Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 961
Page 1
TUMBUH LEBIH KUAT,
MASA DEPAN
BERSINERGI
UNTUK
Growing Stronger, Synergizing for the Future
Laporan Tahunan
www.banksulselbar.co.id
Annual Report
2025
Page 2
Page 3
Tumbuh Lebih Kuat,
Bersinergi untuk
Masa Depan
Growing Stronger,
Synergizing for the Future
LAPORAN TAHUNAN
2025
Bank Sulselbar terus memperkuat komitmennya untuk mencapai pertumbuhan Bank Sulselbar menegaskan
komitmennya untuk memperkuat fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan melalui penguatan kinerja, tata
kelola, dan transformasi bisnis yang adaptif. Di tengah dinamika industri perbankan dan perubahan kebutuhan
masyarakat, Bank terus mengakselerasi transformasi digital guna meningkatkan kualitas layanan, memperluas
akses keuangan, serta mendorong efisiensi operasional secara terukur dan berkelanjutan.
Pertumbuhan yang lebih kuat diyakini hanya dapat dicapai melalui sinergi yang solid dengan pemerintah
daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi pilar utama dalam memperluas jangkauan
layanan, mendukung pembiayaan sektor produktif, serta mendorong pembangunan ekonomi daerah yang
inklusif. Dengan strategi yang terarah dan kolaborasi yang berkesinambungan, Bank Sulselbar menatap masa
depan dengan optimisme, menghadirkan solusi keuangan yang adaptif, inklusif, dan berdaya guna bagi
seluruh pemangku kepentingan.
Bank Sulselbar continues to strengthen its commitment to achieving sustainable growth by reinforcing performance,
governance, and adaptive business transformation. Amid the dynamic banking industry and evolving customer needs,
the Bank accelerates digital transformation to enhance service quality, expand financial access, and drive operational
efficiency in a measurable and sustainable manner.
Stronger growth is believed to be achievable only through solid synergy with regional governments, business actors, and the
community. Such collaboration serves as a key pillar in expanding service reach, supporting financing for productive sectors,
and promoting inclusive regional economic development. With a well-defined strategy and continuous collaboration, Bank
Sulselbar looks toward the future with optimism, delivering adaptive, inclusive, and impactful financial solutions for all
stakeholders.
Page 4
Pendahuluan
Introduction
TENTANG LAPORAN TAHUNAN 2025
About the 2025 Annual Report
Selamat datang pada Laporan Tahunan Bank Sulselbar 2025 Welcome to the Bank Sulselbar 2025 Annual Report, themed
dengan tema “Tumbuh Lebih Kuat, Bersinergi untuk Masa “Growing Stronger, Synergizing for the Future.” This theme is
Depan.” Tema ini dipilih berdasarkan analisis mendalam selected based on an in-depth analysis of the Bank’s business
tentang perjalanan bisnis Bank Sulselbar sepanjang journey throughout 2025 and the strategic need to integrate
2025 dan kebutuhan strategis untuk memadukan sinergi synergy and digitalization as the main pillars of sustainable
dan digitalisasi sebagai pilar utama pertumbuhan yang growth. Strategic synergy strengthens collaboration with
berkelanjutan. Sinergi strategis memperkuat kolaborasi stakeholders, while digitalization enables operational efficiency
dengan pemangku kepentingan, sementara digitalisasi and broader financial inclusion.
memungkinkan efisiensi operasional dan inklusi keuangan
yang lebih luas.
Laporan Tahunan Bank Sulselbar 2025 diterbitkan sesuai The Bank Sulselbar 2025 Annual Report is prepared in
POJK Nomor 37/POJK.03/2019 dan SEOJK Nomor 9/ accordance with POJK No. 37/POJK.03/2019 and SEOJK
SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan No. 9/SEOJK.03/2020 regarding Transparency and
Bank; POJK Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Publication of Bank Reports; POJK No. 51/POJK.03/2017
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, on the Implementation of Sustainable Finance for Financial
Emiten, dan Perusahaan Publik; serta SEOJK Nomor 16/ Institutions, Issuers, and Public Companies; and SEOJK No. 16/
SEOJK.04/2021 tentang Laporan Tahunan Emiten atau SEOJK.04/2021 regarding Annual Reports of Issuers or Public
Perusahaan Publik, juga mengacu pada Kriteria ARA tahun Companies. The Report also refers to the 2023 Annual Report
2023, Corporate Governance Scorecard, dan Pedoman Umum Award (ARA) Criteria, Corporate Governance Scorecard, and the
Governansi Korporat Indonesia. Indonesian Code of Corporate Governance (PUGKI).
Perseroan menyampaikan aspek-aspek pengembangan The Company presents aspects of development and interpretation
dan interpretasi isi Laporan Tahunan untuk meningkatkan of the Annual Report content to enhance transparency, ensuring
keterbukaan informasi, dengan terpenuhinya aspek fulfillment of composition and substance requirements. All
komposisi dan substansi. Semua informasi keuangan financial information is presented in Rupiah in accordance with
disajikan dalam mata uang Rupiah sesuai Standar Akuntansi Indonesian Financial Accounting Standards.
Keuangan Indonesia.
Laporan ini disajikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa This Report is presented in both Indonesian and English, with a
Inggris dengan format yang mudah dibaca dan dicetak format that is easy to read and printed in high quality.
berkualitas tinggi.
4 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 5
SANGGAHAN & BATASAN TANGGUNG JAWAB
Disclaimer and Limitation of Liability
Laporan Tahunan ini berisi informasi mengenai kondisi This Annual Report contains information regarding financial
keuangan, hasil operasi, proyeksi, rencana, strategi, condition, operating results, projections, plans, strategies,
kebijakan, serta tujuan Bank yang dikategorikan sebagai policies, and objectives of the Bank that are categorized as
pernyataan ke depan sesuai dengan ketentuan perundang- forward-looking statements in accordance with applicable laws
undangan yang berlaku, kecuali informasi yang bersifat and regulations, except for historical information.
historis.
Pernyataan tersebut memiliki risiko dan ketidakpastian, These statements involve risks and uncertainties; therefore,
sehingga hasil aktual dapat berbeda secara signifikan dari actual results may differ materially from those presented.
yang disampaikan.
Pernyataan prospektif dalam laporan ini disusun Forward-looking statements in this report are prepared based on
berdasarkan asumsi mengenai kondisi terkini dan assumptions regarding the Bank’s current and future conditions,
masa depan Bank, serta lingkungan bisnis tempat Bank as well as the business environment in which the Bank operates.
beroperasi. Bank tidak memberikan jaminan bahwa The Bank does not guarantee that these projections will result in
dokumen yang telah disusun akan menghasilkan hasil yang outcomes as expected.
sesuai harapan.
Laporan ini menggunakan istilah “Bank Sulselbar,” “Bank,” This report uses the terms “Bank Sulselbar,” “Bank,” “Company,”
“Perusahaan,” dan “Perseroan” yang merujuk pada PT Bank and “Issuer,” which refer to PT Bank Pembangunan Daerah
Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, a banking institution
yang bergerak di sektor jasa perbankan. operating in the financial services sector.
BANK SULSELBAR 5
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 6
Pendahuluan
Introduction
KESINAMBUNGAN TEMA
Continuity of Theme
Bank Sulselbar sebagai salah satu bank milik pemerintah daerah, memiliki komitmen untuk
mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui sejumlah langkah nyata yang difokuskan
pada upaya penyelamatan dan recovery usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari
tekanan dampak pandemi covid-19. Diantaranya adalah melalui Penyaluran kredit ke TAHUN
2021
UMKM dan digitalisasi produk melalui pelayanan digital banking.
As a regional government-owned bank, Bank Sulselbar is dedicated to promoting national
economic recovery through a series of concrete initiatives focused on aiding micro, small,
and medium enterprises (MSMEs) that have been affected by the pressures of the COVID-19 Pertumbuhan Lebih Kuat
Melalui Pengembangan Digital
pandemic. These initiatives include extending loan to MSMEs and digitizing products through
enhanced digital banking services. Resilience and Growth in
the New Normal
Sebagai negara dengan sistem ekonomi terbuka, Indonesia tidak terlepas dari dampak
gejolak global yang sering mengancam terjadinya risiko krisis ekonomi. Sinergitas antara
Bank Sulselbar, pemerintah, dan pelaku usaha khususnya UMKM, merupakan suatu
keharusan guna terciptanya ekosistem yang kondusif dalam membantu pemulihan
perekonomian pasca pandemi.
Dengan pelayanan maksimal yang telah dilakukan selama ini, Bank Sulselbar berharap
UMKM bisa semakin berkembang mencapai kesuksesan, tetap eksis, jaya, tumbuh dan
berkembang menjadi salah satu penggerak perekononomian daerah guna terciptanya
pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
As a nation with an open economic system, Indonesia is significantly influenced by global
upheaval, which often heightens the risk of financial crises. It is imperative that Bank Sulselbar
collaborates effectively with the government and business stakeholders, particularly Micro, TAHUN
2022
Small, and Medium Enterprises (MSMEs), to foster a conducive ecosystem that facilitates post-
pandemic economic recovery.
Through the comprehensive services provided to date, Bank Sulselbar aspires to empower Tumbuh, Bersinergi,
MSMEs to further develop, achieve success, maintain their viability, prosper, and grow, ultimately Berkelanjutan
becoming key drivers of the regional economy and contributing to sustainable economic growth. Grow, Synergize, and Sustain
Bank Sulselbar telah menetapkan langkah strategis di bidang pengembangan teknologi
informasi yang diterapkan Perseroan dilakukan untuk terus mempertahankan market
share-nya dan memperluas pangsa pasar, daya saing bisnis aghar makin berdaya saing
tinggi. Apalagi strategi tersebut, sejauh ini ternyata ampuh dalam menjaga pertumbuhan
Bank Sulselbar yang kian berperan dalam memajukan ekonomi, termasuk para UMKM
yang ada di Sulselbar, serta menjadikan Bank Sulselbar menjadi Top of Mind di Sulawesi
Selatan dan Barat. Kehadiran teknologi informasi dan teknologi komunikasi mempercepat
akselerasi proses lokal menuju global.
TAHUN
2023
Bank Sulselbar has established strategic initiatives in information technology development to
safeguard and expand its market share, thereby enhancing business competitiveness. This strategy
has proven effective in sustaining Bank Sulselbar’s growth, reinforcing its role in advancing the
economy, including support for MSMEs in Sulselbar, and positioning Bank Sulselbar as a leading
entity in South and West Sulawesi. The integration of information and communication technology Aksi Lokal Menuju Global
accelerates the transition from local to global markets. Local Action Goes Global
6 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 7
Bank Sulselbar terus memperkuat perannya sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD)
yang adaptif dan inovatif melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas SDM,
serta pengembangan produk berbasis teknologi. Sejalan dengan strategi akselerasi
pertumbuhan, Bank Sulselbar juga berfokus pada penguatan layanan syariah, ekspansi
pasar, serta sinergi dengan pemangku kepentingan.
Dengan visi yang jelas dan strategi yang terarah, Bank Sulselbar siap melesat lebih
cepat dan mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi, memberikan kontribusi nyata bagi
pembangunan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Bank Sulselbar continues to fortify its position as an adaptive and innovative Regional
Development Bank (BPD) by enhancing Governance, improving human resources, and TAHUN
2024
developing technology-driven products. In alignment with its growth acceleration strategy,
Bank Sulselbar also emphasizes strengthening sharia services, expanding market reach,
and fostering synergy with stakeholders.
Faster and Higher:
With a clear vision and focused strategy, Bank Sulselbar is poised to accelerate growth and Akselerasi Pertumbuhan
achieve greater heights, making a tangible contribution to regional economic development Menuju Keunggulan
and community welfare. Accelerating Growth
Towards Excellence
Bank Sulselbar terus memperkuat komitmennya untuk mencapai
pertumbuhan Bank Sulselbar menegaskan komitmennya untuk memperkuat
fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan melalui penguatan kinerja,
tata kelola, dan transformasi bisnis yang adaptif. Di tengah dinamika
industri perbankan dan perubahan kebutuhan masyarakat, Bank terus
mengakselerasi transformasi digital guna meningkatkan kualitas layanan,
memperluas akses keuangan, serta mendorong efisiensi operasional secara
terukur dan berkelanjutan. Pertumbuhan yang lebih kuat diyakini hanya
dapat dicapai melalui sinergi yang solid dengan pemerintah daerah, pelaku
usaha, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi pilar utama dalam
memperluas jangkauan layanan, mendukung pembiayaan sektor produktif,
serta mendorong pembangunan ekonomi daerah yang inklusif. Dengan
strategi yang terarah dan kolaborasi yang berkesinambungan, Bank Sulselbar
menatap masa depan dengan optimisme, menghadirkan solusi keuangan yang
adaptif, inklusif, dan berdaya guna bagi seluruh pemangku kepentingan.
Bank Sulselbar is steadfast in its commitment to driving sustainable growth.
The Bank reaffirms its dedication to strengthening the foundations of this
growth through enhanced performance, governance, and adaptive business
transformation. In response to the evolving dynamics of the banking industry
and the changing needs of the community, Bank Sulselbar is accelerating its
digital transformation to improve service quality, expand financial access, and
enhance operational efficiency in a measurable and sustainable manner. We
believe that stronger growth can only be achieved through robust collaboration
with local governments, businesses, and the community. This partnership is a TAHUN
2025
critical pillar in broadening service reach, supporting financing for productive
sectors, and promoting inclusive regional economic development. With a
targeted strategy and ongoing collaboration, Bank Sulselbar looks to the future
Tumbuh Lebih Kuat,
with optimism, providing adaptive, inclusive, and effective financial solutions for Bersinergi untuk Masa Depan
all stakeholders. Growing Stronger,
Synergizing for the Future
BANK SULSELBAR 7
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 8
Pendahuluan
Introduction
DAFTAR ISI Pemegang Saham Utama dan
Pengendali
Ultimate and Controlling Shareholders 152
Table of contents Daftar Entitas Anak, Entitas Asosiasi
dan Perusahaan Ventura Bersama
List of Subsidiaries, Associates, and
Joint Ventures
152
Banking Group Information
Informasi Kelompok Usaha Bank 153
Information
Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Information on the Use of Public
154
Publik Accounting Services
Pendahuluan Daftar Nama dan Alamat Lembaga List of Names and Addresses of
155
Profesi Penunjang Supporting Professional Institutions
Introduction Penghargaan dan Sertifikat Yang Awards and Certificates Achieved
156
Diraih Selama 2025 During 2025
Penjelasan Tema Theme Explanation 3 Penghargaan Nasional National Awards 157
Tentang Laporan Tahunan 2025 About the 2025 Annual Report 4 Informasi Website Perusahaan Corporate Website Overview 158
Sanggahan & Batasan Tanggung
Disclaimer & Limitation of Liability 5
Jawab
Kesinambungan Tema Continuity of Theme 6
Daftar Isi Table of Contents 8 Tinjauan Pendukung Bisnis
Sekilas Tentang Bank Sulselbar A Glance at Bank Sulselbar 10 Business Support Review
Jejak Langkah Milestones 12
Kontribusi Terbaik di Tahun 2025 Strategic Contributions in 2025 14 Sumber Daya Manusia Human Resources 162
Capaian Penting Key Achievements 18 Teknologi Informasi (TI) Information Technology (IT) 177
Ikhtisar Keuangan Penting Financial Highlights Overview 20
Ikhtisar Operasional Operational Overview 25
Analisa dan Pembahasan Kinerja
Informasi Saham Share Information 27
Bank Oleh Manajemen
Information About Bonds, Sukuk, Information About Bonds, Sukuk, or
28 Analysis and Discussion of Bank
atau Obligasi Konversi Convertible Bonds
Performance by Management
Informasi Pendanaan Lainnya Other Funding Information 28
Peristiwa Penting Key Milestones 29 Tinjauan Ekonomi Global 2025 Global Economic Overview 2025 200
Tinjauan Perekonomian Nasional National Economic Overview 2025 202
Tahun 2025
Tinjauan Perekonomian Daerah Regional Economic Overview Of South 204
Laporan Manajemen Sulawesi Selatan dan Barat Tahun 2025 Sulawesi And West Sulawesi 2025
Management Reports Analisis Industri Perbankan Indonesia
Tahun 2025
Indonesian Banking Industry Analysis
2025
207
Analisis Posisi Bank Sulselbar Dalam Analysis of Bank Sulselbar’s Position in 213
Laporan Direksi Board of Director’s Report 38 Industri Perbankan Indonesia Tahun the Indonesian Banking Industry 2025
2025
Laporan Dewan Komisaris Board of Commissioners Report 58
Strategi Perusahaan Bank Sulsebar Corporate Strategy of Bank Sulselbar 215
Surat Pernyataan Tentang Tanggung Statement of Responsibility for the
70 Aspek Pemasaran Produk Dan Jasa Marketing Aspects of Products and 220
Jawab Atas Isi Laporan Tahunan Contents of the Annual Report
Services
Tinjauan Operasional Operational Review 225
Analisis Kinerja Keuangan Financial Performance Analysis 257
Profil Perusahaan Analisis Laba Rugi dan Penghasilan Analysis of Profit and Loss and Other 282
Company Profile Komprehensif Lainnya Comprehensive Income
Laporan Arus Kas Statement Of Cash Flows 289
Analisis Kemampuan Membayar Analysis Of The Bank’s Ability To Meet 293
Identitas Perusahaan Corporate Identity 74 Kewajiban Obligations
Nama Dan Alamat Kantor Cabang Name and Address of Branch Office or Analisis Tingkat Kolektibilitas Piutang Analysis of Receivables Collectibility Level 297
76
Atau Kantor Cabang Pembantu Sub-Branch Office
Aset Produktif Earning Assets 299
Brand Perusahaan Corporate Brand 82
Struktur Modal Capital Structure 301
Riwayat Singkat Perusahaan Company Overview 84
Informasi Eksposur Risiko dan Risk Exposure and Capitalization 306
Visi, Misi, & Budaya Perusahaan Vision, Mission, & Corporate Culture 86 Permodalan Information
Kegiatan Usaha Business Activities 90 Ikatan Material Untuk Investasi Barang Material Obligations For Capital Goods 307
Modal
Produk & Layanan Product & Services 92
Ikatan Investasi Barang Modal Realized Capital Expenditure Investments 312
Wilayah Operasional Perusahaan Company Operational Area 104
Komitmen dan Kontinjensi Commitments and Contingencies 314
Struktur Organisasi Organizational Structure 106
Kejadian Penting setelah Tanggal Significant Events after the Balance 316
Keanggotaan dalam Asosiasi Membership in the Association 108
Neraca Sheet Date
Profil Direksi Board of Directors Profile 110 Prospek Usaha dan Strategi Kedepan Business Prospects and Future Strategies 316
Profil Dewan Komisaris Profile of the Board of Commissioners 122 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Realization Of The Use Of Proceeds From 322
Profil Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board Profile 130 Penawaran Umum Public Offering
Profil Kepala Divisi Head of Division Profile 134 Pencapaian Target Dan Target Target Achievement And Future Targets 323
Kedepan
Profil Pegawai Perusahaan Company Employee Profile 142
Kebijakan, Pengumuman Dan Dividend Policy, Announcement, And 331
Informasi Pemegang Saham Shareholder Information 144 Pembayaran Dividen Payment
8 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 9
Informasi Material, Mengenai Material Information Regarding 334 Akses Informasi dan Data Perusahaan Access to Company Information and Data 619
Investasi, Ekspansi, Divestasi, Investment, Expansion, Divestment,
Penggabungan/ Peleburan Usaha, Merger/Consolidation, Acquisition, Kode Etik Code of Conduct 623
Akuisisi, Restrukturisasi Utang/Modal, Debt/Capital Restructuring, Material Kebijakan Pemberian Kompensasi Performance-Based Long-Term
Transaksi Material, Transaksi Afiliasi, Transactions, Affiliated Transactions, And 627
Jangka Panjang Berbasis Kinerja Compensation Policy
Dan Transaksi Benturan Conflict Of Interest Transactions During
Kepentingan, Yang Terjadi Pada Tahun The Financial Year Whistleblowing System (WBS) Whistleblowing System (WBS) 627
Buku Program Anti Korupsi Anti-Corruption Program 633
Perubahan Peraturan Perundang- Changes In Laws And Regulations And 344 Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Management of State Officials’ Wealth
Undangan Dan Dampaknya Terhadap Their Impact On The Bank’s Performance 641
Penyelenggara Negara (LHKPN) Report (LHKPN)
Kinerja Bank
Pemberian Dana Kegiatan Sosial dan Provision of Funds for Social and/or
Informasi Kelangsungan Usaha Business Continuity Information 346 642
atau Politik Political Activities
Perubahan Kebijakan Akuntansi Changes In Accounting Policies 349 Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait Provision of Funds to Related Parties and
642
Tingkat Kesehatan Bank Bank Soundness Assessment 350 dan Penyediaan Dana Besar Large Exposures
Rencana Strategis Strategic Plan 644
Kerangka Governansi, Pengelolaan Tax Governance, Management, And 353
Dan Pengendalian Aspek Perpajakan Control Framework Buyback Saham dan Buyback Obligasi Stock and Bond Buybacks 650
Respon Terhadap Perubahan Arah Response To Changes In Monetary Policy 357 Transaksi yang Mengandung Benturan Transactions Containing Conflicts of
Kebijakan Moneter Direction 650
Kepentingan Interest
Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif Spot and Derivatives Transactions 360 Perselisihan Internal Internal Disputes 650
Pencegahan Transaksi Orang Dalam
Insider Trading Prevention 650
(Insider Trading)
Transparansi Kondisi Keuangan dan Transparency of the Bank’s Financial and
652
Laporan Tata Kelola Perusahaan Non-Keuangan Bank Non-Financial Conditions
Corporate Governance Report Penerapan Keuangan Berkelanjutan,
Termasuk Penerapan Tanggung Jawab
Implementation of Sustainable Finance,
Including Social and 655
Sosial dan Lingkungan Environmental Responsibility
Implementation of Public Company
Penerapan Aspek dan Prinsip Tata
Governance Guidelines in Accordance
Pencapaian dalam Penerapan Tata Accomplishments in the Implementation Kelola Perusahaan Terbuka Sesuai 655
364 with Financial Services Authority
Kelola Perusahaan of Corporate Governance Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
Regulations
Roadmap Tata Kelola Perseroan GCG Roadmap 364
Good Corporate Governance Assessment Good Corporate Governance Assessment 656
Tahapan Implementasi Tata Kelola Corporate Governance Implementation
365 Laporan Penerapan Tata Kelola Integrated Governance Implementation
Perusahaan Stages 668
Terintegrasi Report
Dasar Penerapan Tata Kelola Basis of Implementation Corporate
368 Transparency of Bad Governance
Perusahaan Governance Transparansi Praktik Bad Governance 669
Practices
Struktur dan Mekanisme Tata Kelola Corporate Governance Structure And
370 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corporate Social Responsibility 670
Perusahaan Mechanism
Pernyataan Pelaksanaan Prinsip- Statement on the Implementation of
Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders 373 671
Prinsip Tata Kelola Yang Baik Good Corporate Governance Principles
Direksi Board of Directors 392
Dewan Komisaris Board of Commissioners 419
Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board 444
Nomination And Remuneration Of Informasi Permodalan Dan
Nominasi dan Remunerasi Direksi dan
The Board Of Directors And Board of 453
Dewan Komisaris
Commissioners
Eksposur Risiko
Kebijakan Keberagaman Direksi dan Diversity Policy for the Board of Directors Capital and Risk Exposure Information
457
Dewan Komisaris and Board of Commissioners
Transparency Of Share Ownership Of Laporan Publikasi Eksposur Risiko Annual Risk Exposure and Capital 674
Transparansi Kepemilikan Saham
The Board Of Directors And Board of 459 dan Permodalan Tahunan PT Bank Publication Report of PT Bank Sulselbar
Direksi dan Dewan Komisaris
Commissioners Sulselbar
Organ dan Komite di Bawah Dewan Organs And Committees Under The Profil Risiko dan Tingkat Kesehatan Risk Profile and Bank Soundness Rating 690
461
Komisaris Board of Commissioners Bank
Organs and Committees under the Board Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit Leverage Ratio Calculation Report 697
Organ dan Komite di Bawah Direksi 502
of Directors
Pengungkapan Informasi Kualitatif Disclosure of Qualitative Information 700
Implementation of Governance in terkait Risiko Kredit secara Umum related to General Credit Risk (CRA)
Penerapan Tata Kelola dalam
the Provision of Remuneration for (CRA)
Pemberian Remunerasi bagi Bank 566
Commercial Banks in Accordance with
Umum Sesuai POJK 45/POJK.03/2015 Laporan Publikasi Eksposur Risiko Dan Publication Report On Risk Exposure And 758
POJK 45/POJK.03/2015
Permodalan Untuk Risiko Pasar Capital For Market Risk
Akuntan Publik Public Accountant 573
Pengungkapan Kualitatif Kebijakan Qualitative Disclosure of General Policy 775
Sistem Pengendalian Internal Internal Control System 576 Umum Risiko Likuiditas on Liquidity Risk
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan
Komisaris atas Kecukupan Sistem Management’s Statement on the
Pengendalian Internal dan Penerapan Effectiveness of Internal Control over 588
Internal Control Over Financial Financial Reporting (ICoFR) Indeks OJK
Reporting (ICOFR) 794
Sistem Manajemen Risiko Risk Management System 589
OJK Index
Fungsi Kepatuhan Compliance Function 606
Program Anti Pencucian Uang, Statement of the BoD›s and/or the BoC›s
Pencegahan Pendanaan Terorisme & on the Adequacy of the Internal Control
614
Pencegahan Pendanaan Proliferasi System and the Implementation of Internal
Senjata Pemusnah Masal Control Over Financial Reporting (ICOFR) Laporan Keuangan
820
Perkara Hukum Legal Cases 616
Financial Statements
Administrative Sanctions Imposed on
Sanksi Administratif yang Dikenakan
Companies, Members of the Board of
Kepada Perusahaan, Anggota Dewan
Commissioners and Directors by the 618
Komisaris dan Direksi oleh Otoritas
Financial Services Authority and Other
Jasa Keuangan dan Otoritas Lainnya
Authorities
BANK SULSELBAR 9
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 10
Pendahuluan
Introduction
SEKILAS TENTANG BANK SULSELBAR
A Glance at Bank Sulselbar
Total Aset | Total Assets
Rp33,26
Triliun
Tanggal Pendirian | 13 Januari 1961
Date of Establishment January 13, 1961
Produk & Jasa | Product & Services
• Simpanan | Savings
• Kredit/Pembiayaan | Loan
• Jasa Bisnis | Business Services
• Bank Devisa | Foreign Exchange
Bidang Usaha
Business fields
Jasa Perbankan
Banking Services
10 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 11
Jumlah Kantor
Number of Offices
Jumlah Pegawai | Number of Employees
1 Kantor Pusat - Head Office
1.484 Orang - Person 889 Jaringan Kantor - Office Network
Segmen Usaha | Business Segment
Perbankan
Konvensional dan Syariah
Conventional and Sharia Banking
Kepemilikan Saham | Pemerintah Kota se-Sulawesi Selatan
dan Barat
Shareholding
59,98%
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Pemerintah Kabupaten se-Sulawesi
Selatan dan Barat
32,55%
4,81%
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga
PT. Bank Sulselbar
2,02% 0,65%
BANK SULSELBAR 11
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 12
Pendahuluan
Introduction
JEJAK LANGKAH 2007
Milestones Pembentukan Unit Usaha Syariah
Establishment of Sharia Business Unit
2009
1961 Penambahan Modal Dasar menjadi Rp1,6 triliun
Additional of authorized capital to Rp1.6 trillion
Didirikan dengan nama PT Bank Pembangunan Sulawesi
Selatan Tenggara
Established under the name of PT Bank Pembangunan Sulawesi
Selatan Tenggara.
2010
Pembukaan Kantor Cabang di Jakarta.
1964
Opening a Branch in Jakarta.
Berganti nama menjadi Bank Pembangunan Daerah
Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara
2011
Renamed to Bank Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi
• Berganti nama menjadi PT Bank Pembangunan Daerah
Selatan Tenggara
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar)
• Penerbitan Obligasi Bank Sulselbar I senilai Rp400 miliar
• Penerbitan Sukuk Mudharabah Bank Sulselbar I senilai
1976 •
Rp100 miliar
Perubahan Visi dan Misi Perusahaan
Berganti nama menjadi Bank Pembangunan Daerah • Penetapan Nilai-Nilai Perusahaan (Corporate Values)
Tingkat I Sulawesi Selatan PRIORITAS PRIMA dan Tagline “Melayani Sepenuh Hati”
Renamed to Bank Pembangunan Daerah • The Company changed its name into PT Bank Pembangunan
Sulawesi Selatan (BPD Sulsel) Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat (Bank Sulselbar)
• Issuance of Bank Sulselbar Bonds I worth Rp400 billion
• Issuance of Bank Sulselbar Mudharabah 1st Bonds worth Rp100
1993
billion
• Change in Bank Sulselbar Vision and Mission
• Corporate Values Determination PRIORITAS PRIMA with Tagline
Penambahan Modal Dasar menjadi Rp25 miliar “Serve Whole-Heartedly”
Additional of authorized capital to Rp25 billion.
2016
1999 Penerbitan Obligasi PUB Berkelanjutan I Tahap I dan II senilai
Rp950 miliar dan Sukuk Mudharabah II tahun 2016 senilai Rp50
Penambahan Modal Dasar menjadi Rp150 miliar
miliar
Additional of authorized capital to Rp150 billion.
Issuance of 1st Sustainable PUB Bonds 1st and 2nd phase worth
Rp950 billion and 2nd Mudharabah Bonds of 2016 worth Rp50
billion
2003
Perubahan status Badan Hukum dari Perusahaan Daerah
2017
(PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT) dan mengubah nama
menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Inisiasi pengembangan Produk berbasis Teknologi: SP2D online,
(Bank Sulsel) Cash Management System, Aplikasi Transaksi Non Tunai, E-money.
Change of Legal Entity Status from Local Enterprise (PD) into Initiation of Technology-based Product Development: SP2Donline,
Limited Company (PT) and changed its name to PT Bank Cash Management System, Non-Cash Transaction Application,
Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan (Bank Sulsel) E-money
12 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 13
2018 2022
• Meluncurkan aplikasi digital terbaru antara lain: Mobile Banking PT Bank Sulselbar mencatatkan rekor pada Museum Rekor
dan Internet Banking yang semakin mempermudah nasabah dalam Indonesia (MURI) dalam pembukaan rekening tabungan
bertransaksi. terbanyak oleh mahasiswa dalam satu perguruan tinggi di
• Penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahun 2018. Universitas Hasanuddin
• Launching the latest digital applications, among others: Mobile Banking PT Bank Sulselbar set a record at the Indonesian Record Museum
and Internet Banking that make it easier for customers to make (MURI) in opening the most savings accounts by students in one
transactions. tertiary institution at Universitas Hasanuddin
• Issuance of Bank Sulselbar’s 2nd Sustainable Bonds in 2018.
2019 2023
Pertama di Indonesia Timur, launching simbolis Kartu Kredit
Bank Sulselbar telah mendapatkan izin untuk melakukan kegiatan
Indonesia (KKI) Segmen Pemerintah, yang merupakan principal
usaha dalam valuta asing (Bank Devisa), Virtual Account, Laku Pandai,
KKPD (Kartu Kredit Pemerintah Daerah), oleh Direktur Utama
Pembayaran PBB & PKB Sulsel secara Online.
Bank Sulselbar. Dengan adanya KKPD diharapkan dapat
Bank Sulselbar has obtained a license to conduct business activities in foreign
meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan Governance pengelolaan
currency (Foreign Exchange Bank), Virtual Account, Branchless Banking, PBB
anggaran Pemerintah Daerah guna mewujudkan kemudahan
Payment & PKB Sulsel Online.
pelayanan publik dan investasi.
First in Eastern Indonesia, the symbolic launching of the Indonesian
Credit Card (KKI) Government Segment, which is the principal KKPD
2020 (Regional Government Credit Card), by the President Director of Bank
Sulselbar. With the existence of KKPD, it is hoped that it can improve
the effectiveness, efficiency, and Governance of Regional Government
• Bank Sulselbar bekerja sama dengan dompet anak bangsa (GOPAY) budget management to realize ease of public services and investment.
terkait pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pajak
kendaraan bermotor (PKB) melalui fitur Gobills Mobile Banking Bank
•
Sulselbar.
Izin Gandeng Tangan, Taspen Smart Card, BPS-BPIH, QRIS,
2024
Remittance Firecash (BCA)
• Pembukaan Digital Lounge yaitu ATM gallery Bank Sulselbar dengan Bank Sulselbar mendukung pertumbuhan berkelanjutan melalui
konsep millenial, menghadirkan suasana seperti berada di lounge sinergi strategis, inovasi digital, dan inklusi keuangan yang
sebuah cafe. mendorong daya saing.
• Penerbitan Obligasi berkelanjutan senilai Rp750 miliar. Bank Sulselbar supports sustainable growth through strategic
• Bank Sulselbar menerbitkan obligasi tahap III senilai Rp1,25 Triliun. synergies, digital innovation, and financial inclusion that drive
• Terpilih jadi Pengelola Dana Haji, Bank Sulselbar Unit Usaha Syariah competitiveness.
jalankan aplikasi IKHSAN (Integrasi Keuangan Haji Sistem Waktu
Nyata)
• Izin CMS, ATM Giro, DPLK; kerjasama Shopee dan LinkAja terkait
pembayaran PBB dan PKB Sulsel dan kerjasama Gojek dan Grab 2025
terkait digitalisasi UMKM
• Bank Sulselbar collaborates with the wallet of the nation’s children Tahun 2025 menjadi momentum Bank Sulselbar
(GOPAY) regarding the payment of land and building tax (PBB) and motor memperkuat peran sebagai pilar pembangunan daerah
vehicle tax (PKB) through the Gobills Mobile Banking feature of Bank melalui pertumbuhan berkelanjutan, transformasi digital,
Sulselbar. perluasan layanan, serta sinergi dengan pemerintah
• Gandeng Tangan Permit, Taspen Smart Card, BPS-BPIH, QRIS, daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Remittance Firecash (BCA)
• The opening of the Digital Lounge, namely the ATM gallery of Bank The year 2025 will be a momentum for Bank Sulselbar
Sulselbar with the millennial concept, presents an atmosphere like being to strengthen its role as a pillar of regional development
in the lounge of a cafe. through sustainable growth, digital transformation, service
• Issuance of lasting bonds worth Rp750 billion. expansion, and synergy with local governments, business
• Bank Sulselbar issued 3rd phase bonds worth Rp1.25 trillion. actors, and the community.
• Chosen as Hajj Fund Manager, Bank Sulselbar Sharia Business Unit runs
the IKHSAN application (Real-Time System Hajj Financial Integration)
• CMS, ATM Giro, DPLK licenses; Shopee and LinkAja collaboration
regarding PBB and South Sulawesi PKB payments and Gojek and Grab
collaboration regarding the digitization of MSMEs
BANK SULSELBAR 13
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 14
Pendahuluan
Introduction
Kontribusi Terbaik di Tahun 2025
Strategic Contributions in 2025
Mantap! Bank Sulselbar Makassar, 20 Agustus 2025 — Bank Sulselbar menggelar Workshop Ekspor 2025
bertajuk “Proudly Local, Ready for The World” di Makassar sebagai upaya mendorong
Gelar Pelatihan Ekspor, Bantu UMKM Sulawesi Selatan dan Barat menembus pasar internasional. Kegiatan ini
dihadiri unsur pemerintah daerah dan pelaku usaha, serta menghadirkan materi
UMKM Go Internasional seputar regulasi, sertifikasi, kepabeanan, hingga strategi ekspor. Melalui pelatihan
dan pendampingan berkelanjutan, Bank Sulselbar menegaskan komitmennya
membantu UMKM naik kelas dan berdaya saing global demi memperkuat
Great! Bank Sulselbar Holds pertumbuhan ekonomi daerah.
Export Training, Helps MSMEs Go Makassar, 20 August 2025 — Bank Sulselbar held the 2025 Export Workshop entitled
‘Proudly Local, Ready for The World’ in Makassar as an effort to encourage MSMEs in
International South and West Sulawesi to penetrate the international market. The event was attended by
local government officials and business representatives, featuring sessions on regulations,
certification, customs procedures, and export strategies. Through ongoing training and
mentoring, Bank Sulselbar reaffirms its commitment to helping SMEs upgrade their
operations and enhance global competitiveness to strengthen regional economic growth.
14 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 15
Dukung Ekonomi Kreatif, Makassar, 10 September 2025 — Bank Sulselbar siap menggelar Syariah
First Festival 2025: Bank Sulselbar X Makassar Culinary Night pada 13–14
Bank Sulselbar Siap Gelar September 2025 di Monumen Mandala, Makassar, sebagai dukungan nyata
terhadap UMKM dan ekonomi kreatif lokal. Festival ini menghadirkan
Syariah First Festival 2025 puluhan tenant kuliner dan ekonomi kreatif hasil kurasi ketat, dipadukan
dengan seni, budaya, dan literasi keuangan syariah. Melalui program KUR
di Makassar Syariah, pembiayaan multiguna, dan digitalisasi transaksi, Bank Sulselbar
menegaskan komitmennya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang
inklusif dan berkelanjutan berbasis syariah.
Supporting the Creative
Makassar, September 10, 2025 — Bank Sulselbar is ready to hold the Syariah First
Economy, Bank Sulselbar Ready Festival 2025: Bank Sulselbar X Makassar Culinary Night on September 13–14,
2025, at the Mandala Monument, Makassar, as a tangible form of support for
to Hold Syariah First Festival MSMEs and the local creative economy. The festival will feature dozens of carefully
2025 in Makassar curated culinary and creative economy tenants, combined with art, culture, and
Sharia financial literacy. Through the Sharia KUR program, multipurpose financing,
and transaction digitalization, Bank Sulselbar affirms its commitment to promoting
inclusive and sustainable regional economic growth based on Sharia principles.
BANK SULSELBAR 15
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 16
Pendahuluan
Introduction
Bank Sulselbar Raih Rekor MURI Untuk Transaksi QRIS
Terbanyak Di Festival Pinisi 2025
Bank Sulselbar Achieved MURI Record for Most QRIS Transactions
at the 2025 Pinisi Festival
Bulukumba, 25 Oktober 2025 — Bank Sulselbar mencatat prestasi nasional dengan meraih Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)
atas transaksi QRIS terbanyak pada Festival Pinisi 2025 di Pantai Merpati, Bulukumba. Sebanyak 6.720 peserta berhasil melakukan
transaksi pembelian kopi menggunakan QRIS Bank Sulselbar dalam kegiatan Minum Kopi Gula Aren Peserta Terbanyak. Pencapaian ini
menegaskan komitmen Bank Sulselbar dalam mendorong digitalisasi transaksi non-tunai sekaligus mendukung edukasi keuangan digital
dan penguatan ekonomi daerah.
Bulukumba, October 25, 2025 — Bank Sulselbar achieved a national milestone by earning a record from the Indonesian World Records Museum
(MURI) for the most QRIS transactions at the 2025 Pinisi Festival on Merpati Beach, Bulukumba. A total of 6,720 participants successfully made
coffee purchases using Bank Sulselbar’s QRIS during the Most Participants in Palm Sugar Coffee Drinking event. This achievement underscores
Bank Sulselbar’s commitment to promoting cashless transaction digitalization while supporting digital financial education and strengthening the
regional economy.
16 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 17
Kolaborasi Pemkot Makassar, CitraLand, Bank Sulselbar
Hadirkan Seragam Gratis untuk Anak Sekolah
Collaboration between Makassar City Government, CitraLand, and
Bank Sulselbar Provides Free Uniforms for School Children
Makassar, 18 November 2025 — Pemerintah Kota Makassar bersama CitraLand City Makassar dan Bank Sulselbar menyalurkan
seragam sekolah gratis kepada 135 siswa SD Inpres Cambaya I, II, dan III, Kecamatan Tallo. Program ini diserahkan langsung oleh Wali
Kota Makassar Munafri Arifuddin sebagai bentuk kolaborasi CSR untuk meringankan beban ekonomi keluarga dan memperluas akses
pendidikan. Bantuan berupa seragam, tas, dan tumbler diharapkan meningkatkan semangat belajar serta memperkuat sinergi pemerintah
dan sektor swasta dalam membangun pendidikan yang inklusif.
Makassar, November 18, 2025 — The Makassar City Government, together with CitraLand City Makassar and Bank Sulselbar, distributed free
school uniforms to 135 students of SD Inpres Cambaya I, II, and III, Tallo District. This program was handed over directly by the Mayor of Makassar,
Munafri Arifuddin, as a form of CSR collaboration to ease the economic burden on families and expand access to education. The assistance, which
includes uniforms, bags, and tumblers, is expected to increase enthusiasm for learning and strengthen the synergy between the government and the
private sector in building inclusive education.
BANK SULSELBAR 17
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 18
Pendahuluan
Introduction
CAPAIAN PENTING
Key Achievements
Total Aset
Total Assets 2,32%
2025 : Rp33,26 Triliun | Trillion
2024 : Rp32,51 Triliun | Trillion
Pertumbuhan aset Bank Sulselbar tahun 2025
meningkat 2,32% dari tahun 2024.
Bank Sulselbar’s asset growth in 2025 increased by
2.32% compared to 2024.
Dana Pihak Ketiga
Third-Party Funds
2025 : Rp22,11 triliun | trillion
2024 : Rp20,13 triliun | trillion
Pertumbuhan DPK Bank Sulselbar tahun
2025 meningkat 9,81% dibandingkan tahun
2024.
Bank Sulselbar’s DPK growth in 2025 increased
by 9.81% compared to 2024.
Giro Deposito Tabungan
Demand Deposits Time Deposits Savings Accounts
+27,06% +7,71% +2,67%
Rp4,79 triliun Rp10,27 triliun Rp7,04 triliun
dibandingkan tahun 2024 dibandingkan tahun 2024 dibandingkan tahun 2024
(compared to 2024) (compared to 2024) (compared to 2024)
18 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 19
Kredit dan Pembiayaan
Loan and Financing
2025 : Rp23,54 trillion
2024 : Rp23,44 triliun
0,44%
Pertumbuhan kredit dan pembiayaan Bank Sulselbar
tahun 2025 meningkat 0,44% dibandingkan tahun 2024.
Bank Sulselbar’s credit and financing growth in 2025
increased by 0.44% compared to 2024.
Kredit Investasi Kredit Konsumtif
Investment Loan Consumer Loan
+1,80% +1,03%
Rp2,73 triliun Rp17,48 triliun
dibandingkan tahun 2023 dibandingkan tahun 2023
Kredit Modal Kerja Kredit Perumahan Rakyat (KPR)
Working Capital Loan Public Housing Loan
(13,02%) +10,54%
Rp1,81 triliun Rp 1,55 triliun
dibandingkan tahun 2023 dibandingkan tahun 2023
Laba Bersih
Net Income
(13,16)%
2025 : Rp571,10 Miliiar
2024 : Rp657,66 Miliar-Billion
Laba bersih tahun 2025 terkoreksi 13,16%
menjadi Rp571,10 miliar dibandingkan tahun
2024.
Net Income in 2025 was corrected by 13.16% to
IDR 571.10 billion compared to 2024.
BANK SULSELBAR 19
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 20
Pendahuluan
Introduction
IKHTISAR KEUANGAN PENTING
Financial Highlights Overview
Posisi Keuangan - Financial Position
Neraca - Balance Sheet
YOY CAGR
2025 - 2025 - 2021
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 2024 (%) (%) Description
ASET ASSETS
Kas 581.888 661.286 606.632 605.067 567.740 (12,01%) 0,62% Cash
Giro Pada Bank Demand Deposit With
1.119.831 1.042.240 1.328.366 1.907.523 919.629 7,44% 5,05%
Indonesia Bank Indonesia
Demand Deposit Other
Giro pada Bank Lain 37.056 15.311 98.116 81.233 54.985 142,02% (9,39%)
Banks
Penempatan pada Bank Placements With Bank
304.456 407.949 941.507 1.499.290 1.457.375 (25,37%) (32,39%)
Indonesia dan Bank Lain Indonesia And Other Banks
Surat Berharga 5.553.533 6.165.113 3.372.155 1.834.377 1.519.834 (9,92%) 38,26% Marketable Securities
Surat Berharga yang Marketable Securities
Dibeli dengan Janji 1.737.182 395.617 1.668.582 1.467.730 1.528.612 339,11% 3,25% Purchased With An
Dijual Kembali Agreement To Resell
Tagihan Derivativ 176 834 884 0 0 (78,90%) NA Derivative Bills
Kredit yang Diberikan 21.053.894 21.409.621 20.581.605 20.140.847 19.758.486 (1,66%) 1,60% Loans Given
Pembiayaan syariah 1.903.244 1.486.571 1.388.278 1.287.288 1.239.493 28,03% 11,32% Sharia Financing
Tagihan Akseptasi 12.546 73.756 93.895 90.038 23.651 (82,99%) (14,66%) Acceptance Receivables
Penyertaan 25.107 25.107 103 98 82 0,00% 318,31% Investment
Pajak Dibayar Di Muka 35.006 40.393 79.494 77.100 63.128 (13,34%) (13,71%) Prepaid Taxes
Aset Tetap dan Aset Hak Fixed Assets And Use Rights
590.932 503.416 475.775 460.766 454.752 17,38% 6,77%
Guna Assets
Aset Tak Berwujud 6.212 9.010 11.759 13.079 0 (31,05%) NA Intangible Assets
Aset Pajak Tangguhan 45.401 56.582 0 26.549 28.918 (19,76%) 11,94% Deferred Tax Assets
Aset Lain-lain 258.356 216.410 152.301 162.323 168.287 19,38% 11,31% Other Assets
Total Aset 33.264.823 32.509.221 30.799.458 29.653.314 27.784.972 2,32% 4,60% Total Assets
LIABILITAS Liability
Liabilities Immediately
Liabilitas Segera 449.020 387.166 543.184 955.552 781.813 15,98% (12,95%)
Payable
Simpanan Nasabah Pihak Deposits from Customers
173.099 45.806 10.499 53.577 17.916 277,90% 76,30%
Berelasi from Related Parties
Pihak Ketiga- Customer Deposit
20.358.192 18.666.674 18.840.603 18.247.424 17.475.386 9,06% 3,89%
Konvensional -Conventional
Pihak Ketiga - Syariah 421.855 243.722 577.094 368.292 294.990 73,09% 9,36% Customer Deposit - Sharia
Simpanan dari Bank Lain 1.245.935 2.083.531 1.577.969 1.396.034 1.102.969 (40,20%) 3,09% Deposits From Other Banks
Liabilitas atas surat Liabilities for Marketable
berharga yang dijual securities sold under
0 641.801 0 0 0 (100,00%) NA
dengan janji dibeli repurchase agreement
kembali (repo) (repo)
Liabilitas Derrivatif 455 0 13 25 1.240 NA (22,17%) Derivative Liabilities
20 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 21
YOY CAGR
2025 - 2025 - 2021
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 2024 (%) (%) Description
Liabilitas Akseptasi 0 0 0 0 2.116 NA NA Acceptance Liabilities
Surat Berharga Yang Marketable Securities
1.019.914 1.611.446 2.020.321 2.529.272 2.276.558 (36,71%) (18,19%)
Diterbitkan Issued
Pinjaman yang Diterima 2.877.389 2.633.425 1.790.287 390.812 448.301 9,26% 59,17% Borrowing
Utang Pajak 17.818 26.632 24.629 58.019 38.325 (33,10%) (17,43%) Tax Payable
Employee Benefits
Liabilitas Imbalan Kerja 98.745 90.889 90.156 84.414 94.592 8,64% 1,08%
Liabilities
Liabilitas Sewa 55.638 30.684 50.690 45.819 38.081 81,33% 9,94% Rental Liabilities
Liabilitas pajak
0 0 7.513 0 0 NA NA Deferred Tax Liabilities
tangguhan
Liabilitas Lain-Lain 111.269 129.009 131.670 132.645 142.794 (13,75%) (6,05%) Other Liabilities
Jumlah Liabilitas 26.656.231 26.590.788 25.286.157 24.261.885 22.715.081 0,25% 4,08% Total Liabilities
Jumlah Dana Syirkah Amount Of Temporary
1.327.530 790.647 710.466 882.662 838.177 67,90% 12,18%
Temporer Syirkah Funds
EKUITAS Equity
Modal Saham 2.219.636 2.213.136 2.187.068 2.162.596 2.137.296 0,29% 0,95% Share Capital
Dana Setoran Modal 8.340 4.513 19.115 24.485 13.313 84,80% (11,03%) Paid In Capital Funds
Pendapatan Other Comprehensive
283.590 283.419 227.450 227.155 248.225 0,06% 3,39%
Komprehensif lain Income
Saldo Laba Retain Earnings
Saldo laba yang
Retained Earnings
belum ditentukan 571.104 657.659 666.905 653.724 651.826 (13,16%) (3,25%)
Appropriated
penggunaannya
Saldo laba yang
Retained Earnings
ditentukan 2.198.383 1.969.057 1.702.294 1.440.805 1.181.054 11,65% 16,80%
Unappropriated
penggunaannya
Jumlah Ekuitas 5.281.082 5.127.785 4.802.834 4.508.765 4.231.714 2,99% 5,69% Total Equity
Jumlah Liabilitas, Dana
Total Liabilities, Temporary
Syirkah Temporer dan 33.264.823 32.509.221 30.799.458 29.653.312 27.784.972 2,32% 4,60%
Syirkah Funds, And Equity
Ekuitas
Aset Assets
Pertumbuhan Aset rata-rata selama 5 tahun sebesar 4,60% The average asset growth over the past five years was 4,60%, and
dan pada tahun 2025 tumbuh 2,32% menjadi Rp33.264.823 in 2025, assets grew by 2,32% to reach IDR 33.264.823 million.
juta
Liabilitas Liabilities
Pertumbuhan Liabilitas rata-rata selama 5 tahun sebesar The average liabilities growth over the past five years was 4.08%,
4.08% dan pada tahun 2025 tumbuh 0,25% menjadi and in 2025, liabilities grew by 0,25% to reach IDR 26.656.231
Rp26.656.231 juta million.
BANK SULSELBAR 21
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 22
Pendahuluan
Introduction
Dana Syirkah Temporer Temporary Mudharabah Funds
Pertumbuhan Dana Syirkah Temporer rata-rata selama 5 The average growth of temporary mudharabah funds over the
tahun sebesar 12,18% dan pada tahun 2025 tumbuh 67,90% past five years was 12,18%, and in 2025, they grew by 67,90%
menjadi Rp1.327.530 juta. to reach IDR 1.327.530 million.
Ekuitas Equity
Pertumbuhan Ekuitas rata-rata selama 5 tahun sebesar The average equity growth over the past five years was 5,69%,
5,69% dan pada tahun 2025 tumbuh 2,99% menjadi and in 2025, equity grew by 2,99% to reach IDR 5.281.082
Rp5.281.082 juta. million.
Kredit Loans
Pertumbuhan Kredit rata-rata selama 5 tahun sebesar The average loan growth over the past five years was 1,90%, and
1,90% dan pada tahun 2025 terkoreksi 1,47% menjadi in 2025, loans grew by 1,47% to reach IDR 21.585.609 million.
Rp21.585.609 juta.
Pembiayaan dan Piutang Syariah Sharia Financing and Receivables
Pertumbuhan Pembiayaan dan piutang Syariah rata-rata The average growth of sharia financing and receivables over the
selama 5 tahun sebesar 11,92% dan pada tahun 2025 past five years was 11,92%, and in 2025, they grew by 27,68%
tumbuh 27,68% menjadi Rp1.960.010 juta. to reach IDR 1.960.010 million.
Laba Rugi - Profit and loss
YOY CAGR
2025 - 2025 -
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 2024 (%) 2021 (%) Description
Pendapatan Bunga dan Interest Income and Sharia
2.690.297 2.608.095 2.555.661 2.550.080 2.499.511 3,15% 1,86%
Pendapatan Syariah Income
Beban Bunga dan Beban Interest Expenses and
(1.097.069) (1.059.166) (976.652) (818.322) (861.546) 3,58% 6,23%
Syariah Sharia Expenses
Pendapatan Bunga dan Interest Income and Profit
1.593.227 1.548.929 1.579.009 1.731.758 1.637.965 2,86% (0,69%)
Bagi Hasil – Bersih Sharing – Net
Pendapatan Operasional
339.144 347.961 321.827 312.855 294.854 (2,53%) 3,56% Other Operating Income
Lainnya
Beban Operasional Other Operational
(1.177.460) (1.105.119) (1.019.930) (1.125.341) (1.061.691) 6,55% 2,62%
Lainnya Expenses
Laba Operasional 754.911 791.772 880.906 919.271 871.128 (4,66%) (3,52%) Operational Income
Pendapatan (Beban) Non Non-Operating Income
(12.033) (13.247) (13.420) (37.614) (16.927) (9,16%) (8,18%)
Operasional – Bersih (Expenses) – Net
Laba Sebelum Beban
742.878 778.524 867.487 881.656 854.201 (4,58%) (3,43%) Income before Tax Expense
Pajak
Beban Pajak (171.774) (120.864) (200.581) (227.933) (202.375) 42,12% (4,02%) Tax Expense
Laba Tahun Berjalan 571.104 657.659 666.905 653.724 651.826 (13,16%) (3,25%) Net Income
Laba Komprehensif Comprehensive Income for
571.283 713.628 667.201 632.655 878.976 (19,95%) (10,21%)
Tahun Berjalan the Year
Laba per Saham (Nilai Earnings per Share (Full
257.633 298.606 305.259 303.406 435.070 (13,72%) (12,28%)
Penuh) Value)
22 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 23
Pendapatan Bunga dan Pendapatan Syariah Interest Income and Sharia Income
Pertumbuhan Pendapatan bunga dan bagi hasil syariah The average growth in net sharia interest and profit sharing
bersih rata-rata selama 5 tahun sebesar 1,86% dan pada income over the past 5 years is 1.86% and in 2025 it will grow by
tahun 2025 tumbuh 3,15% menjadi Rp2.690.297 juta. 3.15% to IDR 2,690,297 million.
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil Syariah Net Sharia Interest Income and Profit Sharing
Bersih
Pertumbuhan Pendapatan bunga dan bagi hasil syariah The average growth in net sharia interest and profit sharing
bersih rata-rata selama 5 tahun sebesar (0,69%) dan pada income over 5 years was (0.69%) and in 2025 grew by 2.86% to
tahun 2025 tumbuh 2,86% menjadi Rp1.593.227 juta. IDR 1,593,227 million.
Laba Operasional Operating Income
Pertumbuhan rata-rata Pendapatan Operasional Lainnya The average growth of Other Operating Income for 5 years was
selama 5 tahun sebesar (3,52%) dan pada tahun 2025 (3.52%) and in 2025 it was corrected by 4.66% to IDR 754,911
terkoreksi 4,66% menjadi Rp754.911 juta. million.
Laba Bersih Net Income
Pertumbuhan Laba Bersih rata-rata selama 5 tahun sebesar The average Net Income Growth for 5 years was (3.25%) and in
(3,25%) dan pada tahun 2025 terkoreksi 13,16% menjadi 2025 it was corrected by 13.16% to IDR 571,104 million.
Rp571.104 juta.
Laba Komprehensif Comprehensive Income
Pertumbuhan Laba komprehensif rata-rata selama 5 tahun The average comprehensive income growth over 5 years was
sebesar (10,21%) dan pada tahun 2025 terkoreksi (19,95%) (10.21%) and in 2025 it was corrected (19.95%) to IDR 571,283
menjadi Rp571.283 juta. million.
Arus Kas - Cash Flow
YOY CAGR
2025 - 2025 -
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 2024 (%) 2021 (%) Description
Kas Bersih Diperoleh Net Cash Obtained from
dari (Digunakan untuk) 1.428.925 (126.677) 1.224.716 1.611.581 1.989.385 (1228,01%) (7,94%) (Used for) Operating
Aktivitas Operasi Activities
Kas Bersih / Diperoleh Net Cash / Obtained
dari (Digunakan untuk) (103.273) (1.073.424) (1.914.602) (206.947) (107.420) (90,38%) (0,98%) from (Used for) Investing
Aktivitas Investasi Activities
Kas Bersih Digunakan
Net Cash Used for Funding
untuk Aktivitas (837.346) 948.527 (481.760) (196.925) (773.955) (188,28%) 1,99%
Activities
Pendanaan
Kenaikan (Penurunan)
Net Increase (Decrease) in
Bersih Kas dan Setara 488.305 (251.574) (1.171.646) 1.207.709 1.108.010 (294,10%) (18,52%)
Cash and Cash Equivalents
Kas
Kas dan Setara Kas Awal Early Year Cash and Cash
3.499.546 3.751.120 4.922.767 3.715.058 2.607.048 (6,71%) 7,64%
Tahun Equivalents
Kas dan Setara Kas Akhir Year-End Cash and Cash
3.987.852 3.499.546 3.751.120 4.922.767 3.715.058 13,95% 1,79%
Tahun Equivalents
BANK SULSELBAR 23
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 24
Pendahuluan
Introduction
Kas dan Setara Kas Awal Tahun Cash and Cash Equivalents at Beginning of the
Year
Rata-rata pertumbuhan kas setara kas awal tahun selama The average growth of cash equivalents at the beginning of the
5 tahun sebesar (7,94%) dan pada tahun 2025 jumlah kas year for 5 years was (7.94%) and in 2025 the amount of cash
setara kas awal tahun sebesar Rp1.428.925 juta atau equivalents at the beginning of the year was IDR 1,428,925
meningkat 1.228% dari tahun 2024 (YoY). million or an increase of 1,228% from 2024 (YoY).
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun End of Year Cash and Cash Equivalents
Rata-rata pertumbuhan kas setara kas akhir tahun selama The average growth of cash equivalents at the end of the year for
5 tahun sebesar (0,98%) dan pada tahun 2025 jumlah kas 5 years was (0.98%) and in 2025 the amount of cash equivalents
setara kas akhir tahun sebesar Rp(103.273) juta atau turun at the end of the year was IDR (103,273) million or decreased by
90,38% dari tahun 2024 (YoY). 90.38% from 2024 (YoY).
Rasio Keuangan - Financial Ratios
CAGR
YOY 2024 2024 -
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 - 2023 (%) 2020 (%) Description
Permodalan Capital
CAR 29,23% 28,94% 28,61% 27,54% 21,30% -70,77% 8,23% Capital Adequacy Ratio (CAR)
Kualitas Aset Asset Quality
Aset produktif bermasalah
Non-Performing Earning Assets to
terhadap total aset 2,11% 1,87% 1,73% 1,06% 0,81% #DIV/0! 27,04%
Total Earning Assets
produktif
Aset produktif bermasalah
dan aset non produktif Non-Performing Earning and
bermasalah terhadap total 2,11% 1,86% 1,59% 0,98% 5,07% #DIV/0! (19,68%) Non-Earning Assets to Total
aset produktif dan aset non Assets
produktif
Gross Non-Performing Loan (NPL)
· NPL Gross 2,86% 2,49% 2,16% 1,23% 0,92% (97,14%) 32,78%
Ratio
· NPL Net 1,01% 0,76% 0,74% 0,19% 0,02% (98,99%) 166,58% Net NPL Ratio
Rentabilitas Profitability
· ROA 2,23% 2,54% 2,91% 2,95% 3,09% (97,77%) (7,83%) Return on Assets (ROA)
· ROE 11,88% 13,54% 15,44% 15,72% 17,47% (88,12%) (9,19%) Return on Equity (ROE)
· NIM 5,09% 5,30% 6,06% 6,65% 6,66% (94,91%) (6,50%) Net Interest Margin (NIM)
· NPM 26,04% 25,72% 26,08% Net Income Margin (NPM)
Operating Efficiency Ratio
· BOPO 76,55% 73,95% 71,40% 74,73% 70,97% (23,45%) 1,91%
(BOPO)
CIR (Biaya terhadap
50,64% 49.36% 46,55% 48,83% 49,16% (49,36%) 0,74% Cost to Income Ratio (CIR)
Pendapatan)
CASA 53,55% 52,73% 53,95% 56,54% 55,00% (0,67%) CASA Ratio
Likuiditas Liquidity
LDR 106,51% 116,24% 111,24% 111,54% 114,19% 6,51% (1,73%) Loans-to-Deposits Ratio (LDR)
24 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 25
CAGR
YOY 2024 2024 -
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 - 2023 (%) 2020 (%) Description
Penyangga Likuiditas
Macroprudential Liquidity Buffer
Makroprudensial (PLM) 25,57% 26,88% 23,29% 11,54%% 17,40% (74,43%) 10,10%
(PLM)
konvensional
Rasio Intermediasi Macroprudential Intermediation
96,30% 109,62% 103,80% 104,60% 105,70% (3,70%) (2,30%)
Makroprudensial (RIM) Ratio (RIM)
Solvabilitas Solvency
Rasio Liabilitas terhadap
529,89% 533,98% 541,28% 557,68% 556,59% Debt-to-Equity Ratio (DER)
Ekuitas (DER)
Rasio Liabilitas terhadap
84,12% 84,23% 84,41% 84,80% 84,77% Debt-to-Assets Ratio (DAR)
Aset (DAR)
Kepatuhan Compliance
Persentase Pelanggaran Legal Lending Limit (LLL)
0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
BMPK Pihak Terkait Violations – Related Parties
Persentase Pelanggaran LLL Violations – Non-Related
0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
BMPK Pihak Tidak Terkait Parties
Persentase Pelampauan
0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% LLL Exceedance – Related Parties
BMPK Pihak Terkait
Persentase Pelampauan LLL Exceedance – Non-Related
0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
BMPK Pihak Tidak Terkait Parties
Giro Wajib Minimum Minimum Reserve Requirement
4,62% 5,34% 6,89% 5,37% 3,61% (95,50%) 5,66%
Utama Rupiah konvensional (GWM) – Rupiah (Conventional)
Giro Wajib Minimum Minimum Reserve Requirement –
5,68% 5,44% 7,32% 3,75% (100,00%) (100,00%)
Utama Rupiah syariah Rupiah (Sharia)
Giro Wajib Minimum Valuta Minimum Reserve Requirement –
7,66% 4,81% 4,16% 13,12% 19,84% (94,81%) (28,48%)
Asing Foreign Currency
Posisi Devisa Netto (PDN) 1,16% 0,85% 0,12% 0,06% 0,08% (99,11%) 82,63% Net Open Position (NOP)
Ikhtisar Operasional - Operational Overview
Kinerja Keuangan Per Segmen Financial Performance per Segment
Dana Pihak Ketiga Third-Party Deposits
Dana Pihak Consolidated
Ketiga Third Party
Konsolidasi 2025 2024 2023 2022 2021 YoY CAGR Proporsi Funds
Giro 4.795.466 3.774.278 4.802.078 5.414.807 5.069.986 27,06% (1,38%) 21,69% 21,69%
Tabungan 7.043.438 6.859.942 6.203.909 5.595.373 5.165.246 2,67% 8,06% 31,86% 31,86%
Deposito
10.267.825 9.533.246 9.132.636 8.538.250 8.388.795 7,71% 5,18% 46,45% 46,45%
Berjangka
Jumlah 22.106.729 20.132.164 20.138.623 19.548.430 18.624.027 9,81% 4,38% 100,00% 100,00%
CASA 53,55% 52,73% 53,95% 56,54% 55,00% 1,56% (0,67%)
BANK SULSELBAR 25
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 26
Pendahuluan
Introduction
Dana Pihak Ketiga Conventional
Konvensional 2025 2024 2023 2022 2021 YoY CAGR Proporsi Third Party Funds
Giro 4.679.727 3.234.497 4.300.371 5.031.458 4.698.679 44,68% (0,10%) 22,99% Demand Deposits
Tabungan 6.350.469 6.392.317 5.870.364 5.352.649 4.971.045 (0,65%) 6,31% 31,19% Savings
Deposito
9.327.996 9.070.739 8.680.344 7.916.884 7.823.579 2,84% 4,50% 45,82% Time Deposit
Berjangka
Jumlah 20.358.192 18.666.675 18.851.079 18.300.991 17.493.303 9,06% 3,86% 100,00% Total
CASA 54,18% 51,35% 53,95% 56,74% 55,28% 5,51% (0,50%) CASA
Dana Pihak Syariah Third
Ketiga Syariah 2025 2024 2023 2022 2021 YoY CAGR Proporsi Party Funds
Giro 115.739 539.781 501.707 383.349 371.307 (78,56%) (25,28%) 6,62% Demand Deposits
Tabungan 692.969 467.625 333.545 242.724 194.201 48,19% 37,44% 39,63% Savings
Deposito
939.829 462.508 452.292 621.366 565.216 103,20% 13,56% 53,75% Time Deposit
Berjangka
Jumlah 1.748.537 1.465.489 1.287.544 1.247.439 1.130.724 19,31% 11,51% 100,00% Total
CASA 46,25% 68,44% 64,87% 50,19% 50,01% (32,42%) (1,93%) CASA
Kredit Dan Pembiayaan Syariah Shariah Loan Portfolio and Financing
Kredit 2025 2024 2023 YoY CAGR Proporsi Lending
Kredit Investasi 2.477.401 2.419.355 2.151.739 2,40% 1,04% 11,48% Investment
Kredit Modal Kerja 1.587.527 1.854.552 1.695.474 (14,40%) (4,86%) 7,35% Working Capital
Kredit Perumahan Rakyat (KPR) 889.528 827.438 361.196 7,50% 12,01% 4,12% Mortgage (KPR)
Kredit Umum Lainnya
16.631.153 16.805.462 14.427.349 (1,04%) 2,38% 77,05% Other
(Konsumtif)
Jumlah 21.585.609 21.906.807 18.635.758 (1,47%) 1,90% 100,00% Total
Total CKPN (531.715) 497.186 125.805 (206,94%) N/A - CKPN
Total Kredit Nett 21.053.894 21.409.621 18.509.953 (1,66%) 1,60% - Total Lending Net
Pembiayaan 2025 2024 2023 YoY CAGR Proporsi Financing
Investasi 252.930 262.573 111.153 (3,67%) 13,37% 12,90% Investment
Modal Kerja 220.655 224.318 229.397 (1,63%) (8,73%) 11,26% Working Capital
KPR 660.129 574.427 14,92% 109,74% 33,68% Mortgage (KPR)
Konsumtif 826.296 473.813 677.219 74,39% 2,66% 42,16% Consumptive
Jumlah 1.960.010 1.535.131 1.017.769 27,68% 11,92% 100,00% Total
Penyisihan Kerugian (56.766) 48.560 14.151 (216,90%) N/A - Loss Allowance
Jumlah Pembiayaan Nett 1.903.244 1.486.571 1.003.618 28,03% 11,32% - Net Total
26 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 27
INFORMASI SAHAM
Share Information
Hingga akhir tahun 2025, Bank Sulselbar tidak menerbitkan As of the end of 2025, Bank Sulselbar has not issued shares
saham yang diperdagangkan di pasar modal, dengan traded in the capital market. Therefore, there is no share trading
demikian tidak terdapat informasi perdagangan saham yang information to be disclosed in this report.
dapat disampaikan pada laporan ini.
Uraian 2025 2024 Description
Modal saham - Modal ditempatkan
dan disetor penuh pada tanggal 31 Share Capital – Issued and Fully Paid
Rp2.219.636.000.000 Rp2.213.136.000.000
Desember 2025 sebanyak 2.219.636 Capital as of December 31
saham
Aksi Korporasi Corporate Actions
Pada tahun 2025, Bank Sulselbar tidak melakukan Aksi In 2025, Bank Sulselbar did not undertake any corporate actions
Korporasi terkait dengan aktivitas yang berpengaruh affecting the number of outstanding shares, including stock splits,
terhadap jumlah saham beredar, di antaranya pemecahan reverse stock splits, stock dividends, bonus shares, or changes in
saham, penggabungan saham, dividen saham, saham bonus nominal share value.
dan perubahan nilai nominal saham.
Aksi Penghentian Sementara Perdagangan Trading Suspension and/or Delisting
Saham (Suspension) dan/atau Penghapusan
Pencatatan Saham (Delisting)
Sampai dengan 31 Desember 2025, Bank Sulslebar As of December 31, 2025, Bank Sulselbar has never been subject
tidak pernah dikenakan sanksi penghentian sementara to trading suspension and/or delisting sanctions.
perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan
pencatatan saham (delisting).
BANK SULSELBAR 27
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 28
Pendahuluan
Introduction
INFORMASI TENTANG OBLIGASI, SUKUK ATAU
OBLIGASI KONVERSI
Information About Bonds, Sukuk, or Convertible Bonds
Sampai dengan 31 Desember 2025, Bank Sulsebar tidak As of December 31, 2025, Bank Sulselbar did not issue new
melakukan penerbitan obligasi, adapun obligasi yang masih bonds. However, outstanding bonds amounted to IDR 1,012
aktif mencapai Rp. 1.012 miliar. billion.
Rating
Nama Obligasi Tanggal Tanggal Jatuh Tenor Mata Nominal Name of Bonds
dan Sukuk Penerbitan Tempo (tahun) Kupon Uang (Rp miliar) 2025 2024 and Sukuk
Obligasi
Berkelanjutan II 18 November 18 November idA+ idA+
5 0,385416667 IDR 392 Series B
Bank Sulselbar 2020 2025 (Pefindo) (Pefindo)
Tahap II Seri B
Obligasi
Berkelanjutan III 29 Desember 29 Desember idA+ idA+
5 0,315972222 IDR 620 Series A
Bank Sulselbar 2021 2026 (Pefindo) (Pefindo)
Tahap I Seri B
INFORMASI PENDANAAN LAINNYA
Other Funding Information
Sampai dengan 31 Desember 2025, Bank Sulselbar tidak As of December 31, 2025, Bank Sulselbar does not have other
memiliki sumber pendanaan lainnya sources of funding.
28 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 29
PERISTIWA PENTING
Key Milestones
SELASA | 14 JANUARI 2025
HUT Ke 64 : Tumbuh dan Bersinergi
64th Anniversary: Growing and Synergizing
Makassar — Bank Sulselbar merayakan HUT ke-64 bertema
“Tumbuh dan Bersinergi” melalui rangkaian kegiatan literasi
keuangan, dukungan UMKM, dan program sosial. Puncak
perayaan 7–9 Februari 2025 menghadirkan pameran
UMKM serta hiburan masyarakat.
Makassar — Bank Sulselbar celebrated its 64th anniversary
with the theme “Growth and Synergy” through a series of
financial literacy activities, MSME support, and social programs.
The celebrations, held on February 7–9, 2025, culminated in an
MSME exhibition and public entertainment.
SENIN | 10 FEBRUARI 2025
Event KADOBSSB dalam rangka
HUT Ke-64.
KADOBSSB event in the framework of the 64th
Anniversary.
Makassar — Bank Sulselbar menggelar event KADOBSSB
dalam rangka HUT dengan menghadirkan 64 booth UMKM
dan pelaku ekonomi kreatif di Phinisi Point Mall. Kegiatan
ini menjadi bentuk dukungan bank terhadap pemberdayaan
UMKM sekaligus literasi keuangan kepada masyarakat.
Makassar — Bank Sulselbar held a KADOBSSB event to celebrate
its anniversary, featuring 64 booths representing MSMEs and
creative economy players at Phinisi Point Mall. This event
demonstrated the bank’s support for MSME empowerment and
financial literacy for the community.
BANK SULSELBAR 29
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 30
Pendahuluan
Introduction
KAMIS | 27 MARET 2025
Empat Penghargaan pada Ajang
GERAK Syariah Award 2025
Four Awards at the 2025 GERAK Syariah Awards
Jakarta — Bank Sulselbar meraih empat penghargaan
pada ajang GERAK Syariah Award 2025 dari Otoritas Jasa
Keuangan atas kontribusinya dalam literasi dan inklusi
keuangan syariah.
Jakarta — Bank Sulselbar won four awards at the GERAK
Syariah Award 2025 from the Financial Services Authority
for its contribution to Islamic financial literacy and inclusion.
KAMIS | 10 APRIL 2025
Transformasi Digital dan Penguatan
UMKM melalui layanan QRIS
Digital Transformation and Strengthening MSMEs
through QRIS services
Makassar — Direktur Operasional dan TI Bank Sulselbar,
Iswadi Ayub, menekankan pentingnya kolaborasi antara
perbankan dan media di era digital, termasuk dengan
Tribun Timur, sekaligus mendorong transformasi digital
dan penguatan UMKM melalui layanan elektronik serta
pembayaran QRIS.
Makassar — Bank Sulselbar’s Banking Operations and
IT Director, Iswadi Ayub, emphasized the importance of
collaboration between banking and media in the digital era,
including with Tribun Timur, while also encouraging digital
transformation and strengthening MSMEs through electronic
services and QRIS payments.
30 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 31
SENIN | 12 MEI 2025
USD Banknotes Awareness bersama
agen U.S. Secret Service
USD Banknotes Awareness with U.S. Secret
Service agents
Makassar — Bank Sulselbar menggelar kegiatan USD
Banknotes Awareness bersama agen U.S. Secret Service guna
meningkatkan pemahaman deteksi uang dolar AS palsu
serta memperkuat integritas layanan transaksi valuta asing
di lingkungan perbankan
Makassar — Bank Sulselbar held a USD Banknotes Awareness
activity with U.S. Secret Service agents to increase understanding
of counterfeit US dollar detection and strengthen the integrity
of foreign exchange transaction services in the banking
environment.
SENIN | 30 JUNI 2025
Bank Sulselbar meraih Paritrana
Award 2024.
Bank Sulselbar won the 2024 Paritrana Award.
Makassar — Bank Sulselbar meraih Paritrana Award 2024
kategori Perusahaan Besar Menengah tingkat Provinsi
Sulawesi Selatan atas komitmennya dalam implementasi
jaminan sosial ketenagakerjaan dan dukungan terhadap
program BPJS Ketenagakerjaan.
Makassar — Bank Sulselbar won the 2024 Paritrana Award
in the Large and Medium Enterprises category at the South
Sulawesi provincial level for its commitment to implementing
social security for workers and supporting the BPJS
Ketenagakerjaan program.
BANK SULSELBAR 31
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 32
Pendahuluan
Introduction
KAMIS | 03 JULI 2025
Outstanding Performance in Regional
Sharia Banking pada Bisnis Indonesia
Awards 2025
Outstanding Performance in Regional Sharia Banking
at the 2025 Bisnis Indonesia Awards
Makassar — Bank Sulselbar meraih penghargaan
Outstanding Performance in Regional Sharia Banking pada
Bisnis Indonesia Awards 2025 atas kinerja unggul, inovasi,
dan kontribusinya dalam pengembangan perbankan
syariah regional
Makassar — Bank Sulselbar won the Outstanding Performance
in Regional Sharia Banking award at the 2025 Bisnis Indonesia
Awards for its superior performance, innovation, and
contribution to the development of regional sharia banking.
1 JULI 2025
Exit Meeting dengan OJK Market
Conduct
Exit Meeting with OJK Market Conduct
Otoritas Jasa Keuangan bersama manajemen bank
menggelar Exit Meeting Market Conduct sebagai bagian dari
evaluasi akhir pengawasan perilaku pasar, guna memperkuat
kepatuhan, perlindungan konsumen, serta peningkatan
kualitas layanan perbankan kepada masyarakat.
The Financial Services Authority (OJK) and bank management
held a Market Conduct Exit Meeting as part of the final
evaluation of market conduct supervision, to strengthen
compliance, consumer protection, and improve the quality of
banking services to the public.
32 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 33
KAMIS | 28 AGUSTUS 2025
Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI
ke Pemprov Sulawesi Selatan
Working Visit of Commission II of the Indonesian House
of Representatives to the South Sulawesi Provincial
Government
Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah
Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengawasi peran BUMD,
termasuk Bank Sulselbar, dalam meningkatkan Pendapatan
Asli Daerah (PAD) serta memperkuat pembangunan
ekonomi daerah.
Commission II of the Indonesian House of Representatives
conducted a working visit to the South Sulawesi Provincial
Government to oversee the role of BUMD, including Bank
Sulselbar, in increasing Regional Original Income (PAD) and
strengthening regional economic development.
SELASA | 30 SEPTEMBER 2025
Digitalisasi Pengelolaan KPN
Koperasi Panca Daya
Digitalization of KPN Management of Panca
Daya Cooperative
Bank Sulselbar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat
membahas kerja sama digitalisasi pengelolaan KPN Koperasi
Panca Daya guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas,
dan modernisasi tata kelola koperasi di daerah.
Bank Sulselbar and the West Sulawesi Provincial Government
discussed cooperation on digitalizing the management of the Panca
Daya Cooperative KPN to increase transparency, accountability,
and modernize cooperative governance in the region.
BANK SULSELBAR 33
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 34
Pendahuluan
Introduction
9 SEPTEMBER 2025
Kegiatan rapat Dewan Komisaris
dan Direksi terkait penyesuaian
anggaran dasar Bank Sulselbar.
Meeting activities of the Board of Commissioners and
Directors regarding adjustments to the articles of
association of Bank Sulselbar.
SENIN | 06 OKTOBER 2025
Bank Sulselbar meraih BIK Award
2025 dari Otoritas Jasa Keuangan
Bank Sulselbar received the 2025 BIK Award
from the Financial Services Authority.
Bank Sulselbar meraih BIK Award 2025 dari Otoritas Jasa
Keuangan sebagai bank paling aktif mendukung literasi
dan inklusi keuangan pelajar, atas program edukasi seperti
KEJAR, GENCARKAN, dan kegiatan literasi di sekolah.
Bank Sulselbar received the 2025 BIK Award from the Financial
Services Authority as the most active bank in supporting student
financial literacy and inclusion, for educational programs such
as KEJAR, GENCARKAN, and literacy activities in schools.
24 NOVEMBER 2025
Recovery Plan dengan Dewan
Komisaris
Recovery Plan with the Board of Commissioners
Direksi bersama Dewan Komisaris menggelar rapat
Recovery Plan guna memperkuat strategi pemulihan
kinerja, mitigasi risiko, serta memastikan keberlanjutan
dan stabilitas operasional perusahaan.
The Board of Directors and the Board of Commissioners held
a Recovery Plan meeting to strengthen the performance
recovery strategy, mitigate risks, and ensure the sustainability
and stability of the company’s operations.
34 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 35
SENIN | 24 NOVEMBER 2025
Bank Sulselbar mendorong pertumbuhan UMKM melalui
program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan pembiayaan
mudah, aman, dan terjangkau. Inisiatif ini diharapkan
membantu pelaku usaha lokal memperluas bisnis sekaligus
memperkuat ekonomi daerah.
Bank Sulselbar is encouraging the growth of MSMEs through
the People’s Business Credit (KUR) program, offering easy, safe,
and affordable financing. This initiative is expected to help local
businesses expand their operations while strengthening the
regional economy.
KAMIS | 11 DESEMBER 2025
Sekda Sulawesi Selatan Jufri Rahman menyatakan Bank
Sulselbar secara konsisten menyumbang 3–4% Pendapatan
Asli Daerah (PAD) setiap tahun. Pemprov Sulsel terus
mendorong penguatan tata kelola, profesionalisme
manajemen, dan digitalisasi layanan agar bank daerah tetap
berkelanjutan serta mendukung pembangunan ekonomi
South Sulawesi Regional Secretary Jufri Rahman stated that
Bank Sulselbar consistently contributes 3–4% of Regional
Original Income (PAD) annually. The South Sulawesi Provincial
Government continues to promote strengthened governance,
professional management, and digitalization of services to
ensure the sustainability of regional banks and support economic
development.
BANK SULSELBAR 35
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 36
LAPORAN MANAJEMEN Management Report
Page 37
Page 38
LAPORAN DIREKSI
Board of Directors Report
YULIS SUANDI
Direktur Utama
President Director
Page 39
Assalamu’alaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh
Para Pemegang Saham dan Seluruh Distinguished Shareholders and
Pemangku Kepentingan, Stakeholders,
Dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan With gratitude to Almighty God, the Board of Directors hereby
Yang Maha Esa, Direksi dengan penuh tanggung jawab presents the 2025 Annual Report of Bank Sulselbar. The year
menyampaikan Laporan Tahunan Bank Sulselbar Tahun marked a period of dynamic challenges as well as a strategic
Buku 2025. Tahun ini merupakan periode yang penuh momentum for the Company to strengthen its growth foundation
dinamika sekaligus momentum strategis bagi Perseroan amid ongoing global and national economic uncertainties.
untuk memperkuat fondasi pertumbuhan di tengah
tantangan ekonomi global dan nasional yang masih diwarnai
ketidakpastian.
Stabilitas sistem keuangan yang tetap terjaga serta The stability of the financial system and resilient regional
pertumbuhan ekonomi daerah yang resilien menjadi landasan economic growth provided a solid foundation for Bank Sulselbar
bagi Bank Sulselbar untuk melakukan konsolidasi dan to pursue consolidation and accelerate performance in a
akselerasi kinerja secara terukur dan pruden. Sejalan dengan prudent and measured manner. In line with the theme “Growing
tema “Tumbuh Lebih Kuat, Bersinergi untuk Masa Depan”, Stronger, Synergizing for the Future,” the Company focused its
Perseroan menitikberatkan strategi pada penguatan struktur strategy on strengthening capital structure, improving asset
permodalan, peningkatan kualitas aset, serta pengelolaan quality, and maintaining disciplined liquidity management.
likuiditas yang disiplin. Penyaluran kredit difokuskan pada Loan disbursement was directed toward productive sectors,
sektor-sektor produktif, khususnya UMKM dan sektor particularly MSMEs and key regional industries, to support
unggulan daerah, guna mendorong pertumbuhan ekonomi inclusive economic growth while maintaining a healthy risk
regional yang inklusif sekaligus menjaga profil risiko yang profile.
sehat.
Sinergi menjadi pilar utama dalam setiap langkah strategis. Synergy remains the cornerstone of all strategic initiatives.
Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah, pelaku usaha, dan Collaboration with local governments, business communities,
seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat untuk and stakeholders continues to be strengthened to build a resilient
membangun ekosistem keuangan yang resilien dan berdaya and competitive financial ecosystem. Digital transformation has
saing. Transformasi digital juga dipercepat guna meningkatkan also been accelerated to enhance operational efficiency, service
efisiensi operasional, kualitas layanan, serta pengalaman quality, and customer experience.
nasabah yang lebih optimal.
Direksi meyakini bahwa pertumbuhan yang kuat hanya The Board of Directors believes that sustainable growth can
dapat dicapai melalui tata kelola yang kokoh, manajemen only be achieved through strong governance, effective risk
risiko yang efektif, serta komitmen terhadap penciptaan nilai management, and a commitment to creating long-term value for
berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Capaian stakeholders. The achievements in 2025 reflect the collective
tahun 2025 merupakan hasil kerja keras seluruh insan efforts of all Bank Sulselbar personnel and the continuous
Bank Sulselbar dan dukungan para Pemegang Saham yang support of shareholders.
senantiasa menjadi fondasi keberlanjutan Perseroan.
BANK SULSELBAR 39
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 40
Laporan Manajemen
Introduction
Dengan semangat kebersamaan dan optimisme, Bank With optimism and a spirit of togetherness, Bank Sulselbar will
Sulselbar akan terus melangkah maju, memperkuat peran continue to move forward, strengthening its role as a pillar of
sebagai pilar pembangunan daerah, serta menghadirkan regional development and delivering meaningful contributions to
kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi yang sustainable economic growth.
berkelanjutan.
Aktivitas Utama Perseroan Main Business Activities
Sebagai bank pembangunan daerah yang terus bertumbuh, As a growing regional development bank, Bank Sulselbar offers
Bank Sulselbar menghadirkan portofolio produk dan layanan a comprehensive portfolio of products and services to meet the
yang komprehensif untuk menjawab kebutuhan masyarakat needs of individuals and businesses. On the funding side, the
dan dunia usaha. Pada sisi Produk Simpanan, Perseroan Bank provides demand deposits, savings accounts, time deposits,
menawarkan beragam pilihan mulai dari giro, tabungan, as well as planning and student savings products, including
deposito hingga produk perencanaan dan tabungan pelajar, sharia-based services such as Wadiah Demand Deposits, Sharia
termasuk layanan berbasis syariah seperti Giro Wadiah, Savings, and Mudharabah Deposits. These product offerings
Tabungan Syariah, dan Deposito Mudharabah. Ragam are designed to strengthen the savings culture while supporting
produk ini dirancang untuk memperkuat budaya menabung financial inclusion across all operational areas.
sekaligus mendukung inklusi keuangan di seluruh wilayah
operasional.
Dalam hal Kredit dan Pembiayaan, Bank Sulselbar In terms of lending and financing, the Bank supports regional
mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui economic growth through both consumer and productive
pembiayaan konsumtif dan produktif, termasuk KUR, kredit financing, including KUR, micro and commercial loans, MSME
mikro dan komersial, pembiayaan sektor UMKM, hingga financing, and sharia financing products such as Graha Berkah
pembiayaan syariah seperti Graha Berkah iB dan Modal iB and Working Capital Berkah iB. Lending is selectively directed
Kerja Berkah iB. Penyaluran kredit diarahkan secara selektif to productive sectors to maintain asset quality and accelerate
pada sektor-sektor produktif guna menjaga kualitas aset dan regional economic development.
mendukung akselerasi ekonomi regional.
Sementara itu, pada aspek Layanan, transformasi digital From a service perspective, digital transformation continues
terus diperkuat melalui Sulselbar Mobile, CMS, QRIS, layanan through Sulselbar Mobile, Cash Management System (CMS),
trade finance, remittance, serta produk devisa. Inovasi QRIS, trade finance, remittance, and foreign exchange services,
ini memastikan kemudahan, kecepatan, dan keamanan ensuring convenience, speed, and security for customers.
transaksi bagi nasabah, sekaligus memperluas jangkauan
layanan secara berkelanjutan.
Jaringan Layanan Service Network
Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan yang terukur As part of its measured and sustainable growth strategy, Bank
dan berkelanjutan, Bank Sulselbar terus memperkuat Sulselbar continues to strengthen its service infrastructure
infrastruktur layanan melalui pengembangan jaringan kantor through the development of an adaptive and integrated office
yang adaptif dan terintegrasi. Hingga Desember 2025, total network. As of December 2025, the Company’s total operational
jaringan operasional Perseroan mencapai 889 unit, terdiri network reached 889 units, consisting of 1 Head Office, 5
atas 1 Kantor Pusat, 5 Kantor Cabang Utama, 31 Kantor Main Branch Offices, 31 Conventional Branch Offices, 4 Sharia
Cabang Konvensional, 4 Kantor Cabang Syariah, 13 Kantor Branch Offices, 13 Sub-Branch Offices, 54 Functional Offices,
Cabang Pembantu, 54 Kantor Fungsional, 86 Payment Point, 86 Payment Points, 97 Office Channeling units, 15 Cash Cars,
97 Office Channeling, 15 Mobil Kas, serta 588 unit ATM/CRM and 588 ATM/CRM units spread across the Provinces of South
yang tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi, West Sulawesi, and DKI Jakarta.
dan DKI Jakarta .
40 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 41
Penguatan jaringan ini sejalan dengan strategi Perseroan The strengthening of this network is in line with the Company’s
dalam memperluas akses keuangan dan memperdalam strategy to expand financial access and deepen market
penetrasi pasar, khususnya pada sektor UMKM dan penetration, particularly in the MSME sector and regional
layanan transaksi pemerintah daerah. Ekspansi Payment government transaction services. The expansion of Payment
Point dan Office Channeling menjadi langkah strategis untuk Points and Office Channeling represents a strategic initiative
mendekatkan layanan ke komunitas dan sentra ekonomi to bring services closer to communities and regional economic
daerah, sekaligus mendukung peningkatan Dana Pihak centers, while also supporting the growth of third-party funds
Ketiga dan penyaluran kredit produktif. and the distribution of productive loans.
Di sisi internasional, Bank Sulselbar menjalin kemitraan On the international side, Bank Sulselbar has established
koresponden dengan sejumlah bank nasional dan mitra correspondent partnerships with several national banks and
global guna mendukung layanan trade finance dan remittance. global partners to support trade finance and remittance services.
Sinergi jaringan fisik dan digital ini memperkuat daya saing This synergy between physical and digital networks strengthens
serta menjadi fondasi utama dalam mendorong kinerja dan competitiveness and serves as a key foundation in driving the
pertumbuhan berkelanjutan Perseroan Company’s performance and sustainable growth.
Pengembangan Organisasi Organizational Development
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan keberlanjutan As part of strengthening governance and business sustainability,
bisnis, Bank Sulselbar terus melakukan pengembangan Bank Sulselbar continues to carry out structured and adaptive
organisasi secara terstruktur dan adaptif terhadap organizational development in response to the dynamics of the
dinamika industri perbankan. Langkah ini diarahkan untuk banking industry. This initiative is aimed at ensuring structural
memastikan efektivitas struktur, kejelasan akuntabilitas, effectiveness, clarity of accountability, and a balance between
serta keseimbangan antara pertumbuhan usaha dan business growth and risk control.
pengendalian risiko.
Direksi, dalam menjalankan tanggung jawab pengurusan In carrying out its management responsibilities, the Board of
Perseroan, melakukan evaluasi berkala atas struktur Directors conducts periodic evaluations of the organizational
organisasi guna memastikan keselarasan dengan strategi structure to ensure alignment with the Bank’s business strategy
bisnis dan profil risiko Bank. Penguatan fungsi manajemen and risk profile. Strengthening risk management, compliance,
risiko, kepatuhan, audit internal, serta optimalisasi unit bisnis internal audit functions, as well as optimizing business units and
dan transformasi digital menjadi prioritas dalam mendukung digital transformation are prioritized to support the achievement
pencapaian target Rencana Bisnis Bank. of the Bank’s Business Plan targets.
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan atas The Board of Commissioners performs an oversight function on
efektivitas perubahan tersebut, memastikan bahwa the effectiveness of these changes, ensuring that organizational
pengembangan organisasi tetap sejalan dengan prinsip GCG development remains aligned with GCG principles and does
dan tidak mengurangi independensi fungsi kontrol. Penataan not compromise the independence of control functions.
organisasi ini turut diikuti penguatan kompetensi SDM dan This organizational restructuring is also accompanied by
kesiapan suksesi kepemimpinan, sehingga Perseroan mampu strengthening human capital competencies and leadership
tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan. succession readiness, enabling the Company to grow stronger
and more sustainably.
Teknologi Informasi Information Technology
Di tengah akselerasi ekonomi digital, Bank Sulselbar Amid the acceleration of the digital economy, Bank Sulselbar
menempatkan Teknologi Informasi (TI) sebagai motor positions Information Technology (IT) as the driving force of
penggerak transformasi bisnis. Tahun 2025 menjadi business transformation. The year 2025 marks a momentum
momentum penguatan fondasi digital dengan realisasi for strengthening the digital foundation, with IT investment
BANK SULSELBAR 41
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 42
Laporan Manajemen
Introduction
investasi TI sebesar Rp36,35 miliar, meningkat signifikan realization reaching IDR 36.35 billion, a significant increase
dibanding tahun sebelumnya. Investasi ini bukan sekadar compared to the previous year. This investment is not merely
belanja teknologi, melainkan strategi jangka panjang untuk technological spending, but a long-term strategy to enhance
memperkuat daya saing dan kualitas layanan. competitiveness and service quality.
Penguatan difokuskan pada optimalisasi core banking system, The strengthening efforts focus on optimizing the core banking
pengembangan Mobile Banking multi-platform, Digital Loan system, developing multi-platform mobile banking, Digital
(KMG Online), QRIS enhancement, serta integrasi Cash Loan (KMG Online), QRIS enhancement, and integrating the
Management System dengan sistem keuangan pemerintah Cash Management System with regional government financial
daerah. Inovasi tersebut mendorong peningkatan efisiensi systems. These innovations drive improvements in operational
operasional, percepatan proses kredit, serta ekspansi efficiency, accelerate credit processes, and expand digital-based
layanan berbasis digital yang berdampak langsung pada services, directly impacting transaction growth and fee-based
pertumbuhan transaksi dan fee based income. income.
Di sisi internal, digitalisasi proses melalui e-Office, e-Jurnal, Internally, process digitalization through e-Office, e-Journal,
dashboard monitoring kredit produktif, hingga penguatan productive credit monitoring dashboards, and strengthening
ATM/CRM memperbaiki produktivitas dan kualitas ATM/CRM improves productivity and control quality. Meanwhile,
pengendalian. Sementara itu, investasi keamanan siber investments in cybersecurity through a Zero Trust approach,
melalui pendekatan Zero Trust, Data Loss Prevention, Data Loss Prevention, and optimization of the Disaster Recovery
dan optimalisasi Disaster Recovery Center memastikan Center ensure that operations remain resilient and secure.
operasional tetap resilien dan terlindungi.
Dengan strategi yang terukur dan berbasis risiko, investasi TI With a measured and risk-based strategy, IT investment in 2025
2025 menjadi katalis bagi peningkatan kinerja dan reputasi acts as a catalyst for improving the Bank’s performance and
Bank. Transformasi ini menegaskan bahwa teknologi bukan reputation. This transformation confirms that technology is not
sekadar infrastruktur, melainkan fondasi pertumbuhan yang merely infrastructure, but a foundation for stronger and more
lebih kuat dan berkelanjutan. sustainable growth.
Sumber Daya Manusia Human Capital
Di tengah akselerasi transformasi dan penguatan tata kelola, Amid the acceleration of transformation and strengthening of
Bank Sulselbar terus memperkuat fondasi Sumber Daya governance, Bank Sulselbar continues to reinforce its human
Manusia sebagai motor penggerak kinerja. Hingga akhir capital as the key driver of performance. As of the end of 2025,
2025, jumlah pegawai tercatat 1.484 orang, meningkat dari the number of employees reached 1,484, increasing from 1,464
1.464 orang pada 2024 atau tumbuh 1,37%. Kenaikan ini employees in 2024 or growing by 1.37%. This increase reflects
mencerminkan strategi workforce planning yang selektif dan a selective and measured workforce planning strategy, in line
terukur, sejalan dengan fase Fixing The Fundamental dalam with the “Fixing The Fundamental” phase in the Human Capital
Blueprint Human Capital 2025–2029 . Blueprint 2025–2029.
Berdasarkan status kepegawaian, Pegawai Organik Based on employment status, Organic Employees increased to
meningkat menjadi 975 orang (naik 31 orang), sementara 975 people (up by 31 employees), while efficiency measures
efisiensi dilakukan pada Kontrak Langsung yang turun reduced Direct Contract employees to 196 people. This
menjadi 196 orang. Komposisi ini menunjukkan penguatan composition indicates a strengthening of core workforce to
tenaga inti guna menjaga keberlanjutan kompetensi dan maintain competency sustainability and the “Prioritas Prima”
budaya “Prioritas Prima”. Dari sisi gender, komposisi culture. In terms of gender, the composition is increasingly
semakin seimbang dengan 743 pegawai pria dan 741 balanced with 743 male employees and 741 female employees.
pegawai wanita. Peningkatan pegawai wanita sebesar 4,81% The increase in female employees by 4.81% reflects the Bank’s
mencerminkan komitmen Bank terhadap inklusivitas dan commitment to inclusivity and equal opportunity. In terms
kesetaraan kesempatan. Pada aspek pendidikan, dominasi of education, the dominance of Bachelor’s and Postgraduate
42 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 43
lulusan Sarjana dan Pasca Sarjana menegaskan fokus pada graduates highlights the focus on enhancing professional
peningkatan kapabilitas profesional. Peningkatan Pasca capabilities. The 11.11% increase in postgraduate employees
Sarjana sebesar 11,11% menjadi indikator investasi pada indicates investment in strategic talent, while the decline in
talenta strategis, sementara penurunan jenjang pendidikan secondary education levels reflects a shift toward competency-
menengah menunjukkan pergeseran menuju kompetensi based expertise.
berbasis keahlian.
Keseluruhan komposisi ini memperlihatkan bahwa strategi Overall, this composition demonstrates that the human capital
pengembangan SDM tidak hanya menambah jumlah, tetapi development strategy is not only focused on increasing headcount,
meningkatkan kualitas—membangun organisasi yang agile, but also on improving quality—building an agile, competent
kompeten, dan siap bersaing di era digital. organization that is ready to compete in the digital era.
Analisis Kinerja Bank Bank Performance Analysis
• Kondisi Perekonomian Berdampak Langsung • Economic Conditions Have a Direct Impact on the
Terhadap Kinerja Perusahaan dan Target Pasar Company’s Performance and Market Targets
Sepanjang tahun 2025, dinamika perekonomian global Throughout 2025, global economic dynamics remained
masih diwarnai ketidakpastian akibat ketegangan marked by uncertainty due to geopolitical tensions,
geopolitik, fluktuasi harga komoditas, serta penyesuaian commodity price fluctuations, and adjustments in global
kebijakan moneter global. Kondisi tersebut memengaruhi monetary policies. These conditions affected capital flows
arus modal dan volatilitas pasar keuangan, namun and financial market volatility; however, domestic financial
stabilitas sistem keuangan domestik tetap terjaga. system stability remained well maintained.
Di tingkat nasional, perekonomian Indonesia tumbuh At the national level, Indonesia’s economy grew by
sekitar 5% (yoy) dengan inflasi yang tetap terkendali approximately 5% (yoy), with inflation remaining under
dalam rentang sasaran. Stabilitas nilai tukar, surplus control within the target range. Exchange rate stability, a
neraca perdagangan yang berkelanjutan, serta sustained trade balance surplus, and positive banking credit
pertumbuhan kredit perbankan yang positif menjadi growth formed the foundation for continued intermediation.
fondasi bagi keberlanjutan intermediasi. Kebijakan fiskal Fiscal policies and real sector stimulus also supported
dan stimulus sektor riil turut mendukung aktivitas usaha business activities and household consumption.
dan konsumsi rumah tangga.
Di wilayah operasional Bank Sulselbar, ekonomi Sulawesi In the operational areas of Bank Sulselbar, the economies
Selatan dan Sulawesi Barat mencatat pertumbuhan yang of South Sulawesi and West Sulawesi recorded solid growth
solid, masing-masing sekitar 5%–6% (yoy) , ditopang of around 5%–6% (yoy), supported by agriculture, trade,
sektor pertanian, perdagangan, konstruksi, dan industri construction, and manufacturing sectors. Regional inflation
pengolahan. Stabilitas inflasi daerah dan peningkatan stability and increased MSME activity provided room for
aktivitas UMKM memberikan ruang ekspansi measured financing expansion.
pembiayaan yang terukur.
Dalam konteks tersebut, Bank Sulselbar mampu menjaga Within this context, Bank Sulselbar was able to maintain
pertumbuhan kredit produktif, memperkuat kualitas productive loan growth, strengthen asset quality, and
aset, serta mempertahankan likuiditas yang memadai. preserve adequate liquidity. A selective strategy focused
Strategi selektif pada sektor unggulan daerah dan UMKM on priority regional sectors and MSMEs became key in
menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara maintaining a balance between growth and a healthy risk
pertumbuhan dan profil risiko yang sehat, sekaligus profile, while also reinforcing the Bank’s role as a pillar of
memperkuat peran Bank sebagai pilar pembangunan regional economic development.
ekonomi regional.
BANK SULSELBAR 43
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 44
Laporan Manajemen
Introduction
• Kinerja Operasional dan Keuangan • Operational and Financial Performance
Sepanjang tahun 2025, kinerja operasional dan Throughout 2025, Bank Sulselbar’s operational and financial
keuangan Bank Sulselbar menunjukkan ketahanan di performance demonstrated resilience amid the dynamics of
tengah dinamika industri perbankan yang dipengaruhi the banking industry, which were influenced by rising cost of
oleh kenaikan biaya dana, persaingan penghimpunan funds, competition in liquidity gathering, and adjustments
likuiditas, serta penyesuaian strategi penyaluran kredit to more selective lending strategies. Through prudent
yang lebih selektif. Melalui pengelolaan likuiditas liquidity management, strengthening of funding structure,
yang prudent, penguatan struktur pendanaan, serta and optimization of intermediation, the Bank was able to
optimalisasi intermediasi, Bank tetap mampu menjaga maintain performance stability and a solid foundation for
stabilitas kinerja dan fondasi pertumbuhan jangka long-term growth.
panjang.
Total aset Bank Sulselbar pada tahun 2025 tercatat sebesar Total assets in 2025 amounted to IDR 33.26 trillion, increasing by
Rp33,26 triliun, meningkat 2,32% dibandingkan tahun 2.32% compared to the previous year of IDR 32.51 trillion. This
sebelumnya sebesar Rp32,51 triliun. Pertumbuhan aset growth was mainly driven by optimized liquidity management
tersebut terutama didorong oleh optimalisasi pengelolaan and increases in several earning asset components. A significant
likuiditas dan peningkatan beberapa komponen aset increase occurred in securities purchased under resale agreements
produktif. Peningkatan signifikan terjadi pada surat berharga (reverse repo), which grew by 339.11%, reflecting a more active
yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) yang liquidity management strategy in the money market. In addition,
meningkat 339,11%, mencerminkan strategi pengelolaan demand deposits with other banks increased by 142.02%,
likuiditas yang lebih aktif di pasar uang. Selain itu, peningkatan indicating efforts to maintain liquidity flexibility amid market
giro pada bank lain sebesar 142,02% menunjukkan upaya dynamics. On the other hand, placements with Bank Indonesia
Bank dalam menjaga fleksibilitas likuiditas di tengah dinamika and other banks decreased by 25.37%, in line with the strategy of
pasar. Di sisi lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank optimizing fund allocation to instruments with more competitive
lain mengalami penurunan 25,37%, sejalan dengan strategi yields. Meanwhile, the securities portfolio declined by 9.92% as
optimalisasi alokasi dana pada instrumen yang memberikan part of adjustments in the earning asset structure.
imbal hasil lebih kompetitif. Sementara itu, portofolio surat
berharga menurun 9,92% sebagai bagian dari penyesuaian
struktur aset produktif.
Dana Pihak Ketiga (DPK) pada tahun 2025 mencapai Third-Party Funds (DPK) in 2025 reached IDR 22.11 trillion,
Rp22,11 triliun, meningkat 9,62% dibandingkan tahun increasing by 9.62% compared to IDR 20.17 trillion in the
sebelumnya sebesar Rp20,17 triliun. Pertumbuhan previous year. This growth reflects increasing public trust and
tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat yang the success of the Bank’s strategy in strengthening its funding
terus meningkat serta keberhasilan strategi Bank dalam structure. The largest growth came from demand deposits, which
memperkuat struktur pendanaan. Pertumbuhan terbesar increased by 27.06%, followed by time deposits at 7.71% and
berasal dari giro yang meningkat 27,06%, diikuti deposito savings at 2.67%. The increase in low-cost funds, particularly
berjangka sebesar 7,71% dan tabungan sebesar 2,67%. demand deposits, contributed positively to cost of fund efficiency
Peningkatan dana murah, khususnya giro, memberikan and strengthened the Bank’s funding structure. This growth
kontribusi positif terhadap efisiensi biaya dana serta was supported by competitive interest rate policies. In 2025,
memperkuat struktur pendanaan Bank. Pertumbuhan the highest demand deposit interest rate increased to 5.00%
tersebut didukung oleh kebijakan suku bunga yang compared to 2.50% in the previous year, while savings rates
kompetitif. Pada tahun 2025, suku bunga tertinggi giro reached up to 6.25%. Time deposit rates ranged from 3.50%–
meningkat menjadi 5,00% dibandingkan 2,50% pada tahun 7.00%, slightly lower than 2024, which reached 7.25%, as part
sebelumnya, sementara suku bunga tabungan berada of cost of fund control strategy.
pada kisaran hingga 6,25%. Adapun suku bunga deposito
berada pada kisaran 3,50%–7,00%, sedikit lebih rendah
dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 7,25%, sebagai
bagian dari strategi pengendalian biaya dana.
Penyaluran kredit dan pembiayaan pada tahun 2025 Loan and financing disbursements in 2025 reached Rp22.96
mencapai Rp22,96 triliun, meningkat 0,27% dibandingkan trillion, an increase of 0.27% compared to Rp22.90 trillion in
tahun sebelumnya sebesar Rp22,90 triliun. Pertumbuhan the previous year. This growth reflects Bank Sulselbar’s role
44 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 45
ini mencerminkan peran Bank Sulselbar dalam memperkuat in strengthening its intermediary function and supporting
fungsi intermediasi dan mendukung aktivitas ekonomi daerah sustainable regional economic activity. The main contributor
secara berkelanjutan. Kontributor utama pertumbuhan to this growth was Home Ownership Loans (KPR), which rose
berasal dari Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang meningkat significantly by 26.81%, in line with increasing demand for
signifikan 26,81%, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan housing finance and stable consumer credit demand, which also
pembiayaan sektor perumahan serta stabilnya permintaan grew by 2.39%. Meanwhile, working capital loans saw a moderate
kredit konsumtif masyarakat yang turut tumbuh 2,39%. decline, and investment loans remained relatively stable as part
Sementara itu, kredit modal kerja mengalami penurunan of a more selective lending strategy to maintain portfolio quality
moderat dan kredit investasi relatif stabil sebagai bagian dari and credit risk stability.
strategi penyaluran kredit yang lebih selektif guna menjaga
kualitas portofolio dan stabilitas risiko kredit.
Dalam menjaga daya saing sekaligus kualitas pembiayaan, To maintain competitiveness while ensuring financing quality, the
Bank menerapkan kebijakan harga kredit yang prudent Bank implements prudent and transparent loan pricing policies
dan transparan melalui mekanisme Suku Bunga Dasar through the Base Lending Rate (SBDK) mechanism. Throughout
Kredit (SBDK). Sepanjang tahun 2025, suku bunga rata- 2025, the average effective lending rate was recorded at
rata efektif kredit tercatat sebesar 10,26%, menurun 10.26%, decreasing from 11.58% in 2024, reflecting the Bank’s
dibandingkan tahun 2024 sebesar 11,58%, mencerminkan efforts to maintain competitiveness and support regional
upaya Bank dalam menjaga daya saing pembiayaan serta economic activities. In the sharia segment, financing margins
mendukung aktivitas ekonomi daerah. Pada segmen syariah, derived from mudharabah, murabahah, rahn, musyarakah, and
margin pembiayaan yang berasal dari akad mudharabah, ijarah contracts reached 10.88% at the end of 2025, increasing
murabahah, rahn, musyarakah, dan ijarah tercatat sebesar from 9.36% in 2024. This increase reflects optimization of the
10,88% pada akhir tahun 2025, meningkat dibandingkan sharia financing structure while maintaining prudence and
tahun 2024 sebesar 9,36%. Peningkatan margin tersebut sustainability principles.
mencerminkan optimalisasi struktur pembiayaan syariah
yang tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan
keberlanjutan usaha.
Laba tahun berjalan pada tahun 2025 tercatat sebesar Net Income for the year in 2025 was recorded at IDR 571.10
Rp571,10 miliar, menurun 13,16% dibandingkan tahun billion, decreasing by 13.16% from IDR 657.66 billion in the
sebelumnya sebesar Rp657,66 miliar. Penurunan previous year. This decline was influenced by rising cost of funds
ini dipengaruhi oleh meningkatnya biaya dana serta and increased operating expenses related to strengthening
peningkatan beban operasional yang berkaitan dengan technology infrastructure and developing digital services. Interest
penguatan infrastruktur teknologi dan pengembangan income and sharia income still grew by 3.15%, reflecting stable
layanan digital. Pendapatan bunga dan pendapatan syariah intermediation income. However, interest expenses increased by
masih menunjukkan pertumbuhan 3,15%, mencerminkan 3.58% in line with liquidity dynamics in the banking industry.
stabilitas pendapatan intermediasi. Namun, beban bunga In addition, other operating expenses increased by 6.55%,
meningkat 3,58% seiring dengan dinamika likuiditas di contributing to the decline in Operating Income. These increases
industri perbankan. Selain itu, beban operasional lainnya were part of the Bank’s strategic investment in strengthening
meningkat 6,55%, yang turut memengaruhi penurunan technology infrastructure, developing digital services, and
laba operasional. Peningkatan tersebut merupakan bagian improving service quality.
dari investasi strategis Bank dalam penguatan infrastruktur
teknologi, pengembangan layanan digital, serta peningkatan
kualitas layanan kepada nasabah.
Dari sisi rasio keuangan, rasio KPMM meningkat menjadi From a financial ratio perspective, the Capital Adequacy Ratio
29,23% dari 28,94%, mencerminkan kapasitas permodalan (CAR) increased to 29.23% from 28.94%, reflecting a very strong
yang sangat memadai untuk mendukung ekspansi usaha. capital position to support business expansion. In terms of asset
Dari sisi kualitas aset, NPL Gross meningkat menjadi 2,86% quality, Gross NPL increased to 2.86% and Net NPL to 1.01%,
dan NPL Net menjadi 1,01%, namun masih berada dalam but remained within healthy limits and continued to be managed
batas sehat dan terus dikelola melalui penguatan monitoring through strengthened credit monitoring and restructuring
kredit serta strategi restrukturisasi. Dari aspek rentabilitas, strategies. In terms of profitability, ROA and ROE were recorded
ROA dan ROE masing-masing tercatat 2,23% dan 11,88%, at 2.23% and 11.88%, respectively, declining compared to the
BANK SULSELBAR 45
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 46
Laporan Manajemen
Introduction
menurun dibandingkan tahun sebelumnya seiring kenaikan previous year due to higher cost of funds and provisioning. NIM
biaya dana dan pembentukan cadangan. NIM tercatat was recorded at 5.09%, while efficiency ratios BOPO and CIR
5,09%, sementara rasio efisiensi BOPO dan CIR meningkat increased to 76.55% and 50.64%, respectively, in line with digital
menjadi 76,55% dan 50,64% seiring investasi digital dan investments and operational strengthening. On the liquidity side,
penguatan operasional. Di sisi likuiditas, rasio CASA berada CASA ratio stood at 53.55%, while LDR decreased to 106.51%,
pada level 53,55%, sedangkan LDR menurun menjadi reflecting a stronger funding structure driven by higher growth in
106,51%, mencerminkan struktur pendanaan yang lebih third-party funds compared to loans.
kuat seiring pertumbuhan Dana Pihak Ketiga yang lebih
tinggi dibandingkan kredit.
Untuk menjaga keberlanjutan profitabilitas, manajemen To maintain profitability sustainability, management continues to
terus melakukan langkah-langkah strategis antara lain implement strategic measures, including strengthening low-cost
penguatan dana murah, peningkatan efisiensi operasional, funds, improving operational efficiency, optimizing digital banking,
optimalisasi digital banking, serta penyaluran kredit yang and selectively extending credit to sectors with more measurable
lebih selektif pada sektor dengan profil risiko yang lebih risk profiles.
terukur.
Secara keseluruhan, kinerja operasional dan keuangan Bank Overall, Bank Sulselbar’s operational and financial performance
Sulselbar pada tahun 2025 menunjukkan ketahanan bisnis in 2025 demonstrates strong business resilience amid banking
yang solid di tengah dinamika industri perbankan. Dengan industry dynamics. With a strong capital structure, well-
struktur permodalan yang kuat, likuiditas yang terjaga, serta maintained liquidity, and adaptive business strategies, the Bank
strategi bisnis yang adaptif, Bank optimistis mampu menjaga remains optimistic in sustaining healthy and sustainable growth
pertumbuhan yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan while delivering added value to all stakeholders.
nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Selain kinerja keuangan yang positif, Bank Sulselbar In addition to its positive financial performance, Bank Sulselbar
kembali mencatatkan berbagai prestasi di tingkat nasional once again recorded various achievements at the national level as
sebagai wujud pengakuan atas kinerja yang solid, inovasi recognition of its solid performance, continuous innovation, and
berkelanjutan, serta kontribusi aktif dalam penguatan active contribution in strengthening financial literacy and inclusion.
literasi dan inklusi keuangan. Rangkaian penghargaan This series of awards not only reflects business achievements, but
ini tidak hanya mencerminkan capaian bisnis, tetapi juga also the Company’s consistency in strengthening governance,
konsistensi Perseroan dalam memperkuat tata kelola, digital transformation, and the development of competitive sharia
transformasi digital, serta pengembangan layanan syariah services.
yang kompetitif..
Adapun penghargaan tingkat nasional yang diraih selama The national-level awards received in 2025 include:
tahun 2025 antara lain:
1. Juara 1 Gerak Syariah Award 2025 kategori PUJK Syariah 1. 1st Place Gerak Syariah Award 2025 in the Viral Sharia
Literasi Terviral dari Otoritas Jasa Keuangan Pusat. Financial Literacy PUJK category from the Financial Services
Authority (OJK).
2. Paritrana Award 2025 dari BPJS Ketenagakerjaan 2. Paritrana Award 2025 from BPJS Ketenagakerjaan in
sebagai apresiasi atas kepatuhan dan dukungan terhadap recognition of compliance and support for employment social
program jaminan sosial ketenagakerjaan. security programs.
3. Bisnis Indonesia Award 2025 kategori Outstanding 3. Bisnis Indonesia Award 2025 in the category of Outstanding
Performance in Regional Sharia Banking. Performance in Regional Sharia Banking.
4. ATM Bersama Award 2025 dari Artajasa kategori The 4. ATM Bersama Award 2025 from Artajasa in The Most
Most Transaction Growth Issuer. Transaction Growth Issuer category.
5. BIK Award 2025 dari OJK kategori IJK Pendorong Literasi 5. BIK Award 2025 from OJK in the category of Financial
dan Inklusi Keuangan Teraktif Segmentasi Pelajar. Services Institution Most Active in Promoting Literacy and
Inclusion for Student Segment.
6. Juara 3 Financial Award OJK kategori PUJK dengan 6. 3rd Place OJK Financial Award in the category of Financial
Sekolah Idaman Terbaik. Services Institution with the Best Model School Program.
46 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 47
7. Platinum Award Best Acquiring Bank ATM – PRIMA Award 7. Platinum Award Best Acquiring Bank ATM – PRIMA Award
2025 bekerja sama dengan INFOBANK. 2025 in collaboration with INFOBANK.
8. BPKH Annual Meeting & Hajj Banking Award 2025 – 8. BPKH Annual Meeting & Hajj Banking Award 2025 – 2nd
Terbaik 2 untuk kategori The Best Hajj Registration Target Best in The Best Hajj Registration Target Achievement Bank
Achievement Bank. category.
9. Peringkat 1 Performa Mobile Banking Terbaik & Customer 9. 1st Rank Best Mobile Banking Performance & Customer
Service BPD-SI 2025. Service BPD-SI 2025.
10. Penghargaan Performa Terbaik Mobile Banking dan 10. Best Mobile Banking and Customer Service Performance
Customer Service BPD 2024–2025 dari INFOBANK dan Award 2024–2025 from INFOBANK and Marketing
Marketing Research Indonesia (MRI). Research Indonesia (MRI).
Rangkaian penghargaan tersebut semakin memperkuat This series of awards further strengthens Bank Sulselbar’s position
posisi Bank Sulselbar sebagai BPD yang tumbuh lebih kuat, as a regional development bank that is growing stronger, adaptive,
adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional. and competitive at the national level.
Kebijakan Strategis yang Diterapkan Strategic Policies Implemented by the
Perseroan Company
Dalam menjawab dinamika industri dan memperkuat posisi In responding to industry dynamics and strengthening its position
sebagai bank pembangunan daerah yang kompetitif, Bank as a competitive regional development bank, Bank Sulselbar
Sulselbar menetapkan strategi dan kebijakan strategis yang establishes strategies and policies guided by the Corporate
berpedoman pada Corporate Plan 2021–2025 serta selaras Plan 2021–2025 and aligned with the BPD-SI Transformation
dengan Program Transformasi BPD-SI. Arah kebijakan tahun Program. The strategic direction for 2025 is outlined in the Board
2025 dituangkan dalam Kebijakan Umum Direksi (KUD) of Directors General Policy (KUD) 2025, which emphasizes
2025 yang menitikberatkan pada penguatan kapabilitas strengthening a resilient and collaborative organizational
organisasi yang resilien dan kolaboratif . capability.
Strategi pertama difokuskan pada peran aktif membangun The first strategy focuses on actively contributing to regional
daerah melalui perbankan modern, dengan memperluas development through modern banking by expanding digital-
produk dan layanan berbasis digital, memperkuat based products and services, strengthening productive lending
penyaluran kredit produktif dan sektor unggulan daerah, and priority regional sectors, increasing competitively priced
meningkatkan penghimpunan dana berbiaya kompetitif, funding, and optimizing the Bank’s role as a foreign exchange
serta mengoptimalkan peran sebagai bank devisa dan bank and in developing sharia business.
pengembangan bisnis syariah.
Strategi kedua diarahkan pada penguatan keunggulan The second strategy is directed at strengthening operational
operasional melalui peningkatan efisiensi, perluasan delivery excellence through improved efficiency, expansion of modern
modern channel, efektivitas komunikasi pemasaran, serta delivery channels, effective marketing communication, and
penguatan tata kelola, kepatuhan, dan manajemen risiko strengthening governance, compliance, and integrated risk
secara terintegrasi. management.
Strategi ketiga menekankan penjagaan nilai perusahaan The third strategy emphasizes safeguarding corporate value
melalui resiliensi keuangan, peningkatan laba berkelanjutan, through financial resilience, sustainable profit growth, asset
optimalisasi aset, dan penguatan permodalan menuju KBMI 2. optimization, and capital strengthening toward KBMI 2.
Strategi keempat berfokus pada pengembangan SDM The fourth strategy focuses on developing superior human capital
yang unggul melalui peningkatan kompetensi strategis through enhancing strategic competencies and internalizing the
dan internalisasi budaya kerja “Prioritas Prima”, didukung “Prioritas Prima” work culture, supported by the harmonization
harmonisasi teknologi informasi untuk mendorong of information technology to improve customer experience.
pengalaman nasabah yang lebih baik.
Keseluruhan strategi tersebut dirancang untuk memastikan Overall, these strategies are designed to ensure stronger and
pertumbuhan yang lebih kuat, berkelanjutan, dan selaras sustainable growth, aligned with the 2025 annual report theme.
dengan tema laporan tahunan 2025.
BANK SULSELBAR 47
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 48
Laporan Manajemen
Introduction
Peranan Direksi dalam Perumusan Role of the Board of Directors in
Strategi dan Kebijakan Strategis Formulating Strategic Policies
Direksi Bank Sulselbar memiliki peran sentral dalam The Board of Directors of Bank Sulselbar plays a central role in
merumuskan arah strategis dan kebijakan perusahaan formulating strategic direction and corporate policies by referring
dengan mengacu pada Corporate Plan, Rencana Bisnis to the Corporate Plan, Bank Business Plan (RBB), regulatory
Bank (RBB), serta dinamika regulasi dan kondisi makro dynamics, and macroeconomic conditions. Strategy formulation is
ekonomi. Perumusan strategi dilakukan melalui proses yang carried out through a structured and data-driven process, taking
terstruktur dan berbasis data, dengan mempertimbangkan into account risk profile, capital capacity, industry trends, and
profil risiko, kapasitas permodalan, tren industri, serta stakeholder needs.
kebutuhan pemangku kepentingan.
Dalam pelaksanaannya, Direksi secara kolektif kolegial In its implementation, the Board of Directors collectively
membahas strategi melalui forum rapat Direksi dan rapat discusses strategies through Board meetings and strategic
koordinasi strategis, termasuk pembahasan bersama Dewan coordination forums, including joint discussions with the Board
Komisaris untuk memperoleh masukan dan perspektif of Commissioners to obtain input and supervisory perspectives.
pengawasan. Setiap kebijakan strategis ditetapkan Each strategic policy is determined based on prudential principles,
berdasarkan prinsip kehati-hatian, proyeksi kinerja financial performance projections, and sensitivity analysis of
keuangan, serta analisis sensitivitas terhadap risiko pasar, market, credit, and liquidity risks.
kredit, dan likuiditas.
Proses yang Dilakukan Direksi dalam Process Undertaken by the BoD's to
Memastikan Penerapan Strategi Ensure Strategy Implementation
Untuk memastikan strategi berjalan efektif, Direksi To ensure effective strategy execution, the Board of Directors
menetapkan Key Performance Indicators (KPI) yang establishes measurable Key Performance Indicators (KPI) aligned
terukur dan selaras dengan target RBB. Implementasi with RBB targets. Strategy implementation is monitored through
strategi dipantau melalui rapat evaluasi kinerja bulanan monthly and quarterly performance evaluation meetings,
dan triwulanan, dengan dukungan dashboard manajemen supported by data-driven management dashboards. The Board
berbasis data. Direksi juga memastikan adanya cascading also ensures cascading targets to all work units, so that the entire
target hingga ke unit kerja, sehingga seluruh lini organisasi organization moves in the same direction.
bergerak dalam arah yang sama.
Penguatan fungsi manajemen risiko, kepatuhan, dan audit Strengthening risk management, compliance, and internal audit
internal menjadi bagian integral dalam memastikan setiap functions is an integral part of ensuring that all policies are
kebijakan dijalankan sesuai ketentuan dan tidak melampaui implemented in accordance with regulations and do not exceed
risk appetite yang telah ditetapkan. the established risk appetite.
Pada tingkat manajemen, penerapan strategi dilakukan At the management level, strategy implementation is carried out
melalui penyusunan rencana aksi unit kerja, alokasi anggaran through the preparation of work unit action plans, priority-based
berbasis prioritas, serta monitoring capaian secara periodik. budget allocation, and periodic performance monitoring. Each
Setiap divisi diwajibkan menyampaikan laporan realisasi division is required to submit program realization reports and
program dan deviasi kinerja yang kemudian dievaluasi untuk performance deviations, which are then evaluated for corrective
tindakan korektif. actions.
Digitalisasi proses pelaporan, penguatan pengendalian The digitalization of reporting processes, strengthening internal
internal, serta budaya sadar risiko menjadi fondasi dalam controls, and cultivating a risk-aware culture serve as the
menjaga konsistensi implementasi. Dengan mekanisme foundation for maintaining implementation consistency. Through
tersebut, strategi tidak hanya menjadi dokumen this mechanism, strategy is not merely a planning document but
perencanaan, tetapi terinternalisasi dalam operasional is embedded in daily operations and delivers tangible impacts on
sehari-hari dan memberikan dampak nyata terhadap sustainable business growth.
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
48 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 49
Perbandingan antara Kinerja dengan Comparison Between Performance and
Target Rencana Bisnis Bank (RBB) Bank Business Plan (RBB) Targets
Realisasi kinerja keuangan tahun 2025 menunjukkan The realization of financial performance in 2025 shows that
bahwa Bank Sulselbar mampu menjaga stabilitas kinerja Bank Sulselbar was able to maintain performance stability amid
di tengah dinamika likuiditas industri perbankan dan liquidity dynamics in the banking industry and rising cost of funds.
meningkatnya biaya dana. Walaupun indikator utama Although key indicators did not fully meet RBB targets, operational
terealisasi belum mencapai target Rencana Bisnis Bank performance remained solid, reflecting the Bank’s more selective
(RBB), yang mencerminkan kinerja operasional yang tetap growth strategy.
solid meskipun Bank menerapkan strategi pertumbuhan
yang lebih selektif.
Dari sisi struktur neraca, realisasi aset mencapai 93,98% dari From a balance sheet perspective, asset realization reached
target, didukung oleh pencapaian Dana Pihak Ketiga sebesar 93.98% of the target, supported by the achievement of Third-
92,06% dari rencana. Struktur pendanaan relatif terjaga Party Funds at 92.06% of the plan. The funding structure remained
dengan pencapaian giro sebesar 85,51% dan deposito hampir relatively sound, with demand deposits achieving 85.51% and
mencapai target (99,87%), sementara tabungan terealisasi time deposits nearly reaching the target (99.87%), while savings
86,70% seiring meningkatnya kompetisi penghimpunan dana were realized at 86.70% in line with intensified competition for
di industri perbankan. Penyaluran kredit dan pembiayaan fund mobilization in the banking industry. Loan and financing
mencapai 93,20% dari target, mencerminkan pendekatan disbursement reached 93.20% of the target, reflecting a more
ekspansi yang lebih berhati-hati guna menjaga kualitas prudent expansion approach to maintain portfolio quality amid
portofolio kredit di tengah dinamika risiko sektor usaha. evolving sectoral risk dynamics.
Dari sisi profitabilitas, pendapatan dan laba terealisasi From a profitability perspective, income and profit were realized at
pada kisaran 86%–88% dari target. Pencapaian tersebut around 86%–88% of the target. This achievement was influenced
dipengaruhi oleh peningkatan biaya dana, pembentukan by higher cost of funds, more conservative credit loss provisioning,
cadangan kerugian kredit yang lebih konservatif, serta and increased operating expenses related to digitalization
peningkatan beban operasional yang berkaitan dengan investment and service enhancement. Nevertheless, cost structure
investasi digitalisasi dan penguatan layanan. Meskipun remained controlled and operational efficiency continued to be
demikian, struktur biaya tetap terkendali dan efisiensi maintained.
operasional terus dijaga.
Pada aspek rasio keuangan, kinerja permodalan dan margin From a financial ratio perspective, capital and intermediation
intermediasi menunjukkan capaian yang kuat. CAR tercatat margins showed strong performance. CAR was recorded at
29.23%, jauh melampaui target dan mencerminkan kapasitas 29.23%, far exceeding the target and reflecting a very strong
permodalan yang sangat memadai. NIM juga berada di atas capital position. NIM also exceeded the target at 5.09%, indicating
target dengan realisasi 5,09%, menunjukkan kemampuan the Bank’s ability to maintain interest income margins. However,
Bank dalam menjaga margin pendapatan bunga. Namun ROA and ROE were slightly below target due to profitability
demikian, ROA dan ROE sedikit berada di bawah target pressure, while Gross NPL, which increased to 2.86%, remains a
seiring tekanan profitabilitas, sementara NPL Gross yang management focus in maintaining asset quality.
meningkat menjadi 2,86% menjadi perhatian manajemen
dalam menjaga kualitas aset.
Ke depan, Bank akan memperkuat strategi pertumbuhan Going forward, the Bank will strengthen its growth strategy through
melalui peningkatan kualitas kredit, penguatan dana murah improving credit quality, strengthening low-cost funds (CASA),
(CASA), optimalisasi digital banking, serta peningkatan optimizing digital banking, and enhancing operational efficiency.
efisiensi operasional. Selain itu, fokus pada ekspansi In addition, focus on productive loan expansion, strengthening
kredit produktif, penguatan monitoring portofolio, serta portfolio monitoring, and accelerating restructuring and recovery
percepatan proses restrukturisasi dan recovery kredit processes are expected to improve asset quality and support better
diharapkan dapat memperbaiki kualitas aset dan mendorong performance achievement in the coming periods.
pencapaian target kinerja yang lebih optimal pada periode
berikutnya.
BANK SULSELBAR 49
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 50
Laporan Manajemen
Introduction
Kendala-Kendala yang Dihadapi Challenges Faced by the Bank and
oleh Bank dan Langkah-Langkah Mitigation Measures
Penyelesaiannya
Sepanjang tahun 2025, Bank Sulselbar menghadapi Throughout 2025, Bank Sulselbar faced key challenges in the
tantangan utama pada aspek Risiko Kredit dan Risiko areas of Credit Risk and Liquidity Risk, in line with macroeconomic
Likuiditas, sejalan dengan dinamika makroekonomi dan dynamics and increasingly intense competition in the banking
kompetisi industri perbankan yang semakin ketat. industry.
Pada sisi Risiko Kredit, perlambatan pada beberapa sektor On the Credit Risk side, slowdowns in several business sectors
usaha serta penyesuaian kapasitas bayar debitur berdampak and adjustments in borrowers’ repayment capacity contributed
pada peningkatan rasio kredit bermasalah di atas target to an increase in non-performing loan ratios above internal
internal. Kondisi ini mencerminkan tekanan kualitas aset targets. This condition reflects pressure on asset quality that
yang perlu dikelola secara prudent. Sejalan dengan sub must be managed prudently. In line with the Credit Risk chapter,
bab Risiko Kredit, Bank menerapkan penguatan proses the Bank implemented strengthened underwriting processes
underwriting berbasis risk-based lending, penajaman pemetaan based on risk-based lending, refined mapping of priority sectors,
sektor prioritas, intensifikasi monitoring portofolio, serta intensified portfolio monitoring, and accelerated restructuring
percepatan restrukturisasi dan recovery guna menjaga and recovery efforts to maintain asset quality and reduce
kualitas aset dan menekan pembentukan CKPN. impairment provisioning (CKPN).
Pada sisi Risiko Likuiditas, kompetisi penghimpunan dana On the Liquidity Risk side, competition in fund raising and market
dan dinamika suku bunga pasar mendorong kenaikan biaya interest rate dynamics led to higher cost of funds and pressure
dana serta tekanan terhadap komposisi dana murah (CASA). on the composition of low-cost funds (CASA). As described in the
Sebagaimana diuraikan dalam sub bab Risiko Likuiditas, Liquidity Risk chapter, the Bank actively managed assets and
Bank melakukan pengelolaan aset-liabilitas (ALMA) secara liabilities (ALMA), optimized funding through payroll-based and
aktif, optimalisasi penghimpunan dana berbasis payroll dan regional government captive markets, and selectively adjusted
captive market pemerintah daerah, serta penyesuaian pricing funding pricing to maintain LDR balance and liquidity stability.
dana secara selektif untuk menjaga keseimbangan LDR dan
stabilitas likuiditas.
Melalui penguatan manajemen risiko yang terintegrasi, Through strengthened integrated risk management, disciplined
disiplin penerapan risk appetite, serta koordinasi intensif implementation of risk appetite, and close coordination between
antara fungsi bisnis dan pengendalian, Bank memastikan business and control functions, the Bank ensures that risk pressures
bahwa tekanan risiko dapat dikelola secara terukur, sehingga are managed in a measured manner, thereby maintaining stability
stabilitas dan pertumbuhan yang berkelanjutan tetap terjaga. and sustainable growth.
Analisis tentang Prospek Usaha Business Prospect Analysis
Prospek usaha Bank Sulselbar pada 2026 diproyeksikan Bank Sulselbar’s business prospects for 2026 are projected to
tetap positif dengan tetap memperhatikan dinamika global remain positive while taking into account global uncertainties.
yang penuh ketidakpastian. Pertumbuhan ekonomi global Global economic growth is expected to be around 3.1%, with
diperkirakan berada di kisaran 3,1%, dengan volatilitas financial market volatility still influenced by U.S. monetary policy,
pasar keuangan yang masih dipengaruhi kebijakan moneter commodity price movements, and capital flows into safe haven
Amerika Serikat, pergerakan harga komoditas, serta aliran assets. These conditions require stronger external resilience and
modal ke aset safe haven. Kondisi ini menuntut penguatan adaptive policy responses.
ketahanan eksternal dan respons kebijakan yang adaptif.
Di tingkat nasional, perekonomian Indonesia diproyeksikan At the national level, Indonesia’s economy is projected to
tumbuh pada kisaran 4,7%–5,5% dengan inflasi terjaga pada grow in the range of 4.7%–5.5%, with inflation maintained at
2,5%±1%. Pertumbuhan kredit diperkirakan 8%–11% dan 2.5%±1%. Credit growth is expected at 8%–11% and third-party
DPK sekitar 10% (yoy). Stabilitas sistem keuangan yang funds around 10% (yoy). The stability of the financial system,
tercermin dari CAR perbankan di atas 26% dan NPL gross reflected in banking CAR above 26% and Gross NPL around
sekitar 2,24% memberikan ruang ekspansi yang terukur. 2.24%, provides room for measured expansion. Fiscal stimulus,
50 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 51
Dukungan stimulus fiskal, percepatan proyek prioritas, serta acceleration of priority projects, and the acceleration of digital
akselerasi digitalisasi sistem pembayaran (BI-FAST, QRIS, dan payment systems (BI-FAST, QRIS, and KATALIS P2DD) will serve
KATALIS P2DD) menjadi katalis pertumbuhan intermediasi. as catalysts for intermediation growth.
Secara regional, ekonomi Sulawesi Selatan diproyeksikan Regionally, South Sulawesi’s economy is projected to grow
tumbuh 4,9%–5,7% pada 2026, ditopang sektor jasa, 4.9%–5.7% in 2026, supported by services, trade, construction,
perdagangan, konstruksi, dan pertanian. Adopsi transaksi and agriculture sectors. The adoption of digital transactions and
digital dan pertumbuhan QRIS yang signifikan mencerminkan significant QRIS growth reflects opportunities for expansion in
peluang ekspansi layanan berbasis digital dan UMKM. digital-based services and MSMEs.
Memasuki periode 2026–2028, prospek usaha Bank Entering the 2026–2028 period, Bank Sulselbar’s business
Sulselbar diarahkan pada pertumbuhan yang lebih akseleratif prospects are directed toward more accelerated yet prudent
namun tetap prudent. Dengan mempertimbangkan proyeksi growth. Considering national economic growth projections of
pertumbuhan ekonomi nasional pada kisaran 5% dan stabilitas around 5% and stable financial sector conditions, the Bank
sektor keuangan yang terjaga, Bank menargetkan ekspansi targets measured expansion as outlined in the RBB 2026–2028.
terukur sebagaimana tertuang dalam RBB 2026–2028.
Pada tahun 2026, aset ditargetkan meningkat menjadi In 2026, assets are targeted to increase to approximately IDR
sekitar Rp37,08 triliun, dengan pertumbuhan berlanjut 37.08 trillion, with gradual growth continuing through 2028.
hingga 2028 secara bertahap. Dana Pihak Ketiga (DPK) Third-Party Funds are projected to reach IDR 25.59 trillion in
diproyeksikan mencapai Rp25,59 triliun pada 2026, dengan 2026, with a focus on progressively increasing CASA composition
fokus peningkatan komposisi dana murah (CASA) secara to improve cost of funds structure.
progresif untuk memperbaiki struktur biaya dana.
Di sisi intermediasi, kredit dan pembiayaan ditargetkan On the intermediation side, loans and financing are targeted
tumbuh menjadi Rp25,96 triliun pada 2026 dan meningkat to grow to IDR 25.96 trillion in 2026 and continue increasing
berkelanjutan hingga 2028, dengan penekanan pada sektor through 2028, with emphasis on productive sectors and MSMEs.
produktif dan UMKM. Pertumbuhan tersebut diharapkan This growth is expected to drive Net Income to approximately
mendorong laba setelah pajak meningkat menjadi sekitar IDR 662.66 billion in 2026 and continue rising in subsequent
Rp662,66 miliar pada 2026 dan terus bertumbuh pada periods.
periode berikutnya.
Dari sisi rasio, Bank menargetkan CAR (KPPM) tetap kuat From a ratio perspective, CAR is targeted to remain strong at
pada kisaran 25%–26% untuk menjaga kapasitas ekspansi. around 25%–26% to support expansion capacity. Gross NPL is
NPL Gross diarahkan turun secara bertahap menuju level expected to gradually decline to below 2% through strengthened
di bawah 2%, sebagai hasil penguatan manajemen risiko credit risk management. ROE is projected to improve along
kredit. ROE diproyeksikan meningkat seiring pemulihan with profitability recovery, while NIM is maintained within an
profitabilitas, sementara NIM dijaga dalam kisaran optimal optimal range through CASA improvement and risk-based loan
melalui perbaikan CASA dan pricing kredit berbasis risiko. pricing. BOPO is targeted to decrease through efficiency and
BOPO ditargetkan menurun melalui efisiensi dan digitalisasi digitalization, while LDR is maintained within a healthy range to
proses, serta LDR dijaga dalam rentang sehat untuk menjaga balance liquidity and growth.
keseimbangan likuiditas dan pertumbuhan.
Dengan target kuantitatif tersebut, prospek usaha 2026– With these quantitative targets, the 2026–2028 business
2028 mencerminkan strategi pertumbuhan yang lebih kuat, outlook reflects a stronger growth strategy based on risk
berbasis disiplin risiko, efisiensi operasional, dan penguatan discipline, operational efficiency, and sustainable funding
struktur pendanaan yang berkelanjutan. structure strengthening.
Hal-hal Penting yang Diperkirakan Important Things That Are Expected to
akan Terjadi di Masa Mendatang Happen in the Future
Periode 2026–2028 diperkirakan masih diwarnai dinamika The 2026–2028 period is expected to remain influenced by global
ekonomi global dan nasional yang menuntut pertumbuhan and national economic dynamics requiring measured growth and
BANK SULSELBAR 51
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 52
Laporan Manajemen
Introduction
yang terukur serta berbasis disiplin risiko. Volatilitas pasar strong risk discipline. Global financial market volatility, interest
keuangan global, arah kebijakan suku bunga internasional, rate direction, and commodity price fluctuations may affect
serta fluktuasi harga komoditas berpotensi memengaruhi domestic liquidity and cost of funds. On the other hand, stable
kondisi likuiditas dan biaya dana domestik. Di sisi lain, national economic growth provides opportunities for banking
stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional tetap memberikan intermediation, although competition in funding and lending is
ruang bagi sektor perbankan untuk memperkuat fungsi expected to intensify.
intermediasi, meskipun kompetisi penghimpunan dana dan
penyaluran kredit diperkirakan akan semakin ketat.
Dalam konteks tersebut, Bank Sulselbar mengantisipasi In this context, Bank Sulselbar anticipates several key strategic
sejumlah isu strategis utama. Pertama, peningkatan issues. First, increasing competition for low-cost funds requires
kompetisi dana murah mendorong Bank untuk memperkuat strengthening funding structure through CASA growth, optimizing
struktur pendanaan melalui peningkatan CASA, optimalisasi regional government captive markets, and enhancing digital
captive market pemerintah daerah, serta penguatan services to expand customer base. Second, potential pressure on
layanan digital guna memperluas basis nasabah. Kedua, credit quality requires strengthening risk management through
potensi tekanan pada kualitas kredit menuntut penguatan improved early warning systems, sectoral analysis, and accelerated
manajemen risiko melalui penyempurnaan early warning restructuring and recovery to maintain asset quality and gradually
system, penajaman analisis sektoral, serta percepatan reduce NPL ratios.
restrukturisasi dan recovery kredit guna menjaga kualitas
aset dan menurunkan rasio NPL secara bertahap.
Selain faktor makroekonomi dan kompetisi industri, sektor In addition to macroeconomic factors and industry competition,
perbankan juga menghadapi agenda strategis berupa the banking sector also faces a strategic agenda in the form of
penguatan struktur permodalan melalui peningkatan strengthening its capital structure by increasing minimum core
modal inti minimum serta konsolidasi industri perbankan, capital and consolidating the banking industry, particularly for
khususnya bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD). Otoritas Regional Development Banks (BPD). The Financial Services
Jasa Keuangan mendorong penguatan permodalan melalui Authority (OJK) is encouraging capital strengthening through
berbagai skema konsolidasi, termasuk pembentukan various consolidation schemes, including the formation of Bank
Kelompok Usaha Bank (KUB) guna meningkatkan efisiensi, Business Groups (KUB) to improve efficiency, business capacity,
kapasitas bisnis, dan daya saing industri perbankan nasional. and competitiveness of the national banking industry. This policy
Kebijakan tersebut mendorong sejumlah BPD untuk encourages a number of BPDs to consolidate through the KUB
melakukan konsolidasi melalui skema KUB sebagai bagian scheme as part of their core capital strengthening strategy, while
dari strategi penguatan modal inti, sekaligus membuka also opening up opportunities for business synergies, service
peluang sinergi bisnis, integrasi layanan, dan pengembangan integration, and the development of a more competitive regional
ekosistem perbankan daerah yang lebih kompetitif. banking ecosystem.
Sejalan dengan dinamika tersebut, Bank Sulselbar terus In line with these dynamics, Bank Sulselbar continues to
memperkuat struktur permodalan, menjaga CAR pada level strengthen its capital structure, maintain a strong CAR (Capital
yang kuat, serta memastikan kesiapan organisasi dalam Adequacy Ratio), and ensure organizational readiness to address
menghadapi potensi konsolidasi industri dan perubahan potential industry consolidation and regulatory changes. At the
regulasi. Pada saat yang sama, Bank juga mempercepat same time, the Bank is accelerating its digital transformation
agenda transformasi digital, peningkatan efisiensi agenda, improving operational efficiency, and strengthening risk
operasional, dan penguatan manajemen risiko guna menjaga management to maintain long-term competitiveness.
daya saing jangka panjang.
Dengan strategi tersebut, Bank memastikan bahwa arah With this strategy, the Bank ensures that its growth direction is
pertumbuhan tidak hanya berorientasi ekspansi, tetapi tetap not solely expansion-oriented but remains within its risk appetite,
berada dalam koridor risk appetite, sehingga mendukung thus supporting the achievement of its 2026–2028 Business Plan
pencapaian target RBB 2026–2028 secara berkelanjutan, (RBB) targets in a sustainable, measurable manner, and in line with
terukur, dan selaras dengan perkembangan industri developments in the national banking industry.
perbankan nasional.
52 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 53
Penerapan Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Implementation
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good The implementation of Good Corporate Governance (GCG)
Corporate Governance/GCG) di Bank Sulselbar menjadi at Bank Sulselbar is a key priority to ensure transparent,
salah satu prioritas utama untuk memastikan operasional accountable, and sustainable operations. Governance covers
yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Tata risk management, compliance, whistleblowing mechanisms, and
kelola ini mencakup berbagai aspek, termasuk manajemen bank health supervision.
risiko, kepatuhan, mekanisme pelaporan pelanggaran
(whistleblowing), dan pengawasan terhadap tingkat
kesehatan bank.
• Manajemen Risiko • Risk Management
Sebagai institusi keuangan yang beroperasi dalam Bank Sulselbar implements integrated and continuous
lingkungan bisnis yang dinamis, Bank Sulselbar risk management based on Enterprise Risk Management
menerapkan manajemen risiko secara terintegrasi principles and OJK regulations, covering eight main risks:
dan berkesinambungan. Kerangka pengelolaan risiko credit, market, liquidity, operational, legal, reputational,
mengacu pada prinsip Enterprise Risk Management dan strategic, and compliance risks.
regulasi OJK, mencakup delapan jenis risiko utama: risiko
kredit, pasar, likuiditas, operasional, hukum, reputasi,
stratejik, dan kepatuhan.
Pendekatan yang digunakan berbasis three lines The approach is based on the three lines of defense model.
of defense, di mana unit bisnis sebagai lini pertama Business units act as the first line, risk management as the
bertanggung jawab atas pengelolaan risiko harian, second line, and internal audit as the third line providing
Satuan Kerja Manajemen Risiko sebagai lini kedua independent assurance. Risk appetite and tolerance are
melakukan pengawasan dan pemantauan, serta Audit determined periodically by the Board of Directors and
Internal sebagai lini ketiga memberikan assurance approved by the Board of Commissioners.
independen. Penetapan risk appetite dan risk tolerance
dilakukan secara berkala oleh Direksi dan disetujui
Dewan Komisaris untuk memastikan keseimbangan
antara pertumbuhan dan kehati-hatian.
Pada 2025, fokus utama manajemen risiko diarahkan In 2025, the focus was on asset quality, liquidity stability, and
pada pengendalian kualitas aset, stabilitas likuiditas, cybersecurity strengthening. Credit monitoring used early
serta penguatan keamanan siber. Monitoring portofolio warning systems and sectoral evaluation, while liquidity
kredit dilakukan melalui sistem early warning dan evaluasi management was conducted through ALMA and stress
sektoral, sementara pengelolaan likuiditas dilakukan testing.
melalui ALMA dan stress testing berkala. Dengan
pendekatan tersebut, Bank mampu menjaga stabilitas
operasional dan mempertahankan tingkat risiko dalam
batas yang dapat diterima.
• Kepatuhan • Compliance
Fungsi kepatuhan dilaksanakan secara independen untuk The compliance function operates independently to ensure all
memastikan seluruh aktivitas usaha Bank sesuai dengan activities adhere to regulatory requirements and prudential
ketentuan regulator dan prinsip kehati-hatian. Direktur principles. The Director overseeing compliance reports
yang membawahkan fungsi kepatuhan bertanggung directly to the Board of Directors and has access to the Board
jawab langsung kepada Direksi dan memiliki akses of Commissioners.
kepada Dewan Komisaris dalam menyampaikan isu
strategis terkait regulasi.
BANK SULSELBAR 53
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 54
Laporan Manajemen
Introduction
Sepanjang 2025, penguatan kepatuhan difokuskan pada In 2025, compliance strengthening focused on OJK
implementasi regulasi OJK terkini, pengawasan Anti regulation implementation, AML/CFT supervision (APU-
Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme PPT), and compliance literacy improvement. The Bank also
(APU-PPT), serta peningkatan literasi kepatuhan di implemented compliance testing and periodic reporting to
seluruh unit kerja. Bank juga menerapkan mekanisme ensure no material violations.
compliance testing dan pelaporan berkala guna
memastikan tidak terdapat pelanggaran material.
Budaya kepatuhan ditanamkan melalui sosialisasi A culture of compliance is instilled through regulatory
regulasi, pelatihan berkala, serta integrasi aspek socialization, regular training, and the integration of
kepatuhan dalam penilaian kinerja pegawai. Dengan compliance aspects into employee performance evaluations.
pendekatan tersebut, Bank memastikan seluruh kegiatan Through this approach, the Bank ensures that all operational
operasional berjalan sesuai ketentuan perundang- activities are conducted in accordance with applicable laws
undangan dan standar tata kelola yang baik. and regulations as well as sound governance standards.
• Whistleblowing System • Whistleblowing System
Sebagai bagian dari komitmen terhadap integritas As part of its commitment to integrity and transparency,
dan transparansi, Bank menerapkan Whistleblowing the Bank implements a Whistleblowing System (WBS)
System (WBS) yang memungkinkan pelaporan dugaan that enables the reporting of alleged violations in a secure,
pelanggaran secara aman, rahasia, dan independen. confidential, and independent manner. This system is
Sistem ini dapat diakses oleh pegawai maupun pihak accessible to both employees and external parties, with
eksternal, dengan jaminan perlindungan terhadap guaranteed protection for whistleblowers.
pelapor (whistleblower protection).
Seluruh laporan yang masuk ditangani oleh unit All incoming reports are handled by an independent unit and
independen dan diverifikasi secara objektif sebelum objectively verified before any follow-up actions are taken.
dilakukan tindak lanjut. Direksi dan Dewan Komisaris The Board of Directors and the Board of Commissioners
menerima laporan berkala mengenai penanganan kasus receive periodic reports on case handling to ensure
untuk memastikan akuntabilitas. accountability.
Pada tahun 2025, WBS berfungsi efektif sebagai In 2025, the WBS functioned effectively as an early detection
mekanisme deteksi dini terhadap potensi fraud dan mechanism for potential fraud and violations of the Code of
pelanggaran kode etik. Sosialisasi internal terus Conduct. Internal socialization continues to be carried out to
dilakukan untuk meningkatkan kesadaran pegawai enhance employee awareness of the importance of a culture
terhadap pentingnya budaya integritas dan pelaporan of integrity and responsible reporting.
yang bertanggung jawab.
• Tingkat Kesehatan Bank • Bank Soundness Rating
Penilaian tingkat kesehatan Bank dilakukan berdasarkan The assessment of the Bank’s Soundness Rating is conducted
pendekatan Risk Based Bank Rating (RBBR), yang using the Risk Based Bank Rating (RBBR) approach, which
mencakup profil risiko, tata kelola, rentabilitas, dan encompasses risk profile, governance, profitability, and
permodalan. Sepanjang 2025, Bank mempertahankan capital. Throughout 2025, the Bank maintained a “healthy”
kategori sehat dengan permodalan yang kuat (CAR di category, supported by strong capital (CAR above the
atas ketentuan minimum), profitabilitas yang terjaga, regulatory minimum), sustained profitability, and effective
serta manajemen risiko yang efektif. risk management.
Meskipun terdapat tekanan pada kualitas kredit dan Despite pressures on credit quality and cost of funds, the Bank
biaya dana, Bank mampu menjaga stabilitas likuiditas was able to maintain liquidity stability and capital adequacy
dan kecukupan modal untuk mendukung ekspansi usaha. to support business expansion. The evaluation of the Bank’s
Evaluasi tingkat kesehatan dilakukan secara berkala dan Soundness Rating is conducted periodically and reported to
dilaporkan kepada regulator sesuai ketentuan. the regulator in accordance with applicable regulations.
54 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 55
• Penilaian Komite di Bawah Direksi • Assessment of Committees under the BoD's
Komite-komite di bawah Direksi, termasuk Komite Committees under the Board of Directors, including the
Manajemen Risiko, Komite Aset dan Liabilitas (ALCO), Risk Management Committee, the Asset and Liability
serta Komite Kredit, menjalankan fungsi advisory dan Committee (ALCO), and the Credit Committee, perform
pengawasan internal untuk memastikan implementasi advisory and internal oversight functions to ensure effective
kebijakan berjalan efektif. implementation of policies.
Sepanjang 2025, komite-komite tersebut secara Throughout 2025, these committees actively conducted
aktif melakukan rapat evaluasi berkala, memberikan periodic evaluation meetings, provided strategic
rekomendasi strategis kepada Direksi, serta memantau recommendations to the Board of Directors, and monitored
pencapaian target kinerja dan profil risiko. Evaluasi the achievement of performance targets and risk profiles.
kinerja komite dilakukan melalui penilaian efektivitas Committee performance evaluation is carried out based on
rapat, kualitas rekomendasi, dan tindak lanjut keputusan. meeting effectiveness, the quality of recommendations, and
follow-up on decisions.
Melalui mekanisme tersebut, penerapan tata kelola Through this mechanism, governance implementation is not
tidak hanya bersifat administratif, tetapi menjadi sistem merely administrative, but serves as a control system that
pengendalian yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan, supports sustainable growth, risk discipline, and the enhancement
disiplin risiko, dan peningkatan nilai perusahaan. of corporate value.
Kepemilikan Direksi, Dewan Ownership of the BoD's, Board of
Komisaris, dan Pemegang Saham Commissioners, and Shareholders
dalam Kelompok Usaha Bank within the Bank’s Business Group
Sampai dengan Desember 2025, tidak ada kepemilikan As of December 2025, there is no share ownership under the
saham atas nama Direksi, Dewan Komisaris, dan Pemegang names of the Board of Directors, Board of Commissioners, or
saham di Bank Sulselbar, sehingga dapat dipastikan bahwa shareholders in Bank Sulselbar. Therefore, it can be ensured that
keputusan yang dibuat oleh manajemen bebas dari conflict decisions made by management are free from conflicts of interest
of interest kepentingan Pemegang Saham, Dewan Komisaris, involving shareholders, the Board of Commissioners, and the
dan Direksi. Board of Directors.
Dilihat dari komposisinya, saham dimiliki oleh Pemerintah In terms of composition, shares are owned by the Government
Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 32,55%, Pemerintah of South Sulawesi Province at 32.55%, the Government of
Provinsi Sulawesi Barat 2,02%, Pemerintah kota/Kabupaten West Sulawesi Province at 2.02%, regency/city governments
se Sulawesi Selatan sebesar 59,98%, Pemerintah Kota/ throughout South Sulawesi at 59.98%, regency/city governments
Kabupaten se Sulawesi Barat sebesar 4,81%, dan Koperasi throughout West Sulawesi at 4.81%, and the Welfare Services
Jasa Kesejahteraan Warga PT. Bank Sulselbar sebesar 0,65% Cooperative of PT Bank Sulselbar at 0.65%.
Perubahan yang Terjadi di Bank Changes within Bank Sulselbar and Its
Sulselbar dan Kelompok Usaha Business Group
Sampai tahun 2025 Bank Sulselbar tidak memiliki anak As of 2025, Bank Sulselbar does not have any subsidiaries or
perusahaan atau perusahaan terafiliasi yang terkonsolidasi affiliated companies consolidated in its Financial Statements.
pada Laporan Keuangan.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corporate Social Responsibility
Sebagai bagian dari implementasi Keuangan Berkelanjutan As part of the implementation of Sustainable Finance in
sesuai POJK No. 51/POJK.03/2017, Bank Sulselbar accordance with POJK No. 51/POJK.03/2017, Bank Sulselbar
mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola integrates environmental, social, and governance (ESG) aspects
BANK SULSELBAR 55
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 56
Laporan Manajemen
Introduction
(ESG) ke dalam strategi bisnis melalui Rencana Aksi Keuangan into its business strategy through the 2025 Sustainable Finance
Berkelanjutan (RAKB) 2025. RAKB menjadi kerangka kerja Action Plan (RAKB). The RAKB serves as a framework to direct
dalam mengarahkan pembiayaan berkelanjutan, penguatan sustainable financing, strengthen ESG governance, and deliver
tata kelola ESG, serta kontribusi sosial yang terukur dan measurable and impactful social contributions.
berdampak.
Sepanjang tahun 2025, realisasi dana Tanggung Jawab Sosial Throughout 2025, the realization of Corporate Social and
dan Lingkungan (TJSL) mencapai Rp18.132.746.175, yang Environmental Responsibility (TJSL) funds reached IDR
dialokasikan secara proporsional pada tujuh bidang prioritas. 18,132,746,175, which were proportionally allocated across
Dukungan terbesar diberikan pada Sarana Prasarana Publik seven priority areas. The largest allocation was directed to Public
sebesar Rp9,06 miliar, diikuti Kesehatan Rp5,61 miliar, Infrastructure at IDR 9.06 billion, followed by Health at IDR 5.61
serta Lingkungan Hidup Rp1,42 miliar. Alokasi pada bidang billion, and Environment at IDR 1.42 billion. Allocation for Social/
Sosial/Bencana sebesar Rp1,22 miliar memperkuat respons Disaster Response amounted to IDR 1.22 billion, strengthening
kemanusiaan dan ketahanan masyarakat. Sementara itu, humanitarian response and community resilience. Meanwhile,
program Pembinaan UMKM Rp440,38 juta, Pendidikan dan MSME Development programs amounted to IDR 440.38 million,
Budaya Rp198,05 juta, serta Olahraga dan Pemuda Rp171 Education and Culture at IDR 198.05 million, and Sports and
juta mencerminkan komitmen terhadap pengembangan Youth at IDR 171 million, reflecting the Bank’s commitment to
kapasitas ekonomi dan sumber daya manusia daerah. developing regional economic capacity and human resources.
Sejalan dengan prinsip GRI terkait dampak sosial dan In line with GRI principles related to social and environmental
lingkungan, program TJSL tidak hanya bersifat filantropi, impacts, TJSL programs are not merely philanthropic but
tetapi diarahkan untuk menciptakan nilai jangka panjang are directed toward creating long-term shared value. On the
(long-term shared value). Di sisi pembiayaan berkelanjutan, sustainable financing side, the Bank also expands its portfolio of
Bank juga memperluas portofolio kredit hijau dan green loans and MSME financing as part of its transition strategy
pembiayaan UMKM sebagai bagian dari strategi transisi toward a low-carbon and inclusive economy.
menuju ekonomi rendah karbon dan inklusif.
Melalui sinergi RAKB dan TJSL, Bank Sulselbar memastikan Through the synergy between RAKB and TJSL, Bank Sulselbar
bahwa kinerja keberlanjutan berjalan selaras dengan ensures that sustainability performance aligns with growth
strategi pertumbuhan, pengelolaan risiko, serta kontribusi strategy, risk management, and tangible contributions to
nyata terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan. sustainable regional development.
Perubahan Komposisi Direksi Changes in the Composition of the BoD's
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Based on the resolution of the Extraordinary General Meeting of
Biasa (RUPSLB) tanggal 14 Mei 2025, terjadi perubahan Shareholders (EGMS) dated May 14, 2025, there was a change
komposisi Direksi Bank Sulselbar pada jabatan Direktur in the composition of the Board of Directors of Bank Sulselbar,
Kepatuhan. RUPSLB menetapkan pemberhentian dengan specifically in the position of Compliance Director. The EGMS
hormat Sdri. Dian A. Utina sehubungan dengan berakhirnya approved the honorable dismissal of Ms. Dian A. Utina due to the
masa jabatan pada 26 Januari 2025, disertai apresiasi atas end of her term of office on January 26, 2025, accompanied by
kontribusinya dalam memperkuat fungsi kepatuhan dan tata appreciation for her contribution in strengthening the Company’s
kelola Perseroan. compliance function and governance.
Pada kesempatan yang sama, RUPSLB menyetujui On the same occasion, the EGMS approved the appointment of
pengangkatan Sdr. Rakhmat Nur Kadir sebagai Direktur Mr. Rakhmat Nur Kadir as Compliance Director for the 2025–
Kepatuhan periode 2025–2029, hasil proses seleksi sesuai 2029 period, following a selection process in accordance with
ketentuan dan prinsip tata kelola yang baik. Pengangkatan applicable regulations and good governance principles. The
tersebut efektif setelah yang bersangkutan dinyatakan lulus appointment became effective after the individual passed the Fit
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh Otoritas Jasa and Proper Test conducted by the Financial Services Authority.
Keuangan. Sehingga Komposisi Direksi per Desember 2025 Therefore, the composition of the Board of Directors as of
adalah. December 2025 is as follows.
56 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 57
Nama Jabatan Akta RUPSLB Masa Jabatan Position
Akta RUPS LB No. 08 tanggal 29
Yulis Suandi Direktur Utama 2022-2026 President Director
Desember 2022
Direktur Pemasaran Akta RUPS LB No. 07 tanggal 12
Dirhamsyah Kadir 2024-2028 Marketing & Sharia Director
& Syariah Agustus 2024
Direktur Akta RUPS LB No. 08 tanggal 15
Iswadi Ayub 2023-2027 Banking Operation & IT Director
Operasional & TI Juni 2023
Direktur Kredit & Akta Keputusan Sirkuler No. 11
Dwi Zulkarnain 2023-2027 Credit and MSMEs Director
UMKM tanggal 24 Oktober 2023
Akta RUPS LB No. 13 tanggal 14
Rakhmat Nur Kadir Direktur Kepatuhan 2025-2029 Compliance Director
Mei 2025
Apresiasi Appreciation
Mengakhiri Laporan Direksi Tahun Buku 2025, kami In closing the Board of Directors’ Report for the 2025 financial
menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang year, we would like to express our highest appreciation and
sebesar-besarnya kepada seluruh pemegang saham, gratitude to all shareholders, the Board of Commissioners,
Dewan Komisaris, regulator, pemerintah daerah, mitra regulators, regional governments, business partners, customers,
kerja, nasabah, serta seluruh insan Bank Sulselbar atas and all employees of Bank Sulselbar for their trust and synergy
kepercayaan dan sinergi yang terus menguatkan langkah that continue to strengthen the Company’s progress.
Perseroan.
Kinerja yang dicapai sepanjang tahun ini merupakan hasil The achievements throughout this year are the result of collective
kerja kolektif yang dilandasi semangat kebersamaan dan efforts grounded in the spirit of togetherness and the noble values
nilai luhur masyarakat Sulawesi Selatan dan Sulawesi of the people of South Sulawesi and West Sulawesi. As reflected
Barat. Sebagaimana falsafah Bugis-Makassar “Resopa in the Bugis-Makassar philosophy, “Resopa temmangingngi
temmangingngi namalomo naletei pammase Dewata” — namalomo naletei pammase Dewata”—only through hard
hanya dengan kerja keras dan kesungguhanlah rahmat work and perseverance can divine blessings be attained—Bank
Tuhan dapat diraih — Bank Sulselbar terus berkomitmen Sulselbar remains committed to delivering responsible and
menghadirkan kinerja yang bertanggung jawab dan sustainable performance.
berkelanjutan.
Dengan sinergi yang semakin kokoh dan komitmen terhadap With increasingly strong synergy and a commitment to good
tata kelola yang baik, kami optimis Bank Sulselbar akan terus governance, we are optimistic that Bank Sulselbar will continue
tumbuh lebih kuat, memberi manfaat yang lebih luas, dan to grow stronger, provide greater benefits, and become a source
menjadi kebanggaan masyarakat daerah. of pride for the regional community.
Terima kasih atas kepercayaan yang terus menyertai Thank you for the continued trust in our journey.
perjalanan kami.
Makassar, April 2026
Atas Nama Direksi
on behalf of Board of Director
Yulis Suandi
Direktur Utama
President Director
BANK SULSELBAR 57
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 58
Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners Report
JUFRI RAHMAN
Komisaris Utama
President Commissioner
Page 59
Assalamu’alaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh
Para Pemegang Saham dan Distinguished Shareholders and
Pemangku Kepentingan yang kami Stakeholders,
hormati,
Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha We express our gratitude and praise to Almighty God for His
Esa atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga Bank Sulselbar blessings and grace, enabling Bank Sulselbar to navigate the
dapat melalui tahun 2025 dengan capaian kinerja yang tetap year 2025 with solid performance achievements amid dynamic
solid di tengah dinamika perekonomian global dan nasional global and national economic challenges. This year once again
yang penuh tantangan. Tahun ini kembali menguji ketahanan tested the resilience of the banking industry, marked by financial
industri perbankan, diwarnai volatilitas pasar keuangan, market volatility, adjustments in global interest rate policies, and
penyesuaian kebijakan suku bunga global, serta kompetisi increasingly intense competition in fund raising.
penghimpunan dana yang semakin ketat.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris In carrying out its supervisory function, the Board of
secara intensif memberikan arahan dan rekomendasi Commissioners has intensively provided direction and strategic
strategis kepada Direksi, khususnya dalam memitigasi recommendations to the Board of Directors, particularly in
risiko kredit dan likuiditas, menjaga kualitas aset, serta mitigating credit and liquidity risks, maintaining asset quality,
memastikan strategi pertumbuhan tetap berada dalam and ensuring that growth strategies remain within the established
koridor risk appetite yang telah ditetapkan. risk appetite.
Sepanjang tahun 2025, sinergi yang konstruktif antara Throughout 2025, constructive synergy between the Board
Dewan Komisaris dan Direksi menjadi fondasi penting dalam of Commissioners and the Board of Directors has become an
memastikan implementasi Rencana Bisnis Bank berjalan important foundation in ensuring that the implementation of
efektif, akuntabel, dan selaras dengan dinamika ekonomi the Bank’s Business Plan runs effectively, accountably, and in
daerah. Dengan tata kelola yang disiplin dan kolaborasi yang alignment with regional economic dynamics. With disciplined
semakin kokoh, kami optimis Bank Sulselbar akan terus governance and increasingly strong collaboration, we are
tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan di masa mendatang. optimistic that Bank Sulselbar will continue to grow stronger and
more sustainably in the future.
Penilaian Atas Kinerja Direksi dalam Assessment of the Board of Directors’
Pengelolaan Perusahaan Performance in Managing the Company
Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi Bank Sulselbar telah The Board of Commissioners assesses that the Board of Directors
menjalankan pengelolaan Perseroan secara profesional, of Bank Sulselbar has managed the Company professionally,
terukur, dan berbasis prinsip kehati-hatian sepanjang tahun measurably, and based on prudential principles throughout
2025. Penilaian ini dilakukan secara komprehensif dengan 2025. This assessment is conducted comprehensively by
mempertimbangkan dinamika makroekonomi, capaian
considering macroeconomic dynamics, operational and financial
kinerja operasional dan keuangan, serta tingkat kesehatan
performance achievements, and the overall Soundness Rating of
Bank secara keseluruhan.
the Bank.
• Tinjauan Makroekonomi
• Macroeconomic Review
Dewan Komisaris memandang bahwa lanskap
The Board of Commissioners views that the macroeconomic
makroekonomi 2025 menghadirkan tantangan
BANK SULSELBAR 59
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 60
Laporan Manajemen
Introduction
struktural yang tidak ringan bagi industri perbankan, landscape in 2025 presents structural challenges that are
termasuk Bank Sulselbar. Di tingkat global, perlambatan not insignificant for the banking industry, including Bank
pertumbuhan di beberapa negara maju, ketegangan Sulselbar. At the global level, slower growth in several
geopolitik yang berkepanjangan, serta volatilitas harga developed countries, prolonged geopolitical tensions, and
energi dan pangan telah menciptakan ketidakpastian volatility in energy and food prices have created uncertainty
pasar keuangan. Penyesuaian suku bunga internasional in financial markets. Adjustments in international interest
turut memengaruhi biaya dana dan dinamika likuiditas rates have also affected cost of funds and domestic liquidity
domestik, sehingga meningkatkan sensitivitas perbankan dynamics, thereby increasing the banking sector’s sensitivity
terhadap risiko pasar dan risiko likuiditas. to market risk and liquidity risk.
Pada level nasional, meskipun pertumbuhan ekonomi At the national level, although Indonesia’s economic growth
Indonesia tetap terjaga di kisaran 5%, Dewan Komisaris remained stable at around 5%, the Board of Commissioners
mencermati adanya tekanan pada daya beli dan observed pressures on purchasing power and increasing
peningkatan kompetisi penghimpunan dana. Kondisi competition in fund raising. These conditions have impacted
ini berdampak pada struktur biaya dana dan margin the cost of funds structure and interest margins in the
bunga industri perbankan. Oleh karena itu, kebijakan banking industry. Therefore, intermediation policies need to
intermediasi perlu dijalankan secara selektif dengan be implemented selectively by considering asset quality and
mempertimbangkan kualitas aset dan ketahanan modal. capital resilience.
Di wilayah operasional utama, yakni Sulawesi Selatan In the main operational areas, namely South Sulawesi and
dan Sulawesi Barat, pertumbuhan ekonomi daerah West Sulawesi, regional economic growth continues to
masih didorong oleh sektor pertanian, perdagangan, be driven by agriculture, trade, and construction sectors.
dan konstruksi. Namun, ketergantungan pada sektor- However, reliance on certain sectors creates concentration risk
sektor tertentu menimbulkan konsentrasi risiko yang that must be managed carefully. The Board of Commissioners
perlu dikelola secara hati-hati. Dewan Komisaris menilai assesses that the Board of Directors has taken proportionate
bahwa Direksi telah mengambil langkah penyesuaian adjustment measures, particularly in sector-based lending
yang proporsional, khususnya dalam penyaluran kredit and strengthening portfolio supervision.
berbasis sektor unggulan dan penguatan pengawasan
portofolio.
Secara keseluruhan, dalam konteks makroekonomi Overall, within a macroeconomic context that requires
yang menuntut kewaspadaan, Dewan Komisaris menilai vigilance, the Board of Commissioners assesses that the
Direksi telah menjaga keseimbangan antara aspirasi Board of Directors has maintained a balance between growth
pertumbuhan dan prinsip kehati-hatian, sehingga aspirations and prudential principles, thereby preserving the
stabilitas operasional Bank tetap terpelihara. Bank’s operational stability.
• Kinerja Operasional dan Keuangan • Operational and Financial Performance
Dewan Komisaris menilai bahwa kinerja operasional dan The Board of Commissioners assesses that the Company’s
keuangan Perseroan sepanjang 2025 mencerminkan operational and financial performance throughout 2025
periode penyesuaian strategis di tengah tekanan eksternal reflects a period of strategic adjustment amid external
dan kompetisi industri yang meningkat. Pertumbuhan aset pressures and increasing industry competition. Asset growth
dan Dana Pihak Ketiga (DPK) tetap menunjukkan arah and Third-Party Funds (DPK) continued to show a positive
positif, namun belum sepenuhnya mencapai target RBB. trend, although not fully meeting the RBB targets. This
Kondisi ini mengindikasikan bahwa ruang ekspansi masih condition indicates that expansion opportunities remain
tersedia, tetapi memerlukan penguatan strategi penetrasi available but require strengthening market penetration
pasar dan optimalisasi struktur pendanaan, khususnya strategies and optimization of the funding structure,
dalam meningkatkan proporsi dana murah (CASA) guna particularly in increasing the proportion of low-cost funds
memperbaiki efisiensi biaya dana. (CASA) to improve cost efficiency.
60 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 61
Pada sisi intermediasi, pertumbuhan kredit yang relatif On the intermediation side, relatively moderate loan growth
moderat dinilai sebagai konsekuensi dari kebijakan is viewed as a consequence of the Board of Directors’
selektif Direksi dalam menjaga kualitas portofolio. selective policy in maintaining portfolio quality. The Board
Dewan Komisaris memandang pendekatan ini tepat of Commissioners considers this approach appropriate in
dalam konteks meningkatnya risiko sektoral dan the context of increasing sectoral risks and asset quality
tekanan kualitas aset, meskipun berdampak pada laju pressures, although it results in more controlled growth
pertumbuhan yang lebih terkendali dibanding target compared to initial targets. The increase in non-performing
awal. Peningkatan rasio kredit bermasalah menjadi loans remains a key concern, thus strengthening monitoring
perhatian utama, sehingga penguatan monitoring dan and recovery efforts must continue to be enhanced.
recovery perlu terus ditingkatkan.
Dari aspek profitabilitas, penurunan laba dibanding From a profitability perspective, the decline in profit compared
tahun sebelumnya dipengaruhi oleh kenaikan biaya to the previous year was influenced by rising cost of funds
dana dan pembentukan cadangan kerugian penurunan and increased allowance for impairment losses (CKPN).
nilai (CKPN). Dewan Komisaris menilai bahwa tekanan The Board of Commissioners considers that these pressures
tersebut mencerminkan dinamika industri secara umum. reflect overall industry dynamics. Operational efficiency
Upaya efisiensi operasional, penguatan fee based income, efforts, strengthening fee-based income, and business
serta digitalisasi proses bisnis merupakan langkah yang process digitalization are appropriate steps, although their
tepat, namun efektivitasnya perlu terus dimonitor agar effectiveness must continue to be monitored to provide a
memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap more significant impact on BOPO and ROE ratios.
rasio BOPO dan ROE.
Secara keseluruhan, Dewan Komisaris menilai bahwa Overall, the Board of Commissioners assesses that the Board
Direksi telah menjaga stabilitas operasional dan of Directors has maintained operational stability and capital
ketahanan permodalan dengan baik. Namun, peningkatan resilience well. However, improving asset quality, optimizing
kualitas aset, optimalisasi struktur pendanaan, serta funding structure, and accelerating digital transformation
percepatan transformasi digital tetap menjadi agenda remain key priorities to strengthen future performance.
prioritas untuk memperkuat kinerja ke depan.
• Tingkat Kesehatan Bank • Bank Soundness Rating
Berdasarkan pendekatan Risk Based Bank Rating (RBBR), Based on the Risk Based Bank Rating (RBBR) approach,
Dewan Komisaris menilai tingkat kesehatan Bank the Board of Commissioners assesses that Bank Sulselbar’s
Sulselbar tahun 2025 tetap berada pada kategori Sehat, Soundness Rating in 2025 remains in the “Healthy” category,
dengan profil risiko yang terkendali dan permodalan with a controlled risk profile and strong capital.
yang kuat.
Risiko Kredit menjadi perhatian utama seiring Credit Risk remains a key concern in line with the increase
peningkatan NPL Gross, namun penguatan monitoring in Gross NPL, although strengthening portfolio monitoring,
portofolio, restrukturisasi, dan recovery dilakukan secara restructuring, and recovery have been carried out in a
terukur. Target RBB 2026 diarahkan pada penurunan NPL measured manner. The 2026 RBB target is directed toward
menuju level di bawah 2% sebagai bagian dari perbaikan reducing NPL to below 2% as part of sustainable asset
kualitas aset berkelanjutan. Risiko Likuiditas berada quality improvement. Liquidity Risk remains within the risk
dalam koridor risk appetite, dengan LDR terkendali serta appetite corridor, with controlled LDR and strengthening of
penguatan struktur pendanaan melalui peningkatan the funding structure through CASA growth and active ALMA
CASA dan pengelolaan ALMA yang aktif. Permodalan management. Capital remains solid with CAR above 25%,
tetap solid dengan CAR di atas 25%, memberikan ruang providing room for selective and prudent expansion.
ekspansi yang selektif dan prudent.
BANK SULSELBAR 61
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 62
Laporan Manajemen
Introduction
Meskipun rentabilitas tertekan akibat kenaikan biaya Although profitability is under pressure due to increased
dana dan CKPN, langkah efisiensi (BOPO) dan penguatan cost of funds and CKPN, efficiency measures (BOPO) and
kinerja operasional menunjukkan arah pemulihan. Secara strengthening operational performance indicate a recovery
keseluruhan, fondasi manajemen risiko, likuiditas, dan trend. Overall, the foundations of risk management, liquidity,
permodalan tetap kuat untuk mendukung pertumbuhan and capital remain strong to support healthy and sustainable
yang sehat dan berkelanjutan. growth.
Pengawasan terhadap Implementasi Oversight of Strategy Implementation
Strategi Bank
Dalam menjalankan fungsi pengawasan secara independen In carrying out its supervisory function independently and
dan objektif, Dewan Komisaris Bank Sulselbar memastikan objectively, the Board of Commissioners of Bank Sulselbar ensures
bahwa perumusan dan implementasi strategi Perseroan that the formulation and implementation of the Company’s
dilaksanakan sesuai prinsip tata kelola yang baik, prinsip strategies are conducted in accordance with good governance
kehati-hatian, serta dalam koridor risk appetite yang telah principles, prudential principles, and within the established risk
ditetapkan. Peran tersebut dimulai sejak tahap pembahasan appetite. This role begins from the stage of discussing the Bank
Rencana Bisnis Bank (RBB), kebijakan ekspansi kredit, Business Plan (RBB), credit expansion policies, funding strategies,
strategi penghimpunan dana, hingga agenda transformasi up to the digital transformation agenda.
digital.
Dewan Komisaris melakukan penelaahan atas asumsi The Board of Commissioners reviews macroeconomic
makroekonomi, proyeksi kinerja, kecukupan permodalan, assumptions, performance projections, capital adequacy, and risk
serta profil risiko yang mendasari setiap kebijakan profiles underlying each strategic policy. Every expansion plan is
strategis. Setiap rencana ekspansi dievaluasi dengan evaluated by considering its impact on asset quality, liquidity, and
mempertimbangkan dampaknya terhadap kualitas business sustainability. This mechanism reflects the application
aset, likuiditas, dan keberlanjutan usaha. Mekanisme ini of the check and balance principle between the management
mencerminkan penerapan prinsip check and balance antara function of the Board of Directors and the supervisory function
fungsi pengurusan oleh Direksi dan fungsi pengawasan oleh of the Board of Commissioners.
Dewan Komisaris.
Pada tahap implementasi, pengawasan dilakukan melalui At the implementation stage, supervision is carried out through
rapat berkala, evaluasi realisasi RBB, serta penelaahan periodic meetings, evaluation of RBB realization, as well as
laporan manajemen risiko dan kinerja keuangan. Apabila review of risk management and financial performance reports. In
terdapat deviasi terhadap target atau peningkatan the event of deviations from targets or increased risk exposure,
eksposur risiko, Dewan Komisaris memberikan arahan dan the Board of Commissioners provides constructive guidance and
rekomendasi perbaikan secara konstruktif. recommendations for improvement.
Melalui pengawasan yang aktif, proporsional, dan Through active, proportional, and continuous supervision, the
berkelanjutan, Dewan Komisaris memastikan bahwa Board of Commissioners ensures that the Company’s strategies
strategi perusahaan tidak hanya mendorong pertumbuhan, not only drive growth but also maintain long-term stability and
tetapi juga menjaga stabilitas dan akuntabilitas dalam jangka accountability.
panjang.
Pandangan atas Prospek Usaha dan View on Business Prospects and
Dasar Pertimbangannya Underlying Considerations
Dengan mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan ekonomi By taking into account the projected national economic growth
nasional pada kisaran 5% serta stabilitas sektor keuangan yang of around 5% and the stability of the financial sector, the Board
62 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 63
terjaga, Dewan Komisaris menilai bahwa target peningkatan of Commissioners assesses that the targets for increasing assets,
aset, Dana Pihak Ketiga, kredit, dan laba yang ditetapkan Third-Party Funds, loans, and profit set by the Board of Directors
Direksi berada dalam koridor yang realistis dan prudent. are within a realistic and prudent corridor. Strategies to strengthen
Strategi penguatan struktur pendanaan melalui peningkatan the funding structure through CASA improvement, optimization of
CASA, optimalisasi captive market pemerintah daerah, serta regional government captive markets, and expansion of productive
ekspansi kredit produktif dinilai relevan dalam memperbaiki lending are considered relevant in improving the cost of funds
struktur biaya dana dan menjaga keberlanjutan margin. structure and maintaining margin sustainability.
Dewan Komisaris juga mencermati bahwa fokus pada The Board of Commissioners also observes that the focus on
perbaikan kualitas aset dan penurunan NPL secara bertahap improving asset quality and gradually reducing NPL to below 2%,
menuju level di bawah 2%, disertai penguatan monitoring accompanied by strengthened portfolio monitoring, represents
portofolio, merupakan langkah strategis dalam menjaga a strategic step in maintaining long-term stability. Efficiency
stabilitas jangka panjang. Upaya efisiensi BOPO melalui efforts through BOPO improvement via process digitalization
digitalisasi proses dan optimalisasi operasional, serta and operational optimization, along with capital strengthening
penguatan permodalan dengan menjaga CAR pada kisaran by maintaining CAR within the range of 25%–26%, form the
25%–26%, menjadi fondasi utama mendukung ekspansi main foundation for supporting sustainable expansion.
berkelanjutan.
Secara keseluruhan, Dewan Komisaris berpandangan bahwa Overall, the Board of Commissioners views that the Company’s
prospek usaha Perseroan tetap positif dan berkelanjutan, business prospects remain positive and sustainable, provided
dengan catatan bahwa disiplin terhadap risk appetite dan that discipline in risk appetite and strengthening governance
penguatan tata kelola harus senantiasa menjadi landasan continue to serve as the foundation in every expansion step.
dalam setiap langkah ekspansi.
Pandangan terhadap Penerapan Good View on the Implementation of Good
Corporate Governance Corporate Governance
Dewan Komisaris berpandangan bahwa penerapan The Board of Commissioners views that the implementation of
tata kelola di Bank Sulselbar selama tahun 2025 telah governance at Bank Sulselbar throughout 2025 has been carried
dilaksanakan secara konsisten mengacu pada prinsip out consistently in reference to the principles of Good Corporate
Good Corporate Governance (GCG), yaitu Transparansi, Governance (GCG), namely Transparency, Accountability,
Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, dan Responsibility, Independence, and Fairness. The implementation
Kewajaran. Penerapan tata kelola tersebut menjadi fondasi of governance serves as a foundation in maintaining stability,
dalam menjaga stabilitas, meningkatkan kepercayaan enhancing stakeholder trust, and supporting sustainable growth.
pemangku kepentingan, serta mendukung pertumbuhan
yang berkelanjutan.
• Manajemen Risiko • Risk Management
Penerapan manajemen risiko dilakukan secara terintegrasi Risk management has been implemented in an integrated
melalui kerangka Risk Based Bank Rating (RBBR) dan manner through the Risk Based Bank Rating (RBBR)
pendekatan three lines of defense, dengan memastikan framework and the three lines of defense approach, ensuring
bahwa setiap eksposur risiko berada dalam koridor risk that all risk exposures remain within the established risk
appetite dan risk tolerance yang telah ditetapkan. Dewan appetite and risk tolerance. The Board of Commissioners
Komisaris menilai bahwa Direksi telah menjaga profil assesses that the Board of Directors has maintained the
risiko pada tingkat yang dapat diterima, khususnya dalam risk profile at an acceptable level, particularly in managing
pengelolaan Risiko Likuiditas. Penguatan monitoring Liquidity Risk. Strengthening portfolio monitoring, ALMA
portofolio, pengelolaan ALMA, serta evaluasi berkala atas management, and periodic evaluation of risk profiles
profil risiko mencerminkan disiplin penerapan manajemen reflect disciplined and sustainable risk management
risiko yang berkelanjutan. implementation.
BANK SULSELBAR 63
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 64
Laporan Manajemen
Introduction
• Sistem Pengendalian Internal • Internal Control System
Sistem pengendalian internal telah berjalan secara The internal control system has been operating effectively
efektif dan mendukung terciptanya proses bisnis yang and supports the creation of accountable business processes.
akuntabel. Fungsi audit internal yang independen, The independent internal audit function, transparent
mekanisme pelaporan yang transparan, serta tindak reporting mechanisms, and follow-up actions on audit
lanjut atas temuan audit menjadi bagian integral dari findings form an integral part of strengthening control. The
penguatan pengendalian. Dewan Komisaris memastikan Board of Commissioners ensures that internal control is not
bahwa pengendalian internal tidak hanya bersifat merely administrative but becomes an organizational culture
administratif, tetapi menjadi budaya organisasi dalam in maintaining compliance and integrity.
menjaga kepatuhan dan integritas.
• Whistleblowing System (WBS) • Whistleblowing System
Penerapan Whistleblowing System (WBS) yang independen The implementation of an independent and protected
dan terproteksi menjadi bagian dari komitmen integritas Whistleblowing System (WBS) is part of the Company’s
perusahaan. Dewan Komisaris menerima laporan berkala commitment to integrity. The Board of Commissioners
atas implementasi WBS dan memastikan setiap laporan receives periodic reports on the implementation of the WBS
dugaan pelanggaran ditindaklanjuti secara objektif dan and ensures that every report of alleged violations is followed
akuntabel. Sistem ini memperkuat budaya kepatuhan up objectively and accountably. This system strengthens
dan transparansi di seluruh jenjang organisasi. the culture of compliance and transparency across all
organizational levels.
• Sustainability Governance
Dalam aspek keberlanjutan, Dewan Komisaris • Sustainability Governance
menilai bahwa implementasi Rencana Aksi Keuangan In terms of sustainability, the Board of Commissioners
Berkelanjutan (RAKB) telah terintegrasi dalam strategi assesses that the implementation of the Sustainable Finance
dan kebijakan perusahaan. Integrasi aspek Environmental, Action Plan (RAKB) has been integrated into the Company’s
Social, and Governance (ESG) dalam manajemen risiko strategy and policies. The integration of Environmental,
dan kebijakan kredit menunjukkan komitmen terhadap Social, and Governance (ESG) aspects into risk management
penciptaan nilai jangka panjang. Pelaporan keberlanjutan and credit policies demonstrates a commitment to creating
dilakukan secara transparan dan selaras dengan regulasi long-term value. Sustainability reporting is carried out
serta praktik terbaik. transparently and in alignment with regulations and best
practices.
Secara keseluruhan, Dewan Komisaris berpandangan Overall, the Board of Commissioners views that the
bahwa penerapan GCG dan Sustainability Governance implementation of GCG and Sustainability Governance has
telah berjalan secara konsisten dan menjadi landasan been carried out consistently and serves as a foundation
dalam menjaga ketahanan serta keberlanjutan usaha in maintaining the Company’s resilience and business
Perseroan. sustainability.
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Performance Assessment of Committees
Dewan Komisaris under the Board of Commissioners
Dalam melaksanakan fungsi pengawasan secara independen In carrying out its supervisory function independently and
dan objektif, Dewan Komisaris Bank Sulselbar didukung objectively, the Board of Commissioners of Bank Sulselbar is
oleh Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, supported by the Audit Committee, the Remuneration and
serta Komite Pemantau Risiko. Keberadaan komite-komite Nomination Committee, and the Risk Monitoring Committee.
ini merupakan bagian dari mekanisme check and balance The existence of these committees forms part of the check
64 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 65
untuk memastikan penerapan tata kelola perusahaan and balance mechanism to ensure that the implementation of
berjalan secara efektif, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang corporate governance is carried out effectively, accountably, and
berlaku. Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris menilai in accordance with applicable regulations. Throughout 2025,
bahwa masing-masing komite telah melaksanakan tugas the Board of Commissioners assesses that each committee has
dan tanggung jawabnya sesuai dengan Piagam Komite dan performed its duties and responsibilities in accordance with the
peraturan perundang-undangan. Committee Charter and prevailing laws and regulations.
• Komite Audit • Audit Committee
Komite Audit telah melaksanakan penelaahan atas laporan The Audit Committee has conducted reviews of financial
keuangan, efektivitas sistem pengendalian internal, statements, the effectiveness of internal control systems,
serta tindak lanjut temuan audit internal dan eksternal. and the follow-up on internal and external audit findings.
Komite secara berkala memberikan rekomendasi The Committee periodically provides recommendations
kepada Dewan Komisaris terkait peningkatan kualitas to the Board of Commissioners regarding improvements
pelaporan keuangan, kepatuhan terhadap standar in financial reporting quality, compliance with accounting
akuntansi, serta penguatan pengendalian internal. standards, and strengthening internal control. The Board of
Dewan Komisaris menilai peran Komite Audit telah Commissioners assesses that the Audit Committee’s role has
mendukung transparansi, akuntabilitas, dan integritas supported transparency, accountability, and the integrity of
laporan keuangan Perseroan. the Company’s financial reports.
• Komite Remunerasi dan Nominasi • Remuneration and Nomination Committee
Komite Remunerasi dan Nominasi menjalankan fungsi The Remuneration and Nomination Committee performs
evaluasi atas kebijakan remunerasi dan proses nominasi evaluation functions on remuneration policies and the
Direksi serta pejabat eksekutif sesuai prinsip kewajaran nomination process for the Board of Directors and executive
dan berbasis kinerja. Komite memberikan rekomendasi officers in accordance with fairness and performance-based
kepada Dewan Komisaris dalam penetapan remunerasi principles. The Committee provides recommendations to
yang selaras dengan profil risiko dan kinerja Bank, serta the Board of Commissioners in determining remuneration
memastikan proses nominasi dilakukan secara objektif aligned with the Bank’s risk profile and performance, as
dan transparan. Peran ini mendukung kesinambungan well as ensuring that nomination processes are conducted
kepemimpinan dan penerapan GCG secara konsisten. objectively and transparently. This role supports leadership
continuity and consistent implementation of GCG.
• Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko melakukan evaluasi atas profil • Risk Monitoring Committee
risiko Bank dan kesesuaiannya dengan risk appetite yang The Risk Monitoring Committee evaluates the Bank’s
telah ditetapkan. Penelaahan atas Risiko Kredit, Risiko risk profile and its alignment with the established risk
Likuiditas, dan risiko lainnya dilakukan secara berkala, appetite. Reviews of Credit Risk, Liquidity Risk, and other
serta disampaikan kepada Dewan Komisaris dalam risks are conducted periodically and reported to the
bentuk rekomendasi penguatan pengendalian. Dewan Board of Commissioners in the form of recommendations
Komisaris menilai bahwa fungsi pengawasan risiko telah for strengthening control. The Board of Commissioners
berjalan efektif dalam menjaga stabilitas dan ketahanan assesses that the risk oversight function has been carried out
Bank. effectively in maintaining the Bank’s stability and resilience.
Secara keseluruhan, kinerja komite-komite di bawah Dewan Overall, the performance of committees under the Board of
Komisaris selama tahun 2025 dinilai efektif dan mendukung Commissioners throughout 2025 is considered effective and
pelaksanaan fungsi pengawasan Dewan Komisaris sesuai supports the implementation of the Board of Commissioners’
prinsip Good Corporate Governance. supervisory function in accordance with Good Corporate
Governance principles.
BANK SULSELBAR 65
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 66
Laporan Manajemen
Introduction
Frekuensi dan Cara Pemberian Frequency and Method of Providing
Nasihat kepada Direksi Advice to the Board of Directors
Dalam menjalankan fungsi pengawasan secara independen In carrying out its supervisory function independently and
dan objektif, Dewan Komisaris memberikan nasihat dan objectively, the Board of Commissioners provides advice and
rekomendasi kepada Direksi melalui mekanisme yang recommendations to the Board of Directors through structured
terstruktur, terdokumentasi, dan sesuai ketentuan peraturan and documented mechanisms in accordance with regulatory
perundang-undangan serta kebutuhan pengawasan. provisions and supervisory needs.
Pemberian nasihat dilakukan melalui Rapat Dewan Komisaris The provision of advice is carried out through Board of
yang diselenggarakan secara berkala sesuai ketentuan dan Commissioners Meetings held periodically in accordance
kebutuhan pengawasan, dengan agenda utama meliputi with regulatory requirements and supervisory needs, with
evaluasi kinerja Direksi, efektivitas strategi, kepatuhan main agendas including evaluation of the Board of Directors’
terhadap regulasi, serta penerapan prinsip kehati-hatian. performance, effectiveness of strategies, regulatory compliance,
Selain itu, nasihat juga diberikan dalam Rapat Gabungan and the implementation of prudential principles. In addition,
Dewan Komisaris dan Direksi yang dilaksanakan secara advice is also provided through Joint Meetings of the Board of
berkala maupun insidentil, guna membahas arah strategis Commissioners and the Board of Directors held periodically
Bank, kinerja operasional dan keuangan, manajemen risiko, or incidentally to discuss strategic direction, operational and
serta isu strategis yang memerlukan penyelarasan kebijakan. financial performance, risk management, and strategic issues
requiring policy alignment.
Dewan Komisaris juga menyampaikan nasihat melalui The Board of Commissioners also provides advice through
pembahasan pada Komite Audit, Komite Remunerasi discussions in the Audit Committee, Remuneration and
dan Nominasi, serta Komite Pemantau Risiko, yang Nomination Committee, and Risk Monitoring Committee,
selanjutnya dirumuskan dalam bentuk rekomendasi kepada which are subsequently formulated into recommendations to
Direksi. Dalam kondisi tertentu, Dewan Komisaris dapat the Board of Directors. Under certain conditions, the Board
memberikan nasihat insidentil sesuai kebutuhan, khususnya of Commissioners may provide incidental advice as needed,
dalam merespons perubahan signifikan kondisi eksternal particularly in responding to significant changes in external
atau peningkatan eksposur risiko. conditions or increased risk exposure.
Seluruh nasihat dan rekomendasi dicatat dalam risalah All advice and recommendations are recorded in meeting minutes
rapat dan didokumentasikan sebagai bagian dari mekanisme and documented as part of the documentation and monitoring
dokumentasi dan monitoring tindak lanjut, guna memastikan mechanism to ensure accountability and effectiveness of
akuntabilitas serta efektivitas implementasi oleh Direksi. implementation by the Board of Directors. Through this
Dengan mekanisme tersebut, hubungan kerja antara Dewan mechanism, the working relationship between the Board of
Komisaris dan Direksi berjalan dalam prinsip check and Commissioners and the Board of Directors is conducted under
balance serta mendukung penerapan GCG secara konsisten the principle of check and balance and supports consistent and
dan berkelanjutan. sustainable implementation of GCG.
Perubahan Komposisi Dewan Changes in the Composition of the
Komisaris Board of Commissioners
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Based on the resolution of the Extraordinary General Meeting
Biasa (RUPSLB) tanggal 14 Mei 2025, terjadi penyesuaian of Shareholders (EGMS) dated May 14, 2025, there were
susunan Dewan Komisaris Bank Sulselbar sebagai bagian adjustments in the composition of the Board of Commissioners of
dari mekanisme tata kelola dan kesinambungan fungsi Bank Sulselbar as part of governance mechanisms and continuity
pengawasan. of supervisory functions.
66 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 67
RUPSLB menyetujui pengangkatan Sdr. Jufri Rahman sebagai The EGMS approved the appointment of Mr. Jufri Rahman as
Komisaris Utama periode 2025–2029, efektif setelah lulus President Commissioner for the 2025–2029 period, effective
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan. Pada saat yang after passing the Fit and Proper Test. At the same time, the
sama, masa jabatan Komisaris Independen Sdr. Marsuki terms of office of Independent Commissioners Mr. Marsuki and
dan Sdr. Adlinsyah M. Nasution telah berakhir. RUPSLB juga Mr. Adlinsyah M. Nasution ended. The EGMS also approved
menyetujui pengangkatan Sdr. Huswan Husain dan Sdr. Andi the appointment of Mr. Huswan Husain and Mr. Andi Fadly
Fadly Ferdiansyah sebagai Komisaris Independen periode Ferdiansyah as Independent Commissioners for the 2025–2029
2025–2029, efektif setelah lulus Penilaian Kemampuan dan period, effective after passing the Fit and Proper Test.
Kepatutan.
Selanjutnya, melalui RUPS Sirkuler, Sdr. Muhammad Idris Subsequently, through a Circular GMS resolution, Mr. Muhammad
diberhentikan karena berakhirnya masa jabatan dan ditunjuk Idris was dismissed due to the end of his term of office and
sebagai Pelaksana Tugas Anggota Dewan Komisaris hingga appointed as Acting Member of the Board of Commissioners
ditetapkannya anggota definitif. Perubahan ini memastikan until the definitive member is determined. These changes ensure
kesinambungan fungsi pengawasan secara independen dan the continuity of supervisory functions independently and
objektif sesuai prinsip GCG. objectively in accordance with GCG principles.
Dasar Hukum Pengangkatan Masa
Efektif Periode
Nama Jabatan Keputusan RUPS LB Keputusan OJK Jabatan Jabatan Position
Nomor KEPR-
Komisaris Akta RUPSLB Nomor 13 President
Jufri Rahman 205/D.03/2025 tanggal 2025-2029 Pertama
Utama Tanggal 14 Mei 2025 Commissioner
24 Oktober 2025
Nomor KEPR-
Huswan Komisaris Akta RUPSLB Nomor 13 Independent
207/D.03/2025 tanggal 2025-2029 Pertama
Husain Independen Tanggal 14 Mei 2025 Commissioner
24 Oktober 2025
Nomor KEPR-
Andi Fadly Komisaris Akta RUPSLB Nomor 13 Independent
206/D.03/2025 tanggal 2025-2029 Pertama
Ferdiansyah Independen Tanggal 14 Mei 2025 Commissioner
24 Oktober 2025
Penutup Closing
Mengakhiri Laporan Dewan Komisaris Tahun Buku 2025, In closing the Board of Commissioners’ Report for the 2025
kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang financial year, we express our highest appreciation and gratitude
sebesar-besarnya kepada seluruh pemegang saham, Direksi, to all shareholders, the Board of Directors, management, and all
manajemen, dan seluruh insan Bank Sulselbar atas dedikasi employees of Bank Sulselbar for their dedication and commitment
dan komitmen dalam menjaga stabilitas serta keberlanjutan in maintaining the Company’s stability and sustainability. The
Perseroan. Sinergi yang terbangun sepanjang tahun ini synergy built throughout the year has become the main strength
menjadi kekuatan utama dalam menghadapi dinamika in facing the increasingly competitive banking industry dynamics.
industri perbankan yang semakin kompetitif.
Apresiasi yang tulus kami sampaikan kepada para nasabah We extend our sincere appreciation to customers for their
atas kepercayaan dan loyalitasnya, kepada mitra kerja trust and loyalty, to business partners for their professional
atas kolaborasi yang profesional, serta kepada regulator collaboration, and to regulators and regional governments for
dan pemerintah daerah atas dukungan dan arahannya. their support and guidance. The togetherness of all stakeholders
Kebersamaan seluruh pemangku kepentingan merupakan represents a highly valuable social capital for the Bank’s growth.
modal sosial yang sangat berharga bagi pertumbuhan Bank.
BANK SULSELBAR 67
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 68
Laporan Manajemen
Introduction
Kami percaya bahwa nilai luhur masyarakat Sulawesi We believe that the noble values of the people of South Sulawesi
Selatan dan Barat tetap menjadi napas dalam setiap and West Sulawesi remain the spirit in every step of the Company.
langkah Perseroan. Falsafah “Siri’ na Pacce” mengajarkan The philosophy of “Siri’ na Pacce” teaches self-respect, moral
tentang harga diri, tanggung jawab moral, dan empati responsibility, and empathy toward others—values reflected
terhadap sesama—nilai yang tercermin dalam integritas dan in the integrity and accountability of the Bank’s management.
akuntabilitas pengelolaan Bank. Demikian pula semangat Likewise, the spirit of “Mali’ siparappe, rebba sipatokkong”, which
“Mali’ siparappe, rebba sipatokkong” yang bermakna means helping one another in times of difficulty and supporting
saling menolong dalam kesulitan dan saling menopang each other in facing challenges, becomes the foundation of
dalam tantangan, menjadi landasan kebersamaan dalam togetherness in building a strong institution.
membangun institusi yang kuat.
Dengan fondasi tata kelola yang disiplin dan nilai kebersamaan With a foundation of disciplined governance and these values of
tersebut, kami optimis Bank Sulselbar akan terus tumbuh togetherness, we are optimistic that Bank Sulselbar will continue
lebih kokoh, berdaya saing, dan memberi manfaat yang to grow stronger, more competitive, and deliver sustainable
berkelanjutan bagi masyarakat dan perekonomian daerah. benefits to society and the regional economy.
Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang terus Thank you for the trust and support that continue to strengthen
menguatkan langkah kami ke depan. our steps forward.
Makassar, April 2026
Atas Nama Dewan Komisaris
on behalf of Board of Commissioner
Jufri Rahman
Komisaris Utama
President Commissioner
68 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 69
BANK SULSELBAR 69 Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 70
Laporan Manajemen
Introduction
Surat Pernyataan Tentang Tanggung Jawab atas Isi
Laporan Tahunan
Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi
Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Sulawesi Selatan dan Barat
Kami yang bertanda tangan dibawah ini, dengan ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan
Tahunan PT. Bank Sulawesi Selatan dan Barat Tahun 2025 beserta Laporan Keuangan dan Informasi lain
yang terkait, telah dimuat secara lengkap dan bertanggungjawab penuh atas kebenaran isi laporan tahunan
perusahaan
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Makassar, April 2026
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Jufri Rahman
Komisaris Utama
President Commissioner
Huswan Husain Andi Fadly Ferdiansyah
Komisaris Independen Komisaris Independen
Independent Commissioner Independent Commissioner
70 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 71
Statement of Responsibility for the Contents of the
Annual Report
Statement of the Board of Commissioners and Directors
Regarding Responsibility for the 2025 Annual Report
PT Bank Sulawesi Selatan dan Barat
We, the undersigned, hereby declare that all information in the 2025 Annual Report of PT Bank Sulawesi
Selatan dan Barat, along with the Financial Statements and other related information, has been presented in
its entirety, and we are fully responsible for the accuracy of the contents of the company’s annual report.
This statement is made truthfully.
Direksi
Board of Director
Yulis Suandi
Direktur Utama
President Director
Dirhamsyah Kadir Iswadi Ayub
Direktur Pemasaran & Syariah Direktur Operasional & TI
Marketing & Sharia Director Banking Operation & IT Director
Dwi Zulkarnain Rakhmat Nur Kadir
Direktur Kredit & UMKM Direktur Kepatuhan
Credit and MSMEs Director Compliance Director
BANK SULSELBAR 71
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 72
PROFIL PERUSAHAAN Company Profile
Page 73
Page 74
Profil Perusahaan
Company Profile
IDENTITAS PERUSAHAAN
Corporate Identity
Nama Perusahaan | Company name Dasar Hukum Pendirian | Legal Basis of Establishment
PT Bank Pembangunan Daerah Akta Notaris Raden Kardiman di Jakarta
Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat No. 95 tanggal 23 Januari 1961
Nama Panggilan | Nick Name
Modal Dasar | Authorized Capital
Bank Sulselbar Rp4.000.000.000.000,-
(Empat Triliun Rupiah)
Tanggal Pendirian | Date of Establishment
Modal Ditempatkan | Issued capital
13 Januari 1961
Rp2.219.636.000.000
(Dua Triliun Dua Ratus Sembilan Belas Miliar
Enam Ratus Tiga Puluh Enam Juta Rupiah)
Alamat Kantor | Office Address
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16
Bidang Usaha | Business fields
Makassar - 90125
Perbankan
Kategori Bank | Bank Category
KBMI 1 Jumlah Karyawan | Number of employees
1.484 orang
Status Perusahaan | Company Status
Badan Usaha Milik Daerah
(BUMD)
Akses Informasi | Information Access
Telepon : +62411-859171
Email : corporate.secretary@banksulselbar.co.id
Call Center : 1500855
74 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 75
Kepemilikan Saham | Shareholding
PEMERINTAH PROVINSI PEMERINTAH PROVINSI
SULAWESI SELATAN SULAWESI BARAT
32,55% 2,02%
PEMERINTAH KOTA/KAB PEMERINTAH KOTA/KAB KOPERASI JASA
SE - SULAWESI SELATAN SE - SULAWESI BARAT KESEJAHTERAAN WARGA
59,98% 4,81% 0,65%
JARINGAN KANTOR & LAYANAN 2025 OFFICE & SERVICE NETWORK
Kantor Pusat 1 Head Office
Kantor Cabang Konvensional 31 Conventional Branch Office
Kantor Cabang Pembantu 12 Sub Branch office
Kantor Cabang Syariah 4 Sharia Branch Office
Kantor Fungsional 54 Functional Office
Payment Point 85 Payment Points
Office Channeling 96 Office Channeling
ATM/CRM 588 ATM/CRM
Mobil Kas 18 Mobile Cash
TOTAL 889 TOTAL
BANK SULSELBAR 75
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 76
Profil Perusahaan
Company Profile
NAMA DAN ALAMAT KANTOR CABANG ATAU
KANTOR CABANG PEMBANTU
Name and Address of Branch Office or Sub-Branch Office
Nama Kantor No. Telp.
No. Office Name Alamat-Address /Hp./Fax.
Jl. DR. Ratulangi No. 16, Kel. Mangkura, Kec. Ujung Pandang, Kota
1 Kantor Pusat Telp. (0411) 859171
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90125
Jl. DR. Ratulangi No. 16, Kel. Mangkura, Kec. Ujung Pandang, Kota Telp. (0411) 859171
1 Cabang Utama Makassar Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90125 Fax. (0411) 854611
Jl. Ahmad Yani No. 3, Kel. Binanga, Kec. Mamuju, Kab. Mamuju,
Prov. Sulawesi Barat, 91511 relokasi ke Jl. RE. Martadinata, Telp. (0426) 21125
Cabang Utama Mamuju
2 Kel. Simboro, Kec. Simboro dan Kepulauan, Kab. Mamuju, Prov. Fax. (0426) 21130
Sulawesi Barat, 91512
Jl. Pahlawan No. 1, Kel. Bentengnge, Kec. Ujung Bulu, Kab. Telp. (0413) 81051
Cabang Utama Bulukumba
3 Bulukumba, Prov. Sulawesi Selatan, 92511 Fax. (0413) 81329
Jl. Ahmad Yani No. 15, Kel. Jeppee, Kec. Tanete Riattang Barat, Telp. (0481) 21027
Cabang Utama Bone
4 Kab. Bone, Prov. Sulawesi Selatan, 93717 Fax. (0481) 23535
Jl. Andi Baso Rahim (ex. Jl. Flamboyan) No. 1, Kel. Surutanga, Kec. Telp. (0471) 21468, 21102
5 Cabang Utama Palopo
Wara Timur, Kota Palopo, Prov. Sulawesi Selatan, 91921 Fax. (0471) 24513
Jl. Bau Massepe No. 468, Kel. Ujung Sabang, Kec. Ujung, Kota Telp. (0421) 21364, 27751
6 Cabang Parepare
Parepare, Prov. Sulawesi Selatan, 91114 Fax. (0421) 23947
Jl. Jend. Sudirman No. 119, Kel. Pangkajene, Kec. Maritengngae, Telp. (0421) 90246,
7 Cabang Sidrap Kab. Sidenreng Rappang, Prov. 90247, 90248
Sulawesi Selatan, 91611 Fax. (0421) 91487
Telp. (0485) 324480,
Jl. R. A. Kartini No. 1, Kel. Siengkang, Kec. Tempe, Kab. Wajo, Prov.
8 Cabang Sengkang 324481
Sulawesi Selatan, 90912
Fax. (0485) 324482
Jl. Persatuan Raya No. 58, Kel. Balangnipa, Kec. Sinjai Utara, Kab. Telp. (0482) 21013, 23171
9 Cabang Sinjai
Sinjai, Prov. Sulawesi Selatan, 92614 Fax. (0482) 21040
Telp. (0428) 2841031,
Jl. Rante-Rante Poros Polewali-Mamasa, Desa Osango, Kec.
10 Cabang Mamasa 2841033
Mamasa, Kab. Mamasa, Prov. Sulawesi Barat, 91362
Fax. (0428) 2841032
Jl. Bougenville No. 3, Kel. Pettuadae, Kec. Turikale, Kab. Maros, Telp. (0411) 3882426
11 Cabang Maros
Prov. Sulawesi Selatan, 90516 Fax. (0411) 3882428
Telp. (0421) 921416,
Jl. Jend. Sudirman No. 257, Kel. Penrang, Kec. Watang Sawitto,
12 Cabang Pinrang 922955
Kab. Pinrang, Prov. Sulawesi Selatan, 91218
Fax. (0421) 922628
Jl. Andi Depu No. 102, Kel. Takatidung, Kec. Polewali, Kab. Telp. (0428) 21666, 21987
13 Cabang Polman
Polewali Mandar, Prov. Sulawesi Barat, 91311 Fax. (0428) 21022
Jl. Pahlawan No. 5, Kel. Empoang, Kec. Binamu, Kab. Jeneponto, Telp. (0419) 21038, 21608
14 Cabang Jeneponto
Prov. Sulawesi Selatan, 92311 Fax. (0419) 21437
Jl. Gatot Subroto No. 59, Kel. Pangali-Ali, Kec. Banggae, Kab. Telp. (0422) 21099
15 Cabang Majene
Majene, Prov. Sulawesi Barat, 91411 Fax. (0422) 21754
Jl. Sultan Hasanuddin No. 4, Kel. Juppandang, Kec. Enrekang, Kab. Telp. (0420) 21180
16 Cabang Enrekang
Enrekang, Prov. Sulawesi Selatan, 91711 Fax. (0420) 21071
76 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 77
Nama Kantor No. Telp.
No. Office Name Alamat-Address /Hp./Fax.
Jl. Sultan Hasanuddin No. 7, Kel. Padoang-Doangan, Kec.
Telp. (0410) 21300, 21510
17 Cabang Pangkep Pangkajene, Kab. Pangkajene dan Kepulauan, Prov. Sulawesi
Fax. (0410) 21824
Selatan, 90614
Jl. Jend. Sudirman No. 1, Kel. Kalabbirang, Kec. Pattallassang, Kab. Telp. (0418) 21421
18 Cabang Takalar
Takalar, Prov. Sulawesi Selatan, 90615 Fax. (0418) 21770
Telp. (0411) 220423,
Jl. HOS. Cokroaminoto No. 2, Kel. Sungguminasa, Kec. Somba
19 Cabang Gowa 8220421, 8220424
Opu, Kab. Gowa, Prov. Sulawesi Selatan, 90171
Fax. (0411) 8220425
Jl. Kemakmuran No. 125, Kel. Lalabata Rilau, Kec. Watansoppeng, Telp. (0484) 23498
20 Cabang Soppeng
Kab. Soppeng, Prov. Sulawesi Selatan, 90812 Fax. (0484) 21156
Telp. (0414) 21780,
21 Cabang Selayar Jl. Jend. Ahmad Yani, Benteng, Kab. Selayar, Prov. Sulawesi Selatan 421780
Fax. (0414) 21051
Jl. Andi Mannappiang No. 1, Kel. Lamalaka, Kec. Bantaeng, Kab. Telp. (0413) 22156
22 Cabang Bantaeng
Bantaeng, Prov. Sulawesi Selatan, 92412 Fax. (0413) 21009
Jl. Sultan Hasanuddin No. 1, Kel. Coppo, Kec. Barru, Kab. Barru, Telp. (0427) 21703
23 Cabang Barru
Prov. Sulawesi Selatan, 90712 Fax. (0427) 21188
Jl. W.R. Monginsidi, Kel. Bone Tua, Kec. Masamba, Kab. Luwu Telp. (0473) 21845
24 Cabang Masamba
Utara, Prov. Sulawesi Selatan, 92961 Fax. (0473) 21865
Jl. Jend. Sudirman No. 3, Kel. Tampumia Radda, Kec. Belopa, Kab. Telp. (0471) 3314433
25 Cabang Belopa
Luwu, Prov. Sulawesi Selatan, 91994 Fax. (0471) 3316008
Jl. Pongtiku, Kel. Pantan, Kec. Makale, Kab. Tana Toraja, Prov. Telp. (0423) 22703
26 Cabang Makale
Sulawesi Selatan, 91811 Fax. (0423) 22034
Jl. IR. Soekarno, Kel. Pasangkayu, kec. Pasangkayu, Kab. Mamuju Telp. (0457) 7031292
27 Cabang Pasangkayu
Utara, Prov. Sulawesi Barat, 91574 Fax. (0411) 402213
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 1, Kel. Puncak Indah, Kec. Malili, Kab. Telp. (0474) 321494
28 Cabang Malili
Luwu Timur, Prov. Sulawesi Selatan, 92932 Fax. (0474) 321492
Jl. Poros Rantepao-Palopo, Kel. Rantepaku, Kec. Tallunglipu, Kab. Telp. (0423) 2920263
29 Cabang Rantepao
Toraja Utara, Prov. Sulawesi Selatan, 91833 Fax. (0423) -
Jl. Andi Depu (Kompleks Pasar Topoyo), Desa Topoyo, Kec. Topoyo,
30 Cabang Topoyo Telp. (0426) 2337866
Kab. Mamuju Tengah, Prov. Sulawesi Barat, 91563
Jl. KH. Wahid Hasyim No. 62, Kel. Kebon Sirih, Kec. Menteng, Kota Telp. (021) 31931905
31 Cabang Jakarta
Jakarta Pusat, Prov. DKI Jakarta, 10340 Fax. (021) 3923824
Telp. (0411) 833063,
Jl. Dr. Sam Ratulangi Ruko No. 7 Blok C1-C2, Kel. Mangkura, Kec.
32 Cabang Syariah Makassar 833019, 833062
Ujung Pandang, Kota Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90114
Fax. (0411) 833064
Jl. Veteran No. 50, Kel. Lapongkoda, Kec. Tempe, Kab. Wajo, Prov. Telp. (0485) 21385
33 Cabang Syariah Sengkang
Sulawesi Selatan, 90914 Fax. (0411) 21085
Jl. Jend. Sudirman (Samping Masjid Al Markaz Maros), Kel. Telp. (0411) 881221,
34 Cabang Syariah Maros Pettuade, Kec. Turikale, Kab. Maros, Prov. Sulawesi Selatan, 3881226
90516 Fax. (0411) 3881230
Jl. Urip Sumoharjo No. 39, Kec. Mamuju, Kab. Mamuju, Prov.
Telp. (0426) 2323660
35 Cabang Syariah Mamuju Sulawesi Barat, 91512 relokasi ke Jl. Diponegoro, Kel. Karema,
Fax. (0426) 2323659
Kec. Mamuju, Kab. Mamuju, Prov. Sulawesi Barat
BANK SULSELBAR 77
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 78
Profil Perusahaan
Company Profile
Nama Kantor No. Telp.
No. Office Name Alamat-Address /Hp./Fax.
Jl. Andi Jaya No. 50 Siwa relokasi ke Jl. Andi Djaja No. 80, Kel.
Telp. (0472) 321463,
Kantor Cabang Pembantu Siwa, Kec. Pitumpanua, Kab. Wajo, Prov. Sulawesi Selatan relokasi
36 321081
Siwa ke Jl. Andi Djaja No. 80, Kel. Siwa, Kec. Pitumpanua, Kab. Wajo,
Fax. (0472) 321042
Prov. Sulawesi Selatan, 90945
Jl. Perintis Kemerdekaan Komp. Ruko Bukit Khatulistiwa, Kel. Telp. (0411) 4772407,
Kantor Cabang Pembantu
37 Paccerakkang, Kec. Biring Kanaya, Kota Makassar, Prov. Sulawesi 8037202
Daya
Selatan, 90245 Fax. (0411) 4772406
Kantor Cabang Pembantu Jl. Andi Page, Kel. Palattae, Kec. Kahu, Kab. Bone, Prov. Sulawesi Telp. (0482) 2427171
38
Kahu Selatan, 92767 HP. 08114607630
Jl. Poros Enrekang-Tana Toraja relokasi ke Jl. Gotong Royong
Kantor Cabang Pembantu Telp. (0420) 2312578
39 No. 3, Kel. Kambiolangi, Kec. Alla, Kab. Enrekang, Prov. Sulawesi
Alla Fax. (0420) -
Selatan, 91711
Jl. Jend. Sudirman No. 130 (Komp. Andita Permai), Kel. Sidodadi,
Kantor Cabang Pembantu Kec. Wonomulyo, Kab. Polman, Prov. Sulawesi Barat, 91352 Telp. (0428) 52112
40
Wonomulyo relokasi ke Jl. Jend. Sudirman No. 27, Kel. Sidodadi, Kec. Fax. (0428) -
Wonomulyo, Kab. Polman, Prov. Sulawesi Barat, 91352
Jl. Antang Raya No. 76 C-D, Kel. Bangkala, Kec. Manggala, Kota
Kantor Cabang Pembantu Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90235 relokasi ke Jl. Tamangapa Telp. (0411) 8953100
41
Antang Raya No. 101-102, Kel. Bangkala, Kec. Manggala, Kota Makassar, Fax. (0411) -
Prov. Sulawesi Selatan, 90234
Kantor Cabang Pembantu Jl. Poros Palopo-Masamba, Kel. Walenrang, Kec, Walenrang, Kab.
42 Telp. (0471) 3315221
Walenrang Luwu, Prov. Sulawesi Selatan, 91951
Kantor Cabang Pembantu Jl. Poros Trans Sulawesi, Desa Mandiri, Kec. Tomoni, Kab. Luwu Telp. (0473) 25120
43
Tomoni (Tipe B) Timur, Prov. Sulawesi Selatan, 92972 Fax. (0473) 25126
Kantor Cabang Pembantu Jl. Incoiro No. 11, Kel. Nekkel, Kec. Nuha, Kab. Luwu Timur, Prov. Telp. (0473) -
44
Sorowako (Tipe B) Sulawesi Selatan, 92983 Fax. (0473) -
Kantor Cabang Pembantu Jl. Poros Sidrap-Wajo, Kel. Tanru Tedong, Kec. Duapitue, Kab. Telp. (0421) 721006
45
Tanru Tedong (Tipe B) Sidenreng Rappang, Prov. Sulawesi Selatan, 91681 Fax. (0411) -
Kantor Cabang Pembantu Jl. Poros Sidrap-Pinrang, Kel. Rappang, Kec. Panca Rijang, Kab. Telp. (0421) 93118
46
Rappang (Tipe B) Sidenreng Rappang, Prov. Sulawesi Selatan, 91651 Fax. (0421) -
Kantor Cabang Pembantu Jl. Pahlawan No. 17, Kel. Cabenge, Kec. Lili Rilau, Kab. Soppeng, Telp. (0484) 90871
47
Cabenge (Tipe B) Prov. Sulawesi Selatan, 90871 Fax. (0484) 421354
Kantor Fungsional | Functional Office
CABANG BANTAENG
Jl. Poros Bantaeng-Banyorang, Kel. Banyorang, Kec. Telp. (0413) 2425133
48 KF Banyorang
Tompobulu, Kab. Bantaeng, Prov. Sulawesi Selatan, 92461 Fax. (0413) -
CABANG BARRU
Jl. Sultan Hasanuddin, Kel. Coppo, Kec. Pekkae, Kab. Barru, Telp. (0427) 2323400
49 KF Pekkae
Prov. Sulawesi Selatan, 90712 Fax. (0427) -
Jl. K. H. Ambo Dalle, Kel. Mangkoso, Kec, Soppeng Riaja, Telp. (0427) –
50 KF Soppeng Riaja
Kab. Barru, Prov. Sulawesi Selatan, 90752 Fax. (0427) -
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 54, Kel. Baraka, Kec. Baraka,
51 KF Baraka Telp. (0420) 2700007
Kab. Enrekang, Prov. Sulawesi Selatan, 91753
CABANG BELOPA
Jl. Poros Palopo-Masamba, Kel. Padang Sappa, Kec. Telp. (0471) 3313391
52 KF Padang Sappa
Ponrang, Kab. Luwu, Prov. Sulawesi Selatan, 91999 Fax. (0471) -
78 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 79
Kantor Fungsional | Functional Office
Jl. Poros Belopa-Makassar, Kel. Komba, Kec. Larompong, Telp. (0471) –
53 KF Larompong
Kab. Luwu, Prov. Sulawesi Selatan, 91997 Fax. (0471) -
Jl. Poros Makassar-Palopo, Desa Tanarigella, Kec. Bua,
54 KF Bua HP. 085212227212
Kab. Luwu, Prov. Sulawesi Selatan, 91994
CABANG ENREKANG
Jl. Poros Baraka, Kel. Tomenawa, Kec. Baraka, Kab.
55 KF Baraka HP. 08114607632
Enrekang, Prov. Sulawesi Selatan, 91752
CABANG GOWA
Jl. Poros Limbung-Makassar, Kel. Bontosunggu, Kec. HP. Corporate
56 KF Bajeng
Bajeng, Kab. Gowa, Prov. Sulawesi Selatan, 92152 08114197131
CABANG JENEPONTO
Jl. Andi Malombasang Poros Jeneponto-Takalar, Kel. Pallengu, Kec.
57 KF Bangkala HP. 081343688643
Bangkala, Kab. Jeneponto, Prov. Sulawesi Selatan, 92352
CABANG MAJENE
Jl. Poros Majene – Mamuju, Kel. Mosso, Kec. Sendana, Kab.
58 KF Sendana Telp. (0422) 2310002
Majene, Prov. Sulawesi Barat, Kode Pos 91452
CABANG MAROS
Jl. Poros Maros-Soppeng, Kel. Kalabbirang, Kec. Bantimurung, Telp. (0411) -
59 KF Bantimurung
Kab. Maros, Prov. Sulawesi Selatan, 90561 Fax. (0411) -
Jl. Poros Maros-Bone, Kel. Cempaniga, Kec. Camba, Kab. Maros, Telp. (0411) -
60 KF Camba
Prov. Sulawesi Selatan, 90562 Fax. (0411) -
Jl. Poros Makassar-Maros Km 3, Kel. Taroada, Kec. Turikale, Kab. Telp. (0411) -
61 KF RSUD Salewangan
Maros, Prov. Sulawesi Selatan, 90516 Fax. (0411) -
CABANG MASAMBA
Jl. Poros Masamba-Tomoni, Desa Patoloan, Kec. Bone-Bone, Kab.
62 KF Bone-Bone HP. 082191230055
Luwu Utara, Prov. Sulawesi Selatan, 92966
CABANG PANGKEP
Jl. Poros Pangkajene-Barru, Kel. Bonto Matene, Kec. Segeri, Kab. Telp. (0410) 2317357
63 KF Segeri
Pangkajene dan Kepulauan, Prov. Sulawesi Selatan, 90655 Fax. (0410) -
Jl. Kemakmuran, Kel. Samalewa, Kec. Bungoro, Kab. Pangkajene Telp. (0410) 2410291
64 KF Bungoro
dan Kepulauan, Prov. Sulawesi Selatan, 90617 Fax. (0410) -
CABANG PAREPARE
Jl. Nurussamawati No. 9, Kel. Bumi Harapan, Kec. Bacukiki Barat, Telp. (0421) 22845
65 KF RSUD Andi Makkasau
Kota Parepare, Prov. Sulawesi Selatan, 91122 Fax. (0421) -
CABANG PASANGKAYU
Jl. Poros Mamuju-Pasangkayu, Kel. Bambaloka, Kec. Baras, Kab.
66 KF Baras HP. 085242358535
Pasangkayu, Prov. Sulawesi Selatan, 91572
CABANG PINRANG
Jl. Baronang No. 1, Kel. Penrang, Kec. Watang Sawirro, Kab. Telp. (0421) 921650
KF Terminal Lama Pinrang
67 Pinrang, Prov. Sulawesi Selatan, 91213 Fax. (0421) -
Jl. Poros Pinrang – Polman, Kel. Lampa, Kec. Duampanua, Kab.
KF Duampanua Telp. (0421) 7732007
68 Pinrang, Prov. Sulawesi Selatan, Kode Pos 91251
CABANG POLMAN
Jl. H. Andi Depu, Kec. Tinambung, Kab. Polman, Prov. Sulawesi
69 KF Tinambung Telp. (0422) 21847
Barat, 91354
BANK SULSELBAR 79
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 80
Profil Perusahaan
Company Profile
Kantor Fungsional | Functional Office
CABANG SENGKANG
Jl. Puangrimaggalatung, Kel. Rumpia, Kec. Majauleng, Kab. Wajo,
70 KF Atapange HP. 08114616224
Prov. Sulawesi Selatan, 90991
CABANG SIDRAP
Jl. Bau Maseppe Poros Soppeng-Sidrap, Kel. Amparita, Kec.
71 KF Amparita Tellulimpoe, Kab. Sidenreng Rappang, Prov. Sulawesi Selatan,
HP. 0811466277
91662
CABANG SINJAI
Jl. Poros Sinjai-Bulukumba, Kec. Sinjai Selatan, Kab. Sinjai, Prov. Telp. (0482) 2424533
72 KF Bikeru
Sulawesi Selatan, 92661 Fax. (0482) -
CABANG SOPPENG
Jl. Poros Maros-Soppeng Kompleks Pasar Takalala, Kel.
73 KF Takalala Tettikenrarae, Kec. Marioriwawo, Kab. Soppeng, Prov. Sulawesi HP. 081258478702
Selatan, 90862
CABANG TAKALAR
Jl. Karaeng Bonto Marannu No. 17, Kel. Galesong Kota, Kec. Telp. (0418) 2327124
74 KF Galesong
Galesong, Kab. Takalar, Prov. Sulawesi Selatan, 92254 HP. 081355053487
Jl. Sungguminasa-Takalar, Kel. Palekko, Kec. Polongbangkeng HP. Corporate
75 KF Polongbangkeng Utara
Utara, Kab. Takalar, Prov. Sulawesi Selatan, 92221 08114601696
CABANG UTAMA BONE
Jl. Poros Bone-Sinjai, Kel. Padaelo, Kec. Mare, Kab. Bone, Prov. Telp. (0481) –
76 KF Mare
Sulawesi Selatan, 92773 Fax. (0481) -
Jl. Poros Bone-Sengkang, Kel. Dua Boccoe, Kec. Uloe, Kab. Bone, Telp. (0481) –
77 KF Uloe
Prov. Sulawesi Selatan, 92753 Fax. (0481) -
Jl. Poros Bone-Sengkang, Desa Uloe, Kec. Dua Boccoe, Kab. Bone, Telp. (0481)
78 KF Uloe
Prov. Sulawesi Selatan, 92753 2912244
CABANG UTAMA BULUKUMBA
Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 19, Kel. Caile, Kec. Ujung Bulu, Kab. Telp. (0413) 83222
79 KF Lanto Dg. Pasewang
Bulukumba, Prov. Sulawesi Selatan, 92517 Fax. (0413) -
Jl. Poros Kajang, Kel. Tanah Jaya, Kec. Kajang, Kab. Bulukumba, Telp. -
80 KF Kajang
Prov. Sulawesi Selatan, 92574 Fax. -
Jl. Poros Bulukumba-Sinjai, Kel. Tanete, Kec. Bulukumpa, kab. HP. Corporate
81 KF Tanete
Bulukumba, Prov. Sulawesi Selatan, 92552 0811411789
Pasar Raya Lama Jl. Poros Bonto Bahari, Kel. Sapo Lohe, Kec.
82 KF Bonto Bahari HP. 085256749484
Bonto Bahari, Kab. Bulukumba, Prov. Sulawesi Selatan, 92571
CABANG UTAMA MAKASSAR
Telp. (0411) 877662,
Jl. A. Mappanyukki No. 79, Kel. Kunjungmae, Kec. Marios, Kota
83 9264417
KF Samsat Sulsel Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90125
Fax. (0411) -
Telp. (0411) 431710,
Jl. Urip Sumiharjo No. 269, Kel. Panaikang, Kec. Panakkukang,
84 KF Gubernur Sulsel 453306
Kota Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90231
Fax. (0411) -
Jl. Urip Sumihardjo No. 8, Kel. Maccini, Kec. Makassar, Kota Telp. (0411) 449458
85 KF Maccini
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90232 Fax. (0411) -
Jl. A. P. Pettarani No. 90, Kel. Masale, Kec. Panakkukang, Kota Telp. (0411) 450728
86 KF PU Sulsel
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90222 Fax. (0411) -
80 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 81
Kantor Fungsional | Functional Office
Telp. (0411) 873275,
Jl. DR. Ratulangi No. 81, Kel. Labuang Baji, Kec. Mamajang, Kota
87 KF RSUD Labuang Baji 873274
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90132
Fax. (0411) -
Telp. (0411) 858208,
Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 55, Kel. Maricaya, Kec. Makassar, Kota
88 KF RSKD Dadi 2998572
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90142
Fax. (0421) -
Jl. Perintis Kemerdekaan Km 10, Kel. Tamalanrea Indah, Kec. Telp. (0411) 590173
89 KF Disdik Sulsel
Tamalanrea, Kota Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90245 Fax. (0411) -
Telp. (0411) 8982390,
Jl. Poros Talasalapang No. 32 D, Kel. Gunung Sari, Kec. Rappocini,
90 KF Talasalapang 2436862
Kota Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90221
Fax. (0411) -
Jl. Cendrawasih No. 259, Kel. Mattoanging, Kec. Mariso, Kota Telp. (0411) 859193
91 KF IPDN Makassar
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90123 Fax. (0411) -
Jl. Dg. Ngeppe No. 14, Kel. Balang Baru, Kec. Tamalate, Kota Telp. (0411) 855192
92 KF RSUD Haji
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90224 Fax. (0411) -
Jl. Urip Sumoharjo No. 59, Kel. Karuwisi Utara, Kec. Panakkukan, Telp. (0411) 421550
93 KF DPRD Sulsel
Kota Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90232 Fax. (0411) -
Jl. Bougenville No. 5, Kel. Masale, Kec. Panakkukang, Kota Telp. (0411) 4673729
94 KF BKPMD Makassar
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90231 Fax. (0411) -
Jl. A. P. Pettarani No. 1, Kel. Mannuruki, Kec. Makassar, Kota Telp. (0411) –
95 KF Dispenda Sulsel
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90221 Fax. (0411) –
Jl. Ahmad Yani No. 2, Kel. Bulo Gading, Kec. Ujung Pandang, Kota
96 KF Balaikota Telp. (0411) 3631665
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90171
Jl. Hertasning No. 26, Kel. Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar,
97 KF Priority Banking Telp. (0411) 4099044
Prov. Sulawesi Selatan, 90222
CABANG UTAMA MAMUJU
Jl. Trans Sulawesi Poros Tasiu-Topoyo, Kel. Tasiu, Kec. Kalukku,
HP. 081280433817
98 KF Kalukku Kab. Mamuju, Prov. Sulawesi Selatan, 91561
Jl. H. Abd. Malik Pettana Endeng, Kel. Rangas, Kec. Simboro dan
99 KF Gubernur Sulbar Telp. (0426) 2328433
Kepulauan, Kab. Mamuju, Prov. Sulawesi Barat, 91512
CABANG UTAMA PALOPO
Jl. DR. Ratulangi Km 7, Kel. Rampoang, Kec. Bara, Kota Palopo, Telp. (0471) 23172
100 KF RSU Sawerigading
Prov. Sulawesi Selatan, 91914 Fax. (0471) -
CABANG SYARIAH MAKASSAR
Jl. Urip Sumohardjo No. 14, Kel. Karampuang, Kec.
101 KF Menara UMI Panakkukang, Kota Makassar, Prov. Sulawesi Selatan,
-
90231
BANK SULSELBAR 81
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 82
Profil Perusahaan
Company Profile
BRAND PERUSAHAAN
Corporate Brand
Logo merupakan identitas yang mencerminkan karakter A logo is an identity that reflects the company's business
bisnis perusahaan yang dapat menyampaikan informasi character and can convey information about the background of
mengenai latar belakang produk dan jasanya kepada publik. its products and services to the public. A logo has many elements
Logo memiliki banyak elemen berupa bentuk, warna, garis in the form of shapes, colors, lines and fonts, all of which support
dan jenis huruf yang kesemuanya saling mendukung untuk each other to influence the public's thoughts, views or opinions
mempengaruhi pemikiran, pandangan atau pendapat publik towards the company.
terhadap perusahaan.
Simbol dari Kehidupan, Kemakmuran, Simbol dari Air dan Langit (Harapan),
Kesuburan, Kesejahteraan, Penyegaran, Corporate, Mature, Elegan, Stabil,
Alam Konstan, Kokoh, Berpengalaman, Andal
dan Dapat Diandalkan.
Symbolizing life, prosperity, fertility,
refreshment, and nature. Water and Sky (Hope), Corporate, Mature,
Elegant, Stable, Constant, Firm, Experienced,
Reliable and Dependable.
82 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 83
Bentuk Form
Simbol dari Kehidupan, Kemakmuran, Kesuburan, The logo embodies the values of life, prosperity, fertility,
Kesejahteraan, Penyegaran, Alam refreshment, and nature.
Visualisasi Visualization
Logo berbentuk Perahu terdiri dari: The boat-shaped logo features
• 2 buah siluet membentuk layar besar dan layar kecil yang • Two silhouettes that form a large screen and a smaller screen,
terkembang • With the text “Bank Sulselbar” integrated into the body of the
• Tulisan Bank Sulselbar membentuk badan perahu boat.
Simbol Symbol
Perahu atau Sompe merupakan ciri khas daerah Sulawesi The Sompe boat is a cultural emblem of South Sulawesi and West
Selatan dan Sulawesi Barat sebagai daerah maritim Sulawesi, regions of eastern Indonesia where the majority of the
Indonesia bagian timur, dimana mayoritas masyarakatnya population relies on fishing.
berprofesi sebagai nelayan.
Makna Simbol Symbol Meaning
Perahu atau sompe diartikan sebagai bepergian mencari The Perahu, or Sompe, symbolizes the pursuit of fortune (traveling
rejeki (bergerak luas mengumpulkan keuntungan) dengan widely to gather profits) and embodies the values of enthusiasm,
mengadopsi nilai-nilai semangat, team work, dan etos kerja teamwork, and the hardworking spirit and resilience of fishermen,
para nelayan sebagai salah satu unsur budaya Sulawesi which are integral cultural elements of South Sulawesi.
Selatan yang begitu kuat dan kokoh.
Simbol Perahu sebagai logo Bank Sulselbar, memberikan As the logo for Bank Sulselbar, the boat represents a modern,
kesan korporat perbankan/lembaga keuangan yang modern, resilient, and dynamic financial institution committed to
bersih, kokoh, stabil, dinamis, terbuka akan segala peluang stability and professionalism that is open to all opportunities and
dan tantangan menuju tujuan kemakmuran bagi daerahnya. challenges in the pursuit of regional prosperity.
Bank Sulselbar dengan semangat “Good Corporate Bank Sulselbar, guided by the principles of Good Corporate
Governance” dan berpegang teguh akan nilai-nilai Governance (GCG) and rooted in cultural values, is committed
budaya, senantiasa memberikan pelayanan prima yang to providing excellent quality and reliable service to foster
berkualitas dan terpercaya dalam upaya mewujudkan gerak sustainable economic growth.
perekonomian yang berkelanjutan.
BANK SULSELBAR 83
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 84
Profil Perusahaan
Company Profile
RIWAYAT SINGKAT PERUSAHAAN
Company Overview
Pada tahun 1961, tepatnya pada tanggal 23 Januari, PT In 1961, specifically on January 23, PT Bank Pembangunan
Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara berdiri Sulawesi Selatan Tenggara was established through the Notary
dengan Akta Notaris Raden Kadiman di Jakarta No. 95, Deed of Raden Kadiman in Jakarta, No. 95. This regional bank
merupakan Bank Daerah yang terletak di Provinsi Sulawesi was located in the Province of South Sulawesi Tenggara at that
Selatan Tenggara pada saat itu. Bank Pembangunan Sulawesi time. The primary purpose of Bank Pembangunan Sulawesi
Selatan Tenggara didirikan untuk mendorong terciptanya Selatan Tenggara was to stimulate economic growth and regional
tingkat pertumbuhan perekonomian dan pembangunan development in South Sulawesi Tenggara and its surrounding
daerah di Sulawesi Selatan Tenggara dan sekitarnya dengan areas by collecting community funds in the form of savings and
menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan dan redistributing them to the community in the form of credit and
menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk other financial services.
kredit dan/atau bentuk lainnya.
Pada tahun 1976, berganti nama menjadi Bank Pembangunan In 1976, the institution changed its name to Bank Pembangunan
Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan. Sejalan dengan Daerah Tingkat I South Sulawesi. In accordance with modifications
perubahan Peraturan Daerah dan penambahan modal dasar to regional regulations and increases in authorized and paid-up
dan modal disetor, Perseroan beberapa kali mengalami capital, the company underwent several name and legal entity
perubahan nama dan bentuk Badan Hukum, hingga akhirnya changes. Ultimately, it was renamed PT Bank Pembangunan
berubah menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Daerah Sulawesi Selatan in 2004, receiving approval from the
Selatan pada tahun 2004 dan telah mendapat pengesahan Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia,
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI berdasarkan as documented in Decree No. C-31541.HT.01.01 TH 2004,
Surat Keputusan No. C-31541.HT.01.01 TH 2004 tanggal dated December 29, 2004, which pertains to the ratification of
29 Desember 2004 tentang Pengesahan Akta Pendirian the deed of establishment of the limited liability company Bank
Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan, abbreviated as Bank
Selatan disingkat Bank Sulsel, dan telah diumumkan Sulsel. This change was published in the State Gazette of the
pada Berita Negara Republik Indonesia No. 13 tanggal Republic of Indonesia No. 13 on February 15, 2005, Supplement
15 Februari 2005, Tambahan No. 1655/2005. Perseroan No. 1655/2005. The company is registered with the Makassar
telah didaftarkan di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota City Company Registration Office under No. TDP.503/0590/DP-
Makassar dengan No. TDP.503/0590/DP-0480/KPP tanggal 0480/KPP, dated January 3, 2005.
3 Januari 2005.
Untuk meningkatkan pelayanan Perseroan kepada nasabah To enhance services to customers and the community in South
dan masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara, and Southeast Sulawesi, the bank established a Sharia Business
Perseroan membentuk Unit Usaha Syariah dan menjalankan Unit, initiating banking activities based on Sharia principles
kegiatan usaha perbankan dengan prinsip-prinsip Syariah on April 28, 2007. pursuant to a Principal License issued by
yang beroperasi pada 28 April 2007 dengan Surat Izin Bank Indonesia No. 9/20/DPbS/Mks, dated April 20, 2007.
Prinsip dari Bank Indonesia No. 9/20/DPbS/Mks tanggal 20 In response to rapid technological advancements, the bank
April 2007 perihal Persetujuan Prinsip Pembukaan Kantor consistently introduced digital innovations alongside its Sharia-
Cabang Syariah. Tidak puas hanya dengan meluncurkan compliant services.
produk berbasis syariah, Bank kembali membuat inovasi
dengan berbagai produk digital menyejajari pesatnya
perkembangan teknologi saat ini.
84 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 85
Pada tahun 2011, terjadi perubahan nama perusahaan In 2011, the company’s name was changed to PT Bank
menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat
Sulawesi Barat (Bank Sulselbar). Sejalan dengan perubahan (Bank Sulselbar). As part of this transition, the company issued
ini, Perseroan menerbitkan Obligasi I senilai Rp400 miliar Bond Series I valued at IDR 400 billion and Mudharabah Sukuk
dan Sukuk Mudharabah senilai Rp100 miliar. Penerbitan worth IDR 100 billion. This was followed by a bond issuance
obligasi berlanjut pada tahun 2016 sebesar Rp950 miliar in 2016, totaling IDR 950 billion, along with an additional
dengan Sukuk Mudharabah senilai Rp50 miliar. Penerbitan Mudharabah Sukuk valued at IDR 50 billion. Sustainable bonds
obligasi berkelanjutan juga dilaksanakan pada tahun 2018 were also issued in 2018, and in November 2020, the bank
dan pada bulan November tahun 2020 telah dikeluarkan released bonds worth IDR 750 billion.
obligasi senilai Rp750 miliar.
Tahun 2019, Bank Sulselbar meraih status sebagai Bank In 2019, Bank Sulselbar achieved the status of a Foreign
Devisa setelah memperoleh Surat Keputusan dari Otoritas Exchange Licensed Bank after receiving a decree from the
Jasa Keuangan (OJK). Dengan diperolehnya surat keputusan Financial Services Authority (OJK), officially enabling it to
tersebut, Bank Sulselbar resmi menjadi bank dengan conduct business activities in foreign currency.
kegiatan usaha dalam valuta asing.
Pada tahun 2020, untuk mempermudah masyarakat dalam In 2020, the bank introduced several innovations to facilitate
melakukan transaksi perbankan, Perseroan telah melakukan banking transactions, including enhancements to the Gobills
berbagai inovasi dalam pelayanan diantaranya peningkatan Mobile Banking feature in collaboration with Gopay for land
fitur Gobills Mobile Banking Bank Sulselbar bekerjasama and building tax (PBB) and motor vehicle tax (PKB) payments.
dengan Gopay terkait pembayaran pajak bumi dan bangunan Additionally, a Digital Lounge was opened, featuring the Bank
(PBB) dan pajak kendaraan bermotor (PKB). Selain itu telah Sulselbar ATM gallery, designed with a modern and millennial-
dibuka Digital Lounge yaitu ATM gallery Bank Sulselbar dengan oriented concept. That year, the bank was also appointed as
konsep milenial, menghadirkan suasana seperti berada di the recipient bank for Hajj Fees (ONH - Biaya Penyelenggaraan
lounge sebuah cafe. Pada tahun ini juga, Bank Sulselbar Ibadah Haji) by the Hajj Financial Implementation Agency
ditunjuk sebagai Bank penerima Ongkos Naik Haji (ONH) oleh (BPKH). In 2021, to further expand its market presence, Bank
Badan Pelaksanaan keuangan Haji (BPKH). Dan pada tahun Sulselbar issued Phase III Bond Issuance worth IDR 1.25 trillion.
2021 untuk meningkatkan ekspansi pasarnya, Bank Sulselbar
menerbitkan obligasi tahap III senilai Rp1,25 Triliun.
BANK SULSELBAR 85
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 86
Profil Perusahaan
Company Profile
VISI, MISI & BUDAYA PERUSAHAAN
Vision & Missions
Menjadi Bank Kebanggaan dan Terkemuka
VISI untuk Membangun Kawasan Timur
Indonesia
Vision To be a proud bank that cares and is responsible
for the environment and community.
ARTI VISI MEANING OF VISION
Terkemuka Leading
Bank Sulselbar berkeinginan untuk menjadi bank yang Bank Sulselbar aspires to become a strong bank (having
kuat (memiliki permodalan yang tangguh), berdaya strong capital), competitive, and a bank that can be relied
saing, dan menjadi bank yang dapat diandalkan oleh on by the Regional Government for regional development.
Pemda untuk pembangunan daerah.
Bank Kebanggaan Pride Bank
Bank Sulselbar berkeinginan untuk menjadi bank Bank Sulselbar aspires to become the bank of choice
pilihan utama baik bagi masyarakat Sulselbar maupun for both the people of Sulselbar and other regions in
di wilayah lain di kawasan timur Indonesia. Rasa eastern Indonesia. This sense of pride is grown from
bangga itu ditumbuhkan dari kemampuan Bank Bank Sulselbar’s ability to be able to actively develop the
Sulselbar untuk mampu aktif membangun kawasan eastern region of Indonesia.
timur Indonesia.
Membangun Kawasan Timur Developing the Eastern Region of
Indonesia Indonesia
Bank Sulselbar berkeinginan untuk menyediakan Bank Sulselbar wishes to provide quality banking services
layanan dan jasa perbankan yang berkualitas in the Eastern Region of Indonesia and actively contribute
di Kawasan Timur Indonesia serta turut serta to development in the Eastern Region of Indonesia.
berkontribusi aktif dalam pembangunan di Kawasan
Timur Indonesia.
86 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 87
1. Memberikan solusi jasa keuangan yang inovatif kepada pemerintah dan
masyarakat berlandaskan Layanan Prima dan prinsip kehati-hatian.
2. Mitra strategis Pemda dalam pembangunan daerah.
3. Mitra utama bagi UMKM untuk menggerakkan kesinambungan sektor rill.
Misi 1. Providing innovative financial service solutions to the government and society
Missions based on Excellent Service and the principle of prudence.
2. Regional government strategic partner in regional development.
3. The main partner for MSMEs to drive the sustainability of the real sector.
ARTI MISI MEANING OF MISSIONS
1. Memberikan solusi jasa keuangan yang inovatif 1. Providing innovative financial service solutions to the
kepada pemerintah dan masyarakat berlandaskan government and society based on Excellent Service and
Layanan Prima dan prinsip kehati-hatian. the principle of prudence.
• Bank Sulselbar senantiasa berinovasi terhadap • Bank Sulselbar continues to innovate financial
solusi keuangan yang diberikan melalui solutions provided through digitalization of
digitalisasi produk dan jasa yang bersifat products and services that are comprehensive,
komprehensif, yakni dapat tersedia dalam namely available on the same platform, so that
platform yang sama, sehingga nasabah dapat customers can enjoy various products and services
menikmati beragam produk dan jasa dengan in an intuitive and hassle-free manner.
cara yang intuitif dan memudahkan (hassle-free).
• Bank Sulselbar akan memberikan solusi • Bank Sulselbar will provide financial solutions to
keuangan kepada pelanggan dengan customers by accommodating Bank Sulselbar’s
mengakomodasi nilai organisasi Bank Sulselbar organizational values, namely Excellent Service and
yaitu Layanan Prima dan mengedepankan prioritizing the principle of prudence.
prinsip kehati-hatian.
2. Mitra strategis Pemda dalam pembangunan daerah. 2. Regional government strategic partner in regional
• Bank Sulselbar berkontribusi dalam development.
pembangunan daerah dengan berbagai bentuk, • Bank Sulselbar contributes to regional development
yakni sebagai sumber pendapatan asli daerah, in various forms, namely as a source of original
menjadi pihak ketiga yang memfasilitasi regional income, as a third party that facilitates
pelaksanaan transaksi keuangan, dan juga the implementation of financial transactions, and
memfasilitasi pendanaan untuk proses ekspor also facilitates funding for the export and import
dan impor. process.
• Bank Sulselbar juga memiliki mandat untuk • Bank Sulselbar also has a mandate to support
mendukung bisnis yang ramah terhadap Environmentally friendly businesses, as well as
lingkungan, serta terlibat dalam program being involved in Social responsibility programs that
tanggung jawab sosial yang sejalan dengan are in line with Regional Government programs.
program Pemda.
3. Mitra utama bagi UMKM untuk menggerakkan 3. The main partner for MSMEs to drive the sustainability
kesinambungan sektor riil. of the real sector.
• Bank Sulselbar fokus untuk turut menjadikan • Bank Sulselbar focuses on making MSMEs one
UMKM sebagai salah satu kontributor of the main contributors to economic growth, by
utama terhadap pertumbuhan ekonomi, driving the real sector in a sustainable manner.
dengan menggerakkan sektor riil secara
berkesinambungan.
BANK SULSELBAR 87
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 88
Profil Perusahaan
Company Profile
Budaya Perusahaan Corporate Culture
Nilai-nilai Budaya merupakan pedoman yang telah disepakati Cultural Values are guidelines that have been agreed upon and
dan tertanam pada seluruh karyawan Bank Sulselbar yang embedded in all employees of Bank Sulselbar which serve as a
menjadi acuan atau panduan perilaku untuk mencapai reference or behavioral guide to achieve the vision and mission
visi dan misi Bank Sulselbar. Bank Sulselbar menguraikan of Bank Sulselbar. Bank Sulselbar outlines the company’s
nilai-nilai budaya perusahaan ke dalam 5 (lima) panduan cultural values into 5 (five) behavioral guidelines abbreviated
perilaku yang disingkat dengan PRIORITAS PRIMA. Nilai- as PRIORITAS PRIMA. Bank Sulselbar’s Cultural Values are
nilai Budaya Bank Sulselbar ditetapkan berdasarkan Surat established based on the Decree of the Board of Directors No.
Keputusan Direksi No. SK/159/DIR/XII/2010 tanggal 31 SK/159/DIR/XII/2010 dated December 31, 2010 concerning
Desember 2010 tentang Penetapan Nilai-nilai Budaya Kerja the Determination of PT Bank Sulselbar’s Work Culture Values.
PT Bank Sulselbar.
Profesional Professional
Kami selalu meningkatkan kemampuan untuk menjadi We are committed to enhancing our expertise, ensuring a
ahli dibidangnya agar dapat memahami arah dan tujuan clear understanding of our work’s direction and goals, taking
kerja, bertanggung jawab terhadap hasil yang dicapai dan responsibility for our outcomes, and delivering prompt, precise,
menghasilkan kinerja yang cepat, tepat dan akurat. and accurate performance.
Perilaku utama: Main behaviors:
• Berpikir di luar kerangka kelaziman untuk menemukan • Think creatively to identify optimal solutions.
solusi terbaik.
• Mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang untuk • Identify and leverage opportunities for superior systems,
menghasilkan pengembangan sistem, teknologi, produk technology, products, and services.
dan layanan unggulan.
• Mengikuti perkembangan jaman dan kemajuan teknologi. • Stay adaptable to changing environments.
• Terbuka terhadap ide-ide baru yang membangun. • Be open to new and constructive ideas.
• Proaktif dalam mengantisipasi perubahan. • Proactively anticipate challenges and opportunities.
• Belajar dari keberhasilan dan kegagalan untuk kemajuan • Learn from both successes and failures to foster progress.
perusahaan.
Inovasi Innovation
Kami mengembangkan ide baru untuk menghasilkan We cultivate new ideas to create superior systems, technologies,
sistem, teknologi, produk dan layanan unggulan dan dapat products, and services that add value for stakeholders and enable
memberikan nilai tambah kepada stakeholder dan siap untuk us to adapt to changes.
mengantisipasi perubahan.
Perilaku utama: Main behaviors:
• Melakukan koordinasi anggota tim sesuai fungsi, peran • Coordinate team members according to their roles and
dan tanggung jawab masing-masing untuk menyelesaikan responsibilities to complete tasks
pekerjaan
• Berkomunikasi dengan efektif terhadap anggota tim • Communicate effectively with team members and related
maupun unit-unit kerja terkait units.
• Selalu siap membantu satu sama lain untuk mencapai • Support one another in achieving common
kepentingan bersama
• Saling menghargai perbedaan pendapat yang ada sebagai • Respect differing opinions as opportunities for improved
peluang untuk mendapatkan hasil terbaik sesuai dengan collaboration.
tujuan
• Menerima dan memberikan kritik dengan baik • Accept constructive feedback and provide solutions.
• Saling menghormati dan mengapresiasi • Value and appreciate each
88 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 89
Kerjasama Cooperation
Kami meningkatkan sinergi antar individu, unit kerja dan We foster synergy among individuals, work units, and institutions
institusi dengan membagi fungsi dan peran yang sesuai serta by appropriately dividing functions and roles while maintaining
tetap memperhatikan hubungan baik antar individu dengan strong interpersonal relationships to achieve company objectives.
prinsip kesetaraan untuk mencapai sasaran perusahaan.
Perilaku utama: Main behaviors:
• Melakukan koordinasi anggota tim sesuai fungsi, peran • Coordinate team members according to their roles and
dan tanggung jawab masing-masing untuk menyelesaikan
pekerjaan.
• Berkomunikasi dengan efektif terhadap anggota tim • Communicate effectively across teams and related units.
maupun unit-unit kerja terkait.
• Selalu siap membantu satu sama lain untuk mencapai • Be ready to assist one another in achieving shared interests.
kepentingan bersama.
• Saling menghargai perbedaan pendapat yang ada sebagai • Value differing opinions as opportunities for
peluang untuk mendapatkan hasil terbaik sesuai dengan
tujuan. • Accept constructive feedback and provide solutions. and give
• Menerima dan memberikan kritik dengan baik. constructive
• Saling menghormati dan mengapresiasi. • Respect and appreciate each other.
Integritas Integrity
Kami berpegang teguh pada etika bisnis perusahaan, We uphold corporate business ethics, ensuring honesty,
jujur, satunya kata dengan perbuatan dan mengutamakan consistency between words and actions, and prioritizing
kepentingan perusahaan di atas kepentingan pribadi. corporate interests over personal gain.
Perilaku utama: Main behaviors:
• Jujur. • Conduct duties with professionalism and integrity.
• Satunya kata dengan perbuatan. • Align words with actions consistently.
• Berani menindak atau melaporkan segala bentuk • Courageously report any violations of company ethics.
penyimpangan.
• Menjaga rahasia perusahaan. • Safeguard company assets and confidential information.
• Mengemukakan data dan informasi secara akurat dan • Present data and information transparently.
benar.
• Mengutamakan kepentingan perusahaan di atas • Prioritize the company’s interests above personal and
kepentingan pribadi dan unit kerja. departmental interests.
Layanan Prima Excellent Service
Kami memberikan layanan dengan sepenuh hati, We deliver heartfelt service, leveraging our capabilities to provide
menggunakan kemampuan maksimal, layanan yang cepat prompt, precise solutions that enhance customer satisfaction
dan tepat serta memberikan nilai tambah sesuai standar and loyalty.
layanan untuk mencapai kepuasan dan loyalitas nasabah.
Perilaku utama: Main behaviors:
• Memberikan layanan dengan sepenuh hati. • Serve with dedication and
• Menjiwai pekerjaan dengan berperilaku 5S (senyum, • Engage with customers using the 5S approach (smile, greet,
salam, sapa, sopan, santun) setiap saat. acknowledge, politeness, and service-oriented
• Memberikan nilai tambah kepada nasabah. • Provide added value to customers.
• Memberikan solusi layanan yang cepat dan akurat. • Deliver prompt and accurate service solutions.
• Menjalankan standar layanan dengan konsisten. • Consistently implement service standards.
• Memahami kebutuhan dan keinginan nasabah. • Understand
BANK SULSELBAR 89
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 90
Profil Perusahaan
Company Profile
KEGIATAN USAHA
Business Activities
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan yang terakhir, In accordance with the Company’s latest Articles of Association,
yang tertuang dalam Akta No. 74 tanggal 25 Juni 2013 yang as detailed in Deed No. 74 dated 25 June 2013, executed before
dibuat di hadapan Laica Marzuki, S.H. Notaris di Makassar Laica Marzuki, SH, Notary in Makassar, and approved by the
dan telah mendapat persetujuan Kementerian Hukum dan Ministry of Law and Human Rights under Number AHU-40408.
Hak Asasi Manusia dengan Nomor AHU-40408.AHA.01.02 AHA.01.02 of 2013, dated 25 July 2013, Article 3 outlines
tahun 2013 tanggal 25 Juli 2013, pada pasal 3 menyebutkan that the aims and objectives of the company are to operate as
maksud dan tujuan perseroan adalah berusaha sebagai Bank a Commercial Bank, providing both conventional and Sharia-
Umum, baik konvensional maupun berdasarkan prinsip compliant banking services. The company is committed to
syariah dan membantu serta mendorong pertumbuhan driving regional economic growth and development across all
perekonomian daerah dan pembangunan daerah di segala sectors, with the dual purpose of improving community welfare
bidang baik dalam rangka meningkatkan taraf hidup and serving as a source of indigenous regional revenue for South
masyarakat di samping juga sebagai salah satu sumber Sulawesi and West Sulawesi.
pendapatan asli daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Business Activities Based on the Latest
Dasar Terakhir dan Kegiatan Usaha yang Articles of Association and Activities
Dijalankan pada Tahun Buku 2025 Conducted in the 2025 Fiscal Year
Berikut adalah kegiatan Bank Sulselbar berdasarkan The following outlines Bank Sulselbar’s activities in accordance
Anggaran Dasar serta informasi apakah perusahaan telah with the Articles of Association, along with an assessment of
menjalankan kegiatan tersebut pada tahun 2025. whether these activities have been undertaken in 2025.
Kegiatan usaha yang
dijalankan pada tahun 2025
Kegiatan Usaha Berdasarkan Sudah Belum Business Activities Based on the
Anggaran Dasar Terakhir Dijalankan Dijalankan Latest Articles of Association
Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk
We are raising funds from the public in the form of deposits
simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat
√ in Demand Deposits, time deposits, certificates of deposit,
deposito, tabungan dan/atau bentuk lainnya yang
savings, and other equivalent documents.
dipersamakan dengan itu
Memberi kredit √ Lending
Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri
maupun untuk kepentingan dan atas perintah
Buy, sell or guarantee at own risk or for the benefit of and on
nasabahnya:
the orders of its customers:
Surat-surat wesel termasuk yang diakseptasi oleh
Notes include those accepted by banks whose validity
Bank yang masa berlakunya tidak lebih lama daripada
period is not more extended than the trading practice in said
kebiasaan dalam perdagangan surat-surat dimaksud
√ marketable securities. Debt acknowledgments and other
Surat pengakuan utang dan kertas dagang lainnya
trading papers whose validity period is not more extended
yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan
than the trading practice for these marketable securities State
dalam perdagangan surat-surat dimaksud Kertas
Treasury Bills from the Government guarantee letter Bank
Perbendaharaan Negara dari surat jaminan Pemerintah
Indonesia Certificates (SBI)
Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
Surat dagang berjangka waktu sampai dengan 1 (satu) Commercial papers with a period of up to 1 (one) year
tahun Other marketable securities instruments with a maturity of up
√
Instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu to 1 (one) year
sampai dengan 1 (satu) tahun
90 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 91
Kegiatan usaha yang
dijalankan pada tahun 2025
Kegiatan Usaha Berdasarkan Sudah Belum Business Activities Based on the
Anggaran Dasar Terakhir Dijalankan Dijalankan Latest Articles of Association
Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri Remmitance, either for own interests or for the interests of
√
maupun untuk kepentingan nasabah pihak lainnya other party customers
Menempatkan dana pada bank lain, meminjamkan dana Placing funds with other banks, lending funds from
dari bank lain atau meminjamkan kepada bank lain, baik other banks or lending to other banks, either by letter,
√
dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi telecommunication facilities or by draft for checks or other
maupun dengan wesel untuk cek atau sarana lainnya means
Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga
Receive payments from bills on marketable securities and
dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak √
perform calculations with or between third parties
ketiga
Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak Carrying out custodian activities for the benefit of other
√
lain berdasarkan suatu kontrak parties based on a contract
Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat
√ Provide a place to store valuables and marketable securities
berharga
Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada Placing funds from a customer to another customer in the
nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak √ form of marketable securities that are not listed on the stock
tercatat dibursa efek exchange
Membeli melalui pelelangan umum atas agunan baik Purchase through a public auction of collateral either partly
semua maupun sebagian dalam hal debitur tidak or wholly in the event that the debtor does not fulfil his
√
memenuhi kewajibannya kepada Bank, dengan ketentuan obligations to Bank, provided that the collateral purchased
agunan yang dibeli tersebut wajib dicairkan secepatnya must be disbursed immediately
Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan
√ Perform factoring, credit card business and trustee activities
kegiatan wali amanat
Selain melakukan usaha-usaha tersebut pada huruf a
sampai dengan huruf 3 dapat pula : Apart from carrying out the efforts mentioned in letter a to
Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank letter 3, it can also:
atau perusahaan Iain dibidang keuangan, sepertl sewa Carry out capital participation activities in banks or other
guna usaha, modal ventura, perusahaan efek, asuransi companies in the financial sector, such as leasing, venture
serta lembaga kliring penyelesaian dan penyimpanan, capital, commercial securities companies, insurance, and
dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh yang clearinghouses for settlement and storage, in compliance with
berwenang the provisions stipulated by the competent authority.
Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk Conducting temporary equity investment activities to
mengatasi akibat kegagalan kredit, dengan syarat harus overcome the consequences of loan failure on the condition
menarik kembaii penyertaannya, dengan memenuhi √ that the participation must be withdrawn, subject to the
ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang. conditions stipulated by the competent authority.
Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dengan Acting as the founder of a pension fund by complying with the
memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh yang provisions stipulated by the authorities.
berwenang Providing financing from or conducting other activities
Menyediakan pembiayaan dari atau melakukan kegiatan based on Sharia principles by complying with the provisions
Iain berdasarkan prinsip Syariah dengan memenuhi stipulated by the competent authority.
ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang. Conducting activities in foreign currency and/or as a foreign
Melakukan kegiatan dalam valuta asing dan/atau exchange bank by complying with the provisions stipulated by
sebagai bank devisa dengan memenuhi ketentuan yang the competent authority
ditetapkan oleh yang berwenang
Membantu Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Assisting the Provincial Government and Regency / Municipal
Kabupaten/Kota dalam membimbing dan membina Government in guiding and fostering Village Loan Institutions
√
Badan atau Lembaga Perkreditan Desa dan BPR milik or Institutions and BPRs belonging to the Provincial
Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Government and the Government
Melakukan kerjasama antar sesama bank, lembaga Collaborating between banks, financial institutions and other
√
keuangan dan lembaga-lembaga lainnya institutions
Melakukan kegiatan usaha lain yang lazim dilakukan Conducting other business activities that are commonly
oleh perbankan dan/atau lembaga keuangan, baik carried out by banks and/or financial institutions, both
konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah √ conventional and based on sharia principles, as long as
sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan they do not conflict with the provisions of the applicable
perundang-undangan yang berlaku laws
BANK SULSELBAR 91
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 92
Profil Perusahaan
Company Profile
PRODUK & LAYANAN
Product & Services
Konvensional Syari'ah International Banking
Conventional Sharia International Banking
- Penghimpun Dana - Penghimpun Dana - Penghimpun Dana
- Kredit - Kredit - Jasa & Layanan
- Jasa & Layanan - Jasa & Layanan - Fundraising
- Fundraising - Fundraising - Banking Service
- Lending - Lending
- Banking Service - Banking Service
Perbankan Konvensional Conventional Banking
Bank Sulselbar memiliki produk dan layanan yang beragam dan Bank Sulselbar offers a wide range of attractive products and
menarik terbagi dari produk/layanan perbankan konvensional services, categorized into conventional and sharia banking
dan syariah. Berikut adalah penjelasan singkatnya: options. Below is a brief overview:
Simpanan Savings Account
1. Deposito 1. Time Deposit
Produk ini memberikan imbal hasil sesuai dengan suku This product offers competitive interest rates agreed upon
bunga kompetitif yang telah disepakati pada awal at the outset of the placement, with various term options
penempatan dan beragam pilihan jangka waktu yang available to suit individual needs.
dapat dipilih sesuai kebutuhan.
2. Giro 2. Demand Deposit
Merupakan produk simpanan Bank Sulselbar yang This savings product allows for withdrawals at any time
penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan through checks, payment orders, or transfers, such as for bill
menggunakan cek, surat perintah pembayaran lainnya payments.
atau dengan pemidah bukuan misalnya bilyet giro.
3. Simpeda 3. Simpeda
Merupakan tabungan yang memberikan suku bunga A savings account that provides competitive interest rates
kompetitif, bebas biaya administrasi bulanan untuk and waives monthly administration fees for civil servants
PNS yang telah menggunakan KPE (Kartu Pegawai utilizing the KPE (Electronic Employee Card).
Elektronik).
4. Tabungan-Ku 4. TabunganKu
Merupakan tabungan untuk nasabah perorangan yang An individual savings account offering competitive interest
memberikan suku bunga kompetitif dan bebas biaya rates and exempt from monthly administration fees.
administrasi bulanan.
92 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 93
5. Tampan Plus (Tabungan Masa Depan) 5. Tampan Plus
Tampan atau Tabungan Masa Depan adalah tabungan Tampan, or Future Savings Account, is a term savings/
berjangka/installment saving untuk mewujudkan rencana installment savings product designed to help savers achieve
masa depan penabung seperti: pendidikan anak sekolah, financial goals, such as funding education, marriage, vehicle
pernikahan, uang muka kendaraan, wisata atau tujuan down payments, travel, or investments in rupiah currency.
investasi dalam mata uang rupiah dengan sistem setoran It features a fixed monthly deposit system, with amounts
rutin bulanan tetap setiap bulan yang besarnya disesuaikan tailored to the saver’s needs and financial capacity.
dengan kebutuhan dan kemampuan penabung.
6. Tapemda 6. Tapemda
Merupakan produk tabungan yang diperuntukkan This savings product serves as a means for loan customers
sebagai sarana pembayaran angsuran kredit bagi to manage their installment payments and to receive
nasabah kredit atau debitur kredit Bank Sulselbar government assistance funds, such as BOS Funds.
dan juga sebagai dana penerimaan Dana Bantuan dari
Pemerintah seperti Dana BOS.
7. Tapemda Pelajar 7. Tapemda Pelajar
Merupakan tabungan yang diperuntukkan bagi para A savings account targeted at students (from elementary to
pelajar (SD, SMP, SMA dan sederajat) dan para mahasiswa university level) aimed at encouraging the practice of saving
untuk melatih para pelajar/mahasiswa untuk menabung for educational expenses.
sebagai biaya persiapan sekolah.
8. Tapemda Pensiunan 8. Tapemda Pensiun
Merupakan tabungan yang diterbitkan khusus untuk para A dedicated savings account for retirees or those nearing
nasabah/PNS pensiunan atau yang akan mencapai usia retirement, serving as a holding account for pension benefits
pensiun, digunakan sebagai rekening penampung manfaat distributed by pension fund managers in collaboration with
pensiun yang disalurkan oleh pengelola dana pensiun yang Bank Sulselbar.
bekerjasama dengan Bank Sulselbar untuk dibayarkan
kepada pensiunan melalui Tapemda Pensiunan.
9. Tapemda Sayang Petani 9. Tapemda Sayang Petani
Merupakan tabungan yang diperuntukkan bagi para Tapemda Sayang Petani designed for farmers and fishermen,
petani dan nelayan untuk menanamkan kebiasaan positif promoting the habit of saving a portion of their income for
menabung dan menyisihkan sebagian dari pendapatan deposit in the bank rather than spending it on consumables.
mereka untuk disimpan pada bank dibandingkan
dibelanjakan untuk kebutuhan yang lebih bersifat
konsumtif.
10. MAMIRI 10. MAMIRI
MAMIRI merupakan tabungan yang menggunakan MAMIRI on a balance system with flexible terms (1, 3,
sistem hold saldo dengan jangka waktu pilihan antara 6, or 12 months), offering competitive interest rates and
lain 1 (satu), 3 (tiga), 6 (enam), dan 12 (dua belas) bulan opportunities for direct prizes or cashback, subject to
dengan suku bunga yang kompetitif dan mendapat applicable terms and conditions.
hadiah langsung (gimmick) atau cashback dengan syarat
dan ketentuan yang berlaku.
BANK SULSELBAR 93
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 94
Profil Perusahaan
Company Profile
11. Simpel 11. Simpel
Merupakan tabungan khusus bagi pelajar PAUD, SD, SMP This savings account is specifically designed for PAUD, SD,
dan SMA yang berusia di bawah umur 17 tahun dan belum SMP, and SMA students under the age of 17 who do not yet
memiliki KTP. Tabungan simPel akan membantu untuk possess an ID card. The SimPel savings account encourages
lebih disiplin dalam mengelola keuangan, membentuk disciplined financial management, fosters a saving-
karakter “gemar menabung”, melatih mempersiapkan oriented mindset, prepares students for future financial
masa depan dan pengenalan dunia perbankan secara responsibilities, and provides an early introduction to the
lebih dini. banking sector.
Pinjaman Loan
Bank Sulselbar memiliki dua jenis kredit yaitu Kredit Bank Sulselbar offers two categories of loans: Consumer Loans
Konsumtif dan Kredit Produktif. and Productive Loans.
Produk kredit konsumer yaitu: Consumer Loan products include:
1. Kredit Umum Lainnya (KUL), yaitu fasilitas kredit 1. Other General Loan (KUL) is a consumer Loan facility offered
konsumtif yang diberikan kepada: to:
• Pegawai Negeri Sipil (“PNS”) dan Calon Pegawai • Civil Servants (“PNS”) and Prospective Civil Servants
Negeri Sipil (“CPNS”) yang gajinya ditatausahakan (“CPNS”) whose salaries are managed or disbursed by the
atau dibayarkan melalui Perseroan. Kredit ini Company are eligible for this Loan. This Loan is designed
diberikan dalam rangka peningkatan kesejahteraan to enhance the welfare of civil servants and is intended
kepada para PNS yang tujuan penggunaannya for consumptive purposes.
bersifat konsumtif.
• Pensiunan Pegawai/Janda/Duda dan Yatim Piatu • Retired employees, widows, widowers, and orphans
yang gajinya ditatausahakan atau dibayarkan melalui whose salaries are administered or paid through the
Perseroan. Kredit Pensiunan merupakan upaya company. Pension Loan is an initiative designed to assist
untuk membantu pensiunan Pegawai/Janda/Duda retired employees, widows, widowers, and orphans with
dan Yatim Piatu yang berpenghasilan tetap dalam fixed incomes in meeting their essential needs.
memenuhi kebutuhan yang sifatnya konsumtif.
• Anggota DPRD Kabupaten/Kota dan Anggota • Members of the Regency/Municipal DPRD and the
DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Provincial DPRD of South Sulawesi and West Sulawesi,
Barat yang penghasilannya dibayar melalui whose income is provided by the Company, represent
Perseroan, merupakan upaya untuk meningkatkan an effort to enhance the welfare of DPRD members in
kesejahteraan anggota DPRD dalam pemenuhan fulfilling their consumption needs.
kebutuhan konsumtif. 2. Multipurpose Loan (“KMG”) is a Loan facility offered to CPNS,
2. Kredit Multiguna (“KMG”), yaitu fasilitas kredit yang PNS, and pensioners whose salaries are disbursed through
diberikan kepada CPNS/PNS/Pensiunan yang gajinya the company. This facility is designed to meet urgent needs,
dibayarkan melalui perseroan untuk memenuhi such as paying school fees for children and other essential
kebutuhan yang sifatnya mendesak, seperti misalnya expenses.
pembayaran biaya anak sekolah, dll. 3. Mortgage Loan is a financial product designed for the purchase
3. Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”), yaitu kredit yang and financing of new, old, or used residential units, including
bertujuan untuk pembelian dan pembiayaan unit hunian houses, apartments, shophouses, or FLPP programs. KPR is
baru/lama/bekas berupa rumah tinggal, rumah susun, available to civil servants (PNS), members of the Indonesian
ruko atau program FLPP. KPR diperuntukkan bagi National Armed Forces (TNI) and the National Police (POLRI),
pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI/POLRI, Anggota members of regional legislative councils (DPRD), employees of
DPRD, Karyawan atau pegawai BUMD termasuk juga regional-owned enterprises (BUMD), as well as employees of
pegawai perseroan/BUMN/perusahaan swasta nasional/ state-owned enterprises (BUMN), national private companies,
lainnya, profesional, wiraswasta yang direkomendasi dan and other professionals or self-employed individuals who have
disetujui oleh kantor pusat. been recommended and approved by the head office.
94 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 95
4. Kredit Pemilikan Motor (“KPM”), yaitu kredit yang 4. Motorcycle Ownership Loan (“KPM”) is a financial incentive
bertujuan untuk pembelian kendaraan bermotor, baik designed to facilitate the purchase of motor vehicles,
untuk kendaraan motor roda dua maupun roda empat. including both two-wheeled and four-wheeled vehicles.
Produk kredit mikro, komersial dan Micro, Commercial, and Corporate Loan
korporasi yaitu: Products Include:
1. Kredit Umum Lainnya (KUL), yaitu fasilitas kredit 1. General Purpose Loan (KUL): This consumer loan facility is
konsumtif yang diberikan kepada: provided to:
• Pegawai Negeri Sipil (“PNS”) dan Calon Pegawai • Civil Servants (“PNS”) and Prospective Civil Servants
Negeri Sipil (“CPNS”) yang gajinya ditatausahakan (“CPNS”) whose salaries are managed or disbursed
atau dibayarkan melalui Perseroan. Kredit ini through the company. This loan aims to enhance
diberikan dalam rangka peningkatan kesejahteraan the welfare of civil servants, with funds intended for
kepada para PNS yang tujuan penggunaannya consumptive purposes.
bersifat konsumtif.
• Pensiunan Pegawai/Janda/Duda dan Yatim Piatu • Retired Employees, Widows, Widowers, and Orphans
yang gajinya ditatausahakan atau dibayarkan melalui whose income is administered or paid through the
Perseroan. Kredit Pensiunan merupakan upaya company. Pension loans assist this demographic in
untuk membantu pensiunan Pegawai/Janda/Duda meeting their consumer needs despite fixed income
dan Yatim Piatu yang berpenghasilan tetap dalam constraints.
memenuhi kebutuhan yang sifatnya konsumtif.
• Anggota DPRD Kabupaten/Kota dan Anggota • Members of the Regency/Municipal DPRD and Members
DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi of the South Sulawesi and West Sulawesi Provincial
Barat yang penghasilannya dibayar melalui DPRD whose income is paid through the Company, is
Perseroan, merupakan upaya untuk meningkatkan an effort to improve the welfare of DPRD members in
kesejahteraan anggota DPRD dalam pemenuhan meeting their consumptive needs.
kebutuhan konsumtif.
2. Kredit Usaha Mandiri (“KUM”), yaitu kredit yang 2. The Mandiri Business Loan (“KUM”) is a financial
diselenggarakan dengan tujuan untuk mendorong kredit product designed to promote productive lending,
produktif, khususnya yang dikelola oleh Pegawai Negeri particularly for Civil Servants (PNS) and their spouses
Sipil (PNS) baik oleh suami maupun istri yang memiliki who operate and manage productive businesses. KUM
usaha dan/atau mengelola usaha produktif. Jenis kredit comprises two types of loans: Investment Loans, which
yang disalurkan untuk KUM terdiri dari Kredit Investasi, are intended for rehabilitating or modernizing business
yaitu kredit yang diberikan untuk merehabilitasi atau operations, and Working Capital Loans, aimed at
modernisasi dalam rangka menunjang kegiatan usaha, meeting the working capital needs of companies by
dan Kredit Modal Kerja, yaitu kredit untuk memenuhi financing current assets.
kebutuhan modal kerja melalui pembiayaan aktiva lancar
perusahaan.
3. Kredit Usaha Rakyat (“KUR”), yaitu kredit yang diberikan 3. The People’s Business Loan (“KUR”) is aimed at
kepada usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi yang supporting micro, small, medium, and cooperative
bergerak di bidang perdagangan, industri kecil, pertanian, enterprises engaged in trade, small industry, agriculture,
peternakan, perkebunan, agribisnis, periklanan dan jasa animal husbandry, plantations, agribusiness, advertising,
dengan bunga yang kompetitif. and services, all offered at competitive interest rates.
4. Kredit SUP 005, yaitu kredit yang bertujuan untuk 4. The SUP 005 Loan is designed to enhance the income
memberikan nilai tambah/meningkatkan pendapatan and added value for micro and small entrepreneurs and
bagi para pengusaha mikro kecil dan membantu to assist in the development of viable micro and small
pengembangan sektor usaha mikro kecil dan koperasi businesses and cooperatives that have yet to receive
yang layak dan belum mendapat bantuan pembiayaan. financial support. This loan is part of a Government
Kredit SUP 005 merupakan program Pemerintah dalam initiative to increase access to capital for Micro and
rangka meningkatkan penguatan akses permodalan Small Business Loans, including cooperatives, and
BANK SULSELBAR 95
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 96
Profil Perusahaan
Company Profile
Kredit Usaha Mikro dan Kecil termasuk Koperasi yang is distributed by the Company as the Implementing
disalurkan Perseroan sebagai Lembaga Keuangan Financial Institution in collaboration with the Indonesian
Pelaksana melalui kerjasama dengan Kementerian Ministry of Finance.
Keuangan RI dalam hal pendanaan terhadap usaha mikro
dan kecil.
5. Kredit Program Pusaka Mandiri (“PUNDI”), yaitu kredit 5. The Pusaka Mandiri Program Loan (“PUNDI”) aims to
yang bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan dan empower and develop underprivileged and prosperous
pembinaan keluarga prasejahtera, sejahtera dan kurang families with small businesses, while also enhancing
mampu yang telah memiliki usaha kecil serta membantu production management, marketing, and business
pengembangan manajemen produksi, pemasaran dan capital for families transitioning to independent
permodalan usaha keluarga-keluarga yang mulai mandiri entrepreneurship, whether as small or medium-sized
tersebut menjadi pengusaha kecil atau pengusaha professional entrepreneurs. The PUNDI Loan is a
menengah yang profesional. Kredit PUNDI merupakan partnership between the Company and the Damandiri
kerjasama perseroan dengan yayasan Damandiri sejak Foundation, established in 2001, to distribute productive
tahun 2001 dalam penyaluran kredit produktif dengan loans to the small business sector.
pola executing untuk sektor usaha kecil.
6. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR), yaitu kredit yang 6. The Pundi Usaha Rakyat Loan (PUR) is intended to
bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi stimulate economic growth and harness the potential
rakyat serta menggali potensi usaha berbasis kerakyatan of community-based businesses to scale up operations
untuk meningkatkan skala usaha menjadi lebih besar through the Company’s funding approach. This loan
melalui pendekatan pendanaan Perseroan. Fasilitas kredit facility is available to small and medium entrepreneurs,
ini diperuntukkan bagi pengusaha kecil dan menengah individuals, groups, and business entities formed based
baik perorangan, kelompok maupun badan usaha yang on mutual needs, with the objective of increasing
dibentuk atas dasar kebutuhan bersama yang bertujuan production, capital access, and collective marketing.
untuk meningkatkan produksi, akses permodalan dan Eligible business sectors include trade, small industry,
pemasaran bersama. Jenis usaha yang dapat dibiayai agriculture, animal husbandry, plantations, agribusiness,
adalah perdagangan, industri kecil, pertanian, peternakan, advertising, and services.
perkebunan, agribisnis, periklanan dan jasa.
7. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR) Pola Kemitraan, yaitu 7. People’s Business Pundi Loan (PUR) Partnership Pattern,
kredit yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan This loan initiative is designed to promote economic growth
ekonomi rakyat serta menggali potensi usaha berbasis among individuals and explore the potential of people-based
kerakyatan untuk meningkatkan skala usaha menjadi businesses to scale operations through cooperative agreements
lebih besar melalui pendekatan pola perjanjian kerjasama with KADIN, associations, agencies, or other institutions. It
antara perseroan dengan KADIN, Asosiasi, Instansi atau targets micro-entrepreneurs, both individuals and business
Lembaga Lainnya. Fasilitas kredit ini diperuntukkan bagi groups formed based on mutual needs, with objectives to
pengusaha mikro baik perorangan, kelompok usaha yang enhance production, facilitate access to capital, and support
dibentuk atas dasar kebutuhan bersama yang bertujuan joint marketing efforts. Eligible business sectors include trade,
untuk meningkatkan produksi, akses permodalan small industry, agriculture, animal husbandry, plantations,
dan pemasaran bersama. Jenis usaha yang dapat agribusiness, advertising, and services.
dibiayai adalah perdagangan, industri kecil, pertanian,
peternakan, perkebunan, agribisnis, periklanan dan jasa.
8. Kredit Sindikasi, yaitu kredit yang diselenggarakan untuk 8. Syndicated Loan, This loan is structured to finance
membiayai proyek-proyek pembangunan yang belum development projects that the company is unable to undertake
mampu dilakukan oleh perseroan dengan dana maupun due to financial constraints. As a contribution to national and
resources sendiri akibat keterbatasan yang dimiliki. regional development—specifically in South Sulawesi and
Sebagai wujud serta perseroan dalam pembangunan West Sulawesi—the company collaborates with other banks to
nasional secara umum maupun pembangunan daerah, provide syndicated loans.
khususnya di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, maka
perseroan berpartisipasi bersama Bank lain dalam Kredit
Sindikasi.
96 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 97
9. Kredit Konstruksi, yaitu kredit yang diselenggarakan 9. Construction Loan, This loan is aimed at optimizing the
dengan tujuan untuk mengoptimalisasi peranan company’s role in financing regional government programs
perseroan dalam berkontribusi pada pembiayaan across all sectors allocated in each fiscal year.
program-program pemerintah daerah pada semua sektor
yang telah dialokasikan pada setiap tahun anggaran. 10. Regional Government Loan, This loan finances regional
10. Kredit PEMDA, yaitu kredit pembiayaan program- government programs in all sectors allocated in each fiscal
program pemerintah daerah pada semua sektor yang year, enhancing the company’s contribution to regional
telah dialokasikan pada setiap tahun anggaran sebagai development. The distribution of local government loans
optimalisasi peranan perseroan dalam berkontribusi serves as an alternative source of financing for the regional
pada pembangunan daerah. Penyaluran kredit PEMDA budget (APBD) and addresses cash shortfalls for provincial,
menjadi alternatif sumber pembiayaan APBD dan/ district, and municipal governments. Additionally, this loan
atau menutup kekurangan kas daerah baik pemerintah may finance activities that fall within regional initiatives and
provinsi, kabupaten dan kota. Selain itu, kredit ini dapat authority.
juga digunakan untuk membiayai kegiatan yang menjadi
inisiatif dan kewenangan daerah.
11. Kredit Koperasi, yaitu kredit untuk pengembangan 11. Cooperative Loan, This loan supports the development of
Perkoperasian dengan penyediaan fasilitas Kredit cooperatives by providing working capital and investment loan
Modal Kerja dan Kredit Investasi yang dibutuhkan demi facilities necessary for accelerating cooperative growth.
percepatan pertumbuhan perkoperasian.
Produk dan Layanan Perbankan Sharia Banking Products and Services
Syariah
Pendanaan UUS UUS Funding
1. Giro Wadiah 1. Wadiah Demand Deposit
Merupakan produk simpanan yang mengutamakan This savings product prioritizes the convenience and
kemudahan dan kelancaran aktivitas keuangan anda efficiency of your financial activities, offering reliable,
serta layanan jasa yang amanah, profesional dan dikelola professional services managed in accordance with Sharia
sesuai prinsip syariah. principles.
2. Giro Mudharabah
Merupakan produk investasi yang menarik dan 2. Mudharabah Demand Deposit
menguntungkan, dana investasi kami kelola sesuai This investment product is both attractive and profitable; our
prinsip syariah dan profesional serta memberikan investment funds are managed according to Sharia principles,
imbal hasil kompetitif sesuai nisbah yang disepakati providing competitive returns based on an agreed ratio while
dan mengutamakan kemudahan serta kelancaran ensuring the convenience and smoothness of your financial
aktivitas keuangan anda serta layanan jasa yang amanah, activities with trustworthy, professional services.
profesional dan dikelola sesuai prinsip syariah.
3. Tabungan Syariah 3. Sharia Savings
Merupakan produk investasi yang menarik dan This is a Sharia-compliant investment product offering
menguntungkan, dana investasi kami kelola sesuai competitive returns and structured for optimal security and
prinsip syariah dan profesional serta memberikan imbal profitability.; our investment funds are managed in accordance
hasil kompetitif sesuai nisbah yang disepakati. with Sharia principles and are professionally structured to
provide competitive returns based on the agreed ratio.
BANK SULSELBAR 97
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 98
Profil Perusahaan
Company Profile
4. Tabungan Simpel iB 4. iB Simple Savings Account
Merupakan tabungan untuk siswa yang diterbitkan This is a savings account for students, offered nationally
secara nasional oleh bank-bank di Indonesia, dengan by banks in Indonesia, with straightforward requirements
persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang and appealing features, aimed at promoting a culture of
menarik, dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan saving from an early age within the context of education and
untuk mendorong budaya menabung sejak dini. financial investment.
5. Tabungan Hatam 5. Hatam Savings Account
Merupakan tabungan perencanaan masa depan dan This is a savings plan specifically designed for the future,
bersifat khusus ibadah haji dan umrah untuk usia dini catering to the Hajj and Umrah pilgrimage for young
yang dikelola sesuai prinsip syariah dan profesional serta individuals. It is managed in accordance with Sharia and
memberikan imbal hasil kompetitif sesuai nisbah yang professional principles, providing competitive returns based
disepakati. on the agreed ratio.
6. Deposito Mudharabah 6. Mudharabah Time Deposit
Merupakan pilihan investasi yang menguntungkan This investment option is both profitable and secure.
dan memberikan rasa aman, dana investasi yang Anda The investment funds entrusted to us will be managed in
amanatkan kepada kami akan dikelola sesuai prinsip accordance with Sharia and professional principles, offering
syariah dan profesional serta memberikan imbal hasil maximum returns based on the agreed ratio.
maksimal sesuai nisbah yang disepakati.
Pembiayaan UUS UUS Financing
1. Graha Berkah iB 1. iB Graha Berkah
Pembiayaan Graha Berkah iB adalah fasilitas pembiayaan Graha Berkah iB financing is a Sharia-compliant facility
dengan pola syariah yang diberikan kepada perorangan provided to individuals for purchasing or renovating a home,
untuk membeli rumah atau keperluan renovasi/ tailored to meet the financing needs and capabilities of each
membangun rumah tinggal, yang disesuaikan dengan applicant.
kebutuhan pembiayaan dan kemampuan masing-masing
pemohon.
2. Oto Berkah iB 2. iB Auto Berkah
Pembiayaan Kepemilikan Mobil atau Oto Berkah iB Car Ownership Financing, or Oto Berkah iB, is a consumer
adalah fasilitas pembiayaan konsumtif dengan pola financing facility structured in accordance with Sharia
syariah yang diberikan kepada perorangan untuk principles, offered to individuals for the purchase of motor
pembelian kendaraan bermotor jenis mobil, yang vehicles, aligned with the financing needs and capabilities of
disesuaikan dengan kebutuhan pembiayaan dan each applicant.
kemampuan masing-masing pemohon.
3. Modal Kerja Berkah iB 3. iB Berkah Working Capital
Pembiayaan Modal Kerja iB adalah fasilitas pembiayaan iB Working Capital Financing is a facility provided to Bank
yang diberikan kepada nasabah Bank Sulselbar Sulselbar Syariah customers to fulfill their working capital
Syariah untuk memenuhi kebutuhan modal kerjanya requirements, tailored to the financing needs and the
yang disesuaikan dengan kebutuhan pembiayaan customer or partner’s capacity to manage the financing.
dan kemampuan nasabah/Mitra untuk mengelola
pembiayaan.
4. Gadai Emas Berkah iB 4. iB Gadai Emas Berkah
Gadai Emas Berkah iB merupakan fasilitas gadai emas Gadai Emas Berkah iB is a gold pawn facility to meet the
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal dana needs of the community in terms of funds for a short period
98 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 99
untuk waktu yang singkat dengan proses yang cepat, of time with a fast, easy process and its use does not conflict
mudah dan penggunaannya tidak bertentangan dengan with sharia principles and is not intended for investment
prinsip syariah serta tidak dimaksudkan untuk tujuan purposes.
investasi.
Jasa Services
Produk Fee Based Income: Fee Based Income Products:
• SKN-BI • SKN-BI
• BI-RTGS • BI-RTGS
• Pembayaran Listrik • Electricity Payment
• Surat Keterangan Bank • Bank Statement
Dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir Bank Sulselbar In the last 3 (three) years, Bank Sulselbar has begun introducing
mulai memperkenalkan produk dan layanan digital yang digital products and services that have received a very good
mendapat respon sangat baik dari masyarakat Sulawesi dan response from the people of Sulawesi and Eastern Indonesia.
Indonesia bagian Timur.
BANK SULSELBAR 99
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 100
Profil Perusahaan
Company Profile
Produk dan Layanan Digital Digital Products and Services
a. Bank Sulselbar Apps a. Bank Sulselbar Apps
Merupakan aplikasi mobile yang dapat diunduh dari A mobile application that can be downloaded via smartphone,
ponsel sehingga nasabah dapat bertransaksi secara allowing customers to perform online transactions such as
Online seperti top up GoPay, booking tiket, membayar topping up GoPay, booking tickets, paying electricity bills,
tagihan listrik, PDAM atau BPJS, membeli pulsa, belanja PDAM, or BPJS, purchasing mobile credit, shopping online,
Online, transfer dana bank hingga donasi. transferring funds between banks, and making donations.
b. Internet dan Mobile Banking b. Internet and Mobile Banking
Merupakan bentuk transformasi layanan Bank ke dalam A digital transformation of the Bank’s services that
bentuk digital yang semakin mempermudah akses enables customers to access financial services without
keuangan nasabah dengan beban biaya ringan. Nasabah fees. Customers can perform banking transactions such as
dapat melakukan transaksi perbankan seperti transfer transfers or payments anytime and anywhere.
ataupun pembayaran dimana saja dan kapan saja.
c. Uang Ta’ Card c. Uang Ta’ Card
Merupakan produk uang elektronik berbasis kartu An electronic card-based product that supports the
untuk mendukung program pemerintah melalui Gerakan government’s program through the National Payment
Pembayaran Nasional. Uang Ta’Card akan memudahkan Movement (GPN). Uang Ta’ Card allows customers to make
nasabah dalam melakukan transaksi pembayaran tol, payments for tolls, gas stations, and purchases at merchants/
SPBU, Pembelanjaan di seluruh toko/merchant yang stores that accept GPN.
memiliki logo GPN.
d. New Cash Management System (CMS) d. New Cash Management System (CMS)
Cash Management System baru adalah CMS yang bukan A CMS platform not only for monitoring but also for
hanya digunakan untuk monitoring tapi juga dapat facilitating fund transfers and payments. Features within the
digunakan bertransaksi baik pemindahbukuan maupun application include TNT (Regional Government’s Non-Cash
pembayaran. Fitur dalam aplikasi ini yaitu TNT (Transaksi Transactions), SIBOS (School Operational Assistance Fund
Non Tunai Pemda), SIBOS (Sistem Informasi Dana Bos Information System), CMS-M (CMS Monitoring), and CMS-C
Non Tunai), CMS-M (CMS Monitoring), dan CMS-C (CMS (CMS Corporate).
Corporate)
e. Laku Pandai e. Branchless Banking Agents (Laku Pandai)
Layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan A branchless financial service aimed at promoting financial
inklusif yang diselenggarakan oleh Bank dan dilakukan inclusion, organized by the Bank through agents that provide
melalui Agen untuk menyediakan layanan perbankan banking and/or other financial services. Services include
dan/atau layanan keuangan lainnya. Fitur dalam layanan account opening, cash deposits, cash withdrawals, inter-bank
ini diantaranya Pembukaan rekening, Setor tunai, Tarik transfers, and account inquiries.
tunai, Transfer ke sesama dan Mutasi rekening.
f. Sulselbar Mobile f. Sulselbar Mobile
Merupakan aplikasi Mobile Banking Bank Sulselbar A Mobile Banking application designed to help customers
yang bertujuan untuk memudahkan nasabah dalam conduct financial transactions such as transfers, cash
melakukan kegiatan transaksi transfer, tarik tunai, deposits and withdrawals, payments, e-wallet top-ups, and
pembelian, pembayaran, top up e-wallet dan transaksi other transactions via smartphone.
lainnya melalui smartphone.
100 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 101
g. Quick Response Indonesia Standard (QRIS) g. Quick Response Indonesia Standard (QRIS)
QRIS Bank Sulselbar adalah sistem pembayaran QRIS Bank Sulselbar is a payment system in collaboration
bekerjasama dengan Bank Indonesia agar proses with Bank Indonesia to ensure transactions via QR Code
transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, are easy, fast, and secure. QRIS can be used across stores,
dan terjaga keamanannya. QRIS dapat digunakan di merchants, street vendors, parking areas, tourist sites,
seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, and donation merchants displaying the QRIS logo, even if
donasi (merchant) berlogo QRIS, meskipun penyedia the QRIS provider differs from the community’s usual app
QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang provider.
digunakan masyarakat.
h. Virtual Account h. Virtual Account
Merupakan aplikasi atau layanan yang diberikan bank A service provided by the bank in the form of an identification
berupa nomor identifikasi yang dapat ditentukan oleh number that can be assigned by companies or institutions
perusahaan atau instansi yang bekerjasama dengan partnered with Bank Sulselbar, helping streamline their
Bank Sulselbar untuk selanjutnya membantu dalam reconciliation process.
rekonsiliasi perusahaan atau instansi tersebut.
Jenis Produk Devisa Bank Sulselbar Bank Sulselbar Foreign Exchange Products
1. Trade Products yang meliputi: 1. Trade Products include:
• Fasilitas LC dan SKBDN outgoing dan Incoming • LC and SKBDN Facilities (Import and Export)
(import dan export)
PT Bank Sulselbar memberikan solusi dalam PT Bank Sulselbar offers solutions for both local and
transaksi perdagangan lokal dengan menggunakan international trade transactions using Domestic
Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) Documentary Credit (SKBDN) and international trade
serta transaksi perdagangan internasional dengan transactions through Letters of Credit (LC). This product
menggunakan Letter of Credit (LC). Produk ini guarantees payment to the beneficiary (exporter/seller)
memberikan jaminan pembayaran kepada pihak as long as the presentation complies with the terms and
Beneficiary (Eksportir/Seller) selama Beneficiary dapat conditions of the LC or SKBDN.
melakukan presentasi yang sesuai dengan syarat dan
ketentuan LC atau SKBDN.
• Pembiayaan berdasarkan T/R (Financing Against Trust • Financing Against Trust Receipt (T/R)
Receipt) PT Bank Sulselbar also offers Financing Against Trust
Produk Financing Against Trust Receipt atau FATR juga Receipt (FATR) products. This is a short-term financing
tersedia di Bank Sulselbar. Produk ini merupakan facility designed to meet working capital needs and settle
produk pembiayaan jangka pendek untuk kebutuhan obligations to suppliers upon the due date, based on a
modal kerja dan penyelesaian kewajiban kepada Letter of Credit (LC). The financing is provided based on
pemasok jatuh tempo berdasarkan Letter of Credit “trust” with the Trust Receipt serving as a legal document.
(LC). Pendanaan ini akan disediakan berdasarkan
“kepercayaan” atau Trust Receipt sebagai dokumen
hukum.
• Shipping Guarantee • Shipping Guarantee
Shipping Guarantee merupakan produk layanan PT A Shipping Guarantee is a service product of PT Bank
Bank Sulselbar yang dapat memberikan kemudahan Sulselbar that facilitates the applicant/importer/buyer
bagi Applicant/Importir/Buyer dalam hal pengambilan in retrieving goods at the unloading port by issuing a
barang di pelabuhan bongkar (port) dengan cara shipping guarantee even if the original Bill of Lading (B/L)
menerbitkan Shipping Guarantee meskipun Bill of has not been received.
Lading (B/L) asli belum diterima sementara barang
telah tiba di pelabuhan bongkar.
BANK SULSELBAR 101
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 102
Profil Perusahaan
Company Profile
• Inward & Outward Documentary Collections • Inward & Outward Documentary Collections
Produk Outward Documentary Collections The Outward Documentary Collections service provides
memberikan solusi bagi jasa penagihan dokumen a solution for exporters by handling document collections
ekspor untuk kepentingan eksportir untuk tetap to ensure that exporters retain control over their goods/
memiliki kuasa atas barang/dokumen sampai documents until payment or acceptance of the draft is
diterimanya pembayaran atau akseptasi atas draft confirmed by the importer through their bank. This gives
oleh pihak importir melalui banknya sehingga dapat exporters confidence when handling documents and
membangun keyakinan bagi pihak eksportir agar collections via international banking networks.
melakukan pengiriman dokumen dan penagihan
melalui jaringan perbankan internasional.
Untuk produk Inward Documentary Collections The Inward Documentary Collections service handles
merupakan jasa yang ditawarkan dalam bentuk collections on drafts received from the remitting bank
pengurusan tagihan atas warkat yang diterima by delivering documents to the importer/buyer (drawee)
dari Remitting Bank melalui tindakan menyerahkan for payment or acceptance and subsequently forwarding
dokumen kepada Importir/Buyer (Drawee) untuk the payment or acceptance to the exporter (principal) via
memperoleh pembayaran atau akseptasi dari Drawee their bank (remitting bank).
dan meneruskan pembayaran atau akseptasi kepada
Eksportir (principal) melalui banknya (Remitting Bank).
2. Remittance/Jasa Transfer Valas (incoming dan 2. Remittance (Foreign Currency Transfers - Incoming
outgoing) and Outgoing)
Saat ini Bank Sulselbar juga melayani Incoming dan Bank Sulselbar facilitates both incoming and outgoing foreign
Outgoing Transfer dana dalam beberapa currency ke currency transfers in various currencies to and from multiple
berbagai negara. Fasilitas Remittance ini tentunya countries. The remittance service ensures secure, easy, and
memberikan keamanan, kemudahan dan kecepatan fast processing for sending or receiving foreign currency
dalam proses pengiriman/penerimaan dana valuta asing funds locally or internationally.
yang berasal dari dalam maupun luar negeri.
3. Money Changer/Penukaran uang asing 3. Money Changer (Foreign Currency Exchange)
Bank Sulselbar juga melayani penukaran uang asing Bank Sulselbar provides foreign exchange services for both
baik beli maupun jual valuta asing dengan harga yang buying and selling foreign currencies at competitive rates.
kompetitif serta menerima berbagai kondisi bank notes The Bank accepts various conditions of banknotes following
yang mengacu pada harga pasar terkini. the latest market prices.
4. Produk DPK Valas 4. Foreign Currency Third-Party Funds (DPK Valas)
• Savings/Tabungan Valas • Foreign Currency Savings Account
Bank Sulselbar menyediakan produk Tabungan Bank Sulselbar offers foreign currency savings
Valas dalam valuta asing, baik untuk perorangan accounts for both individual and corporate customers.
maupun non-perorangan. Penarikan dapat dilakukan Withdrawals can be made at any time, and the accounts
setiap saat dan tersedia dalam beberapa mata uang are available in multiple currencies with competitive
(currency) dengan suku bunga kompetitif dengan interest rates and easy terms and conditions.
persyaratan yang sangat mudah.
• Giro Valas • Foreign Currency
Produk Giro Valas juga tersedia di Bank Sulselbar. Bank Sulselbar also provides foreign currency
Dengan produk ini, nasabah diberikan kemudahan Demand Deposits. This product enables customers
untuk transaksi bisnis terutama untuk transaksi jasa to conveniently conduct daily banking transactions
dalam valuta asing. Ketersediaan Giro Valas akan for business transactions, especially foreign exchange
102 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 103
mempermudah transaksi ekspor dan impor serta service transactions. The availability of a Foreign
jasa lainnya dalam melakukan pendebetan serta Currency Demand Deposit facilitates export and import
pengkreditan transaksi bisnis. transactions as well as other services, including debit and
credit settlements for business transactions.
• Deposito Valas • Foreign Currency
Produk Deposito Valas atau Time Deposit adalah The Foreign Currency Time Deposit is a secure and
pilihan investasi yang aman dan menguntungkan bagi profitable investment option for customers. This product
nasabah. Produk ini tersedia dalam beberapa currency is available in multiple currencies for both individual and
yang diperuntukkan bagi nasabah perorangan non-individual customers. Withdrawal terms are flexible,
maupun non perorangan. Untuk jangka waktu offering several options such as 1 month, 3 months,
pencairan juga tersedia dalam beberapa pilihan, yaitu 6 months, and up to 12 months, and it comes with an
1 (satu), 3 (tiga), 6 (enam), hingga 12 (dua belas) bulan Automatic Roll Over (ARO) facility.
serta memiliki fasilitas Automatic Roll Over (ARO).
BANK SULSELBAR 103
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 104
Profil Perusahaan
Company Profile
WILAYAH OPERASIONAL PERUSAHAAN
Company Operational Area
Sampai dengan Desember 2025 jumlah jaringan unit kantor As of December 2025, Bank Sulselbar operated a network of
Bank Sulselbar sebanyak 889 dengan rincian 1 Kantor 889 service points, which includes 1 Head Office, 107 Branch
Pusat, 107 Unit Jaringan Kantor, mobil kas 18 unit, serta Offices, 18 mobile cash units, and 588 ATM and CRM terminals.
jaringan ATM/CRM sebanyak 588 unit yang tersebar di These are distributed across the provinces of South Sulawesi,
seluruh daerah provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat West Sulawesi, and DKI Jakarta, distributed as follows:
dan DKI Jakarta dengan rincian sebagai berikut:
Unit Kantor 2025 2024 2023 2022 2021 Office Units
Kantor Pusat 1 1 1 1 1 Head Office
Kantor Cabang Utama 5 5 5 5 5 Main Branch Office
Kantor Cabang Conventional Branch
31 26 26 26 26
Konvensional Office
104 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 105
Kantor Pusat
Head Office
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Makassar 90125
Unit Kantor 2025 2024 2023 2022 2021 Office Units
Kantor Cabang Syariah 4 4 4 4 4 Sharia Branch Office
Kantor Cabang Pembantu 12 12 6 6 3 Sub Branch Office
Kantor Fungsional 54 54 61 61 64 Functional Office
Payment Point 85 49 43 34 34 Payment Points
ATM/CRM 588 589 581 551 506 ATM/CRM
Mobil Kas 18 19 19 19 22 Cash Mobile
Office Cahnneling 96 96 25 25 25 Office Channeling
Total 889 856 772 732 690 Total
BANK SULSELBAR 105
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 106
Profil Perusahaan
Company Profile
STRUKTUR ORGANISASI
Organizational Structure
Struktur Organisasi Kantor Pusat PT. Bank Sulselbar
ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor:
RUPS
SK/045/DIR/K/IX/2024 tanggal 30 September 2024, tentang
Standar Operasional Prosedur (SOP) Struktur Organisasi dan
Job Description Kantor Pusat PT. Bank Sulselbar.
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Direktur Utama
President Director
Direktur Operasional &
Teknologi Informasi Direktur Pemasaran & Syariah
Banking Operation & IT Director Marketing & Sharia Director
Divisi Corporate Secretary Divisi Teknologi Informasi Divisi Treasury
Corporate Secretary Division Information Technology Division Treasury Division
Divisi Strategi & Initiative Divisi Keuangan & Akuntansi Divisi Dana & Jasa
Management Office Finance & Accounting Division Fund & Services Division
Divisi Human Capital Divisi Umum Divisi Usaha Syariah
Human Capital Division General Division Sharia Business Division
Divisi Audit Internal & Anti Fraud Divisi Digitalisasi dan Layanan
Dana Pensiun Lembaga Keuangan
Internal Audit & Anti Fraud Division Digitalization and Services Division Financial Institution Pension Fund
Unit Khusus Penyelamatan &
Penyelesaian
Cabang Konvensional Special Rescue & Settlement Unit
Conventional Branch
Cabang Syariah
Sharia Branch
106 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 107
The organizational structure of PT. Bank Sulselbar Head Office
is established in accordance with the Decree of the Board of
Directors, Number SK/045/DIR/K/IX/2024, dated September
30, 2024. This decree outlines the Standard Operating Procedure
(SOP) for the organizational structure and job descriptions within
PT. Bank Sulselbar Head Office.
Komite
Dewan Pengawas Syariah
Committee
Sharia Supervisory Board
Direktur Kredit & UMKM Direktur Kepatuhan
Loan & MSMEs Director Compliance Director
Staf Ahli
Expert Staff
Divisi Korporasi & Komersial Divisi Korvorasi & Komersial
Corporate & Commercial Division Corporate & Commercial Division
Divisi Ritel & Konsumer Divisi Ritel & Konsumer
Retail & Consumer Division Retail & Consumer Division
Divisi Internasional Banking
International Banking Division
BANK SULSELBAR 107
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 108
Profil Perusahaan
Company Profile
KEANGGOTAAN DALAM ASOSIASI
Membership in the Association
Sebagai korporasi yang beroperasi di industri perbankan, As a corporation operating in the banking industry, Bank
Bank Sulselbar telah bergabung dengan berbagai Sulselbar has joined various national associations and
perhimpunan dan asosiasi di tingkat nasional yang bergerak organizations operating in the same field. Through membership
dalam bidang yang sama. Melalui keanggotaan dalam asosiasi in these associations, the company can exchange information on
tersebut, perusahaan dapat bertukar informasi mengenai various matters related to the banking sector, including the latest
berbagai hal yang berkaitan dengan dunia perbankan, policies and their impacts. In 2025, Bank Sulselbar joined the
termasuk kebijakan terbaru beserta dampaknya. Pada following associations:
tahun 2025, Bank Sulselbar bergabung dengan asosiasi/
perhimpunan sebagai berikut:
Tingkat Status
Nama Asosiasi Asosiasi Keanggotaan Name
National Commercial Banks Association
Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (PERBANAS) Nasional Anggota
(PERBANAS)
Asbanda (Association of Regional
Asbanda (Asosiasi Bank Pembangunan Daerah) Nasional Anggota
Development Banks)
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Nasional Indonesian Alternative Banking Dispute
Anggota
Indonesia (LAPSPI) Resolution Institute (LAPSPI)
Communication Forum of the Boards of
Forum Komunikasi Dewan Komisaris/Pengawas Bank Commissioners/Supervisors of Regional
Nasional Anggota
Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPDSI) Development Banks Throughout Indonesia
(FKDK BPDSI)
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan Communication Forum of Banking
Nasional Anggota
(FKDKP) Compliance Directors (FKDKP)
Association Cambiste International (ACI) Nasional Anggota Association Cambiste International (ACI)
Indonesian Payment Systems Association
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Nasional Anggota
(ASPI)
Debt Securities Traders Association
Perhimpunan Pedagang Surat Utang (HIMDASUN) Nasional Anggota
(HIMDASUN)
Financial Services Industry Communication
Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Nasional Anggota
Forum (FKIJK)
Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Nasional Anggota Regional Banking Consultative Body (BMPD)
108 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 109
BANK SULSELBAR 109 Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 110
Profil Perusahaan
Company Profile
PROFIL DIREKSI
Board of Directors Profile
YULIS
SUANDI
Direktur Utama
President Director
Warga Negara Indonesia, usia 59 tahun, Kelahiran
Ujung Pandang, 26 Juni 1966.
Indonesian citizen, aged 59, born in Ujung Pandang on
June 26, 1966.
110 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 111
Domisili | Domicile Riwayat Jabatan |
Makassar, Indonesia Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Utama Bank Sulselbar
berdasarkan Berita Acara Akta Rapat Umum
Periode Jabatan | Pemegang Saham Luar Biasa Bank dengan akta
Term of Office No. 08 tanggal 29 Desember 2022.
Periode Pertama, Tahun 2022 – 2026.
2. Jabatan Rangkap
First Period, 2022 – 2026.
Tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan
maupun lembaga lain.
3. Pengalaman Kerja
• Pemimpin Bank Sulselbar Cabang Jeneponto
Riwayat Pendidikan | (2011-2012)
Educational Background • Pemimpin Bank Sulselbar Cabang Masamba
• Sarjana Ekonomi (S1) dari Sekolah Tinggi (2012–2016)
Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Palopo • Pemimpin Bank Sulselbar Cabang Utama
(2003) Palopo (2016–2017)
• Pasca Sarjana (S2) Sekolah Tinggi Ilmu • Pemimpin Grup Kredit Bank Sulselbar (2017–
Administrasi YAPPANN Jakarta (2005) 2021)
• Bachelor’s Degree (S1) in Economics • Direktur Kredit & UMKM (2021-2022)
from Sekolah TInggi Ilmu Ekonomi • Plt. Direktur Utama Bank Sulselbar (2022)
Muhammadiyah Palopo (2003) • Direktur Utama Bank Sulselbar (29 Desember
• Postgraduate Degree (S2) from Sekolath 2022 – Sekarang)
Tinggi Ilmu Administrasi YAPPANN Jakarta
(2005) 1. Legal Basis for Appointment
Serves as President Director of Bank Sulselbar based
on the Minutes of the Extraordinary General Meeting
of Shareholders, as stated in Deed No. 08 dated
December 29, 2022.
Sertifikasi | Certification
2. Concurrent Position
Level VII Sertifikat Manajemen Risiko
Risk Management Certification Level VII Does not hold any concurrent positions in other
companies or institutions.
3. Work Experience
• Branch Manager of Bank Sulselbar Jeneponto
Branch (2011–2012)
Kepemilikan Saham Bank Sulselbar |
• Branch Manager of Bank Sulselbar Masamba
Shareholding in Bank Sulselbar
Branch (2012–2016)
Tidak memiliki
• Main Branch Manager of Bank Sulselbar Palopo
None
(2016–2017)
• Head of Credit Group of Bank Sulselbar (2017–
2021)
• Director of Credit & MSMEs (2021–2022)
• Acting President Director of Bank Sulselbar
(2022)
• President Director of Bank Sulselbar (December
29, 2022 – Present)
BANK SULSELBAR 111
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 112
Profil Perusahaan
Company Profile
ISWADI
AYUB
Direktur Operasional & TI
Banking Operations & Information
Technology Director
Warga Negara Indonesia, usia 49 tahun, kelahiran
Ujung Pandang, 10 Mei 1976
Indonesian citizen, aged 49, born in Ujung Pandang on
May 10, 1976.
112 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 113
Domisili | Domicile Riwayat Jabatan |
Makassar, Indonesia Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Operasional & TI pada
tahun 2023 berdasarkan Hasil Keputusan Rapat
Periode Jabatan | Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
Term of Office yang dituangkan dalam Akta Nomor 08 tanggal
Periode ke 1 (Satu), 15 Juni 2023 - 2027 15 Juni 2023.
First period, June 15, 2023 - 2027
2. Jabatan Rangkap
Tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan
maupun lembaga lain.
3. Pengalaman Kerja
Riwayat Pendidikan | • Pemimpin Bank Sulselbar Cabang Syariah
Educational Background Makassar (2011)
Sarjana Ekonomi (S1) dari Sekolah Tinggi • Pemimpin Bank Sulselbar Cabang Syariah
Ilmu Ekonomi Ujung Pandang (2003) Maros (2007 – 2008)
Bachelor of Economics (S1) from Sekolah Tinggi • Pemimpin Bank Sulselbar Cabang Syariah
Ilmu Ekonomi Ujung Pandang (2003) Sengkang (2007)
• Pemimpin Divisi Unit Usaha Syariah (03 Juli
2012 - 14 Juni 2023)
• Direktur Operasional & TI (15 Juni 2023 -
sekarang)
Sertifikasi | Certification
Level VII Sertifikat Manajemen Risiko 1. Legal Basis for Appointment
Risk Management Certification Level VII Serves as Banking Operation & IT Director since 2023
based on the resolution of the Extraordinary General
Meeting of Shareholders (EGMS), as stipulated in
Deed No. 08 dated June 15, 2023.
2. Concurrent Position
Kepemilikan Saham Bank Sulselbar |
Does not hold any concurrent positions in other
Shareholding in Bank Sulselbar
companies or institutions.
Tidak memiliki
None 3. Work Experience
• Branch Manager of Bank Sulselbar Sharia
Makassar Branch (2011)
• Branch Manager of Bank Sulselbar Sharia Maros
Branch (2007–2008)
• Branch Manager of Bank Sulselbar Sharia
Sengkang Branch (2007)
• Head of Sharia Business Unit Division (July 3,
2012 – June 14, 2023)
• Banking Operation & IT Director (June 15, 2023
– Present)
BANK SULSELBAR 113
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 114
Profil Perusahaan
Company Profile
DWI
DZULKARNAIN
Direktur Kredit & UMKM
Credit & MSMEs Director
Warga Negara Indonesia, usia 47 tahun, kelahiran
Ujung Pandang, 03 Mei 1978.
Indonesian citizen, aged 47, born in Ujung Pandang on
May 3, 1978.
114 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 115
Domisili | Domicile Riwayat Jabatan |
Makassar, Indonesia Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Kredit dan UMKM
pada tahun 2023 berdasarkan Akta Keputusan
Periode Jabatan | Sirkuler No. 11 tanggal 24 Oktober 2023 yang
Term of Office dibuat di hadapan Rakhmawati Laica Marzuki,
Periode ke 1 (Satu), 24 Oktober 2023 - 2027 Sarjana Hukum, Notaris di Makassar.
First Period, October 24, 2023 - 2027
2. Jabatan Rangkap
Tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan
maupun lembaga lain.
3. Pengalaman Kerja
Riwayat Pendidikan | • Direktur Kredit & UMKM PT. Bank Sulselbar
Educational Background (Oktober 2023 - sekarang)
• Sarjana Ekonomi (S1) dari Universitas • Pemimpin Divisi Treasury PT. Bank Sulselbar
Hasanuddin (2004) (Maret 2019 - Oktober 2023)
• Magister Manajemen (S2) dari • Pemimpin PT. Bank Sulselbar Cabang Jakarta
Universitas Hasanuddin (2022) (2016 - Maret 2019)
• Bachelor of Economics (S1) from Universitas • Pemimpin Departemen Penyelamatan &
Hasanuddin (2004) Penyelesaian Grup Pemasaran PT. Bank
• Master of Management (S2) from Sulselbar (2015)
Universitas Hasanuddin (2022) • Pemimpin Seksi Pemasaran, PT. Bank
Sulselbar Cabang Utama Makassar (2014)
1. Legal Basis for Appointment
Serves as Credit & MSMEs Director since 2023 based
Sertifikasi | Certification on Circular Resolution Deed No. 11 dated October
Level VII Sertifikat Manajemen Risiko 24, 2023, drawn up before Rakhmawati Laica
Risk Management Certification Level VII Marzuki, Bachelor of Law, Notary in Makassar.
2. Concurrent Position
Does not hold any concurrent positions in other
companies or institutions.
Kepemilikan Saham Bank Sulselbar |
3. Work Experience
Shareholding in Bank Sulselbar
• Credit & MSMEs Director of PT Bank Sulselbar
Tidak memiliki
(October 2023 – Present)
None
• Head of Treasury Division of PT Bank Sulselbar
(March 2019 – October 2023)
• Branch Manager of PT Bank Sulselbar Jakarta
Branch (2016 – March 2019)
• Head of Recovery & Settlement Department,
Marketing Group of PT Bank Sulselbar (2015)
• Head of Marketing Section, Main Branch of PT
Bank Sulselbar Makassar (2014)
BANK SULSELBAR 115
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 116
Profil Perusahaan
Company Profile
DIRHAMSYAH
KADIR
Direktur Pemasaran & Syariah
Marketing & Sharia Director
Warga Negara Indonesia, usia 54 tahun, kelahiran
Ujung Pandang, 15 Maret 1971
Indonesian citizen, aged 54, born in Ujung Pandang on
March 15, 1971.
116 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 117
Domisili | Domicile Riwayat Jabatan |
Makassar, Indonesia Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Pemasaran & Syariah
pada tahun 2024 berdasarkan Berita Acara Akta
Periode Jabatan | Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dengan
Term of Office akta No. 07 tanggal 12 Agustus 2024 oleh Notaris
Periode Pertama, 2024 – 2028 Rakhmawati Laica Marzuki, Sarjana Hukum,
First Periode, 2024 – 2028 Notaris di Makassar.
2. Jabatan Rangkap
Tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan
maupun lembaga lain.
Riwayat Pendidikan | 3. Pengalaman Kerja
Educational Background • Direktur Pemasaran & Syariah PT. Bank
• Sarjana Manajemen dari Sekolah Tinggi Sulselbar (Agustus 2024 - sekarang)
Ilmu Manajemen Lembaga Pendidikan • Pemimpin Divisi Umum (20 Maret 2019 -
Indonesia (S1) 2024)
• Magister Ilmu Komunikasi dari • Pemimpin Cabang Utama Makassar (2017 -
Universitas Satria Makassar (S2) 2018)
• Bachelor of Management from Sekolah • Pjs. Pemimpin Divisi Corporate Secretary (2017)
Tinggi Ilmu Manajemen Lembaga • Pemimpin Cabang Takalar (2014 – 2016)
Pendidikan Indonesia (S1)
• Master of Communication Science from 1. Legal Basis for Appointment
Universitas Satria Makassar (S2) Serves as Marketing & Sharia Director since 2024
based on the Minutes of the Extraordinary General
Meeting of Shareholders, as stated in Deed No. 07
dated August 12, 2024, drawn up before Rakhmawati
Laica Marzuki, Bachelor of Law, Notary in Makassar.
Sertifikasi | Certification
2. Concurrent Position
Level VII Sertifikat Manajemen Risiko
Does not hold any concurrent positions in other
Risk Management Certification Level VII
companies or institutions.
3. Work Experience
• Marketing & Sharia Director of PT Bank Sulselbar
(August 2024 – Present)
Kepemilikan Saham Bank Sulselbar |
• Head of General Affair Division (March 20, 2019
Shareholding in Bank Sulselbar
– 2024)
Tidak memiliki • Main Branch Manager of Makassar (2017 –
None 2018)
• Acting Head of Corporate Secretary Division
(2017)
• Branch Manager of Takalar (2014 – 2016)
BANK SULSELBAR 117
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 118
Profil Perusahaan
Company Profile
RAKHMAT
NUR KADIR
Direktur Kepatuhan
Compliance Director
Warga Negara Indonesia, usia 50 tahun, kelahiran
Ujung Pandang, 09 Juni 1975
Indonesian citizen, aged 50, born in Ujung Pandang on
June 9, 1975.
118 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 119
Domisili | Domicile Riwayat Jabatan |
Makassar, Indonesia Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan pada
tahun 2025 berdasarkan Berita Acara Akta
Periode Jabatan | Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Term of Office dengan akta No. 13 tanggal 14 Mei 2025 oleh
Notaris Rachmawati Laica Marzuki SH, Notaris di
Periode pertama, 2025 – 2029
Makassar.
First Period, 2025 - 2029
2. Jabatan Rangkap
Tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan
maupun lembaga lain.
Riwayat Pendidikan | 3. Pengalaman Kerja
Educational Background • Pemimpin Dept. Rumah Tangga Divisi Umum
(2011 - 2014)
• Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan
• Pemimpin Dept. Humas & Protokoler Divisi
Manajemen dari STIM Nitro Makassar
Corporate Secretary (2014 - 2019)
(2002)
• Pemimpin Divisi Corporate Secretary (02 April
• Magister Manajemen (S2) dari
2019 s/d 2024)
Universitas Hasanuddin (2008)
• Pemimpin Divisi kepatuhan (2024)
• Bachelor of Economics (S1) majoring in
Management from STIM Nitro Makassar
1. Legal Basis for Appointment
(2002)
Serves as Compliance Director since 2025 based on
• Master of Management (S2) from
the Minutes of the Extraordinary General Meeting
Universitas Hasanuddin (2008)
of Shareholders, as stated in Deed No. 13 dated
May 14, 2025, drawn up before Rachmawati Laica
Marzuki, SH, Notary in Makassar.
2. Concurrent Position
Sertifikasi | Certification Does not hold any concurrent positions in other
Level VII Sertifikat Manajemen Risiko companies or institutions.
Risk Management Certification Level VII
3. Work Experience
• Head of Household Affairs Department, General
Division (2011–2014)
• Head of Public Relations & Protocol Department,
Kepemilikan Saham Bank Sulselbar | Corporate Secretary Division (2014–2019)
Shareholding in Bank Sulselbar • Head of Corporate Secretary Division (April 2,
Tidak memiliki 2019 – 2024)
None • Head of Compliance Division (2024)
BANK SULSELBAR 119
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 120
Profil Perusahaan
Company Profile
Hubungan Afiliasi Anggota Direksi Affiliate Relationship of BOD Members
Tabel Hubungan Afiliasi Direksi Board of Directors Affiliation Relationship Table
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Financial Relations With Family Relations With
Pemegang Pemegang
Dewan Komisaris Saham Dewan Komisaris Direksi Saham Hubungan
Direksi
Board of Pengendali Board of Board of Pengendali Kepengurusan
Board of Directors
Commissioners Controlling Commissioners Directors Controlling Management
Shareholder Shareholder Relations
Nama Jabatan Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Name Position Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No
Direktur
Yulis Suandi √ √ √ √ √ √ √
Utama
Direktur
Iswadi Ayub Operasional √ √ √ √ √ √ √
& TI
Direktur
Dwi
Kredit & √ √ √ √ √ √ √
Zulkarnain
UMKM
Direktur
Dirhamsyah
Pemasaran & √ √ √ √ √ √ √
Kadir
Syariah
Rakhmat Nur Direktur
√ √ √ √ √ √ √
Kadir* Kepatuhan
*Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak 14 Mei 2025
Pendidikan dan Pelatihan yang Education and Training Undertaken in
Diikuti Tahun 2025 2025
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Direksi pada tahun Details of the education and/or training of the Board of
buku disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan. Directors in the financial year are presented in the Corporate
Governance Chapter.
Perubahan Komposisi Anggota Changes in the Board of Directors
Direksi dan Alasan Perubahannya Composition and Their Rationale
Pada tahun 2025, terjadi perubahan dalam komposisi In 2025, there will be changes in the composition of the Board of
anggota Direksi Bank Sulselbar sesuai dengan kebutuhan Directors of Bank Sulselbar in accordance with the Bank’s needs,
Bank, yang akan dijelaskan berikut ini. which will be explained below.
Komposisi Direksi sebelum RUPSLB 14 Mei Composition of the Board of Directors before
2025 the EGMS on May 14, 2025
Komposisi Direksi sebelum RUPS LB Tanggal 14 Mei 2025 The composition of the Board of Directors prior to the
sebanyak 5 (lima) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Extraordinary General Meeting of Shareholders on May 14,
Direktur Utama, dan 4 (empat) orang Direksi. Komposisi 2025, was five members, consisting of one President Director
dan dasar pengangkatan Direksi dapat dilihat pada tabel di and four Directors. The composition and basis for appointment
bawah ini. of the Board of Directors are shown in the table below.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Sebelum Table of Composition and Basis for Appointment of the Board
RUPS LB Tanggal 14 Mei 2025 of Directors prior to the Extraordinary General Meeting of
Shareholders on May 14, 2025
120 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 121
Dasar Hukum Pengangkatan Masa
Efektif Periode
Nama Jabatan Keputusan RUPS LB Keputusan OJK Jabatan Jabatan
Akta RUPS LB No. 08 Nomor KEP-
Yulis Suandi Direktur Utama tanggal 29 Desember 50/D.03/2021 Tanggal 2022-2026 Pertama
2022 30 Maret 2021
Akta RUPS LB No. 07 Nomor KEPR-
Direktur Pemasaran &
Dirhamsyah Kadir tanggal 12 Agustus 46/D.03/2024 Tanggal 2024-2028 Pertama
Syariah
2024 15 Juli 2024
Nomor KEP-
Direktur Operasional Akta RUPS LB No. 08
Iswadi Ayub 19/D.03/2023 Tanggal 2023-2027 Pertama
& TI tanggal 15 Juni 2023
9 Februari 2023
Akta RUPS LB No. 02 Nomor KEP-
Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan tanggal 02 Desember 13/D.03/2021 Tanggal 2020-2024 Pertama
2020 26 Januari 2021
Akta Keputusan Sirkuler Nomor KEPR-
Direktur Kredit &
Dwi Zulkarnain No. 11 tanggal 24 117/D.03/2023 Tanggal 2023-2027 Pertama
UMKM
Oktober 2023 20 September 2023
Komposisi Direksi setsudah RUPSLB 14 Mei Composition of the Board of Directors after the
2025 EGMS on May 14, 2025
Pada tanggal 14 Mei 2025 RUPS LB memutuskan untuk On May 14, 2025, the EGMS decided to appoint Rakhmat Nur
mengangkat Rakhmat Nur Kadir sebagai Direktur Kepatuhan Kadir as Compliance Director, replacing Dian Anggriani Utina,
menggantikan Dian Anggriani Utina yang habis masa whose term of office expired on January 26, 2025. Therefore,
jabatannya pada tanggal 26 januari 2025. Sehingga komposisi the composition of the Board of Directors after the Extraordinary
Direksi setelah RUPS LB tanggal 14 Mei 2025 sebanyak General Meeting of Shareholders on May 14, 2025, will be
5 (lima) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Direktur five members: one President Director and four Directors. The
Utama, dan 4 (empat) orang Direksi. Komposisi dan dasar composition and basis for appointment of the Board of Directors
pengangkatan Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini. can be seen in the table below.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi sesudah Table of Composition and Basis for Appointment of the Board of
RUPS LB Tanggal 14 Mei 2025 Directors after the Extraordinary GMS on May 14, 2025
Dasar Hukum Pengangkatan Masa
Efektif Periode
Nama Jabatan Keputusan RUPS LB Keputusan OJK Jabatan Jabatan
Akta RUPS LB No. 08 Nomor KEP-
Yulis Suandi Direktur Utama tanggal 29 Desember 50/D.03/2021 Tanggal 2022-2026 Pertama
2022 30 Maret 2021
Akta RUPS LB No. 07 Nomor KEPR-
Direktur Pemasaran &
Dirhamsyah Kadir tanggal 12 Agustus 46/D.03/2024 Tanggal 2024-2028 Pertama
Syariah
2024 15 Juli 2024
Nomor KEP-
Direktur Operasional Akta RUPS LB No. 08
Iswadi Ayub 19/D.03/2023 Tanggal 2023-2027 Pertama
& TI tanggal 15 Juni 2023
9 Februari 2023
Nomor KEPR-
Akta RUPS LB No. 13
Rakhmat Nur Kadir Direktur Kepatuhan 204/D.03/2025 Tanggal 2025-2029 Pertama
tanggal 14 Mei 2025
24 Oktober 2025
Akta Keputusan Sirkuler Nomor KEPR-
Direktur Kredit &
Dwi Zulkarnain No. 11 tanggal 24 117/D.03/2023 Tanggal 2023-2027 Pertama
UMKM
Oktober 2023 20 September 2023
BANK SULSELBAR 121
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 122
Profil Perusahaan
Company Profile
PROFIL DEWAN KOMISARIS
Profile of the Board of Commissioners
JUFRI
RAHMAN
Komisaris Utama
President Commissioners
Warga Negara Indonesia, usia 59 tahun, kelahiran Bontonompo,
Kab. Gowa - Sulawesi Selatan, 19 September 1966.
Indonesian citizen, aged 59, born in Bontonompo, Gowa
Regency, South Sulawesi, on September 19, 1966.
122 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 123
Riwayat Jabatan |
Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan
Domisili | Domicile Menjabat sebagai Komisaris Utama berdasarkan
Makassar, Indonesia Berita Acara Akta Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa dengan akta No. 13 tanggal 14 Mei
2025 oleh Notaris Rachmawati Laica Marzuki SH,
Notaris di Makassar.
2. Jabatan Rangkap
Periode Jabatan |
Sekretaris Daerah Provini Sulawesi Selatan
Term of Office
3. Pengalaman Kerja
Periode pertama, 2025 – 2029
• Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan
First Period, 2025 - 2029
(IIa) Prov. Sulsel
• Pj. Bupati Tana Toraja (2015)
• PJ Bupati Sinjai (2018)
• Kepala Badan Perencanaan Pembangunan
Riwayat Pendidikan | Daerah (IIa) Prov Sulsel
Educational Background • Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang
S3 Ilmu Pemerintahan, IPDN Jatinangor, Kesejahteraan Rakyat, Subbidang
Kesejahteraan Rakyat (IIb) Prov Sulsel
Kabupaten Sumedang.
• Staf Ahli MenpanRB Bidang Pemerintahan
Doctorate in Government Science, IPDN
dan Otonomi Daerah (Ib) KemenPANRB
Jatinangor, Sumedang Regency.
• Sekretaris Daerah (Ib) Prov. Sulsel
1. Legal Basis for Appointment
Serves as President Commissioner based on the
Minutes of the Extraordinary General Meeting of
Sertifikasi | Certification
Shareholders, as stated in Deed No. 13 dated May
Level VI Sertifikat Manajemen Risiko
14, 2025, drawn up before Rachmawati Laica
Risk Management Certification Level VI
Marzuki, SH, Notary in Makassar.
2. Concurrent Position
Regional Secretary of South Sulawesi Province.
Kepemilikan Saham Bank Sulselbar |
3. Work Experience
Shareholding in Bank Sulselbar
• Head of Culture and Tourism Office (Level IIa),
Tidak memiliki South Sulawesi Province
None • Acting Regent of Tana Toraja (2015)
• Acting Regent of Sinjai (2018)
• Head of Regional Development Planning Agency
(Level IIa), South Sulawesi Province
• Expert Staff to the Governor of South Sulawesi for
Public Welfare Affairs (Level IIb), South Sulawesi
Province
• Expert Staff to the Minister of Administrative
and Bureaucratic Reform for Government and
Regional Autonomy Affairs (Level Ib), Ministry of
Administrative and Bureaucratic Reform
• Regional Secretary (Level Ib), South Sulawesi
Province
BANK SULSELBAR 123
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 124
Profil Perusahaan
Company Profile
ANDI FADLY
FERDIANSYAH
Komisaris Independen
Independent Commissioners
Warga Negara Indonesia, usia 46 tahun.
Indonesian citizen, aged 46.
124 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 125
Domisili | Domicile Riwayat Jabatan |
Makassar, Indonesia Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Independen Bank
Sulselbar berdasarkan Berita Acara Akta Rapat
Periode Jabatan | Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 13
Term of Office Tanggal 14 Mei 2025
Periode Pertama, Tahun 2025 – 2029.
2. Jabatan Rangkap
First Period, 2025 – 2029.
Tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan
maupun lembaga lain.
3. Pengalaman Kerja
• Anggota DPRD Kota Makassar 2009-2014
Riwayat Pendidikan | • Owner Kedai Papa Ong 2015-2025
Educational Background • Direktur Umum PERUMDA Parkir Makassar
• Sarjana Ekonomi (S1) dari STIM LPI Raya 2019-2022
Makassar • Dewan Pengawas PDAM Makassar
• Bachelor of Economics (S1) from STIM LPI 2022-April 2025
Makassar • Ketua Yayasan TIKAcare Institute Makassar
2025
• Direktur Operasional PT. Sulsel Andalan
Energi (PERSERODA) 2025
Sertifikasi | Certification 1. Legal Basis for Appointment
Sertifikasi kualifikasi 6 Manajemen Risiko Serves as Independent Commissioner of Bank
Perbankan Sulselbar based on the Minutes of the Extraordinary
Risk Management Certification Level VI General Meeting of Shareholders No. 13 dated May
14, 2025.
2. Concurrent Position
Does not hold any concurrent positions in other
companies or institutions.
Kepemilikan Saham Bank Sulselbar |
3. Work Experience
Shareholding in Bank Sulselbar
• Member of the Regional House of Representatives
Tidak memiliki (DPRD) of Makassar City (2009–2014).
None • Owner of Kedai Papa Ong (2015–2025).
• Director of General Affairs, PERUMDA Parkir
Makassar Raya (2019–2022).
• Supervisory Board Member of PDAM Makassar
(2022 – April 2025).
• Chairman of TIKAcare Institute Foundation
Makassar (2025).
• Director of Operations of PT Sulsel Andalan
Energi (Perseroda) (2025).
BANK SULSELBAR 125
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 126
Profil Perusahaan
Company Profile
HUSWAN
HUSAIN
Komisaris Independen
Independent Commissioners
Warga Negara Indonesia, usia 61 tahun.
Indonesian citizen, aged 61.
126 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 127
Riwayat Jabatan |
Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Independen Bank
Sulselbar berdasarkan Berita Acara Akta Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 13 Tanggal 14
Domisili | Domicile
Mei 2025
Makassar, Indonesia
2. Jabatan Rangkap
Tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan maupun
lembaga lain.
Periode Jabatan | 3. Pengalaman Kerja
Term of Office • Staf Pengawasan Bank Tabungan Negara Cabang
Makassar
Periode Pertama, Tahun 2025 – 2029.
• Staf Pelayanan Bank Tabungan Negara Cabang
First Period, 2025 – 2029.
Makassar
• Staf Personalia Bank Tabungan Negara Cabang
Makassar
• Penyelia pembinaan Kredit Bank Tabungan Negara
Riwayat Pendidikan | Cabang Makassar
Educational Background • Penyelia Legal Bank Tabungan Negara Cabang
Makassar
• Magister Kenotariatan Universitas
• Kepala Bank Tabungan Negara Watampone
Gadjah Mada
• Manager Kredit Bank Tabungan Negara Cabang
• Master of Notary, Universitas Gadjah Mada
Makassar
• Kepala Bank Tabungan Negara Parepare
• Notaris/PPAT
Sertifikasi | Certification 1. Legal Basis for Appointment
Sertifikasi kualifikasi 6 Manajemen Risiko Serves as Independent Commissioner of Bank Sulselbar
Perbankan based on the Minutes of the Extraordinary General
Risk Management Certification Level VI Meeting of Shareholders No. 13 dated May 14, 2025.
2. Concurrent Position
Does not hold any concurrent positions in other companies
or institutions.
Kepemilikan Saham Bank Sulselbar | 3. Work Experience
Shareholding in Bank Sulselbar • Supervision Staff, Bank Tabungan Negara Makassar
Tidak memiliki Branch
None • Service Staff, Bank Tabungan Negara Makassar
Branch
• Personnel Staff, Bank Tabungan Negara Makassar
Branch
• Credit Development Supervisor, Bank Tabungan
Negara Makassar Branch
• Legal Supervisor, Bank Tabungan Negara Makassar
Branch
• Head of Bank Tabungan Negara Watampone Branch
• Credit Manager, Bank Tabungan Negara Makassar
Branch
• Head of Bank Tabungan Negara Parepare Branch
• Notary / Land Deed Official (PPAT)
BANK SULSELBAR 127
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 128
Profil Perusahaan
Company Profile
Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Affiliation Relationship of Members of
Komisaris the Board of Commissioners
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris Table of Affiliation Relationship of the Board of Commissioners
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Financial Relations With Family Relations With
Pemegang Pemegang
Dewan Komisaris Saham Dewan Komisaris Saham Hubungan
Direksi Board of Direksi Board of
Board of Pengendali Board of Pengendali Kepengurusan
Directors Directors
Commissioners Controlling Commissioners Controlling Management
Shareholder Shareholder Relations
Nama Jabatan Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Name Position Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No
Komisaris
Jufri Rahman √ √ √ √ √ √ √
Utama
Andi Fadly Komisaris
√ √ √ √ √ √ √
Ferdiansyah Independen
Huswan Komisaris
√ √ √ √ √ √ √
Husain Independen
Pendidikan dan Pelatihan yang Education and Training Undertaken in
Diikuti Tahun 2025 2025
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Komisaris Details of education and training attended by the Board
pada tahun buku disajikan pada Bab Tata Kelola of Commissioners in 2024 are presented in the Corporate
Perusahaan. Governance Chapter.
Perubahan Komposisi Anggota Changes in the Composition of the
Dewan Komisaris dan Alasan Members of the Board of Commissioners
Perubahannya and the Reasons for the Changes
Pada tahun 2025, terjadi perubahan komposisi Dewan In 2025, there will be changes to the composition of the Board
Komisaris dikarenakan habis masa jabatan, dan sebagai of Commissioners due to the expiration of their terms of office
penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Sehingga and as part of the implementation of good corporate governance.
susunan Dewan Komisaris tahun 2025 sebagai berikut : Therefore, the composition of the Board of Commissioners in
2025 is as follows:
128 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 129
Komposisi Dewan Komisari sebelum
RUPSLB Tanggal 14 Mei 2025
Dasar Hukum Pengangkatan Masa
Efektif Periode
Nama Jabatan Keputusan RUPS LB Keputusan OJK Jabatan Jabatan
Komisaris Akta RUPS LB No. 23 tanggal 15 SR-423/PB.12/2020 tanggal 23
Marsuki 2020-2024 Pertama
Independen Oktober 2020 Desember 2020
Adlinsyah M. Komisaris Akta RUPS LB No. 23 tanggal 15 Nomor KEP-22/D.03/2021
2020-2024 Pertama
Nasution Independen Oktober 2020 tanggal 8 Februari 2021
Muhammad Akta RUPS LB No.48 tanggal 25 Nomor KEP-93/D.03/2021
Komisaris 2021-2025 Pertama
Idris Juni 2021 tanggal 09 Juli 2021
Komposisi Dewan Komisari setelah RUPSLB
Tanggal 14 Mei 2025 sampai dengan 14 Juli
2025
Dasar Hukum Pengangkatan Masa
Efektif Periode
Nama Jabatan Keputusan RUPS LB Keputusan OJK Jabatan Jabatan
Muhammad Akta RUPS LB No.48 tanggal 25 Nomor KEP-93/D.03/2021
Komisaris 2021-2025 Pertama
Idris Juni 2021 tanggal 09 Juli 2021
Komposisi Dewan Komisaris sesudah
RUPSLB Tanggal 14 Juli 2025
Dasar Hukum Pengangkatan Masa
Efektif Periode
Nama Jabatan Keputusan RUPS LB Keputusan OJK Jabatan Jabatan
Komisaris Nomor KEPR-204/D.03/2025
Jufri Rahman 2025-2029 Pertama
Utama tanggal 24 Oktober 2025
Andi Fadly Komisaris Akta RUPS Luar Biasa PT Bank
Nomor KEPR-205/D.03/2025 2025-2029 Pertama
Ferdiansyah Independen Sulselbar Nomor 13 Tanggal 14
tanggal 24 Oktober 2025
Mei 2025
Huswan Komisaris
Nomor KEPR-207/D.03/2025 2025-2029 Pertama
Husain Independen
tanggal 24 Oktober 2025
BANK SULSELBAR 129
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 130
Profil Perusahaan
Company Profile
PROFIL DEWAN PENGAWAN SYARIAH
Sharia Supervisory Board Profile
ABDUL GAFFAR
LEWA
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Member of the Sharia Supervisory Board
Warga Negara Indonesia, usia 63 tahun,
kelahiran Ujung Pandang.
Indonesian citizen, aged 63, born in Ujung Pandang.
130 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 131
Domisili | Domicile Riwayat Jabatan |
Makassar, Indonesia Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan
• Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas
Syariah PT Bank Sulselbar sejak tahun 2017
Periode Jabatan |
berdasarkan Surat Keputusan No. SK/062/
Term of Office
DIR/IV/2017 tanggal 18 April 2017.
Periode Kedua, tahun 2021–2025.
• Persetujuan Keputusan OJK No. SR-35/
Second Term, 2021–2025.
KR.06/2016 tanggal 21 November 2016.
• Rekomendasi DSN MUI No. U-394IDSN-
MUI/VIII/2016.
2. Jabatan Rangkap
Riwayat Pendidikan | Tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan
Educational Background maupun lembaga lain.
Sarjana S1 dari Fakultas Ekonomi Universitas
3. Pengalaman Kerja
Hasanuddin tahun 1987
• Clerk Credit & Legal, PT Bank NIAGA-CIMB
Bachelor’s degree from the Faculty of Economics,
Universitas Hasanuddin in 1987 NIAGA (1983-1988)
• Clerk Export-Import, PT Bank NIAGA-CIMB
NIAGA (1988-1990)
• Program Pendidikan Khusus, PT Bank NIAGA-
CIMB NIAGA (1990-1991)
Sertifikasi | Certification • Branch Audit & Control Head, PT Bank
- NIAGA-CIMB NIAGA (1991-1995)
• Branch Loan Compliance & Support Head, PT
Bank NIAGA-CIMB NIAGA (1995-1996)
• Operation & Administration Dept. Head, PT
Bank NIAGA-CIMB NIAGA (1996-1998)
Kepemilikan Saham Bank Sulselbar | • Branch Operation Head/Branch Human
Shareholding in Bank Sulselbar Resource Head, PT Bank NIAGA-CIMB
Tidak memiliki NIAGA (1998-1999)
None • Account Officer Commercial, PT Bank NIAGA-
CIMB NIAGA (1999-2001)
• Account Officer Consumer Loan, PT Bank
NIAGA-CIMB NIAGA (2005-2007)
• Regency Manager Makassar/Samarinda
Kaltim, PT Bank NIAGA-CIMB NIAGA (2005-
2007)
• Regency Manager Kuala Kencana – Sulselbar,
PT Bank NIAGA-CIMB NIAGA (2007-2009)
• Branch Manager KC Syariah Makassar, PT
Bank NIAGA-CIMB NIAGA (2009-2016).
BANK SULSELBAR 131
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 132
Profil Perusahaan
Company Profile
Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Affiliation among Members of the
Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board:
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Pengawas Syariah Table of Affiliated Relationships of the Sharia Supervisory Board
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Financial Relations With Family Relations With
Pemegang Pemegang
Dewan Komisaris Saham Dewan Komisaris Saham Hubungan
Direksi Board of Direksi Board of
Board of Pengendali Board of Pengendali Kepengurusan
Directors Directors
Commissioners Controlling Commissioners Controlling Management
Shareholder Shareholder Relations
Nama Jabatan Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Name Position Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No
Anggota
Abdul Gaffar Dewan
√ √ √ √ √ √ √
Lewa Pengawas
Syariah
Pendidikan dan Pelatihan yang Education and Training Undertaken in
Diikuti Tahun 2025 2025
Uraian mengenai pendidikan dan/atau pelatihan Dewan A description of the education and/or training of the Sharia
Pengawas Syariah untuk tahun buku ini disajikan dalam Supervisory Board for this fiscal year is presented in the Corporate
Bab Tata Kelola Perusahaan. Governance Chapter.
Perubahan Komposisi Dewan Changes in the Composition of the
Pengawas Syariah dan Alasan Members of the Board of Commissioners
Perubahannya and the Reasons for the Changes
Pada tahun 2025, tidak ada perubahan dalam susunan Dewan In 2025, there will be no changes to the composition of Bank
Pengawas Syariah Bank Sulselbar. Berikut adalah susunan dan Sulselbar’s Sharia Supervisory Board. The following is the
profil Dewan Pengawas Syariah Bank Sulselbar: composition and profile of Bank Sulselbar’s Sharia Supervisory
Board:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Persetujuan OJK Rekomendasi DSN MUI Masa Jabatan
Name Position Basic Appoinment OJK Approval DSN MUI Recommendation Length of service
Abdul Gaffar SK/062/DIR/IV/2017 Surat OJK No. SR-35/ KR.06/2016 Surat DSN-MUI No. Periode ke-2 Tahun
Anggota
Lewa tanggal 18 April 2017 tanggal 21 November 2016 U-394IDSN-MUI/ VIIII2016 2021-2025
132 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 133
BANK SULSELBAR 133 Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 134
Profil Perusahaan
Company Profile
PROFIL PEMIMPIN DIVISI
Head of Division Profile
HARTANI YUSRAN
DJURNIE RUSLI
Divisi Corporate Secretary Divisi Umum
Corporate Secretary Division General Affair Division
Warga Negara Indonesia. Usia 51 tahun. Lahir di Pomalaa, tanggal Warga Negara Indonesia. Usia 51 tahun. Lahir di Rantepao, tanggal
28 November 1974. 25 April1974.
Domisili Domisili
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Corporate Secretary berdasarkan Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Umum berdasarkan SK/180/
SK/177/DIR/X/2024 Tanggal 15 Oktober 2024. DIR/X/2025 Tanggal 28 Oktober 2025
Riwayat Pendidikan Riwayat Pendidikan
Sarjana Ekonomi Akuntansi (S1) Jurusan Akuntansi Fakultas Sarjana Ekonomi Akuntansi (S1) Jurusan Akuntansi Fakultas
Ekonomi dari Universitas Hasanuddin (2000). Ekonomi dari Universitas Muslim Indonesia (2009).
Pengalaman Kerja Pengalaman Kerja
1. Pemimpin Divisi Corporate Secretary sejak 16 Oktober 2024, 1. Pemimpin Divisi Umum Secretary sejak 17 Januari 2025
2. Pemimpin Departemen Humas & CSR Divisi Corporate 2. Pemimpin Departemen Humas & CSR Divisi Corporate
Secretary (2021 - 2024), Secretary (2025)
3. Pemimpin Departemen Diklat Divisi SDM (2018 - 2021), 3. Pemimpin Cabang Syariah Maros (2021)
4. Pemimpin Departemen Grup Perencanaan & Pengembangan 4. Pemimpin Cabangk Syariah Sengkang (2017)
BankSulselbar Makassar (2015), dan
5. Analis Utama Grup UUS Bank Sulselbar Makassar (2014) Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
Indonesian citizen. 51 years old. Born in Rantepao on April 25, 1974.
Indonesian citizen, age 51. Born in Pomalaa, November 28, 1974. Domicile
Makassar
Domicile
Makassar Legal Basis for Appointment
Appointed as Head of the General Affairs Division based on Decree
Legal Basis for Appointment SK/180/DIR/X/2025 dated October 28, 2025.
Appointed as Head of Corporate Secretariat Division based on SK/177/
DIR/X/2024 Tanggal 15 Oktober 2024. Educational Background
Economics in Accounting (S1), Department of Accounting, Faculty of
Educational Background Economics, Muslim University of Indonesia (2009).
Bachelor of Accounting Economics (S1), Department of Accounting,
Faculty of Economics, Hasanuddin University (2000). Work Experience
1. Head of the General Affairs Division since January 17, 2025
Work Experience 2. Head of the Public Relations & CSR Department, Corporate
1. Head of Corporate Secretariat Division since October 16, Secretary Division (2025)
2. Head of Public Relations & CSR Department, Corporate 3. Head of the Maros Sharia Branch (2021)
Secretariat Division (2021 - 2024) 4. Head of the Sengkang Sharia Branch (2017)
3. Head of Human Capital Development Department (2018 - 2021)
4 Head of Planning & Development Group Department, Certification
BankSulselbar Makassar (2015) Risk Management Certification Level 6
5. Principal Analyst of UUS Bank Sulselbar Makassar Group (2014)
Certification
Risk Management Certification Level 6
134 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 135
ROMY
THAHA ANNISA
Divisi Manajemen Risiko
Risk Management Division SYAHRUL
Divisi Treasury
Treasury Division
Warga Negara Indonesia. Usia 50 tahun. Lahir di Ujung Pandang, tanggal 09
Juni 1975
Domisili Warga Negara Indonesia. Usia 46 tahun. Lahir di Ujung Pandang,
Maros tanggal 5 oktober 1979.
Dasar Hukum Pengangkatan Domisili
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Manajemen Risiko berdasarkan SK/175/ Makassar
DIR/X/2024 tanggal 07 Oktober 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Riwayat Pendidikan
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Treasury berdasarkan SK/165/
Sarjana Ekonomi Pembangunan Universitas Tadulako (1998)
DIR/IX/2024 tanggal 30 September 2024.
Pengalaman Kerja
Riwayat Pendidikan
1. Pemimpin Cabang PT Bank Sulselbar Unit Usaha Syariah Cabang
Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen dari STIM LPI Makassar
Sengkang (2009)
(2006).
2. Pemimpin Cabang PT Bank Sulselbar Unit Usaha Syariah Cabang
Maros (2012)
Pengalaman Kerja
3. Pemimpin Departemen Kebijakan dan Kepatuhan (2016-2024)
1. Pemimpin Divisi Treasury sejak 16 Oktober 2024.
4. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (2024-sekarang)
2. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko Januari 2024 s/d Oktober
2024 dan
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 3. Pemimpin Cabang Gowa April 2021 s/d Januari 2024.
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Indonesian citizen. 50 years old. Born in Ujung Pandang on June 9, 1975.
Domicile
Indonesian citizen, age 46. Born in Ujung Pandang, October 5, 1979.
Maros
Domicile
Legal Basis for Appointment
Makassar
Appointed as Head of the Risk Management Division based on Decree SK/175/
DIR/X/2024 dated October 7, 2024.
Legal Basis for Appointment
Appointed as Head of Treasury Division based on SK/165/DIR/IX/2024
Educational Background
tanggal 30 September 2024.
Bachelor’s Degree in Development Economics, Tadulako University (1998)
Educational Background
Work Experience
Bachelor of Economics (S1), Department of Management from STIM LPI
1. Branch Manager of PT Bank Sulselbar Sharia Business Unit, Sengkang
Makassar (2006).
Branch (2009)
2. Branch Manager of PT Bank Sulselbar Sharia Business Unit, Maros Branch
Work Experience
(2012)
1. Head of Treasury Division since October 16, 2024
3. Head of the Policy and Compliance Department (2016-2024)
2. Head of Risk Management Division (January 2024 - October
4. Head of the Risk Management Division (2024-present)
2024)
3. Gowa Branch Manager (April 2021 - January 2024)
Certification
Risk Management Certification Level 6
Certification
Risk Management Certification Level 7
BANK SULSELBAR 135
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 136
Profil Perusahaan
Company Profile
IRHAM RAKHMAT
MUIN NUR KADIR
Divisi Kepatuhan
Divisi Usaha Syariah Compliance Division
Sharia Business Division
Warga Negara Indonesia. Usia 50 tahun. Lahir di Ujung Pandang,
Warga Negara Indonesia. Usia 48 tahun. Lahir di Biak tanggal 08 tanggal 09 Juni 1975
Desember 1977.
Domisili
Domisili Makassar
Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan
Dasar Hukum Pengangkatan Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Kepatuhan berdasarkan SK/175/
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Umum berdasarkan SK/180/ DIR/X/2024 tanggal 07 Oktober 2024
DIR/X/2025 Tanggal 28 Oktober 2025
Riwayat Pendidikan
Riwayat Pendidikan 1. Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen dari STIM Nitro
Sarjana Teknik (S1) Jurusan Teknik Sipil Universitas Hasanuddin. Makassar (2002)
2. Magister Manajemen (S2) dari Universitas Hasanuddin (2008)
Pengalaman Kerja
1. Pemimpin Divisi Usaha Syariah sejak Maret 2025. Pengalaman Kerja
2. Pemimpin Cabang Syariah (2017 - 2025). 1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada tahun 2005.
2. Pemimpin Dept. Rumah Tangga Divisi Umum (2011 - 2014),
Sertifikasi 3. Pjs Pemimpin Grup Corporate Secretary (20 Maret 2019-14
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Maret 2021),
4. Pemimpin Dept. Humas & Protokoler Divisi Corporate Secretary
(2014 - 2019),
Indonesian citizen. 48 years old. Born in Biak on December 8, 1977. 5. Pemimpin Divisi Corporate Secretary (15 Maret 2021 - 2023),
Domicile Sertifikasi
Makassar Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Legal Basis for Appointment
Appointed as Head of the General Affairs Division based on Decree Indonesian citizen. 50 years old. Born in Ujung Pandang on June 9, 1975.
SK/180/DIR/X/2025 dated October 28, 2025.
Domicile
Educational Background Makassar
Bachelor of Engineering (S1) majoring in Civil Engineering, Hasanuddin
University. Legal Basis for Appointment
Appointed as Head of the Compliance Division based on Decree SK/175/
Work Experience DIR/X/2024 dated October 7, 2024.
1. Head of the Sharia Business Division since March 2025.
2. Head of the Sharia Branch (2017-2025). Educational Background
1. Bachelor of Economics (S1) majoring in Management from STIM Nitro
Certification Makassar (2002).
Risk Management Certification Level 6 2. Master of Management (S2) from Hasanuddin University (2008).
Work Experience
1. Started his career at Bank Sulselbar in 2005.
2. Head of the Household Department, General Division (2011-2014).
3. Acting Head of the Corporate Secretary Group (March 20,
2019-March 14, 2021).
4. Head of the Corporate Secretary Department (March 20,
2019-March 14, 2021). Public Relations & Protocol, Corporate
Secretary Division (2014 - 2019),
5. Head of Corporate Secretary Division (March 15, 2021 - 2023),
Certification
Risk Management Certification Level 7
136 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 137
RUSLAN
LB
Divisi Audit Intern & Fraud
Internal Audit and Fraud Division
MAWARDI
Divisi Teknologi dan
Informasi Warga Negara Indonesia. Usia 49 tahun. Lahir di Malino tanggal 15
November 1976
Information and Technology
Division Domisili
Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Pemimpin Divisi Audit Internal berdasarkan
Warga Negara Indonesia. Usia 47 tahun. Lahir di Bone pada SK/039/DIR/III/2024 tanggal 22 Maret 2024 tentang Mutasi dan
tanggal 27 Juli 1978. Promosi PT Bank Sulselbar.
Riwayat Pendidikan
Domisili
Sarjana Universitas Muslim Indonesia (1998).
Maksasar
Pengalaman Kerja
Dasar Hukum Pengangkatan 1. Pemimpin Seksi keuangan Cab Palopo (2008-2012)
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Teknologi Informasi 2. Pemimpin Seksi Pemasaran Cab palopo (2012-2014)
berdasarkan SK/141/DIR/IX/2023. 3. Pemimpin Seksi Layanan Cab Bone (2014-2015)
4. Pemimpin Dep. Kredit pada Grup Pemasaran (2015-2016)
Riwayat Pendidikan 5. Pemimpin Departemen Kredit Produktif pada Grup Pemasaran
Sarjana (S1) Jurusan Manajemen Keuangan & Perbankan dari (2016-2019)
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar (2002). 6. Plts. Cabang Utama Bone (2018)
7. Plts. Cabang Utama Makassar (2018)
Pengalaman Kerja 8. Pemimpin Cabang Utama Palopo (2019-2021)
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada tahun 2005, 9. Pjs. Pemimpin Divisi Kredit Korporasi & Komersial (2021-2022)
2. Pjs Pemimpin Divisi Teknologi Informasi (19 September 10. Pemimpin Divisi Kredit Korporasi & Komersial (2022-2024)
2023 - sekarang), 11. Pemimpin Divisi Audit Internal & Anti Fraud (2024-sekarang)
3. Pemimpin Departemen (2017),
Sertifikasi
4. Pemimpin Departemen Pengembangan TI (2016).
1. Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
2. Pelatihan Khusus Kepala SPI & Assesment (CPAM)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
Indonesian citizen. 49 years old. Born in Malino on November 15, 1976.
Indonesian citizen, age 47. Born in Bone, July 27, 1978. Domicile:
Makassar
Domicile:
Makassar Legal Basis for Appointment:
Served as Head of the Internal Audit Division based on Decree SK/039/DIR/
Legal Basis for Appointment: III/2024 dated March 22, 2024, concerning Transfers and Promotions at
Appointed as Head of Information Technology Division based on PT Bank Sulselbar.
SK/141/DIR/IX/2023.
Educational Background:
Bachelor’s degree from the Muslim University of Indonesia (1998).
Educational Background:
Bachelor (S1) majoring in Financial Management & Banking from
Work Experience:
Makassar College of Economics (2002). 1. Head of the Finance Section of the Palopo Branch (2008-2012)
2. Head of the Marketing Section of the Palopo Branch (2012-2014)
Work Experience: 3. Head of the Service Section of the Bone Branch (2014-2015)
1. Started career at Bank Sulselbar in 2005 4. Head of the Credit Department in the Marketing Group (2015-2016)
2. Interim Head of Information Technology Division (September 5. Head of the Productive Credit Department in the Marketing Group
19, 2023 - Present) (2016-2019)
3. Department Head (2017) 6. Acting Head of the Bone Main Branch (2018)
4. IT Development Department Head (2016) 7. Acting Head of the Bone Main Branch (2018) Makassar Main Branch
(2018)
Certification: 8. Palopo Main Branch Manager (2019-2021)
Risk Management Certification Level 6 9. Acting Corporate & Commercial Credit Division Manager (2021-
2022)
10. Corporate & Commercial Credit Division Manager (2022-2024)
11. Internal Audit & Anti-Fraud Division Manager (2024-present)
Certification:
1. Risk Management Certification Level 7
2. Special Training for Head of Internal Audit & Assessment (CPAM)
BANK SULSELBAR 137
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 138
Profil Perusahaan
Company Profile
MUHAMMAD
DAENUR
HAFSIR MUHAMMAD
Pemimpin Divisi Keuangan
dan Akuntansi IQBAL
Finance and Accounting Divisi Strategy & Initiative
Division Management Office
Strategy & Initiative
Management Office Division
Warga Negara Indonesia. Usia 50 tahun. Lahir di Ujung Pandang, tanggal 26 April
1975.
Warga Negara Indonesia. Usia 51 tahun. Lahir di Ujung Pandang,
Domisili tanggal 28 Juli 1974.
Makassar
Domisili
Dasar Hukum Pengangkatan Makassar
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi berdasarkan SK
Direksi No.060/DIR/2022. Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Strategy & Initiative Management
Riwayat Pendidikan Office berdasarkan SK/141/DIR/IX/2023.
1. Sarjana Manajemen Perbankan (S1) dari STIE Nusantara (1998)
2. Magister Manajemen (S2) dari Universitas Hasanuddin (2021) Riwayat Pendidikan
3. Doktor Manajemen (S3) dari Universitas Hasanuddin Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen dari STIE AMKOP Makassar
(2011).
Pengalaman Kerja
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada tahun 2000. Pengalaman Kerja
2. Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi (11 April 2022 - sekarang), 1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada tahun 2000.
3. Pemimpin Cabang Utama Makassar (26 November 2019 - 10 April 2022), 2. Pemimpin Divisi Strategy & Initiative Management Office (19
4. Staf Ahli Direksi Utama Bid Kredit (20 Maret 2019 - 25 November 2019), September 2023 - sekarang),
5. Pemimpin Grup Umum (16 Oktober 2017 - 20 Maret 2019), 3. Pemimpin Divisi Teknologi Informasi (12 Januari 2018 - 18
6. Pemimpin Cabang Utama Makassar (14 Maret 2016 - 15 Oktober 2017), September 2023),
7. Pemimpin Cabang Pare-Pare (24 Juli 2013 - 13 Maret 2016), 4. Pemimpin Grup Perencanaan dan Pengembangan (03 Juni 2016 -
8. Wakil Pemimpin Cabang 1 Cabang Utama Makassar (01 Oktober 2010 - 23 11 Januari 2018), dan
Juli 2013), 5. Pemimpin Grup Teknologi Informasi (03 Januari 2013 - 02 Juni
9. Pjs Pemimpin Cabang Jakarta (03 Agustus 2010 - 30 September 2010), dan 2016).
10. Pemimpin Grup Kredit Komersial Kantor Pusat (2008).
Sertifikasi
Sertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Indonesian citizen. 50 years old. Born in Ujung Pandang, April 26, 1975.. Indonesian citizen. 51 years old. Born in Ujung Pandang on July 28, 1974.
Domicile: Domicile:
Makassar Makassar
Legal Basis for Appointment: Legal Basis for Appointment:
Appointed as Head of Information Technology Division based on SK/141/DIR/IX/2023. Appointed as Division Head of the Strategy & Initiative Management Office
based on Decree SK/141/DIR/IX/2023.
Educational Background
1. Bachelor of Banking Management (S1) from STIE Nusantara (1998) Educational Background
2. Master of Management (S2) from Hasanuddin University (2021) Bachelor of Economics (S1) majoring in Management from STIE AMKOP
3. Doctor of Management (S3) from Hasanuddin University Makassar (2011).
Work Experience Work Experience
1. Started career at Bank Sulselbar in 2020. 1. Started his career at Bank Sulselbar in 2000.
2. Finance & Accounting Division Head (April 11, 2022 - Present) 2. Division Head of the Strategy & Initiative Management Office
3. Makassar Main Branch Manager (November 26, 2019 - April 10, (September 19, 2023 - present),
4. Expert Staff of the Main Director of Credit Bid (March 20, 2019 - November 25, 3. Division Head of Information Technology (January 12, 2018 -
5. General Group Leader (October 16, 2017 - March 20, September 18, 2023),
6. Makassar Main Branch Manager (March 14, 2016 - October 15, 4. Group Head of Planning and Development (June 3, 2016 - January 11,
7. Pare-Pare Branch Manager (July 24, 2013 - March 2018), and
8. Deputy Branch Manager 1, Makassar Main Branch (October 1, 2010 - July 23, 5. Group Head of Information Technology (January 3, 2013 - June 2,
9. Interim Head of Jakarta Branch (August 3, 2010 - September 30, 2016).
10. Head Office Commercial Credit Group Leader
Certification
Certification Risk Management Certification Level 7
Risk Management Certification Level 7
138 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 139
HENDRA ANDRIANY
SAAD Divisi Digitalisasi dan
Layanan
Divisi Human Capital Digital and Services Division
Human Capital Division
Warga Negara Indonesia. Usia 45 tahun. Lahir di Pare-Pare, tanggal 16 Warga Negara Indonesia. Usia 50 tahun. Lahir di Ujung Pandang, 9 Juli
April 1980 1975.
Domisili Domisili
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Human Capital berdasarkan SK/033/ Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Korporasi & Komersial berdasarkan
DIR/III/2021 SK/058/DIR/IV/2023.
Riwayat Pendidikan Riwayat Pendidikan
1. Sarjana (S1) Manajemen STIE Wira Bhakti Makassar (2015). Sarjana (S1) Manajemen STIE Yapma pada tahun 1998.
2. Magister Ekonomi (S2) dari Universitas Hasanuddin Makassar
(2024) Pengalaman Kerja
1. Pemimpin Divisi Digitalisasi dan Layanan (13 April 2023 -
Pengalaman Kerja sekarang)
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada tahun 2000, 2. Pjs Pemimpin Divisi Digitalisasi dan Layanan (11 April 2022 - 12
2. Pemimpin KCP Daya (2013) April 2023)
3. Pemimpin Departemen pendidikan dan pelatihan grup SDM 3. Pemimpin Departemen Pengendalian IT tahun 2016
(2015). 4. Pjs. Pemimpin Departemen Pengendalian IT tahun 2015
4. Pemimpin Cabang Sinjai (2017), 5. Analis Grup Teknologi Informasi tahun 2014
5. Pjs. Pemimpin Divisi Sumber Daya Manusia (2021), 6. Pemimpin Seksi SDM dan Umum Cabang Utama Bulukumba
6. Pemimpin Divisi Human Capital (2021 - sekarang), tahun 2013
Sertifikasi Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Indonesian citizen, age 45. Born in Pare-Pare, April 16, 1980. Indonesian citizen. 50 years old. Born in Ujung Pandang, July 9, 1975.
Domicile: Domicile:
Makassar Makassar
Legal Basis for Appointment: Legal Basis for Appointment:
Appointed as Head of Human Capital Division based on SK/033/DIR/ Appointed as Head of the Corporate & Commercial Division based on
III/2021. Decree No. SK/058/DIR/IV/2023.
Educational Background: Educational Background:
1. Bachelor (S1) in Management at STIE Wira Bhakti Makassar Bachelor’s degree in Management from STIE Yapma in 1998.
2. Master of Economics (S2) from Hasanuddin University Makassar
(2024) Work Experience:
1. Head of the Digitalization and Services Division (April 13, 2023 -
Work Experience: present)
1. Started career at Bank Sulselbar in 2000. 2. Acting Head of the Digitalization and Services Division (April 11, 2022
2. Human Capital Division Leader (2021 - Present) - April 12, 2023)
3. Interim Head of Human Resources Division (2021) 3. Head of the IT Control Department in 2016
4. Sinjai Branch Manager (2017) 4. Acting Head of the IT Control Department in 2015
5. Head of the HR Group Education and Training Department (2015); 5. Information Technology Group Analyst in 2014
6. KCP Daya Leader (2013) 6. Head of the Human Resources and General Affairs Section of the
Bulukumba Main Branch in 2013
Certification:
Holds Risk Management Certification Level 7 Certification:
Holds Risk Management Certification Level 7
BANK SULSELBAR 139
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 140
Profil Perusahaan
Company Profile
RINI
FAUZIAH
YULIARNI RAHMAN
ARIFUDDIN
Divisi International Banking
International Banking Division
Divisi Dana & Jasa
Fund & Service Division
Warga Negara Indonesia. Usia 44 tahun. Lahir di Ujung Pandang
tanggal 03 Februari 1981.
Warga Negara Indonesia. Usia 46 tahun. Lahir di Majene, tanggal Domisili
5 Juli 1979. Makassar
Domisili Dasar Hukum Pengangkatan
Makassar Diangkat sebagai Pemimpin Divisi International Banking
berdasarkan SK/155/DIR/X/2023.
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Dana & Jasa berdasarkan Riwayat Pendidikan
SSK/039/DIR/III/2025 Tanggal 17 Maret 2025 1. Sarjana (S1) Manajemen Universitas Negeri Makassar
(2003)
Riwayat Pendidikan 2. Sarjana (S1) Hubungan International Universitas
Sarjana Komputer (S1) Jurusan Sistem Informasi dari STMIK Hasanuddin (2003)
Dipanegara Makassar (2003).
Pengalaman Kerja
Pengalaman Kerja 1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada tahun 2005,
1. Pemimpin Divisi Dana dan Jasa sejak April 2025. 2. Pemimpin Divisi Divisi Internasional Banking (05 Oktober
2. Pemimpin Cabang Polewali Mandar. 2023 - sekarang),
3. Wakil Pemimpin Bisnis & Kredit. 3. Pemimpin Divisi Strategy & Initiative Management Office (05
4. Pemimpin Cabang Pembantu Daya. Desember 2022 - 4 Oktober 2023), dan
5. Analis DCC. 4. Pjs Pemimpin Divisi Strategy & Initiative Management Office
6. Pemimpin kantor kas. (27 Desember 2021 - 4 Oktober 2023).
7. Pemimpin seksi kredit Cab. Polman.
Sertifikasi
Sertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
Indonesian citizen, age 44. Born in Ujung Pandang, February 3, 1981.
Indonesian citizen. 46 years old. Born in Majene on July 5, 1979.
Domicile:
Domicile: Makassar
Makassar
Legal Basis for Appointment:
Legal Basis for Appointment: Appointed as Head of International Banking Division based on SK/155/
Appointed as Head of the Funds & Services Division based on SSK/039/ DIR/X/2023.
DIR/III/2025 dated March 17, 2025.
Educational Background:
Educational Background 1. Bachelor (S1) in Management, Makassar State University (2003)
Computer Science (S1) majoring in Information Systems from STMIK 2. Bachelor (S1) in International Relations, Hasanuddin University
Dipanegara Makassar (2003). (2003)
Work Experience Work Experience:
1. Head of the Funds & Services Division since April 2025. 1. Started career at Bank Sulselbar in
2. Head of the Polewali Mandar Branch.
3. Deputy Head of Business & Credit. 2. Division Head of International Banking Division (October 5, 2023
4. Head of the Daya Sub-Branch. - Present)
5. DCC Analyst. 3. Strategy and Initiatives Division Leader (December 5, 2022 -
6. Head of the Cash Office. October 4, 2023)
7. Head of the Credit Section of the Polman Branch.
4. Interim Head of Strategy and Initiatives Division (December 27,
Certification 2021 - October 4, 2023)
Risk Management Certification Level 6
Certification:
Holds Risk Management Certification Level 7
140 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 141
ANDI EDWIN
WILDHANIATY SYAMSUDDIN
Divisi Korporasi & Komersial
Divisi Ritel dan Konsumer
Corporate & Commercial Division
Retail and Consumer Division
Warga Negara Indonesia. Usia 44 tahun. Lahir di Watansoppeng, 30 Juli 1981. Warga Negara Indonesia. Usia 42 tahun. Lahir di Medan tanggal 13
Maret 1983.
Domisili
Makassar Domisili
Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Korporasi & Komersial berdasarkan SK/165/ Dasar Hukum Pengangkatan
DIR/IX/2024 tanggal 30 September 2024. Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Ritel & Konsumer berdasarkan
SK/039/DIR/III/2024 tanggal 22 Maret 2024.
Riwayat Pendidikan
Sarjana Akuntansi Universitas Hasanuddin (2002) Riwayat Pendidikan
1. Sarjana (S1) Jurusan Ekonomi dari Universitas Hasanuddin
Pengalaman Kerja Makassar (2005)
• Asst. Administrasi dan Pelaporan Cabang Utama Makassar (2005-2007) 2. Magister Manajemen (S2) dari Universitas Hasanuddin
• Customer Service Seksi Layanan Cabang Utama Makassar ( 2007-2008) Makassar (2022)
• Senior Asst Operasional Cabang Utama Makassar ( 2008-2010)
• Pemimpin Kantor Kas Dinas Pendidikan Cabang Utama Makassar (2010- Pengalaman Kerja
2012) 1. Memulai Karir di Bank Sulselbar (2010),
• Senior Asst Operasional Unit Fraud Fraud (2012-2014) 2. Pemimpin Departemen Priority Banking & Wealth Management
• Pemimpin Seksi Akuntansi dan Pelaporan Kantor Cabang Jakarta (2014- (2021),
2016) 3. Pemimpin Departemen Dana Pihak Ketiga (2020),
• Pemimpin Seksi Operasional Kantor Cabang Jakarta (2016-2019) 4. Pemimpin Departemen Treasury Product & Client Contact
• Pemimpin Cabang Jakarta (2019 – sept 2024) Divisi Treasury Bank Sulselbar (2017).
• Pjs.Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial (okt 2024 - sekarang)
Sertifikasi
Sertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
Indonesian citizen, age 42. Born in Medan, March 13, 1983.
Indonesian citizen, age 44. Born in Watansoppeng, July 30, 1981.
Domicile:
Domicile: Makassar
Makssar
Legal Basis for Appointment:
Legal Basis for Appointment: Appointed as Head of Retail & Consumer Division based on SK/039/
Appointed as Head of Corporate & Commercial Division based on SK/165/DIR/ DIR/III/2024 tanggal 22 Maret 2024
IX/2024 tanggal 30 September 2024
Educational Background:
Educational Background: 1. Bachelor (S1) in Economics from Hasanuddin University Makassar
Bachelor of Accounting, Hasanuddin University (2002) (2005)
2. Master of Management (S2) from Hasanuddin University
Work Experience: Makassar (2022)
• Assistant Administration and Reporting, Makassar Main Branch (2005-2007)
• Customer Service Section, Makassar Main Branch (2007-2008) Work Experience:
• Senior Operational Assistant, Makassar Main Branch (2008-2010) 1. Started career at Bank Sulselbar
• Head of Cash Office, Makassar Main Branch of Education Office (2010-2012) 2. Priority Banking & Wealth Management Department Head
• Senior Assistant Operational Fraud Unit (2012-2014) 3. Head of Third Party Fund Department
• Head of Accounting and Reporting Section, Jakarta Branch Office (2014-2016)
• Head of Operational Section, Jakarta Branch Office (2016-2019) 4. Head of Treasury Product & Client Contact Department, Treasury
• Jakarta Branch Manager (2019 – September 2024) Division, Bank Sulselbar
• Interim Head of Corporate and Commercial Division (October 2024 - present)
Certification:
Certification: Holds Risk Management Certification Level 7
Risk Management Certification Level 6
BANK SULSELBAR 141
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 142
Profil Perusahaan
Company Profile
PROFIL PEGAWAI PERUSAHAAN
Company Employee Profile
Komposisi Pegawai Bank Sulselbar
Berdasarkan Jenis Kelamin Employee Composition by Gender
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Status Jenis Kelamin Tahun 2023 -2025
Table of Employee Composition by Gender 2023 -2025
YOY (+/-)
2025-2024
Jenis Kelamin 2025 2024 2023 (Orang) (%) Gender
Pria 743 758 728 (15) (1,98%) Male
Wanita 741 707 642 34 4,81% Female
Jumlah 1.484 1.465 1.370 19 1,30% Total
Berdasarkan Usia Employee Composition by Age Group
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Usia Tahun 2023 -2025
Table of Employee Composition by Age 2023 -2025
YOY (+/-)
2025-2024
Usia 2025 2024 2023 (Orang) (%) Age
>51 tahun 120 110 107 10 9,09% >51 Years
>46-50 tahun 133 144 148 (11) (7,64%) >46-50 Years
>41-45 tahun 199 168 161 31 18,45% >41-45 Years
>36-40 tahun 233 258 251 (25) (9,69%) >36-40 Years
>31-35 tahun 210 230 240 (20) (8,70%) >31-35 Years
>26-30 tahun 265 208 165 57 27,40% >26-30 Years
<25 tahun 324 347 298 (23) (6,63%) <25 Years
Jumlah 1.484 1.465 1.370 19 1,30% Total
Berdasarkan Tingkat Pendidikan Employee Composition by Education Level
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tahun 2023 -2025
Table of Employee Composition Based on Education Level 2023 -2025
Growth (+/-)
2025-2024
Tingkat Pendidikan 2025 2024 2023 (Orang) (%) Education Level
Doktoral 0 1 1 (1) (100,00%) Doctoral
Pasca Sarjana 20 18 17 2 11,11% Postgraduate
Sarjana 1.227 1.032 878 195 18,90% Bachelor
Diploma 52 54 53 (2) (3,70%) Diploma
SMA 173 344 404 (171) (49,71%) Senior High School
142 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 143
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tahun 2023 -2025
Table of Employee Composition Based on Education Level 2023 -2025
Growth (+/-)
2025-2024
Tingkat Pendidikan 2025 2024 2023 (Orang) (%) Education Level
SMP 7 10 11 (3) (30,00%) Junior High School
SD 5 6 6 (1) (16,67%) Elementary
Jumlah 1.484 1.465 1.370 19 1,30% Total
Berdasarkan Level Jabatan Employee Composition by Position Level
Tabel Komposisi Berdasarkan Level Jabatan Tahun 2023 -2025
Composition Table Based on Position Level 2023 -2025
Growth (+/-)
2025-2024
Pegawai 2025 2024 2023 (Orang) (%) Employee
PNA 1, PNA 2, PNA 3, PNA
30 36 37 (6) (16,67%) PNA 1, PNA 2, PNA 3, PNA 4
4
CL & SCL 270 216 176 54 25,00% CL & SCL
OFR & SOFR 230 258 277 (28) (10,85%) OFR & SOFR
AMGR & SAGMR 259 295 331 (36) (12,20%) AMGR & SAGMR
MGR & SMGR 229 181 148 48 26,52% MGR & SMGR
AVP & SAVP 26 29 23 (3) (10,34%) AVP & SAVP
VP & SPV 2 2 1 0 0,00% VP & SPV
Kontrak & Pengurus 438 448 377 (10) (2,23%) Contract & Management
Jumlah 1.484 1.465 1.370 19 1,30% Total
Kesetaraan Gender Gender Equality
Laki-Laki Perempuan
Persentase Persentase
LeveI Jabatan Jumlah pegawai Jumlah pegawai
pegawai (%) pegawai (%)
Entry level 312 41,99 426 57,49
Mid leveI 273 36,74 216 29,15
Senior level 156 21,00 99 13,36
Executive level 2 0,27 - .
Total PegawaI 743 741
BANK SULSELBAR 143
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 144
Profil Perusahaan
Company Profile
INFORMASI PEMEGANG SAHAM
Shareholder Information
Tabel Komposisi Pemegang Saham Bank Sulselbar Tahun 2025
Shareholder Composition Table of Bank Sulselbar as of 2025
Jumlah Lembar % Kepemilikan Jumlah dalam Rupiah
No Nama Pemegang saham Saham Ownership Total (Rp) Shareholder’s Name
1 Provinsi Sulsel 722.436 32,55% 722.436.000.000 South Sulawesi Province
2 Kab. Luwu Timur 140.000 6,31% 140.000.000.000 East Luwu Regency
3 Kab. Wajo 107.049 4,82% 107.049.000.000 Wajo Regency
4 Kota Makassar 91.184 4,11% 91.184.000.000 Makassar Municipas
5 Kab. Soppeng 88.849 4,00% 88.849.000.000 Soppeng Regency
6. Kab. Bone 80.439 3,62% 80.439.000.000 Bone Regency
7. Kab. Enrekang 73.542 3,31% 73.542.000.000 Enrekang Regency
8. Kab. Pangkep 71.306 3,21% 71.306.000.000 Pangkep Regency
9. Kab. Selayar 63.349 2,85% 63.349.000.000 Selayar Regency
10. Kab. Pinrang 58.300 2,63% 58.300.000.000 Pinrang Regency
11. Kab. Maros 57.374 2,58% 57.374.000.000 Maros Regency
12. Kab. Barru 54.859 2,47% 54.859.000.000 Barru Regency
13. Kab. Takalar 53.230 2,40% 53.230.000.000 Takalar Regency
14. Kota Pare-pare 48.930 2,20% 48.930.000.000 Parepare Muicipal
15. Provinsi Sulbar 44.769 2,02% 44.769.000.000 West Sulawesi Province
16. Kab. Tana Toraja 43.578 1,96% 43.578.000.000 Jeneponto Regency
17 Kab. Jeneponto 40.597 1,83% 40.597.000.000 Tana Toraja Regency
18. Kota Palopo 34.626 1,56% 34.626.000.000 Palo Municipal
19. Kab. Bantaeng 34.129 1,54% 34.129.000.000 Bantaeng Regency
20. Kab. Luwu 32.805 1,48% 32.805.000.000 Luwu Regency
21 Kab. Sidrap 31.475 1,42% 31.475.000.000 Sidrap Regency
22 Kab. Toraja Utara 29.496 1,33% 29.496.000.000 Sinja Regency
23 Kab. Gowa 30.142 1,36% 30.142.000.000 Gowa Regency
24 Kab. Sinjai 28.696 1,29% 28.696.000.000 North Toraja Regency
25 Kab. Mamuju 23.407 1,05% 23.407.000.000 Mamuju Regency
26 Kab. Polman 21.413 0,96% 21.413.000.000 Polman Regency
27 Kab. Bulukumba 20.420 0,92% 20.420.000.000 Ulukumba Regency
28 Kab. Mamuju Utara 17.395 0,78% 17.395.000.000 Majene Regency
29. Kab. Majene 18.236 0,82% 18.236.000.000 Mamasa Regency
30. Kab. Mamasa 18.219 0,82% 18.219.000.000 North Mamuju Regency
31. Kab. Luwu Utara 17.047 0,77% 17.047.000.000 North Luwu Regency
Koperasi Jasa
PT. Bank Sulselbar Employee Welfare
32 Kesejahteraan Warga PT. 14.339 0,65% 14.339.000.000
Cooperative
Bank Sulselbar
33 Kab. Mamuju Tengah 8.000 0,36% 8.000.000.000 Central Mamuju Regency
JUMLAH 2.219.636 100,00% 2.219.636.000.000 TOTAL
144 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 145
Komposisi pemegang saham mengalami penambahan The composition of shareholders experienced an increase
jumlah saham dengan rincian sebagai berikut: Kabupaten in the number of shares with the following details: Toraja
Toraja sebesar Rp1.500.000.000, Kabupaten Mamuju Utara Regency amounting to Rp1,500,000,000, North Mamuju
sebesar Rp3.000.000.000, dan Koperasi Jasa Kesejahteraan Regency amounting to Rp3,000,000,000, and the Community
Warga PT. Bank Sulselbar sebesar Rp1.827.000.000. Dengan Welfare Services Cooperative of PT. Bank Sulselbar amounting
demikian, total modal disetor menjadi Rp2.227.963.000.000. to Rp1,827,000,000. Thus, the total paid-in capital became
Rp2,227,963,000,000..
Komposisi 20 Pemegang Saham Top 20 Shareholders Composition
Terbesar
Hingga 31 Desember 2025, Bank Sulselbar belum terdaftar As of December 31, 2025, Bank Sulselbar is not listed on the
di Bursa Saham. Oleh karena itu, tidak ada informasi Stock Exchange. Therefore, there is no information regarding the
mengenai komposisi 20 pemegang saham terbesar. composition of the 20 largest shareholders.
Kepemilikan Saham 5% atau Lebih Shareholders Owning 5% or More
Tabel di bawah ini menunjukkan komposisi pemegang saham The table below shows the composition of shareholders who
yang memiliki kepemilikan 5% atau lebih di Bank Sulselbar have ownership of 5% or more in Bank Sulselbar as of January 1,
per 1 Januari 2025 dan 31 Desember 2025. 2025 and December 31, 2025.
Jumlah Lembar % Kepemilikan Jumlah dalam Rupiah
No Nama Pemegang saham Saham Ownership Total (Rp) Shareholder’s Name
1 Provinsi Sulsel 722.436 32,64% 722.436.000.000,00 South Sulawesi Province
2 Kab. Luwu Timur 140.000 6,33% 140.000.000.000,00 East Luwu Regency
Kepemilikan Saham Masyarakat yang Public Share Ownership of Less than 5%
Kurang dari 5%
Tabel Komposisi Pemegang Saham di Bank Sulselbar Table of Shareholder Composition in Bank Sulselbar for Shares
untuk Saham Kurang dari 5% pada 1 Januari 2025 dan 31 Less Than 5% on January 1, 2025 and December 31, 2025.
Desember 2025.
Jumlah Lembar % Kepemilikan Jumlah dalam Rupiah
No Nama Pemegang saham Saham Ownership Total (Rp) Shareholder’s Name
1 Kab. Wajo 107.049 4,80% 107.049.000.000 Wajo Regency
2 Kota Makassar 91.184 4,09% 91.184.000.000 Makassar Municipas
3 Kab. Soppeng 88.849 3,99% 88.849.000.000 Soppeng Regency
4 Kab. Bone 80.439 3,61% 80.439.000.000 Bone Regency
5 Kab. Enrekang 73.542 3,30% 73.542.000.000 Enrekang Regency
6. Kab. Pangkep 71.306 3,20% 71.306.000.000 Pangkep Regency
7. Kab. Selayar 63.349 2,84% 63.349.000.000 Selayar Regency
8. Kab. Pinrang 58.300 2,62% 58.300.000.000 Pinrang Regency
9. Kab. Maros 57.374 2,58% 57.374.000.000 Maros Regency
10. Kab. Barru 54.859 2,46% 54.859.000.000 Barru Regency
11. Kab. Takalar 53.230 2,39% 53.230.000.000 Takalar Regency
12. Kota Pare-pare 48.930 2,20% 48.930.000.000 Parepare Muicipal
BANK SULSELBAR 145
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 146
Profil Perusahaan
Company Profile
Jumlah Lembar % Kepemilikan Jumlah dalam Rupiah
No Nama Pemegang saham Saham Ownership Total (Rp) Shareholder’s Name
13. Provinsi Sulbar 44.769 2,01% 44.769.000.000 West Sulawesi Province
14. Kab. Tana Toraja 43.578 1,96% 43.578.000.000 Jeneponto Regency
15. Kab. Jeneponto 40.597 1,82% 40.597.000.000 Tana Toraja Regency
16. Kota Palopo 34.626 1,55% 34.626.000.000 Palo Municipal
17 Kab. Bantaeng 34.129 1,53% 34.129.000.000 Bantaeng Regency
18. Kab. Luwu 32.805 1,47% 32.805.000.000 Luwu Regency
19. Kab. Sidrap 31.475 1,41% 31.475.000.000 Sidrap Regency
20. Kab. Toraja Utara 30.996 1,39% 30.996.000.000 Sinja Regency
21 Kab. Gowa 30.142 1,35% 30.142.000.000 Gowa Regency
22 Kab. Sinjai 28.696 1,29% 28.696.000.000 North Toraja Regency
23 Kab. Mamuju 23.407 1,05% 23.407.000.000 Mamuju Regency
24 Kab. Polman 21.413 0,96% 21.413.000.000 Polman Regency
25 Kab. Bulukumba 20.420 0,92% 20.420.000.000 Ulukumba Regency
26 Kab. Mamuju Utara 20.395 0,92% 20.395.000.000 Majene Regency
27 Kab. Majene 18.236 0,82% 18.236.000.000 Mamasa Regency
28 Kab. Mamasa 18.219 0,82% 18.219.000.000 North Mamuju Regency
29. Kab. Luwu Utara 17.047 0,77% 17.047.000.000 North Luwu Regency
Koperasi Jasa Kesejahteraan PT. Bank Sulselbar Employee
30. 16.166 0,73% 16.166.000.000
Warga PT. Bank Sulselbar Welfare Cooperative
31. Kab. Mamuju Tengah 10.000 0,45% 10.000.000.000 Central Mamuju Regency
JUMLAH 1.365.527 61,29% 1.365.527.000.000 TOTAL
Kepemilikan Saham Dewan Board of Commissioners and Directors
Komisaris dan Direksi Shareholding
Hingga 31 Desember 2025, baik Dewan Komisaris maupun Until December 31, 2025, neither the Board of Commissioners
Direksi tidak memiliki saham di Bank Sulselbar. nor the Board of Directors have shares in Bank Sulselbar.
Kepemilikan Saham oleh Manajemen Senior Management Shareholding
Senior
Hingga 31 Desember 2025, tidak ada anggota Manajemen Until December 31, 2025, no member of Senior Management
Senior yang memiliki saham di Bank Sulselbar. owns shares in Bank Sulselbar.
Kepemilikan Saham berdasarkan Share Ownership by Classification
Klasifikasi
Hingga 31 Desember 2025, jumlah pemegang saham dan As of December 31, 2025, the number of shareholders and
persentase kepemilikan per akhir tahun buku berdasarkan percentage of ownership as of the end of the financial year based
klasifikasi adalah sebagai berikut: on classification is as follows::
Kepemilikan Jumlah Ownership
Institusi Lokal 33 Institusi local institution
Institusi Asing - foreign institution
Individu Lokal - local individual
Individu Asing - foreign individual
146 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 147
Identitas Pemegang Saham Shareholder Identity
Pemerintah Provinsi Sulsel South Sulawesi Provincial Government
Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan terpilih The Governor of South Sulawesi Province elected during
pada masa periode pemerintahannya the period of his administration automatically becomes
otomatis menjadi Pemegang Saham the Controlling Shareholder of Bank Sulselbar. More
Pengendali Bank Sulselbar. Informasi lebih complete information about the profile of the South
lengkap mengenai profil Pemerintah Provinsi Sulawesi Provincial Government can be seen at the link
Sulawesi Selatan, dapat dilihat pada tautan https://sulselprov.go.id/
https://sulselprov.go.id/
Pemerintah Kab. Luwu Timur East Luwu Regency Government
Bupati Luwu Timur terpilih pada masa The regent of East Luwu who was elected during his reign
periode pemerintahannya otomatis menjadi automatically became a shareholder of Bank Sulselbar.
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil East Luwu Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dapat http://luwutimurkab.go.id/
dilihat pada tautan http://luwutimurkab.
go.id/
Pemerintah Kab. Wajo Wajo Regency Government
Bupati Wajo terpilih pada masa periode Wajo Regent elected during his reign automatically
pemerintahannya otomatis menjadi salah becomes a shareholder of Bank Sulselbar. More complete
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. information about the profile of the Wajo Regency
Informasi lebih lengkap mengenai profil Government can be seen at the link http://wajokab.go.id/
Pemerintah Kabupaten Wajo, dapat dilihat
pada tautan http://wajokab.go.id/
Pemerintah Kota Makasssar Makassar Municipal Government
Walikota Makassar terpilih pada masa The Mayor of Makassar elected during the period
periode pemerintahannya otomatis menjadi of his administration automatically becomes one of
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. the Shareholders of Bank Sulselbar. More complete
Informasi lebih lengkap mengenai profil information about the Makassar Municipal Government
Pemerintah Kota Makassar, dapat dilihat profile can be seen at the link http://makassarkota.go.id/
pada tautan http://makassarkota.go.id/
Pemerintah Kab. Soppeng Soppeng Regency Government.
Bupati Soppeng terpilih pada masa periode The Soppeng Regent who was elected during his reign
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically became a shareholder of Bank Sulselbar.
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil Soppeng Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Soppeng, dapat http://soppengkab.go.id/
dilihat pada tautan http://soppengkab.go.id/
Pemerintah Kab. Enrekang Enrekang Regency Government.
Bupati Enrekang terpilih pada masa periode The Regent of Enrekang elected during his reign
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically becomes a shareholder of Bank Sulselbar.
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil Enrekang Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Enrekang, dapat http://enrekangkab.go.id/
dilihat pada tautan http://enrekangkab.go.id/
Pemerintah Kab. Pangkep Pangkep Regency Government
Bupati Pangkep terpilih pada masa periode The Pangkep Regent who was elected during the period
pemerintahannya otomatis menjadi salah of his reign automatically became a shareholder of Bank
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the Pangkep Regency Government can be seen at the
Pemerintah Kabupaten Pangkep, dapat link https://pangkepkab.go.id/
dilihat pada tautan https://pangkepkab.go.id/
BANK SULSELBAR 147
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 148
Profil Perusahaan
Company Profile
Pemerintah Kab. Bone Bone Regency Government
Bupati Bone terpilih pada masa periode The Regent of Bone who was elected during the period of
pemerintahannya otomatis menjadi salah his reign automatically became one of the Shareholders
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. of Bank Sulselbar. More complete information about the
Informasi lebih lengkap mengenai profil profile of the Bone Regency Government can be seen at
Pemerintah Kabupaten Bone, dapat dilihat the link http://bone.go.id/
pada tautan http://bone.go.id/
Pemerintah Kab. Selayar Selayar Regency Government
Bupati Selayar terpilih pada masa periode The Regent of Selayar who is elected during his reign will
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically become a shareholder of Bank Sulselbar.
