Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 158
Page 1
PT Harum Energy Tbk
Strengthening
Our Sustainable
Future
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 2
2025 Strengthening Our Sustainable Future
Page 3
Perseroan mempertegas arah transformasi menuju masa depan yang berkelanjutan dengan memperkuat
fondasi bisnis yang tangguh, adaptif, dan bertanggung jawab. Tahun 2025 menjadi fase penguatan atas
berbagai inisiatif yang telah dibangun sebelumnya, di mana keberlanjutan tidak hanya diposisikan sebagai
komitmen, tetapi telah terintegrasi dalam strategi, operasional, serta pengambilan keputusan di seluruh
lini bisnis. Penguatan tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas tata kelola, disiplin operasional
berbasis prinsip ESG, serta percepatan pengembangan portofolio mineral strategis yang mendukung
transisi energi. Di saat yang sama, Perseroan terus menjaga keseimbangan antara kinerja operasional
dan pengelolaan dampak melalui efisiensi energi, pengendalian emisi, serta pelaksanaan program sosial
yang lebih terarah dan berdampak. Melalui langkah yang semakin terstruktur dan konsisten ini, Perseroan
memperkuat komitmen untuk melangkah lebih kuat, lebih terintegrasi, dan lebih berkelanjutan dalam
membangun masa depan yang resilien.
The Company reaffirmed its transformation direction toward a sustainable future by strengthening a resilient,
adaptive, and responsible business foundation. The year 2025 marked a phase of reinforcement for various
initiatives that had been established previously, in which sustainability is no longer positioned merely as
a commitment, but has been fully integrated into strategy, operations, and decision-making across all
business lines. This reinforcement was achieved through improvements in governance quality, operational
discipline grounded in ESG principles, and the acceleration of the development of a strategic minerals
portfolio supporting the energy transition. At the same time, the Company continued to maintain a balance
between operational performance and impact management through energy efficiency initiatives, emissions
control, and the implementation of more focused and impactful social programs. Through these increasingly
structured and consistent efforts, the Company reinforced its commitment to moving forward in a stronger,
more integrated, and more sustainable manner to build a resilient future.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 1
Page 4
Kesinambungan Tema
Theme Continuity
Empowering Sustainable Growth 2024
PT Harum Energy Tbk secara konsisten memperkuat fondasi pertumbuhan
yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Dengan mengoptimalkan inovasi,
efisiensi operasional, dan investasi strategis, Perseroan memberdayakan
sumber daya untuk menciptakan nilai jangka panjang. Setiap langkah yang
diambil berfokus pada peningkatan daya saing, penguatan kemitraan, dan
penerapan teknologi ramah lingkungan untuk memastikan pertumbuhan yang
inklusif dan berkelanjutan.
Melalui strategi yang berorientasi masa depan, Perseroan turut memperkuat
keberlanjutan rantai pasok, mengurangi dampak lingkungan, dan meningkatkan
kesejahteraan sosial. Keberlanjutan tidak hanya menjadi tujuan, tetapi
juga menjadi pendorong utama transformasi bisnis. Dengan memadukan
pertumbuhan dan tanggung jawab, Perseroan berusaha menciptakan masa
depan yang lebih hijau, lebih kuat, dan lebih berdampak bagi seluruh pemangku
kepentingan.
PT Harum Energy Tbk is committed to reinforcing the pillars of responsible and
sustainable growth. Through the optimization of innovation, operational efficiency,
and strategic investments, the Company maximizes its resources to generate
long-term value. Each initiative is designed to enhance competitiveness, foster
strategic partnerships, and integrate environmentally friendly technologies, ensuring
inclusive and sustainable growth.
Through a future-oriented strategy, the Company helps strengthen
the sustainability of its supply chain, reduce environmental impacts, and improve
social welfare. Sustainability serves not only as a goal, but also a key driver of
business transformation. By integrating growth with responsibility, the Company
is dedicated to creating a greener, more resilient, and more impactful future for all
stakeholders.
2 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 5
Responsible Mining for a Green Transformation 2023
Komitmen PT Harum Energy Tbk untuk menjalankan usaha pertambangan
dengan praktik ESG terus diperkuat dari waktu ke waktu. Selain
mengimplementasikan Harum Energy Climate Strategy and Decarbonisation
Roadmap yang ditargetkan untuk mencapai net zero emisi di tahun 2055,
Perseroan juga terus mengoptimalkan diversifikasi produk dan layanan ke
bijih nikel, sebagai sumber energi yang lebih ramah lingkungan. Transformasi
strategis ini menunjukkan arah operasi Perseroan yang lebih berkelanjutan dan
bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.
PT Harum Energy Tbk, from time to time, strengthens its commitment to running
mining businesses with ESG practices. Apart from implementing Harum Energy
Climate Strategy and Decarbonisation Roadmap, which is targeted to achieve
net zero emissions by 2055, the Company optimally diversifies its products
and services into nickel ore, as a more environmentally friendly energy source.
This strategic transformation exhibits the Company’s directions towards more
sustainable and responsible operations to the environment and society.
Empowering Communities and Environment 2022
PT Harum Energy Tbk terus menguatkan komitmen untuk meningkatkan praktik
pertambangan yang berkelanjutan. Secara konsisten, Perseroan membangun
sinergi dengan berbagai pihak pemangku kepentingan untuk melaksanakan
program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dalam rangka
membangun kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat lokal, khususnya
dalam hal kemandirian ekonomi. Kami menjalankan program-program
unggulan yang dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang kepada
penerimanya.
Tanggung jawab Perseroan terhadap pengelolaan lingkungan pun semakin
meningkat. Tidak hanya mendiversifikasi bisnis ke arah energi yang ramah
lingkungan, Perseroan juga telah membangun kerangka kerja ESG dengan
tujuan untuk mencapai karbon netral di tahun 2055. Di tahun 2022, Perseroan
telah mulai meningkatkan kualitas tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan;
membangun manajemen data, khususnya terkait dampak lingkungan; serta
menguatkan komunikasi, kolaborasi, dan kemitraan sebagai key enablers dari
kerangka kerja.
PT Harum Energy Tbk constantly strengthens its commitment to improve
sustainable mining practices. Consistently, the Company builds synergy with
various stakeholders to implement Community Development and Empowerment
(PPM) programs in order to build the economic and social welfare of local
communities, especially in terms of economic independence. We run excellent
programs designed to have a long-term impact on beneficiaries.
The Company’s responsibility for environmental management is also increasing.
Not only diversifying its business towards environmentally friendly energy,
the Company has also built an ESG framework with the aim of achieving carbon
neutrality by 2055. In 2022, the Company started to improve the quality of
governance, risk management, and compliance; building data management,
especially related to environmental impacts; and strengthening communication,
collaboration, and partnerships as the key enablers of the framework.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 3
Page 6
Daftar Isi
Table of Contents
5 Tentang Laporan Keberlanjutan 20 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
About Sustainability Report Sustainability Performance Highlights
6 Pesan dari Direksi 26 Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan
Message from the Board of Directors Sustainability Report Responsibility
14 Sekilas tentang Perseroan
The Company at a Glance
PORTOFOLIO BISNIS
Business Portfolio 28
28 Wilayah Operasional / Operational Areas 31 Wilayah Pemasaran / Marketing Areas 33 Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan
Didistribusikan kepada Pemangku
29 Produk yang Dihasilkan / Products 32 Pencapaian Kinerja Operasional dan Kepentingan / Economic Value
Produced Keuangan / Operational and Financial Generated and Distributed to
Performance Achievement Stakeholders
KOMITMEN DAN STRATEGI KEBERLANJUTAN
Sustainability Commitment and Strategies 35
36 Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Keberlanjutan / 50 Penentuan Topik Material / 64 Etika Bisnis dan Integritas /
Vision, Mission, and Sustainability Values Determining the Material Topics Business Ethics and Integrity
38 Kerangka Strategi Keberlanjutan 52 Kontribusi Kami terhadap Tujuan 68 Rantai Pasokan yang Bertanggung
Perseroan / The Company’s Pembangunan Berkelanjutan / Jawab / Responsible Supply Chain
Sustainability Strategy Framework Our Contribution to the Sustainable
Development Goals 69 Produk dan Jasa yang Bermutu /
46 Pelibatan Pemangku Kepentingan Quality Products and Services
dan Topik Material / Stakeholder 56 Tata Kelola Keberlanjutan /
Engagement and Material Topics Sustainability Governance
PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN
PEMBERDAYAAN PEKERJA 73 LINGKUNGAN 114
Worker Protection and Environmental Management
Empowerment
114 Pertambangan yang Bertanggung Jawab / Responsible
73 Keselamatan dan Kesehatan Kerja / Occupational Health Mining Business
and Safety
118 Keanekaragaman Hayati dan Reklamasi / Biodiversity and
83 Ketenagakerjaan / Employment Reclamation
94 Pengembangan Talenta / Talent Development 122 Pencegahan Polusi dan Pengelolaan Limbah / Pollution
Prevention and Waste Management
MASYARAKAT LOKAL 128 Pengendalian Dampak Perubahan Iklim / Managing Climate
Change Impact
Local Community
97
136 Glosarium
97 Berdialog dengan Masyarakat / Engaging in Dialogue with Glossary
the Community
139 Daftar Pengungkapan
100 Kemitraan Lokal / Local Partnership
List of Disclosures
101 Pengembangan Masyarakat / Community Development
139 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 /
Financial Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017
142 GRI Standards 2021
150 Referensi SASB Metals and Mining 2021/ SASB Metals and
Mining 2021
152 Metrik ESG / ESG Metrics
154 Tanggapan terhadap Lembar Umpan Balik
Laporan Tahun Sebelumnya
Response to Feedback Form of
the Previous Year’s Report
155 Lembar Umpan Balik
Feedback Form
4 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 7
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Report
Cakupan dan Batasan Pelaporan Scope and Limitation of Reporting
Laporan Keberlanjutan 2025 merupakan inisiatif kelima The 2025 Sustainability Report is the fifth initiative of PT Harum
PT Harum Energy Tbk ("Perseroan") yang disusun dan diterbitkan Energy Tbk (the "Company") prepared and published annually as
secara tahunan sebagai sarana untuk mengomunikasikan komitmen a means to communicate the Company’s commitment to and
dan upaya Perseroan dalam mengelola topik keberlanjutan yang efforts in managing material sustainability topics for its business
material bagi bisnis dan menjadi perhatian pemangku kepentingan and of concern to stakeholders for the period of January 1, 2025,
selama 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025. [GRI 2-3] to December 31, 2025.[GRI 2-3]
Laporan ini mencakup Entitas Anak, meliputi PT Bumi Karunia Pertiwi This report covers Subsidiaries, including PT Bumi Karunia Pertiwi
(BKP), PT Santan Batubara (SBB), PT Karya Usaha Pertiwi (KUP), (BKP), PT Santan Batubara (SBB), PT Karya Usaha Pertiwi (KUP),
PT Mahakam Sumber (MSJ), PT Position (POS), PT Layar Lintas PT Mahakam Sumber (MSJ), PT Position (POS), PT Layar Lintas Jaya
Jaya (LLJ), PT Westrong Metal Industry (WMI), PT Blue Sparking (LLJ), PT Westrong Metal Industry (WMI), PT Blue Sparking Energy
Energy (BSE), serta PT Infei Metal Industry (IMI) yang menjalankan (BSE), and PT Infei Metal Industry (IMI), which run coal mining and
bisnis pertambangan batu bara serta pertambangan, pengolahan, nickel mining, processing, and refining businesses. [GRI 2-2]
dan pemurnian nikel. [GRI 2-2]
Dalam laporan ini, referensi terhadap “Perseroan”, "Harum Energy In this report, references to the "Company", “Harum Energy
Group", "Grup", dan "kami" mengacu pada PT Harum Energy Tbk dan Group”, “the Group”, and “we” refer to PT Harum Energy Tbk and
Entitas Anak dan/atau pihak lain yang dipekerjakan, atau digunakan its Subsidiaries and/or other parties employed or used without
tanpa secara spesifik mereferensikan entitas atau pihak tertentu. specifically referencing a particular entity or party. Every restatement
Untuk setiap pernyataan ulang atau pernyataan kembali informasi of information contained in the previous report for certain reasons will
yang dimuat pada laporan sebelumnya karena alasan tertentu, be marked with: *restated. [GRI 2-4]
diberi tanda: *disajikan kembali. [GRI 2-4]
Kerangka Pelaporan Reporting Framework
Penyusunan laporan ini didasarkan pada kerangka keberlanjutan This report is prepared based on the applicable sustainability
yang berlaku, antara lain: framework, among others, as follows:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 1. Financial Services Authority Regulation (FSAR)
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik; Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
Companies;
2. Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021 dengan opsi 2. Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021 with
pelaporan “with reference”; the reporting option “with reference”;
3. Standar GRI 12 Sektor Batu Bara 2022; 3. GRI 12 Coal Sector Standard 2022;
4. Standar GRI 14 Sektor Pertambangan 2024; serta 4. GRI Standard 14 Mining Sector 2024; and
5. Sustainability Accounting Standard Board (SASB) Metals and 5. Sustainability Accounting Standard Board (SASB) on Metals and
Mining 2021. Mining 2021.
Standar-standar yang digunakan dalam penyusunan laporan telah The standards used in preparing this report have been verified
diverifikasi secara internal, tetapi tidak melibatkan penjaminan dari internally, but assurance from an independent external party is not
pihak eksternal yang independen. [POJK G.1] [GRI 2-5] obtained. [POJK G.1] [GRI 2-5]
Umpan Balik dan Respons Perseroan Feedback and Company Response
Untuk menampung aspirasi pemangku kepentingan, kami To accommodate stakeholders’ aspirations, we provide a Feedback
menyediakan Lembar Umpan Balik terkait isi Laporan Keberlanjutan. Form regarding the Sustainability Report’s content. Throughout 2025,
Sepanjang tahun 2025 tidak ada masukan yang kami terima atas we received no feedback on our Sustainability Report published in
Laporan Keberlanjutan yang diterbitkan pada tahun 2024. Meski 2024. However, efforts to improve the delivery of data and information
demikian, upaya penyempurnaan penyampaian data dan informasi will be made periodically in each subsequent fiscal year.
secara berkala pada setiap periode tahun buku berikutnya.
Kontak Perusahaan Company Contact
Informasi lebih lanjut terkait Laporan Keberlanjutan ini dan muatan Further information regarding this Sustainability Report and its
di dalamnya dapat diperoleh melalui: [GRI 2-3] contents can be inquired through: [GRI 2-3]
Sekretaris Perusahaan Gedung Deutsche Bank Lantai 9
Corporate Secretary Jl. Imam Bonjol No. 80 (+6221) 3983 1288 corsec@harumenergy.com
Renny Soependi Jakarta Pusat 10310 Indonesia (+6221) 3983 1289 www.harumenergy.com
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 5
Page 8
Pesan dari Direksi [POJK D.1] [GRI 2-22]
Message from the Board of Directors
RAY ANTONIO GUNARA
Direktur Utama
President Director
Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang kami hormati,
Dear Honorable Shareholders and Stakeholders,
Atas nama Direksi, merupakan kehormatan kami untuk On behalf of the Board of Directors, it is our honour to
menyampaikan Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 dari present the 2025 Sustainability Report of PT Harum
PT Harum Energy Tbk. Tahun ini, kami memilih tema Energy Tbk. This year, we have chosen the theme
“Memperkuat Masa Depan Berkelanjutan Kita” sebagai “Strengthening Our Sustainable Future” as the successor to
penerus dari laporan tahun 2024 bertajuk “Memberdayakan our 2024 report, titled “Empowering Sustainable Growth.” This
Pertumbuhan Berkelanjutan.” Peralihan tema ini bukan shift in theme is not merely symbolic; rather, it reflects the
sekadar simbolis; melainkan cerminan dari evolusi evolution of our corporate maturity. While the previous year
kematangan korporasi kami. Jika tahun sebelumnya focused on laying the foundation and building momentum
menitikberatkan pada pembentukan fondasi dan momentum for strategic transformation, 2025 has been a year of
untuk transformasi strategis, maka tahun 2025 adalah tahun strengthening those structures, deepening our commitments,
penguatan struktur tersebut, pendalaman komitmen, dan and ensuring that our growth is anchored in resilience and
memastikan pertumbuhan kami berlandaskan ketahanan long-term sustainability.
serta keberlanjutan jangka panjang.
Kami sangat menghargai ketangguhan dan dedikasi seluruh We deeply appreciate the resilience and dedication of all our
sumber daya manusia Perseroan dalam menghadapi human resources in navigating the complexities throughout
kompleksitas sepanjang tahun 2024 hingga 2025. the years 2024–2025. Amid global economic uncertainty,
Di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi fluctuating commodity prices, and an increasingly stringent
harga komoditas, dan lingkungan regulasi yang semakin regulatory environment, the Company has not only maintained
ketat, Perseroan tidak hanya mampu mempertahankan operational sustainability but also achieved milestones
keberlanjutan operasional tetapi juga mencapai tonggak that redefine our identity. The success of our integrated
yang mendefinisikan kembali identitas kami. Keberhasilan transformation strategy is reflected in the accelerated scaling
strategi transformasi terintegrasi terlihat dari percepatan of our nickel business units and the sustained performance of
skala unit bisnis nikel dan keberlanjutan kinerja operasional our coal operations.
batu bara kami.
6 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 9
Tahun 2025 ditandai oleh berlanjutnya pergeseran dalam The year 2025 was marked by the continued shift in
paradigma energi global. Dalam memperkuat masa the global energy paradigm. In strengthening our sustainable
depan berkelanjutan, kami menyadari bahwa industri future, we recognize that the mining industry is no longer
pertambangan bukan lagi sekadar penyedia bahan mentah; merely a provider of raw materials; we are an important
kami menjadi katalis penting bagi transisi energi global. catalyst for the global energy transition. Our commitment to
Komitmen kami terhadap peran ini diwujudkan melalui this role is demonstrated through our focus on innovation,
fokus pada inovasi, keunggulan operasional, dan investasi operational excellence, and investment in sectors that
pada sektor-sektor yang menyediakan solusi strategis bagi provide strategic solutions for a low-carbon world. By
dunia rendah karbon. Dengan mengadopsi teknologi ramah adopting environmentally friendly technologies and building
lingkungan dan membangun sinergi dengan mitra global, synergies with global partners, we create long-term value that
kami menciptakan nilai jangka panjang yang melampaui goes beyond traditional financial metrics which also include
metrik finansial tradisional dengan turut mencakup manfaat social and environmental benefits for all stakeholders and
sosial dan lingkungan bagi seluruh pemangku kepentingan the communities in which we operate.
dan komunitas kami.
Komitmen terhadap Keberlanjutan dan Commitment to Sustainability and
Nilai-nilai Dasar Perseroan the Company’s Core Values
Inti dari strategi Perseroan adalah keyakinan bahwa At the core of the Company’s strategy is the belief that
keberlanjutan bukan aktivitas periferal atau sekadar sustainability is not a peripheral activity or merely a matter of
pemenuhan regulasi. Keberlanjutan adalah inti tata kelola regulatory compliance. Sustainability lies at the heart of our
bisnis kami dan lensa utama dalam setiap keputusan business governance and serves as the primary lens for every
strategis. Kami meyakini bahwa keberhasilan jangka strategic decision we make. We believe that the Company’s
panjang Perseroan berkaitan erat dengan kesejahteraan long-term success is closely linked to the well-being of
ekosistem dan komunitas tempat kami beroperasi. Melalui the ecosystems and communities in which we operate.
praktik pertambangan yang bertanggung jawab, kami Through responsible mining practices, we strive to maintain
berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan a balance between strong business growth and social and
bisnis yang agresif dan pelestarian sosial dan lingkungan. environmental preservation.
Upaya keberlanjutan kami dipandu oleh Kerangka Strategi Our sustainability efforts are guided by the Harum Energy
Keberlanjutan Harum Energy, yang terus dibangun di atas Sustainability Strategy Framework, which continues to be
7 pilar fundamental: built upon 7 fundamental pillars:
1. Perubahan Iklim: Risiko terkait iklim menjadi 1. Climate Change: Climate-related risks are a primary
pertimbangan utama dalam merumuskan strategi consideration in formulating our business strategy,
bisnis kami, termasuk penilaian risiko fisik terhadap including the assessment of physical risks to operations
operasi dan risiko transisi akibat perubahan kebijakan and transition risks arising from policy changes and
serta pergeseran pasar. market shifts.
2. Efisiensi dan Keunggulan Operasional: Meminimalkan 2. Operational Efficiency and Excellence: Minimizing our
jejak lingkungan melalui optimasi penggunaan sumber environmental footprint through the optimization of
daya dan pengurangan limbah. resource use and waste reduction.
3. Kesehatan, Keselamatan, dan Kesejahteraan: 3. Health, Safety, and Well-being: Occupational safety
Keselamatan kerja tetap menjadi prioritas tertinggi, remains our highest priority, fostering a “zero accident”
menumbuhkan budaya "zero accident" di seluruh lokasi. culture across all sites.
4. Pengembangan Komunitas: Memberdayakan 4. Community Development: Empowering local communities
komunitas lokal melalui pendidikan, inisiatif ekonomi, through education, economic initiatives, and infrastructure
dan dukungan infrastruktur. support.
5. Pengembangan SDM: Berinvestasi pada pertumbuhan 5. People Development: Investing in the sustainable growth
berkelanjutan dan keunggulan profesional karyawan and professional excellence of our employees to address
untuk menghadapi tantangan lanskap pertambangan the challenges of the modern mining landscape.
modern.
6. Tata Kelola dan Kepatuhan: Mematuhi standar 6. Governance and Compliance: Adhering to the highest
transparansi, etika, dan kepatuhan hukum tertinggi standards of transparency, ethics, and legal compliance
di semua yurisdiksi. across all jurisdictions.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 7
Page 10
7. Pengadaan yang Bertanggung Jawab: Memperluas 7. Responsible Procurement: Expanding our focus toward
fokus menuju green supply chain, memastikan mitra a green supply chain, ensuring that our partners share our
kami berbagi komitmen terhadap standar ESG. commitment to ESG standards.
Setiap pilar dirancang bersifat adaptif, menanggapi Each pillar is designed to be adaptive, responding to dynamic
perubahan dinamis tren industri dan ekspektasi pemangku shifts in industry trends and stakeholder expectations.
kepentingan. Kami secara konsisten mengintegrasikan We consistently integrate these values into our daily
nilai-nilai ini ke dalam praktik sehari-hari saat kami practices as we continue transforming into a forward-
bertransformasi menjadi perusahaan energi yang looking energy company, while also affirming the Board of
berpandangan ke depan, sekaligus menegaskan Directors' commitment to implementing sustainable finance
komitmen Direksi dalam menerapkan keuangan by strengthening the integration of ESG aspects in strategy,
berkelanjutan melalui penguatan integrasi aspek ESG risk management, and decision-making to maintain long-
dalam strategi, pengelolaan risiko, dan pengambilan term business continuity. In addition, our strategy remains
keputusan guna menjaga kesinambungan usaha jangka aligned with the United Nations Sustainable Development
panjang. Selain itu, strategi kami tetap selaras dengan Goals (SDGs), particularly Good Health and Well-being
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dari Perserikatan (SDGs 3), Decent Work and Economic Growth (SDGs 8),
Bangsa-Bangsa (Sustainable Development Goals/SDGs), Responsible Consumption and Production (SDGs 12), and
khususnya menargetkan Kesehatan dan Kesejahteraan Climate Action (SDGs 13).
(SDGs 3), Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
(SDGs 8), Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
(SDGs 12), serta Aksi Iklim (SDGs 13).
Budaya organisasi kami didefinisikan oleh 4 nilai inti: Our organizational culture is defined by 4 core values: namely
yakni Integritas, Profesionalisme, Tanggung Jawab, dan Integrity, Professionalism, Responsibility, and Collaboration.
Kolaborasi. Nilai-nilai ini menjadi kompas moral yang These values serve as our moral compass, shaping our
membentuk interaksi kami dengan pemangku kepentingan interactions with stakeholders and driving the organization
dan mendorong organisasi mencapai pertumbuhan yang toward growth that is not only competitive, but also fair and
tidak hanya kompetitif, tetapi juga adil dan inklusif. Kami inclusive. We believe that a sustainable future can only be
percaya bahwa masa depan berkelanjutan hanya dapat realized through a steadfast commitment to strong values
terwujud melalui komitmen teguh terhadap nilai-nilai kuat and a strategic direction aligned with the needs of future
dan arah strategis yang selaras dengan kebutuhan generasi generations.
mendatang.
Perkembangan Lanskap ESG dan Tren Global The Evolving ESG Landscape and
Global Trends
Memasuki tahun 2025, situasi global untuk kinerja As we entered 2025, the global landscape for Environmental,
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental, Social, and Governance (ESG) performance continued to
Social, and Governance/ESG) menjadi semakin matang. mature. We have observed that carbon transparency is no
Kami mengamati bahwa transparansi karbon bukan longer optional, but has become a requirement of the global
lagi pilihan, melainkan telah menjadi persyaratan dari financial community. Stakeholders are demanding detailed
komunitas keuangan global. Para pemangku kepentingan disclosure of carbon footprints and clear decarbonization
menuntut pengungkapan detail atas jejak karbon dan pathways. In response, Harum Energy is strengthening its
arah dekarbonisasi yang jelas. Sebagai tanggapan, Harum data collection and reporting mechanisms to ensure that we
Energy meningkatkan mekanisme pengumpulan data are able to meet these heightened expectations.
dan pelaporan untuk memastikan kami dapat memenuhi
ekspektasi yang tinggi tersebut.
Selain itu, konsep green supply chain semakin mendapat In addition, the concept of a green supply chain is gaining
perhatian. Sebagai produsen mineral kritis, kami semakin greater attention. As a producer of critical minerals, we are
diawasi bukan hanya atas cara kami menambang dan increasingly scrutinized not only for how we mine and process
mengolah sumber daya, tetapi juga atas bagaimana produk resources, but also for how our products contribute to
kami berkontribusi pada keberlanjutan produk akhir. Hal ini the sustainability of end-use products. This is particularly
sangat relevan ketika produk nikel kami memasuki industri relevant as our nickel products enter the global battery
baterai global dan ekosistem elektrifikasi yang lebih luas. industry and the broader electrification ecosystem.
Munculnya green finance juga membuka peluang baru bagi The emergence of green finance also creates new
8 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 11
Perseroan dengan profil ESG kuat untuk mengakses pasar opportunities for the Company, as a strong ESG profile may
modal dengan syarat yang lebih menguntungkan; tren provide access to capital markets on more favorable terms;
ini kami pantau dan integrasikan ke dalam perencanaan this is a trend we continue to monitor and integrate into our
keuangan. Isu-isu lain seperti pengelolaan limbah, financial planning. Other issues, such as waste management,
konservasi keanekaragaman hayati, dan pengelolaan air biodiversity conservation, and water stewardship, remain
tetap menjadi agenda utama industri pertambangan, dan key priorities on the mining industry’s agenda, and we are
kami berkomitmen menanganinya dengan ketegasan yang committed to addressing them with the same rigor that we
setara dengan target keuangan kami. apply to our financial targets.
Perubahan Strategis dan Dominasi Nikel Strategic Pivot and the Dominance of Nickel
Pencapaian paling signifikan pada tahun 2025 adalah The most significant achievement in 2025 was the successful
keberhasilan percepatan strategi diversifikasi bisnis kami. acceleration of our business diversification strategy. What
Apa yang dimulai beberapa tahun lalu sebagai langkah began several years ago as a visionary step to reduce
visioner untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara dependence on coal has now developed into a strong
kini telah berkembang menjadi portofolio bisnis yang kuat business portfolio supported by nickel. In 2025, our business
dengan dukungan nikel. Pada tahun 2025, portofolio bisnis portfolio continued to shift toward nickel, with nickel
kami terus bergeser ke arah nikel, dengan pertumbuhan revenue growth significantly outpacing coal for the second
pendapatan nikel yang secara signifikan melampaui batu consecutive year.
bara untuk 2 tahun berturut-turut.
Pada tahun 2024, segmen nikel menyumbang sekitar 57% In 2024, the nickel segment contributed approximately 57%
dari pendapatan konsolidasi kami. Hingga akhir tahun 2025, of our consolidated revenue. By the end of 2025, this figure
angka ini meningkat menjadi 69%, menegaskan keberhasilan had increased to 69%, underscoring the success of our shift
pergeseran kami menuju basis pendapatan yang lebih toward a more diversified and structurally resilient revenue
beragam dan lebih resilien secara struktural. Transformasi base. This transformation is not merely a financial shift;
ini bukan sekadar pergeseran finansial, namun menjadi but a strategic realignment that positions Harum Energy at the
realokasi strategis yang menempatkan Harum Energy center of the global energy transition. As the nickel business
di pusat transisi energi global. Seiring meningkatnya becomes increasingly dominant, we are proud to contribute
dominasi bisnis nikel, kami bangga telah berkontribusi directly to the battery industry and the broader movement
langsung pada industri baterai dan gerakan menuju toward electrification. Nickel is a critical mineral for the
elektrifikasi. Nikel adalah mineral krusial untuk transisi energy transition, and our role in supplying it responsibly is
energi, dan peran kami dalam penyediaannya secara a key pillar of our sustainability mission.
bertanggung jawab adalah pilar misi keberlanjutan kami.
Sorotan Operasional dan Keuangan 2025 Operational and Financial Highlights
Tahun 2025
Pada tahun 2025, Perseroan mencapai pendapatan In 2025, the Company recorded consolidated revenue of
konsolidasi sebesar USD1.339 juta atau meningkat 3,3% USD1,339 million or representing a 3.3% increase compared
dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini terutama to the previous year. This growth was primarily driven by
didorong oleh ekspansi signifikan volume penjualan nikel, a significant expansion in nickel sales volume, which offset
yang mengimbangi pelemahan siklikal di pasar batu bara. the cyclical downturn in the coal market.
Di segmen nikel, volume penjualan meningkat 29,5% secara In the nickel segment, sales volume increased by 29.5%
tahunan menjadi 74.545 ton. Meskipun harga jual rata year-on-year to 74,545 tons. Although the average selling
rata (ASP) sedikit menurun, kinerja kami tetap melampaui price (ASP) declined slightly, our performance continued to
penurunan harga nikel di LME secara lebih luas. Eksekusi outperform the broader decline in LME nickel prices. Our
operasional kami semakin kuat, dengan utilisasi smelter operational execution also strengthened further, with smelter
mencapai 89% dari total kapasitas terpasang pada tahun utilization reaching 89% of total installed capacity in 2025.
2025.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 9
Page 12
Sebaliknya, kinerja batu bara mencerminkan manajemen By contrast, coal performance reflected disciplined yang disiplin di tengah pasar global yang lebih lemah. management amid a weaker global market. Coal sales Volume penjualan batu bara untuk tahun 2025 tercatat volume for 2025 was recorded at 5.1 million tons, down 14.9% 5,1 juta ton, turun 14,9% dari tahun 2024. ASP batu bara from 2024. The coal ASP declined, but still outperformed the menurun, namun masih mengungguli tolok ukur Newcastle Newcastle Coal (NEWC) benchmark, indicating the resilience Coal (NEWC), mengindikasikan ketahanan harga jual kami. of our selling prices. Tantangan yang Dihadapi dan Challenges Faced and Sustainability Strategi Keberlanjutan Strategies Merealisasikan komitmen keberlanjutan menuntut kami Realizing our sustainability commitments requires us to menghadapi tantangan internal dan eksternal yang address significant internal and external challenges. The main signifikan. Tekanan eksternal utama tetap pada volatilitas external pressure remains the volatility of global commodity pasar komoditas global. Pada tahun 2025, kami terus markets. In 2025, we continued to navigate conditions in mengarungi situasi di mana pasokan global sering kali which global supply frequently exceeded demand, influenced melebihi permintaan, dipengaruhi oleh pertumbuhan yang by stagnant growth, particularly in key markets such as China. stagnan terutama di pasar utama seperti Tiongkok. Menanggapi hal ini, efisiensi menjadi strategi utama In response, efficiency has become our primary strategy ketahanan kami. Kami tetap berfokus pada pengendalian for resilience. We have remained focused on controlling biaya produksi, khususnya di segmen nikel. Dengan production costs, particularly in the nickel segment. By lowering menurunkan biaya produksi nikel, kami mempertahankan nickel production costs, we have maintained operational kelayakan operasional kami meskipun di bawah tekanan viability despite price pressures. The coal segment has also harga. Segmen batu bara juga menerapkan disiplin biaya applied similar cost discipline, with stable cash costs and serupa, dengan biaya kas yang stabil dan rasio pengupasan an improved stripping ratio. In line with this, risk management yang membaik. Sejalan dengan itu, penguatan manajemen is also constantly strengthened and optimized in navigating risiko juga terus dioptimalkan dalam menavigasi risiko- business risks that develop dynamically throughout the year. risiko bisnis yang berkembang dinamis sepanjang tahun. Strategi penguatan ekonomi kami berakar pada keputusan Our strategy for economic strengthening is rooted in long- jangka panjang yang visioner. Dengan membangun rantai term, forward-looking decisions. By building an integrated nilai industri nikel yang terintegrasi, kami bergerak menuju nickel industry value chain, we are moving toward a higher tingkat integrasi vertikal yang lebih baik. Komponen kunci level of vertical integration. A key component of this strategy dalam hal ini adalah mengoptimalkan peluang dan posisi is optimizing opportunities and position of PT Position, which PT Position, yang memiliki lebih dari 200 juta ton sumber holds more than 200 million tons of nickel ore resources. daya bijih nikel. Ketika PT Position meningkatkan pasokan As PT Position increases the supply of nickel ore to the bijih nikel ke smelter milik Perseroan, kami berharap untuk Company’s own smelters, we expect to reduce dependence mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal, on external suppliers, thereby improving margins and sehingga memperoleh margin yang lebih baik, dan strengthening our competitiveness. menguatkan daya saing. Penerapan Keuangan Berkelanjutan di Perseroan dijalankan The Company implements Sustainable Finance by dengan mengintegrasikan pertimbangan ESG ke dalam integrating ESG considerations into strategic decision- pengambilan keputusan strategis, perencanaan investasi, making, investment planning, portfolio development, and the pengembangan portofolio usaha, serta pengelolaan risiko management of long-term risks and opportunities. Through dan peluang jangka panjang. Melalui pendekatan ini, this approach, the Company directs business strengthening Perseroan mengarahkan penguatan bisnis pada inisiatif yang toward initiatives that support operational efficiency, mendukung efisiensi operasional, pengembangan rantai nilai the development of the nickel value chain, enhanced nikel, peningkatan transparansi karbon, serta pengelolaan carbon transparency, and more responsible management of dampak sosial dan lingkungan secara lebih bertanggung social and environmental impacts. This strategy serves as jawab. Strategi tersebut menjadi landasan Perseroan dalam the foundation for the gradual achievement of the stream mencapai integrasi nikel secara bertahap, pengembangan nickel integration, the development of the HPAL project, proyek HPAL, peningkatan efisiensi operasional, dan improved operational efficiency, and the enhancement of penyempurnaan kualitas pelaporan keberlanjutan. sustainability reporting quality. 10 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 13
Kemajuan Lingkungan dan Environment and Social Responsibility
Tanggung Jawab Sosial Progress
Selain tantangan finansial dan ekonomi, Perseroan In addition to financial and economic challenges, the Company
tetap berdedikasi dalam mengelola dampak lingkungan remains committed to managing its environmental and social
dan sosial. Pada tahun 2025, Perseroan melanjutkan impacts. In 2025, the Company continued to implement
pelaksanaan program pengelolaan dampak lingkungan, environmental impact management programs, including
termasuk reklamasi lahan seluas 295,9 hektar dan 295.9 hectares of land reclamation and the planting of 203,007
penanaman 203.007 pohon sebagai bagian dari upaya trees as part of its rehabilitation and revegetation efforts.
rehabilitasi dan revegetasi. Sejalan dengan komitmen untuk In line with its commitment to strengthening responsible
memperkuat praktik operasional yang bertanggung jawab, operational practices, the Company also continued to
Perseroan juga terus meningkatkan standar pengelolaan di enhance management standards across its business entities.
berbagai entitas usaha.
Dalam aspek tanggung jawab sosial, sepanjang tahun From a social responsibility perspective, throughout 2025
2025 Perseroan telah melaksanakan 457 kegiatan PPM the Company carried out 457 community development and
di 19 desa terdampak, dengan investasi sebesar empowerment programs across 19 affected villages, with
USD476.138 yang dialokasikan untuk infrastruktur lokal, an investment of USD476,138 allocated to local infrastructure,
pendidikan, dan program kesehatan. Komitmen Perseroan education, and health programs. The Company’s
terhadap pengembangan SDM juga tercermin dalam commitment to people development was also reflected
104.626 jam pelatihan yang diberikan kepada karyawan, in the 104,626 training hours provided to employees, with
dengan fokus pada protokol keselamatan dan keterampilan a particular focus on safety protocols and the technical skills
teknis yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan required to support the growing nickel processing industry.
industri pengolahan nikel. Selain itu, penguatan tata kelola In addition, the strengthening of operational governance was
operasional juga ditunjukkan melalui perolehan sertifikasi also demonstrated by the ISO certifications obtained by IMI,
ISO oleh IMI, WMI, dan POS, yang semakin mendukung WMI, and POS, further supporting the implementation of
penerapan standar pengelolaan yang konsisten dan consistent and sustainable management standards.
berkelanjutan.
Dalam menjalankan operasional pertambangan batu bara In carrying out its coal mining and nickel processing
dan pengolahan nikel, Perseroan, melalui Entitas Anak, telah operations, the Company, through its subsidiaries, has
memperoleh sertifikasi internasional ISO 45001:2018 untuk obtained international certifications such as ISO 45001:2018
Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja, for Occupational Health and Safety Management System,
ISO 14001:2015 untuk Sistem Manajemen Lingkungan, ISO 14001:2015 for Environmental Management System, and
serta ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu, ISO 9001:2015 for Quality Management System, reflecting its
yang mencerminkan komitmen terhadap operasional yang commitment to responsible and high-standard operations.
bertanggung jawab dan berstandar tinggi.
Sejalan dengan itu, berbagai prestasi dan penghargaan Consistently, the Company has achieved various achievements
di bidang sosial dan lingkungan berhasil dicapai Perseroan, and awards in the social and environmental fields, including
di antaranya ESG Implementation Benchmarking Program, the ESG Implementation Benchmarking Program, an Award
Penghargaan atas Partisipasi dalam Program CSR untuk for Participation in the CSR Program to Support the Expansion
Mendukung Perluasan Cakupan Kepesertaan Jaminan of National Health Insurance Coverage for Kutai Kartanegara
Kesehatan Nasional bagi Masyarakat Kutai Kartanegara, Community, a Platinum Category for HIV and AIDS Prevention
Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS and Management Program in the Workplace, a Zero Accident
di Tempat Kerja Kategori Platinum, Penghargaan Kecelakaan Award, Participation in Livestock Development through
Nihil, Partisipasi dalam Pengembangan Peternakan melalui Commitment Cattle in East Kalimantan Province, and various
Sapi Komitmen di Provinsi Kalimantan Timur, serta berbagai other prestigious awards.
penghargaan bergengsi lainnya.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 11
Page 14
Memperkuat Infrastruktur untuk Masa Depan Strengthening Our Infrastructure
for the Future
Salah satu pilar strategi kami untuk memperkuat masa One of the pillars of our strategy to strengthen a sustainable
depan berkelanjutan adalah investasi berlanjut pada proyek- future is continued investment in high-value projects.
proyek bernilai tinggi. Pada tahun 2025, total belanja modal In 2025, our total capital expenditure reached USD1,075 million.
kami mencapai USD1.075 juta. Sebagian besar belanja ini A significant portion of this expenditure was allocated to
dialokasikan untuk konstruksi proyek High Pressure Acid the construction of the High-Pressure Acid Leaching (HPAL)
Leaching (HPAL) di PT Blue Sparking Energy (BSE). Kami project at PT Blue Sparking Energy (BSE). We are pleased
bangga melaporkan bahwa proyek BSE berjalan baik, to report that the BSE project is progressing well, with
dengan commisioning yang telah dimulai pada akhir tahun commissioning at the end of 2025 and is targeted to begin
2025 dan ditargetkan untuk memulai produksi komersial commercial production in early 2026. Once it reaches full
pada awal tahun 2026. Setelah mencapai kapasitas penuh capacity of 67,000 tons of nickel per year in the form of Mixed
67.000 ton nikel per tahun dalam bentuk Mixed Hydroxide Hydroxide Precipitate (MHP), this project will become a key
Precipitate (MHP), proyek ini akan menjadi pendorong driver of our growth and an important contributor to the global
utama pertumbuhan kami dan kontributor penting bagi battery supply chain.
rantai pasok baterai global.
Lebih jauh lagi, fitur penting dari proyek HPAL di BSE adalah Furthermore, one of the notable features of the HPAL project
konsumsi energinya yang jauh lebih rendah dibandingkan at BSE is its significantly lower energy consumption compared
proses pemurnian nikel milik Perseroan yang ada sekarang. with the Company’s existing nickel refining process. This more
Proses yang lebih hemat energi ini akan menurunkan energy-efficient process is expected to reduce the overall
intensitas karbon keseluruhan bisnis nikel Perseroan, carbon intensity of the Company’s nickel business, thereby
sehingga mendukung tujuan keberlanjutan kami. supporting our sustainability objectives.
Melihat ke Depan Looking Ahead
Memasuki tahun 2026 dan seterusnya, Harum Energy As we move into 2026 and beyond, Harum Energy is well
berada pada posisi yang baik untuk memanfaatkan peluang positioned to capitalize on the structural shifts in the global
pergeseran struktural di pasar energi global. Pandangan energy market. Our outlook is defined by several key priorities:
kami ditetapkan oleh beberapa tujuan utama:
• Integrasi Hulu: Kami merencanakan peningkatan • Upstream Integration: We plan to significantly increase
signifikan produksi bijih nikel dari PT Position, dengan nickel ore production from PT Position, with the aim
tujuan memasok lebih dari setengah kebutuhan smelter of supplying more than half of our internal smelter
internal pada paruh kedua tahun 2026. requirements in the second half of 2026.
• Komersialisasi MHP: Dimulainya penjualan komersial • MHP Commercialization: The commencement of
dari proyek HPAL di BSE pada kuartal kedua tahun commercial sales from the HPAL project at BSE in
2026 akan menghasilkan campuran produk dengan the second quarter of 2026 will create a higher-
margin yang lebih tinggi, di mana MHP diperkirakan margin product mix, with MHP expected to contribute
akan menyumbang sekitar 40% dari total penjualan approximately 40% of total nickel sales. The significantly
nikel. Jejak karbon MHP yang jauh lebih kecil juga akan lower carbon footprint of MHP will also enable
memungkinkan Perseroan untuk menurunkan intensitas the Company to reduce the carbon intensity of its overall
karbon dari keseluruhan bisnis nikel. nickel business.
• Efisiensi Operasional: Kami akan terus memanfaatkan • Operational Efficiency: We will continue to leverage
volume produksi yang lebih tinggi untuk mencapai higher production volumes to achieve stronger operating
leverage operasional dan efisiensi biaya yang lebih baik leverage and improved cost efficiency across both
di kedua segmen. segments.
• Kepemimpinan ESG: Kami akan terus menyempurnakan • ESG Leadership: We will continue to refine our
pelaporan keberlanjutan, menitikberatkan pada sustainability reporting, with an emphasis on carbon
transparansi karbon dan program komunitas, untuk transparency and community programs, in order to
mempertahankan status sebagai mitra pilihan bagi maintain our position as a preferred partner for global
pemangku kepentingan global. stakeholders.
12 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 15
Kami percaya bahwa keberhasilan jangka panjang hanya We believe that long-term success can only be achieved
dapat dicapai melalui keseimbangan harmonis antara nilai through a harmonious balance between business value
bisnis dan nilai kehidupan, untuk hari ini, esok, dan generasi and life value, for today, tomorrow, and future generations.
mendatang. Tantangan eksternal transisi energi memang The external challenges of the energy transition are significant,
besar, namun juga membuka peluang unik bagi Harum but they also create a unique opportunity for Harum Energy
Energy untuk menunjukkan kepemimpinan dan komitmen to demonstrate leadership and commitment to a sustainable
terhadap dunia yang berkelanjutan. world.
Penutup Closing
Sebagai penutup, kami menyampaikan apresiasi yang In closing, we would like to express our sincere appreciation
besar kepada setiap individu yang telah berkontribusi to every individual who has contributed to Harum Energy’s
pada perjalanan Harum Energy menuju masa depan journey toward a responsible and sustainable future. To our
yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kepada para employees, thank you for your dedication and unwavering
karyawan, terima kasih atas dedikasi dan komitmennya commitment amid constantly evolving challenges.
yang tak tergoyahkan di tengah tantangan yang terus To the Board of Commissioners, we are grateful for your
berkembang. Kepada Dewan Komisaris, kami berterima strategic guidance and constructive oversight, which ensure
kasih atas arahan strategis dan pengawasan konstruktif that we remain true to the Company’s mission. To our
yang memastikan kami tetap setia pada misi Perseroan. Shareholders and business partners, we deeply value the
Kepada Pemegang Saham dan mitra bisnis, kami trust you have placed in us, which continues to drive our
menghargai kepercayaannya yang mendorong transformasi transformation and innovation. We also extend our thanks to
dan inovasi kami. Terima kasih pula kepada regulator, the regulators, customers, and the communities in which we
pelanggan, dan komunitas tempat kami beroperasi atas operate for their collaboration and active participation in our
kolaborasi dan partisipasi aktif dalam inisiatif keberlanjutan sustainability initiatives.
kami.
Bersama, kita akan terus maju dengan semangat Together, we will continue moving forward in a spirit of
kolaboratif, menciptakan nilai berkelanjutan bagi semua. collaboration, creating sustainable value for all. With strong
Dengan sinergi yang kuat dan komitmen yang konsisten, synergy and consistent commitment, a greener, more
masa depan yang lebih hijau, inklusif, serta berkelanjutan inclusive, and sustainable future is not merely a hope, but
bukan sekadar harapan, melainkan visi yang sedang kami a vision that we are building today.
bangun hari ini.
Atas nama Direksi,
On behalf of the Board of Directors,
PT Harum Energy Tbk.
Ray Antonio Gunara
Direktur Utama
President Director
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 13
Page 16
Sekilas tentang Perseroan The Company at a Glance “Harum Energy memegang peran penting dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia di pasar energi global. Dalam perjalanannya, Harum Energy menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dengan memperluas jaringan usaha serta mengekspor batu bara berkualitas tinggi ke berbagai pasar internasional dan sebagai upaya untuk mempekuat ketahanan usaha di tengah dinamika pasar energi global, Harum Energy melakukan diversifikasi bisnis ke sektor pertambangan, pengolahan, dan pemurnian nikel. Harum Energy membangun portofolio yang tangguh dan adaptif terhadap dinamika kebutuhan energi, menjadikannya penyedia energi yang andal sekaligus kontributor utama dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik dan transisi menuju energi bersih yang berkelanjutan.” Harum Energy plays a crucial role in supporting national energy security while strengthening Indonesia's contribution to the global energy market. Throughout its journey, Harum Energy has demonstrated consistent growth by expanding its business network and exporting high-quality coal to various international markets. To strengthen its business resilience amidst the dynamics of the global energy market, Harum Energy has diversified its business into the nickel mining, processing, and refining sectors. Harum Energy has built a robust and adaptive portfolio to the dynamics of energy demand, making it a reliable energy provider and a major contributor to the development of electric vehicle battery ecosystem and the transition to sustainable clean energy. Perseroan didirikan pada tahun 1995 dengan nama The Company was incorporated in 1995 under the name PT Asia Antrasit. Sejak awal berdiri, Perseroan berfokus PT Asia Antrasit. Since its incorporation, the Company pada kegiatan pertambangan batu bara di Indonesia. has focused on coal mining activities in Indonesia. Pada tahun 2007, Perseroan berganti nama menjadi In 2007, the Company changed its name to PT Harum PT Harum Energy dan selanjutnya, salah satu titik pencapaian Energy. Subsequently, a milestone in the Company's journey perjalanan Perseroan ditandai dengan pencatatan saham was marked by the listing of its shares on Indonesia Stock Perseroan di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010, Exchange in 2010, reflecting the Company's determination yang merupakan suatu cerminan tekad Perseroan untuk to build a stronger image in the national energy sector. This membangun citra yang lebih kuat di sektor energi nasional. achievement not only strengthened its legitimacy but also Pencapaian ini tidak hanya mempertegas legitimasi, tetapi opened broader access to strengthen its capital structure, juga membuka akses lebih luas untuk memperkuat struktur improve governance, and drive sustainable long-term growth. permodalan, meningkatkan tata kelola, serta mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. Dalam perjalanannya, Perseroan menunjukkan pertumbuhan Throughout its journey, the Company has demonstrated yang konsisten dengan memperluas jaringan usaha serta consistent growth by expanding its business network mengekspor batu bara berkualitas tinggi ke berbagai pasar and exporting high-quality coal to various international internasional. Sebagai upaya mempertahankan ketahanan markets. To maintain business resilience in line with usaha sejalan dengan dinamika industri energi yang terus the ever-evolving dynamics of the energy industry, the berkembang, Perseroan melakukan diversifikasi portofolio Company has diversified its business portfolio through bisnisnya melalui Entitas Anak dan Entitas Asosiasi ke Subsidiaries and Associated Entities into other natural sektor sumber daya alam lainnya, yaitu pertambangan, resource sectors, namely nickel mining, processing, and pengolahan serta pemurnian nikel. Diversifikasi portofolio refining.This business portfolio diversification exhibits bisnis ini menunjukkan langkah strategis Perseroan dalam the Company’s strategic move to build a more resilient and membangun fondasi bisnis yang lebih tangguh dan adaptif, adaptive business foundation, while ensuring operational sekaligus memastikan keberlanjutan operasional di tengah sustainability amidst the changing global energy landscape. perubahan lanskap energi global. Melalui pengembangan Through such development, the Company plays a dual role tersebut, Perseroan memainkan peran ganda yang saling that complements each other, on the one hand, maintaining melengkapi, yaitu di satu sisi menjaga pasokan energi coal-based energy supplies, which still play a vital role in berbasis batu bara yang masih memegang peranan vital the global economy, and, on the other hand, contributing dalam perekonomian dunia, dan di sisi lain berkontribusi to the energy transition agenda by providing nickel as terhadap agenda transisi energi melalui penyediaan nikel a key commodity in the electric vehicle battery supply sebagai komoditas utama dalam rantai pasok baterai chain. With such position, we are not only strengthens the kendaraan listrik. Dengan posisi ini, kami tidak hanya competitiveness of Indonesia's energy industry but also memperkuat daya saing industri energi Indonesia, tetapi affirms its commitment in building a more sustainable and juga menegaskan komitmennya dalam membangun masa low-carbon energy future. [GRI 2-1] depan energi yang lebih berkelanjutan dan rendah karbon. [GRI 2-1] 14 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 17
PT Harum Energy Tbk [GRI 2-1]
Alamat Kantor Pusat [POJK C.2] [GRI 2-1] Dasar Hukum Pendirian [GRI 2-1]
Head Office Address Legal Basis of Establishment
Gedung Deutsche Bank Lt. 9 Akta Pendirian No. 79 tanggal 12 Oktober 1995
Jl. Imam Bonjol No. 80 yang dibuat dihadapan Notaris Eliwaty Tjitra, S.H.,
Jakarta Pusat 10310 sebagai Notaris pengganti dari James Herman
Rahardjo, S.H., yang telah disahkan oleh Menteri
: (+6221) 3983 1288
Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat
: (+6221) 3983 1289 Keputusan No. C2-2026.HT.01.01.TH.96 tanggal
12 Februari 1996.
: corsec@harumenergy.com
: www.harumenergy.com Deed of Establishment No. 79 dated October 12,
1995, drawn up before Notary Eliwaty Tjitra, S.H.,
as a substitute of James Herman Rahardjo, S.H.,
which has been approved by the Minister of Justice of
the Republic of Indonesia under the Decree
Tanggal Pendirian
No. C2-2026.HT.01.01.TH.96 dated February 12, 1996.
Date of Establishment
12 Oktober 1995
October 12, 1995
Kepemilikan Saham* [POJK C.3] [GRI 2-1]
Shareholders
0.09%
Bidang Usaha [GRI 2-6]
Line of Business 2.73% 0.08%
0.02%
Aktivitas perusahaan holding, aktivitas jasa 0.10%
17.18%
keuangan, pertambangan, perdagangan, industri,
dan aktivitas konsultasi manajemen.
Holding company activities, financial services
activities, mining, trading, industry, and management
consulting activities.
79.79%
Kode Saham
Ticker Code
HRUM PT Karunia Bara Perkasa 79.79%
PT Harum Energy Tbk
(Saham Treasuri / Treasury Stock) 2.73%
PT Bara Sejahtera Abadi 0.09%
Lawrence Barki 0.10%
Steven Scott Barki 0.08%
Ray Antonio Gunara 0.02%
Masyarakat / Public (<5%) 17.18%
* per 31 Desember 2025 / as of December 31, 2025
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 15
Page 18
Kegiatan Usaha Perseroan The Company Business Activities Perseroan mengelola portofolio-portofolio bisnisnya The Company manages its business portfolios through melalui Entitas Anak dan Entitas Asosiasi dengan cakupan Subsidiaries and Associated Entities, with business kegiatan usaha di sektor batu bara dan mineral strategis. activities spanning the coal and strategic mineral sectors. Kegiatan utama Perseroan, meliputi: The Company's primary activities, include: a. Pertambangan batu bara yang berlokasi di Kalimantan a. Coal mining located in East and Central Kalimantan; Timur dan Kalimantan Tengah; b. Layanan logistik di perairan Kalimantan Timur yang b. Logistics services in East Kalimantan waters, which play berperan penting dalam rantai pasok terintegrasi a crucial role in the Company's integrated supply chain, Perseroan, terutama untuk mendukung kelancaran particularly in supporting the smooth distribution of coal distribusi batu bara dari wilayah tambang yang from mining areas that generally lack direct access to umumnya tidak memiliki akses langsung ke pelabuhan deep-water ports; and air dalam; serta c. Pertambangan nikel di Halmahera Timur dan c. Nickel mining in East Halmahera and nickel processing/ pengolahan/pemurnian nikel di Halmahera Tengah. refning in Central Halmahera. Sejalan dengan komitmen terhadap keberlanjutan, In line with its commitment to sustainability, the Company Perseroan menegaskan peran aktif dalam mendukung affirms its active role in supporting the transition to transisi menuju energi bersih. Upaya ini diwujudkan clean energy. This effort is exhibited through optimizing melalui optimalisasi operasional, peningkatan efisiensi, operations, improved efficiency, and transformed its business serta transformasi portofolio bisnis yang diarahkan pada portfolio, geared towards developing strategically valuable pengembangan mineral bernilai strategis bagi ekosistem minerals for the future energy ecosystem. By implementing energi masa depan. Dengan menerapkan strategi a business diversification strategy, the Company now operates diversifikasi bisnis, Perseroan kini mengoperasikan kegiatan diversified business activities, continuously optimizing its usaha terdiversifikasi, di mana Perseroan senantiasa coal and logistics business portfolios and developing its mengoptimalkan portofolio bisnis batu bara dan logistik, nickel business portfolio. serta mengembangkan portofolio bisnis nikel. Dari portofolio bisnis nikel Perseroan, saat ini, fasilitas Of the Company's nickel business portfolio, the nickel pengolahan/pemurnian nikel Perseroan dikelola oleh Entitas processing/refining facilities of the Company are currently Anak, yaitu IMI, WMI, dan BSE. Masing-masing fasilitas managed by its Subsidiaries, namely IMI, WMI, and BSE. pengolahan/pemurnian nikel tersebut menghasilkan Each of these nickel processing/ refining facilities produces produk yang bervariasi, di mana IMI memproduksi Nickel various products, where IMI produces Nickel Pig Iron (NPI), Pig Iron (NPI), WMI memproduksi High Grade Nickel WMI produces High Grade Nickel Matte, and BSE produces Matte, dan BSE memproduksi Mixed Hydroxide Precipitate Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). The nickel processing/ (MHP). Adapun fasilitas pengolahan/pemurnian nikel yang refining facilities operated by IMI and WMI have started dioperasikan oleh IMI dan WMI telah mulai beroperasi operations since 2022 and 2024, respectively. However, the sejak tahun 2022 dan 2024, secara berturut-turut. Namun, nickel processing/ refining project based on High Pressure proyek pengolahan/pemurnian nikel berbasis teknologi Acid Leach (HPAL) technology developed by BSE is currently High Pressure Acid Leach (HPAL) yang dikembangkan still under construction, but has started commissioning at BSE saat ini masih dalam tahap pembangunan, namun the end of 2025 and is targeted to start commercial production telah memasuki tahapan commissioning pada akhir in early 2026. In addition, the Company's nickel mine is tahun 2025 dan ditargetkan untuk memulai produksi operated by a Subsidiary, POS, which has been operating komersial pada awal tahun 2026. Selain itu, pertambangan since October 2024. The Company's business diversification nikel Perseroan dioperasikan oleh Entitas Anak, yaitu into the nickel sector is part of the Company's long-term POS telah beroperasi sejak bulan Oktober 2024. Diversifikasi strategy to expand capabilities in the green mineral sector bisnis Perseroan ke sektor nikel merupakan bagian dari and strengthen contributions to the global energy transition. strategi jangka panjang Perseroan untuk memperluas kapabilitas di sektor mineral hijau dan memperkuat kontribusi terhadap transisi energi global. 16 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 19
Menciptakan Nilai melalui Pertambangan yang Creating Value through Responsible Mining
Bertanggung Jawab
Dalam menjalankan kegiatan usaha, Perseroan berkomitmen In conducting its business activities, The Company is
untuk mengelola operasional secara bertanggung jawab committed to managing its operations responsibly, prioritizing
dengan mengedepankan keberlanjutan yang senantiasa sustainability, while always taking environmental, social,
memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. and governance aspects into account. The Company also
Perseroan juga mengupayakan kontribusi nyata terhadap strive to deliver a tangible contribution to national economic
pembangunan ekonomi nasional yang diwujudkan melalui development through job creation, local community
penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan masyarakat empowerment, and tax contribution to local and central
lokal, serta kontribusi pajak kepada pemerintah daerah dan governments. Our commitment to responsible mining is
pusat. Komitmen dalam merealisasikan pertambangan also directed at supporting the national energy transition
yang bertanggung jawab juga diarahkan dalam mendukung by providing raw materials for developing renewable energy
transisi energi nasional melalui penyediaan bahan baku infrastructure.
untuk pengembangan infrastruktur energi terbarukan.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 17
Page 20
Siklus Produksi
Production Cycle
Persiapan Lahan
1
Land Preparation
Persiapan lahan merupakan tahapan awal dari kegiatan
pertambangan, baik untuk pertambangan batu bara maupun
mineral (termasuk nikel). Kesiapan lahan merupakan salah
satu hal penting baik dalam tahapan eksplorasi maupun
tahapan operasi produksi, dimana setiap tahapan dan kegiatan
dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan. Selain
persiapan lahan, keberadaaan infrastruktur pendukung juga
tidak kalah penting bagi keseluruhan siklus produksi.
Land preparation is the initial stage of mining activities, for
both coal and mineral (including nickel) mining. The readiness
of land is important aspect in exploration stage and production
operation stage, whereby each stage and activity is carried out
with an environmentally conscious approach. Beside the land
preparation, the existence of supporting infrastructure also
important in the overall production cycle.
Pertambangan Batu Bara
2
Coal Mining
Kegiatan pertambangan batu bara Perseroan dilaksanakan
melalui metode tambang terbuka (open pit) dengan proses
yang mencakup pengupasan lapisan tanah penutup,
penggalian, pengangkutan, dan penumpukan batu bara di
stockpile.
The Company's coal mining is carried out through open pit
mining methods with processes that include stripping of
overburden, excavation, transportation, and stacking of coal in
stockpiles.
MSJ, KUP, SBB, BKP
3 Pertambangan dan Pengolahan/Pemurnian Nikel
Nickel Mining and Nickel Processing/Refining
Pada sektor nikel, kegiatan pertambangan nikel dilakukan terhadap bijih nikel
laterit yang diekstraksi dengan metode tambang terbuka (open pit). Setelah proses
penambangan, bijih nikel kemudian diproses lebih lanjut menggunakan teknologi
pengolahan rotary kiln electric furnace (RKEF) untuk menghasilkan NPI dan High
Grade Nickel Matte dan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL) untuk menghasilkan
Mixed Hydroxide Precipitate (MHP).
In the nickel sector, nickel mining is carried out on laterite nickel ore, extracted using
the open pit method. After the mining process, the nickel ore is then further processed
by using rotary kiln electric furnace (RKEF) processing technology to produce Nickel
Pig Iron (NPI) and High Grade Nickel Matte and High Pressure Acid Leach (HPAL)
technology to produce Mixed Hydroxide Precipitate (MHP).
POS, IMI, WMI, BSE*)
*)
Proyek BSE masih dalam tahap pembangunan dan ditargetkan untuk memulai produksi komersial pada awal tahun 2026. / The BSE project is still under construction and
is targeted to begin commercial production in early 2026.
18 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 21
Transportasi Produk
4
Product Transportation
Kegiatan transportasi pengangkutan batu bara dari area tambang menuju pelabuhan pengapalan melalui sistem
hauling dan fasilitas pemuatan di jetty. Operasional ini didukung oleh armada dan infrastruktur logistik yang andal
untuk memastikan kelancaran rantai pasok serta ketepatan waktu pengiriman. Sedangkan untuk kegiatan transportasi
pengangkutan bijih nikel dari area tambang menuju fasilitas pengolahan/pemurnian untuk diproses lebih lanjut melalui
sistem hauling.
Coal transportation from mining area to shipping port is through a hauling system and loading facilities at the jetty.
This operation is supported by a reliable fleet and logistics infrastructure to ensure smooth supply chain and on-time
delivery. Meanwhile the nickel ore transportation from mining area to processing/refining facility for further downstream
processing is carried out through hauling system.
LLJ
Pemasaran
5
Marketing
Perseroan memasarkan produk batu bara serta nikel
ke pasar domestik maupun internasional.
The Company markets coal and nickel products to
domestic and international markets.
Reklamasi dan Pascatambang
6
Reclamation and Post-Mining
Perseroan tidak hanya berfokus pada kegiatan produksi, tetapi juga
memastikan terciptanya nilai pertambangan yang bertanggung
jawab melalui pelaksanaan reklamasi dan pascatambang. Proses
ini mencakup penataan kontur, revegetasi, serta pengelolaan tanah
dan air, yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan Rencana
Reklamasi dan Rencana Pascatambang yang telah disetujui oleh
otoritas terkait.
