Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-HRUM-att2.pdf

Other Text extracted HRUM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 158

Page 1
                        PT Harum Energy Tbk


                        Strengthening
                        Our Sustainable
                        Future




2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 2
2025
Strengthening
Our Sustainable
Future
Page 3
Perseroan mempertegas arah transformasi menuju masa depan yang berkelanjutan dengan memperkuat
fondasi bisnis yang tangguh, adaptif, dan bertanggung jawab. Tahun 2025 menjadi fase penguatan atas
berbagai inisiatif yang telah dibangun sebelumnya, di mana keberlanjutan tidak hanya diposisikan sebagai
komitmen, tetapi telah terintegrasi dalam strategi, operasional, serta pengambilan keputusan di seluruh
lini bisnis. Penguatan tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas tata kelola, disiplin operasional
berbasis prinsip ESG, serta percepatan pengembangan portofolio mineral strategis yang mendukung
transisi energi. Di saat yang sama, Perseroan terus menjaga keseimbangan antara kinerja operasional
dan pengelolaan dampak melalui efisiensi energi, pengendalian emisi, serta pelaksanaan program sosial
yang lebih terarah dan berdampak. Melalui langkah yang semakin terstruktur dan konsisten ini, Perseroan
memperkuat komitmen untuk melangkah lebih kuat, lebih terintegrasi, dan lebih berkelanjutan dalam
membangun masa depan yang resilien.

The Company reaffirmed its transformation direction toward a sustainable future by strengthening a resilient,
adaptive, and responsible business foundation. The year 2025 marked a phase of reinforcement for various
initiatives that had been established previously, in which sustainability is no longer positioned merely as
a commitment, but has been fully integrated into strategy, operations, and decision-making across all
business lines. This reinforcement was achieved through improvements in governance quality, operational
discipline grounded in ESG principles, and the acceleration of the development of a strategic minerals
portfolio supporting the energy transition. At the same time, the Company continued to maintain a balance
between operational performance and impact management through energy efficiency initiatives, emissions
control, and the implementation of more focused and impactful social programs. Through these increasingly
structured and consistent efforts, the Company reinforced its commitment to moving forward in a stronger,
more integrated, and more sustainable manner to build a resilient future.




                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   1
Page 4
Kesinambungan Tema
Theme Continuity



    Empowering Sustainable Growth                                                           2024
    PT Harum Energy Tbk secara konsisten memperkuat fondasi pertumbuhan
    yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Dengan mengoptimalkan inovasi,
    efisiensi operasional, dan investasi strategis, Perseroan memberdayakan
    sumber daya untuk menciptakan nilai jangka panjang. Setiap langkah yang
    diambil berfokus pada peningkatan daya saing, penguatan kemitraan, dan
    penerapan teknologi ramah lingkungan untuk memastikan pertumbuhan yang
    inklusif dan berkelanjutan.

    Melalui strategi yang berorientasi masa depan, Perseroan turut memperkuat
    keberlanjutan rantai pasok, mengurangi dampak lingkungan, dan meningkatkan
    kesejahteraan sosial. Keberlanjutan tidak hanya menjadi tujuan, tetapi
    juga menjadi pendorong utama transformasi bisnis. Dengan memadukan
    pertumbuhan dan tanggung jawab, Perseroan berusaha menciptakan masa
    depan yang lebih hijau, lebih kuat, dan lebih berdampak bagi seluruh pemangku
    kepentingan.

    PT Harum Energy Tbk is committed to reinforcing the pillars of responsible and
    sustainable growth. Through the optimization of innovation, operational efficiency,
    and strategic investments, the Company maximizes its resources to generate
    long-term value. Each initiative is designed to enhance competitiveness, foster
    strategic partnerships, and integrate environmentally friendly technologies, ensuring
    inclusive and sustainable growth.

    Through a future-oriented strategy, the Company helps strengthen
    the sustainability of its supply chain, reduce environmental impacts, and improve
    social welfare. Sustainability serves not only as a goal, but also a key driver of
    business transformation. By integrating growth with responsibility, the Company
    is dedicated to creating a greener, more resilient, and more impactful future for all
    stakeholders.




2         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 5
Responsible Mining for a Green Transformation                                                                  2023
Komitmen PT Harum Energy Tbk untuk menjalankan usaha pertambangan
dengan praktik ESG terus diperkuat dari waktu ke waktu. Selain
mengimplementasikan Harum Energy Climate Strategy and Decarbonisation
Roadmap yang ditargetkan untuk mencapai net zero emisi di tahun 2055,
Perseroan juga terus mengoptimalkan diversifikasi produk dan layanan ke
bijih nikel, sebagai sumber energi yang lebih ramah lingkungan. Transformasi
strategis ini menunjukkan arah operasi Perseroan yang lebih berkelanjutan dan
bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.

PT Harum Energy Tbk, from time to time, strengthens its commitment to running
mining businesses with ESG practices. Apart from implementing Harum Energy
Climate Strategy and Decarbonisation Roadmap, which is targeted to achieve
net zero emissions by 2055, the Company optimally diversifies its products
and services into nickel ore, as a more environmentally friendly energy source.
This strategic transformation exhibits the Company’s directions towards more
sustainable and responsible operations to the environment and society.




Empowering Communities and Environment                                                                         2022
PT Harum Energy Tbk terus menguatkan komitmen untuk meningkatkan praktik
pertambangan yang berkelanjutan. Secara konsisten, Perseroan membangun
sinergi dengan berbagai pihak pemangku kepentingan untuk melaksanakan
program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dalam rangka
membangun kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat lokal, khususnya
dalam hal kemandirian ekonomi. Kami menjalankan program-program
unggulan yang dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang kepada
penerimanya.

Tanggung jawab Perseroan terhadap pengelolaan lingkungan pun semakin
meningkat. Tidak hanya mendiversifikasi bisnis ke arah energi yang ramah
lingkungan, Perseroan juga telah membangun kerangka kerja ESG dengan
tujuan untuk mencapai karbon netral di tahun 2055. Di tahun 2022, Perseroan
telah mulai meningkatkan kualitas tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan;
membangun manajemen data, khususnya terkait dampak lingkungan; serta
menguatkan komunikasi, kolaborasi, dan kemitraan sebagai key enablers dari
kerangka kerja.

PT Harum Energy Tbk constantly strengthens its commitment to improve
sustainable mining practices. Consistently, the Company builds synergy with
various stakeholders to implement Community Development and Empowerment
(PPM) programs in order to build the economic and social welfare of local
communities, especially in terms of economic independence. We run excellent
programs designed to have a long-term impact on beneficiaries.

The Company’s responsibility for environmental management is also increasing.
Not only diversifying its business towards environmentally friendly energy,
the Company has also built an ESG framework with the aim of achieving carbon
neutrality by 2055. In 2022, the Company started to improve the quality of
governance, risk management, and compliance; building data management,
especially related to environmental impacts; and strengthening communication,
collaboration, and partnerships as the key enablers of the framework.




                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   3
Page 6
Daftar Isi
Table of Contents

5     Tentang Laporan Keberlanjutan                                           20      Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
      About Sustainability Report                                                     Sustainability Performance Highlights
6     Pesan dari Direksi                                                      26      Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan
      Message from the Board of Directors                                             Sustainability Report Responsibility
14    Sekilas tentang Perseroan
      The Company at a Glance

           PORTOFOLIO BISNIS
           Business Portfolio                                                                                                                    28
28    Wilayah Operasional / Operational Areas       31     Wilayah Pemasaran / Marketing Areas          33      Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan
                                                                                                                Didistribusikan kepada Pemangku
29    Produk yang Dihasilkan / Products             32     Pencapaian Kinerja Operasional dan                   Kepentingan / Economic Value
      Produced                                             Keuangan / Operational and Financial                 Generated and Distributed to
                                                           Performance Achievement                              Stakeholders


           KOMITMEN DAN STRATEGI KEBERLANJUTAN
           Sustainability Commitment and Strategies                                                                                              35
36    Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Keberlanjutan /   50     Penentuan Topik Material /                   64      Etika Bisnis dan Integritas /
      Vision, Mission, and Sustainability Values           Determining the Material Topics                      Business Ethics and Integrity

38    Kerangka Strategi Keberlanjutan               52     Kontribusi Kami terhadap Tujuan              68      Rantai Pasokan yang Bertanggung
      Perseroan / The Company’s                            Pembangunan Berkelanjutan /                          Jawab / Responsible Supply Chain
      Sustainability Strategy Framework                    Our Contribution to the Sustainable
                                                           Development Goals                            69      Produk dan Jasa yang Bermutu /
46    Pelibatan Pemangku Kepentingan                                                                            Quality Products and Services
      dan Topik Material / Stakeholder              56     Tata Kelola Keberlanjutan /
      Engagement and Material Topics                       Sustainability Governance


           PERLINDUNGAN DAN                                                                  PENGELOLAAN
           PEMBERDAYAAN PEKERJA                                  73                          LINGKUNGAN                                         114
           Worker Protection and                                                             Environmental Management
           Empowerment
                                                                              114     Pertambangan yang Bertanggung Jawab / Responsible
73    Keselamatan dan Kesehatan Kerja / Occupational Health                           Mining Business
      and Safety
                                                                              118     Keanekaragaman Hayati dan Reklamasi / Biodiversity and
83    Ketenagakerjaan / Employment                                                    Reclamation
94    Pengembangan Talenta / Talent Development                               122     Pencegahan Polusi dan Pengelolaan Limbah / Pollution
                                                                                      Prevention and Waste Management

           MASYARAKAT LOKAL                                                   128     Pengendalian Dampak Perubahan Iklim / Managing Climate
                                                                                      Change Impact
           Local Community
                                                                 97
                                                                              136 Glosarium
97    Berdialog dengan Masyarakat / Engaging in Dialogue with                            Glossary
      the Community
                                                                              139 Daftar Pengungkapan
100   Kemitraan Lokal / Local Partnership
                                                                                         List of Disclosures
101   Pengembangan Masyarakat / Community Development
                                                                              139        Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 /
                                                                                         Financial Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017
                                                                              142        GRI Standards 2021

                                                                              150        Referensi SASB Metals and Mining 2021/ SASB Metals and
                                                                                         Mining 2021
                                                                              152        Metrik ESG / ESG Metrics

                                                                              154 Tanggapan terhadap Lembar Umpan Balik
                                                                                         Laporan Tahun Sebelumnya
                                                                                         Response to Feedback Form of
                                                                                         the Previous Year’s Report
                                                                              155 Lembar Umpan Balik
                                                                                         Feedback Form

4       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 7
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Report

Cakupan dan Batasan Pelaporan                                             Scope and Limitation of Reporting
Laporan Keberlanjutan 2025 merupakan inisiatif kelima                     The 2025 Sustainability Report is the fifth initiative of PT Harum
PT Harum Energy Tbk ("Perseroan") yang disusun dan diterbitkan            Energy Tbk (the "Company") prepared and published annually as
secara tahunan sebagai sarana untuk mengomunikasikan komitmen             a means to communicate the Company’s commitment to and
dan upaya Perseroan dalam mengelola topik keberlanjutan yang              efforts in managing material sustainability topics for its business
material bagi bisnis dan menjadi perhatian pemangku kepentingan           and of concern to stakeholders for the period of January 1, 2025,
selama 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025. [GRI 2-3]                  to December 31, 2025.[GRI 2-3]

Laporan ini mencakup Entitas Anak, meliputi PT Bumi Karunia Pertiwi       This report covers Subsidiaries, including PT Bumi Karunia Pertiwi
(BKP), PT Santan Batubara (SBB), PT Karya Usaha Pertiwi (KUP),            (BKP), PT Santan Batubara (SBB), PT Karya Usaha Pertiwi (KUP),
PT Mahakam Sumber (MSJ), PT Position (POS), PT Layar Lintas               PT Mahakam Sumber (MSJ), PT Position (POS), PT Layar Lintas Jaya
Jaya (LLJ), PT Westrong Metal Industry (WMI), PT Blue Sparking            (LLJ), PT Westrong Metal Industry (WMI), PT Blue Sparking Energy
Energy (BSE), serta PT Infei Metal Industry (IMI) yang menjalankan        (BSE), and PT Infei Metal Industry (IMI), which run coal mining and
bisnis pertambangan batu bara serta pertambangan, pengolahan,             nickel mining, processing, and refining businesses. [GRI 2-2]
dan pemurnian nikel. [GRI 2-2]

Dalam laporan ini, referensi terhadap “Perseroan”, "Harum Energy          In this report, references to the "Company", “Harum Energy
Group", "Grup", dan "kami" mengacu pada PT Harum Energy Tbk dan           Group”, “the Group”, and “we” refer to PT Harum Energy Tbk and
Entitas Anak dan/atau pihak lain yang dipekerjakan, atau digunakan        its Subsidiaries and/or other parties employed or used without
tanpa secara spesifik mereferensikan entitas atau pihak tertentu.         specifically referencing a particular entity or party. Every restatement
Untuk setiap pernyataan ulang atau pernyataan kembali informasi           of information contained in the previous report for certain reasons will
yang dimuat pada laporan sebelumnya karena alasan tertentu,               be marked with: *restated. [GRI 2-4]
diberi tanda: *disajikan kembali. [GRI 2-4]


Kerangka Pelaporan                                                        Reporting Framework
Penyusunan laporan ini didasarkan pada kerangka keberlanjutan             This report is prepared based on the applicable sustainability
yang berlaku, antara lain:                                                framework, among others, as follows:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017            1. Financial       Services      Authority    Regulation     (FSAR)
    tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa                No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable
    Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik;                                  Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
                                                                              Companies;
2.   Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021 dengan opsi         2. Global Reporting Initiative (GRI) Standards           2021 with
     pelaporan “with reference”;                                              the reporting option “with reference”;
3.   Standar GRI 12 Sektor Batu Bara 2022;                                3. GRI 12 Coal Sector Standard 2022;
4.   Standar GRI 14 Sektor Pertambangan 2024; serta                       4. GRI Standard 14 Mining Sector 2024; and
5.   Sustainability Accounting Standard Board (SASB) Metals and           5. Sustainability Accounting Standard Board (SASB) on Metals and
     Mining 2021.                                                             Mining 2021.

Standar-standar yang digunakan dalam penyusunan laporan telah             The standards used in preparing this report have been verified
diverifikasi secara internal, tetapi tidak melibatkan penjaminan dari     internally, but assurance from an independent external party is not
pihak eksternal yang independen. [POJK G.1] [GRI 2-5]                     obtained. [POJK G.1] [GRI 2-5]


Umpan Balik dan Respons Perseroan                                         Feedback and Company Response
Untuk menampung aspirasi pemangku kepentingan, kami                       To accommodate stakeholders’ aspirations, we provide a Feedback
menyediakan Lembar Umpan Balik terkait isi Laporan Keberlanjutan.         Form regarding the Sustainability Report’s content. Throughout 2025,
Sepanjang tahun 2025 tidak ada masukan yang kami terima atas              we received no feedback on our Sustainability Report published in
Laporan Keberlanjutan yang diterbitkan pada tahun 2024. Meski             2024. However, efforts to improve the delivery of data and information
demikian, upaya penyempurnaan penyampaian data dan informasi              will be made periodically in each subsequent fiscal year.
secara berkala pada setiap periode tahun buku berikutnya.


Kontak Perusahaan                                                         Company Contact
Informasi lebih lanjut terkait Laporan Keberlanjutan ini dan muatan       Further information regarding this Sustainability Report and its
di dalamnya dapat diperoleh melalui: [GRI 2-3]                            contents can be inquired through: [GRI 2-3]



                 Sekretaris Perusahaan           Gedung Deutsche Bank Lantai 9
                 Corporate Secretary             Jl. Imam Bonjol No. 80                (+6221) 3983 1288           corsec@harumenergy.com

                 Renny Soependi                  Jakarta Pusat 10310 Indonesia         (+6221) 3983 1289           www.harumenergy.com




                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report         5
Page 8
Pesan dari Direksi [POJK D.1] [GRI 2-22]
Message from the Board of Directors




     RAY ANTONIO GUNARA
     Direktur Utama
     President Director




Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang kami hormati,
Dear Honorable Shareholders and Stakeholders,

Atas nama Direksi, merupakan kehormatan kami untuk              On behalf of the Board of Directors, it is our honour to
menyampaikan Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 dari              present the 2025 Sustainability Report of PT Harum
PT Harum Energy Tbk. Tahun ini, kami memilih tema               Energy Tbk. This year, we have chosen the theme
“Memperkuat Masa Depan Berkelanjutan Kita” sebagai              “Strengthening Our Sustainable Future” as the successor to
penerus dari laporan tahun 2024 bertajuk “Memberdayakan         our 2024 report, titled “Empowering Sustainable Growth.” This
Pertumbuhan Berkelanjutan.” Peralihan tema ini bukan            shift in theme is not merely symbolic; rather, it reflects the
sekadar simbolis; melainkan cerminan dari evolusi               evolution of our corporate maturity. While the previous year
kematangan korporasi kami. Jika tahun sebelumnya                focused on laying the foundation and building momentum
menitikberatkan pada pembentukan fondasi dan momentum           for strategic transformation, 2025 has been a year of
untuk transformasi strategis, maka tahun 2025 adalah tahun      strengthening those structures, deepening our commitments,
penguatan struktur tersebut, pendalaman komitmen, dan           and ensuring that our growth is anchored in resilience and
memastikan pertumbuhan kami berlandaskan ketahanan              long-term sustainability.
serta keberlanjutan jangka panjang.

Kami sangat menghargai ketangguhan dan dedikasi seluruh         We deeply appreciate the resilience and dedication of all our
sumber daya manusia Perseroan dalam menghadapi                  human resources in navigating the complexities throughout
kompleksitas sepanjang tahun 2024 hingga 2025.                  the years 2024–2025. Amid global economic uncertainty,
Di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi      fluctuating commodity prices, and an increasingly stringent
harga komoditas, dan lingkungan regulasi yang semakin           regulatory environment, the Company has not only maintained
ketat, Perseroan tidak hanya mampu mempertahankan               operational sustainability but also achieved milestones
keberlanjutan operasional tetapi juga mencapai tonggak          that redefine our identity. The success of our integrated
yang mendefinisikan kembali identitas kami. Keberhasilan        transformation strategy is reflected in the accelerated scaling
strategi transformasi terintegrasi terlihat dari percepatan     of our nickel business units and the sustained performance of
skala unit bisnis nikel dan keberlanjutan kinerja operasional   our coal operations.
batu bara kami.



6        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 9
Tahun 2025 ditandai oleh berlanjutnya pergeseran dalam       The year 2025 was marked by the continued shift in
paradigma energi global. Dalam memperkuat masa               the global energy paradigm. In strengthening our sustainable
depan berkelanjutan, kami menyadari bahwa industri           future, we recognize that the mining industry is no longer
pertambangan bukan lagi sekadar penyedia bahan mentah;       merely a provider of raw materials; we are an important
kami menjadi katalis penting bagi transisi energi global.    catalyst for the global energy transition. Our commitment to
Komitmen kami terhadap peran ini diwujudkan melalui          this role is demonstrated through our focus on innovation,
fokus pada inovasi, keunggulan operasional, dan investasi    operational excellence, and investment in sectors that
pada sektor-sektor yang menyediakan solusi strategis bagi    provide strategic solutions for a low-carbon world. By
dunia rendah karbon. Dengan mengadopsi teknologi ramah       adopting environmentally friendly technologies and building
lingkungan dan membangun sinergi dengan mitra global,        synergies with global partners, we create long-term value that
kami menciptakan nilai jangka panjang yang melampaui         goes beyond traditional financial metrics which also include
metrik finansial tradisional dengan turut mencakup manfaat   social and environmental benefits for all stakeholders and
sosial dan lingkungan bagi seluruh pemangku kepentingan      the communities in which we operate.
dan komunitas kami.



Komitmen terhadap Keberlanjutan dan                          Commitment to Sustainability and
Nilai-nilai Dasar Perseroan                                  the Company’s Core Values

Inti dari strategi Perseroan adalah keyakinan bahwa          At the core of the Company’s strategy is the belief that
keberlanjutan bukan aktivitas periferal atau sekadar         sustainability is not a peripheral activity or merely a matter of
pemenuhan regulasi. Keberlanjutan adalah inti tata kelola    regulatory compliance. Sustainability lies at the heart of our
bisnis kami dan lensa utama dalam setiap keputusan           business governance and serves as the primary lens for every
strategis. Kami meyakini bahwa keberhasilan jangka           strategic decision we make. We believe that the Company’s
panjang Perseroan berkaitan erat dengan kesejahteraan        long-term success is closely linked to the well-being of
ekosistem dan komunitas tempat kami beroperasi. Melalui      the ecosystems and communities in which we operate.
praktik pertambangan yang bertanggung jawab, kami            Through responsible mining practices, we strive to maintain
berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan             a balance between strong business growth and social and
bisnis yang agresif dan pelestarian sosial dan lingkungan.   environmental preservation.

Upaya keberlanjutan kami dipandu oleh Kerangka Strategi      Our sustainability efforts are guided by the Harum Energy
Keberlanjutan Harum Energy, yang terus dibangun di atas      Sustainability Strategy Framework, which continues to be
7 pilar fundamental:                                         built upon 7 fundamental pillars:

1. Perubahan Iklim: Risiko terkait iklim menjadi             1. Climate Change: Climate-related risks are a primary
   pertimbangan utama dalam merumuskan strategi                 consideration in formulating our business strategy,
   bisnis kami, termasuk penilaian risiko fisik terhadap        including the assessment of physical risks to operations
   operasi dan risiko transisi akibat perubahan kebijakan       and transition risks arising from policy changes and
   serta pergeseran pasar.                                      market shifts.
2. Efisiensi dan Keunggulan Operasional: Meminimalkan        2. Operational Efficiency and Excellence: Minimizing our
   jejak lingkungan melalui optimasi penggunaan sumber          environmental footprint through the optimization of
   daya dan pengurangan limbah.                                 resource use and waste reduction.
3. Kesehatan,     Keselamatan,      dan    Kesejahteraan:    3. Health, Safety, and Well-being: Occupational safety
   Keselamatan kerja tetap menjadi prioritas tertinggi,         remains our highest priority, fostering a “zero accident”
   menumbuhkan budaya "zero accident" di seluruh lokasi.        culture across all sites.
4. Pengembangan          Komunitas:       Memberdayakan      4. Community Development: Empowering local communities
   komunitas lokal melalui pendidikan, inisiatif ekonomi,       through education, economic initiatives, and infrastructure
   dan dukungan infrastruktur.                                  support.
5. Pengembangan SDM: Berinvestasi pada pertumbuhan           5. People Development: Investing in the sustainable growth
   berkelanjutan dan keunggulan profesional karyawan            and professional excellence of our employees to address
   untuk menghadapi tantangan lanskap pertambangan              the challenges of the modern mining landscape.
   modern.
6. Tata Kelola dan Kepatuhan: Mematuhi standar               6. Governance and Compliance: Adhering to the highest
   transparansi, etika, dan kepatuhan hukum tertinggi           standards of transparency, ethics, and legal compliance
   di semua yurisdiksi.                                         across all jurisdictions.




                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   7
Page 10
7. Pengadaan yang Bertanggung Jawab: Memperluas               7. Responsible Procurement: Expanding our focus toward
   fokus menuju green supply chain, memastikan mitra             a green supply chain, ensuring that our partners share our
   kami berbagi komitmen terhadap standar ESG.                   commitment to ESG standards.

Setiap pilar dirancang bersifat adaptif, menanggapi           Each pillar is designed to be adaptive, responding to dynamic
perubahan dinamis tren industri dan ekspektasi pemangku       shifts in industry trends and stakeholder expectations.
kepentingan. Kami secara konsisten mengintegrasikan           We consistently integrate these values into our daily
nilai-nilai ini ke dalam praktik sehari-hari saat kami        practices as we continue transforming into a forward-
bertransformasi menjadi perusahaan energi yang                looking energy company, while also affirming the Board of
berpandangan ke depan, sekaligus menegaskan                   Directors' commitment to implementing sustainable finance
komitmen       Direksi   dalam   menerapkan     keuangan      by strengthening the integration of ESG aspects in strategy,
berkelanjutan melalui penguatan integrasi aspek ESG           risk management, and decision-making to maintain long-
dalam strategi, pengelolaan risiko, dan pengambilan           term business continuity. In addition, our strategy remains
keputusan guna menjaga kesinambungan usaha jangka             aligned with the United Nations Sustainable Development
panjang. Selain itu, strategi kami tetap selaras dengan       Goals (SDGs), particularly Good Health and Well-being
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dari Perserikatan            (SDGs 3), Decent Work and Economic Growth (SDGs 8),
Bangsa-Bangsa (Sustainable Development Goals/SDGs),           Responsible Consumption and Production (SDGs 12), and
khususnya menargetkan Kesehatan dan Kesejahteraan             Climate Action (SDGs 13).
(SDGs 3), Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
(SDGs 8), Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
(SDGs 12), serta Aksi Iklim (SDGs 13).

Budaya organisasi kami didefinisikan oleh 4 nilai inti:       Our organizational culture is defined by 4 core values: namely
yakni Integritas, Profesionalisme, Tanggung Jawab, dan        Integrity, Professionalism, Responsibility, and Collaboration.
Kolaborasi. Nilai-nilai ini menjadi kompas moral yang         These values serve as our moral compass, shaping our
membentuk interaksi kami dengan pemangku kepentingan          interactions with stakeholders and driving the organization
dan mendorong organisasi mencapai pertumbuhan yang            toward growth that is not only competitive, but also fair and
tidak hanya kompetitif, tetapi juga adil dan inklusif. Kami   inclusive. We believe that a sustainable future can only be
percaya bahwa masa depan berkelanjutan hanya dapat            realized through a steadfast commitment to strong values
terwujud melalui komitmen teguh terhadap nilai-nilai kuat     and a strategic direction aligned with the needs of future
dan arah strategis yang selaras dengan kebutuhan generasi     generations.
mendatang.



Perkembangan Lanskap ESG dan Tren Global                      The Evolving ESG Landscape and
                                                              Global Trends

Memasuki tahun 2025, situasi global untuk kinerja             As we entered 2025, the global landscape for Environmental,
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental,           Social, and Governance (ESG) performance continued to
Social, and Governance/ESG) menjadi semakin matang.           mature. We have observed that carbon transparency is no
Kami mengamati bahwa transparansi karbon bukan                longer optional, but has become a requirement of the global
lagi pilihan, melainkan telah menjadi persyaratan dari        financial community. Stakeholders are demanding detailed
komunitas keuangan global. Para pemangku kepentingan          disclosure of carbon footprints and clear decarbonization
menuntut pengungkapan detail atas jejak karbon dan            pathways. In response, Harum Energy is strengthening its
arah dekarbonisasi yang jelas. Sebagai tanggapan, Harum       data collection and reporting mechanisms to ensure that we
Energy meningkatkan mekanisme pengumpulan data                are able to meet these heightened expectations.
dan pelaporan untuk memastikan kami dapat memenuhi
ekspektasi yang tinggi tersebut.

Selain itu, konsep green supply chain semakin mendapat        In addition, the concept of a green supply chain is gaining
perhatian. Sebagai produsen mineral kritis, kami semakin      greater attention. As a producer of critical minerals, we are
diawasi bukan hanya atas cara kami menambang dan              increasingly scrutinized not only for how we mine and process
mengolah sumber daya, tetapi juga atas bagaimana produk       resources, but also for how our products contribute to
kami berkontribusi pada keberlanjutan produk akhir. Hal ini   the sustainability of end-use products. This is particularly
sangat relevan ketika produk nikel kami memasuki industri     relevant as our nickel products enter the global battery
baterai global dan ekosistem elektrifikasi yang lebih luas.   industry and the broader electrification ecosystem.
Munculnya green finance juga membuka peluang baru bagi        The emergence of green finance also creates new



8       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 11
Perseroan dengan profil ESG kuat untuk mengakses pasar        opportunities for the Company, as a strong ESG profile may
modal dengan syarat yang lebih menguntungkan; tren            provide access to capital markets on more favorable terms;
ini kami pantau dan integrasikan ke dalam perencanaan         this is a trend we continue to monitor and integrate into our
keuangan. Isu-isu lain seperti pengelolaan limbah,            financial planning. Other issues, such as waste management,
konservasi keanekaragaman hayati, dan pengelolaan air         biodiversity conservation, and water stewardship, remain
tetap menjadi agenda utama industri pertambangan, dan         key priorities on the mining industry’s agenda, and we are
kami berkomitmen menanganinya dengan ketegasan yang           committed to addressing them with the same rigor that we
setara dengan target keuangan kami.                           apply to our financial targets.



Perubahan Strategis dan Dominasi Nikel                        Strategic Pivot and the Dominance of Nickel

Pencapaian paling signifikan pada tahun 2025 adalah           The most significant achievement in 2025 was the successful
keberhasilan percepatan strategi diversifikasi bisnis kami.   acceleration of our business diversification strategy. What
Apa yang dimulai beberapa tahun lalu sebagai langkah          began several years ago as a visionary step to reduce
visioner untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara       dependence on coal has now developed into a strong
kini telah berkembang menjadi portofolio bisnis yang kuat     business portfolio supported by nickel. In 2025, our business
dengan dukungan nikel. Pada tahun 2025, portofolio bisnis     portfolio continued to shift toward nickel, with nickel
kami terus bergeser ke arah nikel, dengan pertumbuhan         revenue growth significantly outpacing coal for the second
pendapatan nikel yang secara signifikan melampaui batu        consecutive year.
bara untuk 2 tahun berturut-turut.

Pada tahun 2024, segmen nikel menyumbang sekitar 57%          In 2024, the nickel segment contributed approximately 57%
dari pendapatan konsolidasi kami. Hingga akhir tahun 2025,    of our consolidated revenue. By the end of 2025, this figure
angka ini meningkat menjadi 69%, menegaskan keberhasilan      had increased to 69%, underscoring the success of our shift
pergeseran kami menuju basis pendapatan yang lebih            toward a more diversified and structurally resilient revenue
beragam dan lebih resilien secara struktural. Transformasi    base. This transformation is not merely a financial shift;
ini bukan sekadar pergeseran finansial, namun menjadi         but a strategic realignment that positions Harum Energy at the
realokasi strategis yang menempatkan Harum Energy             center of the global energy transition. As the nickel business
di pusat transisi energi global. Seiring meningkatnya         becomes increasingly dominant, we are proud to contribute
dominasi bisnis nikel, kami bangga telah berkontribusi        directly to the battery industry and the broader movement
langsung pada industri baterai dan gerakan menuju             toward electrification. Nickel is a critical mineral for the
elektrifikasi. Nikel adalah mineral krusial untuk transisi    energy transition, and our role in supplying it responsibly is
energi, dan peran kami dalam penyediaannya secara             a key pillar of our sustainability mission.
bertanggung jawab adalah pilar misi keberlanjutan kami.



Sorotan Operasional dan Keuangan                              2025 Operational and Financial Highlights
Tahun 2025

Pada tahun 2025, Perseroan mencapai pendapatan                In 2025, the Company recorded consolidated revenue of
konsolidasi sebesar USD1.339 juta atau meningkat 3,3%         USD1,339 million or representing a 3.3% increase compared
dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini terutama       to the previous year. This growth was primarily driven by
didorong oleh ekspansi signifikan volume penjualan nikel,     a significant expansion in nickel sales volume, which offset
yang mengimbangi pelemahan siklikal di pasar batu bara.       the cyclical downturn in the coal market.

Di segmen nikel, volume penjualan meningkat 29,5% secara      In the nickel segment, sales volume increased by 29.5%
tahunan menjadi 74.545 ton. Meskipun harga jual rata          year-on-year to 74,545 tons. Although the average selling
rata (ASP) sedikit menurun, kinerja kami tetap melampaui      price (ASP) declined slightly, our performance continued to
penurunan harga nikel di LME secara lebih luas. Eksekusi      outperform the broader decline in LME nickel prices. Our
operasional kami semakin kuat, dengan utilisasi smelter       operational execution also strengthened further, with smelter
mencapai 89% dari total kapasitas terpasang pada tahun        utilization reaching 89% of total installed capacity in 2025.
2025.




                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   9
Page 12
Sebaliknya, kinerja batu bara mencerminkan manajemen           By contrast, coal performance reflected disciplined
yang disiplin di tengah pasar global yang lebih lemah.         management amid a weaker global market. Coal sales
Volume penjualan batu bara untuk tahun 2025 tercatat           volume for 2025 was recorded at 5.1 million tons, down 14.9%
5,1 juta ton, turun 14,9% dari tahun 2024. ASP batu bara       from 2024. The coal ASP declined, but still outperformed the
menurun, namun masih mengungguli tolok ukur Newcastle          Newcastle Coal (NEWC) benchmark, indicating the resilience
Coal (NEWC), mengindikasikan ketahanan harga jual kami.        of our selling prices.



Tantangan yang Dihadapi dan                                    Challenges Faced and Sustainability
Strategi Keberlanjutan                                         Strategies

Merealisasikan komitmen keberlanjutan menuntut kami            Realizing our sustainability commitments requires us to
menghadapi tantangan internal dan eksternal yang               address significant internal and external challenges. The main
signifikan. Tekanan eksternal utama tetap pada volatilitas     external pressure remains the volatility of global commodity
pasar komoditas global. Pada tahun 2025, kami terus            markets. In 2025, we continued to navigate conditions in
mengarungi situasi di mana pasokan global sering kali          which global supply frequently exceeded demand, influenced
melebihi permintaan, dipengaruhi oleh pertumbuhan yang         by stagnant growth, particularly in key markets such as China.
stagnan terutama di pasar utama seperti Tiongkok.

Menanggapi hal ini, efisiensi menjadi strategi utama           In response, efficiency has become our primary strategy
ketahanan kami. Kami tetap berfokus pada pengendalian          for resilience. We have remained focused on controlling
biaya produksi, khususnya di segmen nikel. Dengan              production costs, particularly in the nickel segment. By lowering
menurunkan biaya produksi nikel, kami mempertahankan           nickel production costs, we have maintained operational
kelayakan operasional kami meskipun di bawah tekanan           viability despite price pressures. The coal segment has also
harga. Segmen batu bara juga menerapkan disiplin biaya         applied similar cost discipline, with stable cash costs and
serupa, dengan biaya kas yang stabil dan rasio pengupasan      an improved stripping ratio. In line with this, risk management
yang membaik. Sejalan dengan itu, penguatan manajemen          is also constantly strengthened and optimized in navigating
risiko juga terus dioptimalkan dalam menavigasi risiko-        business risks that develop dynamically throughout the year.
risiko bisnis yang berkembang dinamis sepanjang tahun.

Strategi penguatan ekonomi kami berakar pada keputusan         Our strategy for economic strengthening is rooted in long-
jangka panjang yang visioner. Dengan membangun rantai          term, forward-looking decisions. By building an integrated
nilai industri nikel yang terintegrasi, kami bergerak menuju   nickel industry value chain, we are moving toward a higher
tingkat integrasi vertikal yang lebih baik. Komponen kunci     level of vertical integration. A key component of this strategy
dalam hal ini adalah mengoptimalkan peluang dan posisi         is optimizing opportunities and position of PT Position, which
PT Position, yang memiliki lebih dari 200 juta ton sumber      holds more than 200 million tons of nickel ore resources.
daya bijih nikel. Ketika PT Position meningkatkan pasokan      As PT Position increases the supply of nickel ore to the
bijih nikel ke smelter milik Perseroan, kami berharap untuk    Company’s own smelters, we expect to reduce dependence
mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal,              on external suppliers, thereby improving margins and
sehingga memperoleh margin yang lebih baik, dan                strengthening our competitiveness.
menguatkan daya saing.

Penerapan Keuangan Berkelanjutan di Perseroan dijalankan       The Company implements Sustainable Finance by
dengan mengintegrasikan pertimbangan ESG ke dalam              integrating ESG considerations into strategic decision-
pengambilan keputusan strategis, perencanaan investasi,        making, investment planning, portfolio development, and the
pengembangan portofolio usaha, serta pengelolaan risiko        management of long-term risks and opportunities. Through
dan peluang jangka panjang. Melalui pendekatan ini,            this approach, the Company directs business strengthening
Perseroan mengarahkan penguatan bisnis pada inisiatif yang     toward initiatives that support operational efficiency,
mendukung efisiensi operasional, pengembangan rantai nilai     the development of the nickel value chain, enhanced
nikel, peningkatan transparansi karbon, serta pengelolaan      carbon transparency, and more responsible management of
dampak sosial dan lingkungan secara lebih bertanggung          social and environmental impacts. This strategy serves as
jawab. Strategi tersebut menjadi landasan Perseroan dalam      the foundation for the gradual achievement of the stream
mencapai integrasi nikel secara bertahap, pengembangan         nickel integration, the development of the HPAL project,
proyek HPAL, peningkatan efisiensi operasional, dan            improved operational efficiency, and the enhancement of
penyempurnaan kualitas pelaporan keberlanjutan.                sustainability reporting quality.




10       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 13
Kemajuan Lingkungan dan                                        Environment and Social Responsibility
Tanggung Jawab Sosial                                          Progress

Selain tantangan finansial dan ekonomi, Perseroan              In addition to financial and economic challenges, the Company
tetap berdedikasi dalam mengelola dampak lingkungan            remains committed to managing its environmental and social
dan sosial. Pada tahun 2025, Perseroan melanjutkan             impacts. In 2025, the Company continued to implement
pelaksanaan program pengelolaan dampak lingkungan,             environmental impact management programs, including
termasuk reklamasi lahan seluas 295,9 hektar dan               295.9 hectares of land reclamation and the planting of 203,007
penanaman 203.007 pohon sebagai bagian dari upaya              trees as part of its rehabilitation and revegetation efforts.
rehabilitasi dan revegetasi. Sejalan dengan komitmen untuk     In line with its commitment to strengthening responsible
memperkuat praktik operasional yang bertanggung jawab,         operational practices, the Company also continued to
Perseroan juga terus meningkatkan standar pengelolaan di       enhance management standards across its business entities.
berbagai entitas usaha.

Dalam aspek tanggung jawab sosial, sepanjang tahun             From a social responsibility perspective, throughout 2025
2025 Perseroan telah melaksanakan 457 kegiatan PPM             the Company carried out 457 community development and
di 19 desa terdampak, dengan investasi sebesar                 empowerment programs across 19 affected villages, with
USD476.138 yang dialokasikan untuk infrastruktur lokal,        an investment of USD476,138 allocated to local infrastructure,
pendidikan, dan program kesehatan. Komitmen Perseroan          education, and health programs. The Company’s
terhadap pengembangan SDM juga tercermin dalam                 commitment to people development was also reflected
104.626 jam pelatihan yang diberikan kepada karyawan,          in the 104,626 training hours provided to employees, with
dengan fokus pada protokol keselamatan dan keterampilan        a particular focus on safety protocols and the technical skills
teknis yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan            required to support the growing nickel processing industry.
industri pengolahan nikel. Selain itu, penguatan tata kelola   In addition, the strengthening of operational governance was
operasional juga ditunjukkan melalui perolehan sertifikasi     also demonstrated by the ISO certifications obtained by IMI,
ISO oleh IMI, WMI, dan POS, yang semakin mendukung             WMI, and POS, further supporting the implementation of
penerapan standar pengelolaan yang konsisten dan               consistent and sustainable management standards.
berkelanjutan.

Dalam menjalankan operasional pertambangan batu bara           In carrying out its coal mining and nickel processing
dan pengolahan nikel, Perseroan, melalui Entitas Anak, telah   operations, the Company, through its subsidiaries, has
memperoleh sertifikasi internasional ISO 45001:2018 untuk      obtained international certifications such as ISO 45001:2018
Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja,              for Occupational Health and Safety Management System,
ISO 14001:2015 untuk Sistem Manajemen Lingkungan,              ISO 14001:2015 for Environmental Management System, and
serta ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu,               ISO 9001:2015 for Quality Management System, reflecting its
yang mencerminkan komitmen terhadap operasional yang           commitment to responsible and high-standard operations.
bertanggung jawab dan berstandar tinggi.

Sejalan dengan itu, berbagai prestasi dan penghargaan          Consistently, the Company has achieved various achievements
di bidang sosial dan lingkungan berhasil dicapai Perseroan,    and awards in the social and environmental fields, including
di antaranya ESG Implementation Benchmarking Program,          the ESG Implementation Benchmarking Program, an Award
Penghargaan atas Partisipasi dalam Program CSR untuk           for Participation in the CSR Program to Support the Expansion
Mendukung Perluasan Cakupan Kepesertaan Jaminan                of National Health Insurance Coverage for Kutai Kartanegara
Kesehatan Nasional bagi Masyarakat Kutai Kartanegara,          Community, a Platinum Category for HIV and AIDS Prevention
Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS             and Management Program in the Workplace, a Zero Accident
di Tempat Kerja Kategori Platinum, Penghargaan Kecelakaan      Award, Participation in Livestock Development through
Nihil, Partisipasi dalam Pengembangan Peternakan melalui       Commitment Cattle in East Kalimantan Province, and various
Sapi Komitmen di Provinsi Kalimantan Timur, serta berbagai     other prestigious awards.
penghargaan bergengsi lainnya.




                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   11
Page 14
Memperkuat Infrastruktur untuk Masa Depan                       Strengthening Our Infrastructure
                                                                for the Future

Salah satu pilar strategi kami untuk memperkuat masa            One of the pillars of our strategy to strengthen a sustainable
depan berkelanjutan adalah investasi berlanjut pada proyek-     future is continued investment in high-value projects.
proyek bernilai tinggi. Pada tahun 2025, total belanja modal    In 2025, our total capital expenditure reached USD1,075 million.
kami mencapai USD1.075 juta. Sebagian besar belanja ini         A significant portion of this expenditure was allocated to
dialokasikan untuk konstruksi proyek High Pressure Acid         the construction of the High-Pressure Acid Leaching (HPAL)
Leaching (HPAL) di PT Blue Sparking Energy (BSE). Kami          project at PT Blue Sparking Energy (BSE). We are pleased
bangga melaporkan bahwa proyek BSE berjalan baik,               to report that the BSE project is progressing well, with
dengan commisioning yang telah dimulai pada akhir tahun         commissioning at the end of 2025 and is targeted to begin
2025 dan ditargetkan untuk memulai produksi komersial           commercial production in early 2026. Once it reaches full
pada awal tahun 2026. Setelah mencapai kapasitas penuh          capacity of 67,000 tons of nickel per year in the form of Mixed
67.000 ton nikel per tahun dalam bentuk Mixed Hydroxide         Hydroxide Precipitate (MHP), this project will become a key
Precipitate (MHP), proyek ini akan menjadi pendorong            driver of our growth and an important contributor to the global
utama pertumbuhan kami dan kontributor penting bagi             battery supply chain.
rantai pasok baterai global.

Lebih jauh lagi, fitur penting dari proyek HPAL di BSE adalah   Furthermore, one of the notable features of the HPAL project
konsumsi energinya yang jauh lebih rendah dibandingkan          at BSE is its significantly lower energy consumption compared
proses pemurnian nikel milik Perseroan yang ada sekarang.       with the Company’s existing nickel refining process. This more
Proses yang lebih hemat energi ini akan menurunkan              energy-efficient process is expected to reduce the overall
intensitas karbon keseluruhan bisnis nikel Perseroan,           carbon intensity of the Company’s nickel business, thereby
sehingga mendukung tujuan keberlanjutan kami.                   supporting our sustainability objectives.



Melihat ke Depan                                                Looking Ahead

Memasuki tahun 2026 dan seterusnya, Harum Energy                As we move into 2026 and beyond, Harum Energy is well
berada pada posisi yang baik untuk memanfaatkan peluang         positioned to capitalize on the structural shifts in the global
pergeseran struktural di pasar energi global. Pandangan         energy market. Our outlook is defined by several key priorities:
kami ditetapkan oleh beberapa tujuan utama:
• Integrasi Hulu: Kami merencanakan peningkatan                 •   Upstream Integration: We plan to significantly increase
   signifikan produksi bijih nikel dari PT Position, dengan         nickel ore production from PT Position, with the aim
   tujuan memasok lebih dari setengah kebutuhan smelter             of supplying more than half of our internal smelter
   internal pada paruh kedua tahun 2026.                            requirements in the second half of 2026.
• Komersialisasi MHP: Dimulainya penjualan komersial            •   MHP Commercialization: The commencement of
   dari proyek HPAL di BSE pada kuartal kedua tahun                 commercial sales from the HPAL project at BSE in
   2026 akan menghasilkan campuran produk dengan                    the second quarter of 2026 will create a higher-
   margin yang lebih tinggi, di mana MHP diperkirakan               margin product mix, with MHP expected to contribute
   akan menyumbang sekitar 40% dari total penjualan                 approximately 40% of total nickel sales. The significantly
   nikel. Jejak karbon MHP yang jauh lebih kecil juga akan          lower carbon footprint of MHP will also enable
   memungkinkan Perseroan untuk menurunkan intensitas               the Company to reduce the carbon intensity of its overall
   karbon dari keseluruhan bisnis nikel.                            nickel business.
• Efisiensi Operasional: Kami akan terus memanfaatkan           •   Operational Efficiency: We will continue to leverage
   volume produksi yang lebih tinggi untuk mencapai                 higher production volumes to achieve stronger operating
   leverage operasional dan efisiensi biaya yang lebih baik         leverage and improved cost efficiency across both
   di kedua segmen.                                                 segments.
• Kepemimpinan ESG: Kami akan terus menyempurnakan              •   ESG Leadership: We will continue to refine our
   pelaporan     keberlanjutan,    menitikberatkan     pada         sustainability reporting, with an emphasis on carbon
   transparansi karbon dan program komunitas, untuk                 transparency and community programs, in order to
   mempertahankan status sebagai mitra pilihan bagi                 maintain our position as a preferred partner for global
   pemangku kepentingan global.                                     stakeholders.




12       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 15
Kami percaya bahwa keberhasilan jangka panjang hanya                 We believe that long-term success can only be achieved
dapat dicapai melalui keseimbangan harmonis antara nilai             through a harmonious balance between business value
bisnis dan nilai kehidupan, untuk hari ini, esok, dan generasi       and life value, for today, tomorrow, and future generations.
mendatang. Tantangan eksternal transisi energi memang                The external challenges of the energy transition are significant,
besar, namun juga membuka peluang unik bagi Harum                    but they also create a unique opportunity for Harum Energy
Energy untuk menunjukkan kepemimpinan dan komitmen                   to demonstrate leadership and commitment to a sustainable
terhadap dunia yang berkelanjutan.                                   world.



Penutup                                                              Closing

Sebagai penutup, kami menyampaikan apresiasi yang                    In closing, we would like to express our sincere appreciation
besar kepada setiap individu yang telah berkontribusi                to every individual who has contributed to Harum Energy’s
pada perjalanan Harum Energy menuju masa depan                       journey toward a responsible and sustainable future. To our
yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kepada para                employees, thank you for your dedication and unwavering
karyawan, terima kasih atas dedikasi dan komitmennya                 commitment amid constantly evolving challenges.
yang tak tergoyahkan di tengah tantangan yang terus                  To the Board of Commissioners, we are grateful for your
berkembang. Kepada Dewan Komisaris, kami berterima                   strategic guidance and constructive oversight, which ensure
kasih atas arahan strategis dan pengawasan konstruktif               that we remain true to the Company’s mission. To our
yang memastikan kami tetap setia pada misi Perseroan.                Shareholders and business partners, we deeply value the
Kepada Pemegang Saham dan mitra bisnis, kami                         trust you have placed in us, which continues to drive our
menghargai kepercayaannya yang mendorong transformasi                transformation and innovation. We also extend our thanks to
dan inovasi kami. Terima kasih pula kepada regulator,                the regulators, customers, and the communities in which we
pelanggan, dan komunitas tempat kami beroperasi atas                 operate for their collaboration and active participation in our
kolaborasi dan partisipasi aktif dalam inisiatif keberlanjutan       sustainability initiatives.
kami.

Bersama, kita akan terus maju dengan semangat                        Together, we will continue moving forward in a spirit of
kolaboratif, menciptakan nilai berkelanjutan bagi semua.             collaboration, creating sustainable value for all. With strong
Dengan sinergi yang kuat dan komitmen yang konsisten,                synergy and consistent commitment, a greener, more
masa depan yang lebih hijau, inklusif, serta berkelanjutan           inclusive, and sustainable future is not merely a hope, but
bukan sekadar harapan, melainkan visi yang sedang kami               a vision that we are building today.
bangun hari ini.



                                                       Atas nama Direksi,
                                                On behalf of the Board of Directors,
                                                      PT Harum Energy Tbk.




                                                   Ray Antonio Gunara
                                                         Direktur Utama
                                                        President Director




                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   13
Page 16
Sekilas tentang Perseroan
The Company at a Glance

“Harum Energy memegang peran penting dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat kontribusi
Indonesia di pasar energi global. Dalam perjalanannya, Harum Energy menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dengan
memperluas jaringan usaha serta mengekspor batu bara berkualitas tinggi ke berbagai pasar internasional dan sebagai
upaya untuk mempekuat ketahanan usaha di tengah dinamika pasar energi global, Harum Energy melakukan diversifikasi
bisnis ke sektor pertambangan, pengolahan, dan pemurnian nikel. Harum Energy membangun portofolio yang tangguh dan
adaptif terhadap dinamika kebutuhan energi, menjadikannya penyedia energi yang andal sekaligus kontributor utama dalam
pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik dan transisi menuju energi bersih yang berkelanjutan.”
Harum Energy plays a crucial role in supporting national energy security while strengthening Indonesia's contribution to the global
energy market. Throughout its journey, Harum Energy has demonstrated consistent growth by expanding its business network
and exporting high-quality coal to various international markets. To strengthen its business resilience amidst the dynamics of
the global energy market, Harum Energy has diversified its business into the nickel mining, processing, and refining sectors.
Harum Energy has built a robust and adaptive portfolio to the dynamics of energy demand, making it a reliable energy provider and a
major contributor to the development of electric vehicle battery ecosystem and the transition to sustainable clean energy.


Perseroan didirikan pada tahun 1995 dengan nama                     The Company was incorporated in 1995 under the name
PT Asia Antrasit. Sejak awal berdiri, Perseroan berfokus            PT Asia Antrasit. Since its incorporation, the Company
pada kegiatan pertambangan batu bara di Indonesia.                  has focused on coal mining activities in Indonesia.
Pada tahun 2007, Perseroan berganti nama menjadi                    In 2007, the Company changed its name to PT Harum
PT Harum Energy dan selanjutnya, salah satu titik pencapaian        Energy. Subsequently, a milestone in the Company's journey
perjalanan Perseroan ditandai dengan pencatatan saham               was marked by the listing of its shares on Indonesia Stock
Perseroan di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010,                  Exchange in 2010, reflecting the Company's determination
yang merupakan suatu cerminan tekad Perseroan untuk                 to build a stronger image in the national energy sector. This
membangun citra yang lebih kuat di sektor energi nasional.          achievement not only strengthened its legitimacy but also
Pencapaian ini tidak hanya mempertegas legitimasi, tetapi           opened broader access to strengthen its capital structure,
juga membuka akses lebih luas untuk memperkuat struktur             improve governance, and drive sustainable long-term growth.
permodalan, meningkatkan tata kelola, serta mendorong
pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

Dalam perjalanannya, Perseroan menunjukkan pertumbuhan              Throughout its journey, the Company has demonstrated
yang konsisten dengan memperluas jaringan usaha serta               consistent growth by expanding its business network
mengekspor batu bara berkualitas tinggi ke berbagai pasar           and exporting high-quality coal to various international
internasional. Sebagai upaya mempertahankan ketahanan               markets. To maintain business resilience in line with
usaha sejalan dengan dinamika industri energi yang terus            the ever-evolving dynamics of the energy industry, the
berkembang, Perseroan melakukan diversifikasi portofolio            Company has diversified its business portfolio through
bisnisnya melalui Entitas Anak dan Entitas Asosiasi ke              Subsidiaries and Associated Entities into other natural
sektor sumber daya alam lainnya, yaitu pertambangan,                resource sectors, namely nickel mining, processing, and
pengolahan serta pemurnian nikel. Diversifikasi portofolio          refining.This business portfolio diversification exhibits
bisnis ini menunjukkan langkah strategis Perseroan dalam            the Company’s strategic move to build a more resilient and
membangun fondasi bisnis yang lebih tangguh dan adaptif,            adaptive business foundation, while ensuring operational
sekaligus memastikan keberlanjutan operasional di tengah            sustainability amidst the changing global energy landscape.
perubahan lanskap energi global. Melalui pengembangan               Through such development, the Company plays a dual role
tersebut, Perseroan memainkan peran ganda yang saling               that complements each other, on the one hand, maintaining
melengkapi, yaitu di satu sisi menjaga pasokan energi               coal-based energy supplies, which still play a vital role in
berbasis batu bara yang masih memegang peranan vital                the global economy, and, on the other hand, contributing
dalam perekonomian dunia, dan di sisi lain berkontribusi            to the energy transition agenda by providing nickel as
terhadap agenda transisi energi melalui penyediaan nikel            a key commodity in the electric vehicle battery supply
sebagai komoditas utama dalam rantai pasok baterai                  chain. With such position, we are not only strengthens the
kendaraan listrik. Dengan posisi ini, kami tidak hanya              competitiveness of Indonesia's energy industry but also
memperkuat daya saing industri energi Indonesia, tetapi             affirms its commitment in building a more sustainable and
juga menegaskan komitmennya dalam membangun masa                    low-carbon energy future. [GRI 2-1]
depan energi yang lebih berkelanjutan dan rendah karbon.
[GRI 2-1]


14          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 17
                                 PT Harum Energy Tbk [GRI 2-1]


Alamat Kantor Pusat [POJK C.2] [GRI 2-1]                 Dasar Hukum Pendirian [GRI 2-1]
Head Office Address                                      Legal Basis of Establishment
Gedung Deutsche Bank Lt. 9                               Akta Pendirian No. 79 tanggal 12 Oktober 1995
Jl. Imam Bonjol No. 80                                   yang dibuat dihadapan Notaris Eliwaty Tjitra, S.H.,
Jakarta Pusat 10310                                      sebagai Notaris pengganti dari James Herman
                                                         Rahardjo, S.H., yang telah disahkan oleh Menteri
    : (+6221) 3983 1288
                                                         Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat
    : (+6221) 3983 1289                                  Keputusan No. C2-2026.HT.01.01.TH.96 tanggal
                                                         12 Februari 1996.
    : corsec@harumenergy.com

    : www.harumenergy.com                                Deed of Establishment No. 79 dated October 12,
                                                         1995, drawn up before Notary Eliwaty Tjitra, S.H.,
                                                         as a substitute of James Herman Rahardjo, S.H.,
                                                         which has been approved by the Minister of Justice of
                                                         the Republic of Indonesia under the Decree
Tanggal Pendirian
                                                         No. C2-2026.HT.01.01.TH.96 dated February 12, 1996.
Date of Establishment
12 Oktober 1995
October 12, 1995
                                                         Kepemilikan Saham* [POJK C.3] [GRI 2-1]
                                                         Shareholders
                                                                               0.09%
Bidang Usaha [GRI 2-6]
Line of Business                                                   2.73%                     0.08%
                                                                                                            0.02%
Aktivitas perusahaan holding, aktivitas jasa                                                                  0.10%
                                                         17.18%
keuangan, pertambangan, perdagangan, industri,
dan aktivitas konsultasi manajemen.
Holding company activities, financial services
activities, mining, trading, industry, and management
consulting activities.

                                                                                                      79.79%

Kode Saham
Ticker Code
HRUM                                                      PT Karunia Bara Perkasa                           79.79%
                                                          PT Harum Energy Tbk
                                                          (Saham Treasuri / Treasury Stock)                   2.73%

                                                          PT Bara Sejahtera Abadi                             0.09%

                                                          Lawrence Barki                                      0.10%

                                                          Steven Scott Barki                                  0.08%

                                                          Ray Antonio Gunara                                  0.02%

                                                          Masyarakat / Public (<5%)                         17.18%
                                                         * per 31 Desember 2025 / as of December 31, 2025




                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report         15
Page 18
Kegiatan Usaha Perseroan                                       The Company Business Activities

Perseroan mengelola portofolio-portofolio bisnisnya            The Company manages its business portfolios through
melalui Entitas Anak dan Entitas Asosiasi dengan cakupan       Subsidiaries and Associated Entities, with business
kegiatan usaha di sektor batu bara dan mineral strategis.      activities spanning the coal and strategic mineral sectors.
Kegiatan utama Perseroan, meliputi:                            The Company's primary activities, include:
a. Pertambangan batu bara yang berlokasi di Kalimantan         a. Coal mining located in East and Central Kalimantan;
   Timur dan Kalimantan Tengah;
b. Layanan logistik di perairan Kalimantan Timur yang          b. Logistics services in East Kalimantan waters, which play
   berperan penting dalam rantai pasok terintegrasi               a crucial role in the Company's integrated supply chain,
   Perseroan, terutama untuk mendukung kelancaran                 particularly in supporting the smooth distribution of coal
   distribusi batu bara dari wilayah tambang yang                 from mining areas that generally lack direct access to
   umumnya tidak memiliki akses langsung ke pelabuhan             deep-water ports; and
   air dalam; serta
c. Pertambangan nikel di Halmahera Timur dan                   c. Nickel mining in East Halmahera and nickel processing/
   pengolahan/pemurnian nikel di Halmahera Tengah.                refning in Central Halmahera.

Sejalan dengan komitmen terhadap keberlanjutan,                In line with its commitment to sustainability, the Company
Perseroan menegaskan peran aktif dalam mendukung               affirms its active role in supporting the transition to
transisi menuju energi bersih. Upaya ini diwujudkan            clean energy. This effort is exhibited through optimizing
melalui optimalisasi operasional, peningkatan efisiensi,       operations, improved efficiency, and transformed its business
serta transformasi portofolio bisnis yang diarahkan pada       portfolio, geared towards developing strategically valuable
pengembangan mineral bernilai strategis bagi ekosistem         minerals for the future energy ecosystem. By implementing
energi masa depan. Dengan menerapkan strategi                  a business diversification strategy, the Company now operates
diversifikasi bisnis, Perseroan kini mengoperasikan kegiatan   diversified business activities, continuously optimizing its
usaha terdiversifikasi, di mana Perseroan senantiasa           coal and logistics business portfolios and developing its
mengoptimalkan portofolio bisnis batu bara dan logistik,       nickel business portfolio.
serta mengembangkan portofolio bisnis nikel.

Dari portofolio bisnis nikel Perseroan, saat ini, fasilitas    Of the Company's nickel business portfolio, the nickel
pengolahan/pemurnian nikel Perseroan dikelola oleh Entitas     processing/refining facilities of the Company are currently
Anak, yaitu IMI, WMI, dan BSE. Masing-masing fasilitas         managed by its Subsidiaries, namely IMI, WMI, and BSE.
pengolahan/pemurnian nikel tersebut menghasilkan               Each of these nickel processing/ refining facilities produces
produk yang bervariasi, di mana IMI memproduksi Nickel         various products, where IMI produces Nickel Pig Iron (NPI),
Pig Iron (NPI), WMI memproduksi High Grade Nickel              WMI produces High Grade Nickel Matte, and BSE produces
Matte, dan BSE memproduksi Mixed Hydroxide Precipitate         Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). The nickel processing/
(MHP). Adapun fasilitas pengolahan/pemurnian nikel yang        refining facilities operated by IMI and WMI have started
dioperasikan oleh IMI dan WMI telah mulai beroperasi           operations since 2022 and 2024, respectively. However, the
sejak tahun 2022 dan 2024, secara berturut-turut. Namun,       nickel processing/ refining project based on High Pressure
proyek pengolahan/pemurnian nikel berbasis teknologi           Acid Leach (HPAL) technology developed by BSE is currently
High Pressure Acid Leach (HPAL) yang dikembangkan              still under construction, but has started commissioning at
BSE saat ini masih dalam tahap pembangunan, namun              the end of 2025 and is targeted to start commercial production
telah memasuki tahapan commissioning pada akhir                in early 2026. In addition, the Company's nickel mine is
tahun 2025 dan ditargetkan untuk memulai produksi              operated by a Subsidiary, POS, which has been operating
komersial pada awal tahun 2026. Selain itu, pertambangan       since October 2024. The Company's business diversification
nikel Perseroan dioperasikan oleh Entitas Anak, yaitu          into the nickel sector is part of the Company's long-term
POS telah beroperasi sejak bulan Oktober 2024. Diversifikasi   strategy to expand capabilities in the green mineral sector
bisnis Perseroan ke sektor nikel merupakan bagian dari         and strengthen contributions to the global energy transition.
strategi jangka panjang Perseroan untuk memperluas
kapabilitas di sektor mineral hijau dan memperkuat
kontribusi terhadap transisi energi global.




