Back to announcement
20240401_POLI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31621807_lamp4.pdf
Financial statement Text extracted POLISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 83
Page 1 OCR 0.923
Page 1 of 83 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. 2 3. 4 Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek, Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17), . Tanda (v') diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V') diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. . Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V') diisi pada kolom 'N/A'. 5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited), Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Pollux Hotels Group Tbk Bidang Usaha Properti dan Real Estat melalui penyertaan saham pada Perusahaan Anak Jenis penawaran umum Saham Biasa 31 Desember 2023 31 Desember 2022 Nama Kantor Akuntan Publik Kanaka Pursdiredja, Suhartono Kanaka Puradireda, Suhartono Nama Partner Florus Dacli Florus Daeli Opini Akuntan Tanpa moditikasian Tanpa modifikasian Catatan tentang Opini (jika ada) | " disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan,
Page 2 OCR 0.878
Page 20183 Pemenuhan Peraturan No,VIII,G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting (dalam Jutaan Rupiah) Periode laporan keuangan 31 Desember 2023 31 Desember 2022 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 360.929.836.864 330.487.533.012 Laba (rugi) bruto 190.800.635.298 185,985.097.063 Laba (rugi) usaha/operasional 151,505,374.499 203.132.498.294 EBITDA 152.441.857.713 256,305.664.841 Laba (rugi) Bersih periode berjalan 92.392.230.419 155.049.779.830 Laba (rugi) komprehensif 94.289,494,886 156. 722.086.516 Laba Per saham (dasar)(dalam satuan Ruplah Penuh) 46,11 77,12 Laba Per saham (dilusian) - Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 3.245.188.408.915 2.583.234.249,023 Jumlah Aset Lancar 769.588.892.367 375.952.526,579 Jumlah Aset Tidak Lancar 2.475,599.526.548 2.207.281.721.444 Jumlah Liabilitas 1.244,558,880.638 683.099.929.963 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 397.257.866.578 254.137.534.883 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 847.301.014.060 428.962.395.080 Jumlah Ekuitas 2.000,629.528.277 1.900.134,318.060
Page 3 OCR 0.850
Page 3 of 83 Modal Disetor 201052640.M0 201.052.640,000 Saldo Laba 426.749.111.055 334.052.740.966 Ikasio Keuangan" ROA 2,35Yo 60015 ROE 8,62Y 8,16 EBITDA TO REVENUE 42,244 78 Yo “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: 1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v 2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode “ 3 | Laporan perubahan ekuitas selama periode v RE: | v s Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika v Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 Catatan atas Laporan Keuangan Be
Page 4 OCR 0.847
Pape 4 0183 Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan D. dasar penyusunan laporan kewangan dan ikhtsar kebijakan akuntansi sgnifikan yang diterapkan, €, Informasi tambahan urituk pes-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetap! informasi tersebut relevan untuk memahars laporan kevangan, Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian", Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan miris dan rela aset yang diasuransikan, nilei pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tdak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan Riwayat ringkas perusahaan, tatan Ia atas aparan ngan Nomor dan tanggal akta pendinan serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: la atas laporan cuangan Kegiatan usaha sesual anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada penode pelaparanj hn Ia atas laporan Suangan Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha Katatan ia atas laporan keuangan Tanggal mulei beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perarnpingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau Katatan fa atas laporan keuangan
Page 5 OCR 0.858
Page 50f83 perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan Nama entitas induk dan narna entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate Parenit af the group), Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. tan 18 atas laporan euangan Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki, Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jatan tol tersebut. » Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang, 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11) Khusus Industri Minyak d dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksploitasy Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : ang Aroa Eksplorasi, meliputi: Narna lokasi, Nama pemilik izin lokasi, Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik tzin lokasi, dan Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Burni per tanggal Laporan Posisi Keuangan, 9: Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: Nama lokasij Nara pernilik ijin tokasij Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh termponyay Persentasi kepemilikan saharn Perseroan pada perusahaan pemilik ijin kokasi: Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: # Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan » Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan p posisi keuangan, SS Kata SK Ketat
Page 6 OCR 0.816
Page 6 of 43 Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan C) sisa umur HPH, Nan an 12)| Khusus Industri Kehutanan Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara kam: 1) Tanggal danyatau nomor surat sfektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di ILar Indonesia: Catatan atas laporan keuangan: id 2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan) atatan atas laporan keuangan 1d 3) Bursa tempat Efek dicatatkan: dan Isursa Efek Indonesia “) Tindakan perusahaan yang dapat merngengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan perioda pelaporan terakhir. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nami entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung, Catatan atas laporan keuangan ac 2) Tempat kedudukan (Catatan atas laporan keyangan: ic 3) Jenis usahaj Catatan atas taporan keuangan je “4 Tahun beroperasi secara komersial: Katatan atas laporan keuangan je 5) Persentase kepemilikan dan praparsi hak suara (jika berbeda): «| dd al al Xl Katatan atas laporan keuangan ic 8) Total Aset: dan Catatan atas laporan keuangan 1c 7) Informasi penting lainnya antara lain: a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak menwiiki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5086 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: bj akisan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5084 (limo pwuh perseratus) bak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian: C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
Page 7 OCR 0.867
Page 7 of 83 tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbada dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasari menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kernampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka) 2) suatu rindan yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan N dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal Iilangnya Pengendakan, (2) jurntah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jumlah harga yang diterima, (a) bagian dari harga yang rmerupakan Kas dan Setara Kas, (5) junvah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, dan (6) jumlah Aset dan Uabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian diepaskan, yang diikbtisarkan berdasarkan kategari utamanya. Kata « Karyawan, direksi, komisaris, dan komite @udit Yang harus diungkapkan antara lain: t) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan kornisaris, dan komite audit, Catatan atas laporan keuangan 15 2) Cakupan manajemen kunci: dan Ketatan atas laporan keuangan 8) Jurnlah karyawan tetap pada masing-masing akhir perlode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. Katatan atas laporan keuangan lo Penerbitan Laporan Keuangan 1) Tanggal laporan keuangat diotorisasi untuk terbit: dan katatan atas laporan keuangan ps
Page 8 OCR 0.861
2 Page 8 of33 Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian wi harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. katatan atas laporan keuangan Ra Dasar pengukuran dan penyusunan laporan kevangan Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), baya perolehan kini (cwront cost), nilai realisasi neto (net realizabis value), — Nilai Wajar (er value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. catatan atas laporan keuangan ab 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. jeratan atas laporan keuangan 3) Mata yang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dam entitas anak: b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang Tungsionwl Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan |) alasanperubahan rmata uang penyajian (jika ada). katatan atas laporan keuangan Rb 2) | Alasan perubahan penode pelaporan (jika ada). & Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lam dari catatan atas ksporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam preses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuanganj catatan atas laporan keuangan 8 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asurnsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utarna dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Labilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan katatan atas laporan keuangan Isi 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimano dimaksud dalam angka 2), catatan atos laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan, katatan atas laporan keuangan 8 Kebijakan Akuntansi Tertentu
Page 9 OCR 0.801
Page 9 of 83 Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang barus dijelaskan antara lain: 8) tuang Ningkup Laporan Keuangan Konsofidasian, yang meliputi pos-pos entitas katatan atas laporan keuangan Rc Induk dan entitas anak, v katatan atas lai keuangan b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasiken ke dalam taporan vw 2 peran "9 keuangan entitas induk: C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa v es aates laporan keuangan kehilangan Pengendalian atas entitas anak: catatan atas laporan keuangan d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak, v Re €) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian 4 aan maa mparan KaLAngan kepentingan nonpengendali: dan katatan atas laporan keuangan 1) pernyataan bahwa saido pos dan transaksi material antar entitas yang v Rc dikonsolidasi telah dieliminasi. 2) | Kombinasi bisnis Yang harus dijelsskan ontara lain: karatan atas laporan keuangan a) metade yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang v 53 digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali, Ta etas laporan keuangan b) pengakuan awal untuk goodwill, V €) pengukuran setelsh pengakuan awal untuk goodwif: dan v kosan atas laporan keuangan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: catatan atas laporan keuangan (1) pembelian dengan diskon, v Re (2) akuisisi secara bertahap: dan Y (3) imbalan kontinjensi, 3) | Kas dan setara kasj v Paten atas laporan keuangan Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. “ Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Page 10 OCR 0.812
Pape 10 of 83 jang harus In antara lam: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kotegari, termasuk perlakuan atas biaya transaksi (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, (3) ketentuan saling hapus dari instrumen kevangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keyangan, (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan) (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalarn angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5S), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenal: (la) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilat atas Instrumen keuangan derivatif: dan (c) perlakuan akuntansi Indung nilsi untuk tujuan akuntansi lindung nilai. b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (9) Penyajian pendapatan sukuk, dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. Cc) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan amal Sukuk (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, (@) posisi penyajian Sukuk: dan (5) akad syariah yang digunakan. LC KAK LK « .« £ KEK KK Da tan atas laporan keuangan &, 2u, Zv, dan 2w tan atas aporan keuangan Zu, 2v, dan 2w n atas laporan keuangan Zu, 2v, dan 2w Catatan atas laporan keuangan Rt, 2u, 2v, dan 2w Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum «
