, applied an upcycling approach,
keberlanjutan dengan menerapkan proses with some materials sourced from remnants of
upcycling, di mana sebagian material yang previous production.
digunakan berasal dari sisa produksi sebelumnya.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 201
Page 202
• Future Loundry, melalui koleksi “RAGA” yang • Future Loundry, through “RAGA” in collaboration
berkolaborasi dengan Persona, menghadirkan with Persona, delivered a performance
pertunjukan yang memadukan seni performatif combining performative art and fashion
dan presentasi mode dengan menyoroti tubuh presentation, highlighting the body as a living
sebagai arsip hidup. Dalam proses produksinya, archive. In its production process, Future Loundry
Future Loundry juga menerapkan pendekatan adopted a more responsible approach by using
yang lebih bertanggung jawab dengan approximately 70% pre-used materials.
menggunakan sekitar 70% bahan bekas.
Melestarikan Warisan Budaya Indonesia Waste Utilisation and Community Empowerment
• BOOLAO berkolaborasi dengan DOTS Indonesia • BOOLAO, in collaboration with DOTS Indonesia,
menghadirkan “DEBUR”, sebuah koleksi yang presented “DEBUR,” a collection interpreting
menafsirkan keindahan pesisir melalui eksplorasi coastal landscapes through contemporary
tekstil kontemporer. Terinspirasi dari buih textile exploration. Drawing inspiration from
ombak, pasir, dan ketenangan laut, koleksi ini sea foam, sand, and the serenity of the ocean,
memadukan bahan alami seperti katun dengan the collection combined natural materials
teknik pewarnaan serta pengerjaan tradisional. such as cotton with traditional dyeing and
Kolaborasi ini menonjolkan nilai keberlanjutan artisanal finishing techniques. The collaboration
sekaligus pelestarian warisan tekstil lokal melalui highlighted sustainability values while
pendekatan desain modern yang tetap berakar supporting the preservation of local textile
pada karakter alam Indonesia. heritage through a modern design approach
grounded in Indonesia’s natural environment.
• LAKON Store, di bawah kepemimpinan • LAKON Store, led by Thresia Mareta, presented
Thresia Mareta, melalui parade P.S. I Love Senja Sore through the P.S. I Love You showcase,
You menampilkan Senja Sore dengan koleksi featuring its latest collection, BARA—a study in
terbarunya bertajuk BARA, yang merefleksikan understated, resonant emotion. The collection
perasaan yang dalam, tak selalu terlihat, namun incorporated handcrafted textiles produced
selalu terasa. Kain-kain yang digunakan dalam by artisans from across Indonesia, including
koleksi ini merupakan karya tangan para Lasem, Bali, Tuban, Pekalongan, and Yogyakarta,
pengrajin dari berbagai daerah di Indonesia, reflecting diverse local identities and long-
seperti Lasem, Bali, Tuban, Pekalongan, dan standing craft traditions.
Yogyakarta, yang masing-masing membawa
identitas, warisan, dan kehangatan budaya lokal
• NES by HDK menegaskan komitmennya • NES by HDK reinforced its sustainability
terhadap keberlanjutan melalui eksplorasi batik, commitment through the exploration of batik,
shibori, dan tenun Makassar yang dipadukan shibori, and Makassar weaving, combined
dengan material daur ulang, seperti yang with recycled materials, as showcased in the
ditampilkan dalam koleksi Batik Baik. Di bawah Batik Baik collection. Under the direction of
arahan Helen Dewi Kirana, NES juga aktif Helen Dewi Kirana, NES is also active in social
dalam gerakan sosial dan lingkungan yang and environmental initiatives guided by four
berlandaskan empat pilar, yaitu Cinta, Edukasi, pillars—Love, Education, Environment, and Arts
Lingkungan, dan Seni Budaya, sehingga & Culture—positioning fashion as a platform for
menjadikan fashion sebagai medium pelestarian cultural preservation and public learning.
budaya sekaligus edukasi publik.
• SOFIE, melalui koleksi Algorirebel, memadukan • SOFIE’s Algorirebel brought traditional textiles—
streetwear kontemporer dengan wastra including Baduy weaving and lurik—into a
tradisional seperti tenun Baduy dan lurik. contemporary streetwear context. Produced
Dengan produksi eksklusif yang mencerminkan in limited runs consistent with slow fashion
prinsip slow fashion, koleksi ini turut melestarikan principles, the collection reinforced local identity
identitas lokal sekaligus menjadi bentuk respons amid increasingly standardised, trend-driven
terhadap homogenisasi identitas di era digital. aesthetics in the digital era.
• APPMI melalui show ini menghadirkan kolaborasi • APPMI featured a collaborative showcase by
Harry Hasibuan (Haze Be Wear), Khayea x Zet Harry Hasibuan (Haze Be Wear), Khayea x Zet
Collection, dan Yuni Pohan yang menampilkan Collection, and Yuni Pohan, each interpreting
koleksi elegan dengan akar budaya Indonesia Indonesian cultural heritage through distinct
yang kuat. Harry Hasibuan, melalui “Falling for design languages. In “Falling for the Bloom,”
the Bloom”, menghadirkan siluet loose dan Harry Hasibuan presented loose, fluid silhouettes
mengalir dengan perpaduan lace, tulle, organza, combining lace, tulle, organza, velvet, and
beludru, serta sentuhan songket dan tenun. accents of songket and woven textiles. “Habitat:
Khayea x Zet Collection, lewat “Habitat: Tropical Tropical Sanctuary” by Khayea x Zet Collection
Sanctuary”, mengangkat inspirasi hutan hujan translated tropical rainforest inspiration into
Laporan Keberlanjutan 2025
202 Sustainability Report 2025
Page 203
tropis melalui desain artistik berbasis tenun artistic forms grounded in local weaving. Yuni
lokal. Sementara itu, Yuni Pohan, dalam “Warisan Pohan’s “Warisan Utara” highlighted Batak
Utara”, menonjolkan filosofi Batak markobas markobas philosophy through a collection
melalui koleksi yang memadukan ulos dengan combining ulos with varied materials and
berbagai material dan detail handmade. handcrafted detailing.
Dengan keragaman perspektif yang dihadirkan, With the diversity of perspectives presented,
JF3 Fashion Festival 2025 menunjukkan bahwa JF3 Fashion Festival 2025 demonstrated that
keberlanjutan bukan sekadar wacana, melainkan sustainability is not merely a talking point, but
praktik nyata yang diwujudkan melalui inovasi a concrete practice expressed through material
material, penerapan circular fashion, pemanfaatan innovation, the adoption of circular fashion
limbah, kolaborasi dengan komunitas, hingga approaches, waste utilisation, collaboration with
pelestarian warisan budaya Indonesia. Dari communities, and the preservation of Indonesia’s
panggung ke panggung, festival ini menegaskan cultural heritage. From one runway to the next,
bahwa fashion tidak hanya dapat tampil indah secara the festival affirmed that fashion can be not only
estetika, tetapi juga bermakna dan bertanggung aesthetically compelling, but also meaningful and
jawab serta menjadi medium perubahan yang responsible—and a vehicle for change that prioritises
berpihak pada manusia, lingkungan, dan masa people, the environment, and the future.
depan.
Rangkaian Acara JF3 JF3 2025 Programme Overview
Berikut adalah rangkaian acara JF3 yang telah The following programmes were delivered as part of
dilaksanakan: JF3:
• JF3 Fashion Festival, yang menghadirkan • JF3 Fashion Festival presented a series of runway
rangkaian fashion show dari beragam desainer shows featuring leading Indonesian designers
dan brand terkemuka di Indonesia. and brands.
• Fashion Village • Fashion Village
Fashion Village kembali hadir di Summarecon Fashion Village returned to Summarecon
Mall Kelapa Gading dengan konsep segar Mall Kelapa Gading with a refreshed concept
bertema “Niwasana”. Terinspirasi dari bahasa under the theme “Niwasana”. Inspired by
Sanskerta yang berarti “keindahan”, tema Sanskrit for “beauty”, it reflected a balance
ini mencerminkan harmoni antara elegansi between urban elegance and the simplicity
urban dan kesederhanaan alam. Pada tahun of nature. In 2025, Fashion Village featured
ini, Fashion Village menghadirkan 41 tenant 41 curated tenants, ranging from MSMEs to
terkurasi, mulai dari skala UMKM hingga growing professional brands, comprising
brand profesional yang sedang berkembang, 29 brands and 12 booths showcasing works
yang terdiri atas 29 brand dan 12 booth karya by Indonesian and international designers
desainer Indonesia maupun internasional from France, Korea, and ASEAN countries.
dari Prancis, Korea, dan negara-negara Several brands also presented collections
ASEAN. Sejumlah brand juga menampilkan based on traditional textiles with innovative
koleksi berbasis kain tradisional dengan applications, including environmentally
sentuhan inovatif, termasuk penerapan friendly eco-printing techniques.
teknik eco-printing yang ramah lingkungan.
• CODE.STRT • CODE.STRT
CODE.STRT by DRP Jakarta merupakan CODE.STRT by DRP Jakarta is a flagship
festival ikonik yang merayakan budaya urban programme celebrating French urban
dan streetwear dari Prancis. Festival ini culture and streetwear. The festival featured
menghadirkan 80 booth yang menampilkan 80 booths presenting local and international
brand lokal dan internasional, yang dikurasi brands, curated exclusively by the DRP Paris
secara eksklusif oleh tim DRP Paris. team.
• JF3 Model Search • JF3 Model Search
JF3 Model Search merupakan ajang Running consistently since 2004, JF3 Model
pencarian bakat dan regenerasi model yang Search is a talent identification platform
telah konsisten melahirkan talenta terbaik that has contributed to the regeneration
di industri mode Indonesia sejak 2004. Pada of modelling talent in Indonesia’s fashion
Tahun 2025, audisi kembali digelar di tiga industry. In 2025, auditions were held in
kota Jakarta, Palembang, dan Surabaya Jakarta, Palembang, and Surabaya, with
dengan lebih dari 400 peserta yang berusaha more than 400 participants pursuing
mewujudkan impian mereka untuk berkarir opportunities to build careers in the global
di industri fashion tingkat global. fashion industry.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 203
Page 204
• PINTU Incubator • PINTU Incubator
PINTU Incubator adalah program bilateral PINTU Incubator is a bilateral initiative
yang mendukung kreatif muda Indonesia supporting young Indonesian and French
dan Prancis serta UMKM di sektor fashion. creatives, as well as fashion-sector MSMEs.
Diprakarsai oleh LAKON Indonesia dan JF3 Initiated by LAKON Indonesia and JF3, in
bersama Kedutaan Besar Prancis melalui collaboration with the Embassy of France
Institut Français d’Indonésie (IFI), program through the Institut Français d’Indonésie
ini berfokus pada budaya dan keberlanjutan, (IFI), the programme focuses on culture and
dengan tujuan membawa brand lokal sustainability, with the objective of supporting
ke pasar internasional melalui ekosistem local brands’ entry into international markets
ekonomi kreatif yang dikembangkan oleh through the creative economy ecosystem
LAKON Indonesia dan JF3. developed by LAKON Indonesia and JF3.
• Future Fashion Award • Future Fashion Award
Pada tahun 2025, JF3 meluncurkan Future In 2025, JF3 introduced the Future Fashion
Fashion Award sebagai program strategis Award as a strategic initiative to support the
untuk memperkuat regenerasi desainer regeneration of Indonesian fashion designers
dan brand fashion Indonesia. Program ini and brands. The programme provides staged
memberikan dukungan pengembangan business development support and intensive
usaha serta pendampingan bisnis intensif mentoring with LAKON Indonesia, focusing
bersama LAKON Indonesia yang berfokus on strengthening production capacity, brand
pada penguatan kapasitas produksi, sistem operating systems, and readiness to enter
operasional brand, dan kesiapan memasuki professional retail markets.
pasar retail profesional.
Pada edisi perdananya, Hartono Gan In its inaugural edition, Hartono Gan and
dan Triple I terpilih sebagai penerima Triple I were selected as recipients. Through
Future Fashion Award. Melalui dukungan tailored support delivered in stages based
pengembangan usaha yang disesuaikan on production needs, combined with
dan disalurkan secara bertahap sesuai targeted business mentoring, both brands
kebutuhan produksi, serta mentoring strengthened operational structures and
bisnis yang terarah, kedua brand tersebut increased production capacity. The resulting
berhasil memperkuat struktur operasional ready-to-wear collections were also marketed
dan meningkatkan kapasitas produksi. Hasil through LAKON Store, providing direct
pengembangan koleksi ready-to-wear dari access to a broader fashion retail ecosystem.
kedua brand tersebut juga telah dipasarkan
melalui LAKON Store, sehingga membuka
akses langsung ke ekosistem retail fashion
yang lebih luas.
Keberhasilan program ini mendorong JF3 The programme’s initial outcomes have
untuk melanjutkan Future Fashion Award encouraged JF3 to continue the Future
pada 2026 sebagai platform berkelanjutan Fashion Award in 2026 as a sustained
yang menjembatani kreativitas dengan platform linking creativity with industry
kesiapan industri. Inisiatif ini tidak hanya readiness. This initiative not only recognises
memberikan apresiasi kepada talenta design talent, but also represents a tangible
desain, tetapi juga menjadi investasi nyata investment in strengthening Indonesian
dalam penguatan brand fashion Indonesia, fashion brands—supporting local labels to
khususnya dalam mendorong brand grow sustainably and remain competitive in
lokal agar mampu berkembang secara an increasingly global market.
berkelanjutan dan kompetitif di pasar yang
semakin global.
• JF3 Food Festival, yang menghadirkan beragam • JF3 Food Festival
kuliner nusantara
Pada tahun 2025, JF3 Food Festival mengusung In 2025, JF3 Food Festival adopted the theme
tema “Citarasa Nusantara” dengan menampilkan “Citarasa Nusantara,” featuring more than 942
lebih dari 942 menu khas dari 100 pedagang signature menu items from 100 legendary
kuliner legendaris Indonesia, termasuk 11 tenant Indonesian culinary vendors, including 11 curated
hasil kurasi dari The Gading Archive (TGA). TGA tenants from The Gading Archive (TGA). TGA is a
merupakan platform digital dan ekshibisi kuliner digital platform and culinary exhibition initiated
yang digagas oleh Summarecon, yang bertujuan by Summarecon, aimed at preserving and
untuk melestarikan serta memperkenalkan introducing iconic culinary offerings (“Only in
kuliner legendaris serta ikonik (“Only in Gading”) to new generations. setting inspired by
Gading”) kepada generasi baru. Festival ini traditional Indonesian village décor. This concept
Laporan Keberlanjutan 2025
204 Sustainability Report 2025
Page 205
diselenggarakan selama 45 hari, mulai 15 Agustus aligned with the festival’s primary objective of
hingga 28 September 2025, dengan konsep advancing and preserving Indonesia’s culinary
menghimpun UMKM kuliner dalam satu lokasi heritage. The programme featured two main
serta menyajikan ragam masakan nusantara events:
dalam balutan dekorasi perkampungan khas
Indonesia. Konsep tersebut sejalan dengan
tujuan utama festival, yaitu memajukan dan
melestarikan warisan kuliner Nusantara. Pada
tahun ini, JF3 Food Festival menghadirkan dua
acara utama, yaitu:
• Kampoeng Tempo Doeloe • Kampoeng Tempo Doeloe
Menyajikan beragam kuliner Nusantara Kampoeng Tempo Doeloe presented a
dan hidangan legendaris yang identik wide range of Nusantara cuisine and long
dengan nuansa khas Indonesia, Kampoeng established dishes closely associated with
Tempo Doeloe menjadi wadah bagi ragam Indonesian culinary traditions, serving as a
kekayaan kuliner Nusantara sekaligus bagi platform to showcase culinary diversity while
para pelaku usaha kuliner, khususnya dalam supporting culinary business actors in efforts
upaya memajukan dan melestarikan warisan to advance and preserve Indonesia’s culinary
kuliner Nusantara. heritage.
• Wonderful Culinary Expo • Wonderful Culinary Expo
Merupakan pameran kuliner premium yang Wonderful Culinary Expo is a premium
menjadi bagian dari JF3 Food Festival di La culinary exhibition held as part of JF3 Food
Piazza, Summarecon Mall Kelapa Gading. Festival at La Piazza, Summarecon Mall
Acara ini menyuguhkan beragam produk Kelapa Gading. The event showcased a
makanan dan minuman global maupun lokal range of high-quality global and local food
berkualitas tinggi, mulai dari keju artisan, and beverage products from artisan cheese,
cokelat, dan daging premium, hingga wine chocolate, and premium meats to wine and
serta cooking demo bagi pengunjung. included cooking demonstrations for visitors.