The Company focuses not only on production, but also on ensuring
the creation of responsible mining value through reclamation and
post-mining activities. This process includes contour planning,
revegetation, and land and water management, which are carried out
in stages in accordance with the Reclamation and Post-Mining Plan
approved by the relevant authorities.
MSJ, KUP, SBB, BKP, POS
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 19
Page 22
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Aspek Ekonomi [POJK B.1, C.3]
2025 2024 2023
Economic Aspect
Volume Produksi Batu Bara Ton
Coal Production Volume
4,610,836 6,128,681 6,955,140 Tons
Volume Penjualan Batu Bara Ton
Coal Sales Volume
5,089,357 5,977,358 7,121,940 Tons
Volume Produksi Nikel Ton
Nickel Production Volume
74,822Ni 56,998Ni 28,789Ni Tons
Volume Penjualan Nikel Ton
Nickel Sales Volume
74,545Ni 57,583Ni 27,326Ni Tons
Produk Ramah Lingkungan1) Ton
Environmentally Friendly Products¹)
- - - Tons
Total Aset
Total Assets
3,437,267,772 2,574,539,092 1,633,107,192 USD
Total Liabilitas
Total Liabilities
1,617,777,800 791,884,570 458,386,742 USD
Total Ekuitas
Total Equity
1,819,489,972 1,782,654,522 1,174,720,450 USD
Pendapatan
Revenues
1,338,626,499 1,295,465,928 925,520,340 USD
Laba Tahun Berjalan
Profit for the Year
45,322,468 77,659,731 195,672,112 USD
Pelibatan Pihak Lokal
Local Engagement
Jumlah Pemasok Lokal2) Perusahaan
Number of Local Suppliers²)
174 238 211 Company
Jumlah Nilai Pengadaan oleh Pemasok Lokal2)
Total Procurement Value from Local Suppliers2)
11,334,749 11,501,430 13,016,279 USD
Tenaga Kerja Lokal2) Orang
Local Workforce²)
3,255 585 5873) Persons
1)
Kegiatan operasional Perseroan dan Entitas Anak bergerak dalam industri pertambangan batu bara dan nikel sehingga tidak menghasilkan produk ramah
lingkungan. Namun, Perseroan tetap menunjukkan komitmen terhadap transisi menuju ekonomi rendah karbon melalui perannya dalam menghasilkan nikel
sebagai bahan baku bagi pengembangan energi baru terbarukan, khususnya untuk baterai kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi.
2)
Memiliki domisili yang sama dengan wilayah operasional.
3)
Tidak termasuk karyawan IMI, WMI, dan BSE.
1)
The operational activities of the Company and its Subsidiaries are engaged in the coal and nickel mining industry and therefore do not produce environmentally
friendly products. Nevertheless, the Company continues to demonstrate its commitment to the transition toward a low-carbon economy through its role in producing
nickel as a raw material for the development of renewable energy technologies, particularly for electric vehicle batteries and energy storage systems.
2)
Entities domiciled in the same region as the operational areas.
3)
Excludes employees of IMI, WMI, and BSE.
20 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 23
Aspek Sosial [POJK B.1, B.3, C.3]
20252) 20242) 20231)
Social Aspect
Jumlah Karyawan Orang
Total Employees
3,742 3,667 785 People
Jumlah Karyawan Wanita Orang
Total Female Employees
250 419 69 People
Jam Kerja tanpa Kecelakaan Jam
Working Hours without Accidents
19,031,014 12,305,555 12,219,609 Hour
Kecelakaan Kerja Fatal Kejadian
Fatal Occupational Accident
3 1 - Incidents
Indeks
Lost Time Injury Frequency Rate 28.6 0.1 - Index
Total Kegiatan PPM yang Dilaksanakan Kegiatan
Total CDE Activities Conducted
457 229 276 Activities
Biaya Pelaksanaan PPM
CDE Implementation Costs
476,138 279,866 446,302 USD
1)
Tidak termasuk IMI, WMI, dan BSE. / Excluding IMI, WMI, and BSE.
2)
Termasuk IMI, WMI, dan BSE yang masing-masing mulai menjadi Entitas Anak sejak September 2023, Januari 2024, dan Maret 2024. / Including IMI, WMI, and
BSE, which have become Subsidiaries since September 2023, January 2024, and March 2024, respectively.
Aspek Lingkungan [POJK B.2]
2025 2024 2023
Environmental Aspect
Penggunaan Energi
Energy Use
52,700,328 37,211,743 1,054,527 GJ
Total Pengambilan Air
Total Water Withdrawal
2,321,788 2,718,908 679,846 m3
Pengurangan Emisi Langsung Dihasilkan (Scope 1 & 2)
Reduction of Direct Emissions Generated (Scope 1 & 2)
(3,110,868) (2,994,895) (33,405) TonCO2e
Pengurangan Jumlah Limbah B3
Total B3 Waste Reduction
355.9 122.1 (191.9) Ton
Rehabilitasi Lahan
Land Rehabilitation
295.9 240.0 232.3 ha
Aspek Tata Kelola
Governance Aspect
Responsible Minerals Initiative (RMI) – Responsible Minerals Assurance Process (RMAP) untuk IMI dan WMI
Responsible Minerals Initiative (RMI) – Responsible Minerals Assurance Process (RMAP) for IMI and WMI
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 21
Page 24
Penghargaan, Sertifikasi, dan Keanggotaan Asosiasi
Awards, Certifications, and Association Membership
Penghargaan
Awards
1 3
2
6
4 5
1 2 3
Partisipasi dalam Pengembangan Proses Jaminan Mineral yang Bertanggung Standar Proses Jaminan Mineral yang
Peternakan melalui Sapi Komitmen Jawab Standar Uji Tuntas Pengadaan Bertanggung Jawab untuk Rantai
di Provinsi Kalimantan Timur Bertanggung Jawab Global untuk Rantai Pasokan Mineral Semua Mineral 2021
Participation in Livestock Development Pasokan Mineral Semua Mineral 2021 Responsible Mineral Assurance Standard
through Commitment Cattle in East Responsible Minerals Assurance Process Process for Mineral Supply Chains
Kalimantan Province Global Responsible Procurement Due All Minerals 2021
Penerima / Recipient Diligence Standard for Mineral Supply Penerima / Recipient
KUP Chains All Minerals 2021 IMI
Penyelenggara / Organizer Penerima / Recipient Penyelenggara / Organizer
Gubernur Kalimantan Timur / Governor of East WMI Responsible Minerals Initiative
Kalimantan Penyelenggara / Organizer
Tanggal Penerimaan / Date Received Responsible Minerals Initiative
Tanggal Penerimaan / Date Received
11 Maret 2025 / March 11, 2025 Tanggal Penerimaan / Date Received 19 Juni 2025 / June 19, 2025
17 Juni 2025 / June 17, 2025
4 5 6
Program Benchmarking Penghargaan Kecelakaan Nihil Program Pencegahan dan
Pelaksanaan ESG Zero Accident Award Penanggulangan HIV dan AIDS
ESG Implementation Benchmarking Penerima / Recipient di Tempat Kerja Kategori Platinum
Program MSJ HIV and AIDS Prevention and Response
Penerima / Recipient Program in the Workplace, Platinum
Penyelenggara / Organizer
Perseroan / The Company Category
Gubernur Kalimantan Timur / Governor of East
Penyelenggara / Organizer Kalimantan Penerima / Recipient
PT Harmoni Panca Utama dan / and MSJ
Tanggal Penerimaan / Date Received
PT Hasta Panca Mandiri Utama 26 Juni 2025 / June 26, 2025 Penyelenggara / Organizer
Tanggal Penerimaan / Date Received Gubernur Kalimantan Timur / Governor of East
20 Juni 2025 / June 20, 2025 Kalimantan
Tanggal Penerimaan / Date Received
26 Juni 2025 / June 26, 2025
22 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 25
7 9
8
7 8 9
Fortune Indonesia 100 Top 50 Middle Capitalization Penghargaan atas Partisipasi dalam Program PPM untuk
Public Listed Company Mendukung Perluasan Cakupan Kepesertaan Jaminan
Penerima / Recipient Penerima / Recipient Kesehatan Nasional bagi Masyarakat Kutai Kartanegara
Perseroan / The Company Perseroan / The Company Award for Participation in the CSR Program to Support
Penyelenggara / Organizer Penyelenggara / Organizer the Expansion of National Health Insurance Coverage for
Fortune Indonesia Indonesian Institute for Corporate Kutai Kartanegara Community
Tanggal Penerimaan / Date Received Directorship Penerima / Recipient
11 Agustus 2025 / August 11, 2025 Tanggal Penerimaan / Date Received MSJ dan KUP / MSJ and KUP
15 September 2025 / Penyelenggara / Organizer
September 15, 2025 Bupati Kutai Kartanegara / Regent of Kutai Kartanegara
Tanggal Penerimaan / Date Received
26 November 2025 / November 26, 2025
Sertifikat
Certifications
1 3
2
1 2 3
ISO 9001:2015 untuk Sistem ISO 45001:2018 untuk Sistem Manajemen ISO 14001:2015 untuk Sistem
Manajemen Mutu Kesehatan dan Keselamatan Kerja Manajemen Lingkungan
ISO 9001:2015 for ISO 45001:2018 for Occupational Health ISO 14001:2015 for Environmental
Quality Management System and Safety Management System Management System
Penerima / Recipient Penerima / Recipient Penerima / Recipient
MSJ MSJ MSJ
Lembaga Sertifikasi / Certification Agency Lembaga Sertifikasi / Certification Agency Lembaga Sertifikasi / Certification Agency
SGS United Kingdom Ltd SGS United Kingdom Ltd SGS United Kingdom Ltd
Masa Berlaku / Validity Period Masa Berlaku / Validity Period Tanggal Menerima / Date Received
27 Februari 2024–10 Desember 2026 16 April 2024–16 April 2027 / 20 Mei 2024–10 Desember 2026 /
February 27, 2024–December 10, 2026 April 16, 2024–April 16, 2027 May 20, 2024–December 10, 2026
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 23
Page 26
5 7 9
4 6 8
4 5 6
GB/T 45001-2020/ISO 45001:2018 GB/T 24001-2016/ISO 14001:2015 GB/T 19001-2016/ISO 9001:2015 untuk
untuk Sistem Manajemen Kesehatan untuk Sistem Manajemen Lingkungan Manajemen Mutu dalam Produksi dan
dan Keselamatan Kerja dalam Produksi dalam Produksi dan Jasa Ferronickel Jasa Ferronickel
dan Jasa Ferronickel GB/T 24001-2016/ISO 14001:2015 for GB/T 19001-2016/ISO 9001:2015 for
GB/T 45001-2020/ISO 45001:2018 Environmental Management System in Quality Management in Ferronickel
for Occupational Health and Safety Ferronickel Production and Services Production and Services
Management System in Ferronickel Penerima / Recipient Penerima / Recipient
Production and Services WMI WMI
Penerima / Recipient Lembaga Sertifikasi / Certification Agency Lembaga Sertifikasi / Certification Agency
WMI Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd
Lembaga Sertifikasi / Certification Agency Tanggal Menerima / Date Received Masa Berlaku / Validity Period
Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd 24 September 2024–23 September 2027 / 24 September 2024–23 September 2027 /
Masa Berlaku / Validity Period September 24, 2024–September 23, 2027 September 24, 2024–September 23, 2027
24 September 2024–23 September 2027 /
September 24, 2024–September 23, 2027
7 8 9
GB/T 45001-2020/ISO 45001:2018 GB/T 24001-2016/ISO 14001:2015 untuk GB/T 19001-2016/ISO 9001:2015 untuk
untuk Sistem Manajemen Kesehatan Sistem Manajemen Lingkungan dalam Manajemen Mutu dalam Produksi dan
dan Keselamatan Kerja dalam Produksi Produksi dan Jasa Nickel-Iron Alloys Jasa Nickel-Iron Alloys
dan Jasa Nickel-Iron Alloys GB/T 24001-2016/ISO 14001:2015 for GB/T 19001-2016/ISO 9001:2015 for
GB/T 45001-2020/ISO 45001:2018 Environmental Management System in Quality Management in the Production
for Occupational Health and Safety the Production and Service of Nickel-Iron and Service of Nickel-Iron Alloys
Management System in the Production Alloys Penerima / Recipient
and Service of Nickel-Iron Alloys Penerima / Recipient IMI
Penerima / Recipient IMI Lembaga Sertifikasi / Certification Agency
IMI Lembaga Sertifikasi / Certification Agency Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd
Lembaga Sertifikasi / Certification Agency Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd Masa Berlaku / Validity Period
Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd Masa Berlaku / Validity Period 23 September 2024–22 September 2027 /
Masa Berlaku / Validity Period 23 September 2024–22 September 2027 / September 23, 2024–September 22, 2027
23 September 2024–22 September 2027 / September 23, 2024–September 22, 2027
September 23, 2024–September 22, 2027
24 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 27
10
11
10 11
GB/T 45001-2020/ISO 45001:2018 untuk Sistem Manajemen GB/T 24001-2016/ISO 14001:2015 untuk Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Penambangan Lingkungan dalam Penambangan Terbuka Bijih Nikel Laterit
Terbuka Bijih Nikel Laterit GB/T 24001-2016/ISO 14001:2015 for Environmental
GB/T 45001-2020/ISO 45001:2018 for Occupational Health Management System in Surface Mining of Nickel Laterite Ore
and Safety Management System in Surface Mining of Nickel Penerima / Recipient
Laterite Ore POS
Penerima / Recipient Lembaga Sertifikasi / Certification Agency
POS Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd
Lembaga Sertifikasi / Certification Agency Masa Berlaku / Validity Period
Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd 30 Oktober 2025–29 Oktober 2028 /
Masa Berlaku / Validity Period October 30, 2025–October 29, 2028
30 Oktober 2025–29 Oktober 2028 /
October 30, 2025–October 29, 2028
Keanggotaan Asosiasi [POJK C.5] [GRI 2-28]
Association Membership
Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI)
Indonesian Coal Mining Association (ICMA)
Skala Asosiasi / Association Scale
Nasional
National
Posisi Perseroan / Corporate Position
Anggota
Member
Keanggotaan Perseroan dalam Asosiasi Pertambangan The Company’s membership in the Indonesian Coal Mining
Batubara Indonesia (APBI) bertujuan untuk memperkuat posisi Association (APBI) aims to strengthen its position and enhance
dan meningkatkan kredibilitas di industri pertambangan batu credibility in the coal mining industry through synergy, advocacy,
bara melalui sinergi, advokasi, serta akses terhadap informasi and access to strategic information. Through such participation,
strategis. Melalui partisipasi tersebut, Perseroan dapat terlibat the Company is able to actively engage in various industry
aktif dalam berbagai forum industri untuk memperoleh forums to gain up-to-date insights on regulatory developments,
wawasan terkini mengenai perkembangan regulasi, kebijakan government policies, and market dynamics affecting the mining
pemerintah, serta dinamika pasar yang memengaruhi sektor sector.
pertambangan.
Saat ini, Hariyadi selaku Direktur Perseroan menjabat sebagai Currently, Hariyadi, as Director of the Company, serves as Deputy
Wakil Ketua untuk Clean Coal Technology and Coal Downstream Chair for Clean Coal Technology and Coal Downstream Sector
Sector dalam APBI-ICMA untuk periode tahun 2024 – 2027. at APBI-ICMA for the 2024 – 2027 period. This participation
Keikutsertaan ini juga mendukung Perseroan dalam mengikuti also supports the Company in participating in discussions on
pembahasan praktik pertambangan yang bertanggung jawab responsible mining practices and developments in sustainability
dan perkembangan isu keberlanjutan yang relevan bagi industri. issues relevant to the industry.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 25
Page 28
Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report Responsibility
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025
PT HARUM ENERGY TBK
STATEMENT OF MEMBERS OF THE BOARD OF DIRECTORS
ON THE RESPONSIBILITY FOR THE 2025 SUSTAINABILITY REPORT OF
PT HARUM ENERGY TBK
Kami, yang bertanda tangan di bawah ini, menyatakan We, the undersigned, hereby declare that all information in
bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan the 2025 Sustainability Report of PT Harum Energy Tbk has
PT Harum Energy Tbk tahun 2025 telah dimuat secara been disclosed completely and responsibly.
lengkap dan bertanggung jawab.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is hereby made in all truthfulness.
Jakarta, 30 April, 2026
Jakarta, April 30, 2026
Direksi,
Board of Directors,
Ray Antonio Gunara
Direktur Utama
President Director
Kenneth Scott Andrew Thompson Hariyadi
Direktur Direktur
Director Director
26 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 29
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025
PT HARUM ENERGY TBK
STATEMENT OF MEMBERS OF THE BOARD OF COMMISSIONERS
ON THE RESPONSIBILITY FOR THE 2025 SUSTAINABILITY REPORT OF
PT HARUM ENERGY TBK
Kami, yang bertanda tangan di bawah ini, menyatakan We, the undersigned, hereby declare that all information in
bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan the 2025 Sustainability Report of PT Harum Energy Tbk has
PT Harum Energy Tbk tahun 2025 telah dimuat secara been disclosed completely and responsibly.
lengkap dan bertanggung jawab.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is hereby made in all truthfulness.
Jakarta, 30 April, 2026
Jakarta, April 30, 2026
Dewan Komisaris,
Board of Commissioners,
Lawrence Barki
Komisaris Utama
President Commissioner
Yun Mulyana Steven Scott Barki
Komisaris Komisaris
Commissioner Commissioner
Dody Hasril Astria Wizayanti
Komisaris Independen Komisaris Independen
Independent Commissioner Independent Commissioner
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 27
Page 30
Portofolio Bisnis / Business Portfolio
PORTOFOLIO BISNIS
Business Portfolio
Wilayah Operasional [POJK C.3] [GRI 2-1]
Operational Areas
Ni
WMI
POS Ni
IMI
Ni
SBB
KUP
MSJ
LLJ
BKP
Entitas Anak Bidang Usaha Lokasi Operasi
Subsidiaries Line of Business Operational Location
KEPEMILIKAN LANGSUNG
Direct Ownership
MSJ Pertambangan Batu Bara / Coal Mining Kalimantan Timur / East Kalimantan
SBB Pertambangan Batu Bara / Coal Mining Kalimantan Timur / East Kalimantan
BKP Pertambangan Batu Bara / Coal Mining Kalimantan Tengah / Central Kalimantan
KUP Pertambangan Batu Bara / Coal Mining Kalimantan Timur / East Kalimantan
LLJ Pelayaran / Shipping Kalimantan Timur / East Kalimantan
HNP Investasi / Investment Jakarta
HA Capital Investasi / Investment Singapura / Singapore
NICAP Investasi / Investment Singapura / Singapore
KEPEMILIKAN TIDAK LANGSUNG
Indirect Ownership
POS Pertambangan Bijih Nikel / Nickel Ore Mining Halmahera Timur / East Halmahera
HNI Investasi / Investment Jakarta
Pengolahan/Pemurnian Nickel /
IMI Halmahera Tengah / Central Halmahera
Nickel Processing/Refining
THN Investasi / Investment Jakarta
Pengolahan/Pemurnian Nickel /
BSE Halmahera Tengah / Central Halmahera
Nickel Processing/Refining
Pengolahan/Pemurnian Nickel /
WMI Halmahera Tengah / Central Halmahera
Nickel Processing/Refining
28 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 31
Produk yang Dihasilkan [POJK C.4] [GRI 2-6]
Products Produced
Batu Bara Uap (Batu Bara Termal)
Steam Coal (Thermal Coal)
Batu bara termal digunakan untuk penggalangan uap dalam pembangkit listrik yang
bermanfaat sebagai media dalam proses pemanasan dan manufaktur semen, seperti
pemanasan langsung, pemanasan ruang, dan pemanas air.
Thermal coal is used for raising steam in power plants as a medium in the process of
heating and manufacturing cement, such as direct heating, space heating, and water
heating.
NPI
NPI yang diproduksi dari fasilitas pengolahan/pemurnian (smelter) merupakan
ferronickel sebagai produk antara yang digunakan dalam produksi, di antaranya
stainless steel.
NPI produced from processing/refining facility (smelter) is a ferronickel as intermediate
product that is used in the production of, among others, stainless steel.
Nickel Matte
Nickel Matte yang diproduksi dari fasilitas pengolahan/pemurnian (smelter) merupakan
produk antara yang digunakan sebagai bahan baku untuk memproduksi nikel sulfat,
yang merupakan komponen utama dalam rantai bahan baku baterai.
Nickel Matte produced from processing/refining facility (smelter) is an intermediate
product that is used as raw material in the production of nickel sulphate, a key component
in battery supply chain.
MHP*)
MHP yang diproduksi dari fasilitas pengolahan/pemurnian (smelter) berteknologi
HPAL merupakan produk antara dari pengolahan bijih nikel kadar rendah/limonit, yang
merupakan bahan baku untuk memproduksi nikel sulfat, yang merupakan komponen
utama dalam rantai bahan baku baterai.
MHP produced from a processing/refining facility (smelter) with HPAL technology is
an intermediate product from the processing of low grade nickel ore/limonite, that is
used as raw material in the production of nickel sulphate, a key component in battery
supply chain.
*)
Produksi komersial MHP ditargetkan untuk dimulai pada awal tahun 2026. / MHP’s commercial production is
targeted to start in early 2026.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 29
Page 32
Portofolio Bisnis / Business Portfolio Layanan Logistik Logistic Services Perseroan menyediakan layanan logistik melalui Entitas The Company provides logistics services through its Anak berupa pengangkutan batu bara dari area tambang Subsidiaries, including coal transportation from mining yang umumnya tidak terhubung langsung dengan pelabuhan areas that are generally not directly connected to air dalam menggunakan tugboat dan tongkang dengan deep-water ports using tugboats and barges, covering most cakupan area pada sebagian besar perairan Kalimantan of the waters of East Kalimantan. These logistics services Timur. Layanan logistik ini mencakup sistem transshipment include a transshipment system for transferring cargo from untuk pemindahan muatan dari kapal berukuran kecil ke small vessels to larger vessels capable of sailing to export kapal besar yang dapat berlayar ke pasar ekspor. Spesifikasi markets. The specifications of the Company's vessels and kapal dan tongkang yang dimiliki Perseroan adalah sebagai barges are as follows: berikut: Tugboat Perseroan mengoperasikan armada kapal jenis tugboat berbendera Indonesia dengan klasifikasi RINA/BKI. Kapal tugboat Perseroan memiliki kapasitas gross tonnage sebesar 251 ton dan net tonnage sebesar 76 ton, dengan panjang keseluruhan (LOA) 28,1 m, panjang antara garis tegak (LBP) 26,0 m, serta lebar 8,6 m. Kapal didukung oleh spesifikasi teknis yang memadai, meliputi kedalaman 4,3 m dan draft 3,3 m, sehingga mampu menunjang operasional secara optimal. Hingga akhir periode pelaporan, jumlah armada tugboat yang dioperasikan Perseroan tercatat sebanyak 24 unit. Spesifikasi dan jumlah armada tersebut mencerminkan komitmen Perseroan dalam menjaga keandalan operasional serta mendukung kelancaran layanan kepada pelanggan. The Company operates a fleet of Indonesian-flagged tugboats classified as RINA/BKI. The Company's tugboats have a gross tonnage capacity of 251 tons and a net tonnage of 76 tons, with an overall length (LOA) of 28.1 m, a length between perpendiculars (LBP) of 26.0 m, and a beam of 8.6 m. The vessels are equipped with adequate technical specifications, including a depth of 4.3 m and a draft of 3.3 m, enabling optimal operational support. Until the end of the reporting period, the Company operated a fleet of 24 tugboats. These specifications and fleet size reflect the Company's commitment to maintaining operational reliability and ensuring smooth service to customers. Tongkang / Barge Perseroan mengoperasikan armada kapal jenis tongkang (barge) berbendera Indonesia dengan klasifikasi RINA. Kapal ini memiliki kapasitas angkut yang signifikan, tercermin dari gross tonnage sebesar 3.142 ton dan net tonnage sebesar 943 ton. Dari sisi dimensi, tongkang memiliki panjang keseluruhan (LOA) 91,4 m (300 kaki) dan panjang antara garis tegak (LBP) 87,8 m (288 kaki), dengan lebar 24,4 m (80 kaki), kedalaman 5,5 m (18 kaki), serta draft 4,3 m, yang mendukung optimalisasi kapasitas muat dan stabilitas operasional. Hingga akhir periode pelaporan, jumlah armada tongkang yang dioperasikan Perseroan tercatat sebanyak 29 unit. Kapasitas dan spesifikasi armada tersebut mencerminkan kemampuan Perseroan dalam menunjang kegiatan operasional pengangkutan secara efisien dan andal, serta mendukung peningkatan kinerja layanan kepada pelanggan. The Company operates a fleet of Indonesian-flagged barges classified as RINA. These vessels have a significant carrying capacity, reflected in their gross tonnage of 3,142 tons and net tonnage of 943 tons. Dimensionally, the barges have an overall length (LOA) of 91.4 m (300 ft) and a length between perpendiculars (LBP) of 87.8 m (288 ft), with a beam of 24.4 m (80 ft), a depth of 5.5 m (18 ft), and a draft of 4.3 m, all of which support optimal loading capacity and operational stability. Until the end of the reporting period, the Company operated a fleet of 29 barges. This fleet capacity and specifications reflect the Company's ability to efficiently and reliably support transportation operations and improve customer service performance. 30 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 33
Wilayah Pemasaran [POJK C.4] [GRI 2-6]
Marketing Areas
Perseroan memfokuskan penjualan batu bara pada The Company focuses its coal sales on the power generation
sektor pembangkit listrik di kawasan Asia Selatan dan sector in South Asia and Southeast Asia regions, which
Asia Tenggara yang hingga kini masih menjadi pasar remain the primary market for fossil fuels. In line with such,
utama energi fosil. Sejalan dengan itu, Perseroan terus the Company continues to adapt its marketing strategy to
menyesuaikan strategi pemasaran dengan dinamika reflect the dynamics of global demand and the changing
permintaan global serta perubahan lanskap industri energi, energy industry landscape, including the transition to
termasuk tren transisi menuju energi rendah karbon. low-carbon energy. Through these adaptive measures,
Melalui langkah adaptif ini, Perseroan berupaya menjaga the Company strives to maintain sustainable growth while
kesinambungan pertumbuhan sekaligus mempertahankan maintaining international competitiveness. Information on
daya saing di tingkat internasional. Informasi mengenai the Company's market distribution is outlined below:
distribusi pasar Perseroan diuraikan sebagai berikut:
Wilayah Pemasaran Batu Bara berdasarkan Volume Penjualan
Coal Marketing Areas based on Sales Volume
Jepang / Japan Tiongkok / China
2025 : 15% 2025: 17%
2024 : 18% 2024 : 30%
Taiwan Indonesia
2025 : 15% 2025: 21%
2024 : 4% 2024 : 28%
Korea Selatan /
Bangladesh
South Korea
2025: 13%
2025 : 8%
2024 : 9%
2024 : 1%
Thailand India
2025 : 5% 2025: 3%
2024 : 4% 2024 : -
Hong Kong Filipina / Philippines
2025 : 2% 2025: 1%
2024 : - 2024 : -
Vietnam
2025 : 1%
2024 : 6%
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 31
Page 34
Portofolio Bisnis / Business Portfolio
Wilayah Pemasaran Nikel Nickel Marketing Areas
Perseroan mempertahankan distribusi penjualan global The Company maintains a diversified global sales distribution
yang terdiversifikasi untuk produk nikelnya, dengan tujuan for its nickel products, with key export destinations in Asia
ekspor utama di kawasan Asia dan Eropa, yang didukung and Europe, supported by demand from the downstream
oleh permintaan dari sektor hilir baja tahan karat, refined stainless steel, refined nickel, and battery derivative sectors.
nickel, dan bahan baku baterai. Perseroan akan tetap adaptif The Company will remain adaptive by continuously evaluating
dengan terus mengevaluasi perubahan dinamika pasar, dan changes in market dynamics, and nickel will continue to
nikel akan tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan be the primary driver of the Group’s growth and financial
serta kinerja keuangan Perseroan dan Entitas Anak. performance.
Pencapaian Kinerja Operasional dan Keuangan [POJK F.2] [EM-MM-000.A]
Operational and Financial Performance Achievement
2025 2024 2023
Uraian Satuan
Description Unit Realisasi Realisasi Realisasi
Target Target Target
Realization Realization Realization
KINERJA OPERASIONAL
Operational Performance
Total Volume Produksi
Batu Bara 4.6 5.0 - 5.5 6.1 5.5-6.1 7.0 5.5-6.0
Total Coal Production Volume Juta Ton
Total Volume Penjualan Million Tons
Batu Bara 5.1 5.0 - 5.5 7.0 5.5-6.1 7.1 5.5-6.0
Total Coal Sales Volume
Total Volume Produksi
Bijih Nikel Juta Ton
1.4 1.8 - 2.5 1.0 0.5-1.0 N/A N/A
Total Nickel Ore Production Million Tons
Volume
Total Volume Produksi Nikel
Total Nickel Production Ribu Ton 74.8Ni 71.4 – 75.6Ni 57.0Ni 61.8Ni – 70.0Ni 28.8Ni N/A
Volume Thousand
Tons
Total Volume Penjualan Nikel
74.5Ni 71.4 – 75.6Ni 57.6Ni 61.8Ni –70.0Ni 27.3Ni 10.5Ni – 11.0Ni
Total Nickel Sales Volume
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
Total Pendapatan
1,338.6 1,328 – 1,481 1,295.5 1,280-1,450 925.5 616.8 – 732.0
Total Revenues Juta USD
Laba Tahun Berjalan Million USD
45.3 19 – 78 77.7 110-140 195.7 N/A
Profit for the Year
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Comparison of Target and Performance of
Target Pembiayaan, atau Investasi pada Portfolio, Financing Target, or Investment in
Instrumen Keuangan atau Proyek Financial Instrument or Project Aligned with
yang Sejalan dengan Keuangan Sustainable Finance [POJK F.3]
Berkelanjutan [POJK F.3]
Sampai dengan akhir tahun 2025, Perseroan tidak memiliki Until the end of 2025, the Company did not have or implement
atau menjalankan program investasi pada instrumen any investment programs in sustainable finance instruments
keuangan atau proyek berkelanjutan sehingga tidak or projects, therefore, no information is available on
terdapat informasi mengenai perbandingan target dan the comparison of targets and performance of portfolio,
kinerja portofolio, target pembiayaan, atau investasi pada financing target, or investment in financial instrument or
instrumen keuangan atau proyek yang sejalan dengan project aligned with sustainable finance.
keuangan berkelanjutan.
32 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 35
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan kepada
Pemangku Kepentingan [GRI 201-1, 12.8.2, 14.9.2, 14.23.2]
Economic Value Generated and Distributed to Stakeholders
Pencapaian kinerja operasional dan keuangan Perseroan The Company's consistently optimizes its operational and
yang terus dioptimalkan secara konsisten berpengaruh financial performance achievements, which directly impacts
langsung terhadap pencapaian distribusi nilai ekonomi the distribution of economic value to stakeholders. This
bagi pemangku kepentingan. Nilai tersebut didayagunakan value is utilized not only to fulfill financial obligations and
tidak hanya untuk memenuhi kewajiban finansial dan legal responsibilities, but also to strengthen the Company's
tanggung jawab hukum, tetapi juga untuk memperkuat socio-economic contribution to improving the welfare of
kontribusi sosial-ekonomi Perseroan dalam meningkatkan employees, the community, and national development.
kesejahteraan karyawan, masyarakat, serta pembangunan
nasional.
Distribusi nilai ekonomi diwujudkan melalui berbagai The economic value is distributed through various channels,
bentuk, antara lain pembayaran gaji dan tunjangan bagi such as payment of salaries and benefits to employees,
karyawan, pembelian barang dan jasa dari pemasok lokal purchase of goods and services from local and national
maupun nasional, pembayaran pajak, royalti, dan retribusi suppliers, payment of taxes, royalties, and levies to the state,
kepada negara, pembagian dividen kepada pemegang dividend distribution to shareholders, and implementation of
saham, serta implementasi program tanggung jawab social and environmental responsibility programs oriented
sosial dan lingkungan yang berorientasi pada peningkatan towards improving the surrounding community’s life quality.
kualitas hidup masyarakat sekitar. Informasi mengenai nilai Information on the direct economic value generated and
ekonomi langsung yang dihasilkan dan telah didistribusikan distributed by the Company is described below: [GRI 3-3,
Perseroan diuraikan sebagai berikut: [GRI 3-3, 12.8.1, 14.9.1, 12.8.1, 14.9.1, 14.23.1]
14.23.1]
(dalam USD / in USD)
Uraian 2025 2024 2023 Description
NILAI EKONOMI YANG DIHASILKAN
Economic Value Generated
Penerimaan Kas 1,399,122,365 1,259,352,914 932,939,430 Cash Receipts
Penerimaan Restitusi Pajak Penghasilan Value of the Receipt of Corporate Income
51,915,048 38,276,219 17,545,206
Nilai Tax Refund
Penerimaan Penghasilan Bunga 6,753,835 7,758,984 11,857,064 Receipt of Interest Income
Hasil Pelepasan Aset Tetap 301,552 277,210 501,313 Proceeds from Disposal of Fixed Assets
Penerimaan Dividen dari Entitas
- 5,933,824 4,706,031 Dividend Receipt from Associated Entities
Asosiasi
Penarikan Jaminan Reklamasi dan Withdrawal of Reclamation and Mine
- - 155,765
Penutupan Tambang Closure Guarantees
Total 1,458,092,800 1,311,599,151 967,704,809 Total
NILAI EKONOMI YANG DIDISTRIBUSIKAN
Economic Value Distributed
Pembayaran Kas kepada: Cash Paid to:
Pemasok dan Beban Lainnya 880,748,431 849,927,833*) 443,781,019 Suppliers and Other Expenses
Manajemen Kunci dan Karyawan 55,870,420 53,128,172 18,848,203 Key Management and Employees
Pembayaran Royalti kepada Pemerintah 56,436,690 68,994,330 130,541,475 Payments of Royalty to the Government
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 33
Page 36
Portofolio Bisnis / Business Portfolio
(dalam USD / in USD)
Uraian 2025 2024 2023 Description
Pembayaran Pajak Penghasilan Badan 27,436,970 87,138,857 139,721,673 Payment of Corporate Income Tax
Pembayaran Beban Keuangan 56,504,204 31,338,610 5,934,837 Payments of Finance Costs
Pembayaran Dividen Kas - - 63,217,709 Payments of Cash Dividends
Pembayaran Dividen Entitas Anak Payment of Dividends from Subsidiaries
4,399,377 8,592,690 16,783,156
kepada Kepentingan Non-Pengendali to Non-Controlling Interests
Penambahan Aset Tetap 723,033,595 176,809,639*) 6,726,254 Additions to Fixed Assets
Penambahan Properti Pertambangan 17,153,702 14,802,563 22,510,884 Additions to Mine Properties
Penempatan Jaminan Reklamasi dan Placement of Mine Reclamation and
1,852,380 638,605 -
Penutupan Tambang Closure Guarantees
Pembayaran Biaya Labuh 53,419 95,653*) 68,808 Payment for Docking Expense
Pembayaran Liabilitas Sewa 1,275,109 1,234,163 1,282,909 Payment of Lease Liabilities
Pembiayaan Investasi Sosial Financing of Social Community
476,138 279,866 446,302
Kemasyarakatan Investment
Pembiayaan Pengelolaan Lingkungan 2,601,368 2,189,326 1,703,597 Financing of Environmental Management
Total 1,827,841,803 1,295,170,307*) 851,566,826*) Total
Nilai Ekonomi Ditahan (369,749,003) 16,428,844*) 116,137,983*) Economic Value Retained
*)
Data disajikan kembali. / Data restated.
Perubahan yang Signifikan [POJK C.6] [GRI 2-6] Significant Changes [POJK C.6] [GRI 2-6]
Sampai dengan akhir tahun 2025, tidak terdapat perubahan Until the end of 2025, there were no significant changes in
yang signifikan pada kegiatan operasional, komposisi the Company's operations, share ownership composition, and
kepemilikan saham, serta jaringan rantai pasokan supply chain network. This reflects that all business activities
Perseroan. Hal ini mencerminkan seluruh aktivitas bisnis continued to operate consistently in accordance with
tetap berjalan secara konsisten sesuai dengan strategi the previously established strategy and structure. This condition
dan struktur yang telah ditetapkan sebelumnya. Kondisi ini demonstrates the stability of the Company’s performance and
menunjukkan stabilitas kinerja dan arah bisnis Perseroan, business direction, while providing assurance to stakeholders
serta memberikan kepastian bagi pemangku kepentingan in assessing the sustainability of the Company’s operations.
dalam menilai keberlanjutan usaha Perseroan.
Tidak adanya perubahan material tersebut juga berdampak The absence of material changes also contributed to
pada terjaganya kesinambungan operasional, efektivitas the continuity of operations, the effectiveness of risk
pengelolaan risiko, serta konsistensi dalam penerapan management, and consistency in the implementation of
kebijakan dan program, termasuk inisiatif ESG. policies and programs, including ESG initiatives.
34 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 37
KOMITMEN DAN STRATEGI KEBERLANJUTAN
Sustainability Commitment and Strategies
Perseroan, bersama Entitas Anak, terus memperkuat The Company, along with its Subsidiaries, constantly
komitmen untuk menyediakan sumber energi dan mineral strengthens its commitment to providing strategic
strategis melalui praktik pertambangan yang bertanggung energy and mineral resources through responsible and
jawab serta berwawasan lingkungan. Komitmen ini environmentally sound mining practices. Such commitment
tidak hanya menjadi dasar operasional, tetapi juga arah serves not only as the operational foundation but also
transformasi Perseroan dalam mendukung agenda transisi as the Company's transformation direction in supporting
energi, baik di Indonesia maupun di kawasan Asia, yang the energy transition agenda, in Indonesia and Asian region,
semakin menuntut sumber daya rendah karbon dan which increasingly demands low-carbon and sustainable
berkelanjutan. resources.
Seluruh strategi tersebut dijalankan dengan menempatkan All these strategies are undertaken by placing sustainability
prinsip keberlanjutan sebagai inti budaya perusahaan, principles at the core of the company's culture, integrated
yang terintegrasi dalam sistem tata kelola, kebijakan into governance systems, operational policies, and strategic
operasional, hingga pengambilan keputusan strategis. decision-making. The Company's Values and Code of Conduct
Nilai-Nilai Perseroan dan Kode Etik menjadi landasan moral serve as a moral foundation and work guidelines, ensuring
sekaligus pedoman kerja yang memastikan setiap aktivitas that every business activity aligns with stakeholder interests,
bisnis selaras dengan kepentingan pemangku kepentingan, environmental protection, and social welfare improvement.
perlindungan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan
sosial.
Dengan pendekatan tersebut, Perseroan berupaya Under such approach, the Company' strives to create
menciptakan manfaat berkelanjutan dari setiap kegiatan sustainable benefits from every business activity, not only in
usaha, tidak hanya dalam bentuk nilai ekonomi, tetapi juga the form of economic value, but also through contribution to
melalui kontribusi pada ketahanan energi, pengembangan energy security, development of a green mineral ecosystem,
ekosistem mineral hijau, dan dukungan terhadap pencapaian and support for the achievement of sustainable development
tujuan pembangunan berkelanjutan. goals.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 35
Page 38
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Keberlanjutan [POJK C.1]
Vision, Mission, and Sustainability Values
VISI Vision
Menjadi perusahaan energi
terkemuka di Indonesia dan
menciptakan nilai-nilai yang positif bagi
para pemangku kepentingan.
Become a leading energy and resources
company in Indonesia and create
positive value for all stakeholders.
Nilai-Nilai Keberlanjutan
Sustainability Values
INTEGRITAS
MISI Mission
Integrity
PROFESIONALITAS
Menciptakan pertumbuhan yang Professionalism
berkelanjutan dan menguntungkan.
Create sustainable and profitable growth. TANGGUNG JAWAB
Responsibility
Meningkatkan taraf hidup masyarakat
di mana kami hadir.
Improve the standard of living of KERJA SAMA
the communities where we operate. Cooperation
36 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 39
Visi Perseroan untuk menjadi perusahaan energi terkemuka di Indonesia dan menciptakan nilai positif bagi para pemangku
kepentingan menjadi fondasi utama dalam perumusan arah keberlanjutan. Arah tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan
diperkuat oleh Misi Perseroan yang menekankan pertumbuhan berkelanjutan dan peningkatan taraf hidup masyarakat
di sekitar wilayah operasional, sehingga membentuk kerangka strategis yang menyelaraskan tujuan bisnis dengan penciptaan
dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang.
Keselarasan antara Visi dan Misi tersebut diimplementasikan melalui strategi ESG yang terintegrasi dalam seluruh
aktivitas operasional dan pengambilan keputusan Perseroan. Pendekatan ini tercermin dalam upaya menjaga kinerja yang
berkelanjutan melalui operasional yang efisien dan bertanggung jawab, pengembangan portofolio usaha yang mendukung
transisi energi, serta pelaksanaan program sosial yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dengan demikian, ESG tidak hanya menjadi aspek kepatuhan, tetapi berperan sebagai kerangka kerja utama dalam
memastikan pertumbuhan yang berkualitas dan berdaya tahan.
Implementasi strategi tersebut diperkuat oleh Nilai-Nilai Keberlanjutan yang meliputi integritas,
profesionalitas, tanggung jawab, dan kerja sama sebagai prinsip dasar dalam menjalankan seluruh
aktivitas usaha. Nilai-nilai ini memastikan bahwa setiap langkah Perseroan dilaksanakan secara
transparan, efisien, bertanggung jawab, serta didukung oleh sinergi yang kuat dengan pemangku
kepentingan. Keterpaduan antara Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Keberlanjutan ini pada akhirnya
membentuk fondasi ESG yang kokoh, yang tidak hanya memperkuat daya saing Perseroan, tetapi
juga memastikan terciptanya nilai jangka panjang yang berkelanjutan.
The Company’s Vision to become a leading energy company in Indonesia and to create positive
value for stakeholders serves as the primary foundation in formulating its sustainability
direction. This direction is not pursued in isolation but is reinforced by the Company’s Mission,
which emphasizes sustainable growth and the improvement of living standards for communities
surrounding operational areas, thereby forming a strategic framework that aligns business
objectives with the balanced creation of economic, social, and environmental impacts.
The alignment between the Vision and Mission is implemented through an ESG strategy integrated
into all operational activities and decision-making processes of the Company. This approach is
reflected in efforts to maintain sustainable performance through efficient and responsible operations,
the development of a business portfolio that supports the energy transition, and the implementation of
social programs that deliver tangible and sustainable benefits to communities. Accordingly, ESG is not
merely a compliance aspect but serves as a core framework in ensuring high-quality and resilient growth.
The implementation of this strategy is further strengthened by the Company’s Sustainability Values, which include
integrity, professionalism, responsibility, and collaboration as fundamental principles guiding all business activities.
These values ensure that every measure taken by the Company is carried out transparently, efficiently, and responsibly, and is
supported by strong stakeholder synergy. The integration of the Vision, Mission, and Sustainability Values ultimately establishes
a robust ESG foundation that not only enhances the Company’s competitiveness but also ensures the creation of sustainable
long-term value.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 37
Page 40
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies Kerangka Strategi Keberlanjutan Perseroan [POJK A.1] The Company’s Sustainability Strategy Framework Perseroan telah menyusun kerangka strategi keberlanjutan The Company has developed a sustainability strategy dengan berfokus pada 3 aspek utama, yaitu lingkungan, framework focusing on 3 main aspects: environmental, social, sosial, dan tata kelola. Kerangka ini dirancang sebagai and governance. This framework is designed to serve as pedoman bagi Perseroan dan Entitas Anak untuk a guideline for the Company and its Subsidiaries to memperkuat pengelolaan lingkungan yang lebih strengthen more responsible environmental management, bertanggung jawab, meningkatkan dampak sosial yang increase positive social impact, and ensure ethical, positif, serta memastikan praktik tata kelola yang etis, transparent governance practices that comply with local, transparan, dan sesuai dengan regulasi lokal, nasional, national, and international regulations. With such framework, maupun internasional. Dengan kerangka ini, Perseroan the Company emphasizes the awareness that mining menegaskan kesadaran bahwa kegiatan pertambangan activities not only generate economic value but also affecting tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga many lives, and therefore, must be managed according to memengaruhi kehidupan banyak pihak (affecting many the sustainability principles. lives) sehingga harus dikelola dengan prinsip keberlanjutan. Dalam implementasinya, tata kelola ditempatkan sebagai In its implementation, governance serves as a key pillar, pilar utama yang mengikat koordinasi lintas organisasi dan binding cross-organizational coordination and ensuring memastikan integrasi prinsip kepatuhan dan keberlanjutan the integration of compliance and sustainability principles dalam budaya perusahaan. Pilar lingkungan diarahkan pada into the Company's culture. The environmental pillar focuses upaya dekarbonisasi, efisiensi operasional, dan pengelolaan on decarbonization efforts, operational efficiency, and dampak yang lebih ramah lingkungan, sementara pilar sosial more environmentally friendly impact management, while berfokus pada perlindungan kesehatan dan keselamatan the social pillar focuses on occupational health and safety kerja, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan protection, community empowerment, and sustainable HR talenta SDM secara berkelanjutan. talent development. Kerangka ini dikembangkan berdasarkan hasil penelaahan This framework was developed based on a review of material topik material yang diidentifikasi sebagai prioritas bagi topics identified as priorities for the business and stakeholders bisnis dan pemangku kepentingan pada tahun 2025, serta in 2025 and considered relevant to direct long-term strategy. dinilai relevan untuk mengarahkan strategi jangka panjang. These topics are validated by the Board of Directors and Validasi atas topik tersebut dilakukan oleh Direksi dan senior management of the Subsidiaries, thus ensuring that manajemen senior Entitas Anak, sehingga memastikan the Company's sustainability strategy framework is not only kerangka strategi keberlanjutan Perseroan tidak hanya responsive to current demands, but also adaptive to future responsif terhadap tuntutan saat ini, tetapi juga adaptif challenges. [GRI 2-14] menghadapi tantangan di masa depan. [GRI 2-14] 38 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 41
1. Perubahan Iklim: Melakukan dekarbonisasi dan membangun operasi serta rantai pasok yang tangguh
terhadap perubahan iklim.
2. Efisiensi dan Keunggulan Operasional Ramah Lingkungan: Meminimalkan dampak dan memulihkan
lingkungan.
Lingkungan 1. Climate Change: Decarbonizing and building climate-resilient operations and supply chain.
Environmental 2. Operational Eco-Efficiency and Excellence: Minimizing impacts and restoring the environment.
1. Kesehatan, Keselamatan, dan Kesejahteraan: Melindungi kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan
para pekerja kami.
2. Pengembangan Masyarakat: Memberdayakan komunitas dan memberikan dampak sosial yang positif.
3. Pengembangan SDM: Menghormati karyawan kami dan mengembangkan talenta secara berkelanjutan.
1. Health, Safety, and Well-being: Protecting the health, safety, and well-being of our workers.
Sosial 2. Community Development: Empowering communities and delivering positive social impacts.
Social 3. HR Development: Respecting our people and nurturing our talent.
1. Tata Kelola yang Baik dan Kepatuhan: Beroperasi secara etis dan bertanggung jawab.
2. Pengadaan yang Bertanggung Jawab: Bersinergi dengan rantai nilai kami untuk mencapai tujuan
lingkungan dan sosial.
1. Good Governance and Compliance: Operating ethically and responsibly.
Tata Kelola
2. Responsible Procurement: Synergizing with our value chain to achieve environmental and social objectives.
Governance
Analisis Risiko dan Peluang terkait ESG Analysis of ESG-related Risks
and Opportunities
Analisis risiko dan peluang dilakukan guna mengidentifikasi Risk and opportunity analysis is conducted to identify
isu-isu ESG yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan ESG issues that may affect the sustainability of
operasional Perseroan, baik sebagai risiko yang perlu the Company’s operations, both as risks requiring
dimitigasi maupun peluang untuk menciptakan nilai mitigation and as opportunities to create added value.
tambah. Hasil analisis risiko dan peluang tersebut diuraikan The results of the risk and opportunity analysis are described
sebagai berikut: as follows:
Risiko Utama Peluang Potensial
Pilar Isu Spesifik Key Risks Potential Opportunities
Pillar Specific Issues Jangka Pendek Jangka Panjang Jangka Pendek Jangka Panjang
Short-Term Long-Term Short-Term Long-Term
Perubahan Iklim Peningkatan Penurunan Implementasi Diversifikasi bisnis ke
biaya operasional permintaan batu inventarisasi energi rendah karbon
akibat kebijakan bara global seiring emisi dan efisiensi dan peningkatan daya
karbon, fluktuasi transisi energi serta energi untuk saing melalui strategi
cuaca ekstrem potensi stranded menekan biaya dekarbonisasi.
yang mengganggu assets. serta meningkatkan
aktivitas tambang. transparansi.
Climate Change Increased operational Decreased global Implementation Business diversification
Lingkungan costs due to carbon coal demand due to of emissions into low-carbon energy and
Environment policies, extreme the energy transition inventory and energy increased competitiveness
weather fluctuations and potential for efficiency to reduce through a decarbonization
that disrupt mining stranded assets. costs and increase strategy.
activities. transparency.
Efisiensi dan Biaya awal investasi Ketertinggalan Optimalisasi Penerapan teknologi
Keunggulan teknologi ramah teknologi dapat penggunaan energi, hijau meningkatkan
Operasional Ramah lingkungan dan meningkatkan biaya air, dan bahan bakar efisiensi jangka panjang
Lingkungan peningkatan standar operasional dan untuk menekan serta reputasi sebagai
operasional. risiko lingkungan. biaya operasional. perusahaan berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 39
Page 42
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
Risiko Utama Peluang Potensial
Pilar Isu Spesifik Key Risks Potential Opportunities
Pillar Specific Issues Jangka Pendek Jangka Panjang Jangka Pendek Jangka Panjang
Short-Term Long-Term Short-Term Long-Term
Eco-Friendly Initial investment Technological Optimizing energy, The implementation of
Operational Efficiency costs for eco-friendly lag can increase water, and fuel use green technology improves
and Excellence technology and operational costs and to reduce operational long-term efficiency and
improved operational environmental risks. costs. reputation of a sustainable
standards. company.
Kesehatan dan Risiko kecelakaan Reputasi perusahaan Peningkatan Budaya keselamatan
Keselamatan Kerja kerja yang dapat menurun pelatihan dan yang kuat meningkatkan
(K3) mengganggu serta potensi pengawasan K3 produktivitas dan
operasional dan sanksi akibat untuk menekan keberlanjutan operasional.
meningkatkan biaya ketidakpatuhan angka kecelakaan
kompensasi. terhadap standar K3. kerja.
Occupational Health The risk of Degraded Company Improved OHS A strong safety culture
and Safety (OHS) occupational reputation and training and improves productivity and
accidents that can potential sanctions supervision to operational sustainability.
disrupt operations due to non- reduce the number
and increase compliance with OHS of occupational
compensation costs. standards. accidents.
Pengembangan Ketidakharmonisan Kehilangan social Program PPM yang Peningkatan kesejahteraan
Masyarakat hubungan dengan license to operate tepat sasaran untuk masyarakat yang
masyarakat akibat kurangnya meningkatkan mendukung stabilitas
sekitar yang dapat kontribusi terhadap hubungan dengan operasional jangka
Sosial menghambat masyarakat. pemangku panjang.
Socials operasional. kepentingan lokal.
Community Disharmonious Loss of social Targeted CSR Improving community
Development relationships with license to operate programs to improve welfare to support
the surrounding due to insufficient relationships with long-term operational
community can community local stakeholders. stability.
hinder operations. contributions.
Pengembangan Keterbatasan Ketertinggalan SDM Pelatihan dan SDM unggul yang adaptif
SDM kompetensi dalam adaptasi peningkatan meningkatkan daya saing
tenaga kerja dalam teknologi dan kapasitas karyawan perusahaan dalam jangka
menghadapi transisi energi. untuk mendukung panjang.
perubahan industri. operasional yang
lebih efisien.
HR Development Limited workforce HR lag in adapting Employee training Adaptive, superior HR
competency in facing to technology and and capacity building increases the Company's
industry changes. energy transition. to support more long-term competitiveness.
efficient operations.
Tata Kelola yang Risiko sanksi akibat Penurunan Penguatan sistem Tata kelola yang kuat
Baik dan Kepatuhan ketidakpatuhan kepercayaan kepatuhan dan audit meningkatkan kredibilitas
terhadap regulasi investor dan internal. dan akses terhadap
yang berlaku. pemangku pendanaan.
kepentingan.
Good Governance Risk of sanctions due Decreased investors Strengthening Strong governance
and Compliance to non-compliance and stakeholders’ compliance and improves credibility and
with applicable confidence. internal audit system. access to funding.
regulations.
Tata Kelola
Good Pengadaan yang Risiko penggunaan Gangguan rantai Evaluasi dan seleksi Rantai pasok berkelanjutan
Governance Bertanggung Jawab pemasok yang tidak pasok dan reputasi pemasok berbasis yang meningkatkan
memenuhi kriteria negatif akibat praktik kriteria ESG. efisiensi dan reputasi
ESG. pengadaan yang perusahaan.
tidak berkelanjutan.
Responsible The risk of using Supply chain Supplier evaluation Sustainable supply chains
Procurement suppliers that do not disruptions and and selection based that improve efficiency and
meet ESG criteria. negative reputation on ESG criteria. the Company's reputation.
due to unsustainable
procurement
practices.
40 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 43
Risiko Utama Peluang Potensial
Pilar Isu Spesifik Key Risks Potential Opportunities
Pillar Specific Issues Jangka Pendek Jangka Panjang Jangka Pendek Jangka Panjang
Short-Term Long-Term Short-Term Long-Term
Kinerja Ekonomi Peningkatan biaya Penurunan Efisiensi energi Diversifikasi bisnis menuju
Perseroan operasional akibat permintaan dan optimalisasi energi rendah karbon
penyesuaian batu bara global penggunaan serta penerapan teknologi
terhadap kebijakan seiring dengan sumber daya dapat ramah lingkungan
karbon serta transisi energi menurunkan biaya dapat meningkatkan
investasi awal mengharuskan operasional. daya saing Perseroan
teknologi yang lebih adanya adaptasi serta mengoptimalkan
ramah lingkungan. operasi ataupun keunggulan operasional.
Ekonomi diversifikasi bisnis.
Economics Company Economic Increased operating Decreased global Energy efficiency and Business diversification
Performance costs due to coal demand optimized resource towards low-carbon energy
adjustments to in line with the use can reduce and the implementation
carbon policies and energy transition operational costs. of environmentally
initial investments requires operational friendly technologies can
in more eco-friendly adaptations increase the Company's
technologies. and business competitiveness and
diversification. optimize operational
excellence.
Target terkait ESG ESG-related Targets
Target ESG Perseroan disusun sebagai turunan langsung The Company's ESG targets are developed as a direct
dari Visi, Misi, Nilai-Nilai Keberlanjutan, hasil identifikasi derivative of its Vision, Mission, Sustainability Values,
topik material, serta analisis risiko dan peluang ESG yang the results of identifying material topics, and analyzing ESG
relevan dengan karakteristik usaha Perseroan. Melalui risks and opportunities relevant to the Company's business
pendekatan ini, Perseroan memastikan bahwa setiap isu characteristics. Through this approach, the Company ensures
material tidak hanya dikelola melalui komitmen umum, that each material issue is not only managed through general
tetapi diterjemahkan ke dalam target jangka pendek, jangka commitments, but is translated into short, medium, and long-
menengah, dan jangka panjang yang terarah, terukur, serta term targets that are targeted, measurable, and aligned with
selaras dengan kebutuhan bisnis dan ekspektasi pemangku business needs and stakeholder expectations.
kepentingan.
Dalam implementasinya, target jangka pendek difokuskan In its implementation, short-term targets focus on
pada penguatan fondasi, seperti penyempurnaan data, strengthening the foundation, such as improving data, policies,
kebijakan, tata kelola, dan pengendalian operasional. Target governance, and operational controls. Medium-term targets
jangka menengah diarahkan pada perluasan implementasi are directed at expanding program implementation, increasing
program, peningkatan konsistensi penerapan di seluruh consistency of implementation across all Subsidiaries, and
Entitas Anak, serta integrasi yang lebih kuat ke dalam stronger integration into business process. Long-term targets
proses bisnis. Target jangka panjang ditujukan untuk aim to build business resilience, increase efficiency and
membangun ketahanan usaha, meningkatkan efisiensi competitiveness, maintain compliance and social legitimacy,
dan daya saing, menjaga kepatuhan dan legitimasi sosial, and create sustainable value for stakeholders. This clarifies
serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemangku the relationship between timeframes, managed risks,
kepentingan. Dengan demikian, hubungan antara target and desired outcomes and demonstrates the direction of
waktu, risiko yang dikelola, dan hasil yang ingin dicapai comprehensive sustainable finance implementation.
menjadi lebih jelas dan menunjukkan arah penerapan
keuangan berkelanjutan secara komprehensif.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 41
Page 44
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
Indikator Kinerja
Topik Material/ (KPI)/Hasil yang
Pilar Isu Spesifik Jangka Pendek Jangka Menengah Jangka Panjang Ingin Dicapai
Pillar Material Topics/ Short-Term Medium-Term Long-Term Performance
Specific Issue Indicators (KPIs)/
Desired Outcomes
• Menyempurnakan • Meningkatkan • Meningkatkan • Tersedianya
inventarisasi emisi penggunaan ketahanan operasi inventarisasi emisi
GRK; sumber energi terhadap risiko yang lebih baik;
• Menerapkan yang lebih ramah iklim; serta • Jumlah/inisiatif
inisiatif efisiensi lingkungan • Mengembangkan efisiensi energi
energi; untuk armada, opsi pengurangan yang dijalankan;
• Meningkatkan pembangkit, dan emisi lanjutan • Peningkatan
pemanfaatan tongkang; dan solusi penggunaan bahan
Perubahan Iklim biodiesel; serta • Mengoptimalkan dekarbonisasi bakar rendah emisi;
• Mengevaluasi pemanfaatan jangka panjang. • Tersedianya
peluang REC/ biodiesel/HVO; evaluasi atau
carbon offset. serta implementasi
• Memanfaatkan energi terbarukan;
PV di area yang serta
memungkinkan. • Peningkatan
kesiapan strategi
dekarbonisasi.
Climate Change • Improving GHG • Increasing the use • Increasing • Availability of an
emissions of more eco-friendly operational improved emissions
inventory; energy sources for resilience to climate inventory;
• Implementing fleets, power plants, risks; and • Number of energy
energy efficiency and barges; • Developing efficiency/initiatives
initiatives; • Optimizing advanced emission implemented;
• Increasing biodiesel biodiesel/ HVO reduction options • Increased use of
utilization; and utilization; and and long-term low-emission fuels;
• Evaluating REC/ • Utilizing PV where decarbonization • Availability or
carbon offset feasible. solutions. implementation of
opportunities. renewable energy;
Lingkungan and
Environment • Increased readiness
for decarbonization
strategies.
Pengelolaan Tailing • Memperkuat Meningkatkan Memastikan • Tersedianya
pemetaan risiko konsistensi pengelolaan tailing prosedur dan
tailing, air asam pengelolaan dan yang andal, terkendali, pemetaan risiko;
tambang, dan terak pemantauan tailing dan meminimalkan • Cakupan fasilitas
nikel; serta di seluruh fasilitas risiko dampak yang menerapkan
• Memastikan yang relevan. lingkungan jangka pengendalian
pengelolaan panjang. tailing;
sesuai prosedur • Hasil pemantauan
operasional. berkala; serta
• Tidak adanya
insiden material
akibat pengelolaan
tailing.
Tailing Management • Strengthening risk Improving Ensuring reliable, • Availability of risk
mapping of tailings, consistency in tailings controlled tailings procedures and
acid mine drainage, management and management and mapping;
and nickel slag; and monitoring across all minimizing the • Coverage
• Ensuring relevant facilities. risk of long-term of facilities
management environmental implementing
complies with impacts. tailings control;
operational • Results of regular
procedures. monitoring; and
• There were no
material incidents
due to tailing
management.
42 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 45
Indikator Kinerja
Topik Material/ (KPI)/Hasil yang
Pilar Isu Spesifik Jangka Pendek Jangka Menengah Jangka Panjang Ingin Dicapai
Pillar Material Topics/ Short-Term Medium-Term Long-Term Performance
Specific Issue Indicators (KPIs)/
Desired Outcomes
Keanekaragaman Memperbarui Meningkatkan Memperkuat • Luas area yang
Hayati dan rencana reklamasi/ pelaksanaan keberhasilan direhabilitasi;
Penutupan pascatambang dan reklamasi, revegetasi, penutupan tambang • Pelaksanaan
Tambang prioritas rehabilitasi dan pemantauan area yang bertanggung program
lahan. yang direhabilitasi. jawab dan pemulihan revegetasi;
fungsi ekologis lahan. • Kemajuan terhadap
rencana reklamasi
dan pascatambang;
serta
• Hasil pemantauan
pemulihan area.
Biodiversity and Updating reclamation/ Improving the Strengthening • Size of area
Mining Closure post-mining plans and implementation the success of rehabilitated;
land rehabilitation of reclamation, responsible mine • Implementation
priorities. revegetation, and closure and restoration of revegetation
monitoring of of ecological land program;
rehabilitated areas. functions. • Progress against
reclamation and
post-mining plans;
and
• Results of area
restoration
monitoring.
Pengelolaan Air Memperkuat Meningkatkan Menjaga • Total pengambilan
pengendalian efisiensi penggunaan pengelolaan air yang air;
pengambilan air, air dan konsistensi bertanggung jawab • Cakupan
kualitas air, dan pemantauan kualitas dan mendukung pemantauan
efluen di wilayah air/efluen. keberlanjutan operasi. kualitas air dan
operasional. efluen;
• Jumlah inisiatif
efisiensi air; serta
• Kepatuhan
terhadap baku
mutu yang berlaku.
Water Management Strengthening control Improving water Maintaining • Total water
of water withdrawals, use efficiency and responsible water withdrawals;
water quality, and consistent water/ management and • Coverage of water
effluent in operational effluent quality supporting sustainable quality and effluent
areas. monitoring. operations. monitoring;
• Number of water
efficiency initiatives;
and
• Compliance with
applicable quality
standards.
