Back to announcement
20240401_CBRE_Laporan Informasi dan Fakta Material_31621778_lamp2.pdf
Financial statement Text extracted CBRESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 56
Page 1
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI Laporan Keuangan Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
Page 2
DAFTAR ISI
Halaman
Pernyataan Direksi
Laporan Keuangan
- Laporan Posisi Keuangan 1-2
- Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 3
- Laporan Perubahan Ekuitas 4
- Laporan Arus Kas 5
- Catatan Atas Laporan Keuangan 6-48
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Page 11
Page 12
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Tambahan Modal Penghasilan
Catatan Modal Saham Disetor Komprehensif Lain Akumulasi Defisit Total Ekuitas
Saldo 1 Januari 2022 12.500.000.000 1.366.357.603 - (12.536.815.712) 1.329.541.891
Tambahan modal disetor 22b 82.500.000.000 - - - 82.500.000.000
Laba neto tahun berjalan - - - 7.498.789.820 7.498.789.820
Penghasilan komprehensif
lain - - (3.052.750) - (3.052.750)
Saldo 31 Desember 2022 95.000.000.000 1.366.357.603 (3.052.750) (5.038.025.892) 91.325.278.961
Penawaran perdana saham 22a 18.450.000.000 61.254.000.000 - - 79.704.000.000
Biaya emisi saham 22b - (3.146.999.960) - - (3.146.999.960)
Pelaksanaan waran 22b 790.525 7.367.693 - - 8.158.218
Rugi neto tahun berjalan - - - 904.446.270 904.446.270
Penghasilan komprehensif
lain 19 - - (111.988.896) - (111.988.896)
Saldo 31 Desember 2023 113.450.790.525 59.480.725.336 (115.041.646) (4.133.579.622) 168.682.894.593
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari laporan keuangan secara keseluruhan 4
Page 13
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 39.355.911.497 38.978.783.840
Pembayaran kepada pemasok dan operasional lainnya (25.868.060.060) (28.551.843.306)
Pembayaran kepada direksi dan karyawan (8.503.484.908) (3.107.999.173)
Pembayaran bunga (1.817.886.019) (837.178.605)
Penerimaan lain-lain 1.327.228.886 -
Pembayaran pajak (512.738.000) (395.502.433)
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi 3.980.971.396 6.086.260.322
ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (11.720.770.088) (5.782.149.803)
Pembayaran uang muka pembelian kapal (42.343.802.366) -
Penerimaan penjualan aset tetap - 2.000.000.000
Penerimaan (pembayaran) uang muka atas penjualan - (1.000.000.000)
Penerimaan piutang lain - lain pihak berelasi 476.215.000 1.500.000.000
Kas Neto Digunakan Untuk Aktivitas Investasi (53.588.357.454) (3.282.149.803)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan penawaran saham perdana 79.704.000.000 -
Pelaksanaan waran 8.158.218 -
Pembayaran biaya emisi penawaran saham perdana (3.146.999.960) -
Penerimaan Pinjaman bank 148.896.000.000 -
Penerimaan setoran modal saham - 4.275.000.000
Pembayaran utang lain - lain pihak ketiga - (4.379.764.797)
Pembayaran liabilitas sewa (4.794.677.836) (1.813.821.395)
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan Untuk)
Aktivitas Pendanaan 220.666.480.422 (1.918.586.192)
KENAIKAN NETO KAS DAN SETARA KAS 171.059.094.364 885.524.327
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 2.526.388.016 1.640.863.689
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 173.585.482.379 2.526.388.016
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari laporan keuangan secara keseluruhan 5
Page 14
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum
PT Cakra Buana Resources Energi, Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris Bonifasius
Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn No. 5 tanggal 17 Juni 2016. Akta Pendirian Perusahaan telah mendapat pengesahan
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
0029831.AH.01.01. tanggal 21 Juni 2016. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan,
terakhir dengan Akta Notaris No. 55 dari Notaris Dr. Sugih Haryati, SH., M.Kn, pada tanggal 16 September 2022.
Sehubungan dengan penawaran umum perdana saham, Akta tersebut telah diterima dan dicatat oleh Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No. AHU-0066859.AH.01.02. Tahun 2022.
Berdasarkan akta Notaris No. 55 dari Notaris Dr. Sugih Haryati, SH., M.Kn, pada tanggal 16 September 2022,
sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, lingkup usaha Perusahaan melakukan kegiatan usaha dalam
bidang angkutan laut dalam negeri untuk barang umum. Kegiatan usaha Perusahaan saat ini antara lain
penyediaan kapal tongkang dan kapal tunda untuk domestik dan luar negeri.
Kantor Pusat Perusahaan berlokasi di Sahid Sudirman Centre Lantai 42, unit 42B Jl. Jend. Sudirman Kav. 86,
Jakarta Selatan. Sebelumnya, kantor pusat Perusahaan berlokasi di Sona Topas Tower Lt. 5A Jl. Jenderal
Sudirman Kav.26. Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan. Perusahaan mulai beroperasi
secara komersial pada tahun 2016.
Pemegang saham pengendali dan pemilik manfaat Perusahaan adalah Suganto Gunawan dan Suminto Husin
Giman melalui PT Omudas Investment Holdco dengan kepemilikan langsung pada saham Perusahaan.
b. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit, Internal Audit serta Karyawan
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Suganto Gunawan Suganto Gunawan
Komisaris : Suwito Suwito
Komisaris : H.R. Agung Laksono -
Komisaris Independen : Rivolinggo Pamudji Rivolinggo Pamudji
Komisaris Independen : George Samuel -
Direksi
Direktur Utama : Suminto Husin Giman Suminto Husin Giman
Direktur : Amanda Octania Amanda Octania
Personel manajemen kunci Perusahaan adalah orang - orang yang mempunyai kewenangan dan tanggung jawab
untuk merencanakan, memimpin dan mengendalikan aktivitas Perusahaan. Seluruh anggota Komisaris dan Dewan
Direksi dianggap sebagai manajemen kunci Perusahaan.
6
Page 15
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
b. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit, Internal Audit serta Karyawan (Lanjutan)
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan No. 0001/SKDK/CBRE/IX/2022 tanggal 8 September
2022 tentang Penunjukan Komite Audit Perusahaan yang berlaku efektif pada tanggal 19 September 2022, susunan
anggota sebagai berikut:
Ketua : Rivolinggo Pamudji
Anggota : Raditia Christine Senjaya
Anggota : Saka Marlinang Nainggolan
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan No. 0006/SKDD/CBRE/IX/2022 tanggal 16 September
2022 tentang Pengangkatan/Penunjukan Kepala Unit Audit Internal Perusahaan yang berlaku efektif pada tanggal
16 September 2022, menunjuk Oktaviana Magdalena sebagai Kepala Unit Audit Internal Perusahaan.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, jumlah karyawan tetap pada Perusahaan sebanyak 10 karyawan dan 8
karyawan (tidak diaudit).
c. Penawaran umum saham Perusahaan
Berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham, disetujui penawaran umum perdana saham Perusahaan dan
dituangkan dalam Akta No. 55 Notaris Dr. Sugih Haryati, SH., M.Kn, pada tanggal 16 September 2022.
Pada tanggal 20 September 2022, Perusahaan menyampaikan surat No. 0100/LO-CBRE/JKT/IX/2022 untuk
pendaftaran Penawaran Umum Perdana Saham Perusahaan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perusahaan
memperoleh surat No. S-278/D.04/2022 tanggal 29 Desember 2022 perihal Pemberitahuan Efektif Pernyataan
Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham Perusahan dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa
Keuangan (OJK).
Perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak 738.000.000 saham baru dengan nilai nominal
sebesar Rp25 per saham dan harga perdana sebesar Rp108 per saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Serta
penerbitan 1.328.400.000 Waran Seri I yang diberikan kepada setiap 1 saham baru dengan nilai nominal sebesar
Rp25 dan harga pelaksanaan sebesar Rp258 per saham, periode pelaksanaan mulai tanggal 10 Juli 2023 sampai
dengan 08 Januari 2025. Apabila Waran Seri I tidak dilaksanakan sampai habis masa berlakunya, maka Waran Seri
I tersebut menjadi kadaluarsa, tidak bernilai dan tidak berlaku. Berdasarkan surat No. Peng-P-00021/BEI-PP1/01-
2023 tanggal 9 Januari 2023 dari BEI, bahwa saham Perusahaan dengan Kode Saham CBRE efektif
diperdagangkan di BEI pada tanggal 9 Januari 2023.
d. Persetujuan laporan keuangan
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan ini yang telah diotorisasi oleh
Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 28 Maret 2024.
7
Page 16
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI STANDAR
AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU DAN REVISI
Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang Diterbitkan
namun belum Berlaku Efektif (pada atau setelah 1 Januari 2023)
- Amendemen PSAK No. 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek
atau Jangka Panjang.
- Amendemen PSAK No. 16 : Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan.
- Amendemen PSAK No. 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan Terkait Definisi
Estimasi Akuntansi.
- Amandemen PSAK No. 46: Pajak penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul
dari Transaksi Tunggal.
- PSAK No. 74: Kontrak Asuransi. (efektif pada atau setelah 1 Januari 2025)
- Amandemen PSAK No. 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK No. 74 dan PSAK No. 71 -
Informasi Perbandingan. (efektif pada atau setelah 1 Januari 2025)
Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun berjalan dan
relevan dengan kegiatan Perusahaan telah diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam “Ikhtisar Kebijakan Akuntansi
yang Penting”.
Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan kegiatan Perusahaan atau mungkin akan memengaruhi
kebijakan akuntansinya di masa depan sedang dievaluasi oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul dari
penerapan standar-standar ini terhadap laporan keuangan.
Mulai tanggal 1 Januari 2024, referensi penomoran terhadap masing-masing PSAK dan ISAK telah diubah
sebagaimana diumumkan oleh DSAK-IAI.
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
a. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan ("SAK")
Laporan keuangan Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia yang meliputi
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang
diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”), serta Peraturan No.
VIII.G.7 yang diterbitkan oleh BAPEPAM-LK, tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik, yang terlampir dalam surat keputusan No. KEP-347/BL/2012 dari Ketua BAPEPAM-LK tanggal
25 Juni 2012.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha dan biaya perolehan, kecuali untuk akun
tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi terkait.
Laporan keuangan juga disusun dengan menggunakan basis akrual, kecuali untuk laporan arus kas yang disusun
berdasarkan basis kas. Laporan arus kas disusun berdasarkan metode langsung dengan mengelompokkan arus
kas atas dasar aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan (historical cost ), biaya
perolehan kini (current cost) , nilai realisasi neto (net realizable value) , Nilai Wajar (fair value) , kecuali untuk
beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana yang diungkapkan pada kebijakan
akuntansi dalam masing-masing akun tersebut.
8
Page 17
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan (Lanjutan)
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan jumlah aset, liabilitas,
pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik
manajemen dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari
jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan pertimbangan atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal
dimana asumsi dan estimasi adalah signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan dalam Catatan 4 atas
laporan keuangan .
Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
c. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi
Perusahaan memiliki transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana yang didefinisikan dalam PSAK No. 7,
“Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”.
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan yang menyiapkan laporan
keuangannya, yaitu:
(a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan Perusahaan jika orang tersebut:
i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan;
ii. memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan; atau
iii. personil manajemen kunci Perusahaan atau entitas induk Perusahaan.
(b) Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan jika memenuhi salah satu hal berikut:
i. Entitas adalah anggota dari Perusahaan (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya
terkait dengan entitas lain);
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau
ventura bersama yang merupakan anggota Perusahaan, yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya);
iii. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang diidentifikasi dalam huruf (a);
iv. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas);
v. Entitas, atau anggota dari Perusahaan dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari
Perusahaan tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Perusahaan atau kepada
entitas induk dari Perusahaan.
Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam Catatan 29 atas laporan
keuangan.
9
Page 18
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
d. Penjabaran mata uang asing
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada
tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
dijabarkan dengan kurs yang berlaku saat itu.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Kurs utama yang digunakan, berdasarkan kurs tengah yang diterbitkan Bank Indonesia, adalah sebagai berikut:
2023 2022
Mata uang
Dolar Amerika Serikat ("USD") 15.416 15.731
e. Instrumen Keuangan
Aset Keuangan
Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal. Klasifikasi dan pengukuran aset
keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok
dan bunga.
Aset keuangan diklasifikasikan dalam kategori berikut:
- Aset keuangan yang diukur dengan biaya amortisasi; dan
- Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain.
Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-biaya transaksi, kecuali
aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi .
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang ditetapkan
oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (perdagangan yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan,
yaitu pada tanggal Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan hanya memiliki aset keuangan diklasifikasikan sebagai
aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Aset keuangan Peruahaan meliputi kas dan bank, piutang
usaha, deposit sewa, dan piutang lain-lain (instrumen keuangan yang memiliki dan tidak memiliki kuotasi harga).
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset
keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku
bunga efektif (Effective Interest Rate ) (“EIR”), setelah dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang
diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laba rugi. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai
juga diakui pada laba rugi .
Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari aset tersebut telah berakhir atau
telah ditransfer dan Perusahaan telah secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat kepemilikannya.
10
Page 19
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (Lanjutan)
Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
- Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamoritsasi; dan
- Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.
Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang, termasuk
biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan hanya memiliki liabilitas keuangan yang diukur dengan
biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan Perusahaan meliputi utang usaha, utang lain - lain, utang jaminan,
akrual dan liabilitas sewa. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo
melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan atau
kedaluwarsa.
Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang
sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas persyaratan
dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan
liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam
laba rugi .