16       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 19
Menciptakan Nilai melalui Pertambangan yang                  Creating Value through Responsible Mining
Bertanggung Jawab
Dalam menjalankan kegiatan usaha, Perseroan berkomitmen      In conducting its business activities, The Company is
untuk mengelola operasional secara bertanggung jawab         committed to managing its operations responsibly, prioritizing
dengan mengedepankan keberlanjutan yang senantiasa           sustainability, while always taking environmental, social,
memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.     and governance aspects into account. The Company also
Perseroan juga mengupayakan kontribusi nyata terhadap        strive to deliver a tangible contribution to national economic
pembangunan ekonomi nasional yang diwujudkan melalui         development through job creation, local community
penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan masyarakat           empowerment, and tax contribution to local and central
lokal, serta kontribusi pajak kepada pemerintah daerah dan   governments. Our commitment to responsible mining is
pusat. Komitmen dalam merealisasikan pertambangan            also directed at supporting the national energy transition
yang bertanggung jawab juga diarahkan dalam mendukung        by providing raw materials for developing renewable energy
transisi energi nasional melalui penyediaan bahan baku       infrastructure.
untuk pengembangan infrastruktur energi terbarukan.




                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   17
Page 20
Siklus Produksi
Production Cycle

                Persiapan Lahan
      1
                Land Preparation
                Persiapan lahan merupakan tahapan awal dari kegiatan
                pertambangan, baik untuk pertambangan batu bara maupun
                mineral (termasuk nikel). Kesiapan lahan merupakan salah
                satu hal penting baik dalam tahapan eksplorasi maupun
                tahapan operasi produksi, dimana setiap tahapan dan kegiatan
                dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan. Selain
                persiapan lahan, keberadaaan infrastruktur pendukung juga
                tidak kalah penting bagi keseluruhan siklus produksi.
                Land preparation is the initial stage of mining activities, for
                both coal and mineral (including nickel) mining. The readiness
                of land is important aspect in exploration stage and production
                operation stage, whereby each stage and activity is carried out
                with an environmentally conscious approach. Beside the land
                preparation, the existence of supporting infrastructure also
                important in the overall production cycle.



                Pertambangan Batu Bara
      2
                Coal Mining

                Kegiatan pertambangan batu bara Perseroan dilaksanakan
                melalui metode tambang terbuka (open pit) dengan proses
                yang mencakup pengupasan lapisan tanah penutup,
                penggalian, pengangkutan, dan penumpukan batu bara di
                stockpile.
                The Company's coal mining is carried out through open pit
                mining methods with processes that include stripping of
                overburden, excavation, transportation, and stacking of coal in
                stockpiles.


                        MSJ, KUP, SBB, BKP




                                              3           Pertambangan dan Pengolahan/Pemurnian Nikel
                                                          Nickel Mining and Nickel Processing/Refining

                                                          Pada sektor nikel, kegiatan pertambangan nikel dilakukan terhadap bijih nikel
                                                          laterit yang diekstraksi dengan metode tambang terbuka (open pit). Setelah proses
                                                          penambangan, bijih nikel kemudian diproses lebih lanjut menggunakan teknologi
                                                          pengolahan rotary kiln electric furnace (RKEF) untuk menghasilkan NPI dan High
                                                          Grade Nickel Matte dan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL) untuk menghasilkan
                                                          Mixed Hydroxide Precipitate (MHP).
                                                          In the nickel sector, nickel mining is carried out on laterite nickel ore, extracted using
                                                          the open pit method. After the mining process, the nickel ore is then further processed
                                                          by using rotary kiln electric furnace (RKEF) processing technology to produce Nickel
                                                          Pig Iron (NPI) and High Grade Nickel Matte and High Pressure Acid Leach (HPAL)
                                                          technology to produce Mixed Hydroxide Precipitate (MHP).


                                                                   POS, IMI, WMI, BSE*)

*)
     Proyek BSE masih dalam tahap pembangunan dan ditargetkan untuk memulai produksi komersial pada awal tahun 2026. / The BSE project is still under construction and
     is targeted to begin commercial production in early 2026.




18           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 21
    Transportasi Produk
4
    Product Transportation
    Kegiatan transportasi pengangkutan batu bara dari area tambang menuju pelabuhan pengapalan melalui sistem
    hauling dan fasilitas pemuatan di jetty. Operasional ini didukung oleh armada dan infrastruktur logistik yang andal
    untuk memastikan kelancaran rantai pasok serta ketepatan waktu pengiriman. Sedangkan untuk kegiatan transportasi
    pengangkutan bijih nikel dari area tambang menuju fasilitas pengolahan/pemurnian untuk diproses lebih lanjut melalui
    sistem hauling.
    Coal transportation from mining area to shipping port is through a hauling system and loading facilities at the jetty.
    This operation is supported by a reliable fleet and logistics infrastructure to ensure smooth supply chain and on-time
    delivery. Meanwhile the nickel ore transportation from mining area to processing/refining facility for further downstream
    processing is carried out through hauling system.

                                                                                                       LLJ




                                                      Pemasaran
                                            5
                                                      Marketing

                                                      Perseroan memasarkan produk batu bara serta nikel
                                                      ke pasar domestik maupun internasional.
                                                      The Company markets coal and nickel products to
                                                      domestic and international markets.




                                                      Reklamasi dan Pascatambang
                                            6
                                                      Reclamation and Post-Mining

                                                      Perseroan tidak hanya berfokus pada kegiatan produksi, tetapi juga
                                                      memastikan terciptanya nilai pertambangan yang bertanggung
                                                      jawab melalui pelaksanaan reklamasi dan pascatambang. Proses
                                                      ini mencakup penataan kontur, revegetasi, serta pengelolaan tanah
                                                      dan air, yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan Rencana
                                                      Reklamasi dan Rencana Pascatambang yang telah disetujui oleh
                                                      otoritas terkait.
                                                      The Company focuses not only on production, but also on ensuring
                                                      the creation of responsible mining value through reclamation and
                                                      post-mining activities. This process includes contour planning,
                                                      revegetation, and land and water management, which are carried out
                                                      in stages in accordance with the Reclamation and Post-Mining Plan
                                                      approved by the relevant authorities.



                                                         MSJ, KUP, SBB, BKP, POS



                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   19
Page 22
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights

Aspek Ekonomi [POJK B.1, C.3]
                                                                                      2025                     2024                     2023
Economic Aspect

         Volume Produksi Batu Bara                                                                                                                            Ton
         Coal Production Volume
                                                                                      4,610,836                   6,128,681                 6,955,140         Tons


         Volume Penjualan Batu Bara                                                                                                                           Ton
         Coal Sales Volume
                                                                                      5,089,357                   5,977,358                 7,121,940         Tons


         Volume Produksi Nikel                                                                                                                                Ton
         Nickel Production Volume
                                                                                         74,822Ni                   56,998Ni                  28,789Ni        Tons


         Volume Penjualan Nikel                                                                                                                               Ton
         Nickel Sales Volume
                                                                                         74,545Ni                   57,583Ni                  27,326Ni        Tons


         Produk Ramah Lingkungan1)                                                                                                                            Ton
         Environmentally Friendly Products¹)
                                                                                                    -                         -                         -     Tons


         Total Aset
         Total Assets
                                                                                3,437,267,772               2,574,539,092             1,633,107,192           USD



         Total Liabilitas
         Total Liabilities
                                                                                1,617,777,800                  791,884,570              458,386,742           USD



         Total Ekuitas
         Total Equity
                                                                                1,819,489,972               1,782,654,522             1,174,720,450           USD



         Pendapatan
         Revenues
                                                                               1,338,626,499                1,295,465,928               925,520,340           USD



         Laba Tahun Berjalan
         Profit for the Year
                                                                                    45,322,468                  77,659,731              195,672,112           USD




Pelibatan Pihak Lokal
Local Engagement

         Jumlah Pemasok Lokal2)                                                                                                                               Perusahaan
         Number of Local Suppliers²)
                                                                                                174                       238                       211       Company


         Jumlah Nilai Pengadaan oleh Pemasok Lokal2)
         Total Procurement Value from Local Suppliers2)
                                                                                    11,334,749                  11,501,430                13,016,279          USD



         Tenaga Kerja Lokal2)                                                                                                                                 Orang
         Local Workforce²)
                                                                                             3,255                        585                     5873)       Persons


         1)
            Kegiatan operasional Perseroan dan Entitas Anak bergerak dalam industri pertambangan batu bara dan nikel sehingga tidak menghasilkan produk ramah
            lingkungan. Namun, Perseroan tetap menunjukkan komitmen terhadap transisi menuju ekonomi rendah karbon melalui perannya dalam menghasilkan nikel
            sebagai bahan baku bagi pengembangan energi baru terbarukan, khususnya untuk baterai kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi.
         2)
            Memiliki domisili yang sama dengan wilayah operasional.
         3)
            Tidak termasuk karyawan IMI, WMI, dan BSE.
         1)
            The operational activities of the Company and its Subsidiaries are engaged in the coal and nickel mining industry and therefore do not produce environmentally
            friendly products. Nevertheless, the Company continues to demonstrate its commitment to the transition toward a low-carbon economy through its role in producing
            nickel as a raw material for the development of renewable energy technologies, particularly for electric vehicle batteries and energy storage systems.
         2)
            Entities domiciled in the same region as the operational areas.
         3)
            Excludes employees of IMI, WMI, and BSE.




20     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 23
Aspek Sosial [POJK B.1, B.3, C.3]
                                                                                   20252)                  20242)                  20231)
Social Aspect

          Jumlah Karyawan                                                                                                                               Orang
          Total Employees
                                                                                           3,742                  3,667                     785         People


          Jumlah Karyawan Wanita                                                                                                                        Orang
          Total Female Employees
                                                                                              250                   419                       69        People


          Jam Kerja tanpa Kecelakaan                                                                                                                    Jam
          Working Hours without Accidents
                                                                                   19,031,014              12,305,555              12,219,609           Hour


          Kecelakaan Kerja Fatal                                                                                                                        Kejadian
          Fatal Occupational Accident
                                                                                                  3                     1                        -      Incidents



                                                                                                                                                        Indeks
          Lost Time Injury Frequency Rate                                                    28.6                    0.1                         -      Index


          Total Kegiatan PPM yang Dilaksanakan                                                                                                          Kegiatan
          Total CDE Activities Conducted
                                                                                              457                   229                     276         Activities


          Biaya Pelaksanaan PPM
          CDE Implementation Costs
                                                                                        476,138                279,866                 446,302          USD



          1)
               Tidak termasuk IMI, WMI, dan BSE. / Excluding IMI, WMI, and BSE.
          2)
               Termasuk IMI, WMI, dan BSE yang masing-masing mulai menjadi Entitas Anak sejak September 2023, Januari 2024, dan Maret 2024. / Including IMI, WMI, and
               BSE, which have become Subsidiaries since September 2023, January 2024, and March 2024, respectively.




Aspek Lingkungan [POJK B.2]
                                                                                    2025                    2024                    2023
Environmental Aspect

          Penggunaan Energi
          Energy Use
                                                                                   52,700,328              37,211,743               1,054,527           GJ



          Total Pengambilan Air
          Total Water Withdrawal
                                                                                     2,321,788               2,718,908                679,846           m3



          Pengurangan Emisi Langsung Dihasilkan (Scope 1 & 2)
          Reduction of Direct Emissions Generated (Scope 1 & 2)
                                                                                   (3,110,868)             (2,994,895)                (33,405)          TonCO2e



          Pengurangan Jumlah Limbah B3
          Total B3 Waste Reduction
                                                                                           355.9                  122.1                (191.9)          Ton



          Rehabilitasi Lahan
          Land Rehabilitation
                                                                                           295.9                  240.0                  232.3          ha




Aspek Tata Kelola
Governance Aspect
          Responsible Minerals Initiative (RMI) – Responsible Minerals Assurance Process (RMAP) untuk IMI dan WMI
          Responsible Minerals Initiative (RMI) – Responsible Minerals Assurance Process (RMAP) for IMI and WMI




                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report               21
Page 24
Penghargaan, Sertifikasi, dan Keanggotaan Asosiasi
Awards, Certifications, and Association Membership


   Penghargaan
   Awards




                                     1                                                                 3
                                                                         2




                                                                         6
                               4                                                                           5



                       1                                                 2                                              3

Partisipasi dalam Pengembangan                    Proses Jaminan Mineral yang Bertanggung        Standar Proses Jaminan Mineral yang
Peternakan melalui Sapi Komitmen                  Jawab Standar Uji Tuntas Pengadaan             Bertanggung Jawab untuk Rantai
di Provinsi Kalimantan Timur                      Bertanggung Jawab Global untuk Rantai          Pasokan Mineral Semua Mineral 2021
Participation in Livestock Development            Pasokan Mineral Semua Mineral 2021             Responsible Mineral Assurance Standard
through Commitment Cattle in East                 Responsible Minerals Assurance Process         Process for Mineral Supply Chains
Kalimantan Province                               Global Responsible Procurement Due             All Minerals 2021
Penerima / Recipient                              Diligence Standard for Mineral Supply          Penerima / Recipient
KUP                                               Chains All Minerals 2021                       IMI
Penyelenggara / Organizer                         Penerima / Recipient                           Penyelenggara / Organizer
Gubernur Kalimantan Timur / Governor of East      WMI                                            Responsible Minerals Initiative
Kalimantan                                        Penyelenggara / Organizer
Tanggal Penerimaan / Date Received                Responsible Minerals Initiative
                                                                                                 Tanggal Penerimaan / Date Received
11 Maret 2025 / March 11, 2025                    Tanggal Penerimaan / Date Received             19 Juni 2025 / June 19, 2025
                                                  17 Juni 2025 / June 17, 2025




                       4                                                 5                                              6

Program Benchmarking                              Penghargaan Kecelakaan Nihil                   Program Pencegahan dan
Pelaksanaan ESG                                   Zero Accident Award                            Penanggulangan HIV dan AIDS
ESG Implementation Benchmarking                   Penerima / Recipient                           di Tempat Kerja Kategori Platinum
Program                                           MSJ                                            HIV and AIDS Prevention and Response
Penerima / Recipient                                                                             Program in the Workplace, Platinum
                                                  Penyelenggara / Organizer
Perseroan / The Company                                                                          Category
                                                  Gubernur Kalimantan Timur / Governor of East
Penyelenggara / Organizer                         Kalimantan                                     Penerima / Recipient
PT Harmoni Panca Utama dan / and                                                                 MSJ
                                                  Tanggal Penerimaan / Date Received
PT Hasta Panca Mandiri Utama                      26 Juni 2025 / June 26, 2025                   Penyelenggara / Organizer
Tanggal Penerimaan / Date Received                                                               Gubernur Kalimantan Timur / Governor of East
20 Juni 2025 / June 20, 2025                                                                     Kalimantan
                                                                                                 Tanggal Penerimaan / Date Received
                                                                                                 26 Juni 2025 / June 26, 2025




22        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 25
                       7                                                                                  9
                                                        8



                       7                                                    8                                                9

Fortune Indonesia 100                  Top 50 Middle Capitalization             Penghargaan atas Partisipasi dalam Program PPM untuk
                                       Public Listed Company                    Mendukung Perluasan Cakupan Kepesertaan Jaminan
Penerima / Recipient                   Penerima / Recipient                     Kesehatan Nasional bagi Masyarakat Kutai Kartanegara
Perseroan / The Company                Perseroan / The Company                  Award for Participation in the CSR Program to Support
Penyelenggara / Organizer              Penyelenggara / Organizer                the Expansion of National Health Insurance Coverage for
Fortune Indonesia                      Indonesian Institute for Corporate       Kutai Kartanegara Community
Tanggal Penerimaan / Date Received     Directorship                             Penerima / Recipient
11 Agustus 2025 / August 11, 2025      Tanggal Penerimaan / Date Received       MSJ dan KUP / MSJ and KUP
                                       15 September 2025 /                      Penyelenggara / Organizer
                                       September 15, 2025                       Bupati Kutai Kartanegara / Regent of Kutai Kartanegara
                                                                                Tanggal Penerimaan / Date Received
                                                                                26 November 2025 / November 26, 2025




   Sertifikat
   Certifications




                                      1                                                                       3

                                                                            2




                       1                                                    2                                                3

ISO 9001:2015 untuk Sistem                         ISO 45001:2018 untuk Sistem Manajemen              ISO 14001:2015 untuk Sistem
Manajemen Mutu                                     Kesehatan dan Keselamatan Kerja                    Manajemen Lingkungan
ISO 9001:2015 for                                  ISO 45001:2018 for Occupational Health             ISO 14001:2015 for Environmental
Quality Management System                          and Safety Management System                       Management System
Penerima / Recipient                               Penerima / Recipient                               Penerima / Recipient
MSJ                                                MSJ                                                MSJ
Lembaga Sertifikasi / Certification Agency         Lembaga Sertifikasi / Certification Agency         Lembaga Sertifikasi / Certification Agency
SGS United Kingdom Ltd                             SGS United Kingdom Ltd                             SGS United Kingdom Ltd
Masa Berlaku / Validity Period                     Masa Berlaku / Validity Period                     Tanggal Menerima / Date Received
27 Februari 2024–10 Desember 2026                  16 April 2024–16 April 2027 /                      20 Mei 2024–10 Desember 2026 /
February 27, 2024–December 10, 2026                April 16, 2024–April 16, 2027                      May 20, 2024–December 10, 2026




                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      23
Page 26
                                   5                                                      7                                                     9

      4                                                       6                                                    8




                       4                                                  5                                                6

GB/T 45001-2020/ISO 45001:2018                     GB/T 24001-2016/ISO 14001:2015                   GB/T 19001-2016/ISO 9001:2015 untuk
untuk Sistem Manajemen Kesehatan                   untuk Sistem Manajemen Lingkungan                Manajemen Mutu dalam Produksi dan
dan Keselamatan Kerja dalam Produksi               dalam Produksi dan Jasa Ferronickel              Jasa Ferronickel
dan Jasa Ferronickel                               GB/T 24001-2016/ISO 14001:2015 for               GB/T 19001-2016/ISO 9001:2015 for
GB/T 45001-2020/ISO 45001:2018                     Environmental Management System in               Quality Management in Ferronickel
for Occupational Health and Safety                 Ferronickel Production and Services              Production and Services
Management System in Ferronickel                   Penerima / Recipient                             Penerima / Recipient
Production and Services                            WMI                                              WMI
Penerima / Recipient                               Lembaga Sertifikasi / Certification Agency       Lembaga Sertifikasi / Certification Agency
WMI                                                Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd   Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd
Lembaga Sertifikasi / Certification Agency         Tanggal Menerima / Date Received                 Masa Berlaku / Validity Period
Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd     24 September 2024–23 September 2027 /            24 September 2024–23 September 2027 /
Masa Berlaku / Validity Period                     September 24, 2024–September 23, 2027            September 24, 2024–September 23, 2027
24 September 2024–23 September 2027 /
September 24, 2024–September 23, 2027



                       7                                                  8                                                9

GB/T 45001-2020/ISO 45001:2018                     GB/T 24001-2016/ISO 14001:2015 untuk             GB/T 19001-2016/ISO 9001:2015 untuk
untuk Sistem Manajemen Kesehatan                   Sistem Manajemen Lingkungan dalam                Manajemen Mutu dalam Produksi dan
dan Keselamatan Kerja dalam Produksi               Produksi dan Jasa Nickel-Iron Alloys             Jasa Nickel-Iron Alloys
dan Jasa Nickel-Iron Alloys                        GB/T 24001-2016/ISO 14001:2015 for               GB/T 19001-2016/ISO 9001:2015 for
GB/T 45001-2020/ISO 45001:2018                     Environmental Management System in               Quality Management in the Production
for Occupational Health and Safety                 the Production and Service of Nickel-Iron        and Service of Nickel-Iron Alloys
Management System in the Production                Alloys                                           Penerima / Recipient
and Service of Nickel-Iron Alloys                  Penerima / Recipient                             IMI
Penerima / Recipient                               IMI                                              Lembaga Sertifikasi / Certification Agency
IMI                                                Lembaga Sertifikasi / Certification Agency       Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd
Lembaga Sertifikasi / Certification Agency         Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd   Masa Berlaku / Validity Period
Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd     Masa Berlaku / Validity Period                   23 September 2024–22 September 2027 /
Masa Berlaku / Validity Period                     23 September 2024–22 September 2027 /            September 23, 2024–September 22, 2027
23 September 2024–22 September 2027 /              September 23, 2024–September 22, 2027
September 23, 2024–September 22, 2027




24         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 27
                                                    10
                                                                                   11




                                   10                                                                  11

GB/T 45001-2020/ISO 45001:2018 untuk Sistem Manajemen               GB/T 24001-2016/ISO 14001:2015 untuk Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Penambangan                   Lingkungan dalam Penambangan Terbuka Bijih Nikel Laterit
Terbuka Bijih Nikel Laterit                                         GB/T 24001-2016/ISO 14001:2015 for Environmental
GB/T 45001-2020/ISO 45001:2018 for Occupational Health              Management System in Surface Mining of Nickel Laterite Ore
and Safety Management System in Surface Mining of Nickel            Penerima / Recipient
Laterite Ore                                                        POS
Penerima / Recipient                                                Lembaga Sertifikasi / Certification Agency
POS                                                                 Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd
Lembaga Sertifikasi / Certification Agency                          Masa Berlaku / Validity Period
Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd                      30 Oktober 2025–29 Oktober 2028 /
Masa Berlaku / Validity Period                                      October 30, 2025–October 29, 2028
30 Oktober 2025–29 Oktober 2028 /
October 30, 2025–October 29, 2028


Keanggotaan Asosiasi [POJK C.5] [GRI 2-28]
Association Membership

                                                                    Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI)
                                                                    Indonesian Coal Mining Association (ICMA)
                                                                    Skala Asosiasi / Association Scale
                                                                    Nasional
                                                                    National
                                                                    Posisi Perseroan / Corporate Position
                                                                    Anggota
                                                                    Member

Keanggotaan Perseroan dalam Asosiasi Pertambangan                   The Company’s membership in the Indonesian Coal Mining
Batubara Indonesia (APBI) bertujuan untuk memperkuat posisi         Association (APBI) aims to strengthen its position and enhance
dan meningkatkan kredibilitas di industri pertambangan batu         credibility in the coal mining industry through synergy, advocacy,
bara melalui sinergi, advokasi, serta akses terhadap informasi      and access to strategic information. Through such participation,
strategis. Melalui partisipasi tersebut, Perseroan dapat terlibat   the Company is able to actively engage in various industry
aktif dalam berbagai forum industri untuk memperoleh                forums to gain up-to-date insights on regulatory developments,
wawasan terkini mengenai perkembangan regulasi, kebijakan           government policies, and market dynamics affecting the mining
pemerintah, serta dinamika pasar yang memengaruhi sektor            sector.
pertambangan.


Saat ini, Hariyadi selaku Direktur Perseroan menjabat sebagai       Currently, Hariyadi, as Director of the Company, serves as Deputy
Wakil Ketua untuk Clean Coal Technology and Coal Downstream         Chair for Clean Coal Technology and Coal Downstream Sector
Sector dalam APBI-ICMA untuk periode tahun 2024 – 2027.             at APBI-ICMA for the 2024 – 2027 period. This participation
Keikutsertaan ini juga mendukung Perseroan dalam mengikuti          also supports the Company in participating in discussions on
pembahasan praktik pertambangan yang bertanggung jawab              responsible mining practices and developments in sustainability
dan perkembangan isu keberlanjutan yang relevan bagi industri.      issues relevant to the industry.



                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   25
Page 28
Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report Responsibility


SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025
PT HARUM ENERGY TBK
STATEMENT OF MEMBERS OF THE BOARD OF DIRECTORS
ON THE RESPONSIBILITY FOR THE 2025 SUSTAINABILITY REPORT OF
PT HARUM ENERGY TBK


Kami, yang bertanda tangan di bawah ini, menyatakan                        We, the undersigned, hereby declare that all information in
bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan                          the 2025 Sustainability Report of PT Harum Energy Tbk has
PT Harum Energy Tbk tahun 2025 telah dimuat secara                         been disclosed completely and responsibly.
lengkap dan bertanggung jawab.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.                          This statement is hereby made in all truthfulness.


                                                            Jakarta, 30 April, 2026
                                                            Jakarta, April 30, 2026



                                                                  Direksi,
                                                           Board of Directors,




                                                           Ray Antonio Gunara
                                                                Direktur Utama
                                                               President Director




        Kenneth Scott Andrew Thompson                                                             Hariyadi
                             Direktur                                                               Direktur
                             Director                                                               Director




26      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 29
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025
PT HARUM ENERGY TBK
STATEMENT OF MEMBERS OF THE BOARD OF COMMISSIONERS
ON THE RESPONSIBILITY FOR THE 2025 SUSTAINABILITY REPORT OF
PT HARUM ENERGY TBK


Kami, yang bertanda tangan di bawah ini, menyatakan           We, the undersigned, hereby declare that all information in
bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan             the 2025 Sustainability Report of PT Harum Energy Tbk has
PT Harum Energy Tbk tahun 2025 telah dimuat secara            been disclosed completely and responsibly.
lengkap dan bertanggung jawab.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.             This statement is hereby made in all truthfulness.


                                                Jakarta, 30 April, 2026
                                                Jakarta, April 30, 2026



                                              Dewan Komisaris,
                                            Board of Commissioners,




                                                    Lawrence Barki
                                                   Komisaris Utama
                                                President Commissioner




                     Yun Mulyana                                                 Steven Scott Barki
                         Komisaris                                                       Komisaris
                       Commissioner                                                    Commissioner




                      Dody Hasril                                                 Astria Wizayanti
                   Komisaris Independen                                           Komisaris Independen
                 Independent Commissioner                                       Independent Commissioner




                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   27
Page 30
     Portofolio Bisnis / Business Portfolio




PORTOFOLIO BISNIS
Business Portfolio

Wilayah Operasional [POJK C.3] [GRI 2-1]
Operational Areas



                                                                                                                  Ni

                                                                                                                 WMI
                                                                                                                         POS     Ni
                                                                                                                  IMI
                                                                                                                            Ni
                                              SBB
                                                    KUP
                                                          MSJ

                                                    LLJ
                                     BKP




               Entitas Anak                                            Bidang Usaha                            Lokasi Operasi
                Subsidiaries                                          Line of Business                       Operational Location

                                                                  KEPEMILIKAN LANGSUNG
                                                                      Direct Ownership

                         MSJ                              Pertambangan Batu Bara / Coal Mining        Kalimantan Timur / East Kalimantan

                         SBB                              Pertambangan Batu Bara / Coal Mining        Kalimantan Timur / East Kalimantan

                         BKP                              Pertambangan Batu Bara / Coal Mining       Kalimantan Tengah / Central Kalimantan

                         KUP                              Pertambangan Batu Bara / Coal Mining        Kalimantan Timur / East Kalimantan

                          LLJ                                        Pelayaran / Shipping             Kalimantan Timur / East Kalimantan

                         HNP                                        Investasi / Investment                             Jakarta

                      HA Capital                                    Investasi / Investment                   Singapura / Singapore

                        NICAP                                       Investasi / Investment                   Singapura / Singapore

                                                                KEPEMILIKAN TIDAK LANGSUNG
                                                                     Indirect Ownership

                         POS                          Pertambangan Bijih Nikel / Nickel Ore Mining     Halmahera Timur / East Halmahera

                         HNI                                        Investasi / Investment                          Jakarta

                                                                Pengolahan/Pemurnian Nickel /
                          IMI                                                                        Halmahera Tengah / Central Halmahera
                                                                  Nickel Processing/Refining

                         THN                                        Investasi / Investment                          Jakarta

                                                                Pengolahan/Pemurnian Nickel /
                         BSE                                                                         Halmahera Tengah / Central Halmahera
                                                                  Nickel Processing/Refining
                                                                Pengolahan/Pemurnian Nickel /
                        WMI                                                                          Halmahera Tengah / Central Halmahera
                                                                  Nickel Processing/Refining


28      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 31
Produk yang Dihasilkan [POJK C.4] [GRI 2-6]
Products Produced


Batu Bara Uap (Batu Bara Termal)
Steam Coal (Thermal Coal)

Batu bara termal digunakan untuk penggalangan uap dalam pembangkit listrik yang
bermanfaat sebagai media dalam proses pemanasan dan manufaktur semen, seperti
pemanasan langsung, pemanasan ruang, dan pemanas air.
Thermal coal is used for raising steam in power plants as a medium in the process of
heating and manufacturing cement, such as direct heating, space heating, and water
heating.




NPI
NPI yang diproduksi dari fasilitas pengolahan/pemurnian (smelter) merupakan
ferronickel sebagai produk antara yang digunakan dalam produksi, di antaranya
stainless steel.
NPI produced from processing/refining facility (smelter) is a ferronickel as intermediate
product that is used in the production of, among others, stainless steel.




Nickel Matte
Nickel Matte yang diproduksi dari fasilitas pengolahan/pemurnian (smelter) merupakan
produk antara yang digunakan sebagai bahan baku untuk memproduksi nikel sulfat,
yang merupakan komponen utama dalam rantai bahan baku baterai.
Nickel Matte produced from processing/refining facility (smelter) is an intermediate
product that is used as raw material in the production of nickel sulphate, a key component
in battery supply chain.




MHP*)
MHP yang diproduksi dari fasilitas pengolahan/pemurnian (smelter) berteknologi
HPAL merupakan produk antara dari pengolahan bijih nikel kadar rendah/limonit, yang
merupakan bahan baku untuk memproduksi nikel sulfat, yang merupakan komponen
utama dalam rantai bahan baku baterai.
MHP produced from a processing/refining facility (smelter) with HPAL technology is
an intermediate product from the processing of low grade nickel ore/limonite, that is
used as raw material in the production of nickel sulphate, a key component in battery
supply chain.

*)
     Produksi komersial MHP ditargetkan untuk dimulai pada awal tahun 2026. / MHP’s commercial production is
     targeted to start in early 2026.




                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   29
Page 32
      Portofolio Bisnis / Business Portfolio




Layanan Logistik                                                      Logistic Services

Perseroan menyediakan layanan logistik melalui Entitas                The Company provides logistics services through its
Anak berupa pengangkutan batu bara dari area tambang                  Subsidiaries, including coal transportation from mining
yang umumnya tidak terhubung langsung dengan pelabuhan                areas that are generally not directly connected to
air dalam menggunakan tugboat dan tongkang dengan                     deep-water ports using tugboats and barges, covering most
cakupan area pada sebagian besar perairan Kalimantan                  of the waters of East Kalimantan. These logistics services
Timur. Layanan logistik ini mencakup sistem transshipment             include a transshipment system for transferring cargo from
untuk pemindahan muatan dari kapal berukuran kecil ke                 small vessels to larger vessels capable of sailing to export
kapal besar yang dapat berlayar ke pasar ekspor. Spesifikasi          markets. The specifications of the Company's vessels and
kapal dan tongkang yang dimiliki Perseroan adalah sebagai             barges are as follows:
berikut:


   Tugboat
   Perseroan mengoperasikan armada kapal jenis tugboat berbendera Indonesia dengan klasifikasi RINA/BKI. Kapal
   tugboat Perseroan memiliki kapasitas gross tonnage sebesar 251 ton dan net tonnage sebesar 76 ton, dengan panjang
   keseluruhan (LOA) 28,1 m, panjang antara garis tegak (LBP) 26,0 m, serta lebar 8,6 m. Kapal didukung oleh spesifikasi
   teknis yang memadai, meliputi kedalaman 4,3 m dan draft 3,3 m, sehingga mampu menunjang operasional secara
   optimal.

   Hingga akhir periode pelaporan, jumlah armada tugboat yang dioperasikan Perseroan tercatat sebanyak 24 unit.
   Spesifikasi dan jumlah armada tersebut mencerminkan komitmen Perseroan dalam menjaga keandalan operasional
   serta mendukung kelancaran layanan kepada pelanggan.

   The Company operates a fleet of Indonesian-flagged tugboats classified as RINA/BKI. The Company's tugboats have
   a gross tonnage capacity of 251 tons and a net tonnage of 76 tons, with an overall length (LOA) of 28.1 m, a length between
   perpendiculars (LBP) of 26.0 m, and a beam of 8.6 m. The vessels are equipped with adequate technical specifications,
   including a depth of 4.3 m and a draft of 3.3 m, enabling optimal operational support.

   Until the end of the reporting period, the Company operated a fleet of 24 tugboats. These specifications and fleet size reflect
   the Company's commitment to maintaining operational reliability and ensuring smooth service to customers.




   Tongkang / Barge
   Perseroan mengoperasikan armada kapal jenis tongkang (barge) berbendera Indonesia dengan klasifikasi RINA. Kapal ini
   memiliki kapasitas angkut yang signifikan, tercermin dari gross tonnage sebesar 3.142 ton dan net tonnage sebesar 943
   ton. Dari sisi dimensi, tongkang memiliki panjang keseluruhan (LOA) 91,4 m (300 kaki) dan panjang antara garis tegak
   (LBP) 87,8 m (288 kaki), dengan lebar 24,4 m (80 kaki), kedalaman 5,5 m (18 kaki), serta draft 4,3 m, yang mendukung
   optimalisasi kapasitas muat dan stabilitas operasional.

   Hingga akhir periode pelaporan, jumlah armada tongkang yang dioperasikan Perseroan tercatat sebanyak 29 unit.
   Kapasitas dan spesifikasi armada tersebut mencerminkan kemampuan Perseroan dalam menunjang kegiatan
   operasional pengangkutan secara efisien dan andal, serta mendukung peningkatan kinerja layanan kepada pelanggan.

   The Company operates a fleet of Indonesian-flagged barges classified as RINA. These vessels have a significant carrying
   capacity, reflected in their gross tonnage of 3,142 tons and net tonnage of 943 tons. Dimensionally, the barges have an
   overall length (LOA) of 91.4 m (300 ft) and a length between perpendiculars (LBP) of 87.8 m (288 ft), with a beam of 24.4 m
   (80 ft), a depth of 5.5 m (18 ft), and a draft of 4.3 m, all of which support optimal loading capacity and operational stability.

   Until the end of the reporting period, the Company operated a fleet of 29 barges. This fleet capacity and specifications
   reflect the Company's ability to efficiently and reliably support transportation operations and improve customer service
   performance.




30       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 33
Wilayah Pemasaran [POJK C.4] [GRI 2-6]
Marketing Areas


Perseroan memfokuskan penjualan batu bara pada               The Company focuses its coal sales on the power generation
sektor pembangkit listrik di kawasan Asia Selatan dan        sector in South Asia and Southeast Asia regions, which
Asia Tenggara yang hingga kini masih menjadi pasar           remain the primary market for fossil fuels. In line with such,
utama energi fosil. Sejalan dengan itu, Perseroan terus      the Company continues to adapt its marketing strategy to
menyesuaikan strategi pemasaran dengan dinamika              reflect the dynamics of global demand and the changing
permintaan global serta perubahan lanskap industri energi,   energy industry landscape, including the transition to
termasuk tren transisi menuju energi rendah karbon.          low-carbon energy. Through these adaptive measures,
Melalui langkah adaptif ini, Perseroan berupaya menjaga      the Company strives to maintain sustainable growth while
kesinambungan pertumbuhan sekaligus mempertahankan           maintaining international competitiveness. Information on
daya saing di tingkat internasional. Informasi mengenai      the Company's market distribution is outlined below:
distribusi pasar Perseroan diuraikan sebagai berikut:




Wilayah Pemasaran Batu Bara berdasarkan Volume Penjualan
Coal Marketing Areas based on Sales Volume


  Jepang / Japan               Tiongkok / China
  2025 : 15%                   2025: 17%
  2024 : 18%                   2024 : 30%



  Taiwan                      Indonesia
  2025 : 15%                  2025: 21%
  2024 : 4%                   2024 : 28%


  Korea Selatan /
                              Bangladesh
  South Korea
                              2025: 13%
  2025 : 8%
                              2024 : 9%
  2024 : 1%


  Thailand                    India
  2025 : 5%                   2025: 3%
  2024 : 4%                   2024 : -



  Hong Kong                   Filipina / Philippines
  2025 : 2%                   2025: 1%
  2024 : -                    2024 : -



 Vietnam
 2025 : 1%
 2024 : 6%




                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   31
Page 34
      Portofolio Bisnis / Business Portfolio




Wilayah Pemasaran Nikel                                                      Nickel Marketing Areas

Perseroan mempertahankan distribusi penjualan global                         The Company maintains a diversified global sales distribution
yang terdiversifikasi untuk produk nikelnya, dengan tujuan                   for its nickel products, with key export destinations in Asia
ekspor utama di kawasan Asia dan Eropa, yang didukung                        and Europe, supported by demand from the downstream
oleh permintaan dari sektor hilir baja tahan karat, refined                  stainless steel, refined nickel, and battery derivative sectors.
nickel, dan bahan baku baterai. Perseroan akan tetap adaptif                 The Company will remain adaptive by continuously evaluating
dengan terus mengevaluasi perubahan dinamika pasar, dan                      changes in market dynamics, and nickel will continue to
nikel akan tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan                         be the primary driver of the Group’s growth and financial
serta kinerja keuangan Perseroan dan Entitas Anak.                           performance.




Pencapaian Kinerja Operasional dan Keuangan [POJK F.2] [EM-MM-000.A]
Operational and Financial Performance Achievement


                                                             2025                              2024                             2023
          Uraian                    Satuan
        Description                  Unit        Realisasi                       Realisasi                          Realisasi
                                                                    Target                            Target                           Target
                                                 Realization                     Realization                        Realization
                                                             KINERJA OPERASIONAL
                                                             Operational Performance
Total Volume Produksi
Batu Bara                                             4.6            5.0 - 5.5          6.1               5.5-6.1        7.0              5.5-6.0
Total Coal Production Volume       Juta Ton
Total Volume Penjualan            Million Tons
Batu Bara                                             5.1            5.0 - 5.5          7.0               5.5-6.1        7.1              5.5-6.0
Total Coal Sales Volume
Total Volume Produksi
Bijih Nikel                        Juta Ton
                                                      1.4            1.8 - 2.5          1.0               0.5-1.0       N/A                 N/A
Total Nickel Ore Production       Million Tons
Volume
Total Volume Produksi Nikel
Total Nickel Production            Ribu Ton         74.8Ni      71.4 – 75.6Ni         57.0Ni     61.8Ni – 70.0Ni       28.8Ni               N/A
Volume                             Thousand
                                     Tons
Total Volume Penjualan Nikel
                                                    74.5Ni      71.4 – 75.6Ni         57.6Ni      61.8Ni –70.0Ni       27.3Ni     10.5Ni – 11.0Ni
Total Nickel Sales Volume
                                                               KINERJA KEUANGAN
                                                              Financial Performance
Total Pendapatan
                                                  1,338.6       1,328 – 1,481      1,295.5            1,280-1,450      925.5      616.8 – 732.0
Total Revenues                    Juta USD
Laba Tahun Berjalan               Million USD
                                                     45.3            19 – 78           77.7              110-140       195.7                N/A
Profit for the Year




Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio,                                  Comparison of Target and Performance of
Target Pembiayaan, atau Investasi pada                                       Portfolio, Financing Target, or Investment in
Instrumen Keuangan atau Proyek                                               Financial Instrument or Project Aligned with
yang Sejalan dengan Keuangan                                                 Sustainable Finance [POJK F.3]
Berkelanjutan [POJK F.3]

Sampai dengan akhir tahun 2025, Perseroan tidak memiliki                     Until the end of 2025, the Company did not have or implement
atau menjalankan program investasi pada instrumen                            any investment programs in sustainable finance instruments
keuangan atau proyek berkelanjutan sehingga tidak                            or projects, therefore, no information is available on
terdapat informasi mengenai perbandingan target dan                          the comparison of targets and performance of portfolio,
kinerja portofolio, target pembiayaan, atau investasi pada                   financing target, or investment in financial instrument or
instrumen keuangan atau proyek yang sejalan dengan                           project aligned with sustainable finance.
keuangan berkelanjutan.


32        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 35
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan kepada
Pemangku Kepentingan [GRI 201-1, 12.8.2, 14.9.2, 14.23.2]
Economic Value Generated and Distributed to Stakeholders

Pencapaian kinerja operasional dan keuangan Perseroan                 The Company's consistently optimizes its operational and
yang terus dioptimalkan secara konsisten berpengaruh                  financial performance achievements, which directly impacts
langsung terhadap pencapaian distribusi nilai ekonomi                 the distribution of economic value to stakeholders. This
bagi pemangku kepentingan. Nilai tersebut didayagunakan               value is utilized not only to fulfill financial obligations and
tidak hanya untuk memenuhi kewajiban finansial dan                    legal responsibilities, but also to strengthen the Company's
tanggung jawab hukum, tetapi juga untuk memperkuat                    socio-economic contribution to improving the welfare of
kontribusi sosial-ekonomi Perseroan dalam meningkatkan                employees, the community, and national development.
kesejahteraan karyawan, masyarakat, serta pembangunan
nasional.

Distribusi nilai ekonomi diwujudkan melalui berbagai                  The economic value is distributed through various channels,
bentuk, antara lain pembayaran gaji dan tunjangan bagi                such as payment of salaries and benefits to employees,
karyawan, pembelian barang dan jasa dari pemasok lokal                purchase of goods and services from local and national
maupun nasional, pembayaran pajak, royalti, dan retribusi             suppliers, payment of taxes, royalties, and levies to the state,
kepada negara, pembagian dividen kepada pemegang                      dividend distribution to shareholders, and implementation of
saham, serta implementasi program tanggung jawab                      social and environmental responsibility programs oriented
sosial dan lingkungan yang berorientasi pada peningkatan              towards improving the surrounding community’s life quality.
kualitas hidup masyarakat sekitar. Informasi mengenai nilai           Information on the direct economic value generated and
ekonomi langsung yang dihasilkan dan telah didistribusikan            distributed by the Company is described below: [GRI 3-3,
Perseroan diuraikan sebagai berikut: [GRI 3-3, 12.8.1, 14.9.1,        12.8.1, 14.9.1, 14.23.1]
14.23.1]

                                                                                                                          (dalam USD / in USD)


                Uraian                        2025           2024                 2023                           Description

                                                NILAI EKONOMI YANG DIHASILKAN
                                                     Economic Value Generated
 Penerimaan Kas                           1,399,122,365   1,259,352,914        932,939,430       Cash Receipts
 Penerimaan Restitusi Pajak Penghasilan                                                          Value of the Receipt of Corporate Income
                                            51,915,048       38,276,219          17,545,206
 Nilai                                                                                           Tax Refund
 Penerimaan Penghasilan Bunga                6,753,835           7,758,984       11,857,064      Receipt of Interest Income
 Hasil Pelepasan Aset Tetap                    301,552            277,210           501,313      Proceeds from Disposal of Fixed Assets
 Penerimaan Dividen dari Entitas
                                                      -          5,933,824        4,706,031      Dividend Receipt from Associated Entities
 Asosiasi
 Penarikan Jaminan Reklamasi dan                                                                 Withdrawal of Reclamation and Mine
                                                      -                  -          155,765
 Penutupan Tambang                                                                               Closure Guarantees
 Total                                    1,458,092,800   1,311,599,151        967,704,809       Total
                                             NILAI EKONOMI YANG DIDISTRIBUSIKAN
                                                    Economic Value Distributed
 Pembayaran Kas kepada:                                                                          Cash Paid to:
   Pemasok dan Beban Lainnya               880,748,431     849,927,833*)       443,781,019         Suppliers and Other Expenses
   Manajemen Kunci dan Karyawan             55,870,420       53,128,172          18,848,203        Key Management and Employees
 Pembayaran Royalti kepada Pemerintah       56,436,690       68,994,330        130,541,475       Payments of Royalty to the Government




                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       33
Page 36
             Portofolio Bisnis / Business Portfolio




                                                                                                                                      (dalam USD / in USD)


                         Uraian                           2025             2024              2023                       Description

     Pembayaran Pajak Penghasilan Badan                 27,436,970         87,138,857      139,721,673    Payment of Corporate Income Tax
     Pembayaran Beban Keuangan                          56,504,204         31,338,610        5,934,837    Payments of Finance Costs
     Pembayaran Dividen Kas                                        -                 -      63,217,709    Payments of Cash Dividends
     Pembayaran Dividen Entitas Anak                                                                      Payment of Dividends from Subsidiaries
                                                         4,399,377          8,592,690       16,783,156
     kepada Kepentingan Non-Pengendali                                                                    to Non-Controlling Interests
     Penambahan Aset Tetap                             723,033,595       176,809,639*)       6,726,254    Additions to Fixed Assets
     Penambahan Properti Pertambangan                   17,153,702         14,802,563       22,510,884    Additions to Mine Properties
     Penempatan Jaminan Reklamasi dan                                                                     Placement of Mine Reclamation and
                                                         1,852,380            638,605                 -
     Penutupan Tambang                                                                                    Closure Guarantees
     Pembayaran Biaya Labuh                                 53,419            95,653*)          68,808    Payment for Docking Expense
     Pembayaran Liabilitas Sewa                          1,275,109          1,234,163        1,282,909    Payment of Lease Liabilities
     Pembiayaan Investasi Sosial                                                                          Financing of Social Community
                                                           476,138            279,866          446,302
     Kemasyarakatan                                                                                       Investment
     Pembiayaan Pengelolaan Lingkungan                   2,601,368          2,189,326        1,703,597    Financing of Environmental Management
     Total                                            1,827,841,803    1,295,170,307*)   851,566,826*)    Total
     Nilai Ekonomi Ditahan                            (369,749,003)       16,428,844*)   116,137,983*)    Economic Value Retained
*)
      Data disajikan kembali. / Data restated.



Perubahan yang Signifikan [POJK C.6] [GRI 2-6]                                    Significant Changes [POJK C.6] [GRI 2-6]

Sampai dengan akhir tahun 2025, tidak terdapat perubahan                          Until the end of 2025, there were no significant changes in
yang signifikan pada kegiatan operasional, komposisi                              the Company's operations, share ownership composition, and
kepemilikan saham, serta jaringan rantai pasokan                                  supply chain network. This reflects that all business activities
Perseroan. Hal ini mencerminkan seluruh aktivitas bisnis                          continued to operate consistently in accordance with
tetap berjalan secara konsisten sesuai dengan strategi                            the previously established strategy and structure. This condition
dan struktur yang telah ditetapkan sebelumnya. Kondisi ini                        demonstrates the stability of the Company’s performance and
menunjukkan stabilitas kinerja dan arah bisnis Perseroan,                         business direction, while providing assurance to stakeholders
serta memberikan kepastian bagi pemangku kepentingan                              in assessing the sustainability of the Company’s operations.
dalam menilai keberlanjutan usaha Perseroan.

Tidak adanya perubahan material tersebut juga berdampak                           The absence of material changes also contributed to
pada terjaganya kesinambungan operasional, efektivitas                            the continuity of operations, the effectiveness of risk
pengelolaan risiko, serta konsistensi dalam penerapan                             management, and consistency in the implementation of
kebijakan dan program, termasuk inisiatif ESG.                                    policies and programs, including ESG initiatives.




34              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 37
KOMITMEN DAN STRATEGI KEBERLANJUTAN
Sustainability Commitment and Strategies




Perseroan, bersama Entitas Anak, terus memperkuat            The Company, along with its Subsidiaries, constantly
komitmen untuk menyediakan sumber energi dan mineral         strengthens its commitment to providing strategic
strategis melalui praktik pertambangan yang bertanggung      energy and mineral resources through responsible and
jawab serta berwawasan lingkungan. Komitmen ini              environmentally sound mining practices. Such commitment
tidak hanya menjadi dasar operasional, tetapi juga arah      serves not only as the operational foundation but also
transformasi Perseroan dalam mendukung agenda transisi       as the Company's transformation direction in supporting
energi, baik di Indonesia maupun di kawasan Asia, yang       the energy transition agenda, in Indonesia and Asian region,
semakin menuntut sumber daya rendah karbon dan               which increasingly demands low-carbon and sustainable
berkelanjutan.                                               resources.

Seluruh strategi tersebut dijalankan dengan menempatkan      All these strategies are undertaken by placing sustainability
prinsip keberlanjutan sebagai inti budaya perusahaan,        principles at the core of the company's culture, integrated
yang terintegrasi dalam sistem tata kelola, kebijakan        into governance systems, operational policies, and strategic
operasional, hingga pengambilan keputusan strategis.         decision-making. The Company's Values and Code of Conduct
Nilai-Nilai Perseroan dan Kode Etik menjadi landasan moral   serve as a moral foundation and work guidelines, ensuring
sekaligus pedoman kerja yang memastikan setiap aktivitas     that every business activity aligns with stakeholder interests,
bisnis selaras dengan kepentingan pemangku kepentingan,      environmental protection, and social welfare improvement.
perlindungan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan
sosial.

Dengan pendekatan tersebut, Perseroan berupaya               Under such approach, the Company' strives to create
menciptakan manfaat berkelanjutan dari setiap kegiatan       sustainable benefits from every business activity, not only in
usaha, tidak hanya dalam bentuk nilai ekonomi, tetapi juga   the form of economic value, but also through contribution to
melalui kontribusi pada ketahanan energi, pengembangan       energy security, development of a green mineral ecosystem,
ekosistem mineral hijau, dan dukungan terhadap pencapaian    and support for the achievement of sustainable development
tujuan pembangunan berkelanjutan.                            goals.




                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   35
Page 38
     Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Keberlanjutan [POJK C.1]
Vision, Mission, and Sustainability Values




VISI Vision
Menjadi perusahaan energi
terkemuka di Indonesia dan
menciptakan nilai-nilai yang positif bagi
para pemangku kepentingan.
Become a leading energy and resources
company in Indonesia and create
positive value for all stakeholders.




                                                                                      Nilai-Nilai Keberlanjutan
                                                                                             Sustainability Values



                                                                                             INTEGRITAS

MISI Mission
                                                                                             Integrity


                                                                                             PROFESIONALITAS
     Menciptakan pertumbuhan yang                                                            Professionalism
     berkelanjutan dan menguntungkan.
     Create sustainable and profitable growth.                                               TANGGUNG JAWAB
                                                                                             Responsibility
     Meningkatkan taraf hidup masyarakat
     di mana kami hadir.
     Improve the standard of living of                                                       KERJA SAMA
     the communities where we operate.                                                       Cooperation




36      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 39
Visi Perseroan untuk menjadi perusahaan energi terkemuka di Indonesia dan menciptakan nilai positif bagi para pemangku
kepentingan menjadi fondasi utama dalam perumusan arah keberlanjutan. Arah tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan
diperkuat oleh Misi Perseroan yang menekankan pertumbuhan berkelanjutan dan peningkatan taraf hidup masyarakat
di sekitar wilayah operasional, sehingga membentuk kerangka strategis yang menyelaraskan tujuan bisnis dengan penciptaan
dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang.

Keselarasan antara Visi dan Misi tersebut diimplementasikan melalui strategi ESG yang terintegrasi dalam seluruh
aktivitas operasional dan pengambilan keputusan Perseroan. Pendekatan ini tercermin dalam upaya menjaga kinerja yang
berkelanjutan melalui operasional yang efisien dan bertanggung jawab, pengembangan portofolio usaha yang mendukung
     transisi energi, serta pelaksanaan program sosial yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
         Dengan demikian, ESG tidak hanya menjadi aspek kepatuhan, tetapi berperan sebagai kerangka kerja utama dalam
             memastikan pertumbuhan yang berkualitas dan berdaya tahan.

                  Implementasi strategi tersebut diperkuat oleh Nilai-Nilai Keberlanjutan yang meliputi integritas,
                    profesionalitas, tanggung jawab, dan kerja sama sebagai prinsip dasar dalam menjalankan seluruh
                      aktivitas usaha. Nilai-nilai ini memastikan bahwa setiap langkah Perseroan dilaksanakan secara
                        transparan, efisien, bertanggung jawab, serta didukung oleh sinergi yang kuat dengan pemangku
                          kepentingan. Keterpaduan antara Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Keberlanjutan ini pada akhirnya
                           membentuk fondasi ESG yang kokoh, yang tidak hanya memperkuat daya saing Perseroan, tetapi
                             juga memastikan terciptanya nilai jangka panjang yang berkelanjutan.




                                 The Company’s Vision to become a leading energy company in Indonesia and to create positive
                                 value for stakeholders serves as the primary foundation in formulating its sustainability
                                 direction. This direction is not pursued in isolation but is reinforced by the Company’s Mission,
                                 which emphasizes sustainable growth and the improvement of living standards for communities
                                surrounding operational areas, thereby forming a strategic framework that aligns business
                               objectives with the balanced creation of economic, social, and environmental impacts.

                             The alignment between the Vision and Mission is implemented through an ESG strategy integrated
                           into all operational activities and decision-making processes of the Company. This approach is
                         reflected in efforts to maintain sustainable performance through efficient and responsible operations,
                       the development of a business portfolio that supports the energy transition, and the implementation of
                     social programs that deliver tangible and sustainable benefits to communities. Accordingly, ESG is not
                    merely a compliance aspect but serves as a core framework in ensuring high-quality and resilient growth.



            The implementation of this strategy is further strengthened by the Company’s Sustainability Values, which include
        integrity, professionalism, responsibility, and collaboration as fundamental principles guiding all business activities.
    These values ensure that every measure taken by the Company is carried out transparently, efficiently, and responsibly, and is
supported by strong stakeholder synergy. The integration of the Vision, Mission, and Sustainability Values ultimately establishes
a robust ESG foundation that not only enhances the Company’s competitiveness but also ensures the creation of sustainable
long-term value.




                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   37
Page 40
      Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




Kerangka Strategi Keberlanjutan Perseroan [POJK A.1]
The Company’s Sustainability Strategy Framework


Perseroan telah menyusun kerangka strategi keberlanjutan                   The Company has developed a sustainability strategy
dengan berfokus pada 3 aspek utama, yaitu lingkungan,                      framework focusing on 3 main aspects: environmental, social,
sosial, dan tata kelola. Kerangka ini dirancang sebagai                    and governance. This framework is designed to serve as
pedoman bagi Perseroan dan Entitas Anak untuk                              a guideline for the Company and its Subsidiaries to
memperkuat       pengelolaan     lingkungan    yang    lebih               strengthen more responsible environmental management,
bertanggung jawab, meningkatkan dampak sosial yang                         increase positive social impact, and ensure ethical,
positif, serta memastikan praktik tata kelola yang etis,                   transparent governance practices that comply with local,
transparan, dan sesuai dengan regulasi lokal, nasional,                    national, and international regulations. With such framework,
maupun internasional. Dengan kerangka ini, Perseroan                       the Company emphasizes the awareness that mining
menegaskan kesadaran bahwa kegiatan pertambangan                           activities not only generate economic value but also affecting
tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga                        many lives, and therefore, must be managed according to
memengaruhi kehidupan banyak pihak (affecting many                         the sustainability principles.
lives) sehingga harus dikelola dengan prinsip keberlanjutan.

Dalam implementasinya, tata kelola ditempatkan sebagai                     In its implementation, governance serves as a key pillar,
pilar utama yang mengikat koordinasi lintas organisasi dan                 binding cross-organizational coordination and ensuring
memastikan integrasi prinsip kepatuhan dan keberlanjutan                   the integration of compliance and sustainability principles
dalam budaya perusahaan. Pilar lingkungan diarahkan pada                   into the Company's culture. The environmental pillar focuses
upaya dekarbonisasi, efisiensi operasional, dan pengelolaan                on decarbonization efforts, operational efficiency, and
dampak yang lebih ramah lingkungan, sementara pilar sosial                 more environmentally friendly impact management, while
berfokus pada perlindungan kesehatan dan keselamatan                       the social pillar focuses on occupational health and safety
kerja, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan                         protection, community empowerment, and sustainable HR
talenta SDM secara berkelanjutan.                                          talent development.

Kerangka ini dikembangkan berdasarkan hasil penelaahan                     This framework was developed based on a review of material
topik material yang diidentifikasi sebagai prioritas bagi                  topics identified as priorities for the business and stakeholders
bisnis dan pemangku kepentingan pada tahun 2025, serta                     in 2025 and considered relevant to direct long-term strategy.
dinilai relevan untuk mengarahkan strategi jangka panjang.                 These topics are validated by the Board of Directors and
Validasi atas topik tersebut dilakukan oleh Direksi dan                    senior management of the Subsidiaries, thus ensuring that
manajemen senior Entitas Anak, sehingga memastikan                         the Company's sustainability strategy framework is not only
kerangka strategi keberlanjutan Perseroan tidak hanya                      responsive to current demands, but also adaptive to future
responsif terhadap tuntutan saat ini, tetapi juga adaptif                  challenges. [GRI 2-14]
menghadapi tantangan di masa depan. [GRI 2-14]




38       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 41
                               1. Perubahan Iklim: Melakukan dekarbonisasi dan membangun operasi serta rantai pasok yang tangguh
                                  terhadap perubahan iklim.
                               2. Efisiensi dan Keunggulan Operasional Ramah Lingkungan: Meminimalkan dampak dan memulihkan
                                  lingkungan.
     Lingkungan                1. Climate Change: Decarbonizing and building climate-resilient operations and supply chain.
    Environmental              2. Operational Eco-Efficiency and Excellence: Minimizing impacts and restoring the environment.




                               1. Kesehatan, Keselamatan, dan Kesejahteraan: Melindungi kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan
                                  para pekerja kami.
                               2. Pengembangan Masyarakat: Memberdayakan komunitas dan memberikan dampak sosial yang positif.
                               3. Pengembangan SDM: Menghormati karyawan kami dan mengembangkan talenta secara berkelanjutan.
                               1. Health, Safety, and Well-being: Protecting the health, safety, and well-being of our workers.
         Sosial                2. Community Development: Empowering communities and delivering positive social impacts.
         Social                3. HR Development: Respecting our people and nurturing our talent.




                              1. Tata Kelola yang Baik dan Kepatuhan: Beroperasi secara etis dan bertanggung jawab.
                              2. Pengadaan yang Bertanggung Jawab: Bersinergi dengan rantai nilai kami untuk mencapai tujuan
                                 lingkungan dan sosial.
                              1. Good Governance and Compliance: Operating ethically and responsibly.
      Tata Kelola
                              2. Responsible Procurement: Synergizing with our value chain to achieve environmental and social objectives.
      Governance



Analisis Risiko dan Peluang terkait ESG                                   Analysis of ESG-related Risks
                                                                          and Opportunities

Analisis risiko dan peluang dilakukan guna mengidentifikasi               Risk and opportunity analysis is conducted to identify
isu-isu ESG yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan                     ESG issues that may affect the sustainability of
operasional Perseroan, baik sebagai risiko yang perlu                     the Company’s operations, both as risks requiring
dimitigasi maupun peluang untuk menciptakan nilai                         mitigation and as opportunities to create added value.
tambah. Hasil analisis risiko dan peluang tersebut diuraikan              The results of the risk and opportunity analysis are described
sebagai berikut:                                                          as follows:


                                                       Risiko Utama                                        Peluang Potensial
     Pilar          Isu Spesifik                         Key Risks                                       Potential Opportunities
     Pillar        Specific Issues        Jangka Pendek           Jangka Panjang              Jangka Pendek               Jangka Panjang
                                            Short-Term              Long-Term                   Short-Term                  Long-Term
                  Perubahan Iklim       Peningkatan              Penurunan                  Implementasi             Diversifikasi bisnis ke
                                        biaya operasional        permintaan batu            inventarisasi            energi rendah karbon
                                        akibat kebijakan         bara global seiring        emisi dan efisiensi      dan peningkatan daya
                                        karbon, fluktuasi        transisi energi serta      energi untuk             saing melalui strategi
                                        cuaca ekstrem            potensi stranded           menekan biaya            dekarbonisasi.
                                        yang mengganggu          assets.                    serta meningkatkan
                                        aktivitas tambang.                                  transparansi.
                  Climate Change        Increased operational    Decreased global           Implementation           Business diversification
  Lingkungan                            costs due to carbon      coal demand due to         of emissions             into low-carbon energy and
  Environment                           policies, extreme        the energy transition      inventory and energy     increased competitiveness
                                        weather fluctuations     and potential for          efficiency to reduce     through a decarbonization
                                        that disrupt mining      stranded assets.           costs and increase       strategy.
                                        activities.                                         transparency.
                  Efisiensi dan         Biaya awal investasi     Ketertinggalan             Optimalisasi             Penerapan teknologi
                  Keunggulan            teknologi ramah          teknologi dapat            penggunaan energi,       hijau meningkatkan
                  Operasional Ramah     lingkungan dan           meningkatkan biaya         air, dan bahan bakar     efisiensi jangka panjang
                  Lingkungan            peningkatan standar      operasional dan            untuk menekan            serta reputasi sebagai
                                        operasional.             risiko lingkungan.         biaya operasional.       perusahaan berkelanjutan.