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil Selayar Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Selayar, dapat dilihat http://kegununganselayarkab.go.id/
pada tautan http://kepulauanselayarkab.
go.id/
Pemerintah Kab. Pinrang Pinrang Regency Government
Bupati Pinrang terpilih pada masa periode The Regent of Pinrang who was elected during the
pemerintahannya otomatis menjadi salah period of his administration automatically became one
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. of the Shareholders of Bank Sulselbar. More complete
Informasi lebih lengkap mengenai profil information about the profile of the Pinrang Regency
Pemerintah Kabupaten Pinrang, dapat dilihat Government can be seen at the link http://pinrangkab.
pada tautan http://pinrangkab.go.id/ go.id/
Pemerintah Kab. Maros Maros Regency Government
Bupati Maros terpilih pada masa periode The regent of Maros who was elected during his reign
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically became one of the shareholders of Bank
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the Maros Regency Government can be seen at the
Pemerintah Kabupaten Maros, dapat dilihat link http://maroskab.go.id/
pada tautan http://maroskab.go.id/
Pemerintah Kab. Barru Barru Regency Government
Bupati Barru terpilih pada masa periode The Regent of Barru who was elected during the period
pemerintahannya otomatis menjadi salah of his administration automatically became one of
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. the Shareholders of Bank Sulselbar. More complete
Informasi lebih lengkap mengenai profil information about the profile of the Barru Regency
Pemerintah Kabupaten Barru, dapat dilihat Government can be seen at the link http://barrukab.
pada tautan http://barrukab.go.id/ go.id/
Pemerintah Kab. Takalar Takalar Regency Government
Bupati Takalar terpilih pada masa periode The Takalar Regent who was elected during the period of
pemerintahannya otomatis menjadi salah his reign automatically became one of the Shareholders
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. of Bank Sulselbar. More complete information about the
Informasi lebih lengkap mengenai profil profile of the Takalar Regency Government can be seen
Pemerintah Kabupaten Takalar, dapat dilihat at the link http://takalarkab.go.id/
pada tautan http://takalarkab.go.id/
Pemerintah Kota Pare-pare Pare-pare Municipal Government
Walikota Pare-pare terpilih pada masa The Mayor of Pare-Pare who was elected during the
periode pemerintahannya otomatis menjadi period of his administration automatically became one
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. of the Shareholders of Bank Sulselbar. More complete
Informasi lebih lengkap mengenai profil information about the profile of the Pare-pare Municipal
Pemerintah Kota Pare-pare, dapat dilihat Government can be seen at the link http://pareparekota.
pada tautan http://pareparekota.go.id/ go.id/
148 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 149
Pemerintah Provinsi Sulbar West Sulawesi Provincial Government
Gubernur Provinsi Sulawesi Barat terpilih The Governor of West Sulawesi Province who was elected
pada masa periode pemerintahannya during the period of his administration automatically
otomatis menjadi Pemegang Saham became the Controlling Shareholder of Bank Sulselbar.
Pengendali Bank Sulselbar. Informasi lebih More complete information about the profile of the West
lengkap mengenai profil Pemerintah Provinsi Sulawesi Provincial Government can be seen at the link
Sulawesi Barat, dapat dilihat pada tautan https://www.sulbarprov.go.id/
https://www.sulbarprov.go.id/
Pemerintah Kab. Jeneponto Jeneponto Regency Government
Bupati Jeneponto terpilih pada masa periode The Jeneponto Regent, who was elected during his reign,
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically becomes a shareholder of Bank Sulselbar.
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil Jeneponto Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Jeneponto, dapat http://jenepontokab.go.id/
dilihat pada tautan http://jenepontokab.
go.id/
Pemerintah Kab. Tana Toraja Tana Toraja Regency Government
Bupati Tana Toraja terpilih pada masa The regent of Tana Toraja who was elected during the
periode pemerintahannya otomatis menjadi period of his reign automatically became a shareholder
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. of Bank Sulselbar. More complete information about the
Informasi lebih lengkap mengenai profil profile of the Tana Toraja Regency Government can be
Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, dapat seen at the link http://tanatorajakab.go.id/
dilihat pada tautan http://tanatorajakab.
go.id/
Pemerintah Kota Palopo Palopo Municipal Government
Walikota Palopo terpilih pada masa periode The Mayor of Palopo who was elected during his reign
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically became a shareholder of Bank Sulselbar.
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil Palopo Municipal Government can be seen at the link
Pemerintah Kota Palopo, dapat dilihat pada http://palopokota.go.id/
tautan http://palopokota.go.id/
Pemerintah Kab. Bantaeng Bantaeng Regency Government
Bupati Bantaeng terpilih pada masa periode The regent of Bantaeng elected during the period of
pemerintahannya otomatis menjadi salah his reign automatically becomes a shareholder of Bank
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the Bantaeng Regency Government can be seen at the
Pemerintah Kabupaten Bantaeng, dapat link http://bantaengkab.go.id/
dilihat pada tautan http://bantaengkab.go.id/
Pemerintah Kab. Luwu Luwu Regency Government
Bupati Luwu terpilih pada masa periode The regent of Luwu who was elected during his reign
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically became one of the shareholders of Bank
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the Luwu Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Luwu, dapat dilihat http://luwukab.go.id/
pada tautan http://luwukab.go.id/
Pemerintah Kab. Sidrap Sidrap Regency Government
Bupati Sidrap terpilih pada masa periode The Sidrap Regent elected during the period of his
pemerintahannya otomatis menjadi salah administration automatically becomes a shareholder of
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Bank Sulselbar. More complete information about the
Informasi lebih lengkap mengenai profil profile of the Sidrap Regency Government can be seen at
Pemerintah Kabupaten Sidrap, dapat dilihat the link https://sidrapkab.go.id/
pada tautan https://sidrapkab.go.id/
BANK SULSELBAR 149
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 150
Profil Perusahaan
Company Profile
Pemerintah Kab. Sinjai Sinjai Regency Government
Bupati Sinjai terpilih pada masa periode The regent of Sinjai elected during his reign automatically
pemerintahannya otomatis menjadi salah becomes a shareholder of Bank Sulselbar. More complete
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. information about the profile of the Sidrap Regency
Informasi lebih lengkap mengenai profil Government can be seen at the link http://sinjaikab.
Pemerintah Kabupaten Sidrap, dapat dilihat go.id/
pada tautan http://sinjaikab.go.id/
Pemerintah Kab. Gowa Gowa Regency Government
Bupati Gowa terpilih pada masa periode The Regent of Gowa elected during his reign
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically becomes one of the Shareholders of Bank
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the Gowa Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Gowa, dapat dilihat http://gowakab.go.id/
pada tautan http://gowakab.go.id/
Pemerintah Kab. Toraja Utara North Toraja Regency Government
Bupati Toraja Utara terpilih pada masa The regent of North Toraja who was elected during his
periode pemerintahannya otomatis menjadi reign automatically became a shareholder of Bank
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the North Toraja Regency Government can be seen at
Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, dapat the link http://torajautarakab.go.id/
dilihat pada tautan http://torajautarakab.
go.id/
Pemerintah Kab. Mamuju Mamuju Regency Government
Bupati Mamuju terpilih pada masa periode The regent of Mamuju who was elected during the
pemerintahannya otomatis menjadi salah period of his administration automatically became one
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. of the Shareholders of Bank Sulselbar. More complete
Informasi lebih lengkap mengenai profil information about the profile of the Mamuju Regency
Pemerintah Kabupaten Mamuju, dapat Government can be seen at the link http://mamujukab.
dilihat pada tautan http://mamujukab.go.id/ go.id/
Pemerintah Kab. Polewali Mandar Polewali Mandar Regency Government
Bupati Polman terpilih pada masa periode Polman Regent elected during the period of his
pemerintahannya otomatis menjadi salah administration automatically becomes one of the
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Shareholders of Bank Sulselbar. More complete
Informasi lebih lengkap mengenai profil information about the profile of the Polman
Pemerintah Kabupaten Polman, dapat dilihat Regency Government can be seen at the link http://
pada tautan http://poliwalimandarkab.go.id/ poliwalimandarkab.go.id/
Pemerintah Kab. Bulukumba Bulukumba Regency Government
Bupati Bulukumba terpilih pada masa The Bulukumba Regent who was elected during his reign
periode pemerintahannya otomatis menjadi automatically became a shareholder of Bank Sulselbar.
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil Bulukumba Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Bulukumba, dapat http://bulukumbakab.go.id/
dilihat pada tautan http://bulukumbakab.
go.id/
150 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 151
Pemerintah Kab. Majene Majene Regency Government
Bupati Majene terpilih pada masa periode Majene Regent elected during the period of his
pemerintahannya otomatis menjadi salah administration automatically becomes a shareholder of
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Bank Sulselbar. More complete information about the
Informasi lebih lengkap mengenai profil profile of the Majene Regency Government can be seen
Pemerintah Kabupaten Majene, dapat dilihat at the link http://majenekab.go.id/
pada tautan http://majenekab.go.id/
Pemerintah Kab. Mamasa Mamasa Regency Government
Bupati Mamasa terpilih pada masa periode The Mamasa Regent who was elected during his reign
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically became a shareholder of Bank Sulselbar.
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil Mamasa Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Mamasa, dapat http://mamasakab.go.id/
dilihat pada tautan http://mamasakab.go.id/
Pemerintah Kab. Mamuju Utara North Mamuju Regency Government
Bupati Mamuju Utara terpilih pada masa The regent of North Mamuju elected during his reign
periode pemerintahannya otomatis menjadi automatically becomes one of the Shareholders of Bank
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the North Mamuju Regency Government can be seen
Pemerintah Kabupaten Mamuju Utara, dapat at the link http://matrakab.go.id/
dilihat pada tautan http://matrakab.go.id/
Pemerintah Kab. Luwu Utara North Luwu Regency Government
Bupati Luwu Utara terpilih pada masa The regent of North Luwu elected during his reign
periode pemerintahannya otomatis menjadi automatically becomes a shareholder of Bank Sulselbar.
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil North Luwu Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, dapat http://luwuutarakab.go.id/
dilihat pada tautan http://luwuutarakab.
go.id/
Pemerintah Kab. Mamuju Tengah Central Mamuju Regency Government
Bupati Mamuju Tengah terpilih pada masa The regent of Central Mamuju elected during his reign
periode pemerintahannya otomatis menjadi automatically becomes one of the Shareholders of Bank
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the Central Mamuju Regency Government can be
Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, seen at the link http://www.mamujutengahkab.go.id/
dapat dilihat pada tautan http://www.
mamujutengahkab.go.id/
Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga PT. Bank PT. Bank Sulselbar Employee Welfare Cooperative
Sulselbar The chairman of the management of the PT. Bank
Ketua pengurus Koperasi Jasa Kesejahteraan Sulselbar Employee Welfare Cooperative selected
Warga PT. Bank Sulselbar terpilih pada masa during the management period automatically becomes
periode kepengurusan otomatis menjadi a Shareholder of Bank Sulselbar.
Pemegang Saham Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR 151
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 152
Profil Perusahaan
Company Profile
PEMEGANG SAHAM UTAMA DAN PENGENDALI
Ultimate and Controlling Shareholders
Kepemilikan saham mayoritas Bank Sulselbar dimiliki oleh The majority share ownership of Bank Sulselbar is held by the
Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan dengan Regional Government of South Sulawesi Province, which owns
kepemilikan saham sebesar 32,64%. Dengan demikian, 32.64% of the shares. Therefore, the Main Shareholder and
Pemegang Saham Utama dan Pengendali Bank Sulselbar Controller of Bank Sulselbar is the Regional Government of
adalah Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. South Sulawesi Province. The main shareholder and controlling
Pemegang saham utama dan pemegang saham pengendali shareholder do not possess any indirect share ownership.
tidak memiliki kepemilikan saham secara tidak langsung.
PEMERINTAH PROVINSI
SULAWESI SELATAN
32,64%
DAFTAR ENTITAS ANAK, ENTITAS ASOSIASI
DAN PERUSAHAAN VENTURA BERSAMA
List of Subsidiaries, Associates, and Joint Ventures
Per 31 Desember 2025, Bank Sulselbar tidak memiliki As of December 31, 2025, Bank Sulselbar did not have any
Entitas Anak, Entitas Asosiasi, maupun perusahaan ventura subsidiaries, associates, or joint ventures. Therefore, the following
bersama. Oleh karena itu, informasi berikut tidak tersedia: information is not available: names of subsidiaries, associates,
nama entitas anak, asosiasi, dan perusahaan ventura and joint ventures; percentage of share ownership; information
bersama; persentase kepemilikan saham; keterangan on business fields; and the operational status of subsidiaries,
tentang bidang usaha; serta status operasi entitas anak, associates, and joint ventures (whether they are operational or
entitas asosiasi, dan perusahaan ventura bersama (apakah not).
telah beroperasi atau belum).
Struktur Grup Perusahaan Senior Management Shareholding
Sampai dengan 31 Desember 2025, Bank Sulslebar tidak As of December 31, 2025, Bank Sulselbar does not have any
memiliki Entitas Anak, Entitas Asosiasi, Joint Venture dan subsidiaries, associated entities, joint ventures, or special purpose
Special Purpose Vehicle (SPV). vehicles (SPVs).
PEMERINTAH PROVINSI PEMERINTAH KOTA/KAB
SULAWESI BARAT SE - SULAWESI SELATAN
2,01% 59,83%
PEMERINTAH PROVINSI PEMERINTAH KOTA/KAB KOPERASI JASA
SULAWESI SELATAN SE - SULAWESI BARAT KESEJAHTERAAN WARGA
32,43% 5,01% 0,73%
152 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 153
INFORMASI KELOMPOK USAHA BANK
Banking Group Information Information
Sampai dengan 31 Desember 2025, Bank Sulselbar belum As of December 31, 2025, Bank Sulselbar has not been
tergabung dalam Kelompok Usaha Bank, sehingga tidak incorporated into the Bank Business Group, so there is no
ada informasi mengenai struktur Kelompok Usaha Bank, information regarding the structure of the Bank Business Group,
hubungan kepengurusan dalam Kelompok Usaha Bank, management relationships within the Bank Business Group, and
dan pemegang saham yang bertindak atas nama pemegang shareholders acting on behalf of other shareholders.
saham lainnya.
Kronologi Penerbitan Saham Senior Management Shareholding
Hingga 31 Desember 2025, Bank Sulselbar belum As of December 31, 2025, Bank Sulselbar has not listed its
mencatatkan saham di bursa manapun, sehingga tidak ada shares on any stock exchange. Therefore, there is no information
informasi mengenai kronologi pencatatan saham, perubahan regarding the listing chronology, changes in the number of shares,
jumlah saham, dan nama bursa tempat saham perusahaan and the name of the stock exchange where the company’s shares
dicatatkan. are listed.
Kronologi Penerbitan Obligasi dan/ Chronology of Bond Issuance and/or
atau Pencatatan Efek Lainnya Listing of Other Securities
Sampai dengan 31 Desember 2025, Bank Sulselbar belum As of December 31, 2025, Bank Sulselbar has not issued bonds
menerbitkan obligasi atau efek lainnya, sehingga tidak or other securities. Therefore, there is no information regarding
ada informasi mengenai kronologi penerbitan dan/atau the issuance and/or listing of bonds and other securities.
pencatatan obligasi serta efek lainnya.
Aksi Korporasi Corporate Actions
Sampai dengan 31 Desember 2025, Bank Sulsebar tidak As of December 31, 2025, Bank Sulselbar has not issued any
melakukan penerbitan obligasi, adapun obligasi yang masih bonds. The outstanding bonds amount to IDR 1,012 billion.
aktif mencapai Rp. 1.012 miliar.
Rating
Tanggal Tanggal Jatuh Tenor Mata Nominal
Nama Obligasi dan Sukuk Penerbitan Tempo (tahun) Kupon Uang (Rp miliar) 2025 2024
Obligasi Berkelanjutan II
18 November 18 November idA+ idA+
Bank Sulselbar Tahap II 5 8.75 IDR 392
2020 2025 (Pefindo) (Pefindo)
Seri B
Obligasi Berkelanjutan
29 Desember 29 Desember idA+ idA+
III Bank Sulselbar Tahap 5 6.95 IDR 620
2021 2026 (Pefindo) (Pefindo)
I Seri B
BANK SULSELBAR 153
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 154
Profil Perusahaan
Company Profile
INFORMASI PENGGUNAAN JASA AKUNTAN PUBLIK
Information on the Use of Public Accounting Services
KANTOR
AKUNTAN
PUBLIK
Public Accounting
Firm
Nama Kantor Akuntan Publik Nama AP
Name of Public Accounting Firm Permit Number
Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Ary Daniel Hartanto, SE., Ak., CA,
Retno, Palilingan & Rekan CPA, SAS
Alamat KAP Periode Penugasan AP Periode Penugasan KAP
Firm Address PA Engagement Period PA Firm Engagement Period
UOB Plaza 42nd & 30th Floor
Jl. MH. Thamrin Lot 8-10 Central 2025 2025
Jakarta 10230 -Indonesia
Jaringan Asosiasi
Nomor Telepon Association Network
Phone Number
Ikatan Akuntan Indonesia
+62 21 2993 2121 (Hunting),
+62 21 3144003
Jasa Audit
Audit Services
Email & Website
Email & Website Konsultan Jasa Keuangan
jkt-office@pkfhadiwinata.com
www.pkfhadiwinata.com Biaya Jasa Audit
Audit Service Fees
Rp.769.230.000,-
Nomor Izin
Permit Number
Biaya Jasa Non Audit
No.STTD.KAP-14/PM.22/2018 Non-Audit Service Fees
Nihil
154 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 155
DAFTAR NAMA DAN ALAMAT LEMBAGA PROFESI PENUNJANG
List of Names and Addresses of Supporting Professional Institutions
KONSULTAN HUKUM PERUSAHAAN PEMERINGKAT EFEK
Law Consultant Marketable securities Rating Company
Nama | Name : Nama | Name :
Law firm Rudal & Parners PT Pemeringkat Efek Indonesia
Alamat | Alamat : Alamat | Alamat :
Official Area Hotel Claro Jl. AP Panin Power Senayan City,
Pettarani No.3 Mannuruki Tamalate Lantai 17
Kota Makassar
NOTARIS BURSA PENCATATAN EFEK
Notary Public Stock Listing Exchange
Nama | Name : Nama | Name :
Rakhmawati Laica Marzuki, SH Bursa Efek Indonesia
Alamat | Alamat : Alamat | Alamat :
Jl. Lamaddukelleng No.56, Losari, Gedung Bursa Efek Indonesia,
Kec. Makassar, Kota Makassar, Tower I
Sulawesi Selatan 90113
WALI AMANAT BANK KUSTODIAN
trustee Custodian Bank
Nama | Name : Nama | Name :
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rakhmawati Laica Marzuki, SH
Alamat | Alamat : Alamat | Alamat :
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav 36 - 38 Jl. Lamaddukelleng No.56, Losari,
Jakarta 12190 Kec. Makassar, Kota Makassar,
Sulawesi Selatan 90113
KEUANGAN
Finance
Nama | Name :
Akuntan Publik Paul Hadiwinata, Hidajat,
Arsono, Retno, Palilingan dan Rekan
Alamat | Alamat :
UOB Plaza Lantai 30, Jl. M.H. Thamrin Lot 8-10, Kel.
Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat
BANK SULSELBAR 155
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 156
Profil Perusahaan
Company Profile
PENGHARGAAN DAN
SERTIFIKAT YANG DIRAIH
SELAMA 2025
Awards and Certificates Achieved
During 2025
PENGHARGAAN REGIONAL
1. Penghargaan kepada Bank Sulselbar atas PJP Partisipasif kategori Collaborative
and High Impact Payment System Appreciation (CHAPTER) 2025
2. Penghargaan dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulsel (KPID) atas BUMD
Bank Sulselbar Peduli Penyiaran pada KPID Awards 2025 Sulawesi Selatan.
3. Penghargaan atas PJP Partisipasif kategori Collaborative and High Impact
Payment System Appreciation (CHAPTER) 2025.
4. Penghargaan dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulsel (KPID) atas BUMD
Bank Sulselbar Peduli Penyiaran pada KPID Awards Sulawesi Selatan.
1. Award to Bank Sulselbar for Participatory PJP in the Collaborative and High Impact
Payment System Appreciation (CHAPTER) 2025 category.
2. Award from the Indonesian Broadcasting Commission of South Sulawesi (KPID) for
the Regional-Owned Enterprise (BUMD) Bank Sulselbar Cares for Broadcasting at the
2025 KPID Awards in South Sulawesi.
3. Award for Participatory PJP in the Collaborative and High Impact Payment System
Appreciation (CHAPTER) 2025 category.
4. Award from the Indonesian Broadcasting Commission of South Sulawesi (KPID) for
the Regional-Owned Enterprise (BUMD) Bank Sulselbar Cares for Broadcasting at the
KPID Awards in South Sulawesi.
156 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 157
PENGHARGAAN NASIONAL
1) Juara 1 Gerak Syariah Award kategori PUJK Syariah Literasi 1) 1st Place in the Gerak Syariah Award for the Most Viral Literacy
Terviral tahun 2025 di Jakarta oleh Otoritas Jasa Keuangan of Sharia Financial Services Institutions (PUJK Sharia) in 2025 in
Pusat; Jakarta by the Central Financial Services Authority.
2) Juara 2 Gerak Syariah Award kategori PUJK Syariah Literasi 2) 2nd Place in the Gerak Syariah Award for the Most Active Literacy
Teraktif tahun 2025 di Jakarta oleh Otoritas Jasa Keuangan of Sharia Financial Services Institutions (PUJK Sharia) in 2025 in
Pusat; Jakarta by the Central Financial Services Authority.
3) Juara 2 Gerak Syariah Award kategori PUJK Syariah Literasi 3) 2nd Place in the Gerak Syariah Award for the Most Massive
Termasif tahun 2025 di Jakarta oleh Otoritas Jasa Keuangan Literacy of Sharia Financial Services Institutions (PUJK Sharia) in
Pusat; 2025 in Jakarta by the Central Financial Services Authority.
4) Juara 2 Gerak Syariah Award kategori PUJK Syariah Inklusi 4) 2nd Place in the Gerak Syariah Award for the Highest Inclusive
Tertinggi tahun 2025 di Jakarta; Sharia Financial Services Institutions (PUJK Sharia) in 2025 in
5) Penghargaan Paritrana Award 2025 dari BPJS Jakarta.
Ketenagakerjaan. Paritrana award merupakan apresiasi 5) The 2025 Paritrana Award from BPJS Ketenagakerjaan. The
tertinggu untuk Bank Sulselbar sebagai perusahaan besar Paritrana Award is the highest recognition for Bank Sulselbar
yang mendukung program BPJS ketenagakerjaan serta as a major company supporting the BPJS Ketenagakerjaan
kepatuhan yang baik dalam mengimplementasi jaminan program and demonstrating strong compliance in implementing
sosial ketenagakerjaan; employment social security.
6) Penghargaan pada kegiatan Bisnis Indonesia Award 2025 6) Award at the 2025 Bisnis Indonesia Award in the Outstanding
category Outstanding Performance in Regional Sharia Banking Performance in Regional Sharia Banking category in Jakarta.
di Jakarta; 7) Award from Artajasa to Bank Sulselbar at the 2025 ATM
7) Penghargan oleh Artajasa kepada Bank Sulselbar pada Bersama Awards in the category of Most Transaction Growth
kegiatan ATM Bersama Award Tahun 2025 untuk kategori Issuer.
The Most Transaction Growth Issuer; 8) Award from the Financial Services Authority at the 2025
8) Penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan pada Bulan Inklusi Financial Inclusion Month (BIK) Award in the category of Most
Keuangan (BIK) Award 2025 ketegori IJK Pendorong Literasi Active Financial Literacy and Inclusion Driver for the Student
dan Inklusi Keuangan Teraktif Segmentasi Pelajar; Segmentation.
9) Juara 3 Penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan Pusat 9) Award from the Central Financial Services Authority in the
pada Financial Award Kategori PUJK dengan Sekolah Idaman Financial Awards category for PUJK with the Best Dream School.
Terbaik; 10) Award to Bank Sulselbar for the Platinum Award for Best
10) Penghargaan kepada Bank Sulselbar atas Platinum Award Acquiring Bank ATM at the PRIMA AWARD 2025 in collaboration
Best Acquiring Bank ATM pada PRIMA AWARD 2025 in with INFOBANK.
Collaboration with INFOBANK; 11) Best BPKH Annual Meeting & Hajj Banking Award 2 (Bank
11) BPKH Annual Meeting & Hajj Banking Award Terbaik 2 Sulselbar Syariah) The Best Hajj Registration Target Achievement
(Bank Sulselbar Syariah) The Best Hajj Registration Target Bank 2025 in Jakarta.
Achievement Bank 2025 di Jakarta; 12) Best BPKH Annual Meeting & Hajj Banking Award 2 (Bank
12) BPKH Annual Meeting & Hajj Banking Award Terbaik 2 Sulselbar Syariah) The Best of Young Hajj Pilgrims Registration
(Bank Sulselbar Syariah) The Best of Young Hajj Pilgrims Bank 2025 in Jakarta.
Registration Bank 2025 di Jakarta; 13) BPKH Annual Meeting & Hajj Banking Award 2nd Best (Bank
13) BPKH Annual Meeting & Hajj Banking Award Terbaik 2 (Bank Sulselbar Syariah) The Best of Hajj Registration & AUM
Sulselbar Syariah) The Best of Hajj Registration & AUM Contribution Bank 2025 in Jakarta
Contribution Bank 2025 di Jakarta; 14) 1st Place for Best Mobile Banking Performance & BPD-SI
14) Peringkat 1 Performa Mobile Banking Terbaik & Customer Customer Service 2025
Service BPD-SI 2025; 15) Best Mobile Banking Performance Award 2024-2025 awarded
15) Penghargaan Performa Terbaik Mobile Banking 2024-2025 by INFOBANK and Marketing Research Indonesia (MRI)
yang diberikan oleh INFOBANK dan Marketing Research 16) Best BPD Customer Service Performance Award 2024-2025
Indonesia (MRI); awarded by INFOBANK and Marketing Research Indonesia
16) Penghargaan Performa Terbaik Customer Service BPD (MRI)
2024-2025 yang diberikan oleh INFOBANK dan Marketing
Research Indonesia (MRI).
BANK SULSELBAR 157
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 158
Profil Perusahaan
Company Profile
INFORMASI WEBSITE PERUSAHAAN
Corporate Website Overview
Bank Sulselbar berkomitmen untuk terus meningkatkan Bank Sulselbar is dedicated to enhancing transparency and
penerapan prinsip keterbukaan dan pelaksanaan tata the implementation of Good Corporate Governance (GCG),
kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) particularly for shareholders, customers, the community,
khususnya kepada pemegang saham, pelanggan, government, and other stakeholders. This commitment is
masyarakat, pemerintah, serta pemangku kepentingan demonstrated through the information provided on our official
lainnya melalui penyajian informasi pada website utama website .
www.banksulselbar.co.id.
Selain itu, Bank Sulselbar juga telah memenuhi informasi In addition, Bank Sulselbar complies with the information
yang wajib dimuat sesuai dengan pasal 6 Peraturan Otoritas disclosure requirements set forth in Article 6 of the Financial
Jasa Keuangan (POJK) No. 8/POJK.4/2015 tentang Situs Services Authority Regulation (POJK) No. 8/POJK.4/2015
Web Emiten atau Perusahaan Publik, dimana Emiten atau concerning Issuer or Public Company Websites. Issuers or Public
Perusahaan Publik wajib menyampaikan informasi sebagai Companies are mandated to provide the following information:
berikut:
1. Informasi Umum Emiten atau Perusahaan Publik 1. General Information on Issuers or Public Companies
2. Informasi Bagi Pemodal atau Investor 2. Investor Relations Information
3. Informasi Tata Kelola Perusahaan 3. Corporate Governance Information
4. Informasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan 4. Corporate Social Responsibility Information
Ada pun website Bank Sulselbar antara lain berisikan: The Bank Sulselbar website also features the following sections:
1. Corporate Site 1. Corporate Site
a. Profil Perusahaan dan Akses Informasi a. Company Profile and Information Access
Secara lengkap, Bank menginformasikan profil The Bank provides comprehensive information about its
perusahaan, mulai dari visi, misi, logo, sejarah profile, including its vision, mission, logo, a brief history
berdirinya perusahaan secara singkat, struktur of its founding, organizational structure, and any awards
organisasi hingga penghargaan apa saja yang telah received. The website also profiles individuals who serve
diterima Bank. Bank juga menampilkan profil as administrators and supervisors overseeing Bank
individu yang menjabat pengurus dan pengawas yang Sulselbar’s operations.
menjalankan bisnis Bank Sulselbar.
b. Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi dan b. Human Resources, Information Technology, and Risk
Manajemen Risiko Management
Bank menginformasikan juga akan dukungan Sumber The Bank highlights its Human Capital and Information
Daya Manusia serta Teknologi Informasi yang Technology capabilities, highlighting their essential role
dimilikinya sebagai mitra dalam menjalankan bisnis, in business operations and the Bank’s commitment to
serta apresiasi yang dilakukan oleh Bank dalam maintaining high-quality human resources to support its
menjaga kualitas SDM agar senantiasa optimal dalam vision and mission.
mendukung visi dan misi bank.
c. Jaringan c. Network
Dalam kanal Jaringan, Bank menginformasikan In the Network section, the Bank provides addresses and
alamat dan lokasi seluruh kantor cabang, kantor kas, locations of all branch offices, cash offices, ATM locations,
lokasi ATM, office channelling serta keberadaan mobil and Mobile Cash services, facilitating easy access for the
kas, dalam upaya memudahkan masyarakat dan public and customers to conduct financial transactions.
nasabah bila ingin melakukan transaksi keuangan.
158 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 159
d. Privacy and Policy d. Privacy and Policy
Disini, pengunjung dapat menghitung/ Visitors can utilize loan calculators and simulators
mensimulasikan perhitungan kredit yang ditawarkan provided on the website provided by the Bank, estimating
oleh Bank. Nasabah dapat memperkirakan jangka terms and types of interest. This section also addresses
waktu dan jenis bunganya. Kanal Privacy and Policy the confidentiality of information held by website
disini adalah yang terkait dengan kerahasiaan visitors.
informasi yang dimiliki pengunjung website.
2. Layanan 2. Services
a. Simpanan, Pinjaman, Jasa Bank, Syariah, ATM dan a. Savings, Loans, Banking Services, Sharia, ATM, and Forex
Valas
Kanal ini menginformasikan produk-produk yang This section offers information about the products
ditawarkan Perusahaan bagi seluruh lapisan available to all segments of society, detailing advantages,
masyarakat dengan keunggulan, manfaat, biaya dan benefits, costs, and requirements for those interested in
persyaratan bila pengunjung ingin bergabung. engaging.
b. Garansi Bank b. Bank Guarantee
Disini juga diinformasikan tentang kredit baik Information regarding both conventional and Sharia
konvensional maupun syariah dan jasa perbankan loans and other banking services is also available.
lainnya.
3. Informasi 3. Information
• Overview, Berita, Artikel, Galeri, Pengumuman dan • Overview, News, Articles, Galleries, Announcements, and
Informasi Keuangan dan Non Keuangan Financial and Non-Financial Information
Bank memberikan informasi baik yang terkait dengan The bank provides information related to both finance
keuangan maupun non keuangan, berupa berita and non-finance, in the form of current news and
terkini dan pengumuman bagi seluruh nasabah/ announcements for all customers/consumers. The
konsumen. Bank juga memberikan file yang dapat bank also provides files that can be downloaded if the
di download bila masyarakat yang berkepentingan interested public wants to know the latest financial
ingin mengetahui posisi keuangan terakhir dari position of the company.
perusahaan.
4. SBDK 4. SBDK
• Suku Bunga Dasar Kredit • Standard Prime Lending Rate (SBDK)
Memberikan informasi terkini mengenai suku bunga Providing the latest information on the basic interest
dasar (Prime Lending Rate) yang dimiliki oleh Bank rate (Prime Lending Rate) owned by Bank Sulselbar,
Sulselbar, sebagai penetapan suku bunga kredit yang as a determinant of the credit interest rate that will be
akan dikenakan oleh Bank kepada nasabah. charged by the Bank to customers.
5. Kontak 5. Contact Us
Menyediakan template bagi pengunjung website Templates are available for visitors who wish to request
bila ingin mendapat informasi lebih lanjut atau further information or submit complaints to Bank Sulselbar.
menyampaikan keluhan kepada Bank Sulselbar.
6. Karir 6. Career
Memberikan informasi akan adanya posisi yang terbuka This section provides information on open positions for
bagi masyarakat yang ingin bergabung memajukan Bank individuals interested in contributing their expertise and
Sulselbar dengan keahlian dan potensi yang dimiliki. potential to the advancement of Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR 159
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 160
PENDUKUNG BISNIS Business Support
Page 161
Page 162
Pendukung Bisnis
Business Support
SUMBER DAYA MANUSIA
Human Resources
Di industri perbankan, modal bisa dihitung, teknologi bisa In the banking industry, capital can be calculated, and technology
dibeli, tetapi keunggulan sejati lahir dari manusia yang can be acquired, but true excellence is born from the people who
menggerakkannya. Bagi Bank Sulselbar, Sumber Daya drive it. For Bank Sulselbar, Human Resources are the heartbeat
Manusia adalah denyut nadi yang memastikan strategi that ensures strategies are executed, services come alive, and
berjalan, layanan hidup, dan kepercayaan publik tetap public trust is maintained. Amid increasingly intense competition
terjaga. Di tengah kompetisi yang makin tajam dan disrupsi and unavoidable digital disruption, the quality of the Bank’s
digital yang tak terelakkan, kualitas insan Bank menjadi people becomes the key differentiator.
pembeda utama.
Semangat itu dirangkum dalam budaya perusahaan This spirit is encapsulated in the corporate culture “Prioritas
“Prioritas Prima”. Bukan sekadar slogan, melainkan DNA Prima.” Not merely a slogan, but a working DNA that shapes
kerja yang membentuk karakter organisasi. Profesionalisme the character of the organization. Professionalism drives every
mendorong setiap pegawai untuk bekerja cepat, tepat, dan employee to work quickly, precisely, and accurately—mastering
akurat—menguasai kompetensi, memahami risiko, dan competencies, understanding risks, and delivering solutions.
menghadirkan solusi. Inovasi menuntut keberanian keluar Innovation demands the courage to move beyond conventional
dari pola lama, melahirkan layanan yang relevan dengan patterns, creating services that are relevant to an increasingly
kebutuhan masyarakat yang kian digital. Kerjasama menjadi digital society. Collaboration serves as the foundation of synergy.
fondasi sinergi. Bank bukanlah kerja individu, melainkan A bank is not an individual effort, but a solid team orchestration.
orkestrasi tim yang solid. Di saat yang sama, Integritas At the same time, Integrity becomes the moral anchor. In
menjadi jangkar moral. Di industri yang bertumpu pada trust, an industry built on trust, honesty and compliance are non-
kejujuran dan kepatuhan adalah harga mati. Tanpa integritas, negotiable. Without integrity, reputation collapses instantly.
reputasi runtuh dalam sekejap.
Semua itu bermuara pada Layanan Prima—melayani dengan All of this ultimately leads to Excellent Service—serving
sepenuh hati, cepat, ramah, dan bernilai tambah. Di sanalah wholeheartedly, promptly, courteously, and with added value. This
wajah Bank Sulselbar hadir di hadapan nasabah. Pada is where Bank Sulselbar presents itself to customers. Ultimately,
akhirnya, “Prioritas Prima” bukan hanya budaya, melainkan “Prioritas Prima” is not merely a culture, but a collective energy
energi kolektif yang membuat Bank Sulselbar terus tumbuh, that enables Bank Sulselbar to continue growing, adapting, and
adaptif, dan relevan di hati masyarakat. remaining relevant in the hearts of the people.
Strategi Pengembangan Sumber Human Capital Development Strategy
Daya Manusia
Di tengah transformasi industri perbankan yang semakin Amid the increasingly dynamic transformation of the banking
dinamis, Bank Sulselbar menempatkan pengembangan industry, Bank Sulselbar places Human Capital development as
Sumber Daya Manusia sebagai strategi inti, bukan sekadar a core strategy, not merely a supporting function. Through the
fungsi pendukung. Melalui penyusunan Blueprint Human preparation of the Human Capital Blueprint 2025–2029, Bank
Capital 2025–2029, Bank Sulselbar membangun fondasi Sulselbar builds a well-directed, integrated, and stakeholder-
162 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 163
pengelolaan SDM yang terarah, terintegrasi, dan selaras aligned human resource management foundation that is aligned
dengan kebutuhan pemangku kepentingan serta arah bisnis with long-term business direction.
jangka panjang .
Penyusunan Cetak Biru Sumber Daya Manusia (Blueprint The preparation of the Human Capital Blueprint 2025–2029
Human Capital) Bank Sulselbar 2025- 2029 disusun is based on a fundamental framework where all organizational
berdasarkan kerangka dasar dimana seluruh kegiatan activities must begin with understanding stakeholder needs and
organisasi/bank harus di awali dengan memahami kebutuhan the business ecosystem faced by the Bank, which is translated
stakeholders (pemangku kepentingan) dan ekosistem bisnis into five key pillars:
yang dihadapi oleh bank tersebut yang diterjemahkan dalam
5 (lima) pilar penting yang utama, yakni:
1. Kepemimpinan; kemampuan seseorang untuk 1. Leadership; the ability to influence, guide, and direct
mempengaruhi, membimbing, dan mengarahkan orang individuals or groups to achieve common goals. A leader
lain atau sebuah kelompok untuk mencapai tujuan plays a crucial role in inspiring, motivating, and coordinating
bersama. Seorang pemimpin memiliki peran penting team efforts to achieve desired outcomes.
dalam menginspirasi, memotivasi, dan mengoordinasikan
upaya tim untuk mencapai hasil yang diinginkan. 2. System; a unified entity consisting of interconnected
2. Sistem; suatu kesatuan yang terdiri dari komponen- components that interact to achieve specific objectives.
komponen atau elemen-elemen yang saling berhubungan These components work together in an organized manner to
dan berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu. produce desired functions or outcomes.
Komponen-komponen ini bekerja bersama-sama secara
terorganisir untuk menghasilkan suatu fungsi atau hasil
yang diinginkan.
3. Proses; rangkaian tindakan, perbuatan, atau kegiatan 3. Process; a series of interrelated and sequential actions
yang saling berhubungan dan berurutan, yang dilakukan undertaken to achieve specific outcomes or objectives,
untuk mencapai suatu hasil atau tujuan tertentu. Proses involving time, energy, resources, and transformation.
ini bisa melibatkan berbagai elemen, seperti waktu,
energi, sumber daya, dan perubahan.
4. Teknologi; keseluruhan sarana untuk menyediakan 4. Technology; all means used to provide goods and services
barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan necessary for human survival and comfort. In essence,
kenyamanan hidup manusia. Sederhananya, teknologi technology is the application of knowledge to create tools,
adalah penerapan ilmu pengetahuan untuk menciptakan systems, or processes that solve problems and enhance
alat, sistem, atau proses yang dapat membantu kita quality of life.
menyelesaikan masalah dan meningkatkan kualitas
hidup.
5. Human Capital Management System/HCMS; sebuah 5. Human Capital Management System (HCMS); an integrated
sistem terintegrasi yang digunakan oleh perusahaan system used by the Company to manage all aspects related
untuk mengelola seluruh aspek yang berkaitan to its human resources. This system integrates various HR
dengan sumber daya manusia (SDM) mereka. Sistem functions, ranging from recruitment, employee development,
ini menggabungkan berbagai fungsi SDM, mulai dari performance evaluation, to payroll and benefits management.
rekrutmen, pengembangan karyawan, evaluasi kinerja, This is also illustrated in the following figure:
hingga pengelolaan gaji dan benefit. Hal ini seperti juga
diperlihatkan dalam gambar berikut:
BANK SULSELBAR 163
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 164
Pendukung Bisnis
Business Support
Business Environment Stakeholders
Corporate Plan
( Visi, Misi, Nilai, Strategi )
Organizational Capabilities
Eksekusi
System, Process & Human Capital
Leadership
Technology Management System
Change Management
HC Output Business Output
Kebutuhan dan harapan para pemangku kepentingan/ Stakeholder expectations in achieving future business objectives
stakeholders dalam pencapaian bisnis ke depan perlu are followed up through a Human Capital Management system
ditindaklanjuti dalam sistem manajemen Sumber Daya that becomes an integral part of the Bank’s strategy and business
manusia (Human Capital management). Sistem Human Capital achievements.
menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi dan
pencapaian bisnis bank.
Pencapaian bisnis bank dan harapan pemangku kepentingan Business achievements and stakeholder expectations form the
merupakan pijakan dalam penyusunan sistem manajemen basis for developing a Human Capital management system
SDM yang mencakup; consisting of:
• Human Capital Strategy; yang mencakup manajemen • Human Capital Strategy; including organizational
organisasi, manajemen kompetensi, manajemen budaya, management, competency management, culture
humana capital planning dan uraian jabatan. management, human capital planning, and job descriptions.
• Human Capital Services; yang mencakup rekrutmen, • Human Capital Services; including recruitment, selection
seleksi dan penempatan, manajemen pembelajaran, and placement, learning management, performance
manajemen kinerja, manajemen karir dan talenta, management, career and talent management, remuneration
manajemen remunerasi dan penghargaan, hubungan and reward management, industrial relations, and
industrial dan pemutusan hubungan kerja. termination management.
• Human Capital Information System; mencakup administrasi • Human Capital Information System; including integrated
dan data kepegawaian yang terintegrated. employee administration and data management.
Beberapa referensi-referensi lain yang terkait dengan Several other references related to human capital management
pengelolaan SDM adalah sebagai sebagaimana berikut: are as follows: by optimizing and driving changes that have
Dengan mengoptimalkan mendorong perubahan yang an impact on the Company’s/Bank’s productivity and the
berdampak pada produktifitas perusahaan/bank dan achievement of the organization’s vision, mission, and values, as
pencapaian visi, misi dan value organisasi, seperti juga also illustrated in the following figure:
diperlihatkan dalam gambar berikut:
164 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 165
HUMAN CAPITAL MANAGEMENT SYSTEM
Business Environment Stakeholders
Corporate Plan
( Visi, Misi, Nilai, Strategi )
Human Capital Management System
HC Strategy HC Service
Rekrutmen
Uraian Manajemen Manajemen Manajemen
Seleksi dan
Change Management
Jabatan Kompetensi Pembelajaran Kinerja
Penempatan
Manajemen Organisasi Hubungan Industrial
Manajemen Manajemen Pemutusan
Manajemen HC Planning Karir dan Remunerasi dan Hubungan
Budaya
Talenta Penghargaan Kerja
HC Information Management System
HC Output Business Output
Grand Road Map Human Capital Grand Road Map Human Capital
2025-2029 2029–2025
Strategi difokuskan pada 22 program yang telah meng-cover The strategy is focused on 22 programs that comprehensively
strategi bidang Human Capital di rencana korporasi. Program cover the Human Capital strategy within the corporate plan.
dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahapan fase, yaitu fase Fixing These programs are implemented in three phases: the Fixing the
The Fundamental, fase Strengthening The Fundamental dan Fundamental phase, the Strengthening the Fundamental phase,
fase Strategic Expansion & Employer of Choice. and the Strategic Expansion & Employer of Choice phase.
Tahun 2025 sebagai tahun The Fixing Fundamental; artinya The year 2025 is designated as the Fixing the Fundamental
tahun memperbaiki dasar- memperbaiki masalah atau phase; meaning a year focused on strengthening the foundation—
kelemahan utama Human Capital yang dihadapi bank addressing core issues or weaknesses in Human Capital that the
sebelum- sebelumnya. Bank has faced in previous periods.
Tahun 2026 sebagai tahun Strenghtening The Fundamental; The year 2026 is designated as the Strengthening the
artinya tahun peningkatan dan penguatan dasar-dasar Fundamental phase; meaning a year focused on enhancing and
Human Capital, dengan memastikan seluruh pondasi lebih reinforcing the fundamentals of Human Capital, ensuring that all
kuat dan kokoh untuk mendukung pertumbuhan dan foundations are stronger and more robust to support growth and
kestabilan untuk mencapai potensi maksimal bank. stability in achieving the Bank’s maximum potential.
Tahun 2027-2029 sebagai tahun Strategic Expansion; artinya The period 2027–2029 is designated as the Strategic Expansion
tahun memperluas peran Human Capital secara terencana phase; meaning a phase of expanding the role of Human Capital
dan terukur dengan tujuan mencapai pertumbuhan jangka in a structured and measurable manner, aimed at achieving long-
panjang yang membutuhkan perencanaan yang cermat dan term growth that requires careful planning and precise execution
BANK SULSELBAR 165
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 166
Pendukung Bisnis
Business Support
pelaksanaan yang tepat untuk mencapai pertumbuhan bisnis to realize sustainable and profitable business growth, as well as
yang berkelanjutan dan menguntungkan serta menjadi positioning the Bank as an employer of choice for top talents.
pilihan berkarya bagi para Talent.
Ketiga fase diatas diharapkan akan mendorong Agile These three phases are expected to drive Agile Banking, which
Banking yang menekankan pada fleksibilitas, adaptasi emphasizes flexibility, adaptability to change, and close
terhadap perubahan yang terjadi dan kolaborasi yang erat collaboration among teams, as well as building Talent Mobility in
antara tim serta membangun Talent Mobility berupa gerakan the form of dynamic movement of the Bank’s best talents within
dinamis dari talenta-talenta terbaik bank Sulselbar dalam the organization or across subsidiaries to be established, as also
suatu perusahaan atau anak perusahaan yang akan dibentuk. illustrated below.
Sebagaimana juga tergambar di bawah ini.
2025 2026 2027 2028 2029
Fixing the Fundamental Strengthening the Fundamental Strategic Expansion & Employer of Choice
Memperbaiki dasar-dasar HC, Peningkatan dan penguatan Memperluas peran HC secara terencana dan terukur dengan
dengan mengacu pada dasar-dasar HC, dengan tujuan mencapai pertumbuhan jangka panjang yang membutuhkan
tindakan mengidentifikasi dan membuat fondasi yang lebih kuat perencanaan yang cermat dan pelaksanaan yang tepat
memperbaiki masalah atau dan kokoh untuk mendukung untuk mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan
kelemahan utama yang dihadapi pertumbuhan dan kestabilan menguntungkan serta menjadi pilihan berkarya bagi para talent.
sebelumnya untuk mencapai potensi
maksimal
Kerangka Kerja Sumber Daya Human Capital Framework
Manusia (Human Capital Framework)
Penyusunan Blueprint Human Capital Bank Sulselbar 2025- The preparation of the Human Capital Blueprint of Bank Sulselbar
2029 merujuk pada kerangka Sumber Daya manusia (Human 2025–2029 refers to the Human Capital framework, which
Capital frame work) yang merupakan siklus pegawai yang represents an employee lifecycle starting from organizational
dimulai dari disain organisasi (organization design) dan design and ending at retirement. This framework consists of eight
berakhir pada masa pensiun, yang terdiri dari 8 (delapan) elements that are continuously refined over time, supported by
elemen yang senantiasa disempurnakan dari waktu ke waktu, technology, policies, and a strong corporate culture. In general,
didukung oleh teknologi, policy dan budaya Perusahaan yang the Human Capital framework is as follows:
kuat. Secara garis besar kerangka sumber daya (Human
Capital frame work) adalah sebagai berikut:
1. Manajemen Organisasi (Organization Management), 1. Organization Management; namely organizational
yakni pengembangan organisasi yang meliputi desain development covering organizational structure design, job
struktur organisasi, evaluasi jabatan, dan pengembangan evaluation, career development, and effective and efficient
karier, serta perencanaan kebutuhan pegawai (capacity workforce planning (capacity planning). Strategic business
planning) yang efektif dan efisien. Arahan strategis bisnis direction determines an efficient and effective organizational
menentukan bentuk organisasi yang efisien dan efektif. structure.
2. Pemenuhan Pegawai (Workforce Fullfilment); yakni sistem 2. Workforce Fulfillment; namely a reliable human capital
pemenuhan sumber daya manusia (Human Capital) yang fulfillment system sourced from both internal and external
handal melalui sumber internal maupun eksternal, dan channels, including employee attraction strategies.
employee attraction (strategi menarik minat pegawai).
166 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 167
3. Pengembangan Budaya (Culture Development); yakni 3. Culture Development; namely aligning and creating a
menyelaraskan dan menciptakan lingkungan kerja yang comfortable and productive work environment.
nyaman dan produktif.
4. Pembelajaran & Pengembangan (Learning & Development); 4. Learning & Development; namely a strategic business-driven
yakni rencana pengembangan bisnis secara strategis development plan that impacts training and employee
berdampak pada pelatihan dan pengembangan capability development to support business needs.
kapabilitas pegawai untuk mendukung kebutuhan bisnis.
5. Manajemen Kinerja (Performance Management); yakni 5. Performance Management; namely an accountable and
sistem penilaian kinerja pegawai dan feedback yang transparent employee performance evaluation and feedback
akuntabel dan transparan. system.
6. Manajemen Penghargaan (Reward Management), yakni 6. Reward Management; namely a competitive employee
sistem imbalan pegawai yang kompetitif. compensation and benefits system.
7. Talenta Manajemen (Talent Management), artinya 7. Talent Management; namely a high-quality and timely
sistem manajemen talenta dan manajemen suksesi talent and succession management system, including the
yang berkualitas dan tepat waktu. Menyiapkan rencana preparation of special development plans for High Potential
pengembangan khusus untuk HIPO Talent & Successors. (HIPO) talents and successors.
8. Hubungan Industrial (Employee Relation), yakni sistem 8. Employee Relations; namely a system governing employee
menyangkut hubungan kerja pegawai, karena employee relationships, as conducive employee relations influence all
relations yang kondusif berpengaruh terhadap seluruh stages of the employee lifecycle.
tahapan.
Sebagaimana gambar di bawah ini. As illustrated in the figure below.
Learning & Performance
Development Management
Culture Reward
Strategy
Workforce Talent
Fulfillment Management
Organization Employee
Development Relations
Sasaran jangka panjang Bank yang ditetapkan dalam Visi dan The Bank’s long-term objectives, as set out in its Vision and
Misi dapat diringkaskan dalam suatu strategi bidang Human Mission, can be summarized into a Human Capital strategy in
Capital sesuai Corporate Plan 2025-2029. line with the Corporate Plan 2025–2029.
Dalam eksekusi strategi bisnis, maka disusun Blueprint In executing its business strategy, the Bank has developed a
Human Capital yang terbagi dalam Human Capital Strategy Human Capital Blueprint consisting of Human Capital Strategy
dan Human Capital Services. Fokus program pada Human and Human Capital Services. The program focus within the
Capital strategy dan penajaman pada Human Capital services Human Capital strategy and the refinement within Human
adalah sebagai berikut: Capital services are as follows:
BANK SULSELBAR 167
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 168
Pendukung Bisnis
Business Support
Visi/Objektif: Vision/Objectives:
Menjadi pengelola Human Capital yang profesional dengan To become a professional Human Capital manager by providing
menyediakan sistem Human Capital yang efektif dan efisien effective and efficient Human Capital systems to support
untuk mendukung pencapaian strategi perusahaan/bank. corporate strategy achievement.
Pengelolaan terbagi ke dalam 2 bagian yakni: Management is divided into two parts:
1. Human Capital Strategy, yang terdiri dari: 1. Human Capital Strategy, which consists of:
a. Manajemen Organisasi a. Organizational Management
b. Manajemen Kompetensi b. Competency Management
c. Manajemen Budaya c. Cultural Management
2. Human Capital Services, yang terdiri dari: 2. Human Capital Services, which consists of:
a. Manajemen Rekrutmen a. Recruitment Management
b. Manajemen Kinerja b. Performance Management
c. Manajemen Remunerasi dan Penghargaan c. Remuneration and Reward Management
d. Manajemen Pembelajaran d. Learning Management
e. Manajemen Karir dan Talenta e. Career and Talent Management
f. Manajemen Terminasi f. Termination Management
g. Hubungan Industrial g. Industrial Relations
Dan didukung dengan Manajemen Perubahan dan Human And supported by Change Management and the Human Capital
Capital Information System (HCIS). Sebagimana gambar di Information System (HCIS), as illustrated in the figure below:
bawah ini:
Menjadi pengelolaan Human Capital
yang profesional dengan menyediakan sitem human capital yang efektif dan efisien untuk
mendukung pencapaian strategi perusahaan / bank
HUMAN CAPITAL STRATEGY HUMAN CAPITAL SERVICE
Manajemen Perubahan
Manajemen Rekrutmen
Manajemen Organisasi
Manajemen Kinerja
Manajemen Remunerasi & Penghargaan
Manajemen Kompetensi Manajemen Pembelanjaan
Manajemen Karier & Talenta
Manajemen Budaya Manajemen Terminal
Manajemen Industrial
Human Capital Information System
Keterkaitan Balance Score Card Linkage Between the Human Capital
Human Capital 2021-2025 dengan Balanced Scorecard 2021–2025 and the
Sistem Manajemen Human Capital Human Capital Management System
Rincian balance score card Human Capital 2021-2025 yang The detailed Human Capital Balanced Scorecard 2021–2025,
terdiri dari 13 KPI’s sebagaimana yang telah ditetapkan di which consists of 13 KPIs as previously established, is correlated
atas kita kolerasikan dengan Sistem Manajemen Human with the Human Capital Management System as follows:
Capital adalah sebagai berikut:
168 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 169
NO. PERSPEKTIF HC BALANCE SCORE CARD (KPI) SISTEM MANAJEMEN HUMAN CAPITAL
1.1. Effective and efficient Pengembangan Organizational
1.1. Terkelolanya Sumber Daya
Financial management of the Human Organisasi Development
1. Keuangan Divisi HC secara
Perspective Capital Division’s financial Budaya Kerja Organizational
Efektif dan Efisien
resources Organisasi Work Culture
2.1. Peningkatan Kapabilitas 2.1. Improvement in employee Kapabilitas/ Employee Capability/
External Pengelolaan Pegawai management capability Kompetensi Competency Talent
2. Stakeholders 2.2. Peningkatan Kepuasan 2.2. Improvement in satisfaction Pegawai Management
Perspective terhadap Layanan Divisi with Human Capital Division Manajemen Talenta Performance
HC services Manajemen Kinerja Management
3.1. Mengelola Desain 3.1. Organizational design aligned
Organisasi secara Optimal with business strategy
3.2. Menginternalisasi Budaya 3.2. Strengthening organizational
Kerja “Prioritas Prima” culture internalization
secara Optimal keseluruh 3.3. Improvement in employee
Pegawai competency development
3.3. Mengembangkan system
Kapabilitas Strategis 3.4. Implementation of effective
Pegawai talent management system
3.4. Mengembangkan sistem 3.5. Implementation of
Internal Manajemen Talenta dalam accountable performance
3 Process Organisasi management system
Perspective 3.5. Mengembangkan sistem 3.6. Implementation of
Manajemen Kinerja competitive remuneration Manajemen Remuneration
Pegawai system Remunerasi Management
3.6. Mengembangkan sistem 3.7. Strengthening governance, Sistem Informasi Employee
Remunerasi yang Adil dan compliance, and HR policies Pegawai Information System
Menarik 3.8. Enhancing Effective
3.7. Meningkatkan Standarisasi Governance and Compliance
Kerja Pengelolaan Human
Capital
3.8. Meningkatkan Tata Kelola
dan Kepatuhan yang Efektif
4.1. Mengembangkan
4.1. Developing the Competencies
Kompetensi Unit Kerja
Learning of Human Capital Division
Divisi HC
4 & Growth Work Units
4.2. Mengembangkan sistem
Perspective 4.2. Developing an Integrated
Informasi Pegawai yang
Employee Information System
Terintegrasi
Struktur Divisi Human Capital Human Capital Division Structure
Struktur organisasi Divisi Human Capital adalah kerangka The organizational structure of the Human Capital Division
kerja yang menggambarkan bagaimana fungsi Sumber Daya is a framework that illustrates how Human Resources (HR)
Manusia (SDM) diorganisir dalam sebuah bank. Struktur ini functions are organized within a bank. This structure defines the
menentukan hierarki, tanggung jawab, dan hubungan antar hierarchy, responsibilities, and relationships among departments
departemen atau divisi dalam fungsi SDM. Secara umum
or divisions within the HR function. In general, the current
struktur Organisasi Divisi Human Capital Bank Sulselbar saat
organizational structure of Bank Sulselbar’s Human Capital
ini terdiri dari 3 (tiga) komponen utama yakni:
Division consists of three main components, namely:
• Strategi Human Capital: Serangkaian pengelolaan SDM
mulai perencanaan, perekrutan, pengembangan, hingga • Human Capital Strategy: A series of HR management
evaluasi kinerja. processes ranging from workforce planning, recruitment,
• Pengembangan dan Pelatihan: Kegiatan yang bertujuan development, to performance evaluation.
untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan • Learning and Development: Activities aimed at enhancing
kemampuan pegawai employees’ knowledge, skills, and capabilities.
• Operasional Human Capital: Semua aktivitas yang • Human Capital Operations: All activities related to personnel
berkaitan dengan pengelolaan adminitrasi kepegawaian, administration, information systems, facilities, as well as
sistem informasi & fasilitas serta tata kelola/kepatuhan. governance and compliance.
BANK SULSELBAR 169
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 170
Pendukung Bisnis
Business Support
Pemimpin Divisi
Division Leader
Departemen Strategi Human Departemen Pengembangan Departemen Operasional
Capital & Pelatihan Human Capital
Human Capital Strategy Development & Training Human Capital Operations
Department Department Department
Analis Pengembangan Analis Operasional &
Analis Strategi Human Capital & Pelatihan Administrasi Human Capital
Human Capital Strategy Analyst Development & Operational Analyst & Human
Training Analyst Capital Administration
Analis Manajemen Kinerja Analis Hubungan
Performance Management Analyst
Asisten Administrasi Kepegawaian
Employee Relations Analyst
Asisten Administrasi Asisten Administrasi
Adapun tugas dan tanggung jawab Departemen The duties and responsibilities of the Employee Development
Pengembangan Pegawai adalah: Department are as follows:
1. Mengelola dan melaksanakan sistem prakiraan pegawai, 1. Managing and implementing workforce planning systems,
2. Mengelola dan melaksanakan sistem penerimaan pegawai 2. Managing and implementing recruitment systems and
serta penempatannya, employee placement,
3. Menerapkan, memantau, dan menyempurnakan 3. Implementing, monitoring, and refining employee
proses/sistem penilaian prestasi pegawai, jalur karir, performance appraisal systems, career paths, and
dan pemberian imbalan penilaian prestasi (performance performance-based reward systems (performance
management), management),
4. Mengelola penyegaran buku petunjuk kerja/pedoman 4. Managing updates of work manuals/HR guidelines in
kepegawaian bekerja sama dengan unit kerja terkait, collaboration with related work units,
5. Melakukan penelitian dan analisis untuk penyajian 5. Conducting research and analysis to provide information and
informasi dan rekomendasi kebijakan dalam rangka policy recommendations in optimizing workforce utilization,
mengoptimalkan pendayagunaan tenaga kerja,
6. Melakukan analisis sistem imbalan dan kesejahteraan 6. Conducting analysis of compensation and employee welfare
pegawai, systems,
7. Mempersiapkan rapat-rapat Komite Manajemen 7. Preparing meetings of the Human Capital Management
Kepegawaian (KMK) untuk masalah-masalah strategis, Committee (KMK) for strategic issues,
8. Membuat rencana kerja dan anggaran Departemen 8. Preparing work plans and budgets for the Employee
Pengembangan Pegawai. Development Department,
9. Menyelesaikan/menyempurnakan temuan hasil audit 9. Completing/refining audit findings within the Employee
pada Departemen Pengembangan Pegawai. Development Department,
10. Menyelesaikan pengarsipan Departemen Pengembangan 10. Managing documentation and archiving within the Employee
Pegawai. Development Department.
Sedangkan Departemen Administrasi Kepegawaian bertugas The Personnel Administration Department has the following
dan bertanggung jawab atas: duties and responsibilities:
1. Pengelolaan dan pelaksanaan pemberian imbalan, 1. Managing and implementing compensation, benefits, and
kesejahteraan, serta hak-hak lainnya bagi pegawai, other employee entitlements for employees, the Board of
Direksi, dan Dewan Pengawas, Directors, and the Board of Commissioners,
2. Pemeliharaan data kepegawaian dan file pegawai, 2. Maintaining employee data and personnel files, as well as
serta penyediaan informasi dan analisis mengenai data providing information and analysis related to HR data,
kepegawaian,
170 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 171
3. Penyelenggaraan registrasi dan administrasi kepegawaian, 3. Administering personnel registration and administration
4. Pemberian jasa konseling kepada pegawai secara processes,
individual, 4. Providing individual employee counseling services,
5. Penyiapan dan pengadministrasian promosi, demosi, 5. Preparing and administering promotions, demotions,
mutasi, dan pemutusan hubungan kerja, transfers, and terminations,
6. Pemrosesan keputusan pengenaan hukuman administratif 6. Processing decisions related to administrative sanctions for
kepada pegawai, employees,
7. Pemrosesan keputusan pemberian penghargaan kepada 7. Processing decisions related to employee rewards,
pegawai, 8. Managing and implementing employee insurance programs,
8. Pengelolaan dan pelaksanaan perasuransian tenaga kerja, 9. Preparing materials for Human Capital Management
9. Persiapan bahan rapat Komite Manajemen Kepegawaian Committee (KMK) meetings related to personnel
(KMK) yang terkait dengan administrasi kepegawaian, administration,
10. Persiapan dan pengadministrasian perjalanan dinas, 10. Preparing and administering business travel,
11. Pembuatan rencana kerja dan anggaran Departemen 11. Preparing work plans and budgets for the Personnel
Administrasi Kepegawaian, serta Administration Department, and
12. Penyelesaian/penyempurnaan temuan hasil audit 12. Completing/refining audit findings and managing
pada Departemen Administrasi Kepegawaian, serta documentation/archiving within the Personnel
penyelesaian pengarsipan Departemen Administrasi Administration Department.
Kepegawaian.
Sementara Departemen Pendidikan dan Pelatihan memiliki The Training and Education Department has the following duties
tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: and responsibilities:
1. Menyusun Katalog Pelatihan dan Analisis Kebutuhan 1. Preparing Training Catalogs and Training Needs Analysis
Pelatihan (TNA) bagi seluruh pegawai di seluruh level/ (TNA) for all employees across all organizational levels,
jenjang organisasi,
2. Melakukan penyusunan proses bisnis pembelajaran, 2. Developing learning business processes, training syllabi/
silabus pelatihan/kurikulum yang mengacu pada arah curricula aligned with the Bank’s business development
pengembangan bisnis Bank, direction,
3. Melakukan penyusunan sistematika alur program 3. Designing structured training program flows covering pre-
pelatihan yang mencakup pra-pelatihan, pelaksanaan training, training implementation, and post-training phases,
pelatihan, dan pasca-pelatihan,
4. Melakukan monitoring terhadap efektivitas pelatihan 4. Monitoring training effectiveness and preparing post-training
karyawan dan menyusun laporan evaluasi pasca-pelatihan evaluation reports for the Board of Directors,
kepada Direksi,
5. Mendesain sistem pelatihan yang dibutuhkan bagi talenta 5. Designing training systems for future leaders through
yang akan memimpin Bank di masa mendatang melalui employee development programs such as the Officer
program pengembangan pegawai (Officer Development Development Program (ODP) and Staff Development
Program/ODP) dan program pengembangan staf (Staff Program (SDP),
Development Program),
6. Mengusulkan infrastruktur dan fasilitas pelatihan baik 6. Proposing training infrastructure and facilities, both
yang dilakukan secara konvensional (tatap muka) maupun conventional (classroom-based) and e-learning,
secara e-learning,
7. Memilih, melatih, dan mengarahkan tenaga pengajar, 7. Selecting, training, and directing instructors,
8. Membuat rencana kerja dan anggaran Departemen 8. Preparing work plans and budgets for the Training and
Pendidikan dan Pelatihan, Education Department,
9. Menyelesaikan/menyempurnakan temuan hasil audit 9. Completing/refining audit findings within the Training and
pada Departemen Pendidikan dan Pelatihan, serta Education Department, and
10. Menyelesaikan pengarsipan Departemen Pendidikan dan 10. Managing documentation and archiving within the Training
Pelatihan. and Education Department.
BANK SULSELBAR 171
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 172
Pendukung Bisnis
Business Support
Profil Pemimpin Divisi
Human Capital
HENDRA
SAAD
Divisi Human Capital
Human Capital Division
Warga Negara Indonesia. Usia 45 tahun. Lahir di Pare-Pare, Indonesian citizen, aged 45, born in Pare-Pare on April 16, 1980.
tanggal 16 April 1980
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Human Capital berdasarkan Appointed as Head of Human Capital Division based on Board of
SK/033/DIR/III/2021 Directors Decree No. SK/033/DIR/III/2021.
Riwayat Pendidikan Educational Background
1. Sarjana (S1) Manajemen STIE Wira Bhakti Makassar (2015). 1. Bachelor’s Degree (S1) in Management, STIE Wira Bhakti
2. Magister Ekonomi (S2) dari Universitas Hasanuddin Makassar (2015)
Makassar (2024) 2. Master’s Degree (S2) in Economics, Hasanuddin University
Makassar (2024)
Pengalaman Kerja Work Experience
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada tahun 2000, 1. Started career at Bank Sulselbar in 2000
2. Pemimpin KCP Daya (2013) 2. Head of Sub-Branch (KCP) Daya (2013)
3. Pemimpin Departemen pendidikan dan pelatihan grup SDM 3. Head of Education and Training Department, Human Resources
(2015). Group (2015)
4. Pemimpin Cabang Sinjai (2017), 4. Branch Manager of Sinjai (2017)
5. Pjs. Pemimpin Divisi Sumber Daya Manusia (2021), 5. Acting Head of Human Resources Division (2021)
6. Pemimpin Divisi Human Capital (2021 - sekarang), 6. Head of Human Capital Division (2021 – Present)
Sertifikasi Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Risk Management Certification Level 7
Realisasi Program Kerja Divisi Human Human Capital Division Work Program
Capital Tahun 2025 Realization 2025
Sepanjang tahun 2025, Divisi Human Capital Bank Sulselbar Throughout 2025, the Human Capital Division of Bank Sulselbar
berperan strategis dalam memastikan kesiapan organisasi played a strategic role in ensuring organizational readiness in
menghadapi akselerasi pertumbuhan dan transformasi facing accelerated growth and digital transformation. In line with
digital. Selaras dengan arah kebijakan korporasi 2025–2027, the corporate policy direction for 2025–2027, various human
berbagai program pengembangan SDM direalisasikan secara capital development programs were implemented in a structured,
terstruktur, terukur, dan terintegrasi untuk memperkuat measurable, and integrated manner to strengthen competencies,
kompetensi, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat enhance productivity, and reinforce the internalization of
internalisasi budaya kerja “Prioritas Prima”. Beberapa the “Prioritas Prima” corporate culture. Several key programs
program kerja yang berhasil dilaksankan yaitu : successfully implemented include:
172 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 173
1. Realisasi Peningkatan Kualitas dan Kompetensi SDM 1. Enhancement of Human Capital Quality and Competency
(Training & Development) (Training & Development)
Bank mengoptimalkan pemanfaatan platform The Bank optimized the use of e-Learning platforms as a
e-Learning sebagai media pembelajaran mandiri medium for self-directed learning while enhancing digital
sekaligus memperkaya fitur digital learning. Program learning features. Competency development programs were
pengembangan kompetensi dilaksanakan sesuai implemented based on Individual Development Plans (IDP),
Individual Development Plan (IDP) melalui pelatihan including tiered training, professional certifications, special
berjenjang, sertifikasi profesi, special assignment, hingga assignments, and public training. Strategic certifications
public training. Sertifikasi strategis seperti Manajemen such as Risk Management, Audit, Compliance, Treasury,
Risiko, Audit, Kepatuhan, Treasury, IT, General Banking, IT, General Banking, and Wealth Management were also
hingga Wealth Management turut direalisasikan untuk implemented to strengthen competency readiness across all
memperkuat kesiapan kompetensi di seluruh lini bisnis. business lines.
2. Penguatan Kompetensi Analis Kredit 2. Strengthening Credit Analyst Competency
Divisi Human Capital merealisasikan modul pembelajaran The Human Capital Division implemented comprehensive
komprehensif bagi Analis Kredit, mencakup analisis learning modules for Credit Analysts, covering financial
keuangan, manajemen risiko, pemahaman regulasi, analysis, risk management, regulatory understanding,
serta legal administrasi kredit. Knowledge sharing and credit legal administration. Knowledge sharing with
dengan regulator dan asosiasi perbankan dilakukan regulators and banking associations was conducted to ensure
untuk memastikan kompetensi selalu relevan dengan competencies remain aligned with industry best practices.
best practice industri. Evaluasi pelatihan L1, L2, dan L3 Training evaluations at Level 1, Level 2, and Level 3 were
dilaksanakan guna mengukur efektivitas program. conducted to measure program effectiveness.
3. Optimalisasi Manajemen Kinerja dan Talent Management 3. Optimization of Performance Management and Talent
Implementasi Sistem Manajemen Kinerja Individu Management
dievaluasi dan disempurnakan. Evaluasi kompetensi level The Individual Performance Management System was
fungsional dan struktural dilakukan untuk memetakan evaluated and refined. Competency evaluations at both
gap kompetensi. Program Talent Pool diperkuat sebagai functional and structural levels were conducted to map
upaya menyiapkan kader pemimpin masa depan melalui competency gaps. The Talent Pool program was strengthened
coaching, mentoring, dan pengayaan penugasan. to prepare future leaders through coaching, mentoring, and
enriched assignments.
4. Penguatan Internalisasi Budaya “Prioritas Prima”
Program coaching, counseling, mentoring, serta knowledge 4. Strengthening Internalization of “Prioritas Prima” Culture
sharing berbasis komunitas profesi direalisasikan untuk Programs such as coaching, counseling, mentoring, and
meningkatkan engagement pegawai dan memperkuat profession-based knowledge sharing were implemented to
keselarasan perilaku kerja dengan nilai budaya enhance employee engagement and align work behavior with
perusahaan. corporate values.
5. Peningkatan Engagement dan Kebijakan Remunerasi 5. Enhancement of Engagement and Remuneration Policy
Evaluasi kebijakan remunerasi, tunjangan operasional, Evaluation of remuneration policies, operational allowances,
tunjangan kinerja, serta pengelolaan dana pensiun performance incentives, and pension fund management
dilaksanakan guna menjaga daya saing dan produktivitas was conducted to maintain competitiveness and employee
pegawai. Penyempurnaan kebijakan usia pensiun juga productivity. Improvements in retirement age policies were
menjadi bagian dari harmonisasi kebijakan SDM. also part of HR policy harmonization.
6. Optimalisasi Struktur Organisasi dan Pemenuhan SDM 6. Optimization of Organizational Structure and Workforce
Pemenuhan kebutuhan SDM dilakukan secara selektif Fulfillment
melalui rekrutmen internal, eksternal, prohire, tenaga ahli, Workforce fulfillment was carried out selectively through
dan outsourcing. Realisasi pengisian formasi mencakup internal and external recruitment, pro-hire, expert hiring,
BANK SULSELBAR 173
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 174
Pendukung Bisnis
Business Support
frontliner, staf operasional, analis kredit, serta tenaga and outsourcing. Recruitment realization covered frontliners,
ahli di bidang strategis seperti Teknologi Informasi, operational staff, credit analysts, and experts in strategic areas
Manajemen Risiko, Syariah, Digital Banking, Audit Intern, such as Information Technology, Risk Management, Sharia,
dan Legal. Redistribusi analis kredit juga dilakukan untuk Digital Banking, Internal Audit, and Legal. Redistribution
memastikan beban kerja lebih proporsional dan proses of credit analysts was also implemented to ensure balanced
kredit tetap berkualitas. workloads and maintain credit quality.
Melalui realisasi program kerja tersebut, Divisi Human Through the implementation of these programs, the Human
Capital berhasil memperkuat fondasi organisasi, memastikan Capital Division successfully strengthened the organizational
ketersediaan talenta unggul, serta mendukung pertumbuhan foundation, ensured the availability of high-quality talent, and
bisnis Bank Sulselbar secara berkelanjutan dan adaptif supported the sustainable and adaptive business growth of Bank
terhadap perubahan industri. Sulselbar.
Program Pengembangan Kompetensi Competency Development Program
Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Divisi Human The year 2025 became an important milestone for the Human
Capital Bank Sulselbar dalam memperkuat kapabilitas Capital Division of Bank Sulselbar in strengthening the
insan Bank sebagai motor penggerak transformasi dan capabilities of its people as the driving force of transformation
pertumbuhan bisnis. Program pengembangan kompetensi and business growth. Competency development programs were
dirancang secara komprehensif dan terintegrasi, selaras designed comprehensively and in an integrated manner, aligned
dengan arah kebijakan korporasi dan kebutuhan strategis with corporate policy directions and strategic organizational
organisasi, guna memastikan setiap pegawai memiliki needs, to ensure that every employee possesses adequate
kesiapan teknis, manajerial, dan digital yang memadai. technical, managerial, and digital readiness.
Pendidikan/Pelatihan/ Education/Training/
Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Public/Inhouse Tempat Tgl.Mulai Tgl.Berakhir Workshop/Seminar, etc.
Certified Human Resource Certified Human Resource
PPM Manajemen Public Training Jakarta 12/02/2025 13/02/2025
Supervisior Supervisor
Data Analysist dan Data Data Analyst and Data
Infobank In House Training Makassar 14/02/2025 45703
Visualization MS Excel Visualization MS Excel
Sertifikasi Manajemen Risk Management Certification
BSMR In House Training Makassar 22/03/2025 23/03/2025
Risiko Jenjang 4 Level 4
Refreshment Manajemen CV. Solusi Bankir Risk Management Refreshment
In House Training Online 23/04/2025 23/04/2025
Risiko Jenjang 5 Kompetensi Level 5
Training Penyususnan
Struktur Organisasi dan Training on Organizational
Tatakelola Manajemen Structure Development and HR
Infobank Public Training Bali 14/05/2025 16/05/2025
SDM Simulasi Penggunaan Governance Simulation Using
KPI dalam Perencanaan KPI in Performance Planning
Kinerja
Refreshment Manajemen CV. Solusi Bankir Risk Management Refreshment
In House Training Online 16/05/2025 16/05/2025
Risiko Jenjang 5 Kompetensi Level 5
Refreshment Manajemen CV. Solusi Bankir Risk Management Refreshment
In House Training Online 19/05/2025 19/05/2025
Risiko Jenjang 6 Kompetensi Level 6
Refreshment Manajemen CV. Solusi Bankir Risk Management Refreshment
In House Training Online 20/05/2025 20/05/2025
Risiko Jenjang 7 Kompetensi Level 7
Creative Digital+Modul
Creative Digital + Digital Video
Digital Vidio dan SKENA In House Training Makassar 24/05/2025 24/05/2025
and Photography Module
Fotography
Remuneration Management PPM Manajemen Public Training Jakarta 18/06/2025 19/06/2025 Remuneration Management
Human Resorce
PPM Manajement Public Training Jakarta 08/07/2025 11/07/2025 Human Resource Management
Management
174 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 175
Pendidikan/Pelatihan/ Education/Training/
Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Public/Inhouse Tempat Tgl.Mulai Tgl.Berakhir Workshop/Seminar, etc.
Pemeliharaan Sertifikasi Maintenance of Risk
Manajemen Risiko Jenjang CV. Solusi Bankir In House Training Online 14/06/2025 15/06/2025 Management Certification
5 Level 5
Training Strategi
Restrukturisasi Kredit: Training on Credit
Penyelamatan dan Restructuring Strategy: Loan
Penyelesaiaan Kredit Recovery and Resolution
Bermasalah dengan Infobank Public Training Jakarta 23/04/2025 25/04/2025 Using Litigation and Non-
Pendekatan Litigasi dan Litigation Approaches with
Non Litigasi dengan CKPN Calculation Method in
Metode Perhitungan accordance with PSAK 71
CKPN Sesuai 71
Selera Budaya (SOP Cultural Preference (Multi-
Divisi Human Capital Non-Training Uker 27/08/2025 27/08/2025
Multiguna Syariah) purpose Sharia SOP)
Selera Budaya (SOP Cultural Preference
Manajemen Risiko Divisi Human Capital - Uker 18/09/2025 18/09/2025 (Operational Risk Management
Operasional) SOP)
(Hotel) Kegiatan
(Hotel) Board of Directors
Kebijakan Umum Direksi
General Policy Activity (KUD)
(KUD) tahun 2026 serta
Melia In House Training Makassar 06/10/2025 06/10/2025 2026 and Preparation of
Penyususnan Program
Strategic Work Programs and
Kerja Strategis dan RPPB
RPPB 2026
tahun 2026
Inhouse Training Workshop Divisi Manajemen
In-house Training Workshop
Business Continuity Risiko dan
Business Continuity
Management System Enterprice In House Training Makassar 08/10/2025 09/10/2025
Management System (BCMS)
(BCMS) berdasarkan ISO Manajemen Risiko
based on ISO 22301:2019
22301:2019 (ERM)
Refreshment Manajemen CV. Solusi Bankir Risk Management Refreshment
In House Training Online 18/10/2025 18/10/2025
Risiko Jenjang 4 Batch 1 Kompetensi Level 4 Batch 1
Selera Budaya Kredit Cultural Preference Sharia
DHC Selerah Budaya Makassar 31/10/2025 31/10/2025
Usaha Rakyat Syariah Micro Business Credit (KUR)
Sosialisasi Pengelolaan Kas Daerah Provinsi Regional Financial
In House Training Makassar 13/11/2025 13/11/2025
Keuangan Daerah Sulawesi Selatan Management Socialization
Workshop Awareness
Workshop on Personal Data
Implementasi
Protection Implementation
Perlindungan Data Pribadi Melia In House Training Makassar 03/11/2025 04/11/2025
Awareness and RoPA & DPIA
serta Pengisian RoPA dan
Completion
DPIA
Training Rencana Aksi
Training on Sustainable Finance
Keuangan Berkelanjutan
Action Plan (RAKB) based on
(RAKB) Berbasis LPPI In House Training Online 04/12/2025 04/12/2025
Environmental, Social and
Environmental, Sosial dan
Governance
Governance
Selera Budaya Kartu ATM/ Cultural Preference ATM/Debit
Divisi Human Capital Selerah Budaya Makassar 19/12/2025 19/12/2025
Debit Card
Rencana Program Kerja Tahun 2026 Work Plan for 2026
Tahun 2026 menjadi fase konsolidasi sekaligus akselerasi The year 2026 marks a phase of consolidation as well as
bagi Divisi Human Capital Bank Sulselbar dalam membangun acceleration for the Human Capital Division of Bank Sulselbar
organisasi yang semakin adaptif, agile, dan berbasis talenta in building an organization that is increasingly adaptive, agile,
unggul. Jika tahun sebelumnya berfokus pada penguatan and driven by high-quality talent. While the previous year
program, maka tahun 2026 diarahkan pada penyempurnaan focused on strengthening programs, 2026 is directed toward
sistem, peningkatan efektivitas, dan integrasi digital yang system refinement, improving effectiveness, and deeper digital
BANK SULSELBAR 175
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 176
Pendukung Bisnis
Business Support
lebih dalam guna mendukung strategi bisnis jangka menengah integration to support the Bank’s medium-term business strategy.
Bank.
Fokus rencana kerja Divisi Human Capital tahun 2026 meliputi The focus of the Human Capital Division’s work plan in 2026
beberapa agenda strategis sebagai berikut: includes the following strategic agendas:
1. Transformasi Sistem Pengelolaan SDM Berbasis Digital 1. Transformation of Digital-Based Human Capital
Penyempurnaan Human Capital Management System Management System
(HCMS) untuk mendukung proses rekrutmen, Enhancement of the Human Capital Management System
manajemen kinerja, talent mapping, hingga perencanaan (HCMS) to support recruitment processes, performance
suksesi berbasis data dan analitik. management, talent mapping, and succession planning
based on data and analytics.
2. Penguatan Talent Pipeline dan Leadership Acceleration 2. Strengthening Talent Pipeline and Leadership Acceleration
Pengembangan jalur kaderisasi melalui program Future Development of leadership succession pathways through the
Leader dan penguatan talent pool untuk memastikan Future Leader program and strengthening of the talent pool
ketersediaan pemimpin masa depan yang kompeten, to ensure the availability of competent, adaptive, and high-
adaptif, dan berintegritas. integrity future leaders.
3. Peningkatan Kapabilitas Digital, Syariah, dan Devisa 3. Enhancement of Digital, Sharia, and Foreign Exchange
Pengembangan kompetensi diarahkan pada penguatan Capabilities
bisnis strategis Bank, termasuk digital banking, Competency development focused on strengthening the
pengembangan bisnis syariah (sharia first), serta Bank’s strategic businesses, including digital banking, sharia
perluasan layanan devisa. business development (sharia first), and expansion of foreign
exchange services.
4. Reformulasi Manajemen Kinerja dan Engagement 4. Reformulation of Performance Management and Employee
Pegawai Engagement
Penyempurnaan sistem penilaian kinerja berbasis Refinement of outcome-based performance evaluation
outcome, peningkatan pengukuran engagement, serta systems, improvement of engagement measurement, and
penguatan budaya kerja produktif dan sadar risiko. strengthening of a productive and risk-aware work culture.
5. Pengembangan Sistem Remunerasi yang Kompetitif dan 5. Development of Competitive and Fair Remuneration
Berkeadilan System
Evaluasi struktur remunerasi agar lebih selaras dengan Evaluation of remuneration structures to align more
kinerja, kontribusi unit bisnis, dan daya saing industri closely with performance, business unit contributions, and
perbankan. competitiveness within the banking industry.
6. Optimalisasi Struktur Organisasi dan Workforce Planning 6. Optimization of Organizational Structure and Workforce
Penataan struktur organisasi berbasis analisa beban Planning
kerja serta pemenuhan kebutuhan SDM strategis melalui Organizational restructuring based on workload analysis
rekrutmen selektif, prohire, dan penguatan kompetensi and fulfillment of strategic human capital needs through
internal. selective recruitment, pro-hire, and strengthening of internal
competencies.
Melalui rencana kerja yang terstruktur dan berorientasi masa Through this structured and forward-looking work plan, the
depan ini, Divisi Human Capital memastikan bahwa Bank Human Capital Division ensures that Bank Sulselbar not only
Sulselbar tidak hanya memiliki SDM yang kompeten, tetapi possesses competent human resources but also builds an agile,
juga organisasi yang lincah, modern, dan siap menjawab modern organization ready to respond to the evolving challenges
tantangan industri perbankan yang terus berkembang. of the banking industry.
176 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 177
TEKNOLOGI INFORMASI (TI)
Information Technology (IT)
Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan prasyarat Digital transformation is no longer an option, but a prerequisite
keberlanjutan industri perbankan. Bagi Bank Pembangunan for the sustainability of the banking industry. For Regional
Daerah (BPD), penguatan Teknologi Informasi (TI) menjadi Development Banks (BPD), strengthening Information
fondasi utama dalam menjawab tantangan kompetisi, Technology (IT) has become a fundamental pillar in addressing
efisiensi, serta ekspektasi layanan masyarakat yang semakin competitive challenges, improving efficiency, and meeting
digital. Sejalan dengan arah kebijakan Otoritas Jasa Keuangan increasingly digital public service expectations. In line with the
melalui Roadmap Penguatan BPD, modernisasi sistem TI policy direction of the Financial Services Authority (OJK) through
diarahkan untuk memperkuat tata kelola, manajemen risiko, the BPD Strengthening Roadmap, IT modernization is directed
dan model bisnis berbasis digital. toward strengthening governance, risk management, and digital-
based business models.
Digitalisasi memungkinkan BPD meningkatkan kualitas Digitalization enables BPDs to enhance service quality through
layanan melalui mobile banking, cash management system, mobile banking, cash management systems, regional payment
integrasi pembayaran daerah, serta pengembangan integration, and the development of MSME digital ecosystems.
ekosistem digital UMKM. Selain itu, penguatan core banking In addition, strengthening the core banking system and data
system dan data analytics mendukung pengambilan keputusan analytics supports more accurate risk-based decision-making.
berbasis risiko (risk-based banking) yang lebih akurat. Dalam From a governance perspective, integrated IT systems enhance
konteks tata kelola, sistem TI yang terintegrasi meningkatkan reporting transparency, internal controls, and mitigation of
transparansi pelaporan, pengendalian internal, serta mitigasi increasingly complex cyber risks.
risiko siber yang semakin kompleks.
Roadmap OJK juga menekankan konsolidasi dan peningkatan The OJK roadmap also emphasizes consolidation and
daya saing BPD melalui efisiensi operasional. Implementasi TI competitiveness improvement through operational efficiency.
yang andal mampu menurunkan cost of service, memperluas Reliable IT implementation can reduce the cost of service, expand
jangkauan layanan tanpa ekspansi fisik yang mahal, serta service reach without costly physical expansion, and increase fee-
meningkatkan fee based income melalui layanan digital. based income through digital services. Thus, strengthening IT is
Dengan demikian, penguatan TI bukan hanya transformasi not merely a technological transformation, but a transformation
teknologi, tetapi transformasi model bisnis BPD agar lebih of the BPD business model to become more adaptive, competitive,
adaptif, kompetitif, dan berkelanjutan di era ekonomi digital. and sustainable in the digital economy era.
Dasar Penyelenggaraan Basis of Implementation
Penyelenggaraan Teknologi Informasi (TI) oleh Bank The implementation of Information Technology (IT) by Commercial
Umum wajib dilaksanakan secara terstruktur, terukur, dan Banks must be carried out in a structured, measurable manner
berorientasi pada prinsip kehati-hatian sebagaimana diatur and oriented toward prudential principles as regulated in POJK
dalam POJK No. 11/POJK.03/2022. Regulasi ini menegaskan No. 11/POJK.03/2022. This regulation emphasizes that IT is not
bahwa TI bukan sekadar fungsi pendukung operasional, merely a supporting operational function, but an integral part of
melainkan bagian integral dari tata kelola dan manajemen governance and risk management. Therefore, every bank must
risiko bank. Oleh karena itu, setiap bank wajib memastikan ensure that its IT systems are reliable, secure, and sustainable in
bahwa sistem TI yang digunakan mampu mendukung kegiatan supporting business activities.
usaha secara andal, aman, dan berkelanjutan.
POJK tersebut mengatur bahwa penyelenggaraan TI The regulation stipulates that IT implementation must be based
harus didasarkan pada prinsip tata kelola yang baik on good IT governance, effective IT risk management, and
(good IT governance), manajemen risiko TI yang efektif, protection of data confidentiality, integrity, and availability. The
BANK SULSELBAR 177
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 178
Pendukung Bisnis
Business Support
serta perlindungan terhadap kerahasiaan, integritas, dan Board of Directors is responsible for IT policies and strategies,
ketersediaan data. Direksi bertanggung jawab atas kebijakan while the Board of Commissioners performs supervisory functions
dan strategi TI, sementara Dewan Komisaris melakukan to ensure proper implementation. Banks are also required to
fungsi pengawasan untuk memastikan implementasi have an IT risk management framework covering identification,
berjalan sesuai ketentuan. Bank juga wajib memiliki kerangka measurement, monitoring, and risk control, including cyber
manajemen risiko TI yang mencakup identifikasi, pengukuran, security risks.
pemantauan, dan pengendalian risiko, termasuk risiko
keamanan siber.
Selain itu, regulasi ini mengharuskan bank memiliki Business In addition, the regulation requires banks to have a Business
Continuity Plan (BCP), Disaster Recovery Center (DRC), Continuity Plan (BCP), Disaster Recovery Center (DRC), and
serta pengujian berkala atas keandalan sistem. Dalam periodic system reliability testing. In the use of third parties or IT
hal penggunaan pihak ketiga atau alih daya TI, bank tetap outsourcing, banks remain fully responsible for risk control and
bertanggung jawab penuh atas pengendalian risiko dan regulatory compliance. Thus, the foundation of IT implementation
kepatuhan terhadap regulasi. Dengan demikian, dasar under POJK 11/2022 is to ensure systems are secure, reliable,
penyelenggaraan TI bank menurut POJK 11/2022 adalah resilient, and capable of supporting financial system stability
memastikan sistem yang aman, andal, resilien, dan mendukung while improving customer service quality in the digital era.
stabilitas sistem keuangan, sekaligus meningkatkan kualitas
layanan kepada nasabah di era digital.
Visi dan Misi Vision and Mission
Visi yaitu menjadi fondasi Teknologi Strategis yang medukung Vision: To become a strategic technology foundation that
pencapaian Visi Bank Sulselbar sebagai Bank kebanggaan supports the achievement of Bank Sulselbar’s vision as a leading
Kawasan Timur Indonesia regional bank in Eastern Indonesia.
Misi yaitu : Mission:
a. Membangun arsitektur teknologi yang terintegrasi, a. To build an integrated, scalable, and future-proof technology
scalable, dan future-proof untuk mendukung architecture to support sustainable business growth.
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
b. Menjamin keandalan dan keamanan operasional teknologi b. To ensure the reliability and security of banking technology
perbankan melalui tata kelola TI dan Infrastruktur TI yang operations through optimal IT governance and infrastructure
optimal dan standar yang sesuai dengan kebutuhan bisnis aligned with business needs.
c. Memimpin evolusi teknologi bank melalui inovasi selaras c. To lead the evolution of banking technology through
yang selaras dengan kebutuhan bisnis dan prinsip kehati- innovation aligned with business needs and prudential
hatian. principles.
Roadmap Pengembangan TI IT Development Roadmap
Roadmap Pengembangan Teknologi Informasi Bank Sulselbar The Information Technology Development Roadmap of Bank
dirancang secara bertahap dan terintegrasi untuk membentuk Sulselbar is designed in stages and in an integrated manner
virtuous cycle yang saling memperkuat, dengan tujuan akhir to form a virtuous cycle, with the ultimate goal of achieving
mewujudkan kepemimpinan pasar di wilayah Sulawesi market leadership in South Sulawesi and West Sulawesi. This
Selatan dan Barat. Strategi ini dibangun dalam tiga fase utama strategy is built across three main phases aligned with business
yang selaras dengan arah transformasi bisnis dan penguatan transformation and competitiveness strengthening.
daya saing Bank.
Fase pertama pada tahun 2026 mengusung tema Strengthening The first phase in 2026 carries the theme Strengthening the
The Core, dengan fokus pada peningkatan kapabilitas Core, focusing on enhancing internal capabilities and optimizing
internal dan optimalisasi captive market. Pada tahap ini, Bank captive markets. At this stage, the Bank strengthens its core
178 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 179
memperkuat fondasi sistem inti perbankan, meningkatkan banking system, improves operational efficiency, and develops
efisiensi proses operasional, serta mengembangkan reliable digital infrastructure to support service expansion to
infrastruktur digital yang andal untuk mendukung ekspansi MSMEs and regional corporates.
layanan kepada UMKM dan korporasi daerah.
Fase kedua pada periode 2027–2028 bertema Expanding The second phase in 2027–2028 carries the theme Expanding to
to New Potential Market, yang diarahkan pada perluasan New Potential Markets, focusing on expanding service coverage
jangkauan layanan di wilayah Sulselbar serta penetrasi pasar in Sulselbar regions and penetrating diaspora corporate markets.
korporasi diaspora. Pengembangan ekosistem digital yang The development of an integrated and sustainable digital
terintegrasi dan berkelanjutan menjadi prioritas, termasuk ecosystem becomes a priority, including collaboration with
kolaborasi dengan berbagai stakeholders untuk memperluas stakeholders to expand technology-based financial access.
akses keuangan berbasis teknologi.
Fase ketiga pada 2029–2030 mengusung strategi Revenue The third phase in 2029–2030 carries the theme Revenue
Maximization melalui optimalisasi portofolio dan monetisasi Maximization, focusing on portfolio optimization and digital
ekosistem digital. Pada tahap ini, Bank memaksimalkan ecosystem monetization. At this stage, the Bank maximizes
nilai tambah dari layanan digital yang telah dibangun, value-added from digital services, increases fee-based income,
meningkatkan fee based income, serta memperkuat model and strengthens data-driven business models.
bisnis berbasis data.
Secara keseluruhan, roadmap ini ditopang oleh empat fokus Overall, the roadmap is supported by four key focus areas:
utama pengembangan teknologi, yaitu penguatan tata kelola strengthening IT governance, data management development,
TI, pengembangan pengelolaan data, peningkatan adopsi increasing technology adoption, and implementing
teknologi, serta implementasi manajemen risiko TI yang comprehensive IT risk management. Through this approach,
komprehensif. Dengan pendekatan strategis tersebut, Bank Bank Sulselbar positions digital transformation as the main pillar
Sulselbar menempatkan transformasi digital sebagai pilar of sustainable and competitive growth.
utama pertumbuhan yang berkelanjutan dan kompetitif.
«Peningkatan Kapabilitas «Perluasan Jangkauan di
«optimalisasi Portofolio
1 Internal dan Optimalisasi 2 Wilayah Sulselbar & Penetrasi 3 Monetisasi Ekosistem Digital»
Captive Market» Pasar Korporasi Diaspora»
2026 2027 - 2028 2029 - 2030
Strengthening the Core Expanding To New Potential Market Revenue Maximization
Tujuan Strategis
Kepemimpinan Pasar di Wilayah Sulselbar
Potential Key Points Fokus Pengembangan Teknologi
Penguatan Tata Kelola
• Optimalisasi Captive market dan Ekspansi ke UMKM
serta korporasi Pengembangan Pengelolaan Data
• Pengembangan ekosistem digital yang terintegrasi dan
berkelanjutan Penguatan Adopsi Teknologi
• Peningkatan kolaborasi dengan berbagai stakeholders
Implementasi Manajemen Risiko
Struktur Organisasi Divisi TI IT Division Organizational Structure
Divisi Teknologi Informasi Bank Sulselbar dirancang dengan The Information Technology Division of Bank Sulselbar is
struktur yang efisien dan terintegrasi untuk mendukung designed with an efficient and integrated structure to optimally
transformasi digital bank secara optimal. Dipimpin oleh support digital transformation. Led by a Head of IT Division, it
seorang Pemimpin Divisi Teknologi Informasi, divisi ini consists of four main departments:
memiliki empat departemen utama:
BANK SULSELBAR 179
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 180
Pendukung Bisnis
Business Support
1. Departemen Perencanaan dan Pengembangan TI 1. IT Planning and Development Department
Departemen ini bertugas merancang strategi dan This department is responsible for designing IT strategy
perencanaan TI, mengelola inovasi, dan memastikan and planning, managing innovation, and ensuring the
pengembangan serta pengelolaan proyek teknologi. development and management of technology projects.
Dengan peran analis strategi, manajemen perubahan, dan With the roles of strategy analysts, change managers, and
programmer, departemen ini memastikan keberlanjutan programmers, this department ensures the continuity of
inovasi sesuai kebutuhan bisnis. innovation according to business needs.
2. Departemen Tata Kelola dan Keamanan TI 2. IT Governance and Security Department
Bertanggung jawab atas tata kelola risiko dan keamanan Responsible for IT system risk and security governance,
sistem TI, departemen ini memastikan kepatuhan this department ensures regulatory compliance and the
terhadap regulasi serta perlindungan data bank dan protection of bank and customer data. This function is
nasabah. Fungsi ini didukung oleh analis tata kelola dan supported by governance and security analysts.
keamanan.
3. Departemen Infrastruktur dan Jaringan 3. Infrastructure and Network Department
Departemen ini mengelola aset, infrastruktur, dan jaringan This department manages IT assets, infrastructure, and
TI, termasuk peran penting seperti pengelolaan DBA dan networks, including critical roles such as DBA management
disaster recovery. Infrastruktur yang andal menjadi fondasi and disaster recovery. Reliable infrastructure is the
layanan TI yang berkelanjutan. foundation of sustainable IT services.
4. Departemen Operasional TI 4. IT Operations Department
Departemen ini menangani operasional harian TI, This department handles day-to-day IT operations, including
termasuk dukungan dan layanan kepada pengguna support and services to internal and external users. This
internal dan eksternal. Fungsi ini memastikan sistem function ensures systems run efficiently and are responsive
berjalan dengan efisien dan responsif terhadap kebutuhan to user needs.
pengguna.
Dengan struktur yang terorganisasi ini, Divisi TI Bank With this organized structure, Bank Sulselbar’s IT Division is able
Sulselbar mampu mendukung implementasi teknologi to support comprehensive technology implementation, improve
secara menyeluruh, meningkatkan efisiensi operasional, operational efficiency, and provide quality services to customers
dan memberikan layanan berkualitas bagi nasabah serta and other stakeholders.
pemangku kepentingan lainnya.
Pemimpin Divisi
Teknologi Informasi
Information Technology
Division Head
Departemen Perencanaan & Departemen Tata Kelola & Departemen Infrastruktur &
Pengembangan TI Kemanan TI Jaringan Departemen Operasional TI
IT Planning & Development IT Governance and Security Department of Infrastructure & IT Operations Department
Department Department Network
Analis Strategi & Perencanaan TI Analis Tata Kelola & Risiko TI Analis Manajemen Aset TI Analis Operasional TI
IT Strategy & Planning Analyst IT Governance and Risk Analyst IT Asset Management Analyst IT Operations Analyst
Analis Change Management & Analis Infrastruktur
Inovasi TI Analis Keamanan TI Analis Dukungan & Layanan TI
IT Change Management & & Jaringan TI
IT Security Analyst IT Support & Services Analyst
Innovation Analyst IT Infrastructure & Network Analyst
Asisten Asisten
Analis Pengembangan & Administrasi Administrasi
Manajemen Proyek TI DBA & Disaster Recovery
IT Project Management and DBA & Disaster Recovery
Development Analyst
Asisten
Programer Administrasi
Programmer
Asisten
Administrasi
180 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 181
Adapun tugas dan tanggung jawab Divisi TI dapat dijabarkan The duties and responsibilities of the IT Division can be outlined
sebagai berikut : as follows:
1. Mengelola Teknologi Informasi secara keseluruhan untuk 1. Managing overall information technology to achieve
mencapai tujuan visi organisasi yang selaras dengan visi organizational vision goals aligned with Bank Sulselbar's
dan misi Bank Sulselbar. vision and mission.
2. Mengevaluasi kecukupan dan kemampuan resources 2. Evaluating the adequacy and capability of information
teknologi informasi dalam mengelola seluruh aktivitas technology resources in managing all operational activities of
operasional Unit Bisnis Bank Sulselbar. Bank Sulselbar's Business Units.
3. Pelaksana kebijakan dan prosedur sebagai bagian dari 3. Implementing policies and procedures as part of information
pengendalian/pengawasan manajemen risiko bidang technology risk management control/supervision.
teknologi informasi. 4. Developing information technology systems aligned with the
4. Menyusun pengembangan sistem teknologi informasi Bank's strategic policy direction.
yang selaras dengan arah kebijakan strategis Bank. 5. Aligning the information technology strategic plan with the
5. Menyelaraskan rencana stratejik teknologi informasi Bank's business plan.
dengan rencana bisnis Bank.
Profil Pemimpin Divisi
Teknologi Informasi
MAWARDI
Divisi Teknologi dan
Informasi
Information and Technology
Division
Warga Negara Indonesia. Usia 47 tahun. Lahir di Bone pada
tanggal 27 Juli 1978. Indonesian citizen, age 47. Born in Bone, July 27, 1978.
Domisili Domicile:
Maksasar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment:
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Teknologi Informasi Appointed as Head of Information Technology Division based on
berdasarkan SK/141/DIR/IX/2023. SK/141/DIR/IX/2023.
Riwayat Pendidikan Educational Background:
Sarjana (S1) Jurusan Manajemen Keuangan & Perbankan dari Bachelor (S1) majoring in Financial Management & Banking from
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar (2002). Makassar College of Economics (2002).
Pengalaman Kerja Work Experience:
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada tahun 2005, 1. Started career at Bank Sulselbar in 2005
2. Pjs Pemimpin Divisi Teknologi Informasi (19 September 2. Interim Head of Information Technology Division (September
2023 - sekarang), 19, 2023 - Present)
3. Pemimpin Departemen (2017), 3. Department Head (2017)
4. Pemimpin Departemen Pengembangan TI (2016). 4. IT Development Department Head (2016)
Sertifikasi Certification:
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Risk Management Certification Level 6
BANK SULSELBAR 181
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 182
Pendukung Bisnis
Business Support
Komposisi Pegawai Divisi TI IT Division Employee Composition
Divisi Teknologi Informasi Bank Sulselbar memiliki Bank Sulselbar’s Information Technology Division consists of
32 pegawai dengan komposisi yang terstruktur untuk 32 employees with a structured composition to support digital
mendukung transformasi digital. Terdiri dari 1 Pemimpin transformation. It comprises 1 Division Head, 4 Department
Divisi, 4 Pemimpin Departemen, 14 Analis, 3 Programmer, Heads, 14 Analysts, 3 Programmers, and 10 Staff. This structure
dan 10 Staff, struktur ini dirancang untuk memastikan is designed to ensure optimal management and implementation
pengelolaan dan implementasi teknologi berjalan optimal. of technology. Each role holds a strategic function in
Setiap jabatan memiliki peran strategis dalam mendukung supporting service innovation, digital system development, and
inovasi layanan, pengembangan sistem digital, dan penguatan strengthening data security, positioning the IT Division as a key
keamanan data, menjadikan Divisi TI sebagai pilar utama pillar of Bank Sulselbar’s digital transformation.
transformasi digital Bank Sulselbar.
Jabatan Total Position
Pemimpin Divisi 1 Division Leader
Pemimpin Departemen 4 Department Leader
Analis 14 Analyst
Programer 3 Programmer
Staff 10 staff
Total 32 Total
Program Kerja Divisi TI Tahun 2025 IT Work Programs 2025
Pada tahun 2025, Divisi Teknologi Informasi (TI) Bank In 2025, the Information Technology (IT) Division of Bank
Sulselbar memfokuskan program kerja pada penguatan Sulselbar focused its work programs on strengthening
kapabilitas digital, peningkatan kualitas layanan nasabah, digital capabilities, enhancing customer service quality,
serta pengamanan infrastruktur teknologi secara and comprehensively securing technology infrastructure.
komprehensif. Seluruh inisiatif ini dirancang untuk All initiatives were designed to support the Bank’s digital
mendukung transformasi digital Bank sekaligus memperkuat transformation while reinforcing its role as a strategic partner to
peran sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah. Program regional governments. The work programs include:
kerja tersebut mencakup :
1. Mobile Banking Enhancement 1. Mobile Banking Enhancement
Mobile banking enhancement adalah proses pengembangan Mobile banking enhancement is the process of developing
dan peningkatan fitur serta fungsi dari aplikasi mobile and improving features and functions of the mobile banking
banking untuk memberikan pengalaman yang lebih baik application to provide a better user experience and meet
kepada pengguna dan memenuhi kebutuhan bisnis yang evolving business needs.
berkembang.
2. Cash Management System Enhancement. 2. Cash Management System Enhancement
CMS Enhancement adalah sistem yang digunakan oleh CMS Enhancement is a system used by regional government
nasabah Pemda atau perusahaan yang memberikan solusi customers or corporate clients that provides integrated
terpadu secara online untuk berbagai kebutuhan seperti online solutions for financial information, fund transfers,
informasi keuangan, transfer dana, pembayaran serta payments, and transaction reporting more effectively and
pelaporan transaksi dengan lebih efektif dan efisien. CMS efficiently. CMS enhancements in 2025 include:
Enhancement di tahun 2025 adalah sebagai berikut : • BPJS Employment payments (BPU and PU)
• Pembayaran BPJS Ketenaga Kerjaan (BPU dan PU) • LKPP payments
• Pembayaran LKPP • PLN payments
• Pembayaran PLN • Integration of payment evidence with SIPD (Regional
• Integrasi Payment Evidence dengan SIPD (Sistem Government Information System)
Informasi Pemerintah Daerah)
182 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 183
3. Elektronifikasi Transkasi Pemda dalam rangka 3. Electronification of Regional Government Transactions to
menjalankan misi PT Bank Sulselbar sebagai Mitra fulfill PT Bank Sulselbar’s mission as a Strategic Partner for
Strategis Pemerintah Daerah dalam Pembangunan Regional Governments in Regional Development, such as
Daerah seperti Integrasi dengan SIPD (Sistem Informasi integration with the SIPD (Regional Government Information
Pemerintahan Daerah) System).
4. Streamlining proses bisnis dan perbaikan proses melalui 4. Streamlining Business Processes and Process Improvement
digitalisasi Through Digitalization
Streamlining proses bisnis dan perbaikan proses melalui Streamlining business processes and process improvements
digitalisasi, seperti pemrosesan transaksi, rekonsiliasi, through digitalization, such as transaction processing,
dan pelaporan. reconciliation, and reporting.
5. Solusi Keamanan 5. Security Solutions
Data Protection: Forcepoint DLP (Data Loss Prevention) Data Protection: Forcepoint DLP (Data Loss Prevention)
Fokus: Mencegah Kebocoran Data Sensitif & Intelectual Focus: Preventing Sensitive Data and Intellectual Property
Property. Leaks.
• Asset Protection: Berhasil memetakan dan • Asset Protection: Successfully mapping and protecting
memproteksi data kritis perusahaan (Data Nasabah/ critical company data (Customer/Employee Data, Report
Karyawan, Data Laporan, dll). Data, etc.).
• Policy Enforcement: Menerapkan kebijakan otomatis • Policy Enforcement: Implementing automated policies
(Block/Encrypt) untuk pengiriman data sensitif via (Block/Encrypt) for unauthorized transmission of
Media Sosial, Email, USB, dan Cloud Storage yang sensitive data via Social Media, Email, USB, and Cloud
tidak sah. Storage.
• Audit Compliance Readiness: Menyediakan laporan • Audit Compliance Readiness: Providing comprehensive
forensik data yang komprehensif, memastikan data forensic reports, ensuring the company is ready for
perusahaan siap audit kepatuhan (ISO 27001 / UU compliance audits (ISO 27001 / PDP Law).
PDP). 1) Endpoint Protection: CrowdStrike Falcon (EDR/
1) Endpoint Protection: Crowd Strike Falcon (EDR/ NGAV)
NGAV) Focus: Early Detection & Prevention of Ransomware
Fokus: Deteksi Dini & Pencegahan Ransomware on Laptop/Server endpoints.
pada endpoint Laptop/Server. • Real-Time Threat Blocking: Replaces traditional
• Real-Time Threat Blocking: Menggantikan signature-based antivirus with Behavioral AI-
antivirus tradisional berbasis signature based protection. Successfully blocked 100%
dengan proteksi berbasis Behavioral AI. of potential malware and ransomware attacks
Berhasil memblokir 100% potensi serangan detected during the running period.
malware dan ransomware yang terdeteksi
selama periode berjalan.
• Reduced MTTR (Mean Time to Respond): • Reduced MTTR (Mean Time to Response):
Mempercepat waktu deteksi dan isolasi Accelerates detection and isolation of infected
perangkat yang terinfeksi dari hitungan devices from hours to less than 15 minutes
jam menjadi <15 menit melalui fitur remote through the remote containment feature.
containment.
• Lightweight Agent: Mengurangi beban kinerja • Lightweight Agent: Reduces CPU performance
CPU pada laptop user (tidak berat seperti load on user laptops (not as heavy as legacy
antivirus lama), sehingga tidak mengganggu antivirus), thus minimizing disruption to
operasional kerja harian karyawan. employees’ daily work operations.
2) Network Security & Remote Access: Palo Alto SASE 2) Network Security & Remote Access: Palo Alto SASE
(Prisma Access) (Prisma Access)
Fokus: Mengamankan akses kerja jarak jauh Focus: Securing remote work access (Hybrid Work) &
(Hybrid Work) & Konsolidasi Jaringan. Network Consolidation.
BANK SULSELBAR 183
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 184
Pendukung Bisnis
Business Support
• Zero Trust Implementation: Berhasil • Zero Trust Implementation: Successfully replaces
menggantikan dependensi VPN tradisional slow traditional VPN dependencies with a SASE
yang lambat dengan arsitektur SASE (Secure (Secure Access Service Edge) architecture. All
Access Service Edge). Seluruh akses user user access is now verified based on identity
kini diverifikasi berdasarkan identitas dan and context, not just network location. Remote
konteks, bukan hanya lokasi network. Serta VPN access is also enabled using Multi-Factor
akses VPN remote yang menggunakan MFA Authentication (MFA).
• Operational Efficiency: Menurunkan latensi • Operational Efficiency: Reduces application
akses aplikasi bagi remote user sebesar 30- access latency for remote users by an estimated
40% (estimasi) dibandingkan koneksi VPN 30-40% compared to legacy VPN connections,
lama, meningkatkan produktivitas karyawan. increasing employee productivity.
• Full Visibility: Mencapai 100% visibilitas trafik • Full Visibility: Achieves 100% visibility of
jaringan, termasuk trafik terenkripsi (SSL network traffic, including encrypted traffic (SSL
Decryption), yang sebelumnya merupakan Decryption), which was previously a blind spot.
blind spot.
• Mengamankan tidak hanya akses remote • Secures not only remote access but also employee
namun juga akses laptop karyawan ke internet. laptop access to the internet.
Dampak Bisnis (Business Impact) Solusi Keamanan Business Impact of Security Solutions
1. Cost Avoidance: Menghindarkan perusahaan 1. Cost Avoidance: Prevents financial and reputational
dari kerugian finansial dan risiko reputasi akibat losses from ransomware attacks (estimated losses:
potensi serangan Ransomware (estimasi kerugian hundreds of billions of rupiah per incident).
pasar rata-rata saat ini: Ratusan Milyar Rupiah
per insiden).
2. Regulatory Compliance: Memenuhi standar 2. Regulatory Compliance: Ensures compliance with
kepatuhan Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) Indonesia’s Personal Data Protection Law (UU PDP).
Indonesia melalui kontrol DLP yang ketat.
3. Business Continuity: Memastikan operasional 3. Business Continuity: Ensures uninterrupted
bisnis tetap berjalan tanpa henti (zero downtime) operations (zero downtime).
akibat gangguan siber.
Realisasi program kerja Divisi Teknologi Informasi tahun The realization of the Information Technology (IT) Division’s
2025 menghadapi berbagai dinamika yang memerlukan work programs in 2025 faced various dynamics that required
pengelolaan strategis, koordinasi lintas fungsi, serta strategic management, cross-functional coordination, and
penguatan manajemen risiko proyek. Kompleksitas strengthened project risk management. The complexity of
transformasi digital yang berjalan secara simultan dengan digital transformation, which runs simultaneously with business
kebutuhan bisnis dan perubahan regulasi menjadikan needs and regulatory changes, makes the implementation of IT
pelaksanaan program TI tidak hanya bersifat teknis, programs not only technical in nature, but also organizational
tetapi juga organisatoris dan strategis. Berikut beberapa and strategic. The following are some of the main challenges
kendala dan tantangan utama yang dihadapi dalam proses encountered during the implementation process:
implementasi:
1. Volume Program yang Tinggi 1. High Program Volume
Pada tahun 2025 terdapat 76 rencana pengembangan In 2025, there were 76 IT development initiatives to be
TI yang harus direalisasikan. Jumlah ini menuntut proses implemented. This required strict prioritization and optimal
prioritisasi yang ketat serta pengelolaan sumber daya resource management to ensure all programs were delivered
yang optimal agar seluruh program dapat berjalan sesuai on schedule without compromising implementation quality.
jadwal tanpa mengorbankan kualitas hasil implementasi.
184 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 185
2. Inisiasi dari Berbagai Divisi 2. Cross-Division Initiatives
Sebagian besar pengembangan sistem berasal dari Most system developments originated from business unit
kebutuhan unit bisnis di luar Divisi TI. Meskipun requirements outside the IT Division. While this enriches
memperkaya perspektif dan memperluas inovasi, kondisi perspectives and drives innovation, it requires intensive
ini memerlukan koordinasi lintas divisi yang intensif cross-functional coordination to ensure alignment between
untuk memastikan keselarasan antara kebutuhan bisnis, business needs, technical capacity, and the IT strategic
kapasitas teknis, dan roadmap strategis TI. roadmap.
3. Restrukturisasi Organisasi 3. Organizational Restructuring
Adanya rencana restrukturisasi organisasi berpotensi Planned organizational restructuring has the potential
memengaruhi alur komunikasi, tata kelola proyek, serta to affect communication flows, project governance, and
pola pengambilan keputusan. Divisi TI perlu melakukan decision-making processes. The IT Division must adapt to
penyesuaian terhadap struktur baru agar tetap adaptif the new structure to remain agile and effective in supporting
dan efektif dalam mendukung transformasi digital. digital transformation.
4. Keterlibatan Pihak Ketiga (Vendor) 4. Third-Party (Vendor) Involvement
Beberapa proyek strategis membutuhkan dukungan Several strategic projects require external vendor support.
vendor eksternal. Proses pengadaan yang harus mengikuti Procurement processes that must comply with formal
ketentuan formal dan prinsip kehati-hatian seringkali regulations and prudential principles often take longer than
memerlukan waktu lebih panjang dari perencanaan awal, initially planned, impacting implementation timelines.
sehingga berdampak pada timeline implementasi.
5. Regulasi Keamanan yang Baru 5. New Security Regulations
Penerapan regulasi terbaru di bidang keamanan informasi The implementation of new regulations in information security
dan perlindungan data menuntut standar pengendalian and data protection requires higher control standards. This
yang lebih tinggi. Hal ini membutuhkan penyesuaian necessitates adjustments in system architecture and internal
arsitektur sistem dan prosedur internal, sehingga procedures, adding complexity to program execution.
menambah kompleksitas dalam pelaksanaan program.
Meskipun demikian, seluruh kendala tersebut dikelola Nevertheless, all these challenges are managed as part
sebagai bagian dari proses penguatan tata kelola TI guna of strengthening IT governance to ensure that program
memastikan implementasi program tetap terarah, aman, dan implementation remains well-directed, secure, and capable of
memberikan nilai tambah bagi Bank. delivering added value to the Bank.
Strategi Pencapaian Program Kerja Strategy for Achieving Work Programs
Strategi pencapaian program kerja Divisi Teknologi The strategy for achieving the Information Technology (IT)
Informasi (TI) tahun 2025 diarahkan untuk memastikan Division’s work programs in 2025 is directed to ensure that all
seluruh inisiatif pengembangan teknologi berjalan selaras technology development initiatives are aligned with the Bank’s
dengan Corporate Plan Bank dan mampu memberikan Corporate Plan and are able to deliver measurable added value
nilai tambah yang terukur bagi organisasi. Pendekatan to the organization. The approach emphasizes the integration
yang digunakan menitikberatkan pada integrasi antara IT between the IT Strategic Plan and the Bank’s business strategy,
Strategic Plan dengan strategi bisnis Bank, sehingga setiap so that every system development is not only technical in nature,
pengembangan sistem tidak hanya bersifat teknis, tetapi but also supports the achievement of growth targets, efficiency,
mendukung pencapaian target pertumbuhan, efisiensi, dan and service quality.
kualitas layanan.
Dalam implementasinya, Divisi TI berpegang pada lima In its implementation, the IT Division adheres to four main
prinsip utama, yaitu : principles, namely:
1. Responsif - IT Strategic harus membantu memberikan 1. Responsiveness – IT strategy must support fast and accurate
pelayanan yang cepat dan akurat kepada pengguna service delivery to users.
BANK SULSELBAR 185
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 186
Pendukung Bisnis
Business Support
2. Keandalan - IT Strategic harus lebih proaktif dalam 2. Reliability – IT strategy must be more proactive in meeting
memenuhi kebutuhan seluruh stakeholders. the needs of all stakeholders.
3. Inovatif - IT Strategic harus berfokus pada penciptaan 3. Innovativeness – IT strategy must focus on developing
produk dan layanan yang inovatif untuk nasabah. innovative products and services for customers.
4. Kompetitif - Produk, layanan, dan operasional TI yang 4. Competitiveness – IT products, services, and operations must
diberikan harus berkualitas. be of high quality.
Dari sisi keamanan, strategi modernisasi dilakukan melalui From a security perspective, modernization strategies are
pendekatan Defense-in-Depth dan implementasi Zero Trust implemented through a Defense-in-Depth approach and Zero
Architecture guna mengamankan aset Bank dalam skema Trust Architecture to secure the Bank’s assets within a hybrid
kerja hybrid. Langkah ini memperkuat security posture serta working environment. These measures strengthen the security
memastikan kepatuhan terhadap regulasi perlindungan posture and ensure compliance with data protection regulations.
data. Di saat yang sama, penguatan kompetensi SDM TI At the same time, strengthening IT human capital competencies
melalui pelatihan dan sertifikasi menjadi bagian penting agar through training and certification is an essential component to
transformasi digital berjalan optimal. Dengan strategi yang ensure optimal digital transformation. With a structured strategy
terstruktur dan berbasis prinsip tata kelola yang kuat, Divisi and strong governance principles, the IT Division ensures that all
TI memastikan seluruh program kerja 2025 dapat terealisasi 2025 work programs are implemented effectively, sustainably,
secara efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak and deliver tangible impacts on the Bank’s performance and
nyata terhadap peningkatan kinerja serta reputasi Bank. reputation.
Keamanan dan Tatakelola Teknologi Information Technology Security and
Informasi Governance
Di tengah percepatan transformasi digital, keamanan dan Amid the acceleration of digital transformation, Information
tata kelola Teknologi Informasi (TI) bukan lagi sekadar Technology (IT) security and governance are no longer merely
fungsi pendukung, melainkan menjadi fondasi utama supporting functions, but have become the foundation of banking
keberlangsungan bisnis perbankan. Disruption akibat business sustainability. Disruptions caused by system failures,
gangguan sistem, serangan siber, hingga bencana alam cyberattacks, or natural disasters can directly impact operational
dapat berdampak langsung terhadap stabilitas operasional, stability, customer trust, and institutional reputation. Therefore,
kepercayaan nasabah, serta reputasi institusi. Oleh karena IT governance processes are designed to ensure that all key risks
itu, proses governansi TI dirancang untuk memastikan are identified, systematically managed, and periodically reported
seluruh risiko utama teridentifikasi, dikelola secara to the Board of Directors as part of strategic oversight.
sistematis, dan dilaporkan secara berkala kepada Direksi
sebagai bagian dari pengawasan strategis.
Tata kelola TI dijalankan melalui struktur peran dan tanggung IT governance is implemented through a clear structure of
jawab yang jelas, mulai dari Direksi yang melakukan roles and responsibilities, ranging from the Board of Directors
peninjauan kesiapan keamanan siber, hingga pembentukan reviewing cybersecurity readiness to the establishment of an
unit independen Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS). Direksi independent Cyber Incident Response Team (TTIS). The Board
memastikan kecukupan anggaran, efektivitas pengendalian, of Directors ensures budget adequacy, control effectiveness,
serta format pelaporan insiden sebelum disampaikan and reporting mechanisms before incidents are disclosed to
kepada publik atau regulator. Dengan demikian, pengelolaan regulators or the public. Thus, IT risk management is not reactive,
risiko TI tidak bersifat reaktif, tetapi menjadi bagian dari but becomes an integrated part of corporate risk management.
manajemen risiko korporat yang terintegrasi.
Skema Rencana Strategi Keamanan TI IT Security Strategy Framework
Dalam menghadapi dinamika ancaman siber yang semakin In response to increasingly sophisticated cyber threats and
canggih serta tuntutan kepatuhan terhadap regulasi regulatory demands for data protection, the IT Security Strategy
186 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 187
perlindungan data, Skema Rencana Strategi Keamanan Framework is designed comprehensively and based on risk.
TI dirancang secara komprehensif dan berbasis risiko. This strategy focuses not only on system protection, but also
Strategi ini tidak hanya berorientasi pada perlindungan on safeguarding business value, reputation, and operational
sistem, tetapi juga pada perlindungan nilai bisnis, reputasi, continuity. The approach integrates data, endpoint, and network
serta keberlangsungan operasional bank. Pendekatan yang security within a layered security architecture (defense-in-depth)
digunakan mengintegrasikan pengamanan data, endpoint, aligned with corporate governance principles.
dan jaringan dalam satu arsitektur keamanan berlapis
(defense-in-depth) yang terukur dan selaras dengan tata
kelola perusahaan.
Adapun implementasi strategi keamanan TI tersebut The implementation of the IT security strategy includes:
dijabarkan sebagai berikut:
1. Data Protection – Forcepoint Data Loss Prevention (DLP) 1. Data Protection – Forcepoint Data Loss Prevention (DLP)
Fokus utama pada pencegahan kebocoran data The primary focus is on preventing leakage of sensitive data
sensitif dan intellectual property. Sistem DLP berhasil and intellectual property. The DLP system successfully maps
memetakan serta memproteksi data kritis seperti data and protects critical data such as customer data, employee
nasabah, data karyawan, dan laporan internal. Kebijakan data, and internal reports. Automated policies are applied
otomatis diterapkan untuk memblokir atau mengenkripsi to block or encrypt the transmission of sensitive data via
pengiriman data sensitif melalui email, media sosial, USB, unauthorized channels such as email, social media, USB,
maupun cloud storage yang tidak sah. Selain itu, solusi ini and cloud storage. Additionally, this solution provides
menyediakan laporan forensik data yang komprehensif comprehensive forensic reporting to support compliance
guna mendukung kesiapan audit kepatuhan ISO 27001 audits (ISO 27001 and Personal Data Protection Law).
dan UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
2. Endpoint Protection – CrowdStrike Falcon (EDR/NGAV) 2. Endpoint Protection – CrowdStrike Falcon (EDR/NGAV)
Strategi ini berfokus pada deteksi dini dan pencegahan This strategy focuses on early detection and prevention of
ransomware pada laptop dan server. Teknologi berbasis ransomware attacks on laptops and servers. Behavioral
Behavioral AI menggantikan antivirus tradisional AI-based technology replaces traditional signature-based
berbasis signature, dengan capaian pemblokiran 100% antivirus systems, achieving 100% blocking of detected
terhadap potensi serangan malware dan ransomware malware and ransomware threats. Incident response time
yang terdeteksi selama periode berjalan. Waktu respons (MTTR) is reduced to less than 15 minutes through remote
terhadap insiden (MTTR) berhasil dipercepat menjadi containment features. Furthermore, the lightweight agent
kurang dari 15 menit melalui fitur remote containment. ensures optimal device performance without disrupting
Selain itu, agen yang ringan menjaga kinerja perangkat productivity.
tetap optimal tanpa mengganggu produktivitas kerja.
3. Network Security & Remote Access – Palo Alto SASE (Prisma 3. Network Security & Remote Access – Palo Alto SASE (Prisma
Access) Access)
Untuk mendukung pola kerja hybrid, Bank menerapkan To support hybrid working patterns, the Bank implements
arsitektur Secure Access Service Edge (SASE) berbasis Zero a Zero Trust-based Secure Access Service Edge (SASE)
Trust. Akses pengguna diverifikasi berdasarkan identitas architecture. User access is verified based on identity and
dan konteks dengan dukungan MFA, menggantikan VPN context with Multi-Factor Authentication (MFA), replacing
tradisional yang lambat. Implementasi ini menurunkan traditional VPN systems. This implementation reduces
latensi akses aplikasi hingga 30–40% dan meningkatkan application latency by 30–40% and achieves 100% network
visibilitas trafik jaringan hingga 100%, termasuk trafik traffic visibility, including encrypted traffic (SSL decryption).
terenkripsi (SSL decryption). Pengamanan tidak hanya Security coverage extends beyond remote access to include
berlaku untuk akses remote, tetapi juga untuk akses employee internet access.
internet laptop karyawan secara menyeluruh.
4. Dampak Bisnis Strategis 4. Strategic Business Impact
Implementasi solusi keamanan ini memberikan cost The implementation of these security solutions provides
avoidance signifikan dengan mengurangi potensi kerugian significant cost avoidance by reducing potential losses from
akibat serangan ransomware yang dapat mencapai ratusan ransomware attacks, which may reach hundreds of billions
BANK SULSELBAR 187
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 188
Pendukung Bisnis
Business Support
miliar rupiah per insiden. Dari sisi regulasi, kontrol DLP of rupiah per incident. From a regulatory perspective, strict
yang ketat memastikan kepatuhan terhadap UU PDP. DLP controls ensure compliance with the Personal Data
Lebih jauh lagi, strategi ini menjamin business continuity Protection Law. Moreover, this strategy guarantees business
dengan menjaga operasional tetap berjalan tanpa continuity by maintaining uninterrupted operations (zero
gangguan (zero downtime) akibat insiden siber. downtime) despite cyber incidents.
Melalui skema strategi keamanan yang terintegrasi tersebut, Through this integrated security strategy framework, IT security
keamanan TI tidak hanya menjadi fungsi proteksi, tetapi functions not only as a protection mechanism but also as a key
menjadi enabler utama ketahanan digital dan pertumbuhan enabler of digital resilience and sustainable business growth.
bisnis yang berkelanjutan.
Penerapan Manajemen Risiko dalam Implementation of IT Risk Management
Penggunaan TI
Di era digital yang ditandai oleh konektivitas tanpa batas In the digital era characterized by limitless connectivity and
dan meningkatnya kompleksitas ancaman siber, penerapan increasing cyber threat complexity, the implementation of IT risk
manajemen risiko dalam penggunaan Teknologi Informasi management has become a fundamental element in maintaining
(TI) menjadi elemen fundamental dalam menjaga stabilitas operational stability and the Bank’s reputation. IT risks are
operasional dan reputasi bank. Risiko TI tidak lagi terbatas no longer limited to technical disruptions, but have expanded
pada gangguan teknis, tetapi telah berkembang mencakup to include cyberattacks, data breaches, system failures, and
serangan siber, kebocoran data, kegagalan sistem, hingga external disruptions. Therefore, cybersecurity risk management
disruption akibat faktor eksternal. Oleh karena itu, penerapan is implemented in an integrated manner within corporate
manajemen risiko keamanan siber dilakukan secara governance to ensure that all key risks are identified, measured,
terintegrasi dengan tata kelola perusahaan, memastikan mitigated, and periodically reported to the Board of Directors
seluruh risiko utama teridentifikasi, diukur, dimitigasi, and Board of Commissioners.
dan dilaporkan secara berkala kepada Direksi dan Dewan
Komisaris.
Penerapan manajemen risiko terkait keamanan siber The implementation of cybersecurity risk management includes
mencakup empat aspek utama sebagai berikut: four main aspects:
1. Tata Kelola Risiko Keamanan Siber 1. Cyber Risk Governance
Tata kelola risiko dimulai dari pengawasan aktif Direksi Risk governance begins with active oversight by the Board
dan Dewan Komisaris dalam memastikan efektivitas of Directors and Board of Commissioners to ensure the
strategi keamanan siber. Manajemen menetapkan risk effectiveness of cybersecurity strategies. Management
appetite dan risk tolerance yang jelas terhadap risiko siber, establishes clear risk appetite and risk tolerance, ensuring
sehingga setiap keputusan teknologi selaras dengan that all technology decisions align with acceptable risk levels.
tingkat risiko yang dapat diterima bank. Budaya risiko Risk awareness is also strengthened through training and
juga dibangun melalui program awareness dan pelatihan awareness programs for all employees.
berkala agar seluruh pegawai memahami peran dan
tanggung jawabnya dalam menjaga keamanan informasi.
2. Kerangka Manajemen Risiko Keamanan Siber 2. Cyber Risk Management Framework
Bank menyusun strategi manajemen risiko yang The Bank develops a documented and integrated risk
terdokumentasi dan terintegrasi dengan IT Strategic Plan. management strategy aligned with the IT Strategic Plan.
Kerangka ini mencakup kecukupan struktur organisasi, This framework includes organizational structure adequacy,
termasuk fungsi independen keamanan siber dan Tim independent cybersecurity functions, Cyber Incident
Tanggap Insiden Siber, serta kebijakan dan prosedur Response Team (TTIS), and clear policies on data protection,
yang jelas mengenai pengamanan data, akses sistem, dan system access, and security testing. Risk limits and preventive
pengujian keamanan. Penetapan limit risiko dan kontrol controls ensure risks remain within tolerance levels.
preventif menjadi bagian penting untuk memastikan risiko
tetap dalam batas toleransi yang telah ditetapkan.
188 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 189
3. Proses Manajemen Risiko, SDM, dan Sistem Informasi 3. Risk Management Processes, Human Resources, and Risk
Risiko Information Systems
Proses manajemen risiko dilakukan melalui identifikasi Risk management processes include identification of critical
aset kritis, analisis kerentanan, pemantauan ancaman assets, vulnerability analysis, real-time threat monitoring,
secara real-time, serta pengujian keamanan siber berbasis and scenario-based security testing. Human resource
skenario. Kecukupan SDM dijaga melalui pengembangan adequacy is ensured through competency development in
kompetensi di bidang digital forensic, incident response, digital forensics, incident response, penetration testing, and
penetration testing, dan keamanan jaringan. Sistem network security. Risk management information systems
informasi manajemen risiko mendukung pelaporan support structured reporting, dashboards, and periodic
terstruktur, dashboard risiko, serta penyampaian laporan reporting to management and regulators.
berkala kepada Direksi dan regulator.
4. Sistem Pengendalian Risiko dan Kaji Ulang 4. Risk Control System and Review
Pengendalian risiko keamanan siber diperkuat melalui Cybersecurity risk controls are strengthened through internal
sistem pengendalian intern yang mencakup segregasi control systems including segregation of duties, audit trails,
tugas, audit trail, monitoring berkelanjutan, serta continuous monitoring, and independent testing. Periodic
pengujian independen. Evaluasi dan kaji ulang dilakukan evaluations ensure control effectiveness, policy updates, and
secara periodik untuk memastikan efektivitas kontrol, continuous improvement of cybersecurity maturity levels.
memperbarui kebijakan sesuai dinamika ancaman global,
serta meningkatkan tingkat maturitas keamanan siber.
Penerapan manajemen risiko TI dilakukan secara The implementation of IT risk management is carried out
komprehensif untuk mengantisipasi disruption, ancaman comprehensively to anticipate disruptions, cybersecurity threats,
cyber security, dan skenario bencana. Proses ini dimulai dari and disaster scenarios. The process begins with the identification
identifikasi aset kritis, pemetaan ancaman dan kerentanan, of critical assets, mapping of threats and vulnerabilities, and the
hingga penetapan kontrol mitigasi yang terukur. Setiap establishment of measurable mitigation controls. Each potential
potensi gangguan—baik gangguan teknis Level-1, kondisi disruption—whether Level-1 technical disturbances, Level-2
darurat Level-2, maupun bencana katastrofik Level-3— emergency conditions, or Level-3 catastrophic events—has
memiliki skema pengendalian dan jalur komando yang jelas . clearly defined control schemes and command lines.
Dalam konteks disruption operasional, manajemen risiko In the context of operational disruptions, risk management
memastikan ketersediaan backup on-site, prosedur repairing ensures the availability of on-site backups, repair procedures
dengan target waktu pemulihan kurang dari dua jam, serta with a recovery time target of less than two hours, and a switch-
mekanisme switch over ke DRC sebagai solusi terakhir. Hal ini over mechanism to the Disaster Recovery Center (DRC) as a last
menjamin business continuity dan meminimalkan downtime. resort. This ensures business continuity and minimizes downtime.
Pada aspek cyber security, risiko dikelola melalui arsitektur From a cybersecurity perspective, risks are managed through the
Zero Trust, pengujian penetrasi berkala, analisis malware, implementation of a Zero Trust architecture, periodic penetration
serta pelibatan TTIS dalam koordinasi dengan otoritas testing, malware analysis, and the involvement of the Cyber
sektoral dan nasional. Pelaporan hasil uji keamanan dan Incident Response Team (TTIS) in coordination with sectoral and
tingkat maturitas dilakukan secara periodik sebagai bagian national authorities. Reporting of security testing results and
dari transparansi kepada Direksi dan regulator. maturity levels is conducted periodically as part of transparency
to the BoD’s and regulators.
Sementara itu, dalam skenario disaster recovery, pemulihan Meanwhile, in disaster recovery scenarios, system restoration
sistem dilakukan melalui metode repairing, aktivasi backup, is carried out through repair methods, backup activation, or
atau relokasi pengendalian operasi ke DRC dengan pusat relocation of operational control to the DRC with a predefined
komando yang telah ditetapkan . Infrastruktur pendukung command center. Supporting infrastructure such as UPS,
BANK SULSELBAR 189
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 190
Pendukung Bisnis
Business Support
seperti UPS, genset, firewall, dan sistem proteksi otomatis generators, firewalls, and automated protection systems form
menjadi bagian dari penguatan ketahanan fisik dan logikal. part of strengthening both physical and logical resilience.
Keseluruhan kerangka ini menunjukkan bahwa tata Overall, this framework demonstrates that IT governance is not
kelola TI tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi solely technology-oriented but also focused on organizational
pada resilience organisasi. Dengan pendekatan risk-based resilience. Through a disciplined risk-based governance approach,
governance yang disiplin, bank memastikan setiap risiko the Bank ensures that all key risks are identified, controlled,
utama telah diidentifikasi, dikendalikan, dan dilaporkan and transparently reported to the Board of Directors. In the
kepada Direksi secara transparan. Di era ekonomi digital yang digital economy era, characterized by cybersecurity threats and
sarat ancaman siber dan volatilitas operasional, ketahanan operational volatility, IT resilience becomes a key determinant of
TI menjadi penentu utama keberlanjutan dan daya saing sustainability and competitiveness for financial institutions.
institusi keuangan.
Investasi Teknologi Informasi Information Technology Investment
Pengembangan biaya Teknologi Informasi (TI) merupakan IT cost development is a strategic investment that determines the
investasi strategis yang menentukan daya saing dan Bank’s competitiveness and sustainability in the digital era. Over
keberlanjutan bank di era digital. Dalam tiga tahun terakhir, the past three years, IT budget allocation has shown an increasing
alokasi anggaran TI menunjukkan tren peningkatan yang trend, reflecting management’s commitment to strengthening
mencerminkan komitmen manajemen dalam memperkuat infrastructure, security, and digital service innovation. In 2023,
infrastruktur, keamanan, serta inovasi layanan digital. Pada IT expenditure reached IDR 27.65 billion, increased to IDR 25.56
tahun 2023, realisasi biaya TI tercatat sebesar Rp27,65 miliar, billion in 2024, and rose significantly to IDR 36.35 billion in
kemudian meningkat menjadi Rp25,56 miliar pada tahun 2025. This increase reflects a structured digital transformation
2024, dan melonjak signifikan pada tahun 2025 menjadi strategy.
Rp36,35 miliar. Peningkatan ini bukan sekadar kenaikan
nominal, melainkan bagian dari strategi transformasi digital
yang terukur.
Tabel biaya pengembangan Teknologi Informasi
Tahun Rupiah
2025 36.352.503.555
2024 25.556.271.964
2023 27.652.440.533
Kenaikan anggaran TI menjadi krusial karena kebutuhan The increase in IT budget is crucial due to the growing complexity
penguatan sistem core banking, pengembangan layanan of core banking systems, mobile services, and cybersecurity.
mobile dan cash management, serta modernisasi keamanan Investments support server capacity, Zero Trust architecture,
siber semakin kompleks. Investasi tersebut mendukung data protection systems, and disaster recovery readiness.
peningkatan kapasitas server, penguatan arsitektur zero Without sufficient investment, risks of service disruption, data
trust, implementasi sistem perlindungan data, hingga breaches, and declining customer trust would increase.
kesiapan disaster recovery center untuk menjamin business
continuity. Tanpa pengembangan biaya yang memadai,
risiko gangguan layanan, kebocoran data, dan penurunan
kepercayaan nasabah akan meningkat.
Lebih dari itu, pengeluaran TI juga berperan dalam Furthermore, IT spending creates long-term efficiency by
menciptakan efisiensi jangka panjang. Digitalisasi proses reducing manual processes, accelerating transactions, and
bisnis mengurangi biaya operasional manual, mempercepat improving productivity. Therefore, IT expenditure should be
190 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 191
transaksi, serta meningkatkan produktivitas karyawan. viewed as value creation rather than cost burden, as it directly
Dengan demikian, pengembangan biaya TI harus dipandang contributes to growth, reputation, and resilience in the modern
sebagai investasi bernilai tambah (value creation), bukan banking industry.
sekadar beban biaya, karena secara langsung berkontribusi
pada pertumbuhan, reputasi, dan ketahanan bank dalam
menghadapi dinamika industri perbankan modern
Pengembangan Kompetensi Competency Development
Pengembangan kompetensi Divisi Teknologi Informasi The competency development of the Information Technology
(TI) menjadi prioritas strategis dalam mendukung (IT) Division is a strategic priority in supporting the Bank’s digital
transformasi digital dan penguatan keamanan siber Bank. transformation and strengthening cybersecurity. Amid the rapid
Di tengah percepatan inovasi teknologi serta meningkatnya pace of technological innovation and the increasing complexity
kompleksitas ancaman siber, kualitas sumber daya manusia of cyber threats, the quality of IT human resources has become
TI menjadi faktor penentu keberhasilan implementasi sistem a key determinant in ensuring the successful implementation of
yang andal dan aman. reliable and secure systems.
Program pengembangan kompetensi difokuskan pada Competency development programs are focused on enhancing
peningkatan keahlian di bidang keamanan informasi, expertise in information security, IT risk management,
manajemen risiko TI, pengelolaan infrastruktur dan jaringan, infrastructure and network management, application
pengembangan aplikasi, serta incident response. Peningkatan development, and incident response. Capacity building is carried
kapasitas dilakukan melalui pelatihan teknis, sertifikasi out through technical training, professional certifications,
profesional, workshop, serta pembelajaran berbasis proyek workshops, and project-based learning (on-the-job training). In
(on-the-job training). Selain itu, penguatan literasi keamanan addition, cybersecurity awareness is expanded across all work
siber juga diperluas kepada seluruh unit kerja untuk units to build a risk-aware culture within the Bank.
membangun budaya sadar risiko di lingkungan Bank.
PENDIDIKAN/PELATIHAN/WORKSHOP/ Public/ TGL.
SEMINAR PENYELENGGARA Inhouse TEMPAT TGL.MULAI BERAKHIR
In House
Inhouse Training Training of Trainer Dale Carnegie Makassar 13/01/2025 17/01/2025
Training
Certified Incident Handler & Responder (ECIH - EC-
Inixindo Public Training Yogyakarta 03/02/2025 45695
Council Certified Incident Handler) - inixindo
Pelatihan Digital Transformation Leader (Digital
Governance, Difital Leadership, Digital Transformation Inixindo Public Training Yogyakarta 03/02/2025 45695
Plan (Strategic Agility)
In House
Data Analysist dan Data Visualization MS Excel Infobank Makassar 14/02/2025 45703
Training
Pelatihan Administering Windows Server & Exam Inixindo Public Training Bandung 10/02/2025 14/02/2025
Pembekalan & Ujian CompTIA Security + Exam Inixindo Public Training Bandung 17/02/2025 45709
Training Cyber Security ASBANDA Public Training Jakarta 24/02/2025 25/02/2025
Program Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko CV. Solusi Bankir In House
Online 14/03/2025 17/03/2025
Jenjang 4 Kompetensi Training
In House
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 BSMR Makassar 22/03/2025 23/03/2025
Training
Pelatihan Mastering IT Project Manajement (Based on Andalan Teknologi
Public Training Jakarta 14/04/2025 17/04/2025
PMBOK 6 IEEE Standar) Inovasi
BANK SULSELBAR 191
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 192
Pendukung Bisnis
Business Support
PENDIDIKAN/PELATIHAN/WORKSHOP/ Public/ TGL.
SEMINAR PENYELENGGARA Inhouse TEMPAT TGL.MULAI BERAKHIR
CV. Solusi Bankir In House
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 4 Online 4/22/2025 4/22/2025
Kompetensi Training
CV. Solusi Bankir In House
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 5 Online 23/04/2025 23/04/2025
Kompetensi Training
CV. Solusi Bankir In House
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 6 Online 24/04/2025 24/04/2025
Kompetensi Training
CV. Solusi Bankir In House
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 Online 28/04/2025 28/04/2025
Kompetensi Training
Diklat dan Ujian Manajemen Umum Dana Pensiun
ADPI & LSPDP Public Training Jakarta 06/05/2025 08/05/2025
(MUDP)
Developing ASP Net MVC 4 Web Inixindo Public Training Yogyakarta 27/04/2025 02/05/2025
Implementasi Data Protection & Model Penerapan
Inixindo Public Training Yogyakarta 14/04/2025 17/04/2025
UU PDP
Strategi Restrukturisasi Kredit: Penyelamatan dan
Penyelesaian Kredit Bermasalah dengan Pendekatan
Infobank Public Training Jakarta 23/04/2025 25/04/2025
Litigasi dan Non-Litigasi dengan Metode Perhitungan
CKPN sesuai PSAK 71
Faster Development Using GetX Flutter Inixindo Public Training Bandung 29/04/2025 02/05/2025
CV. Solusi Bankir In House
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 4 Online 15/05/2025 15/05/2025
Kompetensi Training
CV. Solusi Bankir In House
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 5 Online 16/05/2025 16/05/2025
Kompetensi Training
CV. Solusi Bankir In House
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 6 Online 19/05/2025 19/05/2025
Kompetensi Training
Pelatihan Penerapan Program Anti Pencucian Uang In House
Ir. Hendro Soeprijatno Makassar 22/05/2025 23/05/2025
dan Pencegahan Teroris Training
Developing ASP Net M/C 4 Web Aplication Inixindo Public Training Yogyakarta 19/05/2025 23/05/2025
PT Andalan Teknologi
Training CompTIA Security + and Best Practices Public Training Jakarta 02/06/2025 05/06/2025
Inovasi
Bimbingan Teknis (Bintek) Forum Siber CTIS (Cyber
Asbanda Public Training Bogor 16/06/2025 17/06/2025
Threat Information Sharing)
Software Quality Assurance Inixindo Public Training Surabaya 21/04/2025 24/04/2025
DPO Training Course 5 intensive days with instructor LPKS Gerbang PDP
Public Training Bali 30/06/2025 04/07/2025
from Gerbang PDP Indonesia Indonesia
In House
Pemeliharaan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 CV. Solusi Bankir Online 14/06/2025 15/06/2025
Training
Training Strategi Restrukturisasi Kredit:
Penyelamatan dan Penyelesaiaan Kredit Bermasalah
Infobank Public Training Jakarta 23/04/2025 25/04/2025
dengan Pendekatan Litigasi dan Non Litigasi dengan
Metode Perhitungan CKPN Sesuai 71
Selera Budaya (Perlindungan Konsumen) Divisi Teknologi - Uker 29/07/2025 29/07/2025
Selera Budaya (SOP Multiguna Syariah) Divisi Teknologi - Uker 26/08/2025 26/08/2025
In House Training Awareness ISO/IEC 27001-2022 In House
CBQA Global Makassar 23/06/2025 23/06/2025
Information Security Manajement System Training
Selera Budaya (SOP Manajemen Risiko Operasional) Divisi Teknologi - Uker 25/09/2025 25/09/2025
192 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 193
PENDIDIKAN/PELATIHAN/WORKSHOP/ Public/ TGL.
SEMINAR PENYELENGGARA Inhouse TEMPAT TGL.MULAI BERAKHIR
Inhouse Training Workshop Business Continuity Divisi Manajemen
In House
Management System (BCMS) berdasarkan ISO Risiko dan Enterprice Makassar 08/10/2025 09/10/2025
Training
22301:2019 Manajemen Risiko (ERM)
Divisi Teknologi
(Selerah Budaya) SOP Kredit Usaha Syariah Public Training Makassar 27/10/2025 27/10/2025
Informasi
Pelatihan Onboarding kepada Teller Peserta Program PT. Insan Sinergi Talenta
Public Training Makassar 18/10/2025 18/10/2025
Magang (Insight)
Kas Daerah Provinsi In House
Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Daerah Makassar 13/11/2025 13/11/2025
Sulawesi Selatan Training
ADPI (Asosiasi Dana
Diklat KKNI-Jenjang 4 Asosiasi DPLK Public Training Jakarta 18/11/2025 21/11/2025
Pensiun Indonesia)
Divisi Teknologi
Selerah Budaya Sosialisasi SOP Stanby Loan Selerah Budaya Makassar 28/11/2025 28/11/2025
Informasi
Training Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
In House
(RAKB) Berbasis Environmental, Sosial dan LPPI Online 04/12/2025 04/12/2025
Training
Governance
Divisi Teknologi
Selera Budaya Kartu ATM/Debit Selerah Budaya Makassar 23/12/2025 23/12/2025
Informasi
Rencana Pengembangan Teknologi IT Development Plan 2026
Informasi Tahun 2026
Memasuki tahun 2026, pengembangan Teknologi Informasi Entering 2026, IT development is directed toward strengthening
(TI) diarahkan pada fase penguatan fondasi digital dan the digital foundation and enhancing core capabilities as a
peningkatan kapabilitas inti sebagai penopang pertumbuhan driver of sustainable business growth. This year serves as a
bisnis yang berkelanjutan. Tahun ini menjadi momentum strategic momentum to reinforce infrastructure, improve system
strategis untuk memperkokoh infrastruktur, meningkatkan integration, and deepen data utilization as a basis for decision-
integrasi sistem, serta memperdalam pemanfaatan data making. Transformation is not only focused on service innovation
sebagai basis pengambilan keputusan. Transformasi yang but also on strengthening governance, risk management, and
dibangun tidak hanya berorientasi pada inovasi layanan, cybersecurity that are increasingly adaptive to the dynamics of
tetapi juga pada penguatan tata kelola, manajemen risiko, the banking industry.
dan keamanan siber yang semakin adaptif terhadap dinamika
industri perbankan.
Rencana pengembangan TI 2026 disusun selaras dengan The 2026 IT development plan is aligned with corporate
arah strategis perusahaan dan kebutuhan bisnis, dengan strategic direction and business needs, focusing on optimizing
fokus pada optimalisasi core system, peningkatan kualitas core systems, improving digital service quality, modernizing
layanan digital, modernisasi arsitektur keamanan, serta security architecture, and strengthening operational resilience. In
penguatan ketahanan operasional. Selain itu, pengembangan addition, the development of IT human capital competencies and
kompetensi SDM TI dan peningkatan kolaborasi lintas enhanced cross-unit collaboration are key to ensuring effective
unit menjadi bagian penting untuk memastikan setiap implementation and value creation. Through an integrated and
inisiatif berjalan efektif dan memberikan nilai tambah. risk-based approach, IT development in 2026 is expected to
Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berbasis strengthen competitiveness, improve operational efficiency, and
risiko, pengembangan TI tahun 2026 diharapkan mampu deliver faster, safer, and more responsive services to stakeholders.
memperkuat daya saing Bank, meningkatkan efisiensi
operasional, serta menghadirkan layanan yang semakin
cepat, aman, dan responsif bagi seluruh pemangku
kepentingan.
BANK SULSELBAR 193
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 194
Pendukung Bisnis
Business Support
No. Nama Aplikasi / Infrastruktur Depkripsi
1 Pengembangan Core Banking System Pengembangan Core Banking System
Pengembangan Mobile banking dengan framework baru multi
2 Pengembangan Mobile Banking Multi Platform
platform
3 Top Up Uang Elektronik (Cardbase) Pada Mobile Banking Penambahan fitur top up UE (cardbase) pada Sulselbar Mobile
4 Digital Loan KMG (Kredit Multi Guna Online) Pengembangan fitur pengajuan kredit pada Mobile Banking
5 SBN Ritel Mobile Banking Implementasi Transaksi SBN Ritel melalui Mobile Banking
- Pengembangan QRIS Tuntas
6 QRIS Enhancement pada Mobile Banking - Pengembangan QRIS CPM
- Pengembangan QRIS Tap
Pengembangan Cardless Withdrawal Mobile Banking pada
7 Cardless Withdrawal Enhancement Pada Mobile Banking
jaringan ATM switching
Penambahan interface/fitur aktivasi, inquiry & pemilihan
Penambahan Interface Portofolio Rekening Konvensional &
8 sumber dana untuk transaksi rekening syariah dan
Syariah pada Mobile Banking
konvensional pada Mobile Banking
Pengembangan alur baru untuk pembukaan rekening online
9 Enhancement Online Onboarding pada Mobile Banking
pada Mobile Banking
Pengembangan fitur online payment pada fasilitas Kartu
10 KKI Online Tokenization
Kredit Indonesia (KKI)
11 Integrasi CMS dengan Siskeudes Integrasi CMS dengan Sistem Keuangan Desa
Menyediakan media informasi (terkait fitur, produk dan
12 Marketing Landing Page CMS layanan) secara transparan dan kemudaha mengaksesnya
pada dashboard Cash Management System (CMS)
Implementasi Biller BPJS Kesehatan pada aplikasi CMS &
13 BPJS Kesehatan pada Aplikasi CMS
Microservice Bank Sulselbar dengan SIPD
14 Peningkatan keamanan CMS Peningkatan keamanan Cash Management System (CMS)
15 Open API Implementasi layanan Open API (SNAP BI)
16 Enhancement VA Pengembangan VA Debit
Pengembangan CIF Rekening Join Account pada Core Banking Pengembangan Rekening Join Account penambahan Field
17
System pada Core Banking System (Pengembangan CIF)
Pengembangan Core Banking System CWLD (Cash Waqf Linked Pengembangan CBS (Core Banking System) produk CWLD
18
Deposit) (Cash Waqf Linked Deposit)
Perubahan dan penambahan skema jenis perhitungan
19 Update Parameter Pemeliharaan Kredit Pada VBS
angsuran kredit
20 Update Penilaian Risiko Nasabah Pada VBS pengkinian penilaian risiko nasabah
21 SSB (Self Service banking) Pengembangan mesin self service banking
Pengembangan dashboard untuk collect data ATM/CRM dan
22 Dashboard ATM/CRM dan Jaringan Kantor
Jaringan Kantor
23 Pengembangan ATM Disabilitas Pengembangan ATM Disabilitas
Pengembangan Layanan Kartu ATM/Debit Coverage Perluasan layanan transaksi kartu ATM/Debit ke
24
Mancanegara mancanegara
Berupa kartu ATM/Debit multifungsi yang menggabungkan
25 Program kartu combo Bank Sulselbar
fitur kartu ATM/Debit dan uang elektronik dalam satu kartu
194 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 195
No. Nama Aplikasi / Infrastruktur Depkripsi
26 Aplikasi AML sistem pemantauan transaksi nasabah
Pengembangan Aplikasi Tindak Lanjut Temuan Eksternal dan
27 Early Warning System/Audit Management System Eksternal
Monitoring Perjanjian Kerjasama
Pengembangan tools Business Continuity Management System)
28 Pengembangan Tools BCMS
BCMS berbasis web
Pengembangan Aplikasi SIMR dengan menyesuaikan kondisi
29 Pengembangan Aplikasi SIMR
terkini dan penambahan modul risk register, EWS dan ORSA
Pengembangan SIMDATA untuk Host to Host dengan
30 Untuk penambahan penjaminan KUR di SIKP
Askrindo
Pengembangan SIMDATA untuk Host to Host Broker Penambahan fitur pada SIMDATA untuk host to host asuransi
31
(PAKAR) Kredit Multiguna menggunakan broker (PAKAR)
Pengembangan SIMDATA untuk SIKP Kredit Skema Subsidi
32 Penambahan fitur pada SIMDATA untuk SIKP Kredit SSRG
Resi Gudang (SSRG)
Pengembangan SIMDATA untuk Monitoring Laporan Penambahan fitur pada SIMDATA untuk Monitoring Laporan
33
Kolektibilitas 2 Kantor Cabang Kolektibilitas 2 Kantor Cabang
Pengembangan Dashboard Monitoring Kredit Produktif Pada Pembuatan Dashboard Monitoring Kredit Produktif,
34
SIMDATA monitoring realisasi kredit secara real time
35 DDos Protection renewal dan penambahan perangkat pada DRC
36 Web Application Firewall upgrade Web Application Firewall
37 Network Access Control (NAC) Peningkatan keamanan
38 Relokasi DRC Relokasi perangkat dari DRC lama ke DRC baru
39 Upgrade & Renewall Router SDWAN DC & DRC Upgrade dan Renewal Router SDWAN DC & DRC
40 Penambahan / Upgrade Link DC dan DRC Penambahan / Upgrade Link DC dan DRC
Integrasi Layanan Digital sektor korporsasi pemerintah dan
41 Integrasi sistem pembayaran
retail
42 Enhancement Aplikasi Helpdesk Peningkatan fungsi aplikasi helpsdesk / pengaduan nasabah
Penglolaan dan optimalisasi persediaan kartu uang
elektronik melalui aplikasi card inventory untuk memastikan
43 Optimalisasi Card Inventory pada Helpdesk
ketersediaan & pemesanan kartu secara efisien, tepat waktu,
serta tercatat secara keseluruhan
Penambahan kanal (web teller) dan/atau integrasi sistem
44 Taspen Life
dengan Taspen Life
Pengembangan aplikasi FDS dimana akan dilakukan update
45 Pengembangan Aplikasi Fraud Fetection System (FDS) v2 dari sisi parameter dan fitur yang akan membantu dalam
proses pelaporan dan tindak lanjut
46 Pengembangan Aplikasi Trade Finance Dashboard monitoring transaksi produk trade finance
Pengembangan Aplikasi dan Implementasi teknis produk
47 Pengembangan Aplikasi Bank Garansi
Bank Garansi
Pengembangan Aplikasi Lembaga Keuangan Syariah
Pengembangan Aplikasi LKS PWU (Lembaga Keuangan
48 Penerima Wakaf Uang (LKS PWU) dan Implementasi teknis
Syariah - Penerima Wakaf Uang)
pelaksanaan penerimaan dan pengelolaan Wakaf Uang
BANK SULSELBAR 195
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 196
Pendukung Bisnis
Business Support
No. Nama Aplikasi / Infrastruktur Depkripsi
Pengembangan dan implementasi aplikasi internal untuk
otomatisasi perhitungan rasio Liquidity Coverage Ratio (LCR)
49 Aplikasi Perhitungan Rasio NSFR LCR Secara Harian
dan Net Stable funding Ratio(NSFR) agar sesuai ketentuan
Regulator dan mendukung efisiensi pelaporan likuditas bank
Aplikasi Financial Projection sebagai alat bantu analissi
50 Aplikasi Financial Projection Bank Sulselbar
keuangan dan proyeksi keuangan Bank Sulselbar.
51 Pengembangan Aplikasi WLA Pengembangan aplikasi Work Load Analysys (WLA)
Pengembangan pada Aplikasi Project Management khususnya
pada modul Task & projects.
Pengembangan pada modul Task & Projects yaitu
52 Enhancement Aplikasi Project Management
menambahkan rekap data monitoring berdasarkan target
pada masing-masing triwulan
Menambahkan export hasil monitoring dalam format exvel
Pengembangan yang untuk meningkatkan efisiensi
penggunaan Bitrix (Project Management) melalui pembaruan
53 Penambahan e-Materai Pada Aplikasi Project Management tampilan, dan penambahan beberapa fitur khususnya
penambahan e-Materai, serta sosialisasi lanjutan agar
pengguna/user dapat memanfaatkan sistem secara optimal
- Pengembangan Interface Aplikasi E-Office dengan
Aplikasi Persuratan Bitrix (Project Management)
54 Enhancement Aplikasi E-Office
- Pengembangan Interface Aplikasi E-Office dengan
Aplikasi Persuratan Bitrix (Project Management)
Rekonsiliasi data pemotongan PPh 21, PPh Unifikasi dan data
55 Kertas Kerja rekonsil perpajakan
nominatif promosi usaha
Penerapan aplikasi dalam pembuatan jurnal dan
56 Aplikasi E-Jurnal
pemindahbukuan di system
Aplikasi Lalu Lintas Devisa yang terintegrasi dengan Aplikasi
57 Aplikasi Lalu Lintas Devisa
SWIFT
58 Aplikasi rekonsil transaksi BI-Fast Media rekonsiliasi transaksi incoming/outgoing BI-Fast
Penambahan Jenis Laporan Apolo yang awalnya dari SIPENA
59 Update Aplikasi DRR Modul Apolo (Unstructured)
dan Manual
Pengembangan Aplikasi Management Pengelolaan Aset
terkait Penginstalan Aplikasi pada DRC dan penambahan
60 Pengembangan Aplikasi Management Pengelolaan Aset
Modul Pelaporan Kode Coretax Aset Tetap dan Aset Sewa
milik PT Bank Sulselbar
Integrasi aplikasi SPPD Online dengan aplikasi e - Journal PT
61 Integrasi Aplikasi SPPD Online - e Journal
Bank Sulselbar
Penambahan Modul(Update/upgrade dengan teknologi AI)
62 Enhancement Aplikasi E-Arsip
aplikasi e-Arsip
Pengembangan/penambahan dan integrasi aplikasi inventory
63 Pengembangan Aplikasi Inventory
ke Core Banking System
Implementasi Litigasi Operation Perkara Aman (LOPA) Case
Management (CMS) Litigasi, adalah pengembangan terkait
dengan sistem informasi penanganan hukum atau perkara
64 Manajemen Perkara Hukum (Digitalisasi)
yang sedang ditangani oleh Departemen Litigasi dan Non
Litigasi maupun perkara lainnya yang terkait dengan Bank
Sulselbar.
196 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 197
No. Nama Aplikasi / Infrastruktur Depkripsi
Program yang untuk mengembangkan sistem pencatatan
notulen rapat yang terintegrasi dan efisien, sehingga proses
65 Pengembangan Sistem Notulen Rapat
dokumentasi hasil rapat menjadi lebih cepat, tertata, dan
mudah diakses oleh seluruh pihak terkait
66 Pengembangan Aplikasi UPPK Monitoring, Pinjaman, Aktivitas Penagiha dan Litigasi
67 Pengembangan Aplikasi DPLK Implementasi dan Finalisasi Aplikasi sitem DPLK
68 Implementasi System Controller Management Building Tahap II Penambahan Aplikasi System Controller Management Building.
Lisensi Dan Modul Aplikasi HCMS Untuk Kebutuhan Diklat
69 Enhancement HCMS
(Pengembangan)
Update, Pemeliharaan/Maintenance Aplikasi Lingkup HC
70 Enhancement Altius
2026
71 Enhancement E-learning Update Pemeliharaan/Maintenance Aplikasi Lingkup HC 2026
72 Enhancement EDC Enhancement EDC dan pengembangan biller
BANK SULSELBAR 197
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 198
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN Management Discussion and Analysis
Page 199
Page 200
TINJAUAN EKONOMI GLOBAL 2025
Global Economic Overview 2025
Perekonomian global pada tahun 2025 dihadapkan pada The global economy in 2025 is confronted with increasingly
dinamika yang semakin kompleks, ditandai oleh perlambatan complex dynamics, marked by slowing growth and heightened
pertumbuhan dan tingginya ketidakpastian. Pertumbuhan uncertainty. Global economic growth is projected to decline from
ekonomi dunia diperkirakan menurun dari 3,3% pada 2024 3.3% in 2024 to approximately 3.1% in 2025, with a tendency to
menjadi sekitar 3,1% pada 2025, dengan kecenderungan remain stagnant around 3% in the medium term.
stagnan di kisaran 3% dalam jangka menengah.
Perlambatan tersebut dipicu oleh fragmentasi perdagangan, This slowdown is driven by trade fragmentation, rising
meningkatnya kebijakan proteksionis, serta berlanjutnya protectionist policies, and ongoing geopolitical tensions, which
ketegangan geopolitik yang memengaruhi stabilitas rantai continue to affect the stability of global supply chains and
pasok global dan sentimen pelaku usaha. business sentiment.
Tekanan inflasi global masih relatif tinggi dan bergerak Global inflationary pressures remain relatively high, although
melambat secara gradual. Inflasi dunia diperkirakan gradually moderating. Global inflation is estimated to reach
berada pada kisaran 4,3% pada 2025, dengan negara maju around 4.3% in 2025, with approximately 2.4% in advanced
sekitar 2,4% dan negara berkembang sekitar 5,5%. Kondisi economies and around 5.5% in emerging economies. This
ini membatasi ruang pelonggaran kebijakan moneter di condition limits the scope for monetary easing in several
sejumlah negara utama, sehingga bank sentral cenderung major economies, leading central banks to remain cautious in
berhati-hati dalam menentukan arah suku bunga kebijakan. determining policy interest rate directions.
200 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 201
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Dari sisi risiko, ketegangan geopolitik dan eskalasi perang From a risk perspective, geopolitical tensions and escalating
dagang meningkatkan volatilitas pasar keuangan global. trade wars are increasing volatility in global financial markets.
Kebijakan tarif resiprokal antarnegara memperdalam Reciprocal tariff policies among countries further deepen
fragmentasi ekonomi dan menekan volume perdagangan economic fragmentation and suppress international trade
internasional . Selain itu, tingginya utang publik global—yang volumes. In addition, elevated global public debt—exceeding USD
telah melampaui USD110 triliun—mendorong kenaikan 110 trillion—has driven up bond yields and tightened liquidity
imbal hasil obligasi dan memperketat kondisi likuiditas, conditions, particularly for emerging economies.
khususnya bagi negara berkembang .
Secara regional, pertumbuhan menunjukkan divergensi. Regionally, growth shows divergence. The United States is
Amerika Serikat diperkirakan tumbuh sekitar 2,0% pada projected to grow by approximately 2.0% in 2025, while China
2025, sementara Tiongkok melambat ke kisaran 4,8% . Di is expected to slow to around 4.8%. On the other hand, India
sisi lain, India dan kawasan ASEAN-5 relatif lebih resilien and the ASEAN-5 region remain relatively resilient, with growth
dengan pertumbuhan di atas 4%, didukung permintaan above 4%, supported by strong domestic demand.
domestik yang kuat.
Tabel Pertumbuhan Ekonomi Dunia: Negara Maju dan Emerging Economies (yoy)
Wilayah / Negara 2023 2024 2025* 2026* 2027* Region/Country
Dunia 3,5 3,3 3,1 3,0 3,1 World
Negara Maju 1,7 1,8 1,7 1,6 1,8 Developed Countries
Amerika Serikat 2,9 2,8 2,0 2,0 2,1 United States
Kawasan Eropa 0,4 0,9 1,3 1,3 1,4 Europe
Jepang 1,2 0,1 1,0 0,5 0,5 Japan
Negara Berkembang 4,7 4,3 4,1 3,9 4,0 Developing Countries
Tiongkok 5,4 5,0 4,8 4,2 4,0 China
India 8,7 6,5 6,6 6,4 6,7 India
ASEAN-5 4,1 4,6 4,4 4,3 4,5 ASEAN-5
Amerika Latin 2,4 2,4 1,9 2,2 2,6 Latin America
Sumber: WEO-IMF, Bank Indonesia, Keterangan: *Proyeksi Bank Indonesia
Ke depan, prospek ekonomi global tetap moderat dengan Looking ahead, the global economic outlook remains
risiko yang condong ke bawah. Dalam konteks tersebut, moderate with downside risks. In this context, strengthening
penguatan koordinasi kebijakan makroekonomi, reformasi macroeconomic policy coordination, implementing structural
struktural untuk meningkatkan produktivitas, serta reforms to enhance productivity, and reinforcing financial
penguatan stabilitas sistem keuangan menjadi faktor kunci system stability will be key factors in sustaining global economic
dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan global. Narasi growth. This narrative serves as an important foundation in
ini menjadi landasan penting dalam memahami dinamika understanding external dynamics that influence the Company’s
eksternal yang memengaruhi strategi dan kinerja Perseroan strategy and performance throughout the reporting year.
sepanjang tahun pelaporan.
BANK SULSELBAR 201
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 202
TINJAUAN PEREKONOMIAN NASIONAL TAHUN 2025
National Economic Overview 2025
Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Amid global dynamics characterized by uncertainty, Indonesia’s
perekonomian Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan economy in 2025 demonstrates solid resilience. Based on official
ketahanan yang solid. Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat data released by Statistics Indonesia, the national economy
Statistik, ekonomi nasional tumbuh sebesar 5,11% (c-to-c), grew by 5.11% (c-to-c), an increase compared to the 2024
meningkat dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar 5,03%. achievement of 5.03%. Gross Domestic Product (GDP) at current
Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku prices reached IDR 23,821.1 trillion, with GDP per capita of
mencapai Rp23.821,1 triliun, dengan PDB per kapita sebesar IDR 83.7 million or USD 5,083.4, reflecting an improvement in
Rp83,7 juta atau USD 5.083,4, mencerminkan peningkatan economic capacity and public purchasing power.
kapasitas ekonomi dan daya beli masyarakat.
2023 2024 2025
13,96
10,52
9,93
9,80
9,10
8,78
8,69
8,38
8,24
7,02
6,12
5,56
5,49
5,42
5,33
5,30
4,95
4,91
4,90
4,89
4,85
4,64
4,43
3,81
1,31
0,68
-0,66
Industri Perdagangan Pertanian, Konstruksi Pertambangan Transportasi & Jasa Jasa Lainnya
Pengolahan Reparasi Mobil Kehutanan & & Penggalian Pergudangan Lainnya Perusahaan
& Sepeda Perikanan
Motor
Struktur pertumbuhan tahun 2025 tetap ditopang oleh The structure of growth in 2025 continues to be supported by
permintaan domestik yang kuat. Konsumsi rumah tangga strong domestic demand. Household consumption contributed
berkontribusi sebesar 53,88% terhadap PDB dan tumbuh 53.88% to GDP and grew by 4.98%, serving as a key anchor of
4,98%, menjadi jangkar stabilitas ekonomi nasional. Di sisi national economic stability. Meanwhile, Gross Fixed Capital
lain, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh Formation (GFCF) grew by 5.09%, indicating business confidence
5,09%, menunjukkan optimisme pelaku usaha terhadap in medium-term prospects. Exports of goods and services recorded
prospek jangka menengah. Ekspor barang dan jasa the highest growth at 7.03%, reflecting the competitiveness of
bahkan mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 7,03%, national products in the global market.
memperlihatkan daya saing produk nasional di pasar global.
Dari perspektif sektoral, Industri Pengolahan tetap menjadi From a sectoral perspective, the Manufacturing Industry remains
tulang punggung perekonomian dengan kontribusi 19,07% the backbone of the economy, contributing 19.07% to GDP
terhadap PDB dan pertumbuhan sebesar 5,30%. Sektor and growing by 5.30%. The services sector also shows strong
jasa menunjukkan kinerja impresif, khususnya Transportasi performance, particularly Transportation and Storage, which
dan Pergudangan yang tumbuh 8,78% serta Informasi grew by 8.78%, and Information and Communication, which
dan Komunikasi yang meningkat 8,35%, mencerminkan increased by 8.35%, reflecting accelerated mobility and national
percepatan mobilitas dan transformasi digital nasional. digital transformation.
202 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 203
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Secara spasial, Pulau Jawa masih mendominasi dengan From a spatial perspective, Java Island continues to dominate,
kontribusi 56,93% terhadap perekonomian nasional dan contributing 56.93% to the national economy with growth of
pertumbuhan 5,30% . Namun, pertumbuhan tertinggi dicatat 5.30%. However, the highest growth was recorded in Sulawesi
oleh Sulawesi sebesar 6,23%, menandakan semakin kuatnya at 6.23%, indicating the strengthening of new growth centers in
pusat pertumbuhan baru di kawasan timur Indonesia. Eastern Indonesia.
Kinerja positif tersebut tidak terlepas dari sinergi kebijakan This positive performance is supported by strong policy synergy.
yang terjaga. Pemerintah mendorong belanja produktif The government continues to promote productive spending and
dan pembangunan infrastruktur, Bank Indonesia menjaga infrastructure development, Bank Indonesia maintains monetary
stabilitas moneter dan inflasi, sementara OJK memperkuat and inflation stability, while the Financial Services Authority
ketahanan sektor keuangan melalui pengawasan prudensial (OJK) strengthens financial sector resilience through prudential
dan akselerasi digitalisasi. Meski demikian, tantangan tetap supervision and digitalization acceleration. Nevertheless,
ada, termasuk kontraksi sektor pertambangan sebesar challenges remain, including a contraction in the mining sector
0,66% serta tekanan eksternal akibat volatilitas harga by 0.66% as well as external pressures arising from commodity
komoditas dan fragmentasi perdagangan global. price volatility and global trade fragmentation.
Ke depan, ekonomi nasional diproyeksikan tetap tumbuh Looking ahead, the national economy is projected to grow
stabil di kisaran 5%, dengan fokus pada penguatan investasi, steadily around 5%, with a focus on strengthening investment,
hilirisasi industri, transformasi digital, dan ekonomi downstream industrialization, digital transformation, and the
hijau. Dengan fondasi domestik yang kuat dan koordinasi green economy. With strong domestic fundamentals and solid
kebijakan yang solid, Indonesia berada pada jalur yang tepat policy coordination, Indonesia is on the right path to maintaining
untuk menjaga pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan, inclusive, sustainable, and competitive economic growth.
dan berdaya saing tinggi.
BANK SULSELBAR 203
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 204
TINJAUAN PEREKONOMIAN DAERAH SULAWESI SELATAN
DAN BARAT TAHUN 2025
Regional Economic Overview of South Sulawesi and West Sulawesi 2025
Di tengah lanskap ekonomi nasional yang bergerak adaptif, Amid a national economic landscape that continues to adapt,
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat tampil sebagai dua South Sulawesi and West Sulawesi have emerged as two key
motor pertumbuhan kawasan timur Indonesia yang growth engines in Eastern Indonesia, demonstrating increasing
menunjukkan ketahanan dan akselerasi yang semakin solid resilience and acceleration throughout 2025.
sepanjang 2025.
Sulawesi Selatan mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar South Sulawesi recorded economic growth of 5.01% (yoy) in
5,01% (yoy) pada Triwulan III 2025, meningkat dibandingkan the third quarter of 2025, higher than the previous period and
periode sebelumnya dan tetap berada dalam rentang proyeksi remaining within the regional projection range. This growth
daerah. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor pertanian was supported by the agricultural sector as the backbone of
sebagai tulang punggung ekonomi daerah yang tumbuh the regional economy, which grew by 5.32% (yoy), driven by
5,32% (yoy), seiring peningkatan produksi padi, jagung, serta increased production of rice and corn, as well as the recovery of
pemulihan komoditas perikanan dan rumput laut. fisheries and seaweed commodities.
Struktur ekonomi Sulsel masih didominasi sektor primer, The economic structure of South Sulawesi remains dominated by
namun perbaikan sektor hulu memberikan efek rambatan the primary sector; however, improvements in upstream sectors
positif terhadap industri pengolahan dan perdagangan. have generated positive spillover effects on the manufacturing
Konstruksi tetap ekspansif seiring berlanjutnya proyek and trade sectors. Construction continued to expand in line with
infrastruktur strategis dan peningkatan konsumsi semen. ongoing strategic infrastructure projects and increased cement
Dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga tetap menjadi consumption. From the demand side, household consumption
jangkar stabilitas, didukung daya beli yang terjaga dan remained the anchor of economic stability, supported by
aktivitas perdagangan yang meningkat. Inflasi tercatat maintained purchasing power and increased trade activity.
3,03% (yoy), terkendali dalam sasaran nasional meski Inflation was recorded at 3.03% (yoy), remaining within the
mengalami kenaikan moderat akibat tekanan harga emas national target despite moderate increases driven by global gold
global dan komoditas pangan. prices and food commodity pressures.
Di sisi sistem keuangan, intermediasi menunjukkan From the financial system perspective, intermediation showed
perbaikan dengan pertumbuhan kredit sebesar 3,90% (yoy) improvement, with credit growth of 3.90% (yoy) and higher
dan pembiayaan syariah tumbuh lebih tinggi 10,11% (yoy). growth in sharia financing at 10.11% (yoy). Digital transaction
Digitalisasi transaksi melalui QRIS dan uang elektronik adoption through QRIS and electronic money further
semakin memperkuat ekosistem ekonomi daerah. strengthened the regional economic ecosystem.
%yoy
8
7
6
5
4
3
2
1
0
-1 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025*
-2
Sumber: BPS, diolah
*) Proyeksi Banik Indonesia Sulsel
Grafik Perkembangan dan Proyeksi PDRB Sulawesi Selatan
Graph Development and Projection of South Sulawesi’s GRDP
204 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 205
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Sementara itu, Sulawesi Barat tampil lebih agresif dengan Meanwhile, West Sulawesi demonstrated a more aggressive
pertumbuhan 5,83% (yoy) pada Triwulan III 2025— performance, with economic growth of 5.83% (yoy) in the
melampaui rata-rata nasional . Akselerasi ini ditopang third quarter of 2025—exceeding the national average. This
peningkatan ekspor CPO dan membaiknya kinerja acceleration was driven by increased CPO exports and improved
industri pengolahan berbasis komoditas perkebunan. performance in commodity-based manufacturing industries.
Perdagangan dan konstruksi turut bergerak dinamis, Trade and construction sectors also grew dynamically, supported
didukung pembangunan infrastruktur jalan dan proyek by road infrastructure development and regional projects.
daerah. Konsumsi rumah tangga dan investasi tetap menjadi Household consumption and investment remained the primary
penggerak utama, sementara inflasi sebesar 3,04% (yoy) growth drivers, while inflation at 3.04% (yoy) remained within a
masih berada dalam rentang yang terkendali . controlled range.
Grafik Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Barat dan Nasional (%yoy)
Graph Economic Growth of West Sulawesi and Nationally (%yoy)
Rp (milliar) %yoy
2020 2021 2022 2023 2024 2025
PDRB SULBAR Pertumbuhan SULBAR - RHS Pertumbuhan Nasional - RHS
Sumber: BPS Provinsi Sulawesi Barat, diolah
Ke depan, kedua provinsi diproyeksikan mempertahankan Looking ahead, both provinces are projected to maintain positive
tren positif dengan dukungan konsumsi domestik, growth trends, supported by strong domestic consumption,
penguatan hilirisasi industri, dan percepatan pembangunan strengthened downstream industrialization, and accelerated
infrastruktur. Tantangan tetap ada—mulai dari volatilitas infrastructure development. Challenges remain, including global
harga komoditas global, efektivitas serapan anggaran, hingga commodity price volatility, budget absorption effectiveness, and
stabilitas inflasi pangan. food inflation stability.
Namun dengan fondasi sektor riil yang kuat, stabilitas sistem However, with strong real sector fundamentals, stable financial
keuangan yang terjaga, serta akselerasi transformasi digital, systems, and accelerated digital transformation, South Sulawesi
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat memiliki ruang yang luas and West Sulawesi have significant potential to sustain inclusive,
untuk menjaga pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan, sustainable, and increasingly competitive growth in Eastern
dan semakin kompetitif di kawasan timur Indonesia. Indonesia.
Implikasi Perekonomian Daerah Implications of Regional Economy on
terhadap Kinerja dan Strategi Bank Bank Sulselbar’s Performance and
Sulselbar Strategy
Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat The solid economic growth of South Sulawesi and West Sulawesi
sepanjang tahun 2025 yang tetap solid memberikan ruang throughout 2025 provides constructive expansion opportunities
ekspansi yang konstruktif bagi Bank Sulselbar. Kinerja for Bank Sulselbar. Positive performance in the agriculture,
sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, dan manufacturing, trade, and construction sectors has driven
konstruksi yang tumbuh positif mendorong peningkatan increased demand for productive loans, particularly in the
permintaan kredit produktif, khususnya pada segmen MSME segment, commodity trading, and regional infrastructure
BANK SULSELBAR 205
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 206
UMKM, perdagangan komoditas, serta pembiayaan proyek financing. This condition supports the Bank’s intermediation
infrastruktur daerah. Kondisi ini berdampak pada terjaganya function in an optimal and sustainable manner.
fungsi intermediasi Bank secara optimal dan berkelanjutan.
Kuatnya konsumsi rumah tangga dan stabilitas inflasi yang Strong household consumption and controlled inflation have also
terkendali turut menopang pertumbuhan Dana Pihak Ketiga supported the growth of Third-Party Funds (DPK) and maintained
(DPK) serta menjaga kualitas aset tetap dalam batas yang asset quality within a healthy range. Increased economic activity
sehat. Aktivitas ekonomi yang meningkat juga memperkuat has further strengthened non-cash transactions and digital
transaksi non-tunai dan layanan digital, sejalan dengan services, in line with the Bank’s digital transformation strategy.
strategi transformasi digital Bank.
Namun demikian, struktur ekonomi daerah yang masih However, the regional economic structure, which remains
dipengaruhi komoditas primer menuntut pengelolaan influenced by primary commodities, requires more prudent risk
risiko yang lebih cermat. Fluktuasi harga komoditas global management. Fluctuations in global commodity prices may
berpotensi memengaruhi kapasitas pembayaran debitur affect the repayment capacity of debtors in certain sectors. In
pada sektor tertentu. Menyikapi hal tersebut, Bank Sulselbar response, Bank Sulselbar strengthens risk management through
memperkuat manajemen risiko melalui penajaman analisis enhanced sectoral analysis, diversification of credit portfolios,
sektoral, diversifikasi portofolio kredit, serta penguatan and improved asset quality monitoring systems.
sistem pemantauan kualitas aset.
Ke depan, Bank akan terus memanfaatkan momentum Going forward, the Bank will continue to leverage regional
pertumbuhan regional melalui ekspansi kredit yang selektif, growth momentum through selective credit expansion, capital
penguatan permodalan, sinergi dengan Pemerintah Daerah strengthening, synergy with regional governments in APBD
dalam pengelolaan APBD, serta akselerasi digitalisasi management, and accelerated digital service transformation.
layanan. Strategi tersebut diarahkan untuk menjaga This strategy is aimed at maintaining healthy growth, enhancing
pertumbuhan yang sehat, meningkatkan daya saing, serta competitiveness, and ensuring sustainable performance in the
memastikan keberlanjutan kinerja dalam jangka panjang long term.
206 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 207
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
ANALISIS INDUSTRI PERBANKAN INDONESIA TAHUN 2025
Indonesian Banking Industry Analysis 2025
Sepanjang 2025, lanskap industri perbankan Indonesia Throughout 2025, the landscape of the Indonesian banking
bergerak dalam dua arus besar: penguatan stabilitas industry has been shaped by two major trends: strengthening
sistem keuangan dan akselerasi transformasi digital. Di sisi financial system stability and accelerating digital transformation.
kebijakan, Bank Indonesia (BI) mempertahankan bauran On the policy front, Bank Indonesia (BI) maintained an
makroprudensial yang akomodatif untuk memastikan accommodative macroprudential policy mix to ensure that
intermediasi tetap berjalan, namun dengan disiplin kehati- intermediation continues while upholding prudential discipline.
hatian. BI melanjutkan instrumen longgar, antara lain BI continued its accommodative instruments, including 100%
relaksasi LTV/FTV 100% untuk seluruh jenis properti serta LTV/FTV relaxation for all property types and 0% down payment
pelonggaran uang muka 0% untuk kredit/pembiayaan relaxation for motor vehicle loans/financing, while maintaining
kendaraan bermotor, sekaligus menjaga CCyB pada 0% dan the Countercyclical Capital Buffer (CCyB) at 0% and the
rentang Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) 84–94% Macroprudential Intermediation Ratio (RIM) range at 84–94% to
untuk memberi ruang likuiditas dan mendorong kredit. support liquidity and encourage credit growth. Banking liquidity
Likuiditas perbankan juga tercermin dari kepemilikan PLM, was also reflected in the Macroprudential Liquidity Buffer (PLM),
di mana pada Oktober 2025 seluruh bank memiliki rasio where by October 2025 all banks recorded PLM ratios above 5%
PLM di atas 5% DPK, dan mayoritas berada pada level tinggi. of third-party funds, with the majority at high levels.
Sementara itu, OJK memperkuat kerangka pengawasan Meanwhile, the Financial Services Authority (OJK) strengthened
melalui pendekatan berbasis permodalan dan tata kelola. its supervisory framework through a capital- and governance-
Struktur industri semakin dipetakan melalui klasifikasi KBMI based approach. The industry structure is increasingly mapped
(berdasarkan modal inti), yang membentuk segmentasi through the KBMI classification (based on core capital), shaping
kapabilitas bank dalam ekspansi bisnis, teknologi, dan bank segmentation in business expansion, technology, and
manajemen risiko. Dalam kerangka Arsitektur Perbankan risk management capabilities. Within the Indonesian Banking
Indonesia (API), agenda penguatan permodalan diposisikan Architecture (API), capital strengthening is positioned to enhance
untuk meningkatkan kemampuan bank mengelola usaha/risiko banks’ ability to manage business and risks while developing
sekaligus mengembangkan teknologi dan skala usaha. Dari technology and scale. From a stability perspective, industry
perspektif stabilitas, kinerja industri juga tetap terjaga; OJK performance remains sound; OJK reported a low gross NPL ratio
melaporkan rasio NPL gross berada di level rendah (sekitar (around 2.22% in the second quarter of 2025) and relatively
2,22% pada Triwulan II 2025) dan permodalan relatif solid. strong capital conditions.
Persaingan 2025 kian ditentukan oleh digitalisasi. Sistem Competition in 2025 is increasingly driven by digitalization.
pembayaran digital diprakirakan mencapai 49,2 miliar Digital payment systems are projected to reach 49.2 billion
transaksi pada 2025, menegaskan pergeseran preferensi transactions in 2025, reflecting a shift in customer preferences
nasabah ke layanan cepat, mudah, dan murah. BI memperluas toward fast, convenient, and affordable services. BI continues to
implementasi Standar Nasional Open API Pembayaran expand the implementation of the National Payment Gateway
(SNAP) untuk memperkuat interkoneksi layanan perbankan Open API Standard (SNAP) to strengthen interconnection between
digital dengan fintech, termasuk mendorong adopsi pada banking and fintech services, including promoting adoption in the
segmen UMKM. Di level blueprint, BSPI menempatkan MSME segment. At the blueprint level, the Indonesian Payment
konsolidasi dan penataan struktur industri, perluasan System Blueprint (BSPI) emphasizes industry consolidation,
inovasi dan akseptasi digital, interkoneksi internasional, expansion of digital innovation and acceptance, international
hingga pengembangan Rupiah Digital sebagai pembayaran. interconnectivity, and the development of the Digital Rupiah as
part of the payment ecosystem.
Dalam konteks peluang, fokus pertumbuhan makin From an opportunity perspective, growth is increasingly
bertumpu pada ceruk yang resilien dan berdampak luas— focused on resilient and high-impact segments—particularly
terutama UMKM, sektor produktif, serta ekosistem . Arah MSMEs, productive sectors, and ecosystem-based financing.
BANK SULSELBAR 207
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 208
insentif likuiditas makroprudensial juga menempatkan Macroprudential liquidity incentives are also directed toward
sektor-sektor prioritas tersebut sebagai sasaran dukungan these priority sectors to support credit/financing distribution.
untuk mendorong penyaluran kredit/pembiayaan. Namun, However, the industry continues to face challenges, including
industri tetap menghadapi tantan ngalaman nasabah dari competition from digital banks and fintechs, the need for
bank digital/fintech, kebutuhan investasi teknologi dan substantial investment in technology and cybersecurity, and
keamanan siber, serta tuntutan efisiensi agar biaya dana dan efficiency pressures to maintain competitive cost of funds and
harga kredit tetap kompetitif di tengah siklus bisnis. lending rates amid the business cycle.
Secara keseluruhan, 2025 memperlihatkan industri Overall, 2025 reflects a banking industry that balances growth
perbankan yang menjaga keseimbangan antara growth and prudence: regulatory policies encourage consolidation, BI
dan prudence: regulasi mendorong konsolidasi-c bijakan policies ensure liquidity and intermediation remain stable, while
BI memastikan likuiditas dan intermediasi tetap terjaga, digital transformation—through SNAP, BI-FAST/QRIS, and BSPI
sementara transformasi digital—melalui SNAP, BI-FAST/ initiatives—becomes the main competitive arena shaping bank
QRIS, dan agenda BSPI—menjadi medan kompetisi utama differentiation across retail, corporate, and MSME segments.
yang menentukan diferensiasi bank di pasar ritel, korporasi,
dan UMKM.
Bank Umum Konvensional Conventional Commercial Banks
Sepanjang tahun 2025, industri Bank Umum Konvensional Throughout 2025, the Conventional Commercial Bank (BUK)
(BUK) Indonesia menunjukkan kondisi yang stabil dan industry in Indonesia demonstrated stable and resilient
resilien di tengah dinamika global serta persaingan domestik conditions amid global dynamics and intensifying domestic
yang semakin intensif. Secara umum, indikator permodalan, competition. Overall, capital, asset quality, liquidity, efficiency,
kualitas aset, likuiditas, efisiensi, dan profitabilitas berada and profitability indicators remained at healthy levels, reflecting
dalam level yang sehat serta mencerminkan kapasitas the industry’s capacity to maintain stability while supporting
industri dalam menjaga stabilitas sekaligus mendukung national economic growth.
pertumbuhan ekonomi nasional.
Per November 2025, industri Bank Umum Konvensional As of November 2025, the BUK industry recorded strong
(BUK) Indonesia menunjukkan fundamental yang kuat fundamentals, with total assets of IDR 13,646,417 billion,
dengan total aset sebesar Rp13.646.417miliar, didukung supported by Third-Party Funds (DPK) of IDR 10,057,542 billion
oleh Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp10.057.542 miliar and loans/financing of IDR 8,693,971 billion. Intermediation
dan kredit serta pembiayaan sebesar Rp8.693.971 miliar. remained optimal, with a Loan to Deposit Ratio (LDR) of 84.00%,
Fungsi intermediasi tetap berjalan optimal dengan rasio within the Macroprudential Intermediation Ratio (RIM) corridor.
Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 84,00%, berada dalam
koridor Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM).
Akun KBMI 1 KBMI 2 KBMI 3 KBMI 4 Total Account
Aset 1.309.081,10 1.600.990,09 3.725.442,62 7.010.903,22 13.646.417,03 Assets
Dana Pihak Ketiga 930.499,25 992.974,94 2.757.939,01 5.376.129,52 10.057.542,72 Third Party Fund
Kredit/Pembiayaan 757.558,60 862.683,49 2.390.426,52 4.683.303,01 8.693.971,62 Loans/Financing
Laba Bersih 262.183,46 Net Income
Sumber : Portal OJK, diolah | Source: OJK Portal (processed) (Rp. Miliar)
Dari sisi profitabilitas, industri membukukan laba bersih From a profitability perspective, the industry recorded Net
sebesar Rp307.269 miliar dengan pendapatan bunga bersih Income of IDR 307,269 billion with net interest income of IDR
Rp572.220 miliar. Kinerja tersebut menghasilkan Return on 572,220 billion. This performance resulted in a Return on Assets
Assets (ROA) sebesar 2,51% dan Net Interest Margin (NIM) (ROA) of 2.51% and a Net Interest Margin (NIM) of 4.72%,
208 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 209
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
sebesar 4,72%, mencerminkan kemampuan industri dalam reflecting the industry’s ability to maintain margins amid funding
menjaga margin di tengah dinamika biaya dana. cost dynamics.
Permodalan industri tetap sangat kuat dengan Rasio Capitalization remained very strong, with a Capital Adequacy
Kecukupan Modal (CAR) sebesar 26,05% dan Rasio Modal Ratio (CAR) of 26.05% and a Core Capital Ratio to Risk-Weighted
Inti terhadap ATMR sebesar 24,82%, jauh di atas ketentuan Assets (ATMR) of 24.82%, far above regulatory minimum
minimum regulator. Struktur permodalan ini memberikan requirements. This capital structure provides ample room for
ruang yang memadai untuk ekspansi usaha sekaligus business expansion while absorbing potential risks.
menyerap potensi risiko.
Dari sisi efisiensi, rasio BOPO sebesar 73,10% menunjukkan From an efficiency perspective, the BOPO ratio of 73.10%
operasional yang relatif terkendali dan efisien. Sementara indicates relatively controlled and efficient operations.
itu, Rasio Aset Likuid sebesar 10,87% menegaskan likuiditas Meanwhile, the Liquid Asset Ratio of 10.87% confirms adequate
industri yang memadai dalam memenuhi kewajiban jangka liquidity to meet short-term obligations.
pendek.
Akun November 2025 Account
Rasio Pemenuhan Kecukupan Modal Minimum (%) 26,05 CAR (%)
Rasio Modal Inti terhadap ATMR (%) 24,82 Core Capital to ATMR (%)
Return On Assets Ratio (%) 2,51 ROA (%)
Biaya Operasional thdp Pendapatan Operasional (%) 73,10 BOPO (%)
Net Interest Margin Ratio (%) 4,72 NIM (%)
Loan to Deposits Ratio (%) 84,00 LDR (%)
Rasio Aset Likuid (%) 10,87 Liquid Asset Ratio (%)
Sumber : Portal OJK
Secara keseluruhan, kombinasi permodalan yang kuat, Overall, the combination of strong capital, healthy liquidity,
likuiditas yang sehat, intermediasi yang terjaga, serta stable intermediation, and solid profitability places the
profitabilitas yang solid menempatkan industri Bank Umum Indonesian Conventional Commercial Banking industry in a
Konvensional Indonesia pada posisi yang stabil dan resilien stable and resilient position to support sustainable national
dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara economic growth.
berkelanjutan.
Bank Umum Syariah Islamic Commercial Banks
Per November 2025, industri Bank Umum Syariah (BUS) As of November 2025, the Islamic Commercial Banking (BUS)
menunjukkan pertumbuhan yang stabil dengan fundamental industry demonstrated stable growth with sound fundamentals.
yang sehat. Total aset industri perbankan syariah (BUS Total assets of the Islamic banking industry (BUS and UUS)
dan UUS) tercatat sebesar Rp1.041.227 miliar, dengan amounted to IDR 1,041,227 billion, with BUS contributing IDR
kontribusi BUS sebesar Rp797.226 miliar dan UUS sebesar 797,226 billion and UUS contributing IDR 244,001 billion.
Rp244.001 miliar.
Dari sisi pendanaan, total Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai From the funding side, total Third-Party Funds (DPK) reached
Rp811.816,32 miliar, terdiri dari BUS sebesar Rp639.237,75 IDR 811,816.32 billion, consisting of IDR 639,237.75 billion
miliar dan UUS Rp172.578,57 miliar. from BUS and IDR 172,578.57 billion from UUS.
BANK SULSELBAR 209
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 210
Akun KBMI 1 KBMI 4 Total Account
Aset 1.041.542,02 409.687,52 1.451.229,54 Assets
Dana Pihak Ketiga 639.237,75 172.578,57 811.816,32 Third Party Fund
Kredit/Pembiayaan 517.716,49 167.200,57 684.917,06 Financing
Laba Bersih 13.802,86 Net Income
Sumber : Portal OJK, diolah (Rp. Miliar)
Dari aspek permodalan, CAR industri BUS sebesar 24,59%, From a capital perspective, the CAR of BUS stood at 24.59%,
mencerminkan struktur modal yang sangat kuat dan jauh di reflecting a very strong capital structure well above regulatory
atas ketentuan minimum regulator. Rasio ini memberikan minimum requirements. This provides greater room for financing
ruang ekspansi pembiayaan yang lebih luas sekaligus expansion and enhances resilience against risks.
meningkatkan ketahanan terhadap risiko.
Kualitas aset tetap terjaga dengan NPF gross sebesar 2,26% Asset quality remained well maintained, with gross NPF at
dan NPF net sebesar 0,89%, menunjukkan pembiayaan 2.26% and net NPF at 0.89%, indicating manageable levels of
bermasalah berada pada level yang terkendali. Indikator non-performing financing. Early risk indicators are reflected in
risiko dini juga tercermin dari rasio pembiayaan berbasis profit-sharing financing portfolios, including potential losses of
bagi hasil yang dikelola secara prudent, termasuk potensi 3.55% in mudharabah and musyarakah portfolios.
kerugian pembiayaan mudharabah dan musyarakah sebesar
3,55% terhadap portofolio terkait.
Dari sisi likuiditas, FDR sebesar 83,63% menunjukkan From a liquidity perspective, the Financing to Deposit Ratio (FDR)
keseimbangan antara penghimpunan dana dan penyaluran of 83.63% indicates a balanced funding and financing structure.
pembiayaan. Rasio Short Term Mismatch sebesar 49,24% The Short-Term Mismatch ratio of 49.24% remains within
masih berada dalam batas pengelolaan risiko likuiditas controlled liquidity risk limits, while Non-Core Deposits account
yang terkontrol, sementara komposisi Non-Core Deposit for 53.35% of total DPK, highlighting the need to strengthen
terhadap Total DPK sebesar 53,35% menunjukkan perlunya stable funding sources.
penguatan dana stabil (core deposit) sebagai strategi jangka
panjang.
Akun 2025
CAR (%) 24,59 CAR (%)
ROA (%) 1,97 ROA (%)
NPF (%) 2,26 NPF (%)
NPF Net (%) 0,89 NPF Net (%)
FDR (%) 83,63 FDR (%)
BOPO (%) 76,10 BOPO (%)
NOM (%) 2,30 NOM (%)
APYD terhadap Aktiva Produktif (%) 1,48 Allowance for Impairment Losses to Earning Assets (%)
Short Term Mismatch (%) 49,24 Short Term Mismatch (%)
Non Core Deposit terhadap Total DPK (%) 53,35 Non-Core Deposit to Total Third-Party Funds (%)
Portofolio yang Memiliki Imbal Hasil Tetap terhadap
85,42 Fixed Return Portfolio to Non-Fixed Return Portfolio (%)
Portofolio yang Memiliki Imbal Hasil Tidak Tetap (%)
Total Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil terhadap Total
53,82 Total Profit-Sharing Financing to Total Financing (%)
Pembiayaan (%)
210 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 211
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Akun 2025
Potensi Kerugian Pembiayaan Bagi Hasil terhadap
Portfolio Investasi Mudharabah dan Musyarakah / Potential Loss from Profit-Sharing Financing to
3,55
Potential Loss from Profit Sharing Financing to Total Mudharabah and Musyarakah Portfolio (%)
Mudharabah and Musyarakah (%)
Sumber : Portal OJK, diolah | Source: OJK Portal
Efisiensi operasional tercermin dari BOPO sebesar 76,10%, Operational efficiency is reflected in a BOPO ratio of 76.10%,
relatif terkendali meskipun masih menyisakan ruang which remains relatively well-controlled, although there is still
perbaikan. Dari sisi profitabilitas, industri mencatat ROA room for improvement. In terms of profitability, the industry
sebesar 1,97% dan Net Operating Margin (NOM) sebesar recorded a Return on Assets (ROA) of 1.97% and a Net Operating
2,30%, mencerminkan kemampuan BUS menghasilkan laba Margin (NOM) of 2.30%, reflecting the ability of Islamic
secara konsisten dalam struktur pembiayaan berbasis bagi Commercial Banks (BUS) to generate consistent profits within a
hasil. profit-sharing financing structure.
Selain itu, komitmen terhadap pembiayaan inklusif tercermin In addition, the commitment to inclusive financing is reflected in
dari Total Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil sebesar 53,82% Total Profit-Sharing Financing, which accounted for 53.82% of
terhadap total pembiayaan, menunjukkan peran strategis total financing, highlighting the strategic role of BUS in supporting
BUS dalam mendukung ekonomi riil dan sektor produktif. the real sector and productive economic activities.
Secara keseluruhan, industri Bank Umum Syariah Indonesia Overall, the Islamic Commercial Banking industry in Indonesia
tahun 2025 berada dalam kondisi sehat, likuid, dan in 2025 remains in a healthy, liquid, and sustainable condition,
berkelanjutan, dengan permodalan yang kuat, kualitas aset supported by strong capital, controlled asset quality, and a
yang terkendali, serta komitmen tinggi terhadap pembiayaan high commitment to inclusive financing. These fundamentals
inklusif. Fundamental ini memperkuat posisi perbankan reinforce the position of Islamic banking as a key pillar within an
syariah sebagai pilar penting dalam sistem keuangan increasingly competitive and resilient national financial system.
nasional yang semakin kompetitif dan berdaya tahan.
Implikasi Industri Perbankan Implications of the Banking Industry on
terhadap Strategi Bank Sulselbar Bank Sulselbar’s Strategy
Tahun 2025 menjadi periode krusial bagi industri perbankan The year 2025 marks a crucial period for the national banking
nasional, khususnya Bank Pembangunan Daerah (BPD), industry, particularly Regional Development Banks (BPD), as
dalam memasuki fase konsolidasi struktural. Melalui they enter a phase of structural consolidation. Through the BPD
Roadmap Penguatan BPD 2024–2027 serta implementasi Strengthening Roadmap 2024–2027 and the implementation
POJK No.12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank of POJK No.12/POJK.03/2020 concerning Commercial Bank
Umum, regulator mewajibkan pemenuhan Modal Inti Consolidation, regulators require BPDs to meet a Minimum Core
Minimum (MIM) sebesar Rp3 triliun bagi BPD, atau alternatif Capital (MIM) of IDR 3 trillion, or alternatively through the Bank
melalui skema Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan Rp3 Business Group (KUB) scheme, with IDR 3 trillion for the parent
triliun bagi induk dan Rp1 triliun bagi anggota. Kebijakan ini entity and IDR 1 trillion for members. This policy is not merely
bukan sekadar kepatuhan regulatif, melainkan instrumen regulatory compliance, but a transformation instrument aimed at
transformasi untuk memperkuat daya tahan, tata kelola, dan strengthening resilience, governance, and competitiveness amid
daya saing BPD di tengah kompetisi industri yang semakin increasingly complex industry competition.
kompleks.
Bagi Bank Sulselbar, penguatan permodalan memiliki For Bank Sulselbar, capital strengthening has broad strategic
implikasi strategis yang luas. Pertama, kecukupan modal implications. First, capital adequacy serves as the foundation for
menjadi fondasi untuk memperluas kapasitas intermediasi, expanding intermediation capacity, particularly in supporting
BANK SULSELBAR 211
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 212
khususnya dalam mendukung kredit produktif, pembiayaan productive lending, MSME financing, and regional strategic
UMKM, dan proyek strategis daerah tanpa menekan projects without putting pressure on prudential ratios. Second,
rasio prudensial. Kedua, modal yang kuat memungkinkan strong capital enables the acceleration of digital transformation—
percepatan transformasi digital—mulai dari modernisasi core ranging from core banking modernization, cybersecurity
banking, penguatan keamanan siber, hingga pengembangan enhancement, to the development of ecosystem-based services—
layanan berbasis ekosistem—yang kini menjadi determinan which has become a key determinant of competitiveness.
utama daya saing.
Ketiga, dari perspektif manajemen risiko dan tata kelola, Third, from a risk management and governance perspective,
struktur permodalan yang solid meningkatkan kemampuan a solid capital structure enhances the Bank’s ability to absorb
Bank dalam menyerap volatilitas ekonomi, memperkuat economic volatility, strengthen its composite risk rating, and
peringkat risiko komposit, serta menjaga kepercayaan maintain stakeholder confidence. Fourth, capital strengthening
pemangku kepentingan. Keempat, penguatan modal expands strategic flexibility, both through independent capital
memperluas fleksibilitas strategis, baik melalui opsi strengthening alongside regional governments as shareholders,
penguatan mandiri bersama Pemerintah Daerah sebagai and through synergies within the KUB framework that provide
pemegang saham, maupun melalui sinergi dalam kerangka economies of scale, cost efficiency, and access to shared
KUB yang memberikan skala ekonomi, efisiensi biaya, dan capabilities.
akses kapabilitas bersama.
Lebih jauh, implikasi lainnya yang tak kalah penting adalah Furthermore, another important implication is the increased
peningkatan kapasitas Bank dalam memenuhi ekspektasi capacity of the Bank to meet regulatory expectations related to
regulator terkait keberlanjutan dan keuangan hijau, termasuk sustainability and green finance, including ESG-based financing
pembiayaan berbasis ESG serta penguatan manajemen and strengthened climate risk management. Adequate capital
risiko iklim. Permodalan yang memadai memberikan ruang provides room for Bank Sulselbar to integrate sustainability
bagi Bank Sulselbar untuk mengintegrasikan agenda agendas into its business strategy in a structured and sustainable
keberlanjutan ke dalam strategi bisnis secara terstruktur manner.
dan berkelanjutan.
Secara keseluruhan, kebijakan modal minimum dalam Overall, the minimum capital policy under the BPD Roadmap
Roadmap BPD 2024–2027 menjadi katalis percepatan 2024–2027 acts as a catalyst for accelerated transformation.
transformasi. Bank Sulselbar memaknai momentum ini Bank Sulselbar views this momentum as an opportunity
sebagai peluang untuk memperkuat fondasi pertumbuhan, to strengthen its growth foundation, enhance regional
meningkatkan daya saing regional, memperluas kontribusi competitiveness, expand its contribution to the economic
terhadap pembangunan ekonomi Sulawesi Selatan dan development of South and West Sulawesi, and ensure long-term
Sulawesi Barat, serta memastikan keberlanjutan usaha business sustainability through stronger and more adaptive
dalam jangka panjang dengan tata kelola yang semakin kuat governance.
dan adaptif.
212 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 213
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
ANALISIS POSISI BANK SULSELBAR DALAM INDUSTRI
PERBANKAN INDONESIA TAHUN 2025
Analysis of Bank Sulselbar’s Position in the Indonesian Banking Industry 2025
Tahun 2025 menjadi periode yang kompetitif bagi industri The year 2025 represents a highly competitive period for the
perbankan nasional dengan total aset industri mencapai national banking industry, with total industry assets reaching
sekitar Rp14.687.643 miliar, kredit sebesar Rp9.378.889 approximately IDR 14,687,643 billion, loans amounting to IDR
miliar, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp10.869.359 9,378,889 billion, and Third-Party Funds (DPK) totaling IDR
miliar. Dalam lanskap tersebut, Bank Sulselbar sebagai Bank 10,869,359 billion. Within this landscape, Bank Sulselbar, as
Pembangunan Daerah (BPD) menunjukkan posisi yang a Regional Development Bank (BPD), demonstrates a solid and
solid dan konsisten dalam menjaga perannya sebagai bank consistent position in maintaining its role as a strategic regional
regional yang strategis. bank.
Secara nominal, aset Bank Sulselbar tercatat sebesar In nominal terms, Bank Sulselbar recorded total assets of IDR
Rp33.265 miliar, dengan penyaluran kredit Rp22.957 miliar 33,265 billion, with loan disbursement of IDR 22,957 billion and
dan DPK Rp20.780 miliar. Dibandingkan dengan kelompok Third-Party Funds (DPK) of IDR 20,780 billion. Compared to the
KBMI 1, Bank Sulselbar memiliki pangsa pasar sebesar KBMI 1 group, Bank Sulselbar holds a market share of 2.54% in
2,54% dari sisi aset, 3,03% dari sisi kredit, dan 2,23% dari sisi assets, 3.03% in loans, and 2.23% in DPK. These figures reflect
DPK. Angka ini mencerminkan posisi Bank Sulselbar yang a relatively strong position among banks within the same core
relatif kuat di antara bank-bank dengan kelompok modal inti capital group.
serupa.
Namun, jika dibandingkan dengan industri perbankan However, when compared to the overall national banking
nasional secara keseluruhan, pangsa pasar Bank Sulselbar industry, Bank Sulselbar’s market share stands at approximately
berada pada kisaran 0,23% untuk aset, 0,24% untuk kredit, 0.23% in assets, 0.24% in loans, and 0.19% in DPK. This indicates
dan 0,19% untuk DPK. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun that while its national contribution remains relatively small, Bank
kontribusi secara nasional masih relatif kecil, Bank Sulselbar Sulselbar has significant growth potential, particularly through
memiliki ruang pertumbuhan yang signifikan, khususnya strengthening low-cost funding (CASA), expanding productive
melalui penguatan basis dana murah, ekspansi kredit lending, and accelerating digital transformation.
produktif, dan transformasi digital.
Pangsa Pasar (%)
Bank Industri
Sulselbar KBMI 1 Perbankan Industri
KBMI 1
Uraian (Rp Miliar) (Rp Miliar) (Rp Miliar) Perbankan Remark
Aset 33.265 1.307.875 14.687.643 2,54% 0,23% Assets
Kredit 22.957 757.559 9.378.889 3,03% 0,24% Loans
Dana Pihak Ketiga 20.780 930.499 10.869.359 2,23% 0,19% Third-Party Funds
Dari sisi struktur bisnis, rasio kredit terhadap DPK From a business structure perspective, the loan-to-deposit ratio
yang berada pada level yang sehat menunjukkan fungsi at a healthy level indicates that the intermediation function is
intermediasi berjalan optimal. Komposisi kredit yang operating optimally. The composition of loans, which is focused
terfokus pada sektor produktif dan UMKM memperkuat on productive sectors and MSMEs, strengthens Bank Sulselbar’s
peran Bank Sulselbar dalam mendukung pertumbuhan role in supporting regional economic growth. In addition, within
ekonomi daerah. Selain itu, dalam konteks Roadmap the context of the BPD Strengthening Roadmap 2024–2027,
Penguatan BPD 2024–2027, posisi permodalan dan skala the Bank’s capital position and business scale are key factors in
usaha Bank Sulselbar menjadi faktor kunci dalam menjaga maintaining expansion flexibility and competitiveness against
BANK SULSELBAR 213
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 214
fleksibilitas ekspansi serta daya saing terhadap bank national and digital banks.
nasional dan bank digital.
Secara strategis, posisi Bank Sulselbar saat ini dapat Strategically, Bank Sulselbar’s current position can be categorized
dikategorikan sebagai bank regional yang stabil dengan as a stable regional bank with a strong intermediation foundation
fondasi intermediasi yang kuat dan peluang pertumbuhan and open growth opportunities. Future challenges lie in increasing
yang terbuka. Tantangan ke depan terletak pada peningkatan business scale, strengthening capital, improving operational
skala usaha, penguatan permodalan, efisiensi operasional, efficiency, and accelerating digitalization to enhance market
serta percepatan digitalisasi untuk meningkatkan pangsa share both within the KBMI group and the national industry.
pasar baik di tingkat KBMI maupun industri nasional.
Dengan fundamental yang terjaga dan dukungan With solid fundamentals and strong support from regional
pemegang saham daerah, Bank Sulselbar memiliki potensi government shareholders, Bank Sulselbar has the potential to
untuk memperluas kontribusi dalam industri perbankan expand its contribution within the Indonesian banking industry,
Indonesia, sekaligus memperkokoh perannya sebagai pilar while further strengthening its role as a pillar of sustainable
pembangunan ekonomi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat economic development in South Sulawesi and West Sulawesi.
secara berkelanjutan.
214 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 215
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
STRATEGI PERUSAHAAN BANK SULSEBAR
Corporate Strategy of Bank Sulselbar
Dalam menghadapi dinamika industri perbankan yang In facing an increasingly competitive and digitally disrupted
semakin kompetitif dan terdisrupsi digital, Bank Sulselbar banking industry, Bank Sulselbar formulates a structured and
merumuskan rencana strategi yang terstruktur dan sustainable strategic plan. The Bank’s policy direction, both in
berkelanjutan. Arah kebijakan Bank, baik jangka pendek the short and medium term, is guided by the Corporate Plan
maupun jangka menengah, berpedoman pada Corporate 2021–2025 and aligned with the BPD-SI Transformation
Plan 2021–2025 dan selaras dengan Program Transformasi Program. This strategy is designed to ensure the Bank grows in
BPD-SI. Strategi tersebut dirancang untuk memastikan Bank a healthy, resilient manner and remains relevant as a driver of
tumbuh sehat, resilien, dan tetap relevan sebagai motor regional development.
pembangunan daerah.
Strategi Jangka Panjang Long-Term Strategy
Dalam horizon jangka panjang, Bank Sulselbar menargetkan In the long-term horizon, Bank Sulselbar targets strengthening
penguatan posisi sebagai bank regional modern dengan its position as a modern regional bank with a strong capital
struktur permodalan yang kuat menuju kategori KBMI structure toward the KBMI 2 category. The main focus is directed
2. Fokus utama diarahkan pada penguatan resiliensi toward strengthening financial resilience, optimizing assets,
keuangan, optimalisasi aset, serta peningkatan profitabilitas and improving sustainable profitability. Digital transformation
berkelanjutan. Transformasi digital menjadi pilar utama serves as the primary pillar in building an integrated, data-driven
untuk membangun ekosistem layanan perbankan banking service ecosystem oriented toward customer experience.
yang terintegrasi, berbasis data, dan berorientasi pada
pengalaman nasabah (customer experience).
Rencana strategis dirumuskan sebagai berikut : The strategic plan is formulated as follows:
01 Market Penetration 02 Market Development 03 Product Development 04 Operation Excellent
Memperkuat pangsa pasar Memasuki segmen pasar baru Meluncurkan produk dan Peningkatan efisinsi,
dengan meningkatkan kehadiran dengan memperluas layanan ke layanan inovatif yang sesuai produktivitas, dan kualitas
di segmen yang telah ada, daerah-daerah potensial yang dengan kebutuhan pasar yang layanan secara menyeluruh
memlalui pendekatan pelayanan belum terjangkau. Hal ini dinamis. Fokus pada digital
yang lebih personal, promosi dilakukan dengan banking, seperti pengembangan
yang efektif dan optimalisasi memanfaatkan analisis data aplikasi mobile banking,
jaringan distribusi yang pasar untuk mengidentifikasi integrasi sistem pembayaran,
mencakup peningkatan kebutuhan finansial masyarakat serta penyediaan produk
loyalitas nasabah perluasan dan membangun hubungan investasi dan pembiayaan
basis nasabah aktif, serta strategis dengan mitra lokal berbasis syariah
mendorong penggunaan untuk memperluas
Layana digital segmen pasar
Langkah – langkah strategis dalam rangka pelaksanaan The strategic steps in implementing the strategic plan are as
rencana strategis sebagai berikut : follows:
1. Aktif Membangun Daerah melalui Perbankan Modern 1. Actively Developing Regions through Modern Banking
a. Memperluas produk dan jasa berbasis digital; a. Expanding digital-based products and services;
b. Memastikan penyaluran kredit yang berkualitas; b. Ensuring quality credit distribution;
BANK SULSELBAR 215
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 216
c. Memperkuat penyaluran kredit produktif dan sektor c. Strengthening productive credit distribution to leading
usaha unggulan dan potensial daerah; and potential regional business sectors;
d. Memperluas sumber fee-based income; d. Expanding fee-based income sources;
e. Meningkatkan penghimpunan dana berbiaya e. Increasing fundraising at competitive costs;
kompetitif; f. Optimizing the role of a foreign exchange bank;
f. Mengoptimalkan peran sebagai bank devisa; g. Increasing the development of sharia business.
g. Meningkatkan pengembangan bisnis syariah.
2. Memperkuat Keunggulan Operasional 2. Strengthening Operational Excellence
a. Meningkatkan operasional bank yang efisien; a. Improving efficient bank operations;
b. Meningkatkan inklusi finansial melalui perluasan b. Increasing financial inclusion through expanding modern
delivery modern channel; delivery channels;
c. Meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran; c. Increasing the effectiveness of marketing
d. Meningkatkan tata kelola dan kepatuhan yang communications;
efektif; d. Improving effective governance and compliance;
e. Memperkuat pengelolaan risiko bisnis dan korporat; e. Strengthening business and corporate risk management;
f. Memastikan standardisasi kerja untuk pemenuhan f. Ensuring work standardization to meet SLAs.
SLA.
3. Menjaga Nilai Perusahaan melalui Resiliensi Keuangan 3. Maintaining Company Value through Financial Resilience
a. Meningkatkan perolehan laba secara berkelanjutan; a. Increasing sustainable profit generation;
b. Meningkatkan pendapatan; b. Increasing revenue;
c. Terjaganya resiliensi bank yang tinggi; c. Maintaining high bank resilience;
d. Memperkuat permodalan menuju KBMI 2; d. Strengthening capital towards KBMI 2;
e. Mengoptimalkan aset bank. e. Optimizing bank assets.
4. Sumber Daya Manusia yang Ahli 4. Expert Human Resources
a. Mengembangkan kompetensi strategis untuk posisi a. Developing strategic competencies for key positions;
kunci; b. Optimizing HR management capabilities;
b. Mengoptimalkan kapabilitas pengelolaan SDM; c. Strengthening the internalization of the "Prime Priority"
c. Memperkuat internalisasi budaya kerja ”Prioritas work culture.
Prima”.
5. Harmonisasi IT dalam Aktivitas Bisnis Bank 5. Harmonizing IT in Bank Business Activities
a. Mengoptimalkan implementasi digital banking untuk a. Optimizing digital banking implementation for business
pertumbuhan bisnis; growth;
b. Meningkatkan pengalaman pelanggan melalui b. Improving customer experience through the latest
layanan berbasis teknologi terkini. technology-based services.
Strategi Jangka Menengah Medium-Term Strategy
Pada periode menengah, strategi difokuskan pada In the medium term, the strategy focuses on strengthening
penguatan keunggulan operasional dan peningkatan operational excellence and improving the quality of growth. The
kualitas pertumbuhan. Bank menitikberatkan pada ekspansi Bank is emphasizing quality credit expansion, increasing fee-
kredit yang berkualitas, peningkatan fee-based income, serta based income, and raising funds at competitive costs.
penghimpunan dana berbiaya kompetitif.
Efisiensi operasional menjadi prioritas melalui optimalisasi Operational efficiency is a priority through business process
proses bisnis, standardisasi kerja berbasis Service Level optimization, work standardization based on Service Level
Agreement (SLA), serta penguatan tata kelola dan manajemen Agreements (SLAs), and strengthening governance and risk
216 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 217
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
risiko. Di saat yang sama, perluasan modern delivery management. At the same time, the expansion of modern
channel dan komunikasi pemasaran yang efektif diarahkan delivery channels and effective marketing communications are
untuk meningkatkan inklusi keuangan dan penetrasi pasar. aimed at increasing financial inclusion and market penetration.
Penguatan kompetensi SDM pada posisi strategis dan Strengthening human resource competencies in strategic
internalisasi budaya kerja “Prioritas Prima” menjadi fondasi positions and internalizing the “Priority Prima” work culture
dalam memastikan transformasi berjalan konsisten dan are the foundation for ensuring a consistent and measurable
terukur. transformation.
Adapun target jangka menengah sebagai berikut : The medium-term targets are as follows:
1. Penambahan Modal Unit Usaha Syariah menjadi Rp 1 1. Increase the Sharia Business Unit’s capital to IDR 1 trillion
triliun dan Share Aset Unit Usaha Syariah terhadap induk and achieve a 15% share of Sharia Business Unit assets
sebesar 15%. relative to the parent company.
2. Peningkatan permodalan Bank menuju KBMI 2. 2. Increase the Bank’s capital to KBMI 2.
3. Posisi 3 – 5 besar dalam pangsa pasar Aset di wilayah 3. Position among the top 3-5 in terms of asset market share in
Sulselbar. the South Sulawesi and West Sulawesi region.
4. Pembangunan gedung baru Kantor Pusat Bank Sulselbar. 4. Construction of a new building for the Bank Sulselbar Head
5. Pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bank Office.
Sulselbar. 5. Construction of the Bank Sulselbar Education and Training
6. Implementasi peningkatan Penggunaan Produk Dalam Center.
Negeri (P3DN). 6. Implementation of increased use of domestic products (P3DN).
7. Kajian perubahan bentuk hukum menjadi PERSERODA 7. Study of changing the legal form to a limited liability company
berdasarkan PP 54 Tahun 2017. (Perseroda) based on Government Regulation 54 of 2017.
8. Penguatan perbankan digital salah satunya melalui 8. Strengthening digital banking, one of which is through the
pengembangan New Mobile Banking. development of New Mobile Banking.
Strategi Jangka Pendek Short-Term Strategy
Dalam jangka pendek, strategi difokuskan pada pencapaian In the short term, the strategy focuses on achieving the current
target Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun berjalan. Bank year’s Bank Business Plan (RBB) targets. The Bank is driving
mendorong peningkatan pendapatan dan laba melalui increased revenue and profit through selective credit portfolio
pengelolaan portofolio kredit yang selektif, pengendalian management, operational cost control, and optimization of
biaya operasional, serta optimalisasi aset produktif. productive assets.
Implementasi digital banking dipercepat untuk mendukung Digital banking implementation is being accelerated to support
pertumbuhan transaksi dan meningkatkan pengalaman transaction growth and enhance the customer experience.
nasabah. Bank juga memastikan terjaganya likuiditas, The Bank is also ensuring liquidity, asset quality, and capital at
kualitas aset, serta permodalan dalam level yang prudent prudent levels to maintain stable performance.
guna menjaga stabilitas kinerja.
Kegiatan usaha Bank Sulselbar periode jangka pendek yang Bank Sulselbar’s short-term business activities are targeted to be
ditargetkan akan dilaksanakan dalam 1 (satu) tahun ke depan implemented within the next year, namely 2025, with the theme
yaitu tahun 2025 dengan tema “Penguatan Kapabilitas “Strengthening Resilient and Collaborative Organizational
Organisasi yang Resilient dan Kolaboratif untuk Kinerja Capabilities for Sustainable Business Performance.” Bank
Bisnis Berkelanjutan”. Target jangka pendek Bank Sulselbar Sulselbar’s short-term targets will focus on strategies that
akan fokus pada strategi yang mendorong pertumbuhan drive financial growth, improve external stakeholders, internal
financial, peningkatan external stakeholders, internal process, processes, and learning and growth. The strategic plan for 2025
dan learning and growth. Rencana strategis tahun 2025, is as follows:
sebagai berikut:
BANK SULSELBAR 217
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 218
1) Finansial 1) Financial
a) Pertumbuhan Berkualitas a) Quality Growth
1. CAR: 25% - 28% 1. CAR: 25% - 28%
2. ROA: 2,50% - 2,75% 2. ROA: 2.50% - 2.75%
3. ROE: 13% - 16% 3. ROE: 13% - 16%
4. NIM: 4% - 6% 4. NIM: 4% - 6%
5. BOPO: 74% – 76% 5. BOPO: 74% - 76%
6. LDR: 100% - 105% 6. LDR: 100% - 105%
7. NPL Gross: 1,60% - 1,75% 7. Gross NPL: 1.60% - 1.75%
8. CASA: 55% – 57% 8. CASA: 55% - 57%
9. Aset: 6% - 8% 9. Assets: 6% - 8%
10. Kredit: 5% - 7% 10. Credit: 5% - 7%
11. DPK: 19% - 20% 11. Third Party Funds: 19% - 20%
12. RPIM: 62% - 64% 12. RPIM: 62% - 64%
13. Share Asset UUS: 15% 13. UUS Asset Share: 15%
14. LCR & NSFR: min 100% 14. LCR & NSFR: min 100%
b) Pertumbuhan Berkelanjutan b) Sustainable Growth
1. Pertumbuhan Market Share Kredit & DPK 1. Growth in Credit Market Share & Third Party Funds
2. Kualitas Aset yang Terjaga 2. Maintaining Asset Quality
3. Memacu Pertumbuhan Dana Murah (CASA) Agar 3. Encouraging Sustainable Low-Cost Fund (CASA)
Tetap Sustain untuk Menjaga Cost of Fund Growth to Maintain Cost of Funds
4. Share Aset Syariah 15% terhadap Induk 4. Sharia Asset Share of 15% to the Parent Company
5. Peningkatan Jumlah Fee Based Income melalui 5. Increasing Fee-Based Income through Digital
Digital Channel Channels
6. Creating new source of growth / Rencana 6. Creating New Sources of Growth / Bank Product
Penyelenggaraan Produk Bank (RPPB) Operation Plan (RPPB)
7. Penguatan Strategi Bisnis untuk mengoptimalkan 7. Strengthening Business Strategy to Optimize the
Peran sebagai Bank Devisa Role as a Foreign Exchange Bank
2) External Stakeholders 2) External Stakeholders
a) Penguatan Daya Saing & Corporate Branding a) Strengthening Competitiveness & Corporate Branding
1. Menyediakan Produk dan Layanan Perbankan 1. Providing Inclusive Banking Products and Services to
Inklusif untuk Menjangkau Segmen Pasar yang Reach a Wider Market Segment
Lebih Luas 2. Optimizing Digital Channels to Deliver Seamless
2. Optimalisasi Digital Channel dalam Memberikan Digital Solutions
Solusi Digital yang Seamless 3. Maintaining and Optimizing Captive Markets
3. Mempertahankan dan Mengoptimalkan Captive
Market
b) Kolaborasi Strategis b) Strategic Collaboration
1. Kerjasama Layanan Digital sektor Korporasi, 1. Digital Service Collaboration for the Corporate,
Pemerintah Daerah, dan Retail Regional Government, and Retail Sectors
2. Kerjasama Merchant 2. Merchant Collaboration
3) Internal Process 3) Internal Processes
a) Digitalisasi a) Digitalization
1. Mengembangkan Inisiatif Digital dengan Fokus 1. Developing Digital Initiatives with a Focus on
Memperkuat Basis Pengguna Mobile Banking Strengthening the Mobile Banking User Base
2. Streamlining Proses Bisnis dan Perbaikan Proses 2. Streamlining Business Processes and Process
melalui Digitasi/Otomasi/Digitalisasi Improvement through Digitization/Automation/
Digitalization
218 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 219
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
3. Penguatan Kemampuan Teknologi untuk 3. Strengthening Technological Capabilities to Increase
Meningkatkan Competitive Advantage Competitive Advantage
b) Redesigning Struktur Organisasi b) Organizational Structure Redesign
1. Penyesuaian Struktur Organisasi Bank untuk 1. Adjusting the Bank’s Organizational Structure to
Mendukung Pertumbuhan Bisnis Support Business Growth
c) Penguatan Tata Kelola, Manajemen Risiko dan c) Strengthening Governance, Risk Management, and
Pengendalian Internal Internal Control
1. Sharia Business Governance Framework (SBGF) 1. Sharia Business Governance Framework (SBGF)
2. Peningkatan Peringkat Digital Maturity Assesment 2. Improving the Digital Maturity Assessment for Banks
for Bank (DMAB) (DMAB) Rating
3. Mengelola Risiko pada Seluruh Aktifitas pntuk 3. Managing Risk Across All Activities to Prudently
Mendorong Pertumbuhan Bisnis secara Prudent Drive Business Growth
4. Standarisasi Proses Bisnis untuk Menjaga 4. Standardizing Business Processes to Maintain
Kepatuhan terhadap Ketentuan dan Regulasi Compliance with Rules and Regulations and
serta Peningkatan Kualitas Pengendalian Internal Improving the Quality of Internal Control
4) Learning and Growth 4) Learning and Growth
a) Peningkatan Kapabilitas SDM a) Improving HR Capabilities
1. Profesional Certification Program 1. Professional Certification Program
2. Optimalisasi Aplikasi e-Learning 2. Optimizing e-Learning Applications
3. Evaluasi Talent Development Program & Sistem 3. Evaluation of Talent Development Programs & Talent
Talent Management Management Systems
b) Penguatan Corporate Culture b) Strengthening Corporate Culture
1. Mendorong Kolaborasi antar fungsi melalui 1. Encouraging Collaboration Between Functions
Enggagement Corporate Culture through an Engaged Corporate Culture
2. Mengembangkan Leadership yang Lebih Agile 2. Developing More Agile Leadership to Support Digital
untuk Mendukung Upaya Transformasi Digital Transformation Efforts
3. Penguatan Budaya Kepatuhan dan Sadar Risiko 3. Strengthening a Compliance and Risk Awareness
Culture
Secara keseluruhan, rencana strategi Bank Sulselbar Overall, Bank Sulselbar’s strategic plan is structured in a
disusun secara berjenjang dan terintegrasi—memadukan hierarchical manner and integrated—combining growth,
pertumbuhan, efisiensi, resiliensi, dan transformasi digital— efficiency, resilience, and digital transformation—to ensure the
untuk memastikan Bank tetap adaptif, kompetitif, dan Bank remains adaptive, competitive, and contributes optimally
berkontribusi optimal terhadap pembangunan ekonomi to sustainable regional economic development.
daerah secara berkelanjutan.
BANK SULSELBAR 219
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 220
ASPEK PEMASARAN PRODUK DAN JASA
Marketing Aspects of Products and Services
Dalam lanskap industri perbankan yang semakin kompetitif In an increasingly competitive and digitalized banking industry
dan terdigitalisasi, aspek pemasaran produk dan jasa landscape, the marketing of products and services has become a
menjadi elemen strategis dalam memastikan pertumbuhan strategic element in ensuring sustainable growth. Bank Sulselbar
yang berkelanjutan. Bank Sulselbar memandang pemasaran views marketing not merely as a promotional activity, but as an
bukan sekadar aktivitas promosi, melainkan bagian integral integral part of its business strategy to expand its customer base,
dari strategi bisnis untuk memperluas basis nasabah, deepen customer engagement, and strengthen its positioning as
memperdalam hubungan pelanggan (customer engagement), a modern and trusted regional development bank.
serta memperkuat positioning sebagai bank pembangunan
daerah yang modern dan terpercaya.
Kegiatan Pendanaan Funding Activities
Dalam menghadapi persaingan industri perbankan yang In responding to the increasingly competitive banking industry,
semakin kompetitif, Bank Sulselbar menempatkan kegiatan Bank Sulselbar places funding activities as a key pillar in
pendanaan sebagai pilar utama dalam menjaga struktur maintaining a sound liquidity structure and supporting
likuiditas yang sehat dan mendukung ekspansi bisnis secara sustainable business expansion. The fund mobilization strategy is
berkelanjutan. Strategi penghimpunan dana dirancang designed in a structured, segmented, and region-based ecosystem
secara terstruktur, tersegmentasi, dan berbasis ekosistem approach, as outlined in the Bank’s product development and
daerah, sebagaimana tertuang dalam strategi pengembangan funding strategy.
produk dan kegiatan pendanaan.
Pada sisi pendanaan, strategi pemasaran difokuskan pada On the funding side, the marketing strategy focuses on
penguatan Dana Pihak Ketiga (DPK) melalui optimalisasi strengthening Customer Deposits (Third-Party Funds/TPF)
produk tabungan, giro, dan deposito dengan tetap menjaga through the optimization of savings accounts, demand deposits,
struktur biaya dana yang sehat serta peningkatan porsi dana and time deposits, while maintaining a healthy cost of funds
murah (CASA). Segmentasi pasar diarahkan pada ritel, ASN, structure and increasing the proportion of low-cost funds (CASA
UMKM, korporasi, serta institusi pemerintah daerah dengan – Demand Deposit and Savings Account). Market segmentation
dukungan digitalisasi layanan transaksi. targets retail customers, civil servants, MSMEs, corporations,
and regional government institutions, supported by transaction
digitalization.
Secara operasional, kegiatan dan strategi pendanaan Operationally, funding activities and strategies are implemented
dijalankan melalui pendekatan sebagai berikut: through the following approaches:
1. Mengembangkan produk berbasis segmen termasuk 1. Developing segment-based products, including Mamiri
Tabungan Mamiri Bisnis dengan limit transaksi Business Savings with higher transaction limits to support
lebih tinggi untuk mendukung aktivitas usaha dan business activities and increase transaction-based funds.
meningkatkan dana berbasis transaksi.
2. Mengoptimalkan ekosistem pemerintah dan korporasi 2. Optimizing government and corporate ecosystems through
melalui kerja sama dengan PDAM, PD Pasar, PD Parkir, partnerships with PDAM, PD Pasar, PD Parkir, BPKAD,
BPKAD, Bappeda, serta akuisisi korporasi seperti PT Bappeda, and corporate acquisition such as PT Nindya
Nindya Karya (Rp389 miliar dan Rp630,9 miliar), PT Karya (IDR 389 billion and IDR 630.9 billion), PT Bumi
Bumi Karsa (Rp500 miliar), dan PT Bumi Sarana Utama Karsa (IDR 500 billion), and PT Bumi Sarana Utama (IDR 5.7
(Rp5,7 miliar) guna memperkuat Giro Swasta dan Cash billion) to strengthen private demand deposits and the Cash
Management System (CMS). Management System (CMS).
220 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 221
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
3. Mengakselerasi digitalisasi transaksi dan optimalisasi 3. Accelerating transaction digitalization and CMS
CMS termasuk melalui CMS Racing Contest 2025 optimization, including through the CMS Racing Contest
dengan realisasi Rp115 miliar dan 495 rekening baru 2025 with realization of IDR 115 billion and 495 new
untuk mendorong pertumbuhan CASA. accounts to drive CASA growth.
4. Mengoptimalkan program marketing dan reward 4. Optimizing marketing and reward programs oriented toward
berorientasi Giro, Tabungan, dan Deposito seperti demand deposits, savings, and time deposits, such as the
Program Nabung Untung (Rp106,56 miliar), Gimmick Nabung Untung Program (IDR 106.56 billion), Retail Deposit
Deposito Retail (Rp10,91 miliar), Reward CASA akhir Gimmick (IDR 10.91 billion), year-end CASA rewards (IDR
tahun (Rp91,63 miliar), CS Cross Selling Reward (Rp66 91.63 billion), CS Cross-Selling Reward (IDR 66 billion /
miliar/2.349 rekening), dan Gimmick Tampan Plus 2,349 accounts), and Tampan Plus Gimmick (IDR 2.08
(Rp2,08 miliar). billion).
5. Mengembangkan layanan Priority Banking melalui 5. Developing Priority Banking services through collaboration
kolaborasi dengan lebih dari 28 merchant sektor travel, with more than 28 merchants in travel, hospitality, health,
hospitality, health, lifestyle, education, dan retail guna lifestyle, education, and retail sectors to enhance customer
meningkatkan customer experience dan loyalitas nasabah experience and high-net-worth customer loyalty.
high-net-worth.
6. Meningkatkan peran Relationship Manager Corporate 6. Strengthening the role of Corporate Banking Relationship
Banking dan E-Business dalam pendampingan cabang Managers and E-Business teams in branch assistance and
serta maintenance deposan inti segmen korporasi. maintenance of core corporate depositors.
7. Menambah tenaga pemasar disertai peningkatan soft 7. Increasing the number of marketing personnel, enhancing
skill, optimalisasi marketing toolkit, serta penguatan soft skills, optimizing marketing toolkits, and strengthening
pengetahuan produk dan program Bank. product and program knowledge.
8. Berkoordinasi aktif dalam pengembangan ekosistem 8. Actively coordinating in developing an integrated financial
keuangan yang terintegrasi untuk meningkatkan ecosystem to increase customer loyalty and retention
customer loyalty dan retensi dana transaksi perorangan, of transaction-based funds from individuals, regional
Pemda, dan non-Pemda. governments, and non-government entities.
9. Bekerja sama dengan Divisi International Banking untuk 9. Collaborating with the International Banking Division to
evaluasi target dan peningkatan transaksi devisa. evaluate targets and increase foreign exchange transactions.
10. Melakukan monitoring rutin kegiatan sosialisasi, 10. Conducting routine monitoring of outreach activities, retail
canvasing retail, serta upselling product melalui mini event canvassing, and product upselling through mini-events such
seperti pasar murah, pre-event marketing Kado BSS, dan as subsidized markets, pre-event marketing for BSS Gifts, and
gerak syariah. Sharia campaigns.
11. Melakukan pembaruan ketentuan internal, Buku 11. Updating internal policies, Company Guidelines, and
Pedoman Perusahaan, dan SOP penghimpunan dana Standard Operating Procedures (SOPs) for fund mobilization
guna memastikan kepatuhan, efisiensi, serta pemenuhan to ensure compliance, efficiency, and fulfillment of liquidity
rasio likuiditas seperti NSFR. ratios such as Net Stable Funding Ratio (NSFR).
Melalui strategi yang terintegrasi antara inovasi produk, Through an integrated strategy encompassing product innovation,
penguatan ekosistem, digitalisasi, penguatan SDM ecosystem strengthening, digitalization, enhancement of
pemasaran, serta tata kelola yang disiplin, kegiatan marketing human capital, and disciplined governance, Bank
pendanaan Bank Sulselbar tidak hanya diarahkan pada Sulselbar’s funding activities are not only directed at increasing
pertumbuhan nominal DPK, tetapi juga pada kualitas struktur nominal deposits but also at improving the quality of a stable,
dana yang stabil, berbiaya efisien, dan berkelanjutan. cost-efficient, and sustainable funding structure.
Kegiatan Penyaluran Dana Lending Activities
Pada sisi penyaluran dana, strategi pemasaran diarahkan On the lending side, the marketing strategy is directed toward
pada pertumbuhan kredit yang berkualitas dan berorientasi achieving quality loan growth, focusing on productive sectors.
pada sektor produktif. Bank Sulselbar memperkuat Bank Sulselbar strengthens its loan portfolio in MSMEs,
BANK SULSELBAR 221
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 222
portofolio kredit UMKM, kredit konsumsi pegawai, serta employee consumer loans, and key regional sectors such as trade,
pembiayaan sektor unggulan daerah seperti perdagangan, agriculture, and construction.
pertanian, dan konstruksi.
Pendekatan relationship-based banking menjadi strategi A relationship-based banking approach serves as the main
utama dalam memperluas pembiayaan korporasi dan strategy to expand corporate and commercial financing. The
komersial. Bank tidak hanya menawarkan fasilitas kredit, Bank not only provides loan facilities but also delivers integrated
tetapi juga solusi keuangan terintegrasi yang mencakup financial solutions, including transaction services, cash
layanan transaksi, cash management, dan trade finance. management, and trade finance.
Kegiatan dan strategi penyaluran dana diantaranya sebagai The lending activities and strategies include:
berikut : 1. Optimizing APBD/APBN project financing through active
1. Mengoptimalkan pembiayaan proyek APBD/APBN coordination with strategic government agencies to increase
melalui koordinasi aktif dengan dinas strategis guna loan portfolios in construction, trade, manufacturing, and
meningkatkan portofolio kredit sektor konstruksi, agriculture sectors.
perdagangan, industri pengolahan, dan pertanian. 2. Strengthening productive and MSME lending, including
2. Memperkuat penyaluran kredit produktif dan UMKM regional priority sectors and green portfolios to support
termasuk pembiayaan sektor unggulan daerah serta regional economic growth.
portofolio hijau untuk mendorong pertumbuhan
ekonomi regional. 3. Developing and integrating ELOS and SIMDATA systems
3. Mengembangkan dan mengintegrasikan ELOS to accelerate digital-based loan analysis, approval, and
serta SIMDATA guna mempercepat proses analisis, monitoring processes.
persetujuan, dan monitoring kredit berbasis digital. 4. Optimizing captive markets among civil servants through
4. Mengoptimalkan captive market ASN melalui consumer loan products such as general-purpose loans (KUL/
pengembangan kredit konsumtif seperti KUL/Multiguna, Multiguna), mortgage loans (KPR), and vehicle loans (KPM),
KPR, dan KPM serta kerja sama KPR Griya Nusantara including collaboration with KPR Griya Nusantara and BPJS
dan BPJS Ketenagakerjaan. Ketenagakerjaan.
5. Meningkatkan kapasitas SDM bisnis melalui mentoring, 5. Enhancing business human capital capacity through
coaching clinic, dan evaluasi rutin pipeline kredit produktif mentoring, coaching clinics, and regular evaluation of
maupun konsumtif. productive and consumer loan pipelines.
6. Melaksanakan monitoring kualitas kredit secara berkala 6. Conducting periodic loan quality monitoring through on-site
melalui kunjungan on the spot, analisis laporan keuangan visits, financial statement analysis of borrowers, and early
debitur, dan restrukturisasi dini untuk menjaga kualitas restructuring to maintain portfolio quality.
portofolio.
7. Mengendalikan konsentrasi risiko melalui penerapan one 7. Controlling risk concentration through the implementation
obligor concept serta menjaga proporsi kredit debitur inti of the one obligor concept and maintaining prudent exposure
dalam batas prudent. limits to core debtors.
8. Meningkatkan kerja sama kredit sindikasi dengan bank 8. Expanding syndicated loan cooperation with other banks to
lain untuk memperluas kapasitas pembiayaan korporasi increase corporate financing capacity and strategic project
dan proyek strategis. funding.
9. Mengembangkan pembiayaan berbasis rantai pasok 9. Developing supply chain financing to support regional
(supply chain financing) untuk mendukung ekosistem business ecosystems from upstream to downstream.
usaha daerah dari hulu hingga hilir.
10. Memperkuat penetrasi kredit valas baik bilateral 10. Strengthening foreign currency lending, both bilateral and
maupun sindikasi guna mendukung kebutuhan transaksi syndicated, to support export-oriented transactions and
dan proyek berorientasi ekspor. projects.
11. Melakukan penyesuaian segmentasi kredit dan suku 11. Adjusting loan segmentation and base lending rates in
bunga dasar kredit sesuai ketentuan regulator dan accordance with regulatory provisions and market dynamics.
dinamika pasar.
222 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 223
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
12. Menambah tenaga pemasar eksternal untuk 12. Increasing external marketing personnel to enhance loan
meningkatkan market share kredit di wilayah Sulawesi market share in South Sulawesi and West Sulawesi.
Selatan dan Sulawesi Barat.
13. Mengoptimalkan kredit berbasis cluster UMKM untuk 13. Optimizing MSME cluster-based lending to expand financial
memperluas inklusi keuangan dan meningkatkan inclusion and improve micro and small business productivity.
produktivitas sektor mikro dan kecil.
14. Mengimplementasikan sistem early warning system 14. Implementing a data analytics-based early warning system
berbasis data analytics untuk mendeteksi potensi risiko to detect potential credit risks.
kredit secara dini.
15. Memberikan reward dan insentif kinerja kepada tim 15. Providing performance-based rewards and incentives to
bisnis cabang yang mencapai target kredit produktif dan branch business teams achieving the highest loan targets.
konsumtif tertinggi.
Peningkatan Brand Image dan Upaya Brand Image Enhancement and Other
Lainnya Initiatives
Penguatan brand image menjadi agenda strategis dalam Strengthening brand image is a strategic agenda in building long-
membangun reputasi jangka panjang. Bank Sulselbar term reputation. Bank Sulselbar positions itself as a “Modern and
memposisikan diri sebagai “Bank Daerah yang Modern dan Professional Regional Bank” through consistent, transparent,
Profesional” melalui komunikasi korporat yang konsisten, and value-driven corporate communication.
transparan, dan berorientasi pada nilai tambah.
Strategi branding dilakukan melalui kampanye terpadu di Branding strategies are implemented through integrated
berbagai kanal, baik media konvensional maupun digital. campaigns across both conventional and digital channels. Social
Aktivasi media sosial, peningkatan kualitas konten edukatif, media activation, enhancement of educational content quality,
serta partisipasi dalam kegiatan sosial dan ekonomi daerah and participation in regional social and economic activities serve
menjadi sarana untuk memperkuat emotional bonding as key instruments to strengthen emotional bonding with the
dengan masyarakat. community.
Langkah-langkah strategis peningkatan brand image Strategic initiatives to enhance brand image are carried out as
dilakukan secara terstruktur sebagai berikut: follows:
1. Memperkuat komunikasi korporat yang konsisten, 1. Strengthening consistent, transparent, and performance-
transparan, dan berbasis kinerja untuk membangun based corporate communication to build a modern and
reputasi sebagai bank daerah yang modern dan professional image.
profesional.
2. Mengoptimalkan kampanye branding terpadu melalui 2. Optimizing integrated branding campaigns through
media konvensional dan digital dengan pendekatan conventional and digital media using an omnichannel
omnichannel yang terintegrasi. approach.
3. Meningkatkan kualitas dan intensitas konten edukatif, 3. Increasing the quality and intensity of educational content,
literasi keuangan, serta publikasi capaian kinerja melalui financial literacy initiatives, and performance publications
media sosial dan platform digital resmi Bank. through official digital platforms.
4. Memperkuat engagement dengan masyarakat melalui 4. Enhancing community engagement through active
partisipasi aktif dalam kegiatan sosial, ekonomi, UMKM, participation in social, economic, MSME, and regional
dan event strategis daerah. strategic events.
5. Mengembangkan program community engagement 5. Developing community engagement and financial inclusion
dan inklusi keuangan untuk mempertegas peran Bank programs to reinforce the Bank’s role as a regional
sebagai mitra pembangunan daerah. development partner.
BANK SULSELBAR 223
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 224
6. Mengimplementasikan budaya layanan “Prioritas Prima” 6. Implementing the “Prioritas Prima” service culture as a
sebagai standar service excellence dalam setiap interaksi standard of service excellence.
dengan nasabah.
7. Meningkatkan kualitas layanan frontliner melalui 7. Enhancing frontliner service quality through continuous
pelatihan berkelanjutan dan penguatan standar training and customer experience-based service standards.
pelayanan berbasis customer experience.
8. Mengakselerasi transformasi digital layanan perbankan 8. Accelerating digital banking transformation to provide
guna menghadirkan kemudahan, kecepatan, dan convenience, speed, and security in transactions.
keamanan transaksi bagi nasabah.
9. Memperkuat hubungan media (media relations) dan 9. Strengthening media relations and positive publicity through
publikasi positif melalui pemberitaan kinerja, inovasi, performance, innovation, and regional contribution coverage.
dan kontribusi Bank terhadap pembangunan daerah.
10. Menjaga konsistensi identitas visual dan positioning 10. Maintaining consistency in visual identity and corporate
korporat untuk mempertegas citra sebagai bank positioning to reinforce the Bank’s image as a competitive
pembangunan daerah yang terpercaya dan berdaya and trusted regional bank.
saing nasional.
Selain itu, penerapan budaya kerja “Prioritas Prima” menjadi In addition, the implementation of the “Prioritas Prima” work
diferensiasi layanan yang menekankan profesionalisme, culture serves as a key service differentiation emphasizing
kecepatan, dan keramahan dalam setiap interaksi dengan professionalism, responsiveness, and hospitality in every
nasabah. Peningkatan kualitas layanan frontliner dan customer interaction. Improvements in frontliner service quality
pengembangan customer experience berbasis teknologi turut and technology-based customer experience development further
memperkuat persepsi positif terhadap Bank. strengthen positive customer perception of the Bank.
224 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 225
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
TINJAUAN OPERASIONAL
Operational Review
Analisis Operasi Per Segmen Operational Analysis by Segment
Produk dan layanan yang dimiliki oleh Bank Sulselbar Bank Sulselbar’s products and services are managed by two units
dikelola oleh dua unit yang beroperasi secara konvensional operating under conventional and Sharia principles, in line with
dan syariah. Hal ini sejalan dengan konsep dual banking the dual banking system implemented by the Bank. Each unit has
system yang dijalankan oleh Bank Sulselbar. Setiap unitnya three business segments: fund mobilization, fund distribution,
memiliki tiga segmen usaha yaitu penghimpunan dana, and transaction services, both in Rupiah and foreign currencies.
penyaluran dana dan jasa layanan transaksi baik dalam mata The following are the products and services offered by Bank
uang rupiah maupun mata uang asing. Berikut merupakan Sulselbar.
produk dan layanan yang dimiliki oleh Bank Sulselbar.
Produk dan Layanan Bank Sulselbar
Bank Sulselbar Product and Service
Jasa layanan dalam
Penghimpunan dana dan luar negeri
Penghimpunan Dana
Trade Product
Penyaluran dana
INTERNATIONAL
KONVENSIONAL
01 Penyaluran dana
dalam bentuk kredit 02 dalam bentuk
pembiayaan 03 Remittance/Jasa
Transfer valas
BANKING
SYARIAH
Jasa Layanan Jasa Layanan Money Changer
Dana Valas
Produk dan layanan yang ditawarkan oleh Bank Sulselbar The products and services offered by Bank Sulselbar are secure
adalah aman dan berkualitas. Melalui berbagai produk and of high quality. Through these products and services, Bank
dan layanan ini, Bank Sulselbar terus berinovasi dalam Sulselbar continues to innovate in developing both conventional
pengembangan layanan, baik konvensional maupun syariah. and Sharia services. The Bank is committed to increasing revenue
Bank ini berkomitmen untuk meningkatkan pendapatan by focusing on quality, loan expansion, and prudent Sharia
dengan fokus pada kualitas, ekspansi kredit, dan pembiayaan financing. In addition, Bank Sulselbar also relies on income
unit syariah yang aman. Selain itu, Bank Sulselbar juga from Treasury, fee-based income, and foreign exchange income
mengandalkan pendapatan dari Treasury, fee-based through international banking services.
income, dan pendapatan valas melalui layanan perbankan
internasional.
Analisis operasi per segmen didasarkan pada Laporan The operational segment analysis is based on Bank Sulselbar’s
Keuangan Bank Sulselbar yang telah diaudit oleh Kantor Financial Statements audited by the Public Accounting Firm Paul
Akuntan Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan. Bank
Palilingan, dan Rekan. Segmen usaha Bank Sulselbar Sulselbar’s business segments operate in South Sulawesi, West
beroperasi di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi, and Jakarta, covering conventional banking segments
Jakarta, mencakup segmen perbankan konvensional dan unit and Sharia business units. Therefore, this analysis will discuss
usaha syariah. Oleh karena itu, analisis ini akan membahas each business segment separately.
setiap segmen usaha secara terpisah.
BANK SULSELBAR 225
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 226
Berdasarkan penjelasan mengenai segmen usaha, laporan Based on the explanation of business segments, this report
ini menyajikan kinerja operasional yang mencakup kinerja presents operational performance covering the performance
setiap produk dan layanan, serta kinerja segmen operasi yang of each product and service, as well as segment performance
dilaporkan dalam Laporan Keuangan Bank Sulselbar. Tabel reported in the Financial Statements of Bank Sulselbar. The
berikut menunjukkan kinerja segmen operasi, termasuk following table shows operational segment performance,
produktivitas, pendapatan, dan profitabilitas : including productivity, income, and profitability:
Sulawesi Sulawesi
Uraian Selatan Barat Lainnya Jumlah Description
Kredit yang diberikan dan 17.629.588 4.138.534 1.189.017 22.957.138
Loans and Sharia Financing
pembiayaan syariah 76,79% 18,03% 5,18% 100,00%
Simpanan nasabah Customer Deposits
11.456.149 1.310.436 8.013.462 20.780.047
Simpanan dari nasabah Deposits from Customers
55,13% 6,31% 38,56% 100,00%
1.246.327 80.354 0 1.326.681
Dana Syirkah Temporer Temporary Syirkah Funds
93,94% 6,06% 0,00% 100,00%
27.797.712 4.273.077 1.194.034 33.264.823
Total Aset Total Assets
83,56% 12,85% 3,59% 100,00%
Operasional Bank Sulselbar masih sangat dominan di Bank Sulselbar’s operations remain highly concentrated in South
Sulawesi Selatan. Dari total kredit sebesar Rp22,96 triliun, Sulawesi. Of total loans amounting to IDR 22.96 trillion, 76.79%
76,79% disalurkan di Sulsel, sedangkan Sulbar 18,03%. Dari are distributed in South Sulawesi, while West Sulawesi accounts
sisi simpanan, 55,13% berasal dari Sulsel dan hanya 6,31% for 18.03%. From the funding side, 55.13% of deposits originate
dari Sulbar. Total aset juga terkonsentrasi di Sulsel sebesar from South Sulawesi and only 6.31% from West Sulawesi. Total
83,56%. Data ini menegaskan bahwa aktivitas bisnis, assets are also concentrated in South Sulawesi at 83.56%. This
intermediasi, dan penghimpunan dana Bank Sulselbar masih data confirms that business activities, intermediation, and fund
bertumpu kuat pada pasar Sulawesi Selatan dibandingkan mobilization of Bank Sulselbar are still strongly dependent on the
wilayah lainnya. South Sulawesi market compared to other regions.
dalam Rp Juta
Sulawesi Sulawesi
Uraian Selatan Barat Lainnya Jumlah Remark
Pendapatan Bunga dan Syariah 2.175.680 415.078 99.539 2.690.298 Interest and Sharia Income
Beban Bunga dan Syariah (582.845) (26.999) (487.226) (1.097.070) Interest and Sharia Expenses
Pendapatan Bunga dan Syariah Net Interest and Sharia
1.592.835 388.079 (387.687) 2.690.298
Bersih Income
Pendapatan Operasional lain 269.192 51.896 18.056 339.145 Other Operating Income
Beban operasional lain (1.005.934) (116.773) (54.753) (1.177.461) Other Operating Expenses
pendapatan (beban) non Non-Operating Income
(1.308) (10.655) (71.048) (12.034)
operasional (Expenses)
Laba sebelum pajak 854.785 312.548 (424.455) 742.878 Profit Before Tax
beban pajak 171.774 171.774 Tax Expense
1.026.559 312.548 (424.455) 914.652
Laba setelah pajak Profit After Tax
112,23% 34,17% (46,41%) 100,00%
226 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 227
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Kinerja laba Bank Sulselbar masih sangat ditopang oleh Bank Sulselbar’s profit performance is still heavily supported
operasional di Sulawesi Selatan. Dari total laba sebelum pajak by operations in South Sulawesi. Of total profit before tax
sebesar Rp742,88 miliar, Sulsel berkontribusi Rp854,79 amounting to IDR 742.88 billion, South Sulawesi contributed
miliar, sementara Sulbar Rp312,55 miliar. Wilayah “lainnya” IDR 854.79 billion, while West Sulawesi contributed IDR 312.55
masih mencatat rugi Rp424,46 miliar sehingga menekan billion. The “Others” segment still recorded a loss of IDR 424.46
kinerja konsolidasi. Laba setelah pajak sebesar Rp914,65 billion, thereby reducing consolidated performance. Profit after
miliar menunjukkan kontribusi Sulsel sebesar 112,23% tax of IDR 914.65 billion shows a contribution of 112.23%
terhadap total laba, menegaskan bahwa profitabilitas Bank from South Sulawesi, confirming that the Bank’s profitability is
secara dominan berasal dari pasar utama Sulawesi Selatan. predominantly derived from its core market in South Sulawesi.
Analisis Operasi Unit Usaha Conventional Business Unit Analysis
Konvensional
Segmen usaha konvensional merupakan kontributor utama The conventional business segment is the main contributor to
dalam struktur operasional dan kinerja keuangan Bank Bank Sulselbar’s operational structure and financial performance.
Sulselbar. Melalui aktivitas penghimpunan Dana Pihak Through customer deposit mobilization, productive and consumer
Ketiga, penyaluran kredit produktif dan konsumtif, serta loan distribution, as well as transaction services and banking
pengelolaan layanan transaksi dan jasa perbankan, segmen services management, this segment becomes the foundation of
ini menjadi fondasi intermediasi yang berkelanjutan. sustainable intermediation. Support from digital transformation,
Dukungan transformasi digital, penguatan manajemen strengthened risk management, and the implementation of
risiko, serta penerapan prinsip kehati-hatian memastikan prudential principles ensures that the conventional segment
segmen konvensional tetap tumbuh sehat, resilien, dan continues to grow in a healthy, resilient manner and delivers
mampu memberikan nilai tambah optimal bagi pemegang optimal value to shareholders and stakeholders.
saham dan pemangku kepentingan.
Penghimpunan Dana Konvensional Conventional Fund Mobilization
Produk penghimpunan dana konvensional meliputi Conventional fund mobilization products include demand
simpanan giro, tabungan, dan simpanan berjangka. Dana deposits, savings accounts, and time deposits. These funds are
yang dihimpun ini berasal dari pihak yang berelasi serta sourced from related parties and third parties, both individuals
pihak ketiga, baik individu maupun entitas non-pribadi. and non-individual entities.
Penghimpunan Dana Konvensional Tahun 2025
Conventional Fundraising in 2025
Giro | Demand Deposit Tabungan | Saving Simpanan Berjangka | Time Deposit
Rp Rp Rp
4.679.727 6.350.469 9.327.996
(dalam Juta Rupiah) (dalam Juta Rupiah) (dalam Juta Rupiah)
Kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) Non Bank Bank Sulselbar The performance of Bank Sulselbar’s Non-Bank Third-Party
tahun 2025 tumbuh positif sebesar 9,06% menjadi Rp20,36 Funds (TPF) in 2025 recorded positive growth of 9.06% to
triliun. Pertumbuhan didorong oleh peningkatan signifikan IDR 20.36 trillion. This growth was primarily driven by a
giro sebesar 44,68% sebagai hasil penguatan dana murah significant increase in demand deposits of 44.68%, reflecting the
(CASA) melalui optimalisasi layanan transaksi dan sinergi strengthening of low-cost funds (CASA) through the optimization
institusi. Deposito tumbuh moderat 2,72% sebagai penopang of transaction services and institutional synergies. Time deposits
stabilitas pendanaan. Sementara itu, tabungan relatif stabil grew moderately by 2.72%, serving as a stabilizing component
BANK SULSELBAR 227
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 228
dengan sedikit penurunan 0,01% akibat tekanan persaingan of funding. Meanwhile, savings remained relatively stable with
dana ritel. Secara keseluruhan, struktur DPK menunjukkan a slight decline of 0.01%, reflecting competitive pressure in the
perbaikan kualitas pendanaan dengan peningkatan retail funding segment. Overall, the TPF structure indicates an
kontribusi dana murah yang mendukung efisiensi biaya dana improvement in funding quality, supported by a higher proportion
dan penguatan likuiditas Bank. of low-cost funds, which contributes to lower cost of funds and
strengthened liquidity.
Tabel Dana Pihak Ketiga Konvensional Tahun 2023 – 2025 (Rp Juta)
Conventional Third Party Funds Table 2023 – 2025 (Rp Million)
Growth 2025-2024
Dana Pihak Ketiga Conventional
Konvensional 2025 2024 2023 +/- % Proporsi Customer Deposits
Giro 4.679.727 3.234.497 4.300.371 1.445.230 44,68% 22,99% Demand Deposit
Tabungan 6.350.469 6.351.240 5.870.364 (771) (0,012%) 31,19% Savings
Deposito Berjangka 9.327.996 9.080.938 8.680.344 247.058 2,72% 45,82% Time Deposit
Jumlah 20.358.192 18.666.675 18.851.079 1.691.517 9,06% 100,00% Total
CASA 54,18% 51,35% 53,95% CASA
Jumlah rekening Dana Pihak Ketiga (DPK) pada tahun Customer Deposits accounts in 2025 reached 878,352 accounts,
2025 tercatat sebanyak 878.352 rekening, meningkat increasing by 4.23% compared to 842,690 accounts in 2024.
4,23% dibandingkan 842.690 rekening pada tahun 2024. Growth was mainly driven by an increase in savings accounts
Pertumbuhan terutama didorong oleh kenaikan rekening by 4.42% to 847,117 accounts and time deposits which grew
tabungan sebesar 4,42% menjadi 847.117 rekening serta by 1.02%. Meanwhile, demand deposit accounts experienced
deposito berjangka yang tumbuh 1,02%. Sementara itu, an adjustment of 1.10%. Overall, the increase reflects successful
rekening giro mengalami penyesuaian sebesar 1,10%. Secara customer acquisition and retention strategies.
keseluruhan, peningkatan jumlah rekening mencerminkan
keberhasilan strategi akuisisi dan retensi nasabah, sekaligus
memperluas basis dana ritel secara berkelanjutan.
Growth 2025-2024
NOA DPK 2025 2024 2023 +/- % NOA TPF
Giro 23.908 24.173 24.035 (265) (1,10%) Demand Deposit
Tabungan 847.117 811.264 747.084 35.853 4,42% Savings
Deposito Berjangka 7.327 7.253 6.837 74 1,02% Time deposit
Jumlah 878.352 842.690 777.956 35.662 4,23% Total
Giro Konvensional Conventional Demand Deposits
Pada tahun 2025, Dana Pihak Ketiga–Giro konvensional In 2025, Customer Deposits – conventional demand deposits
tumbuh signifikan 44,68% menjadi Rp4.679.727 juta grew significantly by 44.68% to IDR 4,679,727 million compared
dibandingkan Rp3.234.497 juta pada 2024. Pertumbuhan to IDR 3,234,497 million in 2024. Growth was primarily driven
terutama ditopang oleh Giro pihak ketiga dalam Rupiah yang by third-party demand deposits in Rupiah, which increased
meningkat 44,68% menjadi Rp4.788.377 juta. Giro pihak by 44.68% to IDR 4,788,377 million. Related-party demand
berelasi dalam Rupiah juga naik 51,14% menjadi Rp331 juta. deposits in Rupiah also increased by 51.14% to IDR 331 million.
Sementara itu, Giro dalam mata uang asing tumbuh 75,40% Meanwhile, foreign currency demand deposits grew by 75.40%
menjadi Rp221 juta, menunjukkan peningkatan aktivitas to IDR 221 million, indicating an increase in foreign exchange
transaksi valas. Komposisi ini mencerminkan penguatan transaction activities. This composition reflects the strengthening
dana transaksi berbasis Rupiah dengan diversifikasi sumber of Rupiah-based transactional funds with a sound diversification
dana yang sehat. of funding sources.
228 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 229
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Tabel Rincian Dana Pihak Ketiga Tahun 2025 – 2023 (Rp Juta)
Third Party Fund Details Table 2025 – 2023 (Rp Million)
Growth 2025-2024
Dana Pihak Ketiga Third Party Fund
Konvensional 2025 2024 2023 +/- % Conventional
Pihak Berelasi - Rupiah Related Party - Rupiah
Giro 331 219 587 112 51,14% Demand Deposit
Pihak Ketiga - Rupiah Third Party - Rupiah
Giro 4.788.377 3.234.152 4.299.728 1.554.225 44,68% Demand Deposit
Pihak Ketiga - Mata Uang Asing Third Party - Foreign Currency
Giro 221 126 56 95 75,40% Demand Deposit
Total Simpanan Nasabah Konvensional Total Conventional Customer Deposits
Giro 4.679.727 3.234.497 4.300.371 1.554.432 44,68% Demand Deposit
Tabungan Konvensional Conventional Savings
Pada tahun 2025, Dana Pihak Ketiga–Tabungan konvensional In 2025, Third Party Funds – Conventional Savings remained
relatif stabil sebesar Rp6.350.469 juta dibandingkan relatively stable at IDR 6,350,469 million compared to IDR
Rp6.351.240 juta pada 2024. Tabungan pihak ketiga Rupiah 6,351,240 million in 2024. Rupiah-denominated third-party
masih mendominasi meski terkoreksi 6,76%, terutama pada savings continued to dominate, despite a 6.76% correction,
produk Simpeda. Namun, produk Mamiri dan Tabungan-Ku particularly in Simpeda products. However, Mamiri and
mencatat pertumbuhan positif. Tabungan pihak berelasi Tabungan-Ku products recorded positive growth. Rupiah-
Rupiah mengalami penyesuaian, sementara tabungan denominated related-party savings experienced adjustments,
dalam mata uang asing relatif stabil baik pada pihak berelasi while foreign currency savings remained relatively stable for both
maupun pihak ketiga. Komposisi ini mencerminkan struktur related and third-party customers. This composition reflects a
dana ritel yang tetap kuat dengan dominasi Rupiah. robust retail funding structure dominated by Rupiah.
Tabel Rincian Dana Pihak Ketiga Tabungan Tahun 2025 – 2023 (Rp Juta)
Saving Third Party Fund Details Table 2025 – 2023 (Rp Million)
Growth 2025-2024
Dana Pihak Ketiga Conventional Third Party
Konvensional 2025 2024 2023 +/- % Funds
Pihak Berelasi - Rupiah Related Parties - Rupiah
Tabungan 20.600 35.425 6.086 (14.825) (41,85%) Savings
Simpeda 9.180 16.450 4.592 (7.270) (44,19%) Simpeda
Tabungan-Ku 3.220 4.049 829 (829) (20,47%) Tabungan Ku
Tampan Plus 1.833 2.536 230 (703) (27,72%) Tampan Plus
Mamiri 6.355 12.344 435 (5.989) (48,52%) Mamiri
Tapemda Pelajar 2 4 (2) (50,00%) Tapemda Pelajar
Tabungan Haji 10 42 (32) (76,19%) Tabungan Haji
Pihak Berelasi -Mata Uang Asing Related Parties -Foreign Currency
Tabungan 580 706 647 (126) (17,85%) Savings
Pihak Ketiga - Rupiah Third-Party - Rupiah
Tabungan 5.926.826 6.356.193 5.862.813 (429.367) (6,76%) Savings
Simpeda 4.194.393 4.356.515 4.114.810 (162.122) (3,72%) Simpeda
BANK SULSELBAR 229
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 230
Tabel Rincian Dana Pihak Ketiga Tabungan Tahun 2025 – 2023 (Rp Juta)
Saving Third Party Fund Details Table 2025 – 2023 (Rp Million)
Growth 2025-2024
Dana Pihak Ketiga Conventional Third Party
Konvensional 2025 2024 2023 +/- % Funds
Mamiri 715.051 648.013 529.103 67.038 10,35% Mamiri
Tabungan-Ku 552.451 491.763 400.947 60.688 12,34% Tabungan-Ku
Tapemda 93.154 496.304 494.145 (403.150) (81,23%) Tapemda
Tapemda Pensiun 96.141 96.546 93.791 (405) (0,42%) Tapemda Pensiun
Tampan Plus 187.228 159.385 133.848 27.843 17,47% Tampan Plus
Tapemda Sayang Petani 28.423 44.614 35.326 (16.191) (36,29%) Tapemda Sayang Petani
Tabungan Simpanan
45.365 45.238 40.179 127 0,28% Tabungan Simpanan Pelajar
Pelajar
Tampan 140 209 255 (69) (33,01%) Tampan
Tapemda Pelajar dan Tapemda Pelajar dan
11.519 12.931 13.886 (1.412) (10,92%)
Mahasiswa Mahasiswa
Tabungan Haji 2.901 4.536 6.405 (1.635) (36,04%) Tabungan Haji
Tapemda Bantuan Siswa 60 139 118 (79) (56,83%) Tapemda Bantuan Siswa
Pihak Ketiga - Mata Uang Asing Third-Party - Foreign Currency
Tabungan 489 488 818 1 0,20% Savings
Total Simpanan Nasabah Konvensional Total Deposits of Conventional Customers
Tabungan 6.350.469 6.351.240 5.870.364 101 -0,65% Savings
Jumlah rekening tabungan pada tahun 2025 tercatat The number of savings accounts in 2025 was recorded at
847.117 rekening, meningkat 4,42% dibandingkan 811.264 847,117, a 4.42% increase compared to 811,264 accounts in
rekening pada tahun 2024. Pertumbuhan terutama ditopang 2024. Growth was primarily supported by significant increases
oleh kenaikan signifikan pada produk Mamiri (34,41%), in Mamiri (34.41%), TabunganKu (15.72%), Simpel (6.07%), and
TabunganKu (15,72%), Simpel (6,07%), serta Tabungan Foreign Currency Savings (22.56%). Meanwhile, several products,
Mata Uang Asing (22,56%). Sementara itu, beberapa such as Simpeda, Tapemda, and Hajj Savings, underwent
produk seperti Simpeda, Tapemda, dan Tabungan Haji adjustments. Overall, this increase reflects the effectiveness of
mengalami penyesuaian. Secara keseluruhan, peningkatan the retail customer acquisition strategy and the strengthening
ini mencerminkan efektivitas strategi akuisisi nasabah ritel of penetration of transaction-based products and the financial
dan penguatan penetrasi produk berbasis transaksi serta inclusion segment.
segmen inklusi keuangan.
Tabel Jumlah Rekening Tabungan Tahun 2025 – 2023 (Rp Juta)
Number of Saving Account Year of 2025-2023 (Rp million)
Growth 2025-2024
Rekening Tabungan 2025 2024 2023 +/- % Saving NOA
Simpeda 393.973 399.676 390.773 (5.703) (1,43%) Simpeda
Tapemda 45.641 47.311 50.398 (1.670) (3,53%) Tapemda
Tapemda Sayang Petani 7.401 8.366 9.324 (965) (11,53%) Tapemda Sayang Petani
Tapemda Pelajar 19.045 22.117 22.570 (3.072) (13,89%) Tapemda Pelajar
Mamiri 52.205 38.841 30.479 13.364 34,41% Mamiri
Tampan 272 308 317 (36) (11,69%) Tampan
Tapemda Pensiun 6.344 6.688 7.155 (344) (5,14%) Tapemda Pensiun
230 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 231
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Tabel Jumlah Rekening Tabungan Tahun 2025 – 2023 (Rp Juta)
Number of Saving Account Year of 2025-2023 (Rp million)
Growth 2025-2024
Rekening Tabungan 2025 2024 2023 +/- % Saving NOA
Tampan Plus 27.955 27.692 24.332 263 0,95% Tampan Plus
Simpel 65.066 61.345 59.298 3.721 6,07% Simpel
TabunganKu 226.756 195.949 148.871 30.807 15,72% TabunganKu
Tabungan Haji 1.573 2.153 2.828 (580) (26,94%) Tabungan Haji
Tapemda Bantuan Pelajar 244 295 226 (51) (17,29%) Tapemda Bantuan Pelajar
Mamiri Bisnis 1 0 0 1 N/A Mamiri Bisnis
Tabungan Mata Uang Asing 641 523 513 118 22,56% Forex Saving
Total NOA 847.117 811.264 747.084 35.853 4,42% NOA Total
Deposito Berjangka Konvensional Conventional Time Deposits
Pada tahun 2025, Dana Pihak Ketiga–Deposito konvensional In 2025, Customer Deposits – conventional time deposits
tercatat sebesar Rp9.327.996 juta, meningkat 2,83% amounted to IDR 9,327,996 million, increasing by 2.83%
dibandingkan Rp9.080.738 juta pada 2024. Pertumbuhan compared to IDR 9,080,738 million in 2024. Growth was
terutama ditopang oleh deposito berjangka pihak ketiga primarily supported by third-party time deposits in Rupiah,
dalam Rupiah yang naik 1,10% menjadi Rp9.039.177 juta. which increased by 1.10% to IDR 9,039,177 million. Third-party
Deposito pihak ketiga dalam mata uang asing tumbuh foreign currency deposits grew significantly by 132.25% to IDR
signifikan 132,25% menjadi Rp252.430 juta, mencerminkan 252,430 million, reflecting increased diversification of foreign
peningkatan diversifikasi dana valas. Sementara itu, deposito currency funding. Meanwhile, related-party deposits in Rupiah
pihak berelasi dalam Rupiah meningkat tajam 704,06%, surged by 704.06%, and foreign currency deposits also increased.
dan valas juga bertambah. Komposisi ini menunjukkan This composition indicates a stable funding structure dominated
struktur dana yang tetap stabil dengan dominasi Rupiah dan by Rupiah with third parties as the main funding source.
kontribusi pihak ketiga sebagai sumber utama.
Tabel Rincian Dana Pihak Ketiga Tahun 2025 – 2023 (Rp Juta)
Third Party Fund Details Table 2025 – 2023 (Rp Million)
Growth 2025-2024
Dana Pihak Ketiga Conventional Third Party
Konvensional 2025 2024 2023 +/- % Funds
Pihak Berelasi - Rupiah Related Party - Rupiah
Deposito Berjangka 40.444 5.030 2.630 35.414 704,06% Time Deposit
Pihak Berelasi -Mata Uang Asing Related Party - Foreign Currency
Deposito Berjangka 670 0 526 670 N/A Time Deposit
Pihak Ketiga - Rupiah Third Party - Rupiah
Deposito On Call 5.275 26.400 40.000 (21.125) (80,02%) On Call Deposit
Deposito Berjangka 9.039.177 8.940.617 8.533.765 98.560 1,10% Time Deposit
Pihak Ketiga - Mata Uang Asing Third Party - Foreign Currency
Deposito Berjangka 252.430 108.691 103.423 143.739 132,25% Time Deposit
Total Simpanan Nasabah Konvensional Total Conventional Customer Deposits
Deposito Berjangka 9.327.996 9.080.738 8.680.344 257.258 2,83% Time Deposit
BANK SULSELBAR 231
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 232
Valuta Asing Foreign Currency
Pada tahun 2025, Dana Pihak Ketiga dalam valuta asing In 2025, Customer Deposits in foreign currency recorded
menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan significant growth compared to 2024. Foreign currency demand
2024. Giro valas meningkat 75,40% menjadi Rp221 juta, deposits increased by 75.40% to IDR 221 million, while foreign
sementara tabungan valas tumbuh 45,19% menjadi Rp1.735 currency savings grew by 45.19% to IDR 1,735 million. Foreign
juta. Deposito valas mencatat lonjakan tertinggi sebesar currency time deposits recorded the highest increase of 132.86%
132,86% menjadi Rp253.100 juta. Secara keseluruhan, total to IDR 253,100 million. Overall, total foreign currency Customer
DPK valas meningkat 131,84% menjadi Rp255.056. juta Deposits increased by 131.84% to IDR 255,056 million. This
Kinerja ini mencerminkan peningkatan kepercayaan nasabah performance reflects increased customer trust in the Bank’s foreign
terhadap layanan valas Bank serta penguatan transaksi dan exchange services, as well as strengthening transaction activity
diversifikasi sumber dana berbasis mata uang asing. and diversification of funding sources based on foreign currencies.
Tabel Rincian Dana Pihak Ketiga Mata Uang Asing Tahun 2025 - 2023 (Rp Juta)
Table of Foreign Exchange Third Party Fund Year 2025-2023 (Rp Million)
Growth 2025-2024
Dana Pihak Ketiga Conventional Third Party
Konvensional 2025 2024 2023 +/- % Funds
Giro 221 126 0 95 75,40% Demand Depost
Tabungan 1.735 1.195 0 540 45,19% Saving
Deposito 253.100 108.692 6 144.408 132,86% Time Deposit
Jumlah 255.056 110.013 6 145.043 131,84% Total
Sedangkan untuk jumlah rekening valuta asing pada tahun Meanwhile, the number of foreign currency accounts in 2025 was
2025 tercatat sebanyak 666 rekening, meningkat 21,31% recorded at 666 accounts, a 21.31% increase compared to 549
dibandingkan 549 rekening pada tahun 2024. Pertumbuhan accounts in 2024. The growth was primarily driven by a 22.56%
terutama didorong oleh kenaikan rekening tabungan valas increase in foreign currency savings accounts to 641 accounts, as
sebesar 22,56% menjadi 641 rekening, serta giro valas well as a 7.69% increase in foreign currency Demand Deposits.
yang tumbuh 7,69%. Sementara itu, rekening deposito Meanwhile, foreign currency deposit accounts experienced a
valas mengalami penurunan 15,38%. Secara keseluruhan, 15.38% decrease. Overall, the increase in the number of foreign
peningkatan jumlah rekening valas mencerminkan semakin currency accounts reflects growing international transaction
berkembangnya aktivitas transaksi internasional dan activity and customer trust in foreign currency-based banking
kepercayaan nasabah terhadap layanan perbankan berbasis services.
mata uang asing.
Tabel Jumlah Rekening Mata Uang Asing Tahun 2025 - 2023 (Rp Juta)
Table of Foreign Exchange Number of Account Year 2025-2023 (Rp Million)
Growth 2025-2024
Jumlah Renkening Valuta Foreign Exchange
Asing 2025 2024 2023 +/- % Number of Account
Giro 14 13 6 1 7,69% Demand Depost
Tabungan 641 523 513 118 22,56% Saving
Deposito 11 13 12 (2) (15,38%) Time Deposit
Jumlah 666 549 531 117 21,31% Total
Tingkat Suku Bunga Interest Rates
Tingkat suku bunga yang menjadi acuan bagi bank untuk Interest rates used as a reference for offering competitive products
menawarkan penawaran yang menarik bagi para nasabah to customers in 2025 are as follows:
selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
232 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 233
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Tabel Tingkat Suku Bunga
Interest Rate Table
2025 2024 2023
Produk Tertinggi Terendah Tertinggi Terendah Tertinggi Terendah Product
Rupiah Rupiah
Giro 5,00% 0,00% 2,50% 0,00% 3,00% 1,00% Demand Deposit
Tabungan 6,25% 0,00% 6,00% 0,00% 3,50% 0,00% Savings
Deposito Berjangka 7,00% 3,50% 7,25% 4,25% 4,25% 6,75% Time deposit
Mata Uang Asing Foreign currency
Giro 0,50% 0,00% 0,00% 0,00% 0,50% 0,00% Demand Deposit
Tabungan 0,50% 0,00% 0,50% 0,00% 0,50% 0,00% Savings
Deposito Berjangka 4,25% 1,00% 5,25% 1,00% 3,00% 2,00% Time deposit
Penyaluran Dana Konvensional Conventional Fund Distribution
Total penyaluran kredit konvensional pada tahun 2025 Total conventional loan distribution in 2025 amounted to IDR
tercatat sebesar Rp21.029.204 juta (net), menurun 21,029,204 million (net), decreasing by 1.69% compared to IDR
1,69% dibandingkan Rp21.390.820 juta pada tahun 2024. 21,390,820 million in 2024. The decline was mainly influenced
Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh koreksi kredit by a contraction in third-party loans, which decreased by 1.49%
pihak ketiga yang turun 1,49% menjadi Rp21.560.902 juta, to IDR 21,560,902 million, particularly in working capital loans,
khususnya pada segmen Kredit Modal Kerja yang terkoreksi which declined by 14.41%, and other general loans, which
14,41% dan Kredit Umum Lainnya turun 1,07%. Sebaliknya, decreased by 1.07%. On the other hand, investment loans and
Kredit Investasi dan KPR masing-masing tumbuh 2,57% dan mortgage loans grew by 2.57% and 7.50%, respectively, reflecting
7,50%, mencerminkan fokus pada pembiayaan produktif a focus on productive and retail financing. Meanwhile, related-
dan ritel. Sementara itu, kredit pihak berelasi meningkat party loans increased by 31.33% to IDR 24,691 million, indicating
31,33% menjadi Rp24.691 juta, menunjukkan optimalisasi optimization of internal financing within prudent governance.
pembiayaan internal dalam koridor tata kelola yang prudent.
Kredit Pihak Berelasi | Related Party Credit Kredit Pihak Ketiga | Third Party Credit
Rp Rp
24.691 21.029.204
(dalam Juta Rupiah) (dalam Juta Rupiah)
Tabel Penyaluran Dana Konvensional Tahun 2025-2023 (Rp Juta)
Table of Conventional Fund Distribution Year 2025-2023 (Rp Million)
Growth 2025-2024
Kredit Konvensional 2025 2024 2023 +/- % Conventional Loans
Pihak Berelasi Related Party
Kredit Umum Lainnya 24.436 18.804 19.912 5.632 29,95% Other General Loans
Kredit Modal Kerja 271 0 0 271 N/A Working Capital Credit
Allowance for Impairment
Penyisihan Kerugian (16) (3) (13) (13) 433,33%
Losses
BANK SULSELBAR 233
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 234
Tabel Penyaluran Dana Konvensional Tahun 2025-2023 (Rp Juta)
Table of Conventional Fund Distribution Year 2025-2023 (Rp Million)
Growth 2025-2024
Kredit Konvensional 2025 2024 2023 +/- % Conventional Loans
Total Kredit Pihak Total Net Related Party
24.691 18.801 19.899 5.890 31,33%
Berelasi nett Loans
Pihak Ketiga (Rupiah) Third Party - Rupiah
Kredit Investasi 2.150.148 2.096.215 2.015.276 53.933 2,57% Investment Loans
Kredit Modal Kerja 1.587.255 1.854.552 1.930.900 (267.297) (14,41%) Working Capital Loans
Kredit Perumahan Rakyat
889.528 827.438 757.844 62.090 7,50% Mortgage Loans (KPR)
(KPR)
Kredit Umum Lainnya 16.606.717 16.786.658 16.031.913 (179.941) (1,07%) Other General Loans
Pihak Ketiga (Asing) Third Party - Foreign Currency
Kredit Investasi 327.254 323.140 221.626 4.114 1,27% Investment Loans
Total Kredit Pihak Ketiga 21.560.902 21.888.003 20.957.559 (327.101) (1,49%) Total Third Party Loans
Allowance for Impairment
Penyisihan Kerugian (531.698) (497.183) (395.853) (34.515) 6,94%
Losses
Total Kredit pihak ketiga
21.029.204 21.390.820 20.561.706 (361.616) (1,69%) Total Net Third Party Loans
nett
Kredit UMKM MSME Loans
Total penyaluran kredit UMKM pada tahun 2025 tercatat Total MSME lending in 2025 was recorded at Rp2,425,113 million,
sebesar Rp2.425.113 juta, menurun 4,48% dibandingkan a 4.48% decrease compared to Rp2,538,881 million in 2024. The
Rp2.538.881 juta pada tahun 2024. Penurunan terutama decrease was primarily influenced by the middle segment, which
dipengaruhi oleh segmen menengah yang terkoreksi 27,09% declined 27.09% to Rp421,896 million, in line with portfolio
menjadi Rp421.896 juta, seiring penyesuaian portofolio dan adjustments and strengthening asset quality. However, the micro
penguatan kualitas aset. Namun demikian, segmen mikro and small segments continued to grow by 1.86% and 2.41%,
dan kecil tetap tumbuh masing-masing 1,86% dan 2,41%, respectively, reflecting the Bank’s commitment to maintaining
mencerminkan komitmen Bank dalam menjaga pembiayaan financing for the small-scale productive business sector as a pillar
sektor usaha produktif skala kecil sebagai pilar ekonomi of the regional economy.
daerah.
Tabel Penyaluran Kredit UMKM Tahun 2025-2023 (Rp Juta)
Table of MSMEs Loan Distribution Year 2025-2023 (Rp Million)
Growth 2025-2024
Kategori Debitur 2025 2024 2023 +/- % Debtor Category
Mikro 798.878 784.292 633.162 14.586 1,86% Micro
Kecil 1.204.339 1.175.948 1.245.719 28.391 2,41% Small
Menengah 421.896 578.641 698.799 (156.745) (27,09%) Medium
Total UMKM 2.425.113 2.538.881 2.577.680 (113.768) (4,48%) Total MSMEs
Kredit Konsumer Consumer Loan
Total penyaluran kredit konsumer pada tahun 2025 tercatat Total consumer credit disbursement in 2025 was recorded at
sebesar Rp3.944.206 juta dengan jumlah rekening (NOA) IDR 3,944,206 million with a total number of accounts (NOA) of
sebanyak 20.281 unit, menurun dibandingkan tahun 2024 20,281 units, a decrease compared to 2024 of IDR 5,433,089
234 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 235
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
sebesar Rp5.433.089 juta dengan 25.944 unit. Secara million with 25,944 units. Annually, NOA decreased by 5,663
tahunan, NOA turun 5.663 unit dan nominal kredit terkoreksi units and nominal credit was corrected by IDR 1,488,883 million.
Rp1.488.883 juta. Penurunan terutama dipengaruhi oleh The decrease was primarily influenced by a reduction in Other
berkurangnya Kredit Umum Lainnya serta Kredit Pensiun, General Loans and Pension Loans, in line with a selective strategy
seiring strategi selektif dan penguatan kualitas portofolio. and strengthening portfolio quality. However, Employee Loans
Meski demikian, Kredit Pegawai dan Kredit Multi Guna and Multipurpose Loans showed nominal increases, reflecting
menunjukkan peningkatan nominal, mencerminkan the optimization of the ASN and payroll captive markets. This
optimalisasi captive market ASN dan payroll. Penyesuaian adjustment demonstrates the Bank’s focus on more prudent
ini menunjukkan fokus Bank pada pertumbuhan yang lebih growth by maintaining asset quality and sustainable profitability.
prudent dengan menjaga kualitas aset dan keberlanjutan
profitabilitas.
Tabel Jumlah Rekening dan Kredit Konsumer Tahun 2025-2023 (Rp Juta)
Table of Number of Accounts and Consumer Loan for 2025-2023 (Rp Million)
2025 2024 2023 Growth 2025-2024
NOA Jumlah NOA Jumlah NOA Jumlah Noa Jumlah
Jenis Kredit (unit) (Rpjuta) (unit) (Rpjuta) (unit) (Rpjuta) (Unit) (Rp Juta) Type of Loans
Kredit Umum
16.331 3.123.154 21.408 4.558.759 20.730 4.054.554 (5.077) (1.435.605) Other General Loans
Lainnya
Kredit Multi Guna 199 24.569 267 11.250 270 12.761 (68) 13.319 Multipurpose Loans
Kredit Pensiun 2.923 620.261 3.392 695.300 4.207 836.358 (469) (75.039) Pension Loans
Kredit Pegawai 102 49.711 86 35.500 72 31.318 16 14.211 Employee Loans
Kredit Pemilikan
726 126.511 791 132.280 938 144.339 (65) (5.769) Mortgage Loans
Rumah (KPR)
Jumlah 20.281 3.944.206 25.944 5.433.089 26.217 5.079.330 (5.663) (1.488.883) Total
dengan rincian masing-masing jenis kredit sebagai berikut : with details of each type of credit as follows:
2025 2024 2023 Growth 2025-2024
NOA Jumlah NOA Jumlah NOA Jumlah Noa Jumlah
Jenis Kredit (unit) (Rpjuta) (unit) (Rpjuta) (unit) (Rpjuta) (Unit) (Rp Juta) Type of Loans
KPR Secondary
KPR Secondary 7 2.557 7 2.974 5 2.441 0 (417)
Mortgage Loan
Subsidized
KPR Subsidi 7.785 886.592 7.104 824.320 6.340 755.249 681 62.272
Mortgage Loan
KMG
Kredit Multiguna 80 17.212 115 920 118 611 (35) 16.292 (Multipurpose
Loan)
Kredit Multiguna Multipurpose
693 51.814 496 39.411 495 43.804 197 12.403
Plus Plus Loan
Kredit Pegawai BSSB Employee
523 186.294 485 171.307 459 165.013 38 14.987
Bssb Loan
Kredit Pemilikan KPM (Motor
3 13 3 13 3 14 0 0
Mobil/Motor Vehicle Loan)
Kredit Pemilikan KPR (Mortgage
8 188 8 144 8 153 0 44
Rumah Loan)
Kredit Pemilikan Home Ownership
24 861 26 887 28 966 (2) (26)
Rumah (Anuitas) Credit (Annuity)
BANK SULSELBAR 235
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 236
2025 2024 2023 Growth 2025-2024
NOA Jumlah NOA Jumlah NOA Jumlah Noa Jumlah
Jenis Kredit (unit) (Rpjuta) (unit) (Rpjuta) (unit) (Rpjuta) (Unit) (Rp Juta) Type of Loans
Kredit Sipijar 1 3 6 16 1 4 (5) (13) SIPIJAR Loan
Kredit Umum
83.489 13.221.252 84.985 13.599.232 84.985 13.373.760 (1.496) (377.980) KUL Loan
Lainnya
KUL DPRD 930 389.509 769 399.405 385 32.341 161 (9.896) KUL DPRD Loan
KUL Salary
KUL Pensiun 2.653 289.438 2.392 266.831 2.029 172.611 261 22.607
Advance Loan
KUL Pra KUL Pension
13.147 2.473.575 12.539 2.326.457 2.261.275 608 147.118
Pensiun 12.305 Loan
Panjar
75 1.173 81 855 92 748 (6) 318 Income Advance
Penghasilan
Talangan Haji Hajj and Umrah
2 10 11 129 22 678 (9) (119)
Dan Umrah Financing Loan
Jumlah 109.421 17.520.681 109.027 17.632.900 107.140 16.809.669 394 (112.219) Total
Kredit per SKIM Loan per SKIM
Berdasarkan kredit per skim, pada tahun 2025 tercatat Based on credit per scheme, in 2025, conventional credit was
sebesar jumlah kredit konvensional sebesar Rp21.585.609 recorded at Rp21,585,609 million with 128,305 accounts (NOA).
juta dengan 128.305 rekening (NOA). Dari segi jumlah In terms of the amount of funds collected, it was smaller than in
dana yang dikumpulkan lebih kecil dari tahun 2024 sebesar 2024, which was Rp21,906,680 million with 126,782 accounts.
Rp21.906.680 juta dengan jumlah rekening 126.782. On an annual basis, the number of accounts increased by 1,523
Secara tahunan, jumlah rekening meningkat 1.523 unit, units, but the nominal outstanding was corrected by Rp321,071
namun nominal outstanding terkoreksi Rp321.071 million. Growth was primarily driven by a Rp214,859 million
juta. Pertumbuhan terutama didorong oleh KUR yang increase in KUR (People’s Business Credit) and a Rp62,272 million
naik Rp214.859 juta dan KPR Subsidi yang meningkat increase in Subsidized Mortgages (KPR), reflecting a focus on retail
Rp62.272 juta, mencerminkan fokus pada pembiayaan financing and government programs. Meanwhile, the decline in
ritel dan program pemerintah. Sementara itu, penurunan Syndication and Construction Loans reflects a selective strategy
pada Sindikasi dan Kredit Konstruksi mencerminkan and strengthening portfolio quality. Overall, the credit composition
strategi selektif dan penguatan kualitas portofolio. Secara remains diversified with an orientation towards prudent and
keseluruhan, komposisi kredit tetap terdiversifikasi dengan sustainable growth.
orientasi pada pertumbuhan yang prudent dan berkelanjutan.
Tabel Kredit Per SKIM tahun 2025-2023
Table per Loan SCHEME Year 2025-2023
2025 2024 2023 Growth 2025-2024
OUT OUT OUT OUT
NOA NOA NOA NOA
STANDING STANDING STANDING STANDING
SKIM KREDIT
(SCHEME LOAN) Unit (Rp Juta) Unit (Rp Juta) Unit (Rp Juta) Unit (Rp Juta) SCHEME LOAN
PRK 108 145.471 128 184.844 119 155.821 (20) (39.373) PRK
KUM 10.225 924.733 10.626 1.036.047 10.858 1.049.888 (401) (111.314) KUM
KUR 7.458 782.170 5.741 567.311 3.659 284.756 1.717 214.859 KUR
SUP-005 50 3.341 60 4.131 66 4.663 (10) (790) SUP-005
Konstruksi 69 50.460 233 176.889 392 300.850 (164) (126.429) Construction
KMK Standby KMK Standby
7 13.632 15 68.993 14 146.431 (8) (55.361)
Loan Loan
KMK 246 413.756 252 435.132 231 491.458 (6) (21.376) KMK
236 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 237
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Tabel Kredit Per SKIM tahun 2025-2023
Table per Loan SCHEME Year 2025-2023
2025 2024 2023 Growth 2025-2024
OUT OUT OUT OUT
NOA NOA NOA NOA
STANDING STANDING STANDING STANDING
SKIM KREDIT
(SCHEME LOAN) Unit (Rp Juta) Unit (Rp Juta) Unit (Rp Juta) Unit (Rp Juta) SCHEME LOAN
KMK Developer 15 7.147 14 9.571 19 13.476 1 (2.424) KMK Developer
KIB 189 207.323 213 278.121 218 274.958 (24) (70.798) KIB
Koperasi 56 67.727 58 50.191 59 56.684 (2) 17.536 Cooperatives
PUR 71 5.419 71 4.717 59 3.178 - 702 PUR
PUR KMT 271 8.644 273 8.653 279 8.729 (2) (9) PUR KMT
Pundi 11 154 11 154 12 165 - - Pundi
PNM 0 0 0 0 0 0 - - PNM
Kredit Kepada
3 15.421 3 20.531 4 13.880 - (5.110) Loans to BPR
BPR
Syndicated
Sindikasi 51 1.197.446 52 1.266.559 35 1.354.277 (1) (69.113)
Loans
Supplay Chain
0 0 0 0 0 0 - - SCF
Financing (SCF)
Regional
Kredit Pemda 1 22.000 0 0 1 8.006 1 22.000 Government
Loans
Resi Gudang Warehouse
0 0 4 365 2 584 (4) (365)
Subsidi Receipt Loans
KMG 80 17.212 115 0 111 611 (35) 17.212 KMG
KPM 3 13 3 13 3 14 - - KPM
KPR 8 188 8 144 8 153 - 44 KPR
Krida 24 861 26 886 27 966 (2) (25) Krida
Subsidized
KPR Subsidi 7.785 886.592 7.104 824.320 6.340 755.249 681 62.272
Mortgage
Secondary
KPR Secondary 7 2.557 7 2.974 5 2.441 - (417)
Mortgage
Kredit Multiguna Multipurpose
693 51.814 496 39.411 493 43.804 197 12.403
Plus Plus
KUL Panjar
75 1.173 81 855 87 748 (6) 318 Income Advance
Penghasilan
KUL Pegawai
523 186.294 485 171.307 455 165.013 38 14.987 Employee Loans
Bssb
KUL DPRD 930 385.509 769 399.404 338 32.187 161 (13.895) DPRD Loans
KUL 83.489 13.221.252 84.985 13.599.232 84.568 13.373.760 (1.496) (377.980) KUL
ASN Pre-
KUL ASN Pra
13.147 2.473.575 12.539 2.326.457 12.302 2.261.275 608 147.118 Retirement
Pensiun
Loans
KUL Pensiun 2.653 289.438 2.392 266.831 2.017 172.611 261 22.607 Pension Loans
Kredit Sipijar 1 3 6 15 1 4 (5) (12) SIPIJAR Loans
Kredit Talangan Hajj Financing
2 10 11 129 22 678 (9) (119)
Haji Dan Umrah Loans
Kredit Fintech 0 0 0 0 0 0 - - Fintech Loans
Total 128.305 21.585.609 126.782 21.906.680 122.804 20.977.318 1.523 (321.071) Total
BANK SULSELBAR 237
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 238
Sejalan dengan dinamika penyaluran kredit yang mencapai In line with the dynamics of loan disbursement, which reached
Rp21.585.609 juta pada tahun 2025, rasio Non Performing IDR 21,585,609 million in 2025, Bank Sulselbar recorded a Non-
Loan (NPL) Bank Sulselbar tercatat sebesar 2,86% (gross) Performing Loan (NPL) ratio of 2.86% (gross) and 1.01% (net),
dan 1,01% (nett), meningkat dibandingkan tahun 2024 increasing from 2.34% and 0.55%, respectively, in 2024. This
masing-masing sebesar 2,34% dan 0,55%. Kenaikan NPL increase in NPL reflects pressure on asset quality, particularly
ini mencerminkan tekanan kualitas aset, khususnya pada in several productive and consumer loan segments amid still
beberapa segmen kredit produktif dan konsumer di tengah fluctuating economic conditions.
kondisi ekonomi yang masih fluktuatif.
Meskipun demikian, level NPL gross masih berada dalam Nevertheless, the gross NPL level remains within the regulator’s
batas toleransi regulator, dan NPL nett tetap terjaga di acceptable threshold, while the net NPL is maintained below 2%,
bawah 2%, menunjukkan kecukupan pencadangan serta indicating adequate provisioning levels and the effectiveness
efektivitas strategi penanganan kredit bermasalah melalui of the Bank’s credit risk management strategies, including loan
restrukturisasi dan penguatan manajemen risiko. restructuring and strengthened risk management practices.
Tabel NPL Tahun 2025 - 2023
Table of Non Perfoming Loan Year 2025 - 2023
Growth 2025-2024
Non Performing Loan (NPL) 2025 2024 2023 +/- % Non Performing Loan (NPL)
NPL Gross 2,86% 2,34% 2,01% 0,52% 22,22% NPL Gross
NPL Nett 1,01% 0,55% 0,58% 0,46% 83,64% NPL Nett
Suku Bunga Dasar Kredit Prime Lending Rate
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) digunakan sebagai dasar The Prime Lending Rate (SBDK) is used as the basis for determining
penerapan suku bunga kredit yang akan dikenakan oleh the lending interest rate that banks will charge customers. This
Bank kepada Nasabah. SBDK ini belum memperhitungkan SBDK does not include a risk premium component, the amount of
komponen premi risiko yang besarnya tergantung dari which depends on the bank’s assessment of each borrower’s risk.
penilaian bank terhadap risiko masing-masing debitur. Non-mortgage consumer loans do not include the provision of
Dalam kredit konsumsi non KPR tidak termasuk penyediaan funds through credit cards and unsecured loans. The SBDK as of
dana melalui kartu kredit dan kredit tanpa agunan. Berikut December 31, 2025, is as follows:
ini SBDK per 31 Desember 2025:
Suku Bunga Dasar Kredit
Kredit Non UMKM Kredit UMKM Kredit Konsumtif
Non KPR/
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro KPR/ KPA
Periode Non KPA
Desember 2023 8,67% 8,51% N/A N/A 8,86% 8,52% 10,49%
Desember 2024 7,75% N/A 8,11% 8,40% 10,37% 11,78% 9,92%
Desember 2025 7,64% N/A 7,97% 8,40% 10,26% 11,63% 9,86%
Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi Loans By Economic Sector
Total penyaluran kredit berdasarkan sektor ekonomi pada Total loan disbursement by economic sector in 2025 amounted
tahun 2025 tercatat sebesar Rp23.545.619 juta, meningkat to IDR 23,545,619 million, increasing by 0.44% compared to IDR
0,44% dibandingkan Rp23.441.938 juta pada tahun 2024. 23,441,938 million in 2024. Growth was primarily supported by
Pertumbuhan terutama ditopang oleh sektor Rumah the household sector, which increased by IDR 325,814 million
Tangga yang naik Rp325.814 juta (1,74%) dengan proporsi (1.74%) with a dominant proportion of 80.72%, as well as the
dominan 80,72%, serta sektor Pertanian, Kehutanan dan agriculture, forestry, and fisheries sector, which grew by IDR
238 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 239
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Perikanan yang tumbuh Rp115.579 juta (19,47%). Sektor 115,579 million (19.47%). The mining and quarrying sector, as
Pertambangan dan Penggalian serta Akomodasi & Makan well as accommodation and food service activities, also recorded
Minum juga menunjukkan pertumbuhan positif. Sebaliknya, positive growth. In contrast, the construction and real estate
sektor Konstruksi dan Real Estate mengalami koreksi sectors declined by 22.91% and 23.47%, respectively, in line with
masing-masing 22,91% dan 23,47%, seiring strategi selektif the Bank’s selective strategy and risk management approach. After
dan pengendalian risiko. Setelah pencadangan CKPN, jumlah provisioning for impairment losses, total net loans reached IDR
bersih kredit mencapai Rp22.957.138 juta, mencerminkan 22,957,138 million, reflecting continued prudent growth with
pertumbuhan yang tetap prudent dan terjaga kualitasnya. maintained asset quality.
Tabel Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi Tahun 2025 - 2023 (Rp Juta)
Table by Economic Sector Loan Year 2025 - 2023 (Rp Million)
Growth 2025-2024
Kredit per Sektor Ekonomi 2025 2024 2023 +/- % Proporsi Economic Sector Loan
Rumah Tangga 19.007.081 18.681.267 17.741.755 325.814 1,74% 80,72% Household
Konstruksi 804.534 1.043.683 1.407.020 (239.149) (22,91%) 3,42% Construction
Perdagangan besar dan eceran 1.034.818 1.036.059 (88.097) (8,51%) 4,02% Wholesale and Retail Trade
946.721
Accommodation and Food Service
Akomodasi & Makan Minum 172.323 143.762 107.929 28.561 19,87% 0,73%
Activities
Pertanian, Kehutanan &
709.356 593.777 507.629 115.579 19,47% 3,01% Agriculture, Hunting, and Forestry
Perikanan
Industri Pengolahan 598.069 632.230 537.490 (34.161) (5,40%) 2,54% Manufacturing Industry
Real estate, usaha persewaan Real Estate, Leasing, and Business
129.880 169.716 172.966 (39.836) (23,47%) 0,55%
dan perusahaan jasa Services
Pertambangan dan penggalian 614.109 524.890 375.749 89.219 17,00% 2,61% Mining and Quarrying
Aktivitas Keuangan & Asuransi 234.772 251.740 281.581 (16.968) (6,74%) 1,00% Financial and Insurance Activities
Aktifitas Kesehatan Manusia Human Health and Social Work
70.135 110.747 91.084 (40.612) (36,67%) 0,30%
dan Aktivitas Sosial Activities
Aktifitas Jasa Lainnya 92.755 74.237 39.865 18.518 24,94% 0,39% Other Service Activities
Aktifitas Penyewaan dan Rental and Leasing Activities
Sewa Guna Tanpa Hak Opsi, without Purchase Option,
Ketenagakerjaan, Agen 48.079 38.937 27.192 9.142 23,48% 0,20% Employment Activities, Travel
Perjalanan, dan Penunjang Agencies, and Business Support
Usaha Lainnya Services
Pendidikan 1.128 2.009 24.883 (881) (43,85%) 0,00% Education
Pengangkutan dan
12.467 14.079 15.644 (1.612) (11,45%) 0,05% Transportation and Warehousing
Pergudangan
Rumah Tangga Pemberi Kerja 5.941 7.974 10.391 (2.033) (25,50%) 0,03% Household Activities as Employer
Arts, Entertainment, and
Kesenian, hiburan dan rekreasi 10.402 9.706 8.303 696 7,17% 0,04%
Recreation
Administrasi pemerintahan,
Public Administration, Defense,
pertahanan dan jaminan sosial 114 697 8.006 (583) (83,64%) 0,00%
and Compulsory Social Security
wajib
Pengelolaan air, pengelolaan air
Water Supply, Waste
limbah, pengelolaan dan daur
2.434 3.243 3.541 (809) (24,95%) 0,01% Management, Recycling, and
ulang sampah dan aktivitas
Remediation Activities
remidiasi
Informasi dan Komunikasi 4.340 10.836 2.612 (6.496) (59,95%) 0,02% Information and Communication
Aktifitas Profesional, Ilmiah Professional, Scientific, and
1.815 1.877 2.378 (62) (3,30%) 0,01%
dan Teknis Technical Activities
BANK SULSELBAR 239
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 240
Tabel Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi Tahun 2025 - 2023 (Rp Juta)
Table by Economic Sector Loan Year 2025 - 2023 (Rp Million)
Growth 2025-2024
Kredit per Sektor Ekonomi 2025 2024 2023 +/- % Proporsi Economic Sector Loan
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/ Electricity, Gas, Steam/Hot Water,
79.161 91.707 1.050 (12.546) (13,68%) 0,34%
Air Panas dan Udara Dingin and Air Conditioning Supply
Jumlah 23.545.619 23.441.938 22.403.128 103.681 0,44% 100,00% Total
CKPN (588.481) (545.746) (433.244) (42.735) 7,83% Allowance for Impairment Losses
Jumlah Bersih 22.957.138 22.896.192 21.969.884 60.946 0,27% Net Total
Jasa Lainnya Other Services
Pendapatan dari jasa lainnya segmen usaha konvensional Revenue from other services, commonly referred to as Fee-Based
biasa disebut Fee Based Income (FBI) merupakan salah satu Income (FBI), is one of Bank Sulselbar’s non-interest income
pilar pendapatan non-bunga Bank Sulselbar yang berperan pillars, contributing to the diversification of revenue sources and
dalam memperkuat diversifikasi sumber pendapatan serta improving performance resilience amidst interest rate dynamics.
meningkatkan ketahanan kinerja di tengah dinamika suku This income, derived from commissions, fees, and service fees,
bunga. Pendapatan berbasis komisi, provisi, dan jasa layanan reflects transaction activity, banking services, and the quality of
ini mencerminkan aktivitas transaksi, layanan perbankan, customer relationships.
serta kualitas relasi dengan nasabah.
Pada tahun 2025, total Fee Based Income tercatat sebesar In 2025, total Fee-Based Income was recorded at IDR 319,058
Rp319.058 juta, menurun 8,31% dibandingkan Rp347.962 million, an 8.31% decrease compared to IDR 347,962 million in
juta pada tahun 2024. Penurunan terutama dipengaruhi oleh 2024. The decrease was primarily driven by a decrease in fees and
turunnya provisi dan komisi selain kredit sebesar Rp18.747 commissions other than credit by IDR 18,747 million (52.97%),
juta (52,97%), serta penurunan pendapatan denda sebesar and an 18.80% decrease in fine income. Meanwhile, administrative
18,80%. Sementara itu, pendapatan administrasi relatif stabil income remained relatively stable at IDR 265,014 million. This
di Rp265.014 juta. Koreksi ini mencerminkan penyesuaian correction reflects adjustments in transaction activity and pricing
aktivitas transaksi dan kebijakan pricing, namun struktur policies, but the FBI structure remains a significant contributor to
FBI tetap terjaga sebagai kontributor penting pendapatan the Bank’s operating income.
operasional Bank.
Tabel Fee Based Income Konvensional Tahun 2025 - 2023 (Rp Juta)
Table of Conventional Fee Based Income Year 2025 - 2023 (Rp Million)
Growth 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Administrasi 265.014 267.168 206.752 (2.154) (0,81%) Administration
Denda 22.155 27.283 70.275 (5.128) (18,80%) Penalties
Provisi dan komisi selain
Fees and commissions from
dari kredit yang diberikan
16.648 35.395 30.494 (18.747) (52,97%) other than loans and sharia
dan pembiayaan/ piutang
financing/ receivables
syariah
Lain-lain 15.241 18.115 14.304 (2.874) (15,87%) Others
Jumlah 319.058 347.962 321.827 (28.904) (8,31%) Total
240 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 241
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Analisis Operasi Unit Usaha Syariah Sharia Business Unit Operational Analysis
Bank Sulselbar, melalui unit usaha syariah, menawarkan Bank Sulselbar, through its Sharia Business Unit, provides banking
transaksi keuangan perbankan yang sesuai dengan nilai-nilai transactions in accordance with Sharia principles. The Bank is
syariah. Bank ini berkomitmen untuk menyediakan layanan committed to delivering convenient financial services through
yang memudahkan nasabah dengan berbagai produk a variety of Sharia-compliant products. These products include
syariah. Produk yang ditawarkan mencakup penghimpunan fund mobilization, financing, and other services based on Sharia
dana, penyaluran dana, dan layanan lainnya yang mengikuti contracts and transactions.
transaksi dan akad syariah.
Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Sulselbar, yang didirikan The Sharia Business Unit (UUS) of Bank Sulselbar, established
pada tahun 2007, bertujuan untuk memberikan pelayanan in 2007, aims to provide Sharia-based banking services to the
perbankan berbasis syariah kepada masyarakat, khususnya public, particularly in South Sulawesi and West Sulawesi. With a
di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Dengan beragam diverse range of banking products and services operating under
produk dan layanan perbankan yang bervariasi dan muamalah principles in accordance with Islamic law, the UUS has
beroperasi berdasarkan prinsip muammalah yang sesuai become a preferred choice for the community.
dengan syariat Islam, UUS Bank Sulselbar menjadi pilihan
utama bagi masyarakat.
Penghimpunan Dana Syariah Sharia Fund Mobilization
Dana Pihak Ketiga (DPK) Unit Usaha Syariah pada tahun 2025 Third-Party Funds (TPF) of the Sharia Business Unit in 2025
menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat dibandingkan recorded very strong growth compared to 2024. Total TPF reached
tahun 2024. Total DPK tercatat sebesar Rp1.748.536 juta, IDR 1,748,536 million, increasing by 18.96% from IDR 1,469,912
meningkat 18,96% dari Rp1.469.912 juta. Pertumbuhan million. The growth was primarily driven by Mudharabah Time
terutama ditopang oleh Deposito iB yang melonjak 103,20% Deposits (Deposito iB), which surged by 103.20% to IDR 939,829
menjadi Rp939.829 juta, mencerminkan meningkatnya million, reflecting increased customer confidence in time-based
kepercayaan nasabah terhadap instrumen mudharabah mudharabah instruments. Savings iB also grew significantly by
berjangka. Tabungan iB juga tumbuh signifikan 48,19% menjadi 48.19% to IDR 692,969 million, supported by higher balances
Rp692.969 juta, didorong oleh peningkatan tabungan wadiah in wadiah savings and student savings accounts. Meanwhile,
dan simpanan pelajar. Sementara itu, Giro iB terkoreksi Demand Deposits iB declined by 78.56% to IDR 115,738 million.
(78,56%) menjadi 115.738 juta. Kinerja ini menunjukkan Overall, this performance indicates a strengthening of the Sharia
penguatan struktur dana syariah yang semakin stabil dan funding structure, with a more stable and sustainable composition
berkelanjutan. aligned with long-term funding characteristics.
Tabel Penghimpunan Dana Syariah Tahun 2025 - 2023 (Rp Juta)
Table of Sharia Funding Year 2025 - 2023 (Rp Milion)
Growth 2025-2024
PENGHIMPUNAN DANA 2025 2024 2023 +/- % FUNDING
Giro iB 115.738 539.781 501.707 (424.043) (78,56%) iB Demand Deposit
Wadiah 58.085 505.308 476.667 (447.223) (88,51%) Wadiah Demand Deposit
Mudharabah 57.653 34.473 25.040 23.180 67,24% Mudharabah Demand Deposit
Tabungan iB 692.969 467.623 333.545 225.346 48,19% iB Savings
Wadiah 363.769 173.996 100.450 189.773 109,07% Wadiah Savings
Mudharabah 329.200 293.627 233.095 35.573 12,12% Mudharabah Savings
Syariah 311.394 282.597 225.586 28.797 10,19% Sharia
Haji Syariah 15.792 9.384 5.994 6.408 68,29% Sharia Hajj Savings
Kemitraan Syariah 1.189 1.236 1.238 (47) (3,80%) Sharia Partnership Savings
BANK SULSELBAR 241
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 242
Tabel Penghimpunan Dana Syariah Tahun 2025 - 2023 (Rp Juta)
Table of Sharia Funding Year 2025 - 2023 (Rp Milion)
Growth 2025-2024
PENGHIMPUNAN DANA 2025 2024 2023 +/- % FUNDING
Simpanan Pelajar 810 400 268 410 102,50% Student Savings
BMKT Syariah 14 10 9 4 40,00% Sharia BMKT (Term Savings)
Deposito iB 939.829 462.508 452.292 477.321 103,20% iB Deposit
Mudharabah 939.829 462.508 452.292 477.321 103,20% Mudharabah Deposit
JUMLAH 1.748.536 1.469.912 1.287.544 278.624 18,96% TOTAL
Jumlah rekening DPK Syariah pada tahun 2025 tercatat The number of Sharia Third-Party Fund (TPF) accounts in 2025
132.418 rekening, meningkat 41,07% dibandingkan 93.864 reached 132,418 accounts, increasing by 41.07% compared
rekening pada 2024. Pertumbuhan terutama ditopang oleh to 93,864 accounts in 2024. Growth was primarily driven by
Tabungan iB yang melonjak 150,90% menjadi 129.434 iB Savings, which surged by 150.90% to 129,434 accounts,
rekening, didorong peningkatan signifikan pada produk supported by significant increases in Wadiah, Sharia Hajj savings,
Wadiah, Haji Syariah, dan Kemitraan Syariah. Giro iB juga and Sharia partnership savings products. iB Demand Deposits also
tumbuh 16,99%, sementara Deposito iB relatif stabil. grew by 16.99%, while iB Deposits remained relatively stable. This
Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan strategi increase reflects the success of the Bank's Sharia financial inclusion
inklusi keuangan syariah serta penguatan penetrasi produk strategy, as well as strengthened penetration of community-based
berbasis komunitas dan ritel. and retail-oriented products.
Tabel Jumlah Rekening Dana Pihak Ketiga Syariah Tahun 2025 - 2023
Table of Number of Account Sharia Third Party Fund Year 2025 - 2023
Growth 2025-2024
NOA DPK Syariah 2025 2024 2023 +/- % NOA Sharia TPF
Giro iB 964 824 770 140 16,99% iB Demand Deposit
Wadiah 537 479 460 58 12,11% Wadiah Demand Deposit
Mudharabah 427 345 310 82 23,77% Mudharabah Demand Deposit
Tabungan iB 129.415 83.362 77.774 46.053 55,24% iB Savings
Wadiah 62.490 39.403 6.291 23.087 58,59% Wadiah Savings
Mudharabah 66.925 43.959 71.483 22.966 52,24% Mudharabah Savings
Syariah 38.154 32.448 55.964 5.706 17,59% Sharia
Haji Syariah 18.540 9.384 6.428 9.156 97,57% Sharia Hajj Savings
Kemitraan Syariah 8.216 1.236 8.224 6.980 564,72% Sharia Partnership Savings
Simpanan Pelajar 2.015 891 867 1.124 126,15% Student Savings
BMKT Syariah 19 19 19 0 0,00% Sharia BMKT (Term Savings)
Deposito iB 2.020 2.049 2.078 (29) (1,42%) iB Deposit
Mudharabah 2.020 2.049 2.078 (29) (1,42%) Mudharabah Deposit
JUMLAH 132.418 93.864 80.641 38.554 41,07% TOTAL
242 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 243
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Penyaluran Dana Syariah Sharia Fund Distribution
Total pembiayaan syariah pada tahun 2025 tercatat Total Sharia financing in 2025 amounted to IDR 1,960,011
sebesar Rp1.960.011 juta, meningkat 27,68% dibandingkan million, increasing by 27.68% compared to IDR 1,535,131 million
Rp1.535.131 juta pada tahun 2024. Pertumbuhan terutama in 2024. Growth was primarily driven by consumer financing,
ditopang oleh pembiayaan konsumtif yang melonjak 41,80% which surged by 41.80% to IDR 1,486,400 million, representing
menjadi Rp1.486.400 juta dengan proporsi dominan a dominant proportion of 75.84%, reflecting the strengthening
75,84%, mencerminkan penguatan segmen ritel dan of the retail segment and captive market. Meanwhile, investment
captive market. Sementara itu, pembiayaan investasi dan financing and working capital financing declined by 3.67% and
modal kerja masing-masing terkoreksi 3,67% dan 1,62% 1.62%, respectively, in line with the Bank’s selective strategy and
seiring strategi selektif dan pengendalian risiko. Penyisihan risk management measures. Allowance for impairment losses
kerugian meningkat menjadi Rp56.766 juta sebagai bentuk increased to IDR 56,766 million as a prudential measure. On a net
kehati-hatian. Secara bersih, total pembiayaan mencapai basis, total financing reached IDR 1,903,244 million, growing by
Rp1.903.244 juta, tumbuh 28,03%, menunjukkan ekspansi 28.03%, indicating that expansion was carried out in a prudent
yang tetap prudent dan terjaga kualitasnya. manner while maintaining asset quality.
Tabel Pembiayaan Syariah Tahun 2025 – 2023 (Rp Juta)
Table of Sharia Financing Year 2025 – 2023 (Rp Million)
Growth 2025-2024
Pembiayaan 2025 2024 2023 +/- % Proporsi Financing
Investasi 252.930 262.573 164.994 (9.643) (3,67%) 12,90% Investment
Modal Kerja 220.680 224.318 328.577 (3.638) (1,62%) 11,26% Working Capital
Konsumtif 1.486.400 1.048.240 932.085 438.160 41,80% 75,84% Consumer
Jumlah 1.960.011 1.535.131 1.425.656 424.880 27,68% 100,00% Total
Allowance for
Penyisihan Kerugian 56.766 48.560 37.378 8.206 16,90%
Impairment Losses
Jumlah Bersih 1.903.244 1.486.571 1.388.278 416.673 28,03% Net Total
Berdasarkan jenis akad, pembiayaan terutama ditopang oleh Based on the type of contract, financing was primarily supported
Murabahah PPR (FLPP) yang naik Rp85.702 juta (14,92%) by Murabahah PPR (FLPP), which increased by IDR 85,702
menjadi Rp660.129 juta serta Murabahah Konsumtif yang million (14.92%) to IDR 660,129 million, as well as Murabahah
meningkat Rp121.109 juta (33,31%) menjadi Rp484.732 Consumer financing, which rose by IDR 121,109 million (33.31%)
juta. to IDR 484,732 million.
Akad Rahn juga tumbuh signifikan 106,54% menjadi The Rahn contract also recorded significant growth of 106.54% to
Rp206.507 juta, mencerminkan meningkatnya kebutuhan IDR 206,507 million, reflecting increasing demand for financing
pembiayaan berbasis agunan emas. Sebaliknya, Mudharabah backed by gold collateral. In contrast, Mudharabah Working
Modal Kerja terkoreksi 77,68% menjadi Rp2.238 juta dan Capital financing declined by 77.68% to IDR 2,238 million, while
Musyarakah Investasi turun 8,85%. Musyarakah Investment financing decreased by 8.85%.
Secara bersih setelah pencadangan Rp56.766 juta, total On a net basis, after provisioning of IDR 56,766 million, total
pembiayaan mencapai Rp1.903.244 juta, menunjukkan financing reached IDR 1,903,244 million, indicating that
ekspansi yang tetap selektif dan prudent. expansion was carried out in a selective and prudent manner.
BANK SULSELBAR 243
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 244
Growth 2025-2024
Types of financing
Jenis Akad 2025 2024 2023 +/- % Proporsi Agreement
Murabahah Investasi 88.338 81.997 57.946 6.341 7,73% 4,51% Murabahah Investment
Murabahah Modal Murabahah Working
5.131 3.665 6.438 1.466 40,00% 0,26%
Kerja Capital
Murabahah Konsumtif Murabahah Consumer or
484.732 363.623 364.913 121.109 33,31% 24,73%
atau lainnya Others
Murabahah PPR
660.129 574.427 500.695 85.702 14,92% 33,68% Murabahah PPR (FLPP)
(FLPP)
Murabahah Emas 11.501 10.206 6.822 1.295 12,69% 0,59% Murabahah Gold
Mudharabah Modal Mudharabah Working
2.238 10.027 32.059 (7.789) (77,68%) 0,11%
Kerja Capital
Rahn 206.507 99.986 59.656 106.521 106,54% 10,54% Rahn
Musyarakah Modal Musyarakah Working
213.286 210.625 290.079 2.661 1,26% 10,88%
Kerja Capital
Musyarakah Investasi 164.592 180.575 107.048 (15.983) (8,85%) 8,40% Musyarakah Investment
Musyarakah Musyaraikah
118.803 0 0 118.803 N/A 6,06%
Konsumtif Compsumption
Ijarah 4.753 0 0 4.753 N/A 0,24% Ijarah
Jumlah 1.960.011 1.535.131 1.425.656 424.880 27,68% 100,00% Total
Allowance for
Penyisihan Kerugian 56.766 48.560 37.378 8.206 16,90%
Impairment Losses
Jumlah Bersih 1.903.244 1.486.571 1.388.278 416.673 28,03% Net Total
Di sisi lain, jumlah rekening pembiayaan Unit Usaha Syariah On the other hand, the number of financing accounts of the
pada tahun 2025 tercatat sebanyak 18.448 rekening, Sharia Business Unit in 2025 reached 18,448 accounts,
meningkat signifikan 39,74% dibandingkan 13.202 rekening increasing significantly by 39.74% compared to 13,202
pada tahun 2024. Pertumbuhan terutama didorong oleh accounts in 2024. Growth was primarily driven by an increase in
peningkatan pada akad Murabahah Konsumtif yang naik Murabahah Consumer financing, which rose by 1,196 accounts,
1.196 rekening, KPR Subsidi (FLPP) yang bertambah Subsidized Mortgage (FLPP) which increased by 707 accounts,
707 rekening, serta Gadai Emas yang meningkat 2.282 and Gold Pawn financing, which grew by 2,282 accounts. In
rekening. Selain itu, pembiayaan Musyarakah Konsumtif addition, Musyarakah Consumer financing and Ijarah began
dan Ijarah mulai tumbuh pada tahun berjalan. Sementara to grow during the year. Meanwhile, several contracts such
itu, beberapa akad seperti Mudharabah Modal Kerja dan as Mudharabah Working Capital and Musyarakah Working
Musyarakah Modal Kerja mengalami penyesuaian sejalan Capital experienced adjustments in line with the Bank’s selective
dengan strategi selektif. Secara keseluruhan, peningkatan strategy. Overall, the increase in the number of accounts reflects
NOA mencerminkan ekspansi pembiayaan ritel yang agresif aggressive retail financing expansion while remaining within the
namun tetap dalam koridor prudential banking. prudential banking framework.
Tabel Jumlah Rekening Pembiayaan Syariah Tahun 2025-2023
Table of Number of Account Sharia Financing Year 2025 - 2023
Growth 2025-2024
Pembiayaan 2025 2024 2023 +/- % Financing
Murabahah Investasi 101 80 72 21 26,25% Murabaha Investment
Murabahah Modal Kerja 26 8 9 18 225,00% Murabaha Working Capital
Murabahah Konsumtif 4.124 2.928 3.035 1.196 40,85% Consumptive Murabaha
244 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 245
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Tabel Jumlah Rekening Pembiayaan Syariah Tahun 2025-2023
Table of Number of Account Sharia Financing Year 2025 - 2023
Growth 2025-2024
Pembiayaan 2025 2024 2023 +/- % Financing
KPR Subsidi (FLPP) 5.512 4.805 4.163 707 14,71% Subsidized Mortgage (FLPP)
Murabahah Emas 991 876 744 115 13,13% Gold Murabaha
Gadai Emas 6.740 4.458 3.159 2.282 51,19% Gold Pawn
Mudharabah Modal Kerja 3 6 6 (3) (50,00%) Mudharabah Working Capital
Musyarakah Investasi 6 5 3 1 20,00% Musharakah Investment
Musyarakah Modal Kerja 33 36 32 (3) (8,33%) Musharakah Working Capital
Musyararakah Konsumtif 840 0 0 840 N/A Musharakah Consuption
Ijarah 72 0 0 72 N/A Ijarah
Jumlah 18.448 13.202 11.223 5.246 39,74% Total
Pembiayaan tahun 2025 ditopang oleh pembiayaan Financing in 2025 was supported by third-party financing,
pihak ketiga yang naik 24,07% menjadi Rp1.902.903 juta, which increased by 24.07% to IDR 1,902,903 million, reflecting
mencerminkan ekspansi pada segmen ritel dan produktif. expansion in both retail and productive segments. After accounting
Setelah memperhitungkan CKPN sebesar Rp56.766 juta, for allowance for impairment losses (CKPN) of IDR 56,766 million,
jumlah pembiayaan pihak ketiga mencapai Rp1.959.670 juta total third-party financing reached IDR 1,959,670 million or
atau tumbuh 31,95%. Sebaliknya, pembiayaan pihak berelasi grew by 31.95%. In contrast, related-party financing declined
menurun 75,76% menjadi Rp341 juta, menunjukkan penerapan by 75.76% to IDR 341 million, reflecting the implementation of
prinsip kehati-hatian dan pembatasan eksposur internal. prudential principles and internal exposure limitations.
Tabel Pembiayaan Berdasakan Pihak Berelasi dan Pihak Ketiga Tahun 2025-2023 (Rp Juta)
Table of Financing Based on Related Parties and Third Parties 2025-2023 (Rp Million)
Growth 2025-2024
KETERANGAN 2025 2024 2023 +/- % REMARK
Berelasi 341 1.407 1.407 (1.066) (75,76%) Related Party
Allowance for Impairment
CKPN 0 0 1 - N/A
Losses
Jumlah pihak berelasi 341 1.407 1.406 (1.066) (75,76%) Total Related Party
Pihak Ketiga 1.902.903 1.533.724 1.424.249 369.179 24,07% Third Party
Allowance for Impairment
CKPN 56.766 48.560 37.377 8.206 16,90%
Losses
Jumlah pihak ketiga 1.959.670 1.485.164 1.386.872 474.506 31,95% Total Third Party
Total Pembiayaan 1.960.011 1.535.131 1.425.656 424.880 27,68% Total Financing
Total Allowance for Impairment
Total CKPN 56.766 48.560 37.378 8.206 16,90%
Losses
Jumlah Pembiayaan Net 1.903.244 1.486.571 1.388.278 416.673 28,03% Total Net Financing
Seiring dengan pertumbuhan pembiayaan Unit Usaha As Sharia Business Unit financing grew to Rp1,960,011 million in
Syariah yang mencapai Rp1.960.011 juta pada tahun 2025, 2025, asset quality showed significant improvement. The Gross
kualitas aset menunjukkan perbaikan yang signifikan. Non-Performing Financing (NPF) ratio was recorded at 3.72%,
Rasio Non Performing Financing (NPF) Gross tercatat down from 4.59% in 2024, a 0.87% improvement. Similarly, the
sebesar 3,72%, menurun dari 4,59% pada tahun 2024 atau Net NPF decreased to 1.78% from 2.42% the previous year. This
BANK SULSELBAR 245
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 246
membaik 0,87%. Demikian pula NPF Nett turun menjadi decline reflects the effectiveness of risk management strategies,
1,78% dari 2,42% pada tahun sebelumnya. Penurunan intensive collection efforts, and targeted restructuring policies. The
ini mencerminkan efektivitas strategi pengelolaan risiko, NPF improvement demonstrates that financing expansion remains
penagihan intensif, serta kebijakan restrukturisasi yang selective and prudent, thus maintaining growth with increasingly
tepat sasaran. Perbaikan NPF tersebut menunjukkan healthy quality.
bahwa ekspansi pembiayaan tetap dilakukan secara selektif
dan prudent, sehingga pertumbuhan tetap terjaga dengan
kualitas yang semakin sehat.
Tabel Non Performing Financing Tahun 2025 - 2023
Table of Non Perfoming Financing Year 2025 - 2023
Non Performing Financing (NPF) 2025 2024 2023 +/- %
NPF Gross 3,72% 4,59% 4,31% (0,87%) (18,95%)
NPF Nett 1,78% 2,42% 1,93% (0,64%) (26,45%)
Jasa Layanan Perbankan Syariah Sharia Banking Services
Fee Based Income (FBI) Syariah merupakan komponen Sharia Fee-Based Income (FBI) represents an important component
penting dalam memperkuat diversifikasi pendapatan Unit in strengthening the revenue diversification of the Sharia Business
Usaha Syariah Bank Sulselbar di luar margin pembiayaan. Unit beyond financing margins. This service-based income reflects
Pendapatan berbasis jasa ini mencerminkan aktivitas transaction activities, Sharia banking services, and increasing
transaksi, layanan perbankan syariah, serta peningkatan customer engagement with Sharia-compliant products.
engagement nasabah terhadap produk dan layanan berbasis
akad syariah.
Pada tahun 2025, total Fee Based Income Syariah tercatat In 2025, total Sharia FBI reached IDR 10,991 million, increasing
sebesar Rp10.991 juta, meningkat signifikan 70,09% significantly by 70.09% compared to IDR 6,462 million in 2024.
dibandingkan Rp6.462 juta pada tahun 2024. Pertumbuhan Growth was primarily driven by an increase in service income of
terutama ditopang oleh kenaikan Hasil Jasa sebesar Rp4.017 IDR 4,017 million (70.12%) to IDR 9,746 million, as well as an
juta (70,12%) menjadi Rp9.746 juta serta peningkatan Fee increase in fees of IDR 499 million (71.18%) to IDR 1,200 million.
sebesar Rp499 juta (71,18%) menjadi Rp1.200 juta. Hasil Income from goods charges also increased by 21.05% to IDR 23
Pembebanan Barang juga naik 21,05% menjadi Rp23 juta, million, while provisions declined to zero. This performance reflects
sementara provisi mengalami penyesuaian menjadi nihil. the optimization of transaction services and strengthening of
Kinerja ini menunjukkan optimalisasi layanan transaksi Sharia operational activities.
dan penguatan aktivitas operasional syariah yang semakin
produktif.
Tabel Fee Based Income Syariah (Rp Juta)
Table of Sharia Fee Based Income (Rp Million)
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Description
Fee 1.200 701 738 499 71,18% Fee
Hasil Denda - - - - - Penalty Income
Hasil Ganti Rugi 1 1 1 0 0,00% Compensation Income
Hasil Jasa 9.746 5.729 3.507 4.017 70,12% Service Income
Hasil Pembebanan Barang 23 19 8 4 21,05% Income from Goods Charges
Pendapatan Remittance - - - - - Remittance Income
Provisi 0 12 29 (12) (100,00%) Provision
Jumlah 10.991 6.462 4.283 4.529 70,09% Total
246 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 247
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Distribusi Bagi Hasil Penghimpunan Dana Profit Sharing Distribution – Sharia Fund
Syariah Mobilization
Pada tahun 2025, distribusi bagi hasil penghimpunan dana In 2025, the distribution of profit sharing for Sharia fund
syariah Bank Sulselbar dilaksanakan secara transparan mobilization at Bank Sulselbar was carried out transparently and
dan sesuai prinsip syariah yang berkeadilan. Untuk Giro in accordance with fair Sharia principles. For Mudharabah Demand
Mudharabah, nisbah ditetapkan sebesar 22,5% untuk Deposits, the profit-sharing ratio was set at 22.5% for customers
nasabah dan 77,5% untuk Bank, dengan tingkat bagi hasil and 77.5% for the Bank, with an average return of 1.67%. For
rata-rata 1,67%. Pada Tabungan Mudharabah, nisbah Mudharabah Savings, the ratio was 12.5% : 87.5% with a return
sebesar 12,5% : 87,5% dengan tingkat bagi hasil 0,93%. of 0.93%. Meanwhile, Mudharabah Deposits offered competitive
Sementara itu, Deposito Mudharabah menawarkan nisbah ratios ranging from 40%–42% for customers and 58%–60% for the
kompetitif antara 40%–42% untuk nasabah dan 58%–60% Bank, with returns between 2.97% and 3.11% depending on the
untuk Bank, dengan tingkat bagi hasil berkisar 2,97% hingga tenor. This structure reflects the Bank’s commitment to balancing
3,11% sesuai tenor. Struktur ini mencerminkan komitmen returns, competitiveness, and business sustainability.
Bank dalam menjaga keseimbangan imbal hasil, daya saing,
dan keberlanjutan usaha.
Tabel Distribusi Bagi Hasil Penghimpunan Dana Syariah Tahun 2025 - 2023
Table of Profit Sharing Distribution from Sharia Fundraising 2025 - 2023
Keterangan 2025 2024 2023 Remark
Giro Mudharabah Mudharabah Demand Deposit
Nisbah 22,5% : 77,5% 22,5% : 77,5% 22,5% : 77,5% Profit Sharing Ratio
Tingkat Bagi Hasil 1,67 1,71% 1,96% Profit Sharing Rate
Tabungan Mudharabah Mudharabah Savings
Nisbah 12,5% : 87,5% 12,5% : 87,5% 12,5% : 87,5% Profit Sharing Ratio
Tingkat Bagi Hasil 0,93% 0,95% 0,82% Profit Sharing Rate
Deposito Mudharabah Mudharabah Deposit
Nisbah 1 bulan 40% : 60% 40% : 60% 40% : 60% 1-Month Profit Sharing Ratio
Nisbah 3 bulan 41% : 59% 41% : 59% 41% : 59% 3-Month Profit Sharing Ratio
Nisbah 6 bulan 42% : 58% 42% : 58% 42% : 58% 6-Month Profit Sharing Ratio
Nisbah 12 bulan 42% : 58% 42% : 58% 42% : 58% 12-Month Profit Sharing Ratio
Tingkat Bagi Hasil 1 Bulan 2,97% 3,05% 3,10% 1-Month Profit Sharing Rate
Tingkat Bagi Hasil 3 Bulan 3,04% 3,12% 3,18% 3-Month Profit Sharing Rate
Tingkat Bagi Hasil 6 Bulan 3,11% 3,20% 3,26% 6-Month Profit Sharing Rate
Tingkat Bagi Hasil 12 Bulan 3,11% 3,20% 3,26% 12-Month Profit Sharing Rate
Pada tahun 2025, Unit Usaha Syariah Bank Sulselbar In 2025, the Sharia Business Unit of Bank Sulselbar consistently
menerapkan mekanisme Net Revenue Sharing secara implemented the Net Revenue Sharing mechanism in a transparent
konsisten dan transparan sesuai prinsip syariah. manner in accordance with Sharia principles. The total average
Total saldo rata-rata dana yang dikelola mencapai balance of managed funds reached IDR 980,477,499,121.73,
Rp980.477.499.121,73 dengan pendapatan yang akan with distributable income amounting to IDR 6,173,314,022.47.
dibagihasilkan sebesar Rp6.173.314.022,47. Distribusi bagi Profit-sharing distribution was carried out based on agreed ratios,
hasil dilakukan berdasarkan nisbah yang disepakati, antara including Mudharabah Demand Deposits at 22.5% with an
lain Giro Mudharabah sebesar 22,5% dengan indikasi imbal indicative return of 1.67%, Mudharabah Savings at 12.5% with
hasil 1,67%, Tabungan Mudharabah 12,5% dengan indikasi an indicative return of 0.93%, and Mudharabah Deposits with
0,93%, serta Deposito Mudharabah tenor 1–12 bulan tenors of 1–12 months offering ratios ranging from 40%–42% and
dengan nisbah 40%–42% dan indikasi imbal hasil 2,97%– indicative returns of 2.97%–3.11%. This scheme reflects a balance
BANK SULSELBAR 247
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 248
3,11%. Skema ini mencerminkan keseimbangan antara daya between competitive returns for customers and the sustainability
saing imbal hasil bagi nasabah dan keberlanjutan margin of the Bank’s business margins, while strengthening trust in a fair
usaha Bank, sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap and prudent profit-sharing system.
sistem bagi hasil yang adil dan prudent.
Net Revenue Sharing 2025
Pendapatan Porsi Pemilik Dana
yang akan Indikasi Rate of
No Jenis Penghimpunan Dana Saldo Rata-rata Dibagihasilkan Nisbah (%) Jumlah Bagi Hasil Return
1 Liabilitas Kepada Bank Lain 168.642.648,55 1.061.813,28 22,50 238.907,99 0,14 (1,67%)
2 Giro Mudharabah 40.038.406.111,46 252.091.102,66 22,50 56.720.4,.10 0,14 (1,67%)
3 Tabungan Mudharabah 281.218.392.425,85 1.770.616.303,68 12,50 221.327.037,96 01.55
-0,93%
4 Deposito Mudharabah
- 1 Bulan 153.784.362.774,58 968.262.060,07 40,00 387.304.824,03 0,25 (2,97%)
- 3 Bulan 232.583.020.967,74 1.464.396.710,80 41,00 600.402.651,43 0,26 (3,04)
- 6 Bulan 139.017.351.612,90 875.285.528,58 42,00 367.619.922,00 0,26 (3,11)
- 12 Bulan 133.667.322.580,65 841.600.503,40 42,00 353.472.211,43 0,26 (3,11)
Surat Berharga yang
5 0 0 - - -
diterbitkan
6 Pembiayaan yang Diterima 0 0 - - -
Jumlah 980.477.499.121,73 6.173.314.022,47
Pada tahun 2025, total penyaluran dana Unit Usaha Syariah In 2025, total fund distribution of the Sharia Business
Bank Sulselbar tercatat dengan saldo rata-rata sebesar Unit of Bank Sulselbar recorded an average balance of
Rp2.523.338.014.029,28 dan menghasilkan pendapatan IDR 2,523,338,014,029.28, generating income of IDR
sebesar Rp12.923.850.259,89. Komposisi penyaluran 12,923,850,259.89. The composition of fund distribution was
dana didominasi oleh Piutang Murabahah dengan saldo dominated by Murabahah receivables, with an average balance
rata-rata Rp1.167.501.643.407,52 dan kontribusi of IDR 1,167,501,643,407.52 and income contribution of IDR
pendapatan Rp7.598.440.342,71, mencerminkan fokus 7,598,440,342.71, reflecting a focus on trade-based financing.
pada pembiayaan berbasis jual beli. Pembiayaan Gadai Pawn financing also contributed significantly, generating income
juga memberikan kontribusi signifikan dengan pendapatan of IDR 1,904,340,395.23 from an average balance of IDR
Rp1.904.340.395,23 dari saldo Rp204.398.991.086,26. 204,398,991,086.26. In addition, Musyarakah financing and
Selain itu, pembiayaan Musyarakah dan kepemilikan securities ownership further strengthened portfolio diversification.
Surat Berharga turut memperkuat diversifikasi portofolio. This structure reflects a well-diversified earning asset management
Struktur ini menunjukkan pengelolaan aset produktif with a focus on stable income growth in accordance with Sharia
yang terdiversifikasi, dengan orientasi pada pertumbuhan principles.
pendapatan yang stabil dan sesuai prinsip syariah.
Tabel Penyaluran Dana Syariah Tahun 2025
Table of Sharia Fund Distribution in 2025
Pendapatan yang
Jenis Penyaluran Dana Saldo Rata-Rata Diterima Type of Fund Distribution
Penempatan pada Bank Lain 192.247.629,20 0 Placement with Other Banks
Surat Berharga yang dimiliki 842.847.032.258,07 1.022.920.278,13 Securities Owned
Piutang Murabahah 1.167.501.643.407,52 7.598.440.342,71 Murabahah Receivables
Piutang Istishna 0 0 Istishna Receivables
248 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 249
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Tabel Penyaluran Dana Syariah Tahun 2025
Table of Sharia Fund Distribution in 2025
Pendapatan yang
Jenis Penyaluran Dana Saldo Rata-Rata Diterima Type of Fund Distribution
Piutang Multijasa 0 0 Multi-Service Receivables
Pembiayaan Gadai 204.398.991.086,26 1.904.340.395,23 Pawn Financing
Pembiayaan Mudharabah 2.325.004.808,10 13.965.819,00 Mudharabah Financing
Pembiayaan Musyarakah 303.849.610.406,50 2.372.311.054,82 Musyarakah Financing
Pembiayaan Sewa 2.223.484.433,65 11.872.370,00 Lease Financing
Pembiayaan Lainnya 0 0 Other Financing
Jumlah 2.523.338.014.029,28 12.923.850.259,89 Total
Penyaluran Dana Zakat dan Wakaf Zakat and Waqf Fund Distribution
Pada tahun 2025, Unit Usaha Syariah Bank Sulselbar In 2025, the Sharia Business Unit of Bank Sulselbar did not receive
tidak menerima maupun menyalurkan dana zakat dan or distribute zakat and waqf funds. Therefore, there were no
wakaf. Dengan demikian, tidak terdapat pencatatan records of receipt, management, or distribution of such religious
penerimaan, pengelolaan, maupun distribusi dana sosial social funds during the reporting period. This condition reflects that
keagamaan tersebut selama periode pelaporan. Kondisi zakat and waqf activities have not yet become part of the Bank’s
ini mencerminkan bahwa aktivitas penghimpunan dan operations in the current year. Going forward, the Bank remains
penyaluran zakat serta wakaf belum menjadi bagian dari open to developing Sharia social finance services in accordance
operasional Bank pada tahun berjalan. Ke depan, Bank tetap with regulatory provisions and good governance principles to
membuka peluang pengembangan layanan sosial syariah support sustainable Islamic social financial inclusion.
sesuai ketentuan regulator dan prinsip tata kelola yang
baik, guna mendukung inklusi keuangan sosial Islam secara
berkelanjutan.
Tumbuh
No Uraian 2025 2024 2023 +/- % Description
A. Sumber dan Penyaluran Dana Zakat Source and Distribution of Zakat Funds
Penerimaan dana zakat yang Receipt of zakat funds
1
berasal dari: originating from:
a. Intern 0 0 0 0 0% a. Internal
b. Ekstern 0 0 0 0 0% b. External
Total penerimaan 0 0 0 0 0% Total receipts
Penyaluran dana zakat
Distribution of zakat funds to
2 kepada entitas pengelola 0 0 0 0 0%
zakat management entities
zakat
a. Lembaga amil zakat 0 0 0 0 0% a. Amil zakat institution
b. Badan amil zakat 0 0 0 0 0% b. Amil zakat agency
Total penyaluran 0 0 0 0 0% Total dispensing
Sumber dan Penyaluran Dana Source and Distribution of Waqf
B. 0%
Wakaf Funds
Penerimaan dana wakaf yang Receipt of waqf funds
1 0 0 0 0 0%
berasal dari: originating from:
a. Intern 0 0 0 0 0% a. Internal
b. Ekstern 0 0 0 0 0% b. External
Total Penerimaan 0 0 0 0 0% Total Receipt
BANK SULSELBAR 249
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 250
Tumbuh
No Uraian 2025 2024 2023 +/- % Description
Penyaluran dana wakaf
Distribution of waqf funds to
2 kepada entitas pengelola 0 0 0 0 0%
waqf management entities
wakaf
a. Badan Wakaf Indonesia 0 0 0 0 0% a. Indonesian Waqf Board
b. Nadzir Lain 1) 0 0 0 0 0% b. Other Nadzir 1)
c. … 2) 0 0 0 0 0% c. … 2)
d. Lain-lain 3) 0 0 0 0 0% d. Miscellaneous 3)
Total Penyaluran 0 0 0 0 0% Total Distribution
Penyaluran Dana Kebajikan Qardh Hasan Fund Distribution
Pada tahun 2025, Unit Usaha Syariah Bank Sulselbar In 2025, the Sharia Business Unit of Bank Sulselbar did not receive
tidak menerima maupun menyalurkan Dana Kebajikan. nor distribute Qard Hasan. Therefore, there were no transactions
Dengan demikian, tidak terdapat transaksi penghimpunan, related to the collection, management, or distribution of such funds
pengelolaan, maupun distribusi dana kebajikan selama during the reporting period. This condition indicates that during the
periode pelaporan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pada year there were no non-halal funds or other social funds requiring
tahun berjalan tidak terdapat sumber dana non-halal atau special management in accordance with Sharia principles. Going
dana sosial lain yang memerlukan pengelolaan khusus sesuai forward, the Bank remains committed to managing Benevolent
prinsip syariah. Ke depan, Bank tetap berkomitmen untuk Funds transparently and accountably if such funds are received,
mengelola Dana Kebajikan secara transparan dan akuntabel in accordance with regulatory provisions and applicable Sharia
apabila terdapat penerimaan, sesuai ketentuan regulator governance principles.
dan prinsip tata kelola syariah yang berlaku.
Tumbuh
No Uraian 2025 2024 2023 +/- % Description
Sumber dana kebajikan pada Source of qard hasan funds at
1 0 0 0 0 0%
awal periode the beginning of the period
2 Penerimaan dana kebajikan 0 0 0 0 0% Receipt of qard hasan funds
a. Infak 0 0 0 0 0% a. infaq
b. Sedekah 0 0 0 0 0% b. Alms
c. Pengembalian dana
0 0 0 0 0% c. Productive qard hasan refund
kebajikan produktif
d. Denda 0 0 0 0 0% d. Fine
e. Penerimaan non-halal 0 0 0 0 0% e. Non-halal acceptance
f. Lainnya 0 0 0 0 0% f. Other
Total Penerimaan 0 0 0 0 0% Total Receipt
3 Penggunaan dana kebajikan 0 0 0 0 0% Use of qard hasan funds
a. Dana kebajikan produktif 0 0 0 0 0% a. Productive qard hasan fund
b. Sumbangan 0 0 0 0 0% b. Donations
c. Penggunaan lainnya untuk
0 0 0 0 0% c. Other uses for public interest
kepentingan umum
Total Penggunaan 0 0 0 0 0% Total Usage
Kenaikan (penurunan) sumber Increase (decrease) source of
4 0 0 0 0 0%
dana kebajikan qard hasan funds
Sumber dana kebajikan pada Source of qard hasan funds at
5 0 0 0 0 0%
akhir periode the end of the period
250 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 251
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Analisis Layanan Internasional International Services Analysis
Divisi International Banking terdiri dari dua unit kerja, yaitu The International Banking Division consists of two business
Departemen Trade Finance &Remittance dan Departemen units, namely the Trade Finance & Remittance Department and
Financial Institution. Divisi International Banking memiliki the Financial Institution Department. The International Banking
peran dalam penyelenggaraan layanan devisa Bank, Division plays a role in delivering the Bank’s foreign exchange
khususnya trade financedan remittance, melalui penyediaan services, particularly in trade finance and remittance, through
solusi keuangan untuk mendukung transaksi perdagangan the provision of financial solutions to support both international
internasional maupun domestik serta pengelolaan and domestic trade transactions, as well as managing cooperation
kerjasama dengan lembaga keuangan maupun non keuangan with financial and non-financial institutions in achieving mutual
dalam mencapai tujuan bersama. Selama tahun 2025, Bank objectives. Throughout 2025, Bank Sulselbar conducted foreign
Sulselbar melakukan kegiatan bisnis valuta asing yang exchange business activities, operating as a Foreign Exchange
beroperasi sebagai Bank Devisa di KTI hingga saat ini. Bank in Eastern Indonesia (KTI).
Pada tahun 2025, Divisi International Banking Bank Sulselbar In 2025, the International Banking Division implemented a series
menjalankan serangkaian inisiatif strategis yang difokuskan of strategic initiatives focused on strengthening the trade finance
pada penguatan fondasi bisnis trade finance & remittance, & remittance business foundation, enhancing internal capabilities,
peningkatan kapabilitas internal, serta perluasan jangkauan and expanding service outreach to customers. These initiatives
layanan kepada nasabah. Program kerja tidak hanya were not only aimed at driving transaction growth but also at
diarahkan untuk mendorong pertumbuhan transaksi, tetapi ensuring organizational readiness in managing risks, improving
juga untuk memastikan kesiapan organisasi dalam mengelola service quality, and building a sustainable international trade
risiko, meningkatkan kualitas layanan, serta membangun ecosystem for customers. The programs included:
ekosistem perdagangan internasional yang berkelanjutan
bagi nasabah. Program kerja tersebut antara lain:
a) Penyempurnaan tata kelola dan proses bisnis melalui a) Enhancement of governance and business processes through
perbaikan Standar Operasional Prosedur (SOP) Trade improvements to Trade Finance Standard Operating
Finance. Inisiatif ini bertujuan untuk menyelaraskan Procedures (SOP). This initiative aims to align internal policies
ketentuan internal Bank dengan praktik terbaik di with industry best practices in export-import financing, as
industri pembiayaan ekspor-impor serta mitigasi well as to mitigate operational and compliance risks. The
risiko operasional dan kepatuhan. Penyempurnaan SOP is currently in the finalization and approval stage and
SOP tersebut saat ini berada dalam tahap finalisasi is planned to be socialized in Q1 2026 as a guideline for
dan pengesahan. Rencananya SOP tersebut akan marketing trade finance products.
dapat disosialisasi untuk menjadi panduan bank dalam
memasarkan produk trade finance pada Q1 2026.
b) Pelaksanaan Capacity Building bagi kantor cabang, guna b) Implementation of Capacity Building programs for branch
meningkatkan pemahaman terhadap produk trade offices to improve understanding of trade finance products
finance serta pendekatan pemasarannya yang berbasis and pipeline-based marketing approaches. This program is
pipeline. Program ini dirancang untuk memperkuat designed to strengthen the role of branches as the frontline
peran cabang sebagai ujung tombak akuisisi bisnis, of business acquisition and to foster sustainable transaction
sekaligus mendorong terbentuknya pola transaksi yang patterns.
berkelanjutan.
c) Pelaksanaan Trade Expo “Proudly Local, Ready for the World” c) Implementation of the Trade Expo “Proudly Local, Ready for
yang berfokus pada promosi potensi ekspor daerah serta the World”, focusing on promoting regional export potential
peningkatan awareness terhadap produk Bank Sulselbar. and increasing awareness of Bank Sulselbar products.
Kegiatan ini diikuti oleh 23 UMKM eksportir potensial The event involved 23 potential exporting MSMEs from
dari wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, serta South Sulawesi and West Sulawesi and was supported by
didukung oleh pemangku kepentingan terkait seperti stakeholders such as Customs, Quarantine Agency, and
Bea Cukai, Balai Karantina, dan Export Center Makassar. Export Center Makassar. This program serves not only as a
Program ini tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, promotional platform but also as an educational medium
tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pembentukan and a catalyst for a more structured export ecosystem.
ekosistem bisnis ekspor yang lebih terstruktur.
BANK SULSELBAR 251
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 252
d) Otomasi Proses Bisnis Trade Finance melalui d) Automation of trade finance business processes through
pengembangan aplikasi pendukung (surrounding system) the development of supporting applications (surrounding
yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi transaksi, systems) aimed at improving transaction efficiency,
dan diharapkan dapat memperkuat kontrol internal strengthening internal controls, and enhancing customer
sekaligus meningkatkan pengalaman layanan bagi service experience.
nasabah.
e) Jaringan korespondensi Bank terus diperluas melalui e) Expansion of correspondent banking networks through an
peningkatan jumlah Relationship Management increase in Relationship Management Applications (RMA) to
Application (RMA) menjadi 39 bank koresponden. 39 correspondent banks. This expansion supports customers’
Perluasan jaringan ini untuk mendukung kebutuhan trade finance transaction needs, particularly those involving
transaksi trade finance nasabah, khususnya yang Letters of Credit (LC) and cross-border transactions, while
melibatkan skema Letter of Credit (LC) dan transaksi enhancing the Bank’s credibility and global trust.
lintas negara. Langkah tersebut memperkuat kapasitas
Bank dalam memfasilitasi perdagangan internasional,
sekaligus meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan
mitra global terhadap peran Bank Sulselbar dalam
ekosistem bisnis ekspor-impor.
f) Evaluasi atas rekening nostro yang menghasilkan f) Evaluation of nostro accounts, resulting in recommendations
rekomendasi untuk penguatan rekening aktif serta to strengthen active accounts and discontinue non-
penghentian rekening yang tidak produktif. Langkah productive ones. This initiative aims to improve cost efficiency
ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi biaya serta and optimize foreign exchange liquidity management.
efektivitas pengelolaan likuiditas valuta asing.
Program Unggulan Flagship Program
Pada tahun 2025, Divisi International Banking Bank In 2025, the International Banking Division of Bank Sulselbar
Sulselbar mengimplementasikan inisiatif strategis yang implemented strategic initiatives designed as an integrated
dirancang sebagai satu kesatuan program unggulan dalam flagship program for the development of its trade finance and
pengembangan bisnis trade finance & remittance. Program ini remittance business. This program was not merely aimed at
tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume transaksi increasing short-term transaction volumes but was primarily
jangka pendek, tetapi lebih difokuskan pada penguatan focused on strengthening organizational foundations, enhancing
fondasi organisasi, peningkatan kapabilitas internal, serta internal capabilities, and establishing a sustainable international
pembentukan ekosistem perdagangan internasional trade ecosystem. Through this approach, the program was
yang berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, program directed to transform the International Banking Division from
kerja diarahkan agar Divisi International Banking dapat a predominantly operational unit into a strategic enabler of the
bertransformasi dari unit yang bersifat operasional menjadi Bank’s business growth.
strategic enabler bagi pertumbuhan bisnis Bank.
Program unggulan tersebut mencakup penguatan tata kelola The flagship program encompassed strengthening governance
melalui penyempurnaan SOP Trade Finance, pelaksanaan through the refinement of Trade Finance SOPs, conducting
capacity building bagi kantor cabang, aktivasi pasar melalui capacity building programs for branch offices, market activation
Trade Expo, pengembangan infrastruktur pendukung through Trade Expos, development of supporting infrastructure
melalui otomasi proses bisnis, serta perluasan jaringan via business process automation, and expansion of international
korespondensi internasional. Seluruh inisiatif ini dirancang correspondent networks. All these initiatives were designed in
secara terintegrasi untuk meningkatkan kualitas layanan, an integrated manner to improve service quality, strengthen risk
memperkuat mitigasi risiko, memperluas basis nasabah, mitigation, expand the customer base, and build a more stable
serta membangun pipeline transaksi yang lebih stabil dan and recurring transaction pipeline. During the same period,
berulang. Di periode yang sama, telah dilakukan optimalisasi optimization of the supporting structure for the trade finance
struktur pendukung bisnis trade finance & remittance melalui and remittance business was carried out through the evaluation
evaluasi rekening nostro guna memastikan efisiensi biaya of nostro accounts to ensure cost efficiency and effective foreign
dan efektivitas pengelolaan likuiditas valuta asing. currency liquidity management.
252 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 253
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Secara keseluruhan, program unggulan ini mencerminkan Overall, this flagship program reflects Bank Sulselbar’s commitment
komitmen Bank Sulselbar dalam membangun bisnis trade to building a more structured, prudent, and competitive trade
finance & remittance yang lebih terstruktur, prudent, dan finance and remittance business. This approach—focused on
berdaya saing. Pendekatan yang berfokus pada penguatan internal strengthening, organizational readiness, and market
internal, kesiapan organisasi, dan penetrasi pasar ini penetration—is expected to generate healthier and more
diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan yang lebih sustainable growth, while reinforcing the role of the International
sehat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Divisi Banking Division as a key value driver for the Bank in the future.
International Banking sebagai salah satu motor penciptaan
nilai tambah bagi Bank di masa depan.
Pendapatan Transaksi Valas Foreign Exchange Transaction Income
Pendapatan transaksi valasa pada tahun 2025 terdiri atas : Foreign exchange transaction income in 2025 consists of:
a) Trade Finance (SKBDN) a) Trade Finance (SKBDN)
- Volume transaksi mengalami penyesuaian sebesar - Transaction volume was adjusted by 51.08%, from IDR
51,08%, dari Rp81.24 juta menjadi Rp39.745 81.24 million to IDR 39,745 million. This condition is in
juta. Kondisi ini sejalan dengan keterbatasan line with the limited customer pipeline, which is relatively
pipeline nasabah yang relatif stabil namun belum stable but has not shown significant improvement.
menunjukkan peningkatan signifikan.
- Pendapatan SKBDN berasal dari fee-based - Domestic SKB revenue came from fee-based income of
income Rp43 juta dan interest income Rp2.827 juta, IDR 43 million and interest income of IDR 2,827 million,
sehingga total pendapatan dari SKBDN sebesar bringing the total revenue from Domestic SKB to IDR
Rp2,87juta. 2.87 million.
- Sebagian besar transaksi berasal dari cabang non- - Most transactions came from non-foreign exchange
devisa, khususnya Belopa dan Bulukumba. branches, particularly Belopa and Bulukumba.
- Transaksi LC belum terealisasi karena belum ada - LC transactions have not been realized due to the lack of
permohonan dari nasabah. customer requests.
b) Remittance b) Remittance
- Pendapatan remittance mengalami penyesuaian - Remittance revenue was adjusted by 48%, from IDR 25
sebesar 48%, dari Rp25 juta menjadi Rp13 juta, million to IDR 13 million, due to the impact of a slowdown
sebagai dampak dari perlambatan transaksi ekspor in existing customer export transactions.
nasabah eksisting.
- Sepanjang tahun 2025, tercatat 56 transaksi incoming - Throughout 2025, 56 incoming remittance transactions
remittance senilai USD32,17 juta dan 36 worth USD 32.17 million and 36 outgoing remittance
transaksi outgoing remittance senilai USD22,32 juta. transactions worth USD 22.32 million were recorded.
Analisis Profitabilitas Per Segmen Segment Profitability Analysis
Dalam struktur operasionalnya, Bank membagi kegiatan Within its operational structure, the Bank divides its business
usaha ke dalam dua segmen utama, yaitu segmen activities into two main segments, namely the conventional
konvensional dan segmen syariah. Segmen konvensional segment and the Sharia segment. The conventional segment
menjadi kontributor utama pendapatan bunga dan laba serves as the primary contributor to interest income and Operating
operasional, sementara segmen syariah berperan dalam Income, while the Sharia segment plays a role in expanding the
memperluas basis pasar serta diversifikasi sumber market base and diversifying income sources based on profit-
pendapatan berbasis prinsip bagi hasil. sharing principles.
Analisis Posisi Keuangan Per Segmen Segment Financial Position Analysis
Analisa posisi keuangan per segmen menunjukkan bahwa The segment financial position analysis indicates that the
segmen konvensional masih menjadi pilar utama struktur conventional segment remains the main pillar of Bank Sulselbar’s
BANK SULSELBAR 253
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 254
keuangan Bank Sulselbar pada tahun 2025. Total aset financial structure in 2025. Total assets of the conventional
segmen konvensional tercatat sebesar Rp29.313.094 juta, segment amounted to IDR 29,313,094 million, significantly higher
jauh lebih besar dibandingkan segmen syariah sebesar than the Sharia segment at IDR 3,951,729 million. On the liabilities
Rp3.951.729 juta. Dari sisi liabilitas, segmen konvensional side, the conventional segment recorded IDR 25,023,924 million,
mencatat Rp25.023.924 juta, sedangkan segmen syariah while the Sharia segment recorded IDR 1,632,307 million along
sebesar Rp1.632.307 juta serta Dana Syirkah Temporer with Temporary Syirkah Funds of IDR 1,327,530 million, reflecting
Rp1.327.530 juta sebagai karakteristik khas perbankan the distinctive characteristics of Sharia banking. Meanwhile, total
syariah. Sementara itu, total ekuitas segmen konvensional equity of the conventional segment reached IDR 5,178,678
sebesar Rp5.178.678 juta, dibandingkan Rp102.404 juta million, compared to IDR 102,404 million in the Sharia segment.
pada segmen syariah. Komposisi ini mencerminkan dominasi This composition reflects the dominance of the conventional
konvensional, namun segmen syariah terus menunjukkan segment, while the Sharia segment continues to demonstrate a
peran strategis dalam diversifikasi struktur keuangan Bank. strategic role in diversifying the Bank’s financial structure.
Konvensional | Conventional Syariah | Sharia Konsolidasi | Consolidation
Keterangan 2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023 Description
ASET ASSETS
Kas 569.537 649.952 598.033 12.351 11.333 8.599 581.888 661.285 606.632 Cash
Giro Pada Bank Demand Deposits
1.060.220 962.514 1.302.549 59.611 79.726 25.817 1.119.831 1.042.240 1.328.366
Indonesia with Bank Indonesia
Demand Deposits
Giro pada Bank Lain 15.166 97.914 190 146 202 37.056 15.312 98.116
36.866 with Other Banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan 99.946 349.949 869.507 204.510 58.000 72.000 304.456 407.949 941.507 Bank Indonesia and
Bank Lain Other Banks
Surat Berharga 3.850.653 6.163.624 2.545.822 1.702.880 1.489.574 826.333 5.553.533 6.165.113 3.372.155 Marketable Securities
Surat Berharga yang Securities Purchased
Dibeli dengan Janji 1.737.182 395.617 1.668.582 0 0 0 1.737.182 395.617 1.668.582 with Agreements to
Dijual Kembali Resell
Derivative
Tagihan Derivativ 176 834 885 0 0 0 176 834 885
Receivables
Kredit yang
21.053.894 21.409.621 20.581.605 0 0 0 21.053.894 21.409.621 20.581.605 Loans
Diberikan
Pembiayaan syariah 0 0 0 1.903.244 1.486.571 1.388.278 1.903.244 1.486.571 1.388.278 Sharia Financing
Acceptances
Tagihan Akseptasi 12.546 73.757 93.895 0 0 0 12.546 73.757 93.895
Receivables
Penyertaan 25.107 25.107 104 0 0 0 25.107 25.107 104 Investments
Pajak Dibayar Di
35.006 40.394 79.494 0 0 0 35.006 40.394 79.494 Prepaid Taxes
Muka
Aset Tetap dan Aset Fixed Assets and
583.551 497.607 470.119 7.381 5.809 5.656 590.932 503.416 475.775
Hak Guna Right-of-Use Assets
Aset tak berwujud 6.212 9.010 11.759 0 0 0 6.212 9.010 11.759 Intangible Assets
Aset Pajak
45.401 0 0 0 0 0 45.401 0 - Deferred Tax Assets
Tangguhan
Aset Lain-lain 196.796 203.157 140.162 61.560 13.253 12.139 258.356 216.410 152.301 Other Assets
Total Aset 29.313.094 29.364.807 28.460.434 3.951.729 3.144.414 2.339.024 33.264.823 32.509.221 30.799.458 Total Assets
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilities Due
Liabilitas Segera 245.088 1.006.427 1.107.163 203.932 1.040 4.510 449.020 1.007.467 1.111.673
Immediately
Simpanan Nasabah Deposits from Related
172.416 41.382 10.476 683 4.424 23 173.099 45.806 10.499
Pihak Berelasi Parties
Pihak Ketiga- Third Parties -
20.358.192 18.666.675 18.840.603 0 0 0 20.358.192 18.666.675 18.840.603
Konvensional Conventional
254 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 255
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Konvensional | Conventional Syariah | Sharia Konsolidasi | Consolidation
Keterangan 2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023 Description
Pihak Ketiga -
684 0 0 421.171 243.722 577.094 421.855 674.880 577.094 Third Parties - Sharia
Syariah
Simpanan dari Bank Deposits from Other
1.245.076 2.082.520 1.575.871 859 1.011 2.099 1.245.935 2.083.531 1.577.970
Lain Banks
Liabilitas Derivatif 455 0 13 0 0 0 455 0 13 Derivative Liabilities
Surat Berharga Yang Marketable Securities
619.914 1.011.446 1.640.321 400.000 600.000 380.000 1.019.914 1.611.446 2.020.321
Diterbitkan Issued
Pinjaman yang
2.387.902 1.581.966 843.323 489.487 431158 0 2.877.389 1.581.966 843.323 Loans Received
Diterima
Utang Pajak 17.488 26.240 23.977 330 392 653 17.818 26.632 24.630 Taxes Payable
Liabilitas Imbalan Employee Benefits
98.745 90.889 90.156 0 - 0 98.745 90.889 90.156
Kerja Liabilities
Liabilitas Sewa Guna 53.316 30.105 49.609 2.322 578 1.081 55.638 30.683 50.690 Lease Liabilities
Liabilitas pajak Deferred Tax
0 0 7.514 0 0 0 0 0 7.514
tangguhan Liabilities
Liabilitas Lain-Lain (891.740) 128.017 -459.242 1.003.009 992751 590.913 111.269 129.009 131.671 Other Liabilities
Jumlah Liabilitas 24.915.712 24.109.786 1.632.307 1.243.918 1.176.371 26.656.231 26.590.789 25.286.157 Total Liabilities
25.023.924
Jumlah Dana Total Temporary
0 -38 0 1.327.530 790.647 710.466 1.327.530 790.609 710.466
Syirkah Temporer Syirkah Funds
EKUITAS EQUITY
Modal Saham 2.219.636 2.213.136 2.187.068 0 0 0 2.219.636 2.213.136 2.187.068 Share Capital
Dana Setoran Modal 8.340 4.513 19.115 0 0 0 8.340 4.513 19.115 Capital Paid-In Funds
Keuntungan
(Kerugian) Gains (Losses) on
Pendapatan 283.590 283.419 227.451 0 0 0 283.590 283.419 227.451 Other Comprehensive
Komprehensif Income
Lainnya
Saldo Laba Retained Earnings
Saldo laba yang
Unappropriated
belum ditentukan 468.700 578.969 594.719 102.404 78.690 72.186 571.104 657.659 666.905
Retained Earnings
penggunaannya
Saldo laba yang
Appropriated
ditentukan 2.198.383 1.969.057 1.702.295 0 0 0 2.198.383 1.969.057 1.702.295
Retained Earnings
penggunaannya
Jumlah Ekuitas 5.178.678 5.049.095 4.730.648 102.404 78.690 72.186 5.281.082 5.127.785 4.802.834 Total Equity
Jumlah Liabilitas,
Total Liabilities,
Dana Syirkah
29.313.094 29.364.807 28.460.434 3.951.729 3.144.414 2.339.024 33.264.823 32.509.221 30.799.458 Temporary Syirkah
Temporer dan
Funds, and Equity
Ekuitas
Analisis Laba dan Pendapatan Per Segment Profit and Revenue Analysis
Segmen
Analisa kinerja tahun 2025 menunjukkan segmen The 2025 performance analysis indicates that the conventional
konvensional tetap menjadi kontributor utama laba Bank segment remains the primary contributor to Bank Sulselbar’s
Sulselbar. Pendapatan bunga bersih segmen konvensional profitability. Net interest income from the conventional segment
tercatat Rp1.453.791 juta, dibandingkan pendapatan amounted to IDR 1,453,791 million, compared to Net Income-
bagi hasil bersih segmen syariah sebesar Rp139.437 juta. sharing income from the Sharia segment of IDR 139,437 million.
Pendapatan operasional lainnya masing-masing sebesar Other operating income reached IDR 325,824 million for
Rp325.824 juta (konvensional) dan Rp13.321 juta (syariah). the conventional segment and IDR 13,321 million for the
BANK SULSELBAR 255
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 256
Beban non operasional relatif terkendali pada kedua Sharia segment. Non-operating expenses remained relatively
segmen. Laba setelah pajak segmen konvensional mencapai well-controlled across both segments. Profit after tax for the
Rp468.700 juta, sementara segmen syariah Rp102.404 juta, conventional segment amounted to IDR 468,700 million, while
mencerminkan kontribusi positif dan diversifikasi sumber the Sharia segment recorded IDR 102,404 million, reflecting
profitabilitas Bank. a positive contribution and diversification of the Bank’s
profitability sources.
Tabel Laba Rugi per Segmen Tahun 2025 – 2023 (Rp Juta)
Table of Profit and Loss per Segment Year 2025 – 2023 (Rp Million)
Konvensional | Conventional Syariah | Sharia Konsolidasi | Consolidation
Keterangan 2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023 Description
Pendapatan Bunga
Interest Income and
dan Pendapatan 2.518.954 2.467.373 2.417.459 171.344 140.723 138.202 2.690.298 2.608.096 2.555.661
Sharia Income
Syariah
Beban Bunga dan Interest Expense
(1.065.163) (1.034.848) (953.556) (31.907) (22.079) (23.096) (1.097.070) (1.056.927) (976.652)
Beban Syariah and Sharia Expense
Pendapatan Bunga
Interest Income and
dan Bagi Hasil – 1.453.791 1.432.525 1.463.903 139.437 118.644 115.106 1.593.228 1.551.169 1.579.009
Profit Sharing – Net
Bersih
Pendapatan
Other Operating
Operasional 325.824 339.304 316.811 13.321 8.658 5.016 339.145 347.962 321.827
Income
Lainnya
Pemulihan
Recovery (Provision)
(penyisihan)
for Impairment
kerugian (125.891) (109.788) (69.118) (18.278) (11.181) (9.299) (144.169) (120.969) (78.417)
Losses on
penurunan nilai
Productive Assets
aset produktif
Beban Operasional Other Operating
Lainnya Expenses
Tenaga Kerja (499.414) (484.903) (456.980) (16.233) (16.293) (18.883) (515.647) (501.196) (475.863) Labor
Umum General
(502.176) (464.439) (448.245) (15.468) (20.754) (17.405) (517.644) (485.193) (465.650)
Administrasi Administration
Jumlah Beban Total Other
(1.145.759) (949.342) (905.225) (31.701) (37.047) (36.288) (1.177.460) (986.389) (941.513)
operasional lain Operating Expenses
Pendapatan
Non-Operating
(Beban) Non
(11.659) 12.865 (11.071) (375) (383) (2.349) (12.034) (13.248) (13.420) Income (Expenses)
Operasional –
– Net
Bersih
Laba sebelum
640.474 699.833 795.300 102.404 78.691 72.186 742.878 778.524 867.486 Profit before Tax
Beban Pajak
Beban Pajak (171.774) (120.864) (200.581) - - - (171.774) (120.864) (200.581) Tax Expense
Laba setelah pajak 468.700 578.969 594.719 102.404 78.691 72.186 571.104 657.660 666.905 Profit after Tax
256 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 257
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
ANALISIS KINERJA KEUANGAN
Financial Performance Analysis
Analisis Posisi Keuangan Financial Position Analysis
Di tengah dinamika perekonomian global yang masih Amid global economic dynamics still overshadowed by
dibayangi ketidakpastian geopolitik, volatilitas pasar geopolitical uncertainty, financial market volatility, and tight
keuangan, serta kebijakan suku bunga yang ketat, interest rate policies, Indonesia’s economy in 2025 continued
perekonomian nasional tahun 2025 tetap menunjukkan to demonstrate resilience with sustained growth and relatively
resiliensi dengan pertumbuhan yang terjaga dan stabilitas stable macroeconomic conditions. This condition serves as a
makroekonomi yang relatif kondusif. Kondisi ini menjadi strong foundation for the banking industry, including Bank
landasan penting bagi kinerja industri perbankan, termasuk Sulselbar, in maintaining its intermediation function and
Bank Sulselbar, dalam menjaga fungsi intermediasi dan financial stability.
stabilitas keuangan.
Dalam konteks tersebut, analisa posisi keuangan Bank In this context, the analysis of Bank Sulselbar’s financial position
Sulselbar menjadi relevan untuk menilai kekuatan struktur becomes relevant to assess the strength of its asset structure,
aset, kualitas liabilitas, serta kecukupan permodalan liability quality, and capital adequacy in responding to external
dalam merespons tantangan eksternal dan memanfaatkan challenges and capturing growth opportunities. This evaluation
peluang pertumbuhan. Evaluasi ini memberikan gambaran provides a comprehensive overview of the Bank’s resilience, the
komprehensif mengenai daya tahan Bank, efektivitas effectiveness of its risk management strategies, and its capacity
strategi pengelolaan risiko, serta kapasitas ekspansi usaha for sustainable business expansion.
secara berkelanjutan.
26.656.231
26.590.788
33.264.823
32.509.221
25.286.157
5.281.082
30.799.458
5.127.785
4.802.834
1.327.530
790.647
710.466
Aset Liabilitas Dana Syirkah Ekuitas
Posisi Keuangan Tahun 2025 - 2023
Financial Position 2025 - 2023
Aset Assets
Total aset Bank Sulselbar pada tahun 2025 tercatat sebesar Bank Sulselbar’s total assets in 2025 were recorded at IDR
Rp33.264.823 juta, meningkat 2,32% dibandingkan 33,264,823 million, an increase of 2.32% compared to IDR
Rp32.509.221 juta pada tahun 2024. Pertumbuhan ini 32,509,221 million in 2024. This growth was driven by
didorong oleh ekspansi kredit dan pembiayaan yang selective credit and financing expansion and strengthening
tetap selektif serta penguatan dana pihak ketiga. Secara third-party funds. In terms of medium-term trends, the Bank’s
tren jangka menengah, aset Bank menunjukkan CAGR assets showed a CAGR of 4.60% during the 2021–2025 period,
BANK SULSELBAR 257
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 258
sebesar 4,60% selama periode 2021–2025, mencerminkan reflecting consistent and sustainable growth. This performance
pertumbuhan yang konsisten dan berkelanjutan. Kinerja demonstrates the Bank’s ability to maintain healthy expansion
ini menunjukkan kemampuan Bank menjaga ekspansi yang amidst national and global economic dynamics.
sehat di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.
YOY CAGR
2025-2024 2021-2025
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 (%) (%) Description
Total Aset 33.264.823 32.509.221 30.799.458 29.653.314 27.784.972 2,32% 4,60% Total Assets
30
27.784.972
27.784.972
30.799.458
29.653.314
25
27.784.972
20
15
10
0
2021 2022 2023 2024 2025
Total Aset Total Assets
Aset Lancar Current Assets
Total Aset Lancar Bank Sulselbar pada tahun 2025 Total current assets in 2025 amounted to IDR 32,363,919
tercatat sebesar Rp32.363.919 juta, meningkat 2,02% million, increasing by 2.02% or IDR 640,123 million compared
atau Rp640.123 juta dibandingkan Rp31.723.796 juta to 2024. The increase was mainly driven by repo securities which
pada tahun 2024. Kenaikan ini terutama didorong oleh rose significantly by IDR 1,341,565 million (339.11%) and Sharia
peningkatan Surat Berharga yang Dibeli dengan Janji financing which increased by IDR 416,673 million (28.03%). On
Dijual Kembali sebesar Rp1.341.565 juta (339,11%) serta the other hand, placements with Bank Indonesia and other banks
pembiayaan syariah yang tumbuh Rp416.673 juta (28,03%). decreased by IDR 103,493 million (25.37%), cash declined
Di sisi lain, terjadi penurunan pada penempatan pada Bank by IDR 79,398 million (12.01%), and loans decreased by IDR
Indonesia dan bank lain sebesar Rp103.493 juta (25,37%), 355,727 million (1.66%). This composition reflects adaptive and
kas turun Rp79.398 juta (12,01%), serta kredit yang well-measured liquidity management.
diberikan terkoreksi Rp355.727 juta (1,66%). Komposisi
ini mencerminkan pengelolaan likuiditas yang adaptif dan
terukur.
Tabel Aset Lancar Tahun 2025 - 2021 (Rp Juta)
Table of Current Asset Year 2025-2021(Rp Million)
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Kas 581.888 661.286 606.632 605.067 567.740 (79398) (12,01%) Cash
Giro Pada Bank Demand Deposit with
1.119.831 1.042.240 1.328.366 1.907.523 919.629 77591 7,44%
Indonesia Bank Indonesia
258 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 259
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Tabel Aset Lancar Tahun 2025 - 2021 (Rp Juta)
Table of Current Asset Year 2025-2021(Rp Million)
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Demand Deposits with
Giro pada Bank Lain 37.056 15.311 98.116 81.233 54.985 21745 142,02%
Other Banks
Placements with Bank
Penempatan pada Bank
304.456 407.949 941.507 1.499.290 1.457.375 (103493) (25,37%) Indonesia and Other
Indonesia dan Bank Lain
Banks
Surat Berharga 5.553.533 6.165.113 3.372.155 1.834.377 1.519.834 (611580) (9,92%) Securities
Surat Berharga yang Marketable Securities
Dibeli dengan Janji 1.737.182 395.617 1.668.582 1.467.730 1.528.612 1341565 339,11% Purchased Under Resale
Dijual Kembali Agreement
Tagihan Derivativ 176 834 884 0 0 (658) (78,90%) Derivative Receivables
Kredit yang Diberikan 21.053.894 21.409.621 20.581.605 20.140.847 19.758.486 (355727) (1,66%) Loan
Pembiayaan syariah 1.903.244 1.486.571 1.388.278 1.287.288 1.239.493 416673 28,03% Sharia financing
Tagihan Akseptasi 12.546 73.756 93.895 90.038 23.651 (61210) (82,99%) Acceptance Receivables
Penyertaan 25.107 25.107 103 98 82 0 0,00% Investment
Pajak Dibayar Di Muka 35.006 40.393 79.494 77.100 63.128 (5387) (13,34%) Advance Taxes
Total Aset Lancar 32.363.919 31.723.796 30.159.622 28.990.599 27.133.015 640123 2,02% Total Current Assets
Kas Cash
Kas dan setara kas pada tahun 2025 tercatat sebesar Cash and cash equivalents in 2025 amounted to IDR 581,889
Rp581.889 juta, menurun 5,89% atau Rp36.409 juta million, decreasing by 5.89% or IDR 36,409 million compared
dibandingkan Rp618.298 juta pada tahun 2024. Penurunan to IDR 618,298 million in 2024. The decline was primarily
terutama berasal dari kas Rupiah yang turun Rp78.734 juta attributable to a decrease in Rupiah cash of IDR 78,734 million
(11,93%) menjadi Rp581.351 juta, serta kas dalam mata (11.93%) to IDR 581,351 million, as well as a reduction in foreign
uang asing yang terkoreksi Rp663 juta (55,20%) menjadi currency cash of IDR 663 million (55.20%) to IDR 538 million.
Rp538 juta. Penyesuaian ini mencerminkan optimalisasi This adjustment reflects the Bank’s optimization of liquidity
pengelolaan likuiditas dan penempatan dana yang lebih management and the allocation of funds into more productive
produktif tanpa mengganggu kecukupan kas operasional. assets, without compromising the adequacy of operational cash
levels.
Tabel Kas Tahun 2021-2025 (Rp Juta)
Table of Cash Year 2025-2021 (Rp Million)
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Kas Rupiah 581.351 660.085 605.720 604.858 567.656 (78734) (11,93%) Rupiah Cash
Mata Uang Asing 538 1.201 912 209 84 (663) (55,20%) Foreign currency
Jumlah Kas 581.889 618.298 606.632 605.067 567.740 (36409) (5,89%) Total Cash
Giro Pada Bank Indonesia Demand Deposits With Bank Indonesia
Total Giro pada Bank Indonesia tahun 2025 tercatat sebesar Total Demand Deposits with Bank Indonesia in 2025 amounted
Rp1.119.831 juta, meningkat 7,44% atau Rp77.591 juta to IDR 1,119,831 million, increasing by 7.44% or IDR 77,591
dibandingkan Rp1.042.240 juta pada tahun 2024. Kenaikan million compared to IDR 1,042,240 million in 2024. The increase
terutama berasal dari Giro Rupiah yang tumbuh Rp75.745 was mainly driven by Rupiah Demand Deposits, which grew by
juta (7,32%) menjadi Rp1.109.826 juta, serta Giro dalam IDR 75,745 million (7.32%) to IDR 1,109,826 million, as well
mata uang asing yang meningkat Rp1.846 juta (22,63%) as foreign currency Demand Deposits, which increased by IDR
BANK SULSELBAR 259
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 260
menjadi Rp10.005 juta. Peningkatan ini mencerminkan 1,846 million (22.63%) to IDR 10,005 million. This increase
penguatan cadangan likuiditas dan pemenuhan kewajiban reflects the strengthening of liquidity reserves and prudent
giro wajib minimum secara prudent di tengah dinamika compliance with statutory reserve requirements amid dynamic
kondisi likuiditas pasar. market liquidity conditions.
Tabel Giro pada Bank Indonesia Tahun 2025 -20251(Rp Juta)
Table of Demand Deposit at Bank Indonesia Year 2025-2021
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Rupiah 1.109.826 1.034.081 1.324.306 1.903.626 919.329 75.745 7,32% Rupiah Cash
Mata Uang Asing 10.005 8.159 4.060 3.898 300 1.846 22,63% Foreign currency
Jumlah 1.119.831 1.042.240 1.328.366 1.907.524 919.629 77.591 7,44% Total
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib Minimum The Bank is required to maintain **Statutory Reserves (GWM)**
(GWM) dalam mata uang Rupiah dalam kegiatannya sebagai in Rupiah for its operations as a commercial bank, as well as
bank umum, serta GWM dalam mata uang asing dalam Statutory Reserves in foreign currency for its foreign exchange
kegiatannya melakukan transaksi mata uang asing. GWM activities. These reserves are maintained in the form of Demand
disimpan dalam bentuk giro pada Bank Indonesia. Deposits with Bank Indonesia.
Rasio GWM pada tanggal 31 Desember 2025 dihitung The GWM ratio as of December 31, 2025 was calculated based
berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.20/3/ on Bank Indonesia Regulation (PBI) No. 20/3/PBI/2018, as
PBI/2018 sebagaimana diubah terakhir dengan PBI No.24/4/ last amended by PBI No. 24/4/PBI/2022 dated February 25,
PBI/2022 tanggal 25 Februari 2022 dengan Peraturan 2022, and further governed by the latest Board of Governors
Anggota Dewan Gubernur (PADG) terakhir yaitu PADG Regulation (PADG) No. 31 of 2025 dated December 23, 2025
No.31 tahun 2025 tanggal 23 Desember 2025 tentang Giro concerning Statutory Reserves in Rupiah and Foreign Currency
Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing, Bagi Bank for Conventional Commercial Banks, Sharia Commercial Banks,
Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha and Sharia Business Units.
Syariah.
Rasio GWM pada tanggal 31 Desember 2024 dihitung The GWM ratio as of December 31, 2024 was calculated
berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.20/3/ based on the same regulation, with the latest implementing
PBI/2018 sebagaimana diubah terakhir dengan PBI No.24/4/ rule being PADG No. 12 of 2023 dated September 27, 2023
PBI/2022 tanggal 25 Februari 2022 dengan Peraturan concerning Statutory Reserves in Rupiah and Foreign Currency
Anggota Dewan Gubernur (PADG) terakhir yaitu PADG for Conventional Commercial Banks, Sharia Commercial Banks,
No.12 tahun 2023 tanggal 27 September 2023 tentang Giro and Sharia Business Units.
Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing, Bagi Bank
Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha
Syariah.
Rasio PLM pada tanggal 31 Desember 2025 dihitung The Macroprudential Liquidity Buffer (PLM) ratio as of December
berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.20/4/ 31, 2025 was calculated based on Bank Indonesia Regulation
PBI/2018 sebagaimana diubah terakhir dengan PBI (PBI) No. 20/4/PBI/2018, as last amended by PBI No. 24/16/
No.24/16/PBI/2022 tanggal 31 Oktober 2022 dan PBI/2022 dated October 31, 2022, and further governed by
Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) terakhir yaitu the latest Board of Governors Regulation (PADG) No. 23 of
PADG No.23 tahun 2025 tanggal 20 Oktober 2025 tentang 2025 dated October 20, 2025 concerning the Macroprudential
Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Intermediation Ratio and Macroprudential Liquidity Buffer for
Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Conventional Commercial Banks, Sharia Commercial Banks, and
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Sharia Business Units.
260 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 261
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Rasio PLM pada tanggal 31 Desember 2024 dihitung The PLM ratio as of December 31, 2024 was calculated based
berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.20/4/ on the same regulation, with the latest implementing rule being
PBI/2018 sebagaimana diubah terakhir dengan PBI PADG No. 18 of 2023 dated November 29, 2023 concerning
No.24/16/PBI/2022 tanggal 31 Oktober 2022 dan the Macroprudential Intermediation Ratio and Macroprudential
Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) terakhir Liquidity Buffer for Conventional Commercial Banks, Sharia
yaitu PADG No.18 tahun 2023 tanggal 29 November 2023 Commercial Banks, and Sharia Business Units.
tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga
Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional,
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Rasio GWM dan PLM Bank pada 31 Desember 2025 dan The Bank’s GWM and PLM ratios as of December 31, 2025 and
2024 adalah sebagai berikut: 2024 are presented as follows:
Tabel Rasio Giro Wajib Minimum (GWM) Tahun 2025 - 2021
Table of Statutory Reserves Year 2025-2021
Ketentuan
Giro Wajib Minimum 2025 2024 2023 2022 2021 Bi Statutory Reserves
Konvensional Conventional
GWM Utama Rupiah 4,63% 5,34% 6,89% 8,95% 3,01% 9,00% Statutory Reserves for Rupiah
Penyangga Likuiditas Macroprudential Liquidity
25,57% 26,885 23,43% 14,17% 13,39% 5,00%
Makroprudensial Buffer
Foreign Exchange Statutory
GWM Valuta Asing 7,69% 4,81% 4,16% 4,07% 10,18% 4,00%
Reserve
Syariah Sharia
GWM Utama Rupiah 6,72% 5,68% 5,44% 7,32% 3,00% 7,50% Statutory Reserves for Rupiah
Giro Pada Bank Lain Demand Deposits With Other Banks
Giro pada Bank Lain tahun 2025 tercatat sebesar Rp37.056 Demand Deposits with other banks in 2025 amounted to IDR
juta, meningkat signifikan 142,01% atau Rp21.744 juta 37,056 million, increasing significantly by 142.01% or IDR
dibandingkan Rp15.312 juta pada tahun 2024. Kenaikan 21,744 million compared to IDR 15,312 million in 2024. The
terutama berasal dari Giro Rupiah yang melonjak Rp8.614 increase was mainly driven by Rupiah Demand Deposits, which
juta (355,95%) menjadi Rp11.034 juta, serta Giro dalam surged by IDR 8,614 million (355.95%) to IDR 11,034 million,
mata uang asing yang naik Rp13.132 juta (101,86%) menjadi as well as foreign currency Demand Deposits, which increased
Rp26.024 juta. Peningkatan ini mencerminkan strategi by IDR 13,132 million (101.86%) to IDR 26,024 million. This
optimalisasi penempatan dana antarbank untuk menjaga increase reflects the Bank’s strategy to optimize interbank
fleksibilitas likuiditas dan mendukung kebutuhan transaksi fund placements to maintain liquidity flexibility and support
operasional secara prudent. operational transaction needs prudently.
Tabel Giro pada Bank Lain Tahun 2021 – 2025 (Rp Juta)
Table of Demand Deposit at Other Bank Year 2025-2021 (Rp Million)
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Rupiah 11.034 2.420 87.506 72.025 50.229 8.614 355,95% Rupiah
Mata Uang Asing 26.024 12.892 10.616 9.213 4.756 13.132 101,86% Foreign currency
Penyisihan Kerugian Provision for Impairment
(2) 0 (5) (5) 0 -2 N/A
Penurunan Nilai Losses
Jumlah 37.056 15.312 98.117 81.233 54.985 21.744 142,01% Total
BANK SULSELBAR 261
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 262
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Placements With Bank Indonesia And Other
Lain Banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain pada tahun Placements with Bank Indonesia and other banks in 2025
2025 tercatat sebesar Rp304.510 juta, menurun 25,36% atau amounted to IDR 304,510 million, decreasing by 25.36% or IDR
Rp103.438 juta dibandingkan Rp407.948 juta pada tahun 103,438 million compared to IDR 407,948 million in 2024.
2024. Penurunan ini mencerminkan optimalisasi strategi This decline reflects the optimization of liquidity management
pengelolaan likuiditas, di mana sebagian dana dialihkan ke strategies, where a portion of funds was reallocated to instruments
instrumen yang memberikan imbal hasil lebih kompetitif offering more competitive returns, such as marketable securities
seperti surat berharga dan pembiayaan produktif. Kebijakan and productive financing. This policy was implemented while
ini dilakukan dengan tetap menjaga kecukupan likuiditas maintaining liquidity adequacy and compliance with regulatory
dan kepatuhan terhadap ketentuan regulator. Secara requirements. Overall, the placement composition reflects
keseluruhan, komposisi penempatan dana menunjukkan adaptive management in balancing liquidity and profitability
langkah manajemen yang adaptif dalam menyeimbangkan prudently.
aspek likuiditas dan profitabilitas secara prudent.
Tabel Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Tahun 2025 – 2021 (Rp Juta)
Table of Demand Deposit at Bank Indonesia Year 2025-2021 (Rp Million)
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia dan 304.510 407.948 941.507 1.499.290 1.457.375 (103.438) (25,36%) Indonesia and Other
Bank Lain Banks
Adapun rinciannya sebagai berikut : The details are as follows:
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Rupiah Rupiah
Deposit Facility 204.510 407.948 171.985 (203.438) (49,87%) Deposit Facility
Interbank Call Money 100.000 0 450.000 100.000 N/A Interbank Call Money
Deposito Berjangka 0 0 320.000 0 N/A Time Deposit
Deposit on Call 0 0 0 0 N/A Deposit on Call
Jumlah Rupiah 304.510 407.948 941.985 (103.438) (25,36%) Rupiah Amount
Penyisihan kerugian Provision for impairment
(54) 0 (477) (54) N/A
penurunan nilai losses
jumlah-bersih 304.456 407.948 941.507 (103.492) (25,37%) net amount
Surat Berharga Marketable Securities
Saldo Surat Berharga pada tahun 2025 tercatat sebesar The balance of marketable securities in 2025 amounted to
Rp5.469.358 juta, menurun 11,29% atau Rp695.754 juta IDR 5,469,358 million, decreasing by 11.29% or IDR 695,754
dibandingkan Rp6.165.112 juta pada tahun 2024. Penurunan million compared to IDR 6,165,112 million in 2024. This decline
ini merupakan bagian dari strategi rebalancing portofolio reflects an investment portfolio rebalancing strategy, where
investasi, di mana sebagian dana dialihkan untuk mendukung part of the funds was redirected to support financing expansion
ekspansi pembiayaan dan optimalisasi likuiditas. Kebijakan and liquidity optimization. This policy was implemented while
tersebut tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian serta maintaining prudential principles and market risk management,
manajemen risiko pasar, sehingga komposisi surat berharga ensuring that securities continue to function as a liquidity buffer
tetap berperan sebagai instrumen penyangga likuiditas dan and a source of stable income.
stabilitas pendapatan Bank.
262 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 263
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Tabel Efek-Efek Tahun 2025 – 2021 (Rp Juta)
Table of Marketable Securities Year 2025-2021 (Rp Million)
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Surat Berharga 5.469.358 6.165.112 3.372.155 1.834.378 1.519.834 (695.754) (11,29%) Marketable Securities
Dengan rincian sebagai berikut: The details are as follows:
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Biaya Perolehan diamortisasi Amortized Acquisition Cost
Sekuritas Rupiah Bank Bank Indonesia Rupiah
3.302.289 4.335.909 1.864.000 (1.033.620) (23,84%)
Indonesia Securities
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
1.401.000 915.000 534.000 486.000 53,11%
Mudharabah antar Bank Investment Certificates
Obligasi Pemerintah 475.266 475.266 475.266 0 0,00% Government Bonds
Sukuk Bank Indonesia 301.880 572.707 290.465 (270.827) (47,29%) Bank Indonesia Sukuk
Surat Berharga Syariah
- 2.000 282.000 (2.000) (100,00%) State Sharia Securities
Negara
Sertifikat Deposito 20.000 0 10.000 20.000 N/A Deposit Certificates
Medium Term Notes 10.000 10.000 10.000 0 0,00% Medium Term Notes
Obligasi Korporasi 10.500 0 0 10.500 N/A Mutual Funds
Premium (diskonto) yang Unamortized Premium
(51.577) (174.734) (83.575) 123.157 (70,48%)
belum diamortisasi (discount)
Jumlah surat berharga 5.469.358 6.136.148 3.382.155 (666.790) (10,87%) Total of state securities
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVOCI) Fair value through other comprehensive income (FVOCI)
Obligasi Pemerintah 90.000 40.000 0 50.000 125,00% Government Bonds
Premi (diskonto) yang Unamortised premium
263 (385) 0 648 (168,31%)
belum diamortisas (discount)
Laba (rugi) yang belum
3.914 (650) 0 4.564 (702,15%) Unrealised gain (loss)
direalisasi
Jumlah 5.563.535 6.175.113 3.382.155 (611.578) (9,90%) Total
Penyisihan kerugian Allowance for impairment
(10.001) (10.000) (10.000) (1) 0,01%
penurunan nilai losses
Jumlah - bersih 5.553.534 6.165.113 3.372.155 (611.579) (9,92%) Total - net
Surat Berharga yang Dibeli dengan Janji Securities Purchased Under Resale Agreements
Dijual Kembali (Repo)
Saldo Surat Berharga yang Dibeli dengan Janji Dijual The balance of securities purchased under resale agreements
Kembali pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp1.737.182 in 2025 amounted to IDR 1,737,182 million, increasing
juta, meningkat signifikan 339,11% atau Rp1.341.565 juta significantly by 339.11% or IDR 1,341,565 million compared
dibandingkan Rp395.617 juta pada tahun 2024. Lonjakan ini to IDR 395,617 million in 2024. This surge reflects the Bank’s
mencerminkan strategi optimalisasi instrumen pasar uang strategy to optimize short-term money market instruments to
jangka pendek untuk memperkuat fleksibilitas likuiditas enhance liquidity flexibility while generating competitive returns.
sekaligus memperoleh imbal hasil kompetitif. Peningkatan The increase in repo transactions was conducted in a measured
transaksi repo tersebut dilakukan secara terukur dengan manner, taking into account risk management and the Bank’s
tetap memperhatikan manajemen risiko dan kebutuhan short-term funding needs prudently.
pendanaan jangka pendek Bank secara prudent.