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika,
dan hanya jika, 1) Perusahaan saat ini memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling
hapus atas jumlah yang telah diakui dan 2) berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan
aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Perusahaan menerapkan model kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk pengukuran dan pengakuan kerugian
penurunan nilai.
Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah meningkat
secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Perusahaan menggunakan perubahan atas
risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah
kerugian kredit ekspektasian.
Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen
keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat
pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau
usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi
ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
Perusahaan menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian tersebut
terhadap piutang usaha dan lain-lain tanpa komponen pendanaan yang signifikan.
11
Page 20
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (Lanjutan)
Penentuan Nilai Wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar (market participants )
pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling
menguntungkan dimana Perusahaan memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas mencerminkan
risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga kuotasi di pasar
aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasi tidak tersedia di pasar aktif, Perusahaan menggunakan teknik
penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi dan relevan serta meminimalkan
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini
yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market
transactions ), penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang
didiskonto, atau model penilaian lain.
f. Kas dan setara kas
Kas dan setara kas termasuk kas, kas di bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam jangka waktu 3
bulan atau kurang pada saat penempatan yang tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi
penggunaannya.
g. Piutang usaha dan piutang lain-lain
Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, kecuali jika efek diskontonya tidak
material, setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai yang diukur berdasarkan kerugian kredit ekspektasian
dengan menelaah kolektibilitas saldo piutang secara individual atau kolektif dan mempertimbangkan informasi
makro ekonomi yang berorientasi ke masa depan dan relevan yang dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan.
Penyisihan penurunan nilai dihapuskan pada saat piutang tersebut dipastikan tidak tertagih. Pemulihan dari jumlah
yang disisihkan sebelumnya dikreditkan ke akun yang sama.
h. Biaya dibayar di muka
Biaya dibayar di muka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis
lurus.
12
Page 21
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
i. Aset Tetap
Manajemen Perusahaan memilih model biaya (cost model ) sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetap.
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan (kecuali tanah), dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan
nilai jika ada. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method ) selama umur
manfaat aset. Taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:
Tahun Persentase
Aset tetap
Kapal (tongkang / tunda) 20 5,0%
Kendaraan 8 12,5%
Perabot dan instalasi bangunan kantor 8 12,5%
Peralatan kantor 4 25,0%
Peralatan kapal 4 25,0%
Docking 5 20,0%
Pada setiap akhir tahun buku, manajemen mengkaji ulang nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan, dan
jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada
saat terjadinya. Biaya penggantian atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya, dan jika besar
kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Entitas, dan
biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.
Aset dalam pembangunan disajikan dalam “Aset Tetap” dan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Akumulasi biaya
perolehan untuk aset dalam pembangunan akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada
saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan tujuannya.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat
dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
j. Sewa
Perusahaan sebagai Penyewa
Pada insepsi kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak adalah, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak adalah
atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang
identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
13
Page 22
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
j. Sewa (Lanjutan)
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang identifikasian,
Perusahaan menilai apakah:
- Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomik dari penggunaan
aset identifikasian selama periode penggunaan; dan
- Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki hak ini
ketika Perusahaan memiliki hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk mengubah cara dan tujuan
penggunaan aset telah ditentukan sebelumnya:
a. Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset identifikasian;
b. Perusahaan telah mendesain aset identifikasian dengan cara yang telah ditentukan sebelumnya bagaimana
dan untuk tujuan apa aset itu akan digunakan.
Pada insepsi atau penilaian kembali kontrak yang berisi komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan
dalam kontrak untuk setiap komponen sewa atas dasar harga tersendiri relatif dan harga tersendiri agregat dari
komponen nonsewa.
Pada saat permulaan sewa, penyewa mengakui aset hak-guna. Aset hak-guna awalnya diukur pada harga
perolehan, yang terdiri dari jumlah awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan
pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah biaya langsung awal yang timbul dan estimasi biaya untuk
membongkar dan memindahkan aset pendasar atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh
syarat dan ketentuan sewa, dikurangi insentif sewa yang diterima.
Setelah tanggal permulaan, Perusahaan mengukur aset hak-guna dengan menggunakan model biaya yang
berkaitan aset tetap sesuai PSAK No. 16.
Berdasarkan model biaya, aset hak-guna diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi penurunan nilai. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Perusahaan pada akhir
masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak-guna mencerminkan bahwa penyewa akan mengeksekusi opsi beli,
Perusahaan mendepresiasi hak-guna sejak tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika
tidak, Perusahaan mendepresiasi aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara
akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Sewa Jangka-Pendek
Perusahaan memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Perusahaan mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai
beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Perusahaan sebagai Pesewa
Ketika Perusahaan bertindak sebagai pesewa, maka setiap sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi atau sewa
pembiayaan.
14
Page 23
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
j. Sewa (Lanjutan)
Perusahaan sebagai Pesewa (lanjutan)
Sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa mengalihkan secara substansial semua risiko dan
manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar. Jika tidak, sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
Sebagai bagian dari penilaian ini, Perusahaan mempertimbangkan indikator-indikator tertentu seperti:
a. sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada penyewa pada akhir masa sewa;
b. penyewa memiliki opsi untuk membeli aset pendasar dengan harga yang diperkirakan cukup lebih rendah dari
nilai wajar pada tanggal opsi tersebut dapat dieksekusi sehingga menjadi cukup pasti, pada tanggal insepsi,
bahwa opsi tersebut akan dieksekusi;
c. masa sewa adalah untuk sebagian besar umur ekonomik aset pendasar meskipun hak milik tidak dialihkan;
d. pada tanggal insepsi, nilai kini dari pembayaran sewa setidaknya mencakup secara substansial seluruh nilai
wajar aset pendasar;
e. aset pendasar bersifat khusus sehingga hanya penyewa yang dapat menggunakannya tanpa modifikasi
signifikan.
Pada permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset yang dimiliki dalam sewa pembiayaan sebagai piutang pada
jumlah yang sama dengan investasi neto sewa.
Investasi neto sewa adalah investasi sewa bruto yang didiskontokan pada tingkat bunga implisit dalam sewa.
Investasi bruto dalam sewa adalah jumlah dari:
1. piutang pembayaran sewa oleh Perusahaan dalam sewa pembiayaan; dan
2. nilai residual yang tidak dijamin yang diperoleh Perusahaan. Nilai residual yang tidak dijamin adalah bagian dari
nilai residual aset pendasar yang realisasinya oleh Perusahaan tidak diyakini atau dijamin hanya oleh satu pihak
yang terkait dengan Perusahaan.
Perusahaan mengakui pendapatan keuangan selama masa sewa dari sewa pembiayaan, berdasarkan pola yang
mencerminkan tingkat pengembalian investasi neto periodik yang konstan. Hal ini dicapai dengan mengalokasikan
sewa yang diterima (setelah dikurangi biaya jasa, dan lain-lain) oleh Perusahaan antara pendapatan keuangan
(bunga) kepada Perusahaan dan pembayaran kembali saldo debitur (pokok), yaitu metode biaya perolehan
diamortisasi.
Perusahaan mengakui pembayaran sewa operasi sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus atau, jika lebih
merepresentasikan pola manfaat dari penggunaan aset pendasar yang menurun, maka dengan dasar sistematis
lain.
k. Utang Usaha
Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan usaha normal dari
pemasok.
Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Utang usaha dan non- usaha diklasifikasikan sebagai liabilitas
jangka pendek jika pembayaran jatuh tempo dalam satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal bisnis
jika lebih lama). Jika tidak, utang tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.
15
Page 24
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
l. Pinjaman
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya transaksi yang
terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi; selisih antara penerimaan kas (dikurangi
biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laba rugi selama periode pinjaman dengan menggunakan metode
bunga efektif.
Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman sepanjang besar
kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman ditangguhkan
sampai penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan sebagian atau
seluruh fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh pinjaman dikapitalisasi sebagai biaya dibayar dimuka untuk jasa
likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait.
Biaya pinjaman yang terjadi untuk konstruksi aset kualifikasian dikapitalisasi selama periode waktu yang dibutuhkan
untuk menyelesaikan konstruksi aset dan mempersiapkannya sampai dapat digunakan sesuai tujuan yang
dimaksudkan atau untuk dijual. Biaya pinjaman lainnya dibebankan pada laba rugi.
Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek kecuali Perusahaan memiliki hak tanpa syarat untuk
menunda pembayaran liabilitas selama paling tidak 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
m. Penurunan Nilai Aset Non - keuangan
Aset yang diamortisasi ditelaah untuk penurunan nilai apabila terjadi kondisi atau perubahan yang mengindikasikan
bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai diakui sebesar jumlah tercatat
aset yang melebihi jumlah terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi dari nilai wajar aset
dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pemakaian. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, aset dikelompokkan
hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah teridentifikasi (unit penghasil kas). Aset non-keuangan
yang mengalami penurunan ditelaah untuk kemungkinan pembalikan dari penurunan nilai tersebut pada setiap
tanggal pelaporan.
n. Provisi dan Kontinjensi
Provisi diakui apabila Perusahaan memiliki kewajiban hukum atau konstruktif masa kini sebagai akibat peristiwa
masa lalu dan terdapat kemungkinan besar penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber
daya dan jumlah kewajiban tersebut dapat diestimasi secara andal. Provisi tidak diakui untuk kerugian operasi masa
depan.
Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi terbaik manajemen atas pengeluaran yang diharapkan diperlukan
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto yang digunakan untuk
menentukan nilai kini adalah tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar atas nilai waktu
uang dan risiko yang terkait dengan kewajiban. Peningkatan provisi karena berjalannya waktu diakui sebagai beban
bunga.
Aset dan liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan. Liabilitas kontinjensi diungkapkan dalam laporan
keuangan, kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya kecil. Aset
kontinjensi diungkapkan dalam laporan keuangan, jika terdapat kemungkinan besar arus masuk manfaat ekonomis
akan diperoleh.
16
Page 25
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
o. Imbalan Kerja
Sesuai dengan PSAK 24 (Revisi 2013) tentang “Imbalan Kerja”, Perusahaan-Perusahaan diwajibkan untuk
mengakui seluruh imbalan kerja yang diberikan melalui program atau perjanjian formal dan informal, peraturan
perundang - undangan atau peraturan industri, yang mencakup imbalan pasca-kerja, imbalan kerja jangka pendek
dan jangka panjang lainnya, pesangon pemutusan hubungan kerja dan imbalan berbasis ekuitas.
Berdasarkan PSAK ini, perhitungan liabilitas imbalan kerja karyawan dihitung berdasarkan ketentuan di dalam
Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020 dan PP No. 35/2021 dengan menggunakan metode aktuarial “Projected
Unit Credit”.
Pesangon yang akan diberikan kepada karyawan pada saat pemutusan hubungan kerja diakui pada saat pesangon
tersebut dibayarkan kepada karyawan. Peningkatan jumlah pesangon terutang seiring dengan meningkatnya masa
kerja karyawan, tidak diakui sebagai beban tahun berjalan.
Liabilitas neto Perusahaan atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan kerja pasti pada akhir
periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan liabilitas imbalan kerja dilakukan dengan
menggunakan metode Projected Unit Credit dalam perhitungan aktuaria yang dilakukan setiap akhir periode
pelaporan.
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial, b) imbal hasil atas aset
program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas aset, tidak termasuk bunga, diakui di
penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada
periode berikutnya
Ketika program imbalan berubah, atau terdapat kurtailmen atas program, bagian imbalan yang berubah terkait biaya
jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui di laba rugi pada saat terdapat perubahan atau
kurtailmen atas program.
Perusahaan menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas imbalan kerja neto dengan
menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur liabilitas imbalan kerja
selama periode berjalan.
p. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Perusahaan mengakui pendapatan sesuai dengan ketentuan PSAK No. 72, Perusahaan mengakui pendapatan
pada saat dan sejauh pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan akan mencerminkan jumlah yang diharapkan
akan diterima Perusahaan dalam pertukaran untuk barang atau jasa tersebut. Dalam menerapkan Standar ini,
Perusahaan mempertimbangkan syarat-syarat kontrak dan semua fakta dan keadaan yang relevan.
Pendapatan diakui menggunakan penilaian 5 langkah:
1. Identifikasi Kontrak dengan Pelanggan
Kontrak adalah kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang menciptakan hak dan kewajiban yang dapat
dipaksakan.
2. Identifikasi Kontrak Pelaksana dalam Kontrak
Kewajiban pelaksanaan adalah janji kepada pelanggan untuk mengalihkan barang atau jasa (atau sekumpulan
barang atau jasa) yang bersifat dapat dibedakan; atau serangkaian barang atau jasa bersifat dapat dibedakan
yang secara substansial sama dan memiliki pola pengalihan yang sama kepada pelanggan. Bersifat dapat
dibedakan artinya dapat dipisahkan, atau dapat diidentifikasi secara terpisah.
17
Page 26
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
p. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)
3. Penetapan Harga Transaksi
Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diperkirakan menjadi hak Perusahaan dalam pertukaran untuk
mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga
(misalnya, pajak pertambahan nilai). Jika imbalan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel,
Perusahaan mengestimasi jumlah imbalan yang diharapkan menjadi haknya dalam pertukaran untuk
mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi estimasi jumlah variabel yang akan
dibayar selama kontrak.
4. Alokasi Harga Transaksi untuk Kewajiban Pelaksanaan
Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual berdiri sendiri relatif dari
setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati secara langsung,
harga jual berdiri sendiri relatif perlu diestimasi.