                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      39
Page 42
      Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




                                                             Risiko Utama                                   Peluang Potensial
     Pilar           Isu Spesifik                              Key Risks                                  Potential Opportunities
     Pillar         Specific Issues         Jangka Pendek            Jangka Panjang           Jangka Pendek               Jangka Panjang
                                              Short-Term               Long-Term                Short-Term                  Long-Term
                  Eco-Friendly             Initial investment       Technological            Optimizing energy,       The implementation of
                  Operational Efficiency   costs for eco-friendly   lag can increase         water, and fuel use      green technology improves
                  and Excellence           technology and           operational costs and    to reduce operational    long-term efficiency and
                                           improved operational     environmental risks.     costs.                   reputation of a sustainable
                                           standards.                                                                 company.
                  Kesehatan dan            Risiko kecelakaan        Reputasi perusahaan      Peningkatan              Budaya keselamatan
                  Keselamatan Kerja        kerja yang dapat         menurun                  pelatihan dan            yang kuat meningkatkan
                  (K3)                     mengganggu               serta potensi            pengawasan K3            produktivitas dan
                                           operasional dan          sanksi akibat            untuk menekan            keberlanjutan operasional.
                                           meningkatkan biaya       ketidakpatuhan           angka kecelakaan
                                           kompensasi.              terhadap standar K3.     kerja.
                  Occupational Health      The risk of              Degraded Company         Improved OHS             A strong safety culture
                  and Safety (OHS)         occupational             reputation and           training and             improves productivity and
                                           accidents that can       potential sanctions      supervision to           operational sustainability.
                                           disrupt operations       due to non-              reduce the number
                                           and increase             compliance with OHS      of occupational
                                           compensation costs.      standards.               accidents.
                  Pengembangan             Ketidakharmonisan        Kehilangan social        Program PPM yang         Peningkatan kesejahteraan
                  Masyarakat               hubungan dengan          license to operate       tepat sasaran untuk      masyarakat yang
                                           masyarakat               akibat kurangnya         meningkatkan             mendukung stabilitas
                                           sekitar yang dapat       kontribusi terhadap      hubungan dengan          operasional jangka
     Sosial                                menghambat               masyarakat.              pemangku                 panjang.
     Socials                               operasional.                                      kepentingan lokal.
                  Community                Disharmonious            Loss of social           Targeted CSR             Improving community
                  Development              relationships with       license to operate       programs to improve      welfare to support
                                           the surrounding          due to insufficient      relationships with       long-term operational
                                           community can            community                local stakeholders.      stability.
                                           hinder operations.       contributions.
                  Pengembangan             Keterbatasan             Ketertinggalan SDM       Pelatihan dan            SDM unggul yang adaptif
                  SDM                      kompetensi               dalam adaptasi           peningkatan              meningkatkan daya saing
                                           tenaga kerja dalam       teknologi dan            kapasitas karyawan       perusahaan dalam jangka
                                           menghadapi               transisi energi.         untuk mendukung          panjang.
                                           perubahan industri.                               operasional yang
                                                                                             lebih efisien.
                  HR Development           Limited workforce        HR lag in adapting       Employee training        Adaptive, superior HR
                                           competency in facing     to technology and        and capacity building    increases the Company's
                                           industry changes.        energy transition.       to support more          long-term competitiveness.
                                                                                             efficient operations.
                  Tata Kelola yang         Risiko sanksi akibat     Penurunan                Penguatan sistem         Tata kelola yang kuat
                  Baik dan Kepatuhan       ketidakpatuhan           kepercayaan              kepatuhan dan audit      meningkatkan kredibilitas
                                           terhadap regulasi        investor dan             internal.                dan akses terhadap
                                           yang berlaku.            pemangku                                          pendanaan.
                                                                    kepentingan.
                  Good Governance          Risk of sanctions due    Decreased investors      Strengthening            Strong governance
                  and Compliance           to non-compliance        and stakeholders’        compliance and           improves credibility and
                                           with applicable          confidence.              internal audit system.   access to funding.
                                           regulations.
 Tata Kelola
    Good          Pengadaan yang           Risiko penggunaan        Gangguan rantai          Evaluasi dan seleksi     Rantai pasok berkelanjutan
 Governance       Bertanggung Jawab        pemasok yang tidak       pasok dan reputasi       pemasok berbasis         yang meningkatkan
                                           memenuhi kriteria        negatif akibat praktik   kriteria ESG.            efisiensi dan reputasi
                                           ESG.                     pengadaan yang                                    perusahaan.
                                                                    tidak berkelanjutan.
                  Responsible              The risk of using        Supply chain             Supplier evaluation      Sustainable supply chains
                  Procurement              suppliers that do not    disruptions and          and selection based      that improve efficiency and
                                           meet ESG criteria.       negative reputation      on ESG criteria.         the Company's reputation.
                                                                    due to unsustainable
                                                                    procurement
                                                                    practices.




40        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 43
                                                     Risiko Utama                                      Peluang Potensial
     Pilar         Isu Spesifik                        Key Risks                                     Potential Opportunities
     Pillar       Specific Issues       Jangka Pendek         Jangka Panjang              Jangka Pendek               Jangka Panjang
                                          Short-Term            Long-Term                   Short-Term                  Long-Term
                Kinerja Ekonomi       Peningkatan biaya      Penurunan                  Efisiensi energi         Diversifikasi bisnis menuju
                Perseroan             operasional akibat     permintaan                 dan optimalisasi         energi rendah karbon
                                      penyesuaian            batu bara global           penggunaan               serta penerapan teknologi
                                      terhadap kebijakan     seiring dengan             sumber daya dapat        ramah lingkungan
                                      karbon serta           transisi energi            menurunkan biaya         dapat meningkatkan
                                      investasi awal         mengharuskan               operasional.             daya saing Perseroan
                                      teknologi yang lebih   adanya adaptasi                                     serta mengoptimalkan
                                      ramah lingkungan.      operasi ataupun                                     keunggulan operasional.
   Ekonomi                                                   diversifikasi bisnis.
  Economics     Company Economic      Increased operating    Decreased global           Energy efficiency and    Business diversification
                Performance           costs due to           coal demand                optimized resource       towards low-carbon energy
                                      adjustments to         in line with the           use can reduce           and the implementation
                                      carbon policies and    energy transition          operational costs.       of environmentally
                                      initial investments    requires operational                                friendly technologies can
                                      in more eco-friendly   adaptations                                         increase the Company's
                                      technologies.          and business                                        competitiveness and
                                                             diversification.                                    optimize operational
                                                                                                                 excellence.




Target terkait ESG                                                    ESG-related Targets

Target ESG Perseroan disusun sebagai turunan langsung                 The Company's ESG targets are developed as a direct
dari Visi, Misi, Nilai-Nilai Keberlanjutan, hasil identifikasi        derivative of its Vision, Mission, Sustainability Values,
topik material, serta analisis risiko dan peluang ESG yang            the results of identifying material topics, and analyzing ESG
relevan dengan karakteristik usaha Perseroan. Melalui                 risks and opportunities relevant to the Company's business
pendekatan ini, Perseroan memastikan bahwa setiap isu                 characteristics. Through this approach, the Company ensures
material tidak hanya dikelola melalui komitmen umum,                  that each material issue is not only managed through general
tetapi diterjemahkan ke dalam target jangka pendek, jangka            commitments, but is translated into short, medium, and long-
menengah, dan jangka panjang yang terarah, terukur, serta             term targets that are targeted, measurable, and aligned with
selaras dengan kebutuhan bisnis dan ekspektasi pemangku               business needs and stakeholder expectations.
kepentingan.

Dalam implementasinya, target jangka pendek difokuskan                In its implementation, short-term targets focus on
pada penguatan fondasi, seperti penyempurnaan data,                   strengthening the foundation, such as improving data, policies,
kebijakan, tata kelola, dan pengendalian operasional. Target          governance, and operational controls. Medium-term targets
jangka menengah diarahkan pada perluasan implementasi                 are directed at expanding program implementation, increasing
program, peningkatan konsistensi penerapan di seluruh                 consistency of implementation across all Subsidiaries, and
Entitas Anak, serta integrasi yang lebih kuat ke dalam                stronger integration into business process. Long-term targets
proses bisnis. Target jangka panjang ditujukan untuk                  aim to build business resilience, increase efficiency and
membangun ketahanan usaha, meningkatkan efisiensi                     competitiveness, maintain compliance and social legitimacy,
dan daya saing, menjaga kepatuhan dan legitimasi sosial,              and create sustainable value for stakeholders. This clarifies
serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemangku                   the relationship between timeframes, managed risks,
kepentingan. Dengan demikian, hubungan antara target                  and desired outcomes and demonstrates the direction of
waktu, risiko yang dikelola, dan hasil yang ingin dicapai             comprehensive sustainable finance implementation.
menjadi lebih jelas dan menunjukkan arah penerapan
keuangan berkelanjutan secara komprehensif.




                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    41
Page 44
     Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




                                                                                                                        Indikator Kinerja
                    Topik Material/                                                                                      (KPI)/Hasil yang
     Pilar            Isu Spesifik          Jangka Pendek           Jangka Menengah             Jangka Panjang             Ingin Dicapai
     Pillar         Material Topics/          Short-Term              Medium-Term                 Long-Term                Performance
                     Specific Issue                                                                                     Indicators (KPIs)/
                                                                                                                        Desired Outcomes
                                          • Menyempurnakan          • Meningkatkan            • Meningkatkan            • Tersedianya
                                            inventarisasi emisi       penggunaan                ketahanan operasi         inventarisasi emisi
                                            GRK;                      sumber energi             terhadap risiko           yang lebih baik;
                                          • Menerapkan                yang lebih ramah          iklim; serta            • Jumlah/inisiatif
                                            inisiatif efisiensi       lingkungan              • Mengembangkan             efisiensi energi
                                            energi;                   untuk armada,             opsi pengurangan          yang dijalankan;
                                          • Meningkatkan              pembangkit, dan           emisi lanjutan          • Peningkatan
                                            pemanfaatan               tongkang;                 dan solusi                penggunaan bahan
                  Perubahan Iklim           biodiesel; serta        • Mengoptimalkan            dekarbonisasi             bakar rendah emisi;
                                          • Mengevaluasi              pemanfaatan               jangka panjang.         • Tersedianya
                                            peluang REC/              biodiesel/HVO;                                      evaluasi atau
                                            carbon offset.            serta                                               implementasi
                                                                    • Memanfaatkan                                        energi terbarukan;
                                                                      PV di area yang                                     serta
                                                                      memungkinkan.                                     • Peningkatan
                                                                                                                          kesiapan strategi
                                                                                                                          dekarbonisasi.
                  Climate Change          • Improving GHG           • Increasing the use      • Increasing              • Availability of an
                                            emissions                 of more eco-friendly      operational               improved emissions
                                            inventory;                energy sources for        resilience to climate     inventory;
                                          • Implementing              fleets, power plants,     risks; and              • Number of energy
                                            energy efficiency         and barges;             • Developing                efficiency/initiatives
                                            initiatives;            • Optimizing                advanced emission         implemented;
                                          • Increasing biodiesel      biodiesel/ HVO            reduction options       • Increased use of
                                            utilization; and          utilization; and          and long-term             low-emission fuels;
                                          • Evaluating REC/         • Utilizing PV where        decarbonization         • Availability or
                                            carbon offset             feasible.                 solutions.                implementation of
                                            opportunities.                                                                renewable energy;
 Lingkungan                                                                                                               and
 Environment                                                                                                            • Increased readiness
                                                                                                                          for decarbonization
                                                                                                                          strategies.
                  Pengelolaan Tailing     • Memperkuat              Meningkatkan              Memastikan                • Tersedianya
                                            pemetaan risiko         konsistensi               pengelolaan tailing         prosedur dan
                                            tailing, air asam       pengelolaan dan           yang andal, terkendali,     pemetaan risiko;
                                            tambang, dan terak      pemantauan tailing        dan meminimalkan          • Cakupan fasilitas
                                            nikel; serta            di seluruh fasilitas      risiko dampak               yang menerapkan
                                          • Memastikan              yang relevan.             lingkungan jangka           pengendalian
                                            pengelolaan                                       panjang.                    tailing;
                                            sesuai prosedur                                                             • Hasil pemantauan
                                            operasional.                                                                  berkala; serta
                                                                                                                        • Tidak adanya
                                                                                                                          insiden material
                                                                                                                          akibat pengelolaan
                                                                                                                          tailing.
                  Tailing Management      • Strengthening risk      Improving                 Ensuring reliable,        • Availability of risk
                                            mapping of tailings,    consistency in tailings   controlled tailings         procedures and
                                            acid mine drainage,     management and            management and              mapping;
                                            and nickel slag; and    monitoring across all     minimizing the            • Coverage
                                          • Ensuring                relevant facilities.      risk of long-term           of facilities
                                            management                                        environmental               implementing
                                            complies with                                     impacts.                    tailings control;
                                            operational                                                                 • Results of regular
                                            procedures.                                                                   monitoring; and
                                                                                                                        • There were no
                                                                                                                          material incidents
                                                                                                                          due to tailing
                                                                                                                          management.




42      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 45
                                                                                                              Indikator Kinerja
           Topik Material/                                                                                     (KPI)/Hasil yang
Pilar        Isu Spesifik         Jangka Pendek           Jangka Menengah            Jangka Panjang              Ingin Dicapai
Pillar     Material Topics/         Short-Term              Medium-Term                Long-Term                 Performance
            Specific Issue                                                                                    Indicators (KPIs)/
                                                                                                              Desired Outcomes
          Keanekaragaman        Memperbarui               Meningkatkan             Memperkuat                • Luas area yang
          Hayati dan            rencana reklamasi/        pelaksanaan              keberhasilan                direhabilitasi;
          Penutupan             pascatambang dan          reklamasi, revegetasi,   penutupan tambang         • Pelaksanaan
          Tambang               prioritas rehabilitasi    dan pemantauan area      yang bertanggung            program
                                lahan.                    yang direhabilitasi.     jawab dan pemulihan         revegetasi;
                                                                                   fungsi ekologis lahan.    • Kemajuan terhadap
                                                                                                               rencana reklamasi
                                                                                                               dan pascatambang;
                                                                                                               serta
                                                                                                             • Hasil pemantauan
                                                                                                               pemulihan area.
          Biodiversity and      Updating reclamation/     Improving the            Strengthening             • Size of area
          Mining Closure        post-mining plans and     implementation           the success of              rehabilitated;
                                land rehabilitation       of reclamation,          responsible mine          • Implementation
                                priorities.               revegetation, and        closure and restoration     of revegetation
                                                          monitoring of            of ecological land          program;
                                                          rehabilitated areas.     functions.                • Progress against
                                                                                                               reclamation and
                                                                                                               post-mining plans;
                                                                                                               and
                                                                                                             • Results of area
                                                                                                               restoration
                                                                                                               monitoring.
          Pengelolaan Air       Memperkuat                Meningkatkan             Menjaga                   • Total pengambilan
                                pengendalian              efisiensi penggunaan     pengelolaan air yang        air;
                                pengambilan air,          air dan konsistensi      bertanggung jawab         • Cakupan
                                kualitas air, dan         pemantauan kualitas      dan mendukung               pemantauan
                                efluen di wilayah         air/efluen.              keberlanjutan operasi.      kualitas air dan
                                operasional.                                                                   efluen;
                                                                                                             • Jumlah inisiatif
                                                                                                               efisiensi air; serta
                                                                                                             • Kepatuhan
                                                                                                               terhadap baku
                                                                                                               mutu yang berlaku.
          Water Management      Strengthening control     Improving water          Maintaining               • Total water
                                of water withdrawals,     use efficiency and       responsible water           withdrawals;
                                water quality, and        consistent water/        management and            • Coverage of water
                                effluent in operational   effluent quality         supporting sustainable      quality and effluent
                                areas.                    monitoring.              operations.                 monitoring;
                                                                                                             • Number of water
                                                                                                               efficiency initiatives;
                                                                                                               and
                                                                                                             • Compliance with
                                                                                                               applicable quality
                                                                                                               standards.
          Kesehatan dan         Memperkuat                Meningkatkan             Mewujudkan                • Jumlah pelatihan
          Keselamatan Kerja     pelatihan, inspeksi,      budaya keselamatan       lingkungan kerja            K3;
                                dan pengawasan K3         dan konsistensi          yang lebih aman           • Frekuensi inspeksi/
                                di seluruh wilayah        implementasi sistem      dan menekan risiko          pengawasan;
                                operasional.              manajemen K3.            kecelakaan kerja          • Jumlah kecelakaan
                                                                                   secara berkelanjutan.       kerja fatal;
                                                                                                             • LTIFR; serta
                                                                                                             • Jam kerja tanpa
                                                                                                               kecelakaan.
Sosial    Occupational Health   Strengthening OHS         Improving safety         Creating a safer          • Number of OHS
Socials   and Safety            training, inspections,    culture and consistent   work environment            training sessions;
                                and supervision           implementation of        and sustainably           • Frequency of
                                across all operational    OHS management           reducing the risk           inspections/
                                areas.                    system.                  of occupational             supervision;
                                                                                   accidents.                • Number of fatal
                                                                                                               occupational
                                                                                                               accidents;
                                                                                                             • LTIFR; and
                                                                                                             • Accident-free work
                                                                                                               hours.




                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      43
Page 46
     Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




                                                                                                                      Indikator Kinerja
                    Topik Material/                                                                                    (KPI)/Hasil yang
     Pilar            Isu Spesifik          Jangka Pendek           Jangka Menengah           Jangka Panjang             Ingin Dicapai
     Pillar         Material Topics/          Short-Term              Medium-Term               Long-Term                Performance
                     Specific Issue                                                                                   Indicators (KPIs)/
                                                                                                                      Desired Outcomes
                  Pengembangan            Menyelaraskan             Meningkatkan            Memperkuat                • Jumlah kegiatan
                  dan Pemberdayaan        program PPM               efektivitas program     hubungan harmonis           PPM;
                  Masyarakat              dengan kebutuhan          yang mendukung          dan dukungan              • Nilai investasi
                                          masyarakat dan risiko     kesejahteraan           masyarakat terhadap         sosial;
                                          sosial setempat.          dan kemandirian         keberlanjutan operasi.    • Jumlah penerima
                                                                    masyarakat.                                         manfaat;
                                                                                                                      • Penyelesaian
                                                                                                                        pengaduan
                                                                                                                        masyarakat; serta
                                                                                                                      • Keberlanjutan
                                                                                                                        program prioritas.
                  Community               Aligning PPM              Improving the           Strengthening             • Total PPM
                  Development and         programs with             effectiveness of        harmonious                  activities;
                  Empowerment             community needs and       programs that support   relationships and         • Value of social
                                          local social risks.       community well-being    community support           investment;
                                                                    and independence.       for sustainable           • Number of
                                                                                            operations.                 beneficiaries;
                                                                                                                      • Resolution of
                                                                                                                        community
                                                                                                                        complaints; and
                                                                                                                      • Sustainability of
                                                                                                                        priority programs.
                  Hak Asasi Manusia       Memperkuat                Meningkatkan            Membangun SDM             • Jumlah/jam
                  dan Pengembangan        kebijakan dan             pelatihan,              yang kompeten,              pelatihan;
                  SDM                     sosialisasi prinsip       pengembangan            adaptif, dan dihormati    • Cakupan pekerja
                                          non-diskriminasi,         karier, dan penerapan   hak-haknya secara           yang menerima
                                          hak pekerja, dan          prinsip HAM dalam       berkelanjutan.              pengembangan
                                          pengembangan              hubungan kerja.                                     kompetensi;
                                          kompetensi.                                                                 • Tersedianya
                                                                                                                        mekanisme
                                                                                                                        pengaduan; serta
                                                                                                                      • Tidak adanya
                                                                                                                        pelanggaran HAM
                                                                                                                        yang material.
                  Human Rights and        Strengthening policies    Improving training,     Developing competent      • Number/hours of
                  Human Resources         and promoting             career development,     and adaptive human          training;
                  Development             the principles of         and enforcement         resources whose           • Coverage of
                                          non-discrimination,       of human rights         rights are continuously     workers receiving
                                          workers' rights,          principles in           respected.                  competency
                                          and competency            employment                                          development;
                                          development.              relationships.                                    • Availability of
                                                                                                                        a complaint
                                                                                                                        mechanism; and
                                                                                                                      • Absence of material
                                                                                                                        human rights
                                                                                                                        violations.
                  Tanggung Jawab          Memastikan                Meningkatkan            Menjaga keandalan         • Hasil pengawasan
                  Produk                  pengawasan                konsistensi             mutu produk                 mutu;
                                          mutu produk dan           pengendalian mutu       dan kepercayaan           • Jumlah keluhan
                                          penyampaian               dan penanganan          pelanggan secara            pelanggan yang
                                          informasi produk          umpan balik             berkelanjutan.              ditangani;
 Tata Kelola                              secara memadai.           pelanggan.                                        • Tingkat
    Good                                                                                                                penyelesaian
 Governance                                                                                                             keluhan;
                                                                                                                      • Tidak adanya
                                                                                                                        insiden material
                                                                                                                        terkait mutu/
                                                                                                                        ketidaksesuaian
                                                                                                                        produk.




44      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 47
                                                                                                            Indikator Kinerja
          Topik Material/                                                                                    (KPI)/Hasil yang
Pilar       Isu Spesifik         Jangka Pendek          Jangka Menengah            Jangka Panjang              Ingin Dicapai
Pillar    Material Topics/         Short-Term             Medium-Term                Long-Term                 Performance
           Specific Issue                                                                                   Indicators (KPIs)/
                                                                                                            Desired Outcomes
         Responsibility for    Ensuring product         Improving consistency    Maintaining product       • Quality control
         Product               quality control and      in quality control and   quality reliability and     results;
                               adequate delivery of     handling of customer     ongoing customer          • Number of
                               product information.     feedback.                trust.                      customer
                                                                                                             complaints handled;
                                                                                                           • Complaint
                                                                                                             resolution rate;
                                                                                                           • Absence of material
                                                                                                             incidents related
                                                                                                             to product quality/
                                                                                                             nonconformity.
         Etika dan Kepatuhan   Memperkuat               Meningkatkan             Memperkuat budaya         • Jumlah sosialisasi/
                               sosialisasi Kode         efektivitas              etis dan kepatuhan          pelatihan
                               Etik, kepatuhan, dan     implementasi             yang menopang               kepatuhan;
                               pengendalian internal.   kepatuhan dan tindak     kredibilitas jangka       • Jumlah kasus
                                                        lanjut temuan.           panjang.                    pelanggaran yang
                                                                                                             ditindaklanjuti;
                                                                                                             serta
                                                                                                           • Tidak adanya
                                                                                                             sanksi material;
                                                                                                             penguatan fungsi
                                                                                                             audit/internal
                                                                                                             control.
         Ethics and            Strengthening the        Improving the            Strengthening             • Total compliance
         Compliance            dissemination of the     effectiveness of         an ethical and              dissemination/
                               Code of Conduct,         compliance and           compliance culture          training sessions;
                               compliance, and          follow-up on findings.   that supports             • Total violation
                               internal control.                                 long-term credibility.      cases followed up;
                                                                                                             and
                                                                                                           • Absence of
                                                                                                             material sanctions;
                                                                                                             strengthening
                                                                                                             the audit/internal
                                                                                                             control function.
         Manajemen             Memperkuat               Meningkatkan             Membangun                 • Jumlah/cakupan
         Rantai Pasokan/       seleksi dan evaluasi     integrasi persyaratan    rantai pasok yang           pemasok yang
         Pengadaan yang        pemasok dengan           ESG dalam proses         lebih bertanggung           dievaluasi;
         Bertanggung Jawab     mempertimbangkan         pengadaan dan            jawab, tangguh,           • Penerapan kriteria
                               aspek ESG.               hubungan dengan          dan mendukung               ESG dalam
                                                        pemasok.                 tujuan keberlanjutan        pengadaan;
                                                                                 Perseroan.                • Jumlah pemasok
                                                                                                             lokal;
                                                                                                           • Nilai pengadaan
                                                                                                             dari pemasok lokal;
                                                                                                             serta
                                                                                                           • Tindak lanjut atas
                                                                                                             temuan pemasok.
         Responsible Supply    Strengthening            Enhancing integration    Building a more           • Number/scope of
         Chain Management/     supplier selection       of ESG requirements      responsible,                suppliers evaluated;
         Procurement           and evaluation by        into procurement         resilient supply          • Application of
                               considering ESG          process and supplier     chain that supports         ESG criteria in
                               aspects.                 relationships.           the Company's               procurement;
                                                                                 sustainability goals.     • Number of local
                                                                                                             suppliers;
                                                                                                           • Value of
                                                                                                             procurement from
                                                                                                             local suppliers; and
                                                                                                           • Follow-up on
                                                                                                             supplier findings.




                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   45
Page 48
      Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




Pelibatan Pemangku Kepentingan dan Topik Material
Stakeholder Engagement and Material Topics


Perseroan secara konsisten melibatkan pemangku                             The Company consistently engages with stakeholders
kepentingan melalui berbagai mekanisme komunikasi                          through various communication channels and transparent
dan dialog yang transparan untuk mengidentifikasi                          dialogue to identify strategic issues that are most relevant
isu-isu strategis yang paling relevan dengan keberlanjutan                 to business sustainability. The results of such engagement
bisnis. Hasil dari proses pelibatan ini menjadi dasar                      establish the basis for determining material topics, reflecting
dalam penentuan topik material, yang mencerminkan                          a balance between stakeholder interests and the Company's
keseimbangan antara kepentingan pemangku kepentingan                       strategic priorities. These material topics are then used
dengan prioritas strategis Perseroan. Topik material                       as a reference in developing sustainability strategies,
tersebut kemudian dijadikan acuan dalam penyusunan                         formulating work programs, and making key decisions.
strategi keberlanjutan, perumusan program kerja, serta
pengambilan keputusan penting.



Pelibatan Pemangku Kepentingan                                             Stakeholder Engagement
[POJK E.4] [GRI 2-29]                                                      [POJK E.4] [GRI 2-29]


Perseroan memandang interaksi dengan pemangku                              The Company views stakeholder engagement as a crucial
kepentingan sebagai elemen penting dalam menjaga                           element in maintaining business continuity and strengthening
keberlangsungan       bisnis    sekaligus   memperkuat                     its sustainability contribution. Through structured dialogue
kontribusi keberlanjutan. Melalui dialog dan keterlibatan                  and engagement, the Company can identify relevant material
yang terstruktur, Perseroan dapat mengidentifikasi                         issues, understand stakeholders' needs and expectations,
isu-isu material yang relevan, memahami kebutuhan serta                    and integrate them into operational planning and
harapan para pihak, dan mengintegrasikannya ke dalam                       long-term strategy. This process not only ensures alignment
perencanaan operasional maupun strategi jangka panjang.                    between business strategy and stakeholder interests but
Proses ini tidak hanya memastikan keselarasan antara                       also strengthens the Company's legitimacy in addressing
strategi bisnis dengan kepentingan pemangku kepentingan,                   the dynamic challenges of the energy industry.
tetapi juga memperkuat legitimasi Perseroan dalam
menjawab tantangan industri energi yang dinamis.

Identifikasi kelompok pemangku kepentingan berdasarkan                     Identification of stakeholder groups is based on the criteria in
kriteria pada AA1000 Stakeholder Engagement Standard                       the AA1000 Stakeholder Engagement Standard (SES) 2015,
(SES) 2015 dengan mempertimbangkan aspek-aspek                             by considering the following aspects:
berikut:
• Dependency (D)/Ketergantungan Perseroan terhadap                         •   Dependency (D) The Company's dependence on the party
    pihak tersebut atau sebaliknya;                                            or vice versa;
• Responsibility (R)/Tanggung Jawab Perseroan terhadap                     •   Responsibility (R) The Company's responsibility to
    pihak tersebut, baik saat ini atau di masa mendatang;                      the party, either now or in the future;
• Tension (T)/Perhatian pihak tersebut atas isu ekonomi,                   •   Tension (T) The party's attention to economic, social, or
    sosial, atau lingkungan hidup yang dipengaruhi                             environmental issues that are affected by the Company;
    Perseroan;
• Influence (I)/Pengaruh terhadap keberlangsungan                          •   Influence (I) Influence on the Company's business
    usaha Perseroan; dan                                                       continuity; and
• Diverse Perspectives (DP)/Perspektif yang Beragam                        •   Diverse Perspectives (DP) The party can provide new
    pihak tersebut dapat memberikan sudut pandang baru                         perspectives on relevant issues.
    terhadap isu yang relevan.

Selain itu, dalam menentukan pemangku kepentingan yang                     In determining priority stakeholders, the Company applies
menjadi prioritas, Perseroan menggunakan pendekatan                        an approach based on an analysis of the level of interest




46       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 49
berbasis analisis tingkat kepentingan (interest) dan                      and influence on business activities. The assessment is
pengaruh (influence) terhadap kegiatan usaha. Penilaian                   conducted by considering several key criteria, including
dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa kriteria                       the level of impact of the Company’s activities on stakeholders,
utama, antara lain tingkat dampak aktivitas Perseroan                     the level of the Company’s dependence on those stakeholders,
terhadap pemangku kepentingan, tingkat ketergantungan                     and the potential risks and opportunities that may arise from
Perseroan terhadap pemangku kepentingan tersebut, serta                   the relationships established. In addition, the Company
potensi risiko dan peluang yang dapat timbul dari hubungan                also considers other strategic aspects, such as relevance
yang terjalin. Selain itu, Perseroan juga mempertimbangkan                to operational continuity, compliance with regulations, and
aspek strategis lainnya, seperti relevansi terhadap                       contributions to the achievement of sustainability objectives.
keberlangsungan operasional, kepatuhan terhadap regulasi,
serta kontribusi terhadap pencapaian tujuan keberlanjutan.

Melalui indikator-indikator tersebut, Perseroan telah                     Through these indicators, the Company has identified groups
mengidentifikasi kelompok yang termasuk dalam                             included in the stakeholders, along with their needs and
pemangku kepentingan, beserta kebutuhan mereka serta                      the fulfillment responses carried out, as described below:
respons pemenuhan yang telah dijalankan, sebagaimana
diuraikan berikut:


                                                                        Respons terhadap Kebutuhan                   Frekuensi Pelaksanaan
    Dasar Pemilihan          Topik yang Menjadi Perhatian                 Pemangku Kepentingan
    Basis of Selection             Topics of Concern                                                                     Implementation
                                                                      Response to Stakeholders Needs                       Frequency

                                 PEMEGANG SAHAM ATAU INVESTOR / SHAREHOLDERS OR INVESTORS
                     (Para pemegang saham, perbankan dan investor lokal maupun global, serta partisipan pasar lainnya.)
                              (Shareholders, local and global banks and investors, and other market participants.)
 • Pengaruh;                • Kinerja operasional dan         • Menyusun strategi dan rencana bisnis;              Sekali dalam setahun atau
 • Tanggung jawab;            keuangan;                       • Menyampaikan Laporan Tahunan dan Laporan           sesuai kebutuhan.
   serta                    • Keberlanjutan usaha;              Keberlanjutan;
 • Perspektif.              • Strategi keberlanjutan;         • Mengadakan pertemuan dengan pemegang
                            • Dekarbonisasi dan performa        saham atau investor; serta
                              terkait iklim; serta            • Menyediakan akses informasi secara langsung
                            • K3.                               ataupun melalui situs web Perseroan.
 • Influence;               • Operational and financial       • Preparing strategies and business plans;           Once a year or as
 • Responsibility; and        performance;                    • Delivering Annual Report and Sustainability        necessary.
 • Perspective.             • Business sustainability.          Report;
                            • Sustainability strategy;        • Holding meetings with shareholders or
                            • Decarbonization and climate       investors; and
                              performance; and                • Providing access to information directly or
                            • OHS.                              through of the Company’s website.
                                  PEMERINTAH DAN REGULATOR / GOVERNMENT AND REGULATORS
                 (Lembaga pemerintahan lokal, regional, dan nasional yang meregulasi ketentuan di area kami beroperasi.)
                (Local, regional, and national government agencies that regulate the provisions in the areas where we operate.)
 • Pengaruh; serta          • Kepatuhan           terhadap    • Mengikuti perkembangan peraturan yang              Sesuai waktu yang telah
 • Tanggung jawab.            peraturan yang berlaku;           relevan bagi Perseroan dan Entitas Anak serta      ditentukan.
                            • PNBP; serta                       memastikan pemenuhannya;
                            • Persyaratan IUP.                • Menyampaikan       laporan   wajib     kepada
                                                                pemerintah dan regulator;
                                                              • Melakukan sertifikasi dan penilaian oleh pihak
                                                                independen; serta
                                                              • Memenuhi kewajiban perpajakan dan PNBP.
 • Influence; and           • Compliance with applicable      • Following the development of relevant              According to
 • Responsibility.            regulations;                      regulations for the Company and its Subsidiaries   the appointed time.
                            • PNBP; and                         and ensuring their compliance;
                            • IUP requirements.               • Submitting         mandatory      reports     to
                                                                the government and regulators;
                                                              • Conducting certification and assessment by
                                                                independent party; and
                                                              • Fulfilling tax obligations and PNBP.




                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    47
Page 50
      Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




                                                                         Respons terhadap Kebutuhan                    Frekuensi Pelaksanaan
    Dasar Pemilihan         Topik yang Menjadi Perhatian                   Pemangku Kepentingan
    Basis of Selection            Topics of Concern                                                                        Implementation
                                                                       Response to Stakeholders Needs                        Frequency

                                                            KARYAWAN / EMPLOYEES
         (3.742 karyawan yang bekerja di bawah Harum Energy Group, mayoritas berlokasi di Kalimantan, Halmahera, dan Jakarta.)
                (3,742 employees working under Harum Energy Group, mostly located in Kalimantan, Halmahera, and Jakarta.)
• Pengaruh;                • Pengelolaan ketenagakerjaan       • Menjaga pemenuhan kewajiban dan hak                  Sepanjang tahun.
• Tanggung jawab;            yang bertanggung jawab dan          karyawan sesuai kebijakan dan peraturan
• Ketergantungan;            adil;                               ketenagakerjaan;
  serta                    • Pengembangan kompetensi           • Melaksanakan     program     pengembangan
• Perhatian.                 dan karier; serta                   kompetensi dan karier tanpa diskriminasi dan
                           • Pemenuhan aspek K3.                 sesuai pencapaian KPI;
                                                               • Memastikan tersedianya sarana dan/atau
                                                                 prasarana K3 di seluruh wilayah operasional;
                                                                 serta
                                                               • Menyediakan sarana pengaduan pelanggaran
                                                                 (WBS).
•   Influence;             • Responsible       and      fair   • Maintaining the fulfillment of obligations and       Throughout the year.
•   Responsibility;          employment management;              rights, according to policies and employment
•   Dependency; and        • Competency       and   career       regulations;
•   Attention.               development; and                  • Implementing       competency       and     career
                           • Fulfillment of OHS aspect.          development programs without discrimination
                                                                 and in accordance with KPI achievement;
                                                               • Ensuring the availability of OHS facilities and/or
                                                                 infrastructure in all operational areas; and
                                                               • Providing WBS.
                                                  MITRA USAHA / BUSINESS PARTNERS
          (Rekan bisnis yang mendukung operasional kami, mulai dari UMKM, pemasok, dan kontraktor lokal maupun nasional.
                                           Saat ini, pengadaan kami berasal dari dalam negeri.)
(Business partners who support our operations, ranging from MSMEs, local and national suppliers, and contractors. Currently, our procurement
                                                          is sourced domestically.)
• Ketergantungan;          • Kepastian hukum;                  • Melaksanakan tender yang transparan;                 Sepanjang tahun.
• Tanggung jawab;          • Pengadaan yang adil dan           • Menjaga pemenuhan hak dan kewajiban
  serta                      bertanggung jawab;                  dalam kontrak kerja; serta
• Perhatian.               • Pemenuhan kontrak kerja;          • Menyediakan sarana pengaduan pelanggaran
                           • Dekarbonisasi dan performa          (WBS).
                             terkait iklim; serta
                           • Penegakkan        HAM pada
                             rantai pasokan.
• Dependency;              • Legal certainty;                  • Conducting transparent tenders;                      Throughout the year.
• Responsibility; and      • Fair     and      accountable     • Maintaining the fulfillment of rights and
• Attention.                 procurement;                        obligations in the work contract; and
                           • Fulfillment of work contracts;    • Providing WBS channel.
                           • Decarbonization and climate
                             performance; and
                           • Upholding HAM in the supply
                             chain.
                                                        PELANGGAN / CUSTOMERS
                               (Pembeli produk kami yang bergerak di berbagai sektor dan tersebar di Asia.)
                                (Buyers of our products operating in various sectors and spread across Asia.)
• Ketergantungan;          • Kualitas produk dan jasa;         • Melaksanakan pengawasan ketat terhadap               Sepanjang tahun atau
• Tanggung jawab;          • Keberlanjutan bisnis; serta         kualitas produk dan jasa;                            sesuai kebutuhan.
  serta                    • Pemenuhan kontrak kerja.          • Menyediakan akses informasi terkait produk
• Perhatian.                                                     dan jasa yang disediakan, serta perkembangan
                                                                 Perseroan beserta Entitas Anak; serta
                                                               • Menyediakan sarana pengaduan pelanggan.
• Dependency;              • Quality of products and           • Strictly supervising the quality of products and     Throughout the year or
• Responsibility; and        services;                           services;                                            as needed.
• Attention.               • Business sustainability; and      • Providing access to information related to
                           • Fulfillment of work contracts.      the products and services provided, and
                                                                 the development of the Company and its
                                                                 Subsidiaries; and
                                                               • Providing customer complaint channel.




48       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 51
                                                                     Respons terhadap Kebutuhan                   Frekuensi Pelaksanaan
   Dasar Pemilihan         Topik yang Menjadi Perhatian                Pemangku Kepentingan
   Basis of Selection            Topics of Concern                                                                    Implementation
                                                                    Response to Stakeholders Needs                      Frequency

                                            MASYARAKAT LOKAL / LOCAL COMMUNITIES
      (Desa lingkar tambang, masyarakat adat, serta masyarakat sekitar yang terpengaruh aktivitas eksplorasi, operasional tambang,
                                                      dan industri pengolahan nikel.)
        (Mining villages, indigenous communities, and surrounding communities affected by exploration activities, mining operations,
                                                     and nickel processing industries.)
• Tanggung jawab;         • Peningkatan kesejahteraan       • Memberikan kesempatan kerja kepada                 Sesuai rencana
• Perhatian; serta          masyarakat;                       masyarakat lokal;                                  pelaksanaan program
• Perspektif.             • Penanganan dampak sosial        • Melaksanakan      program     PPM     dengan       atau sesuai kebutuhan.
                            dan lingkungan;                   melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat
                          • Pemenuhan hak masyarakat,         lokal;
                            termasuk penggunaan lahan       • Melaksanakan        kegiatan      pelestarian
                            untuk masyarakat adat; serta      lingkungan; serta
                          • Pengembangan masyarakat,        • Menyediakan      sarana   pengaduan      bagi
                            termasuk        kemandirian       masyarakat terkait aspek sosial dan
                            ekonomi dan edukasi.              lingkungan.
• Responsibility;         • Improvement of community        • Providing     job     opportunities   to   local   According to the program
• Attention; and            welfare;                          communities;                                       implementation plan or
• Perspective.            • Handling      social    and     • Implementing CDE programs by involving active      as needed.
                            environmental impacts;            participation of local communities;
                          • Fulfillment of indigenous       • Conducting        environmental     preservation
                            communities, including land       activities; and
                            use; and                        • Providing complaint channel for the community
                          • Community       development,      regarding social and environmental aspects.
                            including          economic
                            independence and education.
                                                                 MEDIA
Tanggung jawab.           • Perkembangan kinerja;           • Menyediakan informasi yang relevan, jujur, dan     Sesuai kebutuhan.
                          • Pemenuhan regulasi dan            tepat waktu melalui situs web Perseroan; serta
                            perizinan;                      • Melaksanakan siaran pers dan/atau media
                          • Pemenuhan hak pekerja dan         gathering.
                            masyarakat;
                          • Perlindungan dan restorasi
                            lingkungan; serta
                          • Reklamasi dan pascatambang.
Responsibility.           • Performance development;        • Providing relevant, honest, and timely             As necessary.
                          • Compliance with regulations       information through the Company’s website;
                            and permits;                      and
                          • Fulfillment of workers' and     • Conducting press release and/or media
                            community rights;                 gathering.
                          • Environmental protection and
                            restoration; and
                          • Mine reclamation and post
                            mining.




                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    49
Page 52
      Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




Penentuan Topik Material [GRI 3-1, 3-2]
Determining the Material Topics


Topik material keberlanjutan menjadi pijakan penting bagi                  Material topics of sustainability serve as a crucial foundation
Perseroan dalam menjaga ketahanan usaha, memastikan                        for the Company in maintaining business resilience, ensuring
stabilitas jangka panjang, sekaligus mendorong praktik                     long-term stability, and promoting responsible operations.
operasi yang bertanggung jawab. Penetapan topik material                   By determining material topics, the Company ensures that
memastikan bahwa fokus Kerangka Strategi Keberlanjutan                     its Sustainability Strategy Framework focuses on issues that
Perseroan benar-benar diarahkan pada isu-isu yang paling                   have the greatest impact on both business performance and
berdampak, baik terhadap kinerja bisnis maupun pemangku                    stakeholders.
kepentingan.

Pada tahun 2024, Perseroan telah menyelesaikan proses                      In 2024, the Company completed a review process, identifying
peninjauan ulang dengan mengidentifikasi 15 isu relevan                    15 relevant issues, which were then validated into 10 key
yang kemudian divalidasi menjadi 10 topik material utama                   material topics at the group level. This process employed
di tingkat grup. Proses tersebut menggunakan pendekatan                    a dual materiality approach, encompassing impact materiality,
materialitas ganda, mencakup materialitas dampak yakni                     which is the impact of operations on the environment and
pengaruh operasional terhadap lingkungan dan masyarakat                    society, and financial materiality, which is the implication
serta materialitas finansial yakni implikasi isu keberlanjutan             of sustainability issues on the Company's economic
terhadap kinerja ekonomi Perseroan. Penilaian dilakukan                    performance. The assessment is carried out using a scoring
melalui metode scoring dengan mempertimbangkan tingkat                     method that considers the impact severity and occurrence
dampak (severity) dan kemungkinan terjadinya (likelihood),                 likelihood, as well as the level of importance to stakeholders.
serta tingkat kepentingan bagi pemangku kepentingan.                       The assessment scale uses low, medium, and high categories,
Skala penilaian menggunakan kategori rendah, sedang, dan                   which are subsequently mapped into a materiality matrix to
tinggi yang kemudian dipetakan dalam matriks materialitas                  determine issue prioritization.
untuk menentukan prioritas isu.

Validasi dilakukan melalui survei internal yang melibatkan                 Validation was conducted through an internal survey involving
Direksi, manajemen Perseroan dan Entitas Anak, serta                       the Board of Directors, management of the Company and its
Tim Kerja Keberlanjutan yang mencakup perwakilan                           Subsidiaries, and the Sustainability Working Group, which
bisnis batu bara, nikel (pertambangan dan smelter) serta                   included representatives from the coal, nickel (mining and
pelayaran. Sumber input dalam proses ini mencakup hasil                    smelting), and shipping businesses. Sources of input in this
pelibatan pemangku kepentingan, analisis risiko bisnis,                    process included stakeholder engagement results, business
perkembangan industri, regulasi yang berlaku, serta                        risk analysis, industry developments, applicable regulations,
referensi standar keberlanjutan seperti GRI. Hasil penilaian               and references to sustainability standards such as those
topik material selanjutnya ditelaah dan divalidasi oleh                    issued by GRI. The results of the material topic assessment
manajemen untuk memastikan keselarasan dengan strategi                     were subsequently reviewed and validated by management to
bisnis dan arah keberlanjutan Perseroan.                                   ensure alignment with the Company’s business strategy and
                                                                           sustainability direction.

Memasuki tahun 2025, Perseroan memfokuskan diri                            Entering 2025, the Company focused on strengthening
pada penguatan implementasi dan pemantauan atas                            the implementation and monitoring of these 10 material
10 topik material tersebut. K3, pengelolaan tailing (termasuk              topics. OHS, tailing management (including acid mine
air asam tambang dan terak nikel), pengembangan                            drainage and nickel slag), community development, supply
masyarakat, manajemen rantai pasok, tanggung jawab                         chain management, product responsibility, HR, and ethics and
produk, HAM, serta etika dan kepatuhan menjadi prioritas                   compliance become priorities across the group. Meanwhile,
di seluruh grup. Sementara itu, isu keanekaragaman hayati,                 biodiversity, mine closure, and water management are focused
penutupan tambang, serta pengelolaan air difokuskan                        on issues specific to the coal and nickel business segments.
sesuai dengan karakteristik segmen usaha batu bara                         Specifically for nickel mining, the material topics also include
maupun nikel. Khusus pertambangan nikel, topik material                    employment, workforce development, cybersecurity and data
juga mencakup ketenagakerjaan, pengembangan tenaga                         privacy. For nickel smelters, the topics also include emissions
kerja, dan keamanan siber dan privasi data. Untuk smelter                  and air pollution management.
nikel, topik juga mencakup pengelolaan emisi dan polusi
udara.



50       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 53
Topik-topik material tersebut tidak mengalami perubahan.                 These material topics remain unchanged. This is based
Hal mempertimbangkan hasil peninjauan kembali yang                       on the results of the 2025 review, which are still deemed
dilakukan pada tahun 2025 masih dinilai relevan dengan                   relevant to operational conditions, industry development, and
kondisi operasional, perkembangan industri, serta                        stakeholder expectations. Therefore, the Company focuses
ekspektasi pemangku kepentingan. Dengan demikian,                        on strengthening the implementation and monitoring of these
Perseroan berfokus pada penguatan implementasi dan                       10 material topics to ensure that its sustainability strategy
pemantauan terhadap 10 topik material yang ada, guna                     remains adaptive, measurable, and delivers tangible impacts
memastikan strategi keberlanjutan tetap adaptif, terukur,                for all stakeholders.
dan memberikan dampak nyata bagi seluruh pemangku
kepentingan.


    Pilar Kerangka Strategi
                                                                                                           Kontribusi
         Keberlanjutan
                                       Topik Material           Materialitas      Risiko atau Peluang        SDGs          Respons Kami
        Pillars of the                Material Topics           Materiality       Risk or Opportunity                      Our Response
                                                                                                             SDGs
    Sustainability Strategy
                                                                                                          Contribution
         Framework

 Kesehatan, Keselamatan,               Kesehatan dan          Dampak
 dan Kesejahteraan                      Keselamatan           Keuangan           Peluang / Opportunity
                                                                                                                   3, 8        Hal. 73
                                                                                 Risiko / Risk
 Health, Safety, and Well-being       Health and Safety       Financial Impact
                                                              Dampak
                                     Pengelolaan Tailing      Keuangan           Peluang / Opportunity
                                                                                                                12, 14         Hal. 114
                                    Tailings Management                          Risiko / Risk
                                                              Financial Impact
 Efisiensi dan Keunggulan
 Operasional Ramah                Keanekaragaman Hayati       Dampak
 Lingkungan                           dan Penutupan           Keuangan           Risiko / Risk                    6, 15        Hal. 118
 Operational Eco-Efficiency        Biodiversity and Closure   Financial Impact
 and Excellence
                                                              Dampak
                                      Pengelolaan Air         Keuangan           Risiko / Risk               6, 12, 14         Hal. 122
                                     Water Stewardship
                                                              Financial Impact
                                                              Dampak
                                  Tanggung Jawab Produk       Keuangan
 Tata Kelola yang Baik dan                                                       Risiko / Risk                  12, 16         Hal. 69
                                   Product Responsibility
 Kepatuhan                                                    Financial Impact
 Good Governance and                                          Dampak
 Compliance                         Etika dan Kepatuhan       Keuangan           Peluang / Opportunity
                                                                                                                    16         Hal. 64
                                   Ethics and Compliance                         Risiko / Risk
                                                              Financial Impact
                                      Pengembangan
                                     dan Pemberdayaan         Dampak
 Pengembangan Masyarakat                Masyarakat            Keuangan           Risiko / Risk                3, 4, 6, 8       Hal. 101
 Community Development
                                  Community Development       Financial Impact
                                    and Empowerment
                                                              Dampak
 Pengembangan SDM                    Hak Asasi Manusia        Keuangan           Peluang / Opportunity
                                                                                                            4, 5, 8, 16        Hal. 84
 People Development                    Human Rights                              Risiko / Risk
                                                              Financial Impact
 Pengadaan yang                      Manajemen Rantai         Dampak
 Bertanggung Jawab                       Pasokan              Keuangan           Peluang / Opportunity      5, 6, 8, 12,
                                                                                                                               Hal. 68
                                                                                 Risiko / Risk                  15, 16
 Responsible Procurement          Supply Chain Management     Financial Impact
                                                              Dampak
 Perubahan Iklim                      Perubahan Iklim         Keuangan           Peluang / Opportunity
                                                                                                             7, 12, 13         Hal. 128
 Climate Change                       Climate Change                             Risiko / Risk
                                                              Financial Impact




                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       51
Page 54
     Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




Kontribusi Kami terhadap Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan
Our Contribution to the Sustainable Development Goals

Perseroan meyakini bahwa keberlanjutan merupakan                                 The Company believes that sustainability is an integral part of
bagian integral dari strategi bisnis dan operasional,                            its business and operational strategy, particularly in its mining
khususnya dalam kegiatan pertambangan dan pengolahan                             and mineral processing activities. Therefore, every step of
mineral yang dijalankan. Oleh karena itu, setiap langkah                         the Company business is consistently directed towards
usaha Perseroan senantiasa diarahkan agar sejalan                                aligning with the principles of sustainable development while
dengan prinsip pembangunan berkelanjutan sekaligus                               supporting the achievement of the SDGs and the national
mendukung pencapaian TPB serta target-target nasional                            targets set by the Indonesian Government.
yang ditetapkan Pemerintah Indonesia.

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Perseroan                            As a concrete manifestation of this commitment, the Company
telah melakukan proses identifikasi untuk memetakan                              has undertaken an identification process to map the linkages
keterkaitan antara kegiatan usaha dengan agenda SDGs.                            between its business activities and the SDGs agenda.
Hasil identifikasi menunjukkan adanya 8 tujuan SDGs yang                         The identification results indicate 8 SDGs objectives that align
selaras dengan karakteristik sektor pertambangan dan                             with the characteristics of the Company strategic mining and
mineral strategis yang dijalankan Perseroan sebagaimana                          minerals sector, as outlined below:
diuraikan berikut:


                                  Target SDGs yang Relevan                                               Kontribusi Kami di Tahun 2025
   SDGs                             Relevant SDGs Target                                                    Our Contribution in 2025
              3.3   Mengakhiri epidemi AIDS, tuberkulosis, malaria, dan penyakit              Penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan
                    tropis yang terabaikan, dan memerangi hepatitis, penyakit                 Kerja (SMK3) mencakup karyawan maupun pekerja
                    bersumber air, serta penyakit menular lainnya.                            kontraktor. Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
              3.6   Mengurangi hingga setengah jumlah kematian global dan cedera              dilakukan secara rutin dan SMK3 dievaluasi setiap tahun.
                    dari kecelakaan lalu lintas.                                              MSJ, SBB, KUP dan POS mendukung penyediaan layanan
              3.8   Mencapai cakupan kesehatan universal, termasuk perlindungan               fasilitas kesehatan dan pembinaan bagi posyandu dan klinik
                    risiko keuangan, akses terhadap pelayanan kesehatan dasar yang            desa. Selain itu, POS bekerja sama dengan Dinas Kesehatan
                    baik, dan akses terhadap obat-obatan dan vaksin dasar yang                Kabupaten Halmahera Timur dan Rumah Sakit Kota Maba
                    aman, efektif, berkualitas, dan terjangkau bagi semua orang.              mengadakan program skrining pap smear bagi 100 peserta
              3.9   Secara signifikan mengurangi jumlah kematian dan kesakitan                sebagai bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini
                    akibat bahan kimia berbahaya, serta polusi dan kontaminasi                kanker serviks.
                    udara, air, dan tanah.
                                                                                              Bab   Perlindungan    dan    Pemberdayaan      Pekerja
                                                                                              (Halaman 73) dan Bab Masyarakat Lokal (Halaman 97)

              3.3   End the epidemics of AIDS, tuberculosis, malaria, and neglected           The implementation of Occupational Health and Safety
                    tropical diseases, and combat hepatitis, water-borne diseases, and        Management System (OHSMS) covers both employees
                    other communicable diseases.                                              and contract workers. The Occupational Health and
              3.6   Halve the global number of deaths and injuries from road traffic          Safety (OHSMS) program is conducted routinely, and
                    accidents.                                                                the OHSMS is evaluated annually. MSJ, SBB, KUP, and POS
              3.8   Achieve universal health coverage, including financial risk               support the provision of health facilities and training for
                    protection, access to good quality primary health care, and access        integrated health posts (Posyandu) and village clinics in
                    for all to safe, effective, quality, and affordable essential medicines   village. Furthermore, POS, in collaboration with East Halmahera
                    and vaccines.                                                             Regency Health Office and Maba City Hospital, conducted
              3.9   Significantly reduce the number of deaths and illnesses from              a pap smear screening program for 100 participants as part of
                    hazardous chemicals, and pollution and contamination of air, water,       efforts to prevent and detect cervical cancer early.
                    and land.
                                                                                              Worker Protection and Empowerment Chapter (Page 73) and
                                                                                              Local Community Chapter (Page 97)




52      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 55
                           Target SDGs yang Relevan                                             Kontribusi Kami di Tahun 2025
SDGs                         Relevant SDGs Target                                                  Our Contribution in 2025
       4.1   Menjamin bahwa semua anak perempuan dan laki-laki                       Kami mendukung pendidikan yang berkualitas untuk anak-
             menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah tanpa dipungut              anak desa binaan melalui pemberian beasiswa, dukungan
             biaya, setara, dan berkualitas, yang mengarah pada capaian              sarana dan prasarana pendidikan, serta pelatihan persiapan
             pembelajaran yang relevan dan efektif.                                  kerja bagi siswa dan mahasiswa.
       4.2   Menjamin bahwa semua anak perempuan dan laki-laki memiliki
             akses terhadap perkembangan dan pengasuhan anak usia dini,              Bab Masyarakat Lokal (Halaman 97)
             pengasuhan, pendidikan pra-sekolah dasar yang berkualitas,
             sehingga mereka siap untuk menempuh pendidikan dasar.
       4.4   Meningkatkan secara signifikan jumlah pemuda dan orang
             dewasa yang memiliki keterampilan yang relevan, termasuk
             keterampilan teknik dan kejuruan untuk pekerjaan yang layak dan
             kewirausahaan.
       4.1   Ensure that all girls and boys complete free, equitable, and quality    We support quality education for children in our assisted
             primary and secondary education leading to relevant and effective       villages through scholarships, educational infrastructure, and
             learning outcomes.                                                      job preparation training for students.
       4.2   Ensure that all girls and boys have access to quality early childhood
             development and care, quality pre-elementary education, so that         Local Communities Chapter (Page 97)
             they are ready for elementary education.
       4.4   Significantly increase the number of youth and adults with relevant
             skills, including technical and vocational skills for decent work and
             entrepreneurship.
       6.3   Meningkatkan kualitas air dengan mengurangi polusi,                     Kami memastikan air limbah telah dikelola dan memenuhi
             menghilangkan pembuangan, dan meminimalkan pelepasan                    baku mutu air sebelum dibuang. Seluruh operasi tambang
             material dan bahan kimia berbahaya, mengurangi setengah                 telah memiliki kebijakan dan prosedur pengelolaan Air Asam
             proporsi air limbah yang tidak diolah, dan secara signifikan            Tambang (AAT), kolam pengendapan, serta limpasan air
             meningkatkan daur ulang, serta penggunaan kembali barang daur           untuk area tambang, pengolahan serta pelabuhan. Sistem
             ulang yang aman secara global.                                          pemantauan kualitas air limbah dilakukan menggunakan
       6.6   Melindungi dan merestorasi ekosistem terkait sumber daya air,           alat sparging yang menghasilkan pemantauan otomatis
             termasuk pegunungan, hutan, lahan basah, sungai, air tanah, dan         secara terus menerus dan terhubung dengan jaringan
             danau.                                                                  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
       6.b   Mendukung dan memperkuat partisipasi masyarakat lokal dalam
             meningkatkan pengelolaan air dan sanitasi.                              POS berkolaborasi dengan karang taruna untuk penanaman
                                                                                     bakau di Desa Wailukum.

                                                                                     Bab Masyarakat Lokal (Halaman 97)
       6.3 Improve water quality by reducing pollution, eliminating dumping,         We ensure that wastewater is treated and meets water quality
           minimizing releases of hazardous materials and chemicals, halving         standards before being discharged. All mining operations
           the proportion of untreated wastewater, and significantly increasing      have policies and procedures for managing Acid Mine
           recycling and safe reuse of recyclables globally.                         Drainage (AMD), settling ponds, and runoff for the mining,
       6.6 Protect and restore water-related ecosystem, including mountain,          processing, and port areas. The wastewater quality
           forest, wetland, river, groundwater, and lake.                            monitoring system utilizes a sparging device that provides
       6.b Support and strengthen local community participation in improving         continuous, automatic monitoring and is connected to
           water and sanitation management.                                          the Ministry of Environment and Forestry's network.

                                                                                     POS collaborates with youth organizations to plant mangroves
                                                                                     in Wailukum Village.

                                                                                     Local Communities Chapter (Page 97)
       7.2   Meningkatkan, secara substansial, pangsa energi terbarukan              Kami berupaya mendukung program pemerintah
             dalam bauran energi global.                                             dengan memanfaatkan biofuel (B35) untuk kendaraan
                                                                                     operasional tambang dan tugboat. Saat ini, kami sedang
                                                                                     mengevaluasi rencana pembangunan panel surya di wilayah
                                                                                     pertambangan.

                                                                                     Bab Pengelolaan Lingkungan (Halaman 114)
       7.2   Increase, substantially, the share of renewable energy in the global    We strive to support government programs by utilizing biofuel
             energy mix.                                                             (B35) for mining operational vehicles and tugboats. We are
                                                                                     currently evaluating plans to build solar panels in mining
                                                                                     areas.

                                                                                     Environmental Management Chapter (Page 114)




                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report         53
Page 56
     Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




                                  Target SDGs yang Relevan                                             Kontribusi Kami di Tahun 2025
 SDGs                               Relevant SDGs Target                                                  Our Contribution in 2025
              8.3   Menggalakkan kebijakan pembangunan yang mendukung                        Pengelolaan ketenagakerjaan dan K3 sesuai dengan
                    kegiatan produktif, penciptaan lapangan kerja layak,                     peraturan pemerintah dan standar ISO 45001:2018.
                    kewirausahaan, kreativitas dan inovasi, dan mendorong                    Sebagai komitmen kami dalam menyediakan mineral
                    formalisasi dan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah.            secara bertanggung jawab, IMI dan WMI telah menerapkan
              8.7   Mengambil tindakan cepat dan untuk memberantas kerja paksa,              kebijakan pengadaan berkelanjutan yang mewajibkan
                    mengakhiri perbudakan dan penjualan manusia, mengamankan                 pemasok untuk mematuhi ketentuan HAM.
                    larangan dan penghapusan bentuk terburuk tenaga kerja anak,
                    termasuk perekrutan dan penggunaan tentara anak-anak, dan                Pemasok lokal mencapai 58,6% dari total mitra usaha yang
                    pada tahun 2025 mengakhiri tenaga kerja anak dalam segala                mendukung operasional tambang di 2025.
                    bentuknya.
              8.8   Melindungi hak-hak tenaga kerja dan mempromosikan lingkungan             MSJ, SBB, dan POS mengadakan program pembinaan
                    kerja yang aman dan terjamin bagi semua pekerja, termasuk                UMKM untuk meningkatkan keterampilan warga desa
                    pekerja migran, khususnya pekerja migran perempuan, dan mereka           binaan dalam berwirausaha.
                    yang bekerja dalam pekerjaan berbahaya.
                                                                                             Bab   Perlindungan      dan      Pemberdayaan       Pekerja
                                                                                             (Halaman 73)
              8.3   Promote development policies that support productive activities,         Labor and occupational health and safety management
                    decent employment creation, entrepreneurship, creativity, and            comply with government regulations and ISO 45001:2018
                    innovation, and encourage the formalization and growth of micro,         standards. As part of our commitment to sourcing minerals
                    small, and medium enterprises.                                           responsibly, IMI and WMI have implemented a sustainable
              8.7   Take urgent action to eradicate forced labor, end slavery and human      procurement policy that requires suppliers to comply with
                    trafficking, secure the prohibition and elimination of the worst forms   human rights provisions.
                    of child labor, including the recruitment and use of child soldiers,
                    and by 2025 end child labor in all its forms.                            Local suppliers account for 58.6% of the total business
              8.8   Protect labor rights and promote safe and secure working                 partners supporting mining operations in 2025.
                    environments for all workers, including migrant workers, in
                    particular female migrant workers, and those engaged in hazardous        MSJ, SBB, and POS are conducting MSME development
                    work.                                                                    programs to improve the entrepreneurial skills of assisted
                                                                                             village residents.

                                                                                             Worker Protection and Empowerment Chapter (Page 73)
              12.2 Mencapai pengelolaan berkelanjutan dan pemanfaatan sumber                 Pengelolaan lingkungan        diterapkan   sesuai   dengan
                   daya alam secara efisien.                                                 ISO 14001:2015.
              12.4 Mencapai pengelolaan bahan kimia dan semua jenis limbah yang
                   ramah lingkungan, di sepanjang siklus hidupnya, sesuai kerangka           Bab Pengelolaan Lingkungan (Halaman 114)
                   kerja internasional yang disepakati dan secara signifikan
                   mengurangi pencemaran bahan kimia dan limbah tersebut ke
                   udara, air, dan tanah untuk meminimalkan dampak buruk terhadap
                   kesehatan manusia dan lingkungan.
              12.5 Mengurangi produksi limbah melalui pencegahan, pengurangan,
                   daur ulang, dan penggunaan kembali.
              12.8 Menjamin bahwa masyarakat di mana pun memiliki informasi yang
                   relevan dan kesadaran terhadap pembangunan berkelanjutan dan
                   gaya hidup yang selaras dengan alam.
              12.2 Achieve sustainable management and efficient use of natural               Environmental management is implemented in accordance
                   resources.                                                                with ISO 14001:2015.
              12.4 Achieve environmentally sound management of chemicals and
                   all types of waste, throughout their life cycle, in accordance with       Environmental Management Chapter (Page 114)
                   the agreed international frameworks and significantly reduce
                   the release of chemicals and waste to air, water, and land in order to
                   minimize adverse impacts on human health and the environment.
              12.5 Reduce waste generation through prevention, reduction, recycling,
                   and reuse.
              12.8 Ensure that people everywhere have relevant information and
                   awareness on sustainable development and lifestyles in harmony
                   with nature.