Tingkat Partisipasi UMKM, Transaksi dan Pengunjung JF3 Tahun 2023-2025
MSME Participation, Transactions, and Visitors at JF3 2023–2025
2023 2024 2025
JF3 Fashion Festival 84 105 121
JF3 Food Festival 100 100 100
Total
184
205
221 Jumlah UMKM
Number of MSMEs
JF3 Fashion Festival 3.1 1.2 1.3
JF3 Food Festival 11.6 20.6 17.1
Total
14.7
21.8
18.4 Jumlah Transaksi (dalam Milliar Rupiah)
Transaction Value (in Billion Rupiah)
JF3 Fashion Festival
JF3 Food Festival
Total
4
5.5
5.6 Jumlah Pengunjung (dalam Juta Orang)
Number of Visitor (in million people)
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 205
Page 206
Dampak Keberlanjutan JF3
JF3 Sustainability Impacts
Penyelenggaraan acara JF3 telah memberikan Across its programmes, JF3 has generated
dampak bagi para pelaku dan juga masyarakat dari benefits for participating businesses and the
segi ekonomi, sosial dan lingkungan. wider community across economic, social, and
environmental dimensions.
Dampak Ekonomi Economic Impacts
JF3 memberikan kontribusi ekonomi yang nyata JF3 has delivered tangible economic contributions to
terhadap penguatan ekosistem fashion dan kuliner strengthening the fashion and culinary ecosystems
melalui peningkatan partisipasi UMKM, perputaran through increased MSME participation, higher
transaksi, dan perluasan akses pasar bagi pelaku transaction value, and expanded market access for
industri kreatif. Dampak ekonomi JF3 tidak hanya creative industry players. These economic impacts
tercermin dari penjualan selama acara berlangsung, are reflected not only in sales generated during
tetapi juga dari terbukanya peluang kolaborasi dan the festival period, but also in the longer-term
pengembangan usaha jangka panjang. opportunities created for collaboration and business
development.
Dampak Sosial Social Impacts
JF3 memberikan dampak sosial melalui JF3 has generated social value through community
pemberdayaan komunitas, pengembangan empowerment, talent development, and the
talenta, dan pelestarian budaya Indonesia. Berbagai preservation of Indonesia’s cultural heritage.
kolaborasi dengan komunitas perempuan, perajin Collaborations with women’s groups, local artisans,
lokal, serta desainer muda menunjukkan bahwa and emerging designers demonstrate that JF3
JF3 tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi serves not only as a promotional platform, but also as
juga ruang partisipasi dan peningkatan kapasitas a space for participation and capacity building. The
masyarakat. Di samping itu, festival ini turut festival also supports cultural preservation through
mendukung pelestarian warisan budaya melalui works that feature traditional textiles (wastra), local
karya-karya yang menampilkan wastra tradisional, craftsmanship, and Indonesian cultural values.
kriya lokal, dan nilai-nilai budaya Indonesia. Melalui Through interactions among business actors,
interaksi antara pelaku usaha, komunitas kreatif, creative communities, visitors, and the broader
pengunjung, dan masyarakat umum, JF3 juga turut public, JF3 contributes to strengthening social
memperkuat jejaring sosial dan ekosistem kreatif networks and supporting the sustainability of the
secara berkelanjutan. creative ecosystem.
Dampak Lingkungan Environmental Impacts
JF3 juga menunjukkan kontribusi terhadap aspek JF3 has contributed to environmental outcomes
lingkungan melalui penguatan praktik fashion by reinforcing sustainable fashion practices. This is
berkelanjutan. Hal ini tercermin dari penggunaan reflected in the use of plastic waste, recycled fabrics,
limbah plastik, kain daur ulang, material sisa produksi, production remnants, and natural materials, as well
bahan alami, serta penerapan prinsip upcycling, as the application of upcycling, circular fashion,
circular fashion, dan slow fashion dalam sejumlah and slow fashion principles across a number of
koleksi. Pendekatan ini menunjukkan upaya pelaku collections. These approaches demonstrate efforts to
industri untuk mengurangi limbah, memanfaatkan reduce waste, reuse materials, and encourage more
kembali material, dan mendorong proses produksi responsible production processes. In this way, JF3
yang lebih bertanggung jawab. Dengan demikian, serves not only as a platform for creativity, but also
JF3 tidak hanya menjadi platform kreativitas, tetapi as a channel for advancing sustainability awareness
juga sarana untuk mendorong kesadaran dan and practices within the fashion industry
praktik keberlanjutan dalam industri fashion.
Pasar Modern Sinpasa
Sinpasa Modern Market
[203-1] [413-1] [F.23] [F.25]
Summarecon membangun Pasar Modern Sinpasa Summarecon developed Sinpasa Modern Market
sebagai bagian dari strategi pengembangan as part of its integrated area development strategy,
kawasan terpadu yang tidak hanya berfokus which focuses not only on residential and commercial
pada hunian dan area komersial, tetapi juga pada areas, but also on providing quality supporting
penyediaan fasilitas pendukung yang berkualitas facilities for the community. Sinpasa Modern Market
bagi masyarakat. Kehadiran Pasar Modern Sinpasa improves access for residents and surrounding
memberikan akses yang lebih mudah bagi penghuni communities to meet daily needs, while responding
dan masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan to demand for a market that is clean, well-organised,
Laporan Keberlanjutan 2025
206 Sustainability Report 2025
Page 207
sehari-hari, serta memenuhi kebutuhan warga akan and comfortable.
pasar yang bersih, tertata rapi, dan nyaman.
Summarecon telah mendirikan tiga Pasar Modern Summarecon has established three Sinpasa Modern
Sinpasa di berbagai lokasi. Pasar Modern Sinpasa Markets in different locations. Sinpasa Modern
Serpong menjadi yang pertama, dibangun pada Market Serpong was the first, built in 2004, followed
tahun 2004, diikuti oleh Pasar Modern Sinpasa by Sinpasa Modern Market Bekasi in 2013, each with
Bekasi pada tahun 2013, masing-masing dengan an area of approximately 4,000 m². The most recent,
luas area sekitar 4.000 m², lalu yang terbaru, Pasar Sinpasa Modern Market Bandung, began operations
Modern Sinpasa Bandung mulai beroperasi pada in December 2022 with an area of 5,434 m².
Desember 2022 dengan luas 5.434 m².
Summarecon berkomitmen untuk mendorong Summarecon is committed to supporting local
pertumbuhan ekonomi lokal dengan menyediakan economic growth by providing decent business
ruang usaha yang layak bagi pedagang dan pelaku space for traders and MSMEs, enabling them to
UMKM, sehingga mereka dapat mengembangkan develop their businesses and reach wider markets.
usaha dan menjangkau pasar yang lebih luas. Sinpasa Modern Market also directly supports
Pasar Modern Sinpasa juga secara langsung Sustainable Development Goal 8 (SDG 8): Decent
mendukung pencapaian tujuan Pembangunan Work and Inclusive Economic Growth, by fostering
Berkelanjutan nomor 8 (SDGs 8): Pekerjaan Layak a trading ecosystem for MSMEs that is more stable,
dan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif, yakni professional, and competitive. Accordingly, Sinpasa
dengan menciptakan ekosistem perdagangan Modern Market serves not only as a trading centre,
bagi UMKM yang lebih stabil, professional, dan but also as a driver of sustainable economic growth.
kompetitif. Dengan demikian, Pasar Modern Sinpasa
tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga
sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi
yang berkelanjutan.
Pasar Modern Sinpasa merupakan pasar tradisional Sinpasa Modern Market is a traditional market
dengan konsep kios dan lapak yang dikemas concept presented in a modern format—clean,
dengan modern, bersih, aman, serta dilengkapi safe, and equipped with supporting facilities that
dengan berbagai fasilitas pendukung yang enhance comfort for both traders and visitors. As part
meningkatkan kenyamanan bagi pedagang dan of its support for MSME development, the Company
pengunjung. Sebagai bentuk dukungan terhadap provides opportunities for local traders to operate in
pengembangan UMKM, Perusahaan memberikan the available kiosks and stalls. As of the end of 2025,
kesempatan bagi para pedagang lokal untuk the number of active traders at Sinpasa Modern
berjualan di kios dan lapak yang tersedia. Hingga Market was recorded at 310 traders in Serpong, 265
akhir tahun 2025, jumlah pedagang yang beroperasi traders in Bekasi, and 118 traders in Bandung.
di Pasar Modern Sinpasa tercatat sebanyak 310
pedagang di Serpong, 265 pedagang di Bekasi, dan
118 pedagang di Bandung.
Total Pengunjung Pasar Modern Sinpasa Tahun 2023- 2025
Total Visitor of Sinpasa Modern Market 2023-2025 2023 2024 2025
Jumlah Pengunjung (Orang)
Total Visitor (People)
SERPONG BEKASI BANDUNG
2,598,888 2,190,934 177,787
2,694,221 2,344,356 273,791
3,053,665 2,468,098 335,172
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 207
Page 208
Secara umum, jumlah pengunjung Pasar Modern Overall, visitor numbers at Sinpasa Modern Market
Sinpasa di Serpong, Bekasi, dan Bandung mengalami in Serpong, Bekasi, and Bandung increased.
peningkatan. Kenaikan ini terutama didorong This growth was driven primarily by an increase
oleh bertambahnya tenant, termasuk brand yang in tenants, including popular brands with loyal
populer dan memiliki pelanggan loyal, peningkatan customer bases; improvements to facilities and
fasilitas serta kenyamanan area pasar, program overall market comfort; free parking programmes
parkir gratis dan voucher makan, kemudahan akses, and food vouchers; ease of access; and active
serta publikasi aktif melalui media sosial. promotion through social media.
Perusahaan melihat bahwa keberadaan Pasar The Company considers that Sinpasa Modern Market
Modern Sinpasa ini telah memberikan dampak has delivered positive impacts across economic,
positif, baik dari segi ekonomi, sosial dan lingkungan. social, and environmental dimensions.
Dampak Ekonomi Economic Impacts
Pasar Modern Sinpasa menjadi wadah bagi Sinpasa Modern Market provides a platform for
pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha, MSMEs to develop their businesses, thereby
sehingga meningkatkan perputaran ekonomi supporting economic circulation and creating
dan menciptakan peluang bagi mereka untuk opportunities for MSME operators to secure more
memperoleh pendapatan yang lebih stabil serta stable income and pursue sustainable growth.
berkembang secara berkelanjutan. Selain itu, In addition, Sinpasa Modern Market serves as a
keberadaan Pasar Modern Sinpasa berperan sebagai centre of economic activity that contributes to local
pusat aktivitas ekonomi yang turut mendukung economic stability.
stabilitas ekonomi daerah.
Dampak Sosial Social Impacts
Pasar Modern Sinpasa menyediakan produk Sinpasa Modern Market offers quality products
berkualitas dengan harga terjangkau, sehingga at affordable prices, improving access to daily
masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap necessities. Beyond being a place for buying and
kebutuhan sehari-hari. Selain sebagai tempat selling, it also functions as a hub for social activity
transaksi jual beli, Pasar Modern Sinpasa juga where community members can interact, exchange
berfungsi sebagai pusat aktivitas sosial, di mana information, and build local networks, thereby
masyarakat dapat berinteraksi, bertukar informasi, strengthening social ties and supporting a more
dan membangun komunitas lokal, sehingga cohesive community life.
memperkuat hubungan sosial dan mendukung
kehidupan komunitas yang lebih harmonis.
Dampak Lingkungan Environmental Impacts
Pengelolaan sampah di Pasar Modern Sinpasa Waste management at Sinpasa Modern Market
dilakukan secara baik dan teratur, dengan adanya is carried out in an orderly manner, supported by
petugas kebersihan yang selalu siap siaga, sehingga dedicated cleaning personnel, thereby helping to
dapat mengurangi dampak negatif terhadap reduce potential negative environmental impacts. In
lingkungan. Selain itu, sebagai bentuk komitmen addition, as part of its commitment to environmental
terhadap pelestarian lingkungan, Pasar Modern conservation, Sinpasa Modern Market Bandung
Sinpasa Bandung menjadi lokasi penyelenggaraan serves as a venue for environmental awareness
kegiatan peduli lingkungan, di mana kegiatan ini activities, including the collection and sorting of
melibatkan pengumpulan dan pemilahan sampah recyclable waste to support sustainability practices.
daur ulang untuk mendukung praktik keberlanjutan.
Festival Kuliner
Culinary Festival
[413-1] [F.23] [F.25]
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi To support inclusive economic growth, particularly
yang inklusif, khususnya dalam pengembangan through the development of culinary MSMEs,
UMKM di bidang kuliner, Summarecon secara Summarecon regularly organises annual culinary
rutin menyelenggarakan festival kuliner tahunan festivals as a platform for MSMEs to promote local,
sebagai wadah bagi UMKM untuk mempromosikan national, and international arts, culture, and culinary
seni, budaya, serta kuliner lokal, nasional, maupun offerings to the public.
internasional kepada masyarakat.
Dengan menghadirkan berbagai UMKM kuliner khas By featuring culinary MSMEs from various regions,
dari berbagai daerah, festival ini tidak hanya menjadi these festivals serve not only as a promotional
ajang promosi bagi pelaku usaha, tetapi juga venue for business operators, but also as a space
menjadi ruang interaksi sosial yang menghidupkan for social interaction that activates communities,
Laporan Keberlanjutan 2025
208 Sustainability Report 2025
Page 209
komunitas, mendukung pertumbuhan UMKM, serta supports MSME growth, and enhances culinary
meningkatkan daya tarik pariwisata kuliner di setiap tourism appeal in each host location. The culinary
wilayah penyelenggaraannya. Festival kuliner ini festivals are held for approximately one month at
berlangsung selama kurang lebih satu bulan penuh Summarecon Mall Serpong, Summarecon Mall
di Summarecon Mall Serpong, Summarecon Mall Bekasi, and Summarecon Mall Bandung.
Bekasi, dan Summarecon Mall Bandung.
Sama seperti keberadaan Pasar Modern Sinpasa, Similar to Sinpasa Modern Market, the culinary
pelaksanaan festival kuliner juga memberikan festivals also contribute positively to the achievement
dampak positif dalam mendukung Tujuan of Sustainable Development Goal 8 (SDG 8):
Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 8, yaitu Decent Work and Inclusive Economic Growth. This
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi yang is demonstrated through the provision of selling
Inklusif. Hal ini diwujudkan dengan mengundang facilities and the participation of culinary MSMEs,
dan menyediakan fasilitas berjualan bagi UMKM creating opportunities for small businesses to
kuliner, sehingga festival ini membuka peluang bagi promote their products, expand market reach, and
pelaku usaha kecil untuk mempromosikan produk increase income.
mereka, memperluas pasar, serta meningkatkan
pendapatan.
Pada tahun 2025, Festival Kuliner diselenggarakan In 2025, the culinary festivals were held across
di berbagai lokasi Summarecon Mall dengan various Summarecon Mall locations under different
mengusung beragam tema. Festival Kuliner themes. Festival Kuliner Serpong adopted the
Serpong mengangkat tema “Torang Pe Rasa”, yang theme “Torang Pe Rasa,” referring to the flavours of
berarti cita rasa Indonesia Timur. Pasar Senggol Eastern Indonesia. Pasar Senggol Bekasi presented
Bekasi menghadirkan festival kuliner bertajuk a culinary festival titled “Petualangan Rasa di Jalur
“Petualangan Rasa di Jalur Sutra”, sementara Festival Sutra” (A Flavour Adventure along the Silk Road),
Kuliner Bandung tampil meriah dengan konsep while Festival Kuliner Bandung was held under the
“Jelajah Sensasi Rasa”. Secara keseluruhan, festival- concept “Jelajah Sensasi Rasa” (Exploring Flavour
festival kuliner tersebut melibatkan 306 pelaku usaha Sensations). Overall, these culinary festivals involved
kuliner berskala UMKM dan berhasil menarik lebih 306 culinary MSME operators and attracted more
dari 500.000 pengunjung. Partisipasi yang tinggi than 500,000 visitors. This high level of participation
ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi not only provided economic benefits for business
para pelaku usaha, tetapi juga menggerakkan roda operators, but also supported local economic activity
perekonomian lokal, serta menciptakan lapangan and job creation.
kerja.
Total Pengusaha UMKM dan Pengunjung Festival Kuliner Tahun 2023 – 2025
Total MSME Operators and Visitors at Culinary Festivals 2023–2025
2023 2024 2025
Jumlah Pengusaha UMKM (Tenant) Jumlah Pengunjung (Orang)
Number of MSME Operators (Tenant) Total Visitor (People)
Festival Kuliner Serpong Festival Kuliner Serpong
Serpong Culinary Festival Serpong Culinary Festival
178 251,709
90 234,962
93 143,440
Pasar Senggol Bekasi Pasar Senggol Bekasi
Senggol Market Bekasi Senggol Market Bekasi
114 143,310
109 162,481
113 185,169
Festival Kuliner Bandung Festival Kuliner Bandung
Bandung Culinary Festival Bandung Culinary Festival
- -
70 104,555
100 211,921
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 209
Page 210
Perkembangan jumlah pengunjung Festival Kuliner In 2025, visitor trends for Festival Kuliner Serpong
Serpong dan Festival Kuliner Bandung pada tahun and Festival Kuliner Bandung reflected differing
2025 menunjukkan dinamika yang berbeda di dynamics across locations. At Festival Kuliner
masing-masing lokasi. Pada Festival Kuliner Serpong, Serpong, the decline in visitor numbers was
penurunan jumlah pengunjung dipengaruhi oleh influenced by strong competition from similar events
tingginya persaingan dengan acara serupa di wilayah in surrounding areas, the temporary suspension
sekitar, kebijakan penghentian operasional terkait of operations due to mass demonstration issues in
isu demonstrasi massa di Jakarta, serta faktor cuaca Jakarta, and weather-related factors given that the
karena festival diselenggarakan di area terbuka. festival was held in an outdoor venue. Meanwhile,
Sementara itu, Festival Kuliner Bandung mencatat Festival Kuliner Bandung recorded a significant
peningkatan yang signifikan, didorong oleh naiknya increase, driven by higher mall traffic, an increase in
traffic mal, bertambahnya jumlah tenant dari 75 the number of tenants from 75 to 100, a longer event
menjadi 100 tenant, periode penyelenggaraan yang period, and a more diverse range of activities, which
lebih panjang, serta ragam aktivitas yang semakin enhanced the festival’s appeal to visitors.
beragam sehingga meningkatkan daya tarik acara
bagi pengunjung.