5. Pengakuan Pendapatan ketika Kewajiban Pelaksanaan Dipenuhi
Pendapatan dari penjualan diakui sebagai representasi penyerahan barang atau jasa dengan jumlah yang
secara tepat mewakili kewajiban yang dilakukan dan hak untuk menerima imbalan sebagai imbalan atas barang
dan/atau jasa tersebut. Pengakuan pendapatan tergantung pada apakah pengalihan diselesaikan sepanjang
waktu atau pada waktu tertentu. Pengalihan kendali diperhitungkan.
Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, pendapatan diakui dengan mengukur
kemajuan penyelesaian kewajiban pelaksanaan tersebut berdasarkan pengukuran kemajuan yang tepat baik
“Metode Keluaran” atau “Metode Masukan”.
Pendapatan dari time charter dan ship management diakui secara proporsional selama periode yang dicakup
sesuai dengan kontrak.
Penghasilan bunga
Penghasilan bunga diakui atas dasar proporsi waktu dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Biaya Mendapatkan Kontrak
Biaya inkremental untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan diakui sebagai aset jika Perusahaan
mengharapkan untuk memulihkan biaya tersebut. Biaya inkremental tersebut adalah biaya yang timbul untuk
mendapatkan kontrak dengan pelanggan yang tidak akan terjadi jika kontrak tersebut tidak berhasil diperoleh.
Biaya Pemenuhan Kontrak
Suatu aset diakui untuk biaya yang timbul untuk memenuhi kontrak hanya jika biaya tersebut memenuhi semua
kriteria berikut:
a) biaya terkait langsung dengan kontrak atau kontrak yang diantisipasi yang secara spesifik dapat diidentifikasi
oleh Perusahaan;
b) biaya menghasilkan atau meningkatkan sumber daya Perusahaan yang akan digunakan untuk memenuhi (atau
terus memenuhi) kewajiban pelaksanaan di masa depan; dan
c) biaya diharapkan dapat dipulihkan.
Aset yang dihasilkan akan diamortisasi secara sistematis selama periode kontrak. Ketika biaya yang timbul dalam
memenuhi kontrak dengan pelanggan berada dalam lingkup Pernyataan lain, biaya tersebut diperhitungkan sesuai
dengan Pernyataan lainnya.
18
Page 27
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
q. Pajak Penghasilan
Beban pajak penghasilan merupakan jumlah dari pajak penghasilan badan yang terutang saat ini dan pajak
tangguhan. Pajak penghasilan diakui dalam laporan laba rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi
atau kejadian yang diakui di penghasilan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak
tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas.
Pajak kini
Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari
atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang digunakan untuk menghitung
jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan dicatat saat surat ketetapan pajak diterima atau apabila dilakukan banding,
ketika hasil banding sudah diputuskan.
Pajak penghasilan final
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 416/ KMK.04/1996 tanggal 14 Juni 1996
dan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak No. 29/PJ.4/1996 tanggal 13 Agustus 1996, pendapatan dari jasa
pengangkutan dan sewa kapal yang diterima Wajib Pajak Dalam Negeri dikenakan pajak bersifat final sebesar 1,2%
dari pendapatan yang diterima Wajib Pajak Dalam Negeri, serta biaya sehubungan dengan kegiatan di atas tidak
dapat dikurangkan untuk tujuan perhitungan pajak penghasilan.
Beban pajak penghasilan tahun berjalan sehubungan dengan penghasilan yang dikenakan pajak penghasilan final
diakui secara proporsional dengan total pendapatan yang diakui pada periode berjalan untuk tujuan akuntansi.
Selisih lebih (kurang) antara jumlah pajak penghasilan final yang telah dibayar dengan jumlah yang dibebankan
sebagai beban pajak penghasilan final pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain diakui sebagai
pajak dibayar di muka (utang pajak).
Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat final. Pajak
final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi
mengalami kerugian. Pajak penghasilan final dihitung pada jumlah total tagihan untuk nilai kontrak yang
dikumpulkan selama setahun.
Pajak tangguhan
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar pengenaan
pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Liabilitas pajak tangguhan
diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui
untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa
jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan
rugi fiskal.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan jumlah tercatat aset pajak
tangguhan tersebut diturunkan apabila laba kena pajak mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian
atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap
tanggal pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak di masa depan akan memungkinkan
aset pajak tangguhan untuk dipulihkan.
19
Page 28
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
q. Pajak Penghasilan (Lanjutan)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode saat aset
direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak yang berlaku atau berlaku
secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan dan/atau
pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif pajak,
dikreditkan atau dibebankan pada periode operasi berjalan, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah
langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara hukum
ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak
tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau Perusahaan bermaksud untuk menyelesaikan aset
dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
r. Informasi Segmen
Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa (segmen
usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), yang
memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk akun-akun yang dapat diatribusikan langsung
kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai kepada segmen tersebut.
s. Laba Per Saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham Perusahaan
dengan menggunakan jumlah saham beredar sesuai dengan jumlah modal saham pada saat laporan keuangan
diterbitkan.
t. Dividen
Pembagian dividen final diakui sebagai liabilitas ketika dividen tersebut disetujui Rapat Umum Pemegang Saham
Perusahaan. Pembagian dividen interim diakui sebagai liabilitas ketika dividen disetujui berdasarkan keputusan
rapat Direksi, disetujui oleh Dewan Komisaris, serta sudah diumumkan kepada publik.
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi
Penyusunan laporan keuangan mengharuskan manajemen Perusahaan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan
asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan
atas liabilitas kontinjensi, pada akhir periode pelaporan.
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko
signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk periode berikutnya
diungkapkan di bawah ini.
20
Page 29
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)
Perusahaan mendasarkan estimasi dan asumsi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun.
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi diluar
kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Pertimbangan, estimasi dan asumsi berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:
Menentukan Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional adalah mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana Perusahaan beroperasi. Manajemen
mempertimbangkan mata uang yang paling mempengaruhi pendapatan dan harga pokok penjualan dan indikator
lainnya dalam menentukan mata uang yang paling sesuai mewakili dampak ekonomi yang mendasari transaksi,
peristiwa dan kondisi.
Menentukan Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan
dengan mempertimbangkan definisi yang ditetapkan PSAK No. 71 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan
liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti diungkapkan pada Catatan 3e atas
laporan keuangan.
Menentukan dan Menghitung Penyisihan Kerugian
Ketika mengukur kerugian kredit ekspektasian (“ECL”). Perusahaan menggunakan informasi berwawasan ke depan
yang wajar dan dapat didukung yang didasarkan pada asumsi untuk pergerakan masa depan dari berbagai ekonomi
dan bagaimana akan saling memengaruhi.
Probabilitas default merupakan input utama dalam mengukur ECL. Probabilitas gagal bayar (default) adalah estimasi
kemungkinan gagal bayar (default) selama jangka waktu tertentu, yang perhitungannya mencakup data historis,
asumsi, dan ekspektasi kondisi masa depan.
Menentukan Apakah Suatu Kontrak adalah atau Mengandung Sewa
Penentuan apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa memerlukan pertimbangan yang cermat untuk
menilai apakah kontrak tersebut memberikan hak untuk memperoleh secara substansial semua manfaat ekonomik dari
penggunaan aset selama periode penggunaan dan hak untuk mengarahkan penggunaan aset, bahkan jika kontrak
tersebut hak tidak secara eksplisit ditentukan dalam kontrak.
Menentukan Opsi Masa Sewa
Masa sewa merupakan komponen signifikan dalam pengukuran aset hak-guna dan liabilitas sewa. Pertimbangan
dilakukan dalam menentukan apakah terdapat opsi untuk memperpanjang sewa atau membeli aset pendasar cukup
pasti akan dieksekusi, atau opsi untuk mengakhiri sewa tidak akan dieksekusi, ketika memastikan periode yang akan
disertakan dalam masa sewa. Dalam menentukan masa sewa, semua fakta dan keadaan yang menciptakan insentif
ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak untuk menggunakan opsi penghentian, dipertimbangkan
pada tanggal insepsi sewa.
Faktor-faktor yang dipertimbangkan dapat mencakup pentingnya aset untuk operasi Perusahaan; perbandingan syarat
dan ketentuan dengan harga pasar yang berlaku; timbulnya penalti yang signifikan; adanya perbaikan hak penyewaan
yang signifikan; dan biaya serta masalah gangguan untuk mengganti aset. Perusahaan menilai kembali apakah cukup
pasti untuk mengeksekusi opsi perpanjangan, atau tidak mengeksekusi opsi penghentian, jika terdapat peristiwa
signifikan atau perubahan keadaan yang signifikan.
21
Page 30
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)
Menentukan Metode Penyusutan dan Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap
Perusahaan mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan utilisasi dari aset yang diharapkan dan
didukung dengan rencana dan strategi usaha dan perilaku pasar.
Estimasi dari masa manfaat aset tetap adalah berdasarkan penelaahan Perusahaan terhadap praktik industri, evaluasi
teknis internal dan pengalaman untuk aset yang setara.
Estimasi masa manfaat ditelaah minimal setiap akhir tahun pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi berbeda dari
estimasi sebelumnya dikarenakan pemakaian dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis atau komersial dan hukum
atau pembatasan lain atas penggunaan dari aset serta perkembangan teknologi.
Namun demikian, adalah mungkin, hasil di masa depan dari operasi dapat dipengaruhi secara material oleh perubahan-
perubahan dalam estimasi yang diakibatkan oleh perubahan faktor-faktor yang disebutkan di atas, dan karenanya biaya
penyusutan masa depan mungkin direvisi.
Estimasi Beban Pensiun dan Imbalan Pasca Kerja
Penentuan liabilitas atas pensiun dan kewajiban imbalan pasca kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi
yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut.
Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri
karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian dan tingkat pengembalian aset program yang
diharapkan.
Meskipun Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut wajar dan telah sesuai,
perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat
mempengaruhi secara material liabilitas dan beban imbalan pascakerja. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam
Catatan 19 atas laporan keuangan.
22
Page 31
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. KAS DAN SETARA KAS
Kas dan setara kas terdiri dari :
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak ketiga
Kas
Rupiah
Kas kecil - 5.665.582
Kas di Bank
Rupiah
PT Bank CIMB Niaga, Tbk 29.793.316 -
PT Bank Central Asia, Tbk 2.538.278.936 2.520.722.434
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk 1.129.298 -
PT Bank Mandiri (Persero), Tbk 3.290.200.829 -
Dollar Amerika Serikat
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2023:USD
10.880.000 dan 2022: USD 0) 167.726.080.000 -
Jumlah 173.585.482.379 2.526.388.016
Per 31 Desember 2023, saldo kas dan setara kas di bank Mandiri sebesar USD 10.880.000 ditempatkan pada giro escrow bank mandiri
yang diperuntukan untuk pembiayaan 1 (satu) unit Kapal Bulk Carrier "SEACON DALIAN" (Catatan 21)
6. PIUTANG USAHA
Rincian piutang usaha berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak ketiga
Rupiah
PT Wistara Internasional Maritim 5.627.294.000 419.900.000
PT Singa Lautan Indonesia 1.250.000.000 -
PT Halmahera Persada Lygend - 966.240.000
Jumlah 6.877.294.000 1.386.140.000
Rincian piutang usaha berdasarkan umur adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Rupiah
Belum jatuh tempo 1.359.174.000 1.386.140.000
Jatuh tempo
< 30 hari 839.800.000 -
31 - 60 hari 839.800.000 -
61 - 90 hari 839.800.000 -
91 - 120 hari 2.998.720.000 -
Jumlah 6.877.294.000 1.386.140.000
Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa seluruh piutang usaha dapat ditagihkan sehingga tidak diperlukan penyisihan atas piutang
ragu-ragu.
23
Page 32
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. PIUTANG LAIN-LAIN
Rincian piutang lain-lain adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak berelasi (Catatan 31) 2.157.360.622 476.215.000
Pihak ketiga
PT Wistara Internasional Maritim 231.605.000 -
PT Fortuna Samudera 229.202.500 -
PT Obi Nickel Cobalt 57.602.500 -
PT Halmahera Jaya Feronikel 37.700.000 -
PT Halmahera Persada Lygend 9.600.000 -
PT Nusantara Terminal Terpadu 9.524.500 -
PT Karunia Karya Nasional 2.204.660 -
Piutang Karyawan 38.721.386 -
Subjumlah 616.160.546 -
Jumlah 2.773.521.168 476.215.000
Piutang lain-lain adalah piutang yang timbul dari transaksi diluar kegiatan usaha normal Perusahaan yang merupakan pinjaman yang
diberikan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga yang tidak dikenakan jaminan dan bunga serta dapat dibayarkan sewaktu-waktu.
Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat ditagihkan sehingga tidak diperlukan penyisihan atas
piutang ragu-ragu.
8. BIAYA DIBAYAR DI MUKA
Rincian biaya dibayar di muka dan uang muka adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Asuransi 210.296.652 -
Sewa kantor 33.108.001 -
Keanggotaan 20.152.496 -
Biaya profesional - 1.073.125.374
Iklan - 66.292.320
Jumlah 263.557.149 1.139.417.694
Biaya profesional dan iklan merupakan biaya terkait proses penawaran umum perdana saham Perusahaan.
9. UANG MUKA
Rincian uang muka adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Uang muka lancar
Bahan bakar 3.387.250.001 -
Uang muka operasional - 36.738.710
Sewa kapal - 186.500.000
- 342.156.559
Subjumlah 3.387.250.001 565.395.269
Uang muka tidak lancar
Pembelian aset tetap 42.343.802.366 -
Jumlah 45.731.052.367 565.395.269
Uang muka sebesar Rp 42,34 miliar merupakan biaya uang muka dan pra-operasional untuk perolehan 1 (satu) unit kapal.