Page 11 OCR 0.852
Page 11083 Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum, b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain v Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pade Bank Indonesia dan Bank Lain. Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara kain dasar penyajian Penempatan pada Bank v Indonesia dan Bank Lain. 6) | Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara Isin unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode v pencatatan dan pengukurannya. 7) | Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dinviik |: v b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 8) | Khusus Industri Perbankan 2) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: «« (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan, (2 Dasar penyajian atas kredit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit, (9) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit, b) Tagihan/ Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. €C) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian, (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pernbiayaan yang diberikan v dengan sakdo piutang/pernbiayaan yang tidak dapat dtagih, dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. V 8 KEK «
Page 12 OCR 0.887
Page 120183 9) Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lam: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana, HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. 3) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsurnen, dan h: b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya, 10) | Anjak Plutang Yang harus dijekaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): v b) Penyajian transaksi anjak piutang: s C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jurnlah bersih piutang dialihkan: dan d) Perlakuan terhadap kepang an atas tagihan anjak piutangi ditagihkan kembali ke v klien atau ditanggung oleh perusahaan). 11) | Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa) y b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan v C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor, 12) | Persediaan : atas laporan keuangan yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan, a) Khusus Industri Kehutanan HTI v
Page 13 OCR 0.821
Page 13 of $3 b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (5) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan, (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang dsusutkanj dan (S) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman, C) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara Itin: (1) Newan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian: (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (Cc) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (2) Metode penilaian, dan (8) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan temak telah menghasilkan. KK EC «Le 13) | Aset Tetap: Yang barus dyalaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap, b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: C) pengelompokan Aset Tetap: d) metode penyusutan yang digunekan, 8) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, () estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, 9) penghentian perigakuan, dan 12 1) nilal residu, dan tatan atas laporan keuangan (pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, dan 12 metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan, katatan atas laporan keuangan dan 12 tatan ates laporan keuangan | dan 12 atatan atas laporan keuangan dan 12 tatan atas laporan keuangan te « «
Page 14 OCR 0.836
Page 14 of B3 Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada v asosiasi. 1S) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian v partisipasi dalam Ventura Bersama, 16) | Pola Kerjasama Yang barus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Ketvjokan akuntansi untuk setiap jenis aset dan fiabilitas yang timbul: dan €) Sistem pembagian hasil, jika ada, 17) | Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara sin : te a) pengakuan awal Aset Tak berwujud: 1G katatan atas laporan keuangan b) pengukuran setalah pengakuan awal Aset Tak berwujud: v Bk dan 14 €) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat v tertintos, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya) d) sumber terjadinya Aset Tak berwujud, v €)| metode arnortisasi yang digunakan, v D penghentian pengakuan Aset Tak berwujud: dan v O) riset dan pengembangan (jika ada), v 18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentahg peristiwa dari kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan v sebagai asat yang dimiliki untuk dijual: dan b) vengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. V 19) | Properti Investasi : Yang harus dibelaskan antara Isin: a) pengakuan awal Properti Investasi) katatan atas laporan keuangan b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: Ri dan 13 €) metoda penyusutan yang digunakan, khusus unbuk model biaya, @) estimasi umur manfaot dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan 8) penghentian pengakuan Proparti Investasi. SKA
Page 15 OCR 0.855
20) Page 15 0f83 Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan adal (impairment) dan pendaian kembali aset (revaluasi), C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan, d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan @) Pertanggungan Asuransi. Sta Se erangan na 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: 2) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya, ega atas laporan keuangan r 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Ilabilitas segera, Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara kain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lsin, | Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan 19) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto, «te 23) Provisi | Yang harus dijelaskan antara lain: ja) kontsi provisi yang harus diakul: dan
Page 16 OCR 0.862
Page 1G 0f83 b) dasar penentuan nilai provisi. Utang Repo Yang harus dijelaskan antara laih unsur-unsur Utang Repo, metode percstatan dan pengukurannya. Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode arnortisasi atas biaya PLM yang ditangguhkan, CE) Metode penyusutan prasarana PLH) dan d) Tabel yang rremuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan, (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (4) Saklo akhir untuk masing-masing tokasi penambangan. tas Mo UK 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antar lain a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Arga of Interest yang bersangkutan, D) Biaya Eksploraw yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakari pada saat dimulainya produksi: €) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya Pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan d) Metode amottisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara tain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan tt
Page 17 OCR 0.838
Page 17 or 83 C) Metode penyusutan prasarana PLH. 27) | Pengakuan Pendapatan 8) Yang barus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalarn hai terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. katatan atas laporan keuangan Ra b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara Iain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. Catatan atas laporan keuangan Rg C) Khusus Industri Asuransi (LI) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: la) Tarif yang digunekan dalam perhitungan prermi yang belum merupakan pendapatan, (Bb) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan (C) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. BR) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: ta) Kelompok beban klaim dalam bentuk: kisim yang disetujui, kem dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. th d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek, (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dan mial tercatat proyek: (Aj) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: (5) Biaya yang direvisi dani dinealokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini, dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. te katatan atas laporan keuangan Rim dan 15
Page 18 OCR 0.841
28) Page 18 of83 Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan labilitas moneter: dan C) referensi den kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalarn mata uang asing, Pan atas laporan keuangan d 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak beretasi dalam Laporan Keuanganj dan katatan atas laporan keuangan kh dan 3g 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainketnjakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskari antara lain 4) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, b) ketentuan mengenai saling hapus: Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan) dan 6) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. Ket Catatan &tas laporan keuangan 2x dan 26 33 Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lsin: 8) Penis imbalan kerja yang dibenkan kepada karyawan b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan, C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan |d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtaikment dan penyelesaian. Ko. tt katatan atas laporan keuangan Rs dan 25 34) | Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri,
Page 19 OCR 0.836
Page 19 of 43 3S) | Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara tain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran v berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya, 36) | Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: v 2) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Labilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi rsonyanisasi sebelum 4 Januari 2013. 37) | Biaya Pinjaman Catatan atas laporan keuangan Ss. Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya v 2m dan 15 pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kusiifikasian. Operasi katatan atas 'aporan keuangan jig pra v B2 dan 39 Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi, 38) | Laba (Rugi) per saham Katatan atas laporan keuangan Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar v Ry dan 41 dan laba (rugi) per saham dilusian. 3, Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan a Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: 3) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak bereiasi dan pihak ketiga, b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing, €) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan Katatan atas laporan keuangan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen, lia katatan 4tas laporan keuangan 2f dan 4 Da Mey
Page 20 OCR 0.847
Page 20 0f83 2) | Khusus Industri Perbankan 3) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang, v b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang v (nilai dalam mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank V C) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jurnlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) Jurntah penyisihan penurunan nilai: v (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: v (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: v tay Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai v 9) penempatan pada Dank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: v (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai v (impaired) dan tidak mengalami penurunan nila (urimpairad): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): 3 (8) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai v hubungan istimewa dan pihak ketiga, (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: ta (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:
Page 21 OCR 0.815
Page 21 of43 (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari etoritas yang berwenang, dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, 3) Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara jain: a) jumlah piutang yang dipisahkan ontera pihak ketiga dan pihak berelasi, b) jurnlah piutang menurut debitur, C) jumlah piutang menurut mata uang: d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: @) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan Nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang, 0 pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan menejemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: al piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan atasan dijaminkan: h) jurah diamortisasi dengan menggunakan metode suku butga efektif: dan Ih informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian) dan (2) jaminan yang diberikan (bila ade). &« aa 3 « Catatan atas laporan keuangan 29 dan 5 catatan atas laporan keuangan Rg dan $ tan atas laporan keuangan g dan $ katatan atas laporan keuangan Rg dan $ Catatan atas laporan keuangan 2g dan $ 1 Khusus Industri Asuransi 9) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumtah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumitah piutang prerni yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (4) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumntah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumiah piutang kossuransi yang diperkenankan dalam perhitungan salvabilitas, tt