Pelaksanaan Festival Kuliner di berbagai lokasi di The Festival Kuliner across various Summarecon Mall
Summarecon Mall, berdampak positif dari segi locations generated positive economic and social
ekonomi dan sosial. impacts.
Dampak Ekonomi Economic Impacts
Dengan memberikan kesempatan kepada para By providing opportunities for MSME operators, the
pengusaha UMKM, Perusahaan secara tidak Company indirectly supports increased income and
langsung membantu meningkatkan pendapatan wellbeing, while also expanding access for MSMEs
dan kesejahteraan mereka, sekaligus memberikan to introduce their brands and product flavours to
akses lebih luas untuk memperkenalkan brand dan the public. In addition, the Company supports the
citarasa produk mereka kepada masyarakat. Selain promotion of quality local products and contributes
itu, Perusahaan juga turut mendukung promosi to the development of the MSME sector in line with
produk lokal yang berkualitas serta berkontribusi government programmes to strengthen MSME-
dalam mendorong pengembangan sektor UMKM based economic growth.
yang sejalan dengan program pemerintah untuk
memperkuat perekonomian berbasis UMKM.
Dampak Sosial Social Impacts
Pelaksanaan Festival Kuliner bukan sekadar ajang Festival Kuliner is not only a platform for enjoying
untuk menikmati beragam hidangan khas dari regional culinary offerings, but also serves as a space
berbagai daerah, tetapi juga berperan sebagai for community interaction across ages, cultures, and
wadah interaksi masyarakat lintas usia, budaya, backgrounds. The festival helps strengthen identity
dan latar belakang. Kegiatan ini turut memperkuat and appreciation for local culinary heritage and
identitas serta apresiasi terhadap kuliner dan produk products, while supporting cultural preservation
lokal, sekaligus mendukung pelestarian budaya dan and educating younger generations about regional
edukasi generasi muda mengenai kuliner khas dan cuisine, culture, and local wisdom.
budaya serta kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah
tersebut.
Celengan Kasih
Celengan Kasih
[413-1] [F.23] [F.25]
Pada tahun 2013, Summarecon bekerja sama dengan In 2013, Summarecon, in collaboration with the Tzu
Yayasan Buddha Tzu Chi menggerakan semangat Chi Foundation, promoted the spirit of “Saatnya
“Saatnya Berbuat, Saatnya Berbagi” melalui program Berbuat, Saatnya Berbagi” through the Celengan
Celengan Bambu, yang seiring waktu berganti nama Bambu programme, which over time was renamed
menjadi Celengan Kasih. Program ini melibatkan Celengan Kasih. The programme involves various
berbagai pemangku kepentingan, seperti karyawan, stakeholders, including employees, agents, and
agent dan tenant yang berada di lingkungan tenants within the Summarecon environment. Its
Summarecon. Tujuan utama dari program ini adalah primary objective is to foster social awareness and
untuk mengembangkan kesadaran sosial dengan encourage care for others, particularly communities
peduli terhadap sesama, terutama masyarakat yang in need.
membutuhkan.
Summarecon berharap bahwa melalui program Summarecon expects that Celengan Kasih will help
Laporan Keberlanjutan 2025
210 Sustainability Report 2025
Page 211
Celengan Kasih, akan terbentuk kebiasaan positif cultivate positive habits among employees and the
bagi karyawan dan masyarakat untuk memberikan wider community to donate and support others.
donasi dan membantu orang lain. Dengan In this way, the programme serves not only as a
demikian, program ini tidak hanya berfungsi channel for providing assistance to those in need,
sebagai sarana untuk memberikan bantuan kepada but also as a tangible expression of the Company’s
yang membutuhkan, tetapi juga sebagai wujud social responsibility in supporting the wellbeing of
nyata dari tanggung jawab sosial Perusahaan vulnerable communities.
dalam mendukung kesejahteraan masyarakat yang
membutuhkan.
Total Donatur dan Dana Terkumpul Celengan Kasih Tahun 2023-2025
Total Donors and Funds Collected through Celengan Kasih 2023–2025
2023 2024 2025
Total Donatur (orang) Penambahan Celengan Baru (Pcs)
Total Donors (persons) New Donation Boxes Added (units)
18,419 2,031
21,731 1,787
32,751 2,352
Relawan dari Summarecon Total Dana Terkumpul
Peduli (orang) (dalam Jutaan Rupiah)
Volunteers from Summarecon Total Funds Collected
Peduli (persons) (IDR million)
479 282
1,076 293
1,289 378
Pada tahun 2025, cakupan lokasi pelaksanaan Tuang In 2025, the implementation of Tuang Bersama
Bersama Celengan Kasih diperluas ke seluruh unit Celengan Kasih was expanded across all
bisnis Summarecon termasuk pada tahun 2025 Summarecon business units, including its first-
mulai dilakukan pertama kalinya pada sekolah time delivery at Sedaya Bintang School, Harris
Sedaya Bintang, Hotel Harris Bekasi, Hotel Harris Hotel Bekasi, Harris Hotel Kelapa Gading, and
Kelapa Gading dan juga Summarecon Tangerang. Summarecon Tangerang. In addition, a dedicated
Selain itu, pada tahun ini juga diadakan sesi khusus Tuang Bersama Celengan Kasih session was held
Tuang Bersama Celengan Kasih, yang dilaksanakan during the 17 August 2025 ceremony as part of the
pada Upacara 17 Agustus 2025, perayaan Hari Ulang commemoration of Summarecon’s 50th anniversary.
Tahun Summarecon ke-50.
Penambahan titik pelaksanaan tersebut The addition of these implementation points
memperluas akses partisipasi bagi karyawan, tenant, broadened access for employee, tenant, visitor,
pengunjung, murid serta wali murid dan komunitas student and parent participation, as well as other
lain di berbagai unit bisnis Summarecon, sehingga communities across Summarecon’s business units,
mendorong peningkatan jumlah donatur secara contributing to a significant increase in the number
signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. of donors compared to the previous year.
Dana yang terkumpul dari kegiatan ini kemudian Funds collected through the programme were
disalurkan oleh Summarecon dan Yayasan Buddha subsequently distributed by Summarecon and the
Tzu Chi melalui berbagai bantuan sosial, seperti Tzu Chi Foundation through various forms of social
paket sembako, paket bantuan kebakaran, paket assistance, including basic food packages, fire relief
bencana, paket lebaran, makan sehat, bedah rumah, packages, disaster relief packages, Eid packages,
serta bantuan medis bagi pasien umum, pasien healthy meals, home renovation support, and
mata, dan pasien gigi. Bantuan ini diberikan kepada medical assistance for general patients, eye patients,
masyarakat di berbagai wilayah, termasuk Jakarta, and dental patients. This support was provided to
Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan communities in various areas, including Jakarta,
Makassar. Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, and
Makassar.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 211
Page 212
Program Celengan Kasih yang diadakan oleh The Celengan Kasih programme, implemented
Summarecon bekerja sama dengan Yayasan Buddha by Summarecon in collaboration with the Tzu Chi
Tzu Chi memiliki dampak positif dari sisi ekonomi Foundation, generated positive economic and social
dan sosial. Berikut adalah penjelasannya: impacts, as outlined below:
Dampak Ekonomi Economic Impacts
Kegiatan Tuang Bersama Celengan Kasih, yang Tuang Bersama Celengan Kasih assistance—
disalurkan dalam bentuk misi kesehatan, bedah delivered through health missions, home renovation
rumah, serta bantuan sosial seperti paket kebakaran, support, and social assistance packages such as fire
paket lebaran, dan paket bencana, memberikan relief, Eid, and disaster relief—has had a meaningful
dampak signifikan terhadap perekonomian impact on the economic conditions of recipient
masyarakat yang menerimanya. Bantuan ini communities. The support helps individuals who are
membantu masyarakat yang sakit untuk kembali unwell to recover and return to productive activities,
sehat dan produktif, serta meringankan beban while easing financial burdens and supporting faster
ekonomi dan mempercepat pemulihan kondisi recovery for communities experiencing economic
keuangan bagi mereka yang mengalami kesulitan hardship.
ekonomi.
Dampak Sosial Social Impacts
Melalui kegiatan Tuang Bersama Celengan Kasih, Through Tuang Bersama Celengan Kasih,
masyarakat diajarkan untuk berbagi dan peduli communities are encouraged to share and care for
terhadap sesama dengan cara berdonasi melalui others by donating through Celengan Kasih, with
Celengan Kasih yang akan digunakan untuk funds used to support those in need. This activity not
membantu orang yang membutuhkan. Tindakan only provides direct benefits to recipients, but also
ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi strengthens social solidarity, improves community
para penerima, tetapi juga memperkuat solidaritas wellbeing, and reinforces a sense of togetherness.
dalam hubungan sosial, memperbaiki kesejahteraan
masyarakat dan menguatkan fondasi kebersamaan
dalam masyarakat.
Tuang Celengan Kasih, Summarecon Mall Serpong
Laporan Keberlanjutan 2025
212 Sustainability Report 2025
Page 213
Program Daur Ulang Sampah
[413-1] [F.23] [F.25] Waste Recycling Programme
Sejak tahun 2006, Summarecon telah menjalin Since 2006, Summarecon has partnered with
kerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi dalam the Tzu Chi Foundation to support cleanliness
menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan and environmental preservation through a waste
melalui program daur ulang sampah. Program recycling programme. This programme is one of
ini merupakan salah satu inisiatif keberlanjutan the Company’s sustainability initiatives, aimed at
Perusahaan yang bertujuan untuk melestarikan protecting the environment while increasing public
lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran awareness of responsible waste management by
masyarakat dalam pengelolaan sampah, yakni encouraging the separation of organic and non-
dengan memilah sampah organik dan non-organik organic waste using the designated bins provided.
menggunakan tempat sampah terpisah yang telah
disediakan.
Sampah non-organik, seperti plastik, kertas, botol Separated and collected non-organic waste—such
kaca, elektronik, dan logam, yang telah dipisahkan as plastic, paper, glass bottles, electronic waste, and
dan dikumpulkan akan disalurkan ke Depo metal—is sent to the Environmental Preservation
Pelestarian Lingkungan. Selanjutnya, sampah Depot. The waste is then sold to third parties for
tersebut dijual kepada pihak ketiga untuk diolah processing through recycling. Proceeds from the
kembali melalui proses daur ulang. Pendapatan sale of recyclable waste are used to support various
dari hasil penjualan sampah daur ulang digunakan social initiatives and to assist communities in need.
untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan
membantu masyarakat yang membutuhkan.
Program daur ulang sampah ini juga merupakan This waste recycling programme also represents
wujud nyata Perusahaan dalam mendukung the Company’s tangible support for Sustainable
pencapaian tujuan Pembangunan Berkelanjutan Development Goal 12 (SDG 12): Responsible
nomor 12 (dua belas) yaitu Konsumsi dan Produksi Consumption and Production, particularly in
yang Bertanggung Jawab khususnya terkait dengan promoting prudent waste management through
pengelolaan limbah dengan bijak yakni dengan recycling practices that help reduce the negative
mempromosikan serta melakukan proses daur environmental impacts of waste.
ulang sehingga membantu mengurangi dampak
negatif limbah terhadap lingkungan.
Pada tahun 2025, pelaksanaan program daur ulang In 2025, the programme was implemented across
sampah dilakukan di berbagai lokasi seperti Kelapa multiple locations, including Kelapa Gading,
Gading, Serpong, Bekasi, Karawang, Bandung dan Serpong, Bekasi, Karawang, and Bandung, and
untuk pertama kalinya di wilayah Bogor melalui for the first time in the Bogor area through Happy
Happy Harvest Bogor. Sampah non-organik yang Harvest Bogor. Non-organic waste for recycling was
akan didaur ulang diperoleh dari berbagai donatur collected from various waste donors, including:
sampah, seperti:
• Donatur warga yang merupakan sampah non- • Residential donors, consisting of non-organic
organik yang berasal dari warga sekitar yang waste from surrounding communities collected
diambil oleh mobil keliling ke rumah warga through scheduled mobile pick-up services.
secara terjadwal
• Donatur kantor/mall merupakan sampah non- • Office/mall donors, consisting of non-organic
organik yang berasal dari operasional kantor/mall waste generated from office/mall operations
yang diambil oleh mobil depo secara terjadwal. and collected through scheduled depot pick-
Donatur kantor/mall meliputi Summarecon up services. Office/mall donors included
Mall Kelapa Gading, Klub Kelapa Gading, Plaza Summarecon Mall Kelapa Gading, Klub
Summarecon Bekasi, Summarecon Mall Bekasi, Kelapa Gading, Plaza Summarecon Bekasi,
Summarecon Villagio Outlets, Rambla, Happy Summarecon Mall Bekasi, Summarecon
Harvest, dan Summarecon Mall Bandung. Villagio Outlets, Rambla, Happy Harvest, and
Summarecon Mall Bandung.
Sepanjang tahun 2025, program daur ulang sampah Throughout 2025, the waste recycling programme
berhasil mengumpulkan 616.033 kg sampah non- collected 616,033 kg of non-organic waste for
organik untuk didaur ulang. Jumlah ini meningkat recycling—an increase of 21% compared to the
signifikan sebesar 21% dibandingkan tahun previous year. This achievement reflects increased
sebelumnya. Pencapaian tersebut mencerminkan participation from communities and business units,
meningkatnya partisipasi masyarakat dan unit bisnis, supported by strengthened awareness-raising
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 213
Page 214
seiring dengan penguatan edukasi serta konsistensi efforts and consistent programme implementation
pelaksanaan program di berbagai lokasi. Hal ini across locations. It also indicates that the recycling
menunjukkan bahwa program daur ulang semakin programme continues to gain broader acceptance
diterima dan didukung oleh berbagai pihak. and support from stakeholders.
Program ini memiliki dampak positif dari sisi The programme generated positive economic, social,
ekonomi, sosial dan lingkungan, antara lain: and environmental impacts, including:
Dampak Ekonomi Economic Impacts
Penjualan sampah daur ulang kepada pihak ketiga The sale of recyclable waste to third parties can
berdampak positif dari sisi ekonomi bagi pembeli, generate economic benefits for buyers. Where buyers
yakni jika pembeli menjual kembali dengan harga resell the materials at higher prices to recycling
yang lebih baik ke industri pengolahan sampah industries, they may gain additional income that
daur ulang, maka akan mendapatkan pendapatan supports their economic wellbeing. Where buyers
tambahan yang dapat meningkatkan kesejahteraan process recyclable waste into higher-value products,
ekonomi mereka. Sedangkan, jika pembeli this can create employment opportunities and
mengolah kembali sampah daur ulang menjadi support local economic growth.
produk yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi, hal
ini akan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat
dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Dampak Sosial Social Impacts
Hasil penjualan daur ulang sampah digunakan Proceeds from the sale of recyclable waste are
untuk membantu orang yang membutuhkan (misi used to support charitable missions undertaken by
amal) yang dilakukan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi. the Tzu Chi Foundation, benefiting communities
Selain itu, Program daur ulang dapat membantu in need. In addition, the recycling programme
meningkatkan kesadaran masyarakat tentang helps raise public awareness of the importance
pentingnya menjaga lingkungan dan pentingnya of environmental stewardship and proper waste
pengelolaan sampah yang baik, serta membantu management, while reducing waste in surrounding
mengurangi jumlah sampah di lingkungan sekitar areas and contributing to improved quality of life.
sehingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dampak Lingkungan Environmental Impacts
Dengan meningkatnya jumlah sampah yang As more waste is recycled, the volume of waste
berhasil didaur ulang, maka jumlah limbah yang sent to landfill sites is reduced, helping to
berakhir di TPA berkurang secara signifikan, minimise environmental pollution and air pollution
sehingga mengurangi pencemaran lingkungan associated with accumulated waste. In addition,
dan polusi udara akibat penumpukan sampah. the programme helps reduce the demand for new
Selain itu, program daur ulang sampah membantu materials such as plastic and paper, the production
mengurangi kebutuhan produksi material baru, of which can generate high carbon emissions—
seperti plastik dan kertas, yang dalam proses thereby contributing to reduced carbon footprint
produksinya menghasilkan emisi karbon tinggi and greenhouse gas emissions.
sehingga turut mengurangi jejak karbon dan emisi
gas rumah kaca.