BANK SULSELBAR 263
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 264
Tabel Surat Berharga yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali Tahun 2025-2021 (Rp Juta)
Table of Marketable Securities Purchased Under Resale Agreement Year 2025-2021 (Rp Million)
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Surat Berharga yang Marketable Securities
Dibeli dengan Janji 1.737.182 395.617 1.668.582 1.467.730 1.528.612 1.341.565 339,11% Purchased Under
Dijual Kembali Resale Agreement
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, semua As of December 31, 2025 and 2024, all securities purchased
surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali under resale agreements were classified as current, and no
diklasifikasikan lancar, serta surat berharga yang dibeli impairment losses were identified. Accordingly, management
dengan janji dijual kembali tidak mengalami kerugian believes that no allowance for impairment losses is required.
penurunan nilai. Oleh karena itu manajemen berkeyakinan
bahwa tidak ada penyisihan kerugian penurunan nilai yang
perlu diakui.
Kredit dan Pembiayaan yang Diberikan Loans And Financing
Total kredit dan pembiayaan pada tahun 2025 tercatat Total loans and financing in 2025 amounted to IDR 23,545,620
sebesar Rp23.545.620 juta, meningkat 0,44% atau million, increasing by 0.44% or IDR 103,682 million compared
Rp103.682 juta dibandingkan Rp23.441.938 juta pada to IDR 23,441,938 million in 2024. Growth was primarily
tahun 2024. Pertumbuhan terutama didorong oleh driven by Sharia financing, which increased significantly by IDR
pembiayaan syariah yang naik signifikan Rp473.440 juta 473,440 million (31.85%) to IDR 1,960,011 million. Meanwhile,
(31,85%) menjadi Rp1.960.011 juta. Sementara itu, kredit conventional loans grew moderately by IDR 175,988 million
konvensional tumbuh moderat sebesar Rp175.988 juta (0.82%) to IDR 21,585,609 million. On the other hand, allowance
(0,82%) menjadi Rp21.585.609 juta. Di sisi lain, penyisihan for impairment losses increased by IDR 42,735 million (7.83%)
kerugian meningkat Rp42.735 juta (7,83%) sebagai bentuk as part of strengthened provisioning. After provisioning, total net
penguatan pencadangan. Setelah pencadangan, total kredit loans and financing reached IDR 22,957,139 million, growing by
dan pembiayaan bersih mencapai Rp22.957.139 juta, 0.27%, reflecting selective and prudent expansion.
tumbuh 0,27%, mencerminkan ekspansi yang tetap selektif
dan prudent.
Tabel Kredit dan Pembiayaan Tahun 2025 -2021 (Rp Juta)
Table of Conventional Loan & Sharia Financing Year 2025-2021 (Rp Million)
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Kredit Konvensional 21.585.609 21.409.621 20.977.471 20.488.106 20.018.262 175.988 0,82% Conventional Loan
Pembiayaan Syariah 1.960.011 1.486.571 1.425.656 1.315.367 1.249.158 473.440 31,85% Sharia Financing
Jumlah 23.545.620 23.441.938 22.403.127 21.803.473 21.267.420 103.682 0,44% Total
Penyisihan Kerugian (588.481) (545.746) (433.244) (375.338) (269.440) (42.735) 7,83% Loss Allowance
Jumlah 22.957.139 22.896.192 21.969.883 21.428.135 20.997.980 60.947 0,27% Total
Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap Amid resilient national economic growth, supported by household
resilien namun diwarnai kehati-hatian sektor usaha, serta consumption and regional government spending in South
dinamika ekonomi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Sulawesi and West Sulawesi, Bank Sulselbar’s loan disbursement
yang masih ditopang konsumsi rumah tangga dan belanja in 2025 amounted to IDR 21,585,609 million, decreasing by
pemerintah daerah, penyaluran kredit Bank Sulselbar pada 1.47% or IDR 321,198 million compared to IDR 21,906,807
tahun 2025 tercatat Rp21.585.609 juta, menurun 1,47% million in 2024. Investment loans grew by IDR 58,046 million
264 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 265
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
atau Rp321.198 juta dibandingkan Rp21.906.807 juta pada (2.40%), and mortgage loans increased by IDR 62,090 million
2024. Kredit Investasi tumbuh Rp58.046 juta (2,40%) dan (7.50%), in line with stable demand from the housing sector
KPR naik Rp62.090 juta (7,50%), sejalan dengan stabilnya and priority regional projects. Conversely, working capital loans
permintaan sektor perumahan dan proyek prioritas daerah. declined by IDR 267,025 million (14.40%), and other general
Sebaliknya, Kredit Modal Kerja turun Rp267.025 juta loans decreased by IDR 174,309 million (1.04%) due to a more
(14,40%) dan Kredit Umum Lainnya terkoreksi Rp174.309 selective business environment. After provisioning, net loans
juta (1,04%) sebagai dampak sikap selektif dunia usaha. amounted to IDR 21,053,894 million, decreasing by 1.66%,
Setelah pencadangan, kredit bersih tercatat Rp21.053.894 reflecting a more prudent, quality-oriented expansion strategy.
juta, turun 1,66%, mencerminkan strategi ekspansi yang
lebih prudent dan berorientasi kualitas.
Tabel Kredit yang Diberikan Berdasarkan Jenis Kredit 2025 -2021 (Rp Juta)
Table of Lending by Loan TypeYear 2025-2021 (Rp Million)
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Investasi 2.477.401 2.419.355 2.015.275 2.284.202 2.377.303 58.046 2,40% Investment
Modal Kerja 1.587.527 1.854.552 1.930.900 1.935.118 1.937.240 (267.025) (14,40%) Working Capital
Perumahan Rakyat 889.528 827.438 757.843 665.565 565.167 62.090 7,50% Public Housing
Umum Lainnya 16.631.153 16.805.462 16.031.913 15.603.221 15.138.552 (174.309) (1,04%) Other General
Jumlah 21.585.609 21.906.807 20.957.558 20.488.106 20.018.262 (321.198) (1,47%) Total
Penyisihan Kerugian (531.715) (497.186) -395.866 347.259 259.776 (34.529) 6,94% Loss Allowance
Jumlah Bersih 21.053.894 21.409.621 20.581.605 20.140.847 19.758.486 (355.727) (1,66%) Net Total
Pembiayaan Syariah Sharia Financing
Pembiayaan yang diberikan pada tahun 2025 tercatat Sharia financing in 2025 amounted to IDR 1,960,010 million,
sebesar Rp1.960.010 juta, meningkat Rp474.847 juta increasing by IDR 474,847 million or 31.97% compared to IDR
atau 31,97% dibandingkan Rp1.485.163 juta pada tahun 1,485,163 million in 2024. Growth was driven by Rahn financing,
2024. Pertumbuhan signifikan ditopang oleh pembiayaan which increased by IDR 106,686 million (106.88%), other
Rahn yang naik Rp106.686 juta (106,88%), pembiayaan general financing which rose by IDR 247,206 million (66.35%),
Umum Lainnya meningkat Rp247.206 juta (66,35%), serta and housing financing which increased by IDR 85,702 million
Pembiayaan Perumahan Rakyat yang tumbuh Rp85.702 (14.92%). Meanwhile, investment financing declined by IDR
juta (14,92%). Sebaliknya, pembiayaan Investasi menurun 9,642 million (3.67%), and working capital financing decreased
Rp9.642 juta (3,67%) dan Modal Kerja turun Rp3.662 by IDR 3,662 million (1.63%) due to selective policies and risk
juta (1,63%) seiring kebijakan selektif dan penyesuaian profile adjustments. Allowance for impairment losses increased
profil risiko. Penyisihan kerugian meningkat Rp8.206 juta by IDR 8,206 million (16.90%). On a net basis, financing reached
(16,90%). Secara bersih, pembiayaan mencapai Rp1.903.244 IDR 1,903,244 million, increasing by 32.48%, reflecting prudent
juta, naik 32,48%, mencerminkan ekspansi yang tetap expansion focused on productive retail segments.
prudent dan terfokus pada segmen ritel produktif.
Tabel Pembiayaan yang Diberikan Berdasarkan Jenis pembiayaan 2025 – 2021 (Rp Juta)
Table of Financing by Finance Type Year 2025-2021 (Rp Million)
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Investasi 252.930 262.572 164.994 187.426 153.098 (9.642) (3,67%) Investment
Modal Kerja 220.655 224.317 328.577 285.126 317.920 (3.662) (1,63%) Working Capital
Perumahan Rakyat 660.129 574.427 500.695 408.862 341.110 85.702 14,92% Public Housing
BANK SULSELBAR 265
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 266
Tabel Pembiayaan yang Diberikan Berdasarkan Jenis pembiayaan 2025 – 2021 (Rp Juta)
Table of Financing by Finance Type Year 2025-2021 (Rp Million)
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Rahn 206.507 99.821 59.339 48.167 40.870 106.686 106,88% Rahn
Umum Lainnya 619.789 372.583 372.051 385.786 396.159 247.206 66,35% Other General
Jumlah 1.960.010 1.485.163 1.425.656 1.315.367 1.249.157 474.847 31,97% Total
Penyisihan Kerugian (56.766) (48.560) (37.378) (28.079) (9.664) (8.206) 16,90% Loss Allowance
Jumlah Bersih 1.903.244 1.436.603 1.388.278 1.287.288 1.239.493 466.641 32,48% Net Total
Tagihan Akseptasi Acceptance Receivables
Tagihan akseptasi pada tahun 2025 tercatat sebesar Acceptance receivables in 2025 amounted to IDR 12,996
Rp12.996 juta, turun signifikan sebesar Rp63.143 juta million, decreasing significantly by IDR 63,143 million or
atau 82,93% dibandingkan Rp76.139 juta pada tahun 82.93% compared to IDR 76,139 million in 2024. This decline
2024. Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya was in line with reduced Domestic Documentary Credit (SKBDN)
aktivitas transaksi Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri transactions, reflecting a more selective approach aligned with
(SKBDN) yang lebih selektif dan menyesuaikan kebutuhan customer trade financing needs. Meanwhile, allowance for
pembiayaan perdagangan nasabah. Di sisi lain, penyisihan impairment losses decreased by IDR 1,933 million (81.12%)
kerugian penurunan nilai menurun Rp1.933 juta (81,12%) to IDR 450 million. Net acceptance receivables amounted
menjadi Rp450 juta. Secara bersih, tagihan akseptasi to IDR 12,546 million, decreasing by 82.99%, reflecting risk
tercatat Rp12.546 juta, turun 82,99%, mencerminkan mitigation strategies and reduced exposure to acceptance-based
strategi mitigasi risiko dan penurunan eksposur transaksi transactions.
berbasis akseptasi.
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Surat Kredit Berdokumen Domestic Documentary
12.996 76.139 94.340 (63.143) (82,93%)
Dalam Negeri (SKBDN) Credit (SKBDN)
Penyisihan kerugian Allowance for Impairment
(450) (2.383) (4.455) 1.933 (81,12%)
penurunan nilai Losses
Jumlah - bersih (Rp Juta) 12.546 73.756 93.895 (61.210) (82,99%) Net Total (Rp Million)
Penyertaan Saham Investments in Shares
Penyertaan saham pada tahun 2025 tercatat sebesar Investments in shares in 2025 were recorded at IDR 25,107
Rp25.107 juta, relatif stabil dibandingkan tahun 2024. Tidak million, relatively stable compared to 2024. There were no
terdapat penambahan maupun pengurangan penyertaan increases or decreases in investments during the reporting period.
selama periode pelaporan. Komposisi investasi tetap The composition of fixed investments consists of investments in
terdiri dari penyertaan pada PT Ventura dan PT Perseroda. PT Ventura and PT Perseroda. This stability reflects the Bank’s
Stabilitas ini mencerminkan kebijakan Bank yang fokus policy of focusing on optimizing the performance of investee
pada optimalisasi kinerja entitas investee tanpa melakukan entities without expanding new investments.
ekspansi penyertaan baru.
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
PT Ventura 107 107 104 0 0,00% PT Ventura
PT Perseroda 25.000 25.000 0 0 0,00% PT Perseroda
Jumlah (Rp Juta) 25.107 25.107 104 0 0,00% Total (Rp Million)
266 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 267
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Pajak Dibayar Dimuka Prepaid Taxes
Pajak dibayar dimuka pada tahun 2025 tercatat sebesar Prepaid taxes in 2025 amounted to IDR 35,007 million,
Rp35.007 juta, menurun Rp5.386 juta atau 13,33% decreasing by IDR 5,386 million or 13.33% compared to IDR
dibandingkan Rp40.393 juta pada tahun 2024. Penurunan 40,393 million in 2024. The decline was primarily due to the
terutama disebabkan tidak adanya lagi SKPKB tahun fiskal absence of SKPKB for fiscal year 2020 and tax overpayment for
2020 dan lebih bayar tahun fiskal 2023, meskipun terdapat fiscal year 2023, despite the recognition of VAT Tax Collection
pengakuan STP PPN dan SKPKB tahun 2023 serta lebih Letters (STP PPN) and SKPKB for fiscal year 2023, as well as
bayar PPh 2025. corporate income tax (PPh) overpayment for fiscal year 2025.
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
SKPKB tahun fiskal 2020 - 9.462 47.253 (9.462) (100,00%) SKPKB for fiscal year 2020
Lebih bayar tahun fiskal Tax Overpayment for Fiscal
- 30.931 1.309 (30.931) (100,00%)
2023 Year 2023
STP PPN tahun Fiskal STP PPM for Fiscal Year
28.659 0 0 28.659 N/A
2023 2023
SKPKB tahun fiskal 2023 1.649 0 0 1.649 N/A SKPKB for fiscal year 2023
Lebih bayar PPh tahun Tax Overpayment for Fiscal
4.699 0 30.931 4.699 N/A
fiskal 2025 Year 2025
Jumlah (Rp Juta) 35.007 40.393 79.494 (5.386) (13,33%) Total (Rp Million)
Aset Tidak Lancar Non-Current Assets
Total Aset Tidak Lancar pada tahun 2025 tercatat sebesar Total non-current assets in 2025 amounted to IDR 900,901
Rp900.901 juta, meningkat Rp115.483 juta atau 14,70% million, increasing by IDR 115,483 million or 14.70% compared
dibandingkan Rp785.418 juta pada tahun 2024. to IDR 785,418 million in 2024.
Kenaikan terutama berasal dari Aset Tetap dan Aset Hak Guna The increase was mainly driven by fixed assets and right-of-
yang tumbuh Rp87.516 juta (17,38%) menjadi Rp590.932 use assets, which grew by IDR 87,516 million (17.38%) to IDR
juta, serta Aset Lain-lain yang meningkat Rp41.946 juta 590,932 million, as well as other assets, which increased by
(19,38%). Sebaliknya, Aset Tak Berwujud menurun Rp2.798 IDR 41,946 million (19.38%). Conversely, intangible assets
juta (31,05%) dan Aset Pajak Tangguhan turun Rp11.181 declined by IDR 2,798 million (31.05%), and deferred tax assets
juta (19,76%). Secara keseluruhan, peningkatan aset tidak decreased by IDR 11,181 million (19.76%). Overall, the increase
lancar mencerminkan penguatan infrastruktur operasional in non-current assets reflects the strengthening of operational
dan investasi jangka panjang Bank. infrastructure and the Bank’s long-term investment strategy.
Tabel Aset Tidak Lancar 2025 – 2021 (Rp Juta)
Table of Non Current Asset Year 2025-2021 (Rp Million)
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Aset Tetap dan Aset Fixed Assets and Right
590.932 503.416 475.775 460.767 454.752 87.516 17,38%
Hak Guna of Use Assets
Aset tak berwujud 6.212 9.010 11.759 13.080 5.502 (2.798) (31,05%)
Aset Pajak Tangguhan 45.401 56.582 0 26.550 28.918 (11.181) (19,76%) Deferred Tax Assets
Aset Lain-lain 258.356 216.410 152.301 162.324 162.785 41.946 19,38% Other Assets
Total Aset Tidak Total Non-Current
900.901 785.418 639.835 662.721 651.957 115.483 14,70%
Lancar Assets
BANK SULSELBAR 267
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 268
Aset Tetap dan Aset Hak Guna fixed assets and right-of-use assets
Nilai buku Aset Tetap dan Aset Hak Guna Bank Sulselbar pada The carrying value of fixed assets and right-of-use assets in
tahun 2025 tercatat sebesar Rp590.932 juta, meningkat 2025 amounted to IDR 590,932 million, increasing by IDR
Rp87.516 juta atau 17,38% dibandingkan Rp503.416 juta 87,516 million or 17.38% compared to 2024. This increase
pada tahun 2024. Peningkatan ini terutama didorong oleh was primarily driven by additions to fixed assets of IDR 71,462
penambahan aset tetap sebesar Rp71.462 juta dan aset million and right-of-use assets of IDR 93,400 million to support
hak guna Rp93.400 juta yang digunakan untuk mendukung operational expansion. The largest investments were in office
ekspansi operasional. Investasi terbesar terdapat pada furniture (IDR 30,921 million) and construction in progress
perabot kantor yang bertambah Rp30.921 juta serta aset (IDR 30,642 million), reflecting infrastructure development.
dalam konstruksi Rp30.642 juta yang mencerminkan Meanwhile, accumulated depreciation increased by IDR 77,330
pengembangan infrastruktur layanan. Di sisi lain, akumulasi million in line with asset growth. Overall, this growth reflects the
penyusutan meningkat Rp77.330 juta seiring bertambahnya Bank’s commitment to strengthening operational capacity and
aset produktif. Secara keseluruhan, pertumbuhan ini service quality.
menunjukkan komitmen Bank dalam memperkuat kapasitas
operasional dan kualitas layanan kepada nasabah.
Uraian Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir Description
Harga perolehan (Rp Juta) Acquisition Cost (Rp Million)
Tanah 327.163 0 0 1.091 328.254 Land
Bangunan kantor 190.976 6.305 0 9.169 206.450 Office Building
Bangunan rumah dinas 12.924 224 0 0 13.148 Official Residence Building
Kendaraan 1.106 3.119 0 0 4.225 Vehicles
Perabot kantor 156.276 30.921 91 2.051 189.157 Office Furniture
Perabot rumah dinas 1.893 252 0 0 2.144 Official Residence Furniture
Aset dalam konstruksi 1.314 30.642 0 (12.311) 19.645 Construction in Progress
Subtotal Aset Tetap 691.652 71.462 91 0 763.022 Total
Aset hak guna 178.529 93.400 3.311 0 268.619 Right-of-Use Assets
Jumlah Harga Perolehan 870.181 164.862 3.402 0 1.031.641 Total
Akumulasi penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan kantor 97.442 10.032 0 0 107.474 Office Buildings
Bangunan rumah dinas 6.426 693 0 0 7.119 Staff Housing Buildings
Kendaraan 1.009 441 0 0 1.450 Vehicles
Perabot kantor 119.875 17.316 76 0 137.115 Office Furniture
Perabot rumah dinas 1.184 337 0 0 1.521 Staff Housing Furniture
Subtotal Aset Tetap 225.936 28.819 76 0 254.680 Total
Aset hak guna 140.829 48.511 3.311 0 186.029 Right-of-Use Asset
Jumlah Akumulasi
366.765 77.330 3.387 0 440.709 Total
Penyusutan
Nilai buku 503.416 590.932 Fiscal Value
Aset Tidak Berwujud Intangible Assets
Nilai buku aset tidak berwujud Bank Sulselbar pada tahun The carrying value of intangible assets in 2025 amounted to
2025 tercatat sebesar Rp6.212 juta, menurun Rp2.798 juta IDR 6,212 million, decreasing by IDR 2,798 million or 31.05%
atau 31,05% dibandingkan Rp9.010 juta pada tahun 2024. compared to 2024. This decline was mainly due to an increase
Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan in accumulated amortization of IDR 4,862 million (6.21%) to
268 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 269
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
akumulasi amortisasi sebesar Rp4.862 juta (6,21%) menjadi IDR 83,166 million. Meanwhile, the acquisition cost of computer
Rp83.166 juta. Sementara itu, nilai perolehan piranti lunak software increased by IDR 644 million (0.74%) to IDR 87,870
komputer meningkat Rp644 juta (0,74%) menjadi Rp87.870 million, and intangible assets in progress rose significantly by IDR
juta, serta aset tidak berwujud dalam penyelesaian naik 1,422 million (1,634.48%). This reflects the Bank’s continued
Rp1.422 juta (1.634,48%). Kondisi ini mencerminkan investment in IT system development despite accounting
keberlanjutan investasi Bank dalam pengembangan sistem amortization effects.
teknologi informasi meskipun secara akuntansi nilai buku
menurun akibat amortisasi.
YOY 2025 - 2024
Saldo Akhir Saldo Akhir Saldo Akhir
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Harga Perolehan (Rp Juta) Acquisition Cost (Rp Million)
Piranti Lunak Komputer 87.870 87.226 83.095 644 0,74% Computer Software
Aset tak berwujud dalam
1.509 87 713 1.422 1634,48% Intangible Assets in Progress
penyelesaian
Akumulasi amortisasi 83.166 78.304 72.949 4.862 6,21% Accumulated Amortization
Nilai Buku 6.212 9.010 11.759 (2.798) (31,05%) Fiscal Value
Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets
Aset pajak tangguhan pada tahun 2025 tercatat sebesar Deferred tax assets in 2025 amounted to IDR 45,400 million,
Rp45.400 juta, menurun Rp11.182 juta atau 19,76% decreasing by IDR 11,182 million or 19.76% compared to IDR
dibandingkan Rp56.582 juta pada tahun 2024. Penurunan 56,582 million in 2024. The decline was primarily driven by the
ini terutama dipengaruhi oleh pengakuan beban pajak recognition of deferred tax expense in the statement of profit or
tangguhan pada laporan laba rugi sebesar Rp11.131 loss amounting to IDR 11,131 million, as well as adjustments in
juta serta penyesuaian pada penghasilan komprehensif other comprehensive income of IDR 50 million. These changes
lain sebesar Rp50 juta. Perubahan tersebut berasal dari arose from temporary differences, including those related to
perbedaan temporer antara lain terkait liabilitas imbalan employee benefits liabilities, allowance for impairment losses,
kerja, penyisihan kerugian penurunan nilai, serta transaksi and right-of-use asset transactions. This condition reflects
aset hak guna. Kondisi ini mencerminkan normalisasi the normalization of temporary differences in line with the
perbedaan temporer seiring dengan pengakuan beban dan recognition of expenses and the gradual settlement of tax
penyelesaian kewajiban pajak secara bertahap. obligations.
Diakui pada
penghasilan
Diakui pada komprehensif
Keterangan Saldo awal laba rugi lain Saldo akhir Remark
Liabilitas imbalan kerja 19.995 774 953 21.724 Employment benefits liabilities
Jasa produksi 23.629 (3.863) - 19.766 Production services
Penyisihan kerugian penurunan nilai 8.295 (3.582) - 4.712 Allowance for impairment losses
Jasa pengabdian Direksi dan Dedication service of Director and
2.755 (1.069) - 1.685
Komisaris Commissioners
Aset hak guna 1.764 (3.390) - (1.626) Right of use assets
(Keuntungan) kerugian belum
Unrealized (gain) loss on marketable
direalisasi atas efek nilai wajar
142 - (1.004) (861) securities at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif
comprehensive income
lain
Aset (liabilitas) pajak tangguhan 56.582 (11.131) (50) 45.400 Deferred tax assets (liabilities)
BANK SULSELBAR 269
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 270
Aset Lain-Lain Other Assets
Aset lain-lain pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp258.356 Other assets in 2025 amounted to IDR 258,356 million,
juta, meningkat Rp41.946 juta atau 19,38% dibandingkan increasing by IDR 41,946 million or 19.38% compared to 2024.
Rp216.410 juta pada tahun 2024. Peningkatan terutama The increase was mainly driven by prepaid rent and insurance,
didorong oleh kenaikan biaya sewa dan asuransi dibayar which rose by IDR 44,467 million (225.47%), as well as other
dimuka sebesar Rp44.467 juta (225,47%) serta akun accounts, which increased by IDR 3,029 million (308.14%).
lain-lain yang naik Rp3.029 juta (308,14%). Selain itu, Advances increased by IDR 830 million (32.69%), and collateral
uang muka meningkat Rp830 juta (32,69%) dan jaminan increased by IDR 869 million (19.89%). Conversely, receivables
bertambah Rp869 juta (19,89%). Sebaliknya, tagihan from third parties declined by IDR 7,139 million (10.04%), and
kepada pihak ketiga menurun Rp7.139 juta (10,04%) dan inventory of printed materials decreased by IDR 186 million
persediaan barang cetakan turun Rp186 juta (1,92%). Secara (1.92%).Overall, the increase reflects higher operational activities
keseluruhan, kenaikan ini mencerminkan meningkatnya and administrative requirements.
aktivitas operasional dan kebutuhan administrasi Bank.
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Piutang Bunga (Rp Juta) Interest Receivables (Rp Million)
Kredit dan Pembiayaan
93.793 95.284 93.979 (1.491) (1,56%) Islamic Loans and Financing
Syariah
Surat Berharga 14.240 12.695 16.470 1.545 12,17% Marketable Securities
Penempatan pada bank lain 26 0 525 26 N/A Placements with Other Banks
Tagihan kepada pihak ketiga 63.998 71.137 0 (7.139) (10,04%) Receivables from Third Parties
Uang muka dan biaya dibayar dimuka: Prepaid Expenses and Advances:
Uang muka 3.369 2.539 9.167 830 32,69% Advances
Sewa dan asuransi 64.189 19.722 18.039 44.467 225,47% Rent and Insurance
Persediaan barang cetakan 9.492 9.678 8.864 (186) (1,92%) Inventory of Printed Materials
Jaminan 5.237 4.368 3.627 869 19,89% Collateral
Lain-lain 4.012 983 1.626 3.029 308,14% Others
Jumlah 258.356 216.410 152.301 41.946 19,38% Total
Liabilitas Liabilities
Total liabilitas Bank Sulselbar pada tahun 2025 tercatat Total liabilities of Bank Sulselbar in 2025 amounted to IDR
sebesar Rp26.656.230 juta, meningkat Rp65.442 juta atau 26,656,230 million, increasing by IDR 65,442 million or 0.25%
0,25% dibandingkan Rp26.590.788 juta pada tahun 2024. compared to IDR 26,590,788 million in 2024. The increase
Kenaikan terutama berasal dari pertumbuhan simpanan was primarily driven by growth in third-party customer deposits
nasabah pihak ketiga sebesar Rp1.696.551 juta (8,97%) amounting to IDR 1,696,551 million (8.97%), as well as an
serta peningkatan pinjaman yang diterima Rp243.964 juta increase in borrowings of IDR 243,964 million (9.26%). Deposits
(9,26%). Simpanan nasabah pihak berelasi juga meningkat from related parties also increased by IDR 127,293 million
Rp127.293 juta (277,90%). Sebaliknya, simpanan dari bank (277.90%). Conversely, deposits from other banks decreased
lain menurun Rp837.596 juta (40,20. Pada liabilitas jangka by IDR 837,596 million (40.20%). In long-term liabilities, the
panjang, peningkatan terutama berasal dari liabilitas sewa increase was mainly driven by lease liabilities, which rose by IDR
yang naik Rp24.954 juta (81,33%) serta imbalan kerja 24,954 million (81.33%), and employee benefits liabilities, which
Rp7.855 juta (8,64%). Secara keseluruhan, struktur liabilitas increased by IDR 7,855 million (8.64%). Overall, the liability
tetap didominasi oleh dana pihak ketiga yang mencerminkan structure remains dominated by third-party funds, reflecting the
stabilitas sumber pendanaan Bank. stability of the Bank’s funding sources.
270 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 271
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Tabel Liabilitas Tahun 2025 - 2022 (Rp Juta)
Table of Liabilities Year 2025-2022 (In Million)
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 +/- % Remark
Liabilitas Jangka Pendek Short-term liabilities
Obligations Due
Liabilitas Segera 449.020 387.166 1.111.673 955.552 61.854 15,98%
Immediately
Simpanan Nasabah
173.099 45.806 10.476 53.577 127.293 277,90% Deposits from Customers
Pihak Berelasi
Third-Party-
Pihak Ketiga 20.606.948 18.910.397 19.417.698 18.615.716 1.696.551 8,97%
Conventional
Simpanan dari Bank Deposits from Other
1.245.935 2.083.531 1.577.970 1.396.034 (837.596) (40,20%)
Lain Banks
Liabilitas Derivatif 455 0 14 25 455 N/A Derivative Liabilities
Liabilitas atas surat Liabilities for Marketable
berharga yang dijual securities sold under
0 641.801 0 0 (641.801) (100,00%)
dengan janji dibeli repurchase agreement
kembali (repo) (repo)
Liabilitas Akseptasi 0 0 0 0 0 0,00% Acceptances Payable
Surat Berharga Yang
1.019.914 1.611.446 2.020.321 2.529.272 (591.532) (36,71%) Securities Issued
Diterbitkan
Pinjaman yang
2.877.389 2.633.425 843.323 390.812 243.964 9,26% Borrowings
Diterima
Utang Pajak 17.818 26.633 24.630 58.019 (8.815) (33,10%) Taxes Payable
Jumlah Liabilitas Total Short-Term
26.390.578 26.340.205 25.006.127 23.999.007 50.373 0,19%
Jangka Pendek Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang Long-Term Liabilities
Imbalan Kerja 98.745 90.890 90.156 84.414 7.855 8,64% Employee Benefits
Liabilitas Sewa 55.638 30.684 50.690 45.819 24.954 81,33% Lease Liability
Liabilitas pajak
0 0 7.514 0 0 0,00% Deferred tax liabilities
tangguhan
Liabilitas Lainnya 111.269 129.009 131.671 132.645 (17.740) (13,75%) Other Liabilities
Jumlah Liabilitas Total of Long-Term
265.652 250.583 280.031 262.878 15.069 6,01%
Jangka Panjang Liabilities
Total Liabilitas 26.656.230 26.590.788 25.286.157 24.261.885 65.442 0,25% Total Liability
Liabilitas Jangka Pendek Short-Term Liabilities
Pada tahun 2025, liabilitas jangka pendek Bank Sulselbar Short-term liabilities in 2025 amounted to IDR 26,390,578
adalah sebesar Rp 26.390.578 juta meningkat sebesar Rp million, increasing by IDR 50,373 million or 0.19% compared to
50.373 juta atau 0,15% jika dibandingkan dengan tahun IDR 26,340,205 million in 2024.
2024 yaitu sebesar Rp 26.340.205 juta.
Liabilitas Segera Obligations Due Immediately
Liabilitas segera pada tahun 2025 tercatat sebesar Obligations due immediately in 2025 amounted to IDR 449,019
Rp449.019 juta, meningkat Rp61.853 juta atau 15,98% million, increasing by IDR 61,853 million or 15.98% compared to
dibandingkan Rp387.166 juta pada tahun 2024. Kenaikan IDR 387,166 million in 2024. The increase was mainly driven by
terutama berasal dari peningkatan transaksi kiriman uang higher remittance transactions of IDR 64,298 million (54.75%),
BANK SULSELBAR 271
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 272
sebesar Rp64.298 juta (54,75%), rekening titipan Rp5.337 custodian accounts of IDR 5,337 million (26.78%), and E-Dapen
juta (26,78%), serta kewajiban aplikasi E-Dapen yang naik application liabilities of IDR 8,677 million (11.76%). In addition,
Rp8.677 juta (11,76%). Selain itu, rekening penampungan clearing accounts increased significantly by IDR 20,277
meningkat Rp20.277 juta (852,33%). Di sisi lain, kewajiban million (852.33%). On the other hand, ATM Bersama liabilities
ATM Bersama menurun Rp22.656 juta (50,86%) dan decreased by IDR 22,656 million (50.86%), and ATM Prima
ATM Prima turun Rp9.570 juta (15,18%). Peningkatan ini liabilities declined by IDR 9,570 million (15.18%). This increase
mencerminkan meningkatnya aktivitas transaksi layanan reflects higher banking service transaction activities and well-
perbankan dan pengelolaan kewajiban jangka pendek yang managed short-term obligations.
tetap terjaga.
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Rekening titipan 25.265 19.928 590.286 5.337 26,78% Custodian Account
Kiriman uang 181.730 117.432 258.594 64.298 54,75% Money Remittance
Aplikasi E-Dapen 82.436 73.759 59.590 8.677 11,76% E-Pension Application
Kewajiban ATM Prima 53.467 63.037 53.756 (9.570) (15,18%) ATM Prima Network Payables
Kewajiban ATM Bersama 21.893 44.549 49.169 (22.656) (50,86%) ATM Bersama Network Payables
Bunga yang masih harus dibayar 33.535 36.037 48.428 (2.502) (6,94%) Accrued Interest Payable
Rekening penampungan 22.656 2.379 41.419 20.277 852,33% Clearing Account
Kewajiban pihak ketiga 26.291 29.483 9.985 (3.192) (10,83%) Third Party Liabilities
Liabilitas karena jatuh tempo - 0 75 0 0,00% Maturing Liabilities
Lain-lain 1.746 562 367 1.184 210,68% Others
Jumlah (Rp Juta) 449.019 387.166 1.111.672 61.853 15,98% Total (Rp Million)
Simpanan Nasabah Customer Deposits
Total simpanan nasabah pada tahun 2025 tercatat sebesar Total customer deposits in 2025 amounted to IDR 20,780,047
Rp20.780.047 juta, meningkat Rp1.823.845 juta atau million, increasing by IDR 1,823,845 million or 9.62% compared
9,62% dibandingkan Rp18.956.202 juta pada tahun 2024. to IDR 18,956,202 million in 2024. Growth was primarily driven
Pertumbuhan terutama berasal dari simpanan pihak ketiga by conventional third-party deposits, which increased by IDR
konvensional yang naik Rp1.519.102 juta (8,14%), didorong 1,519,102 million (8.14%), supported by demand deposits rising
oleh peningkatan giro Rp1.278.933 juta (39,54%) dan by IDR 1,278,933 million (39.54%) and time deposits increasing
deposito berjangka Rp126.824 juta (1,42%). Simpanan pihak by IDR 126,824 million (1.42%). Sharia third-party deposits also
ketiga syariah juga meningkat Rp177.449 juta (72,81%), increased by IDR 177,449 million (72.81%), particularly from
terutama pada tabungan wadiah yang tumbuh Rp193.514 wadiah savings, which grew by IDR 193,514 million (114.12%).
juta (114,12%). Sementara itu, simpanan pihak berelasi Meanwhile, deposits from related parties increased by IDR
meningkat Rp131.034 juta (316,65%). Peningkatan ini 131,034 million (316.65%). This growth reflects strong customer
mencerminkan kepercayaan nasabah yang tetap kuat confidence in Bank Sulselbar.
terhadap Bank Sulselbar.
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Konvensional Conventional
Pihak Berelasi Related Parties
Rupiah Rupiah
Giro 166.420 219 586 166.201 75890,87% Demand Deposits
Tabungan 3.650 35.427 6.087 (31.777) (89,70%) Savings
272 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 273
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Deposito Berjangka 2.180 6.030 2.630 (3.850) (63,85%) Time Deposits
Sub Jumlah 172.250 41.676 9.303 130.574 313,31%
Mata Uang Asing Foreign Currency
Tabungan 64 706 646 (642) (90,93%) Savings
Deposito Berjangka 101 0 526 101 N/A Time Deposits
Sub Jumlah 165 706 1.173 (541) (76,63%)
Jummlah pihak berelasi 172.415 41.381 10.476 131.034 316,65% Total Related Parties
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
Giro 4.513.085 3.234.152 4.299.728 1.278.933 39,54% Demand Deposits
Tabungan 6.345.083 6.356.199 5.862.813 (11.116) (0,17%) Savings
Deposito on Call 5.275 26.400 40.000 (21.125) (80,02%) Deposits on Call
Deposito Berjangka 9.067.441 8.940.617 8.533.765 126.824 1,42% Time Deposits
Sub Jumlah 19.930.884 18.557.368 18.736.306 1.373.516 7,40%
Mata uang asing Foreign Currency
Giro 222 126 56 96 76,19% Demand Deposits
Tabungan 1.671 488 817 1.183 242,42% Savings
Deposito berjangka 252.999 108.692 103.423 144.307 132,77% Time Deposits
Sub Jumlah 254.892 109.306 104.297 145.586 133,19%
Jumlah pihak ketiga 20.185.776 18.666.674 18.840.603 1.519.102 8,14% Total Third Parties
Syariah Sharia
Pihak berelasi Related parties
Tabungan Wadiah 683 4.424 22 (3.741) (84,56%) Wadiah Savings
Pihak Ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Tabungan Wadiah 363.086 169.572 100.427 193.514 114,12% Wadiah Savings
Giro Wadiah 58.085 74.150 476.667 (16.065) (21,67%) Wadiah Giro
Jumlah Pihak ketiga syariah 421.171 243.722 577.094 177.449 72,81% Total Sharia third parties
Jumlah Simpanan Nasabah Total Customer Deposits (Rp
20.780.047 18.956.202 19.428.197 1.823.845 9,62%
(Rp Juta) Million)
Simpanan dari Bank Lain Derivative Liabilities
Simpanan di bank lain pada tahun 2025 tercatat sebesar Derivative liabilities in 2025 amounted to IDR 454 million,
Rp1.245.935 juta, menurun Rp837.596 juta atau 40,20% increasing compared to 2024 when no derivative liabilities
dibandingkan Rp2.083.531 juta pada tahun 2024. Penurunan were recorded. The derivative instruments used consisted
terutama disebabkan berkurangnya penempatan Interbank of swap transactions with a contract value of IDR 217,679
Call Money pada pihak ketiga sebesar Rp761.000 juta million. In 2024, derivative transactions were dominated by
(40,35%) serta penghentian penempatan dalam mata uang derivative receivables of IDR 834 million from swap and forward
asing sebesar Rp113.099 juta (100%). Di sisi lain, giro pada instruments. This change reflects fluctuations in the fair value
bank lain meningkat Rp30.783 juta (39,25%) dan deposito of derivative instruments influenced by market movements,
berjangka bertambah Rp5.000 juta (100%). Penyesuaian ini particularly exchange rates and interest rates. The use of these
BANK SULSELBAR 273
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 274
mencerminkan strategi optimalisasi likuiditas Bank dengan derivative instruments forms part of the Bank’s risk management
mengalihkan sebagian penempatan dana antarbank ke strategy to manage market exposure prudently.
instrumen yang lebih produktif.
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Konvensional Conventional
Pihak Ketiga Third Party
Rupiah Rupiah
Giro 109.204 78.421 24.876 30.783 39,25% Demand Deposits
Deposito Berjangka 10.000 5.000 18.800 5.000 100,00% Time Deposits
Interbank Call Money 1.125.000 1.886.000 1.455.000 (761.000) (40,35%) Interbank Call Money
Tabungan 872 0 0 872 N/A
Mata Uang Asing Foreign Currency
Interbank Call Money - 113.099 77.195 (113.099) (100,00%) Interbank Call Money
jumlah pihak ketiga 1.245.076 2.082.520 1.575.871 (837.444) (40,21%) Total Third Party Funds
Syariah Sharia
Rupiah Rupiah
Giro Wadiah 859 1.011 2.098 (152) (15,03%) Wadiah Demand Deposit
Liabilitas Derivatif Derivative Liabilities
Liabilitas derivatif pada tahun 2025 tercatat sebesar Derivative liabilities in 2025 amounted to IDR 454 million,
Rp454 juta, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang increasing compared to 2024, when no derivative liabilities were
tidak mencatat liabilitas derivatif. Instrumen derivatif yang recorded. The derivative instruments used consisted of swap
digunakan berupa transaksi swap dengan nilai kontrak transactions with a contract value of IDR 217,679 million. In
Rp217.679 juta. Pada tahun 2024, transaksi derivatif 2024, derivative transactions were still dominated by derivative
masih didominasi posisi tagihan derivatif sebesar Rp834 receivables amounting to IDR 834 million from swap and forward
juta dari instrumen swap dan forward. Perubahan posisi instruments. This change reflects fluctuations in the fair value
ini mencerminkan dinamika nilai wajar instrumen derivatif of derivative instruments influenced by market movements,
yang dipengaruhi pergerakan pasar, khususnya nilai tukar particularly exchange rates and interest rates. The use of these
dan suku bunga. Penggunaan instrumen derivatif tersebut derivative instruments forms part of the Bank’s risk management
dilakukan sebagai bagian dari strategi manajemen risiko strategy in managing market exposure prudently.
Bank dalam mengelola eksposur pasar secara prudent.
Tahun 2025
Nilai Wajar
Instrumen Nilai kontrak Tagihan derivatif Liabilitas derivatif Instrument
Swap 217.679 176 454 Swap
Jumlah – bersih 217.679 176 454 Total Net
Tahun 2024
Nilai Wajar
Instrumen Nilai kontrak Tagihan derivatif Liabilitas derivatif Instrument
Swap dan Forward 82.825 834 - Swap
Jumlah – bersih (Rp Juta) 82.825 834 - Total Net (Rp Million)
274 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 275
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Surat Berharga yang Diterbitkan Securities Issued
Surat berharga yang diterbitkan pada tahun 2025 tercatat Securities issued in 2025 amounted to IDR 1,019,914 million,
sebesar Rp1.019.914 juta, menurun Rp591.533 juta atau decreasing by IDR 591,533 million or 36.71% compared to IDR
36,71% dibandingkan Rp1.611.447 juta pada tahun 2024. 1,611,447 million in 2024. The decline was mainly due to the
Penurunan terutama disebabkan pelunasan Obligasi settlement of Sustainable Bonds II Phase II Series B amounting
Berkelanjutan II Tahap II Seri B sebesar Rp392.000 to IDR 392,000 million, as well as a decrease in Interbank
juta serta penurunan Sertifikat Investasi Mudharabah Mudharabah Investment Certificates of IDR 200,000 million
Antarbank sebesar Rp200.000 juta (50,00%). Sementara itu, (50.00%). Meanwhile, Sustainable Bonds III Phase I Series B
Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Seri B tetap stabil sebesar remained stable at IDR 620,000 million. This change reflects a
Rp620.000 juta. Perubahan ini mencerminkan strategi more efficient funding structure management strategy.
pengelolaan struktur pendanaan yang lebih efisien.
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Obligasi berkelanjutan II Sustainable Bonds II Phase I
- - 0 0 0,00%
Tahap I Seri B Series B
Obligasi berkelanjutan II Sustainable Bonds II Phase II
- - 0 0 0,00%
Tahap II Seri A Series A
Obligasi berkelanjutan II Sustainable Bonds II Phase II
- 392.000 392.000 (392.000) (100,00%)
Tahap II Seri B Series B
Obligasi berkelanjutan III Sustainable Bonds III Phase I
- - 630.000 0 0,00%
Tahap I Seri A Series A
Obligasi berkelanjutan III Sustainable Bonds III Phase I
620.000 620.000 620.000 0 0,00%
Tahap I Seri B Series B
Biaya emisi obligasi yang Unamortized Bond Issuance
(553) (1678) 467 (84,45%)
belum diamortisasi (86) Costs
Sub Jumlah 1.011.447 1.640.321 (391.533) (38,71%) Subtotal
619.914
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
200.000 400.000 380.000 (200.000) (50,00%)
Mudharabah antar bank Investment Certificate
Sertifikat Pengelolaan Dana Certificate of Fund Management
Berdasarkan Prinsip Syariah 200.000 200.000 0 0,00% Based on Interbank Sharia
Antarbank Principles
Jumlah (Rp Juta) 1.019.914 1.611.447 2.020.321 (591.533) (36,71%) Total (Rp Million)
Pinjaman yang Diterima Borrowings
Pinjaman yang diterima pada tahun 2025 tercatat sebesar Borrowings in 2025 amounted to IDR 2,877,389 million,
Rp2.877.389 juta, meningkat Rp243.964 juta atau 9,26% increasing by IDR 243,964 million or 9.26% compared to IDR
dibandingkan Rp2.633.425 juta pada tahun 2024. Kenaikan 2,633,425 million in 2024. The increase was influenced by a
ini dipengaruhi oleh saldo awal yang lebih tinggi sebesar higher beginning balance of IDR 2,633,425 million, up by IDR
Rp2.633.425 juta atau naik Rp1.790.103 juta (212,27%) 1,790,103 million (212.27%) compared to the previous year.
dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang tahun 2025, During 2025, loan disbursements amounted to IDR 1,382,922
pencairan pinjaman tercatat Rp1.382.922 juta, menurun million, decreasing by IDR 1,325,544 million (48.94%), while
Rp1.325.544 juta (48,94%), sementara pembayaran loan repayments increased by IDR 220,595 million (24.02%)
pinjaman meningkat Rp220.595 juta (24,02%) menjadi to IDR 1,138,958 million. This condition reflects more selective
Rp1.138.958 juta. Kondisi ini mencerminkan pengelolaan and measured funding management in maintaining the Bank’s
pendanaan yang lebih selektif dan terukur dalam menjaga liquidity structure.
struktur likuiditas Bank.
BANK SULSELBAR 275
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 276
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Saldo Awal 2.633.425 843.322 390.812 1.790.103 212,27% Beginning Balance
Pencairan 1.382.922 2.708.466 800.000 (1.325.544) (48,94%) Disbursement
Pembayaran (1.138.958) (918.363) (347.489) (220.595) 24,02% Payment
Jumlah (Rp Juta) 2.877.389 2.633.425 843.322 243.964 9,26% Total (Rp Million)
Utang Pajak Tax Payables
Utang pajak pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp17.818 Tax payables in 2025 amounted to IDR 17,818 million,
juta, menurun Rp8.814 juta atau 33,10% dibandingkan decreasing by IDR 8,814 million or 33.10% compared to
Rp26.632 juta pada tahun 2024. Penurunan terutama IDR 26,632 million in 2024. The decline was mainly due to
disebabkan berkurangnya kewajiban PPh Pasal 25 sebesar a reduction in Income Tax Article 25 of IDR 10,222 million
Rp10.222 juta (70,50%) dan PPh Pasal 4 ayat 2 sebesar (70.50%) and Income Tax Article 4 paragraph 2 of IDR 1,480
Rp1.480 juta (28,69%). Sebaliknya, PPh Pasal 29 meningkat million (28.69%). Conversely, Income Tax Article 29 increased by
Rp3.235 juta (55,12%) dan PPh Pasal 23 naik Rp221 juta IDR 3,235 million (55.12%) and Income Tax Article 23 increased
(55,25%). Perubahan ini mencerminkan dinamika kewajiban by IDR 221 million (55.25%). This change reflects the dynamics
perpajakan seiring aktivitas operasional Bank. of tax obligations in line with the Bank’s operational activities.
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Income Tax Article 4 Paragraph
PPh Pasal 4 ayat 2 3.679 5.159 5.548 (1.480) (28,69%)
2
PPh pasal 21 - 530 6.382 (530) (100,00%) Income Tax Article 21
PPh pasal 23 621 400 319 221 55,25% Income Tax Article 23
PPh pasal 25 4.277 14.499 11.901 (10.222) (70,50%) Income Tax Article 25
PPh pasal 29 9.104 5.869 0 3.235 55,12% Income Tax Article 29
Pajak Pertambahan Nilai 137 175 476 (38) (21,71%) Value Added Tax (VAT)
Jumlah (Rp Juta) 17.818 26.632 24.629 (8.814) (33,10%) Total (Rp Million)
Liabilitas Jangka Panjang Long-Term Liabilities
Liabilitas jangka panjang pada tahun 2025 tercatat sebesar Long-term liabilities in 2025 amounted to IDR 265,652
Rp265.652 juta, meningkat Rp15.070 juta atau 6,01% million, increasing by IDR 15,070 million or 6.01% compared
dibandingkan Rp250.582 juta pada tahun 2024. Kenaikan to IDR 250,582 million in 2024. The increase mainly reflects
ini terutama mencerminkan penyesuaian kewajiban jangka adjustments in long-term obligations related to lease liabilities
panjang yang berkaitan dengan liabilitas sewa dan imbalan and employee benefits. Overall, the increase remains at a
kerja. Secara keseluruhan, peningkatan tersebut masih controlled level and supports the sustainability of the Bank’s
berada pada tingkat yang terkendali dan mendukung funding structure.
keberlanjutan struktur pendanaan Bank.
Liabilitas Imbalan Kerja Employee Benefits Liabilities
Liabilitas imbal kerja pada tahun 2025 tercatat sebesar Employee benefits liabilities in 2025 amounted to IDR 98,745
Rp98.745 juta, meningkat Rp7.856 juta atau 8,64% million, increasing by IDR 7,856 million or 8.64% compared to
dibandingkan Rp90.889 juta pada tahun 2024. Peningkatan IDR 90,889 million in 2024. The increase was driven by higher
ini dipengaruhi oleh kenaikan beban tahun berjalan sebesar current year expenses amounting to IDR 30,124 million, up by
Rp6.850 juta (29,43%) menjadi Rp30.124 juta serta IDR 6,850 million (29.43%), as well as other comprehensive
276 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 277
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
pendapatan komprehensif lainnya sebesar Rp4.334 juta. income of IDR 4,334 million. Meanwhile, benefit payments
Sementara itu, pembayaran manfaat meningkat Rp8.152 increased by IDR 8,152 million (44.18%). These changes
juta (44,18%). Perubahan ini mencerminkan penyesuaian reflect adjustments in employee benefits obligations in line with
kewajiban imbalan kerja seiring dinamika aktuaria dan actuarial dynamics and the Bank’s employment policies.
kebijakan ketenagakerjaan Bank.
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Saldo Awal 90.890 90.156 84.414 734 0,81% Beginning Balance
Pembayaran Manfaat (26.602) (18.450) (9.689) (8.152) 44,18% Benefit Payments
Beban tahun berjalan 30.124 23.274 15.810 6.850 29,43% Current Year Expense
Pendapatan Komprehensif
4.334 (4.091) (379) 8.425 (205,94%) Other Comprehensive Income
lainnya
Jumlah (Rp Juta) 98.745 90.889 90.156 7.856 8,64% Total (Rp Million)
Liabilitas Sewa Guna Lease Liabilities
Liabilitas sewa guna pada tahun 2025 tercatat sebesar Lease liabilities in 2025 amounted to IDR 55,638 million,
Rp55.638 juta, meningkat Rp24.955 juta atau 81,33% increasing by IDR 24,955 million or 81.33% compared to IDR
dibandingkan Rp30.683 juta pada tahun 2024. Kenaikan 30,683 million in 2024. The increase was mainly driven by
terutama berasal dari liabilitas sewa kendaraan yang lease liabilities for vehicles, which rose by IDR 24,570 million
bertambah Rp24.570 juta (167,44%) serta kategori lainnya (167.44%), as well as other categories increasing by IDR 6,313
Rp6.313 juta (562,15%). Sebaliknya, liabilitas peralatan million (562.15%). Conversely, office equipment lease liabilities
kantor menurun Rp5.989 juta (41,77%). Peningkatan ini declined by IDR 5,989 million (41.77%). This increase reflects
mencerminkan optimalisasi penggunaan aset sewa guna the optimization of leased assets utilization to support the
dalam mendukung operasional Bank. Bank’s operations.
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Bangunan 608 547 872 61 11,15% Buildings
Kendaraan 39.244 14.674 25.439 24.570 167,44% Vehicles
Peralatan Kantor 8.350 14.339 18.980 (5.989) (41,77%) Office Equipment
Lainnya 7.436 1.123 5396 6.313 562,15% Others
Jumlah (Rp Juta) 55.638 30.683 50.690 24.955 81,33% Total (Rp Million)
Liabilitas Pajak Tangguhan Deferred Tax Liabilities
Pada tahun 2025 tidak ada liabilitas pajak tangguhan yang In 2025, there were no deferred tax liabilities recognized.
harus dibayarkan.
Liabilitas Lain-Lain Other Liabilities
Liabilitas lain-lain pada tahun 2025 tercatat sebesar Other liabilities in 2025 amounted to IDR 111,268 million,
Rp111.268 juta, menurun Rp17.741 juta atau 13,75% decreasing by IDR 17,741 million or 13.75% compared to
dibandingkan Rp129.009 juta pada tahun 2024. Penurunan IDR 129,009 million in 2024. The decline was mainly driven
terutama berasal dari berkurangnya kewajiban jasa produksi by a decrease in production service liabilities of IDR 17,559
Rp17.559 juta (16,35%) dan jasa pengabdian Direksi dan million (16.35%) and service fees for the Board of Directors
Komisaris Rp4.862 juta (38,82%). Sebaliknya, kerugian and Commissioners of IDR 4,862 million (38.82%). Conversely,
BANK SULSELBAR 277
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 278
penurunan nilai transaksi rekening administrasi meningkat impairment losses on administrative account transactions
Rp3.294 juta (85,29%). Secara keseluruhan, perubahan ini increased by IDR 3,294 million (85.29%). Overall, these changes
mencerminkan penyesuaian kewajiban operasional Bank reflect continuous adjustments in the Bank’s operational
secara berkelanjutan. obligations.
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Jasa Produksi 89.846 107.405 108.239 (17.559) (16,35%) Production Services
Jasa Pengabdian Direksi dan Board of Directors and
7.661 12.523 10.654 (4.862) (38,82%)
Komisaris Commissioners' Service Fees
Bonus - 0 4.567 0 N/A Bonus
Pendapatan yang
4.468 2.914 4.455 1.554 53,33% Deferred Income
ditangguhkan
Kerugian penurunan nilai Impairment Loss on
atas transaksi rekening 7.156 3.862 1.443 3.294 85,29% Administrative Account
administrasi Transactions
setoran jaminan 1.113 1.199 1.138 (86) (7,17%) Security Deposits
Lain-lain 1.025 1.103 1.170 (78) (7,07%) Others
Jumlah (Rp Juta) 111.268 129.009 131.671 (17.741) (13,75%) Total (Rp Million)
Dana Syirkah Temporer Temporary Syirkah Funds
Dana Syirkah Temporer pada tahun 2025 tercatat sebesar Temporary Syirkah Funds in 2025 amounted to IDR 1,327,530
Rp1.327.530 juta, meningkat Rp536.884 juta atau million, increasing by IDR 536,884 million or 67.90% compared
67,90% dibandingkan Rp790.646 juta pada tahun 2024. to IDR 790,646 million in 2024. Growth was primarily driven by
Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan Mudharabah deposits, which increased by IDR 477,321 million
deposito mudharabah sebesar Rp477.321 juta (103,20%) (103.20%), as well as Mudharabah savings, which rose by IDR
serta tabungan mudharabah Rp35.570 juta (12,11%). 35,570 million (12.11%). In addition, Mudharabah Demand
Selain itu, giro mudharabah juga meningkat Rp23.181 Deposits increased by IDR 23,181 million (67.25%). Meanwhile,
juta (67,25%). Sementara itu, simpanan bank lain berbasis interbank Mudharabah Demand Deposits also increased by IDR
giro mudharabah turut naik Rp811 juta (2.191,89%) 811 million (2,191.89%), although relatively small in nominal
meskipun secara nominal relatif kecil. Peningkatan tersebut terms. This increase reflects growing customer confidence in
mencerminkan meningkatnya kepercayaan nasabah Sharia-based funding products offered by the Bank.
terhadap produk penghimpunan dana berbasis prinsip
syariah yang ditawarkan Bank.
Tabel Dana Syirkah Temporer 2025 - 2021 (Rp Juta)
Table of Temporary Syirkah Fund 2025 - 2021 (Rp Million)
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Simpanan Nasabah Customer Deposit
Mudharabah Demand
Giro Mudharabah 57.653 34.472 25.040 19.908 76.317 23.181 67,25%
Deposit
Tabungan
329.199 293.629 233.098 237.864 194.201 35.570 12,11% Mudharabah Savings
Mudharabah
Deposito
939.829 462.508 452.292 621.366 565.215 477.321 103,20% Mudharabah Deposit
Mudharabah
278 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 279
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Tabel Dana Syirkah Temporer 2025 - 2021 (Rp Juta)
Table of Temporary Syirkah Fund 2025 - 2021 (Rp Million)
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Jumlah 1.326.682 790.609 710.430 879.138 835.733 536.073 67,81% Total
Simpanan Bank Lain Other Bank Deposits
Mudharabah Demand
Giro Mudharabah 848 37 36 624 1.444 811 2191,89%
Deposit
Deposito
0 0 - 2.900 1.000 0 0,00% Mudharabah Deposit
Mudharabah
Jumlah 848 37 36 3.524 2.444 811 2191,89% Total
Jumlah Dana Syirkah Total of Temporary
1.327.530 790.646 710.466 882.662 838.177 536.884 67,90%
Temporer Syirkah Funds
Ekuitas Equity
Ekuitas Bank pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp5.281.062 The Bank’s equity in 2025 stood at Rp5,281,062 million,
juta, meningkat Rp153.277 juta atau 2,99% dibandingkan an increase of Rp153,277 million, or 2.99%, compared with
Rp5.127.785 juta pada tahun 2024. Peningkatan ini terutama Rp5,127,785 million in 2024. This increase was primarily driven
didorong oleh kenaikan saldo laba yang belum ditentukan by a rise in retained earnings of Rp1,540,724 million (234.27%).
penggunaannya sebesar Rp1.540.724 juta (234,27%). Share capital also increased by Rp6,500 million (0.29%) and
Modal saham juga meningkat Rp6.500 juta (0,29%) serta capital contributions by Rp3,827 million (84.80%). Meanwhile,
dana setoran modal Rp3.827 juta (84,80%). Sementara itu, retained earnings decreased by Rp1,397,953 million (71.00%),
saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya menurun in line with the reallocation of profits to support the strengthening
Rp1.397.953 juta (71,00%), seiring dengan realokasi laba of the Bank’s capital structure and operational needs.
untuk mendukung penguatan struktur permodalan dan
kebutuhan operasional Bank.
Tabel Ekuitas 2025 - 2021 (Rp Juta)
Table of Equity 2025 - 2021 (Rp Million)
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Modal Saham 2.219.636 2.213.136 2.187.068 2.162.596 2.137.296 6.500 0,29% Share capital
Dana Setoran
8.340 4.513 19.115 24.485 13.313 3.827 84,80% Capital Deposit Fund
Modal
Pendapatan Other Comprehensive
283.599 283.419 227.451 227.155 248.225 180 0,06%
Komprehensif Lain Income Gain (Loss)
Saldo laba yang
belum ditentukan 2.198.383 657.659 666.905 653.724 651.826 1.540.724 234,27% Unappropriated
penggunaannya
Saldo laba yang
ditentukan 571.104 1.969.057 1.702.295 1.440.805 1.181.054 (1.397.953) (71,00%) Appropriated
penggunaannya
Jumlah Ekuitas 5.281.062 5.127.785 4.802.834 4.508.765 4.231.714 153.277 2,99% Total Equity
BANK SULSELBAR 279
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 280
Modal Saham Share Capital
Modal saham Bank pada tahun 2025 tercatat sebesar The Bank’s share capital in 2025 amounted to IDR 2,219,636
Rp2.219.636 juta, meningkat Rp6.500 juta atau 0,29% million, increasing by IDR 6,500 million or 0.29% compared to
dibandingkan Rp2.213.136 juta pada tahun 2024. IDR 2,213,136 million in 2024. This increase was in line with the
Peningkatan ini sejalan dengan bertambahnya dana growth in capital deposit funds of IDR 3,827 million (84.80%).
setoran modal sebesar Rp3.827 juta (84,80%). Sementara Meanwhile, the authorized capital remained unchanged at IDR
itu, modal dasar tetap sebesar Rp4.000.000 juta. Secara 4,000,000 million. Overall, total share capital components
keseluruhan, total komponen permodalan saham meningkat increased to IDR 2,227,976 million, representing an increase of
menjadi Rp2.227.976 juta atau naik Rp10.327 juta (0,47%) IDR 10,327 million or 0.47% compared to the previous year.
dibandingkan tahun sebelumnya.
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2.025 2024 2023 +/- % Remark
Modal Dasar 4.000.000 4.000.000 4.000.000 0 0,00% Authorized Capital
Modal yang belum disetor (1.780.364) (1.786.864) (1.812.932) 6.500 (0,36%) Unpaid Capital
Modal Disetor 2.219.636 2.213.136 2.187.068 6.500 0,29% Paid-in Capital
Dana Setoran Modal 8.340 4.513 19.115 3.827 84,80% Capital Deposit Fund
Jumlah 2.227.976 2.217.649 2.206.183 10.327 0,47% Total
Tidak terdapat kepemilikan saham oleh Direksi dan There was no share ownership held by members of the Board of
Komisaris pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Directors and Board of Commissioners as of December 31, 2025
and 2024.
Rincian para pemegang saham, jumlah saham dan nilai
masing-masing saham yang telah ditempatkan dan disetor Details of shareholders, number of shares, and the nominal value
oleh para pemegang saham pada tanggal 31 Desember 2025 of shares issued and fully paid as of December 31, 2025 are based
berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang on the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of
Saham Luar Biasa No.13 tanggal 14 Mei 2025 yang dibuat Shareholders No. 13 dated May 14, 2025, drawn up by Rakhmawati
oleh Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., notaris di Makassar Laica Marzuki, S.H., a notary in Makassar, and recorded in the
dan tercatat di administrasi Otoritas Jasa Keuangan Provinsi administrative records of the Financial Services Authority (OJK) of
Sulawesi Selatan NO.S-131/KO.161/2025 tanggal 13 Juni South Sulawesi Province No. S-131/KO.161/2025 dated June 13,
2025. Rincian pemegang saham bisa dilihat di sub bab profil 2025. Further details of shareholders are presented in the profile
dalam laporan tahunan ini. section of this Annual Report.
Dana Setoran Modal Capital Deposit Fund
Dana setoran modal pada tahun 2025 tercatat sebesar Capital deposit funds in 2025 amounted to IDR 8,340 million,
Rp8.340 juta, meningkat Rp3.827 juta atau 84,80% increasing by IDR 3,827 million or 84.80% compared to IDR
dibandingkan Rp4.513 juta pada tahun 2024. Peningkatan 4,513 million in 2024. The increase was primarily driven by
ini terutama dipengaruhi oleh penyetoran modal tahun capital injections during the year amounting to IDR 10,327
berjalan sebesar Rp10.327 juta. Sementara itu, sebagian million. Meanwhile, part of the funds was reclassified into paid-in
dana telah direklasifikasi menjadi modal disetor melalui capital following approval at the General Meeting of Shareholders
pengesahan RUPS sebesar Rp6.500 juta. Kondisi ini (GMS) amounting to IDR 6,500 million. This condition reflects
mencerminkan berlanjutnya komitmen pemegang saham the continued commitment of shareholders to strengthen the
dalam memperkuat struktur permodalan Bank. Bank’s capital structure.
Pada 31 Desember 2025, tambahan modal disetor terdiri dari As of December 31, 2025, additional paid-in capital consisted of
penyetoran modal tahun sebelumnya dan penyetoran modal prior year capital contributions and current year capital injections,
tahun berjalan, masing-masing sebesar Rp2.000.000.000 amounting to IDR 2,000,000,000 and IDR 6,500,000,000,
dan disetor penuh sebesar Rp6.500.000.000. Dari jumlah respectively. These amounts were fully paid and determined
tersebut telah ditetapkan berdasarkan Surat Otoritas Jasa based on the Financial Services Authority Letter No. S-131/
Keuangan No.S-131/KO.161/2025 tanggal 13 Juni 2025. KO.161/2025 dated June 13, 2025. The outstanding additional
Saldo tambahan modal disetor tahun 2025 yang belum paid-in capital for 2025 amounting to IDR 13,020,375 will be
280 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 281
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
disahkan sebesar Rp13.020.375 akan di akumulasikan accumulated with capital deposit funds in the following year.
dengan dana setoran modal tahun berikutnya.
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 +/- % Remark
Saldo awal 4.513 19.115 (14.602) (76,39%) Begoinning balance
Penyetoran modal tahun berjalan 10.327 11.466 (1.139) (9,93%) Paid in capital for the year
Pengesahan oleh RUPS (6.500) (26.068) 19.568 (75,07%) Ratification by GMS
Jumlah (Rp Juta) 8.340 4.513 3.827 84,80% Total (Rp Million)
Pendapatan Komprehensif Other Comprehensive Income
Jumlah Pendapatan komprehensif Bank Sulselbar pada Total comprehensive income of Bank Sulselbar in 2025 amounted
tahun 2025 adalah Rp 283.590 juta, meningkat sebesar to IDR 283,590 million, increasing by IDR 171 million or 0.06%
Rp171 juta atau 0,06%% jika dibandingkan dengan posisi compared to IDR 283,419 million in 2024.
tahun 2024 Rp283.419 juta.
Saldo Laba Retained Earnings
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Minutes of the Annual General Meeting of
Tahunan Bank No.12 tanggal 14 Mei 2025 dengan dihadiri Shareholders No. 12 dated May 14, 2025, attended by notary
notaris Rakhmawati Laica Marzuki, S.H.,menetapkan laba Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., the Bank determined the
tahun 2024: appropriation of 2024 net income as follows:
1. Komposisi untuk dividen sebesar 65,13% atau 1. Dividend distribution of 65.13% amounting to IDR
Rp428.333.867.194 dan cadangan umum sebesar 428,333,867,194 and general reserves of 34.87%
34,87% atau Rp229.325.993.383 dari laba bersih amounting to IDR 229,325,993,383 from net income of IDR
Rp657.659.860.577. 657,659,860,577.
2. Persetujuan penetapan plafon dana Corporate Social 2. Approval of the Corporate Social Responsibility (CSR) budget
Responsibility (CSR) tahun 2024 sebesar 5%. allocation for 2024 amounting to 5%.
Adapun saldo laba pada tahun 2025 tercatat sebesar Total retained earnings in 2025 amounted to IDR 2,769,487
Rp2.769.487 juta, meningkat Rp142.770 juta atau 5,44% million, increasing by IDR 142,770 million or 5.44% compared
dibandingkan Rp2.626.717 juta pada tahun 2024. Kenaikan to IDR 2,626,717 million in 2024. The increase was mainly
ini terutama berasal dari peningkatan saldo laba yang driven by growth in appropriated retained earnings of IDR
telah ditentukan penggunaannya sebesar Rp229.326 juta 229,326 million (11.65%), particularly in general reserves.
(11,65%), khususnya pada cadangan umum. Sementara itu, Meanwhile, current year net income decreased by IDR 86,555
laba bersih tahun berjalan menurun Rp86.555 juta (13,16%), million (13.16%), which moderated the overall growth of
sehingga mempengaruhi pertumbuhan saldo laba secara retained earnings.
keseluruhan.
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Belum ditentukan penggunaannya Unappropriated
Laba bersih tahun berjalan 571.104 657.659 666.905 -86.555 (13,16%) Current Year Net Income
Jumlah 571.104 657.659 666.905 -86.555 (13,16%) Total
Telah ditentukan penggunaannya Appropriated
Cadangan umum 2.188.841 1.959.515 1.692.753 229.326 11,70% General Reserve
Cadangan tujuan 9.542 9.542 9.542 0 0,00% Specific Reserve
Jumlah 2.198.383 1.969.057 1.702.295 229.326 11,65% Total
Retained Earnings Balance (Rp
Jumlah saldo laba (Rp Juta) 2.769.487 2.626.717 2.369.200 142.770 5,44%
Million)
BANK SULSELBAR 281
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 282
ANALISIS LABA RUGI DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAINNYA
Analysis of Profit and Loss and Other Comprehensive Income
Pendapatan Operasional | Laba Operasional | Laba Tahun Berjalan | Laba komprehensif |
Related Party Credit Related Party Credit Related Party Credit Related Party Credit
Rp Rp Rp Rp
3.029.441 754.911 571.104 571.283
(dalam Juta Rupiah) (dalam Juta Rupiah) (dalam Juta Rupiah) (dalam Juta Rupiah)
Laba operasional Bank pada tahun 2025 tercatat sebesar Operating income of the Bank in 2025 amounted to IDR 754,911
Rp754.911 juta, menurun Rp36.861 juta atau 4,66% million, decreasing by IDR 36,861 million or 4.66% compared to
dibandingkan Rp791.772 juta pada tahun 2024. Penurunan IDR 791,772 million in 2024. This decline occurred despite an
ini terjadi meskipun pendapatan bunga dan pendapatan increase in interest income and Sharia income of IDR 82,202
syariah meningkat Rp82.202 juta (3,15%) sehingga million (3.15%), which drove net interest income growth of IDR
mendorong kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar
44,298 million (2.86%). However, the increase in other operating
Rp44.298 juta (2,86%). Namun demikian, peningkatan
expenses of IDR 72,341 million (6.55%) and the decrease in other
beban operasional lainnya sebesar Rp72.341 juta (6,55%)
operating income of IDR 8,817 million (2.53%) exerted pressure
serta penurunan pendapatan operasional lainnya Rp8.817
juta (2,53%) memberikan tekanan terhadap kinerja laba on the Bank’s operating performance during the reporting year.
operasional Bank sepanjang tahun pelaporan.
YOY CAGR
2025 - 2021 -
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- 2024 (%) 2025 (%) Remark
Pendapatan Bunga Interest Income
dan Pendapatan 2.690.297 2.608.095 2.555.661 2.550.080 2.499.511 82.202 3,15% 1,86% and Sharia
Syariah Income
Interest Expense
Beban Bunga dan
(1.097.069) (1.059.166) (976.652) (818.322) (861.546) (37.903) 3,58% 6,23% and Sharia
Beban Syariah
Expense
Pendapatan Bunga Interest Income
dan Bagi Hasil – 1.593.227 1.548.929 1.579.009 1.731.758 1.637.965 44.298 2,86% (0,69%) and Profit Sharing
Bersih – Net
Pendapatan
Other Operating
Operasional 339.144 347.961 321.827 312.855 294.854 (8.817) (2,53%) 3,56%
Lainnya
Income
Beban Operasional Other Operating
(1.177.460) (1.105.119) (1.019.930) (1.125.341) (1.061.691) (72.341) 6,55% 2,62%
Lainnya Expenses
Laba Operasional 754.911 791.772 880.906 919.271 871.128 (36.861) (4,66%) (3,52%) Operating Income
Pendapatan
Non-Operating
(Beban) Non
(12.033) (13.247) (13.420) (37.614) (16.927) 1.214 (9,16%) (8,18%) Income (Expenses)
Operasional –
Bersih – Net
Laba Sebelum Profit Before Tax
742.878 778.524 867.487 881.656 854.201 (35.646) (4,58%) (3,43%)
Beban Pajak Expense
Beban Pajak (171.774) (120.864) (200.581) (227.933) (202.375) (50.910) 42,12% (4,02%) Tax Expense
Laba Tahun Net Income for
571.104 657.659 666.905 653.724 651.826 (86.555) (13,16%) (3,25%)
Berjalan the Year
282 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 283
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
YOY CAGR
2025 - 2021 -
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- 2024 (%) 2025 (%) Remark
Total
Laba Komprehensif Comprehensive
571.283 713.628 667.201 632.655 878.976 (142.345) (19,95%) (10,21%)
Tahun Berjalan Income for the
Year
Laba per Saham Earnings per
257.633 298.606 305.259 303.406 435.070 (40.973) (13,72%) (12,28%)
(Nilai Penuh) Share (Full Value)
Pendapatan Bunga dan Syariah Interest And Sharia Income
Pendapatan bunga dan pendapatan syariah pada tahun 2025 Interest and Sharia income in 2025 amounted to IDR 2,690,297
tercatat sebesar Rp2.690.297 juta, meningkat Rp82.202 million, increasing by IDR 82,202 million or 3.15% compared
juta atau 3,15% dibandingkan Rp2.608.095 juta pada tahun to IDR 2,608,095 million in 2024. The increase was primarily
2024. Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan driven by higher income from marketable securities of IDR
pendapatan bunga dari surat berharga sebesar Rp48.514 48,514 million (17.51%) and placements with other banks of
juta (17,51%) serta penempatan pada bank lain Rp14.601 IDR 14,601 million (70.57%). In addition, Sharia income grew
juta (70,57%). Selain itu, pendapatan syariah juga tumbuh by IDR 30,614 million (21.75%), mainly from financing margins
Rp30.614 juta (21,75%), terutama dari margin pembiayaan and Sharia securities. Meanwhile, income from loans remained
dan surat berharga syariah. Sementara itu, pendapatan dari relatively stable with a slight decrease of IDR 4,531 million
kredit yang diberikan relatif stabil dengan penurunan tipis (0.21%). Overall, this growth reflects the optimization of the
Rp4.531 juta (0,21%). Secara keseluruhan, pertumbuhan ini Bank’s earning asset management.
mencerminkan optimalisasi pengelolaan aset produktif Bank.
Tabel Jumlah Pendapatan Bunga dan Syariah Tahun 2025 - 2023 (Rp Juta)
Table of Insterest and Sharia Income Year 2025-2023 (Rp Million)
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Pendapatan Bunga Interest income
Kredit Yang Diberikan 2.140.647 2.145.178 2.133.431 (4.531) (0,21%) Loan
Surat Berharga 325.563 277.049 205.466 48.514 17,51% Marketable Securities
Penempatan pada Bank
14.630 15.670 52.348 (1.040) (6,64%) Placement with Bank Indonesia
Indonesia
Penempatan pada Bank Lain 35.292 20.691 18.973 14.601 70,57% Placement with Other Banks
Tagihan Akseptasi 2.827 8.781 7.240 (5.954) (67,81%) Acceptance Receivables
Jumlah Pendapatan Bunga 2.518.960 2.467.372 2.417.459 51.588 2,09% Total Interest Income
Pendapatan Syariah Sharia Income
Margin Murabahah, Murabahah, Mudharabah and
111.250 100.913 100.364 10.337 10,24%
Mudharabah dan Musyarakah Musyarakah margins
Surat Berharga 26.400 13.697 21.656 12.703 92,74% Marketable Securities
Penempatan pada Bank
- 1.149 1.664 (1.149) (100,00%) Placement with Bank Indonesia
Indonesia
Penempatan pada Bank Lain 16.173 17.250 7.869 (1.077) (6,24%) Placement with Other Banks
Bagi Hasil Deposito - - - - Time Deposit Profit Sharing
Qardh Gadai 14.761 7.712 6.648 7.049 91,40% Qardh Pawn
Jumlah Pendapatan Syariah 171.337 140.723 138.202 30.614 21,75% Total Sharia Income
Jumlah Pendapatan Bunga Total Interest Income and Sharia
2.690.297 2.608.095 2.555.661 82.202 3,15%
dan Pendapatan Syariah Income
BANK SULSELBAR 283
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 284
Beban Bunga dan Beban Syariah Interest And Sharia Expense
Beban bunga dan beban syariah pada tahun 2025 tercatat Interest and Sharia expenses in 2025 amounted to IDR
sebesar Rp1.097.069 juta, meningkat Rp40.143 juta atau 1,097,069 million, increasing by IDR 40,143 million or 3.80%
3,80% dibandingkan Rp1.056.926 juta pada tahun 2024. compared to IDR 1,056,926 million in 2024. The increase was
Peningkatan terutama berasal dari kenaikan beban bunga mainly driven by higher time deposit interest expenses of IDR
deposito sebesar Rp36.111 juta (6,45%), beban pinjaman 36,111 million (6.45%), borrowings expenses of IDR 37,968
yang diterima Rp37.968 juta (49,36%), serta premi million (49.36%), and deposit insurance premiums of IDR
penjaminan simpanan Rp4.474 juta (11,10%). Di sisi lain, 4,474 million (11.10%). On the other hand, interest expenses
beban bunga atas surat berharga yang diterbitkan menurun on securities issued decreased by IDR 45,062 million (37.93%).
Rp45.062 juta (37,93%). Sementara itu, beban syariah Sharia expenses also increased by IDR 6,831 million (30.94%), in
meningkat Rp6.831 juta (30,94%) seiring pertumbuhan line with the growth of Sharia-based funding.
penghimpunan dana berbasis prinsip syariah.
Tabel Jumlah Beban Bunga dan Beban Syariah Tahun 2025 – 2023 (Rp Juta)
Table of Interest and Sharia Expenses Year 2025-2023 (Rp Million)
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Beban bunga Interest expense
Deposito 595.640 559.529 473.564 36.111 6,45% Time deposits
Surat berharga yang
73.756 118.818 175.339 (45.062) (37,93%) Securities issued
diterbitkan
Giro 137.660 115.416 128.879 22.244 19,27% Demand Deposits
Interbank Call Money 39.335 54.431 60.764 (15.096) (27,73%) Interbank Call Money
Tabungan 51.035 51.109 42.027 (74) (0,14%) Saving deposits
Pinjaman yang diterima 114.892 76.924 30.846 37.968 49,36% Borrowings
Surat berharga yang dijual Marketable securities sold
11.064 18.316 800 (7.252) (39,59%)
dengan janji dibeli kembali under agreement to purchased
Jumlah beban bunga 1.023.385 994.547 912.218 28.838 2,90% Total interest expense
Beban syariah Sharia expense
Deposito 21.818 18.446 20.521 3.372 18,28% Time deposits
Tabungan 2.330 2.258 1.834 72 3,19% Saving deposits
Pinjaman yang diterima 2.239 2.239 30.846 0 0,00% Borrowings
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
1.408 886 0 522 58,92%
Mudharabah antar Bank Investment Certificates
Giro 382 438 403 (56) (12,79%) Demand Deposits
Prinsip Syariah Antarbank 730 49 681 1389,80% Interbank Sharia Principles
Interbank Call Money 0 0 281 0 0,00% Interbank Call Money
Jumlah beban syariah 28.910 22.079 23.096 6.831 30,94% Total sharia expense
Premi penjaminan simpanan 44.773 40.299 41.338 4.474 11,10% Premium of deposit guarantee
Jumlah beban bunga dan Total interest and sharia
1.097.069 1.056.926 976.652 40.143 3,80%
syariah expense
Pendapatan Operasional Lainnya Other Operating Income
Pendapatan operasional lainnya pada tahun 2025 tercatat Other operating income in 2025 amounted to IDR 339,144
sebesar Rp339.144 juta, menurun Rp8.817 juta atau million, decreasing by IDR 8,817 million or 2.53% compared to
2,53% dibandingkan Rp347.961 juta pada tahun 2024. IDR 347,961 million in 2024.
284 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 285
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Penurunan ini terutama disebabkan oleh berkurangnya The decline was mainly due to a decrease in fees and commissions
provisi dan komisi selain dari kredit dan pembiayaan/ unrelated to loans and Sharia financing of IDR 16,139 million
piutang syariah sebesar Rp16.139 juta (45,60%) serta (45.60%) and lower penalty income of IDR 4,307 million
penurunan pendapatan denda Rp4.307 juta (15,79%). Di (15.79%). Meanwhile, administrative income increased by IDR
sisi lain, pendapatan administrasi meningkat Rp6.816 juta 6,816 million (2.55%) and other income rose by IDR 4,813
(2,55%) dan pendapatan lainnya naik Rp4.813 juta (26,57%). million (26.57%). Overall, these dynamics reflect changes in the
Secara keseluruhan, dinamika ini mencerminkan perubahan composition of the Bank’s service-based revenue sources.
komposisi sumber pendapatan berbasis jasa Bank.
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Administrasi 273.984 267.168 206.752 6.816 2,55% Administration
Denda 22.976 27.283 70.275 (4.307) (15,79%) Penalties
Provisi dan komisi selain dari Fees and commissions from
kredit yang diberikan dan 19.256 35.395 30.495 (16.139) (45,60%) other than loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Lain-lain 22.927 18.114 14.305 4.813 26,57% Others
Jumlah Pendapatan
339.144 347.961 321.827 (8.817) (2,53%) Total
Operasional Lainnya
Beban Operasional Lainnya Other Operating Expenses
Beban operasional lainnya pada tahun 2025 tercatat sebesar Other operating expenses in 2025 amounted to IDR 1,177,460
Rp1.177.460 juta, meningkat Rp72.341 juta atau 6,55% million, increasing by IDR 72,341 million or 6.55% compared to
dibandingkan Rp1.105.119 juta pada tahun 2024. Kenaikan IDR 1,105,119 million in 2024. The increase was mainly driven
ini terutama dipengaruhi oleh meningkatnya beban umum by higher general and administrative expenses of IDR 34,691
dan administrasi sebesar Rp34.691 juta (7,18%), penyisihan million (7.18%), allowance for impairment losses of IDR 23,199
kerugian penurunan nilai aset keuangan dan non-keuangan million (19.18%), and personnel expenses of IDR 14,451 million
sebesar Rp23.199 juta (19,18%), serta beban personalia (2.88%). This increase reflects the strengthening of the Bank’s
sebesar Rp14.451 juta (2,88%). Peningkatan tersebut operational activities as well as efforts to maintain asset quality
mencerminkan penguatan aktivitas operasional Bank through the formation of adequate reserves.
sekaligus upaya menjaga kualitas aset melalui pembentukan
cadangan yang memadai.
Tabel Jumlah Beban Operasional Lainnya Tahun 2025 – 2023 (Rp Juta)
Table of Other Operating Income Year 2025-2023 (Rp Million)
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Beban Personalia 515.647 501.196 475.863 14.451 2,88% Personnel Expense
General And Administrative
Beban Umum dan Admiistrasi 517.644 482.953 465.650 34.691 7,18%
Expenses
Penyisihan Kerugian
Allowance For Impairment
Penurunan Nilai Aset
144.168 120.969 78.417 23.199 19,18% Losses the Financial and Non-
Keuangan dan Non Keuangan
Financial - Net
- Bersih
Jumlah Beban Operasional
1.177.460 1.105.119 1.019.930 72.341 6,55% Total
Lainnya
Beban Operasional Lainnya Bank Sulselbar pada tahun Other operating expenses of Bank Sulselbar in 2024 amounted
2024 adalah sebesar Rp 1.107.358 juta, meningkat sebesar to IDR 1,107,358 million, increasing by IDR 87,428 million
Rp87.428 juta atau 8,57% jika dibandingkan dengan tahun or 8.57% compared to IDR 1,019,930 million in 2023. The
BANK SULSELBAR 285
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 286
2023 sebesar Rp1.019.930 juta. Hal ini disebabkan oleh increase was mainly driven by higher allowance for impairment
meningkatnya beban Penyisihan Kerugian Penurunan losses on financial and non-financial assets – net, which rose by
Nilai Aset Keuangan dan Non Keuangan – Bersih sebesar IDR 42,552 million (54.26%), as well as an increase in personnel
Rp42.552 juta atau 54,26% dan juga peningkatan pada expenses of IDR 25,333 million (5.32%) compared to the
Beban Personalia sebesar Rp25.333 juta atau 5,32% jika previous year.
dibandingkan dengan tahun 2023.
Pendapatan (Beban) Non Operasional Non-Operating Income (Expenses)
Pendapatan dan beban non operasional pada tahun 2025 Non-operating income and expenses in 2025 recorded a net
mencatatkan rugi bersih sebesar Rp12.033 juta, membaik loss of IDR 12,033 million, improving by IDR 1,241 million or
Rp1.241 juta atau 9,35% dibandingkan rugi Rp13.274 9.35% compared to a loss of IDR 13,274 million in 2024. The
juta pada tahun 2024. Perbaikan ini dipengaruhi oleh improvement was driven by an increase in non-operating income
peningkatan pendapatan non operasional menjadi Rp3.909 to IDR 3,909 million, rising by IDR 3,218 million (465.70%),
juta, naik Rp3.218 juta (465,70%), terutama dari kerugian mainly from foreign exchange differences and other income. On
selisih kurs valas dan pos lain-lain. Di sisi lain, beban non the other hand, non-operating expenses increased to IDR 15,943
operasional meningkat menjadi Rp15.943 juta atau naik million or by IDR 2,004 million (14.38%), primarily due to higher
Rp2.004 juta (14,38%), terutama dari kenaikan sumbangan donations amounting to IDR 2,285 million (67.30%). Overall, the
sebesar Rp2.285 juta (67,30%). Secara keseluruhan, increase in non-operating income was able to reduce the Bank’s
peningkatan pendapatan non operasional mampu menekan non-operating loss.
rugi non operasional Bank.
Tabel Jumlah Pendapatan dan Beban Non Operasional Tahun 2025 – 2023 (Rp Juta)
Table of Non Operating Income and Expenses Year 2025 -2023 (Rp Million)
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Pendapatan non operasional Non-operating income
Kerugian selisih kurs valuta asing 3.530 582 2.559 2.948 506,53% Loss on foreign exchange
Denda keterlambatan pihak
29 27 190 2 7,41% Third parties fines late
ketiga
Keuntungan penjualan aset 13 7 138 6 85,71% Gain on sale of assets
Lain-lain 336 74 104 262 354,05% Others
Total Pendapatan non
3.909 691 2.990 3.218 465,70% Total non-operating income
operasional
Beban non operasional Non-operating expense
Sumbangan (5.680) (3.395) (6.859) (2.285) 67,30% Donation
Snack karyawan (1.608) (1.913) (2.465) 305 (15,94%) Employee snack
Rekreasi (1.665) (1.636) (1.557) (29) 1,77% Recreation
Tamu (1.646) (1.660) (1.551) 14 (0,84%) Gues
Hari Ulang Tahun (2.313) (2.295) (1.493) (18) 0,78% Anniversary
Denda (228) (1.238) (490) 1.010 (81,58%) Penalties
Acara Keagamaan (590) (493) (432) (97) 19,68% Religious event
Kerugian selisih kurs valuta asing - - Loss on foreign exchange
-
Lain-lain (2.210) (1.306) (1.562) (904) 69,22% Others
Total Beban non operasional (15.943) (13.939) (16.409) (2.004) 14,38% Total Non-operating expense
Jumlah Pendapatan dan Beban Total Non-Operating Income
(12.033) (13.274) (13.420) 1.241 (9,35%)
Non Operasional (Expenses)
286 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 287
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Laba Sebelum Beban Pajak Profit Before Tax
Laba Sebelum Beban Pajak Bank Sulselbar pada tahun 2025 Profit before tax of Bank Sulselbar in 2025 amounted to IDR
adalah sebesar Rp742.878 juta, mengalami penurunan 742,878 million, decreasing by IDR 35,646 million or 4.58%
sebesar Rp35.646 juta atau 4,58% jika dibandingkan dengan compared to IDR 778,524 million in 2024.
tahun 2024 sebesar Rp778.524 juta.
Beban Pajak Penghasilan Income Tax Expense
Beban pajak penghasilan pada tahun 2025 tercatat sebesar Income tax expense in 2025 amounted to IDR 171,774 million,
Rp171.774 juta, meningkat Rp50.910 juta atau 42,12% increasing by IDR 50,910 million or 42.12% compared to IDR
dibandingkan Rp120.864 juta pada tahun 2024. Kenaikan 120,864 million in 2024. The increase was primarily driven by
ini terutama dipengaruhi oleh perubahan pajak tangguhan higher deferred tax expense, which rose by IDR 75,984 million
yang meningkat Rp75.984 juta (117,16%). Sementara itu, (117.16%). Meanwhile, current tax decreased by IDR 22,190
pajak kini menurun Rp22.190 juta (12,17%) dan beban pajak million (12.17%), and tax expense related to Tax Assessment
terkait Surat Ketetapan Pajak (SKP) turun Rp2.885 juta Letters (SKP) declined by IDR 2,885 million (86.53%). These
(86,53%). Perubahan ini mencerminkan dinamika pengakuan changes reflect the dynamics of the Bank’s tax expense
beban pajak Bank selama periode pelaporan. recognition during the reporting period.
Tabel Jumlah Beban Pajak Penghasilan Tahun 2025 – 2023 (Rp Juta)
Table of Income Tax Expense Year 2025 - 2023 (Rp Million)
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Beban pajak penghasilan Income tax expenses
Pajak kini 160.193 182.383 166.601 (22.190) (12,17%) Current tax
Pajak tangguhan 11.131 (64.853) 33.980 75.984 (117,16%) Deferred tax
Beban pajak sehubungan
Tax expenses related to tax
dengan Surat Ketetapan Pajak 449 3.334 0 (2.885) (86,53%)
assessment letter (SKP)
(SKP)
Total Beban pajak penghasilan 171.774 120.864 200.581 50.910 42,12% Total Income tax expenses
Laba Tahun Berjalan Profit For The Year
Laba Tahun Berjalan Bank Sulselbar pada tahun 2025 adalah Profit for the year of Bank Sulselbar in 2025 amounted to IDR
sebesar Rp 571.104 juta, mengalami penurunan sebesar 571,104 million, decreasing by IDR 86,555 million or 13.16%
Rp86.555 juta atau 13,16% dibandingkan dengan tahun compared to IDR 657,659 million in 2024. This decline was
2024 sebesar Rp 657.659 juta. Hal ini disebabkan adanya mainly attributable to higher tax expenses and increased other
peningkatan pajak dan beban operasional lainnya. operating expenses.
Laba Komprehensif Lainnya Other Comprehensive Income
Penghasilan komprehensif Bank pada tahun 2025 tercatat Total comprehensive income of the Bank in 2025 amounted
sebesar Rp571.283 juta, menurun Rp142.345 juta atau to IDR 571,283 million, decreasing by IDR 142,345 million
19,95% dibandingkan Rp713.628 juta pada tahun 2024. or 19.95% compared to IDR 713,628 million in 2024. The
Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh turunnya beban decrease was primarily influenced by a decline in net other
komprehensif lain bersih menjadi Rp179 juta dari Rp55.968 comprehensive expense to IDR 179 million from IDR 55,968
juta pada tahun sebelumnya. Selain itu, perubahan pada million in the previous year. In addition, changes in actuarial
keuntungan aktuaria program manfaat pasti yang menjadi gains of defined benefit plans, which turned into a loss of IDR
rugi Rp4.333 juta serta fluktuasi nilai wajar efek melalui 4,333 million, as well as fluctuations in the fair value of financial
penghasilan komprehensif lain turut mempengaruhi instruments measured at fair value through other comprehensive
dinamika penghasilan komprehensif Bank sepanjang periode income (FVOCI), also contributed to the dynamics of the Bank’s
pelaporan. comprehensive income during the reporting period.
BANK SULSELBAR 287
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 288
Tabel Jumlah Penghasilan (Beban) Komprehensif Lain Tahun 2025v– 2023 (Rp Juta)
Table of Other Comprehensive Income Expenses Year 2025 - 2023 (Rp Miliion)
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Penghasilan (Beban) Other Comprehensive Income
Komprehensif Lain (Expenses)
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Keuntungan aktuarial program Unrealized gains actuarial defined
(4.333) 4.091 379 (8.424) (205,92%)
manfaat pasti benefit plans
Penyesuaian saldo awal 0 Beginning balance adjustment
-
Pajak penghasilan terkait 953 (900) -83 1.853 (205,89%) Related income taxes
Total Items that will not be
Total Pos-pos yang tidak akan
(3.380) 3.191 295 (6.571) (205,92%) reclassified subsequently to profit
direklasifikasi ke laba rugi
or loss
Pos-pos yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Kerugian yang belum direalisasi
Unrealised loss on marketable
atas efek yang diukur pada
4.563 (649) 0 5.212 (803,08%) securities at fair value through other
nilai wajar melalui penghasilan
comprehensive income
komprehensif lain
Penyesuaian saldo awal - - 0 0 N/A Beginning balance adjustment
Pajak penghasilan terkait (1.004) 142 0 (1.146) (807,04%) Related income taxes
Total Items that will not be
Total Pos-pos yang akan
3.559 0 510.440 (100,70%) reclassified subsequently to profit
direklasifikasi ke laba rugi (506.881)
or loss
Other Comprehensive Expenses -
Beban Komprehensif Lain - Bersih 179 55.968 295 (55.789) (99,68%)
Net
Jumlah Laba Komprehensif 571.283 713.628 667.201 (142.345) (19,95%) Total Comprehensive Income
Laba Per Saham Earnings Per Share
Pada tahun 2025, Laba per saham Bank Sulselbar adalah In 2025, earnings per share of Bank Sulselbar amounted to
sebesar Rp257.633, mengalami penurunan sebesar IDR 257,633, decreasing by IDR 40,973 or 19.95% compared
Rp40.973 atau 19,95% jika dibandingkan dengan tahun to IDR 298,606 in 2024. This was calculated based on the
2024 sebesar Rp298.606. Dengan rata-rata tertimbang weighted average number of outstanding shares of 2,216,733
jumlah saham untuk perhitungan laba per saham dasar and 2,202,437, respectively.
sebesar 2.216.733 dan 2.202.437.
288 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 289
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
LAPORAN ARUS KAS
Cash Flows Statement
Laporan arus kas terdiri dari Kas Bersih Diperoleh dari The statement of cash flows consists of net cash provided by
(Digunakan untuk) Aktivitas Operasi, Kas Bersih / Diperoleh (used in) operating activities, net cash provided by (used in)
dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi dan Kas Bersih investing activities, and net cash used in financing activities.
Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan. Untuk penyajian For the presentation of the statement of cash flows, cash and
laporan arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada cash equivalents comprise cash, Demand Deposits with Bank
Bank Indonesia, giro pada bank lain, dan investasi jangka Indonesia, Demand Deposits with other banks, and other short-
pendek likuid lainnya dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan term highly liquid investments with maturities of three (3)
atau kurang sejak tanggal perolehan yang tidak digunakan months or less from the date of acquisition, which are not pledged
sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya. as collateral or restricted in use.
Kas dan setara kas awal tahun 2025 tercatat sebesar Cash and cash equivalents at the beginning of 2025 amounted
Rp3.499.546 juta, menurun Rp251.574 juta atau 6,71% to IDR 3,499,546 million, decreasing by IDR 251,574 million
dibandingkan posisi awal tahun 2024 sebesar Rp3.751.120 or 6.71% compared to the beginning balance of IDR 3,751,120
juta. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh dinamika million in 2024. The decline was mainly influenced by cash flow
arus kas selama tahun 2024 yang mencatat penurunan dynamics during 2024, which recorded a net decrease in cash
bersih kas dan setara kas sebesar Rp251.574 juta. Meskipun and cash equivalents of IDR 251,574 million. Nevertheless,
demikian, posisi kas awal tahun tetap berada pada level the beginning cash position remained adequate to support the
yang memadai untuk mendukung kebutuhan likuiditas Bank Bank’s liquidity needs and ensure smooth operational activities
serta memastikan kelancaran operasional dan aktivitas and intermediation functions at the start of the reporting period.
intermediasi pada awal periode pelaporan.
Tabel Arus Kas dan Setara Kas Tahun 2025 – 2021 (Rp Juta)
Table of Cash Flow and Cash Equivalents Year 2025 – 2021 (Rp Million)
YOY 2025 - 2024 CAGR
2020 -
+/- %
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 2024 (%) Remark
Kas Bersih Net Cash Obtained
Diperoleh dari from (Used
1.428.925 (126.677) 1.224.716 1.611.581 1.989.385 1.555.602 (1228,01%) (7,94%)
(Digunakan untuk) for) Operating
Aktivitas Operasi Activities
Kas Bersih / Net Cash /
Diperoleh dari Obtained from
(103.273) (1.073.424) (1.914.602) (206.947) (107.420) 970.151 (90,38%) (0,98%)
(Digunakan untuk) (Used for) Investing
Aktivitas Investasi Activities
Kas Bersih
Digunakan Net Cash Used for
(837.346) 948.527 (481.760) (196.925) (773.955) (1.785.873) (188,28%) 1,99%
untuk Aktivitas Funding Activities
Pendanaan
Net Increase
Kenaikan
(Decrease) in
(Penurunan) Bersih 488.305 (251.574) (1.171.646) 1.207.709 1.108.010 739.879 (294,10%) (18,52%)
Cash and Cash
Kas dan Setara Kas
Equivalents
Early Year
Kas dan Setara Kas
3.499.546 3.751.120 4.922.767 3.715.058 2.607.048 (251.574) (6,71%) 7,64% Cash and Cash
Awal Tahun
Equivalents
Kas dan Setara Kas Year-End Cash and
3.987.852 3.499.546 3.751.120 4.922.767 3.715.058 488.306 13,95% 1,79%
Akhir Tahun Cash Equivalents
BANK SULSELBAR 289
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 290
Adapun kas dan setara kas pada akhir tahun 2025 yang dimiliki The cash and cash equivalents at the end of 2025 owned by Bank
oleh Bank Sulselbar, dapat dilihat pada tabel berikut ini: Sulselbar are presented as follows:
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Kas 581.888 616.285 606.632 (34.397) (5,58%) Cash
Demand Deposits with Bank
Giro pada Bank Indonesia 1.119.830 1.042.240 1.328.366 77.590 7,44%
Indonesia
Demand Deposits with other
Giro pada bank lain 37.058 15.312 98.122 21.746 142,02%
banks
Penempatan pada Bank
Placements with Bank
Indonesia dan bank lain
Indonesia and other banks (with
(dengan jatuh tempo kurang 304.510 408.000 81.238 (103.490) (25,37%)
maturities of less than 3 months
dari 3 bulan sejak tanggal
from acquisition date)
perolehan)
Surat berharga (dengan jatuh Marketable securities (with
tempo kurang dari 3 bulan 1.944.564 1.372.707 776.000 571.857 41,66% maturities of less than 3
sejak tanggal perolehan) months from acquisition date)
Jumlah kas dan setara kas 3.987.851 3.499.546 3.751.120 488.305 13,95% Total cash and cash equivalents
Kas dan setara kas pada akhir tahun 2025 tercatat Cash and cash equivalents at the end of 2025 amounted to IDR
sebesar Rp3.987.851 juta, meningkat Rp488.305 juta atau 3,987,851 million, increasing by IDR 488,305 million or 13.95%
13,95% dibandingkan Rp3.499.546 juta pada tahun 2024. compared to IDR 3,499,546 million in 2024. The increase was
Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan investasi primarily driven by higher investments in short-term marketable
pada surat berharga jangka pendek sebesar Rp571.857 securities amounting to IDR 571,857 million (41.66%), as
juta (41,66%), serta peningkatan giro pada Bank Indonesia well as increases in Demand Deposits with Bank Indonesia of
sebesar Rp77.590 juta (7,44%) dan giro pada bank lain IDR 77,590 million (7.44%) and Demand Deposits with other
Rp21.746 juta (142,02%). Di sisi lain, kas menurun Rp34.397 banks of IDR 21,746 million (142.02%). On the other hand,
juta (5,58%) dan penempatan pada Bank Indonesia dan bank cash decreased by IDR 34,397 million (5.58%), and short-term
lain jangka pendek turun Rp103.490 juta (25,37%). Secara placements with Bank Indonesia and other banks declined by
keseluruhan, peningkatan ini mencerminkan pengelolaan IDR 103,490 million (25.37%). Overall, this increase reflects
likuiditas Bank yang lebih optimal pada akhir periode more optimal liquidity management at the end of the reporting
pelaporan. period.
Arus Kas Bersih Aktivitas Operasi
Arus kas bersih dari aktivitas operasi pada tahun 2025 Net Cash From Operating Activities
tercatat sebesar Rp1.428.924 juta, meningkat signifikan Net cash provided by operating activities in 2025 amounted to
Rp1.555.601 juta dibandingkan tahun 2024 yang mencatat IDR 1,428,924 million, increasing significantly by IDR 1,555,601
arus kas keluar Rp126.677 juta. Perbaikan ini terutama million compared to a net cash outflow of IDR 126,677 million
dipengaruhi oleh peningkatan simpanan dari nasabah in 2024. The improvement was mainly driven by an increase
sebesar Rp1.823.844 juta serta kenaikan dana syirkah in customer deposits of IDR 1,823,844 million and growth in
temporer Rp536.883 juta. Selain itu, terjadi penurunan temporary syirkah funds of IDR 536,883 million. In addition, a
kredit yang diberikan sebesar Rp231.253 juta yang turut decrease in loans of IDR 231,253 million contributed to higher
meningkatkan kas operasional. Di sisi lain, peningkatan operating cash flows. However, higher general and administrative
pembayaran beban umum dan administrasi Rp103.836 expenses of IDR 103,836 million and employee payments of IDR
juta serta pembayaran gaji dan imbalan kerja Rp33.650 33,650 million partially offset the growth in operating cash flows.
juta menjadi faktor yang menahan pertumbuhan arus kas
operasi.
290 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 291
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Tabel Arus Kas dari Aktivitas Operasi Tahun 2025– 2023 (Rp Juta)
Table of Cashflow from Operating Activities Year 2025 - 2023 (Rp Million)
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Penerimaan bunga, provisi dan Interest, fees and commissions
2.567.915 2.719.226 2.648.447 (151.311) (5,56%)
komisi received
Pembayaran bunga, provisi dan
(1.100.584) (1.068.582) (959.393) (32.002) 2,99% Interest, fees and commissions paid
komisi
Pembayaran gaji dan imbalan
(539.787) (506.137) (476.610) (33.650) 6,65% Salary and employee benefits paid
kerja
Pembayaran beban umum dan General and administrative expenses
(469.462) (365.626) (354.639) (103.836) 28,40%
administrasi paid
Penerimaan dari pendapatan
328.226 334.988 324.237 (6.762) (2,02%) Other operating income received
operasional lainnya
Penerimaan kas sebelum
Cash received before changes in
perubahan dalam aset dan 786.307 1.111.629 1.182.042 (325.322) (29,27%)
operating assets and liabilities
liabilitas operasi
Penurunan (kenaikan) dalam aset operasi:
Decrease (increase) in operating assets:
Kredit yang diberikan 231.253 (952.097) (532.548) 1.183.350 (124,29%) Loans
Pembiayaan syariah (434.951) (109.612) (110.290) (325.339) 296,81% Sharia financing
Tagihan akseptasi 63.143 18.201 (3.024) 44.942 246,92% Acceptance receivables
Aset hak guna 2.857 3.535 228 (678) (19,18%) Right of use assets
Aset lain-lain 1.963 (67.942) 3.832 69.905 (102,89%) Other assets
Kenaikan (penurunan) dalam Increase (decrease) in operating
liabilitas operasi: liabilities:
Liabilitas segera 64.355 (712.115) 141.659 776.470 (109,04%) Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah 1.823.844 (471.994) 758.904 2.295.838 (486,41%) Deposits from customers
Simpanan dari bank lain (837.595) 505.561 181.936 (1.343.156) (265,68%) Deposits from other banks
Liabilitas atas surat berharga yang Liabilities of marketable securities
(641.801) 641.801 - (1.283.602) (200,00%)
dijual dengan janji dibeli kembali sold under repurchase agreement
Liabilitas lain-lain (153) 91 (738) (244) (268,13%) Other liabilities
Dana syirkah temporer 536.883 80.180 (172.196) 456.703 569,60% Temporary syirkah funds
Pembayaran pajak penghasilan (167.180) (173.917) (225.088) 6.737 (3,87%) Income taxes paid
Arus kas bersih diperoleh dari Net cash provided by operating
1.428.924 (126.677) 1.224.716 1.555.601 (1228,01%)
aktivitas operasi activities
Arus Kas Bersih Aktivitas Investasi Net Cash From Investing Activities
Arus kas bersih dari aktivitas investasi pada tahun 2025 Net cash used in investing activities in 2025 amounted to IDR
mencatat arus kas keluar sebesar Rp103.273 juta, menurun 103,273 million, decreasing significantly by IDR 970,151
signifikan Rp970.151 juta atau 90,38% dibandingkan arus million or 90.38% compared to IDR 1,073,424 million in 2024.
kas keluar Rp1.073.424 juta pada tahun 2024. Penurunan This decrease was mainly due to lower purchases of marketable
ini terutama dipengaruhi oleh berkurangnya pembelian securities, which declined to IDR 29,760 million from IDR
surat berharga menjadi Rp29.760 juta dari Rp1.015.478 1,015,478 million in the previous year. On the other hand,
juta pada tahun sebelumnya. Di sisi lain, pembelian aset acquisitions of fixed assets increased by IDR 41,731 million
tetap meningkat Rp41.731 juta (140,37%). Selain itu, tidak (140.37%). In addition, there were no equity investments in
terdapat penambahan penyertaan saham pada tahun 2025, 2025, compared to IDR 25,000 million in 2024. This condition
berbeda dengan tahun 2024 sebesar Rp25.000 juta. Kondisi reflects a more selective investment strategy.
ini mencerminkan strategi investasi Bank yang lebih selektif.
BANK SULSELBAR 291
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 292
Tabel Arus Kas dari Aktivitas Investasi Tahun 2025 – 2023 (Rp Juta)
Table of Cashflow from Cash Used in Investing Activities Year 2025 -2023 (Rp Million)
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Pembelian aset tetap (71.461) (29.730) (33.183) (41.731) 140,37% Acquisitions of fixed assets
Penerimaan atas penjualan Proceeds from sale of fixed
13 7 138 6 85,71%
aset tetap assets
Pembelian aset takberwujud (2.064) 3.222 (7.978) (5.286) (164,06%) Acquisitions of intangible assets
Acquisitions of marketable
Pembelian surat berharga (29.760) (1.015.478) (1.873.579) 985.718 (97,07%)
securities
Penambahan penyertaan
- (25.000) - 25.000 (100,00%) Acquisition of investment
saham
Arus kas bersih digunakan Net cash used in investing
(103.273) (1.073.424) (1.873.579) 970.151 (90,38%)
untuk aktivitas investasi activities
Arus Kas Bersih Aktivitas Pendanaan Net Cash From Financing Activities
Arus kas dari aktivitas pendanaan pada tahun 2025 Net cash used in financing activities in 2025 amounted to IDR
mencatat arus kas keluar bersih sebesar Rp837.345 juta, 837,345 million, reversing from a net inflow of IDR 948,527
berbalik dari arus kas masuk Rp948.527 juta pada tahun million in 2024. This change was mainly driven by a decrease in
2024. Perubahan ini terutama dipengaruhi oleh penurunan borrowings received of IDR 1,325,543 million (48.94%) and an
penerimaan pinjaman yang diterima sebesar Rp1.325.543 increase in loan repayments of IDR 220,595 million (24.02%).
juta (48,94%) serta meningkatnya pembayaran pinjaman In addition, payments of securities issued increased by IDR
Rp220.595 juta (24,02%). Selain itu, pembayaran surat 362,000 million (57.46%), and dividend payments increased by
berharga yang diterbitkan meningkat Rp362.000 juta IDR 28,190 million (7.04%). However, proceeds from securities
(57,46%) dan pembayaran dividen naik Rp28.190 juta issued increased by IDR 180,000 million (81.82%), partially
(7,04%). Meskipun demikian, penerimaan surat berharga supporting the Bank’s funding structure during the reporting
yang diterbitkan meningkat Rp180.000 juta (81,82%), period.
sehingga turut mendukung struktur pendanaan Bank selama
periode pelaporan.
Tabel Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Tahun 2025 – 2023 (Rp Juta)
Table of Cashflow from Cash Used in Financing ActivitiescYear 2025 -2023 (Rp Million)
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 +/- % Remark
Pembayaran pinjaman yang
(1.138.958) (918.363) (347.489) 24,02% Payment of borrowings
diterima (220.595)
Penerimaan pinjaman yang
1.382.922 2.708.465 800.000 (1.325.543) (48,94%) Proceeds from borrowings
diterima
Pembayaran surat berharga
(992.000) (630.000) (891.000) (362.000) 57,46% Payment of securities issued
yang diterbitkan
Penerimaan surat berharga
400.000 220.000 380.000 180.000 81,82% Proceeds from securities issued
yang diterbitkan
Pembayaran dividen (428.333) (400.143) (392.234) (28.190) 7,04% Payment of dividends
Dana setoran modal 10.327 11.466 19.102 (1.139) (9,93%) Paid in capital funds
Pembayaran liabilitas sewa (71.303) (42.897) (50.139) (28.406) 66,22% Payment of lease liabilities
Arus kas bersih digunakan Net cash used in financing
(837.345) 948.527 (481.760) (1.785.872) (188,28%)
untuk aktivitas pendanaan activities
292 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 293
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBAYAR KEWAJIBAN
Analysis Of The Bank’s Ability To Meet Obligations
Kemampuan membayar kewajiban Bank Sulselbar pada The ability of Bank Sulselbar to meet its obligations in 2025 is
tahun 2025 diukur menggunakan beberapa rasio keuangan measured using several financial ratios that serve as indicators
yang dapat menjadi tolak ukur dalam menghitung tingkat in assessing the level of risk arising from the Bank’s operational
risiko yang muncul dalam kegiatan operasional bank, rasio activities. These ratios include solvency ratios, profitability ratios,
yang digunakan tersebut antara lain adalah rasio solvabilitas, and liquidity ratios, as presented in the following table:
rasio rentabilitas dan rasio likuiditas seperti yang tersaji
pada tabel berikut:
YOY 2025 - 2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Remark
Rasio Kinerja Performance Ratio
Capital Adequacy Ratio
KPMM 29,23% 28,94% 28,61% 27,54% 21,30% 0,003 1,00%
(CAR)
Rasio Liabilitas
Debt to Asset Ratio
terhadap Ekuitas 529,89% 533,98% 541,28% 557,68% 556,59% (0,041) (0,77%)
(DAR)
(DER)
Rasio Liabilitas Debt to Equity Ratio
84,12% 84,23% 84,41% 84,80% 84,77% (0,001) (0,13%)
terhadap Aset (DAR) (DER)
Rasio Rentabilitas Profitability Ratio
Laba Terhadap Aset
2,23% 2,54% 2,91% 2,95% 3,09% (0,003) (12,20%) Return on Assets (ROA)
(ROA)
Laba Terhadap Modal
11,88% 13,54% 15,44% 15,72% 17,47% (0,017) (12,26%) Return on Equity (ROE)
(ROE)
Biaya Operasional Operating Expenses to
Pendapatan 76,55% 73,95% 71,40% 74,73% 70,97% 0,026 3,52% Operating Income Ratio
Operasional (OEOI)
Net Interest Margin Net Interest Margin
5,09% 5,30% 6,06% 6,65% 6,66% (0,002) (3,96%)
(NIM) (NIM)
Rasio Likuiditas Liquidity Ratio
Loan to Deposit Ratio Loan to Deposit Ratio
106,51% 116,24% 111,24% 111,54% 114,19% (0,097) (8,37%)
(LDR) (LDR)
Penyangga Likuiditas Conventional
Makroprudensial 25,57% 26,83% 23,29% 11,54%% 17,40% (0,013) (4,70%) Macroprudential
(PLM) konvensional Liquidity Buffer (MLB)
Rasio Intermediasi Macroprudential
Makroprudensial 96,30% 108,40% 103,80% 104,60% 105,70% (0,121) (11,16%) Intermediation Ratio
(RIM) (RIM)
Rasio Solvabilitas Solvency Ratio
Rasio Solvabilitas adalah rasio yang menilai kemampuan The Solvency Ratio is a ratio that assesses a company's ability
perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka panjang, to meet long-term obligations, including other obligations if the
termasuk kewajiban lainnya jika perusahaan dilikuidasi. company is liquidated. This ratio is related to financing decisions,
Rasio ini berkaitan dengan keputusan pendanaan, di mana where companies prefer debt financing over equity. To measure
perusahaan lebih memilih pembiayaan melalui utang a company's solvency, the Capital Adequacy Ratio (CAR), Debt
BANK SULSELBAR 293
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 294
ketimbang modal sendiri. Untuk mengukur solvabilitas to Asset Ratio (DAR), and Debt to Equity Ratio (DER) are used.
perusahaan, digunakan rasio Capital Adequacy Ratio (CAR), These ratios serve to assess the adequacy of capital to cover the
Debt to Asset Ratio (DAR), dan Debt to Equity Ratio (DER), risk of losses that Bank Sulselbar may face.
yang berfungsi untuk menilai kecukupan modal dalam
menampung risiko kerugian yang mungkin dihadapi oleh
Bank Sulselbar.
Capital Adequacy Ratio (CAR) adalah rasio yang mengukur The Capital Adequacy Ratio (CAR) is a ratio that measures the
kecukupan modal untuk menampung kerugian yang mungkin adequacy of capital to cover potential losses for a bank. This
dialami oleh bank. Rasio ini menunjukkan sejauh mana ratio indicates the extent to which a bank can cover risks (credit,
bank dapat menanggung risiko (kredit, pernyataan, surat statements, securities, receivables) financed by public funds.
berharga, tagihan) yang dibiayai oleh dana masyarakat.
Berdasarkan profil risiko bank pada tanggal 31 Desember Based on the bank's risk profile as of December 31, 2025, the
2025, CAR minimum ditetapkan sebesar 9% hingga kurang minimum CAR is set at 9% to less than 10% of the risk assets
dari 10% dari ATMR untuk bank dengan profil risiko (RWA) for banks with a risk profile rating of 2. During 2025,
peringkat 2. Selama tahun 2025, rasio CAR perusahaan the company's CAR ratio increased by 0.29% to 29.23% from
meningkat sebesar 0,29% menjadi 29,23% dari sebelumnya 28.94%. This indicates that Bank Sulselbar is able to meet all its
28,94%. Kondisi ini menunjukkan bahwa Bank Sulselbar obligations thanks to its capital adequacy, particularly regarding
mampu memenuhi semua kewajibannya berkat kecukupan financing, market, and operational risks.
modal yang dimiliki, khususnya terkait risiko pembiayaan,
pasar, dan operasional.
Debt to Assets Ratio (DAR) menunjukkan sejauh mana aset The Debt to Assets Ratio (DAR) indicates the extent to which a
perusahaan dapat menutupi kewajibannya. Pada tahun company's assets can cover its liabilities. In 2025, the DAR was
2025, DAR tercatat sebesar ...%, mengalami peningkatan recorded at ...%, an increase or decrease from 84.41% in 2024.
atau penurunan dari tahun 2024 yang sebesar 84,41%.
Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan kecukupan ekuitas The Debt to Equity Ratio (DER) indicates the adequacy of
perusahaan untuk menutupi kewajibannya. Pada tahun a company's equity to cover its liabilities. In 2025, the DER
2025, DER mengalami perubahan sebesar ...% menjadi ...%, changed by ...% to ...%, compared to 541.28% in 2024.
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar 541,28%.
Rentabilitas Profitability
Rasio Rentabilitas adalah indikator yang menjelaskan tingkat The profitability ratio is an indicator that describes the
efektivitas manajemen perusahaan dalam menghasilkan effectiveness of a company's management in generating profits
keuntungan atau pendapatan. Untuk mengukur tingkat or revenue. To measure the company's profitability, several ratios
rentabilitas Perseroan, beberapa rasio digunakan, antara lain: are used, including:
a. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan sedang a. This indicates that the company is making improvements,
melakukan perbaikan, dan geliat ekonomi masyarakat and the community's economy is starting to return to normal.
pun mulai kembali normal.
b. Return On Asset (ROA) Perseroan pada tahun 2025 b. The company's Return on Assets (ROA) in 2025 was recorded
tercatat sebesar 2,23%, mengalami penurunan sebesar at 2.23%, a decrease of 12.20% compared to 2024's 2.54%.
12,20% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar
2,54%.
c. Return on Equity (ROE) pada tahun 2025 tercatat c. Return on Equity (ROE) in 2025 was recorded at 11.88%, a
sebesar 11,88%, turun 1,66% dibandingkan tahun 2024 decrease of 1.66% compared to 13.54% in 2024.
yang tercatat sebesar 13,54%.
294 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 295
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
d. Rasio BOPO pada tahun 2025 mengalami peningkatan d. The Cost of Goods Sold (BOPO) ratio in 2025 increased by
sebesar 2,60%, mencapai 76,55% dibandingkan tahun 2.60%, reaching 76.55% compared to 73.95% in 2024.
2024 yang sebesar 73,95%. e. Net Interest Margin (NIM) in 2025 was recorded at 5.09%,
e. Net Interest Margin (NIM) pada tahun 2025 tercatat down 0.21% from 5.30% in 2024.
sebesar 5,09%, turun 0,21% dari tahun 2024 yang
sebesar 5,30%.
Rasio Likuiditas Liquidity Ratios
Rasio likuiditas menggambarkan kemampuan bank untuk Liquidity ratios illustrate a bank’s ability to meet its obligations,
memenuhi kewajibannya, khususnya kewajiban jangka particularly short-term ones. The Loan-to-Deposit Ratio (LDR)
pendek. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) diukur dengan is measured by comparing the amount of financing provided to
membandingkan jumlah pembiayaan yang diberikan dengan the amount of customer deposits. This ratio aims to assess the
jumlah simpanan nasabah. Ini bertujuan untuk menilai bank’s ability to repay obligations to depositors. The LDR level is
kemampuan bank dalam membayar kembali kewajiban an indicator of the bank’s operational health.
kepada nasabah yang telah menyimpan dana. Tingkat LDR
menjadi indikator kesehatan bank dalam operasionalnya.
Rasio ini mencerminkan hubungan antara jumlah kredit This ratio reflects the relationship between the amount of credit
dan pembiayaan yang disalurkan oleh bank dengan total and financing disbursed by the bank and the total receipts of
penerimaan dana dari pihak ketiga, baik dalam Rupiah funds from third parties, both in Rupiah and foreign currencies,
maupun valuta asing, tanpa memasukkan pembiayaan excluding financing to other banks. Third-party funds received
kepada bank lain. Penerimaan dana pihak ketiga mencakup include Demand Deposits, savings accounts, and time deposits in
giro, tabungan, dan deposito dalam Rupiah maupun valuta Rupiah and foreign currencies, excluding interbank funds.
asing, tanpa termasuk dana antar bank.
Rasio LDR yang rendah menunjukkan adanya dana A low LDR ratio indicates idle funds that have not been channeled
menganggur yang belum disalurkan dalam pembiayaan, into financing, but the bank’s liquidity remains sound. Conversely,
tetapi kualitas likuiditas bank tetap baik. Sebaliknya, rasio a high LDR ratio indicates optimal distribution of funds in the
LDR yang tinggi menunjukkan penyaluran dana dalam form of credit, but the bank’s liquidity may be less than optimal.
bentuk kredit yang optimal, namun kemampuan likuiditas According to Bank Indonesia regulations, the upper limit of a safe
bank mungkin kurang baik. Menurut ketentuan Bank LDR ratio is 92%, while the lower limit is 78%.
Indonesia, batas atas rasio LDR yang aman adalah 92%,
sedangkan batas bawahnya adalah 78%.
Pada tahun 2025, rasio LDR perusahaan turun sebesar In 2025, the company’s LDR ratio decreased by 5.00% to 9.73%
5,00% menjadi 9,73% dari sebelumnya 116,24%. Hal from 116.24%. This indicates the need for improvements in the
ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam penyediaan company’s liquidity provision or third-party fund retention to
likuiditas perusahaan atau penyimpanan dana pihak ketiga comply with the provisions set by Bank Indonesia.
agar sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank
Indonesia.
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) adalah The Macroprudential Liquidity Buffer (MLB) is a minimum
cadangan likuiditas minimum dalam Rupiah yang wajib liquidity reserve in Rupiah that commercial banks are required to
dipelihara oleh Bank Umum dalam bentuk surat berharga maintain in the form of securities that can be used in monetary
yang dapat digunakan dalam operasi moneter. Besaran PLM operations. The LB amount is set by Bank Indonesia as a certain
ditetapkan oleh Bank Indonesia sebagai persentase tertentu percentage of the bank’s Rupiah-denominated third-party funds
dari DPK Bank Umum dalam Rupiah. (DPK).
BANK SULSELBAR 295
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 296
Kebijakan PLM diharapkan dapat mengatasi masalah The LB policy is expected to address the issue of procyclical
prosiklikalitas likuiditas dan berfungsi sebagai instrumen liquidity and serve as a liquidity-based macroprudential
makroprudensial berbasis likuiditas yang berlaku untuk instrument applicable to all banks. The LB must be met by
seluruh bank. PLM harus dipenuhi oleh Bank Umum, dan commercial banks, and in 2025, Bank Sulselbar had a LB of
pada tahun 2025, Bank Sulselbar memiliki nilai PLM sebesar 25.57%.
25,57%
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) adalah instrumen The Macroprudential Intermediation Ratio (MIR) is a
makroprudensial yang bertujuan untuk mengelola fungsi macroprudential instrument aimed at managing the banking
intermediasi perbankan agar sesuai dengan kapasitas dan intermediation function to align with capacity and economic
target pertumbuhan ekonomi, sambil tetap menjaga prinsip growth targets, while maintaining prudential principles.
kehati-hatian.
Untuk mendorong bank dalam penyaluran kredit/ To encourage banks to disburse credit/financing to businesses
pembiayaan kepada dunia usaha dalam rangka PEN, sambil under the National Economic Recovery (PEN) framework, while
menjaga stabilitas sistem keuangan (SSK), kebijakan RIM maintaining financial system stability (SSK), the RIM policy
tetap berada dalam kisaran 80-92%. Bank-bank yang tidak remains within the 80-92% range. Banks that do not meet this
memenuhi batas bawah tersebut akan dikenakan disinsentif lower limit will be subject to disincentives in the form of RIM
berupa kewajiban giro RIM. Pada tahun 2025, Bank Sulselbar requirements. In 2025, Bank Sulselbar had a RIM of 96.30%.
memiliki nilai RIM sebesar 96,30%.
296 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 297
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
ANALISIS TINGKAT KOLEKTIBILITAS PIUTANG
Analysis Of Receivable Collectibility Level
Fungsi utama bank sebagai lembaga intermediasi adalah The primary function of banks as financial intermediaries is to
mengumpulkan dana simpanan dari masyarakat dan collect funds from the public and redistribute them in the form
menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit. Kolektibilitas of loans. Receivable collectibility reflects the Bank’s ability to
piutang mencerminkan kemampuan bank dalam menarik recover funds extended to borrowers or financing customers in
kembali dana yang dipinjamkan kepada nasabah kredit atau accordance with agreed terms.
pembiayaan yang harus dikembalikan sesuai waktu yang
ditentukan.
Rasio kredit bermasalah Bank Sulselbar pada tahun 2025 The non-performing loan (NPL) ratio of Bank Sulselbar in 2025
menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, increased compared to the previous year but remained within a
namun tetap berada pada level yang terkendali dan sesuai controlled level and in compliance with regulatory requirements.
dengan ketentuan regulator. NPL Gross tercatat sebesar Gross NPL was recorded at 2.78%, increasing by 0.29% from
2,78%, meningkat 0,29% dari 2,49% pada tahun 2024. 2.49% in 2024. Meanwhile, Net NPL increased to 0.92% from
Sementara itu, NPL Net meningkat menjadi 0,92% dari 0.76%, or up by 0.16%.
0,76%, atau naik 0,16%.
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Description
NPL-Gross 2,78% 2,49% 2,16% 1,23% 0,92% 0,29% 11,65% NPL-Gross
NPL-Net 0,92% 0,76% 0,74% 0,19% 0,02% 0,16% 21,05% NPL-Net
Kendati mengalami kenaikan, rasio tersebut masih berada Despite the increase, the ratios remain within a safe threshold
dalam batas aman sebagaimana diatur dalam POJK No.15/ as regulated under POJK No. 15/POJK.03/2017 concerning
POJK.03/2017 tentang Penetapan Status dan Tindak Lanjut the Determination of Status and Follow-Up Supervision of
Pengawasan Bank Umum, yang menetapkan bahwa bank Commercial Banks, which stipulates that banks with NPL ratios
dengan rasio kredit bermasalah di bawah ambang batas below the intensive supervision threshold are still categorized as
pengawasan intensif masih dikategorikan dalam kondisi healthy.
yang sehat.
Peningkatan rasio NPL mencerminkan dinamika kualitas The increase in NPL reflects the dynamics of credit quality amid
kredit di tengah kondisi ekonomi dan penyesuaian portofolio economic conditions and adjustments in the financing portfolio.
pembiayaan. Untuk menjaga kualitas aset, Bank terus To maintain asset quality, the Bank continues to strengthen
memperkuat proses manajemen risiko kredit melalui its credit risk management processes through enhanced credit
peningkatan kualitas analisis pembiayaan, pemantauan analysis, periodic portfolio monitoring, and optimization of
portofolio secara berkala, serta optimalisasi strategi restructuring and collection strategies. Going forward, the Bank
restrukturisasi dan penagihan kredit. Ke depan, Bank juga will direct credit expansion more selectively toward productive
akan mengarahkan ekspansi kredit secara lebih selektif sectors with measurable risk profiles, ensuring that business
pada sektor-sektor produktif yang memiliki profil risiko growth aligns with asset quality preservation and financial
yang terukur, sehingga pertumbuhan bisnis tetap berjalan stability.
seiring dengan terjaganya kualitas aset dan stabilitas kinerja
keuangan.
BANK SULSELBAR 297
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 298
Secara keseluruhan, total kredit yang diberikan (gross) Overall, total gross loans disbursed reached IDR 23,545,619
mencapai Rp23.545.619 juta, meningkat Rp103.681 juta million, increasing by IDR 103,681 million or 0.44% compared to
atau 0,44% dibandingkan tahun sebelumnya. Setelah the previous year. After accounting for allowance for impairment
memperhitungkan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai losses (CKPN) of IDR 588,481 million, total net loans amounted
(CKPN) sebesar Rp588.481 juta, total kredit bersih tercatat to IDR 22,957,138 million, increasing by 0.27% compared to
Rp22.957.138 juta, meningkat 0,27% dari tahun 2024. 2024.
YOY 2025-2024
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021 +/- % Information
Lancar - Kolektibilitas I Current - Collectibility
22.575.816 22.572.939 21.731.476 21.328.390 20.990.817 2.877 0,01%
(Rp juta) I)
Dalam Perhatian Khusus
Special Mention -
- Kolektibilitas II (Rp 296.110 286.821 188.811 206.373 80.396 9.289 3,24%
juta)
Collectibility II
Kurang Lancar - Substandard -
38.966 23.151 18.653 14.377 6.139 15.815 68,31%
Kolektibilitas III (Rp juta) Collectibility III
Meragukan - Doubtful - Collectibility
42.708 25.512 16.217 25.997 13.118 17.196 67,40%
Kolektibilitas IV (Rp juta) IV
Macet - Kolektibilitas V
592.017 533.513 447.971 228.334 176.949 58.504 10,97% Loss - Collectibility V
(Rp juta)
Total Kredit Yang Total Gross Loans
23.545.619 23.441.938 22.403.127 21.803.471 21.267.419 103.681 0,44%
Diberikan Gross (Rp juta) Disbursed
Jumlah Cadangan
Allowance for
Kerugian Penurunan (588.481) (545.746) (433.244) (375.337) (269.440) (42.735) 7,83%
Nilai
Impairment Losses
Total Kredit Yang Total Net Loans
22.957.138 22.896.129 21.969.883 21.803.471 20.997.980 61.009 0,27%
Diberikan bersih Disbursed
Kualitas kredit Bank Sulselbar pada tahun 2025 tetap The credit quality of Bank Sulselbar in 2025 remained well
terjaga dengan komposisi portofolio yang didominasi oleh maintained, with the portfolio composition still dominated
kredit lancar. Kredit dengan kolektibilitas I (Lancar) tercatat by current loans. Loans classified as Collectibility I (Current)
sebesar Rp22.575.816 juta, relatif stabil dibandingkan amounted to IDR 22,575,816 million, relatively stable compared
tahun 2024 sebesar Rp22.572.939 juta. Sementara itu, to IDR 22,572,939 million in 2024. Meanwhile, Special Mention
kredit Dalam Perhatian Khusus (Kolektibilitas II) meningkat loans (Collectibility II) increased to IDR 296,110 million from IDR
menjadi Rp296.110 juta dari Rp286.821 juta. Pada sisi kredit 286,821 million. On the non-performing loan side, Collectibility
bermasalah, Kolektibilitas III meningkat menjadi Rp38.966 III increased to IDR 38,966 million from IDR 23,151 million,
juta dari Rp23.151 juta, Kolektibilitas IV menjadi Rp42.708 Collectibility IV rose to IDR 42,708 million from IDR 25,512
juta dari Rp25.512 juta, dan Kolektibilitas V meningkat million, and Collectibility V increased to IDR 592,017 million
menjadi Rp592.017 juta dari Rp533.513 juta. from IDR 533,513 million.
Dalam menjaga kualitas portofolio kredit, Bank menerapkan In maintaining credit portfolio quality, the Bank implements a
strategi pengelolaan risiko kredit secara komprehensif, comprehensive credit risk management strategy, particularly for
khususnya pada kredit dengan kolektibilitas III, IV, dan loans categorized under Collectibility III, IV, and V. This includes
V, melalui langkah restrukturisasi kredit, intensifikasi restructuring measures, intensified collection efforts, periodic
penagihan, pemantauan debitur secara berkala, serta debtor monitoring, and optimization of non-performing loan
optimalisasi penyelesaian kredit bermasalah. Upaya resolution. These efforts are carried out selectively by considering
tersebut dilakukan secara selektif dengan memperhatikan the debtor’s business prospects and collateral quality.
prospek usaha debitur dan kualitas agunan.
Pengelolaan kolektibilitas yang disiplin menjadi faktor Disciplined management of collectibility remains a key
penting dalam menjaga stabilitas kualitas aset serta factor in maintaining asset quality stability and supporting
298 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 299
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
mendukung keberlanjutan fungsi intermediasi Bank. Dengan the sustainability of the Bank’s intermediation function.
penguatan manajemen risiko kredit dan peningkatan kualitas Through strengthening credit risk management and improving
proses underwriting, Bank Sulselbar berupaya menjaga underwriting quality, Bank Sulselbar strives to maintain healthy
pertumbuhan kredit yang sehat sekaligus mempertahankan credit growth while ensuring sustainable financial performance.
kinerja keuangan yang berkelanjutan.
ASET PRODUKTIF
Earning Assets
Kualitas aset produktif Bank Sulselbar pada tahun 2025 The quality of Bank Sulselbar’s earning assets in 2025 remained
tetap terjaga melalui pengelolaan portofolio yang prudent well maintained through prudent portfolio management and
dan disiplin manajemen risiko, sejalan dengan ketentuan disciplined risk management practices, in line with POJK No.
POJK Nomor 40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas 40/POJK.03/2019 concerning Asset Quality Assessment for
Aset Bank Umum serta POJK Nomor 2/POJK.03/2022 Commercial Banks and POJK No. 2/POJK.03/2022 concerning
tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum Syariah dan Asset Quality Assessment for Sharia Commercial Banks and
Unit Usaha Syariah. Regulasi tersebut mengatur bahwa Sharia Business Units. These regulations stipulate that the
kualitas aset produktif bank dinilai berdasarkan kemampuan quality of a bank’s earning assets is assessed based on the
debitur dalam memenuhi kewajiban, prospek usaha, kondisi debtor’s ability to fulfill obligations, business prospects, financial
keuangan, serta ketepatan pembayaran kewajiban pokok condition, and the timeliness of principal and interest or profit-
dan bunga atau bagi hasil. sharing payments.
Pada tahun 2025, total aset produktif Bank Sulselbar tercatat In 2025, total earning assets of Bank Sulselbar amounted to IDR
sebesar Rp28.890.012 juta, menurun Rp1.252.378 juta atau 28,890,012 million, decreasing by IDR 1,252,378 million or
4,15% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp30.142.390 4.15% compared to IDR 30,142,390 million in 2024. The decline
juta. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh penyesuaian was mainly influenced by adjustments in portfolio composition
komposisi portofolio pada beberapa instrumen keuangan, across several financial instruments, particularly marketable
khususnya surat berharga dan penempatan pada bank securities and placements with other banks, as part of the Bank’s
lain, sebagai bagian dari strategi pengelolaan likuiditas dan liquidity management strategy and optimization of asset returns.
optimalisasi imbal hasil aset.
YOY 2025-2024
Uraian 2025 2024 2023 +/- % Description
Giro pada bank lain 15.312 98.121 21.744 142,01% Giro at other banks
37.056
Penempatan pada bank Placement at Bank Indonesia
407.948 941.985 (103.492) (25,37%)
Indonesia dan bank lain 304.456 and other banks
Surat-surat Berharga 5.553.533 6.175.112 3.382.155 (621.579) (10,07%) Securities
Tagihan Derivatif 176 834 884 (658) (78,90%) Derivative Receivables
Kredit dan Pembiayaan yang
Credit and Financing provided
diberikan dan pembiayaan 22.957.138 23.441.938 22.403.127 (484.800) (2,07%)
and sharia financing
syariah
Tagihan Akseptasi 12.546 76.139 94.340 (63.593) (83,52%) Acceptance Receivables
Penyertaan 25.107 25.107 103 0 0,00% Participation
Jumlah (Rp Juta) 28.890.012 30.142.390 29.473.495 (1.252.378) (4,15%) Total (Rp Million)
BANK SULSELBAR 299
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 300
Penurunan terutama dipengaruhi oleh berkurangnya The decline was primarily driven by a reduction in the portfolio
portofolio surat berharga sebesar Rp621.579 juta (10,07%), of marketable securities amounting to IDR 621,579 million
kredit dan pembiayaan yang diberikan sebesar Rp484.800 (10.07%), loans and financing amounting to IDR 484,800 million
juta (2,07%), serta tagihan akseptasi sebesar Rp63.593 juta (2.07%), and acceptance receivables amounting to IDR 63,593
(83,52%). Selain itu, penempatan pada Bank Indonesia dan million (83.52%). In addition, placements with Bank Indonesia
bank lain juga menurun Rp103.492 juta (25,37%). Di sisi and other banks decreased by IDR 103,492 million (25.37%).
lain, terdapat peningkatan pada giro pada bank lain sebesar On the other hand, Demand Deposits with other banks increased
Rp21.744 juta (142,01%) yang mencerminkan penyesuaian by IDR 21,744 million (142.01%), reflecting adjustments in the
pengelolaan likuiditas jangka pendek Bank. Bank’s short-term liquidity management.
Secara keseluruhan, komposisi aset produktif Bank masih Overall, the composition of the Bank’s earning assets continues
didominasi oleh kredit dan pembiayaan yang diberikan to be dominated by loans and financing amounting to IDR
sebesar Rp22.957.138 juta, yang menunjukkan bahwa fungsi 22,957,138 million, indicating that the intermediation function
intermediasi tetap menjadi kontributor utama pembentukan remains the main contributor to the formation of earning assets.
aset produktif.
Meskipun terjadi penurunan secara nominal, kualitas aset Despite the nominal decline, the overall quality of the Bank’s
produktif Bank secara umum masih berada dalam kondisi earning assets remains sound and compliant with regulatory
sehat dan memenuhi ketentuan regulator. Hal ini tercermin requirements. This is reflected in the dominance of loans within
dari dominannya portofolio kredit pada kategori lancar serta the current category and the non-performing loan ratio remaining
rasio kredit bermasalah yang masih berada dalam batas within the supervisory threshold set by the Financial Services
pengawasan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Authority. Accordingly, the management of earning assets by
Dengan demikian, secara prinsip pengelolaan aset produktif Bank Sulselbar has complied with POJK provisions regarding
Bank Sulselbar telah memenuhi ketentuan POJK terkait asset quality assessment, both for conventional banking activities
penilaian kualitas aset, baik untuk kegiatan konvensional and Sharia-based financing.
maupun pembiayaan berbasis prinsip syariah.
Ke depan, Bank Sulselbar akan terus memperkuat Going forward, Bank Sulselbar will continue to strengthen
pengelolaan kualitas aset melalui peningkatan kualitas asset quality management through improvements in credit
proses analisis kredit (underwriting), pemantauan portofolio underwriting processes, periodic portfolio monitoring,
secara berkala, penerapan sistem early warning system, implementation of an early warning system, and optimization of
serta optimalisasi strategi restrukturisasi kredit. Langkah credit restructuring strategies. These initiatives aim to maintain
tersebut bertujuan untuk menjaga kualitas aset tetap sound asset quality, minimize credit risk, and ensure balanced
sehat, meminimalkan risiko kredit, serta memastikan and sustainable business growth.
keberlanjutan pertumbuhan bisnis Bank secara berimbang
dan berkelanjutan.
300 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 301
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
STRUKTUR MODAL
Capital Structure
Dalam menjalankan kegiatan usaha, Bank Sulselbar In conducting its business activities, Bank Sulselbar consistently
senantiasa menjaga kecukupan permodalan sesuai maintains capital adequacy in accordance with POJK No.
ketentuan POJK No.27 Tahun 2022 tentang Perubahan 27 of 2022 concerning the Second Amendment to POJK No.
Kedua atas POJK No.11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban 11/POJK.03/2016 regarding Minimum Capital Adequacy
Penyediaan Modal Minimum bagi Bank Umum. Regulasi Requirements for Commercial Banks. The regulation stipulates
tersebut mengatur bahwa bank wajib menyediakan modal that banks are required to maintain adequate capital to absorb
yang memadai untuk menyerap potensi risiko yang timbul potential risks arising from business activities, thereby ensuring
dari kegiatan usaha, sehingga mampu menjaga stabilitas financial system stability and protecting the interests of
sistem keuangan serta melindungi kepentingan nasabah dan customers and stakeholders.
pemangku kepentingan.
Dalam ketentuan tersebut, struktur permodalan bank terdiri Under these provisions, a bank’s capital structure consists of Core
dari Modal Inti (Tier 1) dan Modal Pelengkap (Tier 2). Modal Capital (Tier 1) and Supplementary Capital (Tier 2). Core Capital
Inti merupakan komponen utama yang mencerminkan represents the primary component reflecting the strength of
kekuatan permodalan bank, yang umumnya berasal dari the Bank’s capital, generally derived from paid-in capital, share
modal disetor, agio saham, laba ditahan, serta komponen premium, retained earnings, and other equity components with
ekuitas lainnya yang memiliki kemampuan paling tinggi the highest capacity to absorb losses. Meanwhile, Supplementary
dalam menyerap kerugian. Sementara itu, Modal Pelengkap Capital represents additional capital that can be used to support
merupakan modal tambahan yang dapat digunakan untuk risk absorption capacity, such as subordinated instruments or
mendukung kapasitas penyerapan risiko, seperti instrumen certain reserves permitted by the regulator.
subordinasi atau cadangan tertentu yang diperkenankan
oleh regulator.
Sejalan dengan ketentuan tersebut, Bank Sulselbar terus In line with these provisions, Bank Sulselbar continues to
memperkuat struktur permodalannya melalui pengelolaan strengthen its capital structure through solid core capital
modal inti yang solid serta optimalisasi modal pelengkap management and prudent optimization of supplementary
secara prudent. Komposisi modal yang sehat memungkinkan capital. A sound capital composition enables the Bank to meet
Bank untuk memenuhi kebutuhan Kewajiban Penyediaan the Minimum Capital Adequacy Requirement (KPMM) while
Modal Minimum (KPMM) sekaligus mendukung ekspansi supporting business expansion, effective risk management, and
usaha, pengelolaan risiko yang efektif, serta keberlanjutan the sustainability of its intermediation function. With a strong
fungsi intermediasi. Dengan struktur permodalan yang kuat and well-managed capital structure, Bank Sulselbar has sufficient
dan terkelola dengan baik, Bank Sulselbar memiliki kapasitas capacity to navigate the dynamics of the banking industry and
yang memadai untuk menghadapi dinamika industri support sustainable regional economic growth.
perbankan serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah
secara berkelanjutan.
Tabel Struktur Modal Tahun 2023-2025
YOY 2025-2024
Komponen Modal 2025 2024 2023 +/- % Capital Component
Modal Inti (Tier 1) 4.852.680 4.719.167 4.315.390 133.513 2,83% Core Capital
Modal Pelengkap (Tier 2) 191.617 182.735 174.041 8.882 4,86% Supplementary Capital
Jumlah Modal untuk Risiko
Total Capital for Credit,
Kredit, Operasional dan 5.044.298 4.091.902 4.489.431 952.396 23,28%
Operational and Market Risk
Risiko Pasar
BANK SULSELBAR 301
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 302
Tabel Struktur Modal Tahun 2023-2025
YOY 2025-2024
Komponen Modal 2025 2024 2023 +/- % Capital Component
Aset Tertimbang Menurut
Risk-Weighted Assets (RWA) for
Risiko (ATMR) untuk Risiko 15.453.015 14.736.717 14.035.628 716.298 4,86%
Credit Risk
Kredit
Aset Tertimbang Menurut
Risk-Weighted Assets (RWA) for
Risiko (ATMR) untuk Risiko 1.671.973 1.534.399 1.645.460 137.574 8,97%
Operational Risk
Operasional
Aset Tertimbang Menurut
Risk-Weighted Assets (RWA) for
Risiko (ATMR) untuk Risiko 131.689 37.063 8.674 94.626 255,31%
Market Risk
Pasar
Jumlah ATMR untuk Risiko
Total RWA for Credit,
Kredit, Operasional dan 17.256.679 16.308.179 15.689.763 948.500 5,82%
Operational and Market Risk
Risiko Pasar
Struktur permodalan Bank Sulselbar pada tahun 2025 The capital structure of Bank Sulselbar in 2025 shows
menunjukkan penguatan dibandingkan tahun sebelumnya, strengthening compared to the previous year, in line with the
seiring dengan upaya Bank dalam menjaga ketahanan Bank’s efforts to maintain capital resilience to support business
modal untuk mendukung pertumbuhan usaha. Total modal growth. Total capital for credit, operational, and market risks
yang diperhitungkan untuk risiko kredit, operasional, dan amounted to IDR 5,044,298 million, increasing by IDR 952,396
risiko pasar tercatat sebesar Rp5.044.298 juta, meningkat million or 23.28% compared to IDR 4,091,902 million in 2024.
Rp952.396 juta atau 23,28% dibandingkan tahun 2024
sebesar Rp4.091.902 juta.
Peningkatan tersebut terutama berasal dari Modal Inti (Tier The increase was primarily driven by Core Capital (Tier 1), which
1) yang mencapai Rp4.852.680 juta, meningkat Rp133.513 reached IDR 4,852,680 million, increasing by IDR 133,513
juta atau 2,83% dibandingkan tahun 2024 sebesar million or 2.83% compared to IDR 4,719,167 million in 2024.
Rp4.719.167 juta. Modal inti masih menjadi kontributor Core capital remains the main contributor to the Bank’s capital
utama dalam struktur permodalan Bank, mencerminkan structure, reflecting a strong capital base derived from paid-
kuatnya basis permodalan yang berasal dari modal disetor in capital and accumulated retained earnings. Meanwhile,
dan akumulasi laba ditahan. Sementara itu, Modal Pelengkap Supplementary Capital (Tier 2) amounted to IDR 191,617
(Tier 2) tercatat sebesar Rp191.617 juta, meningkat Rp8.882 million, increasing by IDR 8,882 million or 4.86% compared to
juta atau 4,86% dibandingkan tahun sebelumnya. the previous year.
Di sisi lain, Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) On the other hand, Risk-Weighted Assets (RWA) increased to IDR
meningkat menjadi Rp17.256.679 juta dari Rp16.308.179 17,256,679 million from IDR 16,308,179 million, or up by IDR
juta atau naik Rp948.500 juta (5,82%), yang terutama 948,500 million (5.82%), mainly driven by increases in credit risk
dipengaruhi oleh peningkatan ATMR risiko kredit dan and operational risk RWA in line with the growth of the Bank’s
operasional seiring pertumbuhan aktivitas usaha Bank. business activities.
Dengan struktur permodalan tersebut, Bank Sulselbar With this capital structure, Bank Sulselbar continues to have
tetap memiliki kapasitas permodalan yang memadai sufficient capital capacity to support business expansion and risk
untuk mendukung ekspansi usaha dan penyerapan risiko. absorption. This capital position is also aligned with the Bank’s
Posisi modal ini juga sejalan dengan klasifikasi Bank dalam classification under the KBMI 1 category, where strengthening
kelompok KBMI 1, di mana penguatan modal inti menjadi core capital remains a key focus to maintain capital resilience,
fokus utama untuk menjaga ketahanan permodalan, enhance intermediation capacity, and support sustainable
meningkatkan kemampuan intermediasi, serta mendukung growth strategies.
strategi pertumbuhan Bank secara berkelanjutan.
302 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 303
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Bank Sulselbar senantiasa menjaga kecukupan permodalan Bank Sulselbar consistently maintains capital adequacy to
untuk memastikan kemampuan dalam menyerap potensi ensure its ability to absorb potential risks arising from business
risiko yang timbul dari aktivitas usaha. Kepatuhan terhadap activities. Compliance with the Minimum Capital Adequacy
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) atau Capital Requirement (KPMM) or Capital Adequacy Ratio (CAR) is carried
Adequacy Ratio (CAR) dilakukan dengan memperhatikan out by considering the Bank’s risk profile as regulated by the
profil risiko Bank sebagaimana diatur dalam ketentuan Financial Services Authority.
Otoritas Jasa Keuangan.
Pada tahun 2025, rasio Tier 1 Bank Sulselbar tercatat In 2025, the Bank’s Tier 1 ratio was recorded at 28.12%, slightly
sebesar 28,12%, sedikit menurun dibandingkan tahun 2024 decreasing compared to 28.94% in 2024. Meanwhile, the capital
sebesar 28,94%. Sementara itu, rasio modal inti terhadap adequacy ratio (CAR) based on Risk-Weighted Assets (RWA) was
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) tercatat sebesar recorded at 29.23%, compared to 30.06% in the previous year.
29,23%, dibandingkan 30,06% pada tahun sebelumnya. This decline was mainly driven by the increase in RWA in line
Penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh peningkatan with the expansion of business activities and risk exposure.
ATMR seiring dengan pertumbuhan aktivitas usaha dan
eksposur risiko Bank.
Meskipun demikian, tingkat permodalan Bank Sulselbar Nevertheless, Bank Sulselbar’s capital level remains well above
tetap berada jauh di atas ketentuan minimum KPMM sesuai the minimum KPMM requirement of 9%–<10% based on its risk
profil risiko sebesar 9%–<10%, sehingga menunjukkan profile, indicating that the Bank has very strong capital capacity
bahwa Bank memiliki kapasitas permodalan yang sangat to support operations and business expansion.
memadai untuk mendukung kegiatan operasional dan
ekspansi bisnis.
Dengan posisi permodalan yang kuat, Bank Sulselbar With a strong capital position, Bank Sulselbar has sufficient
memiliki ruang yang cukup untuk mengantisipasi berbagai room to aticipate various risks inherent in its business activities
risiko yang melekat pada kegiatan usaha, sekaligus while supporting healthy credit growth. Going forward, the Bank
mendukung pertumbuhan kredit secara sehat. Ke depan, will continue to maintain an optimal capital structure through
Bank akan terus menjaga struktur permodalan yang optimal strengthening core capital, disciplined risk management, and
melalui penguatan modal inti, pengelolaan risiko yang balanced control of RWA growth.
disiplin, serta pengendalian pertumbuhan aset tertimbang
menurut risiko secara berimbang.
Tabel Rasio Kecukupan Modal 2022-2024
Capital Adequacy Ratio Table 2022–2024
Growth 2024
Komponen Modal 2024 2023 2022 -/+ % Capital Component
Rasio kewajiban penyediaan
dengan memperhitungkan Capital Adequacy Ratio (Credit
30,06 28,61 27,56 1,45 5,07
risiko kredit dan risiko & Operational Risk)
operasional
Rasio kewajiban penyediaan
dengan memperhitungkan Capital Adequacy Ratio (Credit,
30,06 28,61 27,54 1,45 5,07
risiko kredit, risiko Operational & Market Risk)
operasional, dan risiko pasar
Rasio kewajiban penyediaan
modal minimum yang Minimum Capital Adequacy
9 - <10 9 - <10 9 - <10
diwajibkan Bank Indonesia Requirement (BI Regulation)
sesuai profil risiko
BANK SULSELBAR 303
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 304
Kebijakan Manajemen dan Dasar Capital Management Policy And Basis
Pemilihan Kebijakan Manajemen atas For Capital Structure Management
Struktur Modal
Struktur permodalan yang kuat merupakan fondasi A strong capital structure serves as a fundamental foundation
utama bagi keberlanjutan kinerja Bank Sulselbar dalam for the sustainability of Bank Sulselbar’s performance in carrying
menjalankan fungsi intermediasi serta mendukung out its intermediation function and supporting regional economic
pembangunan ekonomi daerah. Sebagai Bank Pembangunan development. As a Regional Development Bank, Bank Sulselbar
Daerah, Bank Sulselbar tidak hanya dituntut untuk mencatat is not only required to achieve sustainable business growth but
pertumbuhan usaha yang berkelanjutan, tetapi juga menjaga also to maintain financial stability through prudent, disciplined
stabilitas keuangan melalui pengelolaan modal yang prudent, capital management aligned with regulatory frameworks and
disiplin, dan selaras dengan kerangka regulasi serta praktik best practices in the banking industry.
terbaik industri perbankan.
Dalam mengelola struktur permodalan, Bank Sulselbar In managing its capital structure, the Bank refers to POJK No.
berpedoman pada ketentuan POJK No.11/POJK.03/2016 11/POJK.03/2016 concerning Minimum Capital Adequacy
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Requirements for Commercial Banks, as amended, most recently
Umum sebagaimana telah beberapa kali diperbarui, by POJK No. 27 of 2022. These regulations require banks to
terakhir melalui POJK No.27 Tahun 2022. Regulasi tersebut maintain sufficient minimum capital to cover risks arising from
mengatur bahwa setiap bank wajib menyediakan modal business activities while ensuring the stability of the national
minimum yang memadai untuk menutup risiko yang timbul banking system. Accordingly, Bank Sulselbar ensures that its
dari kegiatan usaha, sekaligus menjaga stabilitas sistem capital adequacy ratio consistently remains at a healthy level
perbankan nasional. Sejalan dengan ketentuan tersebut, above the minimum regulatory requirement.
Bank Sulselbar memastikan bahwa rasio kecukupan modal
senantiasa berada pada tingkat yang sehat dan berada di
atas ketentuan minimum yang dipersyaratkan regulator.
Kebijakan struktur modal Bank tidak hanya berorientasi The Bank’s capital structure policy is not only oriented toward
pada kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga dirancang regulatory compliance but is also designed to enhance resilience
untuk memperkuat daya tahan Bank dalam menghadapi in facing economic dynamics and changes in the financial
dinamika perekonomian serta perubahan lanskap industri industry landscape. In this context, the Bank consistently
keuangan. Dalam konteks tersebut, Bank secara konsisten optimizes its Core Capital (Tier 1) as the primary source of loss
mengoptimalkan komposisi Modal Inti (Tier-1) sebagai absorption, derived from paid-in capital, retained earnings, and
sumber utama penyerapan kerugian yang berasal dari modal other equity components. Strong core capital reflects a solid
disetor, laba ditahan, serta komponen ekuitas lainnya. Modal financial foundation and provides sufficient room for sustainable
inti yang kuat mencerminkan fundamental permodalan business expansion.
yang sehat sekaligus memberikan ruang yang memadai
bagi Bank dalam mengembangkan kegiatan usaha secara
berkelanjutan.
Selain modal inti, Bank juga mengelola Modal Pelengkap (Tier- In addition to core capital, the Bank also manages Supplementary
2) sebagai komponen tambahan yang berfungsi mendukung Capital (Tier 2) as an additional component supporting risk
kapasitas permodalan dalam menyerap risiko. Kombinasi absorption capacity. The combination of core and supplementary
antara modal inti dan modal pelengkap membentuk struktur capital forms a balanced and resilient capital structure, capable
permodalan yang seimbang dan resilient, sehingga mampu of supporting earning asset portfolio growth and prudent
menopang pertumbuhan portofolio aset produktif serta financing expansion.
mendukung ekspansi pembiayaan yang prudent.
304 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 305
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Dalam menentukan kebutuhan modal, Bank Sulselbar juga In determining capital requirements, Bank Sulselbar adopts
mengacu pada prinsip kecukupan modal berbasis profil risiko a risk-based capital adequacy approach in accordance with
sebagaimana diatur dalam SEOJK No.26/SEOJK.03/2016 SEOJK No. 26/SEOJK.03/2016. Through this approach, capital
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum sesuai adequacy is calculated by considering exposure to various risks
Profil Risiko. Melalui pendekatan ini, kecukupan modal inherent in business activities, including credit risk, market risk,
Bank dihitung dengan mempertimbangkan tingkat eksposur and operational risk. Risk profile assessments are conducted
terhadap berbagai jenis risiko yang melekat pada aktivitas periodically through an integrated risk management framework,
usaha, termasuk risiko kredit, risiko pasar, dan risiko enabling capital requirements to align with business portfolio
operasional. Penilaian terhadap profil risiko dilakukan developments and economic conditions.
secara berkala melalui kerangka manajemen risiko yang
terintegrasi, sehingga kebutuhan modal dapat disesuaikan
dengan perkembangan portofolio bisnis dan kondisi ekonomi
yang mempengaruhi kualitas aset serta kinerja Bank.
Pengukuran kebutuhan modal tersebut dilakukan dengan Capital requirements are measured using the standardized
menggunakan pendekatan standardized approach yang approach based on the Basel III Reforms framework. Through
mengacu pada kerangka Basel III Reforms. Melalui this approach, capital requirements are calculated based on Risk-
pendekatan ini, Bank menghitung kebutuhan modal Weighted Assets (RWA), which reflect the risk level of each asset
berdasarkan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) exposure. This methodology provides a more comprehensive view
yang mencerminkan tingkat risiko dari setiap eksposur aset of the Bank’s risk profile and enables management to manage
yang dimiliki Bank. Metodologi ini memberikan gambaran capital structure more effectively on a risk-based basis.
yang lebih komprehensif mengenai profil risiko Bank serta
memungkinkan manajemen untuk mengelola struktur modal
secara lebih efektif dan berbasis risiko.
Penerapan kerangka Basel III tidak hanya meningkatkan The implementation of the Basel III framework not only enhances
kualitas pengelolaan risiko, tetapi juga memperkuat risk management quality but also strengthens alignment with
keselarasan praktik tata kelola Bank Sulselbar dengan standar international banking standards. This is particularly important
internasional di sektor perbankan. Hal ini menjadi penting given the increasing complexity of the financial services industry
mengingat semakin kompleksnya dinamika industri jasa and the growing demand for transparency and accountability in
keuangan serta meningkatnya tuntutan terhadap transparansi capital management.
dan akuntabilitas dalam pengelolaan permodalan.
Selain memenuhi ketentuan modal minimum regulator, In addition to meeting minimum capital requirements, Bank
Bank Sulselbar juga menerapkan kebijakan pembentukan Sulselbar also implements a capital buffer policy as part of
modal penyangga (capital buffer) sebagai bagian dari its capital strengthening strategy. The capital buffer serves as
strategi penguatan ketahanan permodalan. Capital buffer an additional protection layer, enabling the Bank to maintain
berfungsi sebagai lapisan perlindungan tambahan yang financial stability during economic stress, increased credit risk,
memungkinkan Bank tetap menjaga stabilitas keuangan or market volatility. With adequate capital buffers, the Bank
apabila terjadi tekanan ekonomi, peningkatan risiko kredit, gains greater flexibility in absorbing potential losses without
atau gejolak pasar yang dapat mempengaruhi kinerja disrupting operations or its intermediation function. The capital
keuangan Bank. Dengan adanya buffer modal yang memadai, buffer policy also reflects the Bank’s commitment to maintaining
Bank memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam menyerap regional financial system stability.
potensi kerugian tanpa mengganggu kelangsungan kegiatan
operasional maupun fungsi intermediasi.
Kebijakan pembentukan capital buffer juga menjadi bagian The capital buffer policy also forms part of Bank Sulselbar’s
dari komitmen Bank Sulselbar dalam menjaga stabilitas commitment to maintaining the stability of the regional
sistem keuangan daerah. Sebagai lembaga keuangan yang financial system. As a financial institution with a strategic role in
BANK SULSELBAR 305
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 306
memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan supporting regional development, Bank Sulselbar recognizes that
daerah, Bank Sulselbar menyadari bahwa ketahanan capital resilience is a crucial factor in maintaining public trust
permodalan merupakan faktor penting dalam menjaga and ensuring the sustainability of its intermediation function.
kepercayaan masyarakat serta memastikan keberlanjutan
fungsi intermediasi.
Ke depan, Bank Sulselbar akan terus memperkuat struktur Going forward, Bank Sulselbar will continue to strengthen its
permodalan melalui berbagai strategi, antara lain optimalisasi capital structure through various strategies, including optimizing
akumulasi laba ditahan, pengelolaan pertumbuhan aset retained earnings accumulation, prudent asset growth
secara prudent, serta peningkatan kualitas manajemen management, and enhancing risk management quality. The Bank
risiko. Selain itu, Bank juga akan terus menyesuaikan strategi will also continuously align its capital strategy with regulatory
permodalan dengan perkembangan regulasi, dinamika developments, national economic dynamics, and banking
perekonomian nasional, serta arah transformasi industri industry transformation trends.
perbankan.
Dengan fondasi permodalan yang kuat, pengelolaan risiko With a strong capital foundation, disciplined risk management,
yang disiplin, serta dukungan pemegang saham yang and solid shareholder support, Bank Sulselbar has sufficient
solid, Bank Sulselbar memiliki kapasitas yang memadai capacity to face economic challenges while capturing growth
untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi sekaligus opportunities. A sound capital structure is expected to enhance
memanfaatkan peluang pertumbuhan yang ada. Struktur competitiveness, maintain financial performance stability, and
permodalan yang sehat tersebut diharapkan mampu strengthen the Bank’s role as a driver of economic development
memperkuat daya saing Bank, menjaga stabilitas kinerja in South Sulawesi and West Sulawesi.
keuangan, serta mendukung peran Bank Sulselbar sebagai
motor penggerak pembangunan ekonomi di wilayah
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
INFORMASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN
Risk Exposure and Capitalization Information
Sesuai dengan kompleksitas usahanya, Bank telah mengelola In accordance with the complexity of its business activities, the
8 (delapan) jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko likuiditas, Bank manages eight (8) types of risks, namely credit risk, liquidity
risiko pasar, risiko operasional, risiko hukum, risiko reputasi, risk, market risk, operational risk, legal risk, reputational risk,
risiko stratejik dan risiko kepatuhan. Namun bagian ini hanya strategic risk, and compliance risk. However, this section only
menjelaskan tentang praktik manajemen risiko untuk risiko describes risk management practices related to credit risk, market
kredit, risiko pasar, risiko likuiditas dan risiko operasional. risk, liquidity risk, and operational risk. Meanwhile, explanations
Sedangkan untuk penjelasan terkait dengan jenis-jenis risiko regarding other types of risks are presented in the Risk Profile and
lainnya disajikan pada laporan eksposur risiko tahun 2025 Risk Management section under Corporate Governance in this
(terlampir). Annual Report.
306 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 307
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
IKATAN MATERIAL UNTUK INVESTASI BARANG MODAL
Material Commitments For Capital Expenditure Investments
Di tahun 2025, Bank Sulselbar memiliki ikatan material In 2025, Bank Sulselbar has material commitments related to
terkait investasi barang modal yang dilakukan dengan capital expenditure investments undertaken with the following
entitas sebagai berikut: entities:
Tujuan Ikatan Purpose Of Commitments
Proyek pengembangan digital dimanfaatkan sebagai strategi Digital development projects are utilized as a strategic initiative
untuk menunjang Corporate Plan dengan memperbaiki dan to support the Corporate Plan by improving and developing
mengembangkan proses bisnis agar dapat beradaptasi business processes to adapt to current banking developments.
dengan perkembangan bank saat ini. Dengan adanya With enhanced services, it is expected to improve the Bank’s
peningkatan pelayanan, diharapkan dapat meningkatkan capabilities, service quality, speed, and reliability of information,
kapabilitas Bank Sulselbar serta mutu layanan dan kecepatan thereby enabling timely and effective strategic decision-making.
serta kehandalan informasi, sehingga kebijakan strategis
dapat segera diputuskan.
Sumber Dana Source Of Funds
Dalam memenuhi ikatan material terkait investasi barang To fulfill material commitments related to capital expenditure
modal, Bank Sulselbar menggunakan sumber dana yang investments, Bank Sulselbar utilizes funding sources derived
berasal dari modal Bank yang telah dianggarkan selama from the Bank’s capital budget allocated during the current year.
tahun berjalan.
Mata Uang yang menjadi Dominasi Dominant Currency
Transaksi yang dilakukan dalam rangka pengikatan material Transactions related to material commitments for capital
untuk belanja modal dilakukan dalam mata uang Rupiah. expenditure are conducted in Indonesian Rupiah.
Langkah-langkah yang direncanakan Planned Measures To Mitigate Foreign
Bank Sulselbar untuk melindungi Exchange Risk
Risiko dari Posisi Mata Uang Asing
Seluruh transaksi pengikatan dan belanja modal dilakukan All commitment and capital expenditure transactions are
dalam mata uang Rupiah, sehingga Bank Sulselbar tidak conducted in Rupiah; therefore, Bank Sulselbar does not require
perlu melakukan perlindungan terhadap risiko mata uang. hedging measures against foreign exchange risk.
Perjanjian Kerjasama Cooperation Agreements
Selain perikatan investasi barang modal, Bank Sulselbar In addition to capital expenditure commitments, Bank Sulselbar
memiliki sejumlah perikatan penting yang dapat membantu has several significant agreements that support the Company’s
kinerja perusahaan berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) performance based on Memorandums of Understanding
dan Perjanjian Kerjasama dengan beberapa perusahaan di (MoU) and Cooperation Agreements with various companies in
Indonesia yang akan diuraikan sebagai berikut: Indonesia, as described below:
BANK SULSELBAR 307
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 308
No Pihak yang Berikatan Counterparty Tujuan Purpose
Berdasarkan perjanjian kerjasama No.9/ Based on Cooperation Agreement No. 9/
PKS-BSSB/I/2019 tanggal 22 Januari PKS-BSSB/I/2019 dated January 22, Mendukung
2019 Bank sepakat untuk membuat 2019, the Bank entered into a cooperation implementasi
perjanjian kerjasama dengan Pemerintah agreement with the Government of Mamuju sistem To support the
Kabupaten Mamuju atas implementasi Regency for the implementation of a non- pengelolaan implementation
sistem non tunai pengelolaan keuangan cash financial management system. The keuangan of a non-cash
pada Kabupaten Mamuju. Perjanjian agreement is valid for 5 (five) years from the daerah berbasis regional financial
kerjasama berlaku selama 5 (lima) tahun signing date and is currently in the process of non tunai guna management
sejak ditandatangani Perjanjian, dan extension. Based on Cooperation Agreement meningkatkan system to enhance
masih dalam proses perpanjangan. No. 157/PKS- transparansi, transparency,
1
Berdasarkan perjanjian kerjasama akuntabilitas, accountability,
Based on cooperation agreement No. 157/ efisiensi, efficiency,
No.157/PKS-BSSB/DDL/IV/2025
PKS-BSSB/DDL/IV/2025 dated April keamanan transaction security,
tanggal 20 April 2025 Bank sepakat
20, 2025, the Bank agreed to enter into transaksi, serta and support digital
untuk membuat perjanjian kerjasama
a cooperation agreement with the West mendukung transformation
dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi
Sulawesi Provincial Government for the transformasi of regional
Barat atas implementasi sistem non tunai
implementation of a non-cash financial digital pemerintah governments.
pengelolaan keuangan pada Provinsi
management system in West Sulawesi daerah.
Sulawesi Barat. Perjanjian kerjasama
Province. The cooperation agreement is valid
berlaku selama 5 (lima) tahun sejak
for 5 (five) years from the date of signing.
ditandatangani.
Pada tanggal 28 Maret 2023, Bank
telah melakukan perjanjian kerjasama On March 28, 2023, the Bank entered into a
No.104/PKS-BSSB/III/2023 dan No.035/ cooperation agreement No. 104/PKS-BSSB/
PKS/JAMSYAR/III/2023 dengan PT III/2023 and No. 035/PKS/JAMSYAR/
Penjaminan Jamkrindo Syariah tentang III/2023 with PT Penjaminan Jamkrindo Memberikan
Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan Graha Syariah regarding the Guarantee (Kafalah) penjaminan
Berkah iB untuk Pengadaan Perumahan for Graha Berkah iB Financing for Housing (kafalah) atas Providing
melalui Pembiayaan Rumah Sejahtera Procurement through Sharia Prosperous Pembiayaan guarantees
Syariah dengan Fasilitas Likuiditas Home Financing with the Housing Financing Graha Berkah iB (kafalah) for
2 Pembiayaan Perumahan (FLPP). Jangka Liquidity Facility (FLPP). The agreement melalui skema Graha Berkah iB
waktu perjanjian 3 (tiga) tahun terhitung term is 3 (three) years from March 28, 2023, FLPP guna Financing through
sejak tanggal 28 Maret 2023 sampai to March 27, 2026. mendukung the FLPP scheme
dengan tanggal 27 Maret 2026. pengadaan to support housing
perumahan dan procurement and
Memberikan Penjaminan (KAFALAH) meningkatkan increase access to
Providing Guarantee (KAFALAH) for
Pembiayaan Graha Berkah iB untuk akses pembiayaan financing for sharia-
Graha Berkah iB Financing for Housing
Pengadaan Perumahan melalui rumah sejahtera compliant housing.
Procurement through Sharia Prosperous
Pembiayaan Rumah Sejahtera Syariah syariah.
Home Financing with Housing Financing
dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan
Liquidity Facility (FLPP) from the Guarantor
Perumahan (FLPP) dari Penjamin (KAFIL)
(KAFIL) to the Guarantee Recipient
kepada Penerima Jaminan (MAKFUL
(MAKFUL LAHU) for Financing provided to
LAHU) atas Pembiayaan yang diberikan
the Guaranteed (MAKFUL ‘ANHU).
kepada Terjamin (MAKFUL ‘ANHU).
308 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 309
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
No Pihak yang Berikatan Counterparty Tujuan Purpose
Pada tanggal 27 April 2023, Bank
telah melakukan perjanjian kerjasama On April 27, 2023, the Bank entered into
No.118/PKS-BSSB/IV/2023 dan No.045/ cooperation agreements No. 118/PKS- Menyediakan
PKS/JAMSYAR/IV/2023 dengan PT BSSB/IV/2023 and No. 045/PKS/JAMSYAR/ penjaminan Providing
Penjaminan Jamkrindo Syariah tentang IV/2023 with PT Penjaminan Jamkrindo (kafalah) atas guarantees
Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan Syariah regarding General Financing pembiayaan (kafalah) for
Umum. Jangka waktu perjanjian 3 (tiga) Guarantee (Kafalah). The agreement term is umum komersial general commercial
3 tahun terhitung sejak tanggal 20 Mei 3 (three) years, starting from May 20, 2023, guna memitigasi financing to
2023 sampai dengan tanggal 19 Mei to May 19, 2026. risiko kredit mitigate credit risks
2026. serta mengatur and regulate claims
Memberikan Penjaminan (KAFALAH) Providing Guarantee (KAFALAH) by the mekanisme klaim and subrogation
oleh Penjamin (KAFIL) atas Pembiayaan Guarantor (KAFIL) for General (Commercial) dan subrogasi mechanisms in a
Umum (Komersial) yang diberikan Financing provided by the Guarantee secara jelas dan clear and structured
Penerima Jaminan (MAKFUL LAHU) Recipient (MAKFUL LAHU) to the terstruktur. manner.
kepada Terjamin (MAKFUL ‘ANHU) Guaranteed (MAKFUL ‘ANHU) along with
berikut tata cara proses klaim dan procedures for the claim and subrogation
subrogasinya. process.
Pada tanggal 28 Maret 2023, Bank
On March 28, 2023, the Bank entered into
telah melakukan perjanjian kerjasama
cooperation agreements No. 106/PKS- Memberikan
No.106/PKS-BSSB/III/2023 dan No.037/
BSSB/III/2023 and No. 037/PKS/JAMSYAR/ penjaminan
PKS/JAMSYAR/III/2023 dengan PT
III/2023 with PT Penjaminan Jamkrindo (kafalah) atas Providing
Penjaminan Jamkrindo Syariah tentang
Syariah regarding the Guarantee (Kafalah) pembiayaan guarantees
Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan
for Subsidized Home Ownership Financing. pemilikan rumah (kafalah) for
Pemilikan Rumah Bersubsidi. Jangka
The agreement term is 3 (three) years, bersubsidi guna subsidized home
waktu perjanjian 3 (tiga) tahun terhitung
4 starting from March 28, 2023, to March 28, mendukung ownership financing
sejak tanggal 28 Maret 2023 sampai
2026. akses perumahan to support public
dengan tanggal 28 Maret 2026.
masyarakat serta housing access and
Memberikan Penjaminan (KAFALAH) memitigasi risiko mitigate financing
Providing a Guarantee (KAFALAH) by the
oleh Penjamin (KAFIL) atas Pembiayaan pembiayaan bagi risks for the Bank.
Guarantor (KAFIL) for Subsidized Home
Pemilikan Rumah Bersubsidi yang Bank.
Ownership Financing provided by the
diberikan Penerima Jaminan (MAKFUL
Guarantee Recipient (MAKFUL LAHU) to the
LAHU) kepada Terjamin (MAKFUL
Guaranteed (MAKFUL ‘ANHU).
‘ANHU).
Menjalin
keanggotaan Establishing
Issuer Bank untuk Issuer Bank
Pada tanggal 20 Januari 2013, Bank On January 20, 2013, the Bank entered mendukung membership to
melakukan perjanjian kerjasama into cooperation agreements No. 010/PKS- layanan transaksi support electronic
No.010/PKS-BSSB/I/2013 dan No.RS- BSSB/I/2013 and No. RS-SWC-1301-0002 elektronik, transaction
5 SWC-1301-0002 dengan PT Rintis with PT Rintis Sejahtera regarding Issuer memperluas services, expanding
Sejahtera mengenai Keanggotaan Issuer Bank Membership. The agreements are jaringan payment networks,
Bank. Jangka waktu perjanjian 3 (tiga) valid for three years and are automatically pembayaran, serta and improving the
tahun dan diperpanjang otomatis. renewable. meningkatkan convenience and
kemudahan security of customer
dan keamanan transactions.
transaksi nasabah.
Memperluas akses
layanan transaksi
Expanding access
Pada tanggal 8 Juni 2018, Bank On June 8, 2018, the Bank entered elektronis
to electronic
melakukan perjanjian kerjasama No.067/ into cooperation agreements No. 067/ melalui jaringan
transaction services
PKS-BPDSS/AJ/000/2018 dan No.167/ PKS-BPDSS/AJ/000/2018 and No. 167/ Artajasa guna
through the
PKS-BSSB/VI/2018 dengan PT Artajasa PKS-BSSB/VI/2018 with PT Artajasa meningkatkan
Artajasa network
6 Pembayaran Elektronis mengenai Pembayaran Elektronis regarding kemudahan,
to improve the
keanggotaan Layanan Transaksi membership in the Artajasa Electronic kecepatan,
convenience, speed,
Elektronis Artajasa. Jangka waktu Transaction Service. The agreements are dan keamanan
and security of
perjanjian 3 (tiga) tahun dan diperpanjang valid for three years and are automatically transaksi
customer banking
otomatis. renewable. perbankan
transactions.
nasabah.
BANK SULSELBAR 309
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 310
No Pihak yang Berikatan Counterparty Tujuan Purpose
Pada tanggal 21 Februari 2022, Bank
On February 21, 2022, the Bank entered
melakukan perjanjian kerjasama
into cooperation agreements No. JAN-01/
No.JAN-01/CU.06/2022 dan No.028/
CU.06/2022 and No. 028/PKS-BSSB/
PKS-BSSB/II/2022 dengan PT Taspen
II/2022 with PT Taspen (Persero) regarding
(Persero) tentang pembayaran tabungan
the payment of old-age savings, pensions,
hari tua, pensiun, jaminan kecelakaan
work accident insurance, and death benefits Memfasilitasi
kerja, dan jaminan kematian melalui
through bank accounts. The agreements are pembayaran Facilitate Taspen
rekening Bank. Jangka waktu perjanjian
valid for two years, from February 21, 2022, manfaat Taspen benefit payments
2 (dua) tahun sejak 21 Februari 2022
to February 20, 2024. melalui rekening through bank
sampai dengan tanggal 20 Februari 2024.
Bank guna accounts to ensure
7 Pada tanggal 20 Mei 2024, Bank memastikan timely, secure,
On May 20, 2024, the Bank entered into
melakukan perjanjian kerjasama penyaluran dana and efficient
cooperation agreements No. JAN-04/
No.JAN-04/CU.05/2024 dan No.206a/ yang tepat waktu, disbursement
CU.05/2024 and No. 206a/PKS-BSSB/
PKS-BSSB/DJS/V/2024 dengan PT aman, dan efisien of funds to
DJS/V/2024 with PT Taspen (Persero)
Taspen (Persero) tentang pembayaran kepada peserta. participants.
regarding the payment of old-age savings,
tabungan hari tua, pensiun, jaminan
pensions, work accident insurance, and
kecelakaan kerja, dan jaminan kematian
death benefits through bank accounts. This
melalui rekening Bank. Perjanjian ini
agreement is an extension of the previous
merupakan perpanjangan atas perjanjian
agreement. The agreement term is 2 (two)
sebelumnya. Jangka waktu perjanjian 2
years, from May 20, 2024, to May 19,
(dua) tahun sejak 20 Mei 2024 sampai
2026.
dengan tanggal 19 Mei 2026.
Pada tanggal 2 Februari 2022, Bank
melakukan perjanjian kerjasama dengan On February 2, 2022, the Bank entered
PT Titan Sarana Niaga berdasarkan surat into a cooperation agreement with PT Titan
perjanjian No.33A/PKS-BSSB/II/2022 Sarana Niaga based on agreement letters
dan No.TSNIT/PKS/III/2022/002 tentang No. 33A/PKS-BSSB/II/2022 and No. TSNIT/ Menyediakan dan
sewa menyewa 154 unit mesin ATM PKS/III/2022/002, concerning the lease memperpanjang
dan 5 unit mesin CRM. Jangka waktu of 154 ATMs and 5 CRM machines. The sewa mesin ATM Provide and extend
perjanjian 3 (tiga) tahun terhitung sejak agreement term is 3 (three) years, from May dan CRM guna ATM and CRM
tanggal 1 Mei 2022 sampai dengan 1, 2022, to May 1, 2025. mendukung leases to support
tanggal 1 Mei 2025. kelancaran smooth customer
8
layanan transaksi transaction services
Pada tanggal 14 Juli 2025, Bank nasabah serta and expand the
On July 14, 2025, the Bank entered into
melakukan perjanjian kerjasama dengan memperluas Bank's banking
a cooperation agreement with PT Titan
PT Titan Sarana Niaga berdasarkan surat jaringan layanan network.
Sarana Niaga based on agreement letter
perjanjian No.220/PKS-BSSB/VII/2025 perbankan Bank.
No. 220/PKS-BSSB/VII/2025, concerning
tentang perpanjangan sewa menyewa
the extension of the lease of 154 ATMs and
154 unit mesin ATM dan 5 unit mesin
5 CRM machines. The agreement term is 2
CRM. Jangka waktu perjanjian 2 (dua)
(two) years, from May 1, 2025, to May 1,
tahun terhitung sejak tanggal 1 Mei 2025
2027.
sampai dengan tanggal 1 Mei 2027.
Pada tanggal 20 Maret 2023, Bank
melakukan perjanjian kerjasama dengan On March 20, 2023, the Bank entered into
PT Titan Sarana Niaga berdasarkan surat a cooperation agreement with PT Titan Menyediakan dan
perjanjian No.108/PKS-BSSB/III/2023 Sarana Niaga based on agreement letter No. memperpanjang
tentang sewa menyewa 152 unit mesin 108/PKS-BSSB/III/2023 concerning the sewa mesin ATM Provide and extend
ATM dan 2 unit mesin CRM. Jangka lease of 152 ATM units and 2 CRM units. dan CRM guna ATM and CRM
waktu perjanjian 2 (dua) tahun terhitung The agreement term is 2 (two) years, from memastikan leases to ensure
sejak tanggal 1 Maret 2023 sampai March 1, 2023, to February 28, 2025. keberlanjutan the continuity
dengan tanggal 28 Februari 2025. layanan transaksi, of transaction
9 Pada tanggal 14 Juli 2025, Bank meningkatkan services, improve
melakukan perjanjian kerjasama dengan On July 14, 2025, the Bank entered into akses nasabah, customer access,
PT Titan Sarana Niaga berdasarkan a cooperation agreement with PT Titan dan menjaga and maintain the
surat perjanjian No.218/PKS-BSSB/DLI/ Sarana Niaga based on agreement letter No. kualitas operational quality
VII/2025 tentang perpanjangan sewa 218/PKS-BSSB/DLI/VII/2025 concerning operasional of the banking
menyewa 152 unit mesin ATM dan 2 unit the extension of the lease of 152 ATM units jaringan network.
mesin CRM. Jangka waktu perjanjian 8 and 2 CRM units. The agreement term is perbankan.
(delapan) bulan terhitung sejak tanggal 8 (eight) months, from March 1, 2025, to
1 Maret 2025 sampai dengan tanggal 31 October 31, 2025.
Oktober 2025.
310 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 311
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
No Pihak yang Berikatan Counterparty Tujuan Purpose
Menyediakan
Pada tanggal 11 Januari 2023, Bank
kendaraan dinas Providing official
melakukan perjanjian kerjasama dengan On January 11, 2023, the Bank entered
dan operasional and operational
PT CSM Corporatama berdasarkan surat into a cooperation agreement with PT
guna mendukung vehicles to support
perjanjian No.010/PKS-BSSB/I/2023 dan CSM Corporatama based on agreement
mobilitas kerja, work mobility,
No.CSM0014/I/2023 tentang pengadaan letters No. 010/PKS-BSSB/I/2023 and No.
10 kelancaran operational
sewa 9 unit kendaraan dinas dan 61 unit CSM0014/I/2023 regarding the rental of 9
operasional, smoothness, and
kendaraan operasional. Jangka waktu official vehicles and 61 operational vehicles.
serta efektivitas the effectiveness of
perjanjian 4 (empat) tahun terhitung The agreement term is 4 (four) years from
aktivitas bisnis the Bank's business
sejak berita acara serah terima kendaraan the receipt of the vehicle handover report.
Bank. activities.
diterima.
menyediakan
sewa 109 unit Providing rentals
Pada tanggal 10 Juni 2024, Bank mesin ATM guna of 109 ATMs to
On June 10, 2024, the Bank entered into
melakukan perjanjian kerjasama dengan memperkuat strengthen the
a cooperation agreement with PT Titan
PT Titan Sarana Niaga berdasarkan surat jaringan layanan, service network,
Sarana Niaga based on agreement letter
perjanjian No.225/PKS-BSSB/VI/2024 meningkatkan increase transaction
11 No. 225/PKS-BSSB/VI/2024 regarding the
tentang pengadaan sewa 109 unit mesin kemudahan convenience,
rental of 109 ATMs. The agreement term is
ATM. Jangka waktu perjanjian 2 (dua) transaksi, dan and support the
2 (two) years from the receipt of the ATM
tahun terhitung sejak berita acara serah mendukung expansion of
handover report.
terima ATM diterima. ekspansi layanan banking services to
perbankan kepada customers.
nasabah.
Pada tanggal 7 Februari 2025, Bank
melakukan perjanjian kerjasama dengan
PT Asuransi Eka Lloyd Jaya berdasarkan On February 7, 2025, the Bank entered into
surat perjanjian 026/PKS-BSSB/DRK/ a cooperation agreement with PT Asuransi
Menyediakan
II/2025 dan 004B/DIR-ELJ/PKS/II/25 Eka Lloyd Jaya based on agreement letters
perlindungan Providing insurance
tentang Asuransi Kredit Pemilikan 026/PKS-BSSB/DRK/II/2025 and 004B/
asuransi atas protection for
Rumah Program Pemerintah. Dalam DIR-ELJ/PKS/II/25 concerning Government
Kredit Pemilikan Government Home
perjanjian tersebut dimuat bahwa Program Home Ownership Credit Insurance.
Rumah Program Ownership Loans to
pembayaran premi asuransi yang menjadi The agreement states that the insurance
12 Pemerintah guna mitigate financing
tanggungan Bank dihitung dari plafon premium payments borne by the Bank are
memitigasi risiko risks and maintain
kredit atau pagu kredit dan jangka waktu calculated from the credit ceiling or credit
pembiayaan serta the quality of
kredit yang diberikan kepada debitur limit and the credit term granted to the
menjaga kualitas the Bank's loan
dengan tarif yang telah ditentukan oleh debtor at a rate determined by PT Asuransi
portofolio kredit portfolio.
PT Asuransi Eka Lloyd Jaya. Jangka waktu Eka Lloyd Jaya. The agreement term is 2
Bank.
perjanjian 2 (dua) tahun terhitung sejak (two) years from the date signed by both
ditandatangani oleh kedua belah pihak parties and can be extended as agreed.
dan dapat dilakukan perpanjangan sesuai
kesepakatan.
Menyediakan
sewa 103
Providing rentals
Pada tanggal 16 Juni 2025, Bank kendaraan
On June 16, 2025, the Bank entered into of 103 operational
melakukan perjanjian kerjasama dengan operasional guna
a cooperation agreement with PT Pratama vehicles to support
PT Pratama Mitra Sejati berdasarkan mendukung
Mitra Sejati based on agreement letter No. work mobility,
surat perjanjian No.196/PKS-BSSB/ mobilitas kerja,
196/PKS-BSSB/DUM/VI/2025 regarding improve operational
13 DUM/VI/2025 tentang pengadaan meningkatkan
the procurement of 103 operational efficiency, and
sewa kendaraan 103 unit kendaraan efisiensi
vehicles for rental. The agreement period is ensure the smooth
operasional. Jangka waktu perjanjian 60 operasional, serta
60 months from the date of receipt of the running of the
bulan terhitung sejak berita acara serah memastikan
vehicle handover report. Bank's business
terima kendaraan diterima. kelancaran
activities.
aktivitas bisnis
Bank.
BANK SULSELBAR 311
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 312
IKATAN INVESTASI BARANG MODAL
Realized Capital Expenditure Investments
Investasi barang modal Bank Sulselbar pada tahun 2025 Capital expenditure investments of Bank Sulselbar in 2025 reflect
menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam memperkuat the Bank’s ongoing commitment to strengthening operational
infrastruktur operasional dan meningkatkan kualitas infrastructure and enhancing service quality for customers. The
layanan kepada nasabah. Total nilai aset tetap dan aset hak total value of fixed assets and right-of-use assets at the end of
guna pada akhir tahun 2025 tercatat sebesar Rp1.031.641 2025 amounted to IDR 1,031,641 million, increasing compared
juta, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar to IDR 870,181 million in the previous year. This increase was
Rp870.181 juta. Peningkatan ini terutama berasal dari primarily driven by additional investments of IDR 164,862
penambahan investasi sebesar Rp164.862 juta, yang million, which were utilized to support the development of office
digunakan untuk mendukung pengembangan fasilitas facilities, procurement of operational furniture, official vehicles,
kantor, pengadaan perabot operasional, kendaraan dinas, and the completion of construction in progress.
serta penyelesaian aset dalam konstruksi.
Uraian Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir Description
Harga perolehan Acquisition Cost
Tanah 327.163 - - 1.091 328.254 Land
Bangunan kantor 190.976 6.305 - 9.168 206.449 Office Buildings
Bangunan rumah dinas 12.924 223 - - 13.147 Official Residences
Kendaraan 1.105 3.118 - - 4.224 Vehicles
Perabot kantor 156.275 30.921 91 2.051 189.156 Office Furniture
Perabot rumah dinas 1.892 251 - - 2.144 Household Furniture
Aset dalam konstruksi 1.314 30.641 - (12.311) 19.644 Construction in Progress
Jumlah 691.652 71.461 91 - 763.022 Total
Aset hak guna 178.529 93.400 3.310 - 268.618 Right-of-Use Assets
Jumlah 870.181 164.862 3.402 - 1.031.641 Total
Akumulasi penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan kantor 97.442 10.032 - - 107.474 Office Buildings
Bangunan rumah dinas 6.426 692 - - 7.119 Official Residences
Kendaraan 1.008 441 - - 1.450 Vehicles
Perabot kantor 119.875 17.315 75 - 137.115 Office Furniture
Perabot rumah dinas 1.183 337 - - 1.520 Household Furniture
Jumlah 225.936 28.819 75 - 254.679 Total
Aset hak guna 140.828 48.511 3.310 - 186.028 Right-of-Use Assets
Jumlah 366.764 77.330 3.386 - 440.708 Total
Nilai buku 503.416 - - 590.932 Fiscal Value
Investasi terbesar diarahkan pada perabot kantor sebesar The largest investments were directed toward office furniture
Rp30.921 juta dan aset dalam konstruksi sebesar Rp30.641 amounting to IDR 30,921 million and construction in progress
juta, yang mencerminkan upaya Bank dalam meningkatkan amounting to IDR 30,641 million, reflecting the Bank’s efforts
kualitas sarana kerja serta mendukung pengembangan to enhance workplace facilities and support the development of
jaringan dan infrastruktur layanan. Selain itu, Bank juga service infrastructure and network expansion.
312 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 313
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
melakukan investasi pada bangunan kantor sebesar Rp6.305 In addition, the Bank invested IDR 6,305 million in office
juta serta kendaraan operasional sebesar Rp3.118 juta guna buildings and IDR 3,118 million in operational vehicles to
meningkatkan efisiensi operasional dan mobilitas kegiatan improve operational efficiency and business mobility.
bisnis.
Seiring dengan peningkatan nilai aset, akumulasi penyusutan In line with the increase in asset value, accumulated depreciation
tercatat sebesar Rp440.708 juta, sehingga nilai buku aset was recorded at IDR 440,708 million, resulting in a book value of
tetap dan aset hak guna pada akhir tahun 2025 mencapai fixed assets and right-of-use assets at the end of 2025 amounting
Rp590.932 juta, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya to IDR 590,932 million, an increase compared to IDR 503,416
sebesar Rp503.416 juta. million in the previous year.
Semua pembelian dan penjualan aset tetap kepada pihak All purchases and disposals of fixed assets were conducted
ketiga dan tidak terdapat pembelian dan penjualan aset with third parties, and there were no transactions involving
tetap kepada pihak berelasi. Bangunan kantor, bangunan related parties. Office buildings, official residences, vehicles,
rumah dinas, kendaraan, perabot kantor dan perabot office furniture, and household furniture as of December 31,
rumah dinas pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 2025 and 2024 were insured against property all risk, terrorism
diasuransikan terhadap risiko property all risk, terrorism and sabotage, and earthquake risks with PT Asuransi Bangun
and sabotage serta gempa bumi pada PT Asuransi Bangun Askrida, a third party. The insured amounts for conventional
Askrida yang merupakan pihak ketiga dengan nilai and Sharia schemes were IDR 728,534,355,181 and IDR
pertanggungan konvensional dan syariah masing-masing 682,862,206,955, respectively, with varying maturity dates.
sebesar Rp728.534.355.181 dan Rp682.862.206.955 yang Management believes that the total insurance coverage is
akan jatuh tempo dalam berbagai tanggal. Manajemen adequate to cover potential losses of the insured assets.
berpendapat bahwa total nilai pertanggungan tersebut
cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang
dipertanggungkan.
Investasi barang modal tersebut merupakan bagian dari These capital expenditure investments form part of Bank
strategi Bank Sulselbar dalam memperkuat kapasitas Sulselbar’s strategy to strengthen operational capacity, enhance
operasional, meningkatkan kualitas layanan, serta service quality, and support ongoing business transformation
mendukung transformasi dan pengembangan bisnis secara and development. Through prudent and well-planned asset
berkelanjutan. Dengan pengelolaan aset yang prudent management, the Bank ensures that its investments generate
dan terencana, Bank terus memastikan bahwa investasi added value in improving performance and supporting
yang dilakukan mampu memberikan nilai tambah bagi sustainable business growth in the future.
peningkatan kinerja serta mendukung pertumbuhan usaha
Bank di masa mendatang.
BANK SULSELBAR 313
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 314
KOMITMEN DAN KONTINJENSI
Commitments and Contingencies
Komitmen dan kontinjensi Bank Sulselbar pada tahun 2025 Commitments and contingencies of Bank Sulselbar in 2025
menunjukkan dinamika yang mencerminkan penyesuaian reflect dynamics indicating adjustments in the off-balance sheet
portofolio transaksi off-balance sheet seiring dengan transaction portfolio in line with business developments and the
perkembangan aktivitas bisnis dan pengelolaan risiko Bank’s risk management. Overall, the net commitment position
Bank. Secara keseluruhan, posisi komitmen bersih pada in 2025 was recorded at (IDR 1,894,259 million), reversing from
tahun 2025 tercatat sebesar (Rp1.894.259 juta), berbalik IDR 21,883 million in 2024. This change was mainly influenced
dari posisi Rp21.883 juta pada tahun 2024. Perubahan ini by a decrease in commitment receivables and an increase in
terutama dipengaruhi oleh penurunan tagihan komitmen commitment liabilities arising from securities and derivative
serta peningkatan liabilitas komitmen yang berasal dari transactions.
transaksi surat berharga dan derivatif.
YOY 2025-2024
Uraian 2025 2024 2023 +/- % REMARK
KOMITMEN COMMITMENTS
Tagihan Komitmen Commitment Receivables
Tagihan Derivatif 82.825 134.613 162,53% Derivative Receivables
217.438 218.898
Tagihan Surat Berharga - 642.415 - (642.415) (100,00%) Securities Receivables
Total Tagihan Komitmen 217.438 725.240 218.898 (507.802) (70,02%) Total Commitment Receivables
Liabilitas Komitmen Commitment Liabilities
Fasilitas Kredit Kepada
Unused Customer Credit
Nasabah yang Belum (145.806) (106.460) (225.246) (39.346) 36,96%
Facilities
Digunakan
Komitmen Derivatif (217.016) (197.153) (295.270) (19.863) 10,07% Derivative Commitments
Liabilitas surat berharga (1.739.412) (396.012) (1.670.299) (1.343.400) 339,23% Securities Liabilities
Irrevocable letters of credit Outstanding Irrevocable Letters
(9.463) (3.730) (26.718) (5.733) 153,70%
yang masih berjalan of Credit
Jumlah Liabilitas Komitmen (2.111.698) (703.357) (2.217.534) (1.408.341) 200,23% Total Commitment Liabilities
Jumlah Komitmen Bersih (1.894.259) 21.883 (1.998.636) (1.916.142) (8756,30%) Net Commitment Amount
Kontijensi Contingencies
Tagihan Kontijensi Contingency Receivables
Bank Garansi yang Diterima 56.434 57.531 74.579 (1.097) (1,91%) Bank Guarantees Received
Pendapatan Bunga dalam
64.744 63.387 49.850 1.357 2,14% Interest Revenue in Settlement
Penyelesaian
Lainnya 27.326 24.939 25.034 2.387 9,57% Others
Jumlah Tagihan Kontijensi 148.505 145.858 149.464 2.647 1,81% Total Contingency Receivables
Liabilitas Kontijensi Contingency Liabilities
Bank Garansi yang
(60.958) (57.690) (76.029) (3.268) 5,66% Bank Guarantees Issued
diterbitkan
Jumlah Liabilitas Kontijensi (60.958) (57.690) (76.029) (3.268) 5,66% Total Contingency Liabilities
Jumlah Kontingensi Bersih 87.547 88.167 73.434 (620) (0,70%) Net Contingency Amount
314 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 315
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Pada sisi tagihan komitmen, total tagihan tercatat sebesar On the commitment receivables side, total receivables amounted
Rp217.438 juta, menurun Rp507.802 juta atau 70,02% to IDR 217,438 million, decreasing by IDR 507,802 million or
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp725.240 juta. 70.02% compared to IDR 725,240 million in 2024.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh tidak adanya lagi This decline was mainly due to the absence of securities
tagihan surat berharga yang pada tahun 2024 tercatat receivables, which in 2024 amounted to IDR 642,415 million.
sebesar Rp642.415 juta. Sebaliknya, tagihan derivatif On the other hand, derivative receivables increased significantly
meningkat signifikan menjadi Rp217.438 juta dari Rp82.825 to IDR 217,438 million from IDR 82,825 million, or up by IDR
juta, atau naik Rp134.613 juta (162,53%), sejalan dengan 134,613 million (162.53%), in line with increased derivative
peningkatan aktivitas transaksi derivatif Bank. transaction activities.
Pada sisi liabilitas komitmen, total liabilitas komitmen On the commitment liabilities side, total liabilities increased to
meningkat menjadi Rp2.111.698 juta dari Rp703.357 IDR 2,111,698 million from IDR 703,357 million in the previous
juta pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini terutama year. This increase was primarily driven by a rise in securities
dipengaruhi oleh peningkatan liabilitas surat berharga liabilities to IDR 1,739,412 million compared to IDR 396,012
sebesar Rp1.739.412 juta dibandingkan Rp396.012 juta million in 2024. In addition, unused customer credit facilities
pada tahun 2024. Selain itu, fasilitas kredit kepada nasabah increased to IDR 145,806 million from IDR 106,460 million,
yang belum digunakan juga meningkat menjadi Rp145.806 reflecting available financing expansion capacity for customers.
juta dari Rp106.460 juta, mencerminkan potensi ekspansi Derivative commitments also increased by IDR 19,863 million,
pembiayaan yang masih tersedia bagi nasabah. Komitmen while outstanding irrevocable letters of credit rose to IDR 9,463
derivatif juga meningkat sebesar Rp19.863 juta, sementara million from IDR 3,730 million in the previous year.
irrevocable letters of credit yang masih berjalan tercatat
meningkat menjadi Rp9.463 juta dibandingkan tahun
sebelumnya sebesar Rp3.730 juta.
Sementara itu, pada sisi kontinjensi, posisi tagihan kontinjensi Meanwhile, on the contingency side, contingency receivables
tercatat sebesar Rp148.505 juta, meningkat Rp2.647 juta amounted to IDR 148,505 million, increasing by IDR 2,647
atau 1,81% dibandingkan tahun 2024. Peningkatan ini million or 1.81% compared to 2024. This increase was mainly
terutama berasal dari kenaikan pos lainnya sebesar Rp2.387 driven by higher “other” receivables of IDR 2,387 million and
juta serta pendapatan bunga dalam penyelesaian sebesar interest revenue in settlement of IDR 1,357 million. Conversely,
Rp1.357 juta. Sebaliknya, bank garansi yang diterima sedikit bank guarantees received slightly decreased to IDR 56,434
menurun menjadi Rp56.434 juta dari Rp57.531 juta pada million from IDR 57,531 million in the previous year.
tahun sebelumnya.
Di sisi lain, liabilitas kontinjensi yang berasal dari bank On the other hand, contingency liabilities arising from bank
garansi yang diterbitkan meningkat menjadi Rp60.958 juta guarantees issued increased to IDR 60,958 million from IDR
dari Rp57.690 juta, atau naik Rp3.268 juta (5,66%). Dengan 57,690 million, or up by IDR 3,268 million (5.66%). As a result,
demikian, kontinjensi bersih pada tahun 2025 tercatat net contingencies in 2025 amounted to IDR 87,547 million,
sebesar Rp87.547 juta, sedikit menurun dibandingkan tahun slightly decreasing compared to IDR 88,167 million in 2024.
2024 sebesar Rp88.167 juta.
Perkembangan komitmen dan kontinjensi tersebut The development of commitments and contingencies reflects
mencerminkan dinamika aktivitas bisnis Bank Sulselbar the dynamics of Bank Sulselbar’s business activities in providing
dalam menyediakan berbagai fasilitas pembiayaan, transaksi financing facilities, trade transactions, and other financial services
perdagangan, serta layanan keuangan lainnya bagi nasabah. to customers. The Bank continuously manages commitment
Bank terus mengelola eksposur komitmen dan kontinjensi and contingency exposures prudently through disciplined risk
secara prudent melalui penerapan manajemen risiko yang management implementation, periodic monitoring of off-balance
disiplin, pemantauan berkala terhadap eksposur off-balance sheet exposures, and strengthening internal control systems to
sheet, serta penguatan sistem pengendalian internal guna ensure that potential obligations remain within acceptable risk
memastikan bahwa setiap potensi kewajiban yang timbul limits.
tetap berada dalam batas risiko yang dapat diterima.
BANK SULSELBAR 315
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 316
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL NERACA
Significant Events after the Balance Sheet Date
Sepanjang tahun 2025, tidak ada informasi atau fakta Throughout 2025, there were no material information or facts
material yang muncul setelah tanggal laporan akuntan. Oleh that arose after the date of the auditor’s report. Accordingly, there
karena itu, tidak ada informasi mengenai jenis transaksi is no information regarding the types of transactions and their
dan dampaknya terhadap kinerja serta risiko usaha Bank impact on the performance and business risks of Bank Sulselbar
Sulselbar di masa depan. Selain itu, tidak terdapat informasi in the future. In addition, there are no other material information
atau fakta material lainnya yang perlu diungkapkan dalam or facts that need to be disclosed in the financial statements after
laporan keuangan setelah tanggal pelaporan. the reporting date.
PROSPEK USAHA DAN STRATEGI KEDEPAN
Business Prospects and Future Strategies
Prospek Usaha Tahun 2026 Business Prospect For 2026
Memasuki tahun 2026, prospek usaha industri perbankan Entering 2026, the outlook for the national banking industry is
nasional diperkirakan tetap berada dalam jalur pertumbuhan projected to remain on a constructive growth trajectory despite
yang konstruktif meskipun di tengah dinamika ekonomi global economic dynamics that continue to be characterized
global yang masih diwarnai ketidakpastian. Perkembangan by uncertainty. Geopolitical developments, volatility in global
geopolitik, volatilitas pasar keuangan global, serta financial markets, and shifts in monetary policy direction in
perubahan arah kebijakan moneter di berbagai negara developed countries remain key external factors influencing
maju menjadi faktor eksternal yang terus mempengaruhi global economic stability. Nevertheless, Indonesia’s relatively
stabilitas ekonomi dunia. Namun demikian, fundamental strong economic fundamentals provide a solid foundation for the
ekonomi Indonesia yang relatif kuat memberikan landasan sustainable growth of the financial services sector.
yang kokoh bagi keberlanjutan pertumbuhan sektor jasa
keuangan.
Pertumbuhan ekonomi nasional diproyeksikan berada National economic growth is projected to range between 4.6%–
pada kisaran 4,6%–5,4%, dengan tingkat inflasi yang tetap 5.4%, with inflation remaining under control at 2.5%±1%, while
terkendali pada 2,5%±1%, sementara penyaluran kredit banking credit distribution is expected to grow within the range
perbankan diperkirakan tumbuh pada kisaran 8%–11%. of 8%–11%. These conditions indicate that the national financial
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa stabilitas sistem system remains stable, supported by strong capital levels,
keuangan nasional tetap terjaga dengan tingkat permodalan adequate liquidity, and relatively controlled credit quality. This
yang kuat, likuiditas yang memadai, serta kualitas kredit yang stability serves as a key foundation for the banking industry to
relatif terkendali. Stabilitas ini menjadi fondasi penting bagi perform its intermediation function optimally and support the
industri perbankan dalam menjalankan fungsi intermediasi acceleration of national economic growth.
secara optimal serta mendukung akselerasi pertumbuhan
ekonomi nasional.
Pada level regional, perekonomian Provinsi Sulawesi Selatan At the regional level, the economy of South Sulawesi Province
menunjukkan kinerja yang resilien dengan pertumbuhan demonstrates resilient performance, with economic growth
ekonomi mencapai 5,78% (yoy) pada triwulan I tahun 2025. reaching 5.78% (yoy) in the first quarter of 2025.
316 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 317
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Pertumbuhan ini didukung oleh meningkatnya aktivitas This growth is supported by increased activity in the agriculture,
pada sektor pertanian, perdagangan, dan jasa, yang menjadi trade, and services sectors, which serve as the main pillars of the
pilar utama perekonomian daerah. Di sisi lain, perkembangan regional economy. On the other hand, the development of the
ekosistem transaksi digital juga menunjukkan peningkatan digital transaction ecosystem has also shown significant growth,
signifikan, tercermin dari pertumbuhan penggunaan QRIS, as reflected in the increasing use of QRIS, electronic money, and
uang elektronik, serta peningkatan volume transaksi sistem the expansion of retail payment transaction volumes across the
pembayaran ritel yang semakin meluas di masyarakat. community.
Perkembangan tersebut membuka peluang yang semakin These developments open wider opportunities for Bank Sulselbar
luas bagi Bank Sulselbar untuk memperkuat perannya sebagai to strengthen its role as an intermediary institution as well as a
lembaga intermediasi sekaligus mitra strategis pemerintah strategic partner for regional governments in driving regional
daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional. economic growth. The Bank’s position as a Regional Development
Posisi Bank Sulselbar sebagai Bank Pembangunan Daerah Bank provides strategic advantages in optimizing the potential of
memberikan keunggulan strategis dalam mengoptimalkan captive markets, including regional governments, civil servants,
potensi captive market pemerintah daerah, aparatur sipil and local economic ecosystems. In addition, the increasing public
negara (ASN), serta ekosistem ekonomi lokal. Selain itu, demand for fast, secure, and digital-based banking services
meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan serves as an important catalyst for transforming the regional
perbankan yang cepat, aman, dan berbasis digital menjadi banking business model.
katalis penting bagi transformasi model bisnis perbankan
daerah.
Di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif, Amid increasingly competitive industry dynamics, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar memandang bahwa keberhasilan dalam views that success in capturing growth opportunities is not solely
memanfaatkan peluang pertumbuhan tidak hanya determined by business expansion, but also by the Bank’s ability
ditentukan oleh ekspansi bisnis semata, tetapi juga oleh to strengthen organizational capabilities, improve service quality,
kemampuan Bank dalam memperkuat kapabilitas organisasi, and maintain a balance between growth and risk management.
meningkatkan kualitas layanan, serta menjaga keseimbangan Accordingly, the Bank views 2026 as a strategic momentum
antara pertumbuhan dan pengelolaan risiko. Oleh karena itu, to strengthen the foundation of long-term growth through
Bank Sulselbar memandang tahun 2026 sebagai momentum sustainable business transformation, improved operational
strategis untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka efficiency, and enhanced value creation for all stakeholders.
panjang melalui transformasi bisnis yang berkelanjutan,
peningkatan efisiensi operasional, serta penguatan nilai
tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Dengan fundamental ekonomi yang relatif stabil, dukungan With relatively stable economic fundamentals, support from
kebijakan pemerintah dan regulator, serta potensi ekonomi government and regulatory policies, and continuously developing
daerah yang terus berkembang, Bank Sulselbar optimistis regional economic potential, Bank Sulselbar is optimistic that its
bahwa prospek usaha pada tahun 2026 akan tetap business prospects in 2026 will remain promising while providing
menjanjikan sekaligus membuka peluang untuk memperkuat opportunities to strengthen the Bank’s contribution in promoting
kontribusi Bank dalam mendorong pembangunan ekonomi inclusive and sustainable regional economic development.
daerah secara inklusif dan berkelanjutan.
Strategi dan Langkah yang Akan Strategy And Future Actions
Ditempuh
Dalam rangka memanfaatkan peluang pertumbuhan In order to capture growth opportunities while strengthening
tersebut sekaligus memperkuat daya saing di tengah competitiveness amid increasingly complex financial industry
dinamika industri keuangan yang semakin kompleks, Bank dynamics, Bank Sulselbar has formulated strategic policy
Sulselbar telah merumuskan arah kebijakan strategis yang directions referring to the Corporate Plan 2026–2030 and
BANK SULSELBAR 317
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 318
mengacu pada Corporate Plan 2026–2030 serta selaras aligned with the national transformation agenda for Regional
dengan agenda transformasi Bank Pembangunan Daerah Development Banks. These strategies focus on strengthening
secara nasional. Strategi ini difokuskan pada penguatan an adaptive business model, integrated digital transformation,
model bisnis yang adaptif, transformasi digital yang talent development, and sustainable corporate governance.
terintegrasi, pengembangan talenta unggul, serta penguatan
tata kelola perusahaan yang berkelanjutan.
01 02 03 04
Institution Collabolator Digitaly Mature Talent Driven Well Governed
Memperkuat posisi Bank Membangun kapabilitas digital Mengembangkan SDM yang Melaksanakan prinsip tata
Sulselbar sebagai mitra utama dan tata kelola TI yang andal unggul, adaptif dan berdaya kelola yang baik, manajemen
institusi pemerintah dan k sebagai fondasi transformasi saing tinggi guna memastikan risiko, dan kepatuhan sebagai
orporasi di Sulawesi Selatan bisnis, mencakup penguatan kesiapan organisasi dalam fondasi keberlanjutan, dengan
dan Barat melalui optimasi infrastruktur, manajemen, data, menghadapi transformasi dan memperkuat budaya com-
layanan keuangan B2B, keamanan siber dan pengem- tantangan masa depan pliance, sistem pengawasan,
integrasi sistem pembayaran bangan layanan digital yang serta kebijakan terintegrasi
BUMD dan lembaga publik inovatif guna meningkatkan demi menjaga kepercayaan dan
untuk menciptakan ekosistem efisiensi dan nilai tambah bagi keberlanjutan bisnis Bank
keuangan daerah yang efisien nasabah
dan berkelanjutan
Pertama, Bank Sulselbar akan memperkuat perannya sebagai First, Bank Sulselbar will strengthen its role as an Institution
Institution Collaborator dengan mengoptimalkan ekosistem Collaborator by optimizing the regional economic ecosystem.
ekonomi daerah. Strategi ini dilakukan melalui optimalisasi This strategy is implemented through optimizing the captive
captive market pemerintah daerah dan aparatur sipil negara, market of regional governments and civil servants, integrating
integrasi layanan payroll dengan produk tabungan dan kredit, payroll services with savings and loan products, and developing
serta pengembangan sistem pembayaran daerah yang regional payment systems integrated with public services such
terintegrasi dengan berbagai layanan publik seperti pajak as local taxes, levies, and government administrative services.
daerah, retribusi, dan layanan administrasi pemerintah. This initiative is expected to strengthen the Bank’s position as
Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat posisi Bank the primary channel for regional financial transactions while
Sulselbar sebagai kanal utama transaksi keuangan daerah increasing transaction volumes and customer loyalty.
sekaligus meningkatkan volume transaksi dan loyalitas
nasabah.
Kedua, Bank Sulselbar akan mempercepat transformasi Second, Bank Sulselbar will accelerate its transformation into a
menuju Digitally Mature Bank melalui pengembangan Digitally Mature Bank through the development of innovative
produk dan layanan digital yang inovatif serta penguatan digital products and services and strengthening information
infrastruktur teknologi informasi. Inisiatif ini mencakup technology infrastructure. This initiative includes strengthening
penguatan manajemen data yang terintegrasi, pembangunan integrated data management, building modern and standardized
arsitektur teknologi yang modern dan terstandarisasi, serta technology architecture, and enhancing cybersecurity
peningkatan kapabilitas keamanan siber dan manajemen capabilities and IT risk management. This digital transformation
risiko teknologi informasi. Transformasi digital ini diharapkan is expected to improve operational efficiency, accelerate business
mampu meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat processes, and deliver a better customer experience.
proses bisnis, serta menghadirkan pengalaman layanan yang
lebih baik bagi nasabah.
318 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 319
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Ketiga, Bank Sulselbar akan memperkuat organisasi Third, Bank Sulselbar will strengthen a Talent Driven Organization
yang Talent Driven melalui pengembangan kapasitas by developing future-oriented human capital capabilities. The
dan kapabilitas sumber daya manusia yang berorientasi establishment of a Corporate University, implementation of a
pada masa depan. Pembentukan Corporate University, Future Leaders Program, and transformation toward a more agile
implementasi Future Leaders Program, serta transformasi organizational structure are strategic initiatives to build superior
struktur organisasi yang lebih agile menjadi bagian dari talent capable of driving innovation, enhancing productivity, and
upaya strategis untuk membangun talenta unggul yang strengthening long-term competitiveness.
mampu mendorong inovasi, meningkatkan produktivitas,
serta memperkuat daya saing Bank dalam jangka panjang.
Keempat, Bank Sulselbar akan memperkuat implementasi Fourth, Bank Sulselbar will strengthen the implementation of
prinsip Well-Governed Bank melalui peningkatan kualitas tata a Well-Governed Bank through improving governance quality,
kelola, penguatan budaya kepatuhan, serta pengembangan strengthening compliance culture, and developing integrated
sistem kebijakan dan prosedur yang terintegrasi secara end- end-to-end policy and procedural systems. This governance
to-end. Penguatan tata kelola ini menjadi fondasi penting strengthening serves as a critical foundation to ensure that all
dalam memastikan bahwa seluruh aktivitas operasional operational activities are conducted transparently, accountably,
Bank dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan and in line with prudent risk management principles and
selaras dengan prinsip manajemen risiko yang prudent serta applicable regulatory requirements.
ketentuan regulator yang berlaku.
Melalui implementasi strategi yang terarah dan berkelanjutan Through the implementation of these structured and sustainable
tersebut, Bank Sulselbar optimistis dapat memperkuat daya strategies, Bank Sulselbar is confident in its ability to strengthen
saing, meningkatkan kualitas pertumbuhan bisnis, serta competitiveness, enhance the quality of business growth, and
memperluas kontribusinya dalam mendukung pembangunan expand its contribution to regional economic development.
ekonomi daerah. Dengan fondasi yang semakin kokoh dan With a stronger foundation and continuous transformation,
transformasi yang terus berlanjut, Bank Sulselbar menatap Bank Sulselbar enters 2026 with optimism to grow in a healthy,
tahun 2026 dengan optimisme untuk terus tumbuh secara adaptive, and sustainable manner amid evolving banking
sehat, adaptif, dan berkelanjutan di tengah dinamika industri industry dynamics.
perbankan yang semakin berkembang.
Data Pendukung Prospek Usaha Supporting Data For Business Prospect
Asumsi Makro Ekonomi Indonesia Indonesia Macroeconomic Assumptions
2025–2027 2027–2025
Indikator Ekonomi Makro Satuan 2025 2026 2027 Tren Outlook Sumber Asumsi
Pertumbuhan Produk Bank Indonesia,
% 5,0 5,2 5,3 Meningkat Moderat
Domestik Bruto (PDB) Kemenkeu
Inflasi % 2,5 2,5 2,6 Stabil Bank Indonesia
Nilai Tukar Rupiah terhadap Stabil dengan Volatilitas
Rp/US$ 15.800 16.000 16.200 BI, Outlook Pasar
USD Terkendali
Yield SUN Tenor 10 Tahun % 6,8 6,9 7,0 Stabil BI, Kemenkeu
Harga Minyak Mentah
US$/Barel 82 80 78 Menurun Bertahap Kemenkeu
Indonesia (ICP)
Ribu Barel/
Lifting Minyak Bumi 635 640 645 Meningkat Kemenkeu, SKK Migas
Hari
Lifting Gas Ribu BOEPD 1.033 1.040 1.050 Meningkat Kemenkeu, SKK Migas
BANK SULSELBAR 319
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 320
Interpretasi Strategis bagi Industri Strategic Interpretation For The
Perbankan Banking Industry
Berdasarkan asumsi makro tersebut, perekonomian Based on the macroeconomic assumptions above, Indonesia’s
Indonesia dalam periode 2025–2027 diproyeksikan tetap economy during 2025–2027 is projected to remain on a stable
berada dalam jalur pertumbuhan yang stabil dengan growth path with controlled inflation and maintained financial
inflasi yang terkendali dan stabilitas sistem keuangan system stability. Economic growth around 5% provides room for
yang terjaga. Pertumbuhan ekonomi yang berada pada the banking sector to strengthen its intermediation function,
kisaran 5% memberikan ruang bagi sektor perbankan particularly in supporting financing for productive sectors and
untuk terus memperkuat fungsi intermediasi, khususnya regional economic development.
dalam mendukung pembiayaan sektor produktif dan
pengembangan ekonomi daerah.
Stabilitas inflasi dan nilai tukar rupiah juga menjadi faktor Inflation stability and exchange rate stability are also key factors
penting dalam menjaga kepercayaan pasar serta mendukung in maintaining market confidence and supporting sustainable
keberlanjutan aktivitas investasi. Di sisi lain, dinamika harga investment activities. On the other hand, global energy
komoditas energi global dan pergerakan yield obligasi commodity price dynamics and movements in government bond
pemerintah akan tetap menjadi faktor eksternal yang yields will continue to influence financial market liquidity and the
mempengaruhi likuiditas pasar keuangan serta biaya dana di cost of funds in the banking sector.
sektor perbankan.
Bagi Bank Sulselbar, kondisi makroekonomi tersebut For Bank Sulselbar, these macroeconomic conditions provide
memberikan peluang untuk memperkuat ekspansi bisnis opportunities to strengthen business expansion in a measured
secara terukur melalui pengembangan kredit produktif, manner through the development of productive lending,
optimalisasi dana pihak ketiga, serta peningkatan layanan optimization of third-party funds, and enhancement of digital
digital yang semakin terintegrasi dengan ekosistem ekonomi services integrated with regional economic ecosystems.
daerah.
Asumsi Mikro 2025–2027 Micro Assumptions 2027–2025
Indikator Mikro Perbankan Satuan 2025 2026 2027 Implikasi Strategis bagi Bank
Pertumbuhan Kredit dan Peluang ekspansi pembiayaan sektor produktif dan
% 9,0 10,0 10,5
Pembiayaan UMKM meningkat
Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Penguatan strategi penghimpunan dana ritel dan
% 9,5 10,0 10,5
(DPK) institusi
Tingkat Imbalan Dana Pihak
% 4,3 4,4 4,5 Optimalisasi struktur biaya dana dan penguatan CASA
Ketiga
Tingkat Imbalan Pembiayaan / Pengelolaan margin intermediasi dan pricing kredit yang
% 10,4 10,5 10,6
Kredit kompetitif
Analisis Outlook Industri Perbankan Banking Industry Outlook Analysis
Prospek industri perbankan dalam periode 2025–2027 The outlook for the banking industry during 2025–2027 is
diperkirakan tetap berada dalam jalur pertumbuhan yang expected to remain on a positive growth trajectory in line with
positif seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi increasing domestic economic activity and sustained financial
domestik serta stabilitas sistem keuangan yang terjaga. Bank system stability. Bank Indonesia projects banking credit growth
Indonesia memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan to range between 8%–11%, driven by increasing demand for
320 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 321
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
berada pada kisaran 8–11%, didorong oleh peningkatan financing in productive sectors, household consumption, and
permintaan pembiayaan sektor produktif, konsumsi rumah macroprudential liquidity policy support.
tangga, serta dukungan kebijakan pelonggaran likuiditas
makroprudensial.
Di sisi pendanaan, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga On the funding side, Third Party Funds growth is expected
diperkirakan tetap kuat sejalan dengan meningkatnya to remain strong in line with rising economic activity and
aktivitas ekonomi dan kepercayaan masyarakat terhadap public confidence in the banking system. Competition in fund
sistem perbankan. Persaingan penghimpunan dana mobilization among banks is expected to remain intense, making
antarbank diperkirakan tetap tinggi sehingga pengelolaan cost of funds management and increasing the proportion of low-
cost of fund serta peningkatan komposisi dana murah (CASA) cost funds (CASA) critical factors in maintaining operational
menjadi faktor penting dalam menjaga efisiensi operasional. efficiency.
Sementara itu, tingkat imbalan pembiayaan diperkirakan Meanwhile, lending yields are expected to remain relatively
relatif stabil dengan kecenderungan meningkat secara stable with a moderate upward trend following market interest
moderat mengikuti dinamika suku bunga pasar serta strategi rate dynamics and credit risk management strategies.
manajemen risiko kredit. Stabilitas margin intermediasi The stability of intermediation margins will be a key factor
menjadi faktor kunci bagi perbankan dalam menjaga for banks in maintaining profitability amid financial market
profitabilitas di tengah dinamika pasar keuangan. dynamics.
Bagi Bank Sulselbar, perkembangan tersebut memberikan For Bank Sulselbar, these developments provide opportunities
peluang untuk memperkuat fungsi intermediasi melalui to strengthen its intermediation function through increased
peningkatan pembiayaan sektor produktif, optimalisasi financing to productive sectors, optimization of public fund
penghimpunan dana masyarakat, serta pengembangan mobilization, and development of digital services increasingly
layanan digital yang semakin terintegrasi dengan ekosistem integrated with the regional economic ecosystem.
ekonomi daerah.
BANK SULSELBAR 321
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 322
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM
Realization Of The Use Of Proceeds From Public Offering
Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi All proceeds from the Public Offering of Bank Sulselbar's Shelf-
Berkelanjutan III Bank Sulselbar Tahap I Tahun 2021 ini Registered Bonds III Phase I 2021, after deducting issuance costs,
setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya will be used entirely for working capital for business development
akan dipergunakan untuk modal kerja dalam rangka through credit expansion.
pengembangan usaha dalam bentuk ekspansi kredit.
Seluruh obligasi tidak dijamin khusus, tetapi dijamin dengan All bonds are not specifically secured, but are secured by all of the
seluruh harta kekayaan Bank, baik barang bergerak maupun Bank's assets, both movable and immovable, both existing and
barang tidak bergerak baik yang telah ada maupun yang future, which serve as collateral for the bond and sukuk holders,
akan ada di kemudian hari menjadi jaminan bagi pemegang in accordance with Articles 1131 and 1132 of the Civil Code.
obligasi dan sukuk ini sesuai dengan ketentuan pasal 1131
dan 1132 undang-undang perdata.
Bank dapat melakukan pembelian kembali obligasi ditujukan The Bank may repurchase bonds for repayment or to hold them
sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual for later resale at market price, provided that this can be done
kembali dengan harga pasar, dengan ketentuan bahwa one year after the allotment date. Bond repurchases cannot be
hal tersebut dapat dilakukan satu tahun setelah tanggal conducted if they would result in the Bank failing to comply with
penjatahan. Pembelian kembali obligasi tidak dapat the provisions of the bond trustee agreement.
dilakukan bila hal tersebut mengakibatkan bank tidak dapat
mematuhi ketentuan dalam perjanjian perwali amanatan
obligasi.
Pada tanggal 22 Desember 2021, Bank telah mendapat On December 22, 2021, the Bank received an effective statement
pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) from the Financial Services Authority (OJK) based on letter No.S-
berdasarkan surat No.S-238/D.04/2021 atas Penawaran 238/D.04/2021 regarding the Continuous Public Offering (PUB)
Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan III of Bank Sulselbar's Continuous Bonds III Phase 1 Year 2021
Bank Sulselbar Tahap 1 Tahun 2021 terdiri dari Seri A consisting of Series A of IDR 630,000,000,000 with a fixed
Rp630.000.000.000 dengan Tingkat bunga tetap sebesar interest rate of 6.45% for a period of 3 years until December 29,
6,45% jangka waktu 3 tahun sampai dengan 29 Desember 2024 and Series B of IDR 620,000,000,000 with a fixed interest
2024 dan seri B Rp620.000.000.000 dengan tungkat bunga rate of 6.95% for a period of 5 years until December 29, 2026.
tetap sebesar 6,95% jangka waktu 5 tahun samapi dengan The Bank has paid off all obligations on the Continuous Bonds III
29 Desember 2026. Bank telah melunasi seluruh kewajiban Bank Sulselbar Phase 1 Year 2021 Series A.
atas obligasi Berkelanjutan III Bank Sulselbar Tahap 1 Thun
2021 Seri A.
322 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 323
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
PENCAPAIAN TARGET DAN TARGET KEDEPAN
Target Achievement And Future Targets
Pencapaian Target Target Achievement
Uraian terkait perbandingan target dan realisasi keuangan, The comparison between targets and realizations in terms of
struktur modal, pemasaran dan pengembangan SDM financial performance, capital structure, marketing, and human
disajikan sebagai berikut. capital development is presented as follows.
Perbandingan Target dan Realisasi Comparison Of Financial Target And
Keuangan Realization
Perbandingan target dan realisasi keuangan tahun 2025 Comparison of financial targets and realizations for 2025 is as
adalah sebagai berikut follows
Target Realisasi %
Indikator 2025 2025 Pencapaian Indicator
Posisi Keuangan Financial Position
Aset 35.397.140 33.264.823 93,98% Assets
Kredit & Pembiayaan 24.630.864 22.957.138 93,20% Loans & Financing
Kredit 22.361.412 21.053.894 94,15% Loans
Pembiayaan 2.269.452 1.903.244 83,86% Financing
DPK 24.013.091 22.106.729 92,06% Customer Deposits
Giro 5.608.077 4.795.466 85,51% Demand Deposits
Tabungan 8.124.336 7.043.438 86,70% Savings
Deposito 10.280.678 10.267.825 99,87% Time Deposits
CKPN 715.925 598.989 83,67% Interest and Sharia Income
Laba Rugi Profit Loss
Pendapatan 3.411.011 3.029.441 88,81% Interest Expense
Biaya 2.563.811 2.274.529 88,72% Net Interest Income
Laba Rugi sebelum Pajak 847.200 742.878 87,69% Operating Income
Laba Rugi sesudah Pajak 660.816 571.104 86,42% Operating Expense
Rasio Keuangan Financial Ratio
CAR 25,81% 29,17% 113,03% Capital Adequacy Ratio
ROE* 13,58% 12,33% 90,80% Return on Equity
ROA 2,52% 2,29% 90,57% Return on Assets
NIM 4,57% 5,08% 111,14% Net Interest Margin
BOPO 74,79% 76,04% 101,67% Operating Expenses to Operating Income
LDR 102,57% 104,20% 101,59% Loan to Deposit Ratio
NPL Gross 1,75% 2,86% 163,61% Gross Non-Performing Loan
CASA 57,19% 54,56% 95,40% Net Non-Performing Loan
BANK SULSELBAR 323
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 324
Pada akhir tahun 2025, total aset Bank Sulselbar tercatat As of the end of 2025, total assets of Bank Sulselbar amounted
sebesar Rp33,26 triliun atau 93,98% dari target Rp35,40 to IDR 33.26 trillion, or 93.98% of the target of IDR 35.40
triliun, yang didukung oleh pencapaian kredit dan trillion, supported by selective and measured loan and financing
pembiayaan secara selektif dan terukur. Dari sisi pendanaan, disbursement. On the funding side, Third-Party Funds (TPF) were
Dana Pihak Ketiga (DPK) berhasil dihimpun sebesar Rp22,17 successfully mobilized at IDR 22.17 trillion, or 92.06% of the
triliun atau 92,06% dari target, dengan kontribusi utama dari target, with the main contribution coming from demand deposits
giro dan deposito yang menunjukkan stabilitas kepercayaan and time deposits, reflecting stable customer confidence.
nasabah.
Bank juga membukukan laba setelah pajak sebesar The Bank also recorded profit after tax of IDR 571.10 billion or
Rp571,10 miliar atau 86,42% dari target, dipengaruhi 86.42% of the target, influenced by the dynamics of cost of funds
dinamika biaya dana serta strategi ekspansi kredit yang lebih and a more prudent credit expansion strategy. From a financial
prudent. Dari sisi rasio keuangan, CAR sebesar 29,17% dan ratio perspective, CAR at 29.17% and NIM at 5.08% reflect
NIM sebesar 5,08% mencerminkan permodalan dan margin strong capital and intermediation margins. Going forward, the
intermediasi yang kuat. Ke depan, Bank akan memperkuat Bank will strengthen credit quality, enhance the mobilization of
kualitas kredit, meningkatkan penghimpunan dana murah, low-cost funds, and accelerate digital transformation to drive
serta mempercepat transformasi digital untuk mendorong sustainable business growth.
pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Meskipun belum sepenuhnya mencapai target yang Although the targets set in the Bank’s Business Plan have not
ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank, realisasi ini been fully achieved, this realization reflects the Bank’s ability to
mencerminkan kemampuan Bank dalam menjaga maintain business growth momentum amid market dynamics
momentum pertumbuhan usaha di tengah dinamika pasar that require prudent risk management.
yang menuntut kehati-hatian dalam pengelolaan risiko.
Menghadapi tahun-tahun mendatang, Bank Sulselbar akan Looking ahead, Bank Sulselbar will continue to strengthen
terus memperkuat strategi bisnis melalui peningkatan its business strategy by improving the quality of lending to
kualitas penyaluran kredit pada sektor-sektor produktif productive sectors with high growth potential, including MSMEs
yang memiliki prospek pertumbuhan tinggi, termasuk sektor and regional economic sectors that serve as the main drivers of
UMKM dan sektor ekonomi daerah yang menjadi basis the local economy. The Bank will also enhance the effectiveness
utama perekonomian regional. Bank juga akan meningkatkan of liquidity management through strengthening low-cost funding
efektivitas pengelolaan likuiditas melalui penguatan strategi strategies and optimizing its funding structure.
penghimpunan dana murah serta optimalisasi struktur
pendanaan.
Selain itu, percepatan transformasi digital akan menjadi In addition, accelerating digital transformation will be one of the
salah satu prioritas strategis guna meningkatkan efisiensi key strategic priorities to improve operational efficiency, expand
operasional, memperluas akses layanan keuangan, serta access to financial services, and enhance customer experience
memperkuat pengalaman nasabah melalui layanan through more modern, faster, and integrated banking services.
perbankan yang lebih modern, cepat, dan terintegrasi. Strengthening corporate governance, implementing prudent risk
Penguatan tata kelola perusahaan, manajemen risiko yang management, and developing human capital will also continue to
prudent, serta pengembangan sumber daya manusia juga be pursued to ensure sustainable business growth.
akan terus dilakukan guna memastikan pertumbuhan usaha
yang berkelanjutan.
324 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 325
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Perbandingan Target dan Realisasi Capital Structure Target Vs Realization
Struktur Modal
Pada tahun 2025, struktur permodalan Bank Sulselbar In 2025, Bank Sulselbar’s capital structure remained strong and
tetap terjaga kuat dan mampu mendukung ekspansi usaha was able to support sustainable business expansion. Common
secara berkelanjutan. Modal Inti Utama (CET 1) terealisasi Equity Tier 1 (CET 1) was realized at IDR 4.85 trillion or 99.85%
sebesar Rp4,85 triliun atau 99,85% dari target Rp4,86 of the target of IDR 4.86 trillion, reflecting the Bank’s ability to
triliun, mencerminkan kemampuan Bank dalam menjaga maintain the quality of its core capital. Meanwhile, Supplementary
kualitas permodalan inti. Sementara itu, Modal Pelengkap Capital (Tier 2) was realized at IDR 191.62 billion or 86.54% of
(Tier 2) terealisasi sebesar Rp191,62 miliar atau 86,54% the target, in line with the Bank’s capital structure management
dari target, sejalan dengan strategi pengelolaan struktur strategy, which places greater emphasis on strengthening core
modal yang lebih berfokus pada penguatan modal inti. capital. Overall, total core and supplementary capital amounted
Secara keseluruhan, total modal inti dan pelengkap tercatat to IDR 5.04 trillion or 99.27% of the target of IDR 5.08 trillion,
sebesar Rp5,04 triliun atau 99,27% dari target Rp5,08 indicating that the Bank’s capital remains adequate to support
triliun, yang menunjukkan permodalan Bank tetap memadai business growth while maintaining resilience against risks.
untuk mendukung pertumbuhan usaha sekaligus menjaga
ketahanan terhadap risiko.
Target Realisasi %
Uraian 2025 2025 Pencapaian Indicator
Modal Inti Utama (CET 1) 4.860.000 4.852.680 99,85% Common equity tier (CET 1)
Modal Pelengkap (Tier 2) 221.420 191.617 86,54% Supplementary capital (Tier 2)
Total Modal Inti dan Pelengkap 5.081.420 5.044.297 99,27% Total Capital
Perbandingan Target dan Realisasi Marketing Target Vs Realization
Pemasaran
Uraian perbandingan target dan realisasi pemasaran The comparison of marketing targets and realizations is presented
disajikan sebagai berikut: as follows:
Uraian Target Realisasi Pemasaran Status Program Tujuan Program Dampak terhadap Bisnis
Memperluas
Promosi Kerjasama jaringan kerja
Peningkatan volume transaksi
Merchant Corporate Terealisasi sebesar ± Rp500 juta Terealisasi sama merchant
dan fee based income
Banking dan meningkatkan
transaksi nasabah
Mendukung
kegiatan promosi
Pengadaan Merchandise Peningkatan citra dan
Terealisasi sebesar ± Rp62 juta Terealisasi dan memperkuat
Corporate Banking visibilitas merek Bank
brand awareness
Bank
Meningkatkan
Welcome Pack Nasabah Dilaksanakan sebagai bagian dari pengalaman dan Peningkatan retensi dan
Terealisasi
Priority Banking layanan nasabah prioritas loyalitas nasabah kepuasan nasabah prioritas
priority banking
Memperluas
Dilaksanakan untuk mendukung
Promosi dan Kerjasama layanan dan fasilitas Peningkatan aktivitas
pengembangan segmen nasabah Terealisasi
Merchant Saoraja Priority bagi nasabah transaksi nasabah priority
prioritas
prioritas
BANK SULSELBAR 325
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 326
Uraian Target Realisasi Pemasaran Status Program Tujuan Program Dampak terhadap Bisnis
Meningkatkan
Program Marketing Dilaksanakan untuk memperkuat Peningkatan dana pihak
Terealisasi loyalitas dan
Saoraja Priority hubungan nasabah prioritas ketiga dari segmen priority
engagement nasabah
Mendukung
Pengadaan Souvenir Dilaksanakan sebagai bagian dari Penguatan loyalitas dan
Terealisasi kegiatan promosi
Saoraja Priority aktivitas promosi hubungan nasabah
dan relasi nasabah
Mendorong
peningkatan akuisisi
Program Gimmick Peningkatan jumlah nasabah
Terealisasi sebesar ± Rp965 juta Terealisasi nasabah dan
Marketing Retail Banking dan volume transaksi retail
penggunaan produk
retail
Meningkatkan
Promosi Hari Indonesia
Dilaksanakan melalui kolaborasi literasi dan Peningkatan jumlah nasabah
Menabung dan Hari Terealisasi
dengan regulator inklusi keuangan baru dan awareness produk
Kemerdekaan
masyarakat
Mendukung
Program Bulan Inklusi Dilaksanakan sebagai bagian dari Peningkatan penetrasi
Terealisasi program inklusi
Keuangan program literasi keuangan layanan perbankan
keuangan nasional
Mendukung
Pengadaan Materi
Dilaksanakan untuk mendukung kampanye Peningkatan awareness
Promosi (Key Visual dan Terealisasi
kegiatan promosi pemasaran produk produk Bank
Media Cetak)
dan layanan Bank
Memperkuat
Customer Gathering
Program dijadwalkan ulang hubungan bisnis Peningkatan loyalitas nasabah
Segment Corporate
ke tahun 2026 menggunakan Ditunda dengan nasabah serta peluang ekspansi bisnis
Banking kolaborasi
alokasi biaya tahun 2025 korporasi dan korporasi
Priority Banking
nasabah prioritas
Mendorong
Program “Double peningkatan Dampak bisnis tidak
Tidak terealisasi Tidak terealisasi
Untung” transaksi dan terealisasi
penghimpunan dana
Mendukung
Pengadaan Souvenir Dampak bisnis tidak
Tidak terealisasi Tidak terealisasi program promosi
Retail Banking terealisasi
produk retail
Perbandingan Target dan Realisasi
Pengembangan SDM Human Capital Development Target Vs
Realization
Target Realisasi %
Uraian 2025 2025 Pencapaian Description
Biaya Pendidikan dan Pelatihan Rp 15,91 Miliar Rp 24,3 Miliar 152,73% Training & Education Expenses
Target Kedepan (Proyeksi)
Future Target (Projection)
Manajemen Bank Sulselbar telah menyusun Rencana Bisnis
Bank untuk tahun 2026 dengan mempertimbangkan kondisi The management of Bank Sulselbar has prepared the Bank
ekonomi saat ini dan proyeksi perekonomian di tahun 2026, Business Plan for 2026 by taking into account current economic
baik dari segi makro maupun mikro. conditions and economic projections for 2026, both from
macroeconomic and microeconomic perspectives.
326 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 327
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
2026
Indikator RAPBN APBN Indicator
Pertumbuhan Ekonomi (%): 5,2 – 5,8 5,4% Economic Growth (%):
Laju Inflasi (%): 1,5 – 3,5 2,5% Inflation Rate (%):
Nilai Tukar Rupiah (Rp/US$): 16.500 – 16.900 16.500 Rupiah Exchange Rate (Rp/US$):
Tingkat Suku Bunga SBN 10 Tahun (%) 6,6 – 7,2 6,9 10-Year Government Bond Interest Rate (%)
Harga Minyak Mentah Indonesia (US$/Barel) 60 – 80 70 Indonesian Crude Oil Price (US$/Barrel)
Lifting Minyak Bumi (ribu barel per hari) 605 – 620 610 Oil Lifting (thousand barrels per day)
Lifting Gas Bumi (ribu barel setara minyak per Natural Gas Lifting (thousand barrels of oil
953 – 1.017 984
hari) equivalent per day)
Proyeksi Keuangan Financial Projection
Uraian proyeksi keuangan di tahun 206 disajikan sebagai The description of financial projections for 2026 is presented as
berikut: follows:
Gowth (YoY)
Realisasi Desember
Proyeksi 2025 -
Indikator 2026 Target Desember 2026 Indicator
Posisi Keuangan Financial Position
Aset 37.084.511 4,77% Assets
Kredit & Pembiayaan 25.959.403 5,39% Loans & Financing
Kredit 23.122.588 3,40% Loans
Pembiayaan 2.836.815 25,00% Financing
DPK 25.593.100 6,58% Customer Deposits
Giro 6.058.305 8,03% Demand Deposits
Tabungan 8.776.274 8,02% Savings
Deposito 10.758.521 4,65% Time Deposits
CKPN 826.905 15,50% Interest and Sharia Income
Laba Rugi Profit Loss
Pendapatan 3.438.109 0,79% Interest Expense
Biaya 2.588.544 0,96% Net Interest Income
Laba Rugi sebelum Pajak 849.565 0,28% Operating Income
Laba Rugi sesudah Pajak 662.661 0,28% Operating Expense
Rasio Keuangan Risk Appetie Financial Ratio
CAR 25,83% 23,00%-27,00% Capital Adequacy Ratio
ROE* 13,36% 20,00%-22,00% Return on Equity
ROA 2,36% 3,00%-3,50% Return on Assets
NIM 4,92% 6,00%-7,00% Net Interest Margin
BOPO 74,73% 65,00%-70,00% Operating Expenses to Operating Income
LDR 101,43% 92%-100% Loan to Deposit Ratio
NPL Gross 2,75% 0,50%-1,00% Gross Non-Performing Loan
CASA 57,96% - Net Non-Performing Loan
BANK SULSELBAR 327
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 328
Proyeksi Struktur Modal Capital Structure Projections
Uraian proyeksi Struktur Modal di tahun 2026 disajikan The Capital Structure projections for 2026 are presented as
sebagai berikut: follows:
Uraian Proyeksi 2026 Description
Modal Inti Utama (CET 1) Rp 4,95 Triliun Common equity tier (CET 1)
Modal Pelengkap (Tier 2) Rp222,75 Miliar Supplementary capital (Tier 2)
Total Modal Inti dan Pelengkap Rp5,17 Triliun Total Capital
Proyeksi Kebijakan Deviden Dividend Policy Projection
Uraian proyeksi kebijakan dividen tahun buku 2025 yang The projected dividend policy for fiscal year 2025, which will be
akan dibagikan di tahun 2026 disajikan sebagai berikut: distributed in 2026, is presented below:
Uraian Proyeksi 2026 Description
Estimasi Laba Bersih Tahun 2025 571.104 Estimated Net Income for 2025
Estimasi Jumlah Dividen yang dibagi (Rp Juta) 342.662 Estimated Dividends Distributed (IDR Million)
Estimasi Dividen yang diperoleh Pemerintah Estimated Dividends for South Sulawesi
186.123
Provinsi Sulsel (Rp Juta) Provincial Government (IDR Million)
Dividend Payout Ratio (%) 60% Dividend Payout Ratio (%)
Proyeksi Pemasaran Marketing Projection
Dalam rangka memperkuat daya saing serta meningkatkan In order to strengthen competitiveness and enhance sustainable
pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan, Bank Sulselbar business growth, Bank Sulselbar has established a number of
menetapkan sejumlah strategi dan program pemasaran yang integrated marketing strategies and programs for 2026.
terintegrasi untuk tahun 2026. Strategi ini difokuskan pada This strategy is focused on strengthening the digital ecosystem,
penguatan ekosistem digital, optimalisasi captive market, optimizing the captive market, and expanding collaboration with
serta perluasan kolaborasi dengan berbagai pemangku various stakeholders.
kepentingan.
1. Pengembangan Kerjasama Bisnis Strategis 1. Development of Strategic Business Partnerships
o Memperluas kerja sama dengan travel haji dan umrah • Expanding cooperation with Hajj and Umrah travel
untuk layanan money changer. agencies for money changer services.
o Memperkuat sinergi bisnis dengan pemerintah • Strengthening business synergy with regional governments,
daerah, BUMD, dan korporasi. regional-owned enterprises (BUMD), and corporations.
o Mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi • Encouraging the formation of a more integrated regional
daerah yang lebih terintegrasi. economic ecosystem.
2. Optimalisasi Captive Market Pemerintah Daerah 2. Optimization of Regional Government Captive Market
o Integrasi layanan payroll, kredit, dan tabungan bagi • Integration of payroll, loan, and savings services for civil
ASN. servants (ASN).
o Peningkatan loyalitas nasabah dari segmen • Increasing customer loyalty within the regional
pemerintah daerah. government segment.
o Peningkatan kontribusi segmen ASN terhadap • Enhancing the contribution of the ASN segment to the
kinerja bisnis Bank. Bank’s business performance.
3. Penguatan Digital Channel dan Corporate Branding 3. Strengthening Digital Channels and Corporate Branding
o Optimalisasi kanal promosi digital melalui website, • Optimizing digital promotion channels through websites,
media sosial, dan mobile banking. social media, and mobile banking.
328 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 329
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
o Perluasan jangkauan pemasaran berbasis digital. • Expanding digital-based marketing reach.
o Penguatan citra Bank sebagai institusi keuangan • Strengthening the Bank’s image as a modern and
modern dan adaptif. adaptive financial institution.
4. Pengembangan Ekosistem Digital Terintegrasi 4. Development of Integrated Digital Ecosystem
o Pengembangan Open API untuk integrasi layanan • Development of Open API for digital service integration.
digital. • Collaboration with regional governments, fintech, and
o Kolaborasi dengan pemerintah daerah, fintech, dan digital platforms.
platform digital. • Integration of regional payment services within the
o Integrasi layanan pembayaran daerah dalam Bank’s transaction ecosystem.
ekosistem transaksi Bank.
5. Penguatan Layanan Digital Banking 5. Strengthening Digital Banking Services
o Pengembangan fitur mobile banking dan Cash • Development of mobile banking features and Cash
Management System (CMS). Management System (CMS).
o Peningkatan keamanan sistem transaksi digital. • Enhancement of digital transaction system security.
o Peningkatan kualitas pengalaman pengguna (user • Improvement of user experience.
experience).
6. Ekspansi Merchant dan Sistem Pembayaran Digital 6. Expansion of Merchant and Digital Payment
o Peningkatan akuisisi merchant QRIS dan EDC. SystemsIncreasing acquisition of QRIS and EDC merchants.
o Ekspansi pada sektor perdagangan, pariwisata, dan • Expansion into trade, tourism, and MSME sectors.
UMKM. • Increasing adoption of non-cash transactions among the
o Peningkatan penggunaan transaksi non-tunai di public.
masyarakat.
7. Pengembangan Produk dan Layanan Syariah 7. Development of Sharia Products and Services
o Digitalisasi layanan perbankan syariah. • Digitalization of Sharia banking services.
o Pengembangan produk berbasis wakaf dan filantropi • Development of waqf-based and Islamic philanthropy
Islam. products.
o Kolaborasi dalam penguatan ekosistem ekonomi • Collaboration to strengthen the Sharia economic
syariah. ecosystem.
8. Pengembangan Produk dan Layanan Digital Baru 8. Development of New Digital Products and Services
o Pengembangan Virtual Account dan Open API. • Development of Virtual Account and Open API.
o Digitalisasi proses kredit melalui layanan KMG • Digitalization of credit processes through KMG Online
Online. services.
o Peningkatan efisiensi proses bisnis dan kualitas • Improvement of business process efficiency and service
layanan nasabah. quality.
9. Penguatan Bisnis Trade Finance dan Remittance 9. Strengthening Trade Finance and Remittance Business
o Digitalisasi proses transaksi trade finance. • Digitalization of trade finance transactions.
o Pengembangan layanan remitansi digital. • Development of digital remittance services.
o Perluasan kerja sama dengan mitra internasional. • Expansion of cooperation with international partners.
Proyeksi Pengembangan SDM Human Capital Development Projection
Strategi pengembangan SDM juga difokuskan pada The human capital development strategy is focused on improving
peningkatan kualitas layanan nasabah, penguatan customer service quality, strengthening productive lending
kapasitas bisnis kredit produktif, serta optimalisasi fungsi business capacity, and optimizing operational functions across
operasional di seluruh jaringan kantor. Selain itu, Bank akan all branch networks. The Bank will also implement adaptive
mengimplementasikan berbagai skema rekrutmen yang recruitment schemes, including internal recruitment, external
adaptif, termasuk rekrutmen internal, eksternal, prohire, recruitment, prohire, campus hiring, and the utilization of
campus hiring, serta pemanfaatan tenaga outsourcing untuk outsourcing personnel for non-core business functions.
fungsi non-core business.
BANK SULSELBAR 329
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 330
Proyeksi Kebutuhan SDM 2026 Human Capital Requirement Projection 2026
Fokus Penguatan SDM Estimasi Kebutuhan Tujuan Strategis
Meningkatkan kualitas layanan dan
Frontliner (Teller & Customer Service) ± 60 orang
pengalaman nasabah
Mendukung kelancaran operasional dan
Staf Administrasi & Operasional ± 85 orang
regenerasi pegawai
Tenaga Ahli / Prohire Sesuai kebutuhan Penguatan kompetensi strategis Bank
Mendukung ekspansi kredit produktif dan
Analis Kredit & Account Officer Disesuaikan kebutuhan
UMKM
Tenaga Outsourcing Disesuaikan kebutuhan Mendukung fungsi non-core business
Sedangakan untuk biaya pelatihan dan pendidikan Meanwhile, the training and education budget is allocated as
dianggarkan sebagai berikut : follows:
Uraian Target 2026 Growth dari Target 2025 Description
Biaya Pendidikan dan Pelatihan Rp 21,91 Miliar 37,71% Training & Education Expenses
330 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 331
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
KEBIJAKAN, PENGUMUMAN DAN PEMBAYARAN DIVIDEN
Dividend Policy, Announcement, And Payment
Kebijakan Dividen Dividend Policy
Kebijakan dividen Bank Sulselbar mengacu pada Undang- The dividend policy of Bank Sulselbar refers to Law No. 40 of
Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, 2007 concerning Limited Liability Companies, particularly
khususnya Pasal 70 sampai dengan Pasal 73, yang mengatur Articles 70 to 73, which regulate the utilization of Net Income,
mengenai penggunaan laba bersih, pembentukan cadangan the establishment of mandatory reserves, and the mechanism
wajib, serta mekanisme pembagian dividen melalui Rapat for dividend distribution through the General Meeting of
Umum Pemegang Saham (RUPS). Berdasarkan ketentuan Shareholders (GMS). Based on these provisions, the Company’s
tersebut, laba bersih Perseroan terlebih dahulu dialokasikan Net Income must first be allocated to mandatory reserves of at
untuk pembentukan cadangan wajib sekurang-kurangnya least 20% of issued and paid-up capital before dividends can be
20% dari modal ditempatkan dan disetor, sebelum dilakukan distributed to shareholders.
pembagian dividen kepada pemegang saham.
Penetapan besaran dividen dilakukan melalui RUPS Tahunan The determination of dividend distribution is made through the
dengan mempertimbangkan kinerja keuangan Perseroan, Annual GMS by taking into account the Company’s financial
kecukupan permodalan, rencana ekspansi usaha, serta performance, capital adequacy, business expansion plans, as well
kondisi perekonomian dan industri perbankan. Selain itu, as economic conditions and the banking industry environment.
kebijakan dividen juga memperhatikan ketentuan dalam In addition, the dividend policy also considers the provisions of
Anggaran Dasar Perseroan serta prinsip kehati-hatian dalam the Company’s Articles of Association and prudential principles
menjaga kesehatan dan keberlanjutan usaha Bank. in maintaining the Bank’s soundness and business sustainability.
Bank dimungkinkan untuk membagikan dividen dengan The Bank may distribute dividends by taking into account:
memperhatikan:
a. Pencapaian kinerja keuangan Bank. a. The achievement of the Bank’s financial performance;
b. Tingkat rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum b. The level of the Bank’s Minimum Capital Adequacy Ratio
(KPMM) Bank setelah pembagian dividen dan proyek (KPMM) after dividend distribution and other capital-
investasi lainnya yang membutuhkan permodalan intensive investment projects, which must not fall below the
secara signifikan, tidak kurang dari ketentuan rasio yang regulatory threshold;
ditetapkan oleh Bank dan/ atau ketentuan regulator dari
waktu ke waktu.
c. Tingkat Kesehatan Bank. c. The Bank’s Soundness Rating;
d. Kondisi keuangan Bank. d. The Bank’s financial condition;
e. Ekspektasi pertumbuhan laba; e. Expected profit growth;
f. Mempertimbangkan kebutuhan permodalan Bank di f. Future capital requirements;
masa depan.
g. Rencana pengembangan/pertumbuhan dan strategi g. Business development plans and strategy;
Bank.
h. Keberlanjutan usaha Bank. h. Business sustainability;
i. Kondisi pasar. i. Market conditions;
j. Kepentingan Pemegang Saham. j. Shareholders’ interests; and
k. Ketaatan pada peraturan yang terkait dan berlaku. k. Compliance with applicable laws and regulations.
l. Bank hanya dapat membagikan dividen apabila l. The Bank may only distribute dividends if it has a positive
Bank mempunyai saldo laba yang positif, setelah retained earnings balance, after fulfilling mandatory reserve
memperhatikan cadangan yang wajib dibentuk requirements as stipulated by the Limited Liability Company
sebagaimana disyaratkan oleh UU Perseroan Terbatas. Law.
BANK SULSELBAR 331
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 332
Dalam hal Bank mengalami kendala sebagaimana dijelaskan In the event that the Bank faces constraints as described above
pada poin tersebut di atas dan/atau mengalami kondisi and/or experiences financial performance conditions requiring
kinerja keuangan yang membutuhkan perlakuan khusus special treatment, the Bank may:
maka Bank dimungkinkan:
a. Mengusulkan kepada RUPS untuk menunda melakukan a. Propose to the GMS to postpone dividend payments;
pembayaran dividen;
b. Menghentikan pembayaran dividen yang telah disetujui; b. Suspend dividend payments that have been approved;
c. Menghentikan pembayaran dividen yang diangsur atau c. Suspend installment-based or staged dividend payments;
menghentikan pembayaran dividen secara bertahap; and/or
dan/atau
d. Menarik kembali pembayaran dividen kepada Pemegang d. Recall dividend payments to controlling shareholders in the
Saham Pengendali, dalam hal Bank mengalami event of financial performance issues.
permasalahan kinerja keuangan.
Pengumuman dan Pembagian Dividend Announcement And
Dividen Distribution
Berdasarkan Keputusan RUPST Bank Sulselbar Based on the resolutions of the Annual General Meeting of
melaksanakan pengumuman dan pembayaran dividen Shareholders (AGMS), Bank Sulselbar has carried out dividend
sebagaimana tabel berikut: announcements and distributions as presented in the following
table:
Tabel Pengumuman dan Pembayaran Dividen
2025 atas tahun buku 2024 atas tahun 2023 atas tahun
Keterangan 2024 buku 2023 buku 2022 Description
Laba Operasional 791.772 880.906 919,254 Operating Income
Laba Bersih 657.659 666.905 653,723 Net Income
Payout Rasio (%) 65,13% 60% 60% Payout Ratio (%)
Dividen 428.333 400.143 392.234 Dividend
Jumlah Saham 2.213.136 2.187.068 2.162.596 Number of Shares
Laba Per Saham Dasar (dalam Basic Earnings Per Share (in full
298.305 305.259 303.406
rupiah penuh) Rupiah)
Tanggal Pengumuman 14 Mei 2025 15 Maret 2024 13 Maret 2024 Announcement Date
Tanggal Pembayaran Payment Date
Pengumuman dan Pembayaran Announcement and Payment of
Dividen Tahun Buku 2023 Dividends for the 2023 Financial Year
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Minutes of the Annual General Meeting of
Tahunan Bank No.02 tanggal 15 Maret 2024 dengan dihadiri Shareholders No. 02 dated March 15, 2024, attended by notary
notaris Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., menetapkan laba Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., the appropriation of 2023 net
tahun 2023: income was determined as follows:
1. Komposisi untuk sebesar 60% atau Rp400.143.257.089 1. Dividend distribution of 60% amounting to IDR
dan cadangan umum sebesar 40% atau 400,143,257,089; and General reserves of 40% amounting
Rp266.762.171.393 dari laba bersih Rp666.905.428.482. to IDR 266,762,171,393 from net income of IDR
2. Persetujuan penetapan plafon dana Corporate Social 666,905,428,482.
Responsibility (CSR) tahun 2024 sebesar 5%. 2. The meeting also approved the allocation of Corporate Social
Responsibility (CSR) funds for 2024 at 5%.
332 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 333
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Pengumuman dan Pembayaran Announcement and Payment of
Dividen Tahun Buku Tahun 2024 Dividends for the 2024 Financial Year
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Minutes of the Annual General Meeting of
Tahunan Bank No.12 tanggal 14 Mei 2025 dengan dihadiri Shareholders No. 12 dated May 14, 2025, attended by notary
notaris Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., menetapkan laba Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., the appropriation of 2024 net
tahun 2024: income was determined as follows:
1. Komposisi untuk dividen sebesar 65,13% atau 1. Dividend distribution of 65.13% amounting to IDR
Rp428.333.867.194 dan cadangan umum sebesar 428,333,867,194; and General reserves of 34.87%
34,87% atau Rp229.325.993.383 dari laba bersih amounting to IDR 229,325,993,383 from net income of IDR
Rp657.659.860.577. 657,659,860,577.
2. Persetujuan penetapan plafon dana Corporate Social 2. The meeting also approved the allocation of Corporate Social
Responsibility (CSR) tahun 2024 sebesar 5% Responsibility (CSR) funds for 2024 at 5%.
BANK SULSELBAR 333
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 334
INFORMASI MATERIAL, MENGENAI INVESTASI, EKSPANSI,
DIVESTASI, PENGGABUNGAN/ PELEBURAN USAHA, AKUISISI,
RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL, TRANSAKSI MATERIAL,
TRANSAKSI AFILIASI, DAN TRANSAKSI BENTURAN
KEPENTINGAN, YANG TERJADI PADA TAHUN BUKU
Material Information Regarding Investment, Expansion, Divestment, Merger/Consolidation,
Acquisition, Debt/Capital Restructuring, Material Transactions, Affiliated Transactions, And
Conflict Of Interest Transactions During The Financial Year
Informasi Transaksi Material Terkait Material Transactions Related To
Investasi, Ekspansi, Divestasi, Investment, Expansion, Divestment,
Akuisisi, dan Restrukturisasi Acquisition, And Restructuring
Investasi Investment
Pada tahun 2025, Bank SulSelBar tidak melakukan kegiatan In 2025, Bank Sulselbar did not conduct any investment
investasi, sehingga informasi terkait tujuan, nilai transaksi activities; therefore, information regarding the objectives,
dan sumber dana kegiatan ekspansi tidak disajikan oleh transaction values, and funding sources of such activities is not
Bank SulSelBar. presented.
Penggabungan/ Peleburan Usaha Merger / Consolidation
Pada tahun 2025, Bank SulSelBar tidak melakukan kegiatan In 2025, Bank Sulselbar did not undertake any merger or
penggabungan/ peleburan usaha, sehingga informasi terkait consolidation activities; therefore, information regarding the
tujuan, nilai transaksi dan sumber dana kegiatan tidak objectives, transaction values, and funding sources is not
disajikan oleh Bank SulSelBar. presented.
Ekspansi Expansion
Dalam rangka memperluas jangkauan layanan dan In order to expand service reach and enhance public access
meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan to banking services, in 2025 the Bank carried out operational
perbankan, pada tahun 2025 Bank melakukan ekspansi network expansion by upgrading the status of several functional
jaringan operasional melalui peningkatkan status beberapa offices to Sub-Branch Offices (KCP) to strengthen service capacity
kantor fungsional menjadi Kantor Cabang Pembantu and support business growth in those regions.
guna memperkuat kapasitas layanan dan mendukung
pertumbuhan bisnis di daerah tersebut.
Uraian Jaringan Kantor Description
Kantor Induk PT Bank Sulselbar Cabang Maros Office Network
Status Kantor Lama Kantor Fungsional Camba / KF Camba Previous Office Status
Status Kantor Baru Kantor Cabang Pembantu Camba / KCP Camba New Office Status
Jl. Poros Maros - Bone, Kel. Cempaniga, Kec. Camba, Kab. Maros, Prov. Sulawesi
Alamat Kantor Lama Previous Address
Selatan, 90562
Jl. Poros Maros - Soppeng, Kel. Pattiro Deceng, Kec. Camba, Kab. Maros, Prov.
Alamat Kantor Baru New Address
Sulawesi Selatan, 90562
No. Telepon 0411 3983006 Telephone Number
334 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 335
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Akuisisi Acquisition
Pada tahun 2025, Bank SulSelBar tidak melakukan kegiatan In 2025, Bank Sulselbar did not carry out any acquisition
akuisisi sehingga informasi terkait tujuan, nilai transaksi dan activities; therefore, information regarding objectives,
sumber dana kegiatan akuisisi tidak disajikan. transaction values, and funding sources is not presented.
Divestasi Divestment
Pada tahun 2025, Bank SulSelBar tidak melakukan kegiatan In 2025, Bank Sulselbar did not conduct any divestment activities;
divestasi sehingga informasi terkait tujuan, nilai transaksi therefore, information regarding objectives, transaction values,
dan sumber dana kegiatan divestasi tidak disajikan. and funding sources is not presented.
Restrukturisasi Utang Dan Modal Debt and Capital Restructuring
Pada tahun 2025, tidak terdapat kegiatan restrukturisasi In 2025, there were no debt or capital restructuring activities.
utang maupun modal. Oleh karena itu, Bank SulSelBar Accordingly, no information regarding objectives, transaction
tidak menyajikan informasi terkait kegiatan restrukturisasi values, or funding sources is presented.
dalam hal tujuan, nilai transaksi dan sumber dana kegiatan
restrukturisasi.
Informasi Transaksi Material yang Material Transactions Involving
Mengandung Benturan Kepentingan Conflict Of Interest And/Or Affiliated
dan/atau Transaksi dengan Pihak Transactions
Terafiliasi
Bank Sulselbar melaksanakan setiap transaksi yang Bank Sulselbar conducts all transactions that may contain
berpotensi mengandung benturan kepentingan maupun conflicts of interest or involve affiliated parties in accordance with
transaksi dengan pihak afiliasi dengan berpedoman pada POJK No. 17/POJK.04/2020 concerning Material Transactions
POJK Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material and Changes in Business Activities. In its implementation, the
dan Perubahan Kegiatan Usaha. Dalam pelaksanaannya, Bank ensures that all transactions are carried out fairly and in
Bank memastikan bahwa setiap transaksi dilakukan secara accordance with the arm’s length principle, transparency, and
wajar dan mengikuti prinsip arm’s length, transparansi, serta protection of shareholders’ interests.
perlindungan terhadap kepentingan pemegang saham.
Setiap transaksi yang memenuhi kriteria sebagai transaksi Each transaction that meets the criteria as a material transaction
material maupun transaksi yang mengandung benturan or involves a conflict of interest will undergo evaluation and
kepentingan akan melalui proses evaluasi dan persetujuan approval processes in accordance with applicable regulations,
sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pengawasan oleh including supervision by the Board of Commissioners and
Dewan Komisaris dan pengungkapan secara transparan disclosure to shareholders. If required by regulation, such
kepada pemegang saham. Apabila dipersyaratkan transactions will also obtain approval through the General
oleh ketentuan regulator, transaksi tersebut juga akan Meeting of Shareholders (GMS).
memperoleh persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS).
Transaksi Benturan Kepentingan Conflict Of Interest Transactions
Bank Sulselbar menerapkan kebijakan yang ketat dalam Bank Sulselbar implements strict policies in managing
pengelolaan transaksi yang berpotensi menimbulkan transactions that may give rise to conflicts of interest by
benturan kepentingan dengan berpedoman pada POJK referring to POJK No. 42/POJK.04/2020 concerning Affiliated
Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transactions and Conflict of Interest Transactions.
BANK SULSELBAR 335
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 336
Transaksi Benturan Kepentingan. Kebijakan ini bertujuan This policy ensures that all transactions involving affiliated
untuk memastikan bahwa setiap transaksi yang melibatkan parties are conducted transparently, fairly, and in accordance
pihak terafiliasi maupun pihak yang memiliki potensi with Good Corporate Governance (GCG) principles.
benturan kepentingan dilaksanakan secara transparan,
wajar, dan sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang
baik (Good Corporate Governance).
Dalam pelaksanaannya, setiap transaksi yang berpotensi In practice, every transaction that may give rise to a conflict
menimbulkan benturan kepentingan terlebih dahulu of interest undergoes an internal evaluation process to ensure
melalui proses evaluasi internal guna memastikan compliance with the arm’s length principle and that it does
bahwa transaksi tersebut dilakukan berdasarkan prinsip not harm the Company or its shareholders. Supervision is also
kewajaran dan kelaziman usaha (arm’s length principle) conducted by the Board of Commissioners and internal control
serta tidak merugikan Perseroan maupun pemegang saham. units to ensure compliance with applicable regulations.
Selain itu, mekanisme pengawasan juga dilakukan oleh
Dewan Komisaris serta unit pengendalian internal untuk
memastikan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Sepanjang tahun 2025, Bank Sulselbar tidak melakukan Throughout 2025, Bank Sulselbar did not conduct any
transaksi yang mengandung benturan kepentingan transactions involving conflicts of interest as defined under the
sebagaimana dimaksud dalam ketentuan POJK tersebut. POJK provisions. The Bank remains committed to maintaining
Bank tetap berkomitmen untuk menjaga transparansi dan transparency and accountability in all transactions involving
akuntabilitas dalam setiap transaksi dengan pihak terafiliasi affiliated parties to protect the interests of shareholders and
guna melindungi kepentingan pemegang saham dan seluruh stakeholders.
pemangku kepentingan.
Transaksi dengan Pihak Afiliasi atau Affiliated Or Related Party Transactions
Berelasi
Bank Sulselbar melaksanakan setiap transaksi dengan pihak Bank Sulselbar conducts all transactions with affiliated parties
terafiliasi dengan berpedoman pada Peraturan Otoritas in accordance with POJK No. 42/POJK.04/2020 concerning
Jasa Keuangan (POJK) Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Affiliated Transactions and Conflict of Interest Transactions.
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Dalam ketentuan tersebut, afiliasi adalah : Under these provisions, an affiliation relationship includes:
a. Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan a. Family relationships by marriage or descent up to the second
sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun degree;
vertikal;
b. Hubungan antara pihak dengan Pegawai, Direktur, atau b. Relationships between a party and its employees, directors,
Komisaris dari pihak tersebut; or commissioners;
c. Hubungan antara 2 (dua) Perusahaan di mana terdapat 1 c. Relationships between two companies with common
(satu) atau lebih anggota Direksi atau Dewan Komisaris members of the Board of Directors or Board of Commissioners;
yang sama;
d. Hubungan antara Perusahaan dan Pihak, baik d. Relationships where a party controls or is controlled by
langsung maupun tidak langsung, mengendalikan atau another party;
dikendalikan oleh perusahaan tersebut;
e. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan, e. Relationships between two companies controlled by the
baik langsung maupun tidak langsung, oleh pihak yang same party; or
sama; atau
f. Hubungan antara Perusahaan dan Pemegang Saham f. Relationships between a company and its major shareholders.
Utama.
336 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 337
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Sejalan dengan ketentuan tersebut, transaksi afiliasi Accordingly, affiliated transactions include any activities and/
merupakan setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan or transactions carried out by the Company or its controlled
oleh Perseroan atau perusahaan yang dikendalikan dengan entities with affiliated parties of the Company, Directors, Board
pihak terafiliasi dari Perseroan maupun pihak terafiliasi dari of Commissioners, major shareholders, or controlling parties.
anggota Direksi, Dewan Komisaris, pemegang saham utama,
atau pengendali.
Transaksi Afiliasi Sebagai Kegiatan Affiliated Transactions As Routine
Usaha yang Dijalankan Dalam Business Activities
Rangka Menghasilkan Pendapatan
Usaha dan Dijalankan Secara Rutin,
Berulang, dan/atau Berkelanjutan
Bank Sulselbar dalam menjalankan kegiatan usahanya In conducting its business activities, Bank Sulselbar consistently
senantiasa berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa adheres to Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
Keuangan (POJK) Nomor 42/POJK.04/2020 tentang 42/POJK.04/2020 concerning Affiliated Transactions and
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, Conflict of Interest Transactions, particularly Articles 8 and 9,
khususnya Pasal 8 dan Pasal 9, yang mengatur bahwa which stipulate that affiliated transactions carried out in the
transaksi afiliasi yang merupakan kegiatan usaha Perseroan ordinary course of business, aimed at generating revenue, and
dalam rangka menghasilkan pendapatan dan dilakukan conducted routinely, repeatedly, and/or continuously may be
secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan dapat exempted from certain procedural requirements, provided that
dikecualikan dari kewajiban prosedur tertentu sepanjang such transactions are executed in accordance with prevailing
dilaksanakan sesuai praktik bisnis yang wajar. business practices.
Kewajaran Transaksi dan Pemenuhan Fairness Of Transactions And
Ketentuan Terkait Compliance With Regulations
Seluruh transaksi yang dilakukan oleh Bank Sulselbar All transactions conducted by Bank Sulselbar have complied with
telah dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan POJK No. 42/POJK.04/2020 concerning Affiliated Transactions
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 42/ and Conflict of Interest Transactions. In their implementation, the
POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Bank ensures that all transactions are carried out in accordance
Benturan Kepentingan. Dalam setiap pelaksanaannya, with generally accepted business practices and comply with the
Bank memastikan bahwa transaksi dilakukan sesuai dengan arm’s length principle.
praktik bisnis yang berlaku umum serta memenuhi prinsip
kewajaran dan kelaziman usaha (arm’s length principle).
Setiap transaksi yang melibatkan pihak afiliasi maupun Each transaction involving affiliated or related parties is
pihak berelasi dilakukan berdasarkan kebutuhan bisnis conducted based on the Bank’s business needs, while upholding
Bank, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip transparansi, transparency, accountability, and avoiding conflicts of interest
akuntabilitas, serta bebas dari konflik kepentingan yang that could be detrimental to the Company or its shareholders.
dapat merugikan Perseroan maupun pemegang saham. Internal control mechanisms and governance oversight are also
Mekanisme pengendalian internal dan pengawasan oleh implemented to ensure that all transactions are carried out
organ tata kelola juga diterapkan untuk memastikan bahwa professionally and in accordance with applicable regulations.
seluruh transaksi dilaksanakan secara profesional dan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat transaksi dengan Throughout 2025, there were no affiliated and/or related party
pihak afiliasi dan/atau pihak berelasi yang memerlukan transactions that required approval from the General Meeting of
persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Namun Shareholders (GMS).
BANK SULSELBAR 337
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 338
demikian, apabila di masa mendatang terdapat transaksi However, should such transactions arise in the future requiring
dengan pihak afiliasi dan/atau pihak berelasi yang memerlukan shareholder approval, the decision will be made through the
persetujuan pemegang saham, maka keputusan tersebut akan GMS mechanism with approval from shareholders who do not
dilakukan melalui mekanisme RUPS dengan persetujuan have an interest in the transaction, in accordance with regulatory
pemegang saham yang tidak memiliki kepentingan atas provisions.
transaksi tersebut, sesuai dengan ketentuan regulator.
Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Statement Of The Board Of Directors
Afiliasi On Affiliated Transactions
Direksi Bank Sulselbar menyatakan bahwa setiap transaksi
The Board of Directors of Bank Sulselbar confirms that all
afiliasi dan/atau transaksi dengan pihak berelasi telah
affiliated and/or related party transactions have been conducted
dilaksanakan dengan melalui prosedur internal yang
through adequate internal procedures and control mechanisms
memadai serta mekanisme pengendalian yang sesuai dengan
in accordance with applicable regulations. The Board of Directors
ketentuan yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, Direksi
ensures that all such transactions are carried out transparently,
memastikan bahwa seluruh transaksi tersebut dilakukan
accountably, and in line with generally accepted business
secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan praktik
practices, while adhering to the arm’s length principle.
bisnis yang berlaku umum dengan tetap memenuhi prinsip
kewajaran dan kelaziman usaha (arm’s length principle).
Peran Dewan Komisaris dan Komite Role Of The Board of Commissioners
Terkait Transaksi Afiliasi And Committees
Dewan Komisaris Bank Sulselbar menjalankan fungsi The Board of Commissioners of Bank Sulselbar performs
pengawasan terhadap pelaksanaan transaksi afiliasi guna oversight functions over the implementation of affiliated
memastikan bahwa seluruh transaksi dilakukan secara transactions to ensure that all transactions are conducted
transparan, wajar, dan sesuai dengan ketentuan yang transparently, fairly, and in compliance with applicable
berlaku. Dalam pelaksanaannya, transaksi dengan pihak regulations. In practice, material or significant transactions
afiliasi dan/atau pihak berelasi yang bersifat material atau involving affiliated and/or related parties are first reviewed by
signifikan terlebih dahulu dilakukan penelaahan oleh Komite the Risk Monitoring Committee before obtaining approval from
Pemantau Risiko, sebelum memperoleh persetujuan Dewan the Board of Commissioners. This mechanism forms part of the
Komisaris. Mekanisme ini merupakan bagian dari penerapan Bank’s internal control system and the implementation of Good
sistem pengendalian internal serta prinsip tata kelola Corporate Governance (GCG) principles.
perusahaan yang baik.
Melalui proses tersebut, setiap transaksi afiliasi dilakukan Through this process, each affiliated transaction is carried
berdasarkan analisis kelayakan transaksi yang memadai out based on an adequate feasibility analysis and review
dan melalui mekanisme review sesuai dengan jenis serta mechanism in accordance with the nature and characteristics
karakteristik transaksi yang dilakukan. Dewan Komisaris of the transaction. The Board of Commissioners, together with
bersama komite terkait memastikan bahwa transaksi the relevant committees, ensures that such transactions are
tersebut dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang conducted in accordance with prevailing business practices and
berlaku umum dan memenuhi prinsip kewajaran dan comply with the arm’s length principle, thereby avoiding conflicts
kelaziman usaha (arm’s length principle), sehingga tidak of interest or potential losses for the Bank. This approach reflects
menimbulkan benturan kepentingan maupun potensi Bank Sulselbar’s commitment to maintaining the integrity of its
kerugian bagi Bank. Pendekatan ini mencerminkan komitmen business processes and ensuring compliance with POJK No. 42/
Bank Sulselbar dalam menjaga integritas proses bisnis serta POJK.04/2020.
memastikan kepatuhan terhadap ketentuan POJK Nomor
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan.
338 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 339
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Transaksi Pihak Berelasi Related Party Transactions
Dalam menjalankan usahanya, Bank melakukan transaksi In conducting its business activities, the Bank engages in
dengan pihak-pihak berelasi yang didefinisikan dalam PSAK transactions with related parties as defined in PSAK 224
224 tentang "Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi". Pihak concerning “Related Party Disclosures.” A related party is an
berelasi adalah individu atau entitas yang memiliki hubungan individual or entity that has a relationship with the reporting
dengan entitas pelapor sebagai berikut: entity as follows:
1. Seorang individu atau anggota keluarga terdekat 1. An individual or a close family member is considered related
dianggap berelasi dengan entitas pelapor jika: to the reporting entity if such person:
a. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama a. has control or joint control over the reporting entity;
atas entitas pelapor; b. has significant influence over the reporting entity; or
b. memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; c. is a key management personnel of the reporting entity or
atau of a parent entity of the reporting entity.
c. adalah personil manajemen kunci dari entitas pelapor
atau entitas induk dari entitas pelapor.
2. Sebuah entitas dianggap berelasi dengan entitas pelapor 2. An entity is considered related to the reporting entity if it
jika memenuhi salah satu kriteria berikut: meets any of the following criteria:
a. Entitas tersebut dan entitas pelapor merupakan a. The entity and the reporting entity are members of the
anggota dari kelompok usaha yang sama (yang same group (which includes a parent, subsidiaries, and
mencakup entitas induk, entitas anak, dan entitas any subsequent subsidiaries);
anak berikutnya); b. One entity is an associate or joint venture of the other
b. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura entity (or an associate or joint venture of a member of a
bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau group);
ventura bersama yang merupakan anggota suatu c. Both entities are joint ventures of the same third party;
kelompok usaha); d. One entity is a joint venture of a third entity, while the
c. Kedua entitas tersebut merupakan ventura bersama other entity is an associate of the third entity.
dari pihak ketiga yang sama; e. The entity is a post-employment benefit plan for the
d. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas benefit of employees of either the reporting entity or an
ketiga, sementara entitas lainnya adalah entitas entity related to the reporting entity;
asosiasi dari entitas ketiga. f. The entity is controlled or jointly controlled by a person
e. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca identified in item 1.
kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas g. The person identified in item 1. (a) has significant
pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas influence over the entity or the key management
pelapor; personnel of the entity (or a parent of the entity); or
f. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama h. The entity, or a member of a group of which the entity is a
oleh orang yang diidentifikasi dalam nomor 1. member, provides key management personnel services to
g. Orang yang diidentifikasi dalam nomor 1. (a) memiliki the reporting entity or to a parent of the reporting entity.
pengaruh signifikan atas entitas atau personil
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari
entitas); atau
h. Entitas atau anggota dari kelompok yang mana
entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut,
menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada
entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas
pelapor.
BANK SULSELBAR 339
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 340
Nama Pihak yang Bertransaksi dan Names Of Related Parties And Nature
Sifat Hubungan Of Relationship
Dalam kegiatan usahanya, Bank melakukan transaksi In its business activities, the Bank conducts transactions with
dengan pihak-pihak berelasi. Transaksi-transaksi tersebut related parties under terms and conditions similar to those
dilaksanakan dengan persyaratan dan kondisi yang normal applied to third parties.
dilakukan dengan pihak ketiga. Transaksi-transaksi tersebut
adalah sebagai berikut:
Pihak Berelasi | Related Party Sifat Hubungan | Nature of Relationship Sifat Transaksi | Nature of Transaction
Kredit yang diberikan dan pembiayaan
Dewan Komisaris, Direksi dan Pejabat Eksekutif
Karyawan kunci syariah, tabungan dan deposito
Board of Commissioners, Board of Directors, and
Key Management Personnel Loans and Sharia financing, savings, and
Executive Officers
time deposits
Provinsi Sulawesi Selatan Pemegang Saham Kredit dan Rekening Giro
South Sulawesi Province Shareholder Loans and Demand Deposits
Realisasi Transaksi Berelasi Realization Of Related Party Transactions
Bank Sulselbar melakukan transaksi dengan pihak berelasi Bank Sulselbar conducts transactions with related parties to
bertujuan untuk memperlancar kegiatan bisnis. Berikut support business activities. The following presents the realization
ini uraian realisasi transaksi Bank Sulselbar dengan pihak of such transactions over the last three years:
berelasi dalam tiga tahun terakhir.
Uraian 2025 2024 2023 Description
ASET ASET
Kredit yang diberikan dan Pembiayaan
Loans and Sharia Financing Provided
Syariah
Karyawan Kunci 26.948 20.211 21.319 Key Management Personnel
Dikurangi: Penyisihan Penghapusan (16) (3) (14) Less: Allowance for Write-Off
Jumlah 26.931 20.208 21.305 Total
Persentase terhadap Jumlah Aset 0,08% 0,06% 0,07% Percentage of Total Assets
LIABILITAS LIABILITIES
Simpanan Nasabah Giro Demend Deposit Deposits from Customers
Giro Pemegang Saham 166.420 218 586 Demand Deposit Deposits from Shareholders
Tabungan Savings
Karyawan Kunci 4.397 40.511 6.086 Key Management Personnel
Dana Syirkah Temporer 4.652 4.196 7.118 Temporary Syirkah Funds
Deposito berjangka Time Deposits
Karyawan Kunci 2.281 5.030 2.630 Key Management Personnel
Dana Syirkah Temporer 4.771 8.561 19.606 Temporary Syirkah Funds
Jumlah 182.522 58.517 36.027 Total
Persentase terhadap Jumlah Liabilitas dan Percentage of Total Liabilities and Temporary
0,65% 0,21% 0,14%
Dana Syirkah Temporer Syirkah Funds
Beban Tenaga Kerja Employees Expenses
Gaji dan imbalan kerja jangka pendek Salaries and Short-Term Employee Benefits
Direksi dan Pejabat Eksekutif 41534 44.939 45.199 BOD’S and Executive Officers
Persentasi terhadap jumlah beban kerja 8,05% 8,97% 9,50% Percentage of Total Employee Expenses
340 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 341
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Uraian 2025 2024 2023 Description
Pendapatan Bunga Dan Syariah Interest And Sharia Income
Kredit yang diberikan dan pembiayaan
1951 1.563 1.135 Loans and Sharia Financing
syariah
persentase terhadap jumlah pendapatan Percentage of Total Interest and Sharia
0,07% 0,06% 0,04%
bunga dan syariah Income
Beban bunga dan syariah Interest and sharia Expenses
Simpanan dari nasabah Deposits from Customers
Giro 14392 6.361 9.337 Demand Deposits
Tabungan 94 173 168 Savings
Deposito 211 349 869 Time Deposits
Jumlah 14698 6.884 10.376 Total
persentase terhadap jumlah beban bunga Percentage of Total Interest and Sharia
1,34% 0,65% 1,06%
dan syariah Expense
Kompensasi Manajemen Kunci Key Management Compensation
Bonus - 0 4.567 Bonus
Jasa Produksi 89.846 107.405 108.239 Production Service
Service Compensation for Board of Directors
Jasa pengabdian Direksi dan Komisaris 7.660 12.523 10.654
and Commissioners
Jumlah 97.506 129.009 131.670 Total
Rujukan Pengungkapan dalam Disclosure Reference In Financial
Laporan Keuangan Statements
Rincian nama pihak terkait realisasi (nilai) transaksi pihak Details of related parties and the realization (values) of related
berelasi disajikan pada Catatan atas Laporan Keuangan 39 party transactions are presented in Note 39 to the Financial
yang terlampir pada Laporan Tahunan ini. Transaksi berelasi Statements attached to this Annual Report. These transactions
tersebut merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam represent normal business activities conducted to generate
rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan revenue and are carried out routinely, repeatedly, and/or
secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan. continuously.
Kewajaran dan Alasan Dilakukannya Fairness And Rationale Of Transactions
Transaksi
Dalam kegiatan usaha normal, Bank Sulselbar melakukan In its normal course of business, Bank Sulselbar conducts
transaksi dengan pihak berelasi yang timbul dari adanya transactions with related parties arising from ownership and/or
hubungan kepemilikan dan/atau kepengurusan. Seluruh management relationships. All such transactions are carried out
transaksi dengan pihak berelasi dilaksanakan berdasarkan based on mutually agreed policies and conditions and comply
kebijakan dan persyaratan yang disepakati bersama serta with the arm’s length principle. These transactions are conducted
tetap memenuhi prinsip kewajaran dan kelaziman usaha to support operational needs and business development.
(arm’s length principle). Transaksi tersebut dilakukan untuk
mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan
usaha Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR 341
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 342
Pemenuhan Peraturan dan Compliance With Regulations
Ketentuan Terkait
Transaksi dengan pihak afiliasi dan/atau pihak berelasi di Transactions with affiliated and/or related parties are conducted
Bank Sulselbar dilaksanakan dengan syarat dan kondisi under terms and conditions equivalent to those applied to
yang setara dengan transaksi yang dilakukan dengan third parties. All such transactions comply with POJK No. 42/
pihak ketiga. Seluruh transaksi tersebut telah memenuhi POJK.04/2020 and adhere to the arm’s length principle.
ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.42/
POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan serta dilakukan berdasarkan prinsip
kewajaran dan kelaziman usaha (arm’s length principle).
Setiap transaksi telah melalui mekanisme penelaahan sesuai Each transaction has undergone a review mechanism in
dengan jenis transaksi yang dilakukan, termasuk analisis accordance with the nature of the transaction, including
kelayakan serta pengawasan melalui sistem pengendalian feasibility analysis and supervision through the Bank’s internal
internal Bank. Sepanjang tahun 2025 tidak terdapat control system. Throughout 2025, there were no violations of
pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan laws and regulations related to transactions with affiliated and/or
yang berkaitan dengan transaksi dengan pihak afiliasi related parties, and there were no transactions requiring approval
dan/atau pihak berelasi, serta tidak terdapat transaksi from the General Meeting of Shareholders (GMS). Should such
yang memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang transactions arise in the future that require shareholder approval,
Saham (RUPS). Apabila di kemudian hari terdapat transaksi such approval will be granted by shareholders who do not have
yang memerlukan persetujuan pemegang saham, maka an interest in the transaction, in accordance with applicable
persetujuan tersebut akan diberikan oleh pemegang saham regulatory provisions.
yang tidak memiliki kepentingan atas transaksi dimaksud.
Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Statement of the Board of Directors on
Pihak Berelasi Related Party Transactions
Direksi Bank Sulselbar menyatakan bahwa seluruh The Board of Directors of Bank Sulselbar affirms that all
transaksi dengan pihak afiliasi dan/atau pihak berelasi telah transactions with affiliated and/or related parties have been
melalui prosedur internal yang memadai serta mekanisme conducted through adequate internal procedures and control
pengendalian yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. mechanisms in accordance with applicable regulations.
Direksi memastikan bahwa setiap transaksi tersebut The Board of Directors ensures that each transaction is carried
dilaksanakan berdasarkan praktik bisnis yang berlaku umum out in line with generally accepted business practices and
dan memenuhi prinsip kewajaran dan kelaziman usaha (arm’s complies with the arm’s length principle.
length principle).
Peran Dewan Komisaris dan Komite Role of the BoC's and Committees in
Terkait Transaksi Pihak Berelasi Related Party Transactions
Dewan Komisaris Bank Sulselbar menjalankan fungsi The Board of Commissioners of Bank Sulselbar performs an
pengawasan terhadap pelaksanaan transaksi dengan oversight function over the implementation of transactions with
pihak afiliasi dan/atau pihak berelasi guna memastikan affiliated and/or related parties to ensure that all transactions
bahwa setiap transaksi dilakukan secara transparan, are conducted transparently, fairly, and in compliance with
wajar, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam applicable regulations. In practice, material or significant
pelaksanaannya, transaksi yang bersifat material atau transactions are first reviewed by the Risk Monitoring Committee
signifikan terlebih dahulu dilakukan penelaahan oleh Komite before obtaining approval from the Board of Commissioners.
Pemantau Risiko, sebelum memperoleh persetujuan Dewan
Komisaris.
Melalui mekanisme tersebut, setiap transaksi telah melalui Through this mechanism, each transaction undergoes a review
proses review sesuai dengan karakteristik dan jenis transaksi process in accordance with its characteristics and type, including
yang dilakukan, termasuk analisis kelayakan transaksi serta feasibility analysis and evaluation of potential risks.
342 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 343
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
evaluasi terhadap potensi risiko yang dapat timbul. Proses This process ensures that all transactions are carried out
ini memastikan bahwa seluruh transaksi dilaksanakan secara objectively and do not give rise to conflicts of interest that could
objektif dan tidak menimbulkan benturan kepentingan yang be detrimental to the Bank.
dapat merugikan Bank.
Kebijakan Pemberian Pinjaman Loan Policy for the Board of
kepada Dewan Komisaris dan Direksi Commissioners and Board of Directors
Bank Sulselbar menerapkan kebijakan pemberian pinjaman Bank Sulselbar implements a policy for granting loans to
kepada anggota Dewan Komisaris dan Direksi dengan members of the Board of Commissioners and Board of Directors
berpedoman pada ketentuan regulator serta prinsip kehati- by referring to regulatory provisions and prudential principles in
hatian dalam pengelolaan risiko kredit. Pemberian fasilitas credit risk management. The provision of financing facilities to
pembiayaan kepada pihak terkait tersebut dilaksanakan such related parties is carried out in accordance with applicable
sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengikuti prinsip regulations and adheres to the arm’s length principle, ensuring
kewajaran serta kelaziman usaha (arm’s length principle), that no preferential treatment is given compared to other
sehingga tidak terdapat perlakuan istimewa dibandingkan customers.
dengan nasabah lainnya.
Dalam proses persetujuannya, pemberian pinjaman kepada In the approval process, the granting of loans to the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan melalui mekanisme Commissioners and Board of Directors is carried out through
rekomendasi berjenjang guna memastikan objektivitas a tiered recommendation mechanism to ensure objectivity
pengambilan keputusan. Dewan Komisaris memperoleh in decision-making. The Board of Commissioners receives
rekomendasi dari Komisaris Utama, sedangkan Komisaris recommendations from the President Commissioner, while the
Utama memperoleh rekomendasi dari Komisaris lainnya President Commissioner receives recommendations from other
atau Komisaris Independen. Untuk jajaran Direksi, Direktur Commissioners or Independent Commissioners. For the Board of
Utama memperoleh rekomendasi dari Komisaris, sementara Directors, the President Director receives recommendations from
Direktur Bidang memperoleh rekomendasi dari Direktur Commissioners, while Directors receive recommendations from
Utama. Mekanisme ini bertujuan memastikan adanya the President Director. This mechanism aims to ensure adequate
pengawasan serta pengendalian internal yang memadai oversight and internal control in the process of granting loans to
dalam proses pemberian kredit kepada pihak terkait. related parties.
Selain itu, terdapat persyaratan tambahan yang harus In addition, there are additional requirements that must be
dipenuhi oleh debitur, antara lain surat kuasa untuk fulfilled by debtors, including a power of attorney to debit
melakukan pendebetan seluruh pendapatan yang akan all future income for the purpose of loan repayment and/or
diterima (future benefit) guna pelunasan dan/atau angsuran installments, particularly in the event that the debtor resigns
kredit, khususnya apabila debitur mengundurkan diri atas voluntarily or is terminated due to certain reasons such as
permintaan sendiri atau mengalami pemutusan hubungan disciplinary violations or fraud. Debtors are also required to
kerja karena alasan tertentu seperti tindakan indisipliner atau provide a statement from the Payroll Administration and Loan
kecurangan (fraud). Debitur juga diwajibkan menyampaikan Installment Officer (PAAK) or treasurer to remit all income to be
surat pernyataan dari Pengelola Administrasi dan Angsuran received, such as severance pay, pension funds, Old-Age Savings
Kredit (PAAK) atau bendahara untuk menyetorkan seluruh (THT), and other entitlements of the debtor.
pendapatan yang akan diterima, seperti pesangon, dana
pensiun, Tabungan Hari Tua (THT), dan pendapatan lainnya
yang menjadi hak debitur.
Melalui kebijakan tersebut, Bank Sulselbar memastikan Through this policy, Bank Sulselbar ensures that the provision of
bahwa pemberian fasilitas pembiayaan kepada Dewan financing facilities to members of the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi dilakukan secara transparan, and Board of Directors is conducted transparently, accountably,
akuntabel, serta tetap sejalan dengan prinsip Good Corporate and remains aligned with Good Corporate Governance (GCG)
Governance (GCG) dan ketentuan regulator yang berlaku. principles and applicable regulatory provisions.
BANK SULSELBAR 343
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 344
PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DAN
DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA BANK
Changes In Laws And Regulations And Their Impact On The Bank’s Performance
Sepanjang tahun 2025 Bank Sulselbar melakukan kajian Throughout 2025, Bank Sulselbar conducted assessments of
terhadap berbagai ketentuan yang diterbitkan regulator various regulations issued by regulators and the government,
dan pemerintah, mempelajari dan menganalisa dampak studying and analyzing the potential impacts arising from such
yang mungkin ditimbulkan terkait dari perubahan ketentuan regulatory changes. During 2025, several regulatory changes
tersebut. Selama tahun 2025 terjadi beberapa peraturan affected the Bank’s operations as follows:
perundangan yang mempengaruhi operasional perusahaan
sebagai berikut:
Perubahan Regulatory
Aturan Changes Dampak Impact
SEOJK 31/2025 mempertegas tata cara
31/
pelaporan Bank Umum Konvensional melalui SEOJK 31/2025 reinforces reporting procedures
SEOJK.03/2025
Sistem Pelaporan OJK dengan standar for Commercial Banks through the OJK
tentang SEOJK No. 31/
data yang ketat, digitalisasi penuh, dan Reporting System with stricter data standards,
Pelaporan SEOJK.03/2025
kontrol pelaporan yang lebih terstruktur. full digitalization, and more structured reporting
Bank Umum on Reporting of
Dampaknya, bank harus memperkuat sistem controls. As a result, banks must strengthen IT
Konvensional Commercial Banks
TI, meningkatkan kualitas data, memperjelas systems, improve data quality, enhance reporting
Melalui Sistem through the OJK
governance pelaporan, dan bersiap governance, and prepare for more intensive data-
Pelaporan Reporting System
menghadapi pengawasan berbasis data yang driven supervision, including potential sanctions
Otoritas Jasa
lebih intensif, termasuk sanksi apabila tidak for non-compliance.
Keuangan
patuh.
26/ SEOJK 26/2025 memperkuat penerapan
SEOJK 26/2025 strengthens the implementation
SEOJK.03/2025 ILAAP dengan menetapkan tata cara,
of ILAAP by establishing procedures, frameworks,
tentang Proses kerangka kerja, dan kewajiban asesmen
SEOJK No. 26/ and comprehensive internal liquidity assessment
Asesmen likuiditas secara internal yang komprehensif.
SEOJK.03/2025 requirements. Banks must assess liquidity
Kecukupan Bank harus mampu menilai kecukupan
on Internal adequacy under both normal and stressed
Likuiditas Secara likuiditas dalam kondisi normal maupun stress,
Liquidity Adequacy conditions, prepare Contingency Funding Plans
Internal (Internal menyusun CFP, melakukan stress testing, serta
Assessment (CFP), conduct stress testing, and ensure strong
Liquidity memastikan governance likuiditas yang kuat.
Process (ILAAP) for liquidity governance. As a result, banks need
Adequacy Dampaknya, bank perlu meningkatkan sistem
Commercial Banks to enhance ALM systems, strengthen risk and
Assessment ALM, memperkuat fungsi risiko dan treasury,
treasury functions, and ensure management
Process) Bagi serta memastikan akuntabilitas manajemen
accountability in maintaining liquidity resilience.
Bank Umum dalam menjaga ketahanan likuiditas.
POJK 24 Tahun 2025 memperbarui dan
memperketat tata cara pembukaan,
pengelolaan, dan penutupan rekening di Bank POJK 24/2025 updates and tightens procedures
Umum untuk memastikan kehati-hatian, for account opening, management, and closure
keamanan dana, dan perlindungan konsumen. to ensure prudence, fund security, and consumer
24 Tahun
POJK No. 24 of Bank harus memperkuat KYC, AML-CFT, protection. Banks must strengthen KYC, AML-
2025 tentang
2025 on Account sistem TI, kontrol internal, serta pemantauan CFT, IT systems, internal controls, and account
Pengelolaan
Management in rekening, termasuk rekening digital. monitoring, including digital accounts. The
Rekening pada
Commercial Banks Dampaknya, bank menghadapi peningkatan impact includes increased compliance burden,
Bank Umum
beban kepatuhan, kebutuhan investasi greater technology investment requirements, and
teknologi, dan kontrol yang lebih kuat, namun stronger controls, while also improving efficiency
juga memperoleh efisiensi dan kualitas tata and governance quality in the long term.
kelola rekening yang lebih baik dalam jangka
panjang.
344 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 345
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Perubahan Regulatory
Aturan Changes Dampak Impact
POJK 19 Tahun 2025 mewajibkan bank
memberikan kemudahan akses pembiayaan POJK 19/2025 requires banks to facilitate MSME
kepada UMKM melalui kebijakan yang financing through more inclusive policies, flexible
19 Tahun lebih inklusif, skema pembiayaan yang financing schemes, digital credit processes, and
2025 tentang fleksibel, digitalisasi proses kredit, dan reasonable pricing. This regulation accelerates
POJK No. 19
Kemudahan penetapan biaya yang wajar. Regulasi ini MSME financing processes, encourages
of 2025 on
Akses mempercepat proses bisnis pembiayaan collaboration with fintech and guarantee
Easier Access
Pembiayaan UMKM, mendorong kolaborasi dengan fintech institutions, and strengthens MSME literacy. The
to Financing for
Kepada Usaha dan penjaminan, serta memperkuat literasi impact requires banks to enhance governance,
MSMEs
Mikro, Kecil, dan UMKM. Dampaknya, bank harus memperkuat risk management, digital scoring, organizational
Menengah governance, risk management, digital scoring, capacity, and technology integration, while also
kapasitas organisasi, dan integrasi teknologi, presenting significant expansion opportunities in
sekaligus menghadapi peluang ekspansi besar the MSME segment.
di segmen UMKM.
POJK 22/2025 mengharuskan bank
melakukan seluruh pelaporan secara POJK 22/2025 requires all reporting to be
digital, terstandar, dan tepat waktu melalui conducted digitally, standardized, and timely
22 Tahun
POJK No. 22 of Sistem Pelaporan OJK. Simplifikasi laporan, through the OJK Reporting System. Simplified
2025 tentang
2025 on Reporting penunjukan PIC, validasi otomatis, dan reporting, designated PICs, automated validation,
Pelaporan Bank
of Commercial standar kualitas data membuat pelaporan and data quality standards improve accuracy
Umum Melalui
Banks through the menjadi lebih akurat dan efisien. Dampaknya, and efficiency. As a result, banks must strengthen
Sistem Pelaporan
OJK Reporting bank harus memperkuat sistem TI, governance IT systems, data governance, and compliance
Otoritas Jasa
System data, kapasitas kepatuhan, serta menghadapi capacity, while facing more intensive supervision;
Keuangan
pengawasan yang lebih intensif—namun dalam however, reporting becomes more effective and
jangka panjang pelaporan menjadi lebih efektif supports better governance in the long term.
dan mendukung tata kelola yang lebih baik.
SEOJK 14/2025 establishes modern GCG
SEOJK 14/2025 menetapkan standar GCG
standards based on effectiveness with 16
modern berbasis efektivitas dengan 16 pilar
governance pillars, strengthening the roles of the
tata kelola, memperkuat peran Direksi/
Board of Directors and Board of Commissioners,
14/ Komisaris, memastikan integrasi risiko–ESG–
SEOJK No. 14/ ensuring integration of risk–ESG–strategy,
SEOJK.03/2025 strategi, serta menyediakan pedoman self-
SEOJK.03/2025 and providing measurable and rigorous self-
tentang assessment yang terukur dan ketat.
on Implementation assessment guidelines. Banks must undertake
Penerapan Tata Bank harus melakukan transformasi
of Governance for comprehensive governance transformation,
Kelola Bagi Bank governance secara menyeluruh, meningkatkan
Commercial Banks enhance board and committee capacity,
Umum kapasitas board & komite, memperkuat risk &
strengthen risk and compliance functions, adjust
compliance, menyesuaikan RBB, memperkuat
the Bank Business Plan (RBB), reinforce ESG
ESG governance, dan bersiap menghadapi
governance, and prepare for potential sanctions
risiko sanksi bila tidak patuh.
for non-compliance.
POJK 7 Tahun 2025 mewajibkan Bank Umum
yang menjadi Kustodian untuk menyampaikan POJK 7/2025 requires custodian banks to
laporan bulanan, tahunan, dan insidental submit monthly, annual, and incidental reports
secara digital melalui Sistem Pelaporan digitally through the OJK Reporting System. This
7 Tahun POJK No. 7 of OJK. Regulasi ini memperketat akurasi, regulation strengthens accuracy, timeliness, and
2025 tentang 2025 on Reporting ketepatan waktu, dan kualitas data, sekaligus data quality while replacing previous regulations
Laporan Bank of Commercial mengganti berbagai aturan lama agar to create a more integrated and effective
Umum Sebagai Banks as pelaporan kustodian lebih terintegrasi dan custodian reporting framework. As a result,
Kustodian Custodian efektif. Dampaknya, bank harus memperkuat banks must strengthen reporting governance,
governance pelaporan, meningkatkan sistem enhance IT systems, improve internal controls,
TI, memperkuat kontrol internal, serta siap and be prepared for stricter sanctions for non-
menghadapi sanksi yang lebih tegas apabila compliance.
tidak patuh.
BANK SULSELBAR 345
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 346
INFORMASI KELANGSUNGAN USAHA
Going Concern Information
Hal-Hal yang Berpotensi Matters That May Have A Significant
Berpengaruh Signifikan Terhadap Impact On Going Concern
Kelangsungan Usaha
Kelangsungan usaha Bank Sulselbar dipengaruhi oleh The going concern of Bank Sulselbar is influenced by various
berbagai dinamika lingkungan eksternal maupun faktor dynamics in the external environment as well as internal factors
internal yang secara langsung maupun tidak langsung that directly or indirectly affect the Bank’s performance and
memengaruhi kinerja dan stabilitas operasional Bank. operational stability. From a global perspective, the world
Dari sisi global, perekonomian dunia masih diwarnai economy continues to face uncertainty driven by volatility in
ketidakpastian akibat volatilitas pasar keuangan international financial markets, shifts in global monetary policy
internasional, perubahan arah kebijakan moneter global, direction, and dynamics in international trade relations. These
serta dinamika hubungan perdagangan antarnegara. Kondisi conditions may affect exchange rate stability, international
tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas nilai tukar, capital flows, and liquidity levels in financial markets, which in
arus modal internasional, serta tingkat likuiditas di pasar turn may impact banking intermediation activities.
keuangan, yang pada akhirnya dapat berdampak terhadap
aktivitas intermediasi perbankan.
Di tingkat nasional, stabilitas ekonomi Indonesia tetap At the national level, Indonesia’s economic stability remains
menunjukkan ketahanan yang relatif baik dengan proyeksi relatively resilient, with projected economic growth in the range
pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 4,6%– of 4.6%–5.4%, inflation maintained at around 2.5% ± 1%, and
5,4%, inflasi yang terjaga pada kisaran 2,5% ± 1%, serta banking credit growth estimated at 8%–11%. Nevertheless,
pertumbuhan kredit perbankan yang diperkirakan berada fiscal and monetary policy dynamics, changes in financial market
pada kisaran 8%–11%. Meskipun demikian, dinamika structures, and the development of digital technology in the
kebijakan fiskal dan moneter, perubahan struktur pasar financial sector remain key factors that must be anticipated by
keuangan, serta perkembangan teknologi digital di sektor the banking industry.
keuangan tetap menjadi faktor yang perlu diantisipasi oleh
industri perbankan.
Pada tingkat regional, perekonomian Provinsi Sulawesi At the regional level, the economy of South Sulawesi
Selatan sebagai wilayah utama operasional Bank Sulselbar Province, which represents the Bank’s main operational area,
menunjukkan kinerja yang relatif solid dengan pertumbuhan demonstrates relatively solid performance with economic growth
ekonomi sekitar 5,78% (yoy) pada triwulan I 2025. of approximately 5.78% (yoy) in the first quarter of 2025. This
Pertumbuhan ini mencerminkan potensi ekonomi daerah growth reflects strong regional economic potential, particularly
yang kuat, khususnya pada sektor pertanian, perdagangan, in the agriculture, trade, and services sectors. However, business
dan jasa. Namun demikian, dinamika sektor usaha, sector dynamics, changes in consumer behavior, as well as
perubahan perilaku konsumen, serta peningkatan kompetisi increasing competition in the banking and financial technology
industri perbankan dan teknologi finansial tetap menjadi industries remain critical factors requiring close attention.
faktor yang memerlukan perhatian serius.
Selain faktor eksternal, kelangsungan usaha Bank juga In addition to external factors, the Bank’s going concern is
dipengaruhi oleh faktor internal yang mencakup kualitas also influenced by internal factors, including the quality of
pengelolaan risiko, kecukupan permodalan, kemampuan risk management, capital adequacy, the ability to maintain
menjaga kualitas aset, serta efektivitas tata kelola asset quality, and the effectiveness of corporate governance.
perusahaan. Oleh karena itu, Bank Sulselbar secara konsisten Accordingly, Bank Sulselbar consistently strengthens its business
346 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 347
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
memperkuat fondasi bisnis melalui penguatan manajemen foundation through enhancing risk management, improving
risiko, peningkatan kualitas layanan berbasis digital, serta digital-based service quality, and developing human capital
pengembangan kapabilitas sumber daya manusia guna capabilities to ensure sustainable and healthy business growth.
memastikan keberlanjutan pertumbuhan usaha secara sehat
dan berkelanjutan.
Assessment Manajemen atas Hal- Management Assessment Of Factors
Hal yang Berpengaruh Signifikan Affecting Going Concern
Terhadap Kelangsungan Usaha
Manajemen Bank Sulselbar secara berkesinambungan The management of Bank Sulselbar continuously conducts
melakukan penilaian komprehensif terhadap berbagai faktor comprehensive assessments of various factors that may affect the
yang berpotensi memengaruhi kelangsungan usaha melalui Bank’s going concern through monitoring economic conditions,
mekanisme pemantauan kondisi ekonomi, evaluasi kinerja evaluating financial performance, and strengthening the
keuangan, serta penguatan penerapan manajemen risiko implementation of integrated risk management. This assessment
secara terintegrasi. Proses assessment tersebut dilakukan process considers global economic developments, domestic
dengan mempertimbangkan perkembangan ekonomi global, macroeconomic stability, and regional economic dynamics that
stabilitas makroekonomi domestik, serta dinamika ekonomi form the core of the Bank’s business activities.
regional yang menjadi basis utama aktivitas bisnis Bank.
Hasil penilaian manajemen menunjukkan bahwa sektor The results of management’s assessment indicate that the
perbankan nasional tetap berada dalam kondisi yang stabil national banking sector remains stable and resilient, as reflected
dan resilien, tercermin dari tingkat likuiditas yang memadai, in adequate liquidity levels, relatively well-maintained asset
kualitas aset yang relatif terjaga, serta rasio kecukupan quality, and strong capital adequacy ratios. These conditions
modal yang kuat. Kondisi tersebut memberikan ruang yang provide sufficient room for banks to continue performing their
cukup bagi perbankan untuk terus menjalankan fungsi intermediation function optimally in supporting national
intermediasi secara optimal dalam mendukung pertumbuhan economic growth.
ekonomi nasional.
Dalam konteks tersebut, Bank Sulselbar terus memperkuat In this context, Bank Sulselbar continues to strengthen its
strategi bisnis yang berfokus pada peningkatan kualitas business strategy by focusing on improving the quality of lending,
penyaluran kredit, diversifikasi sumber pendapatan, serta diversifying income sources, and developing digital-based
pengembangan layanan perbankan berbasis teknologi banking services. The Bank’s strategic policy direction is also
digital. Arah kebijakan strategis Bank juga diarahkan pada aimed at strengthening financial resilience, improving operational
penguatan resiliensi keuangan, peningkatan efisiensi efficiency, and optimizing regional economic potential through
operasional, serta optimalisasi potensi ekonomi daerah financing productive and priority sectors.
melalui pembiayaan sektor-sektor produktif dan unggulan.
Selain itu, Bank Sulselbar juga menempatkan penguatan In addition, Bank Sulselbar places capital strengthening as
permodalan sebagai salah satu prioritas strategis guna one of its strategic priorities to support sustainable business
mendukung ekspansi usaha yang berkelanjutan dan expansion and enhance the Bank’s capacity to manage future
meningkatkan kapasitas Bank dalam menghadapi dinamika risks. These efforts are carried out through improving the quality
risiko di masa depan. Upaya tersebut dilaksanakan melalui of earning assets, implementing prudent risk management, and
peningkatan kualitas aset produktif, pengelolaan risiko strengthening the application of Good Corporate Governance.
yang prudent, serta penguatan implementasi tata kelola
perusahaan yang baik.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, manajemen Based on this evaluation, management believes that Bank
berkeyakinan bahwa Bank Sulselbar memiliki fondasi bisnis Sulselbar has a strong business foundation and sufficient
BANK SULSELBAR 347
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 348
yang kuat dan kemampuan adaptif yang memadai untuk adaptive capability to maintain its going concern in the long term
mempertahankan kelangsungan usaha dalam jangka panjang while continuing to create added value for all stakeholders.
serta terus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku
kepentingan.
Asumsi yang Digunakan Manajemen Assumptions Used By Management In
dalam Melakukan Assessment The Assessment
Dalam melakukan penilaian atas kelangsungan usaha, In conducting the going concern assessment, the management
manajemen Bank Sulselbar menggunakan sejumlah of Bank Sulselbar uses a number of macroeconomic and
asumsi makroekonomi dan mikroekonomi yang disusun microeconomic assumptions prepared based on projections from
berdasarkan proyeksi pemerintah, regulator, serta the government, regulators, and regional economic indicators.
perkembangan indikator ekonomi regional. Asumsi tersebut These assumptions serve as the basis for preparing the Bank’s
menjadi dasar dalam penyusunan rencana bisnis, proyeksi business plan, financial performance projections, and business
kinerja keuangan, serta pengembangan strategi usaha Bank strategy development in both the short and medium term.
dalam jangka pendek maupun menengah.
Dari sisi makroekonomi nasional, asumsi yang digunakan From a national macroeconomic perspective, the assumptions
antara lain mencakup pertumbuhan ekonomi Indonesia include Indonesia’s economic growth in the range of 5.2%–5.8%,
pada kisaran 5,2%–5,8%, tingkat inflasi sebesar 1,5%–3,5%, inflation of 1.5%–3.5%, and the exchange rate of the Indonesian
serta nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat Rupiah against the US Dollar in the range of IDR 16,500–IDR
pada kisaran Rp16.500–Rp16.900 per dolar AS. Selain itu, 16,900 per USD. In addition, the yield on 10-year government
tingkat suku bunga obligasi pemerintah (SBN) tenor 10 bonds is projected to range between 6.6%–7.2%, while the
tahun diperkirakan berada pada kisaran 6,6%–7,2%, dengan Indonesian Crude Price is estimated at USD 60–USD 80 per
harga minyak mentah Indonesia diproyeksikan berada pada barrel.
kisaran US$60–US$80 per barel.
Di sektor perbankan, manajemen juga mempertimbangkan In the banking sector, management also considers projected
proyeksi pertumbuhan kredit nasional yang diperkirakan national credit growth in the range of 8%–11%, as well as third-
berada pada kisaran 8%–11%, serta pertumbuhan dana party fund growth projected at around 7.5%. These conditions
pihak ketiga yang diproyeksikan sekitar 7,5%. Kondisi ini indicate that the banking industry still has sufficient room to
menunjukkan bahwa industri perbankan masih memiliki maintain healthy intermediation growth.
ruang yang cukup untuk mempertahankan pertumbuhan
intermediasi secara sehat.
Sementara itu, dari perspektif ekonomi regional, proyeksi Meanwhile, from a regional economic perspective, the projected
pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang diperkirakan economic growth of South Sulawesi in the range of 4.8%–5.6%
berada pada kisaran 4,8%–5,6% memberikan peluang yang provides positive opportunities for Bank Sulselbar to expand
positif bagi Bank Sulselbar untuk memperluas pembiayaan financing in productive and priority sectors within the region.
pada sektor-sektor produktif dan unggulan daerah.
Dengan mempertimbangkan berbagai asumsi tersebut By considering these assumptions along with the implementation
serta implementasi strategi bisnis yang adaptif, manajemen of adaptive business strategies, management assesses that Bank
menilai bahwa prospek usaha Bank Sulselbar tetap berada Sulselbar’s business prospects remain on a positive trajectory.
pada jalur yang positif. Bank diyakini memiliki kapasitas The Bank is considered to have sufficient capacity to maintain
yang memadai untuk menjaga kesinambungan operasional, operational continuity, preserve financial stability, and support
mempertahankan stabilitas keuangan, serta mendukung sustainable regional economic development.
pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
348 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 349
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
Changes In Accounting Policies
Dalam rangka menjaga keselarasan dengan perkembangan In order to maintain alignment with the development of applicable
standar akuntansi keuangan yang berlaku, Bank Sulselbar financial accounting standards, Bank Sulselbar continuously
senantiasa memantau penerbitan Pernyataan Standar monitors the issuance of Statements of Financial Accounting
Akuntansi Keuangan (PSAK) oleh Dewan Standar Akuntansi Standards (PSAK) by the Financial Accounting Standards Board
Keuangan – Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI). Standar of the Indonesian Institute of Accountants (DSAK-IAI).
akuntansi tersebut menjadi acuan dalam penyusunan These accounting standards serve as the basis for the preparation
laporan keuangan Bank guna memastikan bahwa penyajian of the Bank’s financial statements to ensure that financial
laporan keuangan dilakukan secara transparan, andal, serta reporting is presented transparently, reliably, and in accordance
sesuai dengan praktik pelaporan keuangan yang berlaku. with prevailing financial reporting practices.
Beberapa standar akuntansi baru yang relevan bagi industri Several new accounting standards relevant to the banking
perbankan telah diterbitkan namun belum berlaku efektif industry have been issued but are not yet effective for financial
untuk laporan keuangan yang berakhir pada 31 Desember statements ending on December 31, 2025. These standards
2025. Standar tersebut antara lain : include:
• amendemen PSAK 109: Instrumen Keuangan serta • Amendments to PSAK 109: Financial Instruments and
amendemen PSAK 107: Instrumen Keuangan – amendments to PSAK 107: Financial Instruments –
Pengungkapan terkait klasifikasi dan pengukuran Disclosures related to the classification and measurement of
instrumen keuangan yang akan berlaku efektif pada atau financial instruments, which will become effective on or after
setelah 1 Januari 2026. January 1, 2026.
• Selain itu, PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan • PSAK 118: Presentation and Disclosure in Financial
dalam Laporan Keuangan, yang akan menggantikan Statements, which will replace PSAK 201: Presentation of
PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan, direncanakan Financial Statements, and is planned to become effective on
berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari 2027. or after January 1, 2027.
Sehubungan dengan penerapan standar akuntansi tersebut, In relation to the implementation of these accounting standards,
Bank Sulselbar saat ini masih melakukan evaluasi secara Bank Sulselbar is currently conducting a comprehensive
komprehensif untuk menilai potensi dampak terhadap evaluation to assess the potential impact on accounting policies,
kebijakan akuntansi, penyajian laporan keuangan, serta financial statement presentation, and financial disclosures.
pengungkapan informasi keuangan Bank. Hingga saat As of the reporting date, management has not identified any
ini, manajemen belum menetapkan dampak material dari material impact arising from the adoption of these standards on
penerapan standar tersebut terhadap posisi keuangan the Bank’s financial position or financial performance.
maupun kinerja keuangan Bank. Bank berkomitmen untuk The Bank is committed to ensuring that the implementation of
memastikan bahwa penerapan standar akuntansi baru new accounting standards will be carried out in a timely manner
akan dilakukan secara tepat waktu dan sesuai dengan and in accordance with the applicable Indonesian Financial
ketentuan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku Accounting Standards (SAK).
di Indonesia.
BANK SULSELBAR 349
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 350
TINGKAT KESEHATAN BANK
Bank Soundness Rating
Ketentuan Tingkat Kesehatan Bank Bank Soundness Rating Regulations
Tingkat Kesehatan Bank (TKB) merupakan hasil penilaian The Bank Soundness Rating (TKB) represents the assessment of
kondisi Bank berdasarkan pendekatan risk based bank rating the Bank’s condition based on a risk-based bank rating approach,
yang menilai risiko dan kinerja Bank secara komprehensif. which evaluates risks and performance comprehensively.
Penilaian tingkat kesehatan ini menjadi sarana bagi Bank This assessment serves as a tool for Bank Sulselbar to identify
Sulselbar untuk melakukan identifikasi dini atas potensi potential issues at an early stage, formulate and implement
permasalahan, menyusun dan melaksanakan langkah corrective actions, and establish appropriate business strategies
perbaikan (corrective action), serta menetapkan strategi to support business sustainability.
bisnis yang tepat dalam mendukung keberlanjutan usaha.
Bank Sulselbar melakukan self-assessment Tingkat Kesehatan Bank Sulselbar conducts a self-assessment of the Bank’s
Bank terhadap risiko dan kinerja Bank dengan mengacu pada Health Level regarding the Bank’s risks and performance by
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu Peraturan referring to the provisions of the Financial Services Authority
Otoritas Jasa Keuangan No. 4/POJK.03/2016 tentang (OJK), namely Financial Services Authority Regulation No. 4/
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum tanggal 27 Januari POJK.03/2016 concerning the Assessment of the Health Level
2016 serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/ of Commercial Banks dated January 27, 2016 and Financial
SEOJK.03/2017 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Services Authority Circular Letter No. 14/SEOJK.03/2017
Umum. Penilaian tersebut dilakukan secara berkala dan concerning the Assessment of the Health Level of Commercial
dilaporkan kepada regulator setiap semester pada periode Banks. The assessment is carried out periodically and reported to
Juni dan Desember. the regulator every semester in the period of June and December.
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank dilakukan berdasarkan The Bank Soundness Rating is assessed based on four main
empat faktor utama, yaitu: factors:
1. Profil Risiko (Risk Profile) 1. Risk Profile
Penilaian profil risiko dilakukan dengan menilai tingkat The risk profile assessment evaluates the level of inherent
risiko inheren serta kualitas penerapan manajemen risk and the quality of the Bank’s risk management
risiko Bank terhadap 8 (delapan) jenis risiko, yaitu risiko implementation across eight types of risks, namely credit
kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional, risk, market risk, liquidity risk, operational risk, legal risk,
risiko hukum, risiko reputasi, risiko strategis, dan risiko reputational risk, strategic risk, and compliance risk.
kepatuhan.
2. Tata Kelola (Good Corporate Governance) 2. Good Corporate Governance (GCG)
Penilaian tata kelola perusahaan merupakan evaluasi The governance assessment evaluates the quality of Bank
terhadap kualitas manajemen Bank Sulselbar dalam Sulselbar’s management in implementing Good Corporate
menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance Governance (GCG) principles, including transparency,
(GCG) yang mencakup transparansi, akuntabilitas, accountability, responsibility, independence, and fairness in
tanggung jawab, independensi, dan kewajaran dalam managing the Bank.
pengelolaan Bank.
3. Rentabilitas (Earnings) 3. Earnings
Penilaian faktor rentabilitas meliputi evaluasi terhadap The earnings assessment includes evaluation of the Bank’s
kinerja profitabilitas Bank, sumber-sumber pendapatan profitability performance, sources of income supporting
yang mendukung rentabilitas, kesinambungan perolehan earnings, sustainability of profit generation, and the
laba, serta efektivitas manajemen dalam mengelola effectiveness of management in managing the Bank’s
tingkat keuntungan Bank. profitability levels.
350 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 351
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
4. Permodalan (Capital) 4. Capital
Penilaian faktor permodalan mencakup evaluasi The capital assessment evaluates the adequacy of the Bank’s
terhadap kecukupan modal Bank dalam mendukung capital in supporting business activities and its ability to
kegiatan usaha serta kemampuan modal dalam menyerap absorb potential risks arising from business operations.
potensi risiko yang timbul dari aktivitas bisnis Bank.
Hasil akhir penilaian Tingkat Kesehatan Bank tercermin The final result of the Bank Soundness Rating assessment is
dalam Peringkat Komposit (PK) yang ditetapkan reflected in the Composite Rating (PK), determined based
berdasarkan analisis yang komprehensif dan terstruktur on a comprehensive and structured analysis considering the
dengan mempertimbangkan tingkat materialitas serta materiality and significance of each assessment factor.
signifikansi masing-masing faktor penilaian. Peringkat The composite rating is classified as follows:
komposit tersebut diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Peringkat Komposit 1 (PK-1) mencerminkan kondisi 1. Composite Rating 1 (PK-1): Very Sound
Bank yang secara umum Sangat Sehat. 2. Composite Rating 2 (PK-2): Sound
2. Peringkat Komposit 2 (PK-2) mencerminkan kondisi 3. Composite Rating 3 (PK-3): Fairly Sound
Bank yang secara umum Sehat. 4. Composite Rating 4 (PK-4): Less Sound
3. Peringkat Komposit 3 (PK-3) mencerminkan kondisi 5. Composite Rating 5 (PK-5): Unsound
Bank yang secara umum Cukup Sehat.
4. Peringkat Komposit 4 (PK-4) mencerminkan kondisi
Bank yang secara umum Kurang Sehat.
5. Peringkat Komposit 5 (PK-5) mencerminkan kondisi
Bank yang secara umum Tidak Sehat.
Melalui penerapan kerangka penilaian tersebut, Bank Through the implementation of this assessment framework, Bank
Sulselbar berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas Sulselbar is committed to maintaining performance stability,
kinerja, memperkuat manajemen risiko, serta meningkatkan strengthening risk management, and enhancing corporate
kualitas tata kelola perusahaan guna mempertahankan governance quality in order to sustain an optimal and sustainable
tingkat kesehatan Bank yang optimal dan berkelanjutan. Soundness Rating.
Tingkat Kesehatan Bank Sulselbar Bank Sulselbar Soundness Rating 2025
Tahun 2025
Penilaian profil risiko per 31 Desember 2025 sebagai The assessment of the risk profile as of December 31, 2025 is
berikut: presented as follows:
Peringkat / Rating
No Faktor Juni Desember Factor
1 Risk Profile 2 – Low to Moderate 2 – Low to Moderate Risk Profile
2 GCG 3 – Cukup Baik 2 – Baik GCG
3 Capital 2 – Memadai 2 – Memadai Capital
4 Earnings 2 – Memadai 2 – Memadai Earnings
Nilai Komposit 2 (Sehat) 2 (sehat) Composite Value
Berdasarkan hasil self-assessment Tingkat Kesehatan Based on the self-assessment of Bank Sulselbar’s Soundness
Bank Sulselbar per Desember 2025 yang dilakukan sesuai Rating as of December 2025, conducted in accordance with
dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan menggunakan Financial Services Authority (OJK) regulations using the Risk-
pendekatan Risk Based Bank Rating (RBBR), diperoleh hasil Based Bank Rating (RBBR) approach, the assessment results are
penilaian sebagai berikut:
BANK SULSELBAR 351
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 352
1. Profil Risiko (Risk Profile) as follows:
Penilaian terhadap profil risiko Bank Sulselbar 1. Risk Profile
menunjukkan peringkat 2 (Low to Moderate). Hasil The assessment of Bank Sulselbar’s risk profile resulted in
ini mencerminkan bahwa tingkat risiko inheren yang a rating of 2 (Low to Moderate). This reflects that the level
dihadapi Bank berada pada kategori rendah hingga of inherent risk faced by the Bank is categorized as low to
moderat dan didukung oleh penerapan manajemen risiko moderate and is supported by adequate implementation of
yang memadai. Bank mampu mengelola berbagai jenis risk management. The Bank is able to effectively manage
risiko utama secara efektif melalui penerapan kebijakan various key risks through the implementation of integrated
manajemen risiko yang terintegrasi serta penguatan risk management policies and the strengthening of internal
fungsi pengendalian internal. control functions.
2. Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance)
Penilaian atas penerapan Good Corporate Governance 2. Good Corporate Governance (GCG)
(GCG) pada akhir tahun 2025 memperoleh peringkat 2 The assessment of Good Corporate Governance (GCG)
(Baik). Peringkat ini menunjukkan bahwa implementasi implementation at the end of 2025 resulted in a rating
prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, of 2 (Good). This rating indicates that the principles of
independensi, dan kewajaran telah dijalankan secara transparency, accountability, responsibility, independence,
konsisten dalam seluruh aktivitas usaha Bank Sulselbar. and fairness have been consistently implemented across all
3. Permodalan (Capital) of Bank Sulselbar’s business activities.
Penilaian terhadap faktor permodalan memperoleh 3. Capital
peringkat 2 (Memadai) yang menunjukkan bahwa The assessment of the capital factor resulted in a rating of
tingkat kecukupan modal Bank berada pada level yang 2 (Adequate), indicating that the Bank’s capital adequacy
kuat untuk mendukung kegiatan usaha serta mampu level is strong enough to support business activities and is
menyerap potensi risiko yang timbul dari aktivitas capable of absorbing potential risks arising from operational
operasional Bank. activities.
4. Rentabilitas (Earnings)
Faktor rentabilitas memperoleh peringkat 2 (Memadai) 4. Earnings
yang mencerminkan kemampuan Bank Sulselbar The earnings factor obtained a rating of 2 (Adequate),
dalam menghasilkan laba secara berkelanjutan. Kinerja reflecting Bank Sulselbar’s ability to generate sustainable
profitabilitas didukung oleh pengelolaan aset produktif profits. Profitability performance is supported by optimal
yang optimal serta pengendalian biaya operasional yang management of earning assets and effective control of
efektif. operational costs.
Berdasarkan hasil self-assessment Tingkat Kesehatan Bank
Sulselbar per Desember 2025, Bank memperoleh Peringkat Based on the results of the self-assessment of Bank Sulselbar’s
Komposit 2 (Sehat). Peringkat ini mencerminkan bahwa Soundness Rating as of December 2025, the Bank achieved a
secara umum kondisi Bank berada dalam kategori sehat, Composite Rating of 2 (Sound). This rating reflects that, in general,
didukung oleh profil risiko yang terkendali, penerapan the Bank is in a healthy condition, supported by a well-controlled
tata kelola perusahaan yang baik, tingkat rentabilitas risk profile, sound corporate governance implementation,
yang memadai, serta kecukupan permodalan yang kuat. adequate earnings performance, and strong capital adequacy.
Dengan kondisi tersebut, Bank Sulselbar dinilai memiliki With this condition, Bank Sulselbar is considered to have
kemampuan yang memadai dalam menghadapi dinamika sufficient capability to face dynamic changes in business
perubahan kondisi bisnis dan potensi risiko yang timbul conditions and potential risks arising from its business activities.
dari kegiatan usaha. Bank juga dinilai mampu menjaga The Bank is also deemed capable of maintaining the continuity
kesinambungan kinerja operasional serta mempertahankan of its operational performance and sustaining financial stability
stabilitas keuangan secara berkelanjutan melalui penerapan through the implementation of effective risk management and
manajemen risiko yang efektif dan praktik tata kelola sound corporate governance practices.
perusahaan yang baik.
352 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 353
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
KERANGKA GOVERNANSI, PENGELOLAAN DAN
PENGENDALIAN ASPEK PERPAJAKAN
Tax Governance, Management, And Control Framework
Pendekatan terhadap Pajak Approach To Taxation
Bank Sulselbar memandang pajak sebagai bagian integral Bank Sulselbar views taxation as an integral part of its
dari kontribusi perusahaan terhadap pembangunan contribution to national and regional economic development.
ekonomi nasional dan daerah. Sebagai lembaga keuangan As a financial institution with a strategic role in regional
yang berperan strategis dalam pembangunan regional, Bank development, the Bank is committed to fulfilling its tax obligations
berkomitmen untuk menjalankan kewajiban perpajakan in a transparent, accountable manner and in compliance with
secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan prevailing laws and regulations in Indonesia.
peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Pendekatan perpajakan Bank dilandaskan pada prinsip The Bank’s tax approach is based on the principles of compliance,
kepatuhan (compliance), kehati-hatian (prudence), serta prudence, and transparency in all business activities that have
transparansi dalam setiap aktivitas bisnis yang memiliki tax implications. All tax obligations are calculated, paid, and
implikasi perpajakan. Seluruh kewajiban perpajakan reported in accordance with applicable regulations, including
dihitung, disetorkan, dan dilaporkan sesuai dengan referring to Law on General Provisions and Tax Procedures
ketentuan yang berlaku, termasuk mengacu pada Undang- (KUP); Income Tax Law (PPh); Value Added Tax Law (VAT/PPN);
Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), and Other implementing regulations issued by the Directorate
Undang-Undang Pajak Penghasilan (PPh), Undang-Undang General of Taxes.
Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta regulasi pelaksana
lainnya yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak.
Dalam implementasinya, kebijakan perpajakan Bank In its implementation, Bank Sulselbar’s tax policy is aligned
Sulselbar juga diselaraskan dengan strategi bisnis dan with business strategy and Good Corporate Governance (GCG)
prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate principles. The Bank ensures that every business decision
Governance/GCG). Bank memastikan bahwa setiap considers tax implications reasonably and does not engage in
keputusan bisnis mempertimbangkan implikasi perpajakan aggressive tax avoidance practices. Through this approach,
secara wajar dan tidak melakukan praktik penghindaran the Bank not only ensures regulatory compliance but also
pajak yang agresif. Melalui pendekatan tersebut, Bank tidak strengthens its reputation as a responsible and trustworthy
hanya memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi financial institution.
juga memperkuat reputasi sebagai institusi keuangan yang
bertanggung jawab dan berintegritas.
Tata Kelola, Pengendalian, dan Tax Governance, Control, And Risk
Manajemen Risiko Perpajakan Management
Pengelolaan aspek perpajakan di Bank Sulselbar The management of tax aspects at Bank Sulselbar is carried out
dilaksanakan dalam kerangka tata kelola perusahaan yang within a corporate governance framework integrated with risk
terintegrasi dengan sistem manajemen risiko, kepatuhan, management, compliance, and internal control systems.
serta pengendalian internal. Struktur pengelolaan ini This structure ensures that all tax obligations are managed
memastikan bahwa seluruh kewajiban perpajakan Bank effectively, measurably, and in accordance with applicable
dikelola secara efektif, terukur, dan sesuai dengan ketentuan regulations.
yang berlaku.
BANK SULSELBAR 353
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 354
Secara organisasi, pengelolaan kewajiban perpajakan berada Organizationally, tax management is under the finance and
pada fungsi keuangan dan akuntansi yang bertanggung accounting function, which is responsible for calculating, paying,
jawab atas proses perhitungan, penyetoran, serta pelaporan and reporting the Bank’s tax obligations. The implementation
kewajiban perpajakan Bank. Pelaksanaan fungsi tersebut of this function is coordinated with risk management and
dilakukan secara terkoordinasi dengan unit kerja manajemen compliance units to ensure that all tax activities are conducted
risiko dan kepatuhan untuk memastikan bahwa setiap within the regulatory framework.
aktivitas perpajakan berada dalam koridor regulasi yang
berlaku.
Direksi memiliki tanggung jawab utama dalam memastikan The Board of Directors holds primary responsibility for ensuring
implementasi kebijakan perpajakan Bank berjalan secara the effective implementation of tax policies, while the Board of
efektif, sementara Dewan Komisaris melalui fungsi Commissioners, through its oversight function and support from
pengawasan serta dukungan Komite Audit melakukan the Audit Committee, monitors the effectiveness of internal
pemantauan terhadap efektivitas pengendalian internal, controls, including compliance with tax regulations.
termasuk kepatuhan Bank terhadap ketentuan perpajakan.
Dalam kerangka manajemen risiko, potensi risiko perpajakan Within the risk management framework, tax risk is classified
diklasifikasikan sebagai bagian dari risiko kepatuhan as part of compliance risk. Accordingly, the Bank implements
(compliance risk). Oleh karena itu, Bank menerapkan various control mechanisms to mitigate such risks, including
berbagai mekanisme pengendalian untuk memitigasi Implementation of standard tax operating procedures; Internal
potensi risiko tersebut, antara lain melalui penerapan review processes of tax obligations; Monitoring of changes in
prosedur operasional standar perpajakan, proses review tax regulations; and Periodic evaluation by the internal audit
internal atas kewajiban perpajakan, pemantauan perubahan function. Through these mechanisms, the Bank ensures that tax
regulasi perpajakan, serta evaluasi berkala oleh fungsi audit management is carried out prudently, accurately, and on a timely
internal. Melalui mekanisme ini, Bank memastikan bahwa basis.
pengelolaan kewajiban perpajakan dilaksanakan secara
prudent, akurat, dan tepat waktu.
Keterlibatan Pemangku Kepentingan Stakeholder Engagement And Tax Issue
dan Pengelolaan Isu Perpajakan Management
Dalam menjalankan kewajiban perpajakan, Bank Sulselbar In fulfilling its tax obligations, Bank Sulselbar maintains
menjalin hubungan yang konstruktif dengan berbagai constructive relationships with various stakeholders, particularly
pemangku kepentingan, khususnya otoritas perpajakan, tax authorities, financial services regulators, external auditors,
regulator sektor jasa keuangan, auditor eksternal, serta and shareholders. These relationships are carried out within
pemegang saham. Hubungan tersebut dilaksanakan dalam the framework of transparency, regulatory compliance, and
kerangka transparansi, kepatuhan terhadap regulasi, serta commitment to maintaining the integrity of the tax system.
komitmen untuk menjaga integritas sistem perpajakan.
Bank secara aktif memantau perkembangan kebijakan The Bank actively monitors developments in tax policies and
dan regulasi perpajakan yang diterbitkan oleh pemerintah regulations issued by the government and the Directorate General
maupun Direktorat Jenderal Pajak. Setiap perubahan of Taxes. Any relevant regulatory changes are promptly followed
ketentuan perpajakan yang relevan segera ditindaklanjuti up through adjustments to internal policies and enhancement
melalui penyesuaian kebijakan internal dan peningkatan of human resource capacity in tax functions. This ensures that
kapasitas sumber daya manusia yang menangani fungsi the Bank remains compliant and capable of managing tax risks
perpajakan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa effectively.
Bank senantiasa berada dalam posisi yang patuh terhadap
regulasi serta mampu mengelola potensi risiko perpajakan
secara efektif.
354 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 355
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi dan As part of its commitment to transparency and accountability,
akuntabilitas, Bank Sulselbar juga mengungkapkan informasi Bank Sulselbar discloses tax information in audited financial
perpajakan dalam laporan keuangan yang telah diaudit serta statements, as well as in annual and sustainability reports
dalam laporan tahunan dan laporan keberlanjutan sesuai in accordance with applicable reporting standards. This
dengan standar pelaporan yang berlaku. Pengungkapan disclosure reflects the Bank’s contribution to state revenue and
ini mencerminkan kontribusi Bank terhadap penerimaan demonstrates its commitment to supporting a transparent and
negara sekaligus menunjukkan komitmen perusahaan dalam sustainable tax system.
mendukung terciptanya sistem perpajakan yang transparan
dan berkelanjutan.
Melalui penerapan kerangka governansi perpajakan yang Through the implementation of a tax governance framework
terintegrasi dengan sistem manajemen risiko dan kepatuhan, integrated with risk management and compliance systems, Bank
Bank Sulselbar memastikan bahwa pengelolaan kewajiban Sulselbar ensures that tax management not only complies with
perpajakan tidak hanya memenuhi ketentuan peraturan laws and regulations but also supports business sustainability
perundang-undangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya and long-term value creation for all stakeholders.
menjaga keberlanjutan usaha serta menciptakan nilai jangka
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Kontribusi Pajak Bank Sulselbar Bank Sulselbar’s Tax Contribution To
terhadap Negara The State
Sebagai lembaga keuangan daerah yang memiliki peran As a regional financial institution with a strategic role in
strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi, Bank supporting economic development, Bank Sulselbar is committed
Sulselbar berkomitmen untuk melaksanakan kewajiban to fulfilling its tax obligations in an orderly, transparent, and
perpajakan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan compliant manner. This tax compliance reflects the Bank’s
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. tangible contribution to state revenue while supporting national
Kepatuhan perpajakan tersebut mencerminkan kontribusi and regional development financing.
nyata Bank terhadap penerimaan negara sekaligus
mendukung pembiayaan pembangunan nasional dan daerah.
Kewajiban perpajakan yang dipenuhi oleh Bank Sulselbar The Bank’s tax obligations include various types of taxes arising
meliputi berbagai jenis pajak yang timbul dari aktivitas from operational activities, including Corporate Income Tax (PPh
operasional Bank, antara lain Pajak Penghasilan Badan (PPh Badan); Income Tax Article 21; Income Tax Article 23; Income
Badan), Pajak Penghasilan Pasal 21, Pajak Penghasilan Pasal Tax Article 4 Paragraph (2); Value Added Tax (VAT/PPN); and
23, Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2), Pajak Pertambahan Other withholding and collection tax obligations in accordance
Nilai (PPN), serta berbagai kewajiban pemotongan dan with prevailing regulations.
pemungutan pajak lainnya sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
YOY 2025-2024
Uraian 2.025 2024 2023 +/- % Description
Pajak Dibayar Dimuka Prepaid Tax
SKPKB Tahun Fiskal 2016 - - 47.253 - N/A SKPKB fiscal year 2016
SKPKB Tahun Fiskal 2017 - - 1.309 - N/A SKPKB fiscal year 2017
SKPKB Tahun Fiskal 2020 - 9.462 - (9.462) (100,00%) SKPKB fiscal year 2020
Lebih Bayar Tahun Fiskal
- 30.931 30.931 (30.931) (100,00%) Overpaid fiscal year 2023
2023
BANK SULSELBAR 355
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 356
YOY 2025-2024
Uraian 2.025 2024 2023 +/- % Description
STP PPN tahun fiskal 2023 28.658 - - 28.658 N/A STP VAT fiscal year 2023
SKPKB PPN Tahun Fiskal
1.649 - - 1.649 N/A SKPKB VAT fiscal year 2023
2023
Lebih bayar PPh 21 tahun Overpaid PPh 21 fiscal year
4.698 - - 4.698 N/A
fiskal 2025 2025
Jumlah Pajak Dibayar Dimuka 35.006 40.393 79.494 (5.387) (13,34%) Total Prepaid Tax
Utang Pajak Tax Payable
Income Tax Article 4 Paragraph
PPh Pasal 4 ayat 2 3.678 5.159 5.548 (1.481) (28,71%)
2
PPh pasal 21 - 529 6.382 (529) (100,00%) Income Tax Article 21
PPh pasal 23 620 400 319 220 55,00% Income Tax Article 23
PPh pasal 25 4.276 14.499 11.901 (10.223) (70,51%) Income Tax Article 25
PPh pasal 29 9.103 5.868 - 3.235 55,13% Income Tax Article 29
Pajak Pertambahan Nilai 137 175 476 (38) (21,71%) Value Added Tax
Jumlah 17.817 26.632 24.629 (8.815) (33,10%) Total
Estimasi Beban Pajak
Estimated Income Tax Expense
Penghasilan
Beban Pajak Kini (160.193) (182.383) 166.601 22.190 (12,17%) Current Income Tax Expense
Beban (Manfaat) Pajak
(11.131) 64.853 33.980 (75.984) (117,16%) Deferred Tax Expense (Benefit)
Tangguhan
Beban pajak sehubungan Tax Expense Related to Tax
(449) (3.334) - 2.885 (86,53%)
dengan SKP Assessment Letter (SKP)
Jumlah (171.774) (120.864) 200.581 (50.910) 42,12% Total
356 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 357
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
RESPON TERHADAP PERUBAHAN ARAH
KEBIJAKAN MONETER
Response To Changes In Monetary Policy Direction
Perkembangan kebijakan moneter yang ditempuh oleh Bank Developments in monetary policy implemented by Bank
Indonesia melalui pengelolaan suku bunga kebijakan BI Indonesia through the management of the BI 7-Day Reverse
7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) menjadi salah satu faktor Repo Rate (BI7DRR) serve as one of the external factors
eksternal yang memengaruhi dinamika industri perbankan influencing the dynamics of the national banking industry. This
nasional. Kebijakan moneter yang adaptif tersebut diarahkan adaptive monetary policy is aimed at maintaining exchange
untuk menjaga stabilitas nilai tukar, mengendalikan rate stability, controlling inflation, and promoting sustainable
inflasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional national economic growth. Such macroeconomic stability
secara berkelanjutan. Stabilitas makroekonomi tersebut provides a strong foundation for the banking sector to perform its
memberikan fondasi penting bagi sektor perbankan dalam intermediation function optimally.
menjalankan fungsi intermediasi secara optimal.
Sepanjang tahun 2025 hingga memasuki tahun Throughout 2025 and entering 2026, Bank Indonesia’s
2026, kebijakan moneter Bank Indonesia cenderung monetary policy has tended to remain accommodative while
bersifat akomodatif namun tetap berhati-hati, dengan still being prudent, taking into account inflation stability and
mempertimbangkan stabilitas inflasi dan kondisi global economic conditions. The BI7DRR policy rate remained
perekonomian global. Tingkat suku bunga kebijakan BI7DRR at around 4.75%, while national inflation was maintained within
berada pada kisaran 4,75%, sementara inflasi nasional tetap Bank Indonesia’s target range of 2.5% ± 1%. These conditions
terjaga dalam kisaran target Bank Indonesia sebesar 2,5% provide room for the banking sector to maintain credit growth
± 1%. Kondisi ini memberikan ruang bagi sektor perbankan momentum while safeguarding financial system stability.
untuk mempertahankan momentum pertumbuhan kredit
sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan.
Indikator Makroekonomi Utama Key Macroeconomic Indicators
Indikator Makro 2025 2026 (Proyeksi) Macroeconomic Indicator
BI 7-Day Reverse Repo Rate 4,75% 4,75% – 5,00% BI 7-Day Reverse Repo Rate
Inflasi Nasional ±2,5% ±2,6% National Inflation
Pertumbuhan Kredit Perbankan 8% – 11% 9% – 11% Banking Credit Growth
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 4,6% – 5,4% 5,2% – 5,8% Indonesia Economic Growth
Nilai Tukar Rupiah (Rp/USD) ±16.000 16.500 Rupiah Exchange Rate (IDR/USD)
Dinamika indikator makro tersebut menjadi landasan The dynamics of these macroeconomic indicators form an important
penting bagi Bank Sulselbar dalam merumuskan strategi basis for Bank Sulselbar in formulating its business strategy as
bisnis yang tertuang dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun outlined in the Bank Business Plan (RBB) for 2026. In responding
2026. Dalam merespons perubahan arah kebijakan moneter, to changes in the direction of monetary policy, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar menempuh sejumlah langkah strategis yang has undertaken a number of strategic initiatives focused on
berfokus pada penguatan struktur pendanaan, optimalisasi strengthening the funding structure, optimizing the intermediation
fungsi intermediasi, serta pengelolaan risiko yang prudent. function, and implementing prudent risk management.
Dari sisi penghimpunan dana, Bank Sulselbar menempatkan From the funding perspective, Bank Sulselbar places
penguatan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebagai prioritas strengthening Third Party Funds (DPK) as a strategic priority,
strategis, khususnya melalui peningkatan porsi dana murah particularly through increasing the proportion of low-cost funds
atau Demand Deposit Saving Account (CASA). Optimalisasi or Demand Deposit Saving Account (CASA). The optimization
BANK SULSELBAR 357
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 358
penghimpunan dana dilakukan melalui pengembangan of fund mobilization is carried out through the development
produk simpanan yang kompetitif, penguatan ekosistem of competitive deposit products, strengthening the digital
layanan digital banking, serta peningkatan sinergi dengan banking service ecosystem, and enhancing synergy with regional
pemerintah daerah, BUMD, dan institusi strategis lainnya. governments, Regional-Owned Enterprises (BUMD), and other
Strategi ini bertujuan menjaga efisiensi biaya dana sekaligus strategic institutions. This strategy aims to maintain cost of funds
memperkuat stabilitas likuiditas Bank di tengah dinamika efficiency while strengthening the Bank’s liquidity stability amid
pergerakan suku bunga pasar. interest rate fluctuations.
Pada sisi penyaluran kredit, Bank Sulselbar menerapkan On the lending side, Bank Sulselbar implements a selective and
strategi pertumbuhan yang selektif dan berkualitas, quality-driven growth strategy while continuing to support
dengan tetap mendukung sektor-sektor produktif yang productive sectors that have significant contributions to the
memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian regional economy. Credit distribution is focused on MSMEs,
daerah. Penyaluran kredit difokuskan pada sektor UMKM, trade, productive consumption, and financing that supports
perdagangan, konsumsi produktif, serta pembiayaan yang regional development. This approach is intended to maintain
mendukung pembangunan daerah. Pendekatan ini dilakukan a balance between credit growth, asset quality, and the Bank’s
untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit, financial performance stability.
kualitas aset, serta stabilitas kinerja keuangan Bank.
Untuk menjaga stabilitas kinerja keuangan, Bank Sulselbar To maintain financial performance stability, Bank Sulselbar
juga memperkuat implementasi Asset and Liability also strengthens the implementation of Asset and Liability
Management (ALMA) dalam mengelola struktur aset dan Management (ALMA) in managing the structure of assets and
liabilitas secara optimal. liabilities optimally.
Strategi ALMA Bank Sulselbar Bank Sulselbar’s Alma Strategy
Penguatan pengelolaan ALMA dilakukan melalui beberapa Strengthening ALMA management is carried out through several
langkah strategis, antara lain: strategic initiatives, including:
1. Pengelolaan Struktur Pendanaan 1. Funding Structure Management
Meningkatkan porsi dana murah (CASA) guna menjaga Increasing the proportion of low-cost funds (CASA) to
efisiensi biaya dana dan memperkuat stabilitas likuiditas maintain cost efficiency and strengthen liquidity stability.
Bank.
2. Pengelolaan Risiko Suku Bunga 2. Interest Rate Risk Management
Melakukan pemantauan secara berkala terhadap Conducting periodic monitoring of market interest rate
pergerakan suku bunga pasar guna menjaga stabilitas movements to maintain the stability of the Net Interest
margin bunga bersih (Net Interest Margin / NIM). Margin (NIM).
3. Pengelolaan Risiko Likuiditas 3. Liquidity Risk Management
Memastikan kecukupan likuiditas melalui pengelolaan Ensuring liquidity adequacy through the management
portofolio aset likuid serta penguatan manajemen gap of liquid asset portfolios and strengthening liquidity gap
likuiditas. management.
4. Optimalisasi Struktur Aset Produktif 4. Optimization of Earning Asset Structure
Mengarahkan penyaluran kredit pada sektor produktif Directing credit distribution to productive and priority
dan sektor unggulan daerah guna meningkatkan kualitas sectors to improve asset quality and profitability.
aset dan profitabilitas Bank.
Selain itu, Bank Sulselbar juga memperkuat kerangka In addition, Bank Sulselbar also strengthens its Risk Management
Manajemen Risiko untuk mengantisipasi potensi risiko yang framework to anticipate potential risks arising from changes in
timbul akibat perubahan kebijakan moneter, termasuk risiko monetary policy, including interest rate risk, liquidity risk, and
suku bunga, risiko likuiditas, dan risiko pasar. Koordinasi market risk. Close coordination between the Board of Directors,
yang erat antara Direksi, Komite Manajemen Risiko, serta the Risk Management Committee, and related work units
358 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 359
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
unit kerja terkait memastikan bahwa setiap kebijakan ensures that all strategic policies remain within the established
strategis tetap berada dalam koridor risk appetite yang telah risk appetite.
ditetapkan.
Melalui langkah-langkah strategis tersebut, Bank Sulselbar Through these strategic initiatives, Bank Sulselbar is optimistic
optimistis mampu menjaga stabilitas kinerja keuangan, in maintaining financial performance stability, strengthening
memperkuat resiliensi permodalan dan likuiditas, serta capital and liquidity resilience, and sustaining competitiveness
mempertahankan daya saing di tengah dinamika kebijakan amid evolving monetary policy dynamics and national economic
moneter dan perkembangan ekonomi nasional. Komitmen developments. This commitment further reinforces Bank
ini sekaligus menegaskan peran Bank Sulselbar sebagai Sulselbar’s role as a Regional Development Bank that is adaptive,
Bank Pembangunan Daerah yang adaptif, tangguh, dan resilient, and actively contributes to supporting sustainable
berkontribusi aktif dalam mendukung pertumbuhan regional economic growth.
ekonomi daerah secara berkelanjutan.
BANK SULSELBAR 359
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 360
TRANSAKSI SPOT DAN TRANSAKSI DERIVATIF
Spot And Derivative Transactions
Selama tahun 2025 terdapat transaksi spot dan derivatif, During 2025, there were spot and derivative transactions, as
dikarenakan bank Sulselbar berstatus sebagai bank Devisa. Bank Sulselbar holds the status of a foreign exchange bank.
Dalam melakukan usaha bisnisnya, bank melakukan In conducting its business activities, the Bank engages in
transaksi instrumen keuangan derivatif seperti kontrak derivative financial instrument transactions such as foreign
berjangka mata uang asing, swap atas suku bunga dan currency forward contracts, interest rate swaps, and spot
transaksi spot untuk mengelola eksposur pada risiko pasar transactions to manage exposure to market risks, including
seperti risiko mata uang dan risiko tingkat suku bunga. foreign exchange risk and interest rate risk.
Instrumen keuangan derivatif diakui di laporan posisi Derivative financial instruments are recognized in the statement
keuangan pada nilai wajar. Setiap kenaikan nilai wajar of financial position at fair value.
kontrak derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai Any increase in the fair value of derivative contracts is recorded
wajar positif dan sebagai liabilitas apabila memiliki nilai as an asset when it has a positive fair value and as a liability when
wajar negatif. it has a negative fair value.
Kontrak berjangka mata uang asing, swap mata uang Foreign currency forward contracts, foreign currency swaps,
asing dan cross currency swap dan tingkat suku bunga swap cross currency swaps, and interest rate swaps are carried out for
dilakukan untuk tujuan pendanaan dan perdagangan. both funding and trading purposes.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas At the reporting date, monetary assets and liabilities denominated
moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata in foreign currencies are translated into Indonesian Rupiah using
uang rupiah dengan menggunakan JISDOR Bank Indonesia the Bank Indonesia JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dollar)
(Jakarta Interbank Spot Dollar). exchange rate.
Berikut ini merupakan kurs mata uang asing utama yang The following are the main foreign exchange rates used for
digunakan untuk transaksi per tanggal 31 Desember selama transactions as of December 31 over the past three years:
tiga tahun terakhir:
Mata Uang 2025 2024 2023 Currency
1 Dolar Amerika Serikat 16675 16.157 15.439 1 United States Dollar (USD)
1 Dolar Siangapura 12965 11.890 11.712 1 Singapore Dollar (SGD)
1 Riyal Saudi Arabia 4447 4.300 4.111 1 Saudi Riyal (SAR)
1 Yuan China Renminbi 2385 0 0 1 Chinese Yuan Renminbi
Tabel Kredit Yang Diberikan Berdasarkan Jenis dan Table of Loans Granted by Type and Collectability
Kolektibilitas
Tagihan Derivatif Kewajiban Derivatif
No Transaksi (Rp Juta) (Rp Juta) Transaction
A. Terkait dengan Nilai Tukar A. Related to Exchange Rate
1 Spot - - Spot
2 Forward - - Forward
3 Option - - Option
360 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 361
Analisis Dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
Tagihan Derivatif Kewajiban Derivatif
No Transaksi (Rp Juta) (Rp Juta) Transaction
a. Jual - - a. Sell
b. Beli - - b. Buy
4 Future - - Future
5 Swap - 455 Swap
6 Lainnya - - Others
B. Terkait dengan Suku Bunga B. Related to Interest Rate
1 Forward - - Forward
2 Option - - Option
a. Jual - - a. Sell
b. Beli - - b. Buy
3 Future - - Future
4 Swap - - Swap
5 Lainnya - - Others
C. Lainnya C. Others
Jumlah - Total
BANK SULSELBAR 361
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 362
TATA KELOLA PERUSAHAAN Corporate Governance
Page 363
Page 364
PENCAPAIAN DALAM PENERAPAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Accomplishments in the Implementation of Corporate Governance
Pada tahun 2025, Bank Sulselbar berhasil menunjukkan In 2025, Bank Sulselbar successfully demonstrated a strong
komitmen yang kuat dalam penerapan Tata Kelola commitment to implementing Good Corporate Governance
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG), (GCG), which directly supports the improvement of the company’s
yang secara langsung mendukung peningkatan kinerja overall performance. Alignment between the Company and its
perusahaan secara keseluruhan. Keselarasan antara stakeholders fosters trust and a conducive work environment,
Perseroan dan para pemangku kepentingan menciptakan which encourages a culture of superior work and professionalism
kepercayaan serta lingkungan kerja yang kondusif, yang across all levels of the organization.
mendorong budaya kerja unggul dan profesionalisme di
seluruh lapisan organisasi.
Keberhasilan implementasi GCG sepanjang tahun 2025 The successful implementation of GCG in 2025 is reflected
tercermin dari pencapaian signifikan yang diraih oleh Bank in the significant achievements by Bank Sulselbar. In terms of
Sulselbar. Dari sisi kinerja, Bank mampu mempertahankan performance, the Bank was able to maintain stable Third Party
pertumbuhan Dana Pihak Ketiga yang stabil, sekaligus Fund growth, while strengthening its position as a market leader
memperkokoh posisinya sebagai pemimpin pasar di wilayah in the South Sulawesi region and West Sulawesi.
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Pencapaian ini diperkuat oleh hasil operasional yang This achievement is reinforced by satisfactory operational results
memuaskan dan pengakuan dalam bentuk berbagai and recognition in the form of various prestigious awards, both
penghargaan bergengsi, baik di tingkat nasional maupun at the national and regional levels. With this achievement,
regional. Dengan pencapaian ini, Bank Sulselbar semakin Bank Sulselbar has further consolidated its position in the face
mengukuhkan posisinya di tengah persaingan global dan of global competition and opened up opportunities for further
membuka peluang untuk pertumbuhan lebih lanjut di masa growth in the future. Consistent GCG implementation is a strong
mendatang. Implementasi GCG yang konsisten menjadi foundation for the sustainability of the company’s business.
fondasi yang kuat bagi keberlanjutan bisnis perusahaan.
ROADMAP TATA KELOLA PERSEROAN
GCG Roadmap
Roadmap Tata Kelola Perusahaan yang Baik Bank Sulselbar The Bank Sulselbar Good Corporate Governance Roadmap
merupakan strategi utama dan tonggak pelaksanaan Tata is the main strategy and milestone for implementing Good
Kelola Perusahaan yang Baik. Tujuan dari roadmap ini adalah Corporate Governance. The objective of this roadmap is to
untuk mencapai tata kelola perusahaan yang berkelanjutan achieve sustainable corporate governance by integrating aspects
dengan mengintegrasikan aspek kepatuhan, pengendalian of compliance, internal control, risk management, and corporate
internal, manajemen risiko, dan tanggung jawab sosial social responsibility.
perusahaan.
364 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 365
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Tahapan dalam Roadmap Tata Kelola Perusahaan yang Baik The stages in the Bank Sulselbar Good Corporate Governance
Bank Sulselbar adalah sebagai berikut: Roadmap are as follows:
STEP 02
GOOD GOVERNANCE
CORPORATION
GOOD COMPLIANCE GOOD SUSTAINABILITY
CORPORATION CORPORATION
STEP 01 STEP 03
TAHAPAN IMPLEMENTASI TATA KELOLA PERUSAHAAN
Corporate Governance Implementation Stages
Bank Sulselbar telah memulai tahapan implementasi tata Bank Sulselbar has started the implementation stages of
kelola perusahaan yang mencakup Strategi Implementasi, corporate governance which include Implementation Strategy,
Kesadaran Tata Kelola Perusahaan, Implementasi Tata Kelola Corporate Governance Awareness, Corporate Governance
Perusahaan, Pemantauan, Penilaian Tata Kelola Perusahaan, Implementation, Monitoring, Corporate Governance Assessment,
serta Pelaporan dan Pengungkapan. and Reporting and Disclosure.
Tahapan implementasi tata kelola perusahaan di Bank The corporate governance implementation stages at Bank
Sulselbar dapat dijelaskan sebagai berikut: Sulselbar include:
Tahapan
Implementasi
Stage Uraian Description
Perlindungan terhadap hak pemegang saham. Protection of Shareholder Rights
• Optimalisasi peran dan fungsi Dewan Komisaris, • Optimization of the roles and responsibilities of the
Direksi, dan Anggota Komite. BOC’s, Board of Directors, and Committee Members.
Strategi • Peningkatan fungsi manajemen risiko dan • Enhancement of risk management and internal control
Implementasi pengendalian internal. functions.
• Meningkatkan efektivitas penanganan pengaduan • Improvement in the effectiveness of customer complaint
nasabah. resolution.
• Peningkatan fungsi kepatuhan. • Strengthening of compliance functions.
Awareness bertujuan untuk memperkenalkan dan The awareness stage aims to introduce and provide an initial
memberikan pemahaman awal tentang pentingnya understanding of the importance of implementing Corporate
implementasi Tata Kelola Perusahaan bagi karyawan, Governance to employees, fostering shared awareness for
sehingga dapat menumbuhkan kesadaran bersama dalam sustainable bank governance. Awareness activities are
menerapkan tata kelola bank yang berkelanjutan. Kegiatan provided to both new employees through Basic Banking
awareness dilaksanakan mulai dari karyawan baru melalui Education and to existing staff. The implementation of Bank
Awarenes
Pendidikan Dasar Perbankan hingga karyawan lama. Sulselbar’s Corporate Governance Awareness Program is
Pelaksanaan program awareness Tata Kelola Perusahaan documented in formal reports as evidence for the Corporate
Bank Sulselbar tersebut didokumentasikan dalam bentuk Governance Assessment and Annual Report preparation.
laporan formal sebagai bukti kegiatan assessment Tata
Kelola Perusahaan Bank Sulselbar dan penyusunan
Laporan Tahunan.
BANK SULSELBAR 365
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 366
Tahapan
Implementasi
Stage Uraian Description
Kegiatan implementasi Tata Kelola Perusahaan Bank Bank Sulselbar’s Corporate Governance implementation
Sulselbar tersebut berupa: activities include:
• Menyusun dan menyempurnakan berbagai kebijakan • Developing and enhancing various bank management
serta prosedur pengelolaan bank, mencakup bidang policies and procedures in areas such as funding, lending,
dana, kredit, dan pengendalian internal. and internal control.
• Menata struktur organisasi yang sejalan dengan • Structuring the organization to align with corporate
praktik tata kelola perusahaan untuk meningkatkan governance practices by establishing the Anti-Fraud
kinerja bank, dengan membentuk satu unit setingkat Team as a sub-division directly reporting to the President
Sub Divisi, yaitu Tim Anti Fraud. Director.
• Unit ini bertanggung jawab langsung kepada • This aims to strengthen internal control, manage fraud
Direktur Utama dengan tujuan memperkuat risks, and separate the Secretariat and Public Relations
sistem pengendalian internal bank, yang dalam functions into the Secretariat & Protocol Department and
penerapannya mencakup sistem pengendalian the Public Relations Team.
fraud, serta memisahkan fungsi kesekretariatan dan • Fostering an ethical and responsible work culture,
humas pada Divisi Sekretaris Perusahaan menjadi including preparing and regularly updating the
Departemen Sekretariat & Protokoler dan Tim Statements of Independence for the Board of Directors
Humas. and the Board of Commissioners, and coordinating the
• Menciptakan dan membangun iklim budaya signing of the Code of Conduct Compliance Statement.
kerja yang etis dan bertanggung jawab, termasuk • Establishing a fraud control system policy, including a
menyusun dan memperbarui secara berkala whistleblowing protection mechanism.
Surat Pernyataan Independensi Direksi dan • Following up on the recommendations from the Corporate
Dewan Komisaris, serta mengkoordinasikan Governance Self-Assessment and evaluating actions
Implementasi penandatanganan Pernyataan Kepatuhan terhadap taken on previous recommendations.
Pedoman Etika Perusahaan (Code of Conduct). • Promoting compliance culture and Corporate Governance
• Bank Sulselbar telah merancang kebijakan sistem practices to employees and stakeholders, along with
pengendalian kecurangan, termasuk sistem communicating related policies, programs, and activities.
Perlindungan terhadap pelaporan pelanggaran. • Disseminating Corporate Governance practices through
• Melaksanakan tindak lanjut rekomendasi Self- various channels, including print and digital media.
Assessment Tata Kelola Perusahaan Bank Sulselbar • All implementation efforts are documented as formal
serta evaluasi tindak lanjut rekomendasi Self- reports and serve as evidence for the Bank’s Corporate
Assessment sebelumnya. Governance Assessment and Annual Report.
• Mensosialisasikan budaya kepatuhan terhadap
penerapan Tata Kelola Perusahaan Bank Sulselbar di
seluruh karyawan dan pemangku kepentingan, serta
mengkomunikasikan berbagai kebijakan, program,
dan kegiatan terkait Tata Kelola Perusahaan Bank
Sulselbar.
• Membangun sosialisasi Tata Kelola Perusahaan
melalui berbagai media, baik cetak maupun
elektronik.
• Pelaksanaan sosialisasi Tata Kelola Perusahaan Bank
Sulselbar didokumentasikan dalam bentuk laporan
formal sebagai bukti yang nantinya diperlukan
dalam kegiatan Assessment Tata Kelola Perusahaan
Bank Sulselbar serta penyusunan Laporan Tahunan.
366 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 367
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Tahapan
Implementasi
Stage Uraian Description
Dewan Komisaris mengawasi efektivitas implementasi The Board of Commissioners monitors the effectiveness of
Tata Kelola Perusahaan Bank Sulselbar oleh Direksi the implementation of Corporate Governance by the Board
melalui Komite Audit. Direksi bertanggung jawab untuk of Directors through the Audit Committee. The Board of
memastikan dan memonitor pelaksanaan Tata Kelola Directors is responsible for ensuring proper implementation
Perusahaan Bank Sulselbar sesuai dengan strategi yang of Corporate Governance in line with the approved strategy,
telah ditetapkan, mulai dari tahap sosialisasi hingga from awareness to reporting.
pelaporan.
Monitoring
Proses pemantauan implementasi dilakukan untuk Monitoring is carried out in coordination with relevant
memastikan keberhasilan pelaksanaannya dengan stakeholders. All monitoring activities are documented
berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan. as formal reports to support the Corporate Governance
Pelaksanaan pemantauan terhadap Tata Kelola Assessment and Annual Report preparation.
Perusahaan Bank Sulselbar didokumentasikan dalam
bentuk laporan formal sebagai bukti kegiatan Penilaian
Tata Kelola Perusahaan Bank Sulselbar serta untuk
penyusunan Laporan Tahunan.
External Assessment (Independent Parties):
Pihak Eksternal (Pihak Independen)
Until 2025, Bank Sulselbar has not engaged external parties
Hingga tahun 2025, Bank Sulselbar belum melibatkan
for Corporate Governance assessment.Self-Assessment:Bank
pihak eksternal untuk menilai penerapan Tata Kelola yang
Sulselbar conducts periodic Corporate Governance Self-
Baik di perusahaan.
Assessments in accordance with the Bank Soundness
Assessment schedule (twice per year).
Self Assessment Self-Assessment
Bank Sulselbar secara berkala melakukan penilaian Bank Sulselbar periodically conducts an assessment of the
penerapan Tata Kelola Perusahaan melalui metode Self implementation of Corporate Governance through a self-
Assesment Assessment, sesuai dengan periode laporan penilaian assessment method, in accordance with the Bank Soundness
Tingkat Kesehatan Bank, yaitu dua kali setahun. Selain Assessment reporting period, which is carried out twice a year.
itu, Bank Sulselbar juga melaksanakan penilaian terhadap In addition, Bank Sulselbar also evaluates the implementation
pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan berdasarkan of Corporate Governance based on Financial Services
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/POJK.03/2016 Authority Regulation No. 55/POJK.03/2016 dated December
tanggal 7 Desember 2016, serta Surat Edaran Otoritas 7, 2016, Financial Services Authority Circular Letter No. 13/
Jasa Keuangan No. 13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret SEOJK.03/2017 dated March 17, 2017 concerning the
2017 mengenai Penerapan Tata Kelola Perusahaan bagi Implementation of Corporate Governance for Commercial
Bank Umum, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Banks, and Financial Services Authority Regulation No. 17
Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola of 2023 concerning the Implementation of Governance for
bagi Bank Umum. Commercial Banks.
BANK SULSELBAR 367
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 368
DASAR PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
Basis of Implementation Corporate governance
Penerapan Tata Kelola Perusahaan di Bank Sulselbar selalu The implementation of Corporate Governance at Bank Sulselbar
mengacu pada peraturan yang berlaku. Berikut adalah dasar- consistently adheres to applicable regulations. The following are
dasar penerapan Tata Kelola Perusahaan di Bank Sulselbar: the fundamentals of Corporate Governance implementation at
Bank Sulselbar:
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1. Law of the Republic of Indonesia No. 7 of 1992 concerning
1992 tentang Perbankan, yang telah beberapa kali Banking, as amended several times, most recently by Law
diubah, terakhir dengan Undang-Undang Republik of the Republic of Indonesia No. 6 of 2023 concerning the
Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Stipulation of Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang 2022 on Job Creation into Law, including its amendments.
Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi 2. Law of the Republic of Indonesia No. 31 of 1999 concerning
Undang-Undang, beserta perubahannya. the Eradication of Corruption, partially revoked by Law of the
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun Republic of Indonesia No. 1 of 2023 concerning the Criminal
1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Code, including its amendments.
yang telah dicabut sebagian dengan Undang-Undang 3. Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies,
Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang as amended several times, most recently by Law of the
Undang-Undang Hukum Pidana, beserta perubahannya. Republic of Indonesia No. 6 of 2023 concerning the
3. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Stipulation of Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of
Perseroan Terbatas, yang telah beberapa kali diubah, 2022 on Job Creation into Law, including its amendments.
terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia 4. Corruption Eradication Commission Regulation No. 2 of
Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan 2019 concerning Gratification Reporting.
Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 5. Corruption Eradication Commission Regulation No.
2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang, 07 of 2016 concerning Procedures for Registration,
beserta perubahannya. Announcement, and Examination of State Officials’ Wealth
4. Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 2 Reports, including its amendments.
Tahun 2019 tentang Pelaporan Gratifikasi. 6. Financial Services Authority Regulation No. 33/
5. Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor POJK.04/2014 concerning the Board of Directors and Board
07 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, of Commissioners of Issuers or Public Companies, including
Pengumuman, dan Pemeriksaan Harta Kekayaan its amendments.
Penyelenggara Negara, beserta perubahannya. 7. Financial Services Authority Regulation No. 34/
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/ POJK.04/2014 concerning Nomination and Remuneration
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Committees of Issuers or Public Companies, including its
Emiten atau Perusahaan Publik, beserta perubahannya. amendments.
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/ 8. Financial Services Authority Regulation No. 35/
POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan POJK.04/2014 concerning Corporate Secretary of Issuers or
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, beserta Public Companies, including its amendments.
perubahannya. 9. Financial Services Authority Regulation No. 21/
8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/ POJK.04/2015 concerning Guidelines for the
POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten Implementation of Governance of Public Companies,
atau Perusahaan Publik, beserta perubahannya. including its amendments.
9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/ 10. Financial Services Authority Regulation No. 45/
POJK.04/2015 tentang Pedoman Penerapan Tata Kelola POJK.03/2015 concerning Governance in the Provision
Perusahaan Terbuka, beserta perubahannya. of Remuneration for Commercial Banks, including its
10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/ amendments.
POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam 11. Financial Services Authority Regulation No. 55/
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum, beserta POJK.04/2015 concerning the Establishment and Guidelines
perubahannya. for the Implementation of the Audit Committee, including its
11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/ amendments.
POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman
Pelaksanaan Kerja Komite Audit, beserta perubahannya.
368 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 369
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4/ 12. Financial Services Authority Regulation No. 4/
POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan POJK.03/2016 concerning the Assessment of Commercial
Bank Umum, beserta perubahannya. Bank Soundness Rating, including its amendments.
13. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5/ 13. Financial Services Authority Regulation No. 5/
POJK.03/2016 tentang Rencana Bisnis Bank, beserta POJK.03/2016 concerning the Bank Business Plan, including
perubahannya. its amendments.
14. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/ 14. Financial Services Authority Regulation No. 18/POJK.03/2016
POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko concerning the Implementation of Risk Management for
bagi Bank Umum, beserta perubahannya. Commercial Banks, including its amendments.
15. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 27/ 15. Financial Services Authority Regulation No. 27/
POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan POJK.03/2016 concerning Fit and Proper Test for Main Parties
Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan, of Financial Services Institutions, including its amendments.
beserta perubahannya. 16. Financial Services Authority Regulation No. 29/
16. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 29/ POJK.04/2016 concerning Annual Reports of Issuers or
POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Public Companies, including its amendments.
Perusahaan Publik, beserta perubahannya. 17. Financial Services Authority Regulation No. 37/
17. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 37/ POJK.03/2019 concerning Transparency and Publication of
POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi Bank Reports, including its amendments.
Laporan Bank, beserta perubahannya. 18. Financial Services Authority Regulation No. 11/
18. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/ POJK.03/2016 concerning Minimum Capital Adequacy
POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Requirement for Commercial Banks, including its amendments.
Minimum Bank Umum, beserta perubahannya. 19. Financial Services Authority Regulation No. 17 of 2023
19. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun concerning the Implementation of Governance for Commercial
2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, Banks, including its amendments.
beserta perubahannya. 20. Financial Services Authority Regulation No. 8 of 2023
20. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 8 Tahun concerning the Implementation of Anti-Money Laundering,
2023 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Counter-Terrorism Financing, and Counter-Proliferation
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Financing Programs in the Financial Services Sector, including
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di its amendments.
Sektor Jasa Keuangan, beserta perubahannya. 21. Financial Services Authority Regulation No. 46/
21. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 46/ POJK.03/2017 concerning the Implementation of the
POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Compliance Function for Commercial Banks, including its
Bank Umum, beserta perubahannya. amendments.
22. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/ 22. Financial Services Authority Regulation No. 1/POJK.03/2019
POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern concerning the Implementation of the Internal Audit Function
pada Bank Umum, beserta perubahannya. in Commercial Banks, including its amendments.
23. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/ 23. Financial Services Authority Circular Letter No. 32/
SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola SEOJK.04/2015 concerning Guidelines for Corporate
Perusahaan Terbuka. Governance of Public Companies.
24. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 39/ 24. Financial Services Authority Circular Letter No. 39/
SEOJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan SEOJK.03/2016 concerning Fit and Proper Test for
Kepatutan bagi Calon Pemegang Saham Pengendali, Prospective Controlling Shareholders, Members of the Board
Calon Anggota Direksi, dan Calon Anggota Dewan of Directors, and Members of the Board of Commissioners of
Komisaris Bank. Banks.
25. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/ 25. Financial Services Authority Circular Letter No. 13/
SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi SEOJK.03/2017 concerning the Implementation of
Bank Umum. Governance for Commercial Banks.
26. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/ 26. Financial Services Authority Circular Letter No. 14/
SEOJK.03/2017 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan SEOJK.03/2017 concerning the Assessment of Commercial
Bank Umum. Bank Soundness Rating.
27. Anggaran Dasar PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi 27. Articles of Association of PT Bank Pembangunan Daerah
Selatan dan Barat, beserta perubahannya. Sulawesi Selatan dan Barat, including its amendments.
BANK SULSELBAR 369
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 370
STRUKTUR DAN MEKANISME TATA KELOLA PERUSAHAAN
Corporate Governance Structure And Mechanism
Struktur Organ Perusahaan Corporate Organ Structure
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor Based on Law of the Republic of Indonesia No. 40 of 2007
40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT), Organ concerning Limited Liability Companies (UUPT), the Company’s
Perusahaan terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham organs consist of the General Meeting of Shareholders (GMS),
(RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi. Sistem kepengurusan the Board of Commissioners, and the Board of Directors. The
yang diterapkan adalah sistem dua badan (two-tier system), governance system implemented adopts a two-tier system,
yang mencakup Dewan Komisaris dan Direksi. Masing- comprising the Board of Commissioners and the Board of
masing memiliki wewenang dan tanggung jawab yang jelas Directors. Each has clearly defined authorities and responsibilities
sesuai dengan fungsi yang diamanatkan dalam Anggaran in accordance with their functions as stipulated in the Articles of
Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Association and applicable laws and regulations. Bank Sulselbar
Bank Sulselbar juga memiliki organ penunjang di bawah also has supporting organs under the Board of Commissioners
Dewan Komisaris dan Direksi untuk mendukung efektivitas and the Board of Directors to enhance the effectiveness of the
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Organ Utama. implementation of duties and responsibilities of the main organs.
Struktur Organ Perusahaan disajikan dalam bagan di bawah The Company's Organ Structure is presented in the chart below.
ini.
Prinsip
Tata Kelola Penanggung Independensi
Transparansi Akuntabilitas Jawab Kewajaran
Perusahaan
Rapat Umum
Pemegang
Saham
Organ
Utama Dewan
Komisaris
Direksi
Komite di Bawah
Dewan Komisaris
Komite Pemantau Komite di Bawah Divisi Kepatuhan
Komite Audit Risiko Direksi & APU PPT
Komite Remunerasi Komite Manajemen
& Nominasi Komite ALCO Divisi Manajemen
Risiko Risiko
Organ
Pendukung Komite Manajemen Corporate Security
Kepegawaian Komite TI
Komite Kebijakan Divisi Audit
Komite Kredit Kredit Internal
Komite Produk &
Jaringan
Pemangku
Kepentingan Nasabah Pegawai Komunitas
370 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 371
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Governance Soft Structure Governance Soft Structure
Selain struktur Organ Perusahaan, Bank Sulselbar juga In addition to the Company’s organizational structure, Bank
telah memiliki governance soft structure, yang merupakan Sulselbar has also established a governance soft structure, which
ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh Direksi untuk consists of provisions determined by the Board of Directors to
mengimplementasikan prinsip-prinsip GCG di seluruh implement GCG principles across all organizational levels. In its
jenjang organisasi. Dalam pelaksanaannya, Bank Sulselbar implementation, Bank Sulselbar has developed various policies
telah mengembangkan berbagai kebijakan dan pedoman and guidelines to carry out its functions and duties, forming the
untuk menjalankan fungsi dan tugasnya, yang dikenal Bank’s governance infrastructure as follows:
sebagai infrastruktur tata kelola Bank sebagai berikut:
1. Anggaran Dasar Perusahaan 1. Articles of Association
2. Pedoman Kerja Dewan Komisaris 2. Board of Commissioners Charter
3. Pedoman Kerja Direksi 3. Board of Directors Charter
4. Pedoman Pelaksanaan Komite Dewan Komisaris 4. Guidelines for the Implementation of the Board of
5. Pedoman Kerja Komite Direksi Commissioners Committees
6. Pedoman Pelaksanaan Benturan Kepentingan 5. Board of Directors Committee Work Guidelines
7. Pedoman Pelaksanaan Kepatuhan 6. Conflict of Interest Policy
8. Pedoman Pelaksanaan Perlindungan dan Penyelesaian 7. Compliance Implementation Guidelines
Pengaduan Nasabah 8. Customer Complaint Handling and Resolution Guidelines
9. Pedoman Pelaksanaan Penyusunan Rencana Strategis 9. Strategic Plan and Bank Business Plan Preparation Guidelines
dan Rencana Bisnis Bank 10. Anti-Fraud Strategy Implementation Guidelines
10. Pedoman Pelaksanaan Penerapan Strategi Anti Fraud 11. Sustainable Finance Implementation Guidelines
11. Pedoman Pelaksanaan Penerapan Keuangan 12. Corporate Social Responsibility and Environmental
Berkelanjutan Responsibility Guidelines
12. Pedoman Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan 13. Internal Audit Product and Activity Policy
Lingkungan 14. Risk Management Product and Activity Policy
13. Kebijakan Produk dan Aktivitas Audit Intern 15. Credit/Financing Product and Activity Policy (KPA PAP)
14. Kebijakan Produk Aktivitas Manajemen Risiko 16. Information Technology Product and Activity Policy (KPA IT)
15. Kebijakan Produk Aktivitas Perkreditan atau 17. Standard Operating Procedure (SOP) for Bank Soundness
Pembiayaan (KPA PAP) Rating Assessment
16. Kebijakan Produk dan Aktivitas (KPA) Teknologi 18. Standard Operating Procedure (SOP) for Internal Audit
Informasi Activities
17. Standard Operating Procedure (SOP) Penilaian Tingkat 19. Standard Operating Procedure (SOP) for Governance of
Kesehatan Bank Remuneration for Management and Related Facilities
18. Standard Operating Procedure (SOP) Aktivitas Audit 20. Standard Operating Procedure (SOP) for Grading and
Internal Remuneration System
19. Standard Operating Procedure Penetapan Tata Kelola 21. Standard Operating Procedure (SOP) for Financial Reporting
Pemberian Remunerasi Bagi Pengurus Beserta 22. Technical Guidelines for GCG Self-Assessment
Fasilitasnya
20. Standard Operating Procedure (SOP) Sistem Grading dan
Remunerasi
21. Standard Operating Procedure (SOP) Pelaporan Keuangan
22. Petunjuk Teknis Self Assessment Tata Kelola Bank
BANK SULSELBAR 371
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 372
Mekanisme Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Mechanism
Pemegang Saham Shareholders
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berperan sebagai The Government of South Sulawesi Province acts as the
pemegang saham pengendali dan mayoritas di Bank controlling and majority shareholder of Bank Sulselbar,
Sulselbar, dengan kepemilikan sebesar 32,43% atau holding 32.43% ownership or 722,436 shares. Meanwhile, the
722.436 lembar saham. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Government of West Sulawesi Province holds 2.01% ownership
Sulawesi Barat memiliki 2,01% saham atau 44.769lembar
or 44,769 shares. Regency/City Governments in South Sulawesi
saham. Pemerintah Kabupaten atau Kota di Sulawesi
hold varying shares, with total ownership reaching 59.83% or
Selatan memiliki jumlah saham yang bervariasi, dengan
1,332,922 shares. Regency/City Governments in West Sulawesi
total kepemilikan mencapai 59,83% atau 1.332.922.
Pemerintah Kota/Kabupaten se-Sulawesi Barat sebanyak collectively hold 5.01% or 111,670 shares. In addition, the
5,01% atau 111.670 lembar saham. Selain itu, Koperasi Employee Welfare Cooperative of PT Bank Sulselbar holds 0.73%
Jasa Kesejahteraan Warga PT Bank Sulselbar juga memiliki or 16,166 shares.
0,73% saham atau 16.166 lembar saham.
Hak Pemegang Saham Shareholders’ Rights
Berdasarkan anggaran perusahaan, hak pemegang saham Based on the Company’s Articles of Association, shareholders’
adalah sebagai berikut: rights are as follows:
1. Pemegang saham seri A, mempunyai hak : 1. Series A shareholders have the rights to:
a. Mengeluarkan suara dalam Rapat Umum Pemegang a. Cast votes in the General Meeting of Shareholders;
saham; b. Exercise special voting rights in proposing candidates
b. Memiliki hak suara khusus dalam mengajukan usul for members of the Board of Directors and Board of
pencalonan anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Commissioners;
Perseroan;
c. Receive dividends prior to Series B shareholders;
c. Menerima dividen didahulukan dari pemegang
d. Receive residual assets from liquidation prior to Series B
saham seri B;
d. Menerima sisa kekayaan hasil likuidasi didahulukan shareholders.
daripada pemegang saham seri B;
2. Pemegang saham seri B, mempunyai hak : 2. Series B shareholders have the rights to:
a. Mengeluarkan suara dalam Rapat Umum Pemegang a. Cast votes in the General Meeting of Shareholders;
Saham; b. Receive dividends;
b. Menerima dividen; c. Receive residual assets from liquidation.
c. Menerima sisa kekayaan hasil likuidasi.
Pemegang Saham juga memiliki wewenang, antara lain: Shareholders also have the following authorities:
1. Mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan 1. Appoint and dismiss members of the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi. and Board of Directors;
2. Melakukan evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan 2. Evaluate the performance of the Board of Commissioners
Direksi.
and Board of Directors;
3. Memberhentikan sementara anggota Direksi.
3. Temporarily suspend members of the Board of Directors;
4. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Bank.
4. Approve amendments to the Bank’s Articles of Association;
5. Menyetujui laporan tahunan.
6. Menyetujui remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi. 5. Approve the Annual Report;
7. Menyetujui usulan alokasi penggunaan laba Bank 6. Approve the remuneration of the Board of Commissioners
termasuk pembagian dividen. and Board of Directors;
8. Menyetujui penerbitan saham baru. dan 7. Approve the proposed allocation of the Bank’s profit,
9. Menyetujui pengalihan seluruh atau sebagai aset yang including dividend distribution;
menyebabkan penjualan perusahaan. 8. Approve the issuance of new shares;
9. Approve the transfer of all or part of the Company’s assets
that may result in the sale of the Company.
372 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 373
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting Of Shareholders (GMS)
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah organ The General Meeting of Shareholders (GMS) is the highest organ
tertinggi dalam Perseroan yang memiliki kewenangan of the Company with exclusive authority not granted to the Board
eksklusif yang tidak diberikan kepada Direksi dan Dewan of Directors and the Board of Commissioners, in accordance with
Komisaris, sesuai dengan anggaran dasar dan peraturan the Articles of Association and applicable laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku. RUPS berfungsi sebagai The GMS serves as a key forum where shareholders exercise
forum penting di mana para pemegang saham memiliki hak their primary rights to obtain information regarding the
utama untuk mendapatkan informasi mengenai Perseroan, Company, both from the Board of Directors and the Board of
baik dari Direksi maupun Dewan Komisaris. Informasi ini Commissioners. This information forms the basis for decision-
menjadi dasar bagi RUPS untuk mengambil keputusan making on corporate policies and strategic actions, as well as for
terkait kebijakan dan langkah strategis Perseroan serta evaluating overall operational performance, including social and
untuk evaluasi kinerja seluruh aspek operasional, termasuk environmental activities.
kegiatan sosial dan lingkungan.
RUPS juga merupakan tempat bagi Dewan Komisaris dan The GMS also serves as a forum for the Board of Commissioners
Direksi untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban and the Board of Directors to present accountability reports on
terkait pelaksanaan tanggung jawab dan hasil kinerja the execution of their duties and performance outcomes.
mereka.
Dasar hukum penyelenggaraan RUPS Bank Sulselbar terdiri The legal basis for conducting the GMS of Bank Sulselbar
dari: includes:
1. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang 1. Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies;
Perseroan Terbatas. 2. The Articles of Association of the Bank.
2. Anggaran Dasar Bank.
Tata Tertib RUPS Rules Of Procedure Of The GMS
1. Tata tertib RUPS disampaikan kepada pemegang saham 1. The GMS rules of procedure are delivered to shareholders
yang hadir pada saat pelaksanaan RUPS. present during the meeting;
2. Mata acara RUPS dibacakan sebelum RUPS dimulai. 2. The meeting agenda is read before the meeting begins;
3. Pada pembukaan RUPS, pimpinan RUPS memberikan 3. At the opening of the GMS, the Chairperson provides
penjelasan kepada pemegang saham yang mencakup: explanations to shareholders regarding:
a. Kondisi umum Bank secara singkat. a. A brief overview of the Bank’s condition;
b. Mata acara rapat. b. Meeting agenda;
c. Mekanisme pengambilan keputusan melalui metode c. Decision-making mechanisms through voting;
voting. d. Procedures for exercising shareholders’ rights to ask
d. Tata cara penggunaan hak pemegang saham untuk questions and/or express opinions.
mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat.
Untuk mata acara yang berkaitan dengan pengangkatan For agenda items related to the appointment of members of
anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris, daftar riwayat the Board of Directors and/or the Board of Commissioners, the
hidup calon anggota tersebut akan disampaikan melalui situs curriculum vitae of candidates is disclosed through the Bank’s
web Bank Sulselbar. website.
BANK SULSELBAR 373
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 374
Kewenangan RUPS Authority Of The Gms
Kewenangan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) The GMS has the authority to decide on strategic matters,
meliputi hal-hal penting, antara lain: including:
1. Mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan 1. Appoint and dismiss members of the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar. and Board of Directors of Bank Sulselbar.
2. Menyetujui Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan, 2. Approve the Annual Report and Financial Statements, and
serta menetapkan penggunaan laba jika Bank Sulselbar determine the use of profits if Bank Sulselbar has a positive
memiliki saldo laba yang positif. retained earnings.
3. Menetapkan gaji, fasilitas, dan tunjangan bagi anggota 3. Determine the salaries, facilities, and allowances for members
Dewan Komisaris dan Direksi. of the Board of Commissioners and Board of Directors.
4. Memutuskan tindakan hukum terkait transaksi material 4. Decide on legal action related to material transactions and
dan konflik kepentingan tertentu sesuai peraturan certain conflicts of interest in accordance with laws and
perundang-undangan. regulations.
5. Memutuskan tindakan hukum untuk mengalihkan 5. Decide on legal action to transfer or pledge as collateral
atau menjadikan jaminan utang melebihi 50% dari debt exceeding 50% of Bank Sulselbar’s net assets, either in
jumlah kekayaan bersih Bank Sulselbar, baik dalam satu a single transaction or several related transactions, within a
transaksi atau beberapa transaksi terkait, dalam jangka period of one year or more, in accordance with the Articles of
waktu satu tahun atau lebih, sesuai Anggaran Dasar. Association.
6. Menyetujui pengunduran diri anggota Direksi dan 6. Approve the resignation of members of the Board of Directors
Dewan Komisaris. and Board of Commissioners.
7. Mengubah Anggaran Dasar Bank Sulselbar. 7. Amend the Articles of Association of Bank Sulselbar.
8. Memberikan persetujuan atas penerbitan Efek Bersifat 8. Approve the issuance of Equity Securities, changes to Issued
Ekuitas, perubahan Modal Ditempatkan dan Disetor, and Paid-up Capital, and share subscriptions.
serta penyetoran saham. 9. Approve any merger, amalgamation, takeover, separation, or
9. Menyetujui penggabungan, peleburan, pengambilalihan, application for Bank Sulselbar to be declared bankrupt and
pemisahan, atau permohonan agar Bank Sulselbar dissolved.
dinyatakan pailit dan dibubarkan. 10. Appoint a Public Accountant and/or authorize the Board
10. Menunjuk Akuntan Publik dan/atau memberikan kuasa of Commissioners to appoint a Public Accountant, with an
kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan explanation of the reasons and criteria or limitations of the
Publik, dengan penjelasan mengenai alasan dan kriteria Public Accountant.
atau batasan Akuntan Publik.
Kewenangan ini mencerminkan peran strategis RUPS dalam These authorities reflect the strategic role of the GMS in
menjaga tata kelola perusahaan yang baik dan mendukung ensuring sound corporate governance and supporting business
keberlanjutan Bank Sulselbar. sustainability.
Proses Penyelenggaraan RUPS GMS Implementation Process
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan The Annual GMS is held at least once a year, no later than six
dilaksanakan setiap tahun, paling lambat enam bulan setelah months after the end of the financial year. Extraordinary GMS
berakhirnya tahun buku Bank Sulselbar. RUPS Luar Biasa may be convened at any time as required, in accordance with
dapat diselenggarakan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan, prevailing regulations and the Articles of Association.
dengan tetap mematuhi peraturan perundang-undangan
yang berlaku dan Anggaran Dasar.
Tempat Penyelenggaraan RUPS Venue Of The GMS
RUPS harus dilaksanakan di wilayah Republik Indonesia dan The GMS must be held within the territory of the Republic of
dapat dilakukan di: Indonesia, at:
374 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 375
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
1. Kantor pusat Bank Sulselbar. 1. The head office of Bank Sulselbar;
2. Lokasi di mana Bank Sulselbar menjalankan kegiatan 2. The location where the Bank conducts its main business
usaha utama. activities; or
3. Ibu kota provinsi tempat kedudukan atau kegiatan usaha 3. The provincial capital where the Bank is domiciled or
utama Bank Sulselbar berada. operates.
Pengumuman dan Pemanggilan RUPS GMS Announcement And Invitation
Pengumuman RUPS dilakukan paling lambat 14 hari sebelum The announcement of the General Meeting of Shareholders
pemanggilan, tidak termasuk tanggal pengumuman dan (GMS) shall be made no later than 14 days prior to the invitation
pemanggilan. Bank Sulselbar harus melakukan pemanggilan date, excluding the dates of announcement and invitation. Bank
kepada Pemegang Saham paling lambat 21 hari sebelum Sulselbar shall issue invitations to Shareholders no later than 21
pelaksanaan RUPS, tanpa memperhitungkan tanggal days prior to the GMS, excluding the date of invitation and the
pemanggilan dan tanggal RUPS. date of the meeting.
Dokumen mata acara rapat akan disediakan untuk Pemegang Meeting agenda documents shall be made available to
Saham mulai dari tanggal pemanggilan hingga pelaksanaan Shareholders from the date of invitation until the date of the
RUPS. Jika mata acara RUPS melibatkan pengangkatan GMS. In the event that the GMS agenda includes the appointment
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris, riwayat hidup of members of the Board of Directors and/or Board of
calon anggota yang diusulkan wajib tersedia di situs resmi Commissioners, the curriculum vitae of the proposed candidates
Bank Sulselbar mulai tanggal pemanggilan hingga hari must be made available on the official website of Bank Sulselbar
pelaksanaan RUPS. from the date of invitation until the date of the GMS.
RUPS juga dapat diselenggarakan atas permintaan satu atau The GMS may also be convened upon the request of one or
lebih Pemegang Saham yang mewakili sekurang-kurangnya more Shareholders representing at least one-tenth (1/10) of
1/10 bagian dari jumlah saham yang memiliki hak suara the total shares with voting rights in accordance with prevailing
sesuai ketentuan yang berlaku. regulations.
Pimpinan dan Tata Tertib Chairman And Rules Of Procedure
RUPS dipimpin oleh Komisaris Utama. Jika Komisaris Utama The GMS shall be chaired by the President Commissioner. In the
tidak hadir atau posisinya kosong, RUPS dipimpin oleh event that the President Commissioner is absent or the position
anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Rapat Dewan is vacant, the GMS shall be chaired by a member of the Board of
Komisaris. Jika semua anggota Dewan Komisaris tidak hadir Commissioners appointed by a Board of Commissioners meeting.
atau posisinya kosong, RUPS dipimpin oleh anggota Direksi If all members of the Board of Commissioners are absent or the
yang ditunjuk oleh Direksi. Apabila semua anggota Direksi positions are vacant, the GMS shall be chaired by a member of
juga tidak hadir, RUPS dipimpin oleh salah satu Pemegang the Board of Directors appointed by the Board of Directors.
Saham yang hadir dan ditunjuk langsung oleh peserta rapat.
Jika anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk memiliki If an appointed member of the Board of Commissioners has a
benturan kepentingan, RUPS dipimpin oleh anggota Dewan conflict of interest, the GMS is chaired by another member of
Komisaris lainnya yang tidak memiliki benturan kepentingan. the Board of Commissioners who does not have a conflict of
Jika semua anggota Dewan Komisaris memiliki benturan interest. If all members of the Board of Commissioners have a
kepentingan, RUPS dipimpin oleh salah satu anggota Direksi conflict of interest, the GMS is chaired by a member of the Board
yang ditunjuk oleh Direksi. of Directors appointed by the Board of Directors.
Sebaliknya, jika anggota Direksi yang ditunjuk memiliki Conversely, if the appointed member of the Board of Directors
benturan kepentingan, RUPS akan dipimpin oleh anggota has a conflict of interest, the GMS shall be chaired by another
Direksi lainnya yang bebas dari benturan kepentingan. Apabila member of the Board of Directors who is free from such conflict.
semua anggota Direksi memiliki benturan kepentingan, RUPS If all members of the Board of Directors have a conflict of interest,
BANK SULSELBAR 375
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 376
dipimpin oleh Pemegang Saham bukan pengendali yang the GMS shall be chaired by a non-controlling Shareholder
ditunjuk oleh mayoritas Pemegang Saham yang hadir. appointed by the majority of Shareholders present.
Selama pelaksanaan RUPS, tata tertib akan disampaikan During the GMS, the rules of procedure shall be presented to the
kepada Pemegang Saham yang hadir dan juga tersedia Shareholders present and shall also be available on the official
di website resmi Bank Sulselbar. Pimpinan RUPS wajib website of Bank Sulselbar. The Chairman of the GMS must
memberikan penjelasan kepada Pemegang Saham mengenai: provide explanations to Shareholders regarding:
1. Kondisi umum Bank Sulselbar secara singkat. 1. A brief overview of the general condition of Bank Sulselbar;
2. Agenda Rapat. 2. The meeting agenda;
3. Tata cara penggunaan hak Pemegang Saham untuk 3. Procedures for Shareholders to exercise their rights to ask
mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat. questions and/or express opinions.