Page 22 OCR 0.816
Page 22 of 83 C) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: (1) Jumlah pivtang berdasarkan reasuradur: v“ (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan v (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v d) Piutang Hasil Investasi v Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (ah Pemisahan antara piutang kepada piliak berelasi dan pihak ketiga: v (2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi: v (5) Jumlah piutang menurut mata uang) dan v (4) Jumlah piutang yang diperkenankan delam perhitungan solvabilitas. 2 5) | Khusus Industri Pembiayaan 8) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, #lektronik, rumah, dan lain-lain): v (2) Rincian umur dar angsuran pembiyaan konsumen, v (3) Bagian pinjaman yang diblayat bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan v pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak v tertagitinya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: “ (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan Oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang dibenkan berdasarkan objek pembiayaan, v (7) Tingkat suku bunga rata-rats per tahunj dan v (B) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. v 9) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Jumtah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan reoourse, beserta v jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piitang (tanpa
Page 23 OCR 0.856
Page 23 of83 recourse) serta pendapatan anjak plutang tangguhan (dengan recowse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta katan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. t3) PiutangSewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping tu, kessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: Ca) kurang dari satu tahun (tb) lebih dari sabu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, (A) mulai residu yang tidak dijamen yang diakru sebagai manfaat lessor, (5) akumulasi penyisihan plutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. tt KA d) Piutang Sewa Operasi Yang harus dungkapkan antara lain: (1) jurnlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahan (c) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan urnuen Isi perjanjian sewa lessor,
Page 24 OCR 0.864
Page 24 of83 5) | Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah petang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan v b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya plutang retensi. 7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pes ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui C) kerugian yang terjadi, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin), B) | Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian mengensi jenis dan jurnlah £fek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: €) Nama pihak/counterparty, d) Lokasi Efek jaminan: €) Tingkat bunga piutang reverse repo) f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). 9) | Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih, b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo Plutang yang tidak testagih: dan agunan tersebut. Lt at KL Kat Td
Page 25 OCR 0.867
Page 150of83 Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain. 11) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang) b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (OKPN): dan C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan, katatan atas laporan kevangan Rg dan & 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini belah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar, 3) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya mupun yang diakus sebagai laba atau rugi periode berjalan (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektir untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo) (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada), (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasfikasikan dimliki hingga jatuh tempo, (7) jika terdapat reklasfikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, (b) alasan reklasifikasij dan (c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual
Page 26 OCR 0.863
Page 26 0f83 (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabitas atau Gabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut: (9) Jumlah penurunan nilai atas aset keuangan Gika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan (10) juriah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 3) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beralasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan G) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. Li KK patatan atas kaporan keuangan lidan 11 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 2) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, b) tujuan model usaha yang digunakan, €) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan @) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan, bh an 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan janisy b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan d) Informasi penting lainnya, Ke 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: £
Page 27 OCR 0.881
Pope 27 of 83 8) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan v komprebensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) | Khusus Wesel Tagih v Tambahan pengungkapan mengenaiontara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) | Khusus Industri Asuransi v | Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan, 19) | Pinjawan Polis v Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, v b) Tingkat suku bunga, v 20) | Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan v Jangka waktu serta kolektibilitas: b) Jumlah cedangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: “ e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan v penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, 3) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah v cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia, Di Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dari kolektibilitas: v | Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku “ pimpinan, agan, atau anggota sindikasi:
Page 28 OCR 0.823
Page 28 of 43 h Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, Jika ada: kg) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, » Pendapat manajemen aken kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: @) Rincian jumlah tagihan dan llabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: c) Rincian Jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: gd) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi Ka La « 22) Persediaan 3) Yang harus diungkapkan antara win: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaanj (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual, (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: (@jumitah setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumiah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (S) jummiah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagal pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam penode berjalan: (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilal persediaan yang diturunkan) (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: MW) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalsasi selama periode berjalan, dan (GW) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjarnan yang layak dikapitalisasi, (B) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan ce TG (Ku uu catatan atas laporan keuangan 20 dan 7 fatatan atas laporan keuangan 20 dan 7 katatan atas laporan keuangan ko dan 7 Katatan atas laporan keuangan Ro dan 7 katatan atas laporan keuangan Rodan ? katatan atas laporan keuangan ko dan 7 katatan atas laporan keuangan 20 dan 7
Page 29 OCR 0.835
yo Cijaminkan dan (9)jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan v tan atas laporan keuangan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan po'dan 7 asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara kain: (1) Makanan dan minuman: v katatan atas laporan keuangan (2) Perlengkapan: dan v mes (3) Barang Dagangan. v C) Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: la) Tanah Matang: v katatan atas laporan keuangan (b) Unit Bangunan, dan v Ro, 7, dan 15 le) Unit Bangunan dalam Penyelesaian, v katatan atas laporan keuangari (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah Pee 7, Gan 33 berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait v katatan atas laporan kevangan yang akan dialihkan, bila ada. ko, 7, dan 15 Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah Y “es sn sesal! untuk pengembangan: dan v (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. v &) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi programn : lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (nvedia cetak):
Page 30 OCR 0.825
Page 30 of 83 (3) Barang promosi dan barter (media cetak), dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. an an aa n Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: jaminan. (2) Perlengkapan medis (disposabie): dan 5 (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti bewan ternak menjadi: fa) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan v (0) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendak Yang harus diungkapkan antara lain: (2) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut ktasifikasi hewan temak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: v (db) Rekonsiliasi sakdo awal dan akhir hewan ternak bap kelampok selama paling tidak 2 tahun terakhir: v (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, H ld) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penysihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: v (0) Nilai bewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan #suransi # dan risiko yang ditutup: (1) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, pertu dibuat cadangan kemation v atav metoda penghapusan langsung: Ia) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan v Ih) Mila hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima v
Page 31 OCR 0.865
23) Page 31 of 83 Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: 8) rincian menurut jenis dan jurnlah masing-masing pajaknya: dan b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. Catatan otas laporan keuangan R53 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang barus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. Catatan atas laporan keuangan 8 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lan: (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun, (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikaslannya, diungkapkan: (a) mai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah sntora: | jurmah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesusikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila 'set atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan IL Jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (0 dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya, Hi Kek ba 26) | | Yang harus diungkapkan antara lain : Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutangj b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak bereiasi tersebut: €) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai Ta kataten atas laporan keuangan K6 dan 38
Page 32 OCR 0.884