54      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 57
                           Target SDGs yang Relevan                                             Kontribusi Kami di Tahun 2025
SDGs                         Relevant SDGs Target                                                  Our Contribution in 2025
       13.1 Memperkuat kapasitas ketahanan dan adaptasi terhadap bahaya              Perseroan berkomitmen untuk mencapai net zero emission
            terkait iklim dan bencana alam di semua negara.                          pada 2055.
       13.2 Mengintegrasikan tindakan antisipasi perubahan iklim ke dalam
            kebijakan, strategi, dan perencanaan nasional.                           Sebagai upaya pengelolaan risiko iklim, Perseroan telah
                                                                                     mengidentifikasi risiko dan peluang terkait iklim level grup.

                                                                                     Bab Pengelolaan Lingkungan (Halaman 114)
       13.1 Strengthen resilience and adaptive capacities to climate-related         The Company is committed to achieving net-zero emissions by
            hazards and natural disasters in all countries.                          2055.
       13.2 Integrate climate change response measures into national policies,
            strategies, and planning.                                                As part of its climate risk management efforts,
                                                                                     the Company has identified group-level climate-related risks
                                                                                     and opportunities.

                                                                                     Environmental Management Chapter (Page 114)
       15.1 Menjamin pelestarian, restorasi, dan pemanfaatan berkelanjutan           Total area pertambangan yang telah direhabilitasi Entitas
            dari ekosistem daratan dan perairan darat serta jasa                     Anak mencapai 295,9 ha sepanjang tahun 2025 sedangkan
            lingkungannya, khususnya ekosistem hutan, lahan basah,                   kegiatan revegetasi mencapai penanaman sebanyak
            pegunungan dan lahan kering, sejalan dengan kewajiban                    203 ribu pohon sepanjang tahun 2025.
            berdasarkan perjanjian internasional.
       15.2 Meningkatkan pelaksanaan pengelolaan semua jenis hutan                   Bab Pengelolaan Lingkungan (Halaman 114)
            secara berkelanjutan, menghentikan deforestasi, merestorasi
            hutan yang terdegradasi, dan meningkatkan secara signifikan
            forestasi dan reforestasi secara global.
       15.3 Menghentikan penggurunan, memulihkan lahan dan tanah kritis,
            termasuk lahan yang terkena penggurunan, kekeringan dan banjir,
            dan berusaha mencapai dunia yang bebas dari lahan terdegradasi.
       15.5 Melakukan tindakan cepat dan signifikan untuk mengurangi
            degradasi      habitat    alami,    menghentikan    kehilangan
            keanekaragaman hayati, dan pada tahun 2020, melindungi dan
            mencegah lenyapnya spesies yang terancam punah.
       15.1 Ensure the conservation, restoration, and sustainable use of             The total mining area rehabilitated by the Subsidiary reached
            terrestrial and inland water ecosystems and their environmental          295.9 hectares throughout 2025, while revegetation activities
            services, in particular forest, wetland, mountain, and dryland, are in   resulted in the planting of 203 thousand trees throughout
            line with obligations under international agreements.                    2025.
       15.2 Promote sustainable management of all types of forest, halt
            deforestation, restore degraded forests, and significantly increase      Environmental Management Chapter (Page 114)
            afforestation and reforestation globally.
       15.3 Halt desertification, restore degraded lands and soils, including
            those affected by desertification, drought, and flooding, and strive
            to achieve a world free of degraded lands.
       15.5 Take urgent and significant action to reverse the degradation of
            natural habitats, halt the loss of biodiversity and, in 2020, protect
            and prevent the extinction of threatened species.




                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        55
Page 58
      Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance


Perseroan senantiasa mengedepankan setiap aktivitas                         The Company consistently prioritizes ethical, transparent,
usaha dijalankan secara etis, transparan, dan bertanggung                   and responsible conduct in all its business activities.
jawab. Melalui penerapan prinsip tata kelola yang kuat,                     By applying strong governance principles, the Company
Perseroan memastikan integrasi aspek lingkungan, sosial,                    ensures the integration of environmental, social, and
dan ekonomi dalam proses pengambilan keputusan serta                        economic aspects into its decision-making process
mendorong terciptanya nilai jangka panjang bagi seluruh                     and encourages the creation of long-term value for all
pemangku kepentingan.                                                       stakeholders.

Struktur Tata Kelola Keberlanjutan [GRI 2-9]
Sustainability Governance Structure

                                                                    Direksi
                                                               Board of Directors



                                                       Kelompok Kerja Keberlanjutan
                                                        Sustainability Working Group


                                                            Direksi Entitas Anak
                                                      Board of Directors of Subsidiaries


                                                              Divisi Keberlanjutan
                                                             Sustainability Division




                      Kelompok Kerja Batu Bara                                                    Kelompok Kerja Nikel
                         Coal Working Group                                                       Nickel Working Group
                       MSJ, BKP, KUP, SBB, LLJ                                                     POS, IMI, WMI, BSE




Peran Badan Tata Kelola Keberlanjutan                                       Role of the Sustainability Governance Body
[POJK E.1] [GRI 2-9, 2-12, 2-14]                                            [POJK E.1] [GRI 2-9, 2-12, 2-14]


Perseroan meyakini bahwa penerapan tata kelola                              The Company believes that good corporate governance serves
perusahaan yang baik sebagai landasan utama dalam                           as the primary foundation for comprehensive and effective
mengelola aspek keberlanjutan yang komprehensif dan                         sustainability management. Therefore, the governance body’s
efektif. Oleh karena itu, peran badan tata kelola sangat                    role is crucial, not only leading but also actively participating
penting, tidak hanya memimpin namun juga berpartisipasi                     in ensuring that sustainability is integrated into all business
aktif dalam memastikan keberlanjutan terintegrasi dalam                     activities, with the support of the Sustainability Working Group.
seluruh aktivitas bisnis, dengan dukungan Kelompok                          In addition, the Company implemented a report approval
Kerja Keberlanjutan. Selain itu, Perseroan menerapkan                       mechanism through a sign-off process by the Board of Directors
mekanisme persetujuan laporan melalui proses sign-off oleh                  and Board of Commissioners as a form of layered oversight
Direksi dan Dewan Komisaris sebagai bentuk pengawasan                       to ensure the reliability, completeness, and accountability of
berlapis untuk memastikan keandalan, kelengkapan, dan                       the information presented in the Sustainability Report, as well
akuntabilitas informasi yang disampaikan dalam Laporan                      as its compliance with applicable standards and regulations.
Keberlanjutan, serta kesesuaiannya dengan standar dan
ketentuan yang berlaku.




56        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 59
Struktur dan Komposisi Badan Tata Kelola Keberlanjutan [ESG G-01]
Structure and Composition of the Sustainability Governance Body

                        Nama                                           Jabatan                           Masa Jabatan
                                                                                                                                             Gender
                        Name                                           Position                         Period of Services
                                                                         DEWAN KOMISARIS
                                                                       Board of Commissioners
                                                        Komisaris Utama                                                                        Pria
     Lawrence Barki                                                                                         2025 – 2030
                                                        President Commissioner                                                                 Male
                                                        Komisaris                                                                              Pria
     Yun Mulyana                                                                                            2025 – 2030
                                                        Commissioner                                                                           Male
                                                        Komisaris                                                                              Pria
     Steven Scott Barki                                                                                     2025 – 2030
                                                        Commissioner                                                                           Male
                                                        Komisaris Independen                                                                   Pria
     Dody Hasril                                                                                            2025 – 2030
                                                        Independent Commissioner                                                               Male
                                                        Komisaris Independen                                                                 Wanita
     Astria Wizayanti                                                                                       2025 – 2030
                                                        Independent Commissioner                                                             Female
                                                                                 DIREKSI
                                                                             Board of Directors
                                                        Direktur Utama                                                                         Pria
     Ray Antonio Gunara                                                                                     2025 – 2030
                                                        President Director                                                                     Male
                                                        Direktur                                                                               Pria
     Kenneth Scott Andrew Thompson                                                                          2025 – 2030
                                                        Director                                                                               Male
                                                        Direktur                                                                               Pria
     Hariyadi*                                                                                              2025 – 2030
                                                        Director                                                                               Male
                                                        Direktur Independen                                                                    Pria
     Then Min Ho (Hadi Tanjaya)**                                                                           2020 – 2025
                                                        Independent Director                                                                   Male
*
      Menjabat sejak 27 Mei 2025. / Serving since May 27, 2025.
**
      Menjabat sampai 27 Mei 2025. / Serving until May 27, 2025.



Dewan Komisaris berperan penting dalam memastikan                                        The Board of Commissioners plays a crucial role in ensuring
penerapan tata kelola keberlanjutan Perseroan berjalan                                   effective, transparent, and accountable implementation of
secara efektif, transparan, dan akuntabel. Fungsi                                        the Company sustainability governance. This oversight
pengawasan dijalankan melalui penelaahan strategi,                                       function is applied by reviewing the Board of Directors'
kebijakan, dan kinerja keberlanjutan yang disusun Direksi,                               sustainability strategies, policies, and performance, including
termasuk pemantauan atas pengelolaan risiko ESG.                                         monitoring ESG risk management. Thus, by providing
Dengan memberikan arahan strategis serta memastikan                                      strategic direction and ensuring compliance with regulations
kepatuhan terhadap regulasi dan standar internasional,                                   and international standards, the Board of Commissioners
Dewan Komisaris mendukung terciptanya praktik bisnis                                     supports responsible business practices while strengthening
yang bertanggung jawab sekaligus memperkuat daya saing                                   the Company's competitiveness and long-term sustainability.
dan keberlanjutan jangka panjang Perseroan. [ESG G-03]                                   [ESG G-03]


Dalam hal pengelolaan, Direksi bertugas menetapkan arah,                                 In terms of management, the Board of Directors is responsible
menyetujui strategi, kebijakan, serta target keberlanjutan,                              for setting directions, approving sustainability strategies,
sekaligus mengawasi jalannya implementasi di tingkat                                     policies, and targets, and overseeing their implementation at
grup. Selanjutnya, Direksi memberikan mandat penuh                                       the group level. Furthermore, the Board of Directors delegates
kepada Direktur Utama untuk mengatur serta mengawasi                                     full mandate to the President Director to manage and oversee
seluruh aspek keberlanjutan, termasuk pengelolaan                                        all aspects of sustainability, including the management of
risiko, dampak, dan peluang yang terkait isu keberlanjutan                               risks, impacts, and opportunities related to sustainability and
maupun iklim. Pelaporan hasil strategi dan implementasi                                  climate issues. The President Director submits reports on
keberlanjutan disampaikan Direktur Utama kepada Direksi                                  the results of the sustainability strategy and implementation
setidaknya sekali dalam setahun atau sesuai kebutuhan                                    to the Board of Directors at least annually or as necessary
rapat. Dalam menjalankan tugasnya, Direktur Utama                                        at meetings. In carrying out duties, the President Director
memperoleh dukungan dari jajaran Direktur Entitas Anak,                                  receives support from the Directors of Subsidiaries,
Divisi Keberlanjutan, dan unit-unit terkait lainnya. Selain                              the Sustainability Division, and other relevant units. In addition,
itu, Direktur Utama juga bertanggung jawab atas proses                                   the President Director is also responsible for preparing
penyusunan Laporan Keberlanjutan, termasuk melakukan                                     the Sustainability Report, including validating material topics
validasi atas topik material tahun 2025. [ESG G-03]                                      for 2025. [ESG G-03]




                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   57
Page 60
      Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




Pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris dan Direksi [ESG G-02]
Implementation of the Joint Meeting of the Board of Commissioners and the Board of Directors

                                                                                                    Rata-Rata Persentase Kehadiran
                            Uraian                                  Total Pelaksanaan Rapat
                                                                                                      Average Attendance Percentage
                          Description                                    Total Meetings
                                                                                                                  (%)
 Total Kehadiran Dewan Komisaris
                                                                                  6                                 100
 Total Attendance of the Board of Commissioners
 Total Kehadiran Direksi
                                                                                 12                                 100
 Total Attendance of the Board of Directors




Divisi Keberlanjutan dan Kelompok Kerja                                    Sustainability Division and Sustainability Working
Keberlanjutan [POJK E.1] [GRI 2-9, 2-11]                                   Group [POJK E.1] [GRI 2-9, 2-11]
Untuk memastikan penerapan keberlanjutan yang                              To ensure that the implementation of sustainability is
terintegrasi di seluruh grup, Perseroan telah memiliki                     integrated across the group, The Company already has
Kelompok Kerja Keberlanjutan yang dipimpin oleh Direksi                    a Sustainability Working Group led directly by the Director
Perseroan dengan anggota yang terdiri dari para Direktur                   of the Company, with members consisting of Directors of
Entitas Anak serta Sustainability Officer dari lini bisnis batu            Subsidiaries and Sustainability Officers from the coal, nickel,
bara, nikel, dan pelayaran. Pada masing-masing Entitas                     and shipping business lines. In each subsidiary, Directors are
Anak, Direktur bertanggung jawab untuk memastikan                          responsible for implementing sustainability strategies and
pelaksanaan strategi serta program keberlanjutan sesuai                    programs within their respective authorities, in collaboration
dengan kewenangan mereka, yang dijalankan bersama                          with the relevant operational divisions.
divisi operasional terkait.

Tanggung jawab khusus dalam pengelolaan keberlanjutan                      Specific responsibility for sustainability management
diberikan kepada Divisi Keberlanjutan. Divisi ini berperan                 is assigned to the Sustainability Division. This division
mengoordinasikan Kelompok Kerja Keberlanjutan sekaligus                    coordinates the Sustainability Working Group and supports
mendukung        pengembangan       strategi, pelaksanaan                  strategy development, program implementation, achievement
program, pemantauan capaian, serta penyusunan Laporan                      monitoring, and the preparation of the group's Sustainability
Keberlanjutan grup. Hasil kinerja secara rutin dilaporkan                  Report. Performance results are regularly reported to
kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Selain                       the Board of Commissioners and the Board of Director of
itu, Sustainability Officer di masing-masing Entitas Anak                  the Company. Furthermore, Sustainability Officers in each
memfasilitasi koordinasi dengan divisi-divisi terkait,                     Subsidiary facilitate coordination with relevant divisions,
sehingga memungkinkan integrasi aspek keberlanjutan                        enabling the integration of sustainability aspects into all
ke dalam seluruh aktivitas Perseroan.                                      the Company's activities.

Informasi lebih detail mengenai tata kelola perusahaan                     More detailed information on corporate governance is
disampaikan dalam Laporan Tahunan 2025 PT Harum                            presented in the 2025 Annual Report of PT Harum Energy Tbk,
Energy Tbk yang disusun secara terpisah dari Laporan                       prepared separately from this Sustainability Report.
Keberlanjutan ini.



Membangun Budaya dan Kompetensi                                            Building a Sustainability Culture and
Keberlanjutan [POJK E.2, F.1] [GRI 2-17, 2-24] [ESG G-05]                  Competency [POJK E.2, F.1] [GRI 2-17, 2-24] [ESG G-05]

Pembentukan budaya keberlanjutan menjadi faktor kunci                      Establishing a sustainability culture becomes a key factor
dalam memastikan prinsip keberlanjutan dapat diterapkan                    in ensuring effective implementation of sustainability
secara efektif di seluruh lini bisnis Perseroan. Perseroan                 principles across all the Company's business lines.
secara bertahap membangun budaya keberlanjutan                             The Company is gradually building a culture of sustainability
melalui integrasi prinsip ESG ke dalam seluruh aspek                       by integrating ESG principles across all aspects of its
bisnis, tidak hanya pada level kebijakan, tetapi juga dalam                business, not only at the policy level but also in day-to-
praktik operasional sehari-hari. Upaya ini diarahkan untuk                 day operations. These efforts are aimed at ensuring that
memastikan bahwa nilai-nilai keberlanjutan tertanam                        sustainability values are consistently embedded across
secara konsisten di seluruh lini organisasi, sehingga mampu                all organizational levels, thereby strengthening business
memperkuat ketahanan bisnis sekaligus menciptakan                          resilience while creating sustainable positive impacts




58        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 61
dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan                    for the environment and society. In its implementation,
dan masyarakat. Dalam implementasinya, Perseroan                     the Company prioritizes several key initiatives as follows:
memprioritaskan beberapa inisiatif utama sebagai berikut:
1. Integrasi prinsip ESG dalam strategi dan operasional              1. Integration of ESG principles into the Company’s strategy
   Perseroan, termasuk dalam pengambilan keputusan                      and operations, including decision-making processes and
   dan pengembangan portofolio usaha yang mendukung                     the development of a business portfolio that supports
   transisi energi;                                                     the energy transition;
2. Penerapan sistem manajemen berbasis standar                       2. Implementation of management systems based on
   internasional,    seperti    ISO     14001:2015       dan            international standards, such as ISO 14001:2015 and
   ISO 45001:2018, yang terintegrasi dalam SMKP;                        ISO 45001:2018, integrated into the Company’s SMKP;
3. Penguatan budaya keselamatan dan kesehatan kerja                  3. Strengthening of occupational health and safety culture
   melalui pengelolaan K3 yang terstruktur dan berkelanjutan;           through structured and sustainable OHS management;
4. Pengelolaan lingkungan secara bertanggung jawab                   4. Responsible environmental management through land
   melalui kegiatan reklamasi dan rehabilitasi lahan serta              reclamation and rehabilitation activities, as well as
   pengendalian dampak operasional; serta                               the control of operational impacts; and
5. Pelaksanaan program PPM untuk meningkatkan                        5. Implementation of CDE programs to improve the welfare
   kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.             of communities surrounding operational areas.

Untuk mendukung penerapan budaya keberlanjutan,                      In order to support the implementation of a sustainability
secara rutin Perseroan juga menyelenggarakan program                 culture, the Company also regularly conducts competency
pengembangan kompetensi yang ditujukan bagi Dewan                    development programs for the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi, guna memperluas pemahaman                     and the Board of Directors to enhance their understanding
mereka mengenai isu-isu keberlanjutan. Divisi Keberlanjutan          of sustainability-related issues. The Sustainability Division
juga berperan aktif memberikan informasi terbaru mengenai            also plays an active role in providing the Board of Directors
tren keberlanjutan kepada Direksi dan para Direktur Entitas          and Directors of Subsidiaries with the latest information
Anak. Selain itu, pelatihan dan pengembangan kapasitas               on sustainability trends. Furthermore, sustainability-related
terkait keberlanjutan turut diberikan kepada divisi-divisi           training and capacity building are provided to relevant
yang relevan, baik di kantor pusat maupun di area operasi.           divisions, both at the head office and in operational
Informasi mengenai program pengembangan kompetensi                   areas. Information on sustainability-related competency
terkait keberlanjutan diuraikan sebagai berikut: [GRI 3-3]           development programs is presented as follows: [GRI 3-3]
[12.3.1, 14.17.1]                                                    [12.3.1, 14.17.1]


Program Pengembangan Kompetensi terkait Aspek Keberlanjutan
Sustainability-related Competency Development Programs
                                                                                            Total Peserta
                                                              Waktu Pelaksanaan           Total Participants
               Topik                 Penyelenggara                                                                        Jabatan
               Topic                   Organizer                   Date of                                                Position
                                                               Implementation            Pria           Wanita
                                                                                         Male           Female
 GRI 102 & GRI 103: Climate          BEI bekerja sama           3 September 2025                                          Corporate
 Change and Energy Topic          dengan GRI dan Asosiasi       September 3, 2025                                     Secretary dan staf
 Standards                         Emiten Indonesia (AEI)                                                                Corporate
                                  IDX in collaboration with                                 -               2           Secretary and
                                   GRI and the Indonesian                                                                   Staff
                                  Public Listed Companies
                                     Association (AEI).
 IDX Carbon Virtual Open House              BEI                29 September 2025                                       Direktur Utama,
 Webinar: Road to COP 30                    IDX                September 29, 2025                                         Corporate
                                                                                                                        Secretary, dan
                                                                                                                             staf
                                                                                            1               2
                                                                                                                      President Director,
                                                                                                                          Corporate
                                                                                                                        Secretary, and
                                                                                                                            staff




                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     59
Page 62
      Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




                                                                                                  Total Peserta
                                                                  Waktu Pelaksanaan             Total Participants
              Topik                       Penyelenggara                                                                       Jabatan
              Topic                         Organizer                  Date of                                                Position
                                                                   Implementation               Pria         Wanita
                                                                                                Male         Female
 Seminar Persyaratan Umum                Deloitte Indonesia          28 Agustus 2025                                          Manajer
 Pengungkapan Informasi                                              August 28, 2025                                       Accounting dan
 Keuangan terkait Keberlanjutan                                                                                                 staf
 (PSPK) 1 dan 2 – Promoting                                                                                                  Accounting
 Integrated Thinking Through                                                                                              Manager and staff
 Disclosure and Reporting
                                                                                                  -             2
 Seminar on General Requirements
 for Disclosure of Sustainability-
 Related Financial Information
 (PSPK) 1 and 2 – Promoting
 Integrated Thinking Through
 Disclosure and Reporting


Untuk memperkuat budaya keberlanjutan tersebut, Perseroan                  To further strengthen this sustainability culture, the Company
menetapkan Nilai-Nilai Perusahaan, menerapkan Kode                         established Corporate Values, implemented a Code of
Etik, dan mengimplementasikan prinsip GCG, termasuk                        Conduct, and applied GCG principles, including the provision
penyediaan mekanisme pengaduan yang berfungsi sebagai                      of a whistleblowing mechanism that serves as a channel for
sarana evaluasi serta tindak lanjut dalam evaluasi praktik                 evaluation and follow-up actions in assessing sustainability
keberlanjutan.                                                             practices.



Tantangan dalam Penerapan Keberlanjutan                                    Challenges in Implementing Sustainability
[POJK E.5]                                                                 [POJK E.5]


Dalam mengimplementasikan komitmen keberlanjutan,                          In implementing its sustainability commitments, the Company
Perseroan menghadapi berbagai tantangan yang dipengaruhi                   faces various challenges influenced by business dynamics
oleh dinamika bisnis serta perkembangan eksternal. Berbagai                and external developments. These challenges have the potential
tantangan tersebut berpotensi memengaruhi kinerja dan                      to affect performance and business continuity, as outlined
keberlangsungan usaha, sebagaimana diuraikan berikut:                      below:


      Permasalahan/Tantangan                          Implikasi Bisnis                                  Langkah Mitigasi
         Issues/Challenges                          Business Implications                              Mitigation Measures
Perubahan Iklim dan Transisi Energi         Tekanan global terhadap dekarbonisasi       Perseroan menyusun strategi dekarbonisasi melalui
                                            berpotensi menurunkan permintaan            efisiensi energi, optimalisasi operasional, serta
                                            batu bara serta meningkatkan biaya          penjajakan diversifikasi ke sektor energi yang lebih
                                            operasional akibat kebijakan karbon.        rendah karbon. Selain itu, dilakukan pemantauan
                                            Risiko ini juga dapat memengaruhi           regulasi dan tren pasar secara berkala.
                                            valuasi aset dan akses pendanaan.
Climate Change and Energy Transition        Global pressure toward decarbonization      The Company has developed a decarbonization strategy
                                            may reduce coal demand and increase         through energy efficiency initiatives, operational
                                            operational costs due to carbon-related     optimization, and the exploration of diversification
                                            policies. This risk may also affect asset   into lower-carbon energy sectors. Furthermore,
                                            valuation and access to financing.          the   Company     regularly   monitors    regulatory
                                                                                        developments and market trends.
Efisiensi dan Keunggulan Operasional        Tingginya konsumsi energi dan bahan         Perseroan menerapkan program efisiensi energi,
Ramah Lingkungan                            bakar dapat meningkatkan biaya              optimalisasi penggunaan bahan bakar, serta
                                            operasional serta risiko terhadap           penerapan teknologi yang lebih ramah lingkungan
                                            kepatuhan lingkungan.                       untuk meningkatkan produktivitas dan menekan
                                                                                        biaya.
Environmentally Friendly Operational        High energy and fuel consumption The Company implements energy efficiency
Efficiency and Excellence                   may increase operational costs and programs, optimizes fuel utilization, and adopts more
                                            environmental compliance risks.    environmentally friendly technologies to enhance
                                                                               productivity and control costs.
Pengelolaan Lingkungan (Emisi,              Risiko pencemaran lingkungan, sanksi        Perseroan menjalankan pengelolaan lingkungan
Limbah, dan Reklamasi)                      regulasi, serta potensi gangguan            sesuai regulasi, termasuk pengendalian emisi,
                                            operasional apabila pengelolaan tidak       pengelolaan limbah, serta pelaksanaan reklamasi dan
                                            optimal.                                    pascatambang secara bertahap.




60       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 63
      Permasalahan/Tantangan                     Implikasi Bisnis                                       Langkah Mitigasi
         Issues/Challenges                     Business Implications                                   Mitigation Measures

Environmental Management (Emissions,   Risks of environmental pollution, regulatory    The Company conducts environmental management
Waste, and Reclamation)                sanctions, and potential operational            in accordance with applicable regulations, including
                                       disruptions may arise if environmental          emissions control, waste management, and the phased
                                       management is not carried out optimally.        implementation of reclamation and post-mining
                                                                                       activities.
K3                                     Tingginya risiko kecelakaan kerja di            Perseroan memperkuat budaya K3 melalui pelatihan
                                       sektor pertambangan dapat berdampak             rutin, penerapan standar keselamatan, serta
                                       pada gangguan operasional, biaya                monitoring dan evaluasi kinerja keselamatan secara
                                       kompensasi, serta reputasi Perseroan.           berkala.
OHS                                    The high risk of occupational accidents in      The Company strengthens its OHS culture through
                                       the mining sector may lead to operational       regular training, the implementation of safety standards,
                                       disruptions, compensation costs, and the        and periodic monitoring and evaluation of safety
                                       Company's reputational risk.                    performance.
Penerimaan Sosial dan Hubungan         Potensi konflik sosial dan penolakan            Perseroan melaksanakan program pemberdayaan
dengan Masyarakat                      masyarakat      dapat    menghambat             masyarakat, komunikasi intensif dengan pemangku
                                       operasional serta meningkatkan risiko           kepentingan, serta memastikan kontribusi sosial yang
                                       reputasi.                                       berkelanjutan.
Social Acceptance and Community        Potential social conflicts and community The Company implements community empowerment
Relations                              resistance may disrupt operations and programs,        maintains intensive communication
                                       increase reputational risks              with stakeholders, and ensures sustainable social
                                                                                contributions
Pengembangan SDM                       Keterbatasan kompetensi tenaga kerja Perseroan meningkatkan kapasitas SDM melalui
                                       dapat menghambat adaptasi terhadap pelatihan, pengembangan kompetensi, serta program
                                       perubahan industri dan teknologi.    peningkatan keterlibatan karyawan.
HR Development                         Limited workforce competencies may The Company enhances HR capacity through training,
                                       hinder adaptation to industry and competency development, and employee engagement
                                       technological changes.             improvement programs.
Tata Kelola dan Kepatuhan              Ketidakpatuhan terhadap regulasi dapat Perseroan memperkuat sistem tata kelola melalui
                                       menimbulkan sanksi hukum serta penerapan prinsip GCG, audit internal, serta
                                       menurunkan kepercayaan investor.       pemantauan kepatuhan secara berkelanjutan.
Governance and Compliance              Non-compliance with regulations may The Company strengthens its governance system
                                       result in legal sanctions and reduce by implementing GCG principles, conducting internal
                                       investor confidence.                 audits, and continuously monitoring compliance.
Pengadaan Bertanggung Jawab            Risiko dari pemasok yang tidak memenuhi Perseroan    menerapkan   kebijakan pengadaan
                                       standar ESG dapat berdampak pada berkelanjutan dengan evaluasi dan seleksi pemasok
                                       reputasi dan rantai pasok.              berdasarkan kriteria ESG.
Responsible Procurement                Risks arising from suppliers that do not The Company implements a sustainable procurement
                                       meet ESG standards may affect reputation policy, including supplier evaluation and selection based
                                       and supply chain reliability.            on ESG criteria.




Nominasi dan Remunerasi [GRI 2-10, 2-19, 2-20, 2-21]                   Nomination and Remuneration [GRI 2-10, 2-19, 2-20,
[ESG G-06]                                                             2-21] [ESG G-06]


Perseroan menetapkan Pedoman Pelaksanaan Fungsi                        The Company has established Guidelines for the Implementation
Nominasi dan Remunerasi sebagai acuan dalam proses                     of the Nomination and Remuneration Function as a reference for
pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi.                      the appointment of members of the Board of Commissioners
Dalam pelaksanaan fungsi nominasi, Dewan Komisaris                     and the Board of Directors. In carrying out the nomination
bertanggung jawab melakukan penilaian dan evaluasi                     function, the Board of Commissioners is responsible
terhadap calon berdasarkan kualifikasi, pengalaman,                    for assessing and evaluating candidates based on their
rekam jejak, serta kesesuaian dengan kebutuhan strategis               qualifications, experience, track record, and alignment with
Perseroan. Proses ini dirancang untuk mendukung                        the Company’s strategic needs. This process is designed
keberlanjutan usaha melalui regenerasi kepemimpinan yang               to support business sustainability by developing competent
kompeten. Kualifikasi yang menjadi pertimbangan meliputi               leadership succession. The qualifications considered include
latar belakang pendidikan, pengalaman profesional, serta               educational background, professional experience, as well as
kemampuan analitis dan pemecahan masalah.                              analytical and problem-solving capabilities.

Dalam hal remunerasi, penetapan remunerasi bagi Dewan                  In terms of remuneration, the determination of remuneration
Komisaris dan Direksi dilakukan berdasarkan kebijakan                  for the Board of Commissioners and Board of Directors
internal Perseroan dengan mengedepankan prinsip                        is carried out based on the Company’s internal policies,
kehati-hatian, transparansi, dan akuntabilitas. Dalam                  emphasizing the principles of prudence, transparency, and



                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     61
Page 64
      Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




prosesnya, Perseroan mempertimbangkan hasil evaluasi                       accountability. In this process, the Company considers
kinerja, rekomendasi Dewan Komisaris, serta kondisi                        performance evaluation results, recommendations from
dan kemampuan keuangan Perseroan guna memastikan                           the Board of Commissioners, as well as the Company’s
remunerasi yang diberikan tetap wajar dan selaras dengan                   financial condition and capacity to ensure that
kinerja serta keberlanjutan usaha. Remunerasi Dewan                        the remuneration provided remains reasonable and
Komisaris ditetapkan oleh Komisaris Utama berdasarkan                      aligned with performance and business sustainability.
mandat RUPS, sementara remunerasi Direksi ditentukan                       Remuneration for the Board of Commissioners is determined
oleh Dewan Komisaris sesuai dengan kebijakan dan                           by thePresident Commissioner based on the GMS mandate,
mekanisme yang berlaku di Perseroan. Penetapan tersebut                    while remuneration for the Board of Directors is determined
telah mengacu pada ketentuan Pasal 96 dan Pasal 113                        by the Board of Commissioners in accordance with
Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan                          the policies and mechanisms applicable within the Company.
Terbatas. Besaran remunerasi yang diterima anggota                         Such determinations have been made in reference to
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan dan Entitas Anak                     Article 96 and Article 113 of Law No. 40 of 2007 on Limited
pada tahun 2025 adalah sebesar USD4.610.479.                               Liability Companies. The remuneration amount received by
                                                                           the Board of Directors and Board of Commissioners of the
                                                                           Company and Subsidiaries in 2025 was USD4,610,479.

Informasi lebih detail mengenai prosedur nominasi                          More detailed information on the nomination procedures and
dan besaran remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi                         remuneration amounts for the Board of Commissioners and
Perseroan disampaikan dalam Laporan Tahunan 2025                           Board of Directors of the Company is presented in the 2025
PT Harum Energy Tbk yang disusun secara terpisah dari                      Annual Report of PT Harum Energy Tbk, which is prepared
Laporan Keberlanjutan ini.                                                 separately from this Sustainability Report.



Penilaian Kinerja [GRI 2-18] [ESG G-04]                                    Performance Assessment [GRI 2-18] [ESG G-04]

Pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dan Direksi dievaluasi                   The implementation of duties of the Board of Commissioners
setiap tahun sebagai upaya meningkatkan efektivitas                        and Board of Directors is evaluated annually to improve
pengawasan dan pengelolaan keberlanjutan di seluruh                        the effectiveness of sustainability oversight and management
lini bisnis Perseroan. Proses evaluasi dilakukan secara                    across all the Company's business lines. The evaluation
independen, kemudian hasilnya disampaikan kepada RUPS                      process is conducted independently, and the results are
untuk memperoleh persetujuan sekaligus pembebasan                          then submitted to the GMS for approval and discharge of
tanggung jawab. Penilaian mencakup beberapa indikator                      responsibility. The assessment covers several key indicators,
utama, antara lain pelaksanaan peran dan tanggung                          including the implementation of roles and responsibilities of
jawab masing-masing organ Perseroan, tindak lanjut atas                    each the Company's organ, follow-up to GMS resolutions, and
keputusan RUPS, serta capaian terhadap rencana kerja dan                   achievement of the established work plan and budget.
anggaran yang telah ditetapkan.

Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan untuk tahun                     Based on the assessment results for the 2025 financial
buku tahun 2025, Dewan Komisaris dan Direksi dinilai                       year, the Board of Commissioners and Board of Directors
berhasil memenuhi seluruh indikator tersebut dan dianggap                  were deemed successful in meeting all indicators and
mampu menjalankan tugas serta tanggung jawabnya                            were deemed capable of optimally carrying out their duties
secara optimal. Capaian ini dibuktikan juga dengan kinerja                 and responsibilities. This achievement is also evidenced
keberlanjutan yang dicatatkan Perseroan sepanjang tahun                    by the Company's sustainability performance throughout
2025 telah sejalan dengan target dan rencana jangka                        2025, which was in line with its long-term targets and plans.
panjang.

Informasi lebih detail mengenai prosedur, kriteria, dan hasil              More detailed information on the procedures, criteria,
penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan                    and results of performance assessment of the Board of
disampaikan dalam Laporan Tahunan 2025 PT Harum                            Commissioners and Board of Directors of the Company is
Energy Tbk yang disusun secara terpisah dari Laporan                       presented in the 2025 Annual Report of PT Harum Energy Tbk,
Keberlanjutan ini.                                                         which is prepared separately from this Sustainability Report.




62       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 65
Manajemen Risiko ESG [POJK E.3] [GRI 2-25]                        ESG Risk Management [POJK E.3] [GRI 2-25]

Perseroan menerapkan sistem pengelolaan risiko yang selaras       The Company implements a risk management system
dengan praktik terbaik industri pertambangan serta standar        aligned with best practices in the mining industry as well as
manajemen K3, guna menjaga kelancaran dan keselamatan             OHS management standards, in order to maintain operational
operasional sekaligus mendukung penerapan keuangan                continuity and safety while supporting the implementation
berkelanjutan. Penilaian risiko dilakukan melalui pendekatan      of sustainable finance. Risk assessment is conducted using
kuantitatif dan kualitatif dengan mempertimbangkan tingkat        both quantitative and qualitative approaches, considering
kemungkinan (likelihood) dan dampak (impact), termasuk            the likelihood and impact, including their effects on
terhadap kinerja operasional dan keuangan Perseroan.              the Company’s operational and financial performance. Risk
Pengukuran risiko dilakukan menggunakan matriks risiko            measurement is performed using a structured risk matrix and
yang terstruktur, serta didukung oleh analisis sensitivitas dan   is supported by sensitivity analysis and financial projections
proyeksi keuangan untuk mengidentifikasi potensi dampak           to identify potential impacts on cash flow, profitability, and
terhadap arus kas, profitabilitas, dan kelayakan investasi        long-term investment feasibility.
jangka panjang.

Kerangka kerja manajemen risiko mengacu pada prinsip              The risk management framework refers to the principles of
ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018, yang meliputi                  ISO 14001:2015 and ISO 45001:2018, covering
pengelolaan risiko dan peluang terkait aspek lingkungan,          the management of risks and opportunities related to
K3, serta sosial. Sistem ini terintegrasi dalam SMKP              environmental, OHS, and social aspects. This system is
dan mencakup pula identifikasi peluang yang dapat                 integrated into the SMKP and also includes the identification
memperkuat ketahanan bisnis, khususnya di tengah                  of opportunities that may strengthen business resilience,
dinamika transisi energi dan perubahan regulasi. Setiap           particularly amid the dynamics of the energy transition and
unit kerja memiliki pemilik risiko yang bertanggung jawab         regulatory changes. Each business unit has a designated
dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan                risk owner responsible for identifying, assessing, and
potensi dampak maupun peluang. Hasil penilaian tersebut           controlling potential impacts and opportunities. The results
disampaikan secara berkala kepada Direksi sebagai                 of these assessments are reported periodically to the Board
dasar dalam perumusan langkah mitigasi strategis serta            of Directors as a basis for formulating strategic mitigation
pengambilan keputusan bisnis yang selaras dengan prinsip          measures and making business decisions aligned with
keberlanjutan.                                                    sustainability principles.

Untuk memastikan efektivitas penerapan sistem, Unit               In order to ensure the effectiveness of system implementation,
Audit Internal melakukan evaluasi atas pelaksanaan                the Internal Audit Unit conducts evaluations of risk
manajemen risiko, termasuk aspek risiko keberlanjutan,            management practices, including sustainability-related
dengan melibatkan koordinasi bersama Kelompok Kerja               risks, in coordination with the Sustainability Working Group.
Keberlanjutan. Hasil temuan dan rekomendasi disampaikan           Findings and recommendations are submitted to the Board
kepada Direksi sebagai dasar penyempurnaan kebijakan.             of Directors as a basis for policy refinement. Meanwhile,
Sementara itu, Dewan Komisaris menjalankan fungsi                 the Board of Commissioners carries out an oversight function
pengawasan guna menjamin penerapan manajemen risiko               to ensure transparent and responsible risk management.
berlangsung secara transparan dan bertanggung jawab.              [GRI 2-13]
[GRI 2-13]


Perseroan telah mengategorikan isu-isu ESG menjadi                The Company has categorized ESG issues into groups of risk
kelompok risiko [R] serta peluang [O] sebagaimana diuraikan       [R] and opportunity [O], as described below:
berikut:
• [R] Kecelakaan dan gangguan kesehatan pekerja dan               •   [R] Accidents and health disruptions for workers and
    kontraktor;                                                       contractors;
• [R] Pencemaran lingkungan;                                      •   [R] Environmental pollution;
• [R] Kerusakan habitat dan hilangnya keanekaragaman              •   [R] Habitat destruction and loss of biodiversity;
    hayati;
• [R] Kegagalan atau kebocoran kolam pengendap dan/atau           •   [R] Failure or leakage of sedimentation ponds and/or
    fasilitas penyimpanan tailing;                                    tailings storage facilities;
• [R/O] Transisi energi menuju energi terbarukan dan              •   [R/O] Energy transition towards renewable energy and
    ekonomi rendah karbon;                                            a low-carbon economy;
• [R] Kejadian cuaca ekstrem;                                     •   [R] Extreme weather events;




                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   63
Page 66
      Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




•   [R] Bencana alam;                                                      •   [R] Natural disasters;
•   [R] Konflik sosial; serta                                              •   [R] Social conflicts; and
•   [R] Ketidakpatuhan terhadap regulasi dan standar ESG.                  •   [R] Non-compliance with ESG regulations and standards.

Pembahasan mengenai langkah mitigasi, pengendalian                         A discussion of mitigation measures, risk control,
risiko, serta pengelolaan peluang disajikan lebih lanjut pada              and opportunity management is presented further in
bagian kinerja keberlanjutan.                                              the sustainability performance section.

Evaluasi Efektivitas Manajemen Risiko ESG                                  Evaluation of ESG Risk Management Effectiveness
Perseroan secara rutin menilai kinerja sistem manajemen                    The Company regularly assesses the performance of its ESG
risiko ESG untuk memastikan kapabilitasnya dalam                           risk management system to ensure its capability to mitigate
mengurangi potensi risiko, dengan mengacu pada                             potential risks, with reference to the following principles:
prinsip-prinsip berikut:
1. Adanya jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang                        1. Clear reporting line and separation of functions are
     jelas antara satuan kerja operasional dengan satuan                      available between operational work units and work units
     kerja yang melaksanakan fungsi pengendalian;                             performing the control function;
2. Merancang sistem dan prosedur kerja dengan                              2. System and work procedure are designed by considering
     memperhatikan sisi operasional maupun bisnis serta                       the operations and business as well as the level of risk
     tingkat risiko yang mungkin terjadi dalam suatu unit                     that may occur in a work unit;
     kerja;
3. Mengelola penyediaan informasi dan analisis secara                      3. Accurate and timely information and analysis are
     akurat dan tepat waktu kepada Manajemen untuk                            managed and provided to Management to anticipate and
     mengantisipasi dan menghadapi perubahan kondisi                          deal with changes in market condition through effective
     pasar melalui pengelolaan sistem informasi yang                          management information system; and
     efektif; serta
4. Memastikan bahwa penelaahan terbatas oleh Audit                         4. A limited review by the Internal Audit is carried
     Internal dilakukan terhadap prosedur dan kegiatan                        out independently, periodically, and objectively on
     operasional Perseroan secara independen, berkala, dan                    the procedures and operational activities of the Company.
     objektif. Hasil penelaahan terbatas oleh Audit Internal                  The results of Internal Audit’s limited review are submitted
     disampaikan dalam bentuk Laporan Audit Internal                          in the form of an Internal Audit Report to the Board of
     kepada Direksi.                                                          Directors.




Etika Bisnis dan Integritas
Business Ethics and Integrity


Perseroan menjadikan etika bisnis dan integritas sebagai                   The Company places business ethics and integrity as
landasan utama dalam menjalankan setiap aktivitas                          the primary foundation for carrying out all business activities.
usaha. Prinsip ini tidak hanya memastikan kepatuhan                        These principles not only ensure regulatory compliance but
terhadap regulasi, tetapi juga membentuk budaya kerja                      also foster a work culture that upholds honesty, responsibility,
yang menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, dan                      and professionalism, thus fostering harmonious and
profesionalisme, sehingga tercipta hubungan yang harmonis                  sustainable relationships with all stakeholders.
dan berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan.



Kode Etik [GRI 2-23, 2-27] [ESG G-07]                                      Code of Conduct [GRI 2-23, 2-27] [ESG G-07]

Perseroan telah menetapkan Kode Etik yang berfungsi                        The Company has established a Code of Conduct that serves
sebagai standar perilaku bagi Dewan Komisaris, Direksi,                    as a standard of conduct for the Board of Commissioners,
seluruh karyawan, maupun individu yang terlibat dalam                      Board of Directors, all employees, and individuals involved in
kegiatan usaha. Kode Etik Perseroan merupakan                              the Company’s business activities. The Company’s Code of
landasan penting dalam mendukung pencapaian strategi                       Conduct serves as an important foundation for achieving its



64       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 67
keberlanjutan dengan memastikan seluruh aktivitas bisnis                sustainability strategy by ensuring that all business activities
dijalankan secara etis, transparan, dan bertanggung jawab.              are carried out ethically, transparently, and responsibly.
Penerapan Kode Etik tidak hanya mengatur perilaku individu,             The implementation of the Code of Conduct not only
tetapi juga membentuk budaya kerja yang menjunjung                      governs individual behavior but also shapes a corporate
tinggi integritas, kepatuhan, serta penghormatan terhadap               culture that upholds integrity, compliance, and respect for
aspek lingkungan dan sosial. Dengan demikian, Kode                      environmental and social aspects. Accordingly, the Code
Etik berperan dalam meminimalkan risiko pelanggaran,                    of Conduct plays a role in minimizing the risk of violations,
memperkuat tata kelola, serta memastikan bahwa setiap                   strengthening governance, and ensuring that every decision
keputusan dan tindakan yang diambil selaras dengan                      and action taken is aligned with ESG principles. Through
prinsip ESG. Melalui implementasi yang konsisten, Kode                  consistent implementation, the Code of Conduct also
Etik turut mendukung tercapainya kinerja keberlanjutan dan              supports achieving sustainability performance and creating
penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku                   long-term value for all stakeholders. This document was ratified
kepentingan. Dokumen ini telah disahkan oleh Dewan                      by the Board of Commissioners and Board of Directors on
Komisaris dan Direksi pada 30 November 2015, dan hingga                 November 30, 2015, and remains relevant to date.
kini masih dianggap relevan.

Implementasi Kode Etik juga menjadi langkah penting                     Implementation of the Code of Conduct is also a crucial
dalam mencegah konflik kepentingan, pelanggaran norma,                  step in preventing conflicts of interest, violations of norms,
praktik korupsi dan gratifikasi, serta persoalan sosial lain            corruption and bribery practices, and other social issues that
yang dapat merugikan Perseroan maupun pemangku                          could harm the Company and its stakeholders. To ensure that
kepentingan. Untuk memastikan seluruh insan Perseroan                   all the Company and its Subsidiaries understand and comply
dan Entitas Anak memahami dan mematuhi Kode Etik,                       with the Code of Conduct, the Code of Conduct is regularly
sosialisasi dilakukan secara rutin melalui berbagai saluran,            disseminated through various channels, both internal media
baik media internal maupun situs web resmi Perseroan,                   and the Company's official website, for widespread access.
sehingga dapat diakses secara luas.

Lingkup Kode Etik Perseroan meliputi sejumlah aspek                     The scope of the Company’s Code of Conduct covers
perilaku sebagai berikut:                                               the following behavioral aspects:



          Perilaku terhadap Karyawan                Perilaku terhadap Pemasok                           Perilaku terhadap Pelanggan
          Behavior towards Employees                 Behavior towards Supplier                           Behavior towards Customers



                                                                                                        Perilaku terhadap Pemerintah
      Perilaku terhadap Masyarakat Sekitar         Perilaku terhadap Lingkungan                                 atau Otoritas
          Behavior towards Community               Behavior towards Environment                         Behavior towards Government
                                                                                                                  or Authority


                                             Perilaku terhadap Bank, Lembaga Keuangan,
       Perilaku terhadap Pesaing Bisnis             Investor, dan Pemegang Saham                         Perilaku terhadap Perseroan
     Behavior towards Business Competitors   Behavior towards Banks, Financial Institutions,            Behavior towards the Company
                                                      Investors, and Shareholders




Informasi lebih lengkap mengenai Kode Etik dapat diakses                More complete information on the Code of Conduct can
melalui link (https://www.harumenergy.com/kode-etik).                   be accessed via the link (https://www.harumenergy.com/
                                                                        code-of-conducts).



Kebijakan Anti-Korupsi [EM-MM-510a.1] [ESG G-07]                        Anti-Corruption Policy [EM-MM-510a.1] [ESG G-07]

Salah satu kebijakan penting yang diatur dalam Kode Etik                One of the key policies stipulated in the Company's Code of
Perseroan adalah kebijakan anti-korupsi dan anti-fraud.                 Conduct is the anti-corruption and anti-fraud policy. This policy
Kebijakan ini memiliki peran penting dalam memastikan                   plays a crucial role in ensuring sound business practices and
praktik bisnis dijalankan secara sehat sekaligus mencegah               preventing corruption and fraud throughout the Company and
terjadinya tindakan korupsi maupun kecurangan di seluruh                its Subsidiaries. Compliance with this policy is mandatory for



                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   65
Page 68
      Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




lingkungan Perseroan dan Entitas Anak. Kepatuhan                           all the Company personnel, Subsidiaries, and stakeholders
terhadap kebijakan ini bersifat wajib, baik bagi seluruh insan             involved in mining and investment activities. [GRI 3-3, 205-1,
Perseroan, Entitas Anak, maupun pemangku kepentingan                       12.20.1, 12.20.2, 14.22.1, 14.22.2]
yang terlibat dalam aktivitas pertambangan dan investasi.
[GRI 3-3, 205-1, 12.20.1, 12.20.2, 14.22.1, 14.22.2]


Untuk memperkuat implementasinya, sosialisasi kebijakan                    To strengthen its implementation, the anti-corruption and
anti-korupsi dan anti-fraud dilakukan secara rutin guna                    anti-fraud policy is regularly disseminated to increase
meningkatkan pemahaman serta kesadaran seluruh pihak                       understanding and awareness among all relevant parties.
terkait. Komitmen tersebut terbukti efektif, tercermin dari                This commitment has proven effective, as reflected in
tidak adanya sanksi terkait pelanggaran hukum berupa                       the absence of sanctions related to legal violations in
praktik korupsi maupun fraud yang melibatkan insan                         the form of corrupt practices or fraud involving the Company
Perseroan maupun Entitas Anak sepanjang tahun 2025.                        personnel or its Subsidiaries throughout 2025. [GRI 205-2,
[GRI 205-2, 205-3, 12.20.3, 12.20.4, 14.22.3, 14.22.4]                     205-3, 12.20.3, 12.20.4, 14.22.3, 14.22.4]



Benturan Kepentingan [GRI 2-11, 2-15] [ESG G-09]                           Conflict of Interest [GRI 2-11, 2-15] [ESG G-09]

Dalam setiap proses pengambilan keputusan bisnis strategis,                In every strategic business decision-making process,
Perseroan memastikan bahwa tidak ada intervensi, baik                      the Company ensures that there is no intervention, either
dari pihak internal maupun eksternal yang dapat merugikan                  from internal or external parties, that could harm business
keberlangsungan usaha, baik di tingkat Perseroan maupun                    continuity, either at the Company or its Subsidiaries. Neutrality
Entitas Anak. Netralitas dari potensi benturan kepentingan                 from potential conflict of interest is maintained through
dijaga melalui penerapan Kode Etik, Nilai-nilai Perusahaan,                the implementation of Code of Conduct, Corporate Values,
serta praktik GCG yang berkesinambungan dan wajib ditaati                  and sustainable GCG practices, which must be adhered to by
oleh seluruh insan Perseroan, Entitas Anak, serta pemangku                 all the Company employees, Subsidiaries, and stakeholders.
kepentingan.

Untuk memperkuat upaya pencegahan benturan kepentingan,                    To strengthen efforts to prevent conflict of interest,
Perseroan menyediakan mekanisme pelaporan bagi pihak-                      the Company provides a reporting mechanism for parties
pihak yang merasa dirugikan oleh tindakan tidak netral.                    who feel disadvantaged by non-neutral actions. Every
Setiap laporan yang masuk diproses secara transparan dan                   report received is processed transparently and accountably.
akuntabel. Komitmen ini terbukti efektif, tercermin dari tidak             This commitment has proven effective, as reflected in
adanya laporan pengaduan terkait benturan kepentingan                      the zero reported complaints related to conflict of interest
yang merugikan pihak internal maupun eksternal sepanjang                   that harmed internal or external parties throughout 2025.
tahun 2025.



Kebijakan Insider Trading dan Perlakuan Adil                               Insider Trading Policy and Fair Treatment
bagi Pemegang Saham [ESG G-08]                                             for Shareholders [ESG G-08]

Kode Etik Perseroan juga mengatur terhadap larangan                        The Company's Code of Conduct also prohibits insider
praktik insider trading. Seluruh insan Perseroan tidak                     trading. All the Company employees are prohibited from
diperkenankan memanfaatkan informasi internal untuk                        using internal information for personal or third-party gain,
kepentingan pribadi maupun pihak ketiga, khususnya                         particularly material information that could potentially
informasi material yang berpotensi memengaruhi kinerja                     impact the Company's performance. Therefore, management
Perseroan. Oleh karena itu, manajemen menerapkan aturan                    implements strict rules regarding the management
ketat terkait pengelolaan serta penyebaran informasi yang                  and dissemination of unpublished information, as such
belum dipublikasikan, karena informasi tersebut dapat                      information could directly impact share price movements
berdampak langsung pada pergerakan harga saham apabila                     if announced.
diumumkan.

Perseroan menegaskan komitmen untuk memberikan                             The Company affirms its commitment to providing equal and
perlakuan yang setara dan adil kepada seluruh pemegang                     fair treatment to all shareholders in the following areas:
saham dalam hal:
1. Mendapatkan informasi yang relevan dan penting                          1. Receive relevant and important information about
    tentang Perseroan secara tepat waktu dan konsisten;                       the Company in a timely and consistent manner;



66        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 69
2. Berpartisipasi dalam keputusan penting melalui               2. Participate in important resolutions through voting at
   pemungutan suara dalam RUPS;                                    the GMS;
3. Mendapatkan dividen sesuai dengan proporsi                   3. Receive dividends in accordance with the proportion of
   kepemilikan saham; serta                                        share ownership; and
4. Menghormati dan melindungi hak-hak pemegang                  4. Respect and protect the rights of minority shareholders.
   saham minoritas.



Sistem Pelaporan Pelanggaran [GRI 2-26]                         Whistleblowing System [GRI 2-26]

Perseroan telah mengimplementasikan sistem pelaporan            The Company has implemented a WBS that allows anyone to
pelanggaran WBS yang memungkinkan siapa pun untuk               file complaints or grievances regarding alleged violations of
menyampaikan keluhan atau pengaduan terkait dugaan              laws or regulations within the Company and its Subsidiaries.
pelanggaran hukum maupun peraturan di lingkungan                This effort is carried out as a step to strengthen sustainability
Perseroan dan Entitas Anak. Upaya ini dilakukan sebagai         culture and uphold honesty values. The reporting mechanism
langkah untuk memperkuat budaya keberlanjutan                   can be done by sending an email to corsec@harumenergy.
serta menegakkan nilai-nilai kejujuran. Mekanisme               com or by letter addressed to the Corporate Secretary at
pelaporan dapat dilakukan dengan mengirimkan email ke           the Company's office. To facilitate the follow-up process,
corsec@harumenergy.com atau melalui surat yang                  whistleblowers are encouraged to include the following
dialamatkan kepada Sekretaris Perusahaan di kantor              information:
Perseroan. Untuk memudahkan proses tindak lanjut,
pelapor diimbau mencantumkan informasi berikut:
1. Nama pelapor;                                                1.   Name of whistleblower;
2. Departemen atau divisi pelapor;                              2.   Department or division of whistleblower;
3. Nomor kontak pelapor yang dapat dihubungi; serta             3.   Contact number of whistleblower; and
4. Alamat email yang dapat dihubungi (jika ada).                4.   Active email address (if any).

Perseroan memerlukan informasi yang lengkap agar setiap         The Company requires complete information to ensure
laporan pengaduan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan        prompt and accurate action on each complaint report,
akurat, sekaligus memastikan kebenarannya sehingga              while ensuring its accuracy and preventing misuse of
mencegah penyalahgunaan WBS yang dapat merugikan                the WBS, which could harm the reported party. Furthermore,
pihak terlapor. Selain itu, penyertaan informasi juga menjadi   the inclusion of information also serves as a basis for
dasar bagi Perseroan untuk memberikan perlindungan              the Company to protect the whistleblower from potential
kepada pelapor dari potensi tindakan balasan yang mungkin       retaliation by the reported party. In the event that a report with
dilakukan oleh pihak terlapor. Dalam hal terdapat laporan       high materiality or critical nature is identified, the Company
dengan tingkat materialitas tinggi atau bersifat kritikal,      implements an escalation mechanism to the Board of
Perseroan menerapkan mekanisme eskalasi kepada Direksi          Directors and Board of Commissioners to ensure appropriate
dan Dewan Komisaris untuk memastikan penanganan yang            handling and timely decision-making. All reports received and
tepat dan pengambilan keputusan yang cepat. Seluruh             followed up are also reported periodically to management as
laporan yang diterima dan ditindaklanjuti juga dilaporkan       part of the monitoring and evaluation process.
secara berkala kepada manajemen sebagai bagian dari
proses pengawasan dan evaluasi.

Penerapan tata kelola perusahaan yang          baik telah       The implementation of good corporate governance has
membantu meminimalkan potensi dampak negatif terhadap           helped minimize potential negative impacts on stakeholders.
para pemangku kepentingan. Hal ini tercermin dari tidak         This is reflected in the absence of complaints submitted through
adanya laporan pengaduan yang masuk melalui WBS                 the WBS throughout 2025 related to the following matters:
sepanjang tahun 2025 terkait hal-hal berikut:
1. Perbuatan yang berhubungan dengan tindakan                   1. Actions related to fraud;
   kecurangan (fraud);
2. Pelanggaran hukum/aturan;                                    2.   Violation of laws/rules;
3. Pelanggaran Kode Etik Perseroan;                             3.   Violation of the Company’s Code of Conduct;
4. Pelanggaran kebijakan internal Perseroan; dan                4.   Violation of the Company’s internal policies; and
5. Benturan kepentingan yang dilakukan oleh pihak-pihak         5.   Conflicts of interest caused by internal parties of
   internal Perseroan. [GRI 2-16, 2-27]                              the Company. [GRI 2-16, 2-27]




                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   67
Page 70
       Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




Rantai Pasokan yang Bertanggung Jawab
Responsible Supply Chain


Kami berkomitmen membangun rantai pasokan yang                              We are committed to building a responsible supply chain by
bertanggung jawab dengan memastikan seluruh mitra                           ensuring that all business partners comply with applicable
usaha menaati peraturan dan kebijakan yang berlaku,                         regulations and policies, while supporting the achievement
sekaligus mendukung pencapaian tujuan keberlanjutan.                        of sustainability goals. In practice, we collaborates with
Dalam praktiknya, kami menjalin kerja sama dengan mitra                     partners to meet operational needs, both at the office and in
untuk memenuhi kebutuhan operasional, baik di kantor                        the mining area, including the procurement of materials and
maupun area pertambangan, mencakup pengadaan                                services required for the production process and distribution
material maupun jasa yang diperlukan dalam proses                           of coal and nickel. This step is taken to ensure comprehensive
produksi hingga distribusi batu bara dan nikel. Langkah                     implementation of sustainability principles, including involving
ini ditempuh agar prinsip keberlanjutan dapat diterapkan                    stakeholders in the supply chain.
secara menyeluruh, termasuk melibatkan para pemangku
kepentingan dalam rantai pasokan.



Penilaian terhadap Mitra Usaha                                              Assessment of Business Partners

Setiap proses pengadaan, kami selalu memperhatikan                          In every procurement process, we consistently assess
komitmen mitra usaha terhadap penerapan praktik K3,                         our business partners' commitment to implementing OHS
kepatuhan pada ketenagakerjaan yang bertanggung                             practices, compliance with responsible and discrimination-
jawab dan bebas diskriminasi, serta pengelolaan dampak                      free employment practices, and environmental impact
lingkungan, termasuk pengendalian air asam tambang dan                      management, including acid mine drainage control and B3
pengolahan limbah B3. [GRI 3-3, 308-1, 414-1, 12.15.8, 14.17.1,             waste management. [GRI 3-3, 308-1, 414-1, 12.15.8, 14.17.1,
14.17.9, 14.18.1, 14.18.3, 14.19.1, 14.19.3]                                14.17.9, 14.18.1, 14.18.3, 14.19.1, 14.19.3]


Selain itu, kami juga berkomitmen menjaga hubungan                          Furthermore, we are committed to maintaining harmonious
yang harmonis dengan mitra usaha melalui kerja sama                         relationships with business partners through mutually
yang saling menguntungkan berdasarkan prinsip                               beneficial collaboration based on the principle of
profesionalisme. Seluruh mitra yang bekerja sama dengan                     professionalism. All partners collaborating with the Company
Perseroan maupun Entitas Anak dipilih melalui mekanisme                     and its Subsidiaries are selected through a fair, transparent,
seleksi yang adil, transparan, dan akuntabel, sehingga                      and accountable selection mechanism, thus preventing KKN.
terhindar dari praktik KKN.



Komitmen Kami terhadap Rantai Pasokan                                       Our Commitment to a Responsible Nickel
Nikel yang Bertanggung Jawab                                                Supply Chain

Sebagai wujud dari komitmen pertambangan yang                               As a manifestation of commitment to responsible mining,
bertanggung jawab, Entitas Anak tengah menerapkan                           The subsidiaries are implementing mineral procurement and
praktik pengadaan dan perdagangan mineral yang sejalan                      trading practices that align with the Responsible Minerals
dengan standar Responsible Minerals Initiative (RMI). Pada                  Initiative (RMI) standards. standards. In 2025, we collaborated
tahun 2025, kami bekerja sama dengan RMI untuk memulai                      with RMI to initiate an assessment process using the RMAP
proses penilaian menggunakan RMAP terhadap smelter nikel                    for IMI and WMI nickel smelters. This initiative aims to ensure
IMI dan WMI. Inisiatif ini ditujukan untuk menjamin rantai                  that the supply chain operates ethically, free from conflict,
pasokan berjalan secara etis, bebas dari konflik, pelanggaran               human rights violations, and negative environmental impacts.
HAM, serta dampak negatif terhadap lingkungan. [GRI 308-2,                  [GRI 308-2, 414-2, 12.15.9, 14.17.10]
414-2, 12.15.9, 14.17.10]




68        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 71
Kebijakan Uji Tuntas Rantai Pasokan Nikel beserta kriteria     The Nickel Supply Chain Due Diligence Policy along with
penilaian pemasok dikembangkan untuk memandu                   supplier assessment criteria are being developed as
proses identifikasi, evaluasi, serta pemantauan kinerja        guidelines for the process of identifying, evaluating, and
dan kepatuhan pemasok. Kebijakan ini dirancang dengan          monitoring supplier performance and compliance. This policy
mengacu pada Chinese Due Diligence Guidelines for Mineral      was designed with reference to the Chinese Due Diligence
Supply Chains serta OECD Due Diligence Guidance for            Guidelines for Mineral Supply Chains and the OECD Due
Responsible Supply Chains of Minerals from Conflict-Affected   Diligence Guidance for Responsible Supply Chains of Minerals
and High-Risk Areas.                                           from Conflict-Affected and High-Risk Areas.