Kuorum Dalam RUPS Quorum Of The GMS
RUPS dapat diselenggarakan jika: The GMS may be held if:
1. Dihadiri oleh Pemegang Saham atau kuasanya yang sah 1. It is attended by Shareholders or their valid proxies
yang mewakili lebih dari ½ bagian dari seluruh saham representing more than one-half (½) of the total shares with
dengan hak suara, dan keputusan disetujui oleh lebih voting rights, and resolutions are approved by more than one-
dari ½ bagian dari seluruh saham dengan hak suara half (½) of the total shares with voting rights present, unless
yang hadir, kecuali ditentukan lain dalam peraturan otherwise stipulated by prevailing laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku. 2. The second meeting shall be valid and entitled to adopt
2. Rapat kedua sah dan dapat mengambil keputusan yang binding resolutions if attended by Shareholders or their
mengikat jika dihadiri oleh Pemegang Saham atau valid proxies representing at least one-third (1/3) of the
kuasanya yang sah yang mewakili sedikitnya 1/3 bagian total shares with voting rights, and resolutions are approved
dari seluruh saham dengan hak suara, dan keputusan by more than one-half (½) of the total shares with voting
disetujui oleh lebih dari ½ bagian dari seluruh saham rights present, unless otherwise stipulated in the Articles of
dengan hak suara yang hadir, kecuali ditentukan lain Association and prevailing regulations.
dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang- 3. If the quorum is not achieved in the second meeting, a third
undangan yang berlaku. GMS may be held, provided that the third GMS is valid and
3. Jika kuorum kehadiran pada RUPS kedua tidak tercapai, entitled to adopt resolutions if attended by Shareholders
RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan bahwa representing the quorum determined by the Financial
RUPS ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika Services Authority (OJK) upon the request of Bank Sulselbar.
dihadiri oleh Pemegang Saham yang mewakili kuorum 4. The invitation for the third GMS shall be conducted upon
kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh request by Bank Sulselbar and determined by OJK. The
OJK atas permohonan Bank Sulselbar. invitation must state that the second GMS has been held but
4. Pemanggilan RUPS ketiga dilakukan atas permohonan did not achieve the required quorum.
Bank Sulselbar dan ditetapkan oleh OJK. Dalam
pemanggilan RUPS ketiga, harus dinyatakan bahwa
RUPS kedua telah dilangsungkan dan tidak mencapai
kuorum kehadiran.
Pengambilan Keputusan Dalam RUPS Decision-Making In The GMS
Semua keputusan dalam RUPS diambil berdasarkan All resolutions in the GMS shall be adopted based on deliberation
musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah tidak and consensus. In the event that consensus is not achieved,
tercapai, keputusan diambil melalui suara setuju sesuai resolutions shall be adopted based on affirmative votes in
ketentuan Anggaran Dasar. Setiap Pemegang Saham tunduk accordance with the Articles of Association. Each Shareholder
pada Anggaran Dasar Bank Sulselbar dan semua keputusan is bound by the Articles of Association of Bank Sulselbar and all
yang sah yang diambil dalam RUPS, serta sesuai peraturan valid resolutions adopted in the GMS, as well as by prevailing
perundang-undangan yang berlaku. laws and regulations.
376 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 377
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Risalah RUPS Minutes Of The GMS
Bank Sulselbar wajib membuat risalah RUPS dan Bank Sulselbar is required to prepare minutes of the GMS and
ringkasan risalah tersebut. Risalah RUPS harus dibuat dan a summary thereof. The minutes of the GMS must be prepared
ditandatangani oleh pimpinan rapat serta paling sedikit satu and signed by the Chairman of the meeting and at least one
orang Pemegang Saham yang ditunjuk dari peserta RUPS. Shareholder appointed from among the GMS participants.
Risalah RUPS disusun dalam bentuk akta Berita Acara Rapat The minutes shall be documented in the form of a Notarial Deed
yang dibuat oleh notaris. of Minutes of Meeting.
Selanjutnya, risalah RUPS wajib disampaikan kepada OJK Furthermore, the minutes of the GMS must be submitted to the
paling lambat 30 hari setelah RUPS dilaksanakan. Dalam Financial Services Authority (OJK) no later than 30 days after
risalah rapat, dijelaskan mengenai dinamika yang terjadi, the GMS is held. The minutes must also describe the dynamics
termasuk pemberian kesempatan kepada Pemegang Saham of the meeting, including the opportunity given to Shareholders
untuk bertanya dan tanggapan terhadap pertanyaan yang to raise questions and the responses provided to such questions.
diajukan oleh Pemegang Saham.
Pelaksanaan RUPS Tahunan Tahun Implementation Of The 2025 Annual
Buku 2025 dan Realisasinya Gms And Its Realization
Pemberitahuan | Notification Pemanggilan | Invitation Pelaksanaanan | Implementation Hasil RUPS | GMS Result
Membuat undangan kepada
Pemberitahuan akan
33 pemegang saham Bank Akta Risalah RUPS Nomor
diselenggarakan Rapat kepada Dilaksanakan pada tanggal 14
Sulselbar dengan Nomor 13 Notaris Rakhmawati Laica
Otoritas Jasa Keuangan tanggal Mei 2025, bertempat di Hotel
undangan yang berbeda-beda. Marzuki, SH
30 April 2025 Claro Jasmine Ballroom.
Invitations issued to 33 Deed of Minutes of GMS Number
Notification of a Meeting to be Held on May 14, 2025, at the
shareholders of Bank Sulselbar 13 Notary Public Rakhmawati Laica
held with the Financial Services Hotel Claro Jasmine Ballroom.
with different invitation Marzuki, SH
Authority on April 30, 2025
numbers
Pihak Independen Penghitung Suara Independent Vote Counter
Sampai dengan 31 Desember 2025, Bank Sulselbar belum As of December 31, 2025, Bank Sulselbar has not been listed
mencatatkan sahamnya di Bursa Efek. Oleh karena itu, bank on the stock exchange; therefore, the Bank does not require an
ini belum memerlukan pihak independen untuk melakukan independent vote counter for the GMS. The independent party
perhitungan suara dalam pelaksanaan RUPS. Pihak responsible for preparing the GMS deed is Notary Rakhmawati
independen yang bertanggung jawab sebagai pembuat Akta Laica Marzuki, S.H.
RUPS adalah Notaris Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
Rekapitulasi Kehadiran pada RUPS Attendance Recap Of The 2025 Annual
Tahunan Tahun Buku 2025 GMS
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar yang hadir pada The BoC’s and BoD’s of Bank Sulselbar who attended the Annual
RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 adalah sebagai berikut. GMS for the 2025 Financial Year were as follows.
No. Nama Jabatan Kehadiran Position
1. DR. Muhammad Idris Komisaris Hadir Commissioner
2. H. Yulis Suandi Direktur Utama Hadir President Director
3. Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI Hadir Director of Operations & IT
4. Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM Hadir Director of Credit & MSMEs
5. Dirhamsyah Kadir Direktur Pemasaran & Syariah Hadir Director of Marketing & Sharia
BANK SULSELBAR 377
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 378
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 Decisions and Realization of the Annual GMS for the 2025
Financial Year
Pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan Ratification of the Company's Annual Report and Financial Statements
Agenda ke 1
Tahun Buku 2024 serta Laporan Rencana Kerja Perseroan Tahun for the 2024 Financial Year and the Company's Work Plan Report for
Agenda 1
Buku 2025 the 2025 Financial Year
MENYETUJUI untuk disahkan Laporan Tahunan dan Laporan APPROVED the ratification of the Company's Annual Report and
Keuangan Perseroan Tahun Buku 2024 (dua ribu dua puluh Financial Statements for the 2024 (two thousand twenty-four)
empat) serta Laporan Rencana Kerja Perseroan Tahun Buku 2025 Financial Year and the Company's Work Plan Report for the 2025
Keputusan RUPS
(dua ribu dua puluh lima) yang telah disampaikan oleh Direktur (two thousand twenty-five) Financial Year submitted by the President
Tahunan
Utama Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar serta memberikan Director of PT Bank Sulselbar Limited Liability Company, and granted
Annual GMS
pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya pada full release and discharge (acquit et de charge) to the members of the
Resolutions
Anggota Direksi dan Dewan Komisaris (acquit et de charge) atas Board of Directors and Board of Commissioners for their management
pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2024 (dua ribu and supervision during the 2024 (two thousand twenty-four) Financial
dua puluh empat). Year.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
Agenda ke 2 Persetujuan penetapan Dividend Payout Ratio khusus tahun Approval of the determination of the Special Dividend Payout Ratio for
Agenda 2 buku 2024, dari angka 60% menjadi 65,13% the 2024 fiscal year, from 60% to 65.13%.
Keputusan RUPS MENYETUJUI permintaan perubahan nilai persentase Dividend
APPROVED the request to change the Special Dividend Payout Ratio
Tahunan Payout Ratio Khusus Tahun Buku 2024 (dua ribu dua puluh
percentage for the 2024 (two thousand twenty-four) fiscal year, from
Annual GMS empat), dari angka 60% (enam puluh persen) menjadi 65,13%
60% (sixty percent) to 65.13% (sixty-five point thirteen percent).
Resolutions (enam puluh lima koma tiga belas persen)
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
Agenda ke 3 Determination of the use of the company's profit for the 2024 financial
Penetapan penggunaan laba perseroan tahun buku 2024
Agenda 3 year
MENYETUJUI penggunaan Laba Bersih PT Bank Sulselbar Tahun APPROVED the use of PT Bank Sulselbar's Net Income for the 2024
Keputusan RUPS
Buku 2024 (dua ribu dua puluh empat) dengan pembagian untuk (two thousand twenty-four) financial year, with the distribution for
Tahunan
Dividen dan Cadangan Umum sserta Pemberian Jasa Produksi/ Dividends and General Reserves, as well as the provision of Production
Annual GMS
Tantiem untuk Pengurus dan Pegawai sesuai dengan komposisi Services/Tantiem for Management and Employees in accordance with
Resolutions
tersebut di atas. the composition above.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
Agenda ke 4 Persetujuan penetapan plafon dana Corporate Social Responsibility Approval of the determination of the Corporate Social Responsibility
Agenda 4 (CSR) tahun 2025 (CSR) fund ceiling for 2025
Keputusan RUPS MENYETUJUI usulan Penyediaan Plafond Dana (CSR) Tahun APPROVED the proposed Provision of a Fund Ceiling (CSR) for 2025
Tahunan 2025 (dua ribu dua puluh lima) maksimal sebesar 5% (lima (two thousand twenty-five) at a maximum of 5% (five percent) of the
Annual GMS persen) dari Laba Bersih Tahun Buku 2024 (dua ribu dua puluh Net Income for the 2024 (two thousand twenty-four) financial year,
Resolutions empat) dan pelaksanaannya diserahkan kepada Direksi. with its implementation handed over to the Board of Directors.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
Pelaksanaan RUPS Luar Biasa Tahun Implementation of the Extraordinary GMS for
Buku 2025 dan Realisasinya the 2025 Financial Year and its Realization
Pelaksanaanan |
Pemberitahuan | Notification Pemanggilan | Invitation Implementation Hasil RUPS | GMS Result
Pemberitahuan akan diselenggarakan Akta Risalah RUPS Nomor
Membuat undangan kepada 33 pemegang Dilaksanakan pada tanggal 14
Rapat kepada Otoritas Jasa Keuangan 13 Notaris Rakhmawati Laica
saham Bank Sulselbar dengan Nomor Mei 2025, bertempat di Hotel
tanggal 30 April 2025 Marzuki, SH
undangan yang berbeda-beda. Claro Jasmine Ballroom.
Notification of a Meeting to be held with Deed of Minutes of GMS Number
Make invitations to 33 shareholders of Bank Held on May 14, 2025, at the
the Financial Services Authority on April 13 Notary Public Rakhmawati
Sulselbar with different invitation numbers. Hotel Claro Jasmine Ballroom.
30, 2025 Laica Marzuki, SH
378 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 379
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Pihak Independen Penghitung Suara Independent Vote Counting Party
Sampai dengan 31 Desember 2025, Bank Sulselbar As of December 31, 2025, Bank Sulselbar has not listed its
belum mencatatkan sahamnya di Bursa Efek, sehingga shares on the Stock Exchange, and therefore does not require an
belum memerlukan pihak independen untuk melakukan independent party to count votes at the GMS. The independent
perhitungan suara dalam pelaksanaan RUPS. Pihak party acting as the GMS Deed preparer is Notary Rakhmawati
independen yang bertindak sebagai pembuat Akta RUPS Laica Marzuki, SH.
adalah Notaris Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
Rekap Kehadiran pada RUPS Luar Attendance Summary at the
Biasa Tahun Buku 2025 Extraordinary GMS for Fiscal Year 2025
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar yang hadir The Board of Commissioners and Directors of Bank Sulselbar
pada RUPS Luar Biasa Tahun Buku 2025 adalah sebagai present at the Extraordinary GMS for Fiscal Year 2025 are as
berikut. follows.
No. Nama Jabatan Kehadiran Position
1. DR. Muhammad Idris Komisaris Hadir Commissioner
2. H. Yulis Suandi Direktur Utama Hadir President Director
3. Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI Hadir Director of Operations & IT
4. Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM Hadir Director of Credit & MSMEs
5. Dirhamsyah Kadir Direktur Pemasaran & Syariah Hadir Director of Marketing & Sharia
Keputusan dan Realisasi Rapat Umum Pemegang Saham Decisions and Realization of the Extraordinary General Meeting
(RUPS) Luar Biasa Tahun Buku 2025 of Shareholders (GMS) for the 2025 Financial Year
Pengangkatan Sdr. Jufri Rahman sebagai Komisaris Utama PT Appointment of Mr. Jufri Rahman as President Commissioner of PT
Agenda ke 1
Bank Sulselbar Tahun 2025-2029, efektif menjabat setelah Bank Sulselbar for 2025-2029, effective after being declared to have
Agenda 1
dinyatakan lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan. passed the Fit and Proper Test.
MENYETUJUI pengangkatan Saudara JUFRI RAHMAN disebut APPROVED the appointment of Mr. JUFRI RAHMAN also known
juga Doktorandus Haji JUFRI RAHMAN, Magister Saints, lahir as Doktorandus Haji JUFRI RAHMAN, Magister Saints, born in
di Bontonompo, pada tanggal 19-09-1966 (sembilan belas bulan Bontonompo, on September 19, 1966 (nineteenth of September,
September tahun seribu sembilan ratus enam puluh enam), one thousand nine hundred and sixty-six), Indonesian citizen, Civil
Warga Negara Indonesia, Pekerjaan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Servant (PNS), residing at Jalan Kompleks IDI Pettarani Blok GA 7/21,
bertempat tinggal di Jalan Kompleks IDI Pettarani Blok GA 7/21, Neighborhood Association 001, Citizens Association 007, Masale
Keputusan RUPS
Rukun Tetangga 001, Rukun Warga 007, Kelurahan Masale, Village, Panakkukang District, Makassar City, Holder of the Republic
LB
Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Pemegang Kartu Tanda of Indonesia Resident Identity Card, Number: 7306081909660003,
Resolutions of the
Penduduk Republik Indonesia, Nomor: 7306081909660003, yang issued by the Makassar City Government Office, and valid for life, as
EGMS
dikeluarkan oleh Kantor Pemerintah Kota Makassar, dan masa President Commissioner of the Limited Liability Company PT. Bank
berlakunya seumur hidup, sebagai Komisaris Utama Perseroan Sulselbar for the period 2025 (two thousand twenty-five) - 2029 (two
Terbatas PT. Bank Sulselbar periode Tahun 2025 (dua ribu dua thousand twenty-nine), effective upon passing the Fit and Proper Test by
puluh lima) - 2029 (dua ribu dua puluh sembilan), efektif menjabat the Financial Services Authority.
setelah dinyatakan lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh
Otoritas Jasa Keuangan.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
BANK SULSELBAR 379
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 380
Pemberhentian Komisaris Independen PT Bank Sulselbar atas Dismissal of the Independent Commissioner of PT Bank Sulselbar in the
Agenda ke 2 nama Sdr. Marsuki yang telah berakhir masa jabatannya pada name of Mr. Marsuki whose term of office has ended on December 23,
Agenda 2 tanggal 23 Desember 2024 dan Sdr. Adlinsyah M. Nasution yang 2024 and Mr. Adlinsyah M. Nasution whose term of office ended on
telah berakhir masa jabatannya pada tanggal 8 Februari 2025. February 8, 2025.
MENYETUJUI pemberhentian Komisaris Independen Perseroan APPROVED the dismissal of the Independent Commissioner of the
Terbatas PT Bank Sulselbar atas nama Saudara MARSUKI disebut Limited Liability Company PT Bank Sulselbar, Mr. MARSUKI, also known
juga Profesor Doktor Haji MARSUKI, Sarjana Ekonomi, Diploma as Professor Doctor Haji MARSUKI, Bachelor of Economics, Diploma
D'etudes Approfondies, Doctor of Philosophy, lahir di Gowa/Sunggu D'etudes Approfondies, Doctor of Philosophy, born in Gowa/Sunggu
Minasa, pada tanggal 26-06-1960 (dua puluh enam bulan Juni Minasa, on June 26, 1960 (the twenty-sixth of June in the year one
tahun seribu sembilan ratus enam puluh), Warga Negara Indonesia, thousand nine hundred and sixty), Indonesian citizen, residing at Metro
bertempat tinggal di Metro Permata I F 1/7, Rukun Tetangga 004, Permata I F 1/7, Neighborhood Association 004, Citizens Association
Rukun Warga 011, Kelurahan Karang Mulya, Kecamatan Karang 011, Karang Mulya Village, Karang Tengah District, Tangerang City,
Tengah, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Pemegang Kartu Tanda Banten Province, Holder of the Republic of Indonesia Resident Identity
Penduduk Republik Indonesia, Nomor : 3671122606600002, yang Card, Number: 3671122606600002, issued by the Tangerang City
dikeluarkan oleh Kantor Pemerintah Kota Tangerang, dan berlaku Government Office, and valid until June 26, 2018 (the twenty-sixth of
sampai dengan tanggal 26-06-2018 (dua puluh enam bulan Juni June in the year two thousand and eighteen) but based on the provisions
tahun dua ribu delapan belas) tetapi berdasarkan ketentuan pasal of Article 64 Article (7) letter a in conjunction with Article 101 letter c of
64 ayat (7) huruf a juncto pasal 101 huruf c Undang-Undang Nomor Law Number 24 of 2013 and based on the Circular Letter of the Minister
24 Tahun 2013 dan berdasarkan Surat Edaran Menteri-Dalam of Home Affairs of the Republic of Indonesia Number: 470/296/SJ dated
Negeri Republik Indonesia Nomor : 470/296/SJ tertanggal 29- 29-01-2016 (twenty-ninth of January - year two thousand and sixteen),
01-2016 (dua puluh sembilan bulan Januari -tahun dua ribu enam valid for life, whose term of office has ended on 23-12-2024 (twenty-
belas), berlaku seumur hidup, yang telah berakhir masa jabatannya third of December - year two thousand and twenty-four) and Mr.
Keputusan RUPS
pada tanggal 23-12-2024 (dua puluh tiga bulan Desember tahun ADLINSYAH MALIK NASUTION also known as Engineer ADLINSYAH
LB
dua ribu dua puluh empat) dan Saudara ADLINSYAH MALIK MALIK NASUTION, born in Medan, on 19-03-1963 (nineteenth of
Resolutions of the
NASUTION disebut juga Insinyur ADLINSYAH MALIK NASUTION, March - year one thousand nine hundred and sixty-three), Indonesian
EGMS
lahir di Medan, pada tanggal 19-03-1963 (sembilan belas bulan citizen, residing in MM Housing Block A 1 Number 12 A, Neighborhood
Maret tahun seribu sembilan ratus enam puluh tigal, Warga Association 015, Citizens Association 007, Ujung Menteng Subdistrict,
Negara Indonesia, bertempat tinggal di Perumahan MM Blok A 1 Cakung District, East Jakarta, DKI Province (Special Capital Region) of
Nomor 12 A, Rukun Tetangga 015, Rukun Warga 007, Kelurahan Jakarta, Holder of a Resident's Identity Card of the Republic of Indonesia
Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Provinsi Indonesia, Number: 3175061903631001, issued by the East Jakarta
DKI (Daerah Khusus Ibukota) Jakarta, Pemegang Kartu Tanda Government Office and valid until March 19, 2017 (March nineteen,
Penduduk Republik Indonesia, Nomor: 3175061903631001, yang two thousand and seventeen) but based on the provisions of Article 64
dikeluarkan oleh Kantor Pemerintah Jakarta Timur dan berlaku paragraph (7) letter a in conjunction with Article 101 letter c of Law
sampai dengan tanggal 19-03-2017 (sembilan belas bulan Maret Number 24 of 2013 and based on the Circular Letter of the Minister of
tahun dua ribu tujuh belas) tetapi berdasarkan ketentuan pasal 64 Home Affairs of the Republic of Indonesia Number: 470/296/SJ dated
ayat (7) huruf a juncto pasal 101 huruf c Undang-Undang Nomor 24 January 29, 2016 (January twenty-ninth, two thousand and sixteen),
Tahun 2013 dan berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri valid for life, which has ended its term of office on February 8, 2025
Republik Indonesia Nomor : 470/296/SJ tertanggal 29-01-2016 (February eight, two thousand and twenty-five) by providing a release
(dua puluh sembilan bulan Januari tahun dua ribu enam belas), from responsibility during the term of office (ACQUIT ET DE CHARGE).
berlaku seumur hidup, yang telah berakhir masa jabatannya pada
tanggal. 08-02-2025 (delapan bulan Februari tahun dua ribu dua
puluh lima) dengan memberikan pembebasan tanggung jawab
selama masa jabatan tersebut (ACQUIT ET DE CHARGE).
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
Pengangkatan Sdr. Huswan Husain dan Sdr. Andi Fadly Appointment of Huswan Husain and Andi Fadly Ferdiansyah as
Agenda ke 3 Ferdiansyah sebagai Komisaris Independen PT Bank Sulselbar Independent Commissioners of PT Bank Sulselbar for the 2025-2029
Agenda 3 Tahun 2025-2029, efektif menjabat setelah dinyatakan lulus period, effective upon passing the Fit and Proper Test.
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.
MENYETUJUI pengangkatan Saudara HUSWAN HUSAIN dan APPROVED the appointment of Huswan Husain and Andi Fadly
Keputusan RUPS Saudara Andi Fadly Ferdiansyah sebagai Komisaris Independen Ferdiansyah as Independent Commissioners of the Limited Liability
LB Perseroan Terbatas PT. Bank Sulselbar periode Tahun 2025 (dua Company PT Bank Sulselbar for the 2025-2029 period, effective upon
Resolutions of the ribu dua puluh lima) - 2029 (dua ribu dua puluh sembilan), efektif passing the Fit and Proper Test.
EGMS menjabat setelah dinyatakan lulus Penilaian Kemampuan dan
Kepatutan.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
380 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 381
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Pemberhentian Sdri. Dian A. Utina selaku Direktur Kepatuhan PT Dismissal of Ms. Dian A. Utina as Compliance Director of PT Bank
Agenda ke 4
Bank Sulselbar yang telah berakhir masa jabatannya pada tanggal Sulselbar whose term of office has ended on January 26, 2025.
Agenda 4
26 Januari 2025.
MENYETUJUI pemberhentian Saudari DIAN ANGGRIANI APPROVED the dismissal of Ms. DIAN ANGGRIANI UTINA also known
UTINA disebut juga Doktor Hajjah DIAN ANGGRIANI UTINA, as Doctor Hajjah DIAN ANGGRIANI UTINA, Bachelor of Economics,
Sarjana Ekonomi, Magister Manajemen, lahir di Ujung Pandang Master of Management, born in Ujung Pandang on May 21, 1968 (the
pada tanggal 21-05-1968 (dua puluh satu bulan Mei tahun twenty-first of May, nineteen hundred and sixty-eight), Indonesian
seribu sembilan ratus enam puluh delapan), Warga Negara citizen, residing at Jalan Tekukur Number 18, Neighborhood
Indonesia, bertempat tinggal di Jalan Tekukur Nomor 18, Rukun Association 001, Citizens Association 004, Panambungan Village,
Tetangga 001, Rukun Warga 004, Kelurahan Panambungan, Mariso District, Makassar City, South Sulawesi Province, Holder
Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, of the Republic of Indonesia Resident Identity Card, Number:
Pemegang Kartu Tanda Penduduk Republik Indonesia, Nomor : 7371016105680003, issued by the Makassar City Government
Keputusan RUPS 7371016105680003, yang dikeluarkan oleh Kantor Pemerintah Office and valid until May 21, 2017 (the twenty-first of May, two
LB Kota Makassar dan berlaku sampai dengan tanggal 21-05-2017 thousand and seventeen) but based on the provisions of Article 64
Resolutions of the (dua puluh satu bulan Mei tahun dua ribu tujuh belas) tetapi paragraph (7) letter a in conjunction with Article 101 letter c of Law
EGMS berdasarkan ketentuan pasal 64 ayat (7) huruf a juncto pasal 101 Number 24 of 2013 and based on Circular Letter of the Minister of
huruf c Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 dan berdasarkan Home Affairs of the Republic of Indonesia Number: 470/296/SJ dated
Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor January 29, 2016 (the twenty-ninth of January, two thousand and
: 470/296/SJ tertanggal 29-01-2016 (dua puluh sembilan bulan sixteen), valid for life, as Compliance Director of the Limited Liability
Januari tahun dua ribu enam belas), berlaku seumur hidup, selaku Company PT Bank Sulselbar, whose term of office ended on January
Direktur Kepatuhan Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar yang 26, 2025 (the twenty-sixth of January, two thousand and twenty-five),
telah berakhir masa jabatannya pada tanggal 26-01-2025 (dua with the granting of a release from responsibility during said term of
puluh enam bulan Januari tahun dua ribu dua puluh lima), dengan office (ACQUIT ET DE CHARGE).
memberikan pembebasan tanggung jawab selama masa jabatan
tersebut (ACQUIT ET DE CHARGE).
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
Pengangkatan Sdr. Rakhmat Nur Kadir sebagai Direktur The appointment of Mr. Rakhmat Nur Kadir as Compliance Director
Agenda ke 5 Kepatuhan PT Bank Sulselbar Tahun 2025-2029 hasil seleksi, of PT Bank Sulselbar for the 2025-2029 period, as a result of the
Agenda 5 efektif menjabat setelah dinyatakan lulus Penilaian Kemampuan selection process, is effective upon passing the Fit and Proper Test.
dan Kepatutan.
MENYETUJUI pengangkatan Saudara RAKHMAT NUR KADIR, APPROVED the appointment of Mr. RAKHMAT NUR KADIR as
Keputusan RUPS
sebagai Direktur Kepatuhan Perseroan Terbatas PT Bank Compliance Director of PT Bank Sulselbar Limited Liability Company
LB
Sulselbar Tahun 2025 (dua ribu dua puluh lima) - 2029 (dua ribu for the period of 2025 (two thousand twenty-five) - 2029 (two
Resolutions of the
dua puluh sembilan), efektif menjabat setelah dinyatakan lulus thousand twenty-nine), effective upon passing the Fit and Proper Test.
EGMS
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
Pemberhentian Sdr. Abdul Gaffar Lewa selaku Anggota Dewan Dismissal of Mr. Abdul Gaffar Lewa as a member of the Sharia
Pengawas Syariah PT Bank Sulselbar yang telah berakhir masa Supervisory Board of PT Bank Sulselbar, whose term of office ended on
Agenda ke 6 jabatannya pada tanggal 18 April 2025 dan Penunjukan Sdr. Abdul April 18, 2025, and Appointment of Mr. Abdul Gaffar Lewa as Acting
Agenda 6 Gaffar Lewa sebagai Pelaksana Tugas Anggota Dewan Pengawas Member of the Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar until
Syariah PT Bank Sulselbar sampai dengan adanya Dewan the establishment of a definitive Sharia Supervisory Board of PT Bank
Pengawas Syariah PT Bank Sulselbar yang definitif Sulselbar
MENYETUJUI pemberhentian Saudara ABDUL GAFFAR LEWA
APPROVED the dismissal of Mr. ABDUL GAFFAR LEWA as a member
selaku Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan Terbatas PT
of the Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar Limited Liability
Bank Sulselbar yang telah berakhir masa jabatannya pada tanggal
Keputusan RUPS Company, whose term of office ended on April 18, 2025 (the eighteenth
18-04-2025 (delapan belas bulan April tahun dua ribu dua puluh
LB of April, two thousand and twenty-five), and the appointment of Mr.
lima) dan penunjukan Saudara ABDUL GAFFAR LEWA sebagai
Resolutions of the ABDUL GAFFAR LEWA as Acting Member of the Sharia Supervisory
Pelaksana Tugas Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan
EGMS Board of PT Bank Sulselbar Limited Liability Company until the
Terbatas PT Bank Sulselbar sampai dengan adanya Dewan
establishment of a definitive Sharia Supervisory Board of PT Bank
Pengawas Syariah Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar yang
Sulselbar Limited Liability Company.
definitif.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
BANK SULSELBAR 381
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 382
Pengangkatan Prof. Dr. Najmuddin H. Abd. Safa, MA. sebagai Ketua Appointment of Prof. Dr. Najmuddin H. Abd. Safa, MA. as Chairman of
Dewan Pengawas Syariah, Irwan, S.T. dan Dr. Iqbal Gunawan, MA. the Sharia Supervisory Board, Irwan, S.T. and Dr. Iqbal Gunawan, MA.
Agenda ke 7 sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Sulselbar as Members of the Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar for
Agenda 7 masa jabatan tahun 2025-2029 untuk diajukan ke Dewan Syariah the 2025-2029 term, to be submitted to the National Sharia Council
Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), efektif menjabat of the Indonesian Ulema Council (DSN-MUI), effective upon passing
setelah dinyatakan lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan the Fit and Proper Test.
MENYETUJUI pengangkatan Profesor Doktor NAJAMUDDIN APPROVED the appointment of Professor Doctor NAJAMUDDIN HAJI
HAJI ABDUH SAFA, Master Of Arts sebagai Ketua Dewan ABDUH SAFA, Master of Arts, as Chairman of the Sharia Supervisory
Pengawas Syariah Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar, IRWAN, Board of PT Bank Sulselbar Limited Liability Company, IRWAN,
Keputusan RUPS Sarjana Teknik dan Doktor IQBAL GUNAWAN, Master Of Arts Bachelor of Engineering, and Doctor IQBAL GUNAWAN, Master of
LB sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan Terbatas Arts, as Members of the Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar
Resolutions of the PT Bank Sulselbar masa jabatan Tahun 2025 (dua ribu dua puluh Limited Liability Company for the 2025-2029 term, to be submitted
EGMS lima) - 2029 (dua ribu dua puluh sembilan) untuk diajukan ke to the National Sharia Council of the Indonesian Ulema Council (DSN-
Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN - MUI), MUI), effective upon passing the Fit and Proper Test.
efektif menjabat setelah dinyatakan lulus Penilaian Kemampuan
dan Kepatutan.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
Delegation of Authority to the Board of Commissioners of PT Bank
Pelimpahan Kewenangan kepada Dewan Komisaris PT Bank
Sulselbar to determine the Remuneration of the Sharia Supervisory
Sulselbar untuk penetapan Remunerasi Dewan Pengawas Syariah
Agenda ke 8 Board (SSB) of PT Bank Sulselbar in accordance with Financial
(DPS) PT Bank Sulselbar sesuai Peraturan Otoritas Jasa keuangan
Agenda 8 Services Authority Regulation (POJK) No. 2 of 2024 concerning the
(POJK) No.2 Tahun 2024 tentang penetapan Tata Kelola Syariah
Establishment of Sharia Governance for Sharia Commercial Banks and
bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Sharia Business Units.
MENYETUJUI pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris APPROVED the delegation of authority to the Board of Commissioners
Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar untuk penetapan of the Limited Liability Company PT Bank Sulselbar to determine
Keputusan RUPS
remunerasi Dewan Pengawas Syariah (DPS) Perseroan Terbatas the remuneration of the Sharia Supervisory Board (SSB) of the
LB
PT Bank Sulselbar sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Limited Liability Company PT Bank Sulselbar in accordance with
Resolutions of the
(PJOK) nomor 2 (dua) tahum 2024 (dua ribu dua puluh empat) Financial Services Authority Regulation (PJOK) No. 2 (two) of 2024
EGMS
tentang Penetapan Tata Kelola Syariah Bagi Bank Umum Syariah (two thousand twenty-four) concerning the Establishment of Sharia
Dan Unit Usaha Syariah. Governance for Sharia Commercial Banks and Sharia Business Units.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
Persetujuan Laporan Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Approval of the Recovery Plan Report in accordance with Financial
sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.5 Tahun Services Authority Regulation (POJK) No. 5 of 2024 concerning the
Agenda ke 9
2024 tentang Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan Determination of Supervisory Status and Handling of Commercial
Agenda 9
Permasalahan Bank Umum sebagaimana di atur pada pasal 15 Bank Problems, as stipulated in Article 15 paragraph 2.
ayat 2.
MENYETUJUI persetujuan Laporan Rencana aksi pemulihan APPROVED the approval of the Recovery Plan Report in accordance
Keputusan RUPS (recovery plan) sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (PJOK) with Financial Services Authority Regulation (PJOK) No. 5 (five) of
LB nomor 5 (lima) tahun 2024 (dua ribu dua puluh empat) tentang 2024 (two thousand twenty-four) concerning the Determination of
Resolutions of the Penetapan Status Pengawasan Dan Penanganan Permasalahan Supervisory Status and Handling of Commercial Bank Problems, as
EGMS Bank Umum sebagaimana diatur pada pasal 15 (lima belas) ayat stipulated in Article 15 (fifteen) paragraph 2 (two).
2 (dua).
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
Agenda ke 10 Persetujuan atau pengesahan tambahan setoran modal dari Approval or ratification of additional capital contributions from the
Agenda 10 Pemegang Saham PT Bank Sulselbar. Shareholders of PT Bank Sulselbar.
Keputusan RUPS MENYETUJUI Tambahan Modal Ditempatkan dan Disetor APPROVED Additional Issued and Paid-Up Capital of Rp.
LB sebesar Rp. 6.500.000.000,- (enam milyar lima ratus juta rupiah), 6,500,000,000 (six billion five hundred million rupiah), which may
Resolutions of the dapat disetujui dan disahkan menjadi modal ditempatkan dan be approved and ratified as issued and paid-up capital of the Limited
EGMS disetor pada Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar. Liability Company PT Bank Sulselbar.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
382 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 383
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Pelimpahan Kewenangan kepada Dewan Komisaris PT Bank Delegation of Authority to the Board of Commissioners of PT Bank
Agenda ke 11 Sulselbar atas penunjukan Akuntan Publik (AP) dan/atau Kantor Sulselbar regarding the appointment of a Public Accountant (AP) and/
Agenda 11 Akuntan Publik (KAP) untuk melakuan Audit Umum atas Laporan or Public Accounting Firm (KAP) to conduct a General Audit of the
Keuangan Tahun Buku 2026. Financial Statements for the 2026 Financial Year.
MENYETUJUI pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris APPROVED the delegation of authority to the Board of Commissioners
Keputusan RUPS
Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar atas penunjukan Akuntan of the Limited Liability Company PT Bank Sulselbar regarding the
LB
Publik (AP) dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk appointment of a Public Accountant (AP) and/or Public Accounting
Resolutions of the
melakukan audit umum atas Laporan Keuangan tahun buku 2026 Firm (KAP) to conduct a general audit of the Financial Statements for
EGMS
(dua ribu dua puluh enam). the 2026 (two thousand twenty-six) Financial Year.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
Pelimpahan Kewenangan kepada Dewan Komisaris PT Bank Delegation of Authority to the Board of Commissioners of PT Bank
Agenda ke 12 Sulselbar atas penunjukan Akuntan Publik (AP) dan/atau Kantor Sulselbar regarding the appointment of a Public Accountant (AP) and/
Agenda 12 Akuntan Publik (KAP) untuk melakuan Audit Umum atas Laporan or Public Accounting Firm (KAP) to conduct a General Audit of the
Keuangan Tahun Buku 2026. Financial Statements for the 2026 Financial Year.
MENYETUJUI persetujuan prinsip perubahan struktur organisasi
APPROVED the in-principle approval for changes to the organizational
Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar sesuai kebutuhan bisnis
structure of PT Bank Sulselbar Limited Liability Company in
Keputusan RUPS dan/atau peraturan perundang-undangan, namun terlebih
accordance with business needs and/or laws and regulations, but
LB dahulu melakukan kajian, dan pengutamaan kerjasama dengan
subject to prioritization of studies and prioritization of collaboration
Resolutions of the Badan Usaha Milik Daerah dan anak perusahaan Badan Usaha
with Regionally-Owned Enterprises and their subsidiaries to build an
EGMS Milik Daerah untuk membangun ekosistem dan meningkatkan
ecosystem and increase Regional Original Revenue (PAD) under good
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam tata kelola perusahaan yang
corporate governance.
baik.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
Pengutamaan kerjasama dengan Badan Usaha Milik Daerah dan Prioritizing collaboration with Regionally-Owned Enterprises and
Agenda ke 13 anak perusahaan Badan Usaha Milik Daerah untuk membangun their subsidiaries to build an ecosystem and increase Regional Original
Agenda 13 ekosistem dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Revenue (PAD) under good corporate governance.
dalam tata kelola perusahan yang baik.
MENYETUJUI persetujuan prinsip perubahan struktur organisasi APPROVED the in-principle approval for changes to the organizational
Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar sesuai kebutuhan bisnis structure of PT Bank Sulselbar Limited Liability Company in
Keputusan RUPS dan/atau peraturan perundang-undangan, namun terlebih accordance with business needs and/or laws and regulations, but
LB dahulu melakukan kajian, dan pengutamaan kerjasama dengan prioritizing collaboration with Regionally-Owned Enterprises and
Resolutions of the Badan Usaha Milik Daerah dan anak perusahaan Badan Usaha their subsidiaries to build an ecosystem and increase Regional Original
EGMS Milik Daerah untuk membangun ekosistem dan meningkatkan Revenue (PAD) under good corporate governance.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam tata kelola perusahaan yang
baik.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
Pelaksanaan RUPS Sirkuler Tahun Implementation of the Circular GMS for the
Buku 2025 dan Realisasinya 2025 Financial Year and its Realization
Pelaksanaanan |
Pemberitahuan | Notification Pemanggilan | Invitation Implementation Hasil RUPS | GMS Result
Pemberitahuan akan diselenggarakan Akta Risalah RUPS Nomor
Membuat undangan kepada 33 pemegang
Rapat kepada Otoritas Jasa Keuangan 13 Notaris Rakhmawati Laica
saham Bank Sulselbar dengan Nomor Dilaksanakan pada tanggal
tanggal 30 Juni 2025 Marzuki, SH
undangan yang berbeda-beda. 14 Juli 2025
Notification of a Meeting to be held with Deed of Minutes of GMS Number
Make invitations to 33 shareholders of Bank Held on July 14, 2025
the Financial Services Authority on June 13 Notary Public Rakhmawati
Sulselbar with different invitation numbers.
30, 2025 Laica Marzuki, SH
BANK SULSELBAR 383
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 384
Keputusan dan Realisasi Rapat Umum Pemegang Saham Circular Resolutions and Realization of the General Meeting of
(RUPS) Sirkuler Tahun Buku 2025 Shareholders (GMS) for the 2025 Financial Year
Pengangkatan Sdr. Jufri Rahman sebagai Komisaris Utama PT Bank The appointment of Mr. Jufri Rahman as President Commissioner of PT
Agenda ke 1
Sulselbar Tahun 2025-2029, efektif menjabat setelah dinyatakan Bank Sulselbar for 2025-2029, effective after passing the Fit and Proper
Agenda 1
lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan. Test.
Menyetujui pemberhentian Saudara Doktor MUHAMMAD IDRIS, Approving the dismissal of Doctor MUHAMMAD IDRIS, Master of Arts,
Master of Arts, lahir di Majene, pada tanggal 15-11-1964 (lima belas born in Majene, on November 15, 1964 (the fifteenth of November
bulan November tahun seribu Sembilan ratus enam puluh empat), in the year one thousand nine hundred and sixty-four), Indonesian
Warga Negara Indonesia, Pegawai Negeri Sipil, bertempat tinggal di Citizen, Civil Servant, residing in the Lecturer Complex, Block BG
Kompleks Dosen Blok BG Nomor 72, Rukun Tetangga 002, Rukun Number 72, Neighborhood Association 002, Citizens Association
Warga 008, Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea, 008, Tamalanrea Jaya Village, Tamalanrea District, Makassar City,
Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Pemegang Kartu Tanda South Sulawesi Province, Holder of the Republic of Indonesia Resident
Keputusan
Penduduk Republik Indonesia, Nomor: 7371141511640004, Identity Card, Number: 7371141511640004, issued by the Makassar
RUPS Sirkuler
yang dikeluarkan oleh Kantor Pemerintah Kota Makassar, dan City Government Office, and valid for life, as a Member of the Board
Circular GMS
berlaku seumur hidup, selaku Anggota Dewan Komisaris Perseroan of Commissioners of the Limited Liability Company PT Bank Sulselbar
Decision
Terbatas PT Bank Sulselbar yang akan berakhir masa jabatannya whose term of office will end on July 9, 2025 (the ninth of July in the
pada tanggal 09-07-2025 (sembilan bulan Juli tahun dua ribu dua year two thousand and twenty-five), and the Appointment of Doctor
puluh lima), dan Penunjukan Saudara Doktor MUHAMMAD IDRIS, MUHAMMAD IDRIS, Master of Arts, as Acting Member of the Board
Master of Arts tersebut, sebagai Pelaksana Tugas Anggota Dewan of Commissioners of the Limited Liability Company PT Bank Sulselbar
Komisaris Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar sampai dengan until there is a definitive Member of the Board of Commissioners or
adanya Anggota Dewan Komisaris atau Komisaris Independen Independent Commissioner of the Limited Liability Company PT Bank
Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar yang Defenitif. Sulselbar.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
Pihak Independen Penghitung Suara Independent Vote Counting Party
Sampai dengan 31 Desember 2025, Bank Sulselbar belum As of December 31, 2025, Bank Sulselbar has not listed its
mencatatkan sahamnya di Bursa Efek. Oleh karena itu, bank shares on the Stock Exchange. Therefore, the bank does not
ini belum memerlukan pihak independen untuk melakukan require an independent party to count votes at the GMS. The
perhitungan suara dalam pelaksanaan RUPS. Pihak independent party responsible for drafting the GMS Deed is
independen yang bertanggung jawab sebagai pembuat Akta Notary Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
RUPS adalah Notaris Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
Rekapitulasi Kehadiran pada RUPS Attendance Summary at the 2025
Tahunan Tahun Buku 2025 Annual GMS
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar yang hadir pada The Board of Commissioners and Directors of Bank Sulselbar
RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 adalah sebagai berikut. present at the 2025 Annual GMS are as follows.
No. Nama Jabatan Kehadiran Position
1. DR. Muhammad Idris Komisaris Hadir Commissioner
2. H. Yulis Suandi Direktur Utama Hadir President Director
3. Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI Hadir Director of Operations & IT
4. Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM Hadir Director of Credit & MSMEs
5. Dirhamsyah Kadir Direktur Pemasaran & Syariah Hadir Director of Marketing & Sharia
384 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 385
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 Decisions and Realization of the Annual GMS for the 2025
Financial Year
Pemberhentian Saudara Muhammad Idris Selaku Anggota Dismissal of Mr. Muhammad Idris as a Member of the Board
Dewan Komisaris Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar of Commissioners of the Limited Liability Company PT Bank
yang akan berakhir Masa Jabatannya Pada Tanggal 09 Sulselbar whose term of office will end on July 9, 2025 (July
Juli 2025 (Sembilan Bulan Juli Tahun Dua Ribu Dua Puluh Ninth, Two Thousand and Twenty-Five) and the Appointment
Agenda ke 1
Lima) dan Penunjukan Saudara Muhammad Idris sebagai of Mr. Muhammad Idris as Acting Member of the Board of
Agenda 1
Pelaksana Tugas Anggota Dewan Komisaris Perseroan Commissioners of the Limited Liability Company PT Bank
Terbatas PT Bank Sulselbar sampai dengan adanya Anggota Sulselbar until there is a definitive Member of the Board of
Dewan Komisaris atau Komisaris Independen Perseroan Commissioners or Independent Commissioner of the Limited
Terbatas PT Bank Sulselbar yang Definitif. Liability Company PT Bank Sulselbar.
Menyetujui pemberhentian Saudara Doktor MUHAMMAD
Approving the dismissal of Doctor MUHAMMAD IDRIS,
IDRIS, Master of Arts, lahir di Majene, pada tanggal 15-11-
Master of Arts, born in Majene, on November 15, 1964 (the
1964 (lima belas bulan November tahun seribu Sembilan
fifteenth of November in the year one thousand nine hundred
ratus enam puluh empat), Warga Negara Indonesia,
and sixty-four), Indonesian Citizen, Civil Servant, residing in
Pegawai Negeri Sipil, bertempat tinggal di Kompleks Dosen
the Lecturer Complex, Block BG Number 72, Neighborhood
Blok BG Nomor 72, Rukun Tetangga 002, Rukun Warga
Association 002, Citizens Association 008, Tamalanrea Jaya
008, Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea,
Village, Tamalanrea District, Makassar City, South Sulawesi
Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Pemegang
Province, Holder of the Republic of Indonesia Resident Identity
Keputusan Kartu Tanda Penduduk Republik Indonesia, Nomor:
Card, Number: 7371141511640004, issued by the Makassar
RUPS Sirkuler 7371141511640004, yang dikeluarkan oleh Kantor
City Government Office, and valid for life, as a Member of the
Circular GMS Pemerintah Kota Makassar, dan berlaku seumur hidup,
Decision Board of Commissioners of the Limited Liability Company PT
selaku Anggota Dewan Komisaris Perseroan Terbatas
Bank Sulselbar whose term of office will end on July 9, 2025
PT Bank Sulselbar yang akan berakhir masa jabatannya
(the ninth of July in the year two thousand and twenty-five),
pada tanggal 09-07-2025 (sembilan bulan Juli tahun dua
and the Appointment of Doctor MUHAMMAD IDRIS, Master
ribu dua puluh lima), dan Penunjukan Saudara Doktor
of Arts, as Acting Member of the Board of Commissioners of
MUHAMMAD IDRIS, Master of Arts tersebut, sebagai
the Limited Liability Company PT Bank Sulselbar until there
Pelaksana Tugas Anggota Dewan Komisaris Perseroan
is a definitive Member of the Board of Commissioners or
Terbatas PT Bank Sulselbar sampai dengan adanya Anggota
Independent Commissioner of the Limited Liability Company
Dewan Komisaris atau Komisaris Independen Perseroan
PT Bank Sulselbar.
Terbatas PT Bank Sulselbar yang Defenitif.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2025 Has been realized in 2025
Implementation
Pelaksanaan RUPS Tahunan Tahun Implementation of the Annual General
Buku 2024 dan Realisasinya Meeting of Shareholders for the 2024
Financial Year and its Realization
Pemberitahuan | Notification Pemanggilan | Invitation Pelaksanaanan | Implementation Hasil RUPS | GMS Result
Membuat undangan
Dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2024, Akta Risalah RUPS
Pemberitahuan akan kepada 33 pemegang
bertempat di Claro Hotel Makassar, Jalan Nomor 02 Notaris –
diselenggarakan Rapat kepada saham Bank Sulselbar
Andi Pangerang Pettarani Nomor 03, Kel. PPAT Rakhmawati Laica
Otoritas Jasa Keuangan tanggal dengan Nomor undangan
Mannurukti, Kec. Tamalate, Kota Makassar Marzuki, SH
1 Maret 2024 yang berbeda-beda.
Held on March 15, 2024, at the Claro Hotel Deed of Minutes of GMS
Notification of a Meeting to be Make invitations to 33
Makassar, Jalan Andi Pangerang Pettarani Number 02 Notary –
held with the Financial Services shareholders of Bank
Number 03, Mannurukti Subdistrict, Tamalate PPAT Rakhmawati Laica
Authority on March 1, 2024 Sulselbar with different
District, Makassar City Marzuki, SH
invitation numbers.
Pihak Independen Penghitung Suara Independent Vote Counting Party
Sampai dengan 31 Desember 2024, Bank Sulselbar As of December 31, 2024, Bank Sulselbar has not listed its
belum mencatatkan sahamnya di Bursa Efek sehingga shares on the Stock Exchange and therefore does not require
belum memerlukan pihak independen untuk melakukan an independent party to count votes during the GMS. The
BANK SULSELBAR 385
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 386
perhitungan suara dalam pelaksanaan RUPS. Adapun Pihak Independent Party, acting as the GMS Deed preparer, is Notary
Independen selaku pembuat Akta RUPS yaitu Notaris – Public – PPAT Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
PPAT Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
Rekapitulasi Kehadiran pada RUPS Attendance Summary at the 2024
Tahunan Tahun Buku 2024 Annual GMS
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar yang hadir pada The Board of Commissioners and Directors of Bank Sulselbar
RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 adalah sebagai berikut. present at the 2024 Annual GMS are as follows.
No. Nama Jabatan Kehadiran Position
1. Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen Hadir Independent Commissioner
2. Marsuki Komisaris Independen Hadir Independent Commissioner
3. Muhammad Idris Komisaris Non Independen Hadir Non-Independent Commissioner
4. Yulis Suandi Direktur Utama Hadir President Director
5. Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI Hadir Director of Operations & IT
6. Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan Hadir Compliance Director
7. Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM Hadir Director of Credit & MSMEs
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 Decisions and Realization of the Annual GMS for the 2025
Financial Year
Pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Ratification of the Company's Annual Report and Financial
Agenda ke 1 Perseroan Tahun Buku 2023 (Dua Ribu Dua Puluh Tiga) Statements for the Financial Year 2023 (Two Thousand
Agenda 1 serta Laporan Rencana Kerja Perseroan Tahun Buku 2024 Twenty-Three) and the Company's Work Plan Report for the
(Dua Ribu Dua Puluh Empat) Financial Year 2024 (Two Thousand Twenty-Four)
Menyetujui Pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Approved the Ratification of the Company's Annual Report
Keputusan RUPS
Keuangan Perseroan Tahun Buku 2023 (Dua Ribu Dua and Financial Statements for the Financial Year 2023 (Two
Tahunan
Puluh Tiga) serta Laporan Rencana Kerja Perseroan Thousand Twenty-Three) and the Company's Work Plan
Annual GMS
Resolutions Tahun Buku 2024 (Dua Ribu Dua Puluh Empat) Dengan Report for the Financial Year 2024 (Two Thousand Twenty-
Catatan yang telah disampaikan Four) with the Notes Submitted
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2024 Has been realized in 2024
Implementation
Agenda ke 2 Penetapan Laba Perseroan Tahun Buku 2023 (Dua Ribu Determination of the Company's Profit for the 2023 (Two
Agenda 2 Dua Puluh Tiga) Thousand Twenty-Three) Financial Year
Keputusan RUPS Menyetujui Penggunaan Laba Bersih Perseroan Terbatas Approving the Use of the Net Income of the Limited Liability
Tahunan PT Bank Sulselbar Tahun Buku 2023 (Dua Ribu Dua Company PT Bank Sulselbar for the 2023 (Two Thousand
Annual GMS Puluh Tiga) dan Pemberian Jasa Produksi kepada Twenty-Three) Financial Year and the Provision of Production
Resolutions Pegawai dan Pengurus. Services to Employees and Management.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2024 Has been realized in 2024
Implementation
Persetujuan Penetapan Plafond Dana Corporate Social Approval of the determination of the Corporate Social
Agenda ke 3
Responsibility (CSR) Tahun 2024 (Dua Ribu Dua Puluh Responsibility (CSR) budget limit for 2024 (two thousand
Agenda 3
Empat) twenty-four).
Menyetujui Usulan Penyediaan Plafond Dana Corporate APPROVING the proposal for the provision of the Corporate
Keputusan RUPS
Social Responsibility (CSR) Tahun 2024 (Dua Ribu Dua Social Responsibility (CSR) budget limit for 2024 (two
Tahunan
Puluh Empat) maksimal 5% (lima persen) dari Laba Bersih thousand twenty-four) at a maximum of 5% (five percent)
Annual GMS
Resolutions Tahun Buku Tahun 2023 (Dua Ribu Dua Puluh Tiga) dan of the Net Profit for the 2023 financial year (two thousand
Pelaksanaannya diserahakan Kepada Direksi. twenty-three), with its implementation delegated to the BoD’s.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2024 Has been realized in 2024
Implementation
386 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 387
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Pelaksanaan RUPS Luar Biasa Tahun Implementation of the Extraordinary GMS for
Buku 2024 dan Realisasinya the 2024 Financial Year and Its Realization
Pemberitahuan | Notification Pemanggilan | Invitation Pelaksanaanan | Implementation Hasil RUPS | GMS Result
Dilaksanakan pada tanggal 15 Maret
Pemberitahuan akan Membuat undangan kepada 2024, bertempat di Claro Hotel
diselenggarakan Rapat 33 pemegang saham Bank Makassar, Jalan Andi Pangerang Akta Risalah RUPS Nomor 03
kepada Otoritas Jasa Sulselbar dengan Nomor Pettarani Nomor 03, Kel. Mannurukti, Notaris – PPAT Rakhmawati
Keuangan tanggal 1 Maret undangan yang berbeda-beda. Kec. Tamalate, Kota Makassar Laica Marzuki, SH
2024 Make invitations to 33 Held on March 15, 2024, at the Claro Deed of Minutes of GMS
Notification of a Meeting to be shareholders of Bank Sulselbar Hotel Makassar, Jalan Andi Pangerang Number 03 Notary – PPAT
held with the Financial Services with different invitation Pettarani Number 03, Mannurukti Rakhmawati Laica Marzuki, SH
Authority on March 1, 2024 numbers. Subdistrict, Tamalate District, Makassar
City
Pihak Independen Penghitung Suara Independent Vote Counting Party
Sampai dengan 31 Desember 2024, Bank Sulselbar As of December 31, 2024, Bank Sulselbar has not listed its
belum mencatatkan sahamnya di Bursa Efek sehingga shares on the Stock Exchange and therefore does not require
belum memerlukan pihak independen untuk melakukan an independent party to count votes during the GMS. The
perhitungan suara dalam pelaksanaan RUPS. Adapun Pihak Independent Party, acting as the GMS Deed preparer, is Notary
Independen selaku pembuat Akta RUPS yaitu Notaris – Public – PPAT Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
PPAT Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
Rekapitulasi Kehadiran pada RUPS Attendance Summary at the
Luar Biasa Tahun Buku 2024 Extraordinary GMS for Fiscal Year 2024
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar yang hadir The Board of Commissioners and Directors of Bank Sulselbar
pada RUPS Luar Biasa Tahun Buku 2024 adalah sebagai present at the Extraordinary GMS for Fiscal Year 2024 are as
berikut. follows.
No. Nama Jabatan Kehadiran Position
1. Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen Hadir Independent Commissioner
2. Marsuki Komisaris Independen Hadir Independent Commissioner
3. Muhammad Idris Komisaris Non Independen Hadir Non-Independent Commissioner
4. Yulis Suandi Direktur Utama Hadir President Director
5. Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI Hadir Director of Operations & IT
6. Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan Hadir Compliance Director
7. Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM Hadir Director of Credit & MSMEs
BANK SULSELBAR 387
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 388
Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa Tahun Buku 2024 Decisions and Realization of the Annual GMS for the 2024
Financial Year
Pembatalan Keputusan Akta Pernyataan Para Pemegang Cancellation of the Decision of the Deed of Statement of
Saham di luar rapat (keputusan sirkuler) Nomor 68 (enam Shareholders outside the meeting (circular decision) Number
Agenda ke 1
puluh delapan) tanggal 20-06-2022 (dua puluh bulan Juni 68 (sixty-eight) dated June 20, 2022 (twentieth of June,
Agenda 1
tahun dua ribu dua puluh dua) yaitu persetujuan konversi two thousand and twenty-two), namely the approval of the
Bank Sulselbar Konvensional menjadi Bank Syariah. conversion of Bank Sulselbar Conventional into a Sharia Bank.
Menyetujui Pembatalan Keputusan Akta Pernyataan Approved the Cancellation of the Decision of the Deed of
Keputusan RUPS Para Pemegang Saham di luar rapat (keputusan sirkuler) Statement of Shareholders outside the meeting (circular
LB Nomor 68 (enam puluh delapan) tanggal 20-06-2022 decision) Number 68 (sixty-eight) dated June 20, 2022
Resolutions of the (dua puluh bulan Juni tahun dua ribu dua puluh dua) (twentieth of June, two thousand and twenty-two), namely
EGMS yaitu persetujuan konversi Bank Sulselbar Konvensional the approval of the conversion of Bank Sulselbar Conventional
menjadi Bank Syariah. into a Sharia Bank.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2024 Has been realized in 2024
Implementation
Pemberhentian Saudari Rosmala Arifin sebagai Direktur
Dismissal of Rosmala Arifin as Director of Marketing and
Pemasaran dan Syariah Perseroan Terbatas PT. Bank
Agenda ke 2 Sharia of PT Bank Sulselbar Limited Liability Company, whose
Sulselbar yang telah berakhir masa jabatannya pada
Agenda 2 term of office ended on January 17, 2024 (seventeenth of
tanggal 17-01-2024 (tujuh belas Bulan Januari tahun dua
January, two thousand and twenty-four).
ribu dua puluh empat).
Menyetujui pemberhentian Saudari Rosmala Arifin
Keputusan RUPS Approved the dismissal of Rosmala Arifin as Director of
sebagai Direktur Pemasaran dan Syariah Perseroan
LB Marketing and Sharia of PT Bank Sulselbar Limited Liability
Terbatas PT. Bank Sulselbar yang telah berakhir masa
Resolutions of the Company, whose term of office ended on January 17, 2024
EGMS jabatannya pada tanggal 17-01-2024 (tujuh belas Bulan
(seventeenth of January, two thousand and twenty-four).
Januari tahun dua ribu dua puluh empat).
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2024 Has been realized in 2024
Implementation
Pemberhentian Saudara Mukhlis Sufri sebagai Ketua
Dismissal of Mukhlis Sufri as Chairman of the Sharia
Dewan Pengawas Syariah Perseroan Terbatas PT. Bank
Agenda ke 3 Supervisory Board of PT Bank Sulselbar Limited Liability
Sulselbar yang telah berakhir dikarenakan meninggal
Agenda 3 Company, which ended due to his death at the end of
dunia akhir bulan Desember 2023 (dua ribu dua puluh
December 2023 (two thousand and twenty-three).
tiga).
Menyetujui pemberhentian Saudara Mukhlis Sufri sebagai
Keputusan RUPS Approval of the dismissal of Mukhlis Sufri as Chairman of
Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan Terbatas
LB the Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar Limited
PT. Bank Sulselbar yang telah berakhir dikarenakan
Resolutions of the Liability Company, which ended due to his death at the end of
EGMS meninggal dunia akhir bulan Desember 2023 (dua ribu
December 2023 (two thousand and twenty-three).
dua puluh tiga).
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2024 Has been realized in 2024
Implementation
Persetujuan biaya terhadap calon Pengurus dan Dewan
Approval of the costs for prospective Management and Sharia
Pengawas Syariah yang telah dipilih diangkat oleh
Agenda ke 4 Supervisory Board members selected by the General Meeting
Rapat Umum Pemegang Saham untuk pembekalan
Agenda 4 of Shareholders for training and competency improvement for
meningkatkan kompetensi dalam rangka fit and proper
the fit and proper test.
test.
Menyetujui biaya terhadap calon Pengurus dan Dewan
Keputusan RUPS Approval of the costs for prospective Management and Sharia
Pengawas Syariah yang telah dipilih diangkat oleh Rapat
LB Supervisory Board members selected by the General Meeting
Umum Pemegang Saham untuk proses peningkatan
Resolutions of the of Shareholders for the competency improvement process for
EGMS kompetensi dalam rangka fit and proper test menjadi
the fit and proper test to be borne by the bank.
tanggungan bank.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2024 Has been realized in 2024
Implementation
388 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 389
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Pembatalan keputusan Akta Rapat Umum Pemegang Cancellation of the decision of the Deed of General Meeting
Saham Nomor 13 (tiga belas) Tahun 2017 (dua ribu of Shareholders Number 13 (thirteen) of 2017 (two thousand
tujuh belas) tanggal 30-03-2017 (tiga puluh bulan Maret and seventeen) dated 30-03-2017 (thirtieth of March of the
Agenda ke 5
tahun dua ribu tujuh belas) yaitu keputusan pemberian year two thousand and seventeen) namely the decision to
Agenda 5
kewenangan dan kuasa sepenuhnya kepada Dewan grant full authority and power to the Board of Commissioners
Komisaris untuk melakukan penyesuaian penghasilan to make income adjustments for employees of the Limited
bagi pegawai Perseroan Terbatas PT. Bank Sulselbar. Liability Company PT. Bank Sulselbar.
Menyetujui membatalkan/mencabut keputusan Akta
Approved to cancel/revoke the decision of the Deed of General
Rapat Umum Pemegang Saham Nomor 13 (tiga belas)
Meeting of Shareholders Number 13 (thirteen) of 2017 (two
Tahun 2017 (dua ribu tujuh belas) tanggal 30-03-2017
Keputusan RUPS thousand and seventeen) dated 30-03-2017 (thirtieth of
(tiga puluh bulan Maret tahun dua ribu tujuh belas) yaitu
LB March of the year two thousand and seventeen) namely the
keputusan pemberian kewenangan dan kuasa sepenuhnya
Resolutions of the decision to grant full authority and power to the Board of
EGMS kepada Dewan Komisaris untuk melakukan penyesuaian
Commissioners to make income adjustments for employees
penghasilan bagi pegawai dan mengembalikan
and return such authority to the Board of Directors of the
kewenangan tersebut kepada Direksi Perseroan Terbatas
Limited Liability Company PT. Bank Sulselbar.
PT. Bank Sulselbar.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2024 Has been realized in 2024
Implementation
Agenda ke 6 Persetujuan/Pengesahan tambahan setoran modal Approval/ratification of additional shareholder capital
Agenda 6 pemegang saham. contribution.
Keputusan RUPS Menyetujui Tambahan Modal Saham sebesar Rp. Approved the additional share capital of Rp. 7,500,000,000
LB 7.500.000.000, - (tujuh milyar lima ratus juta rupiah), (seven billion five hundred million rupiah), which can be
Resolutions of the dapat disetujui dan disahkan menjadi modal disetor pada approved and ratified as paid-in capital of the Limited Liability
EGMS Perseroan Terbatas PT, Bank Sulselbar. Company PT Bank Sulselbar.
Realisasi
Telah direalisasikan pada tahun 2024 Has been realized in 2024
Implementation
Pelaksanaan RUPS Luar Biasa Tahun Implementation of the Extraordinary GMS for
Buku 2024 dan Realisasinya the 2024 Financial Year and Its Realization
Pemberitahuan | Notification Pemanggilan | Invitation Pelaksanaanan | Implementation Hasil RUPS | GMS Result
Membuat undangan kepada
Pemberitahuan akan Dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2024, Akta Risalah RUPS
33 pemegang saham Bank
diselenggarakan Rapat bertempat di Claro Hotel Makassar, Jalan Nomor 03 Notaris –
Sulselbar dengan Nomor
kepada Otoritas Jasa Andi Pangerang Pettarani Nomor 03, Kel. PPAT Rakhmawati Laica
undangan yang berbeda-
Keuangan tanggal 30 Juli Mannurukti, Kec. Tamalate, Kota Makassar Marzuki, SH
beda.
2024 Held on August 12, 2024, at the Claro Hotel Deed of Minutes of GMS
Make invitations to 33
Notification of a Meeting to be Makassar, Jalan Andi Pangerang Pettarani Number 03 Notary –
shareholders of Bank Sulselbar
held with the Financial Services Number 03, Mannurukti Subdistrict, Tamalate PPAT Rakhmawati Laica
with different invitation
Authority on July 30, 2024 District, Makassar City Marzuki, SH
numbers.
Pihak Independen Penghitung Suara Independent Vote Counting Party
Sampai dengan 31 Desember 2024, Bank Sulselbar belum As of December 31, 2024, Bank Sulselbar has not listed its
mencatatkan sahamnya di Bursa Efek sehingga belum shares on the Stock Exchange, and therefore does not require
memerlukan pihak independen untuk melakukan perhitungan an independent party to count the votes during the GMS. The
suara dalam pelaksanaan RUPS. Adapun Pihak Independen independent party who drafts the GMS Deed is Notary Public –
selaku pembuat Akta RUPS yaitu Notaris – PPAT Rakhmawati PPAT Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
Laica Marzuki, SH.
BANK SULSELBAR 389
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 390
Rekapitulasi Kehadiran pada RUPS Recapitulation of Attendance at the
Luar Biasa Tahun Buku 2024 Extraordinary GMS for Fiscal Year 2024
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar yang hadir pada The Board of Commissioners and Directors of Bank Sulselbar
RUPS Luar Biasa Tahun Buku 2024 adalah sebagai berikut. who attended the Extraordinary GMS for Fiscal Year 2024 were
as follows.
No. Nama Jabatan Kehadiran Position
1. Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen Hadir Independent Commissioner
2. Marsuki Komisaris Independen Hadir Independent Commissioner
3. Muhammad Idris Komisaris Non Independen Hadir Non-Independent Commissioner
4. Yulis Suandi Direktur Utama Hadir President Director
5. Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI Hadir Director of Operations & IT
6. Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan Hadir Compliance Director
7. Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM Hadir Director of Credit & MSMEs
Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa Tahun Buku 2024
Pembatalan Pengangkatan Saudara Insinyur Haji Anzhari Muin, Cancellation of the Appointment of Engineer Haji Anzhari Muin,
Agenda ke 1
Magister Sains, sebagai Komisaris Utama PT Bank Sulselbar Master of Science, as President Commissioner of PT Bank Sulselbar
Menyetujui Pembatalan Pembatalan Pengangkatan Saudara Approved the Cancellation of the Appointment of Engineer Haji
Keputusan RUPS LB Insinyur Haji Anzhari Muin, Magister Sains, sebagai Komisaris Anzhari Muin, Master of Science, as President Commissioner of PT
Utama PT Bank Sulselbar Bank Sulselbar
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 It has been realized in 2024
Pemilihan dan Penetapan Calon Komisaris Utama Komisaris Election and Determination of Candidates for President
Utama PT Bank Sulselbar Periode Tahun 2024 (Dua Ribu Dua Commissioner of PT Bank Sulselbar for the 2024 (Two Thousand
Puluh Empat) – 2028 (Dua Ribu Dua Puluh Delapan), Untuk and Twenty-Four) – 2028 (Two Thousand and Twenty-Eight)
Mengikuti Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Masing- Period, to Participate in the Fit and Proper Assessment, respectively,
Agenda ke 2 on behalf of:
masing Atas Nama:
1. Doctorandus Andi Muhammad Arsjad, Master of Science.
1. Doktorandus Andi Muhammad Arsjad, Magister Sains.
2. Salehuddin, Bachelor of Computer Science, Master of Science.
2. Salehuddin, Sarjana Komputer, Magister Sains. 3. Doctoranda Sukarniaty Kondolele, Master of Management.
3. Doktoranda Sukarniaty Kondolele, Magister Manajemen.
Menyetujui Saudara Salehuddin, Sarjana Komputer, Magister Approving that Mr. Salehuddin, Bachelor of Computer Science,
Sains dan Saudari Doktoranda Sukarniaty Kondolele, Magister Master of Science, and Ms. Doctoranda Sukarniaty Kondolele,
Manajemen. Dapat Mengikuti Penilaian Kemampuan dan Master of Management, can participate in the Fit and Proper
Keputusan RUPS LB Assessment as a Candidate for President Commissioner of PT Bank
Kepatutan Sebagai Calon Komisaris Utama PT Bank Sulselbar
Sulselbar for the period of 2024 (Two Thousand Twenty Four) –
Periode Tahun 2024 (Dua Ribu Dua Puluh Empat) – 2028 (Dua
2028 (Two Thousand Twenty Eight),
Ribu Dua Puluh Delapan),
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 It has been realized in 2024
Penetapan dan Pengangkatan Saudara Dirhamsyah Kadir Appointment and Reappointment of Dirhamsyah Kadir as Director
Agenda ke 3 sebagai Direktur Pemasaran dan Syariah Perseroan Terbatas of Marketing and Sharia of PT Bank Sulselbar Limited Liability
PT Bank Sulselbar Company
Menyetujui Penetapan dan Pengangkatan Saudara Dirhamsyah Approved the appointment and reappointment of Dirhamsyah
Kadir, Sarjana Ekonomi, Magister Ilmu Komunikasi sebagai Kadir, Bachelor of Economics, Master of Communication Science,
Keputusan RUPS LB Direktur Pemasaran dan Syariah Perseroan Terbatas PT Bank as Director of Marketing and Sharia of PT Bank Sulselbar Limited
Sulselbar Periode Tahun 2024 (Dua Ribu Dua Puluh Empat) – Liability Company for the period 2024 (Two Thousand Twenty-
Four) – 2028 (Two Thousand Twenty-Eight).
2028 (Dua Ribu Dua Puluh Delapan),
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 It has been realized in 2024
390 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 391
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Pelimpahan Kewenangan Kepada Dewan Komisaris Perseroan Delegation of Authority to the Board of Commissioners of the
Terbatas PT Bank Sulselbar, Atas Penunjukan Akuntan Publik Limited Liability Company PT Bank Sulselbar, Regarding the
Agenda ke 4 (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP), Untuk Melakukan Appointment of a Public Accountant (AP) and a Public Accounting
Audit Umum Atas Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 (Dua Firm (KAP), to Conduct a General Audit of the Financial Statements
for the 2025 (Financial Year) Financial Year.
Ribu Dua Puluh Lima),
Menyetujui Pelimpahan Kewenangan Kepada Dewan Approving the Delegation of Authority to the Board of
Komisaris Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar, Atas Commissioners of the Limited Liability Company PT Bank Sulselbar,
Keputusan RUPS LB Penunjukan Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan Publik Regarding the Appointment of a Public Accountant (AP) and a
(KAP), Untuk Melakukan Audit Umum Atas Laporan Keuangan Public Accounting Firm (KAP), to Conduct a General Audit of the
Financial Statements for the 2025 (Financial Year) Financial Year.
Tahun Buku 2025 (Dua Ribu Dua Puluh Lima),
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 It has been realized in 2024
Persetujuan dan Pengesahan Tambahan Setoran Modal Saham Approval and Ratification of Additional Share Capital Deposit by
Agenda ke 5
Pemegang Saham Shareholders
Menyetujui Tambahan Setoran Modal Saham Sebesar Approved the Additional Share Capital Deposit of Rp6,966,000,000
Keputusan RUPS LB Rp6.966.000.000, - (Enam Milyar Sembilan Ratus Enam Puluh (Six Billion Nine Hundred Sixty-Six Million Rupiah)
Enam Juta Rupiah)
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 It has been realized in 2024
Persetujuan Penambahan Dana Usaha Existing Unit Usaha Approval to increase the existing business funds of the Sharia
Syariah (UUS) Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar Sebesar Business Unit (UUS) of the Limited Liability Company PT Bank
Rp500.000.000.000,- (Lima Ratus Milyar Rupiah) Untuk Sulselbar in the amount of Rp500,000,000,000 (Five Hundred
Memenuhi Ketentuan Dana Usaha Unit Usaha Syariah (UUS) Billion Rupiah) to meet the minimum requirement for a Sharia
Minimal Sebesar Rp1.000.000.000.000,- (Satu Triliun Ruiah) Business Unit (UUS) fund of Rp1,000,000,000,000 (One Trillion
Dengan Tahapan: Rupiah) in the following stages:
Agenda ke 6
A. Penambahan Dana Usaha Tahun 2024 (Dua Ribu Dua A. Increase in Business Funds for 2024 (Two Thousand Twenty-
Puluh Empat) Sebesar Rp250.000.000.000,- (Dua Ratus Four) in the amount of Rp250,000,000,000 (Two Hundred
Lima Puluh Milyar Rupiah). Fifty Billion Rupiah).
B. Penambahan Dana Usaha Tahun 2025 (Dua Ribu Dua B. Increase in Business Funds for 2025 (Two Thousand Twenty-
Puluh Lima) Sebesar Rp250.000.000.000,- (Dua Ratus Five) in the amount of Rp250,000,000,000 (Two Hundred
Lima Puluh Milyar Rupiah). Fifty Billion Rupiah).
Menyetujui Penggunaan Cadangan Umum untuk Penambahan Approving the Use of General Reserves to Increase the Existing
Dana Usaha Existing Unit Usaha Syariah (UUS) Perseroan Business Funds of the Sharia Business Unit (UUS) of the Limited
Terbatas PT Bank Sulselbar Sebesar Rp500.000.000.000,- Liability Company PT Bank Sulselbar in the amount of IDR
(Lima Ratus Milyar Rupiah) Untuk Memenuhi Ketentuan 500,000,000,000 (Five Hundred Billion Rupiah) to Meet the
Dana Usaha Unit Usaha Syariah (UUS) Minimal Sebesar Minimum Business Fund Requirement for the Sharia Business Unit
Rp1.000.000.000.000,- (Satu Triliun Ruiah) Dengan Tahapan: (UUS) of IDR 1,000,000,000,000 (One Trillion Rupiah) in Stages:
Keputusan RUPS LB A. Additional Business Funds for 2024 (Two Thousand Twenty-
A. Penambahan Dana Usaha Tahun 2024 (Dua Ribu Dua
Puluh Empat) Sebesar Rp250.000.000.000,- (Dua Ratus Four) in the amount of IDR 250,000,000,000 (Two Hundred
Lima Puluh Milyar Rupiah). Fifty Billion Rupiah).
B. Penambahan Dana Usaha Tahun 2025 (Dua Ribu Dua B. Additional Business Funds for 2025 (Two Thousand Twenty-Five)
Puluh Lima) Sebesar Rp250.000.000.000,- (Dua Ratus in the amount of IDR 250,000,000,000 (Two Hundred Fifty
Lima Puluh Milyar Rupiah). Billion Rupiah).
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 It has been realized in 2024
BANK SULSELBAR 391
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 392
DIREKSI
Board of Directors
Direksi merupakan organ tata kelola Perseroan yang bertugas The Board of Directors is a corporate governance organ
dan bertanggung jawab secara kolegial dalam mengelola responsible and accountable collectively for managing the
Perseroan untuk kepentingan serta sesuai dengan maksud Company in accordance with its established objectives and
dan tujuan yang telah ditetapkan. Seluruh anggota Direksi purposes. All members of the Board of Directors possess a
Perseroan memiliki pengalaman minimal 5 (lima) tahun di minimum of five (5) years of operational experience as Executive
bidang operasional sebagai Pejabat Eksekutif Perseroan Officers and have passed the Fit and Proper Test conducted
dan telah lulus penilaian kemampuan dan kepatutan oleh by the Financial Services Authority (OJK), covering integrity,
Otoritas Jasa Keuangan, yang mencakup penilaian integritas, competence, and financial reputation.
kompetensi, dan reputasi keuangan.
Direksi bertanggung jawab secara kolektif dalam pengurusan The Board of Directors is collectively responsible for managing
bank untuk kepentingan dan tujuan bank, serta mewakili bank the Bank for its interests and objectives and represents the
di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan Anggaran Bank both in and out of court in accordance with the Articles of
Dasar. Direksi bertanggung jawab kepada Rapat Umum Association. The Board is accountable to the General Meeting
Pemegang Saham (RUPS) sebagai bentuk akuntabilitas of Shareholders (GMS) as a manifestation of Good Corporate
pengelolaan perusahaan, sesuai dengan prinsip-prinsip Tata Governance principles. The Board plays a strategic role in
Kelola Perusahaan yang Baik. Mereka berperan langsung ensuring the Bank’s business sustainability, both in the short
dalam memastikan keberlangsungan bisnis Bank, baik and long term, and in ensuring the execution of policies and
dalam jangka pendek maupun panjang, serta memastikan plans across all directorates and work units in line with the Bank
eksekusi setiap kebijakan dan rencana Bank di seluruh jajaran Business Plan.
direktorat dan unit kerja, sesuai dengan Rencana Bisnis Bank.
Tugas, Tanggung Jawab, Hak, dan Duties, Responsibilities, Rights, And
Wewenang Direksi Authorities
Direksi bertugas dengan itikad baik dan bertanggung jawab The Board of Directors shall act in good faith and bear full
penuh dalam memimpin serta mengurus Bank sesuai dengan responsibility in leading and managing the Bank in accordance
visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan, serta dalam with its vision, mission, and objectives, within the scope of
batasan wewenang yang diatur dalam Anggaran Dasar dan authority stipulated in the Articles of Association and prevailing
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun tugas laws and regulations. The duties and responsibilities of each
dan tanggung jawab masing-masing Direksi yang diatur dalam Director as stipulated in the Company Governance Policy
Buku Pedoman Perusahaan (BPP) Tata Kelola Perusahaan Manual (BPP) are as follows:
adalah sebagai berikut:
1. Direksi bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan 1. The Board of Directors is fully responsible for the
pengurusan Bank. management of the Bank.
2. Direksi wajib mengelola Bank sesuai dengan kewenangan 2. The Board of Directors shall manage the Bank in accordance
dan tanggung jawab yang diatur dalam Anggaran Dasar with the authority and responsibilities set forth in the
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Articles of Association and applicable laws and regulations.
3. Direksi wajib melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola 3. The Board of Directors shall implement Good Corporate
dalam setiap kegiatan usaha Bank pada semua tingkatan Governance principles in all business activities at every
organisasi. organizational level.
4. Direksi wajib menindaklanjuti temuan audit dan 4. The Board of Directors shall follow up audit findings and
rekomendasi dari satuan kerja audit intern Bank, auditor recommendations from the Bank’s internal audit unit,
eksternal, serta hasil pengawasan Bank Indonesia dan/ external auditors, Bank Indonesia, and/or other authorities.
atau otoritas lain.
392 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 393
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
5. Dalam rangka melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola, 5. In implementing governance principles, the Board of
Direksi paling kurang wajib membentuk: Directors shall at least establish:
a. Satuan Kerja Audit Intern; a. Internal Audit Unit;
b. Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Komite b. Risk Management Unit and Risk Management
Manajemen Risiko; dan Committee; and
c. Satuan Kerja Kepatuhan. c. Compliance Unit.
6. Direksi wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan 6. The Board of Directors shall be accountable to shareholders
tugasnya kepada pemegang saham melalui Rapat Umum through the General Meeting of Shareholders (GMS).
Pemegang Saham. 7. The Board of Directors shall disclose strategic policies related
7. Direksi wajib mengungkapkan kepada pegawai kebijakan to human resources to employees.
Bank yang bersifat strategis di bidang kepegawaian. 8. The Board of Directors is prohibited from using individual
8. Direksi dilarang menggunakan penasihat perorangan advisors and/or professional services as consultants.
dan/atau jasa profesional sebagai konsultan. 9. The use of individual advisors and/or professional services as
9. Penggunaan penasihat perorangan dan/atau jasa consultants is permitted only if:
profesional sebagai konsultan dapat dilakukan apabila a. The project is specific in nature, such as information
memenuhi persyaratan: technology or public relations development, with a
a. Proyek yang bersifat khusus, seperti teknologi defined timeline;
informasi atau pengembangan kehumasan, dengan b. It is based on a clear contract outlining scope of work,
target waktu tertentu; responsibilities, duration, and costs;
b. Didasari oleh kontrak yang jelas, mencakup lingkup c. The consultant is an independent party with appropriate
kerja, tanggung jawab, jangka waktu pekerjaan, dan qualifications.
biaya; 10. The Board of Directors shall provide accurate, relevant, and
c. Konsultan merupakan pihak independen dengan timely data and information to the Board of Commissioners.
kualifikasi yang sesuai untuk mengerjakan proyek 11. The Board of Directors shall establish binding work guidelines
tersebut. and procedures for each member.
10. Direksi wajib menyediakan data dan informasi yang 12. Such guidelines shall at least include:
akurat, relevan, dan tepat waktu kepada Dewan a. Code of conduct;
Komisaris. b. Working hours; and
11. Direksi wajib memiliki pedoman dan tata tertib kerja c. Meeting arrangements.
yang mengikat bagi setiap anggota Direksi. 13. Decisions made by the Board of Directors in accordance
12. Pedoman dan tata tertib kerja paling kurang wajib with these guidelines are binding and become the collective
mencantumkan: responsibility of all members of the Board.
a. Pengaturan etika kerja;
b. Waktu kerja; dan
c. Pengaturan rapat.
13. Keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan pedoman
dan tata tertib kerja bersifat mengikat dan menjadi
tanggung jawab seluruh anggota Direksi.
Adapun wewenang Direksi meliputi, antara lain: Authorities Of The Board Of Directors
1. Mewakili Bank dalam dan di luar pengadilan, mengikat 1. Representing the Bank in and out of court, binding the Bank
Bank dengan pihak lain, serta melakukan tindakan yang with third parties, and undertaking actions not contrary to
tidak bertentangan dengan ketentuan perundang- laws and regulations and the Articles of Association;
undangan dan Anggaran Dasar Bank. 2. Appointing and dismissing employees in accordance with
2. Mengangkat dan memberhentikan karyawan sesuai company policies and applicable regulations;
dengan peraturan perusahaan dan perundang-undangan 3. Appointing committee members formed based on resolutions
yang berlaku. of the Board of Commissioners.
3. Mengangkat anggota komite yang dibentuk berdasarkan
keputusan Rapat Dewan Komisaris.
BANK SULSELBAR 393
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 394
Sedangkan hak Direksi meliputi: Rights Of The Board Of Directors
1. Menerima gaji dan tunjangan yang besarnya ditetapkan 1. Receive a salary and allowances, the amount of which is
berdasarkan keputusan RUPS. Jika kewenangan RUPS determined by a resolution of the GMS. If the authority of the
dilimpahkan kepada Dewan Komisaris, besarnya gaji GMS is delegated to the Board of Commissioners, the amount
dan tunjangan ditetapkan berdasarkan keputusan Rapat of salary and allowances is determined by a resolution of the
Dewan Komisaris. Board of Commissioners Meeting.
2. Anggota Direksi berhak mengundurkan diri dari 2. Members of the Board of Directors have the right to resign
jabatannya dengan memberikan pemberitahuan secara from their positions by providing written notification to
tertulis kepada Bank paling lambat 30 (tiga puluh) hari the Bank no later than 30 (thirty) days prior to the date of
sebelum tanggal pengunduran diri. resignation.
3. Anggota Direksi yang diberhentikan sementara oleh 3. Members of the Board of Directors who are temporarily
Dewan Komisaris berhak untuk kembali menjabat jika dismissed by the Board of Commissioners have the right to
pemberhentian sementara tersebut batal demi hukum. re-elect their positions if the temporary dismissal is legally
Hal ini berlaku apabila dalam waktu 30 (tiga puluh) hari void. This applies if the Board of Directors or the Board
setelah pemberhentian sementara, Direksi atau Dewan of Commissioners does not hold a General Meeting of
Komisaris tidak mengadakan Rapat Umum Pemegang Shareholders (GMS) within 30 (thirty) days of the temporary
Saham (RUPS). dismissal.
Tanggung jawab Direksi antara lain: Responsibilities Of The Board Of Directors
1. Direksi bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan 1. The Board of Directors is fully responsible for the management
pengurusan Bank. of the Bank.
2. Anggota Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung 2. Members of the Board of Directors and the Board of
jawab secara tanggung renteng atas kerugian Bank jika Commissioners are jointly and severally liable for the Bank’s
Pemegang Saham tidak dapat mengembalikan dividen losses if Shareholders fail to return interim dividends.
interim. 3. The Board of Directors, together with the Board of
3. Direksi bersama-sama dengan Dewan Komisaris Commissioners, are responsible for the effective
bertanggung jawab atas efektivitas penerapan implementation of Risk Management related to Liquidity
Manajemen Risiko terkait Risiko Likuiditas. Risk.
4. Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris 4. Members of the Board of Directors and the Board of
bertanggung jawab secara tanggung renteng terhadap Commissioners are jointly and severally liable to any injured
pihak yang dirugikan apabila laporan keuangan yang party if the financial statements provided are found to be
disediakan ternyata tidak benar dan/atau menyesatkan. inaccurate and/or misleading. They are exempt from liability
Mereka dibebaskan dari tanggung jawab jika dapat if it can be proven that the circumstances were not due to
dibuktikan bahwa keadaan tersebut bukan karena their fault.
kesalahannya. 5. The provisions regarding the Board of Directors’ liability
5. Ketentuan mengenai tanggung jawab Direksi atas for errors and negligence stipulated in the Law on Limited
kesalahan dan kelalaiannya yang diatur dalam Undang- Liability Companies do not diminish the provisions stipulated
undang tentang Perseroan Terbatas tidak mengurangi in the Law on Criminal Law.
ketentuan yang diatur dalam Undang-undang tentang
Hukum Pidana.
Masa Jabatan Direksi Term Of Office Of The BoD's
1. Anggota Direksi diangkat oleh RUPS untuk jangka 1. Members of the Board of Directors are appointed by the
waktu 3 (tiga) tahun sesuai ketentuan Anggaran Dasar GMS for a term of 3 (three) years in accordance with the
Perusahaan dan dapat diangkat kembali untuk masa provisions of the Company’s Articles of Association and may
jabatan kedua kalinya, tanpa mengurangi hak Rapat be reappointed for a second term, without prejudice to the
Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan right of the General Meeting of Shareholders to dismiss them
sewaktu-waktu dengan menyebutkan alasannya. at any time by stating the reasons.
394 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 395
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
2. Jika karena suatu sebab jabatan seorang atau lebih atau 2. If for any reason the position of one or more or all members of
semua anggota Direksi lowong, dalam waktu 30 (tiga the Board of Directors becomes vacant, a GMS must be held
puluh) hari setelah terjadinya lowongan tersebut harus within 30 (thirty) days after the vacancy occurs to fill the
diselenggarakan RUPS untuk mengisi lowongan itu, vacancy, taking into account the laws and regulations and
dengan memperhatikan Peraturan Perundang-undangan the Articles of Association.
dan Anggaran Dasar. 3. A member of the Board of Directors may resign from his/
3. Seorang anggota Direksi dapat mengundurkan diri her position by notifying the Company in writing of his/her
dari jabatannya dengan memberitahukan secara intention at least 30 (thirty) days prior to the date of his/her
tertulis mengenai maksud tersebut kepada Perseroan resignation.
sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari sebelum tanggal 4. The term of office of a member of the Board of Directors shall
pengunduran dirinya. end upon:
4. Jabatan anggota Direksi berakhir apabila: a) Resignation,
a) Mengundurkan diri, b) No longer meeting the requirements of laws and
b) Tidak lagi memenuhi persyaratan peraturan regulations,
perundang-undangan, c) Death,
c) Meninggal dunia, d) Dismissal based on a resolution of the GMS.
d) Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS.
Persyaratan Direksi Board of Directors Requirements
Struktur dan Keanggotaan Structure and Membership
1. Perseroan diurus dan dipimpin oleh Direksi yang terdiri 1. The Company is managed and led by a Board of Directors
dari paling sedikit 4 (empat) orang Direktur, dengan consisting of at least 4 (four) Directors, one of whom is
seorang di antaranya diangkat sebagai Direktur Utama. appointed as President Director.
2. Para anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh 2. Members of the Board of Directors are appointed and
RUPS. dismissed by the GMS.
3. Tata cara pengangkatan anggota Direksi secara rinci 3. The detailed procedures for appointing members of the Board
akan dituangkan dalam keputusan RUPS. of Directors will be outlined in the GMS resolution.
Persyaratan Umum General Requirements
a. Warga Negara Indonesia. a. Indonesian citizen.
b. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. b. Devout to God Almighty.
c. Mempunyai akhlak dan moral yang baik. c. Possess good character and morals.
d. Setia dan taat kepada NKRI. d. Loyal and obedient to the Unitary State of the Republic of
e. Sehat Jasmani dan Rohani. Indonesia.
f. Tidak termasuk dalam daftar orang yang dilarang e. Physically and Mentally Healthy.
menjadi pemegang saham dan atau pengurus Bank dan/ f. Not included in the list of individuals prohibited from
atau Bank Perkreditan Rakyat sesuai dengan ketentuan becoming shareholders and/or managers of Banks and/or
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan/atau Otoritas Rural Banks in accordance with the provisions stipulated by
Jasa Keuangan. Bank Indonesia and/or the Financial Services Authority.
g. Tidak pernah melakukan kegiatan yang merugikan g. Never engaged in activities detrimental to the state or
negara dan perbuatan tercela di bidang perbankan, committed reprehensible acts in the banking, financial, or
keuangan, dan usaha lainnya. other business sectors.
h. Mampu melaksanakan perbuatan hukum. h. Capable of carrying out legal acts.
i. Tidak pernah dihukum karena melakukan perbuatan i. Have never been convicted of a criminal act that caused
pidana yang merugikan keuangan negara dalam waktu 5 financial loss to the state within 5 (five) years prior to their
(lima) tahun sebelum pengangkatannya. appointment.
BANK SULSELBAR 395
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 396
j. Tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi anggota j. Have never been declared bankrupt or been a member of the
Direksi yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu Board of Directors found guilty of causing a company to be
perusahaan dinyatakan pailit. declared bankrupt.
Persyaratan Khusus Specific Requirements
Memiliki kompetensi, integritas, dan reputasi/kelayakan Must have competence, integrity, and sound financial reputation
keuangan yang baik, sebagaimana dipersyaratkan dalam in accordance with Fit and Proper Test requirements set by Bank
ketentuan Bank Indonesia dan/atau Otoritas Jasa Keuangan Indonesia and/or OJK.
tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper
Test).
Persyaratan Lainnya Other Requirements
a. Direktur Utama wajib berasal dari pihak yang independen a. The President Director must be independent from the
terhadap pemegang saham pengendali. controlling shareholders.
b. Anggota Direksi paling kurang memiliki pengalaman b. Members of the Board of Directors must have at least five
5 (lima) tahun di bidang operasional sebagai pejabat (5) years of experience in operational functions as executive
eksekutif pada Bank. officers in a bank.
c. Calon Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan c. Candidates for Director overseeing the Compliance Function
wajib memiliki integritas dan pengetahuan yang memadai must possess integrity and adequate knowledge of Bank
mengenai ketentuan Bank Indonesia dan/atau Otoritas Indonesia and/or Financial Services Authority (OJK)
Jasa Keuangan serta peraturan perundang-undangan regulations, as well as applicable laws and regulations.
yang berlaku.
d. Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan lain sebagai d. Members of the Board of Directors are prohibited from
berikut: holding concurrent positions as follows:
• Anggota Dewan Komisaris, Direksi, atau pejabat • Member of the Board of Commissioners, Board of
eksekutif pada Bank, perusahaan, dan/atau lembaga Directors, or executive officer in other banks, companies,
lain. and/or institutions;
• Jabatan struktural dan fungsional lainnya dalam • Structural and functional positions in central or regional
instansi/lembaga Pemerintah Pusat/Daerah. government institutions/agencies;
• Jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan atau • Any other positions that may create direct or indirect
pertentangan kepentingan secara langsung/tidak conflicts of interest with the Bank and/or contradict
langsung dengan Bank yang dipimpinnya dan/atau applicable laws and regulations.
yang bertentangan dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
e. Anggota Direksi, baik sendiri-sendiri atau bersama- e. Members of the Board of Directors, individually or collectively,
sama, dilarang memiliki saham melebihi 25% modal are prohibited from owning shares exceeding 25% of the
disetor pada suatu Bank dan/atau perusahaan lain. paid-in capital in any bank and/or other company.
f. Tidak ada hubungan keluarga sedarah sampai dengan f. There shall be no family relationship up to the second degree,
derajat kedua, baik menurut garis lurus maupun garis either by blood (vertical or horizontal lineage) or by marriage
samping, atau hubungan semenda (menantu atau ipar) (in-laws), with other Directors and/or members of the Board
dengan Direktur lain dan/atau Anggota Komisaris. of Commissioners.
g. Bagi calon Direksi yang berasal dari internal Bank, g. For Director candidates originating from internal sources,
minimal pernah menjadi pejabat eksekutif satu level di they must have held a position at least one level below the
bawah Direksi atau sedang menjabat sebagai Pemimpin Board of Directors or currently serve as Division Head.
Divisi.
h. Calon Direksi dari pihak luar Bank (eksternal) harus h. Director candidates from external sources must meet
memenuhi syarat tambahan berupa: additional requirements, including:
• Pejabat eksekutif aktif yang jabatannya satu level • Active executive officers holding positions one level
396 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 397
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
di bawah Direksi pada Bank Umum, atau pensiunan below the Board of Directors in a commercial bank, or
pejabat eksekutif yang jabatannya satu level di retired executive officers from such positions;
bawah Direksi pada suatu Bank Umum.
• Berpengalaman operasional memimpin Cabang Bank • Operational experience in leading a branch of a
Umum sebelum menjadi Pejabat Eksekutif satu level commercial bank prior to becoming an executive officer
di bawah Direksi. one level below the Board of Directors;
• Rekomendasi atau Surat Keterangan dari tempat • Recommendation or reference letter from previous
bekerja sebelumnya. employer.
i. Memenuhi persyaratan lainnya sesuai dengan ketentuan i. Fulfillment of other requirements in accordance with
Bank Indonesia dan/atau ketentuan Otoritas Jasa Bank Indonesia and/or Financial Services Authority (OJK)
Keuangan. regulations.
Seluruh persyaratan atau kriteria struktur tata kelola All governance structure requirements have been fulfilled, with
yang telah dipenuhi dan tidak terdapat kelemahan atau no weaknesses or violations, as follows:
pelanggaran meliputi:
1. Jumlah anggota Direksi hingga bulan Desember 2022 1. The number of members of the Board of Directors as of
sebanyak 4 (empat) orang. December 2022 is 4 (four).
2. Semua anggota Direksi berasal dari internal Pegawai 2. All members of the Board of Directors are internal employees
Bank Sulselbar. of Bank Sulselbar.
3. Seluruh anggota Direksi beralamat/berdomisili di 3. All members of the Board of Directors are domiciled in
Indonesia/Makassar. Indonesia/Makassar.
4. Mayoritas anggota Direksi telah memiliki pengalaman 4. The majority of members of the Board of Directors have a
minimal 5 (lima) tahun di bidang operasional sebagai minimum of 5 (five) years of operational experience as Bank
Pejabat Eksekutif Bank. Executive Officers.
5. Direksi tidak memiliki rangkap jabatan sebagai Komisaris, 5. The Board of Directors does not hold concurrent positions
Direksi, atau Pejabat Eksekutif pada Bank, perusahaan, as Commissioners, Directors, or Executive Officers at other
dan/atau lembaga lain, kecuali yang telah ditetapkan banks, companies, and/or institutions, except as stipulated in
dalam Ketentuan Otoritas tentang Pelaksanaan GCG the Authority’s Provisions concerning the Implementation of
bagi Bank Umum, yaitu menjadi Dewan Komisaris GCG for Commercial Banks, namely serving on the Board of
dalam rangka melaksanakan tugas pengawasan atas Commissioners in order to carry out supervisory duties over
penyertaan pada perusahaan anak bukan Bank yang investments in non-bank subsidiaries controlled by the Bank.
dikendalikan oleh Bank.
6. Anggota Direksi, baik secara sendiri-sendiri atau 6. Members of the Board of Directors, either individually or
bersama-sama, tidak memiliki saham melebihi 25% collectively, do not own shares exceeding 25% (twenty-five
(dua puluh lima persen) dari modal disetor pada suatu percent) of the paid-up capital in another company.
perusahaan lain. 7. The majority of members of the Board of Directors are not
7. Mayoritas anggota Direksi tidak saling memiliki related to each other up to the second degree with other
hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua dengan members of the Board of Directors and/or with members of
sesama anggota Direksi, dan/atau dengan anggota the Board of Commissioners.
Dewan Komisaris. 8. The replacement and/or appointment of members of the Board
8. Penggantian dan/atau pengangkatan anggota Direksi of Directors has taken into account the recommendations of
telah memperhatikan rekomendasi Komite Nominasi. the Nomination Committee.
9. Direksi memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang 9. The Board of Directors has guidelines and work procedures
mencantumkan pengaturan etika kerja, waktu kerja, dan that outline regulations on work ethics, working hours, and
rapat-rapat. meeting procedures.
10. Direksi tidak menggunakan penasihat perorangan dan/ 10. The Board of Directors does not use individual advisors and/
atau jasa profesional sebagai konsultan, kecuali untuk or professional services as consultants, except for special
proyek yang bersifat khusus, yang didasari oleh kontrak projects, which are based on a clear contract covering the
yang jelas mencakup lingkup kerja, tanggung jawab, scope of work, responsibilities, duration of work, and costs,
BANK SULSELBAR 397
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 398
jangka waktu pekerjaan, dan biaya, serta konsultan and the consultant is an independent party qualified to
merupakan pihak independen yang memiliki kualifikasi undertake the project.
untuk mengerjakan proyek tersebut.
11. Seluruh anggota Direksi memiliki integritas, kompetensi, 11. All members of the Board of Directors possess integrity,
dan reputasi keuangan yang baik dan memadai. competence, and a good and adequate financial reputation.
12. Direktur Utama berasal dari pihak yang independen 12. The President Director is independent of the Controlling
terhadap Pemegang Saham Pengendali, yaitu Shareholder, meaning he has no financial, management,
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, shareholding, or family relationships.
kepemilikan saham, dan hubungan keluarga.
13. Seluruh anggota Direksi telah lulus Fit and Proper Test 13. All members of the Board of Directors have passed the Fit
dan memperoleh surat persetujuan dari Otoritas Jasa and Proper Test and obtained approval from the Financial
Keuangan. Services Authority.
14. Anggota Direksi memiliki kompetensi yang memadai dan 14. Members of the Board of Directors possess adequate
relevan dengan jabatannya untuk menjalankan tugas dan and relevant competencies to carry out their duties
tanggung jawabnya, serta mampu mengimplementasikan and responsibilities, and are able to implement these
kompetensi yang dimiliki dalam pelaksanaan tugas dan competencies in carrying out their duties and responsibilities.
tanggung jawabnya.
15. Anggota Direksi memiliki kemauan dan kemampuan 15. Members of the Board of Directors have the willingness and
untuk melakukan pembelajaran secara berkelanjutan ability to undertake continuous learning to improve their
dalam rangka peningkatan pengetahuan tentang knowledge of banking and the latest developments in the
perbankan dan perkembangan terkini terkait bidang financial and other fields that support the implementation of
keuangan/lainnya yang mendukung pelaksanaan tugas their duties and responsibilities.
dan tanggung jawabnya. 16. Members of the Board of Directors cultivate a culture of
16. Anggota Direksi membudayakan pembelajaran secara continuous learning to improve their knowledge of banking
berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan and the latest developments in the financial and other fields
tentang perbankan dan perkembangan terkini terkait at all levels of the organization.
bidang keuangan/lainnya di seluruh tingkatan organisasi.
17. Komposisi Direksi telah memenuhi ketentuan karena 17. The composition of the Board of Directors meets the
tidak adanya intervensi pemilik. requirements due to the absence of owner intervention.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Board Of Directors Work Guidelines
Direksi And Rules Of Procedure
Direksi Bank Sulselbar telah memiliki Pedoman dan Tata The Board of Directors of Bank Sulselbar has established Work
Tertib Kerja yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Guidelines and Rules of Procedure as stipulated in the Board of
Direksi Nomor SK/075/DIR/K/XI/2020, tentang Buku Directors Decree No. SK/075/DIR/K/XI/2020 concerning the
Pedoman Perusahaan Kebijakan Umum Penerapan Tata Company Policy Manual on the Implementation of Corporate
Kelola Bank Sulselbar yang ditandatangani pada tanggal 18 Governance of Bank Sulselbar, signed on November 18, 2020.
November 2020.
Secara rinci, Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi diatur In detail, the Board of Directors’ Work Guidelines and Rules
dalam Board Manual yang mencakup Panduan dan Pedoman of Procedure are regulated in the Board Manual, which
Kerja serta Tata Tertib Direksi, berisi kompilasi dari prinsip- encompasses working guidelines and procedures, as well as
prinsip hukum korporasi, peraturan perundang-undangan rules of conduct. The Board Manual contains a compilation of
yang berlaku, arahan Pemegang Saham, dan ketentuan corporate law principles, applicable regulations, shareholder
Anggaran Dasar yang mengatur tata kerja Komisaris dan directives, and provisions of the Articles of Association governing
Direksi beserta organ kelengkapannya. Pedoman Kerja the working procedures of the Board of Commissioners and the
dan Tata Tertib Direksi merupakan hasil kodifikasi berbagai Board of Directors along with their supporting organs. The Board
398 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 399
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
peraturan yang berlaku bagi Bank Sulselbar dan praktik- of Directors’ Work Guidelines and Rules of Procedure represent a
praktik terbaik tata kelola Bank yang baik. codification of applicable regulations for Bank Sulselbar and best
practices in corporate governance.
Pedoman dan Tata Kerja Direksi Bank Sulselbar berisi tentang: The Work Guidelines and Rules of Procedure of the Board of
• BAB I Pendahuluan Directors consist of:
• BAB II Pelaksanaan Tata Kelola • Chapter I: Introduction
• BAB III Laporan Pelaksanaan Tata Kelola dan Penilaian • Chapter II: Governance Implementation
Penerapan Tata Kelola • Chapter III: Governance Implementation Report and
• BAB IV Sanksi Governance Assessment
• BAB V Penutup • Chapter IV: Sanctions
• Chapter V: Closing
Pembidangan Tugas Direksi Division Of Duties Of The BoD's
Pembidangan tugas Direksi adalah sebagai berikut. The division of duties of the Board of Directors is as follows:
Tabel Pembidangan Tugas Direksi | Table of Directors’ Duties
Jabatan Bidang Tugas Task Field
Membawahi Divisi Audit Internal dan Anti Fraud, Human Supervising the Internal Audit and Anti-Fraud
Direktur Utama Capital, Strategic dan Initiative Management, Corporate Division, Human Capital, Strategic and Initiative
Secretary Management, Corporate Secretary
Membawahi Divisi Teknologi dan Informasi, Keuangan Oversees the Technology and Information, Finance
Direktur Operasional & TI dan Akuntansi, Digitalisasi dan Layanan, Umum dan and Accounting, Digitalization and Services,
Procurement General and Procurement Divisions
Supervises the Treasury, Funds and Services, Sharia
Direktur Pemasaran & Membawahi Divisi Treasury, Dana dan Jasa, Usaha
Business, DPLK, Credit Rescue and Settlement
Syariah Syariah, DPLK, Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit
Divisions
Oversees the Corporate and Medium Credit
Membawahi Divisi Kredit Korporasi dan Menengah,
Direktur Kredit & UMKM Division, Retail and Consumer Credit, International
Kredit Ritel dan Konsumer, International Banking
Banking
Supervise the Risk Management and Compliance
Direktur Kepatuhan Membawahi Divisi Manajemen Risiko dan Kepatuhan
Division
Kebijakan Rangkap Jabatan Direksi Concurrent Position Policy Of The BoD's
Sebagai Bank Umum, Bank Sulselbar berpedoman pada As a Commercial Bank, Bank Sulselbar is guided by Financial
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 Services Authority Regulation Number 17 of 2023 concerning
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, yang the Implementation of Governance for Commercial Banks, which
mengatur sebagai berikut: stipulates the following:
1. Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan dalam hal 1. Members of the Board of Directors are prohibited from
berikut: holding concurrent positions in the following cases:
a. Menjadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, a. Serving as a member of the Board of Directors, a member
anggota Dewan Pengawas Syariah, atau Pejabat of the Board of Commissioners, a member of the Sharia
Eksekutif di bank, perusahaan, dan/atau lembaga Supervisory Board, or an Executive Officer at another
lain. bank, company, and/or institution.
b. Menjabat pada bidang tugas fungsional di lembaga b. Serving in functional duties at a banking financial
keuangan bank dan/atau lembaga keuangan non- institution and/or non-bank financial institution, both
bank, baik di dalam maupun di luar negeri. domestically and internationally.
BANK SULSELBAR 399
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 400
c. Menjabat di posisi lain yang dapat menimbulkan c. Serving in other positions that could give rise to a conflict
benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas of interest in carrying out their duties as a member of the
sebagai anggota Direksi. Board of Directors.
d. Menjabat di posisi lain sesuai dengan ketentuan d. Serving in other positions in accordance with statutory
peraturan perundang-undangan. provisions.
2. Pengecualian untuk rangkap jabatan sebagaimana 2. Exceptions to concurrent positions as referred to in point (1)
dimaksud pada angka (1) di atas berlaku bagi anggota above apply to members of the Board of Directors who:
Direksi yang: a. Are responsible for supervising the Bank’s investment in
a. Bertanggung jawab atas pengawasan penyertaan a subsidiary and perform functional duties as a member
Bank di perusahaan anak dan menjalankan tugas of the Board of Commissioners at a non-bank subsidiary
fungsional sebagai anggota Dewan Komisaris di controlled by the Bank.
perusahaan anak non-bank yang dikendalikan oleh b. Are responsible for supervising pension funds or serve on
Bank. the supervisory board of the Bank’s pension funds.
b. Bertanggung jawab atas pengawasan dana pensiun c. Performing duties as a substitute director of the Bank.
atau menjalankan tugas sebagai dewan pengawas d. Holding a position in a non-profit organization or
dana pensiun milik Bank. institution, provided that it does not interfere with the
c. Melaksanakan tugas sebagai direktur pengganti performance of duties and responsibilities as a member
Bank. of the Bank’s Board of Directors.
d. Menduduki jabatan di organisasi atau lembaga 3. The majority of members of the Board of Directors are
nirlaba, asalkan tidak mengganggu pelaksanaan prohibited from having family relationships up to the second
tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Direksi degree with fellow members of the Board of Directors and/or
Bank. members of the Board of Commissioners.
3. Mayoritas anggota Direksi dilarang memiliki hubungan
keluarga sampai derajat kedua dengan sesama anggota Members of the Board of Directors are prohibited from holding
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris. concurrent positions as:
1. Members of the Board of Directors in State-Owned
Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan sebagai: Enterprises (BUMN), Regionally-Owned Enterprises (BUMD),
1. Anggota Direksi di BUMN, Badan Usaha Milik Daerah, or privately-owned enterprises.
atau badan usaha milik swasta. 2. Members of the Board of Commissioners/Supervisory Board
2. Anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas di BUMN/ in BUMN/BUMD.
BUMD. 3. Other structural and functional positions in central and/or
3. Jabatan struktural dan fungsional lainnya di instansi/ regional government agencies/institutions.
lembaga pemerintah pusat dan/atau daerah. 4. Political party administrators, legislative members, regional
4. Pengurus partai politik, anggota legislatif, kepala daerah/ heads/deputy regional heads, and/or legislative candidates
wakil kepala daerah, dan/atau calon legislatif atau calon or regional head/deputy regional head candidates.
kepala daerah/wakil kepala daerah. 5. Other positions in accordance with statutory provisions that
5. Jabatan lainnya sesuai dengan ketentuan dalam may give rise to a conflict of interest.
peraturan perundang-undangan yang dapat
menimbulkan benturan kepentingan. Members of the Board of Directors are prohibited from holding
concurrent positions as members of the Board of Directors,
Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan sebagai anggota members of the Board of Commissioners, or Executive Officers in
Direksi, anggota Dewan Komisaris, atau Pejabat Eksekutif banks, companies, and/or other institutions. Exceptions apply to
di bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain. Pengecualian Directors responsible for overseeing the Company’s investments
berlaku untuk Direksi yang bertanggung jawab atas in subsidiaries and performing functional duties as members of
pengawasan penyertaan Perseroan di perusahaan anak the Board of Commissioners in non-bank subsidiaries controlled
dan menjalankan tugas fungsional sebagai anggota Dewan by the Company, as long as this does not interfere with the
Komisaris di perusahaan anak non-bank yang dikendalikan implementation of their duties and responsibilities as members
oleh Perseroan, selama tidak mengganggu pelaksanaan tugas of the Company’s Board of Directors.
dan tanggung jawab sebagai anggota Direksi Perseroan.
400 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 401
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Jabatan pada Perusahaan/ Nama Perusahaan/Instansi
Nama Jabatan Instansi Lain Lain Position
Yulis Suandi Direktur Utama Tidak Ada Tidak Ada President Director
Direktur Pemasaran Marketing & Sharia
Dirhamsyah Kadir Tidak Ada Tidak Ada
& Syariah Director
Direktur Operasional Banking Operations &
Iswadi Ayub Tidak Ada Tidak Ada
& TI IT Director
Dian Anggriani Utina* Direktur Kepatuhan Tidak Ada Tidak Ada Compliance Director
Direktur Kredit &
Dwi Zulkarnain Tidak Ada Tidak Ada Credit & SMEs Director
UMKM
Rakhmat Nur Kadir** Direktur Kepatuhan Tidak Ada Tidak Ada Compliance Director
* Masa jabatan sebagai Direktur Kepatuhan berakhir pada tanggal 26 Januari 2025.
** Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak 14 Mei 2025, berdasarkan RUPS LB 14 Mei 2025.
Pengelolaan Benturan Kepentingan Management Of Conflict Of Interest
Setiap anggota Direksi dilarang mengambil atau menerima Each member of the Board of Directors is prohibited from
keuntungan pribadi, baik secara langsung maupun tidak obtaining personal benefits, either directly or indirectly, from the
langsung, dari kegiatan Perseroan, kecuali remunerasi dan Company’s activities, except for legitimate remuneration and
fasilitas lain yang sah yang ditetapkan berdasarkan keputusan facilities as determined by the GMS. Directors are also prohibited
RUPS. Anggota Direksi juga dilarang memanfaatkan from utilizing the Company for personal, family, or third-party
Perseroan untuk kepentingan pribadi, keluarga, atau pihak interests that may harm or reduce the Company’s profits.
lain yang dapat merugikan atau mengurangi keuntungan
Perseroan.
Anggota Direksi dilarang memberikan, menawarkan, atau Members of the Board of Directors are prohibited from giving,
menerima, baik secara langsung maupun tidak langsung, offering, or accepting, directly or indirectly, anything of value
sesuatu yang bernilai kepada atau dari pelanggan atau to or from customers or government officials, with the aim of
pejabat Pemerintah, dengan tujuan untuk mempengaruhi influencing or as compensation for actions taken, in accordance
atau sebagai imbalan atas tindakan yang telah dilakukan, with statutory provisions. Any member of the Board of Directors
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. who has a personal interest, either directly or indirectly, in
Setiap anggota Direksi yang memiliki kepentingan pribadi, a transaction, contract, or proposed contract to which the
baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam suatu Company is a party, must declare the nature of their interest at a
transaksi, kontrak, atau kontrak yang diusulkan di mana Board of Directors meeting and is not entitled to vote on matters
Perseroan menjadi salah satu pihak, harus menyatakan sifat related to the transaction or contract.
kepentingannya dalam Rapat Direksi dan tidak berhak untuk
ikut memberikan suara mengenai hal-hal terkait transaksi
atau kontrak tersebut.
Dalam hal terjadi Benturan Kepentingan (conflict of interest), In the event of a conflict of interest, i.e., a situation where the
yaitu kondisi di mana kepentingan ekonomis Perseroan Company’s economic interests conflict with their personal
berbenturan dengan kepentingan ekonomis pribadi, anggota economic interests, members of the Board of Directors must
Direksi harus senantiasa: always:
1. Mengutamakan kepentingan Perseroan dan tidak 1. Prioritize the interests of the Company and not reduce the
mengurangi keuntungan Perseroan dalam situasi Company’s profitability;
benturan kepentingan.
2. Menghindari pengambilan keputusan dalam situasi yang 2. Avoid decision-making in conflict situations;
melibatkan benturan kepentingan.
BANK SULSELBAR 401
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 402
3. Melakukan pengungkapan jika keputusan harus diambil 3. Disclose conflicts when decisions must be taken;
dalam kondisi adanya benturan kepentingan. 4. Ensure lending to Directors is conducted on an arm’s length
4. Dalam hal pemberian kredit kepada anggota Direksi, basis in accordance with applicable regulations;
harus berdasarkan batas kewajaran sesuai dengan 5. Report share transactions within three (3) working days.
peraturan Perseroan yang berlaku tanpa membedakan
dengan nasabah lainnya (arm’s length basis).
5. Melaporkan transaksi saham Perseroan dalam waktu 3
(tiga) hari kerja.
Hubungan Keluarga Dengan Hubungan Keuangan Dengan
Dewan Pemegang Saham Dewan Pemegang Saham
Direksi Direksi
Direksi Komisaris Pengendali Komisaris Pengendali
Yulis Suandi Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Dirhamsyah Kadir Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Iswadi Ayub Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Dian Anggriani Utina* Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Dwi Zulkarnain Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Rakhmat Nur Kadir** Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
* Masa jabatan sebagai Direktur Kepatuhan berakhir pada tanggal 26 Januari 2025.
** Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak 14 Mei 2025, berdasarkan RUPS LB 14 Mei 2025.
* The term of office as Compliance Director ends on January 26, 2025.
** Served as Compliance Director since May 14, 2025, based on the EGMS on May 14, 2025.
Independensi Direksi Independence of the Board of Directors
Direksi Bank Sulselbar selalu menjunjung tinggi prinsip The BoD’s of Bank Sulselbar always upholds the principle of
independensi dalam menjalankan tugas dan tanggung independence in carrying out its duties and responsibilities,
jawabnya, mengutamakan kepentingan Bank di atas prioritizing the interests of the Bank above personal interests.
kepentingan pribadi. Direksi juga bertindak dan berperilaku The BoD’s also acts and behaves with high integrity, as stipulated
dengan integritas tinggi, sebagaimana diatur dalam POJK No. in POJK No. 17 of 2023, which includes the following:
17 Tahun 2023, yang mencakup hal-hal berikut:
1. Mayoritas anggota Direksi dilarang memiliki hubungan 1. The majority of members of the BoD’s are prohibited from
keluarga sampai derajat kedua dengan sesama anggota having family relationships up to the second degree with
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris. fellow members of the BoD’s and/or members of the BoC’s.
2. Anggota Direksi dilarang memberikan kuasa umum 2. Members of the BoD’s are prohibited from granting general
kepada pihak lain yang mengakibatkan pengalihan tugas power of attorney to other parties that would result in the
dan fungsi Direksi. transfer of the duties and functions of the BoD’s.
3. Direksi dilarang menggunakan penasihat perorangan 3. The BoD’s is prohibited from using individual advisors and/or
dan/atau jasa profesional sebagai tenaga ahli atau professional services as experts or consultants.
konsultan.
4. Larangan di poin 3 tidak berlaku untuk penggunaan 4. The prohibition in point 3 does not apply to the use of
penasihat perorangan dan/atau jasa profesional dengan individual advisors and/or professional services provided
ketentuan: that:
a. Untuk proyek yang bersifat khusus; a. For special projects;
b. Berdasarkan kontrak kerja yang jelas; b. Based on a clear employment contract;
c. Dilaksanakan oleh pihak independen yang memiliki c. Carried out by an independent party possessing specific
pengetahuan teknis tertentu dengan standar technical knowledge and adequate skill qualification
kualifikasi keahlian yang memadai untuk proyek standards for the project;
tersebut;
402 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 403
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
d. Dilaksanakan oleh pihak yang tidak menduduki d. Carried out by a party not holding a structural position at
jabatan struktural di Bank; dan the Bank; and
e. Dilaksanakan oleh pihak yang tidak mempunyai e. Carried out by parties who do not have the authority to
wewenang untuk membuat keputusan operasional make Bank operational decisions.
Bank.
Rapat Direksi Board of Directors Meetings
Kebijakan Rapat Meeting Policy
Kebijakan pelaksanaan Rapat Direksi (Radisi) telah The policy for implementing Board of Directors Meetings (Radisi)
disesuaikan dengan Pasal 30 POJK No. 17 Tahun 2023 yang has been adjusted to Article 30 of POJK No. 17 of 2023, which
menyatakan bahwa: states:
1. Direksi wajib menyelenggarakan rapat Direksi secara 1. The Board of Directors is required to hold regular Board of
berkala minimal 1 (satu) kali setiap bulan. Directors meetings at least once every month.
2. Direksi wajib menyelenggarakan rapat Direksi bersama 2. The Board of Directors is required to hold regular Board of
Dewan Komisaris secara berkala minimal 1 (satu) kali Directors meetings with the Board of Commissioners at least
dalam 4 (empat) bulan. once every four months.
3. Rapat Direksi diselenggarakan jika dihadiri oleh 3. Board of Directors meetings are held if attended by a majority
mayoritas anggota Direksi. of the Board of Directors members.
Ketentuan Penyelenggaraan Rapat Provisions for Holding Board of
Direksi Directors Meetings
1. Penyelenggaraan Rapat Direksi dapat dilakukan kapan 1. A Board of Directors Meeting may be held at any time deemed
saja jika dianggap perlu: necessary:
a. Oleh seorang atau lebih anggota Direksi; a. By one or more members of the Board of Directors;
b. Atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih b. Upon the written request of one or more members of the
anggota Dewan Komisaris; Board of Commissioners;
c. Atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih c. Upon the written request of one or more shareholders
pemegang saham yang bersama-sama mewakili 1/10 who together represent 1/10 (one tenth) or more of the
(satu per sepuluh) atau lebih dari jumlah seluruh total shares with valid voting rights;
saham dengan hak suara yang sah;
2. Pemanggilan Rapat Direksi dilakukan oleh anggota 2. Notice of a Board of Directors Meeting shall be issued by a
Direksi yang berhak bertindak untuk dan atas nama member of the Board of Directors authorized to act for and
Direksi. on behalf of the Board of Directors.
3. Pemanggilan Rapat Direksi dilakukan dengan Surat 3. Notice of a Board of Directors Meeting shall be issued by
Tercatat yang disampaikan paling lambat 3 (tiga) hari registered mail and delivered no later than 3 (three) days
sebelum rapat diadakan, tidak memperhitungkan tanggal before the meeting, excluding the date of the notice and the
panggilan dan tanggal rapat. meeting date.
4. Panggilan rapat harus mencantumkan agenda, tanggal, 4. The notice of the meeting must include the agenda, date,
waktu, dan tempat rapat. time, and venue.
5. Rapat Direksi diadakan di tempat kedudukan 5. A Board of Directors Meeting shall be held at the Company’s
Perseroan atau tempat kegiatan usaha Perseroan. Jika domicile or at the Company’s place of business. If all members
semua anggota Direksi hadir atau diwakili, panggilan of the Board of Directors are present or represented, a prior
sebelumnya tidak diperlukan dan Rapat Direksi dapat notice is not required, and the Board of Directors Meeting
diadakan di mana saja serta berhak mengambil keputusan may be held anywhere and shall have the right to make valid
yang sah dan mengikat. and binding decisions.
BANK SULSELBAR 403
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 404
6. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama. Jika 6. Board of Directors meetings are chaired by the President
Direktur Utama tidak dapat hadir atau berhalangan, Director. If the President Director is unable to attend or is
rapat dipimpin oleh anggota Direksi yang dipilih oleh dan unavailable, the meeting will be chaired by a member of the
dari anggota Direksi yang hadir. Board of Directors elected by and from among the members
7. Seorang anggota Direksi dapat diwakili dalam Rapat of the Board of Directors present.
Direksi hanya oleh anggota Direksi lainnya berdasarkan 7. A member of the Board of Directors may be represented at a
surat kuasa. Board of Directors meeting only by another member of the
8. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil Board of Directors with a power of attorney.
keputusan yang mengikat jika lebih dari 1/2 (satu per 8. A Board of Directors meeting is valid and has the right to
dua) jumlah anggota Direksi hadir atau diwakili. make binding decisions if more than 1/2 (one-half) of the total
9. Keputusan Rapat Direksi diambil berdasarkan number of members of the Board of Directors are present or
musyawarah untuk mufakat. Jika musyawarah untuk represented.
mufakat tidak tercapai, keputusan diambil dengan 9. Decisions at Board of Directors meetings are made by
pemungutan suara berdasarkan suara setuju yang harus deliberation to reach consensus. If deliberation to reach
lebih dari ½ (satu per dua) jumlah suara yang dikeluarkan consensus is not reached, decisions are made by voting based
dalam rapat. on affirmative votes, which must be more than 1/2 (one-half)
10. Jika suara setuju dan tidak setuju seimbang, ketua rapat of the total votes cast at the meeting.
akan menentukan: 10. If the affirmative and disapproval votes are equal, the
a. Setiap anggota Direksi yang hadir berhak meeting chair will determine:
mengeluarkan 1 (satu) suara serta tambahan 1 a. Each member of the Board of Directors present shall be
(satu) suara untuk setiap anggota Direksi lain yang entitled to cast 1 (one) vote and 1 (one) additional vote
diwakilinya. for each other member of the Board of Directors they
b. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan represent.
dengan surat tertutup tanpa tanda tangan, sedangkan b. Voting on individuals shall be conducted by sealed,
pemungutan suara mengenai hal-hal lain dilakukan unsigned ballot, while voting on other matters shall be
secara lisan, kecuali jika ketua rapat menentukan lain conducted verbally, unless the meeting chair determines
tanpa ada keberatan dari yang hadir. otherwise without objection from those present.
c. Suara blanko dan suara yang tidak sah dianggap tidak c. Blank votes and invalid votes shall be deemed non-
ada dan tidak dihitung dalam menentukan jumlah existent and shall not be counted in determining the
suara yang dikeluarkan. number of votes cast.
11. Direksi juga dapat mengambil keputusan yang sah 11. The Board of Directors may also make valid decisions
tanpa mengadakan Rapat Direksi, dengan syarat semua without holding a Board of Directors Meeting, provided that
anggota Direksi telah diberitahu secara tertulis dan all members of the Board of Directors have been notified in
memberikan persetujuan terhadap usul yang diajukan writing and have given their written approval to the proposal
secara tertulis dengan menandatangani persetujuan by signing the agreement. Decisions made in this manner
tersebut. Keputusan yang diambil dengan cara ini shall have the same force as decisions made at a Board of
memiliki kekuatan yang sama dengan keputusan yang Directors Meeting.
diambil dalam Rapat Direksi.
Tata Cara Pelaksanaan Rapat Direksi Procedures for Holding BoD's Meetings
1. Pemanggilan Rapat Direksi dilakukan oleh anggota 1. A summons for a BoD’s Meeting shall be issued by a member
Direksi atau Sekretaris Perusahaan/Unit yang of the BoD’s or the Corporate Secretary/Unit Secretary,
berwenang, yang bertindak atas nama Direksi. acting on behalf of the BoD’s.
2. Panggilan Rapat Direksi harus disampaikan secara 2. The summons for a BoD’s Meeting must be delivered in
tertulis dan mencantumkan agenda, tanggal, waktu, dan writing and include the agenda, date, time, and venue of the
tempat rapat. meeting.
404 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 405
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
3. Rapat Direksi diselenggarakan sesuai dengan agenda 3. The BoD’s Meeting shall be held in accordance with the
yang telah ditetapkan, dan bahan rapat harus disiapkan, established agenda, and meeting materials shall be prepared,
mencakup sekurang-kurangnya: including at least:
a. Permasalahan utama yang akan dibahas, a. The main issues to be discussed,
b. Alternatif keputusan yang diharapkan, dan b. The expected alternative decisions, and
c. Pihak-pihak yang diharapkan akan menindaklanjuti c. The parties expected to follow up on the BoD’s’
keputusan Direksi. decisions.
4. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama. Jika 4. The BoD’s Meeting shall be chaired by the President
Direktur Utama tidak dapat hadir, rapat dipimpin oleh Director. If the President Director is unable to attend, the
salah satu anggota Direksi yang hadir. meeting shall be chaired by one of the present members of
5. Seorang anggota Direksi hanya dapat diwakili dalam the BoD’s.
Rapat Direksi oleh anggota Direksi pengganti atau 5. A member of the BoD’s may only be represented at a BoD’s
Direktur lainnya berdasarkan Surat Kuasa. Meeting by an alternate member of the BoD’s or another
6. Rapat Direksi dianggap sah dan dapat mengambil Director based on a Power of Attorney.
keputusan yang mengikat jika lebih dari ½ (satu per dua) 6. A BoD’s Meeting shall be deemed valid and may adopt
jumlah anggota Direksi hadir atau diwakili. binding decisions if more than 1/2 (one-half) of the total
7. Keputusan Rapat Direksi diambil berdasarkan number of members of the BoD’s are present or represented.
musyawarah untuk mufakat. Jika musyawarah untuk 7. Decisions of the BoD’s Meeting shall be made by
mufakat tidak tercapai, keputusan diambil melalui deliberation to reach consensus. If consensus cannot be
pemungutan suara dengan suara setuju lebih dari ½ (satu reached, decisions are made by voting with more than 1/2
per dua) dari total suara yang dikeluarkan. (one-half) of the total votes cast.
8. Jika jumlah suara yang setuju dan tidak setuju seimbang, 8. If the number of votes in favor and against is equal, the
ketua rapat akan menentukan keputusan. meeting chair will determine the decision.
9. Setiap anggota Direksi yang hadir berhak memberikan 9. Each member of the BoD’s present is entitled to cast 1 (one)
1 (satu) suara, ditambah 1 (satu) suara untuk setiap vote, plus 1 (one) vote for each other member of the BoD’s
anggota Direksi lain yang diwakilinya. they represent.
Keputusan Direksi dapat diambil tanpa melalui rapat formal BoD’s decisions may be made without a formal meeting with the
dengan persetujuan tertulis dari seluruh anggota, yang written consent of all members, which has the same legal force
memiliki kekuatan hukum yang sama seperti rapat formal. as a formal meeting. Various routine meetings, such as BoD’s
Berbagai rapat rutin, seperti Rapat Direksi dengan Dewan Meetings with the BoC’s, Executive Officers, Branch Managers,
Komisaris, Pejabat Eksekutif, Pemimpin Cabang, dan Rapat and Bank Business Plan (RBB) Meetings, are held periodically
Rencana Bisnis Bank (RBB), dilakukan secara berkala untuk to support Bank Sulselbar’s business and operational strategies.
mendukung strategi bisnis dan operasional Bank Sulselbar. These meetings involve various relevant parties, with minutes
Rapat ini melibatkan berbagai pihak terkait, dengan risalah documented to ensure accountability. The Bank’s performance
yang didokumentasikan untuk memastikan akuntabilitas. evaluations are conducted periodically to review achievements
Evaluasi kinerja Bank dilakukan secara berkala untuk meninjau and compliance with regulatory directives. All of these processes
pencapaian dan kepatuhan terhadap arahan regulasi. Semua reflect the Bank’s commitment to good governance and the
proses ini mencerminkan komitmen Bank terhadap tata achievement of strategic targets.
kelola yang baik dan pencapaian target strategis.
Agenda, Tanggal, dan Peserta Rapat Board of Directors Meeting Agenda,
Direksi Dates, and Participants
Rapat Direksi telah diselenggarakan sesuai dengan kebijakan. Board of Directors meetings were held in accordance with policy.
Sepanjang tahun 2025, agenda, tanggal, dan peserta rapat Throughout 2025, the Board of Directors meeting agendas,
Direksi adalah sebagai berikut: dates, and participants were as follows:
BANK SULSELBAR 405
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 406
Jumlah Kehadiran
Direktur Direktur Direktur
Direktur Direktur
Operasional Pemasaran & Kredit &
Utama Kepatuhan
No Jenis Rapat & TI Syariah UMKM Meeting Type
Rapat Umum
1 2 2 2 - 2 GMS
Pemegang Saham
Rapat Direksi dengan Meeting of the BoD’s
2 21 20 10 2 17
Dewan Komisaris with the BoC’s
3 Rapat Direksi 40 44 60 16 30 BoD’s Meeting
Rapat Direksi dengan BoD’s meetings with
Divisi, Cabang dan Divisions, Branches,
4 135 158 98 16 128
Komite dibawah and Committees under
Direksi the BoD’s
Rapat Direksi dengan Directors' Meetings
5 145 101 59 9 104
Pihak Eksternal with External Parties
Total 343 325 229 43 281 Total
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Meeting Frequency and Attendance
1. Rapat Direksi 1. Board of Directors Meetings
No Tanggal | Date Agenda Agenda
1 09 Januari 2025 RUPS-LB EGMS
2 13 Januari 2025 Rapat Direksi Human Capital Human Capital BoD’s Meeting
Pre-Prudential Meeting of the 2025-2027
3 20 Januari 2025 Pra Prudential Meeting RBB 2025-2027
Business Plan
4 20 Januari 2025 Rapat Direksi Komite Etik Ethics Committee BoD’s Meeting
5 12 Februari 2025 Prudential Meeting Prudential Meeting
6 27 Februari 2025 Rapat Direksi Human Capital Human Capital BoD’s Meeting
7 03 Maret 2025 Rapat Direksi Human Capital Human Capital BoD’s Meeting
8 06 Maret 2025 Rapat Pengurus : Tingkat Kesehatan Bank Management Meeting: Bank Health Level
Rapat Direksi Etik : KC Jakarta, KC Sidrap, KC Ethics BoD’s Meeting: Jakarta Branch, Sidrap
9 06 Maret 2025
Barru Branch, Barru Branch
10 10 Maret 2025 Rapat Direksi Human Capital Human Capital BoD’s Meeting
11 11 Maret 2025 Rapat Direksi Etik : KC Sengkang Ethics BoD’s Meeting: Sengkang Branch
12 17 Maret 2025 Rapat Direksi BoD’s Meeting
BoD’s Meeting: Request for Increase in Dividend
Rapat Direksi : Permintaan Kenaikan Target
13 20 Maret 2025 Target for the South Sulawesi Provincial
Dividen Pemprov Sulsel
Government
BoD’s Meeting: Regional Government Bailout
14 25 Maret 2025 Rapat Direksi : Dana Talangan Pemda
Funds
Rapat Direksi : Tindak Lanjut Hasil Work BoD’s Meeting: Follow-up on the Results of the
15 08 April 2025
Update Bersama PSP Joint Work Update with the PSP
BoD’s Meeting: Regional Government Bailout
16 11 April 2025 Rapat Direksi : Dana Talangan Pemda
Funds
17 11 April 2025 Rapat Direksi Etik : KC Pangkep Ethics BoD’s Meeting: Pangkep Branch
18 11 April 2025 Rapat Direksi : MBG BoD’s Meeting: MBG
406 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 407
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
No Tanggal | Date Agenda Agenda
Rapat Direksi : Tindak Lanjut Hasi Audiensi BoD’s Meeting: Follow-up to the Results of the
19 11 April 2025
Bersama Gub Sulsel Hearing with the Governor of South Sulawesi
Preparation for the 2024 GMS and the 2025
20 26 April 2025 Persiapan RUPS 2024 dan RUPS-LB 2025
EGMS
21 28 April 2025 Rapat Direksi : Fraud KC Malili BoD’s Meeting: Fraud at Malili Branch Office
BoD’s Meeting: Reclassification of Pare-Pare
22 28 April 2025 Rapat Direksi : Reklasifikasi KC Pare- Pare
Branch Office
23 28 April 2025 Rapat Direksi : MBG BoD’s Meeting: MBG
Draft Amendments to the Bank's Articles of
24 29 April 2025 Draft Perubahan Anggaran Dasar Bank
Association
25 02 Mei 2025 Rapat Direksi : Penanganan Masalah Hukum BoD’s Meeting: Handling Legal Issues
Preparation for the 2024 GMS and the 2025
26 06 Mei 2025 Persiapan RUPS 2024 dan RUPS-LB 2025
EGMS
27 06 Mei 2025 Rapat Direksi BoD’s Meeting
Rapat Persiapan RUPS 2024 dan RUPS- LB Preparatory Meeting for the 2024 GMS and the
28 13 Mei 2025
2025 2025 EGMS
29 14 Mei 2025 RUPS 2024 dan RUPS-LB 2025 2024 GMS and the 2025 EGMS
Rapat Direksi : Migrasi Kredit Umum Lainnya BoD’s Meeting: Migration of Other General Loans
30 19 Mei 2025
ke Syariah to Sharia
31 02 Juni 2025 Rapat Direksi Human Capital BoD’s Human Capital Meeting
32 04 Juni 2025 Management Meeting Pefindo Pefindo Management Meeting
Ethics Advisory Board Meeting: Alleged Gratuities
33 04 Juni 2025 Radir Etik : Dugaan Gratifikasi KC Majene
at Majene Branch Office
34 05 Juni 2025 Rapat Direksi : Migrasi Kredit ASN BoD’s Meeting: Migration of Civil Servant Loans
35 18 Juni 2025 Exit Meeting Pemeriksaan Khusus OJK OJK Special Audit Exit Meeting
36 20 Juni 2025 Rapat Direksi Etik : Banding Pegawai Ethics Advisory Board Meeting: Employee Appeal
37 24 Juni 2025 RBB Perubahan 2025-2027 Changed Bank Business Plan 2025-2027
38 01 Juli 2025 Exit Meeting Pemeriksaan Tematik OJK OJK Thematic Audit Exit Meeting
39 02 Juli 2025 Rapat Direksi : Komite Efisiensi BoD’s Meeting: Efficiency Committee
40 07 Juli 2025 Pemenuhan Struktur Pengurus Bank Compliance with Bank Management Structure
41 09 Juli 2025 Rapat Direksi Etik : KC Sengkang Board of Ethics Meeting: Sengkang Branch Office
BoD’s Meeting: Malili Regency CSR and
Rapat Direksi : CSR Kab Malili dan Persiapan
42 22 Juli 2025 Preparation for Joint Meeting with Commission C
Rapat Bersama DPRD Komisi C Prov Sulsel
of the South Sulawesi Provincial DPRD
43 05 Agustus 2025 Rapat Direksi BoD’s Meeting
Prudential Meeting : RBB Perubahan 2025- Prudential Meeting: 2025-2027 Revised
44 15 Agustus 2025
2027 Business Plan
45 25 Agustus 2025 Rapat Direksi Human Capital BoD’s Meeting: Human Capital
Rapat Direksi Etik : KC Jeneponto dan KC BoD’s Meeting: Jeneponto Branch Office and
46 04 September 2025
Sengkang Sengkang Branch Office
47 09 September 2025 Perubahan Anggaran Dasar Bank Changes to the Bank's Articles of Association
BoD’s Meeting: Finalization of the 2026
48 22 September 2025 Rapat Direksi : Finalisasi Draft KUD 2026
Cooperatives Business Plan Draft
49 03 Oktober 2025 Rapat Direksi : Litigasi BoD’s Meeting: Litigation
50 10 Oktober 2025 Rapat Direksi Human Capital BoD’s Meeting: Human Capital
51 20 Oktober 2025 Rapat Direksi : Struktur Organisasi BoD’s Meeting: Organizational Structure
BANK SULSELBAR 407
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 408
No Tanggal | Date Agenda Agenda
52 21 Oktober 2025 Draft Final Dokumen Corplan 2026-2030 Final Draft of the 2026-2030 Corplan Document
53 03 November 2025 Rapat Pengurus Bank Bank Management Meeting
Strategic Steps to Fulfill Bank Performance
54 11 November 2025 Langkah Strategis Pemenuhan Kinerja Bank
Requirements
55 24 November 2025 Rapat Pengurus Bank Bank Management Meeting
56 24 November 2025 Recovery Plan Recovery Plan
Rapat Direksi : Pemindahan RKUD Pemprov BoD’s Meeting: Transfer of the South Sulawesi
57 24 November 2025
Sulsel ke Syariah Provincial Government's Work Plan to Sharia
58 26 November 2025 Struktur Organisasi Organizational Structure
59 02 Desember 2025 Rapat Direksi : Litigasi BoD’s Meeting: Litigation
Board of Ethics Meeting: Pinrang Branch Office
60 08 Desember 2025 Rapat Direksi Etik : KC Pinrang dan KC Barru
and Barru Branch Office
61 16 Desember 2025 Rapat Direksi Human Capital Human Capital BoD’s Meeting
62 18 Desember 2025 Rapat Direksi Human Capital Human Capital BoD’s Meeting
63 30 Desember 2025 Rapat Hapus Buku Write-Off Meeting
64 31 Desember 2025 Rapat Direksi Human Capital Human Capital BoD’s Meeting
2. Rapat Direksi dengan Divisi, Cabang dan Komite 2. Board of Directors Meeting with Divisions, Branches
dibawah Direksi and Committees under the Board of Directors
No Tanggal Agenda
Rapat Direksi dengan Divisi/Cabang | Board of Directors Meeting with Divisions/Branches
1 09 Januari 2025 Rapat Direksi SKAI SKAI Board of Directors Meeting
2 20 januari 2025 Rapat evaluasi RBB tahun 2024 2024 Business Plan Evaluation Meeting
3 20 januari 2025 Rapat Evaluasi RBB Tahun 2024 RBB Evaluation Meeting for 2024
4 30-31 Januari 2025 Rapat Kerja Bank Sulselbar Tahun 2025 2025 Bank Sulselbar Working Meeting
Rapat Pembahasan Temuan Audit Cabang Meeting to Discuss Audit Findings of the Barru,
5 03 februari 2025
Barru, Sidrap, Parepare Sidrap, and Parepare Branches
6 07 Februari 2025 Exit Meeting KAP Exit Meeting of the Public Accounting Firm
7 12 Februari 2025 Pra Prudential Meeting Pre-Prudential Meeting
8 03 Maret 2025 Rapat Direksi DHC DHC Board of Directors Meeting
9 06 Maret 2025 Undangan Rapat Pengurus BoD Dan BoC BoD’s and BoC’s Meeting Invitation
Meeting Invitation Regarding the Request for
Undangan Rapat Terkait Permintaan
10 20 Maret 2025 Changes to the Dividend Value for Fiscal Year
Perubahan Nilai Deviden Tahun Buku 2024
2024
11 16 April 2025 Rapat Hasil Audiensi Gubernur Governor's Audience Meeting
Undangan Rapat Pembahasan Agenda RUPS Meeting Invitation to Discuss the Agenda for the
12 26 April 2025
LB 2025 2025 Extraordinary General Meeting
13 30 April 2025 Exit Meeting Audit Umum Likuiditas Liquidity General Audit Exit Meeting
14 02 Mei 2025 Rapat Pembahasan Penanganan Hukum Legal Handling Discussion Meeting
Tindak Lanjut Pemberian Pembiayaan/Kredit
15 07 Mei 2025 Follow-up on Provision of Financing/Credit
MBG
16 07 Mei 2025 Tindak Lanjut Temuan Bpk Follow-up on Mr. Findings
17 13 Mei 2025 Pra RUPS BSSB Pre-AGM BSSB
18 21 Mei 2025 Undangan Exit Meeting Audit Umum General Audit Exit Meeting Invitation
408 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 409
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
No Tanggal Agenda
19 22 Mei 2025 Undangan Exit Meeting Audit Kastip BI Bank Kastip Audit Exit Meeting Invitation
Rapat Monitoring & Evaluasi RBB Posisi TRW RBB Monitoring & Evaluation Meeting for
20 26 Mei 2025
1 & Bulan April 2025 Quarter 1 & April 2025
21 28 Mei 2025 Undangan Meeting Simo Simo Meeting Invitation
22 02 Juni 2025 Radir DHC Radir DHC
Entry Meeting with the Financial Services
23 11 Juni 2025 Rapat Entry Meeting dengan OJK
Authority (OJK)
Rapat Komite Produk, Jaringan, Delivery Product, Network, and Delivery Channel
24 12 Juni 2025
Channel Committee Meeting
Undangan FGD Penyusunan Dokumen Invitation to Focus Group Discussion on the
25 13 Juni 2025
Corporate Plan 2026- 2030 Preparation of the 2026-2030 Corporate Plan
Discussion on Amendments to the 2025-2027
26 20 Juni 2025 Pembahasan Perubahan RBB 2025- 2027
Business Plan
27 23 Juni 2025 Entry Meeting OJK OJK Entry Meeting
Meeting on Proposals for Amendments to the
28 24 Juni 2025 Rapat Usulan Perubahan RBB 2025-2027
2025-2027 Business Plan
Invitation to Circular Extraordinary General
29 08 Juli 2025 Undangan Rencana RUPS LB Sirkuler
Meeting Plan
Undangan Kick Off Meeting Pelaksanaan
Invitation to Kick-Off Meeting for the Preparation
30 08 Juli 2025 Penyusunan Dokument Roadmap RAKB 2026-
of the 2026-2030 Business Plan Roadmap
2030
Kick Off Meeting Penyusunan Dokumen Kick-Off Meeting for the Preparation of the
31 14 Juli 2025
Climate Risk Climate Risk Document
Pra Rapat Dengar Pendapat Komisi D DPRD Pre-Hearing Meeting of Commission D of the
32 16 Juli 2025
Kota Makassar Makassar City Council
Pre-Exit Meeting of the Financial Services
33 24 Juli 2025 Pra Exit Meeting OJK
Authority (OJK)
Monitoring and Evaluation of the Business Plan
34 01 Agustus 2025 Monitoring Dan Evaluasi RBB TW2 2025
for the Second Quarter of 2025
Pra Prudential Meeting : RBB Perubahan 2025- Pre-Prudential Meeting: Amendments to the
35 15 Agustus 2025
2027 Business Plan for 2025-2027
Migration of Civil Servant Credit to Sharia
36 23 September 2025 Migrasi Kredit ASN Ke Pembiayaan Syariah
Financing
37 26 September 2025 Hasil Evaluasi Produk Digita Digital Product Evaluation Results
38 30 September 2025 Exit Meeting Pemeriksaan Umum Exit Meeting for General Inspection
39 07 Oktober 2025 Penyusunan Rencana Proker 2026 Preparation of the Work Program Plan 2026
40 26 November 2025 Temuan BPK Dan Dokumen ITSP Mr. Findings and ITSP Documents
41 02 Desember 2025 Radir Legal Legal Report
Undangan HLM TPID Dan Invitation to the Tpid and Tp2dd Pages of South
42 03 Desember 2025
TP2DD Prov. Sulsel Periode November 2025 Sulawesi Province for the November 2025 Period
Ethics Committee Meeting Regarding Pinrang &
43 08 Desember 2025 Rapat Komite Etik Terkait Kc Pinrang & Barru
Barru Sub-districts
Undangan Closing Meeting & Pemaparan Invitation to Closing Meeting & Executive
44 09 Desember 2025
Eksekutif Hasil Penyusunan DPIA & ROPA Presentation of DPIA & ROPA Preparation Results
45 22 Desember 2025 Rapat Alco Alco Meeting
46 22 Desember 2025 Exit Meeting BPK BPK Exit Meeting
47 29 Desember 2025 Rapat KOMENKO Komenko Meeting
48 30 Desember 2025 Undangan Pembahasan Hapus Buku Invitation to Discuss Deletion of Books
BANK SULSELBAR 409
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 410
No Tanggal Agenda
Ethics Committee Meeting Regarding Funds and
49 31 Desember 2025 Rapat Komite Etik Terkait Dana Dan Jasa
Services
Rapat Direksi dengan Komite Dibawah Direksi | Board of Directors Meeting with Committees Under the Board of Directors
1 20 Januari 2025 Rapat Komite Etik Ethics Committee Meeting
2 30 Januari 2025 ALCO Januari 2025 Alco January 2025
3 30 Januari 2025 KOMENKO Januari 2025 Coordinating Committee January 2025
4 27 Februari 2025 ALCO Februari 2025 Alco February 2025
5 27 Februari 2025 KOMENKO Februari 2025 Coordinating Committee February 2025
6 24 Maret 2025 ALCO Maret 2025 Alco March 2025
7 11 April 2025 Komite Etik KC. Pangkep Pangkep District Ethics Committee
8 30 April 2025 ALCO April 2025 Alco April 2025
9 30 April 2025 KOMENKO April 2025 Coordinating Committee April 2025
10 26 Mei 2025 ALCO Mei 2025 Alco May 2025
11 26 Mei 2025 Komite Etik KC. Majene Pangkep District Ethics Committee Majene
12 28 Mei 2025 KOMENKO Mei 2025 May 2025 Coordination Meeting
13 04 Juni 2025 Komite Etik Ethics Committee
14 12 Juni 2025 Komite Produk, Jaringan & Delivery Channel Product, Network & Delivery Channel Committee
15 20 Juni 2025 Komite Etik Ethics Committee
16 30 Juni 2025 KOMENKO Juni 2025 June 2025 Coordination Meeting
17 30 Juni 2025 Rapat ALCO ALCO Meeting
18 23 Juli 2025 KOMENKO Juli 2025 July 2025 Coordination Meeting
19 25 Juli 2025 ALCO Juli 2025 Alco July 2025
20 01 Agustus 2025 Komite Produk, Jaringan & Delivery Channel Product, Network & Delivery Channel Committee
21 08 Agustus 2025 Review Anggaran Dasar Perusahaan Review of the Company's Articles of Association
22 27 Agustus 2025 ALCO Agustus 2025 Alco August 2025
23 27 Agustus 2025 KOMENKO Agustus 2025 August 2025 Coordination Meeting
24 30 September 2025 ALCO September 2025 Alco September 2025
25 28 Oktober 2025 ALCO Oktober 2025 Alco October 2025
26 28 Oktober 2025 KOMENKO Oktober 2025 October 2025 Coordination Meeting
27 24 November 2025 ALCO November 2025 Alco November 2025
Product, Network, and Delivery Channel
28 25 November 2025 Komite Produk, Jaringan, Dan Delivery Channel
Committee
29 22 Desember 2025 ALCO Desember 2025 Alco December 2025
30 29 Desember 2025 KOMENKO Desember 2025 December 2025 Coordination Meeting
3. Rapat Direksi dengan pihak Pihak Eksternal 3. Board of Directors Meeting with External Parties
No Tanggal Agenda Agenda
1 14 Januari 2025 HLM Perbankan 2025 BI 2025 Banking Page
2 10 Februari 2025 Benchmarking Bank Papua Bank Papua Benchmarking
3 12 Februari 2025 Rapat Prudensial Meeting OJK OJK Prudential Meeting
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama PT. Signing of Cooperation Agreement with PT.
4 21 Februari 2025
Jaringan Inklusi Keuangan Jaringan Inklusi Keuangan
410 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 411
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
No Tanggal Agenda Agenda
5 25 Februari 2025 Pertemuan Koordinasi PPATK 2025 2025 PPATK Coordination Meeting
6 28 Februari 2025 Undangan Exit Meeting Bank Indonesia Invitation to Bank Indonesia Exit Meeting
7 28 Februari 2025 Prudential Meeting Prudential Meeting
8 07 Maret 2025 Entry Meeting OJK OJK Entry Meeting
9 17-19 Februari 2025 BPD Forum Multipolar BPD Multipolar Forum
Undangan Penandatanganan Perjanjian
10 20 Februari 2025 Invitation to Cooperation Agreement Signing
Kerjasama
11 25 Februari 2025 Pertemuan Koordinasi PPATK 2025 2025 PPATK Coordination Meeting
12 28 Februari 2025 Exit Meeting Bank Indonesia Bank Indonesia Exit Meeting
13 07 Maret 2025 Entry Meeting OJK OJK Entry Meeting
Coordination Meeting with the South Sulawesi
14 10 Maret 2025 Rapat Koordinasi Dengan Pemprov Sulsel
Provincial Government
Penandatanganan Perjanjian BIPARTIT FLPP Signing of the Flpp Bipartite Agreement and
15 13-14 Maret 2025
Dan Launching Produk KPR Griya Nusantara Launch of the Griya Nusantara Mortgage Product
Plenary Meeting on Dissemination of the TPAKD
16 17 Maret 2025 Rapat Pleno Diseminasi Program TPAKD
Program
Coordination Meeting with the Corruption
17 19 Maret 2025 Rapat Korrdinasi Dengan KPK
Eradication Commission (KPK)
House of Representatives Commission C Working
18 21 Maret 2025 Rapat Kerja Komisi C DPRD
Meeting
2025 South Sulawesi Sharia Economic Forum
19 24 Maret 2025 Rapat Forum Ekonomi Syariah Sulsel 2025
Meeting
20 08 April 2025 Halal BIhalal UNHAS Halal Bihalal at Hasanuddin University
Entry Meeting Pemeriksaan LKPD Serta
Entry Meeting for the 2024 Financial Statement
21 15 April 2025 Koordinasi Pemeriksaan LKPD Dan LKKL
(LKPD) Examination and Coordination Meeting
2024
Invitation to the 2025 Indonesia Guarante
22 16 April 2025 Undangan Indonesia Guarante Summit 2025
Summit
Undangan Launching SP2D Online Melalui Invitation to the Launch of SP2D Online Through
23 17 April 2025
SIPD-RI SIPD-RI
Menghadiri Stakeholder Gathering Bersama Attending the Stakeholder Gathering with the
24 17 April 2025
Ekosistem Perumahan Housing Ecosystem
25 22 April 2025 Fit & Proper Penyertaan Modal PT Jamkrida Fit & Proper Equity Participation of PT Jamkrida
Undangan Undian Nasional Simpeda BPDSI Invitation to the 2025 Simpeda Bpdsi National
26 23-25 April 2025
Tahun 2025 Lottery
27 28 April 2025 Undangan Konferensi Nasional Invitation to the National Conference
Invitation to the Launch of the Indonesian
Undangan Kegiatan Peluncuran Tata Kelola
28 29 April 2025 Banking Artificial Intelligence Governance
Kecerdasan Artifisial Perbankan Indonesia
Program
29 02 Mei 2025 Peringatan Hari Pendidikan Commemoration of Education Day
Penandatanganan MoU Terkait Kerjasama Signing of an MoU Regarding Collaboration in
30 08 Mei 2025 Pengembangan Transaksi Sekuritisasi Aset the Development of Housing Asset Securitization
Perumahan Transactions
31 09 Mei 2025 Penyelenggaraan FGD FGD Holding
32 15 Mei 2025 Kickoff Bulan Literasi Keuangan Financial Literacy Month Kickoff
33 16 Mei 2025 Rapat Kerja Produk Asuransi Kredit Credit Insurance Product Working Meeting
BANK SULSELBAR 411
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 412
No Tanggal Agenda Agenda
Synergy Between the South Sulawesi Provincial
Sinergitas Program Pemprov Sulsel Dengan
34 16 Mei 2025 Government and Regional-Owned Enterprises
BUMD
Programs
Sosialisasi & Pembukaan Botcamp Modest Socialization & Opening of the Modest Fashion
35 27 Mei 2025 Fashion, Rewako Petani Pintar, Dan Rewako Bootcamp, Smart Farmer Rewako, and Export
Ekspor 2025 Rewako 2025
36 28 Mei 2025 Rapat HLM TIPD & TP2DD TIPD & TP2DD Meeting
37 04 Juni 2025 Rapat Bersama PEFINDO Joint Meeting Pefindo
38 10 Juni 2025 Rapat Persiapan Porsebank 2025 Porsebank 2025 Preparatory Meeting
Entry Meeting with the Financial Services
39 11 Juni 2025 Rapat Entry Meeting dengan OJK
Authority (OJK)
Sosialisasi & Event MVT Connect 2025 PT. Mvt Connect 2025 Socialization & Event at PT
40 16 Juni 2025
Mitra Visindo Teknologi Makassar Mitra Visindo Teknologi Makassar
Seminar Nasional Kesiapan Industri National Seminar on Banking Industry Readiness
41 17-19 Juni 2025 Perbankan Dalam Merespon Eskalasi Climate in Responding to Climate Risk & Cyber Escalation
Risk & Cyber 2025 2025
Undangan Pengukuhan Pengurus Dan Invitation to Management Inauguration and
42 22 Juni 2025
Orientasi Program Kerja BPP KKSS Work Program Orientation of BPP-KKSS
43 23 Juni 2025 Entry Meeting OJK OJK Entry Meeting
44 26 Juni 2025 Top Digital Award 2025 Top Digital Award 2025
45 23 Juni 2025 Exit Meeting Pemeriksaan Tematik OJK OJK Thematic Audit Exit Meeting
46 26 Juni 2025 Top Digital Award 2025 Top Digital Award 2025
Undangan Launching Dan Festival QRIS Tap Invitation to the Launch and Festival of Qris Tap
47 29 Juni 2025
Sulsel South Sulawesi
48 30 Juni 2025 Pra Exit Meeting Pemeriksaan Tematik OJK OJK Pre-Exit Meeting for Thematic Audit
49 01 Juli 2025 Exit Meeting Pemeriksaan Tematik OJK OJK Thematic Audit Exit Meeting
50 03 Juli 2025 Undangan HLM FKIJK Tahun 2025 Invitation to the 2025 Fkijk Page
51 06 Juli 2025 Pengukuhan Mincara Malili Inauguration of the Malili Mincara
52 07 Juli 2025 Rapat Pertemuan Dengan Kodim Meeting with the Military District Command
Invitation to the PKS with the South Sulawesi
53 08 Juli 2025 Undangan PKS Dengan BPKP Prov Sulsel
Provincial BPKP
Kunjungan Dan Rapat Pertemuan DPRD Visit and Meeting of the Regional People's
54 11 Juli 2025
Komisi C Representative Council (DPRD) Commission C
Rapat Dengar Pendapat Komisi D DPRD Kota Hearing Meeting with Commission D of the
55 16 Juli 2025
Makassar Makassar City DPRD
Invitation to the 24th Annual National
Undangan Munas Tahunan Dan Munaslub
56 17-18 Juli 2025 Conference and Extraordinary National
XXIV Asbanda 2025
Conference of Asbanda 2025
Ekspose Rencana Kerja Bank Sulselbar Tahun
57 23 Juli 2025 Exposure of Bank Sulselbar's Work Plan for 2025
2025
Perumusan Kebijakan Pemprov Sulsel Sektor Formulation of South Sulawesi Provincial
58 25 Juli 2025
Perbankan Government Policies in the Sector Banking
59 24 Juli 2025 Rapat Pertemuan Jamkrindo Jamkrindo Meeting
Undangan BI Opening Ceremony Karya Kreatif Invitation to the Opening Ceremony of the 2025
60 24 Juli 2025
Sulsel 2025 South Sulawesi Creative Works
61 25 Juli 2025 Sosialisasi Aksi Stop Stunting Socialization of the Stop Stunting Action
62 27 Juli 2025 Opening Ceremony Porbank 2025 Opening Ceremony of the 2025 Porbank
63 28-29 Juli 2025 Undangan Seminar Nasional Invitation to the National Seminar
412 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 413
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
No Tanggal Agenda Agenda
64 30 Juli 2025 Undangan Exit Meeting OJK Invitation to the OJK Exit Meeting
63 06- 08 Agustus 2025 Seminar Nasional BPDSI BPDSI National Seminar
Prudential Meeting : RBB Perubahan 2025- Prudential Meeting: 2025-2027 Revised
65 15 Agustus 2025
2027 Business Plan
Kick Off Implementasi Surrounding Aplikasi Kick-Off Implementation of Surrounding
66 22 Agustus 2025
PSAK 71 & 413 Application of PSAK 71 & 413
67 29 September 2025 HLM FKIJK BIK 2025 Page 2025 Fkijk Bik
68 01 Oktober 2025 Risk Appetite Statement Risk Appetite Statement
Visit of the West Sulawesi Provincial DPRD
69 01 Oktober 2025 Kunjungan Panja DPRD Prov Sulbar
Working Committee
70 06 Oktober 2025 Monitoring Dan Evaluasi SLA Pekerjaan Monitoring and Evaluation of Work SLA
Entry Meeting of the South Sulawesi Provincial
71 13 Oktober 2025 Entry Meeting BPK Prov Sulsel
BPK
Invitation to the 2025 Indonesia Islamic Finance
Undangan Kegiatan Indonesia 2025 Dan
72 03 November 2025 Summit and the 2025 Annual Sharia Banking
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2025
Meeting
Participation in the Establishment of a
73 24 November 2025 Keikutsertaan Pembentukan Forum Kordinasi
Coordination Forum
Year-End Liquidity Coordination Meeting of
Rapat Kordinasi Likuiditas Akhir Tahun BPD
74 25 - 27 November 2025 Regional Development Banks (BPDs) Throughout
Se Indonesia
Indonesia
75 28 November 2025 Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 2025 Bank Indonesia Annual Meeting
Progres Pembangunan Gedung Kantor KCU Progress of the Mamuju Branch Office Building
76 17 November 2025
Mamuju Construction
Invitation to the 2025 Regional Coordination
77 01 Desember 2025 Undangan Rakorpusda P2DD Tahun 2025
Meeting (Rakorpusda) for P2DD
Invitation to the Page 2 of the South Sulawesi
Undangan HLM TPID Dan TP2DD Prov.sulsel
78 03 Desember 2025 Provincial TPID and TP2DD for the November
Periode November 2025
2025 Period
Invitation to the Year-End Dialogue Between
Undangan Dialog Akhir Tahun Antara Anggota
79 03 - 05 Desember 2025 Members of the Board of Commissioners and the
Dewan Komisioner Dan IJK 2025
IJK 2025
Entry Meeting of the Head of the House of
80 09 Desember 2025 Entry Meeting KAP
Representatives
Recess Visit of Commission II of the Indonesian
81 10 Desember 2025 Kunjungan Reses Komisi 2 DPR RI
House of Representatives
82 12 Desember 2025 Jambore Kepala Desa Tahun 2025 2025 Village Head Jamboree
83 12 Desember 2025 Pertemuan Dengan Koperasi Nusantara Meeting with the Nusantara Cooperative
Socialization Event for the Peak Night of the
Acara Sosialisasi Malam Puncak Jambore
84 13 Desember 2025 2025 South Sulawesi Provincial Village Head
Kepala Desa Tingkat Prov.sulsel 2025
Jamboree
Working Visit to the Directorate General of
Kunker Ke Dirjen Bina Keuangan Daerah Dan
85 15 - 17 Desember 2025 Regional Financial Development and PT Bank
PT. Bank DKI
DKI
Pesona Tenun & Pekan Budaya Pemkab Tana The Charm of Weaving & Cultural Week of the
86 19 - 21 Desember 2025
Toraja 2025 Tana Toraja Regency Government 2025
FGD Pencegahan Korupsi Dan Perbaikan Tata FGD on Corruption Prevention and Improving
87 22 Desember 2025
Kelola Pada Sektor Perbankan Governance in the Banking Sector
88 22 Desember 2025 Exit Meeting BPK Exit Meeting of BPK
BANK SULSELBAR 413
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 414
Pelatihan dan/atau Peningkatan Training and/or Competency
Kompetensi Anggota Direksi Improvement for Board Members
Bank Sulselbar memiliki kebijakan yang menekankan Bank Sulselbar has a policy that emphasizes the importance of
pentingnya Direksi untuk terus meningkatkan pengetahuan the Board of Directors continuously improving their knowledge
dan wawasan, khususnya terkait perkembangan industri and insight, particularly regarding developments in the banking
perbankan dan dunia usaha secara umum. Hal ini bertujuan industry and the business world in general. This aims to positively
untuk memberikan dampak positif bagi operasional Bank impact Bank Sulselbar’s operations, including through education
Sulselbar, salah satunya melalui program pendidikan dan and training programs designed to enhance competency. To
pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi. enhance the effectiveness of the Board of Directors’ performance,
Untuk meningkatkan efektivitas kinerja Direksi, dilaksanakan capability improvement is implemented through seminars and/or
peningkatan kapabilitas melalui seminar dan/atau pelatihan. training.
Tindakan ini merupakan salah satu bentuk penerapan tata This action is a form of implementing good governance for
kelola yang baik bagi Bank Umum, yang terkait dengan Commercial Banks, which is related to the requirement that:
kebutuhan bahwa:
1. Anggota Direksi harus memiliki kompetensi yang 1. Board members must possess adequate and relevant
memadai dan relevan dengan jabatannya untuk competencies to carry out their duties and responsibilities,
menjalankan tugas dan tanggung jawab, serta mampu and be able to implement these competencies in carrying out
mengimplementasikan kompetensi tersebut dalam their duties.
pelaksanaan tugas mereka.
2. Anggota Direksi harus memiliki kemauan dan 2. Board members must have the willingness and ability to
kemampuan untuk melakukan pembelajaran secara engage in continuous learning to enhance their knowledge
berkelanjutan dalam rangka meningkatkan pengetahuan of banking and the latest developments in finance or other
tentang perbankan serta perkembangan terkini di bidang fields that support the implementation of their duties and
keuangan atau bidang lain yang mendukung pelaksanaan responsibilities.
tugas dan tanggung jawab mereka.
Kebijakan Program Orientasi untuk Orientation Program Policy for New
Direksi Baru Board Members
Anggota Direksi yang diangkat untuk pertama kalinya akan Board members who are appointed for the first time will
mengikuti program orientasi atau pengenalan mengenai participate in an orientation program or introduction to Bank
Bank Sulselbar. Program ini bertujuan untuk memberikan Sulselbar. This program aims to provide an understanding of
pemahaman tentang visi, misi, dan nilai-nilai Bank Sulselbar, Bank Sulselbar’s vision, mission, and values, the Code of Conduct
kode etik dan pedoman tingkah laku, struktur organisasi, serta and code of conduct, the organizational structure, and the Board
pedoman dan tata tertib kerja Direksi. Program orientasi ini of Directors’ guidelines and work procedures. This orientation
juga memberikan gambaran umum mengenai rencana bisnis program also provides an overview of Bank Sulselbar’s business
Bank Sulselbar, informasi tentang kegiatan bisnis utama, serta plan, information on core business activities, and an outline of
garis besar tugas dan kegiatan Direksi berdasarkan peraturan the Board of Directors’ duties and activities based on banking
perbankan dan perundang-undangan yang berlaku. regulations and applicable laws.
Kebijakan Pelatihan/Peningkatan Board of Directors Training/Competency
Kompetensi Direksi Tahun 2025 Improvement Policy 2025
Program pengembangan kompetensi Direksi bertujuan untuk The Board of Directors’ competency development program
mendukung pelaksanaan tugas serta mencapai pertumbuhan aims to support the implementation of their duties and achieve
berkelanjutan dan pengelolaan Bank yang efektif. Bank sustainable growth and effective management of the Bank. Bank
Sulselbar memfasilitasi pengembangan kompetensi anggota Sulselbar facilitates the competency development of its members
414 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 415
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
melalui program pelatihan bagi Direksi, yang disesuaikan through training programs for the Board of Directors, tailored to
dengan perkembangan industri dan tata kelola yang terus industry developments and evolving governance.
berubah.
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang akan diikuti The training and/or competency improvement programs to be
oleh Direksi selama tahun 2025 adalah sebagai berikut. undertaken by the Board of Directors during 2025 are as follows.
Jenis Pelatihan dan Materi Types of Training and Competency Waktu dan
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi /Pelatihan Development/Training Materials Tempat Penyelenggara
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 28/04/2025 CV. Solusi Bankir
Risk Management Refreshment Level 7
7 Online Kompetensi
Program Inagurasi CRM-BSMR & CRM-BSMR Inauguration Program &
IRPA (Indonesia
Seminar Nasional Kearsipan Industri National Seminar on Banking Industry 18/06/2025
Risk Professional
Perbankan dalam memproses eskalasi Archives in Processing Climate Risk & Jakarta
Association)
climate risk & cyber risk 2025 Cyber Risk Escalation 2025
National Seminar on the Theme
Seminar Nasional dengan Tema
of Implementing Transaction
Implementasi Elektronifikasi Transaksi
Electronification Through Payment 21/04/2025
Melalui Aplikasi Sistem Pembayaran Asbanda
System Applications in Support of Jayapura
dalam mendukung program Pemda
Regional Government Programs of BPD
Kejrasama BPD Melalui SIPD-RI
Cooperation Through SIPD-RI
Direktur Diskusi Progres dan tantangan Discussion on Progress and Challenges
Yulis Suandi
Utama Roadmap Pengatan BPD 2024-2027 of the 2024-2027 BPD Improvement
21/08/2025
bagi BPD Seindonesia dan panduan Roadmap for BPDs Across Indonesia Asbanda
Yogyakarta
tata kelola Kecerdasan Artifisial and Guidelines for Artificial Intelligence
Perbankan Indonesia Governance in Indonesian Banking
Seminar Nasional BPD SI, National BPD SI Seminar: Implementation
06/08/2025
Implementasi Siskeudes untuk Tata of Siskeudes for Village Financial ASBANDA
Yogyakarta
Kelola Keuangan Desa Governance
Training Implementasi Governance Training on the Implementation of
Risk and Compliance (DRC) dan Governance Risk and Compliance (DRC) 25/09/2025
Asbanda
Perlindungan Hukum Direksi serta and Legal Protection for BPD Directors Jakarta
Komisaris BPD and Commissioners
Outlook Ekonomi dan Likuiditas Economic Outlook and Banking Liquidity 27/11/2025
Asbanda
Perbankan 2026 2026 Bandung
22/01/2025
Pembekalan Sertifikasi Treasury J7 Treasury Certification Training J7 APUVINDO
Jakarta
25/01/2025
Ujian Kompetensi Sertifikasi Treasury Treasury Certification Competency Exam ACI FMA
Jakarta
Perpanjangan Membership ACI FMA
ACI FMA Membership Extension for 13/03/2025
Pemilikan Sertifikat Treasury Tahun ACI FMA
Treasury Certificate Ownership in 2025 Web
2025
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 20/05/2025 CV. Solusi Bankir
Level 7 Risk Management Refreshment
7 Online Kompetensi
Pelatihan Perlindungan Konsumen- Consumer-Community Protection
10/06/2025 PT Anugrah
Direktur Masyarakat Sektor Jasa Keuangan Training in the Financial Services Sector
Dirhamsyah Bandung Cipta Edukasi
Pemasaran & POJK 22 Tahun 2023 under POJK 22 of 2023
Kadir*
Syariah
National Seminar on the Implementation
Seminar Nasional dengan Tema
of Transaction Electronification Through
Implementasi Elektronifikasi Transaksi
Payment System Applications in Support 21/04/2025
Melalui Aplikasi Sistem Pembayaran Asbanda
of the Regional Government's Partnership Jayapura
dalam mendukung program Pemda
Program with the Village-Owned
Kejrasama BPD Melalui SIPD-RI
Enterprises (BPD) through SIPD-RI
BPD SI National Seminar: Implementation
Seminar Nasional BPD SI,
of Village Financial Management 06/08/2025
Implementasi Siskeudes untuk Tata ASBANDA
System (Siskeudes) for Village Financial Yogyakarta
Kelola Keuangan Desa
Governance
Outlook Ekonomi dan Likuiditas 2026 Economic Outlook and Banking 27/11/2025
Asbanda
Perbankan 2026 Liquidity Bandung
BANK SULSELBAR 415
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 416
Jenis Pelatihan dan Materi Types of Training and Competency Waktu dan
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi /Pelatihan Development/Training Materials Tempat Penyelenggara
Biaya Membership ACI FMA Pemilikan ACI FMA Membership Fee for Treasury
Online ACI FMA
Sertifikasi Treasury Certification
Direktur
17/01/2025
Iswadi Ayub Operasional Refreshment Sertifikasi Treasury Treasury Certification Refreshment ACI FMA
Bali
& TI
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 28/04/2025 CV. Solusi Bankir
Level 7 Risk Management Refreshment
7 Online Kompetensi
Dian Anggriani Direktur
- - - -
Utina* Kepatuhan
17/01/2025
Refreshment Sertifikasi Treasury Treasury Certification Refreshment ACI FMA
Bali
Direktur Perpanjangan Membership ACI FMA
ACI FMA Membership Extension for 13/03/2025
Dwi Zulkarnain Kredit & Pemilikan Sertifikat Treasury Tahun ACI FMA
Treasury Certificate Ownership in 2025 Web
UMKM 2025
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 28/04/2025 CV. Solusi Bankir
Level 7 Risk Management Refreshment
7 Online Kompetensi
Sertifikasi KKNI Jenjang Kualifikasi KKNI Certification for Qualification Level
Rakhmat Nur Direktur 20/06/2025
7 Bidang Kepatuhan Subbidang 7, Compliance Field, Commercial Bank PT. LSPP
Kadir** Kepatuhan Jakarta
Pengelolaan Bank Umum Management Sub-field
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank 05/11/2025
Assessment of Bank Soundness and GCG LPPI
dan GCG Jakarta
Risk Manajemen Outlook 2026 Risk Management Outlook 2026
13/11/2025
"Navigationg Banking Business Amid "Navigating Banking Business Amidst the LPPI
Jakarta
Economic Landscape Tormoil” Economic Landscape"
* Masa jabatan sebagai Direktur Kepatuhan berakhir pada tanggal 26 Januari 2025.
** Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak 14 Mei 2025, berdasarkan RUPS LB 14 Mei 2025.
* The term of office as Compliance Director ends on January 26, 2025.
** Served as Compliance Director since May 14, 2025, based on the EGMS on May 14, 2025.
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Performance Assessment of Committees
Direksi, Sekretaris Perusahaan, Unit Under the BoD's, Corporate Secretary,
Internal Audit, Unit Manajemen Internal Audit Unit, Risk Management
Risiko dan Dasar Penilaiannya Unit and the Basis for Assessment
Dalam melaksanakan tugas kepengurusannya, Direksi In carrying out its management duties, the Board of Directors
membentuk 11 (sebelas) komite sebagai organ penunjang has established 11 (eleven) committees as supporting organs in
sesuai dengan kebutuhan bisnis Perseroan dan ketentuan accordance with business needs and regulatory requirements,
regulasi. Diharapkan, pembentukan komite ini dapat aiming to enhance operational effectiveness and efficiency.
menciptakan efektivitas dan efisiensi operasional. Komite- The committees under the Board of Directors consist of:
komite di bawah Direksi terdiri dari: 1. Asset and Liability Committee (ALCO)
1. ALCO 2. Credit Risk Management Committee
2. Komite Manajemen Risiko Kredit 3. Operational Risk Management Committee
3. Komite Manajemen Risiko Operasional 4. IT Steering Committee
4. Komite Pengarah Teknologi Informasi 5. Human Capital Committee
5. Komite Manajemen Sumber Daya Manusia 6. Efficiency Control Committee
6. Komite Pengendalian Efisiensi 7. Strategic Management Committee
7. Komite Manajemen Strategik 8. Code of Conduct Committee
8. Komite Kode Etik 9. Corporate and Syndication Credit Committee
9. Komite Kredit Korporasi dan Sindikasi 10. Large Credit/Financing Committee
10. Komite Kredit/Pembiayaan Besar 11. Branch Credit/Financing Committee
11. Komite Kredit/Pembiayaan Cabang
416 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 417
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Penilaian kinerja terhadap Komite Direksi ditentukan Performance assessment of these committees is based on their
berdasarkan tugas dan kewajiban yang tercantum dalam duties and responsibilities as stated in the Committee Charter,
Piagam Komite, Program Kerja Komite, dan hasil self- Work Program, and GCG self-assessment results.
assessment GCG.
Prosedur Penilaian Kinerja Performance Evaluation Procedure
Setiap Komite Direksi wajib memiliki pedoman pelaksanaan Each committee under the Board of Directors must have its own
tugas masing-masing. Penilaian kinerja Komite di bawah operational guidelines. Performance evaluations are conducted
Direksi dievaluasi secara individu maupun kolektif setiap annually, both individually and collectively, based on the
tahun, berdasarkan laporan pelaksanaan tugas Komite. implementation reports of each committee’s duties.
Penilaian kinerja ini dilakukan oleh Direksi. These evaluations are conducted by the Board of Directors.
Kriteria Penilaian Kinerja Performance Assessment Criteria
Kriteria penilaian kinerja Komite Direksi meliputi: The assessment criteria include:
1. Jumlah rapat yang dilaksanakan selama satu tahun. 1. Number of meetings conducted during the year;
2. Efektivitas pelaksanaan fungsi-fungsi Komite selama 2. Effectiveness in executing committee functions;
satu tahun. 3. Effectiveness in implementing meeting outcomes;
3. Efektivitas pelaksanaan hasil rapat Komite-Komite 4. Execution of other duties in accordance with applicable
Direksi. regulations.
4. Pelaksanaan tugas-tugas lainnya sesuai ketentuan yang
berlaku.
Hasil Penilaian Kinerja Komite di Results Of Performance Assessment
Bawah Direksi
Hasil evaluasi kinerja masing-masing Anggota Komite menjadi The evaluation results of each committee member serve as a basis
salah satu pertimbangan bagi Direksi dalam pemberhentian for consideration by the Board of Directors in decisions regarding
dan/atau penunjukan kembali anggota Komite yang dismissal and/or reappointment. These results also function as a
bersangkutan. Hasil evaluasi kinerja ini juga berfungsi sebagai tool for improving committee effectiveness.
sarana penilaian dan peningkatan efektivitas Komite.
Direksi menilai bahwa seluruh Komite telah melaksanakan The Board of Directors assesses that all committees have
tugasnya dengan optimal. Penilaian dilakukan berdasarkan performed their duties optimally, based on their contributions to
kontribusi masing-masing Komite kepada Perseroan, the Company, including reports and recommendations submitted
termasuk laporan dan rekomendasi yang diberikan kepada to the Board.
Direksi.
Mekanisme Pengunduran Diri dan Mechanism For Resignation And
Pemberhentian Direksi Dismissal Of Directors
Mekanisme pengunduran diri dan pemberhentian Direksi The procedures for resignation and dismissal of members of the
meliputi: Board of Directors are as follows:
1. Seorang anggota Direksi dapat mengajukan permohonan 1. A Director may submit a resignation request by providing
untuk mengundurkan diri dari jabatannya dengan written notice to the controlling shareholders and the
memberitahukan secara tertulis kepada Pemegang Company.
Saham Pengendali dan Perseroan.
BANK SULSELBAR 417
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 418
2. Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk 2. The Company must hold a GMS to decide on the resignation
memutuskan permohonan pengunduran diri anggota request within a maximum of 90 (ninety) days after receiving
Direksi paling lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah the resignation letter.
menerima surat pengunduran diri. 3. A Director may be temporarily suspended by the Board of
3. Anggota Direksi dapat diberhentikan sementara oleh Commissioners with stated reasons, and the decision must
Dewan Komisaris dengan menyebutkan alasannya dan be communicated in writing to the concerned Director.
wajib memberitahukan secara tertulis kepada anggota 4. The Board of Commissioners must hold a GMS within 90
Direksi yang bersangkutan. (ninety) days to either revoke or confirm the temporary
4. Dewan Komisaris harus menyelenggarakan RUPS untuk suspension. If the GMS is not held within this period or fails
mencabut atau menguatkan keputusan pemberhentian to reach a decision, the suspension becomes null and void.
sementara tersebut dalam waktu paling lambat 90 5. The Company must implement resignation and dismissal
(sembilan puluh) hari setelah tanggal pemberhentian mechanisms and disclose such information to the public in
sementara. Jika jangka waktu penyelenggaraan RUPS accordance with OJK regulations.
tersebut terlampaui atau RUPS tidak dapat mengambil
keputusan, pemberhentian sementara anggota Direksi
oleh Dewan Komisaris menjadi batal.
5. Perseroan wajib melakukan mekanisme pengunduran
diri serta pemberhentian Direksi dan memberikan
keterbukaan informasi kepada masyarakat sesuai
dengan ketentuan OJK.
418 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 419
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
DEWAN KOMISARIS
Board of Commissioners
Dewan Komisaris adalah organ perusahaan yang bertugas The Board of Commissioners is a corporate organ that is
dan bertanggung jawab secara kolektif untuk mengawasi collectively responsible for supervising and providing advice
serta memberikan nasihat kepada Direksi, serta memastikan to the Board of Directors, as well as ensuring that the Bank
bahwa Bank melaksanakan Good Corporate Governance implements Good Corporate Governance (GCG) at all levels of
(GCG) di seluruh tingkat organisasi. Dalam menjalankan the organization. In carrying out its duties and responsibilities,
tugas dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris bertindak the Board of Commissioners acts independently and is supported
secara independen dan dibantu oleh komite-komite yang by committees that assist in the execution of its supervisory
mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan. function.
Fungsi pengawasan Dewan Komisaris diwujudkan dalam dua The supervisory function of the Board of Commissioners is
tingkatan: carried out at two levels:
1. Level Performance, dimana Dewan Komisaris memberikan 1. Performance Level, where the Board of Commissioners
pengarahan dan nasihat kepada Direksi serta masukan provides direction and advice to the Board of Directors as
kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). well as input to the General Meeting of Shareholders (GMS).
2. Level Conformance, yang mencakup pengawasan lebih 2. Conformance Level, which includes further oversight to
lanjut untuk memastikan bahwa nasihat yang diberikan ensure that the advice provided has been implemented and
telah diimplementasikan dan seluruh ketentuan that all regulatory requirements and the Bank’s Articles of
peraturan perundang-undangan serta anggaran dasar Association are complied with.
Bank dipenuhi.
Kriteria Anggota Dewan Komisaris Criteria For Members Of The BoC’s
Proses pengangkatan anggota Dewan Komisaris dilakukan The appointment of members of the BoC’s is conducted after
setelah melalui uji kemampuan dan kepatutan (fit & proper passing the fit and proper test in accordance with Financial
test) sesuai dengan POJK Nomor 27/POJK.03/2016 Services Authority Regulation (POJK) No. 27/POJK.03/2016
tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak concerning Fit and Proper Test for Key Parties of Financial
Utama Lembaga Jasa Keuangan, serta SEOJK Nomor Services Institutions, as well as SEOJK No. 39/SEOJK.03/2016
39/SEOJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan concerning Fit and Proper Test for Prospective Controlling
Kepatutan bagi Calon Pemegang Saham Pengendali, Calon Shareholders, Members of the BoD’s, and Members of the BoC’s
Anggota Direksi, dan Calon Anggota Dewan Komisaris Bank. of Banks. Each member of the BoC’s must possess integrity,
Setiap anggota Dewan Komisaris harus memiliki integritas, competence, and a sound reputation.
kompetensi, dan reputasi yang baik.
Keanggotaan Dewan Komisaris di Bank Sulselbar harus The membership of the BoC’s of Bank Sulselbar must meet the
memenuhi syarat-syarat berikut: following requirements:
1. Setiap usulan penggantian dan/atau pengangkatan 1. Any proposal for the replacement and/or appointment of
anggota Dewan Komisaris kepada RUPS harus members of the BoC’s to the General Meeting of Shareholders
mempertimbangkan rekomendasi dari Komite (GMS) must consider recommendations from the Remuneration
Remunerasi dan Nominasi. and Nomination Committee.
2. Anggota Dewan Komisaris harus memiliki kompetensi 2. Members of the BoC’s must have adequate and relevant
yang memadai dan relevan dengan tugas dan tanggung competencies in relation to their duties and responsibilities.
jawabnya.
BANK SULSELBAR 419
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 420
3. Anggota Dewan Komisaris wajib memiliki kemauan 3. Members of the BoC’s must demonstrate willingness and
dan kapasitas untuk belajar secara berkelanjutan guna capacity to engage in continuous learning to enhance
meningkatkan pengetahuan di bidang perbankan dan knowledge in banking and other financial sectors that support
keuangan lainnya yang mendukung tugasnya. their duties.
4. Anggota Dewan Komisaris harus memenuhi syarat dan 4. Members of the BoC’s must fulfill the requirements and
telah lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (fit have passed the Fit and Proper Test in accordance with the
and proper test) sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa provisions of the Financial Services Authority (OJK).
Keuangan.
5. Anggota Dewan Komisaris hanya diperbolehkan 5. Members of the BoC’s are only permitted to hold concurrent
merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, positions as members of the BoC’s, BoD’s, or Executive Officers
Direksi, atau Pejabat Eksekutif di satu lembaga atau in one non-financial institution or company.
perusahaan non-lembaga keuangan.
6. Ketentuan rangkap jabatan sebagaimana dimaksud 6. The provisions on concurrent positions as referred to above
pada butir di atas tidak berlaku untuk anggota Dewan shall not apply to members of the BoC’s who:
Komisaris yang: a. Perform functional duties on behalf of the Bank’s
a. Melaksanakan tugas fungsional dari pemilik shareholder in the form of a legal entity, limited to
Bank yang berbentuk badan hukum, yaitu hanya supervisory functions; or
melakukan pengawasan, atau b. Hold concurrent positions in non-profit organizations,
b. Merangkap jabatan di organisasi atau lembaga provided that such roles do not interfere with their duties
nirlaba, asalkan tidak mengabaikan tugas dan and responsibilities as members of the BoC’s of the Bank.
tanggung jawab sebagai anggota Dewan Komisaris
Bank.
7. Mayoritas anggota Dewan Komisaris dilarang memiliki 7. The majority of members of the BoC’s are prohibited from
hubungan keluarga sampai derajat kedua dengan sesama having family relationships up to the second degree with fellow
anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi. members of the BoC’s and/or members of the BoD’s.
8. Anggota Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan 8. Members of the BoC’s are appointed and dismissed by the
oleh RUPS. Tata cara pengangkatan akan diuraikan dalam GMS. The procedures for appointment shall be stipulated in
keputusan RUPS. the GMS resolution.
9. Individu yang dicalonkan sebagai calon Anggota Dewan 9. Individuals nominated as candidates for members of the
Komisaris akan menjalani proses penilaian kemampuan BoC’s shall undergo the Fit and Proper Test conducted by the
dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Financial Services Authority.
10. Calon Anggota Dewan Komisaris yang lulus penilaian 10. Candidates who pass the Fit and Proper Test shall be proposed
kemampuan dan kepatutan akan diajukan untuk diangkat for appointment at the GMS or Extraordinary GMS.
dalam RUPS atau RUPS Luar Biasa.
Selanjutnya, dalam Pasal 41 POJK 17 Tahun 2023 dijelaskan Furthermore, Article 41 of POJK No. 17 of 2023 stipulates that
bahwa penggantian dan/atau pengangkatan anggota Dewan the replacement and/or appointment of members of the BoC’s
Komisaris harus memperhatikan hal-hal berikut: must consider the following:
1. Setiap usulan penggantian dan/atau pengangkatan 1. Any proposal for the replacement and/or appointment of
anggota Dewan Komisaris kepada RUPS wajib members of the BoC’s to the GMS must take into account
mempertimbangkan rekomendasi dari komite yang recommendations from the committee performing the
menjalankan fungsi nominasi. nomination function.
2. Anggota komite yang menjalankan fungsi nominasi yang 2. Members of the committee performing the nomination
memiliki benturan kepentingan dengan usulan yang function who have a conflict of interest with the proposed
direkomendasikan wajib mengungkapkannya dalam recommendation must disclose such conflict in the
rekomendasi tersebut. recommendation.
3. Penggantian dan/atau pengangkatan anggota Dewan 3. The replacement and/or appointment of members of
Komisaris harus mengedepankan komposisi yang the BoC’s must prioritize professional composition,
420 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 421
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
profesional, independensi, kesesuaian kompetensi, serta independence, competency alignment, and diversity required
keberagaman yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas for the execution of the Board’s duties and responsibilities.
dan tanggung jawab Dewan Komisaris.
4. Bank menetapkan dalam Anggaran Dasar mengenai 4. The Bank shall stipulate in its Articles of Association the
kriteria, mekanisme, dan tata cara pengangkatan, criteria, mechanisms, and procedures for the appointment,
penggantian, pemberhentian, dan/atau pengunduran replacement, dismissal, and/or resignation of members of
diri anggota Dewan Komisaris, termasuk kewenangan the BoC’s, including the authority attached to the BoC’s, in
yang melekat pada Dewan Komisaris, sesuai dengan accordance with prevailing laws and regulations.
ketentuan peraturan perundang-undangan.
Masa Jabatan Dewan Komisaris Term Of Office Of The BoC's
Masa jabatan Dewan Komisaris diatur dalam Pedoman Tata The term of office of the Board of Commissioners is regulated in
Kerja Dewan Komisaris yang dimiliki Bank, yang mencakup the Board of Commissioners Work Guidelines, which include the
hal-hal sebagai berikut: following provisions:
1. Anggota Dewan Komisaris diangkat oleh RUPS untuk 1. Members of the Board of Commissioners are appointed by
jangka waktu 4 (empat) tahun sesuai Akta RUPSLB the General Meeting of Shareholders (GMS) for a term of
Nomor 04 tanggal 07 Desember 2021 dan sesuai 4 (four) years based on the Extraordinary GMS Deed No.
ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan, dapat diangkat 04 dated December 7, 2021, and in accordance with the
kembali untuk masa jabatan kedua kalinya tanpa Company’s Articles of Association. They may be reappointed
mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk for a second term without prejudice to the right of the GMS to
memberhentikan sewaktu-waktu dengan menyebutkan dismiss them at any time by stating the reasons.
alasannya.
2. Jika oleh suatu sebab jabatan seorang atau lebih atau 2. In the event that one or more or all positions of the Board of
semua anggota Dewan Komisaris lowong, maka dalam Commissioners become vacant for any reason, a GMS must
waktu 30 hari setelah terjadinya lowongan tersebut be convened within 30 days after such vacancy occurs to
harus diselenggarakan RUPS untuk mengisi lowongan itu fill the position(s), taking into account prevailing laws and
dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan regulations as well as the Articles of Association.
dan Anggaran Dasar.
3. Seorang anggota Dewan Komisaris dapat mengundurkan 3. A member of the Board of Commissioners may resign from
diri dari jabatannya dengan memberitahukan secara their position by submitting written notice of such intention
tertulis mengenai maksud tersebut kepada Perseroan to the Company at least 30 days prior to the effective
sedikit-dikitnya 30 hari sebelum tanggal pengunduran resignation date.
dirinya.
4. Jabatan anggota Dewan Komisaris berakhir apabila: 4. The term of office of a member of the Board of Commissioners
a. Mengundurkan diri, shall end if:
b. Tidak lagi memenuhi persyaratan peraturan a. The member resigns;
perundang-undangan, b. The member no longer meets regulatory requirements;
c. Meninggal dunia, c. The member passes away;
d. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS. d. The member is dismissed based on a GMS resolution.
Tugas dan Fungsi Dewan Komisaris Duties And Functions Of The BoC's
Dewan Komisaris melaksanakan pengawasan terhadap The Board of Commissioners performs supervisory functions
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi secara berkala over the implementation of the duties and responsibilities of
maupun sewaktu-waktu, serta memberikan arahan dan the Board of Directors on a periodic and incidental basis, and
nasihat kepada Direksi sebagai berikut: provides direction and advice to the Board of Directors as follows:
1. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan 1. The Board of Commissioners shall conduct supervision for
untuk kepentingan Bank atas kebijakan dan jalannya the interests of the Bank over policies and management
BANK SULSELBAR 421
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 422
pengurusan oleh Direksi, memberikan nasihat kepada carried out by the Board of Directors, provide advice to the
Direksi, dan bertanggung jawab atas pengawasan Board of Directors, and be responsible for such supervision,
tersebut, sesuai dengan maksud dan tujuan Bank yang in accordance with the objectives of the Bank as stipulated
ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan, in laws and regulations, the Articles of Association, and GMS
anggaran dasar, dan keputusan RUPS, sesuai dengan resolutions, in line with POJK No. 17 of 2023 concerning
POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Governance Implementation for Commercial Banks, Article
Kelola bagi Bank Umum Pasal 49 Ayat 1. 49 paragraph (1).
2. Dewan Komisaris wajib mengarahkan, memantau, dan 2. The Board of Commissioners shall direct, monitor,
mengevaluasi pelaksanaan tata kelola, manajemen and evaluate the implementation of governance, risk
risiko, dan kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan management, and compliance in an integrated manner,
strategis Bank, sesuai dengan ketentuan peraturan as well as the Bank’s strategic policies, in accordance with
perundang-undangan, anggaran dasar, dan/atau applicable laws and regulations, the Articles of Association,
keputusan RUPS, sesuai dengan POJK Nomor 17 Tahun and/or GMS resolutions, in line with POJK No. 17 of 2023,
2023, tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, Article 49 paragraph (3).
Pasal 49 Ayat 3.
3. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan terhadap 3. The Board of Commissioners shall supervise the follow-
tindak lanjut Direksi atas temuan audit atau pemeriksaan up actions of the Board of Directors on audit findings and
dan rekomendasi dari satuan kerja audit internal Bank, recommendations from the Bank’s Internal Audit Unit,
auditor eksternal, hasil pengawasan Otoritas Jasa external auditors, supervisory results of the Financial
Keuangan, dan/atau hasil pengawasan otoritas dan Services Authority, and/or other supervisory authorities and
lembaga lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23, institutions as referred to in Article 23, in accordance with
sesuai dengan POJK Nomor 17 Tahun 2023, tentang POJK No. 17 of 2023, Article 50.
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, Pasal 50.
4. Melakukan tugas yang secara khusus diberikan 4. Perform duties specifically assigned based on the Articles
kepadanya menurut Anggaran Dasar, peraturan of Association, prevailing laws and regulations, and/or GMS
perundang-undangan, dan/atau berdasarkan keputusan resolutions.
RUPS.
5. Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Komisaris 5. In carrying out its duties, the Board of Commissioners acts in
bertindak untuk kepentingan Perseroan dan bertanggung the interest of the Company and is accountable to the GMS.
jawab kepada RUPS.
6. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang 6. Review and examine the annual report prepared by the Board
dipersiapkan oleh Direksi serta menandatangani laporan of Directors and sign the annual report.
tahunan tersebut.
Tugas dan fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Dewan In performing its supervisory duties during the 2025 financial
Komisaris selama tahun buku 2025, dibantu oleh Komite year, the Board of Commissioners was supported by the Audit
Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi, dan Committee, Risk Monitoring Committee, Remuneration
Komite Nominasi. Masing-masing anggota komite telah Committee, and Nomination Committee. Each committee
menjalankan tugas dan fungsinya dalam melakukan evaluasi member has carried out their duties and functions in evaluating
dengan memberikan masukan kepada Dewan Komisaris and providing input to the Board of Commissioners, serving as
sebagai referensi dalam memberikan arahan/nasihat dan references for delivering timely and appropriate direction, advice,
rekomendasi secara cepat dan tepat kepada Direksi terkait and recommendations to the Board of Directors regarding sound
pengelolaan usaha Bank yang baik dan sesuai dengan Bank management and the implementation of governance for
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. commercial banks.
Pada tahun buku 2025, Dewan Komisaris telah melakukan During the 2025 financial year, the BoC’s carried out supervisory
pengawasan dan memberikan arahan antara lain: activities and provided direction, including:
a. Memberikan arahan dalam penyusunan Rencana Bisnis a. Providing guidance in the preparation of the Bank Business
Bank (RBB). Plan (RBB).
422 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 423
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
b. Pemantauan dan evaluasi atas pelaksanaan Rencana b. Monitoring and evaluating the implementation of the 2025
Bisnis Bank tahun 2025. Bank Business Plan.
c. Pemantauan dan evaluasi kinerja keuangan Bank dan c. Monitoring and evaluating the Bank’s financial performance
laporan keuangan Bank setiap awal bulan. and financial statements on a monthly basis.
d. Pemantauan dan evaluasi kinerja non-keuangan Bank. d. Monitoring and evaluating the Bank’s non-financial
e. Pemantauan dan evaluasi perkembangan sesuai performance.
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. e. Monitoring and evaluating developments in the
f. Pemantauan dan evaluasi profil risiko Bank dan tingkat implementation of governance for commercial banks.
kesehatan Bank. f. Monitoring and evaluating the Bank’s risk profile and overall
g. Pemantauan dan evaluasi tindak lanjut temuan hasil Bank Soundness Rating.
audit internal (SKAI) dan audit eksternal (BI, OJK, BPK, g. Monitoring and evaluating follow-up actions on audit
dan KAP). findings from internal audit (SKAI) and external audits (Bank
Indonesia, OJK, Supreme Audit Board/BPK, and Public
Accounting Firms/KAP).
Tugas dan Tanggung Jawab Komisaris Duties And Responsibilities Of The
Utama President Commissioner
Selain melaksanakan tugas dan kewajiban anggota Dewan In addition to performing the general duties and responsibilities
Komisaris secara umum, Komisaris Utama memiliki tugas dan of members of the Board of Commissioners, the President
kewajiban sebagai berikut: Commissioner has the following duties and responsibilities:
a. Dalam memimpin rapat Dewan Komisaris, Komisaris a. In leading meetings of the Board of Commissioners, the
Utama bertindak sebagai primus inter pares dengan President Commissioner acts as primus inter pares by
mengkoordinasikan kegiatan Dewan Komisaris. coordinating the activities of the Board of Commissioners.
b. Memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan b. Chairing the General Meeting of Shareholders (GMS) and
Rapat Dewan Komisaris. meetings of the Board of Commissioners.
c. Melakukan komunikasi aktif dengan Direktur Utama c. Maintaining active communication with the President
dalam membahas isu-isu penting terkait strategi bisnis Director in discussing key issues related to business strategy
dan risiko perbankan. and banking risks.
d. Menjalin komunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan d. Establishing communication with the Financial Services
(OJK), Bank Indonesia, dan regulator lainnya terkait Authority (OJK), Bank Indonesia, and other regulators
kepatuhan dan peraturan perbankan. regarding compliance and banking regulations.
e. Berkoordinasi dengan regulator dan pemegang saham e. Coordinating with regulators and shareholders in banking
dalam kondisi perbankan yang membutuhkan tindakan conditions that require immediate action.
segera.
Jenis Keputusan yang Memerlukan Types Of Decisions Requiring Board of
Persetujuan Dewan Komisaris Commissioners Approval
Keputusan Direksi yang harus mendapat persetujuan tertulis Decisions of the Board of Directors that require written approval
dari Dewan Komisaris telah tertuang dalam dokumen from the Board of Commissioners are stipulated in the Company’s
Anggaran Dasar Perusahaan, yaitu apabila: Articles of Association, including:
1. Melepaskan, menjual, atau menghapuskan aktiva tetap 1. Disposing of, selling, or writing off fixed assets of the Company
milik perseroan yang melebihi jumlah tertentu yang exceeding a certain threshold determined by the Board of
ditetapkan oleh rapat Komisaris. Commissioners.
2. Mengeluarkan obligasi. 2. Issuing bonds.
3. Menetapkan struktur organisasi perseroan dan 3. Determining and amending the Company’s organizational
perubahannya. structure.
4. Mendirikan atau menghapuskan unit usaha. 4. Establishing or dissolving business units.
5. Menggadaikan barang-barang milik perseroan. 5. Pledging Company assets.
BANK SULSELBAR 423
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 424
Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Work Guidelines And Rules Of
Komisaris Procedure Of The BoC's
Dewan Komisaris Bank Sulselbar telah memiliki Pedoman The Board of Commissioners of Bank Sulselbar has established
dan tata tertib kerja Direksi Bank Sulselbar melalui Surat Work Guidelines and Rules of Procedure through Board of
Keputusan Direksi Nomor SK/075/DIR/K/XI/2020 tentang Directors Decree No. SK/075/DIR/K/XI/2020 concerning the
Buku Pedoman Perusahaan Kebijakan Umum Penerapan Tata Company Policy Manual on the Implementation of Corporate
Kelola Bank Sulselbar yang ditandatangani pada tanggal 18 Governance of Bank Sulselbar, signed on November 18, 2020.
November 2020.
Tujuan Pedoman Dewan Komisaris adalah mempermudah The purpose of these guidelines is to facilitate the Board of
Dewan Komisaris dalam memahami peraturan-peraturan Commissioners in understanding regulations related to their
yang terkait dengan tata kerja Dewan Komisaris dan organ working procedures and supporting organs. Therefore, the
kelengkapannya. Oleh karena itu, pengembangannya harus guidelines are continuously updated in accordance with the needs
selalu dilakukan sesuai kebutuhan perusahaan. Perubahan of the Company and must comply with prevailing regulations and
yang dilakukan harus didasarkan pada peraturan yang berlaku the Articles of Association.
dan tidak melanggar ketentuan dalam Anggaran Dasar.
Pedoman dan tata kerja Direksi Bank Sulselbar berisi tentang: The Work Guidelines and Rules of Procedure consist of:
• BAB I Pendahuluan • Chapter I: Introduction
• BAB II Pelaksanaan Tata Kelola • Chapter II: Governance Implementation
• BAB III Laporan Pelaksanaan Tata Kelola dan Penilaian • Chapter III: Governance Implementation Report and
Penerapan Tata Kelola Governance Assessment
• BAB IV Sanksi • Chapter IV: Sanctions
• BAB V Penutup • Chapter V: Closing
Pembidangan Tugas Pengawasan Division Of Supervisory Duties Of The
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Selain tugas, tanggung jawab, dan wewenang yang telah In addition to the duties, responsibilities, and authorities
dijelaskan di atas, masing-masing anggota Dewan Komisaris described above, each member of the Board of Commissioners
juga memiliki pembagian peran dan tanggung jawab tambahan also has additional roles and responsibilities based on their
sesuai dengan kompetensi dan bidangnya masing-masing. respective competencies and areas of expertise. The division
Pembagian kerja anggota Dewan Komisaris juga merangkap of duties also includes roles as Chairperson and/or member
sebagai Ketua dan/atau anggota Komite-Komite yang of committees established to support the implementation of
dibentuk untuk membantu pelaksanaan tugas dan tanggung supervisory functions. These committees consist of the Audit
jawab Dewan Komisaris. Komite tersebut terdiri dari Komite Committee, Risk Monitoring Committee, and Nomination and
Audit, Komite Pemantau Risiko, serta Komite Nominasi dan Remuneration Committee. The appointment of members of the
Remunerasi. Penetapan masing-masing anggota Dewan Board of Commissioners as committee members is stipulated
Komisaris sebagai anggota komite-komite ini ditetapkan through a Board of Commissioners Decree.
dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris.
Tabel Pembidangan Tugas Dewan Komisaris | Table of Duties of the Board of Commissioners
Nama Jabatan Lingkup Tugas Scope of Duties
Pengawasan bidang risiko, audit, serta Supervision of risk, audit, and remuneration and
Muhammad kebijakan remunerasi dan nominasi dengan nomination policies by becoming a Member of the
Komisaris
Idris* menjadi Anggota Komite Remunerasi dan Remuneration and Nomination Committee
Nominasi
424 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 425
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Tabel Pembidangan Tugas Dewan Komisaris | Table of Duties of the Board of Commissioners
Nama Jabatan Lingkup Tugas Scope of Duties
Memimpin dan mengoordinasikan Dewan Leading and coordinating the Board of
Komisaris dalam menjalankan fungsi Commissioners in carrying out its supervisory
pengawasan, memastikan penerapan GCG, function, ensuring the implementation of GCG,
Jufri Rahman** Komisaris Utama mengawasi strategi dan manajemen risiko, overseeing strategy and risk management,
mengevaluasi kinerja Direksi, serta menjalin evaluating the performance of the Board
komunikasi efektif dengan pemegang saham of Directors, and establishing effective
dan regulator. communication with shareholders and regulators.
Mengawasi penerapan manajemen risiko Oversee the implementation of risk management
dan pengendalian internal, menilai profil and internal controls, assess risk profiles, ensure
Andi Fadly Komisaris
risiko, memastikan efektivitas mitigasi, serta the effectiveness of mitigation, and monitor the
Ferdiansyah** Independen
memantau pelaksanaan audit internal dan implementation of internal audits and follow-up
tindak lanjut temuan audit. on audit findings.
Mengawasi penerapan GCG dan kepatuhan, Overseeing the implementation of GCG and
mengevaluasi kinerja dan implementasi RBB, compliance, evaluating the performance and
Huswan Husain Komisaris
memberikan masukan strategis, serta mengkaji implementation of RBB, providing strategic
** Independen
kebijakan remunerasi dan proses nominasi input, and reviewing the remuneration policy and
Direksi. nomination process for the Board of Directors.
* Telah berakhir masa jabatannya pada tanggal 14 Juli 2025 | His term of office ended on July 14, 2025
** Berdasaran RUPSLB tanggal 14 Mei 2025 | Based on the Extraordinary General Meeting of Shareholders on May 14, 2025
Kebijakan Rangkap Jabatan Dewan Concurrent Position Policy Of The Board
Komisaris of Commissioners
Sesuai dengan POJK Nomor 17 Tahun 2023, Anggota Dewan In accordance with Financial Services Authority Regulation
Komisaris dilarang merangkap jabatan dalam hal berikut: (POJK) No. 17 of 2023, members of the Board of Commissioners
1. Sebagai anggota direksi, anggota dewan komisaris, are prohibited from holding concurrent positions in the following
anggota dewan pengawas syariah, atau pejabat eksekutif cases:
di lembaga keuangan atau perusahaan keuangan, baik 1. As members of the Board of Directors, Board of
bank maupun non-bank; Commissioners, Sharia Supervisory Board, or Executive
2. Sebagai anggota direksi, anggota dewan komisaris, Officers in financial institutions or financial companies,
anggota dewan pengawas syariah, atau pejabat eksekutif whether banking or non-banking.
di lebih dari satu lembaga atau perusahaan non- 2. As members of the Board of Directors, Board of Commissioners,
keuangan, baik yang beroperasi di dalam maupun di luar Sharia Supervisory Board, or Executive Officers in more than
negeri; one non-financial institution or company, both domestically
3. Pada bidang tugas fungsional di lembaga keuangan and internationally.
bank dan/atau lembaga keuangan non-bank, baik yang 3. In functional positions within banking and/or non-bank
beroperasi di dalam maupun di luar negeri; financial institutions, both domestically and internationally.
4. Pada jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan 4. In positions that may create conflicts of interest in
kepentingan dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota the execution of duties as members of the Board of
dewan komisaris; dan/atau Commissioners.
5. Pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan 5. In other positions in accordance with prevailing laws and
perundang-undangan yang berlaku. regulations.
Anggota Dewan Komisaris di Bank Sulselbar diperkenankan Members of the Board of Commissioners of Bank Sulselbar
untuk merangkap jabatan, asalkan memenuhi ketentuan are permitted to hold concurrent positions, provided that they
yang berlaku. Kebijakan mengenai rangkap jabatan di comply with applicable regulations. The policy refers to Financial
Bank Sulselbar mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Services Authority Regulation No. 55/POJK.03/2016, which
Keuangan Nomor 55/POJK.03/2016, yang mensyaratkan stipulates that members of the Board of Commissioners may
bahwa anggota Dewan Komisaris hanya dapat merangkap only hold concurrent positions as members of the Board of
BANK SULSELBAR 425
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 426
jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, Direksi, atau Commissioners, Board of Directors, or Executive Officers in one
pejabat eksekutif di satu lembaga/perusahaan non-lembaga non-financial institution/company.
keuangan. Dewan Komisaris telah mengungkapkan jabatan The Board of Commissioners has disclosed their concurrent
rangkap yang dimilikinya, dan informasi mengenai jabatan positions, as presented in the table below:
rangkap tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Rangkap Jabatan Dewan Komisaris | Table of Concurrent Positions of the Board of Commissioners
Nama Jabatan Jabatan pada Perusahaan/ Instansi Lain Nama Perusahaan/ Instansi Lain
Muhammad Idris* Komisaris Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat
Jufri Rahman** Komisaris Utama Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat
Andi Fadly Ferdiansyah** Komisaris Independen
Huswan Husain ** Komisaris Independen
* Telah berakhir masa jabatannya pada tanggal 14 Juli 2025 | His term of office ended on July 14, 2025
** Berdasaran RUPSLB tanggal 14 Mei 2025 | Based on the Extraordinary General Meeting of Shareholders on May 14, 2025
Pengelolaan Benturan Kepentingan Management Of Conflict Of Interest Of
Dewan Komisaris The Board of Commissioners
Dewan Komisaris dilarang terlibat dalam pengambilan The Board of Commissioners is prohibited from being involved in
keputusan terkait kegiatan operasional perbankan, kecuali decision-making related to banking operational activities, except
untuk penyediaan dana kepada pihak terkait dan hal-hal for the provision of funds to related parties and other matters as
lain yang diatur dalam Anggaran Dasar Perusahaan atau stipulated in the Company’s Articles of Association or prevailing
peraturan perundang-undangan. laws and regulations.
Keterlibatan atau persetujuan Dewan Komisaris tidak The involvement or approval of the Board of Commissioners
menghapus tanggung jawab Direksi dalam pelaksanaan does not eliminate the responsibility of the Board of Directors
pengelolaan Perusahaan. Dewan Komisaris juga dilarang in managing the Company. The Board of Commissioners is also
terlibat dalam pengambilan keputusan yang dapat prohibited from participating in decision-making that may create
menimbulkan benturan kepentingan dan/atau bertentangan conflicts of interest and/or violate laws and regulations and the
dengan peraturan perundang-undangan dan Etika Jabatan Company’s Code of Conduct, including but not limited to:
Perusahaan, termasuk tetapi tidak terbatas pada:
1. Transaksi Orang Dalam (Insider Trading) 1. Insider Trading
Berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal, setiap In accordance with Capital Market Law, each member of the
anggota Dewan Komisaris dilarang untuk: Board of Commissioners is prohibited from:
a. Melakukan transaksi atas saham Perusahaan maupun a. Conducting transactions involving shares of the Company
saham Perusahaan lain yang melakukan transaksi or shares of other companies that have transactions with
dengan Perusahaan. the Company.
b. Mempengaruhi pihak lain untuk membeli saham b. Influencing other parties to purchase shares of the
Perusahaan maupun saham Perusahaan lain yang Company or shares of other companies that transact with
melakukan transaksi dengan Perusahaan. the Company.
c. Memberikan informasi kepada pihak lain. c. Providing information to other parties.
2. Benturan Kepentingan (Conflict of Interest) 2. Conflict of Interest
Benturan Kepentingan adalah kondisi di mana Conflict of Interest refers to a condition where the
kepentingan ekonomis Perusahaan berbenturan economic interests of the Company conflict with personal
dengan kepentingan ekonomis pribadi. Dalam hal ini, economic interests. In such cases, members of the Board of
anggota Dewan Komisaris yang mengalami Benturan Commissioners must:
Kepentingan harus:
426 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 427
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
a. Mengutamakan kepentingan Perusahaan dan tidak a. Prioritize the interests of the Company and not reduce
mengurangi keuntungan Perusahaan ketika terjadi the Company’s profitability in situations of conflict of
benturan kepentingan. interest.
b. Menghindari pengambilan keputusan dalam situasi di b. Avoid participating in decision-making when a conflict of
mana terdapat benturan kepentingan. interest exists.
c. Mengungkapkan hubungan kekeluargaan, hubungan c. Disclose family relationships, financial relationships,
keuangan, hubungan kepengurusan, dan hubungan management relationships, and ownership relationships
kepemilikan dengan anggota Dewan Komisaris lain with other members of the Board of Commissioners and/
dan/atau pihak lain dalam rangka bisnis Perusahaan. or other parties in relation to the Company’s business.
d. Mengungkapkan kondisi ketika pengambilan d. Disclose situations where decisions must still be made
keputusan tetap harus diambil meskipun ada despite the existence of a conflict of interest.
benturan kepentingan.
3. Anggota Dewan Komisaris dilarang memberikan atau 3. Prohibition on Improper Benefits
menawarkan, atau menerima, baik secara langsung Members of the Board of Commissioners are prohibited from
maupun tidak langsung, sesuatu yang berharga dari giving, offering, or receiving, directly or indirectly, anything
Pelanggan atau seorang pejabat Pemerintah atau Swasta of value from customers or government/private officials to
untuk mempengaruhi atau sebagai imbalan atas tindakan influence decisions or as compensation for actions taken.
yang telah dilakukan.
Komisaris Independen Independent Commissioners
Bank Sulselbar mengikuti regulasi yang ditetapkan oleh Bank Sulselbar complies with regulatory requirements regarding
otoritas mengenai keberadaan Komisaris Independen. the presence of Independent Commissioners. The number of
Jumlah Komisaris Independen di Bank harus sekurang- Independent Commissioners must be at least 50% (fifty percent)
kurangnya 50% (lima puluh persen) dari total anggota Dewan of the total members of the Board of Commissioners. At Bank
Komisaris. Di Bank Sulselbar, terdapat 2 (dua) orang Komisaris Sulselbar, there are 2 (two) Independent Commissioners out
Independen dari total 3 (tiga) anggota Dewan Komisaris. of a total of 3 (three) members of the Board of Commissioners.
Dengan demikian, komposisi Komisaris Independen di Bank Therefore, the composition of Independent Commissioners
Sulselbar melebihi 50% dari total anggota Dewan Komisaris. exceeds 50% of the total Board membership.
Kriteria Penentuan Komisaris Criteria for Determining Independent
Independen Commissioners
Persyaratan untuk diangkatnya anggota Dewan Komisaris The requirements for appointing Independent Commissioners are
Independen minimal sama dengan persyaratan untuk at least the same as those for non-independent Commissioners,
mengangkat anggota Dewan Komisaris non-Independen, with additional provisions under OJK Regulation No. 33/
ditambah dengan beberapa aturan lain dalam Peraturan OJK POJK.04/2014 as follows:
No.33/POJK.04/2014 sebagai berikut:
1. Komisaris Independen paling sedikit berjumlah 50% (lima 1. Independent Commissioners must constitute at least
puluh persen) dari jumlah anggota Dewan Komisaris. 50% (fifty percent) of the total members of the Board of
2. Anggota Dewan Komisaris tidak memiliki hubungan Commissioners.
keuangan, hubungan kepengurusan, hubungan 2. Members of the Board of Commissioners must not have
kepemilikan saham, atau hubungan keluarga dengan financial relationships, management relationships, share
anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi, dan/atau ownership relationships, or family relationships with other
Pemegang Saham Pengendali, yang dapat mempengaruhi Commissioners, Directors, and/or controlling shareholders
kemampuannya untuk bertindak independen. that could affect their independence.
3. Bukan merupakan orang yang bekerja atau memiliki 3. Must not have been employed or held authority and
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, responsibility to plan, lead, control, or supervise the activities
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan of the Issuer or Public Company within the last 6 (six) months,
BANK SULSELBAR 427
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 428
Emiten atau Perusahaan Publik dalam waktu 6 (enam) except for reappointment as Independent Commissioner in
bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali the subsequent period.
sebagai Komisaris Independen Emiten atau Perusahaan
Publik pada periode berikutnya.
4. Tidak memiliki saham, baik secara langsung maupun 4. Must not own shares, either directly or indirectly, in the Issuer
tidak langsung, pada Emiten atau Perusahaan Publik or Public Company.
tersebut.
5. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Emiten atau 5. Must not have affiliations with the Issuer or Public Company,
Perusahaan Publik, anggota Dewan Komisaris, anggota members of the Board of Commissioners, Board of Directors,
Direksi, atau pemegang saham utama Emiten atau or major shareholders.
Perusahaan Publik.
6. Memenuhi persyaratan Komisaris Independen 6. Must fulfill the requirements for Independent Commissioners
sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku. as stipulated in applicable regulations.
7. Tidak memiliki hubungan usaha, baik langsung maupun 7. Must not have business relationships, directly or indirectly,
tidak langsung, yang berkaitan dengan kegiatan usaha related to the business activities of the Issuer or Public
Emiten atau Perusahaan Publik. Company.
8. Komisaris Non-Independen dapat beralih menjadi 8. Non-Independent Commissioners may transition to
Komisaris Independen setelah memenuhi persyaratan Independent Commissioners after meeting the applicable
sebagai Komisaris Independen. requirements.
9. Komisaris Non-Independen yang akan beralih menjadi 9. Non-Independent Commissioners transitioning to
Komisaris Independen wajib menjalani masa tunggu Independent Commissioners must undergo a cooling-off
(cooling off) paling singkat 6 (enam) bulan. period of at least 6 (six) months.
10. Peralihan dari Komisaris Non-Independen menjadi 10. Such transition must obtain approval from the Financial
Komisaris Independen wajib memperoleh persetujuan Services Authority (OJK).
Otoritas Jasa Keuangan.
11. Komisaris Independen yang telah menjabat selama 11. Independent Commissioners who have served for 2 (two)
2 (dua) periode masa jabatan berturut-turut dapat consecutive terms may be reappointed in the next period
diangkat kembali pada periode selanjutnya sebagai provided that:
Komisaris Independen dengan syarat: a. The Board of Commissioners meeting assesses that the
a. Rapat anggota Dewan Komisaris menilai bahwa Independent Commissioner remains capable of acting
Komisaris Independen tetap dapat bertindak independently; and
independen; dan b. The Independent Commissioner declares their
b. Komisaris Independen menyatakan dalam RUPS independence at the GMS.
mengenai independensinya. 12. The statement of independence of Independent
12. Pernyataan Independensi Komisaris Independen wajib Commissioners must be disclosed in the governance
diungkapkan dalam laporan pelaksanaan tata kelola. implementation report.
Menurut Pasal 40 POJK Nomor 17 Tahun 2023, dijelaskan According to Article 40 of POJK No. 17 of 2023:
sebagai berikut:
1. Komisaris Independen menjabat untuk jangka 1. Independent Commissioners serve for a specific term and may
waktu tertentu dan dapat diangkat kembali setelah be reappointed upon approval by the GMS, for a maximum of
mendapatkan persetujuan RUPS, paling banyak untuk 2 two consecutive terms.
(dua) periode masa jabatan secara berturut-turut.
2. Komisaris Independen yang telah menjabat selama 2 2. Independent Commissioners who have served for two
(dua) periode masa jabatan secara berturut-turut dapat consecutive terms may be reappointed for a subsequent term
diangkat kembali pada periode selanjutnya sebagai as Independent Commissioners, taking into account:
Komisaris Independen dengan mempertimbangkan: a. Results of the Independent Commissioner’s performance
a. Hasil penilaian kinerja Komisaris Independen; assessment;
b. Hasil penilaian rapat Dewan Komisaris yang b. Results of the Board of Commissioners’ meeting
428 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 429
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
menyatakan bahwa Komisaris Independen tetap assessment, stating that the Independent Commissioner
dapat bertindak independen; remains capable of acting independently;
c. Hasil penilaian oleh kepala satuan kerja audit intern c. Results of the assessment by the head of the internal
dan Pejabat Eksekutif yang membawahkan fungsi audit unit and the Executive Officer in charge of human
sumber daya manusia yang menyatakan bahwa resources, stating that the Independent Commissioner
Komisaris Independen tetap dapat bertindak remains capable of acting independently; and
independen; dan d. Statement by the Independent Commissioner at the GMS
d. Pernyataan Komisaris Independen dalam RUPS regarding his/her independence.
mengenai independensinya.
Selain harus memenuhi persyaratan formal dan materiil yang In addition to fulfilling the formal and substantive requirements
sudah ditetapkan OJK, Komisaris Independen Bank Sulselbar stipulated by the Financial Services Authority (OJK),
juga harus memenuhi persyaratan independensi yang Independent Commissioners of Bank Sulselbar must also comply
tercantum dalam Buku Pedoman Perusahaan Tata Kelola with the independence requirements set forth in the Company
Perusahaan Bank Sulselbar, yaitu sebagai berikut: Governance Manual of Bank Sulselbar, as follows:
1. Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif Bank, 1. Former members of the Board of Directors or Executive
atau pihak-pihak yang memiliki hubungan dengan Bank, Officers of a Bank, or parties with relationships with the
yang dapat mempengaruhi kemampuan mereka untuk Bank that could affect their ability to act independently,
bertindak independen, wajib menjalani masa tunggu must undergo a cooling-off period of at least one year before
(cooling off) paling singkat 1 (satu) tahun sebelum menjadi becoming Independent Commissioners at the Bank.
Komisaris Independen pada Bank yang bersangkutan. 2. This provision does not apply to former members of the Board
2. Ketentuan tersebut tidak berlaku bagi mantan anggota of Directors who held supervisory functions or Executive
Direksi yang membawahkan fungsi pengawasan atau Officers who performed supervisory functions at the Bank
Pejabat Eksekutif yang melakukan fungsi pengawasan for at least one year.
pada Bank paling sedikit 1 tahun. 3. Applications for fit and proper assessments for prospective
3. Permohonan penilaian kemampuan dan kepatutan Independent Commissioners must be submitted no later
untuk calon Komisaris Independen diajukan paling cepat than 30 (thirty) days before the cooling-off period ends.
30 (tiga puluh) hari sebelum masa tunggu (cooling off) 4. Non-Independent Commissioners may transition to
berakhir. Independent Commissioners after meeting the requirements
4. Komisaris Non-Independen dapat beralih menjadi for Independent Commissioners.
Komisaris Independen setelah memenuhi persyaratan 5. Non-Independent Commissioners who wish to transition
sebagai Komisaris Independen. to Independent Commissioners must undergo a cooling-off
5. Komisaris Non-Independen yang akan beralih menjadi period of at least six months.
Komisaris Independen wajib menjalani masa tunggu 6. The transition from Non-Independent Commissioner to
(cooling off) paling singkat 6 (enam) bulan. Independent Commissioner must obtain approval from the
6. Peralihan dari Komisaris Non-Independen menjadi Financial Services Authority.
Komisaris Independen wajib memperoleh persetujuan 7. The Independent Commissioner’s Independence Statement
Otoritas Jasa Keuangan. must be disclosed in the Governance implementation report.
7. Pernyataan Independensi Komisaris Independen wajib
diungkapkan dalam laporan pelaksanaan Tata Kelola.
Pernyataan tentang independensi Statement Of Independence Of Each
masing-masing Komisaris Independent Commissioner
Independen
Setiap Komisaris Independen telah membuat Surat Pernyataan Each Independent Commissioner has signed an Independence
Independen yang menyatakan bahwa mereka tidak memiliki Statement declaring that they do not have financial relationships,
hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham, dan/ management relationships, share ownership, and/or family
atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris relationships with other members of the Board of Commissioners,
BANK SULSELBAR 429
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 430
lainnya, Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali, the Board of Directors, and/or Controlling Shareholders, or
atau hubungan lain yang dapat mempengaruhi kemampuan any other relationships that may affect their ability to act
mereka untuk bertindak secara independen. Berikut adalah independently. The Independence Statement is presented as
Surat Pernyataan Independen yang dimaksud: follows:
Komisaris Independen
Andi Fadly
Huswan Husain
Kriteria Komisaris Independen Ferdiansyah Independent Commissioner Criteria
Anggota Dewan Komisaris yang tidak memiliki Members of the Board of Commissioners who do
hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, not have financial relationships, management
hubungan kepemilikan saham, hubungan keluarga relationships, share ownership relationships,
dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, family relationships with other members of the
√ √
Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali Board of Commissioners, the Board of Directors
atau hubungan dengan Bank, yang dapat and/or Controlling Shareholders or relationships
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak with the Bank, which may affect their ability to
independen. act independently.
Bukan merupakan orang yang bekerja atau
Not a person who works or has the authority
mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
and responsibility to plan, lead, control,
merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau
or supervise the activities of the Issuer or
mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan
√ √ Public Company in the last 6 (six) months,
Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan
except for reappointment as an Independent
terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali
Commissioner of the Issuer or Public Company
sebagai Komisaris Independen Emiten atau
in the following period.
Perusahaan Publik pada periode berikutnya.
Tidak mempunyai saham baik langsung maupun
Does not have shares either directly or indirectly
tidak langsung pada Emiten atau Perusahaan √ √
in the Issuer or Public Company.
Publik tersebut.
Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Does not have an Affiliated relationship with
Emiten atau Perusahaan Publik, anggota Dewan the Issuer or Public Company, members of the
Komisaris, anggota Direksi, atau Pemegang √ √ Board of Commissioners, members of the Board
Saham Utama Emiten atau Perusahaan Publik of Directors, or Major Shareholders of the Issuer
tersebut. or Public Company.
Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung
Does not have a business relationship either
maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
√ √ directly or indirectly related to the business
kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Publik
activities of the Issuer or Public Company.
tersebut.
Apabila di kemudian hari ditemukan bahwa salah satu If in the future it is found that an Independent Commissioner
Komisaris Independen memiliki hubungan keuangan, has financial relationships, management relationships, share
hubungan kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau ownership, and/or family relationships with other members
hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris of the Board of Commissioners, the Board of Directors, and/
lainnya, Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali, or Controlling Shareholders, or any relationship with the Bank
atau hubungan dengan Bank yang dapat mempengaruhi that may affect their ability to act independently, the concerned
kemampuannya untuk bertindak independen, maka yang individual agrees to resign from their position as Independent
bersangkutan bersedia melepaskan jabatan Komisaris Commissioner and be replaced accordingly. This statement will
Independennya dan bersedia untuk diganti. Selanjutnya, also be submitted to the Financial Services Authority (OJK).
pernyataan ini akan disampaikan kepada OJK.
Kebijakan Rapat Dewan Komisaris Board of Commissioners Meeting Policy
Rapat diatur oleh Sekretaris Dewan Komisaris, mulai dari Meetings are organized by the Board of Commissioners
menyiapkan agenda dan materi hingga pencatatan risalah Secretary, including preparation of agenda and materials as well
rapat sebagai bukti yang sah bagi para anggota Dewan as recording minutes of meetings as valid evidence for decision-
Komisaris dalam mengambil keputusan, terutama jika making, especially in the case of differing opinions, and for third
430 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 431
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
terdapat pendapat yang berbeda, serta untuk pihak ketiga parties regarding decisions taken.
mengenai keputusan yang diambil dalam rapat.
Dewan Komisaris dapat mengadakan rapat sewaktu-waktu The Board of Commissioners may hold meetings at any time
berdasarkan permintaan satu atau beberapa anggota Dewan upon the request of one or more members of the Board of
Komisaris, permintaan Direksi, atau permintaan tertulis Commissioners, the request of the Board of Directors, or a written
dari satu atau beberapa Pemegang Saham yang mewakili request from one or more Shareholders representing at least
sekurang-kurangnya 1/10 dari jumlah saham dengan hak 1/10 of the total shares with voting rights, stating the matters
suara, dengan menyebutkan hal-hal yang akan dibicarakan to be discussed in accordance with OJK Regulation Number
sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 dan 33/POJK.04/2014 and the Board of Commissioners’ Rules of
Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris. Procedure.
1. Rapat Dewan Komisaris wajib diselenggarakan secara 1. Board of Commissioners meetings must be held periodically
berkala paling sedikit empat kali dalam setahun. at least four times a year.
2. Rapat Dewan Komisaris harus dihadiri oleh seluruh 2. Board of Commissioners meetings must be attended by all
anggota Dewan Komisaris secara fisik paling sedikit members of the Board of Commissioners in person at least
dua kali dalam satu tahun, terutama untuk evaluasi atau twice a year, especially for evaluation or determination
penetapan. purposes.
3. Jika Komisaris Non-Independen tidak dapat menghadiri 3. If a Non-Independent Commissioner is unable to attend a
rapat Dewan Komisaris secara fisik, ia dapat mengikuti Board of Commissioners meeting in person, he or she may
rapat melalui sarana teknologi telekonferensi. participate via teleconference.
4. Apabila rapat Dewan Komisaris dilaksanakan 4. If a Board of Commissioners meeting is held using
menggunakan sarana teknologi telekonferensi, harus teleconference technology, the following must be included:
dilengkapi dengan:
a. Dasar keputusan penyelenggaraan rapat a. The basis for the decision to hold the meeting using
menggunakan sarana teknologi telekonferensi, teleconference technology, including the Bank’s internal
termasuk ketentuan internal Bank dan risalah rapat regulations and minutes of the Board of Commissioners’
Dewan Komisaris; meeting;
b. Bukti rekaman penyelenggaraan rapat, dan b. Evidence of the meeting recording; and
c. Risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh c. Minutes of the meeting, signed by all participants
peserta yang hadir, yang harus didistribusikan kepada present, must be distributed to all members of the Board
seluruh anggota Dewan Komisaris. of Commissioners.
5. Pengambilan keputusan dalam rapat Dewan Komisaris 5. Decisions at Board of Commissioners meetings are made by
dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat. consensus.
6. Jika tidak terjadi musyawarah mufakat, pengambilan 6. If consensus cannot be reached, decisions are made by
keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak. majority vote.
7. Segala keputusan Dewan Komisaris bersifat mengikat 7. All decisions of the Board of Commissioners are binding on all
bagi seluruh anggota Dewan Komisaris. members of the Board of Commissioners.
8. Dewan Komisaris wajib membuat risalah rapat 8. The Board of Commissioners is required to prepare minutes
sebagaimana dimaksud pada huruf d dan e, yang of the meeting as referred to in letters d and e, which must be
didokumentasikan sesuai dengan peraturan perundang- documented in accordance with laws and regulations.
undangan.
9. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang terjadi 9. Dissenting opinions arising from Board of Commissioners
dalam rapat Dewan Komisaris harus dicantumkan secara meetings must be clearly stated in the minutes of the meeting,
jelas dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan along with the reasons for the dissenting opinions.
pendapat.
10. Risalah rapat Dewan Komisaris harus ditandatangani 10. Minutes of Board of Commissioners meetings must be signed
oleh seluruh anggota Dewan Komisaris yang hadir by all members of the Board of Commissioners present and
dan didistribusikan kepada seluruh anggota Dewan distributed to all members of the Board of Commissioners.
Komisaris.
BANK SULSELBAR 431
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 432
Rapat Internal Dewan Komisaris Internal Meetings Of The BoC's
Rapat Internal Dewan Komisaris telah dilaksanakan Internal meetings of the Board of Commissioners have been
sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Materi rapat telah conducted in accordance with applicable policies. Meeting
disampaikan paling lambat lima hari sebelum rapat. Untuk materials are submitted at least five days prior to the meeting.
tahun 2025, agenda, tanggal, dan peserta Rapat Dewan For the year 2025, the agenda, dates, and participants of the
Komisaris adalah sebagai berikut. Board of Commissioners meetings are as follows:
Tabel Rapat Internal Dewan Komisaris | Board of Commissioners Internal Meeting Table
No Tanggal Agenda Rapat Meeting Agenda
24 November Pembahasan Pengusulan Calon Pengurus DPS ke DSN- Discussion on the Proposal of Candidates for DPS
1.
2025 MUI Management to the DSN-MUI
a. Pembahasan Persetujuan Rencana Bisnis Bank a. Discussion on Approval of the Bank’s Business
b. Pembahasan Persetujuan Corporate Plan Plan
2. 28 November c. Pembahasan Persetujuan Pemberian Kredit b. Discussion on Approval of the Corporate Plan
Kepemilikan Rumah (KPR) Secondary kepada Pihak c. Discussion on Approval of Secondary Home
Terkait Ownership Loans (KPR) to Related Parties
22 Desember Pembahasan Masa Kerja Komite Dewan Komisaris PT Discussion on the Term of Office of the Committee
3.
2025 Bank Sulselbar of the Board of Commissioners of PT Bank Sulselbar
1. Discussion on the Interview Results of
1. Pembahasan Hasil Wawancara Calon Anggota Komite
Candidate Members of the Committee of the
Dewan Komisaris PT Bank Sulselbar
30 Desember Board of Commissioners of PT Bank Sulselbar
4. 2. Pembahasan Berakhirnya masa jabatan Anggota
2025 2. Discussion on the Expiration of the Term of
Komite Dewan Komisaris PT Bank Sulselbar
Office of the Committee Members of the Board
of Commissioners of PT Bank Sulselbar
Rapat Gabungan Dewan Komisaris Joint Meetings Of The Board of
dengan Direksi Commissioners And Board Of Directors
Rapat Gabungan antara Dewan Komisaris dan Direksi telah Joint meetings between the Board of Commissioners and the
dilaksanakan sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Materi Board of Directors have been conducted in accordance with
rapat disampaikan paling lambat 5 (lima) hari sebelum rapat. applicable policies. Meeting materials are submitted at least
Sepanjang tahun 2025, rincian mengenai agenda, tanggal, dan five (5) days prior to the meeting. Throughout 2025, details of
peserta rapat gabungan tersebut adalah sebagai berikut: agendas, dates, and participants are as follows:
Tabel Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi | Joint Meeting Table of the Board of Commissioners and the Board of Directors
No Tanggal Agenda Rapat Meeting Agenda
Pembahasan Usulan Hapus Buku Tahun Buku
1. 6 Maret 2025 Discussion of the Proposed Write-Off for Fiscal Year 2024
2024
Proposed Amendments to the 2025-2027 Business Plan
2. 24 Juni 2025 Usulan Perubahan RBB tahun 2025-2027
(RBB)
Pembahasan Kebijakan pemberian Discussion of the Remuneration Policy for Management and
3. 12 Agustus 2025
Remunerasi Pengurus dan DPS Sharia Supervisory Board (SSB)
4 9 September 2025 Pembahasan Anggaran Dasar Discussion of the Articles of Association
5 27 Oktober 2025 Rapat Pengurus PT Bank Sulselbar PT Bank Sulselbar Management Meeting
Pembahasan Kinerja, kendala dan tindak
Discussion of Performance, Obstacles, and Follow-up Actions
6 11 November 2025 lanjut pencapaian target RBB hingga Akhir
for Achieving the Business Plan Targets by the End of 2025
tahun 2025
7 28 November 2025 Pembahasan Recovery Plan Discussion of the Recovery Plan
8 30 November 2025 Pembahasan Hapus Buku Tahun 2025 Discussion of the 2025 Write-Off
432 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 433
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Frequency and Attendance of Board of
Dewan Komisaris Commissioners Meetings
Selama tahun 2025, Dewan Komisaris telah melaksanakan During 2025, the Board of Commissioners held 4 (four) internal
rapat internal sebanyak 4 (empat) kali dan rapat gabungan meetings and 8 (eight) joint meetings with the Board of Directors.
dengan Direksi sebanyak 8 (delapan) kali.
Tabel Frekuensi dan Kehadiran Rapat Dewan Komisaris | Board of Commissioners Meeting Frequency and Attendance Table
Rapat Gabungan Dewan
Rapat Dewan Komisaris Komisaris dengan Direksi RUPS
Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase
Jumlah dan Persentasi Kehadiran
Kehadiran Kehadiran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Nama Jabatan Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Muhammad Idris* Komisaris Independen 4 4 100% 8 4 50% 2 2 100%
Dr. H. Jufri
Komisaris 4 4 100% 8 4 50% 2 1 50%
Rahman M.Si**
Andi Fadly
Komisaris Independen 4 4 100% 8 4 50% 2 1 50%
Ferdiansyah**
Huswan Husain** Komisaris Independen 4 4 100% 8 4 50% 2 1 50%
* Telah berakhir masa jabatannya pada tanggal 14 Juli 2025 | His term of office ended on July 14, 2025
** Berdasarkan RUPSLB tanggal 14 Mei 2025 | Based on the Extraordinary General Meeting of Shareholders on May 14, 2025
Kebijakan pelatihan dan/atau Training Policy And/Or Competency
Peningkatan Kompetensi Anggota Development Of The Board of
Dewan Komisaris, Termasuk Program Commissioners, Including Orientation
Orientasi bagi Anggota Dewan Program For Newly Appointed Members
Komisaris Yang Baru Diangkat Orientation Program For New
Program Orientasi Komisaris Baru Commissioners
Bank Sulselbar telah menetapkan ketentuan terkait program Bank Sulselbar has established provisions regarding the
orientasi bagi Komisaris Baru, yang mencakup hal-hal berikut: orientation program for newly appointed Commissioners, which
1. Program Orientasi mengenai Bank Sulselbar wajib include the following:
diberikan kepada Anggota Dewan Komisaris yang baru 1. An orientation program regarding Bank Sulselbar must be
pertama kali menjabat di perusahaan. provided to members of the Board of Commissioners who are
2. Tanggung jawab pelaksanaan Program Orientasi serving for the first time in the Company.
berada pada Komisaris Utama. Jika Komisaris Utama 2. The responsibility for implementing the orientation program
berhalangan, tanggung jawab pelaksanaan program lies with the President Commissioner. If the President
beralih kepada Direktur Utama. Commissioner is unavailable, the responsibility is delegated
3. Materi yang disampaikan dalam Program Orientasi to the President Director.
meliputi: 3. The materials presented in the orientation program include:
a. Gambaran mengenai Bank Sulselbar, termasuk a. Overview of Bank Sulselbar, including objectives, nature,
tujuan, sifat, lingkup kegiatan, kinerja keuangan scope of activities, financial and operational performance,
dan operasi, strategi, rencana usaha jangka pendek strategy, short-term and long-term business plans,
dan jangka panjang, posisi kompetitif, risiko, serta competitive position, risks, and other strategic issues.
berbagai masalah strategis lainnya.
b. Pelaksanaan prinsip-prinsip Good Corporate b. Implementation of Good Corporate Governance
Governance oleh Bank Sulselbar. principles by Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR 433
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 434
c. Tanggung jawab hukum Anggota Dewan Komisaris. c. Legal responsibilities of members of the Board of
d. Penjelasan mengenai kewenangan yang Commissioners.
didelegasikan, audit internal dan eksternal, sistem d. Explanation of delegated authorities, internal and
dan kebijakan pengendalian internal, serta tugas dan external audits, internal control systems and policies,
peran Komite Audit dan komite lain yang dibentuk as well as the duties and roles of the Audit Committee
oleh Dewan Komisaris. and other committees established by the Board of
e. Penjelasan mengenai tugas dan tanggung jawab Commissioners.
Dewan Komisaris dan Direksi. e. Explanation of the duties and responsibilities of the
f. Team building, yang melibatkan seluruh Anggota Board of Commissioners and the Board of Directors.
Dewan Komisaris, baik yang baru menjabat maupun f. Team building activities involving all members of the
yang telah menjabat sebelumnya, dengan tujuan Board of Commissioners, both newly appointed and
untuk membangun kekompakan dan kerjasama tim existing members, aimed at strengthening cohesion and
sebagai Komisaris. teamwork.
Program Orientasi dapat dilaksanakan dalam bentuk The orientation program may be conducted in the form of
presentasi, pertemuan, kunjungan ke fasilitas perusahaan, presentations, meetings, site visits to company facilities,
serta perkenalan dengan para Pimpinan Divisi, Kelompok, introductions to Division Heads, Units, and employees, as well as
Unit, dan Pegawai di perusahaan, serta program lainnya. other relevant programs.
Kebijakan Pelatihan/Peningkatan Training Policy / Competency
Kompetensi Dewan Komisaris Tahun Development Of The Board of
2025 Commissioners In 2025
Seiring dengan perkembangan bisnis Bank, Dewan Komisaris In line with business developments, the Board of Commissioners
berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan is committed to continuously enhancing competencies and
keterampilan melalui program pelatihan dan pengembangan skills through training and development programs conducted
yang dilaksanakan minimal sekali dalam setahun. Program at least once a year. These training programs also aim to fulfill
pelatihan ini juga bertujuan untuk memenuhi syarat sustainability requirements in the fit and proper test assessment
keberlanjutan dalam penilaian kemampuan dan kepatutan of Board of Commissioners members.
anggota Dewan Komisaris.
Dewan Komisaris menetapkan bahwa program pendidikan/ The Board of Commissioners stipulates that such education/
pelatihan ini wajib diikuti oleh setiap anggota Dewan training programs must be attended by each member at
Komisaris minimal 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. Adapun least 2 (two) times per year. The training and/or competency
pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah development programs attended by the Board of Commissioners
diikuti oleh Dewan Komisaris selama tahun 2025 adalah during 2025 are as follows:
sebagai berikut:
Nama Pendidikan/Pelatihan/
Pegawai Jabatan Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Tempat Tgl.mulai Tgl.berakhir
Muhammad Pelatihan Intergrasi Laporan Learning Media
Komisaris Utama Yogyakarta 16/01/2025 17/01/2025
Idris Keuangan Indonesia
Mengukur dan Menentukan
Risk Appetite Risk
Tolerance & Risk Limit
Key Pro Jakarta 16/04/2025 17/04/2025
dalam menciptakan
sistem manajemen risiko
terintergrasi
Refreshment Manajemen CV. Solusi Bankir
Online 24/04/2025 24/04/2025
Risiko Jenjang 6 Kompetensi
434 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 435
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Nama Pendidikan/Pelatihan/
Pegawai Jabatan Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Tempat Tgl.mulai Tgl.berakhir
Pelatihan Manajemen Risiko
Operasional & Strategi
Anti Fraud yang efektif Key Pro Jakarta 20/05/2025 21/05/2025
dalam memperkuat sistem
pengendalian Internal
Two Day Public Training
Tugas Pokok Dewan
Sinergi Indonesia
Komisaris & Penyusunan Jakarta 19/05/2025 20/05/2025
Pintar
Laporan sebagai fungsi
pengawas bank
Penerapan Tata Kelola
PT Sinergi
Remunerasi dan Nominasi Jakarta 03/09/2025 04/09/2025
Indonesia Pintar
bagi Bank UMUM
Konferensi Nasional Anti ACFE Indonesia
Yogyakarta 25/06/2025 26/06/2025
Fraud 2025 Chapter
Penerapan Tata Kelola Bagi Rintisan
Bank Umum Konvensional Manajemen Jakarta 27/08/2025 28/08/2025
dan Syariah Gagasan
Diskusi Progres dan
tantangan Roadmap
Pengatan BPD 2024-2027
bagi BPD Seindonesia Asbanda Yogyakarta 21/08/2025 22/08/2025
dan panduan tata kelola
Kecerdasan Artifisial
Perbankan Indonesia
Pelatihan dan Sertifiaksi
"Certification in Audit iKAi Jakarta 18/11/2025 20/11/2025
Committee Practices (CACP)
Pembekalan Sertifikasi
Dr. H. Jufri CV. Solusi Bankir
Komisaris Utama Manajemen Risiko Jenjang 6 Makassar 10/06/2025 13/06/2025
Rahman, M.Si Kompetensi
Fast Track
Pembekalan Sertifikasi
Huswan Komisaris CV. Solusi Bankir
Manajemen Risiko Jenjang 6 Makassar 10/06/2025 13/06/2025
Husain Independen Kompetensi
Fast Track
Pembekalan Sertifikasi
Andi Fadly Komisaris CV. Solusi Bankir
Manajemen Risiko Jenjang 6 Makassar 10/06/2025 13/06/2025
Ferdiansyah Independen Kompetensi
Fast Track
Tata Cara dan Frekuensi Pemberian Procedures and Frequency of Providing
Nasihat Advice
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pemberian nasihat The Board of Commissioners provides advice to the Board
kepada Direksi, baik secara formal maupun informal, sebagai of Directors, both formally and informally, as part of its role
bagian dari perannya dalam memastikan pengelolaan Bank in ensuring that the Bank’s management is carried out in
dilakukan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik. Nasihat accordance with the principles of good governance. This advice is
tersebut disampaikan melalui berbagai sarana, termasuk provided through various channels, including written letters and
surat tertulis dan rapat terstruktur. structured meetings.
BANK SULSELBAR 435
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 436
Tata Cara Pemberian Nasihat Procedures for Providing Advice
1. Nasihat diberikan untuk semua aspek kebijakan 1. Advice is provided on all aspects of the Bank’s management
pengurusan dan operasional Bank secara umum. and operational policies in general.
2. Dewan Komisaris dapat meminta Direksi untuk 2. The Board of Commissioners may request the Board of
mengambil tindakan tertentu demi kepentingan Bank. Directors to take specific actions in the interests of the Bank.
Meskipun nasihat ini tidak bersifat mengikat, Direksi Although this advice is not binding, the Board of Directors is
wajib memberikan alasan jika tidak melaksanakannya. required to provide reasons for failure to implement it.
3. Pemberian nasihat bertujuan untuk memastikan kegiatan 3. The purpose of providing advice is to ensure that the Bank’s
Bank selaras dengan visi, misi, serta tujuan perusahaan. activities are aligned with the company’s vision, mission, and
objectives.
4. Dewan Komisaris bertindak untuk mencegah kebijakan 4. The Board of Commissioners acts to prevent policies or
atau tindakan Direksi yang dapat merugikan atau actions by the Board of Directors that could harm or reduce
mengurangi keuntungan Bank. the Bank’s profits.
5. Dewan Komisaris memberikan arahan terkait langkah 5. The Board of Commissioners provides direction regarding
perbaikan, termasuk pemberhentian sementara anggota corrective measures, including the temporary dismissal of
Direksi jika diperlukan, sesuai dengan ketentuan hukum members of the Board of Directors if necessary, in accordance
yang berlaku. with applicable laws.
6. Dewan Komisaris mengarahkan, memantau, dan 6. The Board of Commissioners directs, monitors, and evaluates
mengevaluasi kebijakan strategis Bank demi tercapainya the Bank’s strategic policies to achieve the company’s
tujuan perusahaan. objectives.
7. Untuk mendukung pengawasan dan pemberian nasihat, 7. To support its oversight and advisory functions, the Board
Dewan Komisaris membentuk dan mengadakan of Commissioners establishes and coordinates with the
koordinasi dengan Komite Audit, Komite Pemantau Audit Committee, the Risk Oversight Committee, and the
Risiko, dan Komite Remunerasi dan Nominasi. Remuneration and Nomination Committee.
Frekuensi Pemberian Nasihat Frequency of Advice Provision
Pemberian nasihat dilakukan secara berkala melalui dua jenis Advice provision is conducted periodically through two main
rapat utama: types of meetings:
1. Rapat Internal Dewan Komisaris 1. Internal Board of Commissioners Meetings
Rapat ini bertujuan untuk membahas isu-isu strategis These meetings aim to discuss strategic issues and supervisory
dan langkah pengawasan tanpa kehadiran Direksi. measures without the presence of the Board of Directors.
2. Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi 2. BoC’s Meetings with the BoD’s
Rapat ini diadakan untuk menyampaikan nasihat These meetings are held to provide advice directly to the
langsung kepada Direksi, memastikan adanya diskusi dan Board of Directors, ensuring discussion and follow-up on the
tindak lanjut terkait kebijakan serta langkah strategis Bank’s policies and strategic initiatives.
Bank.
Selain itu, Dewan Komisaris juga mengadakan In addition, the Board of Commissioners also holds
rapat koordinasi dengan komite-komite di bawah coordination meetings with committees under its supervision,
pengawasannya, seperti Komite Audit, Komite Pemantau such as the Audit Committee, the Risk Oversight Committee,
Risiko, dan Komite Remunerasi dan Nominasi. Rapat- and the Remuneration and Nomination Committee. These
rapat ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi dan meetings serve as an important forum for evaluating
memberikan masukan terhadap kebijakan yang diajukan and providing input on policies proposed by the Board of
Direksi. Directors.
436 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 437
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Melalui tata cara dan frekuensi pemberian nasihat Through this organized procedure and frequency of advisory
yang terorganisir ini, Dewan Komisaris memastikan provision, the Board of Commissioners ensures that the
pengelolaan Bank berjalan efektif, sesuai dengan prinsip Bank’s management is effective, in accordance with the
kehati-hatian dan tata kelola yang baik. principles of prudence and good governance.
Penilaian Kinerja Direksi dan Dewan Performance Assessment of the Board of
Komisaris Directors and Board of Commissioners
Penilaian Kinerja Direksi BoD's Performance Assessment
RapatUmumPemegangSahamTahunanmerupakanforumbagi The Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) serves
Direksi untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan as a forum for the Board of Directors to report and account
kinerja Perusahaan kepada pemegang saham berdasarkan for the Company’s performance to shareholders based on
kontrak kerja manajemen, serta melakukan penilaian the management employment contract, and to assess the
terhadap kinerja Direksi secara individu dan kinerja masing- performance of individual Directors and the performance of each
masing Komite sebagai organ penunjang Direksi. Committee as a supporting organ of the Board of Directors.
Kebijakan umum mengenai evaluasi kinerja Direksi mengacu The general policy regarding the evaluation of the performance of
pada Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi. Pelaksanaan the Board of Directors refers to the Board of Directors’ Guidelines
penilaian kinerja Direksi dilakukan berdasarkan tolak ukur and Work Procedures. The implementation of the Board of
penilaian kinerja masing-masing anggota Direksi. Directors’ performance assessment is based on the performance
assessment benchmarks of each member of the Board of Directors.
• Prosedur dan Tata Cara Penilaian Kinerja Direksi • Procedures and Methods for BoD’s Performance Assessment
Untuk mengukur pencapaian kinerja Direksi, penilaian To measure the performance of the BoD’s, assessments are
dilakukan secara kolektif dan individu oleh Dewan conducted collectively and individually by the Board of
Komisaris dengan dukungan Komite Nominasi dan Commissioners with the support of the Nomination and
Remunerasi. Penilaian ini dilaksanakan secara berkala Remuneration Committee. These assessments are conducted
dan hasilnya dilaporkan kepada Pemegang Saham periodically, and the results are reported to Shareholders
melalui forum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). through the General Meeting of Shareholders (GMS).
Pada RUPS tahun buku 2025, Pemegang Saham At the 2025 GMS, Shareholders approved the company’s
menyetujui laporan tahunan perusahaan, mengakui annual report, acknowledged the results achieved, and
hasil yang telah dicapai, serta memberikan pembebasan granted full release and discharge (acquit et de charge) to the
sepenuhnya tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Board of Directors for the Bank’s operational implementation
Direksi atas pelaksanaan operasional Bank selama tahun during the year.
tersebut.
Penilaian individu terhadap Direksi dilakukan setiap Individual assessments of the BoD’s are conducted annually
tahun untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan to evaluate the effectiveness of each member’s duties
tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota. and responsibilities. These assessments are based on Key
Penilaian ini berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) Performance Indicators (KPIs) agreed upon at the beginning
yang telah disepakati di awal tahun sesuai bidang tugas of the year, relevant to their respective areas of responsibility.
masing-masing. Proses penilaian juga mencakup laporan The assessment process also includes a Governance Self-
Self Assessment Tata Kelola yang disampaikan kepada Assessment report, which is submitted periodically to the
OJK secara berkala sesuai dengan Surat Edaran OJK No. Financial Services Authority (OJK) in accordance with
13/SEOJK.03/2017. Self Assessment ini mengacu pada OJK Circular Letter No. 13/SEOJK.03/2017. This Self-
tiga aspek tata kelola utama, yaitu Governance structure, Assessment addresses three key governance aspects:
Governance process, dan Governance outcome. Governance Structure, Governance Process, and Governance
Outcome.
BANK SULSELBAR 437
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 438
• Kriteria Penilaian Kinerja Direksi • Board of Directors Performance Assessment Criteria
1. Penilaian Kolegial 1. Collegial Assessment
Penilaian berdasarkan Rencana Kerja 2025 sebagai The assessment is based on the 2025 Work Plan as
sasaran atau fokus Perusahaan. Hal ini dilakukan the Company’s target or focus. This is conducted for
untuk pengembangan Perusahaan dan pelaksanaan Company development and the implementation of
penugasan Pemegang Saham, serta memenuhi target Shareholder assignments, as well as meeting short- and
jangka pendek dan menengah yang mencakup aspek medium-term targets covering financial, operational,
keuangan, operasional, tata kelola, dan manajemen governance, and risk management aspects.
risiko.
2. Penilaian Individu 2. Individual Assessment
Penilaian berdasarkan jabatan untuk setiap Direksi, The assessment is based on the position of each Director,
yaitu: namely:
1. Direktur Utama 1. President Director
o Mencapai target finansial dan pengembangan o Achieving financial targets and developing
kompetensi pegawai. employee competencies.
o Menjaga tata kelola dan pertumbuhan market o Maintaining good governance and growing
share. market share.
2. Direktur Kepatuhan 2. Compliance Director
o Menyediakan kontrol dan pengawasan o Providing control and oversight through the
melalui Dashboard Internal Control. Internal Control Dashboard.
o Mengelola pelatihan terkait kepatuhan (APU- o Managing compliance training (AML-CFT).
PPT).
3. Direktur Pemasaran & Syariah 3. Marketing & Sharia Director
o Meningkatkan funding dan transaksi o Increasing funding and e-channel transactions.
e-channel. o Ensuring optimal service network oversight.
o Memastikan pengawasan jaringan pelayanan
berjalan optimal.
4. Direktur Operasional & TI 4. Operations & IT Director
o Melakukan regular testing dan integrasi o Conducting regular testing and integration of IT
sistem IT. systems.
5. Direktur Kredit & UMKM 5. Credit & MSME Director
o Memperbaiki kualitas kredit dan pelaporan o Improving credit quality and timely reporting.
tepat waktu. o Developing risk management reports.
o Mengembangkan laporan manajemen risiko.
Melalui prosedur penilaian yang objektif dan sistematis, Through objective and systematic assessment procedures,
Bank memastikan Direksi dapat melaksanakan tugasnya the Bank ensures that the Board of Directors can carry out its
secara optimal, mendukung pencapaian visi perusahaan, duties optimally, support the achievement of the company’s
dan menjaga keberlanjutan operasional. vision, and maintain operational sustainability.
• Pihak yang Melakukan Penilaian • Assessment Parties
Pihak yang melakukan penilaian terhadap kinerja Direksi The Board of Directors’ performance is assessed by the
adalah Direksi itu sendiri melalui self assessment. Hasil Board of Directors themselves through self-assessments. The
penilaian tersebut kemudian dievaluasi oleh Dewan results of these assessments are then evaluated by the Board
Komisaris dalam rapat, berdasarkan rekomendasi dari of Commissioners in a meeting, based on recommendations
Komite Remunerasi dan Nominasi. from the Remuneration and Nomination Committee.
438 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 439
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Hingga akhir Desember 2025, seluruh anggota Direksi As of the end of December 2025, all members of the Board of
tidak menerima sanksi atau penilaian buruk. Nilai-nilai Directors have not received any sanctions or negative ratings.
yang diperoleh mencerminkan bahwa manajemen Bank The scores obtained reflect that the Bank’s management
telah menerapkan Tata Kelola yang umumnya baik. Hal has implemented generally good Corporate Governance.
ini terlihat dari pemenuhan yang memadai terhadap This is evident in the adequate compliance with Corporate
prinsip-prinsip Tata Kelola. Apabila terdapat kelemahan Governance principles. If there are weaknesses in the
dalam penerapan prinsip Tata Kelola di Bank Sulselbar, implementation of Corporate Governance principles at
kelemahan tersebut tidak berdampak signifikan secara Bank Sulselbar, these weaknesses do not have a significant
umum, namun memerlukan perhatian yang cukup dari impact overall, but require sufficient attention from Bank
manajemen Bank. Kelemahan-kelemahan ini dapat management. These weaknesses could impact the Bank’s
memengaruhi peran aktif pengawasan Bank serta active supervisory role and the Bank’s Business Plan for
Rencana Bisnis Bank pada tahun 2025. 2025.
• Board of Directors Performance Assessment Results
• Hasil Penilaian Kinerja Direksi
The shareholder assessment results indicate that
Hasil penilaian pemegang saham menunjukkan bahwa
shareholders have received the company’s annual report for
pemegang saham telah menerima laporan tahunan
the 2025 financial year regarding the company’s operations
perusahaan tahun buku 2025 mengenai keadaan
and results achieved. Furthermore, they have granted full
jalannya perusahaan dan hasil yang telah dicapai,
release and discharge (acquit et de charge) to the Bank’s
selanjutnya menyatakan memberikan pembebasan
Board of Directors for the Bank’s operations during 2025.
sepenuhnya pertanggungjawaban (acquit et de charge)
This release and discharge (acquit et de charge) is also
Direksi Bank untuk operasional Bank selama tahun
granted to Directors who will no longer serve before the end
2025. Pembebasan pertanggungjawaban (acquit et de
of the 2025 financial year.
charge) juga diberikan kepada Direksi yang sudah tidak
menjabat lagi sebelum berakhir tahun buku 2025.
From the assessment conducted in the second semester of
Dari penilaian yang dilakukan pada Semester II tahun
2025, for the criteria of the Implementation of Duties and
2025, untuk kriteria Pelaksanaan Tugas dan Tanggung
Responsibilities of the Board of Directors, a good rating
Jawab Direksi, diperoleh penilaian yang baik untuk
was obtained for the Governance Structure, Process, and
komponen Governance structure, Process, dan Outcome.
Outcome components.
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris BoC's Performance Assessment
• Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan • Board of Commissioners Performance Assessment
Komisaris Implementation Procedure
Proses penilaian kinerja Dewan Komisaris dilaporkan The Board of Commissioners’ performance assessment
kepada pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang process is reported to shareholders through a General
Saham (RUPS). RUPS adalah rapat yang dihadiri oleh Meeting of Shareholders (GMS). A GMS is a meeting attended
pemegang saham yang memenuhi syarat kuorum dan by shareholders who meet the quorum requirements and is
diadakan oleh Direksi atas permintaan Dewan Komisaris. held by the Board of Directors at the request of the Board of
Dewan Komisaris atau pemegang saham yang mewakili Commissioners. The Board of Commissioners, or shareholders
1/10 dari total saham dapat mengambil keputusan representing 1/10 of the total shares, may make decisions on
mengenai hal-hal yang kewenangannya tidak diserahkan matters not delegated to the Board of Directors or the Board
kepada Direksi atau Dewan Komisaris. of Commissioners.
Dewan Komisaris memiliki mekanisme penilaian yang The Board of Commissioners has an assessment mechanism
mengacu pada POJK dan Tata Tertib Pedoman Kerja that refers to the POJK and the Work Guidelines, as follows:
sebagai berikut:
BANK SULSELBAR 439
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 440
1. Penilaian Self Assessment sesuai dengan SEOJK 1. Self-Assessment in accordance with SEOJK No. 32/
No.32/SEOJK.04/2015, di mana Dewan Komisaris SEOJK.04/2015, in which the BoC’s has formulated Key
telah merumuskan Key Performance Indicator Performance Indicators (KPIs) based on three aspects:
(KPI) berdasarkan tiga aspek: pengawasan dan supervision and direction, reporting, and dynamic aspects
pengarahan, pelaporan, serta aspek dinamis (lainnya (other aspects related to the duties and responsibilities of
terkait tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris); the BoC’s);
2. Penilaian kinerja Dewan Komisaris juga dilakukan 2. The performance assessment of the BoC’s is also
melalui mekanisme Self Assessment GCG berdasarkan conducted through the GCG Self-Assessment mechanism
ketentuan POJK No.17 tahun 2023. in accordance with the provisions of POJK No. 17 of 2023.
Tujuan penilaian ini adalah untuk mengevaluasi anggota The purpose of this assessment is to evaluate the members of the
Dewan Komisaris berdasarkan: Board of Commissioners based on:
1. Kecukupan jumlah, komposisi, integritas, dan 1. The adequacy of the number, composition, integrity, and
kompetensi anggota Dewan Komisaris dibandingkan competence of the BoC’s members compared to the size
dengan ukuran dan kompleksitas usaha Bank, serta and complexity of the Bank’s business, as well as the
kriteria minimum dan tingkat independensi anggota minimum criteria and level of independence of the Board of
Dewan Komisaris. Commissioners members.
2. Efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab 2. The effectiveness of the implementation of the duties and
Dewan Komisaris. responsibilities of the Board of Commissioners.
3. Efektivitas penyelenggaraan rapat Dewan Komisaris. 3. The effectiveness of the holding of BoC’s meetings.
4. Kecukupan pengungkapan kepemilikan saham dan 4. The adequacy of disclosure of share ownership and
hubungan anggota Dewan Komisaris dengan anggota relationships of Board of Commissioners members with
Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, dan/atau other Board of Commissioners members, Board of Directors
Pemegang Saham Pengendali Bank. members, and/or Controlling Shareholders of the Bank.
5. Kepatuhan anggota Dewan Komisaris terhadap 5. The compliance of Board of Commissioners members with
larangan-larangan yang ditetapkan dalam peraturan the prohibitions stipulated in applicable laws and regulations.
dan perundang-undangan yang berlaku.
• Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris • Board of Commissioners Performance Assessment Criteria
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan The Board of Commissioners’ performance assessment
berdasarkan kriteria yang dirancang untuk mengevaluasi is conducted based on criteria designed to evaluate their
efektivitas mereka dalam menjalankan fungsi effectiveness in carrying out their supervisory function and
pengawasan dan memberikan nasihat strategis kepada providing strategic advice to the Board of Directors. These
Direksi. Kriteria ini mencakup dua aspek utama: penilaian criteria encompass two main aspects: collegial assessment
secara kolegial dan penilaian secara individu. and individual assessment.
1. Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara 1. Collegial Board of Commissioners Performance
Kolegial Assessment Criteria
Penilaian kolegial Dewan Komisaris bertujuan untuk The Board of Commissioners’ collegial assessment aims
mengevaluasi kinerja secara keseluruhan dalam to evaluate their overall performance in carrying out
menjalankan tanggung jawab mencakup pengawasan their responsibilities, including supervision and providing
dan pemberian nasihat kepada Direksi terkait: advice to the Board of Directors, regarding:
• Strategi dan rencana penting perusahaan. • Key company strategies and plans.
• Integritas laporan keuangan. • Integrity of financial statements.
• Efektivitas sistem pengendalian internal dan • Effectiveness of internal control systems and risk
manajemen risiko. management.
• Penerapan tata kelola perusahaan yang baik. • Implementation of good corporate governance.
• Pemberian persetujuan atas keputusan strategis • Approval of strategic decisions of the Board
Direksi sesuai Anggaran Dasar atau peraturan of Directors in accordance with the Articles of
yang berlaku. Association or applicable regulations.
440 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 441
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
2. Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara 2. Individual Board of Commissioners Performance
Individu Assessment Criteria
Penilaian individu dilakukan untuk mengevaluasi Individual assessments are conducted to evaluate the
pelaksanaan tugas masing-masing anggota Dewan implementation of the duties of each member of the
Komisaris. Aspek yang dinilai meliputi: Board of Commissioners. Aspects assessed include:
• Pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan oleh • Implementation of supervisory duties and functions
Dewan Komisaris sesuai Anggaran Dasar. by the Board of Commissioners in accordance with
• Kepatuhan terhadap ketentuan peraturan the Articles of Association.
perundang-undangan yang berlaku. • Compliance with applicable laws and regulations.
• Tingkat kesehatan bank yang dicapai selama • The bank’s Soundness Rating achieved during the
periode penilaian. assessment period.
• Tingkat kehadiran dalam rapat Dewan • Attendance at Board of Commissioners meetings and
Komisaris maupun rapat dengan komite-komite meetings with supporting committees.
pendukungnya. • Active involvement of the Board of Commissioners in
• Keterlibatan aktif Dewan Komisaris dalam specific strategic assignments.
penugasan-penugasan strategis tertentu.
Kriteria-kriteria ini memastikan Dewan Komisaris These criteria ensure that the Board of Commissioners
tidak hanya menjalankan peran pengawasan yang not only carries out its supervisory role effectively but
efektif, tetapi juga memberikan kontribusi nyata also makes a tangible contribution to supporting the
dalam mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan company’s sustainability and growth.
perusahaan.
• Pihak yang Melakukan Assessment • Parties Conducting Assessments
Pihak yang melakukan assessment atas kinerja Dewan The parties conducting assessments of the Board of
Komisaris adalah Pemegang Saham dalam RUPS, serta Commissioners’ performance are Shareholders at the GMS,
penilaian kinerja melalui audit yang dilakukan oleh as well as through audits conducted by the Financial Services
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Authority (OJK).
• Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris • Results of the BoaBoC’s Performance Assessment
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilaksanakan melalui The Board of Commissioners’ performance assessment
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, is conducted through the Annual General Meeting of
bersamaan dengan penyampaian laporan tahunan Bank. Shareholders (GMS), concurrently with the submission of the
Dalam forum ini, Pemegang Saham mengevaluasi laporan Bank’s annual report. In this forum, Shareholders evaluate
tugas pengawasan Dewan Komisaris selama tahun buku the Board of Commissioners’ supervisory report for the ended
yang telah berakhir. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, financial year. Based on the evaluation results, the GMS
RUPS memberikan pembebasan penuh tanggung jawab grants the Board of Commissioners full release and discharge
(acquit et de charge) kepada Dewan Komisaris atas (acquit et de charge) for their supervisory actions.
tindakan pengawasan yang telah dilakukan.
Selain itu, penilaian kinerja Dewan Komisaris, baik Furthermore, the Board of Commissioners’ performance
secara kolegial maupun individu, menjadi elemen penting assessment, both collegial and individual, is a crucial element
dalam skema kompensasi dan pemberian insentif. in the compensation and incentive scheme. These results
Hasil ini juga menjadi dasar bagi Pemegang Saham also serve as the basis for Shareholders to consider the
untuk mempertimbangkan pengangkatan kembali atau reappointment or dismissal of the Board of Commissioners,
pemberhentian Dewan Komisaris yang bersangkutan, with the aim of ensuring continued effective governance and
dengan tujuan memastikan keberlanjutan tata kelola maximum contribution to the company.
yang efektif dan kontribusi yang maksimal terhadap
perusahaan.
BANK SULSELBAR 441
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 442
Dari penilaian self assessment yang dilakukan pada From the self-assessment conducted in the second semester
Semester II tahun 2025, kriteria Pelaksanaan Tugas of 2025, the criteria for the Implementation of Duties and
dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris memperoleh Responsibilities of the Board of Commissioners received good
penilaian baik untuk komponen Governance structure, ratings for the Governance Structure, Process, and Outcome
Process, dan Outcome. components.
Uraian lebih lengkap mengenai Hasil Penilaian Kinerja A more complete description of the Board of Commissioners’
Dewan Komisaris dapat dilihat pada Sub-Bab Penilaian Performance Assessment Results can be found in the
Tata Kelola Perusahaan. Corporate Governance Assessment Sub-Chapter.
Penilaian Kinerja Komite di bawah Performance Assessment of Committees
Dewan Komisaris dan Dasar under the Board of Commissioners and
Penilaiannya the Basis for Assessment
• Prosedur Penilaian Kinerja • Performance Assessment Procedure
Dewan Komisaris secara berkala melakukan The Board of Commissioners periodically monitors and
pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja Komite evaluates the performance of the Audit Committee, the Risk
Audit, Komite Pengawas Risiko, Komite Remunerasi dan Oversight Committee, the Remuneration and Nomination
Nominasi, serta komite-komite lainnya di bawah Dewan Committee, and other committees under the Board of
Komisaris. Evaluasi ini didasarkan pada pencapaian Commissioners. This evaluation is based on the achievement
dan penyelesaian program kerja yang tertuang dalam and completion of work programs outlined in the Committee
Rencana Kerja dan Anggaran Komite, yang kemudian Work Plans and Budgets, which are then reported to the
dilaporkan kepada Dewan Komisaris melalui Laporan Board of Commissioners through their respective Committee
Komite masing-masing. Reports.
Tujuan penilaian terhadap komite-komite ini adalah The purpose of assessing these committees is to assess the
untuk menilai sejauh mana kinerja komite dapat extent to which the committees’ performance assists the
membantu Komisaris dalam hal: Board of Commissioners in:
1. Meningkatkan kualitas pelaksanaan tata kelola yang 1. Improve the quality of good corporate governance by
baik (Good Corporate Governance) dengan menerapkan applying the principles of transparency, accountability,
prinsip-prinsip keterbukaan (Transparency), responsibility, independence, and fairness to strengthen
Akuntabilitas (Accountability), Pertanggungjawaban the internal conditions of the national banking system.
(Responsibility), Independensi (Independency), dan 2. Promote the implementation of good corporate
Kewajaran (Fairness), guna memperkuat kondisi governance, establish an adequate internal control
internal perbankan nasional. structure, improve the quality of transparency and
2. Mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang financial reporting, and assess the scope, independence,
baik, pembentukan struktur pengendalian internal and objectivity of public accountants.
yang memadai, peningkatan kualitas keterbukaan 3. Assess the adequacy of the Bank’s Internal Audit function
dan pelaporan keuangan, serta penilaian terhadap in assessing all aspects of its activities in accordance with
ruang lingkup, kemandirian, dan objektivitas akuntan Bank Indonesia regulations and applicable laws.
publik. 4. Assess the effectiveness of the Bank’s Internal Audit
3. Menilai kecukupan fungsi Audit Internal Bank duties in creating a healthy Bank capable of reasonable
dalam menilai seluruh aspek kegiatan sesuai dengan growth.
peraturan Bank Indonesia dan perundang-undangan
yang berlaku.
4. Menilai efektivitas pelaksanaan tugas Audit Internal
Bank dalam menciptakan Bank yang sehat dan
mampu berkembang secara wajar.
442 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 443
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
• Kriteria Penilaian Kinerja • Performance Assessment Criteria
Penilaian terhadap komite-komite dilakukan berdasarkan Committees are assessed based on the implementation and
realisasi dan penyelesaian program kerja yang tercantum completion of work programs outlined in the Committee
dalam Rencana Kerja dan Anggaran Komite, serta Work Plan and Budget, and are reported to the Board of
dilaporkan kepada Dewan Komisaris dalam laporan Commissioners in each Committee’s report. The basis for
masing-masing Komite. Dasar penilaian kinerja Komite assessing Committee performance includes:
mencakup: 1. Reports on the Implementation of Committee Duties in
1. Realisasi Laporan Pelaksanaan tugas Komite sesuai accordance with their respective responsibilities;
dengan tanggung jawab masing-masing; 2. Recommendations provided;
2. Rekomendasi yang diberikan; 3. Frequency of Committee meetings to support the
3. Frekuensi rapat yang dilakukan oleh Komite untuk oversight and advisory functions of the Board of
mendukung fungsi pengawasan dan pemberian Commissioners.
nasihat kepada Dewan Komisaris.
The supporting committees of the BoC’s of Bank Sulselbar
Komite pendukung Dewan Komisaris Bank Sulselbar consist of the Audit Committee, the Risk Monitoring
terdiri dari Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Committee, and the Remuneration and Nomination
Komite Remunerasi dan Nominasi. Penilaian kinerja Committee. The performance assessment of each BoC’s
masing-masing komite Dewan Komisaris ditentukan committee is determined based on the duties and
berdasarkan tugas dan kewajiban yang diatur dalam responsibilities stipulated in the Committee Charter,
Piagam Komite, Rencana Kerja Komite, dan hasil Self the Committee Work Plan, and the results of the Bank’s
Assessment Tata Kelola Perusahaan Bank. Corporate Governance Self-Assessment.
• Hasil Penilaian Kinerja Komite dan Organ Pendukung • Results of Performance Assessment of Committees and
Komisaris Supporting Organs of the Commissioners
Hasil evaluasi kinerja masing-masing Anggota Komite The performance evaluation results of each Committee
menjadi salah satu dasar pertimbangan bagi Dewan Member serve as a basis for the Board of Commissioners’
Komisaris dalam melakukan pemberhentian dan/atau considerations in dismissing and/or reappointing the relevant
penunjukan kembali anggota Komite yang bersangkutan. Committee members. These evaluation results serve as a
Hasil evaluasi ini berfungsi sebagai sarana penilaian dan means of assessing and improving the effectiveness of the
peningkatan efektivitas Komite. Committee.
Dari penilaian self assessment yang dilakukan pada Based on the self-assessment conducted in the second
Semester II tahun 2025, untuk kriteria Kelengkapan semester of 2025, the committees under the Board of
dan Pelaksanaan Tugas Komite, komite-komite di bawah Commissioners received good ratings for the Governance
Dewan Komisaris mendapatkan predikat baik untuk Structure, Process, and Outcome components, based on the
komponen Governance structure, Process, dan Outcome. criteria of Completeness and Implementation of Committee
Dewan Komisaris menilai bahwa sepanjang tahun buku Duties. The Board of Commissioners assessed that
2025, Komite-komite telah menjalankan tugas dan throughout the 2025 fiscal year, the committees carried out
tanggung jawabnya dengan cukup efektif. their duties and responsibilities quite effectively.
BANK SULSELBAR 443
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 444
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Sharia Supervisory Board
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 16/ Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 16/
POJK.03/2022 tentang Bank Umum Syariah menyatakan POJK.03/2022 concerning Sharia Commercial Banks states that
bahwa jumlah anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) the Sharia Supervisory Board (SSB) must consist of a minimum of
sekurang-kurangnya 2 (dua) orang dan sebanyak-banyaknya 2 (two) members and a maximum of 3 (three) members, and the
3 (tiga) orang, serta DPS dipimpin oleh 1 (satu) orang yang SSB must be led by one person appointed from among the SSB
ditunjuk dari anggota DPS. members.
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Duties and Responsibilities of the Sharia
Pengawas Syariah Supervisory Board
1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas 1. The duties and responsibilities of the Sharia Supervisory
Syariah meliputi: Board include:
a. Menilai dan memastikan pemenuhan prinsip a. Assessing and ensuring compliance with Sharia principles
syariah atas pedoman operasional dan produk yang in operational and product guidelines issued by the Bank.
dikeluarkan oleh Bank. b. Overseeing the Bank's new product development process
b. Mengawasi proses pengembangan produk baru Bank to ensure compliance with fatwas issued by the National
agar sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional - Sharia Council - Indonesian Ulema Council.
Majelis Ulama Indonesia. c. Providing advice and suggestions to the Board of
c. Memberikan nasihat dan saran kepada Direksi, Divisi Directors, UUS Divisions, KCS, and employees, and
UUS, KCS, dan karyawan serta mengawasi kegiatan overseeing the Bank's activities to ensure compliance
Bank agar sesuai dengan Prinsip Syariah. with Sharia Principles.
d. Meminta fatwa kepada DSN-MUI bila ada produk d. Requesting a fatwa from the DSN-MUI for new Bank
baru Bank yang belum memiliki fatwa. products that do not yet have a fatwa.
e. Melakukan review secara berkala atas pemenuhan e. Conducting regular reviews of compliance with Sharia
Prinsip Syariah terhadap mekanisme penghimpunan Principles in the Bank's fundraising and disbursement
dan penyaluran dana serta pelayanan jasa Bank. mechanisms and service delivery.
f. Meminta data dan informasi terkait aspek Syariah f. Requesting data and information related to Sharia
dari satuan kerja Bank dalam rangka pelaksanaan aspects from the Bank's work units in carrying out
tugasnya. Hal ini dilakukan dalam rapat bulanan its duties. This is done during monthly meetings and
dan evaluasi triwulanan KCS yang diselenggarakan quarterly evaluations of the Branch Office (KCS) held in
bersama Divisi UUS. conjunction with the UUS Division.
Seluruh pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang Ensure that all duties and responsibilities mandated by the
diamanahkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, Bank Financial Services Authority, Bank Indonesia, and the GMS are
Indonesia, dan RUPS dijalankan dengan baik. Setiap carried out effectively. Each Sharia opinion issued upon request
pemberian opini syariah sesuai permintaan UUS selalu by the UUS always involves the Compliance Division, Risk
melibatkan Divisi Kepatuhan, Divisi Manajemen Risiko, Management Division, and other relevant Divisions to ensure
serta Divisi terkait lainnya agar opini tersebut mencakup that the opinion encompasses regulatory considerations, risk
pertimbangan regulasi dan kajian manajemen risiko management studies, and risk mitigation.
serta mitigasi risiko.
2. Dewan Pengawas Syariah adalah dewan yang bertugas 2. The Sharia Supervisory Board is tasked with providing
memberikan nasihat dan saran kepada Direksi sebagai advice and suggestions to the Board of Directors as the UUS
supervisor UUS dan mengawasi kegiatan Bank agar supervisor and overseeing the Bank’s activities to ensure
sesuai dengan Prinsip-prinsip Syariah dengan syarat: they comply with Sharia Principles, provided that:
444 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 445
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
a. Anggota Dewan Pengawas Syariah berjumlah 2 (dua) a. The Sharia Supervisory Board consists of two members
orang yang diangkat melalui Rapat Umum Pemegang appointed through the General Meeting of Shareholders
Saham (RUPS) dan direkomendasikan oleh DSN- (GMS) and recommended by the DSN-MUI.
MUI. b. All members of the Sharia Supervisory Board are
b. Seluruh anggota Dewan Pengawas Syariah domiciled in Makassar.
berdomisili di Makassar. c. All members of the Sharia Supervisory Board are not
c. Seluruh anggota Dewan Pengawas Syariah tidak related to fellow members of the DPS and/or members of
memiliki hubungan keluarga dengan sesama anggota the Board of Directors or Commissioners.
DPS dan/atau anggota Direksi maupun Komisaris. d. Members of the Sharia Supervisory Board have allocated
d. Anggota Dewan Pengawas Syariah telah sufficient time to optimally carry out their duties and
menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan responsibilities.
tugas dan tanggung jawabnya secara optimal. e. In accordance with Bank Indonesia Regulation Number
e. Sesuai dengan PBI Nomor 11/33/PBI/2009 tanggal 7 11/33/PBI/2009 dated December 7, 2009, concerning
Desember 2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate the Implementation of Good Corporate Governance for
Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Sharia Commercial Banks and Sharia Business Units,
Syariah, Pasal 49 ayat 1, Dewan Pengawas Syariah Article 49 paragraph 1, the Sharia Supervisory Board
telah menyelenggarakan rapat paling kurang 1 kali must hold meetings at least once a month.
dalam 1 bulan.
Dewan Pengawas Syariah yang diangkat oleh RUPS The Sharia Supervisory Board, appointed by the GMS, has carried
telah menjalankan tugas dan tanggung jawab yang out the duties and responsibilities mandated by the GMS. The
diamanahkan oleh RUPS. Dewan Pengawas Syariah hadir Sharia Supervisory Board is present and holds internal meetings
dan melakukan pertemuan internal sekurang-kurangnya at least once a month, attended by the Sharia Supervisory
1 kali dalam sebulan yang dihadiri oleh DPS, Divisi Board (SSB), the UUS Division, the Compliance Division, and
UUS, Divisi Kepatuhan, dan Divisi-divisi terkait lainnya. other relevant divisions. The Sharia Supervisory Board of Bank
Dewan Pengawas Syariah Bank Sulselbar Syariah Sulselbar Syariah provides sufficient time, particularly the
menyediakan waktu yang cukup, terutama Ketua yang Chairman, who is present daily to discuss emerging issues, as
hadir setiap hari untuk membahas masalah yang muncul, adequate facilities are provided. Other members, in addition to
karena telah diberikan fasilitas yang memadai. Anggota the mandatory monthly attendance, attend as time permits due
lain, selain wajib hadir sekali sebulan, hadir sesuai waktu to other duties.
yang tersedia karena memiliki tugas lain.
Dewan Pengawas Syariah (DPS) rutin melakukan rapat The Sharia Supervisory Board (SSB) regularly holds meetings,
yang dituangkan dalam risalah rapat yang merupakan which are documented in meeting minutes, which represent joint
keputusan bersama dan didokumentasikan dengan baik, decisions and are well-documented. Supported by a SSB Secretary
didukung dengan adanya Sekretaris DPS serta fasilitas and facilities (workspace, computers, printers, stationery, etc.).
(ruang kerja, komputer, printer, alat tulis, dll).
Masa Jabatan Dewan Pengawas Sharia Supervisory Board Term of
Syariah Office
Anggota Dewan Pengawas Syariah diangkat untuk jangka Members of the Sharia Supervisory Board are appointed for a
waktu 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali untuk term of four years and may be reappointed for a second term,
masa jabatan kedua, setelah memperhatikan peraturan after considering laws and regulations and the provisions of the
perundang-undangan dan ketentuan Dewan Syariah Nasional National Sharia Council – Indonesian Ulema Council.
– Majelis Ulama Indonesia.
BANK SULSELBAR 445
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 446
Persyaratan Anggota Dewan Sharia Supervisory Board Member
Pengawas Syariah Requirements
Anggota Dewan Pengawas Syariah harus memenuhi Sharia Supervisory Board Members must meet the following
persyaratan sebagai berikut: requirements:
1. Integritas, yang paling kurang mencakup: 1. Integrity, which includes at a minimum:
a. Memiliki akhlak dan moral yang baik. a. Good character and morals.
b. Memiliki komitmen untuk memenuhi ketentuan b. A commitment to complying with Sharia banking
perbankan syariah dan ketentuan peraturan regulations and other laws and regulations.
perundang-undangan lainnya. c. A commitment to the development of a healthy and
c. Memiliki komitmen terhadap pengembangan sustainable Sharia banking industry.
perbankan syariah yang sehat dan berkelanjutan d. Not included on the Fit and Proper List (Disqualified
(sustainable). List) as stipulated in the provisions regarding the fit
d. Tidak termasuk dalam Daftar Kepatutan dan and proper test established by Bank Indonesia or the
Kelayakan (Daftar Tidak Lulus) sebagaimana diatur Financial Services Authority.
dalam ketentuan mengenai uji kemampuan dan
kepatutan (fit and proper test) yang ditetapkan oleh
Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan.
2. Kompetensi, yang paling kurang memiliki pengetahuan 2. Competence, which requires at least knowledge and
dan pengalaman di bidang syariah mu’amalah serta experience in the field of Sharia mu’amalah (Islamic
pengetahuan di bidang perbankan dan/atau keuangan transactions) and general banking and/or finance.
secara umum.
3. Reputasi keuangan yang paling kurang mencakup: 3. A financial reputation that includes at least:
a. Tidak termasuk dalam daftar kredit macet. a. Not included in the list of bad debts.
b. Tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi pemegang b. Never having been declared bankrupt or been a
saham, anggota Dewan Komisaris, atau anggota shareholder, member of the Board of Commissioners, or
Direksi suatu perseroan dan/atau anggota pengurus member of the Board of Directors of a company, and/or
suatu badan usaha yang dinyatakan bersalah a member of the management of a business entity found
menyebabkan suatu perseroan dan/atau badan guilty of causing a company and/or business entity to be
usaha dinyatakan pailit, dalam waktu 5 (lima) tahun declared bankrupt, within the last 5 (five) years prior to
terakhir sebelum dicalonkan. being nominated.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Sharia Supervisory Board Guidelines
Dewan Pengawas Syariah and Working Procedures
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Pengawas Syariah The Sharia Supervisory Board Guidelines and Working
saat ini masih dalam proses pengesahan. Namun, dalam Procedures are currently in the process of being ratified. However,
melaksanakan tugasnya, Dewan Pengawas Syariah mengacu in carrying out its duties, the Sharia Supervisory Board refers to
pada Anggaran Dasar Perseroan yang mengatur tentang the Company’s Articles of Association, which regulate the Sharia
Persyaratan Dewan Pengawas Syariah, Tugas dan Tanggung Supervisory Board Requirements, Duties and Responsibilities,
Jawab, serta Masa Jabatan. and Term of Office.
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Composition and Basis for Appointment
Dewan Pengawas Syariah of the Sharia Supervisory Board
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sesuai The General Meeting of Shareholders (GMS), as per GMS Deed
Akta RUPS No. 48 tanggal 25 Juni 2021 telah mengangkat No. 48 dated June 25, 2021, appointed and confirmed Dr.
dan menetapkan DR. Mukhlis Sufri, M. Si sebagai Ketua Mukhlis Sufri, M.Si., as Chairman of the Sharia Supervisory Board
Dewan Pengawas Syariah PT. Bank Sulselbar dan Abd. Gafar of PT Bank Sulselbar and Abd. Gafar Lewa, SE., as a Member of
Lewa, SE sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah PT. Bank the Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar for a four-year
Sulselbar untuk masa jabatan selama 4 tahun. term.
446 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 447
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Berikut susunan DPS Bank Sulselbar: The following is the composition of the SSB of Bank Sulselbar:
Rekomendasi DSN
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Persetujuan OJK MUI DSN MUI Masa Jabatan
Name Position Basic Appoinment OJK Approval recommendation Length of service
Surat OJK No. SR-35/ Surat DSN-MUI
SK/062/DIR/IV/2017 Periode ke-2 Tahun
Abdul Gaffar Lewa* Anggota KR.06/2016 tanggal 21 No. U-394IDSN-
tanggal 18 April 2017 2021-2025
November 2016 MUI/ VIIII2016
* Berakhir masa jabatannya pada tanggal 18 April 2025 dan ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Anggota Dewan Pengawas Syariah PT
Bank Sulselbar sampai dengan adanya Dewan Pengawas Syariah PT Bank Sulselbar yang definitif.
* His term of office ended on April 18, 2025 and he was appointed as Acting Member of the Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar until
the definitive Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar was established.
Pelatihan dan/atau Peningkatan Training and/or Competency
Kompetensi Anggota Dewan Improvement of Sharia Supervisory
Pengawas Syariah Board Members
Nama Jabatan Kegiatan Perjalanan Dinas Tanggal Pelaksanaan Tempat
Name Position Official Travel Activities Implementation date Place
Kunjungan DPS PT. Bank Sulselbar Terkait Kantor DSN-MUI Jl Dempo
Senin, 30 Juni 2025
Penglihan / Migrasi Kredit ASN No.19 Pegangsaan Jakarta
Kamis-Jumat , 12-13
Kunjungan Ke KCS Sengkang KCS Sengkang
Maret 2025
Kegiatan Indonesia islamic Finance Summit Senin-Selasa/ 3-4
The Westin Surabaya
2025 November 2025
Abd. Gaffar, SE* Anggota
Workshop Pra Ijtima sanawi DPS X Tahun Rabu- Kamis, 24-24 Millennium Hotel Sirih
2025 September 2025 Jakarta
Workshop Pra Ijtima sanawi DPS X Tahun Jumat- Sabtu, 26-27 Grand Mercure Kemayoran
2025 September 2025 Jakarta
Kunjungan DPS PT. Bank Sulselbar Terkait Kantor DSN-MUI Jl Dempo
Senin, 30 Juni 2025
Penglihan / Migrasi Kredit ASN No.19 Pegangsaan Jakarta
* Berakhir masa jabatannya pada tanggal 18 April 2025 dan ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Anggota Dewan Pengawas Syariah PT
Bank Sulselbar sampai dengan adanya Dewan Pengawas Syariah PT Bank Sulselbar yang definitif.
* His term of office ended on April 18, 2025 and he was appointed as Acting Member of the Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar until
the definitive Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar was established.
Program Orientasi bagi Dewan Orientation Program for New Sharia
Pengawas Syariah Baru Supervisory Board Members
Program Orientasi sangat penting dilaksanakan bagi An orientation program is crucial for new Sharia Supervisory
Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang baru pertama kali Board members (SSBs). The program's provisions must cover
menjabat. Ketentuan mengenai program Orientasi ini harus the Company's activities. The orientation program may include
mencakup kegiatan-kegiatan Perseroan. Program Orientasi presentations, meetings, or visits to Company facilities, as well
yang disediakan dapat berupa presentasi, pertemuan, atau as introductions to Division Heads, Group Heads, and Company
kunjungan ke fasilitas Perseroan, serta perkenalan dengan employees, among other programs.
para Pimpinan Divisi, Kelompok, dan pegawai-pegawai di
Perseroan, dan program-program lainnya.
BANK SULSELBAR 447
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 448
Rangkap Jabatan Dewan Pengawas Concurrent Positions for the Sharia
Syariah Supervisory Board
Merujuk pada POJK No. 16 Tahun 2022, pasal 59 ayat 4 According to POJK No. 16 of 2022, Article 59 paragraph 4
tentang Bank Umum Syariah, diatur bahwa anggota DPS concerning Sharia Commercial Banks, a SSB member may hold
dapat merangkap jabatan sebagai anggota DPS di paling concurrent positions as a SSB member at a maximum of four
banyak 4 (empat) lembaga keuangan syariah lainnya. other Sharia financial institutions.
Jabatan rangkap DPS Bank Sulselbar di lembaga keuangan The concurrent positions held by Bank Sulselbar's SSB members
syariah lainnya adalah sebagai berikut: at other Sharia financial institutions are as follows:
Jabatan pada Perusahaan/Instansi Lain Nama Perusahaan/Instansi Lain
Nama Jabatan Position at Other Companies/Institutions Name of Company/Other Institution
1. Abdul Gaffar Lewa* Anggota - -
* Berakhir masa jabatannya pada tanggal 18 April 2025 dan ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Anggota Dewan Pengawas Syariah PT
Bank Sulselbar sampai dengan adanya Dewan Pengawas Syariah PT Bank Sulselbar yang definitif.
* His term of office ended on April 18, 2025 and he was appointed as Acting Member of the Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar until
the definitive Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar was established.
Kepemilikan Saham Dewan Sharia Supervisory Board Share
Pengawas Syariah Ownership
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Pengawas Syariah
Sharia Supervisory Board Share Ownership Table
Kepemilikan Saham
Lembaga Keuangan
Bank Sulselbar Bank Lain Perusahaan Lain
Nama Jabatan Non Bank
Abdul Gaffar Lewa* Anggota Nihil Nihil Nihil Nihil
* Berakhir masa jabatannya pada tanggal 18 April 2025 dan ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Anggota Dewan Pengawas Syariah PT
Bank Sulselbar sampai dengan adanya Dewan Pengawas Syariah PT Bank Sulselbar yang definitif.
* His term of office ended on April 18, 2025 and he was appointed as Acting Member of the Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar until
the definitive Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar was established
Rapat Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board Meetings
Sepanjang tahun 2025, agenda, tanggal, dan peserta Rapat Throughout 2025, the agenda, dates, and participants for
Dewan Pengawas Syariah adalah sebagai berikut. Sharia Supervisory Board meetings are as follows.
Tabel Rapat Dewan Pengawas Syariah
Sharia Supervisory Board Meeting Table
Agenda Rapat
No Tanggal Meeting Agenda
Rabu, 08 Januari
1 Draft SOP Chart Of Account Syariah Draft SOP for Sharia Chart of Accounts
2025
Kamis, 06 Februari Permohonan Pengajuan Pemberian Gimmik/
2 Request for Gimmicks/Merchandise Provision
2025 Merchandise
Jumat, 07 Maret Penyampaian Rencana Kunjungan ke KCS
3 Submission of Visit Plan to Sengkang Branch Office
2025 Sengkang
Meeting with the Board of Directors and
4 Senin, 21 April 2025 Pertemuan dengan Direksi dan Komisaris
Commissioners
448 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 449
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Tabel Rapat Dewan Pengawas Syariah
Sharia Supervisory Board Meeting Table
Agenda Rapat
No Tanggal Meeting Agenda
Memberlakukan perubahan metode hitung Implementing changes to the calculation method for
terhadap parameter yang digunakan dalam the parameters used in calculating maintenance and
5 Jumat, 09 Mei 2025
menghitung biaya pemeliharan dan biaya administration costs for the Gadai Emas Berkah iB
administrasi produk Gadai Emas Berkah iB. product.
Permintaan Opini Rencana Migrasi Kredit ASN Request for an Opinion on the Civil Servant Credit
dibawah Yurisdiksi Pemerintah Provinsi SUL-SEL Migration Plan under the Jurisdiction of the South
6 Rabu, 25 Juni 2025
dalam rangka Akselerasi Pertumbuhan bisnis Sulawesi Provincial Government to Accelerate Sharia
Syariah. Business Growth.
7 Kamis, 24 Juli 2025 Pembiayaan Nasabah CV. Kami Putera Jaya CV. Kami Putera Jaya Customer Financing
Senin, 18 Agustus Meeting with the Board of Directors and
8 Pertemuan dengan Direksi dan Komisaris
2025 Commissioners
Senin, 15 September
9 Permintaan Opini Syariah Request for a Sharia Opinion
2025
Kamis. 16 Oktober Pengembangan Layanan Kartu ATM/ Debit Development of ATM/Debit Card Services with
10
2025 Coverage Mancanegara International Coverage
Kerjasama pemotongan Angsuran Lembaga Cooperation on Installment Reductions for Non-
Jumat, 21 November keuangan Non Syariah dan Pengkinian Buku Sharia Financial Institutions and Updating the
11
2025 Pedoman Perusahaan (BPP) Penghimpunan Dana Company Manual (BPP) for Fundraising and UUS
dan Pembiayaan UUS Financing
Senin, 15 Desember
12 Rencana Review akad KCS Makassar Planned Review of Makassar Branch Office Contracts
2025
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Meeting Frequency and Attendance
Selama tahun 2025, Dewan Pengawas Syariah telah During 2025, the Sharia Supervisory Board held 12 (twelve)
melaksanakan rapat internal sebanyak 12 (dua belas) kali. internal meetings. The frequency and attendance of each Sharia
Frekuensi dan kehadiran masing-masing anggota Dewan Supervisory Board member are shown in the table below.
Pengawas Syariah dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Frekuensi dan Kehadiran Rapat Dewan Pengawas Syariah
Table of Frequency and Attendance of Sharia Supervisory Board Meetings
No Nama Jabatan Frekuensi Rapat Kehadiran Rapat %
1. Abdul Gaffar Lewa* Anggota 12 5 42%
* Berakhir masa jabatannya pada tanggal 18 April 2025 dan ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Anggota Dewan Pengawas Syariah PT
Bank Sulselbar sampai dengan adanya Dewan Pengawas Syariah PT Bank Sulselbar yang definitif.
* His term of office ended on April 18, 2025 and he was appointed as Acting Member of the Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar until
the definitive Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar was established
Frekuensi dan Cara Pemberian Frequency and Method of Providing
Nasihat dan Saran Serta Pengawasan Advice and Suggestions, and
Pemenuhan Prinsip Syariah di Supervising Compliance with Sharia
Pasar Modal Terhadap Emiten atau Principles in the Capital Market for
Perusahaan Publik Issuers or Public Companies
Pemberian nasihat dari Dewan Pengawas Syariah (DPS) Advice from the Sharia Supervisory Board (SSB) is provided both
dilakukan baik secara formal dalam rapat maupun secara formally during meetings and informally through on-site visits
BANK SULSELBAR 449
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 450
informal melalui kunjungan kerja (on-site visit) yang dilakukan conducted by the SSB together with the Director of Credit and
oleh DPS bersama Direktur Kredit dan Syariah ke Divisi Unit Sharia to the Sharia Business Unit Division.
Usaha Syariah.
Sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 16/POJK.04/2015, In accordance with OJK Regulation Number 16/
semua perusahaan yang terdaftar di Pasar Modal Syariah POJK.04/2015, all companies listed on the Indonesian Sharia
Indonesia diwajibkan memiliki pihak yang memberikan Capital Market are required to have a party to provide advice
nasihat dan melakukan pengawasan terkait penerapan and supervise the implementation of Sharia Principles in the
Prinsip Syariah di pasar modal, yaitu Ahli Syariah Pengawasan capital market, namely a Sharia Expert for Capital Market
Pasar Modal (ASPM). Jika ASPM merupakan anggota Dewan Supervision (ASPM). If the ASPM is a member of the Sharia
Pengawas Syariah, maka ASPM memiliki tugas, tanggung Supervisory Board, the ASPM has the following duties,
jawab, dan wewenang sebagai berikut: responsibilities, and authorities:
a. Memberikan nasihat dan saran kepada Direksi dan a. Providing advice and suggestions to the company’s BoD’s and
Dewan Komisaris perusahaan mengenai hal-hal yang Board of Commissioners regarding matters related to Sharia
berkaitan dengan Prinsip Syariah di Pasar Modal; Principles in the Capital Market;
b. Mengawasi pemenuhan penerapan Prinsip Syariah di b. Supervising the company’s business activities regarding the
Pasar Modal dalam kegiatan usaha perusahaan; implementation of Sharia Principles in the Capital Market;
c. Melakukan penelaahan secara berkala atas penerapan c. Conducting periodic reviews of the application of Sharia
Prinsip Syariah di Pasar Modal terhadap kegiatan usaha Principles in the Capital Market to the company’s business
perusahaan; activities;
d. Memberikan peringatan tertulis kepada Direksi d. Providing a written warning to the company’s BoD’s no
perusahaan paling lama 2 (dua) hari kerja setelah later than 2 (two) business days after any irregularities are
ditemukan penyimpangan dan meminta Direksi untuk discovered and requesting the BoD’s to immediately take
segera melakukan upaya perbaikan paling lambat 10 corrective measures no later than 10 (ten) business days
(sepuluh) hari kerja setelah diterimanya peringatan after receiving the written warning, with copies sent to the
tertulis tersebut, dengan tembusan kepada Otoritas Jasa Financial Services Authority and the Board of Commissioners;
Keuangan dan Dewan Komisaris; e. Maintaining the confidentiality of documents, data, and
e. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi information of the company being supervised and advised;
perusahaan yang diawasi dan diberi nasihat; f. Requesting data and information from the company for
f. Meminta data dan informasi kepada perusahaan dalam the purpose of supervising the implementation of Sharia
rangka pengawasan pelaksanaan penerapan Prinsip Principles in the Capital Market;
Syariah di Pasar Modal; g. Accompanying or representing the company in discussions
g. Mendampingi perusahaan atau mewakili perusahaan with the National Sharia Council-Indonesian Ulema Council;
dalam diskusi dengan Dewan Syariah Nasional-Majelis and
Ulama Indonesia; dan h. Providing a statement of Sharia compliance with Sharia
h. Memberikan pernyataan kesesuaian syariah terhadap Principles in the Capital Market for Sharia products or
Prinsip Syariah di Pasar Modal atas produk atau jasa services in the Capital Market.
syariah di Pasar Modal.
Hingga tahun 2025, Bank Sulselbar tidak memperdagangkan Until 2025, Bank Sulselbar will not trade its shares publicly;
sahamnya kepada publik, sehingga pemberian nasihat oleh therefore, the Sharia Supervisory Board’s advice will comply with
Dewan Pengawas Syariah mengikuti ketentuan POJK No. 16/ the provisions of POJK No. 16/POJK.03/2022.
POJK.03/2022.
Syariah Opini Dewan Pengawas Sharia Opinion of the Sharia
Syariah terkait dengan pemenuhan Supervisory Board regarding the
Prinsip Syariah fulfillment of Sharia Principles
N0 Tanggal Nomor Opini Opini Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board Opinion
16 / Januari/ SR/ 01/B/ DPS-
1 Draft SOP Chart Of Account Syariah Draft SOP for Sharia Chart of Accounts
2025 BSS/ 1/ 2025
450 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 451
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
N0 Tanggal Nomor Opini Opini Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board Opinion
30 / Januari/ SR/04/B/DPS-
2 Employee Engagement on Internal Product Employee Engagement on Internal Products
2025 BSS/I 2025
03/ SR/02A/B/DPS-
3 Sharia Governance Framework Sharia Governance Framework
Februari/2025 BSS/II/2025
07/ Februari/ SR/06/B/DPS-
4 Alur Pembayaran Manajemen Fee Payment Flow for Management Fees
2025 BSS/II/2025
07/ Februari SR/05/B/ DPS- Pengajuan Pemberian Gimmik/ Proposal for Gimmicks/Merchandise
5
/2025 BSS/II/2025 Merchandise Provisions
SR/08/B/DPS- Restrukturisasi Pembiayaan PT. Bandar Restructuring of Financing for PT. West Java
6 21/ April / 2025
BSS/IV/2025 Udara Internasional Jawa Barat International Airport
Rencana Migrasi Kredit ASN dibawah Plan for Migrating Civil Servant Credit
SR/11/B/DPS- Yurisdiksi Pemerintah Provinsi SUL-SEL under the Jurisdiction of the South Sulawesi
7 02/ Juni / 2025
BSS/VI/2025 dalam rangka Akselerasi Pertumbuhan Provincial Government to Accelerate Sharia
bisnis Syariah. Business Growth.
Memberlakukan perubahan metode hitung Implementing changes to the calculation
SR/10/B/DPS- terhadap parameter yang digunakan dalam method for the parameters used in calculating
8 09/ Mei/ 2025
BSS/V/2025 menghitung biaya pemeliharan dan biaya maintenance and administration costs for the
administrasi produk Gadai Emas Berkah iB. Gadai Emas Berkah iB product.
Plan for Migrating Civil Servant Credit
Rencana Migrasi kredit ASN dibawah
SR/14/B/DPS- under the Jurisdiction of the South Sulawesi
9 26 / Juni/ 2025 Yurisdiksi Pemerintah Provinsi SUL-SEL
BSS/VI/2025 Provincial Government related to Life
terkait Asuransi Jiwa.
Insurance.
SR/18/B/DPS-
10 28/Juli/ 2025 Nasabah CV. Kami Putera Jaya CV. Kami Putera Jaya Customer
BSS/VII/2025
SR/15/B/DPS- Draft Penggunaan Akad Bawah Tangan Draft for Using Underhand Contracts in UUS
11 21/ Juli/ 2025
BSS/VII/2025 pada Pembiayaan UUS Financing
Penggunaan Akad Ijarah Bawah Tangan & Use of Underhand Ijarah Contracts and
SR/ 17/ B/ DPS-
12 28 / Juli / 2025 Akad Musyarakah Muthanaqisah ( MMQ) Underhand Musyarakah Muthanaqisah
BSS/ VII/ 2025
bawah Tangan. (MMQ) Contracts.
23/Oktober/ SR/10/B/DPS- Terkait pengembangan Layanan Kartu Related to the Development of International
13
2025 BSS/X/2025 ATM/ Debit Coverage Mancanegara. ATM/Debit Card Coverage Services.
22/ September/ SR/07/B/DPS- Ketentuan pemeriksaan SLIK Nasabah dan Provisions for Customer SLIK and Debt
14
2025 BSS/IX/2025 Debt Service Ratio (DSR) Service Ratio (DSR) Inspections
08/ Oktober/ SR/ 08/B/ DPS- Standar Operasional Prosedur (SOP) Cash Waqf Standard Operating Procedures
15
2025 BSS/ X/ 2025 Wakaf Uang ( LKS- PWU) (SOP) (LKS-PWU)
30/ Oktober/ SR/11/B/DPS-
16 Cash Waqf Link Deposit (CWLD) Cash Waqf Link Deposit (CWLD)
2025 BSS/X/ 2025
31/ November / SR/ 13/ DPS- Limit Pembiayaan dan jangka waktu Financing Limits and Term for Gold
17
2025 BSS/XI/ 2025 Pembiayaan Murabahah Emas. Murabahah Financing.
Pengkinian Buku Pedoman Perusahaan
24/ November/ SR/ 14/ B/ DPS- Updated Company Guidelines (BPP) for
18 (BPP) Penghimpunan Dana dan
2025 BSS/ XI/ 2025 Fundraising and UUS Financing
Pembiayaan UUS
24/ November/ SR/ 15/ B/ DPS- Dokuman Rencana Aksi Pemulihan
19 PT Bank Sulselbar Recovery Plan Document
2025 BSS/ XI / 20225 (Recovery Plan ) PT. Bank Sulselbar
18 /November/ SR/ 17/B/ DPS- Kerjasama Pemotongan Angsuran Installment Reduction Cooperation with Non-
20
2025 BSS/ XI/ 2025 Lembaga Keuangan Non Syariah Sharia Financial Institutions
01/ Desember/ SR/ 18/ B/ DPS- Rencana Penyelenggaraan Fitur Planned Implementation of the Electricity Bill
21
2025 BSS/ XII/ 2025 Pembayaran Biller PLN pada Aplikasi CMS Payment Feature in the CMS Application
BANK SULSELBAR 451
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 452
Penilaian Kinerja Dewan Pengawas Sharia Supervisory Board Performance
Syariah Assessment
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Procedure for Implementing the SSB
Kinerja Dewan Pengawas Syariah Performance Assessment
Evaluasi kinerja Dewan Pengawas Syariah dilakukan untuk The SSB performance evaluation is conducted for a period of
jangka waktu 1 (satu) tahun. Pada tahap pertama, anggota one year. In the first phase, members of the SSB assess their
DPS menilai kinerjanya dengan menggunakan metode self- performance using a self-assessment method. In the second
assessment. Pada tahap kedua, Komite Remunerasi dan phase, the Remuneration and Nomination Committee will discuss
Nominasi akan membahas hasil self-assessment dan evaluasi the results of the self-assessment and the SSB performance
kinerja DPS sebagai bahan pertimbangan bagi Dewan evaluation as considerations for the Board of Commissioners,
Komisaris untuk selanjutnya ditetapkan oleh RUPS Tahunan. which will then be determined by the Annual General Meeting
of Shareholders.
Kriteria Evaluasi Kinerja Dewan SSB Performance Evaluation Criteria
Pengawas Syariah
Penilaian kinerja DPS didasarkan pada pelaksanaan tugas DPS The SSB performance assessment is based on the implementation
selama tahun 2025. Pelaksanaan tugas DPS dinilai dari jumlah of the SSB’s duties during 2025. The implementation of the SSB’s
rapat yang diselenggarakan serta opini dan rekomendasi yang duties is assessed based on the number of meetings held and the
telah dikeluarkan. opinions and recommendations issued.
Pihak yang Melakukan Assessment Party Conducting the Assessment
DPS melakukan penilaian atas kinerja DPS selama tahun The SSB will conduct an independent self-assessment of its
2025 secara mandiri (self-assessment). performance during 2025.
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Sharia Supervisory Board Performance
Pengawas Syariah Assessment Results
Pada tahun 2025, Dewan Pengawas Syariah telah In 2025, the SSB performed its duties effectively, holding 12
menjalankan tugasnya dengan baik, dengan mengadakan (twelve) meetings and providing opinions and suggestions on the
rapat sebanyak 12 (dua belas) kali dan memberikan pendapat business activities of the Sharia Business Unit.
atau saran atas kegiatan usaha Unit Usaha Syariah.
452 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 453
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
NOMINASI DAN REMUNERASI DIREKSI DAN
DEWAN KOMISARIS
Nomination And Remuneration Of The Board Of Directors And Board of Commissioners
Prosedur Nominasi Dewan Komisaris Nomination Procedure For The BoC's
dan Direksi And BoD's
Kebijakan Nominasi Nomination Policy
Kebijakan nominasi untuk anggota Dewan Komisaris The nomination policy for members of the Board of
dan Direksi Bank Sulselbar dirancang untuk memastikan Commissioners and Board of Directors of Bank Sulselbar is
pemilihan kandidat yang sesuai dengan prinsip Tata Kelola designed to ensure the selection of candidates in accordance
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance). Kebijakan with Good Corporate Governance (GCG) principles. his policy
ini mengacu pada Anggaran Dasar Bank Sulselbar, Standar
refers to the Articles of Association of Bank Sulselbar, Corporate
Prosedur Tata Kelola Perusahaan, dan Piagam Komite
Governance Standard Operating Procedures, and the Charter of
Remunerasi dan Nominasi. Proses nominasi bertujuan
the Remuneration and Nomination Committee. The nomination
untuk mengidentifikasi calon yang memenuhi kriteria yang
ditentukan berdasarkan peraturan perundang-undangan process aims to identify candidates who meet the criteria
yang berlaku, serta kebutuhan strategis perusahaan. stipulated under prevailing laws and regulations, as well as the
strategic needs of the Company.
Proses Nominasi Nomination Process
Proses nominasi dilaksanakan melalui prosedur yang The nomination process is carried out through a systematic and
sistematis dan transparan, sebagai berikut: transparent procedure, as follows:
1. Identifikasi Calon 1. Candidate Identification
Komite Remunerasi dan Nominasi bertugas The Remuneration and Nomination Committee is
mengidentifikasi calon anggota Dewan Komisaris dan responsible for identifying candidates for members of the
Direksi yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Board of Commissioners and Board of Directors who meet
Kriteria ini mencakup integritas, kompetensi, dan the established criteria. These criteria include integrity,
relevansi pengalaman dengan kebutuhan strategis Bank competence, and relevance of experience to the strategic
Sulselbar. needs of Bank Sulselbar.
2. Usulan dari Komite 2. Committee Recommendation
Berdasarkan hasil identifikasi, Komite Remunerasi dan Based on the identification results, the Remuneration and
Nominasi memberikan rekomendasi calon kepada Dewan Nomination Committee provides recommendations to the
Komisaris. Dewan Komisaris kemudian menyampaikan Board of Commissioners. The Board of Commissioners then
usulan calon tersebut kepada Pemegang Saham melalui submits the proposed candidates to shareholders through
forum RUPS. the GMS forum.
3. Pelaksanaan Seleksi 3. Selection Process
Seleksi calon dilakukan sebelum masa jabatan anggota The selection of candidates is conducted prior to the
Dewan Komisaris atau Direksi berakhir, atau apabila expiration of the term of office of members of the Board of
terdapat permintaan dari Dewan Komisaris untuk Commissioners or Board of Directors, or upon request from
mengisi kekosongan jabatan. Dalam proses ini, pemilihan the Board of Commissioners to fill vacant positions.
dapat melibatkan pihak ketiga independen untuk In this process, independent third parties may be involved to
memastikan objektivitas. ensure objectivity.
4. Persetujuan dan Penetapan 4. Approval and Appointment
Calon yang telah direkomendasikan oleh Komite dan Candidates recommended by the Committee and the Board
Dewan Komisaris diusulkan kepada Pemegang Saham of Commissioners are proposed to shareholders at the GMS
dalam RUPS untuk mendapatkan persetujuan dan for approval and formal appointment.
penetapan.
BANK SULSELBAR 453
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 454
Calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi wajib Candidates for members of the Board of Commissioners and
memenuhi seluruh persyaratan sesuai dengan Anggaran Board of Directors must fulfill all requirements in accordance
Dasar Bank Sulselbar dan peraturan yang berlaku, with the Articles of Association of Bank Sulselbar and applicable
termasuk peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). regulations, including those issued by the Financial Services
Seleksi dilakukan dengan memastikan bahwa kandidat Authority (OJK). The selection process ensures that candidates
memiliki kemampuan untuk menjalankan tanggung possess the capability to carry out their responsibilities in
jawab sesuai dengan peraturan yang berlaku. accordance with regulatory requirements.
Evaluasi dan Pengawasan Evaluation and Oversight
Prosedur nominasi yang dilaksanakan oleh Komite The nomination procedure implemented by the Remuneration
Remunerasi dan Nominasi dievaluasi secara berkala and Nomination Committee is periodically evaluated to ensure
untuk memastikan efektivitas dan kesesuaiannya dengan its effectiveness and alignment with the needs of Bank Sulselbar.
kebutuhan Bank Sulselbar. Evaluasi ini bertujuan untuk This evaluation aims to maintain transparency, accountability,
menjaga transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan and sustainability of the nomination process in supporting the
proses nominasi demi mendukung pencapaian visi dan misi achievement of the Company’s vision and mission.
perusahaan.
Prosedur Penetapan Remunerasi Remuneration Determination Procedure
Ketentuan tentang besarnya gaji/honorarium atau remunerasi The provisions regarding salaries/honoraria or remuneration and/
dan/atau tunjangan bagi anggota Dewan Komisaris Bank or allowances for members of the Board of Commissioners of Bank
Sulselbar ditetapkan oleh RUPS dengan memperhatikan Sulselbar are determined by the General Meeting of Shareholders
usulan dan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan (GMS), taking into account proposals and recommendations from
Komite Nominasi. Rekomendasi Komite Remunerasi dan the Remuneration and Nomination Committee. The Committee’s
Nominasi tersebut diserahkan kepada Dewan Komisaris dan recommendations are submitted to the Board of Commissioners
disampaikan kepada RUPS untuk mendapatkan persetujuan. and then presented to the GMS for approval. In general, the
Secara garis besar, proses penetapan dan pemberian process for determining and granting remuneration to the Board
remunerasi bagi Dewan Komisaris Bank Sulselbar adalah of Commissioners of Bank Sulselbar is as follows:
sebagai berikut:
Komite Remunerasi & Nominasi Dewan Komisaris RUPS
Remuneration & Nomination Commitee Board of Commissioners GMS
Menyusun dan Mengusulkan Mengkaji usulan Komite Usulan Remunerasi Dewan
serta memberikan Remunerasi dan Nominasi dan Komisaris dibahas dan
rekomendasi Remunerasi selanjutnya usulan disampaikan diputuskan oleh RUPS
Dewan Komisaris kepada RUPS
Preparing, proposing and providing Reviewing the proposals is from The proposals on the
recommendations on the Remuneration and Nomination remunerations for board of
remuneration for board of Committee and subsequently Commissioners are discused and
commissioners submitted to the GMS dicided by the gms
Indikator Penetapan Remunerasi Remuneration Determination Indicators
Penetapan remunerasi di Bank Sulselbar dilakukan dengan The determination of remuneration at Bank Sulselbar is
mempertimbangkan berbagai indikator yang sejalan dengan carried out by considering various indicators aligned with
prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Good Corporate Governance (GCG) principles and applicable
Governance/GCG) dan regulasi yang berlaku, termasuk regulations, including those issued by the Financial Services
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Indikator utama Authority (OJK). The main indicators include performance, risk
dalam penetapan remunerasi mencakup aspek kinerja, tingkat level, regulatory compliance, and balance between the interests
risiko, kepatuhan terhadap regulasi, serta keseimbangan of shareholders and employees.
antara kepentingan pemegang saham dan pegawai.
454 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 455
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Beberapa indikator utama dalam penetapan remunerasi Some of the main indicators in determining remuneration are as
adalah sebagai berikut: follows:
1. Remunerasi ditentukan berdasarkan pencapaian Key 1. Remuneration is determined based on the achievement of
Performance Indicators (KPI), baik secara individu maupun Key Performance Indicators (KPIs), both individually and
untuk perusahaan secara keseluruhan, termasuk for the company as a whole, including the achievement of
pencapaian target finansial dan operasional. financial and operational targets.
2. Penetapan remunerasi memperhitungkan profil risiko 2. Remuneration is determined taking into account the
perusahaan, termasuk risiko kredit, pasar, likuiditas, dan company’s risk profile, including credit, market, liquidity,
operasional, untuk memastikan tidak ada insentif yang and operational risks, to ensure there are no incentives that
mendorong perilaku pengambilan risiko berlebihan. encourage excessive risk-taking behavior.
3. Remunerasi harus selaras dengan kebijakan perbankan 3. Remuneration must align with banking policies established by
yang ditetapkan oleh OJK dan Bank Indonesia, termasuk the Financial Services Authority (OJK) and Bank Indonesia,
batasan dan persyaratan yang berlaku bagi institusi including the restrictions and requirements applicable to
keuangan. financial institutions.
4. Sistem remunerasi harus mencerminkan keseimbangan 4. The remuneration system must reflect a balance between
antara kepentingan pemegang saham, nasabah, dan the interests of shareholders, customers, and employees,
pegawai, dengan memastikan bahwa kompensasi yang by ensuring that compensation is commensurate with
diberikan sesuai dengan kontribusi kinerja. performance contributions.
5. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan remunerasi 5. Evaluation is conducted by comparing remuneration at
di Bank Sulselbar dengan standar industri perbankan, Bank Sulselbar with banking industry standards to ensure
untuk memastikan daya saing dan retensi tenaga kerja competitiveness and retention of a quality workforce.
berkualitas. 6. Remuneration is designed to encourage sustainable
6. Remunerasi dirancang untuk mendorong kinerja yang performance and long-term growth, taking into account
berkelanjutan dan berorientasi pada pertumbuhan long-term incentives such as performance-based benefits
jangka panjang, dengan mempertimbangkan insentif and bonuses.
jangka panjang seperti tunjangan dan bonus berbasis
kinerja.
Dengan indikator-indikator ini, sistem remunerasi Bank With these indicators, Bank Sulselbar’s remuneration system
Sulselbar bertujuan untuk mendukung pertumbuhan yang is designed to support sustainable and sound growth, enhance
sehat, meningkatkan kinerja pegawai, serta memastikan employee performance, and ensure compliance with prudential
kepatuhan terhadap prinsip kehati-hatian perbankan. banking principles.
Remuneration Structure Of The BoC's
Struktur Remunerasi Dewan
And BoD's
Komisaris dan Direksi
The remuneration structure for members of the Board of
Struktur remunerasi untuk anggota Dewan Komisaris dan
Commissioners and Board of Directors is determined in
Direksi diberikan dengan memperhatikan ketentuan yang
accordance with prevailing regulations and consists of the
berlaku, yaitu dalam bentuk:
following:
1. Remunerasi tetap, yaitu remunerasi yang tidak dikaitkan
1. Fixed Remuneration, which is remuneration not linked to
dengan kinerja dan risiko, antara lain gaji/honorarium,
performance and risk, including salary/honorarium, housing
tunjangan perumahan, tunjangan komunikasi, tunjangan
allowance, communication allowance, religious holiday
hari raya, uang cuti tahunan, fasilitas kesehatan, dan
allowance, annual leave allowance, healthcare facilities, and
tunjangan lain yang sejenis.
other similar benefits.
2. Remunerasi variabel, yaitu remunerasi yang dikaitkan
2. Variable Remuneration, which is remuneration linked to
dengan kinerja dan risiko, antara lain jasa produksi,
performance and risk, including production incentives,
bonus kinerja, tantiem, atau bentuk lain yang sejenis.
performance bonuses, tantiem, or other similar forms.
Remunerasi berupa tantiem diberikan dalam bentuk
Tantiem is granted in the form of cash and shares or share-
tunai dan saham atau instrumen saham yang diterbitkan
based instruments issued by Bank Sulselbar.
oleh Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR 455
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 456
Tabel Struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Table of Remuneration Structure for the Board of Commissioners and Directors
Keterangan
No Jenis Penghasilan Dewan Komisaris Direksi
1. Honorarium a a
2. Tunjangan a a
3. Fasilitas a a
4. Bonus & Tantiem a a
Jumlah Nominal/Komponen Nominal Amount/Component of
Remunerasi Masing-Masing Dewan Remuneration for Each Board of
Komisaris dan Direksi Commissioners and Directors
Tabel Jumlah Nominal Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Table of Nominal Amount of Remuneration for the Board of Commissioners and Directors
Jumlah Diterima dalam 1 tahun 2025
Dewan Komisaris Direksi DPS Pegawai
Type of
No. Jenis Remunerasi Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah Remuneration
Remunerasi yang Variable
1 3 7.395.556.264 6 17.091.554.596 1 57.050.587 58 9.548.082.354
Bersifat Variabel Remuneration
Remunerasi yang
Bersifat Variabel Deferred Variable
yang ditangguhkan Remuneration in
dalam bentuk tunai the form of cash
2 dan/atau saham - - - - - - - and/or shares
atau instrumen or share-based
yang berbasis instruments issued
saham yang by the Bank
diterbitkan Bank
Jumlah total
The total amount
Remunerasi yang
3 3 324.798.620 6 708.152.499 of deferred Variable
Bersifat Variabel
Remuneration
yang ditangguhkan
The number of
Jumlah penerima recipients and
dan jumlah total the total amount
Remunerasi yang of Variable
Bersifat Variabel Remuneration
yang dijamin which is guaranteed
tanpa syarat akan without conditions
diberikan oleh will be given by the
4 Bank kepada calon - - - - - - - - Bank to prospective
Direksi, calon Directors,
Dewan Komisaris, prospective Board
Calon DPS, dan/ of Commissioners,
atau calon pegawai SSB Candidates,
selama 1 (satu) and/or prospective
tahun pertama employees during
kerja the first 1 (one) year
of employment
Total 6 7.720.354.884 12 17.799.707.095 1 57.050.587 58 9.548.082.354 Total
456 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 457
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
KEBIJAKAN KEBERAGAMAN DIREKSI DAN
DEWAN KOMISARIS
Diversity Policy Of The Board Of Directors And Board of Commissioners
Keberagaman dalam komposisi Dewan Komisaris dan Diversity in the composition of the Board of Commissioners
Direksi diatur dalam POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang and Board of Directors is regulated in OJK Regulation Number
Pedoman Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, yang 17 of 2023 concerning Guidelines for the Implementation of
mencakup aspek keberagaman di antara para direksi dan Governance for Commercial Banks, which covers aspects of
komisaris. Pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan diversity among directors and commissioners. The appointment
Direksi dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman, of members of the Board of Commissioners and Board of Directors
pemahaman industri perbankan, integritas, dan dedikasi is carried out by considering the experience, understanding of the
masing-masing individu. banking industry, integrity, and dedication of each individual.
Komposisi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Bank An appropriate composition that aligns with the needs of Bank
Sulselbar akan mendukung efektivitas pelaksanaan tugas Sulselbar will support the effective implementation of the duties
dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi serta and responsibilities of the Board of Commissioners and Board of
berkontribusi pada pencapaian visi dan misi Bank untuk Directors and contribute to the achievement of the Bank’s vision
terus tumbuh dan berkembang. and mission of continued growth and development.
Faktor-faktor keberagaman dalam komposisi anggota Diversity factors in the composition of members of the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi meliputi: Commissioners and Board of Directors include:
1. Keahlian/Pengalaman Dewan Komisaris: Terdapat paling 1. Expertise/Experience of the Board of Commissioners: There
sedikit: must be at least:
a. 1 (satu) anggota yang memiliki keahlian atau a. 1 (one) member with expertise or work experience in
pengalaman kerja di bidang ekonomi, bisnis, atau economics, business, or finance; and/or
keuangan; dan/atau b. 1 (one) member with expertise or work experience in the
b. 1 (satu) anggota yang memiliki keahlian atau banking industry; and
pengalaman kerja di industri perbankan; dan c. 1 (one) member with expertise or work experience in risk
c. 1 (satu) anggota yang memiliki keahlian atau management.
pengalaman kerja di bidang manajemen risiko. 2. Citizenship: Members of the Board of Commissioners and
2. Kewarganegaraan: Anggota Dewan Komisaris dan Board of Directors must be Indonesian citizens.
Direksi harus merupakan Warga Negara Indonesia. 3. Gender: Currently, all members of the Board of Commissioners
3. Jenis Kelamin: Saat ini, seluruh anggota Dewan Komisaris of Bank Sulselbar are male. There are 3 (three) male members
Bank Sulselbar adalah pria. Terdapat 3 (tiga) anggota of the Board of Directors and 2 (two) female members of the
Direksi yang berjenis kelamin pria, dan 2 (dua) anggota Board of Directors.
Direksi yang berjenis kelamin wanita. 4. Age: The members of the Board of Commissioners and the
4. Usia: Anggota Dewan Komisaris dan Direksi memiliki Board of Directors are diverse in age.
keragaman dalam jenjang usia. 5. Independence of the Board of Commissioners:
5. Independensi Dewan Komisaris: a. A minimum of 50% (fifty percent) of the members of
a. Minimum 50% (lima puluh persen) anggota Dewan the Board of Commissioners must be Independent
Komisaris harus merupakan Komisaris Independen. Commissioners.
b. Masa jabatan seorang Komisaris Independen b. The term of office of an Independent Commissioner is a
maksimum 4 (empat) tahun, dan dapat diangkat maximum of 4 (four) years, and they may be reappointed
kembali dengan mempertimbangkan peraturan yang subject to applicable regulations.
berlaku.
BANK SULSELBAR 457
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 458
Keberagaman Komposisi Direksi Diversity of BoD's Composition
Tabel Keberagaman Komposisi Direksi
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja Usia Jenis Kelamin Keahlian Position
Pasca Sarjana (S2)
Pemimpin Divisi Manajemen
Direktur Sekolah Tinggi Ilmu President
Yulis Suandi Kredit Bank 59 Pria dan
Utama Administrasi YAPPANN Director,
Sulselbar Perbankan
Jakarta
Direktur Pasca Sarjana (S2) Manajemen
Dirhamsyah Pemimpin Divisi Marketing &
Pemasaran Universitas Satria 54 Pria dan
Kadir Umum Sharia Director
& Syariah Makassar (S2) Perbankan
Direktur Sarjana Ekonomi dari Pemimpin Divisi Banking
Manajemen
Iswadi Ayub Operasional Sekolah Tinggi Ilmu Unit Usaha 49 Pria Operation & IT
& TI Ekonomi Ujung Pandang Syariah Director
Dian Pemimpin Divisi Manajemen
Direktur Doktor Ekonomi Compliance
Anggriani Manajemen 57 Wanita dan
Kepatuhan Universitas Hasanudin Director
Utina* Risiko Perbankan
Direktur Magister Manajemen Manajemen Credit &
Dwi Pemimpin Divisi
Kredit & dari 47 Pria dan MSMEs
Zulkarnain Treasury
UMKM Universitas Hasanudin Perbankan Director
Magister Manajemen Manajemen
Rakhmat Nur Direktur Pemimpin Divisi Compliance
(S2) Universitas 50 Pria dan
Kadir** Kepatuhan kepatuhan Director
Hasanuddin Perbankan
* Masa jabatan sebagai Direktur Kepatuhan berakhir pada tanggal 26 Januari 2025.
** Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak 14 Mei 2025, berdasarkan RUPS LB 14 Mei 2025.
Keberagaman Komposisi Dewan Diversity of the Composition of the
Komisaris Board of Commissioners
Tabel Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja Usia Jenis Kelamin Keahlian Position
Doktor (S3)
Fisip/Ilmu Sosial
Muhammad Sekretaris Daerah
Komisaris Universitas 61 Pria Manajemen Commissioner
Idris* Provinsi Sulawesi
Hasanuddin
(2007)
Doktor (S3)
Komisaris Sekretaris Daerah President
Jufri Rahman** kandidat, IPDN Pria Manajemen
Utama Provinsi Sulawesi Commissioner
Jakarta
Direktur
Sarjana Ekonomi
Andi Fadly Komisaris Operasional PT. Commissioner
STIM LPI 46 Pria Manajemen
Ferdiansyah** Independen Sulsel Andalan Independent
Makassar
Energi
Magister
Kepala Bank
Huswan Husain Komisaris Kenotariatan Commissioner
Tabungan Negara 61 Pria Perbankan
** Independen Universitas Independet
Parepare
Gadjah Mada
* Berakhir masa tugas pada tanggal 14 Juli 2025
** Berdasaran RUPSLB tanggal 14 Mei 2025
458 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 459
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
TRANSPARANSI KEPEMILIKAN SAHAM DIREKSI
DAN DEWAN KOMISARIS
Transparency Of Share Ownership Of The Board Of Directors And Board of Commissioners
Kepemilikan Saham Anggota Direksi Share Ownership Of The Board Of
sebesar 5% atau lebih Directors (≥ 5%)
Hingga 31 Desember 2025, tidak ada anggota Direksi Bank As of December 31, 2025, none of the members of the Board of
Sulselbar yang memiliki saham sebesar 5% (lima persen) Directors of Bank Sulselbar hold shares amounting to 5% (five
atau lebih dari modal disetor Bank Sulselbar, baik di bank percent) or more of the paid-up capital of Bank Sulselbar, either
lain maupun di perusahaan lain, baik di dalam maupun di luar in other banks or in other companies, both domestically and
negeri. internationally.
Tabel Kepemilikan Saham Direksi
Kepemilikan Saham (%)
Lembaga Keuangan Perusahaan
Bank Sulselbar Bank Lain
Nama Jabatan Bukan Bank Lain Position
Yulis Suandi Direktur Utama Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Presiden Director
Direktur Marketing & Sharia
Dirhamsyah
Pemasaran Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Director
Kadir
& Syariah
Direktur Banking Operations &
Iswadi Ayub Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada
Operasional & TI IT Director
Dian Anggriani Direktur
Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Compliance Director
Utina* Kepatuhan
Direktur Kredit & Credit and MSMEs
Dwi Zulkarnain Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada
UMKM Director
Rakhmat Nur Direktur
Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Compliance Director
Kadir** Kepatuhan
* Masa jabatan sebagai Direktur Kepatuhan berakhir pada tanggal 26 Januari 2025.
** *Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak 14 Mei 2025, berdasarkan RUPS LB 14 Mei 2025.
Kepemilikan Saham Anggota Dewan Share Ownership Of The Board of
Komisaris sebesar 5% atau lebih Commissioners (≥ 5%)
Setiap anggota Dewan Komisaris telah mengungkapkan Each member of the Board of Commissioners has disclosed any
kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima persen) atau share ownership amounting to 5% (five percent) or more, whether
lebih, baik di bank yang bersangkutan maupun di bank dan in the Bank, other banks, or other companies, both domestically
perusahaan lain, baik yang berlokasi di dalam negeri maupun and internationally. They have also disclosed any financial
di luar negeri. Selain itu, mereka juga telah mengungkapkan relationships and family relationships with other members of
adanya hubungan keuangan dan hubungan keluarga dengan the Board of Commissioners, members of the Board of Directors,
anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, dan/ and/or the Controlling Shareholders of the Bank.
atau Pemegang Saham Pengendali Bank.
BANK SULSELBAR 459
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 460
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris | Board of Commissioners Share Ownership Table
Kepemilikan Saham (%)
Lembaga Keuangan Perusahaan
Bank Sulselbar Bank Lain
Nama Jabatan Bukan Bank Lain Position
Muhammad Idris Komisaris Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Commissioner
Komisaris President
Jufri Rahman** Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada
Utama Commissioner
Andi Fadly Komisaris Independent
Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada
Ferdiansyah** Independen Commissioner
Komisaris Independent
Huswan Husain ** Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada
Independen Commissioner
* Telah berakhir masa jabatannya pada tanggal 14 Juli 2025 | His term of office ended on July 14, 2025
** Berdasarkan RUPSLB tanggal 14 Mei 2025 | Based on the Extraordinary General Meeting of Shareholders on May 14, 2025
460 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 461
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
ORGAN DAN KOMITE DI BAWAH DEWAN KOMISARIS
Organs And Committees Under The Board of Commissioners
Dalam rangka meningkatkan fungsi pengawasan dan In order to enhance the supervisory function and provide advisory
memberikan nasihat kepada Direksi, Dewan Komisaris support to the Board of Directors, the Board of Commissioners
Perseroan membentuk empat komite, yaitu Komite Audit, of the Company has established four committees, namely the
Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi, dan Komite Audit Committee, Risk Monitoring Committee, Remuneration
Nominasi. Setiap komite tersebut dipimpin oleh anggota Committee, and Nomination Committee. Each committee is
Dewan Komisaris, dan tugas serta tanggung jawab masing- chaired by a member of the Board of Commissioners, and the
masing komite tercantum dalam pedoman kerja yang telah duties and responsibilities of each committee are stipulated in
ditetapkan. their respective charters.
Sekretariat Dewan Komisaris Board of Commissioners Secretariat
Hingga tahun 2025, Bank Sulselbar belum menetapkan As of 2025, Bank Sulselbar has not formally established a Board
sekretaris Dewan Komisaris dalam Struktur Organisasi Tata of Commissioners Secretary within its organizational structure.
Kerja. Oleh karena itu, tugas dan tanggung jawab sekretaris Accordingly, the secretarial functions are currently carried out
Dewan Komisaris masih dilaksanakan oleh Bagian Humas, by the Public Relations, Publication, Secretariat & Consumer
Publikasi, Kesekretariatan & Perlindungan Konsumen yang Protection Unit under the Corporate Secretary Division. The
berada di Divisi Sekretaris Perusahaan. Berikut adalah tugas responsibilities include:
dan tanggung jawab Sekretariat Dewan Komisaris yang 1. Organize secretarial administrative activities within the
telah ditetapkan: Board of Commissioners.
1. Menyelenggarakan kegiatan administrasi 2. Arrange the holding of Board of Commissioners meetings
kesekretariatan di lingkungan Dewan Komisaris. and meetings between the Board of Commissioners and
2. Mengatur penyelenggaraan Rapat Dewan Komisaris Shareholders, the Board of Directors, Committees, and other
serta rapat/pertemuan antara Komisaris dengan related parties.
Pemegang Saham, Direksi, Komite, dan pihak-pihak 3. Provide data/information required by the Board of
terkait lainnya. Commissioners and Board of Commissioners Committees
3. Menyediakan data/informasi yang diperlukan oleh related to:
Dewan Komisaris dan Komite-Komite Dewan Komisaris, a. Monitoring the follow-up results of the Board of
yang terkait dengan: Commissioners’ decisions, recommendations, and
a. Monitoring hasil tindak lanjut keputusan, rekomendasi, directives.
dan arahan Dewan Komisaris. b. Administrative materials/subjects regarding the Board of
b. Bahan/materi administrasi mengenai laporan/kegiatan Directors’ reports/activities in managing the Company.
Direksi dalam mengelola Perseroan. c. Administrative support and monitoring related to matters
c. Dukungan administrasi serta monitoring terkait hal- requiring approval or recommendations from the Board
hal yang memerlukan persetujuan atau rekomendasi of Commissioners in connection with the management of
dari Komisaris sehubungan dengan pengelolaan the Company by the Board of Directors.
Perseroan oleh Direksi. 4. Collect technical data from the Board of Commissioners
4. Mengumpulkan data teknis dari Komite-Komite Dewan Committees for the purposes of the Board of Commissioners.
Komisaris untuk keperluan Dewan Komisaris. 5. Prepare minutes of Board of Commissioners meetings in
5. Membuat risalah rapat Dewan Komisaris sesuai dengan accordance with the provisions of the Company’s Articles of
ketentuan Anggaran Dasar perusahaan. Association.
BANK SULSELBAR 461
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 462
KOMITE AUDIT Audit Committee
Dasar Pembentukan Komite Audit Basis of Establishment of the Audit
Committee
Pembentukan Komite Audit didasarkan pada peraturan- The establishment of the Audit Committee is based on the
peraturan berikut: following regulations:
1. POJK No. 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata 1. POJK No. 55/POJK.03/2016 concerning the Implementation
Kelola Bank Umum, yang telah diperbarui menjadi POJK of Governance for Commercial Banks, which has been updated
17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank to POJK 17 of 2023 concerning the Implementation of
Umum, tanggal 14 September 2023. Governance for Commercial Banks, dated September 14, 2023.
2. POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan 2. POJK No. 55/POJK.04/2015 concerning the Establishment
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, tanggal 23 and Guidelines for the Implementation of the Audit
Desember 2015. Committee, dated December 23, 2015.
3. POJK No. 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi 3. POJK No. 46/POJK.03/2017 concerning the Implementation
Kepatuhan Bank Umum, tanggal 12 Juli 2017. of the Compliance Function for Commercial Banks, dated
4. POJK No. 39/POJK.03/2019 tentang Penerapan Strategi July 12, 2017.
Anti-Fraud Bagi Bank Umum, tanggal 19 Desember 2019. 4. POJK No. 39/POJK.03/2019 concerning the Implementation
5. Anggaran Dasar Perseroan. of Anti-Fraud Strategies for Commercial Banks, dated
December 19, 2019.
5. The Company’s Articles of Association.
Piagam Komite Audit Audit Committee Charter
Dalam menerapkan prinsip Tata Kelola yang baik, Komite In implementing the principles of Good Corporate Governance,
Audit memiliki pedoman kerja yang telah disahkan dan the Audit Committee operates under a formal charter approved
ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan Komisaris, and signed by all members of the Board of Commissioners,
sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/ pursuant to Board of Directors Decree No. SK/048/DIR/
K/X/2024 tentang Organisasi Komite Komisaris dan Komite K/X/2024 concerning the Organization of the Board Committees
Direksi PT Bank Sulselbar. and Board of Directors Committees of PT Bank Sulselbar.
Isi dari Piagam Komite Audit adalah sebagai berikut: The Charter consists of:
Bab I Pendahuluan • Chapter I: Introduction
Bab II Maksud dan Tujuan • Chapter II: Purpose and Objectives
Bab III Dasar Hukum • Chapter III: Legal Basis
Bab IV Organisasi • Chapter IV: Organization
Bab V Tata Tertib Kerja • Chapter V: Working Procedures
Bab VI Kewenangan • Chapter VI: Authority
Bab VII Tugas dan Tanggung Jawab • Chapter VII: Duties and Responsibilities
Bab VIII Penutup • Chapter VIII: Closing
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of the Audit
Audit Committee
Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai The Audit Committee has the following duties and
berikut: responsibilities:
1. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit 1. Duties and Responsibilities of the Audit Committee
a) Tugas dan tanggung jawab Komite Audit dalam a) The duties and responsibilities of the Audit Committee
membantu Dewan Komisaris dikelompokkan in assisting the Board of Commissioners are grouped
menjadi dua bagian, yaitu melakukan pengawasan into two parts: supervising and evaluating, and providing
dan evaluasi serta memberikan rekomendasi atas: recommendations on:
462 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 463
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
(1) Pelaksanaan audit internal dan eksternal; (1) Implementing internal and external audits;
(2) Pengendalian internal dan laporan keuangan. (2) Internal control and financial reporting.
b) Selain kedua tugas tersebut, Komite Audit wajib b) In addition to these two duties, the Audit Committee is
untuk: required to:
(1) Menyusun program kerja tahunan yang sesuai (1) Prepare an annual work program in accordance
dengan Pedoman dan Tata Tertib Komite Audit; with the Audit Committee Guidelines and Rules of
(2) Mengevaluasi dan merevisi Pedoman dan Tata Procedure;
Tertib Kerja Komite apabila diperlukan; (2) Evaluate and revise the Committee Guidelines and
(3) Menyusun laporan mengenai pelaksanaan tugas Rules of Procedure, if necessary;
dan tanggung jawab komite untuk disampaikan (3) Prepare a report on the implementation of the
kepada Dewan Komisaris; committee’s duties and responsibilities for submission
(4) Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan to the BoC’s;
Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik (KAP) (4) Provide recommendations regarding the appointment
dengan kajian mencakup independensi dan ruang of Public Accountants and Public Accounting Firms
lingkup penugasan kepada Dewan Komisaris (KAP), with a review covering the independence and
untuk disampaikan kepada Rapat Umum scope of assignments to the BoC’s, to be submitted to
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB). EGMS.
2. Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Pelaksanaan Audit 2. Duties and Responsibilities Related to Internal Audit
Intern Implementation
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalankan fungsi To assist the Board of Commissioners in carrying out its
pengawasan terkait fungsi audit intern, sekurang- oversight function related to internal audit, the Committee
kurangnya Komite melakukan hal-hal berikut: shall, at a minimum, perform the following:
a) Mengevaluasi kecukupan rencana kerja audit a) Evaluate the adequacy of the annual audit work plan and
tahunan dan rencana kerja jangka panjang Unit Kerja the long-term work plan of the Internal Audit Work Unit
yang membidangi Audit Intern (SKAI); (SKAI);
b) Memantau independensi dan pemenuhan standar b) Monitor the independence and compliance with
profesional auditor dalam melaksanakan tugasnya; professional standards of auditors in carrying out their
c) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan serta duties;
hasil audit, termasuk kerja audit (bila diperlukan) dan c) Monitor and evaluate the implementation and results
kinerja Unit Kerja yang membidangi Audit Intern; of audits, including audit work (if necessary) and the
d) Memonitor realisasi rencana kerja audit; performance of the Internal Audit Work Unit;
e) Mengevaluasi kecukupan metodologi dan sumber d) Monitor the implementation of the audit work plan;
daya dalam melaksanakan program audit; e) Evaluate the adequacy of methodology and resources in
f) Memantau pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi implementing the audit program;
atas hasil temuan audit. f) Monitor the Board of Directors’ follow-up on audit
findings.
3. Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Audit Ekstern 3. Duties Related to External Audit
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalankan fungsi In assisting the Board of Commissioners in performing its
pengawasan terkait fungsi audit ekstern, sekurang- supervisory function related to external audit, the Committee
kurangnya Komite melakukan hal-hal berikut: performs, at a minimum, the following:
a) Mengevaluasi kriteria Akuntan Publik dan Kantor a) Evaluating the criteria for the selection of Public
Akuntan Publik yang akan ditunjuk untuk melakukan Accountants and Public Accounting Firms (KAP) to be
pemeriksaan; appointed for audit engagements;
b) Mengevaluasi cakupan audit dan kesesuaian b) Evaluating the audit scope, the adequacy of audit
pelaksanaan audit, serta ketepatan waktu execution, as well as the timeliness of audit reports and
penyampaian hasil audit dan management letter management letters submitted to the Bank;
kepada bank;
BANK SULSELBAR 463
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 464
c) Memantau pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi c) Monitoring the follow-up actions undertaken by the
atas hasil temuan akuntan publik dan hasil Board of Directors on findings from Public Accountants
pengawasan dari regulator (Bank Indonesia, Otoritas and supervisory results from regulators (Bank Indonesia,
Jasa Keuangan, Bapepam, dll). the Financial Services Authority, Bapepam, and others).
4. Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Pengendalian Internal 4. Duties and Responsibilities Related to Internal Control
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalankan fungsi In assisting the Board of Commissioners in performing
pengawasan terkait pengendalian internal, sekurang- its supervisory function related to internal control, the
kurangnya Komite melakukan hal-hal berikut: Committee performs, at a minimum, the following:
a) Mengevaluasi efektivitas pengendalian intern a) Evaluating the effectiveness of internal control systems
melalui hasil pemeriksaan audit intern/ekstern; based on the results of internal and external audit
b) Mengevaluasi kesesuaian kebijakan dan prosedur examinations;
akuntansi terhadap standar akuntansi yang berlaku; b) Evaluating the compliance of accounting policies and
c) Memberikan saran kepada Dewan Komisaris jika procedures with applicable accounting standards;
terdapat potensi benturan kepentingan dalam c) Providing recommendations to the Board of
pelaksanaan operasional bank. Commissioners in the event of potential conflicts of
interest in the Bank’s operational activities.
5. Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Laporan Keuangan 5. Duties and Responsibilities Related to Financial Reporting
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalankan In assisting the Board of Commissioners in performing its
fungsi pengawasan terkait laporan keuangan, sekurang- supervisory function related to financial reporting, the
kurangnya Komite melakukan hal-hal berikut: Committee performs, at a minimum, the following:
a) Mengevaluasi informasi keuangan yang akan a) Evaluating financial information to be disclosed by the
dikeluarkan bank, seperti laporan keuangan, Bank, including financial statements, projections, and
proyeksi, dan informasi keuangan lainnya; other financial information;
b) Mengevaluasi penerapan standar akuntansi dan b) Evaluating the implementation of accounting standards
kewajaran penyajian laporan keuangan bank; and the fairness of the presentation of the Bank’s
c) Memberikan pendapat independen jika terjadi financial statements;
perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan c) Providing independent opinions in the event of
Publik (KAP). differences in views between management and the Public
Accounting Firm (KAP).
Wewenang Komite Audit Authority of the Audit Committee
Dalam melaksanakan tugasnya, Komite Audit memiliki In carrying out its duties, the Audit Committee has the following
wewenang sebagai berikut: authorities:
1. Mengakses dokumen, data, dan informasi Bank tentang 1. Access the Bank’s documents, data, and information
karyawan, dana, aset, dan sumber daya perusahaan yang regarding employees, funds, assets, and company resources
diperlukan. as needed.
2. Berkomunikasi langsung dengan karyawan, termasuk 2. Communicate directly with employees, including the Board
Direksi dan pihak yang menjalankan fungsi audit intern, of Directors and those responsible for internal audit, risk
manajemen risiko, dan Akuntan terkait tugas dan management, and accounting, regarding the duties and
tanggung jawab Komite Audit. responsibilities of the Audit Committee.
3. Melibatkan pihak independen di luar anggota Komite 3. Involve independent parties other than members of the Audit
Audit yang diperlukan untuk membantu pelaksanaan Committee as needed to assist in carrying out its duties (if
tugasnya (jika diperlukan). necessary).
4. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan 4. Exercise other authority granted by the Board of
Komisaris. Commissioners.
464 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 465
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Masa Jabatan Komite Audit Term of Office
Masa tugas Komite Audit tidak boleh lebih lama dari masa The term of office of the Audit Committee shall not exceed the
jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam term of the Board of Commissioners and may be extended for one
Anggaran Dasar dan dapat dipilih kembali hanya untuk satu additional term.
periode berikutnya.
Struktur, Keanggotaan, dan Keahlian Audit Committee Structure,
Komite Audit Membership, and Expertise
Struktur, keanggotaan, dan keahlian Komite Audit dapat The Audit Committee’s structure, membership, and expertise are
dilihat pada tabel di bawah ini. shown in the table below.
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite Audit Periode 1 Januari 2025 – 31 Desember 2025
Structure, Membership, and Expertise of the Audit Committee for the Period January 1, 2025 – December 31, 2025
Masa Jabatan & Keterangan (jabatan rangkap/
Nama Jabatan Surat Keputusan Periode pihak independen) Keahlian
Adlinsyah M SK/010/DIR/I/2025 tanggal 15 Januari – Komisaris
Ketua Jabatan Rangkap
Nasution Januari 2025 Februari 2025 Independen
Huswan SK/193/DIR/XI/2025 tanggal 7 November – Komisaris
Ketua Jabatan Rangkap
Husain November 2025 Desember 2025 Independen
SK/010/DIR/I/2025 tanggal 15 Januari – Mei
Januari 2025 2025
SK/095/DIR/V/2025 tanggal 26 Mei – November
Sukiman Anggota Pihak Independen Bidang Hukum
Mei 2025 2025
SK/193/DIR/XI/2025 tanggal 7 November –
November 2025 Desember 2025
SK/010/DIR/I/2025 tanggal 15 Januari – Mei
Januari 2025 2025
SK/095/DIR/V/2025 tanggal 26 Mei – November
Faisal Anggota Pihak Independen Bidang Perbankan
Mei 2025 2025
SK/193/DIR/XI/2025 tanggal 7 November –
November 2025 Desember 2025
SK/010/DIR/I/2025 tanggal 15 Januari – Mei
Januari 2025 2025
Abdul SK/095/DIR/V/2025 tanggal 26 Mei – November Bidang Keuangan /
Anggota Pihak Independen
Rahman Gau Mei 2025 2025 Bidang Perbankan
SK/193/DIR/XI/2025 tanggal 7 November –
November 2025 Desember 2025
BANK SULSELBAR 465
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 466
Profil Komite Audit Audit Committee Profile
Profil Komite Audit per 31 Desember 2025 adalah sebagai The Audit Committee profile as of December 31, 2025, is as
berikut: follows:
HUSWAN
HUSAIN
Profil lengkap dapat dilihat pada
bagian Profil Dewan Komisaris dalam
Laporan Tahunan ini.
The complete profile can be seen in the
Board of Commissioners Profile section
in this Annual Report.
SUKIMAN
Anggota Komite Audit
Member of the Audit Committee
Warga negara Indonesia, usia 62 tahun. Indonesian citizen, 62 years old.
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Periode Jabatan Term of Office
- Januari – Mei 2025 - January – May 2025
- Mei – November 2025 - May – November 2025
- November – Desember 2025 - November – December 2025
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
- SK/010/DIR/I/2025 tanggal 15 Januari 2025 - SK/010/DIR/I/2025 dated January 15, 2025
- SK/095/DIR/V/2025 tanggal 26 Mei 2025 - SK/095/DIR/V/2025 dated May 26, 2025
- SK/193/DIR/XI/2025 tanggal 7 November 2025 - SK/193/DIR/XI/2025 dated November 7, 2025
Riwayat Pendidikan Educational History
Sarjana (S1) dari Universitas Hasanuddin. Bachelor’s degree (S1) from Hasanuddin University.
Jabatan Rangkap: Concurrent Positions:
Tidak memiliki jabatan lain di perusahaan atau lembaga manapun. Does not hold any other positions in any company or institution.
Pengalaman Kerja Work Experience
- Staff Biro Kredit Khusus (1989) - Special Credit Bureau Staff (1989)
- Staf Seksi Pemasaran Cabang Utama Makassar (1991) - Marketing Section Staff, Makassar Main Branch (1991)
- Kepala Seksi Pemasaran Bank Sulsel Cabang Makale (1993) - Head of Marketing Section, Bank Sulsel, Makale Branch (1993)
- Kepala Seksi Pemasaran Cabang Pinrang (1997) - Head of Marketing Section, Pinrang Branch (1997)
- Wira pada biro kredit khusus (1998) - Wira, Special Credit Bureau (1998)
- Plt. Pemimpin Cabang Sidrap (2000) - Acting Branch Manager, Sidrap (2000)
- Plt. Pemimpin Cabang Selayar (2001) - Acting Branch Manager, Selayar (2001)
Sertifikasi Certification
Certification in Audit Committee Practices (CACP) Certification in Audit Committee Practices (CACP)
466 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 467
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
ABDUL RAHMAN GAU
Anggota Komite Audit
Member of the Audit Committee
Warga negara Indonesia, usia 61 tahun. Indonesian citizen, 61 years old.
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Periode Jabatan Term of Office
- Januari – Mei 2025 - January – May 2025
- Mei – November 2025 - May – November 2025
- November – Desember 2025 - November – December 2025
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
- SK/010/DIR/I/2025 tanggal 15 Januari 2025 - SK/010/DIR/I/2025 dated January 15, 2025
- SK/095/DIR/V/2025 tanggal 26 Mei 2025 - SK/095/DIR/V/2025 dated May 26, 2025
- SK/193/DIR/XI/2025 tanggal 7 November 2025 - SK/193/DIR/XI/2025 dated November 7, 2025
Riwayat Pendidikan Educational History
Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi dari Universitas Hasanuddin Bachelor’s Degree in Economics and Accounting from Hasanuddin
(1989) University (1989)
Jabatan Rangkap: Concurrent Positions:
Tidak memiliki jabatan lain di perusahaan atau lembaga manapun. Does not hold any other positions in any company or institution.
Pengalaman Kerja Work Experience
- Staf Biro Adm. Keuangan (1992) - Staff of the Finance Administration Bureau (1992)
- Staf Seksi Adm. Keuangan Cabang Utama Makassar (1994) - Staff of the Finance Administration Section, Makassar Main
- Kepala Seksi Adm. Keuangan Cabang Bulukumba (1995) Branch (1994)
- Kepala Seksi Adm. Keuangan Cabang Utama Makassar - Head of the Finance Administration Section Finance, Bulukumba
(1996) Branch (1995)
- Pemimpin Bagian Kepatuhan dan Pengendalian Nasabah - Head of Finance Administration, Makassar Main Branch (1996)
Divisi Manajemen Risiko (2005) - Head of Compliance and Customer Control, Risk Management
- Wakil Pemimpin Cabang Utama Makassar (2007) Division (2005)
- Pemimpin Cabang Barru (2007) - Deputy Manager, Makassar Main Branch (2007)
- Pemimpin Cabang Utama Mamuju (2009) - Manager, Barru Branch (2007)
- Staf Ahli Utama Grup Pengendalian Keuangan (2012) - Manager, Mamuju Main Branch (2009)
- Pemimpin Grup Pengendalian Keuangan (2012) - Senior Expert Staff, Financial Control Group (2012)
- Pemimpin Grup Treasury (2014) - Head of Financial Control Group (2012)
- Pemimpin Grup Pengendalian Keuangan (2017) - Head of Treasury Group (2014)
- Staf Ahli Utama Direksi Bidang Audit PT Bank Sulselbar - Head of Financial Control Group (2017)
(2018) - Senior Expert Staff, Audit Division, PT Bank Sulselbar (2018)
Sertifikasi Certification
Serti Certification in Audit Committee Practices (CACP) Certification in Audit Committee Practices (CACP)
BANK SULSELBAR 467
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 468
FAISAL
Anggota Komite Audit
Member of the Audit Committee
Warga negara Indonesia, usia 48 tahun. Indonesian citizen, 48 years old..
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Periode Jabatan Term of Office
- Januari – Mei 2025 - January – May 2025
- Mei – November 2025 - May – November 2025
- November – Desember 2025 - November – December 2025
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
- SK/010/DIR/I/2025 tanggal 15 Januari 2025 - SK/010/DIR/I/2025 dated January 15, 2025
- SK/095/DIR/V/2025 tanggal 26 Mei 2025 - SK/095/DIR/V/2025 dated May 26, 2025
- SK/193/DIR/XI/2025 tanggal 7 November 2025 - SK/193/DIR/XI/2025 dated November 7, 2025
Riwayat Pendidikan Educational History
- Sarjana Teknik Elektro dari Universitas Hasanuddin - Bachelor’s degree in Electrical Engineering from Hasanuddin
- Pascasarjana Kebijakan Publik dari Australia University
- Master’s degree in Public Policy from Australia
Jabatan Rangkap: Concurrent Positions:
Tidak memiliki jabatan lain di perusahaan atau lembaga manapun. Does not hold any other positions in any company or institution.
Pengalaman Kerja Work Experience
- Tenaga Ahli bidang Pengamanan dan Pemeliharaan Aset PT - Expert in Asset Security and Maintenance at PT PLN
PLN - Member of the KPK’s Prevention Spokesperson Team
- Anggota Tim Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK
Sertifikasi Certification
- Certification in Audit Committee Practices (CACP) - Certification in Audit Committee Practices (CACP)
- Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 4 - Banking Risk Management Qualification 4
468 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 469
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Kualifikasi Pendidikan dan Educational Qualifications and Work
Pengalaman Kerja Komite Audit Experience of the Audit Committee
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Audit | Table of Educational Qualifications and Work Experience of the Audit Committee
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Name Position Education Work experience
1. Kepala Cabang Bank Pasific Kuningan 1. Branch Manager of Bank Pacific
(1994-1996) Kuningan (1994-1996)
2. Plt. Kepala Cabang Utama Bank Pasific 2. Acting. Head of the Bank Pacific
Sudirman (1996-1997) Sudirman Main Branch (1996-1997)
3. Kepala Cabang Utama Bank Pasific 3. Head of the Bank Pacific Sudirman Main
Sudirman (1997-2002) Branch (1997-2002)
4. Direktur Utama PT Agra Anugerah 4. President Director of PT Agra Anugerah
1. Sarjana Ekonomi
Pratama (Vendor PT PLN Persero Pratama (Vendor for PT PLN Persero
(S1) Jurusan Sosial
Wilayah 2 Sumbagsel; Jambi, Sumsel, Region 2 South Sumatra; Jambi, South
Ekonomi Pertanian
Lampung) (2002-2005) Sumatra, Lampung) (2002-2005)
Adlinsyah M dari Universitas
Ketua 5. Kepala Satuan Tugas Pemeriksa 5. Head of the Corruption Eradication
Nasution Andalas (1986).
Laporan Harta Kekayaan Commission (KPK) State Officials’ Wealth
2. Pascasarjana
Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK Report (LHKPN) Examination Task Force
Institut Bisnis Dan
(2005-2016) (2005-2016)
Keuangan Nitro
6. Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan 6. Head of the KPK’s Prevention
Supervisi Pencegahan KPK (2016- Coordination and Supervision Task Force
2018) (2016-2018)
7. Penyidik Tindak Pidana Korupsi KPK 7. Corruption Crime Investigator (2018-
(2018-2020) 2020)
8. Koordinator Unit Kerja Koordinasi 8. Coordinator of the KPK Regional
Wilayah KPK (2018-2020) Coordination Work Unit (2018-2020)
Magister Kenotariatan
Huswan Husain Ketua Universitas Gadjah Kepala Bank Tabungan Negara Parepare Head of the Parepare State Savings Bank
Mada
1. Staff Biro Kredit Khusus (1989) 1. Special Credit Bureau Staff (1989)
2. Staf Seksi Pemasaran Cabang Utama 2. Marketing Staff of the Makassar Main
Makassar (1991) Branch (1991)
3. Kepala Seksi Pemasaran Bank Sulsel 3. Head of Marketing Section of Bank Sulsel,
Sarjana (S1) dari Cabang Makale (1993) Makale Branch (1993)
Sukiman Anggota
Universitas Hasanuddin 4. Kepala Seksi Pemasaran Cabang 4. Head of Marketing Section of Pinrang
Pinrang (1997) Branch (1997)
5. Wira pada biro kredit khusus (1998) 5. Wira at the Special Credit Bureau (1998)
6. Plts. Pemimpin cabang Sidrap (2000) 6. Acting Branch Manager of Sidrap (2000)
7. Plt. Pemimpin Cabang Selayar (2001) 7. Acting Branch Manager of Selayar (2001)
1. Staf biro Adm. Keuangan (1992) 1. Staff of the Finance Administration
2. Staff Seksi Adm. Keuangan Cabang Bureau (1992)
Utama Makassar (1994) 2. Staff of the Finance Administration Section
3. Kepala Seksi Adm. Keuangan Cabang of the Makassar Main Branch (1994)
Bulukumba (1995) 3. Head of Finance Administration Section
4. Kepala Seksi Adm. Keuangan Cabang of the Bulukumba Branch (1995)
Utama Makassar (1996) 4. Head of Finance Administration Section
5. Pemimpin Bagian Kepatuhan dan Finance, Makassar Main Branch (1996)
Pengendalian Nasabah Divisi 5. Head of Compliance and Customer
Manajemen Risiko (2005) Control, Risk Management Division (2005)
Sarjana (S1) Ekonomi 6. Wakil Pemimpin Cabang Utama 6. Deputy Head of Makassar Main Branch
Akuntansi dari Makassar (2007) (2007)
Abdul Rahman Gau Anggota
Universitas Hasanuddin 7. Pemimpin Cabang Barru (2007) 7. Head of Barru Branch (2007)
(1989) 8. Pemimpin Cabang Utama Mamuju 8. Head of Mamuju Main Branch (2009)
(2009) 9. Senior Expert Staff of the Financial
9. Staf Ahli Utama Grup Pengendalian Control Group (2012)
Keuangan (2012) 10. Head of the Financial Control Group
10. Pemimpin Grup Pengendalian (2012)
Keuangan (2012) 11. Head of the Treasury Group (2014)
11. Pemimpin Grup Treasury (2014) 12. Head of the Financial Control Group
12. Pemimpin Grup Pengendalian (2017)
Keuangan (2017) 13. Senior Expert Staff to the Board of
13. Staf Ahli Utama Direksi Bidang Audit Directors for Audit, PT Bank Sulselbar
PT Bank Sulselbar (2018) (2018)
BANK SULSELBAR 469
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 470
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Audit | Table of Educational Qualifications and Work Experience of the Audit Committee
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Name Position Education Work experience
1. Sarjana Teknik
Elektro Universitas 1. Tenaga Ahli bidang Pengamanan dan 1. Expert Staff for Asset Security and
Hasanuddin Pemeliharaan Aset PT PLN Maintenance, PT PLN
Faisal Anggota
2. Pascasarjana 2. Anggota Tim Juru Bicara Bidang 2. Member of the KPK’s Prevention
Kebijakan Publik Pencegahan KPK Spokesperson Team
Australian
Independensi Komite Audit Audit Committee Independence
Komite Audit melaksanakan fungsi dan tugasnya secara The Audit Committee performs its functions and duties
profesional dan independen, tanpa campur tangan dari pihak professionally and independently, without interference from
manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang- any party that is inconsistent with laws and regulations. Audit
undangan. Anggota Komite Audit tidak menerima atau Committee members do not accept or intervene with or support
melakukan intervensi dari atau kepada pihak lain. Seluruh other parties. All Audit Committee members who are independent
Anggota Komite Audit yang berasal dari Pihak Independen parties do not have any financial, management, share ownership,
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan and/or family relationships with the Board of Commissioners,
saham, dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Board of Directors, and/or Controlling Shareholders, or any
Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali, atau hubungan relationship with the Bank that could affect their ability to act
dengan Bank, yang dapat mempengaruhi kemampuannya independently. Audit Committee members who are external to
untuk bertindak secara independen. Anggota Komite Audit the Bank may not have any personal interests or relationships
yang berasal dari luar Bank tidak boleh memiliki kepentingan that could potentially create a conflict of interest with the Bank,
atau keterkaitan pribadi yang berpotensi menimbulkan in accordance with the Audit Committee Work Guidelines/Audit
benturan kepentingan (conflict of interest) dengan Bank, sesuai Committee Charter.
dengan Pedoman Kerja Komite Audit/Piagam Komite Audit
(Audit Committees Charter).
Tabel Independensi Komite Audit | Audit Committee Independence Table
Adlinsyah M Huswan Abdul
Aspek Independensi Nasution Husain Sukiman Rahman Gau Faisal Independency Aspects
Tidak memiliki hubungan Has no financial relationship
keuangan dengan Dewan √ √ √ √ √ with Board of
Komisaris dan Direksi Commissioners and Directors
Tidak memiliki hubungan Has no management
kepengurusan di perusahaan, relationship in the
√ √ √ √ √
anak perusahaan, maupun company, subsidiary, or
perusahaan afiliasi affiliated company
Tidak memiliki hubungan
Has no share ownership
kepemilikan saham di √ √ √ √ √
relationship in the company
perusahaan
Has no family relationship
Tidak memiliki hubungan
with Board of Commissioners,
keluarga dengan Dewan
√ √ √ √ √ Board of Directors, and / or
Komisaris, Direksi, dan/atau
fellow members of the Audit
sesama anggota Komite Audit
Committee
Do not serve as administrators
Tidak menjabat sebagai
of political
pengurus partai politik, √ √ √ √ √
parties, officials and
pejabat dan pemerintah
government
470 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 471
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Rapat Komite Audit Audit Committee Meetings
Kebijakan Rapat Komite Audit Audit Committee Meeting Policy
Pelaksanaan dan tata cara rapat Komite Audit adalah sebagai The implementation and procedures of Audit Committee
berikut: meetings are as follows:
1. Rapat diselenggarakan minimal 1 (satu) kali setiap bulan 1. Meetings are held at least once a month as needed by the
sesuai kebutuhan Bank. Bank.
2. Rapat dapat dilaksanakan jika dihadiri oleh sekurang- 2. Meetings may be held if attended by at least 51% of
kurangnya 51% dari jumlah anggota komite, termasuk 1 the committee members, including one Independent
(satu) Komisaris Independen dan Pihak Independen. Commissioner and an Independent Party.
3. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Audit, atau oleh 3. Meetings are chaired by the Chair of the Audit Committee,
Anggota Komite Audit dari Komisaris Independen jika or by an Independent Commissioner member of the Audit
Ketua Komite Audit berhalangan hadir. Committee if the Chair is unable to attend.
4. Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan 4. Decisions at Committee meetings are made by consensus. If
musyawarah mufakat. Jika musyawarah mufakat tidak consensus cannot be reached, decisions are made by majority
tercapai, pengambilan keputusan dilakukan dengan vote.
suara terbanyak. 5. The results of Committee meetings are recorded in the
5. Hasil rapat Komite dicatat dalam risalah rapat, termasuk minutes of the meeting, including any dissenting opinions
jika terdapat perbedaan pendapat (dissenting opinion) and the reasons given by the meeting participants for those
beserta alasan dari peserta rapat terkait perbedaan differences. The minutes are signed by all members of the
tersebut. Risalah rapat ditandatangani oleh seluruh Audit Committee present and submitted to the Board of
anggota Komite Audit yang hadir dan disampaikan Commissioners.
kepada Dewan Komisaris. 6. Meetings may be held offline or online through digital media
6. Rapat dapat dilakukan secara luring maupun daring that allows for the participation of Audit Committee meeting
melalui media digital yang memungkinkan partisipasi participants.
peserta rapat Komite Audit.
Agenda Rapat Komite Audit Audit Committee Meeting Agenda
Sepanjang tahun 2025, berikut ini adalah tanggal Throughout 2025, the following are the dates, agendas, and
pelaksanaan, agenda, dan peserta rapat Komite Audit. participants for Audit Committee meetings.
Tabel Agenda Rapat Komite Audit | Audit Committee Meeting Agenda Table
No Nomor Tanggal Agenda Rapat
1 001/MM/KA/I/2025 8 Januari 2025 Undangan Rapat
2 003/MM/KA/I/2025 22 Januari 2025 Undangan Rapat
3 005/MM/KA/I/2025 22 Januari 2025 Undangan Rapat
4 007/MM/KA/II/2025 3 Februari 2025 Undangan Rapat
5 009/MM/KA/II/2025 5 Februari 2025 Undangan Rapat
6 011/MM/KA/II/2025 5 Februari 2025 Undangan Rapat
7 013/MM/KA/II/2025 26 Februari 2025 Undangan Rapat
8 014/MM/KA/II/2025 26 Februari 2025 Undangan Rapat
9 015/MM/KA/III/2025 6 Maret 2025 Undangan Rapat
10 016/MM/KA/III/2025 6 Maret 2025 Undangan Rapat
11 017/MM/KA/III/2025 6 Maret 2025 Undangan Rapat
12 018/MM/KA/III/2025 6 Maret 2025 Undangan Rapat
BANK SULSELBAR 471
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 472
Tabel Agenda Rapat Komite Audit | Audit Committee Meeting Agenda Table
No Nomor Tanggal Agenda Rapat
13 019/MM/KA/V/2025 2 Mei 2025 Undangan Rapat
14 020/MM/KA/V/2025 2 Mei 2025 Undangan Rapat
15 021/MM/KA/V/2025 2 Mei 2025 Undangan Rapat
16 022/MM/KA/V/2025 2 Mei 2025 Undangan Rapat
17 023/MM/KA/V/2025 14 Mei 2025 Undangan Rapat
18 024/MM/KA/V/2025 16 Mei 2025 Undangan Rapat
19 025/MM/KA/V/2025 21 Mei 2025 Undangan Rapat
20 026/MM/KA/VI/2025 4 Juni 2025 Undangan Rapat
21 027/MM/KA/VI/2025 4 Juni 2025 Undangan Rapat
22 028/MM/KA/VI/2025 4 Juni 2025 Undangan Rapat
23 029/MM/KA/VI/2025 4 Juni 2025 Undangan Rapat
24 030/MM/KA/VI/2025 4 Juni 2025 Undangan Rapat
25 031/MM/KA/VI/2025 10 Juni 2025 Undangan Rapat
26 032/MM/KA/VI/2025 10 Juni 2025 Undangan Rapat
27 033/MM/KA/VII/2025 4 Juli 2025 Undangan Rapat
28 034/MM/KA/VII/2025 7 Juli 2025 Undangan Rapat
29 035/MM/KA/VII/2025 11 Juli 2025 Undangan Rapat
30 036/MM/KA/VII/2025 24 Juli 2025 Undangan Rapat
31 037/MM/KA/VII/2025 24 Juli 2025 Undangan Rapat
32 038/MM/KA/VII/2025 29 Juli 2025 Undangan Rapat
33 039/MM/KA/VIII/2025 4 Agustus 2025 Undangan Rapat
34 040/MM/KA/VIII/2025 4 Agustus 2025 Undangan Rapat
35 041/MM/KA/VIII/2025 4 Agustus 2025 Undangan Rapat
36 042/MM/KA/VIII/2025 12 Agustus 2025 Undangan Rapat
37 043/MM/KA/VIII/2025 12 Agustus 2025 Undangan Rapat
38 044/MM/KA/VIII/2025 12 Agustus 2025 Undangan Rapat
39 045/MM/KA/VIII/2025 12 Agustus 2025 Undangan Rapat
40 046/MM/KA/VIII/2025 29 Agustus 2025 Undangan Rapat
41 047/MM/KA/IX/2025 9 September 2025 Undangan Rapat
42 048/MM/KA/IX/2025 18 September 2025 Undangan Rapat
43 049/MM/KA/IX/2025 26 September 2025 Undangan Rapat
44 050/MM/KA/X/2025 3 Oktober 2025 Undangan Rapat
45 051/MM/KA/X/2025 3 Oktober 2025 Undangan Rapat
46 052/MM/KA/X/2025 10 Oktober 2025 Undangan Rapat
47 053/MM/KA/X/2025 10 Oktober 2025 Undangan Rapat
48 054/MM/KA/XI/2025 6 November 2025 Undangan Rapat
49 056/MM/KA/XI/2025 24 November 2025 Undangan Rapat
50 057/MM/KA/XI/2025 24 November 2025 Undangan Rapat
51 058/MM/KA/XI/2025 24 November 2025 Undangan Rapat
472 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 473
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Tabel Agenda Rapat Komite Audit | Audit Committee Meeting Agenda Table
No Nomor Tanggal Agenda Rapat
52 059/MM/KA/XI/2025 24 November 2025 Undangan Rapat
53 060/MM/KA/XI/2025 24 November 2025 Undangan Rapat
54 061/MM/KA/XI/2025 24 November 2025 Undangan Rapat
55 062/MM/KA/XI/2025 25 November 2025 Undangan Rapat
56 070/MM/KA/XII/2025 1 Desember 2025 Undangan Rapat
57 072/MM/KA/XII/2025 4 Desember 2025 Undangan Rapat
58 074/MM/KA/XII/2025 9 Desember 2025 Undangan Rapat
59 076/MM/KA/XII/2025 9 Desember 2025 Undangan Rapat
60 001/MM/KA/I/2025 8 Januari 2025 Undangan Rapat
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Meeting Frequency And Attendance
Rapat Komite Audit Rate
Pada tahun 2025, Komite Audit telah mengadakan Rapat In 2025, the Audit Committee held a total of sixty (60) Audit
Komite Audit sebanyak enam puluh sembilan (60) kali. Committee meetings. The following presents the detailed
Berikut adalah rincian jumlah kehadiran rapat masing- attendance of each member at the Audit Committee meetings:
masing anggota Komite Audit:
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Audit | Audit Committee Meeting Attendance Rate Table
Jumlah
Nama Jabatan Rapat Kehadiran Persentase
Adlinsyah M. Nasution* Ketua 6 4 66,67 %
Huswan Husain** Ketua 11 11 100 %
Sukiman Anggota 60 60 100 %
Abdul Rahman Anggota 60 60 100 %
Faisal Anggota 60 60 100%
* Habis masa jabatan bulan Januari 2025
** Diangkat menjadi Komisaris tanggal 14 Mei 2025
Penghasilan Komite Audit Remuneration Of The Audit Committee
No Uraian Description Anggota Non-Komisaris
Salary / Mendapatkan honorarium sebesar 12,5% Receive an honorarium of 12.5% of the
1 Gaji / Honorarium
Honorarium dari Gaji Direktur Utama President Director's Salary
Santunan Purna Post-Service
2 Tidak Diberikan Not Given
Jabatan Compensation
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions
Tunjangan Hari
3 Holiday Allowance untuk Dewan Komisaris atau Pegawai applicable to the Board of Commissioners or
Raya
Tetap Bank Permanent Employees of the Bank
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions applicable
4 Bonus / Tantiem Bonus / Tantiem
untuk Pegawai Tetap Bank to Permanent Employees of the Bank
BANK SULSELBAR 473
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 474
No Uraian Description Anggota Non-Komisaris
5 Fasilitas: Facilities:
Tunjangan Transportation
Tidak Diberikan Not Given
Transportasi Allowance
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions
Kesehatan Health untuk Dewan Komisaris atau Pegawai applicable to the Board of Commissioners or
Tetap Bank Permanent Employees of the Bank
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions
Perjalanan Dinas Business Travel untuk Dewan Komisaris atau Pegawai applicable to the Board of Commissioners or
Tetap Bank Permanent Employees of the Bank
Pelatihan dan/atau Peningkatan Training and/or Competency Development
Kompetensi Komite Audit pada of the Audit Committee in 2025
Tahun 2025
Jenis Pelatihan dan Materi Waktu dan Tempat
Pengembangan Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Nama Jabatan Types of Training and Competency Time and Place of Penyelenggara
Name Position Development Materials/Training Implementation Organizer
Adlinsyah M 16-17 Januari 2025/
Ketua Pelatihan Learning Media Indonesia
Nasution Yogyakarta
25-26 Juni 2025/ Association of Certified Fraud
Sukiman Anggota Konferensi
Yogyakarta Examiners
Seminar 15 Juli 2025/ Jakarta Ikatan Komite Audit Indonesia
Pelatihan 23 Juli 2025/ Zoom meeting Iqtishad Consulting Indonesia
Abdul Rahman 25-26 Juni 2025/ Association of Certified Fraud
Anggota Konferensi
Gau Yogyakarta Examiners
Seminar 15 Juli 2025/ Jakarta Ikatan Komite Audit Indonesia
16-17 Januari 2025/
Faisal Anggota Pelatihan Learning Media Indonesia
Yogyakarta
25-26 Juni 2025/ Association of Certified Fraud
Konferensi
Yogyakarta Examiners
Laporan Singkat Pelaksanaan Summary Of Audit Committee Activities
Kegiatan Komite Audit Tahun 2025 (2025)
Sepanjang tahun 2025, Komite Audit telah memberikan Throughout 2025, the Audit Committee has provided
masukan kepada Dewan Komisaris, antara lain: recommendations to the Board of Commissioners, including:
1. Melaksanakan pemantauan atas pelaksanaan fungsi 1. Monitor the implementation of the Internal Audit Unit (SKAI)
Satuan Kerja Audit Intern (SKAI), termasuk penelaahan functions, including reviewing the Annual Audit Work Plan
Rencana Kerja Audit Tahunan dan evaluasi hasil audit and evaluating risk-based internal audit results.
internal berbasis risiko. 2. Review reports on internal audit, external audit, and
2. Menelaah laporan hasil pemeriksaan audit internal, audit regulatory audits, and monitor the adequacy of follow-up on
eksternal, dan regulator, serta memantau kecukupan findings and recommendations.
tindak lanjut atas temuan dan rekomendasi. 3. Review quarterly and annual financial reports to ensure fair
3. Melakukan penelaahan atas laporan keuangan presentation and compliance with applicable accounting
triwulanan dan tahunan untuk memastikan kewajaran standards and regulations.
penyajian serta kepatuhan terhadap standar akuntansi
dan ketentuan yang berlaku.
474 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 475
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
4. Mengevaluasi kinerja dan independensi Kantor Akuntan 4. Evaluate the performance and independence of the Public
Publik serta menyampaikan rekomendasi kepada Dewan Accounting Firm and submit recommendations to the Board
Komisaris. of Commissioners.
5. Seluruh hasil pengawasan dan rekomendasi Komite Audit 5. Report all audit results and recommendations from the Audit
dilaporkan secara berkala kepada Dewan Komisaris guna Committee periodically to the Board of Commissioners to
mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang baik. support the implementation of good corporate governance.
Pernyataan Komite Audit atas Statement Of The Audit Committee On
Efektivitas Sistem Pengendalian The Effectiveness Of Internal Control
Internal dan Manajemen Risiko System And Risk Management
Komite Audit Bank Sulselbar telah melakukan penilaian The Audit Committee of Bank Sulselbar has conducted a
menyeluruh terhadap Sistem Pengendalian Internal dan comprehensive assessment of the Internal Control System and
Manajemen Risiko. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Risk Management. The evaluation results indicate that both
kedua sistem tersebut beroperasi secara efektif dan sejalan systems operate effectively and are aligned with the principles of
dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik. Good Corporate Governance.
Sistem pengendalian internal terbukti mendukung The internal control system has proven to support transparency
transparansi dan kepatuhan, sementara manajemen risiko and compliance, while risk management has been optimally
telah diterapkan secara optimal untuk mengidentifikasi, implemented to identify, measure, monitor, and control the risks
mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko yang faced by the Bank.
dihadapi.
Sebagai langkah lanjutan, Komite Audit merekomendasikan As a follow-up measure, the Audit Committee recommends
penerapan peningkatan berkelanjutan untuk memastikan continuous improvement to ensure stronger operational stability
stabilitas operasional yang lebih baik serta mitigasi risiko and more effective risk mitigation for Bank Sulselbar.
yang lebih efektif bagi Bank Sulselbar.
KOMITE PEMANTAU RISIKO RISK MONITORING COMMITTEE
Komite Pemantau Risiko bertugas membantu pelaksanaan The Risk Monitoring Committee is tasked with assisting the
fungsi pengawasan dan pembinaan oleh Dewan Komisaris Board of Commissioners in carrying out supervisory and
terhadap eksekutif (Direksi beserta jajarannya) dalam advisory functions over the executive management (Board of
penerapan manajemen risiko di seluruh aktivitas dan produk Directors and its management team) in the implementation of
Bank, memastikan kecukupan sistem pengendalian internal risk management across all Bank activities and products. The
yang memadai serta berjalannya sistem kepatuhan secara Committee ensures the adequacy of internal control systems
efektif, termasuk isu-isu manajemen risiko dan sistem and the effective functioning of compliance systems, including
pengawasan internal serta langkah-langkah antisipatif risk management issues, internal supervision systems, and
yang diambil Direksi dalam pelaksanaan kebijakan dan anticipatory measures taken by the Board of Directors in policy
pengelolaan risiko. implementation and risk management.
Dasar Pembentukan Komite Basis For The Establishment Of The Risk
Pemantau Risiko Monitoring Committee
Pembentukan Komite Pemantau Risiko didasarkan pada The establishment of the Risk Monitoring Committee is based on
peraturan-peraturan sebagai berikut: the following regulations:
1. POJK No. 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata 1. Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
Kelola Bank Umum, yang telah diperbarui menjadi POJK 55/POJK.03/2016 concerning the Implementation of
Governance for Commercial Banks, as updated to POJK No.
BANK SULSELBAR 475
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 476
17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank 17 of 2023 concerning the Implementation of Governance
Umum, tanggal 14 September 2023. for Commercial Banks dated September 14, 2023.
2. Peraturan OJK No. 17/POJK.03/2014 tanggal 18 2. POJK No. 17/POJK.03/2014 dated November 18,
November 2014 tentang Penerapan Manajemen Risiko 2014 concerning the Implementation of Integrated Risk
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan. Management for Financial Conglomerates.
3. Anggaran Dasar mengenai tugas dan wewenang Dewan 3. The Articles of Association governing the duties and
Komisaris beserta perubahannya. authorities of the BoC’s
Piagam Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Charter
Dalam menerapkan prinsip Tata Kelola yang baik, Komite In implementing Good Corporate Governance principles, the Risk
Pemantau Risiko memiliki pedoman kerja yang telah disahkan Monitoring Committee operates under formal working guidelines
dan ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan Komisaris, approved and signed by all members of the BoC’s, pursuant
sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/ to Board of Directors Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024
K/X/2024 tentang Organisasi Komite Komisaris dan Komite concerning the Organization of Board Committees and Board of
Direksi PT Bank Sulselbar. Directors Committees of PT Bank Sulselbar.
Adapun isi dari Piagam Komite Pemantau Risiko mencakup: The Charter includes:
• Bab I Pendahuluan • Chapter I: Introduction
• Bab II Maksud dan Tujuan • Chapter II: Purpose and Objectives
• Bab III Dasar Hukum • Chapter III: Legal Basis
• Bab IV Organisasi • Chapter IV: Organization
• Bab V Tata Tertib Kerja • Chapter V: Working Procedures
• Bab VI Kewenangan • Chapter VI: Authority
• Bab VII Tugas dan Tanggung Jawab • Chapter VII: Duties and Responsibilities
• Bab VIII Penutup • Chapter VIII: Closing
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties And Responsibilities Of The Risk
Pemantau Risiko Monitoring Committee
Komite Pemantau Risiko bertanggung jawab kepada Dewan The Risk Monitoring Committee is accountable to the BoC’s
Komisaris untuk membantu dan memfasilitasi Komisaris to assist and facilitate the Commissioners in carrying out their
dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasan terkait supervisory duties and functions related to risk oversight. In
pemantauan risiko. Sesuai dengan Memorandum Divisi accordance with the Memorandum of the Risk Management
Manajemen Risiko PT Bank Sulselbar Nomor MM/1081/ Division of PT Bank Sulselbar No. MM/1081/SKMR/XII/2023
SKMR/XII/2023 tanggal 28 Desember 2023 mengenai dated December 28, 2023 regarding the request for finalization
Permohonan Finalisasi SOP Komite Komisaris dan Komite of the Standard Operating Procedures (SOP) for the BoC’s
Direksi PT Bank Sulselbar tentang Revisi SK Direksi No. Committees and BoD’s Committees of PT Bank Sulselbar, which
SK/044/DIR/K/VIII/2022 mengenai Standar Operasional constitutes a revision of BoD’s Decree No. SK/044/DIR/K/
Prosedur (SOP) Organisasi Komite dalam Penerapan VIII/2022 concerning the Standard Operating Procedures
Manajemen Risiko dan Good Corporate Governance PT Bank (SOP) for Committee Organization in the implementation of
Sulselbar, tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risk Management and Good Corporate Governance at PT Bank
Risiko antara lain meliputi: Sulselbar, the duties and responsibilities of the Risk Monitoring
Committee include, among others, the following:
1. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau 1. Duties and Responsibilities of the Risk Monitoring
Risiko Committee
a. Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau a. The duties and responsibilities of the Risk Monitoring
Risiko dalam membantu tugas Dewan Komisaris Committee in assisting the Board of Commissioners are
dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu melakukan grouped into two parts: supervising and evaluating, and
476 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 477
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
pengawasan dan evaluasi serta memberikan providing recommendations on:
rekomendasi atas: i. Implementation of Risk Management Policies;
i. Penerapan Kebijakan Manajemen Risiko; ii. Implementation of Good Corporate Governance (GCG).
ii. Penerapan Good Corporate Governance (GCG).
b. Selain tugas dan tanggung jawab tersebut, Komite b. In addition to these duties and responsibilities, the Risk
Pemantau Risiko wajib untuk: Monitoring Committee is required to:
i. Menyusun program kerja tahunan yang sekurang- i. Prepare an annual work program that at least complies
kurangnya sesuai dengan Pedoman dan Tata with the Risk Monitoring Committee Guidelines and
Tertib Komite Pemantau Risiko; Rules of Procedure;
ii. Mengevaluasi dan merevisi Pedoman dan Tata ii. Evaluate and revise the Committee Guidelines and
Tertib Kerja Komite apabila diperlukan; Rules of Procedure, if necessary;
iii. Menyusun laporan mengenai pelaksanaan tugas iii. Prepare a report on the implementation of the
dan tanggung jawab komite untuk disampaikan committee’s duties and responsibilities for submission
kepada Dewan Komisaris; to the Board of Commissioners;
iv. Memberikan rekomendasi mengenai kecukupan iv. Provide recommendations regarding the adequacy
dan kesesuaian penerapan kebijakan manajemen and appropriateness of the implementation of risk
risiko dengan eksposur risiko bank; management policies with the bank’s risk exposure;
v. Memberikan rekomendasi mengenai kecukupan v. Provide recommendations regarding the adequacy
dan kesesuaian penerapan Good Corporate and appropriateness of the implementation of Good
Governance (GCG) sesuai ketentuan yang berlaku Corporate Governance (GCG) in accordance with
dan atau nilai perusahaan. applicable regulations and/or company values.
2. Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Penerapan 2. Duties Related to Risk Management
Manajemen Risiko Implementation
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalankan In assisting the Board of Commissioners in overseeing risk
fungsi pengawasan terkait penerapan manajemen management implementation, the Committee performs at
risiko, sekurang-kurangnya Komite menjalankan hal-hal least the following:
sebagai berikut: a. Evaluating the alignment between risk management
a. Mengevaluasi kesesuaian antara kebijakan policies and their implementation;
manajemen risiko dan pelaksanaan kebijakan b. Evaluating the adequacy of risk management policies
tersebut. relative to the Bank’s risk exposure;
b. Mengevaluasi kecukupan kebijakan manajemen c. Monitoring and evaluating the performance of the Risk
risiko terhadap eksposur risiko; Management Committee and Risk Management Units;
c. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan tugas d. Monitoring and evaluating the Bank’s Risk Profile
Komite Manajemen Risiko dan Unit Kerja yang assessment.
membidangi Manajemen Risiko;
d. Memantau dan mengevaluasi Penilaian Profil Risiko
Bank.
3. Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Penerapan 3. Duties and Responsibilities Related to the
Good Corporate Governance (GCG) Implementation of GCG
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalankan To assist the Board of Commissioners in carrying out its
fungsi pengawasan terkait penerapan Good Corporate supervisory function related to the implementation of Good
Governance (GCG), sekurang-kurangnya Komite Corporate Governance (GCG), the Committee shall carry out
menjalankan hal-hal sebagai berikut: at least the following:
a. Memantau penerapan Good Corporate Governance a. Monitor the implementation of Good Corporate
(GCG) sesuai dengan peraturan yang berlaku; Governance (GCG) comply with applicable regulations;
b. Mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis bank; b. Evaluate the implementation of the bank’s strategic
c. Memantau dan mengevaluasi penilaian Tingkat policies;
Kesehatan Bank. c. Monitor and evaluate the Bank’s Health Level assessment.
BANK SULSELBAR 477
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 478
Wewenang Komite Pemantau Risiko Authorities of the Risk Monitoring Committee
Dengan persetujuan tertulis dari Dewan Komisaris, With written approval from the Board of Commissioners, the Risk
Komite Pemantau Risiko diberikan kewenangan untuk Monitoring Committee is granted the authority to carry out its
melaksanakan tugasnya. Sesuai dengan Pedoman Kerja yang duties. In accordance with the applicable Work Guidelines, this
berlaku, wewenang tersebut meliputi: authority includes:
1. Mencari dan mendapatkan data serta informasi yang 1. Seeking and obtaining necessary data and information from
diperlukan dari unit kerja PT Bank Sulselbar. PT Bank Sulselbar work units.
2. Memasuki bangunan, halaman, atau tempat lain yang 2. Entering buildings, grounds, or other premises used or
digunakan atau dikuasai oleh PT Bank Sulselbar. controlled by PT Bank Sulselbar.
Masa Jabatan Komite Pemantau Term of Office of the Risk Monitoring
Risiko Committee
Masa tugas Komite Pemantau Risiko tidak boleh lebih lama The term of office of the Risk Monitoring Committee shall not
dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur exceed the term of office of the Board of Commissioners as
dalam Anggaran Dasar dan dapat dipilih kembali hanya stipulated in the Articles of Association, and it may be re-elected
untuk satu periode berikutnya. for only one subsequent term.
Struktur, Keanggotaan, dan Keahlian Structure, Membership, and Expertise of
Komite Pemantau Risiko the Risk Monitoring Committee
Struktur, Keanggotaan, dan Keahlian Structure, Membership, and Expertise of the
Komite Pemantau Risiko Periode 1 Januari Risk Monitoring Committee for the Period 1
2025 – 31 Desember 2025 January 2025 – 31 December 2025
Keterangan (jabatan
Masa Jabatan & rangkap/pihak
Nama Jabatan Surat Keputusan Periode independen) Keahlian
Adlinsyah M SK/010/DIR/I/2025 Januari-Februari Komisaris Independen
Anggota Jabatan Rangkap
Nasution Tanggal 15 Januari 2025 2025 (Perbankan)
SK/193/DIR/XI/2025
Andi Fadly November- Komisaris Independen
Ketua Tanggal 07 November Jabatan Rangkap
Ferdiansyah Desember 2025 (Perbankan)
2025
SK/010/DIR/I/2025 Januari-Desember
Tanggal 15 Januari 2025 2025
SK/095/DIR/V/2025 Juni-Desember
Aras Tusdin Anggota Tanggal 26 Mei 2025 2025 Pihak Independen Bidang Keuangan
SK/193/DIR/XI/2025
Novembe-
Tanggal 07 November
Desember 2025
2025
SK/010/DIR/I/2025 Januari-Desember
Tanggal 15 Januari 2025 2025
SK/095/DIR/V/2025 Juni-Desember
Baso Pajung Anggota Tanggal 26 Mei 2025 2025 Pihak Independen Bidang Perbankan
SK/193/DIR/XI/2025
Novembe-
Tanggal 07 November
Desember 2025
2025
478 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 479
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Profil Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Profile
Profil Komite Pemantau Risiko per 31 Desember 2024 The Risk Monitoring Committee profile as of December 31,
adalah sebagai berikut: 2024, is as follows:
ANDY FADLY
FERDIANSYAH
Profil lengkap dapat dilihat pada
bagian Profil Dewan Komisaris dalam
Laporan Tahunan ini.
The complete profile can be seen in the
Board of Commissioners Profile section
in this Annual Report.
ARAS TUSDIN
Anggota Komite
Member of Committee
Warga negara Indonesia, usia 61 tahun. Indonesian citizen, 61 years old.
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Periode Jabatan Term of Office
Januari-Desember 2024, dengan masa jabatan 1 tahun January-December 2024, with a 1-year term
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
- SK/010/DIR/I/2025 tanggal 15 Januari 2025 - SK/010/DIR/I/2025 dated January 15, 2025
- SK/095/DIR/V/2025 tanggal 26 Mei 2025 - SK/095/DIR/V/2025 dated May 26, 2025
- SK/193/DIR/XI/2025 tanggal 7 November 2025 - SK/193/DIR/XI/2025 dated November 7, 2025
Riwayat Pendidikan Educational History
- Sarjana Akuntansi, STIKI Ujung Pandang (1988) - Bachelor’s Degree in Accounting, STIKI Ujung Pandang (1988)
- Pasca Sarjana Manajemen, STIE ABI Surabaya (2006) - Master’s Degree in Management, STIE ABI Surabaya (2006)
Jabatan Rangkap: Concurrent Positions
Tidak memiliki jabatan lain di perusahaan atau lembaga manapun. No other positions in any company or institution.
Pengalaman Kerja Work Experience
• Jr. Asst. Administrasi Seksi Akuntansi & Pelaporan (1991) • Jr. Asst. for Administration, Accounting & Reporting Section (1991)
• Jr. Asst. Operasional (1995) • Jr. Asst. for Operations (1995)
• Jr. Asst. Administrasi Seksi Akuntansi & Pelaporan (1996) • Jr. Assistant for Administration, Accounting & Reporting Section (1996)
• Pemimpin Seksi Cabang Makale (1997) • Makale Branch Section Manager (1997)
• Pemimpin Seksi Akuntansi & Pelaporan Cabang Makale (2000) • Makale Branch Accounting & Reporting Section Manager (2000)
• Pemimpin Seksi Cabang Parepare (2007) • Parepare Branch Section Manager (2007)
• Pemimpin Seksi SDM & Umum Cabang Utama Makassar (2009) • Makassar Main Branch HR & General Affairs Section Manager (2009)
• Pemimpin Cabang Pembantu Daya (2010) • Daya Sub-Branch Manager (2010)
• Pembantu Cabang Sinjai (2010) • Sinjai Sub-Branch Manager (2010)
• Pemimpin Cabang Palopo (2014) • Palopo Branch Manager (2014)
• Staf Ahli Direksi Utama Grup Treasury (2016) • Treasury Group Senior Director Expert Staff (2016)
• Pemimpin Grup Pengendalian Keuangan (2016) • Financial Control Group Manager (2016)
• Pemimpin Cabang Utama Mamuju (2017) • Mamuju Main Branch Manager (2017)
• Staf Ahli Direksi Utama Grup Pengendalian Keuangan (2018) • Financial Control Group Senior Director Expert Staff (2018)
Sertifikasi Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4. Level 4 Risk Management Certification.