Page 32 of 83 secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang, d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan @) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalarnaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya, Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi, b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya, C) milai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi, @) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2044 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: H) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan rnetode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, @&) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan, h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi erititas asosiasi, baik untuk perode terjadinya kerugian tersebut rnaupun secara kumulatif Ih bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain, j) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk Semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. Se katatan atas laporan keuangan 10 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jurnlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
Page 33 OCR 0.858
Page 330783 29) | Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal, b) Penyisihan periode berjalan: C) Kealisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan d) Saldo akhir, 30) | Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (la) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya) (ce) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalanj dan (dj Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol, 31) | Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Untuk tanaman telah menghasilkan (4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanamanj (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/ lokasi penanaman (5) Perbandingan saido tanaman belum menghasilkan selarna paling sedikit 2 tahun, dan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (L) Mutasi tanaman belum menghasikan sebagai berikut : la) Saldo awal L Tambahan tahun berjalan IL Braya langsung (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa tt KEK Ce at Kat
Page 34 OCR 0.836
Page 34 of 83 | Pengurangan tahun berjalan IL Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasiikan (ec) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir, (2) Mal tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma, 32) | Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang Yang barus diungkapkan antara Isin: 9) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan, b) Rekonsihasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelornpok selama paling tidak 2 tahun terakhir, €) Nilai arnortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasyarea peternakan: 8) Kondisi hewan ternak: ?) Persentase kernatian selama tiga tahun terakhir 9) ai Dera ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang tutup: h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung: 1 Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: 1) Pendapat manajemen atas kecukupan nila cadangan kematian, jika ada: dan k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 39) | Properti Investasi katatan atas laporan keuangan 3) Yangharusdiungkapkan antara lain: 13 (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Ndai Wajar dari Properti Investasi: (3) pernyataan bahwa penentuan Ndai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nara Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir: (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: SS tt « SL KK Ahhh 4 xx ea IT Sk
Page 35 OCR 0.842
Page 35 of 83 (a) penghasilan sawa dari Properti Investasi: (bD) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tdak menghasilkan penghasilan sewa selama perode tersebut: dan (EC) perubahan kurmutatif dalam Nilai Wajar yang diakui datarn laba rugi atas v penjualan Properti Investasi dari sekalampok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi “ atau pernbayaran penghasilan dan basil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan v Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan, b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nda Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam nurut (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsikasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir v periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan y rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: Sel Ca) jumiah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah v ditambahkan kembali, dan (b) penyesuaian signifikan lain, v EC) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (4) umur manfaat, (2) rekonsiliasi Jumlah tercatat bwuto dan akumulasi penyusutan Praperti Investasi v pada awal dar akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, 2 dan reklasfikasi: (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing penode penyajian dan alokasi beban v penyusutan (9) Jurniah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan v nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku: (S) transter ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan v (6) Nilai Wajar Properti Investasi. v @) Khusus untuk Properti Investasi dalarn proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (t) rindan Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, v (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak) v
Page 36 OCR 0.852
Page 36 of83 (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian: (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalam hal terdapat kaptalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalsasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. Tt 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara Isin: 3) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pernllikan langsung daryatay aset sewa pembiayaan: b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto den akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, €) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, @) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurmal balik yang diakul dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada), 8) Jumlah konten kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: MO jumlah kompensasi dari pnak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif: 9) Dalam hal Aset Tetap dsajikan pada jumlah revaksasian, yang harus diungkapkan (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal sfektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, (3) mama Penilal dan tanggal laporan penilaian terakhir, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. Pakuan untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: St Ka KN KK AK Fatatan atas laporan keuangan Ri dan 12 Katatan atas laporan keuangan kjdan 12 katatan atas laporan keuangan kj dan 12 katatan atas laporan keuangan 15
Page 37 OCR 0.865
Page 37 of B3 (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak) tatan atas laporan keuangan (3) estimasi saat penyelesaian: v (3) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (S) jurntah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap v tatan atas laporan keuangan dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: ta) jumlah biaya pinjaman yang dikap'talisasi selama periode berjalan: dan v (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya “ pinjaman yang layak dikapitalisasi. I) Pengungkapan lainnya antara lain: (1)jumvah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: (2hjumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (4)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, (S)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya, (G) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, milat tercatat, dan tanggal perolehan (9) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetapj (@j Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai (9)lumkah aset tetap yang dijadikan jeminan, nama pihak. yang menerima Jaminan dan alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan v pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan 35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincan aset menurut jenisnya, seperti: aperatar! acraage, wmoperatad acreage, SUMUT dan peralatan serta fasiitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan, v ketatan atas laporan keuangan 15 Ti Ki & SK tt «-
Page 38 OCR 0.866
Page 38 of 83 (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan: (6) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambanganj dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal sakio aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. NG MMA 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Tak berwujud antara lain: 3) pamlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: bj alokasi jumlah amortisasi Asat Tak berwujud ke dalam pes laporan laba rugi komprehensif: C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Tak berwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (4) jenilah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, €) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan Gan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas: D penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa perlode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi, h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepernilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas: Ih nilai komitmen kentraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud) i) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revelussian, diungkapkan: (1) tanggal etektir revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaiat terakhir: MM KKR aa k dan 14 tan atas laporan keuangan
Page 39 OCR 0.842
Page 39 of 43 (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang disevaluasi, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. 37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Wabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan, (3) Saldo akhir. KL! b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (4) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup sakio awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan (2) Jumlah aset, labilitas, penghasilan dari beban, arus kas operasi, Yan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan, tt 3) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguban: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan ta) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (Bb) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdin dan (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya, (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rate Tanah Penutup (bila ada). (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (2) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (cl) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi AN NN KT
Page 40 OCR 0.799
Page 40 of 83 utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut, 0) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (2) Lokasi oksplorasi dan pengembangan: v lb) Saklo awal, v (eh — Penambahan/pengurangan v (d) Amortisasi, dan y (8) Saido akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan v yang masih berjalan, (3) Penyatasan apalbva terjadi penghapusan biaya cksplorasi dan pengernbangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapet dipulihkan, v (4) Jurnlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (3) Alasan terjadinya penundaan, (D) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksis dan 4 (eh Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, v terbadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi v utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5S) Apobila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian vw dari Wayo Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest, b. Liabilitas 1) | Utang Usaha Yang haris diungkapkan antara lain: 3) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v Katatan atas laporan keuangan b) jurnleh utang usaha menurut mata uang, dan v Rp dan 18 €) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v 2D | Provisi 3) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi v jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode) v (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan) v
Page 41 OCR 0.866
Page dl of 83 (3) Jumlah yang terjadi dan dibebankan pada peovisi selama perlade bersangkutan, (4) e ulah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang elum digunakan: (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya skenomi, (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (8) Jumlah estirnasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. KK kw 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. Catatan atas laporan keuangan 4 Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara kain: 8) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban, Td 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: @) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 6) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain Ilabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : 8) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakuij Cc) kerugian yang dialami, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). SE at