Produk dan Jasa yang Bermutu
Quality Products and Services


Perseroan senantiasa berkomitmen menghadirkan produk           The Company is consistently committed to providing
dan jasa yang bermutu tinggi sebagai wujud tanggung jawab      high-quality products and services as a manifestation of
terhadap pelanggan dan pemangku kepentingan. Melalui           its responsibility to customers and stakeholders. Through
standar operasional yang ketat, inovasi berkelanjutan,         strict operational standards, continuous innovation, and
serta pengawasan kualitas yang menyeluruh, kami                comprehensive quality control, we ensures that every product
memastikan setiap produk dan jasa yang dihasilkan mampu        and service it produces meets market needs while supporting
memenuhi kebutuhan pasar sekaligus mendukung praktik           sustainable mining practices.
pertambangan yang berkelanjutan.



Inovasi pada Produk dan Jasa [POJK F.26, F.28]                 Innovation of Products and Services
                                                               [POJK F.26, F.28]


Entitas Anak Perseroan memproduksi batu bara yang              The Company’s Subsidiaries produce coal, which serves as
berperan sebagai sumber energi utama bagi pembangkit           the primary energy source for power plants in Asian region.
listrik di kawasan Asia. Demi memastikan kebutuhan             To meet customer needs, we maintains adequate supply
pelanggan terpenuhi, kami menjaga ketersediaan pasokan         availability and meets required specifications. In its operations,
dalam jumlah memadai dan sesuai spesifikasi yang diminta.      the Company also applies responsible mining practices to
Dalam operasinya, Perseroan juga menerapkan praktik            reduce and control negative impacts on communities and
pertambangan yang bertanggung jawab guna mengurangi            the environment, although mining activities inherently carry
serta mengendalikan dampak negatif terhadap masyarakat         potential adverse impacts such as GHG emissions, landscape
maupun lingkungan, meskipun kegiatan pertambangan              changes, disruption to biodiversity, and potential water and air
tetap memiliki potensi dampak negatif seperti emisi            pollution if not managed optimally.
GRK, perubahan bentang alam, gangguan terhadap
keanekaragaman hayati, serta potensi pencemaran air dan
udara apabila tidak dikelola secara optimal.

Seiring dengan meningkatnya peralihan menuju ekonomi           As the shift towards a low-carbon economy accelerates,
rendah karbon, Perseroan melihat transisi energi ramah         the Company views the transition to environmentally
lingkungan sebagai peluang strategis. Menanggapi hal           friendly energy as a strategic opportunity. In response,
tersebut, Perseroan melakukan diversifikasi portofolio         the Company is diversifying its portfolio into the nickel mining
ke sektor pertambangan dan pengolahan nikel. Melalui           and processing sector. Through the development of HPAL
pengembangan teknologi HPAL, langkah ini diharapkan            technology, this initiative is expected to support electrification,
dapat mendukung elektrifikasi, khususnya pada sektor           particularly in the mobility sector, while strengthening
mobilitas dan penyediaan energi alternatif, serta              the Company’s contribution to the battery ecosystem, and at
memperkuat kontribusi Perseroan dalam ekosistem baterai,       the same time remaining attentive to environmental impacts




                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   69
Page 72
      Komitmen dan Strategi Keberlanjutan / Sustainability Commitment and Strategies




dengan tetap memperhatikan potensi dampak lingkungan                       from processing activities, such as high energy consumption
dari proses pengolahan seperti penggunaan energi                           and waste management requirements that demand strict
yang tinggi dan pengelolaan limbah yang memerlukan                         control.
pengendalian secara ketat.

Dalam proses distribusi, Perseroan juga memperhatikan                      In the distribution process, the Company also considers
potensi dampak negatif seperti emisi dari kegiatan                         potential negative impacts such as emissions from
pengangkutan, potensi tumpahan material, serta gangguan                    transportation activities, potential material spills, and
terhadap lingkungan sekitar. Untuk memitigasi risiko                       environmental disruption. To mitigate these risks,
tersebut, Perseroan menerapkan pengendalian operasional                    the Company implements strict operational controls and
dan standar pengelolaan yang ketat dalam kegiatan                          management standards in stockpiling, transportation, and
stockpile, pengangkutan, dan pengapalan, serta melakukan                   shipping activities, and conducts regular monitoring to ensure
pemantauan secara berkala untuk memastikan distribusi                      safe and responsible product distribution.
produk berjalan aman dan bertanggung jawab.



Komitmen Pelayanan Terbaik dan Setara                                      Commitment to Best and Equal Services
[POJK F.17]                                                                [POJK F.17]


Perseroan senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan                      The Company is consistently committed to providing the best
terbaik bagi seluruh pelanggan dengan menjunjung                           service to all customers by upholding the principle of equality.
tinggi asas kesetaraan. Untuk mewujudkan hal tersebut,                     To achieve this, equal service practices are implemented
praktik layanan setara dijalankan berdasarkan standar                      based on the international standard ISO 9001:2015 on
internasional ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen                       Quality Management System. This standard is applied
Mutu. Standar ini diterapkan secara menyeluruh mulai dari                  comprehensively, from the production process, stockpile
proses produksi, pengelolaan stockpile, distribusi produk,                 management, product distribution, to after-sales service.
hingga layanan purnajual. Konsistensi dalam menjalankan                    Consistency in upholding this commitment is demonstrated
komitmen ini dibuktikan melalui pencapaian sertifikasi                     by achieving ISO 9001:2015 certification, which MSJ has
ISO 9001:2015, yang telah diperoleh MSJ sejak 2020, serta                  obtained since 2020, and IMI and WMI since 2024.
IMI dan WMI pada tahun 2024.

Di samping itu, sejumlah langkah telah dijalankan Perseroan                Furthermore, the Company has implemented several steps to
guna memastikan mutu produk dan jasa, meliputi:                            ensure the quality of its products and services, including:
1. Penyediaan Informasi yang Akurat                                        1. Disseminating of Accurate Information
    Layanan informasi terkait spesifikasi produk dan                           Information services related to product and
    jasa beserta informasi penting lainnya dapat diakses                       service specifications along with other important
    dengan mudah oleh (calon) pelanggan melalui situs                          information can be easily accessed by (prospective)
    web Perseroan di https://www.harumenergy.com/                              customers through the Company’s website at
    operasional.                                                               https://www.harumenergy.com/operasional.
2. Jaminan Kualitas Produk [POJK F.27] [GRI 416-2] 12.15.9]                2. Product Quality Assurance [POJK F.27] [GRI 416-2] 12.15.9]
    Perseroan memastikan kesesuaian kualitas produk                            The Company ensures that the quality of products
    yang diterima pelanggan melalui proses preparasi                           received by customers meets required standards
    dan uji sampling yang dilakukan pada beberapa                              through preparation and sampling tests conducted at
    tahapan operasional. Pengendalian mutu untuk                               several operational stages. Quality control for nickel
    produk nikel dilakukan melalui serangkaian proses,                         product is carried out through a series of processes,
    mulai dari pemeriksaan kesesuaian kualitas bahan                           including raw material quality conformity inspection,
    baku, pengawasan selama proses produksi, hingga                            monitoring during production, and inspection of
    pemeriksaan produk akhir sebelum didistribusikan.                          final products before distribution. This system is
    Sistem ini didukung oleh penerapan standar manajemen                       supported by the implementation of structured quality
    mutu yang terstruktur guna menjaga konsistensi dan                         management standards to maintain product consistency
    keandalan produk. Sepanjang periode pelaporan,                             and reliability. Throughout the reporting period, all
    seluruh produk yang dihasilkan telah melalui proses                        products produced have undergone inspection/testing
    pemeriksaan/pengujian untuk memastikan kualitas dan                        processes to ensure product quality and distributed.
    keandalan produk yang dihasilkan dan didistribusikan.                      In 2025, all of the Company's products and services
    Pada tahun 2025, seluruh produk dan jasa Perseroan                         marketed to customers had undergone quality customer
    yang dipasarkan kepada pelanggan telah melalui evaluasi                    requirements, and applicable regulations, achieving
    mutu persyaratan pelanggan, dan regulasi yang berlaku,                     a total and percentage of 100%.
    sehingga jumlah dan persentasenya mencapai 100%.


70       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 73
3. Pengaduan Pelanggan [GRI 416-1]                           3. Customer Complaint [GRI 416-1]
   Kami menyediakan sarana bagi pelanggan untuk                 We provide channel for customers to file complaints on
   menyampaikan pengaduan atas produk dan jasa yang             the products and services they receive by directly
   diterimanya dengan menghubungi langsung External             contacting the External Unit in the Subsidiaries.
   Unit yang terdapat pada Entitas Anak. Upaya Perseroan        The Company’s efforts to maintain service equality
   menjaga kesetaraan layanan berdampak baik dengan             have delivered positive outcomes, as evidenced by
   tidak ditemukannya laporan keluhan terhadap Perseroan        the absence of customer complaints reported against the
   dan Entitas Anak.                                            Company and its Subsidiaries.



Pengendalian Mutu dan Penarikan                              Quality Control and Product Recall [POJK F.29]
Kembali Produk [POJK F.29]

Perseroan menerapkan mekanisme pengendalian mutu             The Company implements a comprehensive product quality
produk secara menyeluruh untuk memastikan bahwa              control mechanism to ensure that all products produced
seluruh produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas     meet established quality standards, customer requirements,
yang ditetapkan serta persyaratan pelanggan dan regulasi     and applicable regulatory provisions. In the event that
yang berlaku. Dalam hal teridentifikasinya ketidaksesuaian   product non-conformity is identified, the Company has
produk, Perseroan memiliki prosedur penarikan kembali        a product recall procedure to be carried out systematically
(recall)  yang    dilakukan   secara     sistematis   dan    and in a well-documented manner.
terdokumentasi.

Proses penarikan, khususnya, mencakup identifikasi produk    The recall process, in particular, includes identifying affected
yang terdampak, penghentian distribusi, pemberitahuan        products, suspending distribution, notifying relevant
kepada pelanggan terkait, serta penarikan produk untuk       customers, withdrawing products from the market, and then
selanjutnya dilakukan evaluasi dan tindakan perbaikan.       evaluating and implementing corrective actions. All recall
Seluruh proses recall dilaksanakan dengan mengutamakan       processes are conducted with priority given to customer
kepuasan pelanggan serta kepatuhan terhadap ketentuan        satisfaction and compliance with applicable regulations.
yang berlaku.

Sepanjang tahun pelaporan, Perseroan secara berkala          Throughout the reporting year, the Company periodically
melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kualitas          monitored and evaluated product quality as well as
produk serta efektivitas sistem pengendalian mutu yang       the effectiveness of the quality control system implemented.
diterapkan. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Perseroan   Based on the evaluation results, the Company successfully
berhasil memenuhi kontrak-kontrak penjualan produk           fulfilled its product sales contracts in accordance with
sesuai dengan ketentuan kontrak dan tidak terdapat produk    the agreed terms, and no products were recalled from
Perseroan yang ditarik kembali dari pelanggan.               customers.



Pengukuran Kepuasan Pelanggan [POJK F.30]                    Customer Satisfaction Measurement [POJK F.30]

Kepuasan pelanggan senantiasa dipantau sebagai bagian        Customer satisfaction is continuously monitored as part
dari upaya untuk memahami kebutuhan, harapan, serta          of efforts to understand customer needs and expectations
meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan. Meskipun         and improve the quality of customer experience. Although
hingga saat ini Perseroan belum melaksanakan survei          the Company has not yet conducted a formal customer
kepuasan pelanggan secara formal, indikator tidak langsung   satisfaction survey, indirect indicators are still used to
tetap digunakan untuk menilai tingkat kepuasan, dimana       assess satisfaction level, where the Company has succeeded
Perseroan berhasil memenuhi kontrak-kontrak penjualan        in fulfilling product sales contracts in accordance with
produk sesuai dengan ketentuan kontrak dan tidak adanya      the contract provisions, and there have been no product
produk yang ditarik kembali sepanjang periode pelaporan.     recalls throughout the reporting period. This reflects that
Hal ini mencerminkan bahwa produk yang dihasilkan telah      the products produced meet the established quality
memenuhi standar mutu dan spesifikasi yang ditetapkan        standards and specifications and meet customer needs.
serta sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Ke depan,           Moving forward, the Company is committed to developing
Perseroan berkomitmen untuk mengembangkan mekanisme          a more comprehensive customer satisfaction measurement
pengukuran kepuasan pelanggan yang lebih komprehensif        mechanism to obtain more structured feedback as a basis for
guna memperoleh umpan balik yang lebih terstruktur sebagai   improving service and product quality.
dasar peningkatan kualitas layanan dan produk.



                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   71
Page 74
     Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment




72      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 75
PERLINDUNGAN DAN PEMBERDAYAAN PEKERJA
Worker Protection and Empowerment


Perseroan Sustainability Strategy Framework
The Company Sustainability Strategy Framework

 • Kesehatan, Keselamatan, dan Kesejahteraan                   • Health, Safety, and Well-being
 • Pengembangan SDM                                            • HR Development


Pendekatan Kami dalam Mengelola Topik Material
Our Approach to Managing Material Topics

 • Kesehatan dan Keselamatan                                   • Health and Safety
 • Hak Asasi Manusia                                           • Human Rights


Kontribusi Kami terhadap SDG
Our Contribution to the SDGs

                                  • Keselamatan dan Kesehatan Kerja - 73           • Occupational Health and Safety - 73
                                  • Ketenagakerjaan - 83                           • Employment - 83
                                  • Pengembangan Talenta - 94                      • Talent Development - 94




Keselamatan dan Kesehatan Kerja [POJK F.21] [GRI 403-1, 403-7, 12.14.2, 12.14.8, 14.16.2, 14.16.8]
Occupational Health and Safety


Perseroan senantiasa mengedepankan komitmen dalam              The Company consistently prioritizes its commitment to
menegakkan aspek keselamatan dan keamanan karyawan,            upholding the safety and security of employees, external
tenaga kerja eksternal, serta pengunjung sebagai bagian        workers, and visitors as an essential part of its commitment
penting dari komitmen menciptakan lingkungan kerja             to creating a conducive work environment, which is part of
kondusif yang menjadi bagian misi Perseroan.                   the Company's mission.



Penerapan Sistem, Kebijakan, dan Prosedur                      Implementation of Mining Safety Management
Manajemen Keselamatan Pertambangan                             System, Policies, and Procedures

Perseroan menempatkan aspek K3 sebagai prioritas utama         The Company prioritizes OHS in every aspect of its
dalam setiap aspek operasional, mulai dari eksplorasi,         operations, from exploration, mining, processing, distribution,
penambangan, pengolahan, distribusi, hingga aktivitas          to office activities. the Company's primary target is to achieve
perkantoran. Target utama Perseroan adalah mewujudkan          zero fatalities while consistently reducing the number
kondisi nihil fatalitas sekaligus menekan angka kecelakaan     of occupational accidents across all operational sites.
kerja secara konsisten di seluruh lokasi operasi. Komitmen     This commitment reflects the belief that business success




                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   73
Page 76
      Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment




ini mencerminkan pandangan bahwa keberhasilan bisnis                    can only be achieved if all the Company employees and
hanya dapat dicapai apabila seluruh insan Perseroan dan                 all parties involved in the operational chain are properly
pihak yang terlibat dalam rantai operasi terlindungi dengan             protected.
baik.

Selain itu, penerapan K3 juga menjadi persyaratan utama                 In addition, the implementation of OHS is a key requirement
dalam menjalin kerja sama dengan mitra usaha. Perseroan                 for establishing cooperation with business partners.
mewajibkan seluruh kontraktor, subkontraktor, dan mitra                 The Company requires all contractors, subcontractors, and
kerja untuk memenuhi standar K3 yang ditetapkan, termasuk               business partners to comply with established OHS standards,
kepatuhan terhadap prosedur, kepemilikan sertifikasi yang               including adherence to procedures, possession of relevant
relevan, serta partisipasi dalam program pelatihan dan                  certifications, and participation in OHS training and evaluation
evaluasi K3. Ketidakpatuhan terhadap ketentuan ini dapat                programs. Non-compliance with these requirements may
memengaruhi keberlanjutan kerja sama. Melalui pendekatan                affect the continuity of cooperation. Through this approach,
ini, Perseroan memastikan bahwa budaya keselamatan                      the Company ensures that a safety culture is not only
tidak hanya diterapkan secara internal, tetapi juga menjadi             implemented internally but also becomes an integral part of
bagian integral dalam seluruh rantai nilai operasional.                 the entire operational value chain.

Untuk memastikan tujuan tersebut tercapai, Perseroan                    To ensure this goal is achieved, the Company implements
menerapkan SMK3 yang berlaku bagi seluruh karyawan                      an OHSMS that applies to all permanent employees, contract
tetap, tenaga kontrak, kontraktor, subkontraktor, pekerja               workers, contractors, subcontractors, and other external
eksternal lainnya. Seluruh kebijakan dan prosedur K3                    workers. All OHS policies and procedures are formulated
disusun berdasarkan ketentuan nasional maupun peraturan                 based on national and regional regulations, while also
daerah, sekaligus mengacu pada standar industri global.                 adhering to global industry standards. Therefore, OHS
Dengan demikian, penerapan K3 tidak hanya bersifat                      implementation is not merely a formal compliance measure
kepatuhan formal, tetapi juga menjadi bagian integral dari              but also an integral part of the Company's work culture.
budaya kerja yang dijalankan Perseroan.

Sebagai bentuk konkret, penerapan SMK3 pada operasi                     As a concrete example, the implementation of OHSMS in
batu bara, pertambangan nikel, dan smelter nikel telah                  coal operations, nickel mining, and nickel smelters has
memperoleh pengakuan melalui sertifikasi ISO 45001:2018                 been recognized through ISO 45001:2018 certification for
tentang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan                      Occupational Health and Safety Management System.
Kerja. Selain itu, Perseroan secara rutin melaksanakan                  Furthermore, the Company routinely conducts OHS inspection
inspeksi dan audit K3 sedikitnya 1 kali setiap tahun. Audit             and audit at least once annually. These audits ensure
ini berfungsi memastikan sistem berjalan efektif, mengukur              the system is operating effectively, measure compliance
kesesuaian praktik terhadap standar industri, sekaligus                 with industry standards, and identify opportunities for
mengidentifikasi peluang perbaikan dalam pencegahan                     improvement in workplace accident prevention.
kecelakaan kerja.

Hasil dari konsistensi penerapan kebijakan ini dapat dilihat            Consistent implementation of this policy is evident in MSJ,
dari pencapaian MSJ, salah satu Entitas Anak, yang berhasil             a Subsidiary, which successfully obtained ISO 45001:2018
memperoleh sertifikasi ISO 45001:2018 sejak tahun 2021.                 certification in 2021. This success demonstrates that
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa komitmen                the Company's ongoing commitment to occupational safety
berkelanjutan terhadap keselamatan kerja mampu                          has improved its operational standards and strengthened
meningkatkan standar operasional Perseroan sekaligus                    stakeholder trust. [GRI 3-3, 403-8, 12.14.1, 12.14.9, 14.16.1,
memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan.                       14.16.9] [ESG S-11]
[GRI 3-3, 403-8, 12.14.1, 12.14.9, 14.16.1, 14.16.9] [ESG S-11]


Penegakan aspek K3 di seluruh site didasarkan pada                      Enforcement of OHS aspects at all sites is based on a number
sejumlah peraturan dan kebijakan sebagaimana diuraikan                  of regulations and policies as outlined below:
berikut:
1. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang                              1. Law No. 13 of 2003 on Manpower;
    Ketenagakerjaan;
2. Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Sistem                2. Government Regulation No. 50 of 2012 on Occupational
    Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja; serta                       Health and Safety Management System; and




74        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 77
3. Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara           3. Decree of the Director General of Mineral and Coal
   Kementerian   ESDM     No.    185/K.37.04/DJB/2019            of the Ministry of Energy and Mineral Resources
   tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Keselamatan               No. 185/K.37.04/DJB/2019 on Technical Guidelines for
   Pertambangan dan Pelaksanaan, Penilaian, dan Pelaporan        Implementation of Mining Safety, and Implementation,
   Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan.                    Assessment, and Reporting of Mining Safety Management
   [GRI 3-3, 403-1, 12.14.1, 12.14.4, 14.16.1, 14.16.2]          System. [GRI 3-3, 403-1, 12.14.1, 12.14.4, 14.16.1, 14.16.2]



Kolaborasi dalam Menjaga Penerapan K3                         Collaboration in Ensuring OHS Implementation

Faktor penting dalam menunjang keberhasilan penerapan         A crucial factor in supporting successful OHS implementation
K3 di Perseroan merupakan peran tim kerja yang kompeten       at the Company is the role of a competent work team and
dan komitmen seluruh insan dalam mengutamakan                 the commitment of all employees to prioritizing safety in
keselamatan pada setiap aktivitas. Tanggung jawab             every activity. OHS management is under the responsibility of
pengelolaan K3 berada di bawah Departemen HSE                 the HSE Department in each Subsidiary.
di masing-masing Entitas Anak.

Dalam kegiatan pertambangan, K3 dikelola secara               In mining activities, OHS is managed in an integrated manner
terintegrasi melalui Komite Keselamatan Pertambangan.         under the Mining Safety Committee. This committee fosters
Komite ini mempertemukan kolaborasi antara Departemen         collaboration among HSE Department, Mining Operations
HSE, Departemen Keselamatan Operasi Pertambangan              Safety Department (KO), Operations Section, and mine worker
(KO), Bagian Operasional, serta perwakilan pekerja            representatives. Operational Supervisors and Technical
tambang. Pengawas Operasional dan Pengawas Teknik             Supervisors play a central role in ensuring the safety of mining
memiliki peran sentral dalam menjamin keselamatan             workers and ensuring the safe condition of equipment in
pekerja tambang serta memastikan kondisi peralatan            the field. Their duties include routine inspections, checks, and
di lapangan tetap aman. Tugas mereka meliputi inspeksi,       testing to assess operational compliance with standards and
pemeriksaan, serta pengujian rutin untuk menilai kepatuhan    regulations.
operasional terhadap standar dan regulasi.

Sebagai bagian dari penguatan budaya K3, setiap               As part of strengthening OHS culture, each department
departemen menunjuk seorang Safety Representative             appoints a Safety Representative, selected through employee
yang dipilih melalui musyawarah karyawan. Peran ini           deliberation. This role includes OHS dissemination and
mencakup sosialisasi dan pemantauan K3, penyusunan            monitoring, preparation of Job Safety Analyses (JSA), and
Job Safety Analysis (JSA), serta identifikasi bahaya dan      identification of hazards and risks. The Safety Representative's
risiko. Kompetensi Safety Representative ditingkatkan         competency is enhanced through various periodic training
melalui berbagai program pelatihan secara berkala.            programs.

Manajemen secara berkala memantau pelaksanaan K3 dan          Management regularly monitors OHS implementation
menerima laporan kinerja secara rutin. Evaluasi menyeluruh    and receives performance reports on a regular basis.
atas efektivitas SMK3 dilaksanakan setidaknya sekali          A comprehensive evaluation of the effectiveness of OHSMS is
dalam setahun.                                                conducted at least annually.



Langkah Kami Mengelola Risiko K3 [POJK F.21]                  Our Steps in Managing OHS Risks [POJK F.21]

Pengelolaan risiko K3 dilaksanakan melalui prosedur           OHS risk management is implemented under the IBPPR
Identifikasi   IBPPR    yang     berlandaskan   standar       procedure, based on ISO 45001:2018 and ISO 14001:2015
ISO 45001:2018 dan ISO 14001:2015. Setiap pemilik risiko      standards. Each risk owner is responsible for identifying
memiliki tanggung jawab untuk mengenali potensi bahaya        potential hazards and opportunities for improvement related
sekaligus peluang perbaikan terkait aspek K3 maupun           to OHS and environmental aspects in the respective work
lingkungan di unit kerjanya masing-masing. Penilaian          units. Assessments are conducted under both normal and
dilakukan baik dalam kondisi normal maupun abnormal.          abnormal conditions.

Perseroan menyediakan fasilitas kerja yang memadai dan        The Company provides adequate workplace facilities in
sesuai dengan standar K3 guna mendukung terciptanya           accordance with OHS standards to support the creation
lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Fasilitas   of a safe, healthy, and productive working environment.
tersebut mencakup penyediaan alat pelindung diri (APD)        These facilities include the provision of personal protective



                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   75
Page 78
      Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment




yang sesuai dengan risiko pekerjaan, sarana dan prasarana               equipment (PPE) appropriate to job-related risks, safety
keselamatan di area operasional, serta akses terhadap                   infrastructure within operational areas, and access to
layanan kesehatan bagi karyawan. Selain itu, Perseroan                  healthcare services for employees. In addition, the Company
juga memastikan ketersediaan fasilitas pendukung                        ensures the availability of supporting facilities such as safety
seperti rambu keselamatan, sistem tanggap darurat,                      signage, emergency response systems, and standardized
serta peralatan penanganan insiden yang terstandarisasi.                incident response equipment. Through the provision of
Melalui penyediaan fasilitas yang sesuai dengan prinsip K3,             facilities aligned with OHS principles, the Company seeks
Perseroan berupaya meminimalkan risiko kecelakaan kerja                 to minimize the risk of workplace accidents and sustainably
dan menjaga kesejahteraan karyawan secara berkelanjutan.                safeguard employee well-being.

Perseroan juga menyediakan fasilitas pendukung kerja                    The Company also provides safe, clean, and adequate work
yang aman, bersih, dan layak sesuai kebutuhan operasional               facilities according to operational needs at each location,
di masing-masing lokasi, seperti toilet, ruang makan, tempat            such as restrooms, dining rooms, places of worship, parking
ibadah, area parkir, dan fasilitas pendukung lainnya.                   areas, and other supporting facilities.

Untuk memastikan efektivitas penerapannya, SMK3                         To ensure effective implementation, the OHSMS is supported
didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai dan                     by adequate facilities and infrastructure that are always in
selalu dalam kondisi baik. Pendekatan preventif dan mitigasi            good condition. A preventive and early mitigation approach
dini menjadi fokus utama agar potensi risiko dapat ditekan              remains a primary focus to ensure that potential risks are
sejak awal. Perseroan mendorong partisipasi aktif pekerja               minimized from the outset. The Company encourages active
dalam penerapan K3 dengan menyediakan mekanisme                         worker participation in OHS implementation by providing
pelaporan bahaya (hazard reporting) yang mudah diakses,                 accessible hazard reporting mechanisms, both directly
baik secara langsung maupun melalui sistem yang                         and through available systems, enabling every worker
tersedia, sehingga setiap pekerja dapat mengidentifikasi                to identify and report potential hazards without fear of
dan melaporkan potensi bahaya tanpa khawatir terhadap                   retaliation. Each report is followed up through evaluation and
tindakan balasan. Setiap laporan ditindaklanjuti melalui                continuous improvement processes and supported by worker
proses evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, serta didukung             involvement in OHS communication forums such as safety
oleh keterlibatan pekerja dalam forum komunikasi K3                     meetings, OHS committees, and inspection and internal audit
seperti rapat keselamatan, komite K3, dan kegiatan inspeksi             activities. This approach ensures active worker participation
maupun audit internal, guna memastikan peran aktif pekerja              in decision-making related to workplace safety while fostering
dalam pengambilan keputusan terkait keselamatan kerja                   a participatory and sustainable safety culture. [GRI 403-2,
dan membangun budaya keselamatan yang partisipatif                      403-4, 12.14.3, 12.14.5, 14.16.3, 14.16.5]
serta berkelanjutan. [GRI 403-2, 403-4, 12.14.3, 12.14.5, 14.16.3,
14.16.5]



Memastikan Seluruh Pekerja Sadar dan                                    Ensuring All Workers are Aware and
Paham akan Keselamatan                                                  Understand Safety

Untuk memperkuat budaya K3 dan menciptakan lingkungan                   To strengthen our OHS culture and create a conducive
kerja kondusif, Perseroan menjalankan berbagai inisiatif                work environment, the Company has implemented various
untuk meningkatkan kompetensi serta kesadaran pekerja                   initiatives to improve employee competency and awareness
mengenai pentingnya K3. Kami memahami bahwa sebagian                    of the importance of OHS. We understand that most
besar kecelakaan kerja berawal dari kelalaian individu,                 occupational accidents originate from individual negligence,
sehingga kebijakan dan prosedur K3 dikomunikasikan                      therefore, OHS policies and procedures are communicated to
kepada seluruh karyawan maupun tamu, baik secara                        all employees and visitors, both directly and through media
langsung maupun melalui media yang ditempatkan                          placed throughout the work area.
di seluruh area kerja.

Sosialisasi K3 dilakukan secara rutin melalui safety talk               OHS is routinely disseminated through safety talks before
sebelum kegiatan dimulai. Selain itu, inspeksi terencana                activities begin. In addition, planned and unannounced
maupun mendadak dilaksanakan setiap minggu di area                      inspections are conducted weekly at the site, mine roads,
site, jalan tambang, mess, hingga kantor untuk memastikan               mess halls, and offices to ensure compliance with safety
kepatuhan terhadap standar keselamatan. [GRI 403-5]                     standards. [GRI 403-5]




76         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 79
Perseroan juga berkomitmen untuk meningkatkan                   The Company is also committed to improving employee
kompetensi dan pemahaman karyawan terhadap budaya               competency and understanding of OHS culture through
K3 melalui kegiatan pendidikan, pelatihan, maupun               education, training, and certification programs. In 2025,
sertifikasi. Pada tahun 2025, Perseroan telah memfasilitasi     the Company facilitated OHS certification for four
sertifikasi bagi 4 orang yang terdiri dari Perpanjangan         employees, consisting of certification renewals under
Sertifikasi International Maritime Solid Bulk Cargoes (IMSBC)   the International Maritime Solid Bulk Cargoes (IMSBC) Code
Code dan International Maritime Dangerous Goods (IMDG)          and the International Maritime Dangerous Goods (IMDG)
Code. Selain itu, kegiatan pelatihan terkait K3 selama tahun    Code. Besides, a total of 20 OHS-related training programs
2025 telah diselenggarakan sebanyak 20 program dengan           were conducted during 2025, with participation reaching
peserta mencapai 46 orang. [GRI 403-3, 403-4, 403-5, 403-6,     46 employees. [GRI 403-3, 403-4, 403-5, 403-6, 12.14.4, 12.14.5,
12.14.4, 12.14.5, 12.14.7, 14.16.4, 14.16.5, 14.16.7]           12.14.7, 14.16.4, 14.16.5, 14.16.7]



Keselamatan di Jalan Tambang                                    Safety on Mining Roads

Perseroan memahami bahwa aktivitas di jalan tambang             The Company understands that activities on mine roads bear
memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap terjadinya         a high risk of occupational accidents. Therefore, safety in
kecelakaan kerja. Oleh karena itu, keselamatan di area ini      this area is a primary concern and systematically managed
menjadi perhatian utama yang dikelola secara sistematis         through various mitigation measures. The Company conducts
melalui berbagai langkah mitigasi. Perseroan melakukan          routine inspections of vehicles and equipment, installs traffic
inspeksi rutin terhadap kendaraan dan peralatan,                signs at strategic points, and conducts ongoing road safety
memasang rambu-rambu lalu lintas di titik strategis, serta      awareness campaigns through safety talks or daily meetings.
menyelenggarakan sosialisasi keselamatan berkendara             These efforts aim not only to prevent accidents but also to
secara berkelanjutan melalui safety talk maupun daily           build a culture of discipline and safety awareness among all
meeting. Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah         workers. [POJK E.5]
kecelakaan, tetapi juga membangun budaya disiplin dan
kesadaran keselamatan di antara seluruh pekerja. [POJK E.5]

Selain aspek keselamatan, Perseroan juga menaruh                In addition to safety aspects, the Company also pays attention
perhatian pada risiko kesehatan pekerja yang beraktivitas       to the health risks of workers working on mining roads.
di area jalan tambang. Untuk mengurangi paparan debu yang       To reduce exposure to dust that can cause respiratory
dapat mengganggu pernapasan, Perseroan secara rutin             problems, the Company routinely sprays roads in mining
melakukan penyiraman jalan di area tambang, pelabuhan,          areas, ports, and main distribution routes. This measure
serta jalur distribusi utama. Langkah ini tidak hanya           not only maintains air quality but also demonstrates
menjaga kualitas udara, tetapi juga menjadi bagian dari         the Company's commitment to protecting workers’ health,
komitmen Perseroan dalam melindungi kesehatan pekerja,          improving workplace comfort, and ensuring responsible
meningkatkan kenyamanan kerja, serta memastikan                 operational sustainability.
keberlanjutan operasional yang bertanggung jawab.



Dukungan terhadap Kesehatan dan                                 Support for Employee Health
Kesejahteraan Karyawan                                          and Well-being

Perseroan senantiasa memastikan seluruh karyawan dalam          The Company consistently ensures that all employees are in
kondisi prima dan layak bekerja. Komitmen ini direalisasikan    prime condition and fit for work. This commitment is realized
melalui pemeriksaan kesehatan (medical check-up) secara         through regular medical check-up at the clinic available
rutin di fasilitas klinik yang tersedia di setiap site dengan   at each site, supported by professional and certified medical
dukungan tenaga medis profesional dan bersertifikasi.           personnel. Furthermore, efforts to maintain health are
Selain itu, upaya menjaga kesehatan juga diperkuat melalui      reinforced by the provision of nutritious and hygienic food,
penyediaan makanan dan minuman yang bergizi serta               ensuring workers receive adequate nutrition to support their
terjamin kebersihannya, sehingga pekerja memperoleh             daily activities.
asupan yang sesuai untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Komitmen terhadap kesehatan karyawan turut diwujudkan           This commitment to employees’ health is also demonstrated
melalui  penyediaan   jaminan    kesehatan    dengan            by providing health insurance through partnerships with
menggandeng perusahaan asuransi mitra, sehingga                 partner insurance companies, ensuring employees and
karyawan dan keluarganya memperoleh akses layanan               their families have optimal access to medical services.



                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   77
Page 80
      Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment




medis yang optimal. Skema perlindungan ini dievaluasi                   This protection scheme is periodically evaluated to ensure
secara berkala untuk memastikan cakupan polis tetap                     policy coverage remains relevant and adequate to address
relevan dan memadai dalam menghadapi potensi risiko                     potential occupational risks and evolving health needs. With
kerja maupun kebutuhan kesehatan yang terus berkembang.                 such approach, the Company not only provides protection but
Dengan pendekatan ini, Perseroan tidak hanya memberikan                 also fosters a sense of security and care that contributes to
perlindungan, tetapi juga membangun rasa aman dan                       the long-term well-being of all employees. [GRI 403-2, 403-3,
kepedulian yang berkontribusi pada kesejahteraan jangka                 403-6, 12.14.3, 12.14.4, 12.14.7, 14.16.3, 14.16.4, 14.16.7]
panjang seluruh karyawan. [GRI 403-2, 403-3, 403-6, 12.14.3,
12.14.4, 12.14.7, 14.16.3, 14.16.4, 14.16.7]



Penanganan Keadaan Darurat                                              Emergency Handling

Kondisi yang berpotensi menimbulkan situasi darurat                     Conditions that bear the potential to suddenly create
secara tiba-tiba berpotensi dapat mengancam keselamatan                 an emergency can potentially threaten employees’ safety
karyawan serta mengganggu kelancaran operasional secara                 and significantly disrupt operational continuity. Therefore,
signifikan. Oleh karena itu, Perseroan mengidentifikasi                 the Company identifies various types of emergencies as
berbagai jenis keadaan darurat sebagaimana diuraikan                    outlined below: [EM-MM-540a.3]
berikut: [EM-MM-540a.3]
1. Kebakaran dan/atau Peledakan                                         1. Fire and/or Explosion
    Insiden kebakaran atau peledakan dapat terjadi akibat                  Fire or explosion incidents may occur due to sparks from
    percikan api dari aktivitas pengelasan, korsleting listrik,            welding activities, electrical short circuits, or the reaction
    atau reaksi bahan mudah terbakar di area tambang                       of flammable materials in the mining area or supporting
    maupun fasilitas pendukung;                                            facilities;
2. Kebocoran Gas Beracun                                                2. Toxic Gas Leak
    Potensi kebocoran gas, seperti metana atau H₂S, dari                   The potential leakage of gases, such as methane or
    lapisan batu bara atau area penimbunan limbah dapat                    H₂S from coal seams or waste storage areas can pose
    membahayakan keselamatan pekerja di area tambang                       a danger to worker safety in both underground and
    bawah tanah maupun terbuka;                                            open-pit mining areas;
3. Bencana Alam                                                         3. Natural Disasters
    Risiko terganggunya operasional akibat bencana alam,                   The risk of operational disruption due to natural disasters,
    seperti banjir yang merendam akses jalan tambang,                      such as floods that submerge mining road access,
    tanah longsor di lereng bukaan tambang, atau gempa                     landslides on mining slope openings, or earthquakes that
    bumi yang merusak infrastruktur pendukung;                             damage supporting infrastructure;
4. Settling Pond Jebol                                                  4. Settling Pond Failure
    Kegagalan struktur settling pond yang dapat                            The failure of settling pond structures can cause slurry
    menyebabkan luapan lumpur ke lingkungan sekitar,                       overflow into the surrounding environment, contaminating
    serta mencemari badan air dan area vegetasi di luar                    water bodies and vegetation areas outside the mining
    wilayah operasional tambang;                                           operation area;
5. Pencemaran Hidrokarbon di Badan Air                                  5. Hydrocarbon Contamination in Water Bodies
    Tumpahan bahan bakar solar atau pelumas dari alat                      Spills of diesel fuel or lubricants from leaking heavy
    berat yang bocor dan terbawa aliran air hujan ke sungai                equipment, which can be carried by rainwater runoff
    atau drainase alami di sekitar tambang; serta                          into nearby rivers or natural drainage systems around
                                                                           the mine; and
6. Kontaminasi B3                                                       6. B3 Contamination
   Paparan limbah B3, seperti oli bekas atau bahan                         Contamination Exposure to hazardous waste (B3), such
   kimia lainnya, yang tidak tertangani dengan baik dan                    as used oil or other chemicals, that is improperly managed
   mencemari tanah atau air tanah di area operasional.                     and contaminates soil or groundwater in the operational
                                                                           area.

Tim Tanggap Darurat, bagian dari Komite Keselamatan                     An Emergency Response Team, part of the Mining Safety
Pertambangan, selalu siap di setiap area site untuk menangani           Committee, is always ready in every site to handle OHS
insiden K3 maupun situasi darurat. Di tingkat pusat, Tim                incident and emergency situation. At the central level, a Crisis
Penanggulangan Krisis dibentuk dengan anggota manajemen                 Response Team is formed with members of top management
puncak untuk mengelola kondisi krisis pada setiap area                  to manage crisis situation at each the Company site. All
site Perseroan. Seluruh penanganan darurat dilaksanakan                 emergency responses are carried out based on emergency
berdasarkan kebijakan dan prosedur tanggap darurat.                     response policies and procedures.



78        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 81
Sebagai langkah mitigasi terhadap potensi kerugian             To mitigate potential material loss and employee safety
materiil dan risiko keselamatan karyawan, Perseroan telah      risk, the Company has implemented a number of initiatives,
melaksanakan sejumlah inisiatif sebagai berikut:               as follows:
1. Menyediakan Sarana dan Prasarana yang Memadai               1. Providing Adequate Facilities and Infrastructure
   Kami memastikan ketersediaan alat penanggulangan                 We ensure the availability of adequate emergency response
   keadaan darurat yang memadai, seperti alat pemadam               equipment, such as fire extinguishers, alarm systems,
   kebakaran, sistem alarm, perlengkapan keselamatan                personal protective equipment, and emergency response
   kerja, dan pos tanggap darurat di area strategis tambang;        posts at strategic locations within the mining area;
2. Menyediakan Area Berkumpul yang Aman                        2. Providing a Safe Assembly Area
   Perseroan telah menetapkan titik kumpul evakuasi                 The Company has designated evacuation assembly
   (assembly point) di lokasi yang aman dan mudah                   points in safe and accessible locations as part of
   dijangkau sebagai bagian dari prosedur evakuasi saat             the evacuation procedure during an emergency; and
   terjadi keadaan darurat; serta
3. Menyelenggarakan Emergency Drill bersama Masyarakat         3. Conducting Emergency Drills with the Local Community
   Sekitar Wilayah Operasional
   Perseroan secara berkala melaksanakan simulasi                  The Company regularly conducts emergency drills
   keadaan darurat yang melibatkan karyawan dan                    involving employees and local communities to enhance
   masyarakat sekitar guna meningkatkan kesiapsiagaan,             preparedness, coordination, and rapid response in
   koordinasi, serta respons cepat dalam menghadapi                the event of potential disasters.
   potensi bencana.

                                                               Key Performance Indicators
Indikator Kerja Unggulan
                                                               Throughout 2025, the OHS program at the mining site
Sepanjang tahun 2025, program K3 di site pertambangan          successfully met its targets. Routine programs, such as
berhasil tercapai sesuai target. Program rutin, seperti        Identification of Hazard, Risk Assessment, and Control
Identifikasi Bahaya Penilaian dan Pengendalian Risiko          (IBPPR) and safety patrols are implemented to prevent
(IBPPR) dan safety patrol dilaksanakan untuk mencegah          occupational accidents. Some of the mining safety activities
kecelakaan kerja. Beberapa kegiatan keselamatan                implemented include the following:
pertambangan yang telah dilakukan mencakup hal-hal
sebagai berikut:                                               •   TBM;
• TBM;                                                         •   WST;
• WST;                                                         •   GST;
• GST;                                                         •   HSE meetings;
• HSE meeting;                                                 •   HSE training for mining;
• Training K3L pertambangan;                                   •   Inspections and observations;
• Inspeksi dan observasi;                                      •   IBPRR;
• IBPRR;                                                       •   Hazard reports;
• Hazard report;                                               •   Safety campaigns;
• Safety campaign;                                             •   Installation/addition of safety signs;
• Pemasangan/penambahan rambu;                                 •   Procurement of PPE and safety equipment;
• Pengadaan APD dan alat keselamatan;                          •   Accident prevention and investigation;
• Pencegahan dan penyelidikan kecelakaan;                      •   Emergency response teams and emergency                   drill
• Tim tanggap darurat dan simulasi tanggap darurat;                simulations; and
    serta                                                      •   Safety patrols.
• Safety patrol.

                                                               Safety Statistics
Statistik Keselamatan
                                                               The commitment to implementing an OHS culture in
Komitmen penerapan budaya K3 di lingkungan kerja               the Company’s workplace has had a positive impact on
Perseroan dilakukan memberikan dampak positif terhadap         reducing occupational accidents, particularly fatalities. More
penekanan insiden kecelakaan kerja, khususnya yang             detailed information on the Company's OHS statistics is
bersifat fatal. Informasi lebih detail mengenai statistik K3   outlined below:
Perseroan diuraikan sebagai berikut:




                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   79
Page 82
      Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment




Program Pengembangan Kompetensi terkait K3 [GRI 403-5, 404-2, 12.14.6, 14.8.3, 14.16.6, 14.17.8]
[EM-MM-320a.1]
Competency Development Program related to OHS

                                                   Jumlah Peserta Pengembangan
 Program Pengembangan Kompetensi                             Kompetensi                              Tujuan Kegiatan
  Competency Development Program                 Number of Participants in Competency                Activity Purpose
                                                       Development Programs
Pelatihan Rescue Challenge                                                              Peningkatan kemampuan penyelamatan
                                                                                        bertujuan meningkatkan kesiapan dan
                                                                                        keterampilan dalam melakukan tindakan
                                                                    1                   rescue secara efektif.
Rescue Challenge Training                                                               Enhancement of rescue capabilities is aimed
                                                                                        at improving readiness and skills in carrying
                                                                                        out rescue actions effectively.
Ahli K3 Umum                                                                            Spesialis K3 bertanggung jawab memastikan
                                                                                        penerapan sistem K3 melalui identifikasi
                                                                                        risiko, inspeksi, investigasi, pengembangan
                                                                                        prosedur, dan pelatihan karyawan.
General OHS Expert                                                  9                   An OHS Specialist is responsible for ensuring
                                                                                        the implementation of the OHS system by
                                                                                        conducting risk identification, inspections,
                                                                                        investigations, developing procedures, and
                                                                                        providing employee training.
Ahli K3 Pesawat Tenaga dan Produksi (PTP)                                               Ahli K3 PTP mengawasi keselamatan
                                                                                        peralatan, menilai kelayakan operasi, serta
                                                                                        memastikan pemeliharaan dan modifikasi
                                                                                        sesuai standar keselamatan.
                                                                    2
OHS Expert for Power and Production                                                     An OHS Expert for PTP supervises equipment
Equipment (PTP)                                                                         safety, assesses operational feasibility, and
                                                                                        ensures maintenance and modifications
                                                                                        comply with safety standards.
Teknisi K3 Pesawat Tenaga dan Produksi                                                  Teknisi K3 PTP melaksanakan inspeksi,
(PTP)                                                                                   pemeliharaan dasar, pelaporan kondisi tidak
                                                                                        aman, dan memastikan operasional sesuai
                                                                                        prosedur keselamatan.
                                                                    1
OHS Technician for Power and Production                                                 An OHS Technician for PTP performs
Equipment (PTP)                                                                         inspections, basic maintenance, reports
                                                                                        unsafe conditions, and ensures operations
                                                                                        comply with safety procedures.
Ahli K3 Listrik                                                                         Ahli K3 Listrik mengawasi keselamatan
                                                                                        instalasi listrik, memastikan sistem proteksi
                                                                                        berfungsi, serta mengendalikan risiko
                                                                                        pekerjaan kelistrikan termasuk LOTO.
Electrical OHS Expert                                               2                   An Electrical OHS Expert oversees the safety
                                                                                        of electrical installations, ensures protection
                                                                                        systems function properly, and controls risks
                                                                                        associated with electrical work, including
                                                                                        LOTO procedures.
Teknisi K3 Listrik                                                                      Teknisi K3 Listrik melakukan inspeksi,
                                                                                        perawatan, pengujian aman, serta mendukung
                                                                                        penerapan prosedur keselamatan dan isolasi
                                                                                        energi.
                                                                    1
Electrical OHS Technician                                                               An Electrical OHS Technician conducts
                                                                                        inspections, maintenance, and safety testing,
                                                                                        and supports the implementation of safety and
                                                                                        energy isolation procedures.
Rigger                                                                                  Rigger     bertugas    memastikan proses
                                                                                        pengangkatan       beban   aman   melalui
                                                                                        penggunaan       peralatan  yang  sesuai,
                                                                                        pemeriksaan kondisi, dan pengendalian
                                                                    1                   stabilitas beban.
Rigger                                                                                  A Rigger is responsible for ensuring safe
                                                                                        lifting operations through the proper use
                                                                                        of equipment, inspection of equipment
                                                                                        conditions, and control of load stability.




80       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 83
                                            Jumlah Peserta Pengembangan
 Program Pengembangan Kompetensi                      Kompetensi                                Tujuan Kegiatan
  Competency Development Program          Number of Participants in Competency                  Activity Purpose
                                                Development Programs
P3K                                                                               Petugas P3K memberikan pertolongan
                                                                                  pertama, mengelola fasilitas, melaporkan
                                                                                  kejadian, dan memastikan kesiapsiagaan di
                                                           3                      tempat kerja.
P3K                                                                               A P3K provides first aid assistance, manages
                                                                                  first aid facilities, reports incidents, and
                                                                                  ensures workplace emergency preparedness.
Damkar D                                                                          Petugas Damkar D menangani pemadaman
                                                                                  awal, inspeksi ringan, evakuasi darurat, serta
                                                                                  pelaporan potensi bahaya kebakaran.
Firefighting Officer Level D                               4                      A Firefighting Officer Level D handles initial
                                                                                  fire suppression, conducts basic inspections,
                                                                                  supports emergency evacuation, and reports
                                                                                  potential fire hazards.
Damkar C                                                                          Petugas Damkar C memimpin tim pemadam,
                                                                                  mengelola     peralatan lanjutan,   serta
                                                                                  menyusun dan menjalankan rencana tanggap
                                                                                  darurat kebakaran.
                                                           4
Firefighting Officer Level C                                                      A Firefighting Officer Level C leads firefighting
                                                                                  teams, manages advanced firefighting
                                                                                  equipment, and develops and implements fire
                                                                                  emergency response plans.
Operator PTP Kelas 1 (Furnace)                                                    Operator   PTP     Kelas   1    (Furnace)
                                                                                  mengoperasikan furnace secara aman,
                                                                                  mengontrol proses, dan melaporkan kondisi
                                                                                  berbahaya sesuai SOP.
                                                           4
Class 1 Operator PTP (Furnace)                                                    A Class 1 PTP Operator (Furnace) operates
                                                                                  the furnace safely, controls operational
                                                                                  processes, and reports hazardous conditions
                                                                                  in accordance with SOP.
Operator PTP Kelas 1 (Kiln)                                                       Operator PTP Kelas 1 (Kiln) mengoperasikan
                                                                                  rotary kiln dengan aman, memantau parameter
                                                                                  proses, dan memastikan kepatuhan terhadap
                                                           4                      standar keselamatan.
Class 1 Operator PTP (Kiln)                                                       A Class 1 PTP Operator (Kiln) operates the
                                                                                  rotary kiln safely, monitors process parameters,
                                                                                  and ensures compliance with safety standards.
Training of Trainer (TOT) Level 4                                                 Syarat pengesahan asesor/trainer Light
                                                                                  Vehicle menetapkan kriteria kompetensi
                                                                                  untuk pelatih dan penilai kendaraan ringan.
Training of Trainer (TOT) Level 4                          1                      The approval requirements for Light Vehicle
                                                                                  assessors/trainers establish competency
                                                                                  criteria for trainers and evaluators of light
                                                                                  vehicles.
Pengawas Operasional Pertama (POP)                                                Standar     Kompetensi  Tenaga      Teknis
                                                                                  Pertambangan menetapkan kualifikasi dan
                                                                                  kemampuan yang wajib dimiliki tenaga teknis
                                                                                  di sektor pertambangan.
                                                           1
First-Line Operational Supervisor (POP)                                           The Competency Standards for Mining
                                                                                  Technical Personnel define the qualifications
                                                                                  and capabilities that must be possessed by
                                                                                  technical personnel in the mining sector.
Training Competent Person Cadangan                                                Standar ini memastikan kompetensi teknis
                                                                                  pekerja tambang sesuai regulasi yang
                                                                                  berlaku.
                                                           1
Reserve Competent Person Training                                                 These standards ensure that mining workers
                                                                                  possess the technical competencies required
                                                                                  by applicable regulations.
Pengembangan dan Pemberdayaan                                                     Standar ini menjamin kualitas dan
Masyarakat                                                                        keselamatan kerja di sektor pertambangan.
                                                           1
Community Development and Empowerment                                             These standards ensure quality and workplace
                                                                                  safety in the mining sector.




                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      81
Page 84
             Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment




                                                                 Jumlah Peserta Pengembangan
       Program Pengembangan Kompetensi                                     Kompetensi                                                    Tujuan Kegiatan
        Competency Development Program                         Number of Participants in Competency                                      Activity Purpose
                                                                     Development Programs
     Pengawas Operasional Utama (POU)                                                                                   Standar ini menjamin kualitas dan
                                                                                                                        keselamatan kerja di sektor pertambangan.
                                                                                         1
     Chief Operational Supervisor (POU)                                                                                 These standards ensure quality and workplace
                                                                                                                        safety in the mining sector.
     Analisis Bahaya dan Titik Kendali Kritis                                                                           Standar ini menjamin kualitas dan
                                                                                                                        keselamatan kerja di sektor pertambangan.
                                                                                         1
     Hazard Analysis and Critical Control Points                                                                        These standards ensure quality and workplace
     (HACCP)                                                                                                            safety in the mining sector.
     Perpanjangan Sertifikat IMSBC Code                                                                                 Pelatihan IMSBC Code bertujuan memastikan
                                                                                                                        pengangkutan muatan curah padat aman
                                                                                                                        dengan mengendalikan risiko seperti
                                                                                                                        liquefaction, kebakaran, dan kekurangan
                                                                                         1                              oksigen.
     IMSBC Code Certification Extension                                                                                 IMSBC Code training is intended to ensure
                                                                                                                        the safe transportation of solid bulk cargo by
                                                                                                                        controlling risks such as liquefaction, fire, and
                                                                                                                        oxygen deficiency.
     Perpanjangan Sertifikat IMDG Code                                                                                  Pelatihan IMDG Code bertujuan memastikan
                                                                                                                        pengangkutan barang berbahaya aman
                                                                                                                        dengan     mengelola  risiko   kebakaran,
                                                                                                                        ledakan, dan pencemaran sesuai regulasi
                                                                                                                        internasional.
                                                                                         3
     IMDG Code Certification Extension                                                                                  IMDG Code training is intended to ensure
                                                                                                                        the safe transportation of dangerous goods
                                                                                                                        by managing risks of fire, explosion, and
                                                                                                                        environmental contamination in accordance
                                                                                                                        with international regulations.


Total Kejadian Kecelakaan Kerja [GRI 3-3, 403-9, 403-10, 12.14.1, 12.14.10, 12.14.11, 14.16.1, 14.16.10, 14.16.11]
[EM-MM-320a.1] [ESG S-06]
Total Incidents of Occupational Accident

                           Uraian                                 2025*               2024**             2023**                             Description
     Insiden Fatal                                                    3.0                 1.0                   -        Fatal Incident
     FAFR                                                            32.4                 0.1                   -        FAFR
     Tingkat Keparahan                                               26.7                     -                 -        Severity Rate
     LTIFR                                                           28.6                 0.1                   -        LTIFR
     TRIF                                                             6.4                 0.5               16.0         TRIF
     Bersifat Serius                                                  1.0                     -                 -        Serious
     Cedera Ringan                                                   18.0                 5.0                   -        Minor Injury
     Pertolongan Pertama pada Kecelakaan                             31.0                 4.0                6.0         First Aid
     Kerusakan Properti                                              95.0                39.0               58.0         Property Damage
     Kasus Kebakaran                                                     -                    -                 -        Fire Case
     Kerusakan Lingkungan                                                -                    -                 -        Environmental Damage
     Near Miss***)                                                   65.0                32.0               49.0         Near Miss***)
     Tindakan Tidak Aman/Kondisi Tidak Aman                      2,102.0               202.0              114.0          Unsafe Action/Unsafe Condition
     Frekuensi Kecelakaan Kerja                                      42.3              0.003              0.008          Frequency of Occupational Accidents
     Persentase Kecelakaan Kerja Fatal                                4.4             0.0003                    -        Percentage of Fatal Occupational Accidents
*)
       Termasuk IMI, WMI, dan BSE. / Includes IMI, WMI, and BSE.
**)
       Belum termasuk IMI, WMI, dan BSE. / Excludes IMI, WMI, and BSE.
***)
       Near miss adalah kondisi hampir terjadinya kecelakaan yang merugikan, baik jiwa maupun harta benda. / Near miss is a condition where an accident almost occurs, which is
       detrimental to both life and property.




82              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 85
                 Akumulasi Jumlah Jam Kerja tanpa
                 Kecelakaan [GRI 403-9, 12.14.10, 14.16.10]                     2025*)              2024**)              2023**)
                 Accumulated Number of Working Hours
                 without Accidents                                           19,031,014           12,305,555           12,219,609
                 (dalam USD / in USD)

*)
      Termasuk IMI, WMI, dan BSE. / Includes IMI, WMI, and BSE.
**)
      Belum termasuk IMI, WMI, dan BSE. / Excludes IMI, WMI, and BSE.




                 Biaya Pelaksanaan Program Pengelolaan K3
                 Cost of Implementation of OHS Management                       2025                 2024                 2023
                 Program
                                                                               360,205             422,094               401,314
                 (dalam USD / in USD)




Ketenagakerjaan
Employment

Kami meyakini karyawan merupakan aset utama yang                        We believes that employees are the primary asset driving
mendorong keberhasilan dan pertumbuhan Perseroan. Oleh                  the Company's success and growth. Therefore, the Company
karena itu, Perseroan menerapkan praktik ketenagakerjaan                applies fair, transparent, and responsible employment
yang adil, transparan, dan bertanggung jawab dengan                     practices, upholding the principle of equality. Through
menjunjung tinggi prinsip kesetaraan. Melalui lingkungan                an inclusive work environment and capacity development
kerja yang inklusif serta program pengembangan kapasitas                and welfare programs, the Company strives to ensure that all
dan kesejahteraan, Perseroan berupaya memastikan seluruh                employees can develop optimally while making sustainable
karyawan dapat berkembang secara optimal sekaligus                      contributions to the Company and communities.
memberikan kontribusi berkelanjutan bagi Perseroan dan
masyarakat.



Ketenagakerjaan yang                                                    Responsible Employment
Bertanggung Jawab

Kami menempatkan pengelolaan SDM sebagai salah                          We places HR management as a critical foundation for
satu fondasi penting dalam keberlanjutan usaha. Seluruh                 business sustainability. All the Company's employment
kebijakan ketenagakerjaan Perseroan mengacu pada                        policies adhere to national laws and regulations, such as Law
ketentuan perundang-undangan nasional, antara lain                      No. 13 of 2003 on Manpower and Law No. 11 of 2020 on Job
Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan                 Creation. This approach reflects the Company's commitment
dan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.                to protecting workers' rights, creating harmonious industrial
Pendekatan ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk                    relations, and fostering an inclusive and productive work
melindungi hak pekerja, menciptakan hubungan industrial                 environment.
yang harmonis, serta membangun lingkungan kerja yang
inklusif dan produktif.

Dalam implementasinya, Divisi HR ditunjuk sebagai unit                  In its implementation, the HR Division is designated as
penanggung jawab untuk mengelola dan memantau seluruh                   the unit responsible for managing and monitoring all
aspek ketenagakerjaan. Fungsi HR meliputi proses rekrutmen,             employment aspects. HR functions cover recruitment process,
pengelolaan remunerasi dan manfaat, pengembangan                        remuneration and benefit management, talent development,
talenta, hingga peningkatan kompetensi SDM di seluruh level             and HR competency development at all organizational levels.



                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   83
Page 86
      Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment




organisasi. Pada tingkat grup, Divisi HR berperan membina               At the group level, the HR Division plays a role in fostering
divisi sejenis di setiap Entitas Anak guna menjaga konsistensi          similar divisions in each Subsidiary to maintain consistency
dan keselarasan praktik di seluruh lini usaha. Kepala Divisi            and alignment of practices across all business lines. The HR
HR melaporkan secara langsung kepada Dewan Komisaris,                   Division Head reports directly to the Board of Commissioners,
sementara unit HR di site operasional bekerja sama erat                 while HR unit at operational sites collaborates closely with
dengan kontraktor maupun vendor untuk memastikan                        contractors and vendors to ensure the fulfillment of workers'
pemenuhan hak pekerja sekaligus menjaga kepatuhan penuh                 rights while maintaining full compliance with applicable
terhadap regulasi yang berlaku.                                         regulations.



Menghormati Hak Asasi Manusia dan                                       Respecting Human Rights and
Hak Pekerja [EM-MM-210a.3]                                              Workers’ Rights [EM-MM-210a.3]

Menghormati hak asasi manusia dan hak pekerja                           The Company consistently upholds a principle that respects
merupakan prinsip Perseroan yang senantiasa di jaga.                    human rights and workers' rights, which is realized by ensuring
Prinsip ini direalisasikan dengan memastikan setiap                     that every employee and business partner receives fair and
karyawan dan mitra kerja memperoleh perlakuan yang adil,                equal treatment, and is free from discrimination, forced labor,
setara, serta bebas dari diskriminasi maupun praktik kerja              and child labor. Under such transparent employment policies,
paksa dan pekerja anak. Melalui kebijakan ketenagakerjaan               an open grievance system, and compliance with regulations,
yang transparan, sistem pengaduan yang terbuka,                         the Company strives to create a safe, inclusive, and equitable
serta kepatuhan terhadap regulasi, Perseroan berupaya                   work environment for all Company employees.
menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan
berkeadilan bagi seluruh insan Perseroan.