24
Page 33
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. DEPOSIT SEWA
Rincian deposit sewa adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak Berelasi (Catatan 31) 1.225.000.000 1.225.000.000
Pihak ketiga
PT Wistara Internasional Maritim 2.680.600.000 -
PT Nusantara Terminal Terpadu 640.000.000 640.000.000
PT Fortuna Samudera 175.000.000 175.000.000
PT Senturi Karunia - 50.000.000
Deposit lainnya 7.600.000 200.000
Sub-jumlah 3.503.200.000 865.200.000
Jumlah 4.728.200.000 2.090.200.000
Deposit sewa kepada pihak berelasi merupakan deposit untuk masa sewa lebih dari satu tahun.
11. ASET TETAP
31 Desember 2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
Kepemilikan langsung
Biaya Perolehan
Kapal 49.224.120.000 1.391.768.728 - 10.039.769.302 60.655.658.030
Perabot dan instalasi
bangunan kantor 1.777.711.596 - - - 1.777.711.596
Peralatan kantor 184.003.160 67.040.996 - - 251.044.156
Kendaraan - 592.400.000 - - 592.400.000
Perlengkapan kantor 671.833.233 190.992.000 - - 862.825.233
Peralatan kapal 6.172.794.024 398.905.100 - - 6.571.699.124
Docking 19.933.847.629 6.523.356.564 - - 26.457.204.193
Aset dalam
pembangunan 31.089.989.810 3.078.533.500 - (10.039.769.302) 24.128.754.008
Jumlah 109.054.299.452 12.242.996.888 - - 121.297.296.340
Akumulasi Penyusutan
Kapal 7.273.726.916 2.508.837.408 - - 9.782.564.324
Perabot dan instalasi
bangunan kantor 72.484.724 222.213.950 - - 294.698.674
Peralatan kantor 153.080.095 50.647.727 - - 203.727.822
Kendaraan - 74.368.750 - - 74.368.750
Perlengkapan kantor 25.716.769 209.336.913 - - 235.053.682
Peralatan kapal 1.517.360.725 1.557.580.092 - - 3.074.940.817
Docking 6.051.590.057 5.079.903.611 - - 11.131.493.668
Jumlah 15.093.959.286 9.702.888.450 - - 24.796.847.736
Nilai buku neto 93.960.340.166 96.500.448.604
25
Page 34
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (Lanjutan)
31 Desember 2022
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
Kepemilikan langsung
Biaya Perolehan
Kapal 49.224.120.000 - - - 49.224.120.000
Perabot dan instalasi
bangunan kantor - 1.777.711.596 - - 1.777.711.596
Peralatan kantor 89.393.560 94.609.600 - - 184.003.160
Perlengkapan kantor - 671.833.233 - - 671.833.233
Peralatan kapal 1.737.356.524 4.435.437.500 - - 6.172.794.024
Docking 11.205.474.666 8.728.372.963 - - 19.933.847.629
Aset dalam
pembangunan 29.995.272.456 3.863.139.810 (2.768.422.456) - 31.089.989.810
Jumlah 92.251.617.206 19.571.104.702 (2.768.422.456) - 109.054.299.452
Akumulasi Penyusutan
Kapal 4.812.520.916 2.461.206.000 - - 7.273.726.916
Perabot dan instalasi
bangunan kantor - 72.484.724 - - 72.484.724
Peralatan kantor 26.516.459 126.563.636 - - 153.080.095
Perlengkapan kantor - 25.716.769 - - 25.716.769
Peralatan kapal 403.902.021 1.113.458.704 - - 1.517.360.725
Docking 2.930.039.308 3.121.550.749 - - 6.051.590.057
Jumlah 8.172.978.704 6.920.980.582 - - 15.093.959.286
Nilai buku neto 100.424.595.910 93.960.340.166
Harga perolehan kapal per 31 Desember 2023 sebesar Rp60.655.658.030 terdiri dari 5 kapal Tongkang.
Rincian aset dalam pembangunan pada 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Aset dalam pembangunan
Kapal tugboat 24.128.754.008 24.128.754.008
Kapal tongkang - 6.961.235.802
Jumlah 24.128.754.008 31.089.989.810
Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya
penurunan nilai atas aset tetap pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
2023 2022
Beban pokok pendapatan (Catatan 26) 9.146.321.111 6.696.215.446
Beban administrasi dan umum (Catatan 27) 556.567.339 224.765.136
Jumlah 9.702.888.450 6.920.980.582
Manajemen Perusahaan telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir
periode pelaporan.
26
Page 35
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (Lanjutan)
Perusahaan mengasuransikan 5 unit tongkang sebesar Rp55.000.000.000 dan USD35.000.000 untuk marine hull dan protection &
indemnity. Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut cukup untuk menutup semua kemungkinan kerugian
atas aset tetap yang diasuransikan.
Pada tanggal 31 Desember 2023, sebagian aset tetap digunakan sebagai jaminan atas Pinjaman bank dan utang pembiyaan (Catatan
21 dan 15)
Perusahaan tidak memiliki hubungan afiliasi terhadap Perusahaan asuransi.
Berdasarkan akta no. 3 notaris Yunita Elysabeth Nainggolan, S.H.,M.Kn tanggal 7 Februari 2022, Perusahaan melakukan penjualan atas
1 unit kapal tugboat kepada PT Pelayaran Asia bagus. Pada saat dilakukan penjualan, manajemen menilai aset tersebut belum siap
untuk beroperasi secara optimal dan masih diklasifikasikan sebagai aset dalam pembangunan.
Perhitungan kerugian penjualan aset tetap pada tahun 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Hasil penjualan - 2.000.000.000
Harga perolehan - 2.768.422.461
Nilai buku - 2.768.422.461
Kerugian penjualan aset tetap (Catatan 28) - (768.422.461)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 tidak terdapat aset yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan oleh Perusahaan.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 tidak terdapat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan
sebagai tersedia untuk dijual.
12. ASET HAK GUNA
31 Desember 2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
Biaya Perolehan
Bangunan kantor 9.949.236.502 - - - 9.949.236.502
Kapal 20.020.567.420 - - - 20.020.567.420
Sub-jumlah 29.969.803.922 - - - 29.969.803.922
Akumulasi Penyusutan
Bangunan kantor 518.189.401 1.243.654.562 - 1.761.843.963
Kapal 1.668.380.618 4.033.540.416 - 5.701.921.034
Sub-jumlah 2.186.570.019 5.277.194.979 - - 7.463.764.998
Nilai Buku 27.783.233.903 22.506.038.924
27
Page 36
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. ASET HAK GUNA (Lanjutan)
31 Desember 2022
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
Biaya Perolehan
Bangunan kantor - 9.949.236.502 - - 9.949.236.502
Kapal - 20.020.567.420 - - 20.020.567.420
Sub-jumlah - 29.969.803.922 - - 29.969.803.922
Akumulasi Penyusutan
Bangunan kantor - 518.189.401 - - 518.189.401
Kapal - 1.668.380.618 - - 1.668.380.618
Sub-jumlah - 2.186.570.019 - - 2.186.570.019
Nilai Buku - 27.783.233.903
Aset hak guna bangunan kantor merupakan sewa kantor Perusahaan yang berlokasi di Gedung Sahid Sudirman Center dengan masa
sewa selama 8 (delapan) tahun (Catatan 31).
Aset hak guna kapal merupakan sewa kapal kepada PT Mandala Armada Nusantara dengan masa sewa selama 5 (lima) tahun (Catatan
31).
Beban penyusutan aset hak guna dialokasikan sebagai berikut:
2023 2022
Beban pokok pendapatan (Catatan 24) 4.033.540.416 1.668.380.618
Beban administrasi dan umum (Catatan 25) 1.243.654.562 518.189.401
Jumlah 5.277.194.978 2.186.570.019
13. UTANG USAHA
Rincian utang usaha berdasarkan pemasok adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak Ketiga
Rupiah
PT Profesional Coating Sejati 542.063.446 326.102.444
PT Nusantara Samudera Gemilang 524.062.840 -
CV Mandiri Jaya 187.836.274 403.505.888
PT Multi Putra Bersaudara 100.633.598 -
PT Pratama Vriesindo Lestari 68.592.000 168.000.000
PT Caputra Mitra Sejati - 2.777.500.000
PD Djoko Baja - 349.408.707
PD Abdi Surya - 189.554.000
PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) - 156.185.775
PT Agonkoda Samudera Nusantara - 90.000.000
PT Kindai Technology - 75.050.001
Lain - Lain (di bawah 50 juta) 184.518.342 184.515.686
Jumlah 1.607.706.500 4.719.822.501
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 tidak terdapat jaminan yang diberikan kepada pihak berelasi maupun pihak ketiga atas utang
usaha Perusahaan.
28
Page 37
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG USAHA (Lanjutan)
Rincian utang usaha berdasarkan umur adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak ketiga
Belum jatuh tempo 493.270.165 3.554.055.889
Jatuh tempo
1 - 30 hari 666.771.529 984.580.837
31 - 90 hari 124.507.689 -
> 90 hari 323.157.117 181.185.775
Jumlah 1.607.706.500 4.719.822.501
14. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Sewa 675.000.000 -
Beban bunga pinjaman bank 111.672.000 -
Profesional - 45.000.000
Lainnya 12.428.000 7.500.000
Jumlah 799.100.000 52.500.000
15. UTANG PEMBIAYAAN
31 Desember 2023 31 Desember 2022
PT BCA Finance 323.705.857 -
Jumlah 323.705.857 -
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 149.630.257 -
Bagian jangka panjang 174.075.600 -
Berdasarkan Perjanjian Pembiayaan No. 9768002024-PK-001, tanggal 9 Januari 2023, Entitas mengadakan perjanjian pembiayaan
dengan PT BCA Finance untuk pembelian 1 unit mobil Toyota Fortuner 2.8 VRZ 4x2 A/T GR Sport sebesar Rp 592.400.000 dengan
jangka waktu 36 bulan. Fasilitas pinjaman ini dibebani bunga tetap sebesar 7,09% per tahun. Fasilitas ini dijaminkan dengan aset terkait
(Catatan 11).
16. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA
Rincian pendapatan diterima dimuka adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
PT Halmahera Jaya Feronikel 829.920.000 -
Jumlah 829.920.000 -
29
Page 38
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. UTANG JAMINAN
Rincian utang jaminan adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak Ketiga
Rupiah
PT Wistara Internasional Maritim 2.612.500.000 400.000.000
PT Obi Nickel Cobalt 2.150.000.000 -
PT Singa Lautan Indonesia 1.250.000.000 -
PT Halmahera Jaya Feronikel 1.200.000.000 1.200.000.000
PT Halmahera Persada Lygend 870.000.000 2.620.000.000
PT Vama Samudera Jaya 200.000.000 -
Jumlah 8.282.500.000 4.220.000.000
Utang jaminan merupakan jaminan deposit dari pelanggan atas sewa kapal kepada Perusahaan dengan masa sewa kurang dari atau
sama dengan satu tahun.
18. LIABILITAS SEWA
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Kapal
PT Mandala Armada Nusantara 15.025.703.294 18.601.462.023
Bangunan kantor
PT Catur Dharma Anugerah Surya 8.559.943.796 9.554.520.504
Jumlah 23.585.647.090 28.155.982.527
Dikurangi : bagian jangka pendek (4.894.372.221) (4.570.335.437)
Bagian jangka panjang 18.691.274.869 23.585.647.090
Liabilitas sewa kapal dan bangunan kantor merupakan transaksi dengan pihak berelasi (Catatan 12 dan 31).
Pembayaran liabilitas sewa minimum di masa mendatang, serta nilai kini atas pembayaran minimum liabilitas sewa pada tanggal 31
Desember 2023 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Sampai dengan satu tahun 6.362.400.000 6.362.400.000
Lebih dari 1 tahun dan kurang dari 5 tahun 20.231.340.016 25.093.600.000
Lebih dari 5 tahun 1.064.859.984 2.565.000.000
27.658.600.000 34.021.000.000
Dikurangi :
Beban bunga yang belum jatuh tempo (4.072.952.910) (5.865.017.473)
Nilai kini atas pembayaran
minimum liabilitas sewa 23.585.647.090 28.155.982.527
Dikurangi :
Bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun (4.894.372.221) (4.570.335.437)
Bagian jangka panjang 18.691.274.869 23.585.647.090
30
Page 39
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan mencatat liabilitas imbalan pasca kerja berdasarkan perhitungan aktuaris
independen, yaitu KKA Bambang Sudradjad. Liabilitas imbalan pasca kerja dihitung dengan menggunakan metode “Projected Unit
Credit” dan asumsi - asumsi utama sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Umur pensiun normal 57 tahun 55 Tahun
Kenaikan gaji tahunan 9,00% 5,00%
Tingkat diskonto tahunan - Permanen 7,25% 7,36%
Tingkat diskonto tahunan - Kontrak 6,57% 5,29%
Tingkat mortalitas TMI - 2019 TMI - 2019
Beban imbalan kerja karyawan yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut:
2023 2022
Biaya jasa kini 105.214.183 46.292.080
Biaya bunga 5.336.195 1.047.905
Biaya jasa lalu (29.129.120) -
Biaya pemutusan hubungan kerja 13.500.000 18.500.000
Dampak kurtailmen atau penyelesaian program (32.706.473) (44.913.716)
Jumlah 62.214.785 20.926.269
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan kerja jangka panjang adalah sebagai berikut :
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Saldo awal 81.701.347 76.222.328
Biaya imbalan pasti yang diakui pada laba rugi 62.214.785 20.926.269
Biaya yang diakui pada penghasilan komprehensif lain 111.988.896 3.052.750
Pembayaran manfaat - terminasi (13.500.000) (18.500.000)
Pembayaran manfaat - normatif (20.000.000) -
Jumlah 222.405.028 81.701.347
Mutasi penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut :
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Saldo awal 3.052.750 -
Biaya yang diakui pada penghasilan
komprehensif lain 111.988.896 3.052.750
Jumlah 115.041.646 3.052.750
20. PERPAJAKAN
a. Utang Pajak
Rincian utang pajak adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pajak Penghasilan
Pasal 21 117.055.830 36.158.872
Pasal 23 4.396.620 2.629.682
Pasal 15 5.400.000 42.060.000
Pasal 4 ayat 2 15.000.000 17.422.100
Pasal 29 - 624.928.459
Pajak Pertambahan Nilai 4.352.884 454.610.741
Jumlah 146.205.334 1.177.809.854
31
Page 40
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PERPAJAKAN (Lanjutan)
b. Pajak Penghasilan Badan - Final
Perusahaan bergerak di bidang pelayaran yang dikenakan PPh pasal 15 final sebesar 1,2% dari peredaran bruto sesuai Keputusan
Menteri Keuangan No. 416/KMK.04/1996 tanggal 14 Juni 1996 dan SE-29/PJ.4/1996 tanggal 13 Agustus 1996.