Page 42 OCR 0.858
7) | Khusus Industri Perbankan ) b) Page 42 of83 Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (3) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jurnlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortsasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan stotusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pernilik rekening giro. Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun (9) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat depositoj dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, . tetua AC 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa 8) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang barus diungkapkan antara lain 1 (1) Rindan berdasarkan program asuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan, (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuarisj dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dani akhir periode yang memperlihatkan perambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumiah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut rnata uang, & KA Kat tata
Page 43 OCR 0.831
Page 43 0f83 C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Jumlah menurut jenis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah menurut program asuransi, (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (3) Pernisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (4) Metode perhitungan yang digunakan dan (5) Rekonsiiasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. €) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj (3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (3) Jumlah menurut umur #) utang. Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan reasuradur (3) Jumlah menurut jenis mata uang, (4) Jumlah menurut umur utang, dan (5S) Jumlah utang atau piutang raasuransi yang disalinghapuskan, 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mata vang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi, SS .. tt Ka Kare et
Page 44 OCR 0.837
Page 44 0183 NN v Yang hans dungkapkan antara lain rincan menurut jenis asuransi, |) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus dungkapkan: (1) Tanggal don hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia. 9) | Unbilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v katatan atas laporan keuangan Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya, Rs 10) | utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lwin: a) jenis dan jumlahnya) dan b) informasi mengenai ketetapan pajak. 11) | Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang deng: beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jat 12) | Khusus Kontrak Konstruksi Yang Muka Kontrak Yang barus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. v 13) | BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang barus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai d katatan atas laporan keuangan dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana R3 dan 24 diotur dahan Checklist mt, 14) | Liabilitas Keuangan Lainnya 3) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk latshitas keuangan lainnya berlaku untuk Nabilitas v keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesua! klasifikasi yang dipisahkan antara V pihak ketiga dan pihak berelasi, (3) Yang barus diungkapkan antara lain CA. katatan atas laporan keuangan Reb «e ta jan recourse: dan h tempo serta tang, dan
Page 45 OCR 0.876
Page 45 ol 83 (a) ndai tercatat Ilabilitas keuangan untuk sebap (b) laba atau rugi neto pada setiap Kabilitas keuangan: ag (ce) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut: dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi, SEtI « KK an ai 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya, 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain llabilitas berkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasffikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Marus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: b) jumlah utong menurut mata uang: dan €C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pcs yang berhubungan, ee katatan atas laporan keuangan 19 dan 38
Page 46 OCR 0.834
Page 46 of 83 Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: 3) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata yangg b) kisaran suku bunga kontraktual selama penode pelaporan: C) tanggal jatuh tempoj d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: €) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perdiehannya, M pembayaran yang dilakukan mexda periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjarnany 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dam kondisi default): Ih) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan) U persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan HD pengungkapan informasi sehubungan dengan llabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dus belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liailitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan 12) nngkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, Rangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. an OK tatan atas laporan keuangan si atas laporan keuangan 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : a) yumiah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan pasisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pombayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi kesangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun, (2) lebih dari satu tahun sampai $ (lima) tahuny dan (3) lebih dari 5 (Nmajtahun, C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak depat dibatalkan (nan- cancelable subiease) peda tanggal laporan posisi keuangan, Lc SS tas kendaraan - catatan atas bs keuangan 24
Page 47 OCR 0.828
Page 47 Of83 €) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta arnortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan DN penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen, (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembalan dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) | Khusus Industri Perbankan 3) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jengka waktu, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (5) Jumlah arnortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepekatan, jangka waktu parjanjan, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting Isinnya (Debt Govenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan, b) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain (4) Rincian bendasarkan pihak, jenis, dan mata uang: v (2) Rincian jumtah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga) v (3) Ringkasan perjonfan yang mehput tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset barik yang v dijaminkan, dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance), (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenanes: v (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pernerintah atau pihak v lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengonal fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap 'aba bersih. ch Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus dungkapkan antara lain: (1) Rincan berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibifitas, “V Sat SEK tete &
Page 48 OCR 0.851
22) Page 48 of B3 (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan, dan (S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai konvtmen dan kontinjensi. Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (kh Sakdo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi, dan (4) Saido akhir, b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: Cc) Uabiltas bersyarat sehubungan dengan PLH dan llabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, d) Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah, €) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. SK Kuta aa Ta 23) Uabilitas Imbalan Kerja JangkaPanjang a) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (3) gombaran umum Mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama perlode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa kini, (b) biaya bunga, (c) iuran leh peserta program: (d) keuntungan dan kerugian aktuariat, an: NK & katatan atas laporan keuangan 2s dan 25 Katatan atas laparan keuangan 2s dan 25 katatan atas laporan keuangan Rs dan 25 katatan atas laporan keuangan Rs dan 25 katatan atas laporan keuangan Rs dan 25
Page 49 OCR 0.835
Pape 49 of 83 e) pe an kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (D imbalan yang dibayarkan: Ca) biaya jasa lalu: (h) kombinasi bisnis, Lip curtailmenti dan W) penyelesalan, (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jurnlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: (@) rekonsiliasi sakdo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesual dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program, (b) keuntungan dan kerugian aktuarial (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata yang penyajian: (Id) turan oleh pemberi pekerja: Le) turan oleh peserta program, (9D mbalan yang dibayarkan) (9) kombinasi bisnis: dar (hi) penyelesaian (S) rekonsiliasinital kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan, (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui datam laporan posisi keuangan, (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK, (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (Ce) jurrtah toinnya yang diakui dalam laporan posisi kevangan, (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: ta) biaya jasa kini Ki KEL « SL KMK ta UU: TU KU UK &
Page 50 OCR 0.830
Page 50 0f83 (B) biaya bunga, (c) hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: le) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1016 (sepuluh per seratus): (MP) -bitya jasa lalu: la) dampak dan curtallment terutama terkait dengan penyelesaiannya, Uan (n) dampak dari batasan dalam SAK, (?) jumiah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakul segera dalam saido laba, meliputi: (2) keuntungan dan kerugian aktuarial dan (b) dampak dari batasan dalam SAK, 18) jumlah kumusatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dawn pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK, (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuttas, Instrumen utang, prooerti, dan seluruh aset lain: (10) jumlah yarg mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (fa) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, (42) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hesil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebegai Aset: (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin ontara persentase dan variabel jainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto: (0) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan, (cl tegkat imbal hasil yang diharapkan uhtuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan piwda setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (d) Langkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalami indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa pesgram formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbitan rnasa depan): & Se LL MK KK dh SKK CC...
Page 51 OCR 0.877
Page S1 of83 (e) tingkat tren biaya kesel g (PD - asums material lain yang digunakan dalam aktuariaj (14) dampak kenalkan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: Ca) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto, dan (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatari. (ec) Dalam bal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib Grungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasurnskan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah, (25) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelurnnya dari: (a) nilal kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (UD Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari labilitas program pada akhir periode pelaporan, dan (Wi) aset program dinyatakan sebagoi jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan) (17) khusus untuk Gate Sen Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya #mbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu, (Cb) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (1 nformnasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut, (ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan Citi) jika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir fi.