Upaya Kami dalam Mencegah Pelanggaran HAM                               Our Efforts to Prevent Human Rights Violations
[ESG S-09]                                                              [ESG S-09]
Perseroan menyadari bahwa sektor pertambangan memiliki                  The Company recognizes that the mining sector poses
risiko tinggi terhadap pelanggaran HAM, antara lain karena              a high risk of human rights violations, due to, among other
kondisi kerja yang menantang, dampak operasional terhadap               things, challenging working conditions, operational impact
masyarakat, dan kompleksitas dalam rantai pasokan. Oleh                 on communities, and supply chain complexity. As such,
karena itu, Perseroan senantiasa memastikan seluruh                     the Company consistently ensures that all operational
kegiatan operasional dan hubungan industrial dijalankan                 activities and industrial relations are conducted with respect
dengan menghormati HAM para karyawan dan mitra usaha.                   for the human rights of employees and business partners.
Perseroan menegakkan prinsip HAM dalam kegiatan bisnis                  the Company upholds human rights principles in its business
sesuai dengan Prinsip-Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis                activities in accordance with the United Nations Guiding
dan Hak Asasi Manusia (United Nations Guiding Principles                Principles on Business and Human Rights. [POJK E.5]
on Business and Human Rights). [POJK E.5]

Upaya-upaya penegakan HAM yang direalisasikan                           The Company's human rights enforcement efforts begin
Perseroan dilakukan mulai dari mengidentifikasi                         by identifying human rights-related risks, particularly
risiko terkait HAM, khususnya yang berkaitan dengan                     those related to occupational safety and environmental
keselamatan kerja dan dampak lingkungan, melalui                        impact, through integrated risk management within
manajemen risiko yang terintegrasi dalam SMKP. Setelah                  the SMKP. Following identification, the Company then
identifikasi dilakukan, Perseroan kemudian menyusun                     develops mitigation measures to create a safe work
langkah-langkah mitigasi untuk menciptakan lingkungan                   environment and ensure that all business activities comply
kerja yang aman serta memastikan seluruh aktivitas bisnis               with applicable regulations and standards.
mematuhi regulasi dan standar yang berlaku.

Informasi langkah mitigasi dan penegakkan HAM telah                     Information on human rights mitigation and enforcement
disampaikan dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2025,                     measures is presented in the 2025 Sustainability Report,
melalui bagian-bagian sebagai berikut:                                  through the following sections:
• Upaya Kami dalam Mencegah Pelanggaran HAM pada                        • Our Efforts to Prevent Human Rights Violations on page
    halaman 84; serta                                                       84; and
• Rantai Pasokan yang Bertanggung Jawab pada                            • Responsible Supply Chain on page 68.
    halaman 68.




84       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 87
Berbagai inisiatif pencegahan pelanggaran HAM yang telah       Various human rights prevention initiatives undertaken by
diimplementasikan Perseroan membawa dampak positif             the Company have had a positive impact, with no complaints
dengan tidak adanya pengaduan yang diterima terkait            received on incidents or events of human rights violations
dengan insiden atau kejadian-kejadian pelanggaran HAM          occurring within the business environment of the Company
yang terjadi di lingkungan bisnis Perseroan dan Entitas        and its Subsidiaries. [ESG S-07]
Anak. [ESG S-07]

Keadilan dan Kesetaraan dalam Bekerja                          Fairness and Equality at Work
[POJK F.18] [ESG S-08]                                         [POJK F.18] [ESG S-08]
Kegiatan operasional pertambangan Perseroan yang               The Company's mining operations in various regions are
berada di berbagai wilayah didukung oleh karyawan              supported by employees from diverse backgrounds. In this
dengan latar belakang yang beragam. Dalam hal tersebut,        regard, the Company upholds the principles of fairness
Perseroan menjunjung tinggi prinsip keadilan dan               and equal employment opportunities by ensuring no
kesetaraan kesempatan bekerja dengan memastikan tidak          discrimination in all employment aspects. The Company
adanya diskriminasi dalam seluruh aspek ketenagakerjaan.       ensures that recruitment, promotion, training, and career
Perseroan memastikan bahwa proses rekrutmen, promosi,          development processes are conducted fairly and equally
pelatihan, dan pengembangan karier dilakukan secara adil       for all employees without distinction of gender, social
dan setara bagi seluruh karyawan tanpa membedakan jenis        class, ethnicity, or race, and are based on qualifications,
kelamin, golongan, suku, dan ras, serta didasarkan pada        competencies, and performance. The Company implements
kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Perseroan menerapkan     inclusive HR management practices, ensuring that every
praktik pengelolaan SDM yang inklusif, sehingga setiap         (potential) employee has an equal opportunity to join,
(calon) karyawan memiliki kesempatan yang sama untuk           develop, and contribute according to respective capacity. This
bergabung, berkembang, dan berkontribusi sesuai dengan         commitment is an important part of creating a fair, equitable,
kapasitasnya. Komitmen ini menjadi bagian penting              and respectful work environment for diversity.
dalam menciptakan lingkungan kerja yang adil, setara, dan
menghargai keberagaman.

Meskipun komposisi tenaga kerja di sektor pertambangan         Although the mining sector's workforce is still generally
pada umumnya masih didominasi karyawan pria, Perseroan         dominated by male employees, the Company remains
tetap berkomitmen memastikan bahwa seluruh karyawan            committed to ensuring that all employees have equal
memiliki kesempatan yang setara dalam lingkungan kerja         opportunities in a safe, fair, and discrimination-free work
yang aman, adil, dan bebas dari diskriminasi. Perseroan        environment. The Company also respects and protects
juga menghormati dan melindungi hak-hak karyawan               female employees’ rights, including ensuring protection from
wanita, termasuk menjamin perlindungan dari segala             all forms of sexual harassment, both physical and verbal.
bentuk pelecehan seksual, baik secara fisik maupun verbal.

Menghargai Kesempatan Berserikat dan                           Respecting the Right to Unionize and Collective
Perundingan Kolektif [GRI 2-30]                                Bargaining [GRI 2-30]
Kami menekankan hubungan industrial yang adil dan              We emphasizes fair and responsible industrial relations.
bertanggung jawab dengan memberikan kesempatan                 Employees are provided with the opportunity to collectively
kepada karyawan untuk melakukan negosiasi kolektif             negotiate their working conditions. As a primary guideline,
terkait kondisi kerja mereka. Sebagai pedoman utama,           a Collective Labor Agreement (CLA) is established to regulate
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ditetapkan untuk mengatur       workers' rights and obligations, work conditions, conflict
hak dan kewajiban pekerja, ketentuan kerja, mekanisme          resolution mechanisms, and industrial relations governance.
penyelesaian konflik, serta tata kelola hubungan industrial.

Selain itu, Perseroan menghormati hak karyawan untuk           Furthermore, the Company respects employees' right to
membentuk dan bergabung dengan serikat pekerja.                form and join labor unions. Various facilities to support
Berbagai fasilitas pendukung kegiatan bersama disediakan       collective activities are provided to foster a harmonious work
guna memperkuat iklim kerja yang harmonis. Pada                environment. In 2025, none of our employees were registered
tahun 2025, belum ada dari karyawan kami yang tercatat         as members of any labor union.
tergabung dalam serikat kerja mana pun.




                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   85
Page 88
      Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment




Sejalan dengan komitmen terhadap prinsip ketenagakerjaan                In line with its commitment to responsible labor practices,
yang bertanggung jawab, Perseroan melakukan identifikasi                the Company conducted identification and assessment
dan penilaian risiko terkait kebebasan berserikat dan                   of risks related to freedom of association and collective
perundingan bersama pada seluruh kegiatan operasional                   bargaining across all operational activities and supply chains.
dan rantai pasok. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, tidak           Based on the results of this assessment, no operations were
terdapat operasi yang diidentifikasi memiliki risiko signifikan         identified as having significant risks related to the restriction
terhadap pembatasan hak. Untuk memastikan pengelolaan                   of these rights. In order to ensure effective risk management,
risiko yang efektif, Perseroan menerapkan langkah mitigasi              the Company implements mitigation measures through
melalui kebijakan ketenagakerjaan yang mengacu pada                     labor policies aligned with applicable laws and regulations,
peraturan perundang-undangan yang berlaku, sosialisasi                  dissemination and communication with employees and
kepada pekerja dan mitra kerja, penyediaan mekanisme                    business partners, the provision of grievance mechanisms
pengaduan yang dapat diakses oleh seluruh pekerja,                      accessible to all workers, and periodic monitoring and
serta pemantauan dan evaluasi kepatuhan secara berkala                  evaluation of compliance within the workplace and among
di lingkungan kerja maupun pada pemasok. Selain itu,                    suppliers. Furthermore, the commitment to fulfilling
komitmen terhadap pemenuhan hak Freedom of Association                  Freedom of Association (FoA) and Collective Bargaining
(FoA) dan Collective Bargaining (CB) juga dijadikan sebagai             (CB) rights is also incorporated as one of the criteria in
salah satu kriteria dalam proses pemilihan dan evaluasi                 the selection and evaluation process of business partners.
mitra kerja. [GRI 407-1]                                                [GRI 407-1]


Anti-Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                           Anti-Child Labor and Forced Labor [POJK F.19]
[POJK F.19] [ESG S-10]                                                  [ESG S-10]
Kami memastikan tidak terdapat pelibatan tenaga kerja                   We ensures that there is no involvement of child labor, forced
anak, tenaga pekerja paksa, dan praktik perdagangan                     labor, and human trafficking practices in all its operations or
manusia di seluruh kegiatan operasional maupun                          supply chain activities. Employee recruitment is conducted
rantai pasokan. Rekrutmen karyawan dilakukan dengan                     with a minimum age requirement of 18 years old to ensure
persyaratan usia minimum 18 tahun untuk memastikan                      regulatory compliance. [GRI 3-3, 408-1, 12.16.1, 12.16.2, 14.18.1,
kepatuhan terhadap regulasi. [GRI 3-3, 408-1, 12.16.1, 12.16.2,         14.18.2]
14.18.1, 14.18.2]


Selain itu, prosedur rekrutmen yang berlaku mematuhi                    Furthermore, applicable recruitment procedures comply with
ketentuan hukum dan menjelaskan jam kerja serta tanggung                legal requirements and transparently explain working hours
jawab secara transparan kepada karyawan, sehingga risiko                and responsibilities to employees, thereby minimizing the risk
kerja paksa dapat diminimalkan. Sepanjang tahun 2025,                   of forced labor. Throughout 2025, no cases of child labor nor
tidak ditemukan kasus pekerja anak maupun tenaga kerja                  forced labor were found within the Company, its Subsidiaries,
paksa di lingkungan Perseroan, Entitas Anak, maupun rantai              or its supply chain. This approach is supported by
pasokan. Hal ini didukung oleh penerapan proses seleksi                 the implementation of strict selection and monitoring
dan pengawasan yang ketat, termasuk penguatan audit                     processes, including strengthened supplier audits to
terhadap pemasok untuk memastikan kepatuhan terhadap                    ensure compliance with applicable labor principles. This
prinsip ketenagakerjaan yang berlaku. Komitmen tersebut                 commitment reflects the Company’s efforts to uphold ethical
mencerminkan upaya Perseroan dalam menjunjung tinggi                    and responsible labor practices across its operations and
praktik kerja yang etis dan bertanggung jawab di seluruh                value chain [GRI 3-3, 409-1, 12.17.1, 12.17.2, 14.19.1, 14.19.2]
aktivitas operasional dan rantai nilai. [GRI 3-3, 409-1, 12.17.1,
12.17.2, 14.19.1, 14.19.2]


Remunerasi dan Kesejahteraan Karyawan                                   Employee Remuneration and Welfare
[POJK F.20]                                                             [POJK F.20]
Kami meyakini bahwa keberhasilan usaha tidak terlepas dari              We believes that business success is highly related to
kontribusi karyawan, sehingga penghargaan atas dedikasi                 its employees’ contributions. As such, their dedication is
mereka diwujudkan melalui kebijakan remunerasi yang                     recognized through a fair, transparent remuneration policy,
adil, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.              in line with applicable laws. Remuneration is determined
Penetapan remunerasi dilakukan berdasarkan peraturan                    based on laws and regulations, individual performance
perundang-undangan, pencapaian kinerja individu, serta                  achievements, and competitive standards in similar
standar kompetitif di industri sejenis. Prinsip kesetaraan              industries. Equality principle is the foundation. Thus, there
menjadi dasar, sehingga tidak ada pembedaan perlakuan                   is no discrimination between male and female employees.
antara karyawan pria maupun wanita. Selain itu, struktur                Furthermore, the Company's wage structure also considers




86        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 89
upah Perseroan juga memperhatikan UMR di setiap wilayah              the UMR in each operational area, including Samarinda, Kutai
operasional, termasuk Samarinda, Kutai Kartanegara, Barito           Kartanegara, North Barito, North Maluku, and DKI Jakarta.
Utara, Maluku Utara, dan DKI Jakarta. [GRI 405-2, 12.9.7,            [GRI 405-2, 12.9.7, 14.21.6]
14.21.6]


Dalam      menyelenggarakan       praktik    pengelolaan             In implementing its workforce management practices,
ketenagakerjaan, Perseroan memastikan pemenuhan                      the Company ensures compliance with all regulations,
terhadap setiap peraturan, standar, ataupun kebijakan                standards, and policies established by the government,
yang ditetapkan oleh pemerintah, khususnya mengenai                  particularly regarding employee remuneration and welfare.
remunerasi dan kesejahteraan karyawan. Meskipun                      However, the Company has not yet calculated the annual
demikian, saat ini Perseroan belum melakukan perhitungan             compensation ratio received by employees. [GRI 2-21]
rasio kompensasi tahunan yang diterima karyawan.
[GRI 2-21]


Pada tahun 2025, Perseroan memastikan bahwa remunerasi               In 2025, the Company ensured that the remuneration of
pegawai tetap di entry level pada seluruh wilayah operasional        permanent entry-level employees in all operational areas met
telah memenuhi ketentuan UMR yang berlaku, atau setara               the applicable minimum wage (UMR) requirements or was
dengan 100% UMR di masing-masing wilayah.                            equivalent to 100% of the minimum wage in each region.


                                                                                            Perbandingan Gaji Karyawan
                                            Upah Minimum Regional (UMR)                       Entry Level terhadap UMR
           Wilayah Operasional
                                               Regional Minimum Wage
            Operational Area                                                        Ratio of Entry-Level Employee Salary to UMR
                                                        (Rp)
                                                                                                          (%)
 Samarinda                                               3,724,437                                          100
 Kutai Kartanegara                                       3,766,379                                          100
 Barito Utara / North Barito                             3,900,362                                          100
 Maluku Utara / North Maluku                             3,408,000                                          100
 DKI Jakarta                                             5,396,750                                          100




               Perbandingan Gaji Karyawan Pria Entry Level terhadap UMR (%)
               Ratio of Male Entry-Level Employee Salary to UMR (%)                                                        100


               Perbandingan Gaji Karyawan Wanita Entry Level terhadap UMR (%)
               Ratio of Female Entry-Level Employee Salary to UMR (%)                                                      100


               Rasio Gaji Karyawan Pria dan Wanita
               Ratio of Male-to-Female Employee Salary                                                                      1:1




Cuti Melahirkan                                                      Maternity Leave
Perseroan menghormati hak karyawan untuk berkeluarga,                The Company respects employees' right to have a family,
khususnya bagi karyawan wanita yang akan melahirkan                  especially for female employees who are about to give birth
dan karyawan pria yang istrinya akan melahirkan.                     and male employees whose wives are about to give birth.
Seluruh karyawan, baik yang berstatus tetap maupun                    All employees, whether permanent or contract, have the same
kontrak, memiliki hak yang sama untuk mengajukan                     right to apply for maternity leave. The Company's maternity
cuti melahirkan. Pemberian cuti melahirkan Perseroan                 leave is granted in accordance with applicable regulations,
mengikuti ketentuan peraturan yang berlaku, yaitu                    3 months of maternity leave for female employees and
3 bulan cuti melahirkan untuk karyawan wanita dan                    2 days of paternity leave for male employees. Throughout
2 hari cuti ayah untuk karyawan pria. Sepanjang tahun                2025, 9 female employees took maternity leave, and 3 male
2025, sebanyak 9 karyawan wanita mengambil cuti                      employees took paternity leave. [GRI 401-3, 12.15.4, 14.17.5,
melahirkan dan 3 karyawan pria mengambil cuti ayah.                  14.21.3]
[GRI 401-3, 12.15.4, 14.17.5, 14.21.3]




                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   87
Page 90
         Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment




                                                    2025                                     2024                                  2023
             Uraian
           Description                  Pria        Wanita                    Pria           Wanita                 Pria        Wanita
                                                                 Total                                     Total                                  Total
                                        Male        Female                    Male           Female                 Male        Female
 Karyawan yang Mengambil
 Cuti Orang Tua
                                          3             9            12            1             1           2           -            3             3
 Employees Taking Parental
 Leave
 Kembali Bekerja
                                          3             7            10            1             -           1           -            3             3
 Return to Work
 Kembali dan Tetap Bekerja
 Setelah 12 Bulan
                                          3             7            10            -             1           1           -            -              -
 Return and Stay Employed
 After 12 Months
 Tingkat Kembali Bekerja (%)
                                        100          77.8        83.3         100                -          50           -         100            100
 Return-to-Work Rate (%)




Pengaduan Masalah Ketenagakerjaan                                                 Labor Issues Complaints

Untuk membangun hubungan industrial yang baik, Perseroan                          To build good industrial relations, the Company provides
menyediakan mekanisme pengaduan terkait masalah                                   a grievance mechanism regarding employment issues, aiming
ketenagakerjaan. Sarana ini juga bertujuan menumbuhkan                            to foster a culture of honesty in the workplace. Employees
budaya kejujuran di lingkungan kerja. Karyawan yang ingin                         who wish to file complaints or grievances can contact
menyampaikan keluhan atau pengaduan dapat menghubungi                             the HR Department or email the Corporate Secretary at
Departemen SDM atau melalui email ke Sekretaris                                   corsec@harumenergy.com. Throughout 2025, there were no
Perusahaan di corsec@harumenergy.com. Sepanjang tahun                             reports of employment issues or incidents of discrimination,
2025, tidak ada laporan terkait masalah ketenagakerjaan                           reflecting sound employee management. [GRI 406-1, 12.19.8,
maupun insiden diskriminasi, mencerminkan pengelolaan                             14.21.7]
karyawan yang baik. [GRI 406-1, 12.19.8, 14.21.7]



Karyawan Kami pada 2025                                                           Our Employees in 2025

Sepanjang tahun 2025, Perseroan dan Entitas Anak                                  Throughout 2025, the Company and its Subsidiaries recruited
melakukan rekrutmen terhadap 2.904 orang karyawan baru,                           2,904 new employees, consisting of 2,732 male employees
yang terdiri dari 2.732 karyawan pria dan 172 karyawan                            and 172 female employees. Meanwhile, 3,035 employees left
wanita. Sedangkan, jumlah karyawan yang meninggalkan                              the Company due to personal reasons, contract expiration,
Perseroan dengan alasan keputusan pribadi, berakhirnya                            and other reasons. Thus, the total number of employees
kontrak dan lainnya sebanyak 3.035 orang. Dengan                                  increased by 2.0% to 3,742 employees compared to 3,667
demikian, total karyawan mengalami peningkatan 2,0%                               employees in the previous year. [GRI 3-3, 14.17.1, 14.21.1]
menjadi 3.742 orang dibandingkan tahun sebelumnya
sebesar 3.667 orang. [GRI 3-3, 14.17.1, 14.21.1]

Rekrutmen Karyawan berdasarkan Wilayah Operasional [GRI 401-1, 12.15.2, 14.17.1, 14.17.2]
Employee Recruitment based on Operational Area

                                                2025                                      2024                                  2023
 Wilayah Operasional
  Operational Area              Pria      Wanita                          Pria         Wanita                      Pria      Wanita
                                                       Total     %                               Total      %                             Total      %
                                Male      Female                          Male         Female                      Male      Female
 Kantor Pusat
                                    1           8           9     0.3        8           2            20     1.3     6         8           14       15.9
 Head Office
 Area Pertambangan/
 Pabrik Pengolahan Nikel
                                2,731         164      2,895     99.7     1,440        132       1,572      98.7    68         6           74       84.1
 Mining Area/
 Nickel Processing Plant
 Total                          2,732         172      2,904    100.0     1,448         44       1,592     100.0    74        14           88      100.0




88          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 91
Rekrutmen Karyawan berdasarkan Usia [GRI 401-1, 12.15.2, 14.17.1, 14.17.2]
Employee Recruitment based on Age

                                       2025                                     2024                                      2023
           Usia
           Age          Pria        Wanita                          Pria     Wanita                          Pria      Wanita
                                              Total        %                           Total        %                            Total    %
                        Male        Female                          Male     Female                          Male      Female
>55 Tahun /
                            -          -          -             -       -       -             -          -     1             -     1       1.1
Years Old
46–55 Tahun /
                          20           -         20         0.7       27        -           27       1.7       4             -     4       4.5
Years Old
36–45 Tahun /
                         219          14        233         8.0      280       16          296      18.6      19          2       21      23.9
Years Old
26–35 Tahun /
                         980          90      1,070        36.8      421       60          481      30.2      26          5       31      35.2
Years Old
18–25 Tahun /
                        1,513         68      1,581        54.4      720       68          788      49.5      24          7       31      35.2
Years Old
Total                   2,732        172      2,904       100.0     1,448     144      1,592       100.0      74         14       88     100.0



Komposisi Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian [POJK C.3] [GRI 2-7, 405-1, 12.19.6, 14.21.5] [EM-MM-000.B]
Employee Composition based on Employment Status

                                        2025                                        2024                                  2023
 Status Kepegawaian
  Employment Status      Pria       Wanita                          Pria     Wanita                          Pria      Wanita
                                               Total        %                              Total     %                           Total    %
                         Male       Female                          Male     Female                          Male      Female
Karyawan Tetap
                        2,005         197      2,202       58.8      2,187    311          2,498    68.1     387         60       447     56.9
Permanent Employees
Karyawan Tidak Tetap
Non-Permanent           1,487          53      1,540       41.2      1,061    108          1,169    31.9     329          9       338     43.1
Employees
Total                   3,492         250      3,742      100.0     3,248     419          3,667   100.0     716         69       785    100.0


Komposisi Karyawan berdasarkan Status Kerja [POJK C.3] [GRI 2-7, 405-1, 12.19.6, 14.21.5] [EM-MM-000.B]
Employee Composition based on Work Status

                                        2025                                        2024                                  2023
        Status Kerja
        Work Status      Pria       Wanita                          Pria     Wanita                          Pria      Wanita
                                               Total        %                              Total     %                           Total    %
                         Male       Female                          Male     Female                          Male      Female
Karyawan Purnawaktu
                         3,492        250      3,742      100.0     3,219     411      3,630        99.0     716         69       785    100.0
Full Time Employee
Karyawan Paruh Waktu
                                -       -             -         -     29        8            37      1.0           -         -      -         -
Part Time Employee
Total                    3,492        250      3,742      100.0     3,248     419      3,667       100.0     716         69       785    100.0


Komposisi Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan [POJK C.3] [GRI 2-7, 405-1, 12.19.6, 14.21.5] [EM-MM-000.B]
Employee Composition based on Level of Education

                                        2025                                        2024                                  2023
  Tingkat Pendidikan
   Level of Education    Pria       Wanita                          Pria     Wanita                          Pria      Wanita
                                               Total        %                              Total     %                           Total    %
                         Male       Female                          Male     Female                          Male      Female
Pascasarjana
                           15           4        19         0.5       22        7            29      0.8       11        2         13      1.7
Postgraduate
Sarjana
                          454         115       569        15.2      409      234           643     17.5      177       48        225     28.7
Bachelor
Diploma dan Setingkat
                          197          27       224         6.0      430       73           503     13.7      208       12        220     28.0
Diploma and Equal
SLTA dan Sederajat
                        2,401          87      2,488       66.5     1,881      94      1,975        53.9      255        7        262     33.4
High School and Equal




                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     89
Page 92
        Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment




                                             2025                                   2024                             2023
  Tingkat Pendidikan
   Level of Education         Pria      Wanita                        Pria    Wanita                       Pria   Wanita
                                                    Total      %                           Total    %                       Total    %
                              Male      Female                        Male    Female                       Male   Female
SMP dan Sederajat
Junior High School              278        14         292       7.8    244       6          250      6.8     33      -        33      4.2
and Equal
SD dan Sederajat
Elementary School               147          3        150       4.0    262       5          267      7.3     32      -        32      4.1
and Equal
Total                         3,492       250       3,742     100.0   3,248    419     3,667       100.0    716    69        785    100.0




Komposisi Karyawan berdasarkan Wilayah Operasional [POJK C.3] [GRI 2-7, 405-1, 12.19.6, 14.21.5] [EM-MM-000.B]
Employee Composition based on Operational Area

                                             2025                                   2024                             2023
 Wilayah Operasional
  Operational Area            Pria      Wanita                        Pria    Wanita                       Pria   Wanita
                                                    Total      %                           Total    %                       Total    %
                              Male      Female                        Male    Female                       Male   Female
Kantor Pusat
                                 90        63         153       4.1      71     60          131      3.6     68     53       121     15.4
Head Office
Area Pertambangan/
Pabrik Pengolahan Nikel
                              3,402       187       3,589      95.9   3,177    359     3,536        96.4    648     16       664     84.6
Mining Area/
Nickel Processing Plant
Total                         3,492       250       3,742     100.0   3,248    419     3,667       100.0    716     69       785    100.0



Komposisi Karyawan berdasarkan Usia [POJK C.3] [GRI 2-7, 405-1, 12.19.6, 14.21.5] [EM-MM-000.B]
Employee Composition based on Age

                                             2025                                   2024                             2023
            Usia
            Age               Pria      Wanita                        Pria    Wanita                       Pria   Wanita
                                                    Total      %                           Total    %                       Total    %
                              Male      Female                        Male    Female                       Male   Female
>55 Tahun /
                                  42         2         44       1.2      31      4           35      1.0     31      3        34      4.3
Years Old
46–55 Tahun /
                                154          9        163       4.4     223      9          232      6.3    121      9       130     16.6
Years Old
36–45 Tahun /
                                453        47         500      13.4     982     50         1,032    28.1    259     13       272     34.6
Years Old
26–35 Tahun /
                               1,227      124       1,351      36.1   1,114    240         1,354    36.9    195     27       222     28.3
Years Old
18–25 Tahun /
                               1,616       68       1,684      45.0     898    116         1,014    27.7    110     17       127     16.2
Years Old
Total                          3,492      250       3,742     100.0   3,248    419         3,667   100.0    716     69       785    100.0




90         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 93
Komposisi Karyawan berdasarkan Jenjang Manajemen [POJK C.3] [GRI 2-7, 405-1, 12.19.6, 14.21.5]
[EM-MM-000.B] [ESG S-01]
Employee Composition based on Management Level

                                             2025                                            2024                                    2023
 Jenjang Manajemen
  Management Level            Pria       Wanita                         Pria     Wanita                              Pria     Wanita
                                                   Total     %                                  Total          %                               Total        %
                              Male       Female                         Male     Female                              Male     Female
 Executive Level: Direksi /
                                     9      1         10      0.3         12             -           12        0.3     10            -           10         1.3
 Board of Directors
 Senior Level:
 Manajemen /                    88         22       110       2.9         67           18            85        2.3     46        17              63         8.0
 Management
 Mid Level:
                               431        110       541      14.5       2,684      396          3,080         84.0    185        51             236       30.1
 Staf / Staff
 Entry Level:
                              2,964       117      3,081     82.3        485            5           490       13.4    475            1          476       60.6
 Non-Staf / Non-Staff
 Total                        3,492       250      3,742    100.0       3,248      419          3,667        100.0    716        69             785      100.0




Komposisi Karyawan Tahun 2025 berdasarkan Usia dan Jenjang Manajemen [ESG S-02]
Employee Composition in 2025 based on Age and Management Level

                                  Direksi
                                                     Manajemen                         Staf                    Non-Staf
                                 Board of            Management                        Staff                   Non-Staff
            Usia                 Directors                                                                                           Total              %
            Age
                              Pria        Wanita     Pria     Wanita            Pria         Wanita         Pria     Wanita
                              Male        Female     Male     Female            Male         Female         Male     Female
 >55 Tahun /
                                9           1          8            1            17             -              8       -                  44             1.2
 Years Old
 46–55 Tahun /
                                 -           -        45            8            46             1             63       -                 163             4.4
 Years Old
 36–45 Tahun /
                                 -           -        29            9           145            33            279       5                 500            13.4
 Years Old
 26–35 Tahun /
                                 -           -         5            4           192            46           1,030      74            1,351              36.1
 Years Old
 18–25 Tahun /
                                 -           -         1            -            31            30           1,584      38            1,684              45.0
 Years Old
 Total                          9           1         88         22             431           110           2,964     117            3,742             100.0



Komposisi Karyawan berdasarkan Penggunaan Tenaga Kerja [POJK C.3] [GRI 2-7, GRI 405-1, 12.19.6, 14.9.6, 14.21.5]
[EM-MM-000.B]
Employee Composition based on Labor Use

      Penggunaan                             2025                                        2024                                        2023
      Tenaga Kerja            Pria       Wanita                         Pria     Wanita                              Pria     Wanita
       Labor Use                                   Total     %                                  Total         %                                Total        %
                              Male       Female                         Male     Female                              Male     Female

 Lokal
                              3,087       168      3,255     87.0        567           18            585      16.0   569       18              587        74.8
 Local
 Nasional
                               404         82       486      13.0       1,642      345              1,987     54.2   146       51              197        25.1
 National
 Asing
                                     1      -         1       0.0       1,039          56           1,095     29.9     1         -               1          0.1
 Foreign
 Total                        3,492       250      3,742    100.0       3,248      419              3,667    100.0   716       69              785       100.0




                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report             91
Page 94
             Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment




Tingkat Turnover Karyawan [GRI 401-1, 14.17.2, 12.15.2] [ESG S-03]
Employee Turnover Rate

                                                 2025                                        2024                   2023
               Uraian
             Description                Pria     Wanita                        Pria      Wanita              Pria   Wanita
                                                              Total                                  Total                     Total
                                        Male     Female                        Male      Female              Male   Female
     Total Karyawan
                                       3,492      250         3,742           3,248          419     3,667   716      69       785
     Total Employees
                                                                     KARYAWAN KELUAR
                                                                         Employees Leaving
     Pensiun
                                             2       -               2             -            -        -     -           -      -
     Retired
     Mengundurkan Diri
                                       1,414      133         1,547           1,730          282     2,012    19       7        26
     Resigned
     Meninggal Dunia
                                           11       2               13            4            1        5      -           -      -
     Passed Away
     Lain-Lain
                                       1,302      171         1,473             348           19      367     16       2        18
     Others
     Total                             2,729      306         3,035           2,082          302     2,384    35       9        44
     Tingkat Turnover (%)
                                                  81.9                                       107.1                   5.8
     Turnover Rate (%)
     Persentase Karyawan
     Keluar (%)
                                                  81.1                                       65.0                     5.6
     Percentage of
     Employees Leaving (%)
     Persentase Karyawan
     Baru (%)
                                                  77.6                                       43.4                   11.2*)
     Percentage of New
     Employees (%)
*)
      Data disajikan kembali. / Data restated.




Tingkat Turnover Karyawan berdasarkan Usia [GRI 401-1, 12.15.2, 14.17.2]
Employee Turnover Rate based on Age

                                                 2025                                        2024                   2023
                Usia
                Age                     Pria     Wanita                        Pria      Wanita              Pria   Wanita
                                                              Total                                  Total                     Total
                                        Male     Female                        Male      Female              Male   Female
     >55 Tahun / Years Old                   3       -               3            2             -       2      -       -         -
     46–55 Tahun /
                                           39        -             39            35             -      35      6       -         6
     Years Old
     36–45 Tahun /
                                          278      27              305          334           25      359      8      1          9
     Years Old
     26–35 Tahun /
                                       1,215      236         1,451             826          206     1,032    10      4         14
     Years Old
     18–25 Tahun /
                                       1,194       43         1,237             885           71      956     11      4         15
     Years Old
     Total                             2,729      306         3,035           2,082          302     2,384    35      9         44
     Tingkat Turnover (%)
                                                  81.9                                       107.1                   5.8
     Turnover Rate (%)




92              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 95
Tingkat Turnover Karyawan berdasarkan Wilayah Operasional [GRI 401-1, 12.15.2, 14.17.2]
Employee Turnover Rate based on Operational Area

                                          2025                              2024                                   2023
 Wilayah Operational
  Operational Area          Pria      Wanita                  Pria         Wanita                     Pria        Wanita
                                                    Total                                Total                                     Total
                            Male      Female                  Male         Female                     Male        Female
 Kantor Pusat
                              22            6            28       6            8            14          3             5              8
 Head Office
 Area Pertambangan/
 Pabrik Pengolahan Nikel
                            2,707         300      3,007      2,076          294        2,370          32             4             36
 Mining Area/
 Nickel Processing Plant
 Total                      2,729         306      3,035      2,082          302        2,384          35             9             44
 Tingkat Turnover (%)
                                          81.9                              107.1                                   5.8
 Turnover Rate (%)




Jumlah Tenaga Kerja Bukan Karyawan [GRI 2-8] [ESG S-04]
Number of Non-Employees Workers

                 Kategori                        2025         2024            2023                           Category
 Subkontraktor                                   2,927        5,344           3,243       Subcontractor
 Persentase terhadap Total Karyawan (%)           78.2        145.7           413.1       Percentage Against Total Employees (%)



Dalam pelaksanaan aktivitas pertambangan, Perseroan                   In carrying out mining activities, the Company and its
dan Entitas Anak bekerja sama dengan subkontraktor                    Subsidiaries collaborate with subcontractors to provide
untuk menyediakan layanan konsultasi, perencanaan                     consulting services, mining planning, hauling, waste and
tambang, hauling, pengelolaan limbah dan lingkungan, serta            environmental management, as well as reclamation and
pelaksanaan reklamasi dan pascatambang.                               post-mining implementation.

Perseroan mengelola pekerja bukan karyawan dengan                     The Company manages non-employee workers in accordance
mengacu pada peraturan ketenagakerjaan dan standar K3                 with applicable labor regulations and OHS standards.
yang berlaku. Mitra kerja diwajibkan memenuhi persyaratan             Business partners are required to meet competency
kompetensi dan keselamatan, serta memastikan perlindungan             and safety requirements and to ensure adequate worker
kerja yang memadai, termasuk penggunaan APD dan                       protection, including the use of PPE and participation in OHS
pelatihan K3. Perseroan juga melakukan pengawasan                     training. The Company also conducts periodic supervision
berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap standar                   to ensure compliance with established standards and to
yang ditetapkan serta meminimalkan risiko operasional dan             minimize operational and occupational safety risks.
keselamatan kerja.




                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      93
Page 96
      Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment




Pengembangan Talenta
Talent Development


Perseroan     menempatkan       pengembangan        talenta             The Company places talent development at the heart of its
sebagai bagian penting dari strategi keberlanjutan SDM.                 HR sustainability strategy. By conducting training programs,
Melalui program pelatihan, peningkatan kompetensi, dan                  competency development, and career planning, the Company
perencanaan karier, Perseroan berupaya mencetak SDM                     strives to develop superior, adaptive, and highly competitive
yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Pendekatan              HR. This approach not only supports business growth but also
ini tidak hanya mendukung pertumbuhan bisnis, tetapi                    provides opportunities for employees to develop optimally
juga membuka peluang bagi karyawan untuk berkembang                     according to their potential.
optimal sesuai potensi mereka.



Komitmen dalam Pengembangan SDM                                         Commitment to HR Development

Keberadaan karyawan kompeten dapat menunjang                            Having competent employees can optimally support
produktivitas yang optimal dan menjadi pendukung                        productivity and serves as a key factor in the Company's
utama dalam keberlanjutan usaha Perseroan. Oleh                         business sustainability. Therefore, employees are involved in
karena itu, karyawan dilibatkan dalam berbagai program                  various competency development programs, both internally
pengembangan kompetensi, baik yang diselenggarakan                      or externally organized, tailored to their individual job needs
secara internal maupun eksternal, disesuaikan dengan                    and responsibilities. [GRI 3-3, 14.17.2, 14.21.1]
kebutuhan pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing.
[GRI 3-3, 14.17.2, 14.21.1]


Pelaksanaan program ini berada di bawah tanggung jawab                  The implementation of these programs falls under
Divisi HR, yang berkoordinasi dengan divisi terkait. Setiap             the responsibility of the HR Division, which coordinates with
divisi bertugas mengidentifikasi kebutuhan pelatihan untuk              relevant divisions. Each division is tasked with identifying
karyawan mereka. Perseroan mendukung pengembangan                       training needs for its employees. The Company supports
talenta di seluruh jenjang jabatan, termasuk pelatihan teknis           talent development at all levels, including technical training
bagi supervisor, operator peralatan, dan site officer.                  for supervisors, equipment operators, and site officers.



Melengkapi SDM dengan Kompetensi                                        Equipping HR with the Right Competencies
yang Tepat

Sepanjang tahun 2025, Perseroan mengutamakan program                    Throughout 2025, the Company prioritized competency
pengembangan kompetensi mengenai keahlian K3 dan                        development programs related to occupational health and
teknik pertambangan. Penyelenggaraan program tersebut                   safety (OHS) and mining engineering. The program was
diikuti oleh peserta sebanyak 321 orang. Informasi                      attended by 321 participants. More detailed information
lebih detail mengenai realisasi program pengembangan                    on the realization of employee competency development
kompetensi karyawan sepanjang tahun 2025 diuraikan                      programs throughout 2025 is described as follows:
sebagai berikut:




94        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 97
Rata-Rata Jam Pelatihan per Karyawan Tahun 2025 [POJK F.22] [GRI 404-1, 12.3.2, 14.17.7, 14.21.4] [ESG S-05]
Average Training Hours per Employee in 2025

                                                                                                     Rata-Rata Jam Pelatihan
                                                                                                          per Karyawan
     Uraian                Jumlah Karyawan (Orang)               Jam Pelatihan                             (Jam/Orang)
   Description           Number of Employees (People)            Training Hours                       Average Training Hours
                                                                                                          per Employee
                                                                                                         (Hours/Person)
Total                               3,742                           104,626                                      28.0
                                                   BERDASARKAN GENDER
                                                        Based on Gender
Pria
                                    3,492                            104,596                                     30.0
Male
Wanita
                                     250                                   30                                      0.1
Female
                                               BERDASARKAN LEVEL ORGANISASI
                                                 Based on Organizational Level
Direksi
                                      10                                    -                                        -
Board of Directors
Manajemen
                                     110                                  445                                      4.0
Management
Staf
                                     541                                  141                                      0.3
Staff
Non-Staf
                                    3,081                            104,040                                     33.8
Non-Staff



Pada tahun 2025, Perseroan juga melaksanakan pelatihan            In 2025, the Company also conducted employee training and
dan pengembangan kemampuan karyawan yang mendukung                development programs to support sustainability, including
penerapan keberlanjutan, termasuk pemahaman terkait               an understanding of ESG, sustainability reporting, climate
ESG, pelaporan keberlanjutan, perubahan iklim, dan                change, and carbon initiatives. This program complemented
inisiatif karbon. Program ini melengkapi pengembangan             the Company's general technical and managerial competency
kompetensi teknis dan manajerial yang telah dijalankan            development program.
Perseroan secara umum.

Program Pengembangan Kompetensi [GRI 404-2]
Competency Development Program
                                                                       Jumlah Peserta Pengembangan Kompetensi
                Program Pengembangan Kompetensi
                 Competency Development Program                      Number of Participants in Competency Development
                                                                                         Programs
Training/Inhouse                                                                                    15
Refreshment Training                                                                                24
Seminar/Public                                                                                      26
Certification                                                                                       11
Certification Training                                                                              13
Educational Scholarship                                                                              6




                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   95
Page 98
     Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja / Worker Protection and Empowerment




Penilaian Kinerja [GRI 404-3]                                          Performance Assessment [GRI 404-3]

Perseroan memandang penilaian kinerja sebagai instrumen                The Company views performance assessment as a strategic
strategis untuk memastikan kontribusi setiap karyawan                  tool to ensure that each employee's contribution aligns with
selaras dengan tujuan bisnis dan arah pertumbuhan                      the Company's business objectives and growth direction.
Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan menerapkan sistem                As such, the Company applies a balanced scorecard-based
KPI berbasis balanced scorecard yang ditetapkan sejak awal             KPI system, established at the beginning of employment
periode kerja. Pendekatan ini memungkinkan pengukuran                  period. This approach allows for objective, measurable,
kinerja dilakukan secara objektif, terukur, dan transparan,            and transparent performance measurement, allowing
sehingga setiap pencapaian individu dapat dinilai secara               each individual's achievements to be assessed fairly and
adil dan konsisten di seluruh level organisasi.                        consistently across all organizational levels.

Hasil evaluasi kinerja karyawan menjadi dasar penting                  Employees’ performance evaluation results become
dalam menentukan remunerasi, tunjangan, program                        a critical basis for determining remuneration, allowance,
pengembangan karier, serta pemberian manfaat lainnya.                  career development program, and other benefits. Thus,
Dengan demikian, sistem penilaian tidak hanya berfungsi                the assessment system serves not only as a measurement
sebagai alat pengukuran, tetapi juga sebagai mekanisme                 tool but also as a mechanism to encourage increased
untuk mendorong peningkatan kapabilitas, motivasi, dan                 capabilities,   motivation,   and     work    productivity.
produktivitas kerja. Pada tahun 2025, seluruh karyawan                 In 2025, all Company employees underwent performance
Perseroan telah dilakukan penilaian kinerja dengan                     assessments, with employee KPI achievement recorded
tingkat pencapaian KPI karyawan tercatat sebesar 95%,                  at 95%, relatively consistent with the previous year. This
relatif konsisten dengan tahun sebelumnya. Capaian ini                 achievement reflects the Company's success on its
mencerminkan keberhasilan upaya berkelanjutan Perseroan                ongoing efforts to strengthen a high-performance culture
dalam memperkuat budaya kinerja tinggi sekaligus                       while ensuring that each employee's contribution supports
memastikan kontribusi setiap karyawan mendukung                        sustainable growth.
keberlanjutan pertumbuhan.



Pengembangan Karier [GRI 404-3]                                        Career Development [GRI 404-3]

Perseroan mengimplementasikan program pengembangan                     The Company conducts a career development program
karier dengan memastikan setiap karyawan yang memiliki                 to ensures that every employee with high competence and
kompetensi dan kinerja baik memperoleh kesempatan                      performance has the opportunity to advance in a fair and
untuk maju secara adil dan transparan. Pengembangan                    transparent manner. Career development is applied under
karier dilaksanakan melalui 2 mekanisme utama, yaitu                   2 main mechanisms: promotion to a higher level as a form
promosi ke jenjang jabatan yang lebih tinggi sebagai bentuk            of recognition for contribution, and transfer to a work unit
penghargaan atas kontribusi, serta mutasi ke unit kerja                at the same level to broaden employee insight, experience,
selevel untuk memperluas wawasan, pengalaman, dan                      and skills. With such approach, the Company not only builds
keterampilan karyawan. Dengan pendekatan ini, Perseroan                work motivation but also creates more adaptable and highly
tidak hanya membangun motivasi kerja, tetapi juga                      competitive talent.
menciptakan talenta yang lebih adaptif dan berdaya saing
tinggi.

Sepanjang tahun 2025, sebanyak 38 karyawan memperoleh                  Throughout 2025, 38 employees received promotion
kesempatan promosi ke posisi yang lebih tinggi.                        opportunities to higher positions. Such achievement
Capaian ini menunjukkan konsistensi Perseroan dalam                    demonstrates the Company's consistency in providing career
memberikan ruang pengembangan karier yang seimbang                     development space that balances organizational needs and
antara kebutuhan organisasi dan potensi individu,                      individual potential, while simultaneously strengthening
sekaligus memperkuat budaya kerja berbasis prestasi dan                a performance-based work culture and continuous learning
pembelajaran berkelanjutan di seluruh lingkup Perseroan.               throughout the Company.




96      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 99
MASYARAKAT LOKAL
Local Community

Perseroan Sustainability Strategy Framework
The Company Sustainability Strategy Framework

 Pengembangan Masyarakat                                       Community Development



Pendekatan Kami dalam Mengelola Topik Material
Our Approach in Managing Material Topics

 • Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat                    • Community Development and Empowerment
 • Hak Asasi Manusia                                           • Human Rights


Kontribusi Kami terhadap SDG
Our Contribution to the SDGs

                                          • Berdialog dengan Masyarakat - 97    • Engaging in dialog with the Community - 97
                                          • Kemitraan Lokal - 100               • Local Partnerships - 100
                                          • Pengembangan Masyarakat - 101       • Community Development - 101




Berdialog dengan Masyarakat
Engaging in Dialogue with the Community


Dampak kegiatan pertambangan dan smelter terhadap              The impacts of mining and smelter activities on surrounding
masyarakat sekitar bisa bersifat positif maupun negatif,       communities can be both positive and negative, and thus,
sehingga kesejahteraan mereka menjadi perhatian                making their well-being our primary concern. Building on
utama kami. Dengan dasar kepercayaan yang telah                the foundation of trust, the Company is committed to
dibangun, Perseroan berkomitmen melaksanakan aktivitas         carrying out mining activities responsibly. The Company
pertambangan secara bertanggung jawab. Perseroan               also strives to communicate activity plans openly and
juga berupaya menyampaikan rencana kegiatan secara             involve communities throughout the mining cycle to foster
terbuka dan melibatkan masyarakat sepanjang siklus             strong collaboration and minimize the risk of social conflict.
pertambangan untuk menciptakan kolaborasi yang kuat
serta meminimalkan risiko konflik sosial.



Memahami Masyarakat yang Terdampak                             Understanding Affected Communities

Perseroan memastikan pemahaman komprehensif terhadap           Starting from the mining planning phase, the Company
masyarakat yang berpotensi terdampak sejak tahap               ensures to comprehensively understand the potentially
perencanaan tambang. Pendekatan ini dilakukan melalui          affected communities. This approach is carried out through
pemetaan sosial-teritorial dan stakeholder mapping yang        systematic socio-territorial and stakeholder mapping,
sistematis, identifikasi kelompok rentan dan masyarakat        identification of vulnerable groups and indigenous
adat, pemetaan mata pencaharian, serta akses terhadap          communities, mapping of livelihoods, and access to basic
layanan dasar dan sumber daya alam. Hasil analisis tersebut    services and natural resources. The analysis results are
diintegrasikan ke dalam penilaian risiko dan peluang,          integrated into risk and opportunity assessments, ensuring



                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   97
Page 100
       Masyarakat Lokal / Local Community




sehingga desain teknis, rencana mitigasi, serta strategi               that technical designs, mitigation plans, and stakeholder
pelibatan pemangku kepentingan tersusun berbasis bukti                 engagement strategies are evidence-based and in line with
dan sejalan dengan ketentuan perundang-undangan.                       legal requirements.

Berdasarkan hasil pemetaan, Perseroan menetapkan zona                  Based on the mapping results, the Company has established
dampak yang mencakup wilayah berinteraksi langsung                     impact zones that include areas directly interacting with
dengan aktivitas operasional (misalnya area sekitar pit,               operational activities (e.g., areas around the pit, hauling
jalur hauling, pelabuhan/jetty, dan fasilitas pendukung)               routes, ports/jetties, and supporting facilities) and areas
serta wilayah terdampak tidak langsung yang merasakan                  indirectly affected through local economic networks,
pengaruh melalui jaringan ekonomi lokal, mobilitas/logistik,           mobility/logistics, noise, air and water quality, and changes in
kebisingan, kualitas udara dan air, maupun perubahan                   livelihood patterns. The zones are determined by considering
pola penghidupan. Penetapan zona mempertimbangkan                      geographic proximity, exposure intensity, socio-environmental
kedekatan geografis, intensitas paparan, sensitivitas                  sensitivity, and community’s adaptive capacity. All these
sosial-lingkungan, dan kapasitas adaptif masyarakat.                   zones are prioritized for the CDE Programs, aiming to
Seluruh zona ini menjadi prioritas pelaksanaan Program                 deliver benefits evenly and that social risks can be managed
PPM agar manfaat pembangunan dirasakan merata dan                      responsibly.
risiko sosial dapat dikelola secara bertanggung jawab.

Zona Masyarakat Terdampak
Affected Community Zone

       Entitas         Jumlah Desa yang Terdampak                                          Wilayah
       Entity           Number of Affected Villages                                        Region
                                                                    Kutai Kartanegara
 MSJ                                    9                                                         Kalimantan Timur / East Kalimantan
                                                                       Samarinda
 SBB                                    4                           Kutai Kartanegara             Kalimantan Timur / East Kalimantan
 KUP                                    1                           Kutai Kartanegara             Kalimantan Timur / East Kalimantan
 POS                                    5                    Halmahera Timur / East Halmahera        Maluku Utara / North Maluku




Langkah Kami Berkolaborasi dengan                                      Our Steps in Collaborating with
Masyarakat                                                             the Community

Perseroan menempatkan kolaborasi dengan masyarakat                     The Company places collaboration with communities as
sebagai bagian penting dari strategi keberlanjutan, khususnya          a key part of its sustainability strategy, particularly in
dalam pemberdayaan, pengelolaan hubungan sosial, serta                 empowerment, social relationship management, and
mitigasi risiko sosial. Tanggung jawab ini dijalankan oleh             social risk mitigation. This responsibility is carried out
Divisi Community Relation & Community Development,                     by the Community Relations & Community Development
yang bekerja sama dengan Tim External Relation dan                     Division, which collaborates with the External Relations
Tim Community Development di setiap site operasional.                  and Community Development Teams at each operational
Implementasi program pemberdayaan dan relasi masyarakat                site. The community empowerment and relations programs
mengacu pada panduan ISO 26000 tentang Tanggung                        are carried out by adhering to guidelines of ISO 26000 on
Jawab Sosial, ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen                  Social Responsibility, ISO 14001:2015 on Environmental
Lingkungan, dan regulasi yang berlaku. Untuk memastikan                Management System, and applicable regulations. To ensure
konsistensi implementasi, Perseroan beserta Entitas Anak               consistent implementation, the Company and its Subsidiaries
juga menyusun Prosedur Pemberdayaan Masyarakat sebagai                 have also developed a Community Empowerment Procedure
pedoman pelaksanaan di seluruh lokasi tambang, dengan                  as a guideline for implementation at all mining sites, with
pemantauan dan pelaporan kinerja yang dilakukan secara                 performance monitoring and reporting conducted quarterly to
triwulanan kepada KTT masing-masing site dan manajemen.                each site's leadership team and management.

Lebih jauh, Perseroan berkomitmen membangun hubungan                   Furthermore, the Company is committed to building
yang bermakna dengan seluruh pemangku kepentingan                      meaningful relationships with all community stakeholders
masyarakat melalui pendekatan dialogis dan partisipatif.               through a dialogic and participatory approach. To facilitate
Untuk memfasilitasi komunikasi yang terbuka, dibentuk                  open communication, a Community Communication Forum
Forum Komunikasi Masyarakat Dampingan yang melibatkan                  has been established, involving community leaders, youth,
tokoh masyarakat, pemuda, perangkat desa, hingga                       village officials, and indigenous communities. This forum
masyarakat adat. Forum ini menjadi sarana konsultasi,                  serves as a channel for consultation, mapping social



98        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 101
pemetaan potensi sosial, penyerapan aspirasi, sekaligus       potential, gathering aspirations, and providing a platform
wadah bagi masyarakat untuk berpartisipasi langsung           for the community to directly participate in the planning and
dalam perencanaan dan pemantauan program PPM.                 monitoring of CDE programs. As such, the Company ensures
Dengan cara ini, Perseroan memastikan setiap program          that every program is not only relevant to local needs but also
yang dijalankan tidak hanya relevan dengan kebutuhan          has a real impact on improving the life quality of communities
lokal, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi         surrounding its operational areas. [GRI 3-3, 12.11.1, 12.11.2,
peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah      14.11.1, 14.11.2]
operasional. [GRI 3-3, 12.11.1, 12.11.2, 14.11.1, 14.11.2]

Dalam pelaksanaannya, Perseroan menyadari bahwa               In its operations, the Company recognizes that its activities
kegiatan operasional memiliki potensi menimbulkan baik        have the potential to generate both positive and negative
dampak positif maupun negatif terhadap masyarakat.            impacts on surrounding communities. The expected positive
Dampak positif yang diharapkan antara lain peningkatan        impacts include increased employment opportunities, local
kesempatan      kerja,  pertumbuhan    ekonomi     lokal,     economic growth, community capacity development, and
pengembangan kapasitas masyarakat, serta peningkatan          improved access to infrastructure and basic services. On
akses terhadap infrastruktur dan layanan dasar. Di sisi       the other hand, potential negative impacts may include
lain, terdapat potensi dampak negatif seperti perubahan       socio-cultural changes, potential conflicts of interest,
sosial budaya, potensi konflik kepentingan, tekanan           environmental pressures, and economic inequality if not
terhadap lingkungan, serta ketimpangan ekonomi apabila        properly managed. Therefore, the Company proactively
tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, Perseroan        identifies and manages social impacts through social mapping
secara proaktif melakukan identifikasi dan pengelolaan        processes, stakeholder engagement, and the implementation
dampak sosial melalui proses pemetaan sosial, pelibatan       of sustainable mitigation and development programs
pemangku kepentingan, serta penerapan program mitigasi        to ensure that the Company’s presence delivers optimal
dan pengembangan yang berkelanjutan, guna memastikan          benefits while minimizing risks to surrounding communities.
keberadaan Perseroan memberikan manfaat optimal               [GRI 413-2]
sekaligus meminimalkan risiko bagi masyarakat sekitar.
[GRI 413-2]



Perlindungan Hak-hak Masyarakat                               Protection of Community Rights
[EM-MM-210a.3]                                                [EM-MM-210a.3]


Menghargai dan menghormati hak, budaya, serta aspirasi        Respecting and honoring the rights, culture, and aspirations of
masyarakat lokal dan masyarakat adat di wilayah operasional   local communities and indigenous peoples in its operational
juga menjadi bagian tak terpisahkan dari pendekatan sosial    areas serve as an integral part of our social approach. This
kami. Hal ini tidak terlepas dari area konsesi pertambangan   is particularly true for mining concessions and exploration
area eksplorasi yang berada di dalam, berbatasan, atau        areas located within, adjacent to, or near indigenous
berdekatan dengan wilayah masyarakat adat. Keterlibatan       communities' territories. The involvement of affected
masyarakat terdampak, termasuk masyarakat adat, dimulai       communities, including indigenous communities, begins from
sejak tahap awal operasi. Perseroan memastikan setiap         the early stage of operations. The Company ensures that all
persetujuan atas konsesi diperoleh secara sukarela,           concession agreements are obtained voluntarily, without
tanpa adanya paksaan. Apabila muncul permasalahan,            coercion. If issues arise, they are resolved through deliberation
penyelesaiannya dilakukan melalui musyawarah dan              and consensus with the community. All concessions have
mufakat dengan masyarakat. Semua konsesi telah memiliki       obtained operational permits in accordance with applicable
izin operasional sesuai ketentuan yang berlaku.               regulations.

Komitmen kami terhadap perlindungan hak masyarakat lokal      Our commitment to protecting the rights of local and
dan adat tercermin dari tidak adanya insiden pelanggaran      indigenous communities is reflected in the absence of
signifikan di sekitar konsesi sepanjang tahun 2025. Untuk     significant incidents of violations around the concessions
operasi smelter IMI dan WMI, hubungan masyarakat serta        throughout 2025. For IMI and WMI smelter operations,
pelaksanaan program PPM dikelola oleh pihak pengelola         community relations and CDE programs are managed by
kawasan industri. [GRI 411-1, 12.11.2, 14.11.2]               the industrial estate management. [GRI 411-1, 12.11.2, 14.11.2]




                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   99
Page 102
       Masyarakat Lokal / Local Community




Pengaduan Masyarakat [POJK F.24]                              Community Complaints [POJK F.24]

Membangun masyarakat melalui operasi kami bukanlah            Building communities through our operations certainly bears
tanpa tantangan. Setiap masukan dan saran dari                challenges. Every input and suggestion from the community
masyarakat kami anggap penting untuk meningkatkan             is considered crucial in improving the Company's contribution
kualitas kontribusi Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan     quality. Therefore, the Company provides a complaint channel
menyediakan kanal pengaduan yang memungkinkan                 that allows the community to file complaints on operational
masyarakat menyampaikan keluhan terkait dampak                impacts or CDE programs that do not meet expectations.
operasional maupun program PPM yang dirasa belum              Reports can be lodged to the unit in charge in the nearest
sesuai harapan. Pelaporan dapat dilakukan kepada pihak        operational area.
bertanggung jawab di wilayah operasional terdekat.

Seluruh keluhan dikelola oleh Tim External Relation sesuai    All complaints are handled by the External Relation Team in line
prosedur internal, dengan penanganan yang melibatkan          with internal procedures, involving coordination with relevant
koordinasi bersama divisi terkait maupun otoritas             divisions and authorized authorities. Throughout 2025,
berwenang. Sepanjang tahun 2025, sebagian besar keluhan       the majority of complaints received came from communities
yang diterima berasal dari masyarakat sekitar kawasan         around nickel mining areas who are generally vulnerable
pertambangan nikel yang umumnya rentan terjadi pada           to what happens during the land clearing stage of mining
tahap pembukaan lahan kegiatan pertambangan. Hingga           activities. At the end of 2025, all complaints had been followed
akhir 2025, semua keluhan telah ditindaklanjuti melalui       up through coordination, outreach, and active dialogue with
koordinasi, sosialisasi, dan dialog aktif dengan masyarakat   the community and local government. [POJK E.5]
serta pemerintah setempat. [POJK E.5]




Kemitraan Lokal [GRI 413-1, 12.9.2, 14.10.2]
Local Partnerships


Kami berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi                We are committed to driving regional economic growth
daerah melalui penciptaan lapangan kerja serta                through job creation and developing strategic partnerships
pengembangan kemitraan strategis dengan perusahaan            with local companies. the Company's business activities
lokal. Aktivitas bisnis Perseroan menekankan penggunaan       emphasize the use of local labor and suppliers.
tenaga kerja dan pemasok lokal. Dalam operasional             In mining and shipping operations, local employees account
pertambangan dan pelayaran, karyawan lokal mencapai           for 87.0% of the total workforce, occupying various positions
87,0% dari total tenaga kerja, menempati berbagai posisi      ranging from non-staff, staff, to management, and play
mulai dari non-staf, staf, hingga manajemen, dan berperan     an active role in supporting operations. To ensure adequate
aktif dalam mendukung kegiatan operasional. Untuk             competency and skills, employees participate in HR
memastikan kompetensi dan keterampilan yang memadai,          development and training programs. [GRI 3-3, 12.9.1, 14.10.1]
karyawan mengikuti program pengembangan SDM dan
pelatihan. [GRI 3-3, 12.9.1, 14.10.1]

Komitmen Perseroan terhadap keterlibatan masyarakat           The Company's commitment to local community involvement
lokal dilanjutkan hingga tahap pascatambang. Pada tahun       continues into the post-mining phase. This year, KUP entered
ini, KUP memasuki tahap penutupan tambang namun tetap         the mining closure phase but continued to prioritize local
memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk mendukung            labor to support reclamation and revegetation activities.
kegiatan reklamasi dan revegetasi. Selain itu, pengadaan      Furthermore, the procurement of plants and materials for
tanaman dan material untuk revegetasi dilakukan bekerja       revegetation was carried out in collaboration with vendors
sama dengan vendor dari Desa Santan Ulu, menjaga              from Santan Ulu Village, maintaining local community
keterlibatan komunitas lokal dalam setiap tahapan.            involvement at every stage. [GRI 3-3, 12.8.1]
[GRI 3-3, 12.8.1]




100 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 103
Pelibatan Mitra Usaha [GRI 204-1, 12.8.6, 14.9.5] [EM-MM-000.B]
Business Partner Engagement

                                      2025                               2024                                    2023
                           Total Mitra                       Total Mitra                          Total Mitra
         Kategori              Usaha                             Usaha                                Usaha
                             (Entitas)      Nilai Kontrak      (Entitas)      Nilai Kontrak         (Entitas)         Nilai Kontrak
         Category                          Contract Value                    Contract Value                          Contract Value
                          Total Business        (USD)       Total Business        (USD)          Total Business           (USD)
                             Partners                          Partners                             Partners
                              (Entity)                          (Entity)                             (Entity)
 Pemasok Lokal
                               174            11,334,749         238             11,501,430             211              13,016,279
 Local Supplier
 Pemasok Nasional
                               123           203,050,472         330            265,290,861             281             316,536,315
 National Supplier
 Pemasok Internasional
                                 -                     -            -                       -               -                     -
 International Supplier
 Total                         297           214,385,221         568            276,792,291             492             329,552,594




Pemasok lokal didefinisikan sebagai penyedia barang                Local suppliers are defined as providers of goods and/or services
dan/atau jasa yang memiliki domisili atau beroperasi di            that are domiciled or operate within the same or nearby areas
wilayah yang sama atau berdekatan dengan area operasional          as the Company’s and its Subsidiaries’ operational sites,
Perseroan dan Entitas Anak, sehingga secara langsung               thereby directly contributing to the local economy. In 2025,
berkontribusi terhadap perekonomian daerah setempat.               there were 174 business partners from surrounding areas,
Pada tahun 2025, terdapat 174 mitra usaha dari wilayah             with procurement spending reaching USD11.3 million.
sekitar dengan nilai belanja mencapai USD11,3 juta.