2023 2022
Pendapatan yang berhubungan dengan persewaan kapal 42.728.166.665 32.958.536.111
Beban pajak penghasilan final (1,2%) 512.738.000 395.502.433
Perhitungan pajak di atas menjadi dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) yang disampaikan kepada Kantor
Pajak.
c. Beban Penghasilan Badan - Non Final
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan sebagaimana yang disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain dan taksiran penghasilan kena pajak Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan
menurut laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain 1.417.184.270 7.894.292.253
Beda permanen
Pendapatan yang telah dikenakan pajak final (42.728.166.665) (32.958.536.111)
Beban yang tidak dapat dikurangkan 40.820.184.398 21.730.644.045
Lainnya (921.894.162) 61.938.129
Rugi kena pajak (1.412.692.159) -
Pajak kini - -
Rugi kena pajak hasil rekonsiliasi tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022 dan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal tersebut menjadi dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak penghasilan badan.
Pada tahun 2023 dan 2022 sebagian besar pendapatan Perusahaan dikenakan pajak yang bersifat final dan tidak terdapat
perbedaan temporer signifikan, sehingga Perusahaan tidak mengakui adanya pajak tangguhan.
d. Perubahan Tarif Pajak dan Insentif Pajak Penghasilan
Pada tahun 2022, terdapat penyesuaian tarif pajak disertai dengan berlakunya Undang - Undang Nomor 7 tahun 2022 tentang
Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) Pasal 17 ayat (1) huruf b yang ditetapkan tarif pajak penghasilan badan untuk tahun
pajak 2022 sebesar 22%. Dengan berlakunya UU HPP ini, maka ketentuan berdasarkan UU No. 2 tahun 2020 mengenai penurunan
tarif pajak penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 20% yang mulai berlaku pada tahun pajak
2022 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Insentif Pajak
Pada tanggal 16 Juli 2020, Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Keuangan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan
(“PMK”) No.86/PMK.03/2020 tentang Insentif Pajak Bagi Wajib Pajak yang terkena dampak Covid-19. Berdasarkan peraturan
tersebut, pajak yang diberikan insentif adalah PPh Pasal 21, PPh Final berdasarkan atas PP No. 23 Tahun 2018, impor PPh Pasal
22, Angsuran PPh Pasal 25 dan Pajak Pertambahan Nilai. Peraturan mengenai insentif perpajakan bagi wajib pajak yang terkena
dampak Covid-19 telah beberapa kali diubah, terakhir melalui PMK No. 9/PMK.03/2022 yang diubah dengan PMK Nomor
149/PMK.03/2022 yang berlaku efektif mulai tanggal 26 Oktober 2022 hingga 2 Februari 2022.
32
Page 41
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PERPAJAKAN (Lanjutan)
Peraturan Pemerintah untuk Undang Undang Cipta Kerja
Pada tanggal 02 Februari 2022, Peraturan Pemerintah (“PP”) No. 9 Tahun 2022 telah diterbitkan perlakuan perpajakan untuk
mendukung kemudahan berusaha serta mendukung percepatan implementasi kebijakan strategis di bidang perpajakan
sebagaimana telah diatur dalam UU Cipta Kerja. Ruang lingkup pengaturan dalam PP ini meliputi perlakuan perpajakan untuk:
a. Perlakuan perpajakan di bidang Pajak Penghasilan antara lain pengaturan dividen atau penghasilan lain yang dikecualikan dari
objek Pajak Penghasilan berlaku untuk yang diterima atau diperoleh oleh Wajib Pajak orang pribadi dan badan dalam negeri
sejak diundangkannya Undang-Undang Cipta Kerja;
b. Perlakuan perpajakan di bidang Pajak Pertambahan Nilai atau Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang
Mewah antara lain pengaturan kedudukan nomor induk kependudukan dipersamakan dengan Nomor Pokok Wajib Pajak dalam
rangka pembuatan Faktur Pajak dan pengkreditan Pajak Masukan bagi Pengusaha Kena Pajak pembeli orang pribadi; dan
c. Perlakuan perpajakan di bidang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan antara lain perubahan sanksi administrasi dalam
pengungkapan ketidakbenaran pengisian Surat Pemberitahuan pada saat Pemeriksaan dari 50% (lima puluh persen) menjadi
tarif bunga berdasarkan suku bunga acuan dengan jangka waktu maksimal 24 (dua puluh empat) bulan, dan pengungkapan
ketidakbenaran perbuatan dari 150% (seratus lima puluh persen) menjadi 100% (seratus persen), serta permintaan penghentian
Penyidikan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan dari denda sebesar 4 (empat) kali jumlah pajak menjadi 3 (tiga) kali jumlah
pajak.
Pada tanggal 17 Februari 2022, sebagai ketentuan lebih lanjut, Pemerintah Republik Indonesia telah menerbitkan Peraturan Menteri
Keuangan (PMK) Nomor 18/PMK.03/2022 mengenai Pelaksanaan UU No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja di Bidang Pajak
Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah, Serta Ketentuan Umum dan Tata Cara
Perpajakan.
21. PINJAMAN BANK
31 Desember 2023 31 Desember 2022
PT Bank Mandiri (Persero), Tbk 148.896.000.000 -
Jumlah 148.896.000.000 -
Biaya perolehan pinjaman yang
belum diamortisasi (422.240.000) -
Jumlah 148.473.760.000 -
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 13.319.600.072 -
Bagian jangka panjang 135.154.159.928 -
Pada tanggal 09 November 2023, Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berdasarkan Akta
No. 35.Notaris Toki Thomas. S.H., M.Kn., dengan ketentuan sebagai berikut:
Limit kredit : Maksimal Rp166.000.000.000
Jenis kredit : Kredit investasi
Sifat kredit : Non Revolving, committed, dan Advised
Tujuan penggunaan : Pembiayaan 1 unit Kapal bulk Carrier "Seacon Dalian"
Jangka waktu : 87 bulan terhitung mulai tanggal penandatangan perjanjian kredit termasuk grace
period selama 3 bulan.
Suku bunga : 9% per tahun, dibayar efektif setiap bulan pada tanggal 5 dan suku bunga dapat
berubah sewaktu-sewaktu.
Provisi & structuring fee : 0,25% dari limit kredit yang ditarik
Annual servicing fee : 0,15% dari nominal oustanding fasilitas kredit
Biaya administrasi : Rp50.000.000
Perusahaan telah menggunakan fasilitas pinjaman ini sebesar Rp148.896.000.000.
33
Page 42
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. PINJAMAN BANK (Lanjutan)
Agunan yang diberikan adalah sebagai berikut:
a. 1 unit kapal MV. Secon Dalian, dengan bukti grosse akta a.n PT Cakra Buana Resources Energi Tbk, yang akan diikat hipotik
sebesar Rp 222.227.000.000 atau sebesar nilai realisasi transaksi yang tercantum dalam MoA.
b. 4 kapal eksisting yakni TK. Cakrawala 3009, TK. Cakrawala 3010, TK. Matahari 3016 dan TK. GTO 395 yang akan diikat hipotek
dengan total nilai pengikatan sebesar Rp. 64.316.000.000
c. Gadai Saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk sebesar 2.774.000.000 lembar saham yang dimiliki oleh PT Omudas
Investment Holdco.
d. Gadai Saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk sebesar 513.000.000 lembar sahamyang dimiliki oleh PT Republic Capital
Indonesia.
e. Tanah & Bangunan yang berada di JI. Kol. MT. Haryono, Desa Beji, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah
akan dikat Hak Tanggungan dengan nilai Rp. 8.000.000.000, paling lambat 3(tiga) bulan setelah penandatanganan Perjanjian
Kredit.
f. Personal Guarantee an. Suminto Husin Giman.
g. Personal Guarantee an. Suganto Gunawan.
Syarat Kredit/Covenant Pinjaman Bank antara lain :
1. PT Cakra Buana Resources Energi Tbk. Mengikatkan diri kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, bahwa selama kredit belum
dinyatakan lunas oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, berjanji dan menyanggupi untuk menjaga rasio keuangan PT Cakra
Buana Resources Energi Tbk sebagai berikut:
- DSCR = EBITDA/(Interest expense + Current Portion Long Term Debt Liabilities) = min. 1 x (sejak tahun 2023 dan
- DER = Total Interest Bearing Debt/Equity = max. 3,0 x
- Debt Capacity = Total Interest Bearing Debt/EBITDA = max. 7,0 x
- Cash Flow Positif
2. Selama kredit belum lunas, tanpa persetujuan tertulis dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terlebih dahulu PT Cakra Buana
Resources Energi Tbk. Tidak diperkenankan (negative covenant) :
a. Melakukan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan, kecuali melakukan perubahan pengurus Perusahaan, perubahan
pemegang saham, permodalan dan nilai saham dengan tetap mempertahankan porsi kepemilikan PT Omudas Investment
Holdco maka cukup memberitahukan secara tertulis kepada Bank maksimum 30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal
keputusan RUPS.
b. Memindahtangankan barang agunan kecuali barang dagangan.
c. Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman lain dari bank atau lembaga keuangan lain, termasuk namun tidak terbatas pada
transaksi derivatif.
d. Mengikatkan diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta kekayaan kepada pihak lain kecuali kepada entitas anak
usaha yang mendapatkan fasilitas di Mandiri Group.
e. Melunasi hutang kepada pemegang saham.
f. Membuat suatu perikatan, perjanjian, atau dokumen lain yang bertentangan dengan Perjanjian Kredit dan atau dokumen
agunan.
g. Membuat dan/atau melakukan langkah-langkah atau kebijakan bersifat strategis bagi perusahaan yang pada akhirnya dapat
mengakibatkan terganggunya operasional Perusahaan dan/atau terganggunya kelancaran pembayaran kewajiban kepada
bank dan/atau pihak ke-tiga lainnya dan/atau melanggar ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.
Pada tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan dan pembatasan sesuai dengan perjanjian-
perjanjian diatas.
34
Page 43
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR
a. Modal Saham
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023
Jumlah Saham Persentase Kepemilikan Jumlah Modal Saham
PT Omudas Investment Holdco 2.774.000.000 61,13% 69.350.000.000
PT Republik Capital Indonesia 513.000.000 11,30% 12.825.000.000
Herlienna Qisthi 342.000.000 7,54% 8.550.000.000
PT Bima Harsa Rahardja 171.000.000 3,77% 4.275.000.000
Masyarakat 738.031.621 16,26% 18.450.790.525
Jumlah 4.538.031.621 100% 113.450.790.525
31 Desember 2022
Jumlah Saham* Persentase Kepemilikan Jumlah Modal Saham
PT Omudas Investment Holdco 2.774.000.000 73,00% 69.350.000.000
PT Republik Capital Indonesia 513.000.000 13,50% 12.825.000.000
Herlienna Qisthi 342.000.000 9,00% 8.550.000.000
PT Bima Harsa Rahardja 171.000.000 4,50% 4.275.000.000
Jumlah 3.800.000.000 100% 95.000.000.000
Tahun 2023
Sejak tanggal 11 Juli 2023 sampai dengan 31 Desember 2023, sebanyak 31.621 Waran seri I telah dikonversi menjadi 31.621 lembar
saham.
Tahun 2022
Sesuai dengan akta No. 09 tanggal 28 Juni 2022 Notaris Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., dengan SK Kemenkumham No. AHU-
0044547.AH.01.02 tahun 2022 para pemegang saham menyetujui:
1. Peningkatan modal dasar Perusahaan dari sebelumnya sejumlah Rp50.000.000.000 menjadi Rp200.000.000.000
2. Peningkatan modal disetor dan/ atau modal ditempatkan Perusahaan dari sebelumnya sejumlah Rp12.500.000.000 menjadi
Rp95.000.000.000.