Page 52 OCR 0.827
Page 510183 Turan Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program lurah pasti harus mengungkapkan jurnlah yang diakul sebagai beban untuk program iuran pasti, Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja. jangka panjang lainnya, d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkan antara lain: (4) (uran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jike ada), 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: ah rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nWai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, €) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dus belas) bulan: d) nama Wal Amanat den keterkaitan usaha dengan Perusahaanj & jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ado: n pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: 9) kejadian penting IWnnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuti persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), dan h) persyaratan penting lainnya, S aah & Ke 25) Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad Syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (3) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: Ia) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan) (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (c) nilai nominal, (d) besaran imbalan (untuk Sukuk Ijarah), (e) piasip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi Ket
Page 53 OCR 0.812
Page 83 of 83 hasi (untuk Sukuk mudharabah): (F) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil, (8) jangka waktu: (h) tujuan penerbitannya: dan (ih persyaratan penting lain, (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (a) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan) (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatang dan (9) kejadian penting leinnya antara les kepatuhan Emuten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). KAK At that 26) Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: @) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan t) tujuan perclahannya, c) persyaratan terkax dengan pelunasan utang subordinasi: d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondtsi default): c) pembatasan yang dwpersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan n persyaratan penting lainnya. KL Ket 27) Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: @) indian mengenal jemes, nilai nominal dan milai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obegasi kanyersi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) perode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: CE) dampak dibusi apabila seluruh obiigasi dkonversikan, dangan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dan sudut pandang pemegang obligasi konversi) d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:
Page 54 OCR 0.831
Page 54 of'83 peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat 7 #) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): Dj kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi detsuft): Ih dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, k) komponen Lebilitas dari obligasi konversi) Ih keberadaan fitur derivatif melekat: dan m) persyaratan penting lainnya & Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk 1) | Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : aj Bagi setiap jenis saharn, antara kain: v ai atas laporan keuangan (4) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan &khir penode: (2) Hok, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, v KAL KK LK termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas madal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak v penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan, b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Cc Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan Persentase kepemilikan, yaitu: (4) Pemegang saham yang memiliki 595 (limo perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan kornisaris yang memilki saham dan (3) Pemegang saham lainnya) d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menten Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan v damatau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pernegang Saham (RUPS), (2) Sumber peningkatan modal sabarn, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, v penertitan sahain baru dan Penawaran Umum dengan danyatau tanga Hak RK KKG
Page 55 OCR 0.836
Page 85 of83 Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placemant), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan 3 Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemertuhin kecukupan modal: 8) Dalam hai hanya sebagian saham Perusahaan yana dicatatkan di Bursa Efek, agor Wisebutkan Jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. 1) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian jumlah tambahan modal disetor: b) Uraian sumber agio saharn, C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, €) Uralan mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, f) Pengungkapan untuk selisih nilai bransaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendahi dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal efektif transaksi, (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnts tersebut, (5S) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yong dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan inforrnasi antara lain: fa) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali, (b) Ikhtisar jumlah tercatat Asat dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (ce) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali, Ku UKK DU KH “CK & Ku . & pesanan atas laporan keuangan 8 kawan atas laporan keuangan 8 katatari atas laporan keuangan RB catatan atas laporan keuangan 1c 3) Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali Yang harus diumgkapkan antara lain - a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,
Page 56 OCR 0.799
Page 56 0183 (2) Nara entitas anak, dan (5) Nama pihak yang bertransaksi: b) Portiitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, dan C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. KG aki 4) Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal Gisetor, b) Tanggal atau perode perokhan serta jumlah kembar dan nilai saham traasuri yang diperolahj C) Tanggal dan jumiah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal Gisetorj G) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasun, dan €) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. 5) | Saido Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): v b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: v das atas laporan keuangan dan tatan atas laporan keuangan €) Sako laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. v Ka ji LK ta. 5) | Waran Yang barus diungkapkan antara kain: @) jenis waran dan harga pelaksenaan dari masing-masing waran, b) dasar penentuan Nilai Wajar waran, C) nia! waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): d) jurniah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan €) katan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. 7) | pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing v komponen pendapatan komprehensif kainnya. NN Si
Page 57 OCR 0.816
Page 57of83 8) | Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali v Katatan atas laporan keuangan atas ekultas masing-masing entitas anak yang bdak dapat diatribusikan secara langsung Bo atau tidak langsung pada entitas induk. d Laba Rugi Komprehensif 1) | Pendapatan Yang harus dungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: v ga &tas laporan keuangan : v katatan atas laporan keuangan (2) Perjualan jasa: Ba 13) Bunga: 4 (4) Royalti: danfatau v (5) Dividen, v dlungkopkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, N: C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1086 (sepuluh perserstus) dari pendapatan: v 9) Jurniah pendapatan yang berasai dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup v Malam setiap kategori signirikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak bereiasi dan pihak ketiga: @) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak koristruksi: (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam v katatan atas laporan keuangan periode berjalan B1 (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang “ Glakul dalam pericde berjalan) dan (cl Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: v (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: la) Jumiah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal v pelaporan) (0) Jumlah uang muka yang diterima, dan v (c) Jumlah retensi: v (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai “ Aset dan Labilitas,
Page 58 OCR 0.831
Page 88 of83 Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dam penjualan dari hubungan keagenan: v (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya, dan v (9) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskon terkait, dan y (ej Total pendapatan neto. v 2) | khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ea la: 0 Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara jain: a) Dasar ketentuan tarif: b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, C) Masa berlaku tarif: d) Besaran tarif: dan €) Perjanjian lain yang terkait, v 3) | Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: 3) Pendapatan pembiayaan konsumen) b) Pendapatan anjak piutang: dan C) Pendapatan sewa 4) | Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, Jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, aa et Rinman pengurang pendapatan, aritara lain: 9) Restitusi: b) Subsidi dak raampu: dan C) Selisih perhitungan klaim. S) | Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dan kelompok produk/jasa utama antara lain: tas
Page 59 OCR 0.876
Page 89 of 83 In Ih jasa trarspai j b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi d) Rincian pendapatan usaha dari keagenanj dan ec) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan meresahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 8) Khusus ) Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telakornunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan malalui kerjasama dengan pihak lain, Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi brute, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) prerni yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputr rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincan pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, rnaka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan, » Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui, C) Efek-efak: dan G) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. Ketut
Page 60 OCR 0.844
Page @0 083 10) Pokok Penjualan Catatan atas laporan keuangan Yang harus diungkapkan antara lain: P3 lay Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: v (4) Biaya bahan baku: v (2) Biaya tenaga kerjaj dan v (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: bb) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari v pendapatan, dan k) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. v 11) Ha Industri Rumah Sakit Departementalisasi/ Beban Operasional kang harus diungkapkan antara lain, nincian beban departemontalisasi: | Beban bahan, | Beban jasa pelayanan, ) Beban pegawai, | Beban penyusutan sarana medis, | Beban pemeliharaan sarana: ) ) Sta St Beban asuransi, Beban langganan daya dan jasa: Beban depresiasi, 12) $ Industri Asuransi: ) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jurnlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi v sendiri untuk setiap jenis asuransi, b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : “ klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian, ) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. v lecet
Page 61 OCR 0.849
Page 61 of83 d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara sin rindan dan jumlah menurut jenis investasi. 13) | Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departerentalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14) | Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: $ v Katatan atas laporan keuangan a) Beban penjualan: v B3 dan 34 Set b) Beban distribusi: dan C) Beban umum dan administrasi. 15) | Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkopkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan v kelompok produk/jasa utama, b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan 3 komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) | Khusus Industri Pembiayaan v Beban Kerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masingmasing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan, v 17) | Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : catatan atas laporan keuangan! a) rincian dan jurntah Pendapatan lainnya, v 15 dan 36 b) rincian dan jumlah Beban lainnya, v C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi:
Page 62 OCR 0.886
Page 620183 ta an keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif: (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesual SAK yang berlaku, dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi: (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual, (b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan (Cc) amurtisasi prerni/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk Iindung milai, d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (4) begian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersame yong dicatat dengan menggunakan metode ekvitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asesiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18) Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. €) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19 Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: 8) perubahan dalarn surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: €) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas, danbagian pendapatan komprehensif lain dari @nbtas asosiasi dan/atau Ventura Bersama,
Page 63 OCR 0.845