Kegiatan Daur Ulang sampah, Pasar Sinpasa Summarecon Bandung
Laporan Keberlanjutan 2025
214 Sustainability Report 2025
Page 215
Kontribusi Untuk Pendidikan Berkualitas
Contribution to Quality Education
Summarecon berkontribusi dalam peningkatan Summarecon contributes to the advancement
pendidikan berkualitas melalui unit pendidikan, of quality education through its education units,
seperti sekolah dan universitas yang didirikan dan including schools and a university that it has
dikelolanya. Adanya unit pendidikan ini diharapkan established and manages. These education units are
tak hanya menyediakan pendidikan berkualitas, expected not only to provide quality education, but
tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan also to improve quality of life and support community
keselarasan masyarakat yang selaras dengan tujuan development in line with Sustainable Development
Pembangunan Berkelanjutan no 4 (empat) yakni Goal 4 (SDG 4): Quality Education.
“Pendidikan Berkualitas”.
Melalui unit pendidikannya, Summarecon Through its education units, Summarecon supports
berpartisipasi dalam membangun akses yang merata more equitable access for communities—regardless
bagi masyarakat, tanpa memandang gender dan latar of gender or background—to obtain quality
belakang mereka, untuk mendapatkan pendidikan education. In addition, these units also contribute to
yang berkualitas. Selain itu, unit pendidikan juga other Sustainable Development Goals by developing
mendukung tujuan Pembangunan Berkelanjutan a skilled and educated workforce and preparing
lainnya dengan menciptakan tenaga kerja yang graduates to face future challenges.
terampil dan terdidik, serta mempersiapkan setiap
lulusannya untuk menghadapi tantangan di masa
depan.
Universitas Pradita
[203-1] [413-1] [F.23] [F.25] Pradita University
Perkembangan Universitas Pradita Growth of Universitas Pradita
Di tengah meningkatnya kebutuhan akan pendidikan Amid rising demand for quality education,
berkualitas, Universitas Pradita hadir sebagai wujud Universitas Pradita represents a tangible expression
nyata komitmen Summarecon dalam memberikan of Summarecon’s commitment to contributing
kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan to the Sustainable Development Goals (SDGs),
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ particularly in supporting the achievement of SDG 4:
SDGs), khususnya dalam mendukung pencapaian Quality Education.
“Pendidikan Berkualitas”.
Pada tahun ajaran 2024/2025, jumlah mahasiswa In the 2024/2025 academic year, Universitas Pradita
aktif di Universitas Pradita mencapai 1.413 recorded 1,413 active students across all study
mahasiswa, yang tersebar di seluruh program programmes offered. This represents an increase of
studi yang ditawarkan. Jumlah ini mengalami 5.8% compared to the previous academic year. The
peningkatan sebesar 5.8% dibandingkan tahun year-on-year increase in active student numbers
ajaran sebelumnya. Peningkatan jumlah mahasiswa reflects the growing appeal and reputation of
aktif dari tahun ke tahun menunjukkan semakin Universitas Pradita, and constitutes a tangible
tingginya daya tarik dan reputasi Universitas contribution to the development of education in
Pradita, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam Indonesia.
mendukung pengembangan dunia pendidikan di
Indonesia.
Hingga tahun ajaran 2024/2025, Universitas Pradita As of the 2024/2025 academic year, Universitas
telah meluluskan 850 mahasiswa dari berbagai Pradita has graduated 850 students from various
program studi. Pencapaian ini merupakan wujud study programmes. This achievement reflects
nyata komitmen Universitas Pradita dalam Universitas Pradita’s commitment to developing
mencetak tenaga kerja yang berbudi pekerti luhur graduates with strong character and competencies,
dan berkompetensi, yang siap bersaing di dunia equipped to compete in industrial and professional
industri dan profesional. environments.
Dalam hal tenaga pengajar, Universitas Pradita In terms of academic staff, Universitas Pradita has 74
memiliki 74 dosen tetap, di mana sebagian full-time lecturers, some of whom have completed
diantaranya telah menyelesaikan atau sedang or are currently pursuing doctoral (PhD) degrees.
menempuh jenjang pendidikan S3. Dengan With their experience and competencies, Universitas
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 215
Page 216
pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, para Pradita’s lecturers are able to deliver quality
dosen Universitas Pradita mampu memberikan education and guide students in achieving their full
pendidikan berkualitas serta membimbing potential.
mahasiswa untuk mencapai potensi terbaik mereka.
Selain itu, Universitas Pradita memadukan tenaga Universitas Pradita also combines teaching staff
pengajar yang berasal dari praktisi aktif dan from active industry practitioners and experienced
akademisi berpengalaman. Kolaborasi keduanya academics. This collaboration supports learning that
menghasilkan pembelajaran yang kuat secara is both conceptually strong and practically grounded,
konseptual maupun praktis, serta relevan dan ensuring relevance and currency with real-world
mutakhir dengan kondisi nyata di lapangan. Dengan conditions. Through this approach, students are
pendekatan ini, mahasiswa dapat lebih memahami better able to understand and experience first-hand
dan merasakan secara langsung dinamika the dynamics and challenges of the world of work.
serta tantangan dunia kerja. Pada tahun ajaran In the 2024/2025 academic year, 108 practitioners
2024/2025, terdapat 108 praktisi yang mengajar di taught at Universitas Pradita, representing a 71%
Universitas Pradita, atau meningkat sebesar 71% increase compared to the previous year. This increase
dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini was primarily driven by the expansion of practitioner-
terutama didorong oleh bertambahnya mata kuliah led courses through the implementation of PIJAR
yang diampu oleh praktisi melalui implementasi (Practitioners Teaching at Pradita) and SUAR
PIJAR (Praktisi Mengajar di Pradita) dan SUAR (Summarecon Teaching) across study programmes,
(Summarecon Mengajar) di masing-masing program to strengthen the linkage between learning and
studi, guna memperkuat keterkaitan pembelajaran industry needs.
dengan kebutuhan industri.
Universitas Pradita, Summarecon Serpong
Laporan Keberlanjutan 2025
216 Sustainability Report 2025
Page 217
Program Beasiswa Universitas Pradita
Universitas Pradita Scholarship Programme
Melalui program beasiswa, Universitas Pradita Universitas Pradita provides scholarships for
memberikan kesempatan bagi individu dengan individuals with strong academic potential who face
potensi akademik tinggi namun menghadapi financial constraints to continue accessing quality
keterbatasan finansial untuk tetap memperoleh higher education. This initiative reflects Universitas
pendidikan tinggi yang berkualitas. Inisiatif ini Pradita’s tangible contribution to supporting SDG
merupakan wujud nyata kontribusi Universitas 4: Quality Education, which aims to ensure inclusive
Pradita dalam mendukung SDG 4: Pendidikan and equitable access to education and promote
Berkualitas, yang bertujuan untuk menjamin lifelong learning opportunities for all.
akses pendidikan yang inklusif dan merata, serta
meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat
bagi semua.
Total Penerima Beasiswa Universitas Pradita Tahun Ajaran 2022/2023 – 2024/2025
Total Universitas Pradita Scholarship Recipients Academic Years 2022/2023–2024/2025
2022/2023 2023/2024 2024/2025
Total Mahasiswa
253
Penerima Beasiswa
Total Scholarship 260
Recipients 217
Total Beasiswa 6,948
(dalam Jutaan Rupiah)
7,268
Total Scholarship Value
(IDR Million) 6,089
Universitas Pradita berharap melalui program Universitas Pradita expects that, through this
beasiswa ini, para penerima dapat memanfaatkan scholarship programme, recipients will make optimal
kesempatan yang diberikan secara optimal, use of the opportunities provided, demonstrate a
menunjukkan dedikasi tinggi dalam belajar, serta high level of dedication to learning, and continue
terus meningkatkan prestasi akademik maupun to improve both academic and non-academic
non-akademik. Dengan demikian, mereka dapat achievements. In doing so, they can become an
menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus inspiration to other students to keep striving and
berusaha dan berkembang dalam lingkungan developing within a competitive and dynamic
akademik yang kompetitif dan dinamis. academic environment.
Kontribusi Universitas Pradita terhadap SDGs
Universitas Pradita’s Contribution to the SDGs
Pada tahun 2025, Universitas Pradita terus In 2025, Universitas Pradita continued to strengthen
memperkuat komitmennya dalam mendukung its commitment to supporting the achievement of
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan the Sustainable Development Goals (SDGs) through
(SDGs) melalui kegiatan penelitian dan pengabdian research and community service initiatives that
kepada masyarakat yang berdampak pada aspek generate impacts across economic, social, and
ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kontribusi ini environmental dimensions. These contributions were
diwujudkan melalui kolaborasi dengan pemerintah, delivered through collaboration with government,
sektor industri, institusi pendidikan, serta komunitas industry, education institutions, and community
masyarakat. groups.
Beberapa program strategis yang mencerminkan Several strategic programmes that reflect Universitas
kontribusi Universitas Pradita terhadap SDGs antara Pradita’s contribution to the SDGs include the
lain sebagai berikut: following:
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 217
Page 218
SDG 11: Kota dan Pemukiman SDG 11: Sustainable Cities and
yang Berkelanjutan Communities
Universitas Pradita berkontribusi terhadap Universitas Pradita contributes to the achievement
pencapaian SDG 11: Kota dan Permukiman yang of SDG 11: Sustainable Cities and Communities
Berkelanjutan melalui penelitian dan kegiatan through research and community service activities
pengabdian kepada masyarakat yang mendukung that support urban planning and the development
perencanaan kota serta pembangunan hunian of more liveable, safe, and sustainable housing. One
yang lebih layak, aman, dan berkelanjutan. Salah such contribution was the research project Analysis of
satu kontribusi tersebut diwujudkan melalui the Environmental Quality Index (IKLH) Measurement
penelitian Analisis Pengukuran Indeks Kualitas for South Tangerang City, which promotes an urban
Lingkungan Hidup (IKLH) Kota Tangerang Selatan, planning approach that is not only oriented toward
yang mendorong pendekatan perencanaan kota the physical aspects of development, but also takes
yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik into account environmental quality and community
pembangunan, tetapi juga mempertimbangkan liveability.
kualitas lingkungan dan kelayakan hidup masyarakat.
Kontribusi ini juga diperkuat melalui kegiatan This contribution was further strengthened
pengabdian kepada masyarakat berupa Pelatihan through community service activities in the form of
Standardisasi Pembesian Proyek Rumah Tinggal serta Training on Residential Project Reinforcement Steel
Sosialisasi Penguatan Budaya Keselamatan Kerja Standardisation and Socialisation on Strengthening
melalui Edukasi K3 pada Pekerja Konstruksi Proyek a Workplace Safety Culture through OHS (K3)
Perumahan. Melalui kegiatan tersebut, peserta Education for Construction Workers in Housing
memperoleh pemahaman mengenai penerapan Projects. Through these activities, participants
standar konstruksi yang aman, berkualitas, dan gained an understanding of the application of
berkelanjutan, sehingga mendukung terciptanya safe, high-quality, and sustainable construction
lingkungan hunian yang lebih layak dan aman bagi standards, thereby supporting the creation of more
masyarakat. liveable and safer residential environments for the
community.
SDG 8 : Pekerjaan Layak dan SDG 8: Decent Work and Eco-
Pertumbuhan Ekonomi nomic Growth
Universitas Pradita berkontribusi terhadap Universitas Pradita contributes to the achievement
pencapaian SDG 8: Pekerjaan Layak dan of SDG 8: Decent Work and Economic Growth
Pertumbuhan Ekonomi melalui berbagai kegiatan through various entrepreneurship and MSME
kewirausahaan dan pemberdayaan UMKM empowerment activities that support business
yang mendukung penguatan kapasitas usaha, capacity strengthening, improved competitiveness,
peningkatan daya saing, dan pertumbuhan ekonomi and more sustainable economic growth. These
yang lebih berkelanjutan. Kontribusi ini diwujudkan contributions were delivered, among others, through
antara lain melalui program Bizznovation serta the Bizznovation programme and activities on
kegiatan Pengelolaan Keuangan dan Pembukuan, financial management and bookkeeping, marketing
Digitalisasi Marketing, dan Edukasi Perpajakan bagi digitalisation, and tax education for leather-craft
UMKM Pengrajin Kulit di Garut. MSMEs in Garut.
Melalui program-program tersebut, para pelaku Through these programmes, MSME operators gained
UMKM memperoleh pemahaman yang lebih baik improved understanding of business innovation,
mengenai inovasi bisnis, penguatan model usaha, strengthening business models, digital marketing,
pemasaran digital, serta tata kelola keuangan and more orderly financial and tax governance. As
dan perpajakan yang lebih tertib. Dengan a result, these activities support more professional
demikian, kegiatan ini tidak hanya mendukung and sustainable business development, while also
pengembangan usaha yang lebih profesional dan strengthening the role of MSMEs as a driver of local
berkelanjutan, tetapi juga turut memperkuat peran economic growth.
UMKM sebagai salah satu penggerak pertumbuhan
ekonomi lokal.
Laporan Keberlanjutan 2025
218 Sustainability Report 2025
Page 219
SDG 9: Industri, Inovasi, dan SDG 9: Industry, Innovation, and
Infrastruktur Infrastructure
Universitas Pradita berkontribusi terhadap Universitas Pradita contributes to the achievement
pencapaian SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur of SDG 9: Industry, Innovation, and Infrastructure
melalui berbagai inisiatif yang mendorong inovasi through initiatives that promote technology-based
berbasis teknologi dan penguatan kapasitas innovation and strengthen industrial capacity.
industri. Kontribusi ini diwujudkan antara lain These contributions included the AI Mobile Apps
melalui program AI Mobile Apps Development Development Using MIT App Inventor programme
Using MIT App Inventor bersama Sekolah Terpadu with Sekolah Terpadu Pahoa, which introduced the
Pahoa, yang memperkenalkan pemanfaatan use of artificial intelligence to students through
teknologi kecerdasan buatan kepada siswa melalui mobile application development.
pengembangan aplikasi mobile.
Di sisi industri, Universitas Pradita juga bekerja sama On the industry side, Universitas Pradita also
dengan PT Yokogawa melalui program Empowering collaborated with PT Yokogawa through the
Predictive Maintenance at PT Yokogawa through programme Empowering Predictive Maintenance
Edge AI and Smart Instrumentation, yang bertujuan at PT Yokogawa through Edge AI and Smart
meningkatkan kapasitas teknis karyawan dalam Instrumentation, which aimed to enhance employees’
pemanfaatan teknologi untuk efisiensi operasional technical capabilities in leveraging technology for
dan penguatan sistem pemeliharaan berbasis data. operational efficiency and strengthening data-
Inisiatif ini mencerminkan dukungan terhadap driven maintenance systems. This initiative reflects
transformasi digital dan peningkatan daya saing support for digital transformation and improved
industri melalui penerapan inovasi yang relevan industrial competitiveness through the adoption of
dengan kebutuhan dunia usaha. innovations aligned with business needs.
Secara keseluruhan, kontribusi Universitas Pradita Overall, Universitas Pradita’s contributions in
pada tahun 2025 menunjukkan pendekatan 2025 demonstrate an integrated approach across
integratif antara pendidikan, penelitian, dan education, research, and community service that not
pengabdian kepada masyarakat yang tidak only generates academic value, but also strengthens
hanya menghasilkan nilai akademik, tetapi innovation development, technology utilisation, and
juga memperkuat pengembangan inovasi, industrial capacity building as part of its support for
pemanfaatan teknologi, dan peningkatan kapasitas sustainable development.
industri sebagai bagian dari dukungan terhadap
pembangunan yang berkelanjutan.
Yayasan Syiar Bangsa – Al Azhar Summarecon
[203-1] [413-1] [F.23] [F.25] Yayasan Syiar Bangsa – Al Azhar Summarecon
Perkembangan Sekolah Al Azhar Summarecon Development of Al Azhar Summarecon Schools
Sekolah Al Azhar Summarecon telah memberikan Al Azhar Summarecon Schools have made a
kontribusi signifikan dalam mendorong pendidikan significant contribution to advancing quality
berkualitas, khususnya di wilayah Bekasi, Tangerang, education, particularly in the Bekasi, Tangerang,
Bandung, dan Makassar. Sejak awal berdiri di tahun Bandung, and Makassar areas. Since the
2012 hingga tahun ajaran 2024/2025, jumlah siswa establishment of the first school in 2012 through the
yang terdaftar telah mencapai lebih dari 7.100 2024/2025 academic year, total student enrolment
siswa dengan jumlah lulusan tercatat lebih dari has reached more than 7,100 students, with more
4.300 siswa dari berbagai tingkatan. Pencapaian than 4,300 graduates recorded across various
ini mencerminkan komitmen Sekolah Al Azhar education levels. This achievement reflects Al Azhar
Summarecon dalam menyediakan akses pendidikan Summarecon Schools’ commitment to providing
yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat. sustainable access to quality education for the
community.