Kesehatan dan Memperkuat Meningkatkan Mewujudkan • Jumlah pelatihan
Keselamatan Kerja pelatihan, inspeksi, budaya keselamatan lingkungan kerja K3;
dan pengawasan K3 dan konsistensi yang lebih aman • Frekuensi inspeksi/
di seluruh wilayah implementasi sistem dan menekan risiko pengawasan;
operasional. manajemen K3. kecelakaan kerja • Jumlah kecelakaan
secara berkelanjutan. kerja fatal;
• LTIFR; serta
• Jam kerja tanpa
kecelakaan.
Sosial Occupational Health Strengthening OHS Improving safety Creating a safer • Number of OHS
Socials and Safety training, inspections, culture and consistent work environment training sessions;
and supervision implementation of and sustainably • Frequency of
across all operational OHS management reducing the risk inspections/
areas. system. of occupational supervision;
accidents. • Number of fatal
occupational
accidents;
• LTIFR; and
• Accident-free work
hours.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 43
Page 46
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
Indikator Kinerja
Topik Material/ (KPI)/Hasil yang
Pilar Isu Spesifik Jangka Pendek Jangka Menengah Jangka Panjang Ingin Dicapai
Pillar Material Topics/ Short-Term Medium-Term Long-Term Performance
Specific Issue Indicators (KPIs)/
Desired Outcomes
Pengembangan Menyelaraskan Meningkatkan Memperkuat • Jumlah kegiatan
dan Pemberdayaan program PPM efektivitas program hubungan harmonis PPM;
Masyarakat dengan kebutuhan yang mendukung dan dukungan • Nilai investasi
masyarakat dan risiko kesejahteraan masyarakat terhadap sosial;
sosial setempat. dan kemandirian keberlanjutan operasi. • Jumlah penerima
masyarakat. manfaat;
• Penyelesaian
pengaduan
masyarakat; serta
• Keberlanjutan
program prioritas.
Community Aligning PPM Improving the Strengthening • Total PPM
Development and programs with effectiveness of harmonious activities;
Empowerment community needs and programs that support relationships and • Value of social
local social risks. community well-being community support investment;
and independence. for sustainable • Number of
operations. beneficiaries;
• Resolution of
community
complaints; and
• Sustainability of
priority programs.
Hak Asasi Manusia Memperkuat Meningkatkan Membangun SDM • Jumlah/jam
dan Pengembangan kebijakan dan pelatihan, yang kompeten, pelatihan;
SDM sosialisasi prinsip pengembangan adaptif, dan dihormati • Cakupan pekerja
non-diskriminasi, karier, dan penerapan hak-haknya secara yang menerima
hak pekerja, dan prinsip HAM dalam berkelanjutan. pengembangan
pengembangan hubungan kerja. kompetensi;
kompetensi. • Tersedianya
mekanisme
pengaduan; serta
• Tidak adanya
pelanggaran HAM
yang material.
Human Rights and Strengthening policies Improving training, Developing competent • Number/hours of
Human Resources and promoting career development, and adaptive human training;
Development the principles of and enforcement resources whose • Coverage of
non-discrimination, of human rights rights are continuously workers receiving
workers' rights, principles in respected. competency
and competency employment development;
development. relationships. • Availability of
a complaint
mechanism; and
• Absence of material
human rights
violations.
Tanggung Jawab Memastikan Meningkatkan Menjaga keandalan • Hasil pengawasan
Produk pengawasan konsistensi mutu produk mutu;
mutu produk dan pengendalian mutu dan kepercayaan • Jumlah keluhan
penyampaian dan penanganan pelanggan secara pelanggan yang
informasi produk umpan balik berkelanjutan. ditangani;
Tata Kelola secara memadai. pelanggan. • Tingkat
Good penyelesaian
Governance keluhan;
• Tidak adanya
insiden material
terkait mutu/
ketidaksesuaian
produk.
44 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 47
Indikator Kinerja
Topik Material/ (KPI)/Hasil yang
Pilar Isu Spesifik Jangka Pendek Jangka Menengah Jangka Panjang Ingin Dicapai
Pillar Material Topics/ Short-Term Medium-Term Long-Term Performance
Specific Issue Indicators (KPIs)/
Desired Outcomes
Responsibility for Ensuring product Improving consistency Maintaining product • Quality control
Product quality control and in quality control and quality reliability and results;
adequate delivery of handling of customer ongoing customer • Number of
product information. feedback. trust. customer
complaints handled;
• Complaint
resolution rate;
• Absence of material
incidents related
to product quality/
nonconformity.
Etika dan Kepatuhan Memperkuat Meningkatkan Memperkuat budaya • Jumlah sosialisasi/
sosialisasi Kode efektivitas etis dan kepatuhan pelatihan
Etik, kepatuhan, dan implementasi yang menopang kepatuhan;
pengendalian internal. kepatuhan dan tindak kredibilitas jangka • Jumlah kasus
lanjut temuan. panjang. pelanggaran yang
ditindaklanjuti;
serta
• Tidak adanya
sanksi material;
penguatan fungsi
audit/internal
control.
Ethics and Strengthening the Improving the Strengthening • Total compliance
Compliance dissemination of the effectiveness of an ethical and dissemination/
Code of Conduct, compliance and compliance culture training sessions;
compliance, and follow-up on findings. that supports • Total violation
internal control. long-term credibility. cases followed up;
and
• Absence of
material sanctions;
strengthening
the audit/internal
control function.
Manajemen Memperkuat Meningkatkan Membangun • Jumlah/cakupan
Rantai Pasokan/ seleksi dan evaluasi integrasi persyaratan rantai pasok yang pemasok yang
Pengadaan yang pemasok dengan ESG dalam proses lebih bertanggung dievaluasi;
Bertanggung Jawab mempertimbangkan pengadaan dan jawab, tangguh, • Penerapan kriteria
aspek ESG. hubungan dengan dan mendukung ESG dalam
pemasok. tujuan keberlanjutan pengadaan;
Perseroan. • Jumlah pemasok
lokal;
• Nilai pengadaan
dari pemasok lokal;
serta
• Tindak lanjut atas
temuan pemasok.
Responsible Supply Strengthening Enhancing integration Building a more • Number/scope of
Chain Management/ supplier selection of ESG requirements responsible, suppliers evaluated;
Procurement and evaluation by into procurement resilient supply • Application of
considering ESG process and supplier chain that supports ESG criteria in
aspects. relationships. the Company's procurement;
sustainability goals. • Number of local
suppliers;
• Value of
procurement from
local suppliers; and
• Follow-up on
supplier findings.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 45
Page 48
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
Pelibatan Pemangku Kepentingan dan Topik Material
Stakeholder Engagement and Material Topics
Perseroan secara konsisten melibatkan pemangku The Company consistently engages with stakeholders
kepentingan melalui berbagai mekanisme komunikasi through various communication channels and transparent
dan dialog yang transparan untuk mengidentifikasi dialogue to identify strategic issues that are most relevant
isu-isu strategis yang paling relevan dengan keberlanjutan to business sustainability. The results of such engagement
bisnis. Hasil dari proses pelibatan ini menjadi dasar establish the basis for determining material topics, reflecting
dalam penentuan topik material, yang mencerminkan a balance between stakeholder interests and the Company's
keseimbangan antara kepentingan pemangku kepentingan strategic priorities. These material topics are then used
dengan prioritas strategis Perseroan. Topik material as a reference in developing sustainability strategies,
tersebut kemudian dijadikan acuan dalam penyusunan formulating work programs, and making key decisions.
strategi keberlanjutan, perumusan program kerja, serta
pengambilan keputusan penting.
Pelibatan Pemangku Kepentingan Stakeholder Engagement
[POJK E.4] [GRI 2-29] [POJK E.4] [GRI 2-29]
Perseroan memandang interaksi dengan pemangku The Company views stakeholder engagement as a crucial
kepentingan sebagai elemen penting dalam menjaga element in maintaining business continuity and strengthening
keberlangsungan bisnis sekaligus memperkuat its sustainability contribution. Through structured dialogue
kontribusi keberlanjutan. Melalui dialog dan keterlibatan and engagement, the Company can identify relevant material
yang terstruktur, Perseroan dapat mengidentifikasi issues, understand stakeholders' needs and expectations,
isu-isu material yang relevan, memahami kebutuhan serta and integrate them into operational planning and
harapan para pihak, dan mengintegrasikannya ke dalam long-term strategy. This process not only ensures alignment
perencanaan operasional maupun strategi jangka panjang. between business strategy and stakeholder interests but
Proses ini tidak hanya memastikan keselarasan antara also strengthens the Company's legitimacy in addressing
strategi bisnis dengan kepentingan pemangku kepentingan, the dynamic challenges of the energy industry.
tetapi juga memperkuat legitimasi Perseroan dalam
menjawab tantangan industri energi yang dinamis.
Identifikasi kelompok pemangku kepentingan berdasarkan Identification of stakeholder groups is based on the criteria in
kriteria pada AA1000 Stakeholder Engagement Standard the AA1000 Stakeholder Engagement Standard (SES) 2015,
(SES) 2015 dengan mempertimbangkan aspek-aspek by considering the following aspects:
berikut:
• Dependency (D)/Ketergantungan Perseroan terhadap • Dependency (D) The Company's dependence on the party
pihak tersebut atau sebaliknya; or vice versa;
• Responsibility (R)/Tanggung Jawab Perseroan terhadap • Responsibility (R) The Company's responsibility to
pihak tersebut, baik saat ini atau di masa mendatang; the party, either now or in the future;
• Tension (T)/Perhatian pihak tersebut atas isu ekonomi, • Tension (T) The party's attention to economic, social, or
sosial, atau lingkungan hidup yang dipengaruhi environmental issues that are affected by the Company;
Perseroan;
• Influence (I)/Pengaruh terhadap keberlangsungan • Influence (I) Influence on the Company's business
usaha Perseroan; dan continuity; and
• Diverse Perspectives (DP)/Perspektif yang Beragam • Diverse Perspectives (DP) The party can provide new
pihak tersebut dapat memberikan sudut pandang baru perspectives on relevant issues.
terhadap isu yang relevan.
Selain itu, dalam menentukan pemangku kepentingan yang In determining priority stakeholders, the Company applies
menjadi prioritas, Perseroan menggunakan pendekatan an approach based on an analysis of the level of interest
46 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 49
berbasis analisis tingkat kepentingan (interest) dan and influence on business activities. The assessment is
pengaruh (influence) terhadap kegiatan usaha. Penilaian conducted by considering several key criteria, including
dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa kriteria the level of impact of the Company’s activities on stakeholders,
utama, antara lain tingkat dampak aktivitas Perseroan the level of the Company’s dependence on those stakeholders,
terhadap pemangku kepentingan, tingkat ketergantungan and the potential risks and opportunities that may arise from
Perseroan terhadap pemangku kepentingan tersebut, serta the relationships established. In addition, the Company
potensi risiko dan peluang yang dapat timbul dari hubungan also considers other strategic aspects, such as relevance
yang terjalin. Selain itu, Perseroan juga mempertimbangkan to operational continuity, compliance with regulations, and
aspek strategis lainnya, seperti relevansi terhadap contributions to the achievement of sustainability objectives.
keberlangsungan operasional, kepatuhan terhadap regulasi,
serta kontribusi terhadap pencapaian tujuan keberlanjutan.
Melalui indikator-indikator tersebut, Perseroan telah Through these indicators, the Company has identified groups
mengidentifikasi kelompok yang termasuk dalam included in the stakeholders, along with their needs and
pemangku kepentingan, beserta kebutuhan mereka serta the fulfillment responses carried out, as described below:
respons pemenuhan yang telah dijalankan, sebagaimana
diuraikan berikut:
Respons terhadap Kebutuhan Frekuensi Pelaksanaan
Dasar Pemilihan Topik yang Menjadi Perhatian Pemangku Kepentingan
Basis of Selection Topics of Concern Implementation
Response to Stakeholders Needs Frequency
PEMEGANG SAHAM ATAU INVESTOR / SHAREHOLDERS OR INVESTORS
(Para pemegang saham, perbankan dan investor lokal maupun global, serta partisipan pasar lainnya.)
(Shareholders, local and global banks and investors, and other market participants.)
• Pengaruh; • Kinerja operasional dan • Menyusun strategi dan rencana bisnis; Sekali dalam setahun atau
• Tanggung jawab; keuangan; • Menyampaikan Laporan Tahunan dan Laporan sesuai kebutuhan.
serta • Keberlanjutan usaha; Keberlanjutan;
• Perspektif. • Strategi keberlanjutan; • Mengadakan pertemuan dengan pemegang
• Dekarbonisasi dan performa saham atau investor; serta
terkait iklim; serta • Menyediakan akses informasi secara langsung
• K3. ataupun melalui situs web Perseroan.
• Influence; • Operational and financial • Preparing strategies and business plans; Once a year or as
• Responsibility; and performance; • Delivering Annual Report and Sustainability necessary.
• Perspective. • Business sustainability. Report;
• Sustainability strategy; • Holding meetings with shareholders or
• Decarbonization and climate investors; and
performance; and • Providing access to information directly or
• OHS. through of the Company’s website.
PEMERINTAH DAN REGULATOR / GOVERNMENT AND REGULATORS
(Lembaga pemerintahan lokal, regional, dan nasional yang meregulasi ketentuan di area kami beroperasi.)
(Local, regional, and national government agencies that regulate the provisions in the areas where we operate.)
• Pengaruh; serta • Kepatuhan terhadap • Mengikuti perkembangan peraturan yang Sesuai waktu yang telah
• Tanggung jawab. peraturan yang berlaku; relevan bagi Perseroan dan Entitas Anak serta ditentukan.
• PNBP; serta memastikan pemenuhannya;
• Persyaratan IUP. • Menyampaikan laporan wajib kepada
pemerintah dan regulator;
• Melakukan sertifikasi dan penilaian oleh pihak
independen; serta
• Memenuhi kewajiban perpajakan dan PNBP.
• Influence; and • Compliance with applicable • Following the development of relevant According to
• Responsibility. regulations; regulations for the Company and its Subsidiaries the appointed time.
• PNBP; and and ensuring their compliance;
• IUP requirements. • Submitting mandatory reports to
the government and regulators;
• Conducting certification and assessment by
independent party; and
• Fulfilling tax obligations and PNBP.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 47
Page 50
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
Respons terhadap Kebutuhan Frekuensi Pelaksanaan
Dasar Pemilihan Topik yang Menjadi Perhatian Pemangku Kepentingan
Basis of Selection Topics of Concern Implementation
Response to Stakeholders Needs Frequency
KARYAWAN / EMPLOYEES
(3.742 karyawan yang bekerja di bawah Harum Energy Group, mayoritas berlokasi di Kalimantan, Halmahera, dan Jakarta.)
(3,742 employees working under Harum Energy Group, mostly located in Kalimantan, Halmahera, and Jakarta.)
• Pengaruh; • Pengelolaan ketenagakerjaan • Menjaga pemenuhan kewajiban dan hak Sepanjang tahun.
• Tanggung jawab; yang bertanggung jawab dan karyawan sesuai kebijakan dan peraturan
• Ketergantungan; adil; ketenagakerjaan;
serta • Pengembangan kompetensi • Melaksanakan program pengembangan
• Perhatian. dan karier; serta kompetensi dan karier tanpa diskriminasi dan
• Pemenuhan aspek K3. sesuai pencapaian KPI;
• Memastikan tersedianya sarana dan/atau
prasarana K3 di seluruh wilayah operasional;
serta
• Menyediakan sarana pengaduan pelanggaran
(WBS).
• Influence; • Responsible and fair • Maintaining the fulfillment of obligations and Throughout the year.
• Responsibility; employment management; rights, according to policies and employment
• Dependency; and • Competency and career regulations;
• Attention. development; and • Implementing competency and career
• Fulfillment of OHS aspect. development programs without discrimination
and in accordance with KPI achievement;
• Ensuring the availability of OHS facilities and/or
infrastructure in all operational areas; and
• Providing WBS.
MITRA USAHA / BUSINESS PARTNERS
(Rekan bisnis yang mendukung operasional kami, mulai dari UMKM, pemasok, dan kontraktor lokal maupun nasional.
Saat ini, pengadaan kami berasal dari dalam negeri.)
(Business partners who support our operations, ranging from MSMEs, local and national suppliers, and contractors. Currently, our procurement
is sourced domestically.)
• Ketergantungan; • Kepastian hukum; • Melaksanakan tender yang transparan; Sepanjang tahun.
• Tanggung jawab; • Pengadaan yang adil dan • Menjaga pemenuhan hak dan kewajiban
serta bertanggung jawab; dalam kontrak kerja; serta
• Perhatian. • Pemenuhan kontrak kerja; • Menyediakan sarana pengaduan pelanggaran
• Dekarbonisasi dan performa (WBS).
terkait iklim; serta
• Penegakkan HAM pada
rantai pasokan.
• Dependency; • Legal certainty; • Conducting transparent tenders; Throughout the year.
• Responsibility; and • Fair and accountable • Maintaining the fulfillment of rights and
• Attention. procurement; obligations in the work contract; and
• Fulfillment of work contracts; • Providing WBS channel.
• Decarbonization and climate
performance; and
• Upholding HAM in the supply
chain.
PELANGGAN / CUSTOMERS
(Pembeli produk kami yang bergerak di berbagai sektor dan tersebar di Asia.)
(Buyers of our products operating in various sectors and spread across Asia.)
• Ketergantungan; • Kualitas produk dan jasa; • Melaksanakan pengawasan ketat terhadap Sepanjang tahun atau
• Tanggung jawab; • Keberlanjutan bisnis; serta kualitas produk dan jasa; sesuai kebutuhan.
serta • Pemenuhan kontrak kerja. • Menyediakan akses informasi terkait produk
• Perhatian. dan jasa yang disediakan, serta perkembangan
Perseroan beserta Entitas Anak; serta
• Menyediakan sarana pengaduan pelanggan.
• Dependency; • Quality of products and • Strictly supervising the quality of products and Throughout the year or
• Responsibility; and services; services; as needed.
• Attention. • Business sustainability; and • Providing access to information related to
• Fulfillment of work contracts. the products and services provided, and
the development of the Company and its
Subsidiaries; and
• Providing customer complaint channel.
48 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 51
Respons terhadap Kebutuhan Frekuensi Pelaksanaan
Dasar Pemilihan Topik yang Menjadi Perhatian Pemangku Kepentingan
Basis of Selection Topics of Concern Implementation
Response to Stakeholders Needs Frequency
MASYARAKAT LOKAL / LOCAL COMMUNITIES
(Desa lingkar tambang, masyarakat adat, serta masyarakat sekitar yang terpengaruh aktivitas eksplorasi, operasional tambang,
dan industri pengolahan nikel.)
(Mining villages, indigenous communities, and surrounding communities affected by exploration activities, mining operations,
and nickel processing industries.)
• Tanggung jawab; • Peningkatan kesejahteraan • Memberikan kesempatan kerja kepada Sesuai rencana
• Perhatian; serta masyarakat; masyarakat lokal; pelaksanaan program
• Perspektif. • Penanganan dampak sosial • Melaksanakan program PPM dengan atau sesuai kebutuhan.
dan lingkungan; melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat
• Pemenuhan hak masyarakat, lokal;
termasuk penggunaan lahan • Melaksanakan kegiatan pelestarian
untuk masyarakat adat; serta lingkungan; serta
• Pengembangan masyarakat, • Menyediakan sarana pengaduan bagi
termasuk kemandirian masyarakat terkait aspek sosial dan
ekonomi dan edukasi. lingkungan.
• Responsibility; • Improvement of community • Providing job opportunities to local According to the program
• Attention; and welfare; communities; implementation plan or
• Perspective. • Handling social and • Implementing CDE programs by involving active as needed.
environmental impacts; participation of local communities;
• Fulfillment of indigenous • Conducting environmental preservation
communities, including land activities; and
use; and • Providing complaint channel for the community
• Community development, regarding social and environmental aspects.
including economic
independence and education.
MEDIA
Tanggung jawab. • Perkembangan kinerja; • Menyediakan informasi yang relevan, jujur, dan Sesuai kebutuhan.
• Pemenuhan regulasi dan tepat waktu melalui situs web Perseroan; serta
perizinan; • Melaksanakan siaran pers dan/atau media
• Pemenuhan hak pekerja dan gathering.
masyarakat;
• Perlindungan dan restorasi
lingkungan; serta
• Reklamasi dan pascatambang.
Responsibility. • Performance development; • Providing relevant, honest, and timely As necessary.
• Compliance with regulations information through the Company’s website;
and permits; and
• Fulfillment of workers' and • Conducting press release and/or media
community rights; gathering.
• Environmental protection and
restoration; and
• Mine reclamation and post
mining.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 49
Page 52
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
Penentuan Topik Material [GRI 3-1, 3-2]
Determining the Material Topics
Topik material keberlanjutan menjadi pijakan penting bagi Material topics of sustainability serve as a crucial foundation
Perseroan dalam menjaga ketahanan usaha, memastikan for the Company in maintaining business resilience, ensuring
stabilitas jangka panjang, sekaligus mendorong praktik long-term stability, and promoting responsible operations.
operasi yang bertanggung jawab. Penetapan topik material By determining material topics, the Company ensures that
memastikan bahwa fokus Kerangka Strategi Keberlanjutan its Sustainability Strategy Framework focuses on issues that
Perseroan benar-benar diarahkan pada isu-isu yang paling have the greatest impact on both business performance and
berdampak, baik terhadap kinerja bisnis maupun pemangku stakeholders.
kepentingan.
Pada tahun 2024, Perseroan telah menyelesaikan proses In 2024, the Company completed a review process, identifying
peninjauan ulang dengan mengidentifikasi 15 isu relevan 15 relevant issues, which were then validated into 10 key
yang kemudian divalidasi menjadi 10 topik material utama material topics at the group level. This process employed
di tingkat grup. Proses tersebut menggunakan pendekatan a dual materiality approach, encompassing impact materiality,
materialitas ganda, mencakup materialitas dampak yakni which is the impact of operations on the environment and
pengaruh operasional terhadap lingkungan dan masyarakat society, and financial materiality, which is the implication
serta materialitas finansial yakni implikasi isu keberlanjutan of sustainability issues on the Company's economic
terhadap kinerja ekonomi Perseroan. Penilaian dilakukan performance. The assessment is carried out using a scoring
melalui metode scoring dengan mempertimbangkan tingkat method that considers the impact severity and occurrence
dampak (severity) dan kemungkinan terjadinya (likelihood), likelihood, as well as the level of importance to stakeholders.
serta tingkat kepentingan bagi pemangku kepentingan. The assessment scale uses low, medium, and high categories,
Skala penilaian menggunakan kategori rendah, sedang, dan which are subsequently mapped into a materiality matrix to
tinggi yang kemudian dipetakan dalam matriks materialitas determine issue prioritization.
untuk menentukan prioritas isu.
Validasi dilakukan melalui survei internal yang melibatkan Validation was conducted through an internal survey involving
Direksi, manajemen Perseroan dan Entitas Anak, serta the Board of Directors, management of the Company and its
Tim Kerja Keberlanjutan yang mencakup perwakilan Subsidiaries, and the Sustainability Working Group, which
bisnis batu bara, nikel (pertambangan dan smelter) serta included representatives from the coal, nickel (mining and
pelayaran. Sumber input dalam proses ini mencakup hasil smelting), and shipping businesses. Sources of input in this
pelibatan pemangku kepentingan, analisis risiko bisnis, process included stakeholder engagement results, business
perkembangan industri, regulasi yang berlaku, serta risk analysis, industry developments, applicable regulations,
referensi standar keberlanjutan seperti GRI. Hasil penilaian and references to sustainability standards such as those
topik material selanjutnya ditelaah dan divalidasi oleh issued by GRI. The results of the material topic assessment
manajemen untuk memastikan keselarasan dengan strategi were subsequently reviewed and validated by management to
bisnis dan arah keberlanjutan Perseroan. ensure alignment with the Company’s business strategy and
sustainability direction.
Memasuki tahun 2025, Perseroan memfokuskan diri Entering 2025, the Company focused on strengthening
pada penguatan implementasi dan pemantauan atas the implementation and monitoring of these 10 material
10 topik material tersebut. K3, pengelolaan tailing (termasuk topics. OHS, tailing management (including acid mine
air asam tambang dan terak nikel), pengembangan drainage and nickel slag), community development, supply
masyarakat, manajemen rantai pasok, tanggung jawab chain management, product responsibility, HR, and ethics and
produk, HAM, serta etika dan kepatuhan menjadi prioritas compliance become priorities across the group. Meanwhile,
di seluruh grup. Sementara itu, isu keanekaragaman hayati, biodiversity, mine closure, and water management are focused
penutupan tambang, serta pengelolaan air difokuskan on issues specific to the coal and nickel business segments.
sesuai dengan karakteristik segmen usaha batu bara Specifically for nickel mining, the material topics also include
maupun nikel. Khusus pertambangan nikel, topik material employment, workforce development, cybersecurity and data
juga mencakup ketenagakerjaan, pengembangan tenaga privacy. For nickel smelters, the topics also include emissions
kerja, dan keamanan siber dan privasi data. Untuk smelter and air pollution management.
nikel, topik juga mencakup pengelolaan emisi dan polusi
udara.
50 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 53
Topik-topik material tersebut tidak mengalami perubahan. These material topics remain unchanged. This is based
Hal mempertimbangkan hasil peninjauan kembali yang on the results of the 2025 review, which are still deemed
dilakukan pada tahun 2025 masih dinilai relevan dengan relevant to operational conditions, industry development, and
kondisi operasional, perkembangan industri, serta stakeholder expectations. Therefore, the Company focuses
ekspektasi pemangku kepentingan. Dengan demikian, on strengthening the implementation and monitoring of these
Perseroan berfokus pada penguatan implementasi dan 10 material topics to ensure that its sustainability strategy
pemantauan terhadap 10 topik material yang ada, guna remains adaptive, measurable, and delivers tangible impacts
memastikan strategi keberlanjutan tetap adaptif, terukur, for all stakeholders.
dan memberikan dampak nyata bagi seluruh pemangku
kepentingan.
Pilar Kerangka Strategi
Kontribusi
Keberlanjutan
Topik Material Materialitas Risiko atau Peluang SDGs Respons Kami
Pillars of the Material Topics Materiality Risk or Opportunity Our Response
SDGs
Sustainability Strategy
Contribution
Framework
Kesehatan, Keselamatan, Kesehatan dan Dampak
dan Kesejahteraan Keselamatan Keuangan Peluang / Opportunity
3, 8 Hal. 73
Risiko / Risk
Health, Safety, and Well-being Health and Safety Financial Impact
Dampak
Pengelolaan Tailing Keuangan Peluang / Opportunity
12, 14 Hal. 114
Tailings Management Risiko / Risk
Financial Impact
Efisiensi dan Keunggulan
Operasional Ramah Keanekaragaman Hayati Dampak
Lingkungan dan Penutupan Keuangan Risiko / Risk 6, 15 Hal. 118
Operational Eco-Efficiency Biodiversity and Closure Financial Impact
and Excellence
Dampak
Pengelolaan Air Keuangan Risiko / Risk 6, 12, 14 Hal. 122
Water Stewardship
Financial Impact
Dampak
Tanggung Jawab Produk Keuangan
Tata Kelola yang Baik dan Risiko / Risk 12, 16 Hal. 69
Product Responsibility
Kepatuhan Financial Impact
Good Governance and Dampak
Compliance Etika dan Kepatuhan Keuangan Peluang / Opportunity
16 Hal. 64
Ethics and Compliance Risiko / Risk
Financial Impact
Pengembangan
dan Pemberdayaan Dampak
Pengembangan Masyarakat Masyarakat Keuangan Risiko / Risk 3, 4, 6, 8 Hal. 101
Community Development
Community Development Financial Impact
and Empowerment
Dampak
Pengembangan SDM Hak Asasi Manusia Keuangan Peluang / Opportunity
4, 5, 8, 16 Hal. 84
People Development Human Rights Risiko / Risk
Financial Impact
Pengadaan yang Manajemen Rantai Dampak
Bertanggung Jawab Pasokan Keuangan Peluang / Opportunity 5, 6, 8, 12,
Hal. 68
Risiko / Risk 15, 16
Responsible Procurement Supply Chain Management Financial Impact
Dampak
Perubahan Iklim Perubahan Iklim Keuangan Peluang / Opportunity
7, 12, 13 Hal. 128
Climate Change Climate Change Risiko / Risk
Financial Impact
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 51
Page 54
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
Kontribusi Kami terhadap Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan
Our Contribution to the Sustainable Development Goals
Perseroan meyakini bahwa keberlanjutan merupakan The Company believes that sustainability is an integral part of
bagian integral dari strategi bisnis dan operasional, its business and operational strategy, particularly in its mining
khususnya dalam kegiatan pertambangan dan pengolahan and mineral processing activities. Therefore, every step of
mineral yang dijalankan. Oleh karena itu, setiap langkah the Company business is consistently directed towards
usaha Perseroan senantiasa diarahkan agar sejalan aligning with the principles of sustainable development while
dengan prinsip pembangunan berkelanjutan sekaligus supporting the achievement of the SDGs and the national
mendukung pencapaian TPB serta target-target nasional targets set by the Indonesian Government.
yang ditetapkan Pemerintah Indonesia.
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Perseroan As a concrete manifestation of this commitment, the Company
telah melakukan proses identifikasi untuk memetakan has undertaken an identification process to map the linkages
keterkaitan antara kegiatan usaha dengan agenda SDGs. between its business activities and the SDGs agenda.
Hasil identifikasi menunjukkan adanya 8 tujuan SDGs yang The identification results indicate 8 SDGs objectives that align
selaras dengan karakteristik sektor pertambangan dan with the characteristics of the Company strategic mining and
mineral strategis yang dijalankan Perseroan sebagaimana minerals sector, as outlined below:
diuraikan berikut:
Target SDGs yang Relevan Kontribusi Kami di Tahun 2025
SDGs Relevant SDGs Target Our Contribution in 2025
3.3 Mengakhiri epidemi AIDS, tuberkulosis, malaria, dan penyakit Penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan
tropis yang terabaikan, dan memerangi hepatitis, penyakit Kerja (SMK3) mencakup karyawan maupun pekerja
bersumber air, serta penyakit menular lainnya. kontraktor. Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
3.6 Mengurangi hingga setengah jumlah kematian global dan cedera dilakukan secara rutin dan SMK3 dievaluasi setiap tahun.
dari kecelakaan lalu lintas. MSJ, SBB, KUP dan POS mendukung penyediaan layanan
3.8 Mencapai cakupan kesehatan universal, termasuk perlindungan fasilitas kesehatan dan pembinaan bagi posyandu dan klinik
risiko keuangan, akses terhadap pelayanan kesehatan dasar yang desa. Selain itu, POS bekerja sama dengan Dinas Kesehatan
baik, dan akses terhadap obat-obatan dan vaksin dasar yang Kabupaten Halmahera Timur dan Rumah Sakit Kota Maba
aman, efektif, berkualitas, dan terjangkau bagi semua orang. mengadakan program skrining pap smear bagi 100 peserta
3.9 Secara signifikan mengurangi jumlah kematian dan kesakitan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini
akibat bahan kimia berbahaya, serta polusi dan kontaminasi kanker serviks.
udara, air, dan tanah.
Bab Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja
(Halaman 73) dan Bab Masyarakat Lokal (Halaman 97)
3.3 End the epidemics of AIDS, tuberculosis, malaria, and neglected The implementation of Occupational Health and Safety
tropical diseases, and combat hepatitis, water-borne diseases, and Management System (OHSMS) covers both employees
other communicable diseases. and contract workers. The Occupational Health and
3.6 Halve the global number of deaths and injuries from road traffic Safety (OHSMS) program is conducted routinely, and
accidents. the OHSMS is evaluated annually. MSJ, SBB, KUP, and POS
3.8 Achieve universal health coverage, including financial risk support the provision of health facilities and training for
protection, access to good quality primary health care, and access integrated health posts (Posyandu) and village clinics in
for all to safe, effective, quality, and affordable essential medicines village. Furthermore, POS, in collaboration with East Halmahera
and vaccines. Regency Health Office and Maba City Hospital, conducted
3.9 Significantly reduce the number of deaths and illnesses from a pap smear screening program for 100 participants as part of
hazardous chemicals, and pollution and contamination of air, water, efforts to prevent and detect cervical cancer early.
and land.
Worker Protection and Empowerment Chapter (Page 73) and
Local Community Chapter (Page 97)
52 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 55
Target SDGs yang Relevan Kontribusi Kami di Tahun 2025
SDGs Relevant SDGs Target Our Contribution in 2025
4.1 Menjamin bahwa semua anak perempuan dan laki-laki Kami mendukung pendidikan yang berkualitas untuk anak-
menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah tanpa dipungut anak desa binaan melalui pemberian beasiswa, dukungan
biaya, setara, dan berkualitas, yang mengarah pada capaian sarana dan prasarana pendidikan, serta pelatihan persiapan
pembelajaran yang relevan dan efektif. kerja bagi siswa dan mahasiswa.
4.2 Menjamin bahwa semua anak perempuan dan laki-laki memiliki
akses terhadap perkembangan dan pengasuhan anak usia dini, Bab Masyarakat Lokal (Halaman 97)
pengasuhan, pendidikan pra-sekolah dasar yang berkualitas,
sehingga mereka siap untuk menempuh pendidikan dasar.
4.4 Meningkatkan secara signifikan jumlah pemuda dan orang
dewasa yang memiliki keterampilan yang relevan, termasuk
keterampilan teknik dan kejuruan untuk pekerjaan yang layak dan
kewirausahaan.
4.1 Ensure that all girls and boys complete free, equitable, and quality We support quality education for children in our assisted
primary and secondary education leading to relevant and effective villages through scholarships, educational infrastructure, and
learning outcomes. job preparation training for students.
4.2 Ensure that all girls and boys have access to quality early childhood
development and care, quality pre-elementary education, so that Local Communities Chapter (Page 97)
they are ready for elementary education.
4.4 Significantly increase the number of youth and adults with relevant
skills, including technical and vocational skills for decent work and
entrepreneurship.
6.3 Meningkatkan kualitas air dengan mengurangi polusi, Kami memastikan air limbah telah dikelola dan memenuhi
menghilangkan pembuangan, dan meminimalkan pelepasan baku mutu air sebelum dibuang. Seluruh operasi tambang
material dan bahan kimia berbahaya, mengurangi setengah telah memiliki kebijakan dan prosedur pengelolaan Air Asam
proporsi air limbah yang tidak diolah, dan secara signifikan Tambang (AAT), kolam pengendapan, serta limpasan air
meningkatkan daur ulang, serta penggunaan kembali barang daur untuk area tambang, pengolahan serta pelabuhan. Sistem
ulang yang aman secara global. pemantauan kualitas air limbah dilakukan menggunakan
6.6 Melindungi dan merestorasi ekosistem terkait sumber daya air, alat sparging yang menghasilkan pemantauan otomatis
termasuk pegunungan, hutan, lahan basah, sungai, air tanah, dan secara terus menerus dan terhubung dengan jaringan
danau. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
6.b Mendukung dan memperkuat partisipasi masyarakat lokal dalam
meningkatkan pengelolaan air dan sanitasi. POS berkolaborasi dengan karang taruna untuk penanaman
bakau di Desa Wailukum.
Bab Masyarakat Lokal (Halaman 97)
6.3 Improve water quality by reducing pollution, eliminating dumping, We ensure that wastewater is treated and meets water quality
minimizing releases of hazardous materials and chemicals, halving standards before being discharged. All mining operations
the proportion of untreated wastewater, and significantly increasing have policies and procedures for managing Acid Mine
recycling and safe reuse of recyclables globally. Drainage (AMD), settling ponds, and runoff for the mining,
6.6 Protect and restore water-related ecosystem, including mountain, processing, and port areas. The wastewater quality
forest, wetland, river, groundwater, and lake. monitoring system utilizes a sparging device that provides
6.b Support and strengthen local community participation in improving continuous, automatic monitoring and is connected to
water and sanitation management. the Ministry of Environment and Forestry's network.
POS collaborates with youth organizations to plant mangroves
in Wailukum Village.
Local Communities Chapter (Page 97)
7.2 Meningkatkan, secara substansial, pangsa energi terbarukan Kami berupaya mendukung program pemerintah
dalam bauran energi global. dengan memanfaatkan biofuel (B35) untuk kendaraan
operasional tambang dan tugboat. Saat ini, kami sedang
mengevaluasi rencana pembangunan panel surya di wilayah
pertambangan.
Bab Pengelolaan Lingkungan (Halaman 114)
7.2 Increase, substantially, the share of renewable energy in the global We strive to support government programs by utilizing biofuel
energy mix. (B35) for mining operational vehicles and tugboats. We are
currently evaluating plans to build solar panels in mining
areas.
Environmental Management Chapter (Page 114)
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 53
Page 56
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
Target SDGs yang Relevan Kontribusi Kami di Tahun 2025
SDGs Relevant SDGs Target Our Contribution in 2025
8.3 Menggalakkan kebijakan pembangunan yang mendukung Pengelolaan ketenagakerjaan dan K3 sesuai dengan
kegiatan produktif, penciptaan lapangan kerja layak, peraturan pemerintah dan standar ISO 45001:2018.
kewirausahaan, kreativitas dan inovasi, dan mendorong Sebagai komitmen kami dalam menyediakan mineral
formalisasi dan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah. secara bertanggung jawab, IMI dan WMI telah menerapkan
8.7 Mengambil tindakan cepat dan untuk memberantas kerja paksa, kebijakan pengadaan berkelanjutan yang mewajibkan
mengakhiri perbudakan dan penjualan manusia, mengamankan pemasok untuk mematuhi ketentuan HAM.
larangan dan penghapusan bentuk terburuk tenaga kerja anak,
termasuk perekrutan dan penggunaan tentara anak-anak, dan Pemasok lokal mencapai 58,6% dari total mitra usaha yang
pada tahun 2025 mengakhiri tenaga kerja anak dalam segala mendukung operasional tambang di 2025.
bentuknya.
8.8 Melindungi hak-hak tenaga kerja dan mempromosikan lingkungan MSJ, SBB, dan POS mengadakan program pembinaan
kerja yang aman dan terjamin bagi semua pekerja, termasuk UMKM untuk meningkatkan keterampilan warga desa
pekerja migran, khususnya pekerja migran perempuan, dan mereka binaan dalam berwirausaha.
yang bekerja dalam pekerjaan berbahaya.
Bab Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja
(Halaman 73)
8.3 Promote development policies that support productive activities, Labor and occupational health and safety management
decent employment creation, entrepreneurship, creativity, and comply with government regulations and ISO 45001:2018
innovation, and encourage the formalization and growth of micro, standards. As part of our commitment to sourcing minerals
small, and medium enterprises. responsibly, IMI and WMI have implemented a sustainable
8.7 Take urgent action to eradicate forced labor, end slavery and human procurement policy that requires suppliers to comply with
trafficking, secure the prohibition and elimination of the worst forms human rights provisions.
of child labor, including the recruitment and use of child soldiers,
and by 2025 end child labor in all its forms. Local suppliers account for 58.6% of the total business
8.8 Protect labor rights and promote safe and secure working partners supporting mining operations in 2025.
environments for all workers, including migrant workers, in
particular female migrant workers, and those engaged in hazardous MSJ, SBB, and POS are conducting MSME development
work. programs to improve the entrepreneurial skills of assisted
village residents.
Worker Protection and Empowerment Chapter (Page 73)
12.2 Mencapai pengelolaan berkelanjutan dan pemanfaatan sumber Pengelolaan lingkungan diterapkan sesuai dengan
daya alam secara efisien. ISO 14001:2015.
12.4 Mencapai pengelolaan bahan kimia dan semua jenis limbah yang
ramah lingkungan, di sepanjang siklus hidupnya, sesuai kerangka Bab Pengelolaan Lingkungan (Halaman 114)
kerja internasional yang disepakati dan secara signifikan
mengurangi pencemaran bahan kimia dan limbah tersebut ke
udara, air, dan tanah untuk meminimalkan dampak buruk terhadap
kesehatan manusia dan lingkungan.
12.5 Mengurangi produksi limbah melalui pencegahan, pengurangan,
daur ulang, dan penggunaan kembali.
12.8 Menjamin bahwa masyarakat di mana pun memiliki informasi yang
relevan dan kesadaran terhadap pembangunan berkelanjutan dan
gaya hidup yang selaras dengan alam.
12.2 Achieve sustainable management and efficient use of natural Environmental management is implemented in accordance
resources. with ISO 14001:2015.
12.4 Achieve environmentally sound management of chemicals and
all types of waste, throughout their life cycle, in accordance with Environmental Management Chapter (Page 114)
the agreed international frameworks and significantly reduce
the release of chemicals and waste to air, water, and land in order to
minimize adverse impacts on human health and the environment.
12.5 Reduce waste generation through prevention, reduction, recycling,
and reuse.
12.8 Ensure that people everywhere have relevant information and
awareness on sustainable development and lifestyles in harmony
with nature.
54 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 57
Target SDGs yang Relevan Kontribusi Kami di Tahun 2025
SDGs Relevant SDGs Target Our Contribution in 2025
13.1 Memperkuat kapasitas ketahanan dan adaptasi terhadap bahaya Perseroan berkomitmen untuk mencapai net zero emission
terkait iklim dan bencana alam di semua negara. pada 2055.
13.2 Mengintegrasikan tindakan antisipasi perubahan iklim ke dalam
kebijakan, strategi, dan perencanaan nasional. Sebagai upaya pengelolaan risiko iklim, Perseroan telah
mengidentifikasi risiko dan peluang terkait iklim level grup.
Bab Pengelolaan Lingkungan (Halaman 114)
13.1 Strengthen resilience and adaptive capacities to climate-related The Company is committed to achieving net-zero emissions by
hazards and natural disasters in all countries. 2055.
13.2 Integrate climate change response measures into national policies,
strategies, and planning. As part of its climate risk management efforts,
the Company has identified group-level climate-related risks
and opportunities.
Environmental Management Chapter (Page 114)
15.1 Menjamin pelestarian, restorasi, dan pemanfaatan berkelanjutan Total area pertambangan yang telah direhabilitasi Entitas
dari ekosistem daratan dan perairan darat serta jasa Anak mencapai 295,9 ha sepanjang tahun 2025 sedangkan
lingkungannya, khususnya ekosistem hutan, lahan basah, kegiatan revegetasi mencapai penanaman sebanyak
pegunungan dan lahan kering, sejalan dengan kewajiban 203 ribu pohon sepanjang tahun 2025.
berdasarkan perjanjian internasional.
15.2 Meningkatkan pelaksanaan pengelolaan semua jenis hutan Bab Pengelolaan Lingkungan (Halaman 114)
secara berkelanjutan, menghentikan deforestasi, merestorasi
hutan yang terdegradasi, dan meningkatkan secara signifikan
forestasi dan reforestasi secara global.
15.3 Menghentikan penggurunan, memulihkan lahan dan tanah kritis,
termasuk lahan yang terkena penggurunan, kekeringan dan banjir,
dan berusaha mencapai dunia yang bebas dari lahan terdegradasi.
15.5 Melakukan tindakan cepat dan signifikan untuk mengurangi
degradasi habitat alami, menghentikan kehilangan
keanekaragaman hayati, dan pada tahun 2020, melindungi dan
mencegah lenyapnya spesies yang terancam punah.
15.1 Ensure the conservation, restoration, and sustainable use of The total mining area rehabilitated by the Subsidiary reached
terrestrial and inland water ecosystems and their environmental 295.9 hectares throughout 2025, while revegetation activities
services, in particular forest, wetland, mountain, and dryland, are in resulted in the planting of 203 thousand trees throughout
line with obligations under international agreements. 2025.
15.2 Promote sustainable management of all types of forest, halt
deforestation, restore degraded forests, and significantly increase Environmental Management Chapter (Page 114)
afforestation and reforestation globally.
15.3 Halt desertification, restore degraded lands and soils, including
those affected by desertification, drought, and flooding, and strive
to achieve a world free of degraded lands.
15.5 Take urgent and significant action to reverse the degradation of
natural habitats, halt the loss of biodiversity and, in 2020, protect
and prevent the extinction of threatened species.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 55
Page 58
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Perseroan senantiasa mengedepankan setiap aktivitas The Company consistently prioritizes ethical, transparent,
usaha dijalankan secara etis, transparan, dan bertanggung and responsible conduct in all its business activities.
jawab. Melalui penerapan prinsip tata kelola yang kuat, By applying strong governance principles, the Company
Perseroan memastikan integrasi aspek lingkungan, sosial, ensures the integration of environmental, social, and
dan ekonomi dalam proses pengambilan keputusan serta economic aspects into its decision-making process
mendorong terciptanya nilai jangka panjang bagi seluruh and encourages the creation of long-term value for all
pemangku kepentingan. stakeholders.
Struktur Tata Kelola Keberlanjutan [GRI 2-9]
Sustainability Governance Structure
Direksi
Board of Directors
Kelompok Kerja Keberlanjutan
Sustainability Working Group
Direksi Entitas Anak
Board of Directors of Subsidiaries
Divisi Keberlanjutan
Sustainability Division
Kelompok Kerja Batu Bara Kelompok Kerja Nikel
Coal Working Group Nickel Working Group
MSJ, BKP, KUP, SBB, LLJ POS, IMI, WMI, BSE
Peran Badan Tata Kelola Keberlanjutan Role of the Sustainability Governance Body
[POJK E.1] [GRI 2-9, 2-12, 2-14] [POJK E.1] [GRI 2-9, 2-12, 2-14]
Perseroan meyakini bahwa penerapan tata kelola The Company believes that good corporate governance serves
perusahaan yang baik sebagai landasan utama dalam as the primary foundation for comprehensive and effective
mengelola aspek keberlanjutan yang komprehensif dan sustainability management. Therefore, the governance body’s
efektif. Oleh karena itu, peran badan tata kelola sangat role is crucial, not only leading but also actively participating
penting, tidak hanya memimpin namun juga berpartisipasi in ensuring that sustainability is integrated into all business
aktif dalam memastikan keberlanjutan terintegrasi dalam activities, with the support of the Sustainability Working Group.
seluruh aktivitas bisnis, dengan dukungan Kelompok In addition, the Company implemented a report approval
Kerja Keberlanjutan. Selain itu, Perseroan menerapkan mechanism through a sign-off process by the Board of Directors
mekanisme persetujuan laporan melalui proses sign-off oleh and Board of Commissioners as a form of layered oversight
Direksi dan Dewan Komisaris sebagai bentuk pengawasan to ensure the reliability, completeness, and accountability of
berlapis untuk memastikan keandalan, kelengkapan, dan the information presented in the Sustainability Report, as well
akuntabilitas informasi yang disampaikan dalam Laporan as its compliance with applicable standards and regulations.
Keberlanjutan, serta kesesuaiannya dengan standar dan
ketentuan yang berlaku.
56 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 59
Struktur dan Komposisi Badan Tata Kelola Keberlanjutan [ESG G-01]
Structure and Composition of the Sustainability Governance Body
Nama Jabatan Masa Jabatan
Gender
Name Position Period of Services
DEWAN KOMISARIS
Board of Commissioners
Komisaris Utama Pria
Lawrence Barki 2025 – 2030
President Commissioner Male
Komisaris Pria
Yun Mulyana 2025 – 2030
Commissioner Male
Komisaris Pria
Steven Scott Barki 2025 – 2030
Commissioner Male
Komisaris Independen Pria
Dody Hasril 2025 – 2030
Independent Commissioner Male
Komisaris Independen Wanita
Astria Wizayanti 2025 – 2030
Independent Commissioner Female
DIREKSI
Board of Directors
Direktur Utama Pria
Ray Antonio Gunara 2025 – 2030
President Director Male
Direktur Pria
Kenneth Scott Andrew Thompson 2025 – 2030
Director Male
Direktur Pria
Hariyadi* 2025 – 2030
Director Male
Direktur Independen Pria
Then Min Ho (Hadi Tanjaya)** 2020 – 2025
Independent Director Male
*
Menjabat sejak 27 Mei 2025. / Serving since May 27, 2025.
**
Menjabat sampai 27 Mei 2025. / Serving until May 27, 2025.
Dewan Komisaris berperan penting dalam memastikan The Board of Commissioners plays a crucial role in ensuring
penerapan tata kelola keberlanjutan Perseroan berjalan effective, transparent, and accountable implementation of
secara efektif, transparan, dan akuntabel. Fungsi the Company sustainability governance. This oversight
pengawasan dijalankan melalui penelaahan strategi, function is applied by reviewing the Board of Directors'
kebijakan, dan kinerja keberlanjutan yang disusun Direksi, sustainability strategies, policies, and performance, including
termasuk pemantauan atas pengelolaan risiko ESG. monitoring ESG risk management. Thus, by providing
Dengan memberikan arahan strategis serta memastikan strategic direction and ensuring compliance with regulations
kepatuhan terhadap regulasi dan standar internasional, and international standards, the Board of Commissioners
Dewan Komisaris mendukung terciptanya praktik bisnis supports responsible business practices while strengthening
yang bertanggung jawab sekaligus memperkuat daya saing the Company's competitiveness and long-term sustainability.
dan keberlanjutan jangka panjang Perseroan. [ESG G-03] [ESG G-03]
Dalam hal pengelolaan, Direksi bertugas menetapkan arah, In terms of management, the Board of Directors is responsible
menyetujui strategi, kebijakan, serta target keberlanjutan, for setting directions, approving sustainability strategies,
sekaligus mengawasi jalannya implementasi di tingkat policies, and targets, and overseeing their implementation at
grup. Selanjutnya, Direksi memberikan mandat penuh the group level. Furthermore, the Board of Directors delegates
kepada Direktur Utama untuk mengatur serta mengawasi full mandate to the President Director to manage and oversee
seluruh aspek keberlanjutan, termasuk pengelolaan all aspects of sustainability, including the management of
risiko, dampak, dan peluang yang terkait isu keberlanjutan risks, impacts, and opportunities related to sustainability and
maupun iklim. Pelaporan hasil strategi dan implementasi climate issues. The President Director submits reports on
keberlanjutan disampaikan Direktur Utama kepada Direksi the results of the sustainability strategy and implementation
setidaknya sekali dalam setahun atau sesuai kebutuhan to the Board of Directors at least annually or as necessary
rapat. Dalam menjalankan tugasnya, Direktur Utama at meetings. In carrying out duties, the President Director
memperoleh dukungan dari jajaran Direktur Entitas Anak, receives support from the Directors of Subsidiaries,
Divisi Keberlanjutan, dan unit-unit terkait lainnya. Selain the Sustainability Division, and other relevant units. In addition,
itu, Direktur Utama juga bertanggung jawab atas proses the President Director is also responsible for preparing
penyusunan Laporan Keberlanjutan, termasuk melakukan the Sustainability Report, including validating material topics
validasi atas topik material tahun 2025. [ESG G-03] for 2025. [ESG G-03]
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 57
Page 60
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
Pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris dan Direksi [ESG G-02]
Implementation of the Joint Meeting of the Board of Commissioners and the Board of Directors
Rata-Rata Persentase Kehadiran
Uraian Total Pelaksanaan Rapat
Average Attendance Percentage
Description Total Meetings
(%)
Total Kehadiran Dewan Komisaris
6 100
Total Attendance of the Board of Commissioners
Total Kehadiran Direksi
12 100
Total Attendance of the Board of Directors
Divisi Keberlanjutan dan Kelompok Kerja Sustainability Division and Sustainability Working
Keberlanjutan [POJK E.1] [GRI 2-9, 2-11] Group [POJK E.1] [GRI 2-9, 2-11]
Untuk memastikan penerapan keberlanjutan yang To ensure that the implementation of sustainability is
terintegrasi di seluruh grup, Perseroan telah memiliki integrated across the group, The Company already has
Kelompok Kerja Keberlanjutan yang dipimpin oleh Direksi a Sustainability Working Group led directly by the Director
Perseroan dengan anggota yang terdiri dari para Direktur of the Company, with members consisting of Directors of
Entitas Anak serta Sustainability Officer dari lini bisnis batu Subsidiaries and Sustainability Officers from the coal, nickel,
bara, nikel, dan pelayaran. Pada masing-masing Entitas and shipping business lines. In each subsidiary, Directors are
Anak, Direktur bertanggung jawab untuk memastikan responsible for implementing sustainability strategies and
pelaksanaan strategi serta program keberlanjutan sesuai programs within their respective authorities, in collaboration
dengan kewenangan mereka, yang dijalankan bersama with the relevant operational divisions.
divisi operasional terkait.
Tanggung jawab khusus dalam pengelolaan keberlanjutan Specific responsibility for sustainability management
diberikan kepada Divisi Keberlanjutan. Divisi ini berperan is assigned to the Sustainability Division. This division
mengoordinasikan Kelompok Kerja Keberlanjutan sekaligus coordinates the Sustainability Working Group and supports
mendukung pengembangan strategi, pelaksanaan strategy development, program implementation, achievement
program, pemantauan capaian, serta penyusunan Laporan monitoring, and the preparation of the group's Sustainability
Keberlanjutan grup. Hasil kinerja secara rutin dilaporkan Report. Performance results are regularly reported to
kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Selain the Board of Commissioners and the Board of Director of
itu, Sustainability Officer di masing-masing Entitas Anak the Company. Furthermore, Sustainability Officers in each
memfasilitasi koordinasi dengan divisi-divisi terkait, Subsidiary facilitate coordination with relevant divisions,
sehingga memungkinkan integrasi aspek keberlanjutan enabling the integration of sustainability aspects into all
ke dalam seluruh aktivitas Perseroan. the Company's activities.
Informasi lebih detail mengenai tata kelola perusahaan More detailed information on corporate governance is
disampaikan dalam Laporan Tahunan 2025 PT Harum presented in the 2025 Annual Report of PT Harum Energy Tbk,
Energy Tbk yang disusun secara terpisah dari Laporan prepared separately from this Sustainability Report.
Keberlanjutan ini.
Membangun Budaya dan Kompetensi Building a Sustainability Culture and
Keberlanjutan [POJK E.2, F.1] [GRI 2-17, 2-24] [ESG G-05] Competency [POJK E.2, F.1] [GRI 2-17, 2-24] [ESG G-05]
Pembentukan budaya keberlanjutan menjadi faktor kunci Establishing a sustainability culture becomes a key factor
dalam memastikan prinsip keberlanjutan dapat diterapkan in ensuring effective implementation of sustainability
secara efektif di seluruh lini bisnis Perseroan. Perseroan principles across all the Company's business lines.
secara bertahap membangun budaya keberlanjutan The Company is gradually building a culture of sustainability
melalui integrasi prinsip ESG ke dalam seluruh aspek by integrating ESG principles across all aspects of its
bisnis, tidak hanya pada level kebijakan, tetapi juga dalam business, not only at the policy level but also in day-to-
praktik operasional sehari-hari. Upaya ini diarahkan untuk day operations. These efforts are aimed at ensuring that
memastikan bahwa nilai-nilai keberlanjutan tertanam sustainability values are consistently embedded across
secara konsisten di seluruh lini organisasi, sehingga mampu all organizational levels, thereby strengthening business
memperkuat ketahanan bisnis sekaligus menciptakan resilience while creating sustainable positive impacts
58 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 61
dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan for the environment and society. In its implementation,
dan masyarakat. Dalam implementasinya, Perseroan the Company prioritizes several key initiatives as follows:
memprioritaskan beberapa inisiatif utama sebagai berikut:
1. Integrasi prinsip ESG dalam strategi dan operasional 1. Integration of ESG principles into the Company’s strategy
Perseroan, termasuk dalam pengambilan keputusan and operations, including decision-making processes and
dan pengembangan portofolio usaha yang mendukung the development of a business portfolio that supports
transisi energi; the energy transition;
2. Penerapan sistem manajemen berbasis standar 2. Implementation of management systems based on
internasional, seperti ISO 14001:2015 dan international standards, such as ISO 14001:2015 and
ISO 45001:2018, yang terintegrasi dalam SMKP; ISO 45001:2018, integrated into the Company’s SMKP;
3. Penguatan budaya keselamatan dan kesehatan kerja 3. Strengthening of occupational health and safety culture
melalui pengelolaan K3 yang terstruktur dan berkelanjutan; through structured and sustainable OHS management;
4. Pengelolaan lingkungan secara bertanggung jawab 4. Responsible environmental management through land
melalui kegiatan reklamasi dan rehabilitasi lahan serta reclamation and rehabilitation activities, as well as
pengendalian dampak operasional; serta the control of operational impacts; and
5. Pelaksanaan program PPM untuk meningkatkan 5. Implementation of CDE programs to improve the welfare
kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional. of communities surrounding operational areas.
Untuk mendukung penerapan budaya keberlanjutan, In order to support the implementation of a sustainability
secara rutin Perseroan juga menyelenggarakan program culture, the Company also regularly conducts competency
pengembangan kompetensi yang ditujukan bagi Dewan development programs for the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi, guna memperluas pemahaman and the Board of Directors to enhance their understanding
mereka mengenai isu-isu keberlanjutan. Divisi Keberlanjutan of sustainability-related issues. The Sustainability Division
juga berperan aktif memberikan informasi terbaru mengenai also plays an active role in providing the Board of Directors
tren keberlanjutan kepada Direksi dan para Direktur Entitas and Directors of Subsidiaries with the latest information
Anak. Selain itu, pelatihan dan pengembangan kapasitas on sustainability trends. Furthermore, sustainability-related
terkait keberlanjutan turut diberikan kepada divisi-divisi training and capacity building are provided to relevant
yang relevan, baik di kantor pusat maupun di area operasi. divisions, both at the head office and in operational
Informasi mengenai program pengembangan kompetensi areas. Information on sustainability-related competency
terkait keberlanjutan diuraikan sebagai berikut: [GRI 3-3] development programs is presented as follows: [GRI 3-3]
[12.3.1, 14.17.1] [12.3.1, 14.17.1]
Program Pengembangan Kompetensi terkait Aspek Keberlanjutan
Sustainability-related Competency Development Programs
Total Peserta
Waktu Pelaksanaan Total Participants
Topik Penyelenggara Jabatan
Topic Organizer Date of Position
Implementation Pria Wanita
Male Female
GRI 102 & GRI 103: Climate BEI bekerja sama 3 September 2025 Corporate
Change and Energy Topic dengan GRI dan Asosiasi September 3, 2025 Secretary dan staf
Standards Emiten Indonesia (AEI) Corporate
IDX in collaboration with - 2 Secretary and
GRI and the Indonesian Staff
Public Listed Companies
Association (AEI).
IDX Carbon Virtual Open House BEI 29 September 2025 Direktur Utama,
Webinar: Road to COP 30 IDX September 29, 2025 Corporate
Secretary, dan
staf
1 2
President Director,
Corporate
Secretary, and
staff
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 59
Page 62
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
Total Peserta
Waktu Pelaksanaan Total Participants
Topik Penyelenggara Jabatan
Topic Organizer Date of Position
Implementation Pria Wanita
Male Female
Seminar Persyaratan Umum Deloitte Indonesia 28 Agustus 2025 Manajer
Pengungkapan Informasi August 28, 2025 Accounting dan
Keuangan terkait Keberlanjutan staf
(PSPK) 1 dan 2 – Promoting Accounting
Integrated Thinking Through Manager and staff
Disclosure and Reporting
- 2
Seminar on General Requirements
for Disclosure of Sustainability-
Related Financial Information
(PSPK) 1 and 2 – Promoting
Integrated Thinking Through
Disclosure and Reporting
Untuk memperkuat budaya keberlanjutan tersebut, Perseroan To further strengthen this sustainability culture, the Company
menetapkan Nilai-Nilai Perusahaan, menerapkan Kode established Corporate Values, implemented a Code of
Etik, dan mengimplementasikan prinsip GCG, termasuk Conduct, and applied GCG principles, including the provision
penyediaan mekanisme pengaduan yang berfungsi sebagai of a whistleblowing mechanism that serves as a channel for
sarana evaluasi serta tindak lanjut dalam evaluasi praktik evaluation and follow-up actions in assessing sustainability
keberlanjutan. practices.
Tantangan dalam Penerapan Keberlanjutan Challenges in Implementing Sustainability
[POJK E.5] [POJK E.5]
Dalam mengimplementasikan komitmen keberlanjutan, In implementing its sustainability commitments, the Company
Perseroan menghadapi berbagai tantangan yang dipengaruhi faces various challenges influenced by business dynamics
oleh dinamika bisnis serta perkembangan eksternal. Berbagai and external developments. These challenges have the potential
tantangan tersebut berpotensi memengaruhi kinerja dan to affect performance and business continuity, as outlined
keberlangsungan usaha, sebagaimana diuraikan berikut: below:
Permasalahan/Tantangan Implikasi Bisnis Langkah Mitigasi
Issues/Challenges Business Implications Mitigation Measures
Perubahan Iklim dan Transisi Energi Tekanan global terhadap dekarbonisasi Perseroan menyusun strategi dekarbonisasi melalui
berpotensi menurunkan permintaan efisiensi energi, optimalisasi operasional, serta
batu bara serta meningkatkan biaya penjajakan diversifikasi ke sektor energi yang lebih
operasional akibat kebijakan karbon. rendah karbon. Selain itu, dilakukan pemantauan
Risiko ini juga dapat memengaruhi regulasi dan tren pasar secara berkala.
valuasi aset dan akses pendanaan.
Climate Change and Energy Transition Global pressure toward decarbonization The Company has developed a decarbonization strategy
may reduce coal demand and increase through energy efficiency initiatives, operational
operational costs due to carbon-related optimization, and the exploration of diversification
policies. This risk may also affect asset into lower-carbon energy sectors. Furthermore,
valuation and access to financing. the Company regularly monitors regulatory
developments and market trends.
Efisiensi dan Keunggulan Operasional Tingginya konsumsi energi dan bahan Perseroan menerapkan program efisiensi energi,
Ramah Lingkungan bakar dapat meningkatkan biaya optimalisasi penggunaan bahan bakar, serta
operasional serta risiko terhadap penerapan teknologi yang lebih ramah lingkungan
kepatuhan lingkungan. untuk meningkatkan produktivitas dan menekan
biaya.
Environmentally Friendly Operational High energy and fuel consumption The Company implements energy efficiency
Efficiency and Excellence may increase operational costs and programs, optimizes fuel utilization, and adopts more
environmental compliance risks. environmentally friendly technologies to enhance
productivity and control costs.
Pengelolaan Lingkungan (Emisi, Risiko pencemaran lingkungan, sanksi Perseroan menjalankan pengelolaan lingkungan
Limbah, dan Reklamasi) regulasi, serta potensi gangguan sesuai regulasi, termasuk pengendalian emisi,
operasional apabila pengelolaan tidak pengelolaan limbah, serta pelaksanaan reklamasi dan
optimal. pascatambang secara bertahap.