Page 63 of 83 20) | Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : &) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (4) beban (penghasilan) pajak kinij V 3 atas laporan keuangan (2) penyesualan yang diakul pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu: (9) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya, (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakut sebelumnya v atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan, (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau v“ pembalikan penurunan sebelumnya atas eset pajak tangguhan: dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, v dikarenakan tidak dapat diberlakukan secara retrospektif, b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang v dibebankan atau dikreditkan langsung ka ekuitas: €) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif ain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas v ak Sa tah asosiasi dan/atau Ventura Bersama: d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (L) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba katatan atas laporan keuangan Akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar “ R6d perhitungan tarif pejak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tan! pajak yang berlaku, v dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, 8) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan v tarif pejak yang berlaku pada perade akuntansi sebelumnya: BP) jumlah (dan batas waktu penggunaan, Jika ada) perbedaan temporer yang dapat v dikwangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan) L
Page 64 OCR 0.871
Page 64 0183 Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas kabilitas pajak tangguhan yang belum diakui: h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: I) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesual dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku, j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap janis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian, dan (2) jumlah beban (penghasdan) pajak tangguhan yang diakui dalarn laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Jiabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: D) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian) dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan, 1) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, g) peristiwa atau perubuhan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis. tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan P) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba permbalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan 2.2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang . & « « .d SS .tt
Page 65 OCR 0.886
Pape 65 of 83 mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait, 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai perabilang dalarn penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribuskan kepada entitas induk untuk penode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, b) jurnlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, €) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di rnasa depan, namun tidak dimasukkan dalarn penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: dd) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihkung sesual dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpatansi sabarn biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelam akhir periode pelaporan: dan &) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. katatari atas laporan keuangan Ry dan 41 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenal transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang Jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar ruplah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,595 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau angoota keluarga terdekat meliputi narna, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud, €) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dangan pihak-pihak berelasi serte Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut katatan atas laporan keuangan 38 “asi atas laporan keuangan 8 katatan atas laporan keuangan B8
Page 66 OCR 0.808
Page 66 of83 dalam laporan kevangen, paling kurang! (4) jumlah transoksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan baban terkait: (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (e) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apekah terdapat jaminan, dan sifat Imbalan yang akan diberikari, untuk penyelesaian) dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) jumlah cadangan kerugian pemurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak bereles nan-usahay dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, Jika dilakukan pembentukan) dl pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk rnasing-masing kategori berikut: (1) #ntitas Induk, (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak, (4) entitas asosiasi, (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, (G) personil manajemen kunci dar entitas pelapor atau entitas induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. &) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pernegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kund kainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerja: (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya, (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham. N untuk entitas berelasi dengan pemerintah - (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat bubungannya dengan Perusahaan, tt, .. ut £ LAMA, Katatan atas laporan keuangan! B3 Catatan atas laporan keuangan hg
Page 67 OCR 0.877
Page 67 of 83 (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara indivelual signifikan, dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing 3) Mata uang asing yang dimaksud edalah mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (L) rndan aset dan llabiltas moneter dalam mata uang asing serta okuivalennya dalam mata uang fungsional, (2) pesisi neto dari aset dan Iiabilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam rata uang fungsional, (4) Jurntah selisih kurs yang diakui dalarn laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan (S5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam kornponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsilissi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. Ke K . « 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset Individual, termasuk goodil' atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik, (4) goodwil yang tetah diakui rugi penurunan nilainya: (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan kompruhensif lain selama perode tersebut: dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui Gelam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.
Page 68 OCR 0.842
2) b) ec) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu Page 68 of83 Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan (3) perkirsan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hai jumlah dampak pada penods mendatang tidek praktis, fakta tersebut harus diungkapkan, Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain | (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan inforrnasi yang andal dan relevanj (3) jumlah penyesuaian untuk penode berjalan dan setiap parlode lalu sajian: la) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh dan (b) laba per saham dasar dan dilusianj (4) jumlah penyesualan yang terkait dengan periode-periode sebelum perade yang Gisajikan. Dulam hal tdak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk peridde-periode sebelum perode-perode tersebut Jisajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (4) sifat dari kesalahan penode lalu, (21 jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (B) laba per saham dasar dan dilusianj 43) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. At
Page 69 OCR 0.843
Page 69 of83 26) | Kombinasi Bisnis a) Perusahaan harus mengungkapkan hai-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yatu: (1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, (2) tanggal akuisisi: (3) biaya terkat akusisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, perode berjalan, dan akumukssinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: d persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: (5) alasan utarna untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: (7)Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utara imbalan: (8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: (a) jumlah yang diakui pada tanggal akulsisij (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan (ec) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak V dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut, (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama plutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompek piutang lain, yaitu sebegai berikut: (a) Nilal Wajar piutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan (c) estirnasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jurnlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: (10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih, (11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi: (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus kekar tersebut. Dalam hal v kontan atas laporan keuangan c - Kg MPA KK £ Sc KSM &
Page 70 OCR 0.858
Page 70 ot 83 diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (ce) jumlah estimasi pengganban yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: (12) daiarn hal liabilitas kontinjens' tidak diakui karenaNilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Liabditas tidak dapat diukur secara andal: (13) dalam hal pembelian dengan diskon: la) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalarn laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntunganj (4) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10086 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakutsisi pada tanggal akuisisi: ta) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakul pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya) dan (b) teknk penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nanpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nita' Wajar, (15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (2) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakutsisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan (b) Jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Ndal Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dirniliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut, (16) Informasi sebagai berikut: (2) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akulsisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada pertode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuksisi untuk semua
Page 71 OCR 0.857
Page 71 of 83 kombinasi bisnis yang terjadi selarna tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan, b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelurnnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan v informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif maternal: (4) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, v Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (b) Aset, Liabilitos, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang y akuntansi awalnya belum selesai, dan v (ec) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang v diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan "meridapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kantinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabiltas imbalan kontinjensi atau Ilabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakvi, termasuk setiap v perbedaan yang timbul selama penyelesaian, (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk v mengukur imbalan kontinjensi: v (3) #abilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada, v (4) — rekonsilkasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan) (5) pumnlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaparan yang: (Ia) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang v diarnbil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya, dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami v laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan, C) pernyataan kesesusian dengan peraturan Dapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan v
Page 72 OCR 0.834
Page 720183 G) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (Lt) jumlah harga yang dibayarkan v (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: v (3) jumlab Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau biss lainnya apabila Pengendakan diperoleh, dan v td jumlah aset dan Iiabilites selun Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lamnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan v kategori utamanya, 27) | Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara Jain : a) pengungkapan pada level segmeny UU) informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk Katatan atas laporan keuangan mengidentifikasi ssgmen dilaporkan: dan Rz dan 39 (b) genis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap Catatan atas laporan keuangan segmen dilaporkan, Rz dan 39 (2) informasi mengenai laba-atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban Catatan atas laporan keuangan terteritu, aset segmen, dan kabiitas segmen Gari segmen dilaporkan, serta Rz dan 39 dasar pengukurannya, (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen kesan atas laporan kevangan dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan urisur segmen material lainnya Rz dan 39 terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan) b) pengungkapan podo level entitas (kt) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis la) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: v | negara domisili Perusahaan, dan &. sernua negara asing secara total dimana Perusahaan mempereleh v pendapatan. Dalam hal pendepatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara v terpisah, termasuk dasar pengatribusiari pendapatannya kepada negara
Page 73 OCR 0.899
Page 73 of83 tersebut secara individual, (b) Aset tidak lancar selam mstrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: | negara domisili Perusahaan: dan IL semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara berpisah. (9). Informasi pelanggan utara Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapal 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (a) fakta: (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (Cc) Wdentitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. Sec 28) Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan, (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan kabilitas operasi yang dihentikan, dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap seamen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas inforrnasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (4) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalarn laporan laba tugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan (b) taba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok kepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan peda pemilik entitas Induk.