Pada tahun ajaran 2024/2025, jumlah siswa aktif In the 2024/2025 academic year, the number of
di Sekolah Al Azhar Summarecon mencapai 3.365 active students at Al Azhar Summarecon Schools
siswa dari berbagai tingkatan dan lokasi. Angka ini reached 3,365 across various levels and locations. This
mengalami peningkatan sebesar 12.1% dibandingkan figure increased by 12.1% compared to the previous
tahun ajaran sebelumnya, yang menunjukkan academic year, indicating wider access to education
semakin luasnya akses pendidikan bagi berbagai for diverse community groups and growing
kalangan masyarakat serta meningkatnya confidence in the education system implemented
kepercayaan terhadap sistem pendidikan yang by Al Azhar Summarecon Schools.
diterapkan oleh Sekolah Al Azhar Summarecon.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 219
Page 220
Total Siswa Aktif di Sekolah Al Azhar Summarecon Tahun Ajaran 2022/2023 – 2024/2025
Total Active Students at Al Azhar Summarecon Schools Academic Years 2022/2023–2024/2025
2022/2023 2023/2024 2024/2025
Total Siswa Aktif : SD
Total Active Students : Primary
1,318
1,601
1,791
SMP
Junior Highschool
717
762
931
SMA
Senior Highschool
637
637
643
SD
Primary
Al Azhar Bekasi Al Azhar Serpong Al Azhar Bandung Al Azhar Makassar
588 550 148 32
592 677 256 76
590 720 356 125
SMP
Junior Highschool
Al Azhar Bekasi Al Azhar Serpong Al Azhar Bandung
408 309 -
414 272 76
461 299 171
SMA
Senior Highschool
Al Azhar Bekasi
637
637
643
Laporan Keberlanjutan 2025
220 Sustainability Report 2025
Page 221
Selain itu, pada tahun ajaran 2024/2025, Sekolah In the 2024/2025 academic year, Al Azhar
Al Azhar Summarecon telah meluluskan 626 siswa Summarecon Schools graduated 626 students
dari berbagai tingkat pendidikan. Pencapaian across various education levels. This achievement
ini mencerminkan komitmen sekolah dalam reflects the School’s commitment to delivering a
menyediakan sistem pendidikan yang berkualitas, quality education system that not only supports
yang tidak hanya memastikan keberhasilan academic success, but also prepares students to
akademik, tetapi juga mempersiapkan siswa untuk continue to higher levels of education. In this way,
melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Al Azhar Summarecon Schools contribute to the
Dengan demikian, Sekolah Al Azhar Summarecon sustained improvement of community wellbeing
turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas and learning outcomes.
hidup dan kecerdasan masyarakat secara
berkelanjutan.
Demi memberikan pendidikan berkualitas, Sekolah To deliver quality education, Al Azhar Summarecon
Al Azhar Summarecon memiliki 256 tenaga Schools employed 256 teaching staff in the 2024/2025
pengajar pada tahun ajaran 2024/2025, yang terdiri academic year, comprising 138 female teachers
dari 138 pengajar perempuan dan 118 pengajar laki- and 118 male teachers. This reflects the School’s
laki. Hal ini mencerminkan komitmen sekolah dalam commitment to fostering an inclusive and equitable
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan workplace by providing employment opportunities
setara, dengan memberikan kesempatan kerja tanpa regardless of gender. The majority of teachers hold at
memandang gender. Mayoritas tenaga pengajar least a Bachelor’s degree (S1), while 39 have obtained
memiliki latar belakang pendidikan minimal S1, a Master’s degree (S2). With strong academic
sementara 39 di antaranya telah memperoleh gelar competencies, teaching staff play an important role
S2. Dengan kompetensi akademik yang kuat, para in developing a generation of young people who are
tenaga pendidik berperan dalam mencetak generasi accomplished and of strong character.
muda yang unggul dan berakhlak.
Dengan tenaga pengajar yang kompeten dan With competent teaching staff and a quality
sistem pendidikan yang berkualitas, Sekolah Al education system, Al Azhar Summarecon Schools
Azhar Summarecon terus berkontribusi dalam continue to contribute to improving human capital,
meningkatkan kualitas sumber daya manusia, strengthening the education sector, and supporting
memperkuat sektor pendidikan, dan mendukung sustainable development.
pembangunan yang berkelanjutan.
Bantuan Finansial Sekolah Al Azhar Summarecon
Financial Assistance for Al Azhar Summarecon Schools
Sekolah Al Azhar Summarecon memiliki kebijakan Al Azhar Summarecon Schools have a policy to
dalam memberikan bantuan finansial bagi siswa yang provide financial assistance for students facing
mengalami kesulitan ekonomi. Meskipun belum economic hardship. While the School does not yet
memiliki program beasiswa murni, sekolah tetap have a dedicated scholarship programme, it supports
berupaya mendukung keberlanjutan pendidikan the continuity of students’ education through tuition
siswa melalui pemberian potongan SPP, atau dalam fee discounts (SPP) or, under certain circumstances,
kondisi tertentu, membebaskan tunggakan SPP by waiving outstanding tuition fees and entrance
dan uang pangkal bagi siswa yang orang tuanya fees for students whose parents experience
mengalami kesulitan finansial, seperti kebangkrutan financial difficulties, such as business bankruptcy,
usaha, pemutusan hubungan kerja (PHK), atau termination of employment (layoff), or separation.
berpisah. Dengan kebijakan ini, Sekolah Al Azhar Through this policy, Al Azhar Summarecon Schools
Summarecon berkomitmen untuk menyediakan are committed to providing inclusive and equitable
akses pendidikan yang inklusif dan setara, sehingga access to education, ensuring that students can
semua siswa dapat tetap memperoleh pendidikan continue to receive quality education without being
berkualitas tanpa terhambat oleh faktor ekonomi. hindered by economic factors.
Selain itu, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi In addition, as recognition of academic achievements
akademik di tingkat nasional maupun internasional, at the national and international levels, the School
sekolah juga memberikan potongan uang pangkal provides discounts on entrance fees for students
bagi siswa yang berhasil meraih pencapaian who achieve outstanding academic results. This
akademik unggul. Kebijakan ini bertujuan untuk policy is intended to encourage students’ motivation
mendorong semangat belajar dan prestasi siswa, and achievement, and to ensure that students with
serta memastikan bahwa siswa dengan kemampuan strong academic capabilities continue to have access
akademik terbaik tetap memiliki akses ke pendidikan to quality education regardless of their economic
berkualitas, terlepas dari latar belakang ekonomi background.
mereka.
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 221
Page 222
Bantuan Finansial Sekolah Al Azhar Summarecon Tahun Ajaran 2022/2023c2024/2025
Financial Assistance for Al Azhar Summarecon Schools Academic Years 2022/2023 - 2024/2025
2022/2023 2023/2024 2024/2025
Total Siswa
84
Penerima Potongan
Total Students Receiving 81
Discounts 91
Total Potongan 344
(dalam Jutaan Rupiah)
208
Total Discount Value
(IDR million) 327
Perusahaan mengidentifikasi beberapa dampak The Company has identified several positive impacts
positif yang muncul dari kehadiran Universitas arising from the presence of Universitas Pradita and
Pradita dan Yayasan Syiar Bangsa (Al Azhar Yayasan Syiar Bangsa (Al Azhar Summarecon), as
Summarecon) ini, yaitu: follows:
Dampak Ekonomi Economic Impacts
Keberadaan unit pendidikan di Summarecon The education units within Summarecon contribute
berkontribusi dalam menciptakan sumber daya to the development of qualified, work-ready
manusia yang berkualitas dan siap kerja di berbagai human capital for various industry sectors. Through
sektor industri. Melalui “Pendidikan Berkualitas”, quality education, Universitas Pradita and Al
Universitas Pradita dan Sekolah Al Azhar Azhar Summarecon Schools produce competent
Summarecon menghasilkan lulusan yang kompeten and competitive graduates, thereby supporting
dan berdaya saing, sehingga turut meningkatkan improvements in the national workforce and
kualitas tenaga kerja nasional serta mendorong promoting sustainable economic growth.
pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
Beasiswa dan bantuan finansial yang diberikan Scholarships and financial assistance provided by the
Perusahaan, memberikan dampak positif yang Company also deliver significant economic benefits
signifikan bagi aspek ekonomi para penerimanya. to recipients. These programmes not only help ease
Program ini tidak hanya meringankan beban the financial burden on students’ families, but also
finansial bagi keluarga para murid, tetapi juga broaden access to quality education, particularly for
membuka akses yang lebih luas terhadap those facing economic constraints.
pendidikan berkualitas, terutama bagi mereka yang
menghadapi kendala ekonomi.
Summarecon juga menciptakan kesempatan kerja Summarecon also creates employment
bagi tenaga pendidik dan staf administratif. Selain opportunities for teaching staff and administrative
itu, upaya pengembangan profesionalisme guru personnel. In addition, efforts to strengthen teacher
melalui pelatihan dan pengembangan karier turut professionalism through training and career
mendukung kesejahteraan tenaga pengajar serta development support the wellbeing of educators
pertumbuhan ekonomi sektor pendidikan. and contribute to economic growth within the
education sector.
Dampak Sosial
Summarecon memberikan akses pendidikan Social Impacts
berkualitas kepada masyarakat yang sebelumnya Summarecon expands access to quality education
sulit atau tidak mampu mengakses pendidikan for communities that previously faced barriers
melalui program beasiswa dan bantuan finansial to education through scholarship programmes
lainnya. Program ini diberikan tanpa memandang and other forms of financial assistance. These
gender atau latar belakang, sebagai bagian dari programmes are provided regardless of gender or
komitmen Perusahaan untuk membangun background, as part of the Company’s commitment
pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh to inclusive and equitable education for all.
masyarakat.
Laporan Keberlanjutan 2025
222 Sustainability Report 2025
Page 223
Summarecon tidak hanya mencetak lulusan yang Summarecon not only develops graduates with
unggul secara intelektual, tetapi juga membentuk strong intellectual capabilities, but also nurtures
individu dengan integritas, etika kerja, serta individuals with integrity, work ethics, and social
kepedulian sosial. Pendidikan berbasis Ilmu awareness. The integrated Science and Technology
Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) serta Iman (IPTEK) and Faith and Piety (IMTAK) approach
dan Takwa (IMTAK) yang diterapkan di Sekolah applied at Al Azhar Summarecon Schools contributes
Al Azhar Summarecon turut berkontribusi dalam to shaping a generation with strong character, a
menciptakan generasi yang berakhlak, bertanggung sense of responsibility, and readiness to face global
jawab, dan siap menghadapi tantangan global. challenges.
Melalui program pengabdian masyarakat, Universitas Through community service programmes,
Pradita berperan dalam meningkatkan kesadaran Universitas Pradita contributes to strengthening
sosial melalui berbagai inisiatif pemberdayaan social awareness through various community
masyarakat. Program ini memungkinkan para empowerment initiatives. These programmes enable
dosen untuk mengimplementasikan keilmuannya lecturers to apply their expertise to help address
dalam membantu menyelesaikan permasalahan di community challenges, while encouraging students
masyarakat, sekaligus mendorong mahasiswa untuk to be more attentive to their social environment and
lebih peduli terhadap lingkungan sosial mereka actively contribute to positive change.
serta aktif menciptakan perubahan yang positif.
Dampak Lingkungan Environmental Impacts
Institusi pendidikan berperan penting dalam Educational institutions play an important role in
menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa, strengthening environmental awareness among
mahasiswa, tenaga pendidik, dan masyarakat students, university students, educators, and
sekitar. Melalui kurikulum berbasis keberlanjutan, surrounding communities. Through sustainability-
program ekstrakurikuler, serta kegiatan penelitian oriented curricula, extracurricular programmes,
dan pengabdian masyarakat, Summarecon turut and research and community service activities,
berkontribusi dalam membangun generasi yang Summarecon contributes to building a generation
peduli terhadap kelestarian lingkungan. that is committed to environmental stewardship.
Sekolah Al Azhar, Summarecon Mutiara Makassar
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 223
Page 224
Lampiran
Annex
Laporan Keberlanjutan 2025
224 Sustainability Report 2025
Page 225
Lampiran 1 : Penyajian Kembali Informasi
[2-4] Annex 1 : Restatement of Information
Summarecon menyajikan kembali informasi yang Summarecon restated corrected information from
dikoreksi dari Laporan Keberlanjutan 2025, beserta the 2025 Sustainability Report, along with the
dengan alasan penyajian kembali sebagai berikut: reasons for restatement as follows:
Pengungkapan GRI 203-1: Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
Disclosure GRI 203-1: Infrastructure investments and services supported
Alasan Kesalahan yang dilakukan dalam periode pelaporan sebelumnya
Reason Error made in previous reporting periods
Penjelasan Rinci Perubahan pada data total Biaya Lingkungan Hidup Summarecon Serpong tahun 2024
tentang Penyajian yang tercantum di halaman 83 Laporan Sustainability Tahun 2024. Dimana pada laporan
Kembali sebelumnya data yang disajikan masih terdapat kesalahan perhitungan. Pada tahun 2024,
Detailed Explanation dilakukan penyesuaian data sebagai bentuk koreksi atas kesalahan tersebut.
on Restatement
Changes to the total environmental costs for Summarecon Serpong in 2024, as listed on page
83 of the 2024 Sustainability Report. In the previous report, the data presented contained
calculation errors. In 2024, the data was adjusted to correct these errors.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
2024 2024
Biaya Pengolahan Air Limbah 5,248 (dalam juta rupiah) Biaya Pengolahan Air Limbah 5,239 (dalam juta rupiah)
Sewage Treatment Plant (in Million Rupiah) Sewage Treatment Plant (in Million Rupiah)
Pengungkapan GRI 301-3 Produk pemerolehan ulang dan material kemasannya
Disclosure GRI 301-3 Reclaimed product and their packaging materials
Alasan Kesalahan yang dilakukan dalam periode pelaporan sebelumnya
Reason Error made in previous reporting periods
Penjelasan Rinci Perubahan pada data jumlah lampu Penerangan Jalan Umum PJU (pcs) dari PJU jalan raya
tentang Penyajian yang di reuse di Summarecon Bekasi pada halaman 102 Laporan Sustainability tahun 2024.
Kembali Data sebelumnya dikoreksi karena adanya kesalahan perhitungan.
Detailed Explanation
on Restatement Changes to the data on the number of PJU street lighting lamps (pcs) from reused street
lighting lamps in Summarecon Bekasi on page 102 of the 2024 Sustainability Report. The
previous data was corrected due to a calculation error.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Jumlah PJU yang di reuse pada tahun 2024 sebanyak 462 pcs Jumlah PJU yang di reuse pada sebanyak 175 pcs
Sewage Treatment Plant (in Million Rupiah) Sewage Treatment Plant (in Million Rupiah)
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 225
Page 226
Pengungkapan GRI 302-3 Intensitas energi
Disclosure GRI 302-3 Energy intensity
Alasan Perubahan dalam metodologi pengukuran atau dalam definisi yang digunakan
Reason Changes in measurement methodology or in the definitions used
Penjelasan Rinci Perubahan rumus perhitungan intensitas energi dilakukan karena pada laporan tahun
tentang Penyajian 2024 konsumsi energi listrik belum memperhitungkan energi dari solar panel. Pada
Kembali laporan tahun 2025, energi dari solar panel telah dimasukkan dalam perhitungan.
Detailed Explanation Dengan penambahan ini, perhitungan menjadi lebih akurat dan komprehensif dalam
on Restatement mencerminkan penggunaan energi perusahaan.
The change in the energy intensity calculation formula have been made because the 2024
report did not include energy generated from solar panels. In the 2025 report, solar panel
energy has been incorporated into the calculation. This addition makes the calculation more
accurate and comprehensive in reflecting the company’s overall energy use.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Konsumsi Energi Listrik di dalam Perusahaan = Konsumsi Energi Listrik di dalam Perusahaan =
Energi dari Listrik dibeli dari PLN + Energi dari Bahan Energi dari Listrik dibeli dari PLN + Energi dari Bahan
Bakar Mesin Pembangkit Listrik Bakar Mesin Pembangkit Listrik + Energi dari Solar Panel
Electricity Consumption Within the Company = Energy Electricity Energy Consumption Within the Company =
from Electricity Purchased from PLN + Energy from Fuel Energy from Electricity Purchased from PLN + Energy from
Used for Power Generators Power Generation Equipment Fuel + Energy from Solar
Panels
Pengungkapan GRI 303-4 Pembuangan air
Disclosure GRI 303-4 Water discharge
Alasan Perubahan dalam metodologi pengukuran atau dalam definisi yang digunakan
Reason Changes in measurement methodology or in the definitions used
Penjelasan Rinci Kesalahan pencatatan pada data pembuangan air di beberapa unit sesuai ruang lingkup
tentang Penyajian unit di tahun 2024. Pada tahun 2025 terjadi penambahan ruang lingkup unit baru dan
Kembali pengelompokan penyajian data berdasarkan kategori unit bisnis. Pada penyajian data
Detailed Explanation tahun 2025 difokuskan pada pemanfaatan air untuk kebutuhan operasional organisasi di
on Restatement unit bisnis Investasi Properti dan Bisnis lainnya.