60 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 63
Permasalahan/Tantangan Implikasi Bisnis Langkah Mitigasi
Issues/Challenges Business Implications Mitigation Measures
Environmental Management (Emissions, Risks of environmental pollution, regulatory The Company conducts environmental management
Waste, and Reclamation) sanctions, and potential operational in accordance with applicable regulations, including
disruptions may arise if environmental emissions control, waste management, and the phased
management is not carried out optimally. implementation of reclamation and post-mining
activities.
K3 Tingginya risiko kecelakaan kerja di Perseroan memperkuat budaya K3 melalui pelatihan
sektor pertambangan dapat berdampak rutin, penerapan standar keselamatan, serta
pada gangguan operasional, biaya monitoring dan evaluasi kinerja keselamatan secara
kompensasi, serta reputasi Perseroan. berkala.
OHS The high risk of occupational accidents in The Company strengthens its OHS culture through
the mining sector may lead to operational regular training, the implementation of safety standards,
disruptions, compensation costs, and the and periodic monitoring and evaluation of safety
Company's reputational risk. performance.
Penerimaan Sosial dan Hubungan Potensi konflik sosial dan penolakan Perseroan melaksanakan program pemberdayaan
dengan Masyarakat masyarakat dapat menghambat masyarakat, komunikasi intensif dengan pemangku
operasional serta meningkatkan risiko kepentingan, serta memastikan kontribusi sosial yang
reputasi. berkelanjutan.
Social Acceptance and Community Potential social conflicts and community The Company implements community empowerment
Relations resistance may disrupt operations and programs, maintains intensive communication
increase reputational risks with stakeholders, and ensures sustainable social
contributions
Pengembangan SDM Keterbatasan kompetensi tenaga kerja Perseroan meningkatkan kapasitas SDM melalui
dapat menghambat adaptasi terhadap pelatihan, pengembangan kompetensi, serta program
perubahan industri dan teknologi. peningkatan keterlibatan karyawan.
HR Development Limited workforce competencies may The Company enhances HR capacity through training,
hinder adaptation to industry and competency development, and employee engagement
technological changes. improvement programs.
Tata Kelola dan Kepatuhan Ketidakpatuhan terhadap regulasi dapat Perseroan memperkuat sistem tata kelola melalui
menimbulkan sanksi hukum serta penerapan prinsip GCG, audit internal, serta
menurunkan kepercayaan investor. pemantauan kepatuhan secara berkelanjutan.
Governance and Compliance Non-compliance with regulations may The Company strengthens its governance system
result in legal sanctions and reduce by implementing GCG principles, conducting internal
investor confidence. audits, and continuously monitoring compliance.
Pengadaan Bertanggung Jawab Risiko dari pemasok yang tidak memenuhi Perseroan menerapkan kebijakan pengadaan
standar ESG dapat berdampak pada berkelanjutan dengan evaluasi dan seleksi pemasok
reputasi dan rantai pasok. berdasarkan kriteria ESG.
Responsible Procurement Risks arising from suppliers that do not The Company implements a sustainable procurement
meet ESG standards may affect reputation policy, including supplier evaluation and selection based
and supply chain reliability. on ESG criteria.
Nominasi dan Remunerasi [GRI 2-10, 2-19, 2-20, 2-21] Nomination and Remuneration [GRI 2-10, 2-19, 2-20,
[ESG G-06] 2-21] [ESG G-06]
Perseroan menetapkan Pedoman Pelaksanaan Fungsi The Company has established Guidelines for the Implementation
Nominasi dan Remunerasi sebagai acuan dalam proses of the Nomination and Remuneration Function as a reference for
pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi. the appointment of members of the Board of Commissioners
Dalam pelaksanaan fungsi nominasi, Dewan Komisaris and the Board of Directors. In carrying out the nomination
bertanggung jawab melakukan penilaian dan evaluasi function, the Board of Commissioners is responsible
terhadap calon berdasarkan kualifikasi, pengalaman, for assessing and evaluating candidates based on their
rekam jejak, serta kesesuaian dengan kebutuhan strategis qualifications, experience, track record, and alignment with
Perseroan. Proses ini dirancang untuk mendukung the Company’s strategic needs. This process is designed
keberlanjutan usaha melalui regenerasi kepemimpinan yang to support business sustainability by developing competent
kompeten. Kualifikasi yang menjadi pertimbangan meliputi leadership succession. The qualifications considered include
latar belakang pendidikan, pengalaman profesional, serta educational background, professional experience, as well as
kemampuan analitis dan pemecahan masalah. analytical and problem-solving capabilities.
Dalam hal remunerasi, penetapan remunerasi bagi Dewan In terms of remuneration, the determination of remuneration
Komisaris dan Direksi dilakukan berdasarkan kebijakan for the Board of Commissioners and Board of Directors
internal Perseroan dengan mengedepankan prinsip is carried out based on the Company’s internal policies,
kehati-hatian, transparansi, dan akuntabilitas. Dalam emphasizing the principles of prudence, transparency, and
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 61
Page 64
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
prosesnya, Perseroan mempertimbangkan hasil evaluasi accountability. In this process, the Company considers
kinerja, rekomendasi Dewan Komisaris, serta kondisi performance evaluation results, recommendations from
dan kemampuan keuangan Perseroan guna memastikan the Board of Commissioners, as well as the Company’s
remunerasi yang diberikan tetap wajar dan selaras dengan financial condition and capacity to ensure that
kinerja serta keberlanjutan usaha. Remunerasi Dewan the remuneration provided remains reasonable and
Komisaris ditetapkan oleh Komisaris Utama berdasarkan aligned with performance and business sustainability.
mandat RUPS, sementara remunerasi Direksi ditentukan Remuneration for the Board of Commissioners is determined
oleh Dewan Komisaris sesuai dengan kebijakan dan by thePresident Commissioner based on the GMS mandate,
mekanisme yang berlaku di Perseroan. Penetapan tersebut while remuneration for the Board of Directors is determined
telah mengacu pada ketentuan Pasal 96 dan Pasal 113 by the Board of Commissioners in accordance with
Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan the policies and mechanisms applicable within the Company.
Terbatas. Besaran remunerasi yang diterima anggota Such determinations have been made in reference to
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan dan Entitas Anak Article 96 and Article 113 of Law No. 40 of 2007 on Limited
pada tahun 2025 adalah sebesar USD4.610.479. Liability Companies. The remuneration amount received by
the Board of Directors and Board of Commissioners of the
Company and Subsidiaries in 2025 was USD4,610,479.
Informasi lebih detail mengenai prosedur nominasi More detailed information on the nomination procedures and
dan besaran remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi remuneration amounts for the Board of Commissioners and
Perseroan disampaikan dalam Laporan Tahunan 2025 Board of Directors of the Company is presented in the 2025
PT Harum Energy Tbk yang disusun secara terpisah dari Annual Report of PT Harum Energy Tbk, which is prepared
Laporan Keberlanjutan ini. separately from this Sustainability Report.
Penilaian Kinerja [GRI 2-18] [ESG G-04] Performance Assessment [GRI 2-18] [ESG G-04]
Pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dan Direksi dievaluasi The implementation of duties of the Board of Commissioners
setiap tahun sebagai upaya meningkatkan efektivitas and Board of Directors is evaluated annually to improve
pengawasan dan pengelolaan keberlanjutan di seluruh the effectiveness of sustainability oversight and management
lini bisnis Perseroan. Proses evaluasi dilakukan secara across all the Company's business lines. The evaluation
independen, kemudian hasilnya disampaikan kepada RUPS process is conducted independently, and the results are
untuk memperoleh persetujuan sekaligus pembebasan then submitted to the GMS for approval and discharge of
tanggung jawab. Penilaian mencakup beberapa indikator responsibility. The assessment covers several key indicators,
utama, antara lain pelaksanaan peran dan tanggung including the implementation of roles and responsibilities of
jawab masing-masing organ Perseroan, tindak lanjut atas each the Company's organ, follow-up to GMS resolutions, and
keputusan RUPS, serta capaian terhadap rencana kerja dan achievement of the established work plan and budget.
anggaran yang telah ditetapkan.
Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan untuk tahun Based on the assessment results for the 2025 financial
buku tahun 2025, Dewan Komisaris dan Direksi dinilai year, the Board of Commissioners and Board of Directors
berhasil memenuhi seluruh indikator tersebut dan dianggap were deemed successful in meeting all indicators and
mampu menjalankan tugas serta tanggung jawabnya were deemed capable of optimally carrying out their duties
secara optimal. Capaian ini dibuktikan juga dengan kinerja and responsibilities. This achievement is also evidenced
keberlanjutan yang dicatatkan Perseroan sepanjang tahun by the Company's sustainability performance throughout
2025 telah sejalan dengan target dan rencana jangka 2025, which was in line with its long-term targets and plans.
panjang.
Informasi lebih detail mengenai prosedur, kriteria, dan hasil More detailed information on the procedures, criteria,
penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan and results of performance assessment of the Board of
disampaikan dalam Laporan Tahunan 2025 PT Harum Commissioners and Board of Directors of the Company is
Energy Tbk yang disusun secara terpisah dari Laporan presented in the 2025 Annual Report of PT Harum Energy Tbk,
Keberlanjutan ini. which is prepared separately from this Sustainability Report.
62 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 65
Manajemen Risiko ESG [POJK E.3] [GRI 2-25] ESG Risk Management [POJK E.3] [GRI 2-25]
Perseroan menerapkan sistem pengelolaan risiko yang selaras The Company implements a risk management system
dengan praktik terbaik industri pertambangan serta standar aligned with best practices in the mining industry as well as
manajemen K3, guna menjaga kelancaran dan keselamatan OHS management standards, in order to maintain operational
operasional sekaligus mendukung penerapan keuangan continuity and safety while supporting the implementation
berkelanjutan. Penilaian risiko dilakukan melalui pendekatan of sustainable finance. Risk assessment is conducted using
kuantitatif dan kualitatif dengan mempertimbangkan tingkat both quantitative and qualitative approaches, considering
kemungkinan (likelihood) dan dampak (impact), termasuk the likelihood and impact, including their effects on
terhadap kinerja operasional dan keuangan Perseroan. the Company’s operational and financial performance. Risk
Pengukuran risiko dilakukan menggunakan matriks risiko measurement is performed using a structured risk matrix and
yang terstruktur, serta didukung oleh analisis sensitivitas dan is supported by sensitivity analysis and financial projections
proyeksi keuangan untuk mengidentifikasi potensi dampak to identify potential impacts on cash flow, profitability, and
terhadap arus kas, profitabilitas, dan kelayakan investasi long-term investment feasibility.
jangka panjang.
Kerangka kerja manajemen risiko mengacu pada prinsip The risk management framework refers to the principles of
ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018, yang meliputi ISO 14001:2015 and ISO 45001:2018, covering
pengelolaan risiko dan peluang terkait aspek lingkungan, the management of risks and opportunities related to
K3, serta sosial. Sistem ini terintegrasi dalam SMKP environmental, OHS, and social aspects. This system is
dan mencakup pula identifikasi peluang yang dapat integrated into the SMKP and also includes the identification
memperkuat ketahanan bisnis, khususnya di tengah of opportunities that may strengthen business resilience,
dinamika transisi energi dan perubahan regulasi. Setiap particularly amid the dynamics of the energy transition and
unit kerja memiliki pemilik risiko yang bertanggung jawab regulatory changes. Each business unit has a designated
dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risk owner responsible for identifying, assessing, and
potensi dampak maupun peluang. Hasil penilaian tersebut controlling potential impacts and opportunities. The results
disampaikan secara berkala kepada Direksi sebagai of these assessments are reported periodically to the Board
dasar dalam perumusan langkah mitigasi strategis serta of Directors as a basis for formulating strategic mitigation
pengambilan keputusan bisnis yang selaras dengan prinsip measures and making business decisions aligned with
keberlanjutan. sustainability principles.
Untuk memastikan efektivitas penerapan sistem, Unit In order to ensure the effectiveness of system implementation,
Audit Internal melakukan evaluasi atas pelaksanaan the Internal Audit Unit conducts evaluations of risk
manajemen risiko, termasuk aspek risiko keberlanjutan, management practices, including sustainability-related
dengan melibatkan koordinasi bersama Kelompok Kerja risks, in coordination with the Sustainability Working Group.
Keberlanjutan. Hasil temuan dan rekomendasi disampaikan Findings and recommendations are submitted to the Board
kepada Direksi sebagai dasar penyempurnaan kebijakan. of Directors as a basis for policy refinement. Meanwhile,
Sementara itu, Dewan Komisaris menjalankan fungsi the Board of Commissioners carries out an oversight function
pengawasan guna menjamin penerapan manajemen risiko to ensure transparent and responsible risk management.
berlangsung secara transparan dan bertanggung jawab. [GRI 2-13]
[GRI 2-13]
Perseroan telah mengategorikan isu-isu ESG menjadi The Company has categorized ESG issues into groups of risk
kelompok risiko [R] serta peluang [O] sebagaimana diuraikan [R] and opportunity [O], as described below:
berikut:
• [R] Kecelakaan dan gangguan kesehatan pekerja dan • [R] Accidents and health disruptions for workers and
kontraktor; contractors;
• [R] Pencemaran lingkungan; • [R] Environmental pollution;
• [R] Kerusakan habitat dan hilangnya keanekaragaman • [R] Habitat destruction and loss of biodiversity;
hayati;
• [R] Kegagalan atau kebocoran kolam pengendap dan/atau • [R] Failure or leakage of sedimentation ponds and/or
fasilitas penyimpanan tailing; tailings storage facilities;
• [R/O] Transisi energi menuju energi terbarukan dan • [R/O] Energy transition towards renewable energy and
ekonomi rendah karbon; a low-carbon economy;
• [R] Kejadian cuaca ekstrem; • [R] Extreme weather events;
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 63
Page 66
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
• [R] Bencana alam; • [R] Natural disasters;
• [R] Konflik sosial; serta • [R] Social conflicts; and
• [R] Ketidakpatuhan terhadap regulasi dan standar ESG. • [R] Non-compliance with ESG regulations and standards.
Pembahasan mengenai langkah mitigasi, pengendalian A discussion of mitigation measures, risk control,
risiko, serta pengelolaan peluang disajikan lebih lanjut pada and opportunity management is presented further in
bagian kinerja keberlanjutan. the sustainability performance section.
Evaluasi Efektivitas Manajemen Risiko ESG Evaluation of ESG Risk Management Effectiveness
Perseroan secara rutin menilai kinerja sistem manajemen The Company regularly assesses the performance of its ESG
risiko ESG untuk memastikan kapabilitasnya dalam risk management system to ensure its capability to mitigate
mengurangi potensi risiko, dengan mengacu pada potential risks, with reference to the following principles:
prinsip-prinsip berikut:
1. Adanya jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang 1. Clear reporting line and separation of functions are
jelas antara satuan kerja operasional dengan satuan available between operational work units and work units
kerja yang melaksanakan fungsi pengendalian; performing the control function;
2. Merancang sistem dan prosedur kerja dengan 2. System and work procedure are designed by considering
memperhatikan sisi operasional maupun bisnis serta the operations and business as well as the level of risk
tingkat risiko yang mungkin terjadi dalam suatu unit that may occur in a work unit;
kerja;
3. Mengelola penyediaan informasi dan analisis secara 3. Accurate and timely information and analysis are
akurat dan tepat waktu kepada Manajemen untuk managed and provided to Management to anticipate and
mengantisipasi dan menghadapi perubahan kondisi deal with changes in market condition through effective
pasar melalui pengelolaan sistem informasi yang management information system; and
efektif; serta
4. Memastikan bahwa penelaahan terbatas oleh Audit 4. A limited review by the Internal Audit is carried
Internal dilakukan terhadap prosedur dan kegiatan out independently, periodically, and objectively on
operasional Perseroan secara independen, berkala, dan the procedures and operational activities of the Company.
objektif. Hasil penelaahan terbatas oleh Audit Internal The results of Internal Audit’s limited review are submitted
disampaikan dalam bentuk Laporan Audit Internal in the form of an Internal Audit Report to the Board of
kepada Direksi. Directors.
Etika Bisnis dan Integritas
Business Ethics and Integrity
Perseroan menjadikan etika bisnis dan integritas sebagai The Company places business ethics and integrity as
landasan utama dalam menjalankan setiap aktivitas the primary foundation for carrying out all business activities.
usaha. Prinsip ini tidak hanya memastikan kepatuhan These principles not only ensure regulatory compliance but
terhadap regulasi, tetapi juga membentuk budaya kerja also foster a work culture that upholds honesty, responsibility,
yang menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, dan and professionalism, thus fostering harmonious and
profesionalisme, sehingga tercipta hubungan yang harmonis sustainable relationships with all stakeholders.
dan berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan.
Kode Etik [GRI 2-23, 2-27] [ESG G-07] Code of Conduct [GRI 2-23, 2-27] [ESG G-07]
Perseroan telah menetapkan Kode Etik yang berfungsi The Company has established a Code of Conduct that serves
sebagai standar perilaku bagi Dewan Komisaris, Direksi, as a standard of conduct for the Board of Commissioners,
seluruh karyawan, maupun individu yang terlibat dalam Board of Directors, all employees, and individuals involved in
kegiatan usaha. Kode Etik Perseroan merupakan the Company’s business activities. The Company’s Code of
landasan penting dalam mendukung pencapaian strategi Conduct serves as an important foundation for achieving its
64 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 67
keberlanjutan dengan memastikan seluruh aktivitas bisnis sustainability strategy by ensuring that all business activities
dijalankan secara etis, transparan, dan bertanggung jawab. are carried out ethically, transparently, and responsibly.
Penerapan Kode Etik tidak hanya mengatur perilaku individu, The implementation of the Code of Conduct not only
tetapi juga membentuk budaya kerja yang menjunjung governs individual behavior but also shapes a corporate
tinggi integritas, kepatuhan, serta penghormatan terhadap culture that upholds integrity, compliance, and respect for
aspek lingkungan dan sosial. Dengan demikian, Kode environmental and social aspects. Accordingly, the Code
Etik berperan dalam meminimalkan risiko pelanggaran, of Conduct plays a role in minimizing the risk of violations,
memperkuat tata kelola, serta memastikan bahwa setiap strengthening governance, and ensuring that every decision
keputusan dan tindakan yang diambil selaras dengan and action taken is aligned with ESG principles. Through
prinsip ESG. Melalui implementasi yang konsisten, Kode consistent implementation, the Code of Conduct also
Etik turut mendukung tercapainya kinerja keberlanjutan dan supports achieving sustainability performance and creating
penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku long-term value for all stakeholders. This document was ratified
kepentingan. Dokumen ini telah disahkan oleh Dewan by the Board of Commissioners and Board of Directors on
Komisaris dan Direksi pada 30 November 2015, dan hingga November 30, 2015, and remains relevant to date.
kini masih dianggap relevan.
Implementasi Kode Etik juga menjadi langkah penting Implementation of the Code of Conduct is also a crucial
dalam mencegah konflik kepentingan, pelanggaran norma, step in preventing conflicts of interest, violations of norms,
praktik korupsi dan gratifikasi, serta persoalan sosial lain corruption and bribery practices, and other social issues that
yang dapat merugikan Perseroan maupun pemangku could harm the Company and its stakeholders. To ensure that
kepentingan. Untuk memastikan seluruh insan Perseroan all the Company and its Subsidiaries understand and comply
dan Entitas Anak memahami dan mematuhi Kode Etik, with the Code of Conduct, the Code of Conduct is regularly
sosialisasi dilakukan secara rutin melalui berbagai saluran, disseminated through various channels, both internal media
baik media internal maupun situs web resmi Perseroan, and the Company's official website, for widespread access.
sehingga dapat diakses secara luas.
Lingkup Kode Etik Perseroan meliputi sejumlah aspek The scope of the Company’s Code of Conduct covers
perilaku sebagai berikut: the following behavioral aspects:
Perilaku terhadap Karyawan Perilaku terhadap Pemasok Perilaku terhadap Pelanggan
Behavior towards Employees Behavior towards Supplier Behavior towards Customers
Perilaku terhadap Pemerintah
Perilaku terhadap Masyarakat Sekitar Perilaku terhadap Lingkungan atau Otoritas
Behavior towards Community Behavior towards Environment Behavior towards Government
or Authority
Perilaku terhadap Bank, Lembaga Keuangan,
Perilaku terhadap Pesaing Bisnis Investor, dan Pemegang Saham Perilaku terhadap Perseroan
Behavior towards Business Competitors Behavior towards Banks, Financial Institutions, Behavior towards the Company
Investors, and Shareholders
Informasi lebih lengkap mengenai Kode Etik dapat diakses More complete information on the Code of Conduct can
melalui link (https://www.harumenergy.com/kode-etik). be accessed via the link (https://www.harumenergy.com/
code-of-conducts).
Kebijakan Anti-Korupsi [EM-MM-510a.1] [ESG G-07] Anti-Corruption Policy [EM-MM-510a.1] [ESG G-07]
Salah satu kebijakan penting yang diatur dalam Kode Etik One of the key policies stipulated in the Company's Code of
Perseroan adalah kebijakan anti-korupsi dan anti-fraud. Conduct is the anti-corruption and anti-fraud policy. This policy
Kebijakan ini memiliki peran penting dalam memastikan plays a crucial role in ensuring sound business practices and
praktik bisnis dijalankan secara sehat sekaligus mencegah preventing corruption and fraud throughout the Company and
terjadinya tindakan korupsi maupun kecurangan di seluruh its Subsidiaries. Compliance with this policy is mandatory for
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 65
Page 68
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
lingkungan Perseroan dan Entitas Anak. Kepatuhan all the Company personnel, Subsidiaries, and stakeholders
terhadap kebijakan ini bersifat wajib, baik bagi seluruh insan involved in mining and investment activities. [GRI 3-3, 205-1,
Perseroan, Entitas Anak, maupun pemangku kepentingan 12.20.1, 12.20.2, 14.22.1, 14.22.2]
yang terlibat dalam aktivitas pertambangan dan investasi.
[GRI 3-3, 205-1, 12.20.1, 12.20.2, 14.22.1, 14.22.2]
Untuk memperkuat implementasinya, sosialisasi kebijakan To strengthen its implementation, the anti-corruption and
anti-korupsi dan anti-fraud dilakukan secara rutin guna anti-fraud policy is regularly disseminated to increase
meningkatkan pemahaman serta kesadaran seluruh pihak understanding and awareness among all relevant parties.
terkait. Komitmen tersebut terbukti efektif, tercermin dari This commitment has proven effective, as reflected in
tidak adanya sanksi terkait pelanggaran hukum berupa the absence of sanctions related to legal violations in
praktik korupsi maupun fraud yang melibatkan insan the form of corrupt practices or fraud involving the Company
Perseroan maupun Entitas Anak sepanjang tahun 2025. personnel or its Subsidiaries throughout 2025. [GRI 205-2,
[GRI 205-2, 205-3, 12.20.3, 12.20.4, 14.22.3, 14.22.4] 205-3, 12.20.3, 12.20.4, 14.22.3, 14.22.4]
Benturan Kepentingan [GRI 2-11, 2-15] [ESG G-09] Conflict of Interest [GRI 2-11, 2-15] [ESG G-09]
Dalam setiap proses pengambilan keputusan bisnis strategis, In every strategic business decision-making process,
Perseroan memastikan bahwa tidak ada intervensi, baik the Company ensures that there is no intervention, either
dari pihak internal maupun eksternal yang dapat merugikan from internal or external parties, that could harm business
keberlangsungan usaha, baik di tingkat Perseroan maupun continuity, either at the Company or its Subsidiaries. Neutrality
Entitas Anak. Netralitas dari potensi benturan kepentingan from potential conflict of interest is maintained through
dijaga melalui penerapan Kode Etik, Nilai-nilai Perusahaan, the implementation of Code of Conduct, Corporate Values,
serta praktik GCG yang berkesinambungan dan wajib ditaati and sustainable GCG practices, which must be adhered to by
oleh seluruh insan Perseroan, Entitas Anak, serta pemangku all the Company employees, Subsidiaries, and stakeholders.
kepentingan.
Untuk memperkuat upaya pencegahan benturan kepentingan, To strengthen efforts to prevent conflict of interest,
Perseroan menyediakan mekanisme pelaporan bagi pihak- the Company provides a reporting mechanism for parties
pihak yang merasa dirugikan oleh tindakan tidak netral. who feel disadvantaged by non-neutral actions. Every
Setiap laporan yang masuk diproses secara transparan dan report received is processed transparently and accountably.
akuntabel. Komitmen ini terbukti efektif, tercermin dari tidak This commitment has proven effective, as reflected in
adanya laporan pengaduan terkait benturan kepentingan the zero reported complaints related to conflict of interest
yang merugikan pihak internal maupun eksternal sepanjang that harmed internal or external parties throughout 2025.
tahun 2025.
Kebijakan Insider Trading dan Perlakuan Adil Insider Trading Policy and Fair Treatment
bagi Pemegang Saham [ESG G-08] for Shareholders [ESG G-08]
Kode Etik Perseroan juga mengatur terhadap larangan The Company's Code of Conduct also prohibits insider
praktik insider trading. Seluruh insan Perseroan tidak trading. All the Company employees are prohibited from
diperkenankan memanfaatkan informasi internal untuk using internal information for personal or third-party gain,
kepentingan pribadi maupun pihak ketiga, khususnya particularly material information that could potentially
informasi material yang berpotensi memengaruhi kinerja impact the Company's performance. Therefore, management
Perseroan. Oleh karena itu, manajemen menerapkan aturan implements strict rules regarding the management
ketat terkait pengelolaan serta penyebaran informasi yang and dissemination of unpublished information, as such
belum dipublikasikan, karena informasi tersebut dapat information could directly impact share price movements
berdampak langsung pada pergerakan harga saham apabila if announced.
diumumkan.
Perseroan menegaskan komitmen untuk memberikan The Company affirms its commitment to providing equal and
perlakuan yang setara dan adil kepada seluruh pemegang fair treatment to all shareholders in the following areas:
saham dalam hal:
1. Mendapatkan informasi yang relevan dan penting 1. Receive relevant and important information about
tentang Perseroan secara tepat waktu dan konsisten; the Company in a timely and consistent manner;
66 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 69
2. Berpartisipasi dalam keputusan penting melalui 2. Participate in important resolutions through voting at
pemungutan suara dalam RUPS; the GMS;
3. Mendapatkan dividen sesuai dengan proporsi 3. Receive dividends in accordance with the proportion of
kepemilikan saham; serta share ownership; and
4. Menghormati dan melindungi hak-hak pemegang 4. Respect and protect the rights of minority shareholders.
saham minoritas.
Sistem Pelaporan Pelanggaran [GRI 2-26] Whistleblowing System [GRI 2-26]
Perseroan telah mengimplementasikan sistem pelaporan The Company has implemented a WBS that allows anyone to
pelanggaran WBS yang memungkinkan siapa pun untuk file complaints or grievances regarding alleged violations of
menyampaikan keluhan atau pengaduan terkait dugaan laws or regulations within the Company and its Subsidiaries.
pelanggaran hukum maupun peraturan di lingkungan This effort is carried out as a step to strengthen sustainability
Perseroan dan Entitas Anak. Upaya ini dilakukan sebagai culture and uphold honesty values. The reporting mechanism
langkah untuk memperkuat budaya keberlanjutan can be done by sending an email to corsec@harumenergy.
serta menegakkan nilai-nilai kejujuran. Mekanisme com or by letter addressed to the Corporate Secretary at
pelaporan dapat dilakukan dengan mengirimkan email ke the Company's office. To facilitate the follow-up process,
corsec@harumenergy.com atau melalui surat yang whistleblowers are encouraged to include the following
dialamatkan kepada Sekretaris Perusahaan di kantor information:
Perseroan. Untuk memudahkan proses tindak lanjut,
pelapor diimbau mencantumkan informasi berikut:
1. Nama pelapor; 1. Name of whistleblower;
2. Departemen atau divisi pelapor; 2. Department or division of whistleblower;
3. Nomor kontak pelapor yang dapat dihubungi; serta 3. Contact number of whistleblower; and
4. Alamat email yang dapat dihubungi (jika ada). 4. Active email address (if any).
Perseroan memerlukan informasi yang lengkap agar setiap The Company requires complete information to ensure
laporan pengaduan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan prompt and accurate action on each complaint report,
akurat, sekaligus memastikan kebenarannya sehingga while ensuring its accuracy and preventing misuse of
mencegah penyalahgunaan WBS yang dapat merugikan the WBS, which could harm the reported party. Furthermore,
pihak terlapor. Selain itu, penyertaan informasi juga menjadi the inclusion of information also serves as a basis for
dasar bagi Perseroan untuk memberikan perlindungan the Company to protect the whistleblower from potential
kepada pelapor dari potensi tindakan balasan yang mungkin retaliation by the reported party. In the event that a report with
dilakukan oleh pihak terlapor. Dalam hal terdapat laporan high materiality or critical nature is identified, the Company
dengan tingkat materialitas tinggi atau bersifat kritikal, implements an escalation mechanism to the Board of
Perseroan menerapkan mekanisme eskalasi kepada Direksi Directors and Board of Commissioners to ensure appropriate
dan Dewan Komisaris untuk memastikan penanganan yang handling and timely decision-making. All reports received and
tepat dan pengambilan keputusan yang cepat. Seluruh followed up are also reported periodically to management as
laporan yang diterima dan ditindaklanjuti juga dilaporkan part of the monitoring and evaluation process.
secara berkala kepada manajemen sebagai bagian dari
proses pengawasan dan evaluasi.
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik telah The implementation of good corporate governance has
membantu meminimalkan potensi dampak negatif terhadap helped minimize potential negative impacts on stakeholders.
para pemangku kepentingan. Hal ini tercermin dari tidak This is reflected in the absence of complaints submitted through
adanya laporan pengaduan yang masuk melalui WBS the WBS throughout 2025 related to the following matters:
sepanjang tahun 2025 terkait hal-hal berikut:
1. Perbuatan yang berhubungan dengan tindakan 1. Actions related to fraud;
kecurangan (fraud);
2. Pelanggaran hukum/aturan; 2. Violation of laws/rules;
3. Pelanggaran Kode Etik Perseroan; 3. Violation of the Company’s Code of Conduct;
4. Pelanggaran kebijakan internal Perseroan; dan 4. Violation of the Company’s internal policies; and
5. Benturan kepentingan yang dilakukan oleh pihak-pihak 5. Conflicts of interest caused by internal parties of
internal Perseroan. [GRI 2-16, 2-27] the Company. [GRI 2-16, 2-27]
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 67
Page 70
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies Rantai Pasokan yang Bertanggung Jawab Responsible Supply Chain Kami berkomitmen membangun rantai pasokan yang We are committed to building a responsible supply chain by bertanggung jawab dengan memastikan seluruh mitra ensuring that all business partners comply with applicable usaha menaati peraturan dan kebijakan yang berlaku, regulations and policies, while supporting the achievement sekaligus mendukung pencapaian tujuan keberlanjutan. of sustainability goals. In practice, we collaborates with Dalam praktiknya, kami menjalin kerja sama dengan mitra partners to meet operational needs, both at the office and in untuk memenuhi kebutuhan operasional, baik di kantor the mining area, including the procurement of materials and maupun area pertambangan, mencakup pengadaan services required for the production process and distribution material maupun jasa yang diperlukan dalam proses of coal and nickel. This step is taken to ensure comprehensive produksi hingga distribusi batu bara dan nikel. Langkah implementation of sustainability principles, including involving ini ditempuh agar prinsip keberlanjutan dapat diterapkan stakeholders in the supply chain. secara menyeluruh, termasuk melibatkan para pemangku kepentingan dalam rantai pasokan. Penilaian terhadap Mitra Usaha Assessment of Business Partners Setiap proses pengadaan, kami selalu memperhatikan In every procurement process, we consistently assess komitmen mitra usaha terhadap penerapan praktik K3, our business partners' commitment to implementing OHS kepatuhan pada ketenagakerjaan yang bertanggung practices, compliance with responsible and discrimination- jawab dan bebas diskriminasi, serta pengelolaan dampak free employment practices, and environmental impact lingkungan, termasuk pengendalian air asam tambang dan management, including acid mine drainage control and B3 pengolahan limbah B3. [GRI 3-3, 308-1, 414-1, 12.15.8, 14.17.1, waste management. [GRI 3-3, 308-1, 414-1, 12.15.8, 14.17.1, 14.17.9, 14.18.1, 14.18.3, 14.19.1, 14.19.3] 14.17.9, 14.18.1, 14.18.3, 14.19.1, 14.19.3] Selain itu, kami juga berkomitmen menjaga hubungan Furthermore, we are committed to maintaining harmonious yang harmonis dengan mitra usaha melalui kerja sama relationships with business partners through mutually yang saling menguntungkan berdasarkan prinsip beneficial collaboration based on the principle of profesionalisme. Seluruh mitra yang bekerja sama dengan professionalism. All partners collaborating with the Company Perseroan maupun Entitas Anak dipilih melalui mekanisme and its Subsidiaries are selected through a fair, transparent, seleksi yang adil, transparan, dan akuntabel, sehingga and accountable selection mechanism, thus preventing KKN. terhindar dari praktik KKN. Komitmen Kami terhadap Rantai Pasokan Our Commitment to a Responsible Nickel Nikel yang Bertanggung Jawab Supply Chain Sebagai wujud dari komitmen pertambangan yang As a manifestation of commitment to responsible mining, bertanggung jawab, Entitas Anak tengah menerapkan The subsidiaries are implementing mineral procurement and praktik pengadaan dan perdagangan mineral yang sejalan trading practices that align with the Responsible Minerals dengan standar Responsible Minerals Initiative (RMI). Pada Initiative (RMI) standards. standards. In 2025, we collaborated tahun 2025, kami bekerja sama dengan RMI untuk memulai with RMI to initiate an assessment process using the RMAP proses penilaian menggunakan RMAP terhadap smelter nikel for IMI and WMI nickel smelters. This initiative aims to ensure IMI dan WMI. Inisiatif ini ditujukan untuk menjamin rantai that the supply chain operates ethically, free from conflict, pasokan berjalan secara etis, bebas dari konflik, pelanggaran human rights violations, and negative environmental impacts. HAM, serta dampak negatif terhadap lingkungan. [GRI 308-2, [GRI 308-2, 414-2, 12.15.9, 14.17.10] 414-2, 12.15.9, 14.17.10] 68 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 71
Kebijakan Uji Tuntas Rantai Pasokan Nikel beserta kriteria The Nickel Supply Chain Due Diligence Policy along with
penilaian pemasok dikembangkan untuk memandu supplier assessment criteria are being developed as
proses identifikasi, evaluasi, serta pemantauan kinerja guidelines for the process of identifying, evaluating, and
dan kepatuhan pemasok. Kebijakan ini dirancang dengan monitoring supplier performance and compliance. This policy
mengacu pada Chinese Due Diligence Guidelines for Mineral was designed with reference to the Chinese Due Diligence
Supply Chains serta OECD Due Diligence Guidance for Guidelines for Mineral Supply Chains and the OECD Due
Responsible Supply Chains of Minerals from Conflict-Affected Diligence Guidance for Responsible Supply Chains of Minerals
and High-Risk Areas. from Conflict-Affected and High-Risk Areas.
Produk dan Jasa yang Bermutu
Quality Products and Services
Perseroan senantiasa berkomitmen menghadirkan produk The Company is consistently committed to providing
dan jasa yang bermutu tinggi sebagai wujud tanggung jawab high-quality products and services as a manifestation of
terhadap pelanggan dan pemangku kepentingan. Melalui its responsibility to customers and stakeholders. Through
standar operasional yang ketat, inovasi berkelanjutan, strict operational standards, continuous innovation, and
serta pengawasan kualitas yang menyeluruh, kami comprehensive quality control, we ensures that every product
memastikan setiap produk dan jasa yang dihasilkan mampu and service it produces meets market needs while supporting
memenuhi kebutuhan pasar sekaligus mendukung praktik sustainable mining practices.
pertambangan yang berkelanjutan.
Inovasi pada Produk dan Jasa [POJK F.26, F.28] Innovation of Products and Services
[POJK F.26, F.28]
Entitas Anak Perseroan memproduksi batu bara yang The Company’s Subsidiaries produce coal, which serves as
berperan sebagai sumber energi utama bagi pembangkit the primary energy source for power plants in Asian region.
listrik di kawasan Asia. Demi memastikan kebutuhan To meet customer needs, we maintains adequate supply
pelanggan terpenuhi, kami menjaga ketersediaan pasokan availability and meets required specifications. In its operations,
dalam jumlah memadai dan sesuai spesifikasi yang diminta. the Company also applies responsible mining practices to
Dalam operasinya, Perseroan juga menerapkan praktik reduce and control negative impacts on communities and
pertambangan yang bertanggung jawab guna mengurangi the environment, although mining activities inherently carry
serta mengendalikan dampak negatif terhadap masyarakat potential adverse impacts such as GHG emissions, landscape
maupun lingkungan, meskipun kegiatan pertambangan changes, disruption to biodiversity, and potential water and air
tetap memiliki potensi dampak negatif seperti emisi pollution if not managed optimally.
GRK, perubahan bentang alam, gangguan terhadap
keanekaragaman hayati, serta potensi pencemaran air dan
udara apabila tidak dikelola secara optimal.
Seiring dengan meningkatnya peralihan menuju ekonomi As the shift towards a low-carbon economy accelerates,
rendah karbon, Perseroan melihat transisi energi ramah the Company views the transition to environmentally
lingkungan sebagai peluang strategis. Menanggapi hal friendly energy as a strategic opportunity. In response,
tersebut, Perseroan melakukan diversifikasi portofolio the Company is diversifying its portfolio into the nickel mining
ke sektor pertambangan dan pengolahan nikel. Melalui and processing sector. Through the development of HPAL
pengembangan teknologi HPAL, langkah ini diharapkan technology, this initiative is expected to support electrification,
dapat mendukung elektrifikasi, khususnya pada sektor particularly in the mobility sector, while strengthening
mobilitas dan penyediaan energi alternatif, serta the Company’s contribution to the battery ecosystem, and at
memperkuat kontribusi Perseroan dalam ekosistem baterai, the same time remaining attentive to environmental impacts
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 69
Page 72
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies
dengan tetap memperhatikan potensi dampak lingkungan from processing activities, such as high energy consumption
dari proses pengolahan seperti penggunaan energi and waste management requirements that demand strict
yang tinggi dan pengelolaan limbah yang memerlukan control.
pengendalian secara ketat.
Dalam proses distribusi, Perseroan juga memperhatikan In the distribution process, the Company also considers
potensi dampak negatif seperti emisi dari kegiatan potential negative impacts such as emissions from
pengangkutan, potensi tumpahan material, serta gangguan transportation activities, potential material spills, and
terhadap lingkungan sekitar. Untuk memitigasi risiko environmental disruption. To mitigate these risks,
tersebut, Perseroan menerapkan pengendalian operasional the Company implements strict operational controls and
dan standar pengelolaan yang ketat dalam kegiatan management standards in stockpiling, transportation, and
stockpile, pengangkutan, dan pengapalan, serta melakukan shipping activities, and conducts regular monitoring to ensure
pemantauan secara berkala untuk memastikan distribusi safe and responsible product distribution.
produk berjalan aman dan bertanggung jawab.
Komitmen Pelayanan Terbaik dan Setara Commitment to Best and Equal Services
[POJK F.17] [POJK F.17]
Perseroan senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan The Company is consistently committed to providing the best
terbaik bagi seluruh pelanggan dengan menjunjung service to all customers by upholding the principle of equality.
tinggi asas kesetaraan. Untuk mewujudkan hal tersebut, To achieve this, equal service practices are implemented
praktik layanan setara dijalankan berdasarkan standar based on the international standard ISO 9001:2015 on
internasional ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Quality Management System. This standard is applied
Mutu. Standar ini diterapkan secara menyeluruh mulai dari comprehensively, from the production process, stockpile
proses produksi, pengelolaan stockpile, distribusi produk, management, product distribution, to after-sales service.
hingga layanan purnajual. Konsistensi dalam menjalankan Consistency in upholding this commitment is demonstrated
komitmen ini dibuktikan melalui pencapaian sertifikasi by achieving ISO 9001:2015 certification, which MSJ has
ISO 9001:2015, yang telah diperoleh MSJ sejak 2020, serta obtained since 2020, and IMI and WMI since 2024.
IMI dan WMI pada tahun 2024.
Di samping itu, sejumlah langkah telah dijalankan Perseroan Furthermore, the Company has implemented several steps to
guna memastikan mutu produk dan jasa, meliputi: ensure the quality of its products and services, including:
1. Penyediaan Informasi yang Akurat 1. Disseminating of Accurate Information
Layanan informasi terkait spesifikasi produk dan Information services related to product and
jasa beserta informasi penting lainnya dapat diakses service specifications along with other important
dengan mudah oleh (calon) pelanggan melalui situs information can be easily accessed by (prospective)
web Perseroan di https://www.harumenergy.com/ customers through the Company’s website at
operasional. https://www.harumenergy.com/operasional.
2. Jaminan Kualitas Produk [POJK F.27] [GRI 416-2] 12.15.9] 2. Product Quality Assurance [POJK F.27] [GRI 416-2] 12.15.9]
Perseroan memastikan kesesuaian kualitas produk The Company ensures that the quality of products
yang diterima pelanggan melalui proses preparasi received by customers meets required standards
dan uji sampling yang dilakukan pada beberapa through preparation and sampling tests conducted at
tahapan operasional. Pengendalian mutu untuk several operational stages. Quality control for nickel
produk nikel dilakukan melalui serangkaian proses, product is carried out through a series of processes,
mulai dari pemeriksaan kesesuaian kualitas bahan including raw material quality conformity inspection,
baku, pengawasan selama proses produksi, hingga monitoring during production, and inspection of
pemeriksaan produk akhir sebelum didistribusikan. final products before distribution. This system is
Sistem ini didukung oleh penerapan standar manajemen supported by the implementation of structured quality
mutu yang terstruktur guna menjaga konsistensi dan management standards to maintain product consistency
keandalan produk. Sepanjang periode pelaporan, and reliability. Throughout the reporting period, all
seluruh produk yang dihasilkan telah melalui proses products produced have undergone inspection/testing
pemeriksaan/pengujian untuk memastikan kualitas dan processes to ensure product quality and distributed.
keandalan produk yang dihasilkan dan didistribusikan. In 2025, all of the Company's products and services
Pada tahun 2025, seluruh produk dan jasa Perseroan marketed to customers had undergone quality customer
yang dipasarkan kepada pelanggan telah melalui evaluasi requirements, and applicable regulations, achieving
mutu persyaratan pelanggan, dan regulasi yang berlaku, a total and percentage of 100%.
sehingga jumlah dan persentasenya mencapai 100%.
70 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 73
3. Pengaduan Pelanggan [GRI 416-1] 3. Customer Complaint [GRI 416-1]
Kami menyediakan sarana bagi pelanggan untuk We provide channel for customers to file complaints on
menyampaikan pengaduan atas produk dan jasa yang the products and services they receive by directly
diterimanya dengan menghubungi langsung External contacting the External Unit in the Subsidiaries.
Unit yang terdapat pada Entitas Anak. Upaya Perseroan The Company’s efforts to maintain service equality
menjaga kesetaraan layanan berdampak baik dengan have delivered positive outcomes, as evidenced by
tidak ditemukannya laporan keluhan terhadap Perseroan the absence of customer complaints reported against the
dan Entitas Anak. Company and its Subsidiaries.
Pengendalian Mutu dan Penarikan Quality Control and Product Recall [POJK F.29]
Kembali Produk [POJK F.29]
Perseroan menerapkan mekanisme pengendalian mutu The Company implements a comprehensive product quality
produk secara menyeluruh untuk memastikan bahwa control mechanism to ensure that all products produced
seluruh produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas meet established quality standards, customer requirements,
yang ditetapkan serta persyaratan pelanggan dan regulasi and applicable regulatory provisions. In the event that
yang berlaku. Dalam hal teridentifikasinya ketidaksesuaian product non-conformity is identified, the Company has
produk, Perseroan memiliki prosedur penarikan kembali a product recall procedure to be carried out systematically
(recall) yang dilakukan secara sistematis dan and in a well-documented manner.
terdokumentasi.
Proses penarikan, khususnya, mencakup identifikasi produk The recall process, in particular, includes identifying affected
yang terdampak, penghentian distribusi, pemberitahuan products, suspending distribution, notifying relevant
kepada pelanggan terkait, serta penarikan produk untuk customers, withdrawing products from the market, and then
selanjutnya dilakukan evaluasi dan tindakan perbaikan. evaluating and implementing corrective actions. All recall
Seluruh proses recall dilaksanakan dengan mengutamakan processes are conducted with priority given to customer
kepuasan pelanggan serta kepatuhan terhadap ketentuan satisfaction and compliance with applicable regulations.
yang berlaku.
Sepanjang tahun pelaporan, Perseroan secara berkala Throughout the reporting year, the Company periodically
melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kualitas monitored and evaluated product quality as well as
produk serta efektivitas sistem pengendalian mutu yang the effectiveness of the quality control system implemented.
diterapkan. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Perseroan Based on the evaluation results, the Company successfully
berhasil memenuhi kontrak-kontrak penjualan produk fulfilled its product sales contracts in accordance with
sesuai dengan ketentuan kontrak dan tidak terdapat produk the agreed terms, and no products were recalled from
Perseroan yang ditarik kembali dari pelanggan. customers.
Pengukuran Kepuasan Pelanggan [POJK F.30] Customer Satisfaction Measurement [POJK F.30]
Kepuasan pelanggan senantiasa dipantau sebagai bagian Customer satisfaction is continuously monitored as part
dari upaya untuk memahami kebutuhan, harapan, serta of efforts to understand customer needs and expectations
meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan. Meskipun and improve the quality of customer experience. Although
hingga saat ini Perseroan belum melaksanakan survei the Company has not yet conducted a formal customer
kepuasan pelanggan secara formal, indikator tidak langsung satisfaction survey, indirect indicators are still used to
tetap digunakan untuk menilai tingkat kepuasan, dimana assess satisfaction level, where the Company has succeeded
Perseroan berhasil memenuhi kontrak-kontrak penjualan in fulfilling product sales contracts in accordance with
produk sesuai dengan ketentuan kontrak dan tidak adanya the contract provisions, and there have been no product
produk yang ditarik kembali sepanjang periode pelaporan. recalls throughout the reporting period. This reflects that
Hal ini mencerminkan bahwa produk yang dihasilkan telah the products produced meet the established quality
memenuhi standar mutu dan spesifikasi yang ditetapkan standards and specifications and meet customer needs.
serta sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Ke depan, Moving forward, the Company is committed to developing
Perseroan berkomitmen untuk mengembangkan mekanisme a more comprehensive customer satisfaction measurement
pengukuran kepuasan pelanggan yang lebih komprehensif mechanism to obtain more structured feedback as a basis for
guna memperoleh umpan balik yang lebih terstruktur sebagai improving service and product quality.
dasar peningkatan kualitas layanan dan produk.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 71
Page 74
Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment 72 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 75
PERLINDUNGAN DAN PEMBERDAYAAN PEKERJA
Worker Protection and Empowerment
Perseroan Sustainability Strategy Framework
The Company Sustainability Strategy Framework
• Kesehatan, Keselamatan, dan Kesejahteraan • Health, Safety, and Well-being
• Pengembangan SDM • HR Development
Pendekatan Kami dalam Mengelola Topik Material
Our Approach to Managing Material Topics
• Kesehatan dan Keselamatan • Health and Safety
• Hak Asasi Manusia • Human Rights
Kontribusi Kami terhadap SDG
Our Contribution to the SDGs
• Keselamatan dan Kesehatan Kerja - 73 • Occupational Health and Safety - 73
• Ketenagakerjaan - 83 • Employment - 83
• Pengembangan Talenta - 94 • Talent Development - 94
Keselamatan dan Kesehatan Kerja [POJK F.21] [GRI 403-1, 403-7, 12.14.2, 12.14.8, 14.16.2, 14.16.8]
Occupational Health and Safety
Perseroan senantiasa mengedepankan komitmen dalam The Company consistently prioritizes its commitment to
menegakkan aspek keselamatan dan keamanan karyawan, upholding the safety and security of employees, external
tenaga kerja eksternal, serta pengunjung sebagai bagian workers, and visitors as an essential part of its commitment
penting dari komitmen menciptakan lingkungan kerja to creating a conducive work environment, which is part of
kondusif yang menjadi bagian misi Perseroan. the Company's mission.
Penerapan Sistem, Kebijakan, dan Prosedur Implementation of Mining Safety Management
Manajemen Keselamatan Pertambangan System, Policies, and Procedures
Perseroan menempatkan aspek K3 sebagai prioritas utama The Company prioritizes OHS in every aspect of its
dalam setiap aspek operasional, mulai dari eksplorasi, operations, from exploration, mining, processing, distribution,
penambangan, pengolahan, distribusi, hingga aktivitas to office activities. the Company's primary target is to achieve
perkantoran. Target utama Perseroan adalah mewujudkan zero fatalities while consistently reducing the number
kondisi nihil fatalitas sekaligus menekan angka kecelakaan of occupational accidents across all operational sites.
kerja secara konsisten di seluruh lokasi operasi. Komitmen This commitment reflects the belief that business success
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 73
Page 76
Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment
ini mencerminkan pandangan bahwa keberhasilan bisnis can only be achieved if all the Company employees and
hanya dapat dicapai apabila seluruh insan Perseroan dan all parties involved in the operational chain are properly
pihak yang terlibat dalam rantai operasi terlindungi dengan protected.
baik.
Selain itu, penerapan K3 juga menjadi persyaratan utama In addition, the implementation of OHS is a key requirement
dalam menjalin kerja sama dengan mitra usaha. Perseroan for establishing cooperation with business partners.
mewajibkan seluruh kontraktor, subkontraktor, dan mitra The Company requires all contractors, subcontractors, and
kerja untuk memenuhi standar K3 yang ditetapkan, termasuk business partners to comply with established OHS standards,
kepatuhan terhadap prosedur, kepemilikan sertifikasi yang including adherence to procedures, possession of relevant
relevan, serta partisipasi dalam program pelatihan dan certifications, and participation in OHS training and evaluation
evaluasi K3. Ketidakpatuhan terhadap ketentuan ini dapat programs. Non-compliance with these requirements may
memengaruhi keberlanjutan kerja sama. Melalui pendekatan affect the continuity of cooperation. Through this approach,
ini, Perseroan memastikan bahwa budaya keselamatan the Company ensures that a safety culture is not only
tidak hanya diterapkan secara internal, tetapi juga menjadi implemented internally but also becomes an integral part of
bagian integral dalam seluruh rantai nilai operasional. the entire operational value chain.
Untuk memastikan tujuan tersebut tercapai, Perseroan To ensure this goal is achieved, the Company implements
menerapkan SMK3 yang berlaku bagi seluruh karyawan an OHSMS that applies to all permanent employees, contract
tetap, tenaga kontrak, kontraktor, subkontraktor, pekerja workers, contractors, subcontractors, and other external
eksternal lainnya. Seluruh kebijakan dan prosedur K3 workers. All OHS policies and procedures are formulated
disusun berdasarkan ketentuan nasional maupun peraturan based on national and regional regulations, while also
daerah, sekaligus mengacu pada standar industri global. adhering to global industry standards. Therefore, OHS
Dengan demikian, penerapan K3 tidak hanya bersifat implementation is not merely a formal compliance measure
kepatuhan formal, tetapi juga menjadi bagian integral dari but also an integral part of the Company's work culture.
budaya kerja yang dijalankan Perseroan.
Sebagai bentuk konkret, penerapan SMK3 pada operasi As a concrete example, the implementation of OHSMS in
batu bara, pertambangan nikel, dan smelter nikel telah coal operations, nickel mining, and nickel smelters has
memperoleh pengakuan melalui sertifikasi ISO 45001:2018 been recognized through ISO 45001:2018 certification for
tentang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Occupational Health and Safety Management System.
Kerja. Selain itu, Perseroan secara rutin melaksanakan Furthermore, the Company routinely conducts OHS inspection
inspeksi dan audit K3 sedikitnya 1 kali setiap tahun. Audit and audit at least once annually. These audits ensure
ini berfungsi memastikan sistem berjalan efektif, mengukur the system is operating effectively, measure compliance
kesesuaian praktik terhadap standar industri, sekaligus with industry standards, and identify opportunities for
mengidentifikasi peluang perbaikan dalam pencegahan improvement in workplace accident prevention.
kecelakaan kerja.
Hasil dari konsistensi penerapan kebijakan ini dapat dilihat Consistent implementation of this policy is evident in MSJ,
dari pencapaian MSJ, salah satu Entitas Anak, yang berhasil a Subsidiary, which successfully obtained ISO 45001:2018
memperoleh sertifikasi ISO 45001:2018 sejak tahun 2021. certification in 2021. This success demonstrates that
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa komitmen the Company's ongoing commitment to occupational safety
berkelanjutan terhadap keselamatan kerja mampu has improved its operational standards and strengthened
meningkatkan standar operasional Perseroan sekaligus stakeholder trust. [GRI 3-3, 403-8, 12.14.1, 12.14.9, 14.16.1,
memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan. 14.16.9] [ESG S-11]
[GRI 3-3, 403-8, 12.14.1, 12.14.9, 14.16.1, 14.16.9] [ESG S-11]
Penegakan aspek K3 di seluruh site didasarkan pada Enforcement of OHS aspects at all sites is based on a number
sejumlah peraturan dan kebijakan sebagaimana diuraikan of regulations and policies as outlined below:
berikut:
1. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang 1. Law No. 13 of 2003 on Manpower;
Ketenagakerjaan;
2. Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Sistem 2. Government Regulation No. 50 of 2012 on Occupational
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja; serta Health and Safety Management System; and
74 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 77
3. Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara 3. Decree of the Director General of Mineral and Coal
Kementerian ESDM No. 185/K.37.04/DJB/2019 of the Ministry of Energy and Mineral Resources
tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Keselamatan No. 185/K.37.04/DJB/2019 on Technical Guidelines for
Pertambangan dan Pelaksanaan, Penilaian, dan Pelaporan Implementation of Mining Safety, and Implementation,
Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan. Assessment, and Reporting of Mining Safety Management
[GRI 3-3, 403-1, 12.14.1, 12.14.4, 14.16.1, 14.16.2] System. [GRI 3-3, 403-1, 12.14.1, 12.14.4, 14.16.1, 14.16.2]
Kolaborasi dalam Menjaga Penerapan K3 Collaboration in Ensuring OHS Implementation
Faktor penting dalam menunjang keberhasilan penerapan A crucial factor in supporting successful OHS implementation
K3 di Perseroan merupakan peran tim kerja yang kompeten at the Company is the role of a competent work team and
dan komitmen seluruh insan dalam mengutamakan the commitment of all employees to prioritizing safety in
keselamatan pada setiap aktivitas. Tanggung jawab every activity. OHS management is under the responsibility of
pengelolaan K3 berada di bawah Departemen HSE the HSE Department in each Subsidiary.
di masing-masing Entitas Anak.
Dalam kegiatan pertambangan, K3 dikelola secara In mining activities, OHS is managed in an integrated manner
terintegrasi melalui Komite Keselamatan Pertambangan. under the Mining Safety Committee. This committee fosters
Komite ini mempertemukan kolaborasi antara Departemen collaboration among HSE Department, Mining Operations
HSE, Departemen Keselamatan Operasi Pertambangan Safety Department (KO), Operations Section, and mine worker
(KO), Bagian Operasional, serta perwakilan pekerja representatives. Operational Supervisors and Technical
tambang. Pengawas Operasional dan Pengawas Teknik Supervisors play a central role in ensuring the safety of mining
memiliki peran sentral dalam menjamin keselamatan workers and ensuring the safe condition of equipment in
pekerja tambang serta memastikan kondisi peralatan the field. Their duties include routine inspections, checks, and
di lapangan tetap aman. Tugas mereka meliputi inspeksi, testing to assess operational compliance with standards and
pemeriksaan, serta pengujian rutin untuk menilai kepatuhan regulations.
operasional terhadap standar dan regulasi.
Sebagai bagian dari penguatan budaya K3, setiap As part of strengthening OHS culture, each department
departemen menunjuk seorang Safety Representative appoints a Safety Representative, selected through employee
yang dipilih melalui musyawarah karyawan. Peran ini deliberation. This role includes OHS dissemination and
mencakup sosialisasi dan pemantauan K3, penyusunan monitoring, preparation of Job Safety Analyses (JSA), and
Job Safety Analysis (JSA), serta identifikasi bahaya dan identification of hazards and risks. The Safety Representative's
risiko. Kompetensi Safety Representative ditingkatkan competency is enhanced through various periodic training
melalui berbagai program pelatihan secara berkala. programs.
Manajemen secara berkala memantau pelaksanaan K3 dan Management regularly monitors OHS implementation
menerima laporan kinerja secara rutin. Evaluasi menyeluruh and receives performance reports on a regular basis.
atas efektivitas SMK3 dilaksanakan setidaknya sekali A comprehensive evaluation of the effectiveness of OHSMS is
dalam setahun. conducted at least annually.
Langkah Kami Mengelola Risiko K3 [POJK F.21] Our Steps in Managing OHS Risks [POJK F.21]
Pengelolaan risiko K3 dilaksanakan melalui prosedur OHS risk management is implemented under the IBPPR
Identifikasi IBPPR yang berlandaskan standar procedure, based on ISO 45001:2018 and ISO 14001:2015
ISO 45001:2018 dan ISO 14001:2015. Setiap pemilik risiko standards. Each risk owner is responsible for identifying
memiliki tanggung jawab untuk mengenali potensi bahaya potential hazards and opportunities for improvement related
sekaligus peluang perbaikan terkait aspek K3 maupun to OHS and environmental aspects in the respective work
lingkungan di unit kerjanya masing-masing. Penilaian units. Assessments are conducted under both normal and
dilakukan baik dalam kondisi normal maupun abnormal. abnormal conditions.
Perseroan menyediakan fasilitas kerja yang memadai dan The Company provides adequate workplace facilities in
sesuai dengan standar K3 guna mendukung terciptanya accordance with OHS standards to support the creation
lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Fasilitas of a safe, healthy, and productive working environment.
tersebut mencakup penyediaan alat pelindung diri (APD) These facilities include the provision of personal protective
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 75
Page 78
Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment yang sesuai dengan risiko pekerjaan, sarana dan prasarana equipment (PPE) appropriate to job-related risks, safety keselamatan di area operasional, serta akses terhadap infrastructure within operational areas, and access to layanan kesehatan bagi karyawan. Selain itu, Perseroan healthcare services for employees. In addition, the Company juga memastikan ketersediaan fasilitas pendukung ensures the availability of supporting facilities such as safety seperti rambu keselamatan, sistem tanggap darurat, signage, emergency response systems, and standardized serta peralatan penanganan insiden yang terstandarisasi. incident response equipment. Through the provision of Melalui penyediaan fasilitas yang sesuai dengan prinsip K3, facilities aligned with OHS principles, the Company seeks Perseroan berupaya meminimalkan risiko kecelakaan kerja to minimize the risk of workplace accidents and sustainably dan menjaga kesejahteraan karyawan secara berkelanjutan. safeguard employee well-being. Perseroan juga menyediakan fasilitas pendukung kerja The Company also provides safe, clean, and adequate work yang aman, bersih, dan layak sesuai kebutuhan operasional facilities according to operational needs at each location, di masing-masing lokasi, seperti toilet, ruang makan, tempat such as restrooms, dining rooms, places of worship, parking ibadah, area parkir, dan fasilitas pendukung lainnya. areas, and other supporting facilities. Untuk memastikan efektivitas penerapannya, SMK3 To ensure effective implementation, the OHSMS is supported didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai dan by adequate facilities and infrastructure that are always in selalu dalam kondisi baik. Pendekatan preventif dan mitigasi good condition. A preventive and early mitigation approach dini menjadi fokus utama agar potensi risiko dapat ditekan remains a primary focus to ensure that potential risks are sejak awal. Perseroan mendorong partisipasi aktif pekerja minimized from the outset. The Company encourages active dalam penerapan K3 dengan menyediakan mekanisme worker participation in OHS implementation by providing pelaporan bahaya (hazard reporting) yang mudah diakses, accessible hazard reporting mechanisms, both directly baik secara langsung maupun melalui sistem yang and through available systems, enabling every worker tersedia, sehingga setiap pekerja dapat mengidentifikasi to identify and report potential hazards without fear of dan melaporkan potensi bahaya tanpa khawatir terhadap retaliation. Each report is followed up through evaluation and tindakan balasan. Setiap laporan ditindaklanjuti melalui continuous improvement processes and supported by worker proses evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, serta didukung involvement in OHS communication forums such as safety oleh keterlibatan pekerja dalam forum komunikasi K3 meetings, OHS committees, and inspection and internal audit seperti rapat keselamatan, komite K3, dan kegiatan inspeksi activities. This approach ensures active worker participation maupun audit internal, guna memastikan peran aktif pekerja in decision-making related to workplace safety while fostering dalam pengambilan keputusan terkait keselamatan kerja a participatory and sustainable safety culture. [GRI 403-2, dan membangun budaya keselamatan yang partisipatif 403-4, 12.14.3, 12.14.5, 14.16.3, 14.16.5] serta berkelanjutan. [GRI 403-2, 403-4, 12.14.3, 12.14.5, 14.16.3, 14.16.5] Memastikan Seluruh Pekerja Sadar dan Ensuring All Workers are Aware and Paham akan Keselamatan Understand Safety Untuk memperkuat budaya K3 dan menciptakan lingkungan To strengthen our OHS culture and create a conducive kerja kondusif, Perseroan menjalankan berbagai inisiatif work environment, the Company has implemented various untuk meningkatkan kompetensi serta kesadaran pekerja initiatives to improve employee competency and awareness mengenai pentingnya K3. Kami memahami bahwa sebagian of the importance of OHS. We understand that most besar kecelakaan kerja berawal dari kelalaian individu, occupational accidents originate from individual negligence, sehingga kebijakan dan prosedur K3 dikomunikasikan therefore, OHS policies and procedures are communicated to kepada seluruh karyawan maupun tamu, baik secara all employees and visitors, both directly and through media langsung maupun melalui media yang ditempatkan placed throughout the work area. di seluruh area kerja. Sosialisasi K3 dilakukan secara rutin melalui safety talk OHS is routinely disseminated through safety talks before sebelum kegiatan dimulai. Selain itu, inspeksi terencana activities begin. In addition, planned and unannounced maupun mendadak dilaksanakan setiap minggu di area inspections are conducted weekly at the site, mine roads, site, jalan tambang, mess, hingga kantor untuk memastikan mess halls, and offices to ensure compliance with safety kepatuhan terhadap standar keselamatan. [GRI 403-5] standards. [GRI 403-5] 76 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 79
Perseroan juga berkomitmen untuk meningkatkan The Company is also committed to improving employee
kompetensi dan pemahaman karyawan terhadap budaya competency and understanding of OHS culture through
K3 melalui kegiatan pendidikan, pelatihan, maupun education, training, and certification programs. In 2025,
sertifikasi. Pada tahun 2025, Perseroan telah memfasilitasi the Company facilitated OHS certification for four
sertifikasi bagi 4 orang yang terdiri dari Perpanjangan employees, consisting of certification renewals under
Sertifikasi International Maritime Solid Bulk Cargoes (IMSBC) the International Maritime Solid Bulk Cargoes (IMSBC) Code
Code dan International Maritime Dangerous Goods (IMDG) and the International Maritime Dangerous Goods (IMDG)
Code. Selain itu, kegiatan pelatihan terkait K3 selama tahun Code. Besides, a total of 20 OHS-related training programs
2025 telah diselenggarakan sebanyak 20 program dengan were conducted during 2025, with participation reaching
peserta mencapai 46 orang. [GRI 403-3, 403-4, 403-5, 403-6, 46 employees. [GRI 403-3, 403-4, 403-5, 403-6, 12.14.4, 12.14.5,
12.14.4, 12.14.5, 12.14.7, 14.16.4, 14.16.5, 14.16.7] 12.14.7, 14.16.4, 14.16.5, 14.16.7]
Keselamatan di Jalan Tambang Safety on Mining Roads
Perseroan memahami bahwa aktivitas di jalan tambang The Company understands that activities on mine roads bear
memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap terjadinya a high risk of occupational accidents. Therefore, safety in
kecelakaan kerja. Oleh karena itu, keselamatan di area ini this area is a primary concern and systematically managed
menjadi perhatian utama yang dikelola secara sistematis through various mitigation measures. The Company conducts
melalui berbagai langkah mitigasi. Perseroan melakukan routine inspections of vehicles and equipment, installs traffic
inspeksi rutin terhadap kendaraan dan peralatan, signs at strategic points, and conducts ongoing road safety
memasang rambu-rambu lalu lintas di titik strategis, serta awareness campaigns through safety talks or daily meetings.
menyelenggarakan sosialisasi keselamatan berkendara These efforts aim not only to prevent accidents but also to
secara berkelanjutan melalui safety talk maupun daily build a culture of discipline and safety awareness among all
meeting. Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah workers. [POJK E.5]
kecelakaan, tetapi juga membangun budaya disiplin dan
kesadaran keselamatan di antara seluruh pekerja. [POJK E.5]
Selain aspek keselamatan, Perseroan juga menaruh In addition to safety aspects, the Company also pays attention
perhatian pada risiko kesehatan pekerja yang beraktivitas to the health risks of workers working on mining roads.
di area jalan tambang. Untuk mengurangi paparan debu yang To reduce exposure to dust that can cause respiratory
dapat mengganggu pernapasan, Perseroan secara rutin problems, the Company routinely sprays roads in mining
melakukan penyiraman jalan di area tambang, pelabuhan, areas, ports, and main distribution routes. This measure
serta jalur distribusi utama. Langkah ini tidak hanya not only maintains air quality but also demonstrates
menjaga kualitas udara, tetapi juga menjadi bagian dari the Company's commitment to protecting workers’ health,
komitmen Perseroan dalam melindungi kesehatan pekerja, improving workplace comfort, and ensuring responsible
meningkatkan kenyamanan kerja, serta memastikan operational sustainability.
keberlanjutan operasional yang bertanggung jawab.