BANK SULSELBAR 479
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 480
BASO PAJUNG
Anggota Komite
Member of Committee
Warga negara Indonesia, usia 60 tahun. Indonesian citizen, 60 years old.
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Periode Jabatan Term of Office
Januari-Desember 2024, dengan masa jabatan 1 tahun. January-December 2024, with a 1-year term
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
SK Direksi Nomor SK/037/DIR/III/2024, tanggal 20 Maret 2024. BoD’s Decree Number SK/037/DIR/III/2024, dated March 20, 2024.
Riwayat Pendidikan Educational History
Magister Hukum, Universitas Muslim Indonesia. Master of Laws, Muslim University of Indonesia.
Jabatan Rangkap: Concurrent Positions
Tidak memiliki jabatan lain di perusahaan atau lembaga manapun. No other positions in any company or institution.
Pengalaman Kerja Work Experience
Anggota Komite Pemantau RIsiko Member of the Risk Monitoring Committee
Sertifikasi Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4. Level 4 Risk Management Certification.
Kualifikasi Pendidikan dan Educational Qualifications and Work
Pengalaman Kerja Komite Pemantau Experience of the Risk Monitoring
Risiko Committee
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja Work Experience
• Koordinator Unit Kerja • Coordinator of the KPK Regional
Koordinasi Wilayah KPK (2018- Coordination Work Unit (2018-
2021) 2021)
• Penyelidik KPK (2018-2021) • KPK Investigator (2018-2021)
• Kepala Satuan Tugas Koordinasi • Head of the KPK Prevention
dan Supervisi Pencegahan KPK Coordination and Supervision Task
(2016-2018) Force (2016-2018)
• Kepala Satuan Tugas Pemeriksa • Head of the KPK State Officials’
Laporan Harta Kekayaan Wealth Report (LHKPN)
Pascasarjana Institut
Adlinsyah M Penyelenggara Negara (LHKPN) Examination Task Force (2005-
Anggota Bisnis Dan Keuangan
Nasution (KPK)(2005- 2016) 2016)
Nitro
• Direktur Utama PT Agra Anugrah • President Director of PT Agra
Pratama (2002-2005) Anugrah Pratama (2002-2005)
• Kepala Cabang Utama Bank • Head of the Bank Pacific Sudirman
Pacific Sudirman (BDL) (1997- (BDL) Main Branch (1997-2002)
2002) • Acting Head of the Bank Pacific
• Plt. Kepala Cabang Utama Bank Sudirman Main Branch (1996-
Pacific Sudirman (1996-1997) 1997)
• Kepala Cabang Bank Pacific • Head of the Bank Pacific Kuningan
Kuningan (1994-1996) Branch (1994-1996)
480 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 481
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja Work Experience
• Direktur PT Megatama Buana
• Director of PT Megatama Buana
2006-2009
2006-2009
• Anggota DPRD Kota Makassar
• Member of the Makassar City
2009-2014
Council 2009-2014
• Owner Kedai Papa Ong 2015-
• Owner of Papa Ong’s Cafe 2015-
2025
Bachelor of 2025
• Direktur Umum PERUMDA Parkir
Andi Fadly Economics (S1) from • General Director of the Makassar
Ketua Makassar Raya 2019-2022
Ferdiansyah STIM LPI Raya Parking Company 2019-2022
• Dewan Pengawas PDAM
Makassar • Supervisory Board of the Makassar
Makassar 2022-April 2025
Water Company 2022-April 2025
• Ketua Yayasan TIKAcare Institute
• Chairman of the Makassar TIKAcare
Makassar 2025
Institute Foundation 2025
• Direktur Operasional PT. Sulsel
• Operational Director of PT. Sulsel
Andalan Energi (PERSERODA)
Andalan Energi (Perseroda) 2025
2025
• Jr. Asst. for Administration,
• Jr. Asst. Administrasi Seksi Accounting & Reporting Section
Akuntansi & Pelaporan (1991) (1991)
• Jr. Asst. Operasional (1995) • Jr. Asst. for Operations (1995)
• Jr. Asst Administrasi Seksi • Jr. Assistant for Administration,
Akuntansi & Pelaporan (1996) Accounting & Reporting Section
• Pemimpin Seksi Cabang Makale (1996)
(1997) • Makale Branch Section Manager
• Pemimpin Seksi Akuntansi & (1997)
Pelaporan Cabang Makale (2000) • Makale Branch Accounting &
• Pemimpin Seksi Cabang Parepare Reporting Section Manager (2000)
(2007) • Parepare Branch Section Manager
Pasca Sarjana • Pemimpin Seksi SDM & Umum (2007)
Aras Tusdin Anggota Manajemen, STIE ABI Cabang Utama Makassar (2009) • Makassar Main Branch HR &
Surabaya (2006) • Pemimpin Cabang Pembantu daya General Affairs Section Manager
(2010) (2009)
• Pembantu Cabang Sinjai (2010) • Daya Sub-Branch Manager (2010)
• Pemimpin Cabang Palopo (2014) • Sinjai Sub-Branch Manager (2010)
• Staf Ahli Direksi Utama Grup • Palopo Branch Manager (2014)
Treasury (2016) • Treasury Group Senior Director
• Pemimpin Grup Pengendalian Expert Staff (2016)
Keuangan (2016) • Financial Control Group Manager
• Pemimpin Cabang Utama Mamuju (2016)
(2017) • Mamuju Main Branch Manager
• Staf Ahli Direksi Utama Grup (2017)
Pengendalian Keuangan (2018) • Financial Control Group Senior
Director Expert Staff (2018)
Magister Hukum,
Member of the Risk Monitoring
Baso Pajung Anggota Universitas Muslim Anggota Komite Pemantau RIsiko
Committee
Indonesia.
Independensi Komite Pemantau Independence of the Risk Monitoring
Risiko Committee
Komite Pemantau Risiko melaksanakan fungsi dan tugasnya The Risk Monitoring Committee carries out its functions and
secara profesional dan independen, tanpa campur tangan duties professionally and independently, without interference
dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan from any party that is inconsistent with laws and regulations,
perundang-undangan serta tidak menerima/melakukan and does not accept or conduct intervention from or with
intervensi dari/kepada pihak lainnya. Seluruh Anggota other parties. All members of the Risk Monitoring Committee,
Komite Pemantau Risiko yang berasal dari Pihak Independen who are independent parties, have no financial, management,
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, share ownership, or family relationships with the Board
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan of Commissioners, Board of Directors, and/or Controlling
BANK SULSELBAR 481
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 482
Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Shareholders, or any relationship with the Bank that could affect
Pengendali atau hubungan dengan Bank, yang dapat their ability to act independently.
mempengaruhi kemampuannya bertindak independen.
Anggota Komite Pemantau Risiko yang berasal dari luar Bank Members of the Risk Monitoring Committee from outside the
tidak boleh memiliki kepentingan serta keterkaitan yang Bank may not have any personal interests or relationships that
bersifat pribadi yang berpotensi menimbulkan benturan could potentially create a conflict of interest with the Bank,
kepentingan (conflict of interest) dengan Bank, sesuai dengan in accordance with the Risk Monitoring Committee Work
Pedoman Kerja Komite Pemantau Risiko/Piagam Komite Guidelines/Risk Monitoring Committee Charter.
Pemantau Risiko.
Adlinsyah M Andi Fadly
Aspek Independensi Nasution Ferdiansyah Aras Tusdin Baso Pajung Independence Aspect
Tidak memiliki hubungan No financial relationship with the
keuangan dengan Dewan √ √ √ √ Board of Commissioners and Board
Komisaris dan Direksi of Directors
Tidak memiliki hubungan
No management relationship
kepengurusan di perusahaan, anak
√ √ √ √ with the company, subsidiaries, or
perusahaan, maupun perusahaan
affiliated companies
afiliasi
Tidak memiliki hubungan
√ √ √ √ No share ownership in the company
kepemilikan saham di perusahaan
Tidak memiliki hubungan keluarga No family relationship with the Board
dengan Dewan Komisaris, Direksi, of Commissioners, Board of Directors,
√ √ √ √
dan/ atau sesama anggota Komite and/or fellow Audit Committee
Audit members
Tidak menjabat sebagai pengurus No position as an administrator for a
partai politik, pejabat dan √ √ √ √ political party, official, or government
pemerintah official
Rapat Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Meetings
Kebijakan Rapat Komite Pemantau Meeting Policy of the Risk Monitoring
Risiko Committee
Kebijakan rapat Komite Audit mengacu kepada POJK No. The Audit Committee meeting policy refers to POJK No.
17 Tahun 2023 dimana rapat komite Dewan Komisaris 17 of 2023, whereby Board of Commissioners committee
diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan Bank, paling meetings are held according to the Bank’s needs, at least once
sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan untuk komite audit a month for the audit committee and attended by a majority of
dan dihadiri mayoritas anggota komite. Sedangkan untuk committee members. Meeting decisions must meet the following
keputusan rapat yang diambil harus memenuhi syarat requirements:
sebagai berikut: 1. Committee meeting decisions are made based on deliberation
1. Keputusan rapat komite terlebih dahulu dilakukan to reach consensus.
berdasarkan musyawarah untuk mufakat. 2. In the event that deliberation to reach consensus cannot be
2. Dalam hal tidak terjadi musyawarah untuk mufakat, reached, decisions are made by majority vote.
pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara 3. The results of committee meetings must be recorded in the
terbanyak. minutes of the meeting and documented in accordance with
3. Hasil rapat komite wajib dituangkan dalam risalah statutory provisions.
rapat dan didokumentasikan sesuai dengan ketentuan 4. Any differences of opinion arising during committee meetings
peraturan perundang-undangan. must be clearly stated in the minutes of the meeting, along
4. Perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat komite with the reasons for the differences of opinion.
wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat
beserta alasan perbedaan pendapat.
482 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 483
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Agenda Rapat Komite Pemantau Agenda of Risk Monitoring Committee
Risiko Meetings
Sepanjang tahun 2025, tanggal pelaksanaan, agenda dan Throughout 2025, the meeting dates, agenda, and participants
peserta rapat Komite Pemantau Risiko adalah sebagai of the Risk Monitoring Committee are as follows:
berikut:
Memo Komite
No. Pemantau Risiko Tempat Perihal Regarding
Undangan Rapat Meeting Invitation
001/MM/
Ruang Kerja (Evaluasi atas Monitoring Rasio NPL/ (Evaluation of Monitoring of NPL/NPF Ratios
1. KPR/01/2025
Komisaris NPF & Kredit Kualitas Rendah Posisi 30 & Low-Quality Loans as of November 30,
06 Januari 2025
November 2024) 2024)
003/MM/ Undangan Rapat Meeting Invitation (Review and Evaluation
Ruang Kerja
2. KPR/01/2025 (Kajian dan Evaluasi atas Laporan Profil of the Risk Profile Report as of December 31,
Komisaris
23 Januari 2025 Risiko Periode 31 Desember 2024) 2024)
Undangan Rapat Meeting Invitation (Evaluation of
005/MM/
Ruang Kerja (Evaluasi Pelaksanaan Tugas dan Tanggung the Implementation of Duties and
3. KPR/01/2025
Komisaris Jawab Direktur Kepatuhan Triwulan IV Responsibilities of the Compliance Director,
24 Januari 2025
Tahun 2024) Quarter IV, 2024)
Undangan Rapat
007/MM/ Meeting Invitation (Evaluation of Monitoring
Ruang Kerja (Evaluasi atas Monitoring Rasio NPL/
4. KPR/01/2025 of the NPL/NPF Ratio & Low-Quality Credits
Komisaris NPF & Kredit Kualitas Rendah Posisi 31
24 Januari 2025 as of December 31, 2024)
Desember 2024)
009/MM/ Undangan Rapat Meeting Invitation (Review and Evaluation of
Ruang Kerja
5. KPR/01/2025 (Kajian dan Evaluasi atas Laporan Profil the UUS Risk Profile Report as of December
Komisaris
24 Januari 2025 Risiko UUS Periode 31 Desember 2024) 31, 2024)
Undangan Rapat
011/MM/ Meeting Invitation (Risk-Based Bank
Ruang Kerja (Laporan Penilaian Tingkat Kesehatan
6.. KPR/02/2025 Soundness Assessment Report (RBBR) for
Komisaris Bank Berbasis Risiko (RBBR) Semester II
20 Februari 2025 Semester II, 2024)
Tahun 2024)
Undangan Rapat
012/MM/ Meeting Invitation (Evaluation of Monitoring
Ruang Kerja (Evaluasi atas Monitoring Rasio NPL/
7. KPR/02/2025 of the NPL/NPF Ratio & Low-Quality Credits
Komisaris NPF & Kredit Kualitas Rendah Posisi 31
28 Februari 2025 as of January 31, 2025)
Januari 2025)
013/MM/ Undangan Rapat
Ruang Kerja Meeting Invitation (Liquidity Risk Monitoring
8. KPR/03/2025 (Laporan Pemantauan Risiko Likuiditas
Komisaris Report, February 2025)
19 Maret 2025 Periode Februari 2025)
014/MM/ Undangan Rapat Meeting Invitation (Monitoring of the NPL/
Ruang Kerja
9. KPR/03/2025 (Monitoring Rasio NPL/NPF & Kredit NPF Ratio & Low-Quality Credits as of
Komisaris
29 Maret 2025 Kualitas Rendah Posisi 28 Februari 2025) February 28, 2025)
015/MM/ Undangan Rapat
Ruang Kerja Meeting Invitation (Liquidity Risk Monitoring
10. KPR/03/2025 (Laporan Pemantauan Risiko Likuiditas
Komisaris Report, March 2025)
29 Maret 2025 Periode Maret 2025)
016/MM/ Undangan Rapat Meeting Invitation (Monitoring of the NPL/
Ruang Kerja
11. KPR/04/2025 (Monitoring Rasio NPL/NPF & Kredit NPF Ratio & Low-Quality Credit as of March
Komisaris
30 April 2025 Kualitas Rendah Posisi 31 Maret 2025) 31, 2025)
017/MM/ Undangan Rapat
Ruang Kerja Meeting Invitation (Review and Evaluation of
12. KPR/05/2025 (Kajian dan Evaluasi atas Laporan Profil
Komisaris the Risk Profile Report as of March 31, 2025)
09 Mei 2025 Risiko Periode 31 Maret 2025)
Undangan Rapat Meeting Invitation (Evaluation of the
018/MM/
Ruang Kerja (Evaluasi Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Implementation of the Duties and
13. KPR/05/2025
Komisaris Jawab Direktur Kepatuhan Triwulan I Responsibilities of the Compliance Director
28 Mei 2025
Tahun 2025) for the First Quarter of 2025)
BANK SULSELBAR 483
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 484
Memo Komite
No. Pemantau Risiko Tempat Perihal Regarding
019/MM/ Undangan Rapat Meeting Invitation (Monitoring of the NPL/
Ruang Kerja
14. KPR/06/2025 (Monitoring Rasio NPL/NPF dan Kredit NPF Ratio and Low-Quality Loans as of April
Komisaris
11 Juni 2025 Kualitas Rendah posisi 30 April 2025) 30, 2025)
020/MM/ Undangan Rapat Meeting Invitation (Monitoring of the NPL/
Ruang Kerja
15. KPR/06/2025 (Monitoring Rasio NPL/NPF dan Kredit NPF Ratio and Low-Quality Loans as of May
Komisaris
25 Juni 2025 Kualitas Rendah posisi 31 Mei 2025) 31, 2025)
021/MM/ Undangan Rapat Meeting Invitation (Monitoring of the NPL/
Ruang Kerja
16. KPR/07/2025 (Monitoring Rasio NPL/NPF dan Kredit NPF Ratio and Low-Quality Loans as of June
Komisaris
28 Juli 2025 Kualitas Rendah posisi 30 Juni 2025) 30, 2025)
022/MM/ Undangan Rapat
Ruang Kerja Meeting Invitation (Evaluation of the Risk
17. KPR/07/2025 (Evaluasi atas Laporan Profil Risiko
Komisaris Profile Report as of June 30, 2025)
28 Juli 2025 Periode 30 Juni 2025)
023/MM/ Undangan Rapat Meeting Invitation (Monitoring of the NPL/
Ruang Kerja
18. KPR/09/2025 (Monitoring Rasio NPL/NPF dan Kredit NPF Ratio and Low-Quality Loans as of July
Komisaris
09 September 2025 Kualitas Rendah posisi 31 Juli 2025) 31, 2025)
Undangan Rapat
024/MM/ Meeting Invitation (Risk-Based Bank
Ruang Kerja (Laporan Penilaian Tingkat Kesehatan
19. KPR/09/2025 Soundness Assessment Report (RBBR) for the
Komisaris Bank Berbasis Risiko (RBBR) Semester I
16 September 2025 First Half of 2025)
Tahun 2025)
Undangan Rapat Meeting Invitation (Evaluation of the
025/MM/
Ruang Kerja (Evaluasi Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Implementation of the Duties and
20. KPR/09/2025
Komisaris Jawab Direktur Kepatuhan Triwulan II Responsibilities of the Compliance Director
17 September 2025
Tahun 2025) for the Second Quarter of 2025)
Undangan Rapat Meeting Invitation (Analysis of the Credit
026/MM/
Ruang Kerja (Analisis atas Permohonan Persetujuan Approval Request to the Related Party, in the
21. KPR/09/2025
Komisaris Kredit Kepada Pihak terkait an. Welem name of Welem Sambolangi, the Regent of
24 September 2025
Sambolangi selaku Bupati Mamasa) Mamasa)
027/MM/ Undangan Rapat Meeting Invitation (Monitoring of the NPL/
Ruang Kerja
22. KPR/09/2025 (Monitoring Rasio NPL/NPF dan Kredit NPF Ratio and Low-Quality Loans Low-
Komisaris
29 September 2025 Kualitas Rendah posisi 31 Agustus 2025) Quality Loans as of August 31, 2025)
028/MM/ Undangan Rapat
Ruang Kerja Meeting Invitation (Liquidity Risk Monitoring
23. KPR/10/2025 (Laporan Pemantauan Risiko Likuiditas
Komisaris Report for August 2025)
13 Oktober 2025 Periode Agustus 2025)
Undangan Rapat
029/MM/ Meeting Invitation (Monitoring of the NPL/
Ruang Kerja (Monitoring Rasio NPL/NPF dan Kredit
24. KPR/10/2025 NPF Ratio and Low-Quality Loans as of
Komisaris Kualitas Rendah posisi 30 September
20 Oktober 2025 September 30, 2025)
2025)
Undangan Rapat Meeting Invitation (Evaluation of
030/MM/
Ruang Kerja (Evaluasi Pelaksanaan Tugas dan Tanggung the Implementation of Duties and
25. KPR/10/2025
Komisaris Jawab Direktur Kepatuhan Triwulan III Responsibilities of the Compliance Director
21 Oktober 2025
Tahun 2025) for the Third Quarter of 2025)
031/MM/ Undangan Rapat Meeting Invitation (Review and Evaluation
Ruang Kerja
26. KPR/10/2025 (Kajian dan Evaluasi atas Laporan Profil of the UUS Risk Profile Report for September
Komisaris
30 Oktober 2025 Risiko UUS Periode 30 September 2025) 30, 2025)
033/MM/ Undangan Rapat Meeting Invitation (Review and Evaluation
Ruang Kerja
27. KPR/10/2025 (Kajian dan Evaluasi atas Laporan Profil of the Risk Profile Report for September 30,
Komisaris
30 Oktober 2025 Risiko Periode 30 September 2025) 2025)
035/MM/ Undangan Rapat
Ruang Kerja Meeting Invitation (Liquidity Risk Monitoring
28. KPR/11/2025 (Laporan Pemantauan Risiko Likuiditas
Komisaris Report for September 2025)
12 November 2025 Periode September 2025)
037/MM/ Undangan Rapat Meeting Invitation (Monitoring of the NPL/
Ruang Kerja
29. KPR/11/2025 (Monitoring Rasio NPL/NPF & Kredit NPF Ratio and Low-Quality Loans as of
Komisaris
27 November 2025 Kualitas Rendah posisi 31 Oktober 2025) October 31, 2025)
484 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 485
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Memo Komite
No. Pemantau Risiko Tempat Perihal Regarding
039/MM/ Undangan Rapat Meeting Invitation (Evaluation of Business
Ruang Kerja
30. KPR/12/2025 (Evaluasi Realisasi Rencana Bisnis Plan Implementation for the Third Quarter
Komisaris
02 Desember 2025 Triwulan III Tahun 2025) of 2025)
041/MM/ Undangan Rapat
Ruang Kerja Meeting Invitation (Liquidity Risk Monitoring
31. KPR/12/2025 (Laporan Pemantauan Risiko Likuiditas
Komisaris Report for October 2025)
03 Desember 2025 Periode Oktober 2025)
043/MM/ Undangan Rapat
Ruang Kerja Meeting Invitation (Request for Disbursement
32. KPR/12/2025 (Permohonan Pencairan Bilateral Loan
Komisaris of Bank Sumut's Bilateral Loan)
09 Desember 2025 Bank Sumut)
Undangan Rapat
045/MM/ Meeting Invitation (Approval of Agreement
Ruang Kerja (Persetujuan Perpanjangan Perjanjian
33. KPR/12/2025 Extension and Disbursement of PT SMF's
Komisaris dan Pencairan Uncommitted Facility Line
19 Desember 2025 Uncommitted Facility Line)
PT SMF)
Undangan Rapat
047/MM/ Meeting Invitation (Monitoring of NPL/NPF
Ruang Kerja (Monitoring Rasio NPL/NPF & Kredit
34. KPR/12/2025 Ratios & Low-Quality Credit as of November
Komisaris Kualitas Rendah posisi 30 November
23 Desember 2025 30, 2025)
2025)
049/MM/ Undangan Rapat
Ruang Kerja Meeting Invitation (Request for Approval of
35. KPR/12/2025 (Permohonan Persetujuan Facility Line PT
Komisaris PT SMF's Facility Line)
24 Desember 2025 SMF)
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Frequency and Attendance Level of Risk
Rapat Komite Pemantau Risiko Monitoring Committee Meetings
Sepanjang tahun 2025, Komite Pemantau Risiko telah Throughout 2025, the Risk Monitoring Committee held 35
melaksanakan Rapat Komite Pemantau Risiko sebanyak (thirty-five) meetings. The details of the attendance figures for
35 (tiga puluh lima) kali. Adapun rincian mengenai jumlah each Risk Monitoring Committee member are as follows:
kehadiran rapat masing-masing anggota Komite Pemantau
Risiko adalah sebagai berikut:
Jumlah
Nama Rapat Kehadiran Persentase
Adlinsyah M Nasution 5 5 100
Andi Fadly Ferdiansyah 10 10 100
Aras Tusdin 35 35 100
Baso Pajung 35 35 100
Program Peningkatan Kompetensi Risk Monitoring Committee
Komite Pemantau Risiko Competency Improvement Program
Nama Tempat/
No Peserta Jabatan Jenis Pendidikan Penyelenggara Tanggal Media
Penerapan Tata Kelola Implementation of Good
Bagi Bank Umum Corporate Governance for Rintisan 27-28
Aras
1. Anggota Konvensional dan Conventional and Sharia Manajemen Gagas Agustus Jakarta
Tusdin
Syariah (SEOJK14/ Commercial Banks (SEOJK Peduli Regulasi 2025
SEOJK.03/2025) 14/SEOJK.03/2025)
BANK SULSELBAR 485
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 486
Nama Tempat/
No Peserta Jabatan Jenis Pendidikan Penyelenggara Tanggal Media
Tugas Pokok Dewan
Core Duties of the Board of
Komisaris dan
Commissioners and Report Sinergi Indonesia 19-20 Juni
Penyusunan Laporan Jakarta
Preparation as a Bank Pintar 2025
sebagai Fungsi
Supervisory Function
Pengawasan Bank
Manajemen Risiko
Effective Operational Risk
Operasional & Strategi
Management & Anti-Fraud
Anti Fraud yang Efektif KeyPro Learning & 20-21 Mei
Strategies in Strengthening Jakarta
dalam memperkuat Management 2025
the Internal Control
Sistem Pengendalian
System
Internal
Mengukur dan
Measuring and
Menentukan Risk
Determining Risk Appetite,
Appetite, Risk Tolerance
Risk Tolerance, and Risk KeyPro Learning & 16-17
& Risk Limit dalam Jakarta
Limits in Creating an Management April 2025
menciptakan Sistem
Integrity Risk Management
Manajemen Risiko yang
System.
Terintegritas.
Penerapan Tata Kelola Implementation of Good
Bagi Bank Umum Corporate Governance for Rintisan 27-28
Konvensional dan Conventional and Sharia Manajemen Gagas Agustus Jakarta
Syariah (SEOJK14/ Commercial Banks (SEOJK Peduli Regulasi 2025
SEOJK.03/2025) 14/SEOJK.03/2025)
Tugas Pokok Dewan
Core Duties of the Board of
Komisaris dan
Commissioners and Report Sinergi Indonesia 19-20 Juni
Penyusunan Laporan Jakarta
Preparation as a Bank Pintar 2025
sebagai Fungsi
Supervisory Function
Pengawasan Bank
Manajemen Risiko
Effective Operational Risk
Operasional & Strategi
Management & Anti-Fraud
Anti Fraud yang Efektif KeyPro Learning & 20-21 Mei
Strategies in Strengthening Jakarta
Baso dalam memperkuat Management 2025
2. Anggota the Internal Control
Pajung Sistem Pengendalian
System
Internal
Mengukur dan Measuring and
Menentukan Risk Determining Risk Appetite, KeyPro Learning & 16-17
Jakarta
Appetite, Risk Tolerance & Risk Tolerance, and Risk Management April 2025
Risk Limit dalam Limits in
Integritas Laporan
Financial Report Integrity
Keuangan Pedoman
Work Guidelines, Synergy
Kerja, Sinergi antar Unit
between Work Units, 16-17
Kerja dan Interpretasi Learning Media
and Interpretation of the Januari Yogyakarta
Laporan Keuangan Indonesia
Latest Financial Reports 2025
Terkini (Imlpementasi
(Implementation of POJK
POJK No. 15 Tahun
No. 15 of 2024)
2024)
Penghasilan Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Income
No Uraian Description Anggota Non-Komisaris Non-Commissioner Member
Salary / Mendapatkan honorarium sebesar 12,5% Receive an honorarium of 12.5% of the
1 Gaji / Honorarium
Honorarium dari Gaji Direktur Utama President Director's Salary
Santunan Purna Post-Service
2 Tidak Diberikan Not Given
Jabatan Compensation
486 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 487
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
No Uraian Description Anggota Non-Komisaris Non-Commissioner Member
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions
Tunjangan Hari
3 Holiday Allowance untuk Dewan Komisaris atau Pegawai applicable to the Board of Commissioners or
Raya
Tetap Bank Permanent Employees of the Bank
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions applicable
4 Bonus / Tantiem Bonus / Tantiem
untuk Pegawai Tetap Bank to Permanent Employees of the Bank
5 Fasilitas: Facilities:
Tunjangan Transportation
Tidak Diberikan Not Given
Transportasi Allowance
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions
Kesehatan Health untuk Dewan Komisaris atau Pegawai applicable to the Board of Commissioners or
Tetap Bank Permanent Employees of the Bank
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions
Perjalanan Dinas Business Travel untuk Dewan Komisaris atau Pegawai applicable to the Board of Commissioners or
Tetap Bank Permanent Employees of the Bank
Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Implementation of the Risk Monitoring
Risiko Tahun 2025 Committee’s Duties in 2025
Selama tahun 2025 Komite Pemantau Risiko telah During 2025, the Risk Monitoring Committee implemented its
merealisasikan program kerja yang disusun sebelumnya previously prepared work program by carrying out the following
dengan menjalankan kegiatan-kegiatan antara lain: activities:
1. Melakukan penelaahan atas kebijakan dan kerangka 1. Reviewing Bank Sulselbar’s risk management policies and
manajemen risiko Bank Sulselbar guna memastikan framework to ensure their alignment with its business
kesesuaiannya dengan strategi bisnis, profil risiko, dan strategy, risk profile, and regulatory requirements.
ketentuan regulator. 2. Periodically evaluating the Bank’s risk profile, which includes
2. Secara berkala mengevaluasi profil risiko Bank yang credit, market, liquidity, operational, legal, reputational,
mencakup risiko kredit, pasar, likuiditas, operasional, strategic, and compliance risks.
hukum, reputasi, strategis, dan kepatuhan. 3. Monitoring the effectiveness of risk management
3. Memantau efektivitas penerapan manajemen risiko pada implementation across all business activities and the
seluruh kegiatan usaha serta kecukupan fungsi Satuan adequacy of the Risk Management Work Unit and internal
Kerja Manajemen Risiko dan pengendalian internal. controls.
4. Menelaah tindak lanjut manajemen atas eksposur risiko 4. Reviewing management’s follow-up on material risk
material dan langkah mitigasi yang dilakukan. exposures and the mitigation measures taken.
5. Hasil pemantauan dan rekomendasi Komite Pemantau 5. The Risk Monitoring Committee’s monitoring results and
Risiko dilaporkan secara berkala kepada Dewan recommendations are periodically reported to the Board of
Komisaris untuk mendukung pengawasan dan Commissioners to support oversight and strategic decision-
pengambilan keputusan strategis. making.
KOMITE REMUNERASI DAN REMUNERATION AND NOMINATION
NOMINASI COMMITTEE
Dasar Pembentukan Komite Basis for Establishing the Remuneration
Remunerasi dan Nominasi and Nomination Committee
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi berdasarkan Members of the Remuneration and Nomination Committee are
pada peraturan- peraturan sebagai berikut: based on the following regulations:
1. POJK No. 55/POJK.03/2016 Tentang Penerapan Tata 1. POJK No. 55/POJK.03/2016 concerning the Implementation
Kelola Bagi Bank Umum. of Governance for Commercial Banks.
BANK SULSELBAR 487
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 488
2. POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi 2. POJK No. 34/POJK.04/2014 concerning the Nomination &
& Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Remuneration Committee for Issuers or Public Companies.
3. Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/K/X/2024 3. Decree of the Board of Directors No. SK/048/DIR/K/X/2024
Tentang Organisasi Komite Komisaris dan Komite concerning the Organization of the Commissioners Committee
Direksi PT Bank Sulselbar. and the Directors Committee of PT Bank Sulselbar.
Piagam Komite Remunerasi dan Remuneration and Nomination
Nominasi Committee Charter
Komite Remunerasi dan Nominasi memiliki suatu Pedoman The Remuneration and Nomination Committee has a Work
Kerja yang diatur dalam SK Direksi No: 003/DK-BPDSS/ Guideline stipulated in Board of Directors Decree No. 003/
VII/2017 tanggal 13 Juli 207 yang mengatur tentang Piagam DK-BPDSS/VII/2017 dated July 13, 2017, which regulates the
Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Sulselbar. Remuneration and Nomination Committee Charter for Bank
Sulselbar.
Adapun isi dari Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi, The Remuneration and Nomination Committee Charter contains
memuat dan mengatur hal-hal sebagai berikut: and regulates the following:
Bab I Pendahuluan Chapter I Introduction
Bab II Maksud danTujuan Chapter II Purpose and Objectives
Bab III Dasar Hukum Chapter III Legal Basis
Bab IV Organisasi Chapter IV Organization
Bab V Tata Tertib Kerja Chapter V Work Procedures
Bab VI Kewenangan Chapter VI Authority
Bab VII Tugas dan Tanggung Jawab Chapter VII Duties and Responsibilities
Bab VIII Penutup Chapter VIII Closing
Tugas, Tanggung Jawab dan Duties, Responsibilities, and Authorities
Wewenang Komite Remunerasi dan of the Remuneration and Nomination
Nominasi Committee
Komite Remunerasi dan Nominasi wajib melaksanakan tugas The Remuneration and Nomination Committee is required
dan tanggung jawab secara independen, serta memberikan to carry out its duties and responsibilities independently and
rekomendasi kepada Dewan Komisaris, antara lain sebagai provide recommendations to the Board of Commissioners,
berikut: including the following:
Bidang Remunerasi Remuneration Division
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of the
Remunerasi Remuneration Committee
1) Tugas dan Tanggung Jawab Komite Remunerasi 1) Duties and Responsibilities of the Remuneration Committee
a) Tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dalam a) The duties and responsibilities of the Remuneration
membantu tugas Dewan Komisaris yaitu melakukan Committee are to assist the Board of Commissioners in
pengawasan dan evaluasi serta memberikan supervising and evaluating the Company and providing
rekomendasi alas kebijakan remunerasi. recommendations on remuneration policies.
b) Disamping tugas dan tanggung jawab tersebut, b) In addition to these duties and responsibilities, the
Komite Remunerasi wajib untuk: Remuneration Committee is required to:
(1) Menyusun program kerja tahunan yang sekurang- (1) Prepare an annual work program that at least
kurangnya sesuai dengan Pedoman dan Tata complies with the Remuneration Committee
Tertib Komite Remunerasi: Guidelines and Rules of Procedure;
488 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 489
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
(2) Mengevaluasi dan merevisi Pedoman dan Tata (2) Evaluate and revise the Committee Guidelines and
Tertib Kerja Komite apabila diperlukan; Rules of Procedure, if necessary;
(3) Menyusun laporan mengenai pelaksanaan tugas (3) Prepare a report on the implementation of the
dan tanggungjawab komite untuk disampaikan committee’s duties and responsibilities for submission
kepada Dewan Komisaris; to the Board of Commissioners;
(4) Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan (4) Provide recommendations regarding the appointment
lembaga penunjang dalam proses remunerasi of supporting institutions in the remuneration process
pengurus bank. for bank management.
2) Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Pelaksanaan 2) Duties and Responsibilities Related to Remuneration
Remunerasi Implementation
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalan fungsi To assist the Board of Commissioners in carrying out its
pengawasan terkait fungsi komite remunerasi, sekurang- supervisory function related to the remuneration committee,
kurangnya Komite manjalankan hal-hal sebagai berikut: the Committee shall carry out at least the following:
a) Mengevaluasi kebijakan remunerasi; a) Evaluate the remuneration policy;
b) Merekomendasikan kepada dewan Komisaris b) Recommend to the Board of Commissioners regarding
mengenai kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris the remuneration policy for the Board of Commissioners
dan Direksi untuk disampaikan kepada Rapat Umum and the Board of Directors for submission to the
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB); Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS);
c) Merekomendasikan kebijakan remunerasi bagi c) Recommend the remuneration policy for Executive
Pejabat Eksekutif dan pegawai secara keseluruhan Officers and employees as a whole for submission to the
untuk disampaikan kepada Direksi; Board of Directors;
d) Memonitor realisasi rencana strategi bidang d) Monitoring the implementation of strategic plans for
kepegawaian; human resources;
e) Mengevaluasi kesesuaian kebijakan remunerasi e) Evaluating the suitability of remuneration policies with:
dengan: (1) Financial performance and provision requirements as
(1) Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan stipulated in applicable laws and regulations;
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang- (2) Individual work performance;
undangan yang berlaku; (3) Fairness with the peer group;
(2) Prestasi kerja individual; (4) Consideration of the Bank’s long-term goals and
(3) Kewajaran dengan peer group; strategies.
(4) Pertimbangan sasaran dan strategi jangka
panjang Bank.
Wewenang Komite Remunerasi Remuneration Committee Authority
Atas persetujuan Dewan Komisaris kepada Komite With the approval of the Board of Commissioners, the
Remunerasi diberi kewenangan sesuai lingkup tanggung Remuneration Committee is granted the authority within its
jawabnya untuk: scope of responsibility to:
1. Mencari dan mendapatkan data dan informasi yang 1. Seek and obtain necessary data and information from PT
diperlukan dari PT Bank Sulselbar dan pihak-pihak Bank Sulselbar and external parties.
eksternal. 2. Enter buildings, grounds, or other premises used or controlled
2. Memasuki bangunan, halaman atau tempat lain yang by PT Bank Sulselbar.
dipergunakan atau dikuasai oleh PT Bank Sulselbar.
Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia tentang Good In accordance with Bank Indonesia Regulations on Good
Corporate Governance (pasal 45 dan 46) tugas dan tanggung Corporate Governance (Articles 45 and 46), the duties and
jawab Komite Remunerasi dan Nominasi adalah: responsibilities of the Remuneration and Nomination Committee
are:
BANK SULSELBAR 489
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 490
Terkait dengan Kebijakan Remunerasi Related to the Remuneration Policy
1. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi. 1. Evaluate the remuneration policy.
2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 2. Provide recommendations to the Board of Commissioners
mengenai: regarding:
a. Kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan a. The remuneration policy for the Board of Commissioners
Direksi untuk disampaikan kepada Rapat Umum and the Board of Directors to be submitted to the General
Pemegang Saham. Meeting of Shareholders.
b. Kebijakan remunerasi bagi pejabat eksekutif dan b. The remuneration policy for executive officers and
pegawai secara keseluruhan untuk disampaikan employees as a whole to be submitted to the Board of
kepada Direksi. Directors.
Wajib memastikan bahwa kebijakan remunerasi paling Must ensure that the remuneration policy is at least in accordance
kurang sesuai dengan: with:
1. Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan 1. Financial performance and fulfillment of reserves as
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang- stipulated in applicable laws and regulations.
undangan yang berlaku. 2. Individual work performance.
2. Prestasi kerja Individual. 3. Fairness with Division Peers.
3. Kewajaran dengan Peer Divisi. 4. Consideration of the Bank’s long-term goals and strategies.
4. Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang Bank.
Bidang Nominasi Nomination Division
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of the Nomination
Nominasi Committee
1) Tugas dan Tanggung Jawab Komite Nominasi 1) Duties and Responsibilities of the Nomination Committee
a) Tugas dan tanggung jawab Komite Nominasi dalam a) The duties and responsibilities of the Nomination
membantu tugas Dewan Komisaris yaitu melakukan Committee in assisting the BoC’s include conducting
pengawasan dan evaluasi serta memberikan supervision and evaluation, and providing
rekomendasi atas kebijakan nominasi. recommendations on nomination policies.
b) Disamping tugas dan tanggung jawab tersebut, b) In addition to these duties and responsibilities, the
Komite Nominasii wajib untuk: Nomination Committee is required to:
(1) Menyusun program kerja tahunan yang sekurang- (1) Prepare an annual work program that at least
kurangnya sesuai dengan Pedoman dan Tata complies with the Nomination Committee Guidelines
Tertib Komite Nominasi; and Rules of Procedure;
(2) Mengevaluasi dan merevisi Pedoman dan Tata (2) Evaluate and revise the Committee Guidelines and
Tertib Kerja Komite apabila diperlukan: Rules of Procedure if necessary;
(3) Menyusun laporan mengenai pelaksanaan tugas (3) Prepare a report on the implementation of the
dan tanggungjawab komite untuk disampaikan committee’s duties and responsibilities to be
kepada Dewan Komisaris: submitted to the BoC’s;
(4) Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan (4) Provide recommendations regarding the appointment
lembaga penunjang dalam proses nominasi of supporting institutions in the bank’s management
pengurus bank. nomination process.
2) Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Nominasi 2) Duties and Responsibilities Related to Nominations
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalan fungsi To assist the Board of Commissioners in carrying out its
pengawasan terkait fungsi audit ekstern, sekurang- supervisory function related to the external audit function,
kurangnya Komite menjalankan hal-hal sebagai berikut: the Committee shall carry out at least the following:
a) Menyusun dan memberikan rekomendasi mengenai a) Prepare and provide recommendations regarding
sistem serta prosedur pemilihan dan/atau penggantian the system and procedures for the selection and/or
anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada Dewan replacement of members of the Board of Commissioners
Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum and the Board of Directors to the Board of Commissioners
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB); for submission to the Extraordinary General Meeting of
Shareholders (EGMS);
490 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 491
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
b) Memberikan rekomendasi mengenai calon anggota b) Provide recommendations to the BoC’s regarding
dewan Komisaris dan/atau Direksi kepada Dewan candidates for members of the BoC’s and/or BoD’s to
Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum be submitted to the Extraordinary General Meeting of
Pemegang Saham luar biasa (RUPS-LB) Shareholders (EGMS).
c) Memberikan rekomendasi mengenai pihak c) Provide recommendations to the BoC’s regarding
independen yang dapat menjabat sebagai calon independent parties who can serve as candidates for
anggota Komite kepada Dewan Komisaris. Committee members.
Wewenang Komite Nominasi Authorities of the Nomination Committee
Atas persetujuan Dewan Komisaris kepada Komite Nominasi With the approval of the Board of Commissioners, the
diberi kewenangan sesuai lingkup tanggung jawabnya untuk: Nomination Committee is granted the authority, within its scope
1. Mencari dan mendapatkan data dan informasi yang of responsibility, to:
diperlukan dari PT Bank Sulselbar dan pihak-pihak 1. Seek and obtain necessary data and information from PT
eksternal. Bank Sulselbar and external parties.
2. Memasuki bangunan, halaman atau tempat lain yang 2. Enter buildings, grounds, or other premises used or controlled
dipergunakan atau dikuasai oleh PT Bank Sulselbar. by PT Bank Sulselbar.
Masa Jabatan Komite Remunerasi dan Term of Office of the Remuneration and
Nominasi Nomination Committee
Masa tugas Komite Remunerasi dan Nominasi tidak boleh The term of office of the Remuneration and Nomination
lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana Committee may not exceed the term of office of the Board of
diatur dalam Anggaran Dasar dan dapat dipilih kembali Commissioners as stipulated in the Articles of Association, and
hanya untuk 1 (satu) periode berikutnya. may be re-elected for only one subsequent term.
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Structure, Membership, and Expertise of the
Komite Remunerasi dan Nominasi Remuneration and Nomination Committee
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Sulselbar Members of the Remuneration and Nomination Committee of
terdiri atas seorang Komisaris Independen, dan Pihak Bank Sulselbar consist of an Independent Commissioner and
Independen atau Pihak yang menduduki jabatan manajerial an Independent Party or Person holding a managerial position
di bawah Direksi yang membidangi Sumber Daya Manusia. under the Board of Directors in charge of Human Resources.
KOMITE REMUNERASI DAN REMUNERATION AND NOMINATION
NOMINASI COMMITTEE
Keterangan (jabatan
Masa Jabatan & rangkap/pihak
Nama Jabatan Surat Keputusan Periode independen) Keahlian
Adlinsyah M SK/010/DIR/I/2025 Januari – Februari Komisaris Independen
Ketua Jabatan Rangkap
Nasution Tanggal 15 Januari 2025 2025 (Bidang Perbankan)
SK/010/DIR/I/2025 Januari – Oktober Komisaris (Bidang
Anggota Pihak Independen
Muhammad Tanggal 15 Januari 2025 2025 Perbankan)
Idris SK/095/DIR/V/2025 Juni - Oktober Komisaris (Bidang
Anggota Pihak Independen
Tanggal 26 Mei 2025 2025 Perbankan)
Huswan SK/193/DIR/XI/2025 November – Komisaris Indeoenden
Katua Pihak Independen
Husain Tanggal 07 November 2025 Desember 2025 (Bidang Perbankan)
Dr. H. Jufri SK/193/DIR/XI/2025 November – Komisaris Utama
Anggota Jabatan Rangkap
Rahman M.Si Tanggal 07 November 2025 Desember 2025 (Bidang tata Kelola)
BANK SULSELBAR 491
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 492
Keterangan (jabatan
Masa Jabatan & rangkap/pihak
Nama Jabatan Surat Keputusan Periode independen) Keahlian
Andi Fadly SK/193/DIR/XI/2025 November – Komisaris Independen
Anggota Pihak Independen
Ferdiansyah Tanggal 07 November 2025 Desember 2025 (bidang Keuangan)
SK/010/DIR/I/2025 Januari –
Anggota
Hj. Nurhayati Tanggal 15 Januari 2025 Desember 2025
Pihak Independen Bidang Perbankan
Abdullah SK/095/DIR/V/2025 Juni – Desember
Anggota
Tanggal 26 Mei 2025 2025
SK/010/DIR/I/2025 Januari –
Anggota
Tanggal 15 Januari 2025 Desember 2025
Margaretha SK/095/DIR/V/2025 Juni – Desember
Anggota Pihak Independen Manajemen
RM Tanggal 26 Mei 2025 2025
SK/193/DIR/XI/2025 November –
Anggota
Tanggal 07 November 2025 Desember 2025
SK/095/DIR/V/2025 Juni – Desember
Anggota
Addinul Haq Tanggal 26 Mei 2025 2025
Jabatan Rangkap Bidang Hukum
Yaqub SK/193/DIR/XI/2025 November –
Anggota
Tanggal 07 November 2025 Desember 2025
SK/010/DIR/I/2025 Januari –
Anggota
Tanggal 15 Januari 2025 Desember 2025
Pemimpin SK/095/DIR/V/2025 Juni – Desember
Anggota Jabatan Rangkap Manajemen
Divisi HC Tanggal 26 Mei 2025 2025
SK/193/DIR/XI/2025 November –
Anggota
Tanggal 07 November 2025 Desember 2025
Profil Komite Remunerasi dan Remuneration and Nomination
Nominasi Committee Profile
Profil Komite Remunerasi per 31 Desember 2025 adalah The Remuneration Committee profile as of December 31, 2025,
sebagai berikut: is as follows:
HUSWAN
HUSAIN
Profil lengkap dapat dilihat pada
bagian Profil Dewan Komisaris dalam
Laporan Tahunan ini.
The complete profile can be seen in the
Board of Commissioners Profile section
in this Annual Report.
492 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 493
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
JUFRI ANDY FADLY
RAHMAN FERDIANSYAH
Profil lengkap dapat dilihat pada Profil lengkap dapat dilihat pada
bagian Profil Dewan Komisaris dalam bagian Profil Dewan Komisaris dalam
Laporan Tahunan ini. Laporan Tahunan ini.
The complete profile can be seen in the The complete profile can be seen in the
Board of Commissioners Profile section Board of Commissioners Profile section
in this Annual Report. in this Annual Report.
NURHAYATI ABDULLAH
Anggota Komite | Anggota Komite
Warga negara Indonesia, usia 68 tahun. Indonesian citizen, 68 years old.
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Periode Jabatan Term of Office
Januari – Desember 2025 dan satu tahun masa Jabatan. January – December 2025, with a one-year term.
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
SK Direksi Nomor SK/037/DIR/III/2024, tanggal 20 Maret 2024. BoD’s Decree Number SK/037/DIR/III/2024, dated March 20, 2024.
Riwayat Pendidikan Educational History
• Sarjana Ekonomi Pembangunan Unhas (1983) • Bachelor’s Degree in Development Economics, Hasanuddin University
• Pascasarjana UMI (S2) Manajemen SDM (2000). (1983)
• Master’s Degree in Human Resource Management, University of
Muhammadiyah Malang (UMI) (2000).
Jabatan Rangkap: Concurrent Positions
Tidak memiliki jabatan lain di perusahaan atau lembaga manapun. No other positions in any company or institution.
Pengalaman Kerja Work Experience
• Staf Keuangan dan Akuntansi • Finance and Accounting Staff
• Kabag Pendidikan dan Pengembangan Karier Pegawai • Head of Employee Education and Career Development
• Analis Kredit Kantor Pusat • Credit Analyst, Head Office
• Pemimpin Cabang Jeneponto dan Takalar • Branch Manager, Jeneponto and Takalar
• Auditor pada SKAI • Auditor at Internal Audit
• Pemimpin Divisi Sumber Daya Manusia • Head of Human Resources Division
• Pemimpin Grup Perencanaan Dan Pengembangan Bank • Head of Bank Planning and Development Group
Sertifikasi Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 2. Level 2 Risk Management Certification.
BANK SULSELBAR 493
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 494
MARGARETA RM
Anggota Komite | Anggota Komite
Warga negara Indonesia, usia 65 tahun. Indonesian citizen, 65 years old.
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Periode Jabatan Term of Office
Januari – Desember 2024 dan satu tahun masa jabatan. January-December 2024, with a 1-year term
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
SK Direksi Nomor SK/037/DIR/III/2024, Tanggal 20 Maret 2024. BoD’s Decree Number SK/037/DIR/III/2024, dated March 20, 2024.
Riwayat Pendidikan Educational History
Universitas Kristen Indonesia Paulus. Paul Christian University of Indonesia..
Jabatan Rangkap: Concurrent Positions
Tidak memiliki jabatan lain di perusahaan atau lembaga manapun. No other positions in any company or institution.
Pengalaman Kerja Work Experience
• Staf Kredit Cabang Makale (1983) • Credit Staff, Makale Branch (1983)
• Kepala Seksi Keuangan & Akuntansi Cabang Makale (1987) • Head of Finance & Accounting Section, Makale Branch (1987)
• Kepala Bagian Dana dan Jasa Divisi Treasury • Head of Funds and Services, Treasury Division
• Kepala Bagian Pasar Uang Divisi Treasury • Head of Money Markets, Treasury Division
• Pemimpin Grup Treasury • Treasury Group Leader
Sertifikasi Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4. Level 4 Risk Management Certification.
ADINUL HAQ YAQUB
Anggota Komite | Anggota Komite
Warga negara Indonesia, usia 65 tahun. Indonesian citizen, 65 years old.
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Periode Jabatan Term of Office
Januari – Desember 2024 dan satu tahun masa jabatan. January-December 2024, with a 1-year term
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
SK Direksi Nomor SK/037/DIR/III/2024, Tanggal 20 Maret 2024. BoD’s Decree Number SK/037/DIR/III/2024, dated March 20, 2024.
Riwayat Pendidikan Educational History
Universitas Kristen Indonesia Paulus. Paul Christian University of Indonesia..
Jabatan Rangkap: Concurrent Positions
Tidak memiliki jabatan lain di perusahaan atau lembaga manapun. No other positions in any company or institution.
Pengalaman Kerja Work Experience
• Staf Kredit Cabang Makale (1983) • Credit Staff, Makale Branch (1983)
• Kepala Seksi Keuangan & Akuntansi Cabang Makale (1987) • Head of Finance & Accounting Section, Makale Branch (1987)
• Kepala Bagian Dana dan Jasa Divisi Treasury • Head of Funds and Services, Treasury Division
• Kepala Bagian Pasar Uang Divisi Treasury • Head of Money Markets, Treasury Division
• Pemimpin Grup Treasury • Treasury Group Leader
Sertifikasi Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4. Level 4 Risk Management Certification.
494 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 495
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Kualifikasi Pendidikan dan Educational Qualifications and Work
Pengalaman Kerja Komite Pemantau Experience of the Risk Monitoring
Risiko Committee
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Remunerasi
Remuneration Committee Education and Work Experience Qualifications Table
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Name Position Education Work Experience
Adlinsyah M Ketua • Sarjana • Bachelor of • Kepala Cabang Bank • Head of Bank Pasific
Nasution Ekonomi (S1) Economics (S1) Pasific Kuningan (1994- Kuningan Branch (1994-
Jurusan Sosial Department 1996) 1996)
Ekonomi of Agricultural • Plt. Kepala Cabang Utama • Act. Head of Bank Pasific
Pertanian dari Socioeconomics Bank Pasific Sudirman Sudirman Main Branch
Universitas from Andalas (1996-1997) (1996-1997)
Andalas (1986). University (1986). • Kepala Cabang Utama • Head of Bank Pasific
• Pascasarjana • Postgraduate Bank Pasific Sudirman Sudirman Main Branch
Institut Bisnis Nitro Institute (1997-2002) (1997-2002)
Dan Keuangan of Business and • Direktur Utama PT • President Director of PT
Nitro Finance Agra Anugerah Pratama Agra Anugerah Pratama
(Vendor PT PLN Persero (Vendor of PT PLN Persero
Wilayah 2 Sumbagsel; Region 2 Sumbagsel; Jambi,
Jambi, Sumsel, Lampung) South Sumatra, Lampung)
(2002-2005) (2002-2005)
• Kepala Satuan Tugas • Head of the Task Force for
Pemeriksa Laporan Harta Examining State Officials’
Kekayaan Penyelenggara Wealth Reports (LHKPN) of
Negara (LHKPN) KPK the KPK (2005-2016)
(2005-2016) • Head of the Task Force
• Kepala Satuan Tugas for Coordination and
Koordinasi dan Supervisi Supervision of Prevention of
Pencegahan KPK (2016- the KPK (2016-2018)
2018) • Corruption Crime
• Penyidik Tindak Pidana Investigator of the KPK
Korupsi KPK (2018-2020) (2018-2020)
• Koordinator Unit Kerja • Coordinator of the KPK
Koordinasi Wilayah KPK Regional Coordination
(2018-2020) Work Unit (2018-2020)
Muhammad Anggota • Sarjana Ilmu • Bachelor of • Kepala Bidang Kajian • Head of the Institutional
Idris Pemerintahan Government Kelembagaan dan SDA and Natural Resources
(S1) Fisip/Ilmu Science (S1) PKDA II LAN Makassar Studies Division of PKDA
Administrasi Faculty of Social (2000 -2005) II LAN Makassar (2000
Pemerintahan and Political • Kepala Bidang Diklat -2005)
Universitas Sciences/ Aparatur PKP2A II LAN • Head of the Civil Servant
Hasanuddin Governmental (2005 – 2010) Training Division of PKP2A
(1988) Administration, • Kepala Pusat PKP2A LAN II LAN (2005 – 2010)
• Magister Ilmu Hasanuddin Makassar (2010 – 2013) • Head of the PKP2A Center
Administrasi University (1988) • Deputi Bidang Diklat of LAN Makassar (2010 –
Bisnis (S2) • Master of Aparatur LAN RI (2013 – 2013)
Administrasi Business 2018) • Deputy for Civil Servant
Bisnis Administration • Sekretaris Daerah Training of LAN RI (2013 –
Universitas (S2) Business Provinsi Sulawesi Barat 2018)
Indonesia Administration, (2018 – Sekarang) • Regional Secretary of West
(1999) University of Sulawesi Province (2018 –
• Doktor Indonesia (1999) Present)
(S3) Fisip/ • Doctorate (S3)
Ilmu Sosial Faculty of Social
Universitas and Political
Hasanuddin Sciences,
(2007) Hasanuddin
University (2007)
BANK SULSELBAR 495
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 496
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Remunerasi
Remuneration Committee Education and Work Experience Qualifications Table
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Name Position Education Work Experience
Huswan Ketua Magister Kepala Bank Tabungan
Husain Kenotariatan Negara Parepare
Universitas Gadjah
Mada
Dr. H. Jufri Anggota Doktor (S3) Sekretaris Daerah Provinsi
Rahman M.Si kandidat, IPDN Sulawesi
Jakarta
Andi Fadly Anggota Sarjana Ekonomi Direktur Operasional PT.
Ferdiansyah STIM LPI Makassar Sulsel Andalan Energi
Nurhayati Anggota • Sarjana • Bachelor of • Staf Keuangan dan • Finance and Accounting
Abdullah Ekonomi Development Akuntansi Staff
Pembangunan Economics, • Kabag Pendidikan dan • Head of Employee
Unhas (1983) Hasanuddin Pengembangan Karier Education and Career
• Pascasarjana University (1983) Pegawai Development Division
UMI (S2) • Postgraduate • Analis Kredit Kantor • Head Office Credit Analyst
Manajemen UMI (S2) Human Pusat • Branch Manager of
SDM (2000) Resource • Pemimpin Cabang Jeneponto and Takalar
Management Jeneponto dan Takalar • Auditor at SKAI
(2000) • Auditor pada SKAI • Head of Human Resources
• Pemimpin Divisi Sumber Division
Daya Manusia • Head of Bank Planning and
• Pemimpin Grup Development Group
Perencanaan Dan
Pengembangan Bank
Margaretha Anggota Universitas Kristen a. Staf Kredit Cabang a. Credit Officer, Makale
RM Indonesia Paulus Makale (1983) Branch (1983)
b. Kepala Seksi Keuangan b. Head of Finance &
& Akuntansi Cabang Accounting, Makale Branch
Makale (1987) (1987)
c. Kepala Bagian Dana Dan c. Head of Funds and Services,
Jasa Divisi Treasury Treasury Division
d. Kepala Bagian Pasar Uang d. Head of Money Market,
Divisi Treasury Treasury Division
e. Pemimpin Grup Treasury e. Treasury Group Leader
Addinul Haq Anggota Universitas a. Tenaga Ahli TGUPP a. Expert Staff of the South
Yaqub Airlangga Pemerintah Provinsi Sulawesi Provincial
Sulsel Government’s Strategic
b. Staf Khusus Gubernur Planning Team
Sulsel b. Special Staff to the
c. Staf Khusus Wakil Governor of South Sulawesi
Gubernur Sulsel c. Special Staff to the Deputy
d. Tenaga Ahli Penyusunan Governor of South Sulawesi
Produk Hukum Biro d. Expert Staff for Legal
Hukum Setda Pemerintah Product Preparation,
Provinsi Sulsel Legal Bureau, Regional
Secretariat of the South
Sulawesi Provincial
Government
Pemimpin
Anggota
Divisi HC
496 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 497
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Independensi Komite Remunerasi Independence of the Remuneration and
dan Nominasi Nomination Committee
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, In carrying out its duties and responsibilities, the Remuneration
Komite Remunerasi dan Nominasi bertindak secara and Nomination Committee acts independently, without
independen, tanpa menerima atau melakukan intervensi accepting or engaging in intervention from any party. All
dari pihak manapun. Semua anggota Komite Remunerasi independent members of the Remuneration and Nomination
dan Nominasi yang berasal dari pihak independen tidak Committee have no financial, managerial, shareholding, or
memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan family relationships with the Board of Commissioners, Board
saham, atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, of Directors, and/or Controlling Shareholders, and have no
Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali, serta tidak relationships with the bank that could affect their ability to
memiliki hubungan dengan bank yang dapat mempengaruhi act independently. Furthermore, Audit Committee members
kemampuannya untuk bertindak secara independen. Selain from outside the bank are prohibited from having any personal
itu, anggota Komite Audit yang berasal dari luar bank interests or relationships that could create a conflict of interest
dilarang memiliki kepentingan atau keterkaitan pribadi with the bank.
yang dapat menimbulkan benturan kepentingan (conflict of
interest) dengan bank.
Addinul
Aspek Adliansyah M Huswan Jufri Andy Fadly Nurhayati Haq Margaretha Pemimpin Independency
Independensi Nasution Husain Rahman Ferdiansyah M. Idris Abdullah Yaqub RM Divisi HC Aspects
Tidak memiliki
Has no financial
hubungan
relationship
keuangan
√ √ √ √ √ √ √ √ √ with Board of
dengan Dewan
Commissioners
Komisaris dan
and Directors
Direksi
Tidak memiliki
Has no
hubungan
management
kepengurusan
relationship
di perusahaan,
in the
anak √ √ √ √ √ √ √ √ √
company,
perusahaan,
subsidiary,
maupun
or affiliated
perusahaan
company
afiliasi
Tidak memiliki
Has no share
hubungan
ownership
kepemilikan √ √ √ √ √ √ √ √ √
relationship in
saham di
the company
perusahaan
Has no family
Tidak memiliki
relationship
hubungan
with Board of
keluarga
Commissioners,
dengan Dewan
Board of
Komisaris, √ √ √ √ √ √ √ √ √
Directors, and
Direksi, dan/
/ or fellow
atau sesama
members of
anggota Komite
the Audit
Audit
Committee
Tidak menjabat Do not serve as
sebagai administrators
pengurus partai √ √ √ √ √ √ √ √ √ of political
politik, pejabat parties, officials
dan pemerintah and government
BANK SULSELBAR 497
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 498
Rapat Komite Remunerasi dan Remuneration and Nomination
Nominasi Committee Meetings
Kebijakan Rapat Komite Nominasi dan Remuneration and Nomination Committee
Remunerasi Meeting Policy
Kebijakan rapat Komite Audit mengacu pada POJK No. 17 The Audit Committee meeting policy refers to OJK Regulation
Tahun 2023. Rapat Komite Dewan Komisaris diselenggarakan No. 17 of 2023. Board of Commissioners Committee meetings
sesuai kebutuhan Bank, dengan frekuensi minimal satu kali are held as needed by the Bank, with a minimum frequency of
dalam sebulan untuk Komite Audit, dan harus dihadiri oleh once a month for the Audit Committee, and must be attended by
mayoritas anggota komite. Keputusan yang diambil dalam a majority of committee members. Decisions made at meetings
rapat harus memenuhi syarat-syarat berikut: must meet the following requirements:
1. Pengambilan keputusan rapat komite dilakukan terlebih 1. Decisions at committee meetings are made through
dahulu melalui musyawarah untuk mufakat. deliberation to reach consensus.
2. Jika musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, 2. If deliberation to reach consensus is not reached, decisions
keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak. are made by majority vote.
3. Hasil rapat komite harus dicatat dalam risalah rapat dan 3. The results of committee meetings must be recorded in the
didokumentasikan sesuai dengan ketentuan peraturan minutes of the meeting and documented in accordance with
perundang-undangan yang berlaku. applicable laws and regulations.
4. Setiap perbedaan pendapat yang muncul dalam rapat 4. Any differences of opinion arising during committee meetings
komite harus dicantumkan secara jelas dalam risalah must be clearly stated in the minutes of the meeting, along
rapat beserta alasan yang mendasarinya. with the reasons for them.
Agenda Rapat Komite Remunerasi dan Remuneration and Nomination Committee
Nominasi Meeting Agenda
Tabel Agenda Rapat Komite Nominasi | Nomination Committee Meeting Agenda Table
No. Nomor Surat/Tanggal Perihal
020/MM/KRN/6/2025 Pembahasan usulan Calon Ketua dan Anggota Discussion of the proposed candidates for Chair
1.
5 Februari 2025 Dewan Pengawas Syariah and Member of the Sharia Supervisory Board
022/MM/KRN/6/2025 Pembahasan Remunerasi Dewan Pengawas Discussion of the Sharia Supervisory Board's
2
28 Februari 2025 Syariah Remuneration
Pembahasan permohonan Sdr. Addinul Discussion of the application of Mr. Addinul
026/MM/KRN/11/2025
3 Haq Yaqub sebagai Calon Anggota Komite Haq Yaqub as a Candidate Member of the
16 Mei 2025
Remunerasi & Nominasi Remuneration & Nomination Committee
027/MM/KRN/12/2025
4 Pembahasan Lanjutan terkait Remunerasi DPS Further Discussion regarding DPS Remuneration
4 Juni 2025
a. Hasil Sertifikasi Manajemen Risiko Calon a. Risk Management Certification Results for
Kumisaris Utama dan Calon Komisaris Candidates for President Commissioner
Independen PT Bank Sulselbar and Independent Commissioner of PT Bank
b. Progres Pencalonan DPS Sulselbar
028/MM/KRN/12/2025
5 c. Pengusulan Calon Direktur Kepatuhan b. Progress of the DPS Nomination
24 Juni 2025
d. Berakhirnya masa jabatan Sdr. c. Proposal for Candidate for Compliance
Muhammad Idris Director
d. Expiration of Mr. Muhammad Idris’s term of
office
020/MM/KRN/6/2025 Pembahasan Pengusulan Calon Pengurus DPS Discussion on the Proposal of Candidates for DPS
6
24 November 2025 ke DSN-MUI Management to the DSN-MUI
022/MM/KRN/6/2025 Pembahasan Masa Jabatan Anggota Komite Discussion on the Term of Office of Members of
7
19 Desember 2025 Dewan Komisaris PT Bank Sulselbar the Board of Commissioners of PT Bank Sulselbar
498 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 499
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Tabel Agenda Rapat Komite Nominasi | Nomination Committee Meeting Agenda Table
No. Nomor Surat/Tanggal Perihal
a. Pembahasan Hasil Pendaftaran Calon a. Discussion of the Results of the
Komite Dewan Komisaris Registration of Candidates for the Board of
b. Hasil wawancara Dekom terhadap Commissioners Committee
calon Komite Dewan Komisaris PT Bank b. Results of the Board of Commissioners’
026/MM/KRN/11/2025 Sulselbar Interviews with Candidates for the Board
8
30 Desember 2025 c. Berakhirnya masa jabatan Anggota of Commissioners Committee of PT Bank
Komite Dewan Komisaris PT Bank Sulselbar
Sulselbar c. Expiration of the Term of Office of Members
of the Board of Commissioners Committee of
PT Bank Sulselbar
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Frequency and Attendance Level of Remuneration
Komite Remunerasi Dan Nominasi and Nomination Committee Meetings
Tabel Tingkat Kehadiran Komite Remunerasi | Remuneration Committee Attendance Level Table
Jumlah
Nama Jabatan Rapat Kehadiran Persentase
Adlinsyah M. Nasution Ketua - - -
Huswan Husain Ketua 3 3 100
Dr. H. Jufri Rahman, M.Si Anggota 3 3 100
Andi Fadly Ferdiansyah Anggota 3 3 100
Muhammad Idris Anggota 5 5 100
Hj. Nurhayati Abdullah Anggota 5 5 100
Margaretha RM Anggota 8 8 100
Addinul Haq Yaqub Anggota 5 5 100
Pemimpin Divisi HC Anggota 8 8 100
Program Peningkatan Kompetensi Remuneration and Nomination Committee
Komite Remunerasi dan Nominasi Competency Improvement Program
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan
Kompetensi /Pelatihan Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Types of Training and Competency Development Pelaksanaan Penyelenggara
Name Position Materials/Training Date and Place Organizer
Pelatihan dapat dilihat pada Sub Bab Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris Bab Tata Kelola
Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Marsuki Ketua
Training can be seen in the Sub-Chapter of Board of Commissioners Competency Development in the Corporate
Governance Chapter in this Annual Report.
Pelatihan dapat dilihat pada Sub Bab Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris Bab Tata Kelola
Adlinsyah M Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Anggota
Nasution Training can be seen in the Sub-Chapter of Board of Commissioners Competency Development in the Corporate
Governance Chapter in this Annual Report.
Pelatihan dapat dilihat pada Sub Bab Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris Bab Tata Kelola
Muhammad Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Anggota
Idris Training can be seen in the Sub-Chapter on Competency Development of the Board of Commissioners in the
Corporate Governance Chapter in this Annual Report.
BANK SULSELBAR 499
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 500
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan
Kompetensi /Pelatihan Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Types of Training and Competency Development Pelaksanaan Penyelenggara
Name Position Materials/Training Date and Place Organizer
03-04 September
Rintis
Nurhayati 2025
Anggota Public Training Manajemen
Abdullah Sheraton Grand
Gagasan
Jakarta
27-28 Agustus
Margaretha 2025 Sinergi Indonesia
Anggota Pelatihan
RM JW Marriot Hotel Pintar
Jakarta
Addinul Haq
Anggota - - - -
Yaqub
Pelatihan dapat dilihat pada Sub Bab Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris Bab Tata Kelola
Pemimpin Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Anggota
Divisi HC Training can be seen in the Sub-Chapter on Competency Development of the Board of Commissioners in the
Corporate Governance Chapter in this Annual Report.
Penghasilan Komite Remunerasi dan Remuneration and Nomination
Nominasi Committee Income
No Uraian Anggota Non-Komisaris Description Non-Commissioner Members
Mendapatkan honorarium sebesar Receive an honorarium of 12.5% of
1 Gaji / Honorarium Salary / Honorarium
12,5% dari Gaji Direktur Utama the President Director's Salary
2 Santunan Purna Jabatan Tidak Diberikan Post-Service Allowance Not Given
In accordance with the provisions
Sesuai dengan ketentuan yang
applicable to the Board of
3 Tunjangan Hari Raya berlaku untuk Dewan Komisaris Holiday Allowance
Commissioners or Permanent
atau Pegawai Tetap Bank
Employees of the Bank
In accordance with the provisions
Sesuai dengan ketentuan yang
4 Bonus / Tantiem Bonus / Tantiem applicable to Permanent Employees
berlaku untuk Pegawai Tetap Bank
of the Bank
Fasilitas: Facilities:
a. Tunjangan a. Transportation
Tidak Diberikan Not Given
Transportasi Allowance
In accordance with the provisions
Sesuai dengan ketentuan yang
applicable to the Board of
5 b. Kesehatan berlaku untuk Dewan Komisaris b. Health
Commissioners or Permanent
atau Pegawai Tetap Bank
Employees of the Bank
In accordance with the provisions
Sesuai dengan ketentuan yang
applicable to the Board of
c. Perjalanan Dinas berlaku untuk Dewan Komisaris c. Business Travel
Commissioners or Permanent
atau Pegawai Tetap Bank
Employees of the Bank
Pelaksanaan Tugas Komite Implementation of the Remuneration
Remunerasi dan Nominasi Tahun and Nomination Committee's Duties in
2025 2025
Selama tahun 2025 Komite Remunerasi dan Nominasi telah During 2025, the Remuneration and Nomination Committee
merealisasikan program kerja yang disusun sebelumnya implemented its previously prepared work program by carrying
dengan menjalankan kegiatan-kegiatan antara lain: out the following activities:
500 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 501
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
1. Menelaah kebijakan remunerasi Direksi, Dewan 1. Reviewing the remuneration policies for the Board of
Komisaris, dan Pejabat Eksekutif untuk memastikan Directors, Board of Commissioners, and Executive Officers
kesesuaian dengan kinerja, tingkat risiko, dan ketentuan to ensure compliance with performance, risk levels, and
peraturan perundang-undangan. statutory regulations.
2. Melakukan evaluasi kinerja Direksi dan Dewan Komisaris 2. Evaluating the performance of the Board of Directors and
sebagai dasar pemberian remunerasi yang bersifat tetap Board of Commissioners as a basis for providing fair and
dan variabel secara wajar dan berimbang. balanced fixed and variable remuneration.
3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 3. Providing recommendations to the Board of Commissioners
terkait struktur dan besaran remunerasi dengan regarding the structure and amount of remuneration, while
memperhatikan prinsip kehati-hatian dan tata kelola adhering to the principles of prudence and good governance.
yang baik.
4. Dalam fungsi nominasi, Komite menelaah kebijakan 4. In its nomination function, the Committee reviewed the
pengangkatan, pemberhentian, dan penggantian Direksi policies for the appointment, dismissal, and replacement
dan Dewan Komisaris serta memastikan ketersediaan of the Board of Directors and Board of Commissioners and
rencana suksesi yang berkesinambungan. ensured the availability of a sustainable succession plan.
5. Seluruh hasil pelaksanaan tugas dan rekomendasi Komite 5. All results of the Committee's duties and recommendations
dilaporkan secara berkala kepada Dewan Komisaris. were reported periodically to the Board of Commissioners.
Kebijakan Suksesi Direksi Board of Directors Succession Policy
Komite Remunerasi dan Nominasi telah membantu Dewan The Remuneration and Nomination Committee assisted the
Komisaris dalam program Suksesi Direksi sesuai dengan Board of Commissioners in implementing the Board of Directors
kebijakan yang berlaku. Kebijakan suksesi Direksi telah Succession program in accordance with applicable policies. The
disajikan pada sub judul Nominasi dan Remunerasi Dewan Board of Directors' succession policy has been presented in
Komisaris dan Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan the sub-heading Nomination and Remuneration of the Board
pada Laporan Tahunan ini. of Commissioners and Directors in the Corporate Governance
Chapter of this Annual Report.
BANK SULSELBAR 501
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 502
ORGAN DAN KOMITE DI BAWAH DIREKSI
Organs and Committees under the Board of Directors
Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary
Bank Sulselbar telah menunjuk Sekretaris Perusahaan yang Bank Sulselbar has appointed a Corporate Secretary, operated by
dioperasikan oleh Divisi Corporate Secretary. Penunjukan the Corporate Secretary Division. This appointment is made in
ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa accordance with Financial Services Authority Regulation (POJK)
Keuangan (POJK) No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris No. 35/POJK.04/2014 concerning Corporate Secretaries
Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik. Sekretaris of Issuers or Public Companies. The Corporate Secretary is
Perusahaan diangkat dan diberhentikan oleh Direksi serta appointed and dismissed by the BoD’s and is accountable to the
bertanggung jawab kepada Direksi. BoD’s.
Sekretaris Perusahaan memiliki fungsi untuk memastikan The Corporate Secretary's function is to ensure the accurate
penyampaian informasi material secara akurat dan tepat and timely delivery of material information to all stakeholders.
waktu kepada seluruh pemangku kepentingan. Selain itu, He/she also serves as the primary liaison between the Bank, the
ia juga berperan sebagai penghubung utama antara Bank, Financial Services Authority, and the public. In carrying out his/
Otoritas Jasa Keuangan, dan publik. Dalam menjalankan her duties, the Corporate Secretary maintains good relations
tugasnya, Sekretaris Perusahaan menjaga hubungan baik between the Bank and its stakeholders by publishing the Bank's
antara Bank dan pemangku kepentingan melalui publikasi activities and ensuring fairness, consistency, and transparency
aktivitas Bank, serta memastikan kewajaran, konsistensi, regarding corporate governance and corporate actions. The
dan transparansi terkait tata kelola perusahaan dan tindakan Corporate Secretary is also responsible for monitoring the Bank's
korporasi. Sekretaris Perusahaan juga bertanggung jawab compliance with applicable laws and regulations.
untuk memonitor kepatuhan Bank terhadap peraturan dan
ketentuan yang berlaku.
Pihak yang Mengangkat dan Who Appoints and Dismisses the
Memberhentikan Sekretaris Corporate Secretary
Perusahaan
Sekretaris Perusahaan diangkat dan diberhentikan oleh The Corporate Secretary is appointed and dismissed by the Board
Direksi. of Directors.
Struktur Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary Structure
Pemimpin Divisi
Corporate Secretary
Division Head
Corporate Secretary
Departemen Litigasi &
Departemen Kesekretariatan Departemen Humas & CSR Non Litigasi
Secretariat Department Public Relations & CSR Department Litigation & Non-Litigation
Department
Departemen Litigasi &
Analis Kesekretariatan Analis Hubungan Masyarakat Non Litigasi
Secretarial Analyst Public Relations Analyst Litigation & Non-Litigation
Department
Sekretaris Analis CSR Asisten
Direksi/Dekom CSR Analyst Administrasi
Asisten Asisten
Operasional Administrasi
502 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 503
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Dalam struktur organisasi Perusahaan, Sekretaris Perusahaan Within the Company’s organizational structure, the Corporate
merupakan unit kerja yang berada di bawah dan bertanggung Secretary is a work unit that reports directly to and reports to
jawab kepada Direktur Utama. Berikut adalah struktur the President Director. The following is the Corporate Secretary
organisasi Sekretaris Perusahaan untuk tahun 2025. organizational structure for 2025.
Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan membawahi tiga The Corporate Secretary Division Head oversees three (3)
(3) Departemen, yaitu Departemen Kesekretariatan, departments: the Secretariat Department, the Public Relations
Departemen Humas & CSR, dan Departemen Litigasi & Non & CSR Department, and the Litigation & Non-Litigation
Litigasi. Department.
Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab Functions, Duties, and Responsibilities
Sekretaris Perusahaan of the Corporate Secretary
Fungsi Sekretaris Perusahaan setidaknya mencakup, hal-hal The Corporate Secretary’s functions include at least the
sebagai berikut: following:
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal, khususnya 1. Keeping abreast of developments in the Capital Market,
peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang particularly applicable laws and regulations.
Pasar Modal. 2. Providing input to the Board of Directors and Board of
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Commissioners of Issuers or Public Companies to ensure
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik untuk compliance with Capital Market laws and regulations.
mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di 3. Assisting the Board of Directors and Board of Commissioners
bidang Pasar Modal. in implementing corporate governance, including:
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam a. Disclosure of Information to the Public, including the
pelaksanaan tata kelola perusahaan, yang meliputi: availability of information on the Issuer’s or Public
a. Keterbukaan Informasi Kepada Masyarakat, termasuk Company’s website.
ketersediaan informasi pada situs web Emiten atau b. Submitting reports to the Financial Services Authority in
Perusahaan Publik. a timely manner.
b. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan c. Organizing and documenting General Meetings of
tepat waktu. Shareholders.
c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum d. Organizing and documenting Board of Directors and/or
Pemegang Saham. Board of Commissioners Meetings.
d. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Direksi dan/ e. Implementing company orientation programs for Board
atau Dewan Komisaris. of Directors and/or Board of Commissioners.
e. Pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan 4. Acting as a liaison between the Issuer or Public Company
bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris. and shareholders, the Financial Services Authority, and other
4. Berperan sebagai penghubung antara Emiten atau stakeholders. The Corporate Secretary plays a crucial role in
Perusahaan Publik dengan pemegang saham, Otoritas managing internal and external communications, as well as
Jasa Keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya. two-way communication with investors.
Corporate Secretary berperan penting dalam pengelolaan
komunikasi internal dan eksternal serta komunikasi
dengan para investor yang bersifat dua arah.
Tanggung jawab Sekretaris Perusahaan adalah sebagai The Corporate Secretary’s responsibilities are as follows:
berikut:
1. Mengkoordinasikan hubungan dengan pemegang 1. Coordinating relations with both domestic and international
saham baik dari dalam maupun luar negeri, termasuk shareholders, including providing information on the Bank’s
menginformasikan rencana strategis Bank. strategic plans.
2. Menjamin ketersediaan dan transparansi informasi yang 2. Ensuring the availability and transparency of information
dibutuhkan oleh pemegang saham, termasuk tetapi required by shareholders, including but not limited to the
BANK SULSELBAR 503
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 504
tidak terbatas pada Laporan Tahunan, Rapat Umum Annual Report, General Meeting of Shareholders (GMS),
Pemegang Saham (RUPS), Laporan Pelaksanaan Tata Corporate Governance Implementation Report, Corporate
Kelola Perusahaan, Laporan Tanggung Jawab Sosial Social Responsibility Report, and Company Profile.
Perusahaan, dan Profil Perusahaan.
3. Memfasilitasi penyelenggaraan hubungan dengan 3. Facilitating relationships with relevant institutions and
lembaga atau instansi terkait untuk mendukung agencies to support the Bank’s business development.
perkembangan bisnis Bank.
4. Mengatur penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang 4. Arranging the Bank’s Annual General Meeting of Shareholders
Saham (RUPS) Tahunan dan Rapat Umum Pemegang (GMS) and Extraordinary General Meeting of Shareholders
Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank. (EGMS).
5. Menyusun buku laporan tahunan Bank dan 5. Preparing the Bank’s annual report and submitting it to
menyampaikannya kepada pihak terkait. relevant parties.
6. Mengelola semua dokumen penting milik Bank, baik 6. Managing all important documents owned by the Bank, both
yang bersifat biasa maupun rahasia. regular and confidential.
7. Menjalankan kebijakan keterbukaan informasi yang 7. Implementing a reasonable information disclosure policy
wajar dengan memperhatikan prinsip kesetaraan dan while adhering to the principles of equality and transparency.
transparansi.
8. Mengelola media komunikasi, baik media elektronik, 8. Managing communication media, including electronic media,
media cetak, kegiatan wawancara, maupun publikasi. print media, interviews, and publications.
9. Membina hubungan komunikasi dengan pihak 9. Foster communication relationships with government
pemerintah dan/atau perwakilannya, termasuk agencies and/or their representatives, including
komunikasi kepada nasabah dalam bentuk informasi communication with customers in the form of product and
produk layanan. service information.
10. Mengelola hubungan komunikasi dengan pihak luar yang 10. Manage communication relationships with external parties
terkait dengan pemenuhan tugas audit yang dilakukan related to the fulfillment of audit duties conducted by
oleh otoritas, baik nasional maupun internasional. authorities, both national and international.
11. Mengelola citra perusahaan baik dalam bentuk informasi 11. Manage the company’s image, both in the form of information
maupun strategi untuk kepentingan publikasi Bank. and strategies for the Bank’s publication purposes.
12. Mengadministrasikan dan melakukan registrasi surat- 12. Administer and register securities traded on the Stock
surat berharga yang diperdagangkan di Bursa Efek. Exchange.
13. Mengadministrasikan informasi mengenai pemegang 13. Administer shareholder information, including names,
saham, termasuk nama, alamat, jumlah lembar saham, addresses, number of shares, and other information required
serta informasi lainnya yang dibutuhkan Bank, yang by the Bank, which must be updated periodically and
wajib diperbarui secara berkala dan dikelola dengan baik managed properly and systematically.
dan sistematis.
14. Mengatur strategi untuk komunikasi eksternal yang 14. Develop strategies for external communication in line with
sejalan dengan arahan strategis berdasarkan kajian strategic direction based on the Bank’s reputational risk
risiko reputasi Bank. assessment.
15. Mengelola program CSR (Corporate Social Responsibility) 15. Manage a sustainable and accountable CSR (Corporate
yang berkelanjutan dan dapat dipertanggungjawabkan. Social Responsibility) program.
16. Mengajukan panduan standar komunikasi eksternal dan 16. Submit guidelines for external and internal communication
internal kepada Direksi. standards to the Board of Directors.
17. Mensinergikan komunikasi internal dan distribusi 17. Synergize internal communication and information
informasi ke seluruh unit kerja terkait. distribution to all relevant work units.
18. Mengorganisir pengelolaan Kebijakan Perusahaan, 18. Organizes the management of Company Policies, Annual
Laporan Tahunan, dan Profil Perusahaan kepada pihak Reports, and Company Profiles for stakeholders.
yang berkepentingan.
19. Mengelola penyelenggaraan keprotokolan, termasuk 19. Manages protocol, including preparing materials required by
mempersiapkan materi yang diperlukan oleh Direksi. the Board of Directors.
504 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 505
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
20. Menyelenggarakan dan menghadiri pertemuan investor 20. Organizes and attends investor meetings for the Bank’s
untuk kepentingan bisnis Bank. business interests.
21. Memfasilitasi pegawai di bawah naungannya dalam 21. Facilitates employees under his/her supervision in
memahami sistem dan prosedur yang ada di Corporate understanding the systems and procedures in place at the
Secretary, serta melakukan pembinaan, pengarahan, Corporate Secretary, provides guidance, direction, and
dan penyuluhan kepada pegawainya, serta melakukan counseling to employees, and mediates issues between
mediasi terhadap permasalahan antar bawahan maupun subordinates and between units.
antar unit. 22. Organizes the preparation of the Annual Work Plan and
22. Menyelenggarakan penyusunan Rencana Kerja dan Budget in accordance with the scope of his/her duties.
Anggaran Tahunan sesuai dengan lingkup bidang
tugasnya.
Profil Sekretaris Perusahaan Company Secretary Profile
HARTANI
DJURNIE
Divisi Corporate Secretary
Corporate Secretary Division
Warga Negara Indonesia. Usia 51 tahun. Lahir di Pomalaa, Indonesian citizen, age 51. Born in Pomalaa, November 28, 1974.
tanggal 28 November 1974.
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Corporate Secretary Appointed as Head of Corporate Secretariat Division based on
berdasarkan SK/177/DIR/X/2024 Tanggal 15 Oktober 2024. SK/177/DIR/X/2024 Tanggal 15 Oktober 2024.
Riwayat Pendidikan Educational Background
Sarjana Ekonomi Akuntansi (S1) Jurusan Akuntansi Fakultas Bachelor of Accounting Economics (S1), Department of
Ekonomi dari Universitas Hasanuddin (2000). Accounting, Faculty of Economics, Hasanuddin University (2000).
Pengalaman Kerja Work Experience
1. Pemimpin Divisi Corporate Secretary sejak 16 Oktober 1. Head of Corporate Secretariat Division since October 16,
2024, 2. Head of Public Relations & CSR Department, Corporate
2. Pemimpin Departemen Humas & CSR Divisi Corporate Secretariat Division (2021 - 2024)
Secretary (2021 - 2024), 3. Head of Human Capital Development Department (2018 -
3. Pemimpin Departemen Diklat Divisi SDM (2018 - 2021), 2021)
4. Pemimpin Departemen Grup Perencanaan & 4 Head of Planning & Development Group Department,
Pengembangan BankSulselbar Makassar (2015), dan BankSulselbar Makassar (2015)
5. Analis Utama Grup UUS Bank Sulselbar Makassar (2014) 5. Principal Analyst of UUS Bank Sulselbar Makassar Group
(2014)
Sertifikasi Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Risk Management Certification Level 6
BANK SULSELBAR 505
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 506
Program Peningkatan Kompetensi Corporate Secretary Competency
Sekretaris Perusahaan Improvement Program
Sepanjang tahun 2025, Sekretaris Perusahaan Bank Throughout 2025, Bank Sulselbar’s Corporate Secretary
Sulselbar telah mengikuti berbagai program peningkatan participated in various competency improvement programs,
kompetensi berupa pelatihan, workshop, konferensi, dan including training, workshops, conferences, and seminars, as
seminar, sebagaimana tabel berikut ini: shown in the following table:
Pendidikan/Pelatihan/Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai Tanggal Berakhir
Education/Training/Workshop/Seminar etc. Organizer Place Start Date End Date
Seminar Nasional dengan Tema Implementasi Elektronifikasi
Transaksi Melalui Aplikasi Sistem Pembayaran dalam Asbanda Jayapura 21/04/2025 25/04/2025
mendukung program Pemda Kejrasama BPD Melalui SIPD-RI
Training Strategi Community Banking dan pengembangan bisnis
Infobank Yogyakarta 25/06/2025 26/06/2025
Bank diera Digital
Training Strategi Restrukturisasi Kredit: Penyelamatan dan
Penyelesaiaan Kredit Bermasalah dengan Pendekatan Litigasi Infobank Jakarta 23/04/2025 25/04/2025
dan Non Litigasi dengan Metode Perhitungan CKPN Sesuai 71
LMI (Learning
Workshop Sekertaris Direktur/Komisaris Optimalisasi Perasn
Media Jakarta 29/05/2025 30/05/2025
Sekretaris dalam Manajemen Protokol
Indonesia)
Executive Forum dan Diskusi Hukum "Perlindungan Hukum dan PT Visi
Mitigasi Risiko Kerugian Serta Kasus Korupsi untuk Direksi Integritas Jakarta 03/07/2025 03/07/2025
dan Komisaris BUMN/D Nusantara
(PMN) Pusat
Pelatihan Mediasi dan Ujian Sertifikasi Mediator Angkatan
Mediasi Jakarta 07/07/2025 12/07/2025
ke220 Kelas Offline
Nasional
Training Remittance ISO 20022 MX (PACS 008 dan PACS009) CV Primasaga
Makassar 08/08/2025 09/08/2025
Transaction Screening Sanction dan MT 700 Strategic
Training Remittance ISO 20022 MX (PACS 008 dan PACS009)
Claro Makassar Makassar 08/08/2025 09/08/2025
Transaction Screening Sanction dan MT 700
(Hotel) In House Training Awareness ISO/IEC 27001-2022
Melia Hotel Makassar 23/06/2025 23/06/2025
Information Security Manajement System
In House Training Awareness ISO/IEC 27001-2022 Information
CBQA Global Makassar 23/06/2025 23/06/2025
Security Manajement System
Diskusi Progres dan tantangan Roadmap Pengatan BPD
2024-2027 bagi BPD Seindonesia dan panduan tata kelola Asbanda Yogyakarta 21/08/2025 22/08/2025
Kecerdasan Artifisial Perbankan Indonesia
Kegiatan Kebijakan Umum Direksi (KUD) tahun 2026 serta
Melia Makassar 06/10/2025 06/10/2025
Penyususnan Program Kerja Strategis dan RPPB tahun 2026
Divisi
Manajemen
Inhouse Training Workshop Business Continuity Management Risiko dan
Makassar 08/10/2025 09/10/2025
System (BCMS) berdasarkan ISO 22301:2019 Enterprice
Manajemen
Risiko (ERM)
Seminar Nasional BPD SI, Implementasi Siskeudes untuk Tata
ASBANDA Yogyakarta 06/08/2025 08/08/2025
Kelola Keuangan Desa
(Pendampingan) Seminar Nasional BPD SI, Implementasi
ASBANDA Yogyakarta 06/08/2025 08/08/2025
Siskeudes untuk Tata Kelola Keuangan Desa
Pelatihan Audit dan Identifikasi Fraud Kredit Perbankan
INFOBANK Jakarta 25/09/2025 26/09/2025
Berbasis Manajemen Risiko
506 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 507
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Pendidikan/Pelatihan/Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai Tanggal Berakhir
Education/Training/Workshop/Seminar etc. Organizer Place Start Date End Date
Training Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
LPPI Online 04/12/2025 04/12/2025
Berbasis Environmental, Sosial dan Governance
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Implementation of Corporate Secretary
Perusahaan Tahun 2025 Duties in 2025
Sejalan dengan ketentuan yang tertuang dalam POJK In accordance with the provisions stipulated in Article 11 of
No. 35/POJK.04/2014 pasal 11, Sekretaris Perusahaan POJK No. 35/POJK.04/2014, the Corporate Secretary of
Bank Sulselbar telah menyampaikan Laporan Pelaksanaan Bank Sulselbar has submitted a Report on the Implementation
Tugas Sekretaris Perusahaan tahun 2025 kepada Dewan of Corporate Secretary Duties for 2025 to the Board of
Komisaris dan Direksi. Selama tahun 2025, kegiatan yang Commissioners and Board of Directors. During 2025, the
telah dilaksanakan oleh Sekretaris Perusahaan sebagai Corporate Secretary’s activities, as part of his involvement in
bentuk keterlibatan dalam memberikan informasi mengenai providing information about the company to stakeholders,
perusahaan kepada para pemangku kepentingan, antara lain: included:
1. Mempersiapkan dan melaksanakan RUPS Tahunan dan 1. Preparing and conducting the Annual General Meeting of
RUPS Luar Biasa. Pada tahun 2025, Bank Sulselbar telah Shareholders (GMS) and Extraordinary General Meeting
mengadakan RUPS Tahunan sebanyak 1 (satu) kali, RUPS of Shareholders (EGMS). In 2025, Bank Sulselbar held
Sirkuler 1 (satu) kali, dan RUPS Luar Biasa sebanyak 1 one Annual General Meeting of Shareholders (AGMS), one
(satu) kali. Circular General Meeting of Shareholders (EGMS), and one
2. Mempersiapkan Rapat Gabungan Direksi dan Dewan Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS).
Komisaris minimal sebanyak 4 (empat) kali dalam 2. Preparing for a minimum of four Joint Meetings of the Board
setahun. of Directors and Board of Commissioners per year.
3. Menyusun Buku Laporan Tahunan tahun 2025 dan 3. Compiling the 2025 Annual Report and submitting it to
menyampaikannya kepada pihak terkait. relevant parties.
4. Mempersiapkan dan melaksanakan press release dan 4. Prepare and execute press releases and press conferences.
press conference. 5. Conduct media visits and media gathering.
5. Melakukan kunjungan media dan pengumpulan media. 6. Provide public relations support for the company’s business
6. Memberikan dukungan dari sisi kehumasan untuk development and operations.
pengembangan bisnis dan operasi perusahaan. 7. Implement Bank Sulselbar’s CSR program.
7. Merealisasikan program CSR Bank Sulselbar. 8. Document Board of Directors’ Regulations/Decrees, Board
8. Mendokumentasikan Ketentuan/SK Direksi, SE Direksi, of Directors’ Circular Letters, Board of Directors’ Meeting
Resume Rapat Direksi, Arahan Briefing Direksi, dan Summaries, Board of Directors’ Briefing Instructions, and
Surat Keluar Direksi ke dalam buku/cd (Hard Copy & Soft Outgoing Letters in books/CDs (hard copy and soft copy).
Copy). 9. Conduct promotional activities to build the company’s brand.
9. Melakukan kegiatan promosi dalam rangka membangun 10. Publish all company activities, Board of Directors activities,
merek perusahaan. and partnership advertisements in the media.
10. Memuat publikasi seluruh kegiatan perusahaan, Direksi, 11. Organize customer gatherings for Bank Sulselbar customers
dan iklan kemitraan di media. and family gatherings for all Bank Sulselbar employees.
11. Melaksanakan customer gathering bagi nasabah Bank 12. Respond to all complaints or news coverage, both positive
Sulselbar dan family gathering bagi seluruh pegawai Bank and negative, in newspapers and on the website.
Sulselbar. 13. Check and ensure that all content of the Bank Sulselbar portal
12. Menanggapi seluruh pengaduan atau pemberitaan baik & website (SBDK, ALCO, Bank Sulselbar News, Economic &
positif maupun negatif di koran maupun website. Business News, BI Interest Rates, Company Profile, GCG, etc.)
13. Mengecek dan memastikan seluruh konten portal & is always updated.
website Bank Sulselbar (SBDK, ALCO, Berita Bank
Sulselbar, Berita Ekonomi & Bisnis, Suku Bunga BI,
Company Profile, GCG, dan lain-lain) selalu terupdate.
BANK SULSELBAR 507
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 508
Divisi Audit Internal Internal Audit Division
Peran dan Fungsi Audit Internal Role and Function of Internal Audit
Audit Internal merupakan bagian dari sistem pengendalian Internal audit is part of the internal control system, with the
internal dengan ruang lingkup pekerjaan Divisi Audit Internal scope of work of the Internal Audit & Anti-Fraud Division
& Anti Fraud yang mencakup pemeriksaan dan penilaian encompassing the examination and assessment of the adequacy
atas kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian internal and effectiveness of the bank’s internal control system, as well
bank serta penilaian kinerja yang bertujuan memberikan as performance assessments aimed at providing assurance that
keyakinan bahwa pengendalian telah berjalan sesuai yang controls are operating as intended. As the third line of defense,
ditetapkan. Dengan perannya sebagai third line of defense, the Internal Audit Work Unit of Bank Sulselbar (Internal Audit
Satuan Kerja Audit Internal Bank Sulselbar (Divisi Audit & Anti-Fraud Division/DAI) must ensure that internal controls at
Internal & Anti Fraud/DAI) harus memastikan bahwa each line of defense are strengthened and mature in accordance
pengendalian internal di setiap line of defense semakin with applicable laws and regulations. Therefore, Internal Audit
kuat dan matang sesuai dengan ketentuan dan peraturan. continuously innovates in the use of audit methodologies and
Oleh karena itu, Audit Internal terus melakukan inovasi tools to ensure more effective and efficient audit implementation.
dalam penggunaan metodologi serta alat audit sehingga
pelaksanaan audit lebih efektif dan efisien.
Dasar Hukum Audit Internal Bank Legal Basis for Bank Sulselbar’s Internal
Sulselbar Audit
Kedudukan Divisi Audit Internal (DAI) Bank Sulselbar The position of the Internal Audit Division (DAI) of Bank Sulselbar
telah diatur secara jelas dalam struktur organisasi untuk has been clearly defined within the organizational structure to
memastikan pelaksanaan fungsi audit yang efektif, ensure effective, independent, and transparent audit function
independen, dan transparan. Dasar hukum yang mengatur implementation. The legal basis governing the existence and
keberadaan dan operasional DAI mencakup peraturan- operation of the DAI includes the following regulations:
peraturan berikut: 1. Financial Services Authority Regulation No. 1/POJK.03/2019
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1/POJK.03/2019 dated January 28, 2019, concerning the Implementation of
tanggal 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Internal Audit Functions in Commercial Banks, which serves
Internal pada Bank Umum, yang menjadi acuan utama as the primary reference for implementing internal audit
dalam pelaksanaan fungsi audit internal sesuai dengan functions in accordance with the principles of good corporate
prinsip tata kelola yang baik (Good Corporate Governance). governance.
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.03/2023 2. Financial Services Authority Regulation No. 17/
tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata POJK.03/2023 dated September 14, 2023, concerning
Kelola bagi Bank Umum, yang menggarisbawahi the Implementation of Governance for Commercial Banks,
pentingnya pengawasan dan pengendalian internal which underscores the importance of internal supervision
dalam mendukung pengelolaan risiko dan tata kelola and control in supporting risk management and corporate
perusahaan. governance.
508 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 509
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Profil Divisi Audit Intern & Fraud
RUSLAN
LB
Divisi Audit Intern & Fraud
Internal Audit and Fraud Division
Warga Negara Indonesia. Usia 49 tahun. Lahir di Malino tanggal Indonesian citizen. 49 years old. Born in Malino on November 15,
15 November 1976 1976.
Domisili Domicile:
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment:
Menjabat sebagai Pemimpin Divisi Audit Internal berdasarkan Served as Head of the Internal Audit Division based on Decree
SK/039/DIR/III/2024 tanggal 22 Maret 2024 tentang Mutasi dan SK/039/DIR/III/2024 dated March 22, 2024, concerning Mutation
Promosi PT Bank Sulselbar. and Promotions at PT Bank Sulselbar.
Riwayat Pendidikan Educational Background:
Sarjana Universitas Muslim Indonesia (1998). Bachelor’s degree from the Muslim University of Indonesia (1998).
Pengalaman Kerja Work Experience:
1. Pemimpin Seksi keuangan Cab Palopo (2008-2012) 1. Head of the Finance Section of the Palopo Branch (2008-2012)
2. Pemimpin Seksi Pemasaran Cab palopo (2012-2014) 2. Head of the Marketing Section of the Palopo Branch (2012-
3. Pemimpin Seksi Layanan Cab Bone (2014-2015) 2014)
4. Pemimpin Dep. Kredit pada Grup Pemasaran (2015-2016) 3. Head of the Service Section of the Bone Branch (2014-2015)
5. Pemimpin Departemen Kredit Produktif pada Grup 4. Head of the Credit Department in the Marketing Group (2015-
Pemasaran (2016-2019) 2016)
6. Plts. Cabang Utama Bone (2018) 5. Head of the Productive Credit Department in the Marketing
7. Plts. Cabang Utama Makassar (2018) Group (2016-2019)
8. Pemimpin Cabang Utama Palopo (2019-2021) 6. Acting Head of the Bone Main Branch (2018)
9. Pjs. Pemimpin Divisi Kredit Korporasi & Komersial (2021- 7. Acting Head of the Bone Main Branch (2018) Makassar Main
2022) Branch (2018)
10. Pemimpin Divisi Kredit Korporasi & Komersial (2022-2024) 8. Palopo Main Branch Manager (2019-2021)
11. Pemimpin Divisi Audit Internal & Anti Fraud (2024-sekarang) 9. Acting Corporate & Commercial Credit Division Manager (2021-
2022)
10. Corporate & Commercial Credit Division Manager (2022-2024)
11. Internal Audit & Anti-Fraud Division Manager (2024-present)
Sertifikasi Certification:
1. Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 1. Risk Management Certification Level 7
2. Pelatihan Khusus Kepala SPI & Assesment (CPAM) 2. Special Training for Head of Internal Audit & Assessment (CPAM)
Struktur Organisasi Divisi Audit Internal Audit Division Organizational
Internal Structure
Struktur organisasi Divisi Audit Internal (DAI) adalah sebagai The Internal Audit Division (DAI) organizational structure is as
berikut: follows:
BANK SULSELBAR 509
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 510
Pemimpin Divisi Audit Internal
& anti Fraud
Head of Internal Audit &
Anti Fraud Division
Departemen Quality Assurance
& tindak Lanjut Departemen Anti Fraud Auditor Resident Auditor
Quality Assurance Department Anti-Fraud Department Auditor Resident Auditor
& Follow-up
Departemen Litigasi &
Non Litigasi Analis Anti Fraud
Litigation & Non-Litigation Anti-Fraud Analyst
Department
Asisten Asisten
Administrasi Administrasi
Kedudukan Divisi Audit Internal Position of the Internal Audit Division in
dalam Struktur Organisasi the Organizational Structure
Berdasarkan SK Direksi No. SK/102/DIR/K/VIII/2019 Based on Board of Directors Decree No. SK/102/DIR/K/VIII/2019
tanggal 19 Agustus 2019 tentang Struktur Organisasi dated August 19, 2019, concerning the Organizational Structure
dan Tata Kerja Bank Pembangunan Daerah Sulselbar, and Work Procedures of Bank Pembangunan Daerah Sulselbar, it
ditegaskan bahwa Divisi Audit Internal & Anti Fraud (DAI) is stated that the Internal Audit & Anti-Fraud Division (DAI) is a
adalah unit kerja dalam organisasi Bank Sulselbar yang work unit within Bank Sulselbar that assists the President Director
membantu Direktur Utama dan Dewan Komisaris melalui and the Board of Commissioners through the Audit Committee
Komite Audit dalam menjalankan fungsi pengawasan untuk in carrying out its oversight function to realize the Bank’s vision
mewujudkan visi dan misi Bank. Divisi Audit Internal & and mission. The Internal Audit & Anti-Fraud Division is led by a
Anti Fraud dipimpin oleh seorang Pemimpin Divisi Audit Division Head who is appointed and dismissed by the President
Internal & Anti Fraud yang diangkat dan diberhentikan oleh Director with the approval of the Board of Commissioners, taking
Direktur Utama dengan persetujuan Dewan Komisaris, into account the recommendations of the Audit Committee,
dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit dan and reporting to the Financial Services Authority. The DAI has
dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan. DAI memiliki 3 three subordinate departments: the Auditor, the Anti-Fraud
(tiga) bagian di bawahnya, yaitu Auditor, Departemen Anti Department, and the Administration & Supervision Department
Fraud, dan Departemen Administrasi & Pengawasan Tindak for Follow-Up of Internal Findings.
Lanjut Temuan Internal.
Pihak yang Mengangkat dan Party Who Appoints and Dismisses the
Memberhentikan Pemimpin Divisi Head of the Internal Audit Division
Audit Internal
Pemimpin Divisi Audit Internal diangkat dan diberhentikan The Head of the Internal Audit Division is appointed and
oleh Direktur Utama dengan persetujuan Dewan Komisaris dismissed by the President Director with the approval of the Board
dan Komite Audit, dan selanjutnya dilaporkan kepada of Commissioners and the Audit Committee, and subsequently
Otoritas Jasa Keuangan. Pengangkatan Pemimpin Divisi reports to the Financial Services Authority. The appointment
Audit Internal harus memenuhi kompetensi dan kemampuan of the Head of the Internal Audit Division must meet adequate
yang memadai dalam memimpin fungsi audit internal yang competencies and capabilities in leading an independent and
independen dan objektif sesuai POJK No. 1/POJK.03/2019 objective internal audit function in accordance with POJK No.
tanggal 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit 1/POJK.03/2019 dated January 28, 2019 concerning the
Internal pada Bank Umum, yang menetapkan bahwa Bank Implementation of Internal Audit Functions in Commercial
510 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 511
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
wajib menerapkan fungsi audit internal untuk membantu Banks, which stipulates that Banks are required to implement an
Direktur Utama dan Dewan Komisaris dengan menjabarkan internal audit function to assist the President Director and the
secara operasional perencanaan, pelaksanaan, dan Board of Commissioners by operationally outlining the planning,
pemantauan hasil audit. implementation, and monitoring of audit results.
Tugas dan Tanggung Jawab Divisi Duties and Responsibilities of the
Audit Internal Internal Audit Division
Divisi Audit Internal & Anti Fraud Bank Sulselbar The Internal Audit & Anti-Fraud Division of Bank Sulselbar
melaksanakan tugas pokoknya sesuai dengan SK/103/ carries out its core duties in accordance with Decree SK/103/
DIR/K/XII/2023 tanggal 29 Desember 2024 mengenai SOP DIR/K/XII/2023 dated December 29, 2024, concerning the SOP
Struktur Organisasi & Job Description Kantor Pusat PT Bank for the Organizational Structure & Job Descriptions of the PT
Sulselbar, sebagai berikut: Bank Sulselbar Head Office, as follows:
1. Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan Komisaris 1. Assisting the President Director and Board of Commissioners
dalam melakukan pengawasan dengan cara menjabarkan in carrying out supervisory duties by operationally outlining
secara operasional perencanaan, pelaksanaan, dan the planning, implementation, and monitoring of audit
pemantauan hasil audit. results.
2. Menyusun dan melaksanakan Program Kerja 2. Developing and implementing the DAI Annual Supervisory
Pengawasan Tahunan DAI. Work Program.
3. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian 3. Testing and evaluating the implementation of internal
internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan controls and risk management systems in accordance with
kebijakan Bank Sulselbar. Bank Sulselbar policies.
4. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan 4. Conducting audits and assessments of efficiency and
efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, effectiveness in finance, accounting, operations, human
sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, resources, marketing, information technology, and other
dan kegiatan lainnya. activities.
5. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang 5. Providing recommendations for improvement and objective
objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua information on audited activities at all management levels.
tingkat manajemen. 6. Preparing audit reports and submitting them to the President
6. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan Director, with copies to the Board of Commissioners and the
tersebut kepada Direktur Utama, dengan tembusan Compliance Director.
kepada Dewan Komisaris dan Direktur Kepatuhan. 7. Immediately report any audit findings that are suspected of
7. Melaporkan segera setiap temuan audit yang disrupting the Bank’s business continuity to the President
diperkirakan dapat mengganggu kelangsungan usaha Director and the Board of Commissioners.
Bank kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris. 8. Conduct in-depth audits (investigations) if there are
8. Melakukan audit pendalaman (investigasi) apabila ada indications of fraud or violations of SOPs based on the
indikasi kecurangan atau pelanggaran SOP berdasarkan President Director’s disposition.
disposisi dari Direktur Utama. 9. Prepare reports on the implementation of the Internal
9. Membuat laporan atas realisasi program kerja DAI Audit Unit’s work program, including periodic (quarterly)
termasuk pelaksanaan audit secara periodik (triwulan) audits, to the President Director, with copies to the Board of
kepada Direktur Utama dan tembusannya kepada Commissioners and the Compliance Director.
Dewan Komisaris dan Direktur Kepatuhan. 10. Prepare periodic (semester) reports on the main points of
10. Membuat laporan pokok-pokok hasil temuan audit internal audit findings to the Financial Services Authority
internal secara periodik (semester) kepada Otoritas Jasa (OJK), signed by the President Director, President
Keuangan yang ditandatangani oleh Direktur Utama, Commissioner, and the Independent Commissioner who
Komisaris Utama, dan Komisaris Independen yang serves as Chair of the Audit Committee.
bertindak sebagai Ketua Komite Audit. 11. Monitor, analyze, and report on the implementation of
11. Memantau, menganalisis, dan melaporkan pelaksanaan recommended corrective actions.
Tindak Lanjut perbaikan yang telah disarankan. 12. Collaborate with the Audit Committee.
12. Bekerja sama dengan Komite Audit. 13. Develop a quality evaluation program for the implemented
13. Menyusun program evaluasi mutu kegiatan DAI yang Internal Audit Unit’s activities.
telah dilaksanakan.
BANK SULSELBAR 511
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 512
14. Menumbuhkan dan memberikan dorongan, kesadaran, 14. Foster and provide encouragement, awareness, and concern
serta kepedulian kepada seluruh pihak terkait untuk to all relevant parties to refrain from committing fraud (Anti-
tidak melakukan Fraud (Anti Fraud Awareness) dan Fraud Awareness) and to report any fraudulent activities to
melaporkan setiap perbuatan Fraud yang terjadi kepada the regulator.
pihak regulator. 15. Early detection of fraud by emphasizing disclosure of fraud
15. Pendeteksian dini terjadinya Fraud dengan complaints/reports (whistleblowing mechanisms and
menitikberatkan pada pengungkapan pengaduan/ policies).
laporan Fraud (mekanisme dan kebijakan whistleblowing). 16. Identification of actions to minimize potential losses that
16. Pengidentifikasian tindakan untuk meminimalisir potensi have occurred and optimize recovery of losses to the Bank/
kerugian yang telah terjadi serta mengoptimalkan Customers/Other Parties resulting from fraudulent acts,
recovery kerugian Bank/Nasabah/Pihak Lain akibat which are reported quarterly to the Board of Directors and
perbuatan Fraud dan dilaporkan setiap triwulan kepada Commissioners.
Direksi dan Komisaris. 17. Identification of modus operandi, causes of fraud, control
17. Pengidentifikasian modus operandi, penyebab weaknesses, and recommendations for the development of
Fraud, kelemahan kontrol, dan merekomendasikan controls/improvements to the internal control system.
pengembangan kontrol/tindakan perbaikan sistem 18. Acting as a counterpart in audits by regulatory supervisors
pengendalian internal. and/or external auditors.
18. Menjadi counterpart dalam pemeriksaan oleh pengawas
regulator dan/atau auditor eksternal.
Hubungan dengan unit kerja yang melakukan fungsi Relationship with work units that carry out other control
pengendalian lain, dalam hal ini Divisi Manajemen Risiko dan functions, in this case the Risk Management Division and the
Divisi Kepatuhan yang menjalankan fungsi internal control, di Compliance Division that carry out internal control functions,
mana penetapan objek pelaksanaan audit DAI menggunakan where the determination of DAI audit implementation objects
profil risiko yang dipetakan oleh Divisi Manajemen uses the risk profile mapped by the Risk Management Division,
Risiko, dan berkoordinasi dengan Divisi Kepatuhan untuk and coordinates with the Compliance Division to evaluate the
mengevaluasi efektivitas objek audit dalam melaksanakan effectiveness of audit objects in carrying out good corporate
fungsi tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate governance functions.
Governance).
Kewenangan Divisi Audit Internal Internal Audit Division Authorities
Wewenang DAI adalah sebagai berikut:
The Internal Audit Division’s authorities are as follows:
1. Melakukan akses secara penuh, bebas, dan tidak
1. To exercise full, free, and unrestricted access to records,
terbatas terhadap catatan, informasi, karyawan, dana,
information, employees, funds, assets, locations/areas,
aset, lokasi/area, serta sumber daya lain Bank Sulselbar
and other resources of Bank Sulselbar related to the
yang berkaitan dengan pelaksanaan audit dan konsultasi.
implementation of audits and consultations.
2. Melakukan verifikasi, wawancara, konfirmasi, dan teknik
2. To conduct verification, interviews, confirmations, and other
pemeriksaan lainnya.
audit techniques.
3. Melakukan wawancara dan peninjauan lokasi kepada
3. To conduct interviews and site visits with customers or
nasabah atau pihak lain berkaitan dengan pelaksanaan
other parties related to the implementation of audits and
audit dan konsultasi apabila dipandang perlu.
consultations, if deemed necessary.
4. Menentukan jadwal, auditee, personil, ruang lingkup,
4. To determine the schedule, auditees, personnel, scope,
dan menggunakan metodologi, teknik, perangkat, serta
and use of audit methodologies, techniques, tools, and
pendekatan audit dalam melaksanakan tugas pokok yang
approaches in carrying out the assigned main tasks.
telah ditetapkan.
5. To communicate directly with the Board of Directors, the
5. Melakukan komunikasi secara langsung dengan Direksi,
Board of Commissioners, and/or the Audit Committee, as
Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit, serta
well as the Sharia Supervisory Board, and members of the
Dewan Pengawas Syariah dan anggota dari Direksi,
Board of Directors, the Board of Commissioners, and/or the
Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit serta Dewan
Audit Committee, as well as the Sharia Supervisory Board.
Pengawas Syariah.
512 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 513
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
6. Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil dengan 6. To hold regular and ad hoc meetings with the Board of
Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit, serta Directors, the Board of Commissioners, and/or the Audit
Dewan Pengawas Syariah. Committee, as well as the Sharia Supervisory Board.
7. Melakukan koordinasi kegiatan dengan auditor 7. To coordinate activities with the external auditor.
eksternal.
Internal Audit Charter Internal Audit Charter
Berdasarkan SK Direksi No. SK/054/DIR/K/X/2025 tanggal Based on Board of Directors Decree No. SK/054/DIR/K/X/2025
28 Oktober 2024 mengenai Pengesahan Piagam Audit dated October 28, 2024, concerning the Ratification of the
Internal PT Bank Sulselbar, telah dibentuk Unit Audit Internal Audit Charter of PT Bank Sulselbar, an Internal Audit
Internal yang bernama Divisi Audit Internal & Anti Fraud Unit named the Internal Audit & Anti-Fraud Division (DAI) has
(DAI) yang struktur, wewenang, dan tanggung jawabnya been established. Its structure, authority, and responsibilities are
diatur dalam sebuah Piagam Audit Internal. Piagam Audit stipulated in an Internal Audit Charter. The Internal Audit Charter
Internal merupakan pernyataan formal tertulis yang is a formal written statement containing the commitment of the
memuat komitmen Direksi dan Dewan Komisaris atas Board of Directors and Board of Commissioners to acknowledge
dasar pengakuan keberadaan dan berfungsinya suatu the existence and functioning of an internal audit unit within an
unit pengawasan internal di sebuah organisasi atau badan organization or legal entity in carrying out its internal control
hukum dalam melaksanakan tanggung jawab pengawasan oversight responsibilities.
pengendalian internal.
Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter) Bank The Internal Audit Charter of Bank Sulselbar contains the
Sulselbar memuat hal-hal sebagai berikut: following:
Struktur dan kedudukan Divisi Audit Internal & Anti Fraud Structure and position of Internal Audit Division & Anti fraud
Visi dan Misi Divisi Audit Internal & Anti Fraud Vision and Mission of Internal Audit Division & Anti fraud
Tugas dan Tanggung Jawab Divisi Audit Internal & Anti Fraud
Duties and Responsibilities of Internal Audit Division & Anti fraud and
serta Hubungan dengan Unit Kerja yang Melakukan Fungsi
Relationships with Work Units Performing Other Control Functions
Pengendalian yang Lain
Wewenang Divisi Audit Internal & Anti Fraud Internal Audit Division & Anti fraud Authority
Kode Etik Divisi Audit Internal & Anti Fraud International Group Audit Group Code of Conduct
Persyaratan Auditor Intern Internal Auditor Requirements
Pertanggungjawaban Divisi Audit Internal & Anti Fraud Internal Audit Division & Anti fraud Accountability
Larangan Perangkapan Tugas dan Jabatan Divisi Audit Internal & Prohibition of Concurrent Duties and Positions of Internal Audit
Anti Fraud Division & Anti fraud
Kriteria Penggunaan Tenaga Ahli Ekstern dalam Mendukung
Criteria for Using External Experts to Support Internal Audit Function
Fungsi Audit Intern
Syarat dan Ketentuan yang Harus Dipenuhi oleh Divisi Audit
Terms and Conditions that must be fulfilled by the Internal Audit
Internal & Anti Fraud untuk Menjaga lndependensi Apabila
Division & Anti fraud to maintain independence when asked to provide
Diminta untuk Memberikan Layanan Konsultasi atau Tugas Khusus
Consulting services or other special tasks
Lain
Tanggung Jawab dan Akunbilitas Pemimpin Divisi Audit Internal & Responsibilities and Accountability of Internal Audit & Anti Fraud
Anti Fraud Divisions
Persyaratan Divisi Audit Intern dalam Mematuhi Standar Internal Audit Division & Anti fraud Requirements in Complying with
Profesional Audit Intern Internal Audit Professional Standards
Koordinasi Divisi Audit Intern dengan Ahli Hukum dan/atau Coordination of Internal Audit Division & Anti fraud with Legal Experts
Auditor Ekstern and / or External Auditors
Pembatasan Penugasan Secara Berkala dan Masa Tunggu (Cooling- Periodic Assignment Limitation and Cooling-Off Period for Internal
Off Period) bagi Auditor Intern Auditors
Pembatasan Penggunaan Jasa dan Masa Tunggu (Cooling-Off Restrictions on Service Use and Adequate Cooling-Off Period for
Period) yang Memadai bagi Pihak Ekstern External Parties
BANK SULSELBAR 513
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 514
Struktur dan kedudukan Divisi Audit Internal & Anti Fraud Structure and position of Internal Audit Division & Anti fraud
Perlindungan Hukum Kepada Pemimpin dan Auditor Divisi Audit
Legal Protection to International Audit Group Leaders and Auditors
Internal & Anti Fraud
Pertanggung jawaban & Pelaporan Divisi Audit Internal & Anti
Internal Audit Division & Anti fraud Accountability & Reporting
Fraud
Pernyataan lndenpendensi Divisi Audit Internal & Anti Fraud Statement of Internal Audit Division & Anti fraud independence
Komposisi Personil Divisi Audit Internal Audit Division Personnel
Internal Composition
Komposisi personil Divisi Audit Internal per 31 Desember The Internal Audit Division personnel composition as of
2025 adalah sebagai berikut. December 31, 2025, is as follows.
Tabel Komposisi Jumlah Pegawai Audit Internal | Internal Audit Staff Composition Table
Jabatan Jumlah Position
Pemimpin SKAI 1 orang Internal Audit Unit Leader
Pim. Dept. Adm. & Tindak Lanjut 1 orang Admin & Follow-Up Department Leader
Pim. Dept. Anti Fraud 1 orang Anti-Fraud Department Leader
Auditor Utama - Lead Auditor
Auditor Madya - Associate Auditor
Senior Auditor 6 orang Senior Auditor
Auditor 7 orang Auditor
Analis Dept. Anti Fraud 1 orang Anti-Fraud Department Analyst
Analis Dept. QA & Tindak Lanjut 1 orang QA & Follow-Up Department Analyst
Resident Auditor 5 orang Resident Auditor
Jumlah 23 orang Total
Sertifikasi Profesi Personil Divisi Professional Certification for Internal
Audit Internal Audit Division Personnel
Sertifikasi yang telah dimiliki oleh Auditor per 31 Desember Certifications held by Auditors as of December 31, 2025,
2025, antara lain: include:
Nama Jabatan Sertifikasi Profesi Sertifikasi Manajemen Risiko
No Name Position Professional Certification Risk Management Certification
1 Nur Asma Senior Auditor - Level III
2 Andi Hendra Kristanto Senior Auditor - Level III
3 Asri Basri Senior Auditor - Level III
4 Haeruddin Senior Auditor - Level III
5 Juniyansyah Sadly Senior Auditor - Level III
6 Kurniati Senior Auditor - Level III
7 Doni Suryantara Auditor - Level III
8 A.Malombasi M Auditor - Level III
9 Ilham Nur Auditor - Level II
10 Muh. Azhar Auditor - Level III
514 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 515
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Nama Jabatan Sertifikasi Profesi Sertifikasi Manajemen Risiko
No Name Position Professional Certification Risk Management Certification
11 Hamzah Auditor - Level III
12 M.Budiaman Asri Auditor - Level III
13 Agussalim Said Auditor - Level II
14 Nursamsu Resident Auditor - Level III
15 Muh Fachrul Resident Auditor - Level II
16 Ilyas Resident Auditor - Level III
17 Andi Fahrum Resident Auditor - Level III
18 M. Hasan Basri F Resident Auditor - Level III
Program Peningkatan Kompetensi Internal Audit Division Competency
Divisi Audit Internal Improvement Program
No Kegiatan Pelatihan Tanggal Penyelenggara Jumlah Peserta Training Activities
Refleksi Fraud Case 2024 & 20 – 21 Februari Fraud Case Reflection 2024 &
1 Infobank 3 orang
Mitigasi Fraud 2025 2025 Fraud Mitigation 2025
Training on Root Cause
Pelatihan Perumusan
22 s/d 23 April Formulation from Findings and
2 Akar Masalah dari temuan Leinad Aganis 2 orang
2025 Follow-up Action by the Board of
Tindaklanjut oleh direksi
Directors
Sertifikasi Certified Practioner 28 April s/d 09 Yayasan Pendidikan Certified Practioner of Internal
3 1 orang
of Internal Audit Mei 2025 Internal Audit Audit Certification
Pusat Pengembangan
16 – 23 Mei
4 Dasar-Dasar Audit Akuntansi & Keuangan 3 orang Audit Fundamentals
2025
(PPA &K)
Audit & Investigasi Fraud Fraud Audit & Investigation as
27 – 28 Mei
5 sebagai tindaklanjut laporan Infobank 2 orang a Follow-up to Whistleblower
2025
Whistleblower System (WBS) System (WBS) Reports
Pelatihan & Sertifikasi Internal Internal Training & Certification
16 s/d 18 Juni
6 Gadai Emas Syariah Tingkat Muamalat Institute 3 orang for Junior-Level Sharia Gold
2025
Muda Pawns
Pelatihan Fraud Detection Fraud Detection System
System (FDS) menggunakan (FDS) Training using Artificial
metode Artificial Intelegence 25 – 26 Juni Intelligence (AI) and Machine
7 Infobank 2 orang
(AI) dan Machine Learning (ML) 2025 Learning (ML) methods,
strategi menjaga daya tahan strategies for maintaining
serangan siber resilience to cyberattacks
Strategi Efektif bagi Auditor
memitigasi Risiko dan Effective Strategies for Auditors
Pencegahan Fraud dalam 03 – 04 Juli to Mitigate Fraud Risks and
8 Infobank 3 orang
Aktivitas Audit Bidang 2025 Prevent Fraud in Operational,
Operasional, perkreditan dan Credit, and IT Audit Activities
TI
11 – 12
9 Pelatihan Audit Digital Banking Infobank Digital Banking Audit Training
September 2025
Pelatihan Pembekalan & 09 Oktober Asia Anti Fraud CAFM Briefing & Certification
10 1 orang
Sertifikasi CAFM 2025 Management Training
BANK SULSELBAR 515
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 516
Kode Etik Auditor Auditor Code of Conduct
Divisi Audit Internal (DAI) & Anti Fraud merupakan bagian The Internal Audit (DAI) & Anti-Fraud Division is part of the
dari sistem pengendalian intern yang bertugas melakukan internal control system tasked with conducting audits to examine
audit untuk memeriksa dan menilai kecukupan serta and assess the adequacy and effectiveness of the bank's internal
efektivitas sistem pengendalian intern bank. Penilaian control system. This assessment aims to provide assurance
ini bertujuan untuk memberikan keyakinan bahwa that controls are operating as intended. In its implementation,
pengendalian telah berjalan sesuai dengan yang ditetapkan. the Internal Audit & Anti-Fraud Division refers to the Internal
Dalam pelaksanaannya, Divisi Audit Internal & Anti Fraud Audit Code of Conduct to ensure compliance with the Articles of
merujuk pada Kode Etik Audit Internal agar selalu berada Association and applicable laws and regulations.
dalam koridor dan sejalan dengan Anggaran Dasar serta
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, In carrying out its duties and responsibilities, the Internal Audit &
Divisi Audit Internal & Anti Fraud harus menerapkan dan Anti-Fraud Division must implement and uphold the principles of
memegang teguh prinsip-prinsip kode etik, yaitu: the Code of Conduct, namely:
1. Prinsip Integritas 1. Integrity Principle
Integritas semua anggota Divisi Audit Internal & Anti The integrity of all members of the Internal Audit & Anti-
Fraud sangat penting untuk membangun kepercayaan, Fraud Division is crucial to building trust, which will serve
yang akan menjadi dasar dalam kepatuhan dan penilaian as the basis for Internal Audit compliance and assessment.
Audit Internal. Oleh karena itu, Audit Internal harus: Therefore, Internal Auditors must:
a. Melakukan pekerjaan dengan kejujuran, ketekunan, a. Perform their work with honesty, diligence, and
dan tanggung jawab; responsibility;
b. Mematuhi hukum dan memberikan penjelasan sesuai b. Comply with the law and provide explanations in
dengan ketentuan hukum dan profesi; accordance with legal and professional requirements;
c. Dilarang terlibat secara sadar dalam kegiatan ilegal c. Prohibit knowingly from engaging in illegal activities
atau kegiatan yang dapat mendiskreditkan profesi or activities that could discredit the Internal Audit
Audit Internal maupun organisasi tempat mereka profession or the organization where they work;
bekerja; d. Respect and support the legitimate and ethical objectives
d. Menghormati dan mendukung tujuan organisasi of the organization.
yang sah dan etis.
2. Prinsip Objektivitas 2. Principle of Objectivity
Semua anggota Divisi Audit Internal & Anti Fraud harus All members of the Internal Audit & Anti-Fraud Division must
menunjukkan objektivitas profesional tertinggi dalam demonstrate the highest professional objectivity in gathering,
mengumpulkan, mengevaluasi, dan mengkomunikasikan evaluating, and communicating information about the
informasi tentang kegiatan atau proses yang sedang activities or processes being audited. The judgments made by
diaudit. Penilaian yang dibuat oleh Divisi Audit Internal & the Internal Audit & Anti-Fraud Division must be balanced
Anti Fraud harus seimbang berdasarkan semua keadaan based on all relevant circumstances and not influenced by
yang relevan dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan personal interests or those of others. Therefore, the Internal
pribadi atau orang lain. Oleh karena itu, Divisi Audit Audit Division must:
Internal harus: a. Not participate in activities or relationships that could
a. Tidak berpartisipasi dalam kegiatan atau hubungan impair their judgment;
yang dapat mengganggu penilaian mereka; b. Not accept anything that could impair their professional
b. Tidak menerima apapun yang dapat mengganggu judgment;
profesionalitas penilaian; c. Disclose material facts known to them that, if not
c. Mengungkapkan fakta material yang mereka ketahui, disclosed, could affect the reporting of the activities
yang jika tidak diungkapkan dapat mempengaruhi being audited.
laporan kegiatan yang sedang diaudit.
516 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 517
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
3. Prinsip Kerahasiaan 3. Confidentiality Principle
Semua anggota Divisi Audit Internal & Anti Fraud harus All members of the Internal Audit & Anti-Fraud Division must
menghormati nilai dan kepemilikan informasi yang respect the value and ownership of information received
diterima serta tidak mengungkapkan informasi tanpa and not disclose information without authorization, unless
izin, kecuali ada ketentuan perundang-undangan atau required by law or professional obligation to do so. Internal
kewajiban profesional untuk melakukannya. Audit Auditors must:
Internal harus:
a. Berhati-hati dalam penggunaan dan perlindungan a. Exercise due care in the use and protection of information
informasi yang diperoleh dalam menjalankan tugas; obtained in the course of their duties;
b. Tidak menggunakan informasi untuk keuntungan b. Not use information for personal gain or in any manner
pribadi atau dengan cara apapun yang bertentangan that is contrary to law or detrimental to the legitimate
dengan ketentuan hukum atau merugikan tujuan sah and ethical objectives of the organization.
dan etis organisasi.
4. Prinsip Kompetensi 4. Competency Principle
Semua anggota Divisi Audit Internal & Anti Fraud All members of the Internal Audit & Anti-Fraud Division must
harus menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan apply the necessary knowledge, skills, and experience in the
pengalaman yang diperlukan dalam pelaksanaan layanan performance of Internal Audit services. Therefore, Internal
Audit Internal . Oleh karena itu, Audit Internal harus: Auditors must:
a. Hanya memberikan layanan jika mereka memiliki a. Only provide services for which they possess the
pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang necessary knowledge, skills, and experience;
diperlukan; b. Conduct Internal Audits in accordance with the Internal
b. Melaksanakan Audit Internal sesuai dengan Standar Auditor Professional Standards;
Profesi Internal Auditor; c. Continually improve the capabilities, effectiveness, and
c. Terus menerus meningkatkan kemampuan, quality of services provided.
efektivitas, dan kualitas layanan yang diberikan.
5. Prinsip Bebas Benturan Kepentingan 5. Freedom from Conflict of Interest Principle
Untuk menjaga independensi, semua anggota Divisi To maintain independence, all members of the Internal Audit
Audit Internal & Anti Fraud harus bebas dari campur & Anti-Fraud Division must be free from interference by other
tangan pihak lain, sehingga Audit Internal harus: parties. Therefore, Internal Auditors must:
a. Bebas dari tekanan atasan, rekan kerja, maupun a. Freedom from pressure from superiors, colleagues, or
auditee dalam perusahaan; auditees within the company;
b. Bebas dari tekanan pihak luar seperti keluarga atau b. Freedom from pressure from external parties such as
relasi; family or friends;
c. Bebas dari tuntutan untuk bertindak yang tidak c. Freedom from demands to act in ways inconsistent with
sesuai dengan standar atau aturan; standards or regulations;
d. Bebas dari tuntutan loyalitas kepada organisasi d. Freedom from demands for loyalty to the organization
atau atasan yang bertentangan dengan kepatuhan or superiors that conflict with adherence to professional
terhadap standar profesi; standards;
e. Bebas dari publikasi informasi yang bias yang e. Freedom from publishing biased information that
menguntungkan perusahaan; benefits the company;
f. Bebas dari peluang untuk memperoleh keuntungan f. Freedom from opportunities to gain personal gain at the
pribadi atas beban perusahaan. company’s expense.
BANK SULSELBAR 517
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 518
Laporan Program Kerja Work Program Report
Dalam rangka memperkuat peran Audit Internal sebagai To strengthen the role of Internal Audit as the third line of defense
third line of defense serta mendukung penerapan tata and support the implementation of effective governance and risk
kelola dan manajemen risiko yang efektif, Bank menetapkan management, the Bank has established the 2025 Internal Audit
Program Kerja Audit Internal Tahun 2025 yang berfokus Work Program, which focuses on strengthening internal controls,
pada penguatan pengendalian internal, pencegahan dan fraud prevention and detection, and utilizing data-based audit
deteksi fraud, serta pemanfaatan teknologi audit berbasis technology. This work program is designed to improve assurance
data. Program kerja ini dirancang untuk meningkatkan quality, build a risk-aware culture, and ensure consistent
kualitas assurance, membangun budaya sadar risiko, dan oversight across all Bank business entities.
memastikan pengawasan berjalan konsisten di seluruh
entitas usaha Bank.
1. Penguatan Fraud Awareness untuk meningkatkan 1. Strengthening Fraud Awareness to increase the understanding
pemahaman dan kepedulian seluruh pegawai terhadap and awareness of fraud risks among all employees through
risiko fraud melalui sosialisasi, edukasi, dan internalisasi ongoing socialization, education, and internalization of
nilai integritas secara berkelanjutan. integrity values.
2. Profiling Risiko Fraud terhadap Setiap Pegawai sebagai 2. Fraud Risk Profiling for Each Employee as a basis for
dasar penguatan pengendalian dan penentuan fokus strengthening controls and determining the focus of audit
pengawasan audit. supervision.
3. Strategi Membangun Budaya Sadar Risiko Fraud untuk 3. Strategy for Building a Fraud Risk Awareness Culture to instill
menanamkan budaya sadar risiko fraud di seluruh a culture of fraud awareness at all levels of the organization.
jenjang organisasi. 4. Strengthening the Fraud Detection System (Siri’ta) to improve
4. Penguatan Fraud Detection System (Siri’ta)untuk the ability to identify early indications of irregularities.
meningkatkan kemampuan identifikasi dini terhadap 5. Surprise Audits as part of preventive and detective efforts
indikasi penyimpangan. to improve compliance and the effectiveness of internal
5. Surprise Audit sebagai bagian dari upaya preventif dan controls.
detektif guna meningkatkan kepatuhan serta efektivitas 6. Improving the Quality and Quality of Audit Results to
pengendalian internal. enhance audit planning, implementation, and reporting
6. Peningkatan Mutu dan Kualitas Hasil Pemeriksaan Audit to ensure sharper, more applicable, and more value-added
untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, recommendations.
dan pelaporan audit agar rekomendasi yang dihasilkan 7. Integrated Internal Audit Unit (SKAI) with Subsidiaries to
lebih tajam, aplikatif, dan bernilai tambah. develop synergy in internal audit oversight between the Bank
7. SKAI Terintegrasi dengan Perusahaan Anak untuk and its subsidiaries to ensure consistent implementation of
mengembangkan sinergi pengawasan audit internal audit standards.
antara Bank dan perusahaan anak untuk memastikan 8. Improved Internal Audit Governance and Follow-Up
konsistensi penerapan standar audit. Monitoring (AMS) to strengthen the audit follow-up
8. Perbaikan Tata Kelola Audit Internal dan Pemantauan monitoring system through optimization of the Audit
Tindak Lanjut (AMS) untuk memperkuat sistem Monitoring System (AMS).
pemantauan tindak lanjut hasil audit melalui optimalisasi 9. VBS User Login Anomaly Detection Application to detect
Audit Monitoring System (AMS). VBS user login anomalies as part of information technology
9. Aplikasi Deteksi Anomali Login User VBS untuk risk control.
mendeteksi anomali login pengguna VBS sebagai bagian 10. Utilization of Data Warehouse Applications to support data-
dari pengendalian risiko teknologi informasi. driven audits (data analytics) to improve the effectiveness
10. Pemanfaatan Aplikasi Data Warehouse untuk and efficiency of supervision.
mendukung audit berbasis data (data analytics) dalam
meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengawasan.
518 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 519
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Metode Audit Audit Method
Divisi Audit Internal melakukan audit dengan pendekatan The Internal Audit Division conducts audits using a risk-based
berbasis risiko (Risk Based Audit), yang mencakup audit approach, which includes a better understanding of the
pemahaman yang lebih baik tentang kuantitas manajemen, bank’s management, business characteristics, and risks, and
karakteristik bisnis, dan risiko yang dihadapi bank, serta ensures that these risks are properly identified. This method
memastikan bahwa risiko-risiko tersebut telah diidentifikasi focuses on business processes (business process-focused), and the
dengan benar. Metode ini berfokus pada proses bisnis risk assessment and audit implementation are directed at areas
(Business process-focused) dan dalam penilaian risiko serta that are critical to the success of the audited entity’s business.
pelaksanaan audit diarahkan pada area-area yang sangat
menentukan kesuksesan bisnis objek audit.
Penerapan audit berbasis risiko bertujuan untuk: The implementation of risk-based audits aims to:
1. Meningkatkan nilai (value) yang diberikan kepada objek 1. Increases the value assigned to audit objects, as this
audit, karena metodologi ini mencakup risiko bisnis methodology covers key business risks;
utama; 2. Saves audit time in low-risk areas, which impacts core
2. Menghemat waktu pelaksanaan audit pada area-area business efficiency;
yang berisiko rendah, yang berdampak pada efisiensi 3. Conducts a more comprehensive assessment and review of
bisnis utama; existing risks to maintain and mitigate bank risk;
3. Melakukan penilaian serta penelaahan terhadap risiko 4. Assesses whether findings and recommendations align with
yang ada secara lebih menyeluruh dalam menjaga serta the bank’s primary objectives (Corporate Objectives);
mengurangi risiko bank; 5. Provides greater opportunities for benchmarking and the use
4. Menilai apakah temuan serta rekomendasi sejalan of best practices;
dengan tujuan utama bank (Corporate objectives); 6. Positions the Internal Audit Division as a Corporate Change
5. Memberikan kesempatan lebih besar untuk melakukan Agent for the bank;
kaji banding (benchmarking) dan menggunakan praktik 7. Makes the Internal Audit Division the best training ground
terbaik (best practices); for bank officials;
6. Memposisikan Divisi Audit Internal sebagai agen 8. Avoids duplication of work/overlap between Internal and
perubahan bagi bank (Corporate Change Agent); External Auditors due to lack of coordination and differences
7. Menjadikan Divisi Audit Internal sebagai tempat in audit methodologies used by both parties.
pelatihan terbaik bagi pejabat Bank;
8. Menghindari terjadinya duplikasi pekerjaan/overlap
antara Auditor Internal dan Auditor eksternal yang
disebabkan kurangnya koordinasi dan perbedaan
metodologi audit yang digunakan antara keduanya.
Pelaksanaan Kegiatan Audit Tahun Implementation of Audit Activities in
2025 2025
Sesuai dengan Rencana Kerja Audit Tahunan Divisi Audit In accordance with the 2025 Annual Audit Work Plan of the
Internal & Anti Fraud tahun 2025 yang telah disetujui Internal Audit & Anti-Fraud Division, which has been approved
oleh Direksi dan Dewan Komisaris, DAI telah melakukan by the Board of Directors and the BoC’s, DAI has undertaken
beberapa hal terkait dengan rencana kerja tahun 2025 several activities related to the 2025 work plan, as follows:
sebagai berikut: 1. Procurement of the Audit Command Language (ACL)
1. Pengadaan Aplikasi Audit Command Language (ACL); Application;
2. Pernyataan Pakta Integritas dan Pernyataan Anti Fraud; 2. Integrity Pact and Anti-Fraud Statement;
3. Penyusunan, Penyempurnaan, dan Sosialisasi BPP & 3. Preparation, Improvement, and Socialization of the BPP &
SOP; SOP;
4. Studi Banding Implementasi Quality Assurance dan 4. Comparative Study of Quality Assurance Implementation
Konversi Syariah; and Sharia Conversion;
5. Pengembangan Internal SKAI. 5. Development of the Internal Internal Audit Unit.
BANK SULSELBAR 519
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 520
Tabel Pelaksanaan Audit | Audit Implementation Table
No. Auditee Tanggal Pelaksanaan Auditee
1 Cabang Barru 06 s/d 16 Januari 2025 Barru Branch
2 Cabang Sidrap 06 s/d 16 Januari 2025 Sidrap Branch
3 Parepare + Kastip BI 06 s/d 17 Januari 2025 Parepare + BI Cashier
4 Cabang Utama Makassar 03 s/d 21 Maret 2025 Makassar Main Branch
5 Divisi Treasury 03 s/d 21 Maret 2025 Treasury Division
6 Cabang Utama Palopo + Kastip BI 06 s/d 21 Mei 2025 Palopo Main Branch + BI Cashier
7 Cabang Utama Bone + Kastip BI 07 s/d 22 Mei 2025 Bone Main Branch + BI Cashier
8 Cabang Enrekang 07 s/d 18 Juli 2025 Enrekang Branch
9 Cabang Bantaeng 11 s/d 21 Agustus 2025 Bantaeng Branch
10 Cabang Jeneponto 12 s/d 22 Agustus 2025 Jeneponto Branch
11 Divisi Human Capital 08 s/d 24 September 2025 Human Capital Division
12 Divisi Manajemen Risiko 08 s/d 24 September 2025 Risk Management Division
13 DPLK 08 s/d 24 September 2025 DPLK
14 Divisi Digitalisasi & Layanan 08 s/d 24 September 2025 Digitalization & Services Division
15 Cabang Maros 06 s/d 16 Oktober 2025 Maros Branch
16 Cabang Syariah Maros 06 s/d 16 Oktober 2025 Maros Sharia Branch
17 Cabang Soppeng 07 s/d 17 Oktober 2025 Soppeng Branch
Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat Policy and Implementation of Internal
Komite Audit Internal Tahun 2025 Audit Committee Meetings with the
dengan Direksi, Dewan Komisaris, BoD's, BoC's, and/or Audit Committee in
dan/atau Komite Audit 2025
Divisi Audit Internal memiliki kewenangan untuk The Internal Audit Division has the authority to hold regular
menyelenggarakan rapat secara berkala dan insidental and ad hoc meetings with the Board of Directors, Board of
dengan Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit, serta Commissioners, Audit Committee, and Sharia Supervisory
Dewan Pengawas Syariah. Selain itu, Divisi Audit Internal Board. In addition, the Internal Audit Division may participate
dapat mengikuti rapat yang bersifat strategis tanpa memiliki in strategic meetings without voting rights. The frequency of
hak suara. Frekuensi rapat dilaksanakan sesuai dengan meetings will be based on need.
kebutuhan.
Selama tahun 2025, Divisi Audit Internal telah mengikuti During 2025, the Internal Audit Division participated in
rapat bersama Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite meetings with the Board of Directors, Board of Commissioners,
Audit, dengan rincian sebagai berikut. and/or Audit Committee, as detailed below.
Tanggal Rapat Agenda Rapat
No. Date Meeting Agenda
Usulan Temuan yang tidak dapat ditindaklanjuti Proposed Findings that cannot be followed up for
1 09 Januari 2025
dengan alasan yang sah. legitimate reasons.
Pembahasan Pokok-Pokok temuan Audit Cabang Discussion of the Main Findings of the Barru, Sidrap,
2 03 Februari 2025
Barru, Sidrap & Parepare. and Parepare Branch Audits.
3 18 Februari 2025 Laporan Audit Triwulan IV Tahun 2024 Audit Report, Quarter IV, 2024
Penyalahgunaan Kartu ATM oleh Nasabah Cabang
4 28 April 2025 ATM Card Misuse by Malili Branch Customers
Malili
520 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 521
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Tanggal Rapat Agenda Rapat
No. Date Meeting Agenda
5 26 Mei 2025 Laporan Audit SKAI Triwulan I Tahun 2025 Internal Audit Report, Quarter I, 2025
6 01 Agustus 2025 Exit Meeting Pemeriksaan TI dan TIM Vendor Aditasi IT Audit and Vendor Audit Team Exit Meeting
7 04 Agustus 2025 Laporan Audit SKAI Triwulan II Tahun 2025 Internal Audit Report, Quarter II, 2025
Pembahasan atas Sanksi Administrasi berupa Discussion of Administrative Sanctions in the Form of
8 13 Agustus 2025
denda terhadap Hasil Pemeriksaan Umum OJK Fines Based on the Results of the OJK General Audit
9 09 Desember 2025 FGD FGD
Temuan dan Tindak Lanjut Hasil Audit Findings and Follow-Up
Audit
A. Rekapitulasi Pemantauan Tindak Lanjut Hasil A. Summary of Monitoring and Follow-Up on Audit Results
Pemeriksaan Divisi Audit Internal & Anti Fraud PT Bank by the Internal Audit & Anti-Fraud Division of PT Bank
Sulselbar Komitmen Penyelesaian per 31 Desember Sulselbar. Settlement Commitment by December 31, 2025
2025
Progres Tindak Lanjut Tahun 2025
TDL
Jumlah Temuan SL BLS BTL TDTL
No Kantor Cabang Tahun 2025 JML % Branch
1 Cabang Barru 30 - - - Barru Branch
2 Cabang Sidrap 13 13 - - - 13 100 Sidrap Branch
3 Parepare + Kastip BI 19 19 - - - 19 100 Parepare + BI Cashier
Cabang Utama
4 17 17 - - - 17 100 Makassar Main Branch
Makassar
Cabang Utama Palopo Palopo Main Branch + BI
5 18 18 - - - 18 100
+ Kastip BI Cashier
Cabang Utama Bone + Bone Main Branch + BI
6 13 13 - - - 13 100
Kastip BI Cashier
7 Cabang Enrekang 17 17 - - - 17 100 Enrekang Branch
8 Cabang Bantaeng 19 19 - - - 19 100 Bantaeng Branch
9 Cabang Jeneponto 14 14 - - - 14 100 Jeneponto Branch
10 Cabang Maros 18 18 - - - 18 100 Maros Branch
11 Cabang Syariah Maros 11 11 - - - 11 100 Maros Sharia Branch
12 Cabang Soppeng 16 16 - - - 16 100 Soppeng Branch
B. Rekapitulasi Progres Tindak Lanjut Temuan Audit pada B. Recapitulation of Follow-up Progress of Audit Findings
Kantor Pusat (Divisi) PT Bank Sulselbar per 31 Desember at the Head Office (Division) of PT Bank Sulselbar as of
2025. December 31, 2025.
Progres Tindak Lanjut Tahun 2025
TDL
Jumlah Temuan SL BLS BTL TDTL
No Divisi Tahun 2025 JML %
1 Divisi Treasury (Risiko Likuiditas) 3 3 - - - 3 100
2 Divisi Human Capital 12 12 - - - 12 100
3 Divisi Manajemen Risiko 8 8 - - - 8 100
BANK SULSELBAR 521
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 522
Progres Tindak Lanjut Tahun 2025
TDL
Jumlah Temuan SL BLS BTL TDTL
No Divisi Tahun 2025 JML %
4 DPLK 1 1 - - - 1 100
5 Divisi Digitalisasi & Layanan 6 6 - - - 6 100
SL : Selesai SL : Completed
BLS : Belum Selesai BLS : Not Yet Completed
BTL : Belum Ditindaklanjuti BTL : Not Yet Followed Up
TDTL : Tidak Dapat Ditindaklanjuti Dengan Alasan yang Sah TDTL : Cannot Be Followed Up for Valid Reasons
TDTL : Telah Ditindaklanjuti TDTL : Has Been Followed Up
Divisi Manajemen Risiko Risk Management Division
Divisi Manajemen Risiko, yang dikenal sebagai Satuan Kerja The Risk Management Division, known as the Risk Management
Manajemen Risiko (SKMR), memiliki peran strategis dalam Work Unit (SKMR), plays a strategic role in overall risk
pengelolaan risiko secara menyeluruh di Bank Sulselbar. management at Bank Sulselbar. As the Second Line of Defense,
Sebagai Lini Pertahanan Kedua (Second Line of Defense), the Risk Management Division is responsible for ensuring that
Divisi Manajemen Risiko bertanggung jawab untuk the risks faced by the bank, including credit, operational, market,
memastikan bahwa risiko yang dihadapi oleh bank, baik and liquidity risks, are identified, measured, monitored, and
risiko kredit, operasional, pasar, maupun likuiditas, dapat managed effectively in accordance with applicable regulations.
diidentifikasi, diukur, dipantau, dan dikelola secara efektif
sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Referring to Financial Services Authority Regulation (POJK)
No. 18/POJK.03/2023 mengenai Penerapan Manajemen No. 18/POJK.03/2023 concerning the Implementation of Risk
Risiko bagi Bank Umum, SKMR memiliki fungsi utama Management for Commercial Banks, the SKMR has the following
sebagai berikut: main functions:
1. Mengidentifikasi Risiko: Melakukan analisis mendalam 1. Risk Identification: Conducting in-depth analyses of
terhadap potensi risiko yang muncul dari aktivitas potential risks arising from the bank’s operational activities
operasional dan strategi bisnis bank. and business strategy.
2. Pengendalian Risiko: Menyusun kebijakan dan prosedur 2. Risk Control: Developing integrated risk mitigation policies
mitigasi risiko yang terintegrasi, mencakup penilaian and procedures, encompassing credit portfolio assessment,
terhadap portofolio kredit, penilaian risiko pasar, dan market risk assessment, and operational controls.
pengendalian operasional. 3. Risk Monitoring: Providing a comprehensive risk reporting
3. Pemantauan Risiko: Menyediakan sistem pelaporan system to management, including a risk profile report that
risiko yang komprehensif kepada manajemen, termasuk is regularly submitted to the Financial Services Authority
laporan profil risiko yang rutin disampaikan kepada (OJK).
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 4. Improving Risk Culture: Assisting all work units in developing
4. Peningkatan Budaya Risiko: Membantu seluruh unit a risk management culture through training and monitoring
kerja dalam mengembangkan budaya manajemen the implementation of risk policies.
risiko melalui pelatihan dan pengawasan terhadap
implementasi kebijakan risiko.
SKMR berfungsi sebagai mitra strategis bagi Direksi dan The Risk Management Unit serves as a strategic partner to the
Dewan Komisaris dalam pengambilan keputusan. Dengan Board of Directors and Board of Commissioners in decision-
adanya sinergi yang kuat antara SKMR dan divisi terkait, making. With strong synergy between the Risk Management
Bank Sulselbar dapat mencapai keseimbangan antara Unit and related divisions, Bank Sulselbar can achieve a balance
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan tingkat risiko between sustainable business growth and an acceptable level of
yang dapat diterima. risk.
522 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 523
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Dalam operasionalnya, Divisi Manajemen Risiko juga In its operations, the Risk Management Division is also responsible
bertanggung jawab untuk mematuhi prinsip-prinsip tata for adhering to the principles of good corporate governance
kelola yang baik (Good Corporate Governance) sebagaimana as stipulated in POJK No. 17/POJK.03/2023 concerning
diatur dalam POJK No. 17/POJK.03/2023 tentang Tata Governance for Commercial Banks. These principles include
Kelola bagi Bank Umum. Prinsip-prinsip ini mencakup transparency, accountability, and integrity in risk management
transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam pengelolaan to ensure the protection of public funds managed by the bank.
risiko untuk memastikan perlindungan terhadap dana
masyarakat yang dikelola oleh bank.
Dengan demikian, Satuan Kerja Manajemen Risiko tidak Thus, the Risk Management Unit not only serves as a safeguard
hanya berperan sebagai pelindung stabilitas keuangan Bank for Bank Sulselbar’s financial stability but also ensures the
Sulselbar, tetapi juga memastikan keberlanjutan bisnis bank bank’s business sustainability through effective and efficient
melalui pengelolaan risiko yang efektif dan efisien sesuai risk management in accordance with national and international
dengan standar perbankan nasional dan internasional. banking standards.
Tugas dan Tanggung Jawab Divisi Duties and Responsibilities of the Risk
Manajemen Risiko Management Division
Sebagaimana diinformasikan dalam struktur organisasi As outlined in the previous risk management organizational
manajemen risiko sebelumnya, tugas dan tanggung jawab structure, the duties and responsibilities of the Risk Management
Divisi Manajemen Risiko dirincikan sebagai berikut: Division are detailed as follows:
1. Mengelola kebijakan risiko kredit, risiko pasar, risiko 1. Manage policies for credit risk, market risk, operational risk,
operasional, dan risiko lainnya. and other risks.
2. Mengelola strategi manajemen risiko yang telah disetujui 2. Manage risk management strategies approved by the Board
oleh Direksi serta memantau pelaksanaannya. of Directors and monitor their implementation.
3. Mengembangkan metode dan modul pengukuran risiko. 3. Develop risk measurement methods and modules.
4. Mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Risiko 4. Develop a Risk Management Information System (SIMR).
(SIMR). 5. Develop risk measurement and control application tools.
5. Mengembangkan perangkat aplikasi pengukuran dan 6. Conduct risk assessments on proposed new products or
pengendalian risiko. activities and support/provide solutions to accelerate the
6. Melakukan kajian risiko atas usulan produk atau performance targets of business units and other related work
aktivitas baru serta mendukung/memberikan solusi units.
untuk percepatan target kinerja unit bisnis dan unit kerja 7. Measure and analyze credit risk, monitor, and control market
terkait lainnya. risk, operational risk, and other risks in all functional activities
7. Melakukan pengukuran, analisis risiko kredit, of the bank.
pemantauan dan pengendalian risiko pasar, risiko 8. Recommend tactical and strategic steps for risk mitigation
operasional, dan risiko lainnya pada setiap aktivitas to operational work units and/or the Risk Management
fungsional bank. Committee (RMCO).
8. Merekomendasikan langkah-langkah taktis dan strategis 9. Improve the competency of bank management and officials
untuk mitigasi risiko kepada satuan kerja operasional in the context of Risk Management Certification.
dan/atau kepada Komite Manajemen Risiko (RMCO).
9. Meningkatkan kompetensi pengurus dan pejabat bank
dalam rangka Sertifikasi Manajemen Risiko.
BANK SULSELBAR 523
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 524
Profil Pemimpin Divisi Manajemen Risk Management Division Head Profile
Risiko
ROMY
THAHA
Divisi Manajemen Risiko
Risk Management Division
Warga Negara Indonesia. Usia 50 tahun. Lahir di Ujung Pandang, Indonesian citizen. 50 years old. Born in Ujung Pandang on June 9, 1975.
tanggal 09 Juni 1975.
Domisili Domicile:
Maros Maros
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment:
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Manajemen Risiko berdasarkan Appointed as Head of the Risk Management Division based on Decree
SK/175/DIR/X/2024 tanggal 07 Oktober 2024. SK/175/DIR/X/2024 dated October 7, 2024.
Riwayat Pendidikan Educational Background:
Sarjana Ekonomi Pembangunan Universitas Tadulako (1998) Bachelor’s Degree in Development Economics, Tadulako University (1998)
Pengalaman Kerja Work Experience:
1. Pemimpin Cabang PT Bank Sulselbar Unit Usaha Syariah 1. Branch Manager of PT Bank Sulselbar Sharia Business Unit,
Cabang Sengkang (2009) Sengkang Branch (2009)
2. Pemimpin Cabang PT Bank Sulselbar Unit Usaha Syariah 2. Branch Manager of PT Bank Sulselbar Sharia Business Unit, Maros
Cabang Maros (2012) Branch (2012)
3. Pemimpin Departemen Kebijakan dan Kepatuhan (2016-2024) 3. Head of the Policy and Compliance Department (2016-2024)
4. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (2024-sekarang) 4. Head of the Risk Management Division (2024-present)
Sertifikasi Certification:
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Risk Management Certification Level 6
524 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 525
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Pengembangan Kompetensi Bidang Competency Development in the Risk
Manajemen Risiko Management Sector
Pengembangan kompetensi yang telah diikuti oleh pegawai The competency development programs undertaken by Risk
Divisi Manajemen Risiko selama tahun 2025 adalah sebagai Management Division employees during 2025 are as follows:
berikut:
Tanggal Tanggal
Pendidikan/Pelatihan/Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Tempat Mulai Berakhir
Education/Training/Workshop/Seminar etc. Organizer Venue Start Date End Date
Bank Financial Reporting
Training Integrasi Pelaporan Integration Training and
Keuangan Bank dan Tanggung the Responsibilities of the
Jawab Direksi, Dewan Board of Directors, Board of Infobank Jakarta 12/12/2024 12/12/2024
Komisaris, Komite Audit dalam Commissioners, and Audit
Proses Pelaporan Keuangan Committee in the Financial
Reporting Process
Inhouse Training Training of
In-house Training for Trainers Dale Carnegie Makassar 13/01/2025 17/01/2025
Trainer
Refreshment & Resertifikasi CAFM Refreshment & PT Asia Anti Frau
Online 10/02/2025 11/02/2025
CAFM Recertification Manajemen
Data Analysist dan Data Data Analysis and MS Excel Data
Infobank Makassar 14/02/2025 45703
Visualization MS Excel Visualization
Program Pembekalan
Level 4 Risk Management CV. Solusi Bankir
Sertifikasi Manajemen Risiko Online 14/03/2025 17/03/2025
Certification Briefing Program Kompetensi
Jenjang 4
Risk-Based Approach (RBA) for
Risk Based Approach (RBA)
Money Laundering, Terrorism VAN Institute Jakarta 15/04/2025 16/04/2025
TPPU, TPPT & PPPSPM
Financing, and Financial Violence
Sosialisasi US Bank Notes USD US Bank Notes USD Socialization Makassar 07/05/2025 07/05/2025
Perlindungan Data Pribadi dan Personal Data Protection and PT Madani Solusi
Bandung 26/02/2025 27/02/2025
Data Governance Data Governance Internasional
Pelatihan Fundamental QRMA QRMA Fundamental Training
Sesuai ISO 31000 Manajemen in Accordance with ISO 31000 PT Media Edutama
Yogyakarta 05/05/2025 08/05/2025
Risiko Perbankan dan Banking Risk Management and Indonesia
Pengelolahan Data Risiko Risk Data Management
Pelatihan Penerapan Program Anti-Money Laundering and
Ir. Hendro
Anti Pencucian Uang dan Terrorism Prevention Program Makassar 22/05/2025 23/05/2025
Soeprijatno
Pencegahan Teroris Implementation Training
Workshop Interest Rate Risk In Interest Rate Risk in the Banking PT. Algo Riskma
Jakarta 26/05/2025 27/05/2025
The Banking Book (IRRBB) Book (IRRBB) Workshop Solusi
CRMS (Center for
Training dan Sertifikasi Qualified Qualified Chief Risk Officer
Risk Management & Jakarta 26/05/2025 28/05/2025
Chief Risk Officer (QCRO) (QCRO) Training and Certification
Sustainability
Workshop Loan & DPK Pricing Loan & DPK Pricing Workshop PT Domus Alba Jakarta 10/06/2025 12/06/2025
DPO Training Course 5 intensive DPO Training Course (5 intensive
LPKS Gerbang PDP
days with instructor from days with instructors from Bali 30/06/2025 04/07/2025
Indonesia
Gerbang PDP Indonesia Gerbang PDP Indonesia)
Pemeliharaan Sertifikasi Maintaining Level 5 Risk
CV. Solusi Bankir Online 14/06/2025 15/06/2025
Manajemen Risiko Jenjang 5 Management Certification
BANK SULSELBAR 525
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 526
Tanggal Tanggal
Pendidikan/Pelatihan/Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Tempat Mulai Berakhir
Education/Training/Workshop/Seminar etc. Organizer Venue Start Date End Date
Selera Budaya (SOP Multiguna Selera Budaya (SOP for Divisi Manajemen
Uker 12/08/2025 12/08/2025
Syariah) Multipurpose Sharia) Risiko
Training Remittance ISO 20022 ISO 20022 MX Remittance
MX (PACS 008 dan PACS009) Training (PACS 008 and CV Primasaga
Makassar 08/08/2025 09/08/2025
Transaction Screening Sanction PACS009), Transaction Screening, Strategic
dan MT 700 Sanctions, and MT 700
Training Remittance ISO 20022 ISO 20022 MX Remittance
MX (PACS 008 dan PACS009) Training (PACS 008 and
Claro Makassar Makassar 08/08/2025 09/08/2025
Transaction Screening Sanction PACS009), Transaction Screening,
dan MT 700 Sanctions, and MT 700
Pelatihan Cara jitu mengukur Training on Effective Operational
risiko operasional Risk Tolerance Risk Measurement: Risk Tolerance
Nayottama Jakarta 16/09/2025 19/09/2025
& Risk Appetite, Risk/Loss Event & Risk Appetite, Risk/Loss Event
Database Database
Selera Budaya (SOP Selera Budaya (SOP for Divisi Manajemen
Uker 23/09/2025 23/09/2025
Manajemen Risiko Operasional) Operational Risk Management) Risiko
Inhouse Training Workshop In-house Training Workshop: Divisi Manajemen
Business Continuity Management Business Continuity Management Risiko dan Enterprice
Makassar 08/10/2025 09/10/2025
System (BCMS) berdasarkan System (BCMS) based on ISO Manajemen Risiko
ISO 22301:2019 22301:2019 (ERM)
Selera Budaya SOP Kredit Selera Budaya: SOP for Sharia
Usaha Rakyat (KUR) Syariah PT People's Business Credit (KUR) at DDL Makassar 22/10/2025 22/10/2025
Bank Sulselbar PT Bank Sulselbar
Pelatihan Credit Development Credit Development Program
Program: Analisa Kredit dan Training: Credit Analysis and Infobank Bandung 07/11/2025 08/11/2025
Mitigasi Risiko Bisnis Bank Bank Business Risk Mitigation
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Health Assessment and
LPPI Jakarta 05/11/2025 06/11/2026
Bank dan GCG GCG
Pelatihan Intergrated Credit Integrated Credit and Risk
dan Risk Manajemen, Management Training: Growing Media Edutama
Surabaya 13/11/2025 14/11/2025
Menumbuhkan Kredit Aman Safe Credit and Managing Risk Indonesia
dan Mengelola Risiko Kedit Credit
Selerah Budaya Sosialisasi SOP Cultural Appetite for Standby Divisi Manajemen
Makassar 25/11/2025 25/11/2025
Stanby Loan Loan SOP Socialization Risiko
Workshop Awareness Workshop on Awareness of
Implementasi Perlindungan Personal Data Protection
Melia Makassar 03/11/2025 04/11/2025
Data Pribadi serta Pengisian Implementation and Completion
RoPA dan DPIA of RoPA and DPIA
Selera Budaya Kartu ATM/ Cultural Appetite for ATM/Debit Divisi Manajemen
Makassar 23/12/2025 23/12/2025
Debit Cards Risiko
526 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 527
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Sertifikasi Manajemen Risiko Risk Management Certification
Jabatan
Nama Position Sertifikasi MR
Pjs. Pemimpin Departemen
Acting Head of Operational Risk, IT Risk, Refreshment & Resertifikasi
Faisal Hafiz Pengendalian Risiko Operasional,
& Other Risk Control Department CAFM
Risiko TI, & Risiko Lainnya
Analis Pengendalian Risiko
Credit/Financing Risk Control Analyst,
Kredit/Pembiayaan Departemen Sertifikasi Manajemen Risiko
Dedy Rosadi Igirisa Credit/Financing Risk Control
Pengendalian Risiko Kredit/ Jenjang 4
Department
Pembiayaan
Analis Pengendalian Risiko
Operational Risk Control Analyst,
Operasional Departemen Refreshment Manajemen
Arifar Operational Risk, IT Risk, & Other Risk
Pengendalian Risiko Operasional, Risiko Jenjang 4
Control Department
Risiko TI & Risiko Lainnya
Analis Pengendalian Risiko TI,
IT Risk, Other Risk, and MIS Risk Control
Risiko Lainnya dan MIS Departemen Refreshment Manajemen
Zainal Basri Analyst, Operational Risk, IT Risk, &
Pengendalian Risiko Operasional, Risiko Jenjang 4
Other Risk Control Department
Risiko TI, & Risiko Lainnya
Training dan Sertifikasi
Romy Thaha Pjs. Pemimpin Acting Head Qualified Chief Risk Officer
(QCRO)
Junior Analis Pengendalian Risiko
Junior Credit/Financing Risk Control
Kredit/Pembiayaan Departemen Pemeliharaan Sertifikasi
Nuzul Hasry Hamdani Analyst, Credit/Financing Risk Control
Pengendalian Risiko Kredit/ Manajemen Risiko Jenjang 5
Department
Pembiayaan
Pelaksanaan Tugas Divisi Manajemen Implementation of the Risk
Risiko Tahun 2025 Management Division’s Duties in 2025
Selama tahun 2025, Divisi Manajemen Risiko telah During 2025, the Risk Management Division carried out various
melaksanakan berbagai tugas dan tanggung jawab, antara duties and responsibilities, including:
lain: 1. Business Process Standardization – Simplification of Credit
1. Standarisasi Proses Bisnis – Penyederhanaan Kebijakan Risk, Investment Risk, and Return Risk Management Policies.
Manajemen Risiko Kredit, Risiko Investasi, dan Risiko 2. Risk Management Digitalization.
Imbal Hasil. 3. Increasing Credit Risk Awareness.
2. Digitalisasi Manajemen Risiko. 4. Developing Tools and Improving SOPs for Industry Risk
3. Peningkatan Kesadaran Risiko Kredit. Ratings (IRR & PG).
4. Penyusunan Alat dan Perbaikan Kebijakan SOP 5. Increasing Operational Risk Awareness.
Peringkat Risiko Industri (IRR & PG). 6. Digital Risk Management.
5. Peningkatan Kesadaran Risiko Operasional. 7. Business Process Standardization – Simplification of Risk
6. Manajemen Risiko Digital. Management Policies.
7. Standarisasi Proses Bisnis – Penyederhanaan Kebijakan 8. Business Process Standardization – Development of Risk
Manajemen Risiko. Management Policies for Market Risk RWA.
8. Standarisasi Proses Bisnis – Penyusunan Kebijakan 9. Risk Management Digitalization.
Manajemen Risiko ATMR Risiko Pasar. 10. Increasing Liquidity Risk Awareness.
9. Digitalisasi Manajemen Risiko.
10. Peningkatan Kesadaran Risiko Likuiditas.
BANK SULSELBAR 527
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 528
KOMITE DI BAWAH DIREKSI COMMITTEES UNDER THE BOD'S
Perseroan membentuk dan menetapkan struktur serta The Company has established and determined the structure
keanggotaan Komite-Komite di bawah Direksi untuk and membership of Committees under the Board of Directors to
mendukung pelaksanaan tugas Direksi dalam mencapai support the implementation of the Board of Directors’ duties in
tujuan Perseroan. Komite-Komite ini berperan dalam achieving the Company’s objectives. These Committees play a
mempermudah pemantauan, menciptakan efektivitas dalam role in facilitating monitoring, creating effective problem-solving,
pemecahan masalah, dan mengembangkan aspek-aspek and developing strategic aspects in accordance with applicable
strategis sesuai dengan peraturan yang berlaku. regulations.
Berikut adalah Komite di bawah Direksi yang dibentuk untuk The following Committees under the BoD’s were established to
mendukung pelaksanaan tugas Direksi: support the implementation of the Board of Directors’ duties:
1. Komite Asset & Liability Committee (ALCO). 1. Asset & Liability Committee (ALCO).
2. Komite Manajemen Risiko. 2. Risk Management Committee.
3. Komite Pengarah Teknologi Informasi. 3. Information Technology Steering Committee.
4. Komite Manajemen Sumber Daya Manusia. 4. Human Resources Management Committee.
5. Komite Etik dan Disiplin. 5. Ethics and Discipline Committee.
6. Komite Manajemen Efisiensi. 6. Efficiency Management Committee.
7. Komite Produk, Jaringan, dan Saluran Pengiriman. 7. Product, Network, and Delivery Channel Committee.
8. Komite Kebijakan Perkreditan/Pembiayaan. 8. Credit/Financing Policy Committee.
Komite tersebut didukung oleh rapat Staff Supporting These Committees are supported by Staff Supporting Group
Group (SSG) yang dibentuk untuk membantu tugas Komite (SSG) meetings established to assist the Board of Directors’
Direksi, yaitu: Committees in their duties:
1. SSG Komite Manajemen Risiko (SSG-KMR). 1. SSG Risk Management Committee (SSG-KMR).
2. SSG Asset & Liability Committee (SSG-ALCO). 2. SSG Asset & Liability Committee (SSG-ALCO).
3. SSG Komite Manajemen Sumber Daya Manusia (SSG- 3. SSG Human Resources Management Committee (SSG-
KMDM). KMDM).
4. SSG Komite Manajemen Efisiensi. 4. SSG Efficiency Management Committee.
5. SSG Komite Kebijakan Kredit/Pembiayaan. 5. SSG Credit/Financing Policy Committee.
6. SSG Komite Produk, Jaringan, dan Saluran Pengiriman. 6. SSG Product, Network, and Delivery Channel Committee.
Untuk mendukung pelaksanaan tugas Direksi dalam To support the Board of Directors’ duties in making credit/
pengambilan keputusan kredit/pembiayaan dan/atau financing decisions and/or executing policies and implementing
mengeksekusi kebijakan serta pelaksanaan komite kredit, the credit committee, the following committees have been
dibentuk komite sebagai berikut: established:
1. Komite Kredit/Pembiayaan Sindikasi. 1. Syndicated Credit/Financing Committee.
2. Komite Kredit/Pembiayaan Besar dan Korporasi. 2. Large and Corporate Credit/Financing Committee.
3. Komite Kredit/Pembiayaan Menengah. 3. Medium Credit/Financing Committee.
4. Komite Pembiayaan Ritel/Kecil. 4. Retail/Small Financing Committee.
5. Komite Kredit/Pembiayaan Cabang. 5. Branch Credit/Financing Committee.
6. Komite Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan. 6. Credit/Financing Restructuring Committee.
7. Komite Penyelesaian Kredit/Pembiayaan Bermasalah, 7. Committee for Settlement of Problem Loans/Financing, Pure
Hapus Buku Murni, Hapus Tagih, Hapus Buku Write-Offs, Collection Write-Offs, Guarantee Write-Offs,
Penjaminan, dan Pengampunan Bunga/Margin. and Interest/Margin Forgiveness.
528 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 529
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Komite Asset & Liability Committee Asset & Liability Committee (ALCO)
(ALCO)
Komite ALCO (Asset & Liability Committee) dibentuk dengan The Asset & Liability Committee (ALCO) is formed by members
anggota Direksi dan beberapa anggota manajemen senior of the Board of Directors and several senior management
yang bertanggung jawab dalam menentukan kebijakan members responsible for determining company management
dan strategi pengelolaan perusahaan serta mengawasi policies and strategies and overseeing their implementation and
penerapan dan pelaksanaannya. Komite ALCO memiliki execution. The ALCO Committee is responsible for discussing and
tugas dan tanggung jawab dalam pembahasan dan making strategic decisions related to asset and liability product
pengambilan keputusan strategis terkait pengelolaan produk management, while considering aspects of growth, business
aset dan liabilitas dengan tetap mempertimbangkan aspek continuity, and profitability.
pertumbuhan, kesinambungan bisnis, dan profitabilitas.
Struktur dan Keanggotaan Komite ALCO Committee Structure and
ALCO Membership
• Dasar Hukum Penunjukan • Legal Basis for Appointment
Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/K/X/2024 Board of Directors Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024
tentang Organisasi Komite Komisaris dan Komite Direksi concerning the Organization of the Board of Commissioners
PT Bank Sulselbar. and Board of Directors Committees of PT Bank Sulselbar.
• Periode & Masa Jabatan • Term & Term of Office
2025 2025
• Susunan Keanggotaan • Membership Composition
Komite ALCO dibentuk sesuai dengan Surat Keputusan The ALCO Committee was established in accordance with
Direksi No. SK/048/DIR/K/X/2024 tentang Susunan Board of Directors Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024
Keanggotaan Asset & Liability Committee (ALCO) yang concerning the Membership Composition of the Asset &
terdiri dari: Liability Committee (ALCO), which consists of:
Susunan Keanggotaan Komite Alco
Composition Of Alco Committee Membership
Ketua Direktur Utama President Director
Wakil Ketua Direktur Pemasaran dan Syarian Director of Marketing and Sharia
Sekretaris Pemimpin Divisi Treasruy Treasury Division Leader
Direktur Kepatuhan Compliance Director
Direktur Operasional dan TI Director of Banking Operation and IT
Direktur Kredit dan UMKM Director of Credit and MSME
Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK) Compliance Division Leader (SKK)
Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (SKMR) Risk Management Division Leader (SKMR)
Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi (DKA) Finance and Accounting Division Leader (DKA)
Pemimpin Divisi Dana dan Jasa (DJS) Fund and Services Division Leader (DJS)
Anggota Tetap
Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial (DKK) Corporate and Commercial Division Leader (DKK)
Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer (DRK) Retail and Consumer Division Leader (DRK)
Pemimpin Divisi Unit Usaha Syariah (DSY) Sharia Business Unit Division Leader (DSY)
Pemimpin Divisi Strategy dan Initiative Management Strategy and Initiative Management Office Division
Office (SIMO) Leader (SIMO)
Pemimpin Divisi International Banking (DIB) International Banking Division Leader (DIB)
Pemimpin Divisi Teknologi Informasi (DTI) Information Technology Division Leader (DTI)
Anggota Tidak Seluruh Pemimpin Divisi yang tidak termasuk
All Division Leaders who are not Permanent Members
Tetap Anggota Tetap
BANK SULSELBAR 529
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 530
Profil Komite ALCO ALCO Committee Profile
Profil Komite Asset Liability Committee (ALCO) dapat The profile of the Asset Liability Committee (ALCO) can be found
ditemukan pada bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat in the Directors’ Profile and Executive Officers’ Profile sections in
Eksekutif dalam Bab Profil Perusahaan pada Laporan the Company Profile chapter of this Annual Report.
Tahunan ini.
Independence of ALCO Committee
Independensi Anggota Komite ALCO Members
Komite ALCO melapor secara independen dan bertanggung The ALCO Committee reports independently and is accountable
jawab kepada Direksi dalam menjalankan tugasnya. to the Board of Directors in carrying out its duties. The
Independensi anggota Komite ALCO tercermin dari independence of ALCO Committee members is reflected in
hubungan kekeluargaan, hubungan keuangan, kepengurusan, their family relationships, financial relationships, management
dan kepemilikan saham di Bank Sulselbar serta perusahaan relationships, and share ownership in Bank Sulselbar and other
lainnya. companies.
Pernyataan Independensi Komite ALCO adalah sebagai The ALCO Committee’s Independence Statement is as follows:
berikut:
• Tidak memiliki hubungan keluarga dengan dewan • They have no family relationships with the Board of
komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota Komite Commissioners, directors, and/or fellow ALCO Committee
ALCO. members.
• Tidak memiliki hubungan keuangan dengan dewan • They have no financial relationships with the Board of
komisaris dan direksi. Commissioners and directors.
• Tidak memiliki hubungan kepengurusan di Bank • They have no management relationships with Bank Sulselbar
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi. or affiliated companies.
• Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di Bank • They have no share ownership relationships in Bank Sulselbar.
Sulselbar.
• Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik atau • They do not serve as administrators of political parties or
pejabat pemerintah daerah. local government officials.
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Komite Manajemen Dana (Asset Liability Committee/ALCO) The Asset Liability Committee (ALCO) is a standing committee
adalah komite tetap di bawah Direksi yang bertugas dan under the Board of Directors tasked with achieving optimal
bertanggung jawab untuk mencapai tingkat profitabilitas profitability for Bank Sulselbar and managing liquidity and
Bank Sulselbar yang optimal, serta mengendalikan risiko market risks through establishing policies and strategies for Bank
likuiditas dan risiko pasar melalui penetapan kebijakan dan Sulselbar’s assets and liabilities. Some of the main functions and
strategi aset dan liabilitas Bank Sulselbar. Beberapa fungsi authorities of ALCO include:
pokok dan wewenang ALCO antara lain:
1. Bertanggung jawab terhadap pengembangan, kaji ulang, 1. Responsible for developing, reviewing, and modifying the
dan modifikasi strategi ALMA. ALMA strategy.
2. Bertanggung jawab atas pencapaian rentabilitas bank 2. Responsible for achieving the bank’s profitability in
sesuai dengan target keuntungan (laba) dan ukuran accordance with the profit (earnings) targets and profitability
rentabilitas yang telah ditetapkan dalam anggaran. measures established in the budget.
3. Mengevaluasi posisi risiko suku bunga bank dan strategi 3. Evaluate the bank’s interest rate risk position and ALMA
ALMA untuk memastikan hasil risk taking position strategy to ensure that the risk-taking results are consistent
konsisten dengan tujuan pengelolaan suku bunga. with interest rate management objectives.
4. Melakukan rapat secara berkala, minimal sebulan sekali, 4. Hold regular meetings, at least once a month, to assess, plan,
untuk menilai, merencanakan, dan mengambil langkah and implement policies or action plans to achieve work plan
530 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 531
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
berupa kebijakan atau action plan guna mengejar target and budget targets.
rencana kerja dan anggaran.
5. Merumuskan dan memutuskan strategi penetapan harga 5. Formulate and decide on a pricing strategy that includes:
yang mencakup:
a. Penetapan harga Kredit/Pembiayaan (Based Lending a. Credit/Financing Pricing (Based Lending Rate, Prime
Rate, Prime Rate) Rate)
b. Penetapan harga Deposit (Demand Deposit, Time b. Deposit Pricing (Demand Deposit, Time Deposit, Time
Deposit, Time Deposit on Call, dll) Deposit on Call, etc.)
c. Penetapan harga produk dan jasa Bank lainnya yang c. Pricing of other bank products and services that
mempengaruhi laba rugi bank secara signifikan. significantly impact the bank’s profit and loss.
6. Melakukan rapat secara berkala untuk menilai dan 6. Hold regular meetings to assess and evaluate the bank’s
mengevaluasi kinerja bank terkait posisi GAP (GAP performance regarding GAP (GAP Management) in relation
Management) sehubungan dengan fluktuasi tingkat to interest rate fluctuations.
bunga.
7. Melaksanakan kaji ulang secara berkala terhadap 7. Conduct periodic reviews of asset and liability pricing to
penetapan harga (Pricing) aktiva dan pasiva ensure that pricing optimizes credit returns, minimizes
untuk memastikan bahwa harga tersebut dapat the cost of funds, and maintains the bank’s balance sheet
mengoptimalkan hasil penanaman dana (Kredit), structure.
meminimalkan biaya dana, dan memelihara struktur
neraca bank.
8. Melakukan kaji ulang secara periodik terhadap posisi 8. Conduct periodic reviews of the bank’s liquidity position and
likuiditas bank dan merumuskan persentase likuiditas formulates the percentage of liquidity to be maintained by
yang akan dipertahankan oleh bank. the bank.
9. Melakukan kaji ulang secara periodik terhadap posisi 9. Conduct periodic reviews of the bank’s allocation of funds to
alokasi penempatan dana bank pada aktiva yang earning assets and formulate the optimal allocation of funds
menghasilkan (Earning Asset) dan merumuskan alokasi to earning assets.
dana Earning Asset yang optimal.
10. Melakukan kaji ulang secara periodik terhadap sumber 10. Conduct periodic reviews of the bank’s funding sources and
dana bank dan merumuskan komposisi jenis-jenis formulate the composition of funding sources that generate
sumber dana yang menghasilkan biaya dana (Cost of the optimal cost of funds.
Fund) yang optimal.
11. Melakukan kaji ulang secara periodik terhadap eksposur 11. Conduct periodic reviews of the bank’s exposure to interbank
bank pada penempatan dana di pasar uang antarbank, money market placements, by establishing limits on the
dengan menetapkan batasan posisi aset bank pada bank’s asset position in money market placements.
penempatan dana di pasar uang.
12. Melakukan kaji ulang secara periodik terhadap kualitas 12. Conduct periodic reviews of the quality and quantity of the
dan kuantitas portofolio perkreditan dan menetapkan credit portfolio and determine the bank’s loan-to-deposit
posisi Loan to Deposit Ratio yang akan diambil oleh bank. ratio.
13. Membahas posisi permodalan bank untuk mencapai 13. Discuss the bank’s capital position to achieve the minimum
posisi Capital Adequacy Ratio (CAR) minimum sesuai Capital Adequacy Ratio (CAR) position in accordance with
dengan Risk Appetite yang ditetapkan oleh Bank, atau the Risk Appetite set by the Bank, or maintain the minimum
menjaga batas minimum CAR sesuai hasil penilaian CAR limit in accordance with the results of the Risk Profile
Profil Risiko dengan melaksanakan capital planning yang assessment by implementing careful capital planning.
cermat.
14. Membahas posisi dan alokasi dana pada penempatan 14. Discuss the position and allocation of funds for the Bank’s
dan investasi Bank pada surat-surat berharga, serta placement and investment in securities, and determine the
menentukan jumlah yang optimal untuk harta tetap dan optimal amount for fixed assets and office inventory.
inventaris kantor.
BANK SULSELBAR 531
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 532
15. Mengadakan rapat-rapat lain yang diperlukan akibat 15. Hold other meetings as necessary due to changes in
perubahan di pasar uang atau perubahan regulasi the money market or sudden changes in government
pemerintah yang mendadak. regulations.
16. Melakukan kaji ulang atas deviasi hasil aktual dengan 16. Review deviations from actual results and budget
proyeksi anggaran dan rencana bisnis bank. projections and the bank’s business plan.
17. Menyampaikan informasi kepada Direksi mengenai 17. Provide information to the Board of Directors regarding any
setiap perkembangan ketentuan dan peraturan terkait developments in relevant provisions and regulations that
yang memengaruhi strategi kebijakan ALMA. affect ALMA’s policy strategy.
18. Melakukan kaji ulang terhadap kebijakan dan keputusan 18. Periodically review ALCO policies and decisions, particularly
ALCO secara berkala, terutama terkait perubahan regarding external changes such as applicable regulations,
eksternal seperti ketentuan yang berlaku, kondisi pasar, market conditions, and customer behavior.
dan perilaku nasabah.
Pedoman Kerja ALCO ALCO Work Guidelines
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, ALCO In carrying out its duties and responsibilities, ALCO refers to the
mengacu pada Buku Pedoman Perusahaan (BPP) Manajemen Company Guidelines (BPP) for Asset and Liability Management
Aset dan Liabilitas serta Buku Asset and Liability Committee and the Asset and Liability Committee (ALCO) Guidelines
(ALCO) yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi No. stipulated in Board of Directors Decree No. SK/048/DIR/
SK/048/DIR/K/X/2024 tentang Asset and Liability Committee K/X/2024 concerning the Asset and Liability Committee (ALCO)
(ALCO) PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan of PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan and Sulawesi
Sulawesi Barat, yang disesuaikan dengan peraturan regulasi Barat, which are adjusted to current banking regulations
perbankan terkini mengenai pengaturan tata tertib kerja, regarding work procedures, work ethics, timetables, and work
etika kerja, waktu, dan rapat kerja. meetings.
Pembagian Tugas Anggota ALCO ALCO Member Duties Division
Jabatan dalam ALCO Tugas dan Tanggung Jawab Position in ALCO Duties and responsibilities
Mendiskusikan/menetapkan/meninjau
ALCO ALCO Discuss/set/review policies
kembali kebijakan
Menganalisa/melaporkan/mengusulkan
Sekretaris ALCO Secretary of ALCO Analyze/report/propose policy steps
langkah kebijakan
SSG-ALCO Menganalisa/mengumpulkan informasi SSG-ALCO Analyze/gather information
Related Branches/
Cabang/Divisi Terkait Melaksanakan kebijakan Implement policies
Divisions
Kebijakan Rapat, Kuorum dan Meeting Policy, Quorum, and Decision-
Pengambilan Keputusan Making
Bank rutin mengadakan Rapat ALCO (Asset & Liability The Bank regularly holds monthly ALCO (Asset & Liability
Committee) setiap bulan. Agenda rapat dipimpin oleh Ketua Committee) meetings. The meeting agenda is chaired by the
ALCO dan/atau Ketua Pengganti ALCO, serta dihadiri oleh ALCO Chair and/or the ALCO Alternate Chair, and attended by
anggota ALCO dan undangan. Keputusan dalam Rapat ALCO members and invited guests. Decisions at ALCO meetings
ALCO diambil melalui musyawarah mufakat dan disesuaikan are made through consensus and are tailored to the Bank's
dengan kebutuhan bisnis Bank. Forum Rapat ALCO telah business needs. The ALCO meeting forum has met the quorum
memenuhi kuorum sesuai dengan ketentuan atau kebijakan in accordance with the provisions and management policies
manajemen yang berkaitan dengan Komite di bawah Direksi. relating to committees under the Board of Directors.
532 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 533
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Tingkat Kehadiran Direksi dalam Attendance of the Board of Directors at
Rapat Meetings
Sepanjang tahun 2025, ALCO telah melangsungkan 12 (dua Throughout 2025, ALCO held 12 (twelve) meetings, with the
belas) kali rapat, dengan rincian sebagai berikut: following details:
Jumlah
Nama Jabatan Rapat Kehadiran %
Yulis Suandi Direktur Utama 11 92%
Direktur Pemasaran
Dirhamsyah Kadir 12 100%
& Syariah
12
Rakhmat Nur Kadir* Direktur Kepatuhan 3 25%
Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI 11 92%
Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM 12 100%
*Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak 14 Mei 2026 | Served as Compliance Director since May 14, 2026
Adapun agenda rapat sebagai berikut: The meeting agenda is as follows:
Tanggal | Date Agenda Rapat | Meeting Agenda Peserta | Participant Tempat | Venue
1. Direktur Utama
2. Direktur Pemasaran & Syariah
3. Direktur Operasional dan TI
4. Direktur Kredit & UMKM
1. Economic Review
5. Pemimpin Divisi Treasury
2. Liquidity dan Performance Bank
6. Pemimpin Divisi Kepatuhan
3. Usulan Program Repackaging Fee Referral
7. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
Haji Syariah
8. Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi Hotel Four Points
30 Januari 25 4. Usulan Penyesuaian Pricing Pembiayaan
9. Pemimpin Divisi Dana & Jasa Makassar
Produktif
10. Pemimpin Divisi Korporasi & Komersial
5. Usulan Spesial Nisbah Produk Deposito iB
11. Pemimpin Divisi Ritel & Konsumer
6. Evaluasi Denda Pinalty Debitur KUL
12. Pemimpin Divisi Usaha Syariah
7. Hal-Hal Penting Lainnya
13. Pemimpin Divisi SIMO
14. Pemimpin Divisi International Banking
15. Pem. Dept. Pengendalian Risiko Pasar dan
Likuiditas
1. Direktur Utama
2. Direktur Pemasaran & Syariah
1. Isu-isu Penting
3. Direktur Operasional dan TI
2. Economic Review Ruang Rapat Lt. 3
4. Direktur Kredit & UMKM
27 Februari 2025 3. Performance Bank Kantor Pusat Bank
5. Pemimpin Divisi Treasury
4. Usulan Expired Card Services Sulselbar
6. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
5. Hal-hal Penting Lainnya
7. Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi
8. Pemimpin Divisi Dana & Jasa
1. Direktur Utama
2. Direktur Pemasaran & Syariah
3. Plt. Direktur Kepatuhan
4. Direktur Operasional dan TI
1. Isu-isu Penting 5. Direktur Kredit & UMKM
2. Economic Review 6. Pemimpin Divisi Treasury
Ruang Rapat Lt. 3
3. Performance Bank 7. Pemimpin Divisi Kepatuhan
24 Maret 2025 Kantor Pusat Bank
4. Usulan Suku Bunga, Biaya, dan Limit 8. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
Sulselbar
Produk Tabungan Mamiri Bisnis 9. Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi
5. Hal-hal Penting Lainnya 10. Pemimpin Divisi Korporasi & Komersial
11. Pemimpin Divisi Ritel & Konsumer
12. Pemimpin Divisi SIMO
13. Pemimpin Divisi International Banking
14. Pemimpin Divisi Teknologi Informasi
BANK SULSELBAR 533
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 534
Tanggal | Date Agenda Rapat | Meeting Agenda Peserta | Participant Tempat | Venue
1. Isu-isu Penting
1. Direktur Utama
2. Economic Review
2. Direktur Pemasaran & Syariah
3. Performance Bank
3. Plt. Direktur Kepatuhan
4. Evaluasi Rate Sistem Rekening
4. Direktur Kredit & UMKM
AntarKantor (SRAK)
5. Pemimpin Divisi Treasury
5. Usulan Biaya Transaksi Cross Border
6. Pemimpin Divisi Kepatuhan
6. Usulan Pemberian Kewenangan
7. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko Ruang Rapat Lt. 3
Penyesuaian Biaya Pemeliharaan Gadai
30 April 2025 8. Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi Kantor Pusat Bank
Emas Berkah iB
9. Pemimpin Divisi Dana & Jasa Sulselbar
7. Usulan Penyesuaian Biaya Administrasi
10. Pemimpin Divisi Korporasi & Komersial
Gadai Emas Berkah iB
11. Pemimpin Divisi Ritel & Konsumer
8. Usulan Program Deposito Spesial Nisbah
12. Pemimpin Divisi Usaha Syariah
dan Program Pembiayaan Murabahah
13. Pemimpin Divisi SIMO
Emas khusus Karyawan Internal Bank
14. Pemimpin Divisi International Banking
Sulselbar
15. Pemimpin Divisi Teknologi Informasi
9. Hal-hal Penting Lainnya
1. Direktur Utama
2. Direktur Pemasaran & Syariah
1. Isu-isu Penting 3. Plt. Direktur Kepatuhan
2. Economic Review 4. Direktur Kredit & UMKM
3. Performance Bank 5. Pemimpin Divisi Treasury
4. Alternatif Sumber Pendanaan 6. Pemimpin Divisi Kepatuhan Ruang Rapat Lt. 3
26 Mei 2025 5. Penetapan Pricing Pembiayaan Produk 7. Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi Kantor Pusat Bank
Graha Berkah dan Multiguna Syariah 8. Pemimpin Divisi Dana & Jasa Sulselbar
6. Usulan Program Nabung Untung Syariah 9. Pemimpin Divisi Korporasi & Komersial
2025 10. Pemimpin Divisi Usaha Syariah
7. Hal-hal Penting Lainnya 11. Pemimpin Divisi SIMO
12. Pemimpin Divisi International Banking
13. PLTH. SKMR
1. Direktur Utama
2. Direktur Pemasaran & Syariah
3. Direktur Operasional & TI
4. Pemimpin Divisi Treasury
1. Isu-isu Penting
5. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
2. Economic Review
6. Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi Ruang Rapat Lt. 3
3. Performance Bank
30 Juni 2025 7. Pemimpin Divisi Dana & Jasa Kantor Pusat Bank
4. Usulan Program Marketing Nabung Untung
8. Pemimpin Divisi Korporasi & Komersial Sulselbar
2025
9. Pemimpin Divisi Ritel & Konsumer
5. Hal-hal Penting Lainnya
10. Pemimpin Divisi Usaha Syariah
11. Pemimpin Divisi SIMO
12. Pemimpin Divisi International Banking
13. Pemimpin Divisi Teknologi Informasi
1. Direktur Utama
2. Direktur Pemasaran & Syariah
3. Plt. Direktur Kepatuhan
1. Isu-isu Penting 4. Direktur Kredit dan UMKM
2. Economic Review 5. Pemimpin Divisi Treasury
3. Performance Bank 6. Pemimpin Divisi Kepatuhan
4. Usulan Program Giro Akhir Tahun (GAT) 7. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
Ruang Rapat Lt. 3
5. Usulan Pembebasan Biaya Materai pada 8. Pemimpin Divisi Dana & Jasa
25 Juli 2025 Kantor Pusat Bank
Proses Migrasi Kredit ASN Sulsel 9. Pemimpin Divisi Korporasi & Komersial
Sulselbar
6. Permohonan Penurunan Suku Bunga 10. Pemimpin Divisi Ritel & Konsumer
Debitur Sindikasi Eksisting an. PT Palapa 11. Pemimpin Divisi Usaha Syariah
Timur Telematika 12. Pemimpin Divisi International Banking
7. Hal-hal Penting Lainnya 13. Pemimpin Divisi Teknologi Informasi
14. PLT Pemimpin Divisi SIMO
15. DJS
16. DJR
534 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 535
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Tanggal | Date Agenda Rapat | Meeting Agenda Peserta | Participant Tempat | Venue
1. Direktur Utama
2. Direktur Pemasaran & Syariah
3. Plt. Direktur Kepatuhan
4. Direktur Kredit & UMKM
5. Pemimpin Divisi Treasury
1. Isu-isu Penting 6. Pemimpin Divisi Kepatuhan
2. Economic Review 7. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko Ruang Rapat Lt. 3
27 Agustus 2025 3. Performance Bank 8. Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi Kantor Pusat Bank
4. Usulan Program Giro Akhir Tahun (GAT) 9. Pemimpin Divisi Dana & Jasa Sulselbar
5. Hal-hal Penting Lainnya 10. Pemimpin Divisi Korporasi & Komersial
11. Pemimpin Divisi Ritel & Konsumer
12. Pemimpin Divisi Usaha Syariah
13. Pemimpin Divisi SIMO
14. Pemimpin Divisi International Banking
15. Pemimpin Divisi Teknologi Informasi
1. Direktur Utama
2. Direktur Pemasaran & Syariah
3. Plt. Direktur Kepatuhan
4. Direktur Kredit & UMKM
1. Isu-isu Penting 5. Pemimpin Divisi Treasury
2. Economic Review 6. Pemimpin Divisi Kepatuhan
3. Performance Bank 7. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
4. Usulan Penyesuaian Suku Bunga, 8. Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi
Ruang Rapat Lt. 3
30 September Kewenangan Special Rate, dan Waive 9. Pemimpin Divisi Dana & Jasa
Kantor Pusat Bank
2025 Biaya Kredit Konsumer 10. Pemimpin Divisi Korporasi & Komersial
Sulselbar
5. Usulan Penyesuaian Pricing Top-Up, 11. Pemimpin Divisi Ritel & Konsumer
Pemberian Sweetener, dan Pembebasan 12. Pemimpin Divisi Usaha Syariah
Biaya Penalti bagi ASN Pemprov Sulsel; 13. Pemimpin Divisi SIMO
6. Hal-hal Penting Lainnya. 14. Pemimpin Divisi International Banking
15. Pemimpin Divisi Teknologi Informasi
16. Pem. Dept. Kons
17. DRK
18. DSY
1. Direktur Utama
2. Direktur Pemasaran & Syariah
3. Direktur Kepatuhan
4. Direktur Operasional dan TI
5. Direktur Kredit & UMKM
1. Watch Faktor 6. Pemimpin Divisi Treasury
Ruang Rapat Lt. 3
2. Economic Review 7. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
28 Oktober 2025 Kantor Pusat Bank
3. Performance Bank 8. Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi
Sulselbar
4. Hal-hal Penting Lainnya 9. Pemimpin Divisi Korporasi & Komersial
10. Pemimpin Divisi Ritel & Konsumer
11. Pemimpin Divisi Usaha Syariah
12. Pemimpin Divisi SIMO
13. Pemimpin Divisi International Banking
14. Pemimpin Divisi Teknologi Informasi
1. Watch Faktor
1. Direktur Pemasaran & Syariah
2. Economic Review
2. Direktur Kepatuhan
3. Performance Bank
3. Direktur Kredit & UMKM
4. Usulan Penurunan Suku Bunga Kredit
4. Pemimpin Divisi Treasury
Multiguna (KMG) Swasta
5. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
5. Usulan Pencairan Pembiayaan yang
6. Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi Ruang Rapat Lt. 3
24 November Diterima (PYD) dan Penambahan Lina
7. Pemimpin Divisi Dana & Jasa Kantor Pusat Bank
2025 Facility dari PT SMF UUS
8. Pemimpin Divisi Korporasi & Komersial Sulselbar
6. Evaluasi Penyesuaian Biaya Ganti Kartu
9. Pemimpin Divisi Ritel & Konsumer
ATM/Debit
10. Pemimpin Divisi Usaha Syariah
7. Usulan Suku Bunga, Biaya Administrasi
11. Pemimpin Divisi SIMO
dan Provisi Kredit Program Perumahan
12. Pemimpin Divisi International Banking
(KPP)
13. Pemimpin Divisi Teknologi Informasi
8. Hal-hal Penting Lainnya
BANK SULSELBAR 535
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 536
Tanggal | Date Agenda Rapat | Meeting Agenda Peserta | Participant Tempat | Venue
1. Direktur utama
2. Direktur Pemasaran & Syariah
1. Watch Faktor 3. Direktur Kepatuhan
2. Economic Review 4. Direktur Operasional dan TI
3. Performance Bank 5. Direktur Kredit & UMKM
4. Pengajuan Uncommited Facility Line PT 6. Pemimpin Divisi Treasury
SMF 7. PLTS. Pemimpin Divisi Kepatuhan
5. Usulan Program Fee Hajj Business Cycle 8. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko Ruang Rapat Lt. 3
17 Desember
2026 9. Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi Kantor Pusat Bank
2025
6. Usulan Penetapan Spesial Nisbah 10. Pemimpin Divisi Dana & Jasa Sulselbar
Rekening Kas Umum Daerah Mirroring 11. Pemimpin Divisi Korporasi & Komersial
Konvensional 12. Pemimpin Divisi Ritel & Konsumer
7. Permohonan Suku Bunga dan Provisi KMK 13. Pemimpin Divisi Usaha Syariah
R/C an. PT Passokarang 14. Pemimpin Divisi SIMO
8. Hal-hal Penting Lainnya 15. Pemimpin Divisi International Banking
16. Pemimpin Divisi Teknologi Informasi
17. DKA
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Activity Implementation Report
Sesuai dengan SOP GCG PT Bank Sulselbar, Rapat Asset & In accordance with PT Bank Sulselbar’s GCG Standard Operating
Liability Committee (ALCO) diadakan secara reguler minimal Procedures (SOP), Asset & Liability Committee (ALCO) meetings
satu kali setiap bulan, dan juga dapat diselenggarakan sesuai are held regularly, at least once a month, and may also be held
kebutuhan. Sepanjang tahun 2025, PT Bank Sulselbar telah as needed. Throughout 2025, PT Bank Sulselbar complied with
memenuhi ketentuan tersebut dengan mengadakan total 12 this requirement by holding a total of 12 (twelve) ALCO meetings.
(dua belas) kali rapat ALCO.
Dalam pelaksanaannya, ALCO didukung oleh sebuah komite In its implementation, the ALCO is supported by a supporting
penunjang, yaitu Staff Supporting Group ALCO (SSG-ALCO), committee, the ALCO Staff Supporting Group (SSG-ALCO),
yang terdiri dari para pemimpin divisi dan departemen which consists of division and department leaders as permanent
sebagai anggota tetap. Tugas dan tanggung jawab Staff members. The duties and responsibilities of the ALCO Staff
Supporting Group ALCO (SSG-ALCO) mencakup persiapan Supporting Group (SSG-ALCO) include internal and external data
data internal dan eksternal, analisis data, serta perumusan preparation, data analysis, and the formulation of strategies and
strategi dan rekomendasi terkait pengelolaan aset dan recommendations related to asset and liability management,
liabilitas yang akan diajukan dalam rapat ALCO. which will be submitted to ALCO meetings.
Selama rapat komite ALCO di tahun 2025, seluruh During ALCO committee meetings in 2025, all bank policy
keputusan kebijakan bank diambil berdasarkan rekomendasi decisions were made based on recommendations and strategies
dan strategi yang diajukan oleh anggota SSG-ALCO, setelah proposed by SSG-ALCO members, after in-depth discussions
dilakukan pembahasan mendalam untuk menilai dampak to assess the impact of these strategic decisions. Decisions
dari keputusan strategis tersebut. Keputusan kemudian were then made collectively by all ALCO committee meeting
ditetapkan secara kolektif oleh seluruh peserta rapat komite participants, led by the President Director.
ALCO yang dipimpin oleh Direktur Utama.
Direksi menilai bahwa rapat dan keputusan dari Asset The Board of Directors assesses that the meetings and decisions
Liabilities Management Committee telah dilaksanakan of the Asset Liabilities Management Committee have been
dengan cukup efektif. implemented quite effectively.
536 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 537
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Staff Supporting Group ALCO (SSG Staff Supporting Group ALCO (SSG
ALCO) ALCO)
ALCO dibantu oleh organisasi penunjang, yaitu Staff ALCO is assisted by a supporting organization, the Staff
Supporting Group ALCO (SSG ALCO). Supporting Group ALCO (SSG ALCO).
Keanggotaan Staff Supporting GroupAsset & Liability The Staff Supporting Group Asset & Liability Committee consists
Committee terdiri dari dua kategori: of two categories:
1. Anggota Tetap Staff Supporting Group Asset Liability 1. Permanent Members of the Staff Supporting Group Asset
Committee (SSG-ALCO) terdiri dari: Liability Committee (SSG-ALCO) consist of:
a. Pemimpin Unit Kerja yang membidangi Manajemen a. The Head of the Work Unit in charge of Risk Management
Risiko sebagai Ketua as Chair
b. Pemimpin Unit Kerja yang membidangi Pengendalian b. The Head of the Work Unit in charge of Financial Control
Keuangan sebagai Ketua Pengganti as Alternate Chair
c. Pemimpin Departemen yang membawahi Bidang c. The Head of the Department in charge of Credit, Market
Pengendalian Risiko Kredit, Pasar & Likuiditas & Liquidity Risk Control as Secretary
sebagai Sekretaris d. The Head of the Work Unit in charge of Treasury
d. Pemimpin Unit Kerja yang membidangi Treasury e. The Head of the Work Unit in charge of Marketing
e. Pemimpin Unit Kerja yang membidangi Pemasaran f. The Head of the Work Unit in charge of Planning and
f. Pemimpin Unit Kerja yang membidangi Perencanaan Development
dan Pengembangan g. The Head of the Work Unit in charge of Information
g. Pemimpin Unit Kerja yang membidangi Teknologi Technology
Informasi h. The Head of the Department in charge of Liquidity
h. Pemimpin Departemen yang membawahi Bidang Management and Balance Sheet
Pengelolaan Likuiditas dan Balance Sheet i. The Head of the Department in charge of Budget
i. Pemimpin Departemen yang membawahi Bidang
Anggaran
2. Anggota Tidak Tetap Staff Supporting GroupAsset 2. Non-Permanent Members of the Staff Supporting Group
Liability Committee (SSG-ALCO) terdiri dari: Asset Liability Committee (SSG-ALCO) consist of:
a. Pemimpin Departemen yang membawahi Bidang a. Department Head in charge of Business Development &
Pengembangan Bisnis & Jaringan Networking
b. Pemimpin Departemen pada Unit Kerja yang b. Department Head in the Work Unit in charge of Financial
membidangi Pengendalian Keuangan Control
c. Pemimpin Departemen yang membawahi Bidang c. Department Head in charge of Operations in the Work
Operasional pada Unit Kerja yang membidangi Unit in charge of Information Technology
Teknologi Informasi d. Department Head in the Work Unit in charge of
d. Pemimpin Departemen pada Unit Kerja yang Planning
membidangi Perencanaan e. Department Head in the Work Unit in charge of
e. Pemimpin Departemen pada Unit Kerja yang Marketing
membidangi Pemasaran
Tugas dan Tanggung Jawab Staff Duties and Responsibilities of the
Supporting Asset & Liability Supporting Group Asset & Liability
Committee (SSG-ALCO) Committee (SSG-ALCO) Staff
1. Tugas dan tanggung jawab Staff Supporting GroupAsset 1. The duties and responsibilities of the Supporting Group Asset
Liability Committee (SSG-ALCO) meliputi menyiapkan Liability Committee (SSG-ALCO) Staff include preparing
data, menganalisis, dan memberikan rekomendasi data, analyzing it, and providing recommendations to Asset
kepada Asset & Liability Management (ALCO) untuk & Liability Management (ALCO) to support ALCO decisions.
mendukung keputusan ALCO.
BANK SULSELBAR 537
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 538
2. Tugas tersebut mencakup, tetapi tidak terbatas pada: 2. These duties include, but are not limited to:
a. Memantau indikator-indikator ekonomi makro a. Monitoring national and international macroeconomic
nasional dan internasional yang dapat mempengaruhi indicators that may directly or indirectly affect the
perkembangan aset dan liabilitas bank, baik secara development of the bank’s assets and liabilities.
langsung maupun tidak langsung. b. Monitoring developments in the money market, foreign
b. Memantau perkembangan pasar uang, pasar valuta exchange market, and capital market and making related
asing, dan pasar modal serta melakukan proyeksi projections.
terkait. c. Coordinating the preparation of ALCO meetings and
c. Mengkoordinasikan persiapan rapat ALCO dan conducting discussions and analysis of the materials to
melakukan pembahasan serta analisis dari bahan be presented at these meetings.
yang akan disajikan dalam rapat tersebut. d. Monitoring the development of the bank’s risk and return
d. Memantau perkembangan risiko dan imbal hasil ratios, as well as other ratios deemed necessary.
bank, serta rasio-rasio lain yang dianggap perlu. e. Performing other tasks assigned by the ALCO Chair
e. Melakukan tugas-tugas lain yang diberikan oleh related to financial simulation needs.
Ketua ALCO terkait kebutuhan simulasi finansial.
Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee
Komite Manajemen Risiko dibentuk untuk membantu Direksi The Risk Management Committee was established to assist the
dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan, penyusunan Board of Directors in decision-making, implementation, strategy
strategi, dan pedoman penerapan manajemen risiko. Komite development, and risk management implementation guidelines.
ini menetapkan hal-hal yang terkait dengan keputusan This committee determines matters related to business decisions
bisnis serta menyempurnakan pelaksanaan manajemen and improves risk management implementation based on an
risiko berdasarkan evaluasi terhadap proses dan sistem evaluation of effective risk management processes and systems.
manajemen risiko yang efektif. Komite Manajemen Risiko The Risk Management Committee is responsible for evaluating
bertanggung jawab untuk melakukan evaluasi terhadap risk profile reports and risk methodologies, and determining
laporan profil risiko, metodologi risiko, serta menentukan strategies to mitigate and control existing risks, ensuring the
strategi untuk memitigasi dan mengendalikan risiko yang systematic and sustainable management of all business risks.
ada, agar pengelolaan seluruh risiko bisnis dapat dilakukan
secara sistematis dan berkesinambungan.
Struktur dan Keanggotaan Komite Risk Management Committee Structure
Manajemen Risiko and Membership
Dasar Hukum Penunjukan Legal Basis for Appointment
Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/K/X/2024 Board of Directors Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024
tentang Organisasi Komite Komisaris dan Komite Direksi PT concerning the Organization of the Board of Commissioners and
Bank Sulselbar. Board of Directors Committees of PT Bank Sulselbar.
Periode & Masa Jabatan: Term & Term of Office:
2025 2025
Susunan Keanggotaan Membership Composition
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/ Based on Financial Services Authority Regulation Number
POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan 18/POJK.03/2016 dated March 16, 2016, concerning the
Manajemen Risiko bagi Bank Umum, seluruh bank umum Implementation of Risk Management for Commercial Banks, all
diwajibkan untuk membentuk Komite Manajemen Risiko. commercial banks are required to establish a Risk Management
Pembentukan Komite ini bertujuan untuk mencapai bisnis Committee. The establishment of this Committee aims to
yang menguntungkan melalui penerapan fungsi manajemen achieve business profitability through the implementation of an
risiko yang independen dan kokoh, serta memaksimalkan independent and robust risk management function, as well as to
nilai bagi Pemegang Saham melalui proses manajemen risiko maximize shareholder value through a robust risk management
yang andal. process.
538 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 539
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Susunan keanggotaan Komite Manajemen Risiko di Bank The membership of the Risk Management Committee at Bank
Sulselbar adalah sebagai berikut: Sulselbar is as follows:
Susunan Keanggotaan Komite Manajemen Risiko | Composition of Risk Management Committee Membership
Ketua Direktur Utama President Director
Wakil Ketua Direktur Kepatuhan Compliance Director
Sekretaris Pemimpin Divisi Manjamen Risiko (SKMR) Risk Management Dividion Leader
Direktur Operasional dan TI Director of Banking Operations and IT
Direktur Pemasaran dan Syariah Director of Marketing and Sharia
Direktur Kredit dan UMKM Director of Credit and MSME
Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK) Compliance Division Leader (SKK)
Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi (DKA) Finance & Accounting Division Leader (DKA)
Pemimpin Divisi Dana dan Jasa (DJS) Fund and Services Division Leader (DJS)
Pemimpin Divisi Treasury (DTR) Treasury Division Leader (DTR)
Anggota Tetap:
Pemimpin Divisi Strategy and Initiative Management Strategy and Initiative Management Office Division Leader
Office (SIMO) (SIMO)
Pemimpin Divisi Digitalisasi dan Layanan (DDL) Digitalization and Services Division Leader (DDL)
Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer (DRK) Retail and Consumer Division Leader (DRK)
Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial (DKK) Corporate and Commercial Division Leader (DKK)
Pemimpin Divisi Usaha Syariah (DSY) Sharia Business Division Leader (DSY)
Pemimpin Divisi International Banking (DIB) International Banking Division Leader (DIB)
Anggota Tidak Seluruh Pemimpin Divisi yang tidak termasuk Anggota
All Division Leaders who are not Permanent Members.
Tetap Tetap.
Profil Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee Profile
Profil Komite Manajemen Risiko dapat ditemukan pada The Risk Management Committee profile can be found in the
bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Eksekutif dalam Bab Directors’ Profile and Executive Officers’ Profile sections in the
Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini. Company Profile chapter of this Annual Report.
Pernyataan Independensi Komite Risk Management Committee
Manajemen Risiko Independence Statement
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Komite In carrying out its duties and responsibilities, the Risk
Manajemen Risiko bertindak secara independen dan tidak Management Committee acts independently and does not accept
menerima atau melakukan intervensi dari atau kepada pihak or intervene with or from any other party. Risk Management
lain. Anggota Komite Manajemen Risiko yang berasal dari Committee members from outside the bank must not have any
luar bank tidak boleh memiliki kepentingan pribadi atau personal interests or relationships that could create a conflict of
keterkaitan yang dapat menimbulkan benturan kepentingan interest with the bank.
(conflict of interest) dengan bank.
Pernyataan Independensi Komite Manajemen Risiko adalah The Risk Management Committee’s Independence Statement is
sebagai berikut: as follows:
• Tidak memiliki hubungan keluarga dengan dewan • No family relationships with members of the Board of
komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota Komite Commissioners, directors, and/or fellow members of the Risk
Manajemen Risiko. Management Committee.
• Tidak memiliki hubungan keuangan dengan dewan • No financial relationships with members of the Board of
komisaris dan direksi. Commissioners and directors.
• Tidak memiliki hubungan kepengurusan di Bank • No management relationships with Bank Sulselbar or
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi. affiliated companies.
BANK SULSELBAR 539
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 540
• Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di Bank • No shareholdings in Bank Sulselbar.
Sulselbar. • No positions as administrators of political parties or regional
• Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik atau government officials.
pejabat pemerintah daerah.
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
1. Menyusun kebijakan Manajemen Risiko Kredit serta 1. Develop Credit Risk Management policies and amendments,
perubahannya, termasuk strategi Manajemen Risiko including Credit Risk Management strategies, the level
Kredit, tingkat Risiko Kredit yang diambil dan toleransi of Credit Risk taken and Credit Risk tolerance, the Credit
Risiko Kredit, kerangka Manajemen Risiko Kredit, serta Risk Management framework, and contingency plans to
rencana kontingensi untuk mengantisipasi kondisi tidak anticipate abnormal conditions.
normal. 2. Improve the Credit Risk Management process periodically
2. Melakukan penyempurnaan proses Manajemen Risiko and incidentally in response to changes in the bank’s external
Kredit secara berkala maupun insidentil sebagai respons and internal conditions that affect capital adequacy, Credit
terhadap perubahan kondisi eksternal dan internal bank Risk profile, and the effectiveness of Credit Risk Management
yang mempengaruhi kecukupan permodalan, profil implementation based on evaluation results.
Risiko Kredit, dan efektivitas penerapan Manajemen 3. Establish credit policies and/or decisions that deviate from
Risiko Kredit berdasarkan hasil evaluasi. normal procedures, such as significantly exceeding credit
3. Menetapkan kebijakan dan/atau keputusan kredit yang expansion compared to the bank’s predetermined business
menyimpang dari prosedur normal, seperti pelampauan plan or taking Credit Risk positions/exposures that exceed
ekspansi kredit yang signifikan dibandingkan dengan established limits.
rencana bisnis bank yang telah ditetapkan sebelumnya
atau pengambilan posisi/eksposur Risiko Kredit yang
melampaui limit yang telah ditetapkan.
Pedoman Kerja Komite Manajemen Risk Management Committee Work
Risiko Guidelines
Komite Manajemen Risiko memiliki pedoman kerja yang The Risk Management Committee has work guidelines that refer
mengacu pada Surat Keputusan Direksi Nomor SK/048/ to the Board of Directors’ Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024
DIR/K/X/2024 tanggal 15 Oktober 2024 tentang Standar dated October 15, 2024, concerning the Standard Operating
Operasional Prosedur (SOP) Organisasi Komite Komisaris Procedures (SOP) for the Organization of the Commissioners’
dan Komite Direksi PT Bank Sulselbar. Committee and the BoD’s Committee of PT Bank Sulselbar.
Kebijakan Rapat, Kuorum, dan Meeting Policy, Quorum, and Decision-
Pengambilan Keputusan Making
Kebijakan rapat komite disesuaikan dengan kebutuhan bank. The committee meeting policy is tailored to the bank’s needs.
Agenda rapat dipimpin oleh Ketua dan/atau Ketua pengganti Meeting agendas are chaired by the Chair and/or alternate
serta dihadiri oleh anggota komite dan undangan. Keputusan Chair and attended by committee members and invited guests.
Rapat Komite diambil secara musyawarah mufakat dan telah Committee meeting decisions are made by consensus and align
sesuai dengan kebutuhan bisnis bank. Forum Rapat Komite with the bank’s business needs. The Committee Meeting Forum
telah memenuhi kuorum sesuai dengan ketentuan atau has met the quorum in accordance with management regulations
kebijakan manajemen terkait Komite di bawah Direksi. and policies regarding Committees under the Board of Directors.
540 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 541
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Tingkat Kehadiran Direksi dalam Attendance Level of the Board of
Rapat Directors at Meetings
Sepanjang tahun 2025, tingkat kehadiran Direksi dalam Throughout 2025, the attendance level of the Board of Directors
rapat Komite Manajemen Risiko adalah sebagai berikut: at Risk Management Committee meetings was as follows:
Jumlah
Nama Jabatan Rapat Kehadiran %
Yulis Suandi Direktur Utama 8 100
Direktur Pemasaran
Dirhamsyah Kadir 8 100
& Syariah
8
Rakhmat Nur Kadir* Direktur Kepatuhan 5 62
Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI 8 100
Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM 8 100
*Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak 14 Mei 2025, berdasarkan RUPS LB 14 Mei 2025.
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Activity Implementation Report
Pelaksanaan kegiatan komite selama tahun 2025 dapat The committee’s activities during 2025 can be seen in the
dilihat dari agenda rapat sebagai berikut: following meeting agenda:
Tanggal Agenda Agenda
1. Presentation and proposal for approval to the Risk
1. Penyampaian dan Pengajuan Usulan Persetujuan KMR
Management Committee (RMC) regarding the
atas Pencairan Kredit/Pembiayaan Produktif yang
disbursement of productive loans/financing exceeding
melampaui Limit NPL/NPF Produktif Cabang (Konven
the Branch NPL/NPF limit (Conventional & Sharia)
& Syariah)
2. Determination of decision-making authority limits for
30 Januari 2025 2. Penetapan Limit Wewenang Memutus Pemberian pada
financing at the Sharia Business Unit
Unit Usaha Syariah
3. Presentation of Collective Allowance for Impairment
3. Penyampaian Tarif CKPN Kolektif Konven (PSAK 71)
Losses (CKPN) rates for Conventional (PSAK 71) and
dan Tarif CKPN UUS (PSAK 50-55) Triwulan I per Jan-
Sharia Business Unit (PSAK 50-55) for Q1 (January–
Mar 2025
March 2025)
1. Review Segmentasi Tarif CKPN Kolektif dan 1. Review of segmentation of Collective CKPN rates and
Impairment Kredit credit impairment
27 Februari 2. Penetapan Stop Loss Limit Dealer Berjenjang Transaksi 2. Determination of tiered dealer stop loss limits for
2025 Trading Surat Berharga & Forex trading of securities & foreign exchange transactions
3. Usulan Penambahan Limit Wewenang Pemberian 3. Proposal to increase credit approval authority limits for
kredit untuik Kredit Usaha Alsintan (KUA) Agricultural Machinery Business Loans (KUA)
1. Presentation of Collective CKPN rates for Conventional
1. Penyampaian Tarif CKPN Kolektif Konven (PSAK 71)
(PSAK 71) and Sharia Business Unit (PSAK 50-55) for
dan Tarif CKPN UUS Syariah (PSAK 50-55) Triwulan II
Q2 (April–June 2025)
30 April 2025 Periode April - Juni 2025
2. Presentation of the Bank Risk Profile Assessment
2. Penyampaian Hasil Penilaian Profil Risiko Bank Periode
results for Q1 2025
Triwulan I Tahun 2025
1. Evaluation of Individual CKPN for April 2025 (Sukses
1. Evaluasi CKPN Individual April 2025 (Sukses Omega &
Omega & Hendrik Alexander)
Hendrik Alexander)
2. Utilization of private agreement contracts for Graha
2. Penggunaan Akad Bawah Tangan pada Pembiayaan
Berkah iB and Sharia multipurpose financing for civil
Graha Bekah iB dan Multiguna Syariah bagi ASN yang
26 Mei 2025 servants whose salaries are managed by Bank Sulselbar
Gajinya ditatakelolakan pada Bank Sulselbar UUS
Sharia Business Unit
3. Usulan Penambahan Jangka Waktu Pembiayaan
3. Proposal to extend the tenor of Sharia multipurpose
Multiguna Syariah bagi ASN yang gajinya
financing for civil servants whose salaries are managed
ditatakelolakan pada PT Bank Sulselbar
by PT Bank Sulselbar
BANK SULSELBAR 541
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 542
Tanggal Agenda Agenda
1. Usulan Penambahan Limit Tansaksi (BI FAST) melalui 1. Proposal to increase transaction limits (BI-FAST)
Mobile Banking Bank Sulselbar, Khususnya bagi through Bank Sulselbar Mobile Banking, particularly
Nasabah Priority dan Tabungan Mamiri Bisnis for Priority Customers and Mamiri Business Savings
2. Usulan Perubahan Kewenangan Penyaluran Kredit PT 2. Proposal for changes in credit disbursement authority
Bank Sulselbar of PT Bank Sulselbar:
a. Perubahan Limit Wewenang Memutus Kredit a. Changes in authority limits for non-program
Non Program Cabang untuk Kredit Korporasi & branch credit decisions for corporate & commercial
Komersial, Konstruksi dan StandbyLoan Non APBD loans, construction, and non-APBD standby loans
b. Perubahan Ketentuan Pembatasan Kewenangan b. Changes in restrictions on branch credit authority
23 Juli 2025
Penyaluran Kredit Kantor Cabang Terhadap Rasio based on Branch NPL ratio
NPL Cabang c. Follow-up on the results of the Risk Management
c. Tindaklanjut hasil rapat Komite Manajemen Committee (RMC) meeting dated January 30,
Risiko (KMR) tanggal 30 Januari 2025 terkait 2025 regarding approval of branch productive
persetujuan Pencairan Kredit Produktif Cabang loan disbursement exceeding the Branch
yang melampaui limit NPL Produktif Cabang productive NPL limit
3. Penyampaian Tarif CKPN Kolektif Konven (PSAK 71) 3. Presentation of Collective CKPN rates for Conventional
dan Tarif CKPN UUS (PSAK 50-55) Triwulan III per Juli- (PSAK 71) and Sharia Business Unit (PSAK 50-55) for
Sept 2025 Q3 (July–September 2025)
1. Proposal for credit approval authority for Agricultural
1. Usulan Wewenang Memutus Kredit Usaha Alsintan
27 Agustus Machinery Business Loans (KUA)
(KUA)
2025 2. Proposal for Cash Management System (CMS)
2. Usulan Alur Pengajuan Cash Management System (CMS)
application flow
1. Proposal for the determination of Risk Appetite
1. Usulan Penetapan Risk Appetite Statement (RAS) PT
Statement (RAS) of PT Bank Sulselbar
Bank Sulselbar
2. Presentation of Collective CKPN rates for
2. Penyampaian Tarif CKPN Kolektif Konven (PSAK 71)
Conventional (PSAK 71) and Sharia Business Unit
dan Tarif CKPN UUS (PSAK 50-55) Triwulan IV per
28 Oktober (PSAK 50-55) for Q4 (October–December 2025)
Okt-Des 2025
2025 3. Proposal to increase non-cash transaction limit
3. Usulan Penambahan Kewenangan Limit Transaksi
authority for the Sharia Business Division under
Non Tunai Divisi Usaha Syariah pada SE Kewenangan
the Circular on Cash & Non-Cash Transaction Limit
Kewenangan Limit Transaksi Tunai & Non Tunai
Authority
4. Self Assessment Profile Risiko TW III Tahun 2025
4. Self-Assessment of Risk Profile Q3 2025
1. Proposal for changes in credit disbursement authority
1. Usulan Perubahan Kewenangan Penyaluran kredit PT
of PT Bank Sulselbar
Bank Sulselbar
2. Proposal for changes in limits and authority of
2. Usulan Perubahan Limit dan Wewenang Penyaluran
financing disbursement of PT Bank Sulselbar
Pembiayaan PT Bank Sulselbar
3. Proposal for extension of productive financing
3. Usulan Pengajuan perpanjangan Pencairan Pembiayaan
disbursement at Makassar, Maros, and Sengkang
29 Desember Produktif pada KCS Makassar, Maros dan Sengkang
Sharia Branches exceeding the productive NPF risk
2025 yang melampaui risk Limit NPF Produktif
limit
4. Usulan Perubahan Limit Plafond & Jangka Waktu
4. Proposal for changes in plafond limits and tenor of
Pembiayaan Murabahah emas Berkah iB PT Bank
Murabahah Gold Berkah iB financing of PT Bank
Sulselbar
Sulselbar
5. Debt Service Ratio (DSR), Rasio Anggaran Pembiayaan
5. Debt Service Ratio (DSR), ratio of consumer financing
Konsumtif terhadap Penghasilan Nasabah
allocation to customer income
Komite Pengarah Teknologi Informasi Information Technology Steering Committee
Komite Pengarah Teknologi Informasi dibentuk untuk The Information Technology Steering Committee was
mendukung Direksi dalam pengambilan keputusan, established to support the Board of Directors in decision-making,
pelaksanaan, serta penyusunan strategi dan pedoman implementation, and development of strategies and guidelines
terkait rencana strategis Teknologi Informasi yang sejalan related to the Information Technology strategic plan that aligns
dengan kegiatan usaha Perusahaan. with the Company’s business activities.
Tujuan pembentukan Komite ini adalah agar pengelolaan The purpose of establishing this Committee is to ensure the
TI perusahaan dapat dilakukan secara sistematis dan Company’s IT management is carried out systematically and
berkesinambungan untuk mencapai hasil yang maksimal. sustainably to achieve maximum results.
542 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 543
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Struktur dan Keanggotaan Komite Committee Structure and Membership
Dasar Hukum Penunjukan: Legal Basis for Appointment:
Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/K/X/2024 Board of Directors Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024
tentang Organisasi Komite Komisaris dan Komite Direksi PT concerning the Organization of the Commissioners Committee
Bank Sulselbar and the Board of Directors Committee of PT Bank Sulselbar
Periode & Masa Jabatan: Term & Term of Office:
2025 2025
Susunan Keanggotaan: Membership Composition:
Susunan Keanggotaan Komite Pengarah Teknologi Informasi
Information Technology Steering Committee Membership Composition
Ketua Direktur Utama President Director
Wakil Ketua Direktur Operasional dan TI Director in charge of Banking Operations
Sekretaris Pemimpin Divisi Teknologi Informasi Information Technology Division Leader
Director of Marketing and Sharia
Direktur Pemasaran dan Syariah
Director of Credit and MSME
Direktur Kredit dan UMKM
Compliance Director
Direktur Kepatuhan
Risk Management Division Leader (SKMR)
Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (SKMR)
Compliance Division Leader (SKK)
Anggota Tetap Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK)
Digitalization and Service Division Leader
Pemimpin Divisi Digitalisasi dan Layanan
General Division Leader (DUM)
Pemimpin Divisi Umum (DUM)
Strategy and Initiative Management Office Division Leader
Pemimpin Divisi Strategy and Initiative Management
(SIMO)
Office (SIMO)
Anggota TIdak Seluruh Pemimpin Divisi yang tidak termasuk
All Division Leaders who are not Permanent Members
Tetap Anggota Tetap
Profil Komite Pengarah Teknologi Information Technology Steering
Informasi Committee Profile
Profil Komite Pengarah Teknologi Informasi dapat ditemukan The Information Technology Steering Committee profile can be
pada bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Eksekutif dalam found in the BoD’s Profile and Executive Officers Profile sections
Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. in the Company Profile chapter of this Annual Report.
Pernyataan Independensi Anggota Committee Member Independence
Komite Statement
Komite Pengarah Teknologi Informasi secara independen The Information Technology Steering Committee independently
melapor dan bertanggung jawab kepada Direksi dalam reports to and is accountable to the Board of Directors in carrying
melaksanakan tugasnya. Independensi anggota Komite out its duties. The independence of the Information Technology
Pengarah Teknologi Informasi tercermin dari hubungan Steering Committee members is reflected in their familial,
kekeluargaan, hubungan keuangan, kepengurusan, dan financial, management, and shareholding relationships in Bank
kepemilikan saham di Bank Sulselbar serta perusahaan Sulselbar and other companies.
lainnya.
BANK SULSELBAR 543
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 544
Pernyataan Independensi Komite Pengarah Teknologi The Information Technology Steering Committee Independence
Informasi adalah sebagai berikut: Statement is as follows:
• Tidak memiliki hubungan keluarga dengan dewan • They have no family relationships with the Board of
komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota Komite Commissioners, directors, and/or fellow members of the
Pengarah Teknologi Informasi. Information Technology Steering Committee.
• Tidak memiliki hubungan keuangan dengan dewan • They have no financial relationships with the Board of
komisaris dan direksi. Commissioners and directors.
• Tidak memiliki hubungan kepengurusan di Bank • They have no management relationships with Bank Sulselbar
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi. or affiliated companies.
• Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di Bank • They have no shareholding relationships in Bank Sulselbar.
Sulselbar. • They do not serve as administrators of political parties or
• Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik atau local government officials.
pejabat pemerintah daerah.
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Tugas dan tanggung jawab Komite Pengarah Teknologi The duties and responsibilities of the Information Technology
Informasi (KPTI) secara umum diatur sebagai berikut: Steering Committee (KPTI) are generally regulated as follows:
1. Menyusun Rencana Strategis TI (Information Technology 1. Developing an IT Strategic Plan (ITS) that aligns with the
Strategic Plan) yang sesuai dengan rencana strategis Bank’s strategic business plan, taking into account:
kegiatan usaha Bank dengan mempertimbangkan:
a) Faktor efisiensi dan efektivitas. a) Efficiency and effectiveness factors.
b) Rencana pelaksanaan (road-map) untuk memenuhi b) An implementation plan (roadmap) to meet IT needs
kebutuhan TI yang mendukung strategi bisnis that support the Bank’s business strategy. The roadmap
Bank. Road map terdiri dari kondisi saat ini (current consists of the current state, the desired future state, and
state), kondisi yang ingin dicapai (future state), the steps to be taken to achieve the future state.
serta langkah-langkah yang akan dilakukan untuk
mencapai future state. c) Required resources.
c) Sumber daya yang dibutuhkan. d) Benefits to be gained when the plan is implemented.
d) Keuntungan/manfaat yang akan diperoleh saat
rencana diterapkan.
2. Merumuskan kebijakan dan prosedur TI utama, seperti 2. Formulating key IT policies and procedures, such as IT
kebijakan pengamanan TI dan manajemen risiko terkait security policies and risk management related to IT use at the
penggunaan TI di Bank. Bank.
3. Mengevaluasi kesesuaian proyek-proyek TI yang 3. Evaluating the alignment of approved IT projects with the IT
disetujui dengan Rencana Strategis TI. Strategic Plan.
4. Menetapkan status prioritas proyek TI yang bersifat 4. Determining the priority status of critical IT projects (those
kritikal (berdampak signifikan terhadap kegiatan with a significant impact on the Bank’s operations), such as
operasional Bank), misalnya pergantian Core Banking the replacement of the Core Banking System, Production
System, Server Production, Topologi Jaringan, dan Server, Network Topology, and others.
lainnya.
5. Mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan proyek-proyek TI 5. Evaluate the compliance of IT project implementation
dengan rencana proyek (project charter) yang disepakati with the project charter agreed upon in the Service Level
dalam Service Level Agreement. Agreement.
6. Mengevaluasi kesesuaian TI dengan kebutuhan sistem 6. Evaluate the compliance of IT with the management
informasi manajemen yang mendukung pengelolaan information system requirements that support the
kegiatan usaha Bank. management of the Bank’s business activities.
7. Mengevaluasi efektivitas langkah-langkah minimalisasi 7. Evaluate the effectiveness of risk-minimizing measures for
risiko atas investasi Bank pada sektor TI dan memastikan the Bank’s IT investments and ensure that these investments
bahwa investasi tersebut memberikan kontribusi contribute to the achievement of the Bank’s business
terhadap tercapainya tujuan bisnis Bank. objectives.
544 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 545
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
8. Melakukan pemantauan atas kinerja TI dan upaya 8. Monitor IT performance and its improvement efforts,
peningkatannya, misalnya dengan mendeteksi for example by detecting IT deficiencies and measuring
kekurangan TI serta mengukur efektivitas dan efisiensi the effectiveness and efficiency of IT security policy
penerapan kebijakan pengamanan TI. implementation.
9. Mengupayakan penyelesaian berbagai masalah terkait TI 9. Strive to resolve various IT-related issues that cannot
yang tidak dapat diselesaikan oleh satuan kerja pengguna be resolved by user and implementing work units. The
dan penyelenggara. Komite dapat memfasilitasi Committee can facilitate the relationship between these two
hubungan antara kedua satuan kerja tersebut. work units.
10. Mengevaluasi kecukupan dan alokasi sumber daya 10. Evaluate the adequacy and allocation of the Bank’s resources.
yang dimiliki Bank. Apabila sumber daya yang ada tidak If existing resources are inadequate and the Bank will use
memadai dan Bank akan menggunakan jasa pihak lain the services of another party for IT implementation, the IT
dalam penyelenggaraan TI, maka Komite Pengarah TI Steering Committee must ensure that the Bank has relevant
harus memastikan bahwa Bank telah memiliki kebijakan policies and procedures in place.
dan prosedur terkait. 11. Hold an Information Technology Steering Committee meeting
11. Melakukan rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi at least once a year.
minimal satu kali dalam setahun.
Pedoman Kerja Komite Pengarah Information Technology Steering
Teknologi Informasi Committee Work Guidelines
Komite Teknologi Informasi memiliki pedoman kerja The Information Technology Committee has work guidelines for
dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya yang carrying out its duties and responsibilities, which refer to Board
mengacu pada Surat Keputusan Direksi Nomor SK/048/ of Directors Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024 dated October
DIR/K/X/2024 tanggal 15 Oktober 2024 tentang Standar 15, 2024, concerning the Standard Operating Procedures (SOP)
Operasional Prosedur (SOP) Organisasi Komite Komisaris for the Organization of the Board of Commissioners and Board of
dan Komite Direksi PT Bank Sulselbar. Directors Committees of PT Bank Sulselbar.
Kebijakan Rapat, Kuorum, dan Meeting Policy, Quorum, and Decision-
Pengambilan Keputusan Making
Kebijakan rapat komite dilakukan minimal satu kali dalam Committee meetings are held at least once every six months or
enam bulan atau sesuai kebutuhan, di tempat, waktu, dan as needed, at a predetermined location, time, and date, so that
tanggal tertentu yang telah ditetapkan, sehingga seluruh all members can schedule their attendance. Meeting agendas
anggota dapat mengatur waktu untuk kehadirannya. Agenda are chaired by the Chair and/or alternate Chair and attended
rapat dipimpin oleh Ketua dan/atau Ketua pengganti serta by committee members and invited guests. Committee meeting
dihadiri oleh anggota komite dan undangan. Keputusan decisions are made by consensus and are in accordance with the
Rapat Komite diambil secara musyawarah mufakat dan telah Bank’s business needs. The Committee Meeting Forum has met
sesuai dengan kebutuhan bisnis Bank. Forum Rapat Komite the quorum in accordance with the provisions and management
telah memenuhi kuorum sesuai ketentuan atau kebijakan policies regarding Committees under the Board of Directors.
manajemen terkait Komite di bawah Direksi.
Tingkat Kehadiran Direksi dalam Board of Directors’ Attendance at
Rapat Komite Committee Meetings
Tingkat kehadiran Direksi dalam rapat Komite Pengarah Board of Directors’ attendance at Information Technology
Teknologi Informasi selama tahun 2025 adalah sebagai Steering Committee meetings during 2025 was as follows:
berikut:
BANK SULSELBAR 545
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 546
Jumlah
Nama Jabatan Rapat Kehadiran %
Yulis Suandi Direktur Utama 1 100%
Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI 1 100%
Dirhamsyah Kadir Direktur Pemasaran & Syariah 1 - -
Rakhmat Nur Kadir* Direktur Kepatuhan - -
Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM - -
* Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak 14 Mei 2025, berdasarkan RUPS LB 14 Mei 2025.
* Serves as Director of Compliance since May 14, 2025, based on the Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS) held on May 14, 2025.
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Committee Activity Implementation
Komite Report
Pelaksanaan kegiatan komite untuk tahun 2025 dapat dilihat The committee’s activities for 2025 can be seen in the following
dari agenda rapat berikut: meeting agenda:
Tanggal Agenda Rapat Meeting Agenda
Membahasa isu penting Teknologi Informasi Bank dan Discussing important issues of Bank Information Technology
1 Oktober 2025
Perkembangannya and its Development
Komite Manajemen Sumber Daya Human Resources Management
Manusia Committee
Komite Manajemen Sumber Daya Manusia dibentuk The Human Resources Management Committee was established
untuk membantu Direksi dalam memberikan saran dan to assist the Board of Directors in providing strategic advice
rekomendasi strategis di bidang Sumber Daya Manusia. and recommendations in the field of Human Resources. These
Rekomendasi ini dapat digunakan sebagai acuan dalam recommendations can be used as a reference in decision-making
pengambilan keputusan dan penetapan kebijakan umum and establishing general policies related to the implementation
terkait pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi. Tugas of the Board of Directors’ duties and responsibilities. These duties
tersebut mencakup perumusan kebijakan, pengawasan include formulating policies, overseeing policy implementation,
pelaksanaan kebijakan, pemantauan perkembangan dan monitoring the development and condition of Human Resources,
kondisi Sumber Daya Manusia, serta memberikan saran and providing recommendations and corrective measures in
dan langkah perbaikan yang sesuai dengan peraturan accordance with employment regulations in the banking sector
ketenagakerjaan di sektor perbankan dan Undang-Undang and the applicable Indonesian Manpower Law. The Human
Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia. Komite Resources Management Committee is also responsible for
Manajemen Sumber Daya Manusia juga bertanggung deciding on promotions, transfers, and demotions for employees
jawab untuk memutuskan promosi, mutasi, dan demosi with positions at least equivalent to Head of Department.
bagi karyawan dengan jabatan minimal setara Kepala
Departemen.
· Dasar Hukum Penunjukan · Legal Basis for Appointment
Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/K/X/2024 BoD’s Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024 concerning the
tentang Organisasi Komite Komisaris dan Komite Direksi Organization of the Commissioners Committee and the
PT Bank Sulselbar. Directors Committee of PT Bank Sulselbar.
· Periode & Masa Jabatan: · Term & Term of Office:
2025 2025
546 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 547
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
· Susunan Keanggotaan · Membership Composition
Susunan Komite Manajemen Sumber Daya Manusia | Human Resources Management Committee Membership Composition
Ketua Direktur Utama President Director
Wakil Ketua Direktur Kepatuhan Compliance Director
Sekretaris Pemimpin Divisi Human Capital Head of Human Capital Division
Direktur Pemasaran dan Syariah Director of Marketing and Sharia
Anggota Tetap Direktur Operasional dan TI Director of Operational and IT
Direktur Kredit dan UMKM Director of Credit and UMKM
Head of Internal Audit and Anti-Fraud Division
Pemimpin Divisi Audit Intern dan Anti Fraud (SKAI)
(SKAI)
Anggota Tidak Tetap Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK)
Head of Compliance Division (SKK)
Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (SKMR)
Head of Risk Management Division (SKMR)
Staff Supporting Group Komite Human Resources Management
Manajemen Sumber Daya Manusia Committee Staff Supporting Group
(SSG-KMSDM) (SSG-KMSDM)
Dalam pelaksanaannya, Komite Manajemen Sumber Daya In its implementation, the Human Resources Management
Manusia dibantu oleh SSG Manajemen Sumber Daya Committee is assisted by the Human Resources Management
Manusia (SSG KMSDM). SSG (SSG KMSDM).
Profil Komite Manajemen Sumber Human Resources Management
Daya Manusia Committee Profile
Profil Komite Manajemen Sumber Daya Manusia dapat The profile of the Human Resources Management Committee
dilihat pada bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Eksekutif can be found in the BoD’s Profile and Executive Officers Profile
dalam Bab Profil Perusahaan pada Laporan Tahunan ini. sections in the Company Profile chapter of this Annual Report.
Independensi Anggota Komite Independence of Committee Members
Komite Manajemen Sumber Daya Manusia secara The Human Resources Management Committee independently
independen melapor dan bertanggung jawab kepada Direksi reports and is accountable to the Board of Directors in carrying
dalam menjalankan tugasnya. Independensi anggota Komite out its duties. The independence of the Human Resources
Manajemen Sumber Daya Manusia tercermin dari hubungan Management Committee members is reflected in their family
kekeluargaan, hubungan keuangan, kepengurusan, dan relationships, financial relationships, management relationships,
kepemilikan saham di Bank Sulselbar serta perusahaan lain. and share ownership in Bank Sulselbar and other companies.
Pernyataan Independensi Komite Manajemen Sumber Daya The Human Resources Management Committee’s Independence
Manusia adalah sebagai berikut: Statement is as follows:
• Tidak memiliki hubungan keluarga dengan dewan • No family relationships with members of the Board of
komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota Komite Commissioners, directors, and/or fellow members of the
Manajemen Sumber Daya Manusia. Human Resources Management Committee.
• Tidak memiliki hubungan keuangan dengan dewan • No financial relationships with members of the Board of
komisaris dan direksi. Commissioners and directors.
• Tidak memiliki hubungan kepengurusan di Bank • No management relationships with Bank Sulselbar or
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi. affiliated companies.
• Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di Bank • Has no shareholding in Bank Sulselbar.
Sulselbar.
• Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik atau • Does not hold any position as a political party official or a
pejabat pemerintah daerah. regional government official.
BANK SULSELBAR 547
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 548
Tugas SSG-KMSDM Duties of the SSG-KMSDM
Merumuskan dan merekomendasikan kebijakan-kebijakan Formulate and recommend human resource policies to the Board
sumber daya manusia kepada Direksi. of Directors.
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Tugas dan tanggung jawab Komite Manajemen Sumber Daya The duties and responsibilities of the Human Resource
Manusia secara garis besar adalah sebagai berikut: Management Committee are broadly as follows:
1. Menetapkan kebijakan kepegawaian. 1. Establish personnel policies.
2. Mengevaluasi kebijakan kepegawaian. 2. Evaluate personnel policies.
3. Memonitor pelaksanaan kebijakan oleh unit kerja yang 3. Monitor policy implementation by HR work units.
membidangi SDM.
Pedoman Kerja Komite Manajemen Human Resources Management
Sumber Daya Manusia Committee Work Guidelines
Komite Manajemen Sumber Daya Manusia memiliki The Human Resources Management Committee has work
pedoman kerja dalam menjalankan tugas dan tanggung guidelines for carrying out its duties and responsibilities, referring
jawabnya, mengacu pada Surat Keputusan Direksi Nomor to Board of Directors Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024
SK/048/DIR/K/X/2024 tanggal 15 Oktober 2024 tentang dated October 15, 2024, concerning the Standard Operating
Standar Operasional Prosedur (SOP) Organisasi Komite Procedures (SOP) for the Organization of the Commissioners
Komisaris dan Komite Direksi PT Bank Sulselbar. Committee and the BoD’s Committee of PT Bank Sulselbar.
Kebijakan Rapat, Kuorum, dan Meeting Policy, Quorum, and Decision-
Pengambilan Keputusan Making
Sesuai dengan SOP GCG Bank Sulselbar, Komite Manajemen In accordance with Bank Sulselbar’s GCG SOP, the Human
Sumber Daya Manusia menyelenggarakan rapat minimal Resources Management Committee holds a minimum of one
satu kali dalam sebulan, dan jumlah tersebut dapat berubah meeting per month, and the number of meetings may change
sesuai kebutuhan yang disepakati oleh semua anggota as needed, as agreed by all members of the Human Resources
Komite Manajemen Sumber Daya Manusia. Agenda rapat Management Committee. The meeting agenda is chaired by
dipimpin oleh Ketua dan/atau Ketua pengganti serta dihadiri the Chair and/or alternate Chair and attended by committee
oleh anggota komite dan undangan. Keputusan Rapat members and invited guests. Decisions at Committee Meetings
Komite diambil secara musyawarah mufakat dan sesuai are made by consensus and in accordance with the Bank’s
dengan kebutuhan bisnis Bank. Forum Rapat Komite telah business needs. The Committee Meeting Forum has met quorum
memenuhi kuorum sesuai dengan ketentuan atau kebijakan in accordance with the provisions and management policies
manajemen terkait Komite di bawah Direksi. regarding Committees under the Board of Directors.
Tingkat Kehadiran Direksi dalam Attendance of the Board of Directors in
Rapat Komite Committee Meetings
Tingkat kehadiran Direksi dalam rapat Komite Manajemen The attendance of the Board of Directors in Human Resources
Sumber Daya Manusia selama tahun 2025 adalah sebagai Management Committee meetings during 2025 was as follows:
berikut:
548 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 549
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Jumlah
Nama Jabatan Rapat Kehadiran %
Yulis Suandi Direktur Utama 6 100%
Dirhamsyah Kadir Direktur Pemasaran & Syariah 6 100%
Rakhmat Nur Kadir* Direktur Kepatuhan 6 5 83%
Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI 6 100%
Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM 6 100%
* Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak 14 Mei 2025, berdasarkan RUPS LB 14 Mei 2025
* Serves as Director of Compliance since May 14, 2025, based on the Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS) held on May 14, 2025.
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Committee Activity Implementation
Komite Report
Pelaksanaan kegiatan komite selama tahun 2025 dapat The committee’s activities during 2025 can be seen in the
dilihat dari agenda rapat sebagai berikut: following meeting agenda:
Tanggl Agenda Meeting Agenda
1. Pembahasan Evaluasi Status Kepegawaian Calon 1. Discussion on the evaluation of employment status
Pegawai Menjadi Pegawai Tetap of probationary employees to be appointed as
2. Usulan Pembayaran Tunjangan Hari Raya Idul permanent employees
Rabu, 30 April 2025
Adha 1446 H 2. Proposal for the payment of Eid al-Adha Holiday
3. Penetapan Pelaksana Tugas Pemimpin Cabang Allowance (THR) for 1446 H
Mamasa 3. Appointment of Acting Branch Manager of Mamasa
Branch
1. Pembahasan Masa Jabatan Dana Pensiun Bank 1. Discussion on the term of office of the Bank Sulselbar
Sulselbar Pension Fund
2. Pembahasan Peninjauan Klasifikasi Cabang 2. Discussion on the review of the classification of
Parepare Parepare Branch
3. Pengusulan Alih status Tenaga Magang 3. Proposal for the conversion of internship status
Senin, 12 Juni 2025 4. Pengusulan Strategi Pengelolaan Sistem Promosi 4. Proposal for promotion system management strategy
5. Pembahasan Usulan Tenaga Pemasar 5. Discussion on the proposal for marketing personnel
6. Penyampaian Hasil Assesment Pegawai Fungsional 6. Presentation of the assessment results of functional
7. Pembahasan Mutasi dan Rotasi Pegawai employees
8. Hal-hal lain terkait Pengelolaan SDM 7. Discussion on employee transfers and rotations
8. Other matters related to Human Capital management
1. Usulan Pembayaran Uang Pendidikan 1. Proposal for education allowance payment
2. Usulan perpanjangan usia pensiun menjadi 55 2. Proposal to extend the retirement age to 55 years
Rabu, 02 Juli 2025 tahun 3. Adjustment of payment for Extended Leave Benefit
3. Penyesuaian Pembayaran Bantuan Uang (BUPC)
Pelaksanaan Cuti (BUPC) Besar 4. Other matters related to Human Capital management
4. Hal-hal lain terkait Pengelolaan SDM
1. Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas Sementara 1. Appointment of Temporary Acting Branch Manager of
Selasa, 19 Agustus
Pemimpin PT Bank Sulselbar Cabang Utama PT Bank Sulselbar Main Branch Makassar
2025
Makassar 2. Other matters related to Human Capital management
2. Hal-hal lain terkait Pengelolaan SDM
1. Pembahasan Kandidat Eligible Pemimpin Cabang 1. Discussion on eligible candidates for Branch Manager
2. Persetujuan Formasi Ideal SDM tahun 2025 positions
3. Evaluasi Kinerja Tenaga Prohire 2. Approval of the ideal Human Capital formation for
Jum’at, 10 Oktober
4. Evaluasi Kinerja Tenaga Kontrak Bank 2025
2025
5. Pembahasan Mutasi dan Rotasi internal Pegawai 3. Performance evaluation of professional hire personnel
4. Performance evaluation of contract employees
5. Discussion on internal employee transfers and
rotations
BANK SULSELBAR 549
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 550
Tanggl Agenda Meeting Agenda
1. Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas Sementara 1. Appointment of Temporary Acting Head of
(Plts.) Pemimpin Divisi Kepatuhan PT Bank Compliance Division (Plts.) of PT Bank Sulselbar
Sulselbar. 2. Resignation request of Ms. Faramitha Sari Azis
2. Permohonan Pengunduran Diri Sdri. Faramitha Palipangan (Junior Credit Analyst, Middle Credit
Sari Azis Palipangan (Junior Analis Kredit Department, Corporate & Commercial Division)
Menengah Dept. Kredit Menengah Divisi 3. Employment status:
Korporasi & Komersial) o AIA (Assistant Operations Officer, Operations &
Kamis, 06 November
3. Status Kepegawaian General Section, Pangkep Branch)
2025
• AIA (Asst Operasional Seksi Operasional & o AF (NPL Analyst, Pangkep Branch, Special Unit
Umum Cabang Pangkep) for Credit Recovery and Resolution)
• AF. (Analis NPL Cabang Pangkep Unit Khusus 4. Appeal case of ASF (Productive Credit Analyst,
Penyelamatan & Penyelesaian Kredit) Sengkang Branch)
4. Banding an ASF(Analis Kredit Produktif Cab 5. Imposition of penalty in the name of Bachtiar MDB
Sengkang) 6. Other matters related to Human Capital management
5. Pengenaan Denda atasnama BachtiarMDB
6. Hal-hal lain terkait Pengelolaan SDM
Komite Manajemen Efisiensi Efficiency Management Committee
Komite Manajemen Efisiensi dibentuk untuk membantu The Efficiency Management Committee was established to
Direksi dalam memberikan saran dan rekomendasi assist the Board of Directors in providing strategic advice and
strategis terkait penyusunan serta pengembangan strategi recommendations regarding the formulation and development of
pengendalian biaya, guna meningkatkan efisiensi bank cost control strategies to improve bank efficiency as part of risk
sebagai bagian dari manajemen risiko. management.
Struktur dan Keanggotaan Komite Committee Structure and Membership
· Dasar Hukum Penunjukan · Legal Basis for Appointment
Pembentukan Komite Manajemen Efisiensi ditetapkan The establishment of the Efficiency Management Committee
dalam Keputusan Direksi Nomor: SK/048/DIR/ is stipulated in Board of Directors Decree Number: SK/048/
K/X/2024 tentang Komite Pengendalian Efisiensi. DIR/K/X/2024 concerning the Efficiency Control Committee.
· Periode & Masa Jabatan: · Term & Term of Office:
2025 2025
· Susunan Keanggotaan · Membership Composition
Susunan Keanggotaan Komite Manajemen Efisiensi
Composition of Efficiency Management Committee Membership
Ketua Direktur Utama President Director
Wakil Ketua Direktur Operasional dan TI Director of Banking Operations and IT
Sekretaris Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi Head of Finance and Accounting Division
Direktur Pemasaran dan Syariah Director of Marketing and Sharia
Direktur Kredit dan UMKM Director of Credit and MSME
Direktur Kepatuhan Compliance Director
Anggota Tetap Pemimpin Divisi Umum Head of General Division
Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Head of Fund and Services Division
Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK) Head of Compliance Division (SKK)
Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (SKMR) Head of Risk Management Division (SKMR)
Seluruh Pemimpin Divisi yang tidak masuk dalam All Division Leaders who are not included in Permanent
Anggota Tidak
Anggota Tetap (disesuaikan dengan relevansi Members (adjusted to the relevance of the meeting
Tetap
pembahasan rapat) discussion)
550 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 551
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Profil Komite Committee Profile
Profil Komite Manajemen Efisiensi dapat ditemukan dalam The profile of the Efficiency Management Committee can be
bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Eksekutif di Bab found in the Directors’ Profile and Executive Officers’ Profile
Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. sections of the Company Profile chapter of this Annual Report.
Independensi Anggota Komite Independence of Committee Members
Komite Manajemen Efisiensi melapor dan bertanggung The Efficiency Management Committee reports and is
jawab secara independen kepada Direksi dalam menjalankan independently accountable to the Board of Directors in carrying
tugasnya. Independensi anggota Komite ini tercermin out its duties. The independence of the Committee members is
dari keterkaitan kekeluargaan, hubungan keuangan, reflected in their familial relationships, financial relationships,
kepengurusan, dan kepemilikan saham di Bank Sulselbar management relationships, and share ownership in Bank
serta perusahaan lainnya. Sulselbar and other companies.
Pernyataan Independensi Komite Manajemen Efisiensi The Efficiency Management Committee’s Independence
adalah sebagai berikut: Statement is as follows:
• Tidak memiliki hubungan keluarga dengan anggota • They have no family relationships with members of the Board
dewan komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota of Commissioners, directors, and/or fellow members of the
Komite Manajemen Efisiensi. Efficiency Management Committee.
• Tidak memiliki hubungan keuangan dengan dewan • They have no financial relationships with members of the
komisaris dan direksi. Board of Commissioners and directors.
• Tidak memiliki hubungan kepengurusan di Bank • They have no management relationships with Bank Sulselbar
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi. or affiliated companies.
• Tidak memiliki kepemilikan saham di Bank Sulselbar. • They have no share ownership in Bank Sulselbar.
• Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik atau • They do not serve as administrators of political parties or
pejabat pemerintah daerah. local government officials.
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Tugas dan tanggung jawab Komite Manajemen Efisiensi The general duties and responsibilities of the Efficiency
secara umum adalah: Management Committee are:
1. Menyusun dan menetapkan kebijakan serta strategi 1. Developing and establishing cost control policies and
pengendalian biaya untuk meningkatkan efisiensi bank strategies to improve bank efficiency as part of the
sebagai bagian dari proses manajemen risiko operasional. operational risk management process.
2. Komponen biaya yang menjadi tanggung jawab Komite 2. Cost components for which the Committee is responsible
meliputi biaya di luar Biaya Bunga Dana Pihak Ketiga, include costs excluding Interest on Third Party Funds, Asset
Biaya Penyisihan Aktiva, dan Biaya Tenaga Kerja. Allowance Costs, and Labor Costs.
3. Menyusun prosedur, menetapkan limit, kewenangan, 3. Developing procedures, establishing limits, authorities,
dan sistem distribusi pengeluaran biaya dengan and distribution systems for cost expenditures, taking into
memperhatikan efektivitas sistem pengendalian. account the effectiveness of the control system.
4. Melakukan evaluasi kinerja unit kerja dalam pengendalian 4. Evaluating the performance of work units in cost control.
biaya. 5. Efficiency Committee meetings are held at least once every
5. Rapat Komite Efisiensi diselenggarakan minimal satu kali three months.
dalam tiga bulan.
BANK SULSELBAR 551
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 552
Pedoman Kerja Komite Efisiensi Efficiency Committee Work Guidelines
Komite Efisiensi memiliki pedoman kerja yang mengacu pada The Efficiency Committee has work guidelines that refer to Board
Surat Keputusan Direksi Nomor SK/048/DIR/K/X/2024 of Directors Decree Number SK/048/DIR/K/X/2024 dated
tanggal 15 Oktober 2024 tentang Standar Operasional October 15, 2024, concerning Standard Operating Procedures
Prosedur (SOP) Organisasi Komite Komisaris dan Komite (SOP) for the Organization of the Board of Commissioners and
Direksi PT Bank Sulselbar. Board of Directors Committees of PT Bank Sulselbar.
Kebijakan Rapat, Kuorum, dan Meeting Policy, Quorum, and Decision-
Pengambilan Keputusan Making
Sesuai dengan SOP GCG Bank Sulselbar, Komite In accordance with Bank Sulselbar’s GCG SOP, the Efficiency
Pengendalian Efisiensi menyelenggarakan rapat minimal Management Committee meets at least once a month, and
satu kali dalam sebulan, dan frekuensi ini dapat disesuaikan this frequency can be adjusted as needed and agreed upon
sesuai kebutuhan yang disepakati oleh semua anggota by all Committee members. The meeting agenda is chaired
Komite. Agenda rapat dipimpin oleh Ketua dan/atau Ketua by the Chair and/or alternate Chair, attended by committee
pengganti, dihadiri oleh anggota komite serta undangan. members and invited guests. Committee meeting decisions are
Keputusan Rapat Komite diambil melalui musyawarah made through consensus and adjusted to the Bank’s business
mufakat dan disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Bank. needs. The Committee Meeting Forum has met the quorum in
Forum Rapat Komite telah memenuhi kuorum sesuai accordance with the provisions and management policies related
ketentuan atau kebijakan manajemen terkait Komite di to Committees under the Board of Directors.
bawah Direksi.
Tingkat Kehadiran Direksi dalam Board of Directors’ Attendance at
Rapat Komite Committee Meetings
Selama tahun 2025, tidak ada kegiatan Komite Manajemen During 2025, there were no Efficiency Management Committee
Efisiensi. activities.
Komite Produk, Jaringan, dan Product, Network, and Delivery Channel
Delivery Channel Committee
Komite Produk, Jaringan, dan Delivery Channel dibentuk The Product, Network, and Delivery Channel Committee was
untuk memberikan saran dan rekomendasi kepada Direksi established to provide advice and recommendations to the Board
dalam menyusun dan menetapkan rencana strategis bank of Directors in preparing and establishing the bank’s strategic
serta untuk mengevaluasi rencana bank yang telah disusun, plan and to evaluate the bank’s existing plans, both medium-
baik rencana jangka menengah maupun jangka panjang. term and long-term.
Struktur dan Keanggotaan Komite Committee Structure and Membership
· Dasar Hukum Penunjukan · Legal Basis for Appointment
Pembentukan Komite Produk, Jaringan, dan Delivery The establishment of the Product, Network, and Delivery
Channel ditetapkan berdasarkan Keputusan Direksi No. Channel Committee was determined based on Board of
SK/100/DIR/K/XII/2023 tentang Organisasi Komite Directors Decree No. Decree of the Board of Commissioners
Komisaris dan Komite Direksi PT Bank Sulselbar. and Board of Directors of PT Bank Sulselbar concerning the
Organization of the BoC’s and BoD’s.
552 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 553
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
· Periode & Masa Jabatan: · Term and Term of Office:
2025 2025
· Susunan Keanggotaan · Membership Composition
Susunan Keanggotaan Komite Produk, Jaringan dan Delivery Channel
Membership Composition of Product, Network and Delivery Channel Committee
Ketua Direktur Utama President Director
Direktur Pemasaran dan Syariah Director of Marketing and Sharia
Direktur Operasional dan TI Director of Banking Operations and IT
Wakil Ketua
Direktur Kredit dan UMKM Director of Credit and MSME
Direktur Kepatuhan Compliance Director
Pemimpin Divisi SIMO (Strategy and Initiative Head of SIMO Division (Strategy and Initiative
Sekretaris
Management Office) Management Office)
Pemimpin Divisi Teknologi dan Informasi (DTI) Head of Technology and Information Division (DTI)
Pemimpin Divisi Dana dan Jasa (DJS) Head of Fund and Services Division (DJS)
Pemimpin Divisi Unit Usaha Syariah (DSY) Head of Sharia Business Unit Division (DSY)
Pemimpin Divisi Digitalisasi dan Layanan (DDL) Head of Digitalization and Services Division (DDL)
Pemimpin Divisi Treasury (DTR) Head of Treasury Division (DTR)
Anggota Tetap Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial (DKK) Head of Corporate and Commercial Division (DKK)
Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer (DRK) Head of Retail and Consumer Division (DRK)
Pemimpin Divisi International Banking (DIB) Head of International Banking Division (DIB)
Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi (DKA) Head of Finance and Accounting Division (DKA)
Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK) Head of Compliance Division (SKK)
Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (SKMR) Head of Risk Management Division (SKMR)
All Division Leaders who are not Permanent Members
Anggota Tidak Seluruh Pemimpin Divisi yang tidak termasuk Anggota
(adjusted according to the relevance of the meeting
Tetap Tetap (disesuaikan dengan relevansi pembahasan rapat)
discussion)
Profil Komite Produk, Jaringan dan Product, Network, and Delivery Channel
Delivery Channel Committee Profile
Profil Komite Produk, Jaringan, dan DeliveryChannel The profile of the Product, Network, and Delivery Channel
dapat dilihat pada bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Committee can be found in the BoD’s Profile and Executive
Eksekutif dalam Bab Profil Perusahaan pada Laporan Officer Profile sections in the Company Profile chapter of this
Tahunan ini. Annual Report.
Pernyataan Independensi Komite Committee Independence Statement
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Komite In carrying out its duties and responsibilities, the Product,
Produk, Jaringan, dan DeliveryChannel bertindak secara Network, and Delivery Channel Committee acts independently
independen dan tidak menerima atau melakukan intervensi and does not accept or intervene with or influence other parties.
dari atau kepada pihak lain. Anggota Komite Produk, Members of the Product, Network, and Delivery Channel
Jaringan dan DeliveryChannel yang berasal dari luar bank Committee who are external to the bank must not have any
tidak boleh memiliki kepentingan atau keterkaitan pribadi personal interests or relationships that could potentially create a
yang berpotensi menimbulkan benturan kepentingan conflict of interest with the bank.
(conflict of interest) dengan bank.
Pernyataan Independensi Komite Produk, Jaringan, dan The Product, Network, and Delivery Channel Committee’s
DeliveryChannel sebagai berikut : Independence Statement is as follows:
• Tidak memiliki hubungan keluarga dengan dewan • No family relationships with members of the Board of
komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota Komite Commissioners, directors, and/or fellow members of the
BANK SULSELBAR 553
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 554
Produk, Jaringan dan DeliveryChannel. Product, Network, and Delivery Channel Committee.
• Tidak memiliki hubungan keuangan dengan dewan • No financial relationships with members of the Board of
komisaris dan direksi. Commissioners or directors.
• Tidak memiliki hubungan kepengurusan di Bank • No management relationships with Bank Sulselbar or
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi. affiliated companies.
• Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di Bank • No shareholdings in Bank Sulselbar.
Sulselbar. • Not serving as a political party administrator or regional
• Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik atau government official.
pejabat pemerintah daerah.
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Tugas dan tanggung jawab Komite Produk, Jaringan, dan The duties and responsibilities of the Product, Network, and
DeliveryChannel adalah sebagai berikut: Delivery Channel Committee are as follows:
1. Menetapkan dan memutuskan kebijakan serta strategi 1. Establishing and deciding on business policies and strategies
bisnis melalui produk/aktivitas baik di segmen ritel for products/activities in both the retail and corporate
maupun korporasi. segments.
2. Menetapkan dan memutuskan keberlangsungan produk/ 2. Establishing and deciding on the sustainability of products/
aktivitas berdasarkan rekomendasi Inisiator/Pemilik activities based on recommendations from the Initiator/
produk. Product Owner.
3. Membahas dan menyelesaikan permasalahan bisnis 3. Discussing and resolving strategic business issues related to
terkait Produk, Jaringan, dan DeliveryChannel yang Products, Networks, and Delivery Channels.
bersifat strategis. 4. Establishing and deciding on network development strategies
4. Menetapkan dan memutuskan kebijakan strategi in accordance with the bank’s needs.
pengembangan jaringan sesuai dengan kebutuhan bank. 5. Establishing and deciding on the type and number of branch
5. Menetapkan dan memutuskan jenis serta jumlah jaringan networks listed in the Bank’s Business Plan.
kantor yang tercantum dalam Rencana Bisnis Bank. 6. Establishing and deciding on policies to create a culture
6. Menetapkan dan memutuskan kebijakan untuk of compliance in all bank business activities at every
menciptakan budaya kepatuhan dalam seluruh kegiatan organizational level.
usaha bank pada setiap jenjang organisasi. 7. This committee not only discusses new products but also
7. Komite ini tidak hanya membahas produk baru, tetapi reviews and evaluates existing products.
juga membahas dan mengevaluasi produk-produk lama.
Pedoman Kerja Komite Produk, Product, Network, and Delivery Channel
Jaringan, dan Delivery Channel Committee Work Guidelines
Komite memiliki pedoman kerja yang mengacu pada Surat The Committee’s work guidelines refer to Board of Directors
Keputusan Direksi Nomor SK/048/DIR/K/X/2024 tanggal Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024 dated October 15, 2024,
15 Oktober 2024 mengenai Standar Operasional Prosedur concerning the Standard Operating Procedures (SOP) for the
(SOP) Organisasi Komite Komisaris dan Komite Direksi PT Organization of the Commissioners’ Committee and the Board of
Bank Sulselbar. Directors’ Committee of PT Bank Sulselbar.
Kebijakan Rapat, Kuorum, dan Meeting Policy, Quorum, and Decision-
Pengambilan Keputusan Making
Sesuai dengan SOP GCG Bank Sulselbar, Komite Produk, In accordance with Bank Sulselbar’s GCG SOP, the Product,
Jaringan, dan DeliveryChannel menyelenggarakan rapat Network, and Delivery Channel Committee holds meetings at
minimal satu kali dalam sebulan. Jumlah tersebut dapat least once a month. This number can change as needed, as agreed
554 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 555
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
berubah sesuai kebutuhan yang telah disepakati oleh semua upon by all members of the Product, Network, and Delivery
anggota Komite Produk, Jaringan dan Delivery Channel. Channel Committee. The meeting agenda is chaired by the Chair
Agenda rapat dipimpin oleh Ketua dan/atau Ketua pengganti, and/or alternate Chair, and attended by committee members
serta dihadiri oleh anggota komite dan undangan. Keputusan and invited guests. Committee meeting decisions are made
Rapat Komite diambil secara musyawarah mufakat dan telah by consensus and are in accordance with the bank’s business
sesuai dengan kebutuhan bisnis bank. Forum Rapat Komite needs. The Committee meeting forum must have a quorum in
harus memenuhi kuorum sesuai ketentuan atau kebijakan accordance with the provisions or management policies related
manajemen terkait Komite di bawah Direksi. to committees under the Board of Directors.
Tingkat Kehadiran Direksi dalam Board of Directors’ Attendance at
Rapat Komite Committee Meetings
Tingkat kehadiran Direksi dalam rapat Komite Produk, The Board of Directors’ attendance at Product, Network, and
Jaringan, dan Delivery Channel selam tahun 2025 adalah Delivery Channel Committee meetings during 2025 was as
sebagai berikut: follows:
Jumlah
Nama Jabatan Rapat Kehadiran %
Yulis Suandi Direktur Utama 3 100%
Direktur Pemasaran
Dirhamsyah Kadir 3 100%
& Syariah
3
Rakhmat Nur Kadir* Direktur Kepatuhan 3 50%
Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI 3 100%
Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM 3 100%
* Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak 14 Mei 2025, berdasarkan RUPS LB 14 Mei 2025.
* Serves as Director of Compliance since May 14, 2025, based on the Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS) held on May 14, 2025.
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Activity Implementation Report
Pelaksanaan kegiatan komite selama tahun 2025 dapat The committee’s activities during 2025 can be seen in the
dilihat dari agenda rapat sebagai berikut: following meeting agenda:
Tanggal Agenda Rapat Meeting Agenda
1. Monitoring Progress Rencana Penyelenggaraan 1. Monitoring the progress of the Bank Product
Produk Bank (RPPB) tahun 2025 posisi Mei 2025; Implementation Plan (RPPB) for 2025 as of May 2025;
2. Monitoring Progress Rencana Pengembangan 2. Monitoring the progress of the Branch Network
Jaringan Kantor dan Perluasan Layanan Bank 2025 Development Plan and Service Expansion for 2025 as of
12 Juni 2025
Posisi Mei 2025; May 2025;
3. Usulan Rencana Penyelenggaraan Produk Bank, 3. Proposal for the Bank Product Implementation Plan,
yaitu Produk Bank Garansi Syariah (DSY); namely the Sharia Bank Guarantee Product (DSY);
4. Evaluasi Produk Gandeng Tangan 4. Evaluation of the Gandeng Tangan Product.
1. Monitoring Progress Rencana Penyelenggaraan 1. Monitoring the progress of the Bank Product
Produk Bank (RPPB) tahun 2025 posisi Juni 2025; Implementation Plan (RPPB) for 2025 as of June 2025;
2. Monitoring Progress Rencana Pengembangan 2. Monitoring the progress of the Branch Network
Jaringan Kantor dan Perluasan Layanan Bank 2025 Development Plan and Service Expansion for 2025 as of
1 Agustus 2025
Posisi Juni 2025; June 2025;
3. Usulan Rencana Penyelenggaraan Produk Bank, 3. Proposal for the Bank Product Implementation Plan,
yaitu Pengembangan Layanan Kartu ATM/Debit namely the development of International ATM/Debit
Coverage Mancanegara (DJS). Card Coverage Services (DJS).
BANK SULSELBAR 555
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 556
Tanggal Agenda Rapat Meeting Agenda
1. Monitoring Progress Rencana Penyelenggaraan 1. Monitoring the progress of the Bank Product
Produk Bank (RPPB) tahun 2025 posisi November Implementation Plan (RPPB) for 2025 as of November
2025; 2025;
2. Monitoring Progress Rencana Pengembangan 2. Monitoring the progress of the Branch Network
Jaringan Kantor dan Perluasan Layanan Bank 2025 Development Plan and Service Expansion for 2025 as of
Posisi November 2025; November 2025;
3. Usulan RPPB tahun 2026, berupa: 3. Proposed RPPB for 2026, consisting of:
a. Pengembangan Layanan Kartu ATM/Debit a. Development of International ATM/Debit Card
Coverage Mancanegara (DJS); Coverage Services (DJS);
b. Kredit Multiguna (KMG) Online (DRK); b. Online Multi-Purpose Loan (KMG) (DRK);
25 November
c. Kredit Program Perumahan (KPP) (DRK); c. Housing Loan Program (KPP) (DRK);
2025
d. LKS PWU (DSY); d. Sharia Financial Institution for Cash Waqf
e. Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) (DSY); Recipient (LKS PWU) (DSY);
f. Bank Garansi Syariah (DSY); e. Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) (DSY);
g. Penambahan Alur Registrasi Mobile Banking f. Sharia Bank Guarantee (DSY);
untuk Pembukaan Rekening via Online on g. Enhancement of Mobile Banking Registration Flow
Boarding (DDL); for Account Opening via Online Onboarding (DDL);
h. Perluasan Kerjasama Tarik Tunai Tanpa Kartu h. Expansion of Cardless Cash Withdrawal
(DDL). Cooperation (DDL).
4. Usulan Rencana Pengembangan Jaringan Kantor 4. Proposal for the Branch Network Development Plan for
Tahun 2026 2026.
Komite Etik dan Disiplin Ethics and Discipline Committee
Komite Etik dan Disiplin dibentuk untuk mendukung Direksi The Ethics and Discipline Committee was established to support
dalam mencapai tujuan Bank Sulselbar sesuai dengan the Board of Directors in achieving Bank Sulselbar’s goals in
visi dan misi yang telah ditetapkan. Bank Sulselbar perlu accordance with its established vision and mission. Bank Sulselbar
mengembangkan budaya perusahaan yang kuat untuk needs to develop a strong corporate culture to develop human
membentuk sumber daya manusia yang menjadi bankir resources who will become bankers with high banking ethics.
dengan etika perbankan yang tinggi. Hal ini merupakan salah This is one of the requirements for maintaining and developing
satu syarat untuk mempertahankan dan mengembangkan the Bank’s existence and supporting the achievement of Bank
eksistensi Bank, serta mendukung pencapaian visi dan misi Sulselbar’s vision and mission professionally and ethically, which
Bank Sulselbar secara profesional dan beretika tinggi, yang will bring about changes in behavior and mindset.
akan membawa perubahan dalam perilaku dan pola pikir.
Struktur dan Keanggotaan Komite Committee Structure and Membership
· Dasar Hukum Penunjukan · Legal Basis for Appointment
Pembentukan Komite Etik dan Disiplin ditetapkan dalam The establishment of the Ethics and Discipline Committee
Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/K/X/2024 is stipulated in BoD’s Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024
tentang Organisasi Komite Komisaris dan Komite Direksi concerning the Organization of the Commissioners’
PT Bank Sulselbar. Committee and the BoD’s Committee of PT Bank Sulselbar.
· Periode & Masa Jabatan: · Term & Term of Office:
2025 2025
· Susunan Keanggotaan · Membership Composition
Susunan Keanggotaan Komite Etik dan Disiplin
Code of Conduct Committee Membership Composition
Ketua Direktur Kepatuhan Compliance Director
Sekretaris Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK) Head of Compliance Division (SKK)
556 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 557
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Susunan Keanggotaan Komite Etik dan Disiplin
Code of Conduct Committee Membership Composition
Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (SKMR) Head of Risk Management Division (SKMR)
Anggota Tetap Pemimpin Divisi Audit Intern dan Anti Fraud (SKAI) Head of Internal Audit and Anti-Fraud Division (SKAI)
Pemimpin Divisi Human Capital Head of Human Capital Division
Seluruh Pemimpin Divisi All Division Leaders
Anggota Tidak (disesuaikan dengan relevansi pembahasan rapat/sesuai (Note: Adjusted based on the relevance of the meeting
Tetap dengan unit kerja pegawai yang dibahas dalam Komite discussion and the employee work unit addressed in
Etik) the Ethics Committee.)
Code of Conduct and Discipline Committee
Profil Komite Kode Etik dan Disiplin Profile
Profil Komite Kode Etik dan Disiplin dapat dilihat pada The Code of Conduct and Discipline Committee profile can be
bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Eksekutif dalam Bab found in the BoD’s Profile and Executive Officer Profile sections
Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini. in the Company Profile chapter of this Annual Report.
Pernyataan Independensi Komite Ethics and Discipline Committee
Etik dan Disiplin Independence Statement
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Komite In carrying out its duties and responsibilities, the Ethics and
Etik dan Disiplin beroperasi secara independen, tanpa Discipline Committee operates independently, without accepting
menerima atau melakukan intervensi dari pihak manapun. or experiencing intervention from any party. Members of the
Anggota Komite Etik dan Disiplin yang berasal dari luar bank Ethics and Discipline Committee from outside the bank are
dilarang memiliki kepentingan atau keterkaitan pribadi yang prohibited from having personal interests or relationships that
berpotensi menimbulkan benturan kepentingan (conflict of could potentially create a conflict of interest with the bank.
interest) dengan bank.
Pernyataan Independensi Komite Etik dan Disiplin adalah The Ethics and Discipline Committee Independence Statement is
sebagai berikut: as follows:
• Tidak memiliki hubungan keluarga dengan dewan • Not having any family relationships with the Board of
komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota Komite Etik Commissioners, directors, and/or fellow members of the
dan Disiplin. Ethics and Discipline Committee.
• Tidak memiliki hubungan keuangan dengan dewan • Not having any financial relationships with the Board of
komisaris dan direksi. Commissioners or directors.
• Tidak memiliki hubungan kepengurusan di Bank • Not having any management relationships at Bank Sulselbar
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi. or affiliated companies.
• Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di Bank • Not having any shareholdings in Bank Sulselbar.
Sulselbar. • Not serving as a political party official or a regional
• Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik atau government official.
pejabat pemerintah daerah.
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Tugas dan tanggung jawab Komite Etik dan Disiplin adalah The duties and responsibilities of the Ethics and Discipline
sebagai berikut: Committee are as follows:
1. Meneliti dugaan pelanggaran Kode Etik dan Disiplin yang 1. Investigating alleged violations of the Code of Conduct and
dilakukan oleh pegawai PT Bank Sulselbar. Discipline committed by PT Bank Sulselbar employees.
2. Mengumpulkan dan menganalisis informasi atau 2. Collecting and analyzing information or statements from
keterangan dari pihak-pihak yang berkaitan dengan parties related to alleged violations of the Code of Conduct
dugaan pelanggaran kode etik dan disiplin. and Discipline.
BANK SULSELBAR 557
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 558
3. Melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran 3. Conducting investigations into alleged violations of the Code
kode etik dan disiplin. of Conduct and Discipline.
4. Menyatakan apakah pelanggaran kode etik dan disiplin 4. Deciding whether or not violations of the Code of Conduct
terbukti atau tidak terbukti. and Discipline have been proven.
5. Memberikan rekomendasi keputusan atas pernyataan 5. Providing recommendations to authorized decision-making
dugaan pelanggaran Kode Etik dan Disiplin kepada officials regarding alleged violations of the Code of Conduct
pejabat pemutus yang berwenang. and Discipline.
6. Menjadi penasihat etika dalam rangka edukasi, 6. Serving as an ethics advisor in the context of education,
pencegahan, dan penindakan pelanggaran Kode Etik dan prevention, and enforcement of violations of the Code of
Disiplin. Conduct and Discipline.
7. Mengadakan rapat Komite Etik dan Disiplin sesuai 7. Holding Ethics and Discipline Committee meetings as needed
kebutuhan atau insidentil. or as needed.
Pedoman Kerja Komite Etik dan Ethics and Discipline Committee Work
Disiplin Guidelines
Komite Etik dan Disiplin memiliki pedoman kerja dalam The Ethics and Discipline Committee has work guidelines for
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, yang mengacu carrying out its duties and responsibilities, which refer to Board
pada Surat Keputusan Direksi Nomor SK/048/DIR/ of Directors Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024 dated October
K/X/2024 tanggal 15 Oktober 2024 tentang Standar 15, 2024, concerning the Standard Operating Procedures (SOP)
Operasional Prosedur (SOP) Organisasi Komite Komisaris for the Organization of the Commissioners Committee and the
dan Komite Direksi PT Bank Sulselbar. Board of Directors Committee of PT Bank Sulselbar.
Kebijakan Rapat, Kuorum, dan Meeting Policy, Quorum, and Decision-
Pengambilan Keputusan Making
Komite Etik dan Disiplin merencanakan rapat minimal satu The Ethics and Discipline Committee plans meetings at least once
kali dalam tiga bulan (setiap triwulan) atau sesuai kebutuhan, every three months (quarterly) or as needed, at a predetermined
di tempat, waktu, dan tanggal tertentu yang telah ditetapkan location, time, and date to ensure all members can schedule
agar seluruh anggota dapat mengatur waktu untuk hadir. attendance. Meeting agendas are chaired by the Chair and/
Agenda rapat dipimpin oleh Ketua dan/atau Ketua pengganti or alternate Chair and attended by committee members and
serta dihadiri oleh anggota komite dan undangan. Keputusan invited guests. Decisions at Committee Meetings are made by
Rapat Komite diambil secara musyawarah mufakat dan consensus and in accordance with the Bank’s business needs. The
sesuai dengan kebutuhan bisnis Bank. Forum Rapat Komite Committee Meeting Forum has met quorum in accordance with
telah memenuhi kuorum sesuai ketentuan atau kebijakan regulations or management policies regarding Committees under
manajemen terkait Komite di bawah Direksi. the Board of Directors.
Tingkat Kehadiran Direksi dalam Attendance of the Board of Directors in
Rapat Komite Committee Meetings
Tingkat kehadiran Direksi dalam rapat Komite Etik dan The attendance of the Board of Directors in Ethics and Discipline
Disiplin selama tahun 2025 adalah sebagai berikut: Committee meetings during 2025 was as follows:
Jumlah
Nama Jabatan Rapat Kehadiran %
Yulis Suandi Direktur Utama 13 100%
Direktur Pemasaran
Dirhamsyah Kadir 13 13 100%
& Syariah
Rakhmat Nur Kadir* Direktur Kepatuhan 7 54%
558 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 559
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Jumlah
Nama Jabatan Rapat Kehadiran %
Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI 13 100%
13
Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM 13 100%
* Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak 14 Mei 2025, berdasarkan RUPS LB 14 Mei 2025.
* Serves as Director of Compliance since May 14, 2025, based on the Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS) held on May 14, 2025.
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Report on the Implementation of Ethics
Komite Etik dan Disiplin and Discipline Committee Activities
Pelaksanaan kegiatan komite selama tahun 2025 dapat The committee’s activities during 2025 can be seen in the
dilihat dari agenda rapat sebagai berikut: following meeting agenda:
No Tanggal Rapat Topik Rapat Meeting Topics
Pembahasan Pelanggaran Kode Etik dan Disiplin Discussion of Code of Conduct and Discipline
1 Senin, 20 Januari 2025 yang terjadi pada Cabang Sengkang dan Pare- Violations that Occurred at the Sengkang and Pare-
pare pare Branches
Discussion of the Audit Team's Investigation Results
Pembahasan Hasil Investigasi Tim Audit terkait
2 Rabu, 5 Maret 2025 Regarding the Financial Services Authority's (OJK)
Denda SLIK dari OJK pada Bank Sulselbar
Fine for Bank Sulselbar
Hasil Investigasi Tim Audit terkait Permasalahan Results of the Audit Team's Investigation Regarding
3 Rabu, 5 Maret 2025
Kredit pada Kantor Cabang Sidrap Credit Issues at the Sidrap Branch
Discussion of the Investigation Results of the
Pembahasan Hasil Investigasi KMK
Working Capital Loan (KMK) for Subsidized Housing
Pembangunan Perumahan Bersubsidi Untuk
4 Rabu, 5 Maret 2025 Development for Developers to PT Ugy Arsa
Developer Kepada PT Ugy Arsa Gemilang dan
Gemilang and the Distribution of FLPP Mortgage
Penyaluran Kredit Kprs FLPP Cabang Barru
Loans at the Barru Branch
Pembahasan Hasil Investigasi Tim Audit terkait Discussion of the Audit Team's Investigation Results
5 Jumat, 11 April 2025
Fraud pada Cabang Pangkep Regarding Fraud at the Pangkep Branch
Pembahasan Hasil Investigasi Tim Audit pada Discussion of the Audit Team's Investigation Results
6 Kamis, 08 Mei 2025
Cabang Majene at the Majene Branch
Discussion of the General Division's Investigation
7 Selasa, 24 Juni 2025 Pembahasan Hasil Investigasi Divisi Umum
Results
Discussion of Appeal Requests in the names of Rian
Pembahasan Permohonan Banding a.n Rian
8 Kamis, 19 Juni 2025 Adrianto, Ani Saivid Farapahlefi, and Badri Dwi
Adrianto, Ani Saivid Farapahlefi, Badri Dwi Meldy
Meldy
Discussion of Investigation Results at the Sengkang
9 Rabu, 09 Juli 2026 Pembahasan Hasil Investigasi Cabang Sengkang
Branch
Discussion of Investigation Results Regarding
Pembahasan Hasil Investigasi Penarikan Dana
10 Rabu, 03 Desember Customer Fund Withdrawals at the Jeneponto
Nasabah Cabang Jeneponto
Branch
Pembahasan Permohonan Banding a.n Andi Dian Discussion of Appeal Request in the name of Andi
11 Rabu, 03 Desember
Setiawati Dian Setiawati
Senin, 8 Desember Discussion of Investigation Results at the Barru
12 Pembahasan Hasil Invesigasi Cabang Barru
2025 Branch
Senin, 8 Desember Discussion of the Pinrang Branch Investigation
13 Pembahasn Hasil Investigasi cabang Pinrang
2025 Results
BANK SULSELBAR 559
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 560
Komite Kebijakan kredit/Pembiayaan Credit/Financing Policy Committee
· Dasar Hukum Penunjukan · Legal Basis for Appointment
Pembentukan Komite Kredit/Pembiayaan ditetapkan The establishment of the Ethics and Discipline Committee
dalam Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/ is stipulated in BoD’s Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024
K/X/2024 tentang Organisasi Komite Komisaris dan concerning the Organization of the Commissioners’
Komite Direksi PT Bank Sulselbar. Committee and the BoD’s Committee of PT Bank Sulselbar.
· Periode & Masa Jabatan: · Term & Term of Office:
2025 2025
· Susunan Keanggotaan · Membership Composition
Susunan Keanggotaan Komite Kebijakan Kredit/Pembiayaan
Membership Composition of the Credit/Financing Policy Committee
Ketua Direktur Utama President Director
Wakil Ketua Direktur Kredit dan UMKM Director of Credit and MSME
Sekretaris 1 Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial (DKK) Head of Corporate and Commercial Division (DKK)
Sekretaris 2 Pemimpin Divisi Unit Usaha Syariah (DSY) Head of Sharia Business Unit Division (DSY)
Direktur Operasional dan TI
Director of Banking Operations and IT
Direktur Pemasaran dan Syariah
Director of Marketing and Sharia
Direktur Kepatuhan
Compliance Director
Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer (DRK)
Head of Retail and Consumer Division (DRK)
Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK)
Head of Compliance Division (SKK)
Anggota Tetap Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (SKMR)
Head of Risk Management Division (SKMR)
Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi (DKA)
Head of Finance and Accounting Division (DKA)
Pemimpin Divisi Dana dan Jasa (DJS)
Head of Fund and Services Division (DJS)
Pemimpin Divisi Treasury (DTR)
Head of Treasury Division (DTR)
Pemimpin Unit Khusus Penyelamatan dan Penyelesaian
Head of Special Credit Rescue and Settlement Unit (UPPK)
Kredit (UPPK)
Anggota Tidak Seluruh Pemimpin Divisi yang tidak termasuk Anggota
All Division Leaders who are not Permanent Members
Tetap Tetap
Profil Komite Kebijakan Kredit/ Credit/Financing Policy Committee
Pembiayaan Profile
Profil Komite Kebijakan Kredit/Pembiayaan dapat dilihat The profile of the Credit/Financing Policy Committee can be
pada bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Eksekutif dalam found in the Directors’ Profile and Executive Officers’ Profile
Bab Profil Perusahaan pada Laporan Tahunan ini. sections in the Company Profile chapter of this Annual Report.
Pernyataan Independensi Komite Credit/Financing Policy Committee
Kebijakan Kredit/Pembiayaan Independence Statement
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Komite In carrying out its duties and responsibilities, the Credit/
Kebijakan Kredit/Pembiayaan bertindak secara independen Financing Policy Committee acts independently and does not
dan tidak menerima atau melakukan intervensi dari atau accept or intervene with or influence other parties. Members of
kepada pihak lain. Anggota Komite Kebijakan Kredit/ the Credit/Financing Policy Committee from outside the bank
Pembiayaan yang berasal dari luar bank tidak boleh memiliki must not have any personal interests or relationships that could
kepentingan atau keterkaitan pribadi yang berpotensi potentially create a conflict of interest with the bank.
menimbulkan benturan kepentingan (conflict of interest)
dengan bank.
560 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 561
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Pernyataan Independensi Komite Kebijakan Kredit/
Pembiayaan adalah sebagai berikut: The Credit/Financing Policy Committee’s Independence
• Tidak memiliki hubungan keluarga dengan dewan Statement is as follows:
komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota Komite • Not have any family relationships with the Board of
Kebijakan Kredit/Pembiayaan. Commissioners, directors, and/or fellow members of the
• Tidak memiliki hubungan keuangan dengan dewan Credit/Financing Policy Committee.
komisaris dan direksi. • Not have any financial relationships with the Board of
• Tidak memiliki hubungan kepengurusan di Bank Commissioners or directors.
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi. • Not have any management relationships at Bank Sulselbar or
• Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di Bank affiliated companies.
Sulselbar. • Not have any shareholdings in Bank Sulselbar.
• Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik atau • Not serve as administrators of political parties or local
pejabat pemerintah daerah. government officials.
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Tugas dan tanggung jawab Komite Kebijakan Kredit/ The duties and responsibilities of the Credit/Financing Policy
Pembiayaan adalah sebagai berikut: Committee are as follows:
1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam penyusunan 1. Providing input to the Board of Directors in the preparation
Kebijakan Perkreditan/Pembiayaan Bank (KPB), of the Bank’s Credit/Financing Policy (KPB), particularly
terutama yang terkait dengan perumusan prinsip kehati- regarding the formulation of prudential principles in credit.
hatian dalam perkreditan.
2. Mengawasi pelaksanaan KPB agar dapat diterapkan 2. Overseeing the implementation of the KPB to ensure its
secara konsisten dan merumuskan solusi apabila consistent application and formulating solutions for any
terdapat hambatan atau kendala dalam penerapannya. obstacles or constraints in its implementation.
3. Melakukan kajian berkala terhadap KPB dan memberikan 3. Conducting periodic reviews of the KPB and providing
saran kepada Direksi jika diperlukan perubahan atau recommendations to the Board of Directors if changes or
perbaikan. improvements are needed.
4. Memantau dan mengevaluasi perkembangan serta 4. Monitoring and evaluating the development and quality of
kualitas portofolio perkreditan secara keseluruhan. the overall credit portfolio.
5. Memantau dan mengevaluasi kebenaran pelaksanaan 5. Monitoring and evaluating the accuracy of the exercise of
kewenangan memutus kredit. credit approval authority.
6. Memantau dan mengevaluasi kebenaran proses 6. Monitoring and evaluating the accuracy of the disbursement
pemberian, perkembangan, dan kualitas kredit yang process, development, and quality of credit granted to related
diberikan kepada pihak terkait dan debitur besar parties and certain large debtors.
tertentu. 7. Providing recommendations on offers of cooperation in the
7. Memberikan rekomendasi atas penawaran kerjasama distribution of Program Credit.
penyaluran Kredit Program. 8. Ensuring that the direction of credit policy is aligned with the
8. Memastikan arah kebijakan perkreditan sejalan dengan Corporate Plan and the Bank’s Business Plan (RBB).
Corporate Plan dan Rencana Bisnis Bank (RBB).
Selain komite tersebut di atas, Direksi juga dibantu oleh In addition to the committees mentioned above, the Board of
komite Direksi di bidang kredit/pembiayaan, yaitu sebagai Directors is also assisted by the Board of Directors’ committee in
berikut: the credit/financing sector, namely as follows:
1. Komite Kredit/Pembiayaan Sindikasi 1. Syndicated Credit/Financing Committee
Tugas dan tanggung jawab Komite Kredit/Pembiayaan The duties and responsibilities of the Syndicated Credit/
Sindikasi adalah: Financing Committee are:
a) Membantu Direksi dalam melakukan evaluasi Kredit/ a) Assisting the Board of Directors in evaluating Syndicated
Pembiayaan Sindikasi. Credit/Financing.
BANK SULSELBAR 561
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 562
b) Mengorganisasikan proses-proses dalam tahapan b) Organizing the processes involved in the Syndicated
Kredit/Pembiayaan Sindikasi. Credit/Financing process.
c) Melakukan negosiasi dengan Kantor Cabang c) Negotiating with the Proposing Branch Office
Pengusul (book runner) terkait usulan term & (bookrunner) regarding the proposed terms and
condition yang disajikan kepada komite. conditions presented to the committee.
d) Memperoleh data/informasi yang valid terkait d) Obtaining valid data/information regarding the debtor or
debitur atau proyek yang akan dibiayai. project to be financed.
e) Melakukan review terhadap besaran fee dan/atau e) Reviewing the amount of fees and/or interest and/or
bunga dan/atau margin dan/atau bagi hasil yang margins and/or equivalent profit sharing.
dipersamakan dengan itu.
f) Memberikan usulan rencana Kredit/Pembiayaan f) Submitting a proposed Syndicated Credit/Financing plan
Sindikasi yang dituangkan dalam Surat Keputusan to the Board of Directors, outlined in a Syndicated Credit/
Komite Kredit/Pembiayaan Sindikasi kepada Direksi. Financing Committee Decree.
g) Menunjuk kantor cabang yang akan menjadi g) Appointing the branch office that will manage the
pengelola kredit/pembiayaan sindikasi. syndicated credit/financing.
h) Memberikan kewenangan khusus kepada Ketua (1 h) Granting special authority to the Chairpersons (1 & 2) to
& 2) untuk menandatangani perjanjian kerahasiaan sign a Non-Disclosure Agreement (NDA).
(Non Disclosure Agreement/NDA).
i) Melakukan penata kelolaan terkait kegiatan surat i) Managing correspondence by the Committee Secretary.
menyurat oleh Sekretaris Komite. j) If necessary, the Chairperson (1 or 2) and/or Secretary
j) Jika diperlukan, Ketua (1 atau 2) dan/atau Sekretaris and/or Head of the Proposing Branch Office may attend
dan/atau Pimpinan Kantor Cabang Pengusul dapat the kick-off stage or on the spot, provided they have the
menghadiri pentahapan Kick off atau on the spot approval of the Board of Directors. If the above committee
sepanjang mendapat persetujuan dari Direksi. Jika officials are unable to attend, they may be represented by
pejabat komite di atas berhalangan, maka dapat the Head of the Jakarta Branch Office and/or designated
diwakili oleh Pimpinan Kantor Cabang Jakarta dan/ staff.
atau staf yang ditunjuk.
k) Hal-hal yang dianggap perlu sesuai tanggung jawab k) Matters deemed necessary in accordance with the
arranger/partisipan. responsibilities of the arranger/participant.
l) Komite secara kolegial bertanggung jawab kepada l) The Committee is collegially accountable to the Board of
Direksi atas pelaksanaan tugasnya. Directors for the implementation of its duties.
m) Hal-hal lain yang dianggap perlu dalam pelaksanaan m) Other matters deemed necessary in the implementation
Komite Kredit/Pembiayaan Sindikasi dilaporkan of the Syndicated Credit/Financing Committee shall be
kepada Direktur Bidang. reported to the Division Director.
Limit Kredit/Pembiayaan yang dapat dilaksanakan The Credit/Financing limits that can be implemented by this
oleh Komite ini selanjutnya akan ditetapkan tersendiri Committee will be determined separately through a Circular
melalui Surat Edaran Direksi PT Bank Sulselbar. Letter from the Board of Directors of PT Bank Sulselbar.
2. Komite Kredit/Pembiayaan Besar dan Korporasi 2. Large and Corporate Credit/Financing Committee
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Kredit/Pembiayaan The duties and responsibilities of the Large and Corporate
Besar dan Korporasi adalah: Credit/Financing Committee are:
a) Membantu Direksi dalam melakukan evaluasi usulan a) Assisting the Board of Directors in evaluating proposals
Kredit/Pembiayaan Besar dan Korporasi. for Large and Corporate Credit/Financing.
b) Mengorganisasikan proses-proses dalam tahapan b) Organizing the processes within the Large and Corporate
Kredit/Pembiayaan Besar dan Korporasi. Credit/Financing stages.
c) Memberikan pertimbangan dan rekomendasi terkait c) Providing considerations and recommendations
usulan: regarding proposals for:
(1) Penggantian jaminan/agunan kredit/pembiayaan. (1) Replacement of credit/financing collateral.
(2) Pengampunan bunga kredit atau margin (2) Forgiveness of credit interest or financing margins or
pembiayaan atau nisbah bagi hasil. profit-sharing ratios.
d) Membantu Direksi dalam melakukan evaluasi usulan d) Assisting the Board of Directors in evaluating credit/
kredit/pembiayaan yang dituangkan dalam Surat financing proposals as outlined in the Committee’s
Keputusan Komite kepada Direksi. Decision Letter to the Board of Directors.
562 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 563
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
e) Komite secara kolegial bertanggung jawab kepada e) The Committee is collegially accountable to the Board of
Direksi atas pelaksanaan tugasnya. Directors for the implementation of its duties.
f) Hal-hal lain yang dianggap perlu dalam pelaksanaan f) Other matters deemed necessary in the implementation
Komite Kredit/Pembiayaan Besar dan Korporasi of the Large and Corporate Credit/Financing Committee
dilaporkan kepada Direktur Supervisi. are reported to the Supervising Director.
Limit Kredit/Pembiayaan oleh Komite akan ditetapkan The Committee’s Credit/Financing Limit will be determined
tersendiri melalui Surat Direksi. separately through a Director’s Letter.
3. Komite Kredit/Pembiayaan Menengah 3. Medium-Scale Credit/Financing Committee
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Kredit/Pembiayaan The duties and responsibilities of the Medium-Scale Credit/
Menengah adalah: Financing Committee are:
a) Membantu Direksi dalam melakukan evaluasi usulan a) Assisting the Board of Directors in evaluating Medium-
Kredit/Pembiayaan Menengah. Scale Credit/Financing proposals.
b) Mengorganisasikan proses-proses dalam tahapan b) Organizing the processes within the Medium-Scale
Kredit/Pembiayaan Menengah. Credit/Financing stages.
c) Memberikan pertimbangan dan rekomendasi terkait c) Providing considerations and recommendations
usulan: regarding proposals:
(1) Penggantian jaminan/agunan kredit/pembiayaan. (1) Replacement of credit/financing collateral.
(2) Pengampunan bunga kredit atau margin (2) Forgiveness of credit interest or financing margins or
pembiayaan atau nisbah bagi hasil. profit-sharing ratios.
d) Membantu Direksi dalam melakukan evaluasi usulan d) Assisting the Board of Directors in evaluating credit/
Kredit/Pembiayaan yang dituangkan dalam Surat financing proposals as outlined in the Committee’s
Keputusan Komite kepada Direksi. Decision Letter to the Board of Directors.
e) Komite secara kolegial bertanggung jawab kepada e) The Committee is collegially accountable to the Board of
Direksi atas pelaksanaan tugasnya. Directors for the implementation of its duties.
f) Hal-hal lain yang dianggap perlu dalam pelaksanaan f) Other matters deemed necessary in the implementation
Komite Kredit/Pembiayaan Menengah dilaporkan of the Medium-Scale Credit/Financing Committee are
kepada Direktur Bidang. reported to the Division Director.
Limit Kredit/Pembiayaan akan ditetapkan tersendiri The Credit/Financing Limit will be determined separately
melalui Surat Direksi PT Bank Sulselbar. through a Letter from the BoD’s of PT Bank Sulselbar.
4. Komite Kredit/Pembiayaan Ritel 4. Retail Credit/Financing Committee
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Kredit/Pembiayaan The Duties and Responsibilities of the Retail Credit/Financing
Ritel adalah: Committee are:
a) Membantu Pemimpin Unit Kerja yang membidangi a) Assisting the Head of the Work Unit in charge of Credit/
Kredit/Pembiayaan dalam melakukan evaluasi: Financing in conducting evaluations:
(1) Mengevaluasi Nota Aplikasi Kredit, jaminan bank (1) Evaluating Credit Application Notes and bank
yang diajukan oleh kantor cabang. guarantees submitted by branch offices.
(2) Memberikan kesimpulan/saran kepada Pemimpin (2) Providing conclusions/recommendations to the Head
Unit Kerja yang membidangi Kredit Pemasaran of the Work Unit in charge of Marketing Credit, as
yang dituangkan dalam Surat Keputusan Komite outlined in the Small Credit Committee Decree,
Kredit Kecil mengenai disetujui atau tidaknya regarding approval or rejection of the branch office
usulan kantor cabang. proposal.
b) Membantu Pemimpin Unit Kerja yang membidangi b) Assisting the Head of the Work Unit in charge of the
Unit Usaha Syariah dalam melakukan evaluasi: Sharia Business Unit in conducting evaluations:
(1) Mengevaluasi Nota Aplikasi Kredit/Pembiayaan, (1) Evaluating Credit/Financing Application Notes and
jaminan bank yang diajukan oleh kantor cabang. bank guarantees submitted by branch offices.
(2) Memberikan kesimpulan/saran kepada Pemimpin (2) Providing conclusions/recommendations to the Head
Unit Kerja yang membidangi Unit Usaha Syariah of the Work Unit in charge of the Sharia Business
yang dituangkan dalam Surat Keputusan Komite Unit, as outlined in the Small Financing Committee
Pembiayaan Kecil mengenai disetujui atau Decree, regarding approval or rejection of the branch
tidaknya usulan kantor cabang. office proposal.
BANK SULSELBAR 563
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 564
c) Komite secara kolegial bertanggung jawab kepada c) The Committee is collegially accountable to the Head
Pemimpin Unit Kerja yang membidangi Kredit of the Work Unit in charge of Marketing Credit/Head
Pemasaran/Pemimpin Unit Kerja yang membidangi of the Work Unit in charge of the Sharia Business
Unit Usaha Syariah atas pelaksanaan tugasnya. Unit for the implementation of its duties.
Limit Kredit/Pembiayaan yang dapat dilaksanakan oleh The credit/financing limits that can be implemented by this
Komite ini akan ditetapkan tersendiri melalui Surat Committee will be determined separately through a Circular
Edaran. Letter.
5. Komite Kredit/Pembiayaan Cabang 5. Branch Credit/Financing Committee
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Kredit/Pembiayaan The duties and responsibilities of the Branch Credit/Financing
Cabang adalah sebagai berikut: Committee are as follows:
1. Membantu Pemimpin Cabang dalam melakukan 1. Assisting the Branch Manager in conducting evaluations:
evaluasi: a. Evaluating Credit Analysis Notes and bank
a. Mengevaluasi Nota Analisa Kredit, jaminan bank guarantees submitted by Credit Analysts.
yang diajukan oleh Analis Kredit. b. Providing conclusions/recommendations to the
b. Memberikan kesimpulan/saran kepada Pemimpin Branch Manager, which will be outlined in a Credit
Cabang yang dituangkan dalam Surat Keputusan Committee Decision Letter regarding whether or not
Komite Kredit mengenai disetujui atau tidaknya to approve the Credit Analyst’s proposal.
usulan Analis Kredit. 2. Assist the Head of the Work Unit responsible for the
2. Membantu Pemimpin Unit Kerja yang membidangi Sharia Business Unit in conducting evaluations:
Unit Usaha Syariah dalam melakukan evaluasi: a. Evaluate Credit/Financing Application Notes and
a. Mengevaluasi Nota Aplikasi Kredit/Pembiayaan, bank guarantees submitted by Credit Analysts.
jaminan bank yang diajukan oleh Analis Kredit. b. Provide conclusions/recommendations to the Branch
b. Memberikan kesimpulan/saran kepada Pemimpin Manager, outlined in the Small Financing Committee
Cabang yang dituangkan dalam Surat Keputusan Decree, regarding the approval or rejection of the
Komite Pembiayaan Kecil mengenai disetujui Credit Analyst’s proposal.
atau tidaknya usulan Analis Kredit.
6. Credit/Financing Restructuring Committee
6. Komite Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan The duties and responsibilities of the Credit/Financing
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Restrukturisasi Restructuring Committee are:
Kredit/Pembiayaan adalah: a) Assist the Board of Directors in evaluating Credit/
a) Membantu Direksi dalam melakukan evaluasi usulan Financing Restructuring proposals.
Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan. b) Organize the processes involved in the Credit/Financing
b) Mengorganisasikan proses-proses dalam tahapan Restructuring phase.
Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan. c) Provide considerations and recommendations regarding
c) Memberikan pertimbangan dan rekomendasi terkait the following proposals:
usulan: 1. Credit/Financing restructuring model.
1. Model restrukturisasi kredit/pembiayaan. 2. Restructuring.
2. Restrukturisasi ulang. 3. Reduction of interest arrears and/or penalties.
3. Pengurangan tunggakan bunga dan atau denda 4. Credit/Financing restructuring period.
(penalty). 5. Costs related to Credit/Financing Restructuring.
4. Jangka waktu restrukturisasi kredit/pembiayaan. d) Assist the Board of Directors in evaluating Credit/
5. Biaya-biaya terkait Restrukturisasi Kredit/ Financing Restructuring proposals as outlined in the
Pembiayaan. Committee’s Decision Letter to the Board of Directors.
d) Membantu Direksi dalam melakukan evaluasi usulan e) The Committee is collegially accountable to the Board of
Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan yang dituangkan Directors for the implementation of its duties.
dalam Surat Keputusan Komite kepada Direksi. f) Other matters deemed necessary in the Credit/Financing
e) Komite secara kolegial bertanggung jawab kepada Restructuring Committee’s activities are reported to the
Direksi atas pelaksanaan tugasnya. Division Director.
f) Hal-hal lain yang dianggap perlu dalam pelaksanaan
Komite Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan
dilaporkan kepada Direktur Bidang.
564 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 565
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Limit Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan akan The Credit/Financing Restructuring Limit will be determined
ditetapkan tersendiri melalui Surat Direksi PT Bank separately through a Letter from the Board of Directors of PT
Sulselbar. Bank Sulselbar.
7. Komite Penyelesaian Kredit/Pembiayaan Bermasalah, 7. Committee for Resolution of Problematic Credit/Financing,
Hapus Buku Murni, Hapus Tagih, Hapus Buku Net Write-Offs, Debt Write-Offs, Guarantee Write-Offs,
Penjaminan dan Pengampunan Bunga/Margin and Interest/Margin Forgiveness
Tugas Pokok dan Tanggung Jawab Komite meliputi: The Committee’s Main Duties and Responsibilities include:
a) Mempertimbangkan langkah-langkah prioritas dalam a) Considering priority steps in resolving problem loans/
penyelesaian kredit/penempatan dana bermasalah. fund placements.
b) Mengusulkan kriteria dan kategori kredit/ b) Proposing criteria and categories for problem loans/fund
penempatan dana bermasalah. placements.
c) Mengevaluasi kredit/penempatan dana bermasalah. c) Evaluating problem loans/fund placements.
d) Mengusulkan kepada Direksi untuk memperoleh d) Making proposals to the Board of Directors for approval.
persetujuan.
Tingkat Kehadiran Direksi dalam Board of Directors’ Attendance at
Rapat Komite Committee Meetings
Tingkat kehadiran Direksi dalam rapat Komite Kredit/ The Board of Directors’ attendance at Credit/Financing
Pembiayaan selama tahun 2025 adalah sebagai berikut: Committee meetings during 2025 was as follows:
Jumlah
Nama Jabatan Rapat Kehadiran %
Yulis Suandi Direktur Utama 3 100
Direktur Pemasaran
Dirhamsyah Kadir 3 100
& Syariah
3
Rakhmat Nur Kadir* Direktur Kepatuhan 1 33%
Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI 3 100
Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM 3 100
*Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak 14 Mei 2025
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Credit/Financing Committee Activity
Komite Kredit/Pembiayaan Implementation Report
Pelaksanaan kegiatan komite untuk menyambut tahun 2025 The committee’s activities for welcoming 2025 can be seen in the
dapat dilihat dalam agenda rapat berikut: following meeting agenda:
No Hari/Tanggal Agenda Meeting Agenda
Pembahasan restrukturisasi kredit 8 debitur KUR Discussion on credit restructuring for 8 Cavendish
1 20 Januari 2025
Pisang Cavendish Cabang Pembantu Kahu Banana KUR debtors, Kahu Sub-Branch
Rapat Komite Restrukturisasi kredit 5 debitur KUR Credit Restructuring Committee Meeting for 5
2 10 Maret 2025
Pisang Cavendish Cabang Utama Bone Cavendish Banana KUR Debtors, Bone Main Branch
Rapat Komite restrukturisasi kredit 5 debitur KUR Credit restructuring committee meeting for 5 Cavendish
3 23 Mei 2025
Pisang Cavendish Cabang Pembantu Kahu Banana KUR debtors, Kahu Branch Office
BANK SULSELBAR 565
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 566
PENERAPAN TATA KELOLA DALAM PEMBERIAN REMUNERASI
BAGI BANK UMUM SESUAI POJK 45/POJK.03/2015
Implementation of Governance in the Provision of Remuneration for
Commercial Banks in Accordance with POJK 45/POJK.03/2015
Acuan Kebijakan Remunerasi Remuneration Policy Framework
Bank Sulselbar telah menerapkan kebijakan tata kelola Bank Sulselbar has implemented remuneration governance
remunerasi sesuai dengan Peraturan OJK No. 45/ policies in accordance with POJK No. 45/POJK.03/2015
POJK.03/2015 mengenai Penerapan Tata Kelola dalam concerning the Implementation of Governance in Remuneration
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum. Remunerasi for Commercial Banks. Remuneration refers to compensation
adalah imbalan yang ditetapkan dan diberikan kepada determined and provided to the Board of Commissioners, Board
Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau Pegawai, baik yang of Directors, and/or employees, whether fixed or variable, in the
bersifat tetap maupun variabel, dalam bentuk tunai maupun form of cash or non-cash, based on their duties, authority, and
non-tunai, berdasarkan tugas, wewenang, dan tanggung responsibilities.
jawab mereka.
Pemberian remunerasi bertujuan untuk menilai tingkat Remuneration is designed to assess the level of success or
keberhasilan atau kegagalan individu dalam melaksanakan failure of individuals in carrying out their assigned duties and
tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Penentuan responsibilities. The determination of remuneration is based on
remunerasi didasarkan pada pertimbangan kinerja dan individual performance, responsibilities, and job level, conducted
tanggung jawab individu, serta level jabatan, dilakukan transparently to motivate the achievement of Bank Sulselbar’s
secara transparan untuk memotivasi pencapaian tujuan objectives, while considering recommendations from the
Bank Sulselbar, dengan memperhatikan rekomendasi dari Remuneration and Nomination Committee.
Komite Remunerasi dan Komite Nominasi.
Dasar penyusunan penetapan remunerasi mencakup: The formulation of remuneration policies is based on the
1. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tanggal 16 following:
Agustus 2007 tentang Perseroan Terbatas. 1. Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies;
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 55/ 2. POJK No. 55/POJK.03/2016 concerning Governance for
POJK.03/2016 Tanggal 09 Desember 2016 tentang Commercial Banks;
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. 3. POJK No. 45/POJK.03/2016 concerning Governance in
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 45/ Remuneration for Commercial Banks;
POJK.03/2016 Tanggal 23 Desember 2016 tentang 4. OJK Circular Letter No. 40/SEOJK.03/2016 concerning
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Governance in Remuneration for Commercial Banks;
bagi Bank Umum. 5. Articles of Association of Bank Sulselbar.
4. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40/
SEOJK.03/2016 Tanggal 26 September 2016 tentang
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi
bagi Bank Umum.
5. Anggaran Dasar Bank Sulselbar.
Komite Remunerasi dan Nominasi Remuneration and Nomination Committee
Komite Remunerasi dan Nominasi telah dijelaskan di The Remuneration and Nomination Committee has been
Sub Judul Komite Remunerasi dan Nominasi Bab Tata described in the relevant subsection of the Corporate Governance
566 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 567
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Bank telah Chapter in this Annual Report. The Bank has established this
membentuk komite remunerasi dan nominasi dengan Committee in accordance with prevailing regulations.
susunan keanggotaan sesuai peraturan yang berlaku.
Cakupan Kebijakan Remunerasi dan Scope of Remuneration Policy and Its
Implementasinya Implementation
Sejalan dengan berlakunya Peraturan OJK No. 45/ In line with POJK No. 45/POJK.03/2015, remuneration policy
POJK.03/2015, kebijakan remunerasi merupakan serves as a corporate strategy in providing compensation to
strategi Perseroan dalam memberikan imbalan kepada employees, aligned with the Bank’s capacity to accommodate
pegawai, disesuaikan dengan kemampuan Perseroan workforce demographics, manage labor costs, and support the
untuk mengakomodasi perubahan demografi pegawai, achievement of business objectives. Remuneration is designed to
pengelolaan biaya tenaga kerja, dan mendukung pencapaian attract, retain, motivate, and enhance employee engagement to
tujuan bisnis Bank Sulselbar. Remunerasi dirancang untuk deliver optimal performance, while supporting the Bank’s vision,
menarik, mempertahankan, memotivasi, dan meningkatkan mission, and strategy.
keterikatan pegawai agar dapat memberikan kinerja optimal,
serta mendukung visi, misi, dan strategi Bank Sulselbar.
Bank menetapkan dua jenis remunerasi sebagai berikut: The bank sets two types of remuneration as follows:
1. Remunerasi Tetap 1. Fixed Remuneration
Remunerasi tetap mencakup beberapa komponen Fixed remuneration consists of various components
yang ditetapkan berdasarkan faktor-faktor seperti determined based on factors such as business scale,
skala usaha, kompleksitas usaha, kelompok sebanding business complexity, peer group benchmarking, inflation,
(peer group), inflasi, kondisi keuangan, dan peraturan financial condition, and applicable regulations. These
yang berlaku. Komponen ini meliputi gaji/honorarium, components include salary/honorarium, housing allowance,
tunjangan perumahan, tunjangan komunikasi, tunjangan communication allowance, religious holiday allowance, leave
hari raya, tunjangan cuti, fasilitas/biaya kesehatan, allowance, medical benefits/healthcare coverage, as well as
serta tunjangan lainnya yang ditentukan oleh Bank. other benefits determined by the Bank. Fixed remuneration
Remunerasi tetap tidak berkaitan dengan kinerja is not linked to individual performance.
individu.
2. Remunerasi Variabel 2. Variable Remuneration
Remunerasi variabel adalah kompensasi yang terkait Variable remuneration refers to compensation linked to
dengan kinerja dan risiko. Komponen ini mencakup performance and risk. This includes tantiem and other
tantiem dan tunjangan lainnya yang ditetapkan oleh benefits determined by the Bank based on performance
Bank berdasarkan pencapaian kinerja. Tantiem diberikan achievement. Tantiem is granted in cash and may also be
dalam bentuk tunai dan dapat juga berupa saham atau provided in the form of shares or share-based instruments
instrumen saham yang diterbitkan oleh Bank. issued by the Bank.
Pengukuran Kinerja yang Dikaitkan Performance Measurement Linked to
dengan Remunerasi Remuneration
Bank Sulselbar menerapkan sistem remunerasi berbasis Bank Sulselbar implements a competency-based remuneration
kompetensi, menghubungkan pengukuran kinerja pegawai system, linking employee performance measurement with the
dengan kompensasi yang diterima. Ini mencakup tinjauan compensation received. This includes a review of remuneration
kebijakan remunerasi terkait penilaian kinerja dan metode policies related to performance evaluation and the methodology
pengaitannya dengan kinerja keseluruhan Bank Sulselbar. for aligning such evaluation with the overall performance of Bank
Penilaian kinerja dilakukan menggunakan Key Performance Sulselbar.
BANK SULSELBAR 567
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 568
Indicator (KPI), yang mencakup evaluasi kinerja individu dan Performance assessment is conducted using Key Performance
kinerja masing-masing unit kerja. Indicators (KPIs), covering both individual performance and the
performance of each business unit.
Strategi remunerasi yang diterapkan mempertimbangkan
kinerja setiap pegawai secara individual dan kinerja unit The remuneration strategy considers individual employee
kerja, sambil tetap memperhatikan ketersediaan anggaran performance and business unit performance, while also taking
perusahaan. Secara umum, Bank Sulselbar memberikan into account the Bank’s budget availability. In general, Bank
remunerasi kepada pegawai dalam bentuk gaji bulanan, Sulselbar provides employee remuneration in the form of monthly
tunjangan lembur, tunjangan uang makan, kenaikan gaji salary, overtime allowance, meal allowance, periodic salary
berkala, Tunjangan Hari Raya (THR), uang cuti tahunan, increases, religious holiday allowance, annual leave benefits,
tunjangan cuti besar, tunjangan komunikasi, tunjangan long leave benefits, communication allowance, structural
struktural, insentif, bonus kinerja, dan jasa produksi. Selain allowance, incentives, performance bonuses, and production
itu, Bank Sulselbar juga menyediakan fasilitas kesehatan incentives. In addition, the Bank provides healthcare benefits for
bagi pegawai dan keluarganya, mencakup perawatan inap, employees and their families, including inpatient care, outpatient
perawatan jalan, persalinan, pemeriksaan kesehatan umum, care, maternity services, general medical check-ups, optical
penggantian kacamata, serta program bantuan perawatan reimbursements, and outpatient support programs for retirees.
jalan untuk pensiunan Bank Sulselbar.
Penyesuaian Remunerasi yang Remuneration Adjustment Based on
Dikaitkan dengan Kinerja dan Risiko Performance and Risk
Bank menetapkan metode pengukuran kinerja dan jenis The Bank establishes performance measurement methods and
risiko dalam penetapan pemberian remunerasi yang bersifat risk considerations in determining variable remuneration for
variabel bagi Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai Bank the Board of Directors, Board of Commissioners, and employees
berdasarkan: based on:
1. Kinerja, yang mencakup: 1. Performance
a. Kinerja Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai. a. Performance of the BoD’s, BoC’s, and employees;
b. Kinerja Unit Bisnis. b. Business unit performance;
c. Kinerja Bank. c. Overall Bank performance.
2. Risiko 2. Risk
Pengukuran kinerja dan risiko dalam penetapan besar Performance measurement and risk considerations are
remunerasi yang diberikan. Pengaturan remunerasi integrated into determining the level of remuneration granted.
diatur lebih lanjut dalam Standar Prosedur Remunerasi Remuneration arrangements are further governed under the
Bank. Bank’s Remuneration Standard Operating Procedures.
Kebijakan remunerasi, baik tetap maupun variabel, Remuneration policies, both fixed and variable, for the Board
untuk Dewan Komisaris dan Direksi diajukan dan/atau of Commissioners and Board of Directors are proposed and/
ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). or approved by the General Meeting of Shareholders (GMS).
Penetapan keputusan remunerasi didasarkan pada Remuneration decisions are determined based on risk
pertimbangan risiko dan kinerja, keselarasan dengan and performance considerations, alignment with financial
kinerja finansial, hasil penilaian kinerja, serta kesetaraan performance, results of performance evaluations, and
dengan bank lain yang sejenis. Ini juga mempertimbangkan benchmarking against peer banks. These decisions also take
strategi dan sasaran jangka panjang Bank. into account the Bank’s long-term strategies and objectives.
Dewan Komisaris, Direksi, dan pegawai pada level Members of the Board of Commissioners, Board of Directors,
tertentu selanjutnya ditetapkan sebagai Material and certain employees are designated as Material Risk Takers
Risk Taker (MRT). Penetapan MRT dilakukan dengan (MRT) based on qualitative and quantitative approaches.
pendekatan kualitatif dan kuantitatif.
568 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 569
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Proses Penyusunan Kebijakan Remuneration Policy Formulation
Remunerasi Process
Bank Sulselbar berkomitmen untuk menyusun kebijakan Bank Sulselbar is committed to establishing remuneration
remunerasi yang mendukung visi dan misi perusahaan policies that support the Company’s vision and mission while
serta memastikan kinerja yang berkelanjutan. Kebijakan ini ensuring sustainable performance. The policy is designed to:
dirancang untuk: 1. Attract, retain, and motivate top talent to achieve the Bank’s
1. Menarik, mempertahankan, dan memotivasi talenta strategic objectives;
terbaik yang mendorong pencapaian tujuan strategis 2. Provide fair and competitive rewards based on employee
Bank. contributions;
2. Memberikan penghargaan yang adil dan kompetitif 3. Maintain a balance between individual performance,
sesuai kontribusi karyawan terhadap kinerja Bank. business unit performance, and overall Bank performance;
3. Menjaga keseimbangan antara kinerja individu, unit 4. Ensure compliance with applicable regulations, including
kerja, dan kinerja keseluruhan Bank. POJK No. 45/POJK.03/2015, as well as effective risk
4. Memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, management.
seperti POJK No. 45/POJK.03/2015, serta pengelolaan
risiko yang efektif.
Proses penyusunan kebijakan remunerasi di Bank Sulselbar The remuneration policy development process at Bank Sulselbar
dilakukan dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang is carried out by prioritizing good governance principles and
baik dan melibatkan langkah-langkah berikut: involves the following steps:
1. Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) menganalisis 1. The Remuneration and Nomination Committee (RNO)
kebutuhan remunerasi berdasarkan struktur organisasi, analyzes remuneration needs based on the organizational
tuntutan bisnis, dan dinamika lingkungan eksternal. structure, business demands, and external environmental
2. Melakukan kajian perbandingan terhadap kebijakan dynamics.
remunerasi di industri perbankan untuk memastikan 2. A comparative study of remuneration policies in the banking
daya saing dan kesesuaian dengan praktik terbaik yang industry is conducted to ensure competitiveness and
ada. alignment with existing best practices.
3. Analisis risiko dilakukan untuk memastikan bahwa 3. A risk analysis is conducted to ensure that the remuneration
kebijakan remunerasi tidak mendorong perilaku berisiko policy does not encourage high-risk behavior that could
tinggi yang dapat membahayakan stabilitas keuangan jeopardize the Bank’s financial stability.
Bank. 4. The remuneration policy is formulated based on the
4. Kebijakan remunerasi disusun berdasarkan prinsip principles of fairness, competitiveness, and performance,
keadilan, daya saing, dan berbasis kinerja, dengan taking risk into account. This policy covers fixed and variable
mempertimbangkan aspek risiko. Kebijakan ini mencakup remuneration, including special provisions for employees
remunerasi tetap dan variabel, termasuk ketentuan classified as Material Risk Takers (MRT).
khusus untuk pegawai yang tergolong Material Risk 5. The Remuneration and Nomination Committee provides
Taker (MRT). recommendations to the Board of Commissioners. After
5. Komite Remunerasi dan Nominasi memberikan obtaining approval from the Board of Commissioners, the
rekomendasi kepada Dewan Komisaris. Setelah remuneration policy will be submitted for ratification at the
mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris, General Meeting of Shareholders (GMS).
kebijakan remunerasi akan diajukan untuk disahkan
dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Dengan mengikuti proses ini, Bank Sulselbar memastikan By following this process, Bank Sulselbar ensures that the
bahwa kebijakan remunerasi yang dihasilkan mendukung resulting remuneration policy supports a balance between
keseimbangan antara kinerja, risiko, dan kepatuhan, serta performance, risk, and compliance, and makes a positive
memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan contribution to business sustainability and the satisfaction of all
bisnis dan kepuasan semua pemangku kepentingan. stakeholders.
BANK SULSELBAR 569
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 570
Nama Konsultan Ekstern dan Name of External Consultant
Tugas Konsultan Terkait Kebijakan and Responsibilities Related to
Remunerasi Remuneration Policy
Dalam penetapan kebijakan remunerasi, Bank Sulselbar In determining its remuneration policy, Bank Sulselbar does not
tidak menggunakan jasa konsultan eksternal. use the services of an external consultant.
Paket Remunerasi dan Fasilitas yang Remuneration Package and Benefits
Diterima oleh Direksi dan Dewan Received by the Board of Directors and
Komisaris Board of Commissioners
Paket remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh Direksi dan The remuneration package and benefits received by the BoD’s
Dewan Komisaris telah disajikan di Sub Judul Remunerasi and BoC’s are presented in the Sub-heading “Remuneration
Dewan Komisaris dan Direksi Bab Tata Kelola Perusahaan of the Board of Commissioners and Board of Directors” in the
dalam Laporan Tahunan ini. Corporate Governance Chapter of this Annual Report.
Remunerasi yang Bersifat Variabel Variable Remuneration
Bank Sulselbar memberikan remunerasi yang bersifat Bank Sulselbar provides variable remuneration in the form
variabel berupa bonus kinerja, jasa produksi, tantiem, dan of performance bonuses, production fees, bonuses, and other
bentuk remunerasi lainnya yang dapat disamakan dengan comparable forms of remuneration.
hal tersebut.
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Number of Directors, Board of
Pegawai yang Menerima Remunerasi Commissioners, and Employees
yang Bersifat Variabel Selama 1 Receiving Variable Remuneration
(Satu) Tahun During One Year
Jabatan Jumlah Nominal Position
Dewan Komisaris (Tantiem) 2 5.146.903.256,- Board of Commissioners (Tantiem)
Direksi (Tantiem) 5 17.162.157.710,- Board of Directors (Tantiem)
Pegawai (Bonus) 20 46.785.467,- Employee (Bonus)
Pegawai (Penghargaan Masa Kerja) 109 8.710.947.831,- Employee (Long Service Award)
Jabatan dan Jumlah Pihak yang Positions and Number of Individuals
menjadi Material Risk Takers Classified as Material Risk Takers (MRT)
Jabatan Jumlah Position
Dewan Komisaris 2 Board of Commissioners
Direksi 5 Board of Directors
570 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 571
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Shares Option yang dimiliki Direksi, Share Options Held by the Board of
Dewan Komisaris, dan Pejabat Directors, Board of Commissioners, and
Eksekutif Executive Officers
Uraian mengenai Shares Option yang dimiliki oleh Direksi, Information regarding share options held by the Board of
Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif dapat ditemukan Directors, Board of Commissioners, and Executive Officers
pada bagian Kebijakan Pemberian Kompensasi Jangka is disclosed in the section on Long-Term Performance-Based
Panjang Berbasis Kinerja di Bab Tata Kelola Perusahaan Compensation Policy in the Corporate Governance chapter of
dalam Laporan Tahunan ini. this Annual Report.
Perbandingan Rasio Gaji bagi Dewan Salary Ratio Comparison of the BoC's,
Komisaris, Direksi dan Pegawai BoD's, and Employees
Gaji (Rp)
Rasio Perbandingan
Jabatan Tertinggi Terendah (%) Position
Gaji Dewan Komisaris 72.550.477,- 65.295.429,- 11,11% Salary of the Board of Commissioners
Gaji Direksi 108.038.025,- 97.445.169,- 10, 87% Directors' salaries
Gaji Pegawai Tetap 44.575.565,- 5.400.402,- 725,39% Permanent Employee Salaries
Gaji Pegawai Tidak Tetap 10.500.000,- 4.140.130,- 153,61% Non-Permanent Employee Salaries
Jumlah Penerima dan Jumlah Total Number of Recipients and Total
Remunerasi yang Bersifat Variabel Guaranteed Variable Remuneration
yang Dijamin Tanpa Syarat
Pada tahun 2025, tidak terdapat jumlah penerima dan In 2025, there will be no number of recipients and the total
jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang dijamin amount of Variable Remuneration that is unconditionally
tanpa syarat diberikan oleh Bank kepada calon Direksi, guaranteed to be given by the Bank to prospective Directors,
calon Dewan. Komisaris, Calon DPS, dan/atau calon pegawai prospective Board of Commissioners, prospective DPS, and/or
selama 1 (satu) tahun pertama kerja. prospective employees during the first 1 (one) year of work.
Jumlah Pegawai yang Terkena Number of Employees Subject to
Pemutusan Hubungan Kerja dan Termination of Employment and Total
Total Nominal Pesangon yang Severance Paid
Dibayarkan
Berdasarkan penjelasan Pasal 28 huruf O POJK 45/ Based on the explanation of Article 28 letter O of POJK No. 45/
POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam POJK.03/2015 concerning the Implementation of Governance
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum, pemutusan in the Provision of Remuneration for Commercial Banks,
hubungan kerja adalah pemutusan yang terjadi bukan atas termination of employment refers to termination that does
permintaan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Pegawai not occur at the request of the Board of Directors, Board of
yang bersangkutan, melainkan akibat kebijakan Perseroan, Commissioners, and/or the employees concerned, but rather as a
seperti merger, konsolidasi, akuisisi, atau perampingan result of the Company’s policies, such as mergers, consolidations,
struktur organisasi. Pemutusan hubungan kerja yang acquisitions, or organizational restructuring. Terminations
disebabkan oleh pelanggaran ketentuan atau fraud tidak resulting from violations of regulations or fraud are not included
termasuk dalam pengertian ini. in this definition.
BANK SULSELBAR 571
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 572
Jumlah Nominal Pesangon yang Jumlah Karyawan
Dibayarkan per Orang dalam 1 (satu) Nominal Amount of Severance Pay Paid per
Tahun 2025 2024 Person in 1 (one) Year
Di atas Rp1 miliar - - Above IDR 1 billion
Rp500 juta s.d. Rp1 miliar - 27 IDR 500 million to IDR 1 billion
Dibawah Rp500 juta 33 35 Under IDR 500 million
Jumlah Total Remunerasi yang Total Amount of Deferred Variable
Bersifat Variabel yang Ditangguhkan Remuneration
Total remunerasi variabel yang ditangguhkan untuk The total deferred variable remuneration for the Board of
Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai Tahun pada tahun Directors, Board of Commissioners, and Employees in 2025 is set
2025, ditetapkan sebesar Rp1.032.951.119,-. Perhitungan at IDR 1,032,951,119. The deferred variable remuneration for
Remunerasi Variabel yang ditangguhkan kepada Dewan the Board of Commissioners and Directors is calculated from the
Komisaris dan Direksi dihitung sejak ditetapkannya Dewan date the Board of Commissioners and Directors are designated
Komisaris dan Direksi tersebut sebagai Material Risk Takers as Material Risk Takers (MRT). The deferral period for variable
(MRT) dan jangka waktu penangguhan remunerasi variabel remuneration is three years, with a pro rata refund for each
adalah selama 3 (tiga) tahun dan akan dikembalikan secara deferral year.
prorata pada setiap tahun penangguhan.
Informasi Kuantitatif Quantitative Information
Total Pengurangan Selama Periode Laporan
Disebabkan Disebabkan
Total
Jenis Remunerasi yang Bersifat Sisa yang Masih Penyesuaian Penyesuaian
(A)+(B)
Variabel Ditangguhkan Eksplisit (A) Implisit (B) Variable Types of Remuneration
Tunai (dalam juta rupiah) 1.032.951.119 - - - Cash (in million rupiah)
Saham/Instrumen yang berbasis
Shares/Share-based
saham yang diterbitkan Bank
instruments issued by the
(dalam lembar saham dan
- - - Bank (in shares and nominal
nominal juta rupiah yang
millions of rupiah which is the
merupakan konversi dari lembar
conversion of the shares)
saham tersebut)
Jumlah 1.032.951.119 -- - - Total
572 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 573
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
AKUNTAN PUBLIK
Public Accountant
Fungsi Audit Eksternal External Audit Function
Berdasarkan POJK No. 37/POJK.03/2019 tentang Based on POJK No. 37/POJK.03/2019 and SEOJK No. 9/
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank serta SEOJK SEOJK.03/2020, the audit of the Company’s financial statements
No. 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi for the financial year 2025 was conducted by an independent,
Laporan Bank Umum Konvensional, audit terhadap competent, professional, and objective Public Accounting Firm, in
Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2025 telah accordance with the Indonesian Public Accountant Professional
dilaksanakan oleh Kantor Akuntan Publik yang independen, Standards and the agreed engagement terms and audit scope.
kompeten, profesional, dan obyektif sesuai dengan Standar
Profesional Akuntan Publik serta perjanjian kerja dan ruang
lingkup audit yang telah ditetapkan.
Untuk memastikan proses audit berjalan sesuai dengan To ensure that the audit process is carried out in accordance
Standar Profesional Akuntan Publik dan ruang lingkup with applicable auditing standards and completed in a timely
yang telah ditentukan serta selesai tepat waktu, dilakukan manner, regular meetings were held to discuss significant and
pertemuan rutin yang membahas berbagai permasalahan material matters. The Company continuously strives to enhance
penting dan signifikan. Perseroan selalu berupaya communication between the Public Accountant, the Audit
meningkatkan komunikasi antara Akuntan Publik, Komite Committee, and Management to minimize potential obstacles
Audit, dan Manajemen Perseroan guna meminimalisir during the audit process.
kendala yang mungkin timbul selama proses audit.
Bank Sulselbar memastikan bahwa fungsi audit eksternal Bank Sulselbar ensures that the external audit function is
dilaksanakan secara independen sesuai dengan pedoman conducted independently in accordance with professional
standar profesi akuntan publik, serta ruang lingkup audit standards, with audit scope aligned to the Bank’s financial
yang telah ditentukan sesuai dengan laporan keuangan Bank statements prepared under Indonesian Financial Accounting
dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Indonesia, yang Standards (SAK), resulting in high-quality and comprehensive
menghasilkan kualitas dan cakupan hasil audit yang sangat audit outcomes. The External Auditor must remain independent
baik. Auditor Eksternal harus independen dari pengaruh from the influence of the Board of Directors, Board of
Direksi, Dewan Komisaris, dan pihak-pihak lain yang Commissioners, and other interested parties, in accordance with
berkepentingan di perusahaan, sesuai dengan persyaratan prevailing regulations.
yang ditetapkan dalam ketentuan yang berlaku.
Penunjukan Akuntan Publik Appointment of Public Accountant
Fungsi pengawasan independen terhadap aspek keuangan The independent oversight function of the Bank’s financial
Bank dilakukan melalui pemeriksaan Audit Eksternal yang aspects is carried out through an External Audit examination
dilaksanakan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Akuntan carried out by a Public Accounting Firm (KAP). The Public
Publik ditetapkan melalui RUPS Tahunan berdasarkan Accountant is appointed through the Annual GMS based on
rekomendasi dari Dewan Komisaris dan Komite Audit, recommendations from the Board of Commissioners and the
dengan mempertimbangkan alasan dan besarnya kompensasi Audit Committee, taking into account the reasons and the
yang diusulkan untuk Auditor Eksternal tersebut. Pada amount of compensation proposed for the External Auditor. In
tahun 2025, Bank Sulselbar telah menunjuk Kantor Akuntan 2025, Bank Sulselbar appointed the Public Accounting Firm Paul
Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan to audit
BANK SULSELBAR 573
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 574
& Rekan untuk memeriksa laporan keuangan Bank tahun the Bank’s financial statements for the 2025 financial year. The
buku 2025. Penunjukan Auditor Independen tersebut appointment of the Independent Auditor was followed up with
ditindaklanjuti dengan Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan an Agreement for the Implementation of General Audit Work on
Audit Umum atas Laporan Keuangan Bank Sulselbar untuk the Financial Statements of Bank Sulselbar for the year ending
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. December 31, 2025..
Bank Sulselbar wajib menyediakan semua catatan akuntansi The Bank is required to provide all accounting records and
dan data penunjang yang diperlukan bagi Akuntan supporting data necessary for the Public Accountant to issue an
Perusahaan, sehingga memungkinkan Akuntan Perusahaan opinion on the fairness, compliance, and conformity of the Bank’s
memberikan pendapatnya tentang kewajaran, ketaatan, financial statements with Indonesian Financial Accounting
dan kesesuaian laporan keuangan Bank dengan Standar Standards (SAK).
Akuntansi Keuangan (SAK) Indonesia.
Proses penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) dan The appointment process of the Public Accounting Firm (KAP)
Akuntan Publik (AP) dilakukan sesuai dengan ketentuan and Public Accountant (AP) is conducted in accordance with
yang berlaku, dengan mempertimbangkan hal-hal berikut: prevailing regulations, considering the following:
a. Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik (partner in- a. The appointed KAP and Public Accountant (partner in
charge) yang ditunjuk harus terdaftar di Otoritas Jasa charge) must be registered with the Financial Services
Keuangan. Authority (OJK);
b. Pada tahun penunjukan, KAP dan AP tidak boleh b. In the year of appointment, the KAP and AP must not provide
memberikan jasa lain kepada Bank Sulselbar untuk other services to Bank Sulselbar to avoid potential conflicts
menghindari potensi benturan kepentingan. of interest;
c. KAP yang ditunjuk adalah Paul Hadiwinata, Hidajat, c. The appointed KAP for the audit of the Bank’s financial
Arsono, Retno, Palilingan & Rekan sebagai auditor untuk statements for the year ended December 31, 2025 is Paul
laporan keuangan Bank Sulselbar yang berakhir pada 31 Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan;
Desember 2025. d. In performing the external audit function, the KAP and AP
d. Dalam melaksanakan fungsi audit eksternal, KAP dan must maintain independence, comply with professional
AP harus mampu bekerja secara independen, mematuhi standards, and adhere to the agreed audit scope and
standar profesional akuntan publik, serta mengikuti engagement terms. Auditor independence must comply with
perjanjian kerja dan ruang lingkup audit yang telah auditing standards issued by the Ikatan Akuntan Indonesia;
ditetapkan. Independensi auditor dalam mengaudit e. A sound relationship between the Bank, KAP, AP, and the
laporan keuangan harus sesuai dengan Standar Auditing Financial Services Authority is maintained to ensure a
yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. smooth audit process and timely submission of the auditor’s
e. Hubungan antara Bank Sulselbar, KAP, AP, dan Otoritas report.
Jasa Keuangan harus terjalin baik, sehingga pelaksanaan
audit dapat berjalan lancar dan laporan auditor dapat
disampaikan tepat waktu.
Kantor Akuntan Publik, Nama Public Accounting Firm, Auditor Name,
Akuntan dan Fee Jasa Audit and Audit Fees
Kantor Akuntan Fee Audit
Tahun Publik Nama Akuntan Opini Audit (Rupiah) Nomor Izin KAP Audit Opinion
Laporan keuangan
Paul Hadiwinata, Financial
Ary Daniel disajikan secara
Hidajat, Arsono, No.STTD.KAP- Statement present
2025 Hartanto, SE., Ak., wajar, dalam semua 769.230.000,-
Retno, Palilingan & 14/PM.22/2018 fairly, in all material
CA, CPA, SAS hal yang
Rekan respects.
material.
574 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 575
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Kantor Akuntan Fee Audit
Tahun Publik Nama Akuntan Opini Audit (Rupiah) Nomor Izin KAP Audit Opinion
Laporan keuangan
Paul Hadiwinata, Financial
Ary Daniel disajikan secara
Hidajat, Arsono, No.855/ Statement present
2024 Hartanto, SE., Ak., wajar, dalam semua 763.680.000,-
Retno, Palilingan & KM.1/2017 fairly, in all material
CA, CPA, SAS hal yang
Rekan respects.
material.
Laporan keuangan
Paul Hadiwinata, Financial
Ary Daniel disajikan secara
Hidajat, Arsono, No.855/ Statement present
2023 Hartanto, SE., Ak., wajar, dalam semua 745.920.000,-
Retno, Palilingan & KM.1/2017 fairly, in all material
CA, CPA, SAS hal yang
Rekan respects.
material.
Laporan keuangan
Paul Hadiwinata, Financial
Ary Daniel disajikan secara
Hidajat, Arsono, No.855/ Statement present
2022 Hartanto, SE., Ak., wajar, dalam semua 710.927.250,-
Retno, Palilingan & KM.1/2017 fairly, in all material
CA, CPA, SAS hal yang
Rekan respects.
material.
Laporan keuangan
Financial
Doli, Bambang, Bambang disajikan secara
No KEP No.42/ Statement
2021 Sulistiyanto, Sulistiyanto AK., wajar, dalam semua 667.200.000,-
KM.1/2013 present fairly, in all
Dadang & Ali MBA., CPA hal yang
material respects.
material.
Jasa Lain Yang Diberikan Kantor Other Services Provided by the Public
Akuntan Publik Accounting Firm
Selama tahun 2025, akuntan tidak memberikan jasa lain. During 2025, the Public Accountant did not provide any other
services.
BANK SULSELBAR 575
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 576
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
Internal Control System
Sistem Pengendalian Internal yang Internal Control System Implemented
Diterapkan oleh Perusahaan by the Company
Sistem Pengendalian Internal (SPI) bertujuan untuk The Internal Control System (ICS) is designed to support
mendukung pencapaian tujuan kinerja Perseroan, the achievement of the Company’s performance objectives,
meningkatkan nilai bagi pemangku kepentingan, dan enhance value for stakeholders, and ensure the effectiveness
memastikan efektivitas serta efisiensi operasional, and efficiency of operations, the reliability of financial reporting,
keandalan pelaporan keuangan, serta kepatuhan terhadap and compliance with applicable laws and regulations. The ICS
hukum dan peraturan yang berlaku. SPI merupakan represents a continuous control mechanism established by the
mekanisme pengawasan yang ditetapkan oleh manajemen Company’s management. An effective ICS is a critical component
Perseroan secara berkesinambungan. SPI yang efektif of corporate management and serves as the foundation for
adalah komponen penting dalam manajemen Perseroan sound and secure operations. Through the implementation of
dan menjadi dasar bagi kegiatan operasional yang sehat dan an effective ICS, the Board of Commissioners and the Board of
aman. Dengan SPI yang efektif, Dewan Komisaris dan Direksi Directors are able to safeguard the Company’s assets, ensure the
dapat menjaga aset Perseroan, menjamin ketersediaan availability of reliable financial and managerial reports, enhance
laporan keuangan dan manajerial yang dapat dipercaya, compliance with legal requirements, and mitigate the risk of
meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan hukum, serta losses, irregularities, and violations of prudential principles.
mengurangi risiko kerugian, penyimpangan, dan pelanggaran
aspek kehati-hatian.
Sebagai proses yang dijalankan oleh seluruh level organisasi, As a process carried out across all organizational levels, the ICS
SPI diterapkan dalam penetapan strategi di seluruh unit is embedded in the formulation of strategies across all business
kerja. SPI dirancang untuk mengidentifikasi kemungkinan units. The ICS is designed to identify potential events that may
kejadian yang dapat mempengaruhi perusahaan dan affect the Company and to manage risks within the established
mengelola risiko agar tetap dalam batas toleransi (risk risk appetite, thereby providing reasonable assurance in
appetite), memberikan keyakinan yang memadai dalam achieving corporate objectives.
pencapaian tujuan perusahaan.
Bank Sulselbar mengimplementasikan sistem pengendalian Bank Sulselbar implements its Internal Control System in
internal yang ditetapkan dengan mengacu pada regulasi accordance with applicable regulations, including:
yang berlaku, antara lain: 1. Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 18/ 18/POJK.03/2016 concerning Risk Management
POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Implementation for Commercial Banks;
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum. 2. Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK)
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 34/ No. 34/SEOJK.03/2016 concerning Risk Management
SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 tentang Implementation for Commercial Banks;
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum. 3. Financial Services Authority Circular Letter No. 35/
3. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 35/ SEOJK.03/2017 concerning Standard Guidelines for Internal
SEOJK.03/2017 tanggal 7 Juli 2017 tentang Pedoman Control Systems for Commercial Banks.
Standar Sistem Pengendalian Internal Bagi Bank Umum.
576 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 577
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Tujuan Sistem Pengendalian Internal Objectives of the Internal Control
Bank Sulselbar System
Sistem Pengendalian Internal bertujuan antara lain: The Internal Control System aims to:
1. Menjamin bahwa semua kegiatan usaha bank 1. Ensure that all banking activities are conducted in
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan accordance with applicable laws and regulations, as well as
perundang-undangan, baik yang dikeluarkan oleh internal policies and procedures established by the Board of
pemerintah maupun Otoritas Jasa Keuangan, serta Directors;
kebijakan dan prosedur internal yang ditetapkan oleh 2. Ensure the availability of complete, accurate, relevant, and
Direksi. timely reports to support sound and accountable decision-
2. Menjamin tersedianya laporan yang lengkap, akurat, making;
tepat guna, tepat waktu, dan relevan untuk pengambilan 3. Enhance the effectiveness and efficiency of the utilization of
keputusan yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. assets and other resources to protect the Bank from potential
3. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan aset losses;
dan sumber daya lainnya untuk melindungi bank dari 4. Identify weaknesses and detect irregularities at an early
risiko kerugian. stage, while continuously evaluating the adequacy of policies
4. Mengidentifikasi kelemahan dan menilai penyimpangan and procedures.
secara dini, serta melakukan evaluasi berkesinambungan
terhadap kewajaran kebijakan dan prosedur yang ada di
Bank.
Pengendalian Keuangan dan Financial and Operational Control and
Operasional serta Kepatuhan Compliance with Laws and Regulations
Terhadap Peraturan Perundang-
Undangan
Sistem Pengendalian Internal terkait Internal Control System related to
Pengendalian Keuangan Financial Control
Dalam akuntansi, Sistem Pengendalian Internal memiliki In accounting, the Internal Control System plays a crucial role
peranan penting, karena merupakan prosedur atau as a set of procedures designed to control, monitor, and direct
sistem yang dirancang untuk mengontrol, mengawasi, dan the organization toward achieving its objectives. The system
mengarahkan organisasi agar dapat mencapai tujuan. Sistem supports management in planning and controlling operations,
ini digunakan oleh manajemen untuk merencanakan dan providing reliable accounting information for financial reporting,
mengendalikan operasi perusahaan, menyediakan informasi and ensuring compliance with applicable regulations.
akuntansi yang handal untuk laporan keuangan, serta
memastikan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang
berlaku.
Dalam proses pengendalian keuangan, diterapkan prinsip In financial control processes, the four-eyes principle is
4 eyes principle untuk memitigasi terjadinya keadaan yang implemented to mitigate irregularities and ensure adherence
tidak sesuai dengan ketentuan dan dalam batas kewajaran. to established standards. The Compliance function formulates
Satuan kerja Kepatuhan menyusun kebijakan agar policies to ensure the proper implementation of this principle,
pelaksanaan 4 eyes principle dapat berjalan dengan baik. while the Risk Management function establishes limits based on
Satuan kerja Manajemen Risiko melakukan penyusunan the Bank’s infrastructure. The Internal Audit function evaluates
limit dengan mempertimbangkan infrastruktur Bank, dan the implementation of controls across all business units in
evaluasi akan dilakukan oleh SKAI terhadap pelaksanaan di accordance with established policies and limits.
seluruh unit kerja sesuai dengan ketentuan dan limit yang
telah ditetapkan.
BANK SULSELBAR 577
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 578
Sistem Pengendalian Internal Terkait Internal Control System Related to
Pengendalian Operasional Operational Control
Pengendalian Internal adalah bagian dari setiap sistem Internal control forms an integral part of operational systems,
yang digunakan sebagai prosedur dan pedoman dalam serving as procedures and guidelines for executing organizational
pelaksanaan operasional perusahaan atau organisasi activities. The Internal Control System consists of integrated and
tertentu. Sementara itu, Sistem Pengendalian Internal interrelated controls that support one another.
adalah kumpulan pengendalian intern yang terintegrasi,
saling berhubungan, dan mendukung satu sama lain.
Dalam proses pengendalian operasional, diterapkan prinsip In operational control processes, the four-eyes principle is also
4 eyes principleuntuk memitigasi kemungkinan terjadinya applied to minimize the risk of non-compliance. The Compliance
keadaan yang tidak sesuai dengan ketentuan. Satuan function establishes policies to ensure effective implementation,
kerja Kepatuhan menyusun kebijakan agar pelaksanaan while the Risk Management function evaluates risks across all
4 eyes principledapat berjalan dengan baik. Satuan kerja units, supported by a Risk Management Information System.
Manajemen Risiko melakukan evaluasi terhadap risiko yang However, challenges remain in risk assessment at the unit
terjadi di setiap unit kerja, didukung oleh Sistem Informasi level, requiring enhanced attention in risk identification and
Manajemen Risiko. Namun, masih terdapat kendala dalam evaluation.
penetapan risiko di setiap unit kerja karena diperlukan
perhatian lebih dalam melakukan assessment terhadap risiko
masing-masing unit kerja.
Kepatuhan terhadap Peraturan Compliance with Statutory Regulations
Perundang-Undangan
Selain pengendalian keuangan dan operasional, Bank In addition to financial and operational controls, Bank Sulselbar is
Sulselbar berkomitmen untuk mematuhi peraturan committed to complying with all applicable laws and regulations,
perundang-undangan yang berlaku, termasuk: including:
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait tata • Financial Services Authority (OJK) regulations on governance
kelola bank dan manajemen risiko. and risk management;
• Standar Bank Indonesia dalam pengelolaan likuiditas dan • Bank Indonesia standards related to liquidity management
sistem pembayaran. and payment systems;
• Regulasi anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan • Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism Financing
terorisme (APU-PPT). (AML-CFT) regulations;
• Undang-Undang Perbankan dan peraturan perpajakan • Banking laws and applicable tax regulations in Indonesia.
yang berlaku di Indonesia.
Dengan menerapkan sistem pengendalian internal yang Through the implementation of an effective Internal Control
efektif dan berkomitmen pada kepatuhan regulasi, Bank System and strong regulatory compliance, Bank Sulselbar
Sulselbar berupaya memastikan stabilitas dan pertumbuhan ensures business stability, sustainable growth, and the provision
bisnis, serta memberikan layanan perbankan yang aman dan of secure and reliable banking services to stakeholders.
andal bagi para pemangku kepentingan.
Lingkungan Pengendalian Control Environment
Komponen ini merupakan pondasi awal untuk pengembangan The control environment serves as the foundation for the
Sistem Internal Control dengan menyediakan disiplin dan development of the Internal Control System by providing
struktur yang bersifat fundamental. Hal ini mencakup: discipline and structure. It includes integrity and ethical values,
integritas dan nilai etika, komitmen terhadap kompetensi, commitment to competence, effective auditing functions,
578 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 579
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
berfungsinya auditor, filosofi manajemen dan gaya management philosophy and leadership style, organizational
kepemimpinan, struktur organisasi, serta pemberian structure, delegation of authority and responsibility, as well as
wewenang dan tanggung jawab, serta kebijakan dan praktik human resource policies and practices.
sumber daya manusia (SDM).
Lingkungan pengendalian mencerminkan keseluruhan The control environment reflects the commitment, behavior,
komitmen, perilaku, kepedulian, serta langkah-langkah and awareness of the Bank’s management in implementing
pengurus Bank dalam melaksanakan kegiatan pengendalian operational controls. Its key elements include:
operasional. Unsur-unsur lingkungan pengendalian meliputi: a. Adequate organizational structure;
a. Struktur organisasi yang memadai. b. Leadership style and philosophy of the Board of Directors
b. Gaya kepemimpinan dan filosofi Direksi serta Dewan and Board of Commissioners;
Komisaris. c. Integrity, ethical values, and competence;
c. Integritas, nilai-nilai etika, dan kompetensi. d. Human resource policies and procedures;
d. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia. e. Management attention and direction, including committees
e. Atensi dan arahan manajemen Bank serta komite lainnya, such as the Risk Management Committee, Audit Committee,
seperti Komite Manajemen Risiko, Komite Audit, dan and ALCO;
ALCO. f. External factors affecting operations and risk management
f. Faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi operasional implementation.
Bank dan penerapan manajemen risiko.
Bank Sulselbar selalu menjunjung tinggi nilai integritas dan Bank Sulselbar consistently upholds integrity and ethical values
etika bagi semua karyawan, memastikan bahwa seluruh across all employees, ensuring that personnel at every level
karyawan memiliki kompetensi pada setiap tingkatan possess the required competencies for their respective roles.
jabatan di dalam perusahaan. Selain itu, perusahaan memiliki In addition, the Bank maintains a well-defined organizational
struktur organisasi dan deskripsi pekerjaan yang jelas, structure and clear job descriptions, supported by proper
pemisahan tugas dan kewenangan, serta kebijakan sumber segregation of duties and authorities, as well as human resource
daya manusia yang sesuai dengan filosofi yang dimiliki policies aligned with the Bank’s corporate philosophy.
perusahaan.
Penilaian Risiko Risk Assessment
Komponen ini mencakup identifikasi dan analisis yang This component encompasses the identification and analysis
dilakukan oleh manajemen terhadap risiko yang terkait performed by management of risks associated with the
dengan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Penilaian achievement of established objectives. Organizational risk
risiko organisasi dapat dilakukan melalui identifikasi, assessment is conducted through the identification, analysis,
analisis, dan pengelolaan risiko-risiko yang relevan terhadap and management of risks relevant to the preparation of financial
penyusunan laporan keuangan yang disajikan secara wajar statements that are fairly presented in accordance with generally
sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum. accepted accounting principles. The risk assessment process
Proses penilaian risiko harus mempertimbangkan kejadian considers both internal and external events and conditions that
dan keadaan baik yang bersifat eksternal maupun internal may affect the entity’s ability to record, process, summarize, and
yang dapat mempengaruhi kemampuan entitas dalam report financial data in a manner consistent with management
mencatat, mengolah, mengikhtisarkan, dan melaporkan assertions and financial reporting requirements. Organizational
data keuangan, yang konsisten dengan asersi manajemen risks may arise from changes in the operating environment,
dan laporan keuangan. Risiko organisasi dapat muncul new personnel, new information systems, rapid organizational
dari perubahan dalam lingkungan operasi, personnel baru, growth, technological advancements, and other factors.
sistem informasi baru, pertumbuhan organisasi yang cepat,
teknologi baru, dan lain-lain.
BANK SULSELBAR 579
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 580
Aktivitas Pengendalian – Control Activities – Financial and
Pengendalian Keuangan dan Operational Controls
Operasional
Komponen ini mencakup kegiatan, kebijakan, prosedur, dan This component includes activities, policies, procedures, and
praktik yang menjamin pencapaian tujuan institusi. Kegiatan practices designed to ensure the achievement of organizational
ini memungkinkan pengambilan berbagai tindakan yang objectives. These activities enable management to take
diperlukan untuk mengelola risiko terhadap pencapaian necessary actions to manage risks related to the achievement of
tujuan organisasi. such objectives.
Kegiatan pengendalian berlangsung di seluruh organisasi, Control activities are implemented across the entire organization,
mencakup semua tingkatan dan fungsi yang ada. Aktivitas covering all levels and functions. These activities include a wide
ini mencakup rentang kegiatan mulai dari pengesahan, range of controls, such as authorization, approval, verification,
kewenangan, verifikasi, rekonsiliasi, pengkajian ulang reconciliation, performance review, safeguarding of assets, and
kinerja, pengamanan aset, hingga pemisahan tugas. Beberapa segregation of duties. Examples of control activities include
kegiatan pengendalian yang dapat dilakukan antara lain performance reviews, information processing controls, physical
penelaahan kinerja, pengolahan informasi, pengendalian controls, and functional segregation.
fisik, dan pemisahan fungsi.
Kegiatan pengendalian harus melibatkan seluruh pegawai Control activities must involve all employees of the Bank,
Bank, termasuk Direksi. Oleh karena itu, kegiatan including the Board of Directors. Accordingly, control activities
pengendalian akan berjalan efektif apabila direncanakan will operate effectively when properly designed and implemented
dan diterapkan untuk mengendalikan risiko yang telah to address identified risks. These activities also include the
diidentifikasi. Kegiatan pengendalian juga mencakup establishment of control policies and procedures, as well as early
penetapan kebijakan dan prosedur pengendalian, serta verification processes to ensure consistent compliance. Control
proses verifikasi lebih awal untuk memastikan bahwa activities form an integral part of the Bank’s daily operations.
kebijakan dan prosedur tersebut dipatuhi secara konsisten.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari setiap fungsi
atau aktivitas Bank sehari-hari.
Aktivitas Pengendalian terdiri dari kebijakan dan prosedur Control activities consist of policies and procedures that ensure
yang memastikan pegawai melaksanakan arahan manajemen. employees carry out management directives. These include
Aktivitas Pengendalian meliputi tinjauan terhadap sistem reviews of control systems, segregation of duties, and controls
pengendalian, pemisahan tugas, dan pengendalian terhadap over information systems. Information system controls are
sistem informasi. Pengendalian terhadap sistem informasi implemented through:
meliputi dua cara, yaitu: • General controls, which include controls over system access,
• General controls, yang mencakup kontrol terhadap software, and system development;
akses, perangkat lunak, dan pengembangan sistem; • Application controls, which include the prevention
• Application controls, yang mencakup pencegahan dan and detection of unauthorized transactions, ensuring
deteksi transaksi yang tidak terotorisasi. Fungsi ini completeness, accuracy, authorization, and validation of
menjamin kelengkapan, akurasi, otorisasi, dan validasi transaction processing.
dari proses transaksi yang terjadi.
Informasi dan Komunikasi Information and Communication
Komponen ini mendukung semua komponen pengendalian This component supports all other control components by
lainnya dengan mengkomunikasikan tanggung jawab communicating control responsibilities to all employees and
pengendalian kepada seluruh pegawai dan menyediakan providing information in a form and timeframe that enables
580 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 581
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
informasi dalam bentuk dan kerangka waktu yang them to perform their duties effectively. The information
memungkinkan mereka menyelesaikan tugas. Sistem system generates reports containing operational, financial, and
informasi yang ada menghasilkan laporan-laporan yang compliance-related information, which are used to manage
berisi informasi mengenai kegiatan organisasi, keuangan, and control the organization. Such information is not limited
dan kepatuhan, yang memungkinkan penggunaannya untuk to internally generated data but also includes external events,
menjalankan dan mengendalikan organisasi. Informasi ini activities, and conditions necessary to support decision-making
tidak hanya berhubungan dengan data yang dihasilkan and external reporting.
secara internal, tetapi juga mencakup peristiwa, kegiatan,
dan kondisi eksternal yang diperlukan untuk mendukung
pengambilan keputusan dan pelaporan kepada pihak luar.
Komunikasi yang efektif juga harus terjadi secara luas, Effective communication must occur broadly, flowing downward,
mengalir ke bawah, melintasi berbagai tingkatan dalam across all levels of the organization, and upward. All employees
organisasi, dan juga ke atas. Semua pegawai harus menerima must clearly understand management’s messages, emphasizing
informasi atau pesan dari manajemen dengan jelas, yang that control responsibilities must be taken seriously. Employees
menegaskan bahwa tanggung jawab menjalankan kontrol must understand their roles within the Internal Control System
harus dijalankan dengan sangat serius. Pegawai harus and how their individual activities relate to others’ responsibilities.
memahami peran mereka dalam sistem Internal Control, They must also have appropriate tools and channels to
dan bagaimana kegiatan masing-masing secara individu communicate information to their superiors and effectively
berhubungan dengan pekerjaan orang lain. Mereka juga interact with external parties, including customers, suppliers,
perlu memiliki alat atau media untuk mengkomunikasikan shareholders, and regulators.
informasi kepada atasan mereka, serta berkomunikasi
secara efektif dengan pihak luar, seperti pelanggan, pemasok,
pemilik saham, dan regulator.
Pengawasan Monitoring
Komponen ini memberikan kepastian yang memadai bahwa This component provides reasonable assurance that the
tujuan suatu organisasi dapat tercapai. Manajemen harus organization’s objectives are achieved. Management must
memantau sistem Internal Control untuk menentukan continuously monitor the Internal Control System to assess
apakah sistem beroperasi sesuai yang diinginkan dan whether it operates as intended and implement necessary
melakukan modifikasi yang diperlukan agar sesuai dengan modifications in response to changing conditions. Monitoring is a
perubahan kondisi. Pemantauan adalah proses yang menilai process that evaluates the quality of the Internal Control System
mutu sistem Internal Control secara berkelanjutan. Proses on an ongoing basis. It involves appropriate personnel assessing
ini melibatkan personil yang tepat untuk menilai desain dan both the design and operational effectiveness of controls, as well
operasi pengendalian, serta bertindak secara tepat waktu as taking timely corrective actions when required. Monitoring
untuk melakukan perbaikan yang diperlukan. Pengawasan ini also includes external elements of internal control, performed
juga mencakup elemen eksternal terhadap Internal Control, by management or independent parties outside the process, as
yang dilakukan oleh manajemen atau pihak lain di luar proses, well as the application of independent methodologies such as
serta pelaksanaan metodologi independen seperti prosedur procedures or standard checklists commonly used by employees.
atau standar checklist yang biasa diterapkan oleh pegawai The Board of Commissioners, the Board of Directors, and all
dalam proses. Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh satuan relevant work units have established governance guidelines and
kerja terkait telah memiliki pedoman dan tata tertib kerja. operating procedures. In performing internal oversight, the Board
Dalam pengawasan internal, Dewan Komisaris didukung of Commissioners is supported by committees established in
oleh organisasi komite yang telah dibentuk berdasarkan accordance with Good Corporate Governance (GCG) regulations.
POJK GCG.
BANK SULSELBAR 581
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 582
Kesesuaian dengan Kerangka Kerja Alignment with the Internal Control
Pengendalian Internal Committee Framework of Committee of Sponsoring
of Sponsoring Organizations of the Organizations of the Treadway
Treadway Commission (COSO) Commission (COSO)
Sistem pengendalian internal Bank Sulselbar mengacu Bank Sulselbar’s Internal Control System is aligned with the
pada sistem pengendalian internal dari COSO (Committee COSO framework. The Bank is committed to implementing and
of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission). continuously enhancing its Internal Control System across all
Bank Sulselbar berkomitmen untuk menerapkan dan functional levels in accordance with its organizational structure,
mengembangkan Sistem Pengendalian Intern pada adopting the COSO approach to provide reasonable assurance in
semua tingkatan fungsional sesuai Struktur Organisasi the following areas:
yang dirancang menggunakan pendekatan COSO untuk 1. The execution of banking activities and operations
memberikan keyakinan yang memadai mengenai beberapa consistently complies with applicable laws and regulations;
hal sebagai berikut: 2. The availability of accurate, complete, timely, and relevant
1. Pelaksanaan kegiatan dan aktivitas operasional bank financial information to support sound and accountable
selalu mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku. decision-making;
2. Tersedianya informasi keuangan yang benar, lengkap, 3. The optimization of resource utilization while maintaining
tepat waktu, dan relevan untuk pengambilan keputusan operational efficiency and effectiveness;
yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. 4. The implementation of Good Corporate Governance (GCG)
3. Memaksimalkan pemanfaatan seluruh sumber daya across all business activities, including continuous evaluation
yang dimiliki dengan tetap mempertimbangkan efisiensi of governance practices in line with external regulatory
dan efektivitas kegiatan operasional. requirements;
4. Penerapan Good Corporate Governanceoleh setiap 5. The implementation of Risk Management to assist
pelaku bisnis dalam perusahaan, termasuk evaluasi management in minimizing risks, including assessing the
keberlanjutan dan kesesuaian ketentuan GCG adequacy, reliability, efficiency, and effectiveness of the
perusahaan dengan ketentuan eksternal yang berlaku. Internal Control System, as well as promoting continuous
5. Penerapan Manajemen Risiko dalam perusahaan untuk improvement;
membantu manajemen meminimalkan risiko, termasuk 6. Ensuring that all activities are free from fraud and corruption
penilaian terhadap kecukupan, kehandalan, efisiensi, risks, supported by the sustainability of the whistleblowing
dan efektivitas sistem pengendalian internal, serta system.
mendorong perbaikan pengendalian internal secara
berkesinambungan.
6. Memastikan seluruh kegiatan perusahaan terbebas
dari potensi fraud (kecurangan) maupun tindak pidana
korupsi, serta keberlangsungan mekanisme sistem
whistleblowing.
Kesesuaian pelaksanaan pengendalian internal Bank Implementation of Internal Control in Accordance with COSO
Sulselbar dengan kerangka kerja pengendalian internal Framework:
COSO adalah sebagai berikut:
1. Lingkungan Pengendalian 1. Control Environment
Komponen ini merupakan pondasi awal untuk This component serves as the foundation for the development
pengembangan Sistem Internal Controldengan of the Internal Control System by providing discipline and
menyediakan disiplin dan struktur yang bersifat a structured framework. It includes integrity and ethical
fundamental. Hal ini mencakup: Integritas dan Nilai values, commitment to competence, effective audit functions,
Etika, Komitmen terhadap Kompetensi, Berfungsinya management philosophy and leadership style, organizational
Auditor, Filosofi Manajemen dan Gaya Kepemimpinan, structure, delegation of authority and responsibility, as well
Struktur Organisasi, serta Pemberian Wewenang dan as human resource policies and practices.
Tanggung Jawab, Kebijakan, dan Praktik Sumber Daya
Manusia (SDM).
582 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 583
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Lingkungan pengendalian mencerminkan keseluruhan The control environment reflects the overall commitment,
komitmen, perilaku, kepedulian, serta langkah pengurus behavior, awareness, and actions of the Bank’s management in
Bank dalam melaksanakan kegiatan pengendalian implementing operational controls. Its key elements include:
operasional. Unsur-unsur lingkungan pengendalian a. Adequate organizational structure;
meliputi: b. Leadership style and philosophy of the Board of Directors
a. Struktur organisasi yang memadai. and Board of Commissioners;
b. Gaya kepemimpinan dan filosofi Direksi serta Dewan c. Integrity, ethical values, and competence;
Komisaris. d. Human resource policies and procedures;
c. Integritas, nilai-nilai etika, dan kompetensi. e. Management attention and direction, including committees
d. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia. such as the Risk Management Committee, Audit Committee,
e. Atensi dan arahan manajemen Bank serta komite and ALCO;
lainnya, seperti Komite Manajemen Risiko, Komite f. External factors affecting the Bank’s operations and risk
Audit, dan ALCO. management implementation.
f. Faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi
operasional Bank dan penerapan manajemen risiko.
Bank Sulselbar selalu menjunjung tinggi nilai integritas Bank Sulselbar consistently upholds integrity and ethical values
dan etika bagi semua karyawan, memastikan bahwa across all employees, ensuring that personnel at every level
setiap karyawan memiliki kompetensi yang sesuai possess the required competencies. The Bank maintains a clear
untuk setiap tingkat jabatan di dalam perusahaan. Bank organizational structure, well-defined job descriptions, proper
ini memiliki struktur organisasi yang jelas, deskripsi segregation of duties and authorities, and human resource
pekerjaan yang terdefinisi, pemisahan tugas dan policies aligned with its corporate philosophy.
kewenangan, serta kebijakan sumber daya manusia yang
mendukung filosofi perusahaan.
2. Identifikasi, Penilaian, dan Manajemen Risiko 2. Risk Identification, Assessment, and Management
Komponen ini melibatkan identifikasi dan analisis yang This component involves the identification and analysis
dilakukan oleh manajemen terhadap risiko yang terkait conducted by management of risks associated with achieving
dengan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. established objectives. Organizational risk assessment
Penilaian risiko organisasi dapat dilakukan melalui is carried out through the identification, analysis, and
identifikasi, analisis, dan pengelolaan risiko yang management of risks relevant to the preparation of financial
relevan terhadap penyusunan laporan keuangan yang statements that are fairly presented in accordance with
disajikan secara wajar sesuai dengan prinsip-prinsip applicable accounting standards. The process considers
akuntansi yang berlaku. Proses penilaian risiko harus both internal and external events and conditions that may
mempertimbangkan peristiwa dan kondisi baik yang negatively impact the entity’s ability to record, process,
bersifat eksternal maupun internal yang mungkin timbul summarize, and report financial information consistently
dan berdampak negatif pada kemampuan entitas untuk with management assertions and financial reporting
mencatat, mengolah, mengikhtisarkan, dan melaporkan requirements. Risks may arise from changes in the operating
data keuangan secara konsisten dengan asersi environment, new personnel, new information systems, rapid
manajemen dan laporan keuangan. Risiko organisasi organizational growth, technological developments, and
dapat muncul dari perubahan dalam lingkungan operasi, other factors.
personel baru, sistem informasi baru, pertumbuhan
organisasi yang pesat, teknologi baru, dan faktor lainnya.
3. Aktivitas Pengendalian 3. Control Activities
Komponen ini terdiri dari kegiatan, kebijakan, prosedur, This component consists of activities, policies, procedures,
dan praktik yang menjamin pencapaian tujuan institusi. and practices that ensure the achievement of organizational
Aktivitas ini memungkinkan pengambilan tindakan yang objectives. These activities enable management to take
diperlukan untuk mengelola risiko terhadap pencapaian appropriate actions to manage risks.
tujuan organisasi.
BANK SULSELBAR 583
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 584
Kegiatan pengendalian berlangsung di seluruh organisasi, Control activities are implemented across all organizational
mencakup semua tingkatan dan fungsi yang ada. Aktivitas levels and functions. They include authorization, approval,
ini meliputi berbagai kegiatan, mulai dari pengesahan, verification, reconciliation, performance reviews,
kewenangan, verifikasi, rekonsiliasi, pengkajian ulang safeguarding of assets, and segregation of duties. Examples
kinerja, pengamanan aset, hingga pemisahan tugas. include performance evaluations, information processing
Beberapa kegiatan pengendalian yang dapat dilakukan controls, physical controls, and functional segregation.
antara lain penelaahan kinerja, pengolahan informasi,
pengendalian fisik, dan pemisahan fungsi.
Kegiatan pengendalian harus melibatkan seluruh pegawai Control activities must involve all employees, including the
Bank, termasuk Direksi. Oleh karena itu, kegiatan Board of Directors. Accordingly, they will be effective when
pengendalian akan berjalan efektif jika direncanakan properly designed and implemented to address identified
dan diterapkan untuk mengendalikan risiko yang telah risks. These activities also include establishing control
diidentifikasi. Kegiatan ini juga mencakup penetapan policies and procedures, as well as early verification processes
kebijakan dan prosedur pengendalian serta proses to ensure consistent compliance. Control activities form an
verifikasi awal untuk memastikan bahwa kebijakan integral part of daily banking operations.
dan prosedur tersebut dipatuhi secara konsisten, serta
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari setiap
fungsi atau kegiatan sehari-hari Bank.
Aktivitas Pengendalian terdiri dari kebijakan dan Control activities consist of policies and procedures ensuring
prosedur yang menjamin pegawai melaksanakan arahan that employees carry out management directives. These
manajemen. Aktivitas ini mencakup peninjauan terhadap include system reviews, segregation of duties, and controls
sistem pengendalian, pemisahan tugas, dan pengendalian over information systems. Information system controls are
terhadap sistem informasi. Pengendalian terhadap implemented through:
sistem informasi mencakup dua cara, yaitu: • General controls, covering system access, software, and
• General controls, yang mencakup kontrol terhadap system development;
akses, perangkat lunak, dan pengembangan sistem; • Application controls, covering the prevention and
• Application controls, yang mencakup pencegahan detection of unauthorized transactions, ensuring
dan deteksi transaksi yang tidak terotorisasi. Fungsi completeness, accuracy, authorization, and validation of
ini menjamin kelengkapan, akurasi, otorisasi, dan transactions.
validasi dari proses transaksi yang terjadi.
4. Informasi dan Komunikasi 4. Information and Communication
Komponen ini mendukung semua komponen This component supports all other control components by
pengendalian lainnya dengan mengkomunikasikan ensuring that control responsibilities are communicated to
tanggung jawab pengendalian kepada seluruh pegawai all employees and that relevant information is provided in
dan menyediakan informasi dalam bentuk dan kerangka a timely manner to enable task execution. The information
waktu yang memungkinkan individu menyelesaikan system generates reports related to operational, financial,
tugasnya. Sistem informasi yang ada menghasilkan and compliance activities, supporting the management
laporan-laporan yang berisi informasi mengenai and control of the organization. This information includes
kegiatan organisasi, keuangan, dan kepatuhan, yang not only internally generated data but also external events
memungkinkan penggunaannya untuk menjalankan and conditions necessary for decision-making and external
dan mengendalikan organisasi. Informasi ini tidak reporting.
hanya berkaitan dengan data yang dihasilkan secara
internal, tetapi juga mencakup peristiwa-peristiwa
eksternal, kegiatan, dan kondisi yang diperlukan
untuk menginformasikan pengambilan keputusan dan
pelaporan kepada pihak luar.
584 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 585
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Komunikasi yang efektif harus berlangsung secara Effective communication must flow throughout the
menyeluruh, mengalir ke bawah, melintasi berbagai organization—downward, across levels, and upward.
tingkatan dalam organisasi, dan juga ke atas. Semua Employees must clearly understand management directives
pegawai harus menerima informasi atau pesan dari and their responsibilities within the Internal Control System,
manajemen dengan jelas, menegaskan bahwa tanggung as well as how their roles relate to others. They must also have
jawab dalam menjalankan kontrol harus diambil dengan appropriate channels to communicate with management
sangat serius. Pegawai perlu memahami peran mereka and effectively engage with external stakeholders such as
dalam sistem Internal Control, di mana setiap kegiatan customers, vendors, shareholders, and regulators.
individu saling berkaitan dengan pekerjaan orang lain.
Mereka juga harus memiliki alat atau media untuk
mengkomunikasikan informasi kepada atasan mereka.
Selain itu, pegawai perlu mampu berkomunikasi secara
efektif dengan pihak luar, seperti pelanggan, pemasok
(vendor), pemilik saham, dan regulator.
5. Pengawasan 5. Monitoring
Komponen ini memberikan jaminan yang memadai bahwa This component ensures that organizational objectives are
tujuan organisasi dapat tercapai. Manajemen harus achieved through continuous evaluation of the Internal
memonitor sistem Internal Controluntuk memastikan Control System. Management monitors the system to
bahwa sistem beroperasi sesuai harapan dan melakukan ensure it operates effectively and adapts to changing
modifikasi yang diperlukan seiring dengan perubahan conditions. Monitoring involves assessing both the design
kondisi. Pemantauan adalah proses yang menilai kualitas and operational effectiveness of controls, supported by
sistem Internal Controlsepanjang waktu. Proses ini timely corrective actions. It also includes independent
melibatkan personel yang tepat untuk menilai desain evaluations and external oversight elements. The Board of
dan operasi pengendalian, serta mengambil tindakan Commissioners, Board of Directors, and all relevant units
perbaikan yang diperlukan dengan tepat waktu. have established governance guidelines. Internal oversight
Pengawasan juga mencakup elemen eksternal terhadap is supported by committees formed in accordance with GCG
Internal Control, yang dilakukan oleh manajemen atau regulations.
pihak lain di luar proses, serta pelaksanaan metodologi
independen, seperti prosedur atau standar checklist
yang biasa digunakan oleh pegawai dalam proses. Dewan
Komisaris, Direksi, dan seluruh satuan kerja terkait
telah memiliki pedoman dan tata tertib kerja. Dalam
pengawasan internal, Dewan Komisaris didukung oleh
organisasi komite yang telah dibentuk berdasarkan
POJK GCG.
BANK SULSELBAR 585
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 586
Unsur
Pengendalian
Intern Kesesuaian COSO COSO Compliance
Control Environment Bank Sulselbar telah memiliki visi,
Control Environment Bank Sulselbar has a clear vision,
misi, dan tujuan yang jelas. Selain itu juga terdapat kode
mission, and objectives. In addition, there is also a professional
etik profesional dimana dewan komisaris dan direksi
code of conduct in which the Board of Commissioners and
menerapkan komitmen integritas yang terdiri dari aspek
directors implements an integrity commitment consisting of
Good Corporate Governance (GCG) dan Code of Conduct
aspects of Good Corporate Governance (GCG) and a Code of
Lingkungan yang berlaku bagi seluruh karyawan dan manajemen. Ada
Conduct that applies to all employees and management. There
Pengendalian pula aturan tertulis dan filosofi “no Fraud tolerance” beserta
are also written rules and a philosophy of “no Fraud tolerance,”
(Control sanksi yang akan dikenakan jika melanggar.
along with the sanctions imposed if violated.
Environment) Bank Sulselbar telah melakukan pemisahan tugas dan
Bank Sulselbar has separated duties and authorities for
kewenangan untuk masing-masing bagian agar tidak terjadi
each division to prevent abuse of power and control.
penyalahgunaan otoritas dan wewenang. Untuk perekrutan
Employee recruitment is carried out strictly, and training
karyawan dilakukan secara ketat dan dilakukan training
and consultation are carried out if necessary. In addition, an
serta konsultasi jika diperlukan. Selain itu ada kebijakan
incentive policy is given according to performance.
insentif yang diberikan sesuai dengan kinerja.
Bank Sulselbar menggunakan mekanisme penilaian risiko Bank Sulselbar uses a risk assessment mechanism according
sesuai level manajemen menurut Basel Accord III. Divisi to the management level according to the Basel Accord III.
Identifikasi, manajemen risiko Bank Sulselbar melakukan analisis risiko Bank Sulselbar’s Risk Management group performs risk
Penilaian berupa pengukuran melalui laporan profil risiko triwulanan. analysis in the form of measurement through quarterly risk
serta Respon dari analisis risiko tersebut adalah menerapkan profile reports. This risk analysis responds to implementing
Penilaian Key Risk Indicators (KRI) sebagai sinyal peringatan dini serta Key Risk Indicators (KRI) as an early warning signal and
Risiko penghitungan dan pemantauan jumlah kegiatan berpotensi calculates and monitors the number of potential risk activities
risiko melalui Loss Event Database (LED) Bank Sulselbar through Bank Sulselbar’s Loss Event Database (LED) to
dapat melakukan mitigasi risiko secara tepat. mitigate risks appropriately.
Untuk aktivitas pengendalian, Bank Sulselbar melakukan
pemisahan tugas untuk setiap bagian, pengawasan atas For control activities, Bank Sulselbar performs segregation of
tindakan karyawan dan manajemen senior, serta adanya duties for each division, supervises the actions of employees
evaluasi atas kebijakan dan prosedur yang ada untuk and senior management, and evaluates existing policies and
Aktivitas
memitigasi risiko. Proses pengendalian dilakukan oleh procedures to mitigate risks. The control process is carried
Pengendalian
Divisi Audit Internal & Anti Fraud melalui pemerikasaan out by Internal Audit & Anti Fraud Division through regular
(Control
kredit dan operasional di cabang secara reguler Bank loan and operational checks at Bank Sulselbar branches
Activities)
Sulselbar menggunakan teknologi database untuk using database technology to input new customers, report
melakukan input nasabah baru, melaporkan komplain customer complaints to the center, and update customer data
nasabah ke pusat, dan mengupdate data nasabah jika if necessary.
diperlukan.
Bank Sulselbar mengkomunikasikan informasi secara lisan
Bank Sulselbar communicates information verbally and in
dan tertulis. Informasi tersebut meliputi aturan, prosedur,
writing. This includes rules, procedures, policies, sanctions,
kebijakan, sanksi, job description, wewenang, dan tanggung
job descriptions, powers, and responsibilities. Verbal
jawab. Komunikasi secara lisan dilakukan melalui briefing,
communication is carried out through briefings, while written
sedangkan komunikasi secara tertulis disampaikan melalui
communication is delivered via the web intranet and manual
web intranet dan buku pedoman manual. Komunikasi
manuals. Other internal communications are carried out
Informasi dan internal lainnya dilakukan dengan mekanisme pelaporan
with a Fraud reporting mechanism to follow up if there are
Komunikasi kecurangan untuk menindaklanjuti apabila terjadi
fraud and violations of procedures and code of conduct.
kecurangan dan pelanggaran prosedur serta kode etik.
This mechanism is also intended for external parties such as
Mekanisme ini juga diperuntukan bagi pihak eksternal
complaints through customer service or the web provided by
seperti pengaduan melalui customer service maupun melalui
Bank Sulselbar. Information is submitted internally through
web yang disediakan Bank Sulselbar. Informasi secara
the GMS, and a published report is also provided for external
internal disampaikan melalui RUPS dan disediakan pula
parties.
laporan yang dipublikasikan untuk pihak eksternal.
Bank Sulselbar melakukan evaluasi secara terpisah yang Bank Sulselbar conducts a separate evaluation by superiors.
dilakukan oleh atasan. Evaluasi tersebut dilakukan untuk The assessment is carried out to evaluate the performance
mengevaluasi kinerja dari setiap unit kerja yang ada. Selain of each existing work unit. In addition, there is an Audit
itu, terdapat Komite Audit dan SKAI yang melakukan Committee and Internal Audit Committee that review the
Pengawasan
penelaahan atas efektivitas pengendalian internal, effectiveness of internal control, identify things that need to
identifikasi hal yang perlu diperhatikan Dewan Komisaris, be considered by the Board of Commissioners, and review
dan penelaahan tingkat kepatuhan Bank Sulselbar terhadap the level of compliance of Bank Sulselbar with the laws and
peraturan perundang-undangan dan regulasi dari BI/OJK. regulations BI / OJK.
586 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 587
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Tinjauan atas Efektivitas Sistem Review of the Effectiveness of the
Pengendalian Internal Internal Control System
Secara berkala, Bank Sulselbar melakukan evaluasi terhadap Bank Sulselbar periodically evaluates its financial and operational
sistem pengendalian keuangan dan operasional. Evaluasi control systems. This evaluation serves as a key foundation for the
ini merupakan salah satu pondasi bagi perusahaan untuk Bank to continuously improve and enhance its internal control
melaksanakan perbaikan dan penyempurnaan sistem framework, thereby supporting sustainable business growth. One
pengendalian yang dapat meningkatkan pertumbuhan form of evaluation is conducted through the Company’s financial
bank. Salah satu bentuk evaluasi tersebut dilakukan melalui reporting process. In this regard, Bank Sulselbar implements its
laporan keuangan perusahaan. Bank Sulselbar melaksanakan Internal Control System in accordance with the Internal Control
sistem pengendalian internal sesuai dengan Internal Control- – Integrated Framework issued by Committee of Sponsoring
Integrated Frameworkyang dikeluarkan oleh COSO dalam Organizations of the Treadway Commission. Control activities
proses evaluasi ini. Kegiatan pengendalian direncanakan are designed and implemented to manage risks that may affect
dan diterapkan untuk mengendalikan risiko yang dapat performance or lead to potential losses for the Bank. Issues
mempengaruhi kinerja atau menyebabkan kerugian bagi related to the adequacy of internal controls have been reported
bank. Permasalahan terkait kecukupan pengendalian to the Board of Directors, the Board of Commissioners, and the
internal telah dilaporkan kepada Direksi, Dewan Komisaris, Audit Committee. Appropriate follow-up actions have been
dan Komite Audit, dan langkah-langkah tindak lanjut telah undertaken to mitigate identified risks.
diambil untuk meminimalisasi risiko.
Hasil evaluasi efektivitas pelaksanaan Sistem Pengendalian The results of the evaluation of the effectiveness of the
Internal adalah sebagai berikut: implementation of the Internal Control System are as follows:
a. Komitmen Manajemen a. Management Commitment
Manajemen telah melaksanakan tugasnya untuk Management has fulfilled its responsibilities in ensuring
memastikan penerapan prinsip-prinsip GCG dalam the implementation of Good Corporate Governance (GCG)
setiap kegiatan usaha bank di seluruh tingkat organisasi. principles across all business activities and organizational
levels.
b. Independensi b. Independence
Pembentukan dan pemenuhan struktur organisasi telah The establishment and fulfillment of the organizational
dilakukan dengan mempertimbangkan pelaksanaan structure have been carried out by considering independence
independensi sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik in accordance with good governance principles, supported by
serta didukung oleh ketentuan internal. internal regulations.
c. Profesional c. Professionalism
Penyusunan struktur organisasi didasarkan pada The organizational structure has been developed based on
kemampuan dan kapasitas SDM sesuai dengan fungsi the competence and capacity of human resources, aligned
dan tugas masing-masing. with their respective roles and responsibilities.
d. Organisasi dan Manajemen d. Organization and Management
Pembentukan dan pemenuhan struktur organisasi telah The organizational structure has been established and
dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip tata kelola maintained in accordance with sound corporate governance
yang baik. principles.
e. Ruang Lingkup Audit e. Audit Scope
Pengujian dan penilaian terhadap risiko KPMR dan Audit activities include testing and assessment of risks related
internal dalam pelaksanaan aktivitas bisnis dan to risk-based supervision and internal control over business
operasional. and operational activities.
f. Kegiatan Audit oleh SKAI f. Audit Activities by Internal Audit Division
Audit dilakukan terhadap seluruh unit kerja dengan Audits are conducted across all work units, based on priority
mempertimbangkan skala prioritas berdasarkan tingkat levels determined by the risk exposure of each unit.
risiko yang dihadapi.
BANK SULSELBAR 587
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 588
g. Administrasi dan Dokumentasi g. Administration and Documentation
Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan operasional The results of operational evaluations are properly
dilakukan pengadministrasian, serta dilakukan quality administered and documented, with quality assurance
assurance oleh unit kerja khusus di Divisi SKAI. performed by a dedicated unit within the Internal Audit
Division.
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Statement of the BoD's and/or the
Komisaris atas Kecukupan Sistem BoC's on the Adequacy of the Internal
Pengendalian Internal dan Penerapan Control System and the Implementation
Internal Control Over Financial of Internal Control Over Financial
Reporting (ICOFR) Reporting (ICOFR)
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar melakukan The Board of Commissioners and the Board of Directors of Bank
tinjauan ulang terhadap sistem pengendalian internal Sulselbar continuously and consistently review the Company’s
perusahaan secara berkelanjutan dan konsisten. Pada tahun Internal Control System. In 2025, the Board of Commissioners
2025, Dewan Komisaris dan Direksi menilai bahwa sistem and the Board of Directors concluded that the Internal Control
pengendalian internal yang dimiliki telah mencukupi untuk System is adequate to support the sustainability of Bank
menunjang keberlanjutan Bank Sulselbar, di mana sistem Sulselbar. The Internal Control System and Risk Management
pengendalian internal dan manajemen risiko perusahaan framework are considered sufficient in identifying risks, enabling
telah memadai dalam mengidentifikasi risiko. Dengan the Company to effectively recognize and manage potential risks.
demikian, perseroan dapat mengenali dan mengelola risiko
yang mungkin dihadapi.
Bank Sulselbar berkomitmen menjaga integritas, keandalan, Bank Sulselbar is committed to maintaining the integrity,
dan transparansi laporan keuangan melalui penerapan reliability, and transparency of its financial statements through
Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) yang the implementation of a comprehensive Internal Control
komprehensif. Sejalan dengan POJK No. 15 Tahun 2024 Over Financial Reporting (ICOFR) framework. In line with
tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank, Bank Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 15 of 2024
telah mengimplementasikan ketentuan tersebut dengan concerning the Integrity of Bank Financial Reporting, the Bank
menyusun Kebijakan Pengendalian Internal dan ketentuan has implemented these provisions by establishing an Internal
mengenai Penerapan Integritas Pelaporan Keuangan Bank Control Policy and guidelines on the Implementation of Financial
Sulselbar sebagai pedoman utama dalam memastikan Reporting Integrity of Bank Sulselbar as the primary framework
kualitas laporan keuangan. Selain itu, Bank telah menunjuk to ensure the quality of financial statements. In addition, the Bank
Unit Kerja Khusus (UKK) yang menjalankan fungsi ICOFR, has appointed a Special Work Unit (UKK) to carry out the ICOFR
termasuk dalam pencegahan manipulasi, deteksi dini risiko function, including preventing manipulation, early detection of
kesalahan saji, serta penguatan pengendalian internal dalam misstatement risks, and strengthening internal controls within
proses pelaporan keuangan. the financial reporting process.
Penerapan ICOFR mencakup pengendalian atas pencatatan The implementation of ICOFR encompasses controls over
transaksi, otorisasi berjenjang, pemeliharaan dokumentasi, transaction recording, multi-level authorization, maintenance
serta mekanisme pencegahan dan deteksi transaksi tidak of documentation, as well as mechanisms for the prevention and
sah, yang didukung oleh sistem informasi keuangan yang detection of unauthorized transactions, supported by reliable
andal dan penerapan prinsip segregasi tugas. Direksi financial information systems and the application of segregation
bertanggung jawab atas efektivitas ICOFR melalui evaluasi of duties principles. The Board of Directors is responsible
berkala, sementara Dewan Komisaris melalui Komite Audit for ensuring the effectiveness of ICOFR through periodic
melakukan pengawasan dan pemantauan untuk memastikan evaluations, while the Board of Commissioners, through the
kesesuaian dengan standar akuntansi keuangan dan Audit Committee, performs oversight and monitoring to ensure
ketentuan regulator. Bank Sulselbar akan terus memperkuat compliance with financial accounting standards and regulatory
tata kelola serta meningkatkan kepercayaan pemangku requirements. Bank Sulselbar will continue to strengthen its
kepentingan terhadap transparansi dan kualitas laporan governance practices and enhance stakeholder confidence in the
keuangan Bank. transparency and quality of its financial reporting.
588 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 589
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
SISTEM MANAJEMEN RISIKO
Risk Management System
Risiko merupakan bagian integral dari bisnis bank. Oleh Risk is an integral part of banking business. Therefore, in
karena itu, dalam penerapan manajemen risiko, Bank implementing risk management, the Bank adopts a risk
menggunakan pendekatan pengelolaan risiko yang meliputi management approach that encompasses both capital
permodalan dan aktivitas operasional. Bank menerapkan management and operational activities. The Bank applies
pola pengelolaan risiko secara terintegrasi untuk an integrated risk management framework to identify,
mengidentifikasi, menilai, mengawasi, dan mengelola setiap assess, monitor, and manage each type of risk in accordance
jenis risiko sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang with established policies and procedures. The objective of
telah ditetapkan. Tujuan penerapan manajemen risiko di implementing risk management at Bank Sulselbar is to optimize
Bank Sulselbar adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan business growth in achieving profitability, maintain the Bank’s
bisnis dalam mencapai laba, menjaga permodalan bank, capital adequacy, support decision-making processes, enhance
mendukung proses pengambilan keputusan, meningkatkan corporate value, and protect the Bank’s reputation.
nilai perusahaan, serta melindungi reputasi bank.
Pengelolaan risiko melalui permodalan disesuaikan dengan Risk management through capital is aligned with long-term
rencana strategis dan bisnis jangka panjang, serta kebijakan strategic and business plans, as well as efficient capital allocation
alokasi modal secara efisien sesuai dengan segmen bisnis policies in accordance with business segments that offer optimal
yang memiliki profil risk-return optimal. Terdapat sepuluh risk-return profiles. There are ten types of risks managed, namely
jenis risiko yang dikelola, yaitu Risiko Kredit, Risiko Pasar, Credit Risk, Market Risk, Operational Risk, Liquidity Risk, Legal
Risiko Operasional, Risiko Likuiditas, Risiko Hukum, Risk, Compliance Risk, Reputation Risk, Strategic Risk, Rate of
Risiko Kepatuhan, Risiko Reputasi, Risiko Strategik, Risiko Return Risk, and Investment Risk. Risk management continues
Imbal Hasil, dan Risiko Investasi. Pengelolaan risiko terus to be aligned with the Basel I, Basel II, and Basel III roadmaps,
diupayakan agar sejalan dengan Road Map Basel I, Basel II, as well as regulations issued by the Financial Services Authority.
dan Basel III, serta ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan. To date, Bank Sulselbar consistently complies with and adapts
Hingga saat ini, Bank Sulselbar senantiasa mengikuti dan to the latest developments and regulations issued by banking
menyesuaikan diri dengan perkembangan dan peraturan authorities, including Financial Services Authority Regulation
terbaru yang dikeluarkan oleh otoritas perbankan, termasuk No. 18/POJK.03/2016 concerning Risk Management
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2016 Implementation for Commercial Banks and Financial Services
tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum Authority Circular Letter No. 34/SEOJK.03/2016 concerning
dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 34/ Risk Management Implementation for Commercial Banks.
SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi
Bank Umum.
Kerangka Manajemen Risiko Risk Management Framework
Penjabaran berbagai pilar tersebut kemudian dituangkan The elaboration of these pillars is embodied in Bank Sulselbar’s
dalam Kerangka Manajemen Risiko Bank Sulselbar, yang Risk Management Framework, which consists of Organization
terdiri atas: Organisasi & SDM, Kebijakan, Proses & & Human Resources, Policies, Processes & Methodologies, and
Metodologi, dan Infrastruktur. Kerangka ini menjadi dasar Infrastructure. This framework serves as the basis for assessing
penilaian kualitas penerapan manajemen risiko di seluruh the quality of risk management implementation across all
aktivitas dan produk bank. banking activities and products.
BANK SULSELBAR 589
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 590
Insfrastructure
Process & Methodology
Policy
FRAMEWORK
Organization & HR
1. Kebijakan 1. Policies
Penyusunan kebijakan manajemen risiko yang The development of risk management policies is aligned with
selaras dengan visi dan misi, risk appetite, kemampuan the Bank’s vision and mission, risk appetite, capital capacity,
permodalan, SDM, dan kapasitas pendanaan. human resources, and funding capabilities.
2. Organisasi & SDM 2. Organization & Human Resources
Desain struktur organisasi yang berfokus pada The organizational structure is designed to focus on the
efektivitas pelaksanaan prinsip four eyes dan pelaporan, effective implementation of the four-eyes principle and
serta penetapan wewenang dan tanggung jawab yang reporting, as well as the establishment of clear authorities
jelas di setiap unit kerja dalam setiap aktivitas. and responsibilities in each work unit across all activities.