3. Penerbitan 82.500 lembar saham baru dengan nilai nominal masing - masing saham sebesar Rp1.000.000 dengan nilai nominal
seluruhnya sebesar Rp82.500.000.000 yang diambil bagian oleh dan berasal dari:
a. Konversi utang Perusahaan kepada West Ocean International Pte., Ltd sebesar Rp78.225.000.000 yang timbul sehubungan
dengan kewajiban pembayaran Perusahaan kepada West Ocean International Pte., Ltd berdasarkan Perjanjian
Pinjaman no. 0001/CBRE-WOI/JKT/VI/2016 tanggal 30 Juni 2016, dimana konversi utang tersebut seluruhnya telah dialihkan
kepada pihak ketiga sebagai berikut :
- Tuan Chan Kern Ngee sebesar Rp4.370.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-WOI/JKT/IV/2022
tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 4.370 lembar saham
- Tuan Sufrizal khairi Bin Jumahad sebesar Rp2.850.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 2.850 lembar saham
- Ace International Marine Ltd sebesar Rp21.850.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 21.850 lembar saham
- Water Wheel Renewables Pte., Ltd sebesar Rp17.480.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No.0003/LOA/CBRE-
WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 17.480 lembar saham
- PT Republik Capital Indonesia sebesar Rp12.825.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 12.825 lembar saham
- PT Omudas Investment Holdco sebesar Rp18.850.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 18.850 lembar saham
35
Page 44
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR (Lanjutan)
a. Modal Saham (lanjutan)
b. Pengambilan bagian oleh PT Bima Harsa Rahardja atas 4.275 saham baru dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
Rp4.275.000.000
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Di Luar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Cakra Buana
Resources Energi Nomor: 02 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., Notaris di
Kabupaten Cianjur, akta mana telah diterima dan dicatat dalam Database Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-AH.01.03-0290847 tanggal 13 September 2022 perihal
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan dan Nomor: AHU-AH.01.09-0054324 tanggal 13 September 2022
perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan serta telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan Nomor: AHU-
0181676.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 13 September 2022 (selanjutnya disebut “Akta No. 02 tanggal 13 September 2022”), para
pemegang saham Perusahaan telah menyetujui penjualan saham yang dimiliki oleh:
i. Charn Kern Ngee kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 4.370 (empat ribu tiga ratus tujuh puluh) lembar saham dengan
nilai nominal sebesar Rp4.370.000.000,00 (empat miliar tiga ratus tujuh puluh juta rupiah), berdasarkan Akta Jual Beli Saham PT
Cakra Buana Resources Energi Nomor: 04 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H.,
M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur;
ii. Sufrizal Khairi kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 2.850 (dua ribu delapan ratus lima puluh) lembar saham dengan
nilai nominal sebesar Rp2.850.000.000,00 (dua miliar delapan ratus lima puluh juta rupiah), berdasarkan Akta Jual Beli Saham PT
Cakra Buana Resources Energi Nomor: 05 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H.,
M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur;
iii. Ace International Marine Ltd kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 21.850 (dua puluh satu ribu delapan ratus lima puluh)
lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp21.850.000.000,00 (dua puluh satu miliar delapan ratus lima puluh juta rupiah),
berdasarkan Akta Jual Beli Saham PT Cakra Buana Resources Energi Nomor: 03 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di
hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur; dan
iv. Water Wheels Renewables Pte. Ltd. kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 17.480 (tujuh belas ribu empat ratus delapan
puluh) lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp17.480.000.000,00 (tujuh belas miliar empat ratus delapan puluh juta rupiah),
berdasarkan Akta Jual Beli Saham PT Cakra Buana Resources Energi Nomor: 06 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di
hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur.
Berdasarkan keputusan tersebut di atas, tidak terdapat perubahan pada struktur permodalan Perusahaan.
Sehubungan dengan pengalihan dan penjualan saham, para pemegang saham Perusahaan juga menyetujui untuk mengubah status
dan jenis Perusahaan dari sebelumnya Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Berdasarkan Akta Notaris No. 55 tertanggal 16 September 2022 sehubungan rencana Penawaran Umum Perusahaan yang dibuat
dihadapan Dr. Sugih Haryati. SH., M.Kn., notaris di Jakarta Selatan dan telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan No. AHU-0066859.AH.01.02 tahun 2022, para pemegang saham menyetujui:
1. Penurunan nilai nominal setiap saham (stock split 1:40.000) dari sebesar Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) menjadi sebesar
Rp25,00 (dua puluh lima rupiah);
2. Pengeluaran saham dalam simpanan (portepel) Perusahaan untuk ditawarkan kepada masyarakat melalui Penawaran Umum
sebanyak-banyaknya 738.000.000 (tujuh ratus tiga puluh delapan juta) saham baru yang mewakili 16,26 % (enam belas koma dua
enam persen) dari seluruh modal ditempatkan dan disetor Perusahaan setelah Penawaran Umum;
3. Penerbitan Waran Seri I Perusahaan, sebanyak-banyaknya 1.328.400.000 (satu miliar tiga ratus dua puluh delapan juta empat ratus
ribu) yang merupakan sekitar 34,96% (tiga puluh empat koma sembilan enam persen) dari total jumlah saham ditempatkan dan
disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum, yang diberikan secara Cuma-Cuma sebagai
insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan.
4. Modal dasar sebesar Rp200.000.000.000,00 (dua ratus miliar rupiah), yang terbagi atas 8.000.000.000 (delapan miliar) saham,
dengan nilai nominal masing-masing saham sebesar Rp25,00 (dua puluh lima rupiah).
5. Modal ditempatkan sebesar Rp95.000.000.000,00 (sembilan puluh lima miliar rupiah), yang terbagi atas 3.800.000.000 (tiga miliar
delapan ratus juta) saham, dengan nilai nominal masing- masing saham sebesar Rp25,00 (dua puluh lima rupiah).
6. Modal disetorkan sebesar Rp95.000.000.000,00 (sembilan puluh lima miliar rupiah), yang terbagi atas 3.800.000.000 (tiga miliar
delapan ratus juta) saham, dengan nilai nominal masing- masing saham sebesar Rp25,00 (dua puluh lima rupiah).
36
Page 45
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
Modal disetorkan sebesar Rp95.000.000.000,00 (sembilan puluh lima miliar rupiah), yang terbagi atas 3.800.000.000 (tiga miliar
delapan ratus juta) saham, dengan (Disajikan
nilai nominaldalam Rupiah,
masing- masingkecuali
saham dinyatakan lain) (dua puluh lima rupiah).
sebesar Rp25,00
22. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR (Lanjutan)
b. Tambahan Modal Disetor
Tambahan modal disetor, merupakan selisih antara nilai kini dan nilai tercatat utang lain-lain sebagaimana disyaratkan dalam PSAK
50 Instrumen Keuangan. Mutasi tambahan modal disetor adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Saldo awal 1.366.357.603 1.366.357.603
Selisih nilai nominal dengan
penerimaan setoran modal - neto biaya emisi saham 58.107.000.040 -
Pelaksanaan waran 7.367.693 -
Saldo Akhir 59.480.725.336 1.366.357.603
23. PENGHASILAN KOMPERHENSIF LAIN
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Saldo awal 3.052.750 -
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
pasca kerja (Catatan 19) 111.988.896 3.052.750
Saldo Akhir 115.041.646 3.052.750
24. DEFISIT
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Saldo awal (5.038.025.892) (12.536.815.712)
Laba (rugi) tahun berjalan 904.446.270 7.498.789.820
Saldo Akhir (4.133.579.622) (5.038.025.892)
25. PENDAPATAN
2023 2022
Time Charter 22.534.666.665 19.834.434.722
Ship Management 20.193.500.000 13.124.101.389
Jumlah 42.728.166.665 32.958.536.111
Persentase pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 berdasarkan pelanggan dengan nilai
pendapatan diatas 10% (sepuluh persen) dari jumlah pendapatan adalah sebagai berikut:
2023 % 2022 %
PT Obi Nickel Cobalt 20.811.000.000 49% - -
PT Halmahera Jaya Feronichel 14.360.000.000 34% - 0%
PT Wistara Internasional Maritim 7.225.000.000 17% 9.032.000.000 27%
PT Halmahera Persada Lygend - - 20.708.202.778 63%
Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 seluruh pendapatan berasal dari pihak ketiga.
37
Page 46
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. BEBAN POKOK PENDAPATAN
2023 2022
Sewa kapal 11.142.631.727 6.805.003.630
Penyusutan 9.146.321.111 6.696.215.446
Penyusutan aset hak guna (Catatan 27) 4.033.540.416 1.668.380.618
Perbaikan dan Pemeliharaan 1.364.607.950 1.034.733.478
Perlengkapan kapal 554.882.500 536.567.879
Bahan bakar 333.726.265 196.936.960
Legalitas dan profesional 242.891.300 -
Keagenan 253.213.425 487.391.895
Asuransi 216.304.407 376.786.156
Sertifikat 214.143.018 -
Keamanan 48.138.000 -
Ekspedisi 31.424.301 -
Lain - lain 19.775.000 277.968.211
Jumlah 27.601.599.420 18.079.984.273
Pada tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022, pembelian dari pemasok yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan
merupakan beban sewa kapal dengan rincian sebagai berikut:
2023 % 2022 %
Pihak ketiga
PT Nusantara Terminal Terpadu 5.002.897.186 18% 3.829.800.050 21%
PT Fortuna Samudera 3.715.406.667 13% -
27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
2023 2022
Gaji dan tunjangan 8.461.341.476 3.138.251.604
Penyusutan aset hak guna (Catatan 27) 1.243.654.562 518.189.401
Penyusutan aset tetap 556.567.339 224.765.136
Perjalanan dinas 335.439.819 110.395.980
Representasi dan jamuan 370.495.952 43.188.459
Sewa 399.912.880 324.459.092
Legalitas dan profesional 209.933.393 210.267.065
Operasional kantor 205.350.202 370.335.141
Transportasi 90.663.868 61.144.242
Administrasi bank 84.404.404 4.981.435
Imbalan kerja 62.214.785 20.926.269
Utilitas 55.938.860 55.566.011
Medis 34.986.555 35.066.873
Pajak - 103.646.423
Lainnya 552.063.495 97.857.259
Jumlah 12.662.967.591 5.319.040.390
38
Page 47
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN-NETO
2023 2022
Pendapatan bunga 1.327.228.886 -
Rugi selisih kurs (975.360.000) -
Rugi) penjualan aset (Catatan 11) - (768.422.461)
Lainnya 531.273.749 (59.618.129)
Jumlah 883.142.635 (828.040.590)
29. BEBAN KEUANGAN
2023 2022
Beban bunga liabilitas sewa (1.792.064.562) (837.178.605)
Beban bunga Pinjaman bank (111.672.000) -
Beban bunga utang leasing (25.821.457) -
Jumlah (1.929.558.019) (837.178.605)
30. LABA PER SAHAM
2023 2022
Laba neto tahun berjalan 904.446.270 7.498.789.820
Jumlah rata - rata tertimbang saham 4.521.835.645 2.190.684.931
Laba per saham dasar dan dilusi 0,20 3,42
Tidak ada dilusi laba per saham dari waran yang diterbitkan per 31 Desember 2023 karena harga pelaksanaan waran lebih besar
dibandingkan pasar saham.
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI
a. Sifat hubungan dengan pihak berelasi
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang berelasi. Sifat transaksi dan hubungan
dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
Pihak Berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
PT Republik Capital Indonesia Pemegang saham Piutang lain - lain
PT Bima Harsa Raharja Entitas afilliasi Piutang lain - lain
PT Karunia Karya Nasional Entitas afilliasi Piutang lain - lain
PT Mandala Armada Nusantara Entitas afilliasi Sewa kapal
PT Catur Dharma Anugerah Surya Entitas afilliasi Sewa kantor
Entitas afiliasi adalah entitas di bawah pengendalian pemegang saham yang sama dan/atau memiliki dewan direksi atau komisaris
yang sama dengan Perusahaan.
39
Page 48
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI (Lanjutan)
b. Transaksi pihak berelasi
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Piutang lain - lain (Catatan 7)
Bagian lancar
PT Mandala Armada Nusantara 2.154.860.622 476.215.000
PT Bima Harsa Raharja 1.400.000 -
PT Karunia Karya Nasional 1.100.000 -
Jumlah 2.157.360.622 476.215.000
Deposit (Catatan 10)
Bagian tidak lancar
PT Mandala Armada Nusantara 825.000.000 825.000.000
PT Catur Dharma Anugerah Surya 400.000.000 400.000.000
Jumlah 1.225.000.000 1.225.000.000
Uang muka (Catatan 9)
Bagian lancar
PT Mandala Armada Nusantara - 186.500.000
Jumlah - 186.500.000
Aset hak guna (Catatan 12)
Bagian tidak lancar
PT Mandala Armada Nusantara 15.025.703.294 18.352.186.802
PT Catur Dharma Anugerah Surya 8.559.943.796 9.431.047.101
Jumlah 23.585.647.090 27.783.233.903
Jumlah aset - pihak berelasi 26.968.007.712 29.670.948.903
Persentase terhadap jumlah aset 7,64% 22,84%
Liabilitas 31 Desember 2022 31 Desember 2022
Liabilitas sewa (Catatan 18)
Bagian jangka pendek
PT Mandala Armada Nusantara 3.829.280.024 3.575.758.730
PT Catur Dharma Anugerah Surya 1.065.092.197 994.576.707
Bagian jangka panjang
PT Mandala Armada Nusantara 11.196.423.270 15.025.703.293
PT Catur Dharma Anugerah Surya 7.494.851.599 8.559.943.797
Jumlah 23.585.647.090 28.155.982.527
Jumah liabilitas - pihak berelasi 23.585.647.090 28.155.982.527
Persentase terhadap jumlah liabilitas 12,80% 72,94%
2023 2022
Beban pokok pendapatan (Catatan 26)
PT Mandala Armada Nusantara 4.033.540.416 1.668.380.618
Jumlah 4.033.540.416 1.668.380.618
Jumah beban pokok pendapatan - pihak berelasi 4.033.540.416 1.668.380.619
Persentase terhadap jumlah beban pokok pendapatan 14,61% 9,23%
40
Page 49
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI (Lanjutan)
b. Transaksi pihak berelasi (lanjutan)
2023 2022
Beban administrasi dan umum (Catatan 27)
PT Catur Dharma Anugerah Surya 1.243.654.562 518.189.401
Jumlah 1.243.654.562 518.189.401
Jumah beban administrasi dan umum - pihak berelasi 1.243.654.562 518.189.401
Persentase terhadap jumlah beban administrasi dan umum 9,82% 9,74%
2023 2022
Pendapatan (biaya) keuangan (Catatan 27)
PT Catur Dharma Anugerah Surya (712.025.825) (280.284.002)
PT Mandala Armada Nusantara (1.213.342.258) (556.894.603)
Jumlah (1.925.368.083) (837.178.605)
Jumah pendapatan (biaya) keuangan - pihak berelasi (1.925.368.083) (837.178.605)
Persentase terhadap jumlah pendapatan (biaya) keuangan 100% 100%
Personel manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi (namun tidak termasuk Komisaris
Independen). Manajemen kunci tersebut memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, dan
mengendalikan aktivitas Perusahaan.