Recording errors in water disposal data in several units within the scope of the units in 2024.
In 2025, new units were added and data presentation was grouped by business unit category.
The 2025 data presentation focused on water use for organizational operational needs in the
Property Investment and Other Business units.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Ada beberapa perubahan data pembuangan air di tahun Koreksi pencatatan akan mengikuti perubahan populasi
2024 yang dilakukan update karena salah pencatatan data karena penambahan unit baru
There were several changes to the wastewater discharge Recording adjustments will reflect changes in the data
data for 2024 that were updated due to recording errors population due to the addition of new units
Laporan Keberlanjutan 2025
226 Sustainability Report 2025
Page 227
Pengungkapan GRI 401-1: Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan
Disclosure GRI 401-1: New employee hires and employee turnover
Alasan Kesalahan yang dilakukan dalam periode pelaporan sebelumnya
Reason Error made in previous reporting periods
Penjelasan Rinci Perubahan pada data jumlah rekrutmen karyawan baru tahun 2024 yang tercantum di
tentang Penyajian halaman 153 Laporan Sustainability Tahun 2024. Dilakukan penyesuaian data karena
Kembali adanya kesalahan penghitungan pada penyajian data tahun 2024.
Detailed Explanation
on Restatement Changes have been made to the data on the number of new hires in 2024 listed on page 153
of the 2024 Sustainability Report.Adjustments were made to the data due to a calculation
error in the presentation of the 2024 data.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Total Jumlah Karyawan Baru Total Jumlah Karyawan Baru
Total Perekrutan karyawan baru : 452 Total Perekrutan karyawan baru : 511
Total Number of New Employees Total Number of New Employees
Total New Hires: 452 Total New Hires: 511
Pengungkapan GRI 413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian dampak, dan
Disclosure program pengembangan
GRI 413-1 Operations with local community engagement, impact assessments, and
development programs
Alasan Kesalahan yang dilakukan dalam periode pelaporan sebelumnya
Reason Error made in previous reporting periods
Penjelasan Rinci Perubahan pada data jumlah Total Transaksi Fashion tahun 2024 serta data jumlah
tentang Penyajian Pengunjung tahun 2023–2024 yang tercantum di halaman 182 Laporan Sustainability
Kembali Tahun 2024. Pada laporan sebelumnya, data Total Transaksi Fashion dan data jumlah
Detailed Explanation pengunjung tahun 2023-2024 masih terdapat kesalahan perhitungan.
on Restatement
Changes to the data on the Total Transactions Fashion in 2024 and the data on the number
of Visitors in 2023–2024 listed on page 182 of the 2024 Sustainability Report. In the previous
report, the data on the Total Transactions – Fashion and the data on the number of visitors in
2023–2024 still contained calculation errors.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Setelah
2023 2024 2023 2024
Before After
Jumlah Transaksi (dalam Milliar Rupiah) Jumlah Transaksi (dalam Milliar Rupiah)
Total Transaction (in Billions Rupiah) Total Transaction (in Billions Rupiah)
JF3 Fashion Festival 3.1 4.2 JF3 Fashion Festival 3.1 1.2
JF3 Food Festival 11.6 20.6 JF3 Food Festival 11.6 20.6
Total 14.7 24.8 Total 14.7 21.8
Jumlah Pengunjung (dalam Juta Orang) Jumlah Pengunjung (dalam Juta Orang)
Total Visitors (in Million People) Total Visitors (in Million People)
JF3 Fashion Festival - - JF3 Fashion Festival - -
JF3 Food Festival - - JF3 Food Festival - -
Total 3.6 4.2 Total 4 5.5
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 227
Page 228
Lampiran 2: Perbandingan Topik Material Tahun 2024 dan 2025
Annex 2: Comparison of Material Topics in 2024 and 2025
Perbandingan topik material ini merujuk pada The comparison of material topics refers to the GRI
Standar GRI 2021 yang digunakan dalam Laporan. Standards 2021 being used in the Reports.
Pengungkapan Tahun 2024 Pengungkapan Tahun 2025
Disclosures in Year 2024 Disclosures in Year 2025
GRI 200: Topik Ekonomi
GRI 200: Economic Topics
GRI 201-1: Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan GRI 201-1: Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
Didistribusikan Didistribusikan
GRI 201-1: Direct economic value generated and distributed GRI 201-1: Direct economic value generated and distributed
GRI 201-3 : Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan GRI 201-3 : Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan
program pensiun lainnya program pensiun lainnya
GRI 201-3 : Defined benefit plan obligations and other GRI 201-3 : Defined benefit plan obligations and other
retirement plans retirement plans
GRI 202-1: Rasio standar upah karyawan pemula GRI 202-1: Rasio standar upah karyawan pemula
berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum
regional regional
GRI 202-1: Ratios of standard entry level wage by gender GRI 202-1: Ratios of standard entry level wage by gender
compared to local minimum wage compared to local minimum wage
GRI 202-2: Proporsi manajemen senior yang berasal dari GRI 202-2: Proporsi manajemen senior yang berasal dari
masyarakat setempat masyarakat setempat
GRI 202-2: Proportion of senior management hired from GRI 202-2: Proportion of senior management hired from
the local community the local community
GRI 203-1: Investasi infrastruktur dan dukungan layanan GRI 203-1: Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
GRI 203-1: Infrastructure investments and services GRI 203-1: Infrastructure investments and services
supported supported
GRI 205-1: Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko GRI 205-1: Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko
terkait korupsi terkait korupsi
GRI 205-1: Operations assessed for risks related to GRI 205-1: Operations assessed for risks related to
corruption corruption
GRI 205-3: Insiden korupsi yang terbukti dan Tindakan GRI 205-3: Insiden korupsi yang terbukti dan Tindakan
yang diambil yang diambil
GRI 205-3: Confirmed incidents of corruption and actions GRI 205-3: Confirmed incidents of corruption and actions
taken taken
GRI 300: Topik Lingkungan
GRI 300: Environmental Topics
GRI 301-1: Material yang digunakan berdasarkan berat atau GRI 301-1: Material yang digunakan berdasarkan berat atau
volume volume
GRI 301-1: Materials used by weight or volume GRI 301-1: Materials used by weight or volume
GRI 301-2: Material input dari daur ulang yang digunakan GRI 301-2: Material input dari daur ulang yang digunakan
GRI 301-2: Recycled input materials used GRI 301-2: Recycled input materials used
GRI 301-3: Produk didapat kembali dan material GRI 301-3: Produk didapat kembali dan material
kemasannya kemasannya
GRI 301-3: Reclaimed product and their packaging GRI 301-3: Reclaimed product and their packaging
materials materials
GRI 302-1: Konsumsi energi dalam organisasi GRI 302-1: Konsumsi energi dalam organisasi
GRI 302-1: Energy consumption within the organization GRI 302-1: Energy consumption within the organization
GRI 302-2: Konsumsi energi di luar organisasi GRI 302-2: Konsumsi energi di luar organisasi
GRI 302-2: Energy consumption outside the organization GRI 302-2: Energy consumption outside the organization
GRI 302-3: Intensitas energi GRI 302-3: Intensitas energi
GRI 302-3: Energy intensity GRI 302-3: Energy intensity
Laporan Keberlanjutan 2025
228 Sustainability Report 2025
Page 229
Pengungkapan Tahun 2024 Pengungkapan Tahun 2025
Disclosures in Year 2024 Disclosures in Year 2025
GRI 302-4: Pengurangan konsumsi energi GRI 302-4: Pengurangan konsumsi energi
GRI 302-4: Reduction of energy GRI 302-4: Reduction of energy
GRI 303-1: Interaksi dengan air sebagai sumber daya GRI 303-1: Interaksi dengan air sebagai sumber daya
bersama bersama
GRI 303-1: Interactions with water as a shared resource GRI 303-1: Interactions with water as a shared resource
GRI 303-2: Manajemen dampak yang berkaitan dengan GRI 303-2: Manajemen dampak yang berkaitan dengan
pembuangan air pembuangan air
GRI 303-2: Management of water discharge-related GRI 303-2: Management of water discharge-related
impacts impacts
GRI 303-3: Pengambilan air GRI 303-3: Pengambilan air
GRI 303-3: Water withdrawal GRI 303-3: Water withdrawal
GRI 303-4: Pembuangan air GRI 303-4: Pembuangan air
GRI 303-4: Water discharge GRI 303-4: Water discharge
GRI 303-5: Konsumsi air GRI 303-5: Konsumsi air
GRI 303-5: Water consumption GRI 303-5: Water consumption
GRI 304-3: Habitat yang dilindungi atau direstorasi GRI 304-3: Habitat yang dilindungi atau direstorasi
GRI 304-3: Habitats protected and restored GRI 304-3: Habitats protected and restored
GRI 304-4: Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar GRI 304-4: Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar
konservasi nasional dengan habitat dalam wilayah yang konservasi nasional dengan habitat dalam wilayah yang
terkena efek operasi terkena efek operasi
GRI 304-4: IUCN Red List species and national conservation GRI 304-4: IUCN Red List species and national conservation
list species with habitats in areas affected by operations list species with habitats in areas affected by operations
GRI 305-1: Emisi GRK (Cakupan 1) langsung GRI 305-1: Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
GRI 305-1: Direct (Scope 1) GHG emissions GRI 305-1: Direct (Scope 1) GHG emissions
GRI 305-2: Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung GRI 305-2: Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
GRI 305-2: Energy indirect (Scope 2) GHG emissions GRI 305-2: Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
GRI 305-3: Emisi energi GRK (Cakupan 3) tidak langsung GRI 305-3: Emisi energi GRK (Cakupan 3) tidak langsung
lainnya lainnya
GRI 305-3: Other indirect (Scope 3) GHG emissions GRI 305-3: Other indirect (Scope 3) GHG emissions
GRI 305-4: Intensitas emisi GRK GRI 305-4: Intensitas emisi GRK
GRI 305-4: GHG emissions intensity GRI 305-4: GHG emissions intensity
GRI 305-5: Pengurangan emisi GRK GRI 305-5: Pengurangan emisi GRK
GRI 305-5: Reduction of GHG emissions GRI 305-5: Reduction of GHG emissions
GRI 305-6 : Emisi zat perusak ozon (ODS) GRI 305-6 : Emisi zat perusak ozon (ODS)
GRI 305-6 : Emissions of ozone-depleting substances (ODS) GRI 305-6 : Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
GRI 306-1: Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait GRI 306-1: Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait
limbah limbah
GRI 306-1: Waste generation and significant waste-related GRI 306-1: Waste generation and significant waste-related
impacts impacts
GRI 306-2: Manajemen dampak signifikan terkait limbah GRI 306-2: Manajemen dampak signifikan terkait limbah
GRI 306-2: Management of significant waste-related GRI 306-2: Management of significant waste-related
impacts impacts
GRI 306-3: Timbulan limbah GRI 306-3: Timbulan limbah
GRI 306-3: Waste generated GRI 306-3: Waste generated
GRI 400: Topik Sosial
GRI 400: Social Topics
GRI 401-1: Perekrutan karyawan baru dan pergantian GRI 401-1: Perekrutan karyawan baru dan pergantian
karyawan karyawan
GRI 401-1: New employee hires and employee turnover GRI 401-1: New employee hires and employee turnover
GRI 401-2: Tunjangan yang diberikan kepada karyawan GRI 401-2: Tunjangan yang diberikan kepada karyawan
purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan
sementara atau paruh waktu sementara atau paruh waktu
GRI 401-2: Benefits provided to full- time employees that GRI 401-2: Benefits provided to full- time employees that
are not provided to temporary or part-time employees are not provided to temporary or part-time employees
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 229
Page 230
Pengungkapan Tahun 2024 Pengungkapan Tahun 2025
Disclosures in Year 2024 Disclosures in Year 2025
GRI 401-3: Cuti melahirkan GRI 401-3: Cuti melahirkan
GRI 401-3: Parental leave GRI 401-3: Parental leave
GRI 403-1: Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan GRI 403-1: Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan
kerja kerja
GRI 403-1: Occupational health and safety management GRI 403-1: Occupational health and safety management
system system
GRI 403-2: Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan GRI 403-2: Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan
investigasi insiden investigasi insiden
GRI 403-2: Hazard identification, risk assessment, and GRI 403-2: Hazard identification, risk assessment, and
incident investigation incident investigation
GRI 403-3: Layanan kesehatan kerja GRI 403-3: Layanan kesehatan kerja
GRI 403-3: Occupational health services GRI 403-3: Occupational health services
GRI 403-4: Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja GRI 403-4: Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja
tentang kesehatan dan keselamatan kerja tentang kesehatan dan keselamatan kerja
GRI 403-4: Worker participation, consultation, and GRI 403-4: Worker participation, consultation, and
communication on occupational health and safe communication on occupational health and safety
GRI 403-5: Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan GRI 403-5: Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan
keselamatan kerja keselamatan kerja
GRI 403-5: Worker training on occupational health and GRI 403-5: Worker training on occupational health and
safety safety
GRI 403-6 : Peningkatan kualitas kesehatan pekerja GRI 403-6 : Peningkatan kualitas kesehatan pekerja
GRI 403-6: Promotion of worker health GRI 403-6: Promotion of worker health
GRI 404-1: Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan GRI 404-1: Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
GRI 404-1: Average hours of training per year per employee GRI 404-1: Average hours of training per year per employee
GRI 404-2: Program untuk meningkatkan keterampilan GRI 404-2: Program untuk meningkatkan keterampilan
karyawan dan program bantuan peralihan karyawan dan program bantuan peralihan
GRI 404-2: Programs for upgrading employee skills and GRI 404-2: Programs for upgrading employee skills and
transition assistance programs transition assistance programs
GRI 404-3: Persentase karyawan yang menerima tinjauan GRI 404-3: Persentase karyawan yang menerima tinjauan
rutin terhadap kinerja dan pengembangan karir rutin terhadap kinerja dan pengembangan karir
GRI 404-3: Percentage of employees receiving regular GRI 404-3: Percentage of employees receiving regular
performance and career development reviews performance and career development reviews
GRI 405-1: Keanekaragaman badan tata Kelola dan GRI 405-1: Keanekaragaman badan tata Kelola dan
karyawan karyawan
GRI 405-1: Diversity of governance bodies and employees GRI 405-1: Diversity of governance bodies and employees
GRI 408-1: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan GRI 408-1: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan
terhadap insiden pekerja anak terhadap insiden pekerja anak
GRI 408-1: Operations and suppliers at significant risk for GRI 408-1: Operations and suppliers at significant risk for
incidents of child labor incidents of child labor
GRI 409-1: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan GRI 409-1: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan
terhadap insiden kerja paksa atau wajib kerja terhadap insiden kerja paksa atau wajib kerja
GRI 409-1: Operations and suppliers at significant risk for GRI 409-1: Operations and suppliers at significant risk for
incidents of forced or compulsory labor incidents of forced or compulsory labor
GRI 413-1: Operasi dengan keterlibatan masyarakat GRI 413-1: Operasi dengan keterlibatan masyarakat
setempat, penilaian dampak, dan program pengembangan setempat, penilaian dampak, dan program pengembangan
GRI 413-1: Operations with local community engagement, GRI 413-1: Operations with local community engagement,
impact assessments, and development programs impact assessments, and development programs
GRI 416-1: Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan GRI 416-1: Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan
dari berbagai kategori produk dan jasa dari berbagai kategori produk dan jasa
GRI 416-1: Assessment of the health and safety impacts of GRI 416-1: Assessment of the health and safety impacts of
product and service categories product and service categories
Laporan Keberlanjutan 2025
230 Sustainability Report 2025
Page 231
Lampiran 3 : Batasan Data Kinerja untuk Setiap Topik Material
Annex 3 : Performance Data Boundaries of Each Material Topic
Pilar 1: Pertumbuhan Nilai Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan
Pillar 1: Inclusive and Sustainable Growth of Economic Value
Batasan Proyek dan Data
Project and Data Boundary
Topik Material
Material Topic
Konsolidasi Boundaries Property Property Investment Others
Consolidated 2024 Development and Management Bussines
Kinerja Kinerja
Ekonomi Ekonomi
Economic Langsung
Direct
Performance
Economic
Performance
Kontribusi Biaya Lingkungan
Hidup
Contrubution to
Environmental Cost
Investasi dan Pembangunan
Infrastruktur
Infrastructure Investment
and Development
Manajemen Anti-Korupsi
Anti-corruption Management
Pilar 2: Kontribusi untuk Menciptakan Lingkungan yang Sehat dan Berkelanjutan
Pillar 2: Contribution to Create Healthy and Sustainable Environment
Batasan Proyek dan Data
Project and Data Boundary
Topik Material
Material Topic
Konsolidasi Boundaries Property Property Investment Others
Consolidated 2024 Development and Management Bussines
Penggunaan
Material
Material Tak
Materials
Terbarukan
dan bersertifi-
kasi hijau
Use of Non-
Renewable
Materials and
Green-Certified
Materials
Material Daur
Ulang
Recycled
Materials
Material yang
Digunakan
Kembali
(Reuse)
Reuse of
Materials
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 231
Page 232
Batasan Proyek dan Data
Project and Data Boundary
Topik Material
Material Topic
Konsolidasi Boundaries Property Property Investment Others
Consolidated 2024 Development and Management Bussines
Konsumsi
Energi di
Dalam
Perusahaan
Energy
Consumption
within the
Company
Konsumsi
Energi di Luar
Perusahaan
Energy
Konsumsi dan
Consumption
Efisiensi Energi
Outside the
Energy
Company
Consumption
and Efficiency
Intensitas
Energi
Energy
Intensity
Upaya Efisiensi
Energi
Energy
Efficiency
Initiatives
Emisi yang Di-
hasilkan
Emissions
Generated
Intensitas Emisi
Emissions
Emisi Intensity
Emissions
Inisiatif
Pengurangan
Emisi
Emissions
Reductions
Initiatives
Interaksi dengan
Sumber Air dari
Hulu ke Hilir
Interaction with
Water Source
from Upstream to
Downstream
Pengambilan
Air
Water
Konsumsi dan Withdrawal
Efisiensi Air
Water Pembuangan
Consumption Air
and Efficiency Water Discharge
Konsumsi Air
Water
Consumption
Manajemen
Pembuangan Air
dan Limbah Cair
(Efluen)
Water Discharge
and Wastewater
Management
Pelestarian
Keanekaragaman
Hayati
Biodiversity Preservation
Laporan Keberlanjutan 2025
232 Sustainability Report 2025
Page 233
Batasan Proyek dan Data
Project and Data Boundary
Topik Material
Material Topic
Konsolidasi Boundaries Property Property Investment Others
Consolidated 2024 Development and Management Bussines
Timbulan
Limbah dari
Hulu ke Hilir
Waste