3. Proses 3. Processes
a. Proses identifikasi risiko dilakukan terhadap seluruh a. The risk identification process is carried out across all
kegiatan, termasuk identifikasi produk aktivitas baru. activities, including the identification of new products
b. Proses pengukuran bertujuan agar bank mampu and activities.
menghitung eksposur risiko yang melekat dan b. The risk measurement process aims to enable the Bank
memperkirakan dampak permodalan yang to calculate inherent risk exposures and estimate the
seharusnya dipelihara. Metodologi pengukuran capital impact that must be maintained. The capital
permodalan berpedoman pada ketentuan Bank measurement methodology refers to Bank Indonesia
Indonesia. regulations.
c. Proses pemantauan risiko difokuskan pada evaluasi c. The risk monitoring process focuses on evaluating risk
terhadap eksposur risiko yang bersifat material dan/ exposures that are material and/or have an impact on
atau berdampak pada permodalan. capital.
d. Proses pengendalian risiko dilakukan melalui d. The risk control process is carried out through capital
penambahan modal, lindung nilai, dan teknik mitigasi enhancement, hedging, and other risk mitigation
risiko lainnya. techniques.
4. Infrastruktur 4. Infrastructure
Penggunaan Teknologi Informasi yang mendukung The use of Information Technology supports risk management
proses dan metodologi manajemen risiko. processes and methodologies.
590 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 591
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Sistem Manajemen Risiko yang Risk Management System Implemented
Diterapkan oleh Bank Sulselbar by Bank Sulselbar
Manajemen risiko memegang peranan penting bagi Bank Risk management plays an important role for Bank Sulselbar
Sulselbar dalam pengelolaan risiko untuk mendukung in managing risks to support sustainable banking business
kegiatan bisnis bank secara berkelanjutan. Melalui activities. Through sound risk management, the Bank seeks to
pengelolaan risiko yang baik, bank berupaya meminimalkan minimize potential losses. With appropriate and effective risk
potensi kerugian. Dengan manajemen risiko yang tepat dan management, the Bank obtains up-to-date information regarding
efektif, bank memperoleh informasi terkini mengenai potensi potential risks it may face, enabling it to promptly take mitigation
risiko yang akan dihadapi, sehingga dapat dengan cepat actions that are expected to provide added value to shareholders.
mengambil langkah mitigasi yang diharapkan memberikan
nilai tambah bagi pemegang saham.
Penerapan manajemen risiko di Bank Sulselbar dilakukan The implementation of risk management at Bank Sulselbar is
dengan pendekatan pengelolaan risiko, yaitu melalui carried out through a risk management approach, namely through
pemantauan kecukupan permodalan dan pengelolaan monitoring capital adequacy and managing risks in operational
risiko dalam aktivitas operasional. Diharapkan terdapat activities. It is expected that risk management is embedded
pengelolaan risiko yang melekat dalam bisnis. Di tingkat within the Bank’s business processes. At the operational level,
operasional, Satuan Kerja Manajemen Risiko bersama Unit the Risk Management Unit, together with Business Units and
Bisnis dan Unit Kerja Kepatuhan melaksanakan fungsi the Compliance Unit, performs risk identification, measurement,
identifikasi, pengukuran, mitigasi, dan pengendalian risiko. mitigation, and control functions. The Risk Management
Kerangka Manajemen Risiko Bank Sulselbar dikembangkan Framework of Bank Sulselbar is developed based on internal
berdasarkan faktor-faktor internal dan eksternal, termasuk and external factors, including regulatory requirements,
ketentuan regulator, perkembangan metodologi dan praktik evolving methodologies and best practices, banking business
terbaik, bisnis bank, data risiko, dan data kerugian. developments, risk data, and loss data.
Sistem manajemen risiko yang efektif adalah salah satu An effective risk management system is a critical component of
komponen penting dalam manajemen bank dan landasan bank management and serves as the foundation for operating
untuk menjalankan organisasi bank secara sehat, aman, dan a sound, secure, and well-managed banking organization. This
baik. Sistem ini akan mengarahkan aktivitas pada misi dan system directs activities toward achieving the Bank’s mission and
tujuan bank yang telah ditetapkan, yaitu untuk mencapai objectives, namely to attain sustainable long-term profitability
target laba jangka panjang yang terus meningkat dan and optimize capital allocation to support sound operational
berkesinambungan, serta meningkatkan alokasi permodalan activities. It also assists management in monitoring compliance
secara optimal untuk mendukung aktivitas operasional with applicable laws, policies, plans, and internal procedures.
yang sehat. Sistem ini juga akan membantu manajemen
dalam memantau ketentuan hukum yang berlaku, kebijakan,
rencana, dan prosedur internal.
Telah diimplementasikan Sistem Informasi Manajemen A Risk Management Information System (RMIS) has been
Risiko (SIMR) yang terdiri dari Profil Risiko masing-masing implemented, consisting of risk profiles for each work unit and
unit kerja dan ORSA (Operational Risk Self Assessment). ORSA Operational Risk Self Assessment (ORSA). ORSA consists of three
terdiri dari tiga komponen: LED (Loss Event Database) yang components: Loss Event Database (LED), which records historical
mencatat data historis kerugian yang pernah dialami oleh loss data experienced by work units; Key Risk Indicators (KRI),
unit kerja, KRI (Key Risk Indicator) yang menggambarkan which reflect current risk conditions; and Risk Control Self
indikator risiko saat ini, dan RCSA (Risk Control Self Assessment (RCSA), which identifies and measures operational
Assessment) untuk mengidentifikasi dan mengukur risiko risks both qualitatively and predictively. The implementation of
operasional secara kualitatif dan prediktif. Implementasi RMIS is expected to enhance risk awareness and build a strong
SIMR ini diharapkan akan meningkatkan kesadaran risiko risk culture within each work unit.
dan membangun budaya risiko di setiap unit kerja.
BANK SULSELBAR 591
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 592
Untuk mewujudkan penerapan manajemen risiko yang To ensure effective risk management implementation, the Bank
efektif, bank menerapkan pendekatan Three Lines of Defense adopts the Three Lines of Defense approach as a layered defense
sebagai mekanisme pertahanan berlapis dalam mengelola dan mechanism in managing and implementing the risk management
menerapkan kerangka kerja manajemen risiko. framework.
Organisasi Manajemen Risko
Risk Management Organization
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Komite Audit
Audit Committee
Komite Pemantau Risiko
Risk Oversight Committee
Direksi
Board of Directors
Komite Manajemen Risiko
Aset & Liabiliy Committee Risk Management Committee
Komite Pemutus Kredit
Monitoring Internal Audit
Loan Approval Committee
Internal Control Anti Fraud Divisi Manajemen Risiko Divisi Audit Internal & Anti Fraud
Implementasi & Compliance Risk Management Division Internal Audit & Anti Fraud
Committee Division
Grup Kepatuhan
Risk talking Unit Supporting Unit Compliance Group
Anti Fraud
1List Line of Defense 2nd Line of Defense 3nd Line of Defense
1st line of defense First Line of Defense
Seluruh unit kerja (Risk Taking Unit dan Supporting Unit) All work units (Risk Taking Units and Supporting Units) act as
bertindak sebagai pemilik risiko yang bertanggung jawab risk owners responsible for managing risks within their respective
terhadap pengelolaan risiko di masing-masing unit melalui units through the implementation of internal controls, compliance
penerapan kontrol internal, pelaksanaan fungsi kepatuhan, functions, and anti-fraud strategies. Risk management by
serta strategi Anti Fraud. Pengelolaan risiko oleh pemilik risk owners constitutes the first pillar in the risk management
risiko merupakan pilar pertama dalam organisasi manajemen organization of PT Bank Sulselbar.
risiko PT Bank Sulselbar.
Dalam konteks risiko kredit, risiko pasar, dan risiko likuiditas, In the context of credit risk, market risk, and liquidity risk,
pengambilan keputusan yang merupakan kewenangan decision-making authority held by the Board of Directors
Direksi dilakukan melalui Komite yang anggotanya terdiri is exercised through committees whose members consist of
dari Direksi dan pejabat eksekutif terkait. Directors and relevant executive officers.
2nd line of defense Second Line of Defense
Monitoring eksposur risiko dilaksanakan oleh unit Monitoring of risk exposure is carried out by units independent
independen dari risk taking unit, yaitu Divisi Manajemen from risk-taking units, namely the Risk Management Division,
Risiko, Unit Khusus Anti Fraud, dan Divisi Kepatuhan, yang the Anti-Fraud Unit, and the Compliance Division, which function
berfungsi sebagai lini kedua dalam organisasi manajemen as the second line of defense in the Bank’s risk management
risiko Bank Sulselbar. organization.
592 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 593
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
3rd line of defense Third Line of Defense
Audit Internal oleh Divisi Audit Intern merupakan lini Internal Audit, performed by the Internal Audit Division,
terakhir yang bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan represents the final line of defense aimed at evaluating the
manajemen risiko. effectiveness of risk management implementation.
Kaji Ulang Review
Hasil monitoring (lini kedua) dan pengujian (lini ketiga) The results of monitoring (second line) and testing (third line) serve
akan menjadi dasar untuk merumuskan pengembangan as the basis for formulating improvements and enhancements to
dan penyempurnaan kebijakan, strategi, dan metodologi risk management policies, strategies, and methodologies.
manajemen risiko.
Prosedur Pelaksanaan Sistem Procedures for Implementing the Risk
Manajemen Risiko Management System
Penerapan manajemen risiko dilakukan melalui implementasi Risk management is implemented through its integration into
manajemen risiko pada setiap aktivitas operasional Bank, every operational activity of the Bank, ensuring that it becomes
sehingga manajemen risiko dapat menjadi bagian yang tidak an inseparable part of daily operations. In addition, capital
terpisahkan dalam setiap aktivitas operasional. Selain itu, management is conducted to ensure that Bank Sulselbar is able
pengelolaan permodalan dilakukan agar Bank Sulselbar to absorb risks and comply with regulatory requirements.
mampu menyerap risiko yang dihadapi dan memenuhi
persyaratan regulator.
Kerangka kerja dan tata kelola manajemen risiko di Bank The governance structure of risk management at Bank
Sulselbar terdiri dari Dewan Komisaris yang menjalankan Sulselbar consists of the Board of Commissioners, which
fungsi pengawasan risiko melalui Komite Audit, Komite performs risk oversight through the Audit Committee, Risk
Pemantau Risiko, Komite Remunerasi & Nominasi, serta Oversight Committee, and Nomination and Remuneration
Dewan Direksi yang menjalankan fungsi kebijakan risiko Committee, as well as the Board of Directors, which performs
melalui Executive Committee terkait manajemen risiko, risk policy functions through executive committees related to
yaitu Komite Manajemen Risiko, ALCO, Komite Anti Fraud, risk management, including the Risk Management Committee,
Komite Teknologi Informasi, Komite Sumber Daya Manusia, ALCO, Anti-Fraud Committee, IT Committee, Human Capital
Komite Kebijakan Perkreditan, dan Komite Pembiayaan & Committee, Credit Policy Committee, and Sharia Financing &
Investasi Syariah. Investment Committee.
Berdasarkan POJK Nomor 18/POJK.03/2016 tentang Based on Financial Services Authority Regulation No. 18/
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum dan Buku POJK.03/2016 concerning the Implementation of Risk
Pedoman Penerapan Manajemen Risiko Bank Sulselbar Management for Commercial Banks and the Bank Sulselbar Risk
sesuai dengan Keputusan Direksi Nomor 146/KEPDIR/2018 Management Implementation Guidelines as stipulated in BoD’s
tanggal 20 Desember 2018 tentang Pedoman Penerapan Decree No. 146/KEPDIR/2018 dated December 20, 2018
Manajemen Risiko Bank Sulselbar, penerapan manajemen regarding the Risk Management Implementation Guidelines
risiko mencakup empat pilar, yaitu: of Bank Sulselbar, the implementation of risk management
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi. comprises four pillars, namely:
2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit. 1. Active oversight by the BoC’s and BoD’s
3. Kecukupan proses Identifikasi, Pengukuran, 2. Adequacy of policies, procedures, and limit setting
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko. 3. Adequacy of risk identification, measurement, monitoring,
4. Sistem Pengendalian Internal. and control processes
4. Internal Control System
BANK SULSELBAR 593
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 594
Esensi penerapan manajemen risiko Bank Sulselbar adalah The essence of risk management implementation at Bank
kecukupan prosedur dan metodologi pengelolaan risiko, Sulselbar lies in ensuring adequate procedures and methodologies
sehingga kegiatan usaha Bank tetap dapat terkendali dalam so that business activities remain controlled within acceptable
batas yang dapat diterima dan memberikan keuntungan bagi limits while generating benefits for the Bank.
Bank.
Kecukupan proses
Pengawasan Aktif Dewan Kecukupan Kebijakan, identifikasi, pengukuran, Sistem pengendalian
Komisaris dan Direksi Prosedur dan pemantauan dan pengendalian
internal yang menyeluruh
Penetapan Limit risiko serta sistem informasi
manajemen risiko
Process adequacy
Active Surveillance board of Adequacy of Policies, identification, measurement, Control system
Commissioners and Directors Procedures and Setting Limits risk monitoring and control internal ones comprehensive
as well as risk management
information systems
Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Active Oversight by the Board of
Komisaris Directors and Board of Commissioners
Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab atas The Board of Commissioners and the Board of Directors
efektivitas penerapan Manajemen Risiko di Bank. Oleh are responsible for the effectiveness of risk management
karena itu, mereka harus memahami risiko-risiko yang implementation within the Bank. Therefore, they must have a
dihadapi Bank, memberikan arahan yang jelas, serta comprehensive understanding of the risks faced by the Bank,
melakukan pengawasan dan mitigasi secara aktif. Selain itu, provide clear direction, and actively perform oversight and
mereka juga harus mengembangkan budaya Manajemen mitigation measures. In addition, they are also responsible for
Risiko di Bank. fostering and strengthening a risk management culture within
the Bank.
Dewan Komisaris dan Direksi juga harus memastikan The Board of Commissioners and the Board of Directors must
adanya struktur organisasi yang memadai, menetapkan also ensure the establishment of an adequate organizational
tugas dan tanggung jawab yang jelas untuk setiap unit, serta structure, define clear roles and responsibilities for each unit,
memastikan kecukupan jumlah dan kualitas sumber daya and ensure the sufficiency in both quantity and quality of
manusia (SDM) untuk mendukung penerapan Manajemen human resources to support the effective implementation of risk
Risiko secara efektif. management.
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Adequacy of Policies, Procedures, and
Penetapan Limit Limit Setting
Kebijakan Manajemen Risiko adalah arahan tertulis dalam Risk Management policies constitute formal written guidelines for
penerapan Manajemen Risiko yang harus sejalan dengan the implementation of risk management and must be aligned with
visi, misi, dan strategi bisnis Bank. Penyusunannya harus the Bank’s vision, mission, and business strategy. Their formulation
dikoordinasikan dengan fungsi atau unit kerja terkait. must be coordinated with relevant functions or work units.
Kebijakan dan prosedur harus dirancang dan diterapkan Policies and procedures must be designed and implemented
dengan mempertimbangkan karakteristik dan kompleksitas by taking into account the nature and complexity of business
kegiatan usaha, tingkat risiko yang akan diambil, toleransi activities, the level of risk to be assumed, risk tolerance, risk
risiko, profil risiko, serta peraturan yang ditetapkan oleh profile, as well as regulations issued by authorities and/or sound
otoritas dan/atau praktik perbankan yang sehat. banking practices.
594 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 595
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Kecukupan Proses Identifikasi, Adequacy of Risk Identification,
Pengukuran, Pemantauan, dan Measurement, Monitoring, and Control
Pengendalian Risiko serta Sistem Processes and Risk Management
Informasi Manajemen Risiko Information System
Identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian Risk identification, measurement, monitoring, and control
risiko merupakan bagian utama dari proses penerapan represent the core components of risk management
Manajemen Risiko. Identifikasi risiko harus dilakukan secara implementation. Risk identification must be conducted
proaktif, mencakup seluruh aktivitas bisnis Bank, serta proactively, covering all business activities of the Bank, including
menganalisis sumber dan kemungkinan timbulnya risiko analysis of risk sources, potential occurrences, and their impacts.
beserta dampaknya. Selanjutnya, Bank perlu melakukan Subsequently, the Bank must measure risks in accordance with
pengukuran risiko sesuai dengan karakteristik dan the characteristics and complexity of its business activities.
kompleksitas kegiatan usaha.
Dalam pemantauan hasil pengukuran risiko, Bank perlu In monitoring the results of risk measurement, the Bank must
menetapkan unit yang independen dari pihak yang establish an independent unit, separate from the transaction-
melakukan transaksi untuk memantau tingkat dan tren serta executing units, to monitor risk levels and trends and to analyze
menganalisis arah risiko. Selain itu, efektivitas penerapan risk direction. Furthermore, the effectiveness of risk management
Manajemen Risiko perlu didukung oleh pengendalian implementation must be supported by risk control mechanisms,
risiko dengan mempertimbangkan hasil pengukuran dan taking into account the results of risk measurement and
pemantauan risiko. monitoring.
Sistem Pengendalian Intern Internal Control System
Proses penerapan Manajemen Risiko yang efektif harus The effective implementation of risk management must be
dilengkapi dengan sistem pengendalian intern yang handal. supported by a robust Internal Control System. The effective
Penerapan sistem ini secara efektif dapat membantu application of this system enables the Bank’s management to
pengurus Bank menjaga aset, menjamin tersedianya safeguard assets, ensure the availability of reliable financial and
laporan keuangan dan manajerial yang dapat dipercaya, managerial reports, enhance compliance with applicable laws
meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan and regulations, and reduce the risk of losses, irregularities, and
yang berlaku, serta mengurangi risiko terjadinya kerugian, breaches of prudential principles.
penyimpangan, dan pelanggaran aspek kehati-hatian.
Keberhasilan sistem pengendalian intern yang handal The success of a sound and effective Internal Control System is
dan efektif menjadi tanggung jawab seluruh satuan kerja the responsibility of all operational and supporting work units, as
operasional dan pendukung, serta Grup Audit Intern. well as the Internal Audit Group.
Budaya Manajemen Risiko dan Risk Management Culture and
Sosialisasi Socialization
Bank Sulselbar terus meningkatkan kesadaran akan risiko (risk Bank Sulselbar continuously enhances risk awareness and
awareness) dan memperkuat budaya manajemen risiko (risk strengthens risk culture among employees at all levels and
culture) kepada seluruh pegawai di setiap tingkatan dan dalam across all operational and non-operational activities. This aims
setiap aktivitas operasional maupun non-operasional. Hal ini to ensure that all business lines and policies are risk-based. The
bertujuan agar seluruh lini bisnis dan kebijakan lebih berbasis development of risk culture includes adequate communication
risiko. Pengembangan budaya manajemen risiko mencakup across all organizational levels regarding the importance of
komunikasi yang memadai kepada seluruh jenjang organisasi effective risk management.
tentang pentingnya manajemen risiko yang efektif.
BANK SULSELBAR 595
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 596
Bank Sulselbar melakukan sosialisasi manajemen risiko Bank Sulselbar conducts risk management socialization to create
untuk menciptakan kesadaran di seluruh unit kerja dan awareness across all work units and branches. These activities
cabang. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan secara menyeluruh are conducted regularly and comprehensively through onsite
dan berkala dengan melakukan monitoring onsite terhadap monitoring of risk management implementation and challenges
penerapan manajemen risiko dan kendala-kendala yang faced by branches. Socialization is carried out through various
dihadapi cabang. Sosialisasi dilakukan melalui berbagai media, including:
media, antara lain: 1. Workshops and seminars
1. Mengikuti workshop dan seminar 2. In-house training
2. In-house training 3. Circular letters
3. Surat edaran 4. Regular meetings
4. Pertemuan rutin 5. Corporate mail
5. Corporate mail 6. Branch visits
6. Kunjungan langsung ke cabang 7. Social media platforms
7. Jaringan media sosial
Untuk meningkatkan edukasi dan kualitas sumber daya To enhance education and the quality of human resources in
manusia dalam memahami manajemen risiko, termasuk understanding risk management, including risk awareness
kesadaran risiko dan budaya risiko, Direksi secara and risk culture, the Board of Directors continuously provides
berkesinambungan memberikan pendidikan dan pelatihan education and training to all levels of employees, including
kepada seluruh jajaran dan pejabat Bank, termasuk participation in Risk Management Certification (BSMR). This
partisipasi dalam ujian Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR). is expected to instill a strong risk culture across all work units,
Hal ini diharapkan dapat menanamkan budaya risiko yang enabling effective internal control through supervision.
baik di seluruh unit kerja Bank, sehingga pengendalian intern
dapat dilakukan melalui pengawasan.
Manajemen Risiko Unit Usaha Risk Management for Sharia Business
Syariah Unit
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) bertanggung jawab The Risk Management Division is responsible for the Sharia
untuk Unit Usaha Syariah (UUS). Kebijakan manajemen Business Unit (UUS). Risk management policies for UUS are
risiko untuk UUS disusun sebagai bagian dari kebijakan developed as part of the Bank’s overall risk management policies,
manajemen risiko Bank, sementara prosedur manajemen while Sharia risk management procedures are tailored to the
risiko Syariah disusun sesuai kebutuhan dan tingkat operational complexity of the UUS.
kompleksitas operasional UUS.
Merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. Referring to Financial Services Authority Regulation No.
65/POJK.03/2016 tanggal 23 Desember 2016 tentang 65/POJK.03/2016 dated 23 December 2016 concerning
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum Syariah the Implementation of Risk Management for Sharia
dan Unit Usaha Syariah, proses identifikasi dan pengukuran Commercial Banks and Sharia Business Units, the processes
risiko dilakukan dengan menggunakan metodologi yang of risk identification and measurement are carried out using
sesuai untuk konsep perbankan syariah. Ini mencakup methodologies that are appropriate to Sharia banking principles.
pengukuran tingkat profil risiko UUS yang dilakukan secara This includes the periodic measurement of the risk profile level of
berkala dan dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan the Sharia Business Unit (UUS), which is reported to the Financial
(OJK) dengan mencakup 10 jenis risiko, yaitu risiko kredit, Services Authority (OJK), covering ten types of risks, namely
risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, credit risk, market risk, liquidity risk, operational risk, legal risk,
risiko strategis, risiko reputasi, risiko kepatuhan, risiko imbal strategic risk, reputation risk, compliance risk, rate of return risk,
hasil, dan risiko investasi. and investment risk.
596 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 597
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Review atas Efektivitas Sistem Review of the Effectiveness of the
Manajemen Risiko Perusahaan Enterprise Risk Management System
Bank Sulselbar secara berkala melakukan evaluasi Bank Sulselbar regularly conducts comprehensive evaluations of
menyeluruh terhadap efektivitas sistem manajemen risiko. the effectiveness of its risk management system. This evaluation
Evaluasi ini meliputi penyesuaian strategi dan kerangka risiko includes adjustments to the risk strategy and framework as
sebagai bagian dari kebijakan manajemen risiko, kecukupan part of the risk management policy, the adequacy of the risk
sistem informasi manajemen risiko, serta kecukupan proses management information system, and the adequacy of the risk
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian identification, measurement, monitoring, and control processes.
risiko. Divisi Manajemen Risiko selalu menyampaikan usulan The Risk Management Division consistently submits proposals
kepada manajemen untuk perbaikan atau revisi terhadap to management for improvements or revisions to irrelevant
ketentuan atau kebijakan yang kurang relevan. Selanjutnya, provisions or policies. Management then discusses these proposals
manajemen akan membahas usulan tersebut dalam rapat in a Risk Management Committee meeting for a decision, which
Komite Manajemen Risiko untuk diambil keputusan, yang is then submitted to the President Director for approval. The Risk
kemudian diusulkan kepada Direktur Utama untuk meminta Management Division also analyzes provisions or policies to be
persetujuan. Divisi Manajemen Risiko juga melakukan issued by the Bank, aiming to mitigate potential risks that may
analisis terhadap ketentuan atau kebijakan yang akan arise in the implementation of daily operational activities.
diterbitkan oleh Bank, bertujuan untuk mitigasi potensi
risiko yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan kegiatan
operasional sehari-hari.
Bank Sulselbar selalu berupaya melakukan pengembangan Bank Sulselbar continuously develops its risk management
manajemen risiko secara berkesinambungan sesuai dengan practices in line with increasing business complexity, supported
perkembangan kompleksitas dan bisnis Bank, dengan by its organizational structure, strategy, and information systems.
berlandaskan pada struktur organisasi, strategi, dan sistem
informasi manajemen.
Dalam penerapan manajemen risiko, Bank Sulselbar In implementing risk management, the Bank adheres to the four
berpedoman pada pilar penerapan yang meliputi: pillars:
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi. 1. Active oversight by the Board of Commissioners and Board of
2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit. Directors
3. Kecukupan proses Identifikasi, Pengukuran, 2. Adequacy of policies, procedures, and limit setting
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko. 3. Adequacy of risk identification, measurement, monitoring,
4. Sistem Pengendalian Intern. and control processes
4. Internal Control System
Esensi penerapan manajemen risiko di Bank Sulselbar The essence of risk management implementation is to ensure
adalah kecukupan prosedur dan metodologi pengelolaan that business activities remain manageable within acceptable
risiko, sehingga kegiatan usaha Bank tetap dapat terkendali risk limits while generating sustainable profitability for the Bank.
(manageable) pada batas atau limit yang dapat diterima serta
menguntungkan Bank.
BANK SULSELBAR 597
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 598
Jenis Risiko dan Cara Pengelolaannya Types of Risk and Risk Management
Risiko adalah potensi kerugian akibat terjadinya suatu Risk is the potential loss arising from certain events. In the
peristiwa (events) tertentu. Risiko dalam lingkup banking context, risk refers to potential events—both expected
perbankan merupakan suatu kejadian potensial baik and unexpected—that may negatively impact a bank’s earnings
yang dapat diperkirakan (expected) maupun yang tidak and capital. Risk is inherently dynamic, with varying intensity
dapat diperkirakan (unexpected) yang berdampak negatif and impact, and is highly interdependent across different risk
terhadap pendapatan dan permodalan bank. Risiko categories.
dalam bidang apapun mempunyai sifat yang dinamis dengan
intensitas dan dampak yang berubah-ubah serta mempunyai
ketergantungan yang sangat tinggi terhadap kategori risiko
yang lainnya.
Kesuksesan dalam mengelola risiko bisa tercapai dengan Effective risk management is achieved through a comprehensive
cara menguasai risiko itu sendiri dan bagaimana kesiapan understanding of risks and preparedness in managing them.
dalam mengelola risiko tersebut, berdasarkan pengertian Given its dynamic nature, risk can arise at any stage—before,
risiko yang mempunyai sifat dinamis menunjukkan bahwa during, or after decision-making—with varying characteristics
risiko ini bisa muncul kapan saja yaitu sebelum, ketika dan and implications.
setelah pengambilan keputusan dengan risiko yang berbeda
beda.
1. Risiko Kredit 1. Credit Risk
Risiko kredit merupakan risiko yang disebabkan Credit risk is the risk arising from the failure of borrowers or
kegagalan nasabah atau pihak lain dalam memenuhi other counterparties to fulfill their obligations to the Bank
kewajiban kepada Bank sesuai dengan perjanjian yang in accordance with agreed terms. This risk is not limited to
disepakati. Risiko kredit tidak terbatas pada kegagalan default in loan or financing repayment but also includes
debitur dalam memenuhi kewajiban pelunasan credit concentration risk, counterparty credit risk, and
pembiayaan atau kredit, namun juga termasuk risiko settlement risk.
konsentrasi kredit, counterparty credit risk, dan
settlement risk.
Untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul Bank To mitigate potential credit risks, Bank Sulselbar has
Sulselbar telah mengambil langkah sebagai berikut: implemented the following measures:
a. Menetapkan risk appetite yang selaras dengan a. Establishing a risk appetite aligned with stakeholder
harapan stakeholder, namun masih dilakukan expectations, while continuing portfolio adjustments
penyesuaian portfolio atas risk limit yang ditetapkan in line with defined risk limits, including interbank
dikarenakan masih dalam transisi penyelarasan placements, concentration risk, and branch-level NPL
termasuk diantaranya adalah kebutuhan untuk limits.
menyesuaikan portfolio penempatan antar bank,
risiko konsentrasi serta limit NPL Kantor cabang.
b. Telah dilakukan pemisahan fungsi antara Kredit b. Segregating functions between productive and consumer
Produktif dan Konsumtif namun perlu optimalisasi lending, although further optimization of credit analysis
proses analisa kredit di Kantor Cabang. processes at branch offices is required.
c. Telah dibuat SK struktur organisasi tim restrukturisasi c. Establishing an organizational structure and Standard
Covid dan SOP restrukturisasi Covid yang sesuai Operating Procedures (SOP) for COVID-19 restructuring
dengan ketentuan POJK. in accordance with POJK regulations.
d. Pemenuhan jumlah dan kompetensi terhadap d. Ensuring adequate staffing levels and competencies of
pejabat / petugas yang bertanggungjawab dalam officials responsible for the credit process.
proses perkreditan. e. The absence of an integrated Credit Management
e. Belum tersedianya MIS Perkreditan yang Information System (MIS), resulting in manual reporting
598 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 599
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
memungkinkan penetapan strategi penyediaan processes and limiting the speed and accuracy of funding
dana dilakukan secara cepat & tepat, sehingga strategy decisions.
pembuatan laporan disusun secara manual. f. Conducting reviews of credit-related policies and SOPs.
f. Telah dilakukan review terhadap kebijakan & SOP g. Updating credit policies with the assistance of external
bidang perkreditan. consultants.
g. Proses pembaruan kebijakan perkreditan telah h. Segregating roles within credit functions to strengthen
dilakukan oleh konsultan. internal controls, including credit analysts, account
h. Telah dilakukan pemisahan jabatan dalam bidang officers, credit reporting, and collateral management.
perkreditan untuk penguatan internal control antara i. Implementing a risk-based Audit Working Plan.
lain; analis kredit, account officer, pelaporan kredit,
serta peninjauan & pengelolaan agunan.
i. Audit Working Plan yang disusun sudah berbasis
risiko.
2. Risiko pasar 2. Market Risk
Risiko pasar merupakan risiko yang timbul karena Market risk is the risk arising from movements in market
adanya pergerakan variabel pasar dari portofolio variables affecting the Bank’s portfolio, potentially leading
yang dimiliki oleh bank, dimana pergerakan tersebut to losses. These variables primarily include interest rates and
dapat mengakibatkan kerugian (dalam hal ini adalah exchange rates. Market risk is influenced by external market
pergerakan suku bunga dan nilai tukar. Risiko pasar conditions beyond the Bank’s control and is often systemic in
merupakan kondisi yang disebabkan oleh perubahan nature, affecting all financial institutions.
kondisi dan situasi pasar di luar dari kendali perusahaan.
Risiko pasar sering disebut juga sebagai risio yang Market risk is often referred to as comprehensive risk
menyeluruh, karena sifat umumnya adalah bersifat because its general nature is pervasive and experienced by all
menyeluruh dan di alami oleh seluruh perusahaan. Jenis companies. Types of market risk:
risiko pasar:
a. Risiko Suku Bunga a. Interest Rate Risk
Risiko kerugian pada posisi keuangan (neraca dan The risk of loss in financial positions (balance sheet
rekening administratif) karena perubahan suku and off-balance sheet) due to changes in interest rates.
bunga. Risiko Suku Bunga pada Banking Book In Indonesia, interest rate risk in the banking book is
merupakan bentuk risiko pasar paling dominan the most dominant form, including repricing risk, yield
di perbankan Indonesia yang meliputi repricing curve risk, basis risk, and options risk. Banks must also
risk, yield curve risk, basis risk, options risk. Selain manage price risk arising from trading book exposures,
banking book, bank wajib pula mengelola risiko harga as unrealized mark-to-market (MTM) gains or losses
yang disebabkan oleh eksposur trading book (tanpa directly affect earnings and regulatory capital.
memandang jenis risiko) karena unrealized Mark
to Market (MTM) gain/loss berpengaruh secara
langsung pada pendapatan dan atau regulatory
capital.
b. Risiko Nilai Tukar b. Foreign Exchange Risk
Risiko kerugian pada posisi keuangan (neraca dan The risk of loss in financial positions due to fluctuations in
rekening administratif) akibat perubahan nilai tukar foreign exchange rates, including changes in gold prices.
valuta asing, termasuk perubahan harga emas.
c. Risiko Ekuitas c. Equity Risk
Risiko kerugian pada posisi keuangan (neraca dan The risk of loss in financial positions due to changes in
rekening administratif) akibat perubahan nilai equity values, including all equity positions classified as
ekuitas, dan mencakup seluruh posisi ekuitas pada Available for Sale (AFS).
kategori AFS (available for sale).
BANK SULSELBAR 599
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 600
d. Risiko Komoditas d. Commodity Risk
Risiko kerugian pada posisi keuangan (neraca dan The risk of loss in financial positions due to changes in
rekening administratif) akibat perubahan nilai commodity prices, including translation risk from foreign
komoditas. Risiko translasi nilai tukar atas seluruh currency exposures (assets and liabilities) in both trading
posisi valas (aset dan kewajiban) pada neraca, baik and banking books.
trading maupun banking book.
Untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul Bank To mitigate market risk, Bank Sulselbar has undertaken the
Sulselbar telah mengambil langkah sebagai berikut: following actions:
a. Bank telah menetapkan risk appetite terkait dengan a. Establishing a defined risk appetite for market risk.
risiko pasar. b. Adjusting portfolio exposure within market risk limits,
b. Penyesuaian portfolio atas market risk limit yang which is currently in transition, including non-core
ditetapkan masih dalam transisi penyelarasan funding growth.
termasuk diantaranya adalah pertumbuhan c. Ensuring and continuously enhancing the qualifications
pendanaan non inti. and competencies of personnel responsible for market
c. Pemenuhan standar kualifikasi terhadap pejabat/ risk management.
petugas yang bertanggungjawab dalam bidang risiko d. Implementing a risk-based Audit Working Plan.
pasar telah dilakukan dan terus ditingkatkan.
d. Audit Working Plan telah disusun berbasis risiko.
3. Risiko Operasional 3. Operational Risk
Risiko operasional merupakan risiko kerugian akibat Operational risk is the risk of loss resulting from inadequate
tidak memadainya atau gagalnya proses internal, or failed internal processes, human resources, systems, or
faktor SDM dan sistem atau yang bersumber dari external events. Operational risk forms part of the Basel
kejadian eksternal. Risiko Operasional adalah bagian Pillar 1 framework (Minimum Capital Requirements)
dari kerangka permodalan Basel Pilar 1 (Minimum and is governed under the Basel Committee on Banking
Capital Requirements) dan termasuk dalam standar Supervision (BCBS) standards as outlined in the International
Basel Committee on Banking Supervision (BCBS) yang Convergence of Capital Measurement and Capital Standards.
diatur dalam dokumen International Convergence The Financial Services Authority (OJK) emphasizes the
of Capital Measurement and Capital Standards. OJK importance of preparing for the implementation of revised
memandang bahwa sebagai bagian dari pengaturan operational risk standards to meet regulatory timelines
prinsip kehati-hatian dalam menjalankan usaha and contribute positively to the development of Indonesia’s
perbankan, perlu dilakukan langkah-langkah untuk banking industry.
menyiapkan implementasi revisi standar risiko
operasional dengan baik agar sesuai dengan batas waktu
yang telah ditentukan dan berkontribusi positif dalam
perkembangan industri perbankan Indonesia ke depan.
Untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul Bank To mitigate potential operational risks, Bank Sulselbar has
Sulselbar telah mengambil langkah sebagai berikut: undertaken the following measures:
a. Bank telah menetapkan risk appetite yang terkait a. Establishing a risk appetite related to operational risk.
dengan risiko operasional. b. Implementing and periodically testing the Business
b. Kerangka Business Continuity Plan (BCP) telah Continuity Plan (BCP) framework.
dilaksanakan dan diuji berkala. c. Ensuring that personnel meet the required qualifications
c. Telah dilakukan pemenuhan kualifikasi pejabat/ and competency standards.
petugas terhadap standar kualifikasi yang d. Developing a risk-based Audit Working Plan.
dipersyaratkan dalam organisasi.
d. Audit Working Plan telah disusun berdasarkan
berbasis risiko.
600 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 601
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
4. Risiko Likuiditas 4. Liquidity Risk
Risiko likuiditas adalah risiko bank akibat Liquidity risk is the risk faced by a bank due to its inability
ketidakmampuan bank memenuhi kewajiban bank to meet its maturing obligations from cash flow funding and/
yang telah jatuh tempo dari pendanaan arus kas dan/ or liquid assets without disrupting its day-to-day operations.
atau aset yang likuid tanpa menggangu aktivas bank Liquidity risk may arise from the bank’s inability to liquidate
sehari-hari. Risiko likuiditas dapat timbul akibat risiko assets in a timely manner at reasonable prices. Banks are
ketidakmampuan bank untuk melikuidasi secara tepat exposed to liquidity risk when they cannot dispose of their
waktu dengan harga yang wajar. Bank menghadapi risiko assets at fair value, forcing them to sell assets at discounted
likuiditas apabila mereka tidak melikuidasi aset mereka prices while facing urgent liquidity needs. This condition can
pada harga yang wajar. Aset ditawarkan dengan harga result in losses and a significant decline in income. Therefore,
jual murah, sementara kebutuhan melikuidasi aset bank banks must maintain adequate liquidity buffers to anticipate
mendesak. Hal ini dapat mengakibatkan kerugian dan sudden customer withdrawals and ensure that invested
penurunan yang signifikan dalam pendapatan. Bank assets are sufficiently liquid to be converted into cash to meet
harus mampu menyediakan dana cadangan bilamana funding requirements.
ada penarikan dana nasabah yang bersifat mendadak
dan aktiva yang di investasikan bank juga cukup likuid
bilamana harus mencairkan untuk menutupi kebutuhan
dana.
Untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul Bank To mitigate potential liquidity risks, Bank Sulselbar has
Sulselbar telah mengambil langkah sebagai berikut: implemented the following measures:
a. Optimalisasi Fungsi ALMA dalam pengelolaan risiko a. Optimizing the Asset and Liability Management (ALMA)
likuiditas. function in liquidity risk management.
b. Bank telah memiliki kerangka Contingency Funding b. Establishing a Contingency Funding Plan (CFP)
Plan (BCP) framework.
c. Maturity Profile & Proyeksi Cash-flow telah dijadikan c. Utilizing maturity profiles and cash flow projections as
dasar dalam proses pengelolaan likuiditas Bank. the basis for liquidity management.
d. MIS untuk risiko likuiditas sementara dalam proses d. Developing a Management Information System (MIS) for
implementasi untuk memungkinkan pelaksanaan liquidity risk, which is currently under implementation to
kebijakan ALMA dilakukan secara tepat. support effective ALMA policies.
e. Penyusunan Audit Working Plan berbasis risiko. e. Preparing a risk-based Audit Working Plan.
5. Risiko Hukum 5. Legal Risk
Risiko hukum timbul akibat kelalaian bank yang dapat Legal risk arises from the Bank’s negligence, which may lead
menimbulkan kelemahan dari aspek yuridis, dalam to weaknesses in legal or juridical aspects when facing claims
menghadapi tuntutan hukum dari pihak lain. or litigation from third parties.
Untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul Bank To mitigate potential legal risks, Bank Sulselbar has taken the
Sulselbar telah mengambil langkah sebagai berikut: following actions:
a. Bank telah menetapkan risk appetite yang terkait a. Establishing a risk appetite related to legal risk.
dengan risiko hukum. b. Ensuring active oversight by the Board of Commissioners
b. Pelaksanaan pengawasan aktif Dewan Komisaris & and the Board of Directors regarding legal risk.
Direksi terkait risiko hukum cukup memadai. c. Establishing a Legal Unit under the Corporate Secretary
c. Bank telah membentuk Unit Legal pada Grup Group to handle litigation processes.
Corporate Secretary untuk menangani proses litigasi. d. Ensuring that all agreements with third parties undergo
d. Seluruh perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga prior review by the Compliance Group and Risk
telah terlebih dahulu melalui proses pengkajian di Management Group.
Grup Kepatuhan dan Grup Manajemen Risiko. e. Engaging legal consultants in litigation processes.
e. Dalam proses litigasi bank bekerja sama dengan
konsultan hukum.
BANK SULSELBAR 601
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 602
6. Risiko Stratejik 6. Strategic Risk
Pengertian Risiko Strategis adalah risiko akibat ketidak Strategic risk refers to the risk arising from inappropriate
tepatan dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan strategic decision-making and/or ineffective implementation
suatu keputusan strategis serta kegagalan dalam of strategic decisions, as well as failure to anticipate changes
mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis. in the business environment.
Risiko yang timbul akibat penetapan dan penerapan This includes risks associated with setting and executing
strategi yang kurang tepat, ketidak tepatan dalam strategies, making strategic decisions, and responding to
pengambilan suatu keputusan strategis dan kegagalan external changes, including the development of new business
dalam menghadapi perubahan-perubahan di lingkungan initiatives.
bisnis/eksternal, termasuk dan/atau pengembangan
bisnis baru.
Untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul Bank To mitigate potential strategic risks, Bank Sulselbar has
Sulselbar telah mengambil langkah sebagai berikut: undertaken the following measures:
a. Bank telah menetapkan risk appetite dan telah a. Establishing a risk appetite that serves as the basis for
menjadi dasar dalam penetapan strategi bank. the Bank’s strategic planning.
b. Pengawasan aktif Dewan Komisaris & Direksi terkait b. Ensuring active oversight by the Board of Commissioners
risiko strategic. and the Board of Directors regarding strategic risk.
c. Organisasi bank yang telah diselaraskan dengan visi c. Aligning the organizational structure with the Bank’s
& misi bank. vision and mission.
d. Rencana Bisnis bank telah selaras dengan Rencana d. Ensuring that the Bank’s Business Plan is aligned with the
korporasi sebagaimana tertuang dalam Corporate Corporate Plan.
Plan Bank Sulselbar. e. Developing guidelines for the preparation of the Bank
e. Pedoman penyusunan RBB & rencana korporasi telah Business Plan (RBB) and Corporate Plan.
disusun. f. Aligning human capital development programs and
f. Program pengembangan SDM & program corporate culture initiatives with Corporate Plan targets
pengembangan Corporate Culture untuk mendukung to support business acceleration.
akselerasi bisnis telah selaras dengan target g. Ensuring that infrastructure availability and human
Corporate Plan. resource competencies are aligned with the Bank’s
g. Ketersediaan infratsruktur dan peningkatan strategic plan.
kualfikasi SDM perlu diselaraskan dengan rencana
strategis bank.
7. Risiko Reputasi 7. Reputational Risk
Risiko reputasi adalah risiko yang diakibatkan Reputational risk is the risk resulting from a decline in the
menurunnya tingkat kepercayaan stakeholder yang level of stakeholder trust stemming from various activities,
bersumber dari berbagai aktivitas diantaranya kejadian- including events that are detrimental to the Bank’s reputation,
kejadian yang merugikan reputasi Bank antara lain including negative publicity related to the bank’s business
disebabkan adanya publikasi negatif yang terkait dengan activities or negative perspectives on the bank, violations
kegiatan usaha bank atau perspektif negatif terhadap of business ethics, customer complaints, weaknesses in
bank, pelanggaran etika bisnis, keluhan nasabah, governance, corporate culture and other events that can
kelemahan tata kelola, budaya perusahaan dan kejadian damage the Bank’s image. As well as other things that can
lain yang dapat menurunkan citra Bank. Serta hal-hal cause reputational risk, for example weaknesses in Corporate
lain yang dapat menyebabkan risiko reputasi, misalnya Governance, corporate culture and the Bank’s business
kelemahan pada Tata Kelola Perusahaan, budaya practices. One of the efforts to control reputational risk is
perusahaan dan praktik bisnis Bank. Salah satu upaya to always maintain customer satisfaction by conducting
pengendalian risiko reputasi adalah senantiasa menjaga periodic assessments of the service level carried out by
kepuasan nasabah dengan cara melakukan penilaian frontliners at each branch office.
secara berkala terhadap service level yang dilakukan
oleh frontliner di setiap kantor cabang.
602 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 603
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul Bank To mitigate potential reputational risks, Bank Sulselbar has
Sulselbar telah mengambil langkah sebagai berikut: undertaken the following measures:
a. Pengawasan aktif Dewan Komisaris & Direksi dalam a. Ensuring active oversight by the Board of Commissioners
pemantauan risiko reputasi cukup memadai. and the Board of Directors in monitoring reputational
b. Bank telah membentuk Grup Corporate Secretary risk.
untuk penanganan reputasi bank. b. Establishing a Corporate Secretary Group responsible for
c. Penanganan reputasi bank telah didukung oleh managing the Bank’s reputation.
kebijakan dan prosedur kerja. c. Supporting reputation management through established
d. Pelaksanaan fungsi UP3N (Unit Penanganan policies and procedures.
Penyelesaian Pengaduan Nasabah) kantor cabang d. Implementing the Customer Complaint Handling Unit
dan kantor pusat sudah cukup memadai namun (UP3N) at both branch and head office levels, which is
masih perlu ditingkatkan. considered adequate but still requires enhancement.
e. Kualitas penanganan pengaduan nasabah telah e. Maintaining adequate quality in handling customer
memadai. complaints.
8. Risiko Kepatuhan 8. Compliance Risk
Risiko Kepatuhan merupakan risiko yang disebabkan Compliance risk is the risk arising from the Bank’s failure
Bank tidak mematuhi atau tidak melaksanakan to comply with prevailing laws and regulations and
peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain yang other applicable provisions. The Compliance Division
berlaku. Divisi Kepatuhan secara teratur membantu regularly assists and reviews the Bank’s compliance
dan meninjau ulang kembali aspek kepatuhan Bank, aspects, particularly with respect to suspicious or unusual
khususnya transaksi-transaksi yang mencurigakan transactions. The Bank fully complies with the Law on the
atau tidak wajar. Bank sepenuhnya mematuhi Undang- Prevention and Eradication of Money Laundering and Anti-
Undang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Money Laundering and Counter-Terrorism Financing (AML/
Pencucian Uang dan Kebijakan APU & PPT. Ketentuan- CFT) policies. Other provisions that must be adhered to
ketentuan lain yang harus dipatuhi terutama yang terkait primarily relate to prudential banking principles, such as the
prinsip prudential banking seperti Kewajiban Penyediaan Minimum Capital Adequacy Requirement (CAR/KPMM),
Modal Minimum (KPMM), GWM, Kualitas Aktiva Statutory Reserves (GWM), Earning Asset Quality, Legal
Produktif, Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Lending Limit (LLL/BMPK), and Net Open Position (NOP/
dan Posisi Devisa Neto (PDN). PDN).
Untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul Bank To mitigate potential compliance risks, Bank Sulselbar has
Sulselbar telah mengambil langkah sebagai berikut: implemented the following measures:
a. Pengawasan aktif Dewan Komisaris & Direksi dalam a. Ensuring active oversight by the Board of Commissioners
pemantauan tindak lanjut temuan dan pemenuhan and the Board of Directors in monitoring follow-ups on
komitmen bank telah cukup memadai. findings and fulfillment of commitments.
b. Telah dilakukan pengkinian terhadap pedoman b. Updating guidelines for the preparation of standardized
penyusunan hirarki baku dalam ketentuan internal. internal regulatory hierarchies.
c. Terdapat mekanisme reward & punishment terkait c. Implementing reward and punishment mechanisms
dengan tingkat kepatuhan pegawai terhadap related to employee compliance levels.
ketentuan. d. Optimizing the dissemination of regulatory updates.
d. Mekanisme diseminasi ketentuan sudah optimal. e. Utilizing a Management Information System that
e. Sistem informasi manajemen yang secara dini provides early warnings for compliance fulfillment
menyediakan warning terhadap pemenuhan and reporting obligations under the supervision of the
komitmen maupun pelaporan bank telah efektif Compliance Group.
berjalan dibawah pengawasan Grup Kepatuhan. f. Conducting periodic reviews of policies and procedures
f. Dengan adanya departemen SOP pada Grup through the SOP department within the Compliance
Kepatuhan, telah dilakukan review atas ketentuan- Group.
ketentuan secara berkala.
BANK SULSELBAR 603
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 604
9. Risiko Imbal Hasil 9. Rate of Return Risk
Risiko Imbal Hasil (Rate of Return Risk) adalah Risiko Rate of Return Risk is the risk arising from changes in the rate
akibat perubahan tingkat imbal hasil yang dibayarkan of return paid by the Bank to its customers due to fluctuations
Bank kepada nasabah, karena terjadi perubahan in returns earned from the Bank’s fund placements, which
tingkat imbal hasil yang diterima Bank dari penyaluran may influence the behavior of depositors (OJK, 2016).
dana, yang dapat mempengaruhi perilaku nasabah dana
pihak ketiga Bank (OJK, 2016).
Untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul Bank To mitigate potential rate of return risks, Bank Sulselbar has
Sulselbar telah mengambil langkah sebagai berikut: undertaken the following measures:
a. Unit Usaha syariah Bank Sulselbar telah a. Optimizing Wadiah-based demand deposit products
mengefektifkan produk Giro berbasis Wadiah yang within the Sharia Business Unit to balance profit-sharing-
cukup signifikan dalam mengimbangi produk-produk based products.
berbasis bagi hasil. b. Aligning short-term financing products with short-term
b. Bank telah menyesuaikan produk-produk funding allocations.
pembiayaan jangka pendek terhadap alokasi dana c. Conducting fund placements and investments based on
jangka pendek. prudent principles, considering that returns provided to
c. Melakukan penyaluran dan investasi dana dengan investors depend heavily on the quality of financing and
memperhatikan prinsip kehati-hatian, mengingat investment activities.
imbal hasil yang diberikan kepada investor sangat
tergantung kepada kualitas penyaluran dan investasi
dana yang dilakukan oleh Bank.
10. Risiko Investasi 10. Investment Risk
Risiko investasi adalah tingkat potensi kerugian yang Investment risk is the potential for losses arising from
timbul karena perolehan hasil investasi yang diharapkan investment returns that fall short of expectations. This
tidak sesuai dengan harapan. Risiko investasi timbul risk occurs when the Bank shares in the business losses of
akibat Bank ikut menanggung kerugian usaha nasabah customers financed under profit-sharing schemes, whether
yang dibiayai dalam pembiayaan berbasis bagi hasil baik based on net revenue sharing or profit and loss sharing
yang menggunakan metode net revenue sharing maupun mechanisms.
yang menggunakan metode profit and loss sharing.
Untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul Bank To mitigate potential investment risks, Bank Sulselbar has
Sulselbar telah mengambil langkah sebagai berikut: taken the following measures:
a. Identifikasi dan pengukuran pembiayaan yang a. Conducting regular identification and measurement of
dikelola oleh kantor-kantor cabang syariah telah financing managed by Sharia branches through the
diukur oleh Grup Unit Usaha Syariah secara Sharia Business Unit Group on a monthly basis; however,
reguler setiap bulannya, namun pemantauan dan monitoring and control remain relatively weak as risks
pengendalian risiko piutang dan pembiayaan ini are often identified only after issues arise.
masih dikategorikan lemah karena risiko baru dapat b. Allocating funds to projects secured by fixed asset
diidentifikasi setelah terjadinya masalah. collateral, thereby enabling effective mitigation of
b. Saat ini penyaluran dana Bank dialokasikan ke investment risk.
proyek-proyek yang di back up dengan jaminan
berupa fixed asset dimana risiko investasi ini dapat
dimitigasi dengan baik.
604 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 605
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Statement of the BoD's and/or BoC's or
Komisaris Atau Komite Audit Atas Audit Committee on the Adequacy of
Kecukupan Sistem Manajemen Risiko the Risk Management System
Untuk mendukung evaluasi efektivitas Sistem Manajemen To support the evaluation of the effectiveness of the Risk
Risiko, Bank Sulselbar sudah menerapkan sistem manajemen Management System, Bank Sulselbar has implemented a risk
risiko dengan bekerja sama dengan unit bisnis sebagai rekan management framework in collaboration with business units
kerja yaitu dengan membentuk manajemen risiko cabang. by establishing branch-level risk management functions. The
Unit manajemen risiko mempunyai orientasi bisnis dan risk management unit is business-oriented, while business
unit bisnis juga mempunyai orientasi manajemen risiko, units also incorporate a risk management perspective, thereby
diharapkan penerapan manajemen risiko menjadi harmonis. ensuring a more integrated and balanced implementation of risk
management.
Sistem Pengendalian internal dan sistem manajemen risiko The internal control system and risk management system
yang dilakukan oleh Bank Sulselbar dinilai sudah berjalan implemented by Bank Sulselbar are considered effective and
efektif dan memadai dan mampu mengelola risiko-risiko adequate in managing risks and business opportunities, enabling
dan peluang bisnis untuk mendukung Bank mencapai tujuan the Bank to achieve its business objectives without compromising
bisnisnya tanpa mengorbankan kinerja keuangan, kepatuhan financial performance, compliance, and/or reputation. This is
dan/atau reputasi. Hal ini tercermin dari efektivitas reflected in the effective execution of internal control functions,
pelaksaan fungsi-fungsi pengendalian internal, antara lain including internal audit, risk management, compliance, financial
fungsi internal audit, manajemen risiko, kepatuhan, finansial. control, and operational control.
BANK SULSELBAR 605
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 606
FUNGSI KEPATUHAN
Compliance Function
Fungsi Kepatuhan merupakan salah satu pilar utama dalam The Compliance Function is one of the key pillars in the
penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate implementation of Good Corporate Governance (GCG) and
Governance – GCG) dan menjadi bagian integral dari sistem constitutes an integral part of the Internal Control System at
pengendalian internal di Bank Sulselbar. Penerapan fungsi Bank Sulselbar. The implementation of the compliance function
kepatuhan di bank ini mengacu pada Peraturan Otoritas refers to Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
Jasa Keuangan (POJK) No. 46/POJK.03/2017 tentang 46/POJK.03/2017 concerning the Implementation of the
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum. Tujuannya Compliance Function for Commercial Banks. Its objective is to
adalah untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas bisnis ensure that all business and operational activities of the Bank are
dan operasional bank berjalan sesuai dengan peraturan conducted in accordance with applicable laws and regulations,
perundang-undangan, prinsip kehati-hatian, serta kebijakan prudential principles, and internal policies.
internal yang berlaku.
Bank Sulselbar menjalankan fungsi kepatuhan dengan Bank Sulselbar carries out its compliance function with several
beberapa tujuan utama, yaitu: key objectives, namely:
• Memastikan kepatuhan bank terhadap ketentuan • Ensuring the Bank’s compliance with internal and external
internal dan eksternal, termasuk regulasi OJK, Bank provisions, including regulations issued by the Financial
Indonesia, serta peraturan perundang-undangan yang Services Authority (OJK), Bank Indonesia, and other
berlaku. applicable laws and regulations.
• Mengelola risiko kepatuhan (compliance risk) agar tidak • Managing compliance risk to prevent adverse impacts on
menimbulkan dampak negatif terhadap keberlanjutan business sustainability and the Bank’s reputation.
usaha dan reputasi bank. • Promoting the establishment of a strong compliance culture
• Mendorong terciptanya budaya kepatuhan (compliance across all levels of the organization.
culture) yang melekat di seluruh jenjang organisasi. • Ensuring that all policies and procedures implemented by
• Memastikan bahwa seluruh kebijakan dan prosedur yang the Bank are aligned with applicable regulations and sound
diterapkan oleh bank telah sesuai dengan peraturan yang banking practices.
berlaku serta standar perbankan yang sehat.
Sebagai bagian dari upaya menjaga integritas dan kepatuhan As part of maintaining integrity and compliance in its operations,
dalam operasionalnya, Bank Sulselbar telah menerapkan Bank Sulselbar has implemented a compliance framework that
kerangka kepatuhan yang mencakup beberapa aspek utama, includes the following key aspects:
antara lain:
• Penyusunan kebijakan dan prosedur kepatuhan yang • Development of compliance policies and procedures
mengacu pada ketentuan OJK, Bank Indonesia, serta in accordance with OJK regulations, Bank Indonesia
regulasi lainnya. regulations, and other applicable provisions.
• Pemantauan dan evaluasi berkala terhadap implementasi • Periodic monitoring and evaluation of regulatory
regulasi, termasuk audit kepatuhan secara berkala. implementation, including regular compliance audits.
• Penerapan prinsip Know Your Customer (KYC) dan Anti • Implementation of the Know Your Customer (KYC) and
Money Laundering (AML) guna mencegah risiko transaksi Anti-Money Laundering (AML) principles to prevent illegal
ilegal, pencucian uang, serta pendanaan terorisme. transactions, money laundering, and terrorism financing.
• Pelaporan kepada regulator secara transparan dan • Transparent and accurate reporting to regulators, including
akurat, termasuk pelaporan terhadap risiko kepatuhan reporting on compliance risks faced by the Bank.
yang dihadapi bank.
606 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 607
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
• Koordinasi dengan unit kerja lainnya untuk memastikan • Coordination with other work units to ensure that all Bank
bahwa seluruh aktivitas bank sesuai dengan peraturan activities comply with applicable regulations and to prevent
yang berlaku dan menghindari potensi benturan potential conflicts of interest.
kepentingan.
Dengan penerapan fungsi kepatuhan yang efektif sesuai With the effective implementation of the compliance function in
dengan POJK No. 46/POJK.03/2017, Bank Sulselbar accordance with POJK No. 46/POJK.03/2017, Bank Sulselbar
berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kepatuhan is committed to continuously enhancing compliance quality
guna mendukung stabilitas dan keberlanjutan usaha, menjaga to support business stability and sustainability, maintain
kepercayaan pemangku kepentingan, serta memastikan stakeholder trust, and ensure that all banking operations are
bahwa seluruh kegiatan operasional bank dilakukan dengan conducted in accordance with prudential principles and sound
prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik. governance practices.
Struktur Organisasi Organizational Structure
Pemimpin Divisi Kepatuhan
Head of Compliance Division
Departemen APU-PPT
Departemen Tata Kelola Departemen Regulasi & PPPS PM
Governance Department Regulatory Department Departemen APU-PPT
& PPPS PM
Analisa Tata Kelola Analisa Regulasi Analisa APU_PPT & PPPSPM
Governance Analysis Regulatory Department PM APU-PPT & PPPS Department
Asisten Asisten Asisten
Administrasi Administrasi Administrasi
Divisi Kepatuhan Bank Sulselbar, yang dipimpin oleh Direktur The Compliance Division of Bank Sulselbar, led by the Compliance
Kepatuhan, memiliki peran strategis dalam memastikan Director, plays a strategic role in ensuring regulatory compliance
kepatuhan terhadap regulasi dan tata kelola yang baik. and sound governance. The organizational structure comprises
Struktur organisasi mencakup Departemen Tata Kelola, the Governance Department, Regulatory Department, AML-CFT
Regulasi, APU-PPT, dan PPPS PM, dengan garis komando dan Unit (APU-PPT), and PPPS PM Unit, with clear lines of command
koordinasi yang jelas hingga ke tingkat kantor cabang. Setiap and coordination extending to branch offices. Each department
departemen memiliki fungsi khusus, seperti pengawasan has specific functions, including Anti-Money Laundering and
Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme Counter-Terrorism Financing (AML-CFT) supervision, monitoring
(APU & PPT), pemantauan dan pelaporan, tata kelola, serta and reporting, governance, and the development of policies and
pengembangan kebijakan dan prosedur. Dengan kerangka procedures. Through this framework, Bank Sulselbar maintains
ini, Bank Sulselbar menjaga integritas, memitigasi risiko, dan integrity, mitigates risks, and ensures operations are conducted in
memastikan operasional yang sesuai dengan prinsip kehati- accordance with prudential principles.
hatian.
BANK SULSELBAR 607
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 608
Profil Pemimpin Divisi Kepatuhan
RAKHMAT
NUR KADIR
Divisi Kepatuhan
Compliance Division
Warga Negara Indonesia. Usia 50 tahun. Lahir di Ujung Pandang, Indonesian citizen. 50 years old. Born in Ujung Pandang on June 9,
tanggal 09 Juni 1975 1975.
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Kepatuhan berdasarkan Appointed as Head of the Compliance Division based on Decree SK/175/
SK/175/DIR/X/2024 tanggal 07 Oktober 2024 DIR/X/2024 dated October 7, 2024.
Riwayat Pendidikan Educational Background
1. Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen dari STIM Nitro 1. Bachelor of Economics (S1) majoring in Management from STIM
Makassar (2002) Nitro Makassar (2002).
2. Magister Manajemen (S2) dari Universitas Hasanuddin 2. Master of Management (S2) from Hasanuddin University (2008).
(2008)
Work Experience
Pengalaman Kerja 1. Started his career at Bank Sulselbar in 2005.
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada tahun 2005. 2. Head of the Household Department, General Division (2011-
2. Pemimpin Dept. Rumah Tangga Divisi Umum (2011 - 2014), 2014).
3. Pjs Pemimpin Grup Corporate Secretary (20 Maret 2019-14 3. Acting Head of the Corporate Secretary Group (March 20,
Maret 2021), 2019-March 14, 2021).
4. Pemimpin Dept. Humas & Protokoler Divisi Corporate 4. Head of the Corporate Secretary Department (March 20,
Secretary (2014 - 2019), 2019-March 14, 2021). Public Relations & Protocol, Corporate
5. Pemimpin Divisi Corporate Secretary (15 Maret 2021 - Secretary Division (2014 - 2019),
2023), 5. Head of Corporate Secretary Division (March 15, 2021 - 2023),
Sertifikasi Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Risk Management Certification Level 7
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
1. Memastikan setiap keputusan Direksi sesuai dengan 1. Ensuring that all decisions made by the Board of Directors
ketentuan OJK, BI, dan peraturan perundang-undangan comply with OJK, Bank Indonesia, and applicable laws and
yang berlaku. regulations.
2. Mencegah Direksi atau pimpinan Kantor Cabang agar 2. Preventing the Board of Directors or Branch Heads from
tidak menempuh kebijakan dan/atau menetapkan adopting policies and/or decisions that deviate from
keputusan yang menyimpang dari ketentuan dan applicable regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku. 3. Submitting periodic reports on the implementation of duties
3. Menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan tanggung and responsibilities to the President Director, with copies to
jawab secara berkala kepada Direktur Utama dengan the Board of Commissioners and/or relevant authorities.
tembusan kepada Dewan Komisaris atau pihak-pihak
yang berwenang.
608 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 609
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Kepatuhan Terhadap Ketentuan dan Compliance with Statutory Provisions
Peraturan Perundang-Undangan and Regulations
Kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan perundang- Compliance with laws and regulations is Bank Sulselbar’s
undangan merupakan komitmen utama Bank Sulselbar primary commitment to conducting transparent, accountable,
dalam menjalankan operasional yang transparan, akuntabel, and prudent operations. Bank Sulselbar strives to ensure that all
dan berlandaskan prinsip kehati-hatian. Bank Sulselbar policies, procedures, and business activities align with regulations
berusaha memastikan bahwa setiap kebijakan, prosedur, dan established by the government, the Financial Services Authority
aktivitas usaha sejalan dengan peraturan yang ditetapkan (OJK), Bank Indonesia, and other relevant institutions.
oleh pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank
Indonesia, serta lembaga terkait lainnya.
Melalui Divisi Kepatuhan, bank secara proaktif memantau Through the Compliance Division, the bank proactively monitors
perubahan regulasi, mengidentifikasi potensi risiko regulatory changes, identifies potential risks of violations,
pelanggaran, dan memberikan rekomendasi strategis untuk and provides strategic recommendations to ensure optimal
memastikan kepatuhan yang optimal. Langkah-langkah compliance. These measures include the implementation of an
ini mencakup penerapan program Anti Pencucian Uang Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism Financing (AML
dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU & PPT), serta & CFT) program and oversight of good governance practices.
pengawasan terhadap praktik tata kelola yang baik.
Komitmen ini bertujuan untuk melindungi kepentingan This commitment aims to protect the interests of customers,
nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku shareholders, and all stakeholders, while supporting Bank
kepentingan, serta mendukung keberlanjutan bisnis Bank Sulselbar’s business sustainability.
Sulselbar.
Pengembangan Kompetensi Fungsi Compliance Function Competency
Kepatuhan Development
Pelatihan untuk pengembangan kompetensi personel Divisi Training for the competency development of Compliance Division
Kepatuhan selama tahun 2025 sebagai berikut: personnel through 2025 is as follows:
No Kegiatan Pelatihan Penyelenggara Lokasi Tanggal Penyelenggara Training Activities
Bank Financial Reporting
Training Integrasi Pelaporan
Integration Training and
Keuangan Bank dan Tanggung
the Responsibilities of the
Jawab Direksi, Dewan
1. Infobank Jakarta 12/12/2024 12/12/2024 Board of Directors, Board of
Komisaris, Komite Audit
Commissioners, and Audit
dalam Proses Pelaporan
Committee in the Financial
Keuangan
Reporting Process
Inhouse Training Training of
2. Dale Carnegie Makassar 13/01/2025 17/01/2025 In-house Training
Trainer
DUTA
Pelatihan Masa Persiapan Training for the Retirement
3. Transformasi Bandung 20/01/2025 24/01/2025
Pensiun Preparation Period
Insani
Penerapan APU-PPT For AML-CFT Implementation for
4. VAN Institute Jakarta 20/02/2025 45709
Compliance Compliance
Data Analysist dan Data Data Analysis and Data
5. Infobank Makassar 14/02/2025 45703
Visualization MS Excel Visualization in MS Excel
Risk-Based Approach (RBA) for
Risk Based Approach (RBA)
6 VAN Institute Jakarta 15/04/2025 16/04/2025 Money Laundering, Terrorism,
TPPU, TPPT & PPPSPM
and Counterterrorism
BANK SULSELBAR 609
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 610
No Kegiatan Pelatihan Penyelenggara Lokasi Tanggal Penyelenggara Training Activities
US Bank Notes USD
7 Sosialisasi US Bank Notes USD Makassar 07/05/2025 07/05/2025
Socialization
Perlindungan Data Pribadi PT Madani Solusi Personal Data Protection and
8 Bandung 26/02/2025 27/02/2025
dan Data Governance Internasional Data Governance
Training Metode Kajian Training on Compliance
Kepatuhan terhadap Assessment Methods for
9 Infobank Jakarta 28/04/2025 29/04/2025
kebijakan & Prosedur Internal Internal Policies & Procedures
serta Regulasi Perbankan and Banking Regulations
Pelatihan Penerapan Program Training on the Implementation
Ir. Hendro
10 Anti Pencucian Uang dan Makassar 22/05/2025 23/05/2025 of Anti-Money Laundering and
Soeprijatno
Pencegahan Teroris Terrorism Prevention Programs
DPO Training Course 5 DPO Training Course: 5
LPKS Gerbang
11 intensive days with instructor Bali 30/06/2025 04/07/2025 intensive days with instructors
PDP Indonesia
from Gerbang PDP Indonesia from Gerbang PDP Indonesia
Pemeliharaan Sertifikasi Level 5 Risk Management
12 CV. Solusi Bankir Online 14/06/2025 15/06/2025
Manajemen Risiko Jenjang 5 Certification Maintenance
Executive Over View untuk Executive Overview for
13 LPPI Jakarta 02/07/2025 03/07/2025
Direktur Kepatuhan Compliance Directors
Overview Compliance for Compliance Overview for
Executive dan Pembekalan Executives and Compliance
14 LPPI Jakarta 16/07/2025 18/07/2025
Sertifikasi Kepatuhan Certification Briefing for
Kualifikasi 7 Qualification 7
Training Memahami tentang Training: Understanding
perlindungan konsumendan consumer and community
masyarakat di sektor jasa protection in the financial
keuangan dan perlindungan services sector, personal data
15 Asbanda Jakarta 25/08/2025 26/08/2025
data pribadi serta pedoman protection, and guidelines for
akses pelayanan keuangan accessing financial services for
untuk disabilitas berdaya people with disabilities (Equality
(Pedoman Setara) Guidelines)
Pelatihan Training
Training: Securing Digital
Mengamankan Kemitraan
Partnerships: Legal Aspects
Digital Aspek Hukum
16 Infobank Jakarta 21/07/2025 22/07/2025 of Business Cooperation &
dalam Kerjasama Bisnis
Digital Banking Infrastructure
& Infrastruktur digital
in Jakarta
perbankan di Jakarta
Selera Budaya (SOP Cultural Taste (SOP for Sharia
17 Divisi Kepatuhan Uker 20/08/2025 20/08/2025
Multiguna Syariah) Multipurpose)
Training Remittance ISO 20022 ISO 20022 MX Remittance
MX (PACS 008 dan PACS009) CV Primasaga Training (PACS 008 and PACS
18 Makassar 08/08/2025 09/08/2025
Transaction Screening Sanction Strategic 009), Transaction Screening,
dan MT 700 Sanctions, and MT 700
Implementation of Personal
Implementasi Perlindungan
Lembaga Pusat Data Protection and Bank
Data Pribadi dan Kerahasiaan
Pengembangan Confidentiality (Law No. 27
19 Bank (UU no 27 Thn 2022 Bandung 02/09/2025 03/09/2025
Kajian Indonesia of 2022 and POJK No. 44
dan POJK No 44 Thn 2024)
(LP2KI) of 2024) for personal data
perlindungan data pribadi
protection
In House Training Awareness In-House Training: Awareness
ISO/IEC 27001-2022 of ISO/IEC 27001-2022
20 CBQA Global Makassar 23/06/2025 23/06/2025
Information Security Information Security
Manajement System Management System
Reward Uji Kefasihan Expert Mitra Fluency Test Rewards
21 Jakarta 09/09/2025 11/09/2025
(Leadershp & Coaching) Indonesia (Leadership & Coaching)
610 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 611
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
No Kegiatan Pelatihan Penyelenggara Lokasi Tanggal Penyelenggara Training Activities
Selera Budaya (SOP
Cultural Appetite (Operational
22 Manajemen Risiko Divisi Kepatuhan Uker 24/09/2025 24/09/2025
Risk Management SOP)
Operasional)
Training Risk Awareness Risk Awareness Training and ML
dan Tipologi TPPU Terkait Genesis Typology Related to Cybercrime
23 Jakarta 15/10/2025 16/10/2025
Kejahatan Siber dan Tindak Intiutama and High-Risk Predicate
Pidana Asal Berisiko Tinggi Offenses
Divisi Manajemen
Inhouse Training Workshop In-house Training Workshop
Risiko dan
Business Continuity on Business Continuity
24 Enterprice Makassar 08/10/2025 09/10/2025
Management System (BCMS) Management System (BCMS)
Manajemen
berdasarkan ISO 22301:2019 based on ISO 22301:2019
Risiko (ERM)
Selera Budaya SOP Kredit Cultural Appetite: SOP for
25 Usaha Rakyat (KUR) Syariah Divisi Kepatuhan Makassar 21/10/2025 21/10/2025 Sharia People's Business Credit
PT Bank Sulselbar (KUR) at PT Bank Sulselbar
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Soundness Assessment
26 LPPI Jakarta 05/11/2025 06/11/2026
Bank dan GCG and GCG
Workshop Identifikasi Workshop on Identification
Transaksi Keuangan of Suspicious Financial
27 Mencurigakan (ITKM) dan FKDK Makassar 12/11/2025 13/11/2025 Transactions (ITKM) and
Penentuan Indikasi Tindakan Determining Indications of
Pidana Criminal Acts
Selera Budaya Kredit Standy Cultural Appetite for Standby
28 Divisi Kepatuhan Makassar 20/11/2025 20/11/2025
Loan Loans
Workshop Awareness Workshop on Awareness of
Implementasi Perlindungan Personal Data Protection
29 Melia Makassar 03/11/2025 04/11/2025
Data Pribadi serta Pengisian Implementation and
RoPA dan DPIA Completion of RoPA and DPIA
Selera Budaya Kartu ATM/ Cultural Appetite for ATM/Debit
30 Divisi Kepatuhan Makassar 09/12/2025 09/12/2025
Debit Cards
Adapun Sertifikasi yang telah diikuti oleh personil Divisi The certifications that have been followed by Compliance
Kepatuhan adalah sebagai berikut: Division personnel are as follows:
Sertifikasi Jenjang Jumlah Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko 6 2 Risk Management Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko 5 7 Risk Management Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko 4 4 Risk Management Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko 3 - Risk Management Certification
Sertifikasi Kepatuhan 6 3 Compliance Certification
Sertifikasi Kepatuhan 5 10 Compliance Certification
Sertifikasi Kompetensi Auditor Bank Level Bank Auditor Competency Certification Auditor
1 1
Auditor Level
BANK SULSELBAR 611
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 612
Program Pelaksanaan Divisi Compliance Division Implementation
Kepatuhan Tahun 2025 Program in 2025
Sepanjang tahun 2025, Divisi Kepatuhan telah melaksanakan Throughout 2025, the Compliance Division carried out various
berbagai kegiatan pemantauan kepatuhan, antara lain: compliance monitoring activities, including:
1. Penyusunan materi video pembelajaran APU PPT bagi 1. Developing AML and CFT learning video materials for
pegawai. employees.
2. Pembuatan video pembelajaran Program APU PPT. 2. Creating learning videos for the AML and CFT Program.
3. Pelaksanaan Pelatihan/In-house Training Penerapan 3. Conducting in-house training on the implementation of the
Program APU PPT bagi Frontliner. AML and CFT Program for frontliners.
4. Evaluasi terhadap BPP dan SOP Program APU dan PPT. 4. Evaluating the BPP and SOPs for the AML and CFT Program.
5. Pembaruan terhadap BPP dan SOP Program APU dan 5. Updating the BPP and SOPs for the AML and CFT Program.
PPT. 6. Disseminating the BPP and SOPs for the AML and CFT
6. Sosialisasi BPP dan SOP Program APU dan PPT. Program.
7. Benchmarking aplikasi Anti Money Laundering (AML) 7. Benchmarking Anti-Money Laundering (AML) applications
pada bank lain. with other banks.
8. Evaluasi aplikasi AML. 8. Evaluating AML applications.
9. Persiapan pengadaan aplikasi AML. 9. Preparing for AML application procurement.
10. Penentuan vendor. 10. Determining vendors.
11. Finalisasi kebijakan dan penetapan fungsi organisasi 11. Finalizing policies and establishing GRC organizational
GRC. functions.
12. Sosialisasi kebijakan dan fungsi organisasi GRC. 12. Disseminating GRC policies and organizational functions.
13. Peningkatan pemahaman syariah pegawai melalui Fasih 13. Improving employee understanding of Sharia through weekly
Syariah dalam 15 menit setiap minggu. 15-minute Fasih Syariah sessions.
14. Pengukuran pemahaman pegawai melalui uji kefasihan 14. Measuring employee understanding through a Sharia
konsentrasi syariah pada aplikasi Regulation Centre. concentration fluency test in the Regulation Center
15. Penyederhanaan kebijakan Bank Sulselbar menjadi application.
sembilan golongan. 15. Simplifying Bank Sulselbar’s policies into nine categories.
16. Penyusunan kerangka dasar dan tata kelola kebijakan 16. Developing a basic framework and policy governance
melalui pemetaan kebijakan, standar prosedur, dan through policy mapping, standard procedures, and technical
petunjuk teknis. instructions.
17. Evaluasi kebijakan dan prosedur berdasarkan hasil 17. Evaluating policies and procedures based on the mapping
pemetaan. results.
18. Sosialisasi Regulation Centre. 18. Disseminating the Regulation Center.
19. Penyediaan video edukasi/infografis pada aplikasi 19. Providing educational videos/infographics in the Regulation
Regulation Centre. Center application.
20. Penyediaan Pocket Book pada aplikasi Regulation 20. Providing a Pocket Book in the Regulation Center application.
Centre.
Pelaksanaan Kebijakan Kepatuhan Implementation of the 2025
2025 Compliance Policy
Selama periode laporan, telah dilakukan pemantauan During the reporting period, monitoring and dissemination of
dan penyampaian informasi kepada divisi lainnya terkait information to other divisions regarding new provisions issued by
ketentuan-ketentuan baru yang telah dikeluarkan oleh external regulators and laws and regulations were carried out to
regulator eksternal dan peraturan perundang-undangan, ensure alignment with applicable internal provisions.
agar dapat disesuaikan dengan ketentuan internal yang
berlaku.
612 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 613
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Risiko kepatuhan diminimalkan melalui pemantauan dan Compliance risk was minimized through regular monitoring and
kajian rutin terhadap jasa, produk, dan layanan Bank review of Bank Sulselbar’s services, products, and services. To
Sulselbar. Hingga saat ini, Bank Sulselbar tidak memiliki date, Bank Sulselbar does not have any overseas offices.
jaringan kantor di luar negeri.
Tugas-tugas lain terkait fungsi kepatuhan meliputi Other duties related to the compliance function include ensuring
memastikan checklist keluhan, penutupan, pembukaan, a checklist of complaints, closing, opening, upgrading, and
peningkatan status, dan penurunan status jaringan kantor downgrading office networks through on-site visits and on-the-
dengan melakukan kunjungan langsung (on-site visit) dan spot assessments.
penilaian langsung (on the spot).
Bank telah membangun budaya kepatuhan dalam The Bank has built a culture of compliance in decision-making
pengambilan keputusan dan kegiatan operasional dengan and operational activities by implementing a Compliance Index
menerapkan Indeks Kepatuhan sebagai pengurang indeks as a performance appraisal reduction for employees who fail to
penilaian kinerja bagi pegawai yang tidak mematuhi comply with bank regulations.
ketentuan bank.
BANK SULSELBAR 613
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 614
PROGRAM ANTI PENCUCIAN UANG, PENCEGAHAN
PENDANAAN TERORISME & PENCEGAHAN PENDANAAN
PROLIFERASI SENJATA PEMUSNAH MASAL
Anti-Money Laundering, Countering the Financing of Terrorism & Countering the
Financing of the Proliferation of Weapons of Mass Destruction Program
Bank Sulselbar berkomitmen untuk mendukung terciptanya Bank Sulselbar is committed to supporting the establishment
sistem keuangan yang transparan, terpercaya, dan of a transparent, reliable, and integrity-driven financial system
berintegritas melalui penerapan Program Anti Pencucian through the implementation of the Anti-Money Laundering
Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT), (AML), Counter-Terrorism Financing (CTF), and Counter-
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Proliferation Financing of Weapons of Mass Destruction (CPF)
Massal (PPSPM). Komitmen ini sejalan dengan Peraturan programs. This commitment is aligned with Financial Services
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12/POJK.01/2017 Authority Regulation (POJK) No. 12/POJK.01/2017 concerning
mengenai penerapan Program APU dan PPT, serta POJK the implementation of AML and CTF programs, as well as POJK
Nomor 23/POJK.01/2019 yang mengatur penyesuaian dan No. 23/POJK.01/2019 concerning regulatory adjustments and
penguatan regulasi di sektor jasa keuangan. strengthening in the financial services sector.
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan bisnis, As part of its social and business responsibility, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar aktif mencegah dan mendeteksi potensi actively prevents and detects potential misuse of financial
penyalahgunaan layanan keuangan untuk aktivitas ilegal, services for illegal activities, including money laundering,
termasuk pencucian uang, pendanaan terorisme, dan terrorism financing, and proliferation financing of weapons of
proliferasi senjata pemusnah massal. Melalui implementasi mass destruction. Through the implementation of comprehensive
kebijakan yang komprehensif, Bank Sulselbar tidak hanya policies, Bank Sulselbar not only complies with applicable
mematuhi peraturan yang berlaku, tetapi juga berkontribusi regulations but also contributes to strengthening the stability
dalam memperkuat stabilitas dan keamanan sistem and security of the national financial system.
keuangan nasional.
Program APU dan PPT yang diterapkan oleh Bank Sulselbar The AML and CTF programs implemented by Bank Sulselbar
mencakup berbagai aspek, mulai dari kebijakan pengenalan encompass various aspects, ranging from customer due diligence
nasabah, pemantauan transaksi, hingga edukasi pegawai. policies, transaction monitoring, to employee education.
Langkah-langkah ini bertujuan untuk membangun These measures aim to build public trust and create an ethical
kepercayaan publik dan menciptakan lingkungan usaha business environment. Through this approach, Bank Sulselbar is
yang beretika. Dengan pendekatan ini, Bank Sulselbar committed to maintaining its integrity as a responsible financial
berkomitmen untuk menjaga integritasnya sebagai institusi institution.
keuangan yang bertanggung jawab.
Laporan Pelaksanaan Program Report on the Implementation of Anti-
Anti Pencucian Uang (APU) dan Money Laundering (AML) and Counter-
Pencegahan Pendanaan Terorisme Terrorism Financing (CTF) Programs at
(PPT) di Bank Sulselbar Bank Sulselbar
Sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan sistem As part of its commitment to establishing a secure, transparent,
keuangan yang aman, transparan, dan berintegritas, Bank and integrity-driven financial system, Bank Sulselbar has
Sulselbar telah melaksanakan Program Anti Pencucian Uang implemented AML and CTF programs in accordance with Law No.
(APU) dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) sesuai 8 of 2010 concerning the Prevention and Eradication of Money
dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Laundering, as well as Financial Services Authority Regulation
tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana (POJK) No. 23/POJK.01/2019.
Pencucian Uang serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(POJK) Nomor 23/POJK.01/2019.
614 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 615
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Dalam pelaksanaan program ini, Bank Sulselbar telah In implementing this program, Bank Sulselbar has fulfilled its
memenuhi kewajiban pelaporan transaksi keuangan kepada obligations to report financial transactions to the Indonesian
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Financial Transaction Reports and Analysis Center (PPATK)
melalui beberapa jenis laporan, sebagai berikut: through several types of reports, as follows:
1. Laporan Transaksi Keuangan Tunai (LTKT) 1. Cash Transaction Report (LTKT)
• Setiap Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu • Each Branch Office and Sub-Branch Office submits a
menyampaikan laporan LTKT kepada Unit Kerja LTKT report to the Special Working Unit in the Compliance
Khusus di Divisi Kepatuhan. Division.
• Laporan ini disampaikan secara daring melalui aplikasi • This report is submitted online through the Anti-Money
Anti Money Laundering (AML), yang selanjutnya Laundering (AML) application, which is then reported to
dilaporkan ke PPATK menggunakan aplikasi GRIPS. the Financial Transaction Reports and Analysis Center
2. Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM) (PPATK) using the GRIPS application.
• LTKM disusun berdasarkan hasil analisis yang 2. Suspicious Transaction Report (LTKM)
dilakukan oleh Kantor Cabang Utama (KCU), Kantor • The LTKM is prepared based on the analysis conducted by
Cabang (KC), dan Kantor Cabang Pembantu (KCP). the Main Branch Office (KCU), Branch Offices (KC), and
• Divisi Kepatuhan menindaklanjuti laporan ini kepada Sub-Branch Offices (KCP).
PPATK melalui aplikasi GRIPS, dengan melampirkan • The Compliance Division follows up on this report to
dokumen pendukung yang relevan, seperti rekening the PPATK through the GRIPS application, attaching
koran, fotokopi warkat transaksi, informasi profil relevant supporting documents, such as bank statements,
nasabah, dan dokumen lainnya yang diperlukan. photocopies of transaction slips, customer profile
information, and other necessary documents.
Bank Sulselbar juga secara proaktif merespons permintaan Bank Sulselbar also proactively responded to requests from the
dari PPATK terkait laporan LTKM, memastikan bahwa setiap Financial Transaction Reports and Analysis Center (PPATK)
transaksi yang terindikasi mencurigakan dapat dianalisis dan regarding LTKM reports, ensuring that any suspicious transactions
dilaporkan secara tepat waktu. Dengan penerapan sistem were analyzed and reported in a timely manner. By implementing
pelaporan yang terintegrasi dan akurat, Bank Sulselbar an integrated and accurate reporting system, Bank Sulselbar
menunjukkan komitmennya untuk mendukung upaya demonstrated its commitment to supporting national efforts to
nasional dalam pencegahan dan pemberantasan tindak prevent and eradicate money laundering and terrorism financing.
pidana pencucian uang serta pendanaan terorisme.
Adapun data penyampaian LTKT & LTKM selama periode The LTKT and LTKM submission data for the 2025 period are as
tahun 2025 adalah sebagai berikut: follows:
Sistem Informasi Pengguna Jasa Terpadu (SIPESAT) Tahun 2025
Jumlah Data Nasabah
Periode 2025 2024 2023 Period
Triwulan I 33.575 30.354 25.406 Q1 2025
Triwulan II 27.234 30.397 22.453 Q2 2025
Triwulan III 39.966 32.037 37.456 Q3 2025
Triwulan IV 33.220 27.095 27.378 Q4 2025
Total 133.995 119.883 112.702 Total
No Keterangan 2025 2024 2023 Description
1 Pelaporan LTKM 23 47 34 LTKM Reporting
2 Pelaporan LTKT 1.468 2.527 2182 LTKT Reporting
3 Pelaporan LTKL 23 24 104 LTKL Reporting
4 Total 1.514 2.598 2.320 Total
BANK SULSELBAR 615
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 616
PERKARA HUKUM
Legal Cases
Selama tahun 2025, Bank Sulselbar menghadapi beberapa During 2025, Bank Sulselbar faced several significant legal cases
perkara penting terkait masalah hukum perdata. Beberapa related to civil matters. Some of these cases have been resolved
masalah tersebut telah selesai dengan adanya Putusan through court decisions with permanent legal force (inkracht),
Pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht), while others have been withdrawn and some remain under
sementara yang lainnya telah dicabut gugatannya dan ada settlement, as follows:
pula yang masih dalam proses penyelesaian, sebagai berikut:
Tabel Perkara Penting
PHI Perdata Tipikor Pidana PTUN
Permasalahan Hukum 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 Legal Issues
Telah selesai (telah
Completed (already
mempunyai kekuatan
- - 1 - - - - - - has permanent legal
hukum yang tetap/
force/peace efforts)
upaya perdamaian)
Dalam proses In the process of
- - 3 2 2 - 1 - - -
penyelesaian completion
Perkara Penting yang Dihadapi Significant Legal Cases Faced by the
Perusahaan Company
Dari beberapa perkara yang dihadapi oleh Bank, terdapat 6 Of the cases faced by the Bank, there are 6 (six) significant cases,
(enam) perkara perdata yang signifikan, yaitu: as follows:
Tabel Perkara Penting yang Dihadapi Perusahaan
Status Pengaruh
No Pokok Perkara/ Gugatan Jenis Gugatan Penyelesaian Terhadap Bank Case Description
Gugatan Perbuatan Melawan Unlawful act claim where Bank
Hukum Bank sulselbar Perbuatan Melawan Risiko Reputasi Sulselbar is the plaintiff, Hermin
1 Sidang
penggugat , hermin tergugat 1 Hukum dan Likuiditas as Defendant I and Nanna as
dan nanna tergugat II Defendant II
Dugaan tindak pidana korupsi Alleged corruption in
2 kredit Konstruksi CV Alif Tipikor Sidang Risiko Reputasi construction credit of CV Alif
Sejahtera KC. Pangkep Sejahtera, Pangkep Branch
Gugatan perbuatan melawan
hukum antara PT BPR Unlawful act claim between PT
Hasamitra selaku penggugat, Perbuatan Melawan BPR Hasamitra as plaintiff, Haji
3 Sidang
haji Najamuddin tergugat dan Hukum Najamuddin as defendant, and
bank sulselbar sebagai turut Bank Sulselbar as co-defendant
tergugat
Dugaan tindak pidana korupsi Alleged corruption in credit
4 kredit PT Delima Agung Tipikor Sidang Risiko Reputasi of PT Delima Agung Utama,
Utama KC Sengkang Sengkang Branch
Tindak pidana Pencurian
Theft of ATM machine at
5 mesin ATM DPRD kota Pidana Sidang Risiko likuiditas
Makassar City DPRD
Makassar
616 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 617
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Tabel Perkara Penting yang Dihadapi Perusahaan
Status Pengaruh
No Pokok Perkara/ Gugatan Jenis Gugatan Penyelesaian Terhadap Bank Case Description
Gugatan Ganti kerugian atas Compensation claim related
fraud Hermin, Nanna sebagai Perbuatan Melawan Ammaning Risiko Reputasi to fraud involving Hermin and
6
penggugat, Hermin dan bank Hukum putusan PK dan Likuiditas Nanna as plaintiffs, Hermin and
sulselbar sebagai tergugat Bank Sulselbar as defendants
Permasalahan Hukum yang Sedang Legal Issues Involving the Board of
Dihadapi Dewan Komisaris dan Commissioners and Board of Directors
Direksi yang Sedang Menjabat
Selama tahun 2025, Dewan Komisaris dan Direksi yang During 2025, the incumbent Board of Commissioners and Board
sedang menjabat tidak menghadapi permasalahan hukum. of Directors did not face any legal issues.
Permasalahan Hukum yang Dihadapi Legal Issues Faced by Subsidiaries
Anak Perusahaan
Pada tahun 2025, Bank Sulselbar tidak memiliki Entitas In 2025, Bank Sulselbar did not have any subsidiaries;
Anak, sehingga tidak ada informasi mengenai permasalahan therefore, there is no information regarding legal issues involving
hukum yang dihadapi oleh Entitas Anak. subsidiaries.
Dampak Permasalahan Hukum Impact of Legal Cases on the Bank
Terhadap Bank
Dampak dari permasalahan hukum perdata yang dialami The impact of civil legal cases faced by Bank Sulselbar is
oleh Bank Sulselbar melalui proses hukum tergolong tidak considered not significant and does not disrupt the Bank’s
signifikan dan tidak mengganggu kinerja Bank. Hal ini performance. This is attributable to appropriate mitigation
disebabkan oleh upaya mitigasi dan penanganan litigasi measures and litigation handling conducted in accordance with
yang telah dilakukan dengan tepat, sesuai dengan ketentuan applicable laws and regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
BANK SULSELBAR 617
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 618
SANKSI ADMINISTRATIF YANG DIKENAKAN KEPADA
PERUSAHAAN, ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN DAN OTORITAS LAINNYA
Administrative Sanctions Imposed on Companies, Members of the Board of Commissioners
and Directors by the Financial Services Authority and Other Authorities
Sanksi administratif yang diberikan kepada Bank Sulselbar The administrative sanctions imposed on Bank Sulselbar in 2025
pada tahun 2025 adalah sebagai berikut: are as follows:
No Uraian Denda Nominal Denda Otoritas Description of Fine
Sanksi Administratif berupa Denda Administrative Sanction in the Form of
1 atas Hasil Pemeriksaan Umum Tahun Rp.25.400.000,- OJK a Fine Based on the Results of the 2025
2025 terhadap Bank Saudara General Audit of Bank Saudara
Pelanggaran Ketentuan Giro Wajib Violation of the Minimum Reserve
2 Rp.10.182.408,- BI
Minimum (GWM) Requirement (GWM) Provisions
3 Total Denda Rp. 35.582.408,- Total Fine
Selama tahun 2025, tidak ada sanksi administratif yang During 2025, there were no administrative sanctions imposed
dikenakan kepada anggota Perusahaan, Dewan Komisaris, on the Company, members of the Board of Commissioners, or
dan Direksi oleh Otoritas Jasa Keuangan maupun otoritas the Board of Directors by the Financial Services Authority or any
lainnya. other authorities.
Ke depan, Bank mendorong semua pegawai untuk Going forward, the Bank encourages all employees to foster a
membangun budaya kepatuhan di lingkungan kerja. Setiap strong compliance culture within the workplace. Each individual
individu diharapkan untuk memahami peraturan secara is expected to have a comprehensive understanding of applicable
menyeluruh, termasuk cara menghadapi dan mengantisipasi regulations, including how to address and anticipate potential
potensi sanksi, pinalti, atau denda yang diatur dalam sanctions, penalties, or fines stipulated under prevailing laws and
peraturan yang berlaku. regulations.
618 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 619
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
AKSES INFORMASI DAN DATA PERUSAHAAN
Access to Company Information and Data
Sebagai lembaga keuangan yang berada di bawah As a financial institution under the supervision of the Financial
pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Sulselbar Services Authority (OJK), Bank Sulselbar is obligated to provide
memiliki kewajiban untuk menyediakan akses informasi transparent and accurate access to corporate information and
dan data perusahaan yang transparan serta akurat kepada data to all stakeholders. This disclosure aims to enhance public
semua pemangku kepentingan. Keterbukaan informasi ini trust, as well as the confidence of shareholders and regulators, in
bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, the Bank’s operations and performance.
pemegang saham, dan regulator terhadap operasional serta
kinerja bank.
Kewajiban keterbukaan informasi bagi bank umum, The obligation for information disclosure for commercial banks,
termasuk Bank Sulselbar, diatur dalam Peraturan OJK including Bank Sulselbar, is regulated under Financial Services
(POJK) No. 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Authority Regulation (POJK) No. 37/POJK.03/2019 concerning
Publikasi Laporan Bank, serta POJK No. 8/POJK.04/2015 Transparency and Publication of Bank Reports, as well as POJK
tentang Keterbukaan Informasi Emiten atau Perusahaan No. 8/POJK.04/2015 concerning Information Disclosure by
Publik. Dalam regulasi tersebut, perusahaan diwajibkan Issuers or Public Companies. Under these regulations, companies
untuk menyediakan akses yang mudah terhadap informasi are required to provide easy access to key information, including
penting, seperti laporan keuangan, tata kelola perusahaan, financial statements, corporate governance, risk management
kebijakan manajemen risiko, dan informasi lain yang policies, and other information that may influence stakeholder
dapat mempengaruhi pengambilan keputusan pemangku decision-making.
kepentingan.
Komunikasi Internal Internal Communication
Komunikasi internal yang efektif merupakan elemen kunci Effective internal communication is a key element in ensuring
untuk memastikan koordinasi yang baik antara seluruh proper coordination among all levels of management and
jajaran manajemen dan pegawai di Bank Sulselbar. Dengan employees within Bank Sulselbar. Through a structured
sistem komunikasi yang terstruktur, informasi dapat communication system, information can be delivered clearly,
disampaikan dengan jelas, akurat, dan tepat waktu, sehingga accurately, and in a timely manner, enabling employees to work
seluruh pegawai dapat bekerja secara efisien dan selaras efficiently and in alignment with the Company’s vision and
dengan visi serta misi perusahaan. mission.
Bank Sulselbar menerapkan berbagai strategi komunikasi Bank Sulselbar implements various internal communication
internal untuk memastikan bahwa seluruh pegawai strategies to ensure that all employees receive accurate,
mendapatkan informasi yang akurat, cepat, dan mudah timely, and easily accessible information. By leveraging digital
diakses. Dengan memanfaatkan teknologi digital seperti technologies such as corporate email, chat applications, intranet
email korporat, aplikasi chat, intranet, serta pertemuan tatap systems, as well as face-to-face meetings including meetings and
muka seperti rapat dan town hall meeting, Bank Sulselbar town hall sessions, the Bank fosters a more productive, efficient,
dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif, and compliance-oriented working environment in line with
efisien, dan berorientasi pada kepatuhan terhadap regulasi applicable banking regulations and policies.
serta kebijakan perbankan yang berlaku.
BANK SULSELBAR 619
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 620
Komunikasi Eksternal External Communication
Sebagai lembaga keuangan yang berkomitmen terhadap As a financial institution committed to transparency and
prinsip transparansi dan keterbukaan informasi, Bank information disclosure, Bank Sulselbar implements effective
Sulselbar mengimplementasikan strategi komunikasi external communication strategies to ensure accessibility of
eksternal yang efektif untuk memastikan aksesibilitas accurate information for all stakeholders, including customers,
informasi yang akurat bagi seluruh pemangku kepentingan, business partners, regulators, and the general public. The
termasuk nasabah, mitra bisnis, regulator, dan masyarakat implementation of this transparency aligns with Good Corporate
umum. Penerapan keterbukaan informasi ini sejalan dengan Governance (GCG) principles and regulations issued by the
prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta ketentuan Financial Services Authority (OJK) concerning public disclosure
yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait and reporting.
transparansi dan pelaporan publik.
Untuk mendukung keterbukaan informasi, Bank Sulselbar To support information disclosure, Bank Sulselbar utilizes various
memanfaatkan berbagai saluran komunikasi eksternal, external communication channels, as follows:
sebagai berikut:
Website Resmi Perusahaan Corporate Website
Bank Sulselbar menyediakan informasi yang transparan Bank Sulselbar provides transparent information through its
melalui situs web resmi www.banksulselbar.co.id. official website: www.banksulselbar.co.id
Melalui platform ini, pemangku kepentingan dapat Through this platform, stakeholders can access various important
mengakses berbagai informasi penting, antara lain: information, including:
• Profil perusahaan, visi, misi, dan struktur organisasi. • Company profile, vision, mission, and organizational
• Produk dan layanan perbankan. structure
• Informasi suku bunga, tarif, dan biaya layanan. • Banking products and services
• Pengumuman penting dan agenda perusahaan. • Interest rates, tariffs, and service fees
• Laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan laporan • Important announcements and corporate agendas
kepada OJK. • Annual reports, sustainability reports, and reports submitted
• Pengumuman resmi terkait kebijakan dan inovasi to OJK
perusahaan. • Official announcements related to corporate policies and
innovations
Media Sosial Social Media
Bank Sulselbar secara aktif memanfaatkan platform media Bank Sulselbar actively utilizes social media platforms to
sosial untuk meningkatkan interaksi dengan nasabah dan enhance engagement with customers and the general public.
masyarakat umum. Melalui saluran ini, Bank Sulselbar Through these channels, the Bank delivers the latest information,
menyampaikan informasi terkini, edukasi keuangan, promosi financial education, service promotions, and responds promptly
layanan, serta merespons pertanyaan atau keluhan nasabah to customer inquiries and complaints.
dengan cepat.
Kanal media sosial resmi Bank Sulselbar meliputi: The official social media channels of Bank Sulselbar include:
Twitter: @BankSulselbar Twitter: @BankSulselbar
Instagram: @banksulselbarofficial Instagram: @banksulselbarofficial
Facebook: Bank Sulselbar Facebook: Bank Sulselbar
YouTube: PT Bank Sulselbar YouTube: PT Bank Sulselbar
Media sosial ini juga digunakan untuk menyebarluaskan These platforms are also used to disseminate information
informasi mengenai program CSR, inovasi layanan digital, regarding CSR programs, digital service innovations, and security
serta tips keamanan dalam transaksi perbankan. tips for banking transactions.
620 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 621
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Layanan Call Center dan Customer Call Center and Customer Service
Service
Untuk meningkatkan pelayanan dan menjawab pertanyaan To enhance service quality and respond promptly to customer
nasabah dengan cepat, Bank Sulselbar menyediakan layanan inquiries, Bank Sulselbar provides a Call Center service at 0411-
Call Center di nomor 0411-859171 dan Hotline 1500855. 859171 and Hotline 1500855. Through this service, customers
Melalui call center ini, nasabah dapat mengakses layanan can access:
seperti: • Account and transaction information
• Informasi rekening dan transaksi. • Guidance on digital banking services
• Panduan layanan perbankan digital. • Complaint submission and resolution
• Penyampaian keluhan dan penyelesaiannya. • Requests for information regarding Bank policies and
• Permintaan informasi mengenai kebijakan dan prosedur procedures
bank.
Selain call center, Bank Sulselbar juga memiliki layanan In addition to the call center, Bank Sulselbar also provides
Customer Service di kantor cabang dan kantor cabang Customer Service at branch and sub-branch offices to deliver
pembantu untuk memberikan bantuan langsung kepada direct assistance to customers.
nasabah.
Laporan Tahunan dan Laporan Annual Report and Sustainability
Keberlanjutan Report
Sebagai wujud transparansi kepada pemegang saham dan As part of its transparency to shareholders and other
pemangku kepentingan lainnya, Bank Sulselbar secara stakeholders, Bank Sulselbar regularly publishes Annual Reports
berkala menerbitkan Laporan Tahunan dan Laporan and Sustainability Reports.
Keberlanjutan.
Laporan ini mencakup: These reports include:
• Kinerja keuangan dan operasional perusahaan. • Financial and operational performance
• Strategi bisnis dan inovasi perbankan. • Business strategies and banking innovations
• Implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan • Implementation of corporate social and environmental
(CSR). responsibility (CSR)
• Kepatuhan terhadap regulasi OJK dan peraturan lainnya. • Compliance with OJK regulations and other applicable
provisions
Laporan-laporan ini dapat diakses oleh publik melalui situs These reports are accessible to the public through the Bank’s
web resmi Bank Sulselbar dan disampaikan kepada pemegang official website and are also presented to shareholders at the
saham dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). General Meeting of Shareholders (GMS).
Siaran Pers dan Media Massa
Sepanjang tahun 2025, Bank Sulselbar aktif menunjukkan Press Releases and Mass Media
komitmennya dalam membangun sinergi, meningkatkan Throughout 2025, Bank Sulselbar actively demonstrated its
pelayanan publik, serta menjunjung tinggi tata kelola commitment to building synergy, enhancing public services, and
perusahaan yang baik. upholding good corporate governance.
Beberapa momen penting yang menjadi sorotan media Several key highlights covered by the media include:
antara lain: a. Signing of a Joint Statement on Strategic Partnership for the
a. Penandatanganan Pernyataan Besama Kemitraan Expansion of Rupiah CBP in South Sulawesi
Strategis Perluasan CBP Rupiah di Sulawesi Selatan
BANK SULSELBAR 621
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 622
b. Rekor MURI Transaksi QRIS Terbanyak di ajang Minum b. MURI Record for the Highest Number of QRIS Transactions
Kopi Gula Aren Peserta Terbanyak pada Festival Pinisi at the “Palm Sugar Coffee Festival” during the Pinisi Festival
Kab. Bulukumba Tahun 2025 in Bulukumba Regency 2025
c. Juara 1 Gerak Syariah Award kategori PUJK Syariah c. 1st Place Gerak Syariah Award – Most Viral Sharia Financial
Literasi Terviral tahun 2025 di Jakarta oleh Otoritas Jasa Literacy Category (2025, Jakarta) by the Financial Services
Keuangan Pusat Authority
d. Juara 2 Gerak Syariah Award kategori PUJK Syariah d. 2nd Place Gerak Syariah Award – Most Active Sharia
Literasi Teraktif tahun 2025 di Jakarta oleh Otoritas Jasa Financial Literacy Category (2025, Jakarta)
Keuangan Pusat e. 2nd Place Gerak Syariah Award – Most Massive Sharia
e. Juara 2 Gerak Syariah Award kategori PUJK Syariah Financial Literacy Category (2025, Jakarta)
Literasi Termasif tahun 2025 di Jakarta oleh Otoritas f. 2nd Place Gerak Syariah Award – Highest Sharia Financial
Jasa Keuangan Pusat Inclusion Category (2025, Jakarta)
f. Juara 2 Gerak Syariah Award kategori PUJK Syariah g. 3rd Place Financial Award – Best School Program Category
Inklusi Tertinggi tahun 2025 di Jakarta by the Financial Services Authority
g. Juara 3 Penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan Pusat h. Best Performance Award for Mobile Banking 2024–2025 by
pada Financial Award Kategori PUJK dengan Sekolah INFOBANK and Marketing Research Indonesia (MRI)
Idaman Terbaik i. Best Performance Award for Customer Service BPD 2024–
h. Penghargaan Performa Terbaik Mobile Banking 2024- 2025 by INFOBANK and Marketing Research Indonesia
2025 yang diberikan oleh INFOBANK dan Marketing (MRI)
Research Indonesia (MRI)
i. Penghargaan Performa Terbaik Costumer Service For further information regarding Bank Sulselbar, the public and
BPD 2024-2025 yang diberikan oleh INFOBANK dan investors may contact:
Marketing Research Indonesia (MRI)
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Bank Sulselbar,
masyarakat umum dan investor dapat menghubungi:
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Bank Sulselbar,
masyarakat umum dan investor dapat menghubungi:
Sekretaris Perusahaan
Alamat kantor :
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Makasar 90125
Telp. +62411-859171
Fax. +62411-859464
Email : corporate.secretary@banksulselbar.co.id www.banksulselbar.co.id
622 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 623
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
KODE ETIK
Code of Conduct
Perseroan menanamkan nilai-nilai inti dan membangun The Company instills core values and builds a strong corporate
budaya yang kokoh melalui Pedoman Kode Etik sebagai culture through the Code of Conduct Guidelines as a commitment
komitmen untuk meningkatkan integritas karyawan dalam to enhancing employee integrity in implementing Good
menerapkan tata kelola perusahaan yang baik. Pedoman Corporate Governance (GCG). The Code of Conduct governs
Kode Etik ini mengatur tanggung jawab Perseroan, setiap the responsibilities of the Company, each individual within
individu di lingkungan Perseroan, serta pihak lain yang the organization, and other parties conducting business with
berbisnis dengan Perseroan, baik dalam hal etika berbisnis, the Company, covering business ethics, work ethics, and daily
etika kerja, maupun perilaku sehari-hari. Setiap karyawan conduct. All employees are expected to demonstrate behavior
diharapkan berperilaku yang mencerminkan nilai-nilai that reflects the Company’s values in achieving its vision and
Perseroan demi mewujudkan visi dan misinya. mission.
Etika kerja merupakan penjabaran prinsip-prinsip dasar Work ethics represent the translation of fundamental principles
perilaku pribadi dan profesional yang diharapkan dijalankan of personal and professional conduct expected to be upheld
oleh Jajaran Bank dalam melaksanakan tugasnya. Etika bisnis by all personnel in carrying out their duties. Business ethics
berisi prinsip moral terkait perilaku individu, perlindungan encompass moral principles related to individual conduct,
terhadap aset bank, dan penyelenggaraan bisnis, termasuk safeguarding of the Bank’s assets, and the conduct of business,
interaksi dengan para pemangku kepentingan. Hal ini menjadi including interactions with stakeholders. These principles form
dasar perilaku Jajaran Bank Sulselbar dalam menjalankan the foundation of behavior for Bank Sulselbar personnel and
aktivitas bisnis, dan merupakan standar perilaku yang harus serve as standards of conduct applicable at all organizational
diterapkan oleh seluruh level organisasi. levels.
Pernyataan Kode Etik Manajemen Statement of the Code of Conduct
Bank Sulselbar
Setiap tahun, Pengurus dan Pegawai Bank Sulselbar Each year, the management and employees of Bank Sulselbar
diwajibkan untuk membuat pernyataan tentang Kode are required to sign a statement of compliance with the Bank
Etik Bank Sulselbar yang diatur dalam Buku Pedoman Sulselbar Code of Conduct, as stipulated in the Company Policy
Perusahaan (BPP) Kode Etik Bank Sulselbar berdasarkan SK Manual (BPP) based on Board of Directors Decree No. SK/199/
Direksi No. SK/199/DIR/X/2018 dan Peraturan Direksi No. DIR/X/2018 and Directors Regulation No. 001/Dir/DSDM-TK/
001/Dir/DSDM-TK/PBS/2015 tanggal 14 November 2018. PBS/2015 dated 14 November 2018. All members of the Board
Seluruh anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, anggota of Commissioners, Board of Directors, Committee members,
Komite, pekerja tetap, pekerja kontrak, serta tenaga permanent employees, contract employees, and outsourced
outsourcing harus mematuhi dan melaksanakan Kode Etik personnel are required to comply with and implement the Code
Bank sesuai dengan ketentuan yang berlaku. of Conduct in accordance with applicable provisions.
Pokok-Pokok Kode Etik Key Principles of the Code of Conduct
Kode Etik diatur dalam Surat Keputusan Direksi Nomor The Code of Conduct is regulated under Board of Directors
SK/55/DIR/IV/2012 Tanggal 20 April 2012 tentang Decree No. SK/55/DIR/IV/2012 dated 20 April 2012 concerning
Pedoman Fungsi Kepatuhan, yang berisi: Compliance Function Guidelines, which includes:
1. Lima Pilar Budaya Kerja Bank Sulselbar. 1. Five Pillars of Work Culture
2. Perilaku Pegawai 2. Employee Conduct
a. Pegawai diwajibkan melaksanakan tugas dan a. Employees are required to perform their duties sincerely
kewajiban dengan tulus ikhlas berdasarkan iman dan and responsibly, guided by faith and devotion to God
takwa kepada Tuhan YME. Almighty.
BANK SULSELBAR 623
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 624
b. Pegawai harus menjunjung tinggi dan mentaati kode b. Employees must uphold and comply with the Indonesian
etik bankir Indonesia dalam pelaksanaan tugasnya. Bankers’ Code of Conduct in carrying out their duties.
c. Pegawai harus tanggap terhadap permintaan pasar c. Employees must be responsive to market demands and
dan berorientasi pada pembangunan nasional. oriented toward national development.
d. Pegawai berusaha memberikan layanan unggul d. Employees strive to provide excellent service through a
dengan pendekatan yang bersahabat kepada mitra friendly approach to business partners.
usahanya. e. Employees must work based on priorities and plans with
e. Pegawai harus bekerja berdasarkan prioritas dan realistic quality standards.
rencana dengan standar mutu kerja yang realistis. f. Employees must be attentive to all issues within their
f. Pegawai harus peduli terhadap semua permasalahan respective work units.
di unit kerjanya. g. Employees must implement embedded supervision and
g. Pegawai harus melaksanakan pengawasan melekat follow up on its outcomes.
dan menindaklanjuti hasilnya. h. Employees must perform their duties with initiative,
h. Pegawai harus melaksanakan tugas dengan penuh take responsibility for the quality of their work, and
inisiatif dan bertanggung jawab atas mutu hasil continuously enhance professionalism.
kerjanya, serta terus meningkatkan profesionalisme. i. Employees must communicate openly, fostering mutual
i. Pegawai harus berkomunikasi terbuka dengan saling improvement (asah), mutual respect (asih), and mutual
mengingatkan (asah), saling menghargai (asih), dan guidance (asuh).
saling membimbing (asuh). j. Employees must carry out their duties with a spirit of
j. Pegawai harus melaksanakan tugas dengan semangat teamwork.
kebersamaan.
3. Etika Kerja 3. Work Ethics
a. Mematuhi dan taat pada ketentuan perundang- a. Comply with applicable laws and regulations.
undangan yang berlaku. b. Maintain accurate records of all transactions related to
b. Melakukan pencatatan yang benar mengenai semua banking activities.
transaksi yang berkaitan dengan kegiatan bank. c. Avoid unfair competition.
c. Menghindari persaingan tidak sehat. d. Do not misuse authority for personal gain.
d. Tidak menyalahgunakan wewenang untuk e. Avoid involvement in decision-making where conflicts of
kepentingan pribadi. interest exist.
e. Menghindari keterlibatan dalam pengambilan f. Maintain confidentiality of the Bank and customer
keputusan jika terdapat benturan kepentingan. information.
f. Menjaga kerahasiaan bank dan nasabah. g. Consider the potential adverse impact of each Bank
g. Memperhitungkan dampak merugikan dari setiap policy on economic, social, and environmental conditions.
kebijakan bank terhadap keadaan ekonomi, sosial, h. Do not accept gifts or compensation for personal or
dan lingkungan. family enrichment.
h. Tidak menerima hadiah atau imbalan untuk i. Do not engage in misconduct that may damage
memperkaya diri dan keluarga. professional reputation.
i. Tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat
merugikan citra profesinya.
4. Etika Jabatan Direksi 4. Code of Conduct for the Board of Directors
a. Etika Keteladanan. a. Ethics of exemplary conduct
b. Etika Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang- b. Compliance with laws and regulations
undangan. c. Transparency and confidentiality of information
c. Etika terkait keterbukaan dan kerahasiaan informasi. d. Corporate opportunity ethics
d. Etika terkait peluang Perseroan. e. Personal gain ethics
e. Etika terkait keuntungan pribadi. f. Conflict of interest ethics
f. Etika terkait benturan kepentingan. g. Anti-bribery ethics
g. Etika terkait penyuapan. h. Prudential principles ethics
h. Etika terkait prinsip kehati-hatian.
5. Etika Jabatan Dewan Komisaris 5. Code of Conduct for the Board of Commissioners
a. Etika terkait keteladanan. a. Ethics of exemplary conduct
b. Etika terkait kepatuhan terhadap peraturan b. Compliance with laws and regulations
perundang-undangan.
624 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 625
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
c. Etika terkait keterbukaan dan kerahasiaan informasi. c. Transparency and confidentiality of information
d. Etika terkait peluang Perseroan. d. Corporate opportunity ethics
e. Etika terkait benturan kepentingan. e. Conflict of interest ethics
f. Etika terkait penyuapan. f. Anti-bribery ethics
g. Etika terkait prinsip kehati-hatian. g. Prudential principles ethics
Penyebarluasan Kode Etik
Dalam rangka sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai Kode
Dissemination of the Code of Conduct
Etik, Bank Sulselbar telah membuat Buku Pedoman In order to socialize and internalize the values of the Code of
Perusahaan (BPP) Kode Etik Bank Sulselbar berdasarkan Conduct, Bank Sulselbar has developed the Company Policy
SK Direksi No. SK/199/DIR/X/2018 tanggal 14 November Manual (BPP) for the Code of Conduct based on Board of
2018, yang telah disampaikan kepada seluruh Insan Bank Directors Decree No. SK/199/DIR/X/2018 dated 14 November
Sulselbar. Selain itu, sosialisasi Kode Etik juga dilakukan 2018, which has been distributed to all Bank Sulselbar personnel.
secara berkala melalui pelatihan GCG dan Kode Etik bagi In addition, the Code of Conduct is regularly socialized through
pegawai Bank Sulselbar, baik pegawai baru maupun lama, GCG and Code of Conduct training for both new and existing
serta pengarahan dari atasan. Akses terhadap Kode Etik employees, as well as through managerial briefings. Access to the
Bank Sulselbar dapat diperoleh melalui website perusahaan Code of Conduct is available via the Company’s official website:
www.banksulselbar.co.id. www.banksulselbar.co.id.
Upaya Penerapan dan Penegakan
Kode Etik Implementation and Enforcement of the
Implementasi kode etik adalah kewajiban bagi pengurus
Code of Conduct
dan pegawai Bank. Kode etik ini akan selalu dijadikan The implementation of the Code of Conduct is mandatory for all
pedoman dalam penyusunan kebijakan, manual/prosedur, management and employees. The Code of Conduct serves as a
maupun praktik manajemen. Bank Sulselbar secara berkala reference in the formulation of policies, manuals/procedures, and
melakukan pemantauan kepatuhan terhadap Kode Etik. management practices. Bank Sulselbar periodically monitors
Untuk membangun komitmen penerapan kode etik, seluruh compliance with the Code of Conduct. To strengthen commitment,
pengurus dan pegawai akan menerapkan kode etik dengan all management and employees are required to consistently
konsisten, yang didokumentasikan melalui penandatanganan implement the Code of Conduct, documented through the signing
Pakta Integritas atau Pernyataan Sikap Insan Bank Sulselbar of an Integrity Pact or Statement of Commitment to the Code of
tentang penerapan Kode Etik. Pakta Integritas ini berlaku Conduct. This Integrity Pact remains valid until the individual is
hingga yang bersangkutan tidak aktif bekerja di Bank no longer employed by Bank Sulselbar.
Sulselbar.
Jenis Sanksi Pelanggaran Kode Etik Types of Sanctions for Code of Conduct
Menjaga dan mempertahankan integritas pribadi dan
Violations
profesional, serta etika, termasuk kepercayaan, kejujuran, Maintaining personal and professional integrity, as well as ethical
moralitas, objektivitas, kewajaran, dan penghormatan values including trust, honesty, morality, objectivity, fairness,
terhadap sesama, baik di tempat kerja maupun di luar tempat and mutual respect, both within and outside the workplace, is
kerja, adalah hal mendasar untuk keberhasilan Perseroan fundamental to the Company’s long-term success. Therefore, any
yang berkesinambungan. Oleh karena itu, setiap pelanggaran violations will be subject to sanctions, including: dissatisfaction
akan ditindaklanjuti dengan memberikan sanksi, antara lain: statements, coaching warnings, SP1, SP2, SP3, and demotion/
pernyataan tidak puas, peringatan pembinaan, SP1, SP2, job grade reduction.
SP3, dan penurunan jabatan/job grup.
BANK SULSELBAR 625
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 626
Sanksi Periode 2024-2025
Jumlah Total
No. Jenis Sanksi 2024 2025 Type of Sanction
1 Pembinaan 5 4 Coaching
2 Teguran Lisan 0 0 Verbal Rebuke
3 Peringatan Tertulis/PMP 0 9 Written Warning/PMP
4 Teguran Tertulis/PTP 4 32 Written Reprimand/PTP
5 Demosi 3 1 Demotion
6 PHK-Fraud 4 10 Layoffs-Fraud
8 PHK-Ditahan Pihak Berwajib 0 0 Layoffs-Detained by the Authorities
Jumlah 16 56 Total
Tren Kenaikan 33,33% 71,43% Uptrend
Kecenderungan Pelanggaran Kode Trend of Code of Conduct Violations
Etik
Pada tahun 2025, terjadi peningkatan signifikan sebesar In 2025, there was a significant increase of 71.43% in Code of
71,43% dalam pelanggaran kode etik oleh pegawai Bank Conduct violations by Bank Sulselbar employees compared to
Sulselbar dibandingkan tahun 2024. Total pelanggaran yang 2024. The total number of violations recorded in 2025 was 56
tercatat pada tahun 2025 adalah sebanyak 56 kasus. cases.
626 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 627
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
KEBIJAKAN PEMBERIAN KOMPENSASI JANGKA
PANJANG BERBASIS KINERJA
Performance-Based Long-Term Compensation Policy
Bank Sulselbar adalah sebuah Perseroan Terbatas yang Bank Sulselbar is a privately held limited liability company and
bersifat tertutup, sehingga tidak memiliki program therefore does not implement any employee and/or management
kepemilikan saham untuk Pegawai dan/atau Manajemen share ownership programs, such as Employee Stock Ownership
(ESOP/MSOP). Plans (ESOP) or Management Stock Ownership Plans (MSOP).
WHISTLEBLOWING SYSTEM (WBS)
Whistleblowing System (WBS)
Dasar Pembentukan Basis for Establishment
Kebijakan Sistem Pelaporan Pelanggaran atau Whistleblowing The Company’s Whistleblowing System (WBS) policy is guided
System (WBS) Perseroan berpedoman pada Peraturan by Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 39/
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 39/POJK.03/2019 POJK.03/2019 dated December 19, 2019, concerning the
tanggal 19 Desember 2019 tentang Penerapan Strategi Implementation of Anti-Fraud Strategies for Commercial
Anti-Fraud Bagi Bank Umum. WBS Perseroan merupakan Banks. The Company’s WBS is part of its internal control system
bagian dari sistem pengendalian internal yang bertujuan aimed at preventing fraudulent practices, early detection, and
mencegah praktik penyimpangan, mendeteksi dini, dan prevention of fraud or violations. Furthermore, the WBS also
mencegah terjadinya penyimpangan atau pelanggaran. aims to gradually create an open, sincere, honest, and responsible
Selain itu, WBS juga bertujuan secara bertahap menciptakan work environment within the Company.
iklim kerja yang terbuka, tulus, jujur, dan bertanggung jawab
di Perseroan.
Keberadaan Sistem Pelaporan Existence of the Whistleblowing
Pelanggaran System
Pegawai dan pejabat Bank Sulselbar wajib melaporkan setiap Employees and officials of Bank Sulselbar are required to report
dugaan tindakan penyimpangan yang terjadi di lingkungan any suspected fraud within the Bank. The whistleblowing policy
Bank. Kebijakan whistleblowing diimplementasikan untuk is implemented to encourage and raise awareness among
memberikan dorongan dan kesadaran kepada pegawai dan Bank Sulselbar employees and officials to report fraud. Bank
pejabat Bank Sulselbar untuk melaporkan fraud yang terjadi. Sulselbar’s internal procedures and policies regarding the WBS
Prosedur dan kebijakan internal Bank Sulselbar terkait WBS are regulated in Board of Directors Circular Letter No. SK/008/
telah diatur dalam Surat Edaran Direksi Nomor SK/008/ DIR/K/XII/2018 dated December 19, 2018, concerning the
DIR/K/XII/2018 tanggal 19 Desember 2018 tentang Buku Company’s Whistleblowing System Guidelines.
Pedoman Perusahaan Whistleblowing System.
Pengelolaan WBS WBS Management
Bank Sulselbar memiliki Departemen Anti-Fraud dan tim Bank Sulselbar has an Anti-Fraud Department and a verification
verifikasi yang berada di bawah Divisi Audit Internal & Anti- team under the Internal Audit & Anti-Fraud Division, under the
Fraud dengan pengawasan dari Direktur Utama. supervision of the President Director.
BANK SULSELBAR 627
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 628
Untuk mendukung pelaksanaan sistem pelaporan dugaan To support the implementation of the reporting system for alleged
pelanggaran, petugas WBS bertanggung jawab untuk: violations, the WBS officer is responsible for:
1. Menerima dan memproses laporan WBS yang masuk. 1. Receiving and processing incoming WBS reports.
2. Memeriksa kebenaran data/informasi yang disampaikan 2. Verifying the accuracy of the data/information submitted by
pelapor. the reporter.
3. Membantu pengelola WBS dalam menjalankan aktivitas 3. Assisting the WBS manager in carrying out daily WBS
harian WBS. activities.
4. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan 4. Carrying out the duties and responsibilities assigned by the
pengelola WBS dalam rangka pengelolaan WBS. WBS manager regarding WBS management.
5. Mengelola email WBS sesuai perintah dan arahan dari 5. Managing the WBS email according to the instructions and
pengelola WBS dalam menerima laporan pengaduan directions of the WBS manager regarding receiving incoming
yang masuk. complaints.
6. Wajib menjaga kerahasiaan seluruh data dan informasi 6. Maintaining the confidentiality of all data and information
yang berkaitan dengan kegiatan pengelolaan WBS, related to WBS management activities, including the identity
termasuk identitas pelapor dan isi laporan yang diterima. of the reporter and the contents of the reports received.
7. Bertanggung jawab langsung kepada pengelola. 7. Directly responsible to management.
Pelapor dapat menyampaikan laporan secara lisan maupun Whistleblowers may submit verbal or written reports regarding
tertulis tentang dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh alleged violations committed by employees, the Board of
pegawai, Direksi, atau Dewan Komisaris kepada Divisi Audit Directors, or the Board of Commissioners to the Internal Audit
Internal dan Anti-Fraud. Apabila laporan diterima secara and Anti-Fraud Division. If a verbal report is received, it will be
lisan, laporan tersebut akan dicatat dalam buku registrasi, recorded in the registration book, and the reporter is requested
dan pelapor diminta untuk menyampaikan secara tertulis to submit it in writing through the channels provided by the
melalui saluran yang telah disediakan oleh Perusahaan. Company.
Penyampaian Laporan Pelanggaran Submitting Violation Reports
Dalam penyampaian laporan pelanggaran dan mekanisme To submit violation reports and follow-up mechanisms for fraud
tindak lanjut laporan fraud, Bank Sulselbar menerapkan reports, Bank Sulselbar implements a WBS mechanism where
mekanisme WBS di mana whistleblower dapat menyampaikan whistleblowers can report fraud cases through the following
pengungkapan kasus fraud melalui saluran atau media yang channels:
telah disediakan, yaitu melalui:
Telepon: 0411-859171 ext. 5503/5505 (DAI) Telephone: 0411-859171 ext. 5503/5505 (DAI)
Faksimili: 0411-8111915 Facsimile: 0411-8111915
Alamat: Address:
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Makassar - Sulawesi Selatan Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Makassar - South Sulawesi
Website: wbs.banksulselbar.co.id Website: wbs.banksulselbar.co.id
Perlindungan, Penghargaan, dan Protection, Rewards, and Sanctions for
Sanksi Bagi Whistleblower Whistleblowers
Perlindungan Bagi Pelapor Protection for Whistleblowers
Dalam melaksanakan WBS dan untuk mendorong keberanian In implementing the WBS and to encourage employees to report
pegawai melaporkan adanya pelanggaran, Bank menetapkan violations, the Bank has established a whistleblower protection
kebijakan perlindungan bagi pelapor yang meliputi: policy, which includes:
1. Jaminan kerahasiaan identitas pelapor dan perlindungan 1. Guaranteeing the confidentiality of the whistleblower’s
dari tindakan merugikan, seperti pemecatan tidak identity and protection from adverse actions, such as
adil, penurunan jabatan, intimidasi, pelecehan, atau unfair dismissal, demotion, intimidation, harassment, or
diskriminasi dalam berbagai bentuk. discrimination in various forms.
628 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 629
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
2. Jaminan keamanan pelapor dari catatan yang merugikan 2. Guaranteeing the whistleblower’s security from adverse
dalam data pribadi pegawai. records in the employee’s personal data.
Penghargaan Bagi Pelapor Rewards for Whistleblowers
Bank dapat memberikan penghargaan sesuai dengan The Bank may provide rewards, in accordance with Bank policy,
kebijakan Bank kepada pelapor atas terbuktinya laporan to whistleblowers who substantiate reports of alleged violations
dugaan pelanggaran yang mengakibatkan Bank terhindar that result in the Bank avoiding losses, both material and non-
dari kerugian, baik secara materi maupun non-materi. material. Reward proposals are submitted by the WBS manager
Usulan pemberian penghargaan diajukan oleh pengelola to the Board of Directors based on existing Bank policy.
WBS kepada Direksi berdasarkan kebijakan Bank yang ada.
Sanksi Bagi Pelapor yang Sanctions for Whistleblowers Who
Menyampaikan Laporan Palsu Submit False Reports
Pelapor yang mengirimkan laporan atau pengaduan palsu Whistleblowers who submit false or defamatory reports or
atau fitnah yang masuk dalam kategori tindak pidana complaints that constitute a criminal offense may be subject
dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan dan ketentuan to sanctions in accordance with applicable Bank rules and
yang berlaku di Bank serta dapat dilaporkan kepada aparat regulations and may be reported to law enforcement authorities.
penegak hukum.
Jenis Pelanggaran yang Dapat Types of Violations That Can Be
Dilaporkan Reported
Sistem Whistleblowing Bank Sulselbar dirancang untuk The Bank Sulselbar Whistleblowing System is designed to handle
menangani pengaduan atas berbagai pelanggaran yang complaints about various violations that fall into two main
mencakup dua kategori utama, yaitu fraud dan non-fraud. categories: fraud and non-fraud. Types of violations that can be
Jenis pelanggaran yang dapat dilaporkan meliputi: reported include:
1. Fraud 1. Fraud
Tindakan fraud mencakup berbagai jenis pelanggaran, Fraud acts encompass various types of violations, such as:
seperti: • Cheating and deception.
• Kecurangan dan penipuan. • Embezzlement of assets.
• Penggelapan aset. • Leakage of confidential bank information.
• Pembocoran informasi rahasia Bank. • Banking crimes.
• Tindak pidana perbankan. • Other violations equivalent to fraud in accordance with
• Pelanggaran lain yang setara dengan fraud sesuai laws and regulations.
peraturan perundang-undangan.
2. Non-Fraud 2. Non-Fraud
Non-fraud mencakup pelanggaran terhadap norma dan Non-fraud includes violations of norms and ethics, including:
etika, termasuk: • Abuse of authority or position.
• Penyalahgunaan kewenangan atau jabatan. • Actions that damage the bank’s reputation or good name.
• Tindakan yang merusak reputasi atau nama baik • Indecent acts, both inside and outside the bank.
Bank. • Harassment, drug use, and involvement in prohibited
• Perbuatan asusila, baik di dalam maupun di luar Bank. activities.
• Pelecehan, penggunaan narkoba, dan keterlibatan
dalam kegiatan yang dilarang.
BANK SULSELBAR 629
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 630
Selain itu, lingkup pengaduan yang ditindaklanjuti mencakup: In addition, the scope of complaints that are followed up
• Pelanggaran hukum, seperti pemalsuan tanda tangan, includes:
korupsi, dan perusakan barang. • Violations of the law, such as forged signatures,
• Pelanggaran etika, seperti benturan kepentingan atau corruption, and property damage.
tindakan yang bertentangan dengan pedoman etika • Ethical violations, such as conflicts of interest or actions
Bank. contrary to the Bank’s ethical guidelines.
• Pelanggaran akuntansi yang tidak sesuai dengan prinsip • Accounting violations that do not comply with applicable
akuntansi yang berlaku. accounting principles.
• Pelanggaran kebijakan operasional yang melanggar • Violations of operational policies that violate Bank
prosedur Bank. procedures.
• Kecurangan lain yang dapat mengakibatkan kerugian. • Other fraud that could result in losses.
• Bahaya keselamatan kerja yang mengancam karyawan • Occupational safety hazards that threaten Bank
Bank. employees.
Bank Sulselbar melalui sistem ini memastikan bahwa setiap Bank Sulselbar, through this system, ensures that every
pelanggaran yang dilaporkan ditangani secara profesional, reported violation is handled professionally, maintaining the
dengan menjaga kerahasiaan pelapor untuk mendorong confidentiality of the reporter to encourage courage in reporting
keberanian dalam melaporkan tindakan yang tidak sesuai. inappropriate actions.
Penanganan Pengaduan Complaint Handling
Kriteria Pelaporan penyampaian laporan dugaan Reporting Criteria: The reporter must provide information that
pelanggaran oleh pelapor harus memberikan informasi yang meets the following 5W+1H criteria:
memenuhi kriteria 5W+1H sebagai berikut: 1. What: Questions about the fraud or irregularities that
1. What (Apa): Pertanyaan tentang kecurangan occurred or indications of irregularities that can be revealed
atau penyimpangan apa yang terjadi atau indikasi from the initial information.
penyimpangan yang dapat diungkap dari informasi awal. 2. Who: Identifying the perpetrator and determining the
2. Who (Siapa): Mengidentifikasi siapa pelaku dan perpetrator’s position within the organizational structure,
menentukan posisi pelaku dalam struktur organisasi as well as their duties and authorities according to their
serta tugas dan wewenangnya sesuai deskripsi kerja. job description. It also determines which parties need to be
Juga ditentukan siapa pihak-pihak yang perlu diminta questioned or interviewed.
keterangan atau diwawancarai. 3. When: Identifying when the irregularities or fraud occurred.
3. When (Kapan): Mengidentifikasi kapan terjadinya 4. Where: Determining where the irregularities or fraud
penyimpangan atau kecurangan. occurred.
4. Where (Di mana): Menentukan tempat terjadinya 5. Why: Identifying the causes of the irregularities or fraud.
penyimpangan atau kecurangan. 6. How: Asking about the method or modus operandi of the
5. Why (Mengapa): Mengidentifikasi penyebab terjadinya irregularities or fraud and the actions of the parties involved.
penyimpangan atau kecurangan. With initial information, it is usually difficult to identify the
6. How (Bagaimana): Menanyakan bagaimana cara atau modus operandi, but it can be estimated based on the type of
modus operandi penyimpangan atau kecurangan irregularity or fraud.
tersebut dan tindakan pihak-pihak yang terlibat. Pada
informasi awal, biasanya sulit untuk mengidentifikasi
modus operandinya, tetapi dapat diperkirakan
berdasarkan jenis penyimpangan atau kecurangan.
630 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 631
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Alur WBS dalam Bentuk Flowchart
WBS Flowchart
Pelaporan Dalam Lisan
In-Oral Reporting
Analis/Adm. Anti Fraud Apabila belum memenuhi unsur 5w=1h
mencatat & meregristrasi maka akan dilakukan identifikasi
dengan pelapor Dan apabila telah dilakukan verifikasi tidak
Analyst / Adm. Anti Fraud memenuhi syarat maka akan disimpan
records & registers If it does not meet the 5w = 1h sebagai arsip
element, it will be done
identification with the reporter
Departemen Anti Fraud
melakukan Analisa dari
Hasil Laporan Apabila telah memenuhi unsur 5w=1H,
namun tanpa identitas pelapor maka dept.
the Anti-Fraud department Anti Fraud membuat laporan kepada
conducts an Analysis of the pemimpin Divisi Audit Intern untuk
Report Results records mendapat persetujuan atau
& registers proses tindak lanjut
Terhadap pelanggan yang memenuhi syarat Apabila tim verifikasi dibentuk dari Divison
maka Dept. Anti Fraud membuat memo yang audit Intern maka surat tugas
ditanda yangan pemimpin ditandatangani oleh Pemimpin Divison
Divisi Audit Intern ke direktur utama untuk Audit Intern dan apabila tim verifikasi
membentuk tim verifikasi sebagai proses dibentukdari unit kerja terkait maka
penelitian awal surat tugas ditandatangani
oleh Direktur Utama
setelah tim verifikasi bekerja lalu membuat
laporan ke Direktur utama apakah proses
tersebut di tingkatkan audit investigasi
atau berdasarkan rekomendasi tim
verifikasi dari disposisi direktur utama
Publikasi dan Sosialisasi Publication and Socialization
Bank wajib mempublikasikan dan mensosialisasikan The Bank is required to publish and socialize the Violation Report
Kebijakan Pengelolaan Laporan Pelanggaran kepada seluruh Management Policy to all employees of PT Bank Pembangunan
pegawai PT Bank Pembangunan Daerah Sulselbar serta para Daerah Sulselbar and stakeholders through company media such
pemangku kepentingan melalui media perusahaan seperti: as:
• Mencetak, mensosialisasikan, dan mendistribusikan • Printing, socializing, and distributing this policy document;
dokumen kebijakan ini; • Company website;
• Situs web perusahaan; • Internal employee forums;
• Forum internal pegawai; • PT Bank Pembangunan Daerah Sulselbar’s Anti-Fraud
• Aplikasi Strategi Anti Fraud PT Bank Pembangunan Strategy Application;
Daerah Sulselbar;
Jumlah Pengaduan dan Tindak Lanjut Number of Complaints and Follow-Up
Hingga akhir tahun 2025, tidak ada laporan pengaduan As of the end of 2025, no whistleblower reports of violations met
pelanggaran dari whistleblower yang memenuhi kriteria the criteria for follow-up.
untuk ditindaklanjuti.
BANK SULSELBAR 631
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 632
PENGADUAN STATUS
TAHUN JUMLAH SELESAI TIDAK DITERUSKAN
2023 16 16 -
2024 18 13 5
2025 14 14 -
MEDIA PELAPORAN
JENIS MEDIA 2025 2024 2023
Aplikasi 3 4 7
Laporan Eksternal - - -
Temuan Audit Umum 2 - 2
Email - 8 1
Surat 9 5 4
Telepon - - -
SMS/WA - 1 2
TOTAL 14 18 16
Sanksi/Tindak Lanjut Atas
Pengaduan yang Telah Selesai Sanctions/Follow-up on Complaints
Diproses Pada Tahun Buku Processed During the Fiscal Year
Sanksi yang diberikan oleh Perusahaan kepada karyawan The sanctions imposed by the Company on reported employees
yang dilaporkan mencakup kewajiban untuk mengganti include the obligation to compensate for losses caused by
kerugian yang disebabkan oleh kesalahan prosedur yang procedural errors committed by authorized employees and
dilakukan oleh pegawai dan pejabat yang berwenang. Dari officials. All reports received have been processed through
total laporan yang diterima, telah dilakukan pemrosesan investigative audits.
melalui audit investigasi.
632 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 633
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
PROGRAM ANTI KORUPSI
Anti-Corruption Program
Program dan Prosedur yang Programs and Procedures Implemented
Dilakukan Dalam Mengatasi Praktik to Address Corruption Practices,
Korupsi, Balas Jasa (Kickbacks), Kickbacks, Fraud, Bribery, and/or
Fraud, Suap dan/atau Gratifikasi Gratification
Pencegahan Praktik Korupsi Prevention of Corruption Practices
Bank Sulselbar telah menetapkan beberapa kebijakan Bank Sulselbar has established several policies related to anti-
terkait Pencegahan Korupsi, antara lain Penerapan Strategi corruption prevention, including the implementation of Anti-
Anti-Fraud, Perilaku Etika Kerja dan Bisnis (Code of Conduct), Fraud Strategies, Code of Conduct (ethical work and business
Pedoman Benturan Kepentingan, Corporate Culture, behavior), Conflict of Interest Guidelines, Corporate Culture,
Kebijakan Gratifikasi, Peraturan Disiplin Pegawai, Pedoman Gratification Policy, Employee Discipline Regulations, Market
Kode Etik Pasar, serta Pedoman Kewajiban Menjaga Code of Conduct Guidelines, and Guidelines on Confidentiality of
Kerahasiaan Data dan Informasi. Data and Information.
Tindakan yang dilakukan Bank Sulselbar untuk mengatasi Actions taken by Bank Sulselbar to address corruption-related
isu-isu praktik korupsi, khususnya dalam hal Benturan issues, particularly conflicts of interest, are regulated as follows:
Kepentingan, diatur sebagai berikut: 1. All parties, both employees and leaders, must comply with
1. Semua pihak, baik karyawan maupun pemimpin, harus the Code of Conduct.
mematuhi kode etik. 2. Maintain and safeguard the confidentiality of company
2. Menyimpan dan menjaga kerahasiaan informasi information.
perusahaan. 3. All levels of the Company are prohibited from giving or
3. Larangan bagi seluruh jajaran Perseroan untuk promising gratuities, either directly or indirectly, that are
memberikan atau menjanjikan gratifikasi, baik langsung considered bribes to civil servants or state officials, if such
maupun tidak langsung, yang dianggap sebagai suap gifts are related to their positions and conflict with their
kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara, jika obligations or duties.
pemberian tersebut berhubungan dengan jabatan dan 4. Prohibition on accepting or requesting gratuities that are
bertentangan dengan kewajiban atau tugasnya. considered bribes, either directly or indirectly, from any party
4. Larangan menerima atau meminta gratifikasi yang in order to influence the policies, decisions, or treatment
dianggap suap, baik langsung maupun tidak langsung, dari of Bank officials and employees in accordance with their
pihak manapun dalam rangka mempengaruhi kebijakan, positions, authority, and responsibilities.
keputusan, atau perlakuan pejabat dan pegawai Bank 5. Obligation to refuse gratuities that are considered bribes,
sesuai dengan jabatan, wewenang, dan tanggung jawab whether received directly or indirectly.
yang dimiliki.
5. Kewajiban menolak gratifikasi yang dianggap suap, baik
yang diterima secara langsung maupun tidak langsung.
Penerapan Strategi Anti-Fraud Implementation of Anti-Fraud Strategy
Penerapan Strategi Anti-Fraud yang dilakukan bank saat The Anti-Fraud Strategy implemented by the Bank refers
ini merupakan pelaksanaan dari Peraturan Otoritas Jasa to Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 39/
Keuangan (POJK) Nomor 39/POJK.03/2019 tanggal 19 POJK.03/2019 dated 19 December 2019 concerning Anti-Fraud
Desember 2019 tentang Penerapan Strategi Anti-Fraud Strategy Implementation for Commercial Banks, as well as Bank
bagi Bank Umum, serta Surat Edaran Bank Indonesia Nomor Indonesia Circular Letter No. 13/28/DPNP dated 9 December
BANK SULSELBAR 633
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 634
13/28/DPNP tanggal 9 Desember 2011 tentang Penerapan 2011. Through the Anti-Fraud Unit, the implementation of this
Strategi Anti-Fraud. Melalui unit Anti-Fraud, penerapan strategy reflects management’s commitment to controlling fraud,
Strategi Anti-Fraud diwujudkan oleh manajemen bank which is carried out through a fraud control system as part of the
sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mengendalikan Bank’s Internal Control System.
fraud, yang diterapkan dalam bentuk sistem pengendalian
fraud sebagai bagian dari sistem pengendalian internal bank.
Efektivitas pengendalian fraud dalam proses bisnis The effectiveness of fraud control in business processes is the
merupakan tanggung jawab Manajemen. Oleh karena itu, responsibility of Management. Therefore, a comprehensive
diperlukan pemahaman yang tepat dan menyeluruh tentang understanding of fraud is required to enable management to
fraud oleh Manajemen agar dapat memberikan arahan dan provide direction and foster awareness in controlling fraud risk.
menumbuhkan awareness untuk pengendalian risiko fraud The Anti-Fraud Strategy represents management’s commitment
pada bank. Strategi anti-fraud merupakan wujud komitmen to controlling fraud, requiring the allocation of sufficient
manajemen bank dalam mengendalikan fraud yang resources to ensure that the fraud control system is implemented
diterapkan dalam bentuk sistem pengendalian fraud. Strategi effectively and sustainably.
ini menuntut manajemen untuk mengerahkan sumber daya
agar sistem pengendalian fraud dapat diimplementasikan
secara efektif dan berkesinambungan.
Strategi Anti-Fraud merupakan bagian dari kebijakan The Anti-Fraud Strategy is part of the Bank’s strategic policies in
strategi Bank dalam mengendalikan fraud yang dirancang controlling fraud, designed based on fraud occurrence processes,
dengan mengacu pada proses terjadinya fraud, dengan with a comprehensive and integrated approach to potential
memperhatikan jangkauan dari potensi fraud yang fraud risks, and implemented through a structured fraud control
disusun secara komprehensif dan integralistik, serta system.
diimplementasikan dalam bentuk sistem pengendalian fraud.
Penerapan Strategi Anti-Fraud mencakup empat pilar, yaitu: The implementation of the Anti-Fraud Strategy consists of four
a. Pilar Pertama Pencegahan pillars, namely:
Pilar pencegahan memuat perangkat-perangkat yang a. First Pillar: Prevention
ditujukan untuk mencegah dan mengurangi potensi The prevention pillar comprises tools designed to prevent and
terjadinya fraud, yang mencakup reduce the potential occurrence of fraud, including:
- Anti Fraud Awareness adalah upaya untuk - Anti-Fraud Awareness is an effort to raise awareness
menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya of the importance of fraud prevention among all
pencegahan fraud oleh seluruh pihak terkait baik relevant parties, including the Board of Directors,
Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah Board of Commissioners, Sharia Supervisory Board, and
dan Pegawai termasuk Nasabah/Debitur Employees, including Customers/Debtors.
- Identifikasi Kerawanan Pemetaan profil risiko disetiap - Vulnerability Identification: Mapping risk profiles across
aktivitas operasional produk dan jasa maupun disetiap every operational activity, product and service, and across
Unit Kerja sebagai sistem untuk mengidentifikasi each Work Unit, as a system for identifying inherent
risiko yang melekat disetiap aktifivitas operasional risks in each Bank’s operational activities (identifying
Bank (identifikasi kerawanan & jenis aktivitas berisiko vulnerabilities and types of high-risk activities) and
tinggi) dan mengidentifikasi kelemahan pengendalian identifying internal control weaknesses that could
intern yang berpotensi merugikan Bank dalam potentially harm the Bank, in order to foster a culture of
rangka menumbuhkan budaya peduli terhadap risiko, risk awareness. This risk profile mapping is continuously
Pemetaan profil risiko tersebut senantiasa dikinikan updated and evaluated as a control function for these
dan dievaluasi sebagai fungsi pengendalian/kontrol risks, particularly regarding the risk of fraud, both existing
terhadap risiko tersebut, khususnya terkait risiko and potential future fraud, within an activity. This risk
terjadinya fraud baik yang telah terjadi maupun profile mapping is documented and communicated to all
yang mungkin akan terjadi dalam suatu aktivitas. levels of the organization on an ongoing basis.
634 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 635
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Pemetaan profil risiko tersebut didokumentasikan - The function and role of Internal and External Audits in
dan disampaikan kepada seluruh tingkatan jenjang fraud prevention are crucial. Internal and/or External
organisasi secara berkesinambungan. Audit Reports on the implementation of business
- Fungsi dan peranan Audit Intern maupun Ekstern activities and operations at all levels of the organization
dalam rangka pencegahan fraud sangatlah penting, provide crucial and valuable information for correcting
Laporan Hasil Audit Intern dan/atau Ekstern terhadap existing weaknesses and preventing fraud.
pelaksanaan kegiatan usaha dan operasional seluruh - Signing an Employment Agreement and Statement of
jenjang organisasi merupakan informasi yang penting Commitment is a form of fraud prevention. It serves as a
dan berharga dalam melakukan perbaikan terhadap warning to every employee (prospective employee) that
kelemahan-kelemahan yang ada guna mencegah if fraudulent activity results in losses, they are obligated
terjadinya fraud to compensate for those losses and provides a guarantee/
- Penandatanganan Perjanjian Kerja dan Pernyataan certainty to the Bank that, should losses arise due to
Kesanggupan merupakan salah satu bentuk fraud, there is a party responsible for compensation.
pencegahan fraud, dimana hal tersebut memberikan - The Employee (prospective employee) signs an Indefinite-
peringatan kepada setiap Pegawai (Calon Pegawai) Term Employment Agreement (PKWTT) with the
bahwa ketika melakukan fraud yang menimbulkan Board of Directors or Executive Officer in charge of
kerugian maka mempunyai kewajiban untuk HR (appointed as a representative and authorized by
mengganti kerugian tersebut dan memberikan the Board of Directors). The Employment Agreement
garansi/kepastian bagi Bank bahwa ketika timbul regulates the work requirements, rights, and obligations
kerugian atas perbuatan fraud terdapat pihak yang of each employee (prospective employee), including the
bertanggung jawab mengganti kerugian tersebut. obligation to compensate/recover any losses the Bank
- Penandatangan Perjanjian Kerja Waktu Tidak may incur due to fraud.
Tertentu (PKWTT) dilakukan Pegawai (Calon - Implementation of the Know Your Employee principle
Pegawai) dengan Direksi atau Pejabat Eksekutif in the context of fraud control from a Human Resources
yang membawahi bidang SDM (ditunjuk mewakili perspective.
& diberikan kewenangan oleh Direksi), dimana - Risk profile mapping for individual employees as a
Perjanjian Kerja tersebut mengatur persyaratan system to identify the inherent risks of each individual
kerja, hak dan kewajiban bagi setiap Pegawai (Calon employee, both related to the risk person and the control
Pegawai) termasuk kewajiban dalam mengganti/ environment within the work unit, where risks are
mengembalikan kerugian Bank akibat perbuatan measured from low to high.
fraud yang dilakukannya.
- Penerapan prinsip Know Your Employee dalam
rangka pengendalian fraud dari aspek Sumber Daya
Manusia.
- Pemetaan profile Risiko pada individu Pegawai
sebagai sistem untuk mengidentifikasi risiko yang
melekat disetiap individu masing-masing Pegawai
baik penyangkut Risk Person maupun lingkungan
pengendalian pada unit kerja dimana risiko diukur
dari Low s/d High.
b. Pilar Kedua Deteksi b. Second Pillar: Detection
Pilar deteksi memuat perangkat dalam The detection pillar includes mechanisms to identify and
mengidentifikasikan dan menemukan kejadian fraud, detect fraud events, including:
yang mencakup : - Complaint Handling Policies and Mechanisms /
- Kebijakan dan Mekanisme Penangan Pengaduan/ Whistleblowing System (WBS), established to facilitate
Whistleblowing SystemWhisteblowing system reporting of fraud incidents and to encourage awareness
dibentuk guna mempermudah pengaduan adanya among employees and bank officials to report such
kejadian fraud, memberikan dorongan/kesadaran incidents.
kepada Pegawai dan Pejabat Bank untuk melaporkan
kejadian fraud.
BANK SULSELBAR 635
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 636
- Tim Verifikasi, Dalam rangka mendukung Kebijakan - Verification Team, established by the Head of Internal
dan Mekanisme Whistleblowing, maka Pemimpin Audit & Anti-Fraud Division to support whistleblowing
Divisi Audit Internal & Anti Fraud membentuk Tim policies and ensure the accuracy and validity of reported
Verifikasi sebagai penanggungjawab dan memastikan fraud cases submitted by whistleblowers.
kebenaran laporan dugaan/sedang/terjadinya fraud - Surprise Audit, conducted particularly in high-risk or
yang disampaikan Pelapor (Whistleblower). vulnerable business/work units. The implementation
- Surprise Audit Kebijakan dan mekanisme surprise of surprise audits enhances employee vigilance in
audit dilakukan terutama pada Unit Bisnis/kerja yang performing their duties and responsibilities.
berisiko tinggi atau rawan terhadap terjadinya fraud, - Surveillance System, which involves testing or
pelaksanaan Surprise Audit dapat meningkatkan examination activities conducted without prior notice
kewaspadaan Pegawai dalam melaksanakan tugas or awareness of the parties being assessed, aimed at
dan tanggungjawabnya. monitoring and evaluating the effectiveness of Anti-
- Surveillance System merupakan suatu tindakan Fraud policies.
pengujian atau pemeriksaan yang dilakukan tanpa
diketahui atau disadari oleh pihak yang diuji atau
diperiksa dalam rangka memantau dan menguji
efektifitas kebijakan Anti Fraud.
c. Pilar Ketiga Investigasi, Pelaporan dan Sanksi c. The Third Pillar: Investigation, Reporting, and Sanctions
Pilar Investigasi, Pelaporan, Sanksi dan Pengembalian The Investigation, Reporting, Sanctions, and Recovery pillar
Kerugian (Recovery) memuat perangkat-perangkat yang includes tools aimed at gathering information, developing
ditujukan untuk menggali informasi, sistem pelaporan, reporting systems, imposing sanctions, and recovering losses
pengenaan sanksi dan pengembalian kerugian (recovery) arising from fraud incidents related to follow-up on reports of
yang timbul atas kejadian fraud terkait tindaklanjut atas suspected, ongoing, or past fraud.
laporan dugaan/sedang/telah terjadi fraud. - Investigative Audits are part of or an extension of
- Audit Investigasi merupakan bagian atau Operational Audits, conducted when fraud is suspected
pengembangan dari Audit Operasional yang to contain elements of banking crimes (tipibank) or other
dilakukan apabila terjadi dugaan fraud mengandung crimes that may result in legal proceedings.
unsur tindak pidana perbankan (tipibank) atau tindak - To effectively handle and follow up on fraud incidents,
pidana lainnya yang bermuara ke ranah hukum/ the Investigative Audit Report must be reported to both
persidangan. internal and external parties.
- Dalam rangka efektifitas penanganan dan tindak - To follow up on the Investigative Audit Report and create
lanjut kejadian fraud maka Laporan Hasil Audit a deterrent effect for perpetrators and parties involved/
Investigasi kejadian fraud, wajib dilaporkan kepada collaborating in fraud, sanctions and compensation
Pihak Internal maupun Eksternal demands must be applied transparently, consistently,
- Dalam rangka menindaklanjuti Laporan Hasil Audit and firmly, according to the severity of each party’s
Investigasi dan menimbulkan efek jera bagi Pelaku culpability. Sanctions and compensation are not only
maupun pihak yang terlibat/bekerjasama melakukan intended for the perpetrators of fraud but also for those
fraud maka pengenaan sanksi dan tuntutan ganti who collaborated or were directly or indirectly involved
kerugian wajib diterapkan secara transparan, in the fraud. The imposition of sanctions and/or demands
konsisten dan tegas sesuai tingkat bobot kesalahan for compensation are decided in an internal meeting of
masing-masing pihak. Pengenaan sanksi dan the Ethics Committee.
penggantian kerugian tidak hanya diperuntukkan
bagi Pelaku fraud akan tetapi juga kepada pihak yang
bekerjasama atau terlibat baik langsung maupun
tidak langsung atas perbuatan fraud tersebut.
Pengenaan sanksi dan/atau tuntutan ganti rugi
diputuskan dalam rapat internal Komite Etik
d. Pilar Keempat Pemantauan, Evaluasi Dan Tindak Lanjut d. Fourth Pillar: Monitoring, Evaluation, and Follow-up
Pilar Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut memuat The Monitoring, Evaluation, and Follow-up pillar contains
perangkat-perangkat yang ditujukan untuk memantau tools designed to monitor, evaluate, and follow-up on fraud
dan mengevaluasi serta menindaklanjuti penyelesaian incidents. Monitoring, evaluation, and follow-up on fraud
atas kejadian fraud. Pemantauan, evaluasi dan tindak
636 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 637
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
lanjut penyelesaian kejadian fraud akan dibahas dan incidents will be discussed and reviewed in an internal
dikaji dalam rapat internal Komite Kode Etik Dan Disiplin meeting of the Code of Conduct and Discipline Committee to
guna menentukan/menemukan solusi yang tepat dalam determine/find appropriate solutions to resolve and follow-
menyelesaikan dan menindaklanjuti setiap kejadian fraud. up on each fraud incident.
- Dalam rangka efektifitas penanganan dan tindak - To ensure effective handling and follow-up of fraud cases
lanjut penyelesaian serta memastikan pengembalian and to ensure recovery of losses arising from fraud, the
kerugian (recovery) yang timbul akibat perbuatan Internal Audit & Anti-Fraud Division monitors all fraud
fraud maka Divisi Audit Internal & Anti Fraud incidents. Monitoring is conducted periodically and
melakukan pemantauan terhadap seluruh kejadian continuously, whether daily, weekly, monthly, quarterly,
fraud. Pemantauan dilakukan secara berkala dan or annually, depending on the case and the type of fraud
berkesinambungan baik harian, mingguan, bulanan, handling.
triwulan dan tahunan tergantung kasus dan bentuk - Evaluations are conducted periodically and continuously
penanganan penyelesaian fraud tersebut. based on fraud data to identify weaknesses and causes
- Evaluasi dilakukan secara berkala dan of fraud, as well as necessary corrective measures and
berkesinambungan berdasarkan data fraud efforts, including strengthening the internal control
yang telah terjadi sehingga dapat diidentifikasi system to prevent recurrence of fraud due to similar
kelemahan dan penyebab terjadinya fraud serta weaknesses.
langkah dan upaya perbaikan yang diperlukan - Based on the results of the fraud evaluation, follow-
termasuk memperkuat sistem pengendalian intern up measures are required to correct weaknesses and
agar mencegah terulangnya kejadian fraud karena strengthen the internal control system to prevent
kelemahan yang serupa. recurrence of fraud due to similar weaknesses. Follow-
- Berdasarkan hasil evaluasi atas kejadian fraud maka up measures are not only intended to improve the
diperlukan langkah tindak lanjut dalam memperbaiki internal control system but also address unresolved fraud
kelemahan dan memperkuat sistem pengendalian incidents, particularly those involving unrecovered or
intern agar mencegah terulangnya kembali fraud unresolved Bank losses. Steps and efforts to follow up on
dikarenakan kelemahan yang serupa. Langkah each fraud incident are decided in internal meetings.
tindak lanjut tidak hanya diperuntukkan terhadap
perbaikan sistem pengendalian intern akan tetapi
juga terhadap kejadian fraud yang belum selesai
khususnya terhadap kerugian Bank yang belum
dikembalikan/diselesaikan. Langkah dan upaya dalam
menindaklanjuti setiap kejadian fraud diputuskan
dalam rapat internal.
Jumlah Kasus yang Dilakukan
Pengurus Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap/Pihak Eksternal
Internal Fraud dalam 1 tahun 2023 2025 2024 2025 2024 2025
Total Fraud - - 1 6 5 5
Telah diselesaikan - - 1 3 5 2
Dalam proses penyelesaian di internal bank - - - 2 -
1
Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum - - - 1 - 2
Sistem Manajemen Anti Penyuapan Anti-Bribery Management System
(SMAP) (ABMS)
Penyuapan adalah fenomena yang sering terjadi dalam Bribery is a common phenomenon in the banking industry
dunia perbankan dan dapat berdampak serius pada kinerja and may have a significant impact on the Bank’s performance.
bank. Oleh karena itu, Bank Sulselbar berkomitmen untuk Therefore, Bank Sulselbar is committed to preventing bribery
mencegah penyuapan dengan menerapkan ISO 37001 through the implementation of ISO 37001 Anti-Bribery
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Management System (ABMS).
BANK SULSELBAR 637
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 638
Implementasi ISO 37001 SMAP di Bank Sulselbar dilakukan The implementation of ISO 37001 ABMS at Bank Sulselbar is
melalui langkah-langkah berikut: carried out through the following measures:
a. Menyiapkan rancangan dan penerapan sistem a. Preparing the design and implementation of the anti-bribery
manajemen anti penyuapan; management system;
b. Menyediakan petunjuk dan panduan bagi personel b. Providing guidance and instructions to personnel regarding
mengenai sistem manajemen anti penyuapan dan isu-isu the anti-bribery management system and related issues;
terkait; c. Ensuring that the anti-bribery management system complies
c. Memastikan bahwa sistem manajemen anti penyuapan with the applicable standards;
memenuhi persyaratan standar; d. Reporting the performance of the anti-bribery management
d. Melaporkan kinerja sistem manajemen anti penyuapan system to the Supervisory Board (Board of Commissioners
kepada Dewan Pengarah (Dekom BSSB) dan Manajemen of BSSB), Top Management (Board of Directors of BSB), and
Puncak (Direksi BSB) serta fungsi kepatuhan lainnya; other compliance functions;
e. Fungsi kepatuhan anti penyuapan harus memiliki sumber e. Ensuring that the anti-bribery compliance function is
daya yang cukup dan ditugaskan kepada individu atau supported by adequate resources and assigned to individuals
kelompok yang memiliki kompetensi, status, tanggung or groups with appropriate competence, authority,
jawab, dan independensi yang sesuai. responsibility, and independence;
f. Pembentukan TIM FKAP ISO 37001 SMAP ditetapkan f. Establishing the ISO 37001 ABMS FKAP Team as approved
oleh Direksi (SK TIM FKAP terlampir dalam laporan ini). by the Board of Directors (Decree attached in this report).
Berkat langkah-langkah yang telah diambil, Bank Sulselbar Through these initiatives, Bank Sulselbar successfully obtained
berhasil memperoleh Sertifikat ISO 37001:2016 Sistem ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System (ABMS)
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dari Badan Sertifikasi Certification from a certification body on 6 June 2022. This
pada tanggal 6 Juni 2022. Dengan sertifikat ISO SMAP ini, certification is expected to:
diharapkan dapat: 1. Enhance awareness among management and employees
1. Meningkatkan kesadaran seluruh pengurus dan pegawai regarding bribery risks in business processes;
akan risiko penyuapan dalam proses bisnis Bank 2. Increase stakeholder and shareholder confidence in Bank
Sulselbar. Sulselbar’s services;
2. Meningkatkan kepercayaan stakeholder dan shareholder 3. Improve the Bank’s business performance.
terhadap layanan Bank Sulselbar.
3. Meningkatkan kinerja bisnis Bank Sulselbar.
Kebijakan Gratifikasi Gratification Policy
Bank Sulselbar menunjukkan komitmen yang kuat terhadap Bank Sulselbar demonstrates a strong commitment to the
penerapan tata kelola perusahaan yang baik melalui implementation of Good Corporate Governance (GCG) through a
pengendalian gratifikasi yang terstruktur dan efektif. structured and effective gratification control system. This policy
Kebijakan ini diatur dalam Surat Keputusan Direksi No. is governed under Board of Directors Decree No. SK/076/DIR/K/
SK/076/DIR/K/VI/2019 yang telah direvisi menjadi SK VI/2019, which has been revised into Decree No. SK/083/DIR/K/
Direksi No. SK/083/DIR/K/XI/2023 tentang BPP Sistem XI/2023 concerning the Company Policy Manual (BPP) on Anti-
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) PT Bank Sulselbar. Bribery Management System (ABMS) of PT Bank Sulselbar.
Ketentuan mengenai pengendalian dan pelaporan gratifikasi The provisions governing the control and reporting of gratification
bertujuan untuk mengatur jenis objek gratifikasi yang are intended to regulate the types of gratification that must
wajib dilaporkan, jenis objek gratifikasi yang tidak wajib be reported, the types of gratification that are exempt from
dilaporkan (dikecualikan), hak dan perlindungan pelapor, reporting, the rights and protection of whistleblowers, as well as
serta mekanisme pelaporan gratifikasi. the mechanisms for reporting gratification.
1. PT Bank Sulselbar menerapkan prinsip-prinsip Tata 1. PT Bank Sulselbar implements Good Corporate Governance
Kelola yang Baik dengan menjunjung tinggi etika bisnis, (GCG) principles by upholding high standards of business
sehingga memiliki reputasi yang baik. ethics, thereby maintaining a strong corporate reputation.
638 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 639
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
2. PT Bank Sulselbar memiliki pedoman pengendalian dan 2. PT Bank Sulselbar has established guidelines on gratification
pelaporan gratifikasi yang digunakan oleh seluruh jajaran control and reporting, which serve as a standard of conduct
sebagai standar perilaku. for all personnel.
3. PT Bank Sulselbar berkomitmen untuk mewujudkan 3. PT Bank Sulselbar is committed to fostering an anti-corruption
budaya anti korupsi dan menghindarkan tindakan culture and preventing fraudulent activities by creating an
kecurangan (fraud) dengan menciptakan lingkungan organizational environment that is aware, controlled, and
organisasi yang sadar dan terkendali dalam penanganan disciplined in managing gratification practices, thereby
praktik gratifikasi, sehingga prinsip keterbukaan dan strengthening the implementation of transparency and
akuntabilitas dalam kegiatan operasional dan bisnis accountability principles in daily operational and business
sehari-hari semakin terimplementasi. activities.
Sosialisasi Kebijakan Gratifikasi Socialization of Gratification Policy
Bank Sulselbar secara aktif melaksanakan sosialisasi Bank Sulselbar actively conducts socialization of its gratification
kebijakan gratifikasi kepada pihak internal dan eksternal. policy to both internal and external parties. These activities aim
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan to enhance awareness and understanding of the importance of
pemahaman semua pihak mengenai pentingnya gratification control as part of maintaining integrity, transparency,
pengendalian gratifikasi sebagai bagian dari upaya menjaga and professionalism within the Bank.
integritas, transparansi, dan profesionalisme di lingkungan
Bank Sulselbar.
Laporan Gratifikasi Tahun 2025 2025 Gratuity Report
Selama tahun 2025, tidak terdapat laporan penerimaan During 2025, there were no reports of gratuities received from
gratifikasi dari pihak manapun yang ditujukan untuk Direksi any party for the Board of Directors of Bank Sulselbar.
Bank Sulselbar.
No Unit Kerja Jumlah Nilai Keterangan Work unit
1 Direktur Utama Nihil Nihil Nihil President Director
2 Direktur Kredit & UMKM Nihil Nihil Nihil Credit & MSME Director
3 Direktur Operasional & Syariah Nihil Nihil Nihil Banking Operation & Sharia Director
4 Direktur Pemasaran dan Syariah Nihil Nihil Nihil Marketing and Sharia Direc-tor
5 Direktur Kepatuhan Nihil Nihil Nihil Compliance Director
Total Nihil Nihil Nihil Total
Pelatihan/Sosialisasi Anti Korupsi Anti-Corruption Training/Socialization
Kepada Karyawan for Employees
Sebagai bagian dari komitmen untuk membangun budaya As part of its commitment to fostering a work culture rooted
kerja yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi in integrity and free from corruption and fraud, Bank Sulselbar
maupun fraud, Bank Sulselbar secara aktif melaksanakan actively conducts anti-corruption training and awareness
pelatihan dan sosialisasi antikorupsi kepada seluruh programs for all employees. Throughout 2025, Bank Sulselbar
karyawan. Sepanjang tahun 2025, Bank Sulselbar telah organized 1 (one) Anti-Fraud training session aimed at various
mengadakan 1 (satu) kali pelatihan Antifraud yang ditujukan categories of employees, including new hires, interns, and branch
untuk berbagai kategori pegawai, mulai dari pegawai baru, office personnel.
pegawai magang, hingga pegawai kantor cabang.
BANK SULSELBAR 639
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 640
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman These activities aim to increase understanding and build
serta membangun kesadaran kolektif seluruh pegawai collective awareness among all employees so they can recognize,
agar mampu mengenali, mencegah, dan melaporkan prevent, and report any indication of irregularities. Outreach
setiap indikasi penyimpangan. Sosialisasi dilaksanakan sessions were conducted in stages, covering the anti-gratuity
secara bertahap dengan materi yang mencakup kebijakan policy, fraud reporting mechanisms, and the importance of all
antigratifikasi, mekanisme pelaporan fraud, serta pentingnya employees’ active role in maintaining the company’s reputation
peran aktif seluruh pegawai dalam menjaga reputasi dan and integrity.
integritas perusahaan.
Berikut adalah jadwal pelatihan yang telah diselenggarakan: The following is the schedule of training sessions:
Tanggal Target Pegawai | Employee Target
Selerah Budaya Sosialisasi Session Anti Gratifiaksi untuk Divisi Umum
25 November 2025
Cultural Appetite Anti-Gratification Socialization Session for the General Division
Pelatihan ini merupakan wujud nyata dari penerapan prinsip This training is a concrete manifestation of the implementation
Good Corporate Governance yang dijunjung tinggi oleh Bank of the principles of Good Corporate Governance which are
Sulselbar dalam menjalankan aktivitas perbankan secara upheld by Bank Sulselbar in carrying out banking activities
profesional dan bertanggung jawab. professionally and responsibly.
640 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 641
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
PENGELOLAAN LAPORAN HARTA KEKAYAAN
PENYELENGGARA NEGARA (LHKPN)
Management of State Officials’ Asset Disclosure Reports (LHKPN)
LHKPN atau Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara LHKPN (State Officials’ Asset Disclosure Report) is a mandatory
adalah laporan yang wajib disampaikan oleh penyelenggara report submitted by state officials regarding their assets at the
negara terkait harta kekayaan yang dimilikinya pada saat time of initial appointment, as well as upon transfer, promotion,
pertama kali menjabat, serta saat terjadi mutasi, promosi, and retirement.
dan pensiun. Kewajiban lain yang menyertai LHKPN adalah Other obligations associated with LHKPN include the
mengumumkan harta kekayaan dan bersedia untuk dilakukan requirement to publicly disclose assets and to be subject to
pemeriksaan terhadap harta tersebut. Tujuan dari pembuatan verification or examination of such assets. The purpose of
LHKPN adalah sebagai bagian dari wewenang Komisi LHKPN reporting is to support the authority of the Corruption
Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam melaksanakan langkah- Eradication Commission (KPK) in implementing preventive
langkah pencegahan terhadap tindak pidana korupsi, antara measures against corruption, including through registration and
lain melalui pendaftaran dan pemeriksaan LHKPN. examination of asset disclosures.
Definisi Penyelenggara Negara diatur dalam Pasal 1 butir The definition of a State Official is stipulated under Article 1
1 UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara point 1 of Law No. 28 of 1999 concerning State Administration
yang Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Menurut Free from Corruption, Collusion, and Nepotism. According to
undang-undang ini, Penyelenggara Negara mencakup this law, State Officials include individuals holding executive,
Pejabat Negara yang menjalankan fungsi eksekutif, legislatif, legislative, or judicial positions, as well as other officials whose
atau yudikatif, serta pejabat lain yang fungsi dan tugas primary duties and functions are related to state administration
pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara sesuai in accordance with applicable laws and regulations.
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Wajib Lapor LHKPN Mandatory LHKPN Reporting
Berdasarkan hukum tersebut, setiap Penyelenggara Negara Based on the regulation, all State Officials are required to be
diwajibkan untuk bersedia diperiksa mengenai kekayaannya, willing to have their assets examined before, during, and after
baik sebelum menjabat, selama menjabat, maupun setelah their term of office. Officials of Bank Sulselbar who are required
menjabat. Pejabat Bank Sulselbar yang diwajibkan untuk to submit LHKPN reports include:
menyampaikan LHKPN atau wajib lapor adalah sebagai 1. Board of Commissioners
berikut: 2. Board of Directors
1. Dewan Komisaris 3. Division Heads
2. Direksi 4. Branch Managers
3. Pemimpin Divisi 5. Other Officials
4. Pemimpin Cabang
5. Pejabat Lainnya
Transparansi LHKPN Pejabat Bank Transparency of LHKPN Reporting –
Sulselbar Tahun 2025 Bank Sulselbar Officials (2025)
Pada tahun 2025, telah disampaikan Laporan Harta In 2025, the submission of State Officials’ Asset Disclosure
Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) oleh Bank Reports (LHKPN) at Bank Sulselbar is as follows:
Sulselbar sebagai berikut:
BANK SULSELBAR 641
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 642
Lapor Belum Jumlah
Pejabat Report Not Yet Total % Official
Dewan Komisaris 3 0 3 100% Board of Commissioners
Direksi 5 0 5 100% Board of Directors
Pemimpin Divisi 16 0 16 100% Division Heads
Pemimpin Cabang 42 0 42 100% Branch Heads
Pejabat Lainnya 201 0 201 100% Other Officials
Total 267 0 267 100% Total
PEMBERIAN DANA KEGIATAN SOSIAL DAN ATAU POLITIK
Provision of Funds for Social and/or Political Activities
Uraian mengenai tanggung jawab sosial perusahaan akan The disclosure regarding the Company’s social responsibility
disampaikan dalam Laporan Berkelanjutan tahun 2025. will be presented in the 2025 Sustainability Report. Meanwhile,
Sementara itu, untuk pemberian dana kegiatan politik, Bank with respect to political contributions, Bank Sulselbar did not
Sulselbar tidak memberikan dana untuk kegiatan politik atau provide any funding for political activities or to political parties
kepada partai politik sepanjang tahun 2025. throughout 2025.
PENYEDIAAN DANA KEPADA PIHAK TERKAIT DAN
PENYEDIAAN DANA BESAR
Provision of Funds to Related Parties and Substantial Provision of Funds
Kebijakan Policy
Bank sangat berhati-hati dalam memberikan dana kepada The Bank exercises prudence in providing funds to related parties,
pihak terkait, sehingga proporsi kredit yang diberikan resulting in a relatively small proportion of credit extended
kepada pihak terkait dalam total kredit bank relatif kecil. to related parties compared to total loans. The application of
Prinsip kehati-hatian dalam penyediaan dana kepada pihak prudential principles in the provision of funds to related parties as
terkait serta penyediaan dana besar yang dilakukan bank well as large exposures is carried out in accordance with Financial
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor Services Authority Regulation No. 55/POJK.03/2016 dated 7
55/POJK.03/2016 tanggal 7 Desember 2016 tentang December 2016 concerning the Implementation of Corporate
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. Governance for Commercial Banks.
Secara umum, bank telah memiliki kebijakan mengenai In general, the Bank has established policies regarding the
penyediaan dana kepada pihak terkait yang disesuaikan provision of funds to related parties, which are aligned with
dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. applicable laws and regulations.
642 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 643
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Prosedur Procedures
Pelaksanaan penyediaan dana kepada pihak terkait dan/atau The implementation of fund provision to related parties and/
penyediaan dana besar (large exposures) wajib berpedoman or large exposures must comply with the regulations governing
pada ketentuan yang mengatur batas maksimum pemberian the Maximum Lending Limit (BMPK) for commercial banks, in
kredit (BMPK) bank umum sesuai dengan POJK No. 32/ accordance with Financial Services Authority Regulation No. 32/
POJK.03/2018 tentang Batas Maksimum Pemberian POJK.03/2018 concerning Maximum Lending Limit and Large
Kredit dan Penyediaan Dana Besar bagi Bank Umum serta Exposures for Commercial Banks, as well as the Bank’s internal
ketentuan internal bank. Dewan Komisaris bank wajib policies. The Board of Commissioners is required to approve any
memberikan persetujuan untuk penyediaan dana kepada provision of funds to related parties. Such transactions must be
pihak terkait. Transaksi tersebut harus dilaporkan kepada reported to the Financial Services Authority (OJK) and disclosed
OJK dan dilakukan keterbukaan informasi kepada publik to the public in accordance with POJK No. 42/POJK.04/2020
dengan mengacu pada POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang concerning Affiliated Transactions and Conflict of Interest,
Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan serta POJK as well as POJK No. 17/POJK.04/2020 concerning Material
No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Transactions and Changes in Business Activities.
Perubahan Kegiatan Usaha.
Dalam rentang waktu tahun 2025, bank tidak pernah During 2025, the Bank did not breach or exceed the Maximum
melanggar atau melampaui BMPK. Untuk pelaksanaan Lending Limit (BMPK). In fulfilling its reporting obligations,
kewajiban laporan, bank telah menyampaikan laporan the Bank has consistently submitted periodic reports to the
secara berkala kepada Otoritas Jasa Keuangan mengenai Financial Services Authority in a timely manner. The Maximum
BMPK tersebut secara konsisten dan tepat waktu. BMPK Lending Limit (BMPK) of Bank Sulselbar as of December 2025 is
Bank Sulselbar periode Desember 2025 dapat dilihat pada presented in the following table:
tabel berikut:
Batas Maksimum Pemberian Kredit
Maximum Lending Limit
Konvensional Syariah
Nominal (dalam jutaan Rp) Nominal (dalam jutaan Rp)
Nihil Nihil
Tabel di bawah ini menjelaskan penyediaan dana kepada The table below presents the provision of funds to related parties
pihak terkait maupun debitur individu dan grup di Bank as well as individual and group debtors at Bank Sulselbar as of
Sulselbar periode per Desember 2025: December 2025:
Jumlah
Total
Penyediaan Dana Debitur Nominal (dalam jutaan Rp)
No Provision of Funds Debtor Nominal (in million Rp)
1 Kepada Pihak Terkait Nihil Nihil
Kepada debitur inti :
Nihil Nihil
2 individu group
BANK SULSELBAR 643
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 644
RENCANA STRATEGIS
Strategic Plan
Rencana Strategis Bank disusun dengan mengacu pada The Bank’s Strategic Plan is prepared with reference to the
Corporate Plan Tahun 2026–2030 serta selaras dengan 2026–2030 Corporate Plan and aligned with the BPD-SI
Program Transformasi BPD-SI, sebagai pedoman Transformation Program, serving as an integrated guideline for
pengembangan usaha jangka pendek dan menengah short- and medium-term business development. In 2026, the
yang terintegrasi. Pada tahun 2026, arah strategis Bank Bank’s strategic direction is focused on four main initiatives. First,
difokuskan pada empat inisiatif utama. Pertama, sebagai as an Institution Collaborator, the Bank optimizes its captive
Institution Collaborator, Bank mengoptimalkan captive market market of civil servants (ASN) through the integration of payroll,
ASN melalui integrasi layanan payroll, kredit, dan tabungan, loan, and savings services, expands the integration of regional
memperluas integrasi pembayaran pelayanan daerah, payment services, and strengthens strategic synergy with regional
serta memperkuat sinergi strategis dengan badan usaha government-owned enterprises. Second, through the Digitally
milik pemerintah daerah. Kedua, melalui inisiatif Digitally Mature initiative, the Bank accelerates digital transformation
Mature, Bank mengakselerasi transformasi digital melalui through the development of digital products and processes,
pengembangan produk dan proses digital, penguatan strengthening data management, IT governance, as well as risk
manajemen data, tata kelola teknologi informasi, serta management and consumer protection. Third, under the Talent
manajemen risiko dan perlindungan konsumen. Ketiga, Driven framework, the Bank enhances human capital capability
dalam kerangka Talent Driven, Bank memperkuat kapabilitas through the establishment of a Corporate University, future
sumber daya manusia melalui pembentukan Corporate leadership development programs, and adaptive organizational
University, program pengembangan pemimpin masa depan, structure transformation. Fourth, as a Well-Governed Bank, the
dan transformasi struktur organisasi yang adaptif. Keempat, Bank strengthens compliance culture and governance through
sebagai Well-Governed Bank, Bank memperkuat budaya governance assurance and an integrated system of policies and
kepatuhan dan tata kelola melalui governance assurance procedures to support sound and sustainable growth.
serta sistem kebijakan dan prosedur yang terintegrasi untuk
mendukung pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
Kebijakan Manajemen Management Policy
Arah kebijakan Bank, baik jangka pendek (1 tahun) maupun The Bank’s policy direction, both short-term (1 year) and
jangka menengah (3 tahun) berpedoman pada Corporate Plan medium-term (3 years), refers to the 2026–2030 Corporate
tahun 2026–2030 dan sejalan dengan Program Transformasi Plan and aligns with the BPD-SI Transformation Program. The
BPD-SI. Arah kebijakan Bank tahun 2026 diuraikan dalam
Bank’s policy direction for 2026 is outlined in the 2026 Board of
Kebijakan Umum Direksi (KUD) Tahun 2026. Kebijakan
Directors General Policy (KUD), which focuses on four key areas
Umum Direksi (KUD) Tahun 2026 difokuskan pada 4 (empat)
as follows:
bidang, sebagai berikut
Arah kebijakan pada perspektif External
Arah kebijakan pada perspektif Financial yakni Stakeholders yakni Bank fokus untuk
bank fokus melakukan peningkatan keinerja meningkatkan layanan kepada nasabah,
keuangan agar tetap tumbuh positif dengan mendorong sinergi dan kolaborasi
fokus penguatan pada lini bisnis syariah, dan strategis untuk memperkuat ekosistem
devisa, serta tetap mempertimbangkan aspek ekonomi dan keuangan digital, mendukung
lingkungan dan sosial inklusi finansial, serta meningkatkan daya
saing secara berkelanjutkan
01 FINANCIAL 02 EXTERNAL STAKEHOLDERS
03 INTERNAL PROCESS 04 LEARNING & GROWTH
Arah kebijakan pada perspektif internal process Arah kebijakan pada perspektif Learning &
difokuskan pada digitalisasi produk, layanan Growth yakni bank fokus untuk meningkatkan
dan operasional untuk meningkatkan efisiensi kapabilitas dan kualitas organisasi melalui
dan daya saing, serta penguatan tata kelola, pengembangan talent Bank bidang digital,
manajemen risiko dan pengendalian internal
guna mendorong pertumbuhan bisnis yang syariah, dan devisa serta internalisasi budaya
prudent dan berkelanjutan perusahaan berkinerja tinggi
644 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 645
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Sasaran Strategis Strategic Objectives
Dalam rangka implementasi 4 (empat) arah kebijakan In implementing the four business policy directions for 2026, the
bisnis Bank tahun 2026, rencana strategis pelaksanaannya strategic execution plan is formulated into four Focus Initiatives
dirumuskan menjadi 4 (empat) Fokus Inisiatif, sebagai as follows:
berikut :
01 02 03 04
Institution Collabolator Digitaly Mature Talent Driven Well Governed
Memperkuat posisi Bank Membangun kapabilitas digital Mengembangkan SDM yang Melaksanakan prinsip tata
Sulselbar sebagai mitra utama dan tata kelola TI yang andal unggul, adaptif dan berdaya kelola yang baik, manajemen
institusi pemerintah dan k sebagai fondasi transformasi saing tinggi guna memastikan risiko, dan kepatuhan sebagai
orporasi di Sulawesi Selatan bisnis, mencakup penguatan kesiapan organisasi dalam fondasi keberlanjutan, dengan
dan Barat melalui optimasi infrastruktur, manajemen, data, menghadapi transformasi dan memperkuat budaya com-
layanan keuangan B2B, keamanan siber dan pengem- tantangan masa depan pliance, sistem pengawasan,
integrasi sistem pembayaran bangan layanan digital yang serta kebijakan terintegrasi
BUMD dan lembaga publik inovatif guna meningkatkan demi menjaga kepercayaan dan
untuk menciptakan ekosistem efisiensi dan nilai tambah bagi keberlanjutan bisnis Bank
keuangan daerah yang efisien nasabah
dan berkelanjutan
Langkah – langkah strategis dalam rangka pelaksanaan Strategic steps in implementing the strategic plan are as
rencana strategis sebagai berikut : follows:
1. Institution Collaborator 1. Institution Collaborator
a. Optimalisasi Captive Market yaitu melakukan a. Optimization of Captive Market by integrating payroll,
optimalisasi integrasi layanan payroll, kredit, dan loan, and savings services for civil servants (ASN) to
tabungan bagi ASN guna meningkatkan loyalitas enhance customer loyalty, service efficiency, and ASN
nasabah, efisiensi layanan, dan kontribusi segmen segment contribution to Bank performance;
ASN terhadap kinerja bank; b. Integration of Regional Payment Services by integrating
b. Mengintegrasikan Pembayaran Pelayanan Daerah various public payment services such as fines, property
melalui integrasi berbagai layanan pembayaran taxes (PBB), and other levies into the Bank Sulselbar
publik seperti denda, PBB, dan retribusi lainnya system as the primary payment channel, to strengthen
ke dalam sistem Bank Sulselbar sebagai channel the regional transaction ecosystem and increase
pembayaran utama, guna memperkuat ekosistem utilization of digital banking services;
transaksi daerah dan meningkatkan utilisasi layanan c. Building Synergy with Government-Owned Enterprises
digital bank; through expansion of cooperation schemes to strengthen
c. Membangun Sinergi dengan Usaha Milik Pemerintah the regional economic ecosystem.
yaitu perluasan kerjasama dengan usaha milik
pemerintah melalui skema strategis untuk
memperkuat ekosistem ekonomi daerah.
2. Digitally Mature 2. Digitally Mature
a. Pengembangan Digital Product & Process yaitu a. Digital Product & Process Development: developing
mengembangkan produk dan layanan digital digital products and services relevant to customer needs
yang relevan dengan kebutuhan nasabah and implementing technology to accelerate and simplify
serta mengimplementasikan teknologi untuk banking processes, thereby improving SLAs and overall
mempercepat dan menyederhanakan proses service quality.
perbankan, sehingga meningkatkan SLA dan kualitas
layanan secara keseluruhan.
BANK SULSELBAR 645
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 646
b. Memperkuat Manajemen Data yaitu membangun b. Strengthening Data Management: building a reliable
ekosistem data yang andal dan terintegrasi guna and integrated data ecosystem to support data-driven
mendukung proses pengambilan keputusan berbasis decision-making. This initiative encompasses data
data (data-driven decision making). Inisiatif ini governance, data security, and improving data quality,
mencakup tata kelola data, keamanan data, serta accuracy, and interoperability between units;
peningkatan kualitas, akurasi, dan interoperabilitas c. Optimizing Technology Governance: increasing the
data antarunit; effectiveness of IT governance systems through the
c. Mengoptimalkan Tata Kelola Teknologi yaitu development of a standardized technology architecture,
meningkatkan efektivitas sistem tata kelola TI policies for the use of new technologies, and strengthening
melalui penyusunan arsitektur teknologi yang the IT organizational structure in accordance with the
terstandardisasi, kebijakan penggunaan teknologi COBIT and TOGAF principles recommended by the
baru, serta penguatan struktur organisasi TI sesuai Financial Services Authority (OJK);
prinsip COBIT dan TOGAF yang disarankan oleh OJK; d. Strengthening IT Risk Management: developing an
d. Memperkuat Manajemen Risiko IT yaitu information technology risk management framework
mengembangkan kerangka kerja manajemen risiko that is adaptive to cyber threats, including regular
teknologi informasi yang adaptif terhadap ancaman assessments of system security, outsourcing
siber, termasuk penilaian berkala atas keamanan management, and strengthening business continuity
sistem, pengelolaan outsourcing, serta penguatan plans and cyber resilience;
business continuity plan dan cyber resilience; e. Strengthening IT Structure and Culture by aligning the
e. Memperkuat Tatanan Struktur & Budaya IT melalui organizational structure and culture with the needs
penataan struktur dan budaya organisasi agar selaras of digital transformation, including developing digital
dengan kebutuhan transformasi digital, termasuk human resources, digital leadership, and aligning
pengembangan SDM digital, digital leadership, serta business processes to be agile and oriented towards
penyelarasan proses bisnis agar agile dan berorientasi future technology capabilities;
pada kapabilitas teknologi masa depan; f. Improving Consumer Protection Implementation,
f. Meningkatkan Implementasi Perlindungan namely developing organizational capabilities to ensure
Konsumen yaitu mengembangkan kapabilitas comprehensive consumer data protection. This includes
organisasi untuk memastikan perlindungan data implementing policies, technology, and management
konsumen secara menyeluruh. Hal ini mencakup to secure and maintain the confidentiality of consumer
penerapan kebijakan, teknologi, dan pengelolaan, personal data, in line with applicable regulations and
untuk mengamankan, dan menjaga kerahasiaan data banking industry standards.
pribadi konsumen, sejalan dengan regulasi yang
berlaku dan standar industri perbankan.
3. Talent Driven 3. Talent Driven
a. Membangun Corporate University yang bertujuan a. Establishment of Corporate University as an in-house
sebagai in-house educational entity dan memberikan educational entity providing structured and on-
structural maupun on-demand training kepada divisi demand training for divisions, covering both hard skills
terkait, baik dalam topik hard-skill seperti product (e.g., product knowledge) and soft skills (e.g., service
knowledge maupun soft-skill seperti service excellence);
excellence; b. Development of Future Leaders Program conducted
b. Membangun Program Future Leaders yaitu annually to prepare future leaders across various levels
mencanangkan program pengembangan karyawan (officer, manager, senior manager);
Bank Sulselbar yang dilakukan per tahun untuk c. Organizational Structure Transformation through
mempersiapkan future leaders (berlaku di banyak phased implementation aligned with the Organizational
tingkatan: officer, manager, senior manager); Structure Roadmap, including adjustments to support
c. Transformasi Struktur Organisasi yaitu implementasi agile digital and IT teams.
dan penyesuaian Struktur Organisasi untuk
mendukung bisnis Bank yang akan dilakukan secara
bertahap sesuai Roadmap Struktur Organisasi;
termasuk penyesuaian struktur organisasi untuk
mendukung tim digital dan IT yang agile.
646 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 647
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
4. Well - Governed 4. Well-Governed
a. Memperkuat Compliance Culture melalui proses a. Strengthening Compliance Culture through periodic
assessment berkala terkait Governance Assurance, governance assurance assessments, establishment of
pembentukan tim Governance Assurance sebagai a Governance Assurance team as a compliance change
Change Agent Compliance Culture, dan pengukuran agent, and measurement of RBBR and GCG ratings;
b. Development of Integrated Policy & Procedure System
RBBR dan GCG rating;
through end-to-end design and implementation of an
b. Pengembangan Integrated Policy & Procedure System
integrated system serving as a knowledge bank and
yaitu melakukan perancangan dan penerapan
monitoring compliance between business processes and
integrated policy & procedure system secara end-to-
applicable policies.
end yang dapat menjadi knowledge bank terkait
kebijakan yang ada sekaligus memonitor kesesuaian
antara proses bisnis yang terimplementasikan
dengan kebijakan yang berlaku.
Target Jangka Pendek Short-Term Targets
Target Strategis Strategic Targets
a. Target Strategis a. Strategic Targets
Kegiatan usaha Bank Sulselbar periode jangka pendek Bank Sulselbar’s short-term business activities are targeted
yang ditargetkan akan dilaksanakan dalam 1 (satu) tahun to be implemented within the next year, namely 2026, with
ke depan yaitu tahun 2026 dengan tema “Optimalisasi the theme “Optimizing Captive Markets and Organizational
Captive Market dan Kapabilitas Organisasi melalui Capabilities through Strengthening Governance and Digital
Penguatan Tata Kelola dan Transformasi Digital”. Target Transformation.” Bank Sulselbar’s short-term targets will
jangka pendek Bank Sulselbar akan fokus pada strategi focus on strategies that drive financial growth, improve
yang mendorong pertumbuhan financial, peningkatan external stakeholders, internal processes, and learning and
external stakeholders, internal process, dan learning and growth. The 2026 strategic plan is as follows:
growth. Rencana strategis tahun 2026, sebagai berikut:
1) Financial 1) Financial
a) Pertumbuhan Berkualitas a) Quality Growth
1. CAR: 25% - 27% 1. CAR: 25% - 27%
2. ROA: 2,35% - 2,50% 2. ROA: 2,35% - 2,50%
3. ROE: 13% - 16% 3. ROE: 13% - 16%
4. BOPO: 74% - 76% 4. BOPO: 74% - 76%
5. LDR: 100% - 105% 5. LDR: 100% - 105%
6. NIM: 4,80% - 5,00% 6. NIM: 4,80% - 5,00%
7. CASA: 57% - 60% 7. CASA: 57% - 60%
8. NPL Gross: 2,50% - 2,75% 8. NPL Gross: 2,50% - 2,75%
9. RPIM: 63% - 65% 9. RPIM: 63% - 65%
10. LCR & NSFR: min. 100% 10. LCR & NSFR: min. 100%
11. gAset: 10% - 12% 11. gAset: 10% - 12%
12. gKredit: 10% - 12% 12. gKredit: 10% - 12%
13. gDPK: 12% - 14% 13. gDPK: 12% - 14%
14. Share Aset UUS: 15% 14. Share Aset UUS: 15%
b) Pertumbuhan Berkelanjutan b) Sustainable Growth
1. Pertumbuhan Market Share Kredit & DPK 1. Credit & Third Party Funds Market Share Growth
2. Kualitas Aset yang Terjaga 2. Maintaining Asset Quality
3. Memacu Pertumbuhan Dana Murah (CASA) 3. Encouraging Sustainable Low-Cost Funds (CASA)
Agar Tetap Sustain untuk Menjaga Cost of Growth to Maintain Cost of Funds
Fund
BANK SULSELBAR 647
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 648
4. Perluasan Ekosistem Syariah untuk 4. Expanding the Sharia Ecosystem to Optimize
Optimalisasi Aset UUS UUS Assets
5. Peningkatan Jumlah Fee Based Income melalui 5. Increasing Fee-Based Income through Digital
Digital Channel Channels
6. Creating new source of growth / Rencana 6. Creating New Sources of Growth / Bank Product
Penyelenggaraan Produk Bank (RPPB) Implementation Plan (RPPB)
7. Penguatan Strategi Bisnis untuk 7. Strengthening Business Strategy to Optimize the
mengoptimalkan Peran sebagai Bank Devisa Role of a Foreign Exchange Bank
2) External Stakeholders 2) External Stakeholders
a) Penguatan Daya Saing & Corporate Branding a) Strengthening Competitiveness & Corporate Branding
1. Optimalisasi Digital Channel dalam 1. Optimizing Digital Channels to Provide Seamless
Memberikan Solusi Digital yang Seamless Digital Solutions
2. Meningkatkan Implementasi Perlindungan 2. Improving the Implementation of Consumer
Konsumen Protection
3. Mempertahankan dan Mengoptimalkan 3. Maintaining and Optimizing Captive Markets
Captive Market b) Strategic Collaboration
b) Kolaborasi Strategis 1. Strategic collaboration to grow business
1. Kolaborasi strategis dalam rangka sustainably and prudently
menumbuhkan bisnis secara sustain dan 2. Synergy with Corporate Companies, Regional
prudent Governments, Regional Government Partners,
2. Sinergi dengan Perusahaan Korporasi, and Bank Partners
Pemerintah Daerah, Mitra PEMDA, dan Mitra
Bank
3) Internal Process 3) Internal Processes
a) Digitalisasi a) Digitalization
1. Mengembangkan Produk dan Layanan 1. Developing Digital Products and Services to
Digital untuk Optimalisasi Bisnis Bank Optimize Bank Business
2. Streamlining Proses Bisnis dan Perbaikan 2. Streamlining Business Processes and Process
Proses melalui Digitasi/Otomasi/Digitalisasi Improvement through Digitization/Automation/
3. Penguatan Kemampuan Teknologi untuk Digitalization
Meningkatkan Competitive Advantage 3. Strengthening Technological Capabilities to
b) Sharia Business Integrated Increase Competitive Advantage
1. Penguatan Pondasi Bisnis Syariah dalam b) Sharia Business Integration
rangka Perluasan Ekosistem Syariah 1. Strengthening the Foundation of Sharia Business
c) Penguatan Tata Kelola, Manajemen Risiko dan to Expand the Sharia Ecosystem
Pengendalian Internal c) Strengthening Governance, Risk Management, and
1. Transformasi Struktur Organisasi Internal Control
2. Mengelola Risiko pada Seluruh Aktifitas 1. Transforming the Organizational Structure
untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis 2. Managing Risks Across All Activities to Drive
secara Prudent Prudent Business Growth
3. Standarisasi Proses Bisnis untuk Menjaga 3. Standardizing Business Processes to Maintain
Kepatuhan terhadap Ketentuan dan Regulasi Compliance Compliance with Provisions and
serta Peningkatan Kualitas Pengendalian Regulations and Improving the Quality of
Internal Internal Control
4) Learning and Growth 4) Learning and Growth
a) Peningkatan Kapabilitas Sumber Daya Manusia a) Improving Human Resource Capabilities
1. Profesional Training Program 1. Professional Training Program
2. Membangun Konsep Corporate University 2. Building a Corporate University Concept
648 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 649
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
3. Evaluasi Talent Development Program 3. Evaluation of the Talent Development Program
b) Penguatan Corporate Culture b) Strengthening Corporate Culture
1. Strengthening Role Model Leader 1. Strengthening Role Model Leaders
2. Penguatan Budaya Kepatuhan dan Sadar 2. Strengthening a Culture of Compliance and Risk
Risiko Awareness
b. Target Finansial b. Financial Targets
Target finansial Bank Sulselbar tahun 2026 untuk Bank Sulselbar’s financial targets for 2026 for key financial
indikator– indikator keuangan utama, sebagai berikut : indicators are as follows:
Proyeksi
2025 growth 2026
Pos-pos Rp Juta % Rp Juta Rp Juta
Total Aset 35.397.142 4,77% 1.687.371 37.084.511 Total Assets
Asumsi pertumbuhan asset dipengaruhi pertumbuhan kredit
Asset growth is assumed to be influenced by credit and financing
dan pembiayaan yang posisinya terhadap total asset tahun 2026
growth, which accounts for 70.00% of total assets in 2026.
sebesar 70,00%.
Kredit & Pembiayaan 24.630.864 5,39% 1.328.539 25.959.403 Credit & Financing
Dana Pihak Ketiga 24.013.091 6,58% 1.580.009 25.593.100 Third Party Funds
Giro (Konsolidasi) 5.608.077 8,03% 450.228 6.058.305 Demand Deposits (Consolidated)
Tabungan (Konsolidasi) 8.124.336 8,02% 651.938 8.776.274 Savings Accounts (Consolidated)
Deposito (Konsolidasi) 10.280.678 4,65% 477.843 10.758.521 Deposits (Consolidated)
Laba Rugi Sebelum Pajak 847.201 0,28% 2.365 849.565 Profit and Loss Before Tax
Target laba tahun 2026 dioptimalkan untuk meraup potensi ceruk The 2026 profit target is optimized to capture the potential market
pasar yang masih tersedia. niche that is still available.
Target Jangka Menengah Medium-Term Targets
a. Optimalisasi Aset Syariah melalui Sistem Dual Banking a. Optimizing Sharia Assets through a Dual Banking Model and
Model dan Share Aset Unit Usaha Syariah terhadap a 22-25% share of Sharia Business Unit Assets to the parent
company;
induk sebesar 22 - 25%;
b. Increasing the Bank’s capital towards KBMI 2;
b. Peningkatan permodalan Bank menuju KBMI 2;
c. Establishing Bank Sulselbar’s Corporate University;
c. Pembangunan Corporate University Bank Sulselbar;
d. Strengthening digital banking, including through the
d. Penguatan perbankan digital salah satunya melalui development of New Mobile Banking;
pengembangan New Mobile Banking; e. Implementing Digitally Mature Banking through
e. Implementasi Digitally Mature melalui penguatan strengthening data management and optimizing IT
manajemen data serta optimalisasi tata kelola dan governance and risk management;
manajemen risiko IT; f. Establishing the Bank Sulselbar Innovation Center;
f. Mendirikan Innovation Center Bank Sulselbar; g. Establishing the Bank Sulselbar MSME Acceleration Center.
g. Mendirikan UMKM Acceleration Center Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR 649
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 650
BUYBACK SAHAM DAN BUYBACK OBLIGASI
Stock Buyback and Bond Buyback
Selama tahun 2025, Perseroan tidak melaksanakan buyback Selama tahun 2025, Perseroan tidak melaksanakan buyback
saham dan buyback obligasi. saham dan buyback obligasi.
TRANSAKSI YANG MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN
Transactions Containing Conflicts of Interest
Sepanjang tahun 2025, tidak ada benturan kepentingan yang Throughout 2025, there were no conflicts of interest involving
melibatkan manajemen perusahaan yang mengakibatkan company management that resulted in losses for the Bank.
kerugian bagi Bank.
PERSELISIHAN INTERNAL
Internal Disputes
Sepanjang tahun 2025, Bank Sulselbar tidak menghadapi Throughout 2025, Bank Sulselbar did not face any significant
perselisihan internal yang signifikan, termasuk intervensi internal disputes, including shareholder intervention regarding
dari pemegang saham terkait kebijakan remunerasi yang the implemented remuneration policy. Nevertheless, the
telah diterapkan. Meskipun demikian, pengawasan dan Company’s performance monitoring and evaluation continued in
evaluasi kinerja Perseroan tetap dilaksanakan sesuai dengan accordance with the provisions stipulated in the General Meeting
ketentuan yang ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang
of Shareholders (GMS).
Saham (RUPS).
PENCEGAHAN TRANSAKSI ORANG DALAM (INSIDER TRADING)
Prevention of Insider Trading
Insider trading adalah praktik ilegal yang dilakukan oleh Insider trading is an illegal practice carried out by individuals
individu yang memiliki akses ke informasi non-publik with access to non-public information regarding a company that
terkait perusahaan yang telah melakukan penawaran has conducted an initial public offering (IPO). This information
umum perdana (IPO). Informasi tersebut kemudian dijual is then sold for profit. The buying and selling of a company’s
untuk mendapatkan keuntungan. Kegiatan jual-beli efek securities, including but not limited to shares, rights (HMETD),
Perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada saham, hak bonds, and medium-term debt securities, by parties with
(HMETD), obligasi, dan surat utang jangka menengah oleh insider information (company internal parties), where the use
pihak-pihak yang memiliki Informasi Orang Dalam (Pihak of such insider information to seek profit in the capital market is
Internal Perseroan), di mana pemanfaatan Informasi Orang categorized as illegal.
Dalam tersebut untuk mencari keuntungan di pasar modal
dikategorikan sebagai kegiatan ilegal.
Dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Law No. 8 of 1995 concerning Capital Markets (UUPM) clearly
Modal (UUPM), dinyatakan dengan jelas bahwa “orang states that “insiders in an issuer who possess information are
dalam di suatu emiten yang memiliki informasi dilarang prohibited from purchasing or selling securities of: (a) the issuer
650 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 651
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
melakukan pembelian atau penjualan atas efek: (a) emiten or public company concerned, (b) other companies transacting
atau perusahaan publik yang bersangkutan, (b) perusahaan securities with the issuer concerned.”
lain yang bertransaksi efek dengan emiten bersangkutan.”
In addition, the prohibition on insider trading is also regulated
Selain itu, pelarangan insider trading juga diatur dalam in Law No. 30 of 1999 concerning Arbitration and Alternative
UU No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Dispute Resolution; Law No. 40 of 2007 concerning Limited
Penyelesaian Sengketa; UU No. 40 Tahun 2007 tentang Liability Companies; and OJK Regulation No. 31/POJK.04/2015
Perseroan Terbatas; Peraturan OJK No. 31/POJK.04/2015 concerning Disclosure of Material Information or Facts by
tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material Issuers or Public Companies; and OJK Circular Letter No. 32/
oleh Emiten atau Perusahaan Publik; dan Surat Edaran SEOJK.04/2015 concerning Guidelines for Public Company
OJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Governance.
Perusahaan Terbuka.
Bank Sulselbar telah memiliki kebijakan insider trading yang Bank Sulselbar has an insider trading policy outlined in the
dituangkan dalam Surat Keputusan Direksi: following Board of Directors’ Decrees:
1. SK/086/DIR/K/VII/2019 tentang BPP Internasional 1. SK/086/DIR/K/VII/2019 concerning the BPP International
Banking PT Bank Sulselbar. Banking of PT Bank Sulselbar.
2. SK/083/DIR/K/XII/2021 tentang SOP Trade Finance 2. SK/083/DIR/K/XII/2021 concerning the Standard
(Impor) PT Bank Sulselbar. Operating Procedures (SOP) for Trade Finance (Import) of PT
3. SK/085/DIR/K/XII/2021 tentang SOP Trade Finance Bank Sulselbar.
(Impor) PT Bank Sulselbar. 3. SK/085/DIR/K/XII/2021 concerning the Standard
Operating Procedures (SOP) for Trade Finance (Import) of PT
Bank Sulselbar.
Kebijakan Umum General Policy
Perseroan melarang pemanfaatan Informasi Orang Dalam The Company prohibits the use of inside information to seek
untuk mencari keuntungan di pasar modal, termasuk namun profit in the capital markets, including but not limited to the
tidak terbatas pada tindakan sebagai berikut: following actions:
1. Melakukan pembelian atau penjualan atas efek 1. Purchasing or selling the Company’s securities.
Perseroan. 2. Influencing another party to purchase or sell the Company’s
2. Mempengaruhi pihak lain untuk melakukan pembelian securities.
atau penjualan efek Perseroan. 3. Providing inside information to another party who is
3. Memberi Informasi Orang Dalam kepada pihak lain yang reasonably suspected of using the inside information to
patut diduga dapat memanfaatkan Informasi Orang purchase or sell the Company’s securities.
Dalam untuk melakukan pembelian atau penjualan efek
Perseroan.
Setiap pihak yang dengan sengaja melanggar hukum Any party who intentionally violates the law by attempting to
berupaya untuk memperoleh, atau pada akhirnya obtain, or ultimately obtaining, inside information will be subject
memperoleh, Informasi Orang Dalam, akan dikenakan to the same prohibitions as those applicable to internal parties/
larangan yang sama seperti yang berlaku bagi Pihak Internal insiders as referred to above.
Perseroan/Orang Dalam sebagaimana dimaksud di atas.
Contoh perbuatan melawan hukum, antara lain: Examples of unlawful acts include:
a. Berusaha memperoleh Informasi Orang Dalam dengan a. Attempting to obtain inside information by stealing.
cara mencuri. b. Attempting to obtain inside information by persuading an
b. Berusaha memperoleh Informasi Orang Dalam dengan insider.
cara membujuk orang dalam. c. Attempting to obtain inside information by violence or
c. Berusaha memperoleh Informasi Orang Dalam dengan threats.
cara kekerasan atau ancaman. During 2025, there were no insider trading practices at Bank
Selama tahun 2025, tidak ada praktik Insider Trading yang Sulselbar.
terjadi di Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR 651
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 652
TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN DAN
NON-KEUANGAN BANK
Transparency of the Bank’s Financial and Non-Financial Conditions
Sebagai bagian dari industri perbankan yang diawasi oleh As part of the banking industry supervised by the Financial
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Sulselbar berkomitmen Services Authority (OJK), Bank Sulselbar is committed to
untuk menerapkan transparansi dalam seluruh aspek implementing transparency across all aspects of its operations.
operasionalnya. Komitmen ini mencakup keterbukaan This commitment includes openness in financial reporting as well
dalam laporan keuangan serta penyampaian informasi non- as the disclosure of relevant non-financial information, to ensure
keuangan yang relevan, guna memastikan akuntabilitas, accountability, build public trust, and enhance the stability of the
membangun kepercayaan publik, dan meningkatkan financial system.
stabilitas sistem keuangan.
OJK melalui Peraturan OJK No. 37/POJK.03/2019 tentang Through OJK Regulation No. 37/POJK.03/2019 concerning
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank mewajibkan bank Transparency and Publication of Bank Reports, OJK requires
umum, termasuk Bank Sulselbar, untuk mempublikasikan commercial banks, including Bank Sulselbar, to periodically
laporan keuangan dan non-keuangan secara berkala agar publish financial and non-financial reports so they can be
dapat diakses oleh masyarakat, investor, dan pemangku accessed by the public, investors, and other stakeholders.
kepentingan lainnya.
Bank Sulselbar memastikan bahwa informasi mengenai Bank Sulselbar ensures that information regarding its financial
kondisi keuangan dan non-keuangan disampaikan secara and non-financial conditions is presented clearly, accurately, and
jelas, akurat, dan tepat waktu melalui berbagai saluran in a timely manner through various communication channels,
komunikasi, termasuk website resmi (www.banksulselbar. including the official website (www.banksulselbar.co.id), annual
co.id), laporan tahunan, laporan keberlanjutan, serta reports, sustainability reports, as well as publications in mass
publikasi di media massa. media.
Transparansi Keuangan Financial Transparency
Transparansi keuangan di Bank Sulselbar mencerminkan Financial transparency at Bank Sulselbar reflects the Bank’s
kondisi dan kinerja keuangan yang dipublikasikan secara financial condition and performance, which are periodically
berkala dalam berbagai bentuk laporan. published in various reporting formats.
Jenis Laporan Transparansi Keuangan Bank Sulselbar: Types of Financial Transparency Reports of Bank Sulselbar:
• Laporan Keuangan Publikasi: Laporan keuangan • Published Financial Statements: Quarterly and annual
triwulanan dan tahunan yang mencakup neraca, laporan financial statements covering the statement of financial
laba rugi, arus kas, serta rasio keuangan utama seperti position, statement of profit or loss, cash flows, as well as key
Rasio Kecukupan Modal (CAR), Rasio Kredit Bermasalah financial ratios such as Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-
(NPL), dan Return on Assets (ROA). Performing Loan (NPL), and Return on Assets (ROA).
• Laporan Tahunan (Annual Report): Memuat informasi • Annual Report: Contains information on financial
tentang kinerja keuangan, strategi bisnis, dan aspek tata performance, business strategy, and corporate governance
kelola perusahaan yang diterapkan oleh Bank Sulselbar aspects implemented by Bank Sulselbar throughout the year.
sepanjang tahun.
• Laporan Transparansi Perbankan: Bank Sulselbar • Banking Transparency Report: Bank Sulselbar discloses
mengungkapkan informasi mengenai struktur information regarding capital structure, credit risk exposure,
permodalan, eksposur risiko kredit, suku bunga dasar base lending rate (SBDK), and other financial information in
kredit (SBDK), dan informasi keuangan lainnya sesuai accordance with OJK regulations.
ketentuan OJK.
652 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 653
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
• Laporan Pengelolaan Risiko Keuangan: Bank Sulselbar • Financial Risk Management Report: Bank Sulselbar
secara berkala melaporkan pengelolaan risiko terkait periodically reports on risk management related to credit,
kredit, pasar, likuiditas, dan operasional untuk market, liquidity, and operational risks to ensure the Bank’s
memastikan ketahanan bank terhadap kondisi pasar resilience against dynamic market conditions.
yang dinamis.
Semua laporan keuangan ini dapat diakses oleh masyarakat All of these financial reports can be accessed by the public
melalui website resmi Bank Sulselbar (www.banksulselbar. through the official Bank Sulselbar website (www.banksulselbar.
co.id) atau melalui publikasi di media massa. co.id) or through publication in mass media.
Transparansi Non-Keuangan Non-Financial Transparency
Selain informasi keuangan, Bank Sulselbar juga berkomitmen In addition to financial information, Bank Sulselbar is also
untuk mengungkapkan berbagai aspek non-keuangan yang committed to disclosing various non-financial aspects relevant to
relevan dengan tata kelola dan operasional bank. the Bank’s governance and operations.
Jenis Laporan Transparansi Non-Keuangan Bank Sulselbar: Types of Non-Financial Transparency Reports of Bank Sulselbar:
• Laporan Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate • Good Corporate Governance (GCG) Report: Describes the
Governance/GCG): Laporan ini menguraikan penerapan implementation of good governance principles at Bank
prinsip tata kelola yang baik di Bank Sulselbar, termasuk Sulselbar, including risk management policies, the existence
of committees under the Board of Directors, and compliance
kebijakan manajemen risiko, keberadaan komite di
with regulations.
bawah direksi, dan kepatuhan terhadap regulasi.
• Sustainability Report: Bank Sulselbar prepares a
• Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report): Bank
sustainability report covering environmental initiatives,
Sulselbar menyusun laporan keberlanjutan yang corporate social responsibility (CSR), and financial inclusion
mencakup inisiatif lingkungan, tanggung jawab sosial policies to support sustainable development.
perusahaan (CSR), serta kebijakan inklusi keuangan • Compliance and Risk Management Report: Bank Sulselbar
untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. implements Anti-Money Laundering (AML) and Counter-
• Laporan Kepatuhan dan Manajemen Risiko: Bank Terrorism Financing (CTF) programs reported to OJK and the
Sulselbar menerapkan Program Anti Pencucian Uang Financial Transaction Reports and Analysis Center (PPATK).
(APU) dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) yang The Bank also ensures compliance through risk management
dilaporkan ke OJK dan Pusat Pelaporan dan Analisis implementation reports.
Transaksi Keuangan (PPATK). Bank juga memastikan • Reporting to OJK: Bank Sulselbar is required to submit
periodic reports to OJK covering banking supervision reports,
pemenuhan standar kepatuhan melalui laporan
minimum capital adequacy compliance reports, and other
pelaksanaan manajemen risiko.
operational indicators.
• Pelaporan kepada OJK: Bank Sulselbar wajib
• Consumer Complaint Report: As part of customer protection,
menyampaikan laporan berkala kepada OJK yang Bank Sulselbar maintains a documented complaint reporting
mencakup laporan pengawasan perbankan, laporan system disclosed in the annual report and the Bank’s official
pemenuhan ketentuan modal minimum, serta pelaporan website.
berbagai indikator operasional lainnya. • Public Information Disclosure Report: As part of transparency,
• Laporan Pengaduan Konsumen: Dalam rangka Bank Sulselbar provides information related to banking
perlindungan nasabah, Bank Sulselbar memiliki services, credit policies, and financial inclusion programs
sistem pelaporan pengaduan yang terdokumentasi dan accessible to the public.
dipublikasikan dalam laporan tahunan serta website
resmi bank.
• Laporan Akses Informasi Publik: Sebagai bentuk
keterbukaan, Bank Sulselbar menyediakan informasi
terkait layanan perbankan, kebijakan kredit, dan program
inklusi keuangan yang dapat diakses oleh masyarakat
luas.
BANK SULSELBAR 653
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 654
Media Publikasi Transparansi Bank Transparency Publication Media of
Sulselbar Bank Sulselbar
Untuk memastikan informasi keuangan dan non-keuangan To ensure financial and non-financial information is easily
dapat diakses dengan mudah oleh publik, Bank Sulselbar accessible to the public, Bank Sulselbar utilizes various media,
menggunakan berbagai media, di antaranya: including:
• Official Website: www.banksulselbar.co.id – Provides access
Website Resmi: www.banksulselbar.co.id – Menyediakan to financial reports, product information, services, and
akses ke laporan keuangan, informasi produk, layanan, dan governance information.
tata kelola bank. • Annual Report & Sustainability Report: Published annually
• Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan: Diterbitkan and available for download via the website or in printed form.
setiap tahun dan dapat diunduh melalui website atau • Social Media: Instagram (@@banksulselbar.official), Twitter
diperoleh dalam bentuk cetak. (@BankSulselbar), Facebook (Bank Sulselbar), and YouTube
• Media Sosial: Instagram (@@banksulselbar.official), (Bank Sulselbar) to disseminate information to the public.
Twitter (@BankSulselbar), Facebook (Bank Sulselbar), • Call Center & Customer Service: 0411-859171, Verified
dan YouTube (Bank Sulselbar) untuk menyebarluaskan WhatsApp 081141500855 and Hotline 1500855 as
informasi kepada masyarakat. information channels for customers.
• Call Center & Customer Service: 0411-859171, Whatsapp • Press Releases & Mass Media: Used to communicate strategic
Verified 081141500855 dan Hotline 1500855 sebagai information regarding policies, financial performance, and
saluran informasi bagi nasabah. banking initiatives of Bank Sulselbar.
• Siaran Pers & Media Massa: Untuk menyampaikan
informasi strategis mengenai kebijakan, kinerja
keuangan, dan inisiatif perbankan Bank Sulselbar.
Transparansi dalam aspek keuangan dan non-keuangan Transparency in both financial and non-financial aspects at
di Bank Sulselbar merupakan wujud komitmen dalam Bank Sulselbar reflects its commitment to implementing good
menjalankan tata kelola yang baik dan memenuhi corporate governance and complying with OJK regulations.
ketentuan OJK. Dengan keterbukaan ini, Bank Sulselbar Through this openness, Bank Sulselbar enhances stakeholder
dapat meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, trust, ensures regulatory compliance, and supports sustainable
mematuhi regulasi perbankan, serta mendukung and responsible business growth.
pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dan bertanggung
jawab.
654 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 655
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
PENERAPAN KEUANGAN BERKELANJUTAN, TERMASUK
PENERAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN
Implementation of Sustainable Finance, Including Social and
Environmental Responsibility
Penjelasan mengenai penerapan keuangan berkelanjutan, The explanation regarding the implementation of sustainable
yang mencakup tanggung jawab sosial dan lingkungan, telah finance, which includes social and environmental responsibility,
disampaikan dalam Sustainability Report Bank Sulselbar has been presented in the 2025 Sustainability Report of Bank
Tahun 2025. Sulselbar.
PENERAPAN ASPEK DAN PRINSIP TATA KELOLA
PERUSAHAAN TERBUKA SESUAI KETENTUAN OTORITAS
JASA KEUANGAN
Implementation of Public Company Governance Guidelines in
Accordance with Financial Services Authority Regulations
Hingga 31 Desember 2025, Bank Sulselbar belum berstatus As of December 31, 2025, Bank Sulselbar has not yet been
sebagai perusahaan emiten yang menerbitkan efek bersifat classified as an issuer that has issued equity securities or
ekuitas atau sebagai perusahaan publik. Oleh karena itu, as a public company. Therefore, information regarding the
informasi terkait penerapan pedoman tata kelola perusahaan implementation of public company governance guidelines is not
terbuka tidak tersedia. available.
BANK SULSELBAR 655
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 656
GOOD CORPORATE GOVERNANCE ASSESSMENT
Good Corporate Governance Assessment
Kriteria Penilaian Assessment Criteria
Kriteria yang digunakan dalam melaksanakan penilaian The criteria used in conducting the self-assessment refer
mandiri adalah Surat Edaran OJK No. 13/SEOJK.03/2017 to Financial Services Authority Circular Letter No. 13/
mengenai Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Penilaian SEOJK.03/2017 concerning the Implementation of Governance
ini bertujuan untuk memetakan kekuatan (strength) dan for Commercial Banks. This assessment aims to map the strengths
kelemahan (weakness) dalam pelaksanaan tata kelola and weaknesses in the implementation of corporate governance
perusahaan di bank, yang ditinjau dari tiga aspek: within the Bank, which are reviewed based on three aspects:
a. Struktur Tata Kelola a. Governance Structure
Pelaksanaan prinsip tata kelola perusahaan harus The implementation of corporate governance principles must
menghasilkan hasil yang sesuai dengan harapan produce outcomes that meet stakeholders’ expectations.
The Bank’s governance structure comprises the Board of
pemangku kepentingan bank. Struktur tata kelola bank
Commissioners, Board of Directors, Committees, and working
mencakup Dewan Komisaris, Direksi, Komite, dan satuan
units. The governance infrastructure includes policies and
kerja. Infrastruktur tata kelola bank meliputi kebijakan
procedures, management information systems, as well as the
dan prosedur, sistem informasi manajemen, serta tugas duties and responsibilities of each organizational structure.
pokok dan fungsi masing-masing struktur organisasi. b. Governance Process
b. Proses Tata Kelola The governance process assessment aims to evaluate the
Penilaian proses tata kelola bertujuan untuk menilai effectiveness of the implementation of corporate governance
efektivitas pelaksanaan prinsip tata kelola perusahaan principles supported by adequate governance structure and
yang didukung oleh kecukupan struktur dan infrastruktur infrastructure, thereby producing outcomes aligned with
tata kelola, sehingga menghasilkan hasil yang sesuai stakeholders’ expectations.
dengan harapan pemangku kepentingan. c. Governance Outcome
c. Hasil Tata Kelola The governance outcome assessment aims to evaluate the
quality of results that meet stakeholders’ expectations,
Penilaian hasil tata kelola bertujuan untuk menilai kualitas
which are the product of the governance process supported
hasil yang memenuhi harapan pemangku kepentingan,
by adequate structure and infrastructure. Governance
yang merupakan produk dari proses pelaksanaan prinsip
outcomes include both qualitative and quantitative aspects,
tata kelola perusahaan yang didukung oleh kecukupan among others:
struktur dan infrastruktur. Hasil tata kelola mencakup • Adequacy of disclosure and transparency of reports
aspek kualitatif dan kuantitatif, antara lain: • Compliance with laws and regulations
• Kecukupan transparansi laporan. • Consumer protection
• Kepatuhan terhadap peraturan perundang- • Objectivity in conducting assessments/audits
undangan. • Bank performance, including profitability, efficiency, and
• Perlindungan konsumen. capital adequacy
• Objektivitas dalam melakukan penilaian/audit. • Improvement or deterioration in compliance with
• Kinerja bank, seperti rentabilitas, efisiensi, dan prevailing regulations, as well as resolution of issues
faced by the Bank, such as fraud, breaches of the Legal
permodalan.
Lending Limit (LLL), and violations related to regulatory
• Peningkatan atau penurunan kepatuhan terhadap
reporting
ketentuan yang berlaku, serta penyelesaian masalah
yang dihadapi bank, seperti fraud, pelanggaran
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), dan
pelanggaran ketentuan terkait laporan bank kepada
regulator.
The self-assessment includes 11 (eleven) factors that assess
Penilaian mandiri mencakup 11 (sebelas) faktor yang menilai the implementation of governance, namely:governance
pelaksanaan tata kelola, yaitu: implementation:
656 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 657
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
• Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan • Implementation of duties and responsibilities of the Board of
Komisaris. Commissioners
• Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi. • Implementation of duties and responsibilities of the Board of
• Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite. Directors
• Penanganan benturan kepentingan. • Completeness and implementation of Committee duties
• Penerapan fungsi kepatuhan. • Handling of conflicts of interest
• Penerapan fungsi audit internal. • Implementation of compliance function
• Penerapan fungsi audit eksternal. • Implementation of internal audit function
• Penerapan manajemen risiko, termasuk sistem • Implementation of external audit function
pengendalian internal. • Implementation of risk management, including internal
• Penyediaan dana kepada pihak terkait (related party) control system
dan penyediaan dana besar (large exposure). • Provision of funds to related parties and large exposures
• Transparansi kondisi keuangan dan non-keuangan bank, • Transparency of financial and non-financial conditions, GCG
laporan pelaksanaan Good Corporate Governance, dan implementation reports, and internal reporting
pelaporan internal. • Bank strategic plan
• Rencana strategis bank.
Pihak yang Melakukan Penilaian Assessing Parties
Proses penilaian mandiri melibatkan Dewan Komisaris, The self-assessment process involves the Board of
Direksi, Komite Dewan Komisaris, dan unit kerja terkait, Commissioners, Board of Directors, Committees under the
untuk menghasilkan penilaian yang komprehensif dan Board of Commissioners, and relevant working units to
terstruktur atas pelaksanaan tata kelola di seluruh tingkatan produce a comprehensive and structured evaluation across all
organisasi. organizational levels.
Skor Penilaian Assessment Score
Tabel Hasil GCG Assessment
2025
Governance Governance Governance Rating
No Aspek yang Dinilai Structure Process Outcome Komposit Bobot Nilai Rated aspect
1 Direksi 1 2 2 2 15% 0,25 Board of Directors
Board of
2 Dewan Komisaris 1 2 2 2 10% 0,17
Commissioners
Dewan Pengawas Sharia Supervisory
3 4 3 3 3 8% 0,27
Syariah Board
Kelengkapan dan Completeness and
4 Pelaksanaan Tugas 1 2 2 2 7% 0,12 Implementation of
Komite Committee Duties
Benturan
5 2 2 2 2 5% 0,10 Conflict of Interest
Kepentingan
Compliance
6 Fungsi Kepatuhan 2 3 3 3 5% 0,13
Function
Internal Audit
7 Fungsi Audit Intern 2 2 2 2 5% 0,10
Function
Fungsi Audit External Audit
8 2 2 2 2 5,0% 0,10
Ekstern Function
Penerapan Implementation of
Manajemen Risiko Risk Management,
9 termasuk Sistem 2 2 2 2 5,0% 0,10 Including the
Pengendalian Internal Control
Intern System
BANK SULSELBAR 657
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 658
Tabel Hasil GCG Assessment
2025
Governance Governance Governance Rating
No Aspek yang Dinilai Structure Process Outcome Komposit Bobot Nilai Rated aspect
Pemberian
10 2 2 2 2 5,0% 0,10 Remuneration
Remunerasi
Penyediaan
Provision of funds to
dana kepada
related parties and
11 pihak terkait dan 2 3 3 3 5,0% 0,13
provision of large-
penyediaan dana
scale funds
besar
Integritas
Reporting Integrity
Pelaporan dan
2 3 3 3 5,0% 0,13 and Information
Sistem Teknologi
Technology Systems
Informasi
Rencana Strategis
2 3 3 3 5,0% 0,13 Bank Strategic Plan
Bank
Aspek Pemegang
2 2 2 2 5,0% 0,10 Shareholder Aspects
Saham
Penerapan Implementation
Strategi Anti Fraud of Anti-Fraud
2 3 3 3 5,0% 0,13
termasuk anti Strategies, including
Penyapan Anti-Corruption
Penerapan
Keuangan
Implementation of
Berkelanjutan
Sustainable Finance,
termasuk
2 2 2 2 5,0% 0,10 including Social
penerapan
and Environmental
Tanggung Jawab
Responsibility
Sosial dan
Lingkungan
Penerapan Tata Implementation of
Kelola dalam Governance within
0 0 0 0 0,0% 0,00
Kelompok Usaha the Bank's Business
Bank Group
Analisis Analysis
Peringkat Komposit Penilaian Tata Kelola (Good Corporate Analysis of the Composite Rating of the Good Corporate
Governance) PT. Bank Sulselbar dengan nilai 2 (dua) / Baik Governance Assessment of PT. Bank Sulselbar with a score
adalah: “Mencerminkan Manajemen Bank telah melakukan of 2 (two) / Good is: "Reflects that the Bank's Management
penerapan Good Corporate Governance yang secara umum has implemented Good Corporate Governance in general.
baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas This is reflected in adequate compliance with the principles of
prinsip-prinsip Good Corporate Governance. Apabila terdapat Good Corporate Governance. If there are weaknesses in the
kelemahan dalam penerapan prinsip Good Corporate implementation of Good Corporate Governance principles, these
Governance, maka secara umum kelemahan tersebut kurang weaknesses are generally less significant."
signifikan
Pemaparan di atas disimpulkan dari kondisi yang berdasarkan The above explanation is concluded from the following self-
self assessment sebagai berikut: assessment:
1. Governance Structure 1. Governance Structure
• Aspek Governance structure PT. Bank Sulselbar adalah • The governance structure of PT. Bank Sulselbar is as
sbb: follows:
658 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 659
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
1. Jumlah Pengurus / Dewan Komisaris (Dekom) PT. 1. The number of Management/BoC’s of PT. Bank
Bank Sulselbar sampai pada akhir bulan Desember Sulselbar as of the end of December 2025/Semester II,
2025 / Semester II sesuai ketentuan yang berlaku according to applicable regulations, consists of 1 (one)
terdiri dari 1 (satu) Komisaris Utama dan 2 (dua) President Commissioner and 2 (two) Independent
Komisaris Independen sesuai dengan ketentuan / Commissioners, in accordance with the provisions/
Anggaran Dasar PT. Bank Sulselbar dimana dalam Articles of Association of PT. Bank Sulselbar. The
Anggaran Dasar Dewan Komisaris terdiri dari Articles of Association stipulate that the BoC’s consists
sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang dan paling of at least 3 (three) members and a maximum of the
banyak sama dengan jumlah anggota Direksi, same number of members of the BoD’s. One of them
dimana seorang diantaranya wajib diangkat must be appointed as President Commissioner and at
sebagai Komisaris Utama dan paling kurang 50 % least 50% (fifty percent) of the total number of members
(lima puluh persen) dari jumlah anggota Dewan of the BoC’s. is an independent commissioner;
Komisaris adalah komisaris independen; 2. The number of Directors of PT Bank Sulselbar
2. Jumlah Direksi PT. Bank Sulselbar secara telah complies with POJK 17 of 2023 concerning the
memenuhi POJK 17 Tahun 2023 Penerapan Implementation of Good Corporate Governance for
Tata Kelola Bank Umum dan POJK 46 Tahun Commercial Banks, POJK 46 of 2017 concerning
2017 tentang Fungsi Kepatuhan dan UU PT the Compliance Function, and PT Law Number
Nomor 40 Tahun 2007 serta Anggaran Dasar 40 of 2007, as well as the Company's Articles of
Perseroan yaitu telah terpenuhi jumlah minimal Association, namely the minimum number of board
anggota direksi termasuk adanya Direktur yang members, including a Director responsible for the
membawahi fungsi Kepatuhan; Compliance function;
3. Anggota Dewan Komisaris dan Direksi tidak ada 3. Members of the BoC’s and BoD’s do not hold
merangkap jabatan kecuali yang telah ditetapkan concurrent positions except those stipulated by the
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK); Financial Services Authority (OJK);
4. Dewan Komisaris dan Direksi telah memiliki 4. The BoC’s and BoD’s has a Work Procedure Guideline
Pedoman Tata Kerja yang mengatur etika kerja, that regulates work ethics, working hours, and
waktu kerja dan rapat. meetings.
5. Anggota Dewan Komisaris dan Direksi memiliki 5. Members of the BoC’s and BoD’s have adequate
integritas, kompetensi, dan reputasi keuangan integrity, competence, and financial reputation;
yang memadai;
6. Anggota Dewan Komisaris dan Direksi 6. Members of the BoC’s and BoD’s have adequate
memiliki kompetensi yang memadai dan and relevant competencies to carry out their duties
relevan dengan jabatannya untuk menjalankan and responsibilities and are able to implement
tugas dan tanggung jawab serta mampu their competencies in carrying out their duties and
mengimplementasikan kompetensi yang dimiliki responsibilities.
dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. 7. Members of the BoC’s and Directors of PT Bank
7. Anggota Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Sulselbar have passed the fit and proper test
Sulselbar telah lulus fit and proper test oleh conducted by the Financial Services Authority;
Otoritas Jasa Keuangan; 8. Members of the BoC’s and Directors are domiciled in
8. Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Makassar, the Head Office of PT Bank Sulselbar;
berdomisili di kota Makassar / Kantor Pusat PT. 9. The majority of the bank’s management
Bank Sulselbar; (commissioners and directors) have no management,
9. Mayoritas pengurus bank (komisaris & direksi) financial, or family relationships;
tidak memiliki hubungan kepengurusan, Composition of the Management/BoC’s of PT Bank
keuangan, kekeluargaan; Sulselbar
Komposisi Pengurus / Dewan Komisaris PT. Bank President Commissioner/Non-Independent: Dr. H.
Sulselbar Jufri Rahman, M.Sc.
Komisaris Utama /Non Independen : Dr. H. Jufri
Rahman, M.Si
BANK SULSELBAR 659
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 660
Komisaris Independen : Huswan Husain Independent Commissioner: Huswan Husain
Komisaris Independen : Andi Fadly Ferdiansyah Independent Commissioner: Andi Fadly Ferdiansyah
10. Komposisi Pengurus / Anggota Direksi PT. Bank 10. Composition of the Management/BoD’s of PT. Bank
Sulselbar Sulselbar
Direktur Utama : Yulis Suandi President Director: Yulis Suandi
Direktur Operasional dan TI : Iswadi Ayub Banking Operations and IT Director: Iswadi Ayub
Direktur Kepatuhan : Rakhmat Nur Kadir Compliance Director: Rakhmat Nur Kadir
Direktur Kredit & UMKM : Dwi Zulkarnaen Director of Credit & MSMEs: Dwi Zulkarnaen
Direktur Pemasaran & Syariah : Dirhamsyah Kadir Director of Marketing & Sharia: Dirhamsyah Kadir
11. Mayoritas anggota Direksi telah memiliki 11. The majority of the BoD’s have at least 5 (five) years
pengalaman paling sedikit 5 (lima) tahun di bidang of operational experience as Bank Executive Officers;
operasional sebagai Pejabat Eksekutif Bank; 12. To assist the BoC’s in carrying out its duties,
12. Untuk membantu tugas-tugas Dewan Komisaris committees have been established directly under
telah dibentuk komite-komite dibawah langsung the BoC’s, namely the Risk Monitoring Committee,
Dewan Komisaris yaitu Komite Pemantau Risiko, Audit Committee, Nomination Committee, and
Komite Audit, Komite Nominasi dan Komite Remuneration Committee, as stipulated in BoD’s
Remunerasi tertuang dalam SK Direksi No. Decree No. Decree of the BoC’s of the Republic
SK/193/DIR/XI/2025 tanggal 07 November of Indonesia No. SK/193/DIR/XI/2025 dated
2025 sebagai berikut: November 7, 2025, as follows:
Komite Audit Audit Committee
Ketua : Huswan Husain Chairman: Huswan Husain
Anggota : H. Sukiman Member: H. Sukiman
Anggota : Abdul Rahman Gau Member: Abdul Rahman Gau
Anggota : Faisal Member: Faisal
Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee
Ketua : Andi Fadly Ferdiansyah Chairman: Andi Fadly Ferdiansyah
Anggota : Aras Tusdin Member: Aras Tusdin
Anggota : Baso Pajung Member: Baso Pajung
Komite Remunerasi & Nominasi Remuneration & Nomination Committee
Ketua : Huswan Husain Chairman: Huswan Husain
Anggota : Dr. H. Jufri Rahman, M.Si Member: Dr. H. Jufri Rahman, M.Si
Anggota : Andi Fadly Ferdiansyah Member: Andi Fadly Ferdiansyah
Anggota : Margaretha Rante M Member: Margaretha Rante M
Anggota : Addinul Haq Yaqub Member: Addinul Haq Yaqub
Anggota : Pemimpin Divisi Human Capital Member: Head of the Human Capital Division
13. Setiap Ketua Komite Dewan Komisaris berasal 13. Each Chair of the BoC’s Committee shall be an
dari Komisaris Independen. Independent Commissioner.
14. Bank telah menunjuk KAP / Kantor Akuntan 14. The Bank has appointed Public Accounting Firm
Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, (KAP) Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
Palilingan & Rekan license No. 140/KM.I/2013 Palilingan & Rekan, license No. 140/KM.I/2013,
melalui rekomendasi dan hasil evaluasi Dewan based on the recommendation and evaluation
Komisaris yang ditetapkan untuk melakukan results of the BoC’s, to conduct the Audit of PT
Audit Laporan Keuangan PT. Bank Sulselbar Bank Sulselbar’s Financial Statements for the 2025
Tahun buku 2025 serta Dewan Komisaris PT. financial year. The BoC’s of PT Bank Sulselbar has
Bank Sulselbar telah mendapat kewenangan received authority from the GMS to appoint the KAP
dari RUPS dalam menetapkan KAP untuk tahun for the following year.
berikutnya;
660 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 661
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
15. Dewan Komisaris telah menetapkan pengkinian 15. The BoC’s has determined the updating and
dan penyusunan sebanyak 4 (empat) Buku preparation of four Company Manuals (BPP), and
Pedoman Perusahaan (BPP) dan Direksi telah the BoD’s has established 23 Standard Operating
menetapkan 23 (dua puluh tiga) Standar Procedures (SOPs) and issued 69 Circular Letters as
Operasional Prosedur (SOP) dan mengeluarkan guidelines for the bank’s operational implementation.
69 (enam puluh sembilan) Surat Edaran sebagai These have been internalized and disseminated
panduan dalam pelaksanaan operasional bank through training conducted jointly by the Compliance
yang telah dilakukan internalisasi dan sosialisasi Division, the Human Capital Division, and related
melalui pelatihan yang diselenggarakan bersama Work Units.
oleh Divisi Kepatuhan dan Divisi Human Capital
serta Unit Kerja terkait;
16. Jenjang organisasi yang tersedia telah dilengkapi 16. The available organizational levels have been
serta terpenuhi dengan kebutuhan sumber equipped and met with adequate human resources to
daya manusia yang memadai sesuai kebutuhan meet the bank’s operational needs.
operasional bank.
• Faktor positif aspek Governance Structure Bank • Positive factors in the Governance Structure of Bank
Sulselbar: Sulselbar:
1. Jumlah dan Komposisi pengurus Bank telah 1. The number and composition of the Bank’s
terpenuhi sesuai dengan POJK. management have been met in accordance with the
2. Dewan Komisaris telah melakukan dan POJK (Financial Services Authority) regulations.
memberikan rekomendasi dan persetujuan atas 2. The BoC’s has made and provided recommendations
usulan persetujuan Buku Pedoman Perusahaan and approval for the proposed approval of the
(BPP); Company Guidelines (BPP);
3. Anggota Komite Dewan Komisaris telah 3. Members of the BoC’s Committees have met the
memenuhi kualifikasi, pendidikan, pengalaman required qualifications, education, experience, and
dan kemampuan yang dipersyaratkan; capabilities;
4. Pelaksanaan rapat pengurus (Dekom dan 4. Management meetings (BoC’s and BoD’s) have
Direksi) sesuai ketentuan yang dilakukan untuk been held in accordance with regulations to
membahas strategi pencapaian target bisnis, discuss strategies for achieving business targets,
perkembangan dan permasalahan serta isu developments, problems, and current issues;
terkini; 5. To assist the BoD’s in establishing policies as the
5. Dalam hal untuk membantu pelaksanaan tugas basis for implementing bank operations, an ALCO
direksi dalam menetapkan kebijakan sebagai Committee, a Risk Management Committee, an
dasar pelaksanaan operasional bank telah Information Technology Steering Committee, a
dibentuk Komite ALCO, Komite Manajemen Human Resource Management Committee, an
Risiko, Komite Pengarah Teknologi Informasi, Ethics and Discipline Committee, an Efficiency
Manajemen Sumber Daya Manusia, Komite Management Committee, a Credit/Financing Policy
Etik dan Disiplin, Komite Manajemen Efisiensi, Committee, a Product Committee, and a Credit
Komite Kebijakan Kredit/pembiayaan, Komite Committee have been established.
Produk, Komite Kredit. 6. There is no Special Sharia Director for the Sharia
6. Unit Usaha Syariah tidak ada Direktur Khusus Business Unit at PT. Bank Sulselbar but in its
Syariah di PT. Bank Sulselbar tetapi dalam operations the Sharia Business Unit is directly
operasionalnya Unit Usaha Syariah di supervisi supervised by the Marketing and Sharia Director;
langsung oleh Direktur Pemasaran dan Syariah;
• Faktor negatif aspek Governance Structure Bank • Negative factors in the Governance Structure of Bank
Sulselbar adalah: Sulselbar include:
Jumlah dan komposisi anggota Dewan Pengawas The current number and composition of the Sharia
BANK SULSELBAR 661
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 662
Syariah (DPS) saat ini hanya 1 orang setelah Bapak Supervisory Board (SSB) is only one member
Muhlis Supri meninggal dunia pada bulan Desember following the death of Mr. Muhlis Supri in December
2023 hingga bulan Desember 2025 belum ada 2023. Since there has been no replacement until
pengganti maka jumlah dan komposisi ini tidak sesuai December 2025, this number and composition do
dengan Anggaran Dasar PT. Bank Sulselbar serta not align with the Articles of Association of PT. Bank
jumlah Anggota DPS sebelumnya pernah berjumlah Sulselbar. The SSB previously had three members
3 orang sejak berdirinya Divisi UUS tahun 2007, since the establishment of the UUS Division in 2007.
kondisi terakhir saat laporan ini disusun bahwa At the time of this report’s preparation, the selection
seleksi atas rekrutmen anggota Dewan Pengawas process for the Sharia Supervisory Board (SSB) is
Syariah (DPS) sedang berlangsung dengan adanya underway, with several names to be discussed at the
beberapa nama yang akan dibahas dalam RUPS yang GMS, having received recommendations from the
telah mendapatkan rekomendasi dari Dewan Syariah National Sharia Council of the Indonesian Ulema
Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Council (DSN-MUI).
2. Governance Process 2. Governance Process
• Faktor positif aspek Governance Process PT Bank • Positive factors in the Governance Process of PT Bank
Sulselbar adalah: Sulselbar include:
1. Bank telah melakukan penyampaian informasi 1. The Bank has disseminated financial and non-
keuangan dan non keuangan kepada publik financial information to the public through its
melalui homepage dan media surat kabar lokal homepage and local and national newspapers;
maupun nasional; 2. The Management (BoD’s and Commissioners) has
2. Pengurus (Direksi dan Komisaris) telah communicated the Bank’s Business Plan to all levels
mengkomunikasikan Rencana Bisnis Bank kepada of the organization, including branch offices;
ke seluruh jenjang organisasi yang ada pada bank 3. The Bank’s Business Plan/RBB has been submitted to
hingga kantor cabang; the Financial Services Authority on time;
3. Penyampaian Rencana Bisnis Bank / RBB kepada 4. The Management (BoC’s and BoD’s) and executive
Otoritas Jasa Keuangan sesuai waktu; officers, down to Branch Managers, Department
4. Para Pengurus (Dekom dan Direksi) dan pejabat Heads at the Head Office, and Section Heads at
eksekutif hingga kepada para Pemimpin Cabang Branch Offices, have submitted periodic/annual State
serta Pemimpin Departemen pada Kantor Pusat Officials’ Wealth Reports (LHKPN) to the Corruption
serta Pemimpin Seksi pada Kantor Cabang Eradication Commission (KPK) through the LHKPN
telah melakukan pelaporan Harta Kekayaan application. A total of 260 individuals have submitted
Penyelenggara Negara/LHKPN kepada periodic/annual reports on State Officials’ Wealth
5. KPK secara periodik / tahunan melalui aplikasi (LHKPN) to the Corruption Eradication Commission
LHKPN sejumlah 260 orang; (KPK) through the LHKPN application.
6. Para Pengurus (Dekom & Direksi) serta pejabat 6. The Management (BoC’s and BoD’s) and executive
eksekutif telah memenuhi persyaratan Sertifikasi officers have met the Risk Management Certification
Manajemen Risiko sesuai level dan jenjang requirements according to their level and rank;
jabatan; 7. The Sharia Supervisory Board (DPS) has reviewed
7. Dewan Pengawas Syariah (DPS) telah melakukan SOPs related to sharia aspects, reviewed the
review terhadap SOP terkait aspek syariah, operational activities of the Sharia Business Unit,
kajian terhadap aktivitas operasional Unit conducted random checks on sharia contracts and
Usaha Syariah, uji petik akad dan skim syariah, schemes, and recommended the study of plans
rekomendasi atas kajian rencana penerbitan to issue new products in accordance with sharia
produk baru sesuai ketentuan syariah; provisions.
8. Dewan Pengawas Syariah telah melakukan 8. The Sharia Supervisory Board has overseen the
aktivitas pengawasan terhadap operasional Divisi operations of the Sharia Business Unit (UUS) Division,
UUS yaitu pengawasan terhadap 5 aktivitas; including five activities:
662 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 663
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
• Employee Engagement On Internal Product • Employee Engagement on Internal Products
• Alur Pembayaran Management Fee • Management Fee Payment Flow
• Migrasi Kredit ASN di bawah yurisdiksi • Migration of Civil Servant Credit under the
pemerintah Sulsel jurisdiction of the South Sulawesi government
• Rencana akad bawah tangan pada pembiayaan • Planned underhand contracts for Sharia People’s
Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah Business Credit (KUR) financing
• Rencana migrasi kredit ASN di bawah • Planned migration of civil servant credit under
yurisdiksi pemerintah Pemprov khususnya the jurisdiction of the provincial government,
terkait asuransi jiwa, asuransi kemacetan, dan specifically regarding life insurance, default
asuransi PHK insurance, and layoff insurance
9. Dewan Pengawas Syariah memberikan pendapat 9. The Sharia Supervisory Board provides Sharia
syariah / opini atas produk baru dan aktivitas baru opinions on new products and new activities to
yang akan dilakukan, hal ini agar setiap produk ensure that every product and activity within the
dan aktivitas bank pada Unit Usaha Syariah Sharia Business Unit complies with Islamic fatwas
telah sesuai dengan Fatwa Ulama dan ketentuan and Sharia provisions;
Syariah; 10. Bank Sulselbar has implemented GRC (governance,
10. Bank Sulselbar telah mengimplementasikan risk, and compliance) by beginning to conduct gap
GRC (governance, Risk and Compliance) dengan analysis measurements to identify the necessary
mulai melakukan pengukuran Gap Analisis untuk steps to achieve GRC maturity at composite level 5,
mengetahui hal-hal yang perlu untuk mencapai which will be achieved by 2026;
maturitas GRC ditingkat komposit 5 yang akan 11. The Bank has implemented ISO-37001 on Anti-
dicapai pada Tahun 2026 mendatang; Bribery Management System and ISO-27001
11. Bank telah menerapkan ISO-37001 Sistem on Implementation of Information Security
Manajemen Anti Penyuapan dan ISO-27001 Management System;
tentang Penerapan Sistem Manajemen 12. The Bank has conducted security testing on the
Keamanan Informasi; use of technology such as devices, systems, and
12. Bank telah melakukan pengujian keamanan applications, as well as testing the resilience and
penggunaan teknologi seperti perangkat, sistem, security against cyberattacks.
aplikasi, dan uji ketahanan dan keamanan atas 13. In the procurement of goods and services, the Bank
serangan siber. has established a Procurement Standard Operating
13. Dalam pengadaan barang dan jasa bank telah Procedure (SOP) for Goods and Services, which
memiliki SOP Pengadaan Barang dan Jasa yang adheres to applicable regulations throughout the
dalam proses pengadaan telah mengacu pada procurement process.
ketentuan yang berlaku. 14. The management (BoC’s and BoD’s) and officials two
14. Para pengurus (Dekom dan Direksi) hingga para levels below the BoD’s have submitted reports on
pejabat 2 level dibawah Direksi telah melakukan the receipt or provision of gratuities in accordance
penyampaian laporan jika adanya penerimaan with the implementation of ISO 37001 on Anti-
atau pemberian Gratifikasi sesuai penerapan Bribery Management System (SMAP) for gratuities
ISO 37001 tentang Sistem Manajemen Anti from customers, cooperation partners, procurement
Penyuapan (SMAP) atas pemberian gratifikasi partners for goods and services, IT partners, Notaries,
dari nasabah, mitra kerjasama, rekanan and gifts from internal and external parties.
pengadaan barang & jasa, rekanan TI, Notaris
serta pemberian dari pihak internal maupun
eksternal.
• Faktor negatif aspek Governance Process PT Bank • Negative factors in the Governance Process aspect of PT
Sulselbar adalah: Bank Sulselbar are:
1. Hingga posisi Desember 2025 temuan BPK-RI 1. As of December 2025, the BPK-RI had 127 findings,
sebanyak 127 temuan, dan jumlah rekomendasi with 378 recommendations. Of these, 28 were not
BANK SULSELBAR 663
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 664
sebanyak 378 yang belum sesuai sebanyak yet in compliance, and 6 could not be followed up for
28 temuan dan 6 temuan yang tidak dapat valid reasons, while 344 were in compliance.
ditindaklanjuti dengan alasan yang sah sementara
sebanyak 344 temuan telah sesuai;
2. Hingga posisi Desember 2025 terdapat temuan 2. As of December 2025, the Financial Services
Otoritas Jasa Keuangan: Authority (OJK) had the following findings:
a. Temuan Pemeriksaan Umum sebanyak 39 (tiga a. 39 (thirty-nine) General Audit Findings, of which
puluh sembilan) temuan sebanyak 25 (dua 25 (twenty-five) had been completed, 9 (nine)
puluh lima) temuan telah selesai, 9 (sembilan) had not been completed, and 5 (five) had not
temuan belum selesai dan 5 (lima) temuan been followed up;
belum ditindaklanjuti; b. 48 (48) Special Information Technology Audit
b. Temuan Pemeriksaan Khusus Teknologi Findings, of which 35 (thirty-five) had been
informasi sebanyak 48 (temuan) sebanyak completed, 12 (twelve) had not been completed,
35 (tiga puluh lima) temuan telah selesai, 12 and 1 (one) had not been followed up.
(dua belas) temuan belum selesai dan 1 (satu)
temuan belum ditindaklanjuti;
3. Risk Metric dalam penetapan Risk Appetite dan 3. Risk metrics for determining Risk Appetite and Risk
Risk Tolerance mengalami pelampauan seperti Tolerance were exceeded, including NPL, NPF/Sharia,
NPL, NPF/syariah, RIM, Jumlah Fraud, ROA, ROE, RIM, Fraud Number, ROA, ROE, NIM, and BOPO;
NIM dan BOPO;
4. Dari 6 (enam) Rencana Penerbitan Produk & 4. Of the six New Product & Activity Issuance Plans
Aktifitas Baru (RPPB) yang terealisasi sebanyak (RPPB), two new products and activities were realized.
2 (dua) Produk & Aktifitas baru keterbatasan This limited realization was due to restrictions in
realisasi tersebut disebabkan adanya pembatasan accordance with OJK Letter No. SR-9/KO.16/2025
sesuai surat OJK No. SR-9/KO.16/2025 tanggal dated April 21, 2025, concerning administrative
21 April 2025 tentang sanksi administrasi sanctions for violations of governance provisions.
atas pelanggaran ketentuan tata kelola namun However, these restrictions have been lifted by the
demikian, sanksi pembatasan tersebut telah OJK.
dicabut oleh OJK
5. Adanya tren kenaikan klaim ATM yang berpotensi 5. There is a trend of increasing ATM claims, which has
adanya Risiko Operasional dengan melakukan the potential to pose Operational Risk. Improvements
perbaikan terhadap tindak lanjut penyelesaian are being made to the follow-up process for resolving
klaim ATM dan Mobile/Internet Banking nasabah ATM and Mobile/Internet Banking claims for
sebagaimana kebijakan internal; customers, as per internal policy;
6. Khusus Penyaluran / Penyediaan dana besar 6. Specifically for the distribution/provision of large
(large eksposures), kepada Analis dan pejabat funds (large exposures), analysts and officials with
yang memiliki kewenangan atas penyaluran authority over fund distribution still need to improve
dana masih perlu meningkatkan kompetensi dan their competence and prudence in analyzing credit
kehati hatian dalam analisa penyaluran kredit dan and financing distribution;
pembiayaan; 7. As of December 2025, there were still six legal cases
7. Hingga posisi Desember 2025 masih terdapat 6 pending, including general criminal, civil, corruption,
kasus hukum diantaranya adalah kasus Pidana and banking corruption cases.
umum, Perdata, Tipikor dan Pidana Tipi Bank.
3. Governance Outcome 3. Governance Outcome
• Faktor positif aspek Governance Outcome PT Bank • Positive factors in the Governance Outcome aspect of PT
Sulselbar adalah: Bank Sulselbar are:
1. Hasil penilaian Kantor Akuntan Publik / KAP 1. The results of the Public Accounting Firm/KAP
assessment were communicated to the public and
664 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 665
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
disampaikan kepada masyarakat dan nasabah customers through print and electronic media/PT
melalui media cetak dan elektronik/Web PT. Bank Sulselbar’s website;
Bank Sulselbar; 2. Bank Sulselbar has complied with the provisions
2. Bank Sulselbar telah memenuhi ketentuan terkait related to capital adequacy, credit compliance, and
dengan aspek kecukupan modal pemenuhan liquidity maintenance:
ketentuan bidang perkreditan serta pemeliharaan
likuiditas:
Compliance with Bank Compliance Provisions as of December
Pemenuhan ketentuan Kepatuhan Bank per Desember 2025 2025
Aspek Kepatuhan Acuan Ketentuan Pemenuhan Bank
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) ≥ 8% 29,17%
Pelampauan / Pelanggaran Batas Maksimum
Tidak diperkenankan pelampauan Tidak terdapat pelampauan
Pemberian Kredit (BMPK)
Rasio NPL ≤ 5% 2,86% Gross
Rasio Giro Wajib Minimum Primer Bank mendapat insentif 4,50% 4,62%
Keterangan GWM sehingga Ratarata ≥ 9% menjadi ≥ 4,50% -
Rasio PLM ≥ 4% 25,57%
Rasio NSFR 100% 102,58%
Rasio LCR 100% 140,82%
Rasio PDN 20% 1,17%
GWM Valas 4% rata dan harian 4%
Penyaluran CSR CSR Distribution
Periode Juli s/d Desember 2025 Period July to December 2025
No Bidang Jumlah (Rp) Field
1 Sosial / Bencana 646.000.000 Social / Disaster
2 Sarana Prasarana Publik 8.146.480.000 Public Infrastructure
3 Kesehatan 2.617.222.529 Health
4 Lingkungan Hidup 845.780.000 Environment
5 Pendidikan dan Budaya 91.403.000 Education and Culture
6 Olahraga dan Pemuda 135.000.000 Sports and Youth
7 Pembinaan UMKM 269.116.100 MSME Development
TOTAL 12.751.001.629 TOTAL
• Faktor negatif aspek Governance Outcome Bank Sulselbar • Negative factors in the Governance Outcome aspect of Bank
adalah: Sulselbar are:
1. Periode Juli sd Desember 2025 terdapat 1 (satu) 1. From July to December 2025, there was one fine imposed
frekwensi denda dari Otoritas Jasa Keuangan yaitu: by the Financial Services Authority, namely:
• Khusus untuk Risiko Kepatuhan yang dihadapi • Specifically for Compliance Risk related to reporting
terkait dengan denda pelaporan selama periode fines, from July to December 2025, there was one
Juli s.d. Desember 2025 terdapat 1 (satu) kali fine imposed.
pembebanan denda.
• Dari Otoritas Jasa Keuangan sebesar Rp. • From the Financial Services Authority, amounting to
25.400.000,- (dua puluh lima juta empat ratus Rp. 25,400,000 (twenty-five million four hundred
BANK SULSELBAR 665
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 666
ribu rupiah) terkait adanya 508 item kesalahan thousand rupiah) related to 508 items of reporting
pelaporan pada laporan SLIK posisi 31 Januari errors in the SLIK report as of January 31, 2025, as
2025 sebagaimana Surat OJK Nomor: S-15/ per OJK Letter Number: S-15/KO.1612/2025 dated
KO.1612/2025 tanggal 11 Agustus 2025. August 11, 2025.
2. Periode Juli sd Desember 2025 terdapat pengaduan 2. From July to December 2025, there were 27,084
nasabah sebanyak 27.084 dengan rincian pengaduan customer complaints, with the following breakdown:
nasabah sebagai berikut: 1. Demand Deposit: 0
1. Giro : 0 2. Credit: 7
2. Kredit : 7 3. Savings Account: 0
3. Tabungan : 0 4. ATM: 21,748
4. ATM : 21.748 5. Bank Guarantee: 0
5. Bank Garansi : 0 6. Bonds: 0
6. Obligasi : 0 7. Electronic Banking: 5,329
7. Electronic Banking : 5.329 Total: 27,084
Total : 27.084
3. Laporan Loss Event Database (LED) per Desember 3. Loss Event Database (LED) report as of December 2025
2025 sebagai berikut: is as follows:
• Total LED posisi Desember 2025 Rp. • Total LED as of December 2025: Rp. 27,059,699,876
27.059.699.876 • Increase in recorded losses of Rp. 267,040,000
• Kenaikan pencatatan kerugian Rp. 267.040.000 • Total LED as of December 2025: Rp. 27,326,739,876
• Total LED Per Desember 2025 Rp. 27.326.739.876
4. Masih terdapat outstanding baki debet kasus fraud 4. There is still an outstanding debit balance of Rp. 37.4
sebesar 37,4 Miliar yang salah satunya adalah billion in fraud cases, one of which is a fictitious credit
kasus kredit fiktif pada Kantor Cabang Pasangkayu case at the Pasangkayu Branch Office. Coordination is
yang sementara dilakukan koordinasi dengan pihak currently underway with the Mamuju District Attorney’s
Kejaksaan Negeri Mamuju terkait pengembalian Office regarding the restitution of the Bank’s losses in
kerugian Bank berupa asset terpidana yang menjadi the form of assets confiscated by the state following the
barang rampasan negara atas putusan Pengadilan Corruption Court’s decision.
Tipikor.
5. Adanya pemberitaan negatif Selama Semester II 5. Negative news coverage: During the second semester
Tahun 2025 terdapat 3 (tiga) publikasi negative online of 2025, there were three negative online publications
yang dicapture oleh Divisi Corporate Secretary yaitu: captured by the Corporate Secretary Division:
1. Kompas.com, tanggal 10 Juli 2025 : “Analis Kredit 1. Kompas.com, July 10, 2025: “Bank Sulselbar Credit
Bank Sulselbar Jadi Tersangka Korupsi Kredit Rp Analyst Named Suspect in Rp. 28 Billion Credit
28 Miliar”; Corruption”;
2. Portal Indonesia, tanggal 10 Juli 2025 : “Rekayasa 2. Portal Indonesia, July 10, 2025: “Bank Sulselbar
Kredit RP 28 Miliar, Analis bank Sulselbar Ditahan Analyst Detained by West Sulawesi High Prosecutor’s
Kejati Sulbar”; Office for IDR 28 Billion in Credit Engineering”;
3. Rakyat Sulsel, tanggal 28 Agustus 2025 : “Pejabat 3. Rakyat Sulsel, August 28, 2025: “Bank Sulselbar
Bank Sulselbar Pangkep Tersangka Korupsi Pangkep Official Named Suspect in Credit
Kredit”; Corruption”;
666 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 667
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Pegawai Tidak Tetap/ Pegawai Tidak Tetap/
Pengurus Pengurus Pegawai Pegawai Tetap Alih Daya/External Alih Daya/External
Keterangan 2024 2025 Tetap 2024 2025 2024 2025
Total Fraud - - 1 4 5 2
Telah
- - 1 1 5 2
diselesaikan
Dalam proses
penyelesaian
- - - - - -
di internal
bank
Telah
ditindaklanjuti
- - - - - -
melalui proses
hukum
Rekomendasi dan Tindaklanjutnya Recommendations and Follow-up
Selama tahun 2025, tidak terdapat rekomendasi dari OJK. During 2025, there were no recommendations from the OJK.
BANK SULSELBAR 667
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 668
LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA TERINTEGRASI
Integrated Governance Implementation Report
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi (TKT) didasarkan pada The implementation of Integrated Governance is based on
POJK No. 18/POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 dan Financial Services Authority Regulation No. 18/POJK.03/2014
SEOJK No. 15/SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015, yang dated November 18, 2014 and Financial Services Authority
mengatur penerapan TKT bagi Konglomerasi Keuangan. Circular Letter No. 15/SEOJK.03/2015 dated May 25, 2015,
Selain itu, terdapat POJK No. 45/POJK.03/2020 tanggal which regulate the implementation of Integrated Governance for
16 Oktober 2020 yang membahas tentang Konglomerasi Financial Conglomerates. In addition, Financial Services Authority
Keuangan. Ketentuan-ketentuan tersebut mengatur Regulation No. 45/POJK.03/2020 dated October 16, 2020
pembentukan Konglomerasi Keuangan, penunjukan Entitas addresses Financial Conglomerates. These regulations govern
Utama (EU) dalam konglomerasi, serta penerapan TKT the establishment of Financial Conglomerates, the designation
secara komprehensif dan efektif, termasuk kewajiban yang of the Main Entity (ME) within the conglomerate, as well as the
harus dipenuhi. comprehensive and effective implementation of Integrated
Governance, including the obligations that must be fulfilled.
Hingga tahun 2025, Bank Sulselbar belum menerapkan Tata As of 2025, Bank Sulselbar has not implemented Integrated
Kelola Terintegrasi karena tidak termasuk dalam kategori Governance as it does not fall under the category of a corporate
Perusahaan Grup maupun entitas dari perusahaan lain. group nor as an entity within another company.
668 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 669
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
TRANSPARANSI PRAKTIK BAD GOVERNANCE
Transparency of Bad Governance Practices
Perusahaan menyadari bahwa praktik-praktik Bad The Company recognizes that bad corporate governance
Corporate Governance dapat mengganggu sistem Tata Kelola practices may disrupt the implementation of sound corporate
Perusahaan yang baik (GCG) yang telah dibangun. Untuk governance (Good Corporate Governance/GCG) that has been
mendukung hal ini, sepanjang tahun 2025, Perseroan established. In support of this commitment, throughout 2025,
berkomitmen untuk tidak melakukan tindakan atau the Company ensured that it did not engage in any actions or
kebijakan yang berkaitan dengan praktik bad corporate policies associated with bad corporate governance practices, as
governance, seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut: presented in the following table:
Kejadian Keterangan Incident
Adanya laporan sebagai perusahaan yang mencemari There are reports as a company that pollutes the
Tidak Ada
lingkungan environment
Perkara penting yang sedang dihadapi oleh perusahaan, Important cases being faced by the company, subsidiaries,
entitas anak, anggota Direksi dan/atau anggota Dewan members of the Board of Directors, and/or members of the
Tidak Ada
Komisaris yang sedang menjabat tidak diungkapkan Board of Commissioners who are currently serving are not
dalam Laporan Tahunan disclosed in the Annual Report
Ketidakpatuhan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan Tidak Ada Non-compliance in fulfilling tax obligations
Ketidaksesuaian penyajian laporan tahunan dan laporan Incompatibility of presentation of annual reports and
Tidak Ada
keuangan dengan peraturan yang berlaku dan SAK financial statements with applicable regulations and SAK
Kasus terkait buruh dan karyawan Tidak Ada Cases related to workers and employees
Tidak terdapat pengungkapan segmen operasi pada There is no disclosure of operating segments in listed
Tidak Ada
perusahaan listed companies
Terdapat ketidaksesuaian antara Laporan Tahunan There is a discrepancy between the hardcopy Annual Report
Tidak Ada
hardcopy dengan Laporan Tahunan softcopy and the softcopy Annual Report
BANK SULSELBAR 669
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 670
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
Corporate Social Responsibility
Dalam setiap aspek operasionalnya, Bank Sulselbar In all aspects of its operations, Bank Sulselbar is committed to
berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap keputusan ensuring that every decision and business activity undertaken
dan aktivitas bisnis yang diambil memberikan manfaat delivers significant value to all stakeholders. The Bank believes
signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan. Bank that corporate social responsibility is not merely an obligation,
meyakini bahwa tanggung jawab sosial perusahaan bukan but a strategic necessity that contributes to creating long-term
sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan strategis yang corporate value. In this context, the implementation of our
dapat menghasilkan dampak positif pada nilai perusahaan. corporate social responsibility initiatives is directed toward
Dalam konteks ini, fokus pelaksanaan tanggung jawab supporting the achievement of the Sustainable Development
sosial kami diarahkan untuk mendukung pencapaian tujuan Goals (SDGs).
pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development
Goals (SDGs).
Sebagai lembaga keuangan yang beroperasi di sektor As a financial institution operating in the banking sector, Bank
perbankan, Bank Sulselbar telah berkomitmen untuk Sulselbar has committed to implementing sustainable finance
menerapkan program keuangan berkelanjutan yang programs aligned with the financial sector’s role in supporting
sejalan dengan dukungan sektor keuangan terhadap sustainable development. The Bank recognizes that the financial
pembangunan berkelanjutan. Kami menyadari bahwa system plays a crucial role in preventing financing or investment
sistem keuangan memiliki peranan krusial dalam mencegah practices that excessively exploit natural resources. Such
praktik pendanaan atau investasi pada kegiatan usaha yang practices may potentially lead to social inequality and adverse
mengeksploitasi sumber daya secara berlebihan. Tindakan environmental impacts.
tersebut berpotensi menimbulkan kesenjangan sosial serta
dampak negatif terhadap lingkungan hidup.
Pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan di Bank The implementation of corporate social responsibility at Bank
Sulselbar berlandaskan pada Peraturan Otoritas Jasa Sulselbar is based on Financial Services Authority Regulation
Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 mengenai No. 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers,
Keuangan Emiten dan Perusahaan Publik, serta mengacu and Public Companies, and refers to international standards such
pada standar internasional ISO 26000. Sesuai dengan Surat as ISO 26000. In accordance with Financial Services Authority
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021 Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021 concerning the Form
tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau and Content of Annual Reports of Issuers or Public Companies,
Perusahaan Publik, informasi mengenai tanggung jawab information related to corporate social responsibility—
sosial perusahaan, khususnya yang berkaitan dengan tata particularly those associated with sustainability governance,
kelola keberlanjutan, kinerja ekonomi, kinerja lingkungan, economic performance, environmental performance, and social
dan kinerja sosial, disajikan dalam Laporan Keberlanjutan performance—is presented in the Sustainability Report, which is
yang dipublikasikan terpisah dari Laporan Tahunan. published separately from the Annual Report.
670 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 671
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
PERNYATAAN PELAKSANAAN PRINSIP-PRINSIP
TATA KELOLA YANG BAIK
Statement on the Implementation of Good Corporate Governance Principles
Tata kelola yang baik di sektor perbankan adalah elemen Sound corporate governance in the banking sector is a critical
krusial yang harus diterapkan oleh semua pihak yang terlibat element that must be implemented by all parties involved in
dalam industri ini. Penerapan tata kelola yang efektif tidak the industry. The effective implementation of governance not
hanya meningkatkan kinerja bank, tetapi juga memperkuat only enhances the Bank’s performance but also strengthens
kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di sektor compliance with applicable regulations in the banking sector.
perbankan.
Untuk mencapai standar tinggi dalam tata kelola, To achieve high standards of governance, the Bank’s management
manajemen bank berkomitmen untuk secara berkelanjutan is committed to continuously enhancing and embedding a culture
meningkatkan dan menanamkan budaya serta perilaku bisnis and business conduct aligned with governance principles. These
yang sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola. Prinsip-prinsip principles include transparency, accountability, responsibility,
tersebut meliputi transparansi, akuntabilitas, tanggung independence, and fairness. The Bank strives to ensure that all
jawab, independensi, serta perhatian terhadap kesetaraan business practices are carried out in a sustainable manner for the
dan kewajaran yang adil. Kami berupaya memastikan bahwa benefit of all stakeholders.
semua praktik bisnis dijalankan secara berkesinambungan
demi kebaikan bersama.
BANK SULSELBAR 671
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 672
EKSPOSUR RISIKO Exposure Risk
Page 673
Page 674
LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN
TAHUNAN PT BANK SULSELBAR
Annual Risk Exposure and Capital Publication Report of PT Bank Sulselbar
Laporan Ukuran Utama (Key Metrics) Key Metrics Report PT. Bank Sulselbar
PT. Bank Sulselbar December 2025 Report Position
Posisi Laporan Desember 2025 (Individual) (Individual)
(Dalam Jutaan Rupiah)-(In million rupiah)
Desember September Maret Desember
No. Deskripsi 2025 2025 Juni 2025 2025 2024
Modal yang Tersedia (nilai)
1 Modal Inti Utama (CET1) 4,956,181 4,792,548 4,545,075 4,888,245 4,764,991
2 Modal Inti (Tier 1) 4,956,181 4,792,548 4,545,075 4,888,245 4,764,991
3 Total Modal 5,153,021 4,986,388 4,753,442 5,089,099 4,960,976
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 17,666,701 17,407,271 18,574,441 17,981,116 17,449,981
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
5 Rasio CET1 (%) 28.05% 27.53% 24.47% 27.19% 27.31%
6 Rasio Tier 1 (%) 28.05% 27.53% 24.47% 27.19% 27.31%
7 Rasio Total Modal (%) 29.17% 28.65% 25.59% 28.30% 28.43%
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
8 Capital conservation buffer (2.5% dari ATMR) (%) 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
9 Countercyclical Buffer (0 -2.5% dari ATMR) (%) 2.50% 2.50% 2.50% 2.50% 2.50%
10 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% -2.5%) (%) 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
11 Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 + Baris 10) 2.50% 2.50% 2.50% 2.50% 2.50%
12 Komponen CET1 untuk buffer 20.05% 19.53% 16.47% 19.19% 19.31%
Rasio pengungkit sesuai Basel III
13 Total Eksposur 33,548,811 34,572,700 33,472,737 32,537,592 33,276,698
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
14 14.77% 13.86% 13.58% 15.02% 14.32%
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
14b 14.77% 13.86% 13.58% 15.02% 14.32%
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
14c 15.16% 13.93% 13.64% 15.20% 14.30%
memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
Securities Financing Transaction (SFT) secara gross
674 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 675
Eksposur Risiko
Exposure Risk
(Dalam Jutaan Rupiah)-(In million rupiah)
Desember September Maret Desember
No. Deskripsi 2025 2025 Juni 2025 2025 2024
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
14d 15.16% 13.93% 13.64% 15.20% 14.30%
memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) 5,914,303 6,262,575 6,495,103 6,140,348 7,418,113
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow) 4,199,852 5,046,443 5,264,952 5,335,195 5,692,090
17 LCR (%) 140.82% 124.10% 123.36% 115.09% 130.32%
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 20,412,359 20,227,567 19,325,972 19,219,207 19,468,858
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF) 19,898,402 20,026,550 20,892,839 20,529,380 20,097,630
20 NSFR (%) 102.58% 101.00% 92.50% 93.62% 96.87%
Analisis Kualitatif
---
*T adalah periode triwulanan, T-1 adalah periode 1 triwulan sebelumnya
BANK SULSELBAR 675
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 676
Umum - Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi sesuai standar
akuntansi dengan ketentuan kehati-hatian (LI1)
PT. Bank Sulselbar - Posisi 31 Desember 2025
a b c d
Nilai tercatat Nilai tercatat masing-masing risiko
Uraian sebagaimana Nilai tercatat
tercantum dalam berdasarkan prinsip Sesuai kerangka
Sesuai kerangka
publikasi laporan kehati-hatian counterparty
risiko kredit
keuangan credit risk
Indonesia
Aset
Kas 581,888 581,888 - -
Penempatan pada Bank Indonesia 1,324,341 1,324,341 -
Penempatan pada bank lain 138,404 138,404 - -
Tagihan spot dan derivatif/forward 176 176 - -
Surat berharga yang dimiliki 5,563,535 5,563,535 - -
Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli
- - - -
kembali (repo)
Tagihan atas surat berharga yang dibeli
1,734,965 1,734,965 - -
dengan janji dijual kembali (reverse repo)
Tagihan akseptasi 12,996 12,996 - -
Kredit yang diberikan 21,585,609 21,585,609 - -
Pembiayaan syariah 1) 1,960,011 1,960,011 - -
Penyertaan modal 25,108 25,108 - -
Aset keuangan lainnya 109,334 109,334 - -
Cadangan kerugian penurunan nilai aset
580,454 580,454 - -
keuangan -/-
Aset tidak berwujud 87,870 87,870 - -
Aset tetap dan inventaris 943,960 943,960 - -
Aset non produktif 757 757 - -
Aset lainnya 473,499 473,499 - -
Total Aset 33,469,340 33,469,340 - -
Kewajiban
Giro 5,285,017 5,285,017 - -
Tabungan 7,043,438 7,043,438 - -
Deposito 10,267,825 10,267,825 - -
Uang Elektronik 0 0 - -
Liabilitas kepada Bank Indonesia 0 0 - -
Liabilitas kepada bank lain 1,246,784 1,246,784 - -
Liabilitas spot dan derivatif/forward 455 455 - -
Liabilitas atas surat berharga yang dijual
0 0 - -
dengan janji dibeli kembali (repo)
Liabilitas akseptasi 0 0 - -
676 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 677
Eksposur Risiko
Exposure Risk
General - Discrepancy between Consolidated Coverage According
to Accounting Standards and Prudential Regulations (LI1) PT.
Bank Sulselbar Position December 31, 2025
e f g
Sesuai kerangka Sesuai kerangka risiko Tidak mengacu pada persyaratan permodalan atau berdasarkan
sekuritisasi pasar pengurangan modal
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
BANK SULSELBAR 677
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 678
a b c d
Nilai tercatat Nilai tercatat masing-masing risiko
Uraian sebagaimana Nilai tercatat
tercantum dalam berdasarkan prinsip Sesuai kerangka
Sesuai kerangka
publikasi laporan kehati-hatian counterparty
risiko kredit
keuangan credit risk
Surat berharga yang diterbitkan 1,019,914 1,019,914 - -
Pinjaman/pembiayaan yang diterima 1,730,214 1,730,214 - -
Setoran jaminan 1,113 1,113 - -
Liabilitas antarkantor 2) 0 0 - -
Liabilitas lainnya 1,566,026 1,566,026 - -
Kepentingan minoritas (minority interest) 0 0 - -
Total Liabilitas 28,160,786 28,160,786 - -
Analisis Kualitatif
Umum - Sumber perbedaan utama antara eksposur sesuai
ketentuan kehati-hatian dengan carrying values sesuai standar
akuntansi keuangan (LI2)
PT. Bank Sulselbar Posisi 31 Desember 2025
a b
Item sesuai:
Uraian
Total Kerangka risiko
kredit
Nilai tercatat aset sesuai dengan cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian
31,085,428 -
(sebagaimana dilaporkan pada template LI1)
Nilai tercatat liabilitas sesuai lingkup sesuai dengan cakupan konsolidasi ketentuan kehati-
26,249,451 -
hatian (sebagaimana dilaporkan pada template LI1)
Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian 57,334,879 -
Nilai rekening administratif 3,590,730
Perbedaan valuasi - -
Perbedaan antara netting rules, selain dari yang termasuk ada baris 2. - -
Perbedaan provisi - -
Perbedaan prudential filters - -
…. 60,925,609 -
Nilai eksposur yang dipertimbangkan, sesuai dengan cakupan konsolidasi ketentuan
kehati-hatian
Analisis Kualitatif
678 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 679
Eksposur Risiko
Exposure Risk
e f g
Sesuai kerangka Sesuai kerangka risiko Tidak mengacu pada persyaratan permodalan atau berdasarkan
sekuritisasi pasar pengurangan modal
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
General - Primary Source of Differences between Prudential
Exposure and Carrying Values According to Financial Accounting
Standards (LI2) of PT. Bank Sulselbar Position December 31, 2025
c d e
Kerangka Kerangka Counterparty
Kerangka risiko pasar
sekuritisasi credit risk
- - -
- - -
-
- - -
- - -
- - -
- - -
- - -
BANK SULSELBAR 679
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 680
Penjelasan Utama Antara Nilai Main Explanation of Recorded Value
Tercatat Sesuai Standar Akuntansi According to Financial Accounting
Keuangan Dengan Ketentuan OJK Standards and OJK Provisions (LIA)
(LIA)
1. Bank harus menjelaskan asal perbedaan antara 1. The bank is required to clarify the origin of discrepancies
nilai tercatat sesuai standar akuntansi keuangan, between recorded values in financial statements and
sebagaimana dilaporkan pada laporan keuangan dan nilai exposure values according to prudential provisions, as
eksposur sesuai ketentuan kehati-hatian, sebagaimana detailed in templates LI1 and LI2.
terdapat pada template LI1 dan LI2
a. Bank harus menjelaskan sumber perbedaan a. The bank must elucidate the source of significant
signifikan antara nilai pada kolom (a) dan (b) di LI1: differences between the values in columns (a) and (b) in
Tidak ada perbedaan antara nilai tercatat LI1:
sebagaimana tercantum dalam publikasi laporan There is no discrepancy between the recorded value in
keuangan dengan nilai tercatat berdasarkan prinsip the published financial statements and the value based
kehati-hatian, karena PT Bank Sulselbar tidak on prudential principles, as PT Bank Sulselbar does not
memiliki anak usaha berupa perusahaan asuransi operate a subsidiary in the form of an insurance company.
b. Bank harus menjelaskan sumber perbedaan antara b. The bank must clarify the source of any differences
nilai tercatat dan nilai yang digunakan untuk tujuan between the recorded value and the value utilized for
pengaturan yang tercantum pada LI2 : regulatory purposes, as indicated in LI2:
Tidak ada perbedaan nilai tercatat dan nilai yang There is no difference between the recorded value and
digunakan untuk tujuan pengaturan yang tercantum the value used for regulatory purposes as outlined in LI2.
pada LI2.
c. Sesuai dengan implementasi dari panduan pada c. In alignment with the guidelines for prudential valuation,
valuasi prudensial, bank harus menjelaskan sistem the bank must describe the systems and controls in place
dan kontrol untuk memastikan estimasi valuasi to ensure accurate and reliable valuation estimates:
prudensial dan dapat diandalkan : PT Bank Sulselbar does not engage in prudential
PT Bank Sulselbar tidak memiliki valuasi prudensial valuation.
2. Pengungkapan harus memasukkan: 2. Disclosure must encompass:
a. Metodologi valuasi, termasuk penjelasan sejauh a.. Valuation methodology, including an explanation of the
mana penggunaan metodologi mark-to-market dan extent to which mark-to-market and mark-to-model
mark to-model : PT Bank Sulselbar does not conduct prudential valuation.
PT Bank Sulselbar tidak memiliki valuasi prudensial b. A description of the independent price verification
b. Deskripsi proses verifikasi harga independen : process: PT Bank Sulselbar does not engage in
PT Bank Sulselbar tidak memiliki valuasi prudensial prudential valuation.
c. Prosedur untuk penyesuaian valuasi atau reserves c. Procedures for Adjusting Valuations or Reserves
(termasuk deskripsi proses dan metodologi untuk Including descriptions of the process and methodology
menilai posisi trading dengan tipe instrumen): for assessing trading positions by instrument type:
PT Bank Sulselbar tidak memiliki valuasi prudensial PT Bank Sulselbar does not have a prudential valuation.
680 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 681
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Permodalan - Komposisi Permodalan Capital - Capital Composition (CC1) PT
(CC1) PT. Bank Sulselbar Bank Sulselbar
Posisi 31 Desember 2025 Position as of 31 December 2025
No. Ref. yang
Jumlah (Dalam berasal dari Neraca
No Komponen (Bahasa Indonesia) Jutaan Rupiah) Konsolidasi 1)
CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
1 Saham biasa (termasuk stock surplus) 2,227,976
2 Laba ditahan 594,212
3 Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 2,476,825
4 Modal yang termasuk phase out dari CET1 N/A
5 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan -
6 CET1 sebelum regulatory adjustment 5,299,012
CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan dalam
7 -
trading book
8 Goodwill -
9 Aset tidak berwujud lainnya (selain Mortgage-Servicing Rights) 4,560
10 Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability N/A
11 Cash-flow hedge reserve N/A
12 Shortfall on provisions to expected losses N/A
13 Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi -
14 Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA) -
15 Aset pensiun manfaat pasti N/A
Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di Laporan Posisi
16 N/A
Keuangan)
17 Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain -
Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana
18 N/A
Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di
atas batasan 10%)
Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi
19 diluar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang N/A
diperkenankan (jumlah di atas batasan 10%)
20 Mortgage servicing rights -
Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah di atas
21 N/A
batasan 10%, net dari kewajiban pajak)
22 Jumlah melebihi batasan 15% dari: N/A
23 investasi signifikan pada saham biasa financials N/A
24 mortgage servicing rights N/A
25 pajak tangguhan dari perbedaan temporer N/A
26 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
26a. Selisih PPKA dan CKPN 255,500
26b. PPKA non produktif 1,081
26c. Aset Pajak Tangguhan 56,583
26d. Penyertaan 25,108
BANK SULSELBAR 681
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 682
No. Ref. yang
Jumlah (Dalam berasal dari Neraca
No Komponen (Bahasa Indonesia) Jutaan Rupiah) Konsolidasi 1)
26e. Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi -
26f. Eksposur sekuritisasi -
26g. Lainnya -
Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada faktor
27 -
pengurangnya
28 Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1 342,831
29 Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang 4,956,181
Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen
30 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) -
31 Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi -
32 Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi -
33 Modal yang yang termasuk phase out dari AT 1 N/A
Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam
34 -
perhitungan KPMM secara konsolidasi
35 Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A
36 Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment -
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
37 Investasi pada instrumen AT 1 sendiri N/A
38 Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain -
Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana
39 N/A
Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di
atas batasan 10%)
Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar
40 N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
41 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
41a. Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain -
42 Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya -
43 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT 1 -
44 Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang -
45 Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1) 4,956,181
Modal Pelengkap (Tier 2): Instrumen dan cadangan
46 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) -
47 Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2 N/A
Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam
48 -
perhitungan KPMM secara konsolidasi
49 Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A
Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah
50 196,840
paling tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
51 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang 196,840
Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
52 Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri N/A
53 Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain -
682 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 683
Eksposur Risiko
Exposure Risk
No. Ref. yang
Jumlah (Dalam berasal dari Neraca
No Komponen (Bahasa Indonesia) Jutaan Rupiah) Konsolidasi 1)
Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan asuransi
diluar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
54 diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang N/A
diterbitkan; nilai sebelumnya ditetapkan dengan threshold 5% namun tidak lagi
memenuhi kriteria (untuk bank Sistemik)
Investasi pada kewajiban TLAC lainnya dari entitas perbankan, keuangan, dan
asuransi yang berada di luar lingkup konsolidasi peraturan dan, yang mana bank
tidak memiliki lebih dari 10% dari saham biasa entitas yang dikeluarkan: jumlah N/A
yang sebelumnya ditunjuk untuk batas 5% tetapi yang tidak lagi memenuhi
syarat (hanya untuk Bank Sistemik G-SIBs)
Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC Bank, entitas keuangan
55 dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang N/A
diperkenankan)
56 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
56a. Sinking fund -
56b. Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain -
57 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap -
58 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment 196,840
59 Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 5,153,021
60 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 17,666,701
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal
(Capital Buffer)
61 Rasio Modal Inti Utama CET 1 (persentase terhadap ATMR) 28.05%
62 Rasio Modal Inti Tier 1 (persentase terhadap ATMR) 28.05%
63 Rasio Total Modal (persentase terhadap ATMR) 29.17%
64 Buffer (persentase terhadap ATMR) 20.05%
65 Capital Conservation Buffer -
66 Countercyclical Buffer 2.50%
67 higher loss absorbency requirement -
Untuk bank umum konvensional: CET 1 yang tersedia untuk memenuhi Buffer
(persentase terhadap ATMR)
68 Untuk kantor cabang dari Bank yang berkedudukan di luar negeri: Bagian Dana 20.05%
Usaha yang ditempatkan dalam CEMA (diungkapkan sebagai persentase dari
ATMR) yang tersedia untuk memenuhi Buffer.
National minima (jika berbeda dari Basel 3)
69 Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
70 Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
71 Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)
Investasi non-signifikan pada modal atau kewajiban TLAC lainnya pada entitas
72 N/A
keuangan lain
73 Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan N/A
74 Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) N/A
Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari
75 N/A
kewajiban pajak)
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
BANK SULSELBAR 683
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 684
No. Ref. yang
Jumlah (Dalam berasal dari Neraca
No Komponen (Bahasa Indonesia) Jutaan Rupiah) Konsolidasi 1)
Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan
76 N/A
pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
77 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan standar N/A
Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan
78 N/A
pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
79 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB N/A
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018
s.d. 1 Jan 2022)
80 Cap pada CET 1 yang temasuk phase out N/A
Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap
81 N/A
setelah redemptions dan maturities)
82 Cap pada AT 1 yang temasuk phase out N/A
Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap
83 N/A
setelah redemptions dan maturities)
84 Cap pada Tier 2 yang temasuk phase out N/A
Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di atas cap
85 N/A
setelah redemptions dan maturities)
Analisis Kualitatif
Jenis Prmodalan Bank Sulselbar saat ini merupakan Saham Biasa
Permodalan - Rekonsiliasi Capital - Capital Reconciliation (CC2)
Permodalan (CC2) PT. Bank Sulselbar PT Bank Sulselbar
Posisi 31 Desember 2025 Position as of 31 December 2025
Neraca Konsolidasi dengan cakupan konsolidasi
Neraca Publikasi berdasarkan ketentuan kehati-hatian
No Pos-pos 31 Desember 2025 31 Desember 2025
ASET
1 Kas 581,888 581,888
2 Penempatan pada Bank Indonesia 1,324,341 1,324,341
3 Penempatan pada bank lain 138,404 138,404
4 Tagihan spot dan derivatif/forward 176 176
5 Surat berharga yang dimiliki 5,563,535 5,563,535
Surat berharga yang dijual dengan janji
6 0 0
dibeli kembali (repo)
Tagihan atas surat berharga yang dibeli
7 1,734,965 1,734,965
dengan janji dijual kembali (reverse repo)
8 Tagihan akseptasi 12,996 12,996
9 Kredit yang diberikan 21,585,609 21,585,609
10 Pembiayaan syariah 1) 1,960,011 1,960,011
11 Penyertaan modal 25,108 25,108
12 Aset keuangan lainnya 109,334 109,334
684 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 685
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Neraca Konsolidasi dengan cakupan konsolidasi
Neraca Publikasi berdasarkan ketentuan kehati-hatian
No Pos-pos 31 Desember 2025 31 Desember 2025
Cadangan kerugian penurunan nilai aset
13 580,454 580,454
keuangan -/-
a. Surat berharga 10,000 10,000
b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan
570,415 570,415
syariah 1)
c. Lainnya 39 39
14 Aset tidak berwujud 87,870 87,870
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud
83,309 83,309
-/-
15 Aset tetap dan inventaris 943,960 943,960
Akumulasi penyusutan aset tetap dan
409,350 409,350
inventaris -/-
16 Aset non produktif 757 757
a. Properti terbengkalai 0 0
b. Agunan yang diambil alih 0 0
c. Rekening tunda 757 757
d. Aset antarkantor 2) 0 0
17 Aset lainnya 473,499 473,499
TOTAL ASET 33,469,340 33,469,340
LIABILITAS DAN EKUITAS
1 Giro 5,285,017 5,285,017
2 Tabungan 7,043,438 7,043,438
3 Simpanan berjangka 10,267,825 10,267,825
4 Uang Elektronik 0 0
5 Liabilitas kepada Bank Indonesia 0 0
6 Liabilitas kepada bank lain 1,246,784 1,246,784
7 Liabilitas spot dan derivatif/forward 455 455
Liabilitas atas surat berharga yang dijual
8 0 0
dengan janji dibeli kembali (repo)
9 Liabilitas akseptasi 0 0
10 Surat berharga yang diterbitkan 1,019,914 1,019,914
11 Pinjaman/pembiayaan yang diterima 1,730,214 1,730,214
12 Setoran jaminan 1,113 1,113
13 Liabilitas antarkantor 2) 0 0
14 Liabilitas lainnya 1,566,026 1,566,026
15 Kepentingan minoritas (minority interest) 0 0
16 Modal disetor 2,219,636 2,219,636
a. Modal dasar 4,000,000 4,000,000
b. Modal yang belum disetor -/- 1,780,364 1,780,364
c. Saham yang dibeli kembali (treasury
- 0
stock) -/-
17 Tambahan modal disetor 8,340 8,340
BANK SULSELBAR 685
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 686
Neraca Konsolidasi dengan cakupan konsolidasi
Neraca Publikasi berdasarkan ketentuan kehati-hatian
No Pos-pos 31 Desember 2025 31 Desember 2025
a. Agio - 0
b. Disagio -/- - 0
c. Dana setoran modal 8,340 8,340
d. Lainnya - 0
18 Penghasilan komprehensif lain 287,983 287,983
a. Keuntungan 287,983 287,983
b. Kerugian -/- - 0
19 Cadangan 2,198,383 2,198,383
a. Cadangan umum 2,188,841 2,188,841
b. Cadangan tujuan 9,542 9,542
20 Laba/rugi 594,212 594,212
a. Tahun-tahun lalu - 0
b. Tahun berjalan 594,212 594,212
c. Dividen yang dibayarkan -/- - 0
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 33,469,340 33,469,340
Analisis Kualitatif
Jenis Permodalan Bank Sulselbar saat ini merupakan Saham Biasa
Permodalan - Fitur Utama Instrumen Capitalization - Key Features of Capitalization
Permodalan dan Instrumen TLAC- Instruments and TLAC-Eligible (CCA)
Eligible (CCA) PT. Bank Sulselbar Instruments of PT Bank Sulselbar
Posisi 31 Desember 2025 Position as of 31 December 2025
a
Informasi
No Indonesia Kuantitatif/Kualitatif
1 Penerbit N/A
2 Nomor identifikasi N/A
3 Hukum yang digunakan N/A
Sarana yang memungkinkan kewajiban pelaksanaan pada
3a Bagian 13 dari Lembar Istilah TLAC tercapai (untuk instrumen TLAC sah lainnya yang diatur oleh N/A
hukum asing)
Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM N/A
4 Pada saat masa transisi N/A
5 setelah masa transisi N/A
6 Apakah instrumen eligible untuk Individu/Konsolidasi atau Konsolidasi dan Individu N/A
7 Jenis Instrumen N/A
8 Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM N/A
9 Nilai par dari instrumen N/A
10 Klasifikasi sesuai standar akuntansi keuangan N/A
11 Tanggal penerbitan N/A
12 Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau dengan jatuh tempo N/A
686 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 687
Eksposur Risiko
Exposure Risk
a
Informasi
No Indonesia Kuantitatif/Kualitatif
13 Tanggal jatuh tempo N/A
14 Eksekusi call option atas persetujuan Otoritas Jasa Keuangan N/A
15 Tanggal call option, jumlah penarikan dan persyaratan call option lainnya (bila ada) N/A
16 Subsequent call option N/A
Kupon /dividen
17 Dividen/kupon dengan bunga tetap atau floating N/A
18 Tingkat dari coupon rate atau index lain yang menjadi acuan N/A
19 Ada atau tidaknya dividend stopper N/A
20 Fully discretionary; partial atau mandatory N/A
21 Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain N/A
22 Non-kumulatif atau kumulatif N/A
23 Dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi N/A
24 Jika dapat dikonversi, sebutkan trigger point-nya N/A
25 Jika dapat dikonversi, apakah seluruh atau sebagian N/A
26 Jika dapat dikonversi, bagaimana rate konversinya N/A
27 Jika dapat dikonversi; apakah mandatory atau optional N/A
28 Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis instrumen konversinya N/A
29 Jika dapat dikonversi, sebutkan issuer of instrument it converts into N/A
30 Fitur write-down N/A
31 Jika terjadi write-down, sebutkan trigger-nya N/A
32 Jika terjadi write-down, apakah penuh atau sebagian N/A
33 Jika terjadi write down; permanen atau temporer N/A
34 Jika terjadi write down temporer, jelaskan mekanisme write-up N/A
34a Tipe subordinasi N/A
35 Hierarki instrumen pada saat likuidasi N/A
36 Apakah terdapat fitur yang non-compliant N/A
37 Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant N/A
Analisis Kualitatif
Bank Sulselbar belum menerbitkan surat berharga untuk permodalan
BANK SULSELBAR 687
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 688
Permodalan - Pengungkapan Capitalization - Qualitative Disclosures
Kualitatif Mengenai Struktur Regarding Capital Structure and Capital
Permodalan Dan Kecukupan Adequacy
Permodalan
Struktur Permodalan PT Bank Sulselbar Capital Structure of PT Bank Sulselbar
Kepemilikan Saham Share Jumlah
Pemerintah Provinsi SulSel 32.55% 722,436
Pemerintah Kab/Kota se-SulSel 59.98% 1,331,422
Pemerintah Provinsi Sulbar 2.02% 44,769
PemerintahKab/Kotase-SulBar 4.81% 106,670
Koperasi PT Bank Sulselbar 0.65% 14,339
Jumlah 100% 2,219,636
Komposisi permodalan Bank terdiri dari 2 (dua) komponen The Bank's capital composition comprises two primary
utama yaitu Modal Inti dan Modal Pelengkap, dimana Modal components: Core Capital and Supplementary Capital. Core
Inti terdiri dari dari Modal Disetor dan Cadangan Tambahan Capital includes Paid-in Capital and Additional Capital Reserves,
Modal. Sedangkan Modal Pelengkap adalah Upper Tier-2 while Supplementary Capital consists of Upper Tier-2, which is
yang merupakan Cadangan Umum Aset Produktif. the General Reserve of Productive Assets.
Pada periode laporan, 96.18% komposisi permodalan Bank During the reporting period, 95.97% of the Bank's capital was
adalah Modal Inti, dimana 44.79% dari Modal Inti merupakan classified as Core Capital, with 50.46% represented by paid-in
modal disetor dan sisanya adalah cadangan tambahan modal. capital and the remainder as additional capital reserves. Of the
Dari cadangan tambahan modal sebesar 21.05% adalah dari additional capital reserves, 32.08% originated from the Current
komponen Laba Tahun Berjalan yang diperhitungkan 100%. Year's Profit component, calculated at 100%.
Kecukupan Permodalan Capital Adequacy
PT Bank Sulselbar melakukan perhitungan kecukupan In accordance with Pillar 1 of Basel II, PT Bank Sulselbar
permodalan berdasarkan metode yang sesuai dengan calculates capital adequacy following a method consistent with
penerapan kerangka Basel III reform di perbankan Indonesia, the roadmap for implementing Basel II in Indonesian banking.
dengan uraian sebagai berikut: The calculations are as follows:
a Risiko Kredit dihitung dengan menggunakan a. Credit Risk is assessed using the Standardized Approach (SA).
Standardized Approach (SA)
b Risiko Operasional dihitung dengan menggunakan b. Operational Risk is evaluated using the Standardized
Standardized Approach (SA) Approach (SA).
c Risiko Pasar dihitung menggunakan Standard Method. c. Market Risk is determined using the Standard Method.
Perhitungan kecukupan modal minimum yang dilakukan The calculation of minimum capital adequacy is designed not
bank tidak hanya ditujukan untuk menyerap potensi kerugian only to absorb potential losses arising from credit risk, market
akibat risiko kredit, risiko pasar & risiko operasional, namun risk, and operational risk as per Pillar 1 but also to consider other
dilakukan dengan tetap memperhitungkan risiko lain yang material risks, including liquidity risk and additional risks.
material antara lain risiko likuiditas dan risiko ‘lain’.
Olehnya penyediaan modal minimum dilakukan dengan Consequently, the establishment of minimum capital is informed
memperhitungkan penilaian profil risiko yang diatur dalam by the risk profile assessment outlined in Pillar 2 of Basel II, or
Pilar 2 Basel 2 atau ICAAP - Internal Capital Adequacy the Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP).
688 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 689
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Assessment Process). Selain hal tersebut, bank juga Furthermore, banks allocate capital to mitigate losses during
mengalokasikan modal untuk mengantisipasi kerugian abnormal conditions (Economic Capital).
dalam kondisi yang tidak normal (Economic Capital).
Dengan metode ini, memastikan bank memiliki permodalan This methodology ensures that the bank maintains sufficient
yang cukup untuk menyerap risiko baik dalam kondisi normal capital to absorb risks in both normal and abnormal
maupun dalam kondisi tidak normal. circumstances.
Selain untuk memenuhi kecukupan modal minimum sesuai In addition to complying with minimum capital adequacy
regulasi, kebijakan permodalan bank diarahkan kepada requirements, the bank's capital policy aims to enhance capital
upaya untuk meningkatkan efisiensi permodalan dengan efficiency by allocating exposures with optimal risk-return
mengalokasikan pada eksposure yang memiliki risk – return profiles in alignment with the bank's strategic plan.
yang optimal dan selaras dengan rencana strategis bank.
BANK SULSELBAR 689
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 690
PROFIL RISIKO DAN TINGKAT KESEHATAN BANK
Risk Profile and Bank Soundness Rating
Pengungkapan Pendekatan Risk Management – Bank Risk
Manajemen Risiko Bank (OVA) Management Approach (OVA) Disclosure
Bagaimana model bisnis ditentukan dan interaksi dengan This document outlines the definition of the business model
profil risiko keseluruhan (yaitu risiko utama terkait model and its interplay with the overall risk profile, including the key
bisnis dan bagaimana setiap risiko diungkapkan) dan risks associated with the business model and the corresponding
bagaimana profil risiko bank berinteraksi dengan toleransi disclosures. Furthermore, it examines how the bank's risk profile
risiko yang telah disetujui direksi : aligns with the risk tolerances approved by the Board of Directors.
Setiap model bisnis Bank Sulselbar didukung dengan Each business model at Bank Sulselbar is underpinned by robust
kebijakan dan strategi manajemen risiko yang memadai, risk management policies and strategies. In formulating these
dalam penyusunan kebijakan dan strategi manajemen policies, the Board of Directors provides clear guidance regarding
risiko, Direksi Bank Sulselbar memberikan arahan yang jelas the acceptable level of risk (Risk Appetite) and establishes the
mengenai tingkat risiko yang akan diambil (Risk Appetite) dan associated risk tolerance limits (Risk Tolerance).
batas toleransi risiko yang ditetapkan (Risk Tolerance).
Struktur Tata Kelola Risiko Risk Governance Structure
Tanggung jawab Bank (pengawasan dan delegasi otoritas, The governance structure delineates the responsibilities of the bank,
rincian tanggung jawab berdasarkan jenis risiko, unit bisnis, including oversight, delegation of authority, and the allocation of
dll); hubungan antar struktur organisasi yang terlibat dalam responsibilities by risk type and business unit. It also clarifies the
manajemen risiko (yaitu Direksi, pejabat eksekutif, komite relationships among the various organizational structures involved
risiko yang terpisah, komite manajemen risiko, fungsi in risk management, including the Board of Directors, executive
kepatuhan, dan fungsi internal audit). officers, dedicated risk committees, the risk management committee,
compliance functions, and the internal audit function.
Struktur organisasi bank yang mengelola manajemen risiko The organization's risk management structure comprises the
terdiri dari : following:
1. Dewan Komisaris memiliki tugas dan tanggung jawab: 1. Board of Commissioners
a) Menyetujui kebijakan Manajemen Risiko termasuk a) Approves the Risk Management policy, including the
strategi dan kerangka Manajemen Risiko yang strategy and framework aligned with the determined
ditetapkan sesuai dengan tingkat Risiko yang akan level of risk (Risk Appetite) and the bank's established
diambil (Risk appetite) dan toleransi Risiko (risk
tolerance) Bank;
b) Mengevaluasi kebijakan Manajemen Risiko dan b) Evaluates the Risk Management policy and strategy at
Strategi Manajemen Risiko paling kurang satu kali least annually, or more frequently if significant changes in
dalam satu tahun atau dalam frekuensi yang lebih factors affecting the bank's business
sering dalam hal terdapat perubahan faktor-faktor
yang mempengaruhi kegiatan usaha Bank secara
signifikan;
c) Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi dan c) Assesses the accountability of the Board of Directors,
memberikan arahan perbaikan atas pelaksanaan providing guidance for enhancements in the
kebijakan Manajemen Risiko secara berkala. Evaluasi implementation of Risk Management policies on a
dilakukan dalam rangka memastikan bahwa Direksi periodic basis. This evaluation ensures the effective
mengelola aktivitas dan Risiko-Risiko Bank secara management of the bank's activities and risks
efektif.
690 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 691
Eksposur Risiko
Exposure Risk
2. Direksi memiliki tugas dan tanggungjawab: 2. Board of Directors
a) Menyusun kebijakan, strategi, dan kerangka a) Develops comprehensive written Risk Management
Manajemen Risiko secara tertulis dan komprehensif policies, strategies, and frameworks, including overall risk
termasuk limit Risiko secara keseluruhan dan per limits and limits for specific risk types. This development
jenis Risiko, dengan memperhatikan tingkat Risiko considers the acceptable level of risk and risk tolerance
yang akan diambil dan toleransi Risiko sesuai in accordance with the bank's circumstances, as well
kondisi Bank serta memperhitungkan dampak Risiko as the impact of risk on capital adequacy. Following
terhadap kecukupan permodalan. Setelah mendapat approval from the Board of Commissioners, the Board
persetujuan dari Dewan Komisaris maka Direksi of Directors finalizes the relevant Risk Management
menetapkan kebijakan, strategi, dan kerangka policies, strategies, and frameworks.
Manajemen Risiko dimaksud;
b) Menyusun, menetapkan, dan mengkinikan prosedur b) Develop, establish, and update procedures and tools to
dan alat untuk mengidentifikasi, mengukur, identify, measure, monitor, and control Risk;
memonitor, dan mengendalikan Risiko;
c) Menyusun dan menetapkan mekanisme persetujuan c) Develop and establish transaction approval mechanisms,
transaksi, termasuk yang melampaui limit dan including those that exceed the limits and authority for
kewenangan untuk setiap jenjang jabatan; each level of office;
d) Mengevaluasi dan/atau mengkinikan kebijakan, d) Evaluate and update the Risk Management policies,
strategi, dan kerangka Manajemen Risiko paling strategies, and framework at least annually, or more
kurang satu kali dalam satu tahun atau dalam frequently if significant changes occur in factors affecting
frekuensi yang lebih sering dalam hal terdapat the Bank's business activities, risk exposure, and risk
perubahan faktor-faktor yang mempengaruhi profile.
kegiatan usaha Bank, eksposur Risiko, dan/atau profil
Risiko secara signifikan
e) Menetapkan struktur organisasi termasuk wewenang e) Establish an organizational structure that delineates
dan tanggung jawab yang jelas pada setiap jenjang clear authority and responsibility at each level related to
jabatan yang terkait dengan penerapan Manajemen the implementation of Risk Management.
Risiko;
f) Bertanggungjawab atas pelaksanaan kebijakan, f) Oversee the implementation of policies, strategies, and
strategi, dan kerangka Manajemen Risiko yang telah Risk Management frameworks approved by the Board
disetujui oleh Dewan Komisaris serta mengevaluasi of Commissioners, and evaluate and provide direction
dan memberikan arahan berdasarkan laporan- based on reports submitted by the Risk Management
laporan yang disampaikan oleh Divisi Manajemen Division, including reports on the Risk profile.
Risiko termasuk laporan mengenai profil Risiko;
g) Memastikan seluruh Risiko yang material dan g) Ensure that all material risks and their impacts are
dampak yang ditimbulkan oleh Risiko dimaksud addressed, and submit accountability reports to the
telah diTindak Lanjuti dan menyampaikan laporan Board of Commissioners on a periodic basis. These reports
pertanggungjawaban kepada Dewan Komisaris should include updates on progress and challenges
secara berkala. Laporan dimaksud antara lain related to material risks, along with corrective measures
memuat laporan perkembangan dan permasalahan that have been, are being, and will be implemented.
terkait Risiko yang material disertai langkah-langkah
perbaikan yang telah, sedang, dan akan dilakukan;
h) Memastikan pelaksanaan langkah-langkah perbaikan h) Ensure the execution of corrective measures for issues or
atas permasalahan atau penyimpangan dalam deviations in the Bank's business activities identified by
kegiatan usaha Bank yang ditemukan oleh Divisi the Internal Audit Division.
Audit Intern;
i) Mengembangkan budaya Manajemen Risiko i) Foster a Risk Management culture that promotes Risk
termasuk kesadaran Risiko pada seluruh jenjang awareness at all organizational levels, ensuring effective
BANK SULSELBAR 691
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 692
organisasi, antara lain meliputi komunikasi yang communication regarding the importance of strong
memadai kepada seluruh jenjang organisasi tentang internal controls.
pentingnya pengendalian intern yang efektif;
j) Memastikan kecukupan dukungan keuangan dan j) Secure adequate financial resources and infrastructure
infrastruktur untuk mengelola dan mengendalikan necessary for the effective management and control of
Risiko; Risks.
k) Memastikan bahwa fungsi Manajemen Risiko telah k) Ensure the independent implementation of the Risk
diterapkan secara independen yang dicerminkan Management function, demonstrated by the separation
antara lain adanya pemisahan fungsi antara Grup of functions between the Risk Management Group, which
Manajemen Risiko yang melakukan identifikasi, identifies, measures, monitors, and controls Risks, and
pengukuran, pemantauan dan pengendalian the work unit responsible for executing and completing
Risiko dengan satuan kerja yang melakukan dan transactions.
menyelesaikan transaksi.
3. Komite Manajemen Risiko memiliki tugas & tanggung 3. The Risk Management Committee bears the following duties
jawab: and responsibilities:
a) Penyusunan kebijakan Manajemen Risiko serta a) Prepare Risk Management policies and amendments,
perubahannya, termasuk strategi Manajemen including strategies, risk levels, risk tolerance,
Risiko, tingkat Risiko yang diambil dan toleransi frameworks, and contingency plans to address abnormal
Risiko, kerangka Manajemen Risiko serta rencana conditions.
kontinjensi untuk mengantisipasi terjadinya kondisi
tidak normal;
b) Penyempurnaan proses Manajemen Risiko secara b) Periodically or incidentally enhance the Risk
berkala maupun bersifat insidentil sebagai akibat Management process based on changes in the Bank's
dari suatu perubahan kondisi eksternal dan internal external and internal conditions that impact capital
Bank yang mempengaruhi kecukupan permodalan, adequacy, the Bank's risk profile, and the effectiveness of
profil Risiko Bank, dan tidak efektifnya penerapan Risk Management as determined by evaluation results.
Manajemen Risiko berdasarkan hasil evaluasi;
c) Penetapan kebijakan dan/atau keputusan bisnis c) Establish policies and/or business decisions that deviate
yang menyimpangdari prosedur normal, seperti from standard procedures, such as significant business
pelampauan ekspansi usaha yang signifikan expansions beyond the Bank's previously established
dibandingkan dengan rencana bisnis Bank yang telah business plan or assuming positions/risk exposures that
ditetapkan sebelumnya atau pengambilan posisi/ exceed established limits.
eksposur Risiko yang melampaui limit yang telah
ditetapkan.
4. Audit Intern memiliki tugas & tanggung jawab: 4. Internal Audit has the following duties and responsibilities:
a) Kaji ulang & evaluasi secara berkala penerapan a) The periodic review and evaluation of the implementation
Manajemen Risiko meliputi keandalan kerangka of Risk Management encompasses the reliability of the
Manajemen risiko, yang mencakup kebijakan, Risk Management framework, which includes policies,
struktur organisasi, alokasi sumber daya, design organizational structure, resource allocation, risk
proses manajemen risiko, system informasi dan management process design, information systems, and
pelaporan Risiko bank. bank risk reporting.
b) Pemantauan atas tindak lanjut /perbaikan atas b) Monitoring the follow-up and improvements related to
temuan hasil audit intern maupun ekstern. internal and external audit findings.
c) Menginformasikan ke Direksi dan atau Dewan c) Informing the Board of Directors and/or the Board of
Komisaris temuan audit yang belum diTindak Lanjuti. Commissioners of audit findings that have not been
addressed.
5. Divisi Kepatuhan memiliki tugas & tanggung jawab: 5. The Compliance Division has the following duties and
a) Membuat langkah-langkah dalam rangka mendukung responsibilities:
terciptanya Budaya Kepatuhan pada seluruh kegiatan a) Supporting the establishment of a Compliance Culture in
692 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 693
Eksposur Risiko
Exposure Risk
usaha Bank pada setiap jenjang organisasi; all banking activities at every organizational level;
b) Melakukan review dan/atau merekomendasikan b) Conducting reviews and recommending updates and
pengkinian dan penyempurnaan kebijakan, improvements to the Bank's policies, provisions, systems,
ketentuan, sistem maupun prosedur yang dimiliki and procedures to ensure compliance with Bank
oleh Bank agar sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia regulations and applicable laws, including
Indonesia dan peraturan perundang-undangan yang Sharia Principles for Sharia Commercial Banks and
berlaku, termasuk Prinsip Syariah bagi Bank Umum Sharia Business Units;
Syariah dan Unit Usaha Syariah;
c) Melakukan upaya-upaya untuk memastikan bahwa c) Ensuring that the Bank's policies, provisions, systems,
kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur, serta procedures, and business activities comply with Bank
kegiatan usaha Bank telah sesuai dengan ketentuan Indonesia regulations and applicable laws;
Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku; dan
d) Memastikan kerangka Manajemen Risiko memenuhi d) Ensuring that the Risk Management framework aligns
asas kepatuhan. with compliance principles.
6. Divisi Strategic Inisiative Management Office (SIMO) 6. The Strategic Initiative Management Office (SIMO) Division
memiliki tugas & tanggung jawab: has the following duties and responsibilities:
a) Penetapan struktur organisasi dalam pengelolaan a) Defining the organizational structure for risk
risiko management;
b) Penetapan kerangka pendelegasian wewenang b) Establishing a framework for the delegation of authority
dalam penerapan manajemen risiko. in the implementation of risk management;
c) Menetapkan alat ukur keberhasilan (Key Performance c) Developing success measurement tools (Key Performance
Indicator) untuk setiap jenjang dalam organisasi Indicators) for each organizational level;
d) Penetapan standar formasi di setiap unit kerja. d) Setting formation standards for each work unit.
7. Divisi Human Capital (DHC) memiliki tugas & tanggung 7. The Human Capital Division (DHC) has the following duties
jawab: and responsibilities:
a) Menetapkan kualifikasi SDM yang jelas untuk setiap a) Establishing clear HR qualifications for each position
jabatan yang terkait dengan penerapan Manajemen related to the implementation of Risk Management;
Risiko b) Ensuring an adequate quantity and quality of human
b) Kecukupan kuantitas dan kualitas SDM resources;
c) Memastikan bahwa SDM di seluruh unit kerja c) Ensuring that HR personnel in all work units understand
memahami tugas dan tanggungjawabnya. their roles and responsibilities;
d) Mengembangkan system penerimaan pegawai, d) Developing a system for employee recruitment,
pengembangan dan pelatihan pegawai termasuk development, and training, including managerial
rencana suksesi manajerial serta remunerasi yang succession plans and competitive remuneration to
memadai untuk memastikan tersedianya pegawai ensure the availability of competent employees in risk
yang kompeten di bidang manajemen risiko. management.
8. Komite Pemantau Risiko memiliki tugas & tanggung 8. The Risk Monitoring Committee has the following duties and
jawab: responsibilities:
a) Evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan a) Evaluating the alignment between risk management
manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan policies and their implementation;
tersebut; b) Monitoring and evaluating the execution of the
b) Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite responsibilities of the Risk Management Committee and
Manajemen Risiko dan Grup Manajemen Risiko the Risk Management Group.
9. Satuan Kerja Operasional (Risk Taking Unit) memiliki 9. The Operational Work Unit (Risk Taking Unit) has the
tugas dan tanggung jawab: following duties and responsibilities:
a) Mengelola risiko sesuai kerangka manajemen risiko a) Managing risks in accordance with the established risk
yang ditetapkan management framework;
b) Melaporkan posisi exposure yang dikelola b) Reporting on managed exposure positions.
BANK SULSELBAR 693
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 694
c) Penyempurnaan kerangka manajemen risiko (melalui c) Enhancement of the risk management framework (via
Komenko) yang terkait bidang tugasnya. Komenko) pertinent to its operational domain.
d) Memastikan efektifitas penerapan fungsi kepatuhan d) Ensure the effective implementation of compliance
pada unit kerjanya. functions across work units.
Media untuk mengkomunikasikan, menolak, dan mendorong Establish communication channels to promote, reject, and foster
budaya manajemen risiko dalam Bank (yaitu code of conduct; a risk management culture within the Bank, including the code
panduan terkait batas operasional atau prosedur untuk of conduct, guidelines regarding operational limits, procedures to
mencegah pelanggaran atau pelampauan batas risiko Bank; prevent violations or exceedances of the Bank's risk limits, and
prosedur untuk meningkatkan dan membagi isu risiko antara protocols for escalating and sharing risk issues among business
lini bisnis dan fungsi manajemen risiko). lines and risk management functions.
Sistem akuntansi, informasi dan komunikasi manajemen The Bank's risk management accounting, information, and
risiko Bank diselenggarakan sesuai dengan ketentuan dan communication systems are implemented in accordance with
kebijakan yang berlaku. Bank telah melakukan implementasi applicable regulations and policies. The Bank has established
Sistem Informasi Manajemen Risiko (SIMR) sebagai salah the Risk Management Information System (SIMR) as a tool to
satu tools untuk mengukur profil risiko setiap unit kerja dan assess the risk profile of each work unit. Additionally, regular
secara regular dilakukan sosialiasi risk awareness kepada unit risk awareness sessions are conducted for work units at both the
kerja di kantor pusat dan kantor cabang serta pemantauan head office and branch locations, and Risk Appetite monitoring
Risk Appetite dilakukan setiap bulan dan dilaporkan kepada is performed monthly and reported to the Board of Directors and
Direksi atau Top Management. senior management.
Ruang lingkup dan fitur utama sistem Scope and Main Features of the Risk
pengukuran risiko. Measurement System.
Risk Appetite dan Risk Tolerance dievaluasi dan disempurnakan Risk Appetite and Risk Tolerance are evaluated and refined
secara berkala atau sewaktu-waktu apabila diperlukan periodically or as necessary to ensure the validity of assumptions,
untuk memastikan kesesuaian asumsi, akurasi, kewajaran accuracy, fairness, and integrity of data, as well as the procedures
dan integritas data, serta prosedur yang digunakan untuk employed to measure risk.
mengukur risiko.
Deskripsi proses pelaporan informasi risiko yang diberikan Description of the Risk Information Reporting Process Provided
kepada Dewan Komisaris dan Direksi, khususnya terkait to the Board of Commissioners and Board of Directors, Focusing
dengan ruang lingkup dan isi dan laporan eksposur risiko. on the Scope and Content of Risk Exposure Reports.
Pelaporan informasi risiko yang diberikan kepada Dewan Risk information reporting to the Board of Commissioners, Board
Komisaris, Direksi & OJK meliputi laporan tingkat of Directors, and OJK includes a bank health report that outlines
kesehatan bank yang berisi uraian atas profil risiko, tata the risk profile, governance, profitability, and capital, submitted
kelola, rentabilitas, dan permodalan yang dilaporkan setiap biannually, along with a Bank Risk Profile report detailing eight
semester dan laporan Profil Risiko Bank yang berisi uraian conventional risks and two additional Sharia risks presented to
atas 8 risiko (Konvensional) dan tambahan 2 risiko (syariah) the regional regulator (OJK). Furthermore, an ICAAP report is
yang dikirimkan kepada regulater wilayah (OJK). Selain provided, which calculates the minimum capital requirement
itu terdapat pula laporan ICAAP yang berisi perhitungan based on the risk profile.
kewajiban penyediaan modal minimum sesuai profil risiko.
Terdapat pula laporan profil risiko cabang yang memuat A branch risk profile report is also generated, detailing the
tentang peringkat profil risiko dari masing-masing kantor inherent risk profile rating of each branch office. Additional
cabang secara inheren. Di samping itu terdapat laporan stress reports include capital stress testing, credit stress testing, liquidity
testing permodalan, stress testing kredit, stress testing likuiditas stress testing, and the submission of risk study recommendations
dan penyampaian rekomendasi kajian risiko yang memuat that summarize risk identification and mitigation strategies.
ringkasan atas identiflkasi risiko beserta mitigasi risiko.
694 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 695
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Informasi kualitatif terkait stress test yaitu portofolio dari Qualitative information related to stress tests encompasses the
stress test, skenario dan metodologi yang digunakan, serta portfolio of stress tests, scenarios and methodologies employed,
penggunaan stress test dalam manajemen risiko. and the application of stress tests in risk management practices.
Bank telah memiliki kebijakan manajemen risiko dan The Bank maintains a robust risk management policy and a stress
kebijakan terkait stress test serta melakukan stress testing testing policy, conducting stress tests to evaluate the impact of
untuk mengetahui dampak dari implementasi kebijakan these policies and strategies on the Bank's portfolio and overall
dan strategi Manajemen Risiko terhadap portofolio atau performance, which is subsequently reported to management.
kinerja Bank secara keseluruhan yang dilaporkan kepada Credit Restructuring Stress Testing is conducted periodically,
manajemen. Stress Testing Restrukturisasi Kredit juga on a monthly basis, and reported to the Board of Directors and
dilakukan secara berkala/bulanan dan dilaporkan kepada relevant regulators (OJK).
Direksi dan Regulator (OJK).
Strategi dan proses untuk mengatur, melindung nilai dan Our strategies and processes are designed to manage, hedge,
memitigasi risiko yang muncul dari model bisnis bank dan and mitigate risks associated with the Bank's business model,
proses untuk memonitor efektifitas dari lindung nilai dan alongside comprehensive monitoring of the effectiveness of these
mitigasi risiko. hedging and risk mitigation efforts.
Proses manajemen risiko meliputi tahapan identifikasi, The risk management process encompasses the following stages:
pengukuran, pemantauan, pengendalian. ldentifikasi identification, measurement, monitoring, and control. Risk
dilakukan terhadap seluruh risiko yang dikelola bank, yang identification is conducted across all categories managed by the
dikelompokkan ke dalam : Bank, which are classified into:
1. Risiko Kredit 1. Credit Risk
2. Risiko Pasar 2. Market Risk
3. Risiko Likuiditas 3. Liquidity Risk
4. Risiko Operasional 4. Operational Risk
5. Risiko Hukum 5. Legal
6. Risiko Stratejik 6. Strategic Risk
7. Risiko Reputasi 7. Reputational Risk
8. Risiko Kepatuhan 8. Compliance Risk
9. Risiko Investasi 9. Investment Risk
10. Risiko Imbal Hasil 10. Risk-Return
Sistem pengendalian intern dalam penerapan Manajemen The internal control system for implementing Risk Management
Risiko paling kurang mencakup : includes, at a minimum:
1) kesesuaian antara sistem pengendalian intern dengan 1. Alignment of the internal control system with the type and
jenis dan tingkat Risiko yang melekat pada kegiatan level of risk inherent in the Bank's business activities;
usaha Bank;
2) penetapan wewenang dan tanggung jawab untuk 2. Clear establishment of authority and responsibility for
pemantauan kepatuhan kebijakan, prosedur dan limit; monitoring compliance with policies, procedures, and limits;
3) penetapan jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang 3. Defined reporting lines and separation of functions between
jelas dari satuan kerja operasional kepada satuan kerja operational units and those responsible for control functions;
yang melaksanakan fungsi pengendalian;
4) struktur organisasi yang menggambarkan secara jelas 4. An organizational structure that clearly delineates the duties
tugas dan tanggung jawab masing-masing unit dan and responsibilities of each unit and individual;
individu;
5) pelaporan keuangan dan kegiatan operasional yang 5. Timely and accurate financial reporting and operational
akurat dan tepat waktu; activities;
BANK SULSELBAR 695
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 696
6) kecukupan prosedur untuk memastikan kepatuhan Bank 6. Adequate procedures to ensure compliance with applicable
terhadap ketentuan dan perundang-undangan yang laws and regulations;
berlaku;
7) kaji ulang yang efektif, independen, dan obyektif 7. Effective, independent, and objective reviews of the Bank's
terhadap kebijakan, kerangka dan prosedur operasional operational policies, frameworks, and procedures;
Bank;
8) pengujian dan kaji ulang yang memadai terhadap sistem 8. Thorough testing and review of management information
informasi manajemen; systems;
9) dokumentasi secara lengkap dan memadai terhadap 9. Comprehensive documentation of the scope, operational
cakupan, prosedur-prosedur operasional, temuan audit, procedures, audit findings, and management responses
serta tanggapan pengurus Bank berdasarkan hasil audit; based on audit results;
10) verifikasi dan kaji ulang secara berkala dan 10. Periodic and continuous verification and review of the
berkesinambungan terhadap penanganan kelemahan- management of material weaknesses within the Bank, along
kelemahan Bank yang bersifat material dan tindakan with management actions to rectify any identified
pengurus Bank untuk memperbaiki penyimpangan-
penyimpangan yang terjadi.
Penetapan Penilaian Peringkat Risiko Risk Rating Assessment Determination
1. Dalam penerapan manajemen risiko, Direksi menetapkan 1. In the execution of risk management, the Board of Directors
peringkat risiko mendasarkan pada usulan peringkat establishes the risk rating based on recommendations from
risiko yang direkomendasikan oleh Komite Manajemen the Risk Management Committee. The risk assessment is
Risiko. Penilaian risiko didasarkan pada potensi kerugian grounded in the potential loss associated with the identified
akibat risiko yang dialami, dimana semakin besar potensi risk; a higher potential loss correlates with a higher risk
kerugian, semakin tinggi pula peringkat risiko tersebut. rating.
2. Adapun penetapan peringkat risiko dikatagorikan 2. Risk ratings are categorized into five levels:
menjadi 5 (lima) yaitu :
a. Low, jika potensi kerugian yang mungkin timbul a. Low, if the potential loss that may arise is low.
adalah rendah.
b. Low to Moderate, jika potensi kerugian yang mungkin b. Low to Moderate: This rating applies when the potential
timbul rendah namun menunjukkan potensi kenaikan loss is low but has the capacity to increase to a moderate
ke peringkat moderate. level.
c. Moderate, jika potensi kerugian yang mungkin timbul c. Moderate: This rating applies when the potential loss is of
sedang; a moderate degree.
d. Moderate to High, jika potensi kerugian yang d. Moderate to High: This rating is assigned when the
mungkin timbul sedang namun menunjukkan potensi potential loss is moderate but has the potential to
kenaikan ke peringkat high. escalate to a high level.
e. High, jika potensi kerugian yang mungkin timbul e. High: This rating indicates that the potential loss is
tinggi. significant.
3. Penetapan indikator, deskripsi dan peringkat setiap 3. The determination of indicators, descriptions, and ratings
risiko berpedoman kepada ketentuan tentang Penerapan for each risk is governed by the provisions outlined in the
Manajemen Risiko dan atau Penilaian Tingkat Kesehatan Implementation of Risk Management and/or the Bank
Bank (RBBR). Soundness Rating Assessment (RBBR).
696 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 697
Eksposur Risiko
Exposure Risk
LAPORAN PERHITUNGAN RASIO PENGUNGKIT
Leverage Ratio Calculation Report
Nama Bank : PT Bank Sulselbar Bank Name: PT Bank Sulselbar
(Konven+UUS) (Conventional + UUS)
Posisi Laporan : Desember (12) / Tahun (2025) Report Period: December 2025
TABEL 1
(dalam jutaan Rupiah) -(in million rupiahs)
No. Keterangan Jumlah
1 Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi (nilai gross sebelum dikurangi CKPN). 34,049,794
Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau entitas
2 lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun diluar cakupan konsolidasi -
berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) yang telah
dialihkan dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam peraturan
perundang-undangan OJK mengenai Prinsip Kehati-hatian dalam Aktivitas Sekuritisasi Aset bagi Bank
3 -
Umum.
Dalam hal aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) dimaksud telah dikurangkan dari
total aset pada neraca maka angka pada baris ini adalah 0 (nol).
Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
4 -
memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan standar
5 -
akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio Leverage.
Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara regular dengan menggunakan
6 -
metode akuntansi tanggal perdagangan.
Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur
7 -
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif 71
Penyesuaian untuk nilai eksposur Securitities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh
9 -
transaksi reverse repo.
Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah dikalikan dengan Faktor
10 165,650
Konversi Kredit (FKK).
Prudent valuation adjustments berupa faktor pengurang modal dan Cadangan Kerugian
11 (666,704)
Penurunan Nilai (CKPN)
12 Penyesuaian lainnya -
13 Total eksposur dalam perhitungan Rasio Leverage 33,548,811
Analisis Kualitatif
Total Eksposur dalam perhitungan Rasio pengungkit merupakan penjumlahan nilai eksposur-eksposur yang terdiri dari Eksposur Aset
dalam Neraca, Eksposur Transaksi Derivatif, Eksposur Securities Financing Transaction (SFT) dan Eksposur Rekening Administratif. Total
Eksposur yang dimiliki bank pada periode December 2025 berjumlah Rp 33,548,811, dimana Eksposur Aset dalam Neraca berjumlah Rp.
34,049,794, Eksposur Securities Financing Transaction (SFT) berjumlah Rp. 0 , Eksposur Rekening Administratif berjumlah Rp. 165,650
dan untuk Eksposur Transaksi Derivatif sebesar Rp. 71.
Total Eksposur dalam perhitungan Rasio pengungkit merupakan penjumlahan nilai eksposur-eksposur yang terdiri dari Eksposur Aset dalam
Neraca, Eksposur Transaksi Derivatif, Eksposur Securities Financing Transaction (SFT) dan Eksposur Rekening Administratif. Total Eksposur yang
dimiliki bank pada periode Desember 2025 berjumlah Rp 33.548.811, dimana Eksposur Aset dalam Neraca berjumlah Rp. 34.049.794, Transaksi
Pembiayaan Sekuritas Eksposur (SFT) berjumlah Rp. 0 , Eksposur Rekening Administratif berjumlah Rp. 165,650 dan untuk Eksposur Transaksi
Derivatif sebesar Rp. 71.
BANK SULSELBAR 697
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 698
TABEL 2
Periode
Keterangan T T-1
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca) termasuk aset jaminan, namun tidak termasuk
1 eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT. 32,314,653 34,641,049
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan
2 dan penyediaan agunan tersebut mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena adanya - -
penerapan standar akuntansi.
3 (Pengurangan atas piutang terkait cash variation margin yang diberikan dalam transaksi derivatif) - -
4 (Penyesuaian untuk surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang diakui sebagai aset) - -
5 Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset tersebut sesuai standar akuntansi yang berlaku. (580,454) (619,495)
(Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (tier 1) sebagaimana dimaksud dalam
6 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai kewajiban penyediaan modal minimum bank (86,250) (87,019)
umum.)
Total eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Keuangan)
7 31,647,949 33,934,535
(Penjumlahan baris 1 sampai dengan baris 6)
Eksposur Transaksi Derivatif
Nilai Replacement Cost (RC) untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin yang
8 247 4,949
memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu
9 Nilai penambahan yang merupakan Potential Futures Exposures (PFE) untuk seluruh transaksi derivatif - -
10 (pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diseleseaikan melalui central counterparty (CCP)) - -
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit - -
(Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan add-on untuk
12 - -
transaksi penjualan kredit derivatif)
Total Eksposur Transaksi Derivatif
13 247 4,949
(Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12)
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai Gross SFT 1,734,965 547,006
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu perhitungan Current Exposure
16 - -
sebagaimana diatur dalam Lampiran I Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
Total Eksposur SFT
18 1,734,965 547,006
(Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17)
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi.
19 253,134 128,100
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi dan Faktor
20 (87,484) (41,890)
Konversi Kredit (FKK)kemudian dikurangi CKPN)
21 (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas TRA tersebut sesuai standar akuntansi yang berlaku) - -
Total Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
22 165,650 86,210
(Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21)
Modal dan Total Ekposur
23 Modal Inti (Tier 1) 4,956,181 4,792,449
24 Total Eksposur (Penjumlahan baris 7, 13, 18, dan 22) 33,548,811 34,572,700
698 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 699
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Periode
Keterangan T T-1
Rasio Leverage
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
25 15 14
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
25a 15 14
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
26 Nilai Minimum Rasio Leverage 3 3
27 Buffer terhadap nilai Rasio Leverage - -
Pengungkapan Nilai Rata-Rata
Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi
28 penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan 872,969 872,969
tagihan kas dalam SFT
Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi
29 akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas 1,734,965 547,006
dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan
30 giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah 32,686,815 34,898,663
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan
30a giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah 32,686,815 34,898,663
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada),
31 15 14
yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam
baris 28
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada),
31a 15 14
yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam
baris 28
Analisis Kualitatif
Rasio Pengungkit yang dimiliki bank pada periode Desember 2025 (triwulan IV 2025) adalah sebesar 14.77% dimana mengalami Peningkatan bila
dibandingkan dengan periode September 2025 (triwulan III 2025) adalah sebesar 13.86%
Rasio Pengungkit yang dimiliki bank pada periode Desember 2025 (triwulan IV 2025) adalah sebesar 14.77% dimana mengalami Peningkatan
bila dibandingkan dengan periode September 2025 (triwulan III 2025) adalah sebesar 13.86%
BANK SULSELBAR 699
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 700
PENGUNGKAPAN INFORMASI KUALITATIF TERKAIT RISIKO
KREDIT SECARA UMUM (CRA)
Disclosure of Qualitative Information related to General Credit Risk (CRA)
Model Bisnis Dalam Komponen Profil Business Model in the Credit Risk Profile
Risiko Kredit PT Bank Sulselbar Component of PT Bank Sulselbar
PT Bank Sulselbar memiliki visi Menjadi Bank Kebanggaan PT Bank Sulselbar has a vision to become a proud and leading
dan Terkemuka untuk Membangun Kawasan Timur bank to develop the Eastern Indonesia region, with the following
Indonesia, dengan misi sebagai berikut: missions:
1. Memberikan solusi jasa keuangan yang inovatif kepada 1. Providing innovative financial services solutions to the
pemerintah dan masyarakat berlandaskan Layanan government and the public based on Prime Service and the
Prima dan prinsip kehati-hatian. principle of prudence.
2. Mitra strategis Pemda dalam pembangunan daerah. 2. Strategic partners of local governments in regional
3. Mitra utama bagi UMKM untuk menggerakkan development.
kesinambungan sektor rill. 3. A key partner for MSMEs to drive the sustainability of the real
sector.
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan yang terakhir,
yang tertuang dalam Akta No. 74 tanggal 25 Juni 2013 yang In accordance with the latest Articles of Association of the
dibuat di hadapan Laica Marzuki, S.H. Notaris di Makassar Company, which is stated in Deed No. 74 dated June 25, 2013
dan telah mendapat persetujuan Kementerian Hukum dan made before Laica Marzuki, SH Notary in Makassar and has
Hak Asasi Manusia dengan Nomor AHU-40408.AHA.01.02 received approval from the Ministry of Law and Human Rights
tahun 2013 tanggal 25 Juli 2013, pada pasal 3 menyebutkan with Number AHU-40408.AHA.01.02 of 2013 dated July
maksud dan tujuan perseroan adalah berusaha sebagai Bank 25, 2013, in article 3 states the purpose and objective of the
Umum, baik konvensional maupun berdasarkan prinsip company is to operate as a Commercial Bank, both conventional
syariah dan membantu serta mendorong pertumbuhan and based on sharia principles and to assist and encourage
perekonomian daerah dan pembangunan daerah di segala regional economic growth and regional development in all areas
bidang baik dalam rangka meningkatkan taraf hidup both in order to improve the standard of living of the community
masyarakat di samping juga sebagai salah satu sumber in addition to also being a source of original regional income for
pendapatan asli daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. South Sulawesi and West Sulawesi.
Adapun untuk Model Bisnis Produk Kredit/Pinjaman, As for the Credit/Loan Product Business Model, PT Bank
PT Bank Sulselbar memiliki dua jenis kredit yaitu Kredit Sulselbar has two types of credit, namely Consumer Credit and
Konsumtif dan Kredit Produktif. Productive Credit.
A. Produk kredit konsumer yaitu: A. Consumer credit products are:
1. Kredit Multiguna (KMG) adalah kredit yang diberikan 1. Multipurpose Credit (KMG) is credit given to customers
kepada nasabah untuk berbagai keperluan konsumtif for various consumptive and productive purposes, either
maupun produktif baik dengan jaminan/agunan with or without collateral/security:
maupun tanpa jaminan/agunan:
• Kredit Multiguna Pemerintah adalah kredit yang • Government Multipurpose Credit is credit provided
diberikan kepada ASN yang penghasilannya to ASN whose income is managed either in cash or
dikelola baik secara tunai maupun melalui through an account at Bank Sulselbar.
rekening pada Bank Sulselbar. • The DPRD Multipurpose Credit is a credit scheme
• Kredit Multiguna DPRD adalah skim kredit yang intended to meet the needs of members of the
diperuntukkan memenuhi kebutuhan anggota Provincial, City and Regency DPRD.
DPRD Provinsi, Kota dan Kabupaten.
700 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 701
Eksposur Risiko
Exposure Risk
• Kredit Multiguna Pensiun adalah fasilitas kredit • Multipurpose Pension Credit is a credit facility
yang diberikan kepada pensiunan yang gajinya provided to retirees whose salaries are managed by
dikelola oleh Bank Sulselbar. Bank Sulselbar.
• Kredit Multiguna Pra Pensiun adalah skim kredit • Pre-Retirement Multipurpose Credit is a credit
yang diperuntukkan kepada ASN usia aktif yang scheme intended for active age ASN who will enter
akan memasuki masa pensiun paling lama 10 retirement no later than 10 (ten) years before
(sepuluh) tahun sebelum pensiun. retirement.
• Kredit Multiguna Lainnya adalah fasilitas yang • Other Multipurpose Credit is a facility that
mengakomodir segala kebutuhan selain peserta accommodates all needs other than ASN participants,
ASN, Pensiun, Pegawai Swasta dan Anggota pensioners, private employees and DPRD members
DPRD dengan jangka waktu terbatas. with a limited time period.
• Kredit Multiguna Swasta adalah kredit yang • Private Multipurpose Credit is credit given to
diberikan kepada pegawai perusahaan swasta employees of private companies, both payroll and
baik payroll maupun non payroll yang telah non-payroll, who have collaborated with Bank
melakukan kerjasama dengan Bank Sulselbar. Sulselbar.
• Kredit Pegawai Bank Sulselbar adalah skim kredit • Bank Sulselbar Employee Credit is a credit scheme
yang khusus diperuntukkan untuk meningkatkan specifically intended to improve the welfare of Bank
kesejahteraan pegawai Bank Sulselbar. Sulselbar employees.
• Kredit Panjar Penghasilan adalah fasilitas kredit • Income Advance Credit is a credit facility where
yang sumber pembayarannya berasal selain the payment source comes from other than regular
dari penghasilan rutin diterima bulanan dengan income received monthly with a short term.
jangka waktu pendek.
• Kredit Pajak Kendaraan adalah skim kredit yang • Vehicle Tax Credit is a credit scheme that specifically
khusus membantu penyelesaian kewajiban helps settle motor vehicle tax payment obligations.
pembayaran pajak kendaraan bermotor. • Pilgrimage Travel Credit is credit that specifically
• Kredit Perjalanan Ibadah adalah kredit yang helps with pilgrimage travel needs.
khusus membantu kebutuhan perjalanan ibadah.
2. Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”), yaitu kredit yang 2. Home Ownership Credit (“KPR”), which is a credit aimed
bertujuan untuk pembelian dan pembiayaan unit at purchasing and financing new/old/used residential units
hunian baru/lama/ bekas berupa rumah tinggal, in the form of houses, flats, shophouses or FLPP programs.
rumah susun, ruko atau program FLPP. KPR KPR is intended for civil servants (PNS), members of the TNI/
diperuntukkan bagi pegawai negeri sipil (PNS), POLRI, DPRD members, employees or employees of BUMD
anggota TNI/POLRI, Anggota DPRD, Karyawan atau including employees of companies/BUMN/national private
pegawai BUMD termasuk juga pegawai perseroan/ companies/others, professionals, self-employed who are
BUMN/ perusahaan swasta nasional/lainnya, recommended and approved by the head office.
profesional, wiraswasta yang direkomendasi dan
disetujui oleh kantor pusat.
3. Motorbike Ownership Credit (“KPM”), namely credit aimed
3. Kredit Pemilikan Motor (“KPM”), yaitu kredit yang at purchasing motorized vehicles, both two-wheeled and
bertujuan untuk pembelian kendaraan bermotor, four-wheeled motor vehicles.
baik untuk kendaraan motor roda dua maupun roda
empat.
B. Produk kredit mikro, komersial dan korporasi yaitu: B. Micro, commercial and corporate credit products, namely:
1. Kredit Usaha Mandiri (“KUM”), yaitu kredit yang 1. Independent Business Credit (“KUM”), which is a credit
diselenggarakan dengan tujuan untuk mendorong organized with the aim of encouraging productive credit,
kredit produktif, khususnya yang dikelola oleh especially that managed by Civil Servants (PNS) either by
Pegawai Negeri Sipil (PNS) baik oleh suami maupun husband or wife who own and/or manage a productive
BANK SULSELBAR 701
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 702
istri yang memiliki usaha dan/ atau mengelola business. The types of credit distributed for KUM
usaha produktif. Jenis kredit yang disalurkan untuk consist of Investment Credit, which is credit provided
KUM terdiri dari Kredit Investasi, yaitu kredit yang for rehabilitation or modernization in order to support
diberikan untuk merehabilitasi atau modernisasi business activities, and Working Capital Credit, which is
dalam rangka menunjang kegiatan usaha, dan credit to meet working capital needs through financing
Kredit Modal Kerja, yaitu kredit untuk memenuhi the company's current assets.
kebutuhan modal kerja melalui pembiayaan aktiva
lancar perusahaan.
2. Kredit Usaha Rakyat (“KUR”), yaitu kredit yang 2. People's Business Credit ("KUR"), namely credit provided
diberikan kepada usaha mikro, kecil, menengah to micro, small, medium enterprises and cooperatives
dan koperasi yang bergerak di bidang perdagangan, engaged in trade, small industry, agriculture, animal
industri kecil, pertanian, peternakan, perkebunan, husbandry, plantations, agribusiness, advertising and
agrobisnis, periklanan dan jasa dengan bunga yang services with competitive interest rates.
kompetitif.
3. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR), yaitu kredit yang 3. People's Business Credit (PUR), a credit facility aimed
bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi at encouraging economic growth among the people and
rakyat serta menggali potensi usaha berbasis exploring the potential of community-based businesses
kerakyatan untuk meningkatkan skala usaha menjadi to scale up their businesses through the Company's
lebih besar melalui pendekatan pendanaan Perseroan. funding approach. This credit facility is intended for small
Fasilitas kredit ini diperuntukkan bagi pengusaha kecil and medium-sized entrepreneurs, whether individuals,
dan menengah baik perorangan, kelompok maupun groups, or business entities, formed based on shared
badan usaha yang dibentuk atas dasar kebutuhan needs, with the aim of increasing production, access to
bersama yang bertujuan untuk meningkatkan capital, and joint marketing. Types of businesses that
produksi, akses permodalan dan pemasaran bersama. can be financed include trade, small industry, agriculture,
Jenis usaha yang dapat dibiayai adalah perdagangan, animal husbandry, plantations, agribusiness, advertising,
industri kecil, pertanian, peternakan, perkebunan, and services.
agrobisnis, periklanan dan jasa.
4. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR) Pola Kemitraan, 4. People's Business Credit (PUR) Partnership Scheme,
yaitu kredit yang bertujuan untuk mendorong which is a credit that aims to encourage the growth of the
pertumbuhan ekonomi rakyat serta menggali potensi people's economy and explore the potential of people-
usaha berbasis kerakyatan untuk meningkatkan based businesses to increase the scale of business to
skala usaha menjadi lebih besar melalui pendekatan be larger through a cooperative agreement approach
pola perjanjian kerjasama antara perseroan dengan between the company and KADIN, Associations,
KADIN, Asosiasi, Instansi atau Lembaga Lainnya. Agencies or Other Institutions. This credit facility is
Fasilitas kredit ini diperuntukkan bagi pengusaha intended for micro-entrepreneurs, both individuals,
mikro baik perorangan, kelompok usaha yang business groups formed based on shared needs that
dibentuk atas dasar kebutuhan bersama yang aim to increase production, access to capital and joint
bertujuan untuk meningkatkan produksi, akses marketing. Types of businesses that can be financed are
permodalan dan pemasaran bersama. Jenis usaha trade, small industry, agriculture, animal husbandry,
yang dapat dibiayai adalah perdagangan, industri plantations, agribusiness, advertising and services.
kecil, pertanian, peternakan, perkebunan, agrobisnis,
periklanan dan jasa.
5. Kredit Sindikasi, yaitu kredit yang diselenggarakan 5. Syndicated Loans are loans provided to finance
untuk membiayai proyek-proyek pembangunan yang development projects that the company is unable
belum mampu dilakukan oleh perseroan dengan to undertake with its own funds or resources due to
702 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 703
Eksposur Risiko
Exposure Risk
dana maupun resources sendiri akibat keterbatasan limited resources. As a manifestation of the company's
yang dimiliki. Sebagai wujud serta perseroan dalam contribution to national development in general and
pembangunan nasional secara umum maupun regional development, particularly in South Sulawesi
pembangunan daerah, khususnya di Sulawesi Selatan and West Sulawesi, the company participates with other
dan Sulawesi Barat, maka perseroan berpartisipasi banks in Syndicated Loans.
bersama Bank lain dalam Kredit Sindikasi.
6. Kredit Konstruksi, yaitu kredit yang diselenggarakan 6. Construction Credit, namely credit that is organized with
dengan tujuan untuk mengoptimalisasi peranan the aim of optimizing the company's role in contributing
perseroan dalam berkontribusi pada pembiayaan to the financing of regional government programs in all
program- program pemerintah daerah pada semua sectors that have been allocated in each budget year.
sektor yang telah dialokasikan pada setiap tahun
anggaran.
7. Kredit PEMDA, yaitu kredit pembiayaan program- 7. Regional Government Credit, which is credit for financing
program pemerintah daerah pada semua sektor regional government programs across all sectors, is
yang telah dialokasikan pada setiap tahun allocated each fiscal year to optimize the company's role
anggaran sebagai optimalisasi peranan perseroan in contributing to regional development. Disbursement
dalam berkontribusi pada pembangunan daerah. of regional government credit serves as an alternative
Penyaluran kredit PEMDA menjadi alternatif sumber source of regional budget (APBD) financing and/or to
pembiayaan APBD dan/atau menutup kekurangan cover regional cash shortfalls, whether at the provincial,
kas daerah baik pemerintah provinsi, kabupaten district, or city level. Furthermore, this credit can also be
dan kota. Selain itu, kredit ini dapat juga digunakan used to finance activities within the region's initiative
untuk membiayai kegiatan yang menjadi inisiatif dan and authority.
kewenangan daerah.
Berdasarkan posisi per 31 Desember 2025 total kredit Based on the position as of December 31, 2025, the total
yang diberikan PT Bank Sulselbar (Konvensional) senilai credit provided by PT Bank Sulselbar (Conventional) was IDR
Rp21.585.608.825.782 dengan komposisi sebagai berikut: 21,585,608,825,782 with the following composition:
Komposisi Kredit PT Bank Sulselbar
31 Desember 2025
81,17%
11,48% 7,35%
KUL KI KMK
BANK SULSELBAR 703
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 704
C. Peringkat Risiko Kredit (2-Low to Moderate) C. Credit Risk Rating (2-Low to Moderate)
1. Risiko Inheren (2- Low to Moderate), dengan uraian: 1. Inherent Risk (2- Low to Moderate), with description:
i. Komposisi Portfolio & Tingkat Konsentrasi i. Portfolio Composition & Concentration Level
• Penyediaan dana yang terkonsentrasi pada • The provision of funds concentrated in other
sektor lain-lain sebesar 49.1% dengan eksposur sectors amounted to 49.1% with low risk
risiko rendah, yang selama 4 (empat) Triwulan exposure, which during the last 4 (four) quarters
terakhir berada pada kisaran 49.1-52.7%. was in the range of 49.1-52.7%.
• Kredit kepada debitur inti sebesar 9.4% • Credit to core debtors amounted to 9.4% of total
dari total kredit, mengalami penurunan dari credit, a decrease from the previous period of
periode sebelumnya sebesar 9.7%. 9.7%.
• Terdapat portofolio kredit valuta asing • There is a foreign currency credit portfolio of
sebesar 1.52% dari total kredit yang diberikan. 1.52% of the total credit provided.
ii. Kualitas Penyediaan Dana & Kecukupan ii. Quality of Funding Provision & Adequacy of Reserves
Pencadangan
• Rasio Kredit Bermasalah Konsolidasi: 2.86% • Consolidated Non-Performing Loan Ratio: 2.86%
mengalami penurunan dari periode laporan decreased from the previous reporting period of
sebelumnya yaitu 3.24%. 3.24%.
• Rasio Kredit Bermasalah Konvensional: • Conventional Non-Performing Loan Ratio: 2.79%
2.79% mengalami penurunan dari periode decreased from the previous reporting period of
laporan sebelumnya yaitu 3.12%. 3.12%.
• Penurunan rasio kredit bermasalah • The decrease in the non-performing loan ratio
disebabkan oleh adanya kredit yang dihapus was due to loans being written off.
buku.
• Hapus buku dilakukan terhadap rekening • Write-offs are performed on accounts that meet
yang telah memenuhi persyaratan antara the requirements, including a collectibility of 5,
lain kolektibilitas 5, CKPN terbentuk 100%, 100% impairment loss (CKPN), and maximum
dan upaya penagihan telah dilakukan secara collection efforts by the relevant work unit. The
maksimal oleh unit kerja terkait. Kebijakan write-off policy does not relieve the Bank of its
hapus buku tidak menghilangkan kewajiban obligation to continue collecting on the portfolio.
Bank untuk tetap melakukan penagihan
terhadap portofolio tersebut. • The ratio of non-performing loans for productive
• Rasio kredit bermasalah kredit produktif: loans: 9.88%, which decreased from the previous
9.88% yang mengalami penurunan dari reporting period which was at 11.82%, there
periode laporan sebelumnya yang berada were 26 branch offices with NPL above 1.75%,
pada posisi 11.82%, terdapat 26 kantor the same as the previous period which was at 26
cabang dengan NPL di atas 1.75% sama branch offices.
dengan periode sebelumnya yang berada
pada posisi 26 kantor cabang.
• Rasio Kredit bermasalah kredit produktif • The non-performing loan ratio of productive
tanpa memperhitungkan KUM adalah 12.64% credit without taking into account KUM was
dan mengalami penurunan dari periode 12.64% and decreased from the previous
laporan sebelumnya yang berada pada posisi reporting period which was at 15.21%, with 27
15.21%, dengan 27 kantor cabang melampaui branch offices exceeding 1.75% and 22 of them
1.75% dan 22 diantaranya memiliki NPL di having NPL above 5%.
atas 5%.
• Kredit Kualitas Rendah: 4.2%, mengalami • Low Quality Credit: 4.2%, a decrease from the
penurunan dari periode laporan sebelumnya previous reporting period which was at 4.8%.
yang berada pada posisi 4.8%.
704 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 705
Eksposur Risiko
Exposure Risk
• Terdapat kredit yang mengalami penurunan • There are loans that experienced a decrease
kolektibilitas kurang dari 6 (enam) bulan in collectibility of less than 6 (six) months
sejak pencairannya sebesar 0.02% dari since their disbursement of 0.02% of the
total kredit, mengalami peningkatan dari total loans, an increase from the previous
posisi sebelumnya yaitu sebesar 0.01% position of 0.01% or Rp4,259,440,718, with
atau sebesar Rp4.259.440.718, dengan details of Working Capital Loans 37.46% or
rincian Kredit Modal Kerja 37.46% atau Rp1,595,718,970, Investment Loans 29.78% or
sebesar Rp1.595.718.970, Kredit Investasi Rp1,268,474,853, Other General Loans 32.76%
29.78% atau sebesar Rp1.268.474.853, or Rp1,395,246,895.
Kredit Umum Lainnya 32.76% atau sebesar
Rp1.395.246.895.
• Penyaluran kredit produktif pada sektor • Productive credit distribution in the
Industri Pengolahan, sektor Pengelolaan Manufacturing Industry sector, Water
Air, sektor Konstruksi, sektor Perdagangan Management sector, Construction sector,
Besar dan Eceran, sektor Pengangkutan dan Wholesale and Retail Trade sector, Transportation
Pergudangan, sektor Penyediaan Akomodasi and Warehousing sector, Accommodation and
dan Penyediaan Makan Minum, sektor Real Food and Beverage Provision sector, Real Estate
Estat, sektor Aktivitas Kesehatan Manusia sector, Human Health and Social Activities sector,
dan Aktivitas Sosial, sektor Kesenian, Hiburan, Arts, Entertainment and Recreation sector, and
dan Rekreasi, dan sektor Aktivitas Rumah Household Activities as Employers sector have
Tangga Sebagai Pemberi Kerja memiliki rasio an NPL ratio above 5%.
NPL di atas 5%.
• CKPN Kredit/Total Kredit adalah 2.4% • CKPN Credit/Total Credit is 2.4% with the
dengan uraian: following description:
- Bank telah mengimplementasikan - The Bank has implemented PSAK71 in
PSAK71 dalam perhitungan CKPN baik calculating CKPN both individually and
secara individual maupun kolektif dimana collectively where the individual CKPN
perhitungan CKPN individual ditetapkan calculation is set for loans above IDR 1
untuk kredit di atas Rp1 Milyar. billion.
- Bank menggunakan data historis - The Bank uses historical data for the last 7
selama 7 (tujuh) tahun terakhir untuk (seven) years to develop PD modeling and
mengembangkan modeling PD dan data historical data for the last 7 (seven) years for
historis 7 (tujuh) tahun terakhir untuk LGD.
LGD. - CKPN calculations are carried out via the
- Perhitungan CKPN dilakukan melalui application.
aplikasi.
iii. Strategi Penyediaan Dana & Sumber Timbulnya iii. Funding Provision Strategy & Sources of Funding
Penyediaan Dana Provision
• Porsi Kredit produktif yang diberikan • The portion of productive credit provided to civil
kepada debitur PNS (pembayaran kredit servant debtors (credit payments from salaries)
dari gaji) dengan total penyaluran kredit with a total distribution of productive credit
produktif sebesar 25.20% pada periode of 25.20% in the reporting period experienced
laporan mengalami peningkatan dari periode an increase from the previous period, namely
sebelumnya yaitu 25.08%. 25.08%.
• Terdapat beberapa eksepsi atas kebijakan • There are several exceptions to the credit policy,
kredit antara lain pelampauan rasio gaji bagi including exceeding the salary ratio for employee
debitur kredit pegawai. credit debtors.
• Penyediaan dana lainnya bersumber dari • Other funding sources come from securities,
surat berharga, pinjaman antar bank, NCD, interbank loans, NCDs, and others.
dan lain-lain.
BANK SULSELBAR 705
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 706
iv. Faktor Eksternal iv. External Factors
• Potensi timbulnya kredit produktif • The potential for problematic productive credit to
bermasalah akibat pengaruh kenaikan kurs arise due to the influence of rising exchange rates
& tingkat bunga relatif kecil mengingat and interest rates is relatively small considering
komposisi kredit produktif yang rendah dan the low composition of productive credit and
sebagian juga diberikan kepada debitur yang some of it is also given to debtors who are also
juga PNS. civil servants.
• Dengan kredit yang terkonsentrasi pada • With credit concentrated in consumer loans,
kredit konsumtif, bank rentan terhadap banks are vulnerable to changes in local
perubahan kebijakan pengelolaan gaji government salary management policies.
pemerintah daerah. Pemindahan pengelolaan Transferring civil servant salary management
gaji PNS ke bank lain akan mengakibatkan to another bank would potentially result in a
terjadinya potensi peningkatan kredit significant increase in non-performing loans.
bermasalah yang cukup tinggi.
• Telah dilakukan restrukturisasi kredit sesuai • Credit restructuring has been carried out in
POJK 11 dan POJK 48 tahun 2020 dengan accordance with POJK 11 and POJK 48 of
kondisi 75.44% debitur kemampuan bayar 2020 with the condition of 75.44% of debtors'
cenderung/potensi membaik, 0.37% debitur ability to pay tending/potentially improving,
kemampuan bayar dalam pemantauan, 0.37% of debtors' ability to pay being monitored,
dan 24.19% debitur kemampuan bayar and 24.19% of debtors' ability to pay tending/
cenderung/potensi memburuk. potentially worsening.
2. Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (3-Fair),dengan 2. Quality of Risk Management Implementation (3-Fair),
uraian: with description:
i. Tata Kelola (Risk Governance) i. Risk Governance
• Bank telah menetapkan Risk Appetite terkait • The Bank has established a Risk Appetite related
risiko kredit dengan mempertimbangkan data to credit risk by considering historical data and
historis dan telah diselaraskan dengan KUD has been aligned with the KUD and RBB.
dan RBB.
• Terdapat pelampauan Risk Tolerance Non • There is an excess of Gross Non-Performing Loan
Performing Loan (NPL) Gross pada bulan (NPL) Risk Tolerance in October 2025 of 3.12%,
Oktober 2025 sebesar 3.12%, bulan November 2025 of 3.16%, and December 2025
November 2025 sebesar 3.16%, dan bulan of 2.79% with a Risk Tolerance of 1.75%. There
Desember 2025 sebesar 2.79% dengan is an excess of Sharia Non-Performing Financing
Risk Tolerance sebesar 1.75%. Terdapat (NPF) Risk Tolerance in October 2025 of 4.68%,
pelampauan Risk Tolerance Non Performing November 2025 of 4.56%, and December 2025
Financing (NPF) Syariah pada bulan Oktober of 3.72% with a Risk Tolerance of 2.5%.
2025 sebesar 4.68%, bulan November 2025
sebesar 4.56%, dan bulan Desember 2025
sebesar 3.72% dengan Risk Tolerance sebesar
2.5%.
ii. Kerangka Manajemen Risiko ii. Risk Management Framework
• Bank telah menetapkan limit debitur inti • The bank has set a core debtor limit as a credit
sebagai mitigasi risiko konsentrasi kredit. concentration risk mitigation.
• Bank telah menetapkan Industry Risk Rating • The Bank has set an Industry Risk Rating (IRR) as
(IRR) sebagai limit terhadap sektor industri a limit on industrial sectors and/or business fields
dan atau bidang usaha yang layak dibiayai that are eligible for financing and a Portfolio
serta Portfolio Guideline (PG) sebagai limit Guideline (PG) as a limit for providing credit/
pemberian kredit/pembiayaan pada masing- financing in each of these sectors.
masing sektor tersebut.
706 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 707
Eksposur Risiko
Exposure Risk
• Telah dilakukan pemisahan fungsi antara • The separation of functions between Productive
Kredit Produktif dan Konsumtif namun perlu and Consumptive Credit has been carried out,
optimalisasi proses analisis kredit di Kantor but it is necessary to optimize the credit analysis
Cabang. process at Branch Offices.
iii. Proses Manajemen Risiko, Sistem Informasi & iii. Risk Management Process, Information Systems &
SDM HR
• Pemenuhan kompetensi terhadap pejabat/ • Fulfillment of competency for officials/officers
petugas yang bertanggungjawab dalam responsible for credit risk still needs to be
bidang risiko kredit masih perlu ditingkatkan. improved.
• Sistem Informasi Manajemen (SIM) Kredit/ • The Credit/Financing Management Information
Pembiayaan telah live dan disosialisasikan ke System (SIM) has gone live and been socialized to
cabang. branches.
• Sebagai penguatan Credit Risk Awareness dan • To strengthen Credit Risk Awareness and monitor
monitoring kualitas kredit, aplikasi dashboard credit quality, a credit/financing monitoring
monitoring kredit/pembiayaan telah dalam dashboard application has been under
proses pengembangan oleh Divisi Teknologi development by the Information Technology
Informasi yang dikoordinir oleh Divisi Ritel Division coordinated by the Retail and Consumer
dan Konsumer. Division.
iv. Sistem Pengendalian Intern iv. Internal Control System
• Review terhadap kebijakan & SOP bidang • A review of credit policies & SOPs has been
perkreditan telah dilakukan. conducted.
• Telah dilakukan pengkinian beberapa • Several credit policies have been updated.
kebijakan perkreditan. • Job separation has been carried out in the
• Telah dilakukan pemisahan jabatan dalam credit sector to strengthen internal control,
bidang perkreditan untuk penguatan internal including credit analysts, NPL analysts, account
control antara lain analis kredit, analis NPL, officers, credit reporting, and collateral review &
account officer, pelaporan kredit, serta management.
peninjauan & pengelolaan agunan. • Socialization regarding NPL and Low Quality
• Telah dilakukan sosialisasi terkait NPL dan Credit has been carried out to all branches.
Kredit Kualitas Rendah kepada seluruh • The Audit Working Plan has been prepared on a
cabang. risk basis.
• Audit Working Plan telah disusun berbasis • Stress tests related to restructured credit have
risiko. been conducted every month and reported to the
• Telah dilakukan stress test terkait kredit OJK.
restrukturisasi setiap bulan dan dilaporkan
kepada OJK.
Kriteria dan Pendekatan Yang Criteria and Approaches Used to
Digunakan Untuk Menetapkan Establish Credit Risk Management
Kebijakan Manajemen Risiko Kredit Policies and Establish Credit Risk Limits
dan Penetapan Limit Risiko Kredit
Sebagai lembaga perantara keuangan (financial intermediary) As a financial intermediary institution that receives public funds
yang menerima dana masyarakat, dan selanjutnya and then redistributes them in the form of credit/financing,
menyalurkan kembali dalam bentuk kredit/pembiayaan, banks must apply the principle of prudence in carrying out their
menyebabkan bank harus menerapkan prinsip kehatian- operational activities so that banks remain institutions that are
hatian dalam melakukan aktivitas operasionalnya agar bank trusted by the public (prudential banking activity).
tetap menjadi lembaga yang dipercaya oleh masyarakat
(prudential banking activity).
BANK SULSELBAR 707
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 708
Penerapan prinsip kehati-hatian oleh bank diantaranya Banks' application of the prudent principle is reflected, among
diimplementasikan melalui kemampuan bank untuk other things, in their ability to manage their credit portfolios so
mengelola portofolio kredit yang dimiliki sehingga risiko that potential credit risks can be measured and controlled. This
yang berpotensi untuk terjadi (credit risk) dapat diukur is especially true considering that credit currently represents the
dan dikontrol. Mengingat saat ini kredit merupakan aset largest asset managed by banks and is also the most dominant
yang paling besar yang dikelola bank, dan juga merupakan contributor to bank revenue.
kontributor yang paling dominan terhadap pendapatan bank.
Adapun kriteria dan pendekatan yang digunakan untuk The criteria and approaches used to determine credit risk
menetapkan kebijakan Manajemen risiko kredit bertujuan management policies are as follows:
sebagai berikut:
1. Memastikan bahwa aktivitas penyediaan dana Bank tidak 1. Ensuring that the Bank's funding provision activities are not
terekspos pada Risiko Kredit yang dapat menimbulkan exposed to Credit Risk that could cause losses to the Bank.
kerugian pada Bank.
2. Secara umum eksposur Risiko Kredit merupakan salah 2. In general, Credit Risk exposure is one of the main Risk
satu eksposur Risiko utama sehingga kemampuan Bank exposures so that the Bank's ability to identify, measure,
untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau dan monitor and control Credit Risk and provide sufficient capital
mengendalikan Risiko Kredit serta menyediakan modal for this Risk is very important.
yang cukup bagi Risiko tersebut sangat penting.
3. Untuk menghindari hal tersebut di atas, maka diperlukan 3. To avoid the above, steps are required including:
langkah-langkah meliputi:
a. Sasaran Kebijakan a. Policy Objectives
1) Sasaran Kebijakan Manajemen Risiko Kredit 1) The objective of the Credit Risk Management Policy
adalah mengidentifikasi, mengukur, memantau is to identify, measure, monitor and control the
dan mengendalikan jalannya aktivitas/kegiatan course of the Bank's business activities/operations
usaha Bank dengan tingkat Risiko Kredit yang with a reasonable level of Credit Risk.
wajar. 2) Credit Risk Management can function as a filter or
2) Manajemen Risiko Kredit dapat berfungsi early warning system for bank business activities
sebagai filter atau pemberi peringatan dini (Early which are always inseparable from risk.
Warning System) terhadap kegiatan usaha Bank
yang senantiasa tidak lepas dari risiko.
b. Menyediakan Modal yang Cukup Untuk Menutup b. Providing Sufficient Capital To Cover Risks.
Risiko. 1) Through effective credit risk control, the Bank can
1) Melalui pengendalian risiko kredit yang efektif, provide capital both to meet capital adequacy ratio
Bank dapat menyediakan modal baik dalam regulations and to cover overall risk.
rangka memenuhi peraturan rasio kecukupan 2). Banks are required to protect their capital and strive
modal (Capital Adequacy Ratio), maupun dalam to increase it through healthy business development.
meng-cover risiko secara keseluruhan. The extent of any expansion undertaken must take
2). Bank wajib melindungi besarnya modal yang into account potential credit risks, the adequacy of
dimiliki serta mengupayakan untuk meningkatkan existing capital, and the bank's business continuity.
jumlah modal melalui peningkatan bisnis yang
sehat. Besarnya ekspansi yang dilakukan harus
sudah memperhitungkan potensial risiko kredit
yang timbul serta kecukupan modal yang dimiliki
serta kelangsungan usaha bank.
c. Memelihara Kualitas Aktiva Produktif. c. Maintaining the Quality of Productive Assets.
Salah satu ukuran kinerja bisnis bank diukur dari One measure of a bank's business performance is the
kualitas aktiva produktif yang dimiliki. Sesuai quality of its productive assets. According to the Financial
dengan ketentuan Regulator (OJK), kualitas kredit Services Authority (OJK) regulations, credit quality is
ditetapkan dalam 5 (lima) golongan yaitu: divided into five categories:
708 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 709
Eksposur Risiko
Exposure Risk
1) Kolektibilitas 1–Lancar (Pass) 1) Collectibility 1–Smooth (Pass)
2) Kolektibilitas 2–Dalam Perhatian Khusus (Special 2) Collectibility 2–Special Mention
Mention) 3) Collectibility 3–Substandard
3) Kolektibilitas 3–Kurang Lancar (Substandard) 4) Collectibility 4–Doubtful
4) Kolektibilitas 4–Diragukan (Doubtful) 5) Collectibility 5–Loss
5) Kolektibilitas 5–Macet (Loss)
d. Meningkatkan Efisiensi Proses Manajemen Kredit d. Improving the Efficiency of Credit Management Processes
Apabila risiko kredit dapat diidentifikasi, diukur dan If credit risks can be better identified, measured and
dimonitor dengan lebih baik, maka proses manajemen monitored, the credit management process will be faster
perkreditan akan lebih cepat dan efisien. and more efficient.
e. Meningkatkan Budaya Kredit Yang Sehat (Healthy e. Enhancing a Healthy Credit Culture
Credit Culture) 1) The process of improving a healthy credit culture is
1) Proses peningkatan budaya kredit yang sehat carried out, among other things, through a "credit
antara lain dilakukan melalui kampanye “sadar risk awareness" campaign so that the credit granting
risiko kredit” sehingga proses pemberian process, from credit analysis, credit approval, credit
kredit sejak analisa kredit, persetujuan kredit, monitoring, is carried out based on the principles
pemantauan kredit dilakukan berdasarkan of professionalism and upholds fairness and Good
prinsip professionalisme dan menjunjung tinggi Corporate Governance.
fairness dan Good Corporate Governance. 2) One important aspect of implementing a rating
2) Salah satu aspek penting akan diberlakukannya system as part of the tools in credit risk management
sistem rating sebagai bagian dari alat/ tools dalam is improving a healthy credit culture because
credit risk management adalah meningkatkan the entire process can be carried out openly and
healthy credit culture karena seluruh proses measurably.
dapat dilakukan terbuka dan terukur.
f. Memberikan Respon Bisnis Dengan Lebih Cepat f. Delivering Faster Business Responses
1) Memperhatikan kondisi persaingan yang semakin 1) Considering the increasingly competitive conditions,
meningkat, maka diperlukan respon yang cepat a quick response to existing business developments is
terhadap perkembangan bisnis yang ada. required.
2) Dengan mengetahui sejak dini tingka risiko yang 2) By knowing early on the level of risk that will arise for
akan muncul pada Debitur, maupun pada level Debtors, as well as at the portfolio level, anticipatory
portofolio maka langkah antisipatif dapat segera steps can be taken immediately so that the
dilakukan sehingga kinerja dan kelangsungan performance and continuity of the bank's business
usaha bank dapat terus dipertahankan. can be maintained.
Dalam rangka pengendalian risiko secara efektif, kebijakan In order to effectively control risks, policies and procedures are
dan prosedur didasarkan pada strategi manajemen risiko dan based on risk management strategies and are equipped with risk
dilengkapi dengan toleransi risiko dan limit risiko. Penetapan tolerance and risk limits. The determination of risk tolerance and
toleransi risiko dan limit risiko kredit/pembiayaan telah credit/financing risk limits has taken into account the level of risk
memperhatikan tingkat risiko yang akan diambil dan strategi
to be taken and the Bank's overall strategy. The determination
Bank secara keseluruhan. Penetapan limit Bank yang dibuat
of Bank limits made and proposed by operational work units is
dan diusulkan oleh unit kerja operasional, disampaikan
submitted to the Bank/Integrated Risk Management Division for
kepada Divisi Manajemen Risiko Bank/Terintegrasi untuk
dievaluasi dan diajukan kepada Komite Manajemen Risiko evaluation and submission to the Risk Management Committee
guna direkomendasikan kepada Direktur Utama untuk to be recommended to the President Director for approval with
mendapat persetujuan dengan sepengetahuan Komisaris. the knowledge of the Commissioner. Related to credit risk limits
Terkait limit risiko kredit tertuang dalam Dokumen Risk are stated in the Risk Appetite Statement Document, which
Appetite Statement, yang meliputi Limit Rasio BMPK, Non includes the Limit on the LLL Ratio, Non-Performing Loan (NPL),
Performing Loan (NPL), Limit Rasio Debitur Inti dan kebijakan Core Debtor Ratio Limit and other policies concerning credit/
lainnya yang menyangkut limit komite kredit/pembiayaan, financing committee limits, counterparty limits, and credit
limit counterparty, dan kewenangan penyaluran kredit oleh distribution authority by Branches/Capems.
Cabang/Capem.
BANK SULSELBAR 709
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 710
Divisi Komite
Direktur
Limit Bank Manajemen Manajemen Komisaris
Utama
Risiko Risiko
• Dibuat dan • Limit Bank • Dikaji kembali • Limit bank
diusulkan unit dievaluasi lalu sebelum disampaikan
kerja Operasional diajukan kepada direkomendasikan kepada Dewan
komite kepada dirut Komisaris untuk
persetujuan
Struktur dan Organisasi Manajemen Credit Risk Management Structure and
Risiko Kredit Serta Fungsi Kontrol Organization and Control Functions
Divisi Manajemen Risiko
Risk Management Division
Departemen Pengendalian Departemen Pengendalian Departemen Pengendalian
Risiko Pasar & Likuiditas Risiko Kredit / Pembiayaan Risiko Kredit Operasional, Risiko
Market Risk and Liquidity Control edit Risk / Financing Control TI & Risiko Lainnya
Department Department
Analis Pengendalian Risiko Pasar Analis Pengendalian Risiko TI,
Analis Pengendalian Risiko & Likuiditas Analis Pengendalian Risiko Risiko Lainnya, dan MIS
Kredit/Pembiayaan Market Risk & Liquidity Operasional IT Risk Control Analyst, Other Risk,
Credit/Financing Risk Control Analyst Control Analyst Operational Risk Control Analyst and MIS
Asisten Asisten Asisten
Operasional Operasional Operasional
Adapun tugas pokok dan fungsi terkait Risiko Kredit/ The main tasks and functions related to Credit/Financing Risk are
Pembiayaan berada pada Departemen Pengendalian in the Credit/Financing Risk Control Department which includes
Risiko Kredit/Pembiayaan yang mencakup beberapa hal several things, including the following:
diantaranya sebagai berikut :
1. Mengevaluasi penerapan dan usulan penyempurnaan 1. Evaluate the implementation and proposed improvements
strategi, kebijakan, prosedur, pedoman dan ketentuan
to strategies, policies, procedures, guidelines and risk
manajemen risiko yang terkait dengan pengendalian
management provisions related to credit/financing risk
risiko kredit/pembiayaan.
control.
2. Mengevaluasi hasil identifikasi risiko atas aktivitas/
produk eksisting bank, aktivitas/produk baru bank serta 2. Evaluate the results of risk identification on existing bank
usulan strategi bisnis yang berbasis pada pengendalian activities/products, new bank activities/products and
risiko kredit/pembiayaandan sistem informasi proposed business strategies based on credit/financing risk
manajemen risiko. control and risk management information systems.
3. Melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan dan 3. Identify, measure, monitor and control credit/financing risks.
pengendalian risiko kredit/pembiayaan.
4. Melakukan konsultansi dan/atau memberikan 4. Conducting consultations and/or providing recommendations
rekomendasiterkait pengendalian risiko kredit/ regarding credit/financing risk control.
pembiayaan.
710 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 711
Eksposur Risiko
Exposure Risk
5. Mengevaluasi pengukuran risiko kredit/pembiayaan. 5. Evaluate credit/financing risk measurements.
6. Mengevaluasi perhitungan CKPN, perhitungan 6. Evaluate the calculation of CKPN, calculation of risk
kontribusi risiko terhadap modal dan kesehatan Bank, contribution to the Bank's capital and health, calculation of
perhitungan total risk exposure limit dan pelaksanaan total risk exposure limit and implementation of stress tests
stress test yang terkait risiko kredit/pembiayaan. related to credit/financing risks.
7. Mengevaluasi profil risiko unit kerja yang terkait risiko
7. Evaluate the risk profile of work units related to credit/
kredit/pembiayaan.
financing risks.
8. Mengevaluasi pelaksanaan konsultansi dan/atau
8. Evaluate the implementation of consultancy and/or provide
pemberian rekomendasi terkait pengendalian risiko
kredit/pembiayaan. recommendations regarding credit/financing risk control.
9. Mengevaluasi penyusunan laporan-laporan (kepada 9. Evaluate the preparation of reports (to internal and external
pihak internal dan eksternal) terkait risiko kredit/ parties) related to credit/financing risks.
pembiayaan. 10. Ensuring the optimal implementation of Good Corporate
10. Memastikan penerapan Good Corporate Governance Governance (GCG), compliance culture and credit risk
(GCG), budaya kepatuhan dan manajemen risiko kredit management as well as corporate values in its work units.
serta nilai-nilai korporat pada unit kerjanya secara 11. Ensure optimal completion of follow-up actions on audit
optimal. findings, both internal and external, related to credit/
11. Memastikan penyelesaian tindak lanjut hasil temuan financing risks.
audit, baik internal maupun eksternal yang terkait risiko
12. Carrying out performance assessments, coaching and
kredit/pembiayaan secara optimal.
counseling to subordinates and proposing relevant employee
12. Melakukan penilaian kinerja, coaching dan counseling
development programs.
kepada subordinatnya serta mengusulkan program
pengembangan pegawai yang relevan.
Hubungan Antara Fungsi Manajemen The Relationship Between Credit Risk
Risiko Kredit, Kepatuhan dan Audit Management, Compliance and Internal
Internal Audit Functions
Internal Control Anti Fraud Implementations &
Monitoring Internal Audit
Compliance Commitee
Divisi Audit Internal &
Divisi Manajemen Risiko
Anti Fraud
Risk Management Division Internal Audit & Anti-Fraud Division
Risk Talking Unit Supporting Unit
Grup Kepatuhan
Compliance Group
Anti Fraud Unit
1List Line of Defense 2nd Line of Defense 3rd Line of Defense
1st line of defense Seluruh unit kerja (Risk Taking Unit dan 1st line of defense All work units (Risk Taking Unit and Supporting
Supporting Unit) selaku risk owner bertanggung jawab Unit) as risk owners are responsible for risk management in
terhadap pengelolaan risiko di masing-masing unitnya their respective units through the implementation of internal
melalui penerapan internal control, pelaksanaan fungsi control, implementation of compliance functions and Anti-Fraud
kepatuhan dan strategi Anti Fraud. Pengelolaan risiko strategies. Risk management by risk owners is the first pillar in
oleh risk owner merupakan pilar pertama dalam organisasi the risk management organization of PT Bank Sulselbar. In the
BANK SULSELBAR 711
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 712
manajemen risiko PT Bank Sulselbar. Dalam konteks risiko context of credit risk, decision-making which is the authority of
kredit pengambilan keputusan yang merupakan kewenangan the Board of Directors is carried out through a Committee whose
Direksi dilakukan melalui Komite yang keanggotaannya membership consists of the Board of Directors and relevant
terdiri dari Direksi dan pejabat eksekutif terkait. executive officers.
2nd line of defense Monitoring eksposur risiko dilaksanakan 2nd line of defense Risk exposure monitoring is carried out
oleh unit independen dari risk taking unit yaitu Divisi by independent units of the risk taking unit, namely the Risk
Manajemen Risiko, Unit Khusus Anti Fraud & Divisi Management Division, the Special Anti-Fraud Unit & the
Kepatuhan merupakan lini kedua dalam organisasi Compliance Division, which is the second line in Bank Sulselbar's
manajemen risiko Bank Sulselbar. risk management organization.
3rd line of defense Audit Internal oleh Divisi Audit Intern The 3rd line of defense of Internal Audit by the Internal Audit
merupakan lini terakhir yang ditujukan untuk pengujian Division is the last line aimed at testing the effectiveness of risk
efektivitas penerapan manajemen risiko. management implementation.
Cakupan dan Informasi Utama Dari Scope and Key Information of Reporting
Pelaporan Tentang Eksposur Risiko on Credit Risk Exposure and Credit Risk
Kredit dan Fungsi Manajemen Risiko Management Functions to the Board of
Kredit Kepada Direksi dan Dewan Directors and Board of Commissioners.
Komisaris
Pengendalian
Risiko
Pemantauan
Identifikasi
Riskko
Risiko
Pengukuran
Risiko
Perkembangan industri perbankan yang sangat pesat The rapid development of the banking industry is generally
umumnya disertai dengan semakin kompleksnya kegiatan accompanied by increasingly complex banking activities, resulting
usaha bank yang mengakibatkan peningkatan eksposur in increased risk exposure, including credit risk. Good corporate
risiko bank, termasuk didalamnya eksposur risiko kredit. governance in the banking industry is becoming increasingly
Tata Kelola Perusahaan yang baik pada industri perbankan important now and in the future, given the increasing credit and
menjadi lebih penting untuk saat ini dan di masa yang akan other risks and challenges faced by the banking industry.
datang mengingat risiko kredit dan risiko lainnya serta
tantangan yang dihadapi oleh industri perbankan akan
semakin meningkat.
712 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 713
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Cakupan dan informasi utama dari pelaporan tentang The scope and main information of reporting on credit risk
eksposur risiko kredit dan fungsi manajemen risiko kredit exposure and credit risk management functions to the Board of
kepada Direksi dan Dewan Komisaris meliputi proses Directors and Board of Commissioners includes the following
sebagai berikut: processes:
Identifikasi Risiko : Risk Identification :
Proses identifikasi dilakukan secara berkala untuk seluruh The identification process is carried out periodically for all types
jenis dan karakteristik risiko kredit/pembiayaan yang and characteristics of credit/financing risks found in each of the
terdapat pada setiap kegiatan usaha Bank. Bank's business activities.
Pengukuran Risiko :
Pengukuran risiko bertujuan untuk memperkirakan eksposur Risk Measurement :
risiko Kredit/Pembiayan secara keseluruhan maupun per Risk measurement aims to estimate the Bank's overall Credit/
jenis risiko kredit/pembiayaani Bank dibandingkan dengan Financing risk exposure and per type of credit/financing risk
risk appetite Bank. compared to the Bank's risk appetite.
Pemantauan Risiko : Risk Monitoring :
Pemantauan risiko kredit antara lain mencakup pemantauan Credit risk monitoring includes monitoring credit risk against
risiko kredit terhadap besarnya kepatuhan limit Internal internal limit compliance and consistency of implementation
maupun konsistensi pelaksanaan dengan kebijakan dan with established policies and procedures. Monitoring results
prosedur yang ditetapkan. Hasil pemantauan disajikan dalam are presented in periodic reports submitted to management for
laporan berkala yang disampaikan kepada manajemen dalam credit risk mitigation and necessary action.
rangka mitigasi risiko kredit dan tindakan yang diperlukan.
Pengendalian Risiko : Risk Control:
Sebagai bentuk mitigasi atas kerugian yang timbul dari risiko As a form of mitigation for losses arising from credit/financing
kredit/pembiayaan Bank telahmemiliki sistem pengendalian risks, the Bank has an adequate risk control system with reference
Risiko yang memadai dengan mengacu pada kebijakan to established policies and procedures and aims to manage credit
dan prosedur yang telah ditetapkan dan bertujuan untuk risks and all other risk exposures.
mengelola risiko kredit dan seluruh eksposur risiko lainnya.
Cakupan dan informasi terkait eksposur risiko kredit The scope and information related to credit risk exposure are
termuat dalam Laporan Profil Risiko Bank yang dilaporkan contained in the Bank Risk Profile Report which is reported
secara regular per Triwulan dan Laporan Tingkat Kesehatan regularly per Quarter and the Bank Health Level Report which
Bank yang dilaporkan secara regular per semester kepada is reported regularly per semester to the regulator (OJK) and the
pihak regulator (OJK) dan disampaikan informasi tersebut information is submitted to the Board of Commissioners and
kepada Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Sulselbar. Directors of PT Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR 713
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 714
Pengungkapan Kualitas Kredit Atas Disclosure of Credit Quality of Assets
Aset (CR1) (CR1)
1) Bank Secara Individu (dalam Jutaan rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
Tagihan yang Tagihan yang CKPN
Stage 2 dan
Telah Belum Stage 1 Pendekatan Nilai Bersih
Stage 3
Jatuh Tempo Jatuh Tempo CKPN IRB) (a+b-c)
No Uraian a b c d e f g
1 Kredit 673,692.84 22,871,926.71 570,414.90 404,808.66 165,606.25 22,975,204.64
Surat
2 10,000.00 3,850,654.78 10,000.00 10,000.00 - 3,850,654.78
Berharga
Transaksi
3 Rekening - 145,806.17 - - - 145,806.17
Administratif
4 Total 683,692.84 26,868,387.65 580,414.90 414,808.66 165,606.25 - 26,971,665.58
2) Bank Secara Konsolidasidengan entitas Anak
(dalam Jutaan rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
Tagihan yang Tagihan yang CKPN
Stage 2 dan
Telah Belum Stage 1 Pendekatan Nilai Bersih
Stage 3
Jatuh Tempo Jatuh Tempo CKPN IRB) (a+b-c)
No Uraian a b c d e f g
1 Kredit 673,692.84 22,871,926.71 570,414.90 404,808.66 165,606.25 22,975,204.64
Surat
2 10,000.00 3,850,654.78 10,000.00 10,000.00 - 3,850,654.78
Berharga
Transaksi
3 Rekening - 145,806.17 - - - 145,806.17
Administratif
4 Total 683,692.84 26,868,387.65 580,414.90 414,808.66 165,606.25 - 26,971,665.58
3) Pengungkapan Tambahan
714 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 715
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Pengungkapan Mutasi Kredit Dan Disclosure of Credit Movements and
surat Berharga Yang telah Jatuh Matured Securities (CR2)
Tempo (CR2)
1) Bank Secara Individu
No Uraian (dalam Jutaan rupiah)
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada
1 744,426.60
periode pelaporan terakhir
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak
2 (60,733.76)
periode pelaporan terakhir
Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang
3 9,698.71
belum jatuh tempo
4 Nilai hapus buku 87,253.28
5 Perubahan lain 0
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir
6 periode pelaporan (1+2-3-4+5) 586,740.85
2) Bank Secara Konsolidasidengan entitas Anak
(dalam Jutaan rupiah)
No Uraian (dalam Jutaan rupiah)
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada
1
periode pelaporan terakhir
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak
2
periode pelaporan terakhir
Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang
3
belum jatuh tempo
4 Nilai hapus buku
5 Perubahan lain
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir
6 periode pelaporan (1+2-3-4+5)
3) Pengungkapan Tambahan
BANK SULSELBAR 715
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 716
Pengungkapan Tambahan Terkait Additional Disclosures Related to Credit
Kualitas Kredit atas aset (CRB) Quality of Assets (CRB)
a. Kualitatif a. Qualitative
Format laporan Tidak Diatur . Bank Harus Menjelaskan Report format is not regulated. Banks must explain the
Terkait related matters.
1. Cakupan dan definisi dari "Tagihan yang Telah Jatuh 1. The scope and definition of "Past Due Receivables"
Tempo" dan "tagihan yang mengalami penurunan and "impaired receivables" and the differences (if any)
nilai" serta perbedaan (jika ada) antara definisi between the definitions used by the Bank in accounting
yang digunakan Bank secara akuntansi dan secara and prudential terms
prudensial
Definisi tagihan jatuh tempo adalah tagihan yang The definition of a past due bill is a bill that has arrears
memiliki tunggakan lebih 90 (Sembilan puluh) hari, of more than 90 (ninety) days, based on an evaluation
berdasarkan evaluasi yang dilakukan setiap akhir carried out at the end of each month.
bulan.
Penurunan nilai/impairment untuk kredit yang Impairment for credits amounting to more than IDR
jumlahnya di atas Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar 1,000,000,000 (one billion rupiah) will be evaluated
rupiah) akan dievaluasi secara individual, berdasarkan individually, based on objective evidence of an event
bukti obyektif terjadinya suatu peristiwa meliputi: including:
• Kesulitan keuangan signifikan pihak debitur. • Significant financial difficulties on the part of the
• Pelanggaran kontrak, terjadinya wanprestasi/ debtor.
tunggakan pembayaran pokok atau bunga; • Breach of contract, occurrence of default/arrears in
• Pemberian keringanan (konsesi) kepada debitur principal or interest payments;
yang mengalami kesulitan keuangan. • Providing relief (concessions) to debtors experiencing
• Debitur akan dinyatakan pailit atau melakukan financial difficulties.
reorganisasi keuangan lainnya; • The debtor will be declared bankrupt or undergo
• Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan akibat other financial reorganization;
kesulitan keuangan; • The disappearance of an active market for a financial
• Khusus untuk kredit yang diberikan, bank asset due to financial difficulties;
menggunakan kriteria tambahan untuk • Specifically for loans granted, banks use additional
menentukan bukti obyektif penurunan nilai criteria to determine objective evidence of
jika dikategorikan non performing loan sesuai impairment if they are categorized as non-performing
ketentuan Bank Indonesia mencakup penilaian loans according to Bank Indonesia regulations,
Prospek Usaha, Performance Debitur, dan including assessment of Business Prospects, Debtor
Kemampuan Membayar. Performance, and Ability to Pay.
Bukti Objektif Penurunan Nilai yang dievaluasi Objective Evidence of Impairment that is evaluated
secara kolektif, meliputi: collectively, includes:
• Memburuknya status pembayaran pihak • The deterioration of the payment status of borrowers
peminjam dalam kelompok tersebut. in the group.
• Kondisi ekonomi nasional atau lokal yang • National or local economic conditions that correlate
berkorelasi dengan wanprestasi atas aset dalam with default on assets in the group.
kelompok.
2. Tagihan yang telah jatuh tempo (lebih dari 90 hari) 2. Bills that are past due (more than 90 days) that are not
yang tidak dianggap mengalami penurunan nilai dan considered to have decreased in value and the reasons for
alasan Penetapan Dimaksud the intended determination
716 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 717
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Seluruh tagihan yang telah jatuh tempo (lebih dari 90 All bills that are past due (more than 90 days) are
hari) dianggap mengalami penurunan nilai. considered to have decreased in value.
3. Pendekatan dan metode statistik yang digunakan 3. The statistical approaches and methods used by the Bank
Bank dalam pembentukan CKPN. Selain itu, Bank in establishing the CKPN. In addition, the Bank must also
juga harus memberikan informasi mengenai dasar provide information regarding the basis for categorizing
pengkategorian CKPN pada setiap stage the CKPN at each stage.
Bank telah mengimplementasikan Penerapan The Bank has implemented the new Financial
Standar Akuntansi Keuangan yang baru yaitu Accounting Standards, namely PSAK 71, in calculating
PSAK 71 dalam melakukan perhitungan CKPN baik CKPN both individually and collectively. For individual
secara individual maupun secara kolektif. Untuk CKPN calculations, the self-assessment model is used to
perhitungan CKPN secara individual dilakukan estimate the value of future reserves (ECL) by estimating/
dengan menggunakan metode kewajaran penilaian projecting the Probability of Default (PDforecast) based
sendiri (self assessment model) untuk mengestimasi on the selection of macroeconomic data that has a
nilai pencadangan di masa yang akan datang (ECL) correlation with the bank's historical PD movements.
dengan melakukan perkiraan/proyeksi Probability The Bank uses historical data for the last 7 (seven) years
of Default (PDforecast) berdasarkan pemilihan to develop PD modeling and 7 (seven) years of historical
data makro ekonomi yang memiliki korelasi dengan data for LGD.
pergerakan PD historis bank. Bank menggunakan
data historis selama 7 (tujuh) tahun terakhir untuk
mengembangkan modeling PD dan data historis 7
(tujuh) tahun untuk LGD.