Pengembangan Masyarakat [GRI 413-1, 14.10.2] [ESG S-12]
Community Development


Kami meyakini bahwa keberhasilan penerapan prinsip                 We believes that successful implementation of sustainability
keberlanjutan tidak hanya diukur dari kinerja ekonomi              principles is measured not only by economic and
dan lingkungan, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran             environmental performance, but also by the extent to which
Perseroan mampu mendorong terciptanya masyarakat                   the Company's presence can encourage the creation of
lokal yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. Perspektif       independent, prosperous, and competitive local communities.
ini menjadi salah satu indikator utama dalam menilai               This perspective is one of the main indicators in assessing
efektivitas strategi keberlanjutan yang dijalankan Perseroan,      the effectiveness of the Company's sustainability strategy,
khususnya pada wilayah operasional yang bersinggungan              particularly in operational areas that directly affect community
langsung dengan kehidupan masyarakat.                              life.




                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   101
Page 104
      Masyarakat Lokal / Local Community




Perseroan secara berkala melakukan penilaian dampak          The Company periodically conducts impact assessments on
terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional sebagai   communities surrounding its operational areas as part of its
bagian dari komitmen dalam menjalankan tanggung jawab        commitment to fulfilling social responsibility and ensuring
sosial dan memastikan keberlanjutan usaha. Penilaian ini     business sustainability. This assessment includes identifying
mencakup identifikasi potensi dampak sosial, ekonomi,        potential social, economic, and environmental impacts, both
dan lingkungan, baik yang bersifat positif maupun negatif,   positive and negative, by involving local stakeholders through
dengan melibatkan pemangku kepentingan lokal melalui         communication and consultation mechanisms to better
mekanisme komunikasi dan konsultasi untuk memahami           understand community needs and expectations. To support
kebutuhan serta harapan masyarakat. Untuk mewujudkan hal     this objective, the Company and its Subsidiaries consistently
tersebut, Perseroan bersama Entitas Anak secara konsisten    implement the Community Empowerment Program (CDE),
melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM)           which is designed to be continuous and adaptive to evolving
yang dirancang secara berkesinambungan dan adaptif           community needs. All initiatives are implemented in
terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Seluruh inisiatif    accordance with applicable regulations, ensuring that each
dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga    program is not only relevant and targeted but also delivers
setiap program tidak hanya relevan dan tepat sasaran,        tangible benefits and contributes to the achievement of
tetapi juga memberikan manfaat nyata serta berkontribusi     sustainable development goals, while being subject to regular
terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,        monitoring and evaluation to ensure optimal effectiveness
dengan tetap dilakukan pemantauan dan evaluasi secara        and impact. [POJK F.23] [GRI 3-3, 413-2, 12.9.1, 14.10.1]
berkala guna memastikan efektivitas dan dampak yang
optimal. [POJK F.23] [GRI 3-3, 413-2, 12.9.1, 14.10.1]




Visi dan Misi PPM Harum Energy
Vision and Mission of CDE Harum Energy




                                 VISI Vision                            MISI Mission
                                 Tumbuh                               Menjaring aspirasi dan partisipasi masyarakat
                                                                      serta membantu mendorong masyarakat tumbuh
                   berkembang bersama                                 berkembang sesuai potensi kemampuan dan
                                                                      kearifan lokal serta memiliki daya saing.
                komunitas dan lingkungan                              Gather aspirations and participation of
                              sekitarnya.                             the communities to help encourage them to grow and
                                                                      develop according to their potential capabilities and
                                                                      local wisdom as well as to be competitive.
                      Grow together with
                      the community and                               Membantu mempersiapkan kemandirian masyarakat
                                                                      pascatambang dengan menyusun program
            the surrounding environment.                              Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
                                                                      yang berkelanjutan yang selaras dengan program
                                                                      pembangunan masyarakat yang dilaksanakan
                                                                      pemerintah.
                                                                      Help prepare post-mining community independence
                                                                      by compiling sustainable Community Development and
                                                                      Empowerment programs in line with the community
                                                                      development programs implemented
                                                                      by the government.




102 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 105
Selain telah menetapkan visi dan misi tersebut, Perseroan                                          In addition to establishing such vision and mission, the Company
memiliki 8 pilar pelaksanaan program PPM, yakni:                                                   sets 8 pillars to organize CDE programs as follows:




                                                                                                                          Creation of opportunities for local communities to participate in
                                                                                                                           Pemberian kesempatan kepada masyarakat setempat untuk
                                                                                                                           ikut berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan kehidupan


                                                                                                                            sustainable management of mining communities’ livelihoods




                                                                                                                                                                                              Establishment of institutions in communities to support




                                                                                                                                                                                                                                                        Pembangunan infrastruktur yang menunjang PPM
                                                                                                                                                                                               Pembentukan kelembagaan komunikasi masyarakat




                                                                                                                                                                                                                                                          Infrastructure development that supports CDE
                                  Tingkat pendapatan riil atau pekerjaan




                                                                                                                                     masyarakat tambang yang berkelanjutan




                                                                                                                                                                                                       dalam menunjang kemandirian PPM
                                     Real income level or employment




                                                                           Economic independence
                                                                            Kemandirian ekonomi




                                                                                                                                                                                                                 CDE self-reliance
                                                                                                     Sosial budaya
                                                                                                     Socio-culture
     Pendidikan




                    Kesehatan
     Education




                      Health




Pendekatan Kami dalam Merancang                                                                    Our Approach in Designing Programs
Program bagi Masyarakat                                                                            for the Community

Penyelenggaraan program PPM merujuk pada Keputusan                                                 The implementation of CDE programs refers to
Menteri ESDM No. 1824 K/30/MEM/2018 mengenai                                                       Minister of Energy and Mineral Resources Decree
Pedoman Pelaksanaan Pengembangan dan Pemberdayaan                                                  No.    1824    K/30/MEM/2018         on   Guidelines    for
Masyarakat. Perencanaan kegiatan PPM dilakukan secara                                              the Implementation of Community Development and
kolaboratif bersama Masyarakat Dampingan agar program                                              Empowerment. CDE programs are planned in collaboration
yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi                                               with the Community to ensure that the programs align with
masyarakat. Aspirasi dan ide masyarakat dikumpulkan                                                community needs and aspirations. Community aspirations
baik secara langsung melalui PRA maupun secara tidak                                               and ideas are collected directly through PRA and indirectly
langsung melalui RRA, melalui konsultasi dengan lembaga                                            through RRA, in consultation with government and non-
pemerintah dan non-pemerintah, tokoh masyarakat, pakar,                                            governmental institutions, community leaders, experts, and
serta Forum Komunikasi Masyarakat Dampingan. Metode                                                the Community Communication Forum. This method is used
ini digunakan untuk memetakan potensi dan kebutuhan                                                for mapping community potential and needs, establishing




                                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report                                                                                                                                103
Page 106
         Masyarakat Lokal / Local Community




masyarakat, menetapkan program, serta menentukan                    programs, and determining implementation priorities. The
prioritas pelaksanaannya. Alokasi program dilakukan                 programs are allocated based on the Company's CDE pillars.
berdasarkan pilar-pilar PPM Perseroan.

Untuk menjamin efektivitas pelaksanaan, Tim Community               To ensure effective implementation, the Community
Development melakukan tinjauan triwulanan terhadap                  Development Team reviews the CDE programs quarterly
program PPM untuk menilai kesenjangan dengan target yang            to assess gaps with the established targets. Assessment
telah ditetapkan. Indikator penilaian meliputi peningkatan          indicators include improving life quality, poverty alleviation,
kualitas hidup, pengentasan kemiskinan, serta aspek lain            and other aspects affecting the well-being of communities
yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat sekitar                surrounding the mining areas. Performance monitoring and
tambang. Pemantauan dan pelaporan kinerja dilaksanakan              reporting are carried out collaboratively with the Community
secara bersama-sama dengan Forum Komunikasi                         Communication Forum. [GRI 3-3] [EM-MM-210b.1]
Masyarakat Dampingan. [GRI 3-3] [EM-MM-210b.1]

Realisasi Anggaran PPM
CDE Budget Realization
                                                                                                                     (dalam USD / in USD)


                                                 2025                                   2024                         2023
       Entitas Anak
       Subsidiaries                   Rencana              Realisasi                   Realisasi                   Realisasi
                                        Plan              Realization                 Realization                 Realization
 MSJ                                  318,000               244,829                    186,560                     374,488
 KUP                                    8,690                 4,640                      4,076                         9,178
 SBB                                    6,000                 7,658                     11,485                       17,566
 POS                                  241,670               212,953                     71,969                       40,533
 BKP                                    5,981                 6,058                      5,775                         4,538
 Total                                580,341               476,138                    279,866                     446,302



Realisasi Anggaran PPM berdasarkan Pilar
CDE Budget Realization based on Pillars
                                                                                                                     (dalam USD / in USD)


                     Uraian                      2025        2024            2023                        Description
 Pendidikan                                      42,724       36,521         37,340      Education
 Kesehatan                                       56,156       16,993         24,440      Health
 Tingkat Pendapatan Riil atau Pekerjaan          72,890       21,988         44,373      Real Income Level or Employment
 Kemandirian Ekonomi                             30,448       18,884         40,769      Economic Self-Reliance
 Sosial Budaya                                   99,617       91,244        126,819      Socio-Culture
 Pemberian Kesempatan kepada Masyarakat                                                  Creation of Opportunities for Local
 Setempat untuk Ikut Berpartisipasi dalam                                                Communities to Participate in Sustainable
                                                  7,702        4,343          3,356
 Pengelolaan Lingkungan Kehidupan                                                        Management of Mining Communities’
 Masyarakat Tambang yang Berkelanjutan                                                   Livelihoods
 Pembentukan Kelembagaan Komunikasi
                                                                                         Establishment of Community Organization in
 Masyarakat dalam Menunjang Kemandirian          34,542       14,922         25,291
                                                                                         Supporting CDE Self-Reliance
 PPM
 Pembangunan Infrastruktur yang                                                          Infrastructure Development that Supports
                                                132,057       74,970        143,914
 Menunjang PPM                                                                           CDE
 Total                                          476,138     279,866        446,302       Total




104 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 107
Pendidikan [POJK F.25] [ESG S-12]                                           Education [POJK F.25] [ESG S-12]

Pendidikan yang berkualitas merupakan hak setiap anak,                      Every child has the right to obtain a quality education,
meskipun tantangan masih cukup besar, terutama di                           regardless of significant challenges that remain, especially
masyarakat pedesaan. Oleh karena itu, kami mendukung                        in rural communities. Therefore, we supports children in
anak-anak di desa binaan agar dapat mengakses pendidikan                    its assisted villages by providing them access to adequate
yang layak melalui program beasiswa, pelatihan, dukungan                    education through scholarship programs, training, and
tenaga pendidik, serta penyediaan fasilitas dan sarana                      support from educators, as well as educational facilities and
pendidikan. Inisiatif ini juga sejalan dengan program wajib                 resources. This initiative also aligns with the government's
belajar yang dijalankan oleh pemerintah.                                    compulsory education program.




          Pendidikan Berkualitas
          Quality Education




   Beasiswa untuk Pelajar di Kota Maba
   Scholarship Program for Students in Maba City
   POS memberikan beasiswa kepada 132 pelajar tingkat SMP hingga SMA terpilih sebagai penerima manfaat di Kota Maba. Pemberian
   beasiswa juga diberikan kepada siswa Sekolah Luar Biasa Negri (SLBN) Kota Maba sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan
   inklusif.

   Program ini merupakan wujud komitmen POS dalam mendukung peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi generasi muda di
   wilayah sekitar operasional Perseroan. Melalui bantuan pendidikan ini, diharapkan para pelajar dapat terus melanjutkan pendidikan
   dengan lebih baik serta mengembangkan potensi yang dimiliki untuk masa depan yang lebih cerah. Selain itu, program ini juga menjadi
   bagian dari upaya perusahaan dalam berkontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia dan penguatan kesejahteraan
   masyarakat.

   POS provides scholarships to 132 selected students from Junior High School to Senior High School levels as beneficiaries in Maba City.
   Scholarships are also awarded to students of the State Special School (SLBN) of Maba City as part of the Company’s support for inclusive
   education.

   This program represents POS’s commitment to improving access to and the quality of education for young generations in communities
   surrounding the Company’s operational areas. Through this educational assistance, students are expected to continue their education
   more effectively and develop their potential for a brighter future. Besides, the program is part of the Company’s broader efforts to develop
   human capital and strengthen community welfare.




                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   105
Page 108
      Masyarakat Lokal / Local Community




Kesehatan [POJK F.25] [ESG S-12]                                            Health [POJK F.25] [ESG S-12]

Kami menyadari bahwa layanan kesehatan di wilayah                           We are aware that healthcare services in rural areas are
pedesaan masih terbatas, misalnya karena jumlah Posyandu                    limited, for example, limited number of integrated health
dan tenaga kesehatan yang masih minim. Menanggapi                           posts (Posyandu) and healthcare workers. In response,
kondisi ini, Perseroan merealisasikan program kesehatan                     the Company has implemented a health program designed
yang dirancang untuk mendukung penyediaan tenaga                            to support the provision of medical personnel, healthcare
medis, fasilitas kesehatan, serta bantuan layanan medis.                    facilities, and medical assistance.


          Kehidupan Sehat dan Sejahtera
          Good Health and Well-Being




   Seminar Bahaya Kanker Serviks dan Pemeriksaan Pap Smear
   Cervical Cancer Awareness Seminar and Pap Smear Screening
   POS bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Timur dan Rumah Sakit Kota Maba menyelenggarakan rangkaian
   seminar bertema “Bahaya Kanker Serviks” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini
   kanker serviks. Kegiatan seminar ini dilaksanakan di tiga lokasi berbeda di wilayah Halmahera Timur untuk menjangkau masyarakat
   secara lebih luas.

   Selain kegiatan edukasi, POS juga melaksanakan aksi nyata melalui program skrining pap smear bagi 100 peserta sebagai bagian dari
   upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks. Melalui kegiatan ini, Perseroan berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan
   pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan reproduksi serta mendorong praktik hidup sehat di lingkungan sekitar.

   POS collaborated with the East Halmahera District Health Department and Maba City Hospital to organize a series of seminars themed
   “The Dangers of Cervical Cancer” as part of efforts to raise public awareness regarding the importance of early detection of cervical
   cancer. The seminars were conducted at three different locations across East Halmahera to reach a broader segment of the community.

   In addition to educational activities, POS also implemented a tangible initiative through a pap smear screening program for 100 participants
   as part of preventive measures and early detection of cervical cancer. Through this initiative, the Company aims to contribute to improving
   public knowledge of reproductive health while encouraging healthy lifestyle practices within surrounding communities.




106 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 109
Pemberian Ambulans dan Rumah Panggung untuk Warga RW 22 Pluit, Jakarta Utara
Provision of an Ambulance and Stilt Houses for Residents of RW 22, Pluit, North Jakarta
Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kepedulian di bidang kesehatan, Perseroan
memberikan bantuan berupa satu unit mobil ambulans kepada warga RW 22, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta
Utara. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung akses layanan kesehatan yang lebih cepat dan responsif, khususnya dalam kondisi
darurat medis maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Melalui penyediaan fasilitas transportasi kesehatan ini, Perseroan berupaya
berkontribusi secara nyata dalam memperkuat infrastruktur layanan kesehatan di lingkungan masyarakat serta meningkatkan rasa
aman dan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi situasi darurat.

Selain itu Perseroan juga menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program hunian yang
layak. Dalam rangka mendukung kesejahteraan masyarakat, Perseroan membangun sebanyak 30 unit rumah panggung di daerah
Muara Angke. Pembangunan rumah panggung ini dirancang untuk menyesuaikan dengan kondisi geografis wilayah pesisir yang
rentan terhadap banjir rob dan pasang air laut, sehingga diharapkan dapat memberikan hunian yang lebih aman dan nyaman bagi
masyarakat setempat.

As part of its commitment to improving community welfare and demonstrating care in the healthcare sector, the Company provided
assistance in the form of one ambulance unit to residents of RW 22, Pluit Subdistrict, Penjaringan District, North Jakarta. This support is
expected to enhance access to faster and more responsive healthcare services, particularly during medical emergencies and community
social activities. By providing healthcare transportation facilities, the Company seeks to make a tangible contribution to strengthening the
community’s healthcare service infrastructure while improving residents’ sense of safety and emergency preparedness.

In addition, the Company demonstrates its commitment to improving the community’s quality of life through adequate housing programs.
In support of community welfare, the Company constructed 30 stilt houses in the Muara Angke area. These stilt houses were designed to
adapt to the geographical conditions of coastal areas that are vulnerable to tidal flooding and rising sea levels, thereby providing safer and
more comfortable housing for local residents.




                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    107
Page 110
      Masyarakat Lokal / Local Community




Tingkat Pendapatan Riil atau Pekerjaan                                      Real Income Level or Employment
[POJK F.25] [ESG S-12]                                                      [POJK F.25] [ESG S-12]


Kami berkomitmen untuk mendorong di sekitar tambang                         We are committed to encouraging communities around
menjadi lebih mandiri dalam mengelola usaha maupun                          its mines to become more independent in managing their
profesi mereka. Program ini bertujuan membina                               businesses and professions. This program aims to nurture
serta memperkuat perekonomian lokal melalui sektor                          and strengthen the local economy through trade, plantations,
perdagangan, perkebunan, pertanian, peternakan, perikanan,                  agriculture, livestock, fisheries, and entrepreneurship.
dan kewirausahaan.

Kurangnya pengetahuan mengenai teknik budidaya                              Lack of knowledge on intensive cultivation and farming
dan pertanian intensif menjadi tantangan utama dalam                        techniques is a major challenge to agricultural development,
pengembangan pertanian, terutama di wilayah Halmahera                       particularly in East Halmahera region. In response, POS
Timur. Menanggapi hal ini, POS mengambil inisiatif dengan                   has taken the initiative to establish Agro Learning Center,
mendirikan Agro Learning Center, sebuah pusat pelatihan                     an integrated training center for agriculture, plantations,
terpadu untuk pertanian, perkebunan, peternakan, dan                        livestock, and fisheries. This program will be implemented
perikanan. Program ini akan diterapkan di empat desa                        in four partner villages, involving the Departments of
binaan, melibatkan Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan,                  Agriculture, Livestock, and Fisheries, village governments,
pemerintah desa, serta karang taruna, dan direncanakan                      and youth organizations, and is planned to run from 2024
berlangsung dari tahun 2024 hingga 2029.                                    to 2029.

Tidak hanya itu, dalam rangka meningkatkan potensi                          Furthermore, to enhance local economic potential, POS also
ekonomi lokal, POS juga memberikan pembinaan dan                            provides guidance and support to a horticultural farmer group
dukungan kepada kelompok tani hortikultura di Desa Soa                      in Soa Sangaji Village and a free-range chicken farming group
Sangaji serta kelompok peternakan ayam kampung di Desa                      in Mulawarman Village.
Mulawarman.


           Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
           Decent Work and Economic Growth




    Sapi Komitmen Mendukung Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Timur
    Cattle Commitment to Supporting Food Security in East Kalimantan Province
    KUP berkomitmen mendukung perekonomian lokal. Sebagai bagian dari program Pemerintah Kalimantan Timur untuk
    ketahanan pangan, KUP berkontribusi melalui penyediaan dua juta sapi bagi kelompok ternak. Partisipasi KUP telah
    berjalan selama sepuluh tahun sejak 2017, dengan target awal penyaluran 31 ekor sapi. Sepanjang tahun 2025, sebanyak
    3 ekor sapi telah disalurkan ke kelompok ternak di Desa Santan Ulu dan Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai
    Kartanegara.

    KUP is committed to supporting the local economy. As part of East Kalimantan Government's food security program, KUP contributes by
    providing two million cattle to livestock groups. KUP's participation has been ongoing for ten years since 2017, with an initial target of
    distributing 31 cows. Throughout 2025, three cows were distributed to livestock groups in Santan Ulu and Sebuntal Villages, Marangkayu
    District, Kutai Kartanegara Regency.




108 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 111
Kemandirian Ekonomi [POJK F.25] [ESG S-12]                                 Economic Self-Reliance [POJK F.25] [ESG S-12]

Kami berkomitmen dalam memajukan UMKM yang memiliki                        We are committed to advancing MSMEs, which play a crucial
peran penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi                           role in strengthening community’s economic resilience.
masyarakat. Program ini diarahkan untuk meningkatkan                       This program aims to improve community’s capacity and
kemampuan serta akses masyarakat dalam menjalankan                         access to run small and medium-sized businesses. Support
usaha kecil dan menengah. Dukungan diberikan melalui                       is provided through coaching, capital provision, and facilities
pembinaan, penyediaan modal, dan fasilitas bagi desa-desa                  for assisted villages.
binaan.


          Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
          Decent Work and Economic Growth


          Berkurangnya Kesenjangan
          Reduced Inequalities




   Bantuan Perahu Fiber untuk Kelompok Nelayan di Desa Wailukum
   Fiber Boat Assistance for Fishermen Groups in Wailukum Village
   Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, Perseroan melalui Entitas
   Anak yaitu POS memberikan bantuan berupa perahu fiber kepada kelompok nelayan di Desa Wailukum. Bantuan ini bertujuan untuk
   mendukung produktivitas nelayan dalam memperoleh hasil tangkapan yang lebih optimal. Dengan penggunaan perahu fiber yang
   lebih kuat, ringan, dan tahan terhadap kondisi cuaca, diharapkan nelayan dapat menjalankan kegiatan operasional secara lebih efisien
   dan aman. Program ini merupakan wujud kontribusi nyata Perseroan dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat serta
   mendorong peningkatan kesejahteraan kelompok nelayan di wilayah tersebut.

   As part of the Company’s commitment to supporting the economic empowerment of coastal communities, the Company, through its
   Subsidiary POS, provided fiber boats to fishermen groups in Wailukum Village. This assistance aims to support fishermen’s productivity
   in achieving more optimal catch results. With the use of fiber boats that are stronger, lighter, and more resistant to weather conditions,
   fishermen are expected to conduct their operations more efficiently and safely. This program represents the Company’s tangible
   contribution to strengthening community economic independence and promoting improved welfare among the fishermen groups in the
   area.




                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   109
Page 112
      Masyarakat Lokal / Local Community




Sosial Budaya [POJK F.25] [ESG S-12]                                       Socio-Culture [POJK F.25] [ESG S-12]

Kami selalu menghargai keberagaman adat dan budaya                         We always respect the cultural and traditional diversity of
masyarakat di sekitar. Keterlibatan kami tercermin dalam                   the communities surrounding. Our involvement is reflected
berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan budaya, dengan                    in various religious, social, and cultural activities, including
memberikan dukungan berupa penyediaan sarana dan                           providing support for worship facilities and infrastructure,
prasarana ibadah, pendanaan kegiatan dan perayaan                          funding religious activities and celebrations, commemorating
keagamaan, peringatan hari nasional, bantuan bencana                       national holidays, disaster relief, and efforts to preserve local
alam, serta upaya pelestarian budaya dan kearifan lokal.                   culture and wisdom.


          Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
          Partnerships for the Goals




   Coaching Clinic dan Pelatihan Kriya Etnik Kalimantan Timur
   Coaching Clinic and East Kalimantan Ethnic Craft Training Program
   MSJ membantu penyelenggaraan kegiatan coaching clinic dan pelatihan kriya etnik di Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini
   melibatkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian ESDM berkolaborasi bersama Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan
   Dewan Kerajinan Daerah (Dekranada) Kalimantan Timur, menggelar pelatihan kriya bagi masyarakat wilayah tambang. Pelatihan kriya
   bagi masyarakat wilayah tambang ini melibatkan 110 orang peserta dan membuka kelas-kelas pelatihan di antaranya kelas pelatihan
   lampit, pelatihan ulap sarut dan ulap doyo, pelatihan batik khas Kalimantan, pelatihan olahan kayu non-furniture, juga kelas pelatihan
   manik-manik. Peserta yang ikut dalam kelas pelatihan ini berasal dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur, seperti Berau, Kutai
   Timur, Kutai Barat dan Kutai Kartanegara.

   MSJ supported the implementation of coaching clinics and ethnic craft training activities in East Kalimantan Province. This initiative
   involved the Dharma Wanita Persatuan (DWP) of the Ministry of Energy and Mineral Resources, in collaboration with the National Crafts
   Council (Dekranas) and the Regional Crafts Council (Dekranada) of East Kalimantan, in delivering craft training programs for communities
   in mining areas. The training engaged 110 participants and offered various training classes, including lampit weaving training, ulap sarut
   and ulap doyo textile training, traditional Kalimantan batik training, non-furniture woodcraft processing training, and beadwork training.
   Participants in these programs came from various regions across East Kalimantan, including Berau, East Kutai, West Kutai, and Kutai
   Kartanegara.




110 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 113
Pemberian Kesempatan kepada Masyarakat                                  Providing Opportunities for Local Communities
Setempat untuk Ikut Berpartisipasi dalam                                to Participate in the Management of
Pengelolaan Lingkungan Kehidupan Masyarakat                             Sustainable Mining Community Life and
Tambang yang Berkelanjutan [POJK F.25] [ESG S-12]                       Environment [POJK F.25] [ESG S-12]

Dalam rangka pencapaian pembangunan berkelanjutan,                      Achieving sustainable development requires active
diperlukan kolaborasi aktif dengan berbagai pihak,                      collaboration   with various     stakeholders,  including
termasuk masyarakat. Program ini berfokus pada                          the community. This program focuses on involving
keterlibatan masyarakat di sekitar tambang dalam                        communities surrounding the mines in environmental
pengelolaan lingkungan, melalui kegiatan, seperti bersih                management, through activities, such as village cleanups,
desa, pengelolaan limbah, pencegahan kebakaran hutan,                   waste management, forest fire prevention, and climate
serta mitigasi dampak perubahan iklim.                                  change mitigation.


          Berkurangnya Kesenjangan
          Reduced Inequalities


          Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
          Partnerships for the Goals




   Program Bantuan Mesin Pencacah Plastik untuk Desa Prangat Baru
   Plastic Shredding Machine Assistance Program for Prangat Baru Village
   MSJ memberikan bantuan berupa mesin pencacah plastik untuk membantu warga Desa Prangat Baru dalam mengolah sampah
   plastik menjadi potongan yang lebih kecil agar lebih mudah diproses lebih lanjut. Bantuan ini memperkuat sistem pengelolaan sampah
   di Desa Prangat Baru yang telah memiliki bank sampah sebagai sarana pengumpulan dan pengolahan limbah.

   MSJ provided assistance in the form of a plastic shredding machine to support residents of Prangat Baru Village in processing plastic
   waste into smaller pieces for easier further processing. This assistance strengthens the waste management system in Prangat Baru
   Village, which already operates a waste bank as a facility for collecting and processing waste.




                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   111
Page 114
      Masyarakat Lokal / Local Community




Pembentukan Kelembagaan Komunikasi                                           Establishment of Community Communication
Masyarakat dalam Menunjang Kemandirian                                       Institutions to Support CDE Self-Reliance
PPM [POJK F.25] [ESG S-12]                                                   [POJK F.25] [ESG S-12]


Melalui program ini, kami aktif mendukung pengembangan                       Through this program, we actively supports development
kegiatan masyarakat dengan tujuan meningkatkan                               of community activities with the aim of increasing
kemandirian serta menggali potensi dan bakat yang                            self-reliance and exploring the potential and talents of
dimiliki oleh anggota masyarakat dan berbagai komunitas.                     community members and various communities. This support
Dukungan ini mencakup kelompok, seperti karang taruna,                       includes groups, such as youth groups, sports communities,
komunitas olahraga, maupun organisasi sosial dan budaya                      and other social and cultural organizations. By involving
lainnya. Dengan melibatkan berbagai pihak dalam kegiatan                     various parties in these activities, the program plays a role
ini, program berperan memperkuat kapasitas komunitas,                        in strengthening community capacity, expanding social
memperluas jaringan sosial, dan mendorong partisipasi                        networks, and encouraging active community participation
aktif masyarakat dalam kegiatan yang bermanfaat                              in activities that benefit individual and overall group
bagi perkembangan individu maupun kelompok secara                            development.
keseluruhan.


          Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
          Partnerships for the Goals




   Pembangunan Fasilitas Lapangan Futsal di Kota Maba dan Pembinaan SSB Jikomobon
   Development of Futsal Court Facilities in Maba City and Coaching Support for SSB Jikomobon
   Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pengembangan generasi muda dan penguatan kohesi sosial masyarakat, POS
   membangun fasilitas lapangan futsal di Kota Maba. Fasilitas ini diharapkan menjadi sarana positif bagi masyarakat, khususnya
   anak-anak dan remaja, untuk beraktivitas secara sehat, produktif, dan sportif. Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas
   tersebut, POS juga menyelenggarakan perlombaan Fun Futsal yang diikuti oleh 16 tim. Kegiatan ini tidak hanya mendorong semangat
   olahraga dan kebersamaan, tetapi juga mempererat hubungan antar warga serta menumbuhkan nilai-nilai sportivitas dan kerja sama
   tim.

   Selain pembangunan infrastruktur olahraga, POS turut mendukung pengembangan komunitas melalui pembinaan Sekolah Sepak Bola
   (SSB) Jikomobon. Melalui inisiatif ini, POS berupaya menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan dengan mendorong gaya hidup
   sehat, pengembangan potensi, dan pemberdayaan masyarakat.

   As part of its commitment to supporting youth development and strengthening social cohesion within the community, POS constructed
   futsal court facilities in Maba City. This facility is expected to serve as a positive space for community members, particularly children
   and youth, to engage in healthy, productive, and sports-oriented activities. To optimize facility utilization, POS also organized a Fun Futsal
   competition featuring 16 teams. This activity not only encouraged sportsmanship and community engagement but also strengthened
   relationships among residents while fostering teamwork and cooperation.


   In addition to developing sports infrastructure, POS also supported community development through coaching programs for the
   Jikomobon Football School (SSB Jikomobon). Through this initiative, POS seeks to create sustainable social impact by promoting healthy
   lifestyles, talent development, and community empowerment.




112 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 115
Pembangunan Infrastruktur yang                                            Infrastructure Development
Menunjang PPM [POJK F.25] [ESG S-12]                                      Supporting CDE [POJK F.25] [ESG S-12]

Penyelenggaraan program ini difokuskan pada pemberian                     This program focuses on aiding construction, repair, and
bantuan untuk pembangunan, perbaikan, dan pemeliharaan                    maintenance of various facilities and infrastructure essential
berbagai sarana serta prasarana yang penting bagi                         to the community. Support includes transportation facilities,
masyarakat. Dukungan meliputi fasilitas transportasi,                     village infrastructure, and housing, to improve the quality of
infrastruktur desa, hingga perumahan, guna meningkatkan                   life and convenience of residents in carrying out their daily
kualitas hidup dan kemudahan warga dalam menjalankan                      activities.
aktivitas sehari-hari.


          Industri, Inovasi dan Infrastruktur
          Industry, Innovation, and Infrastructure


          Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
          Partnerships for the Goals




   Mendorong Kualitas Hidup melalui Penyediaan Akses Air Bersih
   Encouraging Quality of Life through Providing Access to Clean Water
   Dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses air bersih, MSJ melanjutkan pemasangan sambungan PDAM
   di 25 rumah warga Desa Separi, Kecamatan Marangkayu, yang telah dimulai sejak 2023. Sementara itu, SBB memberikan dukungan
   dengan memperbaiki sumur gali bagi 20 warga di Desa Tawan Jaya, yang terletak di sekitar jalur hauling. Upaya ini tidak hanya
   meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat, tetapi juga mendukung pencapaian Target SDG, yang menekankan partisipasi
   komunitas lokal dalam pengelolaan air dan sanitasi. Dengan demikian, program ini membantu meningkatkan kualitas hidup dan
   kesehatan masyarakat setempat.

   To facilitate community access to clean water, MSJ continued the installation of PDAM connections in 25 homes in Separi Village,
   Marangkayu District, which began in 2023. Meanwhile, SBB provided support by repairing dug wells for 20 residents in Tawan Jaya Village,
   located near the hauling route. These efforts not only increased the availability of clean water for the community but also supported the
   achievement of SDG targets, which emphasize local community participation in water and sanitation management. Thus, this program
   helps improve the quality of life and health of the local community.




                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   113
Page 116
       Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management




PENGELOLAAN LINGKUNGAN
Environmental Management

Perseroan Sustainability Strategy Framework
The Company Sustainability Strategy Framework

  • Perubahan Iklim                                                   • Climate Change
  • Efisiensi Operasional Ramah Lingkungan dan Unggul                 • Green and Superior Operational Efficiency


Pendekatan Kami dalam Mengelola Topik Material
Our Approach to Managing Material Topics

  •   Pengelolaan Tailing                                             •   Tailings Management
  •   Keanekaragaman Hayati dan Penutupan Tambang                     •   Biodiversity and Mine Closure
  •   Pengelolaan Air                                                 •   Water Management
  •   Perubahan Iklim                                                 •   Climate Change


Kontribusi Kami terhadap SDG
Our Contribution to the SDGs

                                      •   Pertambangan yang Bertanggung Jawab - 114
                                      •   Keanekaragaman Hayati dan Reklamasi - 118
                                      •   Pencegahan Polusi dan Pengelolaan Limbah - 122
                                      •   Pengendalian Dampak Perubahan Iklim - 128
                                      •   Responsible Mining Business - 114
                                      •   Biodiversity and Reclamation - 118
                                      •   Pollution Prevention and Waste Management - 122
                                      •   Managing Climate Change Impact - 128




Pertambangan yang Bertanggung Jawab
Responsible Mining Business

Perseroan menempatkan perlindungan lingkungan sebagai                 The Company prioritizes environmental protection in all its
prioritas utama dalam setiap aktivitas pertambangan                   mining and mineral processing activities. The Company
dan pengolahan mineral. Perseroan menyadari bahwa                     is aware that its operations have the potential to cause
kegiatan operasional berpotensi menimbulkan dampak                    significant impacts. Therefore, environmental protection and
signifikan. Oleh karena itu, perlindungan dan pemulihan               restoration are carried out consistently with a precautionary
lingkungan dijalankan secara konsisten dengan pendekatan              approach and sustainability principles, thereby, ensuring that
kehati-hatian dan prinsip keberlanjutan, sehingga kegiatan            its business activities align with environmental conservation
usaha dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian                 efforts. Environmental responsibility is embedded from
alam. Penerapan tanggung jawab lingkungan dilakukan                   the planning stage, through environmental impact analysis
sejak tahap perencanaan, melalui analisis dampak                      and measurable mitigation plans, to the operational stage,
lingkungan dan rancangan mitigasi yang terukur, hingga                by applying eco-friendly practices, such as energy efficiency,
tahap operasional dengan implementasi praktik ramah                   waste management, emission control, and biodiversity
lingkungan seperti efisiensi energi, pengelolaan limbah,              conservation. The Company also carries out land reclamation
pengendalian emisi, serta konservasi keanekaragaman                   and rehabilitation programs to restore the area's ecological
hayati. Perseroan juga melaksanakan program reklamasi                 function and ensure the ecosystem’s long-term sustainability.
dan rehabilitasi lahan untuk memulihkan fungsi ekologis               [GRI 3-3]
kawasan serta memastikan keberlanjutan ekosistem
jangka panjang. [GRI 3-3]



114 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 117
Kerangka yang Melandasi Praktik                                 Framework Underpinning Our Environmental
Pengelolaan Lingkungan Kami                                     Management Practices

Dalam menjalankan pengelolaan lingkungan hidup,                 In managing the environment, the Company consistently
Perseroan senantiasa berlandaskan pada peraturan nasional       adheres to national regulations and international standards,
serta standar internasional sebagaimana diuraikan berikut:      as outlined below:
1. Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang                      1. Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection and
    Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;                  Management;
2. Keputusan Menteri ESDM No. 1827/K/30/MEM/2018                2. Decree of Minister of Energy and Mineral Resources
    tentang Pedoman Kaidah Pelaksanaan Pertambangan                 No. 1827/K/30/MEM/2018 on Guidelines for Good Mining
    yang Baik;                                                      Principles;
3. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 1 Tahun               3. Minister of Environment Regulation No. 1 of 2021 on
    2021 tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja                Rating Assessment Program of Corporate Performance
    Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup;                  in Environmental Management; and
    serta
4. ISO     14001:2015     tentang   Sistem    Manajemen         4. ISO 14001:2015 on Environmental Management System.
    Lingkungan.

Operasi tambang batu bara yang dijalankan MSJ serta             The coal mining operations run by MSJ, and the smelters
smelter oleh IMI dan WMI telah memperoleh sertifikasi           operated by IMI and WMI have received ISO 14001:2015
ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen Lingkungan.             certification for Environmental Management System.
Sedangkan, untuk pertambangan nikel yang dijalankan             Meanwhile, POS's nickel mining operations obtained
POS telah memperoleh sertifikasi GB/T 24001-2016/ISO            GB/T 24001-2016/ISO 14001:2015 certification for
14001:2015 untuk Sistem Manajemen Lingkungan dalam              the Environmental Management System in Open Pit of Nickel
Penambangan Terbuka Bijih Nikel Laterit pada tahun 2025.        Laterite Ore Mining in 2025.

Komitmen dalam pengelolaan dampak lingkungan telah              The Company's commitment to managing environmental
dimanifestasikan Perseroan sejak tahap perencanaan              impact is demonstrated since the mining planning stage
tambang melalui analisis dampak lingkungan sesuai               by conducting environmental impact analysis in adherence
ketentuan regulasi. Pada tahap operasional, pengelolaan         to the regulatory requirements. At the operational stage,
lingkungan      dilaksanakan    berdasarkan       Kebijakan     environmental management is carried out based on
Keselamatan Pertambangan dan Perlindungan Lingkungan            the Mining Safety and Environmental Protection Policy, which
Hidup, yang terintegrasi dalam SMKP di setiap Entitas           is integrated into the SMKP in each Subsidiary, emphasizing
Anak, dengan menekankan keterkaitan antara perlindungan         the link between environmental protection and worker safety.
lingkungan dan keselamatan pekerja. Pendekatan                  The Company's approach to environmental management
Perseroan terhadap pengelolaan lingkungan bersifat              is holistic, encompassing land use, biodiversity, water
holistik, mencakup penggunaan lahan, keanekaragaman             management, waste and hazardous materials, air quality,
hayati, pengelolaan air, limbah dan bahan berbahaya,            greenhouse gas emissions, and energy efficiency. [POJK F.26]
kualitas udara, emisi gas rumah kaca, serta efisiensi energi.
[POJK F.26]



Organisasi yang Memimpin Pengelolaan                            Organizations that Lead Environmental
Lingkungan                                                      Management

Pengelolaan lingkungan yang terbukti efektif yang mampu         Proven effective environmental management that maintains
menjaga kelancaran operasi merupakan peran strategis            smooth operations is the strategic role of 2 divisions:
2 divisi, yakni Divisi Water & Waste Management dan Divisi      the Water & Waste Management Division and the Mine Rehab
Mine Rehab & Technical Support.                                 & Technical Support Division.

Divisi Water & Waste Management, yang berada                    The Water & Waste Management Division, under HSE
di bawah koordinasi Departemen HSE, bertugas mencegah           Department’s coordination, is tasked with preventing pollution
pencemaran dari pengelolaan air, limbah, serta material B3      from water, waste, and B3 and non-B3 material management.
maupun non-B3. Tim Water Management secara khusus               The Water Management Team specifically handles
menangani pengelolaan kolam pengendapan untuk                   the management of settling ponds to ensure that acid
memastikan air asam tambang dan potensi pencemaran              mine drainage and potential water pollution are prevented.
air dapat dicegah. Sementara itu, Tim Hazardous Waste           Meanwhile, the Hazardous Waste Team manages B3 and



                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   115
Page 118
      Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management




mengelola limbah B3 dan non-B3 dengan bekerja sama           non-B3 waste waste in collaboration with TPS and TPST
bersama kontraktor pengelola TPS dan TPST. Seluruh           management contractors. All personnel involved have
petugas yang terlibat memiliki kompetensi dan sertifikasi    appropriate competencies and certifications, ensuring
yang sesuai, sehingga pengelolaan limbah dilakukan secara    professional and safe waste management.
profesional dan aman.

Divisi Mine Rehab & Technical Support memimpin seluruh       The Mine Rehab & Technical Support Division leads all
kegiatan reklamasi dan pascatambang, didukung                reclamation and post-mining activities, supported by the
oleh Tim Reclamation & Revegetation, Tim Technical           Reclamation & Revegetation Team, the Technical Support
Support & Forestry, serta Tim Community Development.         & Forestry Team, and the Community Development Team.
Tim Reclamation & Revegetation bertanggung jawab             The Reclamation & Revegetation Team is responsible for
merencanakan dan melaksanakan revegetasi, rehabilitasi       planning and implementing revegetation, land rehabilitation,
lahan, serta pengelolaan limbah, dengan dukungan Tim         and waste management, with the Data Support Team
Data Support untuk koordinasi dan komunikasi dengan          providing coordination and communication with regulators.
regulator. Tim Community Development memastikan              The Community Development Team ensures active
masyarakat terlibat aktif dalam operasional pertambangan     community involvement in mining operations through
hingga proses penutupan tambang melalui program PPM,         the mining closure process through the CDE programs,
sehingga menciptakan manfaat sosial ekonomi secara           thereby creating sustainable socio-economic benefits, as
berkelanjutan, sebagaimana dijelaskan dalam bab              explained in the Local Communities chapter – page 97.
Masyarakat Lokal – halaman 97.

Pemantauan kinerja dilakukan oleh manajer setiap divisi      Performance monitoring is conducted by managers in each
dan secara periodik dilaporkan kepada KTT. Manajemen         division and reported periodically to the KTT. Management
menerima informasi kinerja dari manajer tambang dan KTT      receives performance information from the mine manager
minimal setiap triwulan, sehingga pengambilan keputusan      and KTT at least quarterly, ensuring that decision-making
dapat didasarkan pada data yang akurat. Seluruh divisi       is based on accurate data. All divisions collaborate with
bekerja sama dengan mitra usaha, termasuk kontraktor         business partners, including contractors and subcontractors,
dan sub-kontraktor, untuk memastikan bahwa praktik           to ensure that field practices align with internal policies and
di lapangan selaras dengan kebijakan internal dan regulasi   applicable regulations.
yang berlaku.

Peningkatan kompetensi tim yang bertanggung jawab atas       Enhancing the competency of the team responsible for
pengelolaan lingkungan menjadi salah satu prioritas, yang    environmental management is a priority, supported by regular
didukung melalui penilaian kebutuhan pelatihan secara        training needs assessments. We ensure that all employees
berkala. Kami memastikan seluruh karyawan memperoleh         receive certification and training relevant to current
sertifikasi dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan      operational needs.
operasional saat ini.



Biaya Pengelolaan Lingkungan Hidup [POJK F.4]                Environmental Management Cost [POJK F.4]

Perseroan menegaskan komitmen kuat dalam menjaga             The Company affirms its strong commitment to
kelestarian lingkungan melalui pengalokasian dana khusus     environmental sustainability by allocating dedicated funds to
yang ditujukan untuk mendukung efektivitas program           support the effectiveness of its environmental management
pengelolaan lingkungan. Bagi Perseroan, pembiayaan           programs. For the Company, this funding is not merely
ini bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan investasi      an obligation, but a strategic investment to ensure that mining
strategis untuk memastikan kegiatan pertambangan             and mineral processing activities can proceed sustainably
dan pengolahan mineral dapat berlangsung secara              without compromising the quality of the ecosystems
berkelanjutan tanpa mengorbankan kualitas ekosistem          surrounding its operational areas. Throughout 2025,
di sekitar wilayah operasional. Sepanjang tahun              the Company allocated a budget of USD2.8 million to support
2025, Perseroan mengalokasikan anggaran sebesar              various environmental management activities. More detailed
USD2,8 juta untuk mendukung berbagai kegiatan                information on the Company's environmental management
pengelolaan lingkungan hidup. Informasi lebih detail         costs is outlined below:
mengenai biaya pengelolaan lingkungan hidup Perseroan
diuraikan sebagai berikut:




116 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 119
              Total Biaya Pengelolaan Lingkungan Hidup                 2025                   2024                 2023
              Total Environmental Management Cost
                                                                    2,820,010               2,189,326             775,310
              dalam USD / in USD




                                                                                              Biaya
             Alokasi Biaya Lingkungan Hidup Tahun 2025
                                                                                               Cost
                Environmental Cost Allocation in 2025
                                                                                              (USD)
 Konsultasi dan Pelatihan terkait Lingkungan
                                                                                                 5,143
 Environmental Consultation and Training
 Pengelolaan Lingkungan
                                                                                             2,690,605
 Environmental Management
         Penataan Lahan
                                                                                               655,892
         Site Arrangement

         Penghijauan
                                                                                             1,128,859
         Reforestation

         Pengelolaan Kualitas Lingkungan
                                                                                               905,854
         Environmental Quality Management

 Pemantauan Lingkungan
                                                                                              120,171
 Environmental Monitoring
         Pengadaan Peralatan Pantau
                                                                                                  5,677
         Procurement of Monitoring Equipment

         Pengambilan Sampel/Contoh
                                                                                                21,976
         Sampling Collection

         Analisis Laboratorium
                                                                                                43,852
         Laboratory Analysis

         Pelaksana Pemantauan (Upah Tenaga Kerja)
                                                                                                34,547
         Monitoring Implementation (Labor Costs)

         Biaya Lainnya
                                                                                                14,119
         Other Expenses

 Peringatan Hari Bumi, Hari Lingkungan Hidup serta Hari
 Pertambangan dan Energi
                                                                                                 4,091
 Commemoration of Earth Day, World Environment Day,
 and Mining and Energy Day
 Total                                                                                       2,820,010




Penguatan Operasi Kami terhadap Risiko                        Reinforcing Our Operations against Risks
[POJK E.3]                                                    [POJK E.3]


Pengelolaan risiko dan dampak, serta optimalisasi peluang     Risk and impact management, and optimization of
terkait lingkungan hidup dilakukan melalui prosedur yang      environmental opportunities, are carried out through
terstruktur, tercantum dalam Prosedur Identifikasi Bahaya     structured procedures outlined in the Hazard Identification
dan Penilaian Risiko (lihat bab Tata Kelola Keberlanjutan –   and Risk Assessment Procedure (see the Sustainability
halaman 56). Dalam kerangka manajemen risiko ini, pemilik     Governance chapter – page 56). Within this risk management
risiko mengevaluasi potensi dampak terhadap lingkungan,       framework, risk owners evaluate potential environmental
potensi pemulihan ekosistem, serta konsekuensi bagi           impacts, potential for ecosystem recovery, and consequences
kesehatan dan keselamatan pekerja maupun masyarakat.          for health and safety of workers and community. Based on
Berdasarkan hasil evaluasi, langkah-langkah mitigasi          the evaluation results, mitigation measures are developed to
dikembangkan untuk mengurangi risiko dan dampak negatif.      reduce risks and negative impacts.

Secara berkala, pengelolaan dan pemantauan dampak             Relevant work teams regularly manage and monitor impacts
dilakukan oleh tim kerja terkait, dengan berkolaborasi        in collaboration with business partners, regulators, and
dengan mitra usaha, regulator, dan pihak relevan lainnya.     other relevant parties. Environmental reports are submitted
Laporan lingkungan disampaikan secara berkala, baik           regularly, in quarterly and semi-annually to management



                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   117
Page 120
      Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management




setiap triwulan maupun semester, kepada manajemen dan            and the environmental agency to ensure transparency and
dinas lingkungan hidup, untuk memastikan transparansi            accountability in environmental management. This approach
serta akuntabilitas dalam pengelolaan lingkungan.                also allows us to adjust mitigation actions based on actual
Pendekatan ini juga memungkinkan kami menyesuaikan               conditions in the field. The Company's initiatives in managing
tindakan mitigasi berdasarkan kondisi aktual di lapangan.        and monitoring environmental performance are further
Inisiatif-inisiatif Perseroan dalam mengelola dan memantau       explained in this chapter.
kinerja lingkungan hidup dijelaskan lebih lanjut pada bab ini.

Untuk menerapkan praktik pengelolaan lingkungan terbaik,         To implement best environmental management practices,
Perseroan menyadari perlunya peningkatan pengelolaan             the Company recognizes the need to improve environmental
risiko dan dampak lingkungan untuk mencapai praktik terbaik      risk and impact management to achieve industry’s best
industri, terutama di tengah tantangan perubahan iklim yang      practices, particularly amidst the challenges of climate
dapat menimbulkan risiko tambahan serta memengaruhi              change, which can pose additional risks and impact
keterkaitan antara modal alam dan kinerja keuangan. Ke           the linkages between natural capital and financial
depan, Perseroan berencana menerapkan pendekatan                 performance. Going forward, the Company plans to implement
LEAP yang dikembangkan oleh TNFD. Pendekatan ini akan            the LEAP approach, developed by the TNFD. This approach
memandu praktik manajemen risiko, perencanaan pengelolaan        will guide risk management practices, more comprehensive
keanekaragaman hayati secara lebih komprehensif, serta           biodiversity management planning, and reporting on natural
pelaporan terkait pemanfaatan sumber daya alam.                  resource utilization.




Keanekaragaman Hayati dan Reklamasi
Biodiversity and Reclamation

Kegiatan operasional Perseroan berpotensi menimbulkan            The Company’s operational activities have the potential to
dampak terhadap keanekaragaman hayati, baik secara               impact biodiversity, both directly and indirectly. Potential
langsung maupun tidak langsung. Dampak negatif                   negative impacts include changes in land cover, habitat
yang mungkin timbul antara lain perubahan tutupan                fragmentation, disturbances to flora and fauna, and
lahan, fragmentasi habitat, gangguan terhadap flora dan          environmental degradation that may affect ecosystem
fauna, serta penurunan kualitas lingkungan yang dapat            balance in areas surrounding operational sites. In addition,
memengaruhi keseimbangan ekosistem di sekitar area               operational activities may increase pressure on certain
operasional. Selain itu, aktivitas operasional juga berpotensi   species, including protected species, if not properly managed.
meningkatkan tekanan terhadap spesies tertentu, termasuk
spesies yang dilindungi, apabila tidak dikelola dengan baik.

Di sisi lain, melalui pengelolaan yang tepat, Perseroan juga     On the other hand, through appropriate management
memiliki peluang untuk memberikan dampak positif terhadap        practices, the Company also has the opportunity to generate
keanekaragaman hayati, seperti melalui kegiatan reklamasi        positive impacts on biodiversity, including post-mining land
dan revegetasi lahan pascatambang, rehabilitasi habitat, serta   reclamation and revegetation, habitat rehabilitation, and
perlindungan spesies lokal. Upaya ini tidak hanya mendukung      protection of local species. These efforts not only support
pemulihan fungsi ekologis, tetapi juga berkontribusi terhadap    the restoration of ecological functions but also contribute
peningkatan kualitas lingkungan dan keberlanjutan ekosistem      to improving environmental quality and ensuring ecosystem
di sekitar wilayah operasional Perseroan.                        sustainability in areas surrounding the Company’s operations.



Rehabilitasi Lahan [EM-MM-160a.1]                                Land Rehabilitation [EM-MM-160a.1]

Pemulihan lingkungan menjadi fokus utama melalui kegiatan        Environmental restoration is a primary focus through
reklamasi dan revegetasi yang saling terkait. Perseroan          interconnected reclamation and revegetation activities.
mengambil tanggung jawab penuh atas lahan yang                   The Company takes full responsibility for the land it uses
digunakan dengan berkomitmen melakukan rehabilitasi dan          by committing to rehabilitation and supporting biodiversity
mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, khususnya           conservation, particularly given its proximity to KBA.
karena operasional berada dekat dengan Area KBA.



118 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 121
Kegiatan operasional pertambangan pada dasarnya dapat         Mining operations can inherently have negative impacts on
menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar,       the surrounding environment, primarily in the form of changes
terutama berupa perubahan bentang lahan, berkurangnya         in landscape, reduced vegetation cover, habitat disturbance,
tutupan vegetasi, gangguan habitat, dan penurunan             and reduced ecosystem carrying capacity in disturbed areas.
daya dukung ekosistem pada area yang terganggu.               Considering that some of the Company's operational areas
Mengingat sebagian wilayah operasional Perseroan              are located near areas of high biodiversity value, the Company
berada dekat dengan area bernilai keanekaragaman              is gradually implementing reclamation, revegetation, and
hayati tinggi, Perseroan secara bertahap menjalankan          biodiversity monitoring to restore the ecological function of
reklamasi, revegetasi, dan pemantauan biodiversitas           the affected areas and support increased ecosystem carrying
untuk memulihkan fungsi ekologis area terdampak serta         capacity.
mendukung peningkatan daya dukung ekosistem.

Reklamasi dilakukan sepanjang tahapan pertambangan            Reclamation is carried out throughout the mining
sesuai RPT di setiap site, berpedoman pada ketentuan          phase in accordance with the RPT at each site, by
regulasi yang berlaku. Kegiatan ini bertujuan menata,         referring to applicable regulations. This activity aims to
memulihkan, dan memperbaiki kualitas lingkungan serta         manage, restore, and improve environmental quality and
jasa ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai            ecosystem services, and thus, functioning as intended.
peruntukannya. Tahapannya meliputi penataan lahan,            The stages include land preparation, spreading topsoil,
penebaran tanah pucuk, pengendalian erosi, pengelolaan        erosion control, water management, and revegetation.
air, dan dilanjutkan dengan revegetasi. Tanah penutup         Overburden and topsoil from land clearing are stored for
dan tanah pucuk dari pembukaan lahan disimpan untuk           reuse during reclamation.
digunakan kembali saat reklamasi.

Hingga akhir tahun 2025, total area terganggu secara          Until the end of 2025, the total cumulative disturbed area
akumulatif mencapai mencapai 6.895,6 ha. Total akumulatif     reached 6,895.6 ha. The total cumulative rehabilitated area
area pertambangan KUP yang telah direhabilitasi sampai        of KUP mining area up to 2025 was 202.3 ha, while MSJ
dengan tahun 2025 adalah sejumlah 202,3 ha, sedangkan         rehabilitated 178.8 ha of mining area, focusing on Block D
MSJ sudah melakukan rehabilitasi area pertambangan            and Block E, in 2025.
seluas 178,8 ha yang berfokus pada area Blok D dan
Blok E pada tahun 2025.

Kegiatan revegetasi secara akumulatif telah dilakukan         Cumulative revegetation activities have been carried out
di lahan seluas 3.713,5 ha. Perkembangan reklamasi            on 3,713.5 ha of land. Reclamation progress shows signs
menunjukkan      tanda    pemulihan    habitat,    seperti    of habitat recovery, such as the discovery of bird nests
ditemukannya sarang burung dan jejak satwa. Untuk             and wildlife tracks. To support ecosystem sustainability,
mendukung keberlanjutan ekosistem, ke depannya                revegetation will be enhanced by planting fruit trees and
revegetasi akan ditingkatkan dengan penanaman tanaman         plants with a high life cycle. [POJK F.9] [GRI 3-3, 304-2, 12.5.1,
buah dan tanaman berdaur hidup tinggi. [POJK F.9] [GRI 3-3,   12.5.3]
304-2, 12.5.1, 12.5.3]


Jumlah penanaman pohon (revegetasi) pada tahun 2025           The number of trees planted (revegetation) in 2025
mencapai 203 ribu pohon, yang didominasi oleh jenis           reached 203 thousand, dominated by local species, such
tanaman lokal, seperti pulai (Alstonia scholaris), sengon     as pulai (Alstonia scholaris), sengon buto (Enterolobium
buto (Enterolobium cyclocarpum), dan balangeran (Shorea       cyclocarpum), and balangeran (Shorea balangeran).
balangeran) [GRI 304-3, 12.5.4]                               [GRI 304-3, 12.5.4]




                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   119
Page 122
         Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management




                                                              Luas Area Terganggu                                       Luas Area Direhabilitasi
                                                               Total Disturbed Area                                     Total Rehabilitated Area
                                                                        (ha)                                                     (ha)
                      Total Luas Area
    Entitas                                          Luas Area                                                   Luas Area                  Total Kumulatif
                        Total Area                                               Total Kumulatif
     Entity                                       Terganggu Tahun                                           Direhabilitasi Tahun            Area yang Telah
                            (ha)                                                 Area Terganggu
                                                        2025                                                        2025                     Direhabilitasi
                                                                                 Total Cumulative
                                                   Total Disturbed                                           Total Rehabilitated            Total Cumulative
                                                                                  Disturbed Area
                                                    Area in 2025                                                Area in 2025               Rehabilitated Area

 MSJ                       20,380.0                           96.7                         5,318.7                      178.8                       3,003.5

 SBB                         1,003.4                               -                       1,003.4                        26.9                        481.8

 KUP                         2,662.0                               -                        226.7                         83.2                        202.3

 BKP                         4,188.0                               -                         74.0                             -                         18.9

 POS                         4,017.0                         164.1                          272.9                          7.0                           7.0

 Total                     32,250.4                         260.8                          6,895.6                      295.9                       3,713.5

Keterangan / Remark:
Area Terganggu : luas penggunaan lahan untuk kegiatan pertambangan dan fasilitas pendukung. / Disturbed Area: the area of land use for mining activities and supporting
                      facilities.
Area Direhabilitasi : luas area reklamasi (revegetasi). / Rehabilitated Area: the area of reclamation (revegetation).




                                                                                                     2025                  2024                    2023
              Jumlah Tanaman yang Ditanam (Pohon)
              Number of Plants Planted (trees)
                                                                                                 203,007                 457,943                 124,276




Perlindungan Keanekaragaman Hayati                                                     Biodiversity Protection

Seluruh Entitas Anak di sektor pertambangan secara rutin                               All Subsidiaries in the mining sector routinely monitor flora and
melaksanakan pemantauan terhadap flora dan fauna (satwa                                fauna (wildlife), collaborating with independent institutions to
liar), bekerja sama dengan lembaga independen untuk                                    ensure data objectivity and accuracy. In 2025, monitoring was
memastikan objektivitas dan akurasi data. Pada tahun 2025,                             conducted in the following areas:
kegiatan pemantauan dilakukan di area-area berikut:
• MSJ: Blok A KM 13, Blok D KM 31, Blok DK-01 CK, dan                                  •     MSJ: Block A KM 13, Block D KM 31, Block DK-01 CK, and
     Blok E C/0 Timur;                                                                       Block E C/0 East;
• SBB: Blok Separi, Blok Uskap, area hutan di lokasi                                   •     SBB: Separi Block, Uskap Block, forest areas at mining
     tambang, dan area revegetasi perusahaan;                                                sites, and the Company's revegetation area;
• KUP: Blok KUP (area tambang) dan Sungai Maukiri;                                     •     KUP: KUP Block (mining area) and Maukiri River;
• POS: Blok Maba 1, Blok Maba 2, dan Sungai Ake Sangaji.                               •     POS: Block Maba 1, Block Maba 2, and Ake Sangaji River.
     [POJK F.10] [GRI 304-1, 12.5.2]                                                         [POJK F.10] [GRI 304-1, 12.5.2]


Pemantauan yang dilakukan sepanjang tahun 2025                                         Monitoring conducted throughout 2025 recorded a total of
berhasil mencatat total 310 spesies, terdiri dari 117 jenis                            310 species, consisting of 117 flora and 193 fauna species.
flora dan 193 spesies fauna. Dari jumlah tersebut, sekitar                             Of these, approximately 7.5% are categorized as "Critically
7,5% termasuk kategori “Critically Endangered” (CR) dan                                Endangered" (CR) and "Endangered" (E), while approximately
“Endangered” (E), sementara sekitar 18,1% tercatat sebagai                             18.1% are listed as protected species. Species categorized as
spesies yang dilindungi. Spesies yang masuk kategori CR                                CR include the orangutan (Pongo pygmaeus) and the Javan
antara lain orangutan (Pongo pygmaeus) dan trenggiling                                 tern (Manis javanica). [POJK F.10] [GRI 304-1, 12.5.2]
(Manis javanica). [POJK F.10] [GRI 304-1, 12.5.2]

Data yang diperoleh dari pemantauan ini menjadi dasar                                  The data obtained from this monitoring serves as
evaluasi bagi upaya konservasi flora dan fauna. Informasi                              the basis for evaluating flora and fauna conservation efforts.
tersebut memungkinkan evaluasi praktik pengelolaan                                     This information enables the evaluation of environmental
lingkungan agar dapat memberikan dampak yang lebih                                     management practices to achieve a more significant and
signifikan dan efektif dalam menjaga keanekaragaman                                    effective impact on maintaining biodiversity.
hayati.



120 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 123
   Pemasangan kamera trap pada titik-titik          Kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis)     Pemantauan tanaman dengan pengukuran
  pengamatan, yang ditempatkan pada jalur               yang terekam selama kegiatan                   diameter batang (DBH).
   lintasan satwa, tepian sungai, atau area                      pemantauan.
   dengan tanda aktivitas mamalia seperti                                                           Plant monitoring by measuring stem
              jejak atau kotoran.                   Kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis)                  diameter (DBH).
                                                     recorded during monitoring activities.
   Installation of trap camera at observation
       points, located along animal trails,
  riverbanks, or areas with signs of mammal
      activity such as tracks or droppings.