Generation
from Upstream
to Downstream
Identifikasi
Manajemen Jenis, Risiko,
Limbah dan Upaya
Waste Manajemen
Management Limbah
Identification
of Types, Risks,
and Efforts
of Waste
Management
Timbulan
Limbah
Waste
Generation
Pilar 3: Pembangunan Komunitas dengan Ekosistem Kehidupan yang Harmonis
dan Berkelanjutan
Pillar 3: Community Development with Harmonious and Sustainable Living Ecosystem
Batasan Proyek dan Data
Project and Data Boundary
Topik Material
Material Topic
Konsolidasi Boundaries Property Property Investment Others
Consolidated 2024 Development and Management Bussines
Komitmen Penyediaan
Layanan Setara
Kepada Konsumen
Commitment to
Providing Equal Service
to Customers
Survei Kepuasan
Pelanggan
Customer Satisfaction
Survey
Pengaduan
Masyarakat
Public Complaints
Keamanan Produk
untuk Pelanggan
Product Safety for
Customers
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 233
Page 234
Pilar 4: Pengembangan Kompetensi dan Kesejahteraan Karyawan
Pillar 4: Competency Development and Employee Welfare
Batasan Proyek dan Data
Project and Data Boundary
Topik Material
Material Topic
Konsolidasi Boundaries Property Property Investment Others
Consolidated 2024 Development and Management Bussines
Kesetaraan Kesempatan
Bekerja di Lingkungan
Yang Layak dan Aman
Equal Employment
Opportunities in a Safe and
Decent Environment
Kepegawaian Komposisi
Karyawan
Employment Employee
Composition
Komposisi Management
Management Composition
Perekrutan Karyawan Baru
New Employee
Recruitment
Pergantian Karyawan
Employee Turnover
Kepatuhan
terhadap Upah
Minimum Kota/
Kabupaten
(UMK)
Compliance
with Local
Minimum Wage
Regulations
Remunerasi Remunerasi
Karyawan untuk Karyawan
Employee Tetap
Remuneration Remuneration
for Permanent
Employees
Istirahat
Melahirkan dan
Tingkat Retensi
Pasca Cuti
Maternity Leave
and Post-
Maternity Leave
Retention Rate
Program Masa Persiapan
Pensiun Karyawan
Employee Retirement
Preparation Program
Pencegahan Pekerja Anak
Prevention of Child Labor
Pencegahan Pekerja Paksa
Prevention of Forced Labor
Penilaian Kinerja dan
Pengembangan Karir
Karyawan
Employee Performance
Evaluation and Career
Development
Pelatihan dan Pelatihan
Pengembangan Karyawan
Karyawan Employee
Employee Training
Training and
Development Program
Beasiswa
Summarecon
Summarecon
Scholarship
Program
Laporan Keberlanjutan 2025
234 Sustainability Report 2025
Page 235
Batasan Proyek dan Data
Project and Data Boundary
Topik Material
Material Topic
Konsolidasi Boundaries Property Property Investment Others
Consolidated 2024 Development and Management Bussines
Sistem Manajemen
K3
HSE Management
System
Identifikasi Bahaya,
Penilaian Risiko,
dan Pengendalian
Kesehatan Dampak
dan Hazard
Keselamatan Identification, Risk
Kerja Assessment, and
Impact Control
Health,
Safety and Layanan Kesehatan
Environment Kerja
(HSE) Occupational Health
Services
Partisipasi Pekerja
dalam K3
Employee
Participation in HSE
Pelatihan K3
HSE Training
Pekerja yang bukan
pekerja langsung
Workers who are not
employees
Pilar 5: Kontribusi bagi Masyarakat dengan Pendidikan Berkualitas dan
Pengembangan Berkelanjutan
Pillar 5: Contribution to Society through Quality Education and Sustainable Development
Berbagai kegiatan Sosial dan Lingkungan Various Summarecon’s Social and Environmental
Summarecon dilaksanakan di lokasi yang beragam, Activities were conducted in different locations,
sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penjelasan depending on the community needs. The description
tentang lokasi kegiatan ini dapat dilihat dalam of the activity locations can be found in the narratives.
narasi.
Sekolah Islam Al Azhar
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 235
Page 236
Index Konten
Content Index
Laporan Keberlanjutan 2025
236 Sustainability Report 2025
Page 237
Indeks Konten Global Reporting Initiative (GRI)
Global Reporting Initiative (GRI) Content Index
Pernyataan Penggunaan PT Summarecon Agung Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks
Statement of Use konten GRI untuk periode 1 Januari 2025-31 Desember 2025 dengan merujuk kepada
Standar GRI.
PT Summarecon Agung Tbk has reported the information cited in this GRI content index
for the period 1 January 2025-31 December 2025 with reference to the GRI Standards.
GRI 1 yang Digunakan GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 Used GRI 1: Foundation 2021
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, Jika SDGs
Number Berlaku Reference
Page Number and
Reasons for Omissions,
If Applicable
Pengungkapan Umum
General Disclosures
Organisasi dan Praktik Pelaporan
The Organization and Its Reporting Practices
GRI 2: Rincian Organisasi
2-1 29, 42 -
Pengungkapan Organizational details
Umum 2021
Entitas yang dimasukan dalam
GRI 2: General
pelaporan keberlanjutan organisasi
Disclosures 2021 2-2 24 -
Entities included in the organization’s
sustainability reporting
Periode, frekuensi, dan titik kontak
pelaporan
2-3 26-27 -
Reporting period, frequency and
contact point
Penyajian kembali informasi
2-4 27 -
Restatements of information
Penjaminan eksternal
2-5 27 -
External assurance
Aktivitas dan pekerja
Activities and workers
GRI 2: Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan
Pengungkapan bisnis lainnya
2-6 29, 33, 36 -
Umum 2021 Activities, value chain and other
GRI 2: General business relationships
Disclosures 2021
Tenaga Kerja
2-7 170 -
Employees
Pekerja yang bukan pekerja
langsung
2-8 177
Workers who are not employees
Tata Kelola
Governance
GRI 2: Struktur dan komposisi tata kelola
Pengungkapan Governance structure and
Umum 2021 composition
2-9 49
GRI 2: General
Disclosures 2021
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 237
Page 238
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, Jika SDGs
Number Berlaku Reference
Page Number and
Reasons for Omissions,
If Applicable
GRI 2: Pencalonan dan pemilihan badan
Pengungkapan tata kelola tertinggi
2-10 50
Umum 2021 Nomination and selection of the
GRI 2: General highest governance body
Disclosures 2021
Ketua badan tata kelola tertinggi
2-11 Chair of the highest governance body 49
Peran badan tata kelola tertinggi
dalam mengawasi manajemen
dampak
2-12 52-53
Role of the highest governance body
in overseeing the management of
impacts
Delegasi tanggung jawab untuk
mengelola dampak
2-13 53
Delegation of responsibility for
managing impacts
Peran badan tata kelola tertinggi
dalam pelaporan
2-14 keberlanjutan 53
Role of the highest governance body
in sustainability reporting
Konflik kepentingan
2-15 Conflicts of interest 60-61
Komunikasi masalah penting
2-16 Communication of critical concerns 61
Pengetahuan kolektif badan tata
kelola tertinggi
2-17 58 -
Collective knowledge of the highest
governance body
Evaluasi kinerja badan tata kelola
tertinggi
2-18 50
Evaluation of the performance of the
highest governance body
Kebijakan remunerasi
2-19 50 -
Remuneration policies
Proses untuk menentukan
2-20 remunerasi 50 -
Process to determine remuneration
Rasio kompensasi total tahunan Kendala Konfidensial
2-21 Annual total compensation ratio Confidentiality -
Constraints
Strategi, kebijakan, dan praktik
Strategy, policies and practices
GRI 2: Pernyataan tentang strategi
Pengungkapan pembangunan berkelanjutan
2-22 19, 73
Umum 2021 Statement on sustainable
GRI 2: General development strategy
Disclosures 2021
Komitmen kebijakan
2-23 62 -
Policy commitments
Laporan Keberlanjutan 2025
238 Sustainability Report 2025
Page 239
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, Jika SDGs
Number Berlaku Reference
Page Number and
Reasons for Omissions,
If Applicable
GRI 2: Menanamkan komitmen kebijakan
2-24 62 -
Pengungkapan Embedding policy commitments
Umum 2021
Proses untuk memperbaiki dampak
GRI 2: General
negatif
Disclosures 2021 2-25 61 -
Processes to remediate negative
impacts
Mekanisme untuk mencari nasihat
dan mengemukakan masalah
2-26 61
Mechanisms for seeking advice and
raising concerns
Kepatuhan terhadap hukum dan
2-27 peraturan 63
Compliance with laws and regulations
Asosiasi Keanggotaan
2-28 45
Membership associations
Keterlibatan pemangku kepentingan
Stakeholder engagement
GRI 2: Pendekatan untuk keterlibatan
Pengungkapan 2-29 pemangku kepentingan 63 -
Umum 2021 Approach to stakeholder engagement
GRI 2: General
Perjanjian perundingan kolektif Tidak dapat
Disclosures 2021
2-30 Collective bargaining agreements diaplikasikan -
Not applicable
Topik Material
Material Topics
GRI 3: Topik Proses untuk menentukan topik
Material 2021 3-1 material 72
GRI 3: Material Process to determine material topics
Topics 2021
Daftar topik material
3-2 72
List of material topics
Pilar 1: Pertumbuhan Nilai Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan
Pillar 1 : Inclusive and Sustainable Growth of Economic Value
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
GRI 3: Topik Nilai ekonomi langsung yang
Material 2021 dihasilkan dan didistribusikan
GRI 3: Material 201-1 Direct economic value generated and 98
Topics 2021 Distributed
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect Economic Impacts
GRI 203: Dampak Investasi infrastruktur dan
Ekonomi Tidak dukungan layanan
Langsung 2016 Infrastructure invesments and 85, 88,
203-1
GRI 203: Indirect services supported 103, 107
Economic
Impacts 2016
Anti Korupsi
Anti-Corruption
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 239
Page 240
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, Jika SDGs
Number Berlaku Reference
Page Number and
Reasons for Omissions,
If Applicable
GRI 205: Anti Operasi-operasi yang dinilai
Korupsi 2016 memiliki risiko terkait korupsi
205-1 111
GRI 205:Anti- Operations assessed for risks related
Corruption 2016 to corruption
Insiden korupsi yang terbukti dan
tindakan yang diambil
205-3 111
Confirmed incidents of corruption
and actions taken
Pilar 2: Konstribusi untuk Menciptakan Lingkungan yang Sehat dan Berkelanjutan
Pillar 2: Contribution to Create Healthy and Sustainable Environment
Material
Materials
GRI 301: Material Material yang digunakan
2016 301-1 berdasarkan berat atau volume 116
GRI 301: Materials Materials used by weight or volume
2016
Material input dari daur ulang yang
301-2 digunakan 116, 119
Recycled input materials used
Produk pemerolehan ulang dan
material kemasannya
301-3 116, 120
Reclaimed product and their
packaging materials
Energi
Energy
GRI 301: Material Konsumsi energi dalam organisasi
2016 Energy consumption within the
GRI 301: Materials 302-1 organization 121, 122
2016
Konsumsi energi di luar organisasi
Energy consumption outside the
302-2 organization 121, 126
Intensitas energi
Energy intensity
302-3 121, 128
Pengurangan konsumsi energi
Reduction of energy consumption
302-4 121, 129
Air dan Effluen
Water and Effluent
GRI 303: Air dan Interaksi dengan air sebagai sumber
Effluen 2018 daya bersama
GRI 303: Water 303-1 Interactions with water as a shared 139
and Effluents 2018 resource
Laporan Keberlanjutan 2025
240 Sustainability Report 2025
Page 241
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, Jika SDGs
Number Berlaku Reference
Page Number and
Reasons for Omissions,
If Applicable
GRI 303: Air dan Manajemen dampak yang berkaitan
Effluen 2018 dengan pembuangan air
GRI 303: Water 303-2 Management of water discharge- 139, 144
and Effluents 2018 related impacts
Pengambilan air
Water withdrawal
303-3 139, 141
Pembuangan air
Water discharge
303-4 139, 142
Konsumsi air
Water consumption
303-5 139, 144
Biodiversitas
Biodiversity
GRI 304: Habitat yang dilindungi atau
Biodiversitas direstorasi
2016 304-3 Habitats protected or restored 145
GRI 304:
Biodiversity 2016
Spesies Daftar Merah IUCN dan
spesies daftar konservasi nasional
dengan habitat dalam wilayah yang
304-4 terkena efek operasi 145
IUCN Red List species and national
conservation list species with habitats
in areas affected by operations
Emisi
Emmisions
GRI 305: Emisi Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
2016 Direct (Scope 1) GHG emissions
GRI 305: 305-1 131
Emmisions 2016
Emisi GRK (Cakupan 2) tidak
langsung
305-2 Energy Indirect (Scope 2) GHG 131
emissions
Emisi GRK (Cakupan 3) tidak
langsung lainnya
305-3 Other indirect (Scope 3) GHG 131
emissions
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 241
Page 242
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, Jika SDGs
Number Berlaku Reference
Page Number and
Reasons for Omissions,
If Applicable
GRI 305: Emisi Intensitas emisi GRK
2016 GHG emissions intensity
GRI 305: 305-4 131, 133
Emmisions 2016
Pengurangan emisi GRK
Reduction of GHG emissions
305-5 131, 134
Emisi zat perusak ozon (ODS)
Emissions of ozone-depleting
305-6 substances (ODS) 131
Limbah
Waste
GRI 306: Limbah Timbulan limbah dan dampak
2020 signifikan terkait limbah
GRI 306: Waste 306-1 Waste generation and significant 146-147
2020 waste-related impacts
Manajemen dampak signifikan
terkait limbah
306-2 Management of significant waste- 146, 148
related impacts
Timbulan limbah
Waste generated
306-3 146, 149
Pilar 3: Pembangunan Komunitas dengan Ekosistem Kehidupan yang Harmonis dan Berkelanjutan
Pillar 3: Community Development with Harmonious and Sustainable Living Ecosystem
Masyarakat Setempat
Local Communities
GRI 413: Operasi dengan keterlibatan
Masyarakat masyarakat setempat, penilaian
Setempat 2016 dampak, dan program
77, 83, 85,
GRI 413: Local 413-1 pengembangan
88, 91, 159
Communities 2016 Operations with local community
engagement, impact assessments,
and development programs
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
Customer Health and Safety
GRI 416: Penilaian dampak kesehatan dan
Kesehatan dan keselamatan dari berbagai kategori
Keselamatan produk dan jasa
Pelanggan Assessment of the health and safety
416-1 161
2016 impacts of product and service
GRI 416: Customer categories
Health and Safety
2016
Laporan Keberlanjutan 2025
242 Sustainability Report 2025
Page 243
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, Jika SDGs
Number Berlaku Reference
Page Number and
Reasons for Omissions,
If Applicable
Pilar 4: Pengembangan Kompetensi dan Kesejahteraan Karyawan
Pillar 4 : Competency Development and Employee Welfare
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
GRI 201: Kinerja Kewajiban program pensiun
Ekonomi 2016 manfaat pasti dan program pensiun
GRI 201: lainnya
201-3 179
Economic Defined benefit plan obligations and
Performance 2016 other retirement plans
Keberadaan Pasar
Market Presence
GRI 202: Rasio standar upah karyawan
Keberadaan pemula berdasarkan jenis kelamin
Pasar 2016 terhadap upah
GRI 202: Market 202-1 minimum regional 179
Presence 2016 Ratios of standard entry level wage by
gender compared to local minimum
wage
Proporsi manajemen senior
yang berasal dari masyarakat
setempat
202-2 Proportion of senior management 170
hired from the local community
Kepegawaian
Employment
GRI 401: Perekrutan karyawan baru dan
Kepegawaian pergantian karyawan
401-1 173, 175
2016 New employee hires and employee
GRI 401: turnover
Employment 2016
Tunjangan yang diberikan kepada
karyawan purnawaktu yang tidak
diberikan kepada karyawan pada
kurun waktu tertentu atau paruh
401-2 waktu 179
Benefits provided to full-time
employees that are not provided to
temporary or part-time employees
Cuti melahirkan
Parental leave
401-3 180
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 243
Page 244
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, Jika SDGs
Number Berlaku Reference
Page Number and
Reasons for Omissions,
If Applicable
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety
GRI 403: Sistem manajemen kesehatan dan
Kesehatan dan keselamatan kerja
403-1 188
Keselamatan Occupational health and safety
Kerja 2018 management system
GRI 403:
Pengidentifikasian bahaya,
Occupational
penilaian risiko, dan investigasi
Health and Safety
403-2 insiden 189
2018
Hazard identification, risk assessment,
and incident investigation
Layanan kesehatan kerja
403-3 Occupational health services 194
Partisipasi, konsultasi, dan
komunikasi pekerja tentang
kesehatan dan keselamatan
403-4 kerja 195
Worker participation, consultation,
and communication on occupational
health and safety
Pelatihan pekerja mengenai
kesehatan dan keselamatan kerja
403-5 Worker training on occupational 197
health and safety
Peningkatan kualitas kesehatan
pekerja
403-6 Promotion of worker health 179
Pelatihan dan Pendidikan
Training and Education
GRI 403: Rata-rata jam pelatihan per
Kesehatan dan tahun per karyawan
Keselamatan 404-1 Average hours of training per year per 184
Kerja 2018 employee
GRI 403:
Occupational
Program untuk meningkatkan
Health and Safety
keterampilan karyawan dan
2018
program bantuan peralihan
404-2 Programs for upgrading employee 181, 184, 187
skills and transition assistance
programs
Persentase karyawan yang
menerima tinjauan rutin terhadap
kinerja dan pengembangan karir
404-3 Percentage of employees receiving 184
regular performance and career
development reviews
Laporan Keberlanjutan 2025
244 Sustainability Report 2025
Page 245
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, Jika SDGs
Number Berlaku Reference
Page Number and
Reasons for Omissions,
If Applicable
Keanekaragaman dan Peluang Setara
Diversity and Equal Opportunity
GRI 405: Keanekaragaman badan tata kelola
Keanekaragaman dan karyawan
dan Peluang Diversity of governance bodies and
Setara 2016 405-1 employees 170
GRI 405: Diversity
and Equal
Opportunity 2016
Pekerja Anak
Child Labor
GRI 408: Pekerja Operasi dan pemasok yang berisiko
Anak 2016 signifikan terhadap insiden pekerja
GRI 408: Child anak
408-1 181
Labor 2016 Operations and suppliers at
significant risk for incidents of child
labor
Kerja Paksa atau Wajib Kerja
Forced or Compulsory Labor
GRI 409: Operasi dan pemasok yang berisiko
Kerja Paksa atau signifikan terhadap insiden kerja
Wajib Kerja 2016 paksa atau wajib kerja
409-1 182
GRI 409: Forced or Operations and suppliers at
Compulsory Labor significant risk for incidents of forced
2016 or compulsory labor
Pilar 5: Kontribusi bagi Masyarakat dengan Pendidikan Berkualitas dan Pengembangan Berkelanjutan
Pillar 5: Contribution to Society through Quality Education and Sustainable Development
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect Economic Impacts
GRI 409: 203-1 Investasi Infrastruktur dan 85, 88, 206,
Kerja Paksa atau Dukungan Layanan 215, 219
Wajib Kerja 2016 Infrastructure Invesments and
GRI 409: Forced or Services Supported
Compulsory Labor
2016
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 245
Page 246
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, Jika SDGs
Number Berlaku Reference
Page Number and
Reasons for Omissions,
If Applicable
Masyarakat Setempat
Local Communities
GRI 413: 413-1 Operasi dengan keterlibatan 77, 83, 85, 88,
Masyarakat masyarakat setempat, penilaian 91, 199, 206, 208,
Setempat 2016 dampak, dan program 210, 213, 215, 219
GRI 413: Local pengembangan
Communities Operations with local community
2016 engagement, impact assessments,
and development programs
Keterangan : Notes:
Pengungkapan GRI 3-3 tentang Pengelolaan terhadap GRI Disclosure 3-3 on Management of Material Topics is
topik material dijelaskan dalam narasi setiap topik explained in the narratives of each material
material. topic.