Total gaji dan kompensasi lainnya yang diterima Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan masing-masing pada 2023 dan 2022 adalah
sebagai berikut:
2023 2022
Komisaris 2.880.000.000 1.000.000.000
Direksi 1.620.000.000 650.000.000
Jumlah 4.500.000.000 1.650.000.000
32. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Aset keuangan
Kas dan setara kas 173.585.482.379 2.526.388.016
Piutang usaha 6.877.294.000 1.386.140.000
Piutang lain - lain 616.160.546 476.215.000
Jumlah aset keuangan 181.078.936.925 4.388.743.016
Liabilitas keuangan
Utang usaha 1.607.706.500 4.719.822.501
Utang lain-lain 11.750.189 194.234.858
Liabilitas sewa 23.585.647.090 28.155.982.527
Jumlah liabilitas keuangan 25.205.103.779 33.070.039.886
Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai wajar adalah sebagai berikut:
Nilai wajar kas dan setara kas, piutang usaha, deposit sewa, biaya dibayar dimuka dan uang muka, piutang lain-lain, utang usaha, utang
lain-lain, utang jaminan dan uang muka penjualan mendekati nilai tercatat karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas instrumen
keuangan tersebut.
Liabilitas sewa adalah liabilitas dengan suku bunga tetap, sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut mendekati nilai wajarnya.
41
Page 50
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
Liabilitas sewa adalah liabilitas dengan (Disajikan
suku bungadalam Rupiah, kecuali
tetap, sehingga dinyatakan
nilai tercatat liabilitas lain)
keuangan tersebut mendekati nilai wajarnya.
33. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Perusahaan terekspos risiko suku bunga, risiko kredit dan risiko likuiditas yang timbul dalam kegiatan usahanya. Manajemen secara
berkesinambungan memantau proses manajemen risiko Perusahaan untuk memastikan tercapainya keseimbangan yang memadai
antara risiko dan pengendalian. Sistem dan kebijakan manajemen risiko ditelaah secara berkala untuk menyesuaikan dengan perubahan
kondisi pasar dan aktivitas Perusahaan.
Direksi Perusahaan menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola risiko-risiko yang dirangkum di bawah ini:
a. Risiko Suku Bunga
Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi
akibat perubahan suku bunga pasar. Risiko ini sebagian besar timbul dari pinjaman bank.
Untuk meminimalkan risiko suku bunga, manajeman menelaah berbagai suku bunga yang ditawarkan kreditur untuk mendapatkan
suku bunga yang paling menguntungkan sebelum melakukan perikatan utang.
Perusahaan tidak memiliki aset dengan tingkat bunga signifikan, pendapatan dan arus kas dari operasi Perusahaan secara
substansial bebas dari pengaruh perubahan tingkat suku bunga pasar. Perusahaan tidak memiliki eksposur signifikan terhadap risiko
suku bunga karena tidak memiliki pinjaman dengan tingkat bunga mengambang.
b. Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa pihak lain tidak dapat memenuhi kewajiban atas suatu instrumen keuangan atau kontrak
pelanggan, yang menyebabkan kerugian keuangan. Tujuan Perusahaan adalah untuk mencapai pertumbuhan pendapatan yang
berkelanjutan seraya meminimalkan kerugian yang timbul atas eksposur peningkatan risiko kredit. Perusahaan melakukan transaksi
penjualan hanya dengan pihak ketiga yang memiliki nama baik dan terpercaya.
Kebijakan Perusahaan mengatur bahwa seluruh pelanggan yang akan melakukan transaksi penjualan secara kredit harus melalui
proses verifikasi kredit. Selain itu, saldo piutang dipantau secara terus menerus dengan tujuan untuk memastikan bahwa eksposur
Perusahaan terhadap risiko kredit macet tidak signifikan.
Piutang usaha dan piutang lain-lain yang belum jatuh tempo ataupun penurunan nilai adalah dengan debitur kredit dengan catatan
pembayaran yang baik. Kas dan setara kas serta aset keuangan lainnya yang belum jatuh tempo ataupun mengalami penurunan
nilai ditempatkan pada lembaga keuangan yang resmi dan memiliki reputasi baik.
Tabel berikut ini menunjukkan informasi mengenai eksposur risiko kredit berdasarkan evaluasi penurunan nilai pada aset keuangan
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
31 Desember 2023
Belum jatuh Telah jatuh tempo
tempo dan tidak tetapi tidak Mengalami Penyisihan
mengalami mengalami penurunan penurunan
penurunan nilai penurunan nilai nilai nilai Jumlah
Kas dan setara kas 173.585.482.379 - - - 173.585.482.379
Piutang usaha dan lain-lain 1.359.174.000 8.291.641.168 - - 9.650.815.168
Jumlah 174.944.656.379 8.291.641.168 - - 183.236.297.547
31-Des-22
Belum jatuh Telah jatuh tempo
tempo dan tidak tetapi tidak Mengalami Penyisihan
mengalami mengalami penurunan penurunan
penurunan nilai penurunan nilai nilai nilai Jumlah
Kas dan setara kas 2.526.388.016 - - - 2.526.388.016
Piutang usaha dan lain-lain 1.533.040.000 329.315.000 - - 1.862.355.000
Jumlah 4.059.428.016 329.315.000 - - 4.388.743.016
42
Page 51
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
c. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko saat arus kas Perusahaan menunjukkan bahwa pendapatan jangka pendek tidak cukup
untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.
Manajemen risiko yang telah diterapkan Perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Secara periodik melakukan penagihan kepada pelanggan agar melakukan pembayaran tepat waktu.
2. Mengusahakan pembelian secara kredit dan mengurangi pembelian secara tunai.
Tabel di bawah merangkum profil jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak
didiskontokan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
31 Desember 2023
Kurang dari 1 tahun 1 sampai 5 tahun Lebih dari 5 tahun Jumlah
Utang usaha 493.270.165 1.114.436.335 - 1.607.706.500
Utang lain-lain 11.750.189 - - 11.750.189
Pinjaman bank 13.319.600.072 106.068.964.146 29.085.195.781 148.473.760.000
Utang pembiyaan 156.135.007 167.570.850 - 323.705.857
Liabilitas sewa 4.894.372.221 17.767.547.515 923.727.354 23.585.647.090
Jumlah 18.875.127.654 125.118.518.846 30.008.923.135 174.002.569.636
31 Desember 2022
Kurang dari 1 tahun 1 sampai 5 tahun Lebih dari 5 tahun Jumlah
Utang usaha 3.554.055.889 1.165.766.612 - 4.719.822.501
Utang lain-lain 194.234.858 - - 194.234.858
Liabilitas sewa 4.570.335.437 21.161.779.720 2.423.867.370 28.155.982.527
Jumlah 8.318.626.184 22.327.546.332 2.423.867.370 33.070.039.886
Manajemen Permodalan
Tujuan utama Perusahaan dalam mengelola permodalan adalah melindungi kemampuan Perusahaan dalam mempertahankan
kelangsungan usahanya. Dengan demikian, Perusahaan dapat memberikan imbal hasil yang memadai kepada para pemegang saham
serta juga sekaligus memberikan manfaat bagi para pemangku kepentingan lainnya.
Dalam mengelola permodalan tersebut, manajemen senantiasa memperhatikan pemeliharaan rasio modal yang sehat antara jumlah
liabilitas dan ekuitas. Penyesuaian terhadap struktur keuangan dilakukan berdasarkan perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik
risiko aset yang mendasari. Di samping itu, kebijakan diarahkan untuk mempertahankan struktur permodalan yang sehat guna
mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.
Rasio pengungkit pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Total Liabilitas 184.282.699.998 38.602.051.087
Dikurangi :
Kas dan setara kas 173.585.482.379 2.526.388.016
Liabilitas neto 10.697.217.619 36.075.663.071
Total ekuitas 168.682.894.593 91.325.278.961
Rasio pengungkit 0,06 0,40
43
Page 52
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
34. SEGMEN OPERASI
Manajemen telah menentukan segmen operasi berdasarkan laporan yang ditelaah oleh Direksi, yang telah diidentifikasikan sebagai
pengambil keputusan operasional utama Perusahaan dalam mengambil keputusan strategis. Informasi segmen yang diberikan kepada
Direksi untuk pelaporan segmen berdasarkan jenis jasa dalam kegiatan usaha Perusahaan adalah sebagai berikut:
2023
Time charter Ship management Jumlah
Aset
Aset segmen 316.297.437.136 36.668.157.454 352.965.594.590
Liabilitas
Liabilitas segmen 164.847.864.705 19.434.835.294 184.282.699.998
Pendapatan 22.534.666.665 20.193.500.000 42.728.166.665
Beban pokok pendapatan (11.854.754.532) (15.746.844.888) (27.601.599.420)
Laba kotor 10.679.912.133 4.446.655.112 15.126.567.245
Beban umum dan administrasi (12.662.967.591) - (12.662.967.591)
Penghasilan (beban)
usaha lainnya - neto 883.142.635 - 883.142.635
Laba usaha (1.099.912.822) 4.446.655.112 3.346.742.289
Biaya keuangan (1.372.663.416) (556.894.603) (1.929.558.019)
Laba usaha per segmen (2.472.576.238) 3.889.760.509 1.417.184.270
2022
Time charter Ship management Jumlah
Aset
Aset segmen 107.849.340.521 22.077.989.527 129.927.330.048
Liabilitas
Liabilitas segmen 17.655.589.064 20.946.462.023 38.602.051.087
Pendapatan 19.834.434.722 13.124.101.389 32.958.536.111
Beban pokok pendapatan (8.956.347.300) (9.123.636.973) (18.079.984.273)
Laba kotor 10.878.087.422 4.000.464.416 14.878.551.838
Beban umum dan administrasi (5.319.040.390) (5.319.040.390)
Penghasilan usaha
lainnya - neto (828.040.590) (828.040.590)
Laba (rugi) usaha 4.731.006.442 4.000.464.416 8.731.470.858
Biaya keuangan (280.284.002) (556.894.603) (837.178.605)
Laba (rugi) usaha per segmen 4.450.722.440 3.443.569.813 7.894.292.253
Perusahaan berdomisili di Indonesia dan tidak terdapat aktivitas signifikan di luar negeri sehingga tidak terdapat klasifikasi berdasarkan
segmen geografis pada 31 Desember 2023 dan 2022.
44
Page 53
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. REKLASIFIKASI AKUN
Laporan keuangan per 1 Januari 2023 telah direklasifikasi untuk menyesuaikan dengan penyajian laporan keuangan 2022 untuk tujuan
perbandingan. Akun yang telah direklasifikasi adalah sebagai berikut:
31 Desember 2022
Sebelum
Reklasifikasi Setelah Reklasifikasi
Reklasifikasi
Piutang usaha - Pihak Berelasi 476.215.000 476.215.000 -
Piutang lain-lain - Pihak Berelasi - 476.215.000 476.215.000
36. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan memiliki aset moneter dalam mata uang asing sebagai berikut:
2023 2022
Mata uang asing Ekuivalen Mata uang asing Ekuivalen
Aset
Bank USD 10.880.000 167.726.080.000 - -
Jumlah 10.880.000 167.726.080.000 - -
37. PERIKATAN
1. PT Catur Dharma Anugerah Surya
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kantor No. 0003/LOA/CDAS-CBRE/VII/2022 tanggal 04 Juli 2022, Perusahaan
mengadakan Perjanjian dengan PT Catur Dharma Anugerah Surya mengenai Pemanfaatan dan sewa aset berupa ruangan seluas
269,90 sqm yang terletak di Gedung Sahid Sudirman Center Lantai 42 ruang B yang digunakan sebagai kantor Perusahaan. Atas
sewa tersebut, Perusahaan diwajibkan untuk membayar biaya sewa sebesar Rp150.000.000 (diluar ketentuan perpajakan) dan
deposit sebesar Rp350.000.000 yang akan dikembalikan pada saat akhir masa sewa. Perjanjian dimulai sejak tanggal berita acara
serah terima dengan masa sewa selama 8 tahun.