Dukungan terhadap Kesehatan dan Support for Employee Health
Kesejahteraan Karyawan and Well-being
Perseroan senantiasa memastikan seluruh karyawan dalam The Company consistently ensures that all employees are in
kondisi prima dan layak bekerja. Komitmen ini direalisasikan prime condition and fit for work. This commitment is realized
melalui pemeriksaan kesehatan (medical check-up) secara through regular medical check-up at the clinic available
rutin di fasilitas klinik yang tersedia di setiap site dengan at each site, supported by professional and certified medical
dukungan tenaga medis profesional dan bersertifikasi. personnel. Furthermore, efforts to maintain health are
Selain itu, upaya menjaga kesehatan juga diperkuat melalui reinforced by the provision of nutritious and hygienic food,
penyediaan makanan dan minuman yang bergizi serta ensuring workers receive adequate nutrition to support their
terjamin kebersihannya, sehingga pekerja memperoleh daily activities.
asupan yang sesuai untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Komitmen terhadap kesehatan karyawan turut diwujudkan This commitment to employees’ health is also demonstrated
melalui penyediaan jaminan kesehatan dengan by providing health insurance through partnerships with
menggandeng perusahaan asuransi mitra, sehingga partner insurance companies, ensuring employees and
karyawan dan keluarganya memperoleh akses layanan their families have optimal access to medical services.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 77
Page 80
Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment
medis yang optimal. Skema perlindungan ini dievaluasi This protection scheme is periodically evaluated to ensure
secara berkala untuk memastikan cakupan polis tetap policy coverage remains relevant and adequate to address
relevan dan memadai dalam menghadapi potensi risiko potential occupational risks and evolving health needs. With
kerja maupun kebutuhan kesehatan yang terus berkembang. such approach, the Company not only provides protection but
Dengan pendekatan ini, Perseroan tidak hanya memberikan also fosters a sense of security and care that contributes to
perlindungan, tetapi juga membangun rasa aman dan the long-term well-being of all employees. [GRI 403-2, 403-3,
kepedulian yang berkontribusi pada kesejahteraan jangka 403-6, 12.14.3, 12.14.4, 12.14.7, 14.16.3, 14.16.4, 14.16.7]
panjang seluruh karyawan. [GRI 403-2, 403-3, 403-6, 12.14.3,
12.14.4, 12.14.7, 14.16.3, 14.16.4, 14.16.7]
Penanganan Keadaan Darurat Emergency Handling
Kondisi yang berpotensi menimbulkan situasi darurat Conditions that bear the potential to suddenly create
secara tiba-tiba berpotensi dapat mengancam keselamatan an emergency can potentially threaten employees’ safety
karyawan serta mengganggu kelancaran operasional secara and significantly disrupt operational continuity. Therefore,
signifikan. Oleh karena itu, Perseroan mengidentifikasi the Company identifies various types of emergencies as
berbagai jenis keadaan darurat sebagaimana diuraikan outlined below: [EM-MM-540a.3]
berikut: [EM-MM-540a.3]
1. Kebakaran dan/atau Peledakan 1. Fire and/or Explosion
Insiden kebakaran atau peledakan dapat terjadi akibat Fire or explosion incidents may occur due to sparks from
percikan api dari aktivitas pengelasan, korsleting listrik, welding activities, electrical short circuits, or the reaction
atau reaksi bahan mudah terbakar di area tambang of flammable materials in the mining area or supporting
maupun fasilitas pendukung; facilities;
2. Kebocoran Gas Beracun 2. Toxic Gas Leak
Potensi kebocoran gas, seperti metana atau H₂S, dari The potential leakage of gases, such as methane or
lapisan batu bara atau area penimbunan limbah dapat H₂S from coal seams or waste storage areas can pose
membahayakan keselamatan pekerja di area tambang a danger to worker safety in both underground and
bawah tanah maupun terbuka; open-pit mining areas;
3. Bencana Alam 3. Natural Disasters
Risiko terganggunya operasional akibat bencana alam, The risk of operational disruption due to natural disasters,
seperti banjir yang merendam akses jalan tambang, such as floods that submerge mining road access,
tanah longsor di lereng bukaan tambang, atau gempa landslides on mining slope openings, or earthquakes that
bumi yang merusak infrastruktur pendukung; damage supporting infrastructure;
4. Settling Pond Jebol 4. Settling Pond Failure
Kegagalan struktur settling pond yang dapat The failure of settling pond structures can cause slurry
menyebabkan luapan lumpur ke lingkungan sekitar, overflow into the surrounding environment, contaminating
serta mencemari badan air dan area vegetasi di luar water bodies and vegetation areas outside the mining
wilayah operasional tambang; operation area;
5. Pencemaran Hidrokarbon di Badan Air 5. Hydrocarbon Contamination in Water Bodies
Tumpahan bahan bakar solar atau pelumas dari alat Spills of diesel fuel or lubricants from leaking heavy
berat yang bocor dan terbawa aliran air hujan ke sungai equipment, which can be carried by rainwater runoff
atau drainase alami di sekitar tambang; serta into nearby rivers or natural drainage systems around
the mine; and
6. Kontaminasi B3 6. B3 Contamination
Paparan limbah B3, seperti oli bekas atau bahan Contamination Exposure to hazardous waste (B3), such
kimia lainnya, yang tidak tertangani dengan baik dan as used oil or other chemicals, that is improperly managed
mencemari tanah atau air tanah di area operasional. and contaminates soil or groundwater in the operational
area.
Tim Tanggap Darurat, bagian dari Komite Keselamatan An Emergency Response Team, part of the Mining Safety
Pertambangan, selalu siap di setiap area site untuk menangani Committee, is always ready in every site to handle OHS
insiden K3 maupun situasi darurat. Di tingkat pusat, Tim incident and emergency situation. At the central level, a Crisis
Penanggulangan Krisis dibentuk dengan anggota manajemen Response Team is formed with members of top management
puncak untuk mengelola kondisi krisis pada setiap area to manage crisis situation at each the Company site. All
site Perseroan. Seluruh penanganan darurat dilaksanakan emergency responses are carried out based on emergency
berdasarkan kebijakan dan prosedur tanggap darurat. response policies and procedures.
78 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 81
Sebagai langkah mitigasi terhadap potensi kerugian To mitigate potential material loss and employee safety
materiil dan risiko keselamatan karyawan, Perseroan telah risk, the Company has implemented a number of initiatives,
melaksanakan sejumlah inisiatif sebagai berikut: as follows:
1. Menyediakan Sarana dan Prasarana yang Memadai 1. Providing Adequate Facilities and Infrastructure
Kami memastikan ketersediaan alat penanggulangan We ensure the availability of adequate emergency response
keadaan darurat yang memadai, seperti alat pemadam equipment, such as fire extinguishers, alarm systems,
kebakaran, sistem alarm, perlengkapan keselamatan personal protective equipment, and emergency response
kerja, dan pos tanggap darurat di area strategis tambang; posts at strategic locations within the mining area;
2. Menyediakan Area Berkumpul yang Aman 2. Providing a Safe Assembly Area
Perseroan telah menetapkan titik kumpul evakuasi The Company has designated evacuation assembly
(assembly point) di lokasi yang aman dan mudah points in safe and accessible locations as part of
dijangkau sebagai bagian dari prosedur evakuasi saat the evacuation procedure during an emergency; and
terjadi keadaan darurat; serta
3. Menyelenggarakan Emergency Drill bersama Masyarakat 3. Conducting Emergency Drills with the Local Community
Sekitar Wilayah Operasional
Perseroan secara berkala melaksanakan simulasi The Company regularly conducts emergency drills
keadaan darurat yang melibatkan karyawan dan involving employees and local communities to enhance
masyarakat sekitar guna meningkatkan kesiapsiagaan, preparedness, coordination, and rapid response in
koordinasi, serta respons cepat dalam menghadapi the event of potential disasters.
potensi bencana.
Key Performance Indicators
Indikator Kerja Unggulan
Throughout 2025, the OHS program at the mining site
Sepanjang tahun 2025, program K3 di site pertambangan successfully met its targets. Routine programs, such as
berhasil tercapai sesuai target. Program rutin, seperti Identification of Hazard, Risk Assessment, and Control
Identifikasi Bahaya Penilaian dan Pengendalian Risiko (IBPPR) and safety patrols are implemented to prevent
(IBPPR) dan safety patrol dilaksanakan untuk mencegah occupational accidents. Some of the mining safety activities
kecelakaan kerja. Beberapa kegiatan keselamatan implemented include the following:
pertambangan yang telah dilakukan mencakup hal-hal
sebagai berikut: • TBM;
• TBM; • WST;
• WST; • GST;
• GST; • HSE meetings;
• HSE meeting; • HSE training for mining;
• Training K3L pertambangan; • Inspections and observations;
• Inspeksi dan observasi; • IBPRR;
• IBPRR; • Hazard reports;
• Hazard report; • Safety campaigns;
• Safety campaign; • Installation/addition of safety signs;
• Pemasangan/penambahan rambu; • Procurement of PPE and safety equipment;
• Pengadaan APD dan alat keselamatan; • Accident prevention and investigation;
• Pencegahan dan penyelidikan kecelakaan; • Emergency response teams and emergency drill
• Tim tanggap darurat dan simulasi tanggap darurat; simulations; and
serta • Safety patrols.
• Safety patrol.
Safety Statistics
Statistik Keselamatan
The commitment to implementing an OHS culture in
Komitmen penerapan budaya K3 di lingkungan kerja the Company’s workplace has had a positive impact on
Perseroan dilakukan memberikan dampak positif terhadap reducing occupational accidents, particularly fatalities. More
penekanan insiden kecelakaan kerja, khususnya yang detailed information on the Company's OHS statistics is
bersifat fatal. Informasi lebih detail mengenai statistik K3 outlined below:
Perseroan diuraikan sebagai berikut:
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 79
Page 82
Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment
Program Pengembangan Kompetensi terkait K3 [GRI 403-5, 404-2, 12.14.6, 14.8.3, 14.16.6, 14.17.8]
[EM-MM-320a.1]
Competency Development Program related to OHS
Jumlah Peserta Pengembangan
Program Pengembangan Kompetensi Kompetensi Tujuan Kegiatan
Competency Development Program Number of Participants in Competency Activity Purpose
Development Programs
Pelatihan Rescue Challenge Peningkatan kemampuan penyelamatan
bertujuan meningkatkan kesiapan dan
keterampilan dalam melakukan tindakan
1 rescue secara efektif.
Rescue Challenge Training Enhancement of rescue capabilities is aimed
at improving readiness and skills in carrying
out rescue actions effectively.
Ahli K3 Umum Spesialis K3 bertanggung jawab memastikan
penerapan sistem K3 melalui identifikasi
risiko, inspeksi, investigasi, pengembangan
prosedur, dan pelatihan karyawan.
General OHS Expert 9 An OHS Specialist is responsible for ensuring
the implementation of the OHS system by
conducting risk identification, inspections,
investigations, developing procedures, and
providing employee training.
Ahli K3 Pesawat Tenaga dan Produksi (PTP) Ahli K3 PTP mengawasi keselamatan
peralatan, menilai kelayakan operasi, serta
memastikan pemeliharaan dan modifikasi
sesuai standar keselamatan.
2
OHS Expert for Power and Production An OHS Expert for PTP supervises equipment
Equipment (PTP) safety, assesses operational feasibility, and
ensures maintenance and modifications
comply with safety standards.
Teknisi K3 Pesawat Tenaga dan Produksi Teknisi K3 PTP melaksanakan inspeksi,
(PTP) pemeliharaan dasar, pelaporan kondisi tidak
aman, dan memastikan operasional sesuai
prosedur keselamatan.
1
OHS Technician for Power and Production An OHS Technician for PTP performs
Equipment (PTP) inspections, basic maintenance, reports
unsafe conditions, and ensures operations
comply with safety procedures.
Ahli K3 Listrik Ahli K3 Listrik mengawasi keselamatan
instalasi listrik, memastikan sistem proteksi
berfungsi, serta mengendalikan risiko
pekerjaan kelistrikan termasuk LOTO.
Electrical OHS Expert 2 An Electrical OHS Expert oversees the safety
of electrical installations, ensures protection
systems function properly, and controls risks
associated with electrical work, including
LOTO procedures.
Teknisi K3 Listrik Teknisi K3 Listrik melakukan inspeksi,
perawatan, pengujian aman, serta mendukung
penerapan prosedur keselamatan dan isolasi
energi.
1
Electrical OHS Technician An Electrical OHS Technician conducts
inspections, maintenance, and safety testing,
and supports the implementation of safety and
energy isolation procedures.
Rigger Rigger bertugas memastikan proses
pengangkatan beban aman melalui
penggunaan peralatan yang sesuai,
pemeriksaan kondisi, dan pengendalian
1 stabilitas beban.
Rigger A Rigger is responsible for ensuring safe
lifting operations through the proper use
of equipment, inspection of equipment
conditions, and control of load stability.
80 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 83
Jumlah Peserta Pengembangan
Program Pengembangan Kompetensi Kompetensi Tujuan Kegiatan
Competency Development Program Number of Participants in Competency Activity Purpose
Development Programs
P3K Petugas P3K memberikan pertolongan
pertama, mengelola fasilitas, melaporkan
kejadian, dan memastikan kesiapsiagaan di
3 tempat kerja.
P3K A P3K provides first aid assistance, manages
first aid facilities, reports incidents, and
ensures workplace emergency preparedness.
Damkar D Petugas Damkar D menangani pemadaman
awal, inspeksi ringan, evakuasi darurat, serta
pelaporan potensi bahaya kebakaran.
Firefighting Officer Level D 4 A Firefighting Officer Level D handles initial
fire suppression, conducts basic inspections,
supports emergency evacuation, and reports
potential fire hazards.
Damkar C Petugas Damkar C memimpin tim pemadam,
mengelola peralatan lanjutan, serta
menyusun dan menjalankan rencana tanggap
darurat kebakaran.
4
Firefighting Officer Level C A Firefighting Officer Level C leads firefighting
teams, manages advanced firefighting
equipment, and develops and implements fire
emergency response plans.
Operator PTP Kelas 1 (Furnace) Operator PTP Kelas 1 (Furnace)
mengoperasikan furnace secara aman,
mengontrol proses, dan melaporkan kondisi
berbahaya sesuai SOP.
4
Class 1 Operator PTP (Furnace) A Class 1 PTP Operator (Furnace) operates
the furnace safely, controls operational
processes, and reports hazardous conditions
in accordance with SOP.
Operator PTP Kelas 1 (Kiln) Operator PTP Kelas 1 (Kiln) mengoperasikan
rotary kiln dengan aman, memantau parameter
proses, dan memastikan kepatuhan terhadap
4 standar keselamatan.
Class 1 Operator PTP (Kiln) A Class 1 PTP Operator (Kiln) operates the
rotary kiln safely, monitors process parameters,
and ensures compliance with safety standards.
Training of Trainer (TOT) Level 4 Syarat pengesahan asesor/trainer Light
Vehicle menetapkan kriteria kompetensi
untuk pelatih dan penilai kendaraan ringan.
Training of Trainer (TOT) Level 4 1 The approval requirements for Light Vehicle
assessors/trainers establish competency
criteria for trainers and evaluators of light
vehicles.
Pengawas Operasional Pertama (POP) Standar Kompetensi Tenaga Teknis
Pertambangan menetapkan kualifikasi dan
kemampuan yang wajib dimiliki tenaga teknis
di sektor pertambangan.
1
First-Line Operational Supervisor (POP) The Competency Standards for Mining
Technical Personnel define the qualifications
and capabilities that must be possessed by
technical personnel in the mining sector.
Training Competent Person Cadangan Standar ini memastikan kompetensi teknis
pekerja tambang sesuai regulasi yang
berlaku.
1
Reserve Competent Person Training These standards ensure that mining workers
possess the technical competencies required
by applicable regulations.
Pengembangan dan Pemberdayaan Standar ini menjamin kualitas dan
Masyarakat keselamatan kerja di sektor pertambangan.
1
Community Development and Empowerment These standards ensure quality and workplace
safety in the mining sector.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 81
Page 84
Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment
Jumlah Peserta Pengembangan
Program Pengembangan Kompetensi Kompetensi Tujuan Kegiatan
Competency Development Program Number of Participants in Competency Activity Purpose
Development Programs
Pengawas Operasional Utama (POU) Standar ini menjamin kualitas dan
keselamatan kerja di sektor pertambangan.
1
Chief Operational Supervisor (POU) These standards ensure quality and workplace
safety in the mining sector.
Analisis Bahaya dan Titik Kendali Kritis Standar ini menjamin kualitas dan
keselamatan kerja di sektor pertambangan.
1
Hazard Analysis and Critical Control Points These standards ensure quality and workplace
(HACCP) safety in the mining sector.
Perpanjangan Sertifikat IMSBC Code Pelatihan IMSBC Code bertujuan memastikan
pengangkutan muatan curah padat aman
dengan mengendalikan risiko seperti
liquefaction, kebakaran, dan kekurangan
1 oksigen.
IMSBC Code Certification Extension IMSBC Code training is intended to ensure
the safe transportation of solid bulk cargo by
controlling risks such as liquefaction, fire, and
oxygen deficiency.
Perpanjangan Sertifikat IMDG Code Pelatihan IMDG Code bertujuan memastikan
pengangkutan barang berbahaya aman
dengan mengelola risiko kebakaran,
ledakan, dan pencemaran sesuai regulasi
internasional.
3
IMDG Code Certification Extension IMDG Code training is intended to ensure
the safe transportation of dangerous goods
by managing risks of fire, explosion, and
environmental contamination in accordance
with international regulations.
Total Kejadian Kecelakaan Kerja [GRI 3-3, 403-9, 403-10, 12.14.1, 12.14.10, 12.14.11, 14.16.1, 14.16.10, 14.16.11]
[EM-MM-320a.1] [ESG S-06]
Total Incidents of Occupational Accident
Uraian 2025* 2024** 2023** Description
Insiden Fatal 3.0 1.0 - Fatal Incident
FAFR 32.4 0.1 - FAFR
Tingkat Keparahan 26.7 - - Severity Rate
LTIFR 28.6 0.1 - LTIFR
TRIF 6.4 0.5 16.0 TRIF
Bersifat Serius 1.0 - - Serious
Cedera Ringan 18.0 5.0 - Minor Injury
Pertolongan Pertama pada Kecelakaan 31.0 4.0 6.0 First Aid
Kerusakan Properti 95.0 39.0 58.0 Property Damage
Kasus Kebakaran - - - Fire Case
Kerusakan Lingkungan - - - Environmental Damage
Near Miss***) 65.0 32.0 49.0 Near Miss***)
Tindakan Tidak Aman/Kondisi Tidak Aman 2,102.0 202.0 114.0 Unsafe Action/Unsafe Condition
Frekuensi Kecelakaan Kerja 42.3 0.003 0.008 Frequency of Occupational Accidents
Persentase Kecelakaan Kerja Fatal 4.4 0.0003 - Percentage of Fatal Occupational Accidents
*)
Termasuk IMI, WMI, dan BSE. / Includes IMI, WMI, and BSE.
**)
Belum termasuk IMI, WMI, dan BSE. / Excludes IMI, WMI, and BSE.
***)
Near miss adalah kondisi hampir terjadinya kecelakaan yang merugikan, baik jiwa maupun harta benda. / Near miss is a condition where an accident almost occurs, which is
detrimental to both life and property.
82 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 85
Akumulasi Jumlah Jam Kerja tanpa
Kecelakaan [GRI 403-9, 12.14.10, 14.16.10] 2025*) 2024**) 2023**)
Accumulated Number of Working Hours
without Accidents 19,031,014 12,305,555 12,219,609
(dalam USD / in USD)
*)
Termasuk IMI, WMI, dan BSE. / Includes IMI, WMI, and BSE.
**)
Belum termasuk IMI, WMI, dan BSE. / Excludes IMI, WMI, and BSE.
Biaya Pelaksanaan Program Pengelolaan K3
Cost of Implementation of OHS Management 2025 2024 2023
Program
360,205 422,094 401,314
(dalam USD / in USD)
Ketenagakerjaan
Employment
Kami meyakini karyawan merupakan aset utama yang We believes that employees are the primary asset driving
mendorong keberhasilan dan pertumbuhan Perseroan. Oleh the Company's success and growth. Therefore, the Company
karena itu, Perseroan menerapkan praktik ketenagakerjaan applies fair, transparent, and responsible employment
yang adil, transparan, dan bertanggung jawab dengan practices, upholding the principle of equality. Through
menjunjung tinggi prinsip kesetaraan. Melalui lingkungan an inclusive work environment and capacity development
kerja yang inklusif serta program pengembangan kapasitas and welfare programs, the Company strives to ensure that all
dan kesejahteraan, Perseroan berupaya memastikan seluruh employees can develop optimally while making sustainable
karyawan dapat berkembang secara optimal sekaligus contributions to the Company and communities.
memberikan kontribusi berkelanjutan bagi Perseroan dan
masyarakat.
Ketenagakerjaan yang Responsible Employment
Bertanggung Jawab
Kami menempatkan pengelolaan SDM sebagai salah We places HR management as a critical foundation for
satu fondasi penting dalam keberlanjutan usaha. Seluruh business sustainability. All the Company's employment
kebijakan ketenagakerjaan Perseroan mengacu pada policies adhere to national laws and regulations, such as Law
ketentuan perundang-undangan nasional, antara lain No. 13 of 2003 on Manpower and Law No. 11 of 2020 on Job
Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Creation. This approach reflects the Company's commitment
dan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. to protecting workers' rights, creating harmonious industrial
Pendekatan ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk relations, and fostering an inclusive and productive work
melindungi hak pekerja, menciptakan hubungan industrial environment.
yang harmonis, serta membangun lingkungan kerja yang
inklusif dan produktif.
Dalam implementasinya, Divisi HR ditunjuk sebagai unit In its implementation, the HR Division is designated as
penanggung jawab untuk mengelola dan memantau seluruh the unit responsible for managing and monitoring all
aspek ketenagakerjaan. Fungsi HR meliputi proses rekrutmen, employment aspects. HR functions cover recruitment process,
pengelolaan remunerasi dan manfaat, pengembangan remuneration and benefit management, talent development,
talenta, hingga peningkatan kompetensi SDM di seluruh level and HR competency development at all organizational levels.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 83
Page 86
Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment
organisasi. Pada tingkat grup, Divisi HR berperan membina At the group level, the HR Division plays a role in fostering
divisi sejenis di setiap Entitas Anak guna menjaga konsistensi similar divisions in each Subsidiary to maintain consistency
dan keselarasan praktik di seluruh lini usaha. Kepala Divisi and alignment of practices across all business lines. The HR
HR melaporkan secara langsung kepada Dewan Komisaris, Division Head reports directly to the Board of Commissioners,
sementara unit HR di site operasional bekerja sama erat while HR unit at operational sites collaborates closely with
dengan kontraktor maupun vendor untuk memastikan contractors and vendors to ensure the fulfillment of workers'
pemenuhan hak pekerja sekaligus menjaga kepatuhan penuh rights while maintaining full compliance with applicable
terhadap regulasi yang berlaku. regulations.
Menghormati Hak Asasi Manusia dan Respecting Human Rights and
Hak Pekerja [EM-MM-210a.3] Workers’ Rights [EM-MM-210a.3]
Menghormati hak asasi manusia dan hak pekerja The Company consistently upholds a principle that respects
merupakan prinsip Perseroan yang senantiasa di jaga. human rights and workers' rights, which is realized by ensuring
Prinsip ini direalisasikan dengan memastikan setiap that every employee and business partner receives fair and
karyawan dan mitra kerja memperoleh perlakuan yang adil, equal treatment, and is free from discrimination, forced labor,
setara, serta bebas dari diskriminasi maupun praktik kerja and child labor. Under such transparent employment policies,
paksa dan pekerja anak. Melalui kebijakan ketenagakerjaan an open grievance system, and compliance with regulations,
yang transparan, sistem pengaduan yang terbuka, the Company strives to create a safe, inclusive, and equitable
serta kepatuhan terhadap regulasi, Perseroan berupaya work environment for all Company employees.
menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan
berkeadilan bagi seluruh insan Perseroan.
Upaya Kami dalam Mencegah Pelanggaran HAM Our Efforts to Prevent Human Rights Violations
[ESG S-09] [ESG S-09]
Perseroan menyadari bahwa sektor pertambangan memiliki The Company recognizes that the mining sector poses
risiko tinggi terhadap pelanggaran HAM, antara lain karena a high risk of human rights violations, due to, among other
kondisi kerja yang menantang, dampak operasional terhadap things, challenging working conditions, operational impact
masyarakat, dan kompleksitas dalam rantai pasokan. Oleh on communities, and supply chain complexity. As such,
karena itu, Perseroan senantiasa memastikan seluruh the Company consistently ensures that all operational
kegiatan operasional dan hubungan industrial dijalankan activities and industrial relations are conducted with respect
dengan menghormati HAM para karyawan dan mitra usaha. for the human rights of employees and business partners.
Perseroan menegakkan prinsip HAM dalam kegiatan bisnis the Company upholds human rights principles in its business
sesuai dengan Prinsip-Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis activities in accordance with the United Nations Guiding
dan Hak Asasi Manusia (United Nations Guiding Principles Principles on Business and Human Rights. [POJK E.5]
on Business and Human Rights). [POJK E.5]
Upaya-upaya penegakan HAM yang direalisasikan The Company's human rights enforcement efforts begin
Perseroan dilakukan mulai dari mengidentifikasi by identifying human rights-related risks, particularly
risiko terkait HAM, khususnya yang berkaitan dengan those related to occupational safety and environmental
keselamatan kerja dan dampak lingkungan, melalui impact, through integrated risk management within
manajemen risiko yang terintegrasi dalam SMKP. Setelah the SMKP. Following identification, the Company then
identifikasi dilakukan, Perseroan kemudian menyusun develops mitigation measures to create a safe work
langkah-langkah mitigasi untuk menciptakan lingkungan environment and ensure that all business activities comply
kerja yang aman serta memastikan seluruh aktivitas bisnis with applicable regulations and standards.
mematuhi regulasi dan standar yang berlaku.
Informasi langkah mitigasi dan penegakkan HAM telah Information on human rights mitigation and enforcement
disampaikan dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2025, measures is presented in the 2025 Sustainability Report,
melalui bagian-bagian sebagai berikut: through the following sections:
• Upaya Kami dalam Mencegah Pelanggaran HAM pada • Our Efforts to Prevent Human Rights Violations on page
halaman 84; serta 84; and
• Rantai Pasokan yang Bertanggung Jawab pada • Responsible Supply Chain on page 68.
halaman 68.
84 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 87
Berbagai inisiatif pencegahan pelanggaran HAM yang telah Various human rights prevention initiatives undertaken by
diimplementasikan Perseroan membawa dampak positif the Company have had a positive impact, with no complaints
dengan tidak adanya pengaduan yang diterima terkait received on incidents or events of human rights violations
dengan insiden atau kejadian-kejadian pelanggaran HAM occurring within the business environment of the Company
yang terjadi di lingkungan bisnis Perseroan dan Entitas and its Subsidiaries. [ESG S-07]
Anak. [ESG S-07]
Keadilan dan Kesetaraan dalam Bekerja Fairness and Equality at Work
[POJK F.18] [ESG S-08] [POJK F.18] [ESG S-08]
Kegiatan operasional pertambangan Perseroan yang The Company's mining operations in various regions are
berada di berbagai wilayah didukung oleh karyawan supported by employees from diverse backgrounds. In this
dengan latar belakang yang beragam. Dalam hal tersebut, regard, the Company upholds the principles of fairness
Perseroan menjunjung tinggi prinsip keadilan dan and equal employment opportunities by ensuring no
kesetaraan kesempatan bekerja dengan memastikan tidak discrimination in all employment aspects. The Company
adanya diskriminasi dalam seluruh aspek ketenagakerjaan. ensures that recruitment, promotion, training, and career
Perseroan memastikan bahwa proses rekrutmen, promosi, development processes are conducted fairly and equally
pelatihan, dan pengembangan karier dilakukan secara adil for all employees without distinction of gender, social
dan setara bagi seluruh karyawan tanpa membedakan jenis class, ethnicity, or race, and are based on qualifications,
kelamin, golongan, suku, dan ras, serta didasarkan pada competencies, and performance. The Company implements
kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Perseroan menerapkan inclusive HR management practices, ensuring that every
praktik pengelolaan SDM yang inklusif, sehingga setiap (potential) employee has an equal opportunity to join,
(calon) karyawan memiliki kesempatan yang sama untuk develop, and contribute according to respective capacity. This
bergabung, berkembang, dan berkontribusi sesuai dengan commitment is an important part of creating a fair, equitable,
kapasitasnya. Komitmen ini menjadi bagian penting and respectful work environment for diversity.
dalam menciptakan lingkungan kerja yang adil, setara, dan
menghargai keberagaman.
Meskipun komposisi tenaga kerja di sektor pertambangan Although the mining sector's workforce is still generally
pada umumnya masih didominasi karyawan pria, Perseroan dominated by male employees, the Company remains
tetap berkomitmen memastikan bahwa seluruh karyawan committed to ensuring that all employees have equal
memiliki kesempatan yang setara dalam lingkungan kerja opportunities in a safe, fair, and discrimination-free work
yang aman, adil, dan bebas dari diskriminasi. Perseroan environment. The Company also respects and protects
juga menghormati dan melindungi hak-hak karyawan female employees’ rights, including ensuring protection from
wanita, termasuk menjamin perlindungan dari segala all forms of sexual harassment, both physical and verbal.
bentuk pelecehan seksual, baik secara fisik maupun verbal.
Menghargai Kesempatan Berserikat dan Respecting the Right to Unionize and Collective
Perundingan Kolektif [GRI 2-30] Bargaining [GRI 2-30]
Kami menekankan hubungan industrial yang adil dan We emphasizes fair and responsible industrial relations.
bertanggung jawab dengan memberikan kesempatan Employees are provided with the opportunity to collectively
kepada karyawan untuk melakukan negosiasi kolektif negotiate their working conditions. As a primary guideline,
terkait kondisi kerja mereka. Sebagai pedoman utama, a Collective Labor Agreement (CLA) is established to regulate
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ditetapkan untuk mengatur workers' rights and obligations, work conditions, conflict
hak dan kewajiban pekerja, ketentuan kerja, mekanisme resolution mechanisms, and industrial relations governance.
penyelesaian konflik, serta tata kelola hubungan industrial.
Selain itu, Perseroan menghormati hak karyawan untuk Furthermore, the Company respects employees' right to
membentuk dan bergabung dengan serikat pekerja. form and join labor unions. Various facilities to support
Berbagai fasilitas pendukung kegiatan bersama disediakan collective activities are provided to foster a harmonious work
guna memperkuat iklim kerja yang harmonis. Pada environment. In 2025, none of our employees were registered
tahun 2025, belum ada dari karyawan kami yang tercatat as members of any labor union.
tergabung dalam serikat kerja mana pun.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 85
Page 88
Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment Sejalan dengan komitmen terhadap prinsip ketenagakerjaan In line with its commitment to responsible labor practices, yang bertanggung jawab, Perseroan melakukan identifikasi the Company conducted identification and assessment dan penilaian risiko terkait kebebasan berserikat dan of risks related to freedom of association and collective perundingan bersama pada seluruh kegiatan operasional bargaining across all operational activities and supply chains. dan rantai pasok. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, tidak Based on the results of this assessment, no operations were terdapat operasi yang diidentifikasi memiliki risiko signifikan identified as having significant risks related to the restriction terhadap pembatasan hak. Untuk memastikan pengelolaan of these rights. In order to ensure effective risk management, risiko yang efektif, Perseroan menerapkan langkah mitigasi the Company implements mitigation measures through melalui kebijakan ketenagakerjaan yang mengacu pada labor policies aligned with applicable laws and regulations, peraturan perundang-undangan yang berlaku, sosialisasi dissemination and communication with employees and kepada pekerja dan mitra kerja, penyediaan mekanisme business partners, the provision of grievance mechanisms pengaduan yang dapat diakses oleh seluruh pekerja, accessible to all workers, and periodic monitoring and serta pemantauan dan evaluasi kepatuhan secara berkala evaluation of compliance within the workplace and among di lingkungan kerja maupun pada pemasok. Selain itu, suppliers. Furthermore, the commitment to fulfilling komitmen terhadap pemenuhan hak Freedom of Association Freedom of Association (FoA) and Collective Bargaining (FoA) dan Collective Bargaining (CB) juga dijadikan sebagai (CB) rights is also incorporated as one of the criteria in salah satu kriteria dalam proses pemilihan dan evaluasi the selection and evaluation process of business partners. mitra kerja. [GRI 407-1] [GRI 407-1] Anti-Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa Anti-Child Labor and Forced Labor [POJK F.19] [POJK F.19] [ESG S-10] [ESG S-10] Kami memastikan tidak terdapat pelibatan tenaga kerja We ensures that there is no involvement of child labor, forced anak, tenaga pekerja paksa, dan praktik perdagangan labor, and human trafficking practices in all its operations or manusia di seluruh kegiatan operasional maupun supply chain activities. Employee recruitment is conducted rantai pasokan. Rekrutmen karyawan dilakukan dengan with a minimum age requirement of 18 years old to ensure persyaratan usia minimum 18 tahun untuk memastikan regulatory compliance. [GRI 3-3, 408-1, 12.16.1, 12.16.2, 14.18.1, kepatuhan terhadap regulasi. [GRI 3-3, 408-1, 12.16.1, 12.16.2, 14.18.2] 14.18.1, 14.18.2] Selain itu, prosedur rekrutmen yang berlaku mematuhi Furthermore, applicable recruitment procedures comply with ketentuan hukum dan menjelaskan jam kerja serta tanggung legal requirements and transparently explain working hours jawab secara transparan kepada karyawan, sehingga risiko and responsibilities to employees, thereby minimizing the risk kerja paksa dapat diminimalkan. Sepanjang tahun 2025, of forced labor. Throughout 2025, no cases of child labor nor tidak ditemukan kasus pekerja anak maupun tenaga kerja forced labor were found within the Company, its Subsidiaries, paksa di lingkungan Perseroan, Entitas Anak, maupun rantai or its supply chain. This approach is supported by pasokan. Hal ini didukung oleh penerapan proses seleksi the implementation of strict selection and monitoring dan pengawasan yang ketat, termasuk penguatan audit processes, including strengthened supplier audits to terhadap pemasok untuk memastikan kepatuhan terhadap ensure compliance with applicable labor principles. This prinsip ketenagakerjaan yang berlaku. Komitmen tersebut commitment reflects the Company’s efforts to uphold ethical mencerminkan upaya Perseroan dalam menjunjung tinggi and responsible labor practices across its operations and praktik kerja yang etis dan bertanggung jawab di seluruh value chain [GRI 3-3, 409-1, 12.17.1, 12.17.2, 14.19.1, 14.19.2] aktivitas operasional dan rantai nilai. [GRI 3-3, 409-1, 12.17.1, 12.17.2, 14.19.1, 14.19.2] Remunerasi dan Kesejahteraan Karyawan Employee Remuneration and Welfare [POJK F.20] [POJK F.20] Kami meyakini bahwa keberhasilan usaha tidak terlepas dari We believes that business success is highly related to kontribusi karyawan, sehingga penghargaan atas dedikasi its employees’ contributions. As such, their dedication is mereka diwujudkan melalui kebijakan remunerasi yang recognized through a fair, transparent remuneration policy, adil, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. in line with applicable laws. Remuneration is determined Penetapan remunerasi dilakukan berdasarkan peraturan based on laws and regulations, individual performance perundang-undangan, pencapaian kinerja individu, serta achievements, and competitive standards in similar standar kompetitif di industri sejenis. Prinsip kesetaraan industries. Equality principle is the foundation. Thus, there menjadi dasar, sehingga tidak ada pembedaan perlakuan is no discrimination between male and female employees. antara karyawan pria maupun wanita. Selain itu, struktur Furthermore, the Company's wage structure also considers 86 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 89
upah Perseroan juga memperhatikan UMR di setiap wilayah the UMR in each operational area, including Samarinda, Kutai
operasional, termasuk Samarinda, Kutai Kartanegara, Barito Kartanegara, North Barito, North Maluku, and DKI Jakarta.
Utara, Maluku Utara, dan DKI Jakarta. [GRI 405-2, 12.9.7, [GRI 405-2, 12.9.7, 14.21.6]
14.21.6]
Dalam menyelenggarakan praktik pengelolaan In implementing its workforce management practices,
ketenagakerjaan, Perseroan memastikan pemenuhan the Company ensures compliance with all regulations,
terhadap setiap peraturan, standar, ataupun kebijakan standards, and policies established by the government,
yang ditetapkan oleh pemerintah, khususnya mengenai particularly regarding employee remuneration and welfare.
remunerasi dan kesejahteraan karyawan. Meskipun However, the Company has not yet calculated the annual
demikian, saat ini Perseroan belum melakukan perhitungan compensation ratio received by employees. [GRI 2-21]
rasio kompensasi tahunan yang diterima karyawan.
[GRI 2-21]
Pada tahun 2025, Perseroan memastikan bahwa remunerasi In 2025, the Company ensured that the remuneration of
pegawai tetap di entry level pada seluruh wilayah operasional permanent entry-level employees in all operational areas met
telah memenuhi ketentuan UMR yang berlaku, atau setara the applicable minimum wage (UMR) requirements or was
dengan 100% UMR di masing-masing wilayah. equivalent to 100% of the minimum wage in each region.
Perbandingan Gaji Karyawan
Upah Minimum Regional (UMR) Entry Level terhadap UMR
Wilayah Operasional
Regional Minimum Wage
Operational Area Ratio of Entry-Level Employee Salary to UMR
(Rp)
(%)
Samarinda 3,724,437 100
Kutai Kartanegara 3,766,379 100
Barito Utara / North Barito 3,900,362 100
Maluku Utara / North Maluku 3,408,000 100
DKI Jakarta 5,396,750 100
Perbandingan Gaji Karyawan Pria Entry Level terhadap UMR (%)
Ratio of Male Entry-Level Employee Salary to UMR (%) 100
Perbandingan Gaji Karyawan Wanita Entry Level terhadap UMR (%)
Ratio of Female Entry-Level Employee Salary to UMR (%) 100
Rasio Gaji Karyawan Pria dan Wanita
Ratio of Male-to-Female Employee Salary 1:1
Cuti Melahirkan Maternity Leave
Perseroan menghormati hak karyawan untuk berkeluarga, The Company respects employees' right to have a family,
khususnya bagi karyawan wanita yang akan melahirkan especially for female employees who are about to give birth
dan karyawan pria yang istrinya akan melahirkan. and male employees whose wives are about to give birth.
Seluruh karyawan, baik yang berstatus tetap maupun All employees, whether permanent or contract, have the same
kontrak, memiliki hak yang sama untuk mengajukan right to apply for maternity leave. The Company's maternity
cuti melahirkan. Pemberian cuti melahirkan Perseroan leave is granted in accordance with applicable regulations,
mengikuti ketentuan peraturan yang berlaku, yaitu 3 months of maternity leave for female employees and
3 bulan cuti melahirkan untuk karyawan wanita dan 2 days of paternity leave for male employees. Throughout
2 hari cuti ayah untuk karyawan pria. Sepanjang tahun 2025, 9 female employees took maternity leave, and 3 male
2025, sebanyak 9 karyawan wanita mengambil cuti employees took paternity leave. [GRI 401-3, 12.15.4, 14.17.5,
melahirkan dan 3 karyawan pria mengambil cuti ayah. 14.21.3]
[GRI 401-3, 12.15.4, 14.17.5, 14.21.3]
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 87
Page 90
Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment
2025 2024 2023
Uraian
Description Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Karyawan yang Mengambil
Cuti Orang Tua
3 9 12 1 1 2 - 3 3
Employees Taking Parental
Leave
Kembali Bekerja
3 7 10 1 - 1 - 3 3
Return to Work
Kembali dan Tetap Bekerja
Setelah 12 Bulan
3 7 10 - 1 1 - - -
Return and Stay Employed
After 12 Months
Tingkat Kembali Bekerja (%)
100 77.8 83.3 100 - 50 - 100 100
Return-to-Work Rate (%)
Pengaduan Masalah Ketenagakerjaan Labor Issues Complaints
Untuk membangun hubungan industrial yang baik, Perseroan To build good industrial relations, the Company provides
menyediakan mekanisme pengaduan terkait masalah a grievance mechanism regarding employment issues, aiming
ketenagakerjaan. Sarana ini juga bertujuan menumbuhkan to foster a culture of honesty in the workplace. Employees
budaya kejujuran di lingkungan kerja. Karyawan yang ingin who wish to file complaints or grievances can contact
menyampaikan keluhan atau pengaduan dapat menghubungi the HR Department or email the Corporate Secretary at
Departemen SDM atau melalui email ke Sekretaris corsec@harumenergy.com. Throughout 2025, there were no
Perusahaan di corsec@harumenergy.com. Sepanjang tahun reports of employment issues or incidents of discrimination,
2025, tidak ada laporan terkait masalah ketenagakerjaan reflecting sound employee management. [GRI 406-1, 12.19.8,
maupun insiden diskriminasi, mencerminkan pengelolaan 14.21.7]
karyawan yang baik. [GRI 406-1, 12.19.8, 14.21.7]
Karyawan Kami pada 2025 Our Employees in 2025
Sepanjang tahun 2025, Perseroan dan Entitas Anak Throughout 2025, the Company and its Subsidiaries recruited
melakukan rekrutmen terhadap 2.904 orang karyawan baru, 2,904 new employees, consisting of 2,732 male employees
yang terdiri dari 2.732 karyawan pria dan 172 karyawan and 172 female employees. Meanwhile, 3,035 employees left
wanita. Sedangkan, jumlah karyawan yang meninggalkan the Company due to personal reasons, contract expiration,
Perseroan dengan alasan keputusan pribadi, berakhirnya and other reasons. Thus, the total number of employees
kontrak dan lainnya sebanyak 3.035 orang. Dengan increased by 2.0% to 3,742 employees compared to 3,667
demikian, total karyawan mengalami peningkatan 2,0% employees in the previous year. [GRI 3-3, 14.17.1, 14.21.1]
menjadi 3.742 orang dibandingkan tahun sebelumnya
sebesar 3.667 orang. [GRI 3-3, 14.17.1, 14.21.1]
Rekrutmen Karyawan berdasarkan Wilayah Operasional [GRI 401-1, 12.15.2, 14.17.1, 14.17.2]
Employee Recruitment based on Operational Area
2025 2024 2023
Wilayah Operasional
Operational Area Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total % Total % Total %
Male Female Male Female Male Female
Kantor Pusat
1 8 9 0.3 8 2 20 1.3 6 8 14 15.9
Head Office
Area Pertambangan/
Pabrik Pengolahan Nikel
2,731 164 2,895 99.7 1,440 132 1,572 98.7 68 6 74 84.1
Mining Area/
Nickel Processing Plant
Total 2,732 172 2,904 100.0 1,448 44 1,592 100.0 74 14 88 100.0
88 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 91
Rekrutmen Karyawan berdasarkan Usia [GRI 401-1, 12.15.2, 14.17.1, 14.17.2]
Employee Recruitment based on Age
2025 2024 2023
Usia
Age Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total % Total % Total %
Male Female Male Female Male Female
>55 Tahun /
- - - - - - - - 1 - 1 1.1
Years Old
46–55 Tahun /
20 - 20 0.7 27 - 27 1.7 4 - 4 4.5
Years Old
36–45 Tahun /
219 14 233 8.0 280 16 296 18.6 19 2 21 23.9
Years Old
26–35 Tahun /
980 90 1,070 36.8 421 60 481 30.2 26 5 31 35.2
Years Old
18–25 Tahun /
1,513 68 1,581 54.4 720 68 788 49.5 24 7 31 35.2
Years Old
Total 2,732 172 2,904 100.0 1,448 144 1,592 100.0 74 14 88 100.0
Komposisi Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian [POJK C.3] [GRI 2-7, 405-1, 12.19.6, 14.21.5] [EM-MM-000.B]
Employee Composition based on Employment Status
2025 2024 2023
Status Kepegawaian
Employment Status Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total % Total % Total %
Male Female Male Female Male Female
Karyawan Tetap
2,005 197 2,202 58.8 2,187 311 2,498 68.1 387 60 447 56.9
Permanent Employees
Karyawan Tidak Tetap
Non-Permanent 1,487 53 1,540 41.2 1,061 108 1,169 31.9 329 9 338 43.1
Employees
Total 3,492 250 3,742 100.0 3,248 419 3,667 100.0 716 69 785 100.0
Komposisi Karyawan berdasarkan Status Kerja [POJK C.3] [GRI 2-7, 405-1, 12.19.6, 14.21.5] [EM-MM-000.B]
Employee Composition based on Work Status
2025 2024 2023
Status Kerja
Work Status Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total % Total % Total %
Male Female Male Female Male Female
Karyawan Purnawaktu
3,492 250 3,742 100.0 3,219 411 3,630 99.0 716 69 785 100.0
Full Time Employee
Karyawan Paruh Waktu
- - - - 29 8 37 1.0 - - - -
Part Time Employee
Total 3,492 250 3,742 100.0 3,248 419 3,667 100.0 716 69 785 100.0
Komposisi Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan [POJK C.3] [GRI 2-7, 405-1, 12.19.6, 14.21.5] [EM-MM-000.B]
Employee Composition based on Level of Education
2025 2024 2023
Tingkat Pendidikan
Level of Education Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total % Total % Total %
Male Female Male Female Male Female
Pascasarjana
15 4 19 0.5 22 7 29 0.8 11 2 13 1.7
Postgraduate
Sarjana
454 115 569 15.2 409 234 643 17.5 177 48 225 28.7
Bachelor
Diploma dan Setingkat
197 27 224 6.0 430 73 503 13.7 208 12 220 28.0
Diploma and Equal
SLTA dan Sederajat
2,401 87 2,488 66.5 1,881 94 1,975 53.9 255 7 262 33.4
High School and Equal
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 89
Page 92
Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment
2025 2024 2023
Tingkat Pendidikan
Level of Education Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total % Total % Total %
Male Female Male Female Male Female
SMP dan Sederajat
Junior High School 278 14 292 7.8 244 6 250 6.8 33 - 33 4.2
and Equal
SD dan Sederajat
Elementary School 147 3 150 4.0 262 5 267 7.3 32 - 32 4.1
and Equal
Total 3,492 250 3,742 100.0 3,248 419 3,667 100.0 716 69 785 100.0
Komposisi Karyawan berdasarkan Wilayah Operasional [POJK C.3] [GRI 2-7, 405-1, 12.19.6, 14.21.5] [EM-MM-000.B]
Employee Composition based on Operational Area
2025 2024 2023
Wilayah Operasional
Operational Area Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total % Total % Total %
Male Female Male Female Male Female
Kantor Pusat
90 63 153 4.1 71 60 131 3.6 68 53 121 15.4
Head Office
Area Pertambangan/
Pabrik Pengolahan Nikel
3,402 187 3,589 95.9 3,177 359 3,536 96.4 648 16 664 84.6
Mining Area/
Nickel Processing Plant
Total 3,492 250 3,742 100.0 3,248 419 3,667 100.0 716 69 785 100.0
Komposisi Karyawan berdasarkan Usia [POJK C.3] [GRI 2-7, 405-1, 12.19.6, 14.21.5] [EM-MM-000.B]
Employee Composition based on Age
2025 2024 2023
Usia
Age Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total % Total % Total %
Male Female Male Female Male Female
>55 Tahun /
42 2 44 1.2 31 4 35 1.0 31 3 34 4.3
Years Old
46–55 Tahun /
154 9 163 4.4 223 9 232 6.3 121 9 130 16.6
Years Old
36–45 Tahun /
453 47 500 13.4 982 50 1,032 28.1 259 13 272 34.6
Years Old
26–35 Tahun /
1,227 124 1,351 36.1 1,114 240 1,354 36.9 195 27 222 28.3
Years Old
18–25 Tahun /
1,616 68 1,684 45.0 898 116 1,014 27.7 110 17 127 16.2
Years Old
Total 3,492 250 3,742 100.0 3,248 419 3,667 100.0 716 69 785 100.0
90 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 93
Komposisi Karyawan berdasarkan Jenjang Manajemen [POJK C.3] [GRI 2-7, 405-1, 12.19.6, 14.21.5]
[EM-MM-000.B] [ESG S-01]
Employee Composition based on Management Level
2025 2024 2023
Jenjang Manajemen
Management Level Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total % Total % Total %
Male Female Male Female Male Female
Executive Level: Direksi /
9 1 10 0.3 12 - 12 0.3 10 - 10 1.3
Board of Directors
Senior Level:
Manajemen / 88 22 110 2.9 67 18 85 2.3 46 17 63 8.0
Management
Mid Level:
431 110 541 14.5 2,684 396 3,080 84.0 185 51 236 30.1
Staf / Staff
Entry Level:
2,964 117 3,081 82.3 485 5 490 13.4 475 1 476 60.6
Non-Staf / Non-Staff
Total 3,492 250 3,742 100.0 3,248 419 3,667 100.0 716 69 785 100.0
Komposisi Karyawan Tahun 2025 berdasarkan Usia dan Jenjang Manajemen [ESG S-02]
Employee Composition in 2025 based on Age and Management Level
Direksi
Manajemen Staf Non-Staf
Board of Management Staff Non-Staff
Usia Directors Total %
Age
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female Male Female
>55 Tahun /
9 1 8 1 17 - 8 - 44 1.2
Years Old
46–55 Tahun /
- - 45 8 46 1 63 - 163 4.4
Years Old
36–45 Tahun /
- - 29 9 145 33 279 5 500 13.4
Years Old
26–35 Tahun /
- - 5 4 192 46 1,030 74 1,351 36.1
Years Old
18–25 Tahun /
- - 1 - 31 30 1,584 38 1,684 45.0
Years Old
Total 9 1 88 22 431 110 2,964 117 3,742 100.0
Komposisi Karyawan berdasarkan Penggunaan Tenaga Kerja [POJK C.3] [GRI 2-7, GRI 405-1, 12.19.6, 14.9.6, 14.21.5]
[EM-MM-000.B]
Employee Composition based on Labor Use
Penggunaan 2025 2024 2023
Tenaga Kerja Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Labor Use Total % Total % Total %
Male Female Male Female Male Female
Lokal
3,087 168 3,255 87.0 567 18 585 16.0 569 18 587 74.8
Local
Nasional
404 82 486 13.0 1,642 345 1,987 54.2 146 51 197 25.1
National
Asing
1 - 1 0.0 1,039 56 1,095 29.9 1 - 1 0.1
Foreign
Total 3,492 250 3,742 100.0 3,248 419 3,667 100.0 716 69 785 100.0
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 91
Page 94
Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment
Tingkat Turnover Karyawan [GRI 401-1, 14.17.2, 12.15.2] [ESG S-03]
Employee Turnover Rate
2025 2024 2023
Uraian
Description Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Total Karyawan
3,492 250 3,742 3,248 419 3,667 716 69 785
Total Employees
KARYAWAN KELUAR
Employees Leaving
Pensiun
2 - 2 - - - - - -
Retired
Mengundurkan Diri
1,414 133 1,547 1,730 282 2,012 19 7 26
Resigned
Meninggal Dunia
11 2 13 4 1 5 - - -
Passed Away
Lain-Lain
1,302 171 1,473 348 19 367 16 2 18
Others
Total 2,729 306 3,035 2,082 302 2,384 35 9 44
Tingkat Turnover (%)
81.9 107.1 5.8
Turnover Rate (%)
Persentase Karyawan
Keluar (%)
81.1 65.0 5.6
Percentage of
Employees Leaving (%)
Persentase Karyawan
Baru (%)
77.6 43.4 11.2*)
Percentage of New
Employees (%)
*)
Data disajikan kembali. / Data restated.
Tingkat Turnover Karyawan berdasarkan Usia [GRI 401-1, 12.15.2, 14.17.2]
Employee Turnover Rate based on Age
2025 2024 2023
Usia
Age Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
>55 Tahun / Years Old 3 - 3 2 - 2 - - -
46–55 Tahun /
39 - 39 35 - 35 6 - 6
Years Old
36–45 Tahun /
278 27 305 334 25 359 8 1 9
Years Old
26–35 Tahun /
1,215 236 1,451 826 206 1,032 10 4 14
Years Old
18–25 Tahun /
1,194 43 1,237 885 71 956 11 4 15
Years Old
Total 2,729 306 3,035 2,082 302 2,384 35 9 44
Tingkat Turnover (%)
81.9 107.1 5.8
Turnover Rate (%)
92 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 95
Tingkat Turnover Karyawan berdasarkan Wilayah Operasional [GRI 401-1, 12.15.2, 14.17.2]
Employee Turnover Rate based on Operational Area
2025 2024 2023
Wilayah Operational
Operational Area Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Kantor Pusat
22 6 28 6 8 14 3 5 8
Head Office
Area Pertambangan/
Pabrik Pengolahan Nikel
2,707 300 3,007 2,076 294 2,370 32 4 36
Mining Area/
Nickel Processing Plant
Total 2,729 306 3,035 2,082 302 2,384 35 9 44
Tingkat Turnover (%)
81.9 107.1 5.8
Turnover Rate (%)
Jumlah Tenaga Kerja Bukan Karyawan [GRI 2-8] [ESG S-04]
Number of Non-Employees Workers
Kategori 2025 2024 2023 Category
Subkontraktor 2,927 5,344 3,243 Subcontractor
Persentase terhadap Total Karyawan (%) 78.2 145.7 413.1 Percentage Against Total Employees (%)
Dalam pelaksanaan aktivitas pertambangan, Perseroan In carrying out mining activities, the Company and its
dan Entitas Anak bekerja sama dengan subkontraktor Subsidiaries collaborate with subcontractors to provide
untuk menyediakan layanan konsultasi, perencanaan consulting services, mining planning, hauling, waste and
tambang, hauling, pengelolaan limbah dan lingkungan, serta environmental management, as well as reclamation and
pelaksanaan reklamasi dan pascatambang. post-mining implementation.
Perseroan mengelola pekerja bukan karyawan dengan The Company manages non-employee workers in accordance
mengacu pada peraturan ketenagakerjaan dan standar K3 with applicable labor regulations and OHS standards.
yang berlaku. Mitra kerja diwajibkan memenuhi persyaratan Business partners are required to meet competency
kompetensi dan keselamatan, serta memastikan perlindungan and safety requirements and to ensure adequate worker
kerja yang memadai, termasuk penggunaan APD dan protection, including the use of PPE and participation in OHS
pelatihan K3. Perseroan juga melakukan pengawasan training. The Company also conducts periodic supervision
berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap standar to ensure compliance with established standards and to
yang ditetapkan serta meminimalkan risiko operasional dan minimize operational and occupational safety risks.
keselamatan kerja.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 93
Page 96
Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment Pengembangan Talenta Talent Development Perseroan menempatkan pengembangan talenta The Company places talent development at the heart of its sebagai bagian penting dari strategi keberlanjutan SDM. HR sustainability strategy. By conducting training programs, Melalui program pelatihan, peningkatan kompetensi, dan competency development, and career planning, the Company perencanaan karier, Perseroan berupaya mencetak SDM strives to develop superior, adaptive, and highly competitive yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Pendekatan HR. This approach not only supports business growth but also ini tidak hanya mendukung pertumbuhan bisnis, tetapi provides opportunities for employees to develop optimally juga membuka peluang bagi karyawan untuk berkembang according to their potential. optimal sesuai potensi mereka. Komitmen dalam Pengembangan SDM Commitment to HR Development Keberadaan karyawan kompeten dapat menunjang Having competent employees can optimally support produktivitas yang optimal dan menjadi pendukung productivity and serves as a key factor in the Company's utama dalam keberlanjutan usaha Perseroan. Oleh business sustainability. Therefore, employees are involved in karena itu, karyawan dilibatkan dalam berbagai program various competency development programs, both internally pengembangan kompetensi, baik yang diselenggarakan or externally organized, tailored to their individual job needs secara internal maupun eksternal, disesuaikan dengan and responsibilities. [GRI 3-3, 14.17.2, 14.21.1] kebutuhan pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing. [GRI 3-3, 14.17.2, 14.21.1] Pelaksanaan program ini berada di bawah tanggung jawab The implementation of these programs falls under Divisi HR, yang berkoordinasi dengan divisi terkait. Setiap the responsibility of the HR Division, which coordinates with divisi bertugas mengidentifikasi kebutuhan pelatihan untuk relevant divisions. Each division is tasked with identifying karyawan mereka. Perseroan mendukung pengembangan training needs for its employees. The Company supports talenta di seluruh jenjang jabatan, termasuk pelatihan teknis talent development at all levels, including technical training bagi supervisor, operator peralatan, dan site officer. for supervisors, equipment operators, and site officers. Melengkapi SDM dengan Kompetensi Equipping HR with the Right Competencies yang Tepat Sepanjang tahun 2025, Perseroan mengutamakan program Throughout 2025, the Company prioritized competency pengembangan kompetensi mengenai keahlian K3 dan development programs related to occupational health and teknik pertambangan. Penyelenggaraan program tersebut safety (OHS) and mining engineering. The program was diikuti oleh peserta sebanyak 321 orang. Informasi attended by 321 participants. More detailed information lebih detail mengenai realisasi program pengembangan on the realization of employee competency development kompetensi karyawan sepanjang tahun 2025 diuraikan programs throughout 2025 is described as follows: sebagai berikut: 94 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 97
Rata-Rata Jam Pelatihan per Karyawan Tahun 2025 [POJK F.22] [GRI 404-1, 12.3.2, 14.17.7, 14.21.4] [ESG S-05]
Average Training Hours per Employee in 2025
Rata-Rata Jam Pelatihan
per Karyawan
Uraian Jumlah Karyawan (Orang) Jam Pelatihan (Jam/Orang)
Description Number of Employees (People) Training Hours Average Training Hours
per Employee
(Hours/Person)
Total 3,742 104,626 28.0
BERDASARKAN GENDER
Based on Gender
Pria
3,492 104,596 30.0
Male
Wanita
250 30 0.1
Female
BERDASARKAN LEVEL ORGANISASI
Based on Organizational Level
Direksi
10 - -
Board of Directors
Manajemen
110 445 4.0
Management
Staf
541 141 0.3
Staff
Non-Staf
3,081 104,040 33.8
Non-Staff
Pada tahun 2025, Perseroan juga melaksanakan pelatihan In 2025, the Company also conducted employee training and
dan pengembangan kemampuan karyawan yang mendukung development programs to support sustainability, including
penerapan keberlanjutan, termasuk pemahaman terkait an understanding of ESG, sustainability reporting, climate
ESG, pelaporan keberlanjutan, perubahan iklim, dan change, and carbon initiatives. This program complemented
inisiatif karbon. Program ini melengkapi pengembangan the Company's general technical and managerial competency
kompetensi teknis dan manajerial yang telah dijalankan development program.