Dasar pengkategorian CKPN pada setiap stage: Basis for categorizing CKPN at each stage:
· CKPN Aset Baik (Stage 1) = 0 – 30 hari tunggakan · CKPN Good Assets (Stage 1) = 0 – 30 days in arrears
· CKPN Aset Kurang Baik (Stage 2) = 31 – 90 hari · Poor Asset CKPN (Stage 2) = 31 – 90 days in arrears
tunggakan · CKPN for Bad Assets (Stage 3) = over 90 days of arrears
· CKPN Aset Tidak Baik (Stage 3) = di atas 90 hari
tunggakan
BANK SULSELBAR 717
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 718
b. Kuantitatif
1) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
a) Bank Secara Individu
Posisi Tanggal Laporan
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No Kategori Portofolio Sulawesi Jawa Lainnya dst. Total
a b c d e f g
1 Tagihan kepada Pemerintah 26.084,28 - - 26.084,28
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 17.418,84 17.418,84
- -
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
6 - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - - -
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Properti Rumah
8 1.408.284,48 219,59 - 1.408.504,07
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti Komersial 97.198,14 63,42 - 97.261,55
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 16.308,33 - - 16.308,33
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 16.772.855,46 10.218,30 549,53 16.783.623,29
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
12 2.730.733,70 32,52 13,75 2.730.779,97
Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 831.171,93 1.031.316,96 272.686,51 2.135.175,41
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 329.871,48 592,32 330.463,80
-
15 Aset Lainnya - - - -
TOTAL 22.229.926,64 1.041.850,79 273.842,11 - 23.545.619,54
b) Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Posisi Tanggal Laporan
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No Kategori Portofolio Sulawesi Jawa Lainnya dst. Total
a b c d e f g
1 Tagihan kepada Pemerintah
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga
Internasional
718 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 719
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Posisi Tanggal Laporan Tahun Sebelumnya
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi Jawa Lainnya dst. Total Portfolio Categories
h i j k l m
7.488,55 - - 7.488,55 Claims on Government
21.608,25 298.314,18 60.000,00 379.922,43 Claims on Public Sector Entities
Claims on Multilateral Development Banks and
- - - -
International Institutions
- - - - Claims on Banks
- - - - Claims in the form of Covered Bonds
Claims on Securities Companies and Other
- - - -
Financial Services Institutions
Claims in the form of Securities/Subordinated
- - - - Receivables, Equity, and Other Capital
Instruments
1.296.311,78 235,34 - 1.296.547,12 Residential Property-Backed Loans
105.245,51 237,79 - 105.483,31 Commercial Property-Backed Loans
Land Acquisition, Land Development, and
44.169,08 - - 44.169,08
Construction Loans
16.592.799,16 9.352,09 341,35 16.602.492,60 Employee or Retiree Loans
Claims on Micro, Small, and Retail Portfolio
2.759.395,48 92,03 3.759,32 2.763.246,84
Enterprises
978.544,11 815.420,25 161.739,27 1.955.703,64 Claims on Corporations
286.165,63 592,32 286.757,95 Past Receivables
-
- - - - Other Assets
22.091.727,55 1.123.651,69 226.432,26 23.441.811,50 TOTAL
Posisi Tanggal Laporan Tahun Sebelumnya
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi Jawa Lainnya dst. Total Portfolio Categories
h i j k l
Claims on Government
Claims on Public Sector Entities
Claims on Multilateral Development Banks and
International Institutions
BANK SULSELBAR 719
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 720
Posisi Tanggal Laporan
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No Kategori Portofolio Sulawesi Jawa Lainnya dst. Total
a b c d e f g
4 Tagihan kepada Bank
5 Tagihan berupa Covered Bond
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
6
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Properti Rumah
8
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti Komersial
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
12
Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
15 Aset Lainnya
TOTAL
2) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
a) Bank Secara Individu
Tagihan
Tagihan kepada Bank
kepada Pembangunan Tagihan Tagihan kepada
Tagihan Entitas Multilateral Tagihan berupa Perusahaan Efek
kepada Sektor dan Lembaga kepada Covered dan Lembaga Jasa
No Sektor Ekonomi Pemerintah Publik Internasional Bank Bond Keuangan Lainnya
a b c d e f g h
Posisi Tanggal Laporan
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 581,02 - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - - - - -
3 Industri Pengolahan - 318,76 - - -
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas
4 - - - - -
dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
5 Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang - - - - -
Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 22.000,00 14.938,38 - - -
720 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 721
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Posisi Tanggal Laporan Tahun Sebelumnya
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi Jawa Lainnya dst. Total Portfolio Categories
h i j k l
Claims on Banks
Claims in the form of Covered Bonds
Claims on Securities Companies and Other
Financial Services Institutions
Claims in the form of Securities/Subordinated
Receivables, Equity, and Other Capital
Instruments
Residential Property-Backed Loans
Commercial Property-Backed Loans
Land Acquisition, Land Development, and
Construction Loans
Employee or Retiree Loans
Claims on Micro, Small, and Retail Portfolio
Enterprises
Claims on Corporations
Past Receivables
Other Assets
TOTAL
Tagihan berupa
Surat Berharga/ Kredit untuk
Piutang Pengadaan Tagihan kepada
Subordinasi, Kredit Tanah, Usaha Mikro,
Ekuitas, dan Kredit Beragun Beragun Pengolahan Usaha Kecil, Tagihan yang
Instrumen Modal Properti Properti Tanah, dan Kredit Pegawai dan Portofolio Tagihan kepada Telah Jatuh Aset
Lainnya Rumah Tinggal Komersial Konstruksi atau Pensiunan Ritel Korporasi Tempo Lainnya
i j k l m n o p q
- - 392,00 3.182,21 - 3.551,86 689.945,92 299,38 11.404,07 -
- - - - - 168,85 6.233,14 606.481,39 1.226,15 -
- - 43,14 446,75 - 882,61 93.635,44 485.765,30 16.977,37 -
- - - - - - 1.003,70 78.156,99 - -
- - - 56,04 - 68,33 2.005,36 - 304,79 -
- - 1.554,00 6.988,28 10.858,33 406,64 77.007,51 646.302,44 24.478,23 -
BANK SULSELBAR 721
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 722
Tagihan
Tagihan kepada Bank
kepada Pembangunan Tagihan Tagihan kepada
Tagihan Entitas Multilateral Tagihan berupa Perusahaan Efek
kepada Sektor dan Lembaga kepada Covered dan Lembaga Jasa
No Sektor Ekonomi Pemerintah Publik Internasional Bank Bond Keuangan Lainnya
a b c d e f g h
Perdagangan Besar dan Eceran;
7 Reparasi dan Perawatan Mobil dan 869,75 - - - - -
Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - - - - - -
Penyediaan Akomodasi dan
9 - - - - - -
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi - - - - - -
12 Real Estat 145,83 - - - - -
Aktivitas Profesional, Ilmiah dan
13 - - - - - -
Teknis
Aktivitas Penyewaan dan Sewa
Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
14 -
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan - - - - -
dan Penunjang Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan,
15 -
Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib - - - - -
16 Pendidikan -
- - - - -
Aktivitas Kesehatan Manusia dan
17 - - - - - -
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 799,50 - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya 517,50 - - - - -
Aktivitas Rumah Tangga sebagai
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
20 Menghasilkan Barang dan Jasa oleh -
- - - - -
Rumah Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan
21 - - - - - -
Badan Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 227,00 2.161,70 - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 943,68 - - - -
24 Lainnya - - - - - -
TOTAL 26.084,28 17.418,84 - - - -
722 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 723
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Tagihan berupa
Surat Berharga/ Kredit untuk
Piutang Pengadaan Tagihan kepada
Subordinasi, Kredit Tanah, Usaha Mikro,
Ekuitas, dan Kredit Beragun Beragun Pengolahan Usaha Kecil, Tagihan yang
Instrumen Modal Properti Properti Tanah, dan Kredit Pegawai dan Portofolio Tagihan kepada Telah Jatuh Aset
Lainnya Rumah Tinggal Komersial Konstruksi atau Pensiunan Ritel Korporasi Tempo Lainnya
i j k l m n o p q
- - 12.684,30 - 7.374,40 723.335,58 115.092,62 85.764,59 -
- - 925,48 - - 8.835,40 1.876,00 830,34 -
- 114,33 131,79 - 747,84 122.668,44 1.252,99 47.407,56 -
- - - - - 3.329,36 992,76 18,16 -
- - - - - 82.342,42 151.563,57 866,48 -
- 351,90 64.941,79 5.450,00 - 9.579,66 1.981,00 47.430,30 -
- - - - - 1.815,26 - - -
- - 202,61 - 783,43 42.766,10 4.154,56 172,62 -
- - - - - 113,88 - - -
- - - - - 1.128,09 - - -
- - 764,16 - 392,91 42.638,86 21.428,64 4.910,55 -
- - 26,94 - 167,23 8.788,35 363,87 256,14 -
- 124,52 239,11 - 1.082,98 89.040,19 - 1.750,54 -
- - 98,04 - - 5.550,42 - 292,61 -
- - - - - - - - -
- 1.401.836,60 6.574,07 - 5.463.144,40 303.251,07 - 76.163,41 -
- - 2.487,78 - - 11.304.851,79 415.765,82 19.463,91 10.209,90 -
- - - - - - - - -
- 1.408.504,07 97.261,55 16.308,33 16.783.623,29 2.730.779,97 2.135.175,41 330.463,80 -
BANK SULSELBAR 723
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 724
Tagihan
kepada Bank
Tagihan Pembangunan Tagihan Tagihan kepada
Tagihan kepada Multilateral Tagihan berupa Perusahaan Efek
kepada Entitas dan Lembaga kepada Covered dan Lembaga Jasa
No Sektor Ekonomi Pemerintah Sektor Publik Internasional Bank Bond Keuangan Lainnya
a b c d e f g h
Posisi Periode Sebelumnya
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 400,60 - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - - - - - -
3 Industri Pengolahan - 358.314,18 - - - -
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
4 - - - - - -
Panas dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
5 Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang - - - - - -
Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 4.688,32 19.037,80 - - - -
Perdagangan Besar dan Eceran;
7 Reparasi dan Perawatan Mobil dan 131,45 - - - - -
Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - - - - - -
Penyediaan Akomodasi dan
9 103,92 - - - - -
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi - - - - - -
12 Real Estat - - - - - -
Aktivitas Profesional, Ilmiah dan
13 - - - - - -
Teknis
Aktivitas Penyewaan dan Sewa
Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
14 - - - - - -
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan
dan Penunjang Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan,
15 - - - - - -
Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
Aktivitas Kesehatan Manusia dan
17 - - - - - -
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi - - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya 12,08 - - - - -
Aktivitas Rumah Tangga sebagai
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
20 Menghasilkan Barang dan Jasa oleh - - - - - -
Rumah Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan
21 - - - - - -
Badan Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 322,01 2.570,45 - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 1.830,17 - - - - -
24 Lainnya - - - - - -
TOTAL 7.488,55 379.922,43 - - - -
724 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 725
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Tagihan berupa
Surat Berharga/ Kredit untuk
Piutang Pengadaan Tagihan kepada
Subordinasi, Kredit Tanah, Usaha Mikro,
Ekuitas, dan Kredit Beragun Beragun Pengolahan Usaha Kecil, Tagihan
Instrumen Modal Properti Properti Tanah, dan Kredit Pegawai dan Portofolio Tagihan kepada yang Telah Aset
Lainnya Rumah Tinggal Komersial Konstruksi atau Pensiunan Ritel Korporasi Jatuh Tempo Lainnya
i j k l m n o p q
- 68,78 5.279,15 - 3.929,03 571.720,90 25,73 12.352,64 - -
- - 21,53 - 43,09 8.118,33 515.989,27 718,00 - -
- - 575,82 - 2.969,97 94.977,75 167.306,53 8.086,15 - -
- - - - - 1.044,83 90.662,11 - - -
- - 90,28 - - 2.848,50 - 304,78 - -
- 4.809,26 6.227,05 28,47 168.246,85 763.593,69 37.832,96 - -
39.219,08
- 183,20 17.491,70 - 9.240,92 806.053,56 119.325,20 82.392,53 - -
- - - - - 10.227,69 2.902,66 949,35 - -
- 154,72 266,46 - 646,26 138.813,07 633,09 3.145,05 - -
- - - - 382,68 2.392,46 8.060,57 - - -
- - - - - 69.835,13 180.603,14 1.302,10 - -
- - 65.863,41 4.950,00 467,75 10.177,84 3.238,82 85.018,59 - -
- - - - - 1.877,07 - - - -
- - 32,86 - 1.912,13 25.734,09 11.070,85 187,54 - -
- - - - - - 697,88 - - -
- - - - - 2.009,50 - - - -
- - 1.671,37 - 659,10 48.660,77 54.681,76 5.074,42 - -
- - 41,51 - 66,78 8.880,36 448,87 268,64 - -
- 160,58 274,10 - 1.334,87 70.609,83 - 1.845,92 - -
- - 105,62 - - 7.549,58 - 318,41 - -
- - - - - - - - - -
- 1.290.343,11 7.279,06 - 4.632.699,67 169.292,15 - 37.167,60 - -
- 827,47 263,39 - 11.948.111,90 544.176,58 36.463,46 9.793,27 - -
- - - - - - - - - -
- 1.296.547,12 105.483,31 4.169,08 16.602.492,60 2.763.246,84 1.955.703,64 286.757,95 - -
BANK SULSELBAR 725
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 726
b) Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan
Tagihan kepada Bank
kepada Pembangunan Tagihan Tagihan kepada
Tagihan Entitas Multilateral Tagihan berupa Perusahaan Efek
kepada Sektor dan Lembaga kepada Covered dan Lembaga Jasa
No Sektor Ekonomi Pemerintah Publik Internasional Bank Bond Keuangan Lainnya
a b c d e f g h
Posisi Tanggal Laporan
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian
3 Industri Pengolahan
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas
4
dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
5 Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang
Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi
Perdagangan Besar dan Eceran;
7 Reparasi dan Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan
Penyediaan Akomodasi dan
9
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi
12 Real Estat
Aktivitas Profesional, Ilmiah dan
13
Teknis
Aktivitas Penyewaan dan Sewa
Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
14
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan
dan Penunjang Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan,
15
Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan
Aktivitas Kesehatan Manusia dan
17
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya
Aktivitas Rumah Tangga sebagai
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
20 Menghasilkan Barang dan Jasa oleh
Rumah Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan
21
Badan Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya
24 Lainnya
TOTAL
726 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 727
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Tagihan berupa
Surat Berharga/ Kredit untuk
Piutang Pengadaan Tagihan kepada
Subordinasi, Kredit Tanah, Usaha Mikro,
Ekuitas, dan Kredit Beragun Beragun Pengolahan Usaha Kecil, Tagihan yang
Instrumen Modal Properti Properti Tanah, dan Kredit Pegawai dan Portofolio Tagihan kepada Telah Jatuh Aset
Lainnya Rumah Tinggal Komersial Konstruksi atau Pensiunan Ritel Korporasi Tempo Lainnya
i j k l m n o p q
BANK SULSELBAR 727
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 728
Tagihan
kepada Bank
Tagihan Pembangunan Tagihan Tagihan kepada
Tagihan kepada Multilateral Tagihan berupa Perusahaan Efek
kepada Entitas dan Lembaga kepada Covered dan Lembaga Jasa
No Sektor Ekonomi Pemerintah Sektor Publik Internasional Bank Bond Keuangan Lainnya
a b c d e f g h
Posisi Periode Sebelumnya
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian
3 Industri Pengolahan
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
4
Panas dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
5 Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang
Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi
Perdagangan Besar dan Eceran;
7 Reparasi dan Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan
Penyediaan Akomodasi dan
9
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi
12 Real Estat
Aktivitas Profesional, Ilmiah dan
13
Teknis
Aktivitas Penyewaan dan Sewa
Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
14
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan
dan Penunjang Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan,
15
Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan
Aktivitas Kesehatan Manusia dan
17
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya
Aktivitas Rumah Tangga sebagai
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
20 Menghasilkan Barang dan Jasa oleh
Rumah Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan
21
Badan Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya
24 Lainnya
TOTAL
728 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 729
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Tagihan berupa
Surat Berharga/ Kredit untuk
Piutang Pengadaan Tagihan kepada
Subordinasi, Kredit Tanah, Usaha Mikro,
Ekuitas, dan Kredit Beragun Beragun Pengolahan Usaha Kecil, Tagihan
Instrumen Modal Properti Properti Tanah, dan Kredit Pegawai dan Portofolio Tagihan kepada yang Telah Aset
Lainnya Rumah Tinggal Komersial Konstruksi atau Pensiunan Ritel Korporasi Jatuh Tempo Lainnya
i j k l m n o p q
BANK SULSELBAR 729
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 730
3) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
a) Bank Secara Individu
Posisi Tanggal Laporan
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
di atas 1 Tahun di atas 3 Tahun Non
s.d. 1 Tahun di atas 5 tahun Total
No Kategori Portofolio s.d. 3 Tahun s.d. 5 Tahun Kontraktual
a b c d e f g h
1 Tagihan kepada Pemerintah 817,06 376,65 23.771,67 1.118,89 26.084,28
Tagihan kepada Entitas Sektor
2 15.257,14 2.161,70 - - 17.418,84
Publik
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
Tagihan kepada Perusahaan
6 Efek dan Lembaga Jasa - - - - -
Keuangan
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 - - - - -
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Properti
8 3.057,33 15.086,31 65.818,79 1.324.541,64 1.408.504,07
Rumah Tinggal
Kredit Beragun Properti
9 9.084,21 7.428,58 5.216,67 75.532,09 97.261,55
Komersial
Kredit untuk Pengadaan
10 Tanah, Pengolahan Tanah, dan 16.308,33 - - - 16.308,33
Konstruksi
Kredit Pegawai atau
11 212.233,27 1.239.004,14 1.579.425,29 13.752.960,59 16.783.623,29
Pensiunan
Tagihan kepada Usaha Mikro,
12 Usaha Kecil, dan Portofolio 358.937,63 764.588,05 623.863,59 983.390,70 2.730.779,97
Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 186.660,83 348.987,74 399.330,35 1.200.196,48 2.135.175,41
Tagihan yang Telah Jatuh
14 104.389,92 46.099,81 59.559,18 120.414,89 330.463,80
Tempo
15 Aset Lainnya - - - - -
Total 906.745,73 2.423.732,99 2.756.985,55 17.458.155,28 - 23.545.619,54
730 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 731
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Posisi Tanggal Laporan
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
di atas 1 Tahun di atas 3 Tahun Non
s.d. 1 Tahun di atas 5 tahun Total
s.d. 3 Tahun s.d. 5 Tahun Kontraktual Portfolio Categories
i j k l m n o
4.795,11 47,07 704,95 1.941,42 - 7.488,55 Claims on Government
39.037,80 94.000,00 47.570,45 199.314,18 - 379.922,43 Claims on Public Sector Entities
Claims on Multilateral Development
- - - - - -
Banks and International Institutions
- - - - - - Claims on Banks
- - - - - - Claims in the form of Covered Bonds
Claims on Securities Companies and
- - - - - -
Financial Services Institutions
Claims in the form of Securities/
- - - - - - Subordinated Receivables, Equity, and
Other Capital Instruments
5.898,33 7.979,75 43.039,79 1.239.629,25 - 1.296.547,12 Residential Property-Backed Loans
9.179,44 7.874,04 4.939,16 83.490,66 - 105.483,31 Commercial Property-Backed Loans
Land Acquisition, Land Development,
41.019,08 3.150,00 - - - 44.169,08
and Construction Loans
129.005,75 1.012.189,77 1.725.970,74 13.735.326,33 - 16.602.492,60 Employee or Retiree Loans
Claims on Micro, Small, and Retail
361.008,06 483.067,57 720.347,69 1.198.823,51 - 2.763.246,84
Portfolio Enterprises
177.617,38 334.898,70 509.304,39 933.883,16 - 1.955.703,64 Claims on Corporations
131.666,80 52.912,07 61.883,83 40.295,26 - 286.757,95 Past-Dated Receivables
- - - - - - Other Assets
899.227,75 1.996.118,97 3.113.761,00 17.432.703,77 - 23.441.811,50 Total
BANK SULSELBAR 731
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 732
b) Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Posisi Tanggal Laporan
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
di atas 1 Tahun di atas 3 Tahun Non
s.d. 1 Tahun di atas 5 tahun Total
No Kategori Portofolio s.d. 3 Tahun s.d. 5 Tahun Kontraktual
a b c d e f g h
1 Tagihan kepada Pemerintah
Tagihan kepada Entitas Sektor
2
Publik
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank
5 Tagihan berupa Covered Bond
Tagihan kepada Perusahaan
6 Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Properti
8
Rumah Tinggal
Kredit Beragun Properti
9
Komersial
Kredit untuk Pengadaan
10 Tanah, Pengolahan Tanah, dan
Konstruksi
Kredit Pegawai atau
11
Pensiunan
Tagihan kepada Usaha Mikro,
12 Usaha Kecil, dan Portofolio
Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi
Tagihan yang Telah Jatuh
14
Tempo
15 Aset Lainnya
Total
732 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 733
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Posisi Tanggal Laporan
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
di atas 1 Tahun di atas 3 Tahun Non
s.d. 1 Tahun di atas 5 tahun Total
s.d. 3 Tahun s.d. 5 Tahun Kontraktual Portfolio Categories
i j k l m n o
Claims on Government
Claims on Public Sector Entities
Claims on Multilateral Development
Banks and International Institutions
Claims on Banks
Claims in the form of Covered Bonds
Claims on Securities Companies and
Financial Services Institutions
Claims in the form of Securities/
Subordinated Receivables, Equity, and
Other Capital Instruments
Residential Property-Backed Loans
Commercial Property-Backed Loans
Land Acquisition, Land Development,
and Construction Loans
Employee or Retiree Loans
Claims on Micro, Small, and Retail
Portfolio Enterprises
Claims on Corporations
Past-Dated Receivables
Other Assets
Total
BANK SULSELBAR 733
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 734
4) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
a) Bank Secara Individu
Posisi Tanggal Laporan
Wilayah
No Keterangan Sulawesi Jawa Lainnya dst Total
a b c d e f g
1 Tagihan 22.229.927 1.041.851 273.842 23.545.620
2 Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai 851.078 198.467 0 1.049.545
a. Belum Jatuh Tempo 550.150 198.467 0 748.618
b. Telah Jatuh Tempo 300.927 0 0 300.927
3 CKPN - Stage 1 158.216 5.944 1.447 165.606
4 CKPN - Stage 2 3.240 2 0 3.242
5 CKPN - Stage 3 369.453 32.114 0 401.566
6 Tagihan yang Dihapus Buku 282.861 0 0 282.861
b) Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Posisi Tanggal Laporan
Wilayah
No Keterangan Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 dst Total
a b c d e f g
1 Tagihan
2 Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
a. Belum Jatuh Tempo
b. Telah Jatuh Tempo
3 CKPN - Stage 1
4 CKPN - Stage 2
5 CKPN - Stage 3
6 Tagihan yang Dihapus Buku
734 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 735
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Posisi Tanggal Laporan sebelumnya
Wilayah
Sulawesi Jawa Lainnya dst Total Description
h i j k l m
22.091.728 1.123.652 226.432 23.441.811 Receivables
592.491 192 0 592.684 Impaired Receivables
386.400 192 0 386.592 a. Not Yet Due
206.091 0 0 206.091 b. Past Due
204.358 41.761 1.481 247.600 Provision for Impaired Liabilities - Stage 1
4.958 5 0 4.963 Provision for Impaired Liabilities - Stage 2
291.168 29 0 291.196 Provision for Impaired Liabilities - Stage 3
275.005 0 0 275.005 Written-Off Receivables
Posisi Tanggal Laporan sebelumnya
Wilayah
Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 dst Total Description
h i j k l m
Receivables
Impaired Receivables
a. Not Yet Due
b. Past Due
Provision for Impaired Liabilities - Stage 1
Provision for Impaired Liabilities - Stage 2
Provision for Impaired Liabilities - Stage 3
Written-Off Receivables
BANK SULSELBAR 735
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 736
5) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
a) Bank Secara Individu
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai
Belum Jatuh
Jatuh Tempo
No Sektor Ekonomi Tagihan Tempo CKPN Stage 1
a b c d e f
Posisi Tanggal Laporan
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 709.356,45 18.286,58 10.439,91 10.908,67
2 Pertambangan dan Penggalian 614.109,54 154.368,64 1.041,85 1.920,92
3 Industri Pengolahan 598.069,37 59.419,83 16.172,02 4.026,63
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin 79.160,69 155,48 - 244,37
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan
5 2.434,52 197,16 195,94 137,15
Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 804.533,81 198.629,66 7.994,66 59.503,34
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan
7 946.721,05 76.994,43 77.116,70 40.620,19
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 12.467,22 485,32 530,08 331,01
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 172.322,95 3.877,71 47.407,56 1.273,69
10 Informasi dan Komunikasi 4.340,28 - 18,16 52,72
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 234.772,48 1.926,96 866,48 7.752,60
12 Real Estat 129.880,47 - 47.430,30 6.809,63
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis 1.815,26 - - 28,79
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
14 Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha 48.079,32 777,05 172,62 308,95
Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial
15 113,88 - - 0,35
Wajib
16 Pendidikan 1.128,09 - - 4,43
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial 70.135,12 12.152,12 4.489,58 8.395,85
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 10.402,03 179,45 256,14 443,68
19 Aktivitas Jasa Lainnya 92.754,84 1.691,22 225,98 2.588,54
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas
20 yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga 5.941,06 75,22 196,02 168,56
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
21 - - - -
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 7.253.358,25 108.576,83 76.163,41 16.478,62
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 11.753.722,88 110.823,91 10.209,90 3.607,54
24 Lainnya
Total 23.545.619,54 748.617,56 300.927,32 165.606,25
736 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 737
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Tagihan yang
CKPN Stage 2 CKPN Stage 3 Dihapus Buku Economic Sector
g h i j
Report Date
536,82 21.832,29 - Agriculture, Forestry, and Fisheries
- 26.530,42 - Mining and Quarrying
75,52 36.927,90 - Processing Industry
- 136,07 - Electricity, Gas, Steam/Hot Water, and Cold Air Supply
Water Management, Wastewater Management, Waste Management and
5,49 300,43 -
Recycling, and Remediation Activities
- 37.223,04 - Construction
Wholesale and Retail Trade; Automobile and Motorcycle Repair and
508,99 117.491,15 -
Maintenance
13,21 682,71 - Transportation and Warehousing
77,09 18.075,00 - Accommodation and Food and Beverage Services
- 18,16 - Information and Communication
- 2.544,08 - Financial and Insurance Activities
- 40.358,16 - Real Estate
- - - Professional, Scientific, and Technical Activities
Rental and Leasing Activities Without Option Rights, Employment, Travel
33,05 290,05 -
Agencies, and Other Business Support Activities
- - - Government Administration, Defense, and Mandatory Social Security
- - - Education
1,31 9.321,43 - Human Health and Social Activities
1,28 387,99 - Arts, Entertainment, and Recreation
75,01 600,07 - Other Service Activities
Household Activities as Employers; Activities Producing Goods and
3,33 180,82 -
Services by Households for Their Own Needs
Activities of International Agencies and Other Extra-International
- - -
Agencies
1.395,46 44.706,11 - Households
515,66 43.960,55 - Other Non-Business Activities
Other
3.242,22 401.566,43 - Total
BANK SULSELBAR 737
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 738
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai
Belum Jatuh
Jatuh Tempo
No Sektor Ekonomi Tagihan Tempo CKPN Stage 1
a b c d e f
Posisi Tanggal Laporan Tahun Sebelumnya
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 593.776,83 15.675,56 10.061,08 11.224,26
2 Pertambangan dan Penggalian 524.890,23 249,52 718,00 2.085,73
3 Industri Pengolahan 632.230,41 27.054,13 7.191,31 18.459,37
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin 91.706,94 155,07 - 448,99
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan
5 3.243,56 119,15 195,92 149,91
Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 1.043.683,47 17.177,57 13.834,35 93.264,69
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan
7 1.034.818,56 103.359,90 68.083,12 51.685,57
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 14.079,70 235,10 509,09 509,30
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 143.762,57 42.839,42 3.145,05 1.657,78
10 Informasi dan Komunikasi 10.835,71 18,16 - 276,10
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 251.740,36 2.835,25 1.302,10 8.264,97
12 Real Estat 169.716,40 244,51 48.557,06 42.586,26
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis 1.877,07 - - 18,51
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
14 Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha 38.937,47 116,42 187,54 246,60
Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial
15 697,88 - - 21,65
Wajib
16 Pendidikan 2.009,50 - - 12,15
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial 110.747,41 44.872,74 4.629,44 896,01
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 9.706,16 161,38 268,64 523,68
19 Aktivitas Jasa Lainnya 74.237,37 242,30 303,84 2.319,53
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas
20 yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga 7.973,61 4,99 195,52 223,86
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
21 - - - -
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 6.139.674,05 67.099,33 37.167,60 10.411,07
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 12.541.466,24 64.131,85 9.741,56 2.314,10
24 Lainnya
Total 23.441.811,50 386.592,36 206.091,23 247.600,10
738 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 739
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Tagihan yang
CKPN Stage 2 CKPN Stage 3 Dihapus Buku Economic Sector
g h i j
Previous Year Report Date Position
621,83 20.405,87 - Agriculture, Forestry, and Fisheries
- 848,34 - Mining and Quarrying
149,33 17.537,74 - Processing Industry
- 132,57 - Electricity, Gas, Steam/Hot Water, and Cold Air Supply
Water Management, Wastewater Management, Waste Management and
- 269,39 -
Recycling, and Remediation Activities
6,82 19.526,44 - Construction
Wholesale and Retail Trade; Automobile and Motorcycle Repair and
782,26 126.922,64 -
Maintenance
- 671,78 - Transportation and Warehousing
146,72 10.580,39 - Accommodation and Food and Beverage Services
- 18,16 - Information and Communication
118,22 3.119,53 - Financial and Insurance Activities
- 35.765,01 - Real Estate
- - - Professional, Scientific, and Technical Activities
Rental and Leasing Activities Without Option Rights, Employment, Travel
- 280,73 -
Agencies, and Other Business Support Activities
- - - Government Administration, Defense, and Mandatory Social Security
- - - Education
32,45 7.052,39 - Human Health and Social Activities
- 397,85 - Arts, Entertainment, and Recreation
28,33 375,82 - Other Service Activities
Household Activities as Employers; Activities Producing Goods and
- 171,15 -
Services by Households for Their Own Needs
Activities of International Agencies and Other Extra-International
- - -
Agencies
2.275,41 20.317,70 - Households
801,59 26.802,90 - Other Non-Business Activities
Other
4.962,96 291.196,38 - Total
BANK SULSELBAR 739
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 740
b) Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai
Belum Jatuh
Jatuh Tempo
No Sektor Ekonomi Tagihan Tempo CKPN Stage 1
a b c d e f
Posisi Tanggal Laporan
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian
3 Industri Pengolahan
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan
5
Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan
7
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi
12 Real Estat
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
14 Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial
15
Wajib
16 Pendidikan
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas
20 yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
21
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya
24 Lainnya
Total
740 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 741
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Tagihan yang
CKPN Stage 2 CKPN Stage 3 Dihapus Buku Economic Sector
g h i j
Report Date
Agriculture, Forestry, and Fisheries
Mining and Quarrying
Processing Industry
Electricity, Gas, Steam/Hot Water, and Cold Air Supply
Water Management, Wastewater Management, Waste Management and
Recycling, and Remediation Activities
Construction
Wholesale and Retail Trade; Automobile and Motorcycle Repair and
Maintenance
Transportation and Warehousing
Accommodation and Food and Beverage Services
Information and Communication
Financial and Insurance Activities
Real Estate
Professional, Scientific, and Technical Activities
Rental and Leasing Activities Without Option Rights, Employment, Travel
Agencies, and Other Business Support Activities
Government Administration, Defense, and Mandatory Social Security
Education
Human Health and Social Activities
Arts, Entertainment, and Recreation
Other Service Activities
Household Activities as Employers; Activities Producing Goods and
Services by Households for Their Own Needs
Activities of International Agencies and Other Extra-International
Agencies
Households
Other Non-Business Activities
Other
Total
BANK SULSELBAR 741
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 742
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai
Belum Jatuh
Jatuh Tempo
No Sektor Ekonomi Tagihan Tempo CKPN Stage 1
a b c d e f
Posisi Tanggal Laporan Tahun Sebelumnya
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian
3 Industri Pengolahan
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan
5
Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan
7
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi
12 Real Estat
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
14 Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial
15
Wajib
16 Pendidikan
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas
20 yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
21
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya
24 Lainnya
Total
742 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 743
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Tagihan yang
CKPN Stage 2 CKPN Stage 3 Dihapus Buku Economic Sector
g h i j
Previous Year Report Date Position
Agriculture, Forestry, and Fisheries
Mining and Quarrying
Processing Industry
Electricity, Gas, Steam/Hot Water, and Cold Air Supply
Water Management, Wastewater Management, Waste Management and
Recycling, and Remediation Activities
Construction
Wholesale and Retail Trade; Automobile and Motorcycle Repair and
Maintenance
Transportation and Warehousing
Accommodation and Food and Beverage Services
Information and Communication
Financial and Insurance Activities
Real Estate
Professional, Scientific, and Technical Activities
Rental and Leasing Activities Without Option Rights, Employment, Travel
Agencies, and Other Business Support Activities
Government Administration, Defense, and Mandatory Social Security
Education
Human Health and Social Activities
Arts, Entertainment, and Recreation
Other Service Activities
Household Activities as Employers; Activities Producing Goods and
Services by Households for Their Own Needs
Activities of International Agencies and Other Extra-International
Agencies
Households
Other Non-Business Activities
Other
Total
BANK SULSELBAR 743
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 744
6) Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
a) Bank Secara Individu
Posisi Tanggal Laporan
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
> 90 hari s.d. > 120 hari s.d.
> 180 hari Total
No Jenis Eksposur 120 Hari 180 Hari
a b c d e f
Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang Telah
1 38.966,78 42.708,72 592.017,34 673.692,84
Jatuh Tempo
Surat Berharga yang termasuk dalam Tagihan
2 - - 10.000,00 10.000,00
yang Telah Jatuh Tempo
Total 38.966,78 42.708,72 602.017,34 683.692,84
b) Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Posisi Tanggal Laporan
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
> 90 hari s.d. > 120 hari s.d.
> 180 hari Total
No Jenis Eksposur 120 Hari 180 Hari
a b c d e f
Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang Telah
1
Jatuh Tempo
Surat Berharga yang termasuk dalam Tagihan
2
yang Telah Jatuh Tempo
Total
744 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 745
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Posisi Tanggal Laporan Tahun Sebelumnya
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
> 90 hari s.d. > 120 hari s.d.
> 180 hari Total
120 Hari 180 Hari Types of Exposure
g h i j k
23.151,85 25.512,85 533.385,62 582.050,33 Credits Included in Past Due Receivables
- - 10.000,00 10.000,00 Securities Included in Past Due Receivables
23.151,85 25.512,85 543.385,62 592.050,33 Total
Posisi Tanggal Laporan Tahun Sebelumnya
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
> 90 hari s.d. > 120 hari s.d.
> 180 hari Total
120 Hari 180 Hari Types of Exposure
g h i j k
Credits Included in Past Due Receivables
Securities Included in Past Due Receivables
Total
BANK SULSELBAR 745
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 746
Pengungkapan Tambahan terkait Additional Disclosures Regarding the
Perlakuan terhadap Aset Bermasalah Treatment of Non-Performing Assets
(CRB-A) (CRB-A)
a. Kualitatif a. Qualitative
1. Definisi Bank terkait aset non-performing, 1. The Bank’s definition of non-performing assets, including
termasuk batasan untuk mengkategorikan suatu the threshold for categorizing an exposure as Past Due
eksposur menjadi Tagihan yang Telah Jatuh Tempo, Receivables, the criteria for exclusion from the non-
kriteria untuk dapat dikeluarkan dari kategori performing asset category, and other information that
aset non-performing, serta informasi lainnya may assist readers in understanding the categorization
yang dapat membantu pemahaman pembaca atas of performing assets (assets classified as current and
pengkategorian aset performing (aset dengan under special mention) and non-performing assets
kualitas lancar dan dalam perhatian khusus) dan (assets classified as substandard, doubtful, and loss)
non- performing (aset dengan kualitas kurang lancar, in accordance with the Financial Services Authority
diragukan, dan macet) sesuai dengan Peraturan Regulation concerning the assessment of asset quality for
Otoritas Jasa Keuangan mengenai penilaian commercial banks. Furthermore, the Bank explains the
kualitas aset bank umum. Selain itu, Bank juga differences or considerations in categorizing corporate
menjelaskan perbedaan atau pertimbangan dalam and retail loans.
mengkategorikan kredit korporasi dan kredit ritel.
Kategori atas aset performing dan non-performing The categories of performing and non-performing
mengacu pada ketentuan yang berlaku yaitu POJK assets refer to the applicable provisions, namely POJK
40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas 40/POJK.03/2019 concerning the Assessment of
Aet Bank Umum dimana secara otomatis sistem Asset Quality for Commercial Banks, where the system
telah mengkategorikan kolektibilitas menjadi lima automatically categorizes collectibility into five groups
kelompok dan berdasarkan one obligor concept. based on the one obligor concept. The definition of
Definisi tagihan jatuh tempo adalah tagihan yang overdue receivables is receivables that are more than
memiliki tunggakan lebih dari 90 (sembilan puluh) 90 (ninety) days in arrears, based on an evaluation
hari, berdasarkan evaluasi yang dilakukan setiap conducted at the end of each month.
akhir bulan.
Ketentuan kredit korporasi dan kredit ritel The provisions for corporate credit and retail credit are
berdasarkan nominal kredit yang ditentukan dalam based on the nominal credit determined in the Risk
rapat Komite Manajemen Risiko yang dituangkan Management Committee meeting as outlined in a Decree
dalam sebuah Surat Keputusan dengan batasan with the following limitations: Retail Credit is credit with
sebagai berikut: Kredit Ritel adalah kredit dengan a ceiling value of up to 2 billion and Corporate Credit is
nilai plafon sampai dengan 2 Miliar dan Kredit credit with a ceiling value above 2 billion up to 25 billion.
Korporasi adalah kredit dengan nilai plafon di atas 2
Miliar sampai dengan 25 Miliar.
2. Definisi Bank terkait aset yang direstrukturisasi. 2. The Bank’s Definition of Restructured Assets. The
Bank memberikan penjelasan terkait pendefinisian Bank provides an explanation of the definition of
aset yang direstrukturisasi termasuk kriteria restructured assets, including the criteria for exclusion
untuk dapat dikeluarkan dari kategori aset yang from the restructured asset category (if relevant), as
direstrukturisasi (jika relevan), serta informasi well as information to assist readers in understanding
yang dapat membantu pemahaman pembaca atas the categorization of restructured assets. Furthermore,
pengkategorian aset restrukturisasi. Selain itu, Bank the Bank explains the differences or considerations in
juga menjelaskan perbedaan atau pertimbangan categorizing corporate and retail loans.
dalam mengkategorikan kredit korporasi dan kredit
ritel.
746 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 747
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Aset yang direstrukturisasi adalah aset dimana Restructured assets are assets for which the bank has
terdapat upaya perbaikan yang dilakukan bank implemented remedial measures in its lending activities
dalam kegiatan perkreditan terhadap debitur yang for debtors experiencing difficulties in meeting their
mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajiban. obligations. The Bank has a policy regarding credit
Bank telah memiliki kebijakan terkait restrukturisasi restructuring, stipulated in Decree SK/005/DIR/
kredit yang tertuang dalam SK/005/DIR/K/I/2022 K/I/2022 concerning the Credit Management System
tentang BPP Perkreditan PT Bank Sulselbar. Secara of PT Bank Sulselbar. In general, the Bank’s credit
umum untuk restrukturisasi kredit Bank mengacu restructuring refers to the provisions of POJK 40/
pada ketentuan POJK 40/POJK.03/2019 dengan POJK.03/2019, with the following principles in mind:
memperhatikan prinsip sebagai berikut: a. Objectivity
a. Objektivitas b. Independence
b. Independensi c. Avoiding Conflicts of Interest
c. Menghindari benturan kepentingan d. Fairness
d. Kewajaran
Bank telah membentuk susunan tim restrukturisasi The Bank has established a restructuring team structure
yang berbeda dengan tim pemutus kredit that is distinct from the credit decision-making team, as
sebagaimana tertuang dalam SK/048/DIR/K/X/2024 outlined in Decree SK/048/DIR/K/X/2024 concerning
tentang SOP Organisasi Komite Komisaris dan the Standard Operating Procedures (SOP) for the
Komite Direksi PT Bank Sulselbar. Secara sistem Organization of the Commissioners Committee and
Bank telah dapat mengkategorikan kredit yang the BoD’s Committee of PT Bank Sulselbar. The Bank
termasuk restrukturisasi. is able to systematically categorize loans subject to
restructuring.
Ketentuan kredit korporasi dan kredit ritel Provisions for corporate and retail loans are based on
berdasarkan nominal kredit yang ditentukan dalam the loan amount determined in a Risk Management
rapat Komite Manajemen Risiko yang dituangkan Committee meeting, outlined in a Decree, with the
dalam sebuah Surat Keputusan dengan batasan following limitations: Retail loans are loans with a
sebagai berikut: Kredit Ritel adalah kredit dengan maximum limit of IDR 2 billion, and Corporate loans are
nilai plafon sampai dengan 2 Miliar dan Kredit loans above IDR 2 billion and up to IDR 25 billion.
Korporasi adalah di atas 2 Miliar sampai dengan 25
Miliar.
BANK SULSELBAR 747
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 748
b. Kuantitatif
1) Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
a) Bank Secara Individu
Non Performing (Kualitas KL, D, M)
Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
Tagihan Yang Mengalami
Performing (Kualitas L dan Penurunan Nilai Memiliki Tunggakan >
Memiliki Tunggakan < 90 hari
DPK) 90 Hari
Nilai
Nilai Tercatat Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN Tercatat CKPN CKPN
Bruto Bruto Bruto
Bruto
Uraian a b c d e f g h
1 Surat Berharga 3,850,654.78 - 10,000.00 10,000.00
2 Kredit 22,871,926.71 134,047.42 1,054,297.43 404,808.66 - - 22,491,322.11 165,606.25
a. Korporasi 2,106,708.70 87,266.32 395,934.12 70,625.94 - - 1,739,241.29 35,615.23
b. Ritel 2,581,820.14 36,088.91 136,558.52 93,320.32 - - 2,594,221.45 71,506.04
Transaksi Rekening
3
administratif
b) Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Non Performing (Kualitas KL, D, M)
Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
Tagihan Yang Mengalami
Performing (Kualitas L dan Penurunan Nilai Memiliki Tunggakan >
Memiliki Tunggakan < 90 hari
DPK) 90 Hari
Nilai
Nilai Tercatat Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN Tercatat CKPN CKPN
Bruto Bruto Bruto
Bruto
Uraian a b c d e f g h
1 Surat Berharga
2 Kredit
a. Korporasi
b. Ritel
Transaksi Rekening
3
administratif
748 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 749
Eksposur Risiko
Exposure Risk
2) Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non-Performing
a) Bank Secara Individu
Performing (Kualitas L Non Performing (Kualitas
dan DPK) KL, D, M) Stage 1 Stage 2 Stage 3
Nilai Nilai Nilai
Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat
CKPN CKPN Tercatat CKPN CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto
Uraian Bruto Bruto
Surat
1 - - - - - - - - - -
Berharga
2 Kredit 673,832.03 75,146.62 239,181.36 163,148.04 302,967.45 22,856.73 2,776.76 64.35 607,269.18 215,373.57
a. Korporasi 598,214.45 74,953.51 21,028.64 12,092.13 228,104.77 20,958.09 - - 391,138.32 66,087.55
b. Ritel 2,165.52 71.64 59,899.41 51,310.89 1,813.51 53.26 352.01 18.38 59,899.41 51,310.89
Transaksi
3 Rekening
administratif
b) Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Performing (Kualitas L Non Performing (Kualitas
dan DPK) KL, D, M) Stage 1 Stage 2 Stage 3
Nilai Nilai Nilai
Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat
CKPN CKPN Tercatat CKPN CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto
Uraian Bruto Bruto
Surat
1
Berharga
2 Kredit
a. Korporasi
b. Ritel
Transaksi
3 Rekening
administratif
BANK SULSELBAR 749
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 750
Pengungkapan Kualitatif terkait Qualitative Disclosures related to the
Teknik MRK (CRC) MRK Technique (CRC)
1. Fitur utama dari kebijakan dan proses terkait evaluasi 1. Feature the main points of policies and processes related to
dan manajemen agunan collateral evaluation and management
Bank belum memperhitungkan Mitigasi Risiko Kredit The bank has not taken into account Credit Risk Mitigation in
dalam perhitungan ATMR Kredit. calculating Credit ATMR.
2. Informasi terkait konsentrasi risiko pasar atau Risiko 2. Information related to the concentration of market risk or
Kredit atas instrumen yang digunakan sebagai teknik credit risk on instruments used as MRK techniques, which
MRK, yang mencakup jenis dan pihak pemberi agunan, include the type and party providing collateral, guarantees,
garansi, dan/atau jaminan atau asuransi kredit and/or guarantees or credit insurance
Bank belum memperhitungkan Mitigasi Risiko Kredit The bank has not taken into account Credit Risk Mitigation in
dalam perhitungan ATMR Kredit. calculating Credit ATMR.
Pengungkapan Kuantitatif terkait Quantitative Disclosures Related to the
Teknik MRK (CR3) MRK Technique (CR3)
a) Bank Secara Individu a) Individual Banks
Tagihan yang Tidak Tagihan yang Tagihan yang Tagihan yang Dijamin, dengan Tagihan yang
Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin Dengan garansi Penjaminan dan / atau Dijamin dengan
Teknik MRK Teknik MRK Agunan Asuransi Kredit Derivatif kredit
Uraian a b c d e
1 Kredit 22,975,204.64 0 0 0 0
2 Surat Berharga 3,850,654.78 0 0 0 0
3 Total 26,825,859.42 - - - -
Kredit dan Surat Berharga
4 683,692.84 0 0 0 0
yang Telah Jatuh Tempo
(2) Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak (2) Banks in Consolidation with Subsidiaries
Tagihan yang Tidak Tagihan yang Tagihan yang Tagihan yang Dijamin, dengan Tagihan yang
Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin Dengan garansi Penjaminan dan / atau Dijamin dengan
Teknik MRK Teknik MRK Agunan Asuransi Kredit Derivatif kredit
Uraian a b c d e
1 Kredit
2 Surat Berharga
3 Total
Kredit dan Surat Berharga
4
yang Telah Jatuh Tempo
3) Pengungkapan Tambahan 3) Additional Disclosures
750 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 751
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Pengungkapan Penggunaan Disclosure of Use of External Credit
Peringkat Kredit Eksternal (CRD) Ratings (CRD)
1. Lembaga pemeringkat yang digunakan dan alasan 1. The rating agency used and the reasons for any changes
apabila terdapat perubahan selama periode laporan during the reporting period
Pefindo Pefindo
2. Kategori portofolio yang menggunakan peringkat 2. Portfolio categories that use rankings
Kategori portofolio Tagihan Kepada Bank. Portfolio category of Bills to Banks.
3. Deskripsi proses yang digunakan untuk mentransfer 3. Description of the process used to transfer counterparty
peringkat pihak lawan ke peringkat surat berharga ke ratings to securities ratings into comparable assets in the
dalam aset yang sebanding dalam banking book, jika ada. banking book, if any.
BANK SULSELBAR 751
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 752
Pengungkapan Eksposur Risiko Disclosure of Credit Risk Exposure and
Kredit dan Dampak Teknik MRK Impact of MRK Techniques (CR4)
(CR4)
(1) Bank Secara Individu
Tagihan Bersih Sebelum Penerapan Tagihan Bersih Setelah penerapan FKK
FKK dan MRK dan Teknik MRK
Laporan Posisi Laporan Posisi
TRA TRA
Keuangan Keuangan
Kategori Portofolio a b c d
1 Tagihan kepada Pemerintah 6,981,882.65 - 6,981,882.65 -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 17,427.51 434.11 17,427.51 434.11
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
3 - - - -
Lembaga
4 Tagihan kepada Bank 1,811,970.72 - 1,811,970.72 -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
- - - -
Keuangan Lain1)
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korporasi Umum
6 2,095,012.87 117,623.17 2,095,012.87 117,623.17
2)
Tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa
- - - -
keuangan lain3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) - - - -
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi,
7 - - - -
Ekuitas, dan
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan
8 2,697,800.96 129,426.88 2,697,800.96 129,426.88
Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti -
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang
1,591,438.17 3,566.00 1,591,438.17 3,566.00
Pembayarannya Tidak
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang
- - - -
Pembayarannya
Kredit Beragun Properti Komersial yang
98,300.84 2,083.59 98,300.84 2,083.59
Pembayarannya Tidak
Kredit Beragun Properti Komersial yang
- - - -
Pembayarannya Bergantung
Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah, dan
16,308.33 - 16,308.33 -
Konstruksi
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 144,819.15 - 144,819.15 -
11 Aset Lainnya 1,537,976.86 - 1,537,976.86 -
Total 16,992,938.06 253,133.74 16,992,938.06 253,133.74
752 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 753
Eksposur Risiko
Exposure Risk
ATMR dan Rata-Rata Bobot Risiko
Rata-Rata Bobot
ATMR Portfolio Categories
Risiko ((e/c+d))
e f
- 0% 879 / 5.000
8,800.57 49% Claims on Government
- 0% Claims on Public Sector Entities
362,466.20 20% Claims on Multilateral Development Banks and Institutions
- 0% Claims on Banks
- 0% Claims on Securities Companies and Other Financial Services Institutions 1)
2,135,004.75 96% Claims on Covered Bonds
- 0% Claims on Corporations - General Corporate Exposures 2)
- 0% Claims on securities companies and other financial services institutions 3)
- 0% Special Financing Exposures 4)
2,687,122.14 95% Claims on Securities/Subordinated Receivables, Equity, and
0% Claims on Micro, Small, and Retail Portfolio Enterprises
1,115,740.74 70% Property-Backed Loans
- 0% Residential Property-Backed Loans with Unpaid Payments
81,595.77 81% Residential Property-Backed Loans with Unpaid Payments
- 0% Commercial Property-Backed Loans with Dependent Payments
24,462.49 150% Land Acquisition, Land Development, and Construction Loans
149,142.91 103% Past-Date Receivables
956,088.83 62% Other Assets
7,520,424.42 44% Total
BANK SULSELBAR 753
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 754
(2) Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan Bersih Sebelum Penerapan Tagihan Bersih Setelah penerapan FKK
FKK dan MRK dan Teknik MRK
Laporan Posisi Laporan Posisi
TRA TRA
Keuangan Keuangan
Kategori Portofolio a b c d
1 Tagihan kepada Pemerintah
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
3
Lembaga
4 Tagihan kepada Bank
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lain1)
5 Tagihan berupa Covered Bond
Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korporasi Umum
6
2)
Tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa
keuangan lain3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4)
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi,
7
Ekuitas, dan
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan
8
Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang
Pembayarannya
Kredit Beragun Properti Komersial yang
Pembayarannya Tidak
Kredit Beragun Properti Komersial yang
Pembayarannya Bergantung
Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah, dan
Konstruksi
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
11 Aset Lainnya
Total
3) Pengungkapan Tambahan
754 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 755
Eksposur Risiko
Exposure Risk
ATMR dan Rata-Rata Bobot Risiko
Rata-Rata Bobot
ATMR Portfolio Categories
Risiko ((e/c+d))
e f
879 / 5.000
Claims on Government
Claims on Public Sector Entities
Claims on Multilateral Development Banks and Institutions
Claims on Banks
Claims on Securities Companies and Other Financial Services Institutions 1)
Claims on Covered Bonds
Claims on Corporations - General Corporate Exposures 2)
Claims on securities companies and other financial services institutions 3)
Special Financing Exposures 4)
Claims on Securities/Subordinated Receivables, Equity, and
Claims on Micro, Small, and Retail Portfolio Enterprises
Property-Backed Loans
Residential Property-Backed Loans with Unpaid Payments
Residential Property-Backed Loans with Unpaid Payments
Commercial Property-Backed Loans with Dependent Payments
Land Acquisition, Land Development, and Construction Loans
Past-Date Receivables
Other Assets
Total
BANK SULSELBAR 755
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 756
Pengungkapan Kualitatif Qualitative Disclosure of Counterparty
Counterparty Credit Risk (CCRA) Credit Risk (CCRA)
Bank Sulselbar tidak memiliki pengungkapan kualitatif PT Bank Sulselbar does not currently provide qualitative
Counterparty Credit Risk disclosure regarding Counterparty Credit Risk.
Analisis Eksposur Counterparty Counterparty Credit Risk (CCR1)
Credit Risk (CCR1) Exposure Analysis
Bank Sulselbar memiliki eksposur Counterparty Credit Risk PT Bank Sulselbar's Counterparty Credit Risk exposure amounts
sebesar Rp1.734.964.729.493,00. to Rp1.734.964.729.493,00.
Capital Charge Untuk Credit Capital Charge for Credit Valuation
Valuation Adjustment (CCR2) Adjustment (CCR2)
Bank Sulselbar tidak memiliki Capital Charge untuk Credit PT Bank Sulselbar does not incur a Capital Charge for Credit
Valuation Adjusment Valuation Adjustment.
Eksposur CCR Berdasarkan Kategori CCR Exposure by Portfolio Category and
Portofolio Dan Bobot Risiko (CCR3) Risk Weight (CCR3)
Bank Sulselbar memiliki eksposur CCR Tagihan Kepada Bank Sulselbar has CCR exposure of Receivables to the Government
Pemerintah Indonesia sebesar Rp1.502.932.135.099,00 of Indonesia amounting to Rp1,502,932,135,099.00 with
dengan bobot risiko 0% dan Tagihan Kepada Bank sebesar a risk weight of 0% and Receivables to Banks amounting to
Rp232.032.594.394,00 dengan bobot risiko 20%.. Rp232,032,594,394.00 with a risk weight of 20%.
Tagihan Bersih Derivatif Kredit Credit Derivatives Net Receivables
(CCR6) (CCR6)
Bank Sulselbar memiliki tagihan bersih derivatif kredit Bank Sulselbar has a net credit derivative receivables Receivables
Tagihan Kepada Bank sebesar Rp246.577.545,00 kategori to Banks of Rp246,577,545.00 in the category without an A
tanpa peringkat kualitas A dengan bobot risiko 20%. quality rating with a risk weight of 20%.
Pengungkapan Kualitatif Mengenai Qualitative Disclosures Regarding
Eksposur Sekuritisasi (SECA) Securitization Exposures (SECA)
Bank Sulselbar tidak memiliki pengungkapan kualitatif Bank Sulselbar currently does not provide qualitative disclosures
mengenai eksposur sekuritisasi. concerning securitization exposures.
Eksposur Sekuritisasi Pada Banking Book Securitization Exposure in the Banking Book
(SEC1) (SEC1)
Bank Sulselbar tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada Bank Sulselbar has no securitization exposure within its banking
banking book. book.
756 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 757
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Eksposur Sekuritisasi Pada Trading Book Securitization Exposure in the Trading Book
(SEC2) (SEC2)
Bank Sulselbar tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada Bank Sulselbar has no securitization exposure within its trading
trading book. book.
Eksposur Sekuritisasi Pada Banking Book Securitization Exposure in the Banking Book
Dan Terkait Persyaratan Modalnya-Bank and Related Capital Requirements - Banks
Yang Bertindak Sebagai Originator Atau Acting as Originator or Sponsor (SEC3)
Sponsor (SEC3)
Bank Sulselbar tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada Bank Sulselbar does not possess securitization exposure in the
banking book dan terkait persyaratan modalnya-Bank yang banking book nor related capital requirements, as the Bank does
bertindak sebagai originator atau sponsor. not act as an originator or sponsor.
Eksposur Sekuritisasi Pada Banking Book Securitization Exposure in the Banking Book
Dan Persyaratan Modalnya-Bank Yang and Its Capital Requirements - Banks Acting as
Bertindak Sebagai Investor (SEC4) Investors (SEC4)
Bank Sulselbar tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada Bank Sulselbar does not have securitization exposure in its
banking book dan persyaratan modalnya-Bank yang banking book; its capital requirements pertain to the Bank acting
bertindak sebagai investor. as an investor.
BANK SULSELBAR 757
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 758
LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN
UNTUK RISIKO PASAR
Publication Report On Risk Exposure And Capital For Market Risk
Nama Bank : PT Bank Sulselbar
Tahun : Desember 2025
Pengungkapan ATMR untuk Risiko Disclosure of ATMR for Market Risk
Pasar dengan Menggunakan Using the Standardized Approach (MR1)
Pendekatan Standar (MR1)
(1) Bank Secara Individu (1) Individual Banks
Beban Modal Beban Modal Pendekatan Standar
Pendekatan Standar Posisi Posisi Tanggal Laporan Tahun
Risiko Tanggal Laporan Sebelumnya
Risiko GIRR 1,885,976,162 2,404,927,526.36
Risiko CSR nonsekuritisasi - -
Risiko CSR sekuritisasi nonCTP - -
Risiko CSR sekuritisasi CTP - -
Risiko Ekuitas - -
Risiko Komoditas - -
Risiko Nilai Tukar 8,645,234,613 6,186,303,837.91
DRC - nonsekuritisasi - -
DRC - sekuritisasi nonCTP - -
DRC - sekuritisasi CTP - -
RRAO - -
Total 10,531,210,775 8,591,231,364
(2) Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak (2) Banks in Consolidation with Subsidiaries
Beban Modal Beban Modal Pendekatan Standar
Pendekatan Standar Posisi Posisi Tanggal Laporan Tahun
Risiko Tanggal Laporan Sebelumnya
Risiko GIRR 1,885,976,162 2,404,927,526.36
Risiko CSR nonsekuritisasi - -
Risiko CSR sekuritisasi nonCTP - -
Risiko CSR sekuritisasi CTP - -
Risiko Ekuitas - -
Risiko Komoditas - -
Risiko Nilai Tukar 8,645,234,613 6,186,303,837.91
DRC - nonsekuritisasi - -
DRC - sekuritisasi nonCTP - -
DRC - sekuritisasi CTP - -
RRAO - -
Total 10,531,210,775 8,591,231,364
758 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 759
Eksposur Risiko
Exposure Risk
3) Pengungkapan Tambahan 3) Additional Disclosures
Bank terekspos risiko pasar berdasarkan sensitivity The Bank is exposed to market risk based on the sensitivity-
based method atas kelas risiko GIRR & kelas risiko nilai based method for the GIRR risk class and the exchange rate
tukar. Pada posisi bulan laporan bank tidak memiliki risk class. As of the reporting month, the Bank did not have
instrument trading book untuk surat berharga (fixed a trading book instrument for securities (fixed income), so no
income) sehingga tidak dilakukan perhitungan untuk calculation was made for CSR (non-securitization) risk class
ekposur kelas risiko CSR (non-sekuritisasi) serta addon exposure or additional capital charges for default risk capital
beban modal atas default risk capital (DRC). Sensitivity (DRC). The sensitivity-based method for the GIRR risk class
based method atas kelas risiko GIRR dibebankan atas is applied to derivative transactions (swaps and forwards)
transaksi derivative (swap dan forward) mata uang asing in foreign currencies against the rupiah, while the exchange
terhadap rupiah, sedangkan untuk kelas risiko nilai tukar rate risk class is based on the NOP position at the end of the
berdasarkan posisi PDN akhir bulan laporan. reporting month.
Kebutuhan permodalan pada kelas risiko nilai tukar The capital requirement for the exchange rate risk class is
lebih tinggi dibandingkan dengan periode sebelumnya higher compared to the previous period, in line with the
seiiring dengan peningkatan dari rasio PDN Bank, increase in the Bank’s NOP ratio. Furthermore, capital for
selain itu permodalan pada kelas risiko GIRR mengalami the GIRR risk class has decreased, with netting of derivative
penurunan dimana netting transaksi derivative posisi transactions in the reporting position being smaller than in
laporan memiliki posisi yang lebih kecil dibandingkan the previous period.
posisi periode yang lalu.
Pengungkapan Informasi Kualitatif Disclosure of Qualitative Information
terkait CVA (CVAA) related to CVA (CVAA)
Bank menetapkan limit dalam transaksi derivatif yang The Bank sets limits on derivative transactions attached to the
melekat terhadap instrumen yang ditransaksikan, besaran instruments traded, the size of open positions that can be held
posisi open yang dapat dilakukan oleh masing-masing dealer by each dealer, and limits on counterparty transactions. The
serta limit atas counterparty transaksi. Bank memiliki system Bank has a treasury system in place, ensuring that monitoring
treasury, sehingga pemantauan atas aktivitas transaksi yang of transaction activity is aligned with established limits. The
dilakukan telah disesuaikan atas penetapan limit yang telah treasury system is divided into different functions: the front desk
diatur. System treasury, telah terbagi untuk masing-masing (treasury desk), middle desk (risk management desk), and back
fungsi yaitu front deskt(treasury desk), middle desk (risk desk (operations/settlement desk).
management desk) dan back desk (operation/settlement
desk)
Bank menghitung perhitungan beban modal CVA The Bank calculates the CVA capital charge using an alternative
menggunakan pendekatan alternatif, dengan jumlah nosional approach, with the notional CVA exposure amounting to IDR
eksposur CVA sesuai dengan pelaporan eksposur ATMR 246,577,545, according to the reported exposure to the Credit
Risiko Kredit sebesar Rp.246,577,545, dimana nilai tersebut Risk Risk-Based Assets (RWA). This value is below the threshold
dibawah dari nilai threshold Rp. 1,500,000,000,000,000 of IDR 1,500,000,000,000,000 (one thousand five hundred
(seribu lima ratus triliun rupiah) sehingga Bank menghitung trillion rupiah). Therefore, the Bank calculates the CVA RWA at
ATMR CVA sebesar 100% dari tagihan bersih transaksi 100% of the net derivative transaction receivables in calculating
derivatif dalam perhitungan ATMR untuk risiko kredit the RWA for credit risk using the standard approach (100% of the
dengan menggunakan pendekatan standar (100% dari SACCR RWA).
ATMR SACCR).
BANK SULSELBAR 759
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 760
Pengungkapan Informasi Kualitatif Disclosure of Qualitative Information
Terkait Risiko Pasar Secara Umum Related to General Market Risk (MRA)
(MRA)
Perdagangan (trading) di pasar keuangan merupakan salah Trading in the financial markets is one of the activities carried
satu kegiatan atau aktivitas yang dilaksanakan oleh Divisi out by the Treasury Division of PT. Bank Sulselbar in carrying out
Treasury PT. Bank Sulselbar dalam rangka melaksanakan its main duties and functions as a profit center. Bank Sulselbar
tugas pokok dan fungsinya sebagai unit profit center. Bank has developed a policy in the form of a Corporate Guideline
Sulselbar telah menyusun kebijakan dalam bentuk Buku for General Treasury Policies, which serves as a guideline for
Pedoman Perusahaan Kebijakan Umum Treasury yang telah the implementation of activities and the application of Risk
disusun sebagai pedoman dalam pelaksanaan aktivitas Management within the Treasury sector.
serta penerapan Manajemen Risiko dalam lingkup aktivitas
Treasury.
The Trading Book Management Policy includes the following
Kebijakan Pengelolaan Trading Book, meliputi kebijakan: policies:
1. Pengelolaan portofolio trading merupakan diskresi 1. Trading portfolio management is a discretionary measure
yang diberikan kepada Divisi Treasury dalam rangka granted to the Treasury Division to increase the Bank’s
meningkatkan pendapatan Bank; revenue;
2. Portofolio Trading Book dikelola dalam 1 tahun anggaran, 2. The Trading Book portfolio is managed within a fiscal year,
direview setiap 3 atau 6 bulan, dan disampaikan dalam reviewed every three or six months, and presented at the
Rapat Kerja (Review RBB) pada Rapat Pimpinan, yang Working Meeting (RBB Review) at the Management Meeting.
meliputi: This includes:
a. Anggaran dan rencana portofolio yang akan a. Budget and plan for portfolios to be traded;
ditransaksikan; b. Budgeted revenue for each portfolio;
b. Anggaran pendapatan atas setiap portofolio; c. Budgeted (maximum) loss for each portfolio;
c. Anggaran biaya (maksimal) kerugian atas setiap
portofolio;
3. Portofolio Trading Book, dapat dikelola dengan 3. The Trading Book portfolio can be managed by conducting
melakukan transaksi di pasar keuangan yang meliputi: transactions in the financial markets, including:
a. Transaksi jual beli surat berharga di pasar modal dan a. Transactions on the sale and purchase of securities in the
surat berharga (capital market & securities); capital market and securities;
b. Transaksi valuta asing di pasar valas (foreign b. Foreign exchange transactions in the foreign exchange
exchange market); serta market; and
c. Kombinasi transaksi atas instrument pasar keuangan c. Combined transactions in financial market instruments,
termasuk transaksi FX Forward dan FX Swap; including FX Forward and FX Swap transactions;
d. Transaksi jual beli instrument pasar keuangan dengan d. Transactions on financial market instruments with
Nasabah/Client. Customers/Clients.
4. Jangka waktu transaksi atas portofolio trading, maksimal 4. The transaction period for the trading portfolio is a maximum
1 tahun atau dapat ditentukan berdasarkan Rapat ALCO. of one year, or may be determined based on an ALCO Meeting.
Kebijakan Aktiitas trading yang merupakan tugas pokok dan Trading activity policies, which are the main duties and functions
fungsi Divisi Treasury, meliputi: of the Treasury Division, include:
1. Melakukan Transaski (Trading) di pasar uang antar 1. Conducting transactions (trading) in the interbank money
bank (money market), pasar modal (capital market), market, capital market, foreign exchange market, and
pasar valuta asing (foreign exchange market) dan apsar derivatives market, are authorized by the Board of Directors
derivative (derivatives market) merupakan kewenangan to the Treasury Division in order to increase the Bank’s
yang diberikan Direksi kepada Divisi Treasury dalam revenue.
rangka meningkatkan pendapatan Bank;
760 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 761
Eksposur Risiko
Exposure Risk
2. Aktivitas trading yang dilakukan oleh Departemen 2. Trading activities conducted by the Trading Department in
trading pada Divisi Treasury didasarkan rencana anggaran the Treasury Division are based on the Treasury Division’s
Divisi Treasury dan disampaikan kepada Direksi dan/atau budget plan and submitted to the Board of Directors and/or
pada rapat kerja Anggaran Tahunan yang meliputi : at the Annual Budget working meeting, which includes:
a. Anggaran pendapatan dan anggaran biaya (maksimal a. Revenue and expense budgets (maximum loss) for
kerugian) atas transaksi dan portofolio dalam 1 (satu) transactions and portfolios within one fiscal year;
tahun anggaran; b. Budgets and portfolio plans for transactions in the
b. Anggaran dan rencana portofolio yang akan capital market, foreign exchange market, and derivatives
ditransaksikan baik di pasar modal (capital market), market.
pasar valuta asing (foreign exchange market) maupun
pasar derivative (derivatives market).
3. Aktivitas trading dapat dilakukan dengan bertransaksi di
pasar keuangan yang meliputi: 3. Trading activities can be conducted through transactions in
a. Aktivitas trading di pasar modal dan surat financial markets, including:
berharga (capital market & securities) untuk tujuan a. Trading activities in the capital market and securities for
mendapatkan capital gain (selisih harga dan/atau the purpose of obtaining capital gains (price differences
kenaikan nilai aktiva bersih) and/or increases in net asset value).
b. Aktivitas trading di pasar valuta asing (foreign b. Trading activities in the foreign exchange market and
exchange market) dan pasar derivative (derivatives derivatives market for profits in the form of exchange
market) untuk keuntungan beruka selisih nilai tukar rate differences and premium differences.
dan selisih premi. c. A mix of trading activities in the money market, capital
c. Bauran aktivitas trading pasar uang dan pasar modal market, and foreign exchange market.
serta pasar valuta asing. d. Transactions on financial market products with
d. Transaksi atas produk pasar keuangan dengan customers, in order to obtain net interest income, capital
nasabah, guna mendapatkan pendapatan bunga gains, exchange rates and premiums.
bersih, capital gain, nilai tukar dan premi.
Bank telah melakukan penerapan Manajemen Risiko Pasar
yang dijabarkan melalui sebuah kerangkan Manajemen The Bank has established a comprehensive Market Risk
Risiko dan selanjutnya menjadi dasar penilaian kualitas Management framework that serves as the foundation for
penerapan Manajemen Risiko Pasar, yang terdiri dari : assessing the quality of its implementation, which includes:
a. Organisasi & Sumber Daya Manusia.
b. Kebijakan Manajemen Risiko. a. Organizational Structure and Human Resources.
c. Proses & Metodologi Manajemen Risiko. b. Risk Management Policies.
d. Kecukupan Sarana Infrastruktur. c. Risk Management Processes and Methodologies.
d. Adequate Infrastructure Facilities.
Organisasi & Sumber Daya Manusia
Organizational Structure and Human
Dalam rangka penerapan Manajemen RIsiko Pasar yang
Resources
efektif, Bank telah menyusun struktur organisasi yang sesuai To ensure effective Market Risk Management, the Bank has
dengan tujuan dan kebijakan usaha, ukuran dan kompleksitas developed an organizational structure aligned with its objectives,
serta kemampuan Bank. Struktur organisasi Bank dirancang business policies, size, complexity, and capabilities. This structure
untuk memastikan bahwa satuan kerja yang berfungsi guarantees that the unit responsible for executing transactions
dalam melakukan suatu transaksi (risk taking unit) adalah (the risk-taking unit) operates independently from the unit
independen terhadap satuan kerja yang melakukan fungsi responsible for internal control (SKAI - Internal Audit Division),
pengendalian intern SKAI (Satuan Kerja Audit Internal) with the middle office represented by SKMR (Risk Management
serta middle office dalam hal ini adalah SKMR (Satuan Kerja Division).
Manajemen Risiko).
Bank telah memilki struktur Komite, baik Komite yang
BANK SULSELBAR 761
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 762
dibawahi langsung oleh Dewan Komisaris ataupu yang The Bank has established Committee structures, including those
dibawah langsung oleh Direksi. Komite yang berada dibawah directly under the Board of Commissioners and the Board of
Dewan Komisaris terdiri dari Komite Audit serta Komite Directors. The Committees under the Board of Commissioners
Pemantau Risiko yang memiliki tugas & tanggung jawab comprise the Audit Committee and the Risk Oversight Committee,
dalam penerapan kebijakan manajemen risiko secara umum which oversee the implementation of general risk management
serta penerapan good corporate governance (GCG). Komite policies and promote good corporate governance (GCG). The
yang berada dibawah Direksi dalam kebijakan Manajemen Committees under the Board of Directors pertaining to Market
Risiko Pasar tediri dari Komite Manajemen Risiko dan ALCO Risk Management include the Risk Management Committee and
yang memutuskan dalam penetapan limit manajemen Risiko ALCO, which determine Market Risk management limits and
Pasar, serta pembahasan yang berkaitan langsung dengan engage in discussions directly related to the implementation of
penerapan manajemen Risiko Pasar & Risiko Likuiditas. Market Risk and Liquidity Risk management.
Bank telah menerapakan prinsip 3rd Line of Defense, dimana
dalam implementasinya dijabarkan sebagai berikut : The Bank implements the Three Lines of Defense framework,
a. 1st line of defense, dalam manajemen Risiko Pasar, Divisi structured as follows:
Treasury bertanggungjawab atas pelaksanaan kebijakan a. 1st Line of Defense: The Treasury Division is accountable for
dan strategi pengelolaan Risiko Pasar yang telah implementing established Market Risk management policies
ditetapkan, dan melaporkan eksposur risiko pasar secara and strategies, as well as reporting market risk exposure
berkala kepada Satuan Kerja Manajemen Risiko. periodically to the Risk Management Division.
b. 2nd line of defense, Satuan Kerja Manajemen Risiko
memiliki tanggungjawab antara lain memantau b. 2nd Line of Defense: The Risk Management Division is
implementasi strategi dan pengukuran eksposure risiko responsible for monitoring strategy implementation,
pasar, merumuskan tingkat toleransi risiko, kerangka measuring market risk exposure, formulating risk tolerance
Manajemen Risiko Pasar serta rencana kontinjensi levels, and developing Market Risk Management frameworks
yang menjadi tugas dan tanggung jawab sub Komite and contingency plans through the Market Risk Management
Manajemen Risiko Pasar yang beranggotakan Direksi Sub-Committee, which includes members of the Board of
dan pejabat eksekutif terkait. Directors and relevant executive officers.
c. 3rd line of defense, pelaksanaan Audit Internal oleh
Satuan Kerja Audit Internal merupakan lini terakhir c. 3rd Line of Defense: The Internal Audit Division serves as the
yang ditujukan untuk pengujian efektifitas penerapan final line of defense, assessing the effectiveness of Market
manajemen Risiko Pasar. Risk management implementation.
Kualifikasi kualitas sumber daya manusia yang ditempatkan
sebagai pegawai pelaksana pada Satuan Kerja Manajemen The qualifications of human resources assigned to the Risk
Risiko harus berimbang dengan kualitas pegawai pelaksana Management Division must align with the competencies of
aktivitas operasinoal terkait dengan Risiko Pasar. employees engaged in operational activities related to Market
Risk.
Kebijakan Manajemen Risiko
Dalam penerapan Manajemen Risiko Pasar, kecukupan
Risk Management Policy
kebijakan & prosedur, penetapan limit serta strategi In executing Market Risk Management, the adequacy of policies
manajemen Risiko Pasar yang tertuang dalam kebijakan Risk and procedures, limit setting, and Market Risk management
Appetite, Risk Tolerance/Risk Limit bersifat dinamis yang perlu strategies, as outlined in the Risk Appetite and Risk Tolerance/
dilakukan kaji ulang / evaluasi secara berkala. Risk Limit policies, are dynamic and subject to periodic review
and evaluation.
Penetapan tingkat risiko Risk Appetite, Risk Tolerance/Risk
Limit mengacu pada cakupan kompleksitas serta kemampuan The determination of Risk Appetite and Risk Tolerance/Risk
bank dalam mengcover risiko kerugian yang terjadi pada Limits is based on the complexity of the Bank's operations and its
Risiko Pasar. capacity to absorb potential losses associated with Market Risk.
Cakupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko Pasar
762 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 763
Eksposur Risiko
Exposure Risk
terdiri atas klasifikiasi kriteria instrumen keuangan yang The scope of the Market Risk Management Policy and
sesuai dengan kebijakan akuntansi yang berlaku, kebijakan Procedures includes criteria for classifying financial instruments
pengelolaan portofolio serta mitigasi Risiko Pasar, penetapan in accordance with applicable accounting standards, portfolio
metodologi pengukuran instrumen keuangan yang termasuk management policies, Market Risk mitigation strategies,
dalam eksposur Risiko Pasar, segregasi unit kerja yang methodologies for measuring financial instruments within Market
melakukan pengujian serta validasi model pengukuran Risk exposure, and the segregation of work units responsible for
Risiko Pasar dan mekanisme penetapan limit atas eksposur testing and validating Market Risk measurement models, along
Risiko Pasar. with mechanisms for determining limits on Market Risk exposure.
Prosedur penetapan limit yang telah ditetapkan wajib untuk
dipastikan konsistensi penetapan limit atas instrumen & The established limit-setting procedures are mandatory to ensure
aktivitas yang melekat pada Risiko Pasar. Penetapan Limit consistency in limit assignments for instruments and activities
dilakukan secara berjenjang untuk setiap level organisasi related to Market Risk. Limit setting is conducted at various
Bank, Bank menetapkan limit sebagai early warning indicator organizational levels, with the Bank establishing limits as early
atas potensi terjadinya pelanggaran/pelampauan limit yang warning indicators for potential violations or exceedances.
telah ditetapkan.
Proses & Metodologi Manajemen
Risiko Risk Management Process and
Proses penerapan Manajemen Risiko Pasar melalui proses Methodology
Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan dan Pengendalian The implementation of Market Risk Management involves the
Risiko serta Sistem Informasi Manajemen RIsiko Pasar. processes of Identification, Measurement, Monitoring, and Risk
Dalam pengelolaan eksposur Risiko Pasar Bank telah Control, supported by the Market Risk Management Information
mengklasifikasikan eksposur atas setiap jenis transaksi yang System. The Bank classifies its Market Risk exposure across
mengandung unsur Risiko Pasar, yang terdiri dari Transaksi various transaction types, including Money Market Transactions,
Pasar Uang (Money Market), Transaksi Pasar Valuta Asing Foreign Exchange Market Transactions, and Capital Market
(Foreign Exchange), dan Transaksi Pasar Modal (Capital Transactions.
Market).
Penerapan Proses & Metodologi Manajemen Risiko Pasar,
yaitu : The Market Risk Management Process and Methodology are as
a. Identifikasi Risiko Pasar follows:
Proses identifikasi risiko pasar meliputi setiap jenis a. Market Risk
risiko yang melekat pada setiap aktivitas yang dapat Identification: This process encompasses identifying every
berdampak pada peningkatan eksposur risiko pasar. inherent risk within activities that could elevate market risk
Bank telah memiliki proses identifikasi risiko yang exposure. The Bank's risk identification process is tailored
disesuaikan dengan eksposur risiko pasar yang melekat to the inherent market risk exposure linked to its business
pada aktivitas bisnis bank antara lain interest rate risk activities, including interest rate risk (IRR), repricing risk, and
(IRR), repricing risk serta risiko nilai tukar. exchange rate risk.
b. Pengukuran Risiko Pasar
Implementasi proses pengukuran risiko pasar secara b. Market Risk
umum dilaksanakan menggunakan 2 (dua) model Measurement: The measurement of market risk is generally
pendekatan, yaitu : performed using two approaches:
1. Pengukuran Secara Probabilitas, yaitu pengukuran
yang dilakukan dengan memberikan gambaran dampak 1. Probability Measurement: This approach assesses the
potensi kerugian yang dapat dialami dari portofolio potential impact of losses from the Bank's portfolio,
yang dimiliki oleh Bank, sehingga dalam menentukan enabling informed management policy decisions based
suatu kebijakan manajemen Bank telah mengetahui on known risk exposure levels.
besarnya eksposur risiko yang akan dihadapi.
2. Pengukuran Secara Deterministik, yaitu pengukuran
BANK SULSELBAR 763
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 764
dengan penyusunan beberapa skenario yang dapat 2. Deterministic Measurement: This approach involves
meningkatkan eksposur risiko pasar, sehingga dapat creating scenarios that could heighten market risk
diputuskan langkah-langkah mitigatif apabila salah exposure, allowing for mitigative actions to be determined
satu skenario tersebut memang benar-benar terjadi. if any scenario materializes.
Kedua metode pendekatan ini digunakan dalam
melakukan perhitungan Interest Rate Risk-Duration These methodologies are utilized to conduct calculations
Method yang menggambarkan eksposur penurunan NII using the Interest Rate Risk-Duration Method, which
(net interest income) atas pengelolaan portofolio yang quantifies exposure related to declines in net interest income
dimiliki oleh Bank. Bank belum memiliki kewajiban dalam (NII) within the Bank's portfolio. The Bank is not yet obligated
melakukan pengukuran atas perhitungan Interest Rate to measure Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB) as
Risk in Banking Book (IRRBB) sesuai dengan ketentuan per regulatory requirements.
regulasi yang berlaku.
Bank telah mengukur tingkat eksposur risiko pada
risiko nilai tukar yang telah ditetapkan dalam kebijakan The Bank has also evaluated its exposure to foreign exchange
penetapan limit net open position untuk setiap valuta risk in accordance with policies governing net open position
asing yang dimiliki oleh Bank. limits for each foreign currency held.
c. Pemantauan Risiko Pasar
Pemantauan eksposur risiko pasar dilakukan dengan c. Market Risk
pengawasan terhadap kepatuhan atas penetapan limit Monitoring: Monitoring of market risk exposure involves
secara harian. Bank dapat memantau posisi mark-to- ensuring compliance with daily limit determinations. The
market (MtM) atas setiap transaksi yang dilakukan oleh Bank monitors the mark-to-market (MtM) position of each
Divisi Treasury secara harian. Pemantauan atas eksposur transaction executed by the Treasury Division on a daily
interest rate risk melalui pengukuran repricing gap serta basis. Interest rate risk exposure is monitored through the
duration method. Pelaksanaan evaluasi atas pelanggaran measurement of repricing gaps and duration. The evaluation
limit serta klarifikasi atas unit terkait yang melakukan of limit violations and clarification with relevant units
pelanggaran telah dilakukan secara berjenjang yang regarding infractions has been conducted in accordance with
diatur dalam kebijakan Direksi. policies set by the Board of Directors.
d. Pengendalian Risiko Pasar
Pengendalian risiko pasar yang dilakukan Bank atas d. Market Risk
peningkatan eksposur risiko pasar dilakukan antara Control: The Bank controls market risk exposure through
lain dengan cara squaring position serta pengendalian various means, including position squaring and daily limit
utilisasi limit secara harian atas setiap aktivitas transaksi utilization controls for every transaction involving market
yang mengandung eksposur risiko pasar. Pengendalian risk exposure. Limit utilization control is carried out by the
utilisasi limit dilaksanakan langsung oleh dealing room dealing room as part of the First Line of Defense.
sebagai bentuk pengendalian pada 1st line of defense.
Bank melaksanakan kaji ulang secara berkala atas
pengelolaan eksposur risiko pasar yang dilakukan oleh The Risk Management Division conducts periodic reviews of
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR), yang meliputi : market risk exposure and its management are conducted by
a. Kesesuaian kebijakan, proses & metodologi the Risk Management Division (SKMR), which includes:
manajemen risiko, sistem informasi dan pelaporan a. The alignment of risk management policies, processes,
manajemen risiko yang disesuaikan dengan methodologies, risk management information systems,
kebutuhan bisnis Bank, updating regulasi yang and reporting with the Bank's business needs, along with
berlaku serta best practice penerapan manajemen updates to applicable regulations and best practices for
risiko pasar. market risk management.
b. Metodologi penyusunan asumsi serta variable yang
764 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 765
Eksposur Risiko
Exposure Risk
digunakan dalam melakukan pengukuran serta b. The methodology for developing assumptions and variables
penetapan limit risiko pasar. used in measuring and determining market risk limits.
c. Back testing penggunaan asumsi serta variable yang
digunakan yang diperbandingkan dengan kondisi c. Backtesting of the assumptions and variables applied,
aktual. compared against actual conditions.
Hasil evaluasi atas kaji ulang yang telah dilaksanakan
oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) akan The results of the evaluations conducted by the Risk
dipaparkan dalam Komite Manajemen Risiko untuk Management Division (SKMR) will be presented to the Risk
mendapatkan persetujuan untuk dilakukan perubahan Management Committee for approval of any necessary
bila ada. changes.
IRRBB - Laporan Penerapan
Manajemen Risiko Untuk Risiko Suku IRRBB - Risk Management
Bunga Dalam Banking Book (Interest Implementation Report for Interest Rate
Rate Risk In The Banking Book) Risk in the Banking Book
Nama Bank : PT Bank Sulselbar (individu) Bank Name: PT Bank Sulselbar (individual)
Posisi Laporan : Desember 2025 Report Position: Desember 2025
Bank telah memiliki Pedoman Penerapan Manajemen
Risiko Pasar yang mengatur terkait risiko suku bunga The Bank has established a Market Risk Management
dalam banking book. Penerapan Manajemen Risiko untuk Implementation Guideline that governs interest rate risk within
Risiko Suku Bunga dituangkan dalam penetapan Limit the banking book. The implementation of risk management for
IRR-Duration Method secara internal dalam mengukur interest rate risk is detailed in the internal determination of the
eksposur perubahan suku bunga sampai dengan 200bps. IRR-Duration Method Limit, which measures exposure to interest
Pengukuran Risiko Suku Bunga dengan mengklasifikasikan rate fluctuations of up to 200 basis points (bps). Interest rate risk
pos-pos neraca keuangan berdasarkan behavioral debitur/ measurement involves classifying balance sheet items based on
nasabah yang dikategorikan berdasarkan repricing profile/ debtor and customer behavior, categorized according to repricing
maturity. Laporan eksposur Risiko Suku Bunga dipaparkan profiles and maturities. The Interest Rate Risk exposure report is
dalam Komite ALCO sebagai bahan pertimbangan dalam presented to the ALCO Committee to inform strategic decisions
memutuskan langkah strategis dalam pengelolaan asset dan regarding asset and liability management.
liability.
BANK SULSELBAR 765
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 766
LAPORAN PERHITUNGAN KEWAJIBAN PEMENUHAN
KECUKUPAN LIKUIDITAS (LIQUIDITY COVERAGE RATIO)
TRIWULAN IV 2025
Liquidity Coverage Ratio Calculation Report for Quarter IV 2025
Nama Bank : PT Bank Sulselbar
Tahun : Desember 2025
INDIVIDUAL
POSISI TANGGAL LAPORAN POSISI TANGGAL LAPORAN SEBELUMNYA
Nilai HQLA setelah
Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai (haircut),
pengurangan nilai (haircut),
outstanding kewajiban
Nilai outstanding outstanding kewajiban dan Nilai outstanding
dan komitmen dikalikan
kewajiban dan komitmen dikalikan tingkat kewajiban dan
tingkat penarikan (run- off
komitmen/nilai penarikan (run- off rate) atau komitmen/nilai
rate) atau nilai tagihan
tagihan kontraktual nilai tagihan kontraktual tagihan kontraktual
kontraktual dikalikan
dikalikan tingkat
tingkat penerimaan (inflow
penerimaan (inflow rate).
No Komponen rate).
Jumlah Data Point yang
1 digunakan dalam perhitungan 63 Hari 65 Hari
LCR
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
Total High Quality Liquid
2 6,752,145 6,824,597
Asset (HQLA)
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
Simpanan nasabah
perorangan dan Pendanaan
3 yang berasal dari nasabah 8,750,373 804,204 8,965,356 827,655
Usaha Mikro dan Usaha Kecil,
terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan
1,416,663 70,833 1,377,608 68,880
stabil
b. Simpanan/Pendanaan
7,333,710 733,371 7,587,748 758,775
kurang stabil
Pendanaan yang berasal dari
4 nasabah korporasi, terdiri 13,155,741 4,930,593 13,231,065 5,197,281
dari:
a. Simpanan operasional 4,917,232 1,194,083 4,225,344 1,024,268
b. Simpanan non-
operasional dan/atau
8,238,509 3,736,510 9,005,721 4,173,013
kewajiban lainnya yang
bersifat non- operasional
Pendanaan dengan agunan
5 - -
(secured funding)
Arus kas keluar lainnya
6 (additional requirement), - - - -
terdiri dari:
a. Arus kas keluar atas
- - - -
ransaksi derivatif
766 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 767
Eksposur Risiko
Exposure Risk
INDIVIDUAL
POSISI TANGGAL LAPORAN POSISI TANGGAL LAPORAN SEBELUMNYA
Nilai HQLA setelah
Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai (haircut),
pengurangan nilai (haircut),
outstanding kewajiban
Nilai outstanding outstanding kewajiban dan Nilai outstanding
dan komitmen dikalikan
kewajiban dan komitmen dikalikan tingkat kewajiban dan
tingkat penarikan (run- off
komitmen/nilai penarikan (run- off rate) atau komitmen/nilai
rate) atau nilai tagihan
tagihan kontraktual nilai tagihan kontraktual tagihan kontraktual
kontraktual dikalikan
dikalikan tingkat
tingkat penerimaan (inflow
penerimaan (inflow rate).
No Komponen rate).
b. Arus kas keluar atas
peningkatan kebutuhan - - - -
likuiditas
c. Arus kas keluar atas
- - - -
kehilangan pendanaan
d. Arus kas keluar atas
penarikan komitmen
- - - -
fasilitas kredit dan
fasilitas likuiditas
e. Arus kas keluar atas
kewajiban kontraktual
- - - -
lainnya terkait penyaluran
dana
f. Arus kas keluar atas
kewajiban kontijensi - - - -
pendanaan lainnya
g. arus kas keluar
- - - -
kontraktual lainnya
TOTAL ARUS KAS KELUAR
7 5,734,797 6,024,937
(CASH OUTFLOW)
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
Pinjaman dengan agunan
8 - - - -
Secured lending
Tagihan berasal dari pihak
9 1,136,815 931,370 1,331,642 1,123,028
lawan (counterparty)
10 Arus kas masuk lainnya - - - -
TOTAL ARUS KAS MASUK
11 1,136,815 931,370 1,331,642 1,123,028
(CASH INFLOW)
12 TOTAL HQLA 6,752,145 6,824,597
TOTAL ARUS KAS KELUAR
13 BERSIH (NET CASH 4,803,427 4,901,909
OUTFLOWS)
14 LCR (%) 140.57% 139.223%
BANK SULSELBAR 767
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 768
Analisis Secara Individu Individual Analysis
1. Faktor utama yang mempengaruhi rasio LCR posisi 1. The main factors that influence the LCR ratio are the position
bulan laporan serta pengaruhya terhadap pergerakan of the reporting month and its influence on the movement of
perhitungan LCR sepanjang waktu. LCR calculations over time.
- Rasio LCR Bank posisi Triwulan IV 2025 secara rata- - The Bank’s LCR ratio for the fourth quarter of 2025 was
rata harian sebesar 140.57% dengan jumlah titik an average daily figure of 140.57%, with 63 observation
pengamatan sebanyak 63 titik data, dimana faktor points. The most influential factor in the adequacy of the
yang paling berpengaruh atas kecukupan rasio LCR LCR ratio was the availability of HQLA held by the Bank,
adalah ketersediaan HQLA yang dimiliki Bank, dalam in this case in the form of Placements with Bank Indonesia
hal ini tersedia dalam bentuk Penempatan Pada Bank and Securities issued by the Central Government and
Indonesia dan Surat Berharga yang diterbitkan oleh Bank Indonesia. Meanwhile, the monthly LCR ratio for
Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia. Sedangkan December 2025 was an average daily figure of 140.82%.
untuk Rasio LCR Bulanan Desember 2025 secara
rata-rata harian sebesar 140.82%.
2. Perbandingan nilai LCR dibandingkan dengan nilai 2. Comparison of LCR values compared to the previous period’s
periode sebelumnya. values.
- Nilai LCR periode Triwulan IV 2025 sebesar 140.57% - The LCR value for the fourth quarter of 2025 was
meningkat dibandingkan Triwulan lalu, dimana pada 140.57%, an increase compared to the previous
periode periode tersebut adalah sebesar 139.22%. quarter, where in that period it was 139.22%. The main
Faktor utama yang mempengaruhi rasio LCR adalah factor affecting the LCR ratio was a decrease in the net
terdapat penurunan nilai net cashoutflow periode cashoutflow value for the fourth quarter of 2025, from
Triwulan IV 2025, dari Rp. 4,901,909 Jt pada Triwulan Rp. 4,901,909 million in the third quarter of 2025 to
III 2025 menjadi Rp. 4,803,427 Jt pada Triwulan IV Rp. 4,803,427 million in the fourth quarter of 2025
2025 secara rata-rata harian. Meskipun demikian on a daily average. However, the amount of HQLA also
pada jumlah HQLA, juga mengalami penurunan, decreased, where in the third quarter of 2025 it was Rp.
dimana pada periode Triwulan III 2025 senilai Rp. 6,824,597 million to Rp. 6,752,145 million in the fourth
6,824,597 Jt menjadi Rp. 6,752,145 Jt pada periode quarter of 2025. The Monthly LCR Ratio Comparison
Triwulan IV 2025. Perbandingan Rasio LCR Bulanan moved from 139.52% in November 2025 to 140.82% in
bergerak dari 139.52% pada November 2025 December 2025.
menjadi sebesar 140.82% pada Desember 2025.
3. Penjelasan Komposisi HQLA. 3. Explanation of HQLA Composition.
- HQLA posisi September 2025 seluruhnya berupa - The HQLA as of September 2025 is entirely Level 1 HQLA,
HQLA Level 1 yang terdiri dari Kas, Penempatan consisting of Cash, Placements with Bank Indonesia,
Pada Bank Indonesia serta Surat Berharga yang and Securities. Placements with Bank Indonesia
Dimiliki. Penempatan Pada Bank Indonesia meliputi include Demand Deposits with BI and Reverse Repos
Giro pada BI dan Reverse Repo BI, sedangkan untuk (Repo), while Securities include Securities issued by the
Surat Berharga yang Dimiliki meliputi Surat Berharga Central Government and Bank Indonesia. Transactions
yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan Bank with public sector entities with underlying Corporate
Indonesia. Untuk transaksi pada entitas sector Securities are categorized as Level 2 HQLA.
public dengan underlying Surat Berharga Korporasi
dikategorikan sebagai HQLA Level 2.
4. Penjelasan Konesentrasi Sumber Pendanaan. 4. Explanation of Funding Source Concentration.
- Pendanaan yang dimiliki Bank terkonsentrasi pada - The Bank’s funding is concentrated in Corporate Funding
Pendanaan Korporasi dengan komposisi yang cukup with a significant composition of 58.65% of the Bank’s
signifikan yaitu sebesar 58.65% dari total dana pihak total third-party funds in the fourth quarter of 2025,
768 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 769
Eksposur Risiko
Exposure Risk
ketiga Bank pada Triwulan IV 2025, yang bergerak which decreased compared to the third quarter, which
turun dibandingkan Triwulan III yaitu sebesar was 59.53%.
59.53%.
5. Penjelasan pengelolaan manajemen likuiditas, 5. Explanation of liquidity management, including the level of
termasuk didalamnya adalah tingkatan sentralisasi dari centralization of liquidity management and coordination
pengelolaan manajemen likuiditas serta jalur koordinasi channels between work units within the bank environment.
antara unit kerja dalam lingkungan bank. - In managing the Bank’s liquidity management, the
- Dalam pengelolan manajemen likuiditas Bank, Treasury Division & Risk Management Division monitor
Divisi Treasury & Divisi Manajemen RIsiko secara liquidity risk exposure on a daily basis, where the Treasury
harian melakukan pemantauan terhadap eksposur Division calculates liquidity needs in the form of Bank
risiko likuiditas, dimana Divisi Treasury melakukan cash flow projections while the Risk Management Division
perhitungan kebutuhan likuiditas dalam bentuk monitors the Bank’s Maximum Cumulative Outflow to
proyeksi cashflow Bank sedangkan DIvisi Manajemen identify whether there are large withdrawals of funds in
Risiko melakukan pemantauan atas Maximum a period. The Treasury Division will submit a report to the
Cummulative Outflow Bank untuk mengidentifikasi BOD if financial market liquidity is getting tighter, which
apakah terjadi penarikan dana yang besar pada will then be escalated to the Alco Committee. Alco will
suatu periode. Divisi Treasury akan melakukan decide on strategic steps in the form of short-term and
penyampaian kepada BOD apabila likuiditas pasar long-term fulfillment initiatives in dealing with short
keuangan semakin ketat, yang kemudian akan liquidity conditions. The Risk Management Division will
dieskalasi ke Komite Alco. Alco akan memutuskan monitor the implementation of these initiatives.
langkah-langkah stratejik baik berupa inisitaif
pemenuhan jangka pendek dan jangka panjang dalam
menghadapi kondisi likuiditas yang short. Divisi
Manajemen Risiko akan melakukan monitoring atas
pelaksanaan inisitaif tersebut.
Analisis Secara Konsolidasi Consolidated Analysis
Bank belum memiliki perusahaan anak, sehingga tidak The bank does not have any subsidiaries, so it does not calculate
melakukan perhitungan Rasio LCR secara Konsolidasi the LCR ratio on a consolidated basis.
BANK SULSELBAR 769
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 770
LAPORAN PERHITUNGAN RASIO NSFR
(NET STABLE FUNDING RATIO)
Liquidity Coverage Ratio Calculation Report for Quarter IV 2025
Nama Bank : PT Bank Sulselbar
Tahun : Desember 2025
Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya (09/2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu (Dalam Juta
Rupiah)
Total Nilai
Tanpa Tertimbang
≥ 6 bulan -
Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
< 1 tahun
Komponen ASF Waktu¹
Modal : 4,033,050 - - - 4,033,050
Modal sesuai POJK KPMM 4,033,050 - - - 4,033,050
Instrumen modal lainnya - - - - -
Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan
pendanaan yang berasal dari nasabah usaha
6,888,175 1,153,849 267,475 17,420 7,554,283
mikro dan usaha kecil:
Simpanan dan pendanaan stabil 1,128,342 32,826 5,096 247 1,108,199
Simpanan dan pendanaan kurang stabil 5,759,833 1,121,022 262,379 17,173 6,446,084
Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi: 5,997,129 7,293,513 2,178,499 1,965,565 8,640,235
Simpanan operasional 5,910,882 - - - 2,955,441
Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah
86,247 7,293,513 2,178,499 1,965,565 5,684,794
korporasi
Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang saling
- - - - -
bergantung
Liabilitas dan ekuitas lainnya : 1,854,921 56,582 - - -
NSFR liabilitas derivatif - - -
ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk dalam
1,854,921 56,582 - - -
kategori diatas
Total ASF 20,227,567
Posisi Tanggal
Nilai Tercatat
Tanpa Total Nilai
≥ 6 bulan -
Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
< 1 tahun
Komponen RSF Waktu¹
Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR 278,079
Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk tujuan
299,735 - - - 149,867
operasional
Pinjaman dengan kategori Lancar dan Dalam
- 560,173 250,608 20,718,320 17,891,129
Perhatian Khusus (performing)
Kepada lembaga keuangan yang dijamin dengan HQLA
- - - - -
Level 1
770 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 771
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Posisi Tanggal Laporan (12/2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu(Dalam Juta
Rupiah)
Total Nilai
Tanpa Tertimbang
≥ 6 bulan -
Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
< 1 tahun
Waktu¹ ASF Components
4,156,043 - - - 4,156,043 Capital:
4,156,043 - - - 4,156,043 Capital in accordance with POJK KPMM
- - - - - Other capital instruments
Deposits from individual customers and funding from
6,989,896 1,126,343 318,433 187,400 7,843,852 business customers
1,217,194 74,577 13,164 48,874 1,288,563 Micro and small businesses:
5,772,703 1,051,766 305,269 138,526 6,555,290 Stable deposits and funding
5,590,137 5,679,207 2,724,183 2,048,105 8,412,463 Less stable deposits and funding
5,487,462 - - - 2,743,731 Funding from corporate customers:
102,676 5,679,207 2,724,183 2,048,105 5,668,732 Operational deposits
- - - - - Other funding from corporate customers
1,762,445 56,582 - - - Liabilities with interdependent asset pairs
- - - Other liabilities and equity:
1,762,445 56,582 - - - NSFR derivative liabilities
Equity and other liabilities not included in the above
20,412,359
categories
Posisi Tanggal
Nilai Tercatat
Tanpa Total Nilai
≥ 6 bulan -
Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
< 1 tahun
Waktu¹ RSF Components
245,226 Total HQLA for NSFR calculation
Deposits with other financial institutions for operational
100,424 - - - 50,212
purposes
Loans categorized as Current and Special Mention
- 304,102 219,046 20,725,093 17,831,236
(performing)
- - - - - To financial institutions secured by HQLA Level 1
BANK SULSELBAR 771
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 772
Posisi Tanggal
Nilai Tercatat
Tanpa Total Nilai
≥ 6 bulan -
Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
< 1 tahun
Komponen RSF Waktu¹
Kepada lembaga keuangan yang dijamin bukan dengan
HQLA Level 1 dan pinjaman kepada
- 356,667 - - 53,500
lembaga keuangan tanpa jaminan
Kepada korporasi non-keuangan, nasabah retail
dan nasabah usaha mikro dan kecil, pemerintah
pusat, pemerintah negara lain, Bank Indonesia, bank
sentral negara lain dan entitas sektor publik, yang
- 203,488 248,661 19,939,306 17,174,484
diantaranya:
Memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk Risiko
- - - - -
Kredit
Kredit beragun rumah tinggal yang tidak sedang
- 18 1,948 779,014 663,145
dijaminkan, yang diantaranya :
Kemenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk Risiko
- - - - -
Kredit
Surat Berharga dengan kategori Lancar dan Kurang
Lancar (performing) yang tidak sedang dijaminkan,
tidak gagal bayar , dan tidak masuk sebagai HQLA,
termasuk saham yang - - - - -
diperdagangkan di bursa
Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling
- - - - -
bergantung
Aset lainnya : 534,721 - - 1,168,361 1,703,082
Komoditas fisik yang yang diperdagangkan, termasuk
- -
emas
Kas, surat berharga dan aset lainnya yang dicatat
sebagai initial margin untuk kontrak derivatif dan kas
atau aset lain yang diserahkan sebagai default fund - - - -
pada central counterparty (CCP)
NSFR aset derivatif - - - -
NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi dengan
- - - -
variation margin
Seluruh aset lainnya yang tidak masuk dalam kategori
534,721 - - 1,168,361 1,703,082
diatas
Rekening Administratif - - - 4,393
Total RSF 20,026,550
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding
101.00%
Ratio (%))
772 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 773
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Posisi Tanggal
Nilai Tercatat
Tanpa Total Nilai
≥ 6 bulan -
Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
< 1 tahun
Waktu¹ RSF Components
To financial institutions secured by non-HQLA Level 1 and
- 133,333 - - 20,000 loans to unsecured financial institutions
To non-financial corporations, retail customers and micro
and small business customers, the central government,
other governments, Bank Indonesia, other central banks,
- 170,515 217,805 19,934,034 17,138,089 and public sector entities, including:
Qualifies for a risk weight of 35% or less, as per the OJK
- - - - - Circular Letter on Credit Risk
Loans secured by residential property that are not
- 254 1,241 791,059 673,147
currently collateralized, including:
Qualifies for a risk weight of 35% or less, as per the OJK
- - - - - Circular Letter on Credit Risk
Securities categorized as Current and Substandard
(performing) that are not currently collateralized, not in
default, and not included in HQLA, including shares traded
- - - - -
on the stock exchange
- - - - - Assets with matching liabilities Interdependent
588,441 - - 1,177,055 1,765,496 Other assets:
- - Tradable physical commodities, including gold
Cash, marketable securities, and other assets recorded as
initial margin for derivative contracts and cash or other
- - - - assets deposited as default funds to a central counterparty
(CCP)
- - - - NSFR derivative assets
NSFR derivative liabilities before deducting variation
- - - -
margin
588,441 - - 1,177,055 1,765,496 All other assets not included in the above categories
- - - 6,232 Off-Balance Sheet
19,898,402 Total RSF
102.58% Net Stable Funding Ratio (%)
BANK SULSELBAR 773
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 774
Analisis Secara Individu Individual Analysis
1. Faktor utama yang mempengaruhi rasio NSFR posisi 1. Key factors influencing the NSFR ratio for the reporting
bulan laporan serta pengaruhya terhadap pergerakan month and their impact on the movement of the NSFR
perhitungan NSFR sepanjang waktu. calculation over time.
- Rasio NSFR Bank posisi Triwulan IV 2025 sebesar - The Bank’s NSFR ratio in Q4 2025 was 102.58%, an
102.58% yang mengalami peningkatan apabila increase compared to the NSFR ratio in the previous
dibandingkan dengan rasio NSFR pada Triwulan quarter, which was 101.00% in Q3 2025. The most
sebelumnya, yaitu pada Triwulan III 2025 sebesar influential factor affecting the adequacy of the NSFR
101.00%, dimana factor yang paling berpengaruh ratio was the availability of ASF. Although the Bank’s
atas kecukupan rasio NSFR adalah ketersediaan funding was concentrated in short-term non-operational
ASF yang dimiliki Bank. Mesikipun pendanaan yang funding from corporations, the Bank was able to achieve
dimiliki Bank cukup terkonsentrasi pada pendanaan the minimum target of 100% for the quarterly NSFR
non-operasional jangka pendek yang berasal dari ratio. This was supported by an increase in the Bank’s
korporasi, bank mampu mencapai target pemenuhan third-party funds, primarily in the deposits and funding
minimum sebesar 100% untuk rasio NSFR categories, which play a crucial role in achieving the
Triwulanan. Hal ini didukung oleh peningkatan pada NSFR ratio.
dana pihak ketiga yang dimiliki Bank utamanya pada
kategori simpanan dan pendanaan yang memiliki
peranan penting untuk pencapaian rasio NSFR
tersebut.
2. Faktor atau kondisi yang menyebabkan penurunan 2. Factors or conditions causing a decrease or increase in the
atau peningkatan NSFR (misalnya: terdapat perubahan NSFR (for example, changes in funding strategy and structure)
strategi dan struktur pendanaan) - The Bank’s NSFR ratio increased to 102.58% in the
- Terjadi peningkatan rasio NSFR Bank periode fourth quarter of 2025, compared to 101.00% in the
Triwulan IV 2025 menjadi sebesar 102.58%, dimana previous quarter, in September 2025. This was due to an
pada periode Triwulan sebelumnya, yaitu pada increase in the ASF side to support growth in the RSF side,
September 2025 adalah sebesar 101.00%. Hal ini thus directly impacting the achievement of the NSFR
disebabkan oleh peningkatan pada sisi ASF untuk ratio.
menunjang pertumbuhan pada sisi RSF, sehingga
berdampak langsung pada pencapaian rasio NSFR.
Analisis Secara Konsolidasi Consolidated Analysis
Bank belum memiliki perusahaan anak, sehingga tidak The Bank does not have any subsidiaries, therefore, the NSFR
melakukan perhitungan Rasio NSFR secara ratio is not calculated on a consolidated basis.
Konsolidasi
774 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 775
Eksposur Risiko
Exposure Risk
PENGUNGKAPAN KUALITATIF KEBIJAKAN UMUM
RISIKO LIKUIDITAS
Qualitative Disclosure of General Policy on Liquidity Risk
Risiko Likuiditas adalah Risiko akibat ketidakmampuan Bank Liquidity Risk is the risk resulting from the Bank’s inability toto
untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo daru sumber meet maturing obligations from cash flow funding sources and/
pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid berkualitas or from high-quality liquid assets that can be valuated, without
tinggi yang dapat diagungkan, tanpa mengganggu aktivitas disrupting the Bank’s activities and financial condition.
dan kondisi keuangan Bank.
Tujuan utama dari penerapan manajemen risiko likuiditas The main objective of implementing liquidity risk management
adalah untuk memastikan kecukupan alat likuid berkualitas is to ensure the adequacy of high-quality liquid assets on a daily
tinggi secara harian baik dalam kondisi normal maupun basis both under normal and crisis conditions to fulfill obligations
kondisi krisis untuk pemenuhan kewajiban secara tepat in a timely manner.
waktu.
Bank telah melakukan penerapan Manajemen Risiko The Bank has implemented Liquidity Risk Management which
Likuiditas yang dijabarkan melalui sebuah kerangkan is described through a Risk Management framework and
Manajemen Risiko dan selanjutnya menjadi dasar penilaian subsequently becomes the basis for assessing the quality of the
kualitas penerapan Manajemen Risiko Likuiditas, yang implementation of Liquidity Risk Management, which consists
terdiri dari : of:
a. Organisasi & Sumber Daya Manusia. a. Organization & Human Resources.
b. Kebijakan Manajemen Risiko. b. Risk Management Policy.
c. Proses & Metodologi Manajemen Risiko. c. Risk Management Process & Methodology.
d. Kecukupan Sarana Infrastruktur. d. Adequate Infrastructure Facilities.
Organisasi & Sumber Daya Manusia Organization & Source PowerMan
Dalam rangka penerapan Manajemen Risiko Likuiditas In order to implement effective Liquidity Risk Management,
yang efektif, Bank telah menyusun struktur organisasi yang the Bank has prepared an organizational structure that is
sesuai dengan tujuan dan kebijakan usaha, ukuran dan in accordance with the objectives and business policies, size
kompleksitas serta kemampuan Bank. Struktur organisasi and complexity and capabilities of the Bank. The Bank’s
Bank dirancang untuk memastikan bahwa satuan kerja yang organizational structure is designed to ensure that the work unit
berfungsi dalam melakukan suatu transaksi (risk taking unit) that functions in carrying out a transaction (risk taking unit) is
adalah independen terhadap satuan kerja yang melakukan independent of the work unit that carries out the internal control
fungsi pengendalian intern SKAI (Satuan Kerja Audit function SKAI (Internal Audit Work Unit) and the middle office in
Internal) serta middle office dalam hal ini adalah SKMR this case is SKMR (Risk Management Work Unit).
(Satuan Kerja Manajemen Risiko).
Bank telah memilki struktur Komite, baik Komite yang The Bank has a Committee structure, both Committees directly
dibawahi langsung oleh Dewan Komisaris ataupun yang under the Board of Commissioners and those directly under
dibawah langsung oleh Direksi. Komite yang berada dibawah the Board of Directors. The Committees under the Board of
Dewan Komisaris terdiri dari Komite Audit serta Komite Commissioners consist of the Audit Committee and the Risk
Pemantau Risiko yang memiliki tugas & tanggung jawab Monitoring Committee which have duties & responsibilities
dalam penerapan kebijakan manajemen risiko secara umum in implementing general risk management policies and
serta penerapan good corporate governance (GCG). Komite implementing good corporate governance (GCG). The
yang berada dibawah Direksi dalam kebijakan Manajemen Committees under the Board of Directors in the Liquidity Risk
Risiko Likuiditas tediri dari Komite Manajemen Risiko dan Management policy consist of the Risk Management Committee
ALCO yang memutuskan dalam penetapan limit manajemen and ALCO which decide on the determination of Liquidity Risk
BANK SULSELBAR 775
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 776
Risiko Likuiditas, serta pembahasan yang berkaitan langsung management limits, as well as discussions directly related to the
dengan penerapan manajemen Risiko Pasar & Risiko implementation of Market Risk & Liquidity Risk management.
Likuiditas.
Bank telah menerapakan prinsip 3rd Line of Defense, dimana The bank has implemented the 3rd Line of Defense principle,
dalam implementasinya dijabarkan sebagai berikut : wherein its implementation it is described as follows:
a. 1st line of defense, dalam manajemen Risiko Likuiditas, a. 1st line of defense, in Liquidity Risk management, Credit
Divisi Kredit, Divisi Dana & Jasa, Divisi Treasury Division, Fund & Service Division, Treasury Division are
bertanggungjawab atas pelaksanaan kebijakan dan responsible for implementing established Liquidity Risk
strategi pengelolaan Risiko Likuiditas yang telah management policies and strategies, and reporting liquidity
ditetapkan, dan melaporkan eksposur risiko likuiditas risk exposure periodically to the Risk Management Work
secara berkala kepada Satuan Kerja Manajemen Risiko Unit as well as implementing liquidity management policies
serta pelaksanaan kebijakan dan strategi pengelolaan and strategies established by the Asset Liability Committee
likuiditas yang telah ditetapkan Asset Liability (ALCO).
Committee (ALCO). In the context of implementing liquidity risk management,
Konteks penerapan manajemen risiko likuiditas, ekspansi the expansion of fund distribution carried out by the relevant
penyaluran dana yang dilakukan oleh Divisi terkait harus Division must...in line with the funding structure & capacity
selaras dengan struktur & kapasitas pendanaan serta and efforts to improve the quality of fund distribution which
upaya perbaikan kualitas penyaluran dana yang dapat can affect the Bank’s liquidity conditions.
mempengaruhi kondisi likuiditas Bank.
b. 2nd line of defense, Satuan Kerja Manajemen Risiko b. 2nd line of defense, the Risk Management Work Unit has
memiliki tanggungjawab antara lain memantau responsibilities including monitoring the implementation of
implementasi strategi dan pengukuran eksposure risiko strategies and measuring liquidity risk exposure, formulating
likuiditas, merumuskan tingkat toleransi risiko, kerangka risk tolerance levels, the Liquidity Risk Management
Manajemen Risiko Likuiditas serta rencana kontinjensi framework and contingency plans which are the duties
yang menjadi tugas dan tanggung jawab sub Komite and responsibilities of the Liquidity Risk Management Sub-
Manajemen Risiko Likuiditas yang beranggotakan Committee whose members are the Board of Directors and
Direksi dan pejabat eksekutif terkait. related executive officers.
c. 3rd line of defense, pelaksanaan Audit Internal oleh c. 3rd line of defense, the implementation of Internal Audit by
Satuan Kerja Audit Internal merupakan lini terakhir the Internal Audit Work Unit is the last line aimed at testing
yang ditujukan untuk pengujian efektifitas penerapan the effectiveness of the implementation of Liquidity Risk
manajemen Risiko Likuiditas. Management.
Kualifikasi kualitas sumber daya manusia yang ditempatkan The quality qualifications of human resources placed as
sebagai pegawai pelaksana pada Satuan Kerja Manajemen implementing employees in the Risk Management Work Unit
Risiko harus berimbang dengan kualitas pegawai pelaksana must be balanced with the quality of employees implementing
aktivitas operasinoal terkait dengan Risiko Likuiditas. operational activities related to Liquidity Risk.
Kebijakan Manajemen Risiko Policy Management Risk
Penerapan manajemen risiko likuiditas terkait dengan The implementation of liquidity risk management is related to
kecukupan kebijakan & prosedur, penetapan limit serta the adequacy of policies & procedures, limit setting and liquidity
strategi manajemen risiko likuiditas, tertuang dalam risk management strategies, as stated in the risk appetite, risk
kebijakan risk appetite, risk tolerance/risk limit yang akan dikaji tolerance/risk limit policies which will be reviewed periodically.
ulang secara berkala.
Penetapan tingkat risiko Risk Appetite, Risk Tolerance/Risk Determination of the risk level of Risk Appetite, Risk Tolerance/
Limit mengacu pada cakupan kompleksitas serta kemampuan Risk Limit refers to the scope of complexity and the bank’s ability
bank dalam mengcover risiko kerugian yang terjadi pada to cover the risk of losses that occur in Liquidity Risk.
Risiko Likuiditas.
776 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 777
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Cakupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko The scope of the Liquidity Risk Management Policy and
Likuiditas memuat diantaranya prosedur pengukuran risiko Procedures includes, among others, procedures for measuring
likuiditas, penyusunan scenario stress testing untuk kondisi liquidity risk, preparing stress testing scenarios for market crisis
market crisis dan specific crisis serta pedoman pelaksanaan and specific crisis conditions, and guidelines for implementing
Rencana Pendanaan Darurat (Contingency Funding Plan). the Contingency Funding Plan.
Prosedur penetapan limit yang telah ditetapkan wajib untuk The established limit setting procedure is mandatory to ensure
dipastikan konsistensi penetapan limit atas aktivitas yang consistency in setting limits on activities containing liquidity risk
mengandung eksposur risiko likuiditas. Penetapan Limit exposure. Limit setting is carried out in stages for each level of
dilakukan secara berjenjang untuk setiap level organisasi the Bank’s organization, the Bank sets limits as an early warning
Bank, Bank menetapkan limit sebagai early warning indicator indicator for potential violations/exceeding the established limits.
atas potensi terjadinya pelanggaran/pelampauan limit yang
telah ditetapkan.
Proses & Metodologi Manajemen Management Process &
Risiko MethodologyRisk
Proses penerapan Manajemen Risiko Likuiditas melalui The process of implementing Liquidity Risk Management through
proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan dan the process of Identification, Measurement, Monitoring and Risk
Pengendalian Risiko serta Sistem Informasi Manajemen Control as well as the Liquidity Risk Management Information
Risiko Likuiditas. Dalam pengelolaan eksposur risiko System. In managing liquidity risk exposure, exposure to
likuiditas, eksposur peningkatan kerugian yang ditimbulkan increased losses caused by increasing funding costs or limitations
akibat meningkatnya biaya dana ataupun adanya in accessing funding sources is carried out in stages on the 1st
keterbatasan dalam mengakses sumber pendanaan line of defense and 2nd line of defense. The Bank has classified
dilakukan secara berjenjang pada lini 1st line of defense liquidity risk exposure by identifying variables based on the type
dan 2nd line of defense. Bank telah mengklasifikasikan of portfolio category on the Bank’s balance sheet which is stated
eksposur risiko likuiditas dengan mengidentifikasi variable in the daily monitoring policy for setting the AL/NCD ratio limit,
berdasarkan jenis kategori portofolio pada neraca Bank AL+(net inter-Bank)/NCD, monitoring excess GWM reserves
yang dituangkan dalam kebijakan pemantauan secara harian (daily & averaging), and several other liquidity ratios.
atas penetapan limit rasio AL/NCD, AL+(net antar Bank)/
NCD, pemantauan ekses reserve GWM (harian & averaging),
serta beberapa rasio likuiditas lainnya.
Bank telah melakukan uji coba dalam mengukur eksposur The Bank has conducted a trial in measuring liquidity risk
risiko likuiditas dengan melakukan perhitungan terhadap exposure by calculating the adequacy of the Liquidity Coverage
kecukupan Liquidity Coverate Ratio (LCR) serta Net Stable Ratio (LCR) and the Net Stable Funding Ratio (NSFR) which are
Funding Ratio (NSFR) yang direncakan akan diwajibkan planned to be required for Bank KBMI 1. The Bank has measured
bagi Bank KBMI 1. Bank telah mengukur tingkat maturity the maturity profile level based on the behavior of debtors and
profile berdasarkan behavioral debitur dan nasabah yang customers which are one unit in measuring the Interest Rate Risk
menjadi satu kesatuan dalam pengukuran Interest Rate Risk - Duration Method on market risk exposure.
– Duration Method pada eksposur risiko pasar.
Penerapan Proses & Metodologi Manajemen Risiko Implementation of Liquidity Risk Management Process &
Likuiditas, yaitu : Methodology, namely:
a. Identifikasi Risiko Likuiditas a. Identification of Liquidity Risk
Proses identifikasi risiko likuiditas meliputi setiap The liquidity risk identification process includes every type
jenis risiko yang melekat pada setiap aktivitas yang of risk inherent in every activity that can have an impact
dapat berdampak pada peningkatan eksposur risiko on increasing liquidity risk exposure. The Bank has a risk
likuiditas. Bank telah memiliki proses identifikasi risiko identification process that measures the level of third-party
yang mengukur tingkat outflow dana pihak ketiga yang fund outflow as stated in the Maximum Cumulative Outflow
BANK SULSELBAR 777
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 778
tertuang dalam kebijakan Maximum Cummulative (MCO) policy. The preparation of the MCO policy uses
Outflow (MCO). Penyusunan kebijakan MCO historical data from the Bank over a certain period of time
menggunakan data historis Bank selama periode waktu divided based on the type of third-party funds managed by
tertentu yang dibagi berdasarkan jenis dana pihak ketiga the Bank.
yang dikelola Bank.
b. Pengukuran Risiko Likuiditas b. Liquidity Risk Measurement
Bank mengukur eksposur risiko likuiditas secara The Bank measures liquidity risk exposure on a daily basis
harian dengan memantuan rasio/parameter yang by monitoring the ratio/parameters that have been set as
telah ditetapkan sebagai early warning indicator untuk early warning indicators for crisis conditions. The Bank
kondisi crisis. Bank telah mempersiapkan rencana has prepared a Basel III implementation plan for liquidity
penerapan Basel III untuk risiko likuiditas dengan risk by calculating the obligation to fulfill the LCR ratio and
menghitung kewajiban pemenuhan rasio LCR dan rasio NSFR ratio. Preparation of stress testing periodically using a
NSFR. Penyusunan stress testing secara berkala dengan specific crisis scenario with reference to the LCR calculation.
menggunakan skenario specific crisis dengan mengacu
pada perhitungan LCR.
Implementasi proses pengukuran risiko likuiditas The implementation of the liquidity risk measurement
secara umum dilaksanakan menggunakan 2 (dua) model process is generally carried out using 2 (two) approach
pendekatan, yaitu : models, namely:
1. Pengukuran atas rasio likuiditas sebagai early 1. Measurement of the liquidity ratio as an early warning
warning indicator atas pelaksanaan contingency, indicator for the implementation of contingencies,
yaitu pengukuran yang dilakukan secara rutin untuk namely measurements carried out routinely to describe
menggambarkan kondisi eksisting pada Bank dalam the existing conditions at the Bank in determining crisis
penetapan konidis crisis serta mengukur tingkat conditions and measuring the level of exposure to liquidity
eksposur risiko likuiditas dalam jangka panjang risk in the long term so that in determining a policy, the
sehingga dalam menentukan suatu kebijakan Bank’s management already knows the magnitude of the
manajemen Bank telah mengetahui besarnya risk exposure that will be faced.
eksposur risiko yang akan dihadapi.
2. Pengukuran atas tingkat konsentrasi sumber 2. Measurement of the level of concentration of funding
pendanaan serta akses pada sumber pendanaan, sources and access to funding sources, namely
yaitu pengukuran yang dilakukan berdasarkan measurements carried out based on the level of exposure
tingkat eksposur pada akses sumber pendanaan to access to funding sources in a shorter period of time,
dalam jangka waktu yang lebih singkat, sehingga so that mitigative steps can be decided to fulfill short and
dapat diputuskan langkah-langkah mitigatif untuk medium term obligations.
pemenuhan kewajiban jangka pendek dan menengah.
c. Pemantauan Risiko Likuiditas c. Liquidity Risk Monitoring
Pemantauan eksposur risiko likuiditas dilakukan dengan Monitoring of liquidity risk exposure is carried out by
melakukan pemantauan limit yang telah ditetapkan monitoring the limits that have been set on a daily basis
secara harian dan dilaporkan secara berkala kepada and reported periodically to the Board of Directors for
Direksi untuk dieskalasi lebih lanjut apabila hasil further escalation if the monitoring results show a significant
pemantauan menunjukkan peningkatan yang signifikan increase in liquidity risk exposure that is not in accordance
pada eksposur risiko likuiditas yang tidak sesuai dengan with the Bank’s risk appetite.
risk appetite Bank.
Pelaksanaan evaluasi atas peningkatan eksposur risiko The implementation of the evaluation of the increase in
likuiditas serta langkah mitigasi yang akan dilakukan liquidity risk exposure and the mitigation steps to be taken by
oleh risk taking unit dibahas dalam secara berjenjang the risk taking unit are discussed in a hierarchical manner in
dalam komite SSG-ALCO dan akan dieskalasi pada the SSG-ALCO committee and will be escalated to the ALCO
komite ALCO/Komite Manajemen Risiko. committee/Risk Management Committee.
778 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 779
Eksposur Risiko
Exposure Risk
d. Pengendalian Risiko Likuiditas d. Liquidity Risk Control
Pengendalian risiko likuiditas yang dilakukan Bank atas Liquidity risk control carried out by the Bank on increasing
peningkatan eksposur risiko likuiditas dilakukan oleh 1st liquidity risk exposure is carried out by the 1st line of defense
line of defense dengan menyusun cashflow secara harian by compiling daily cash flow and calculating the maximum
serta memperhitungkan tingkat maximum cummulative cumulative outflow level that has been prepared by the 2nd
outlfow yang telah disusun oleh 2nd line of defense yaitu line of defense, namely SKMR. Evaluation of the realization of
SKMR. Evaluasi atas realisasi pengukuran rasio likuiditas liquidity ratio measurements is carried out directly by SKMR
dilaksanakan langsung oleh SKMR dan diuji oleh Satuan and tested by the Internal Audit Work Unit periodically.
Kerja Audit Internal secara berkala.
Bank melaksanakan kaji ulang secara berkala atas The Bank carries out periodic reviews of the management of
pengelolaan eksposur risiko likuiditas yang dilakukan oleh liquidity risk exposure carried out by the Risk Management Work
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR), yang meliputi : Unit (SKMR), which includes:
a. Kesesuaian kebijakan, proses & metodologi manajemen a. Compliance with risk management policies, processes &
risiko, sistem informasi dan pelaporan manajemen methodologies, risk management information and reporting
risiko yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Bank, systems that are tailored to the Bank’s business needs,
updating regulasi yang berlaku serta best practice updating applicable regulations and best practices for
penerapan manajemen risiko likuiditas. implementing liquidity risk management.
b. Metodologi penyusunan asumsi serta variable yang b. Methodology for compiling assumptions and variables
digunakan dalam melakukan pengukuran serta used in measuring and determining liquidity risk limits and
penetapan limit risiko likuiditas dan rasio likuiditas. liquidity ratios.
c. Back testing penggunaan asumsi serta variable yang c. Back testing the use of assumptions and variables used which
digunakan yang diperbandingkan dengan kondisi aktual. are compared with actual conditions.
Hasil evaluasi atas kaji ulang yang telah dilaksanakan oleh The results of the evaluation of the review carried out by the Risk
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) akan dipaparkan Management Work Unit (SKMR) will be presented to the Risk
dalam Komite Manajemen Risiko untuk mendapatkan Management Committee to obtain approval for changes, if any.
persetujuan untuk dilakukan perubahan bila ada.
Risiko Operasional - Perhitungan Operational Risk - Calculation
Risiko Operasional (Bank secara Operational Risk (Bank as a whole)
Individual) Individual)
PT. Bank Sulselbar PT. Bank Sulselbar
(dalam jutaan rupiah)
Posisi 31 Desember 2023 Posisi 31 Desember 2022
Pendapatan Bruto
Beban
IB KIB ATMR (Rata- rata 3 tahun ATMR
Modal
No. Pendekatan Yang Digunakan terakhir)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Pendekatan Standar 1,107,194 132,863 1,660,792 1,022,933 122,752 1,534,399
Total 1,107,194 132,863 1,660,792 1,022,933 122,752 1,534,399
BANK SULSELBAR 779
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 780
Risiko Operasional - Pengungkapan Operational Risk - DisclosureGeneral
Kualitatif Umum Qualitative
Pengungkapan kualitatif, meliputi informasi mengenai Qualitative disclosures, including information on the application
penerapan manajemen risiko untuk Risiko Operasional, of risk management for Operational Risk, as regulated in the
sebagaimana diatur dalam ketentuan Otoritas Jasa Financial Services Authority provisions regarding the calculation
Keuangan mengenai perhitungan ATMR untuk risiko of ATMR for operational risk, regarding:
operasional, mengenai:
A. Organisasi Manajemen Risiko Operasional A. Operational Risk Management Organization
Risiko Operasional adalah Risiko akibat ketidakcukupan Operational Risk is the risk resulting from inadequate
dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan and/or non-functioning internal processes, human error,
manusia, kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian- system failure, and/or external events that affect the
kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional Bank's operations. Weak operational systems can cause the
Bank. Lemahnya sistem operasional dapat menyebabkan bank to experience losses, increase operational costs and
bank mengalami kerugian, meningkatnya biaya ultimately reduce Operating Incomes and will disrupt the
operasional dan pada akhirnya mengurangi laba usaha smooth operation and quality of service which can ultimately
serta akan mengakibatkan terganggunya kelancaran reduce the bank's performance and competitiveness. Bank
operasional dan mutu pelayanan yang akhirnya dapat Sulselbar's operational risk management organization is
menurunkan kinerja dan daya saing bank. Organisasi in all lines of the Bank's business starting from the Board
manajemen risiko operasional Bank Sulselbar berada of Commissioners, Board of Directors, Risk Management
pada seluruh lini bisnis Bank mulai dari Dewan Komisaris, Work Unit, Operational Work Unit, Internal Audit Work
Direksi, Satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja Unit, Compliance Work Unit to Branch Offices. In addition,
Operasional, Satuan Kerja Audit Interen, Satuan Kerja the Internal Audit Work Unit periodically conducts audits of
Kepatuhan sampai Kantor Cabang. Disamping itu Satuan the Operational Work Unit (Risk Taking Unit) to examine the
Kerja Audit Intern secara berkala melakukan audit implementation of operational activities in all Bank Sulselbar
kepada Satuan Kerja Operasional (Risk Taking Unit) Operational Work Units.
guna memeriksa pelaksanaan kegiatan operasional pada
seluruh Satuan Kerja Operasional Bank Sulselbar.
B. Mekanisme yang digunakan Bank untuk mengidentifikasi B. The mechanism used by the Bank to identify and measure
dan mengukur risiko operasional operational risk
Bank Sulselbar telah melakukan identifikasi terkait Bank Sulselbar has conducted identification related to several
beberapa hal : ldentifikasi Kebijakan, Sistem Dan things: Identification of Policies, Systems and Procedures of
Prosedur Produk Dan/Atau Aktivitas Bank yang meliputi Bank Products and/or Activities which include the draft of
atas rancangan keputusan Direksi terhadap produk dan/ the Board of Directors' decisions on bank products and/or
atau aktivitas bank dan atas produk dan/atau aktivitas activities and on existing bank products and/or activities.
bank yang telah ada. Kemudian identifikasi dilakukan Then identification is carried out related to Historical Data of
terkait Data Historis Kejadian Risiko Operasional. Operational Risk Events.
Setelah dilakukan identifikasi tersebut, maka dilakukan After the identification is carried out, the operational risk
proses pengukuran risiko operasional dengan langkah- measurement process is carried out with the following steps:
langkah berikut : Menghimpun data ancaman-ancaman Collecting threat data based on the identification results.
(threats) berdasarkan hasil identifikasi. Kemudian Then classifying each threat data collected into operational
mengklasifikasikan setiap data ancaman (threats) risk events and detecting the same/dual threats but in the
yang dihimpun kedalam peristiwa risiko operasional same risk event classification. After that, making adjustments
dan mendeteksi ancaman-ancaman (threats) yang to the threats that are detected as the same/dual in the
sama/ganda namun terdapat pada klasifikasi peristiwa form of making them into one type of threat by adjusting/
risiko yang sama. Setelah itu melakukan penyesuaian combining the required control systems and available control
terhadap ancaman (threats) yang terdeteksi sama/ systems. Then re-evaluating the threats to the chances of
780 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 781
Eksposur Risiko
Exposure Risk
ganda dalam bentuk menjadikannya kedalam satu jenis occurrence and the impacts caused and determining the
ancaman dengan menyesuaikan/menggabungkan sistem level of risk for each threat by combining the chances of
pengendalian yang dibutuhkan dan sistem pengendalian occurrence with the impacts caused. After that, calculating
yang tersedia. Kemudian melakukan penilaian kembali the average of the chances of occurrence and the impacts
terhadap ancaman terhadap peluang kejadian dan caused by each risk event according to the business line. The
dampak yang ditimbulkan dan menentukan tingkat next stage determines the level of risk for each risk event
risiko pada setiap ancaman (threats) dengan cara by combining the average chances of occurrence with the
mengkombinasikan antara peluang kejadian dengan average impacts caused by each related risk event. After that,
dampak yang ditimbulkan. Setelah itu menghitung rata- the measurement results are submitted to the Compliance
rata dari peluang kejadian dan dampak yang ditimbulkan Director by copying it to the Internal Audit Work Unit.
pada setiap peristiwa risiko menurut lini bisnis. Tahap
berikutnya menentukan tingkat risiko pada setiap
peritiwa risiko dengan cara mengkombinasikan antara
rata-rata peluang kejadian dengan rata-rata dampak yang
ditimbulkan pada setiap peristiwa risiko terkait. Setelah
itu hasil pengukuran disampaikan ke Direktur Kepatuhan
dengan menembuskan ke Satuan Kerja Audit lnteren.
C. Mekanisme untuk memitigasi risiko operasional C. Mechanisms to mitigate operational risks
Untuk memitigasi risiko operasional, Bank Sulselbar To mitigate operational risks, Bank Sulselbar takes the
melakukan langkah-langkah sebagai berikut : following steps:
- Menyusun kebijakan dan prosedur yang cukup untuk - Develop adequate policies and procedures to identify
mengidentifikasi sumber-sumber risiko. sources of risk.
- Mengikutsertakan pejabat/pegawai Bank Sulselbar - Involve Bank Sulselbar officials/employees in educational
pada program-program pendidikan, pelatihan, programs, training, and seminars related to their field of
maupun seminar yang berhubungan dengan bidang duties and responsibilities to improve their competence.
tugas dan tanggung jawabnya untuk peningkatan - Conduct periodic reviews of all policies and procedures to
kompetensinya assess whether they are still suitable for use or need to be
- Melakukan review secara berkala terhadap seluruh revised/improved.
kebijakan dan prosedur untuk menilai apakah - Conduct a review of the reliability of both core and
kebijakan dan prosedur tersebut masih layak non-core information systems so that the system can
digunakan atau perlu dilakukan revisi/perbaikan. be relied on and reduce the possibility of threats to the
- Melakukan review terhadap kehandalan sistem information system due to procedural errors carried out
informasi baik core maupun non core sehingga by the system.
sistem tersebut dapat diandalkan dan mengurangi - Conducting outreach to all employees/officials at Bank
kemungkinan adanya ancaman terhadap sistem Sulselbar regarding the importance of risk culture so that
informasi akibat kesalahan prosedur yang dilakukan all employees/officials of Bank Sulselbar can make efforts
oleh system. to mitigate the operational risks they face in their daily
- Melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai/ work.
pejabat pada Bank Sulselbar mengenai pentingnya
budaya risiko (risk culture) sehingga seluruh pegawai/
pejabat Bank Sulselbar dapat melakukan upaya
mitigasi risiko operasional yang dihadapinya dalam
pekerjaan sehari-hari.
BANK SULSELBAR 781
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 782
Risiko Hukum - Pengungkapan Legal Risk - DisclosureGeneral
Kualitatif Umum Qualitative
Pengungkapan risiko hukum secara kualitatif mengenai: Qualitative legal risk disclosure regarding:
a. Organisasi Manajemen Risiko Hukum a. Legal Risk Management Organization
Dalam rangka Penerapan Manajemen Risiko hukum yang In the context of implementing legal risk management,effective,
efektif, Bank Sulselbar menyusun struktur organisasi yang Bank Sulselbar establishes an organizational structure that
sesuai dengan tujuan dan kebijakan usaha, ukuran dan is in accordance with the objectives and business policies,
kompleksitas serta kemampuan Bank. Struktur organisasi size and complexity and capabilities of the Bank. The Bank's
Bank harus dirancang untuk memastikan bahwa satuan organizational structure must be designed to ensure that
kerja yang berfungsi melaksanakan Kebijakan Manajemen the work unit that functions to implement the Legal Risk
Risiko hukum adalah independen terhadap satuan kerja Management Policy is independent of the work unit that
yang melakukan fungsi pengendalian intern (Divisi Audit performs the internal control function (Internal Audit &
Intern & Anti Fraud), serta independen pula terhadap Anti Fraud Division), and is also independent of the Risk
Divisi Manajemen Risiko. Management Division.
1. 1st line of defense 1. 1st line of defense
a. Dalam manajemen risiko hukum, seluruh unit a. In legal risk management, all work units are
kerja bertanggungjawab atas pelaksanaan responsible for implementing established legal risk
kebijakan dan strategi pengelolaan risiko hukum management policies and strategies in coordination
yang telah ditetapkan dengan berkoordinasi with the Corporate Secretary Division.
dengan Divisi Corporate Secretary. b. The Compliance Division and Corporate Secretary
b. Divisi Kepatuhan dan Divisi Corporate Secretary Division report legal risk exposures periodically to the
melaporkan eksposur risiko hukum secara Risk Management Division.
berkala kepada Divisi Manajemen Risiko. c. In the event of a problem related to Litigation, the
c. Dalam hal terjadinya masalah terkait Litigasi, Corporate Secretary Division together with related
Divisi Corporate Secretary bersama dengan unit work units are responsible for controlling and
kerja terkait bertanggung jawab mengontrol evaluating policy steps to minimize losses due to the
dan mengevaluasi langkah kebijakan guna problem.
meminimalisir kerugian akibat permasalahan
tersebut.
2. 2nd line of defense 2. 2nd line of defense
Divisi Manajemen Risiko dan Divisi Kepatuhan The Risk Management Division and Compliance Division
memiliki tanggungjawab mengevaluasi dan mengkaji are responsible for evaluating and reviewing all policies
seluruh kebijakan terkait dengan manajemen risiko related to legal risk management and all types of
hukum serta seluruh jenis perjanjian yang dikelola agreements managed by the bank.
oleh bank.
3. 3rd line of defense 3. 3rd line of defense
Divisi Audit Intern & Anti Fraud bertanggung The Internal Audit & Anti Fraud Division is responsible for
jawab melakukan pengujian efektivitas Penerapan testing the effectiveness of the Implementation of Legal
Manajemen Risiko hukum terhadap kesesuaian Risk Management against the conformity of internal and
kebijakan internal maupun kebijakan eksternal. external policies.
b. Mekanisme Pengendalian Risiko Hukum b. Legal Risk Control Mechanism
Pengendalian Risiko Hukum meliputi pengendalian Legal Risk Control includes general control, human resource
secara umum, pengendalian sumber daya manusia dan control and control of organizational structure. Where the
pengendalian terhadap struktur organisasi. Dimana control is carried out in the form of:
pengendalian tersebut dilakukan dalam bentuk :
1) Satuan kerja bidang hukum (legal department) harus 1) The legal department must carry out periodic evaluations
melakukan evaluasi secara berkala terhadap kontrak/ of contracts/agreements between the Bank and other
782 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 783
Eksposur Risiko
Exposure Risk
perjanjian antara Bank dengan pihak lain, antara lain parties, including:by re-evaluating the effectiveness of
dengan cara melakukan penilaian kembali terhadap the enforceability process in order to check the validity of
efektivitas proses enforceability tersebut guna the rights in the contract/agreement.
mengecek validitas hak dalam kontrak/perjanjian
tersebut.
2) Dalam hal Bank menerbitkan garansi seperti netting 2) In the event that the Bank issues guarantees such as
agreement, collateral pledges, dan margin calls maka netting agreements, collateral pledges, and margin
hal tersebut harus didukung oleh efektivitas dan calls, these must be supported by the effectiveness and
enforceability dokumen hukum. enforceability of legal documents.
3) Bank harus meningkatkan pengendalian risiko
hukum untuk memastikan: 3) Banks must improve legal risk controls to ensure:
1) Kesesuaian antara operasional, organisasi dan 1) Conformity between operations, organization and
pengendalian intern dengan ketentuan yang internal control with applicable provisions, codes of
berlaku, kode etik, dan strategi usaha; ethics and business strategies;
2) Kepatuhan terhadap prosedur internal; 2) Compliance with internal procedures;
3) Kualitas laporan keuangan; 3) Quality of financial reports;
4) Efektivitas dan efisiensi sistem informasi 4) Effectiveness and efficiency of information systems
manajemen risiko; dan risk management; and
5) Efektivitas penerapan komunikasi yang berkaitan 5) The effectiveness of implementing related
dengan dampak risiko hukum kepada seluruh communicationswith the impact of legal risks on all
pegawai pada setiap jenjang organisasi. employees at every level of the organization.
Risiko Reputasi - Pengungkapan Reputational Risk - DisclosureGeneral
Kualitatif Umum Qualitative
Pengungkapan risiko reputasi secara kualitatif mengenai: Qualitative disclosure of reputational risk regarding:
a. Organisasi manajemen risiko reputasi, termasuk a. Reputation risk management organization, including the
pelaksanaan manajemen risiko untuk risiko reputasi oleh implementation of risk management for reputation risk
unit-unit terkait (corporate secretary, humas, dan unit by related units (corporate secretary, public relations, and
bisnis terkait); related business units);
Dalam rangka Penerapan Manajemen Risiko reputasi In order to implement effective reputational risk management,
yang efektif, Bank Sulselbar menyusun struktur Bank Sulselbar has prepared an organizational structure that
organisasi yang sesuai dengan tujuan dan kebijakan is in accordance with the objectives and business policies,
usaha, ukuran dan kompleksitas serta kemampuan size and complexity and capabilities of the Bank. The Bank's
Bank. Struktur organisasi Bank harus dirancang organizational structure must be designed to ensure that
untuk memastikan bahwa satuan kerja yang berfungsi the work unit that functions to implement the reputational
melakukan pelaksana Kebijakan Manajemen Risiko risk management policy is independent of the work unit
reputasi adalah independen terhadap satuan kerja yang that performs the internal control function (Internal Audit
melakukan fungsi pengendalian intern (Divisi Audit & Anti Fraud Division), and is also independent of the Risk
Intern & Anti Fraud), serta independen pula terhadap Management Division.
Divisi Manajemen Risiko.
1) 1st line of defense 1) 1st line of defense
a) Divisi Corporate Secretary bertanggung jawab a) The Corporate Secretary Division is responsible for
mengkomunikasikan kepada seluruh unit kerja communicating to all work units to maintain the
untuk menjaga citra bank dimata masyarakat bank's image in the eyes of the public in terms of
dalam hal pelayanan PRIMA, Corporate Image PRIMA service, Corporate Image and compliance
serta budaya kepatuhan. culture.
b) Seluruh unit kerja bertanggung jawab untuk b) All work units are responsible for managing
mengelola risiko reputasi jika terdapat publikasi reputational risk if there is negative publication or
negatif ataupun komplain dari nasabah. complaints from customers.
BANK SULSELBAR 783
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 784
c) Divisi Corporate Secretary memantau dan c) The Corporate Secretary Division monitors and
mengevaluasi events yang menyebabkan evaluates events that cause negative publicity to the
terjadinya pubilkasi negatif kepada bank. bank.
2) 2nd line of defense 2) 2nd line of defense
Divisi Manajemen Risiko dan Divisi Kepatuhan The Risk Management Division and Compliance Division
melakukan evaluasi terhadap implementasi evaluate the implementation of the Reputation Risk
Kebijakan Manajemen Risiko Reputasi keseluruh Management Policy across all work units and provide
unit kerja serta memberikan masukan untuk input to minimize the potential for Reputation Risk.
meminimalisir potensi terjadinya Risiko Reputasi.
3) 3rd line of defense 3) 3rd line of defense
Divisi Audit Intern & Anti Fraud bertanggung The Internal Audit & Anti Fraud Division is responsible
jawab melakukan pengujian efektivitas Penerapan for testing the effectiveness of the Implementation of
Manajemen Risiko reputasi dalam hal pelaksanaan Reputation Risk Management in terms of implementing
pelayanan PRIMA serta penyelesaian laporan PRIMA services and resolving customer complaint
pengaduan nasabah keseluruh unit kerja terkait. reports to all related work units.
b. Kebijakan dan mekanisme dalam rangka meningkatkan b. Policies and mechanisms in order to improve the quality
kualitas pelayanan kepada nasabah dan pemangku of service to customers and other stakeholders to control
kepentingan lainnya untuk mengendalikan risiko reputation risk; and the Bank identifies reputation risk so
reputasi; dan that things that cause bank reputation risk events can be
Bank melakukan identifikasi risiko reputasi ditujukan agar defined, detected and classified. Then conduct Reputation
hal-hal yang menimbulkan peristiwa risiko Reputasi bank Risk measurements which are carried out in order to quantify/
dapat terdefinisikan, terdeteksi dan terklasifikasikan. determine the amount, scope and category of reputation risk
Kemudian melakukan pengukuran Risiko Reputasi as a database and information in monitoring and controlling
yang dilaksanakan guna mengkuantifisir/menentukan reputation risk. After that, the Bank monitors Reputation Risk
besaran, cakupan serta kategori risiko reputasi sebagai in the form of evaluations of negative publications, customer
basis data dan informasi dalam melakukan pemantauan complaints, reputation risk exposure, reputation risk limits
serta pengendalian risiko reputasi. Setelah itu Bank and tolerances, reliability of the reputation risk control
melakukan pemantauan Risiko Reputasi dilakukan dalam system, and implementation of risk management strategies.
bentuk evaluasi terhadap publikasi negatif, keluhan And after that, Reputation Risk control is carried out through
nasabah, eksposur risiko reputasi, limit dan toleransi the implementation of activities, techniques, programs and
risiko reputasi, kehandalan sistem pengendalian risiko procedures in anticipating and/or fencing reputation risk.
reputasi, dan implementasi strategi manajemen risiko.
Dan setelah itu dilakukan pengendalian Risiko Reputasi
dilakukan melalui pelaksanaan kegiatan-kegiatan, teknik-
teknik, program dan prosedur dalam mengantisipasi dan/
atau memagari risiko reputasi.
c. Pengelolaan risiko reputasi pada saat krisis. c. Managing reputational risk in times of crisis.
Bank akan melakukan identifikasi,pengukuran, The Bank will identify, measure, monitor and control matters
pemantauan serta pengendalian terhadap hal-hal yang that have the potential for reputational risk, especially during
memiliki potensi risiko reputasi terutama pada saat times of crisis.
krisis.
784 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 785
Eksposur Risiko
Exposure Risk
Risiko Stratejik - Pengungkapan Strategic Risk - DisclosureGeneral
Kualitatif Umum Qualitative
Pengungkapan risiko stratejik secara kualitatif mengenai: Qualitative strategic risk disclosure regarding:
a. Organisasi manajemen risiko stratejik; a. Strategic risk management organization;
Dalam rangka Penerapan Manajemen Risiko Strategik In order to implement effective Strategic Risk Management,
yang efektif, Bank menyusun struktur organisasi yang the Bank establishes an organizational structure that is in
sesuai dengan tujuan dan kebijakan usaha, ukuran accordance with the objectives and business policies, size
dan kompleksitas serta kemampuan Bank, khususnya and complexity and capabilities of the Bank, especially
dalam memantau pencapaian target corporate plan dan in monitoring the achievement of corporate plan targets
rencana bisnis bank. Struktur organisasi Bank harus and the bank's business plan. The Bank's organizational
dirancang untuk memastikan bahwa satuan kerja yang structure must be designed to ensure that the work unit that
berfungsi sebagai pelaksana suatu kebijakan (risk taking functions as the implementer of a policy (risk taking unit)
unit) adalah independen terhadap satuan kerja yang is independent of the work unit that performs the internal
melakukan fungsi pengendalian intern (Divisi Audit control function (Internal Audit & Anti Fraud Division), and is
Intern & Anti Fraud), serta independen pula terhadap also independent of the Risk Management Division.
Divisi Manajemen Risiko.
1. 1st line of defense 1. 1st line of defense
Divisi Strategic Initiative Management Office (SIMO) The Strategic Initiative Management Office (SIMO) Division
bertanggung jawab untuk menyusun Corporate plan is responsible for preparing the Corporate plan (hereinafter
(untuk selanjutnya disebut Corplan) sesuai dengan referred to as Corplan) in accordance with the Company's
Visi & Misi Perusahaan. Corporate plan yang telah Vision & Mission. The Corporate plan that has been approved
disetujui oleh Dewan Komisaris & Direksi kemudian by the Board of Commissioners & Directors is then described
dijabarkan kedalam Rencana Bisnis Bank (untuk in the Bank's Business Plan (hereinafter referred to as RBB).
selanjutnya disebut RBB).
Penyusunan CorPlan dan RBB telah The preparation of CorPlan and RBB has considered various
mempertimbangkan berbagai faktor risiko dan risk factors and the bank's ability to manage risk as well as
kemampuan bank mengelola risiko serta kemampuan the Capital's ability to absorb risk (adjusted to the Bank's
Permodalan menyerap risiko (disesuaikan dengan Risk Appetite). The SIMO Division monitors the achievement
Risk Appetite Bank). Divisi SIMO melakukan of RBB and CorPlan, and provides advice and considerations
pemantauan terhadap pencapaian RBB dan CorPlan, to the Board of Directors if there is a deviation.
serta memberikan saran dan pertimbangan kepada
Direksi jika terdapat deviasi.
Seluruh Unit Kerja bertanggung jawab untuk All Work Units are responsible for managing Strategic Risk
mengelola Risiko Strategik melalui evaluasi through evaluating the achievement of the Related Unit's
pencapaian Rencana Bisnis Unit Terkait. Business Plan.
2. 2nd line of defense 2. 2nd line of defense
Divisi Manajemen Risiko dan Divisi Kepatuhan The Risk Management Division and Compliance Division
bersama-sama melakukan monitoring serta evaluasi jointly monitor and evaluate the implementation of policies
terhadap impelementasi kebijakan yang diterapkan applied to meet the CorPlan and RBB targets.
untuk memenuhi target CorPlan dan RBB.
Divisi Manajemen Risiko dan Divisi Kepatuhan dapat The Risk Management Division and Compliance Division can
memberikan saran-saran terhadap kebijakan yang provide advice on policies that have long-term impacts.
berdampak jangka panjang.
BANK SULSELBAR 785
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 786
3. 3rd line of defense 3. 3rd line of defense
Divisi Audit Intern & Anti Fraud bertanggung The Internal Audit & Anti Fraud Division is responsible for
jawab melakukan pengujian efektivitas Penerapan testing the effectiveness of the Implementation of Strategic
Manajemen Risiko strategik terhadap kesesuaian Risk Management against the conformity of CorPlan and
kebijakan CorPlan dan RBB. RBB policies.
b. Kebijakan yang memungkinkan bank untuk dapat b. Policies that enable banks to identify and respond to changes
mengidentifikasi dan merespon perubahan lingkungan in the business environment, both external and internal;
bisnis, baik eksternal maupun internal;
ldentifikasi Risiko Stratejik ditujukan agar hal-hal yang Strategic Risk Identification is intended so that things that
menimbulkan Peristiwa Risiko Stratejik bank dapat give rise to Strategic Risk Events for the bank can be defined,
terdefinisikan, terdeteksi dan terklasifikasikan dalam detected and classified in the form of:
bentuk : 1. Detection and/or collection of factors that pose threats to
1. Pendeteksian dan/atau penghimpunan terhadap Strategic Risk Events in each Key Risk Area (KRA)
faktor-faktor yang menjadi ancaman (threats) 2. Detection of the controls needed and the controls
terhadap Peristiwa Risiko Stratejik pada setiap Key available for each factor causing the threat to occur.
Risk Area (KRA) 3. Determining the magnitude of the opportunities and
2. Pendeteksian pengendalian yang dibutuhkan dan impacts of eachthreats detected.
pengendalian yang tersedia atas setiap faktor
penyebab terjadinya ancaman
3. Penentuan besarnya peluang dan dampak dari setiap
ancaman (threats) yang terdeteksi.
c. Mekanisme untuk mengukur kemajuan yang dicapai dari c. Mechanisms for measuring progress achieved
rencana bisnis yang ditetapkan fromestablished business plan
Pencapaian rencana bisnis bank dilakukan dengan The achievement of the bank's business plan is carried out by
menilai setiap perkembangan ancaman ataupun assessing every development of threats or weaknesses of the
kelemahan bank yang berdampak terhadap pencapaian bank that have an impact on the achievement of the bank's
rencana bisnis bank business plan.
Risiko Kepatuhan - Pengungkapan Compliance Risk - DisclosureGeneral
Kualitatif Umum Qualitative
Pengungkapan risiko kepatuhan secara kualitatif mengenai: Qualitative disclosure of compliance risks regarding:
a. Organisasi manajemen risiko kepatuhan; a. Compliance risk management organization;
Dalam rangka Penerapan Manajemen Risikokepatuhan In order to implement effective compliance risk management,
yang efektif, Bank menyusun struktur organisasi yang the Bank establishes an organizational structure that is in
sesuai dengan tujuan dan kebijakan usaha, ukuran accordance with the objectives and business policies, size
dan kompleksitas serta kemampuan Bank. Struktur and complexity and capabilities of the Bank. The Bank's
organisasi Bank harus dirancang untuk memastikan organizational structure must be designed to ensure that all
bahwa seluruh unit kerja mampu mengimplementasikan work units are able to implement a culture of compliance and
budaya kepatuhan serta dapat melaksanakan segala can carry out all activities by referring to applicable policies
aktivitas dengan mengacu kepada kebijakan serta and regulations. All work units are expected to understand
regulasi yang berlaku. Seluruh Unit kerja diharapkan the intent and purpose of the policy in order to implement
dapat memahami maksud dan tujuan dari kebijakan compliance risk management effectively.
tersebut agar dapat melaksanakan manajemen risiko
kepatuhan secara efektif
786 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 787
Eksposur Risiko
Exposure Risk
1. 1st line of defense 1. 1st line of defense
Seluruh Unit Kerja bertanggung jawab atas All Work Units are responsible for implementing a culture
pelaksanaan budaya kepatuhan dilingkungan masing- of compliance in their respective environments. In
masing. Dalam manajemen risiko kepatuhan, seluruh compliance risk management, all work units must be able
unit kerja wajib mampu melaksanakan kebijakan dan to implement established compliance risk management
strategi pengelolaan risiko kepatuhan yang telah policies and strategies.
ditetapkan.
2. 2nd line of defense 2. 2nd line of defense
a. Divisi Kepatuhan dan Divisi Manajemen a. The Compliance Division and Risk Management
Risiko bertanggung jawab mengevaluasi Division are responsible for evaluating all internal
seluruh kebijakan internal bank dengan bank policies for compliance with laws, regulations,
kesesuaian terhadap undang-undang, regulasi, and other government regulations, as well as
serta peraturan pemerintah yang lain, serta monitoring all bank commitments to internal and
memonitoring seluruh komitmen-komitmen bank external auditors.
terhadap pemeriksa internal dan eksternal. b. The Compliance Division and Risk Management
b. Divisi Kepatuhan dan Divisi Manajemen Risiko Division are responsible for conducting reviews of all
bertanggung jawab melakukan kajian terhadap activities that have been carried out, or that will be
seluruh aktivitas yang telah dilakukan, maupun carried out in accordance with the bank's planning,
yang akan dilakukan sesuai dengan perencanaan as well as monitoring reporting to regulators.
bank serta memonitoring pelaporan kepada
regulator.
3. 3rd line of defense 3. 3rd line of defense
Divisi Audit Intern & Anti Fraud bertanggung jawab The Internal Audit & Anti Fraud Division is responsible
melakukan efektivitas Penerapan Manajemen Risiko for ensuring the effectiveness of the implementation
kepatuhan serta budaya kepatuhan keseluruh unit of Compliance Risk Management and a culture of
kerja terhadap kesesuaian dengan kebijakan internal compliance throughout all work units in accordance with
dan eksternal yang berlaku. applicable internal and external policies.
b. Strategi manajemen risiko dan efektivitas penerapan b. Risk management strategy and effectiveness of risk
manajemen risiko untuk risiko kepatuhan, terutama management implementation for compliance risk, especially
dalam rangka memastikan penyusunan kebijakan dan in order to ensure that the preparation of policies and
prosedur telah sesuai dengan standar yang berlaku procedures is in accordance with generally applicable
secara umum, ketentuan, dan/atau peraturan perundang- standards, provisions, and/or applicable laws and regulations;
undangan yang berlaku; dan and
Melalui proses identifikasi diharapkan dapat diketahui Through the identification process, it is expected to identify
berbagai jenis risiko kepatuhan yang melekat pada various types of compliance risks inherent in functional
aktivitas fungsional perkreditan, Treasury dan investasi, activities of credit, Treasury and investment, operations
operasional dan jasa, jasa pembiayaan perdagangan, and services, trade financing services, funding and debt
pendanaan dan instrumen hutang, teknologi sistem instruments, information system technology and MIS, up to
informasi dan MIS, sampai kepada pengelolaan sumber human resource management.
daya manusia.
Bank harus melakukan identifikasi dan analisis terhadap Banks must identify and analyze several factors that can
beberapa faktor yang dapat meningkatkan eksposur increase compliance risk exposure and have a quantitative
risiko kepatuhan dan berpengaruh secara kuantitatif impact on the Bank's profit and loss and capital, such as:
kepada rugi laba dan Permodalan Bank, seperti:
BANK SULSELBAR 787
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 788
a. Aktivitas usaha Bank, yaitu jenis dan kompleksitas a. Bank business activities, namely the type and complexity
usaha Bank, termasuk produk dan aktivitas baru; of the Bank's business, including new products and
b. Ketidakpatuhan Bank, yaitu jumlah (volume) activities;
dan materialitas ketidakpatuhan Bank terhadap b. Bank Non-Compliance, namely the amount (volume) and
kebijakan dan prosedur intern, peraturan perundang- materiality of the Bank's non-compliance with internal
undangan dan ketentuan yang berlaku, praktek dan policies and procedures, applicable laws and regulations,
standar etika bisnis yang sehat; dan sound business practices and ethical standards; and
c. Litigasi, yaitu jumlah dan materialitas dari tuntutan c. Litigation, namely the number and materiality of
litigasi dan keluhan nasabah. litigation claims and customer complaints.
c. Mekanisme pemantauan dan pengendalian risiko c. Compliance risk monitoring and control mechanisms.
kepatuhan. Based on compliance risk monitoring, recommendations can
Berdasarkan pemantauan risiko kepatuhan dapat be made regarding what still needs to be done/improved in
dihasilkan rekomendasi mengenai apa yang masih harus Compliance Risk management, either at the Group or Branch
dikerjakan/disempurnakan dalam pengelolaan Risiko level itself.
Kepatuhan, baik oleh tingkat Grup atau Cabang sendiri.
Jenis dan intensitas pemantauan risiko kepatuhan ini The types and intensity of compliance risk monitoring are
dibedakan sebagai berikut : distinguished as follows:
a. Pemantauan yang dilaksanakan pada tingkat unit a. Monitoring carried out at the unit level that carries
yang melaksanakan suatu aktivitas/transaksi, out an activity/transaction, where the responsibility
dimana tanggung jawab pelaksananya adalah Kontrol for implementing it is the Branch Internal Control/
Intern Cabang/Petugas/Pejabat Kepatuhan Cabang Officer/Branch Compliance Officer, should be carried
sebaiknya dilaksanakan segera setelah suatu regulasi out immediately after a new regulation or change in
baru ataupun perubahan regulasi akan diterapkan regulation will be implemented in the near future and
dalam waktu dekat dan dilakukan secara berkala carried out periodically according to schedule.
sesuai jadwal. b. Monitoring carried out by the Compliance Division is
b. Pemantauan yang dilakukan oleh Divisi Kepatuhan, carried out periodically on all of the Bank's compliance
dilakukan secara berkala terhadap seluruh eksposur risk exposures.
risiko kepatuhan Bank. c. Monitoring by the Risk Management Division is more of
c. Pemantauan oleh Divisi Manajemen Risiko lebih a coordination nature, namely integrating the monitoring
bersifat koordinasi, yakni mengintegrasikan output output that has been implemented by the Compliance
pemantauan yang telah dilaksanakan oleh Grup Group with the monitoring results of the development of
Kepatuhan dengan hasil pemantauan terhadap compliance risk losses from other Groups.
perkembangan kerugian risiko kepatuhan dari Grup
lain.
Pengendalian Risiko Kepatuhan dilakukan dalam bentuk: Compliance Risk Control is carried out in the form of:
1. Memastikan bahwa operasional Bank dijalankan oleh 1. Ensuring that Bank operations are run by adequate Human
Sumber Daya Manusia yang memadai. Resources.
2. Memastikan bahwa struktur organisasi bank mampu 2. Ensuring that the bank's organizational structure is able to
mendukung efektivitas pelaksanaan manajemen risiko support the effective implementation of compliance risk
kepatuhan. management.
3. Memastikan teknologi informasi yang digunakan telah 3. Ensuring that the information technology used is able to
mampu meminimalisir risiko kepatuhan Bank. minimize the Bank's compliance risks.
4. Memastikan aktivitas operasional Bank telah dijalankan 4. Ensuring that the Bank's operational activities are carried
dengan suatu kebijakan, sistem dan prosedur yang out with policies, systems and procedures that support,
mendukung terutama dalam mengelola risiko tertentu especially in managing certain risks that could endanger the
yang dapat membahayakan kelangsungan usaha Bank. Bank's business continuity.
788 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 789
Eksposur Risiko
Exposure Risk
5. Memastikan penanganan atas peristiwa risiko kepatuhan 5. Ensuring handling of compliance risk eventsthat occurs, does
yang terjadi, tidak menimbulkan risiko yang lebih besar not pose a greater risk as an effort to control the impact of
sebagai upaya dalam mengendalikan dampak kerugian losses that arise and/or do not.
yang ditimbulkan dan/atau tidak. 6. Minimize the recurrence of compliance risk events that have
6. Meminimalkan kejadian berulang dari peristiwa risiko occurred.
kepatuhan yang telah terjadi.
Tata Kelola – Kebijakan Remunerasi Governance – Remuneration Policy
Kebijakan remunerasi yang ditetapkan PT Bank Sulselbar The remuneration policies set by PT Bank Sulselbar include:
antara lain: a. Remuneration of the Board of Commissioners;
a. Remunerasi Dewan Komisaris; Remuneration for the Board of Commissioners consists of
Remunerasi bagi Dewan Komisaris terdiri dari fixed remuneration in the form of honorariums, holiday
Remunerasi tetap berupa honorarium, tunjangan hari allowances (THR), official vehicle facilities, health care
raya (THR), fasilitas kendaraan dinas, fasilitas perawatan facilities, awards, and variable remuneration in the form of
kesehatan, penghargaan, dan remunerasi variabel production services.
berupa jasa produksi.
b. Remunerasi Direksi ; b. Remuneration of Directors;
Remunerasi bagi Direksi terdiri dari Remunerasi tetap Remuneration for the Board of Directors consists of fixed
berupa gaji dasar, tunjangan, tunjangan catu, tunjangan remuneration in the form of basic salary, allowances, supply
hari raya, tunjangan cuti, insentif akhir tahun, fasilitas allowances, holiday allowances, leave allowances, year-
kendaraan dinas, fasilitas tagihan listrik, air, telepon dan end incentives, official vehicle facilities, electricity, water,
handphone, fasilitas rumah dinas untuk Direktur Utama, telephone and mobile phone bill facilities, official residence
fasilitas perawatan kesehatan Direksi dan keluarga, facilities for the President Director, health care facilities for
penghargaan dan remunerasi variabel berupa jasa the Board of Directors and their families, awards and variable
produksi dan bonus. remuneration in the form of production services and bonuses.
c. Remunerasi Pegawai ; c. Employee Remuneration;
Remunerasi bagi Pegawai terdiri dari remunerasi tetap Remuneration for employees consists of fixed remuneration
berupa gaji dasar, tunjangan kinerja, tunjangan jabatan, in the form of basic salary, performance allowance, position
tunjangan pangan, tunjangan sandang, tunjangan lauk allowance, food allowance, clothing allowance, side dish
pauk, tunjangan cuti, tunjangan insidentil, diberikan allowance, leave allowance, incidental allowance, given in the
dalam rangka (tahun ajaran sekolah, memasuki bulan context of (school year, entering the holy month of Ramadan,
suci ramadhan, akhir tahun), tunjangan insentif, end of year), incentive allowance, holiday allowance (THR),
tunjangan hari raya (THR), tunjangan pajak, penghargaan tax allowance, length of service award, other allowances
masa kerja, tunjangan lainnya yang telah diatur dalam that have been regulated in separate provisions and variable
ketentuan tersendiri dan remunerasi variabel berupa remuneration in the form of production services.
jasa produksi.
Tata Kelola – Laporan Remunerasi Governance – Report on Remuneration
Yang Didapatkan Pada Tahun Buku Received in the Fiscal Year
Jumlah Diterima dalam 1 tahun 2023 Jumlah Diterima dalam 1 tahun 2023
Dewan Komisaris Direksi DPS Pegawai
No. Jenis Remunerasi Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah
Remunerasi yang Bersifat
1 3 7.395.556.264 6 17.091.554.596 1 57.050.587 58 9.548.082.354
Variabel
BANK SULSELBAR 789
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 790
Jumlah Diterima dalam 1 tahun 2023 Jumlah Diterima dalam 1 tahun 2023
Dewan Komisaris Direksi DPS Pegawai
No. Jenis Remunerasi Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah
Remunerasi yang Bersifat
Variabel yang ditangguhkan
dalam bentuk tunai dan/
2
atau saham atau instrumen
- - - - - - - -
yang berbasis saham yang
diterbitkan Bank
Jumlah total Remunerasi
3 yang Bersifat Variabel yang 3 324.798.620 6 708.152.499 - - - -
ditangguhkan
Jumlah penerima dan
jumlah total Remunerasi
yang Bersifat Variabel yang
dijamin tanpa syarat akan
4 diberikan oleh Bank kepada
calon Direksi, calon Dewan - - - - - - - -
Komisaris, Calon DPS, dan/
atau calon pegawai selama 1
(satu) tahun pertama kerja
Total 6 7.720.354.884 12 17.799.707.095 1 57.050.587 58 9.548.082.354
Tata Kelola – Remunerasi Yang Governance – RemunerationVariable in
Bersifat Variabel Nature
Total remunerasi variabel untuk Direksi, Dewan Komisaris The total variable remuneration for the Board of Directors,
dan Pegawai pada tahun 2023 ditetapkan sebesar Rp. Board of Commissioners and Employees in 2023 is set at IDR
17.144.129.946,- untuk Dewan Komisaris, kemudian Rp. 17,144,129,946 for the Board of Commissioners, then IDR
18.625.178.439,- untuk Direksi, Rp. 325.500.000,- untuk 18,625,178,439 for the Board of Directors, IDR 325,500,000
DPS, serta Rp. 27.434.076.279,- untuk Pegawai (Pemimpin for the DPS, and IDR 27,434,076,279 for Employees (Division
Divisi, Pemimpin Cabang). Besaran remunerasi dihitung Leaders, Branch Managers). The amount of remuneration is
proporsional sesuai dengan masa jabatan masing-masing calculated proportionally according to the term of office of each
Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai. Director, Board of Commissioners and Employee.
Tata Kelola – Remunerasi Yang Governance – Deferred Variable
Bersifat Variabel Yang Ditangguhkan Remuneration
Total remunerasi variabel yang ditangguhkan untuk The total deferred variable remuneration for the Board of
Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai Tahun pada tahun Directors, Board of Commissioners and Employees in 2023 is
2023, ditetapkan sebesar Rp. 920.051.338,-. Perhitungan set at Rp. 920,051,338. The calculation of the deferred Variable
Remunerasi Variabel yang ditangguhkan kepada Dewan Remuneration for the Board of Commissioners and Board of
Komisaris dan Direksi dihitung sejak ditetapkannya Dewan Directors is calculated since the Board of Commissioners and
Komisaris dan Direksi tersebut sebagai Material Risk Takers Board of Directors are determined as Material Risk Takers (MRT)
(MRT) dan jangka waktu penangguhan remunerasi variabel and the period of deferral of variable remuneration is 3 (three)
adalah selama 3 (tiga) tahun dan akan dikembalikan secara years and will be returned pro rata in each year of deferral.
prorata pada setiap tahun penangguhan.
Risiko Imbal Hasil - Pengungkapan Return Risk - DisclosureGeneral
Kualitatif Umum Qualitative
Pengungkapan risiko imbal hasil secara kualitatif mengenai: Qualitative risk disclosure regarding:
790 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 791
Eksposur Risiko
Exposure Risk
a. Organisasi manajemen risiko imbal hasil; a. Return risk management organization;
Bank melalui Satuan Kerja Manajemen Risiko memantau The Bank, through the Risk Management Work Unit,
dan mengevaluasi akurasi dan validitas data yang monitorsand evaluate the accuracy and validity of data used
digunakan oleh Bank terkait risiko imbal hasil, dan Unit by the Bank related to yield risk, and the Sharia Business Unit
Usaha Syariah melakukan kontrol dan analisis risiko carries out control and analysis of the Bank's yield activity
aktivitas imbal hasil Bank termasuk proyeksi arus kas di risk including future cash flow projections and emergency
masa depan serta sumber-sumber pendanaan darurat. funding sources.
b. Strategi dalam menghasilkan laba atau pendapatan; b. Strategy in generating profit or income; Calculating the ratio
Melakukan perhitungan rasio pembiayaan berbasis utang of debt-based financing to profit-sharing financing, the ratio
piutang terhadap pembiayaan berbasis bagi hasil, rasio of problematic financing to total financing, and the ratio of
pembiayaan bermasalah terhadap total pembiayaan, dan profit before tax to average total assets.
rasio laba sebelum pajak terhadap rata-rata total asset.
c. Mekanisme pemantauan dan pengendalian risiko imbal c. Mechanism for monitoring and controlling yield risk;
hasil; The Bank monitors and controls the risk of returns, one of
Bank melakukan pemantauan dan pengendalian risiko which is from the risk profile of returns submitted by the risk
imbal hasil salah satunya dari profil risiko imbal hasil management work unit to the sharia business unit. The Bank
yang disampaikan oleh satuan kerja manajemen risiko has set a Risk Appetite for the risk of returns.
kepada unit usaha syariah. Bank telah menetapkan Risk
Appetite untuk risiko imbal hasil.
Risiko Investasi - Pengungkapan Investment Risks - DisclosureGeneral
Kualitatif Umum Qualitative
Pengungkapan risiko investasi secara kualitatif mengenai: Qualitative disclosure of investment risks regarding:
a. Organisasi manajemen risiko investasi; a. Investment risk management organization;
Bank melalui Satuan Kerja Manajemen Risiko The Bank through the Risk Management Work Unit evaluates
mengevaluasi akurasi dan validitas data yang digunakan the accuracy and validity of the data used by the Bank to
oleh Bank untuk mengukur risiko investasi dan measure investment risk and monitor the implementation of
memantau implementasi pengelolaan yang dilakukan management carried out and prepared by the Sharia Business
dan disusun oleh Unit Usaha Syariah dan pelaksanaannya Unit and its implementation at Branch Offices related to the
pada Kantor Cabang terkait dengan eksposur risiko yang risk exposure managed.
dikelola.
b. Strategi menjaga kualitas pembiayaan berbasis bagi b. Strategy to maintain the quality of financing based on profit
hasil; sharing;
Melakukan penilaian terhadap Komposisi dan Tingkat Conducting assessments on the Composition and
Konsentrasi Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil, Kualitas Concentration Level of Profit Sharing-Based Financing, the
Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil, dan Faktor Eksternal Quality of Profit Sharing-Based Financing, and External
Debitur. Menjaga rasio pembiayaan berbasis bagi hasil Debtor Factors. Maintaining the ratio of profit sharing-based
terhadap pembiayaan berbasis utang piutang. financing to debt receivable-based financing.
c. Mekanisme pemantauan dan pengendalian risiko c. Investment risk monitoring and control mechanisms
investasi The Bank monitors and controls investment risks by one of
Bank melakukan pemantauan dan pengendalian risiko the ways, namely by submitting a monthly investment risk
investasi dengan cara salah satunya menyampaikan profile to the Sharia Business Unit. The Bank has set a Risk
profil risiko investasi secara bulanan kepada Unit Usaha Appetite for investment risks.
Syariah. Bank telah menetapkan Risk Appetite untuk
risiko investasi.
BANK SULSELBAR 791
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 792
INDEKS OJK OJK Index
Page 793
Page 794
INDEKS OJK
OJK INDEX
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
UMUM
Laporan Tahunan harus dicetak dan dijilid. √ POJK 29
Laporan Tahunan harus dapat diperbanyak
dalam bentuk salinan dokumen cetak dan √ POJK 29
salinan dokumen elektronik.
Laporan Tahunan wajib disajikan dalam
√ POJK 29
Bahasa Indonesia dan bahasa asing
Laporan Tahunan wajib dimuat dalam Situs
Web Emiten atau Perusahaan Publik pada
tanggal yang sama dengan penyampaian √ POJK 29
Laporan Tahunan kepada Otoritas Jasa
Keuangan.
KILAS KINERJA
Informasi memuat antara lain:
1. Pendapatan/penjualan. 22 SEOJK 16
2. Laba bruto. 22
3. Laba Operasional. 22
4. Laba sebelum pajak. 22 SEOJK 9
5. Laba bersih. 22
6. Laba (rugi). 22 SEOJK 16
7. Total laba (rugi) komprehensif. 22 SEOJK 9
8. Jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada
N/A SEOJK 16
pemilik entitas induk dan kepentingan non pengendali.
Ikhtisar data keuangan penting memuat
9. Total laba (rugi) komprehensif. 22
informasi keuangan yang disajikan dalam
bentuk perbandingan selama 3 (tiga) tahun 10. Jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat SEOJK 16
buku atau sejak memulai usahanya jika Emiten diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan N/A
atau Perusahaan Publik tersebut menjalankan kepentingan non Pengendali.
kegiatan usahanya kurang dari 3 (tiga) tahun.
11. Laba (rugi) per saham. 22
12. Jumlah aset. 20 SEOJK 9
13. Jumlah liabilitas. 21 SEOJK 16
14. Jumlah ekuitas. 21
15. Dana pihak ketiga. 20, 25-26
SEOJK 9
16. Pinjaman yang diterima. 21
17. Rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset. 24
18. Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas. 24
SEOJK 16
19. Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan. 24
20. Rasio lancar.
794 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 795
Indeks OJK
OJK Index
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
21. Rasio liabilitas terhadap ekuitas. 25
SEOJK 16
22. Rasio liabilitas terhadap jumlah aset. 25
23. Rasio KPMM. 24
24. Aset produktif.
25. Rasio Non-performing Loans (NPL). 24
26. Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan
24
Operasional (BOPO).
27. Cost to Income Ratio (CIR). 24 SEOJK 9
28. Rasio Net Interest Margin (NIM). 24
29. Persentase pelanggaran dan pelampauan Batas
25
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
30. Rasio Giro Wajib Minimum (GWM). 25
31. Rasio Posisi Devisa Neto (PDN). 25
32. Informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan
SEOJK 9
dengan emiten atau perusahaan publik dan jenis 24-25
SEOJK 16
industrinya.
Informasi saham bagi Perusahaan Terbuka paling sedikit
memuat:
1. Saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa
triwulan yang disajikan dalam bentuk perbandingan
selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit
memuat:
a. Jumlah saham yang beredar.
SEOJK 16
b. Kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada bursa
27
efek tempat saham dicatatkan.
c. Harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan
berdasarkan harga pada bursa efek tempat saham
dicatatkan.
d. Volume perdagangan pada bursa efek tempat
saham dicatatkan.
Informasi dalam huruf b), huruf c) dan huruf d) hanya
diungkapkan jika sahamnya tercatat di bursa efek.
Informasi disajikan dalam bentuk grafik dan tabel.
Informasi Saham
2. Dalam hal terjadi aksi korporasi yang menyebabkan
terjadinya perubahan pada saham, seperti pemecahan
saham (stock split), penggabungan saham (reverse
stock), dividen saham, saham bonus, perubahan
nilai nominal saham, penerbitan Efek konversi, serta
penambahan dan pengurangan modal, informasi saham
sebagaimana dimaksud pada angka 1) ditambahkan
penjelasan paling sedikit mengenai:
a. Tanggal pelaksanaan aksi korporasi.
27 SEOJK 16
b. Rasio pemecahan saham (stock split),
penggabungan saham (reverse stock), dividen
saham, saham.
c. Bonus, jumlah Efek konversi yang diterbitkan, dan
perubahan nilai nominal saham.
d. Jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi
korporasi.
e. Jumlah Efek konversi yang dilaksanakan (jika ada).
f. Harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi.
BANK SULSELBAR 795
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 796
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
3. Dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan
saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan
saham (delisting) dalam tahun buku, dijelaskan
27 SEOJK 16
alasan penghentian sementara perdagangan saham
(suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham
(delisting) tersebut.
4. Dalam hal penghentian sementara perdagangan saham
(suspension) sebagaimana dimaksud pada angka 3) dan/
atau proses pembatalan pencatatan saham (delisting)
masih berlangsung hingga akhir periode Laporan
27 SEOJK 16
Tahunan, dijelaskan tindakan yang dilakukan untuk
menyelesaikan penghentian sementara perdagangan
saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan
saham (delisting) tersebut.
LAPORAN DIREKSI DAN DEWAN
KOMISARIS
Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian singkat
mengenai:
1. Kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
memuat:
a. Strategi dan kebijakan strategis Emiten atau
SEOJK 9
Perusahaan Publik (termasuk untuk UUS apabila 47
SEOJK 16
Bank memiliki UUS).
b. Peranan Direksi dalam perumusan strategi dan
48
kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik.
c. Proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan SEOJK 16
implementasi strategi Emiten atau Perusahaan 48
Publik.
d. Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan
49
yang ditargetkan Emiten atau Perusahaan Publik. SEOJK 9
e. Kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan SEOJK 16
50
Publik.
f. Struktur organisasi.
Laporan Direksi
g. Aktivitas utama. 40
h. Teknologi informasi. 41
i. Jenis produk dan jasa yang ditawarkan, termasuk
penyaluran kredit kepada debitur usaha mikro, 44
kecil, dan menengah.
j. Tingkat suku bunga penghimpunan dan penyediaan
44
dana.
k. Perkembangan perekonomian dan target pasar. 43 SEOJK 9
l. Jaringan kerja dan mitra usaha di dalam dan/atau di
40
luar negeri.
m. Jumlah, jenis, dan lokasi kantor. 40
n. Kepemilikan Direksi, Dewan Komisaris, dan
55
pemegang saham dalam kelompok usaha Bank.
o. Perubahan-perubahan penting yang terjadi pada
Bank dan kelompok usaha Bank dalam tahun yang 55
bersangkutan.
796 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 797
Indeks OJK
OJK Index
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
p. Hal-hal penting yang diperkirakan terjadi pada
51
masa mendatang.
q. Sumber daya manusia meliputi jumlah, tingkat
pendidikan, pelatihan, dan pengembangan sumber 42
daya manusia.
2. Gambaran tentang prospek usaha Emiten atau
50 SEOJK 9
Perusahaan Publik.
SEOJK 16
3. Penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik. 53
Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat uraian
singkat mengenai:
1. Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai
pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik, termasuk 59
pengawasan Dewan Komisaris dalam perumusan dan
implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik SEOJK 16
yang dilakukan oleh Direksi. SEOJK 9
Laporan Dewan Komisaris 2. Pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan
63
Publik yang disusun oleh Direksi.
3. Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau
63
Perusahaan Publik.
4. Perubahan komposisi Dewan Komisaris (jika ada) dan
67
alasan perubahannya.
SEOJK 9
5. Frekuensi dan cara pemberian nasihat kepada anggota
66
Direksi.
Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan
Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan
Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan
Surat Pernyataan Anggota Direksi dan SEOJK 16
Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan Tahunan 70
Anggota Dewan Komisaris POJK 29
disusun sesuai dengan format Surat Pernyataan Anggota
Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung
Jawab atas Laporan Tahunan.
PROFIL PERUSAHAAN
Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk
kantor cabang atau kantor perwakilan yang memungkinkan
masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai Emiten
atau Perusahaan Publik, meliputi:
SEOJK 9
Nama dan alamat lengkap perusahaan 1. Alamat 74
SEOJK 16
2. Nomor telepon
3. Alamat surat elektronik
4. Alamat situs web
Memuat informasi antara lain:
Nama dan alamat entitas anak dan/atau 1. Nama dan alamat entitas anak, meliputi:
kantor cabang atau kantor perwakilan (jika a. Alamat
ada) b. Nomor telepon
c. Alamat surat elektronik
SEOJK 9
d. Alamat situs web 76, 152
SEOJK 16
2. Nama dan alamat kantor cabang/perwakilan, meliputi:
a. Alamat
b. Nomor telepon
c. Alamat surat elektronik
d. Alamat situs web
BANK SULSELBAR 797
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 798
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
Catatan: apabila perusahaan tidak memiliki entitas anak,
kantor cabang, dan kantor perwakilan, agar diungkapkan.
Mencakup antara lain: tanggal/tahun pendirian, nama,
Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan perubahan nama perusahaan (jika ada), dan tanggal efektif
perubahan nama perusahaan. SEOJK 9
Publik 84-85
SEOJK 16
Catatan: apabila perusahaan tidak pernah melakukan
perubahan nama, agar diungkapkan.
Mencakup:
Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan 1. Visi Perusahaan 86
SEOJK 9
2. Misi Perusahaan 87 SEOJK 16
3. Pernyataan mengenai budaya perusahaan (corporate
88
culture) yang dimiliki Perusahaan.
Uraian mengenai antara lain:
1. Kegiatan usaha perusahaan menurut anggaran dasar
90-91 SEOJK 9
Kegiatan Usaha terakhir.
SEOJK 16
2. Kegiatan usaha yang dijalankan. 90-91
3. Produk dan/atau jasa yang dihasilkan. 92-103
Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik.
Wilayah operasional merupakan wilayah atau daerah
Wilayah Operasional 104-105 SEOJK 16
pelaksanaan kegiatan operasional atau jangkauan dari
kegiatan operasional perusahaan.
Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam
bentuk bagan, paling sedikit sampai dengan struktur 1
SEOJK 9
Struktur Organisasi (satu) tingkat di bawah Direksi termasuk komite di bawah 106-107
SEOJK 16
Direksi (jika ada) dan komite di bawah Dewan Komisaris,
disertai dengan nama dan jabatan.
Daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala
Keanggotaan Asosiasi nasional maupun internasional yang berkaitan dengan 108 SEOJK 16
penerapan keuangan berkelanjutan.
Profil Direksi, paling sedikit memuat:
1. Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan
tanggung jawab.
2. Foto terbaru.
3. Usia.
4. Kewarganegaraan.
5. Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi.
6. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota SEOJK 9
Profil Direksi 110-121
Direksi pada Emiten atau Perusahaan Publik yang SEOJK 16
bersangkutan
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota
komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun
di luar Emiten atau Perusahaan Publik. Dalam hal
anggota Direksi tidak memiliki rangkap jabatan,
maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik.
798 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 799
Indeks OJK
OJK Index
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
7. Hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya,
anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama,
dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung
sampai kepada pemilik individu, meliputi nama
pihak yang terafiliasi. Dalam hal anggota Direksi SEOJK 9
tidak memiliki hubungan afiliasi, maka Emiten atau SEOJK 16
Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut. POJK 13
Hubungan keuangan dan hubungan keluarga anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris dengan anggota
Direksi lain, anggota Dewan Komisaris lain, dan/atau
pemegang saham pengendali Bank.
8. Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan
perubahannya. Dalam hal tidak terdapat perubahan
SEOJK 16
komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
1. Nama dan jabatan.
2. Foto terbaru.
3. Usia.
4. Kewarganegaraan.
5. Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi.
6. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota
Dewan Komisaris
SEOJK 9
b. Dasar hukum pengangkatan pertama kali sebagai
SEOJK 16
anggota Dewan Komisaris yang merupakan
komisaris independen pada Emiten atau
Perusahaan Publik yang bersangkutan.
c. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota
Profil Dewan Komisaris komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun 122-129
di luar Emiten atau Perusahaan Publik. Dalam hal
anggota Dewan Komisaris tidak memiliki rangkap
jabatan, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
d. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik.
7. Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris
lainnya, pemegang saham utama, dan pengendali baik
langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik
individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi.
SEOJK 9
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki SEOJK 13
hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik SEOJK 16
mengungkapkan hal tersebut. POJK 17
Hubungan keuangan dan hubungan keluarga anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris dengan anggota
Direksi lain, anggota Dewan Komisaris lain, dan/atau
pemegang saham pengendali Bank.
BANK SULSELBAR 799
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 800
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
8. Pernyataan independensi komisaris independen dalam
hal komisaris independen telah menjabat lebih dari 2
(dua) periode.
SEOJK 16
9. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris
dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat
perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut.
Termasuk susunan pejabat eksekutif beserta jabatan dan
Profil singkat pejabat eksekutif 134-141 SEOJK 9
ringkasan Riwayat hidup.
Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia,
Jumlah karyawan dan data pengembangan tingkat pendidikan, dan status ketenagakerjaan (tetap/ SEOJK 9
kompetensi karyawan. kontrak) dalam tahun buku. SEOJK 16
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk
142-143
tabel.
Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada
awal dan akhir tahun buku, yang terdiri dari informasi
mengenai:
1. Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau
145
lebih saham Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang
memiliki saham Emiten atau Perusahaan Publik.
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh 146
anggota Dewan Komisaris tidak memiliki saham, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut. SEOJK 9
SEOJK 16
3. Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham POJK 17
Emiten atau Perusahaan Publik oleh anggota Direksi
dan anggota Dewan Komisaris pada awal dan akhir
tahun buku, termasuk informasi mengenai pemegang
saham yang terdaftar dalam daftar pemegang saham
untuk kepentingan kepemilikan tidak langsung anggota -
Direksi dan anggota Dewan Komisaris.
Komposisi pemegang saham
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh
anggota Dewan Komisaris tidak memiliki kepemilikan
tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan
Publik, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
4. Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu
kelompok pemegang saham yang masing-masing
145 SEOJK 16
memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham Emiten
atau Perusahaan Publik.
5. Jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan
per akhir tahun buku berdasarkan klasifikasi:
a. Kepemilikan institusi lokal.
b. Kepemilikan institusi asing. SEOJK 16
146
c. Kepemilikan individu lokal.
d. Kepemilikan individu asing.
Informasi di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Informasi mengenai pemegang saham utama dan
pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, baik langsung SEOJK 9
Pemegang saham utama dan pengendali 152
maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu, SEOJK 16
yang disajikan dalam bentuk skema atau bagan.
800 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 801
Indeks OJK
OJK Index
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan
ventura bersama dimana Emiten atau Perusahaan Publik
memiliki pengendalian bersama entitas (jika ada), beserta
persentase kepemilikan saham, bidang usaha, total aset, SEOJK 9
Daftar entitas anak perusahaan ventura 152
dan status operasi entitas anak, perusahaan asosiasi, SEOJK 16
perusahaan ventura bersama.
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai
alamat entitas anak tersebut.
Bank yang merupakan bagian dari suatu kelompok usaha
dan/atau memiliki Entitas Anak, harus menambahkan
dengan:
Struktur kelompok usaha Bank yang meliputi:
a. Struktur kelompok usaha Bank, antara lain terdiri
dari Bank, Entitas Anak, perusahaan terelasi (sister
company), Entitas Induk sampai dengan ultimate
Informasi terkait dengan Kelompok Usaha
shareholder.
Bank 153 SEOJK 9
b. Struktur keterkaitan kepengurusan dalam kelompok
usaha Bank.
c. Pemegang saham yang bertindak atas nama pemegang
saham lain. Pengertian pemegang saham yang
bertindak atas nama pemegang saham lain adalah
pemegang saham perorangan atau entitas yang
memiliki tujuan bersama yaitu mengendalikan Bank,
berdasarkan atau tidak berdasarkan suatu perjanjian.
Kronologis pencatatan saham, jumlah saham, jumlah
saham tercatat setelah masing-masing tindakan korporasi
(corporate action), nilai nominal, dan harga penawaran
dari awal pencatatan hingga akhir tahun buku serta
nama bursa efek dimana saham Emiten atau Perusahaan
Kronologis pencatatan saham 153 SEOJK 16
Publik dicatatkan, termasuk pemecahan saham (stock
split), penggabungan saham (reverse stock), dividen
saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal saham,
pelaksanaan Efek konversi, pelaksanaan penambahan dan
pengurangan modal (jika ada).
Informasi pencatatan Efek lainnya yang belum jatuh tempo
pada tahun buku paling sedikit memuat nama Efek, tahun
Informasi pencatatan Efek lainnya 153 SEOJK 16
penerbitan, tingkat suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh
tempo, nilai penawaran, dan peringkat Efek (jika ada).
Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor
akuntan publik (KAP) beserta jaringan/asosiasi/aliansinya
meliputi:
1. Nama dan alamat.
2. Periode penugasan.
3. Informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan.
Informasi penggunaan jasa akuntan publik
4. Biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing- 154 SEOJK 16
(AP) dan kantor akuntan publik (KAP)
masing penugasan yang diberikan selama tahun buku.
5. Dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/
aliansinya, yang ditunjuk tidak memberikan jasa non
audit, maka diungkapkan mengenai informasi tersebut.
Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP dan KAP
beserta jaringan/asosiasi/aliansinya dapat disajikan dalam
bentuk tabel.
BANK SULSELBAR 801
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 802
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang
155 SEOJK 16
penunjang. pasar modal selain AP dan KAP.
Informasi memuat antara lain:
1. Nama penghargaan dan/atau sertifikasi (berskala
Penghargaan dan Sertifikasi.
nasional
dan internasional).
156-157 SEOJK 9
2. Tahun perolehan penghargaan dan/atau sertifikasi.
3. Badan pemberi penghargaan dan/atau sertifikasi.
4. Masa berlaku (untuk sertifikasi).
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN ATAS KINERJA PERUSAHAAN
1. Rencana jangka panjang (corporate plan). 215-219, SEOJK 13
Rencana Strategis Bank
2. Rencana jangka menengah dan pendek (business plan). 638-643 POJK 17
Tinjauan operasi per segmen usaha sesuai dengan jenis
industri Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
mengenai:
1. Penjelasan masing-masing segmen usaha. 225-256
2. Kinerja per segmen usaha, antara lain: 225-256
SEOJK 9
Tinjauan operasi per segmen usaha a. Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan
225-256 SEOJK 16
perkembangannya.
b. Peningkatan/penurunan kapasitas produksi. 225-256
226,
c. Penjualan/pendapatan usaha.
255-256
d. Profitabilitas. 253-256
Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup
perbandingan kinerja keuangan dalam 2 (dua) tahun
buku terakhir (dalam bentuk narasi dan tabel), penjelasan
tentang penyebab adanya perubahan dan dampak
perubahan tersebut, paling sedikit mengenai:
1. Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset. 257-270
2. Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang dan
270-278
total liabilitas. SEOJK 9
Uraian atas kinerja keuangan perusahaan 3. Penanaman dana (investasi dan pemberian kredit/ SEOJK 16
233-240
pembiayaan) dan total aset.
4. Dana pihak ketiga dan sumber pendanaan lain. 227-232
5. Ekuitas. 279
6. Pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan
281
komprehensif lain, dan total laba (rugi) komprehensif.
7. Arus kas. 289-292
8. Suku bunga dasar kredit. 238 SEOJK 9
Analisis kualitas aset produktif dan rasio
299-300 SEOJK 9
keuangan yang relevan.
Bahasan dan analisis tentang kemampuan Penjelasan tentang:
membayar utang dan tingkat kolektibilitas
1. Kemampuan membayar hutang, baik jangka pendek
piutang perusahaan, dengan menyajikan 293-296 SEOJK 16
(likuiditas) maupun jangka panjang (solvabilitas).
perhitungan rasio yang relevan sesuai dengan
jenis industri perusahaan. 2. Tingkat kolektibilitas piutang. 297-299
802 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 803
Indeks OJK
OJK Index
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
Penjelasan atas:
Bahasan tentang struktur modal (capital 1. Rincian struktur modal 301-303
structure) dan kebijakan manajemen atas 2. Kebijakan manajemen atas struktur modal (capital SEOJK 16
struktur modal (capital structure policy). 304-306
structure policies).
3. Dasar pemilihan kebijakan manajemen. 304-306
Penjelasan tentang:
1. Nama pihak yang melakukan ikatan.
2. Tujuan dari ikatan tersebut.
3. Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan-
ikatan tersebut.
Bahasan mengenai ikatan yang material
untuk investasi barang modal (bukan ikatan 4. Mata uang yang menjadi denominasi. 307-311 SEOJK 16
pendanaan) pada tahun buku terakhir.
5. Langkah-langkah yang direncanakan perusahaan untuk
melindungi risiko dari posisi mata uang asing yang
terkait.
Catatan: apabila perusahaan tidak mempunyai ikatan
terkait investasi barang modal pada tahun buku terakhir
agar diungkapkan.
Penjelasan tentang:
Bahasan mengenai investasi barang modal 1. Jenis investasi barang modal. 312-313
yang direalisasikan pada tahun buku terakhir.
2. Tujuan investasi barang modal. 312-313
SEOJK 9
3. Nilai investasi barang modal yang dikeluarkan pada SEOJK 16
312-313
tahun buku terakhir.
Catatan: apabila tidak terdapat realisasi investasi barang
modal, agar diungkapkan.
Prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan Publik
dikaitkan dengan kondisi industri, ekonomi secara umum
Uraian tentang prospek usaha perusahaan. 316-321 SEOJK 16
dan pasar internasional disertai data pendukung kuantitatif
dari sumber data yang layak dipercaya.
Perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun buku
dengan hasil yang dicapai (realisasi), mengenai:
1. Pendapatan/penjualan. 323
2. Laba (rugi). 323
3. Struktur modal (capital structure). 325
4. Pemasaran. 325
5. Pengembangan SDM. 326
Informasi perbandingan antara target pada 6. Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau
awal tahun buku dengan hasil yang dicapai 323-326
Perusahaan Publik. SEOJK 16
(realisasi), dan target atau proyeksi yang ingin
dicapai untuk satu tahun mendatang. Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan
Publik untuk 1 (satu) tahun mendatang, mengenai:
1. Pendapatan/penjualan. 327
2. Laba (rugi). 327
3. Struktur modal (capital structure). 328
4. Kebijakan dividen. 328
5. Pemasaran. 328
6. Pengembangan SDM. 329
BANK SULSELBAR 803
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 804
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
7. Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau
327-329
Perusahaan Publik.
Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau
SEOJK 9
Uraian tentang aspek pemasaran. Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai strategi 220-224
SEOJK 16
pemasaran dan pangsa pasar.
Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku
terakhir, paling sedikit:
1. Kebijakan dividen, antara lain memuat informasi
persentase jumlah dividen yang dibagikan terhadap 332-333
laba bersih.
Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun 2. Tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal
332-333 SEOJK 16
buku terakhir. distribusi dividen non kas.
3. Jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas). 332-333
4. Jumlah dividen per tahun yang dibayar. 332-333
Catatan: apabila tidak ada pembagian dividen, agar
diungkapkan alasannya.
Memuat uraian mengenai:
1. Total perolehan dana. 322
2. Rencana penggunaan dana. 322
3. Rincian penggunaan dana. 322
4. Saldo dana. 322
5. Tanggal persetujuan RUPS/RUPO atas perubahan
Realisasi penggunaan dana hasil penawaran 322
penggunaan dana (jika ada).
umum (dalam hal perusahaan masih
SEOJK 16
diwajibkan menyampaikan laporan realisasi a. Dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki
penggunaan dana) kewajiban menyampaikan laporan realisasi
penggunaan dana, maka diungkapkan realisasi
penggunaan dana hasil penawaran umum secara
kumulatif sampai dengan akhir tahun buku.
322
b. Dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan mengenai laporan realisasi penggunaan
dana hasil penawaran umum, maka Emiten
menjelaskan perubahan tersebut.
Memuat uraian mengenai:
a. Tanggal, nilai, dan objek transaksi. 334-335
b. Nama pihak yang melakukan transaksi. 340
c. Sifat hubungan afiliasi (jika ada). 340
d. Penjelasan mengenai kewajaran transaksi. 341
Informasi material (jika ada), antara lain
mengenai investasi, ekspansi, divestasi, e. Pemenuhan ketentuan terkait. 342
penggabungan/peleburan usaha, akuisisi, f. Dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain SEOJK 16
restrukturisasi utang/modal, transaksi mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud
material, transaksi afiliasi, dan transaksi dalam angka a) sampai dengan angka f), Emiten atau
benturan kepentingan. Perusahaan Publik juga mengungkapkan informasi:
1) Pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah
melalui prosedur yang memadai untuk memastikan
bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan
342
praktik bisnis yang berlaku umum antara lain
dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang
wajar (armslength principle).
804 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 805
Indeks OJK
OJK Index
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
2) Peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam
melakukan prosedur yang memadai untuk
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan
342
sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum
antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip
transaksi yang wajar (arms length principle).
g. Untuk transaksi afiliasi atau transaksi material yang
merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam
rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan
secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan,
ditambahkan penjelasan bahwa transaksi afiliasi atau
transaksi material tersebut merupakan kegiatan
usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan
337
pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin,
berulang, dan/atau berkelanjutan.
Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material
dimaksud telah diungkapkan dalam laporan keuangan
tahunan, ditambahkan informasi mengenai rujukan
pengungkapan dalam laporan keuangan tahunan
tersebut.
h. Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau
transaksi benturan kepentingan yang merupakan
hasil pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi
benturan kepentingan yang telah disetujui pemegang
335-336
saham independen, ditambahkan informasi mengenai
tanggal pelaksanaan RUPS yang menyetujui transaksi
afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan
tersebut.
i. Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau
transaksi benturan kepentingan, maka diungkapkan 335-336
mengenai hal tersebut.
Uraian memuat antara lain:
1. Nama peraturan perundang-undangan yang mengalami
344-345 SEOJK 16
perubahan.
Uraian mengenai perubahan peraturan 2. Dampaknya (kuantitatif dan/atau kualitatif) terhadap
perundang-undangan terhadap perusahaan perusahaan (jika signifikan) atau pernyataan bahwa 344-345
pada tahun buku terakhir. dampaknya tidak signifikan.
Catatan: apabila tidak terdapat perubahan peraturan
perundang-undangan pada tahun buku terakhir, agar
diungkapkan.
Uraian memuat antara lain:
1. Perubahan kebijakan akuntansi. 349
SEOJK 16
Uraian mengenai perubahan kebijakan 2. Alasan perubahan kebijakan akuntansi. 349
akuntansi yang diterapkan perusahaan pada
3. Dampaknya secara kuantitatif terhadap laporan
tahun buku terakhir. 349
keuangan.
Catatan: Apabila tidak terdapat perubahan kebijakan
akuntansi pada tahun buku terakhir, agar diungkapkan.
Eksposur risiko dan permodalan meliputi laporan eksposur
risiko dan permodalan periode tahunan sebagaimana diatur 306,
Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan. SEOJK 9
dalam bagian II Laporan publikasi eksposur risiko dan 667
permodalan.
BANK SULSELBAR 805
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 806
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan
1 (satu) tahun sebelum tahun buku meliputi:
a. Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun
sebelum tahun buku yang direalisasikan pada tahun
buku.
RUPS. b. Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun 377-391 SEOJK 16
sebelum tahun buku yang belum direalisasikan beserta
alasan belum direalisasikan.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan
pihak independen dalam pelaksanaan RUPS untuk
melakukan perhitungan suara, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
1. Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota
Direksi.
SEOJK 13
392-399 SEOJK 16
Informasi mengenai tugas dan tanggung jawab masing-
POJK 17
masing anggota Direksi diuraikan dan dapat disajikan
dalam bentuk tabel.
2. Pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau
398 SEOJK 16
piagam (charter) Direksi.
3. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Direksi,
rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, dan tingkat
kehadiran anggota Direksi dalam rapat tersebut
termasuk kehadiran dalam RUPS.
403-413 SEOJK 16
Informasi tingkat kehadiran anggota Direksi dalam
rapat Direksi, rapat Direksi bersama Dewan Komisaris,
atau RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel.
4. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota
Direksi. Direksi:
a. Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi anggota Direksi, termasuk program
414-416 SEOJK 16
orientasi bagi anggota Direksi yang baru diangkat
(jika ada).
b. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
diikuti anggota Direksi dalam tahun buku (jika ada).
5. Penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang
mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada tahun
buku paling sedikit memuat:
a. Prosedur penilaian kinerja.
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja 416-417 SEOJK 16
selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran
dalam rapat.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak
memiliki komite yang mendukung pelaksanaan tugas
Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
806 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 807
Indeks OJK
OJK Index
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
6. Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris yang mencapai 5% (lima persen) atau
lebih dari modal disetor, yang meliputi jenis dan jumlah
lembar saham pada:
SEOJK 13
a. Bank yang bersangkutan. 459-460
POJK 17
b. Bank lain.
c. Lembaga keuangan bukan bank.
d. Perusahaan lain yang berkedudukan baik di dalam
maupun di luar negeri.
SEOJK 13
1. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris. 421-423 SEOJK 16
POJK 17
2. Pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman
424 SEOJK 16
atau piagam (charter) Dewan Komisaris.
3. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Dewan
Komisaris, rapat Dewan Komisaris bersama Direksi
dan tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam
rapat tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS. SEOJK 13
430-433
Informasi tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris SEOJK 16
dalam rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan Komisaris
bersama Direksi, atau RUPS dapat disajikan dalam
bentuk tabel.
4. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota
Dewan Komisaris:
a. Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi anggota Dewan Komisaris, termasuk
program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris 433-435 SEOJK 16
yang baru diangkat (jika ada).
Dewan Komisaris.
b. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
diikuti anggota Dewan Komisaris dalam tahun buku
(jika ada).
5. Penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris serta
masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris, paling sedikit memuat:
a. Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja.
437-442 SEOJK 16
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja
selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran
dalam rapat.
c. Pihak yang melakukan penilaian.
6. Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite
yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris
pada tahun buku meliputi:
a. Prosedur penilaian kinerja. 442-443 SEOJK 16
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja
selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran
dalam rapat.
Paling sedikit memuat:
1. Prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai
Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan kebijakan dan proses nominasi anggota Direksi dan/ 453 SEOJK 16
Komisaris. atau anggota Dewan Komisaris.
2. Prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan
453-456 SEOJK 16
Dewan Komisaris, antara lain:
BANK SULSELBAR 807
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 808
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
a. Prosedur penetapan remunerasi Direksi dan
Dewan Komisaris.
b. Pengungkapan indikator untuk penetapan
remunerasi Direksi.
c. Struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
seperti, gaji, tunjangan, tantiem/bonus dan lainnya;
dan Catatan: apabila tidak terdapat bonus kinerja,
bonus non kinerja, dan opsi saham yang diterima
setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi, agar
diungkapkan.
d. Besarnya remunerasi masing-masing anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris;
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam
bentuk tabel.
Paling sedikit memuat:
a. Nama.
Dewan pengawas syariah, bagi Emiten b. Dasar hukum pengangkatan Dewan Pengawas Syariah.
atau Perusahaan Publik yang menjalankan c. Periode penugasan Dewan Pengawas Syariah. 444-452 SEOJK 16
kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah
sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar. d. Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah.
e. Frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta
pengawasan pemenuhan prinsip syariah di pasar modal
terhadap Emiten atau Perusahaan Publik.
1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite.
2. Usia.
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite. 465-468
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota direksi, dan/atau anggota SEOJK 16
komite serta jabatan lainnya (jika ada). POJK 17
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar emiten atau perusahaan
Komite Audit. publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite audit. 465
7. Uraian tugas dan tanggung jawab. 462-464
8. Pernyataan independensi komite audit. 470
9. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah
474
diikuti dalam tahun buku (jika ada).
10. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite
audit dan tingkat kehadiran anggota komite audit dalam 471-473 SEOJK 13
rapat tersebut. SEOJK 16
11. Pelaksanaan kegiatan komite audit pada tahun buku POJK 17
sesuai dengan yang dicantumkan dalam pedoman atau 474
piagam (charter) komite audit.
Paling sedikit memuat:
Komite atau fungsi nominasi dan remunerasi SEOJK 16
1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite. 491-494
Emiten atau Perusahaan Publik. POJK 17
2. Usia.
808 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 809
Indeks OJK
OJK Index
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite.
491-494
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di
dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite. 492-492
7. Pernyataan independensi komite. 497
Komite atau fungsi nominasi dan remunerasi 8. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah SEOJK 16
499-500
Emiten atau Perusahaan Publik. diikuti dalam tahun buku (jika ada). POJK 17
9. Uraian tugas dan tanggung jawab. 488-489
10. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau
488
piagam (charter).
11. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan tingkat
498-499
kehadiran anggota dalam rapat tersebut.
12. Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku. 500-501
Dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi,
Emiten atau Perusahaan Publik cukup mengungkapkan
-
informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf i) sampai
dengan huruf l) dan mengungkapkan:
1. Alasan tidak dibentuknya komite -
2. Pihak yang remunerasi. -
Paling sedikit memuat: 478-480
1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite.
2. Usia.
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite.
Komite lain yang dimiliki Emiten atau b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota dewan
Perusahaan Publik dalam rangka mendukung komisaris, anggota direksi, dan/atau anggota
komite serta jabatan lainnya (jika ada). SEOJK 16
fungsi dan tugas Direksi (jika ada) dan/atau
POJK 17
komite yang mendukung fungsi dan tugas c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
Dewan Komisaris. di dalam maupun di luar emiten atau perusahaan
publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite. 478
7. Pernyataan independensi komite. 481-482
8. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah
485-486
diikuti dalam tahun buku (jika ada).
9. Uraian tugas dan tanggung jawab. 476-477
10. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau
476
piagam (charter) komite.
BANK SULSELBAR 809
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 810
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
11. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite dan
482-485
tingkat kehadiran anggota komite dalam rapat tersebut.
12. Uraian singkat pelaksanaan kegiatan komite pada tahun
487
buku.
1. Nama.
2. Domisili.
3. Riwayat jabatan, meliputi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris 505
perusahaan.
Sekretaris perusahaan. b. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di SEOJK 16
dalam maupun di luar emiten atau perusahaan publik.
4. Riwayat pendidikan.
5. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
506
diikuti dalam tahun buku.
6. Uraian singkat pelaksanaan tugas sekretaris
507
perusahaan pada tahun buku.
1. Nama kepala unit audit internal.
2. Riwayat jabatan, meliputi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai kepala unit audit
internal. 509
b. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar emiten atau perusahaan
publik.
3. Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal
514
(jika ada).
4. Jumlah pegawai (auditor internal) pada unit audit
514 SEOJK 16
Unit Audit Internal. internal.
POJK 17
5. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
515
diikuti dalam tahun buku.
6. Struktur dan kedudukan unit audit internal. 509-510
7. Uraian tugas dan tanggung jawab. 511-512
8. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau
513
piagam (charter) unit audit internal.
9. Uraian singkat pelaksanaan tugas unit audit internal
pada tahun buku termasuk kebijakan dan pelaksanaan
519-520
frekuensi rapat dengan direksi, dewan komisaris, dan/
atau komite audit.
1. Nama dan tahun akuntan publik yang melakukan audit
laporan keuangan tahunan selama 5 tahun terakhir.
2. Nama dan tahun Kantor Akuntan Publik yang
melakukan audit laporan keuangan tahunan selama 5
574-575
tahun terakhir.
3. Besarnya fee untuk masing-masing jenis jasa yang
Akuntan Publik. POJK 17
diberikan oleh Kantor Akuntan Publik pada tahun buku
terakhir.
4. Jasa lain yang diberikan Kantor Akuntan Publik dan
akuntan publik selain jasa audit laporan keuangan 575
tahunan pada tahun buku terakhir.
Catatan: apabila diungkapkan.
810 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 811
Indeks OJK
OJK Index
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
1. Pengendalian keuangan dan operasional, serta
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan 577 SEOJK 13
Uraian mengenai sistem pengendalian internal lainnya. SEOJK 16
(internal Control) yang diterapkan oleh emiten
2. Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal. 587
atau perusahaan Publik.
3. Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas
588 SEOJK 16
kecukupan sistem pengendalian internal.
1. Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko
591-595
Emiten atau Perusahaan Publik. SEOJK 16
SEOJK 13
2. Jenis risiko dan cara pengelolaannya. 600
Sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh
Emiten Atau Perusahaan Publik. 3. Tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko
599
Emiten atau Perusahaan Publik.
4. Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau
607 SEOJK 16
komite audit atas kecukupan sistem manajemen risiko.
Tingkat kepatuhan Bank terhadap seluruh ketentuan
SEOJK 13
Fungsi kepatuhan. dan peraturan perundang-undangan serta pemenuhan 608-615
POJK 17
komitmen dengan otoritas yang berwenang.
1. Pokok perkara/gugatan.
2. Status penyelesaian perkara/gugatan.
SEOJK 16
3. Pengaruhnya terhadap kondisi emiten atau perusahaan
publik.
4. Pengungkapan mengenai permasalahan hukum paling
Perkara hukum yang berdampak material yang sedikit mencakup:
dihadapi Oleh emiten atau perusahaan publik, a. Jumlah permasalahan perdata dan permasalahan
pidana yang dihadapi dan telah mendapat putusan 618-619
entitas anak, Anggota direksi dan anggota
dewan komisaris (jika ada). yang mempunyai kekuatan hukum tetap.
b. Jumlah permasalahan perdata dan permasalahan
SEOJK 13
pidana yang dihadapi dan masih dalam proses
penyelesaian.
Catatan: dalam hal perusahaan, entitas anak, anggota
Dewan Komisaris, dan anggota Direksi tidak memiliki
perkara penting, agar diungkapkan.
Informasi tentang sanksi administratif/
sanksi yang Dikenakan kepada emiten atau
perusahaan publik, Anggota Dewan Komisaris
620 SEOJK 16
dan anggota direksi, oleh Otoritas jasa
keuangan dan otoritas lainnya pada tahun
Buku (jika ada).
1. Pokok-pokok kode etik. 625-627
Informasi mengenai kode etik Emiten atau
2. Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya 627
Perusahaan Publik.
SEOJK 16
3. Pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota
Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan karyawan 625
Emiten atau Perusahaan Publik
1. Komite Remunerasi
a. Nama anggota, komposisi, tugas dan tanggung
jawab.
Penerapan Tata Kelola Remunerasi bagi Bank 491-494 POJK 45
b. Jumlah rapat yang dilakukan.
c. Remunerasi yang telah dibayarkan kepada anggota
Komite Remunerasi selama 1 (satu) tahun.
BANK SULSELBAR 811
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 812
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
2. Proses penyusunan kebijakan Remunerasi yang
meliputi:
a. Tinjauan mengenai latar belakang dan tujuan
kebijakan Remunerasi.
b. Pelaksanaan kaji ulang atas kebijakan Remunerasi 569
pada tahun sebelumnya, beserta perbaikannya.
c. Mekanisme untuk memastikan bahwa Remunerasi
bagi Pegawai di unit kontrol bersifat independen
dari unit kerja yang diawasinya.
3. Cakupan kebijakan Remunerasi dan implementasinya
per unit bisnis, per wilayah dan pada perusahaan anak 567
atau kantor cabang yang berlokasi di luar negeri
4. Remunerasi dikaitkan dengan risiko yang meliputi:
a. Jenis risiko utama (key risk) yang digunakan dalam
menerapkan Remunerasi.
b. Kriteria untuk menentukan jenis risiko utama,
termasuk untuk risiko yang sulit diukur.
568
c. Dampak penetapan risiko utama terhadap
kebijakan Remunerasi yang Bersifat Variabel.
d. Perubahan penentuan jenis risiko utama
dibandingkan dengan tahun lalu beserta alasannya,
apabila ada.
5. Pengukuran kinerja dikaitkan dengan Remunerasi yang
meliputi:
a. Tinjauan mengenai kebijakan Remunerasi yang
dikaitkan dengan penilaian kinerja.
b. Metode dalam mengaitkan Remunerasi individu
dengan kinerja Bank, kinerja unit kerja dan kinerja
Penerapan Tata Kelola Remunerasi bagi Bank individu. 567 POJK 45
c. Uraian mengenai metode yang digunakan Bank
untuk menyatakan bahwa kinerja yang disepakati
tidak dapat tercapai sehingga perlu dilakukan
penyesuaian atas remunerasi serta besarnya
penyesuaian remunerasi jika kondisi tersebut
terjadi.
6. Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Kinerja dan
Risiko yang meliputi:
a. Kebijakan mengenai Remunerasi yang Bersifat Variabel
yang ditangguhkan, besarannya, dan kriteria untuk
menetapkan besaran tersebut. 568
b. Kebijakan Bank mengenai Remunerasi yang
Bersifat Variabel yang ditangguhkan yang ditunda
pembayarannya (malus), atau ditarik kembali apabila
sudah dibayarkan (clawback).
7. Nama konsultan ekstern dan tugas konsultan terkait
kebijakan Remunerasi, apabila Bank menggunakan jasa 570
konsultan ekstern
8. Paket Remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh
Direksi dan Dewan Komisaris mencakup struktur 570
Remunerasi dan rincian jumlah nominal.
9. Remunerasi yang Bersifat Variabel, meliputi:
a. Bentuk Remunerasi yang Bersifat Variabel beserta
alasan pemilihan bentuk tersebut. Dan
570
b. Penjelasan apabila terdapat perbedaan pemberian
Remunerasi yang Bersifat Variabel di antara para
Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Pegawai.
812 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 813
Indeks OJK
OJK Index
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
10. Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai yang
menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel selama 1 570
(satu) tahun, dan total nominalnya.
11. Jabatan dan jumlah pihak yang menjadi material risk
570
takers.
12. Shares option yang dimiliki Direksi, Dewan Komisaris,
570
dan Pejabat Eksekutif.
13. Rasio gaji tertinggi dan terendah 571
14. Jumlah penerima dan jumlah total Remunerasi yang
Bersifat Variabel yang dijamin tanpa syarat akan
diberikan oleh Bank kepada calon Direksi, calon Dewan 571
Komisaris, dan/atau calon Pegawai selama 1 (satu)
tahun pertama bekerja
15. Jumlah Pegawai yang terkena pemutusan hubungan
571-572
kerja dan total nominal pesangon yang dibayarkan
16. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang
ditangguhkan, yang terdiri dari tunai dan/atau saham
572
atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan
Penerapan Tata Kelola Remunerasi bagi Bank Bank. POJK 45
17. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang
572
ditangguhkan yang dibayarkan selama 1 (satu) tahun.
18. Rincian jumlah Remunerasi yang diberikan dalam satu
tahun meliputi:
a. Remunerasi yang bersifat tetap maupun variabel.
b. Remunerasi yang ditangguhkan dan tidak
570, 572
ditangguhkan.
c. Bentuk Remunerasi yang diberikan secara tunai
dan/ atau saham atau instrumen yang berbasis
saham yang diterbitkan Bank.
19. Informasi kuantitatif mengenai:
a. Total sisa Remunerasi yang masih ditangguhkan
baik yang terekspos penyesuaian implisit maupun
eksplisit.
b. Total pengurangan Remunerasi yang disebabkan
572
karena penyesuaian eksplisit selama periode
laporan.
c. Total pengurangan Remunerasi yang disebabkan
karena penyesuaian implisit selama periode
laporan.
Dalam hal pemberian kompensasi berupa program
Uraian singkat mengenai kebijakan pemberian Kepemilikan saham oleh manajemen (management
Kompensasi jangka panjang berbasis kinerja stock Ownership program/MSOP) dan/atau program
kepada manajemen dan/ atau karyawan Kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock
yang dimiliki oleh emiten Atau perusahaan Ownership program/ ESOP).
publik (jika ada), antara lain berupa Program
629 SEOJK 16
kepemilikan saham oleh manajemen Informasi yang diungkapkan Paling sedikit memuat:
(management stock ownership program/ 1. Jumlah saham dan/atau opsi.
MSOP) dan/atau Program kepemilikan saham 2. Jangka waktu pelaksanaan.
oleh karyawan (employee Stock ownership 3. Persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang
program/ESOP). berhak.
4. Harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan.
BANK SULSELBAR 813
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 814
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
1. Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga) hari kerja
Uraian singkat mengenai pengungkapan Setelah terjadinya kepemilikan atau setiap Perubahan 459-460 SEOJK 16
Informasi mengenai kepemilikan atas saham perusahaan Terbuka.
2. Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud.
1. Cara penyampaian laporan pelanggaran. 628
2. Perlindungan bagi pelapor. 628
3. Penanganan pengaduan. 627
4. Pihak yang mengelola pengaduan. 627-628
Uraian mengenai sistem pelaporan 5. Hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit:
pelanggaran (whistleblowing system) di Emiten SEOJK 16
atau Perusahaan Publik. a. Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses Dalam
tahun buku.
b. Tindak lanjut pengaduan. 631-632
Dalam hal emiten atau perusahaan publik tidak memiliki
Sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system),
Maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
1. Program dan prosedur yang dilakukan dalam Mengatasi
praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), Fraud, suap dan/ 633-639
atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik.
SEOJK 16
Uraian mengenai kebijakan anti korupsi 2. Pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan POJK 17
639-640
Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki
Kebijakan anti korupsi, maka dijelaskan alasan tidak
Dimilikinya kebijakan dimaksud.
401, 426, SEOJK 13
Penanganan benturan kepentingan
650 POJK 17
Informasi yang perlu diungkap adalah jumlah total baki
Penyediaan dana kepada pihak terkait (related
debet penyediaan dana kepada pihak terkait (related party)
party) dan penyediaan dana besar (large 642-643 SEOJK 13
dan kepada debitur inti (individu atau grup) per posisi
exposure).
laporan
Transparansi kondisi keuangan dan non
SEOJK 13
keuangan Bank yang belum diungkap dalam 652-654
POJK 17
laporan lain.
Informasi lain yang terkait dengan Tata Kelola
Bank, antara lain berupa intervensi pemilik,
perselisihan intern atau permasalahan yang 650 SEOJK 13
timbul sebagai dampak kebijakan remunerasi
pada Bank.
Pengungkapan mengenai penyimpangan (internal fraud)
paling sedikit mencakup:
1. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang telah
diselesaikan.
2. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang sedang
Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud). 637, 667 SEOJK 13
dalam proses penyelesaian di internal bank.
3. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang belum
diupayakan penyelesaian di internal bank.
4. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang telah
ditindaklanjuti melalui proses hukum.
814 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 815
Indeks OJK
OJK Index
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
1. Kebijakan dalam melakukan pembelian kembali (buy
back) saham atau obligasi Bank.
2. Jumlah lembar saham dan/atau obligasi yang dibeli
Pembelian Kembali (Buy Back) Saham dan/
kembali. 650 SEOJK 13
atau Obligasi Bank.
3. Harga pembelian kembali per lembar saham dan/atau
obligasi.
4. Peningkatan laba per lembar saham dan/atau obligasi.
Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial Pengungkapan mengenai pemberian dana untuk kegiatan
dan/ atau Kegiatan Politik Selama Periode sosial dan/atau kegiatan politik paling sedikit meliputi pihak 642 SEOJK 13
Pelaporan. penerima dana dan jumlah dana yang diberikan.
Penerapan keuangan berkelanjutan, termasuk
penerapan tanggung jawab sosial dan 655 POJK 17
lingkungan
1. Pernyataan mengenai rekomendasi yang telah
dilaksanakan dan/atau
Penerapan atas pedoman tata kelola
Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang 2. Penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan,
655 SEOJK 16
menerbitkan Efek bersifat ekuitas atau disertai alasan dan alternatif pelaksanaannya (jika ada).
Perusahaan Publik.
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk
tabel.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK
1. Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung
jawab sosial dan lingkungan merupakan Laporan
Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,
Emiten, dan Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) Penjelasan strategi keberlanjutan. SR 14-19
b) Ikhtisar aspek keberlanjutan lingkungan hidup. SR 28-29
c) Profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik. SR 33-38
d) Penjelasan Direksi. SR 45-50
e) Tata kelola keberlanjutan. SR 54-71
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. SEOJK 16
f) Kinerja keberlanjutan. SR 74-89
g) Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada. SR 136
h) Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca,
SR 137
jika ada.
i) Tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik
SR 138
terhadap umpan balik laporan tahun sebelumnya.
2. Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud
pada angka 1), harus disusun sesuai Pedoman Teknis
Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability
Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik √
sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ini.
BANK SULSELBAR 815
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 816
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Criteria Explanation Page Regulations
3. Informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
pada angka 1) dapat:
a) Diungkapkan pada bagian lain yang relevan di
luar bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan,
seperti penjelasan Direksi terkait Laporan √
Keberlanjutan diungkapkan dalam bagian terkait
Laporan Direksi; dan/ atau
b) Merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung
jawab sosial dan lingkungan dengan tetap mengacu
pada Pedoman Teknis Penyusunan Laporan
Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten
dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum √
dalam Lampiran II yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas
Jasa Keuangan ini, seperti profil Emiten atau
Perusahaan Publik.
4. Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
sebagaimana dimaksud pada angka 1) merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan √
namun dapat disajikan secara terpisah dengan Laporan
Tahunan.
5. Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara
terpisah dengan Laporan Tahunan, informasi yang
diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan dimaksud
harus:
a) Memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud
√
pada angka 1); dan
b) Disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan
Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
Bagi Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana
√
tercantum dalam Lampiran II yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas
Jasa Keuangan ini.
6. Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara
terpisah dengan Laporan Tahunan, maka dalam
bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan memuat
informasi bahwa informasi mengenai tanggung jawab √
sosial dan lingkungan telah diungkapkan dalam Laporan
Keberlanjutan yang disajikan secara terpisah dari
Laporan Tahunan.
7. Penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability
Report) yang disajikan secara terpisah dengan Laporan
√
Tahunan harus disampaikan bersamaan dengan
penyampaian Laporan Tahunan.
816 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 817
Indeks OJK
OJK Index
KETERANGAN DESCRIPTION
1. SEOJK 16 : Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 1. OJK Circular Letter 16: Financial Services Authority Circular
16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Letter No. 16/SEOJK.04/2021 concerning the Form and
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Content of Annual Reports of Issuers or Public Companies.
2. SEOJK 9 : Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 9/ 2. OJK Circular Letter 9: Financial Services Authority Circular
SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Letter No. 9/SEOJK.03/2020 concerning Transparency and
Laporan Bank Umum Konvensional. Publication of Conventional Commercial Bank Reports.
3. SEOJK 13 : Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 3. OJK Circular Letter 13: Financial Services Authority
13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Circular Letter No. 13/SEOJK.03/2017 concerning the
Bank Umum. Implementation of Governance for Commercial Banks.
4. POJK 45 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/ 4. OJK Regulation 45: Financial Services Authority Regulation
POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam No. 45/POJK.03/2015 concerning the Implementation of
Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum. Governance in Remuneration for Commercial Banks.
5. POJK 17 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 17 Tahun 5. OJK Regulation 17: Financial Services Authority Regulation
2023 Tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum 17 of 2023 concerning the Implementation of Governance
for Commercial Banks
BANK SULSELBAR 817
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 818
LAPORAN KEUANGAN Finance Report
Page 819
Page 820
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
Laporan Keuangan
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut
beserta laporan auditor independen/
Financial Statements
as of December 31, 2025 and 2024
and for the years then ended
with independent auditors' report
820 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 821
Laporan Keuangan
Finance Report
DAFTAR ISI / TABLE OF CONTENTS
Halaman / Pages
SURAT PERNYATAAN DIREKSI BOARD OF DIRECTORS' STATEMENT
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITORS' REPORT
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
LAPORAN POSISI KEUANGAN 1-2 STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 3 AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS 4 STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
LAPORAN ARUS KAS 5 STATEMENTS OF CASH FLOWS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 6 - 126 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
BANK SULSELBAR 821
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 822
822 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 823
Laporan Keuangan
Finance Report
BANK SULSELBAR 823
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 824
824 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 825
Laporan Keuangan
Finance Report
BANK SULSELBAR 825
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 826
826 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 827
Laporan Keuangan
Finance Report
BANK SULSELBAR 827
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 828
828 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 829
Laporan Keuangan
Finance Report
BANK SULSELBAR 829
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 830
830 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 831
Laporan Keuangan
Finance Report
BANK SULSELBAR 831
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 832
832 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 833
Laporan Keuangan
Finance Report
BANK SULSELBAR 833
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 834
834 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 835
Laporan Keuangan
Finance Report
BANK SULSELBAR 835
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 836
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2 0 2 4 *) 2 0 2 3 *)
ASET ASSETS
Kas 2c, 2e, 2f, 4 581.888.505.257 661.285.917.592 606.632.204.912 Cash
Giro pada Bank Indonesia 2c, 2e, 2g, 5 1.119.830.702.896 1.042.240.486.973 1.328.366.393.147 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2c, 2e, 2g, 6 37.058.421.742 15.312.701.862 98.121.792.679 Current accounts with other banks
Penyisihan kerugian penurunan nilai (1.964.166) (762.098) (4.900.509) Allowance for impairment losses
37.056.457.576 15.311.939.764 98.116.892.170
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 2e, 2h, 7 304.510.000.000 407.948.973.216 941.985.425.169 and other banks
Penyisihan kerugian penurunan nilai (54.131.821) - (477.962.406) Allowance for impairment losses
304.455.868.179 407.948.973.216 941.507.462.763
Surat berharga 2e, 2i, 8 5.563.534.779.929 6.175.112.826.414 3.382.155.540.029 Marketable securities
Penyisihan kerugian penurunan nilai (10.001.468.900) (10.000.000.000) (10.000.474.746) Allowance for impairment losses
5.553.533.311.029 6.165.112.826.414 3.372.155.065.283
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan Receivable of marketable securities purchased
janji dijual kembali (reverse repo ) 2e, 2j, 9 1.737.182.109.293 395.617.165.204 1.668.582.175.068 under resale agreement (reverse repo)
Tagihan derivatif 2c, 2e, 2k, 10 176.126.818 834.340.906 884.869.805 Derivative receivables
Kredit yang diberikan 2c, 2e, 2l, 2ae, 11, 39 Loans
Pihak berelasi 24.706.917.252 18.804.155.953 19.912.395.394 Related parties
Pihak ketiga 21.560.901.908.531 21.888.003.332.161 20.957.558.974.457 Third parties
Penyisihan kerugian penurunan nilai (531.714.705.883) (497.186.385.355) (395.866.304.111) Allowance for impairment losses
21.053.894.119.900 21.409.621.102.759 20.581.605.065.740
Pembiayaan syariah 2e, 2m, 2ae, 11, 39 Sharia financing
Pihak berelasi 2.241.413.976 1.407.160.188 1.406.803.997 Related parties
Pihak ketiga 1.957.769.302.163 1.533.724.266.726 1.424.249.773.927 Third parties
Penyisihan kerugian penurunan nilai (56.766.459.319) (48.560.396.623) (37.377.935.477) Allowance for impairment losses
1.903.244.256.820 1.486.571.030.291 1.388.278.642.447
Tagihan akseptasi 2e, 12 12.996.332.535 76.139.909.944 94.340.950.980 Acceptance receivables
Penyisihan kerugian penurunan nilai (449.797.377) (2.383.257.765) (445.706.521) Allowance for impairment losses
12.546.535.158 73.756.652.179 93.895.244.459
Penyertaan 2e, 2n, 13 25.107.519.000 25.107.519.000 103.904.000 Investment
Pajak dibayar dimuka 2aa, 23a 35.006.533.732 40.393.885.034 79.494.454.067 Prepaid taxes
Aset tetap dan aset hak guna 2o, 14, 35 Fixed assets and right of use assets
Biaya perolehan 1.031.641.167.788 870.181.278.125 783.110.841.250 Cost
Akumulasi penyusutan (440.708.695.683) (366.764.941.851) (307.335.595.708) Accumulated depreciation
590.932.472.105 503.416.336.274 475.775.245.542
Aset takberwujud 2p, 15 Intangible assets
Biaya perolehan 89.378.492.549 87.314.418.612 83.809.232.187 Cost
Akumulasi amortisasi (83.166.540.591) (78.304.041.827) (72.049.883.891) Accumulated amortization
6.211.951.958 9.010.376.785 11.759.348.296
Aset pajak tangguhan 2aa, 23f 45.400.853.093 56.582.496.210 - Deferred tax assets
Aset lain-lain 2q, 16 258.356.143.288 216.410.069.126 152.301.247.311 Other assets
JUMLAH ASET 33.264.823.466.102 32.509.221.117.727 30.799.458.215.010 TOTAL ASSETS
- - -
*) *)
Reklasifikasi Akun (Catatan 52) Reclassification of Accounts (Note 52)
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
1
836 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 837
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2 0 2 4 *) 2 0 2 3 *)
LIABILITAS, DANA SYIRKAH LIABILITIES, TEMPORARY
TEMPORER DAN EKUITAS SYIRKAH FUNDS AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 2r, 17 449.019.709.879 387.166.253.740 543.164.249.732 Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah 2c, 2e, 2s, 2ae, 18, 39 Deposits from customers
Pihak berelasi 173.099.064.976 45.806.122.991 10.499.303.443 Related parties
Pihak ketiga 20.606.948.194.766 18.910.396.778.740 19.039.241.551.475 Third parties
20.780.047.259.742 18.956.202.901.731 19.049.740.854.918
Simpanan dari bank lain 2e, 2t, 19 1.245.935.306.840 2.083.531.266.760 1.577.969.518.471 Deposits from other banks
Liabilitas atas surat berharga yang dijual Liabilities of marketable securities sold under
dengan janji dibeli kembali (repo) 2e, 2j, 20 - 641.801.832.127 - repurchase agreement (repo)
Liabilitas derivatif 2e, 2k, 10 454.567.798 - 13.842.794 Derivative liabilities
Surat berharga yang diterbitkan 2e, 2v, 21 1.019.914.307.841 1.611.446.266.298 2.020.321.389.309 Securities issued
Pinjaman yang diterima 2e, 2w, 22 2.877.389.140.541 2.633.424.736.837 1.790.287.013.193 Borrowings
Utang pajak 2aa, 23b Taxes payable
Pajak penghasilan badan 13.380.396.944 20.367.785.566 11.901.690.191 Corporate income tax
Pajak lainnya 4.437.204.164 6.264.764.252 12.727.967.435 Other tax
17.817.601.108 26.632.549.818 24.629.657.626
Liabilitas imbalan kerja 2ac, 24 98.745.454.818 90.889.783.310 90.156.224.660 Employee benefit liabilities
Liabilitas sewa 2e, 2o, 25 55.638.533.149 30.683.838.562 50.690.052.493 Lease liabilities
Liabilitas pajak tangguhan 2aa, 23f - - 7.513.716.620 Deferred tax liabilities
Liabilitas lain-lain 26 111.268.917.622 129.009.310.240 131.670.894.320 Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS 26.656.230.799.338 26.590.788.739.423 25.286.157.414.136 TOTAL LIABILITIES
DANA SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
Simpanan nasabah 2e, 2u, 2ae, 27a, 39 Deposits from customers
Pihak berelasi 9.423.443.401 12.757.392.318 26.724.607.231 Related parties
Pihak ketiga 1.317.258.038.603 777.851.878.776 683.705.502.512 Third parties
1.326.681.482.004 790.609.271.094 710.430.109.743
Simpanan dari bank lain 2e, 2u, 27b Deposits from other banks
Pihak ketiga 848.720.266 37.533.774 36.536.466 Third parties
JUMLAH DANA SYIRKAH TEMPORER 1.327.530.202.270 790.646.804.868 710.466.646.209 TOTAL TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
Modal dasar 4.000.000 saham dengan nilai Authorised capital 4,000,000 shares with
nominal Rp1.000.000 per lembar saham par value of Rp1,000,000 per share
Modal ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid up capital
31 Desember 2025 dan 2024 sebesar December 31, 2025 and 2024 of
2.219.636 dan 2.213.136 lembar saham 28 2.219.636.000.000 2.213.136.000.000 2.187.068.000.000 2,219,636 dan 2,213,136 shares
Dana setoran modal 29 8.340.020.375 4.513.020.375 19.115.020.375 Paid in capital funds
Pendapatan komprehensif lain 283.598.966.302 283.419.524.592 227.450.709.309 Other comprehensif income
Saldo laba 30 Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 2.198.383.161.275 1.969.057.167.892 1.702.294.996.499 Appropriated retained earnings
Belum ditentukan penggunaannya 571.104.316.542 657.659.860.577 666.905.428.482 Unappropriated retained earnings
JUMLAH EKUITAS 5.281.062.464.494 5.127.785.573.436 4.802.834.154.665 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TOTAL LIABILITIES, TEMPORARY
33.264.823.466.102 32.509.221.117.727 30.799.458.215.010
TEMPORER DAN EKUITAS SYIRKAH FUNDS AND EQUITY
- - -
*) *)
Reklasifikasi Akun (Catatan 52) Reclassification of Accounts (Note 52)
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
2
BANK SULSELBAR 837
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 838
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal For the years ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH INTEREST AND SHARIA INCOME
Pendapatan bunga 2x, 2ae, 31, 39 2.518.960.489.559 2.467.372.068.860 Interest income
Pendapatan syariah 2x, 2ae, 31, 39 171.337.188.925 140.723.582.127 Sharia income
Jumlah pendapatan bunga dan syariah 2.690.297.678.484 2.608.095.650.987 Total interest and sharia income
BEBAN BUNGA DAN SYARIAH INTEREST AND SHARIA EXPENSE
Beban bunga 2x, 2ae, 32, 39 (1.068.159.598.787) (1.034.847.308.135) Interest expense
Beban syariah 2x, 2ae, 32, 39 (28.910.268.419) (24.319.099.341) Sharia expense
Jumlah beban bunga dan syariah (1.097.069.867.206) (1.059.166.407.476) Total interest and sharia expense
PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH - BERSIH 1.593.227.811.278 1.548.929.243.511 INTEREST INCOME AND SHARIA - NET
PENDAPATAN (BEBAN) OTHER OPERATING
OPERASIONAL LAINNYA INCOME (EXPENSES)
Pendapatan operasional lainnya 2y, 2z, 33 339.144.804.360 347.961.678.628 Other operating income
Beban operasional lainnya Other operating expenses
Personalia 2ae, 2z, 34, 39 (515.647.286.744) (501.196.562.944) Personnel
Umum dan administrasi 35 (517.644.425.354) (482.953.024.323) General and administrative
Penyisihan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses
atas aset keuangan dan non-keuangan 2e, 36 (144.168.943.737) (120.969.175.923) on financial and non-financial assets
Jumlah beban operasional lainnya (1.177.460.655.835) (1.105.118.763.190) Total other operating expenses
LABA OPERASIONAL 754.911.959.803 791.772.158.949 OPERATING INCOME
PENDAPATAN (BEBAN) NON-OPERATING
NON-OPERASIONAL 37 INCOME (EXPENSES)
Pendapatan non-operasional 3.909.641.687 691.664.733 Non-operating income
Beban non-operasional (15.943.213.086) (13.939.512.824) Non-operating expenses
JUMLAH BEBAN TOTAL NON-OPERATING
(12.033.571.399) (13.247.848.091)
NON-OPERASIONAL - BERSIH EXPENSES - NET
LABA SEBELUM BEBAN PROFIT BEFORE
742.878.388.404 778.524.310.858
PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2aa, 23c (171.774.071.862) (120.864.450.281) INCOME TAX EXPENSE
LABA BERSIH 571.104.316.542 657.659.860.577 NET PROFIT
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Keuntungan aktuarial Unrealized gains actuarial
program manfaat pasti 2ac, 24 (4.333.784.398) 4.091.440.246 defined benefit plans
Pajak penghasilan terkait 953.432.567 (900.116.854) Related income taxes
(3.380.351.831) 3.191.323.392
Keuntungan revaluasi aset tetap - 53.284.373.413 Gain on revaluation of fixed assets
Pos-pos yang akan Items that will be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Kerugian yang belum direalisasi atas efek Unrealised loss on marketable
yang diukur pada nilai wajar melalui securities at fair value through
penghasilan komprehensif lain 8e 4.563.837.873 (649.848.105) other comprehensive income
Pajak penghasilan terkait (1.004.044.332) 142.966.583 Related income taxes
3.559.793.541 (506.881.522)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN - BERSIH 179.441.710 55.968.815.283 INCOME - NET
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF 571.283.758.252 713.628.675.860 TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
LABA PER SAHAM DASAR 2ab, 40 257.633 298.606 EARNINGS PER SHARE
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
3
838 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 839
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal For the years ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Keuntungan
(kerugian) yang
belum direalisasi
atas efek yang
diukur pada nilai
wajar melalui
penghasilan
komprehensif lain/
Unrealised gain
(loss) on
Keuntungan Keuntungan marketable
Finance Report
aktuarial program revaluasi aset securities at fair Saldo laba/Retained earnings
Dana setoran
Laporan Keuangan
manfaat pasti/ tetap/ value through
modal/ Unrealized gains Gain on other Telah ditentukan Belum ditentukan
Catatan/ Modal disetor/ Paid-in capital actuarial defined revaluation of comprehensive penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah ekuitas/
Notes Paid-up capital funds benefit plans fixed assets income Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo 1 Januari 2024 2.187.068.000.000 19.115.020.375 1.410.499.516 226.040.209.793 - 1.702.294.996.499 666.905.428.482 4.802.834.154.665 Balance as of January 1, 2024
Dana setoran modal tahun berjalan 29 - 11.466.000.000 - - - - - 11.466.000.000 Paid in capital funds for the year
Modal disetor tahun berjalan 29 26.068.000.000 (26.068.000.000) - - - - - - Paid in capital for the year
Pembagian laba tahun lalu: Distribution of income last year
Cadangan umum 30 - - - - - 266.762.171.393 (266.762.171.393) - General reserves
Deviden tunai 30 - - - - - - (400.143.257.089) (400.143.257.089) Cash dividends
Penghasilan komprehensif lain: - - 3.191.323.392 53.284.373.413 (506.881.522) - - 55.968.815.283 Other comprehensive income:
Laba bersih tahun berjalan - - - - - - 657.659.860.577 657.659.860.577 Net profit for the year
Saldo 31 Desember 2024 2.213.136.000.000 4.513.020.375 4.601.822.908 279.324.583.206 (506.881.522) 1.969.057.167.892 657.659.860.577 5.127.785.573.436 Balance as of December 31, 2024
Dana setoran modal tahun berjalan 29 - 10.327.000.000 - - - - - 10.327.000.000 Paid in capital funds for the year
Modal disetor tahun berjalan 29 6.500.000.000 (6.500.000.000) - - - - - - Paid in capital for the year
Pembagian laba tahun lalu: Distribution of income last year
Cadangan umum 30 - - - - - 229.325.993.383 (229.325.993.383) - General reserves
Deviden tunai 30 - - - - - - (428.333.867.194) (428.333.867.194) Cash dividends
Penghasilan komprehensif lain: - - (3.380.351.831) - 3.559.793.541 - - 179.441.710 Other comprehensive income:
Laba bersih tahun berjalan - - - - - - 571.104.316.542 571.104.316.542 Net profit for the year
Saldo 31 Desember 2025 2.219.636.000.000 8.340.020.375 1.221.471.077 279.324.583.206 3.052.912.019 2.198.383.161.275 571.104.316.542 5.281.062.464.494 Balance as of December 31, 2025
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
BANK SULSELBAR
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
4
839
Page 840
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal For the years ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, provisi dan komisi 31 2.567.915.733.058 2.719.226.875.718 Interest, fees and commissions received
Pembayaran bunga, provisi dan komisi 32 (1.100.584.415.254) (1.070.822.007.609) Interest, fees and commissions paid
Pembayaran gaji dan imbalan kerja 34 (539.787.471.473) (506.137.397.767) Salary and employee benefits paid
Pembayaran beban umum dan administrasi 35 (469.462.446.338) (365.626.665.587) General and administrative expenses paid
Penerimaan dari pendapatan operasional lainnya 33 328.226.004.283 334.988.838.576 Other operating income received
Penerimaan kas sebelum perubahan Cash received before changes in
786.307.404.276 1.111.629.643.331
dalam aset dan liabilitas operasi operating assets and liabilities
Penurunan (kenaikan) dalam aset operasi: Decrease (increase) in operating assets:
Kredit yang diberikan 11 231.253.041.345 (952.097.385.583) Loans
Pembiayaan syariah 11 (434.951.584.598) (109.612.183.157) Sharia financing
Tagihan akseptasi 12 63.143.577.409 18.201.041.036 Acceptance receivables
Aset hak guna 14 2.857.724.089 3.535.798.555 Right of use assets
Aset lain-lain 16 1.963.708.325 (67.942.824.067) Other assets
Kenaikan (penurunan) dalam liabilitas operasi: Increase (decrease) in operating liabilities:
Liabilitas segera 17 64.355.421.486 (712.115.210.834) Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah 18 1.823.844.358.011 (471.994.081.547) Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 19 (837.595.959.920) 505.561.748.289 Deposits from other banks
Liabilitas atas surat berharga yang dijual Liabilities of marketable securities sold under
dengan janji dibeli kembali 20 (641.801.832.127) 641.801.832.127 repurchase agreement
Liabilitas lain-lain 26 (153.685.349) 91.300.784 Other liabilities
Dana syirkah temporer 27 536.883.397.402 80.180.158.659 Temporary syirkah funds
Pembayaran pajak penghasilan 23 (167.180.913.982) (173.917.226.625) Income taxes paid
Arus kas bersih diperoleh dari Net cash provided by (used in)
1.428.924.656.367 (126.677.389.032)
(digunakan untuk) aktivitas operasi operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Pembelian aset tetap 14 (71.461.692.305) (29.730.362.519) Acquisitions of fixed assets
Penerimaan atas penjualan aset tetap 14 13.417.007 7.364.000 Proceeds from sale of fixed assets
Pembelian aset takberwujud 15 (2.064.073.937) (3.222.436.425) Acquisitions of intangible assets
Pembelian surat berharga 8, 9 (29.760.944.089) (1.015.478.990.136) Acquisitions of marketable securities
Penambahan penyertaan saham 13 - (25.000.000.000) Acquisition of investment
Arus kas bersih digunakan untuk Net cash used in
(103.273.293.324) (1.073.424.425.080)
aktivitas investasi investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran pinjaman yang diterima 22 (1.138.958.037.068) (918.363.473.982) Payment of borrowings
Penerimaan pinjaman yang diterima 22 1.382.922.440.772 2.708.465.702.819 Proceeds from borrowings
Pembayaran surat berharga yang diterbitkan 21 (992.000.000.000) (630.000.000.000) Payment of securities issued
Penerimaan surat berharga yang diterbitkan 21 400.000.000.000 220.000.000.000 Proceeds from securities issued
Pembayaran dividen 30 (428.333.867.194) (400.143.257.089) Payment of dividends
Dana setoran modal 29 10.327.000.000 11.466.000.000 Paid in capital funds
Pembayaran liabilitas sewa 25 (71.303.376.085) (42.897.441.947) Payment of lease liabilities
Arus kas bersih diperoleh dari Net cash provided by (used in)
(837.345.839.575) 948.527.529.801
(digunakan untuk) aktivitas pendanaan financing activities
Net increase (decrease) in
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas 488.305.523.468 (251.574.284.311) cash and cash equivalents
Kas dan setara kas pada awal tahun 3.499.546.106.427 3.751.120.390.738 Cash and cash equivalent at beginning of year
Kas dan setara kas pada akhir tahun 3.987.851.629.895 3.499.546.106.427 Cash and cash equivalents at end of year
Kas dan setara kas pada akhir Cash and cash equivalents at
tahun terdiri dari: end of year consisted of:
Kas 4 581.888.505.257 661.285.917.592 Cash
Giro pada Bank Indonesia 5 1.119.830.702.896 1.042.240.486.973 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 6 37.058.421.742 15.312.701.862 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other banks
(dengan jatuh tempo kurang dari 3 bulan (with maturities of less than 3 months
sejak tanggal perolehan) 7 304.510.000.000 408.000.000.000 from acquisition date)
Surat berharga (dengan jatuh tempo kurang Marketable securities (with maturities of
dari 3 bulan sejak tanggal perolehan) 8b 1.944.564.000.000 1.372.707.000.000 less than 3 months from acquisition date)
Jumlah kas dan setara kas 3.987.851.629.895 3.499.546.106.427 Total cash and cash equivalents
- -
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
5
840 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 841
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan informasi umum a. Establishment and general information
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi
Barat ("Bank") dahulu bernama PT Bank Pembangunan Daerah Barat (the "Bank"), formerly known as PT Bank Pembangunan
Sulawesi Selatan pada mulanya didirikan di Makassar pada tanggal Daerah Sulawesi Selatan, was originally established in Makassar on
13 Januari 1961 dengan berdasarkan Akta No.95 tanggal 23 Januari January 13, 1961 based on Deed No.95 dated January 23, 1961 by
1961 oleh Notaris Raden Kadiman, notaris di Jakarta, dengan nama Notary Raden Kadiman, a notary in Jakarta, under the name PT
PT Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara, berkedudukan Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara, domiciled in
di Makassar. Berdasarkan Akta No.67 tanggal 13 Juli 1961 oleh Makassar. Based on Deed No.67 dated July 13, 1961 by Notary
Notaris Raden Kadiman, dilakukan perubahan nama menjadi Bank Raden Kadiman, the name was changed to the Bank Pembangunan
Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Tenggara. Pada tahun Daerah Sulawesi Selatan Tenggara. In 1961, the Bank began its
1961, Bank mulai kegiatan komersilnya yang berdasar pada Surat commercial activities based on the Decree of the Minister of Finance
Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia tanggal 18 Mei of the Republic of Indonesia dated May 18, 1961.
1961.
Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Based on the Regional Regulations Daerah Tingkat I Sulawesi
Selatan Tenggara No.002 Tahun 1964 tanggal 12 Februari 1964, Selatan Tenggara Province No.002 of 1964 dated February 12,
nama Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Tenggara 1964, the name of the Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
diubah menjadi Bank Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara was changed to the Bank Pembangunan Daerah
Selatan Tenggara, yang statusnya sebagai Bank Milik Pemerintah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara, whose status was as a
Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara. Government-Owned Bank of the Sulawesi Selatan Tenggara
Regional Government.
Berdasarkan Peraturan Daerah No.2 tahun 1976, Bank Based on the Regional Regulation No.2 of 1976, the Bank
Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara berubah Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara has
menjadi Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan, karena changed into the Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan,
adanya pemisahan Provinsi Sulawesi Selatan dengan Sulawesi due to the separation of the Province of Sulawesi Selatan and
Tenggara. Sulawesi Tenggara.
Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan No.13 Based on the Regional Regulation of South Sulawesi Province
Tahun 2003 tanggal 20 Agustus 2003 dan Surat Keputusan Gubernur No.13 of 2003 dated August 20, 2003 and the Decree of the
Bank Indonesia No.7/25/KEP.GBI/2005 tanggal 10 Mei 2005 telah Governor of Bank Indonesia No.7/25/KEP.GBI/2005 dated May 10,
ditetapkan perubahan bentuk Badan Hukum dari semula berbentuk 2005, it was decided to change the form of a Legal Entity from a
Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT). former Regional Company (PD) to a Limited Liability Company (PT).
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan sesuai Akta PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan in accordance
Pendirian No.19 tanggal 27 Mei 2004 yang dibuat oleh Mestariany with Deed of Establishment No.19 dated May 27, 2004 made by
Habie, S.H. di Notaris Makassar dan telah disahkan oleh Menteri Mestariany Habie, S.H., Notary in Makassar and has been approved
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
Keputusan No.C-31541 HT.01.01 TH 2004 tanggal 29 Desember Indonesia with Decree No.C-31541 HT.01.01 TH 2004 dated
2004. Bank telah didaftarkan di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota December 29, 2004. The Bank has been registered at the Makassar
Makassar dengan No.TDP.503/0590/DP-0480/KPP tanggal 3 Januari City Company Registration Office with No.TDP.503/0590/DP-
2005. 0480/KPP dated January 3, 2005.
Pada tahun 2007, Bank telah membentuk Unit Usaha Syariah yang In 2007, the Bank established a Sharia Business Unit that carries
menjalankan kegiatan usaha perbankan dengan prinsip-prinsip out banking business activities based on Sharia principles. Its
Syariah. Pelaksanaannya dimulai sejak 28 April 2007 dengan Surat implementation began on April 28, 2007 with the Principle License
Izin Prinsip dari Bank Indonesia No.9/20/DPbS/Mks tanggal 20 April from Bank Indonesia No.9/20/DPbS/Mks dated April 20, 2007
2007 perihal Persetujuan Prinsip Pembukaan Kantor Cabang concerning Approval in Principle for Opening of Sharia Branch
Syariah. Offices.
Berdasarkan akta persetujuan bersama seluruh pemegang saham Based on the deed of mutual agreement of all Bank shareholders
Bank No.16 tanggal 10 Februari 2011 oleh Rakhmawati Laica No.16 dated February 10, 2011 by Rakhmawati Laica Marzuki, S.H.,
Marzuki, S.H., Notaris di Makassar dan telah disahkan oleh Menteri Notary in Makassar and was approved by the Minister of Law and
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Human Rights of the Republic of Indonesia with its Decree No.AHU-
Keputusannya No.AHU-11765.AH.01.02. tahun 2011 tanggal 8 Maret 11765.AH.01.02. tahun 2011 dated March 8, 2011 the shareholders
2011 para pemegang saham telah memutuskan dan menyetujui decided and agreed to change the name of PT Bank Pembangunan
pergantian nama PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Daerah Sulawesi Selatan to PT Bank Pembangunan Daerah
menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Sulawesi Barat.
Pada tanggal 25 Oktober 2019, Bank telah memperoleh izin On October 25, 2019, the Bank has obtained a license to operate as
beroperasi sebagai Bank Devisa dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) a Foreign Exchange Bank from the Financial Services Authority
sesuai dengan Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK (OJK) in accordance with a Copy of the Decree of the Member of
No.KEP-197/D.03/2019 tentang Pemberian Izin Untuk Melakukan the Board of Commissioners OJK No.KEP-197/D.03/2019 regarding
Kegiatan Usaha Dalam Valuta Asing Bagi PT Bank Pembangunan the Granting of Licenses to Conduct Business Activities in Foreign
Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Currencies for PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan
dan Sulawesi Barat.
6
BANK SULSELBAR 841
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 842
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information (continued)
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Based on the Deed of Minutes of Extraordinary General Meeting of
Biasa No.02 tanggal 2 Desember 2020 yang dibuat oleh Mustahar, Shareholders No.02 dated December 2, 2020 by Mustahar, SH.,
SH., M.Kn., Notaris di Makassar, Bank meningkatkan modal dasar M.Kn., Notary in Makassar, the Bank increase the authorized capital
dari Rp2.000.000.000.000 menjadi Rp4.000.000.000.000. Perubahan from Rp2,000,000,000,000 to Rp4,000,000,000,000. These
Anggaran Dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi amendments were approved by the Minister of Law and Human
Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.AHU- Rights of the Republic of Indonesia in his Decision Letter No.AHU-
0083096.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 14 Desember 2020. 0083096.AH.01.02.Year 2020 dated December 14, 2020.
Anggaran Dasar Bank telah beberapa mengalami perubahan, terakhir The Bank’s Articles of Association has been amended several times,
dengan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar most recently by Deed of Minutes of Extraordinary General Meeting
Biasa No.90 tanggal 31 Maret 2022 yang dibuat oleh Syarief Rahmat of Shareholders No.90 dated March 31, 2022 by Syarief Rahmat
Tasman, S.H., Notaris di Polewali Mandar, mengenai perubahan Tasman, S.H., Notary in Polewali Mandar, regarding changes to the
peningkatan modal ditempatkan/disetor, perubahan Pasal 12 dan increase in issued/paid-up capital, changes Article 12 and Article 15.
Pasal 15. Perubahan Anggaran Dasar ini telah disetujui oleh Menteri This amendment to the Articles of Association has been approved
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
Keputusan No.AHU-0071901.AH.01.11.Tahun 2022 tanggal 11 April Indonesia with its Decree No.AHU-0071901.AH.01.11.Tahun 2022
2022. dated April 11, 2022.
b. Penawaran Umum Surat Berharga b. Marketable Securities Public Offering
Pada tanggal 29 April 2011, Bank telah mendapat pernyataan efektif On April 29, 2011, the Bank has received an effective statement
dari Bapepam-LK berdasarkan surat No.S-4750/BL/2011 atas from Bapepam-LK based on letter No.S-4750/BL/2011 for the
penerbitan Obligasi Bank Sulselbar I Tahun 2011 dan Sukuk issuance of Bank Sulselbar I Bonds in 2011 and the Sukuk
Mudharabah Bank Sulselbar I Tahun 2011, terdiri dari Seri A Mudharabah Bank Sulselbar I Year 2011, consisting of Series A
Rp50.000.000.000, Seri B Rp350.000.000.000 dan Sukuk Rp50,000,000,000, Series B Rp350,000,000,000 and Mudharabah
mudharabah Rp100.000.000.000. Obligasi dan Sukuk mudharabah Sukuk Rp100,000,000,000. Bank Sulselbar mudharabah bonds and
Bank Sulselbar tersebut dicatat di Bursa Efek Indonesia. Bank telah Sukuk are listed on the Indonesia Stock Exchange. The Bank has
melunasi seluruh kewajiban atas obligasi dan sukuk yang diterbitkan. paid off all obligations for bonds and sukuk issued.
Pada tanggal 29 Juni 2016, Bank telah mendapat pernyataan efektif On June 29, 2016, the Bank has received an effective statement
dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat No.S- from the Financial Services Authority (OJK) based on letter No.S-
335/D.04/2016 atas Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi 335/D.04/2016 for the Sustainable Public Offering (PUB) of Bank
Berkelanjutan I Bank Sulselbar Tahap I Tahun 2016 Sulselbar I Phase I Year 2016 Sustainable Bonds
Rp500.000.000.000, Obligasi Berkelanjutan I Bank Sulselbar Tahap II Rp500,000,000,000, Bank Sulselbar I Phase II Year 2016
Tahun 2016 Rp450.000.000.000 dan Penawaran Umum Sukuk Sustainable Bonds Rp450,000,000,000 and Bank Sulselbar Sukuk
Mudharabah II Bank Sulselbar Tahun 2016 Rp50.000.000.000. Bank Mudharabah II Public Offering Year 2016 Rp50,000,000,000.The
telah melunasi seluruh kewajiban atas obligasi dan sukuk yang Bank has paid off all obligations for bonds and sukuk issued.
diterbitkan.
Pada tanggal 26 Desember 2018, Bank telah mendapat pernyataan On December 26, 2018, the Bank received an effective statement
efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat No.S- from the Financial Services Authority (OJK) based on letter No.S-
190/D.04/2018 atas Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi 190/D.04/2018 on the Sustainable Public Offering (PUB) of Bank
Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahap I Tahun 2018 terdiri dari Seri Sulselbar II Phase I Year 2018 Sustainable Bonds, consisting of
A Rp467.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,40% Series A Rp467,000,000,000 with a fixed interest rate of 10.40% for
jangka waktu 3 tahun sampai dengan 28 Desember 2021, dan Seri B a period of 3 years until December 28, 2021 and Series B
Rp283.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,65% Rp283,000,000,000 with a fixed interest rate of 10.65% for a period
jangka waktu 5 tahun sampai dengan 28 Desember 2023. Bank telah of 5 years until December 28, 2023. The Bank has paid off all
melunasi seluruh kewajiban atas obligasi yang diterbitkan. obligations for bonds issued.
Pada tanggal 26 Desember 2018, Bank telah mendapat pernyataan On December 26, 2018, the Bank received an effective statement
efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat No.S- from the Financial Services Authority (OJK) based on letter No.S-
190/D.04/2018 atas Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi 190/D.04/2018 on the Sustainable Public Offering (PUB) of Bank
Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahap II Tahun 2020 terdiri dari Seri Sulselbar II Phase II Year 2020 Sustainable Bonds, consisting of
A Rp358.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% Series A Rp358,000,000,000 with a fixed interest rate of 8.00% for a
jangka waktu 3 tahun sampai dengan 18 November 2023 dan Seri B period of 3 years until November 18, 2023 and Series B
Rp392.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75% Rp392,000,000,000 with a fixed interest rate of 8.75% for a period of
jangka waktu 5 tahun sampai dengan 18 November 2025. Bank telah 5 years until November 18, 2025. Bank has paid off all obligations
melunasi seluruh kewajiban atas Obligasi Berkelanjutan II Bank for Bank Sulselbar II Phase II Year 2020 Sustainable Bonds Series
Sulselbar Tahap II Tahun 2020 Seri A. A.
Pada tanggal 22 Desember 2021, Bank telah mendapat pernyataan On December 22, 2021, the Bank has received an effective
efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat No.S- statement from the Financial Services Authority (OJK) based on
238/D.04/2021 atas Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi letter No.S-238/D.04/2021 on the Sustainable Public Offering (PUB)
Berkelanjutan III Bank Sulselbar Tahap I Tahun 2021 terdiri dari Seri of Bank Sulselbar III Phase I Year 2021 Sustainable Bonds,
A Rp630.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,45% consisting of Series A Rp630,000,000,000 with a fixed interest rate
jangka waktu 3 tahun sampai dengan 29 Desember 2024 dan Seri B of 6.45% for a period of 3 years until December 29, 2024 and Series
Rp620.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,95% B Rp620,000,000,000 with a fixed interest rate of 6.95% for a period
jangka waktu 5 tahun sampai dengan 29 Desember 2026. Bank telah of 5 years until December 29, 2026. Bank has paid off all obligations
melunasi seluruh kewajiban atas Obligasi Berkelanjutan III Bank for Bank Sulselbar III Phase I Year 2021 Sustainable Bonds Series
Sulselbar Tahap I Tahun 2021 Seri A. A.
7
842 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 843
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Susunan Pengurus c. Composition of Management
Susunan pengurus Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 The composition of the Bank's management as of December 31,
yang ditetapkan berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang 2025 and 2024 as determined based on the Minutes of the
Saham Luar Biasa Bank yang diaktakan dengan Akta No.13 tanggal Extraordinary General Meeting of Shareholders of the Bank
14 Mei 2025 dan Akta No.7 tanggal 12 Agustus 2024 oleh notarized by Deed No.13 dated May 14, 2025 and Deed No.7 dated
Rakhmawati Laica Marzuki, S.H. adalah sebagai berikut: August 12, 2024 by Rakhmawati Laica Marzuki, S.H. are as follows:
2025 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Jufri Rahman - President Commissioner
*)
Komisaris Independen Huswan Husain Ir. Adliansyah M. Nasution Independent Commissioner
Komisaris Independen Andi Fadly Ferdiansyah - Independent Commissioner
Komisaris - Dr. Muhammad Idris, M.A. ***) Commissioner
Dewan Direksi Board of Directors
Direktur Utama H. Yulis Suandi, S.E., M.Si. H. Yulis Suandi, S.E., M.Si. President Director
Direktur Operasional dan TI Iswadi Ayub, S.E., M.M. Iswadi Ayub, S.E., M.M. Operational and IT Director
Direktur Pemasaran dan Syariah Dirhamsyah Kadir, S.E., M.I.Kom. Dirhamsyah Kadir, S.E., M.I.Kom. Marketing and Sharia Director
Direktur Kredit dan UMKM Dwi Zulkarnain Dwi Zulkarnain Loan and UMKM Director
Direktur Kepatuhan Rahmat Nur Kadir Dr. Dian Anggriani Utina, S.E, M.M. **) Compliance Director
*) Masa jabatan berakhir pada tanggal 8 Februari 2025 *) The term of office end on February 8, 2025
**) Masa jabatan berakhir pada tanggal 27 Januari 2025 **) The term of office end on January 27, 2025
***) Masa jabatan berakhir pada tanggal 24 Oktober 2025 ***) The term of office end on October 24, 2025
Susunan Pemimpin Divisi Audit Internal dan Pemimpin Divisi The composition of the Head of Internal Audit Division and the Head
Corporate Secretary pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 yang of Corporate Secretary Division as of December 31, 2025 and 2024
ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.039/DIR/III/2024 stipulated based on Directors Decree No.039/DIR/III/2024 dated
tanggal 22 Maret 2024 adalah sebagai berikut: March 22, 2024, are as follows:
2025 2024
Pemimpin Divisi Audit Internal Ruslan Ruslan Head of Internal Audit Division
Pemimpin Divisi Head of Corporate
Corporate Secretary Hartani Djurnie Hartani Djurnie Secretary Division
Susunan Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi The composition Audit Committee, Risk Monitoring Committee,
dan Komite Nominasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Remuneration Committee and Nomination Committee of the Bank's
yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi as of December 31, 2025 and 2024 as determined based the
No.SK/193/DIR/XI/2025 tanggal 7 November 2025 dan Surat Decree of the Board of Directors No.SK/193/DIR/XI/2025 dated
Keputusan Direksi No.SK/037/DIR/III/2024 tanggal 20 Maret 2024 November 7, 2025 and Decree of the Board of Directors
adalah sebagai berikut: No.SK/037/DIR/III/2024 dated March 20, 2024 are as follows:
2025 2024
Komite Audit Audit Committee
Ketua Huswan Husain Ir. Adliansyah M. Nasution Chairman
Anggota Sukiman Sukiman Member
Anggota Abdul Rahman Gau Abdul Rahman Member
Anggota Faisal Faisal Member
Komite Pemantau Risiko Risk Oversight Committee
Ketua Andi Fadly Ferdiansyah Prof. Dr. Marsuki, S.E., DEA Chairman
Anggota Aras Tusdin Aras Tusdin Member
Anggota Baso Pujang S.H., M.H. Baso Pujang S.H., M.H. Member
Anggota - Oky Deviany Burhamzah Member
Komite Remunerasi Remuneration Committee
Ketua Huswan Husain Prof. Dr. Marsuki, S.E., DEA Chairman
Anggota Dr. H. Jufri Rahman, M.Si Ir. Adliansyah M Nasution Member
Anggota Andi Fadly Ferdiansyah Dr. Muhammad Idris, M.A. Member
Anggota Margaretha RM H. Muslimin Abbas Member
Anggota Addinul Haq Yaqub Hj. Nurhayati Abdullah Member
Anggota Pemimpin Divisi Human Capital Pemimpin Divisi Human Capital Member
Komite Nominasi Nomination Committee
Ketua Huswan Husain Ir. Adliansyah M. Nasution Chairman
Anggota Dr. H. Jufri Rahman, M.Si Prof. Dr. Marsuki, S.E., DEA Member
Anggota Andi Fadly Ferdiansyah Dr. Muhammad Idris, M.A. Member
Anggota Margareta RM Margareta RM Member
Anggota Addinul Haq Yaqub - Member
Anggota Pemimpin Divisi Human Capital Pemimpin Divisi Human Capital Member
8
BANK SULSELBAR 843
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 844
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Susunan Pengurus (lanjutan) c. Composition of Management (continued)
Susunan pengurus Dewan Pengawas Syariah Bank pada tanggal 31 The composition of the management of the Sharia Supervisory
Desember 2025 dan 2024 yang ditetapkan berdasarkan Berita Acara Board of the Bank as of December 31, 2025 and 2024 as
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Sulselbar yang determined based on the Minutes of the Extraordinary General
diaktakan dengan Akta No.13 tanggal 14 Mei 2025 dan Akta No. 3 Meeting of Shareholders of PT Bank Sulselbar notarized by Deed
tanggal 15 Maret 2024 oleh Rakhmawati Laica Marzuki, S.H. adalah No.13 date May 14, 2025 and Deed No.3 dated March 15, 2024 by
sebagai berikut: Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., are as follows:
Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board
2025 2024
Ketua - - Chairman
Anggota Abdul Gaffar Lewa, S.E. Abdul Gaffar Lewa, S.E. Member
d. Jaringan kantor d. Office network
Kantor Pusat Bank berlokasi di Jl. Dr. Sam Ratulangi No.16, The Bank's Head Office is located in Jl. Dr. Sam Ratulangi No.16,
Makassar, Sulawesi Selatan. Makassar, Sulawesi Selatan.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah jaringan kantor On December 31, 2025 and 2024, the number of office networks
(tidak diaudit) adalah sebagai berikut: (unaudited) is as follows:
2025 2024
Konvensional Conventional
Kantor Pusat 1 1 Head Offices
Kantor Cabang Utama 5 5 Main Branch Offices
Kantor Cabang 26 26 Branch Offices
Kantor Cabang Pembantu 12 12 Sub Branch Offices
Kantor Fungsional 53 53 Functional Offices
Payment Point 85 83 Payment Point
Mobil Kas 15 18 Cash Car
197 198
Unit Usaha Syariah Business Sharia Unit
Kantor Cabang 4 4 Branch Offices
Kantor Fungsional 2 1 Functional Offices
Payment Point 1 2 Payment Point
Office Channeling 97 96 Office Channeling
104 103
Anjungan Tunai Mandiri (ATM) 588 588 Automated Teller Machines
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan dalam penyusunan laporan The principal accounting policies adopted in preparing the financial
keuangan Bank adalah seperti dijabarkan dibawah ini: statements of Bank are set out below:
a. Pernyataan kepatuhan a. Statements of compliance
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan The Bank’s financial statements were prepared in accordance with
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup Indonesian Financial Accounting Standards, which comprise the
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan ("PSAK") dan Interpretasi Statements of Financial Accounting Standards (“PSAK”) and
Standar Akuntansi Keuangan ("ISAK") yang dikeluarkan oleh Dewan Interpretations of Financial Accounting Standards (“ISAK”) issued by
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK–IAI). the Financial Accounting Standards Board of the Indonesian
Laporan keuangan juga disusun sesuai dengan Peraturan Badan Institute of Accountants (DSAK-IAI). The financial statements have
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (”BAPEPAM-LK”) also been prepared in accordance with BAPEPAM-LK’s Regulation
No.VIII.G.7 lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM-LK No.KEP- No. VIII.G.7, Appendix of the Decision of the Chairman of Bapepam-
347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang ”Penyajian dan LK No.KEP-347/BL/2012 dated June 25, 2012 regarding “Financial
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”. Statements Presentation and Disclosure of Publicly Listed
Companies”.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan b. Basis of measurement and preparation of the financial
statements
Laporan keuangan telah disajikan berdasarkan nilai historis, kecuali The financial statements have been prepared on a historical cost
beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain basis, except for certain accounts which are measured based on
sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing another basis described in the related accounting policies for those
akun tersebut. Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi accounts. The financial statements are prepared under the going
kelangsungan usaha serta atas dasar akrual kecuali laporan arus concern assumption and accrual basis of accounting except for the
kas. statement of cash flows.
9
844 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 845
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan (lanjutan) b. Basis of measurement and preparation of the financial
statements (continued)
Informasi keuangan syariah, yang beroperasi dalam bidang The financial information of the Business Sharia Units, which is
perbankan dengan prinsip syariah menyajikan laporan keuangan engaged in sharia banking presents financial statements in
sesuai dengan prinsip akuntansi syariah sesuai dengan PSAK 401 conformity with sharia accounting principles in accordance with
(Revisi 2019) tentang “Penyajian Laporan Keuangan Syariah”, PSAK PSAK 401 (Revised 2019), “Presentation of Sharia Financial
402 (Revisi 2019) tentang “Akuntansi Murabahah”, PSAK 405 tentang Statements”, PSAK 402 (Revised 2019), “Accounting for
“Akuntansi Mudharabah”, PSAK 406 tentang “Akuntansi Murabahah”, PSAK 405, “Accounting for Mudharabah”, PSAK 406,
Musyarakah”, PSAK 407 (Revisi 2021) tentang “Akuntansi Ijarah”, “Accounting for Musyarakah” and PSAK 407 (Revised 2021)
PSAK 410 (Revisi 2015) tentang “Akuntansi Sukuk”, PSAK 411 “Accounting for Ijarah”, PSAK 410 (Revised 2015) “Accounting for
tentang “Akuntansi Wa’ad”, PSAK 412 (Revisi 2021) tentang Sukuk”, PSAK 411, “Accounting for Wa’ad”, PSAK 412 (Revised
"Akuntansi Wakaf" dan Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah 2021) "Accounting of Wakaf" and Indonesia Sharia Banking
Indonesia (PAPSI Revisi 2013). Bank juga menerapkan Standar Accounting Guidelines (PAPSI Revised 2013). The Bank also
Akuntansi Keuangan yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). applied Indonesian Financial Accounting Standards issued by The
Indonesian Institute of Accountants (IAI).
Berdasarkan surat No.SR/04/B/DPS-BSS/I/2026 tanggal 5 Januari Based on letter No.SR/04/B/DPS-BSS/I/2026 dated January 5, 2026
2026 dan No.SR/03/B/DPS-BSS/I/2025 tanggal 2 Januari 2025, and No.SR/03/B/DPS-BSS/I/2025 dated January 2, 2025, the Sharia
Dewan Pengawas Syariah PT Bank Sulselbar memberikan Supervisory Board of PT Bank Sulselbar provides the view that the
pandangan bahwa laporan keuangan Unit Usaha Syariah Bank financial statements Bank Sulselbar Syariah Business Unit on
Sulselbar masing-masing 31 Desember 2025 dan 2024 telah December 31, 2025 and 2024, respectively, have complied with the
memenuhi kaidah-kaidah syariah. sharia principles.
Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung (direct method) The statement of cash flows are prepared using the direct method
dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas menjadi kegiatan with classifications of cash flows into the operating, investing and
operasi, investasi dan pendanaan. Untuk penyajian laporan arus kas, financing activities. For the statements of cash flows presentation,
kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro cash and cash equivalents consist of cash, current accounts with
pada bank lain, dan investasi jangka pendek likuid lainnya dengan Bank Indonesia, current accounts with other banks, and short term
jangka waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal perolehan yang highly liquid investments with original maturities of 3 (three) months
tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya. or less from the acquisition date which are not collateralized or not
limited in use.
Pos-pos dalam penghasilan komprehensif lainnya disajikan terpisah Items in other comprehensive income are presented separately
antara akun-akun yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan akun- between accounts that will be reclassified to profit or loss and
akun yang tidak akan direklasifikasikan ke laba rugi. accounts that will not be reclassified to profit or loss.
Mata uang fungsional dan penyajian yang digunakan dalam The functional and presentation currency used in the preparation of
penyusunan laporan keuangan ini adalah Rupiah (Rp). the financial statements is the Indonesian Rupiah (Rp).
c. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing c. Transaction and balance in foreign currency
Bank menyelenggarakan catatan akuntansinya dalam Rupiah. The Bank maintains its accounting records in Indonesian Rupiah.
Transaksi yang melibatkan mata uang asing dicatat pada nilai tukar Transactions in foreign currencies are recorded at the prevailing
pada saat terjadinya transaksi. exchange rates in effect on the date of the transactions.
Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke All monetary assets and liabilities denominated incforeign currencies
dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs Reuters pada are translated into Rupiah using the Reuters exchange rate at
tanggal 31 Desember 2025 dan kurs JISDOR Bank Indonesia December 31, 2025 and JISDOR exchange rate of the Bank
(Jakarta Interbank Spot Dollar ) pada tanggal 31 Desember 2024. Indonesia (Jakarta Interbank Spot Dollar) at December 31, 2024.
Keuntungan atau kerugian yang timbul sebagai akibat dari The resulting gains or losses from the translation of monetary assets
penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dicatat and liabilities in foreign currencies are recognized in the statements
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun of profit or loss and other comprehensive income for the current
berjalan. year.
Berikut ini adalah kurs mata uang asing utama yang digunakan untuk Below are the major foreign currencies exchange rates used for
penjabaran ke dalam Rupiah bersumber dari Reuters pada tanggal 31 translation into Rupiah from Reuters at December 31, 2025 and
Desember 2025 dan JISDOR Bank Indonesia (Jakarta Interbank JISDOR of the Bank Indonesia (Jakarta Interbank Spot Dollar) at
Spot Dollar ) pada tanggal 31 Desember 2024 (Rupiah penuh). December 31, 2024 (full Rupiah amount).
2025 2024
1 Dolar Amerika Serikat 16.675 16.157 United States Dollar 1
1 Dolar Singapura 12.965 11.890 Singapore Dollar 1
1 Riyal Saudi Arabia 4.447 4.300 Saudi Arabian Riyal 1
1 Yuan China Renminbi 2.385 - Chinese Yuan Renminbi 1
10
BANK SULSELBAR 845
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 846
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
d. Perubahan pada pernyataan standar akuntansi keuangan dan d. Changes to the statements of financial accounting standard
interpretasi atas pernyataan standar akuntansi keuangan and interpretations of the statements of financial accounting
standard
Berikut ini adalah standar, perubahan dan interpretasi yang berlaku The following standards, amendments and interpretations became
efektif sejak tanggal 1 Januari 2025: effective since January 1, 2025:
a. PSAK 117, “Kontrak Asuransi”, yang diadopsi dari IFRS 17, a. PSAK 117, “Insurance Contracts”, adopted from IFRS 17, early
penerapan dini diperkenankan untuk entitas yang juga telah application is permitted for entities that have also applied PSAK
menerapkan PSAK 109 dan PSAK 115. 109 and PSAK 115.
b. Amandemen PSAK 221, "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta b. Amendment to PSAK 221, “The Effect of Changes in Foreign
Asing tentang Kekurangan Ketertukaran". Penerapan lebih dini Exchange Rates on the Lack of Convertibility”. Early application
diperkenankan. is permitted.
Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan The implementation of the above standards did not result in
perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Bank dan tidak substantial changes to the Company's accounting policies and had
memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan di periode no material impact to the financial statements for the current period
berjalan atau tahun sebelumnya. or prior financial years.
e. Aset dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities
Aset keuangan terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada Financial assets consist of cash, current account with Bank
bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain, surat Indonesia, current account with other banks, placement with Bank
berharga, tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual Indonesia and other banks, marketable securities, receivable of
kembali (reverse repo ), kredit yang diberikan, pembiayaan syariah, marketable securities purchased under resale agreement (reverse
tagihan akseptasi, tagihan derivatif, penyertaan dan aset lain-lain. repo), loans, sharia financing, acceptance receivables, derivative
receivables, investments and other assets.
Liabilitas keuangan terdiri dari liabilitas segera, simpanan dari Financial liabilities consist of liabilities immediately payable, deposits
nasabah, simpanan dari bank lain, liabilitas derivatif, surat berharga from customers, deposits from other banks, derivative liabilities,
yang diterbitkan, liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji securities issued, Liabilities of marketable securities sold under
dibeli kembali (repo ), pinjaman yang diterima dan liabilitas lain-lain. repurchase agreement (repo), borrowings and other liabilities.
(i) Klasifikasi (i) Classification
Bank mengklasifikasikan aset keuangannya berdasarkan The Bank classifies its financial assets according to the
kategori sebagai berikut pada saat pengakuan awal: following categories at initial recognition:
- Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba - Financial assets measured at fair value through profit or
rugi; loss;
- Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui - Financial assets measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain; comprehensive income;
- Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan - Financial assets measured at amortized cost.
diamortisasi.
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika Financial assets are measured at amortized cost if they meet
memenuhi kondisi sebagai berikut: the following conditions:
- aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan - financial assets are managed in a business model that
untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan aims to have financial assets in order to obtain contractual
arus kas kontraktual; dan cash flow; and
- persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut - the contractual terms of the financial asset provide rights
memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas yang on a certain date for cash flow obtained solely from
diperoleh semata dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI) payment of principal and interest (SPPI) on the principal
dari jumlah pokok terutang. amount owed.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan Financial assets are measured at fair value through other
komprehensif lain jika memenuhi kondisi sebagai berikut: comprehensive income if they meet the following conditions:
- Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan - Financial assets are managed in a business model that
untuk mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset aims to obtain contractual cash flow and sell financial
keuangan; dan assets; and
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut - The contractual requirements of the financial assets meet
memenuhi kriteria SPPI. the SPPI criteria.
Pada saat pengakuan awal, Bank dapat membuat pilihan yang At initial recognition, the Bank may make an irrevocable choice
tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan instrumen ekuitas yang to present equity instruments that are not held for trading at fair
bukan dimiliki untuk diperdagangkan pada nilai wajar melalui value through other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
11
846 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 847
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi persyaratan untuk Other financial assets that do not meet the requirements to be
diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya classified as financial assets measured at amortized cost or fair
perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan value through other comprehensive income, are classified as
komprehensif lain, diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai measured at fair value through profit or loss.
wajar melalui laba rugi.
Saat pengakuan awal Bank dapat membuat penetapan yang At initial recognition, the Bank can make an irrevocable
tidak dapat dibatalkan untuk mengukur aset yang memenuhi determination to measure assets that meet the requirements to
persyaratan untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau be measured at amortized cost or fair value through other
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada nilai comprehensive income at fair value through profit or loss, if the
wajar melalui laba rugi, apabila penetapan tersebut determination eliminates or significantly reduces the
mengeliminasi atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi measurement or recognition inconsistencies (sometimes
pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai referred to as "accounting mismatch").
“accounting mismatch” ).
Penilaian model bisnis Valuation of business models
Model bisnis ditentukan pada level yang mencerminkan The business model is determined at a level that reflects how
bagaimana kelompok aset keuangan dikelola bersama-sama groups of financial assets are managed together to achieve
untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. certain business objectives.
Penilaian model bisnis dilakukan dengan mempertimbangkan, The evaluation of the business model is carried out by
tetapi tidak terbatas pada, hal-hal berikut: considering, but not limited to, the following:
- Bagaimana kinerja dari model bisnis dan aset keuangan - How the performance of the business model and financial
yang dimiliki dalam model bisnis dievaluasi dan dilaporkan assets held in the business model are evaluated and
kepada personil manajemen kunci Bank; reported to the Bank's key management personnel;
- Apakah risiko yang mempengaruhi kinerja dari model bisnis - What risks affect the performance of the business model
(termasuk aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis) (including financial assets held in the business model) and
dan khususnya bagaimana cara aset keuangan tersebut specifically how the financial assets are managed; and
dikelola; dan
- Bagaimana penilaian kinerja pengelola aset keuangan - How to evaluate the performance of managers of financial
(sebagai contoh, apakah penilaian kinerja berdasarkan nilai assets (for example, whether performance appraisals are
wajar dari aset yang dikelola atau arus kas kontraktual yang based on the fair value of the assets being managed or the
diperoleh). contractual cash flows obtained).
Aset keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dikelola Financial assets held for trading or managed and which
dan penilaian kinerjanya berdasarkan nilai wajar diukur pada performance appraisals based on fair value are measured at fair
nilai wajar melalui laba rugi. value through profit or loss.
Derivatif juga dikategorikan dalam kelompok ini, kecuali derivatif Derivatives are also categorized under this classification unless
yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai efektif. they are designated as effective hedging instruments.
Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang diperoleh Evaluation of contractual cash flows obtained solely from
semata dari pembayaran pokok dan bunga payment of principal and interest
Untuk tujuan penilaian ini, pokok didefinisikan sebagai nilai wajar For the purposes of this valuation, principal is defined as the fair
dari aset keuangan pada saat pengakuan awal. Bunga value of the financial asset at initial recognition. Interest is
didefinisikan sebagai imbalan untuk nilai waktu atas uang dan defined as the reward for the time value of money and credit
risiko kredit terkait jumlah pokok terutang pada periode waktu risk related to the principal amount owed over a certain period
tertentu, risiko dan biaya peminjaman standar serta margin laba. of time, standard borrowing risks and costs and profit margin.
Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang diperoleh semata An assessment of contractual cash flows obtained solely from
dari pembayaran pokok dan bunga dilakukan dengan principal and interest payments is made by considering
mempertimbangkan persyaratan kontraktual, termasuk apakah contractual terms, including whether financial assets contain
aset keuangan mengandung persyaratan kontraktual yang dapat contractual terms that can change the timing or amount of
mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual. contractual cash flows.
Dalam melakukan penilaian, Bank mempertimbangkan: In assessing, the Bank considers:
- Peristiwa kontinjensi yang akan mengubah waktu atau - Contingency events that will change the timing or amount
jumlah arus kas kontraktual; of contractual cash flow;
- Fitur leverage; - Leverage feature;
- Peristiwa kontinjensi yang akan mengubah waktu atau - Terms of advance payment and contractual extension;
jumlah arus kas kontraktual;
- Persyaratan mengenai klaim yang terbatas atas arus kas - Requirements regarding limited claims for cash flows from
yang berasal dari aset spesifik; dan specific assets; and
- Fitur yang dapat mengubah nilai waktu dari elemen uang. - Features that can change the time value of the money
element.
12
BANK SULSELBAR 847
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 848
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Liabilitas keuangan diklasifikasikan kedalam kategori sebagai Financial liabilities are classified into the following categories at
berikut pada saat pengakuan awal: initial recognition:
- Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui - Financial liabilities at fair value through profit or loss, which
laporan laba rugi, yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, yaitu has 2 (two) sub-classifications, i.e. those designated as
liabilitas keuangan yang ditetapkan demikian pada saat such upon initial recognition and those classified as held for
pengakuan awal dan liabilitas keuangan yang telah trading;
diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan;
- Liabilitas keuangan lain. - Other financial liabilities.
Liabilitas keuangan lainnya merupakan liabilitas keuangan Other financial liabilities pertain to financial liabilities that
yang tidak dimiliki untuk dijual atau ditentukan sebagai nilai are not held for trading nor designated as at fair value
wajar melalui laba rugi saat pengakuan liabilitas. through profit or loss upon recognition of the liability.
(ii) Pengakuan awal (ii) Initial recognition
a. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan a. Purchases or sales of financial assets that require delivery
penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan of assets within a time frame established by regulation or
oleh peraturan dan kebiasaan yang berlaku di pasar convention in the market place (regular way purchases) are
(pembelian secara reguler) diakui pada tanggal recognized on the settlement date, i.e., the date that the
penyelesaian, yaitu tanggal Bank berkomitmen untuk Bank commits to purchase or sell the assets.
membeli atau menjual aset.
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan pada awalnya diukur b. Financial assets and financial liabilities are initially
pada nilai wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau liabilitas recognized at fair value. For those financial assets or
keuangan tidak diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui financial liabilities not classified as fair value through profit
laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah/ dikurangi biaya or loss, the fair value is added/deducted with directly
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan attributable transaction costs to the issuance of financial
perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas assets or liabilities.
keuangan.
Bank, pada pengakuan awal, dapat menetapkan aset keuangan The Bank, upon initial recognition, may designate certain
dan liabilitas keuangan tertentu sebagai nilai wajar melalui laba financial assets and liabilities, at fair value through profit or loss
rugi (opsi nilai wajar). Opsi nilai wajar dapat digunakan hanya (fair value option). The fair value option is only applied when the
bila memenuhi ketetapan sebagai berikut: following conditions are met:
- Penetapan sebagai opsi nilai wajar mengurangi atau - The application of the fair value option reduces or
mengeliminasi ketidak-konsistenan pengukuran dan eliminates an accounting mismatch that would otherwise
pengakuan (accounting mismatch ) yang dapat timbul; atau arise; or
- Aset dan liabilitas keuangan merupakan bagian dari - The financial assets and liabilities are part of a portfolio of
portofolio instrumen keuangan yang risikonya dikelola dan financial instruments, the risks of which are managed and
dilaporkan kepada manajemen kunci berdasarkan nilai reported to key management on a fair value basis; or
wajar; atau
- Aset keuangan dan liabilitas keuangan terdiri dari kontrak - The financial assets and liabilities consist of a host contract
utama dan derivatif melekat yang harus dipisahkan, tetapi and an embedded derivative that must be bifurcated, but
tidak dapat mengukur derivatif melekat secara terpisah. are unable to measure the embedded derivative separately.
(iii) Pengakuan setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurements
Aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur Financial assets at fair value through other comprehensive
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan aset income and financial assets and financial liabilities at fair value
keuangan dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar through profit or loss are measured at fair value.
melalui laba rugi diukur pada nilai wajarnya.
Aset keuangan kelompok biaya perolehan diamortisasi dan Financial assets classified as amortized cost and other financial
liabilitas keuangan lainnya diukur pada biaya perolehan liabilities measured at amortized cost using the effective interest
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. rate method.
13
848 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 849
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(iv) Penghentian pengakuan (iv) Derecognition
a. Aset keuangan dihentikan pengakuannya jika: a. Financial assets are derecognized when:
- Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset - The contractual rights to receive cash flows from the
keuangan tersebut berakhir; financial assets have expired;
- Bank telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas - The Bank has transferred its rights to receive cash
yang berasal dari aset tersebut atau menanggung flows from the asset or has assumed an obligation to
liabilitas untuk membayarkan arus kas yang diterima pay the received cash flow in full without material
tersebut secara penuh tanpa penundaan berarti kepada delay to a third party under a ‘pass-through’
pihak ketiga dibawah kesepakatan pelepasan, dan arrangement; and either (a) the Bank has transferred
antara (a) Bank telah mentransfer secara substansial substantially all the risks and rewards of the asset, or
seluruh risiko dan manfaat atas aset, atau (b) Bank tidak (b) the Bank has neither transferred nor retained
mentransfer maupun tidak memiliki secara substansial substantially all the risks and rewards of the asset,
seluruh risiko dan manfaat atas aset, tetapi telah but has transferred control of the asset.
mentransfer kendali atas aset.
Ketika Bank telah mentransfer hak untuk menerima arus When the Bank has transferred its rights to receive cash
kas dari aset atau telah memasuki kesepakatan pelepasan flows from an asset or has entered into a passthrough
dan tidak mentransfer serta tidak mempertahankan secara arrangement and has neither transferred nor retained
substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset atau tidak substantially all the risks and rewards of the asset nor
mentransfer kendali atas aset, aset diakui sebesar transferred control of the asset, the asset is recognized to
keterlibatan Bank yang berkelanjutan atas aset tersebut. the extent of the Bank’s continuing involvement in the
asset.
Pinjaman yang diberikan dihapusbukukan ketika tidak Loans are written off when there is no realistic prospect of
terdapat prospek yang realistis mengenai pengembalian collection in the near future or the normal relationship
pinjaman atau hubungan normal antara Bank dan debitur between the Bank and the borrowers have ceased to exist.
telah berakhir. Pinjaman yang tidak dapat dilunasi tersebut When a loan is deemed uncollectible, it is written off
dihapusbukukan dengan mendebit cadangan kerugian against the related allowance for impairment losses.
penurunan nilai.
b. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas b. Financial liabilities are derecognized when the obligation
yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan under the liability is discharged or cancelled or has expired.
atau kadaluarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan dengan Where an existing financial liability is replaced by another
liabilitas yang lain oleh pemberi pinjaman yang sama pada liability from the same lender on substantially different
keadaan yang secara substansial berbeda, atau terms, or the terms of an existing liability are substantially
berdasarkan suatu liabilitas yang ada yang secara modified, such an exchange or modification is treated as
substansial telah diubah, maka pertukaran atau modifikasi derecognition of the original liability and the recognition of a
tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan new liability, and the difference in the respective carrying
liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan perbedaan amounts is recognized in the profit or loss.
nilai tercatat masing-masing diakui dalam laporan laba rugi.
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
a. Pendapatan dan beban bunga atas aset keuangan yang a. Interest income and expense on financial assets measured
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif at fair value through other comprehensive income as well
lain serta aset keuangan dan liabilitas keuangan yang as financial assets and financial liabilities recorded at
dicatat berdasarkan biaya perolehan diamortisasi, diakui amortized cost are recognized in the statement of profit or
pada laporan laba rugi dengan menggunakan metode suku loss using the effective interest method.
bunga efektif.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan adalah biaya The gross carrying amount of a financial asset is the
perolehan diamortisasi aset keuangan sebelum disesuaikan amortized cost of a financial asset before adjusting for
dengan cadangan penurunan nilai. allowance for impairment.
Dalam menghitung pendapatan dan beban bunga, tingkat In calculating interest income and expenses, the effective
bunga efektif diterapkan pada jumlah tercatat bruto aset interest rate is applied to the gross carrying amount of an
(ketika aset tersebut bukan aset keuangan memburuk) atau asset (when the asset is not a deteriorated financial asset)
terhadap biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas. or to the amortized cost of a liability.
b. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai b. Gains and losses arising from changes in the fair value of
wajar atas aset keuangan yang diklasifikasikan dalam fair value through other comprehensive income financial
kelompok nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain assets other than foreign exchange gains or losses on debt
diakui secara langsung dalam laporan laba rugi instrument are recognized directly in other comprehensive
komprehensif (merupakan bagian dari ekuitas) sampai aset income (as part of equity), until the financial asset is
keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau adanya derecognized or impaired, except gain or loss arising from
penurunan nilai, kecuali keuntungan atau kerugian akibat changes in exchanges rate for debt instrument.
perubahan nilai tukar untuk instrumen utang.
Pada saat aset keuangan dihentikan pengakuannya atau When a financial asset is derecognized or impaired, the
dilakukan penurunan nilai, keuntungan atau kerugian cumulative gains or losses previously recognized in equity
kumulatif yang sebelumnya diakui dalam ekuitas harus are recognized in profit or loss.
diakui pada laporan laba rugi.
14
BANK SULSELBAR 849
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 850
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (vi) Reclassification of financial assets
Bank mereklasifikasi aset keuangan jika dan hanya jika, model The Bank reclassifies financial assets if and only if, the
bisnis untuk pengelolaan aset keuangan berubah. business model for managing financial assets changes.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi biaya perolehan yang Reclassifications of financial assets from amortized cost
diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi dicatat classifications to fair value through profit or loss are recorded at
sebesar nilai wajarnya. Selisih antara nilai tercatat dengan nilai fair value. The difference between the recorded value and fair
wajar diakui sebagai keuntungan atau kerugian pada laba rugi. value is recognized in profit or loss on the statement of profit or
loss and other comprehensive income.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi biaya perolehan yang Reclassifications of financial assets from amortized cost
diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan classifications to fair value classifications through other
komprehensif lain dicatat sebesar nilai wajarnya. comprehensive are recorded at their fair values.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi nilai wajar melalui Reclassification of financial assets from fair value classification
penghasilan komprehensif lain ke klasifikasi nilai wajar melalui through other comprehensive income to fair value classification
laba rugi dicatat pada wajar. Keuntungan atau kerugian yang through profit or loss is recorded at fair value. Unrealized gains
belum direalisasi direklasifikasi ke laba rugi. or losses are reclassified to profit or loss.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi nilai wajar melalui Reclassification of financial assets from fair value classifications
penghasilan komprehensif lain ke klasifikasi biaya perolehan through other comprehensive income to the amortized cost
yang diamortisasi dicatat pada nilai tercatat. Keuntungan atau classification is recorded at carrying value. Unrealized gains or
kerugian yang belum direalisasi dihapus dari ekuitas dan losses is removed from equity and is adjusted against the fair
disesuaikan terhadap nilai wajar. value.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi nilai wajar melalui Reclassifications on financial assets from fair value
laba rugi ke klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan classification through profit or loss to fair value classification
komprehensif lain dicatat pada wajar. through other comprehensive income are recorded at fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi nilai wajar melalui Reclassification of financial assets from fair value classification
laba rugi ke klasifikasi biaya perolehan yang diamortisasi dicatat through profit or loss to amortized cost classification is recorded
pada wajar. at fair value.
(vii) Saling hapus (vii) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus buku dan Financial assets and liabilities are set off and the net amount is
nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika, dan presented in the statement of financial position when, and only
hanya jika Bank memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk when the Bank has a legal right to set off the amounts and
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut intends either to settle on a net basis or to realize the asset and
dan adanya maksud untuk menyelesaikan secara neto atau settle the liability simultaneously.
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya
secara bersamaan.
Hal yang berkekuatan hukum harus tidak kontinjen atas The legally enforceable right must not be contingent on future
peristiwa di masa depan dan harus dapat dipaksakan di dalam events and must be enforceable in the normal course of
situasi bisnis yang normal, peristiwa kegagalan atau business and in the event of default, insolvency or bankruptcy
kebangkrutan dari entitas atas seluruh pihak lawan. of the company or the counterparty.
Pendapatan dan beban disajikan dalam jumlah neto hanya jika Income and expenses are presented on a net basis only when
diperkenankan oleh standar akuntansi. permitted by the accounting standards.
(viii) Pengukuran biaya diamortisasi (viii) Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas The amortized cost of a financial asset or liability is the amount
keuangan adalah jumlah aset keuangan atau liabilitas keuangan at which the financial asset or liability is measured at initial
yang diukur pada saat pengakuan awal dikurangi pembayaran recognition, minus principal repayments, plus or minus the
pokok pinjaman, ditambah atau dikurangi amortisasi kumulatif cumulative amortization using the effective interest rate method
menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari of any difference between the initial amount recognized and the
selisih antara nilai pengakuan awal dan nilai jatuh temponya, maturity amount, minus any reduction for impairment.
dan dikurangi penurunan nilai.
(ix) Pengukuran nilai wajar (ix) Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu Fair value is the price that would be received to sell an asset or
aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu paid to transfer a liability in an orderly transaction between
liabilitas dalam suatu transaksi teratur antara pelaku pasar pada market participants at measurement date.
tanggal pengukuran.
Jika tersedia, Bank mengukur nilai wajar dari suatu instrumen When available, the Bank measures the fair value of an
dengan menggunakan harga kuotasi di pasar aktif untuk instrument using quoted prices in an active market for that
instrumen terkait. Suatu pasar dianggap aktif bila harga yang instrument. A market is regarded as active if quoted prices are
dikuotasikan tersedia sewaktu-waktu dari bursa, pedagang efek readily and regularly available from an exchange, dealer,
(dealer), perantara efek (broker), kelompok industri, badan broker, industry group, pricing service or regulatory agency and
pengawas (pricing service or regulatory agency), dan those prices represent actual and regularly occurring market
merupakan transaksi pasar aktual dan teratur terjadi yang transaction on an arm’s length basis. The fair value can be
dilakukan secara wajar. Nilai wajar dapat diperoleh dari obtained from IDMA’s (Interdealer Market Association) quoted
Interdealer Market Association (IDMA) atau harga pasar atau market prices or broker’s quoted price from Bloomberg or
harga yang diberikan oleh broker (quoted price) dari Bloomberg Reuters on the measurement date.
atau Reuters pada tanggal pengukuran.
15
850 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 851
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Jika pasar untuk instrumen keuangan tidak aktif, Bank If a market for a financial instrument is not active, the Bank
menetapkan nilai wajar dengan menggunakan teknik penilaian. establishes fair value using a valuation technique.
Bank menggunakan beberapa teknik penilaian yang digunakan The Bank uses widely recognized valuation models for
secara umum untuk menentukan nilai wajar dari instrumen determining fair values of financial instruments of lower
keuangan dengan tingkat kompleksitas yang rendah, seperti complexity, such as exchange value options and currency
opsi nilai tukar dan swap mata uang. Input yang digunakan swaps. For these financial instruments, inputs into models are
dalam teknik penilaian untuk instrumen keuangan di atas adalah generally market-observable.
data pasar yang diobservasi.
Untuk instrumen yang lebih kompleks, Bank menggunakan For more complex instruments, the Bank uses internally
model penilaian internal, yang pada umumnya berdasarkan developed models, which are usually based on valuation
teknik dan metode penilaian yang umumnya diakui sebagai methods and techniques generally recognized as standard
standar industri. Model penilaian terutama digunakan untuk within the industry. Valuation models are used primarily to value
menilai kontrak derivatif yang ditransaksikan melalui pasar over derivatives transacted in the over the-counter market, unlisted
the-counter, unlisted debt securities (termasuk surat utang debt securities (including those with embedded derivatives) and
dengan derivatif melekat) dan instrumen utang lainnya yang other debt instruments for which markets were or have become
pasarnya tidak aktif. illiquid.
Untuk instrumen keuangan yang tidak mempunyai harga pasar, For financial instruments with no quoted market price, a
estimasi atas nilai wajar efek-efek ditetapkan dengan mengacu reasonable estimate of the fair value is determined by reference
pada nilai wajar instrumen lain yang substansinya sama atau to the fair value of another instrument which substantially has
dihitung berdasarkan arus kas yang diharapkan terhadap aset the same characteristics or calculated based on the expected
neto efek-efek tersebut. cash flows of the underlying net asset base of the marketable
securities.
Hasil dari suatu teknik penilaian merupakan sebuah estimasi The output of a valuation technique is an estimation or
atau perkiraan dari suatu nilai yang tidak dapat ditentukan approximation of a value that cannot be determined with
dengan pasti, dan teknik penilaian yang digunakan mungkin certainty, and the valuation technique employed may not fully
tidak dapat menggambarkan seluruh faktor yang relevan atas reflect all factors relevant to the positions that the Bank holds.
posisi yang dimiliki Bank. Dengan demikian, penilaian Valuations are therefore adjusted, with additional factors such
disesuaikan dengan faktor tambahan seperti model risk, risiko as model risk, liquidity risk and counterparty credit risk. Based
likuiditas dan risiko kredit counterparty. Berdasarkan kebijakan on the established fair value valuation technique policy, related
teknik penilaian nilai wajar, pengendalian dan prosedur yang controls and procedures applied, management believes that
diterapkan, manajemen berkeyakinan bahwa penyesuaian atas these valuation adjustments are necessary and considered
penilaian tersebut diperlukan dan dianggap tepat untuk appropriate to fairly state the values of financial instruments
menyajikan secara wajar nilai dari instrumen keuangan yang measured at fair value in the statement of financial position.
diukur berdasarkan nilai wajar dalam laporan posisi keuangan. Price data and parameters used in the measurement
Data harga dan parameter yang digunakan didalam prosedur procedures applied are generally reviewed and adjusted, if
pengukuran pada umumnya telah direviu dan disesuaikan jika necessary, particularly in view of the current market
diperlukan, khususnya untuk perkembangan atas pasar terkini. developments.
Pada saat nilai wajar dari unlisted equity instruments tidak dapat In cases when the fair value of unlisted equity instruments
ditentukan dengan handal, instrumen tersebut dinilai sebesar cannot be determined reliably, the instruments are carried at
biaya perolehan dikurangi dengan penurunan nilai. Nilai wajar cost less impairment value. The fair value for loans and
atas pinjaman yang diberikan dan piutang, serta liabilitas kepada receivables as well as liabilities to banks and customers are
bank dan nasabah ditentukan menggunakan nilai berdasarkan determined using a present value model on the basis of
arus kas kontraktual, dengan mempertimbangkan kualitas kredit, contractually agreed cash flows, taking into account credit
likuiditas dan biaya. quality, liquidity and costs.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur atau All assets and liabilities which fair value is measured or
diungkapkan dalam laporan keuangan dapat dikategorikan pada disclosed in the financial statements can be classified in fair
level hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan sebagai berikut: value hierarchy levels, based on following level:
- Tingkat 1: Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dari pasar - Level 1: Quoted price (unadjusted) in active markets for
aktif untuk aset atau liabilitas yang identik. identical assets or liabilities.
- Tingkat 2: Input selain harga yang dikutip dari pasar yang - Level 2: inputs other than quoted prices included within
disertakan pada tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset Level 1 that are observable for the asset or liability, either
dan liabilitas, baik secara langsung (yaitu sebagai suatu directly (as a price) or indirectly (as derived from price).
harga) atau secara tidak langsung (sebagai turunan dari
harga).
- Tingkat 3: Input untuk aset atau liabilitas yang tidak - Level 3: input for asset or liabilities based on unobservable
didasarkan pada data pasar yang dapat diobservasi inputs for the asset or liability.
(informasi yang tidak dapat diobservasi).
16
BANK SULSELBAR 851
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 852
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan (x) Allowance for impairment losses on financial assets
- Bank mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian - The Bank recognizes the allowance for expected credit
pada instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar losses on financial instruments that are not measured at
melalui laba rugi. fair value through profit or loss.
- Tidak ada penyisihan kerugian kredit ekspektasian pada - There is no allowance for expected credit losses on
investasi instrumen ekuitas. investment in equity instruments.
- Bank mengukur cadangan kerugian sejumlah kerugian - The Bank measure the allowance for losses for the lifetime
kredit ekspektasian sepanjang umurnya, kecuali untuk hal of an expected credit losses, except for the following, which
berikut, diukur sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 are measured according to 12 months expected credit
bulan: losses:
- instrumen utang yang memiliki risiko kredit rendah pada - debt instruments that have low credit risk at the
tanggal pelaporan; dan reporting date; and ·
- instrumen keuangan lainnya yang risiko kreditnya tidak - other financial instruments for which credit risk has
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. not increased significantly since initial recognition.
Bank menganggap instrumen utang memiliki risiko kredit yang The Bank considers debt instruments to have low credit risk
rendah ketika peringkat risiko kreditnya setara dengan definisi when the credit risk rating is at par with the globally understood
investment grade yang dipahami secara global. definition of investment grade.
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan adalah bagian dari The 12-month expected credit loss is part of the expected credit
kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya yang loss throughout its lifetime that represents an expected credit
merepresentasikan kerugian kredit ekspektasian yang timbul loss arising from a default on financial instruments that might
dari peristiwa gagal bayar instrumen keuangan yang mungkin occur 12 months after the reporting date.
terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of expected credit losses
Kerugian Kredit Ekspektasian adalah estimasi probabilitas Expected Credit Loss is an estimate of the weighted probability
tertimbang dari kerugian kredit yang diukur sebagai berikut: of a credit loss measured as follows:
- aset keuangan yang tidak memburuk pada tanggal - Financial assets that do not deteriorate at the reporting
pelaporan, kerugian kredit ekspektasian diukur sebesar date, the expected credit loss is measured at the difference
selisih antara nilai kini dari seluruh kekurangan kas (yaitu between the present value of all cash shortages (i.e. the
selisih antara arus kas yang terutang kepada Bank sesuai difference between the cash flows owed to the Bank in
dengan kontrak dan arus kas yang diperkirakan akan accordance with the contract and the cash flows expected
diterima oleh Bank); to be received by the Bank);
- aset keuangan yang memburuk pada tanggal pelaporan, - Financial assets that deteriorate at the reporting date, the
kerugian kredit ekspektasian diukur sebesar selisih antara expected credit loss is measured at the difference between
jumlah tercatat bruto dan nilai kini arus kas masa depan the gross carrying amount and the present value of
yang diestimasi. estimated future cash flows.
Aset keuangan yang direstrukturisasi Restructured financial assets
Jika ketentuan aset keuangan dinegosiasikan ulang atau If the terms of the financial assets are renegotiated or modified
dimodifikasi atau aset keuangan yang ada diganti dengan yang or the existing financial assets are replaced with new ones due
baru karena kesulitan keuangan peminjam, maka dilakukan to the borrower’s financial difficulties, an assessment is made
penilaian apakah aset keuangan yang ada harus dihentikan whether recognition of existing financial assets must be
pengakuannya dan kerugian kredit ekspektasian diukur sebagai derecognized and expected credit losses measured as follows:
berikut:
- Jika restrukturisasi tidak mengakibatkan penghentian - If the restructuring does not result in the termination of
pengakuan aset yang ada, maka arus kas yang diperkirakan recognition of existing assets, then the estimated cash
yang timbul dari aset keuangan yang dimodifikasi flows arising from the modified financial assets are included
dimasukkan dalam perhitungan kekurangan kas dari aset in the calculation of cash shortages of existing assets;
yang ada;
- Jika restrukturisasi akan menghasilkan penghentian - If the restructuring will result in a derecognition of the
pengakuan aset yang ada, maka nilai wajar aset baru existing assets, the fair value of the new asset is treated as
diperlakukan sebagai arus kas akhir dari aset keuangan the final cash flow of the existing financial assets at the
yang ada pada saat penghentian pengakuannya. Jumlah ini time of derecognition. This amount is included in the
dimasukkan dalam perhitungan kekurangan kas dari aset calculation of cash shortages from existing financial assets
keuangan yang ada yang didiskontokan dari tanggal which are discounted from the date of derecognition to the
penghentian pengakuan ke tanggal pelaporan reporting date using the initial effective interest rate of the
menggunakan suku bunga efektif awal dari aset keuangan existing financial assets.
yang ada.
17
852 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 853
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan (x) Allowance for impairment losses on financial assets (continued)
(lanjutan)
Aset keuangan yang memburuk Credit-impaired financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank menilai apakah aset At each reporting date, the Bank assesses whether the financial
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dan assets recorded at amortized cost and the debt instrument
aset keuangan instrumen utang yang dicatat pada nilai wajar financial assets which are recorded at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain mengalami penurunan comprehensive income are credit impaired (worsening).
nilai kredit (memburuk). Aset keuangan memburuk ketika satu Financial assets deteriorate when one or more events that have
atau lebih peristiwa yang memiliki dampak merugikan atas an adverse effect on the estimated future cash flows of the
estimasi arus kas masa depan dari aset keuangan telah terjadi. financial assets have occurred.
Bukti bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit Evidence that financial assets become credit impaired including
(memburuk) termasuk data yang dapat diobservasi mengenai observable data regarding the following events:
peristiwa berikut ini:
- kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau - Significant financial difficulties experienced by the issuer or
pihak peminjam; the borrower;
- pelanggaran kontrak, seperti peristiwa gagal bayar atau - Breach of contract, such as a default or arrears;
peristiwa tunggakan;
- pihak pemberi pinjaman, untuk alasan ekonomi atau - The lender, for economic or contractual reasons in relation
kontraktual sehubungan dengan kesulitan keuangan yang to the financial difficulties experienced by the borrower, has
dialami pihak peminjam, telah memberikan konsesi pada given concessions to the borrower which is not possible if
pihak peminjam yang tidak mungkin diberikan jika pihak the borrower does not experience such difficulties;
peminjam tidak mengalami kesulitan tersebut;
- terjadi kemungkinan bahwa pihak peminjam akan - It is probable that the borrower will enter bankruptcy or the
dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan other financial reorganization; or
lainnya; atau
- hilangnya pasar aktif dari aset keuangan akibat kesulitan - Loss of an active market for financial assets due to
keuangan; financial difficulties;
- Pembelian atau penerbitan aset keuangan dengan diskon - Purchase or issuance of financial asset at significant
sangat besar yang mencerminkan kerugian kredit yang discount which reflect the credit loss that occurs.
terjadi.
Aset keuangan yang dibeli atau yang berasal dari aset Purchased or originated credit impaired financial assets -
keuangan memburuk POCI
Aset keuangan dikategorikan sebagai POCI apabila terdapat Financial assets are categorized as POCI if there is objective
bukti obyektif penurunan nilai pada saat pengakuan awal. Pada evidence of impairment at initial recognition. At initial
saat pengakuan awal, tidak ada penyisihan kerugian kredit yang recognition, no allowance for credit losses is recognized
diakui karena harga pembelian atau nilainya telah termasuk because the purchase price or value has included lifetime
estimasi kerugian kredit sepanjang umurnya. Selanjutnya, estimated credit losses. Furthermore, changes in lifetime credit
perubahan kerugian kredit sepanjang umurnya, apakah positif losses, whether positive or negative, are recognized in the
atau negatif, diakui dalam laporan laba rugi sebagai bagian dari statement of profit or loss as part of the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai. impairment losses.
18
BANK SULSELBAR 853
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 854
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan (x) Allowance for impairment losses on financial assets (continued)
(lanjutan)
Staging criteria Staging criteria
Aset keuangan harus dialokasikan ke salah satu dari tiga tahap Financial assets must be allocated to one of three stages of
penurunan nilai (stage 1, stage 2, stage 3) dengan menentukan impairment (stage 1, stage 2, stage 3) by determining whether
apakah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan atas aset there has been a significant increase in credit risk for the
keuangan sejak pengakuan awal atau apakah fasilitas tersebut financial asset since initial recognition or whether the facility has
gagal bayar pada setiap tanggal pelaporan. defaulted at each reporting date.
Berdasarkan proses di atas, Bank melakukan pembagian atas Based on the above process, the Bank divides financial assets
aset keuangan atas Stage 1, Stage 2, Stage 3 dan POCI, into Stage 1, Stage 2, Stage 3 and POCI, as follows:
sebagai berikut:
- Stage 1 - Stage 1
Mencakup instrumen keuangan yang tidak memiliki Includes financial instruments that do not have a
peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan significantly increased credit risk since initial recognition or
awal atau memiliki risiko kredit rendah pada tanggal have low credit risk at the reporting date. For these
pelaporan. Untuk instrumen-instrumen keuangan ini, akan financial instruments, a 12 month ECL calculation will
berlaku perhitungan ECL 12 bulan. apply.
- Stage 2 - Stage 2
Mencakup instrumen keuangan yang mengalami Includes financial instruments that have increased credit
peningkatan risiko kredit sejak pengakuan awal (kecuali risk since initial recognition (unless the Bank feel that credit
Bank merasa risiko kredit tergolong rendah pada tanggal risk is low at the reporting date) but there is no objective
pelaporan) namun belum terbukti adanya bukti penurunan evidence of impairment. For these instruments, the Lifetime
nilai secara obyektif. Untuk instrumen-instrumen ini, akan ECL calculation will apply. Lifetime ECL is the expected
berlaku perhitungan ECL Seumur Hidup. ECL Seumur credit loss from all possible default events during the
Hidup adalah kerugian kredit ekspektasian yang diharapkan estimated life of the financial instrument.
dari semua kejadian gagal bayar yang mungkin terjadi
selama perkiraan umur dari instrumen keuangan tersebut.
- Stage 3 - Stage 3
Mencakup instrumen keuangan yang telah terbukti Includes financial instruments that have been shown to be
mengalami penurunan nilai secara obyektif pada tanggal objectively impaired at the reporting date. This group
pelaporan. Kelompok ini biasanya terdiri atas debitur yang usually consists of debtors who have defaulted.
mengalami gagal bayar.
Penyajian penyisihan kerugian kredit ekspektasian dalam Presentation of allowance for expected credit losses in
laporan posisi keuangan statements of financial position
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian disajikan dalam laporan Allowance for expected credit losses is presented in the
posisi keuangan sebagai berikut: statement of financial positions as follows:
- Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan - For financial assets measured at amortized cost, allowance
diamortisasi, penyisihan kerugian kredit ekspektasian for expected credit losses is presented as a deduction from
disajikan sebagai pengurang dari jumlah tercatat bruto aset; the gross carrying amount of the asset;
- Instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui - For debt instruments measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain, penyisihan kerugian kredit comprehensive income, allowance for expected credit
ekspektasian tidak diakui dalam laporan posisi keuangan losses are not recognized in the statement of financial
karena jumlah tercatat dari aset-aset ini adalah nilai position because the carrying amounts of these assets are
wajarnya. Namun demikian penyisihan kerugian kredit at their fair values. However, allowance for expected credit
ekspektasian diungkapkan dan diakui dalam penghasilan losses is disclosed and recognized in other comprehensive
komprehensif lain. income.
Perhitungan penurunan nilai secara individual Individual impairment calculation
Bank menetapkan pinjaman yang diberikan yang harus The Bank determines that loans should be evaluated for
dievaluasi penurunan nilainya secara individual, jika memenuhi impairment through individual evaluation if one of the following
salah satu kriteria di bawah ini: criteria is met:
- Pinjaman yang diberikan yang memiliki tunggakan 90 hari; - Loans which have arrears 90 days; or
- Pinjaman yang diberikan yang direstrukturisasi. - Restructured loans.
Perhitungan penurunan nilai secara kolektif Collective impairment calculation
Bank menetapkan pinjaman yang diberikan yang harus The Bank determines that loans should be evaluated for
dievaluasi penurunan nilainya secara kolektif adalah pinjaman impairment through collective evaluation are loans that are
yang diberikan yang berada diluar kriteria secara individual. outside the criteria individually.
19
854 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 855
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan (x) Allowance for impairment losses on financial assets (continued)
(lanjutan)
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang telah Recoveries of written-off financial assets
dihapusbukukan
Ketika pinjaman yang diberikan tidak tertagih, pinjaman yang When a loan is uncollectible, it is written off against the related
diberikan tersebut dihapusbuku dengan menjurnal balik allowance for impairment loss. Such loans are written off after
cadangan kerugian penurunan nilai. Pinjaman yang diberikan all the necessary procedures have been completed and the
tersebut dapat dihapus buku setelah semua prosedur yang amount of the loss has been determined.
diperlukan telah dilakukan dan jumlah kerugian telah ditentukan.
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang telah The recoveries of written-off financial assets in the current year
dihapusbukukan pada tahun berjalan dikreditkan dengan are credited by adjusting the allowance for impairment losses
menyesuaikan akun cadangan kerugian penurunan nilai. accounts. Recoveries of written-off financial assets from
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang telah previous years are recorded as operational income other than
dihapusbukukan pada tahun sebelumnya dicatat sebagai interest income.
pendapatan operasional selain pendapatan bunga.
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Bank At each statement of financial position date, the Bank assesses
mengevaluasi apakah terdapat bukti obyektif bahwa aset whether there is objective evidence that financial assets not
keuangan yang tidak dicatat pada nilai wajar melalui laporan carried at fair value through profit or loss are impaired. Financial
laba rugi telah mengalami penurunan nilai. Aset keuangan assets are impaired when objective evidence demonstrates that
mengalami penurunan nilai jika bukti obyektif menunjukkan loss event has occurred after the initial recognition of the asset,
bahwa peristiwa yang merugikan telah terjadi setelah pengakuan and that the loss event has an impact on the future cash flows
awal aset keuangan, dan peristiwa tersebut berdampak pada on the asset that can be estimated reliably.
arus kas masa datang atas aset keuangan yang dapat
diestimasi secara handal.
f. Kas dan setara kas f. Cash and cash equivalent
Komponen kas dan setara kas meliputi kas, giro pada Bank Components of cash and cash equivalents include cash, current
Indonesia, giro pada bank lain, simpanan yang sewaktu-waktu bisa accounts with Bank Indonesia, current accounts with other banks,
dicairkan dan investasi jangka pendek likuid lainnya dengan jangka deposits which can be withdrawn at any time and other short term
waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak tanggal perolehan. highly liquid investments with original maturities of three months or
less from the date of acquisition.
g. Giro pada Bank Indonesia dan pada bank lain g. Current accounts with Bank Indonesia and other banks
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain diklasifikasikan sebagai The current accounts with Bank Indonesia and other banks are
biaya perolehan yang diamortisasi. Giro pada Bank Indonesia dan classified as amortized cost. Current accounts with Bank Indonesia
bank lain dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi and other banks are stated at amortized cost using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi cadangan interest rate method less allowance for impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Unit usaha syariah yang menjalankan kegiatan usaha dengan prinsip Sharia business unit that engages in sharia banking presents current
syariah, giro pada Bank Indonesia dan bank lain dinyatakan sebesar accounts with Bank Indonesia and other banks at their outstanding
saldo giro dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai. balance net of allowance for impairment losses.
h. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain h. Placement with Bank Indonesia and other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain meliputi deposit Placements with Bank Indonesia and other banks represent
facility dan interbank call money serta tidak dibatasi penggunaannya. placements in the form of deposit facilities and interbank call money
and non restricted in use.
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain diklasifikasikan Placements with Bank Indonesia and other banks are classified as
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi. Penempatan pada bank amortized cost. Placements with other banks are stated at amortized
lain dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi menggunakan cost using the effective interest rate method less allowance for
metode suku bunga efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan impairment losses.
nilai.
20
BANK SULSELBAR 855
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 856
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
i. Surat berharga i. Marketable securities
Surat berharga yang dimiliki terdiri dari obligasi pemerintah, obligasi The marketable securities held consist of government bonds,
korporasi, Sukuk Bank Indonesia, Sertifikat Investasi Mudharabah corporate bonds, Bank Indonesia Sukuk, Inter-Bank Mudharabah
antar Bank, Sekuritas Rupiah Bank Indonesia, Negotiable Certificate Investment Certificates, Bank Indonesia Rupiah Securities,
of Deposits (NCD), Surat Berharga Syariah Negara dan Medium Negotiable Certificates of Deposits (NCD), State Sharia Securities
Term Notes (MTN). and Medium Term Notes (MTN).
Pada saat pengakuan awal, surat berharga dicatat sesuai dengan At initial recognition, the marketable are recorded according to their
kategorinya yaitu aset keuangan diklasifikasikan pada biaya category, i.e., amortized cost, fair value through other
perolehan yang diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income or at fair value through profit or loss.
komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi.
Surat Berharga Syariah adalah surat bukti investasi berdasarkan Sharia Securities are proof of investment based on sharia principles
prinsip syariah yang lazim diperdagangkan di pasar uang syariah that are commonly traded in the sharia money market and/or sharia
dan/atau pasar modal syariah antara lain obligasi syariah (sukuk) dan capital markets, including sharia bonds (sukuk) and other securities
surat berharga lainnya berdasarkan prinsip syariah. following sharia principles.
Bank menentukan klasifikasi investasi pada surat berharga, The Bank defined the classification of investment in marketable
khususnya sukuk, berdasarkan model usaha yang ditentukan securities, specifically sukuk, based on business model in
berdasarkan klasifikasi sesuai PSAK 410 tentang “Akuntansi Sukuk" accordance with PSAK 410 on "Accounting for Sukuk" as follows:
sebagai berikut:
- Surat berharga diukur pada biaya perolehan disajikan sebesar - At cost securities are stated at cost (including transaction
biaya perolehan (termasuk biaya transaksi) yang disesuaikan costs), adjusted by unamortized premium and/or discount.
dengan premi dan/atau diskonto yang belum diamortisasi. Premi Premium and discount are amortized over the period until
dan diskonto diamortisasi selama periode hingga jatuh tempo. maturity.
- Surat berharga diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, yang - At fair value securities are stated at fair values through profit or
dinyatakan sebesar nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang loss. Unrealized gains or losses from the increase or decrease
belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan nilai wajarnya in fair values are presented in current period profit or loss.
disajikan dalam laporan laba rugi periode yang bersangkutan.
- Surat berharga yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan - At fair value through other comprehensive income securities are
komprehensif lainnya. Surat berharga disajikan sebesar nilai measured at fair value. Unrealized gains or losses from the
wajar. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat increase or decrease in fair value are presented in other
kenaikan atau penurunan nilai wajarnya disajikan dalam comprehensive income. Premium and discount are amortized
penghasilan komprehensif lain. Premi dan diskonto diamortisasi over the period until maturity.
selama periode hingga jatuh tempo.
Penyisihan kerugian wajib diakui sesuai dengan pedoman dari Bank Allowance for possible losses are recognized in accordance with the
Indonesia dan disajikan sebagai pengurang saldo investasi pada guidelines of Bank Indonesia and are stated as a deduction of
surat berharga. investments in marketable securities.
j. Surat berharga yang dibeli/dijual dengan janji dijual/dibeli j. Marketable securities purchased/sold under agreement to
kembali resale/purchased
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji untuk dijual Receivable of marketable securities purchased under resale
kembali diklasifikasikan sebagai biaya perolehan yang diamortisasi. agreement are classified as amortized cost.
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji untuk dijual Receivable of marketable securities purchased under resale
kembali disajikan sebagai aset dalam laporan posisi keuangan agreement are presented as assets in the statement of financial
sebesar jumlah penjualan kembali dikurangi dengan pendapatan position, at the resale price net of unamortized interest income and
bunga yang belum diamortisasi dan cadangan kerugian penurunan allowance for impairment losses. The difference between the
nilai. Selisih antara harga beli dan harga jual kembali diperlakukan purchase price and the resale price is treated as unearned interest
sebagai pendapatan bunga yang ditangguhkan, dan diakui sebagai income, and recognized as income over the period starting from
pendapatan selama periode sejak surat berharga tersebut dibeli when those securities are purchased until they are sold using
hingga dijual menggunakan suku bunga efektif. effective interest rate method.
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji untuk dibeli Liabilities of marketable securities sold under repurchased
kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur agreement are classified as financial liabilities measured at
dengan biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji untuk dibeli Liabilities of marketable securities sold under repurchased
kembali disajikan sebagai liabilitas dalam laporan posisi keuangan agreement are presented as liabilities in the statement of financial
sebesar jumlah pembelian kembali, dikurangi dengan bunga dibayar position, at the repurchase price, net of unamortized prepaid
di muka yang belum diamortisasi. Selisih antara harga jual dan harga interest. The difference between the selling price and the
beli kembali diperlakukan sebagai bunga dibayar di muka dan diakui repurchase price is treated as prepaid interest and recognized as
sebagai beban bunga selama jangka waktu sejak surat berharga interest expense over the period starting from when those securities
tersebut dijual hingga dibeli kembali menggunakan metode suku are sold until they are repurchased using effective interest rate
bunga efektif. method.
21
856 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 857
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
k. Instrumen keuangan derivatif k. Derivative financial instruments
Dalam melakukan usaha bisnisnya, Bank melakukan transaksi In the normal course of its business, the Bank enters into
instrumen keuangan derivatif seperti kontrak berjangka mata uang transactions involving derivative financial instruments such as
asing, swap mata uang asing, swap atas suku bunga, dan transaksi foreign currency forward contracts, foreign currency swaps, interest
spot untuk mengelola eksposur pada risiko pasar seperti risiko mata rate swaps, and spot transactions to manage exposures on market
uang dan risiko tingkat suku bunga. risk, such as currency risk and interest rate risk.
Instrumen keuangan derivatif diakui di laporan posisi keuangan pada Derivatives financial instruments are recognized in the statement of
nilai wajar. Setiap kenaikan nilai wajar kontrak derivatif dicatat financial position at fair value. Each increase in fair value derivative
sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif dan sebagai liabilitas contract is carried as asset when the fair value is positive and as
apabila memiliki nilai wajar negatif. liability when the fair value is negative.
Tagihan dan liabilitas derivatif diklasifikasikan sebagai aset dan Derivatives receivable and payable are classified as financial assets
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba and liabilities at fair value through profit or loss.
rugi.
Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari perubahan nilai wajar Gains or losses resulting from fair value changes are recognized in
diakui dalam laporan laba rugi. the statement of profit or loss.
Nilai wajar instrumen derivatif ditentukan berdasarkan diskonto arus The fair value of derivative instruments is determined based on
kas dan model penentu harga atau harga yang diberikan oleh broker discounted cash flows and pricing models or quoted prices from
(quoted price) atas atas instrumen lainnya yang memiliki karakteristik brokers of other instruments with similar characteristics.
serupa.
Kontrak berjangka mata uang asing, swap mata uang asing dan Foreign currency forward contracts, foreign currency swaps, and
cross currency swap dan tingkat suku bunga swap dilakukan untuk cross currency and interest rate swaps are for funding and trading
tujuan pendanaan dan perdagangan. purposes.
l. Kredit yang diberikan l. Loans
Kredit yang diberikan adalah penyediaan uang atau tagihan yang Loans represent provision of cash or cash equivalent based on
dapat disetarakan dengan kas, berdasarkan persetujuan atau agreements with borrowers, where borrowers required to repaying
kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur yang mewajibkan their debts with interest after specified periods. Loans are classified
debitur untuk melunasi hutang berikut bunganya setelah jangka as amortized cost.
waktu tertentu. Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai biaya
perolehan yang diamortisasi.
Kredit pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi Loans are initially measured at fair value plus transaction costs that
yang dapat diatribusikan secara langsung dan merupakan biaya are directly attributable and are additional costs to obtain the
tambahan untuk memperoleh aset keuangan tersebut dan setelah financial assets and after initial recognition are measured at
pengakuan awal diukur pada biaya perolehan diamortisasi amortized cost using the effective interest method less allowance for
menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi dengan cadangan impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Kredit yang diberikan dalam rangka pembiayaan bersama (kredit Loans granted in the context of joint financing (syndicated loans) are
sindikasi) dicatat sesuai dengan porsi kredit yang risikonya recorded in accordance with the portion of the credit at which the
ditanggung oleh Bank dinyatakan sebesar biaya perolehan risk is borne by the Bank is stated at amortized cost.
diamortisasi.
Restrukturisasi kredit Loan restructuring
Kredit yang direstrukturisasi disajikan sebesar nilai yang lebih rendah Restructured loans are stated at the lower of carrying value of the
antara nilai tercatat kredit pada tanggal restrukturisasi atau nilai tunai loan at the time of restructuring or net present value of the total
penerimaan kas masa depan setelah restrukturisasi. Kerugian akibat future cash receipts after restructuring. Losses arising from any
selisih antara nilai tercatat kredit pada tanggal restrukturisasi dengan excess of the carrying value of the loan at the time of restructuring
nilai tunai penerimaan kas masa depan setelah restrukturisasi diakui over the net present value of the total future cash receipts after
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Setelah restructuring are recognized in the statements of profit or loss and
restrukturisasi, semua penerimaan kas masa depan yang ditetapkan other comprehensive income. Thereafter, all cash receipts under the
dalam persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian pokok kredit new terms shall be accounted for as the recovery of principal and
dan penghasilan bunga secara proporsional. interest income proportionately.
m. Pembiayaan syariah m. Sharia financing
Pembiayaan yang diberikan meliputi pembiayaan syariah yang Loans include sharia financing, which consists mainly of Murabahah
terutama terdiri dari piutang Murabahah, pembiayaan Mudharabah receivables, Mudharabah financing and Musyarakah financing.
dan pembiayaan Musyarakah.
Piutang syariah adalah tagihan yang timbul dari transaksi Sharia receivables arise from transactions based on ijarah,
berdasarkan akad-akad ijarah, murabahah dan qardh. murabahah, and qardh agreements.
Ijarah adalah sewa menyewa atas suatu barang dan/atau jasa antara Ijarah is a leasing arrangement of goods and/or services between
pemilik objek sewa termasuk kepemilikan hak pakai atas objek sewa the owner of a leased object (lessor) and lessee including the right
dengan penyewa untuk mendapatkan imbalan atas objek sewa yang to use the leased object, for the purpose of obtaining a return on the
disewakan. Ijarah muntahiyah bittamlik adalah sewa menyewa antara leased object. Ijarah muntahiyah bittamlik is a leasing arrangement
pemilik objek sewa dan penyewa untuk mendapatkan imbalan atas between the lessor and lessee to obtain profit on the leased object
obyek sewa yang disewakan dengan opsi perpindahan hak milik being leased with an option to transfer ownership of the leased
objek sewa baik dengan jual beli atau pemberian (hibah) pada saat object through purchase/sale or giving (hibah) at certain time
tertentu sesuai akad sewa. according to the lease agreement (akad).
22
BANK SULSELBAR 857
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 858
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
m. Pembiayaan syariah (lanjutan) m. Sharia financing (continued)
Murabahah adalah transaksi penjualan barang dengan menyatakan Murabahah is a sales transaction for goods that provides the
harga perolehan dan keuntungan (margin) yang disepakati oleh purchase price and margin agreed by both buyer and seller.
penjual dan pembeli.
Piutang murabahah pada awalnya diukur pada nilai bersih yang Murabahah receivables are initially measured at net realizable value
dapat direalisasi ditambah dengan biaya transaksi yang dapat plus transaction costs that are directly attributable and additional
diatribusikan secara langsung dan biaya tambahan untuk costs to obtain financial assets, and after initial recognition are
memperoleh aset keuangan tersebut, dan setelah pengakuan awal measured at amortized cost based on effective rate of return method
diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode less allowance for impairment losses.
tingkat imbal hasil efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan
nilai.
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Unit Usaha Syariah At each statement of financial position date, the Sharia Business
(UUS) mengevaluasi apakah terdapat bukti obyektif bahwa piutang Unit assesses whether there is objective evidence that Murabahah
murabahah yang tidak dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi telah receivables not carried at fair value through profit or loss are
mengalami penurunan nilai. Piutang murabahah mengalami impaired. Murabahah receivables are impaired when objective
penurunan nilai jika bukti obyektif menunjukkan bahwa peristiwa yang evidence demonstrates that loss event has occurred after the initial
merugikan telah terjadi setelah pengakuan awal, dan peristiwa recognition, and the loss event has an impact on the future cash
tersebut berdampak pada arus kas masa datang yang dapat flows that can be estimated reliably.
diestimasi secara handal.
Kriteria yang digunakan oleh UUS untuk menentukan bukti obyektif The criteria used by the Sharia Business Unit to determine that there
dari penurunan nilai adalah sebagai berikut: is objective evidence of impairment include:
a) kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau pihak a) significant financial difficulty of the issuer or obligor;
peminjam;
b) pelanggaran kontrak, seperti terjadinya wanprestasi atau b) a breach of contract, such as a default or delinquency in interest
tunggakan pembayaran pokok atau bunga; or principal payments;
c) pihak pemberi pinjaman, dengan alasan ekonomi atau hukum c) the lender, for economic or legal reasons relating to the
sehubungan dengan kesulitan keuangan yang dialami pihak borrower’s financial difficulty, grants the borrower a concession
peminjam, memberikan keringanan (konsesi) pada pihak that the lender would not otherwise consider;
peminjam yang tidak mungkin diberikan jika pihak peminjam
tidak mengalami kesulitan tersebut;
d) terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan d) it becomes probable that the borrower will enter into bankruptcy
pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya; or other financial reorganization;
e) hilangnya pasar aktif dari aset keuangan akibat kesulitan e) the disappearance of an active market for that financial asset
keuangan; atau because of financial difficulties; or
f) data yang dapat diobservasi mengindikasikan adanya f) observable data indicating that there is a measurable decrease
penurunan yang dapat diukur atas estimasi arus kas masa in the estimated future cash flows from a portfolio of financial
datang dari kelompok aset keuangan sejak pengakuan awal assets since the initial recognition of those assets, although the
aset dimaksud, meskipun penurunannya belum dapat decrease has not yet been identified individually in the portfolio,
diidentifikasi terhadap aset keuangan secara individual dalam including:
kelompok aset tersebut, termasuk:
1) memburuknya status pembayaran pihak peminjam dalam 1) adverse changes in the payment status of borrowers in the
kelompok tersebut; dan portfolio; and
2) kondisi ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi 2) national or local economic conditions that correlate with
dengan wanprestasi atas aset dalam kelompok tersebut. defaults on the assets in the portfolio.
Estimasi periode antara terjadinya peristiwa dan teridentifikasinya The estimated period between the occurrence of events and
kerugian ditentukan oleh manajemen untuk setiap portofolio yang identification of loss is determined by management for each
diidentifikasi. Pada umumnya, periode tersebut bervariasi antara 3 identified portfolio. In general, this period varied between 3 (three)
(tiga) dan 12 (dua belas) bulan, untuk kasus tertentu diperlukan and 12 (twelve) months, for certain cases required a longer period.
periode yang lebih lama.
UUS pertama kali menentukan apakah terdapat bukti objektif The Sharia Business Unit first determines whether there is objective
penurunan nilai secara individual atas aset keuangan. Cadangan evidence of impairment individually for financial assets. Allowance
kerugian penurunan nilai atas aset yang mengalami penurunan nilai for impairment losses on assets that are impaired is calculated
dihitung secara individual dengan menggunakan metode discounted individually using the discounted cash flows method.
cash flows.
Pinjaman qardh adalah pinjam meminjam dana tanpa imbalan yang Funds of qardh is borrowing funds without an agreed commitment of
diperjanjikan dengan kewajiban pihak peminjam mengembalikan benefits where the borrower is obligated to repay the principal
pokok pinjaman secara sekaligus atau cicilan dalam jangka waktu simultaneously or in installments in certain periods. Funds of qardh
tertentu. Pinjaman qardh meliputi wakalah dan rahn. consists of wakalah and rahn.
Wakalah merupakan akad pemindahan utang piutang nasabah Wakalah is a contract for the transfer of the customer's receivables
kepada Bank dan atas transaksi ini Bank mendapat ujrah (imbalan) to the Bank and for this transaction the Bank receives ujrah (reward)
dan diakui pada saat diterima. Bank memperoleh ujrah dari and is recognized when it is received. The bank earns ujrah from
menanggung biaya penitipan agunan dan risiko penitipan. bearing the cost of depositing the collateral and the risk of the
deposit.
23
858 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 859
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
m. Pembiayaan syariah (lanjutan) m. Sharia financing (continued)
Rahn merupakan transaksi menggadaikan barang atau harta dari Rahn is the mortgage of goods or assets from customers to the
nasabah kepada bank dimana nasabah meminjam uang dengan akad Bank, at which that customers borrow money with qardh agreement
qardh menjaminkan aset-harta untuk pinjaman tersebut. Bank and pledged their asset as collateral for the borrowings. The Bank
memperoleh ujrah karena menanggung beban penyimpanan jaminan obtains ujrah from bearing the collateral custody expense and
dan risiko penyimpanan. custody risk.
Pinjaman qardh diakui sebesar jumlah dana yang dipinjamkan pada Funds of qardh is recognized at the amount lent at the transaction
saat terjadinya. Kelebihan penerimaan dari pinjaman atas qardh yang date. Any excess amount paid by the borrower in repaying a qardh
dilunasi diakui sebagai pendapatan pada saat terjadinya. Pinjaman is recognized as revenue upon realization. Funds of qardh is stated
qardh disajikan sebesar saldonya dikurangi penyisihan kerugian. at its outstanding balance less allowance for possible losses. The
UUS menetapkan penyisihan kerugian qardh berdasarkan Sharia Business Unit provides allowance for possible losses on
penelaahan atas masing-masing saldo. qardh based on the review quality of the individual outstanding
balances.
Pembiayaan Mudharabah adalah penanaman dana dari pemilik dana Mudharabah financing is investment of funds from the owner of
(shahibul maal) kepada pengelola dana (mudharib) untuk melakukan funds (shahibul maal) to the fund manager (mudharib) to conduct
kegiatan usaha tertentu, dengan menggunakan bagi laba (profit certain business activity, with profit sharing or net revenue sharing
sharing) atau metode bagi hasil usaha (gross profit margin) antara method between the two parties based on a mutually agreed
kedua belah pihak berdasarkan nisbah yang telah disepakati predetermined ratio. The Sharia Business Unit uses profit sharing
sebelumnya. UUS mengenakan bagi hasil berdasarkan metode bagi scheme based on net profit margin method.
hasil usaha sebelum pajak (net profit margin).
Pembiayaan mudharabah dinyatakan sebesar saldo pembiayaan Mudharabah financing is stated at the outstanding balance, net of
dikurangi dengan penyisihan kerugian. UUS menetapkan penyisihan allowance for possible losses. The Sharia Business Unit provides
kerugian sesuai dengan kualitas pembiayaan berdasarkan allowance for possible losses based on the financing quality as
penelaahan atas masing-masing saldo pembiayaan. Apabila sebagian determined by a review of each account. In the event that a portion
pembiayaan mudharabah hilang sebelum dimulainya usaha karena of the mudharabah financing is lost prior to the start of operations
adanya kerusakan atau sebab lainnya tanpa adanya kelalaian atau due to damage or any other reasons without negligence or error on
kesalahan pihak pengelola dana, maka rugi tersebut mengurangi the part of the fund manager, the loss shall be deducted from
saldo pembiayaan mudharabah dan diakui sebagai kerugian bank. mudharabah financing balance and shall be recognized as a loss by
Apabila sebagian pembiayaan mudharabah hilang setelah dimulainya the Bank. If part of financing is lost after the commencement of
usaha tanpa adanya kelalaian atau kesalahan pengelola dana, maka business without negligence or fault of the fund manager, such loss
rugi tersebut diperhitungkan pada saat bagi hasil. Kerugian is calculated during profit sharing. Loss on mudharabah financing
pembiayaan mudharabah akibat kelalaian atau kesalahan pengelola due to negligence or error on the part of the fund manager is
dana dibebankan pada pengelola dana dan tidak mengurangi saldo charged to the fund manager and not deducted from the
pembiayaan mudharabah. mudharabah financing balance.
Pembiayaan musyarakah adalah akad kerjasama antara dua pihak Musyarakah financing is an agreement between two or more parties
atau lebih untuk suatu usaha tertentu, dimana masing-masing pihak for a particular business, in which each party contributes funds
memberikan kontribusi dana dengan ketentuan bahwa keuntungan provided that the profits are divided according to the agreement,
dibagi berdasarkan kesepakatan, sedangkan kerugian berdasarkan while losses are based on the portion of fund contributions. The fund
porsi kontribusi dana. Dana tersebut meliputi kas atau aset non-kas consists of cash or non-cash assets allowed by sharia.
yang diperkenankan oleh syariah.
Pembiayaan musyarakah dinyatakan sebesar saldo pembiayaan Musyarakah financing is stated at outstanding balance, net of
dikurangi dengan saldo penyisihan kerugian. UUS menetapkan allowance for possible losses. The Sharia Business Unit provides
penyisihan kerugian sesuai dengan kualitas pembiayaan berdasarkan allowance for possible losses based on the financing quality as
penelaahan atas masing-masing saldo pembiayaan. determined by a review of each account.
n. Penyertaan n. Investment
Penyertaan saham merupakan penanaman dana dalam bentuk Equity investments represent investments in the form of shares of
saham pada perusahaan non-publik yang bergerak di bidang jasa stock, in non-public companies engaged in financial services held for
keuangan untuk tujuan jangka panjang. long-term purposes.
Penyertaan saham untuk tujuan investasi dengan kepemilikan di Investment in shares under 20% and with no significant control are
bawah 20% dan tidak pengaruh signifikan merupakan aset keuangan financial assets classified as fair value through profit/loss or
yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui laba rugi atau biaya amortised cost.
perolehan diamortisasi.
Penyertaan saham dengan persentase kepemilikan 20% sampai Investments in shares represent ownership interest of 20% - 50%
dengan 50% dicatat dengan metode ekuitas. Dalam metode ini, are recorded using the equity method. Under this method,
penyertaan dicatat sebesar biaya perolehan disesuaikan dengan investments are recorded at cost and adjusted for the Bank's
bagian Bank atas ekuitas perusahaan asosiasi dan dikurangi dengan proportionate share in the net equity of the investees and reduce by
penerimaan deviden sejak tanggal perolehan, dikurangi cadangan dividends earned starting the acquisition date net of by allowance
kerugian penurunan nilai. for impairment losses.
24
BANK SULSELBAR 859
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 860
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
o. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa o. Fixed assets, right-of-use assets and lease liabilities
Aset tetap Fixed assets
Aset tetap pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan termasuk Fixed assets in the published publication including those published
pengeluaran-pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung which can be directly attributed so that the asset is ready for use.
agar aset tersebut siap digunakan. Setelah pengukuran awal, seluruh After initial recognition, all fixed assets except land, are measured
aset tetap kecuali tanah, diukur dengan model biaya, yaitu biaya using the cost model, which is the cost less the accumulated
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Tanah awalnya depreciation. For fixed assets, land measured using revaluation
dinyatakan berdasarkan harga perolehan dan tidak disusutkan. model and not depreciated. Land initially stated at cost and is not
Setelah pengakuan awal, tanah diukur pada nilai wajar pada tanggal depreciated. After initial recognition, land is measured at fair value
revaluasi dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai setelah tanggal on the date of the revaluation less any accumulated impairment
revaluasi. Penyusutan aset tetap dihitung dengan menggunakan losses after the date of revaluation. Depreciation of fixed assets is
metode saldo menurun ganda (double declining method), kecuali calculated using the double declining balance method, the straight
bangunan menggunakan metode garis lurus (straight line method) building method using the straight-line method, based on the
berdasarkan persentase sebagai berikut : percentage as follows:
Tarif / Rates
Bangunan kantor 5% - 10% Office building
Bangunan rumah dinas 5% - 10% Office house building
Kendaraan 25% - 50% Vehicles
Perabot kantor 25% - 50% Office furniture
Perabot rumah dinas 25% - 50% Office house furniture
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba The cost of maintenance and repairs is charged to the statement of
rugi komprehensif pada saat terjadinya, pemugaran dan penambahan comprehensive income as incurred, significant renewals and
dalam jumlah signifikan dikapitalisasi. Nilai buku aset tetap yang betterments are capitalized. The book value of property, plant and
sudah tidak digunakan lagi atau yang dijual, dikeluarkan dari equipment that are no longer used or sold, is excluded from the
kelompok aset tetap yang bersangkutan dan laba atau rugi yang group of related fixed assets and the resulting gains or losses are
terjadi dilaporkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada tahun reported in the statement of comprehensive income for the year.
yang bersangkutan.
Nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan dievaluasi setiap The residual value, useful life and depreciation method are
akhir tahun dan disesuaikan secara prospektif, jika diperlukan. evaluated at the end of each year and adjusted prospectively, if
needed.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan Construction in progress are stated at cost and presented in fixed
disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Ketika aset dalam asset account. When construction in progress have been completed
penyelesaian telah selesai dan siap digunakan, akumulasi biaya and ready for use, the accumulated cost is reclassified in the fixed
perolehan diklasifikasikan ke akun aset tetap yang sebenarnya. assets account.
Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal diakui sebagai bagian Initial legal costs incurred to obtain legal rights are recognised as
biaya akuisisi tanah, biaya-biaya tersebut tidak didepresiasikan. Biaya part of the acquisition cost of the land, and these costs are not
terkait dengan pembaruan hak atas tanah diakui sebagai aset tak depreciated. Costs related to renewal of land rights are recognised
berwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak. as intangible assets and amortized during the period of the land
rights.
Aset hak guna dan liabilitas sewa Right-of-use assets and lease liabilities
Pada tanggal permulaan kontrak, Bank menilai apakah kontrak At the inception of a contract, the Bank assesses whether the
merupakan atau mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan atau contract is or contains a lease. A contract is or contains a lease if
mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk the contract conveys the right to control the use of an identified
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka assets for a period of time in exchange for consideration. The Bank
waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Bank dapat memilih can choose not to recognise the right-of-use asset and lease
untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk: liabilities for:
- sewa dengan jangka waktu kurang atau sama dengan 12 bulan - leases with a term of less or equal to 12 months and there is no
dan tidak terdapat opsi beli; call option;
- sewa atas aset dengan nilai rendah. - leases of low value assets.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan To assess whether a contract conveys the right to control the use of
penggunaan aset identifikasian, Bank harus menilai apakah: an identified asset, the Bank shall assess whether:
- Bank memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial - The Bank has the right to obtain substantially all the economic
seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian; benefit from use of the asset throughout the period of use; and
dan
- Bank memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset - The Bank has the right to direct the use of the asset. The Bank
identifikasian. Bank memiliki hak ini ketika Bank memiliki hak has described when it has a decision-making right that are the
untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana most relevant to changing how and for what purpose the asset
dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan is used are predetermined:
sebelumnya dan:
1. Bank memiliki hak untuk mengoperasikan aset; dan 1. The Bank has the right to operate the asset; and
2. Bank telah mendesain aset dengan cara menetapkan 2. The Bank has designed the asset in a way that
sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan predetermine how and for what purposes it will be used.
digunakan selama periode penggunaan.
25
860 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 861
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
o. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) o. Fixed assets, right-of-use assets and lease liabilities (continued)
Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) Right-of-use assets and lease liabilities (continued)
Pada tanggal permulaan sewa, Bank mengakui aset hak-guna dan The Bank recognises a right-of-use asset and a leases liability at the
liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, dimana leases commencement date. The right-of-use asset is initially
meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan measured at cost, which comprises the initial amount of the leases
dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum liability adjusted for any leases payment made at or before the
tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang commencement date, plus any initial direct cost incurred. The right-
dikeluarkan. Aset hak-guna diamortisasi dengan menggunakan of-use asset is amortised over the straight-line method throughout
metode garis lurus sepanjang jangka waktu sewa. the lease term.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum The lease liability is initially measured at the present value of the
dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan dengan lease payments that are not paid at the commencement date,
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga discounted using the interest rate implicit in the lease or, if that right
tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga cannot be readily determined, using incremental borrowing rate.
pinjaman inkremental. Pada umumnya, Bank menggunakan suku Generally, the Bank uses its incremental borrowing rate as a
bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto. discount rate.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya Each leases payment is allocated between the liability and finance
keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi selama cost. The finance cost is charged to profit or loss over the leases
periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik period so as to produce a constant periodic rate of interest on the
yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode. remaining balance of the liability for each period.
p. Aset takberwujud p. Intangible assets
Aset takberwujud merupakan aset non-moneter teridentifikasi tanpa Intangible assets are non-monetary assets identified without
wujud fisik, yaitu hak-hak istimewa atau posisi yang menguntungkan physical appearance, that is, special privileges or profitable positions
guna menghasilkan pendapatan. Jenis utama aset takberwujud to generate income. The main types of intangible assets are
adalah hak cipta, hak eksplorasi, paten, merek dagang, rahasia copyright, exploration rights, patents, trademarks, trade secrets and
dagang dan goodwill. Aset takberwujud umumnya diamortisasi goodwill. Intangible assets are generally amortized using the double
menggunakan double declining method selama 4 tahun. declining method for 4 years.
q. Aset lain-lain q. Other assets
Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, tagihan pihak ketiga, uang Other assets consist of accrued interest, third parties receivables,
muka dan biaya dibayar dimuka, agunan yang diambil alih, jaminan advances and prepaid expenses, foreclosed assets, guarantee and
dan persediaan barang cetakan. Agunan yang diambil alih diakui inventories of printed materials. Foreclosed assets are recognized at
sebesar nilai bersih yang dapat direalisasi. Selisih nilai agunan yang their net realizable value. The difference between the value of the
diambil alih dengan sisa pokok pinjaman yang diberikan, jika ada, collateral and the remaining principal, if any, is charged to the
dibebankan di laporan laba rugi tahun berjalan. Selisih nilai agunan current year's statement of income. The difference between the
yang diambil alih dengan hasil penjualannya diakui sebagai value of the collateral and the proceeds from sale is recognized as
keuntungan atau kerugian pada saat agunan tersebut dijual. profit or loss when the collateral is sold.
Biaya dibayar dimuka adalah biaya yang telah dikeluarkan tetapi Prepaid expenses are costs that have been incurred but not yet
belum diakui sebagai beban pada periode terjadinya. Beban dibayar recognized as an expense in the period in which they are incurred.
dimuka akan digunakan untuk aktivitas Bank di masa mendatang. Prepaid expenses will be used for future Bank activities. Prepaid
Beban dibayar dimuka akan diakui sebagai beban pada laporan laba expenses will be recognized as expenses in the income statement
rugi pada saat diamortisasi sesuai dengan masa manfaatnya. when amortized according to their useful lives.
Termasuk dalam biaya dibayar dimuka adalah biaya sewa dan biaya Included in Prepaid expense are rental fees and insurance costs.
asuransi. Biaya sewa merupakan pembayaran dimuka terkait sewa Rental costs are advance payments related to leases does not meet
yang tidak memenuhi kriteria PSAK 116 diamortisasi selama masa the criteria of PSAK 116 which are amortized over the lease period
sewa dan dimulai sejak gedung digunakan. Beban dibayar dimuka and begin when the building is used. Prepaid expenses are
diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan amortized over the useful life of each cost using the straight line
menggunakan metode garis lurus (straight line method ). method.
r. Liabilitas segera r. Liabilities immediately payable
Liabilitas segera dicatat pada saat timbulnya liabilitas atau diterima Liabilities immediately payable recorded when the liabilities arise or
perintah dari pemberi amanat, baik dari masyarakat maupun dari are received by an order from the mandate, both from the public and
Bank lain. from other banks.
Liabilitas pada awalnya diukur pada nilai wajar dan ditambah biaya Liabilities are initially measured at fair value plus transaction costs
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan merupakan that are directly attributable and are additional costs to obtain the
biaya tambahan untuk memperoleh liabilitas keuangan tersebut, dan financial liabilities, and after initial recognition, the liabilities are
setelah pengakuan awal, liabilitas segera dinyatakan sebesar biaya immediately stated at amortized cost.
perolehan diamortisasi.
26
BANK SULSELBAR 861
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 862
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
s. Simpanan nasabah s. Deposits from customers
Simpanan nasabah pada awalnya diukur pada nilai wajar dan Deposits from customers are initially measured at fair value and
ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung added to transaction costs that are directly attributable and are
dan merupakan biaya tambahan untuk memperoleh liabilitas additional costs to obtain financial liabilities, and after initial
keuangan tersebut, dan setelah pengakuan awal, simpanan nasabah recognition, deposits from customers and other banks are stated at
dan bank lain dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
Produk simpanan dinilai sebagai berikut: Deposit products are assessed as follows:
- Giro dan tabungan dinilai sebesar kewajiban Bank kepada - Current accounts and savings are valued at the Bank's
nasabah. obligations to customers.
- Deposito dinilai sebesar jumlah pokok deposito yang tercantum - Deposits are valued at the principal amount of the deposit
dalam perjanjian antara bank dan nasabah. stated in the agreement between the bank and the customer.
- Giro wadiah yaitu titipan dana dalam bentuk giro dan tabungan - Wadiah demand deposits are funds deposited in the form of
pihak lain dimana pemilik dana mendapatkan pendapatan. demand deposits and savings from other parties where the
owner of the funds get income.
- Tabungan dan deposito mudharabah merupakan simpanan dana - Mudharabah savings and time deposits represent deposits from
pihak lain yang memberikan pemilik dana imbalan bagi hasil. other parties that provide the owner of the profit-sharing fund.
- Pendapatan unit syariah atas penggunaan dana tersebut dengan - Sharia unit income from the use of these funds at a
nisbah yang ditetapkan dan disetujui sebelumnya. predetermined and agreed ratio.
t. Simpanan dari bank lain t. Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain pada awalnya diukur pada nilai wajar dan Deposits with other banks are initially measured at fair value and
ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung added to transaction costs that are directly attributable and are
dan merupakan biaya tambahan untuk memperoleh liabilitas additional costs to obtain financial liabilities, and after initial
keuangan tersebut, dan setelah pengakuan awal, simpanan nasabah recognition, deposits from customers and other banks are stated at
dan bank lain dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas terhadap bank lain di Deposits from other banks consist of liabilities to other domestic
dalam negeri dalam bentuk giro, tabungan, sertifikat deposito dan banks in the form of demand deposits, savings, certificates of
deposito berjangka. Simpanan dari bank lain dinyatakan sesuai deposit and time deposits. Deposits from other banks are stated in
jumlah kewajiban terhadap bank lain. accordance with the amount of liabilities to other banks.
u. Dana syirkah temporer u. Temporary syirkah funds
Dana syirkah temporer merupakan investasi dengan akad Temporary syirkah funds represent investments from other parties
mudharabah mutlaqah, yaitu pemilik dana (shahibul maal) conducted on the basis mudharabah mutlaqah contract in which the
memberikan kebebasan kepada pengelola dana (Mudharib / Bank owners of the funds (shahibul maal) grant freedom to the fund
Sulselbar Syariah) dalam pengelolaan investasinya dengan manager (Mudharib/Bank Sharia Sulselbar) in the management of
keuntungan dibagikan sesuai kesepakatan. Dana syirkah temporer their investments with profit distributed based on the contract.
terdiri dari giro mudharabah, tabungan mudharabah, deposito Temporary syirkah funds consist of mudharabah current accounts,
mudharabah dan sukuk mudharabah yang diterbitkan. mudharabah saving deposits, mudharabah time deposits and
mudharabah sukuk issued.
Giro dan tabungan mudharabah merupakan investasi yang bisa Mudharabah current accounts and savings deposits represent
ditarik kapan saja (on call) atau sesuai dengan persyaratan tertentu investment which could be withdrawn anytime (on call) or can be
yang disepakati. Giro dan tabungan mudharabah dinyatakan sebesar withdrawn based on certain agreed terms. Mudharabah current
saldo tabungan nasabah di Bank. accounts and savings deposits are stated based on the customer's
balance in Bank.
Tabungan mudharabah merupakan investasi yang bisa ditarik kapan Mudharabah saving accounts represent investment which could be
saja (on call) atau sesuai dengan persyaratan tertentu yang drawdown anytime (on call) or can be drawdown based on certain
disepakati. Tabungan mudharabah dinyatakan sebesar saldo agreed terms. Mudharabah savings deposits are stated based on
tabungan nasabah di Bank Sulselbar Syariah. the customer’s savings deposit balance in Bank Sulselbar Sharia.
Deposito mudharabah merupakan investasi yang hanya bisa ditarik Mudharabah time deposits represent investment that can only be
pada waktu tertentu sesuai dengan perjanjian antara pemegang withdrawn at a certain time based on the agreement between the
deposito mudharabah dengan Bank Sulselbar Syariah. Deposito customer and the Bank Sulselbar Sharia. Mudharabah time deposits
mudharabah dinyatakan sebesar nilai nominal sesuai dengan are stated at nominal amount as agreed between the deposit holder
perjanjian antara pemegang deposito dengan Bank Sulselbar and Bank Sulselbar Sharia.
Syariah.
Sukuk mudharabah yang diterbitkan merupakan sukuk yang Mudharabah sukuk issued is a sukuk using the contract of
menggunakan akad mudharabah. Sukuk mudharabah diakui pada mudharabah. Sukuk Mudharabah is recognized when the entity
saat entitas menjadi pihak yang terikat dengan ketentuan penerbitan becomes party of issuance contract mudharabah sukuk. Sukuk
sukuk mudharabah. Sukuk mudharabah diakui sebesar nilai nominal. mudharabah is recognized at nominal value. Transaction costs are
Biaya transaksi diakui secara terpisah dari sukuk mudharabah. Biaya recognized separately from the sukuk mudharabah. Transaction
transaksi untuk penerbitan sukuk mudharabah disajikan dalam aset costs for the issuance of sukuk mudharabah presented in assets as
sebagai biaya yang ditangguhkan dan diamortisasi sepanjang jangka deferred expenses and amortized over the term of sukuk. Sukuk
waktu sukuk. Penerbitan sukuk dan perdagangan sukuk berdasarkan issuance and trading of sukuk are based on the principles of sharia,
akad syariah, termasuk adanya aset/aktivitas yang mendasari. including any underlying asset/activity. The holders of mudharabah
Pemilik sertifikat sukuk mudharabah mendapatkan bagi hasil. sukuk certificate receive shares of the revenue resulted.
27
862 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 863
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
u. Dana syirkah temporer (lanjutan) u. Temporary syirkah funds (continued)
Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan sebagai kewajiban. Temporary syirkah fund cannot be classified as a liability. This was
Hal ini karena Bank tidak berkewajiban untuk mengembalikan jumlah due to the Bank does not have any liability to return the initial fund to
dana awal dari pemilik dana kecuali akibat kelalaian atau wanprestasi the owners, except for losses due to the Bank's management
ketika mengalami kerugian. Di sisi lain dana syirkah temporer tidak negligence or default of loss is incurred. On the other hand,
dapat digolongkan sebagai ekuitas karena mempunyai waktu jatuh temporary syirkah fund cannot be classified as shareholders' equity,
tempo dan pemilik dana tidak mempunyai hak kepemilikan yang because of the maturity period and the depositors do not have the
sama dengan pemegang saham seperti hak voting dan hak atas same rights as the shareholders' such as voting rights and the rights
realisasi keuntungan yang berasal dari aset dan aset non-investasi of realized gain from current assets and other non-investment
(asset and other non-investment accounts ). accounts.
Pemilik dana syirkah temporer mendapatkan imbalan bagi hasil The owner of temporary syirkah funds receives a return from the
sesuai dengan nisbah yang ditetapkan. profit sharing based on a predetermined ratio.
Hak nasabah atas bagi hasil dana syirkah temporer merupakan Third parties’ share on returns of temporary syirkah funds
bagian bagi hasil milik nasabah yang didasarkan pada prinsip represents customer’s share on the bank’s income derived from the
mudharabah atas hasil pengelolaan dana mereka oleh Bank. management of their funds by the Bank under mudharabah
Pendapatan yang dibagikan adalah yang telah diterima (cash basis). principles. Income that will be distributed is the cash received (cash
basis) from the share.
Pembagian hasil usaha dilakukan berdasarkan prinsip bagi hasil The distribution of revenue is based on profit sharing scheme on the
usaha yaitu dari pendapatan bank yang diterima berupa laba kotor bank’s gross profit margin.
(gross profit margin).
Pendapatan margin dan bagi hasil atas pembiayaan yang diberikan Margin income and profit sharing on financing facilities and other
dan atas aset produktif lainnya akan dibagikan kepada nasabah earning assets are distributed to fund owners and the Bank based
penyimpan dana dan Bank sesuai dengan proporsi dana yang dipakai on proportion of fund used in the financing and other earning assets.
dalam pembiayaan yang diberikan dan aset produktif lainnya. Margin income and profit sharing income allocated to the fund
Selanjutnya, pendapatan margin dan bagi hasil yang tersedia untuk owners are then distributed to fund owners and depositors as
nasabah tersebut kemudian dibagihasilkan ke nasabah penabung shahibul maal and the bank as mudharib based on a predetermined
dan deposan sebagai shahibul maal dan Bank sebagai mudharib ratio (nisbah). Margin income and profit sharing from financing
sesuai porsi nisbah bagi hasil yang telah disepakati bersama facilities and other earning assets using the Bank's funds, are
sebelumnya. Pendapatan margin dan bagi hasil dari pembiayaan dan entirely shared for the Bank, including income from the Bank's fee
aset produktif lainnya yang memakai dana Bank, seluruhnya menjadi based transactions.
milik Bank, termasuk pendapatan dari investasi Bank berbasis
imbalan.
v. Surat berharga yang diterbitkan v. Securities issued
Surat berharga yang diterbitkan merupakan obligasi yang diterbitkan Marketable securities issued are bonds issued by the Bank which
oleh Bank yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang are classified as financial liabilities measured at amortized cost.
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan yang Additional costs that are directly attributable to the issuance of
dapat diatribusikan secara langsung dengan penerbitan obligasi bonds are deducted from the number of bonds issued.
dikurangkan dari jumlah obligasi yang diterbitkan.
Setelah pengukuran awal surat berharga yang diterbitkan selanjutnya After the initial measurement of the securities issued, it is stated at
dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan amortized cost using the effective interest method. Amortized cost is
menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya perolehan calculated by taking into account any discount or premium related to
diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan adanya diskonto atau the initial measurement and costs that are an integral part of the
premi terkait dengan pengukuran awal dan biaya-biaya yang effective interest rate.
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suku bunga efektif.
Didalam surat berharga yang diterbitkan terdapat biaya emisi obligasi, In the securities issued there are bond issuance costs, which are
yang merupakan biaya yang terjadi sehubungan dengan penawaran costs incurred in connection with the issuance of bonds or Bank
emisi atau obligasi Bank dengan tingkat bunga tetap kepada bonds with a fixed interest rate to the public that must be deducted
masyarakat yang harus dikurangkan langsung dari hasil emisi dalam directly from the proceeds of the issuance in order to determine the
rangka menentukan hasil emisi neto obligasi Bank yang diterima. net proceeds of the Bank bonds received. The difference between
Selisih antara hasil emisi neto dengan nilai nominal obligasi Bank the net proceeds and the nominal value of the Bank's bonds is
diakui sebagai diskonto atau premium dan diamortisasi selama recognized as a discount or premium and amortized over the term of
jangka waktu obligasi Bank tersebut dengan menggunakan metode the Bank's bonds using the effective interest method.
bunga efektif.
w. Pinjaman yang diterima w. Borrowings
Pinjaman yang diterima merupakan dana yang diterima dari bank lain, Borrowings are funds received from other bank, Bank Indonesia or
Bank Indonesia dan pihak lain dengan liabilitas pembayaran kembali other parties with payment obligation based on borrowings
sesuai dengan persyaratan perjanjian pinjaman. agreement.
Pinjaman yang diterima pada awalnya diukur pada nilai wajar dan Loans received are initially measured at fair value plus transaction
ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung costs that are directly attributable and are additional costs to obtain
dan merupakan biaya tambahan untuk memperoleh pinjaman yang the loan received, and after initial recognition, loans received are
diterima tersebut, dan setelah pengakuan awal, pinjaman yang stated at amortized cost.
diterima dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi.
28
BANK SULSELBAR 863
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 864
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
x. Pendapatan bunga dan pendapatan syariah, beban bunga dan x. Interest income and sharia income, interest expense and sharia
beban syariah expense
Pendapatan dan beban bunga untuk semua instrumen keuangan Interest income and expense for all financial instruments are
dicatat dalam pendapatan bunga dan beban bunga pada laporan laba recognized as interest income and interest expense in the statement
rugi komprehensif menggunakan metode suku bunga efektif. of comprehensive profit or loss using the effective interest method.
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk The effective interest method is a method used to calculate the
menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan atau amortized acquisition cost of a financial asset or financial liability and
liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan the method for allocating interest income or interest expense during
bunga atau beban bunga selama periode yang relevan. Suku bunga the relevant period. The effective interest rate is the interest rate that
efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan precisely discounts estimated future cash payments or receipts for
estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa datang selama the estimated life of the financial instrument, or if more appropriate,
perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, a shorter period is used to obtain the net carrying amount of the
digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat financial asset or financial liability. When calculating the effective
bersih dari aset keuangan atau liabilitas keuangan. Pada saat interest rate, the bank estimates cash flows by considering all
menghitung suku bunga efektif, Bank mengestimasi arus kas dengan contractual terms in the financial instrument, but does not consider
mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen future credit losses. This calculation includes all commissions,
keuangan tersebut, namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit provisions, and other forms paid or received by the parties in the
di masa datang. Perhitungan ini mencakup seluruh komisi, provisi, contract that are an integral part of the effective interest rate,
dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima oleh para pihak dalam transaction costs, and all other premiums or discounts.
kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga
efektif, biaya transaksi, dan seluruh premi atau diskon lainnya.
Kredit yang pembayaran angsuran pokok atau bunganya telah lewat Loans for which the principal or interest has been past due for 90
90 hari atau lebih setelah jatuh tempo, atau kredit yang days or more, or where reasonable doubt exists as to its timely
pembayarannya secara tepat waktu diragukan, secara umum collection, are generally classified as impaired loans.
diklasifikasikan sebagai kredit yang mengalami penurunan nilai
(impairment).
Jika aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa telah If a financial asset or group of similar financial assets’ value has
diturunkan nilainya sebagai akibat kerugian penurunan nilai, maka diminished as a result of impairment losses, interest income
pendapatan bunga yang diperoleh setelahnya diakui berdasarkan subsequently obtained is recognized based on the effective interest
suku bunga efektif yang digunakan untuk mendiskonto arus kas rate used to discount future cash flows in calculating impairment
masa datang dalam menghitung kerugian penurunan nilai. losses.
Pendapatan dan beban bunga termasuk pendapatan dan beban Interest income and expense include sharia income and expense.
syariah. Pendapatan syariah terdiri dari margin murabahah, Sharia income represents profit from murabahah margin, lease
pendapatan ijarah (sewa), bagi hasil pembiayaan mudharabah dan income from ijarah, profit sharing from mudharabah and musyarakah
musyarakah serta pendapatan qardh. Beban syariah terdiri dari financing and income from qardh. Sharia expenses consist of
beban bagi hasil mudharabah dan beban bonus wadiah. mudharabah profit sharing expenses and wadiah bonus expenses.
Margin murabahah dan pendapatan ijarah diakui selama periode Murabahah margin and ijarah income are recognized over the period
akad berdasarkan konsep akrual. Pendapatan bagi hasil pembiayaan of the agreement based on accrual basis. Mudharabah and
mudharabah dan musyarakah diakui pada saat diterima atau dalam musyarakah income is recognized when cash is received or in a
periode terjadinya hak bagi hasil sesuai porsi bagi hasil (nisbah) yang period where the right of revenue sharing is due based on agreed
disepakati. Pendapatan dari transaksi qardh diakui pada saat portion (nisbah). Qardh income is recognized upon receipt.
diterima.
Beban syariah merupakan bagi hasil untuk dana pihak ketiga dengan Sharia expense represents revenue sharing for third party fund
menggunakan prinsip bagi hasil berdasarkan porsi bagi hasil (nisbah) using the revenue sharing principle based on pre-determined nisbah
yang telah disepakati sebelumnya yang didasarkan pada prinsip in accordance with mudharabah mutlaqah principle.
mudharabah mutlaqah.
y. Pendapatan provisi dan komisi y. Fees and commissions income
Pada umumnya pendapatan provisi dan komisi diakui menggunakan In general, fees and commission income is recognized using the
basis akrual pada saat jasa telah diberikan. Pendapatan provisi dan accrual basis when services are rendered. Significant fees and
komisi yang jumlahnya signifikan serta berkaitan langsung dengan commission income directly related to lending activities, or fees and
kegiatan pinjaman, atau pendapatan dan beban provisi dan komisi commission income which relate to a specific period, are amortized
yang berhubungan dengan jangka waktu tertentu, diamortisasi sesuai over the term of the underlying contract using effective interest rate.
dengan jangka waktu kontrak menggunakan suku bunga efektif. Unamortized fees and commission income relating to loans settled
Untuk pinjaman atau pinjaman yang diterima yang dilunasi sebelum prior to maturity are recognized at the settlement date. Other fees
jatuh temponya, saldo pendapatan atau beban provisi dan komisi and commission income are recognized at the transaction date.
ditangguhkan diakui pada saat pinjaman atau pinjaman yang diterima
dilunasi. Pendapatan dan beban provisi dan komisi lainnya diakui
pada saat terjadinya transaksi.
Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan langsung dengan Fees and commissions directly related to lending activities, or fee
kegiatan pinjaman, atau pendapatan provisi dan komisi yang and commission income which relates to a specific period, is
berhubungan dengan jangka waktu tertentu, diamortisasi sesuai amortized over the term of contract using the effective interest rate
dengan jangka waktu kontrak menggunakan metode suku bunga method and classified as part of interest income in profit or loss.
efektif dan diklasifikasikan sebagai bagian dari pendapatan bunga Fees and commission income related to loans activities are
pada laba rugi. Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan dengan recognized as part of interest income.
kredit diakui sebagai bagian dari pendapatan bunga.
29
864 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 865
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
z. Pendapatan (beban) operasional lainnya z. Other operating income (expenses)
(i) Penghasilan jasa perbankan lainnya (i) Other banking services income
Pendapatan jasa perbankan lainnya terdiri dari komisi transfer, Other banking services income includes transfer fees, collection
komisi inkaso, biaya administrasi tabungan, giro dan jasa fees, commissions from deposits, saving deposits, demand
pengelolaan keuangan. deposits and financial management services.
(ii) Beban tenaga kerja (ii) Personnel expenses
Beban tenaga kerja meliputi beban berupa gaji karyawan, Personnel expense includes employee salary, allowances and
tunjangan dan pelatihan. training.
(iii) Beban umum dan administrasi (iii) General and administrative expenses
Beban umum dan administrasi merupakan beban yang timbul General and administrative expenses represent expenses which
sehubungan dengan aktivitas kantor dan operasional Bank. relate to office activities and the Bank's operational activities.
aa. Perpajakan aa. Taxation
Pajak penghasilan dalam laporan laba rugi periode berjalan terdiri Income taxes in the statement of profit or loss for the period
dari pajak kini dan tangguhan. Pajak penghasilan diakui dalam comprise current and deferred tax. Income tax is recognized in the
laporan laba rugi, kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan statement of profit or loss, except for transactions that relate to
transaksi yang diakui langsung dalam ekuitas atau penghasilan transactions that are recognized directly in equity or other
komprehensif lain, dalam hal ini diakui dalam ekuitas atau comprehensive income, in which case it is recognized in equity or
penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income.
Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak Current tax expense is based on the estimated taxable income for
periode berjalan. the current period.
Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini dilakukan saling hapus jika dan Current tax assets and liabilities are offset if, and only If, the entity
hanya jika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum has a legally enforceable right to set off the recognized amounts,
untuk melakukan saling hapus jumlah yang diakui dan bermaksud and intends either to settle on a net basis or to realize the assets
untuk menyelesaikan dengan dasar neto, atau merealisasikan aset and settle the liabilities simultaneously.
dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer Deferred tax assets and liabilities are recognized for temporary
antara aset dan liabilitas untuk tujuan komersial dan untuk tujuan differences between the financial and the tax bases of assets and
perpajakan setiap tanggal pelaporan. Manfaat pajak di masa liabilities at each reporting date. Future tax benefits, such as the
mendatang, seperti saldo rugi fiskal yang belum digunakan, diakui carry-forward of unused fiscal loss, are also recognized to the extent
sejauh besar kemungkinan realisasi atas manfaat pajak tersebut. that realization of such benefits is probable.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur pada tarif pajak yang Deferred tax assets and liabilities are measured at the tax rates that
diharapkan akan digunakan pada periode ketika aset direalisasi atau are expected to apply to the period when the asset is realized or the
ketika liabilitas dilunasi berdasarkan tarif pajak (dan peraturan liability is settled, based on tax rates (and tax laws) that have been
perpajakan) yang berlaku atau secara substansial telah diberlakukan enacted or substantively enacted at the end of the reporting period.
pada akhir periode laporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan dilakukan saling Deferred tax assets and deferred tax liabilities are offset if, and only
hapus jika dan hanya jika entitas memiliki hak secara hukum untuk if, the entity has a legally enforceable right to set off current tax
saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, dan aset assets against current tax liabilities, and the deferred tax assets and
pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak the deferred tax liabilities relate to income taxes levied by the same
penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan atas entitas taxation authority on either the same taxable entity, or different
kena pajak, yang sama atau entitas kena pajak berbeda yang taxable entities which intend either to settle current tax liabilities and
bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan assets on a net basis, or to realize the assets and settle the liabilities
dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas simultaneously, in each future period in which significant amounts of
secara bersamaan, pada setiap periode masa depan yang mana deferred tax liabilities or assets are expected to be settled or
jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan recovered.
diselesaikan atau dipulihkan.
ab. Laba per saham ab. Earnings per share
Laba operasional dan laba bersih per saham dihitung dengan Operating profit and net profit per share are calculated by dividing
membagi laba usaha dan laba bersih dengan jumlah rata-rata operating income and net income by the weighted average number
tertimbang dari jumlah saham Bank yang beredar pada tahun yang of the Bank's shares outstanding during the year.
bersangkutan.
30
BANK SULSELBAR 865
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 866
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
ac. Imbalan kerja ac. Employee benefit
Sesuai dengan keputusan Direksi PT Bank Pembangunan Daerah In accordance with the decision of the Directors of PT Bank
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat No.139 tanggal 26 Juli 1985 Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan and Sulawesi Barat No.139
selaku pendiri Dana Pensiun Bank Pembangunan Daerah Sulawesi dated July 26, 1985, as the founder of Dana Pensiun Bank
Selatan dan Sulawesi Barat, Bank menyelenggarakan Program Dana Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat , the
Pensiun untuk seluruh karyawan tetapnya dengan jumlah kontribusi Bank organized a Pension Fund Program for all of its permanent
sebesar 7% dari penghasilan dasar pensiun merupakan kontribusi employees with a contribution of 7% of the basic pension income.
Bank. Dana Pensiun Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Dana Pensiun Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan
dan Sulawesi Barat mendapat pengesahan dari menteri Keuangan Sulawesi Barat was approved by the Minister of Finance of the
Republik Indonesia No.KEP-413/NB.11/2018 tanggal 6 April 2018. Republic of Indonesia No.KEP-413/NB.11/2018 dated April 6, 2018.
Imbalan Pegawai dihitung berdasarkan Peraturan Dana Pensiun Employee Benefits are calculated based on the Regulation of the
Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Dana Pensiun Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan
No.001/PD-BPDSS/2017 tanggal 1 November 2017, yang telah Sulawesi Barat No.001/PD-BPDSS/2017 dated November 1, 2017,
disahkan berdasarkan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan which was approved based on the Financial Services Authority
No.KEP-413/NB.11/2018 tanggal 6 April 2018. Commissioner Board No.KEP-413/NB.11/2018 dated April 6, 2018.
Perhitungan estimasi liabilitas imbalan kerja karyawan berdasarkan The Bank also provides production services to the Board of
Undang-undang ditentukan dengan menggunakan metode aktuarial Commissioners, Directors and employees. The amount of
“Projected Unit Credit”. production services for each book year is reserved and recognized
as an expense in the current year and the amount is based on the
audited net income.
Program penghargaan pada usia pensiun Retirement age award program
Sesuai dengan keputusan Direksi PT Bank Pembangunan Daerah In accordance with the decision of the Directors of PT Bank
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat No.SK/062/Dir/V/2012 tanggal Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan and Sulawesi Barat
2 Mei 2012, Bank memberi tunjangan hari tua untuk karyawan tetap No.SK/062/Dir/V/2012 dated May 2, 2012, the Bank provides
dari penghasilan dasar pensiun pekerja dan atas sisa jumlah yang retirement benefits for permanent employees from the basic pension
perlu didanakan kepada Program Penghargaan Pada Usia Pensiun income of workers and for the remaining amount that needs to be
merupakan kontribusi Bank. Iuran tahunan diakui sebagai beban donated to the Retirement Age Award Program is the Bank's
tunjangan hari tua periode berjalan. contribution. Annual fees are recognized as an expense for the
current period pension.
Program penghargaan akhir masa jabatan Dewan Komisaris dan Awards program end of term of office Board of Commissioners
Direksi and Directors
Bank memberikan program penghargaan bagi Dewan Komisaris dan The Bank provides an awards program for the Board of
Direksi. Penghargaan masa bakti jabatan pengurus diberikan sebesar Commissioners and Directors. The award for the term of office of the
maksimum 48 kali gaji terakhir yang diterima. management is given a maximum of 48 times the last salary
received.
Jasa produksi Production bonus
Bank juga memberikan jasa produksi kepada Dewan Komisaris, The Bank also provides production services to the Board of
Direksi dan karyawan. Jumlah jasa produksi untuk setiap tahun buku Commissioners, Directors and employees. The amount of
dicadangkan dan diakui sebagai beban pada tahun berjalan dan production services for each book year is reserved and recognized
jumlahnya berdasarkan dari laba bersih audited. as an expense in the current year and the amount is based on the
audited net income.
ad. Informasi segmen usaha ad. Business segment information
Sebuah segmen usaha adalah sekelompok aset dan operasi yang A business segment is a group of assets and operations that provide
menyediakan barang atau jasa yang memiliki risiko serta tingkat goods or services that have risks and returns that are different from
pengembalian yang berbeda dengan segmen usaha lainnya. other business segments. Financial information is presented based
Informasi keuangan disajikan berdasarkan informasi yang digunakan on information used by management in evaluating the performance
oleh manajemen dalam mengevaluasi kinerja dari setiap segmen of each business segment. Business segments are divided into
usaha. Segmen usaha terbagi dalam kelompok berdasarkan geographical groups according to branch locations.
geografis menurut lokasi cabang.
31
866 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 867
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
ae. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi ae. Transactions with related parties
Dalam usahanya, Bank melakukan transaksi dengan pihak-pihak In its business, the Bank makes transactions with related parties. In
berelasi. Sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan accordance with Statement of Financial Accounting Standards
(PSAK) 224 mengenai "Pengungkapan pihak-pihak berelasi", pihak- (PSAK) 224 concerning "Disclosure of related parties", related
pihak berelasi diartikan sebagai berikut: parties are defined as follows:
1) Orang atau keluarga terdekat yang mempunyai relasi dengan 1) The closest person or family that has a relationship with the
entitas pelapor jika orang tersebut : reporting entity if that person:
(i) Pengendalian atau pengendali bersama atas entitas (i) Joint control or control over the reporting entity;
pelapor;
(ii) Memiliki pengaruh signifikan atas pelapor atau entitas (ii) Has significant influence over the reporting party or
pelapor; atau reporting entity; or
(iii) Personil manajemen kunci entitas atau entitas induk dari (iii) Key management personnel of the entity or parent of the
entitas pelapor. reporting entity.
2). Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi 2). An entity is related to a reporting entity if one of the following
salah satu hal berikut : conditions is met:
(i) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok (i) The entity and the reporting entity are members of the
usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan same group (which means that each parent, subsidiary and
entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lainnya). fellow subsidiary is related to the others).
(ii) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama (ii) One entity is an associate or joint venture of another entity
dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama (or an associate or joint venture that is a member of a
yang merupakan anggota suatu kelompok usaha yang mana business group of which the other entity is a member).
entitas lain tersebut adalah anggotanya).
(iii) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak (iii) Both entities are joint ventures of the same third party.
ketiga yang sama.
(iv) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan (iv) One entity is a joint venture of a third entity and the other
entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. entity is an associate of the third entity.
(v) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja (v) The entity is a post-employment benefit plan for employee
untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau benefits from one of the reporting entities or entities that
entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas are related to the reporting entity. If the reporting entity is
pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program the entity that administers the program, the sponsoring
tersebut maka entitas sponsor. entity.
(vi) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh (vi) An entity that is controlled or jointly controlled by the
orang yang diidentifikasi dalam poin (1). person identified in point (1).
(vii) Orang yang diidentifikasi dalam poin 1 (i) memiliki pengaruh (vii) The person identified in point 1 (i) has significant influence
signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci over the entity or key entity management personnel (a
entitas (suatu entitas induk dari entitas). parent of the entity).
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan Types of transactions and balances with related parties are
dalam catatan atas laporan keuangan. disclosed in the notes to the financial statements.
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. MANAGEMENT'S USE OF CONSIDERATIONS, ESTIMATES AND
SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN SIGNIFICANT ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan mengharuskan Bank untuk membuat The preparation of financial statements requires the Bank to make
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang judgments, estimates and assumptions that affect the reported amounts
dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas dan pengungkapan of revenues, expenses, assets and liabilities and disclosures for
atas liabilitas kontinjensi pada akhir periode laporan. contingent liabilities at the end of the reporting period.
Pertimbangan dalam penerapan kebijakan akuntansi yang memiliki Considerations in applying accounting policies that have the most
pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan significant effect on the amounts recognized in the financial statements
keuangan adalah sebagai berikut: are as follows:
- Usaha yang berkelanjutan - Sustainable business
Bank telah melakukan penilaian atas kemampuan Bank untuk The Bank has assessed the Bank's ability to continue as a going
melanjutkan kelangsungan usahanya, berkeyakinan bahwa Bank concern, believes that the Bank has the resources to continue in the
memiliki sumber daya untuk melanjutkan usahanya dimasa future and the Bank is not aware of any material uncertainties that
mendatang dan Bank tidak mengetahui adanya ketidakpastian could raise significant doubts about the Bank's ability to continue.
material yang dapat menimbulkan keraguan yang signifikan terhadap
kemampuan Bank untuk melanjutkan usahanya.
- Nilai wajar atas instrumen keuangan - Fair value of financial instruments
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tidak tersedia The fair value of financial assets and financial liabilities that are not
di pasar, Bank perlu mempertimbangkan mencakup pertimbangan available in the market, the Bank should consider including liquidity
likuiditas dan masukan model seperti volatilitas dan tingkat diskonto, considerations and model inputs such as volatility and discount
tingkat pelunasan dipercepat dan asumsi tingkat gagal bayar. rates, accelerated repayment rates and assumptions of default
rates.
32
BANK SULSELBAR 867
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 868
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. MANAGEMENT'S USE OF CONSIDERATIONS, ESTIMATES AND
SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN (lanjutan) SIGNIFICANT ASSUMPTIONS (continued)
Pertimbangan dalam penerapan kebijakan akuntansi yang memiliki Considerations in applying accounting policies that have the most
pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan significant effect on the amounts recognized in the financial statements
keuangan adalah sebagai berikut: (lanjutan) are as follows: (continued)
- Cadangan kerugian penurunan nilai dari kredit dan - Allowance for impairment losses from sharia loans and
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Bank dalam menentukan apakah penurunan nilai harus dibentuk The bank in determining whether an impairment should be formed in
dalam laporan laba rugi komprehensif perlu membuat penilaian a comprehensive income statement needs to make an assessment
apakah terdapat data yang dapat diobservasi yang menunjukan of whether there is observable data that shows a measurable
adanya penurunan yang dapat diukur dalam laporan perkiraan arus decrease in the estimated future cash flow from the loan portfolio.
kas masa depan dari portofolio pinjaman.
Bank menggunakan perkiraan dalam menentukan tingkat penyisihan The Bank uses estimates in determining the level of allowance
yang diperlukan. Estimasi tersebut didasarkan pada asumsi needed. The estimation is based on assumptions about a number of
mengenai sejumlah faktor dan hasil aktual yang dapat berbeda yang factors and actual results that can be different which result in
mengakibatkan perubahan terhadap jumlah penyisihan di masa yang changes in the amount of allowance in the future.
akan datang.
- Umur ekonomis aset tetap - The economic life of fixed assets
Bank memperkirakan masa manfaat aset tetap berdasarkan periode The Bank estimates the useful life of the fixed assets based on the
dimana aset diharapkan akan tersedia untuk digunakan. Masa period in which the assets are expected to be available for use. The
manfaat ekonomis aset tetap ditinjau secara berkala dan diperbaharui economic useful lives of fixed assets are regularly reviewed and
jika memiliki harapan yang berbeda dari perkiraan sebelumnya. updated if they have expectations that differ from previous
Estimasi masa manfaat aset tetap didasarkan pada penilaian secara estimates. The estimated useful life of fixed assets is based on
kolektif dengan menggunakan praktik industri, teknik evaluasi internal collective valuation using industry practices, internal evaluation
dan pengalaman dengan aset serupa. techniques and experience with similar assets.
- Imbalan kerja - Employee benefit
Present value atas imbalan kerja karyawan tergantung dari The present value of employee benefits depends on the number of
banyaknya faktor yang dipertimbangkan oleh aktuaris berdasarkan factors considered by the actuary based on several assumptions.
beberapa asumsi. Perubahan atas asumsi-asumsi tersebut akan Changes to these assumptions will affect the carrying amount of
mempengaruhi carrying amount atas imbalan kerja karyawan. employee benefits.
Asumsi yang digunakan dalam menentukan biaya atau Assumptions used in determining costs or income for employee
pendapatan untuk imbalan kerja termasuk tingkat diskonto. benefits include the discount rate. The company determines the
Perusahaan menentukan tingkat diskonto yang tepat pada setiap appropriate discount rate at the end of each year. This is the interest
akhir tahun. Ini merupakan tingkat suku bunga yang digunakan rate used to determine the present value of estimated future cash
untuk menentukan nilai kini atas arus kas masa depan yang flows to be used to pay employee benefits. In determining the
diestimasi akan digunakan untuk membayar imbalan kerja. Dalam appropriate discount rate, the Company considers the interest rates
menentukan tingkat diskonto yang tepat, Perusahaan on Government Bonds that have a maturity that resembles the
mempertimbangkan tingkat suku bunga atas Obligasi Pemerintah employee benefit period.
yang mempunyai jatuh tempo yang menyerupai jangka waktu
imbalan kerja karyawan.
Asumsi yang digunakan dalam menentukan biaya atau Assumptions used in determining costs or income for employee
pendapatan untuk imbalan kerja termasuk tingkat diskonto. benefits include the discount rate. The company determines the
Perusahaan menentukan tingkat diskonto yang tepat pada setiap appropriate discount rate at the end of each year. This is the interest
akhir tahun. Ini merupakan tingkat suku bunga yang digunakan rate used to determine the present value of estimated future cash
untuk menentukan nilai kini atas arus kas masa depan yang flows to be used to pay employee benefits. In determining the
diestimasi akan digunakan untuk membayar imbalan kerja. Dalam appropriate discount rate, the Company considers the interest rates
menentukan tingkat diskonto yang tepat, Perusahaan on Government Bonds that have a maturity that resembles the
mempertimbangkan tingkat suku bunga atas Obligasi Pemerintah employee benefit period.
yang mempunyai jatuh tempo yang menyerupai jangka waktu
imbalan kerja karyawan.
Asumsi kunci liabilitas pensiun lainnya sebagian ditentukan Other key assumptions for pension obligations are based in part on
berdasarkan kondisi pasar saat ini. current market conditions.
33
868 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 869
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS 4. CASH
2025 2024
Rupiah 396.871.028.300 485.543.100.400 Rupiah
Kas pada ATM 184.479.600.000 174.541.700.000 Cash in ATM
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 320.160.000 959.725.800 United Stated Dollar
Riyal Saudi Arabia 112.051.800 106.437.622 Saudi Arabian Riyal
Dolar Singapura 105.665.157 134.953.770 Singapore Dollar
Jumlah 581.888.505.257 661.285.917.592 Total
- -
Saldo kas pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dimiliki oleh Bank Cash balances as of December 31, 2025 and 2024 are owned by the
dan tidak terdapat kas yang dibatasi penggunaannya. Bank and no cash is restricted for use.
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
2025 2024
Rupiah 1.109.825.702.896 1.034.081.201.973 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 10.005.000.000 8.159.285.000 United Stated Dollar
Jumlah 1.119.830.702.896 1.042.240.486.973 Total
- -
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan Peraturan Bank Minimum Statutory Reserves (GWM) Bank in accordance with Bank
Indonesia dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan Indonesia (BI) Regulation Regulation of Members of The Board of
pada Catatan 50a. Governors (PADG) are disclosed in Note 50a.
6. GIRO PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNT WITH OTHER BANKS
Tidak terdapat giro pada bank lain pada pihak berelasi. There was no current account with other banks with related party.
a. Berdasarkan mata uang dan nama bank a. By currencies and counterparty bank
2025 2024
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 11.022.750.421 2.364.416.774 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Tengah 7.147.581 7.147.581 Sulawesi Tengah
PT Bank Central Asia Tbk 2.425.162 3.035.162 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 994.032 994.032 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 680.269 44.750.675 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Jumlah Rupiah 11.033.997.465 2.420.344.224 Total Rupiah
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 18.383.801.473 5.167.617.880 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 3.828.749.752 5.180.899.742 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 2.822.756.173 1.821.944.590 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 513.022.050 497.973.928 PT Bank Central Asia Tbk
Dolar Singapura Singapore Dollar
PT Bank DBS Indonesia 237.359.079 223.921.498 PT Bank DBS Indonesia
Yuan China Renminbi Chinese Yuan Renminbi
Bank of China Ltd 238.735.750 - Bank of China Ltd
Jumlah mata uang asing 26.024.424.277 12.892.357.638 Total foreign currencies
Jumlah 37.058.421.742 15.312.701.862 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (1.964.166) (762.098) Allowance for impairment losses
Jumlah 37.056.457.576 15.311.939.764 Total
- -
b. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK b. By Financial Service Authority Rule collectibility
Kolektibilitas giro pada bank lain sesuai Peraturan OJK diungkapkan Collectibility current accounts with other banks in accordance with
pada Catatan 50b. Financial Service Authority Rule are disclosed in Note 50b.
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun c. Average interest rate per annum
2025 2024
Rupiah 0,55% 0,35% Rupiah
34
BANK SULSELBAR 869
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 870
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNT WITH OTHER BANKS (continued)
d. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai d. Movements in the allowance for impairment losses
Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai giro pada bank lain The movement of allowance for impairment losses of current account
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 with other banks for the years ended December 31, 2025 and 2024
adalah sebagai berikut: was as follows:
2025 2024
Saldo awal 762.098 4.900.509 Beginning balance
Pembentukan (pemulihan) Provision (reversal)
selama tahun berjalan 1.202.068 (4.138.411) during the year
Saldo akhir 1.964.166 762.098 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan kerugian Management believes that the allowance for impairment losses is
penurunan nilai yang dibentuk telah memadai untuk menutup adequate to cover the possible losses of uncollectible current account
kemungkinan terjadinya kerugian atas tidak tertagihnya giro pada with other banks.
bank lain.
e. Informasi lain e. Other information
Tidak terdapat giro pada bank lain yang dibatasi penggunaannya. There is no current accounts with other banks that are restricted in
use.
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER BANKS
Tidak terdapat penempatan pada bank lain pada pihak berelasi. There was no placements with other banks with related party.
a. Berdasarkan jenis, mata uang dan nama bank a. By type, currencies and counterparty bank
2025 2024
Rupiah Rupiah
Deposit facility Deposit facilities
Bank Indonesia 204.510.000.000 407.948.973.216 Bank Indonesia
Interbank call money Interbank call money
PT BPD Sumatera Selatan dan PT BPD Sumatera Selatan dan
Bangka Belitung 100.000.000.000 - Bangka Belitung
Jumlah Rupiah 304.510.000.000 407.948.973.216 Total Rupiah
Penyisihan kerugian penurunan nilai (54.131.821) - Allowance for impairment losses
Jumlah 304.455.868.179 407.948.973.216 Total
- -
b. Berdasarkan jangka waktu b. By maturity
2025 2024
Kurang dari 1 bulan 304.510.000.000 408.000.000.000 Less than 1 month
Dikurangi diskonto yang belum diamortisasi - (51.026.784) Less unamortised discount
Jumlah 304.510.000.000 407.948.973.216 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (54.131.821) - Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 304.455.868.179 407.948.973.216 Total - net
- -
c. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo c. By remaining period to maturity
2025 2024
Kurang dari 1 bulan 304.510.000.000 408.000.000.000 Less than 1 month
Dikurangi diskonto yang belum diamortisasi - (51.026.784) Less unamortised discount
Jumlah 304.510.000.000 407.948.973.216 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (54.131.821) - Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 304.455.868.179 407.948.973.216 Total - net
- -
d. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK d. By Financial Service Authority Rule collectibility
Kolektibilitas penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain sesuai Collectibility placements with Bank Indonesia and other banks in
Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan 50c. accordance with Financial Service Authority Rule are disclosed in
Note 50c.
e. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun e. Average interest rate per annum
2025 2024
Rupiah Rupiah
Deposit facility 4,25% 5,31% Deposit facility
Deposito mudharabah 5,54% 6,37% Islamic deposits mudharabah
Deposito on call 5,79% 6,50% Deposits on call
Interbank call money 4,86% 6,24% Interbank call money
35
870 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 871
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN (lanjutan) 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER BANKS
(continued)
f. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai f. Movements in the allowance for impairment losses
Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai penempatan pada The movement of allowance for impairment losses of placements to
Bank Indonesia dan bank lain untuk tahun yang berakhir pada tanggal Bank Indonesia and other banks for the years ended December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 2025 and 2024 was as follows:
2025 2024
Saldo awal - 477.962.406 Beginning balance
Pembentukan (pemulihan) Provision (reversal)
selama tahun berjalan 54.131.821 (477.962.406) during the year
Saldo akhir 54.131.821 - Ending balance
- -
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan kerugian Management believes that the allowance for impairment losses is
penurunan nilai yang dibentuk telah memadai untuk menutup adequate to cover the possible losses of uncollectible placements
kemungkinan terjadinya kerugian atas tidak tertagihnya penempatan with Bank Indonesia and other banks.
pada Bank Indonesia dan bank lain.
g. Informasi lain g. Other information
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat As of December 31, 2025 and 2024, there were no placements with
penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain yang digunakan Bank Indonesia and other banks pledged as cash collateral.
sebagai jaminan. Manajemen yakin bahwa seluruh dana yang Management believes that all funds are placed to be reaccepted.
ditempatkan akan diterima kembali.