Laporan Keberlanjutan 2025
246 Sustainability Report 2025
Page 247
Daftar Pengungkapan SEOJK 16/SEOJK.04/2021 dan POJK 51/POJK.03/2017
List of Disclosures based on SEOJK 16/SEOJK.04/2021 and POJK 51/POJK.03/2017
Pengungkapan Nomor Halaman
NO
Disclosure Page Number
Strategi Keberlanjutan
A
Sustainability Strategy
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.1 73-75
Description of Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B
Summary of Sustainability Performance
Aspek Ekonomi
Economic Aspect
a. Kuantitas produksi atau jasa yang dijual
11
a. Quantity of products or services sold
b. Pendapatan atau penjualan
11
b. Revenue or sales
B.1 c. Laba atau rugi bersih
11
c. Net profit or loss
d. Produk Ramah Lingkungan
N/A
d. Environmental-friendly products
e. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan
Berkelanjutan 11
e. Engagement of local stakeholders concerning Sustainable Finance business process
Aspek Lingkungan
Environmental Aspect
a. Penggunaan energi, antara lain listrik dan air 12
a. Energy Use, including Electricity and Water
b. Pengurangan emisi yang dihasilkan 12
B.2
b. Total emission reduction
c. Pengurangan limbah dan efluen 12
c. Reduction of waste and effluent
d. Pelestarian keanekaragaman hayati 12
d. Biodiversity conservation
Aspek Sosial 12
B.3
Social Aspect
Profil Perusahaan
C
Company Profile
Visi, misi, dan nilai keberlanjutan 29
C.1
Vision, mission, and sustainability values
Alamat perusahaan 42
C.2
Company address
Skala Usaha
Enterprise scale
a. Total aset atau kapitalisasi aset, dan total kewajiban 44
a. Total assets or asset capitalization, and total liabilities
b. Jumlah karyawan yang dibagi menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, 44
dan status ketenagakerjaan
C.3
b. The number of employees by gender, position, age, education, and employment
status
c. Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham 44
c. Shareholders’ names and shareholding percentage
d. Wilayah operasional 42-43
d. Operational areas
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 247
Page 248
Produk, layanan, dan kegiatan usaha yang dijalankan
C.4 33
Description on products, services, and business activities
Keanggotan pada asosiasi
C.5 45
Membership in association
Perubahan emiten dan perusahaan publik yang bersifat signifikan
C.6 35
Significant changes of the listed company
Penjelasan Direksi
D
Statement from the Board of Director
a. Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan
19-20
a. Policy to respond to challenges in meeting the sustainability strategy
b. Penerapan Keuangan Berkelanjutan
D.1 19-20
b. Implementation of Sustainable Finance
c. Strategi pencapaian target
19-20
c. Strategy to achieve targets
Tata Kelola Keberlanjutan
E
Sustainability Governance
Penanggung jawab penerapan Keuangan Berkelanjutan 52-53
E.1
Person-in-charge of Sustainable Finance implementation
Pengembangan kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan 58
E.2
Competency development related to Sustainable Finance
Penilaian risiko atas pnerapan Keuangan Berkelanjutan 111-113
E.3
Risk assessment on Sustainable Finance Implementation
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 36-40
E.4
Relationship with Stakeholders
Permasalahan terhadap penerapan Keuangan Berkelanjutan 59-60
E.5
Challenges in Sustainable Finance omplementation
Kinerja Keberlanjutan
F
Sustainability Performance
Kegiatan membangun budaya keberlanjutan 30-32
F.1
Sustainable culture development activities
Kinerja Ekonomi
Economic performance
Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target pembiayaan, atau
investasi, pendapatan dan laba rugi
F.2 98-102
Comparison of targets to performance of production, portfolio, financing targets, or
investments, as well as revenue and profit and loss
Perbandingan target dan kinerja portofolio, target pembiayaan, atau investasi
pada instrumen keuangan atau proyek yang sejalan dengan penerapan Keuangan Tidak dapat
F.3 Berkelanjutan. diaplikasikan
Comparison of target to performance of portfolio, financing target, or investments in Not applicable
financial instruments or projects in line with Sustainable Finance implementation
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspects
Biaya lingkungan hidup
F.4 103-107
Environmental cost spent
Aspek Material
Materials Aspect
Penggunaan material yang ramah lingkungan
F.5 116-120
The use of environmentally friendly materials
Aspek Energi
Energy Aspects
Jumlah dan intensitas energi yang digunakan
F.6 121-129
Amount and intensity of energy consumed
Laporan Keberlanjutan 2025
248 Sustainability Report 2025
Page 249
Upaya dan pencapaian efisiensi energi dan penggunaan energi terbarukan Efforts
F.7 129-130
and achievement made for energy efficiency and the use of renewable energy
Aspek Air
Water Aspect
Penggunaan air
F.8 139-144
Water usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
Dampak dari wilayah operasional yang dekat atau berada di daerah konservasi atau 145-146
memiliki keanekaragaman hayati
F.9
Impacts from operational areas close to or in conservation areas or that contain
biodiversity
Usaha konservasi keanekaragaman hayati 145-146
F.10
Biodiversity conservation business efforts
Aspek Emisi
Emission Aspect
Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan jenisnya 131-134
F.11
Amount and intensity of emission produced by type
Upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang dilakukan 134-139
F.12
Efforts and achievements of emission reduction
Aspek Limbah dan Efluen
Effluents and Waste Aspect
Jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan berdasarkan jenis
F.13 146-149
Amount of waste and effluent produced by type
Mekanisme pengelolaan limbah dan efluen
F.14 144-149
Waste and effluent management mechanism
Tidak dapat
Tumpahan yang terjadi (jika ada)
F.15 diaplikasikan
Spillage (if any)
Not applicable
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental Complaint Aspect
Jumlah dan materi pengaduan lingkungan hidup yang diterima dan diselesaikan
F.16 159-161
Number and issues of environmental complaints received and resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
Komitmen untuk memberikan layanan atas produk dan/atau jasa yang setara
F.17 kepada konsumen 151-153
Commitment to provide services for equal products and/or services to consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
Kesetaraan kesempatan bekerja
F.18 169
Equal employment opportunity
Tenaga kerja anak dan tenaga kerja paksa
F.19 181-183
Child labor and forced labor
Upah minimum regional
F.20 179
Regional minimum wage
Lingkungan bekerja yang layak dan aman
F.21 188-197
Decent and safe work environment
Pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai
F.22 181, 184-186
Employee training and education
Aspek Masyarakat
Community Aspect
Dampak operasi terhadap masyarakat sekitar
F.23 199-223
Operational impacts on local community
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 249
Page 250
Pengaduan masyarakat
F.24 159-161
Community complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
F.25 199-223
Corporate Social Responsibility (CSR) activities
Tanggung Jawab Pengembangan Produk /Jasa Berkelanjutan
Sustainable Product and/or Service Development Responsibility
Inovasi dan pengembangan produk/ jasa Keuangan Berkelanjutan N/A
F.26
Sustainable Finance product /service innovation and development
Produk dan jasa yang sudah dievaluasi keamanannya bagi pelanggan 161-167
F.27
Products and services undergoing through safety evaluation for customers
Dampak produk/jasa N/A
F.28
Products/services impact
Tidak Relevan
dengan sektor
Dampak produk/jasa
F.29 usaha
Products/services impact
Not relevant with
industry sector
Survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau jasa Keuangan
F.30 Berkelanjutan 154-159
Customer satisfaction survey of Sustainable Financial products and/or services
Lain-lain:
G
Others:
Verifikasi tertulis dari pihak independen (jika ada)
G.1 27
Written verification from independent parties (if any)
Lembar umpan balik
G.2 251-252
Feedback form
Tanggapan terhadap umpan balik Laporan Keberlanjutan tahun sebelumnya
G.3 N/A
Respond to feedback from Sustainability Report published last year
Daftar pengungkapan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
G.4 247-250
List of disclosures in accordance with the Financial Services Authority Regulation 51/
POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable Finance for Financial Services
Institutions, Issuers, and Public Companies
Laporan Keberlanjutan 2025
250 Sustainability Report 2025
Page 251
Lembar Umpan Balik
Anda dapat memberikan masukan terhadap Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 PT Summarecon Agung
Tbk untuk perbaikan ke depan.
Informasi Anda
Nama (pilihan) :
Institusi :
E-mail :
Grup Pemangku Kepentingan
Investor Asosiasi
Pelanggan Community
Mitra (Kontraktor, Tenant, dll) Media
Pemerintahan Lainnya, tolong sebutkan:
Karyawan
1. Apakah isi Laporan Keberlanjutan ini telah memberikan informasi yang mudah dipahami tentang
kinerja Keberlanjutan Perusahaan?
Setuju Tidak Setuju Netral
2. Apakah topik Environmental, Social, and Governance (ESG) lain yang harus dilaporkan Perusahaan di
masa mendatang?
3. Saran dan masukan untuk perbaikan Laporan Keberlanjutan mendatang
Terima kasih atas kesediaan Anda untuk
mengisi lembar umpan balik ini. Anda
dapat mengirimkan lembar umpan balik
ini kepada kami melalui:
E-mail:
corp_secretary@summarecon.com
50 Tahun Summarecon: Terus Mengembangkan Ekosistem Kehidupan yang Berkelanjutan
50 Years of Summarecon: Continuously Developing a Sustainable Living Ecosystem 251
Page 252
Feedback Form
You can provide feedback to the 2025 Sustainability Report of PT Summarecon Agung Tbk for our future
improvement.
Your Information
Name (optional) :
Institution :
E-mail :
Grup Pemangku Kepentingan
Investor Association
Customer Community
Partner (Contractor, Tenant, etc) Media
Government agencies Others, please mention:
Employee
1. Has the content of Sustainability Rpeort provided easy-to-understand information on the Company's
Sustainability Performance?
Agree Neutral Disagree
2. What are other Environmental, Social, and Governance (ESG) to be reported by the Company in the
future?
3. Advice and feedback to improve the next Sustainability Report
Thank you for your willingness to fill in
the feedback form. You can send this
feedback form to us through:
E-mail:
corp_secretary@summarecon.com
Laporan Keberlanjutan 2025
252 Sustainability Report 2025
Page 253
50 TH SUMMARECON:
TERUS MENGEMBANGKAN
EKOSISTEM KEHIDUPAN
YANG BERKELANJUTAN
50 YEARS OF SUMMARECON:
CONTINUOUSLY DEVELOPING
A SUSTAINABLE LIVING ECOSYSTEM
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
2025
PT Summarecon Agung Tbk
Page 254
PT Summarecon Agung Tbk Plaza Summarecon Jl. Perintis Kemerdekaan No.42 Jakarta Timur 13210 Indonesia Tel +6221 471 4567 Fax +6221 489 2976 www.summarecon.com
Names mentioned 41 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Penyelenggara Jaminan Sosial
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Lingkungan Hidup
p.4
unresolved
org
Minister of Environment
p.4
unresolved
org
Financial Services Authority
p.4 ×8
unresolved
org
PT Summarecon
p.7 ×2
unresolved
org
Agung Tbk
p.7 ×2
unresolved
org
Tata Kelola
p.8
unresolved
person
Soetjipto Nagaria
p.19 ×3
unresolved
person
Soetjipto
p.29
unresolved
org
Yayasan Pendidikan Sedaya
p.35 ×2
unresolved
person
Ir. Sutami KM
p.43
unresolved
person
KPI
· Komisaris
p.50
unresolved
—
Supervisi
· Director
p.52
unresolved
org
Tata Kelola Keberlanjutan
p.53 ×2
unresolved
org
Tata Kelola Keberlanjutan Summarecon
p.53
unresolved
person
Jason
p.53
unresolved
person
Jason Lim
p.53
unresolved
person
Gian Ricky
p.53 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.58 ×2
unresolved
org
Yayasan Sasaran Bantuan
p.78
unresolved
org
Yayasan Buddha
p.78
unresolved
org
Yayasan Tzu Chi Indonesia
p.78
unresolved
org
Yayasan Summarecon Peduli
p.88
unresolved
org
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia
p.88 ×2
unresolved
org
Kementerian Perumahan Rakyat
p.88 ×2
unresolved
org
Yayasan Buddha Tzu Chi Daerah Kota
p.88
unresolved
org
Ministry of Public Housing
p.88 ×2
unresolved
org
Yayasan Buddha Tzu Chi Kementerian Perumahan Rakyat
p.89
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.