Perseroan secara umum.
Program Pengembangan Kompetensi [GRI 404-2]
Competency Development Program
Jumlah Peserta Pengembangan Kompetensi
Program Pengembangan Kompetensi
Competency Development Program Number of Participants in Competency Development
Programs
Training/Inhouse 15
Refreshment Training 24
Seminar/Public 26
Certification 11
Certification Training 13
Educational Scholarship 6
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 95
Page 98
Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment Penilaian Kinerja [GRI 404-3] Performance Assessment [GRI 404-3] Perseroan memandang penilaian kinerja sebagai instrumen The Company views performance assessment as a strategic strategis untuk memastikan kontribusi setiap karyawan tool to ensure that each employee's contribution aligns with selaras dengan tujuan bisnis dan arah pertumbuhan the Company's business objectives and growth direction. Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan menerapkan sistem As such, the Company applies a balanced scorecard-based KPI berbasis balanced scorecard yang ditetapkan sejak awal KPI system, established at the beginning of employment periode kerja. Pendekatan ini memungkinkan pengukuran period. This approach allows for objective, measurable, kinerja dilakukan secara objektif, terukur, dan transparan, and transparent performance measurement, allowing sehingga setiap pencapaian individu dapat dinilai secara each individual's achievements to be assessed fairly and adil dan konsisten di seluruh level organisasi. consistently across all organizational levels. Hasil evaluasi kinerja karyawan menjadi dasar penting Employees’ performance evaluation results become dalam menentukan remunerasi, tunjangan, program a critical basis for determining remuneration, allowance, pengembangan karier, serta pemberian manfaat lainnya. career development program, and other benefits. Thus, Dengan demikian, sistem penilaian tidak hanya berfungsi the assessment system serves not only as a measurement sebagai alat pengukuran, tetapi juga sebagai mekanisme tool but also as a mechanism to encourage increased untuk mendorong peningkatan kapabilitas, motivasi, dan capabilities, motivation, and work productivity. produktivitas kerja. Pada tahun 2025, seluruh karyawan In 2025, all Company employees underwent performance Perseroan telah dilakukan penilaian kinerja dengan assessments, with employee KPI achievement recorded tingkat pencapaian KPI karyawan tercatat sebesar 95%, at 95%, relatively consistent with the previous year. This relatif konsisten dengan tahun sebelumnya. Capaian ini achievement reflects the Company's success on its mencerminkan keberhasilan upaya berkelanjutan Perseroan ongoing efforts to strengthen a high-performance culture dalam memperkuat budaya kinerja tinggi sekaligus while ensuring that each employee's contribution supports memastikan kontribusi setiap karyawan mendukung sustainable growth. keberlanjutan pertumbuhan. Pengembangan Karier [GRI 404-3] Career Development [GRI 404-3] Perseroan mengimplementasikan program pengembangan The Company conducts a career development program karier dengan memastikan setiap karyawan yang memiliki to ensures that every employee with high competence and kompetensi dan kinerja baik memperoleh kesempatan performance has the opportunity to advance in a fair and untuk maju secara adil dan transparan. Pengembangan transparent manner. Career development is applied under karier dilaksanakan melalui 2 mekanisme utama, yaitu 2 main mechanisms: promotion to a higher level as a form promosi ke jenjang jabatan yang lebih tinggi sebagai bentuk of recognition for contribution, and transfer to a work unit penghargaan atas kontribusi, serta mutasi ke unit kerja at the same level to broaden employee insight, experience, selevel untuk memperluas wawasan, pengalaman, dan and skills. With such approach, the Company not only builds keterampilan karyawan. Dengan pendekatan ini, Perseroan work motivation but also creates more adaptable and highly tidak hanya membangun motivasi kerja, tetapi juga competitive talent. menciptakan talenta yang lebih adaptif dan berdaya saing tinggi. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 38 karyawan memperoleh Throughout 2025, 38 employees received promotion kesempatan promosi ke posisi yang lebih tinggi. opportunities to higher positions. Such achievement Capaian ini menunjukkan konsistensi Perseroan dalam demonstrates the Company's consistency in providing career memberikan ruang pengembangan karier yang seimbang development space that balances organizational needs and antara kebutuhan organisasi dan potensi individu, individual potential, while simultaneously strengthening sekaligus memperkuat budaya kerja berbasis prestasi dan a performance-based work culture and continuous learning pembelajaran berkelanjutan di seluruh lingkup Perseroan. throughout the Company. 96 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 99
MASYARAKAT LOKAL
Local Community
Perseroan Sustainability Strategy Framework
The Company Sustainability Strategy Framework
Pengembangan Masyarakat Community Development
Pendekatan Kami dalam Mengelola Topik Material
Our Approach in Managing Material Topics
• Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat • Community Development and Empowerment
• Hak Asasi Manusia • Human Rights
Kontribusi Kami terhadap SDG
Our Contribution to the SDGs
• Berdialog dengan Masyarakat - 97 • Engaging in dialog with the Community - 97
• Kemitraan Lokal - 100 • Local Partnerships - 100
• Pengembangan Masyarakat - 101 • Community Development - 101
Berdialog dengan Masyarakat
Engaging in Dialogue with the Community
Dampak kegiatan pertambangan dan smelter terhadap The impacts of mining and smelter activities on surrounding
masyarakat sekitar bisa bersifat positif maupun negatif, communities can be both positive and negative, and thus,
sehingga kesejahteraan mereka menjadi perhatian making their well-being our primary concern. Building on
utama kami. Dengan dasar kepercayaan yang telah the foundation of trust, the Company is committed to
dibangun, Perseroan berkomitmen melaksanakan aktivitas carrying out mining activities responsibly. The Company
pertambangan secara bertanggung jawab. Perseroan also strives to communicate activity plans openly and
juga berupaya menyampaikan rencana kegiatan secara involve communities throughout the mining cycle to foster
terbuka dan melibatkan masyarakat sepanjang siklus strong collaboration and minimize the risk of social conflict.
pertambangan untuk menciptakan kolaborasi yang kuat
serta meminimalkan risiko konflik sosial.
Memahami Masyarakat yang Terdampak Understanding Affected Communities
Perseroan memastikan pemahaman komprehensif terhadap Starting from the mining planning phase, the Company
masyarakat yang berpotensi terdampak sejak tahap ensures to comprehensively understand the potentially
perencanaan tambang. Pendekatan ini dilakukan melalui affected communities. This approach is carried out through
pemetaan sosial-teritorial dan stakeholder mapping yang systematic socio-territorial and stakeholder mapping,
sistematis, identifikasi kelompok rentan dan masyarakat identification of vulnerable groups and indigenous
adat, pemetaan mata pencaharian, serta akses terhadap communities, mapping of livelihoods, and access to basic
layanan dasar dan sumber daya alam. Hasil analisis tersebut services and natural resources. The analysis results are
diintegrasikan ke dalam penilaian risiko dan peluang, integrated into risk and opportunity assessments, ensuring
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 97
Page 100
Masyarakat Lokal / Local Community
sehingga desain teknis, rencana mitigasi, serta strategi that technical designs, mitigation plans, and stakeholder
pelibatan pemangku kepentingan tersusun berbasis bukti engagement strategies are evidence-based and in line with
dan sejalan dengan ketentuan perundang-undangan. legal requirements.
Berdasarkan hasil pemetaan, Perseroan menetapkan zona Based on the mapping results, the Company has established
dampak yang mencakup wilayah berinteraksi langsung impact zones that include areas directly interacting with
dengan aktivitas operasional (misalnya area sekitar pit, operational activities (e.g., areas around the pit, hauling
jalur hauling, pelabuhan/jetty, dan fasilitas pendukung) routes, ports/jetties, and supporting facilities) and areas
serta wilayah terdampak tidak langsung yang merasakan indirectly affected through local economic networks,
pengaruh melalui jaringan ekonomi lokal, mobilitas/logistik, mobility/logistics, noise, air and water quality, and changes in
kebisingan, kualitas udara dan air, maupun perubahan livelihood patterns. The zones are determined by considering
pola penghidupan. Penetapan zona mempertimbangkan geographic proximity, exposure intensity, socio-environmental
kedekatan geografis, intensitas paparan, sensitivitas sensitivity, and community’s adaptive capacity. All these
sosial-lingkungan, dan kapasitas adaptif masyarakat. zones are prioritized for the CDE Programs, aiming to
Seluruh zona ini menjadi prioritas pelaksanaan Program deliver benefits evenly and that social risks can be managed
PPM agar manfaat pembangunan dirasakan merata dan responsibly.
risiko sosial dapat dikelola secara bertanggung jawab.
Zona Masyarakat Terdampak
Affected Community Zone
Entitas Jumlah Desa yang Terdampak Wilayah
Entity Number of Affected Villages Region
Kutai Kartanegara
MSJ 9 Kalimantan Timur / East Kalimantan
Samarinda
SBB 4 Kutai Kartanegara Kalimantan Timur / East Kalimantan
KUP 1 Kutai Kartanegara Kalimantan Timur / East Kalimantan
POS 5 Halmahera Timur / East Halmahera Maluku Utara / North Maluku
Langkah Kami Berkolaborasi dengan Our Steps in Collaborating with
Masyarakat the Community
Perseroan menempatkan kolaborasi dengan masyarakat The Company places collaboration with communities as
sebagai bagian penting dari strategi keberlanjutan, khususnya a key part of its sustainability strategy, particularly in
dalam pemberdayaan, pengelolaan hubungan sosial, serta empowerment, social relationship management, and
mitigasi risiko sosial. Tanggung jawab ini dijalankan oleh social risk mitigation. This responsibility is carried out
Divisi Community Relation & Community Development, by the Community Relations & Community Development
yang bekerja sama dengan Tim External Relation dan Division, which collaborates with the External Relations
Tim Community Development di setiap site operasional. and Community Development Teams at each operational
Implementasi program pemberdayaan dan relasi masyarakat site. The community empowerment and relations programs
mengacu pada panduan ISO 26000 tentang Tanggung are carried out by adhering to guidelines of ISO 26000 on
Jawab Sosial, ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen Social Responsibility, ISO 14001:2015 on Environmental
Lingkungan, dan regulasi yang berlaku. Untuk memastikan Management System, and applicable regulations. To ensure
konsistensi implementasi, Perseroan beserta Entitas Anak consistent implementation, the Company and its Subsidiaries
juga menyusun Prosedur Pemberdayaan Masyarakat sebagai have also developed a Community Empowerment Procedure
pedoman pelaksanaan di seluruh lokasi tambang, dengan as a guideline for implementation at all mining sites, with
pemantauan dan pelaporan kinerja yang dilakukan secara performance monitoring and reporting conducted quarterly to
triwulanan kepada KTT masing-masing site dan manajemen. each site's leadership team and management.
Lebih jauh, Perseroan berkomitmen membangun hubungan Furthermore, the Company is committed to building
yang bermakna dengan seluruh pemangku kepentingan meaningful relationships with all community stakeholders
masyarakat melalui pendekatan dialogis dan partisipatif. through a dialogic and participatory approach. To facilitate
Untuk memfasilitasi komunikasi yang terbuka, dibentuk open communication, a Community Communication Forum
Forum Komunikasi Masyarakat Dampingan yang melibatkan has been established, involving community leaders, youth,
tokoh masyarakat, pemuda, perangkat desa, hingga village officials, and indigenous communities. This forum
masyarakat adat. Forum ini menjadi sarana konsultasi, serves as a channel for consultation, mapping social
98 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 101
pemetaan potensi sosial, penyerapan aspirasi, sekaligus potential, gathering aspirations, and providing a platform
wadah bagi masyarakat untuk berpartisipasi langsung for the community to directly participate in the planning and
dalam perencanaan dan pemantauan program PPM. monitoring of CDE programs. As such, the Company ensures
Dengan cara ini, Perseroan memastikan setiap program that every program is not only relevant to local needs but also
yang dijalankan tidak hanya relevan dengan kebutuhan has a real impact on improving the life quality of communities
lokal, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi surrounding its operational areas. [GRI 3-3, 12.11.1, 12.11.2,
peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah 14.11.1, 14.11.2]
operasional. [GRI 3-3, 12.11.1, 12.11.2, 14.11.1, 14.11.2]
Dalam pelaksanaannya, Perseroan menyadari bahwa In its operations, the Company recognizes that its activities
kegiatan operasional memiliki potensi menimbulkan baik have the potential to generate both positive and negative
dampak positif maupun negatif terhadap masyarakat. impacts on surrounding communities. The expected positive
Dampak positif yang diharapkan antara lain peningkatan impacts include increased employment opportunities, local
kesempatan kerja, pertumbuhan ekonomi lokal, economic growth, community capacity development, and
pengembangan kapasitas masyarakat, serta peningkatan improved access to infrastructure and basic services. On
akses terhadap infrastruktur dan layanan dasar. Di sisi the other hand, potential negative impacts may include
lain, terdapat potensi dampak negatif seperti perubahan socio-cultural changes, potential conflicts of interest,
sosial budaya, potensi konflik kepentingan, tekanan environmental pressures, and economic inequality if not
terhadap lingkungan, serta ketimpangan ekonomi apabila properly managed. Therefore, the Company proactively
tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, Perseroan identifies and manages social impacts through social mapping
secara proaktif melakukan identifikasi dan pengelolaan processes, stakeholder engagement, and the implementation
dampak sosial melalui proses pemetaan sosial, pelibatan of sustainable mitigation and development programs
pemangku kepentingan, serta penerapan program mitigasi to ensure that the Company’s presence delivers optimal
dan pengembangan yang berkelanjutan, guna memastikan benefits while minimizing risks to surrounding communities.
keberadaan Perseroan memberikan manfaat optimal [GRI 413-2]
sekaligus meminimalkan risiko bagi masyarakat sekitar.
[GRI 413-2]
Perlindungan Hak-hak Masyarakat Protection of Community Rights
[EM-MM-210a.3] [EM-MM-210a.3]
Menghargai dan menghormati hak, budaya, serta aspirasi Respecting and honoring the rights, culture, and aspirations of
masyarakat lokal dan masyarakat adat di wilayah operasional local communities and indigenous peoples in its operational
juga menjadi bagian tak terpisahkan dari pendekatan sosial areas serve as an integral part of our social approach. This
kami. Hal ini tidak terlepas dari area konsesi pertambangan is particularly true for mining concessions and exploration
area eksplorasi yang berada di dalam, berbatasan, atau areas located within, adjacent to, or near indigenous
berdekatan dengan wilayah masyarakat adat. Keterlibatan communities' territories. The involvement of affected
masyarakat terdampak, termasuk masyarakat adat, dimulai communities, including indigenous communities, begins from
sejak tahap awal operasi. Perseroan memastikan setiap the early stage of operations. The Company ensures that all
persetujuan atas konsesi diperoleh secara sukarela, concession agreements are obtained voluntarily, without
tanpa adanya paksaan. Apabila muncul permasalahan, coercion. If issues arise, they are resolved through deliberation
penyelesaiannya dilakukan melalui musyawarah dan and consensus with the community. All concessions have
mufakat dengan masyarakat. Semua konsesi telah memiliki obtained operational permits in accordance with applicable
izin operasional sesuai ketentuan yang berlaku. regulations.
Komitmen kami terhadap perlindungan hak masyarakat lokal Our commitment to protecting the rights of local and
dan adat tercermin dari tidak adanya insiden pelanggaran indigenous communities is reflected in the absence of
signifikan di sekitar konsesi sepanjang tahun 2025. Untuk significant incidents of violations around the concessions
operasi smelter IMI dan WMI, hubungan masyarakat serta throughout 2025. For IMI and WMI smelter operations,
pelaksanaan program PPM dikelola oleh pihak pengelola community relations and CDE programs are managed by
kawasan industri. [GRI 411-1, 12.11.2, 14.11.2] the industrial estate management. [GRI 411-1, 12.11.2, 14.11.2]
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 99
Page 102
Masyarakat Lokal / Local Community Pengaduan Masyarakat [POJK F.24] Community Complaints [POJK F.24] Membangun masyarakat melalui operasi kami bukanlah Building communities through our operations certainly bears tanpa tantangan. Setiap masukan dan saran dari challenges. Every input and suggestion from the community masyarakat kami anggap penting untuk meningkatkan is considered crucial in improving the Company's contribution kualitas kontribusi Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan quality. Therefore, the Company provides a complaint channel menyediakan kanal pengaduan yang memungkinkan that allows the community to file complaints on operational masyarakat menyampaikan keluhan terkait dampak impacts or CDE programs that do not meet expectations. operasional maupun program PPM yang dirasa belum Reports can be lodged to the unit in charge in the nearest sesuai harapan. Pelaporan dapat dilakukan kepada pihak operational area. bertanggung jawab di wilayah operasional terdekat. Seluruh keluhan dikelola oleh Tim External Relation sesuai All complaints are handled by the External Relation Team in line prosedur internal, dengan penanganan yang melibatkan with internal procedures, involving coordination with relevant koordinasi bersama divisi terkait maupun otoritas divisions and authorized authorities. Throughout 2025, berwenang. Sepanjang tahun 2025, sebagian besar keluhan the majority of complaints received came from communities yang diterima berasal dari masyarakat sekitar kawasan around nickel mining areas who are generally vulnerable pertambangan nikel yang umumnya rentan terjadi pada to what happens during the land clearing stage of mining tahap pembukaan lahan kegiatan pertambangan. Hingga activities. At the end of 2025, all complaints had been followed akhir 2025, semua keluhan telah ditindaklanjuti melalui up through coordination, outreach, and active dialogue with koordinasi, sosialisasi, dan dialog aktif dengan masyarakat the community and local government. [POJK E.5] serta pemerintah setempat. [POJK E.5] Kemitraan Lokal [GRI 413-1, 12.9.2, 14.10.2] Local Partnerships Kami berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi We are committed to driving regional economic growth daerah melalui penciptaan lapangan kerja serta through job creation and developing strategic partnerships pengembangan kemitraan strategis dengan perusahaan with local companies. the Company's business activities lokal. Aktivitas bisnis Perseroan menekankan penggunaan emphasize the use of local labor and suppliers. tenaga kerja dan pemasok lokal. Dalam operasional In mining and shipping operations, local employees account pertambangan dan pelayaran, karyawan lokal mencapai for 87.0% of the total workforce, occupying various positions 87,0% dari total tenaga kerja, menempati berbagai posisi ranging from non-staff, staff, to management, and play mulai dari non-staf, staf, hingga manajemen, dan berperan an active role in supporting operations. To ensure adequate aktif dalam mendukung kegiatan operasional. Untuk competency and skills, employees participate in HR memastikan kompetensi dan keterampilan yang memadai, development and training programs. [GRI 3-3, 12.9.1, 14.10.1] karyawan mengikuti program pengembangan SDM dan pelatihan. [GRI 3-3, 12.9.1, 14.10.1] Komitmen Perseroan terhadap keterlibatan masyarakat The Company's commitment to local community involvement lokal dilanjutkan hingga tahap pascatambang. Pada tahun continues into the post-mining phase. This year, KUP entered ini, KUP memasuki tahap penutupan tambang namun tetap the mining closure phase but continued to prioritize local memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk mendukung labor to support reclamation and revegetation activities. kegiatan reklamasi dan revegetasi. Selain itu, pengadaan Furthermore, the procurement of plants and materials for tanaman dan material untuk revegetasi dilakukan bekerja revegetation was carried out in collaboration with vendors sama dengan vendor dari Desa Santan Ulu, menjaga from Santan Ulu Village, maintaining local community keterlibatan komunitas lokal dalam setiap tahapan. involvement at every stage. [GRI 3-3, 12.8.1] [GRI 3-3, 12.8.1] 100 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 103
Pelibatan Mitra Usaha [GRI 204-1, 12.8.6, 14.9.5] [EM-MM-000.B]
Business Partner Engagement
2025 2024 2023
Total Mitra Total Mitra Total Mitra
Kategori Usaha Usaha Usaha
(Entitas) Nilai Kontrak (Entitas) Nilai Kontrak (Entitas) Nilai Kontrak
Category Contract Value Contract Value Contract Value
Total Business (USD) Total Business (USD) Total Business (USD)
Partners Partners Partners
(Entity) (Entity) (Entity)
Pemasok Lokal
174 11,334,749 238 11,501,430 211 13,016,279
Local Supplier
Pemasok Nasional
123 203,050,472 330 265,290,861 281 316,536,315
National Supplier
Pemasok Internasional
- - - - - -
International Supplier
Total 297 214,385,221 568 276,792,291 492 329,552,594
Pemasok lokal didefinisikan sebagai penyedia barang Local suppliers are defined as providers of goods and/or services
dan/atau jasa yang memiliki domisili atau beroperasi di that are domiciled or operate within the same or nearby areas
wilayah yang sama atau berdekatan dengan area operasional as the Company’s and its Subsidiaries’ operational sites,
Perseroan dan Entitas Anak, sehingga secara langsung thereby directly contributing to the local economy. In 2025,
berkontribusi terhadap perekonomian daerah setempat. there were 174 business partners from surrounding areas,
Pada tahun 2025, terdapat 174 mitra usaha dari wilayah with procurement spending reaching USD11.3 million.
sekitar dengan nilai belanja mencapai USD11,3 juta.
Pengembangan Masyarakat [GRI 413-1, 14.10.2] [ESG S-12]
Community Development
Kami meyakini bahwa keberhasilan penerapan prinsip We believes that successful implementation of sustainability
keberlanjutan tidak hanya diukur dari kinerja ekonomi principles is measured not only by economic and
dan lingkungan, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran environmental performance, but also by the extent to which
Perseroan mampu mendorong terciptanya masyarakat the Company's presence can encourage the creation of
lokal yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. Perspektif independent, prosperous, and competitive local communities.
ini menjadi salah satu indikator utama dalam menilai This perspective is one of the main indicators in assessing
efektivitas strategi keberlanjutan yang dijalankan Perseroan, the effectiveness of the Company's sustainability strategy,
khususnya pada wilayah operasional yang bersinggungan particularly in operational areas that directly affect community
langsung dengan kehidupan masyarakat. life.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 101
Page 104
Masyarakat Lokal / Local Community
Perseroan secara berkala melakukan penilaian dampak The Company periodically conducts impact assessments on
terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional sebagai communities surrounding its operational areas as part of its
bagian dari komitmen dalam menjalankan tanggung jawab commitment to fulfilling social responsibility and ensuring
sosial dan memastikan keberlanjutan usaha. Penilaian ini business sustainability. This assessment includes identifying
mencakup identifikasi potensi dampak sosial, ekonomi, potential social, economic, and environmental impacts, both
dan lingkungan, baik yang bersifat positif maupun negatif, positive and negative, by involving local stakeholders through
dengan melibatkan pemangku kepentingan lokal melalui communication and consultation mechanisms to better
mekanisme komunikasi dan konsultasi untuk memahami understand community needs and expectations. To support
kebutuhan serta harapan masyarakat. Untuk mewujudkan hal this objective, the Company and its Subsidiaries consistently
tersebut, Perseroan bersama Entitas Anak secara konsisten implement the Community Empowerment Program (CDE),
melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) which is designed to be continuous and adaptive to evolving
yang dirancang secara berkesinambungan dan adaptif community needs. All initiatives are implemented in
terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Seluruh inisiatif accordance with applicable regulations, ensuring that each
dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga program is not only relevant and targeted but also delivers
setiap program tidak hanya relevan dan tepat sasaran, tangible benefits and contributes to the achievement of
tetapi juga memberikan manfaat nyata serta berkontribusi sustainable development goals, while being subject to regular
terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, monitoring and evaluation to ensure optimal effectiveness
dengan tetap dilakukan pemantauan dan evaluasi secara and impact. [POJK F.23] [GRI 3-3, 413-2, 12.9.1, 14.10.1]
berkala guna memastikan efektivitas dan dampak yang
optimal. [POJK F.23] [GRI 3-3, 413-2, 12.9.1, 14.10.1]
Visi dan Misi PPM Harum Energy
Vision and Mission of CDE Harum Energy
VISI Vision MISI Mission
Tumbuh Menjaring aspirasi dan partisipasi masyarakat
serta membantu mendorong masyarakat tumbuh
berkembang bersama berkembang sesuai potensi kemampuan dan
kearifan lokal serta memiliki daya saing.
komunitas dan lingkungan Gather aspirations and participation of
sekitarnya. the communities to help encourage them to grow and
develop according to their potential capabilities and
local wisdom as well as to be competitive.
Grow together with
the community and Membantu mempersiapkan kemandirian masyarakat
pascatambang dengan menyusun program
the surrounding environment. Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
yang berkelanjutan yang selaras dengan program
pembangunan masyarakat yang dilaksanakan
pemerintah.
Help prepare post-mining community independence
by compiling sustainable Community Development and
Empowerment programs in line with the community
development programs implemented
by the government.
102 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 105
Selain telah menetapkan visi dan misi tersebut, Perseroan In addition to establishing such vision and mission, the Company
memiliki 8 pilar pelaksanaan program PPM, yakni: sets 8 pillars to organize CDE programs as follows:
Creation of opportunities for local communities to participate in
Pemberian kesempatan kepada masyarakat setempat untuk
ikut berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan kehidupan
sustainable management of mining communities’ livelihoods
Establishment of institutions in communities to support
Pembangunan infrastruktur yang menunjang PPM
Pembentukan kelembagaan komunikasi masyarakat
Infrastructure development that supports CDE
Tingkat pendapatan riil atau pekerjaan
masyarakat tambang yang berkelanjutan
dalam menunjang kemandirian PPM
Real income level or employment
Economic independence
Kemandirian ekonomi
CDE self-reliance
Sosial budaya
Socio-culture
Pendidikan
Kesehatan
Education
Health
Pendekatan Kami dalam Merancang Our Approach in Designing Programs
Program bagi Masyarakat for the Community
Penyelenggaraan program PPM merujuk pada Keputusan The implementation of CDE programs refers to
Menteri ESDM No. 1824 K/30/MEM/2018 mengenai Minister of Energy and Mineral Resources Decree
Pedoman Pelaksanaan Pengembangan dan Pemberdayaan No. 1824 K/30/MEM/2018 on Guidelines for
Masyarakat. Perencanaan kegiatan PPM dilakukan secara the Implementation of Community Development and
kolaboratif bersama Masyarakat Dampingan agar program Empowerment. CDE programs are planned in collaboration
yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi with the Community to ensure that the programs align with
masyarakat. Aspirasi dan ide masyarakat dikumpulkan community needs and aspirations. Community aspirations
baik secara langsung melalui PRA maupun secara tidak and ideas are collected directly through PRA and indirectly
langsung melalui RRA, melalui konsultasi dengan lembaga through RRA, in consultation with government and non-
pemerintah dan non-pemerintah, tokoh masyarakat, pakar, governmental institutions, community leaders, experts, and
serta Forum Komunikasi Masyarakat Dampingan. Metode the Community Communication Forum. This method is used
ini digunakan untuk memetakan potensi dan kebutuhan for mapping community potential and needs, establishing
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 103
Page 106
Masyarakat Lokal / Local Community
masyarakat, menetapkan program, serta menentukan programs, and determining implementation priorities. The
prioritas pelaksanaannya. Alokasi program dilakukan programs are allocated based on the Company's CDE pillars.
berdasarkan pilar-pilar PPM Perseroan.
Untuk menjamin efektivitas pelaksanaan, Tim Community To ensure effective implementation, the Community
Development melakukan tinjauan triwulanan terhadap Development Team reviews the CDE programs quarterly
program PPM untuk menilai kesenjangan dengan target yang to assess gaps with the established targets. Assessment
telah ditetapkan. Indikator penilaian meliputi peningkatan indicators include improving life quality, poverty alleviation,
kualitas hidup, pengentasan kemiskinan, serta aspek lain and other aspects affecting the well-being of communities
yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat sekitar surrounding the mining areas. Performance monitoring and
tambang. Pemantauan dan pelaporan kinerja dilaksanakan reporting are carried out collaboratively with the Community
secara bersama-sama dengan Forum Komunikasi Communication Forum. [GRI 3-3] [EM-MM-210b.1]
Masyarakat Dampingan. [GRI 3-3] [EM-MM-210b.1]
Realisasi Anggaran PPM
CDE Budget Realization
(dalam USD / in USD)
2025 2024 2023
Entitas Anak
Subsidiaries Rencana Realisasi Realisasi Realisasi
Plan Realization Realization Realization
MSJ 318,000 244,829 186,560 374,488
KUP 8,690 4,640 4,076 9,178
SBB 6,000 7,658 11,485 17,566
POS 241,670 212,953 71,969 40,533
BKP 5,981 6,058 5,775 4,538
Total 580,341 476,138 279,866 446,302
Realisasi Anggaran PPM berdasarkan Pilar
CDE Budget Realization based on Pillars
(dalam USD / in USD)
Uraian 2025 2024 2023 Description
Pendidikan 42,724 36,521 37,340 Education
Kesehatan 56,156 16,993 24,440 Health
Tingkat Pendapatan Riil atau Pekerjaan 72,890 21,988 44,373 Real Income Level or Employment
Kemandirian Ekonomi 30,448 18,884 40,769 Economic Self-Reliance
Sosial Budaya 99,617 91,244 126,819 Socio-Culture
Pemberian Kesempatan kepada Masyarakat Creation of Opportunities for Local
Setempat untuk Ikut Berpartisipasi dalam Communities to Participate in Sustainable
7,702 4,343 3,356
Pengelolaan Lingkungan Kehidupan Management of Mining Communities’
Masyarakat Tambang yang Berkelanjutan Livelihoods
Pembentukan Kelembagaan Komunikasi
Establishment of Community Organization in
Masyarakat dalam Menunjang Kemandirian 34,542 14,922 25,291
Supporting CDE Self-Reliance
PPM
Pembangunan Infrastruktur yang Infrastructure Development that Supports
132,057 74,970 143,914
Menunjang PPM CDE
Total 476,138 279,866 446,302 Total
104 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 107
Pendidikan [POJK F.25] [ESG S-12] Education [POJK F.25] [ESG S-12]
Pendidikan yang berkualitas merupakan hak setiap anak, Every child has the right to obtain a quality education,
meskipun tantangan masih cukup besar, terutama di regardless of significant challenges that remain, especially
masyarakat pedesaan. Oleh karena itu, kami mendukung in rural communities. Therefore, we supports children in
anak-anak di desa binaan agar dapat mengakses pendidikan its assisted villages by providing them access to adequate
yang layak melalui program beasiswa, pelatihan, dukungan education through scholarship programs, training, and
tenaga pendidik, serta penyediaan fasilitas dan sarana support from educators, as well as educational facilities and
pendidikan. Inisiatif ini juga sejalan dengan program wajib resources. This initiative also aligns with the government's
belajar yang dijalankan oleh pemerintah. compulsory education program.
Pendidikan Berkualitas
Quality Education
Beasiswa untuk Pelajar di Kota Maba
Scholarship Program for Students in Maba City
POS memberikan beasiswa kepada 132 pelajar tingkat SMP hingga SMA terpilih sebagai penerima manfaat di Kota Maba. Pemberian
beasiswa juga diberikan kepada siswa Sekolah Luar Biasa Negri (SLBN) Kota Maba sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan
inklusif.
Program ini merupakan wujud komitmen POS dalam mendukung peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi generasi muda di
wilayah sekitar operasional Perseroan. Melalui bantuan pendidikan ini, diharapkan para pelajar dapat terus melanjutkan pendidikan
dengan lebih baik serta mengembangkan potensi yang dimiliki untuk masa depan yang lebih cerah. Selain itu, program ini juga menjadi
bagian dari upaya perusahaan dalam berkontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia dan penguatan kesejahteraan
masyarakat.
POS provides scholarships to 132 selected students from Junior High School to Senior High School levels as beneficiaries in Maba City.
Scholarships are also awarded to students of the State Special School (SLBN) of Maba City as part of the Company’s support for inclusive
education.
This program represents POS’s commitment to improving access to and the quality of education for young generations in communities
surrounding the Company’s operational areas. Through this educational assistance, students are expected to continue their education
more effectively and develop their potential for a brighter future. Besides, the program is part of the Company’s broader efforts to develop
human capital and strengthen community welfare.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 105
Page 108
Masyarakat Lokal / Local Community
Kesehatan [POJK F.25] [ESG S-12] Health [POJK F.25] [ESG S-12]
Kami menyadari bahwa layanan kesehatan di wilayah We are aware that healthcare services in rural areas are
pedesaan masih terbatas, misalnya karena jumlah Posyandu limited, for example, limited number of integrated health
dan tenaga kesehatan yang masih minim. Menanggapi posts (Posyandu) and healthcare workers. In response,
kondisi ini, Perseroan merealisasikan program kesehatan the Company has implemented a health program designed
yang dirancang untuk mendukung penyediaan tenaga to support the provision of medical personnel, healthcare
medis, fasilitas kesehatan, serta bantuan layanan medis. facilities, and medical assistance.
Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Good Health and Well-Being
Seminar Bahaya Kanker Serviks dan Pemeriksaan Pap Smear
Cervical Cancer Awareness Seminar and Pap Smear Screening
POS bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Timur dan Rumah Sakit Kota Maba menyelenggarakan rangkaian
seminar bertema “Bahaya Kanker Serviks” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini
kanker serviks. Kegiatan seminar ini dilaksanakan di tiga lokasi berbeda di wilayah Halmahera Timur untuk menjangkau masyarakat
secara lebih luas.
Selain kegiatan edukasi, POS juga melaksanakan aksi nyata melalui program skrining pap smear bagi 100 peserta sebagai bagian dari
upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks. Melalui kegiatan ini, Perseroan berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan
pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan reproduksi serta mendorong praktik hidup sehat di lingkungan sekitar.
POS collaborated with the East Halmahera District Health Department and Maba City Hospital to organize a series of seminars themed
“The Dangers of Cervical Cancer” as part of efforts to raise public awareness regarding the importance of early detection of cervical
cancer. The seminars were conducted at three different locations across East Halmahera to reach a broader segment of the community.
In addition to educational activities, POS also implemented a tangible initiative through a pap smear screening program for 100 participants
as part of preventive measures and early detection of cervical cancer. Through this initiative, the Company aims to contribute to improving
public knowledge of reproductive health while encouraging healthy lifestyle practices within surrounding communities.
106 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 109
Pemberian Ambulans dan Rumah Panggung untuk Warga RW 22 Pluit, Jakarta Utara
Provision of an Ambulance and Stilt Houses for Residents of RW 22, Pluit, North Jakarta
Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kepedulian di bidang kesehatan, Perseroan
memberikan bantuan berupa satu unit mobil ambulans kepada warga RW 22, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta
Utara. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung akses layanan kesehatan yang lebih cepat dan responsif, khususnya dalam kondisi
darurat medis maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Melalui penyediaan fasilitas transportasi kesehatan ini, Perseroan berupaya
berkontribusi secara nyata dalam memperkuat infrastruktur layanan kesehatan di lingkungan masyarakat serta meningkatkan rasa
aman dan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi situasi darurat.
Selain itu Perseroan juga menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program hunian yang
layak. Dalam rangka mendukung kesejahteraan masyarakat, Perseroan membangun sebanyak 30 unit rumah panggung di daerah
Muara Angke. Pembangunan rumah panggung ini dirancang untuk menyesuaikan dengan kondisi geografis wilayah pesisir yang
rentan terhadap banjir rob dan pasang air laut, sehingga diharapkan dapat memberikan hunian yang lebih aman dan nyaman bagi
masyarakat setempat.
As part of its commitment to improving community welfare and demonstrating care in the healthcare sector, the Company provided
assistance in the form of one ambulance unit to residents of RW 22, Pluit Subdistrict, Penjaringan District, North Jakarta. This support is
expected to enhance access to faster and more responsive healthcare services, particularly during medical emergencies and community
social activities. By providing healthcare transportation facilities, the Company seeks to make a tangible contribution to strengthening the
community’s healthcare service infrastructure while improving residents’ sense of safety and emergency preparedness.
In addition, the Company demonstrates its commitment to improving the community’s quality of life through adequate housing programs.
In support of community welfare, the Company constructed 30 stilt houses in the Muara Angke area. These stilt houses were designed to
adapt to the geographical conditions of coastal areas that are vulnerable to tidal flooding and rising sea levels, thereby providing safer and
more comfortable housing for local residents.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 107
Page 110
Masyarakat Lokal / Local Community
Tingkat Pendapatan Riil atau Pekerjaan Real Income Level or Employment
[POJK F.25] [ESG S-12] [POJK F.25] [ESG S-12]
Kami berkomitmen untuk mendorong di sekitar tambang We are committed to encouraging communities around
menjadi lebih mandiri dalam mengelola usaha maupun its mines to become more independent in managing their
profesi mereka. Program ini bertujuan membina businesses and professions. This program aims to nurture
serta memperkuat perekonomian lokal melalui sektor and strengthen the local economy through trade, plantations,
perdagangan, perkebunan, pertanian, peternakan, perikanan, agriculture, livestock, fisheries, and entrepreneurship.
dan kewirausahaan.
Kurangnya pengetahuan mengenai teknik budidaya Lack of knowledge on intensive cultivation and farming
dan pertanian intensif menjadi tantangan utama dalam techniques is a major challenge to agricultural development,
pengembangan pertanian, terutama di wilayah Halmahera particularly in East Halmahera region. In response, POS
Timur. Menanggapi hal ini, POS mengambil inisiatif dengan has taken the initiative to establish Agro Learning Center,
mendirikan Agro Learning Center, sebuah pusat pelatihan an integrated training center for agriculture, plantations,
terpadu untuk pertanian, perkebunan, peternakan, dan livestock, and fisheries. This program will be implemented
perikanan. Program ini akan diterapkan di empat desa in four partner villages, involving the Departments of
binaan, melibatkan Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan, Agriculture, Livestock, and Fisheries, village governments,
pemerintah desa, serta karang taruna, dan direncanakan and youth organizations, and is planned to run from 2024
berlangsung dari tahun 2024 hingga 2029. to 2029.
Tidak hanya itu, dalam rangka meningkatkan potensi Furthermore, to enhance local economic potential, POS also
ekonomi lokal, POS juga memberikan pembinaan dan provides guidance and support to a horticultural farmer group
dukungan kepada kelompok tani hortikultura di Desa Soa in Soa Sangaji Village and a free-range chicken farming group
Sangaji serta kelompok peternakan ayam kampung di Desa in Mulawarman Village.
Mulawarman.
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Decent Work and Economic Growth
Sapi Komitmen Mendukung Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Timur
Cattle Commitment to Supporting Food Security in East Kalimantan Province
KUP berkomitmen mendukung perekonomian lokal. Sebagai bagian dari program Pemerintah Kalimantan Timur untuk
ketahanan pangan, KUP berkontribusi melalui penyediaan dua juta sapi bagi kelompok ternak. Partisipasi KUP telah
berjalan selama sepuluh tahun sejak 2017, dengan target awal penyaluran 31 ekor sapi. Sepanjang tahun 2025, sebanyak
3 ekor sapi telah disalurkan ke kelompok ternak di Desa Santan Ulu dan Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai
Kartanegara.
KUP is committed to supporting the local economy. As part of East Kalimantan Government's food security program, KUP contributes by
providing two million cattle to livestock groups. KUP's participation has been ongoing for ten years since 2017, with an initial target of
distributing 31 cows. Throughout 2025, three cows were distributed to livestock groups in Santan Ulu and Sebuntal Villages, Marangkayu
District, Kutai Kartanegara Regency.
108 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 111
Kemandirian Ekonomi [POJK F.25] [ESG S-12] Economic Self-Reliance [POJK F.25] [ESG S-12]
Kami berkomitmen dalam memajukan UMKM yang memiliki We are committed to advancing MSMEs, which play a crucial
peran penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi role in strengthening community’s economic resilience.
masyarakat. Program ini diarahkan untuk meningkatkan This program aims to improve community’s capacity and
kemampuan serta akses masyarakat dalam menjalankan access to run small and medium-sized businesses. Support
usaha kecil dan menengah. Dukungan diberikan melalui is provided through coaching, capital provision, and facilities
pembinaan, penyediaan modal, dan fasilitas bagi desa-desa for assisted villages.
binaan.
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Decent Work and Economic Growth
Berkurangnya Kesenjangan
Reduced Inequalities
Bantuan Perahu Fiber untuk Kelompok Nelayan di Desa Wailukum
Fiber Boat Assistance for Fishermen Groups in Wailukum Village
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, Perseroan melalui Entitas
Anak yaitu POS memberikan bantuan berupa perahu fiber kepada kelompok nelayan di Desa Wailukum. Bantuan ini bertujuan untuk
mendukung produktivitas nelayan dalam memperoleh hasil tangkapan yang lebih optimal. Dengan penggunaan perahu fiber yang
lebih kuat, ringan, dan tahan terhadap kondisi cuaca, diharapkan nelayan dapat menjalankan kegiatan operasional secara lebih efisien
dan aman. Program ini merupakan wujud kontribusi nyata Perseroan dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat serta
mendorong peningkatan kesejahteraan kelompok nelayan di wilayah tersebut.
As part of the Company’s commitment to supporting the economic empowerment of coastal communities, the Company, through its
Subsidiary POS, provided fiber boats to fishermen groups in Wailukum Village. This assistance aims to support fishermen’s productivity
in achieving more optimal catch results. With the use of fiber boats that are stronger, lighter, and more resistant to weather conditions,
fishermen are expected to conduct their operations more efficiently and safely. This program represents the Company’s tangible
contribution to strengthening community economic independence and promoting improved welfare among the fishermen groups in the
area.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 109
Page 112
Masyarakat Lokal / Local Community
Sosial Budaya [POJK F.25] [ESG S-12] Socio-Culture [POJK F.25] [ESG S-12]
Kami selalu menghargai keberagaman adat dan budaya We always respect the cultural and traditional diversity of
masyarakat di sekitar. Keterlibatan kami tercermin dalam the communities surrounding. Our involvement is reflected
berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan budaya, dengan in various religious, social, and cultural activities, including
memberikan dukungan berupa penyediaan sarana dan providing support for worship facilities and infrastructure,
prasarana ibadah, pendanaan kegiatan dan perayaan funding religious activities and celebrations, commemorating
keagamaan, peringatan hari nasional, bantuan bencana national holidays, disaster relief, and efforts to preserve local
alam, serta upaya pelestarian budaya dan kearifan lokal. culture and wisdom.
Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Partnerships for the Goals
Coaching Clinic dan Pelatihan Kriya Etnik Kalimantan Timur
Coaching Clinic and East Kalimantan Ethnic Craft Training Program
MSJ membantu penyelenggaraan kegiatan coaching clinic dan pelatihan kriya etnik di Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini
melibatkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian ESDM berkolaborasi bersama Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan
Dewan Kerajinan Daerah (Dekranada) Kalimantan Timur, menggelar pelatihan kriya bagi masyarakat wilayah tambang. Pelatihan kriya
bagi masyarakat wilayah tambang ini melibatkan 110 orang peserta dan membuka kelas-kelas pelatihan di antaranya kelas pelatihan
lampit, pelatihan ulap sarut dan ulap doyo, pelatihan batik khas Kalimantan, pelatihan olahan kayu non-furniture, juga kelas pelatihan
manik-manik. Peserta yang ikut dalam kelas pelatihan ini berasal dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur, seperti Berau, Kutai
Timur, Kutai Barat dan Kutai Kartanegara.
MSJ supported the implementation of coaching clinics and ethnic craft training activities in East Kalimantan Province. This initiative
involved the Dharma Wanita Persatuan (DWP) of the Ministry of Energy and Mineral Resources, in collaboration with the National Crafts
Council (Dekranas) and the Regional Crafts Council (Dekranada) of East Kalimantan, in delivering craft training programs for communities
in mining areas. The training engaged 110 participants and offered various training classes, including lampit weaving training, ulap sarut
and ulap doyo textile training, traditional Kalimantan batik training, non-furniture woodcraft processing training, and beadwork training.
Participants in these programs came from various regions across East Kalimantan, including Berau, East Kutai, West Kutai, and Kutai
Kartanegara.
110 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 113
Pemberian Kesempatan kepada Masyarakat Providing Opportunities for Local Communities
Setempat untuk Ikut Berpartisipasi dalam to Participate in the Management of
Pengelolaan Lingkungan Kehidupan Masyarakat Sustainable Mining Community Life and
Tambang yang Berkelanjutan [POJK F.25] [ESG S-12] Environment [POJK F.25] [ESG S-12]
Dalam rangka pencapaian pembangunan berkelanjutan, Achieving sustainable development requires active
diperlukan kolaborasi aktif dengan berbagai pihak, collaboration with various stakeholders, including
termasuk masyarakat. Program ini berfokus pada the community. This program focuses on involving
keterlibatan masyarakat di sekitar tambang dalam communities surrounding the mines in environmental
pengelolaan lingkungan, melalui kegiatan, seperti bersih management, through activities, such as village cleanups,
desa, pengelolaan limbah, pencegahan kebakaran hutan, waste management, forest fire prevention, and climate
serta mitigasi dampak perubahan iklim. change mitigation.
Berkurangnya Kesenjangan
Reduced Inequalities
Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Partnerships for the Goals
Program Bantuan Mesin Pencacah Plastik untuk Desa Prangat Baru
Plastic Shredding Machine Assistance Program for Prangat Baru Village
MSJ memberikan bantuan berupa mesin pencacah plastik untuk membantu warga Desa Prangat Baru dalam mengolah sampah
plastik menjadi potongan yang lebih kecil agar lebih mudah diproses lebih lanjut. Bantuan ini memperkuat sistem pengelolaan sampah
di Desa Prangat Baru yang telah memiliki bank sampah sebagai sarana pengumpulan dan pengolahan limbah.
MSJ provided assistance in the form of a plastic shredding machine to support residents of Prangat Baru Village in processing plastic
waste into smaller pieces for easier further processing. This assistance strengthens the waste management system in Prangat Baru
Village, which already operates a waste bank as a facility for collecting and processing waste.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 111
Page 114
Masyarakat Lokal / Local Community
Pembentukan Kelembagaan Komunikasi Establishment of Community Communication
Masyarakat dalam Menunjang Kemandirian Institutions to Support CDE Self-Reliance
PPM [POJK F.25] [ESG S-12] [POJK F.25] [ESG S-12]
Melalui program ini, kami aktif mendukung pengembangan Through this program, we actively supports development
kegiatan masyarakat dengan tujuan meningkatkan of community activities with the aim of increasing
kemandirian serta menggali potensi dan bakat yang self-reliance and exploring the potential and talents of
dimiliki oleh anggota masyarakat dan berbagai komunitas. community members and various communities. This support
Dukungan ini mencakup kelompok, seperti karang taruna, includes groups, such as youth groups, sports communities,
komunitas olahraga, maupun organisasi sosial dan budaya and other social and cultural organizations. By involving
lainnya. Dengan melibatkan berbagai pihak dalam kegiatan various parties in these activities, the program plays a role
ini, program berperan memperkuat kapasitas komunitas, in strengthening community capacity, expanding social
memperluas jaringan sosial, dan mendorong partisipasi networks, and encouraging active community participation
aktif masyarakat dalam kegiatan yang bermanfaat in activities that benefit individual and overall group
bagi perkembangan individu maupun kelompok secara development.
keseluruhan.
Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Partnerships for the Goals
Pembangunan Fasilitas Lapangan Futsal di Kota Maba dan Pembinaan SSB Jikomobon
Development of Futsal Court Facilities in Maba City and Coaching Support for SSB Jikomobon
Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pengembangan generasi muda dan penguatan kohesi sosial masyarakat, POS
membangun fasilitas lapangan futsal di Kota Maba. Fasilitas ini diharapkan menjadi sarana positif bagi masyarakat, khususnya
anak-anak dan remaja, untuk beraktivitas secara sehat, produktif, dan sportif. Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas
tersebut, POS juga menyelenggarakan perlombaan Fun Futsal yang diikuti oleh 16 tim. Kegiatan ini tidak hanya mendorong semangat
olahraga dan kebersamaan, tetapi juga mempererat hubungan antar warga serta menumbuhkan nilai-nilai sportivitas dan kerja sama
tim.
Selain pembangunan infrastruktur olahraga, POS turut mendukung pengembangan komunitas melalui pembinaan Sekolah Sepak Bola
(SSB) Jikomobon. Melalui inisiatif ini, POS berupaya menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan dengan mendorong gaya hidup
sehat, pengembangan potensi, dan pemberdayaan masyarakat.
As part of its commitment to supporting youth development and strengthening social cohesion within the community, POS constructed
futsal court facilities in Maba City. This facility is expected to serve as a positive space for community members, particularly children
and youth, to engage in healthy, productive, and sports-oriented activities. To optimize facility utilization, POS also organized a Fun Futsal
competition featuring 16 teams. This activity not only encouraged sportsmanship and community engagement but also strengthened
relationships among residents while fostering teamwork and cooperation.
In addition to developing sports infrastructure, POS also supported community development through coaching programs for the
Jikomobon Football School (SSB Jikomobon). Through this initiative, POS seeks to create sustainable social impact by promoting healthy
lifestyles, talent development, and community empowerment.
112 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 115
Pembangunan Infrastruktur yang Infrastructure Development
Menunjang PPM [POJK F.25] [ESG S-12] Supporting CDE [POJK F.25] [ESG S-12]
Penyelenggaraan program ini difokuskan pada pemberian This program focuses on aiding construction, repair, and
bantuan untuk pembangunan, perbaikan, dan pemeliharaan maintenance of various facilities and infrastructure essential
berbagai sarana serta prasarana yang penting bagi to the community. Support includes transportation facilities,
masyarakat. Dukungan meliputi fasilitas transportasi, village infrastructure, and housing, to improve the quality of
infrastruktur desa, hingga perumahan, guna meningkatkan life and convenience of residents in carrying out their daily
kualitas hidup dan kemudahan warga dalam menjalankan activities.
aktivitas sehari-hari.
Industri, Inovasi dan Infrastruktur
Industry, Innovation, and Infrastructure
Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Partnerships for the Goals
Mendorong Kualitas Hidup melalui Penyediaan Akses Air Bersih
Encouraging Quality of Life through Providing Access to Clean Water
Dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses air bersih, MSJ melanjutkan pemasangan sambungan PDAM
di 25 rumah warga Desa Separi, Kecamatan Marangkayu, yang telah dimulai sejak 2023. Sementara itu, SBB memberikan dukungan
dengan memperbaiki sumur gali bagi 20 warga di Desa Tawan Jaya, yang terletak di sekitar jalur hauling. Upaya ini tidak hanya
meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat, tetapi juga mendukung pencapaian Target SDG, yang menekankan partisipasi
komunitas lokal dalam pengelolaan air dan sanitasi. Dengan demikian, program ini membantu meningkatkan kualitas hidup dan
kesehatan masyarakat setempat.
To facilitate community access to clean water, MSJ continued the installation of PDAM connections in 25 homes in Separi Village,
Marangkayu District, which began in 2023. Meanwhile, SBB provided support by repairing dug wells for 20 residents in Tawan Jaya Village,
located near the hauling route. These efforts not only increased the availability of clean water for the community but also supported the
achievement of SDG targets, which emphasize local community participation in water and sanitation management. Thus, this program
helps improve the quality of life and health of the local community.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 113
Page 116
Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management
PENGELOLAAN LINGKUNGAN
Environmental Management
Perseroan Sustainability Strategy Framework
The Company Sustainability Strategy Framework
• Perubahan Iklim • Climate Change
• Efisiensi Operasional Ramah Lingkungan dan Unggul • Green and Superior Operational Efficiency
Pendekatan Kami dalam Mengelola Topik Material
Our Approach to Managing Material Topics
• Pengelolaan Tailing • Tailings Management
• Keanekaragaman Hayati dan Penutupan Tambang • Biodiversity and Mine Closure
• Pengelolaan Air • Water Management
• Perubahan Iklim • Climate Change
Kontribusi Kami terhadap SDG
Our Contribution to the SDGs
• Pertambangan yang Bertanggung Jawab - 114
• Keanekaragaman Hayati dan Reklamasi - 118
• Pencegahan Polusi dan Pengelolaan Limbah - 122
• Pengendalian Dampak Perubahan Iklim - 128
• Responsible Mining Business - 114
• Biodiversity and Reclamation - 118
• Pollution Prevention and Waste Management - 122
• Managing Climate Change Impact - 128
Pertambangan yang Bertanggung Jawab
Responsible Mining Business
Perseroan menempatkan perlindungan lingkungan sebagai The Company prioritizes environmental protection in all its
prioritas utama dalam setiap aktivitas pertambangan mining and mineral processing activities. The Company
dan pengolahan mineral. Perseroan menyadari bahwa is aware that its operations have the potential to cause
kegiatan operasional berpotensi menimbulkan dampak significant impacts. Therefore, environmental protection and
signifikan. Oleh karena itu, perlindungan dan pemulihan restoration are carried out consistently with a precautionary
lingkungan dijalankan secara konsisten dengan pendekatan approach and sustainability principles, thereby, ensuring that
kehati-hatian dan prinsip keberlanjutan, sehingga kegiatan its business activities align with environmental conservation
usaha dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian efforts. Environmental responsibility is embedded from
alam. Penerapan tanggung jawab lingkungan dilakukan the planning stage, through environmental impact analysis
sejak tahap perencanaan, melalui analisis dampak and measurable mitigation plans, to the operational stage,
lingkungan dan rancangan mitigasi yang terukur, hingga by applying eco-friendly practices, such as energy efficiency,
tahap operasional dengan implementasi praktik ramah waste management, emission control, and biodiversity
lingkungan seperti efisiensi energi, pengelolaan limbah, conservation. The Company also carries out land reclamation
pengendalian emisi, serta konservasi keanekaragaman and rehabilitation programs to restore the area's ecological
hayati. Perseroan juga melaksanakan program reklamasi function and ensure the ecosystem’s long-term sustainability.
dan rehabilitasi lahan untuk memulihkan fungsi ekologis [GRI 3-3]
kawasan serta memastikan keberlanjutan ekosistem
jangka panjang. [GRI 3-3]
114 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 117
Kerangka yang Melandasi Praktik Framework Underpinning Our Environmental
Pengelolaan Lingkungan Kami Management Practices
Dalam menjalankan pengelolaan lingkungan hidup, In managing the environment, the Company consistently
Perseroan senantiasa berlandaskan pada peraturan nasional adheres to national regulations and international standards,
serta standar internasional sebagaimana diuraikan berikut: as outlined below:
1. Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang 1. Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection and
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup; Management;
2. Keputusan Menteri ESDM No. 1827/K/30/MEM/2018 2. Decree of Minister of Energy and Mineral Resources
tentang Pedoman Kaidah Pelaksanaan Pertambangan No. 1827/K/30/MEM/2018 on Guidelines for Good Mining
yang Baik; Principles;
3. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 1 Tahun 3. Minister of Environment Regulation No. 1 of 2021 on
2021 tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Rating Assessment Program of Corporate Performance
Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup; in Environmental Management; and
serta
4. ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen 4. ISO 14001:2015 on Environmental Management System.
Lingkungan.
Operasi tambang batu bara yang dijalankan MSJ serta The coal mining operations run by MSJ, and the smelters
smelter oleh IMI dan WMI telah memperoleh sertifikasi operated by IMI and WMI have received ISO 14001:2015
ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen Lingkungan. certification for Environmental Management System.
Sedangkan, untuk pertambangan nikel yang dijalankan Meanwhile, POS's nickel mining operations obtained
POS telah memperoleh sertifikasi GB/T 24001-2016/ISO GB/T 24001-2016/ISO 14001:2015 certification for
14001:2015 untuk Sistem Manajemen Lingkungan dalam the Environmental Management System in Open Pit of Nickel
Penambangan Terbuka Bijih Nikel Laterit pada tahun 2025. Laterite Ore Mining in 2025.
Komitmen dalam pengelolaan dampak lingkungan telah The Company's commitment to managing environmental
dimanifestasikan Perseroan sejak tahap perencanaan impact is demonstrated since the mining planning stage
tambang melalui analisis dampak lingkungan sesuai by conducting environmental impact analysis in adherence
ketentuan regulasi. Pada tahap operasional, pengelolaan to the regulatory requirements. At the operational stage,
lingkungan dilaksanakan berdasarkan Kebijakan environmental management is carried out based on
Keselamatan Pertambangan dan Perlindungan Lingkungan the Mining Safety and Environmental Protection Policy, which
Hidup, yang terintegrasi dalam SMKP di setiap Entitas is integrated into the SMKP in each Subsidiary, emphasizing
Anak, dengan menekankan keterkaitan antara perlindungan the link between environmental protection and worker safety.
lingkungan dan keselamatan pekerja. Pendekatan The Company's approach to environmental management
Perseroan terhadap pengelolaan lingkungan bersifat is holistic, encompassing land use, biodiversity, water
holistik, mencakup penggunaan lahan, keanekaragaman management, waste and hazardous materials, air quality,
hayati, pengelolaan air, limbah dan bahan berbahaya, greenhouse gas emissions, and energy efficiency. [POJK F.26]
kualitas udara, emisi gas rumah kaca, serta efisiensi energi.
[POJK F.26]
Organisasi yang Memimpin Pengelolaan Organizations that Lead Environmental
Lingkungan Management
Pengelolaan lingkungan yang terbukti efektif yang mampu Proven effective environmental management that maintains
menjaga kelancaran operasi merupakan peran strategis smooth operations is the strategic role of 2 divisions:
2 divisi, yakni Divisi Water & Waste Management dan Divisi the Water & Waste Management Division and the Mine Rehab
Mine Rehab & Technical Support. & Technical Support Division.
Divisi Water & Waste Management, yang berada The Water & Waste Management Division, under HSE
di bawah koordinasi Departemen HSE, bertugas mencegah Department’s coordination, is tasked with preventing pollution
pencemaran dari pengelolaan air, limbah, serta material B3 from water, waste, and B3 and non-B3 material management.
maupun non-B3. Tim Water Management secara khusus The Water Management Team specifically handles
menangani pengelolaan kolam pengendapan untuk the management of settling ponds to ensure that acid
memastikan air asam tambang dan potensi pencemaran mine drainage and potential water pollution are prevented.
air dapat dicegah. Sementara itu, Tim Hazardous Waste Meanwhile, the Hazardous Waste Team manages B3 and
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 115
Page 118
Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management mengelola limbah B3 dan non-B3 dengan bekerja sama non-B3 waste waste in collaboration with TPS and TPST bersama kontraktor pengelola TPS dan TPST. Seluruh management contractors. All personnel involved have petugas yang terlibat memiliki kompetensi dan sertifikasi appropriate competencies and certifications, ensuring yang sesuai, sehingga pengelolaan limbah dilakukan secara professional and safe waste management. profesional dan aman. Divisi Mine Rehab & Technical Support memimpin seluruh The Mine Rehab & Technical Support Division leads all kegiatan reklamasi dan pascatambang, didukung reclamation and post-mining activities, supported by the oleh Tim Reclamation & Revegetation, Tim Technical Reclamation & Revegetation Team, the Technical Support Support & Forestry, serta Tim Community Development. & Forestry Team, and the Community Development Team. Tim Reclamation & Revegetation bertanggung jawab The Reclamation & Revegetation Team is responsible for merencanakan dan melaksanakan revegetasi, rehabilitasi planning and implementing revegetation, land rehabilitation, lahan, serta pengelolaan limbah, dengan dukungan Tim and waste management, with the Data Support Team Data Support untuk koordinasi dan komunikasi dengan providing coordination and communication with regulators. regulator. Tim Community Development memastikan The Community Development Team ensures active masyarakat terlibat aktif dalam operasional pertambangan community involvement in mining operations through hingga proses penutupan tambang melalui program PPM, the mining closure process through the CDE programs, sehingga menciptakan manfaat sosial ekonomi secara thereby creating sustainable socio-economic benefits, as berkelanjutan, sebagaimana dijelaskan dalam bab explained in the Local Communities chapter – page 97. Masyarakat Lokal – halaman 97. Pemantauan kinerja dilakukan oleh manajer setiap divisi Performance monitoring is conducted by managers in each dan secara periodik dilaporkan kepada KTT. Manajemen division and reported periodically to the KTT. Management menerima informasi kinerja dari manajer tambang dan KTT receives performance information from the mine manager minimal setiap triwulan, sehingga pengambilan keputusan and KTT at least quarterly, ensuring that decision-making dapat didasarkan pada data yang akurat. Seluruh divisi is based on accurate data. All divisions collaborate with bekerja sama dengan mitra usaha, termasuk kontraktor business partners, including contractors and subcontractors, dan sub-kontraktor, untuk memastikan bahwa praktik to ensure that field practices align with internal policies and di lapangan selaras dengan kebijakan internal dan regulasi applicable regulations. yang berlaku. Peningkatan kompetensi tim yang bertanggung jawab atas Enhancing the competency of the team responsible for pengelolaan lingkungan menjadi salah satu prioritas, yang environmental management is a priority, supported by regular didukung melalui penilaian kebutuhan pelatihan secara training needs assessments. We ensure that all employees berkala. Kami memastikan seluruh karyawan memperoleh receive certification and training relevant to current sertifikasi dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan operational needs. operasional saat ini. Biaya Pengelolaan Lingkungan Hidup [POJK F.4] Environmental Management Cost [POJK F.4] Perseroan menegaskan komitmen kuat dalam menjaga The Company affirms its strong commitment to kelestarian lingkungan melalui pengalokasian dana khusus environmental sustainability by allocating dedicated funds to yang ditujukan untuk mendukung efektivitas program support the effectiveness of its environmental management pengelolaan lingkungan. Bagi Perseroan, pembiayaan programs. For the Company, this funding is not merely ini bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan investasi an obligation, but a strategic investment to ensure that mining strategis untuk memastikan kegiatan pertambangan and mineral processing activities can proceed sustainably dan pengolahan mineral dapat berlangsung secara without compromising the quality of the ecosystems berkelanjutan tanpa mengorbankan kualitas ekosistem surrounding its operational areas. Throughout 2025, di sekitar wilayah operasional. Sepanjang tahun the Company allocated a budget of USD2.8 million to support 2025, Perseroan mengalokasikan anggaran sebesar various environmental management activities. More detailed USD2,8 juta untuk mendukung berbagai kegiatan information on the Company's environmental management pengelolaan lingkungan hidup. Informasi lebih detail costs is outlined below: mengenai biaya pengelolaan lingkungan hidup Perseroan diuraikan sebagai berikut: 116 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 119
Total Biaya Pengelolaan Lingkungan Hidup 2025 2024 2023
Total Environmental Management Cost
2,820,010 2,189,326 775,310
dalam USD / in USD
Biaya
Alokasi Biaya Lingkungan Hidup Tahun 2025
Cost
Environmental Cost Allocation in 2025
(USD)
Konsultasi dan Pelatihan terkait Lingkungan
5,143
Environmental Consultation and Training
Pengelolaan Lingkungan
2,690,605
Environmental Management
Penataan Lahan
655,892
Site Arrangement
Penghijauan
1,128,859
Reforestation
Pengelolaan Kualitas Lingkungan
905,854
Environmental Quality Management
Pemantauan Lingkungan
120,171
Environmental Monitoring
Pengadaan Peralatan Pantau
5,677
Procurement of Monitoring Equipment
Pengambilan Sampel/Contoh
21,976
Sampling Collection
Analisis Laboratorium
43,852
Laboratory Analysis
Pelaksana Pemantauan (Upah Tenaga Kerja)
34,547
Monitoring Implementation (Labor Costs)
Biaya Lainnya
14,119
Other Expenses
Peringatan Hari Bumi, Hari Lingkungan Hidup serta Hari
Pertambangan dan Energi
4,091
Commemoration of Earth Day, World Environment Day,
and Mining and Energy Day
Total 2,820,010
Penguatan Operasi Kami terhadap Risiko Reinforcing Our Operations against Risks
[POJK E.3] [POJK E.3]
Pengelolaan risiko dan dampak, serta optimalisasi peluang Risk and impact management, and optimization of
terkait lingkungan hidup dilakukan melalui prosedur yang environmental opportunities, are carried out through
terstruktur, tercantum dalam Prosedur Identifikasi Bahaya structured procedures outlined in the Hazard Identification
dan Penilaian Risiko (lihat bab Tata Kelola Keberlanjutan – and Risk Assessment Procedure (see the Sustainability
halaman 56). Dalam kerangka manajemen risiko ini, pemilik Governance chapter – page 56). Within this risk management
risiko mengevaluasi potensi dampak terhadap lingkungan, framework, risk owners evaluate potential environmental
potensi pemulihan ekosistem, serta konsekuensi bagi impacts, potential for ecosystem recovery, and consequences
kesehatan dan keselamatan pekerja maupun masyarakat. for health and safety of workers and community. Based on
Berdasarkan hasil evaluasi, langkah-langkah mitigasi the evaluation results, mitigation measures are developed to
dikembangkan untuk mengurangi risiko dan dampak negatif. reduce risks and negative impacts.