2. PT Halmahera Persada Lygend
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 001/TC/CBRE-HPL/II/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen II tanggal 29 Agustus 2022, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Halmahera Persada Lygend mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat dan 1 unit Kapal Tongkang. Perusahaan sebagai pemilik mewajibkan
penyewa membayar sewa sebesar Rp880.000.000 perbulan dan deposit sebesar Rp880.000.000. Perjanjian berlaku selama 1 tahun
sejak tanggal 05 September 2022 sampai dengan 04 September 2023 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua
belah pihak.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 001/TC/CBRE-HPL/II/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen III tanggal 10 Februari 2023, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Halmahera Persada Lygend dan PT Obi
Nickel Cobalt mengenai peralihan sewa menyewa kapal ke pihak PT Obi Nickel Cobalt, Perjanjian berlaku tanggal 5 maret 2023 dan
akan diterbitkan perjanjian sewa menyewa kapal dengan pihak PT OBI Nickel Cobalt
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0002/TC/CBRE-HPL/V/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali
dengan Amandemen I tanggal 05 September 2022, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Halmahera Persada Lygend
mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat dan 1 unit Kapal Tongkang. Perusahaan sebagai pemilik
mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp870.000.000 perbulan dan deposit senilai Rp870.000.000. Perjanjian berlaku
selama 1 tahun sejak tanggal 01 November 2022 sampai dengan 31 Oktober 2023 dan dapat diperpanjang sesuai dengan
kesepakatan kedua belah pihak.
45
Page 54
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. PERIKATAN (Lanjutan)
2. PT Halmahera Persada Lygend (lanjutan)
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0002/TC/CBRE-HPL/V/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali
dengan Amandemen II tanggal 10 Februari 2023, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Halmahera Persada Lygend dan
PT Obi Nickel Cobalt mengenai peralihan sewa menyewa kapal ke pihak PT Obi Nickel Cobalt, Perjanjian berlaku tanggal 1 maret
2023 dan akan diterbitkan perjanjian sewa menyewa kapal dengan pihak PT OBI Nickel Cobalt
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0003/TC/CBRE-HPL/V/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali
dengan Amandemen I tanggal 29 Agustus 2022, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Halmahera Persada Lygend
mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat dan 1 unit Kapal Tongkang. Perusahaan sebagai pemilik
mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp870.000.000 perbulan dan deposit senilai Rp870.000.000. Perjanjian berlaku
selama 1 tahun sejak tanggal 30 September 2022 sampai dengan 29 September 2023 atas kapal
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0003/TC/CBRE-HPL/V/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali
dengan Amandemen II tanggal 10 Februari 2023, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Halmahera Persada Lygend dan
PT Obi Nickel Cobalt mengenai peralihan sewa menyewa kapal ke pihak PT Obi Nickel Cobalt, Perjanjian berlaku tanggal 1 maret
2023 dan akan diterbitkan perjanjian sewa menyewa kapal dengan pihak PT OBI Nickel Cobalt
3. PT Wistara Internasional Maritim
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 006/SM-TC/CBRE-WIM/XII/2022 yang telah dibuat dan ditandatangani
para pihak tertanggal 26 Desember 2022, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Wistara Internasional Maritim mengenai
pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit kapal Tug Boat yang bernama Tb. Anugerah Bersama 3. PT Wistara Internasional
Maritim mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp4.800.000.000 selama setahun dan diabayarkan seliruhnya dimuka dan
deposit senilai Rp400.000.000. Perjanjian berlaku selama Perjanjian berlaku sejak tanggal 02 Januari 2023 sampai dengan 01
Januari 2024 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 005/TC/CBRE-WIM/XI/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen II tanggal 10 Desember 2023, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Wistara Internasional Maritim mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat. Perusahaan sebagai pemilik mewajibkan penyewa membayar sewa
sebesar Rp425.000.000 perbulan. Perjanjian berlaku sejak tanggal 15 Desember 2023 sampai dengan 14 Februari 2024 dan dapat
diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0017/TC/CBRE-WIM/XI/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali
dengan Amandemen IV tanggal 10 Oktober 2023, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Wistara Internasional Maritim
mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat dan 1 unit Kapal Tongkang. Perusahaan sebagai pemilik
mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp850.000.000 perbulan dan deposit senilai Rp425.000.000. Perjanjian berlaku
sejak tanggal 07 Oktober 2023 sampai dengan 06 Januari 2024 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah
pihak.
4. PT Halmahera Jaya Feronikel
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0003/TC/CBRE-HJF/XII/2022 tanggal 12 Desember 2022, Perusahaan
mengadakan Perjanjian dengan PT Halmahera Jaya Feronikel mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat
dan 1 unit Kapal Tongkang. Perusahaan sebagai pemilik mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp1.200.000.000 perbulan
dan deposit sebesar Rp1.200.000.000. Perjanjian berlaku selama 1 tahun sejak BAST On Hire dan dapat diperpanjang sesuai
kesepakatan kedua belah pihak.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0003/TC/CBRE-FS/VI/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen II tanggal 29 November 2023, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Fortuna Samudera mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboa dan 1 unit Kapal Tongkang. Atas pemanfaatan aset tersebut, Perusahaan
sebagai pemilik mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp1.200.000.000 perbulan dan deposit sebesar Rp1.200.000.000.
Perjanjian berlaku selama 1 tahun dimulai tanggal 22 Desember 2023 sampai dengan 23 Desember 2024.
46
Page 55
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa
CATATAN KapalATAS
No. 0003/TC/CBRE-FS/VI/2022
LAPORAN KEUANGANsebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen II tanggal 29 November 2023, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Fortuna Samudera mengenai
Tanggal 31 Desember 2023
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboa dan 1 unit Kapal Tongkang. Atas pemanfaatan aset tersebut, Perusahaan
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
sebagai pemilik mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp1.200.000.000 perbulan dan deposit sebesar Rp1.200.000.000.
Perjanjian berlaku selama 1 tahun dimulai tanggal 22 Desember 2023 sampai dengan 23 Desember 2024.
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. PERIKATAN (Lanjutan)
5. PT Fortuna Samudera
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0003/TC/CBRE-FS/VI/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen II tanggal 28 Desember 2022, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Fortuna Samudera mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat. Atas pemanfaatan aset tersebut, Perusahaan diwajibkan untuk
membayar sewa sebesar Rp350.000.000 perbulan dan deposit senilai Rp175.000.000. Perjanjian berlaku selama 1 bulan sejak
tanggal 29 Desember 2022 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
6. PT Mandala Armada Nusantara
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 001/TC/MAN-CBRE/V/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen II tanggal 30 Desember 2022, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Mandala Armada Nusantara mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat dan 1 unit Kapal Tongkang. Atas pemanfaatan aset tersebut,
Perusahaan diwajibkan untuk membayar sewa sebesar Rp412.500.000 perbulan dan deposit sebesar Rp825.000.000 serta seluruh
biaya perbaikan dan pemeliharaan serta biaya perizinan. Perjanjian berlaku selama 5 tahun dimulai tanggal 01 Agustus 2022 sampai
dengan 31 Juli 2027.
7. PT Nusantara Terminal Terpadu
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 016/NTT-CBRE/TC/I/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen I tanggal 28 Juli 2022, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Nusantara Terminal Terpadu mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat . Atas pemanfaatan aset tersebut, Perusahaan diwajibkan membayar
sewa sebesar Rp380.000.000 perbulan dan deposit sebesar Rp760.000.000. Perjanjian berlaku selama 6 bulan sejak tanggal 02
Agustus 2022 sampai dengan 01 Februari 2023.
8. PT Wistara Internasional Maritim
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0005/TC/CBRE-WIM/XI/2022 tanggal 07 Desember 2022, Perusahaan
mengadakan perjanjian dengan PT Wistara Internasional Maritim mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal
Tugboat. Atas pemanfaatan aset tersebut, Perusahaan diwajibkan membayar sewa sebesar Rp425.000.000 perbulan. Perjanjian
berlaku selama 1 tahun sejak Berita Acara On Hire dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
9. PT Obi Cobalt Nickel
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0003/TC/CBRE-ONC/III/2023 sebagaimana telah diubah terakhir kali
dengan Amandemen II tanggal 10 Februari 2023, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Obi Nickel Cobalt mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat dan 1 unit Kapal Tongkang. Perusahaan sebagai pemilik mewajibkan
penyewa membayar sewa sebesar Rp. 870.000.000 perbulan dan deposit senilai Rp. 870.000.000. Perjanjian berlaku sejak tanggal
01 Maret 2023 sampai dengan 29 September 2023 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0003/TC/CBRE-ONC/III/2023 sebagaimana telah diubah terakhir kali
dengan Amandemen II tanggal 23 Oktober 2023, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Obi Nickel Cobalt mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat dan 1 unit Kapal Tongkang. Perusahaan sebagai pemilik mewajibkan
penyewa membayar sewa sebesar Rp1.075.000.000 perbulan dan deposit senilai Rp1.075.000.000. Perjanjian berlaku sejak tanggal
29 September 2023 sampai dengan 30 September 2024 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
10 PT Vama Samudera Jaya
.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No.0004/TC/CBRE-VSJ/VIII/2023 tanggal 07 Agustus 2023. Perusahaan
mengadakan Perjanjian dengan PT Vama Samudera Jaya mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tongkang.
Perusahaan sebagai pemilik mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp.200.000.000,- (dua ratus juta rupiah perbulan dan
deposit senilai Rp.200.000.000,- (dua ratus juta rupiah). Perjanjian berlaku sejak tanggal 07 November 2023 sampai dengan 06
November 2024 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
47
Page 56
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. PERIKATAN (Lanjutan)
11 PT Srikandi Indah Sentosa
.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No.089/SIS-CBRE/X/2023 tanggal 27 Oktober 2023. Perusahaan mengadakan
Perjanjian dengan PT Srikandi Indah Sentosa mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tongkang. Perusahaan
sebagai pemilik mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp.450.000.000,- (empat ratus lima puluh juta rupiah) perbulan dan
deposit senilai Rp.450.000.000,- (empat ratus lima puluh juta rupiah). Perjanjian berlaku selama 6 bulan sejak Berita Acara On Hire
ditandatangani dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
38. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS
a. Transaksi non kas
Transaksi non kas pada 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 dengan rincian sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Penambahan aset hak guna (Catatan 12) - 29.969.803.922
Penambahan aset tetap yang diperoleh melalui utang pembiayaan 592.400.000 -
39. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN
Berdasarkan protokol penyerahan dan penerimaan pada tanggal 15 Februari 2024 Perusahaan telah menerima 1 unit kapal MV. Secon
Dalian dari Golden Orchid Ltd.
48
Names mentioned 72 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Akta Notaris Bonifasius Sulistiyo Wibowo
· Notaris
p.14 ×11
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.14
unresolved
person
Dr. Sugih Haryati
p.14 ×8
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.14 ×2
unresolved
org
PT Omudas Investment Holdco
p.14 ×10
unresolved
—
Oktaviana Magdalena
· Kepala Unit Audit Internal
p.15
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.16 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia
p.18
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.27
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.27
unresolved
org
PT Wistara Internasional Maritim
p.31 ×10
unresolved
org
PT Singa Lautan Indonesia
p.31 ×2
unresolved
org
PT Halmahera Persada Lygend
p.31 ×11
unresolved
org
PT Fortuna Samudera
p.32 ×6
unresolved
org
PT Nusantara Terminal Terpadu
p.32 ×4
unresolved
org
PT Karunia Karya Nasional
p.32 ×3
unresolved
org
PT Senturi Karunia
p.33
unresolved
person
Yunita Elysabeth Nainggolan
p.35
unresolved
org
PT Pelayaran Asia
p.35
unresolved
org
PT Mandala Armada Nusantara
p.36 ×12
unresolved
org
PT Profesional Coating Sejati
p.36
unresolved
org
PT Nusantara Samudera Gemilang
p.36
unresolved
org
PT Multi Putra Bersaudara
p.36
unresolved
org
PT Pratama Vriesindo Lestari
p.36
unresolved
org
PT Caputra Mitra Sejati
p.36
unresolved
org
PT Dok
p.36
unresolved
org
PT Agonkoda Samudera Nusantara
p.36
unresolved
org
PT Kindai Technology
p.36
unresolved
org
PT BCA Finance
p.37 ×2
unresolved
org
PT Vama Samudera Jaya
p.38 ×3
unresolved
org
PT Catur Dharma Anugerah Surya
p.38 ×9
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.40 ×4
unresolved
person
Toki Thomas. S.H.
p.41
unresolved
org
PT Republic Capital Indonesia.
p.42
unresolved
org
PT Bima Harsa Rahardja
p.43 ×5
unresolved
person
Chan Kern Ngee
p.43
unresolved
person
Sufrizal
p.43
unresolved
org
Ace International Marine Ltd
p.43 ×2
unresolved
org
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.44
unresolved
org
Water Wheels Renewables Pte. Ltd.
p.44
unresolved
org
PT Halmahera Jaya Feronichel
p.45
unresolved
—
Entitas afilliasi
p.47 ×4
unresolved
org
PT Catur Dharma Anugerah Surya Berdasarkan Surat Perjanjian
p.53
unresolved
org
PT Halmahera Persada Lygend Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa
p.53
unresolved
org
PT OBI Nickel Cobalt Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa
p.53 ×2
unresolved
org
PT Wistara Internasional Maritim Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa
p.54 ×2
unresolved
org
PT Halmahera Jaya Feronikel Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa
p.54
unresolved
org
PT Fortuna Samudera Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa
p.55
unresolved
org
PT Mandala Armada Nusantara Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa
p.55
unresolved
org
PT Nusantara Terminal Terpadu Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa
p.55
unresolved
org
PT Obi Cobalt Nickel Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa
p.55
unresolved
org
PT Srikandi Indah Sentosa
p.56 ×2
unresolved
org
Golden Orchid Ltd.
p.56
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.