8. SURAT BERHARGA 8. MARKETABLE SECURITIES
Tidak terdapat surat berharga pada pihak berelasi. There was no marketable securities with related party.
a. Berdasarkan jenis dan tujuan investasi a. By type and purpose of investment
2025 2024
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 3.302.289.000.000 4.335.909.000.000 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank 1.401.000.000.000 915.000.000.000 Interbank Mudharabah Investment Certificates iB
Obligasi Pemerintah 475.266.000.000 475.266.000.000 Government Bonds
Sukuk Bank Indonesia 301.880.000.000 572.707.000.000 Sukuk Bank Indonesia
Negotiable Certificate of Deposit 20.000.000.000 - Negotiable Certificate of Deposit
Obligasi Korporasi 10.500.000.000 - Corporate Bonds
Medium Term Notes (MTN) 10.000.000.000 10.000.000.000 Medium Term Notes (MTN)
Surat Berharga Syariah Negara - 2.000.000.000 Sharia Government Securities
Diskonto yang belum diamortisasi (51.577.320.070) (174.734.373.586) Unamortised discount
Sub jumlah 5.469.357.679.930 6.136.147.626.414 Subtotal
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain (FVOCI) comprehensive income (FVOCI)
Obligasi Pemerintah 90.000.000.000 40.000.000.000 Government Bonds
Premi (diskonto) yang belum diamortisasi 263.110.231 (384.951.895) Unamortised premium (discount)
Laba (rugi) yang belum direalisasi 3.913.989.768 (649.848.105) Unrealised gain (loss)
Sub jumlah 94.177.099.999 38.965.200.000 Subtotal
Jumlah 5.563.534.779.929 6.175.112.826.414 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (10.001.468.900) (10.000.000.000) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 5.553.533.311.029 6.165.112.826.414 Total - net
- -
b. Berdasarkan jangka waktu b. By maturity
2025 2024
Kurang dari 1 bulan 1.509.564.000.000 1.215.000.000.000 Less than 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 435.000.000.000 157.707.000.000 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 1.001.002.000.000 135.000.000.000 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 12 bulan 1.711.208.000.000 3.755.839.000.000 More than 6 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 954.161.000.000 1.087.336.000.000 More than 12 months
Diskonto yang belum diamortisasi (51.314.209.839) (175.119.325.481) Unamortised discount
Laba (rugi) yang belum direalisasi 3.913.989.768 (649.848.105) Unrealised gain (loss)
Jumlah 5.563.534.779.929 6.175.112.826.414 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (10.001.468.900) (10.000.000.000) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 5.553.533.311.029 6.165.112.826.414 Total - net
- -
36
BANK SULSELBAR 871
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 872
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. SURAT BERHARGA (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
c. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo c. By remaining period
2025 2024
Kurang dari 1 bulan 2.107.819.000.000 1.968.089.000.000 Less than 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 1.073.654.000.000 117.707.000.000 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 961.661.000.000 510.000.000.000 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 12 bulan 902.535.000.000 3.239.820.000.000 More than 6 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 565.266.000.000 515.266.000.000 More than 12 months
Diskonto yang belum diamortisasi (51.314.209.839) (175.119.325.481) Unamortised discount
Laba (rugi) yang belum direalisasi 3.913.989.768 (649.848.105) Unrealised gain (loss)
Jumlah 5.563.534.779.929 6.175.112.826.414 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (10.001.468.900) (10.000.000.000) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 5.553.533.311.029 6.165.112.826.414 Total - net
- -
d. Berdasarkan penerbit dan peringkat efek-efek d. By issuers and rating of securities
2025 2024
Peringkat/ Nilai tercatat/ Nilai tercatat/ Peringkat/
Rating Carrying value Carrying value Rating
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Bank Indonesia - 3.549.929.849.195 4.729.618.721.327 - Bank Indonesia
Pemerintah Republik Indonesia - 479.049.834.476 481.528.905.087 - Government of the Republic of Indonesia
PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank idAAA(sy) 250.000.000.000 200.000.000.000 idAAA(sy) Investment Certificates iB
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Daerah Istimewa Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank idA 250.000.000.000 - - Investment Certificates iB
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sumatera Selatan dan Sumatera Selatan dan
Bangka Belitung Syariah Bangka Belitung Syariah
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank idA+ 200.000.000.000 200.000.000.000 idA+ Investment Certificates iB
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Tengah Syariah Jawa Tengah Syariah
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank idAA- 200.000.000.000 150.000.000.000 idAA- Investment Certificates iB
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Riau Kepri Syariah (Perseroda) Riau Kepri Syariah (Perseroda)
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank A(idn) 200.000.000.000 100.000.000.000 A(idn) Investment Certificates iB
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Kalimantan Timur dan Kalimantan Timur dan
Kalimantan Utara Kalimantan Utara
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank idA 100.000.000.000 25.000.000.000 idA Investment Certificates iB
PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank idAA-(sy) 93.000.000.000 140.000.000.000 idAA-(sy) Investment Certificates iB
PT Bank Mega Syariah PT Bank Mega Syariah
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank idAA- 58.000.000.000 - - Investment Certificates iB
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Syariah Jawa Barat dan Banten Syariah
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank idAA- 50.000.000.000 - - Investment Certificates iB
PT Bank DBS Indonesia PT Bank DBS Indonesia
Negotiable Certificate of Deposit AAA(idn) 18.877.996.259 - - Negotiable Certificate of Deposit
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Obligasi Korporasi idAAA 10.500.000.000 - - Corporate Bonds
PT Sunprima Nusantara Pembiayaan PT Sunprima Nusantara Pembiayaan
MTN VI SNP Tahap II MTN VI SNP Tahap II
Tahun 2018 Seri A idD 10.000.000.000 10.000.000.000 idD Tahun 2018 Seri A
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank - - 100.000.000.000 idA+ Investment Certificates iB
Dipindahkan 5.469.357.679.930 6.136.147.626.414 Brough forward
37
872 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 873
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. SURAT BERHARGA (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
d. Berdasarkan penerbit dan peringkat efek-efek (lanjutan) d. By issuers and rating of securities (continued)
2025 2024
Peringkat/ Nilai tercatat/ Nilai tercatat/ Peringkat/
Rating Carrying value Carrying value Rating
Pindahan 5.469.357.679.930 6.136.147.626.414 Carry forward
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain (FVOCI) comprehensive income (FVOCI)
Pemerintah Republik Indonesia - 94.177.099.999 38.965.200.000 - Government of the Republic of Indonesia
Jumlah 5.563.534.779.929 6.175.112.826.414 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (10.001.468.900) (10.000.000.000) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 5.553.533.311.029 6.165.112.826.414 Total - net
- -
e. Perubahan laba (rugi) yang belum direalisasi e. The movement of unrealized gain (losses)
Perubahan laba (rugi) yang belum direalisasi dari perubahan nilai The movement of unrealized gain (losses) from the change in fair
wajar surat berharga yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan value of marketable securities measured at fair value through other
komprehensif lain adalah sebagai berikut: comprehensive income are as follows:
2025 2024
Saldo awal (649.848.105) - Beginning balance
Perubahan laba (rugi) yang belum direalisasi Movement of unrealised gain (losses)
selama tahun berjalan 4.563.837.873 (649.848.105) during the year
Jumlah 3.913.989.768 (649.848.105) Total
Pajak tangguhan (861.077.749) 142.966.583 Deferred tax
Jumlah - bersih 3.052.912.019 (506.881.522) Total - net
- -
f. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK f. By Financial Service Authority Rule collectibility
Kolektibilitas surat berharga sesuai Peraturan OJK diungkapkan pada Collectibility marketable securities in accordance with Financial
Catatan 50d. Service Authority Rule are disclosed in Note 50d.
g. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun g. Average interest rate per annum
2025 2024
Obligasi Pemerintah 6,58% 6,50% Government Bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 5,79% 6,98% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sukuk Bank Indonesia 5,55% 6,29% Sukuk Bank Indonesia
Sertifikat Investasi Mudharabah antar Bank 5,47% 6,35% Interbank Mudharabah Investment Certificates iB
Negotiable Certificate of Deposits (NCD) 6,75% 6,53% Negotiable Certificate of Deposits (NCD)
Surat Berharga Syariah Nasional 6,13% 5,05% National Sharia Securities
Medium Term Notes (MTN) 10,25% 10,25% Medium Term Notes (MTN)
Obligasi korporasi 6,35% - Corporate Bonds
h. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai h. Movements in the allowance for impairment losses
Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai surat berharga untuk The movement of allowance for impairment losses of marketable
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 securities for the years ended December 31, 2025 and 2024 was as
adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Saldo awal 10.000.000.000 10.000.474.746 Beginning balance
Pembentukan (pemulihan) Provision (reversal)
selama tahun berjalan 1.468.900 (474.746) during the year
Saldo akhir 10.001.468.900 10.000.000.000 Ending balance
- -
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan kerugian Management believes that the allowance for impairment losses is
penurunan nilai yang dibentuk telah memadai untuk menutup adequate to cover the possible losses of uncollectible marketables
kemungkinan terjadinya kerugian atas tidak tertagihnya surat securities.
berharga.
38
BANK SULSELBAR 873
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 874
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. SURAT BERHARGA (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
h. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai (lanjutan) h. Movements in the allowance for impairment losses (continued)
Medium Term Note - PT Sunprima Nusantara Pembiayaan Medium Term Note - PT Sunprima Nusantara Pembiayaan
Merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh PT Sunprima Securities issued by PT Sunprima Nusantara Pembiayaan Phase II of
Nusantara Pembiayaan Tahap II Tahun 2018. 2018.
Pada tanggal 11 April 2018, dilakukan pembelian obligasi MTN On April 11, 2018, MTN bonds were purchased with a rating from
dengan peringkat dari Pefindo adalah idA, Kemudian pada tanggal 8 Pefindo as idA, then on May 8, 2018, Pefindo downgraded from
Mei 2018, Pefindo menurunkan peringkat dari idA/Stable menjadi idA/Stable to idCCC. May 9, 2018 downgraded from idCCC to idSD
idCCC. Tanggal 9 Mei 2018 melakukan penurunan peringkat dari (selective default). The latest rating downgrade was due to the
idCCC menjadi idSD (selective default). Penurunan rating terakhir inability of PT Sunprima Nusantara Pembiayaan to pay MTN V/2017
disebabkan ketidakmampuan PT Sunprima Nusantara Pembiayaan coupons on May 9, 2018.
membayar kupon MTN V/2017 pada 9 Mei 2018.
Berdasarkan Surat Deputi Komisioner Pengawas IKNB II No.S- Based on the Letter of Deputy Commissioner Supervisor of IKNB II
247/NB.2/2018 tanggal 14 Mei 2018 tentang Pembekuan Kegiatan No.S-247/NB.2/2018 dated May 14, 2018 concerning the Suspension
Usaha PT Sunprima Nusantara Pembiayaan bahwa terhitung sejak of PT Sunprima Nusantara Financing Business Activities, as of May
tanggal 14 Mei 2018 kegiatan usaha PT Sunprima Nusantara 14, 2018 the business activities of PT Sunprima Nusantara Financing
Pembiayaan resmi dibekukan. Sehubungan dengan kondisi hal were officially frozen. In connection with this condition, the
tersebut, maka Manajemen membentuk penyisihan penurunan nilai Management reserves the impairment losses of the financial assets
aset keuangan tersebut sebesar 100%. by forming 100%.
i. Informasi lain i. Other information
Pada tanggal 31 Desember 2025,tidak terdapat Obligasi pemerintah As of December 31, 2025, there were no Government bonds and
dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia yang dijadikan jaminan untuk Bank Indonesia Rupiah Securities which is used as collateral for
efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (Catatan 20). securities sold with repurchase agreement (Note 20).
Pada tanggal 31 Desember 2024, Obligasi pemerintah dan Sekuritas As of December 31, 2024, Government bonds and Bank Indonesia
Rupiah Bank Indonesia yang dijadikan jaminan untuk efek-efek yang Rupiah Securities which is used as collateral for securities sold with
dijual dengan janji dibeli kembali dengan nilai nominal sebesar repurchase agreement with nominal value at Rp680.000.000.000 with
Rp680.000.000.000 dengan nilai beli kembali sebesar repurchase price at Rp642.415.142.761 (Note 20).
Rp642.415.142.761 (Catatan 20).
9. TAGIHAN ATAS SURAT BERHARGA YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. RECEIVABLE OF MARKETABLE SECURITIES PURCHASED UNDER
DIJUAL KEMBALI (REVERSE REPO ) RESALE AGREEMENT (REVERSE REPO)
Tidak terdapat tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual There were no receivable of marketable securities purchased under
kembali dengan pihak berelasi. resale agreement with related parties.
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali pada Receivable of marketable securities purchased under resale agreement
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, terdiri dari: as of December 31, 2025 and 2024, are as follows:
2025
Jenis surat Tingkat Pendapatan bunga
berharga/ suku yang belum
Type of bunga/ direalisasi/
Pihak penjual/ marketable Tanggal dimulai/ Tanggal jual kembali/ Interest Harga jual kembali/ Unrealised interest Nilai tercatat/
Counterparties securities Starting date Resale date rate Reselling price income Carrying value
PT Bank Rakyat
22 Desember 2025/ 5 Januari 2026/
Indonesia FR0104 4,80% 813.675.190.432 433.151.552 813.242.038.880
December 22, 2025 January 5, 2026
(Persero) Tbk
PT Bank CIMB 31 Desember 2025/ 13 Januari 2026/
FR0056 4,78% 206.232.506.819 328.030.910 205.904.475.909
Niaga Tbk December 31, 2025 January 13, 2026
PT Bank 19 Desember 2025/ 19 Januari 2026/
IDSR200226364S 4,81% 198.684.513.035 26.163.536 198.658.349.499
Nationalnobu Tbk December 19, 2025 January 19, 2026
PT Bank 18 Desember 2025/ 2 Januari 2026/
IDSR030726364S 4,75% 180.932.305.842 433.347.295 180.498.958.547
Nationalnobu Tbk December 18, 2025 January 2, 2026
PT Bank CIMB 31 Desember 2025/ 15 Januari 2026/
FR0059 4,82% 148.115.360.304 277.077.550 147.838.282.754
Niaga Tbk December 31, 2025 January 15, 2026
PT BPD Jawa
18 Desember 2025/ 19 Januari 2026/
Barat dan Banten FR0087 4,88% 98.549.727.484 239.422.772 98.310.304.712
December 18, 2025 January 19, 2026
Tbk
3 Desember 2025/ 4 Maret 2026/
Bank Indonesia SPN12261105 4,79% 56.948.081.540 464.169.840 56.483.911.700
December 3, 2025 March 4, 2026
31 Desember 2025/ 7 Januari 2026/
Bank Indonesia VR0070 4,75% 36.274.478.088 28.690.796 36.245.787.292
December 31, 2025 January 7, 2026
1.739.412.163.544 2.230.054.251 1.737.182.109.293
-
39
874 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 875
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
9. TAGIHAN ATAS SURAT BERHARGA YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. RECEIVABLE OF MARKETABLE SECURITIES PURCHASED UNDER
DIJUAL KEMBALI (REVERSE REPO ) (lanjutan) RESALE AGREEMENT (REVERSE REPO) (continued)
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali pada Receivable of marketable securities purchased under resale agreement
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, terdiri dari: (lanjutan) as of December 31, 2025 and 2024, are as follows: (continued)
2024
Jenis surat Tingkat Pendapatan bunga
berharga/ suku yang belum
Type of bunga/ direalisasi/
Pihak penjual/ marketable Tanggal dimulai/ Tanggal jual kembali/ Interest Harga jual kembali/ Unrealised interest Nilai tercatat/
Counterparties securities Starting date Resale date rate Reselling price income Carrying value
31 Desember 2024/ 7 Januari 2025/
Bank Indonesia VR0034 6,00% 396.012.716.446 395.551.242 395.617.165.204
December 31, 2024 January 7, 2025
396.012.716.446 395.551.242 395.617.165.204
-
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tagihan atas surat berharga As of December 31, 2025 and 2024, receivable of marketable securities
yang dibeli dengan janji dijual kembali tidak mengalami kerugian purchased under resale agreement are not impaired. Management
penurunan nilai. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada penyisihan believes that there was no allowance for impairment losses to be
kerugian penurunan nilai yang perlu diakui. recognised.
Kolektibilitas tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual Collectibility receivable of marketable securities purchased under resale
kembali sesuai Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan 50e. agreement in accordance with Financial Service Authority Rule are
disclosed in Note 50e.
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND LIABILITIES
Tidak terdapat transaksi derivatif dengan pihak berelasi. There were no derivative transaction with related parties.
2025
Nilai wajar/fair value
Nilai kontrak/ Tagihan derivatif/ Liabilitas derivatif/
Instrumen Contract amount Derivative receivables Derivative liabilities Instruments
Swap 217.679.500.000 176.126.818 454.567.798 Swap
Jumlah - bersih 217.679.500.000 176.126.818 454.567.798 Total - net
- -
2024
Nilai wajar/fair value
Nilai kontrak/ Tagihan derivatif/ Liabilitas derivatif/
Instrumen Contract amount Derivative receivables Derivative liabilities Instruments
Swap dan Forward 82.825.000.000 834.340.906 - Swap and Forward
Jumlah - bersih 82.825.000.000 834.340.906 - Total - net
- -
Kolektibilitas tagihan dan liabilitas derivatif sesuai Peraturan OJK Collectibility derivative receivables and liabilities in accordance with
diungkapkan pada Catatan 50f. Financial Service Authority Rule are disclosed in Note 50f.
40
BANK SULSELBAR 875
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 876
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH 11. LOANS AND SHARIA FINANCING
a. Berdasarkan jenis dan pihak a. By type and party
2025 2024
Konvensional Conventional
Pihak berelasi Related parties
Kredit Umum Lainnya 24.436.083.925 18.804.155.953 Other General Loan
Kredit Modal Kerja 270.833.327 - Working Capital Loan
Penyisihan kerugian penurunan nilai (16.331.680) (3.288.706) Allowance for impairment losses
Jumlah pihak berelasi - bersih 24.690.585.572 18.800.867.247 Total related parties - net
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Kredit Investasi 2.150.147.895.352 2.096.215.367.642 Investment Loan
Kredit Modal Kerja 1.587.255.688.282 1.854.551.659.025 Working Capital Loan
Kredit Perumahan Rakyat (KPR) 889.527.832.163 827.438.329.816 Public Housing Loan (KPR)
Kredit Umum Lainnya 16.606.716.934.894 16.786.657.975.678 Other General Loan
21.233.648.350.691 21.564.863.332.161
Mata uang asing Foreign currencies
Kredit Investasi 327.253.557.840 323.140.000.000 Investment Loan
327.253.557.840 323.140.000.000
Jumlah 21.560.901.908.531 21.888.003.332.161 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (531.698.374.203) (497.183.096.649) Allowance for impairment losses
Jumlah pihak ketiga - bersih 21.029.203.534.328 21.390.820.235.512 Total third parties - net
Jumlah kredit yang diberikan - bersih 21.053.894.119.900 21.409.621.102.759 Total loans - net
Pembiayaan syariah Sharia financing
Pihak berelasi Related parties
Piutang Murabahah Lainnya 1.009.474.906 637.488.169 Other Murabahah Receivables
Rahn 777.620.000 163.720.000 Rahn
Piutang Murabahah Emas 454.319.070 605.952.019 Gold Murabahah Receivables
Jumlah 2.241.413.976 1.407.160.188 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (40.309) (20.686) Allowance for impairment losses
Jumlah pihak berelasi - bersih 2.241.373.667 1.407.139.502 Total related parties - net
Pihak ketiga Third parties
Piutang Murabahah KPR 660.129.352.915 574.427.109.062 KPR Murabahah Receivables
Piutang Murabahah Lainnya 483.722.350.229 362.983.473.038 Other Murabahah Receivables
Pembiayaan Musyarakah Modal Kerja 213.285.803.393 210.625.916.806 Working Capital Musyarakah Financing
Rahn 205.729.487.332 99.821.882.189 Rahn
Pembiayaan Musyarakah Investasi 164.591.908.466 180.575.506.737 Investment Musyarakah Financing
Pembiayaan Musyarakah lainnya 118.802.940.984 - Other Investment Musyarakah Financing
Piutang Murabahah Investasi 88.338.424.852 81.997.306.337 Investment Murabahah Receivables
Piutang Murabahah Emas 11.047.178.056 9.600.212.079 Gold Murabahah Receivables
Piutang Murabahah Modal Kerja 5.131.466.328 3.665.637.063 Murabahah Working Capital Receivables
Piutang Ijarah 4.752.554.538 - Ijarah Receivables
Pembiayaan Mudharabah Modal Kerja 2.237.835.070 10.027.223.415 Working Capital Mudharabah Financing
Jumlah 1.957.769.302.163 1.533.724.266.726 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (56.766.419.010) (48.560.375.937) Allowance for impairment losses
Jumlah pihak ketiga - bersih 1.901.002.883.153 1.485.163.890.789 Total third parties - net
Jumlah pembiayaan syariah - bersih 1.903.244.256.820 1.486.571.030.291 Total sharia financing - net
Jumlah kredit yang diberikan dan 22.957.138.376.720 22.896.192.133.050
Total loans and
pembiayaan syariah - bersih sharia financing - net
- -
b. Berdasarkan sektor ekonomi dan kolektibilitas b. By economic sector and collectibility
Kolektibilitas kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah sesuai Collectibility loans and sharia financing in accordance with Financial
Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan 50g. Service Authority Rule are disclosed in Note 50g.
41
876 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 877
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) 11. LOANS AND SHARIA FINANCING (continued)
c. Berdasarkan stage c. By stage
Berikut adalah perubahan jumlah pinjaman yang diberikan Below is movement of loans based on stages during the years ended
berdasarkan stage selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 December 31, 2025 and 2024:
Desember 2025 dan 2024:
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia Jumlah/Total
Saldo awal 20.873.473.799.372 508.224.798.374 525.108.890.368 1.535.131.426.914 23.441.938.915.028 Beginning balance
Transfer ke kerugian Transfer to 12 months
kredit ekspektasian expected credit
12 bulan (Stage 1) 70.949.343.440 (65.524.199.340) (5.425.144.100) - - losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to lifetime
ekspektasian sepanjang expected credit
umurnya (Stage 2) (226.248.585.718) 229.473.915.322 (3.225.329.604) - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transfer to credit
nilai (Stage 3) (138.173.359.684) (117.670.837.883) 255.844.197.567 - - impaired (Stage 3)
Perubahan bersih
pada eksposur dan Net change in exposure and
pengukuran kembali (102.272.787.411) (60.552.850.040) (46.483.532.397) 435.526.193.759 226.217.023.911 remeasurement
Penghapusbukuan - - (111.889.492.483) (10.646.904.534) (122.536.397.017) Write-off
Saldo akhir 20.477.728.409.999 493.950.826.433 613.929.589.351 1.960.010.716.139 23.545.619.541.922 Ending balance
-
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia Jumlah/Total
Saldo awal 20.302.587.975.814 252.798.338.173 422.085.055.865 1.425.656.577.923 22.403.127.947.775 Beginning balance
Transfer ke kerugian Transfer to 12 months
kredit ekspektasian expected credit
12 bulan (Stage 1) 13.321.087.479 (8.831.258.870) (4.489.828.609) - - losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to lifetime
ekspektasian sepanjang expected credit
umurnya (Stage 2) (259.844.066.456) 263.047.582.894 (3.203.516.438) - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transfer to credit
nilai (Stage 3) (130.496.551.002) (24.359.338.314) 154.855.889.316 - - impaired (Stage 3)
Perubahan bersih
pada eksposur dan Net change in exposure and
pengukuran kembali 947.905.353.537 25.569.474.491 (21.377.442.446) 109.612.183.158 1.061.709.568.740 remeasurement
Penghapusbukuan - - (22.761.267.320) (137.334.167) (22.898.601.487) Write-off
Saldo akhir 20.873.473.799.372 508.224.798.374 525.108.890.368 1.535.131.426.914 23.441.938.915.028 Ending balance
-
d. Berdasarkan jangka waktu kredit d. By term of loans
Jangka waktu kredit diklasifikasikan berdasarkan periode kredit Classification of loans according to term of loan agreements and
sebagaimana yang tercantum dalam perjanjian kredit dan waktu yang remaining periods from statements of financial position date to
tersisa sampai dengan saat jatuh temponya adalah sebagai berikut: maturity dates are as follows:
Berdasarkan jangka waktu perjanjian: By term of loan agreement:
2025 2024
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 485.402.054.098 265.895.732.133 1 year or less
Lebih dari 1 tahun sampai 2 tahun 149.572.861.196 367.522.668.694 More than 1 year to 2 years
Lebih dari 2 tahun sampai 5 tahun 3.222.945.167.550 1.911.229.513.979 More than 2 years to 5 years
Lebih dari 5 tahun 19.687.699.459.078 20.897.291.000.222 More than 5 years
Jumlah 23.545.619.541.922 23.441.938.915.028 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (588.481.165.202) (545.746.781.978) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 22.957.138.376.720 22.896.192.133.050 Total - net
- -
42
BANK SULSELBAR 877
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 878
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) 11. LOANS AND SHARIA FINANCING (continued)
d. Berdasarkan jangka waktu kredit (lanjutan) d. By term of loans (continued)
Berdasarkan sisa umur jatuh tempo: By remaining period to maturity:
2025 2024
Jatuh tempo 151.003.097.215 223.833.761.167 Due date
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 716.915.401.224 652.434.353.771 1 year or less
Lebih dari 1 tahun sampai 2 tahun 762.223.045.425 765.969.080.939 More than 1 year to 2 years
Lebih dari 2 tahun sampai 5 tahun 4.411.515.936.261 4.320.467.797.831 More than 2 years to 5 years
Lebih dari 5 tahun 17.503.962.061.797 17.479.233.921.320 More than 5 years
Jumlah 23.545.619.541.922 23.441.938.915.028 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (588.481.165.202) (545.746.781.978) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 22.957.138.376.720 22.896.192.133.050 Total - net
- -
e. Tingkat suku bunga/margin rata-rata per tahun e. Average interest rate/margin per annum
Suku bunga rata-rata kontraktual pada tanggal 31 Desember 2025 The contractual average interest rates as of December 31, 2025 and
dan 2024 masing-masing adalah sebesar 10,09% dan 10,31%. 2024 is 10.09.% and 10.31%, respectively.
Suku bunga rata-rata efektif untuk periode tanggal 31 Desember 2025 The average effective interest rate for the period as of December 31,
dan 2024 adalah masing-masing sebesar 10,26% dan 11,58%. 2025 and 2024 is 10.26% and 11.58%, respectively.
Margin bagi hasil mudharabah, murabahah, rahn, musyarakah dan The profit sharing margin of mudharabah, murabahah, rahn,
ijarah pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing- musyarakah and ijarah as of December 31, 2025 and 2024 is 10.88%
masing sebesar 10,88% dan 9,36%. and 9.36%, respectively.
f. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai f. Movements in the allowance for impairment losses
Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai kredit yang diberikan The movement of allowance for impairment losses of loans and sharia
dan pembiayaan syariah untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 financing for the years ended December 31, 2025 and 2024 was as
Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: follows:
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia Jumlah/Total
Saldo awal 54.313.699.967 50.734.407.282 392.138.278.106 48.560.396.623 545.746.781.978 Beginning balance
Transfer ke kerugian Transfer to 12 months
kredit ekspektasian expected credit
12 bulan (Stage 1) 3.172.141.699 (843.678.153) (2.328.463.546) - - losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to lifetime
ekspektasian sepanjang expected credit
umurnya (Stage 2) (483.867.185) 1.880.998.514 (1.397.131.329) - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transfer to credit
nilai (Stage 3) (1.369.492.362) (12.044.578.340) 13.414.070.702 - - impaired (Stage 3)
Perubahan bersih
pada eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali (4.989.120.408) 36.544.725.519 92.918.336.403 18.278.358.069 142.752.299.583 and remeasurement
Penghapusbukuan - - (111.889.492.483) (10.646.904.534) (122.536.397.017) Write-off
Penerimaan kembali kredit Recoveries from
yang dihapusbuku - - 21.943.871.497 574.609.161 22.518.480.658 write-off
Saldo akhir 50.643.361.711 76.271.874.822 404.799.469.350 56.766.459.319 588.481.165.202 Ending balance
-
43
878 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 879
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) 11. LOANS AND SHARIA FINANCING (continued)
f. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai (lanjutan) f. Movements in the allowance for impairment losses (continued)
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia Jumlah/Total
Saldo awal 63.885.470.102 32.733.203.854 299.247.630.155 37.377.935.477 433.244.239.588 Beginning balance
Transfer ke kerugian Transfer to 12 months
kredit ekspektasian expected credit
12 bulan (Stage 1) 4.636.408.487 (1.465.975.254) (3.170.433.233) - - losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to lifetime
ekspektasian sepanjang expected credit
umurnya (Stage 2) (5.325.987.649) 7.692.712.739 (2.366.725.090) - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transfer to credit
nilai (Stage 3) (2.865.099.525) (5.990.777.771) 8.855.877.296 - - impaired (Stage 3)
Perubahan bersih
pada eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali (6.017.091.448) 17.765.243.714 94.375.080.664 11.181.342.683 117.304.575.613 and remeasurement
Penghapusbukuan - - (22.761.267.320) (137.334.167) (22.898.601.487) Write-off
Penerimaan kembali kredit Recoveries from
yang dihapusbuku - - 17.958.115.634 138.452.630 18.096.568.264 write-off
Saldo akhir 54.313.699.967 50.734.407.282 392.138.278.106 48.560.396.623 545.746.781.978 Ending balance
-
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan kerugian Management believes that the allowance for impairment losses is
penurunan nilai yang dibentuk telah memadai untuk menutup adequate to cover the possible losses of uncollectible loans and
kemungkinan terjadinya kerugian atas tidak tertagihnya kredit yang sharia financing.
diberikan dan pembiayaan syariah.
g. Agunan pinjaman g. Collateral loans
Kredit yang diberikan dijamin dengan agunan berupa tanah dan Loans are secured by collateral in the form of land and building under
bangunan yang diikat dengan hak tanggungan atau surat kuasa untuk encumbrance or power of attorney to sell, time deposits or other
menjual, deposito berjangka atau jaminan lain yang dapat diterima collateral acceptable to the Bank.
oleh Bank.
h. Kredit dan pembiayaan syariah sindikasi h. Syndicated loans and sharia financing
Keikutsertaan Bank dalam kredit sindikasi dengan bank lain pada The Bank's participation in syndicated loans with other banks as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
Persen/ Baki debet/ Baki debet/ Persen/
Percent Outstanding Outstanding Percent
PT Wijaya Karya Serang PT Wijaya Karya Serang
Panimbang 4,49% 185.547.118.805 186.105.995.673 4,49% Panimbang
PT Ceria Metalindo Prima 3,60% 162.748.000.000 161.570.000.000 3,60% PT Ceria Metalindo Prima
PT Bumi Mineral Sulawesi 4,00% 161.191.622.200 - - PT Bumi Mineral Sulawesi
PT Pindo Deli Pulp and Paper 5,72% 158.000.000.000 170.000.000.000 5,72% PT Pindo Deli Pulp and Paper
PT Jasa Marga Manado Bitung 5,58% 153.228.729.893 158.168.936.125 5,58% PT Jasa Marga Manado Bitung
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 1,23% 90.347.169.271 128.314.182.783 1,23% PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
PT Merak Energi Indonesia 7,69% 78.156.990.217 - - PT Merak Energi Indonesia
PT Darma Henwa Tbk 3,85% 74.859.190.840 - - PT Darma Henwa Tbk
PT Pemalang Batang Toll Road 1,43% 73.251.821.996 73.623.868.496 1,43% PT Pemalang Batang Toll Road
PT Mega Central Finance 7,40% 57.625.000.007 - - PT Mega Central Finance
PT Hidrogen Perioxide Indonesia 8,33% 50.000.000.000 - - PT Hidrogen Perioxide Indonesia
PT Oki Pulp & Paper 5,00% 45.649.936.181 60.000.000.000 6,66% PT Oki Pulp & Paper
PT Palapa Timur Telematika 6,66% 34.165.900.000 61.426.300.000 5,00% PT Palapa Timur Telematika
PT Radana Bhaskara Finance Tbk 11,00% 23.197.434.605 51.280.964.033 11,00% PT Radana Bhaskara Finance Tbk
PT Tirta Rindang Unggul PT Tirta Rindang Unggul
Ekatama Finance 7,40% 10.030.088.415 20.079.003.207 7,40% Ekatama Finance
PT Jakarta Tollroad Development PT Jakarta Tollroad Development
Jaya Pratama 1,09% 638.595.419 776.409.783 1,09% Jaya Pratama
PT Mandala Multifinance Tbk - - 2.083.333.330 12,50% PT Mandala Multifinance Tbk
Jumlah 1.358.637.597.849 1.073.428.993.430 Total
44
BANK SULSELBAR 879
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 880
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) 11. LOANS AND SHARIA FINANCING (continued)
h. Kredit dan pembiayaan syariah sindikasi (lanjutan) h. Syndicated loans and sharia financing (continued)
Keikutsertaan Bank dalam pembiayaan syariah sindikasi dengan bank The Bank's participation in syndicated sharia financing with other
lain pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut: banks as of December 31, 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
Persen/ Baki debet/ Baki debet/ Persen/
Percent Outstanding Outstanding Percent
PT Oki Pulp & Paper 2,50% 102.177.386.326 121.625.000.000 2,50% PT Oki Pulp & Paper
PT Petroflexx Prima Daya 4,77% 50.000.000.000 32.453.035.000 4,77% PT Petroflexx Prima Daya
PT Bandarudara Internasional PT Bandarudara Internasional
Jawa Barat 5,52% 47.025.403.468 47.025.403.468 5,52% Jawa Barat
PT Indah Karya - - 10.074.579.279 39,56% PT Indah Karya
PT Permodalan Nasional Madani - - 5.723.841.425 12,90% PT Permodalan Nasional Madani
Jumlah 199.202.789.794 216.901.859.172 Total
i. Perubahan kredit dan pembiayaan syariah yang dihapusbuku i. Movements in loans and sharia financing write-off
Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah yang dihapusbukukan Loans and sharia financing write-off for the years ended December
untuk untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31, 2025 and 2024 amounted Rp122,536,397,017 and
2024 masing-masing berjumlah Rp122.536.397.017 dan Rp22,898,601,487, respectively. Written-off loans is not an absolute
Rp22.898.601.487. Penghapusbukuan kredit ini bukan merupakan write-off, so that collection efforts remain to be performed.
hapus tagih, sehingga upaya penagihan tetap dilakukan.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, perubahan kredit dan As of December 31, 2025 and 2024, the movements in loans and
pembiayaan syariah yang dihapusbuku adalah sebagai berikut: sharia financing write-off are as follows:
2025 2024
Saldo awal 147.785.330.279 142.983.297.056 Beginning balance
Penghapusbukuan 122.536.397.017 22.898.601.487 Write-off
Penerimaan kembali (22.518.480.658) (18.096.568.264) Recoveries
Saldo akhir 247.803.246.638 147.785.330.279 Ending balance
j. Kredit karyawan j. Employee loans
Kredit yang diberikan kepada karyawan Bank terdiri dari pinjaman The loans to the Bank's employees consist of loan which are intended
yang ditujukan untuk pembelian kendaraan, rumah dan keperluan for acquisitions of vehicles, houses and other personal purposes and
lainnya dan dilunasi melalui pemotongan gaji setiap bulan selama are repayable through monthly payroll deduction within term and
jangka waktu dan suku bunga berikut: interest rates as follows:
2025 2024
Jangka waktu 48-180 bulan/months 48-180 bulan/months Term of loans
Suku bunga 7,00% - 10,00% 7,00% - 10,00% Interest rates
k. Kredit yang direstrukturisasi k. Restructured loans
Kredit yang direstrukturisasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan Restructured loans as of December 31, 2025 and 2024 and
2024 masing-masing sebesar Rp918.198.551.436 dan amounted Rp918,198,551,436 and Rp962,730,716,386, respectively.
Rp962.730.716.386.
Restrukturisasi kredit dilakukan dengan modifikasi persyaratan kredit, Loans restructuring is carried out by modifying credit terms, reducing
pengurangan, atau pengampunan sebagian saldo kredit dan/atau or pardoning part of the credit balance and/or both. For the
keduanya. Atas kredit yang telah direstrukturisasi tersebut, Bank tidak restructured loans, the Bank has no commitment to provide additional
mempunyai komitmen untuk memberikan fasilitas kredit tambahan. loans facilities.
Terdapat kegagalan pembayaran pada debitur yang direstrukturisasi There were default payments on debtors that were restructured as of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sejumlah December 31, 2025 and 2024, a total of 128 debtors with a fair value
128 debitur dengan nilai wajar Rp241.748.396.409 dan 142 debitur of Rp241,748,396,409 and 142 debtors with a fair value of
dengan nilai wajar Rp206.682.783.544. Rp206,682,783,544, respectively.
2025 2024
Keuntungan restrukturisasi kredit 2.028.864.351 - Gain from restructured loans
Kerugian restrukturisasi kredit 3.718.186.693 487.585 Loss from restructured loans
Kredit yang direstrukturisasi sesuai dengan Peraturan OJK Restructured loans in accordance with the OJK Regulation are
diungkapkan pada Catatan 50g. disclosed in Note 50g.
45
880 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 881
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) 11. LOANS AND SHARIA FINANCING (continued)
l. Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) l. Legal Lending Limit (LLL)
Batas Maksimum Pemberian Kredit sesuai dengan Peraturan OJK Legal Lending Limit in accordance with the OJK Regulation are
diungkapkan pada Catatan 50g. disclosed in Note 50g.
m. Rasio kredit dan pembiayaan syariah bermasalah terhadap m. The ratio of non performing loans and sharia financing to total
jumlah kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah loans and sharia financing
Rasio kredit dan pembiayaan syariah bermasalah terhadap jumlah The ratio of non performing loans and sharia financing to total loans
kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah sesuai dengan and sharia financing in accordance with the OJK Regulation are
Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan 50g. disclosed in Note 50g.
n. Informasi pokok lainnya sehubungan dengan kredit yang n. Other information related to loans and sharia financing
diberikan dan pembiayaan syariah
Kredit umum lainnya merupakan kredit konsumsi yang diberikan Other general loans are loans given to debtors in the Provinces of
kepada debitur di lingkungan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi South Sulawesi and West Sulawesi. All loans are guaranteed by
Barat. Seluruh kredit tersebut dijamin oleh Perum Jamkrindo, PT Perum Jamkrindo, PT Askrindo, PT Jasa Raharja Putera, PT ASEI,
Askrindo, PT Jasa Raharja Putera, PT ASEI, PT Asuransi Bangun PT Asuransi Bangun Askrida, PT Sarana Lindung Upaya, PT
Askrida, PT Sarana Lindung Upaya, PT Asuransi Umum Bumiputera Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967, PT Asuransi Jiwa Recapital
Muda 1967, PT Asuransi Jiwa Recapital dan PT Asuransi Jiwa IFG. and PT Asuransi Jiwa IFG. All guarantors are third parties. As for the
Seluruh penjamin merupakan pihak ketiga. Adapun tabel jumlah kredit table of other credit amounts and percentage of other credit portion of
lainnya dan persentase porsi kredit lainnya terhadap total pinjaman total loans and Islamic financing are as follows
yang diberikan dan pembiayaan syariah adalah sebagai berikut:
2025 2024
Kredit umum lainnya 16.606.716.934.894 16.786.657.975.678 Other general loan
Persentase terhadap jumlah kredit yang diberikan Percentage to total loans
70,53% 71,61%
dan pembiayaan syariah and sharia financing
Dalam upaya penanganan kredit bermasalah Bank senantiasa In an effort to handle problem loans, the Bank always maintains credit
menjaga dan memelihara kualitas kredit serta meminimalisir risiko quality and minimizes credit risk. For this reason, the Bank carries out
kredit. Untuk itu Bank melakukan upaya penyelamatan dan rescue and settlement of non-performing loans which include debtor
penyelesaian terhadap kredit-kredit bermasalah yang mencakup collection or compensation, submission of claims to credit insurance
penagihan debitur atau kompensasi, pengajuan klaim kepada companies, write off credit books and or other methods that can be
perusahaan asuransi kredit, hapusbuku kredit dan atau cara-cara lain taken based on the applicable laws and regulations.
yang dapat ditempuh berdasarkan ketentuan perundang-undangan
yang berlaku.
Terdapat kredit umum lainnya yang dijaminkan sehubungan dengan There are other general loans pledged as collateral in connection with
fasilitas pinjaman yang diterima. Jaminan berupa fidusia atas kredit the loan facilities received. The collateral is in the form of fiduciary
umum lainnya dengan nilai agunan yang diberikan sebesar guarantee over other general loans with collateral value amounting to
Rp1.437.220.464.311 dan Rp1.362.869.258.060 pada tanggal 31 Rp1,437,220,464,311 and Rp1,362,869,258,060 as of December 31,
Desember 2025 dan 2024 (Catatan 22). 2025 and 2024 (Note 22).
Kredit/pembiayaan modal kerja dan investasi diberikan kepada debitur Working capital and investment loans/financing are provided to
untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan barang-barang debtors to meet their working capital and capital goods needs.
modalnya. Kredit/pembiayaan konsumsi terdiri dari kredit/pembiayaan Consumer loans/financing consist of home ownership loans/financing
pemilikan rumah dan pembiayaan kendaraan bermotor. and motor vehicle financing.
Informasi pokok lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan dan Other information related to loans and sharia financing in accordance
pembiayaan syariah sesuai dengan Peraturan OJK diungkapkan pada with the OJK Regulation are disclosed in Note 50g.
Catatan 50g.
12. TAGIHAN AKSEPTASI 12. ACCEPTANCE RECEIVABLES
Tidak terdapat transaksi akseptasi dengan pihak berelasi. There were no acceptance transaction with related parties.
Seluruh transaksi akseptasi dalam mata uang Rupiah. All acceptance transaction are stated in Rupiah.
2025 2024
Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) 12.996.332.535 76.139.909.944 Domestic Documentary Letter of Credit (SKBDN)
Penyisihan kerugian penurunan nilai (449.797.377) (2.383.257.765) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 12.546.535.158 73.756.652.179 Total - net
Tagihan akseptasi berdasarkan jangka waktu perjanjian adalah sebagai Acceptance receivables based on the term of the agreement were as
berikut: follows:
2025 2024
Lebih dari 3 - 12 bulan 12.996.332.535 76.139.909.944 More than 3 - 12 months
Penyisihan kerugian penurunan nilai (449.797.377) (2.383.257.765) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 12.546.535.158 73.756.652.179 Total - net
- -
46
BANK SULSELBAR 881
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 882
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) 12. ACCEPTANCE RECEIVABLES (continued)
Tagihan akseptasi menurut sisa jangka waktu adalah sebagai berikut: Acceptance receivables based on remaining period were as follows:
2025 2024
Kurang dari atau sama 1 bulan 12.586.392.000 30.405.169.502 1 month or less
Lebih dari 1 - 3 bulan - 29.392.973.092 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 409.940.535 16.341.767.350 More than 3 - 6 months
Penyisihan kerugian penurunan nilai (449.797.377) (2.383.257.765) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 12.546.535.158 73.756.652.179 Total - net
- -
Penyisihan kerugian penurunan nilai atas tagihan akseptasi untuk tahun Allowance for impairment losses on acceptance receivables for the years
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai ended December 31, 2025 and 2024 was as follows:
berikut:
2025 2024
Saldo awal 2.383.257.765 445.706.521 Beginning balance
Pembentukan (pemulihan) selama tahun berjalan (1.933.460.388) 1.937.551.244 Provision (reversal) during the year
Jumlah 449.797.377 2.383.257.765 Total
- -
Kolektibilitas tagihan akseptasi sesuai Peraturan OJK diungkapkan pada Collectibility acceptance receivables in accordance with Financial Service
Catatan 50h. Authority Rule are disclosed in Note 50h.
Manajemen berpendapat bahwa penyisihan kerugian penurunan nilai Management believes that the allowance for impairment losses on
tagihan akseptasi telah memadai. acceptance receivables is adequate.
13. PENYERTAAN 13. INVESTMENT
Seluruh penyertaan saham dalam mata uang Rupiah. All investment in shares are stated in Rupiah.
2025 2024
Persentase Persentase
kepemilikan/ kepemilikan/
Ownership Nilai tercatat/ Nilai tercatat/ Ownership
percentage Carrying amount Carrying amount percentage
Metode nilai wajar/biaya Fair value/cost method
PT Sarana Sulselbar Ventura 0,65% 107.519.000 107.519.000 0,65% PT Sarana Sulselbar Ventura
Metode ekuitas Equity method
PT Jamkrida Sulsel (Perseroda) 47,63% 25.000.000.000 25.000.000.000 47,63% PT Jamkrida Sulsel (Perseroda)
Jumlah 25.107.519.000 25.107.519.000 Total
- -
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Based on Minutes of PT Jamkrida Sulsel (Perseroda)'s Extraordinary
Jamkrida Sulsel (Perseroda) yang diaktakan dengan Akta No.6 tanggal 22 General Meeting of Shareholders which was notarized by Deed No. 6
Mei 2024 oleh Nyssa Rae Noamidia,S.H., Bank telah melakukan dated May 22, 2024 by Nyssa Rae Noamidia, S.H., Bank has invested in
penyertaan saham kepada PT Jamkrida Sulsel sebesar shares in PT Jamkrida Sulsel amounting to IDR 25,000,000,000 or
Rp25.000.000.000 atau 47,63%. Perubahan modal disetor telah disetujui 47.63%. change in paid-in capital has been approved by the Minister of
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Law and Human Rights of the Republic of Indonesia with its Decree
Surat Keputusan No.AHU-AH.01.03-0122228 tanggal 28 Mei 2024. No.AHU-AH.01.03-0122228 dated May 28, 2024.
Penunjukan Bank sebagai Pemegang Saham Pengendali PT Jamkrida The appointment of the Bank as the Controlling Shareholder of PT
Sulsel telah disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Surat No. Jamkrida Sulsel has been approved by the Financial Services Authority
S-155/KO.16/2025 tanggal 27 April 2025. based on Letter No. S-155/KO.16/2025 dated April 27, 2025.
Manajemen berkeyakinan tidak terdapat indikasi penurunan nilai terhadap Management believes that there is no indication of impairment in the
penyertaan saham tersebut dan karenanya manajemen berpendapat tidak value of these shares and accordingly the management believes that no
perlu dibentuk penyisihan. provision for possible losses is required.
Kolektibilitas penyertaan sesuai Peraturan OJK diungkapkan pada Collectibility investment in accordance with Financial Service Authority
Catatan 50i. Rule are disclosed in Note 50i.
--- Sheet "AT&AHG&ATB" (Catatan 14, 15)
47
882 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 883
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA 14. FIXED ASSETS AND RIGHT OF USE ASSETS
2025
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
balance Addition Deduction Reclassification Ending balance
Harga perolehan Acquisition cost
Tanah 327.163.019.999 - - 1.091.430.001 328.254.450.000 Land
Bangunan kantor 190.976.025.923 6.305.042.507 - 9.168.603.866 206.449.672.296 Office buildings
Bangunan rumah dinas 12.924.409.824 223.557.000 - - 13.147.966.824 Office house buildings
Kendaraan 1.105.965.500 3.118.589.000 - - 4.224.554.500 Vehicles
Perabot kantor 156.275.549.682 30.921.329.729 91.218.125 2.051.246.174 189.156.907.460 Office furnitures
Perabot rumah dinas 1.892.768.376 251.618.768 - - 2.144.387.144 Office house furnitures
Aset dalam konstruksi 1.314.263.375 30.641.555.301 - (12.311.280.041) 19.644.538.635 Assets under construction
691.652.002.679 71.461.692.305 91.218.125 - 763.022.476.859
Aset hak guna 178.529.275.446 93.400.346.583 3.310.931.100 - 268.618.690.929 Right of use assets
Jumlah 870.181.278.125 164.862.038.888 3.402.149.225 - 1.031.641.167.788 Total
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan kantor 97.442.156.987 10.032.260.130 - - 107.474.417.117 Office buildings
Bangunan rumah dinas 6.426.444.447 692.854.860 - - 7.119.299.307 Office house buildings
Kendaraan 1.008.631.448 441.468.620 - - 1.450.100.068 Vehicles
Perabot kantor 119.875.457.779 17.315.639.739 75.811.682 - 137.115.285.836 Office furnitures
Perabot rumah dinas 1.183.558.450 337.111.655 - - 1.520.670.105 Office house furnitures
225.936.249.111 28.819.335.004 75.811.682 - 254.679.772.433
Aset hak guna 140.828.692.740 48.511.161.610 3.310.931.100 - 186.028.923.250 Right of use assets
Jumlah 366.764.941.851 77.330.496.614 3.386.742.782 - 440.708.695.683 Total
Nilai buku 503.416.336.274 590.932.472.105 Book value
2024
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Saldo akhir/
balance Addition Deduction Reclassification Revaluation Ending balance
Harga perolehan Acquisition cost
Tanah 273.898.082.734 - 249.300.934 229.864.786 53.284.373.413 327.163.019.999 Land
Bangunan kantor 179.447.690.268 9.568.695.655 - 1.959.640.000 - 190.976.025.923 Office buildings
Bangunan rumah dinas 11.200.520.524 1.723.889.300 - - - 12.924.409.824 Office house buildings
Kendaraan 1.042.879.500 63.086.000 - - - 1.105.965.500 Vehicles
Perabot kantor 139.737.729.788 16.537.819.894 - - - 156.275.549.682 Office furnitures
Perabot rumah dinas 1.604.660.081 288.108.295 - - - 1.892.768.376 Office house furnitures
Aset dalam konstruksi 1.745.300.000 1.548.763.375 - (1.979.800.000) - 1.314.263.375 Assets under construction
608.676.862.895 29.730.362.519 249.300.934 209.704.786 53.284.373.413 691.652.002.679
Aset hak guna 174.433.978.355 19.355.429.461 15.260.132.370 - - 178.529.275.446 Right of use assets
Jumlah 783.110.841.250 49.085.791.980 15.509.433.304 209.704.786 53.284.373.413 870.181.278.125 Total
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan kantor 87.396.314.860 10.045.842.127 - - - 97.442.156.987 Office buildings
Bangunan rumah dinas 5.707.305.195 719.139.252 - - - 6.426.444.447 Office house buildings
Kendaraan 911.116.553 97.514.895 - - - 1.008.631.448 Vehicles
Perabot kantor 102.014.330.439 17.861.127.340 - - - 119.875.457.779 Office furnitures
Perabot rumah dinas 861.266.930 322.291.520 - - - 1.183.558.450 Office house furnitures
196.890.333.977 29.045.915.134 - - - 225.936.249.111
Aset hak guna 110.445.261.731 45.643.563.379 15.260.132.370 - - 140.828.692.740 Right of use assets
Jumlah 307.335.595.708 74.689.478.513 15.260.132.370 - - 366.764.941.851 Total
Nilai buku 475.775.245.542 503.416.336.274 Book value
48
BANK SULSELBAR 883
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 884
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 14. FIXED ASSETS AND RIGHT OF USE ASSETS (continued)
Beban penyusutan aset tetap untuk tahun yang berakhir pada Depreciation expense of fixed assets for the years ended December
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar 31, 2025 and 2024 amounting to Rp28,819,335,004 and
Rp28.819.335.004 dan Rp29.045.915.134 disajikan sebagai beban Rp29,045,915,134, respectively, is presented as general and
umum dan administrasi (Catatan 35). administrative expenses (Note 35).
Pada 31 Desember 2024, terdapat reklasifikasi aset tetap berupa On December 31, 2024, there was fixed assest reclassification of fixed
tanah dari bangunan kantor sebesar Rp20.160.000 dan agunan assets of land from office buildings amounting to Rp20,160,000 and
yang diambil alih sebesar Rp209.704.786 (Catatan 16). repossessed collateral amounting to Rp209,704,786 (Note 16).
Semua pembelian dan penjualan aset tetap kepada pihak ketiga dan All purchases and sales of fixed assets to third parties and there are
tidak terdapat pembelian dan penjualan aset tetap kepada pihak no purchases and sales of fixed assets to related parties.
berelasi.
Bangunan kantor, bangunan rumah dinas, kendaraan, perabot Office buildings, official residence buildings, vehicles, office furniture
kantor dan perabot rumah dinas pada tanggal 31 Desember 2025 and office furniture as of December 31, 2025 and 2024 are insured
dan 2024 diasuransikan terhadap risiko property all risk, terrorism against property all risk, terrorism and sabotage as well as
and sabotage serta gempa bumi pada PT Asuransi Bangun Askrida earthquakes at PT Asuransi Bangun Askrida which is a third party with
yang merupakan pihak ketiga dengan nilai pertanggungan conventional and sharia coverage values. amounting to
konvensional dan syariah masing-masing sebesar Rp728,534,355,181 and Rp682,862,206,955, respectively, which will
Rp728.534.355.181 dan Rp682.862.206.955 yang akan jatuh tempo mature on various dates. Management believes that the total
dalam berbagai tanggal. Manajemen berpendapat bahwa total nilai insurance coverage is adequate to cover possible losses on the
pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan assets insured.
kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Pada 31 Desember 2021, Bank melakukan perubahan kebijakan In December 31, 2021, the Bank made changes to the accounting
akuntansi atas tanah dari sebelumnya menggunakan model biaya policy on land from previously using the cost model to a revaluation
menjadi model revaluasi. model.
Penilaian kembali aset tetap yang dilakukan tanggal 24 Mei 2021 The fixed assets revaluation was performed on May 24, 2021, by
oleh pihak penilai independen KJPP Nanang Rahayu Sigit Paryanto independent appraiser, KJPP Nanang Rahayu Sigit Paryanto dan
dan Rekan. Penilaian dilakukan berdasarkan Standar Penilaian Rekan. The assessment is carried out based on the Indonesian
Indonesia, ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini dan Valuation Standards, determined based on the latest market
dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang lazim. Metode penilaian transactions and carried out with the usual provisions. The valuation
yang digunakan oleh Penilai Independen adalah pendekatan pasar. method used by the Independent Appraiser is a market approach.
31 Desember/December 31, 2021
Nilai wajar 258.901.379.000 Fair value
Nilai buku 33.945.269.207 Book value
Selisih penilaian kembali 224.956.109.793 Difference in revaluation
Bank melakukan revaluasi aset tetap untuk kepentingan akuntansi. Bank revalued its fixed assets for accounting purposes. The increase
Kenaikan nilai tanah setelah penilaian kembali sebesar in land value after revaluation amounting to Rp226,040,209,793 was
Rp226.040.209.793 diakui dalam penghasilan komprehensif lainnya. recognized in other comprehensive income. Impairment of land value
Penurunan nilai tanah setelah penilaian kembali sebesar after revaluation amounting to Rp1,084,100,000 is recognized as an
Rp1.084.100.000 diakui sebagai beban tahun berjalan. expense for the year.
Bank telah melaporkan hasil revaluasi aset tetap berupa tanah The Bank has reported the results of the revaluation of fixed assets in
kepada Direktorat Jenderal Pajak No.SR/208/B/DKA/XII/2021 the form of land to the Directorate General of Taxes
tanggal 17 Desember 2021, namun demikian Keputusan Direktorat No.SR/208/B/DKA/XII/2021 dated December 17, 2021, however,
Jenderal Pajak No.KEP-440/WPJ.15/2021 tanggal 30 Desember Decree of the Directorate General of Taxes No.KEP-440/WPJ.15/2021
2021 bahwa Direktorat Jenderal Pajak telah menolak permohonan dated December 30, 2021, that the Directorate General of Taxes has
Bank terhadap penilaian kembali Aset tetap Perusahaan untuk rejected the Bank's application for the revaluation of the Company's
tujuan Perpajakan. fixed assets for tax purposes.
Penilaian kembali aset tetap yang dilakukan tanggal 12 Desember The fixed assets revaluation was performed on December 12, 2024,
2024 oleh pihak penilai independen KJPP Nanang Rahayu Sigit by independent appraiser, KJPP Nanang Rahayu Sigit Paryanto dan
Paryanto dan Rekan. Penilaian dilakukan berdasarkan Standar Rekan. The assessment is carried out based on the Indonesian
Penilaian Indonesia, ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini Valuation Standards, determined based on the latest market
dan dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang lazim. Metode transactions and carried out with the usual provisions. The valuation
penilaian yang digunakan oleh Penilai Independen adalah method used by the Independent Appraiser is a market approach.
pendekatan pasar.
31 Desember/December 31, 2024
Nilai wajar 328.254.450.000 Fair value
Nilai buku 274.127.947.520 Book value
Selisih penilaian kembali 54.126.502.480 Difference in revaluation
49
884 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 885
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 14. FIXED ASSETS AND RIGHT OF USE ASSETS (continued)
Bank melakukan revaluasi aset tetap untuk kepentingan akuntansi. Bank revalued its fixed assets for accounting purposes. The increase
Kenaikan nilai tanah setelah penilaian kembali sebesar in land value after revaluation amounting to Rp53,284,373,413 was
Rp53.284.373.413 diakui dalam penghasilan komprehensif lainnya. recognized in other comprehensive income. Impairment of land value
Penurunan nilai tanah setelah penilaian kembali sebesar after revaluation amounting to Rp249,300,934 is recognized as an
Rp249.300.934 diakui sebagai beban tahun berjalan. expense for the year.
Rincian keuntungan penjualan aset tetap, adalah sebagai berikut: The details of the gains on the sale of fixed assets are as follows:
2025 2024
Harga jual 13.417.007 7.364.000 Selling price
Nilai buku - - Book value
Keuntungan 13.417.007 7.364.000 Gain
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, terdapat keuntungan As of December 31, 2025 and 2024, there were sales of office
penjualan perabot kantor yang telah dihapus buku sebesar furnitures which have been written off amounting to Rp13,417,007 and
Rp13.417,007 dan Rp7.364.000. Rp7,364,000.
Rincian aset dalam konstruksi pada tanggal 31 Desember 2025 dan The details of asset under construction as of December 31, 2025 and
2024 adalah sebagai berikut: 2024 are as follows:
2025
Persentase
penyelesaian/
Jenis aset/ Percentage of Akumulasi biaya/ Estimasi penyelesaian/
Type of assets completion Accumulation of cost Estimated completion
Pembangunan atau rehabilitasi gedung kantor cabang/Construction or rehabilitation of branch office buildings
- Mamuju 90% 14.824.094.930 Triwulan I/Quarterly I 2026
- Syariah Maros 65% 4.049.739.205 Triwulan II/Quarterly II 2026
- Polman 50% 341.049.500 Triwulan I/Quarterly I 2026
- Majene 50% 369.455.000 Triwulan I/Quarterly I 2026
- Gowa 10% 30.100.000 Triwulan II/Quarterly II 2026
- Kantor Pusat 10% 30.100.000 Triwulan II/Quarterly II 2026
19.644.538.635
-
2024
Persentase
penyelesaian/
Jenis aset/ Percentage of Akumulasi biaya/ Estimasi penyelesaian/
Type of assets completion Accumulation of cost Estimated completion
Pembangunan atau rehabilitasi gedung kantor cabang/Construction or rehabilitation of branch office buildings
- Mamuju 10% 463.220.000 Triwulan IV/Quarterly IV 2025
- Lahan Diklat (Kantor Pusat) 10% 63.105.000 Triwulan III/Quarterly III 2025
- Syariah Maros 10% 253.132.725 Triwulan I/Quarterly I 2025
- Gedung DRC 15% 534.805.650 Triwulan IV/Quarterly IV 2025
1.314.263.375
-
50
BANK SULSELBAR 885
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 886
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 14. FIXED ASSETS AND RIGHT OF USE ASSETS (continued)
Rincian aset hak guna adalah sebagai berikut: Detail of right of use assets are as follows:
2025
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Addition Deduction balance
Harga perolehan Acquisition cost
Bangunan 55.346.473.787 16.142.047.133 1.932.287.332 69.556.233.588 Buildings
Kendaraan bermotor 47.335.874.254 36.968.755.815 1.378.643.768 82.925.986.301 Motor vehicles
Mesin ATM 63.629.896.147 14.378.757.362 - 78.008.653.509 ATM machines
Lainnya 12.217.031.258 25.910.786.273 - 38.127.817.531 Others
178.529.275.446 93.400.346.583 3.310.931.100 268.618.690.929
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 39.910.086.746 11.338.301.628 1.932.287.332 49.316.101.042 Buildings
Kendaraan bermotor 34.490.206.538 12.755.245.065 1.378.643.768 45.866.807.835 Motor vehicles
Mesin ATM 54.548.378.601 16.300.175.105 - 70.848.553.706 ATM machines
Lainnya 11.880.020.855 8.117.439.812 - 19.997.460.667 Others
140.828.692.740 48.511.161.610 3.310.931.100 186.028.923.250
Nilai buku 37.700.582.706 82.589.767.679 Book value
2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Addition Deduction balance
Harga perolehan Acquisition cost
Bangunan 49.559.130.386 7.783.190.514 1.995.847.113 55.346.473.787 Buildings
Kendaraan bermotor 46.099.197.304 2.220.992.989 984.316.039 47.335.874.254 Motor vehicles
Mesin ATM 66.558.619.407 9.351.245.958 12.279.969.218 63.629.896.147 ATM machines
Lainnya 12.217.031.258 - - 12.217.031.258 Others
174.433.978.355 19.355.429.461 15.260.132.370 178.529.275.446
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 30.948.307.614 10.957.626.245 1.995.847.113 39.910.086.746 Buildings
Kendaraan bermotor 23.061.044.405 12.413.478.172 984.316.039 34.490.206.538 Motor vehicles
Mesin ATM 48.600.013.699 18.228.334.120 12.279.969.218 54.548.378.601 ATM machines
Lainnya 7.835.896.013 4.044.124.842 - 11.880.020.855 Others
110.445.261.731 45.643.563.379 15.260.132.370 140.828.692.740
Nilai buku 63.988.716.624 37.700.582.706 Book value
Beban penyusutan aset hak guna untuk tahun yang berakhir 31 Depreciation expense of right of use assets for the years ended
Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar December 31, 2025 and 2024 amounting to Rp48,511,161,610 and
Rp48.511.161.610 dan Rp45.643.563.379 disajikan sebagai beban Rp45,643,563,379, respectively, is presented as general and
umum dan administrasi (Catatan 35). administrative expenses (Notes 35).
Seluruh sewa aset hak guna kepada pihak ketiga dan tidak terdapat All leases of right-of-use assets to third parties and there are no
sewa aset hak guna kepada pihak berelasi. leases of right-of-use assets to related parties.
Berikut adalah informasi pokok lainnya sehubungan dengan aset The following other basic information relating to fixed assets as of
tetap pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: December 31, 2025 and 2024:
a. Tidak terdapat hambatan dalam kelanjutan penyelesaian aset, a. There are no obstacles in the continuation of asset settlement,
rugi penurunan nilai aset yang diakui dalam laba rugi dan impairment losses recognized in profit or loss and equity, fixed
ekuitas, aset tetap yang tidak digunakan sementara, perubahan assets that are not used temporarily, changes in estimated useful
estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis lives and/or depreciation methods by type fixed assets, conditions
aset tetap, kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya or events that cause impairment or reversal of impairment, and
penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai, dan aset tetap fixed assets that are guaranteed.
yang menjadi jaminan.
b. Bank tidak memiliki aset yang dikapitalisasi dengan biaya b. The Bank does not have capitalized assets with borrowing costs
pinjaman yang memenuhi kriteria kualifikasian, jumlah biaya that meet qualification criteria, total costs during the year and
selama tahun berjalan dan tarif untuk menentukan jumlah biaya rates to determine the amount of borrowing costs that are eligible
pinjaman yang layak dikapitalisasi. for capitalization.
c. Bank masih menggunakan aset tetap yang sudah disusutkan c. Banks still use fixed assets that have been fully depreciated to
penuh untuk menunjang operasional. support operations.
51
886 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 887
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 14. FIXED ASSETS AND RIGHT OF USE ASSETS (continued)
Berikut adalah informasi pokok lainnya sehubungan dengan aset The following other basic information relating to fixed assets as of
tetap pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan) December 31, 2025 and 2024: (continued)
d. Bank tidak memiliki komitmen kontraktual dalam perolehan aset d. The Bank does not have a contractual commitment in the
tetap. acquisition of fixed assets.
e. Tidak ada aset yang berasal dari hibah. e. There are no assets from the grant.
f. Tidak ada aset tetap yang tidak dipakai sementara dan f. There are no fixed assets that are not used temporarily and are
dijaminkan oleh Bank. guaranteed by the Bank.
g. Tidak memiliki aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif g. Do not have fixed assets that are terminated from active use and
dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual. are not classified as available for sale.
15. ASET TAKBERWUJUD 15. INTANGIBLE ASSETS
Rincian harga perolehan, akumulasi amortisasi dan nilai buku The details of the acquisition cost, accumulated amortization and book
perangkat lunak pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah value of the software as of December 31, 2025 and 2024 are as
sebagai berikut: follows:
2025
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
balance Addition Deduction Reclassification Ending balance
Piranti lunak komputer Computer software
Harga perolehan 87.226.918.612 642.750.000 - - 87.869.668.612 Acquisition cost
Aset takberwujud Intangible assets
dalam penyelesaian 87.500.000 1.421.323.937 - - 1.508.823.937 in progress
87.314.418.612 2.064.073.937 - - 89.378.492.549
Akumulasi amortisasi 78.304.041.827 4.862.498.764 - - 83.166.540.591 Accumulated amortization
Nilai buku 9.010.376.785 6.211.951.958 Book value
31 Desember/December 31 , 2024
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
balance Addition Deduction Reclassification Ending balance
Piranti lunak komputer Computer software
Harga perolehan 83.095.554.912 2.232.876.000 - 1.898.487.700 87.226.918.612 Acquisition cost
Aset takberwujud Intangible assets
dalam penyelesaian 713.677.275 989.560.425 - (1.615.737.700) 87.500.000 in progress
83.809.232.187 3.222.436.425 - 282.750.000 87.314.418.612
Akumulasi amortisasi 72.049.883.891 6.254.157.936 - - 78.304.041.827 Accumulated amortization
Nilai buku 11.759.348.296 9.010.376.785 Book value
Beban amortisasi aset takberwujud untuk tahun yang berakhir pada Amortization expense of intangible assets for the years ended
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar December 31, 2025 and 2024 amounting to Rp4,862,498,764 and
Rp4.862.498.764 dan Rp6.254.157.936 disajikan sebagai beban Rp6,254,157,936, respectively is presented as general and
umum dan administrasi (Catatan 35). adminsitrative expenses (Note 35).
Semua pembelian aset takberwujud dilakukan kepada pihak ketiga. All purchases of intangible assets are made to third parties. There are
Tidak terdapat pembelian dan penjualan aset tak berwujud kepada no purchases and sales of intangible assets to related parties.
pihak berelasi.
52
BANK SULSELBAR 887
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 888
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. ASET TAKBERWUJUD (lanjutan) 15. INTANGIBLE ASSETS (continued)
Rincian aset takberwujud dalam penyelesaian pada tanggal 31 The details of intangible asset on progress as of December 31, 2025
Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: and 2024 are as follows:
2025
Persentase
Jenis aset/ penyelesaian/
Type of assets Percentage of Akumulasi biaya/ Estimasi penyelesaian/
completion Accumulation of cost Estimated completion
Pengadaan aplikasi/application procurement
- Jasa Pengadaan Aplikasi Aktivo
Asset Management System/
Procurement Services for the Aktivo Asset
Management System Application 25,00% 125.708.437 Triwulan II/Quarterly II 2026
- Jasa Pengadaan dan Implementasi
BI RTGS, BI ETP, dan BI SSSS/
Procurement and Implementation Services
for BI RTGS, BI ETP, and BI SSSS 80,00% 1.169.829.000 Triwulan I/Quarterly I 2026
- Jasa Pengadaan Aplikasi DRR
Modul SBDK/Procurement Services
for the DRR Application – SBDK Module 80,00% 213.286.500 Triwulan I/Quarterly I 2026
1.508.823.937
-
2024
Persentase
Jenis aset/ penyelesaian/
Type of assets Percentage of Akumulasi biaya/ Estimasi penyelesaian/
completion Accumulation of cost Estimated completion
Pengadaan aplikasi/application procurement
- Jasa Pengembangan dan Aplikasi ATI /
ATI Development and Application
Services 50,00% 87.500.000 Triwulan I/Quarterly I 2025
87.500.000
-
53
888 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 889
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. ASET LAIN-LAIN 16. OTHER ASSETS
2025 2024
Piutang bunga: Interest receivables:
Kredit dan pembiayaan syariah 93.792.959.705 95.284.426.226 Loans and sharia financing
Surat berharga 14.239.720.986 12.695.419.735 Marketable securities
Penempatan pada bank lain 26.500.000 - Placement with other banks
Tagihan kepada pihak ketiga 63.998.092.687 71.137.264.978 Third parties receivables
Uang muka dan biaya dibayar dimuka: Advance and prepaid expenses:
Sewa dan asuransi 64.188.938.960 19.722.143.669 Rent and insurance
Uang muka 3.368.933.499 2.539.889.400 Advance
Persediaan barang cetakan 9.492.096.605 9.678.928.989 Printed goods inventory
Jaminan 5.237.166.256 4.368.094.389 Guarantee
Lain-lain 4.011.734.590 983.901.740 Others
Jumlah 258.356.143.288 216.410.069.126 Total
- -
Tagihan kepada pihak ketiga merupakan tagihan kepada Lembaga Third parties receivables are receivables transaction to Switching
Switching yang terkait dengan transaksi pembayaran domestik (QRIS, Institutions related to domestic payment transactions (QRIS, GPN Debit
Debit GPN dan ATM) yang dilakukan nasabah melalui Gerbang and ATM) made by customers through the National Payment Gateway.
Pembayaran Nasional. Lembaga Switching berkewajiban melakukan Switching Institutions are obliged to make settlements for transactions on
settlement atas transaksi pada rekening tagihan ini. this billing account.
Aset lain-lain terdiri dari biaya ditangguhkan atas hadiah tabungan Other assets consist of deferred fees for sharia savings prizes, claims for
syariah, tagihan klaim ATM dan lain-lain. ATM transactions and others.
Uang muka merupakan uang muka pengurusan legalisasi atas pinjaman Advances represent advances for legalization of loans and stamp duty
yang diberikan dan uang muka materai teraan. Biaya dibayar dimuka advance payment. Prepaid expenses represent rent other than those
merupakan sewa selain yang termasuk PSAK 116 dan asuransi. included in PSAK 116 and insurance.
Jaminan merupakan jaminan atas ATM Prima kepada PT Rintis Guarantee is a guarantee for Prima ATM to PT Rintis Sejahtera, Gopay
Sejahtera, Gopay dan PT Artajasa. and PT Artajasa.
Agunan yang diambil alih pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Foreclosed assets as of December 31, 2025 and 2024 amounting to
adalah Rp406.336.445. Manajemen berpendapat bahwa saldo agunan Rp406,336,445. Management believes that the balance of foreclosed
yang diambil alih tidak dapat direalisasi, sehingga dibentuk penyisihan asset cannot be realized, thus an allowance for impairment losses of
penurunan nilai sebesar 100%. 100% provided.
Mutasi agunan yang diambil alih: Movement of foreclosed assets:
2025 2024
Saldo awal 406.336.445 616.041.231 Beginning balance
Reklasifikasi ke aset tetap (Catatan 14) - (209.704.786) Reclasification to fixed assets (Note 14)
Saldo akhir 406.336.445 406.336.445 Ending balance
Penyisihan kerugian penurunan nilai (406.336.445) (406.336.445) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih - - Total - net
- -
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan kerugian penurunan Management believes that the allowance for impairment losses is
nilai yang dibentuk telah memadai untuk menutup kemungkinan terjadinya adequate to cover the possible losses of foreclosed assets.
kerugian atas agunan yang diambil alih.
17. LIABILITAS SEGERA 17. LIABILITIES IMMEDIATELY PAYABLE
2025 2024
Kiriman uang 181.729.996.289 117.431.835.861 Remittances
Aplikasi E-Dapen 82.436.451.700 73.758.945.600 E-Dapen application
Kewajiban ATM Prima 53.466.477.628 63.037.180.033 ATM Prima obligations
Kewajiban pihak ketiga 26.291.060.777 29.483.175.568 Third parties obligations
Bunga yang masih harus dibayar 33.535.137.156 36.037.102.503 Accrued interest
Rekening titipan 25.265.027.675 19.928.438.820 Deposits account
Rekening penampungan 22.656.455.611 2.378.852.719 Escrow account
Kewajiban ATM Bersama 21.893.437.507 44.549.081.402 ATM Bersama obligations
Lain-lain 1.745.665.536 561.641.234 Others
Jumlah 449.019.709.879 387.166.253.740 Total
- -
Rekening titipan adalah rekening yang sebagian besar terdiri dari titipan Custodian accounts that mainly consist of entrusted insurance, and
asuransi dan pajak terpusat. Kewajiban pihak ketiga merupakan transaksi centralized tax. Third party obligations are biller liability transactions to
kewajiban biller kepada rekanan. Rekening penampungan adalah partners. Escrow accounts are accounts that mainly consist of holding
rekening yang sebagian besar terdiri dari penampungan gaji, honor dan salaries, salaries and holding student assistance. Other transactions on
penampungan bantuan siswa. Transaksi lain-lain pada liabilitas segera other immediate liabilities are accounts which are mostly deposited
lainnya adalah rekening yang sebagian besar merupakan transaksi titipan transactions with ATM claims.
klaim ATM.
54
BANK SULSELBAR 889
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 890
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN DARI NASABAH 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
a. Berdasarkan jenis a. By type
2025 2024
Konvensional Conventional
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Giro 166.420.896.534 218.652.630 Current accounts
Tabungan Savings deposits
Simpeda 1.792.121.793 16.450.244.543 Simpeda
Tapemda Plus 1.001.436.546 12.344.084.919 Tapemda Plus
Tabungan-Ku 634.376.322 4.049.469.857 Tabungan-Ku
Tampan Plus 222.469.215 2.536.918.009 Tampan Plus
Tabungan-Haji - 42.091.734 Tabungan-Haji
Tapemda Pelajar - 4.089.955 Tapemda Pelajar
Deposito berjangka 2.180.000.000 5.030.000.000 Time deposits
172.251.300.410 40.675.551.647
Mata uang asing Foreign currencies
Tabungan 63.633.468 706.305.840 Savings deposits
Deposito berjangka 101.060.672 - Time deposits
164.694.140 706.305.840
Jumlah - pihak berelasi 172.415.994.550 41.381.857.487 Total - related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Giro 4.513.084.902.473 3.234.152.452.139 Current accounts
Tabungan Savings deposits
Simpeda 4.232.038.335.068 4.356.515.292.134 Simpeda
Tapemda Plus 736.761.416.737 648.013.240.256 Tapemda Plus
Tabungan-Ku 562.301.851.828 491.763.451.104 Tabungan-Ku
Tapemda 432.176.401.857 496.304.083.040 Tapemda
Tampan Plus 190.872.488.302 159.385.116.491 Tampan Plus
Tapemda Pensiun 98.517.584.429 96.546.851.731 Tapemda Pensiun
Tabungan Simpanan Pelajar 45.437.719.734 45.238.840.840 Simpanan Pelajar Saving Deposits
Tapemda Sayang Petani 32.162.077.905 44.614.990.463 Tapemda Sayang Petani
Tapemda Pelajar dan Mahasiswa 11.530.963.286 12.931.470.457 Tapemda Pelajar dan Mahasiswa
Tabungan Haji 2.963.100.113 4.536.971.321 Haji - Saving Deposits
Tampan 140.320.501 209.074.077 Tampan
Tabungan Mamiri Bisnis 120.002.630 - Mamiri Bisnis Saving Deposits
Tapemda Bantuan Siswa 61.121.000 139.650.000 Tapemda Bantuan Siswa
Deposito berjangka 9.067.441.295.177 8.940.616.947.016 Time deposits
Deposito on call 5.275.000.000 26.400.000.000 Deposits on call
19.930.884.581.040 18.557.368.431.069
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 221.529.376 126.131.559 Current accounts
Tabungan 1.671.335.584 488.462.948 Savings deposits
Deposito berjangka 252.998.857.711 108.691.586.742 Time deposits
254.891.722.671 109.306.181.249
Jumlah - pihak ketiga 20.185.776.303.711 18.666.674.612.318 Total - third parties
Syariah Sharia
Pihak berelasi Related parties
Tabungan wadiah 683.070.426 4.424.265.504 Wadiah savings deposits
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Tabungan wadiah 363.086.397.998 169.572.228.122 Wadiah savings deposits
Giro wadiah 58.085.493.057 74.149.938.300 Wadiah current accounts
Jumlah - pihak ketiga 421.171.891.055 243.722.166.422 Third parties
Jumlah simpanan dari nasabah 20.780.047.259.742 18.956.202.901.731 Total - deposits from customers
- -
55
890 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 891
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
b. Berdasarkan jangka waktu: b. By term:
Tabungan masa depan ("tampan") dan "tampan plus" Savings "tampan" and "tampan plus"
Berdasarkan jangka waktu perjanjian adalah sebagai berikut: By term agreement are as follows:
2025 2024
Kurang dari 1 tahun 37.719.537.060 8.790.304.351 1 year or less
Lebih dari 1 - 3 tahun 79.224.671.241 40.806.217.238 More than 1 - 3 years
Lebih dari 3 - 5 tahun 61.783.538.076 48.500.323.420 More than 3 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 12.507.531.641 64.034.263.568 More than 5 years
Jumlah 191.235.278.018 162.131.108.577 Total
- -
Berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo By remaining period until the maturity date are as follows:
adalah sebagai berikut:
2025 2024
Kurang dari atau sama 1 bulan 7.261.684.555 6.949.191.624 1 month or less
Lebih dari 1 - 3 bulan 11.368.702.413 10.848.749.728 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 15.936.620.934 13.463.053.080 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 12 bulan 27.216.530.174 28.131.973.129 More than 6 - 12 months
Lebih dari 12 - 24 bulan 52.381.732.293 33.856.086.866 More than 12 - 24 months
Lebih dari 24 - 60 bulan 64.562.476.008 57.425.662.601 More than 24 - 60 months
Lebih dari 60 bulan 12.507.531.641 11.456.391.549 More than 60 months
Jumlah 191.235.278.018 162.131.108.577 Total
- -
Deposito on call Deposits on call
Berdasarkan jangka waktu perjanjian adalah sebagai berikut: By term agreement are as follows:
2025 2024
1 bulan 5.275.000.000 26.400.000.000 1 month
Jumlah 5.275.000.000 26.400.000.000 Total
- -
Berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo By remaining period until the maturity date are as follows:
adalah sebagai berikut:
2025 2024
Kurang dari atau sama 1 bulan 5.275.000.000 26.400.000.000 1 month or less
Jumlah 5.275.000.000 26.400.000.000 Total
- -
Deposito berjangka Time deposits
Berdasarkan jangka waktu perjanjian adalah sebagai berikut: By term agreement are as follows:
2025 2024
1 bulan 1.396.699.203.664 1.161.147.283.381 1 month
3 bulan 1.213.424.931.324 707.901.364.217 3 months
6 bulan 3.368.849.373.767 2.516.508.390.743 6 months
12 bulan 3.343.747.704.805 4.668.781.495.417 12 months
Jumlah 9.322.721.213.560 9.054.338.533.758 Total
- -
Berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo By remaining period until the maturity date are as follows:
adalah sebagai berikut:
2025 2024
Kurang dari atau sama 1 bulan 1.962.265.302.944 5.806.283.833.347 1 month or less
Lebih dari 1 - 3 bulan 1.164.850.603.932 1.844.043.755.419 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 4.406.504.696.736 584.907.444.160 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 12 bulan 1.789.100.609.948 819.103.500.832 More than 6 - 12 months
Jumlah 9.322.721.213.560 9.054.338.533.758 Total
- -
56
BANK SULSELBAR 891
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 892
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
c. Tingkat suku bunga per tahun c. Interest rate per annum
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun Average interest rate per annum
2025 2024
Rupiah Rupiah
Giro 1,91% 1,54% Current accounts
Tabungan 1,12% 0,31% Savings deposits
Deposito berjangka 4,82% 4,39% Time deposits
Deposito on call 5,36% 5,41% Deposits on call
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 0,19% 0,00% Current accounts
Tabungan 0,25% 0,05% Savings deposits
Deposito berjangka 4,52% 3,64% Time deposits
Kisaran suku bunga per tahun Range interest rate per annum
2025 2024
Tertinggi/ Terendah/ Tertinggi/ Terendah/
Maximum Minimum Maximum Minimum
Rupiah Rupiah
Giro 3,00% 1,00% 2,50% 0,00% Current accounts
Tabungan 3,75% 0,00% 6,00% 0,00% Savings deposits
Deposito berjangka 7,75% 4,25% 7,25% 4,25% Time deposits
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 0,27% 0,00% 0,00% 0,00% Current accounts
Tabungan 0,50% 0,00% 0,50% 0,00% Savings deposits
Deposito berjangka 5,25% 1,00% 5,25% 1,00% Time deposits
d. Informasi lain d. Other information
Terdapat giro, tabungan dan deposito yang dijadikan jaminan fasilitas There are current accounts, savings and time deposits that are used
kredit yang diberikan oleh Bank. as collateral for loans facilities provided by the Bank.
19. SIMPANAN DARI BANK LAIN 19. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Seluruh simpanan dari bank lain dalam mata uang Rupiah. All of deposits from other banks are denominated in Rupiah.
a. Berdasarkan jenis a. By type
2025 2024
Konvensional Conventional
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Giro 109.204.276.381 78.421.685.189 Current accounts
Deposito berjangka 10.000.000.000 5.000.000.000 Time deposits
Interbank call money 1.125.000.000.000 1.886.000.000.000 Interbank call money
Tabungan 872.461.211 - Savings deposits
Mata uang asing Foreign currencies
Interbank call money - 113.099.000.000 Interbank call money
Jumlah - pihak ketiga 1.245.076.737.592 2.082.520.685.189 Total - third parties
Syariah Sharia
Rupiah Rupiah
Giro wadiah 858.569.248 1.010.581.571 Wadiah current accounts
Jumlah 1.245.935.306.840 2.083.531.266.760 Total
- -
b. Berdasarkan jangka waktu: b. By term:
Deposito berjangka Time deposits
Deposito berjangka berdasarkan jangka waktu: Time deposits by term:
2025 2024
1 bulan 4.000.000.000 4.000.000.000 1 month
12 bulan 6.000.000.000 1.000.000.000 12 months
Jumlah 10.000.000.000 5.000.000.000 Total
- -
Deposito berjangka berdasarkan sisa umur jatuh tempo: Time deposits by remaining period to maturity:
2025 2024
Kurang dari atau sama 1 bulan 4.000.000.000 4.000.000.000 1 month or less
Lebih dari 3 - 6 bulan 1.000.000.000 1.000.000.000 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 12 bulan 5.000.000.000 - More than 6 - 12 months
Jumlah 10.000.000.000 5.000.000.000 Total
- -
57
892 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 893
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 19. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
b. Berdasarkan jangka waktu: (lanjutan) b. By term: (continued)
Interbank call money Interbank call money
Interbank call money berdasarkan jangka waktu: Interbank call money by term:
2025 2024
1 bulan 1.125.000.000.000 1.999.099.000.000 1 month
Jumlah 1.125.000.000.000 1.999.099.000.000 Total
- -
Interbank call money berdasarkan sisa umur jatuh tempo: Interbank call money by remaining period to maturity:
2025 2024
Kurang dari atau sama 1 bulan 1.125.000.000.000 1.999.099.000.000 1 month or less
Jumlah 1.125.000.000.000 1.999.099.000.000 Total
- -
c. Tingkat suku bunga per tahun d. Interest rate per annum
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun Average interest rate per annum
2025 2024
Rupiah Rupiah
Giro 1,45% 0,97% Current accounts
Deposito berjangka 1,05% 4,25% Time deposits
Interbank call money 4,56% 6,20% Interbank call money
Tabungan 5,88% - Savings deposits
Mata uang asing Foreign currencies
Interbank call money 5,58% 5,52% Interbank call money
Kisaran suku bunga per tahun Range interest rate per annum
2025 2024
Tertinggi/ Terendah/ Tertinggi/ Terendah/
Maximum Minimum Maximum Minimum
Rupiah Rupiah
Giro 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% Current accounts
Tabungan 3,50% 0,00% - - Savings deposits
Deposito berjangka 5,75% 1,50% 4,25% 1,00% Time deposits
Interbank call money 6,90% 5,05% 6,65% 5,75% Interbank call money
Mata uang asing Foreign currencies
Interbank call money 5,70% 5,45% 5,70% 5,30% Interbank call money
d. Informasi lain d. Other information
Tidak terdapat simpanan dari bank lain yang diblokir atau dijaminkan There are no deposits from other banks that are blocked or
atas kredit yang diberikan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. guaranteed for loans as of December 31, 2025 and 2024.
58
BANK SULSELBAR 893
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 894
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. LIABILITAS ATAS SURAT BERHARGA YANG DIJUAL DENGAN JANJI 20. LIABILITIES OF MARKETABLE SECURITIES SOLD UNDER
DIBELI KEMBALI (REPO) REPURCHASE AGREEMENT (REPO)
Tidak terdapat liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli There were no liabilities of marketable securities sold under repurchase
kembali dengan pihak berelasi. agreement with related parties.
Tidak terdapat liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli There were no liabilities of marketable securities sold under repurchase
kembali pada tanggal 31 Desember 2025. agreement as of December 31, 2025.
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali pada Liabilities of marketable securities sold under repurchase agreement as
tanggal 31 Desember 2024 terdiri dari: of December 31, 2024 as follows:
2024
Jenis surat Tingkat
berharga/ suku Beban bunga yang
Type of bunga/ belum direalisasi/
Pihak pembeli/ marketable Tanggal dimulai/ Tanggal beli kembali/ Interest Harga beli kembali/ Unrealised interest Nilai tercatat/
Counterparties securities Starting date Repurchase date rate Repurchase price expense Carrying value
PT Bank Mandiri 12 Desember 2024/ 9 Januari 2025/
IDSR171025364S 6,55% 94.906.032.866 137.440.819 94.768.592.047
(Persero) Tbk December 12, 2024 January 9, 2025
PT Bank Mandiri 13 Desember 2024/ 13 Januari 2025/
IDSR171025364S 6,65% 19.977.769.103 44.031.911 19.933.737.192
(Persero) Tbk December 13, 2024 January 13, 2025
PT Bank Rakyat
17 Desember 2024/ 16 Januari 2025/
Indonesia IDSR080925367S 6,65% 95.525.895.230 263.227.615 95.262.667.615
December 17, 2024 January 16, 2025
(Persero) Tbk
PT Bank Mandiri 17 Desember 2024/ 16 Januari 2025/
IDSR240125364S 6,65% 9.982.012.125 27.506.062 9.954.506.063
(Persero) Tbk December 17, 2024 January 16, 2025
PT Bank Mandiri 18 Desember 2024/ 2 Januari 2025/
IDSR171025364S 6,45% 94.764.246.297 16.933.086 94.747.313.211
(Persero) Tbk December 18, 2024 January 2, 2025
PT Bank Mandiri 18 Desember 2024/ 2 Januari 2025/
IDSR031025364S 6,45% 95.045.720.732 16.983.382 95.028.737.350
(Persero) Tbk December 18, 2024 January 2, 2025
PT Bank Mandiri 19 Desember 2024/ 2 Januari 2025/
FR0087 6,45% 91.939.537.996 16.431.286 91.923.106.710
(Persero) Tbk December 19, 2024 January 2, 2025
PT Bank Mandiri 19 Desember 2024/ 2 Januari 2025/
IDSR130625364S 6,45% 48.387.824.110 8.647.794 48.379.176.316
(Persero) Tbk December 19, 2024 January 2, 2025
PT Bank Mandiri 23 Desember 2024/ 6 Januari 2025/
FR0087 6,45% 91.886.104.302 82.108.679 91.803.995.623
(Persero) Tbk December 23, 2024 January 6, 2025
Jumlah/Total 642.415.142.761 613.310.634 641.801.832.127
-
21. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 21. SECURITIES ISSUED
Seluruh surat berharga yang diterbitkan dalam mata uang Rupiah. All of securities issued are denominated in Rupiah.
2025 2024
Obligasi Berkelanjutan III Sustainable Bonds III
Bank Sulselbar Tahap I Seri B 620.000.000.000 620.000.000.000 Bank Sulselbar Phase I Seri B
Obligasi Berkelanjutan II Sustainable Bonds II
Bank Sulselbar Tahap II Seri B - 392.000.000.000 Bank Sulselbar Phase II Seri B
Biaya emisi obligasi yang belum diamortisasi (85.692.159) (553.733.702) Unamortised bond issuance costs
619.914.307.841 1.011.446.266.298
Sertifikat Investasi Mudharabah antar Bank 200.000.000.000 400.000.000.000 Interbank Mudharabah Investment Certificates
Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Certificate of Fund Management Based on
Prinsip Syariah Antarbank 200.000.000.000 200.000.000.000 Interbank Sharia Principles
Jumlah 1.019.914.307.841 1.611.446.266.298 Total
- -
Pada tanggal 26 Desember 2018, Bank telah mendapat pernyataan efektif On December 26, 2018, the Bank received an effective statement from
dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat No.S- the Financial Services Authority (OJK) based on letter No.S-
190/D.04/2018 atas Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi 190/D.04/2018 on the Sustainable Public Offering (PUB) of Bank
Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahap II Tahun 2020 terdiri dari: Sulselbar II Phase II Year 2020 Sustainable Bonds, consisting of:
- Seri A sebesar Rp358.000.000.000, dengan tingkat bunga tetap - Series A amounting to Rp358,000,000,000, with a fixed interest rate
sebesar 8,00% per tahun berjangka waktu tiga tahun terhitung sejak of 8.00% per annum for a period of three years from the issuance
tanggal emisi. date.
- Seri B sebesar Rp392.000.000.000, dengan tingkat bunga tetap - Series B amounting to Rp392,000,000,000, with a fixed interest rate
sebesar 8,75% per tahun berjangka waktu lima tahun terhitung sejak of 8.75% per annum for a period of five years from the issuance date.
tanggal emisi.
59
894 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 895
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 21. SECURITIES ISSUED (continued)
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahap II Tahun 2020 Issuance of Bank Sulselbar Phase II Sustainable Bond II Year 2020 has
telah memperoleh hasil pemeringkatan dari Pefindo masing-masing obtained the ranking results from the Pefindo each with an idA+ rating.
dengan peringkat idA+.
- Pada tanggal 18 November 2023, Obligasi Berkelanjutan II Bank - On November 18, 2023, Sustainable Bonds II Bank Sulselbar Phase
Sulselbar Tahap II Tahun 2020 Seri A, telah jatuh tempo dan dilunasi II Year 2020 A Series, the principal and interest were due and paid
baik pokok dan bunganya. off.
- Pada tanggal 18 November 2025, Obligasi Berkelanjutan II Bank - On November 18, 2025, Sustainable Bonds II Bank Sulselbar Phase
Sulselbar Tahap II Tahun 2020 Seri B, telah jatuh tempo dan dilunasi II Year 2020 B Series, the principal and interest were due and paid
baik pokok dan bunganya. off.
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahap II Tahun 2020 Issuance of Bank Sulselbar Phase II Sustainable Bond II Year 2020 has
telah memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek obtained the ranking results from the PT Pemeringkat Efek Indonesia
Indonesia (Pefindo) masing-masing dengan peringkat idA+. (Pefindo) each with an idA+ rating.
Bertindak sebagai Wali Amanat pada penerbitan Obligasi Berkelanjutan II On behalf as Trustee in the issuance of Bank Sulselbar Phase II Year II
Bank Sulselbar Tahap II Tahun 2020 adalah PT Bank Mandiri (Persero) Bonds II 2020 are PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Tbk.
Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi All funds obtained from the Public Offering of Bank Sulselbar Phase II
Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahap II Tahun 2020 ini setelah dikurangi Sustainable Bonds II in 2020 after deducting emission costs, all will be
dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk modal used for working capital in the context of business development in the
kerja dalam rangka pengembangan usaha dalam bentuk ekspansi kredit. form of credit expansion.
Seluruh obligasi tidak dijamin khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta All bonds are not specifically guaranteed, but are guaranteed with all the
kekayaan Bank, baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak baik Bank assets, both movable and immovable property, both existing and
yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari menjadi jaminan future ones, as collateral for the holders of these bonds and sukuk in
bagi pemegang obligasi dan sukuk ini sesuai dengan ketentuan pasal accordance with the provisions of article 1131 and 1132 of the law. civil
1131 dan 1132 undang-undang perdata. law.
Bank dapat melakukan pembelian kembali obligasi ditujukan sebagai The Bank can repurchase bonds intended as repayment or are stored for
pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga later resale at market prices, provided that this can be done one year after
pasar, dengan ketentuan bahwa hal tersebut dapat dilakukan satu tahun the allotment date. Bond buyback cannot be done if this results in the
setelah tanggal penjatahan. Pembelian kembali obligasi tidak dapat bank being unable to comply with the provisions in the bond trustee
dilakukan bila hal tersebut mengakibatkan bank tidak dapat mematuhi agreement.
ketentuan dalam perjanjian perwaliamanatan obligasi.
Pada tanggal 22 Desember 2021, Bank telah mendapat pernyataan efektif On December 22, 2021, the Bank has received an effective statement
dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat No.S- from the Financial Services Authority (OJK) based on letter No.S-
238/D.04/2021 atas Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi 238/D.04/2021 on the Sustainable Public Offering (PUB) of Bank
Berkelanjutan III Bank Sulselbar Tahap I Tahun 2021 terdiri dari : Sulselbar Sustainable Bonds Phase I 2021 consisting of:
- Seri A sebesar Rp630.000.000.000, dengan tingkat bunga tetap - Series A amounting to Rp630,000,000,000, with a fixed interest rate
sebesar 6,45% per tahun berjangka waktu tiga tahun terhitung sejak of 6.45% per annum for a period of three years from the issuance
tanggal emisi. date.
- Seri B sebesar Rp620.000.000.000, dengan tingkat bunga tetap - Series B amounting to Rp620,000,000,000, with a fixed interest rate
sebesar 6,95% per tahun berjangka waktu lima tahun terhitung sejak of 6.95% per annum for a period of five years from the issuance date.
tanggal emisi.
Bertindak sebagai Wali Amanat pada penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Acting as the Trustee for the issuance of the Bank Sulselbar Shelf-
Bank Sulselbar tahap I tahun 2021 adalah PT Bank Mandiri (Persero) Registered Bonds III Phase I in 2021 is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Tbk.
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Bank Sulselbar Tahap I Tahun 2021 The Bank Sulselbar Phase I 2021 Continuous Bonds III issuance has
telah memperoleh hasil pemeringkatan dari Pefindo masing-masing obtained a rating from the Pefindo each with a rating of idA+.
dengan peringkat idA+.
- Pada tanggal 29 Desember 2024, Obligasi Berkelanjutan III Bank - On December 29, 2024, Sustainable Bonds III Bank Sulselbar Phase
Sulselbar Tahap I Tahun 2021 Seri A, telah jatuh tempo dan dilunasi I Year 2021 A Series, the principal and interest were due and paid off.
baik pokok dan bunganya.
60
BANK SULSELBAR 895
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 896
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 21. SECURITIES ISSUED (continued)
Sesuai dengan POJK No.20/POJK.04/2020 Pasal 6 Tentang Kontrak In accordance with POJK No.20/POJK.04/2020 Article 6 concerning Debt
Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk kemudian Securities and/or Sukuk Trustee Contracts, it is further reaffirmed in the
ditegaskan lagi di dalam perjanjian perwaliamanatan, tugas pokok dan trustee agreement, the main duties and responsibilities of the trustee are:
tanggung jawab wali amanat adalah:
- Memantau perkembangan pengelolaan kegiatan Emiten berdasarkan - Monitor the development of the management of the Issuer's activities
data dan/atau informasi yang diperoleh baik langsung maupun tidak based on data and/or information obtained directly or indirectly;
langsung;
- Mengawasi dan memantau pelaksanaan kewajiban Emiten - Supervise and monitor the implementation of the Issuer's obligations
berdasarkan Kontrak Perwaliamanatan dan dokumen lainnya yang under the Trustee Contract and other documents related to the
berkaitan dengan Kontrak Perwaliamanatan; Trustee Contract;
- Melaksanakan hasil keputusan rapat umum pemegang Efek bersifat - Implement the resolutions of the general meeting of holders of debt
utang dan/atau Sukuk sesuai dengan tanggung jawabnya; Securities and/or Sukuk in accordance with their responsibilities;
- Mengawasi, melakukan inspeksi, dan mengadministrasikan harta yang - Supervise, inspect, and administer assets that are collateral for
menjadi jaminan bagi pembayaran kewajiban kepada pemegang Efek payment of obligations to holders of debt Securities and/or Sukuk, if
bersifat utang dan/atau Sukuk, jika terdapat harta yang menjadi there are assets that are collateral for payment of obligations to
jaminan bagi pembayaran kewajiban kepada pemegang Efek bersifat holders of debt Securities and/or Sukuk;
utang dan/atau Sukuk;
- Memantau pembayaran yang dilakukan oleh Emiten atau Agen - Monitor payments made by Issuers or Payment Agents to holders of
Pembayaran kepada pemegang Efek bersifat utang dan/atau Sukuk; debt Securities and/or Sukuk;
- Mengambil tindakan yang diperlukan apabila terjadi perubahan hasil - Take the necessary action in the event of a change in the Securities
pemeringkatan Efek; rating result;
- Mengambil tindakan yang diperlukan apabila terjadi perubahan nilai - Take the necessary action if there is a change in the value of the
atas jaminan, jika terdapat perubahan nilai atas jaminan; dan guarantee, if there is a change in the value of the guarantee; and
- Mengambil tindakan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan dalam - Take the necessary actions in accordance with the provisions of the
Kontrak Perwaliamanatan. Trustee Contract.
Perjanjian Perwaliamanatan mengatur beberapa pembatasan yang harus The Trustee Agreement stipulates several restrictions that must be met by
dipenuhi oleh Bank antara lain, sebelum dilunasinya semua obligasi, Bank the Bank, among others, before the settlement of all bonds, the Bank
tanpa izin tertulis dari Wali Amanat tidak diperkenankan melakukan hal- without written permission from the Trustee is not allowed to do the
hal sebagai berikut: following:
- Mengagunkan sebagian besar maupun seluruh pendapatan atau harta - Collateralize most or all of the current and future income or assets of
kekayaan Bank yang ada pada saat ini maupun di masa yang akan the Bank outside the Bank's business activities, unless such action is
datang di luar kegiatan usaha Bank, kecuali jika tindakan tersebut taken to comply with the provisions of laws and regulations or the
dilakukan untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan implementation of short-term liquidity loans or the implementation of
atau pelaksanaan pinjaman likuiditas jangka pendek atau pelaksanaan one or more several recovery options in the Bank's recovery plan;
salah satu atau beberapa opsi pemulihan dalam rencana aksi
(recovery plan) Bank;
- Melaksanakan perubahan bidang usaha utama; - Implement changes to the main business fields;
- Mengurangi modal dasar dan modal disetor kecuali jika pengurangan - Reduce authorized and paid-up capital unless the reduction is made
tersebut dilakukan atas dasar permintaan/perintah dari Pemerintah on the basis of a request/order from the Government of the Republic
Republik Indonesia dan/atau otoritas yang berwenang (termasuk tetapi of Indonesia and/or the competent authority (including but not limited
tidak terbatas pada BI, OJK, Menteri Keuangan Negara Republik to BI, OJK, Minister of State Finance of the Republic of Indonesia
Indonesia dan/atau otoritas moneter maupun otoritas penyehatan di and/or the monetary authority as well as the restructuring authority in
bidang perbankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Negara Indonesia). banking sector in accordance with the provisions in force
Republik Indonesia); in the Republic of Indonesia);
- Mengadakan penggabungan atau konsolidasi, dengan perusahaan - Carry out a merger or consolidation with other companies which
lain yang menyebabkan bubarnya Bank. causes the Bank to dissolve.
Manajemen berpendapat bahwa semua persyaratan/pembatasan yang Management believes that all requirements/restrictions set out in the
ditetapkan dalam perjanjian perwaliamanatan telah dipenuhi. trustee agreement have been complied with.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank memiliki transaksi As of December 31, 2025 and 2024, the Bank have an Interbank
Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank dengan nisbah/tingkat bagi Mudharabah Investment Certificate with a ratio/profit sharing level of 6.1%
hasil masing-masing sebesar 6,1% dan 6,3%. and 6.3% respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank memiliki transaksi As of December 31, 2025 and 2024, the Bank have a Certificate of Fund
Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank Management Based on Inerbank Sharian Principles with a ratio/profit
dengan nisbah/tingkat bagi hasil sebesar 5% dan 6,35%. sharing level of 5% and 6.35%.
22. PINJAMAN YANG DITERIMA 22. BORROWINGS
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pinjaman dari pihak III bukan bank Non-bank third party loans
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) 1.530.214.404.926 1.281.966.056.250 PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Badan Pengelola Tabungan Public Housing Savings Management
Perumahan Rakyat (BP Tapera) 1.147.174.735.615 1.051.458.680.587 Agency of Indonesia (BP Tapera)
Pinjaman dari bank lain Loans from other banks
PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara 200.000.000.000 300.000.000.000 PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara
Jumlah 2.877.389.140.541 2.633.424.736.837 Total
- -
61
896 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 897
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 22. BORROWINGS (continued)
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan Housing Financing Liquidity Facility
Pada tanggal 4 Oktober 2024, Bank menerima fasilitas pinjaman dari PT On October 4, 2024, the Bank received a loan facility from PT Sarana
Sarana Multigriya Finansial (Persero) berdasarkan Perjanjian Kerja Sama Multigriya Finansial (Persero) based on Cooperation Agreement No.
No.147/FLPP/PP/SMF-BPD.SULSELBAR/X/2024 dan No.381/PKS- 147/FLPP/PP/SMF-BPD.SULSELBAR/X/2024 and No. 381/PKS-
BSSB/DRK/X/2024 dalam rangka penyaluran KPR Sejahtera. Jangka BSSB/DRK/X/2024 for the distribution of KPR Sejahtera. The loan term is
waktu pinjaman berlangsung selama 20 tahun dengan tingkat bunga 20 years with a minimum fixed interest rate of 4.45% p.a. Disbursement of
paling rendah sebesar 4,45% p.a tetap. Pencairan atas fasilitas pinjaman this loan facility can only be made during the availability period, which
ini hanya dapat dilakukan selama availability period yang berakhir pada ends on December 31, 2024.
tanggal 31 Desember 2024.
Pada tanggal 13 Maret 2025, Bank menerima fasilitas pinjaman dari PT On March 13, 2025, the Bank received a loan facility from PT Sarana
Sarana Multigriya Finansial (Persero) berdasarkan Perjanjian Kerja Sama Multigriya Finansial (Persero) based on Cooperation Agreement
No.067/FLPP/SMF-BPD.SULSELBAR/III/2025 dan No.100/PKS- No.067/FLPP/SMF-BPD.SULSELBAR/III/2025 and No.100/PKS-
BSSB/DRK/III/2025 dalam rangka penyaluran KPR Sejahtera. Jangka BSSB/DRK/III/2025 for the distribution of KPR Sejahtera. The loan term is
waktu pinjaman berlangsung selama 20 tahun dengan tingkat bunga 20 years with a minimum fixed interest rate of 4.45% p.a. Disbursement of
paling rendah sebesar 4,45% p.a tetap. Pencairan atas fasilitas pinjaman this loan facility can only be made during the availability period, which
ini hanya dapat dilakukan selama availability period yang berakhir pada ends on December 31, 2025.
tanggal 31 Desember 2025.
Fasilitas Pinjaman Refinancing Refinancing Loan Facilites
Pada tahun 2023, Bank menerima fasilitas pinjaman dari PT Sarana In 2023, the Bank received a loan facility from PT Sarana Multigriya
Multigriya Finansial (Persero) berdasarkan Akta Notaris Ir. Nanette Finansial (Persero) based on Notarial Deed No. 3 dated November 3,
Cahyanie Handari Adi Warsito, SH No.3 tanggal 3 November 2023. 2023, drawn up by Notary Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, SH.
Fasilitas pinjaman ini bersifat uncommitted facility line dengan limit This loan facility is an uncommitted facility line with a maximum limit of
setinggi-tingginya sebesar Rp500.000.000.000 yang digunakan untuk Rp500,000,000,000, used for refinancing KMG housing bills, with a term
refinancing atas tagihan KMG perumahan, dengan jangka waktu based on the loan facility drawn.
berdasarkan pada fasilitas pinjaman yang ditarik.
Fasilitas pinjaman ini diikat secara fudisia dengan Akta Notaris Ir. Nanette This loan facility is secured by a deed of pledge executed by Notary Ir.
Cahyanie Handari Adi Warsito, SH, No.4 tanggal 3 November 2023 Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, SH, No. 4 dated November 3,
dengan nilai penjaminan sebesar Rp550.000.000.000. 2023, with a collateral value of Rp550,000,000,000.
Pada tahun 2024, Bank menerima fasilitas pinjaman dari PT Sarana In 2024, the Bank received a loan facility from PT Sarana Multigriya
Multigriya Finansial (Persero) berdasarkan Perjanjian Kerja Sama Finansial (Persero) based on Cooperation Agreement No.022/PP/SMF-
No.022/PP/SMF-BPD.SULSELBAR/I/2024 pada tanggal 18 Januari 2024. BPD.SULSELBAR/I/2024 dated January 18, 2024. This loan facility
Fasilitas pinjaman ini sebesar Rp250.000.000.000 yang digunakan untuk amounts to Rp250,000,000,000 and is used to replace the funding source
menggantikan sumber pendanaan atas Kredit Multiguna Perumahan for the Multipurpose Housing Loan secured by payroll/pension
beragun jaminan payroll gaji/pensiun, dengan jangka waktu selama 12 guarantees, with a term of 12 months from the date of loan disbursement,
bulan sejak tanggal pencairan pinjaman, dengan suku bunga pinjaman at a fixed interest rate of 6.90% per annum.
sebesar 6,90% p.a tetap.
Fasilitas pinjaman ini diikat secara fidusia dengan Akta Notaris M. Zaini This loan facility is secured by a fiduciary agreement with Notary Deed M.
Aristha Adisurya, SH., M.Kn No.6 tanggal 18 Januari 2024 dengan nilai Zaini Aristha Adisurya, SH., M.Kn No.6 dated January 18, 2024 with a
penjaminan sebesar Rp275.000.000.000. guarantee value of Rp275,000,000,000.
Pada tahun 2024, Bank menerima fasilitas pinjaman dari PT Sarana In 2024, the Bank received a loan facility from PT Sarana Multigriya
Multigriya Finansial (Persero) berdasarkan Akta Notaris Surjadi, SH., Finansial (Persero) based on Notarial Deed No. 117 dated May 28, 2024,
MKn., MM., MH No.117 tanggal 28 Mei 2024. Fasilitas pinjaman ini drawn up by Surjadi, SH., MKn., MM., MH. This loan facility is an
bersifat uncommitted facility line dengan limit setinggi-tingginya sebesar uncommitted facility line with a maximum limit of Rp1,000,000,000,000,
Rp1.000.000.000.000, yang digunakan untuk refinancing atas tagihan which is used for refinancing mortgage loans, KPR Griya Nusantara, and
KPR, KPR griya nusantara, dan KMG perumahan, dengan jangka waktu KMG housing loans, with a term based on the loan facility drawn.
berdasarkan pada fasilitas pinjaman yang ditarik.
Fasilitas pinjaman ini diikat secara fidusia dengan Akta Notaris Surjadi, This loan facility is secured by a fiduciary agreement with Notary Deed
SH., MKn., MM., MH No.118 tanggal 28 Mei 2024 dengan nilai Surjadi, SH., MKn., MM., MH No.118 dated May 28, 2024 with a
penjaminan sebesar Rp1.100.000.000.000. guarantee value of Rp1,100,000,000,000.
Pada tahun 2025, Bank menerima pinjaman dari PT Sarana Multigriya In 2025, the Bank received a loan from PT Sarana Multigriya Finansial
Finansial (Persero) yang tertuang pada perjanjian kerja sama pada (Persero) as stipulated in the cooperation agreement dated June 24,
tanggal 24 Juni 2025 dengan No.147/PP/SMF-BPD.SULSELBAR/VI/2025 2025, No. 147/PP/SMF-BPD.SULSELBAR/VI/2025, which was legalized
yang dilegalisasi oleh Ir. Nanette C.H. Adi Warsito SH. Fasilitas pinjaman by Ir. Nanette C.H. Adi Warsito SH. This loan facility has a limit of
ini dengan limit sebesar Rp500.000.000.000, dengan konversi deposito Rp500,000,000,000, with a deposit conversion in two stages by June 30,
dalam 2 tahap paling lambat pada tanggal 30 Juni 2025 dengan bunga 2025, at an interest rate of 6.99%. The purpose of the loan facility is to
sebesar 6,99%. Tujuan penggunaan fasilitas pinjaman untuk replace the funding source for housing loans secured by payroll/pension
menggantikan sumber pendanaan atas KMG perumahan beragun jaminan guarantees.
payroll gaji/pensiun.
Fasilitas pinjaman ini diikat secara fidusia dengan Akta Notaris Ir. Nanette This loan facility is secured by a fiduciary deed executed by Notary Ir.
Cahyanie Handari Adi Warsito, SH. No.56 tanggal 24 Juni 2025 dengan Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, SH. No. 56 dated June 24, 2025,
nilai penjaminan sebesar Rp550.000.000.000. with a guarantee value of Rp550,000,000,000.
62
BANK SULSELBAR 897
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 898
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 22. BORROWINGS (continued)
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Public Housing Savings Management Agency of Indonesia (BP
Tapera)
Pada tanggal 23 Desember 2024, Bank menerima fasilitas pinjaman dari On December 23, 2024, The Bank received a loan facility from BP Tapera
BP Tapera berdasarkan Perjanjian Kerja Sama No.33/PKS/BP- based on Cooperation Agreement No. 33/PKS/BP-TPR/IV/12/2024 and
TPR/IV/12/2024 dan No.569/PKS-BSSB/DRK/XII/2024 tentang No. 569/PKS-BSSB/DRK/XII/2024 regarding the disbursement of liquidity
penyaluran dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan melalui Kredit funding facilities for housing finance through the Sejahtera Home
Pemilikan Rumah Sejahtera bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Ownership Loan program for low-income communities. The funding
Porsi dana terdiri dari 75% milik BP Tapera dan 25% milik Bank. Jangka allocation consists of 75% from BP Tapera and 25% from the Bank. The
waktu perjanjian ini berlangsung sejak tanggal 1 Januari 2025 sampai term of this agreement runs from January 1, 2025, to December 31, 2025.
dengan 31 Desember 2025.
Pada tanggal 23 Desember 2024, Bank melalui Unit Usaha Syariah On December 23, 2024, the Bank, through its Sharia Business Unit,
menerima fasilitas pinjaman dari BP Tapera berdasarkan Perjanjian Kerja received a loan facility from BP Tapera based on Cooperation Agreement
Sama No.26/PKS/BP-TPR/IV/12/2024 dan No.570/PKS- No. 26/PKS/BP-TPR/IV/12/2024 and No. 570/PKS-BSSB/DSY/ XII/2024
BSSB/DSY/XII/2024 tentang penyaluran dana fasilitas likuiditas regarding the disbursement of liquidity facilities for housing financing
pembiayaan perumahan dengan pola executing melalui Kredit Pemilikan through the execution of the Sejahtera Home Ownership Loan program
Rumah Sejahtera bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Porsi dana for low-income communities. The funding allocation consists of 75% from
terdiri dari 75% milik BP Tapera dan 25% milik Bank. Jangka waktu BP Tapera and 25% from the Bank. The term of this agreement runs from
perjanjian ini berlangsung sejak tanggal 1 Januari 2025 sampai dengan 31 January 1, 2025, to December 31, 2025.
Desember 2025.
Pada tanggal 28 Desember 2023, Bank menerima fasilitas pinjaman dari On December 28, 2023, the Bank received a loan facility from BP Tapera
BP Tapera berdasarkan Perjanjian Kerja Sama No.47/PKS/BP- based on Cooperation Agreement No. 47/PKS/BP-TPR/IV/12/2023 and
TPR/IV/12/2023 dan No.476/PKS-BSSB/XII/2023 tentang penyaluran No. 476/PKS-BSSB/XII/2023 regarding the disbursement of liquidity
dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan melalui kredit pemilikan facility funds for housing financing through affordable home ownership
rumah sejahtera bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Porsi dana loans for low-income communities. The funding allocation consists of 75%
terdiri dari 75% milik BP Tapera dan 25% milik Bank. Jangka waktu from BP Tapera and 25% from the Bank. The term of this agreement runs
perjanjian ini berlangsung sejak tanggal 1 Januari 2024 sampai dengan 31 from January 1, 2024, to December 31, 2024.
Desember 2024.
Pada tanggal 28 Desember 2023, Bank melalui Unit Usaha Syariah On December 28, 2023, the Bank, through its Sharia Business Unit,
menerima fasilitas pinjaman dari BP Tapera berdasarkan Perjanjian Kerja received a loan facility from BP Tapera based on Cooperation Agreement
Sama No.40/PKS/BP-TPR/IV/12/2023 dan No.475/PKS-BSSB/XII/2023 No. 40/PKS/BP-TPR/IV/12/2023 and No. 475/PKS-BSSB/XII/2023
tentang penyaluran dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan regarding the disbursement of liquidity facilities for housing financing
dengan pola executing melalui Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera bagi through the execution of the Sejahtera Home Ownership Loan program
masyarakat berpenghasilan rendah. Porsi dana terdiri dari 75% milik BP for low-income communities. The funding allocation consists of 75% from
Tapera dan 25% milik Bank. Jangka waktu perjanjian ini berlangsung BP Tapera and 25% from the Bank. The term of this agreement runs from
sejak tanggal 1 Januari 2024 sampai dengan 31 Desember 2024. January 1, 2024, to December 31, 2024.
PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara
Pada tahun 2024, Bank menerima pinjaman dari PT Bank Pembangunan In 2024, the Bank received a loan from PT Bank Pembangunan Daerah
Daerah Sumatera Utara yang tertuang pada Akta Notaris M.Nazif, SH, Sumatera Utara as stipulated in Notarial Deed No. 28 dated December
M.Kn No. 28 tanggal 23 Desember 2024. Fasilitas pinjaman ini bersifat 23, 2024, drawn up by M. Nazif, SH, M.Kn. This loan facility is committed
committed dan clean basic dengan limit setinggi-tingginya sebesar and clean basic with a maximum limit of Rp500,000,000,000 with a
Rp500.000.000.000 dengan jangka waktu penarikan maksimal 12 bulan maximum drawdown period of 12 months from the signing of the
sejak penandatangan perjanjian. Penarikan terakhir sebesar agreement. The last drew down Rp200,000,000,000 on December 22,
Rp200.000.000.000 dilakukan pada tanggal 22 Desember 2025 dengan 2025, with a loan term of 1 year.
jangka waktu pinjaman selama 1 tahun.
Ikhtisar perubahan saldo pinjaman yang diterima: Summary of changes in loan balances received:
2025 2024
Saldo awal 2.633.424.736.837 843.322.508.000 Beginning balance
Pencairan 1.382.922.440.772 2.708.465.702.819 Drawdown
Pembayaran (1.138.958.037.068) (918.363.473.982) Payment
Jumlah 2.877.389.140.541 2.633.424.736.837 Total
- -
Selama Bank belum membayar lunas hutang atau batas waktu penarikan As long as the Bank has not paid off the debt or the deadline for
dan/atau penggunaan fasilitas kredit belum berakhir, Bank tidak withdrawal and/or use of the credit facility has not ended, the Bank is not
diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut dibawah ini, tanpa allowed to do the following, without prior written approval from the lender:
persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pemberi pinjaman:
a. Menjual atau melepaskan harta kekayaannya, kecuali dalam rangka a. Selling or disposing of his assets, except in the course of conducting
menjalankan usaha sehari-hari. daily business.
b. Melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan, b. Performing mergers, consolidations, acquisitions,
pembubaran/likuidasi. dissolutions/liquidations.
c. Mengubah status kelembagaan, anggaran dasar yang terkait dengan c. Changing the institutional status, articles of association related to the
penurunan modal disetor, maksud dan tujuan perseroan serta reduction of paid-up capital, the purpose and objectives of the
kegiatan usaha, dan para pemegang saham. company and its business activities, and the shareholders.
Dari fasilitas pinjaman tersebut di atas telah terpenuhi pembatasan atas From the above loan facilities, the restrictions on the loan facilities have
fasilitas pinjaman. been met.
63
898 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 899
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN 23. TAXATION
a. Pajak dibayar dimuka a. Advance taxes
2025 2024
SKPKB tahun fiskal 2020 - 9.462.104.906 SKPKB fiscal year 2020
Lebih bayar tahun fiskal 2023 - 30.931.780.128 Overpaid fiscal year 2023
STP PPN tahun fiskal 2023 28.658.748.318 - STP VAT fiscal year 2023
SKPKB PPN tahun fiskal 2023 1.649.148.380 - SKPKB VAT fiscal year 2023
Lebih bayar PPh 21 tahun fiskal 2025 4.698.637.034 - Overpaid PPh 21 fiscal year 2025
Jumlah 35.006.533.732 40.393.885.034 Total
- -
SKPKB tahun fiskal 2020 SKPKB fiscal year 2020
Pada tahun 2024, Bank mendapatkan Surat Ketetapan Pajak Kurang In 2024, the Bank received a Tax Underpayment Assessment Letter
Bayar berdasarkan hasil pemeriksaan pajak fiskal tahun 2020 dengan based on the results of the 2020 fiscal tax audit with report number
nomor laporan LAP-120/RIKSIS/KPP.1506/2024 tanggal 5 Agustus LAP-120/RIKSIS/KPP.1506/2024 dated August 5, 2024. Based on
2024. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, kekurangan bayar the results of this audit, the underpayment that must be paid by the
yang harus dibayar oleh Bank adalah sebesar Rp12.386.149.824 yang Bank is amounting to Rp12,386,149,824 which consists of inspection
terdiri atas pokok pemeriksaan sebesar Rp8.610.783.659 dan denda principal amounting to Rp8,610,783,659 and fines amounting to
sebesar Rp3.775.366.165. Atas saldo tersebut, Bank mencatat Rp3,775,366,165. For this balance, the Bank recorded as expenses
sebagai biaya yang diperkurangkan pada saldo uang muka sebesar deducted from the advance payment balance amounting to Rp
sebesar Rp2.924.044.918 sehingga saldo uang muka pajak adalah 2,924,044,918 so that the tax advance balance was
sebesar Rp9.462.104.906. Bank melakukan keberatan atas putusan Rp9,462,104,906. The Bank objected to this decision with letter
tersebut dengan surat nomor SR/573/B/DCS/X/2024 tanggal 21 number SR/573/B/DCS/X/2024 dated October 21, 2024 and was
Oktober 2024 dan telah diterima oleh Direktur Jenderal Pajak pada received by the Director General of Taxes on October 22, 2024.
tanggal 22 Oktober 2024.
Pada tahun 2025, Bank menerima surat keputusan pembetulan atas In 2025, the Bank received a decision letter for correction of the tax
surat ketetapan pajak kurang bayar secara jabatan dengan No. KEP- underpayment assessment letter for ex officio with No. KEP-
00001/NKEB-CT/KPP.1506/2025 tanggal 18 Maret 2025 sebesar 00001/NKEB-CT/KPP.1506/2025 dated March 18, 2025 amounting to
Rp109.074.867 dan dicatat sebagai pengurang saldo uang muka. Rp109,074,867 and recorded as a reduction in the down payment
Pada tanggal Tanggal 17 Juli 2025 Bank menerima Surat Nomor KEP- balance. On July 17, 2025, the Bank received Letter Number KEP-
00157/KEB/WPJ.15/2025 dengan hasil mengabulkan seluruhnya 00157/KEB/WPJ.15/2025 with the result of granting all taxpayer
keberatan wajib pajak dalam surat nomor SR/573/B/DCS/X/2024, dan objections in letter number SR/573/B/DCS/X/2024, and the Bank
Bank menerima pengembalian pada tanggal 13 Agustus 2025 sebesar received a refund on August 13, 2025, amounting to
Rp9.476.347.674 dan dicatat sebagai pengurang uang muka pajak. Rp9,476,347,674, which was recorded as a reduction in tax
Kelebihan pengembalian SKPKB sebesar Rp123.317.635 yang dicatat prepayments. The excess SKPKB refund of Rp123,317,635 was
sebagai pendapatan non operasional lain tahun berjalan. recorded as other non-operating income for the current year.
Lebih bayar tahun fiskal 2023 Overpaid fiscal year 2023
Pada tanggal 9 April 2025, Bank menerima surat keputusan On April 9, 2025, the Bank received a decision letter for the refund of
pengembalian kelebihan pembayaran pajak dengan No. KEP- tax overpayment with No. KEP-00087/KP-CT/KPP.1506/2025
00087/KP-CT/KPP.1506/2025 sebesar Rp30.516.279.768. Atas amounting to Rp30,516,279,768. The difference in the overpayment
perbedaan lebih bayar audit laporan keuangan tahun 2023 sebesar of the 2023 financial statement audit amounting to Rp30,931,780,128
Rp30.931.780.128 dengan hasil pemeriksaan sebesar with the audit results of Rp30,516,279,768 amounting to
Rp30.516.279.768 sebesar Rp415.500.360 dibebankan oleh Bank Rp415,500,360 was charged by the Bank to the current year.
pada tahun berjalan.
STP PPN tahun fiskal 2023 STP VAT fiscal year 2023
Pada tanggal 9 April 2025, Bank menerima surat keputusan On April 9, 2025, the Bank received a decision letter for the refund of
pengembalian kelebihan pembayaran pajak dengan No. KEP- tax overpayment with No. KEP-00087/KP-CT/KPP.1506/2025
00087/KP-CT/KPP.1506/2025 sebesar Rp30.516.279.768. Atas amounting to Rp30,516,279,768. The tax overpayment was
kelebihan pembayaran pajak tersebut, diperhitungkan dengan surat calculated with the tax bill and tax underpayment certificate of
tagihan pajak dan surat keterangan pajak kurang bayar masing- Rp28,658,748,318 and Rp168,034,447 respectively so that the tax
masing sebesar Rp28.658.748.318 dan Rp168.034.447 sehingga refund received by the Bank was Rp1,689,497,003.
pengembalian pajak yang diterima oleh Bank adalah sebesar
Rp1.689.497.003.
Nominal sebesar Rp168.034.447 telah dibebankan pada tahun The nominal amount of Rp168,034,447 has been charged to the
berjalan dengan pokok sebesar Rp124.595.274 dan denda sebesar current year with a principal of Rp124,595,274 and a penalty of
Rp43.439.173 sehingga saldo yang tercatat di uang muka adalah Rp43,439,173 so that the balance recorded in the down payment was
sebesar Rp28.658.749.318. Bank melakukan keberatan atas putusan Rp28,658,749,318. The Bank filed an objection to the decision on
tersebut pada tanggal 10 Juni 2025 dan telah diterima oleh Direktur June 10, 2025 and it was received by the Director General of Taxes
Jenderal Pajak pada tanggal 11 Juni 2025. on June 11, 2025.
SKPKB PPN tahun fiskal 2023 SKPKB VAT fiscal year 2023
Pada tahun 2025, Bank menerima surat keterangan pajak kurang In 2025, the Bank received a tax underpayment statement amounting
bayar sebesar Rp1.816.640.389 atas Pajak Pertambahan Nilai dan to Rp1,816,640,389 for Value Added Tax and Income Tax Article 23,
Pajak Penghasilan Pasal 23 masing-masing sebesar Rp1.649.148.380 amounting to Rp1,649,148,380 and Rp167,492,009, respectively. and
dan Rp167.492.009, dan atas SKPKB Pajak Penghasilan Pasal 23 the SKPKB for Income Tax Article 23 was charged as a tax advance
dibebankan sebagai pengurang uang muka pajak dengan rincian deduction with a principal amount of Rp133,779,560 and a penalty of
pokok sebesar Rp133.779.560 dan denda sebesar Rp33.712.449, Rp33,712,449, and the SKPKB for Value Added Tax was paid and
dan SKPKB atas Pajak Pertambahan Nilai telah dibayar dan dicatat recorded as a tax advance of Rp1,649,148,380. The bank filed an
pada uang muka pajak sebesar Rp1.649.148.380. Bank melakukan objection to the decision on June 10, 2025, which was received by the
keberatan atas putusan tersebut pada tanggal 10 Juni 2025 dan telah Directorate General of Taxes on June 11, 2025.
diterima oleh Direktorat Jenderal Pajak pada tanggal 11 Juni 2025.
64
BANK SULSELBAR 899
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 900
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (lanjutan) 23. TAXATION (continued)
b. Utang pajak b. Taxes payable
2025 2024
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
Pajak penghasilan pasal 25 4.276.730.700 14.499.001.046 Income tax article 25
Pajak penghasilan pasal 29 9.103.666.244 5.868.784.520 Income tax article 29
Pajak lainnya Other tax
Pajak penghasilan pasal 21 - 529.894.053 Income tax article 21
Pajak penghasilan pasal 4 (2) 3.678.816.399 5.159.440.643 Income tax article 4 (2)
Pajak penghasilan pasal 23 620.926.729 400.033.962 Income tax article 23
Pajak Pertambahan Nilai 137.461.036 175.395.594 Value Added Tax
Jumlah 17.817.601.108 26.632.549.818 Total
- -
c. Manfaat (beban) pajak penghasilan c. Income tax income (expenses)
2025 2024
Pajak kini (160.193.525.360) (182.383.322.000) Current tax
Beban pajak sehubungan dengan Tax expenses related to
Surat Ketetapan Pajak (SKP) (449.515.150) (3.334.491.382) tax assessment letter (SKP)
Pajak tangguhan (11.131.031.352) 64.853.363.101 Deferred tax
Jumlah (171.774.071.862) (120.864.450.281) Total
Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh dari perbedaan Deferred tax is calculated based on the effect of temporary
temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan differences between the carrying amounts of assets and liabilities
keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. according to the financial statements on the basis of the taxation of
assets and liabilities.
d. Pajak kini d. Current tax
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak seperti yang disajikan The reconciliation between income before tax expense, as shown in
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan the statements of profit or loss and other comprehensive income and
taksiran penghasilan kena pajak untuk tahun yang berakhir pada estimated taxable income for the years ended December 31, 2025
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: and 2024 are as follows:
2025 2024
Laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi 742.878.388.404 778.524.310.858 Income before tax per statement of profit or loss
Perbedaan temporer Temporary differences
Jasa produksi (17.559.437.157) (833.371.208) Production services
Aset hak guna (15.411.011.766) 3.402.121.489 Right of use assets
Penyisihan kerugian penurunan nilai kredit (16.284.379.536) 15.699.801.095 Allowance for impairment losses of loans
Jasa pengabdian Direksi dan Komisaris (4.862.655.703) 1.868.515.841 Dedication service of Directors and Commissioners
Liabilitas imbalan kerja 3.521.887.110 4.824.998.896 Employment benefit liabilities
Bonus - (4.567.694.938) Bonus
Jumlah perbedaan temporer (50.595.597.052) 20.394.371.175 Total temporary differences
Perbedaan tetap Permanent differences
Tanggung jawab sosial dan lingkungan 18.132.746.175 14.663.156.964 Social and environmental responsibility
Sumbangan 5.680.046.203 3.395.229.519 Donation
Kerugian operasional 2.546.099.149 355.739.165 Operational losses
Denda dan sanksi 228.419.657 1.238.045.782 Fines and sanctions
Promosi 203.034.430 209.562.754 Promotion
Pemeliharaan dan perbaikan rumah dinas 141.046.787 233.516.560 Maintenance and repair of official houses
Komunikasi rumah dinas 90.942.009 122.263.488 Official houses communication
Perlengkapan rumah dinas 73.146.046 109.283.057 Official houses supplies
Alat-alat kebutuhan rumah dinas 67.545.654 68.729.508 Official houses supplies equipment
Listrik dan air rumah dinas 49.283.823 429.030.583 Electricity and water official houses
Pemeliharaan dan perbaikan perabot dan Maintenance and repair of furniture and
perlengkapan rumah dinas 37.641.925 26.085.900 equipment official houses
Lain-lain 8.619.644.790 9.245.774.687 Others
Jumlah perbedaan tetap 35.869.596.648 30.096.417.967 Total permanent differences
Laba kena pajak 728.152.388.000 829.015.100.000 Taxable income
Taksiran beban pajak penghasilan Estimated income tax expenses
22% x Rp728.152.388.000 160.193.525.360 - 22% x Rp728,152,288,000
22% x Rp829.015.100.000 - 182.383.322.000 22% x Rp829,015,100,000
160.193.525.360 182.383.322.000
Pajak penghasilan dibayar dimuka Prepaid income tax
Pajak penghasilan pasal 25 151.089.859.116 176.514.537.480 Income tax article 25
Kurang bayar pajak penghasilan (9.103.666.244) (5.868.784.520) Under payment income tax
65
900 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 901
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (lanjutan) 23. TAXATION (continued)
d. Pajak kini (lanjutan) d. Current tax (continued)
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun yang berakhir pada The calculation of corporate income tax for the years ended
tanggal 31 Desember 2024 telah sesuai dengan Surat Pemberitahuan December 31, 2024 is in accordance with the Annual Corporate
Tahunan yang dilaporkan ke kantor pajak. Income Tax Return reported to the Tax Office.
Sesuai dengan peraturan perpajakan Indonesia, Bank menghitung, In compliance with Indonesian tax regulations, Bank determines and
menetapkan dan membayar sendiri jumlah pajak yang terutang (self- pays its tax obligations/payables based on self-assessment. The
assessment system ). Direktorat Jenderal Pajak dapat menghitung dan Directorate General of Tax may assess or amend taxes within five
mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu lima tahun sejak years from the date the tax became due.
tanggal terutangnya pajak.
e. Rekonsiliasi antara angka laba sebelum pajak penghasilan e. Reconciliation between earnings before income tax and income
dengan angka beban pajak penghasilan tax expense figures
2025 2024
Laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi 742.878.388.404 778.524.310.858 Income before tax per statement of profit or loss
Beban pajak dengan tarif pajak yang berlaku (163.433.245.449) (171.275.348.389) Tax expense at the applicable tax rate
Perbedaan tetap Permanent differences
Tanggung jawab sosial dan lingkungan (3.989.204.158) (3.225.894.532) Social and environmental responsibility
Sumbangan (1.249.610.165) (746.950.494) Donation
Kerugian operasional (560.141.813) (78.262.617) Operational losses
Denda dan sanksi (50.252.324) (272.370.072) Fines and sanctions
Promosi (44.667.575) (46.103.805) Promotion
Pemeliharaan dan perbaikan rumah dinas (31.030.293) (51.373.643) Maintenance and repair of official houses
Komunikasi rumah dinas (20.007.242) (26.897.967) Official houses communication
Perlengkapan rumah dinas (16.092.130) (24.042.273) Official houses supplies
Alat-alat kebutuhan rumah dinas (14.860.044) (15.120.492) Official houses supplies equipment
Listrik dan air rumah dinas (10.842.441) (94.386.728) Electricity and water official houses
Pemeliharaan dan perbaikan perabot dan Maintenance and repair of furniture and
perlengkapan rumah dinas (8.281.224) (5.738.898) equipment official houses
Lain-lain (1.896.321.854) (2.034.070.431) Others
(7.891.311.263) (6.621.211.952)
Beban pajak sehubungan dengan SKP (449.515.150) (3.334.491.382) Tax expenses related to SKP
Penyesuaian - 60.366.601.442 Adjustment
Jumlah beban pajak penghasilan (171.774.071.862) (120.864.450.281) Total income tax expenses
- -
f. Aset (liabilitas) pajak tangguhan f. Deferred tax assets (liabilities)
2025
Diakui pada
penghasilan
Diakui pada komprehensif lain/
laporan laba rugi/ Recognised in
Saldo awal/ Recognised in other
Beginning statements of comprehensive Saldo akhir/
balance profit or loss income Ending balance
Liabilitas imbalan kerja 19.995.752.329 774.815.164 953.432.567 21.724.000.060 Employment benefits liabilities
Jasa produksi 23.629.289.881 (3.863.076.175) - 19.766.213.706 Production services
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai 8.295.022.773 (3.582.563.498) - 4.712.459.275 impairment losses
Jasa pengabdian Direksi Dedication service of Director
dan Komisaris 2.755.137.950 (1.069.784.255) - 1.685.353.695 and Commissioners
Aset hak guna 1.764.326.694 (3.390.422.588) - (1.626.095.894) Right of use assets
(Keuntungan) kerugian yang
belum direalisasi atas
efek yang diukur pada Unrealized (gain) loss on
nilai wajar melalui marketable securities at
penghasilan komprehensif fair value through other
lain 142.966.583 - (1.004.044.332) (861.077.749) comprehensive income
Aset (liabilitas)
pajak 56.582.496.210 (11.131.031.352) (50.611.765) 45.400.853.093 Deferred tax
tangguhan assets (liabilities)
-
66
BANK SULSELBAR 901
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 902
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (lanjutan) 23. TAXATION (continued)
f. Aset (liabilitas) pajak tangguhan (lanjutan) f. Deferred tax assets (liabilities) (continued)
2024
Diakui pada
penghasilan
Diakui pada komprehensif
laporan laba lain/
rugi/ Recognised in
Saldo awal/ Recognised in other Saldo akhir/
Beginning statements of comprehensive Penyesuaian/ Ending
balance profit or loss income Adjustment balance
Jasa produksi 23.812.631.547 (183.341.666) - - 23.629.289.881 Production services
Bonus 1.004.892.886 (1.004.892.886) - - - Bonus
Liabilitas Employment
imbalan kerja 19.834.369.426 1.061.499.757 (900.116.854) - 19.995.752.329 benefits liabilities
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (55.525.534.910) 3.453.956.241 - 60.366.601.442 8.295.022.773 impairment losses
Jasa pengabdian Dedication service of
Direksi dan Directors and
Komisaris 2.344.064.465 411.073.485 - - 2.755.137.950 Commissioners
Aset hak guna 1.015.859.966 748.466.728 - - 1.764.326.694 Right of use assets
Kerugian yang
belum direalisasi
atas efek yang diukur Unrealized loss
pada nilai wajar on marketable
melalui penghasilan securities at fair
komprehensif value through other
lain - - 142.966.583 - 142.966.583 comprehensive income
Aset (liabilitas)
pajak (7.513.716.620) 4.486.761.659 (757.150.271) 60.366.601.442 56.582.496.210 Deferred tax
tangguhan assets (liabilities)
-
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang- On October 29, 2021, the Government issued Law of the Republic of
Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Indonesia No. 7 of 2021 concerning Harmonization of Tax
Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan tarif pajak Regulations. The regulation stipulates the income tax rate for
penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar domestic taxpayers and permanent establishments at 22% which will
22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya. take effect from the 2022 tax year onwards.
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA 24. EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES
a. Program Penghargaan Masa Kerja a. Tenure Award Program
Berdasarkan laporan aktuaris No.044-A/PSAK/KKA-AS/I/2026 tanggal Based on actuarial reports No.044-A/PSAK/KKA-AS/I/2026 dated
27 Januari 2026 dan No.106-A/PSAK/KKA-AS/II/2025 tanggal 3 January 27, 2026 and No.106-A/PSAK/KKA-AS/II/2025 dated
Februari 2025, beban imbalan pasca kerja program penghargaan February 3, 2025, the post-employement benefit expense of tenure
masa kerja untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember award program for the years ended December 31, 2025 and 2024 are
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: as follows:
2025 2024
Biaya jasa kini 6.081.655.783 4.427.243.218 Current service cost
Biaya bunga 4.174.878.655 3.642.694.222 Interest cost
Rugi aktuaria 7.993.972.208 7.693.092.640 Actuarial loss
Jumlah beban tahun berjalan 18.250.506.646 15.763.030.080 Total expense current year
- -
Status pendanaan imbalan pasca kerja program penghargaan masa The funding status of the post-employment benefits award program
kerja untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan for the years ended December 31, 2025 and 2024 are as follows:
2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
Nilai kini liabilitas 57.448.548.361 58.801.107.815 Present value of obligation
Nilai wajar aset - - Fair value of assets
Status pendanaan 57.448.548.361 58.801.107.815 Funding status
- -
67
902 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 903
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued)
a. Program Penghargaan Masa Kerja (lanjutan) a. Tenure Award Program (continued)
Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai Movements of net liabilities in the statement of financial position are
berikut : as follows:
2025 2024
Saldo awal 58.801.107.815 53.569.032.676 Beginning balance
Pembayaran manfaat (19.603.066.100) (10.530.954.941) Payment of benefit
Biaya jasa kini 6.081.655.783 4.427.243.218 Current service cost
Biaya bunga 4.174.878.655 3.642.694.222 Interest cost
Rugi aktuaria 7.993.972.208 7.693.092.640 Actuarial loss
Jumlah 57.448.548.361 58.801.107.815 Total
- -
Asumsi utama yang digunakan dalam penilaian aktuaria Program The main assumptions used in the actuarial assessment of the Term
Penghargaan Masa Kerja sesuai dengan PSAK 219 dengan Award Program in accordance with PSAK 219 using the Projected
menggunakan metode Projected Unit Credit oleh aktuaris independen Unit Credit method by independent actuaries Actuarial Consulting
Kantor Konsultan Aktuaria Agus Susanto, pada tanggal 31 Desember Office Agus Susanto, as of December 31, 2025 and 2024 are as
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Usia pensiun 56 tahun 56 tahun Age pension
Tingkat kematian GAM 1971 GAM 1971 Mortality
Tingkat cacat 0,01% per tahun 0,01% per tahun Disability rate
Tingkat pengunduran diri Resignation rate
Usia 18 - 44 tahun 1,0% per tahun 1,0% per tahun 18 - 44 year
Usia 45 - 54 tahun 0,5 per tahun 0,5 per tahun 45 - 54 year
Kenaikan gaji (upah) 5,0% per tahun 5,0% per tahun Salary increase (wage)
Tingkat bunga pada kewajiban 6,6% per tahun 7,1% per tahun Interest rates on liabilities
Tingkat bunga pada aset 0,0% per tahun 0,0% per tahun Interest rates on assets
b. Program Penghargaan pada Usia Pensiun b. Retirement Age Award Program
Berdasarkan laporan aktuaris No.044-B/PSAK/KKA-AS/I/2026 Based on the actuary's report No.044-B/PSAK/KKA-AS/I/2026 dated
tanggal 27 Januari 2026 dan No.106-B/PSAK/KKA-AS/II/2025 tanggal January 27, 2026 and No.106-B/PSAK/KKA-AS/II/2025 dated
3 Februari 2025, beban imbalan pasca kerja program penghargaan February 3, 2025, the post-employment benefits (income) expense of
pada usia pensiun untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 retirement age award program for the years ended December 31,
Desember 2025 and 2024 adalah sebagai berikut: 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
Biaya jasa kini 2.358.507.895 1.931.626.377 Current service cost
Biaya bunga 1.753.510.711 1.674.997.428 Interest cost
(Laba) rugi aktuaria 2.496.911.381 (283.836.513) Actuarial (gain) loss
Jumlah beban tahun berjalan 6.608.929.987 3.322.787.292 Total expense current year
- -
Status pendanaan imbalan pasca kerja program penghargaan pada The funding status of the post-employment benefits award program at
usia pensiun untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember retirement age for the years ended December 31, 2025 and 2024 are
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: as follows:
2025 2024
Nilai kini liabilitas 28.968.413.423 24.697.333.963 Present value of obligation
Nilai wajar aset - - Fair value of assets
Status pendanaan 28.968.413.423 24.697.333.963 Funding status
- -
Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai Movements of net liabilities in the statement of financial position are
berikut : as follows:
2025 2024
Saldo awal 24.697.333.963 24.632.315.114 Beginning balance
Pembayaran manfaat (2.337.850.527) (3.257.768.443) Payment of benefit
Biaya jasa kini 2.358.507.895 1.931.626.377 Current service cost
Biaya bunga 1.753.510.711 1.674.997.428 Interest cost
(Laba) rugi aktuaria 2.496.911.381 (283.836.513) Actuarial (gain) loss
Jumlah 28.968.413.423 24.697.333.963 Total
- -
68
BANK SULSELBAR 903
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 904
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued)
b. Program Penghargaan pada Usia Pensiun (lanjutan) b. Retirement Age Award Program (continued)
Asumsi utama yang digunakan dalam penilaian aktuaria Program The main assumptions used in the actuarial assessment of the
Penghargaan Pada Usia Pensiun sesuai dengan PSAK 219 dengan Retirement Age Award Program in accordance with PSAK 219 using
menggunakan metode Projected Unit Credit oleh aktuaris independen the Projected Unit Credit method by independent actuaries Actuarial
Kantor Konsultan Aktuaria Agus Susanto, pada tanggal 31 Desember Consulting Office Agus Susanto, as of December 31, 2025 and 2024
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
Usia pensiun 56 tahun 56 tahun Age pension
Tingkat kematian GAM 1971 GAM 1971 Mortality
Tingkat cacat 0,01% per tahun 0,01% per tahun Disability rate
Tingkat pengunduran diri Resignation rate
Usia 18 - 44 tahun 1,0% per tahun 1,0% per tahun 18 - 44 year
Usia 45 - 54 tahun 0,5% per tahun 0,5% per tahun 45 - 54 year
Kenaikan gaji (upah) 5,0% per tahun 5,0% per tahun Salary increase (wage)
Tingkat bunga pada kewajiban 6,6% per tahun 7,1% per tahun Interest rates on liabilities
Tingkat bunga pada aset 0,0% per tahun 0,0% per tahun Interest rates on assets
c. Program Dana Pensiun c. Pension Fund Program
Berdasarkan laporan aktuaris No.044-D/PSAK/KKA-AS/I/2026 Based on the actuary's report No.044-D/PSAK/KKA-AS/I/2026 dated
tanggal 27 Januari 2026 dan No.106-D/PSAK/KKA-AS/II/2025 tanggal January 27, 2026 and No.106-D/PSAK/KKA-AS/II/2025 dated
3 Februari 2025, beban imbalan pasca kerja program dana pensiun February 3, 2025, the post-employment benefits expense of pension
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 fund program for the years ended December 31, 2025 and 2024 are
adalah sebagai berikut: as follows:
2025 2024
Biaya jasa kini 15.868.845.902 13.993.839.185 Current service cost
Biaya bunga 36.413.006.385 35.007.725.480 Interest cost
Bunga atas dampak batasan aset 4.368.789.831 2.664.728.676 Interest on the impact of asset limitation
Pendapatan bunga dari aset (40.781.796.216) (37.672.454.155) Interest income from assets
Jumlah beban tahun berjalan 15.868.845.902 13.993.839.186 Total expense current year
- -
Status pendanaan imbalan pasca kerja program dana pensiun untuk The funding status of the post-employment benefit pension plan for
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 the years ended December 31, 2025 and 2024 are as follows:
adalah sebagai berikut:
2025 2024
Nilai kini liabilitas (565.063.890.453) (512.859.244.854) Present value of obligation
Nilai wajar aset program 629.778.744.875 574.391.496.000 Fair value of assets program
Status pendanaan 64.714.854.422 61.532.251.146 Funding status
Kerugian aktuaria yang belum diakui - - Unrecognized actuarial losses
Surplus 64.714.854.422 61.532.251.146 Surplus
- -
Mutasi aset bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut : Movements of net assets in the statement of financial position are as
follows:
2025 2024
Saldo awal 61.532.251.146 39.187.186.408 Beginning balance
Biaya jasa kini (15.868.845.902) (13.993.839.185) Current service cost
Biaya bunga (36.413.006.385) (35.007.725.480) Interest cost
Bunga atas dampak batasan aset (4.368.789.831) (2.664.728.676) Interest on the impact of asset limitation
Pendapatan bunga dari aset 40.781.796.216 37.672.454.155 Interest income from assets
Pembayaran iuran 28.066.807.308 23.244.799.267 Payment of contributions
Pendapatan komprehensif lain (9.015.358.130) 13.094.104.657 Other comprehensive income
Jumlah 64.714.854.422 61.532.251.146 Total
- -
Rekonsiliasi saldo awal dan saldo akhir liabilitas program, adalah The reconciliation of the beginning balance and the ending balance of
sebagai berikut: the program liabilities is as follows:
2025 2024
Liabilitas pada awal 512.859.244.854 514.819.492.347 Liabilities at the beginning
Biaya jasa kini 15.868.845.902 13.993.839.185 Current service cost
Biaya bunga 36.413.006.385 35.007.725.480 Interest cost
Pembayaran imbalan (30.477.813.115) (28.866.068.577) Payment of rewards
(Laba) rugi aktuaria pada liabilitas 30.400.606.427 (22.095.743.581) Actuarial (gain) loss on liabilities
Liabilitas pada akhir 565.063.890.453 512.859.244.854 Liabilities at the end
- -
69
904 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 905
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued)
c. Program Dana Pensiun (lanjutan) c. Pension Fund Program (continued)
Rekonsiliasi saldo awal dan saldo akhir aset program, adalah sebagai The reconciliation of the initial balance and the ending balance of the
berikut: program assets is as follows:
2025 2024
Aset pada awal 574.391.496.000 554.006.678.755 Asset at the beginning
Pendapatan bunga dari aset 40.781.796.216 37.672.454.155 Interest income from assets
Iuran pemberi kerja 28.066.807.308 23.244.799.267 Employer contributions
Pembayaran imbalan (30.477.813.115) (28.866.068.577) Payment of rewards
Laba (rugi) aktuaria pada aset 17.016.458.466 (11.666.367.600) Actuarial gain (loss) on assets
Aset pada akhir 629.778.744.875 574.391.496.000 Assets at the end
- -
Mutasi penghasilan komprehensif lain: Other comprehensive income movements:
2025 2024
Saldo awal 16.619.836.929 7.368.876.848 Beginning balance
(Laba) rugi aktuaria pada liabilitas 30.400.606.427 (22.095.743.581) Actuarial (gain) loss on liabilities
(Laba) rugi aktuaria pada aset (17.016.458.466) 11.666.367.600 Actuarial (gain) loss on assets
Perubahan pada dampak batasan aset
tidak termasuk bunga (1.186.186.555) 19.680.336.062 Changes to asset limits impact excluding interest
Jumlah penghasilan komprehensif lain 28.817.798.335 16.619.836.929 Total other comprehensive income
Posisi pendanaan Dana Pensiun pada 31 Desember 2025 dan 2024 Pension Fund funding positions as of December 31, 2025 and 2024
adalah surplus sebesar Rp565.063.890.453 dan Rp512.859.244.854. were surplus amounting to Rp565,063,890,453 and
Berdasarkan assessment terhadap batasan aset sesuai dengan Rp512,859.244.854. Based on the assessment of the asset
PSAK 219, jumlah tersebut tidak memenuhi kualifikasi untuk diakui constraints in accordance with PSAK 219, this amount does not meet
sebagai aset Bank. the qualifications to be recognized as a Bank asset.
Penyelenggaraan dana pensiun Bank berdasarkan Surat Keputusan The implementation of the Bank's pension fund is based on the
Direksi No.001/PD/BPDSS/2017 yang telah disahkan berdasarkan Decree of the Board of Directors No.001/PD/BPDSS/2017 which has
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No.Kep-413/NB.11/2018 been approved by the Board of Commissioners of the Financial
tanggal 6 April 2018. Jenis program adalah program pensiun manfaat Services Authorization No.Kep-413/NB.11/2018 dated April 6, 2018.
pasti pesertanya seluruh karyawan Bank yang diangkat berdasarkan The type of program is a defined benefit pension plan whose
Surat Keputusan Direksi dengan status pegawai tetap, pada tanggal participants are all Bank employees who are appointed based on the
31 Desember 2025 dan 2024 telah dilakukan perhitungan oleh Decree of the Board of Directors with permanent employee status, on
Aktuaris adapun metode penghitungan "Projected Unit Credit" yang December 31, 2025 and 2024 the actuaries have calculated the
ditentukan berdasarkan Laporan Valuasi Aktuaria oleh Kantor method calculation of "Projected Unit Credit" determined based on
Konsultan Aktuaria Agus Susanto dengan No.044-D/PSAK/KKA- Actuarial Valuation Report by the Actuarial Consulting Office Agus
AS/I/2026 tanggal 27 Januari 2026 dan No.106-D/PSAK/KKA- Susanto with No.044-D/PSAK/KKA-AS/I/2026 dated January 27,
AS/II/2025 tanggal 3 Februari 2025, dengan asumsi-asumsi sebagai 2026 and No.106-D/PSAK/KKA-AS/II/2025 dated February 3, 2025,
berikut: with the following assumptions:
2025 2024
Usia pensiun 56 tahun 56 tahun Age pension
Tingkat kematian GAM 1971 GAM 1971 Mortality
Tingkat cacat 0,01% per tahun 0,01% per tahun Disability rate
Tingkat pensiun dipercepat 0,5% per tahun 0,5% per tahun Accelerated retirement rate
Tingkat pengunduran diri 1,0% per tahun 1,0% per tahun Resignation rate
Kenaikan penghasilan dasar pensiun 5,0% per tahun 5,0% per tahun Pension basic income increase
Tingkat bunga pada kewajiban 6,6% per tahun 7,1% per tahun Interest rates on liabilities
Tingkat bunga pada aset 6,6% per tahun 7,1% per tahun Interest rates on assets
1. Jumlah peserta aktif 833 796 Number of active participants 1.
2. Penghasilan dasar pensiun (PhDP) / bulan 5.437.133.850 5.240.248.541 Pension basic income (PhDP) / month 2.
3. Jumlah peserta pasif Number of passive participants 3.
- Penerima pensiun / bulan 423 414 Pension recipients / month -
Jumlah Rupiah 2.345.275.591 2.327.091.615 Amount of Rupiah
- Pensiun ditunda / bulan 51 54 Retirement delayed / month -
Jumlah Rupiah 246.923.810 265.539.066 Amount of Rupiah
4. Kekayaan dana pensiun 629.778.744.875 574.391.496.000 Pension fund wealth 4.
5. Kewajiban aktuaria (565.063.890.453) (512.859.244.854) Actuarial obligations 5.
Selisih lebih kekayaan dana Difference in over wealth of pension
64.714.854.422 61.532.251.146
pensiun atas kewajiban aktuaria funds on actuarial liabilities
70
BANK SULSELBAR 905
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 906
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued)
d. Program Jabatan Direksi d. Directors Position Program
Berdasarkan laporan aktuaris No.044-C/PSAK/KKA-AS/I/2026 tanggal Based on actuary reports No.044-C/PSAK/KKA-AS/I/2026 dated
17 Januari 2026 dan No.106-C/PSAK/KKA-AS/II/2025 tanggal 3 January 27, 2026 and No.106-C/PSAK/KKA-AS/II/2025 dated
Februari 2025, beban imbalan pasca kerja program jabatan direksi February 3, 2025, the post-employment benefits expense of director
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 position program for the years ended December 31, 2025 and 2024
adalah sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
Biaya jasa kini 4.747.630.717 3.423.986.916 Current service cost
Biaya bunga 517.393.907 765.112.120 Interest cost
Jumlah beban periode/tahun berjalan 5.265.024.624 4.189.099.036 Total expense current period/year
- -
Status pendanaan imbalan pasca kerja program jabatan direksi untuk The funding status of the post-employment benefits directors position
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 program for the years ended December 31, 2025 and 2024 are as
adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Nilai kini liabilitas 12.328.493.034 7.391.341.532 Present value of obligation
Nilai wajar aset program - - Fair value of assets program
Status pendanaan 12.328.493.034 7.391.341.532 Funding status
- -
Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai Movements of net liabilities in the statement of financial position are
berikut : as follows:
2025 2024
Saldo awal 7.391.341.532 11.954.876.870 Beginning balance
Beban tahun berjalan 5.265.024.624 4.189.099.036 Expenses for the current year
Pembayaran imbalan pasca kerja (4.661.657.520) (4.661.194.128) Payment of post-employment benefits
Pendapatan komprehensif lain 4.333.784.398 (4.091.440.246) Other comprehensive income
Jumlah 12.328.493.034 7.391.341.532 Total
- -
Mutasi penghasilan komprehensif lain: Other comprehensive income movements:
2025 2024
Saldo awal (5.899.772.958) (1.808.332.712) Beginning balance
(Laba) rugi aktuaria 4.333.784.398 (4.091.440.246) (Gain) loss on actuarial
Jumlah (penghasilan) beban Total other comprehensive
(1.565.988.560) (5.899.772.958)
komprehensif lain (income) expenses
- -
Asumsi utama yang digunakan dalam penilaian aktuaria Penghargaan The main assumptions used in the actuarial assessment of the End of
Akhir Masa Jabatan Direksi sesuai dengan PSAK 219 dengan Office Award for the Board of Directors are in accordance with PSAK
menggunakan metode Projected Unit Credit oleh aktuaris independen 219 using the Projected Unit Credit method by independent actuaries
Kantor Konsultan Aktuaria Agus Susanto pada tanggal 31 Desember Actuarial Consulting Office Agus Susanto on December 31, 2025 and
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 2024 are as follows:
2025 2024
Usia pensiun 56 tahun 56 tahun Age pension
Tingkat kematian GAM 1971 GAM 1971 Mortality
Tingkat cacat 0,01% per tahun 0,01% per tahun Disability rate
Tingkat pengunduran diri Resignation rate
Usia 18 - 44 tahun 1,0% per tahun 1,0% per tahun 18 - 44 year
Usia 45 - 54 tahun 0,5% per tahun 0,5% per tahun 45 - 54 year
Kenaikan gaji (upah) 5,0% per tahun 5,0% per tahun Salary increase (wage)
Tingkat bunga pada kewajiban 5,4% per tahun 7,0% per tahun Interest rates on liabilities
Tingkat bunga pada aset 0,0% per tahun 0,0% per tahun Interest rates on assets
Secara keseluruhan atas program imbalan pasca kerja tersebut maka Overall, the post-employment benefit program can be concluded as
dapat diikhtisarkan sebagai berikut: follows:
Beban imbalan pasca kerja untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Post-employment benefit expenses for the years ended December 31,
Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut : 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
Biaya jasa kini 13.187.794.395 9.782.856.511 Current service cost
Biaya bunga 6.445.783.273 6.082.803.770 Interest cost
Laba aktuaria 10.490.883.589 7.409.256.127 Gain on actuarial
Jumlah beban tahun berjalan 30.124.461.257 23.274.916.408 Total expense current ear
- -
71
906 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 907
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued)
Secara keseluruhan atas program imbalan pasca kerja tersebut maka Overall, the post-employment benefit program can be concluded as
dapat diikhtisarkan sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: Movements of net liabilities in the statement of financial position are as
follows:
2025 2024
Saldo awal 90.889.783.310 90.156.224.660 Beginning balance
Pembayaran manfaat (26.602.574.147) (18.449.917.512) Payment of benefits
Beban tahun berjalan 30.124.461.257 23.274.916.408 Expenses for the current year
Pendapatan komprehensif lain 4.333.784.398 (4.091.440.246) Other comprehensive income
Jumlah 98.745.454.818 90.889.783.310 Total
- -
Mutasi penghasilan komprehensif lain: Other comprehensive income movements:
2025 2024
Saldo awal (5.899.772.958) (1.808.332.712) Beginning balance
(Laba) rugi aktuaria 4.333.784.398 (4.091.440.246) (Gain) loss on actuarial
Jumlah penghasilan Total other comprehensive
(1.565.988.560) (5.899.772.958)
komprehensif lain income
- -
Analisis sensitivitas Sensitivity analysis
Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasti (program dana pensiun iuran The sensitivity of the defined benefit obligation (defined contribution
pasti dan imbalan kerja jangka panjang lainnya) terhadap perubahan pension plans and other long-term employee benefits) to changes in
asumsi aktuaria adalah sebagai berikut: actuarial assumptions is as follows:
Nilai kini
kewajiban imbalan
kerja/
Present value of Biaya jasa kini/
Perubahan asumsi/ employee benefits Current service
Change in assumptions obligations costs
31 Desember 2025 Kenaikan/Increase 1% 92.971.245.349 12.500.637.687 December 31, 2025
Penurunan/Decrease 1% 105.221.966.342 13.965.123.336
31 Desember 2024 Kenaikan/Increase 1% 85.631.242.451 9.232.314.886 December 31, 2024
Penurunan/Decrease 1% 101.782.685.221 10.406.518.317
25. LIABILITAS SEWA 25. LEASE LIABILITIES
2025 2024
Jatuh tempo dalam 1 (satu) tahun 27.764.391.127 22.269.323.861 Maturity in 1 (one) year
Jatuh tempo lebih dari 1 (satu) tahun 27.874.142.022 8.414.514.701 Maturity more than 1 (one) year
Jumlah 55.638.533.149 30.683.838.562 Total
Beberapa transaksi sewa gedung kantor dan kendaraan mengandung Some office building and vehicle rental transactions contain an extension
opsi perpanjangan yang dapat diambil oleh Bank sebelum masa option that can be taken by the Bank before the term of the contract
berakhirnya kontrak yang tidak dapat dibatalkan. Opsi perpanjangan yang cannot be canceled. The extension option that is owned can only be taken
dimiliki hanya dapat diambil oleh Bank. Bank mengevaluasi pada awal by the Bank. The Bank evaluates at the beginning of the lease period if it
dimulainya masa sewa apakah besar kemungkinan akan diambilnya opsi is probable that the extension option will be taken. The Bank re-evaluates
perpanjangan. Bank mengevaluasi kembali penentuan ini apabila ada this determination if there are significant events or there are significant
peristiwa signifikan atau ada perubahan keadaan signifikan didalam changes in circumstances within the Bank's control.
kendali Bank.
Beban bunga sewa untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember Rent interest expense for the years ended December 31, 2025 and 2024
2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp3.660.375.862 dan amounting to Rp3,660,375,862 and Rp3,536,298,055, respectively is
Rp3.536.298.055 disajikan sebagai beban umum dan administrasi. presented as general and adminsitrative expenses.
2025 2024
Bangunan 608.076.334 547.020.633 Buildings
Kendaraan 39.244.493.700 14.674.467.189 Vehicles
Peralatan kantor 8.349.886.770 14.339.232.558 Office equipment
Lainnya 7.436.076.345 1.123.118.182 Others
Jumlah 55.638.533.149 30.683.838.562 Total
- -
Berikut ini ringkasan komponen perubahan liabilitas yang timbul dari The following summarizes the component of changes in the liabilities
sewa: arising from leases:
2025 2024
Saldo awal 30.683.838.562 50.690.052.493 Beginning balance
Arus kas (71.303.376.085) (42.897.441.947) Cash flows
Perubahan non kas - penambahan 96.258.070.672 22.891.228.016 Non cash change - additions
Saldo akhir 55.638.533.149 30.683.838.562 Ending balance
- -
72
BANK SULSELBAR 907
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 908
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS LAIN-LAIN 26. OTHER LIABILITIES
2025 2024
Jasa produksi 89.846.425.943 107.405.863.100 Production services
Jasa pengabdian Direksi dan Komisaris 7.660.698.612 12.523.354.315 Dedication services of Directors and Commissioners
Kerugian penurunan nilai atas transaksi Impairment losses of trasactions
rekening administrasi 7.156.020.227 3.862.718.474 of administrative accounts
Pendapatan yang ditangguhkan 4.467.992.966 2.914.461.236 Deferred revenue
Setoran jaminan 1.113.019.848 1.199.913.048 Guarantee deposit
Lain-lain 1.024.760.026 1.103.000.067 Others
Jumlah 111.268.917.622 129.009.310.240 Total
- -
Setoran jaminan merupakan bank garansi yang diterbitkan oleh Bank. Guarantee deposit is a bank guarantee issued by the Bank.
Pendapatan yang ditangguhkan merupakan provisi atas kredit sindikasi Deferred income is the provision for syndicated loans which are amortized
yang diamortisasi selama jangka waktu kredit sindikasi. over the term of the syndicated loan.
Lain-lain merupakan penundaan pembayaran insentif kepada Pengurus Others are the postponement of incentive payments to Bank Management
Bank dan lain-lain. and others.
Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai atas transaksi rekening The movements of the allowance for impairment losses for transactions of
administratif adalah sebagai berikut: administrative accounts are as follows:
2025 2024
Saldo awal 3.862.718.474 1.443.454.059 Beginning balance
Penyisihan selama tahun berjalan 3.293.301.753 2.419.264.415 Provision during the year
Saldo akhir 7.156.020.227 3.862.718.474 Ending balance
- -
27. DANA SYIRKAH TEMPORER 27. TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
a. Simpanan dari nasabah a. Deposits from customers
(i) Berdasarkan jenis produk dan hubungan (i) By product type and relationship
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Tabungan mudharabah Mudhrabah savings deposits
Tabungan Syariah 4.529.882.108 4.168.399.994 Sharia savings deposits
Tabungan Haji Syariah 122.524.444 27.860.951 Sharia Hajj savings deposits
Tabungan Kemitraan Syariah 36.849 131.373 Sharia Partnership savings deposits
Deposito berjangka mudharabah 4.771.000.000 8.561.000.000 Mudharabah time deposits
9.423.443.401 12.757.392.318
Pihak ketiga Third parties
Giro mudharabah 57.653.186.318 34.472.546.817 Mudharabah current accounts
Tabungan mudharabah Mudharabah savings deposits
Tabungan Syariah 306.864.573.853 278.429.638.286 Sharia savings deposits
Tabungan Haji Syariah 15.669.088.697 9.356.304.826 Sharia Hajj savings deposits
Tabungan Kemitraan Syariah 1.188.961.222 1.236.143.455 Sharia Partnership savings deposits
Tabungan Simpanan Pelajar 810.178.291 400.136.225 Student savings deposits
Tabungan BKMT Syariah 14.354.604 10.213.328 Sharia BKMT savings deposits
Deposito berjangka mudharabah 935.057.695.618 453.946.895.839 Mudharabah time deposits
1.317.258.038.603 777.851.878.776
Jumlah 1.326.681.482.004 790.609.271.094 Total
- -
(ii) Berdasarkan jangka waktu (ii) By term
Deposito berjangka mudaharabah berdasarkan jangka waktu: Mudharabah time deposits by term:
2025 2024
1 bulan 195.220.145.618 129.875.495.839 1 month
3 bulan 462.960.650.000 64.810.300.000 3 months
6 bulan 137.370.900.000 147.569.100.000 6 months
12 bulan 144.277.000.000 120.253.000.000 12 months
Jumlah 939.828.695.618 462.507.895.839 Total
- -
73
908 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 909
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. DANA SYIRKAH TEMPORER (lanjutan) 27. TEMPORARY SYIRKAH FUNDS (continued)
a. Simpanan dari nasabah (lanjutan) a. Deposits from customers (continued)
(ii) Berdasarkan jangka waktu (lanjutan) (ii) By term (continued)
Deposito berjangka mudharabah berdasarkan sisa umur jatuh tempo: Mudharabah time deposits by remaining period to maturity:
2025 2024
Kurang dari atau sama dengan 1 bulan 216.054.050.000 140.725.050.000 1 month or less
Lebih dari 1 - 3 bulan 524.163.245.618 133.693.245.839 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 66.827.400.000 78.496.600.000 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 12 bulan 132.784.000.000 109.593.000.000 More than 6 - 12 months
Jumlah 939.828.695.618 462.507.895.839 Total
- -
(iii) Nisbah dan tingkat bagi hasil (iii) Ratio and profit sharing rate
2025 2024
Nisbah/ Tingkat bagi hasil/ Nisbah/ Tingkat bagi hasil/
Ratio Profit sharing rate Ratio Profit sharing rate
Giro mudharabah 22,5 : 77,5 1,64% 22,5 : 77,5 1,71% Mudharabah current accounts
Tabungan mudharabah 12,5 : 87,5 0,91% 12,5 : 87,5 0,95% Mudharabah saving deposits
Deposito berjangka mudharabah Mudharabah time deposits
1 bulan 40 : 60 2,92% 40 : 60 3,05% 1 month
3 bulan 41 : 59 2,99% 41 : 59 3,12% 3 months
6 bulan 42 : 58 3,06% 42 : 58 3,20% 6 months
12 bulan 42 : 58 3,06% 42 : 58 3,20% 12 months
(iv) Informasi lain (iv) Other information
Terdapat dana syirkah temporer dari nasabah - giro mudharabah There are temporary syirkah funds from customers - mudharabah
yang diblokir atau dijadikan jaminan pembiayaan pada tanggal 31 demand deposits which are blocked or used as collateral for
Desember 2025 dan 2024. financing as of December 31, 2025 and 2024.
b. Simpanan dari bank lain b. Deposits from other banks
(i) Berdasarkan hubungan (i) By relationship
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Giro mudharabah 848.720.266 37.533.774 Mudharabah current accounts
Jumlah 848.720.266 37.533.774 Total
- -
(ii) Nisbah dan tingkat bagi hasil (ii) Ratio and profit sharing rate
2025 2024
Nisbah/ Tingkat bagi hasil/ Nisbah/ Tingkat bagi hasil/
Ratio Profit sharing rate Ratio Profit sharing rate
Giro mudharabah 22,5 : 77,5 1,71% 22,5 : 77,5 1,71% Mudharabah current accounts
Deposito berjangka mudharabah Mudharabah time deposits
1 bulan 40 : 60 2,95% 57 : 43 3,05% 1 month
3 bulan 41 : 59 3,02% 58 : 42 3,12% 3 months
6 bulan 42 : 58 3,09% 59 : 41 3,20% 6 months
(iii) Informasi lain (iii) Other information
Tidak terdapat dana syirkah temporer dari bank lain yang diblokir There are no temporary syirkah funds from other banks that are
atau dijadikan jaminan pembiayaan pada tanggal 31 Desember blocked or used as collateral financing as of December 31, 2025
2025 dan 2024. and 2024.
74
BANK SULSELBAR 909
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 910
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. MODAL SAHAM 28. CAPITAL STOCK
Modal saham Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah The Bank capital stock as of December 31, 2025 and 2024 are as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Modal dasar 4.000.000.000.000 4.000.000.000.000 Authorized capital
Modal yang belum disetor (1.780.364.000.000) (1.786.864.000.000) Unpaid capital
Modal disetor 2.219.636.000.000 2.213.136.000.000 Paid - up capital
Dana setoran modal 8.340.020.375 4.513.020.375 Capital deposit funds
Jumlah 2.227.976.020.375 2.217.649.020.375 Total
Tidak terdapat kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris pada There were no shareholdings by Directors and Commissioners as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
Rincian para pemegang saham, jumlah saham dan nilai masing-masing Details of the shareholders, the number of shares and the value of each
saham yang telah ditempatkan dan disetor oleh para pemegang saham share that has been issued and paid up by the shareholders on December
pada tanggal 31 Desember 2025 berdasarkan Akta Berita Acara Rapat 31, 2025 based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General
Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.13 tanggal 14 Mei 2025 yang Meeting of Shareholders No.13 dated May 14, 2025 by Rakhmawati Laica
dibuat oleh Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., notaris di Makassar dan Marzuki, S.H., Notary in Makassar and recorded in the administration of
tercatat di administrasi Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi the Financial Services Authority of South Sulawesi Province No.S-
Selatan NO.S-131/KO.161/2025 tanggal 13 Juni 2025 adalah sebagai 131/KO.161/2025 dated June 13, 2025 are as follows:
berikut:
2025
Persentase
Lembar saham/ kepemilikan/
Number of Ownership Nominal saham/
Nama pemegang saham share percentage Share nominal Shareholder name
Provinsi Sulawesi Selatan 722.436 32,55% 722.436.000.000 Sulawesi Selatan Province
Provinsi Sulawesi Barat 44.769 2,02% 44.769.000.000 Sulawesi Barat Province
Pemerintah Kota: Government of Municipalities:
Kota Makassar 91.184 4,11% 91.184.000.000 Makassar Municipality
Kota Parepare 48.930 2,20% 48.930.000.000 Parepare Municipality
Kota Palopo 34.626 1,56% 34.626.000.000 Palopo Municipality
Pemerintah Kabupaten: Government of Regencies:
Kabupaten Luwu Timur 140.000 6,31% 140.000.000.000 Luwu Timur Regency
Kabupaten Wajo 107.049 4,82% 107.049.000.000 Wajo Regency
Kabupaten Soppeng 88.849 4,00% 88.849.000.000 Soppeng Regency
Kabupaten Bone 80.439 3,62% 80.439.000.000 Bone Regency
Kabupaten Enrekang 73.542 3,31% 73.542.000.000 Enrekang Regency
Kabupaten Pangkep 71.306 3,21% 71.306.000.000 Pangkep Regency
Kabupaten Selayar 63.349 2,85% 63.349.000.000 Selayar Regency
Kabupaten Pinrang 58.300 2,63% 58.300.000.000 Pinrang Regency
Kabupaten Maros 57.374 2,58% 57.374.000.000 Maros Regency
Kabupaten Barru 54.859 2,47% 54.859.000.000 Barru Regency
Kabupaten Takalar 53.230 2,40% 53.230.000.000 Takalar Regency
Kabupaten Tana Toraja 43.578 1,96% 43.578.000.000 Jeneponto Regency
Kabupaten Jeneponto 40.597 1,83% 40.597.000.000 Tana Toraja Regency
Kabupaten Bantaeng 34.129 1,54% 34.129.000.000 Bantaeng Regency
Kabupaten Luwu 32.805 1,48% 32.805.000.000 Luwu Regency
Kabupaten Sidrap 31.475 1,42% 31.475.000.000 Sidrap Regency
Kabupaten Gowa 30.142 1,36% 30.142.000.000 Sinjai Regency
Kabupaten Toraja Utara 29.496 1,33% 29.496.000.000 Toraja Utara Regency
Kabupaten Sinjai 28.696 1,29% 28.696.000.000 Gowa Regency
Kabupaten Mamuju 23.407 1,05% 23.407.000.000 Mamuju Regency
Kabupaten Polman 21.413 0,96% 21.413.000.000 Polman Regency
Kabupaten Bulukumba 20.420 0,92% 20.420.000.000 Bulukumba Regency
Kabupaten Majene 18.236 0,82% 18.236.000.000 Majene Regency
Kabupaten Mamasa 18.219 0,82% 18.219.000.000 Mamasa Regency
Kabupaten Mamuju Utara 17.395 0,78% 17.395.000.000 Mamuju Utara Regency
Kabupaten Luwu Utara 17.047 0,77% 17.047.000.000 Luwu Utara Regency
Kabupaten Mamuju Tengah 8.000 0,36% 8.000.000.000 Mamuju Tengah Regency
Koperasi Jasa Kesejahteraan Koperasi Jasa Kesejahteraan
Warga PT Bank Sulselbar 14.339 0,65% 14.339.000.000 Warga PT Bank Sulselbar
Jumlah 2.219.636 100,00% 2.219.636.000.000 Total
-
75
910 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 911
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. MODAL SAHAM (lanjutan) 28. CAPITAL STOCK (continued)
Rincian para pemegang saham, jumlah saham dan nilai masing-masing Details of the shareholders, the number of shares and the value of each
saham yang telah ditempatkan dan disetor oleh para pemegang saham share that has been issued and paid up by the shareholders on December
pada tanggal 31 Desember 2024 berdasarkan Akta Berita Acara Rapat 31, 2024 based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General
Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.07 tanggal 12 Agustus 2024 Meeting of Shareholders No.07 dated August 12, 2024 by Rakhmawati
yang dibuat oleh Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., notaris di Makassar Laica Marzuki, S.H., Notary in Makassar and recorded in the
dan tercatat di administrasi Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi administration of the Financial Services Authority of South Sulawesi
Selatan NO.S-211/KO.161/2024 tanggal 23 September 2024 adalah Province No.S-211/KO.161/2024 dated September 23, 2024 are as
sebagai berikut: follows:
2024
Persentase
Lembar saham/ kepemilikan/
Number of Ownership Nominal saham/
Nama pemegang saham share percentage Share nominal Shareholder name
Provinsi Sulawesi Selatan 722.436 32,64% 722.436.000.000 Sulawesi Selatan Province
Provinsi Sulawesi Barat 44.769 2,02% 44.769.000.000 Sulawesi Barat Province
Pemerintah Kota: Government of Municipalities:
Kota Makassar 91.184 4,12% 91.184.000.000 Makassar Municipality
Kota Parepare 48.930 2,21% 48.930.000.000 Parepare Municipality
Kota Palopo 34.626 1,56% 34.626.000.000 Palopo Municipality
Pemerintah Kabupaten: Government of Regencies:
Kabupaten Luwu Timur 140.000 6,33% 140.000.000.000 Luwu Timur Regency
Kabupaten Wajo 107.049 4,84% 107.049.000.000 Wajo Regency
Kabupaten Soppeng 88.849 4,01% 88.849.000.000 Soppeng Regency
Kabupaten Bone 80.439 3,63% 80.439.000.000 Bone Regency
Kabupaten Enrekang 73.542 3,32% 73.542.000.000 Enrekang Regency
Kabupaten Pangkep 71.306 3,22% 71.306.000.000 Pangkep Regency
Kabupaten Selayar 63.349 2,86% 63.349.000.000 Selayar Regency
Kabupaten Pinrang 58.300 2,63% 58.300.000.000 Pinrang Regency
Kabupaten Maros 57.374 2,59% 57.374.000.000 Maros Regency
Kabupaten Barru 54.859 2,48% 54.859.000.000 Barru Regency
Kabupaten Takalar 53.230 2,41% 53.230.000.000 Takalar Regency
Kabupaten Tana Toraja 40.578 1,83% 40.578.000.000 Tana Toraja Regency
Kabupaten Jeneponto 40.597 1,83% 40.597.000.000 Jeneponto Regency
Kabupaten Bantaeng 34.129 1,54% 34.129.000.000 Bantaeng Regency
Kabupaten Luwu 32.805 1,48% 32.805.000.000 Luwu Regency
Kabupaten Sidrap 31.475 1,42% 31.475.000.000 Sidrap Regency
Kabupaten Gowa 30.142 1,36% 30.142.000.000 Gowa Regency
Kabupaten Sinjai 28.696 1,30% 28.696.000.000 Sinjai Regency
Kabupaten Toraja Utara 27.996 1,26% 27.996.000.000 Toraja Utara Regency
Kabupaten Mamuju 23.407 1,06% 23.407.000.000 Mamuju Regency
Kabupaten Polman 21.413 0,97% 21.413.000.000 Polman Regency
Kabupaten Bulukumba 20.420 0,92% 20.420.000.000 Bulukumba Regency
Kabupaten Majene 18.236 0,82% 18.236.000.000 Majene Regency
Kabupaten Mamasa 18.219 0,82% 18.219.000.000 Mamasa Regency
Kabupaten Mamuju Utara 17.395 0,79% 17.395.000.000 Mamuju Utara Regency
Kabupaten Luwu Utara 17.047 0,77% 17.047.000.000 Luwu Utara Regency
Kabupaten Mamuju Tengah 6.000 0,27% 6.000.000.000 Mamuju Tengah Regency
Koperasi Jasa Kesejahteraan Koperasi Jasa Kesejahteraan
Warga PT Bank Sulselbar 14.339 0,65% 14.339.000.000 Warga PT Bank Sulselbar
Jumlah 2.213.136 100,00% 2.213.136.000.000 Total
-
76
BANK SULSELBAR 911
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 912
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. DANA SETORAN MODAL 29. PAID IN CAPITAL FUNDS
Dana setoran modal merupakan setoran para pemegang saham yang Paid in capital funds is the shareholders' deposit which has not been
belum disahkan menjadi modal saham oleh Rapat Umum Pemegang authorized as share capital by the General Meeting of Shareholders
Saham (RUPS). (GMS).
2025 2024
Saldo awal 4.513.020.375 19.115.020.375 Beginning balance
Penyetoran modal tahun berjalan 10.327.000.000 11.466.000.000 Paid-in capital for the year
Pengesahan oleh RUPS (6.500.000.000) (26.068.000.000) Ratification by the GMS
Jumlah 8.340.020.375 4.513.020.375 Total
- -
Pada 31 Desember 2025, tambahan modal disetor terdiri dari penyetoran As of December 31, 2025, additional paid-in capital consisted of paid-in
modal tahun sebelumnya dan penyetoran modal tahun berjalan, masing- capital for the previous year and paid-up capital for the current year,
masing sebesar Rp2.000.000.000 dan disetor penuh sebesar amounting to Rp2,000,000,000, and fully paid-up for Rp6,500,000,000.
Rp6.500.000.000. Dari jumlah tersebut telah ditetapkan berdasarkan From this amount, it has been determined based on Financial Services
Surat Otoritas Jasa Keuangan No.S-131/KO.161/2025 tanggal 13 Juni Authority letter No.S-131/KO.161/2025 dated June 13, 2025. The balance
2025. Saldo tambahan modal disetor tahun 2025 yang belum disahkan of additional paid-in capital in 2025 which has not been approved
sebesar Rp13.020.375 akan di akumulasikan dengan dana setoran modal amounting to Rp13,020,375 will be accumulated with the paid-in capital
tahun berikutnya. for the following year.
Pada 31 Desember 2024, tambahan modal disetor terdiri dari penyetoran As of December 31, 2024, additional paid-in capital consisted of paid-in
modal tahun sebelumnya dan penyetoran modal tahun berjalan, masing- capital for the previous year and paid-up capital for the current year,
masing sebesar Rp11.466.000.000 dan disetor penuh sebesar amounting to Rp11,466.000,000, and fully paid-up for Rp26,068,000,000.
Rp26.068.000.000. Dari jumlah tersebut telah ditetapkan berdasarkan From this amount, it has been determined based on Financial Services
Surat Otoritas Jasa Keuangan No.S-9/KO.161/2024 tanggal 16 Januari Authority letter No.S-9/KO.161/2024 dated January 16, 2024, No.S-
2024, No.S-75/KO.161/2024 tanggal 18 April 2024 dan No.S- 75/KO.161/2024 dated April 18, 2024 and No.S-211/KO.161/2024 dated
211/KO.161/2024 tanggal 23 September 2024. Saldo tambahan modal September 23, 2024. The balance of additional paid-in capital in 2024
disetor tahun 2024 yang belum disahkan sebesar Rp4.513.020.375 akan which has not been approved amounting to Rp4,513,020,375 will be
di akumulasikan dengan dana setoran modal tahun berikutnya. accumulated with the paid-in capital for the following year.
30. SALDO LABA 30. RETAINED EARNINGS
Rincian saldo laba yang ditahan adalah sebagai berikut: The details of retained earnings are as follows:
2025 2024
Belum ditentukan penggunaannya Unappropriated
Laba bersih tahun berjalan 571.104.316.542 657.659.860.577 Net profit for the year
Jumlah 571.104.316.542 657.659.860.577 Total
Telah ditentukan penggunaannya Appropriated
Cadangan umum 2.188.841.139.778 1.959.515.146.395 General reserves
Cadangan tujuan 9.542.021.497 9.542.021.497 Statutory reserves
Jumlah 2.198.383.161.275 1.969.057.167.892 Total
Jumlah saldo laba 2.769.487.477.817 2.626.717.028.469 Total retained earnings
- -
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank Based on the Minutes of the Annual General Meeting of Bank
No.12 tanggal 14 Mei 2025 dengan dihadiri notaris Rakhmawati Laica Shareholders No.12 dated May 14, 2025 in the presence of a notary
Marzuki, S.H.,menetapkan laba tahun 2024: Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., determined the 2024 profit:
1) Komposisi untuk dividen sebesar 65,13% atau Rp428.333.867.194 1) The composition for dividends is 65,13 % or Rp428,333,867,194 and
dan cadangan umum sebesar 34,87% atau Rp229.325.993.383 dari general reserves is 34.87% or Rp229,325,993,383 from net income of
laba bersih Rp657.659.860.577. Rp657,659,860,577.
2) Persetujuan penetapan plafon dana Corporate Social Responsibility 2) Approval to determine the limit of Corporate Social Responsibility
(CSR) tahun 2024 sebesar 5%. (CSR) funds of 5% for the year 2024.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Based on the Minutes of the Bank's Extraordinary General Meeting of
Bank No.07 tanggal 12 Agustus 2024 dengan dihadiri notaris Rakhmawati Shareholders No.07 dated August 12, 2024 with the presence of notary
Laica Marzuki, S.H.,menetapkan salah satunya: Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., stipulating one of them:
1) Persetujuan penambahan dana usaha existing Unit Usaha Syariah 1) Approval to increase the existing business fund of the Bank's Sharia
(UUS) Bank sebesar Rp250.000.000.000 pada tahun 2024 yang Business Unit (UUS) by Rp250,000,000,000 in 2024, which will be
diambilkan dari cadangan umum Bank. taken from the Bank's general reserve.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank Based on the Minutes of the Annual General Meeting of Bank
No.02 tanggal 15 Maret 2024 dengan dihadiri notaris Rakhmawati Laica Shareholders No.02 dated March 15, 2024 in the presence of a notary
Marzuki, S.H.,menetapkan laba tahun 2023: Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., determined the 2023 profit:
1) Komposisi untuk dividen sebesar 60% atau Rp400.143.257.089 dan 1) The composition for dividends is 60% or Rp400,143,257,089 and
cadangan umum sebesar 40% atau Rp266.762.171.393 dari laba general reserves is 40% or Rp266,762,171,393 from net income of
bersih Rp666.905.428.482. Rp666,905,428,482.
2) Persetujuan penetapan plafon dana Corporate Social Responsibility 2) Approval to determine the limit of Corporate Social Responsibility
(CSR) tahun 2024 sebesar 5%. (CSR) funds of 5% for the year 2024.
77
912 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 913
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH 31. INTEREST AND SHARIA INCOME
2025 2024
Pendapatan bunga Interest income
Kredit yang diberikan 2.140.647.149.859 2.145.178.279.327 Loans
Surat berharga 325.563.656.381 277.049.604.090 Marketable securities
Penempatan pada bank lain 35.292.583.265 20.691.951.703 Placement with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia 14.630.063.921 15.670.840.789 Placement with Bank Indonesia
Tagihan akseptasi 2.827.036.133 8.781.392.951 Acceptance receivables
Jumlah pendapatan bunga 2.518.960.489.559 2.467.372.068.860 Total interest income
Pendapatan syariah Sharia income
Margin murabahah, mudharabah, Margin murabahah, mudharabah,
musyarakah dan ijarah 111.250.205.339 100.913.675.399 musyarakah and ijarah
Surat berharga 26.400.686.059 13.697.340.921 Marketable securities
Penempatan pada bank lain 16.173.563.890 17.250.631.114 Placement with other banks
Qardh gadai 14.761.192.488 7.712.927.122 Pawning qardh
Penempatan pada Bank Indonesia 2.751.541.149 1.149.007.571 Placement with Bank Indonesia
Jumlah pendapatan syariah 171.337.188.925 140.723.582.127 Total sharia income
Jumlah pendapatan bunga dan syariah 2.690.297.678.484 2.608.095.650.987 Total interest and sharia income
- -
Jumlah pendapatan bunga dan syariah kepada pihak berelasi untuk tahun Total interest and sharia income to related parties for the year ended
yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar December 31, 2025 and 2024 amounted to Rp1,951,281,551 and
Rp1.951.281.551 dan Rp1.563.740.587 (Catatan 39). Rp1,563,740,587 (Note 39).
Total jumlah amortisasi pendapatan dan biaya transaksi yang diakui The total amount of amortized income and transaction costs recognized
sebagai penambah/pengurang pendapatan bunga pada tanggal 31 as an increase/deduction of interest income as of December 31, 2025 and
Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp10.807.185.144 dan 2024 each amounted to Rp10,807,185,144 and Rp18,139,073,137,
Rp18.139.073.137. respectively.
32. BEBAN BUNGA DAN SYARIAH 32. INTEREST AND SHARIA EXPENSE
2025 2024
Beban bunga Interest expense
Deposito 595.640.008.359 559.529.022.983 Time deposits
Giro 137.660.699.565 115.416.427.368 Current accounts
Pinjaman yang diterima 114.892.557.059 76.924.987.957 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 73.756.954.586 118.818.919.113 Securities issued
Tabungan 51.035.456.616 51.109.316.422 Saving deposits
Interbank Call Money 39.335.433.584 54.431.832.701 Interbank Call Money
Surat berharga yang dijual Marketable securities sold
dengan janji dibeli kembali 11.064.590.145 18.316.871.115 under repurchase agreement
Jumlah beban bunga 1.023.385.699.914 994.547.377.659 Total interest expense
Beban syariah Sharia expense
Deposito 21.818.452.693 18.446.887.137 Time deposits
Tabungan 2.330.247.256 2.258.426.531 Saving deposits
Pinjaman yang diterima 2.239.662.430 2.239.662.430 Borrowings
Sertifikat Investasi Mudharabah antar Bank 1.408.500.000 886.500.000 Interbank Mudharabah Investment Certificates
Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Certificate of Fund Management Based on
Prinsip Syariah Antarbank 730.722.222 49.388.889 Interbank Sharia Principles
Giro 382.683.818 438.234.354 Current accounts
Jumlah beban syariah 28.910.268.419 24.319.099.341 Total sharia expense
Premi penjaminan simpanan 44.773.898.873 40.299.930.476 Premium of deposit guarantee
Jumlah beban bunga dan syariah 1.097.069.867.206 1.059.166.407.476 Total interest and sharia expense
- -
Jumlah beban bunga dan syariah kepada pihak berelasi untuk tahun yang Total interest and sharia expense to related parties for the year ended
berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar December 31, 2025 and 2024 amounted to Rp14,698,422,650 and
Rp14.698.422.650 dan Rp6.884.041.290 (Catatan 39). Rp6,884,041,290 (Note 39).
78
BANK SULSELBAR 913
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 914
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA 33. OTHER OPERATING INCOME
2025 2024
Administrasi 273.984.599.620 267.168.325.814 Administration
Denda 22.976.229.034 27.283.183.703 Penalties
Provisi dan komisi selain dari kredit yang diberikan Fees and commissions from other than loans
dan pembiayaan/piutang syariah 19.256.959.179 35.395.419.345 and sharia financing/receivables
Lain-lain 22.927.016.527 18.114.749.766 Others
Jumlah 339.144.804.360 347.961.678.628 Total
- -
Pendapatan administrasi merupakan pendapatan yang diterima oleh Bank Administrative income represents income received by the Bank from ATM
atas transaksi ATM, administrasi kredit, administrasi kiriman uang, transactions, credit administration, money transfer administration, and
pengelolaan untuk rekening tabungan, giro dan deposito. Pendapatan lain- management of savings, checking, and time deposit accounts. Other
lain sebagian besar terdiri dari penerimaan terkait risiko operasional, income consists primarily of receipts related to operational risks, principal
setoran pokok debitur yang telah dihapusbuku, pendapatan e-biller ,deposits from debtors that have been written off, e-biller income, gains
keuntungan dan kerugian transaksi derivatif dan lain-lain. and losses on derivative transactions, and others.
34. BEBAN PERSONALIA 34. PERSONNEL EXPENSE
2025 2024
Gaji dan upah 245.580.836.991 224.221.464.803 Salaries and wages
Tunjangan 128.210.600.949 122.552.001.244 Allowance
Jasa produksi 89.846.425.943 107.405.863.099 Production services
Imbalan pasca-kerja 30.124.461.257 23.274.916.408 Post-employment benefits
Pendidikan dan latihan 20.474.169.286 21.145.369.678 Education and training
Honorarium 1.410.792.318 2.596.947.712 Honorarium
Jumlah 515.647.286.744 501.196.562.944 Total
- -
Honorarium merupakan honor yang diberikan kepada Dewan Komisaris Honorarium is an honorarium given to the Board of Commissioners and
dan Komite. Committees.
35. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 35. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
2025 2024
Bank 74.488.530.681 65.142.831.221 Bank
Outsourcing 56.401.446.547 52.863.126.414 Outsourcing
Jasa lainnya 52.867.749.947 40.490.004.862 Others fee
Penyusutan aset hak guna 48.511.161.610 45.643.563.379 Depreciation of right of use assets
Jasa TI 36.352.503.555 25.556.271.964 Fee IT
Asuransi 34.039.537.817 30.060.824.849 Insurance
Penyusutan aset tetap 28.819.335.004 29.045.915.134 Depreciation of fixed assets
Listrik, air dan telekomunikasi 24.334.356.222 22.033.082.836 Electrical, water and telecommunication
Sewa 22.463.365.332 23.583.375.516 Rent
Promosi 21.123.449.067 31.412.748.094 Promotion
Iuran asosiasi dan media massa 19.900.704.662 17.573.239.331 Association and mass media contributions
Tanggung jawab sosial dan lingkungan 18.132.746.175 14.663.156.964 Social and environmental responsibility
Barang dan jasa 12.227.553.135 10.632.437.144 Good and services
Pemeliharaan dan perbaikan 10.999.482.546 11.543.930.177 Repair and maintenance
Perjalanan dinas 9.560.398.957 14.694.304.856 Business trip
Bahan bakar 5.736.652.154 6.407.024.308 Fuel
Amortisasi aset takberwujud 4.862.498.764 6.254.157.936 Intangible assets amortisation
Perlengkapan 4.530.649.070 5.551.625.038 Equipment
Bunga sewa 3.660.375.862 3.536.298.055 Interest lease expense
Penagihan 3.519.603.223 819.141.942 Billing
Pajak lain 3.411.415.184 2.772.811.084 Other tax
Rapat 2.712.292.960 2.775.488.633 Meeting
Keamanan 2.611.505.324 2.613.404.681 Security
Benda pos 773.451.230 728.483.818 Postal object
Olahraga dan seni 625.098.443 667.438.908 Sport and art
Lain-lain 14.978.561.883 15.888.337.179 Others
Jumlah 517.644.425.354 482.953.024.323 Total
- -
Beban umum dan administrasi lainnya terdiri dari akomodasi rekanan, General and other administrative expenses consist of partner
provisi dan komisi, hadiah, risiko operasional, retribusi dan beban accommodations, provisions and commissions, gifts, operational risks,
operasional lainnya. levies, and other operational expenses.
79
914 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 915
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
36. PENYISIHAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI ATAS ASET 36. ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT LOSSES ON FINANCIAL AND NON-
KEUANGAN DAN NON-KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
2025 2024
Pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai Provision of allowance for impairment losses
Kredit yang diberikan 265.789.808.976 202.362.434.882 Loans
Pembiayaan syariah 33.623.850.328 59.624.446.005 Sharia financing
Transaksi rekening administratif 9.326.064.137 4.706.133.160 Transactions of administrative accounts
Tagihan akseptasi 7.352.051.928 1.937.551.244 Acceptance receivables
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 54.131.821 - Placement with Bank Indonesia and other banks
Surat berharga 1.468.900 - Marketable securities
Giro pada bank lain 1.202.068 - Current accounts with other banks
316.148.578.158 268.630.565.291
Pemulihan penyisihan kerugian penurunan nilai Recovery of allowance for impairment losses
Kredit yang diberikan (141.315.867.462) (96.239.201.952) Loans
Pembiayaan syariah (15.345.492.259) (48.443.103.322) Sharia financing
Tagihan akseptasi (9.285.512.316) - Acceptance receivables
Transaksi rekening administratif (6.032.762.384) (2.286.868.745) Transactions of administrative accounts
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - (477.962.406) Placement with Bank Indonesia and other banks
Agunan yang diambilalih - (209.639.786) Foreclosed assets
Giro pada bank lain - (4.138.411) Current accounts with other banks
Surat berharga - (474.746) Marketable securities
(171.979.634.421) (147.661.389.368)
Jumlah 144.168.943.737 120.969.175.923 Total
- #REF!
37. PENDAPATAN DAN BEBAN NON OPERASIONAL 37. NON OPERATING INCOME AND EXPENSES
2025 2024
Pendapatan non operasional Non operating income
Keuntungan selisih kurs valuta asing 3.530.240.398 582.398.584 Gain on foreign exchange
Denda keterlambatan pihak ketiga 29.792.665 27.374.695 Third parties fines late
Keuntungan penjualan aset tetap 13.417.007 7.364.000 Gain on sale of fixed assets
Lain-lain 336.191.617 74.527.454 Others
3.909.641.687 691.664.733
Beban non operasional Non operating expense
Sumbangan (5.680.046.203) (3.395.229.519) Donation
Hari Ulang Tahun (2.313.767.627) (2.295.588.870) Anniversary
Rekreasi (1.665.000.000) (1.636.250.000) Recreation
Tamu (1.646.668.695) (1.660.831.379) Guest
Snack karyawan (1.608.665.024) (1.913.824.987) Employee snack
Acara keagamaan (590.268.650) (493.020.750) Religious event
Denda (228.419.657) (1.238.045.782) Penalties
Lain-lain (2.210.377.230) (1.306.721.537) Others
(15.943.213.086) (13.939.512.824)
Jumlah (12.033.571.399) (13.247.848.091) Total
- -
Pendapatan non operasional lain-lain merupakan pendapatan diterima Others non operational income represents income received by the Bank,
Bank, diantaranya dari selisih lebih kas teller dan penyelesaian suspend including from cash teller excess and suspend account settlement.
account.
Beban non operasional lain-lain merupakan beban representasi dan lain- Other non operating expenses represents the charge of the Bank of
lain. cleaning costs and others.
80
BANK SULSELBAR 915
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 916
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 38. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
Ikhtisar komitmen dan kontinjensi Bank yang dinyatakan dalam nilai The following is a summary of the Bank’s commitments and contingencies
kontrak adalah sebagai berikut: at contractual amounts:
2025 2024
KOMITMEN COMMITMENTS
Tagihan komitmen Commitment receivables
Tagihan derivatif 217.438.500.000 82.825.000.000 Derivative receivables
Tagihan surat berharga - 642.415.142.761 Securities receivables
Total tagihan komitmen 217.438.500.000 725.240.142.761 Total commitment receivables
Liabilitas komitmen Commitment liabilities
Fasilitas kredit debitur yang belum digunakan (145.806.165.714) (106.460.174.318) Unused loans commitments granted to customers
Komitmen derivatif (217.016.000.000) (197.153.458.783) Derivative commitment
Liabilitas surat berharga (1.739.412.163.544) (396.012.716.447) Securities liabilities
Irrevocable letters of credit yang masih berjalan (9.463.786.000) (3.730.860.000) Outstanding irrevocable letters of credit
Jumlah liabilitas komitmen (2.111.698.115.258) (703.357.209.548) Total commitment liabilities
JUMLAH KOMITMEN - BERSIH (1.894.259.615.258) 21.882.933.213 TOTAL COMMITMENTS - NET
- -
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Bank garansi yang diterima 56.434.793.193 57.530.963.526 Bank guarantee received
Pendapatan bunga dalam penyelesaian 64.744.064.951 63.387.346.455 Past due interest receivables
Lainnya 27.326.739.876 24.939.736.655 Others
Jumlah tagihan kontinjensi 148.505.598.020 145.858.046.636 Total contingent receivables
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Bank garansi yang diterbitkan (60.958.090.054) (57.690.071.179) Bank guarantee issued
Jumlah liabilitas kontinjensi (60.958.090.054) (57.690.071.179) Total contingent liabilities
JUMLAH KONTINJENSI - BERSIH 87.547.507.966 88.167.975.457 TOTAL CONTINGENCIES - NET
- -
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank tidak mempunyai As of December 31, 2025 and 2024, the Bank has no outstanding
tagihan dan liabilitas komitmen dan kontinjensi kepada pihak berelasi. commitment and contingent receivables and liabilities involving related
parties.
39. TRANSAKSI DENGAN PIHAK YANG BERELASI 39. RELATED PARTY TRANSACTIONS
Dalam kegiatan normal usaha, Bank melakukan transaksi dengan pihak In the normal course of business, Bank enters into certain transactions
berelasi karena hubungan kepemilikan dan/atau kepengurusan. Semua with parties which are related to the management and/or owned by the
transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah dilakukan dengan kebijakan same ultimate shareholder. All transactions with related parties have met
dan syarat yang telah disepakati bersama. the agreed terms and conditions.
Berikut ini adalah pihak-pihak berelasi Bank, sifat hubungan dan sifat dari The related parties, nature of relationship and nature of transactions are
transaksi: described as follows:
Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
Dewan Komisaris, Direksi dan Pejabat Karyawan kunci/ Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah,
Eksekutif/ Key management personnel tabungan dan deposito/
Board of Commissioner, Board of Loans and sharia financing, saving deposits and
Directors, Executive Bank Officer time deposits
Provinsi Sulawesi Selatan Pemegang saham pengendali/ Kredit yang diberikan dan giro/
Ultimate shareholder Loans and current account
Berikut ini adalah transaksi-transaksi dengan pihak-pihak berelasi Bank: The transactions with related parties are described as follows:
2025 2024
Aset Asset
Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah Loans and sharia financing
Karyawan kunci (masing-masing Key management personnel (each less
kurang dari Rp1.000.000.000) 26.948.331.228 20.211.316.141 than Rp1,000,000,000)
Dikurangi: Penyisihan kerugian penurunan nilai (16.371.989) (3.309.392) Less: Allowance for impairment losses
Jumlah 26.931.959.239 20.208.006.749 Total
Persentase terhadap jumlah aset 0,08% 0,06% Percentage to total assets
81
916 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 917
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. TRANSAKSI DENGAN PIHAK YANG BERELASI (lanjutan) 39. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
Berikut ini adalah transaksi-transaksi dengan pihak-pihak berelasi Bank: The transactions with related parties are described as follows: (continued)
(lanjutan)
2025 2024
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro Current accounts
Pemegang saham 166.420.896.534 218.652.630 Shareholders
Tabungan Savings deposits
Karyawan kunci 4.397.107.770 40.511.288.672 Key management personnel
Dana syirkah temporer 4.652.443.401 4.196.392.318 Temporary syirkah funds
Deposito berjangka Time deposits
Karyawan kunci 2.281.060.672 5.030.000.000 Key management personnel
Dana syirkah temporer 4.771.000.000 8.561.000.000 Temporary syirkah funds
Jumlah 182.522.508.377 58.517.333.620 Total
Persentase terhadap jumlah liabilitas Percentage to total liabilities
0,65% 0,21%
dan dana syirkah temporer and temporary syirkah funds
Pendapatan bunga dan syariah Interest and sharia income
Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah 1.951.281.551 1.563.740.587 Loans and sharia financing
Persentase terhadap jumlah Percentage to total interest
0,07% 0,06%
pendapatan bunga dan syariah and sharia income
Beban bunga dan syariah Interest and sharia expenses
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 14.392.220.007 6.361.711.374 Current accounts
Tabungan 94.512.246 173.174.454 Saving deposits
Deposito 211.690.397 349.155.462 Time deposits
Jumlah 14.698.422.650 6.884.041.290 Total
Persentase terhadap jumlah Percentage to total interest
1,34% 0,65%
beban bunga dan syariah and sharia expenses
Beban tenaga kerja Personnel expenses
Gaji dan imbalan kerja jangka pendek kepada: Salaries and short term employee benefits of:
Direksi dan Pejabat Eksekutif 41.534.447.009 44.939.253.292 Board of Directors, Executive Bank Officer
Persentase terhadap jumlah beban tenaga kerja 8,05% 8,97% Percentage to total personnel expenses
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan dengan kebijakan harga Related parties transactions are conducted at normal prices and terms of
dan syarat normal, sebagaimana dilakukan dengan pihak yang tidak policy, as conducted by parties who are not related, except for loans
berelasi, kecuali kredit yang diberikan kepada karyawan Bank. granted to employees of the Bank.
40. LABA PER SAHAM DASAR 40. BASIC EARNINGS PER SHARE
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih kepada Basic earnings per share is computed by dividing net income to
pemegang saham dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang shareholders by the weighted average number of ordinary shares
beredar pada tahun bersangkutan. outstanding during the year.
2025 2024
Laba bersih Net income
Laba bersih untuk Net income for the calculation
perhitungan laba per saham 571.104.316.542 657.659.860.577 of basic earnings per share
Jumlah saham Number of shares
Rata-rata tertimbang jumlah saham untuk Weighted average number of share for
perhitungan laba per saham dasar 2.216.733 2.202.437 calculation of basic earnings per share
Laba per saham dasar 257.633 298.606 Basic earnings per share
--- Sheet "Maturity" (Catatan 41)
82
BANK SULSELBAR 917
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 918
918
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
41. ASET DAN LIABILITAS BERDASARKAN JANGKA WAKTU 41. ASSETS AND LIABILITIES BASED ON PERIOD
BANK SULSELBAR
Tabel dibawah ini menyajikan analisa jatuh tempo aset dan liabilitas Bank berdasarkan jangka waktu yang tersisa The table below presents the maturity analysis of assets and liabilities of the Bank based on the remaining period
sampai tanggal jatuh tempo kontrak: until the maturity date of the contract:
2025
Sampai dengan 1 Lebih dari 5 Tidak memiliki
bulan/ 1-3 bulan/ 3-6 bulan/ 6-12 bulan/ 1-2 tahun/ 2-5 tahun/ tahun/ jatuh tempo/ Jumlah/
Up to 1 month 1-3 months 3-6 months 6-12 months 1-2 years 2-5 years More than 5 years Has no maturity Total
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Aset Assets
Kas - - - - - - - 581.888.505.257 581.888.505.257 Cash
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia - - - - - - - 1.119.830.702.896 1.119.830.702.896 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - - - - - - - 37.058.421.742 37.058.421.742 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 304.510.000.000 - - - - - - - 304.510.000.000 Indonesia and other banks
Surat berharga 2.106.560.978.652 1.065.502.328.915 945.660.839.335 872.583.698.551 - - 573.226.934.476 - 5.563.534.779.929 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga Receivable of marketable securities
yang dibeli dengan janji purchased under
dijual kembali 1.680.698.197.593 56.483.911.700 - - - - - - 1.737.182.109.293 resale agreement
Tagihan derivatif 161.198.952 - - 14.927.866 - - - - 176.126.818 Derivative receivables
Kredit yang diberikan Loans and
dan pembiayaan syariah 213.371.261.785 141.687.210.517 191.307.387.365 321.552.638.772 762.223.045.425 4.411.515.936.261 17.503.962.061.797 - 23.545.619.541.922 sharia financing
Tagihan akseptasi 12.586.392.000 - 409.940.535 - - - - - 12.996.332.535 Acceptance receivables
Penyertaan - - - - - - - 25.107.519.000 25.107.519.000 Investment
Pajak dibayar dimuka - - - - - - - 35.006.533.732 35.006.533.732 Advance taxes
Aset tetap dan aset hak guna - - - - - - - 590.932.472.105 590.932.472.105 Fixed assets and right of use assets
Aset takberwujud - - - - - - - 6.211.951.958 6.211.951.958 Intangible assets
Aset pajak tangguhan - - - - - - - 45.400.853.093 45.400.853.093 Deferred tax assets
Aset lain-lain - - - - - - - 258.356.143.288 258.356.143.288 Other assets
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (155.755.802.455) (2.882.028.217) (31.599.126.629) (26.723.653.839) (28.884.201.311) (199.482.836.896) (153.658.913.953) (1.964.166) (598.988.527.466) impairment losses
Jumlah aset 4.162.132.226.527 1.260.791.422.915 1.105.779.040.606 1.167.427.611.350 733.338.844.114 4.212.033.099.365 17.923.530.082.320 2.699.791.138.905 33.264.823.466.102 Total assets
83
Page 919
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
41. ASET DAN LIABILITAS BERDASARKAN JANGKA WAKTU (lanjutan) 41. ASSETS AND LIABILITIES BASED ON PERIOD (continued)
Tabel dibawah ini menyajikan analisa jatuh tempo aset dan liabilitas Bank berdasarkan jangka waktu yang tersisa The table below presents the maturity analysis of assets and liabilities of the Bank based on the remaining period
sampai tanggal jatuh tempo kontrak: (lanjutan) until the maturity date of the contract: (continued)
2025
Sampai dengan 1 Lebih dari 5 Tidak memiliki
bulan/ 1-3 bulan/ 3-6 bulan/ 6-12 bulan/ 1-2 tahun/ 2-5 tahun/ tahun/ jatuh tempo/ Jumlah/
Up to 1 month 1-3 months 3-6 months 6-12 months 1-2 years 2-5 years More than 5 years Has no maturity Total
Liabilitas Liabilities
449.019.709.879 - - - - - - - 449.019.709.879 Liabilities immediately payable
Finance Report
Liabilitas segera
Simpanan dari nasabah 1.974.801.987.499 1.176.219.306.345 4.422.441.317.670 1.816.317.140.122 52.381.732.293 64.562.476.008 12.507.531.641 11.260.815.768.164 20.780.047.259.742 Deposits from customers
Laporan Keuangan
Simpanan dari bank lain 1.129.000.000.000 - 1.000.000.000 5.000.000.000 - - - 110.935.306.840 1.245.935.306.840 Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 280.197.343 - 174.370.455 - - - - - 454.567.798 Derivative liabilities
Surat berharga yang diterbitkan 400.000.000.000 - - 619.914.307.841 - - - - 1.019.914.307.841 Securities issued
Pinjaman yang diterima - - - 200.000.000.000 - - 2.677.389.140.541 - 2.877.389.140.541 Borrowings
Utang pajak 17.817.601.108 - - - - - - - 17.817.601.108 Taxes payable
Imbalan kerja - - - - - - - 98.745.454.818 98.745.454.818 Employee benefits
Liabilitas sewa 3.768.573.342 5.255.173.912 6.495.532.190 12.245.111.683 12.143.684.195 15.303.028.325 427.429.502 - 55.638.533.149 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain - 111.268.917.622 - - - - - - 111.268.917.622 Other liabilities
Jumlah liabilitas 3.974.688.069.171 1.292.743.397.879 4.430.111.220.315 2.653.476.559.646 64.525.416.488 79.865.504.333 2.690.324.101.684 11.470.496.529.822 26.656.230.799.338 Total liabilities
Dana syirkah temporer Temporary syirkah funds
Simpanan dari nasabah 216.054.050.000 524.163.245.618 66.827.400.000 132.784.000.000 - - - 386.852.786.386 1.326.681.482.004 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain - - - - - - - 848.720.266 848.720.266 Deposits from other banks
Jumlah 216.054.050.000 524.163.245.618 66.827.400.000 132.784.000.000 - - - 387.701.506.652 1.327.530.202.270 Total
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
BANK SULSELBAR
919
84
Page 920
920
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
41. ASET DAN LIABILITAS BERDASARKAN JANGKA WAKTU (lanjutan) 41. ASSETS AND LIABILITIES BASED ON PERIOD (continued)
BANK SULSELBAR
Tabel dibawah ini menyajikan analisa jatuh tempo aset dan liabilitas Bank berdasarkan jangka waktu yang tersisa The table below presents the maturity analysis of assets and liabilities of the Bank based on the remaining period
sampai tanggal jatuh tempo kontrak: (lanjutan) until the maturity date of the contract: (continued)
2024
Sampai dengan 1 Lebih dari 5 Tidak memiliki
bulan/ 1-3 bulan/ 3-6 bulan/ 6-12 bulan/ 1-2 tahun/ 2-5 tahun/ tahun/ jatuh tempo/ Jumlah/
Up to 1 month 1-3 months 3-6 months 6-12 months 1-2 years 2-5 years More than 5 years Has no maturity Total
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Aset Assets
Kas - - - - - - - 661.285.917.592 661.285.917.592 Cash
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia - - - - - - - 1.042.240.486.973 1.042.240.486.973 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - - - - - - - 15.312.701.862 15.312.701.862 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 407.948.973.216 - - - - - - - 407.948.973.216 Indonesia and other banks
Surat berharga 1.965.462.528.942 117.282.937.795 495.818.326.417 3.077.922.670.173 - - 518.626.363.087 - 6.175.112.826.414 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga Receivable of marketable securities
yang dibeli dengan janji purchased under
dijual kembali 395.617.165.204 - - - - - - - 395.617.165.204 resale agreement
Tagihan derivatif 834.340.906 - - - - - - - 834.340.906 Derivative receivables
Kredit yang diberikan Loans and
dan pembiayaan syariah 291.781.351.759 175.239.716.971 91.086.802.795 318.160.243.413 765.969.080.940 4.320.467.797.830 17.479.233.921.320 - 23.441.938.915.028 sharia financing
Tagihan akseptasi 30.405.169.502 29.392.973.092 16.341.767.350 - - - - - 76.139.909.944 Acceptance receivables
Penyertaan - - - - - - - 25.107.519.000 25.107.519.000 Investment
Pajak dibayar dimuka - - - - - - - 40.393.885.034 40.393.885.034 Prepaid taxes
Aset tetap dan aset hak guna - - - - - - - 503.416.336.274 503.416.336.274 Fixed assets and right of use assets
Aset takberwujud - - - - - - - 9.010.376.785 9.010.376.785 Intangible assets
Aset pajak tangguhan - - - - - - - 56.582.496.210 56.582.496.210 Deferred tax assets
Aset lain-lain - - - - - - - 216.410.069.126 216.410.069.126 Other assets
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (234.976.807.224) (7.446.502.603) (6.696.591.870) (10.270.399.184) (43.746.277.651) (162.418.972.608) (92.574.488.603) (762.098) (558.130.801.841) impairment losses
Jumlah aset 2.857.072.722.305 314.469.125.255 596.550.304.692 3.385.812.514.402 722.222.803.289 4.158.048.825.222 17.905.285.795.804 2.569.759.026.758 32.509.221.117.727 Total assets
85
Page 921
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
41. ASET DAN LIABILITAS BERDASARKAN JANGKA WAKTU (lanjutan) 41. ASSETS AND LIABILITIES BASED ON PERIOD (continued)
Tabel dibawah ini menyajikan analisa jatuh tempo aset dan liabilitas Bank berdasarkan jangka waktu yang tersisa The table below presents the maturity analysis of assets and liabilities of the Bank based on the remaining period
sampai tanggal jatuh tempo kontrak: (lanjutan) until the maturity date of the contract: (continued)
2024
Sampai dengan 1 Lebih dari 5 Tidak memiliki
bulan/ 1-3 bulan/ 3-6 bulan/ 6-12 bulan/ 1-2 tahun/ 2-5 tahun/ tahun/ jatuh tempo/ Jumlah/
Up to 1 month 1-3 months 3-6 months 6-12 months 1-2 years 2-5 years More than 5 years Has no maturity Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 387.166.253.740 - - - - - - - 387.166.253.740 Liabilities immediately payable
Finance Report
Simpanan dari nasabah 5.839.633.024.971 1.854.892.505.147 598.370.497.240 847.235.473.961 33.856.086.866 57.425.662.601 11.456.391.549 9.713.333.259.396 18.956.202.901.731 Deposits from customers
Laporan Keuangan
Simpanan dari bank lain 2.003.099.000.000 - 1.000.000.000 - - - - 79.432.266.760 2.083.531.266.760 Deposits from other banks
Liabilitas atas surat berharga Liabilities of marketable securities
yang dijual dengan janji sold under
dibeli kembali 641.801.832.127 - - - - - - - 641.801.832.127 repurchase agreement
Surat berharga yang diterbitkan 600.000.000.000 - - 391.956.460.136 619.489.806.162 - - - 1.611.446.266.298 Securities issued
Pinjaman yang diterima - 500.000.000.000 - 1.050.000.000.000 - - 1.083.424.736.837 - 2.633.424.736.837 Borrowings
Utang pajak 26.632.549.818 - - - - - - - 26.632.549.818 Taxes payable
Imbalan kerja - - - - - - - 90.889.783.310 90.889.783.310 Employee benefits
Liabilitas sewa 3.842.730.017 5.076.437.599 6.680.398.922 6.669.757.323 6.934.595.484 1.479.919.217 - - 30.683.838.562 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain - 129.009.310.240 - - - - - - 129.009.310.240 Other liabilities
Jumlah liabilitas 9.502.175.390.673 2.488.978.252.986 606.050.896.162 2.295.861.691.420 660.280.488.512 58.905.581.818 1.094.881.128.386 9.883.655.309.466 26.590.788.739.423 Total liabilities
Dana syirkah temporer Temporary syirkah funds
Simpanan dari nasabah 140.725.050.000 133.693.245.839 78.496.600.000 109.593.000.000 - - - 328.101.375.255 790.609.271.094 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain - - - - - - - 37.533.774 37.533.774 Deposits from other banks
Jumlah 140.725.050.000 133.693.245.839 78.496.600.000 109.593.000.000 - - - 328.138.909.029 790.646.804.868 Total
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
BANK SULSELBAR
86
921
Page 922
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
42. RASIO ASET PRODUKTIF TERHADAP JUMLAH ASET 42. EARNING ASSETS RATIO TO TOTAL ASSETS
Rasio aset produktif dan aset non produktif terhadap total aset sesuai The earning assets and non-earning assets to total earning asset in
Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan 50j dan 50k. accordance with Financial Service Authority Rule are disclosed in Note
50j and 50k.
43. MANAJEMEN MODAL 43. CAPITAL MANAGEMENT
Tujuan utama dari kebijakan Bank atas kebijakan pengelolaan modal The primary objectives of the Bank’s capital management policy are to
adalah untuk memastikan bahwa Bank memiliki modal yang kuat untuk ensure that the Bank has a strong capital to support the Bank’s business
mendukung strategi pengembangan ekspansi usaha Bank saat ini dan expansion strategy currently, to sustain future development of the
mempertahankan kelangsungan pengembangan di masa mendatang serta business, to meet regulator capital adequacy requirements and also to
untuk memenuhi ketentuan kecukupan permodalan yang ditetapkan oleh ensure the efficiency of Bank’s capital structure.
regulator serta memastikan agar struktur permodalan Bank telah efisien.
Bank menyusun Rencana Permodalan berdasarkan penilaian dan Bank undertakes Capital Planning based on assessment and review of
penelaahan atas kebutuhan kecukupan permodalan yang dipersyaratkan the capital situation in terms of the legal capital adequacy requirement,
dan mengkombinasikannya dengan tinjauan perkembangan ekonomi combined with assessment of economic outlooks. Bank will continue to
terkini. Bank senantiasa akan menghubungkan tujuan keuangan dan link financial and capital adequacy goals to risk which can be tolerated
kecukupan modal terhadap risiko yang dapat ditoleransi melalui proses appetite through the capital planning process method as well as assess
perencanaan modal, begitu pula dengan bisnis yang disesuaikan dengan the businesses based on Bank’s capital and liquidity requirements.
tingkat permodalan dan persyaratan likuiditas Bank.
Kebutuhan permodalan Bank juga direncanakan dan didiskusikan secara The capital needs of the Bank are also discussed and planned on a
rutin yang didukung dengan data-data analisis. routine basis supported by data analysis.
Rencana Permodalan disusun oleh Dewan Direksi sebagai bagian dan Capital Planning is prepared by the Board of Directors as part of Bank’s
Rencana Bisnis Bank dan disetujui oleh Dewan Komisaris. Perencanaan business plan and is approved by the Board of Commissioners. Capital
ini diharapkan akan memastikan tersedianya modal yang cukup dan Planning ensures that adequate levels of capital and strong mix of the
terciptanya struktur permodalan yang kuat guna mendukung pertumbuhan different components of capital are maintained to support business growth
bisnis ke depan. in the future.
Informasi tambahan manajemen modal yang merupakan informasi yang The following additional information capital management that is required
disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan by applicable regulations and is not required by Indonesian Accounting
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesia Standards is disclosed in Note 50l.
diungkapkan pada Catatan 50l.
44. MANAJEMEN RISIKO 44. RISK MANAGEMENT
Dalam menjalankan kegiatannya, Bank senantiasa berhadapan dengan In carrying out its activities, the Bank always faces risks that are inherent
risiko yang merupakan risiko bawaan dalam setiap kegiatannya antara lain risks in each of its activities, among others in the form of credit risk,
dalam bentuk risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas dan risiko market risk, liquidity risk and operational risk so that good bank
operasional sehingga diperlukan pengelolaan Bank yang baik dan management and integrated and sustainable risk management are
pengelolaan risiko yang terintegrasi dan berkesinambungan. needed.
Bank senantiasa melakukan penyesuaian, perbaikan dan penyempurnaan The Bank makes adjustments, revisions and improvements to the
terhadap pedoman penerapan manajemen risiko bila terdapat perubahan guidelines for risk management when there are changes to the applicable
atas ketentuan yang berlaku. regulations.
Dalam rangka meningkatkan efektivitas penerapan manajemen risiko In order to improve the effectiveness of risk management application they
maka telah dilakukan upaya peningkatan kemampuan dan pengetahuan have made efforts to increase the ability and knowledge of officers
petugas melalui seminar, sosialisasi dan mengikutsertakan dalam program through seminars, socialization and participation in the certification
sertifikasi. Bank telah memiliki serangkaian prosedur dan metodologi program. The Bank has a series of procedures and methodologies use in
untuk digunakan dalam melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan the identification, measurement, monitoring and control of risks inherent in
dan pengendalian risiko yang melekat pada aktivitas fungsional bank. the functional activity of the bank. The Bank periodically evaluates
Secara berkala Bank melakukan evaluasi terhadap prosedur dan existing procedures and methodologies to further enhance risk
metodologi yang ada untuk lebih menyempurnakan praktek penerapan management practices.
manajemen risiko.
Informasi tambahan manajemen risiko yang merupakan informasi yang The following additional information risk management that is required by
disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan applicable regulations and is not required by Indonesian Accounting
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesia Standards is disclosed in Note 50m.
diungkapkan pada Catatan 50m.
Pengelolaan risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional, The Bank's management of credit risk, market risk, liquidity risk,
risiko hukum, risiko strategis, risiko kepatuhan, risiko reputasi, risiko operational risk, legal risk, strategic risk, compliance risk, reputation risk,
imbalan pasti, dan risiko investasi Bank sebagaimana diuraikan pada defined benefit risk and investment risk as described in Note 44 is in
Catatan 44 adalah sesuai dengan definisi dari Regulator (tidak diaudit). accordance with the definition of the Regulator (unaudited).
87
922 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 923
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit a. Credit risk
Risiko kredit adalah risiko akibat kegagalan pihak lain dalam Credit risk is risk that is due to failure on the part of another party in
memenuhi kewajiban kepada Bank, termasuk risiko kredit akibat meeting its obligation to the Bank, including credit risk due to failure of
kegagalan debitur, risiko konsentrasi kredit, counterparty credit risk, a debtor, credit concentration risk, counterparty credit risk, and
dan settlement risk. Tujuan dari manajemen risiko kredit adalah untuk settlement risk. The purpose of the credit risk management is to
mengendalikan dan mengelola eksposur risiko kredit dalam parameter control and manage the credit risk exposure within acceptable
yang dapat diterima, sekaligus memaksimalkan return on risk. parameters, while maximizing the return on risk.
Risiko kredit terutama berasal dari pinjaman yang diberikan dan Credit risk comes primarily from loans and guarantees.
garansi.
Pengelolaan risiko kredit dilaksanakan sejalan dengan kebijakan dan Credit risk management is implemented in line with the policies and
prosedur yang telah ada untuk memastikan beberapa hal berikut: procedures exist to ensure the following:
1. Analisa usaha setiap sektor kredit, kelengkapan dokumen dan 1. Analysis of each business credit sector, documents and binding
pengikatan dalam kegiatan pemberian kredit. in lending activities.
2. Proses manajemen risiko kredit dari identifikasi risiko, analisa 2. Credit risk management process of risk identification, risk
risiko, pengukuran risiko hingga monitoring risiko kredit dalam analysis, risk measurement by monitoring credit risk in the loan
siklus proses pemberian kredit secara menyeluruh. processing cycle as a whole.
3. Mempercepat penyelesaian kredit bermasalah, menurunkan NPL 3. Accelerate the completion of non-performing loans, lowering the
Bank dan memantau fasilitas kredit yang direstrukturisasi agar Bank's NPL and monitor restructured loan facilities so that their
kondisinya tidak memburuk menjadi kredit bermasalah. conditions do not deteriorate into non-performing loans.
4. Meningkatkan kemampuan kompetensi karyawan melalui training 4. Improve the ability of the competence of employees through
dan pendidikan di internal maupun eksternal. training and education both internal and external.
Rasio kredit bermasalah/non-performing loans (NPL) Bank pada Non-performing loans (NPL) ratio of the Bank as of December 31,
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 50g). 2025 and 2024 (Note 50g).
Rasio kualitas aset produktif merupakan rasio aset yang Earnings asset quality ratio is the ratio of assets classified as non-
diklasifikasikan sebagai non-performing dibandingkan dengan jumlah performing to total earnings assets.
aset produktif.
Eksposur risiko kredit tanpa memperhitungkan agunan dan Credit risk exposure without taking into account collateral and other
pendukung kredit lainnya terhadap aset keuangan pada laporan posisi credit support to the financial assets in the statements of financial
keuangan adalah sebagai berikut: position is as follows:
Eksposur maksimum/ Maximum exposure
Keterangan 2025 2024 Description
Giro pada Bank Indonesia 1.119.830.702.896 1.042.240.486.973 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 37.058.421.742 15.312.701.862 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 304.510.000.000 407.948.973.216 Placements with Bank Indonesia and other banks
Surat berharga 5.563.534.779.929 6.175.112.826.414 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan Receivable of marketable securities purchased
janji dijual kembali 1.737.182.109.293 395.617.165.204 under resale agreement
Tagihan derivatif 176.126.818 834.340.906 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah 23.545.619.541.922 23.441.938.915.028 Loans and sharia financing
Tagihan akseptasi 12.996.332.535 76.139.909.944 Acceptance receivables
Penyertaan 25.107.519.000 25.107.519.000 Investment
Jumlah - bruto 32.346.015.534.135 31.580.252.838.547 Total - gross
Penyisihan kerugian penurunan nilai (598.988.527.466) (558.130.801.841) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 31.747.027.006.669 31.022.122.036.706 Total - net
Eksposur risiko kredit terhadap rekening administratif pada tanggal 31 Credit risk exposures on the off balance sheet items as of December
Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 31, 2025 and 2024 are as follows:
Eksposur maksimum/ Maximum exposure
Keterangan 2025 2024 Description
Fasilitas kredit kepada Unused loans commitments
debitur yang belum digunakan 145.806.165.714 106.460.174.318 granted to customers
Komitmen derivatif 217.016.000.000 197.153.458.783 Derivative commitment
Liabilitas surat berharga 1.739.412.163.544 396.012.716.447 Securities liabilities
Irrevocable letters of credit yang masih berjalan 9.463.786.000 3.730.860.000 Outstanding irrevocable letters of credit
Garansi yang diterbitkan 60.958.090.054 57.690.071.179 Guarantees issued
Jumlah 2.172.656.205.312 761.047.280.727 Total
88
BANK SULSELBAR 923
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 924
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Sektor industri (i) Industry sector
Tabel dibawah berikut ini menggambarkan rincian eksposur kredit The following table below illustrates the details of the Bank's
Bank pada nilai tercatat dan rincian eksposur kredit Bank terhadap credit exposure to the carrying value and the details of the Bank’s
komitmen dan kontinjensi (tanpa memperhitungkan agunan atau credit exposure to commitments and contingencies (without
pendukung kredit lainnya), yang dikategorikan berdasarkan sektor taking into account collateral or other credit support), which are
industri. categorized by industry sector.
2025
Bank Indonesia Korporasi dan
dan bank lain/ perorangan/
Pemerintah/ Bank Indonesia Corporate and Jumlah/
Government and other banks individual Total
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia - 1.119.830.702.896 - 1.119.830.702.896 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - 37.058.421.742 - 37.058.421.742 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain - 304.510.000.000 - 304.510.000.000 and other banks
Surat berharga 573.226.934.475 4.980.307.845.454 10.000.000.000 5.563.534.779.929 Marketable securities
Tagihan atas surat Receivable of
berharga yang dibeli marketable securities
dengan janji purchased under
dijual kembali - 1.737.182.109.293 - 1.737.182.109.293 resale agreement
Tagihan derivatif - 176.126.818 - 176.126.818 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah - 18.134.357.565 23.527.485.184.357 23.545.619.541.922 sharia financing
Tagihan akseptasi - - 12.996.332.535 12.996.332.535 Acceptance receivables
Penyertaan - - 25.107.519.000 25.107.519.000 Investment
Jumlah - bruto 573.226.934.475 8.197.199.563.768 23.575.589.035.892 32.346.015.534.135 Total - gross
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai - (591.236.626) (598.397.290.840) (598.988.527.466) impairment losses
Jumlah - bersih 573.226.934.475 8.196.608.327.142 22.977.191.745.052 31.747.027.006.669
Fasilitas kredit kepada Unused loans
debitur yang belum commitments granted
digunakan - - 145.806.165.714 145.806.165.714 to customers
Komitmen derivatif - 217.016.000.000 - 217.016.000.000 Derivative commitment
Liabilitas surat berharga - 1.739.412.163.544 - 1.739.412.163.544 Securities liabilities
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan - - 9.463.786.000 9.463.786.000 letters of credit
Garansi yang
diterbitkan - - 60.958.090.054 60.958.090.054 Guarantees issued
Jumlah - 1.956.428.163.544 216.228.041.768 2.172.656.205.312 Total
89
924 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 925
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Sektor industri (lanjutan) (i) Industry sector (continued)
2024
Bank Indonesia Korporasi dan
dan bank lain/ perorangan/
Pemerintah/ Bank Indonesia Corporate and Jumlah/
Government and other banks individual Total
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia - 1.042.240.486.973 - 1.042.240.486.973 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - 15.312.701.862 - 15.312.701.862 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain - 407.948.973.216 - 407.948.973.216 and other banks
Surat berharga 520.494.105.087 5.644.618.721.327 10.000.000.000 6.175.112.826.414 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga Receivable of
yang dibeli dengan marketable securities purchased
janji dijual kembali - 395.617.165.204 - 395.617.165.204 under resale agreement
Tagihan derivatif - 834.340.906 - 834.340.906 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah - 19.257.575.009 23.422.681.340.019 23.441.938.915.028 sharia financing
Tagihan akseptasi - - 76.139.909.944 76.139.909.944 Acceptance receivables
Penyertaan - - 25.107.519.000 25.107.519.000 Investment
Jumlah - bruto 520.494.105.087 7.525.829.964.497 23.533.928.768.963 31.580.252.838.547 Total - gross
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai - (643.348.252) (557.487.453.589) (558.130.801.841) impairment losses
Jumlah - bersih 520.494.105.087 7.525.186.616.245 22.976.441.315.374 31.022.122.036.706
Fasilitas kredit kepada Unused loans
debitur yang belum commitments granted
digunakan - - 106.460.174.318 106.460.174.318 to customers
Komitmen derivatif - 197.153.458.783 - 197.153.458.783 Derivative commitment
Liabilitas surat berharga - 396.012.716.447 - 396.012.716.447 Securities liabilities
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan - - 3.730.860.000 3.730.860.000 letters of credit
Garansi yang
diterbitkan - - 57.690.071.179 57.690.071.179 Guarantees issued
Jumlah - 593.166.175.230 167.881.105.497 761.047.280.727 Total
(ii) Sektor geografis (ii) Geographic sector
Eksposur risiko kredit atas aset keuangan berdasarkan wilayah Credit risk exposure of the financial assets by geographic sector
geografis tempat Bank beroperasi adalah sebagai berikut: in which the Bank operates is as follows:
2025
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 1.119.830.702.896 - - 1.119.830.702.896 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 37.051.274.161 7.147.581 37.058.421.742 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 304.510.000.000 - - 304.510.000.000 and other banks
Surat berharga 5.563.534.779.929 - - 5.563.534.779.929 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga Receivable of
yang dibeli dengan marketable securities purchased
janji dijual kembali 1.737.182.109.293 - - 1.737.182.109.293 under resale agreement
Tagihan derivatif 176.126.818 - - 176.126.818 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 17.050.925.136.867 4.229.149.688.970 2.265.544.716.085 23.545.619.541.922 sharia financing
Tagihan akseptasi 12.996.332.535 - - 12.996.332.535 Acceptance receivables
Penyertaan 25.107.519.000 - - 25.107.519.000 Investment
Jumlah - bruto 25.851.313.981.499 4.229.156.836.551 2.265.544.716.085 32.346.015.534.135 Total - gross
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (437.671.407.418) (73.541.668.706) (87.775.451.342) (598.988.527.466) impairment losses
Jumlah - bersih 25.413.642.574.081 4.155.615.167.845 2.177.769.264.743 31.747.027.006.669 Total - net
-
90
BANK SULSELBAR 925
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 926
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Sektor geografis (lanjutan) (ii) Geographic sector (continued)
2025
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Fasilitas kredit kepada debitur yang Unused loans commitments
belum digunakan 17.848.307.356 13.673.637.810 114.284.220.548 145.806.165.714 granted to customers
Komitmen derivatif 217.016.000.000 - - 217.016.000.000 Derivative commitment
Liabilitas
surat berharga 1.739.412.163.544 - - 1.739.412.163.544 Securities liabilities
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan 9.463.786.000 - - 9.463.786.000 letters of credit
Garansi
yang diterbitkan 59.244.710.904 1.713.379.150 - 60.958.090.054 Guarantees issued
Jumlah 2.042.984.967.804 15.387.016.960 114.284.220.548 2.172.656.205.312 Total
-
2024
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 1.042.240.486.973 - - 1.042.240.486.973 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 15.304.467.281 7.147.581 1.087.000 15.312.701.862 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 407.948.973.216 - - 407.948.973.216 and other banks
Surat berharga 6.175.112.826.414 - - 6.175.112.826.414 Marketable securities
Tagihan atas surat Receivable of
berharga yang dibeli marketable securities
dengan janji purchased under
dijual kembali 395.617.165.204 - - 395.617.165.204 resale agreement
Tagihan derivatif 834.340.906 - - 834.340.906 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 17.800.589.101.425 3.878.399.734.042 1.762.950.079.561 23.441.938.915.028 sharia financing
Tagihan akseptasi 76.139.909.944 - - 76.139.909.944 Acceptance receivables
Penyertaan 25.107.519.000 - - 25.107.519.000 Investment
Jumlah - bruto 25.938.894.790.363 3.878.406.881.623 1.762.951.166.561 31.580.252.838.547 Total - gross
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (454.631.510.927) (54.697.213.891) (48.802.077.023) (558.130.801.841) impairment losses
Jumlah - bersih 25.484.263.279.436 3.823.709.667.732 1.714.149.089.538 31.022.122.036.706 Total - net
-
Fasilitas kredit kepada Unused loans
debitur yang belum commitments granted
digunakan 32.386.694.922 27.959.932.420 46.113.546.976 106.460.174.318 to customers
Komitmen derivatif 197.153.458.783 - - 197.153.458.783 Derivative commitment
Liabilitas
surat berharga 396.012.716.447 - - 396.012.716.447 Securities liabilities
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan 3.730.860.000 - - 3.730.860.000 letters of credit
Garansi yang
diterbitkan 57.228.500.379 39.770.800 421.800.000 57.690.071.179 Guarantees issued
Jumlah 686.512.230.531 27.999.703.220 46.535.346.976 761.047.280.727 Total
-
--- Sheet "MR 71" (Catatan 44.a.iii)
91
926 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 927
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iii) Kualitas kredit dari aset keuangan (iii) Credit quality of financial assets
Tabel berikut menyajikan aset keuangan berdasarkan stage dengan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk setiap aset The following table presents the financial assets by stage with the allowance for impairment losses against each
keuangan dengan klasifikasi biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada tanggal 31 financial assets under classification of amortised cost and fair value through other comprehensive income as of
Desember 2025 dan 2024: December 31, 2025 and 2024:
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia Jumlah/Total
Cadangan Cadangan Cadangan Cadangan Cadangan
kerugian kerugian kerugian kerugian kerugian
penurunan Nilai penurunan Nilai penurunan Nilai penurunan Nilai penurunan Nilai
nilai/ tercatat nilai/ tercatat nilai/ tercatat nilai/ tercatat nilai/ tercatat
Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/
Finance Report
tercatat/ for Net tercatat/ for Net tercatat/ for Net tercatat/ for Net tercatat/ for Net
Laporan Keuangan
Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying
(dalam Jutaan Rupiah) amount losses amount amount losses amount amount losses amount amount losses amount amount losses amount (in Millions Rupiah)
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 1.119.831 - 1.119.831 - - - - - - - - - 1.119.831 - 1.119.831 with Bank Indonesia
Giro pada Current accounts
bank lain 37.058 (2) 37.056 - - - - - - - - - 37.058 (2) 37.056 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 304.510 (54) 304.456 - - - - - - - - - 304.510 (54) 304.456 and other banks
Surat berharga 5.553.535 (1) 5.553.534 - - - 10.000 (10.000) - - - - 5.563.535 (10.001) 5.553.534 Marketable securities
Tagihan atas Receivable of
surat berharga yang marketable securities
dibeli dengan janji purchased under
dijual kembali 1.737.182 - 1.737.182 - - - - - - - - - 1.737.182 - 1.737.182 resale agreement
Tagihan derivatif 176 - 176 - - - - - - - - - 176 - 176 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 20.477.728 (50.644) 20.427.084 493.951 (76.272) 417.679 613.929 (404.799) 209.130 1.960.011 (56.766) 1.903.245 23.545.619 (588.481) 22.957.138 sharia financing
Tagihan akseptasi 12.997 (450) 12.547 - - - - - - - - - 12.997 (450) 12.547 Acceptance receivables
Penyertaan 25.108 - 25.108 - - - - - - - - - 25.108 - 25.108 Investment
Jumlah 29.268.125 (51.151) 29.216.974 493.951 (76.272) 417.679 623.929 (414.799) 209.130 1.960.011 (56.766) 1.903.245 32.346.016 (598.988) 31.747.028 Total
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
BANK SULSELBAR
92
927
Page 928
928
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iii) Kualitas kredit dari aset keuangan (lanjutan) (iii) Credit quality of financial assets (continued)
BANK SULSELBAR
Tabel berikut menyajikan aset keuangan berdasarkan stage dengan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk setiap aset The following table presents the financial assets by stage with the allowance for impairment losses against each
keuangan dengan klasifikasi biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada tanggal 31 financial assets under classification of amortised cost and fair value through other comprehensive income as of
Desember 2025 and 2024: (lanjutan) December 31, 2025 and 2024: (continued)
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia Jumlah/Total
Cadangan Cadangan Cadangan Cadangan Cadangan
kerugian kerugian kerugian kerugian kerugian
penurunan Nilai penurunan Nilai penurunan Nilai penurunan Nilai penurunan Nilai
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
nilai/ tercatat nilai/ tercatat nilai/ tercatat nilai/ tercatat nilai/ tercatat
Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/
tercatat/ for Net tercatat/ for Net tercatat/ for Net tercatat/ for Net tercatat/ for Net
Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying
(dalam Jutaan Rupiah) amount losses amount amount losses amount amount losses amount amount losses amount amount losses amount (in Millions Rupiah)
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 1.042.240 - 1.042.240 - - - - - - - - - 1.042.240 - 1.042.240 with Bank Indonesia
Giro pada Current accounts
bank lain 15.313 (1) 15.312 - - - - - - - - - 15.313 (1) 15.312 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 407.949 - 407.949 - - - - - - - - - 407.949 - 407.949 and other banks
Surat berharga 6.165.113 - 6.165.113 - - - 10.000 (10.000) - - - - 6.175.113 (10.000) 6.165.113 Marketable securities
Tagihan atas Receivable of
surat berharga yang marketable securities
dibeli dengan janji purchased under
dijual kembali 395.617 - 395.617 - - - - - - - - - 395.617 - 395.617 resale agreement
Tagihan derivatif 834 - 834 - - - - - - - - - 834 - 834 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 20.873.474 (54.314) 20.819.160 508.225 (50.735) 457.490 525.109 (392.138) 132.971 1.535.131 (48.560) 1.486.571 23.441.939 (545.747) 22.896.192 sharia financing
Tagihan akseptasi 76.140 (2.383) 73.757 - - - - - - - - - 76.140 (2.383) 73.757 Acceptance receivables
Penyertaan 25.108 - 25.108 - - - - - - - - - 25.108 - 25.108 Investment
Jumlah 29.001.788 (56.698) 28.945.090 508.225 (50.735) 457.490 535.109 (402.138) 132.971 1.535.131 (48.560) 1.486.571 31.580.253 (558.131) 31.022.122 Total
93
Page 929
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iii) Kualitas kredit dari aset keuangan (lanjutan) (iii) Credit quality of financial assets (continued)
Dalam hal terdapat keraguan terhadap kemampuan nasabah Where there is doubt on the ability of the borrowers to meet
untuk melakukan pembayaran kontraktual pada saat jatuh tempo, contractual payments when due, the terms of the loans might be
persyaratan kredit dapat dinegosiasikan kembali berdasarkan renegotiated based on mutual agreement between the Bank and
kesepakatan antara Bank dan nasabah. the borrowers.
Asumsi dan pertimbangan utama dalam menentukan Key assumptions and judgments in determining expected
kerugian kredit ekspektasian credit loss
Variabel Makro Ekonomi (MEV) Macro Economic Variable (MEV)
Lingkungan ekonomi yang berkembang adalah penentu utama dari The developing economic environment is the key determinant of
kemampuan nasabah Bank untuk memenuhi kewajiban mereka the ability of a Bank's customer to meet their obligations as they
saat jatuh tempo. Ini adalah prinsip dasar PSAK 109 bahwa fall due. It is a fundamental principle of PSAK 109 that the
potensi kerugian kredit di masa depan harus bergantung tidak potential future credit losses should depend not just on the health
hanya pada kesehatan ekonomi saat ini, tetapi juga harus of the economy today, but should also take into account potential
memperhitungkan kemungkinan perubahan pada lingkungan changes to the economic environment. For example, if the Bank
ekonomi. Misalnya, jika Bank mengantisipasi perlambatan tajam was to anticipate a sharp slowdown in the world economy, Bank
dalam ekonomi dunia, Bank harus membentuk lebih banyak should make more provisions today to absorb the credit losses
cadangan hari ini untuk menyerap kerugian kredit yang likely to occur in the near future.
kemungkinan akan terjadi dalam waktu dekat.
Untuk menangkap efek perubahan pada lingkungan ekonomi, To capture the effect of changes to the economic environment,
model PD digunakan untuk menghitung kerugian kredit PD model is used to calculate expected credit loss, by
ekspektasian, dengan memasukkan informasi forward looking incorporating forward-looking information in the form of forecasts
dalam bentuk perkiraan nilai-nilai variabel ekonomi yang of the values of economic variables that are likely to have an
kemungkinan akan berdampak pada kemampuan pembayaran effect on the repayment ability of the Bank's customer.
kembali nasabah Bank.
Berbagai MEV digunakan untuk setiap model PD, tergantung pada Various of MEVs are used for each PD model, depending on the
hasil analisis statistik kesesuaian MEV dengan PD serta statistical analysis result of appropriateness of the MEV with PD
konsensus dari pakar kredit. Diantaranya adalah Produk Domestik as well as consensus from credit expert. Amongst others are
Bruto (PDB) dan Indeks Harga Konsumen. Gross Domestic Product (GDP) and Consumer Pricing Index.
Bank menggunakan metode pemodelan untuk memproyeksikan The Banks uses modeling method to forecast the MEV in the
MEV di masa depan. Bank menggunakan 3 skenario untuk future. The Bank uses 3 modeling scenarios, i.e. normal, lower
pemodelan, yaitu normal, batas prediksi bawah dan batas prediksi prediction limit and upper prediction limit. The Bank will give
atas. Bank akan memberikan bobot pada ketiga skenario tersebut weight to all three scenarios to obtain the base forecast for each
untuk memperoleh proyeksi dasar untuk setiap MEV. Semua MEV. All projections are updated on a yearly basis.
proyeksi diperbarui setiap satu tahun.
Sensitivitas MEV terhadap ECL Sensitivity of MEV to ECL
Perhitungan ECL bergantung pada beberapa variabel dan pada The ECL calculation relies on multiple variables and is inherently
dasarnya tidak linier dan tergantung pada portofolio, yang non-linear and portfolio-dependent, which implies that no single
menyiratkan bahwa tidak ada analisis tunggal yang dapat analysis can fully demonstrate the sensitivity of the expected
sepenuhnya menunjukkan sensitivitas kerugian kredit credit loss to changes in the MEVs. The Bank believes that
ekspektasian terhadap perubahan dalam MEV. Bank sensitivity should be performed to all variables, instead of single
berkeyakinan bahwa sensitivitas harus dilakukan terhadap seluruh variable, as this aligns with the multi-variable nature of the ECL
variabel, alih-alih variabel tunggal, karena hal ini sejalan dengan calculation.
sifat multi-variabel dari perhitungan ECL.
b. Risiko pasar b. Market risk
Risiko pasar merupakan risiko yang timbul karena adanya pergerakan Market risk is the risk arising due to movements in market factors
faktor pasar (adverse movement) dari portofolio yang dimiliki oleh (adverse movement) of the portfolio held by the Bank, which can be
Bank, yang dapat merugikan Bank yaitu suku bunga dan nilai tukar. detrimental to the Bank such interest rates and exchange rates.
Bank mengukur risiko nilai tukar untuk melihat dampak perubahan The Bank measures the foreign exchange risk to understand the
nilai tukar pada pendapatan dan modal Bank. Untuk mengelola dan impact of the exchange rate movement on the Bank’s revenue and
memitigasi risiko nilai tukar, pembatasan posisi secara internal capital. In order to manage and mitigate the foreign exchange risk,
ditetapkan jauh dibawah limit posisi devisa neto yang ditetapkan predefined limits are set below net open position limit that defined by
regulator. Bank juga memonitor stop loss limit untuk menjaga tingkat regulator. The Bank also monitor stop loss limit to maintain loss rate
kerugian karena pergerakan nilai pasar tidak melebihi kisaran yang due to movement of market value do not not exceed the specified
telah ditetapkan. range.
Risiko mata uang asing timbul dari adanya posisi neraca dan Foreign exchange risk arise from on and offbalance sheet positions
komitmen dan kontinjensi (off-balance sheet) baik di sisi aset maupun both on the asset and liability sides through transactions in foreign
liabilitas yang timbul melalui transaksi mata uang asing. currencies.
(i) Posisi Devisa Neto (PDN) (i) Net Open Position (NOP)
Posisi devisa neto (PDN) sesuai Peraturan OJK diungkapkan The net open position (NOP) in accordance with Financial
pada Catatan 50n. Service Authority Rule are disclosed in Note 50n.
94
BANK SULSELBAR 929
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 930
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
(ii) Eksposur Bank atas risiko nilai tukar mata uang asing (ii) Bank’s exposure to foreign currency exchange risk
Tabel dibawah ini mengikhtisarkan eksposur Bank atas risiko nilai The table below summarises Bank’s exposure to foreign currency
tukar mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2025 and 2024. exchange rate risk as ofDecember 31, 2025 and 2024. Included
Termasuk di dalamnya adalah instrumen keuangan Bank pada in the table are Bank’s financial instruments at carrying amounts,
nilai tercatat, dikategorikan berdasarkan jenis mata uang. categorised by currency.
2025
Dolar Amerika Dolar Riyal Saudi Yuan China
Serikat/ Singapura/ Arabia/ Renminbi/
United States Singapore Saudi Arabian Chinese Yuan Jumlah/
Dollar Dollar Riyal Renminbi Total
Aset Assets
Kas 320.160.000 105.665.157 112.051.800 - 537.876.957 Cash
Giro pada Current account with
Bank Indonesia 10.005.000.000 - - - 10.005.000.000 Bank Indonesia
Giro pada Current account
bank lain 25.548.329.448 237.359.079 - 238.735.750 26.024.424.277 with other banks
Kredit yang
diberikan 327.253.557.840 - - - 327.253.557.840 Loans
363.127.047.288 343.024.236 112.051.800 238.735.750 363.820.859.074
-
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari Deposits from
nasabah 255.056.416.811 - - - 255.056.416.811 customers
255.056.416.811 - - - 255.056.416.811
-
Laporan posisi Statement of
keuangan - financial position -
bersih 108.070.630.477 343.024.236 112.051.800 238.735.750 108.764.442.263 net
Laporan posisi Statement of
keuangan - bersih financial position -
(absolut) 108.070.630.477 343.024.236 112.051.800 238.735.750 108.764.442.263 net (absolute)
2024
Dolar Amerika
Serikat/ Riyal Saudi Arabia/
United States Dolar Singapura/ Saudi Arabian Jumlah/
Dollar Singapore Dollar Riyal Total
Aset Assets
Kas 959.725.800 134.953.770 106.437.622 1.201.117.192 Cash
Giro pada Current account with
Bank Indonesia 8.159.285.000 - - 8.159.285.000 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 12.668.436.140 223.921.498 - 12.892.357.638 Current account with other banks
Kredit yang diberikan 323.140.000.000 - - 323.140.000.000 Loans
344.927.446.940 358.875.268 106.437.622 345.392.759.830
-
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari
nasabah 110.012.487.089 - - 110.012.487.089 Deposits from customers
Simpanan dari
bank lain 113.099.000.000 - - 113.099.000.000 Deposits from other banks
223.111.487.089 - - 223.111.487.089
-
Laporan posisi Statement of financial
keuangan - bersih 121.815.959.851 358.875.268 106.437.622 122.281.272.741 position - net
Laporan posisi keuangan - Statement of financial
bersih (absolut) 121.815.959.851 358.875.268 106.437.622 122.281.272.741 position - net (absolute)
95
930 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 931
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
(iii) Saldo aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing (iii) Balances of monetary assets and liabilities in foreign
adalah sebagai berikut: currencies are as follows:
2025
Mata Uang Asing/
Ekuivalen Rupiah/ Foreign
Rupiah Equivalent Currencies
Aset Assets
Kas Cash
Dolar Amerika Serikat 320.160.000 19.200 United States Dollar
Dolar Singapura 105.665.157 8.150 Singapore Dollar
Riyal Saudi Arabia 112.051.800 25.200 Saudi Arabian Riyal
Giro pada Bank Indonesia Current account with Bank Indonesia
Dolar Amerika Serikat 10.005.000.000 600.000 United States Dollar
Giro pada bank lain Current accounts with other banks
Dolar Amerika Serikat 25.548.329.448 1.532.134 United States Dollar
Dolar Singapura 237.359.079 18.308 Singapore Dollar
Yuan China Renminbi 238.735.750 100.111 Chinese Yuan Renminbi
Kredit yang diberikan Loans
Dolar Amerika Serikat 327.253.557.840 19.625.401 United States Dollar
Jumlah aset 363.820.859.074 21.928.504 Total assets
-
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Giro 221.529.376 13.285 Current accounts
Tabungan 1.734.969.052 104.046 Saving deposits
Deposito berjangka 253.099.918.383 15.178.406 Time deposits
Jumlah liabilitas 255.056.416.811 15.295.737 Total liabilities
-
2024
Mata Uang Asing/
Ekuivalen Rupiah/ Foreign
Rupiah Equivalent Currencies
Aset Assets
Kas Cash
Dolar Amerika Serikat 959.725.800 59.400 United States Dollar
Dolar Singapura 134.953.770 11.350 Singapore Dollar
Riyal Saudi Arabia 106.437.622 24.753 Saudi Arabian Riyal
Giro pada Bank Indonesia Current account with Bank Indonesia
Dolar Amerika Serikat 8.159.285.000 505.000 United States Dollar
Giro pada bank lain Current accounts with other banks
Dolar Amerika Serikat 12.668.436.140 784.083 United States Dollar
Dolar Singapura 223.921.498 18.833 Singapore Dollar
Kredit yang diberikan Loans
Dolar Amerika Serikat 323.140.000.000 20.000.000 United States Dollar
Jumlah aset 345.392.759.830 21.403.419 Total assets
-
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Giro 126.131.559 7.807 Current accounts
Tabungan 1.194.768.788 73.947 Saving deposits
Deposito berjangka 108.691.586.742 6.727.213 Time deposits
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Interbank call money 113.099.000.000 7.000.000 Interbank call money
Jumlah liabilitas 223.111.487.089 13.808.967 Total liabilities
-
96
BANK SULSELBAR 931
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 932
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
Tujuan dari manajemen risiko pasar adalah untuk melakukan The objective of market risk management is to identify, measure,
identifikasi, pengukuran, pengendalian dan pengelolaan eksposur control and manage the market risk exposures within acceptable
risiko pasar dalam parameter yang dapat diterima, serta parameters, while maximizing returns.
memaksimalkan tingkat pengembalian.
Pengelolaan risiko pasar banking book dilakukan dengan Banking book market risk management is carried out by optimizing
mengoptimalkan struktur laporan posisi keuangan Bank untuk the structure of the Bank's financial position report to get maximum
mendapatkan imbal hasil yang maksimal sesuai tingkat risiko yang returns according to the level of risk that is acceptable to the Bank.
dapat diterima Bank. Pengendalian risiko pasar banking book Banking book market risk control is carried out by setting limits that
dilakukan dengan menetapkan limit yang mengacu pada ketentuan refer to regulatory and internal provisions that are monitored regularly
regulator dan internal yang dimonitor secara berkala oleh Satuan Kerja by the Risk Management Work Unit.
Manajemen Risiko.
Sumber risiko suku bunga banking book adalah repricing risk Sources of interest rate risk in banking book are repricing risk
(repricing mismatch antara aset dan liabilitas), basis risk (penggunaan (repricing mismatch between assets and liabilities), basis risk (use of
suku bunga acuan yang berbeda), dan option risk (pelunasan kredit different reference interest rates), yield curve risk (change in shape
atau pencairan deposito sebelum jatuh waktu). Bank menggunakan and slope yield curve) and option risk (prepayment of credit or early
repricing gap dan melakukan sensitivity analysis untuk memperoleh redemption of deposits). The bank uses a repricing gap and conducts
proyeksi perubahan Net Interest Income (NII). sensitivity analysis to obtain projections of changes in Net Interest
Income (NII).
Pemantauan terhadap risiko pasar dilakukan secara aktif dengan Monitoring of market risk is done actively by monitoring the progress
memonitor perkembangan suku bunga Bank Indonesia yang of Bank Indonesia rate issued by Bank Indonesia and analyze the
dikeluarkan oleh Bank Indonesia dan menganalisa arah pergerakan direction of interest rate movements. The Bank has also set a
suku bunga. Bank juga menetapkan batas maksimum risiko pasar maximum limit that can be tolerated market risks and exposures per
yang dapat ditoleransi dan eksposur per jenis risiko. risk type.
Risiko suku bunga adalah potensi kerugian yang timbul akibat Interest rate risk is the potential loss arising from interest rate
pergerakan suku bunga di pasar yang berlawanan dengan posisi atau movements in the market opposite to the Bank or transactions that
transaksi Bank yang mengandung risiko suku bunga. contain interest rate risk.
Tabel di bawah merangkum tingkat suku bunga efektif per tahun untuk The table below summarizes the effective interest rates per annum for
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024. the years ended December 31, 2025 and 2024.
2025 2024
Aset Assets
Giro pada bank lain 0,55% 0,35% Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other banks
Term deposit - 5,91% Term deposit
Deposit facility 4,25% 5,31% Deposit facility
Deposito mudharabah 5,54% 6,37% Islamic deposits mudharabah
Deposito on call 5,79% 6,50% Deposits on call
Interbank call money 4,86% 6,24% Interbank call money
Surat berharga Marketable securities
Obligasi Pemerintah 6,58% 6,50% Government Bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 5,79% 6,98% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sukuk Bank Indonesia 5,55% 6,29% Sukuk Bank Indonesia
Sertifikat Investasi Mudharabah antar Bank 5,47% 6,35% Interbank Mudharabah Investment Certificates iB
Negotiable Certificate of Deposits (NCD) 6,75% 6,53% Negotiable Certificate of Deposits (NCD)
Surat Berharga Syariah Negara 6,13% 5,05% Sharia Government Securities
Medium Term Note (MTN) 10,25% 10,25% Medium Term Note (MTN)
Obligasi korporasi 6,35% - Corporate Bonds
Tagihan surat berharga yang dibeli Receivable of marketable securities purchased
dengan janji dijual kembali 4,92% 6,23% under resale agreement
Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah Loans and sharia financing
Kredit yang diberikan 10,26% 11,58% Loans
Margin bagi hasil 10,88% 9,36% Profit sharing margin
97
932 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 933
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
Tabel di bawah merangkum tingkat suku bunga efektif per tahun untuk The table below summarizes the effective interest rates per annum for
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024. (lanjutan) the years ended December 31, 2025 and 2024. (continued)
2025 2024
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah Deposits from customers
Rupiah Rupiah
Giro 1,91% 1,54% Current accounts
Tabungan 1,12% 0,31% Savings deposits
Deposito berjangka 4,82% 4,39% Time deposits
Deposito on call 5,36% 5,41% Deposits on call
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 0,19% 0,00% Current accounts
Tabungan 0,25% 0,05% Savings deposits
Deposito berjangka 4,52% 3,64% Time deposits
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Rupiah Rupiah
Giro 1,45% 0,97% Current accounts
Deposito berjangka 1,05% 4,25% Time deposits
Interbank call money 4,56% 6,20% Interbank call money
Mata uang asing Foreign currencies
Interbank call money 5,58% 5,52% Interbank call money
Liabilitas atas surat berharga yang dijual Liabilities of marketable securities sold under
dengan janji dibeli kembali 5,97% 6,19% repurchase agreement
Surat berharga yang diterbitkan 7,85% 7,85% Securities issued
Pinjaman yang diterima 7,31% 6,87% Borrowings
--- Sheet "MR" (Catatan 44.b.)
98
BANK SULSELBAR 933
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 934
934
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
BANK SULSELBAR
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur instrumen keuangan Bank pada nilai The table below summarizes the Bank's exposure to financial instruments on the carrying
tercatatnya terhadap risiko tingkat suku bunga yang dikategorikan menurut mana yang value of the interest rate risk which are categorized according to which will be the first
terlebih dahulu antara tanggal repricing atau tanggal jatuh tempo: between the date of repricing or maturity dates:
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
2025
Nilai tercatat/ Kurang dari 3 bulan/ 3 - 12 bulan/ 12 - 24 bulan/ Lebih dari 24 bulan/
Carrying value Less than 3 months 3 - 12 months 12 - 24 months More than 24 months
Aset Assets
Giro pada Bank Indonesia 1.119.830.702.896 1.119.830.702.896 - - - Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - bersih 37.056.457.576 37.056.457.576 - - - Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain - bersih 304.455.868.179 304.455.868.179 - - - and other banks - net
Surat berharga - bersih 5.553.533.311.029 3.162.063.307.567 1.818.243.068.986 - 573.226.934.476 Marketable securities - net
Tagihan atas surat berharga yang Receivable of marketable securities
dibeli dengan janji dijual kembali 1.737.182.109.293 1.680.698.197.593 56.483.911.700 - - purchased under resale agreement
Tagihan derivatif 176.126.818 161.198.952 14.927.866 - - Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah - bersih 22.957.138.376.720 143.152.335.746 518.310.949.649 733.338.844.114 21.562.336.247.211 sharia financing - net
Tagihan akseptasi - bersih 12.546.535.158 12.150.782.489 395.752.669 - - Acceptance receivables - net
Penyertaan 25.107.519.000 25.107.519.000 - - - Investment
Jumlah 31.747.027.006.669 6.484.676.369.998 2.393.448.610.870 733.338.844.114 22.135.563.181.687 Total
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah 20.780.047.259.742 14.411.837.062.008 6.238.758.457.792 52.381.732.293 77.070.007.649 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 1.245.935.306.840 1.239.935.306.840 6.000.000.000 - - Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 454.567.798 454.567.798 - - - Derivative liabilities
Surat berharga yang diterbitkan 1.019.914.307.841 400.000.000.000 619.914.307.841 - - Securities issued
Pinjaman yang diterima 2.877.389.140.541 - 200.000.000.000 - 2.677.389.140.541 Borrowings
Liabilitas sewa 55.638.533.149 9.023.747.254 18.740.643.873 12.143.684.195 15.730.457.827 Lease liabilities
Dana syirkah temporer 1.327.530.202.270 1.127.918.802.270 199.611.400.000 - - Temporary syirkah funds
Jumlah 27.306.909.318.181 17.189.169.486.170 7.283.024.809.506 64.525.416.488 2.770.189.606.017 Total
Jumlah maturity gap 4.440.117.688.488 (10.704.493.116.172) (4.889.576.198.636) 668.813.427.626 19.365.373.575.670 Total maturity gap
99
Page 935
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur instrumen keuangan Bank pada nilai The table below summarizes the Bank's exposure to financial instruments on the carrying
tercatatnya terhadap risiko tingkat suku bunga yang dikategorikan menurut mana yang value of the interest rate risk which are categorized according to which will be the first
terlebih dahulu antara tanggal repricing atau tanggal jatuh tempo: (lanjutan) between the date of repricing or maturity dates: (continued)
2024
Nilai tercatat/ Kurang dari 3 bulan/ 3 - 12 bulan/ 12 - 24 bulan/ Lebih dari 24 bulan/
Finance Report
Carrying value Less than 3 months 3 - 12 months 12 - 24 months More than 24 months
Laporan Keuangan
Aset Assets
Giro pada Bank Indonesia 1.042.240.486.973 1.042.240.486.973 - - - Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - bersih 15.311.939.764 15.311.939.764 - - - Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain - bersih 407.948.973.216 407.948.973.216 - - - and other banks - net
Surat berharga - bersih 6.165.112.826.414 2.072.745.466.737 3.573.740.996.590 - 518.626.363.087 Marketable securities - net
Tagihan atas surat berharga yang Receivable of marketable securities
dibeli dengan janji dijual kembali 395.617.165.204 395.617.165.204 - - - purchased under resale agreement
Tagihan derivatif 834.340.906 834.340.906 - - - Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah - bersih 22.896.192.133.050 236.469.502.480 392.791.569.337 722.222.803.291 21.544.708.257.942 sharia financing - net
Tagihan akseptasi - bersih 73.756.652.179 57.926.399.013 15.830.253.166 - - Acceptance receivables - net
Penyertaan 25.107.519.000 25.107.519.000 - - - Investment
Jumlah 31.022.122.036.706 4.254.201.793.293 3.982.362.819.093 722.222.803.291 22.063.334.621.029 Total
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah 18.956.202.901.731 17.407.858.789.514 1.445.605.971.201 33.856.086.866 68.882.054.150 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 2.083.531.266.760 2.082.531.266.760 1.000.000.000 - - Deposits from other banks
Liabilitas atas surat berharga yang Liabilities of marketable securities sold
dijual dengan janji dibeli kembali 641.801.832.127 641.801.832.127 - - - under repurchase agreement
Surat berharga yang diterbitkan 1.611.446.266.298 600.000.000.000 391.956.460.136 619.489.806.162 - Securities issued
Pinjaman yang diterima 2.633.424.736.837 500.000.000.000 1.050.000.000.000 - 1.083.424.736.837 Borrowings
Liabilitas sewa 30.683.838.562 8.919.167.616 13.350.156.245 6.934.595.484 1.479.919.217 Lease liabilities
Dana syirkah temporer 790.646.804.868 602.557.204.868 188.089.600.000 - - Temporary syirkah funds
Jumlah 26.747.737.647.183 21.843.668.260.885 3.090.002.187.582 660.280.488.512 1.153.786.710.204 Total
Jumlah maturity gap 4.274.384.389.523 (17.589.466.467.592) 892.360.631.511 61.942.314.779 20.909.547.910.825 Total maturity gap
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
BANK SULSELBAR
100
935
Page 936
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Bank sangat mementingkan penjagaan kecukupan likuiditas dalam The Bank places great importance on maintaining adequate liquidity
memenuhi komitmennya kepada para nasabah dan pihak lainnya, baik in fulfilling its commitments to customers and other parties, both in the
dalam rangka pemberian kredit, pembayaran kembali simpanan context of lending, repaying customer deposits, and to meeting
nasabah, maupun untuk memenuhi kebutuhan likuiditas operasional. operational liquidity needs.
Bank menjaga likuiditas dengan mempertahankan jumlah aset likuid The bank maintains liquidity by maintaining a sufficient amount of
yang cukup untuk membayar simpanan para nasabah, dan menjaga liquid assets to repay customers' deposits, and by maintaining the
agar jumlah aset yang jatuh tempo pada setiap periode dapat amount of assets that are due in each period to cover the amount of
menutupi jumlah liabilitas yang jatuh tempo. liabilities that are due.
Peringkat manajemen risiko likuiditas diuraikan sebagai berikut: The liquidity risk management rating is described as follows:
- Rasio pendanaan non inti dibandingkan total pendanaan - The ratio of non-core funding compared to total funding
mengalami penurunan dari 57,2% pada periode sebelumnya decreased from 57.2% in the previous period to 49.0%.
menjadi 49,0%.
- Pergerakan DPK dalam periode Oktober-Desember 2025 masih - The movement of deposits in the period October-December 2025
dalam batas toleransi Maximum Cumulative Outflow (MCO) is still within the maximum tolerance limit for the bank's internal
internal Bank. Tidak terdapat pelampauan limit sesuai kebijakan Maximum Cumulative Outflow (MCO). There is no limit
Contingency Funding Plan (CFP) Bank, namun demikian exceedance according to the Bank's Contingency Funding Plan
beberapa indikator pengukuran eksposur risiko likuiditas telah (CFP) policy, whereas several indicators used to measure
berapa pada level moderate. liquidity risk exposure remain at a moderate level.
- Proyeksi cashflow bank one month gap position memiliki - The bank's one-month gap position cash flow projection has a
mismatch gap negatif. negative mismatch gap.
- Rasio AL/NCD Bank posisi Desember 2025 berada pada rentang - The AL/NCD Bank ratio for December 2025 is in the range of
78,70% sampai dengan 118,1% yang masih berada diatas 78.70% to 118.1%, which is still above the set threshold, as is the
threshold yang ditetapkan, begitu pula untuk rasio AL + NAB / AL + NAB / NCD Bank ratio, which is in the range of 80.9% to
NCD Bank yang berada pada rentang 80,9% sampai dengan 123.9%.
123,9%.
- Dengan reputasi baik, bank telah memiliki alternatif akses sumber - With a good reputation, the bank has had alternative access to
pendanaan yang memadai meliputi antara lain: Pinjaman antar adequate funding sources including among others: Inter-bank
bank dengan jumlah counterparty cukup signifikan yaitu sebanyak loans with a significant number of counterparties, namely ±80,
±80, Penerbitan Obligasi Tahap III, kerjasama pendanaan dengan Bonds Phase III, funding cooperation with other banks (bilateral
bank lain (bilateral loan ) dan penjualan aset khususnya kredit loans) and asset sales, especially consumer loans. to other
konsumtif kepada bank lain. banks.
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan uraian sebagai berikut: The quality of the application of risk management with the following
description:
- Bank telah melakukan penyempurnaan tata kelola organisasi dan - The Bank has made improvements to the organizational
kebijakan treasury. governance and treasury policies.
- Bank telah menetapkan risk appetite terkait dengan risiko - The Bank has set a risk appetite related to liquidity risk.
likuiditas.
- Tidak terdapat pelampauan Risk Tolerance Loan to Deposit Ratio - There was no exceedance of the Bank's Loan-to-Deposit Ratio
(LDR) Bank pada bulan Desember 2025 dimana risk tolerance (LDR) Risk Tolerance in December 2025, with a maximum risk
sebesar maksimal 111,16% sedangkan rasio LDR berada pada tolerance of 111.16% and an LDR ratio of 105.99%. The
posisi 105,99%. Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) pada Macroprudential Intermediation Ratio (RIM) in December 2025
bulan Desember 2025 secara rata-rata harian sebesar 96,3% averaged 96.3% daily, with a Risk Tolerance of 105%.
dengan Risk Tolerance sebesar 105%.
d. Risiko operasional d. Operational risk
Risiko operasional berhubungan dengan risiko kerugian yang dihadapi Operational risks associated with the risk of loss faced by the Bank as
Bank akibat dari pelanggaran karyawan, tidak berfungsinya proses a result of violations of employees, malfunction of the internal
internal, kegagalan sistem dan masalah-masalah dari eksternal yang processes, system failures and external problems affecting the
mempengaruhi operasional Bank. operations of the Bank.
Fokus penerapan manajemen risiko operasional adalah pelaksanaan The focus of the implementation of operational risk management is
pengawasan internal yang melekat di dalam setiap proses implementation of internal control that is inherent in every operational
operasional, peningkatan risk awareness dan pengelolaan risiko processes, increased risk awareness and risk management products
produk dan aktivitas baru. and activities.
Risiko bawaan: Inherent risk:
- Bank memiliki jaringan kantor yang cukup besar dengan produk - The Bank has a fairly large office network with quite a variety of
yang cukup beragam. Jaringan kantor kas lebih digunakan untuk products. The cash office network is more used to make
melakukan pembayaran terhadap gaji PNS. payments to the salaries of civil servants.
- Bank memiliki aset Rp33.264.823.466.102 dengan jumlah kantor - The bank has assets of Rp33,264,823,466,102 with 47 branch
cabang 47, kantor fungsional 55, payment point 86, mobil kas 15, offices, 55 functional offices, 86 payment points, 15 cash cars,
jumlah ATM/CRM 588 unit serta konter layanan syariah 97 dan 588 ATM/CRM units as well as 97 sharia service counters and
layanan digital banking yaitu mobile banking & internet banking . digital banking services, namely mobile banking & internet
banking.
- Dengan jaringan kantor yang cukup besar, bank telah melakukan - With a fairly large office network, the bank has carried out a
pemetaan untuk memastikan kecukupan SDM. Telah dilakukan mapping to ensure the adequacy of human resources. The
pemenuhan pegawai di Kantor Cabang dan Kantor Kas, namun fulfillment of employees at Branch Offices and Cash Offices has
perlu ditingkatkan kualifikasinya untuk meminimalisir kelemahan been carried out, but qualifications need to be improved to
Sistem Pengendalian Internal. minimize weaknesses in the Internal Control System.
- Bank telah memiliki alat ukur kinerja pegawai dan telah - The Bank already has an employee performance measurement
diselaraskan dengan sasaran strategis bank. tool and it has been aligned with the bank's strategic objectives.
101
936 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 937
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
d. Risiko operasional (lanjutan) d. Operational risk (continued)
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan uraian sebagai berikut: The quality of the application of risk management with the following
description:
- Perbaikan mitigasi risiko operasional khususnya external events - Improved operational risk mitigation, especially external events
melalui Business Continuity Management System (BCMS). through the Business Continuity Management System (BCMS).
- Kerangka Business Continuity Plan (BCP) telah dilaksanakan dan - The Business Continuity Plan (BCP) framework has been
diuji berkala. implemented and periodically tested.
- Masih terdapat perangkapan fungsi dalam pelaksanaan - There are still multiple functions in the implementation of Bank
operasional Bank. operations.
e. Risiko hukum e. Legal risk
Risiko hukum merupakan risiko yang disebabkan oleh adanya Legal risk is the risk caused by deficiencies in the juridical aspect,
kelemahan aspek yuridis, yang antara lain disebabkan adanya which is partly due to lawsuits, the absence of legislation that
tuntutan hukum, ketiadaan peraturan perundang-undangan yang supports or weakness of such non-compliance with the terms of
mendukung atau kelemahan pengikatan seperti tidak dipenuhinya binding contract and validity of collateral.
syarat sahnya kontrak dan pengikatan agunan.
Pengelolaan risiko hukum dilakukan untuk memastikan agar seluruh Legal risk management is done to ensure that all activities of the
aktivitas dan hubungan kegiatan usaha Bank dengan pihak ketiga Bank's and its relationships with third parties is based on rules and
didasarkan pada aturan dan persyaratan yang dapat melindungi requirements which protects the interests of the Bank in law.
kepentingan Bank dari segi hukum.
Untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan To identify, measure, monitor and control legal risk, the company has
risiko hukum, perseroan telah memiliki Satuan Kerja Kepatuhan di a Compliance Unit at the Head Office which has two parts, namely
Kantor Pusat yang memiliki dua bagian yaitu Bagian Hukum dan the Legal and Compliance Section and the Customer Introduction
Kepatuhan dan Bagian Pengenalan Nasabah. Section.
Risiko bawaan: Inherent risk:
Dalam periode laporan, terdapat gugatan hukum yang berpotensi During the reporting period, there were legal claims that had the
menimbulkan kerugian Bank sebagai berikut: potential to cause losses to the Bank as follows:
- Unit Kerja Cabang Utama Mamuju. Gugatan antara Bank dengan - Mamuju Main Branch Work Unit. The legal dispute between the
Hermin dan Nanna sementara proses persidangan di Pengadilan Bank with Hermin and Nanna is currently under court
Negeri Mamuju. proceedings at the Mamuju District Court.
- Unit Kerja Cabang Sengkang. Terdakwa Andi Iswahyuddin Alwi, - Sengkang Main Branch Work Unit. Andi Iswahyuddin Alwi, SE, a
SE selaku staf administrasi kredit PT Bank Sulselbar Cabang Credit Administration staff member, is currently involved in
Sengkang sementara proses persidangan di Pengadilan Negeri ongoing court proceedings at the Makassar District Court.
Makassar.
- Unit Kerja Cabang Utama Makassar. Perkara pidana pencurian - Makassar Main Branch Work Unit. A criminal case involving the
mesin ATM dalam aksi kerusuhan pembakaran gedung kantor theft of an ATM machine during the riot and arson incident at the
DPRD Makassar tanggal 29 Agustus 2025 sementara proses Makassar DPRD office building on 29 August 2025 is currently
persidangan di Pengadilan Negeri Makassar. under court proceedings at the Makassar District Court.
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan uraian sebagai berikut: The quality of the application of risk management with the following
description:
- Bank telah membentuk Unit Corporate Legal pada Divisi - The Bank has established a Corporate Legal Unit in the
Corporate Secretary untuk menangani proses litigasi. Prosedur Corporate Secretary Division to handle the litigation process.
dan tata kerja telah didukung dengan kebijakan dan SOP. Procedures and work procedures have been supported by
policies and SOPs.
- Seluruh perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga telah terlebih - All cooperation agreements with third parties have gone through
dahulu melalui proses pengkajian di Divisi Kepatuhan. a review process in the Compliance Division.
- Dalam proses litigasi bank bekerja sama dengan konsultan - In the litigation process the bank works with a legal consultant.
hukum.
- Proses reviu perjanjian terhadap perubahan dari best practice - The review agreement process for changes to best practice or
atau perundang-undangan perlu peningkatan. legislation needs to be improved.
102
BANK SULSELBAR 937
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 938
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
f. Risiko stategis f. Strategic risk
Pelaksanaan strategi, visi dan misi yang tidak tepat serta pengambilan Implementation of the strategy, vision and mission improper and
keputusan bisnis yang tidak sejalan dengan perubahan eksternal business decisions that are not in line with the external changes could
dapat mempengaruhi kelangsungan bisnis Bank. affect the continuity of Bank's business.
Dalam kaitannya dengan hal tersebut di atas, bank telah membentuk, In connection with the foregoing, the bank has established, formulate,
merumuskan, menyusun dan memantau pelaksanaan strategi organize and monitor the implementation of the strategies including
termasuk corporate and business plan. Selain itu bank menetapkan preparation of corporate and business plan. In addition the bank set a
sejumlah indikator penting yang disesuaikan dengan kecukupan aset, number of important indicators that are tailored to the adequacy of
permodalan dan kondisi perubahan pasar agar bisnis bank tetap assets, capital and market conditions change so that the bank's
tumbuh dan terus meningkatkan kepercayaan bagi para stakeholder business will continue to grow and continue to increase the trust of
dan shareholder. the stakeholders and shareholders.
Risiko bawaan: Inherent risk:
- Strategi Bank relatif berisiko rendah dan strategi usaha ke depan - The Bank's strategy is relatively low risk and future business
diarahkan pada usaha yang sama. strategies are directed at the same business.
- Penetapan sasaran strategis bisnis telah mempertimbangkan - The determination of strategic business targets has taken into
kondisi internal Bank. account the Bank's internal conditions.
- Bank telah melakukan langkah terkait dengan peningkatan kredit - The Bank has taken steps related to increasing productive credit.
produktif.
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan kategori satisfactory The quality of risk management implementation in the Satisfactory
yaitu dengan uraian sebagai berikut: category is described as follows:
- Bank telah menetapkan risk appetite dan telah menjadi dasar - The bank has implemented a risk appetite and has become the
dalam penetapan strategi Bank. basis for implementing strategy Bank.
- Telah dilakukan pengkinian terhadap pedoman penyusunan hirarki - An update has been made on the guidelines for compiling a
baku dalam ketentuan internal. standard hierarchy in internal regulations.
- Peningkatan pengetahuan dan kompetensi SDM yang - Increasing the knowledge and competency of human resources
bertanggung jawab dalam pengelolaan program penerapan dan responsible for managing the implementation program and
pelaporan APU, PPT serta PPPSPM telah dilakukan secara reporting on APU, PPT and PPPSPM has been carried out on an
berkelanjutan. ongoing basis.
- Sistem Regulation Center telah diintegrasikan ke dalam e- - The Regulation Center system has been integrated into e-
learning dan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan learning and is expected to increase employee knowledge and
kesadaran pegawai terkait regulasi. awareness regarding regulations.
g. Risiko kepatuhan g. Compliance risk
Risiko kepatuhan merupakan risiko yang timbul ketika Bank tidak Compliance risk is the risk that arises when the Bank does not comply
mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan perundang-undangan or do not implement laws and other rules. Compliance risk, if not
dan ketentuan lain yang berlaku. Risiko kepatuhan, jika tidak dikelola managed properly, will potentially imposed of fines, penalties, or
dengan baik, berpotensi pada pengenaan denda, hukuman, atau damage to reputation.
rusaknya reputasi.
Hal penting dalam penerapan risiko kepatuhan adalah untuk It is important in the implementation of compliance risk is to ensure
memastikan dipatuhinya ketentuan-ketentuan eksternal/internal compliance with the provisions of the external/internal policies or
sebelum kebijakan atau prosedur disetujui direksi termasuk keputusan- procedures approved before directors including management
keputusan manajemen yang akan diambil. decisions to be taken.
Risiko bawaan: Inherent risk:
- Tidak terdapat denda pada periode pelaporan. - There were no fines imposed during the reporting period.
- Terdapat teguran tertulis dari OJK terkait ketidaksesuaian jumlah - There is a written warning from the OJK regarding the
dan komposisi Dewan Komisaris serta Dewan Pengawas Syariah discrepancy in the number and composition of the Board of
sebagaimana Pasal 59 POJK Nomor 17 tahun 2023 tentang Commissioners and the Sharia Supervisory Board as per Article
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dan Pasal 36 POJK 59 of POJK No. 17 of 2023 on the Implementation of Good
nomor 2 tahun 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Corporate Governance for Commercial Banks and Article 36 of
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Komposisi Dewan POJK No. 2 of 2024 on the Implementation of Sharia Governance
Komisaris telah terisi sejak Oktober 2025. for Sharia Commercial Banks and Sharia Business Units. The
composition of the Board of Commissioners has been fully
fulfilled since October 2025.
- Kualitas pengkinian data semakin baik dan dilakukan secara - The quality of data updating is getting better and carried out on
berkelanjutan. an ongoing basis.
103
938 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 939
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
g. Risiko kepatuhan (lanjutan) g. Compliance risk (continued)
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan kategori satisfactory The quality of risk management implementation in the Satisfactory
yaitu dengan uraian sebagai berikut: category is described as follows:
- Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi dalam - Active oversight by the Board of Commissioners and Board of
pemantauan tindaklanjut temuan dan pemenuhan komitmen Bank Directors in monitoring the follow-up of findings and fulfillment of
memadai. Bank commitments is adequate.
- Telah dilakukan perbaikan dan update pada aplikasi AML. Divisi - Improvements and updates have been made to the AML
Teknologi Informasi juga telah mengembangkan aplikasi application. The Information Technology Division has also
pendamping AML untuk memastikan seluruh Transaksi Keuangan developed an AML companion application to ensure that all Cash
Tunai yang seharusnya dilaporkan dapat terpantau dan dilaporkan Financial Transactions that should be reported can be monitored
sesuai regulasi. and reported according to regulations.
- Peningkatan pengetahuan dan kompetensi SDM yang - Increasing the knowledge and competence of human resources
bertanggung jawab dalam pengelolaan program dan pelaporan who are responsible for program management and APU-PPT
APU-PPT telah dilakukan secara berkelanjutan. reporting has been carried out on an ongoing basis.
- Sistem Regulation Center sedang dalam proses pengadaan dan - The Regulation Center system is currently in the procurement
diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran process and is expected to increase employee knowledge and
pegawai terkait regulasi. awareness regarding regulations.
- Dengan adanya Departemen Regulasi pada Divisi Kepatuhan, - With the existence of the Regulation Department in the
telah dilakukan reviu atas ketentuan-ketentuan secara berkala. Compliance Division, a review of the provisions has been carried
out on a regular basis.
h. Risiko reputasi h. Reputation risk
Risiko reputasi adalah risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan Reputation risk is the risk due to decreased levels of stakeholder
stakeholder yang bersumber dari persepsi negatif terhadap Bank. confidence that comes from a negative perception of the Bank.
Identifikasi risiko reputasi dilakukan secara berkala sesuai dengan Identification of reputation risk is performed regularly in accordance
pengalaman kerugian di masa lalu yang disebabkan oleh risiko with past experience losses due to reputation risk. The risk
reputasi. Penilaian risiko reputasi dilakukan secara kualitatif antara assessment is conducted qualitatively among other sources of news
lain bersumber dari pemberitaan dan komentar negatif yang muncul and negative comments arising from the public and customer
dari masyarakat dan keluhan nasabah terhadap pelayanan Bank, complaints against banking services, behavior of Bank employees in
perilaku karyawan Bank dalam melayani nasabah dan sistem serving customers and communication systems of the Bank.
komunikasi Bank.
Risiko bawaan: Inherent risk:
- Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Risiko (RBBR) - Rating of Bank Soundness Based on Risk (RBBR) in PK-2
pada PK-2 (Sehat) dan profil Risiko yang berada pada PK-2 dinilai (Healthy)and Risk profile in PK-2 is considered to be able to
dapat memberikan respon yang positif atas reputasi Bank. provide a positive response to the Bank's reputation.
- Tidak terdapat publikasi negatif terkait bank pada periode laporan. - There were no negative publications related to the Bank during
the reporting period.
- Penyelesaian pengaduan nasabah periode laporan dengan - The settlement of customer complaints in the reporting period
penyelesaian pengaduan tanpa perpanjangan waktu (maksimal 10 with the resolution of complaints without an extension of time
Hari Kerja) tetap konsisten di atas 90% dari total jumlah (maximal 10 Business Days) remains consistently above 90% of
pengaduan selama satu tahun terakhir. the total number of complaints during the past year.
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan uraian sebagai berikut: The quality of the application of risk management with the following
description:
- Bank telah membentuk Divisi Corporate Secretary untuk - The Bank has formed a Corporate Secretary Division to handle
penanganan reputasi Bank. the reputation of the Bank.
- Pelaksanaan fungsi UP3N (Unit Penanganan Penyelesaian - The implementation of the functions of UP3N (Customer
Pengaduan Nasabah) kantor cabang dan kantor pusat telah Complaints Handling Unit) branch offices and head office has
memadai. been adequate.
- Terdapat Surat Edaran perihal Ketentuan Strategi dan Protokol - There is a Circular regarding Provisions for Strategies and
Penanganan Berita Negatif dan Krisis. Protocols for Handling Negative News and Crisis.
104
BANK SULSELBAR 939
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 940
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
i. Risiko imbalan pasti i. Defined reward risk
Risiko bawaan: Inherent risk:
- Imbal hasil Dana Pihak Ke-III (DPK) selama 6 bulan terakhir - The return on Third Party Funds (DPK) for the last 6 months has
mengalami peningkatan. increase.
- Kondisi GAP negatif antara RSA dan RSL, membuat Bank harus - GAP conditions are negative between RSA and RSL, making the
berhati-hati dalam menentukan nisbah simpanan mudharabah. Banks must be careful in determining the ratio of mudharabah
savings.
- Volatilitas Imbal hasil yang terlalu besar menyebabkan perubahan - Volatility yield that is too large causes significant changes in
likuiditas yang cukup signifikan serta berdampak pada reputasi liquidity and has an impact on the Bank's reputation
Bank.
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan uraian sebagai berikut: The quality of the application of risk management with the following
description:
- Unit Usaha Syariah Bank Sulselbar telah mengefektifkan produk - Bank Sulselbar's Syariah Business Unit has made Wadiah-based
Giro berbasis Wadiah yang cukup signifikan dalam mengimbangi Giro products effective, which is quite significant in balancing
produk-produk berbasis bagi hasil. profit-based products.
- Rata-rata alokasi dana program untuk pembiayaan KPR yang - The average allocation of program funds for long-term mortgage
jangka panjang (> 10 tahun) maka di backup oleh dana program financing (> 10 years) is then backed up by program funds which
yang dikelompokkan dengan skim wadiah/titipan. are grouped with a wadiah / deposit scheme.
- Bank menyesuaikan produk-produk pembiayaan bermargin relatif - Banks adapt financing products with relatively high margins, low
tinggi, berisiko rendah dan berdurasi jangka pendek seperti risk and short term duration such as gold Murabahah and gold
Murabahah emas dan Gadai emas dengan emas sebagai agunan pawning with gold as liquid collateral.
yang likuid.
j. Risiko investasi j. Investment risk
Risiko bawaan: Inherent risk:
- Saat ini risiko ini masih terdistribusi ke dalam Risiko - Currently, this risk is still distributed into Credit Risk, considering
Kredit/Pembiayaan, mengingat saat ini portofolio pembiayaan that the current mudharabah/musyarakah financing portfolio is
mudharabah/musyarakah masih relatif rendah sebesar 25,45% still relatively low at 25.45% of all outstanding financing as of
dari seluruh outstanding pembiayaan per Desember 2025. Angka December 2025. This figure shows an increase when compared
ini menunjukkan adanya peningkatan bila dibandingkan dengan to the September 2025 position of 22.81%.
posisi September 2025 sebesar 22,81%.
- Pembiayaan mudharabah/musyarakah yang disalurkan saat ini, - Mudharabah/musyarakah financing currently being distributed,
pembayarannya rata-rata masih konsisten sesuai dengan the payments on average are still consistent with the Bank's
ekspektasi Bank, namun ada beberapa debitur yang terdampak expectations, however there are several debtors who have been
bencana alam, sehingga tidak sesuai ekspektasi. affected by natural disasters, so they do not meet expectations.
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan uraian sebagai berikut: The quality of the application of risk management with the following
description:
- Identifikasi dan pengukuran pembiayaan yang dikelola oleh kantor- - The identification and measurement of financing managed by
kantor cabang syariah telah diukur oleh Divisi Usaha Syariah sharia branch offices has been measured by the Sharia Business
secara reguler setiap bulannya, pemantauan dan pengendalian Division on a regular basis every month, monitoring and
risiko piutang dan pembiayaan ini dikategorikan baik karena risiko controlling the risk of receivables and financing is categorized as
sudah dapat diidentifikasi sebelum terjadinya masalah. good because the risk can be identified before the problem
occurs.
- Saat ini penyaluran dana Bank dialokasikan ke proyek-proyek - Currently, the Bank's fund distribution is allocated to projects that
yang di-backup dengan jaminan berupa fixed assets dimana risiko are backed up with collateral in the form of fixed assets where the
investasi ini dapat dimitigasi dengan baik. investment risk can be properly mitigated.
105
940 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 941
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
45. INFORMASI SEGMEN 45. SEGMENT INFORMATION
a. Segmentasi usaha Bank menurut geografis gabungan konvensional a. The business segmentation of the Bank according to the geographical
dan unit usaha syariah untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 combination of conventional and sharia business units for the years
Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: ended December 31, 2025 and 2024 are as follows:
2025
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Aset Assets
Kas 524.359.308.557 55.458.188.700 2.071.033.000 581.888.530.257 Cash
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 1.119.830.702.896 - - 1.119.830.702.896 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 36.746.547.995 7.147.581 302.762.000 37.056.457.576 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 304.455.868.179 - - 304.455.868.179 and other banks
Surat berharga 5.553.533.311.029 - - 5.553.533.311.029 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga Receivable of
yang dibeli dengan marketable securities purchased
janji dijual kembali 1.737.182.109.293 - - 1.737.182.109.293 under resale agreement
Tagihan derivatif 176.126.818 - - 176.126.818 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 17.629.587.650.038 4.138.533.556.700 1.189.017.169.982 22.957.138.376.720 sharia financing
Tagihan akseptasi 12.546.535.158 - - 12.546.535.158 Acceptance receivables
Penyertaan 25.107.519.000 - - 25.107.519.000 Investment
Pajak dibayar dimuka 35.006.533.732 - - 35.006.533.732 Advance taxes
Aset tetap dan Fixed assets and
aset hak guna 537.278.982.401 52.123.733.266 1.529.756.438 590.932.472.105 right of use assets
Aset tak berwujud 6.211.951.958 - - 6.211.951.958 Intangible assets
Aset pajak tangguhan 45.400.853.093 - - 45.400.853.093 Deferred tax assets
Aset lain-lain 230.288.538.567 26.953.963.226 1.113.616.495 258.356.118.288 Other assets
Jumlah aset 27.797.712.538.714 4.273.076.589.473 1.194.034.337.915 33.264.823.466.102 Total assets
Liabilitas dan dana syirkah temporer Liabilities and temporary syirkah funds
Liabilitas segera 419.077.532.068 2.236.752.556 27.705.425.255 449.019.709.879 Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Simpanan dari nasabah 11.456.148.918.728 1.310.436.102.817 8.013.462.238.197 20.780.047.259.742 Deposits from customers
Dana syirkah temporer 1.246.327.252.415 80.354.229.589 - 1.326.681.482.004 Temporary syirkah funds
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain 1.235.624.945.854 10.310.360.986 - 1.245.935.306.840 Deposits from other banks
Dana syirkah temporer 848.720.266 - - 848.720.266 Temporary syirkah funds
Surat berharga
yang diterbitkan 1.019.914.307.841 - - 1.019.914.307.841 Securities issued
Liabilitas derivatif 454.567.798 - - 454.567.798 Derivative liabilities
Pinjaman yang diterima 2.877.389.140.541 - - 2.877.389.140.541 Borrowings
Utang pajak 16.601.962.122 199.044.124 1.016.594.862 17.817.601.108 Taxes payable
Imbalan kerja 98.745.454.818 - - 98.745.454.818 Employee benefits
Liabilitas sewa 48.478.585.557 6.404.257.039 755.690.553 55.638.533.149 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 93.182.042.225 12.593.192.157 5.493.683.241 111.268.917.623 Other liabilities
Total liabilitas dan Total liabilities and
18.512.793.430.233 1.422.533.939.268 8.048.433.632.108 27.983.761.001.609
dana syirkah temporer temporary syirkah funds
Pendapatan dan beban Income and expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah 2.175.680.205.846 415.078.218.021 99.539.254.617 2.690.297.678.484 sharia income
Beban bunga dan syariah (582.845.215.611) (26.998.844.579) (487.225.807.016) (1.097.069.867.206) Interest and sharia expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah - bersih 1.592.834.990.235 388.079.373.442 (387.686.552.399) 1.593.227.811.278 sharia income - net
Pendapatan Other operating
operasional lain 269.192.108.754 51.896.498.240 18.056.197.366 339.144.804.360 income
Beban operasional lain (1.005.933.915.750) (116.773.100.918) (54.753.639.167) (1.177.460.655.835) Other operating expenses
Pendapatan (beban) Non operating
non operasional (1.307.818.054) (10.654.705.685) (71.047.660,00) (12.033.571.399) income (expenses)
Laba sebelum pajak 854.785.365.185 312.548.065.079 (424.455.041.860) 742.878.388.404 Income before tax
Beban pajak 171.774.071.862 - - 171.774.071.862 Tax expenses
Laba setelah pajak 1.026.559.437.047 312.548.065.079 (424.455.041.860) 914.652.460.266 Income after tax
106
BANK SULSELBAR 941
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 942
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
45. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 45. SEGMENT INFORMATION (continued)
a. Segmentasi usaha Bank menurut geografis gabungan konvensional a. The business segmentation of the Bank according to the geographical
dan unit usaha syariah untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 combination of conventional and sharia business units the years
Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: (lanjutan) ended December 31, 2025 and 2024 are as follows: (continued)
2024
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Aset Assets
Kas 606.448.084.392 53.196.768.200 1.641.065.000 661.285.917.592 Cash
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 1.042.240.486.973 - - 1.042.240.486.973 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 15.200.780.183 7.147.581 104.012.000 15.311.939.764 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 407.948.973.216 - - 407.948.973.216 and other banks
Surat berharga 6.165.112.826.414 - - 6.165.112.826.414 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga Receivable of
yang dibeli dengan marketable securities purchased
janji dijual kembali 395.617.165.204 - - 395.617.165.204 under resale agreement
Tagihan derivatif 834.340.906 - - 834.340.906 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 17.568.683.636.659 4.076.557.688.423 1.250.950.807.968 22.896.192.133.050 sharia financing
Tagihan akseptasi 73.756.652.179 - - 73.756.652.179 Acceptance receivables
Penyertaan 25.107.519.000 - - 25.107.519.000 Investment
Pajak dibayar dimuka 40.393.885.034 - - 40.393.885.034 Advance taxes
Aset tetap dan Fixed assets and
aset hak guna 453.398.552.990 48.568.206.792 1.449.576.493 503.416.336.275 right of use assets
Aset tak berwujud 9.010.376.785 - - 9.010.376.785 Intangible assets
Aset pajak tangguhan 56.582.496.210 - - 56.582.496.210 Deferred tax assets
Aset lain-lain 193.441.159.887 22.792.723.062 176.186.176 216.410.069.125 Other assets
Jumlah aset 27.053.776.936.032 4.201.122.534.058 1.254.321.647.637 32.509.221.117.727 Total assets
-
Liabilitas dan dana syirkah temporer Liabilities and temporary syirkah funds
Liabilitas segera 363.306.018.163 3.791.298.316 20.068.937.261 387.166.253.740 Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Simpanan dari nasabah 17.419.684.092.631 1.200.302.385.345 336.216.423.755 18.956.202.901.731 Deposits from customers
Dana syirkah temporer 733.255.915.918 57.353.355.176 - 790.609.271.094 Temporary syirkah funds
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain 2.063.437.575.711 20.093.691.049 - 2.083.531.266.760 Deposits from other banks
Dana syirkah temporer 37.533.774 - - 37.533.774 Temporary syirkah funds
Liabilitas atas surat berharga Liabilities of marketable securities
yang dijual dengan sold under
janji dibeli kembali 641.801.832.127 - - 641.801.832.127 repurchase agreement
Surat berharga
yang diterbitkan 1.611.446.266.298 - - 1.611.446.266.298 Securities issued
Pinjaman yang diterima 2.633.424.736.837 - - 2.633.424.736.837 Borrowings
Utang pajak 23.922.827.786 202.714.565 2.507.007.467 26.632.549.818 Taxes payable
Imbalan kerja 90.889.783.310 - - 90.889.783.310 Employee benefits
Liabilitas lain-lain 25.012.726.032 4.392.115.690 1.278.996.840 30.683.838.562 Other liabilities
Liabilitas sewa 126.842.517.845 883.591.419 1.283.200.976 129.009.310.240 Lease liabilities
Total liabilitas dan Total liabilities and
25.733.061.826.432 1.287.019.151.560 361.354.566.299 27.381.435.544.291
dana syirkah temporer temporary syirkah funds
Pendapatan dan beban Income and expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah 2.100.706.383.684 405.556.074.991 101.833.192.312 2.608.095.650.987 sharia income
Beban bunga dan syariah (708.539.840.937) (23.554.572.711) (324.832.331.398) (1.056.926.745.046) Interest and sharia expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah - bersih 1.392.166.542.747 382.001.502.280 (222.999.139.086) 1.551.168.905.941 sharia income - net
Pendapatan Other operating
operasional lain 282.266.651.207 57.152.375.015 8.542.652.406 347.961.678.628 income
Beban operasional lain (968.226.744.687) (105.956.400.292) (33.175.280.641) (1.107.358.425.620) Other operating expenses
Pendapatan (beban) Non operating
non operasional (122.768.779.321) (197.146.385.021) 306.667.316.251 (13.247.848.091) income (expenses)
Laba sebelum pajak 583.437.669.946 136.051.091.982 59.035.548.930 778.524.310.858 Income before tax
Beban pajak (120.864.450.281) - - (120.864.450.281) Tax expenses
Laba setelah pajak 462.573.219.665 136.051.091.982 59.035.548.930 657.659.860.577 Income after tax
107
942 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 943
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
45. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 45. SEGMENT INFORMATION (continued)
b. Segmentasi usaha Bank menurut geografis unit usaha syariah untuk b. The Bank's business segmentation according to geographic sharia
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 adalah business units for the years ended December 31, 2025 and 2024 are
sebagai berikut: as follows:
2025
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Aset Assets
Kas 11.719.389.600 631.578.500 - 12.350.968.100 Cash
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 59.611.620.563 - - 59.611.620.563 with Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 190.536.669 - - 190.536.669 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 204.510.000.000 - - 204.510.000.000 and other banks
Surat berharga 1.702.880.000.000 - - 1.702.880.000.000 Marketable securities
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 1.537.511.244.908 365.733.011.907 - 1.903.244.256.815 sharia financing
Aset tetap dan Fixed assets and
aset hak guna 6.623.193.116 757.784.099 - 7.380.977.215 right of use assets
Aset lain-lain 58.522.770.684 3.037.588.528 - 61.560.359.212 Other assets
Jumlah aset 3.581.568.755.540 370.159.963.034 - 3.951.728.718.574 Total assets
-
Liabilitas dan dana syirkah temporer Liabilities and temporary syirkah funds
Liabilitas segera 203.899.150.845 32.748.390 - 203.931.899.235 Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Simpanan dari nasabah 392.504.170.309 29.350.791.172 - 421.854.961.481 Deposits from customers
Dana syirkah temporer 1.246.327.252.415 80.354.229.589 - 1.326.681.482.004 Temporary syirkah funds
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain 840.003.603 18.565.645 - 858.569.248 Deposits from other banks
Dana syirkah temporer 848.720.266 - - 848.720.266 Temporary syirkah funds
Utang pajak 312.048.071 18.501.433 - 330.549.504 Taxes payable
Surat berharga
yang diterbitkan 400.000.000.000 - - 400.000.000.000 Securities issued
Pinjaman yang diterima 489.487.473.045 - - 489.487.473.045 Borrowings
Liabilitas sewa 1.798.988.046 523.050.505 - 2.322.038.551 Lease liabilities
Dana usaha 1.000.000.000.000 - - 1.000.000.000.000 Business funds
Saldo laba 97.577.685.984 4.825.957.413 - 102.403.643.397 Retained earnings
Liabilitas lain-lain 2.237.899.048 771.482.795 - 3.009.381.843 Other liabilities
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and temporary
3.835.833.391.632 115.895.326.942 - 3.951.728.718.574
dana syirkah temporer syirkah funds
-
Pendapatan dan beban Income and expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah 148.371.831.552 22.972.649.041 - 171.344.480.593 sharia income
Beban bunga dan syariah (29.953.507.501) (1.954.025.746) - (31.907.533.247) Interest and sharia expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah - bersih 118.418.324.051 21.018.623.295 - 139.436.947.346 sharia income - net
Pendapatan Other operating
operasional lain 24.511.999.833 4.154.769.608 - 28.666.769.441 income
Beban operasional lain (54.342.177.698) (10.982.894.181) - (65.325.071.879) Other operating expenses
Pendapatan (beban) Non operating
non operasional 8.989.539.798 (9.364.541.309) - (375.001.511) income (expenses)
Laba sebelum pajak 97.577.685.984 4.825.957.413 - 102.403.643.397 Income before tax
Beban pajak - - - - Tax expenses
Laba setelah pajak 97.577.685.984 4.825.957.413 - 102.403.643.397 Income after tax
-
108
BANK SULSELBAR 943
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 944
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
45. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 45. SEGMENT INFORMATION (continued)
b. Segmentasi usaha Bank menurut geografis unit usaha syariah untuk b. The Bank's business segmentation according to geographic sharia
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 adalah business units for the year ended December 31, 2025 and 2024 are
sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2024
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Aset Assets
Kas 9.449.507.000 1.884.203.400 - 11.333.710.400 Cash
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 79.725.744.524 - - 79.725.744.524 with Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 146.467.909 - - 146.467.909 with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 58.000.000.000 - - 58.000.000.000 and other banks
Surat berharga 1.489.574.742.000 - - 1.489.574.742.000 Marketable securities
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 1.176.893.277.362 309.677.752.928 - 1.486.571.030.290 sharia financing
Aset tetap dan Fixed assets and
aset hak guna 5.393.222.761 416.210.909 - 5.809.433.670 right of use assets
Aset lain-lain 10.184.501.238 3.068.484.042 - 13.252.985.280 Other assets
Jumlah aset 2.829.367.462.794 315.046.651.279 - 3.144.414.114.073 Total assets
-
Liabilitas dan dana syirkah temporer Liabilities and temporary syirkah funds
Liabilitas segera 1.015.279.604 24.704.349 - 1.039.983.953 Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Simpanan dari nasabah 239.998.469.710 8.147.962.216 - 248.146.431.926 Deposits from customers
Dana syirkah temporer 733.255.915.918 57.353.355.176 - 790.609.271.094 Temporary syirkah funds
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain 983.565.000 27.016.571 - 1.010.581.571 Deposits from other banks
Dana syirkah temporer 37.533.774 - - 37.533.774 Temporary syirkah funds
Pinjaman yang diterima 431.158.131.647 - - 431.158.131.647 Borrowings
Utang pajak 372.803.120 19.622.509 - 392.425.629 Taxes payable
Surat berharga
yang diterbitkan 600.000.000.000 - - 600.000.000.000 Securities issued
Liabilitas sewa 515.469.709 62.598.543 - 578.068.252 Lease liabilities
Dana usaha 986.654.512.164 - - 986.654.512.164 Business funds
Saldo laba 72.391.670.644 6.299.028.284 - 78.690.698.928 Retained earnings
Liabilitas lain-lain 5.763.154.991 333.320.144 - 6.096.475.135 Other liabilities
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and temporary
3.072.146.506.281 72.267.607.792 - 3.144.414.114.073
dana syirkah temporer syirkah funds
-
Pendapatan dan beban Income and expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah 120.608.726.872 20.114.855.253 - 140.723.582.125 sharia income
Beban bunga dan syariah (21.304.675.165) (774.770.745) - (22.079.445.910) Interest and sharia expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah - bersih 99.304.051.707 19.340.084.508 - 118.644.136.215 sharia income - net
Pendapatan Other operating
operasional lain 8.311.922.877 345.989.242 - 8.657.912.119 income
Beban operasional lain (83.610.777.546) (13.060.873.371) - (96.671.650.917) Other operating expenses
Pendapatan (beban) Non operating
non operasional 48.386.473.606 (326.172.095) 48.060.301.511 income (expenses)
Laba sebelum pajak 72.391.670.644 6.299.028.284 - 78.690.698.928 Income before tax
Beban pajak - - - - Tax expenses
Laba setelah pajak 72.391.670.644 6.299.028.284 - 78.690.698.928 Income after tax
-
--- Sheet "FV" (Catatan 46)
109
944 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 945
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
46. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 46. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Tabel dibawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas The following table represents the carrying value and fair value of financial assets and
keuangan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. liabilities as of December 31, 2025 and 2024.
2025
Nilai wajar melalui
laporan penghasilan
Nilai wajar melalui komprehensif lain/
Finance Report
Biaya perolehan laporan laba rugi/ Fair value through
Laporan Keuangan
diamortisasi/ Fair value through other comprehensive Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Amortised cost profit or loss income Carrying value Fair value
Aset keuangan Financial assets
Kas 581.888.505.257 - - 581.888.505.257 581.888.505.257 Cash
Giro pada Bank Indonesia 1.119.830.702.896 - - 1.119.830.702.896 1.119.830.702.896 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 37.056.457.576 - - 37.056.457.576 37.056.457.576 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 304.455.868.179 - - 304.455.868.179 304.455.868.179 and other banks
Surat berharga 5.459.356.211.030 - 94.177.099.999 5.553.533.311.029 5.568.691.643.782 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga yang Receivable of marketable securities
dibeli dengan janji dijual kembali 1.737.182.109.293 - - 1.737.182.109.293 1.768.794.725.896 purchased under resale agreement
Tagihan derivatif - 176.126.818 - 176.126.818 176.126.818 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 22.957.138.376.720 - - 22.957.138.376.720 22.957.138.376.720 sharia financing
Tagihan akseptasi 12.546.535.158 - - 12.546.535.158 12.546.535.158 Acceptance receivables
Penyertaan 107.519.000 - - 107.519.000 107.519.000 Investment
Jumlah 32.209.562.285.109 176.126.818 94.177.099.999 32.303.915.511.926 32.350.686.461.282 Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Simpanan dari nasabah 20.780.047.259.742 - - 20.780.047.259.742 20.780.047.259.742 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 1.245.935.306.840 - - 1.245.935.306.840 1.245.935.306.840 Deposits from other banks
Surat berharga yang diterbitkan 1.019.914.307.841 - - 1.019.914.307.841 Securities issued
Pinjaman yang diterima 2.877.389.140.541 - - 2.877.389.140.541 2.877.389.140.541 Borrowings
Liabilitas sewa 55.638.533.149 - - 55.638.533.149 55.638.533.149 Lease liabilities
Dana syirkah temporer 1.327.530.202.270 - - 1.327.530.202.270 1.327.530.202.270 Temporary syirkah funds
Jumlah 27.306.454.750.383 454.567.798 - 27.306.909.318.181 26.286.540.442.542 Total
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
BANK SULSELBAR
945
110
Page 946
946
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
BANK SULSELBAR
46. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 46. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
Tabel dibawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas The following table represents the carrying value and fair value of financial assets and
keuangan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. (lanjutan) liabilities as of December 31, 2025 and 2024. (continued)
2024
Nilai wajar melalui
laporan penghasilan
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Nilai wajar melalui komprehensif lain/
Biaya perolehan laporan laba rugi/ Fair value through
diamortisasi/ Fair value through other comprehensive Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Amortised cost profit or loss income Carrying value Fair value
Aset keuangan Financial assets
Kas 661.285.917.592 - - 661.285.917.592 661.285.917.592 Cash
Giro pada Bank Indonesia 1.042.240.486.973 - - 1.042.240.486.973 1.042.240.486.973 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 15.311.939.764 - - 15.311.939.764 15.311.939.764 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 407.948.973.216 - - 407.948.973.216 407.948.973.216 and other banks
Surat berharga 6.126.147.626.414 - 38.965.200.000 6.165.112.826.414 6.140.475.584.400 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga yang Receivable of marketable securities
dibeli dengan janji dijual kembali 395.617.165.204 - - 395.617.165.204 399.911.244.000 purchased under resale agreement
Tagihan derivatif - 834.340.906 - 834.340.906 834.340.906 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 22.896.192.133.050 - - 22.896.192.133.050 22.896.192.133.050 sharia financing
Tagihan akseptasi 73.756.652.179 - - 73.756.652.179 73.756.652.179 Acceptance receivables
Penyertaan 107.519.000 - - 107.519.000 107.519.000 Investment
Jumlah 31.618.608.413.392 834.340.906 38.965.200.000 31.658.407.954.298 31.638.064.791.080 Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Simpanan dari nasabah 18.956.202.901.731 - - 18.956.202.901.731 18.956.202.901.731 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 2.083.531.266.760 - - 2.083.531.266.760 2.083.531.266.760 Deposits from other banks
Liabilitas atas surat berharga yang Liabilities of marketable securities
dijual dengan janji dibeli kembali 641.801.832.127 - - 641.801.832.127 651.995.440.000 sold under repurchase agreement
Surat berharga yang diterbitkan 1.611.446.266.298 - - 1.611.446.266.298 1.590.803.687.960 Securities issued
Pinjaman yang diterima 2.633.424.736.837 - - 2.633.424.736.837 2.633.424.736.837 Borrowings
Liabilitas sewa 30.683.838.562 - - 30.683.838.562 30.683.838.562 Lease liabilities
Dana syirkah temporer 790.646.804.868 - - 790.646.804.868 790.646.804.868 Temporary syirkah funds
Jumlah 26.747.737.647.183 - - 26.747.737.647.183 26.737.288.676.718 Total
111
Page 947
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
47. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP KEWAJIBAN PEMBAYARAN 47. GOVERNMENT GUARANTEES ON THE OBLIGATIONS OF
BANK UMUM COMMERCIAL BANKS
Berdasarkan Undang-Undang No.24 tanggal 22 September 2004, Based on Law No.24 dated September 22, 2004, which have been
sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-Undang No.4 Tahun 2023 amended Law No.4 Year 2023 dated January 12, 2023 regarding
tanggal 12 Januari 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Development and Strengthening of Financial Sector, Deposit Insurance
Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan ("LPS") menjamin dana Corporation ("LPS") in order to provide guarantees on public funds
masyarakat termasuk dana dari bank lain dalam bentuk giro, deposito, including funds from other banks in the form of demand deposits, time
sertifikat deposito, tabungan dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan deposits, deposit certificates, saving deposits and/or other similar forms.
dengan itu.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.66 Tahun 2008 tanggal 13 Based on Government Regulation No.66 of 2008 dated October 13, 2008
Oktober 2008 tentang “Besaran Nilai Simpanan yang Dijamin Lembaga regarding the "Amount of Deposit Guaranteed by the Deposit Insurance
Penjamin Simpanan” yang disempurnakan melalui Peraturan LPS Corporation" which was amended through LPS Regulation
No.1/PLPS/2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang Program Penjaminan No.1/PLPS/2023 dated January 12, 2023 concerning the Deposit
Simpanan bahwa saldo yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu Guarantee Program that the guaranteed balance for each customer at
Bank adalah paling tinggi Rp2.000.000.000 (dua miliar Rupiah). Suku one Bank is a maximum of Rp2,000,000,000 (two billion Rupiah). LPS
bunga penjaminan LPS pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 guarantee interest rate as of December 31, 2025 and 2024 were 4% and
masing-masing sebesar 4% dan 4,25% untuk simpanan dalam mata uang 4.25% respectively for deposits in Rupiah and 2.25% for deposits in
Rupiah dan 2,25% untuk simpanan dalam mata uang asing. foreign currency.
Bank adalah peserta dari program penjaminan tersebut. Beban premi The Bank is a participant of the guarantee program. Deposit guarantee
penjamin untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan premium for years ended December 31, 2025 and 2024 amounted to
2024 masing-masing sebesar Rp44.773.898.873 dan Rp40.299.930.476 Rp44,773,898,873 and Rp40,299,930,476 respectively (Note 32).
(Catatan 32).
48. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN - UNIT SYARIAH 48. FINANCIAL SUPPLEMENTARY INFORMATION - SHARIA UNIT
Informasi keuangan unit usaha syariah untuk tahun yang berakhir pada 31 The financial information of the sharia business unit for the years ended
Desember 2025 dan 2024, adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024, are as follows:
2025 2024
Laporan Posisi Keuangan Statements of Financial Position
Aset Assets
Kas 12.350.968.100 11.333.710.400 Cash
Giro pada Bank Indonesia 59.611.620.563 79.725.744.524 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 190.536.669 146.467.909 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 204.510.000.000 58.000.000.000 Placements with Bank Indonesia and other banks
Surat berharga 1.702.880.000.000 1.489.574.742.000 Marketable securities
Piutang murabahah Murabahah receivables
Pihak berelasi 1.463.793.976 1.243.440.188 Related parties
Pihak ketiga 1.248.368.772.380 1.032.673.737.579 Third parties
Penyisihan kerugian penurunan nilai (24.070.106.692) (27.137.337.765) Allowance for impairment losses
Piutang murabahah - bersih 1.225.762.459.664 1.006.779.840.002 Murabahah receivables - net
Piutang rahn Rahn receivables
Pihak berelasi 777.620.000 163.720.000 Related parties
Pihak ketiga 205.729.487.332 99.821.882.189 Third parties
Penyisihan kerugian penurunan nilai (39.696.901) (5.651.225) Allowance for impairment losses
Piutang rahn - bersih 206.467.410.431 99.979.950.964 Rahn receivables - net
Pembiayaan mudharabah Mudharabah financing
Pihak ketiga 2.237.835.070 10.027.223.415 Third parties
Penyisihan kerugian penurunan nilai (742.525.018) (740.379.920) Allowance for impairment losses
Pembiayaan mudharabah - bersih 1.495.310.052 9.286.843.495 Mudharabah financing - net
Pembiayaan musyarakah Musyarakah financing
Pihak ketiga 496.680.652.843 391.201.423.543 Third parties
Penyisihan kerugian penurunan nilai (31.914.130.709) (20.677.027.714) Allowance for impairment losses
Pembiayaan musyarakah - bersih 464.766.522.134 370.524.395.829 Musyarakah financing - net
Aset yang diperoleh untuk ijarah - bersih 4.752.554.538 - Assets acquired for ijarah - net
Aset tetap dan aset hak guna - bersih 7.380.977.215 5.809.433.670 Fixed assets and right of use assets - net
Aset lain-lain 61.560.359.208 13.252.985.280 Other assets
Jumlah aset 3.951.728.718.574 3.144.414.114.073 Total assets
112
BANK SULSELBAR 947
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 948
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
48. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN - UNIT SYARIAH (lanjutan) 48. FINANCIAL SUPPLEMENTARY INFORMATION - SHARIA UNIT
(continued)
Informasi keuangan unit usaha syariah untuk tahun yang berakhir pada 31 The financial information of the sharia business unit for the year ended
Desember 2025 dan 2024, adalah sebagai berikut: (lanjutan) December 31, 2025 and 2024, are as follows: (continued)
2025 2024
Liabilitas, dana syirkah temporer dan ekuitas Liabilities, temporary syirkah funds and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 203.931.899.235 1.039.983.953 Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Pihak berelasi 683.070.426 4.424.265.504,00 Related parties
Pihak ketiga 421.171.891.055 243.722.166.422 Wadiah current accounts - third parties
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Giro wadiah - pihak ketiga 858.569.248 1.010.581.571 Wadiah current accounts - third parties
Utang pajak 330.549.504 392.425.629 Taxes payable
Liabilitas sewa 2.322.038.551 578.068.252 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 1.003.009.381.843 992.750.987.299 Other liabilities
Jumlah liabilitas 1.632.307.399.862 1.243.918.478.630 Total liabilities
Dana syirkah temporer Temporary syirkah funds
Dana syirkah temporer dari bukan bank Temporary syirkah funds from non banks
Giro mudharabah - pihak ketiga 57.653.186.318 34.472.546.817 Mudharabah current accounts - third parties
Tabungan mudharabah Mudharabah saving deposits
Pihak berelasi 4.652.443.401 4.196.392.318 Related parties
Pihak ketiga 323.736.978.376 289.032.299.895 Third parties
Tabungan simpel - pihak ketiga 810.178.291 400.136.225 Simpel saving deposits - third parties
Deposito berjangka mudharabah Mudharabah time deposits
Pihak berelasi 4.771.000.000 8.561.000.000 Related parties
Pihak ketiga 935.057.695.618 453.946.895.839 Third parties
Dana syirkah temporer dari bank lain Temporary syirkah funds from other banks
Giro mudharabah - pihak ketiga 848.720.266 37.533.774 Mudharabah current accounts - third parties
Jumlah dana syirkah temporer 1.327.530.202.270 790.646.804.868 Total temporary syirkah funds
Surat berharga yang diterbitkan 400.000.000.000 600.000.000.000 Securities issued
Pinjaman yang diterima 489.487.473.045 431.158.131.647 Borrowings
Ekuitas Equity
Saldo laba 102.403.643.397 78.690.698.928 Retained earnings
Jumlah liabilitas, dana syirkah temporer Total liabilites, temporary syirkah funds
3.951.728.718.574 3.144.414.114.073
dan ekuitas and equity
- -
Laporan Laba Rugi Statements of Profit or Loss
Pendapatan operasional Operating income
Pendapatan pengelolaan dana Fund management income
oleh Bank sebagai mudharib 171.344.480.593 140.723.582.125 by Bank as mudharib
Hak pihak ketiga atas bagi hasil Third parties rights on profit sharing
dana syirkah temporer (31.907.533.247) (22.079.445.910) temporary syirkah funds
Jumlah pendapatan operasional - bersih 139.436.947.346 118.644.136.215 Total operating income - net
Pendapatan operasional lain 13.321.277.181 8.657.912.119 Other operating income
Pemulihan (penyisihan) kerugian Recovery (allowance) for
penurunan nilai aset produktif (18.278.358.069) (11.181.342.683) impairment losses of earning assets
Beban operasional lain Other operating expenses
Tenaga kerja (16.232.698.383) (16.293.533.395) Personnel
Umum dan administrasi (15.468.523.168) (20.753.671.517) General and administrative
Jumlah beban operasional lain (31.701.221.551) (37.047.204.912) Total other operating expenses
Pendapatan (beban) non operasional (375.001.510) (382.801.811) Non operating income (expenses)
Laba sebelum pajak 102.403.643.397 78.690.698.928 Income before tax
Beban pajak - - Tax expenses
Laba setelah pajak 102.403.643.397 78.690.698.928 Income after tax
113
948 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 949
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
49. PERIKATAN - PERIKATAN SIGNIFIKAN 49. SIGNIFICANT AGREEMENTS
1) Berdasarkan perjanjian kerjasama No.9/PKS-BSSB/I/2019 tanggal 22 1) Based on the cooperation agreement No.9/PKS-BSSB/I/ 2019 dated
Januari 2019 Bank sepakat untuk membuat perjanjian kerjasama January 22, 2019 Bank agreed to make a cooperation agreement with
dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju atas implementasi sistem non the Government of Mamuju Regency on the implementation of a non-
tunai pengelolaan keuangan pada Kabupaten Mamuju. Perjanjian cash financial management system in Mamuju Regency. The
kerjasama berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditandatangani cooperation agreement is valid for 5 (five) years since the agreement
Perjanjian, dan masih dalam proses perpanjangan. was signed and is still in the process of being renewed.
Berdasarkan perjanjian kerjasama No.157/PKS-BSSB/DDL/IV/2025 Based on cooperation agreement No. 157/PKS-BSSB/DDL/IV/2025
tanggal 20 April 2025 Bank sepakat untuk membuat perjanjian dated April 20, 2025, the Bank agreed to enter into a cooperation
kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat atas agreement with the Provincial Government of West Sulawesi on the
implementasi sistem non tunai pengelolaan keuangan pada Provinsi implementation of a cashless financial management system in West
Sulawesi Barat. Perjanjian kerjasama berlaku selama 5 (lima) tahun Sulawesi Province. The cooperation agreement is valid for 5 (five)
sejak ditandatangani. years from the date of signing.
2) Pada tanggal 28 Maret 2023, Bank telah melakukan perjanjian 2) On March 28, 2023, the Bank entered into a cooperation agreement
kerjasama No.104/PKS-BSSB/III/2023 dan No.104/PKS-BSSB/III/2023 and No.035/PKS/JAMSYAR/III/2023 with
No.035/PKS/JAMSYAR/III/2023 dengan PT Penjaminan Jamkrindo PT Penjaminan Jamkrindo Syariah regarding Guarantees (Kafalah) of
Syariah tentang Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan Graha Berkah iB iB Graha Bless Financing for Housing Procurement through Sharia
untuk Pengadaan Perumahan melalui Pembiayaan Rumah Sejahtera Prosperous Housing Financing with Housing Financing Liquidity
Syariah dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Facility (FLPP). The term of the agreement is 3 (three) years, starting
Jangka waktu perjanjian 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal 28 from March 28, 2023 to March 27, 2026.
Maret 2023 sampai dengan tanggal 27 Maret 2026.
Memberikan Penjaminan (KAFALAH) Pembiayaan Graha Berkah iB Give Guarantee (KAFALAH) Financing Graha Berkah iB for Housing
untuk Pengadaan Perumahan melalui Pembiayaan Rumah Sejahtera Procurement through Sharia Prosperous Housing Financing with
Syariah dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Housing Financing Liquidity Facility (FLPP) from Guarantor (KAFIL)
dari Penjamin (KAFIL) kepada Penerima Jaminan (MAKFUL LAHU) to Guarantee Recipients (MAKFUL LAHU) for Financing Provided to
atas Pembiayaan yang diberikan kepada Terjamin (MAKFUL 'ANHU). Guaranteed (MAKFUL 'ANHU).
3) Pada tanggal 27 April 2023, Bank telah melakukan perjanjian 3) On April 27, 2023, the Bank entered into a cooperation agreement
kerjasama No.118/PKS-BSSB/IV/2023 dan No.118/PKS-BSSB/IV/2023 and No.045/PKS/JAMSYAR/IV/2023
No.045/PKS/JAMSYAR/IV/2023 dengan PT Penjaminan Jamkrindo with PT Penjaminan Jamkrindo Syariah regarding Guarantees
Syariah tentang Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan Umum. Jangka (Kafalah) of Public Financing. The term of the agreement is 3 (three)
waktu perjanjian 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal 20 Mei 2023 years, starting from May 20, 2020 to May 19, 2026.
sampai dengan tanggal 19 Mei 2026.
Memberikan Penjaminan (KAFALAH) oleh Penjamin (KAFIL) atas Provide Guarantees (KAFALAH) by the Guarantor (KAFIL) of General
Pembiayaan Umum (Komersial) yang diberikan Penerima Jaminan (Commercial) Financing provided by the Beneficiary (MAKFUL LAHU)
(MAKFUL LAHU) kepada Terjamin (MAKFUL 'ANHU) berikut tata cara to the Guaranteed (MAKFUL 'ANHU) and the procedure for the claim
proses klaim dan subrogasinya. process and its subrogation.
4) Pada tanggal 28 Maret 2023, Bank telah melakukan perjanjian 4) On March 28, 2023, the Bank entered into a cooperation agreement
kerjasama No.106/PKS-BSSB/III/2023 dan No.106/PKS-BSSB/III/2023 and No.037/PKS/JAMSYAR/III/2023 with
No.037/PKS/JAMSYAR/III/2023 dengan PT Penjaminan Jamkrindo PT Penjaminan Jamkrindo Syariah regarding Guarantees (Kafalah)
Syariah tentang Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan Pemilikan Rumah for Subsidised Home Ownership Financing. The term of the
Bersubsidi. Jangka waktu perjanjian 3 (tiga) tahun terhitung sejak agreement is 3 (three) years, starting from March 28, 2023 to March
tanggal 28 Maret 2023 sampai dengan tanggal 28 Maret 2026. 28, 2026.
Memberikan Penjaminan (KAFALAH) oleh Penjamin (KAFIL) atas Provide Guarantees (KAFALAH) by the Guarantor (KAFIL) of
Pembiayaan Pemilikan Rumah Bersubsidi yang diberikan Penerima Subsidised Home Ownership Financing provided by the Beneficiary
Jaminan (MAKFUL LAHU) kepada Terjamin (MAKFUL 'ANHU). (MAKFUL LAHU) to the Guaranteed (MAKFUL 'ANHU).
5) Pada tanggal 20 Januari 2013, Bank melakukan perjanjian kerjasama 5) On January 20, 2013, the Bank entered into a cooperation agreement
No.010/PKS-BSSB/I/2013 dan No.RS-SWC-1301-0002 dengan PT No.010/PKS-BSSB/I/2013 and No.RS-SWC-1301-0002 with PT Rintis
Rintis Sejahtera mengenai Keanggotaan Issuer Bank. Jangka waktu Sejahtera regarding Issuer Bank membership. The term of the
perjanjian 3 (tiga) tahun dan diperpanjang otomatis. agreement is 3 (three) years and is automatically extended.
6) Pada tanggal 8 Juni 2018, Bank melakukan perjanjian kerjasama 6) On June 8 2018, the Bank entered into a cooperation agreement
No.067/PKS.BPDSS/AJ/000/2018 dan No.167/PKS-BSSB/VI/2018 No.067/PKS.BPDSS/AJ/000/2018 and No.167/PKS-BSSB/VI/2018
dengan PT Artajasa Pembayaran Elektronis mengenai keanggotaan with PT Artajasa Electronic Payments regarding membership of the
Layanan Transaksi Elektronis Artajasa. Jangka waktu perjanjian 3 Artajasa Electronic Transaction Service. The term of the agreement is
(tiga) tahun dan diperpanjang otomatis. 3 (three) years and is automatically extended
7) Pada tanggal 21 Februari 2022, Bank melakukan perjanjian kerjasama 7) On February 21, 2022, the Bank entered into a cooperation
No.JAN-01/CU.06/2022 dan No.028/PKS-BSSB/II/2022 dengan PT agreement No.JAN-01/CU.06/2022 and No.028/PKS-BSSB/II/2022
Taspen (Persero) tentang pembayaran tabungan hari tua, pensiun, with PT Taspen (Persero) regarding payment of retirement savings,
jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan kematian melalui rekening pensions, work accident insurance , and death insurance through a
Bank. Jangka waktu perjanjian 2 (dua) tahun sejak 21 Februari 2022 bank account. The term of the agreement is 2 (two) years from
sampai dengan tanggal 20 Februari 2024. February 21, 2022 until February 20, 2024.
Pada tanggal 20 Mei 2024, Bank melakukan perjanjian kerjasama On May 20, 2024, the Bank entered into a cooperation agreements
No.JAN-04/CU.05/2024 dan No.206a/PKS-BSSB/DJS/V/2024 dengan No.JAN-04/CU.05/2024 and No.206a/PKS-BSSB/DJS/V/2024 with
PT Taspen (Persero) tentang pembayaran tabungan hari tua, pensiun, PT Taspen (Persero) regarding the payment of retirement savings,
jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan kematian melalui rekening pensions, work accident insurance, and death insurance through the
Bank. Perjanjian ini merupakan perpanjangan atas perjanjian Bank's account. This agreement is an extension of the previous
sebelumnya. Jangka waktu perjanjian 2 (dua) tahun sejak 20 Mei 2024 agreement. The term of the agreement is 2 (two) years from May 20,
sampai dengan tanggal 19 Mei 2026. 2024 until May 19, 2026.
114
BANK SULSELBAR 949
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 950
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
49. PERIKATAN - PERIKATAN SIGNIFIKAN (lanjutan) 49. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)
8) Pada tanggal 2 Februari 2022, Bank melakukan perjanjian kerjasama 8) On February 2, 2022, the Bank entered into a cooperation agreement
dengan PT Titan Sarana Niaga berdasarkan surat perjanjian with PT Titan Sarana Niaga based on agreement letter No.33A/PKS-
No.33A/PKS-BSSB/II/2022 dan No.TSN/IT/PKS/III/2022/002 tentang BSSB/II/2022 and No.TSN/IT/PKS/III/2022/002 regarding the lease of
sewa menyewa 154 unit mesin ATM dan 5 unit mesin CRM. Jangka 154 units of ATM machines and 5 units of CRM machines. The
waktu perjanjian 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal 1 Mei 2022 agreement period is 3 (three) years starting from 1 May 2022 until 1
sampai dengan tanggal 1 Mei 2025. May 2025.
Pada tanggal 14 Juli 2025, Bank melakukan perjanjian kerjasama On July 14, 2025, the Bank entered into a cooperation agreement
dengan PT Titan Sarana Niaga berdasarkan surat perjanjian with PT Titan Sarana Niaga based on agreement letter No. 220/PKS-
No.220/PKS-BSSB/VII/2025 tentang perpanjangan sewa menyewa BSSB/VII/2025 regarding the extension of the lease of 154 ATM
154 unit mesin ATM dan 5 unit mesin CRM. Jangka waktu perjanjian 2 machines and 5 CRM machines. The term of the agreement is 2 (two)
(dua) tahun terhitung sejak tanggal 1 Mei 2025 sampai dengan tanggal years, effective from May 1, 2025, until May 1, 2027.
1 Mei 2027.
9) Pada tanggal 20 Maret 2023, Bank melakukan perjanjian kerjasama 9) On March 20, 2023, the Bank entered into a cooperation agreement
dengan PT Titan Sarana Niaga berdasarkan surat perjanjian with PT Titan Sarana Niaga based on agreement letter No.108/PKS-
No.108/PKS-BSSB/III/2023 tentang sewa menyewa 152 unit mesin BSSB/III/2023 regarding the lease of 152 units of ATM machines and
ATM dan 2 unit mesin CRM. Jangka waktu perjanjian 2 (dua) tahun 2 units of CRM machines. The agreement period is 2 (two) years
terhitung sejak tanggal 1 Maret 2023 sampai dengan tanggal 28 starting from 1 March 2023 until 28 February 2025.
Februari 2025.
Pada tanggal 14 Juli 2025, Bank melakukan perjanjian kerjasama On July 14, 2025, the Bank entered into a cooperation agreement
dengan PT Titan Sarana Niaga berdasarkan surat perjanjian with PT Titan Sarana Niaga based on agreement letter No. 218/PKS-
No.218/PKS-BSSB/DDL/VII/2025 tentang perpanjangan sewa BSSB/DDL/VII/2025 regarding the extension of the lease of 152 ATM
menyewa 152 unit mesin ATM dan 2 unit mesin CRM. Jangka waktu machines and 2 CRM machines. The term of the agreement is 8
perjanjian 8 (delapan) tahun terhitung sejak tanggal 1 Maret 2025 (eight) years, effective from March 1, 2025, until October 31, 2025.
sampai dengan tanggal 31 Oktober 2025.
10) Pada tanggal 11 Januari 2023, Bank melakukan perjanjian kerjasama 10) On January 11, 2023, the Bank entered into a cooperation agreement
dengan PT CSM Corporatama berdasarkan surat perjanjian with PT CSM Corporatama based on agreement letter No.010/PKS-
No.010/PKS-BSSB/I/2023 dan No.CSM/0014/I/2023 tentang BSSB/I/2023 and No.CSM/0014/I/2023 regarding the lease
pengadaan sewa 9 unit kendaraan dinas dan 61 unit kendaraan procurement of 9 units of official vehicles and 61 units of operational
operasional. Jangka waktu perjanjian 4 (empat) tahun terhitung sejak vehicles. The agreement period is 4 (four) years starting from the
berita acara serah terima kendaraan diterima. receipt of the vehicle handover ceremony.
11) Pada tanggal 10 Juni 2024, Bank melakukan perjanjian kerjasama 11) On June 10, 2024, the Bank entered into a cooperation agreement
dengan PT Titan Sarana Niaga berdasarkan surat perjanjian with PT Titan Sarana Niaga based on agreement letter No.225/PKS-
No.225/PKS-BSSB/VI/2024 tentang pengadaan sewa 109 unit mesin BSSB/VI/2024 regarding the lease procurement of 109 units of ATM
ATM. Jangka waktu perjanjian 2 (dua) tahun terhitung sejak berita machines. The agreement period is 2 (two) years starting from the
acara serah terima ATM diterima. receipt of the ATM handover ceremony.
12) Pada tanggal 7 Februari 2025, Bank melakukan perjanjian kerjasama 12) On February 7, 2025, the Bank entered into a cooperation agreement
dengan PT Asuransi Eka Lloyd Jaya berdasarkan surat perjanjian with PT Asuransi Eka Lloyd Jaya based on agreement letters
026/PKS-BSSB/DRK/II/2025 dan 004B/DIR-ELJ/PKS/II/25 tentang 026/PKS-BSSB/DRK/II/2025 and 004B/DIR-ELJ/PKS/II/25 regarding
Asuransi Kredit Pemilikan Rumah Program Pemerintah. Dalam Government Program Home Ownership Credit Insurance. The
perjanjian tersebut dimuat bahwa pembayaran premi asuransi yang agreement stipulates that the insurance premiums to be borne by the
menjadi tanggungan Bank dihitung dari plafond kredit atau pagu kredit Bank are calculated based on the credit limit or credit plafond and the
dan jangka waktu kredit yang diberikan kepada debitur dengan tarif credit term granted to the borrower, at rates determined by PT
yang telah ditentukan oleh PT Asuransi Eka Llyod Jaya. Jangka waktu Asuransi Eka Lloyd Jaya. The agreement term is 2 (two) years,
perjanjian 2 (dua) tahun terhitung sejak ditandatangi oleh kedua belah effective from the date of signing by both parties, and may be
pihak dan dapat dilakukan perpanjangan sesuai kesepakatan. extended by mutual agreement.
13) Pada tanggal 16 Juni 2025, Bank melakukan perjanjian kerjasama 13) On June 16, 2025, the Bank entered into a cooperation agreement
dengan PT Pratama Mitra Sejati berdasarkan surat perjanjian with PT Pratama Mitra Sejati based on agreement letter No.196/PKS-
No.196/PKS-BSSB/DUM/VI/2025 tentang pengadaan sewa kendaraan BSSB/DUM/VI/2025 regarding the lease procurement of 103 units of
103 unit kendaraan operasional. Jangka waktu perjanjian 60 bulan operational vehicles. The agreement period is 60 (sixty) month
terhitung sejak berita acara serah terima kendaraan diterima. starting from the receipt of the vehicle handover ceremony.
115
950 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 951
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards:
Indonesia:
a. Giro pada Bank Indonesia a. Current Accounts with Bank Indonesia
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib Minimum (GWM) The Bank is required to maintain statutory reserves in Rupiah
dalam mata uang Rupiah dalam kegiatannya sebagai bank umum, currency in its activities as a commercial, and foreign statutory
serta GWM dalam mata uang asing dalam kegiatannya melakukan reserves in its activities in the conduct of foreign currency
transaksi mata uang asing. GWM disimpan dalam bentuk giro pada transactions. These statutory reserves are deposited in the form of
Bank Indonesia. current accounts with Bank Indonesia.
Rasio GWM pada tanggal 31 Desember 2025 dihitung berdasarkan The statutory reserves ratio as of December 31, 2025 is calculated
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.20/3/PBI/2018 sebagaimana based on Bank Indonesia Regulation (PBI) No.20/3/PBI/2018 which
diubah terakhir dengan PBI No.24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari have been amanded with PBI No.24/4/PBI/2022 dated February 25,
2022 dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) terakhir 2022 with PADG No.31 year 2025 dated December 23, 2025
yaitu PADG No.31 tahun 2025 tanggal 23 Desember 2025 tentang regarding Statutory Reserves in Rupiah and Foreign Currency, for
tentang Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing, Bagi Conventional Commercial Banks, Islamic Commercial Banks and
Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Sharia Business Units.
Syariah.
Rasio GWM pada tanggal 31 Desember 2024 dihitung berdasarkan The statutory reserves ratio as of December 31, 2024 is calculated
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.20/3/PBI/2018 sebagaimana based on Bank Indonesia Regulation (PBI) No.20/3/PBI/2018 which
diubah terakhir dengan PBI No.24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari have been amanded with PBI No.24/4/PBI/2022 dated February 25,
2022 dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) terakhir 2022 with PADG No.12 year 2023 dated September 27, 2023
yaitu PADG No.12 tahun 2023 tanggal 27 September 2023 tentang regarding Statutory Reserves in Rupiah and Foreign Currency, for
tentang Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing, Bagi Conventional Commercial Banks, Islamic Commercial Banks and
Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Sharia Business Units.
Syariah.
Rasio PLM pada tanggal 31 Desember 2025 dihitung berdasarkan The PLM ratio as of December 31, 2025 is calculated based on Bank
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.20/4/PBI/2018 sebagaimana Indonesia Regulation (PBI) No.20/4/PBI/2018 which have been
diubah terakhir dengan PBI No.24/16/PBI/2022 tanggal 31 Oktober amended with PBI No.24/16/PBI/2022 dated October 31, 2022 and
2022 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) terakhir yaitu PADG No.23 year 2025 dated October 20, 2025 regarding
PADG No. 23 tahun 2025 tanggal 20 Oktober 2025 tentang Rasio Macroprudential Intermediation Ratio and Macroprudential Liquidity
Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Buffer for Conventional Commercial Banks, Islamic Commercial
Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah Banks and Sharia Business Units.
dan Unit Usaha Syariah.
Rasio PLM pada tanggal 31 Desember 2024 dihitung berdasarkan The PLM ratio as of December 31, 2024 is calculated based on Bank
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.20/4/PBI/2018 sebagaimana Indonesia Regulation (PBI) No.20/4/PBI/2018 which have been
diubah terakhir dengan PBI No.24/16/PBI/2022 tanggal 31 Oktober amended with PBI No.24/16/PBI/2022 dated October 31, 2022 and
2022 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) terakhir yaitu PADG No.18 year 2023 dated November 29, 2023 regarding
PADG No. 18 tahun 2023 tanggal 29 November 2023 tentang Rasio Macroprudential Intermediation Ratio and Macroprudential Liquidity
Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Buffer for Conventional Commercial Banks, Islamic Commercial
Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah Banks and Sharia Business Units.
dan Unit Usaha Syariah.
Rasio GWM dan PLM Bank pada 31 Desember 2025 dan 2024 adalah As of December 31, 2025 and 2024, the GWM and PLM ratios of the
sebagai berikut: Bank are as follows:
2025 2024
Ketentuan/ Realisasi/ Ketentuan/ Realisasi/
Provisions Realization Provisions Realization
Konvensional Conventional
Rupiah Rupiah
Giro Wajib Minimum Minimum Statutory Reserve
rata-rata 9,00% 4,63% 9,00% 5,34% Averaging
Penyangga Likuiditas
Makroprudensial 4,00% 25,57% 5,00% 26,88% Macroprudential Liquidity Buffer
Mata uang asing Foreign currencies
Giro Wajib Minimum Minimum Statutory Reserve
rata-rata 4,00% 7,69% 4,00% 4,81% Averaging
Syariah Sharia
Rupiah Rupiah
Giro Wajib Minimum Minimum Statutory Reserve
rata-rata 7,50% 6,72% 7,50% 5,68% Averaging
Berdasarkan surat dari Bank Indonesia No.27/250/DKMP/Srt/B Based on a letter from Bank Indonesia No.27/250/DKMP/Srt/B dated
tanggal 12 Desember 2025 dan merujuk pada PBI No.9 tahun 2025 December 12, 2025 and referring to PBI No.9 year 2025 and PADG
dan PADG No. 27 tahun 2025, pada tanggal 31 Desember 2025, Bank No.27 year 2025, as of December 31, 2025, Bank has obtained
telah memperoleh insentif atas penyediaan dana untuk kegiatan incentives for providing funds for activities a certain and inclusive
ekonomi tertentu dan inklusif berupa pemotongan pemenuhan GWM economy that reduction in the fulfillment of the statutory reserve
masing-masing sebesar 4,4% dan 4,5% untuk konvensional dan requirement by 4.4% and 4.5% for conventional and sharia
syariah. respectively.
116
BANK SULSELBAR 951
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 952
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
a. Giro pada Bank Indonesia (lanjutan) a. Current Accounts with Bank Indonesia (continued)
Berdasarkan surat dari Bank Indonesia No.26/201/DKMP/Srt/B Based on a letter from Bank Indonesia No.26/202/DKMP/Srt/B dated
tanggal 2 Desember 2024 dan merujuk pada PBI No.11 tahun 2023 December 2, 2024 and referring to PBI No.11 year 2023 and PADG
dan PADG No.4 tahun 2024, pada tanggal 31 Desember 2024, Bank No.4 year 2024, as of December 31, 2024, Bank has obtained
telah memperoleh insentif atas penyediaan dana untuk kegiatan incentives for providing funds for activities a certain and inclusive
ekonomi tertentu dan inklusif berupa pemotongan pemenuhan GWM economy that reduction in the fulfillment of the statutory reserve
masing-masing sebesar 3,7% dan 1,9% untuk konvensional dan requirement by 3.7% and 1.9% for conventional and sharia
syariah. respectively.
Manajemen Bank berpendapat bahwa jumlah giro wajib minimum pada The Bank’s management believes that the amount of minimum legal
Bank Indonesia tersebut telah memadai dan memenuhi syarat. reserves at Bank Indonesia is adequate and meet the requirements
set forth by Bank Indonesia.
Pengungkapan lebih lanjut pada giro pada Bank Indonesia The further disclosures on current accounts with Bank Indonesia are
diungkapkan pada Catatan 5. presented in Note 5.
b. Giro pada Bank Lain b. Current Account with Other Bank
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK By Financial Service Authority Rule collectibility
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, semua giro pada bank All current accounts with other banks are classified as current as of
lain diklasifikasikan lancar. December 31, 2025 and 2024.
Pengungkapan lebih lanjut pada giro pada bank lain diungkapkan The further disclosures on current accounts with other banks are
pada Catatan 6. presented in Note 6.
c. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain c. Placements with Bank Indonesia and Other Banks
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK By Financial Service Authority Rule collectibility
Pada tanggal 31 Desember 2025 and 2024, semua penempatan pada All placements with Bank Indonesia and other banks are classified as
Bank Indonesia dan bank lain diklasifikasikan dalam kolektibilitas current collectibility as of December 31, 2025 and 2024.
lancar.
Pengungkapan lebih lanjut pada penempatan pada Bank Indonesia The further disclosures on placements with Bank Indonesia and other
dan bank lain diungkapkan pada Catatan 7. banks are presented in Note 7.
d. Surat Berharga d. Marketable Securities
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK By Financial Service Authority Rule collectibility
2025 2024
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Nilai tercatat/ Allowance for Nilai tercatat/ Allowance for
Carrying amount impairment losses Carrying amount impairment losses
Lancar 5.553.534.779.929 (1.468.900) 6.165.112.826.414 - Current
Macet 10.000.000.000 (10.000.000.000) 10.000.000.000 (10.000.000.000) Loss
Jumlah 5.563.534.779.929 (10.001.468.900) 6.175.112.826.414 (10.000.000.000) Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh surat berharga All marketable securities are classified as current as of December 31,
diklasifikasikan lancar kecuali Medium Term Note - PT Sunprima 2025 and 2024 except Medium Term Note - PT Sunprima Nusantara
Nusantara Pembiayaan yang diklasifikasikan macet. Pembiayaan classified as loss.
Pengungkapan lebih lanjut pada surat berharga diungkapkan pada The further disclosures on marketable securities are presented in
Catatan 8. Note 8.
e. Tagihan atas Surat Berharga yang Dibeli dengan Janji Dijual e. Receivable of Marketable Securities Purchased Under Resale
Kembali (Reverse Repo ) Agreement (Reverse Repo)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh tagihan atas All receivable of marketable securities purchased under resale
surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali diklasifikasikan agreement are classified as current as of December 31, 2025 and
lancar.
Pengungkapan lebih lanjut pada tagihan atas surat berharga yang 2024. further disclosures on receivable of marketable securities
The
dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo ) diungkapkan pada purchased under resale agreement (Reverse Repo) are presented in
Catatan 9. Note 9.
f. Tagihan dan Liabilitas Derivatif f. Derivative Receivables and Liabilities
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 kolektibilitas untuk tagihan As of December 31, 2025 and 2024 collectibility for derivative
dan liabilitas derivatif adalah lancar. receivables and liabilities is current.
Pengungkapan lebih lanjut pada tagihan dan liabilitas derivatif The further disclosures on derivative receivables and liabilities are
diungkapkan pada Catatan 10. presented in Note 10.
--- Sheet "Loan" (Catatan 50.g)
117
952 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 953
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY INDONESIA ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh The following additional information presented below is information required by applicable regulations
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar and is not information required by Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
g. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH g. LOANS AND SHARIA FINANCING
Berdasarkan sektor ekonomi dan kolektibilitas By economic sector and collectibility
Kualitas kredit yang diberikan berdasarkan kolektibilitas sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Loans quality based on collectibility according to Financial Services Authority
2025
Dalam perhatian
Lancar/ khusus/ Kurang lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Special mention Sub-standard Doubtful Loss Total
Finance Report
Rumah tangga 18.505.714.538.268 253.618.906.584 33.090.502.547 37.241.795.606 177.415.386.006 19.007.081.129.011 Households
Laporan Keuangan
Perdagangan besar dan eceran, reparasi dan Wholesale and retail, repair and
perawatan mobil dan sepeda motor 769.727.889.959 17.801.879.055 1.283.536.433 1.886.687.414 156.021.052.821 946.721.045.682 maintenance of cars and motorcycles
Konstruksi 739.604.878.177 495.833.334 1.000.000.000 - 63.433.097.620 804.533.809.131 Construction
Pertanian, kehutanan, dan perikanan 674.177.101.891 10.669.864.752 1.439.627.666 1.262.529.758 21.807.330.467 709.356.454.534 Agriculture, foresty and fishing
Pertambangan dan penggalian 612.883.384.727 - - - 1.226.153.044 614.109.537.771 Mining and excavation
Industri pengolahan 558.741.002.737 3.685.283.323 190.225.427 1.349.681.924 34.103.176.011 598.069.369.422 Manufacturing
Aktivitas keuangan dan asuransi 230.983.111.286 88.255.961 - - 3.701.110.393 234.772.477.640 Financial and insurance activities
Penyediaan akomodasi dan Accommodation and
penyediaan makan minum 119.346.897.980 3.034.507.583 1.167.965.270 271.435.807 48.502.140.658 172.322.947.298 food and beverages
Real estate 73.821.167.512 621.151.179 484.000.000 356.666.673 54.597.486.080 129.880.471.444 Real estate
Aktivitas jasa lainnya 86.630.462.618 3.704.129.809 113.817.481 124.511.495 2.181.918.482 92.754.839.885 Other service activities
Pengadaan listrik, gas, uap/air panas Supply of electricity, gas, steam/hot water
dan udara dingin 79.005.208.642 - - - 155.479.994 79.160.688.636 and cold air
Aktivitas kesehatan manusia dan Human health and
aktivitas sosial 43.640.328.692 115.759.721 53.385.801 - 26.325.644.424 70.135.118.638 social activities
Aktivitas penyewaan dan sewa guna tanpa Rental activites and lease without
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, option rights, employment,
agen perjalanan dan travel agents
penunjang usaha lainnya 46.176.278.788 1.586.697.758 143.720.273 - 172.620.386 48.079.317.205 and other business-support
Pengangkutan dan pergudangan 11.151.559.679 253.191.664 - 204.076.397 858.395.254 12.467.222.994 Transportation and warehousing
Kesenian, hiburan dan rekreasi 9.583.956.996 36.666.667 - - 781.403.044 10.402.026.707 Art, entertainment and recreation
Aktivitas rumah tangga sebagai Household activities
pemberi kerja 5.316.712.818 320.405.206 - 11.333.336 292.605.957 5.941.057.317 as employers
Informasi dan komunikasi 4.322.119.157 - - - 18.162.819 4.340.281.976 Information and communication
Pengelolaan air, pengelolaan air limbah, Water management, wastewater management,
pengelolaan dan daur ulang sampah, waste management and recycling
dan aktivitas remediasi 1.932.571.219 77.777.776 - - 424.172.233 2.434.521.228 and remediation activities
Aktivitas profesional, ilmiah dan teknis 1.815.259.616 - - - - 1.815.259.616 Professional, scientific,and technical activities
Pendidikan 1.128.088.759 - - - - 1.128.088.759 Education
Administrasi pemerintahan, pertahanan Government administration,
dan jaminan sosial wajib 113.877.028 - - - - 113.877.028 defense, and mandatory social insurance
Jumlah 22.575.816.396.549 296.110.310.372 38.966.780.898 42.708.718.410 592.017.335.693 23.545.619.541.922 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (142.173.514.631) (6.587.461.267) (16.455.411.782) (18.605.794.487) (404.658.983.035) (588.481.165.202) Allowance for impairment losses
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
BANK SULSELBAR
Jumlah - bersih 22.433.642.881.918 289.522.849.105 22.511.369.116 24.102.923.923 187.358.352.658 22.957.138.376.720 Total - net
-
118
953
Page 954
954
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY INDONESIA ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh The following additional information presented below is information required by applicable regulations
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar and is not information required by Indonesian Accounting Standards: (continued)
BANK SULSELBAR
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
g. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) g. LOANS AND SHARIA FINANCING (continued)
Berdasarkan sektor ekonomi dan kolektibilitas (lanjutan) By economic sector and collectibility (continued)
Kualitas kredit yang diberikan berdasarkan kolektibilitas sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Loans quality based on collectibility according to Financial Services Authority (continued)
(lanjutan)
2024
Dalam perhatian
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Lancar/ khusus/ Kurang lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Special mention Sub-standard Doubtful Loss Total
Rumah tangga 18.352.017.934.429 197.289.090.046 19.606.768.212 20.305.775.914 92.048.149.403 18.681.267.718.004 Households
Konstruksi 963.016.701.442 3.638.055.382 - 21.820.000 77.006.888.744 1.043.683.465.568 Construction
Perdagangan besar dan eceran, reparasi dan Wholesale and retail, repair and
perawatan mobil dan sepeda motor 834.379.957.857 29.808.035.095 1.000.624.248 1.588.492.793 168.041.450.145 1.034.818.560.138 maintenance of cars and motorcycles
Industri pengolahan 586.595.451.747 1.214.803.149 562.296.953 44.027.785 43.813.829.431 632.230.409.065 Manufacturing
Pertanian, kehutanan, dan perikanan 561.165.662.310 8.525.978.068 743.245.021 952.359.592 22.389.583.858 593.776.828.849 Agriculture, foresty and fishing
Pertambangan dan penggalian 523.922.717.929 - 249.515.716 - 717.997.981 524.890.231.626 Mining and excavation
Aktivitas keuangan dan asuransi 246.151.973.756 889.443.725 744.785.509 228.788.032 3.725.369.151 251.740.360.173 Financial and insurance activities
Real estate 76.083.195.656 816.719.006 - 2.021.392.649 90.795.096.375 169.716.403.686 Real estate
Penyediaan akomodasi dan Accommodation and
penyediaan makan minum 96.771.481.659 43.086.773.862 52.784.806 222.097.319 3.629.427.926 143.762.565.572 food and beverages
Aktivitas kesehatan manusia dan Human health and
aktivitas sosial 84.316.519.922 215.701.232 - 114.348.701 26.100.840.304 110.747.410.159 social activities
Pengadaan listrik, gas, uap/air panas Supply of electricity, gas, steam/hot water
dan udara dingin 91.551.871.033 - - - 155.067.356 91.706.938.389 and cold air
Aktivitas jasa lainnya 71.062.727.173 1.012.518.718 70.422.474 13.749.999 2.077.955.392 74.237.373.756 Other service activities
Aktivitas penyewaan dan sewa guna tanpa Rental activites and lease without
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, option rights, employment,
agen perjalanan dan travel agents
penunjang usaha lainnya 38.585.663.065 47.848.809 116.415.805 - 187.541.991 38.937.469.670 and other business-support
Pengangkutan dan pergudangan 12.620.248.492 275.000.004 - - 1.184.452.729 14.079.701.225 Transportation and warehousing
Informasi dan komunikasi 10.817.543.756 - - - 18.162.819 10.835.706.575 Information and communication
Kesenian, hiburan dan rekreasi 8.827.267.858 - - - 878.887.773 9.706.155.631 Art, entertainment and recreation
Aktivitas rumah tangga sebagai Household activities
pemberi kerja 7.650.205.087 - 4.993.357 - 318.407.092 7.973.605.536 as employers
Pengelolaan air, pengelolaan air limbah, Water management, wastewater management,
pengelolaan dan daur ulang sampah, waste management and recycling
dan aktivitas remediasi 2.817.960.990 1.665.280 - - 423.933.369 3.243.559.639 and remediation activities
Pendidikan 2.009.501.084 - - - - 2.009.501.084 Education
Aktivitas profesional, ilmiah dan teknis 1.877.066.693 - - - - 1.877.066.693 Professional, scientific,and technical activities
Administrasi pemerintahan, pertahanan Government administration,
dan jaminan sosial wajib 697.883.990 - - - - 697.883.990 defense, and mandatory social insurance
Jumlah 22.572.939.535.928 286.821.632.376 23.151.852.101 25.512.852.784 533.513.041.839 23.441.938.915.028 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (106.288.114.500) (16.588.529.035) (9.401.406.852) (11.161.134.030) (402.307.597.561) (545.746.781.978) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 22.466.651.421.428 270.233.103.341 13.750.445.249 14.351.718.754 131.205.444.278 22.896.192.133.050 Total - net
-
119
Page 955
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
g. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah (lanjutan) g. Loans and Sharia Financing (continued)
1) Kredit yang direstrukturisasi 1) Restructured loans
Rincian kredit yang restrukturisasi berdasarkan kolektibilitas Restructured loans by collectibility are as follows:
adalah sebagai berikut:
2025 2024
Lancar 670.311.836.845 704.376.399.769 Current
Dalam perhatian khusus 4.317.819.658 65.486.569.753 Special mention
Kurang lancar 845.464.978 862.787.996 Sub-standard
Diragukan 975.033.546 2.439.600.186 Doubtful
Macet 241.748.396.409 189.565.358.682 Loss
Jumlah 918.198.551.436 962.730.716.386 Total
2) Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) 2) Legal Lending Limit (LLL)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan For the years ended December 31, 2025 and 2024 there were no
2024 tidak terdapat pelanggaran maupun pelampauan terhadap violations for the provisions of Lending Limit (LLL) either for third
ketentuan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) baik pihak parties or related parties according to POJK
ketiga maupun pihak berelasi sesuai POJK No.38/POJK.03/2019 No.38/POJK.03/2019 dated 19 December 2019.
tanggal 19 Desember 2019.
3) Rasio kredit dan pembiayaan syariah bermasalah terhadap 3) The ratio of non performing loans and sharia financing to
jumlah kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah total loans and sharia financing
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan For the years ended December 31, 2025 and 2024, non-
2024, jumlah kredit non-performing terdiri dari kredit yang performing loans consisting of loans and sharia financing with
diberikan dan pembiayaan syariah dengan kolektibilitas (kurang collectibility (substandard, doubtful and loss) is as follows:
lancar, diragukan dan macet) adalah sebagai berikut:
2025 2024
Konvensional/ Syariah/ Konvensional/ Syariah/
Conventional Sharia Conventional Sharia
Rasio NPL - bruto NPL ratio - gross
Jumlah 600.877.494.021 72.815.340.980 511.648.414.366 70.529.332.357 Total
Persentase 2,78% 3,72% 2,34% 4,59% Percentage
Rasio NPL - bersih NPL ratio - net
Jumlah 199.179.621.338 34.793.024.358 121.550.926.137 37.192.662.714 Total
Persentase 0,92% 1,78% 0,55% 2,42% Percentage
4) Informasi pokok lainnya sehubungan dengan kredit yang 4) Other information related to loans and sharia financing
diberikan dan pembiayaan syariah
Jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai pinjaman The minimum amount of reserves for impairment losses on loans
yang diberikan yang wajib dibentuk sesuai dengan ketentuan that should be in accordance with Financial Services Authority
Otoritas Jasa Keuangan dan yang telah dibentuk sesuai dengan and which has been established in accordance with Financial
Standar Akuntansi Keuangan untuk tahun yang berakhir pada Accounting Standards for the years ended December 31, 2025
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: and 2024 were as follows
2025 2024
Penyisihan penghapusan aset produktif 567.060.895.763 508.042.133.003 Allowance for possible losses on earning assets
Penyisihan kerugian penurunan nilai 588.481.165.202 545.746.781.978 Allowance for impairment losses
Persentase pemenuhan 103,78% 107,42% Percentage of compliance
Pengungkapan lebih lanjut pada kredit dan pembiayaan syariah The further disclosures on loans and sharia financing are presented in
diungkapkan pada Catatan 11. Note 11.
h. Tagihan Akseptasi h. Acceptance Receivables
Seluruh tagihan akseptasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 All acceptances receivables as ofDecember 31, 2025 and 2024 are
diklasifikasikan sebagai lancar. classified as current.
Pengungkapan lebih lanjut pada tagihan akseptasi diungkapkan pada The further disclosures on acceptance receivables are presented in
Catatan 12. Note 12.
120
BANK SULSELBAR 955
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 956
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
i. Penyertaan i. Investment
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, penyertaan saham pada As of December 31, 2025 dan 2024, the investment in shares on PT
PT Sarana Sulselbar Ventura dan PT Jamkrida Sulsel (Perseroda) Sarana Sulselbar Ventura and PT Jamkrida Sulsel (Perseroda)
diklasifikasikan lancar. classified as current.
j. Rasio aset produktif terhadap total aset produktif j. The earning assets ratio to total earning assets
2025 2024
Giro pada Bank Indonesia 3,46% 3,30% Current account with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 0,11% 0,05% Current account with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 0,94% 1,29% Placement with Bank Indonesia and other banks
Surat berharga 17,17% 19,53% Marketable securities
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan Receivable of marketable securities purchased
janji dijual kembali 5,37% 1,25% under resale agreement
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah - performing 72,82% 74,26% sharia financing - performing
Tagihan akseptasi 0,04% 0,24% Acceptance receivables
Penyertaan 0,08% 0,08% Investment
100,00% 100,00%
k. Rasio aset non produktif terhadap total aset produktif k. The non-earning assets ratio to total earning assets
2025 2024
Surat berharga 0,03% 0,03% Marketable securities
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah - non-performing 2,08% 1,84% sharia financing - non-performing
l. Manajemen Modal l. Capital Manajement
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menentukan dan mengawasi The Financial Services Authority (OJK) sets and monitors capital
kebutuhan modal Bank. Bank diwajibkan untuk mentaati peraturan requirements for the Bank. The Bank is required to comply with
yang berlaku dalam hal ini modal yang diwajibkan regulator. prevailing regulation in respect of regulatory capital. The Bank's
Pendekatan Bank terhadap pengelolaan modal ditentukan oleh approach to capital management is driven by bank's strategy and
strategi dan persyaratan organisasi bank, dengan memperhitungkan organizational requirements, taking into account the regulatory,
peraturan, serta keadaan ekonomi dan komersial. economic and commercial environment.
Bank mematuhi semua persyaratan modal yang ditetapkan oleh pihak Bank has complied with all regulator imposed capital requirements
regulator sepanjang periode pelaporan, khususnya berkenaan dengan throughout the reporting period, particularly regarding Capital
perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) dan Adequacy Ratio (CAR) and calculation of Risk Weighted Assets
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR). (RWA).
121
956 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 957
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen Modal (lanjutan) l. Capital Manajement (continued)
Bank menghitung kebutuhan modal berdasarkan Peraturan Otoritas The Bank calculates its capital requirements based on the Financial
Jasa Keuangan (POJK) No.11/POJK.03/2016 tentang "Kewajiban Services Authority Regulation (POJK) No.11/POJK.03/2016 on
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum" yang telah diubah terakhir “Minimum Capital Adequacy of Commercial Banks” as last amended
dengan POJK No.27/POJK.03/2022 dan Surat Edaran OJK by POJK No.27/POJK.03/2022 and OJK Circular Letter
No.43/SEOJK.03/2016 tentang "Transparansi dan Publikasi Laporan No.43/SEOJK.03/2016 on “Transparency and Publication of
Bank Umum Konvensional", dimana modal yang diwajibkan regulator Conventional Commercial Bank Reports”, where the capital required
dianalisa dalam dua tier sebagai berikut: by the regulator is analyzed in two tiers as follows:
1) Modal inti (tier 1), yang terdiri dari modal inti utama dan modal inti 1) Tier 1 capital, which consists of core and additional core capital.
tambahan. Modal inti utama antara lain meliputi modal Core capital includes issued and fully paid-up capital, additional
ditempatkan dan disetor penuh, tambahan modal disetor, paid-in capital, general reserve, specific reserve, retained
cadangan umum, laba tahun-tahun lalu dan periode/tahun berjalan earnings and profit for the period/year (100%), other
(100%), penghasilan komprehensif lainnya berupa potensi comprehensive income deriving from potential gain/loss from the
keuntungan/kerugian yang berasal dari perubahan nilai wajar aset changes in fair value of financial assets classified as available-for-
keuangan dalam kelompok tersedia untuk dijual, selisih kurang sale, shortfall between allowable amount of allowance for
dari penyisihan penghapusan aset produktif sesuai ketentuan uncollectible account on productive assets according to Financial
Otoritas Jasa Keuangan dan cadangan kerugian penurunan nilai Services Authority guideline and allowance for impairment losses
aset produktif yang diperbolehkan. Aset pajak tangguhan, aset on productive assets. Deferred tax assets, intangible assets
takberwujud (termasuk goodwill) dan penyertaan (100%) (including goodwill) and share investments (100%) are deducted
merupakan faktor pengurang modal inti utama. Modal inti from core capital. Additional core capital includes non-cumulative
tambahan antara lain terdiri dari saham preferen, surat berharga preference shares, subordinated securities and subordinated
subordinasi dan pinjaman subordinasi dimana ketiganya bersifat debts net of buyback portion.
non-kumulatif setelah dikurangi pembelian kembali.
2) Modal pelengkap (tier 2) antara lain meliputi surat berharga 2) Supplementary capital (tier 2), which includes subordinated
subordinasi dan pinjaman subordinasi serta penyisihan securities and subordinated debts and allowance for uncollectible
penghapusan aset produktif sesuai ketentuan Otoritas Jasa account on productive assets according to Financial Services
Keuangan. Authority guideline.
Beberapa batasan juga diberlakukan untuk bagian-bagian modal yang Various limits have been set to elements of the regulatory capital,
diwajibkan oleh regulator, antara lain Bank wajib menyediakan modal such as Banks are required to provide core capital (tier 1) at a
inti (tier 1 ) paling rendah sebesar 6% dari ATMR dan modal inti utama minimum of 6% from Risk Weighted Assets and Common Equity tier
(Common Equity tier 1 ) paling rendah sebesar 4,5% dari ATMR. 1 at a minimum of 4.5% from Risk Weighted Assets.
- Modal tier 1, meliputi modal ditempatkan dan disetor penuh, - Tier 1 capital, which includes issued and fully paid share capital,
cadangan umum, saldo laba dan laba periode berjalan. general reserve, retained earnings and profit for the period.
- Modal tier 2, meliputi penyisihan kerugian penurunan nilai yang - Tier 2 capital, which includes the eligible amount of allowance for
diperbolehkan. impairment losses.
Bank tidak mempunyai modal tambahan lain yang memenuhi kriteria The Bank does not have any other supplementary capital which
modal tier 3 sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang meets the criteria of tier 3 capital under prevailing Financial Services
berlaku. Authority regulation.
Berbagai batasan telah diterapkan untuk bagian-bagian modal yang Various limits are applied to elements of the regulatory capital. The
diwajibkan oleh regulator. Pengaruh dari pajak tangguhan telah effect of deferred taxation has been excluded in determining the
dikeluarkan dalam menentukan jumlah saldo laba untuk modal tier 1; amount of retained earnings for tier 1 capital; only 50 percent of the
hanya 50 persen laba periode berjalan sebelum pajak tangguhan yang profit for the period before deferred taxation being included in tier 1
dapat diperhitungkan dalam modal tier 1; dan modal tier 2 tidak boleh capital; and qualifying tier 2 capital cannot exceed tier 1 capital.
melebihi modal tier 1. Juga terdapat batasan jumlah penyisihan There is also a restriction on the amount of collective impairment
kolektif penurunan nilai yang boleh dimasukkan sebagai bagian dari allowances that may be included as part of tier 2 capital.
modal tier 2.
Aset Tertimbang Menurut Risiko ("ATMR") Bank ditentukan The Bank's weighted assets risk ("WAR") are determined according
berdasarkan persyaratan yang telah ditentukan yang mencerminkan to specified requirements that seek to reflect the varying levels of risk
berbagai tingkatan risiko yang terkait dengan aset dan eksposur, yang attached to assets and exposures not recognized in the statements of
tidak tercermin dalam laporan posisi keuangan. Berdasarkan financial position. Based on Central Bank regulations, the Bank needs
peraturan Bank Indonesia, Bank diharuskan untuk mempertimbangkan to take into consideration its credit risk, market risk and operational
risiko kredit, risiko pasar dan risiko operasional dalam mengukur risk in measuring the WAR.
ATMR Bank.
Kebijakan Bank adalah menjaga modal yang kuat untuk menjaga The Bank's policy is to maintain a strong capital base so as to
kepercayaan pemodal, kreditur dan pasar dan untuk mempertahankan maintain investor, creditor and market confidence and to sustain
perkembangan bisnis di masa depan. Pengaruh tingkat modal future development of business. The impact of the level of capital on
terhadap tingkat pengembalian ke pemegang saham juga shareholders' return is also recognized and the Bank also recognize
diperhitungkan dan Bank juga memahami perlunya menjaga the need to maintain a balance between the higher return that might
keseimbangan antara tingkat pengembalian yang tinggi, yang be possible with greater gearing and the advantages and security
dimungkinkan dengan gearing yang lebih besar serta keuntungan- level afforded by a strong capital position.
keuntungan dan tingkat keamanan yang didapat dari posisi modal
yang kuat.
122
BANK SULSELBAR 957
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 958
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen Modal (lanjutan) l. Capital Manajement (continued)
Manajemen menggunakan rasio permodalan yang diwajibkan Management uses regulatory capital ratios in order to monitor its
regulator untuk memantau permodalan Bank dan rasio-rasio modal ini capital base, and these capital ratios remain the industry standards
tetap menjadi standar industri untuk mengukur kecukupan modal. for measuring capital adequacy. OJK’s approach to such
Pendekatan OJK untuk pengukuran ini terutama didasarkan pada measurement is primarily based on monitoring the relationship of the
pemantauan hubungan antara profil risiko Bank dengan ketersediaan Bank’s risk profile with the available capital. The Bank is required to
modal. Bank wajib menyediakan modal minimum sesuai profil risiko. provide minimum capital based on the risk profile.
Posisi modal yang diwajibkan regulator Bank sesuai peraturan Bank The Bank's regulatory capital position under prevailing Bank
Indonesia yang berlaku pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Indonesia regulation as of December 31, 2025 and 2024 was as
adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Modal Capital
Modal inti (Tier 1) Core capital (Tier 1)
Modal inti utama (CET 1) 4.852.680.834.586 4.719.167.494.075 Common equity tier (CET 1)
Modal inti tambahan (AT 1) - - Additional equity tier (AT 1)
4.852.680.834.586 4.719.167.494.075
Modal pelengkap (Tier 2) 191.617.398.068 182.735.292.722 Supplementary capital (Tier 2)
Jumlah modal 5.044.298.232.654 4.901.902.786.797 Total capital
Aset Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Asset
Risiko kredit 15.453.015.973.223 14.736.717.155.000 Credit risk
Risiko operasional 1.671.973.736.533 1.534.399.157.530 Operational risk
Risiko pasar 131.689.450.192 37.063.262.450 Market risk
Total Aset Tertimbang Menurut Risiko 17.256.679.159.948 16.308.179.574.980 Total Risk Weighted Asset
Rasio kecukupan modal Capital Adequacy Ratio
Rasio CET 1 28,12% 28,94% CET 1 Ratio
Rasio tier 1 28,12% 28,94% Tier 1 Ratio
Rasio tier 2 1,11% 1,12% Tier 2 Ratio
Rasio modal inti terhadap ATMR 29,23% 30,06% Ratio of core capital to ATMR
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Required Minimum Capital
9% - <10% 9% - <10%
Minimum yang diwajibkan Adequacy Ratio
Berdasarkan self-assessment Bank, pada tanggal 31 Desember 2025 Based on its self-assessment, as of December 31, 2025 and 2024 the
dan 2024 profil risiko Bank dinilai berada pada peringkat 2. Oleh Bank’s risk profile is assessed to be in rating 2. Therefore, the Bank is
karena itu, Bank berkewajiban untuk memenuhi modal minimum required to provide a mínimum capital of 9% to less than 10%.
sebesar 9% sampai dengan kurang dari 10%.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berwenang menetapkan modal Financial Services Authority (OJK) is authorised to stipulate minimum
minimum lebih besar dari modal minimum dalam hal OJK menilai capital greater than minimum capital in terms of OJK assesses a
suatu Bank menghadapi potensi kerugian yang membutuhkan modal Bank as facing potential losses which requires a larger capital.
lebih besar.
m. Manajemen Risiko m. Risk Management
Penerapan manajemen risiko di Bank mengacu pada Peraturan Implementation of risk management in Bank accordance with the
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.18/POJK.03/2016 tanggal 16 Financial Services Authority Regulation (POJK)
Maret 2016 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.18/POJK.03/2016 dated March 16, 2016 and SEOJK
No.34/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi No.34/SEOJK.03/2016 regarding Application of Risk Management for
Bank Umum. Bank telah menyusun Pedoman Sistem Operasional Commercial Banks. The Bank has prepared the Operational System
Prosedur Manajemen risiko dan melakukan secara berkesinambungan Guidelines for Risk Management Procedures and conducting
sosialisasi kepada seluruh jajaran Bank agar manajemen risiko dapat continuous dissemination to all levels of the Bank so that risk
terimplementasi secara terintegrasi ke dalam suatu sistem management can be implemented integratedly into a risk
pengelolaan risiko yang akurat dan komprehensif serta mampu management system that accurate and comprehensive and able to
menganalisa dan mengelola seluruh risiko yang terkait. analyze and manage all risks associated.
123
958 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 959
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
m. Manajemen Risiko (lanjutan) m. Risk Management (continued)
Penilaian profil risiko pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 The risk profile assessment as of December 31, 2025 and 2024
sesuai matriks profil risiko yaitu sebagai berikut: according to the risk profile matrix is as follows:
Penilaian per posisi/Rating per position
Jenis risiko/ 2025 2024
No.
Type of risk Tingkat risiko/ Penilaian risiko/ Tingkat risiko/ Penilaian risiko/
Risk level Risk rating Risk level Risk rating
1. Kredit/Credit Low to Moderate Fair Low to Moderate Fair
2. Pasar/Market Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate Satisfactory
3. Likuiditas/Liquidity Low to Moderate Satisfactory Moderate Satisfactory
4. Operasional/Operational Moderate Fair Moderate Fair
5. Hukum/Law Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate Satisfactory
6. Stratejik/Strategic Moderate Fair Moderate Fair
7. Kepatuhan/Obedience Moderate Fair Moderate Fair
8. Reputasi/Reputation Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate Satisfactory
9. Imbal Hasil/Yields Low to Moderate Fair Low to Moderate Fair
10. Investasi/Investation Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate Satisfactory
n. Posisi Devisa Neto (PDN) n. Net Open Position (NOP)
Perhitungan posisi devisa neto bank berdasarkan pada Peraturan The calculation of the net open position of banks is based on Bank
Bank Indonesia No.12/10/PBI/2010 tanggal 1 Juli 2010 dan Peraturan Indonesia Regulation No.12/10/PBI/2010 dated July 1, 2010 and
Bank Indonesia No.17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015 tentang Bank Indonesia Regulation No.17/5/PBI/2015 dated May 29, 2015
Perubahan Keempat atas Peraturan Bank Indonesia concerning the Fourth Amendment to Bank Indonesia Regulation
No.5/13/PBI/2003 tentang Posisi Devisa Neto Bank Umum. No.5/13/PBI/ 2003 concerning the Net Open Position of Commercial
Berdasarkan peraturan tersebut, mulai tanggal 1 Juli 2010, Bank Banks. Based on this regulation, starting on July 1, 2010, the Bank is
hanya diwajibkan untuk menjaga posisi devisa neto secara only required to maintain a net open position as a whole at a
keseluruhan maksimum 20% dari total modal. maximum of 20% of total capital.
PDN adalah jumlah dari nilai absolut selisih bersih aktiva dan pasiva NOP is the sum of the absolute values of the net difference between
dalam laporan posisi keuangan untuk setiap valuta asing dan selisih assets and liabilities in the statement of financial position for each
bersih tagihan dan kewajiban komitmen dan kontinjensi dalam foreign currency and the net difference of receivables and
rekening administratif untuk setiap valuta asing, yang semuanya commitments and contingent liabilities in the administrative accounts
dinyatakan dalam Rupiah. for each foreign currency, which are all stated in Rupiah.
Berikut adalah Posisi Devisa Neto Bank pada tanggal 31 Desember Below is the Net Open Position of Bank as of December 31, 2025 and
2025 dan 2024 dalam mata uang (ekuivalen Rupiah). Nilai ini adalah 2024 in currency (Rupiah equivalent). These amounts are reported to
yang dilaporkan kepada Bank Indonesia pada tanggal laporan posisi Bank Indonesia on the statement of financial position’s date as part of
keuangan sebagai bagian dari laporan harian. daily reporting.
2025
Nilai absolut
Aset/ Liabilitas/ bersih/
Mata uang Assets Liabilities Net absolute value Currencies
Posisi keuangan Financial position
Dolar Amerika Serikat 363.127.047.288 (255.056.416.811) 108.070.630.477 United States Dollar
Dolar Singapura 343.024.236 - 343.024.236 Singapore Dollar
Riyal Saudi Arabia 112.051.800 - 112.051.800 Saudi Arabian Riyal
Yuan China Renminbi 238.735.750 - 238.735.750 Chinese Yuan Renminbi
363.820.859.074 (255.056.416.811) 108.764.442.263
Rekening administrasi Administrative accounts
Dolar Amerika Serikat - (133.400.000.000) (133.400.000.000) United States Dollar
- (133.400.000.000) (133.400.000.000)
Jumlah 24.635.557.737 Total
Jumlah modal (Catatan 50l) - 5.044.298.232.654 Total capital (Note 50l)
Rasio Posisi Devisa Neto (PDN) 0,49% Net Open Position (NOP) ratio
124
BANK SULSELBAR 959
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 960
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
n. Posisi Devisa Neto (PDN) (lanjutan) n. Net Open Position (NOP) (continued)
Berikut adalah Posisi Devisa Neto Bank pada tanggal 31 Desember Below is the Net Open Position of Bank as of December 31, 2025
2025 dan 2024 dalam mata uang (ekuivalen Rupiah). Nilai ini adalah and 2024 in currency (Rupiah equivalent). These amounts are
yang dilaporkan kepada Bank Indonesia pada tanggal laporan posisi reported to Bank Indonesia on the statement of financial position’s
keuangan sebagai bagian dari laporan harian. (lanjutan) date as part of daily reporting. (continued)
2024
Nilai absolut
Aset/ Liabilitas/ bersih/
Mata uang Assets Liabilities Net absolute value Currencies
Posisi keuangan Financial position
Dolar Amerika Serikat 344.927.446.940 (223.111.487.089) 121.815.959.851 United States Dollar
Dolar Singapura 358.875.268 - 358.875.268 Singapore Dollar
Riyal Saudi Arabia 106.437.622 - 106.437.622 Saudi Arabian Riyal
345.392.759.830 (223.111.487.089) 122.281.272.741
Rekening administrasi Administrative accounts
Dolar Amerika Serikat - (80.785.000.000) (80.785.000.000) United States Dollar
- (80.785.000.000) (80.785.000.000)
Jumlah 41.496.272.741 Total
Jumlah modal (Catatan 50l) 4.901.902.786.797 Total capital (Note 50l)
Rasio Posisi Devisa Neto (PDN) 0,85% Net Open Position (NOP) ratio
52. REKLASIFIKASI AKUN 52. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS
Beberapa akun dalam laporan keuangan tanggal 31 Desember 2024 dan Certain account in the financial statements as of December 31, 2024 dan
2023 telah direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian laporan keuangan 2023 have been reclassified to conform with the presentation of the
tanggal 31 Desember 2025. financial statements as of December 31, 2025.
2024
Sebelum reklasifikasi/ Setelah reklasifikasi/
Before Reklasifikasi/ After
reclassifications Reclassifications reclassifications
Laporan Posisi Keuangan Statements of Financial Position
Liabilitas segera 1.007.466.802.680 (620.300.548.940) 387.166.253.740 Liabilities Immediately Payable
Rekening titipan 640.228.987.760 (620.300.548.940) 19.928.438.820 Deposits account
Simpanan dari nasabah 19.387.361.033.378 (431.158.131.647) 18.956.202.901.731 Deposits from customers
Giro wadiah 505.308.069.947 (431.158.131.647) 74.149.938.300 Wadiah current accounts
Pinjaman yang diterima 1.581.966.056.250 1.051.458.680.587 2.633.424.736.837 Borrowings
Badan Pengelola Tabungan Public Housing Savings
Perumahan Rakyat - 1.051.458.680.587 1.051.458.680.587 Management Agency of Indonesia
Laporan Laba Rugi dan Statements of Profit or Loss and
Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income
Beban bunga dan syariah 1.056.926.745.046 2.239.662.430 1.059.166.407.476 Interest and sharia expenses
Pinjaman yang diterima 76.924.987.957 2.239.662.430 79.164.650.387 Borrowings
Beban umum dan administrasi 485.192.686.753 (2.239.662.430) 482.953.024.323 General and administrative expenses
Lain-lain 18.127.999.609 (2.239.662.430) 15.888.337.179 Others
Laporan Arus Kas Statements of Cash Flows
Arus Kas dari Aktivitas Operasi 924.781.291.555 (1.051.458.680.587) (126.677.389.032) Cash Flows from Operating Activities
Pembayaran bunga, provisi dan komisi (1.068.582.345.179) (2.239.662.430) (1.070.822.007.609) Interest, fees and commissions paid
Pembayaran beban umum General and administrative
dan administrasi (367.866.328.017) 2.239.662.430 (365.626.665.587) expenses paid
Liabilitas segera (91.814.661.894) (620.300.548.940) (712.115.210.834) Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah (40.835.949.900) (431.158.131.647) (471.994.081.547) Deposits from customers
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan (102.931.150.786) 1.051.458.680.587 948.527.529.801 Cash Flows from Financing Activities
Pembayaran pinjaman yang diterima (843.322.508.000) (75.040.965.982) (918.363.473.982) Payment of borrowings
Penerimaan pinjaman yang diterima 1.581.966.056.250 1.126.499.646.569 2.708.465.702.819 Proceeds from borrowings
125
960 BANK SULSELBAR
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Page 961
Laporan Keuangan
Finance Report
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
52. REKLASIFIKASI AKUN (lanjutan) 52. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS (continued)
Beberapa akun dalam laporan keuangan tanggal 31 Desember 2024 dan Certain account in the financial statements as of December 31, 2024 dan
2023 telah direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian laporan keuangan 2023 have been reclassified to conform with the presentation of the
tanggal 31 Desember 2025. financial statements as of December 31, 2025.
2023
Sebelum reklasifikasi/ Setelah reklasifikasi/
Before Reklasifikasi/ After
reclassifications Reclassifications reclassifications
Laporan Posisi Keuangan Statements of Financial Position
Liabilitas segera 1.111.672.626.565 (568.508.376.833) 543.164.249.732 Liabilities Immediately Payable
Rekening titipan 590.286.168.173 (568.508.376.833) 21.777.791.340 Deposits account
Simpanan dari nasabah 19.428.196.983.278 (378.456.128.360) 19.049.740.854.918 Deposits from customers
Giro wadiah 476.667.153.407 (378.456.128.360) 98.211.025.047 Wadiah current accounts
Pinjaman yang diterima 843.322.508.000 946.964.505.193 1.790.287.013.193 Borrowings
Badan Pengelola Tabungan Public Housing Savings
Perumahan Rakyat - 946.964.505.193 946.964.505.193 Management Agency of Indonesia
Laporan Laba Rugi dan Statements of Profit or Loss and
Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income
Beban bunga dan syariah (976.651.908.252) 1.654.934.206 (974.996.974.046) Interest and sharia expenses
Pinjaman yang diterima 30.845.667.518 1.654.934.206 32.500.601.724 Borrowings
Beban umum dan administrasi (465.649.700.678) (1.654.934.206) (467.304.634.884) General and administrative expenses
Lain-lain 20.345.992.884 (1.654.934.206) 18.691.058.678 Others
Laporan Arus Kas Statements of Cash Flows
Arus Kas dari Aktivitas Operasi 1.224.715.600.621 (946.964.505.193) 277.751.095.428 Cash Flows from Operating Activities
Pembayaran bunga, provisi dan komisi (959.393.007.900) (1.654.934.206) (961.047.942.106) Interest, fees and commissions paid
Pembayaran beban umum General and administrative
dan administrasi (354.639.316.091) 1.654.934.206 (352.984.381.885) expenses paid
Liabilitas segera 141.658.538.984 (568.508.376.833) (426.849.837.849) Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah 758.903.727.687 (378.456.128.360) 380.447.599.327 Deposits from customers
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan (481.759.996.749) 946.964.505.193 465.204.508.444 Cash Flows from Financing Activities
Pembayaran pinjaman yang diterima (347.489.244.000) (62.805.814.210) (410.295.058.210) Payment of borrowings
Penerimaan pinjaman yang diterima 800.000.000.000 1.009.770.319.403 1.809.770.319.403 Proceeds from borrowings
53. STANDAR AKUNTANSI BARU 53. NEW ACCOUNTING STANDARDS
Berikut ini ikhtisar Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang The following summarizes the Statement of Financial Accounting
diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan yang relevan untuk Standards (PSAK) which were issued by the Financial Accounting
Bank, namun belum berlaku efektif untuk laporan keuangan yang berakhir Standards Board and are relevant to the Bank, but is not yet effective for
pada tanggal 31 Desember 2025: financial statements ended December 31, 2025:
Berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2026: Effective on or after January 1, 2026:
- Amendemen PSAK 109 "Instrumen Keuangan". - Amendments to PSAK No. 109 on “Financial Instruments”.
- Amendemen PSAK 107 "Instrumen Keuangan: Pengungkapan" - Amendments to PSAK No. 107 on “Financial Instruments: on
tentang Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan. Classification and Measurement of Financial Instruments.
Berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2027: Effective on or after January 1, 2027:
- PSAK 118: “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan” - PSAK 118: “Presentation and Disclosure in Financial Statements”
yang akan menggantikan PSAK 201: “Penyajian Laporan Keuangan” which will replace PSAK 201: “Presentation in Financial Statements”
Saat ini Bank sedang mengevaluasi dan belum menetapkan dampak dari The Bank is currently evaluating the above standards and has not yet
penerapan standar tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan determined the impact of these standard on the financial statement of the
Bank. Bank.
54. PENYELESAIAN DAN OTORISASI LAPORAN KEUANGAN 54. COMPLETION AND AUTHORIZATION OF THE FINANCIAL
STATEMENTS
Manajemen Bank bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan The management of the Bank is responsible for the preparation of these
ini yang diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi pada financial statements which were completed and authorised for issuance
tanggal 13 Februari 2026. by the Directors on February 13, 2026.
126
BANK SULSELBAR 961
Laporan Tahunan | Annual Report 2025
Names mentioned 159 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Sulselbar
p.3 ×249
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan
p.5
unresolved
org
Bank Sulselbar’s
p.6 ×15
unresolved
org
Bank Oleh Manajemen Information About Bonds
p.8
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Position
p.8
unresolved
org
Bank Sulsebar
p.8 ×2
unresolved
person
Profile
· Komisaris
p.8
unresolved
org
Bank Pemberian Dana Kegiatan Sosial
p.9
unresolved
org
Bank Soundness Assessment
p.9
unresolved
org
Financial Services Authority
p.9 ×9
unresolved
org
PT Bank Sulselbar Direksi
p.9
unresolved
org
Bank Soundness Rating
p.9 ×2
unresolved
org
Bank Organs
p.9
unresolved
org
Bank Sulselbar Total Aset
p.10
unresolved
org
Bank Devisa
p.10 ×2
unresolved
org
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan
p.11
unresolved
org
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat
p.11 ×2
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara Established
p.12
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara.
p.12 ×2
unresolved
org
Bank Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara
p.12
unresolved
org
Bank Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi
p.12
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Selatan Tenggara Sulawesi Selatan
p.12
unresolved
org
Bank Sulselbar I
p.12 ×2
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Sulawesi Selatan
p.12
unresolved
org
Bank Sulselbar Bonds I
p.12
unresolved
org
Bank Sulselbar Mudharabah
p.12
unresolved
org
Bank Sulselbar Vision
p.12
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan
p.12 ×2
unresolved
org
Bank Sulsel
p.12 ×3
unresolved
org
Bank Sulselbar Tahun
p.13 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar. With
p.13
unresolved
org
Bank Sulselbar Unit Usaha Syariah
p.13
unresolved
org
Bank Sulselbar Sulselbar
p.13 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Sharia Business
p.13
unresolved
org
Bank Sulselbar Holds
p.14
unresolved
org
Bank Sulselbar X Makassar Culinary Night
p.15 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Siap Gelar
p.15
unresolved
org
Bank Sulselbar Ready
p.15
unresolved
org
Bank Sulselbar Raih Rekor MURI Untuk Transaksi QRIS
p.16
unresolved
org
Bank Sulselbar Achieved MURI Record
p.16
unresolved
org
Bank Sulselbar’s QRIS
p.16
unresolved
org
Bank Sulselbar Hadirkan Seragam Gratis
p.17
unresolved
org
Bank Sulselbar Provides Free Uniforms
p.17
unresolved
org
Pemerintah Kota Makassar
p.17
unresolved
org
Bank Sulselbar’s DPK
p.18
unresolved
org
Bank Indonesia
p.20 ×6
unresolved
org
Bank Indonesia Demand Deposit Other Giro
p.20
unresolved
org
Bank Sulslebar
p.27
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Banking Operations
p.30
unresolved
org
Koperasi Panca Daya Digitalization
p.33
unresolved
org
Koperasi Panca Daya
p.33
unresolved
org
Bank Sulselbar. Meeting
p.34
unresolved
org
Bank ATM
p.47 ×2
unresolved
org
Bank Achievement Bank.
p.47
unresolved
org
Bank Soundness Rating Penilaian
p.54
unresolved
org
Bank Sulselbar. Therefore
p.55
unresolved
person
Dian A. Utina
p.56 ×2
unresolved
person
Akta RUPS LB
· Direktur Pemasaran
p.57 ×6
unresolved
org
Bank Tuhan
p.57
unresolved
org
Bank Sulselbar. Di
p.60
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Sulselbar
p.61
unresolved
person
Marsuki
p.67 ×2
unresolved
person
Andi Fadly Fadly Ferdiansyah
· Komisaris Independen
p.67 ×4
unresolved
—
Pelaksana Tug
· Anggota
p.67
unresolved
person
Akta RUPSLB
· Komisaris
p.67 ×3
unresolved
person
Huswan
· Komisaris
p.67 ×3
unresolved
person
Mengakhiri
· Komisaris
p.67
unresolved
org
PT Bank Sulawesi Selatan
p.70 ×4
unresolved
person
Banking Operation
· Director
p.71
unresolved
person
Dr. Sam Ratulangi
p.74 ×3
unresolved
org
Bank Category KBMI
p.74
unresolved
org
Milik Daerah
p.74
unresolved
person
DR. Ratulangi
p.76 ×3
unresolved
person
KH. Wahid Hasyim
p.77
unresolved
person
H. Ambo Dalle
p.78
unresolved
person
H. Andi Depu
p.79
unresolved
person
H. Abd. Malik Pettana Endeng
p.81
unresolved
person
DR. Ratulangi Km
p.81
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara
p.84
unresolved
org
Bank Pembangunan Sulawesi
p.84
unresolved
org
Bank Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan. Sejalan
p.84
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
p.84
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.84
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI
p.84
unresolved
org
Bank Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
p.84
unresolved
org
Pelaksanaan
p.85
unresolved
org
Bank Kebanggaan
p.86 ×2
unresolved
org
Bank Bank Sulselbar
p.86 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar. Bank Sulselbar
p.88 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Cultural Values
p.88
unresolved
org
PT Bank Sulselbar’s Work Culture Values.
p.88
unresolved
org
PT Bank Sulselbar. Profesional
p.88
unresolved
person
Laica Marzuki
· Notaris
p.90 ×2
unresolved
org
Kementerian
p.90
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.90
unresolved
org
Bank Perbendaharaan Negara
p.90
unresolved
org
Ministry of Finance. Keuangan RI
p.96
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Internal Audit
p.106
unresolved
—
PERBANAS
· Anggota
p.108
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Komisaris
p.108 ×2
unresolved
—
FKDKP
· Anggota
p.108
unresolved
org
Association Cambiste International
· Anggota
p.108
unresolved
—
ASPI
· Anggota
p.108
unresolved
—
HIMDASUN
· Anggota
p.108
unresolved
org
Musyawarah Perbankan Daerah
p.108
unresolved
person
Regional Banking Consultative Body
· Anggota
p.108
unresolved
person
Kadir
· Direktur Kepatuhan
p.121
unresolved
person
Table
· Komisaris
p.128
unresolved
person
KEPR-
· Komisaris
p.129
unresolved
org
PT Bank Nomor KEPR-
p.129
unresolved
org
Bank Pengawas Syariah Bank Sulselbar. Berikut
p.132
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Sharia Supervisory Board
p.132
unresolved
org
Provinsi Sulbar
p.146
unresolved
—
Kab. Tana Toraja
p.146
unresolved
—
Kab. Jeneponto
p.146
unresolved
org
Kota Palopo
p.146
unresolved
—
Kab. Bantaeng
p.146
unresolved
—
Kab. Sidrap
p.146
unresolved
—
Kab. Toraja Utara
p.146
unresolved
—
Kab. Gowa
p.146
unresolved
—
Kab. Sinjai
p.146
unresolved
—
Kab. Polman
p.146
unresolved
—
Kab. Bulukumba
p.146
unresolved
—
Kab. Mamuju Utara
p.146 ×2
unresolved
—
Kab. Majene
p.146
unresolved
—
Kab. Mamasa
p.146
unresolved
—
Kab. Luwu Utara
p.146 ×2
unresolved
org
Koperasi Jasa Kesejahteraan
p.146
unresolved
org
PT. Bank Sulselbar Employee
p.146
unresolved
—
Kab. Mamuju Tengah
p.146
unresolved
org
Bank Sulselbar. Kepemilikan Saham
p.146 ×2
unresolved
org
Departemen Strategi Human
p.170
unresolved
org
Departemen Pengembangan
p.170 ×2
unresolved
org
Departemen Operasional Capital
p.170
unresolved
org
Departemen Pengembangan Pegawai.
p.170
unresolved
org
Departemen Administrasi Kepegawaian
p.170 ×2
unresolved
org
Departemen Administrasi
p.171
unresolved
org
Departemen Pendidikan dan Pelatihan
p.171 ×2
unresolved
org
Departemen Pendidikan
p.171
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.