Secara berkala, pengelolaan dan pemantauan dampak Relevant work teams regularly manage and monitor impacts
dilakukan oleh tim kerja terkait, dengan berkolaborasi in collaboration with business partners, regulators, and
dengan mitra usaha, regulator, dan pihak relevan lainnya. other relevant parties. Environmental reports are submitted
Laporan lingkungan disampaikan secara berkala, baik regularly, in quarterly and semi-annually to management
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 117
Page 120
Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management setiap triwulan maupun semester, kepada manajemen dan and the environmental agency to ensure transparency and dinas lingkungan hidup, untuk memastikan transparansi accountability in environmental management. This approach serta akuntabilitas dalam pengelolaan lingkungan. also allows us to adjust mitigation actions based on actual Pendekatan ini juga memungkinkan kami menyesuaikan conditions in the field. The Company's initiatives in managing tindakan mitigasi berdasarkan kondisi aktual di lapangan. and monitoring environmental performance are further Inisiatif-inisiatif Perseroan dalam mengelola dan memantau explained in this chapter. kinerja lingkungan hidup dijelaskan lebih lanjut pada bab ini. Untuk menerapkan praktik pengelolaan lingkungan terbaik, To implement best environmental management practices, Perseroan menyadari perlunya peningkatan pengelolaan the Company recognizes the need to improve environmental risiko dan dampak lingkungan untuk mencapai praktik terbaik risk and impact management to achieve industry’s best industri, terutama di tengah tantangan perubahan iklim yang practices, particularly amidst the challenges of climate dapat menimbulkan risiko tambahan serta memengaruhi change, which can pose additional risks and impact keterkaitan antara modal alam dan kinerja keuangan. Ke the linkages between natural capital and financial depan, Perseroan berencana menerapkan pendekatan performance. Going forward, the Company plans to implement LEAP yang dikembangkan oleh TNFD. Pendekatan ini akan the LEAP approach, developed by the TNFD. This approach memandu praktik manajemen risiko, perencanaan pengelolaan will guide risk management practices, more comprehensive keanekaragaman hayati secara lebih komprehensif, serta biodiversity management planning, and reporting on natural pelaporan terkait pemanfaatan sumber daya alam. resource utilization. Keanekaragaman Hayati dan Reklamasi Biodiversity and Reclamation Kegiatan operasional Perseroan berpotensi menimbulkan The Company’s operational activities have the potential to dampak terhadap keanekaragaman hayati, baik secara impact biodiversity, both directly and indirectly. Potential langsung maupun tidak langsung. Dampak negatif negative impacts include changes in land cover, habitat yang mungkin timbul antara lain perubahan tutupan fragmentation, disturbances to flora and fauna, and lahan, fragmentasi habitat, gangguan terhadap flora dan environmental degradation that may affect ecosystem fauna, serta penurunan kualitas lingkungan yang dapat balance in areas surrounding operational sites. In addition, memengaruhi keseimbangan ekosistem di sekitar area operational activities may increase pressure on certain operasional. Selain itu, aktivitas operasional juga berpotensi species, including protected species, if not properly managed. meningkatkan tekanan terhadap spesies tertentu, termasuk spesies yang dilindungi, apabila tidak dikelola dengan baik. Di sisi lain, melalui pengelolaan yang tepat, Perseroan juga On the other hand, through appropriate management memiliki peluang untuk memberikan dampak positif terhadap practices, the Company also has the opportunity to generate keanekaragaman hayati, seperti melalui kegiatan reklamasi positive impacts on biodiversity, including post-mining land dan revegetasi lahan pascatambang, rehabilitasi habitat, serta reclamation and revegetation, habitat rehabilitation, and perlindungan spesies lokal. Upaya ini tidak hanya mendukung protection of local species. These efforts not only support pemulihan fungsi ekologis, tetapi juga berkontribusi terhadap the restoration of ecological functions but also contribute peningkatan kualitas lingkungan dan keberlanjutan ekosistem to improving environmental quality and ensuring ecosystem di sekitar wilayah operasional Perseroan. sustainability in areas surrounding the Company’s operations. Rehabilitasi Lahan [EM-MM-160a.1] Land Rehabilitation [EM-MM-160a.1] Pemulihan lingkungan menjadi fokus utama melalui kegiatan Environmental restoration is a primary focus through reklamasi dan revegetasi yang saling terkait. Perseroan interconnected reclamation and revegetation activities. mengambil tanggung jawab penuh atas lahan yang The Company takes full responsibility for the land it uses digunakan dengan berkomitmen melakukan rehabilitasi dan by committing to rehabilitation and supporting biodiversity mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, khususnya conservation, particularly given its proximity to KBA. karena operasional berada dekat dengan Area KBA. 118 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 121
Kegiatan operasional pertambangan pada dasarnya dapat Mining operations can inherently have negative impacts on
menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar, the surrounding environment, primarily in the form of changes
terutama berupa perubahan bentang lahan, berkurangnya in landscape, reduced vegetation cover, habitat disturbance,
tutupan vegetasi, gangguan habitat, dan penurunan and reduced ecosystem carrying capacity in disturbed areas.
daya dukung ekosistem pada area yang terganggu. Considering that some of the Company's operational areas
Mengingat sebagian wilayah operasional Perseroan are located near areas of high biodiversity value, the Company
berada dekat dengan area bernilai keanekaragaman is gradually implementing reclamation, revegetation, and
hayati tinggi, Perseroan secara bertahap menjalankan biodiversity monitoring to restore the ecological function of
reklamasi, revegetasi, dan pemantauan biodiversitas the affected areas and support increased ecosystem carrying
untuk memulihkan fungsi ekologis area terdampak serta capacity.
mendukung peningkatan daya dukung ekosistem.
Reklamasi dilakukan sepanjang tahapan pertambangan Reclamation is carried out throughout the mining
sesuai RPT di setiap site, berpedoman pada ketentuan phase in accordance with the RPT at each site, by
regulasi yang berlaku. Kegiatan ini bertujuan menata, referring to applicable regulations. This activity aims to
memulihkan, dan memperbaiki kualitas lingkungan serta manage, restore, and improve environmental quality and
jasa ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai ecosystem services, and thus, functioning as intended.
peruntukannya. Tahapannya meliputi penataan lahan, The stages include land preparation, spreading topsoil,
penebaran tanah pucuk, pengendalian erosi, pengelolaan erosion control, water management, and revegetation.
air, dan dilanjutkan dengan revegetasi. Tanah penutup Overburden and topsoil from land clearing are stored for
dan tanah pucuk dari pembukaan lahan disimpan untuk reuse during reclamation.
digunakan kembali saat reklamasi.
Hingga akhir tahun 2025, total area terganggu secara Until the end of 2025, the total cumulative disturbed area
akumulatif mencapai mencapai 6.895,6 ha. Total akumulatif reached 6,895.6 ha. The total cumulative rehabilitated area
area pertambangan KUP yang telah direhabilitasi sampai of KUP mining area up to 2025 was 202.3 ha, while MSJ
dengan tahun 2025 adalah sejumlah 202,3 ha, sedangkan rehabilitated 178.8 ha of mining area, focusing on Block D
MSJ sudah melakukan rehabilitasi area pertambangan and Block E, in 2025.
seluas 178,8 ha yang berfokus pada area Blok D dan
Blok E pada tahun 2025.
Kegiatan revegetasi secara akumulatif telah dilakukan Cumulative revegetation activities have been carried out
di lahan seluas 3.713,5 ha. Perkembangan reklamasi on 3,713.5 ha of land. Reclamation progress shows signs
menunjukkan tanda pemulihan habitat, seperti of habitat recovery, such as the discovery of bird nests
ditemukannya sarang burung dan jejak satwa. Untuk and wildlife tracks. To support ecosystem sustainability,
mendukung keberlanjutan ekosistem, ke depannya revegetation will be enhanced by planting fruit trees and
revegetasi akan ditingkatkan dengan penanaman tanaman plants with a high life cycle. [POJK F.9] [GRI 3-3, 304-2, 12.5.1,
buah dan tanaman berdaur hidup tinggi. [POJK F.9] [GRI 3-3, 12.5.3]
304-2, 12.5.1, 12.5.3]
Jumlah penanaman pohon (revegetasi) pada tahun 2025 The number of trees planted (revegetation) in 2025
mencapai 203 ribu pohon, yang didominasi oleh jenis reached 203 thousand, dominated by local species, such
tanaman lokal, seperti pulai (Alstonia scholaris), sengon as pulai (Alstonia scholaris), sengon buto (Enterolobium
buto (Enterolobium cyclocarpum), dan balangeran (Shorea cyclocarpum), and balangeran (Shorea balangeran).
balangeran) [GRI 304-3, 12.5.4] [GRI 304-3, 12.5.4]
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 119
Page 122
Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management
Luas Area Terganggu Luas Area Direhabilitasi
Total Disturbed Area Total Rehabilitated Area
(ha) (ha)
Total Luas Area
Entitas Luas Area Luas Area Total Kumulatif
Total Area Total Kumulatif
Entity Terganggu Tahun Direhabilitasi Tahun Area yang Telah
(ha) Area Terganggu
2025 2025 Direhabilitasi
Total Cumulative
Total Disturbed Total Rehabilitated Total Cumulative
Disturbed Area
Area in 2025 Area in 2025 Rehabilitated Area
MSJ 20,380.0 96.7 5,318.7 178.8 3,003.5
SBB 1,003.4 - 1,003.4 26.9 481.8
KUP 2,662.0 - 226.7 83.2 202.3
BKP 4,188.0 - 74.0 - 18.9
POS 4,017.0 164.1 272.9 7.0 7.0
Total 32,250.4 260.8 6,895.6 295.9 3,713.5
Keterangan / Remark:
Area Terganggu : luas penggunaan lahan untuk kegiatan pertambangan dan fasilitas pendukung. / Disturbed Area: the area of land use for mining activities and supporting
facilities.
Area Direhabilitasi : luas area reklamasi (revegetasi). / Rehabilitated Area: the area of reclamation (revegetation).
2025 2024 2023
Jumlah Tanaman yang Ditanam (Pohon)
Number of Plants Planted (trees)
203,007 457,943 124,276
Perlindungan Keanekaragaman Hayati Biodiversity Protection
Seluruh Entitas Anak di sektor pertambangan secara rutin All Subsidiaries in the mining sector routinely monitor flora and
melaksanakan pemantauan terhadap flora dan fauna (satwa fauna (wildlife), collaborating with independent institutions to
liar), bekerja sama dengan lembaga independen untuk ensure data objectivity and accuracy. In 2025, monitoring was
memastikan objektivitas dan akurasi data. Pada tahun 2025, conducted in the following areas:
kegiatan pemantauan dilakukan di area-area berikut:
• MSJ: Blok A KM 13, Blok D KM 31, Blok DK-01 CK, dan • MSJ: Block A KM 13, Block D KM 31, Block DK-01 CK, and
Blok E C/0 Timur; Block E C/0 East;
• SBB: Blok Separi, Blok Uskap, area hutan di lokasi • SBB: Separi Block, Uskap Block, forest areas at mining
tambang, dan area revegetasi perusahaan; sites, and the Company's revegetation area;
• KUP: Blok KUP (area tambang) dan Sungai Maukiri; • KUP: KUP Block (mining area) and Maukiri River;
• POS: Blok Maba 1, Blok Maba 2, dan Sungai Ake Sangaji. • POS: Block Maba 1, Block Maba 2, and Ake Sangaji River.
[POJK F.10] [GRI 304-1, 12.5.2] [POJK F.10] [GRI 304-1, 12.5.2]
Pemantauan yang dilakukan sepanjang tahun 2025 Monitoring conducted throughout 2025 recorded a total of
berhasil mencatat total 310 spesies, terdiri dari 117 jenis 310 species, consisting of 117 flora and 193 fauna species.
flora dan 193 spesies fauna. Dari jumlah tersebut, sekitar Of these, approximately 7.5% are categorized as "Critically
7,5% termasuk kategori “Critically Endangered” (CR) dan Endangered" (CR) and "Endangered" (E), while approximately
“Endangered” (E), sementara sekitar 18,1% tercatat sebagai 18.1% are listed as protected species. Species categorized as
spesies yang dilindungi. Spesies yang masuk kategori CR CR include the orangutan (Pongo pygmaeus) and the Javan
antara lain orangutan (Pongo pygmaeus) dan trenggiling tern (Manis javanica). [POJK F.10] [GRI 304-1, 12.5.2]
(Manis javanica). [POJK F.10] [GRI 304-1, 12.5.2]
Data yang diperoleh dari pemantauan ini menjadi dasar The data obtained from this monitoring serves as
evaluasi bagi upaya konservasi flora dan fauna. Informasi the basis for evaluating flora and fauna conservation efforts.
tersebut memungkinkan evaluasi praktik pengelolaan This information enables the evaluation of environmental
lingkungan agar dapat memberikan dampak yang lebih management practices to achieve a more significant and
signifikan dan efektif dalam menjaga keanekaragaman effective impact on maintaining biodiversity.
hayati.
120 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 123
Pemasangan kamera trap pada titik-titik Kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis) Pemantauan tanaman dengan pengukuran
pengamatan, yang ditempatkan pada jalur yang terekam selama kegiatan diameter batang (DBH).
lintasan satwa, tepian sungai, atau area pemantauan.
dengan tanda aktivitas mamalia seperti Plant monitoring by measuring stem
jejak atau kotoran. Kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis) diameter (DBH).
recorded during monitoring activities.
Installation of trap camera at observation
points, located along animal trails,
riverbanks, or areas with signs of mammal
activity such as tracks or droppings.
Jumlah Spesies Terpantau berdasarkan IUCN Red List Status [GRI 304-4, 12.5.5]
Number of Species Monitored based on IUCN Red List Status
Sangat
Total Spesies
Terancam Hampir
Entitas Terancam Rentan Risiko Rendah Teridentifikasi
Punah Terancam
Entity Endangered Vulnerable Least Concern Total Species
Critically Near Threatened
Identified
Endangered
MSJ 2 4 7 4 83 100
SBB 1 1 1 - 4 7
KUP 1 1 1 - 3 6
POS - - 2 - 18 20
Total 4 6 11 4 108 133
Jumlah Spesies Terpantau berdasarkan Status Konservasi [GRI 304-4, 12.5.5]
Number of Species Monitored based on Conservation Status
Entitas Dilindungi Tidak Dilindungi Total Spesies Teridentifikasi
Entity Protected Not Protected Total Species Identified
MSJ 15 114 129
SBB 2 13 15
KUP 1 13 14
POS 17 18 35
Total 35 158 193
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 121
Page 124
Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management
Pencegahan Polusi dan Pengelolaan Limbah
Pollution Prevention and Waste Management
Perseroan berkomitmen mencegah polusi dan mengelola The Company is committed to preventing pollution and
limbah secara bertanggung jawab sebagai bagian dari managing waste responsibly as part of its sustainable mining
prinsip pertambangan berkelanjutan. Setiap kegiatan principles. All operations are carried out by prioritizing best
operasional dijalankan dengan mengedepankan praktik practices for controlling liquid and solid waste and optimizing
terbaik untuk mengendalikan limbah cair maupun padat resource reuse.
serta mengoptimalkan pemanfaatan kembali sumber daya.
Pengelolaan dan Penggunaan Air Water Management and Use
[POJK F.8] [EM-MM-140a.1] [ESG E-04] [POJK F.8] [EM-MM-140a.1]
Air merupakan sumber daya vital yang menunjang Water is a vital resource that supports the continuity of
keberlangsungan proses produksi maupun aktivitas production processes and the supporting activities across
pendukung di seluruh unit usaha Perseroan dan Entitas all the Company's business units and Subsidiaries. To meet
Anak. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Perseroan these needs, the Company relies on freshwater sources
mengandalkan sumber air tawar yang diperoleh dari obtained from various sources, including rainwater collected
berbagai saluran, antara lain penampungan air hujan di in mine voids, river flows, groundwater, and supplies from
void tambang, aliran sungai, air tanah, serta pasokan the PDAM for domestic needs and office facilities. This
dari PDAM yang digunakan untuk kebutuhan domestik multi-source approach not only ensures adequate water
dan fasilitas perkantoran. Pendekatan multi-sumber ini availability for smooth operations but also reflects
tidak hanya memastikan ketersediaan air yang memadai the Company's commitment to managing water resources
bagi kelancaran operasional, tetapi juga mencerminkan responsibly. All water use is carried out based on the principles
komitmen Perseroan dalam mengelola sumber daya air of efficiency, risk management, and efforts to maintain
secara bertanggung jawab. Setiap pemanfaatan dilakukan a sustainable supply for the surrounding environment. In its
dengan prinsip efisiensi, pengendalian risiko, serta upaya implementation, the Company also involves stakeholders,
menjaga keberlanjutan pasokan bagi lingkungan sekitar. including local governments and surrounding communities,
Dalam pelaksanaannya, Perseroan juga melibatkan through ongoing communication and coordination to ensure
pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan responsible and sustainable water resource utilization.
masyarakat sekitar, melalui komunikasi dan koordinasi
berkelanjutan guna memastikan pemanfaatan sumber daya
air yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Uraian 2025 2024 2023 Description
PENGAMBILAN AIR BERDASARKAN SUMBER (M ) 3
Water Withdrawal based on Source (m3)
Air Hujan 91,357.0 483,138.0 208,301.0 Rainwater
Air Sungai 2,230,405.1 2,233,105.0 471,534.0 River Water
Air Tanah - 2,652.0 - Groundwater
PDAM 25.8 12.8 11.0 Regional Drinking Water Company
Total Pengambilan Air 2,321,787.9 2,718,907.8 679,846.0 Total Water Collected
INTENSITAS PENGAMBILAN AIR (M /TON) 3
Water Withdrawal Intensity (m3/Ton)
Produksi Batu Bara 0.504 0.444* 0.098* Coal Production
Produksi Nikel 31.031 47.702 *
23.615 *
Nickel Production
Intensitas Pengambilan Air Water Intake Intensity per Income
0.002 0.002 0.001
per Pendapatan (m3/USD) (m3/USD)
*
Data disajikan kembali. / Data restated.
122 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 125
Pada tahun 2025, jumlah pengambilan air menurun 14,6% In 2025, total water withdrawal decreased by 14.6% compared
dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh to the previous year. This was due to a decrease in operational
penurunan aktivitas operasional pada Entitas Anak, yaitu activity at the Subsidiaries: KUP, SBB, and BKP.
KUP, SBB, dan BKP.
Dalam aktivitas pertambangan, sebagian besar air In mining activities, most water is used for dust control
digunakan untuk pengendalian debu dan pencucian and washing mining vehicles, with water sources coming
kendaraan tambang, dengan sumber air berasal dari from Mahakam River and collected rainwater. Meanwhile,
Sungai Mahakam dan penampungan air hujan. Sementara at the nickel processing facility, water is supplied from
itu, di fasilitas pengolahan nikel, pasokan air berasal dari Kobe River through the area management. Given that
Sungai Kobe melalui pengelola kawasan. Mengingat the nickel processing process requires a large volume of
proses pengolahan nikel memerlukan volume air yang water, water use is optimized through a closed system and
besar, penggunaan air dioptimalkan melalui sistem circulating water, including for cooling water requirements in
tertutup dan sirkulasi kembali (circulating water), termasuk the smelting process. This minimizes raw water withdrawals
untuk keperluan sistem pendinginan (cooling water) pada and maintains resource efficiency.
proses smelting, sehingga pengambilan air baku dapat
diminimalkan dan efisiensi sumber daya terjaga.
Pengelolaan Risiko dan Konservasi Air Risk Management and Water Conservation
[GRI 3-3, 12.7.1, 14.7.1] [GRI 3-3, 12.7.1, 14.7.1]
Perseroan secara proaktif menilai potensi risiko terkait The Company proactively assesses potential risks related
ketersediaan air untuk memastikan kelancaran operasional to water availability to ensure smooth operations. As a first
tetap terjaga. Sebagai langkah awal, Aqueduct 4.0 Water Risk step, the Aqueduct 4.0 Water Risk Atlas, a tool developed by
Atlas, alat yang dikembangkan oleh WRI, digunakan untuk the WRI, was used to map water stress risks. The analysis
memetakan risiko water stress. Hasil analisis menunjukkan shows that the mining and smelter areas have low risk
bahwa area tambang dan smelter memiliki eksposur risiko exposure, both currently and projected for the future.
rendah, baik saat ini maupun dalam proyeksi ke depan. Nevertheless, we recognize the need for a more in-depth
Meskipun demikian, kami menyadari perlunya analisis lebih analysis to understand other water risks that may impact
mendalam untuk memahami risiko air lain yang mungkin the Company's operations.
memengaruhi operasi Perseroan.
Selain itu, kami terus melaksanakan kegiatan konservasi Furthermore, we continue to carry out water conservation
air guna menjaga ketersediaan air bersih yang dapat activities to ensure the availability of clean water for
dimanfaatkan oleh masyarakat, Perseroan, dan Entitas the long-term use of the community, the Company, and
Anak dalam jangka panjang. Tim Water Management secara its Subsidiaries. The Water Management team regularly
rutin memantau dan merawat fasilitas jaringan air, reservoir, monitors and maintains water network facilities, reservoir,
serta sistem pengelolaan air di area operasional. Sosialisasi and water management system in operational areas.
juga dilakukan untuk meningkatkan kesadaran karyawan Employees’ awareness is also raised by disseminating
terhadap pentingnya penghematan air, mendukung efisiensi the importance of water conservation, efficient use is
penggunaan, dan memastikan keberlanjutan sumber daya promoted, and sustainability of water resources is ensured.
air. [GRI 303-3, 12.7.4, 14.7.4] [GRI 303-3, 12.7.4, 14.7.4]
Pengelolaan Limbah dan Efluen Waste and Effluent Management
Dalam operasional pertambangan dan pengolahan nikel, In nickel mining and processing operations, waste generated
limbah yang dihasilkan harus dikelola secara bertanggung must be managed responsibly to reduce the potential for
jawab untuk mengurangi potensi pencemaran lingkungan environmental pollution and health risks to surrounding
serta risiko kesehatan bagi masyarakat sekitar. Perseroan communities. The Company has identified several operational
telah mengidentifikasi beberapa aktivitas operasional yang activities as hotspots, such as excavation, mine water
menjadi titik rawan (hotspot), seperti penggalian tanah, management, workshop activities, and nickel processing,
pengelolaan air tambang, kegiatan perbengkelan, dan which require special attention in waste management
proses pengolahan nikel, sehingga memerlukan perhatian to minimize negative impacts. [GRI 3-3, GRI 306-1, 12.6.1, 12.6.2,
khusus dalam pengelolaan limbah agar dampak negatif 14.5.1, 14.5.2, 14.15.1] [EM-MM-150a.10]
dapat diminimalkan. [GRI 3-3, GRI 306-1, 12.6.1, 12.6.2, 14.5.1,
14.5.2, 14.15.1] [EM-MM-150a.10]
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 123
Page 126
Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management
Penanganan Limbah yang Dihasilkan Handling of Waste Generated
[POJK F.14] [EM-MM-540a.2] [POJK F.14] [EM-MM-540a.2]
Tanah pucuk dan tanah penutup yang dihasilkan dari kegiatan Topsoil and overburden generated from mining activities are
penggalian tambang dikelola dengan tujuan dapat digunakan managed with the aim of reusing them in the reclamation
kembali dalam proses reklamasi (backfilling). Pengelolaan process (backfilling). Management of the soil storage
area penyimpanan tanah difokuskan pada pencegahan area focuses on preventing the formation of AMD due
terbentuknya AAT akibat oksidasi tanah penutup, serta to overburden oxidation, as well as preventing water pollution
mencegah pencemaran air dari limpasan dan rembesan from runoff and seepage by constructing ditches and settling
melalui pembuatan parit dan kolam pengendapan untuk ponds to control erosion and sedimentation.
mengendalikan erosi dan sedimentasi.
Pengelolaan limbah B3 dan non-B3 dilakukan sesuai prinsip B3 and non-B3 waste is managed according to the 3R
3R, yaitu reuse (pemakaian ulang), reduce (pengurangan principle: reuse, reduce, and recycle. B3 waste management
limbah), dan recycle (daur ulang). Penanganan limbah is carried out by a third party that has an official permit from
B3 dilakukan oleh pihak ketiga yang memiliki izin resmi the KLHK of the Republic of Indonesia. In addition,
dari KLHK Republik Indonesia. Selain itu, Perseroan dan the Company and its Subsidiaries have implemented various
Entitas Anak telah melaksanakan berbagai inisiatif untuk initiatives to minimize the amount of waste generated, among
meminimalkan jumlah limbah yang dihasilkan, antara lain: others: [GRI 3-3, 306-2, 12.6.3, 14.5.1, 14.5.3] [EM-MM-150a.10]
[GRI 3-3, 306-2, 12.6.3, 14.5.1, 14.5.3] [EM-MM-150a.10]
• Substitusi sumber energi untuk bahan bakar tungku • Substitution of energy sources for combustion furnace
(tobong) pembakaran yang memanfaatkan oli bekas, fuel (tobong) utilizing used oil, used grease, oil filters,
grease bekas, filter oli, majun bekas, kemasan B3, dan used rags, B3 packaging, and sludge;
sludge;
• Pemanfaatan limbah B3 sebagai campuran bahan • Utilization of B3 waste as a mixture of explosives and
peledak dan bahan bakar tungku (tobong) pembakaran; combustion furnace fuel (tobong);
• Substitusi semen menggunakan nickel slag untuk • Cement substitution using nickel slag for construction
material konstruksi di kawasan industri; materials in industrial areas;
• Pemulihan kembali (recovery) limbah B3 untuk • Recovery of B3 waste to obtain raw materials for smelting
memperoleh bahan baku peleburan timah hitam dari black lead from rotary furnaces; and
tanur putar (rotary furnace); serta
• Pemanfaatan sampah organik untuk kompos dan • Utilization of organic waste for compost and paper waste
sampah kertas untuk mulsa hydroseeding. for hydroseeding mulch.
Pemilihan metode pengelolaan limbah disesuaikan The waste management method chosen is tailored to
dengan karakteristik masing-masing limbah, dengan the characteristics of each waste, prioritizing reuse and
mengutamakan pemanfaatan kembali dan daur ulang recycling where possible, and handing over to licensed third
apabila memungkinkan, serta penyerahan kepada pihak parties for waste requiring special handling, to minimize
ketiga berizin untuk limbah yang memerlukan penanganan ecological impacts and potential pollution. [GRI 306-4, 306-5]
khusus, guna meminimalkan dampak ekologis dan potensi
pencemaran. [GRI 306-4, 306-5]
Limbah yang Dihasilkan dan Dikirim ke Pihak Ketiga (Ton) [POJK F.13] [EM-MM-150a.4, EM-MM-150a.7] [ESG E-05]
Waste Generated and Sent to Third Parties (Tons)
Uraian 2025 2024 2023 Description
Limbah B3 596.6 952.5 1,074.7 B3 Waste
Filter Oli 2.0 22.7 69.0 Oil Filter
Aki Bekas 6.6 6.2 13.2 Used Batteries
Majun Bekas 13.0 28.0 35.6 Used Majun
Kemasan B3 27.2 - 0.6 B3 Packaging
Sludge 27.5 28.9 23.0 Sludge
Limbah Elektronik 0.0 - 0.1 Electronic Waste
Hose Bekas 0.0 22.5 35.7 Used Hose
Limbah Klinik 0.0 1.7 0.0 Clinical Waste
Air Terkontaminasi 0.4 - - Contaminated Water
124 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 127
Uraian 2025 2024 2023 Description
Tanah Terkontaminasi 0.7 - 0.1 Contaminated Soil
Oli Bekas 462.3 835.3 892.1 Used Oil
Grease Bekas 52.1 7.2 5.2 Used Grease
Limbah Kimia 4.7 - - Chemical Waste
Limbah Non-B3 40.1 5.2 32.3 Non-B3 Waste
Limbah Tambang yang Dihasilkan dan akan Digunakan Kembali (BCM) [EM-MM-150a.6]
Mining Waste Generated and to be Reused (BCM)
Uraian 2025 2024 2023 Description
Tanah Penutup/Overburden
45,805,135.6 65,982,699.0 78,176,698.6 Overburden (Current Year)
(Tahun Berjalan)
Tanah Pucuk/Topsoil 141,975.3 338,732.7 163,132.0 Topsoil
Limbah yang Dihasilkan dan Didaur Ulang (Ton) [EM-MM-150a.8]
Waste Generated and Recycled (Ton)
Uraian 2025 2024 2023 Description
Kemasan B3 7.6 8.9 7.1 B3 Packaging
Limbah Elektronik 0.1 1.9 - Electronic Waste
Pengelolaan Air Asam Tambang dan Efluen Acid Mine Drainage and Effluent Management
Perseroan melakukan pengelolaan air, baik limbah maupun The Company manages water, both wastewater and clean
air bersih untuk keperluan domestik, dengan berpedoman water for domestic use, by referring to internal procedures
pada prosedur dan standar internal yang mengacu pada and standards that comply with applicable regulations.
regulasi yang berlaku. Setiap operasi tambang telah Each mining operation has specific policies and procedures
memiliki kebijakan dan prosedur khusus terkait pengelolaan related to the AMD, settling ponds, and runoff management in
AAT, kolam pengendapan, serta pengelolaan limpasan air the mining area, processing facilities, and ports.
di area tambang, fasilitas pengolahan, dan pelabuhan.
Fokus utama dalam pengelolaan air tambang adalah The primary focus of mine water management is to prevent
mencegah terbentuknya AAT melalui pemberian kapur atau the formation of AMD by treating with lime or alum, while
tawas, sekaligus memastikan keamanan struktur kolam ensuring structural safety of the settling ponds to prevent
pengendapan agar terhindar dari kebocoran atau kerusakan leaks or embankment damage. The ponds are monitored
tanggul. Pemantauan kolam dilakukan setiap hari oleh daily by the Settling Pond Maintenance Team. Emergency
Tim Maintenance Settling Pond. Prosedur tanggap darurat response procedures have been established to respond
telah disiapkan untuk merespons insiden secara cepat dan quickly to incidents and ensure employee safety, including
menjaga keselamatan karyawan, termasuk penanganan handling B3 and toxic spills, hydrocarbon spills, and damage
tumpahan B3, hidrokarbon, dan kerusakan tanggul to the settling pond embankments. In the coal mining area,
kolam pengendapan. Di area tambang batu bara, kolam the settling ponds are managed as shared facilities by MSJ.
pengendapan dikelola sebagai fasilitas bersama oleh MSJ.
Air limbah yang dialirkan ke badan air sekitarnya telah Wastewater discharged into surrounding water bodies has
memenuhi baku mutu yang ditetapkan. Pemantauan met the established quality standards. Wastewater quality
kualitas air limbah dilakukan secara rutin dengan melibatkan monitoring is conducted routinely, by involving independent
penilai independen untuk menjamin akurasi dan kepatuhan assessors to ensure accuracy and compliance with standards.
terhadap standar. Untuk mendukung pemantauan otomatis, To support automated monitoring, a sparging device has
alat sparging telah dipasang dan terhubung dengan jaringan been installed and connected to the Ministry of Environment
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Namun, and Forestry's network. However, limited site access and
keterbatasan akses lokasi dan jaringan menjadi kendala, network availability pose a challenge, and thus, currently,
sehingga saat ini pemasangan alat sparging masih terbatas the installation of sparging equipment is still limited to certain
pada beberapa lokasi tertentu. [POJK E.5] [GRI 303-2, 12.7.3, locations. [POJK E.5] [GRI 303-2, 12.7.3, 14.7.3]
14.7.3]
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 125
Page 128
Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management
Sepanjang tahun 2025, seluruh area operasional Perseroan Throughout 2025, all the Company’s operational areas
berhasil mematuhi baku mutu air limbah tanpa menerima successfully complied with wastewater quality standards
sanksi atau temuan ketidakpatuhan. Selain itu, hingga without receiving sanctions or findings of non-compliance.
periode pelaporan berakhir, tidak terdapat satu pun insiden Furthermore, as of the end of the reporting period, there
tumpahan batu bara, nikel, maupun limbah dan efluen were no incidents of coal, nickel, waste, or effluent spills that
yang menimbulkan pencemaran lingkungan. Tidak adanya resulted in environmental pollution. The absence of such spill
kejadian tumpahan ini menegaskan efektivitas sistem incidents demonstrates the effectiveness of the management
pengelolaan yang diterapkan, sekaligus memperkuat systems implemented and reinforces the Company’s
komitmen Perseroan dalam menjaga perlindungan commitment to protecting the environment surrounding
lingkungan di sekitar area operasional. [POJK F.15] its operational areas. [POJK F.15] [GRI 306-3, 14.15.2]
[GRI 306-3, 14.15.2] [EM-MM-140a.2, EM-MM-1502.9] [EM-MM-140a.2, EM-MM-1502.9]
Rata-Rata Kualitas Air Settling Pond
Average Settling Pond Water Quality
Baku Mutu
Parameter 2025*) 2024 2023 Parameter
Quality Standard
Padatan tersuspensi total (TSS) Total Suspended Solids (TSS)
300 30.1 38.6 67.8
(mg/liter) (mg/liter)
pH 6–9 5.1 7.3 7.4 pH
Besi (mg/liter) 7 0.3 0.3 0.3 Iron (mg/liter)
Mangan (mg/liter) 4 0.1 0.1 0.5 Manganese (mg/liter)
Tembaga (mg/liter) 2 0.0 - - Copper (mg/liter)
Kadmium (mg/liter) 0.05 0.0 - - Cadmium (mg/liter)
Seng (mg/liter) 5 0.0 - - Zinc (mg/liter)
Timbal (mg/liter) 0.1 0.0 - - Lead (mg/liter)
Nikel (mg/liter) 0.5 0.1 - - Nickel (mg/liter)
Kromium Heksavalensi (mg/liter) 0.1 0.1 - - Hexavalent Chromium (mg/liter)
Kromium Total (mg/liter) 0.5 0.4 - - Total Chromium (mg/liter)
Kobalt (mg/liter) 0.4 0.0 - - Cobalt (mg/liter)
*
POS mulai beroperasi secara komersial pada akhir tahun 2024. / POS began commercial operations at the end of 2024.
Menjaga Kualitas Udara Maintaining Air Quality
Aktivitas operasional tambang, seperti penggunaan mesin, Mining operations, such as the use of machinery, heavy
alat berat, genset, peledakan batuan, serta mobilitas equipment, generators, rock blasting, and vehicle movement,
kendaraan dapat menghasilkan pencemaran udara dan can generate significant air and noise pollution. This has
kebisingan yang signifikan. Hal ini berpotensi memengaruhi the potential to affect workers’ health, disrupt surrounding
kesehatan pekerja, mengganggu masyarakat sekitar, dan communities, and influence wildlife behavior and migration.
memengaruhi perilaku serta migrasi satwa liar. Dalam To address these challenges, the Company employs several
menghadapi tantangan ini, Perseroan menggunakan sustainable approaches. Dust control efforts are routinely
beberapa pendekatan yang berkelanjutan. Upaya implemented through watering of mine roads and operational
pengendalian debu dilakukan secara rutin melalui penyiraman areas. To reduce noise impacts, tree planting is carried out
jalan tambang dan area operasional. Untuk mengurangi around work areas, while habitat management and wildlife
dampak kebisingan, penanaman pohon dilakukan di sekitar protection are carried out alongside land preparation process
area kerja, sedangkan pengelolaan habitat dan pengamanan to mitigate impacts on fauna.
satwa liar diterapkan bersamaan dengan proses persiapan
lahan untuk memitigasi dampak terhadap fauna.
Selain upaya mitigasi, Perseroan juga melakukan In addition to mitigation efforts, the Company also monitors
pemantauan kualitas udara dan tingkat kebisingan dilakukan air quality and noise levels quarterly at locations determined in
setiap triwulan di lokasi yang telah ditetapkan bersama collaboration with relevant agencies. In 2025, measurements
dinas terkait. Pada tahun 2025, pengukuran dilaksanakan were conducted at 25 locations around MSJ, SBB, and POS
di 25 titik di sekitar area operasional MSJ, SBB, dan POS, operational areas, covering pits, mining facilities, ports,
mencakup pit, fasilitas pertambangan, pelabuhan, jalan mining roads, and residential areas. Monitoring results
126 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 129
tambang, dan permukiman penduduk. Hasil pemantauan indicated that air emission levels and noise levels remained
menunjukkan bahwa kadar emisi udara dan tingkat below applicable quality standards. Meanwhile, KUP, which
kebisingan tetap berada di bawah standar baku mutu yang did not carry out mining activities, did not conduct air and
berlaku. Sementara itu, KUP yang tidak melakukan kegiatan noise monitoring as required by the relevant agency's permit.
penambangan, tidak melakukan pemantauan udara dan
kebisingan sesuai ketentuan izin dari dinas terkait.
Pengukuran Kualitas Udara Ambien [EM-MM-120a.1]
Ambient Air Quality Measurement
Parameter Parameter
2025 2024 2023
(µg/Nm3) {µg/Nm3)
SO2 (Sulfur Dioksida) 248.0 36.4 54.1 SO2 (Sulfur Dioxide)
O3 (Oksidan) 36.1 40.0 51.9 O3 (Ozone)
CO (Karbon Monoksida) 514.0 799.9 1,041.2 CO (Carbon monoxide)
NO2 (Nitrogen Dioksida) 53.7 22.7 20.7 NO2 (Nitrogen Dioxide)
TSP (Total Suspend Particular) 84.4 72.5 68.9 TSP (Total Suspend Particular)
PM 10 42.6 14.8 12.5 PM 10
PM 2.5 31.0 8.3 8.7 PM 2.5
Tidak Signifikan Tidak Signifikan
Pb 0.2 Pb
Not Significant Not Significant
Materi Partikulat 15.0 N/A N/A Particulate Matter
Penggunaan Material [POJK F.5] Material Use [POJK F.5]
Berbagai material digunakan untuk mendukung kelancaran Various materials are used to support smooth mining
operasional tambang, termasuk tawas dan kapur untuk operations, including alum and lime for mine water
pengelolaan air tambang, bahan peledak, seperti ANFO, management, explosives, such as ANFO, and construction
serta material konstruksi. Pada tahun 2025, MSJ materials. In 2025, MSJ used 736.9 tons of alum and
menggunakan 736,9 ton tawas dan 30,6 ton kapur untuk 30.6 tons of lime for settling pond management, while ANFO
pengelolaan kolam pengendapan, sementara pemakaian usage in 2025 was 6,473.6 tons, a 19.4% decrease compared
ANFO pada tahun 2025 sebanyak 6.473,6 ton atau turun to that of the previous year.
sebesar 19,4% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sejalan dengan karakteristik usaha Perseroan yang bergerak In line with the Company's business characteristics, which
di bidang batu bara, nikel, dan jasa logistik, penggunaan involve coal, nickel, and logistics services, the use of eco-
material ramah lingkungan dalam bentuk bahan daur friendly materials in the form of recycled materials for
ulang untuk pembuatan maupun pengemasan produk product manufacturing and packaging has not yet become
belum menjadi aspek yang material secara signifikan. a significant material aspect. This is because the Company's
Hal ini karena produk utama Perseroan dipasarkan dalam primary products are marketed in bulk commodities and
bentuk komoditas curah dan jasa logistik, sehingga tidak logistics services, thus not involving the use of significant
melibatkan penggunaan kemasan konsumen dalam jumlah consumer packaging. Nevertheless, the Company continues
material. Meskipun demikian, Perseroan tetap berupaya to strive to minimize the environmental impact of material use
menekan dampak lingkungan dari penggunaan material through operational efficiency and more responsible resource
melalui efisiensi operasional dan pengelolaan sumber daya management.
yang lebih bertanggung jawab.
Meskipun demikian, Perseroan secara berkesinambungan Nevertheless, the Company continues to implement measures
terus merealisasikan langkah-langkah untuk mengurangi to reduce its environmental impact, such as using recycled
dampak lingkungan telah dilakukan, misalnya penggunaan water from the water treatment plant (WTP) for domestic use
air daur ulang dari water treatment plant (WTP) untuk and utilizing a circulating water system in nickel processing
keperluan domestik dan penerapan sistem circulating water to reduce raw water withdrawals. In accordance with
di pengolahan nikel untuk mengurangi pengambilan air the government's biodiesel agenda, B35 fuel is used in mining
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 127
Page 130
Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management baku. Sesuai dengan agenda biodiesel pemerintah, bahan operational vehicles and LLJ tugboats for coal distribution, bakar B35 digunakan pada kendaraan operasional tambang supporting the reduction of greenhouse gas (GHG) emissions. dan tugboat LLJ untuk distribusi batu bara, mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK). Pengelolaan penggunaan material ini merupakan The management of material usage forms an integral part of bagian integral dari strategi keberlanjutan Perseroan the Company’s sustainability strategy to minimize dalam meminimalkan dampak lingkungan sekaligus environmental impacts while improving operational meningkatkan efisiensi operasional. Ke depan, Perseroan efficiency. In the future, the Company will continue to explore akan terus mengeksplorasi alternatif material yang lebih more environmentally friendly material alternatives and ramah lingkungan serta mendorong pemanfaatan kembali promote material reuse as part of its efforts to reduce the material sebagai upaya mengurangi dampak negatif negative impacts of operational activities. This initiative will kegiatan operasional. Inisiatif ini juga akan diperkuat melalui also be strengthened through the gradual implementation penerapan prinsip sirkularitas secara bertahap sebagai of circularity principles as part of the Company’s ESG bagian dari implementasi strategi ESG, guna mendukung strategy, supporting long-term value creation and business penciptaan nilai jangka panjang dan keberlanjutan usaha. sustainability. Pengendalian Dampak Perubahan Iklim Managing Climate Change Impact Perseroan menyadari bahwa perubahan iklim merupakan The Company recognizes that climate change is a global tantangan global yang berdampak langsung pada challenge that directly impacts environmental and business keberlanjutan lingkungan dan bisnis. Oleh karena itu, sustainability. Therefore, the Company is committed Perseroan berkomitmen untuk mengendalikan dan to controlling and mitigating GHG emissions through memitigasi emisi GRK melalui penerapan efisiensi energi, energy efficiency, use of eco-friendly technologies, and penggunaan teknologi ramah lingkungan, serta transformasi transformation of its business portfolio toward minerals portofolio bisnis menuju mineral yang mendukung transisi that support the energy transition. These efforts are not only energi. Upaya ini tidak hanya ditujukan untuk menekan aimed at reducing the carbon footprint but also supporting jejak karbon, tetapi juga untuk mendukung agenda nasional national and global agendas in addressing the climate crisis. maupun global dalam menghadapi krisis iklim. Perjalanan Kami Menuju Net Zero pada Our Journey to Net Zero by 2055 Tahun 2055 [EM-MM-110a.2] [ESG E-06] [EM-MM-110a.2] [ESG E-06] Industri pertambangan di sektor energi dan mineral memiliki The mining industry in the energy and minerals sector kontribusi signifikan terhadap emisi GRK sehingga menuntut contributes significantly to GHG emissions, thus requiring adanya langkah mitigasi yang terukur dan berkelanjutan. measurable and sustainable mitigation measures. Perseroan menyadari peran strategis tersebut dalam The Company recognizes this strategic role in supporting mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon, the transition to a low-carbon economy while ensuring sekaligus memastikan keberlanjutan usaha di tengah business sustainability amidst the increasing risks of climate meningkatnya risiko perubahan iklim. Oleh karena itu, isu change. Therefore, climate issues are viewed not merely iklim dipandang bukan sekadar kewajiban kepatuhan, tetapi as a compliance obligation, but as a global challenge that tantangan global yang harus direspons dengan komitmen must be addressed with real commitment and a long-term nyata dan strategi jangka panjang. strategy. 128 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 131
Sebagai wujud keseriusan, pada tahun 2022 Perseroan As a manifestation of its commitment, in 2022 the Company
menetapkan target untuk mencapai Net Zero Emissions set a target of achieving Net Zero Emission by 2055.
pada tahun 2055. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, To achieve this goal, the Company developed a Climate
Perseroan mengembangkan Climate Strategy and Strategy and Decarbonization Roadmap, which serves
Decarbonization Roadmap yang menjadi pedoman utama as the primary guideline for reducing emissions while
dalam menurunkan emisi sekaligus memperkuat ketahanan strengthening business resilience to climate risks. This
bisnis terhadap risiko iklim. Roadmap ini mengintegrasikan roadmap integrates mitigation and adaptation efforts
upaya mitigasi dan adaptasi melalui efisiensi energi, through energy efficiency, use of low-carbon technologies,
pemanfaatan teknologi rendah karbon, dan diversifikasi and diversifying the business portfolio towards a more
portofolio bisnis ke arah yang lebih ramah lingkungan. eco-friendly direction. [GRI 3-3, 14.1.1]
[GRI 3-3, 14.1.1]
Roadmap Net Zero Tahun 2055 Perseroan [ESG E-06, E-07]
The Company's Net Zero Roadmap 2055
2022-2032: 2032-2045: 2045-2055:
Meningkatkan Operasi Saat Ini Menuju Carbon Neutral Mencapai Bebas Emisi GRK
dan Pengurangan Emisi Towards Carbon Neutral Achieving Zero GHG Emissions
Increasing Current Operations
and Emission Reduction
a. Melakukan penilaian yang lebih baik a. Menggunakan lebih banyak sumber a. Meningkatkan solusi pengendalian
untuk emisi GRK; energi ramah lingkungan untuk iklim alami untuk emisi yang sulit
b. Menerapkan efisiensi energi dan NCS armada, pembangkit listrik, dan dikurangi;
secara cepat di seluruh Entitas Anak; tongkang; b. Menerapkan cara untuk menangkap
c. Bersama grup usaha mencari peluang b. Meningkatkan persentase penggunaan dan memanfaatkan karbon, jika
kerja sama dengan perusahaan listrik biodiesel sesuai kewajiban atau memungkinkan; serta
rendah karbon dan membeli carbon menggunakan HVO; serta c. Terus meningkatkan efisiensi
offset ataupun sertifikat energi c. Memanfaatkan solar PV di area operasional.
terbarukan (REC); serta penutupan tambang.
d. Meningkatkan pemanfaatan biodiesel.
a. Conducting better assessment of GHG a. Using more environmentally-friendly a. Improving natural climate control
emissions; energy sources for fleets, power plants, solutions for hard-to-reduce emissions;
b. Implementing energy efficiency and and barges; b. Implementing ways to capture and
NCS fast in all Subsidiaries; b. Increasing the percentage of using utilize carbon, where possible; and
c. With business group, looking for biodiesel according to obligations or c. Continuously improving operational
cooperation opportunities with low using HVO; and efficiency.
carbon electricity companies and c. Utilizing solar PV in mining closure
buying carbon offsets or (REC); and areas.
d. Increasing the utilization of biodiesel.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 129
Page 132
Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management
Strategi Utama Dekarbonisasi Hingga Tahun 2055
Main Strategy for Decarbonization Until 2055
Pengurangan Emisi Tidak Langsung: Pengurangan Emisi dari Kendaraan Bergerak:
• Penggunaan solar PV; • Meningkatkan penggunaan biodiesel;
• REC; serta • Menggunakan electric truck and shovel; serta
• Efisiensi energi. • Mengefisienkan energi.
Indirect Emission Reduction: Reduction of Emissions from Mobile Vehicles:
• Use of solar PV; • Increase the use of biodiesel;
• REC; and • Using electric trucks and shovels; and
• Energy efficiency. • Efficient energy.
Penyediaan Energi
Listrik Terbarukan Bahan Bakar
Rendah Karbon
Provision of Renewable
Electrical Energy Low Carbon Fuel
Pembakaran
Stasioner
Stationary Carbon Offset
Combustion
Pengurangan Emisi dari Proses Pembakaran Berat
Pengurangan Emisi Umum:
Stasioner:
• Penggunaan energi terbarukan; • Membangun proyek carbon offset forestry;
• Penggunaan HVO; serta serta
• Penggantian bahan bakar.
• Kredit karbon.
Reduction of Emissions from Stationary Heavy
Burning Process: General Emissions Reduction:
• Use of renewable energy; • Building carbon offset forestry projects; and
• Use of HVO; and
• Carbon credits.
• Fuel replacement.
Pengelolaan Emisi GRK GHG Emission Management
Profil emisi GRK Perseroan dan Entitas Anak pada tahun The Company and its Subsidiaries GHG emissions profile in
2025 masih didominasi oleh konsumsi energi dari aktivitas 2025 was still dominated by energy consumption from nickel
operasional smelter nikel, serta penggunaan kendaraan smelter operational activities, as well as the use of operational
operasional dan alat berat pada kegiatan pertambangan. vehicles and heavy equipment in mining activities.Compared
Dibandingkan tahun sebelumnya, emisi yang dihasilkan to the previous year, the Company and its Subsidiaries'
Perseroan dan Entitas Anak menunjukkan tren peningkatan. emissions showed an increasing trend. This was driven by
Kondisi ini dilatarbelakangi oleh usaha diversifikasi the Company's diversification efforts into the nickel sector,
Perseroan di bidang nikel, yang sebelumnya hanya di bidang from previously only in coal. This increase was in line with
batu bara. Peningkatan ini sejalan dengan peningkatan the Company's increased nickel production.
produksi nikel Perseroan.
Perseroan memandang tantangan ini sebagai momentum The Company views this challenge as an opportunity to
untuk mempercepat upaya dekarbonisasi dengan accelerate decarbonization efforts by continuing to explore
terus menjajaki peluang kerja sama strategis dan strategic collaboration opportunities and implementing
mengimplementasikan pendekatan rendah karbon. Fokus low-carbon approach. The focus will be on energy efficiency,
diarahkan pada efisiensi energi, diversifikasi sumber daya diversifying cleaner energy sources, and developing nickel
energi yang lebih bersih, serta pengembangan inovasi processing innovations that can reduce emissions intensity.
pengolahan nikel yang mampu menekan intensitas emisi.
130 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 133
Emisi yang Dihasilkan [POJK F.11, F.12] [GRI 305-1, 305-2, 305-4, 305-5, 12.1.5, 12.1.6, 12.1.8, 12.2.3, 14.1.5, 14.1.6, 14.1.8,
14.1.9] [EM-MM-110a.1] [ESG E-01, E-02]
Emissions Generated
(dalam Ton Co2e / in Tons Co2e)
Uraian 2025 2024 2023 Description
EMISI GRK CAKUPAN 1
GHG Emissions Scope 1
Pembakaran Bahan Bakar Stasioner 4,039,231 2,567,381 19,407 Stationary Fuel Combustion
Pembakaran Bahan Bakar
50,153 36,472 36,991 Vehicle Fuel Combustion
Kendaraan
Penggunaan Bahan Peledak 1,100 1,366 2,288 Use of Explosives
Penggunaan Refrigerant 136 - - Refrigerant Use
Total Emisi GRK Cakupan 1 4,090,620 2,605,219 58,687 Total GHG Emissions Scope 1
EMISI GRK CAKUPAN 2 TIDAK LANGSUNG
Indirect GHG Emissions Scope 2
Penggunaan Listrik – Location
2,078,483 453,017 4,655 Electricity Usage – Location Based
Based
Total Emisi Cakupan 2 2,078,483 453,017 4,655 Total GHG Emissions Scope 2
Total Emisi Cakupan 1 dan 2 6,169,103 3,058,235 63,342 Total GHG Emissions Scope 1 and 2
Pengurangan Emisi (3,110,868) (2,994,895) (33,405) Emission Reduction
INTENSITAS EMISI
Emission Intensity
Produksi Batu Bara 1.338 0.499*) 0.009 Coal Production
Produksi Nikel 82.450 53.655*) 2.200*) Nickel Production
Intensitas Emisi per Pendapatan Emission Intensity per Revenue (Ton
0.005 0.002 0.000
(Ton Co2e/USD) CO₂e/USD)
* Data disajikan kembali. / *Data restated
Pada periode pelaporan 2025, Perseroan telah menyajikan In the 2025 reporting period, the Company presented
pengukuran emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2, measurements of Scope 1 and Scope 2 GHG emissions, while
sedangkan emisi Cakupan 3 belum diungkapkan secara Scope 3 emissions were not yet disclosed quantitatively
kuantitatif karena pengukuran dan konsolidasi datanya because the measurement and data consolidation were
masih dalam tahap pengembangan. Ke depan, Perseroan still under development. Going forward, the Company will
akan terus menyempurnakan metodologi, ketersediaan continue to gradually refine the methodology, data availability,
data, dan kualitas pengukuran emisi Cakupan 3 secara and quality of Scope 3 emission measurements to enhance
bertahap untuk meningkatkan kelengkapan dan transparansi the completeness and transparency of GHG emission
pelaporan emisi GRK. reporting.
Kenaikan emisi GRK pada tahun 2025 terutama sejalan The increase in GHG emissions in 2025 was primarily in
dengan peningkatan produksi nikel, sementara Perseroan line with increased nickel production, while the Company
tetap melanjutkan upaya pengurangan emisi yang telah continued its previous emission reduction efforts through
dijalankan sebelumnya melalui efisiensi energi, optimalisasi energy efficiency, operational optimization, and increased
operasional, dan peningkatan pemanfaatan biodiesel. biodiesel utilization. [POJK F.12]
[POJK F.12]
Peningkatan Kualitas Data Emisi GRK secara Continuously Improving the Quality of GHG
Berkesinambungan Emission Data
Dalam rangka mendukung upaya dekarbonisasi Perseroan To support the decarbonization efforts of the Company
dan Entitas Anak, kami telah melakukan identifikasi and its Subsidiaries, we have conducted a more detailed
lebih rinci terhadap sumber-sumber emisi GRK, dengan identification of GHG emission sources, by considering
mempertimbangkan pengaruh tambahan operasional nikel the additional impact of nickel operations on our future
pada strategi iklim ke depan. Pada tahun 2025, Perseroan climate strategy. In 2025, the Company updated its baseline
telah memperbarui baseline serta menetapkan target and established a more accurate group decarbonization
dekarbonisasi grup yang lebih akurat. target.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 131
Page 134
Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management Inventarisasi emisi GRK dikembangkan mengacu pada The GHG emission inventory was developed by referring to standar internasional, termasuk GHG Protocol dan international standards, including the GHG Protocol and ISO 14064-1:2018. Faktor emisi diperoleh dari 2006 IPCC ISO 14064-1:2018. Emission factors were obtained from Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories, 2019 the 2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Refinement to the 2006 IPCC Guidelines, dan sumber literatur Inventories, the 2019 Refinement to the 2006 IPCC Guidelines, lain bila data tidak tersedia. and other literature sources when data is unavailable. Hingga akhir 2025, kami telah memetakan cakupan emisi Until the end of 2025, we had mapped our scope 3 emissions (scope) 3 dan mengidentifikasi 5 kategori yang relevan and identifying 5 relevant categories to be considered in untuk mulai dipertimbangkan dalam pengukuran dan the measurement and disclosure of emissions in pengungkapan emisi pada periode pelaporan mendatang the upcoming reporting period, as follows: sebagai berikut: • Kategori 3 : Aktivitas terkait bahan bakar dan energi; • Category 3 : Fuel and energy related activities; • Kategori 5 : Limbah yang dihasilkan operasi; • Category 5 : Waste generated by operations; • Kategori 6 : Perjalanan bisnis; • Category 6 : Business travel; • Kategori 10 : Pengolahan produk yang dijual; serta • Category 10 : Processing of products sold; and • Kategori 11 : Penggunaan produk yang dijual. • Category 11 : Use of products sold. Perseroan terus berkomitmen untuk menyempurnakan The Company remains committed to improving the quality kualitas pengukuran dan pelaporan emisi GRK, khususnya of GHG emission measurement and reporting, particularly dalam meningkatkan transparansi emisi sepanjang rantai by increasing emissions transparency throughout the supply pasokan. Langkah ini tidak hanya mendukung upaya chain. This step not only supports internal decarbonization dekarbonisasi internal, tetapi juga membantu mitra kerja efforts but also helps partners and stakeholders effectively dan pemangku kepentingan dalam mengurangi jejak karbon reduce their carbon footprint. mereka secara efektif. Pengelolaan dan Penggunaan Energi Energy Management and Use [POJK F.6, F.7] [POJK F.6, F.7] Saat ini, kebutuhan energi Perseroan dan Entitas Anak masih Currently, the Company and its Subsidiaries energy needs still banyak bergantung pada listrik dari pembangkit batu bara, rely heavily on electricity from coal-fired power plants, BBM, BBM, serta B35. Listrik untuk keperluan kantor diperoleh and B35. Electricity for office use comes from the power dari jaringan pembangkit umum (grid), sementara smelter grid, while for IMI smelter comes from a captive power plant IMI mendapatkan listrik dari pembangkit captive power managed by an industrial estate, and WMI smelter generates plant yang dikelola oleh kawasan industri, dan smelter WMI its own electricity using steam power plants. Biofuel is used memproduksi listriknya sendiri menggunakan pembangkit for operations in the mining area, including generators. listrik tenaga uap. Biofuel dimanfaatkan untuk operasional di area pertambangan, termasuk pengoperasian genset. Dengan tingginya kebutuhan energi untuk produksi batu With the high energy demand for coal and nickel production, bara dan nikel, Perseroan terus berupaya menerapkan the Company continues to strive to make innovations inovasi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi to increase energy efficiency while utilizing eco-friendly sekaligus memanfaatkan sumber energi terbarukan yang renewable energy sources. In addition to the use of biofuel, ramah lingkungan. Selain penggunaan biofuel, Perseroan the Company is developing solar panels in its mining tengah mengembangkan panel surya di wilayah operasional operations, which are planned to begin operations in 2032. tambang, yang direncanakan mulai beroperasi pada tahun This initiative is a key step in our decarbonization strategy 2032. Inisiatif ini menjadi salah satu langkah utama dalam and will continue to be developed to further expand our strategi dekarbonisasi kami, dan ke depannya akan terus contribution to GHG emission reductions. [GRI 3-3, 12.1.1, dikembangkan untuk memperluas kontribusi terhadap 14.1.1] pengurangan emisi GRK. [GRI 3-3, 12.1.1, 14.1.1] Perseroan mengukur penggunaan energi dengan The Company measures energy use by converting electricity mengonversi konsumsi listrik dari satuan megawatt-hour consumption from megawatt-hours (MWh) to gigajoules (GJ) (MWh) ke Gigajoule (GJ) berdasarkan UK Government based on the UK Government GHG Conversion Factors for GHG Conversion Factors for Company Reporting Company Reporting (UK DEFRA Conversion), and therefore, 132 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 135
(UK DEFRA Conversion), sehingga data konsumsi energi energy consumption data is presented in a standardized
tersaji secara terstandarisasi dan dapat diperbandingkan manner and can be compared between periods. Meanwhile,
antar periode. Sementara itu, intensitas energi dihitung energy intensity is calculated by dividing total energy
dengan membandingkan total penggunaan energi terhadap consumption by total production volume during the reporting
jumlah produksi dalam periode pelaporan sebagai indikator period, serving as an indicator of operational efficiency. This
efisiensi operasional. Metodologi ini sekaligus menjadi methodology also forms part of the Company’s strategy
bagian dari strategi Perseroan dalam mengawasi dan to monitor and control energy usage sustainably through
mengendalikan penggunaan energi secara berkelanjutan, tracking consumption trends, evaluating the effectiveness of
melalui pemantauan tren konsumsi, evaluasi efektivitas efficiency initiatives, and determining necessary corrective
inisiatif efisiensi, serta penetapan langkah perbaikan yang actions. The measurement results are presented as follows:
diperlukan. Hasil pengukuran tersebut diuraikan sebagai
berikut:
Penggunaan Energi (GJ) [POJK F.6, F.7] [GRI 302-1, 302-3, 12.1.2, 12.1.4, 14.1.2, 14.1.4] [EM-MM-130a.1] [ESG E-03]
Energy Use (GJ)
Uraian 2025 2024 2023 Description
SUMBER ENERGI
Energy Source
Energi Terbarukan 513,246 726,334 264,327 Renewable Energy
Energi Tak Terbarukan 52,187,081 36,485,409 790,200 Non-Renewable Energy
Total Penggunaan Energi 52,700,328 37,211,743 1,054,527 Total Energy Use
Pengurangan Penggunaan Energi (15,488,585) (36,157,216) (571,890) Energy Use Reduction
Persentase Penggunaan Energi Percentage of Renewable Energy
1.0 1.9 25.1
Terbarukan Usage
INTENSITAS ENERGI (GJ/TON)
Energy Intensity (GJ/Ton)
Produksi Batu Bara 11.430 6.072*) 0.152*) Coal Production
Produksi Nikel 704.343 652.861 *)
36.630 *)
Nickel Production
Intensitas Energi per Pendapatan Energy Intensity per Revenue
0.039 0.029 0.001
(GJ/USD) (GJ/USD)
* Data disajikan kembali. / Data restated.