Page 74 OCR 0.863
Page 74 of 83 Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk v tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung silai dan kelempak non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam v bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain, (2) pak lawan transaksi (counterparties): v (3) tanggal jatuh tempoj v (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar peda tanggal laporan v posisi kewanganj (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, v (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan “ (7) persyaratan penting lainnya, v Ce Yang harus diungkapkan antara lain: (3) Hal-hal yang @perlukan untuk memahami tujuan transaksi derlvaof dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, v termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Uabilitas dan jenis v transaksi yang dilindung nilai, dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, v disebutkan tujuannya. 30j | Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan fiabilitas keuangan antara lain: a) Nilal Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan pasisi keuangan: dan b) hierarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan, 31) | Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: 6) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan v dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan: b) jumlah utang dividen untuk: v
Page 75 OCR 0.849
Page 75 of 83 (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya, C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebolum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabiltas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lein: a) jumlah agregat dari Ilabilitas kontinjensi dengan jumlah Ilabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah, b) jumiah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya: €) daftar dan penjelasan bagian partispasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan d) dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2)jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak tancar, Iabilitas jangka pendek, labditas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. “sa 33) Perikatan dan Kontinjensi 8) Perikatan Yang barus diungkapkan antara lain : (1) penkatan yang meliputi: (la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royati, dan lisensi, diungkapkan: IL pibak-pihak yang terkait dalam perjanjian, IL periode berlakunya perikatan, IN, dasar penentuan kompensasi dan denda, Iv. Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan vw. pembatasan-pembatasan lainnya, (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan: aa Ata Ao Ae
Page 76 OCR 0.815
b) Page 76 of 83 " 1 yang am perjanjian: IL periode berlakunya perikatany IN. nilai keseluruhan, mata ueng, dan bagian yang telah direalisasi: dan Iv. sanksi-sanksi, (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamir, (b) latar belakang dikelusrkannya jaminan, (ce) periode berlakunya jaminan: dan (dj nilai jaminan, (3) Iasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, Jumlah dan batasan-batasannya. Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: Ca) pihak-pihak yang terkait: (b) jamlah yang diperkarakan, (c) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan, (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uralan singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya, (3) kemungkinan Ilabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya, dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): fa) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau llabilitas kontinjensi: (b) estirnasi dari dampak keuangannya, (c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus tt Ke UK & Ss MO: Aa 4
Page 77 OCR 0.871
Page TT of 83 luar sumber daya, dan (dj kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: @) Isi perjanjian kerjasarna IR/Plasma, b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama, C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan, d) Hak dan habiltas dari masing-masing pihak dalam kerjasama) €) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama) dan nm. Isi | perubahan perjanjian, Jika ada, « Ke ttAK 35) Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahoan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari Instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (2) riko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) riko likuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk llabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kentraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas, dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) nsiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Instrumen keuangan. Catatan atas laporan keuangan 2 36) Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: ta) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
Page 78 OCR 0.838
Page 78 of 83 posesi keuangan, (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan (9 Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. Tek b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi devisa neta maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia) (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. C) Jaminan Pemerintah terhadap Labillitas Pembayaran Bank Umum Yang barus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara tan uralan masing-masing aktivitas fduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana, HK KL 5 37) | Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi- reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saido negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi, b) Status going coricern perusahaan dan rencana manajeman dan pernegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelurn, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi: @) Rincian dari jumlah yang mernbenbuk akun selisih penilaian Aset. dan Iabiitas sebalurr digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan 2) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam taporan posisi kewangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 3 5 - « & 38) | Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : @)informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola pautan atas laporan keuangan 2
Page 79 OCR 0.858
Page 79 of 3 permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: 2) Sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diheruskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengebia permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang — bagian yang dikelola sebagai modal: €) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: @) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pinak eksternal (dika ada): dan @) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan, «4 SK UK 39) Transaksi Nonkas Yang herus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tklak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. Catatan atas laporan keuangan p3 20) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) rindan jumlah Liabiltas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek Staupun jangka panjang: b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang sda pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, separti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: Ch jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saharn untuk setiap kelompok Opsi saham) O) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbeng harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: 8) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: MN penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsl yang diberikan selama suatu perloda, rata-rata tertimbang Nai Wajar
Page 80 OCR 0.852
Page 800183 opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur: dan 2 jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekultas tersebut pada tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham) “ ') darnpak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) | Khusus Industri Asuransi: a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Sakabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaanz (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi, (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, 42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: 2) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, b) Jenis Akad Asuransi Syariah: Cc) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syarah: dan dj Zakat 43) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, Jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: &) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. 44) | Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): Si KS) SL at Ye TSet KI 1... aa
Page 81 OCR 0.830
Page 81 of 83 b) Pemenuhan llabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib lainnya: GC) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaen penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaba lainnya untuk kelestarian alam )j d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: &) Khusus HTI, dsungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinyaj dan "Sehubungan dengan pembanguman sarana dan prasarana : (1) Realisasi permbangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada pericde berjalan dan akumulasinya 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang barus diungkapkan antara lain: @) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaparan tentang kondisi yong ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini) dan Contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyoratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui penstiwa yang sebelurnnya tidak diakui: b) dalem hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang (material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya, (2) sifat perstiwa, dani (3) estimasi atas dampak kevangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut ndak dapat dibuat. Catatan atas taparan keuangan K6 46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hat Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang barus diungkapkan antara lain: B) — judid SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifet dan perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebitakan akuntansi: t) — tonggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan 9) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturat baru atas laporan Ya. KAL
Page 82 OCR 0.872
Pape 820183 keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahul atau diestimasi secara wajar, 47) Reklasifikasi a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengkiasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifkas: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan (3) alasan reklasifikasi. b) Datam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (t) alasan tidok mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sfat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi, 48) Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: 9) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan Indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lam: aj ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain, (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya, dan (3) rekonsikasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya, C) — Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
Page 83 OCR 0.905
Page 89 0f83 tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan, v 50) |! Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, yumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 28 Maret 2024 Direktur Utama
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Kanaka Pursdiredja
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×11
unresolved
org
Bank Lain. Cc
p.11
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.36
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.