Pada tahun 2025, Perseroan menggunakan energi In 2025, the Company consumed 52,700,328 GJ of energy,
sebanyak 52.700.328 GJ, meningkat 41,6% dibandingkan a 41.6% increase compared to 37,211,743 GJ in the previous
tahun sebelumnya sebesar 37.211.743 GJ. Peningkatan year. This increase was primarily in line with increased nickel
ini terutama sejalan dengan peningkatan produksi nikel production as part of the Company's business development
sebagai bagian dari pengembangan dan diversifikasi usaha and diversification.
Perseroan.
Secara year-on-year, tidak terdapat perubahan signifikan Year-on-year, there were no significant changes in
dalam pola penggunaan energi dan/atau efisiensi the Company's energy use and/or energy efficiency patterns
energi Perseroan pada tahun 2025 dibandingkan tahun in 2025 compared to the previous year. The increase in
sebelumnya. Peningkatan penggunaan energi pada tahun energy use in 2025 was primarily in line with increased nickel
2025 terutama sejalan dengan peningkatan produksi production. The Company continued its ongoing energy
nikel. Perseroan tetap melanjutkan upaya efisiensi energi efficiency and renewable energy utilization efforts as part of
dan pemanfaatan energi terbarukan yang telah dijalankan its commitment to more efficient and sustainable operations.
sebelumnya secara konsisten sebagai bagian dari All energy used was consumed internally by the Company,
komitmen terhadap operasional yang lebih efisien dan and the Company had not yet measured energy usage outside
berkelanjutan. Seluruh energi yang digunakan tersebut the organization.
merupakan energi yang dikonsumsi oleh Perseroan dan
Perseroan belum melakukan pengukuran penggunaan
energi di luar organisasi.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 133
Page 136
Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management
Perjalanan Kami Membangun Our Journey to Building Climate Resilience
Ketahanan Iklim
Sektor logam dan pertambangan menghadapi kerentanan The metals and mining sectors face high vulnerability to
tinggi terhadap dampak perubahan iklim, khususnya the impacts of climate change, particularly in mining areas.
di area tambang. Peristiwa cuaca ekstrem dan bencana Extreme weather events and climate disasters, such as floods
iklim, seperti banjir dan longsor akibat hujan deras, and landslides caused by heavy rainfall, have the potential
berpotensi mengancam keselamatan pekerja. Selain risiko to threaten workers’ safety. In addition to physical risks,
fisik, transisi menuju ekonomi rendah karbon menimbulkan the transition to a low-carbon economy brings changes to
perubahan pada kebijakan, permintaan pasar, serta policies, market demand, and stakeholder expectations.
ekspektasi pemangku kepentingan.
Perseroan telah melakukan identifikasi awal terhadap The Company has conducted an initial high-level identification
risiko dan peluang terkait iklim pada tingkat high-level of climate-related risks and opportunities as a first step in
sebagai langkah awal pengelolaan risiko iklim, selaras climate risk management, in line with the Company's climate
dengan strategi iklim Perseroan. Proses ini dilakukan strategy. This process is based on internal documentation
berdasarkan dokumentasi internal dan tinjauan literatur, and a literature review, and adopts the framework developed
serta mengadopsi kerangka yang dikembangkan oleh TCFD. by the TCFD.
Salah satu strategi adaptasi dan mitigasi kami adalah One of our adaptation and mitigation strategies is business
diversifikasi portofolio bisnis menuju ekosistem baterai, portfolio diversification into the battery ecosystem, to adapt to
untuk menyesuaikan dengan dinamika pasar yang tengah market dynamics that are shifting to a low-carbon economy.
beralih ke ekonomi rendah karbon. Selain itu, komitmen Furthermore, our commitment to not opening new coal mines
untuk tidak membuka tambang batu bara menjadi bagian is part of our transition risk mitigation efforts. Going forward,
dari upaya mitigasi risiko transisi. Ke depan, Perseroan the Company plans to strengthen its climate risk assessment
berencana memperkuat proses penilaian risiko iklim dan process and fully integrate it into its mining risk management
mengintegrasikannya secara menyeluruh ke dalam sistem system.
manajemen risiko pertambangan.
Risiko dan Peluang Perubahan Iklim [GRI 3-3, 201-2, 14.2.1, 14.2.2]
Climate Change Risks and Opportunities
Risiko Peluang
Risk Opportunity
FISIK / Physical KETAHANAN / Resilience
Akut / Acute [O] Penurunan disrupsi operasional dari pencegahan dan respons
[R] Peningkatan intensitas dan frekuensi kejadian cuaca ekstrem dan darurat terhadap bencana terkait iklim, seperti banjir dan tanah
bencana terkait, yang dapat menyebabkan gangguan operasional longsor.
dan logistik, luapan atau kerusakan kolam pengendapan, kerusakan [O] Reduced operational disruption from preventing and responding to
peralatan dan kendaraan, serta insiden K3. climate-related disasters, such as floods and landslides.
[R] Increased intensity and frequency of extreme weather events
and related disasters, which may cause operational and logistical Pasar / Market
disruptions, overflows or damage to settling ponds, damage to
equipment and vehicles, and OHS incidents. [O] Kenaikan permintaan akan mineral yang mendukung transisi
energi bersih dan elektrifikasi, seperti EV dan ekosistem
[R] Suhu ekstrem yang dapat menyebabkan penurunan produktivitas penyimpanan baterai.
karyawan dan serangan panas, terlebih karyawan di site. [O] Increased demand for minerals that support the clean energy
[R] Extreme temperatures that may cause reduced employee transition and electrification, such as EVs and battery storage
productivity and heat stroke, especially for workers on site. ecosystems.
Kronis / Chronic [O] Mekanisme pasar karbon membuka peluang revenue stream
[R] Kenaikan permukaan air laut yang mengancam daerah pesisir baru.
dan menyebabkan banjir rob. [O] Carbon market mechanisms open up new revenue streams.
[R] Sea level rise that threatens coastal areas and causes tidal flooding.
[R] Kenaikan suhu mendorong kenaikan biaya energi untuk
pendinginan kantor.
[R] Rising temperatures drive up energy costs for office cooling.
134 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 137
Risiko Peluang
Risk Opportunity
TRANSISI / Transition TEKNOLOGI / Technology
Regulasi / Regulatory [O] Inovasi teknologi dan metode pertambangan atau pengolahan
[R] Agenda pajak karbon nasional dan mandat biodiesel, berpotensi mineral yang lebih rendah emisi.
meningkatkan biaya operasional dan bahan baku yang intensif [O] Innovation in technologies and methods for mining or processing
karbon. minerals with lower emissions.
[R] National carbon tax agenda and biodiesel mandates, potentially
increasing operational costs and carbon-intensive raw materials. REPUTASI / Reputation
[R] Ketentuan regulasi terkait iklim, seperti pelaporan iklim, yang [O] Peningkatan reputasi dari aksi iklim.
semakin ketat. [O] Increased reputation from climate action.
[R] Increasingly stringent climate-related regulatory requirements, such
as climate reporting.
Pasar / Market
[R] Penurunan permintaan atas batu bara dan komoditas intensif
karbon.
[R] Declining demand for coal and carbon-intensive commodities.
[R] Keterbatasan akses pendanaan untuk sektor intensif karbon atau
karena kinerja iklim yang terbatas.
[R] Limited access to financing for carbon-intensive sectors or due to
limited climate performance.
Teknologi / Technology
[R] Kegagalan mengadopsi teknologi baru.
[R] Failure to adopt new technologies.
Reputasi / Reputation
[R] Penurunan reputasi karena aksi iklim terbatas.
[R] Decreased reputation due to limited climate action.
Pengaduan terkait Pengelolaan Dampak Complaints related to Environmental Impact
Lingkungan [POJK F.16] Management [POJK F.16]
Dalam rangka mengevaluasi efektivitas pengelolaan To evaluate the effectiveness of our environmental
lingkungan, kami menyediakan mekanisme pengaduan management, we provide a complaint channel for parties
bagi pihak-pihak yang mengalami dampak akibat aktivitas affected by the operational activities of the Company and its
operasional Perseroan maupun Entitas Anak. Masyarakat Subsidiaries. The public or stakeholders can file complaints
atau pemangku kepentingan dapat menyampaikan keluhan directly through the External Unit of each Subsidiary.
secara langsung melalui External Unit masing-masing
Entitas Anak.
Setiap laporan yang diterima akan ditangani secara Every report received will be handled responsively and
responsif dan tepat oleh pihak terkait, dengan tetap appropriately by the relevant parties, while adhering to
berpedoman pada peraturan perundang-undangan serta applicable laws and regulations and internal policies.
kebijakan internal yang berlaku. Pendekatan ini memastikan This approach ensures that complaints are handled
penanganan pengaduan bersifat transparan, akuntabel, transparently, accountably, and oriented towards recovery
dan berorientasi pada pemulihan serta mitigasi dampak and mitigation of environmental impacts.
lingkungan.
Sepanjang tahun 2025 tidak terdapat laporan pengaduan No complaints were received throughout 2025, reflecting
yang diterima, mencerminkan efektivitas sistem the effectiveness of the environmental management system
pengelolaan lingkungan hidup yang diterapkan serta implemented and the commitment of the Company and its
komitmen Perseroan dan Entitas Anak dalam menjalankan Subsidiaries in conducting responsible mining operations.
operasional pertambangan secara bertanggung jawab.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 135
Page 138
Glosarium
Glossary E
E E-mail
E Endangered
EBT Energi Baru Terbarukan / New Renewable Energy
Reuse (Pemakaian Ulang), Reduce (Mengurangi
3R Keadaan Darurat Kesiapsiagaan dan Rencana
Limbah), dan / and Recycle (Daur Ulang)
EPRPs Tanggap Darurat / Developing Emergency
Preparedness and Response Plans
A ESDM
Energi dan Sumber Daya Mineral /
Energy and Mineral Resources
ESG Environmental, Social, and Governance
AAT Air Asam Tambang / Acid Mine Drainage
AMD Acid Mine Drainage
ANFO Ammonium Nitrat / Ammonium Nitrate F
Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia /
APBI F Facsimile
Indonesia Coal Mining Association
Alat Pelindung Diri / Personal Protective FAFR Fatal Accident Frequency Rate
APD
Equipment (PPE) FPM Fixed Plan Maintenance
APE PT Arkara Prathama Energi
G
ASEAN Association of Southeast Asian Nations
B GAD Gross Air Dried
GAR Gross As Received
Bahan Berbahaya dan Beracun / Hazardous and GCG Good Corporate Governance
B3
Toxic Materials
GHG Greenhouse Gas
B30 Biodiesel 30
GJ Giga Joule
B35 biofuel
GRI Global Reporting Initiative
BBM Bahan Bakar Minyak / Fuel Oil
GRK Gas Rumah Kaca / Greenhouse Gas
BCM Bank Cubic Meter
GST General Safety Talk
Bursa Efek Indonesia / Indonesia Stock
BEI GWP Global Warming Potential
Exchange
BIMTEK Bimbingan Teknis / Technical Guidance
BKP PT Bumi Karunia Pertiwi
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial /
H
BPJS
Social Security Administrator
H2S Hidrogen Sulfida / Hydrogen Sulfide
BSE PT Blue Sparking Energy
ha Hektare / Hectares
HAM Hak Asasi Manusia / Human Rights
C HA Capital Harum Asia Capital Pte Ltd
HEAL Harum Energy Australia Ltd
CDE Community Development and Empowerment Hg Merkuri
CLA Collective Labor Agreement Human Immunodeficiency Virus-Acquired
HIV-AIDS
CO Karbon Monoksida / Carbon Monoxide Immunodeficiency Syndrome
Ekuivalen Karbon Dioksida / Carbon Dioxide HNI PT Harum Nickel Industry
CO2e
Equivalent HNP PT Harum Nickel Perkasa
Covid-19 Corona Virus Disease 2019 HPAL High Pressure Acid Leach
CR Critically Endangered HPU PT Harmoni Panca Utama
CSR Company Social Responsibility HR Human Resources
Kode saham PT Harum Energy Tbk /
D
HRUM
Ticker Code of PT Harum Energy Tbk
HSE Health, Safety, and Environment
DAS Daerah Resapan Air / Water Reservation Area HVO Hydrotreated Vegetable Oil
Daerah Khusus Ibukota Jakarta /
DKI Jakarta
Jakarta Capital Special Region
136 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 139
I
Lt. Lantai / Floor
Ltd Limited Company
LTIFR Lost Time Injury Frequency Rate
Identifikasi Bahaya, Penilaian, dan Pengendalian
IBPPR Risiko / Hazard Identification, Risk Assessment,
ICMA
and Control
Indonesian Coal Mining Association
M
IDX Indonesia Stock Exchange
m3 Meter Kubik / Cubic Meter
IIA Institue of Internal Auditors
mg Miligram / Milligram
IIF Indonesia Infrastructure Finance
MCK Mandi, Cuci, Kakus / Bath, Wash, Toilet
IMI PT Infei Metal Industry
MHE Maintenance Heavy Equipment
IPCC Intergovernmental Panel on Climate Change
MODI Minerba One Data Indonesia
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan /
ISAK MHP Mixed Hydroxide Precipitate
Interpretation of Financial Accounting Standards
Mahakam Swapantau Air Point / Mahakam Self
ISO International Standardization Organization MSAP
Monitoring Air Point
Izin Usaha Pertambangan / Mining Business
IUP MSJ PT Mahakam Sumber Jaya
License
MSMEs Micro, Small, and Medium Enterprises
J MSMS
µg
Mahakam Safety Management System
Mikrogram / Microgram
Jl. Jalan / Street
JORC Joint Ore Reserves Committee N
JSA Job Safety Analysis
NAB Nilai Ambang Batas / Threshold Value
K NCS
NIC
Natural Climate Solutions
Nickel Industries Limited
Kesehatan dan Keselamatan Kerja / Nm3 Normal Kubik Meter / Normal Cubic Meter
K3
Occupational Health and Safety NMFR Near Miss Frequency Rate
Keanekaragaman Hayati Utama / No. Nomor / Number
KBA
Key Biodiversity Area
NO2 Nitrogen Dioksida / Nitrogen Dioxide
kcal/kg Kilokalori/Kilogram / Kilocalorie/Kilogram
NPI Nickel Pig Iron
Kepmen Keputusan Menteri / Ministerial Decree
O
Kg Kilogram
Kemenkes Kementerian Kesehatan / Ministry of Health
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia /
Kemenkumham O3 Ozon
Ministry of Law and Human Rights
Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme / Corruption, Occupational Health and Safety
KKN OHSMS
Collusion, and Nepotism Management System
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan / Otoritas Jasa Keuangan / Financial Services
KLHK OJK
Ministry of Environment and Forestry Authority
Km Kilometer
KPI Key Performance Indicator
Kualitas Udara Dalam Ruangan /
P
KUDR
Indoor Air Quality
PAK Penyakit Akibat Kerja / Occupational Diseases
KUP PT Karya Usaha Pertiwi
Perlindungan Anak Terpadu Berbasis
Kepala Teknik Tambang / Head of Mining PATBM Masyarakat / Community-Based Integrated
KTT
Engineering Child Protection
Pb Timbal
L PCR Polymerase Chain Reaction
Perusahaan Daerah Air Minum /
PDAM
Regional Drinking Water Company
LEAP Locate, Evaluate, Assess, Prepare
PH Power House
LLJ PT Layar Lintas Jaya
pH Keasaman Air / Water Acidity
Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko /
LSPMR Risk Management Professional Certification Perjanjian Kerja Bersama / Collective Labor
PKB
Institute Agreement
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 137
Page 140
Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri /
PKP2B SMKN
Batubara / Coal Contract of Work Public Vocational Secondary School
PM10 Partikulat SMP Sekolah Menengah Pertama / Junior High School
Penerimaan Pajak dan Penerimaan SO2 Sulfur Dioksida / Sulfur Dioxide
PNBP Negara Bukan Pajak / Tax Revenue and Non-Tax
SASB Sustainability Accounting Standard Board
State Revenue
Post Office
T
Post Office Box
Box
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan /
POJK
Financial Services Authority Regulation
T Telepon / Telephone
Pengawasan Operasional Pertama /
POM Perusahaan yang status kepemilikan saham
First Operational Supervision
Tbk bersifat terbuka atau publik / Companies whose
Pengawasan Operasional Madya / Intermediate shareholding status is open or public
POP
Operational Supervision
Task Force on Climate-related Financial
POS PT Position TCFD
Disclosures
Pengembangan dan Pemberdayaan TBM Tool Box Meeting
PPM Masyarakat / Community Development
and Empowerment THN PT Tanito Harum Nickel
Program Pengungkapan Sukarela / Voluntary Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Hidup /
PPS TJSL
Disclosure Program Social and Environmental Responsibility
PRA Participatory Rural Appraisal TNFD Taskforce on Nature-related Financial Disclosure
PT Perusahaan Terbuka / Limited Liability Company Tentara Nasional Indonesia /
TNI
Indonesian National Army
PV Photovoltaic
Ton CO2e / Ton Ekuivalen Karbon Dioksida / Tons of Carbon
Tons CO2e Dioxide Equivalent
R TPB
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan /
Sustainable Development Goals
Sertifikat Energi Terbarukan / Renewable Energy TSP Total Suspend Particular
REC
Certificate TSS Total Suspended Solids
RKEF Rotary Kiln Electric Furnace Tingkat Frekuensi Kejadian / Total Recordable
TRIF
RMI Responsible Minerals Initiative Injury Frequency
RMAP Responsible Minerals Assurance Process
Rp Rupiah U
RPT Rencana Pasca Tambang / Post-Mining Plan
RRA Rapid Rural Appraisal Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro /
UMKM
Small, Micro, and Medium Enterprises
Rapat Umum Pemegang Saham / General
RUPS Upah Minimum Regional / Regional Minimum
Meeting of Shareholders UMR
Wage
USD United States Dollar
S
SBB PT Santan Batubara V
SD Sekolah Dasar / Elementary School
VCO Virgin Coconut Oil
SDGs Sustainable Development Goals
VOC Senyawa Organik Volatil
SDM Sumber Daya Manusia / Human Resources
SDN Sekolah Dasar Negeri / Public Elementary School
SES Stakeholder Engagement Standard W
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan / Financial
SEOJK W Website
Services Authority Circular
Surat Izin Usaha Perusahaan Angkutan Laut / WBS Whistleblowing System
SIUPAL
Sea Transportation Company Business License
WMI PT Westrong Metal Industry
Sistem Manajemen Kesehatan dan
WRI World Resources Institute
SMK3 Keselamatan Kerja / Occupational Health and
Safety Management System WST Weekly safety talk
Sistem Manajemen Keselamatan WTP Water Treatment Plant
SMKP Pertambangan / Mining Safety Management
System
138 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 141
Daftar Pengungkapan
List of Disclosures
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 [POJK G.4]
Financial Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017
No. Indeks Uraian Halaman
No. Index Description Page
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.1 38
Description on Sustainability Strategy
IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
Sustainability Performance Highlights
Ikhtisar Kinerja Ekonomi
B.1 20
Economic Performance Highlights
Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup
B.2 21
Environmental Performance Highlights
Ikhtisar Kinerja Sosial
B.3 21
Social Performance Highlights
PROFIL PERUSAHAAN
Company Profile
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
C.1 36
Vision, Mission, and Sustainability Values
Alamat Perusahaan
C.2 15
Company Address
Skala Perusahaan 15, 20, 21, 28,
C.3
Company Scale 89, 90, 91
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
C.4 29, 31
Products, Services, and Business Activities
Keanggotaan pada Asosiasi
C.5 25
Membership in Association
Perubahan Organisasi Bersifat Signifikan
C.6 34
Significant Organizational Change
PENJELASAN DIREKSI
Explanation from Board of Directors
Penjelasan Direksi
D.1 6
Explanation from Board of Directors
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
Sustainability Governance
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.1 56, 58
Person in Charge of Sustainable Finance Implementation
Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan
E.2 58
Competency Development related to Sustainable Finance
Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.3 63, 117
Risk Assessment of Sustainable Finance Implementation
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
E.4 46
Relations with Stakeholders
Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.5 60
Problems of Sustainable Finance Implementation
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 139
Page 142
No. Indeks Uraian Halaman
No. Index Description Page
KINERJA KEBERLANJUTAN
Sustainability Performance
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
F.1 58
Building a Sustainability Culture
KINERJA EKONOMI
Economy Performance
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan
dan Laba Rugi
F.2 32
Comparison of Targets and Performance of Production, Portfolios, Financing Targets, or Investments,
Income and Profit and Loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan
atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
F.3 32
Comparison of Targets and Performance of Portfolio, Financing Targets, or Investments on Financial
Instruments or Projects in Line with Sustainable Finance
KINERJA LINGKUNGAN
Environmental Performance
Umum
General
Biaya Lingkungan Hidup
F.4 116
Environmental Costs
Aspek Material
Material Aspects
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5 127
Use of Environmentally Friendly Material
Aspek Energi
Energy Aspects
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6 132, 133
Amount and Intensity of Energy Consumed
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
F.7 132, 133
Efforts and Achievement of Energy Efficiency and Renewable Energy Consumed
Aspek Air
Water Aspects
Penggunaan Air
F.8 122
Water Consumption
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspects
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
F.9 Keanekaragaman Hayati 119
Impact of Operational Areas Adjacent to or in Conservation Areas or Areas with Biodiversity
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10 120
Biodiversity Conservation Effort
Aspek Emisi
Emission Aspect
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan berdasarkan Jenisnya
F.11 131
Amount and Intensity of Emissions based on Type
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
F.12 131
Efforts and Achievements of Emission Reduction Implemented
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspects
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan berdasarkan Jenis
F.13 124
Amount of Water and Effluent Generated based on Type
140 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 143
No. Indeks Uraian Halaman
No. Index Description Page
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
F.14 124
Waste and Effluent Management Mechanisms
Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
F.15 126
Spills (if any)
Aspek Pengaduan terkait Lingkungan Hidup
Aspects of Complaints related to the Environment
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
F.16 135
Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa
F.17 yang Setara kepada Konsumen 70
Commitment of LJK, Issuer, or Public Company to Providing Equal Products and/or Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Manpower Aspects
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
F.18 85
Equal Opportunity Employment
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
F.19 86
Child Labor and Forced Labor
Upah Minimum Regional
F.20 86
Regional Minimum Wage
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
F.21 73, 75
Decent and Safe Work Environment
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
F.22 95
Employee Training and Capacity Building
Aspek Masyarakat
Community Aspects
Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
F.23 102
Impact of Operations on the Surrounding Communities
Pengaduan Masyarakat
F.24 100
Public Complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 105, 106, 108,
F.25 Social Environmental Responsibility Activities (SER) 109, 110, 111,
112, 113
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility for Sustainable Product/Service Development
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.26 69, 115
Sustainable Finance Products/Services Innovation and Development
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
F.27 70
Products/Services with Evaluated Customer Safety
Dampak Produk/Jasa
F.28 69
Impacts of Products/Services
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
F.29 71
Number of Products Recalled
Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.30 72
Customer Satisfaction Survey on Sustainable Finance Products and/or Services
Lain-Lain
Miscellaneous
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
G.1 5
Written Verification from Independent Party (if any)
Lembar Umpan Balik
G.2 155
Feedback Form
Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya
G.3 154
Responses to Previous Year’s Report Feedback
Daftar Pengungkapan sesuai POJK 51/2017
G.4 139
List of Disclosures According to POJK 51/2017
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 141
Page 144
GRI Standards 2021
GRI Standards 2021
PT Harum Energy Tbk melaporkan informasi dalam indeks isi Standar GRI ini untuk periode
Pernyataan Penggunaan 1 Januari 2025–31 Desember 2025 dengan referensi Standar GRI.
Statement of Usage PT Harum Energy Tbk reports the information in this GRI Standard content index for the period of
January 1, 2025–December 31, 2025, with reference to the GRI Standards.
GRI 1 yang Digunakan GRI 1: Foundation 2021 opsi “with reference”
GRI 1 Used GRI 1: Foundation 2021 “with reference” option
GRI 12: Sektor Batu Bara 2022
Standar Sektor GRI yang Berlaku GRI 12: Coal Sector 2022
Applicable GRI Sector Standards GRI 14: Sektor Pertambangan 2024
GRI 14: Mining Sector 2024
Keterbukaan No. Referensi No. Referensi
Disclosure Standar GRI Standar GRI
12 Sektor Batu 14 Sektor
No. Bara Pertambangan Halaman
GRI - Standard
Indeks Judul Standard Standard Page
Index Title Reference No. Reference No.
No. GRI 12 Coal GRI 14 Mining
Sector Sector
PENGUNGKAPAN UMUM
GENERAL DISCLOSURE
Organisasi dan Praktik Pelaporannya
Organization and Its Reporting Practices
Detail Organisasi
2-1 14, 15
Organizational Details
Entitas yang Termasuk dalam Pelaporan
Keberlanjutan
2-2 5
Entities Included in Sustainability
Reporting
Periode Pelaporan, Frekuensi, dan Kontak
2-3 5
Reporting Period, Frequency, and Contact
Pernyataan Ulang Informasi
2-4 5
Restatement of Information
Jaminan Eksternal
2-5 5
External Assurance
GRI 2:
Pengungkapan Umum Aktivitas dan Pekerja
2021 Activities and Workers
GRI 2: Aktivitas, Rantai Nilai, dan Hubungan
General Disclosures Bisnis Lainnya 15, 29, 31,
2021 2-6
Activities, Value Chain, and Other Business 34
Relationships
Karyawan
2-7 89, 90, 91
Employee
Pekerja yang Bukan Karyawan
2-8 93
Non-Employee Workers
Tata Kelola
Governance
Struktur dan Komposisi Tata Kelola
2-9 56, 58
Governance Structure and Composition
Nominasi dan Seleksi untuk Badan Tata
Kelola Tertinggi
2-10 61
Nomination and Selection for the Highest
Governance Body
142 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 145
Keterbukaan No. Referensi No. Referensi
Disclosure Standar GRI Standar GRI
12 Sektor Batu 14 Sektor
No. Bara Pertambangan Halaman
GRI - Standard
Indeks Judul Standard Standard Page
Index Title Reference No. Reference No.
No. GRI 12 Coal GRI 14 Mining
Sector Sector
Ketua Badan Tata Kelola Tertinggi
2-11 58, 66
Chairman of the Highest Governance Body
Peran Badan Tata Kelola Tertinggi dalam
Mengawasi Pengelolaan Dampak
2-12 56
Role of the Highest Governance Body in
Monitoring Impact Management
Pendelegasian Tanggung Jawab untuk
Mengelola Dampak
2-13 63
Delegation of Responsibilities for
Managing Impact
Peran Badan Tata Kelola Tertinggi dalam
Pelaporan Keberlanjutan
2-14 38, 56
Role of the Highest Governance Body in
Sustainability Reporting
Konflik Kepentingan
2-15 66
Conflict of Interest
Komunikasi Keprihatinan Krisis
2-16 67
Crisis Concern Communication
Pengetahuan Kolektif dari Badan Tata
Kelola Tertinggi
2-17 58
Performance Evaluation of the Highest
Governance Body
Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola
Tertinggi
2-18 62
Evaluation of the Performance of
the Highest Governance Body
Kebijakan Remunerasi
2-19 61
Remuneration Policy
Proses untuk Menentukan Remunerasi
2-20 61
Process for Determining Remuneration
Rasio Kompensasi Total Tahunan
2-21 61, 87
Annual Total Compensation Ratio
Strategi, Kebijakan, dan Praktik
Strategy, Policy, and Practice
Pernyataan tentang Strategi
Pembangunan Berkelanjutan
2-22 6
Statement on the Strategy for Sustainable
Development
Komitmen Kebijakan
2-23 64
Commitment to Policy
Menanamkan Komitmen Kebijakan
2-24 58
Embedding Commitment to Policy
Proses untuk Memulihkan Dampak Negatif
2-25 63
Process for Recovering Negative Impact
Mekanisme untuk Mencari Nasihat dan
Menyampaikan Kekhawatiran
2-26 67
Mechanism for Seeking Advice and
Raising Concern
Kepatuhan terhadap Hukum dan Peraturan
2-27 64, 67
Compliance with Laws and Regulations
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 143
Page 146
Keterbukaan No. Referensi No. Referensi
Disclosure Standar GRI Standar GRI
12 Sektor Batu 14 Sektor
No. Bara Pertambangan Halaman
GRI - Standard
Indeks Judul Standard Standard Page
Index Title Reference No. Reference No.
No. GRI 12 Coal GRI 14 Mining
Sector Sector
Keanggotaan Asosiasi
2-28 25
Memberships in Association
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement
Pendekatan Keterlibatan Pemangku
2-29 Kepentingan 46
Stakeholder Engagement Approach
Perjanjian Kerja Bersama
2-30 85
Collective Labor Agreement
Topik Material
Material Topics
GRI 3:
Topik Material 2021 Proses untuk Menentukan Topik Material
3-1 50
GRI 3: Process for Defining Material Topics
Material Topic 2021
Daftar Topik Material
3-2 50
List of Material Topics
Topik Ekonomi
Economic Topic
201 Kinerja Ekonomi
201 Economic Performance
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 12.8.1 14.9.1, 14.23.1 33
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
GRI 201:
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan
Kinerja Ekonomi 2016
dan Didistribusikan
GRI 201: 201-1 12.8.2 14.9.2, 14.23.2 33
Direct Economic Value Generated and
Economic Performance
Distributed
2016
204 Praktik Pengadaan
204 Procurement Practices
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 12.8.1 100
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
GRI 204:
Praktik Pengadaan 2016 Proporsi Pengeluaran untuk Pemasok
GRI 204: 204-1 Lokal 12.8.6 14.9.5 101
Procurement Practices Proportion of Spending on Local Suppliers
2016
205 Anti-Korupsi
205 Anti-Corruption
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 12.20.1 14.22.1 66
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
Operasi-Operasi yang Dinilai Memiliki
Risiko terkait Korupsi
205-1 12.20.2 14.22.2 66
GRI 205: Operations Deemed to Have Risks Related
Anti-Korupsi 2016 to Corruption
GRI 205: Komunikasi dan Pelatihan tentang
Anti-Corruption 2016 Kebijakan dan Prosedur Anti-Korupsi
205-2 12.20.3 14.22.3 66
Communication and Training on
Anti-Corruption Policies and Procedures
144 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 147
Keterbukaan No. Referensi No. Referensi
Disclosure Standar GRI Standar GRI
12 Sektor Batu 14 Sektor
No. Bara Pertambangan Halaman
GRI - Standard
Indeks Judul Standard Standard Page
Index Title Reference No. Reference No.
No. GRI 12 Coal GRI 14 Mining
Sector Sector
Insiden Korupsi yang Terbukti dan
Tindakan yang Diambil
205-3 12.20.4 14.22.4 66
Proven Incidents of Corruption and
Actions Taken
Topik Lingkungan
Environmental Topic
302 Energi
302 Energy
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 12.1.1 14.1.1 132
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
GRI 302: Konsumsi Energi dalam Organisasi
302-1 12.1.2 14.1.2 133
Energi 2016 Energy Consumption in the Organization
302:
Energy 2016 Intensitas Energi
302-3 12.1.4 14.1.4 133
Energy Intensity
303 Air dan Efluen
303 Water and Effluent
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 12.7.1 14.7.1 133
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
Manajemen Dampak yang Berkaitan
GRI 303: dengan Pembuangan Air
303-2 12.7.3 14.7.3 125
Air dan Efluen 2018 Management of Impact Related to Water
GRI 303: Discharge
Water and Effluent 2018 Pengambilan Air
303-3 12.7.4 14.7.4 123
Water Intake
304 Keanekaragaman Hayati
304 Biodiversity
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 12.5.1 119
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
Lokasi Operasi yang Dimiliki, Disewa,
Dikelola, atau Berdekatan dengan
Kawasan Lindung dan Kawasan dengan
Nilai Keanekaragaman Hayati Tinggi di
304-1 Luar Kawasan Lindung 12.5.2 120
GRI 304: Operational Sites Owned, Leased,
Keanekaragaman Managed, or Adjacent to, Protected Areas
Hayati 2016 and Areas with High Biodiversity Value
Outside the Protected Areas
GRI 304:
Biodiversity 2016 Dampak Signifikan dari Kegiatan, Produk,
dan Jasa pada Keanekaragaman Hayati
304-2 12.5.3 119
Significant Impact of Activities, Products,
and Services on Biodiversity
Habitat yang Dilindungi atau Direstorasi
304-3 12.5.4 119
Protected or Restored Habitat
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 145
Page 148
Keterbukaan No. Referensi No. Referensi
Disclosure Standar GRI Standar GRI
12 Sektor Batu 14 Sektor
No. Bara Pertambangan Halaman
GRI - Standard
Indeks Judul Standard Standard Page
Index Title Reference No. Reference No.
No. GRI 12 Coal GRI 14 Mining
Sector Sector
Spesies Daftar Merah IUCN dan Spesies
Daftar Konservasi Nasional dengan
Habitat dalam Wilayah yang Terkena Efek
304-4 Operasi 12.5.5 121
IUCN Red List Species and National
Conservation List Species with Habitats in
Areas Affected by Operations
305 Emisi
305 Emissions
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 12.1.5 14.1.1 129, 132
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
Emisi GRK (Cakupan 1) Langsung
305-1 12.1.5 14.1.5 131
Direct GHG Emissions (Scope 1)
Emisi GRK (Cakupan 2) Tidak Langsung
GRI 305: 305-2 Langsung 12.1.6 14.1.6 131
Emisi 2016 Indirect GHG Emissions (Scope 2)
GRI 305:
Emission 2016 Intensitas Emisi GRK
305-4 12.1.8 14.1.8 131
GHG Emission Intensity
Pengurangan Emisi GRK
305-5 12.2.3 14.1.9 131
GHG Emission Reduction
306 Limbah
306 Waste
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 12.6.1 14.5.1, 14.15.1 123
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
Timbulan Limbah dan Dampak-Dampak
yang Signifikan terkait Limbah
306-1 12.6.2 14.5.2 123
Waste Generation and Significant Impacts
GRI 306: Related to Waste
Limbah 2020 Pengelolaan Dampak yang Signifikan
GRI 306: terkait Limbah
306-2 12.6.3 14.5.3 124
Waste 2020 Management of Significant Impacts
related to Waste
Limbah yang Dihasilkan
306-3 12.6.4 14.5.4, 14.15.2 126
Waste Generated
308 Penilaian Lingkungan Pemasok
308 Supplier Environmental Assessment
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 68
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
Seleksi Pemasok Baru dengan
Menggunakan Kriteria Lingkungan
GRI 308: Penilaian 308-1 68
Selection of New Suppliers Using
Lingkungan Pemasok Environmental Criteria
2016
GRI 308: Dampak Lingkungan Negatif dalam
Supplier Environmental Rantai Pasokan dan Tindakan yang Telah
Assessment 2016 308-2 Diambil 68
Negative Environmental Impacts in
the Supply Chain and Actions Taken
146 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 149
Keterbukaan No. Referensi No. Referensi
Disclosure Standar GRI Standar GRI
12 Sektor Batu 14 Sektor
No. Bara Pertambangan Halaman
GRI - Standard
Indeks Judul Standard Standard Page
Index Title Reference No. Reference No.
No. GRI 12 Coal GRI 14 Mining
Sector Sector
Topik Sosial
Social Topic
401 Kepegawaian
401 Employment
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 12.15.1 14.17.1, 14.21.1 88
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
Perekrutan Karyawan Baru dan
GRI 406: Pergantian Karyawan 88, 89, 92,
401-1 12.15.2 14.17.2, 14.21.3
Kepegawaian 2016 New Employee Recruitment and Employee 93
GRI 406: Turnover
Employment 2016 Cuti Melahirkan
401-3 12.15.4 14.17.5, 14.21.3 87
Maternity Leave
403 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
403 Occupational Health and Safety
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 12.14.1 14.16.1 74, 75, 82
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
Sistem Manajemen Keselamatan dan
Kesehatan Kerja
403-1 12.14.2 14.16.2 73, 75
Occupational Health and Safety
Management System
Pengidentifikasian Bahaya, Penilaian
Risiko, dan Investigasi Insiden
403-2 12.14.3 14.16.3 76, 78
Hazard Identification, Risk Assessment,
and Incident Investigation
Layanan Kesehatan Kerja
403-3 12.14.4 14.16.4 77, 78
Occupational Health Services
Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi
Pekerja tentang Keselamatan dan
Kesehatan Kerja
403-4 12.14.5 14.16.5 76, 77
Employee Participation, Consultation, and
GRI 403: Communication on Occupational Health
Keselamatan dan and Safety
Kesehatan Kerja 2018 Pelatihan bagi Pekerja Mengenai
GRI 403: Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Occupational Health and 403-5 12.14.6 14.16.6 76, 77, 80
Training for Workers on Occupational
Safety 2018
Health and Safety
Peningkatan Kualitas Kesehatan Pekerja
403-6 12.14.7 14.16.7 77, 78
Improvement of Workers’ Health Quality
Pencegahan dan Mitigasi Dampak
Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang
Secara Langsung terkait Hubungan
403-7 Bisnis 12.14.8 14.16.8 73
Prevention and Mitigation of Occupational
Health and Safety Impact that is Directly
related to Business Relationship
Pekerja yang Tercakup dalam Sistem
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
403-8 Kerja 12.14.9 14.16.9 74
Workers Covered by the Occupational
Health and Safety Management System
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 147
Page 150
Keterbukaan No. Referensi No. Referensi
Disclosure Standar GRI Standar GRI
12 Sektor Batu 14 Sektor
No. Bara Pertambangan Halaman
GRI - Standard
Indeks Judul Standard Standard Page
Index Title Reference No. Reference No.
No. GRI 12 Coal GRI 14 Mining
Sector Sector
Kecelakaan Kerja
403-9 12.14.10 14.16.10 82
Occupational Accident
Penyakit Akibat Kerja
403-10 12.14.11 14.16.11 82
Occupational Disease
404 Pelatihan dan Pendidikan
404 Training and Education
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 12.3.1 14.17.1 59
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
Rata-Rata Jam Pelatihan per Tahun per
Karyawan
404-1 12.3.2 14.17.7, 14.21.4 95
Average Training Hours per Year per
Employee
Program untuk Meningkatkan
GRI 404:
Keterampilan Karyawan dan Program
Pelatihan dan
404-2 Bantuan Peralihan 12.3.3 14.8.3, 14.17.8 80, 95
Pendidikan 2016
Program to Improve Employee Skills and
GRI 404:
Transitional Assistance Program
Training and Education
2016 Persentase Karyawan yang Menerima
Tinjauan Rutin terhadap Kinerja dan
Pengembangan Karier
404-3 96
Percentage of Employees Receiving
Regular Reviews of Performance and
Career Development
405 Keanekaragaman dan Kesempatan Setara
405 Diversity and Equal Opportunity
Keanekaragaman Badan Tata Kelola dan
GRI 405: Karyawan
Keanekaragaman dan 405-1 12.19.6 14.21.5 89, 90, 91
Diversity of Governance Bodies and
Kesempatan Setara Employees
2016
GRI 405: Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi
Diversity and Equal Perempuan dibandingkan Laki-Laki
405-2 12.19.7 14.21.6 87
Opportunity 2016 Ratio of Basic Salary and Remuneration for
Female compared to Male
406 Non-Diskriminasi
406 Non-Discrimination
GRI 406:
Insiden Diskriminasi dan Tindakan
Non-Diskriminasi 2016
Perbaikan yang Dilakukan
GRI 406: 406-1 12.19.8 14.21.7 88
Incidents of Discrimination and Corrective
Non-Discrimination
Actions Taken
2016
408 Pekerja Anak
408 Child Labor
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 12.16.1 14.18.1 86
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
GRI 408: Operasi dan Pemasok yang Berisiko
Pekerja Anak 2016 Signifikan terhadap Insiden Pekerja Anak
408-1 12.16.2 14.18.2 86
GRI 408: Operations and Suppliers at Significant
Child labor 2016 Risk of Child Labor Incidents
148 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 151
Keterbukaan No. Referensi No. Referensi
Disclosure Standar GRI Standar GRI
12 Sektor Batu 14 Sektor
No. Bara Pertambangan Halaman
GRI - Standard
Indeks Judul Standard Standard Page
Index Title Reference No. Reference No.
No. GRI 12 Coal GRI 14 Mining
Sector Sector
409 Kerja Paksa
409 Forced Labor
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 12.17.1 14.19.1 86
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
Organisasi Pelapor Harus Melaporkan
GRI 409: Kerja Paksa Cara Mereka Mengelola Kerja Paksa atau
atau Wajib Kerja 2016 Wajib Kerja
409-1 12.17.2 14.9.2 86
GRI 409: Forced or Reporting Organizations Must Report How
Compulsory Labor 2016 They Manage Forced or Compulsory Labor
Using
411 Hak Masyarakat Adat
411 Rights of Indigenous Peoples
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 12.11.1 14.11.1 99
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
GRI 411:
Hak Masyarakat Adat Insiden Pelanggaran yang Melibatkan
2016 Hak-Hak Masyarakat Adat
411-1 12.11.2 14.11.2 99
GRI 411: Incidents of Violations Involving
Indigenous Peoples’ Indigenous Peoples’ Rights
Rights 2016
413 Masyarakat Lokal
413 Local Community
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 12.9.1 14.10.1 100, 102
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
Operasi dengan Keterlibatan Masyarakat
GRI 413: Lokal, Penilaian Dampak, dan Program
Masyarakat Lokal 2016 Pengembangan
413-1 12.9.2 14.10.2 100, 101
GRI 413: Operations with Local Community
Local Community 2016 Engagement, Impact Assessment, and
Development Program
414 Penilaian Sosial Pemasok
414 Supplier Social Assessment
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material 14.17.1, 14.18.1,
3-3 12.15.1 68
GRI 3: Material Topic Management 14.19.1
Material Topic 2021
Seleksi Pemasok Baru dengan
Menggunakan Kriteria Sosial 14.17.9, 14.18.2,
GRI 414: 414-1 12.15.8 14.19.3 68
New Supplier Selection Using Social
Penilaian Sosial Criteria
Pemasok 2016
GRI 414: Dampak Sosial Negatif dalam Rantai
Social Assessment Pasokan dan Tindakan yang Telah
Supplier 2016 414-2 Diambil 12.15.9 14.17.10 68
Negative Social Impacts in the Supply
Chain and Actions Taken
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 149
Page 152
Keterbukaan No. Referensi No. Referensi
Disclosure Standar GRI Standar GRI
12 Sektor Batu 14 Sektor
No. Bara Pertambangan Halaman
GRI - Standard
Indeks Judul Standard Standard Page
Index Title Reference No. Reference No.
No. GRI 12 Coal GRI 14 Mining
Sector Sector
416 Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
416 Customer Health and Safety
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen Topik Material
3-3 70
GRI 3: Material Topic Management
Material Topic 2021
Penilaian Dampak Kesehatan dan
Keselamatan dari Berbagai Kategori
GRI 416: 416-1 Produk dan Jasa 71
Kesehatan dan Assessment of the Health and Safety
Keselamatan Pelanggan Impacts of Product and Service Categories
2016 Insiden Ketidakpatuhan Sehubungan
GRI 416: dengan Dampak Kesehatan dan
Customer Health and Keselamatan dari Produk dan Jasa
Safety 2016 416-2 70
Incidents of Non-Compliance Concerning
the Health and Safety Impacts of Products
and Services
Referensi SASB Metals and Mining 2021
SASB Metals and Mining 2021
Indikator Deskripsi Halaman
Indicator Description Page
EMISI GAS RUMAH KACA
Greenhouse Gas Emission
Emisi Global Cakupan 1 Bruto, Persentase yang Tercakup dalam Peraturan Pembatasan Emisi
EM-MM-110a.1 131
Gross Global Scope 1 Emissions, Percentage Covered by Emission Limitation Regulations
Pembahasan Strategi atau Rencana Jangka Panjang dan Jangka Pendek untuk Mengelola Emisi
Cakupan 1, Target Pengurangan Emisi, dan Analisis Kinerja terhadap Target
EM-MM-110a.2 128
Discussion of Long-Term and Short-Term Strategies or Plans for Managing Scope 1 Emissions, Emission
Reduction Targets, and Analysis of Performance Against Targets
KUALITAS UDARA
Air Quality
Emisi Udara dari Polutan Berikut: (1) CO, (2) NOx (Tidak Termasuk N2O), (3) SOx, (4) Partikulat
(PM10), (5) Merkuri (Hg), (6) Timbal (Pb), dan (7) Senyawa Organik Volatil (VOC)
EM-MM-120a.1 127
Air Emissions of the Following Pollutants: (1) CO, (2) NOx (Excluding N2O), (3) SOx, (4) Particulate
Matter (PM10), (5) Mercury (Hg), (6) Lead (Pb), and (7) Volatile Organic Compounds (VOCs)
PENGELOLAAN ENERGI
Energy Management
(1) Total Energi yang Dikonsumsi, (2) Persentase Jaringan Listrik, (3) Persentase Terbarukan
EM-MM-130a.1 133
(1) Total Energy Consumed, (2) Percentage of Electricity Network, (3) Percentage of Renewable
PENGELOLAAN AIR
Water Management
(1) Total Air Tawar yang Diambil, (2) Total Air Tawar yang Dikonsumsi, Persentase Masing-Masing di
Daerah dengan Tegangan Air Dasar Tinggi atau Sangat Tinggi
EM-MM-140a.1 122
(1) Total Fresh Water Collected, (2) Total Fresh Water Consumed, Percentage of Each in Areas with High
or Very High Basic Water Stress
Jumlah Insiden Ketidakpatuhan terkait dengan Izin, Standar, dan Peraturan Kualitas Air
EM-MM-140a.2 126
Number of Incidents of Non-Compliance related to Water Quality Permits, Standards, and Regulations
PENGELOLAAN LIMBAH & BAHAN BERBAHAYA
Waste & Hazardous Materials Management
Berat Total Limbah Non-Mineral yang Dihasilkan
EM-MM-150a.4 124
Total Weight of Non-Mineral Waste Generated
150 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 153
Indikator Deskripsi Halaman
Indicator Description Page
Berat Total Tailing yang Dihasilkan
EM-MM-150a.5 -
Total Weight of Tailings Generated
Total Berat Batuan Buangan yang Dihasilkan
EM-MM-150a.6 125
Total Weight of Waste Rock Generated
Total Berat Limbah Berbahaya yang Dihasilkan
EM-MM-150a.7 124
Total Weight of Hazardous Waste Generated
Total Berat Limbah Berbahaya yang Didaur Ulang
EM-MM-150a.8 125
Total Weight of Hazardous Waste Recycled
Jumlah Insiden Signifikan yang terkait dengan Bahan Berbahaya dan Pengelolaan Limbah
EM-MM-150a.9 -
Number of Significant Incidents related to Hazardous Materials and Waste Management
Deskripsi Kebijakan dan Prosedur Pengelolaan Limbah dan Bahan Berbahaya untuk Operasi Aktif
dan Tidak Aktif
EM-MM-150a.10 123
Description of Waste and Hazardous Materials Management Policies and Procedures for Active and
Inactive Operations
DAMPAK KEANEKARAGAMAN HAYATI
Biodiversity Impacts
Deskripsi Kebijakan dan Praktik Manajemen Lingkungan untuk Situs Aktif
EM-MM-160a.1 118
Description of Environmental Management Policies and Practices for Active Sites
Persentase Lokasi Tambang di mana Drainase Batuan Asam: (1) Diprediksi akan Terjadi, (2) Secara
Aktif Dimitigasi, dan (3) dalam Perawatan atau Remediasi
EM-MM-160a.2 -
Percentage of Mine Sites where Acid Rock Drainage Is: (1) Predicted to Occur, (2) Actively Mitigated, and
(3) Under Treatment or Remediation
Persentase dari (1) Terbukti dan (2) Cagar Alam di atau Dekat Lokasi dengan Status Konservasi yang
Dilindungi atau Habitat Spesies yang Terancam Punah
EM-MM-160a.3 -
Percentage of (1) Proven and (2) Nature Reserves on or Near Sites with Protected Conservation Status
or Endangered Species Habitat
KEAMANAN, HAK ASASI MANUSIA & HAK PENDUDUK SETEMPAT
Security, Human Rights & Local Population Rights
Persentase dari (1) Cadangan Terbukti dan (2) Cadangan Kemungkinan yang Berada di atau Dekat
EM-MM-210a.1 Wilayah Konflik -
Percentage of (1) Proven Reserves and (2) Probable Reserves Located in or Near Conflict Areas
Persentase dari (1) Cadangan Terbukti dan (2) Cadangan Kemungkinan yang Berada di atau Dekat
EM-MM-210a.2 Wilayah Adat -
Percentage of (1) Proven Reserves and (2) Probable Reserves Located in or Near Indigenous Territories
Diskusi tentang Proses Keterlibatan dan Praktik Due Diligence Sehubungan dengan Hak Asasi
Manusia, Hak-Hak Masyarakat Adat, dan Operasi di Wilayah Konflik
EM-MM-210a.3 84
Discussion of Engagement Processes and Due Diligence Practices in Relation to Human Rights,
Indigenous Communities Rights, and Operations in Conflict Areas
HUBUNGAN MASYARAKAT
Community Relations
Diskusi Proses untuk Mengelola Risiko dan Peluang yang terkait dengan Komunitas Hak dan
Kepentingan
EM-MM-210b.1 104
Discussion of Processes for Managing Risks and Opportunities related to Community Rights and
Interests
(1) Jumlah dan (2) Durasi Penundaan Non-Teknis
EM-MM-210b.2 -
(1) Number and (2) Duration of Non-Technical Delays
PRAKTIK KETENAGAKERJAAN
Labor Practices
Persentase Tenaga Kerja Aktif yang Tercakup dalam Perjanjian Perundingan Bersama
EM-MM-310a.1 -
Percentage of Active Workforce Covered by Collective Bargaining Agreements
(1) Jumlah dan (2) Durasi Pemogokan dan Penguncian
EM-MM-310a.2 -
(1) Number and (2) Duration of Strikes and Lockouts
KESEHATAN & KESELAMATAN TENAGA KERJA
Workforce Health & Safety
(1) All-Incidence Rate, (2) Fatality Rate, (3) (NMFR), dan (4) Rata-Rata Jam Pelatihan Kesehatan,
Keselamatan, dan Tanggap Darurat untuk (a) Karyawan Tetap dan (b) Karyawan Kontrak
EM-MM-320a.1 80, 82
(1) All-Incidence Rate, (2) Fatality Rate, (3) (NMFR), and (4) Average Hours of Health, Safety and
Emergency Response Training for (a) Permanent Employees and (b) Contract Employees
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 151
Page 154
Indikator Deskripsi Halaman
Indicator Description Page
ETIKA & TRANSPARANSI BISNIS
Business Ethics & Transparency
Deskripsi Sistem Manajemen untuk Pencegahan Korupsi dan Penyuapan di Seluruh Rantai Nilai
EM-MM-510a.1 65
Description of Management System for Preventing Corruption and Bribery Throughout the Value Chain
Produksi di Negara-Negara yang Memiliki 20 Peringkat Terendah dalam Transparansi Persepsi
Korupsi Transparency International Indeks
EM-MM-510a.2 -
Production in Countries Ranked in the 20 Lowest Rankings on Transparency International’s Corruption
Perceptions Index
PENGELOLAAN FASILITAS PENYIMPANAN TAILING
Tailings Storage Facility Management
Tabel Inventarisasi Fasilitas Penyimpanan Tailing: (1) Nama Fasilitas, (2) Lokasi, (3) Status
Kepemilikan, (4) Status Operasional Operasional, (5) Metode Konstruksi, (6) Kapasitas Penyimpanan
Maksimum yang Diizinkan, (7) Jumlah Tailing yang Disimpan Saat Ini, (8) Klasifikasi Konsekuensi,
(9) Tanggal Tinjauan Teknis Independen yang Terbaru, (10) Temuan Material, (11) Langkah-Langkah
Mitigasi, dan (12) Keadaan Darurat Kesiapsiagaan dan Rencana Tanggap Darurat (EPRP) Spesifik
EM-MM-540a.1 Lokasi -
Tailings Storage Facility Inventory Table: (1) Facility Name, (2) Location, (3) Ownership Status,
(4) Operational Status, (5) Construction Method, (6) Maximum Permitted Storage Capacity, (7) Current
Amount of Tailings Stored, (8) Consequence Classification, (9) Date of Most Recent Independent
Technical Review, (10) Material Findings, (11) Mitigation Measures, and (12) Site-Specific Developing
Emergency Preparedness and Response Plans (EPRPs)
Rangkuman Pengelolaan Limbah Tambang Sistem dan Struktur Tata Kelola yang Digunakan untuk
Memantau dan Menjaga Stabilitas Fasilitas Penyimpanan Tailings
EM-MM-540a.2 124
Summary of Mine Waste Management Governance Systems and Structures Used to Monitor and
Maintain the Stability of Tailings Storage Facilities
Pendekatan untuk Pengembangan Keadaan Darurat Kesiapsiagaan dan Rencana Tanggap Darurat
(EPRP) untuk Fasilitas Penyimpanan Tailing
EM-MM-540a.3 78
Approach to Developing Emergency Preparedness and Response Plans (EPRPs) for Tailings Storage
Facilities
METRIK AKTIVITAS
Activity Metrics
Produksi (1) Bijih Logam dan (2) Produk Logam Jadi
EM-MM-000.A 32
Production of (1) Metal Ore and (2) Finished Metal Products
Jumlah Total Karyawan, Persentase Kontraktor 89, 90, 91,
EM-MM-000.B
Total Number of Employees, Percentage of Contractors 101
Metrik ESG
ESG Metrics
Kinerja Kode Nama Metrik Halaman
Performance Code Metric Name Page
Laporan Emisi Gas Rumah Kaca
E-01 131
Greenhouse Gas Emission Report
Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca
E-02 131
Greenhouse Gas Emission Intensity
Konsumsi Energi Listrik
E-03 133
Electricity Consumption
Lingkungan Konsumsi Air
E-04 122
Environment Water Consumption
Limbah yang Dihasilkan
E-05 124
Waste Generated
Komitmen Perusahaan untuk Mencapai Target Net Zero Emission
E-06 128, 129
Company’s Commitment to Achieving Net Zero Emission
Komitmen Perusahaan untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
E-07 129
Company’s Commitment to Reducing Greenhouse Gas Emission
152 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 155
Kinerja Kode Nama Metrik Halaman
Performance Code Metric Name Page
Kesetaraan Gender
S-01 91
Gender Equality
Pegawai berdasarkan Gender dan Kelompok Umur
S-02 91
Employees based on Gender and Age Group
Tingkat Pergantian Pegawai
S-03 92
Employee Turnover Rate
Total Pegawai Sementara
S-04 93
Total Temporary Employees
Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
S-05 95
Employee Training and Development
Total Kecelakaan Kerja
S-06 82
Total Occupational Accidents
Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
S-07 85
Sosial Human Rights Violations
Social
Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-diskriminasi
S-08 85
Sexual Harassment and/or Non-Discrimination Policy
Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia
S-09 84
Human Rights Policy
Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa
S-10 86
Child Labor and/or Forced Labor Policy
Kebijakan mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan Kerja
yang Aman dan Layak diberikan Kepada Seluruh Karyawan
S-11 74
Occupational Health and Safety Policy and a Safe and Decent Work Environment
Provided to All Employees
101, 105,
106, 108,
S-12 Corporate Social Responsibility 109, 110,
111, 112,
113
Keberagaman Manajemen dan Independensi
G-01 57
Management Diversity and Independence
Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan
G-02 58
Total Attendance of Directors and Commissioners at Board Meetings
Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan CEO
G-03 57
Policy on Separation of Chairman of the Board and CEO
Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan Komisaris
G-04 62
Policy on Assessment of the Board of Directors and Commissioners
Tata Kelola Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris
G-05 58
Governance Policy on Training of the Board of Directors and Commissioners
Kriteria Khusus Pemilihan Dewan
G-06 61
Special Selection Criteria for the Board
Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi
G-07 64, 65
Code of Conduct and/or Anti-Corruption
Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham
G-08 66
Policy on Fair Treatment of Shareholders
Pencegahan Konflik Kepentingan
G-09 66
Prevention of Conflicts of Interest
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 153
Page 156
Tanggapan terhadap Lembar Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya [POJK G.3] Response to Feedback Form of the Previous Year's Report Perseroan tidak memperoleh tanggapan dari para pemangku The Company did not receive any feedback from stakeholders kepentingan setelah diterbitkannya Laporan Keberlanjutan following the publication of the 2024 Sustainability Report. 2024. Dengan demikian, dalam laporan ini tidak terdapat Therefore, this report does not contain specific information informasi secara spesifik tentang tindak lanjut yang diambil regarding the Company's follow-up actions on stakeholders’ Perseroan atas tanggapan dari pemangku kepentingan feedback from the previous year. tahun sebelumnya. 154 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 157
Lembar Umpan Balik [POJK G.2]
Feedback Form
Setelah membaca Laporan Keberlanjutan PT Harum Energy Tbk, kami mohon kesediaan para pemangku kepentingan untuk
memberikan umpan balik dengan mengirim email atau mengirim formulir ini melalui fax/pos.
After reading the Sustainability Report of PT Harum Energy Tbk, we ask for your kindness to provide feedback by sending an email
or via fax/post.
Pertanyaan Setuju Netral
Questions Agree Neutral
Laporan ini telah memberikan informasi yang bermanfaat mengenai kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan Perseroan.
This report has provided useful information regarding the Company’s economic, social, and environmental performance.
Data dan informasi yang diungkapkan mudah dipahami, lengkap, transparan, dan berimbang.
The data and information disclosed is easy to understand, complete, transparent, and balanced.
Data dan informasi yang disajikan berguna dalam pengambilan keputusan.
The data and information presented is useful for making decisions.
Laporan ini menarik dan mudah dibaca.
This report is interesting and easy to read.
Mohon berikan nilai mengenai aspek yang terdapat dalam laporan ini (1 = paling penting, 2 = penting, 3 = tidak penting,
4 = sangat tidak penting).
Please score the aspects in this report (score 1 = most important, 2 = important, 3 = less important, 4 = least important).
Kinerja Ekonomi / Economic Performance Pengurangan Emisi / Emission Reduction
Produk dan Jasa / Products and Services Penggunaan Air / Water Usage
Gratifikasi dan Anti-Korupsi / Gratification and Anti-Corruption Pengelolaan Limbah / Waste Management
Kesehatan dan Keselamatan Kerja / Occupational Health and
Safety Pelestarian Lingkungan / Environmental Preservation
Pengendalian Mutu / Quality Control Pengembangan Masyarakat / Community Development
Mohon berikan komentar/saran/usulan bagi laporan ini.
Please provide comments/suggestions/recommendations for this report.
Profil Anda / Your Profile
Nama / Name :
Pekerjaan / Occupation :
Institusi/Perusahaan / Institution/Company :
Kontak (telepon, email) / Contact (phone, email) :
Kategori Pemangku Kepentingan / Stakeholders Category
Pemerintah / Government Pelanggan / Customer Karyawan / Employee Mitra Usaha / Business Partner
Media / Media Masyarakat / Public LSM / NGO Lain-Lain, ... / Others, ...
Saran dan tanggapan yang Anda berikan atas informasi yang disajikan dalam laporan ini mohon dikirimkan kepada:
Please send your suggestions and comments on the information presented in this report to:
(+6221) 3983 1288
Renny Soependi Gedung Deutsche Bank Lt. 9 (+6221) 3983 1289
Sekretaris Perusahaan Jl. Imam Bonjol No. 80 corsec@harumenergy.com
Corporate Secretary Jakarta Pusat 10310
www.harumenergy.com
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 155
Page 158
PT Harum Energy Tbk Gedung Deutsche Bank Lt. 9 Jl. Imam Bonjol No. 80 Jakarta Pusat 10310 (+6221) 3983 1288 (+6221) 3983 1289 corsec@harumenergy.com www.harumenergy.com 2025 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report
Names mentioned 49 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Financial Services Authority
p.6 ×2
unresolved
org
PT Harum
p.7 ×5
unresolved
org
Energy Tbk
p.7 ×4
unresolved
org
PT Bumi Karunia Pertiwi
p.7 ×2
unresolved
org
PT Santan Batubara
p.7 ×2
unresolved
org
PT Karya Usaha Pertiwi
p.7 ×2
unresolved
org
PT Mahakam Sumber
p.7 ×2
unresolved
org
PT Layar Lintas
p.7
unresolved
org
PT Layar Lintas Jaya Jaya
p.7
unresolved
org
PT Westrong Metal Industry
p.7 ×2
unresolved
org
PT Blue Sparking
p.7
unresolved
org
PT Blue Sparking Energy Energy
p.7
unresolved
org
PT Infei Metal Industry
p.7 ×2
unresolved
org
Deutsche Bank
· Sekretaris Perusahaan
p.7
unresolved
person
Imam Bonjol
· Corporate Secretary
p.7
unresolved
org
PT Blue Sparking Energy
p.14 ×2
unresolved
org
PT Asia Antrasit.
p.16
unresolved
org
PT Asia Antrasit. Since
p.16
unresolved
person
James Herman Rahardjo
p.17 ×2
unresolved
person
Notary Eliwaty Tjitra
p.17 ×2
unresolved
org
Minister of Justice
p.17
unresolved
org
PT Bara Sejahtera Abadi
p.17
unresolved
org
PT Harmoni Panca Utama
p.24
unresolved
org
PT Hasta Panca Mandiri Utama
p.24
unresolved
org
Certification Agency SGS United Kingdom Ltd
p.25
unresolved
org
SGS United Kingdom Ltd
p.25 ×2
unresolved
org
Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd
p.26 ×5
unresolved
org
Validity Period Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd
p.26 ×3
unresolved
—
Hariyadi
· Direktur
p.27
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
p.55
unresolved
org
Ministry of Environment and Forestry's
p.55
unresolved
org
Tata Kelola Keberlanjutan
p.58 ×2
unresolved
person
Pria
· Komisaris Utama
p.59 ×8
unresolved
person
Male
· President Commissioner
p.59 ×10
unresolved
person
Wanita
· Komisaris Independen
p.59
unresolved
person
Female
· Commissioner
p.59
unresolved
org
Ministry of Energy and Mineral Resources
p.77
unresolved
org
Departemen HSE
p.77
unresolved
org
Departemen Keselamatan Operasi Pertambangan
p.77
unresolved
org
Air
p.80
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.