Jumlah Spesies Terpantau berdasarkan IUCN Red List Status [GRI 304-4, 12.5.5]
Number of Species Monitored based on IUCN Red List Status

                   Sangat
                                                                                                                           Total Spesies
                 Terancam                                                           Hampir
  Entitas                              Terancam               Rentan                                 Risiko Rendah         Teridentifikasi
                   Punah                                                          Terancam
   Entity                             Endangered             Vulnerable                              Least Concern          Total Species
                  Critically                                                    Near Threatened
                                                                                                                              Identified
                Endangered
MSJ                    2                        4                   7                  4                     83                   100

SBB                    1                        1                   1                   -                     4                     7

KUP                    1                        1                   1                   -                     3                     6

POS                    -                        -                   2                   -                    18                    20

Total                  4                        6                 11                   4                   108                    133




Jumlah Spesies Terpantau berdasarkan Status Konservasi [GRI 304-4, 12.5.5]
Number of Species Monitored based on Conservation Status

 Entitas                    Dilindungi                              Tidak Dilindungi                   Total Spesies Teridentifikasi
  Entity                    Protected                                Not Protected                       Total Species Identified

MSJ                            15                                         114                                        129

SBB                              2                                         13                                         15

KUP                              1                                         13                                         14

POS                            17                                          18                                         35

Total                          35                                         158                                        193




                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   121
Page 124
          Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management




Pencegahan Polusi dan Pengelolaan Limbah
Pollution Prevention and Waste Management


Perseroan berkomitmen mencegah polusi dan mengelola                           The Company is committed to preventing pollution and
limbah secara bertanggung jawab sebagai bagian dari                           managing waste responsibly as part of its sustainable mining
prinsip pertambangan berkelanjutan. Setiap kegiatan                           principles. All operations are carried out by prioritizing best
operasional dijalankan dengan mengedepankan praktik                           practices for controlling liquid and solid waste and optimizing
terbaik untuk mengendalikan limbah cair maupun padat                          resource reuse.
serta mengoptimalkan pemanfaatan kembali sumber daya.



Pengelolaan dan Penggunaan Air                                                Water Management and Use
[POJK F.8] [EM-MM-140a.1] [ESG E-04]                                          [POJK F.8] [EM-MM-140a.1]


Air merupakan sumber daya vital yang menunjang                                Water is a vital resource that supports the continuity of
keberlangsungan proses produksi maupun aktivitas                              production processes and the supporting activities across
pendukung di seluruh unit usaha Perseroan dan Entitas                         all the Company's business units and Subsidiaries. To meet
Anak. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Perseroan                            these needs, the Company relies on freshwater sources
mengandalkan sumber air tawar yang diperoleh dari                             obtained from various sources, including rainwater collected
berbagai saluran, antara lain penampungan air hujan di                        in mine voids, river flows, groundwater, and supplies from
void tambang, aliran sungai, air tanah, serta pasokan                         the PDAM for domestic needs and office facilities. This
dari PDAM yang digunakan untuk kebutuhan domestik                             multi-source approach not only ensures adequate water
dan fasilitas perkantoran. Pendekatan multi-sumber ini                        availability for smooth operations but also reflects
tidak hanya memastikan ketersediaan air yang memadai                          the Company's commitment to managing water resources
bagi kelancaran operasional, tetapi juga mencerminkan                         responsibly. All water use is carried out based on the principles
komitmen Perseroan dalam mengelola sumber daya air                            of efficiency, risk management, and efforts to maintain
secara bertanggung jawab. Setiap pemanfaatan dilakukan                        a sustainable supply for the surrounding environment. In its
dengan prinsip efisiensi, pengendalian risiko, serta upaya                    implementation, the Company also involves stakeholders,
menjaga keberlanjutan pasokan bagi lingkungan sekitar.                        including local governments and surrounding communities,
Dalam pelaksanaannya, Perseroan juga melibatkan                               through ongoing communication and coordination to ensure
pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan                          responsible and sustainable water resource utilization.
masyarakat sekitar, melalui komunikasi dan koordinasi
berkelanjutan guna memastikan pemanfaatan sumber daya
air yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.


                     Uraian                       2025                 2024                    2023                          Description
                                                  PENGAMBILAN AIR BERDASARKAN SUMBER (M )          3

                                                       Water Withdrawal based on Source (m3)
    Air Hujan                                     91,357.0            483,138.0              208,301.0         Rainwater
    Air Sungai                                  2,230,405.1          2,233,105.0             471,534.0         River Water
    Air Tanah                                             -              2,652.0                           -   Groundwater
    PDAM                                              25.8                  12.8                   11.0        Regional Drinking Water Company
    Total Pengambilan Air                       2,321,787.9         2,718,907.8              679,846.0         Total Water Collected
                                                     INTENSITAS PENGAMBILAN AIR (M /TON) 3

                                                         Water Withdrawal Intensity (m3/Ton)
    Produksi Batu Bara                               0.504                0.444*                0.098*         Coal Production
    Produksi Nikel                                  31.031               47.702 *
                                                                                               23.615  *
                                                                                                               Nickel Production
    Intensitas Pengambilan Air                                                                                 Water Intake Intensity per Income
                                                     0.002                0.002                 0.001
    per Pendapatan (m3/USD)                                                                                    (m3/USD)
*
     Data disajikan kembali. / Data restated.




122 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 125
Pada tahun 2025, jumlah pengambilan air menurun 14,6%              In 2025, total water withdrawal decreased by 14.6% compared
dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh             to the previous year. This was due to a decrease in operational
penurunan aktivitas operasional pada Entitas Anak, yaitu           activity at the Subsidiaries: KUP, SBB, and BKP.
KUP, SBB, dan BKP.

Dalam aktivitas pertambangan, sebagian besar air                   In mining activities, most water is used for dust control
digunakan untuk pengendalian debu dan pencucian                    and washing mining vehicles, with water sources coming
kendaraan tambang, dengan sumber air berasal dari                  from Mahakam River and collected rainwater. Meanwhile,
Sungai Mahakam dan penampungan air hujan. Sementara                at the nickel processing facility, water is supplied from
itu, di fasilitas pengolahan nikel, pasokan air berasal dari       Kobe River through the area management. Given that
Sungai Kobe melalui pengelola kawasan. Mengingat                   the nickel processing process requires a large volume of
proses pengolahan nikel memerlukan volume air yang                 water, water use is optimized through a closed system and
besar, penggunaan air dioptimalkan melalui sistem                  circulating water, including for cooling water requirements in
tertutup dan sirkulasi kembali (circulating water), termasuk       the smelting process. This minimizes raw water withdrawals
untuk keperluan sistem pendinginan (cooling water) pada            and maintains resource efficiency.
proses smelting, sehingga pengambilan air baku dapat
diminimalkan dan efisiensi sumber daya terjaga.

Pengelolaan Risiko dan Konservasi Air                              Risk Management and Water Conservation
[GRI 3-3, 12.7.1, 14.7.1]                                          [GRI 3-3, 12.7.1, 14.7.1]
Perseroan secara proaktif menilai potensi risiko terkait           The Company proactively assesses potential risks related
ketersediaan air untuk memastikan kelancaran operasional           to water availability to ensure smooth operations. As a first
tetap terjaga. Sebagai langkah awal, Aqueduct 4.0 Water Risk       step, the Aqueduct 4.0 Water Risk Atlas, a tool developed by
Atlas, alat yang dikembangkan oleh WRI, digunakan untuk            the WRI, was used to map water stress risks. The analysis
memetakan risiko water stress. Hasil analisis menunjukkan          shows that the mining and smelter areas have low risk
bahwa area tambang dan smelter memiliki eksposur risiko            exposure, both currently and projected for the future.
rendah, baik saat ini maupun dalam proyeksi ke depan.              Nevertheless, we recognize the need for a more in-depth
Meskipun demikian, kami menyadari perlunya analisis lebih          analysis to understand other water risks that may impact
mendalam untuk memahami risiko air lain yang mungkin               the Company's operations.
memengaruhi operasi Perseroan.

Selain itu, kami terus melaksanakan kegiatan konservasi            Furthermore, we continue to carry out water conservation
air guna menjaga ketersediaan air bersih yang dapat                activities to ensure the availability of clean water for
dimanfaatkan oleh masyarakat, Perseroan, dan Entitas               the long-term use of the community, the Company, and
Anak dalam jangka panjang. Tim Water Management secara             its Subsidiaries. The Water Management team regularly
rutin memantau dan merawat fasilitas jaringan air, reservoir,      monitors and maintains water network facilities, reservoir,
serta sistem pengelolaan air di area operasional. Sosialisasi      and water management system in operational areas.
juga dilakukan untuk meningkatkan kesadaran karyawan               Employees’ awareness is also raised by disseminating
terhadap pentingnya penghematan air, mendukung efisiensi           the importance of water conservation, efficient use is
penggunaan, dan memastikan keberlanjutan sumber daya               promoted, and sustainability of water resources is ensured.
air. [GRI 303-3, 12.7.4, 14.7.4]                                   [GRI 303-3, 12.7.4, 14.7.4]



Pengelolaan Limbah dan Efluen                                      Waste and Effluent Management

Dalam operasional pertambangan dan pengolahan nikel,               In nickel mining and processing operations, waste generated
limbah yang dihasilkan harus dikelola secara bertanggung           must be managed responsibly to reduce the potential for
jawab untuk mengurangi potensi pencemaran lingkungan               environmental pollution and health risks to surrounding
serta risiko kesehatan bagi masyarakat sekitar. Perseroan          communities. The Company has identified several operational
telah mengidentifikasi beberapa aktivitas operasional yang         activities as hotspots, such as excavation, mine water
menjadi titik rawan (hotspot), seperti penggalian tanah,           management, workshop activities, and nickel processing,
pengelolaan air tambang, kegiatan perbengkelan, dan                which require special attention in waste management
proses pengolahan nikel, sehingga memerlukan perhatian             to minimize negative impacts. [GRI 3-3, GRI 306-1, 12.6.1, 12.6.2,
khusus dalam pengelolaan limbah agar dampak negatif                14.5.1, 14.5.2, 14.15.1] [EM-MM-150a.10]
dapat diminimalkan. [GRI 3-3, GRI 306-1, 12.6.1, 12.6.2, 14.5.1,
14.5.2, 14.15.1] [EM-MM-150a.10]




                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   123
Page 126
          Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management




Penanganan Limbah yang Dihasilkan                                       Handling of Waste Generated
[POJK F.14] [EM-MM-540a.2]                                              [POJK F.14] [EM-MM-540a.2]

Tanah pucuk dan tanah penutup yang dihasilkan dari kegiatan             Topsoil and overburden generated from mining activities are
penggalian tambang dikelola dengan tujuan dapat digunakan               managed with the aim of reusing them in the reclamation
kembali dalam proses reklamasi (backfilling). Pengelolaan               process (backfilling). Management of the soil storage
area penyimpanan tanah difokuskan pada pencegahan                       area focuses on preventing the formation of AMD due
terbentuknya AAT akibat oksidasi tanah penutup, serta                   to overburden oxidation, as well as preventing water pollution
mencegah pencemaran air dari limpasan dan rembesan                      from runoff and seepage by constructing ditches and settling
melalui pembuatan parit dan kolam pengendapan untuk                     ponds to control erosion and sedimentation.
mengendalikan erosi dan sedimentasi.

Pengelolaan limbah B3 dan non-B3 dilakukan sesuai prinsip               B3 and non-B3 waste is managed according to the 3R
3R, yaitu reuse (pemakaian ulang), reduce (pengurangan                  principle: reuse, reduce, and recycle. B3 waste management
limbah), dan recycle (daur ulang). Penanganan limbah                    is carried out by a third party that has an official permit from
B3 dilakukan oleh pihak ketiga yang memiliki izin resmi                 the KLHK of the Republic of Indonesia. In addition,
dari KLHK Republik Indonesia. Selain itu, Perseroan dan                 the Company and its Subsidiaries have implemented various
Entitas Anak telah melaksanakan berbagai inisiatif untuk                initiatives to minimize the amount of waste generated, among
meminimalkan jumlah limbah yang dihasilkan, antara lain:                others: [GRI 3-3, 306-2, 12.6.3, 14.5.1, 14.5.3] [EM-MM-150a.10]
[GRI 3-3, 306-2, 12.6.3, 14.5.1, 14.5.3] [EM-MM-150a.10]
•      Substitusi sumber energi untuk bahan bakar tungku                •   Substitution of energy sources for combustion furnace
       (tobong) pembakaran yang memanfaatkan oli bekas,                     fuel (tobong) utilizing used oil, used grease, oil filters,
       grease bekas, filter oli, majun bekas, kemasan B3, dan               used rags, B3 packaging, and sludge;
       sludge;
•      Pemanfaatan limbah B3 sebagai campuran bahan                     •   Utilization of B3 waste as a mixture of explosives and
       peledak dan bahan bakar tungku (tobong) pembakaran;                  combustion furnace fuel (tobong);
•      Substitusi semen menggunakan nickel slag untuk                   •   Cement substitution using nickel slag for construction
       material konstruksi di kawasan industri;                             materials in industrial areas;
•      Pemulihan kembali (recovery) limbah B3 untuk                     •   Recovery of B3 waste to obtain raw materials for smelting
       memperoleh bahan baku peleburan timah hitam dari                     black lead from rotary furnaces; and
       tanur putar (rotary furnace); serta
•      Pemanfaatan sampah organik untuk kompos dan                      •   Utilization of organic waste for compost and paper waste
       sampah kertas untuk mulsa hydroseeding.                              for hydroseeding mulch.

Pemilihan metode pengelolaan limbah disesuaikan                         The waste management method chosen is tailored to
dengan karakteristik masing-masing limbah, dengan                       the characteristics of each waste, prioritizing reuse and
mengutamakan pemanfaatan kembali dan daur ulang                         recycling where possible, and handing over to licensed third
apabila memungkinkan, serta penyerahan kepada pihak                     parties for waste requiring special handling, to minimize
ketiga berizin untuk limbah yang memerlukan penanganan                  ecological impacts and potential pollution. [GRI 306-4, 306-5]
khusus, guna meminimalkan dampak ekologis dan potensi
pencemaran. [GRI 306-4, 306-5]

Limbah yang Dihasilkan dan Dikirim ke Pihak Ketiga (Ton) [POJK F.13] [EM-MM-150a.4, EM-MM-150a.7] [ESG E-05]
Waste Generated and Sent to Third Parties (Tons)

                    Uraian                      2025            2024                  2023                        Description
    Limbah B3                                   596.6           952.5               1,074.7          B3 Waste
    Filter Oli                                    2.0            22.7                  69.0          Oil Filter
    Aki Bekas                                     6.6             6.2                  13.2          Used Batteries
    Majun Bekas                                  13.0            28.0                  35.6          Used Majun
    Kemasan B3                                   27.2               -                   0.6          B3 Packaging
    Sludge                                       27.5            28.9                  23.0          Sludge
    Limbah Elektronik                             0.0               -                   0.1          Electronic Waste
    Hose Bekas                                    0.0            22.5                  35.7          Used Hose
    Limbah Klinik                                 0.0             1.7                   0.0          Clinical Waste
    Air Terkontaminasi                            0.4               -                      -         Contaminated Water




124 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 127
                Uraian                   2025                   2024                     2023                        Description
 Tanah Terkontaminasi                      0.7                         -                    0.1          Contaminated Soil
 Oli Bekas                               462.3                  835.3                    892.1           Used Oil
 Grease Bekas                             52.1                    7.2                       5.2          Used Grease
 Limbah Kimia                              4.7                         -                          -      Chemical Waste
 Limbah Non-B3                            40.1                    5.2                      32.3          Non-B3 Waste


Limbah Tambang yang Dihasilkan dan akan Digunakan Kembali (BCM) [EM-MM-150a.6]
Mining Waste Generated and to be Reused (BCM)

                Uraian                   2025                   2024                     2023                        Description
 Tanah Penutup/Overburden
                                      45,805,135.6        65,982,699.0                78,176,698.6       Overburden (Current Year)
 (Tahun Berjalan)
 Tanah Pucuk/Topsoil                     141,975.3              338,732.7                163,132.0       Topsoil


Limbah yang Dihasilkan dan Didaur Ulang (Ton) [EM-MM-150a.8]
Waste Generated and Recycled (Ton)

                Uraian                   2025                   2024                     2023                        Description
 Kemasan B3                                7.6                   8.9                       7.1           B3 Packaging
 Limbah Elektronik                         0.1                   1.9                          -          Electronic Waste




Pengelolaan Air Asam Tambang dan Efluen                                    Acid Mine Drainage and Effluent Management

Perseroan melakukan pengelolaan air, baik limbah maupun                    The Company manages water, both wastewater and clean
air bersih untuk keperluan domestik, dengan berpedoman                     water for domestic use, by referring to internal procedures
pada prosedur dan standar internal yang mengacu pada                       and standards that comply with applicable regulations.
regulasi yang berlaku. Setiap operasi tambang telah                        Each mining operation has specific policies and procedures
memiliki kebijakan dan prosedur khusus terkait pengelolaan                 related to the AMD, settling ponds, and runoff management in
AAT, kolam pengendapan, serta pengelolaan limpasan air                     the mining area, processing facilities, and ports.
di area tambang, fasilitas pengolahan, dan pelabuhan.

Fokus utama dalam pengelolaan air tambang adalah                           The primary focus of mine water management is to prevent
mencegah terbentuknya AAT melalui pemberian kapur atau                     the formation of AMD by treating with lime or alum, while
tawas, sekaligus memastikan keamanan struktur kolam                        ensuring structural safety of the settling ponds to prevent
pengendapan agar terhindar dari kebocoran atau kerusakan                   leaks or embankment damage. The ponds are monitored
tanggul. Pemantauan kolam dilakukan setiap hari oleh                       daily by the Settling Pond Maintenance Team. Emergency
Tim Maintenance Settling Pond. Prosedur tanggap darurat                    response procedures have been established to respond
telah disiapkan untuk merespons insiden secara cepat dan                   quickly to incidents and ensure employee safety, including
menjaga keselamatan karyawan, termasuk penanganan                          handling B3 and toxic spills, hydrocarbon spills, and damage
tumpahan B3, hidrokarbon, dan kerusakan tanggul                            to the settling pond embankments. In the coal mining area,
kolam pengendapan. Di area tambang batu bara, kolam                        the settling ponds are managed as shared facilities by MSJ.
pengendapan dikelola sebagai fasilitas bersama oleh MSJ.

Air limbah yang dialirkan ke badan air sekitarnya telah                    Wastewater discharged into surrounding water bodies has
memenuhi baku mutu yang ditetapkan. Pemantauan                             met the established quality standards. Wastewater quality
kualitas air limbah dilakukan secara rutin dengan melibatkan               monitoring is conducted routinely, by involving independent
penilai independen untuk menjamin akurasi dan kepatuhan                    assessors to ensure accuracy and compliance with standards.
terhadap standar. Untuk mendukung pemantauan otomatis,                     To support automated monitoring, a sparging device has
alat sparging telah dipasang dan terhubung dengan jaringan                 been installed and connected to the Ministry of Environment
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Namun,                         and Forestry's network. However, limited site access and
keterbatasan akses lokasi dan jaringan menjadi kendala,                    network availability pose a challenge, and thus, currently,
sehingga saat ini pemasangan alat sparging masih terbatas                  the installation of sparging equipment is still limited to certain
pada beberapa lokasi tertentu. [POJK E.5] [GRI 303-2, 12.7.3,              locations. [POJK E.5] [GRI 303-2, 12.7.3, 14.7.3]
14.7.3]


                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   125
Page 128
          Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management




Sepanjang tahun 2025, seluruh area operasional Perseroan                                   Throughout 2025, all the Company’s operational areas
berhasil mematuhi baku mutu air limbah tanpa menerima                                      successfully complied with wastewater quality standards
sanksi atau temuan ketidakpatuhan. Selain itu, hingga                                      without receiving sanctions or findings of non-compliance.
periode pelaporan berakhir, tidak terdapat satu pun insiden                                Furthermore, as of the end of the reporting period, there
tumpahan batu bara, nikel, maupun limbah dan efluen                                        were no incidents of coal, nickel, waste, or effluent spills that
yang menimbulkan pencemaran lingkungan. Tidak adanya                                       resulted in environmental pollution. The absence of such spill
kejadian tumpahan ini menegaskan efektivitas sistem                                        incidents demonstrates the effectiveness of the management
pengelolaan yang diterapkan, sekaligus memperkuat                                          systems implemented and reinforces the Company’s
komitmen Perseroan dalam menjaga perlindungan                                              commitment to protecting the environment surrounding
lingkungan di sekitar area operasional. [POJK F.15]                                        its operational areas. [POJK F.15] [GRI 306-3, 14.15.2]
[GRI 306-3, 14.15.2] [EM-MM-140a.2, EM-MM-1502.9]                                          [EM-MM-140a.2, EM-MM-1502.9]


Rata-Rata Kualitas Air Settling Pond
Average Settling Pond Water Quality

                                                    Baku Mutu
                 Parameter                                                     2025*)            2024             2023                     Parameter
                                                  Quality Standard
    Padatan tersuspensi total (TSS)                                                                                           Total Suspended Solids (TSS)
                                                           300                   30.1             38.6             67.8
    (mg/liter)                                                                                                                (mg/liter)
    pH                                                    6–9                     5.1              7.3              7.4       pH
    Besi (mg/liter)                                            7                  0.3              0.3              0.3       Iron (mg/liter)
    Mangan (mg/liter)                                          4                  0.1              0.1              0.5       Manganese (mg/liter)
    Tembaga (mg/liter)                                         2                  0.0                 -                   -   Copper (mg/liter)
    Kadmium (mg/liter)                                     0.05                   0.0                 -                   -   Cadmium (mg/liter)
    Seng (mg/liter)                                            5                  0.0                 -                   -   Zinc (mg/liter)
    Timbal (mg/liter)                                       0.1                   0.0                 -                   -   Lead (mg/liter)
    Nikel (mg/liter)                                        0.5                   0.1                 -                   -   Nickel (mg/liter)
    Kromium Heksavalensi (mg/liter)                         0.1                   0.1                 -                   -   Hexavalent Chromium (mg/liter)
    Kromium Total (mg/liter)                                0.5                   0.4                 -                   -   Total Chromium (mg/liter)
    Kobalt (mg/liter)                                       0.4                   0.0                 -                   -   Cobalt (mg/liter)
*
     POS mulai beroperasi secara komersial pada akhir tahun 2024. / POS began commercial operations at the end of 2024.




Menjaga Kualitas Udara                                                                     Maintaining Air Quality

Aktivitas operasional tambang, seperti penggunaan mesin,                                   Mining operations, such as the use of machinery, heavy
alat berat, genset, peledakan batuan, serta mobilitas                                      equipment, generators, rock blasting, and vehicle movement,
kendaraan dapat menghasilkan pencemaran udara dan                                          can generate significant air and noise pollution. This has
kebisingan yang signifikan. Hal ini berpotensi memengaruhi                                 the potential to affect workers’ health, disrupt surrounding
kesehatan pekerja, mengganggu masyarakat sekitar, dan                                      communities, and influence wildlife behavior and migration.
memengaruhi perilaku serta migrasi satwa liar. Dalam                                       To address these challenges, the Company employs several
menghadapi tantangan ini, Perseroan menggunakan                                            sustainable approaches. Dust control efforts are routinely
beberapa      pendekatan    yang     berkelanjutan.   Upaya                                implemented through watering of mine roads and operational
pengendalian debu dilakukan secara rutin melalui penyiraman                                areas. To reduce noise impacts, tree planting is carried out
jalan tambang dan area operasional. Untuk mengurangi                                       around work areas, while habitat management and wildlife
dampak kebisingan, penanaman pohon dilakukan di sekitar                                    protection are carried out alongside land preparation process
area kerja, sedangkan pengelolaan habitat dan pengamanan                                   to mitigate impacts on fauna.
satwa liar diterapkan bersamaan dengan proses persiapan
lahan untuk memitigasi dampak terhadap fauna.

Selain upaya mitigasi, Perseroan juga melakukan                                            In addition to mitigation efforts, the Company also monitors
pemantauan kualitas udara dan tingkat kebisingan dilakukan                                 air quality and noise levels quarterly at locations determined in
setiap triwulan di lokasi yang telah ditetapkan bersama                                    collaboration with relevant agencies. In 2025, measurements
dinas terkait. Pada tahun 2025, pengukuran dilaksanakan                                    were conducted at 25 locations around MSJ, SBB, and POS
di 25 titik di sekitar area operasional MSJ, SBB, dan POS,                                 operational areas, covering pits, mining facilities, ports,
mencakup pit, fasilitas pertambangan, pelabuhan, jalan                                     mining roads, and residential areas. Monitoring results



126 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 129
tambang, dan permukiman penduduk. Hasil pemantauan                  indicated that air emission levels and noise levels remained
menunjukkan bahwa kadar emisi udara dan tingkat                     below applicable quality standards. Meanwhile, KUP, which
kebisingan tetap berada di bawah standar baku mutu yang             did not carry out mining activities, did not conduct air and
berlaku. Sementara itu, KUP yang tidak melakukan kegiatan           noise monitoring as required by the relevant agency's permit.
penambangan, tidak melakukan pemantauan udara dan
kebisingan sesuai ketentuan izin dari dinas terkait.

Pengukuran Kualitas Udara Ambien [EM-MM-120a.1]
Ambient Air Quality Measurement

             Parameter                                                                                        Parameter
                                       2025                  2024                 2023
             (µg/Nm3)                                                                                         {µg/Nm3)
 SO2 (Sulfur Dioksida)                 248.0                 36.4                 54.1           SO2 (Sulfur Dioxide)
 O3 (Oksidan)                           36.1                 40.0                 51.9           O3 (Ozone)
 CO (Karbon Monoksida)                 514.0             799.9                 1,041.2           CO (Carbon monoxide)
 NO2 (Nitrogen Dioksida)                53.7                 22.7                 20.7           NO2 (Nitrogen Dioxide)
 TSP (Total Suspend Particular)         84.4                 72.5                 68.9           TSP (Total Suspend Particular)
 PM 10                                  42.6                 14.8                 12.5           PM 10
 PM 2.5                                 31.0                  8.3                  8.7           PM 2.5
                                                     Tidak Signifikan        Tidak Signifikan
 Pb                                      0.2                                                     Pb
                                                      Not Significant         Not Significant
 Materi Partikulat                      15.0                 N/A                  N/A            Particulate Matter




Penggunaan Material [POJK F.5]                                      Material Use [POJK F.5]

Berbagai material digunakan untuk mendukung kelancaran              Various materials are used to support smooth mining
operasional tambang, termasuk tawas dan kapur untuk                 operations, including alum and lime for mine water
pengelolaan air tambang, bahan peledak, seperti ANFO,               management, explosives, such as ANFO, and construction
serta material konstruksi. Pada tahun 2025, MSJ                     materials. In 2025, MSJ used 736.9 tons of alum and
menggunakan 736,9 ton tawas dan 30,6 ton kapur untuk                30.6 tons of lime for settling pond management, while ANFO
pengelolaan kolam pengendapan, sementara pemakaian                  usage in 2025 was 6,473.6 tons, a 19.4% decrease compared
ANFO pada tahun 2025 sebanyak 6.473,6 ton atau turun                to that of the previous year.
sebesar 19,4% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejalan dengan karakteristik usaha Perseroan yang bergerak          In line with the Company's business characteristics, which
di bidang batu bara, nikel, dan jasa logistik, penggunaan           involve coal, nickel, and logistics services, the use of eco-
material ramah lingkungan dalam bentuk bahan daur                   friendly materials in the form of recycled materials for
ulang untuk pembuatan maupun pengemasan produk                      product manufacturing and packaging has not yet become
belum menjadi aspek yang material secara signifikan.                a significant material aspect. This is because the Company's
Hal ini karena produk utama Perseroan dipasarkan dalam              primary products are marketed in bulk commodities and
bentuk komoditas curah dan jasa logistik, sehingga tidak            logistics services, thus not involving the use of significant
melibatkan penggunaan kemasan konsumen dalam jumlah                 consumer packaging. Nevertheless, the Company continues
material. Meskipun demikian, Perseroan tetap berupaya               to strive to minimize the environmental impact of material use
menekan dampak lingkungan dari penggunaan material                  through operational efficiency and more responsible resource
melalui efisiensi operasional dan pengelolaan sumber daya           management.
yang lebih bertanggung jawab.

Meskipun demikian, Perseroan secara berkesinambungan                Nevertheless, the Company continues to implement measures
terus merealisasikan langkah-langkah untuk mengurangi               to reduce its environmental impact, such as using recycled
dampak lingkungan telah dilakukan, misalnya penggunaan              water from the water treatment plant (WTP) for domestic use
air daur ulang dari water treatment plant (WTP) untuk               and utilizing a circulating water system in nickel processing
keperluan domestik dan penerapan sistem circulating water           to reduce raw water withdrawals. In accordance with
di pengolahan nikel untuk mengurangi pengambilan air                the government's biodiesel agenda, B35 fuel is used in mining




                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    127
Page 130
      Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management




baku. Sesuai dengan agenda biodiesel pemerintah, bahan            operational vehicles and LLJ tugboats for coal distribution,
bakar B35 digunakan pada kendaraan operasional tambang            supporting the reduction of greenhouse gas (GHG) emissions.
dan tugboat LLJ untuk distribusi batu bara, mendukung
pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK).

Pengelolaan penggunaan material ini merupakan                     The management of material usage forms an integral part of
bagian integral dari strategi keberlanjutan Perseroan             the Company’s sustainability strategy to minimize
dalam meminimalkan dampak lingkungan sekaligus                    environmental impacts while improving operational
meningkatkan efisiensi operasional. Ke depan, Perseroan           efficiency. In the future, the Company will continue to explore
akan terus mengeksplorasi alternatif material yang lebih          more environmentally friendly material alternatives and
ramah lingkungan serta mendorong pemanfaatan kembali              promote material reuse as part of its efforts to reduce the
material sebagai upaya mengurangi dampak negatif                  negative impacts of operational activities. This initiative will
kegiatan operasional. Inisiatif ini juga akan diperkuat melalui   also be strengthened through the gradual implementation
penerapan prinsip sirkularitas secara bertahap sebagai            of circularity principles as part of the Company’s ESG
bagian dari implementasi strategi ESG, guna mendukung             strategy, supporting long-term value creation and business
penciptaan nilai jangka panjang dan keberlanjutan usaha.          sustainability.




Pengendalian Dampak Perubahan Iklim
Managing Climate Change Impact


Perseroan menyadari bahwa perubahan iklim merupakan               The Company recognizes that climate change is a global
tantangan global yang berdampak langsung pada                     challenge that directly impacts environmental and business
keberlanjutan lingkungan dan bisnis. Oleh karena itu,             sustainability. Therefore, the Company is committed
Perseroan berkomitmen untuk mengendalikan dan                     to controlling and mitigating GHG emissions through
memitigasi emisi GRK melalui penerapan efisiensi energi,          energy efficiency, use of eco-friendly technologies, and
penggunaan teknologi ramah lingkungan, serta transformasi         transformation of its business portfolio toward minerals
portofolio bisnis menuju mineral yang mendukung transisi          that support the energy transition. These efforts are not only
energi. Upaya ini tidak hanya ditujukan untuk menekan             aimed at reducing the carbon footprint but also supporting
jejak karbon, tetapi juga untuk mendukung agenda nasional         national and global agendas in addressing the climate crisis.
maupun global dalam menghadapi krisis iklim.



Perjalanan Kami Menuju Net Zero pada                              Our Journey to Net Zero by 2055
Tahun 2055 [EM-MM-110a.2] [ESG E-06]                              [EM-MM-110a.2] [ESG E-06]


Industri pertambangan di sektor energi dan mineral memiliki       The mining industry in the energy and minerals sector
kontribusi signifikan terhadap emisi GRK sehingga menuntut        contributes significantly to GHG emissions, thus requiring
adanya langkah mitigasi yang terukur dan berkelanjutan.           measurable and sustainable mitigation measures.
Perseroan menyadari peran strategis tersebut dalam                The Company recognizes this strategic role in supporting
mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon,                  the transition to a low-carbon economy while ensuring
sekaligus memastikan keberlanjutan usaha di tengah                business sustainability amidst the increasing risks of climate
meningkatnya risiko perubahan iklim. Oleh karena itu, isu         change. Therefore, climate issues are viewed not merely
iklim dipandang bukan sekadar kewajiban kepatuhan, tetapi         as a compliance obligation, but as a global challenge that
tantangan global yang harus direspons dengan komitmen             must be addressed with real commitment and a long-term
nyata dan strategi jangka panjang.                                strategy.




128 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 131
Sebagai wujud keseriusan, pada tahun 2022 Perseroan                       As a manifestation of its commitment, in 2022 the Company
menetapkan target untuk mencapai Net Zero Emissions                       set a target of achieving Net Zero Emission by 2055.
pada tahun 2055. Untuk mewujudkan tujuan tersebut,                        To achieve this goal, the Company developed a Climate
Perseroan mengembangkan Climate Strategy and                              Strategy and Decarbonization Roadmap, which serves
Decarbonization Roadmap yang menjadi pedoman utama                        as the primary guideline for reducing emissions while
dalam menurunkan emisi sekaligus memperkuat ketahanan                     strengthening business resilience to climate risks. This
bisnis terhadap risiko iklim. Roadmap ini mengintegrasikan                roadmap integrates mitigation and adaptation efforts
upaya mitigasi dan adaptasi melalui efisiensi energi,                     through energy efficiency, use of low-carbon technologies,
pemanfaatan teknologi rendah karbon, dan diversifikasi                    and diversifying the business portfolio towards a more
portofolio bisnis ke arah yang lebih ramah lingkungan.                    eco-friendly direction. [GRI 3-3, 14.1.1]
[GRI 3-3, 14.1.1]


Roadmap Net Zero Tahun 2055 Perseroan [ESG E-06, E-07]
The Company's Net Zero Roadmap 2055




               2022-2032:                                     2032-2045:                                     2045-2055:
      Meningkatkan Operasi Saat Ini                      Menuju Carbon Neutral                       Mencapai Bebas Emisi GRK
         dan Pengurangan Emisi                           Towards Carbon Neutral                      Achieving Zero GHG Emissions
      Increasing Current Operations
         and Emission Reduction


    a. Melakukan penilaian yang lebih baik        a. Menggunakan lebih banyak sumber              a. Meningkatkan solusi pengendalian
       untuk emisi GRK;                              energi ramah lingkungan untuk                   iklim alami untuk emisi yang sulit
    b. Menerapkan efisiensi energi dan NCS           armada, pembangkit listrik, dan                 dikurangi;
       secara cepat di seluruh Entitas Anak;         tongkang;                                    b. Menerapkan cara untuk menangkap
    c. Bersama grup usaha mencari peluang         b. Meningkatkan persentase penggunaan              dan memanfaatkan karbon, jika
       kerja sama dengan perusahaan listrik          biodiesel sesuai kewajiban atau                 memungkinkan; serta
       rendah karbon dan membeli carbon              menggunakan HVO; serta                       c. Terus      meningkatkan   efisiensi
       offset ataupun sertifikat energi           c. Memanfaatkan solar PV di area                   operasional.
       terbarukan (REC); serta                       penutupan tambang.
    d. Meningkatkan pemanfaatan biodiesel.

    a. Conducting better assessment of GHG        a. Using more environmentally-friendly          a. Improving natural climate control
       emissions;                                    energy sources for fleets, power plants,        solutions for hard-to-reduce emissions;
    b. Implementing energy efficiency and            and barges;                                  b. Implementing ways to capture and
       NCS fast in all Subsidiaries;              b. Increasing the percentage of using              utilize carbon, where possible; and
    c. With business group, looking for              biodiesel according to obligations or        c. Continuously improving operational
       cooperation opportunities with low            using HVO; and                                  efficiency.
       carbon electricity companies and           c. Utilizing solar PV in mining closure
       buying carbon offsets or (REC); and           areas.
    d. Increasing the utilization of biodiesel.




                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   129
Page 132
      Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management




Strategi Utama Dekarbonisasi Hingga Tahun 2055
Main Strategy for Decarbonization Until 2055


                 Pengurangan Emisi Tidak Langsung:                       Pengurangan Emisi dari Kendaraan Bergerak:
                 • Penggunaan solar PV;                                  • Meningkatkan penggunaan biodiesel;
                 • REC; serta                                            • Menggunakan electric truck and shovel; serta
                 • Efisiensi energi.                                     • Mengefisienkan energi.
                 Indirect Emission Reduction:                            Reduction of Emissions from Mobile Vehicles:
                 • Use of solar PV;                                      • Increase the use of biodiesel;
                 • REC; and                                              • Using electric trucks and shovels; and
                 • Energy efficiency.                                    • Efficient energy.



                                                Penyediaan Energi
                                                Listrik Terbarukan        Bahan Bakar
                                                                          Rendah Karbon
                                           Provision of Renewable
                                                  Electrical Energy       Low Carbon Fuel




                                                     Pembakaran
                                                       Stasioner
                                                       Stationary        Carbon Offset
                                                      Combustion


                 Pengurangan Emisi dari Proses Pembakaran Berat
                                                                          Pengurangan Emisi Umum:
                 Stasioner:
                 • Penggunaan energi terbarukan;                          • Membangun proyek carbon offset forestry;
                 • Penggunaan HVO; serta                                    serta
                 • Penggantian bahan bakar.
                                                                          • Kredit karbon.
                 Reduction of Emissions from Stationary Heavy
                 Burning Process:                                         General Emissions Reduction:
                 • Use of renewable energy;                               • Building carbon offset forestry projects; and
                 • Use of HVO; and
                                                                          • Carbon credits.
                 • Fuel replacement.




Pengelolaan Emisi GRK                                                 GHG Emission Management

Profil emisi GRK Perseroan dan Entitas Anak pada tahun                The Company and its Subsidiaries GHG emissions profile in
2025 masih didominasi oleh konsumsi energi dari aktivitas             2025 was still dominated by energy consumption from nickel
operasional smelter nikel, serta penggunaan kendaraan                 smelter operational activities, as well as the use of operational
operasional dan alat berat pada kegiatan pertambangan.                vehicles and heavy equipment in mining activities.Compared
Dibandingkan tahun sebelumnya, emisi yang dihasilkan                  to the previous year, the Company and its Subsidiaries'
Perseroan dan Entitas Anak menunjukkan tren peningkatan.              emissions showed an increasing trend. This was driven by
Kondisi ini dilatarbelakangi oleh usaha diversifikasi                 the Company's diversification efforts into the nickel sector,
Perseroan di bidang nikel, yang sebelumnya hanya di bidang            from previously only in coal. This increase was in line with
batu bara. Peningkatan ini sejalan dengan peningkatan                 the Company's increased nickel production.
produksi nikel Perseroan.

Perseroan memandang tantangan ini sebagai momentum                    The Company views this challenge as an opportunity to
untuk mempercepat upaya dekarbonisasi dengan                          accelerate decarbonization efforts by continuing to explore
terus menjajaki peluang kerja sama strategis dan                      strategic collaboration opportunities and implementing
mengimplementasikan pendekatan rendah karbon. Fokus                   low-carbon approach. The focus will be on energy efficiency,
diarahkan pada efisiensi energi, diversifikasi sumber daya            diversifying cleaner energy sources, and developing nickel
energi yang lebih bersih, serta pengembangan inovasi                  processing innovations that can reduce emissions intensity.
pengolahan nikel yang mampu menekan intensitas emisi.




130 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 133
Emisi yang Dihasilkan [POJK F.11, F.12] [GRI 305-1, 305-2, 305-4, 305-5, 12.1.5, 12.1.6, 12.1.8, 12.2.3, 14.1.5, 14.1.6, 14.1.8,
14.1.9] [EM-MM-110a.1] [ESG E-01, E-02]
Emissions Generated
                                                                                                                   (dalam Ton Co2e / in Tons Co2e)

                   Uraian                      2025                2024                 2023                       Description
                                                           EMISI GRK CAKUPAN 1
                                                           GHG Emissions Scope 1
 Pembakaran Bahan Bakar Stasioner             4,039,231          2,567,381               19,407        Stationary Fuel Combustion
 Pembakaran Bahan Bakar
                                                 50,153             36,472               36,991        Vehicle Fuel Combustion
 Kendaraan
 Penggunaan Bahan Peledak                         1,100              1,366                2,288        Use of Explosives
 Penggunaan Refrigerant                             136                    -                   -       Refrigerant Use
 Total Emisi GRK Cakupan 1                    4,090,620          2,605,219               58,687        Total GHG Emissions Scope 1
                                                  EMISI GRK CAKUPAN 2 TIDAK LANGSUNG
                                                       Indirect GHG Emissions Scope 2
 Penggunaan Listrik – Location
                                              2,078,483            453,017                4,655        Electricity Usage – Location Based
 Based
 Total Emisi Cakupan 2                        2,078,483            453,017                4,655        Total GHG Emissions Scope 2
 Total Emisi Cakupan 1 dan 2                  6,169,103          3,058,235               63,342        Total GHG Emissions Scope 1 and 2
 Pengurangan Emisi                           (3,110,868)       (2,994,895)              (33,405)       Emission Reduction
                                                             INTENSITAS EMISI
                                                             Emission Intensity
 Produksi Batu Bara                               1.338             0.499*)               0.009        Coal Production
 Produksi Nikel                                  82.450            53.655*)              2.200*)       Nickel Production
 Intensitas Emisi per Pendapatan                                                                       Emission Intensity per Revenue (Ton
                                                  0.005              0.002                0.000
 (Ton Co2e/USD)                                                                                        CO₂e/USD)

* Data disajikan kembali. / *Data restated




Pada periode pelaporan 2025, Perseroan telah menyajikan                   In the 2025 reporting period, the Company presented
pengukuran emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2,                             measurements of Scope 1 and Scope 2 GHG emissions, while
sedangkan emisi Cakupan 3 belum diungkapkan secara                        Scope 3 emissions were not yet disclosed quantitatively
kuantitatif karena pengukuran dan konsolidasi datanya                     because the measurement and data consolidation were
masih dalam tahap pengembangan. Ke depan, Perseroan                       still under development. Going forward, the Company will
akan terus menyempurnakan metodologi, ketersediaan                        continue to gradually refine the methodology, data availability,
data, dan kualitas pengukuran emisi Cakupan 3 secara                      and quality of Scope 3 emission measurements to enhance
bertahap untuk meningkatkan kelengkapan dan transparansi                  the completeness and transparency of GHG emission
pelaporan emisi GRK.                                                      reporting.

Kenaikan emisi GRK pada tahun 2025 terutama sejalan                       The increase in GHG emissions in 2025 was primarily in
dengan peningkatan produksi nikel, sementara Perseroan                    line with increased nickel production, while the Company
tetap melanjutkan upaya pengurangan emisi yang telah                      continued its previous emission reduction efforts through
dijalankan sebelumnya melalui efisiensi energi, optimalisasi              energy efficiency, operational optimization, and increased
operasional, dan peningkatan pemanfaatan biodiesel.                       biodiesel utilization. [POJK F.12]
[POJK F.12]



Peningkatan Kualitas Data Emisi GRK secara                                Continuously Improving the Quality of GHG
Berkesinambungan                                                          Emission Data

Dalam rangka mendukung upaya dekarbonisasi Perseroan                      To support the decarbonization efforts of the Company
dan Entitas Anak, kami telah melakukan identifikasi                       and its Subsidiaries, we have conducted a more detailed
lebih rinci terhadap sumber-sumber emisi GRK, dengan                      identification of GHG emission sources, by considering
mempertimbangkan pengaruh tambahan operasional nikel                      the additional impact of nickel operations on our future
pada strategi iklim ke depan. Pada tahun 2025, Perseroan                  climate strategy. In 2025, the Company updated its baseline
telah memperbarui baseline serta menetapkan target                        and established a more accurate group decarbonization
dekarbonisasi grup yang lebih akurat.                                     target.



                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     131
Page 134
       Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management




Inventarisasi emisi GRK dikembangkan mengacu pada              The GHG emission inventory was developed by referring to
standar internasional, termasuk GHG Protocol dan               international standards, including the GHG Protocol and
ISO 14064-1:2018. Faktor emisi diperoleh dari 2006 IPCC        ISO 14064-1:2018. Emission factors were obtained from
Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories, 2019       the 2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas
Refinement to the 2006 IPCC Guidelines, dan sumber literatur   Inventories, the 2019 Refinement to the 2006 IPCC Guidelines,
lain bila data tidak tersedia.                                 and other literature sources when data is unavailable.

Hingga akhir 2025, kami telah memetakan cakupan emisi          Until the end of 2025, we had mapped our scope 3 emissions
(scope) 3 dan mengidentifikasi 5 kategori yang relevan         and identifying 5 relevant categories to be considered in
untuk mulai dipertimbangkan dalam pengukuran dan               the measurement and disclosure of emissions in
pengungkapan emisi pada periode pelaporan mendatang            the upcoming reporting period, as follows:
sebagai berikut:
• Kategori 3 : Aktivitas terkait bahan bakar dan energi;       •   Category 3 : Fuel and energy related activities;
• Kategori 5 : Limbah yang dihasilkan operasi;                 •   Category 5 : Waste generated by operations;
• Kategori 6 : Perjalanan bisnis;                              •   Category 6 : Business travel;
• Kategori 10 : Pengolahan produk yang dijual; serta           •   Category 10 : Processing of products sold; and
• Kategori 11 : Penggunaan produk yang dijual.                 •   Category 11 : Use of products sold.

Perseroan terus berkomitmen untuk menyempurnakan               The Company remains committed to improving the quality
kualitas pengukuran dan pelaporan emisi GRK, khususnya         of GHG emission measurement and reporting, particularly
dalam meningkatkan transparansi emisi sepanjang rantai         by increasing emissions transparency throughout the supply
pasokan. Langkah ini tidak hanya mendukung upaya               chain. This step not only supports internal decarbonization
dekarbonisasi internal, tetapi juga membantu mitra kerja       efforts but also helps partners and stakeholders effectively
dan pemangku kepentingan dalam mengurangi jejak karbon         reduce their carbon footprint.
mereka secara efektif.



Pengelolaan dan Penggunaan Energi                              Energy Management and Use [POJK F.6, F.7]
[POJK F.6, F.7]


Saat ini, kebutuhan energi Perseroan dan Entitas Anak masih    Currently, the Company and its Subsidiaries energy needs still
banyak bergantung pada listrik dari pembangkit batu bara,      rely heavily on electricity from coal-fired power plants, BBM,
BBM, serta B35. Listrik untuk keperluan kantor diperoleh       and B35. Electricity for office use comes from the power
dari jaringan pembangkit umum (grid), sementara smelter        grid, while for IMI smelter comes from a captive power plant
IMI mendapatkan listrik dari pembangkit captive power          managed by an industrial estate, and WMI smelter generates
plant yang dikelola oleh kawasan industri, dan smelter WMI     its own electricity using steam power plants. Biofuel is used
memproduksi listriknya sendiri menggunakan pembangkit          for operations in the mining area, including generators.
listrik tenaga uap. Biofuel dimanfaatkan untuk operasional
di area pertambangan, termasuk pengoperasian genset.

Dengan tingginya kebutuhan energi untuk produksi batu          With the high energy demand for coal and nickel production,
bara dan nikel, Perseroan terus berupaya menerapkan            the Company continues to strive to make innovations
inovasi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi         to increase energy efficiency while utilizing eco-friendly
sekaligus memanfaatkan sumber energi terbarukan yang           renewable energy sources. In addition to the use of biofuel,
ramah lingkungan. Selain penggunaan biofuel, Perseroan         the Company is developing solar panels in its mining
tengah mengembangkan panel surya di wilayah operasional        operations, which are planned to begin operations in 2032.
tambang, yang direncanakan mulai beroperasi pada tahun         This initiative is a key step in our decarbonization strategy
2032. Inisiatif ini menjadi salah satu langkah utama dalam     and will continue to be developed to further expand our
strategi dekarbonisasi kami, dan ke depannya akan terus        contribution to GHG emission reductions. [GRI 3-3, 12.1.1,
dikembangkan untuk memperluas kontribusi terhadap              14.1.1]
pengurangan emisi GRK. [GRI 3-3, 12.1.1, 14.1.1]

Perseroan mengukur penggunaan energi dengan                    The Company measures energy use by converting electricity
mengonversi konsumsi listrik dari satuan megawatt-hour         consumption from megawatt-hours (MWh) to gigajoules (GJ)
(MWh) ke Gigajoule (GJ) berdasarkan UK Government              based on the UK Government GHG Conversion Factors for
GHG Conversion Factors for Company Reporting                   Company Reporting (UK DEFRA Conversion), and therefore,




132 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 135
(UK DEFRA Conversion), sehingga data konsumsi energi                        energy consumption data is presented in a standardized
tersaji secara terstandarisasi dan dapat diperbandingkan                    manner and can be compared between periods. Meanwhile,
antar periode. Sementara itu, intensitas energi dihitung                    energy intensity is calculated by dividing total energy
dengan membandingkan total penggunaan energi terhadap                       consumption by total production volume during the reporting
jumlah produksi dalam periode pelaporan sebagai indikator                   period, serving as an indicator of operational efficiency. This
efisiensi operasional. Metodologi ini sekaligus menjadi                     methodology also forms part of the Company’s strategy
bagian dari strategi Perseroan dalam mengawasi dan                          to monitor and control energy usage sustainably through
mengendalikan penggunaan energi secara berkelanjutan,                       tracking consumption trends, evaluating the effectiveness of
melalui pemantauan tren konsumsi, evaluasi efektivitas                      efficiency initiatives, and determining necessary corrective
inisiatif efisiensi, serta penetapan langkah perbaikan yang                 actions. The measurement results are presented as follows:
diperlukan. Hasil pengukuran tersebut diuraikan sebagai
berikut:

Penggunaan Energi (GJ) [POJK F.6, F.7] [GRI 302-1, 302-3, 12.1.2, 12.1.4, 14.1.2, 14.1.4] [EM-MM-130a.1] [ESG E-03]
Energy Use (GJ)

                   Uraian                      2025                  2024                  2023                        Description
                                                                SUMBER ENERGI
                                                                 Energy Source
 Energi Terbarukan                               513,246              726,334              264,327         Renewable Energy
 Energi Tak Terbarukan                        52,187,081           36,485,409              790,200         Non-Renewable Energy
 Total Penggunaan Energi                      52,700,328           37,211,743            1,054,527         Total Energy Use
 Pengurangan Penggunaan Energi               (15,488,585)        (36,157,216)            (571,890)         Energy Use Reduction
 Persentase Penggunaan Energi                                                                              Percentage of Renewable Energy
                                                      1.0                  1.9                 25.1
 Terbarukan                                                                                                Usage
                                                        INTENSITAS ENERGI (GJ/TON)
                                                            Energy Intensity (GJ/Ton)
 Produksi Batu Bara                               11.430               6.072*)               0.152*)       Coal Production
 Produksi Nikel                                  704.343             652.861 *)
                                                                                           36.630  *)
                                                                                                           Nickel Production
 Intensitas Energi per Pendapatan                                                                          Energy Intensity per Revenue
                                                   0.039                0.029                 0.001
 (GJ/USD)                                                                                                  (GJ/USD)

* Data disajikan kembali. / Data restated.


Pada tahun 2025, Perseroan menggunakan energi                               In 2025, the Company consumed 52,700,328 GJ of energy,
sebanyak 52.700.328 GJ, meningkat 41,6% dibandingkan                        a 41.6% increase compared to 37,211,743 GJ in the previous
tahun sebelumnya sebesar 37.211.743 GJ. Peningkatan                         year. This increase was primarily in line with increased nickel
ini terutama sejalan dengan peningkatan produksi nikel                      production as part of the Company's business development
sebagai bagian dari pengembangan dan diversifikasi usaha                    and diversification.
Perseroan.

Secara year-on-year, tidak terdapat perubahan signifikan                    Year-on-year, there were no significant changes in
dalam pola penggunaan energi dan/atau efisiensi                             the Company's energy use and/or energy efficiency patterns
energi Perseroan pada tahun 2025 dibandingkan tahun                         in 2025 compared to the previous year. The increase in
sebelumnya. Peningkatan penggunaan energi pada tahun                        energy use in 2025 was primarily in line with increased nickel
2025 terutama sejalan dengan peningkatan produksi                           production. The Company continued its ongoing energy
nikel. Perseroan tetap melanjutkan upaya efisiensi energi                   efficiency and renewable energy utilization efforts as part of
dan pemanfaatan energi terbarukan yang telah dijalankan                     its commitment to more efficient and sustainable operations.
sebelumnya secara konsisten sebagai bagian dari                             All energy used was consumed internally by the Company,
komitmen terhadap operasional yang lebih efisien dan                        and the Company had not yet measured energy usage outside
berkelanjutan. Seluruh energi yang digunakan tersebut                       the organization.
merupakan energi yang dikonsumsi oleh Perseroan dan
Perseroan belum melakukan pengukuran penggunaan
energi di luar organisasi.




                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   133
Page 136
       Pengelolaan Lingkungan / Environmental Management




Perjalanan Kami Membangun                                                       Our Journey to Building Climate Resilience
Ketahanan Iklim

Sektor logam dan pertambangan menghadapi kerentanan                             The metals and mining sectors face high vulnerability to
tinggi terhadap dampak perubahan iklim, khususnya                               the impacts of climate change, particularly in mining areas.
di area tambang. Peristiwa cuaca ekstrem dan bencana                            Extreme weather events and climate disasters, such as floods
iklim, seperti banjir dan longsor akibat hujan deras,                           and landslides caused by heavy rainfall, have the potential
berpotensi mengancam keselamatan pekerja. Selain risiko                         to threaten workers’ safety. In addition to physical risks,
fisik, transisi menuju ekonomi rendah karbon menimbulkan                        the transition to a low-carbon economy brings changes to
perubahan pada kebijakan, permintaan pasar, serta                               policies, market demand, and stakeholder expectations.
ekspektasi pemangku kepentingan.

Perseroan telah melakukan identifikasi awal terhadap                            The Company has conducted an initial high-level identification
risiko dan peluang terkait iklim pada tingkat high-level                        of climate-related risks and opportunities as a first step in
sebagai langkah awal pengelolaan risiko iklim, selaras                          climate risk management, in line with the Company's climate
dengan strategi iklim Perseroan. Proses ini dilakukan                           strategy. This process is based on internal documentation
berdasarkan dokumentasi internal dan tinjauan literatur,                        and a literature review, and adopts the framework developed
serta mengadopsi kerangka yang dikembangkan oleh TCFD.                          by the TCFD.

Salah satu strategi adaptasi dan mitigasi kami adalah                           One of our adaptation and mitigation strategies is business
diversifikasi portofolio bisnis menuju ekosistem baterai,                       portfolio diversification into the battery ecosystem, to adapt to
untuk menyesuaikan dengan dinamika pasar yang tengah                            market dynamics that are shifting to a low-carbon economy.
beralih ke ekonomi rendah karbon. Selain itu, komitmen                          Furthermore, our commitment to not opening new coal mines
untuk tidak membuka tambang batu bara menjadi bagian                            is part of our transition risk mitigation efforts. Going forward,
dari upaya mitigasi risiko transisi. Ke depan, Perseroan                        the Company plans to strengthen its climate risk assessment
berencana memperkuat proses penilaian risiko iklim dan                          process and fully integrate it into its mining risk management
mengintegrasikannya secara menyeluruh ke dalam sistem                           system.
manajemen risiko pertambangan.

Risiko dan Peluang Perubahan Iklim [GRI 3-3, 201-2, 14.2.1, 14.2.2]
Climate Change Risks and Opportunities
                                  Risiko                                                                  Peluang
                                   Risk                                                                  Opportunity
 FISIK / Physical                                                             KETAHANAN / Resilience

 Akut / Acute                                                                 [O] Penurunan disrupsi operasional dari pencegahan dan respons
 [R] Peningkatan intensitas dan frekuensi kejadian cuaca ekstrem dan          darurat terhadap bencana terkait iklim, seperti banjir dan tanah
 bencana terkait, yang dapat menyebabkan gangguan operasional                 longsor.
 dan logistik, luapan atau kerusakan kolam pengendapan, kerusakan             [O] Reduced operational disruption from preventing and responding to
 peralatan dan kendaraan, serta insiden K3.                                   climate-related disasters, such as floods and landslides.
 [R] Increased intensity and frequency of extreme weather events
 and related disasters, which may cause operational and logistical            Pasar / Market
 disruptions, overflows or damage to settling ponds, damage to
 equipment and vehicles, and OHS incidents.                                   [O] Kenaikan permintaan akan mineral yang mendukung transisi
                                                                              energi bersih dan elektrifikasi, seperti EV dan ekosistem
 [R] Suhu ekstrem yang dapat menyebabkan penurunan produktivitas              penyimpanan baterai.
 karyawan dan serangan panas, terlebih karyawan di site.                      [O] Increased demand for minerals that support the clean energy
 [R] Extreme temperatures that may cause reduced employee                     transition and electrification, such as EVs and battery storage
 productivity and heat stroke, especially for workers on site.                ecosystems.

 Kronis / Chronic                                                             [O] Mekanisme pasar karbon membuka peluang revenue stream
 [R] Kenaikan permukaan air laut yang mengancam daerah pesisir                baru.
 dan menyebabkan banjir rob.                                                  [O] Carbon market mechanisms open up new revenue streams.
 [R] Sea level rise that threatens coastal areas and causes tidal flooding.

 [R] Kenaikan suhu mendorong kenaikan biaya energi untuk
 pendinginan kantor.
 [R] Rising temperatures drive up energy costs for office cooling.




134 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 137
                                 Risiko                                                                  Peluang
                                  Risk                                                                  Opportunity
 TRANSISI / Transition                                                      TEKNOLOGI / Technology

 Regulasi / Regulatory                                                      [O] Inovasi teknologi dan metode pertambangan atau pengolahan
 [R] Agenda pajak karbon nasional dan mandat biodiesel, berpotensi          mineral yang lebih rendah emisi.
 meningkatkan biaya operasional dan bahan baku yang intensif                [O] Innovation in technologies and methods for mining or processing
 karbon.                                                                    minerals with lower emissions.
 [R] National carbon tax agenda and biodiesel mandates, potentially
 increasing operational costs and carbon-intensive raw materials.           REPUTASI / Reputation

 [R] Ketentuan regulasi terkait iklim, seperti pelaporan iklim, yang        [O] Peningkatan reputasi dari aksi iklim.
 semakin ketat.                                                             [O] Increased reputation from climate action.
 [R] Increasingly stringent climate-related regulatory requirements, such
 as climate reporting.

 Pasar / Market
 [R] Penurunan permintaan atas batu bara dan komoditas intensif
 karbon.
 [R] Declining demand for coal and carbon-intensive commodities.

 [R] Keterbatasan akses pendanaan untuk sektor intensif karbon atau
 karena kinerja iklim yang terbatas.
 [R] Limited access to financing for carbon-intensive sectors or due to
 limited climate performance.

 Teknologi / Technology
 [R] Kegagalan mengadopsi teknologi baru.
 [R] Failure to adopt new technologies.

 Reputasi / Reputation
 [R] Penurunan reputasi karena aksi iklim terbatas.
 [R] Decreased reputation due to limited climate action.




Pengaduan terkait Pengelolaan Dampak                                          Complaints related to Environmental Impact
Lingkungan [POJK F.16]                                                        Management [POJK F.16]

Dalam rangka mengevaluasi efektivitas pengelolaan                             To evaluate the effectiveness of our environmental
lingkungan, kami menyediakan mekanisme pengaduan                              management, we provide a complaint channel for parties
bagi pihak-pihak yang mengalami dampak akibat aktivitas                       affected by the operational activities of the Company and its
operasional Perseroan maupun Entitas Anak. Masyarakat                         Subsidiaries. The public or stakeholders can file complaints
atau pemangku kepentingan dapat menyampaikan keluhan                          directly through the External Unit of each Subsidiary.
secara langsung melalui External Unit masing-masing
Entitas Anak.

Setiap laporan yang diterima akan ditangani secara                            Every report received will be handled responsively and
responsif dan tepat oleh pihak terkait, dengan tetap                          appropriately by the relevant parties, while adhering to
berpedoman pada peraturan perundang-undangan serta                            applicable laws and regulations and internal policies.
kebijakan internal yang berlaku. Pendekatan ini memastikan                    This approach ensures that complaints are handled
penanganan pengaduan bersifat transparan, akuntabel,                          transparently, accountably, and oriented towards recovery
dan berorientasi pada pemulihan serta mitigasi dampak                         and mitigation of environmental impacts.
lingkungan.

Sepanjang tahun 2025 tidak terdapat laporan pengaduan                         No complaints were received throughout 2025, reflecting
yang    diterima,  mencerminkan     efektivitas sistem                        the effectiveness of the environmental management system
pengelolaan lingkungan hidup yang diterapkan serta                            implemented and the commitment of the Company and its
komitmen Perseroan dan Entitas Anak dalam menjalankan                         Subsidiaries in conducting responsible mining operations.
operasional pertambangan secara bertanggung jawab.




                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   135
Page 138
Glosarium
Glossary                                                           E
                                                               E            E-mail
                                                               E            Endangered
                                                               EBT          Energi Baru Terbarukan / New Renewable Energy
                 Reuse (Pemakaian Ulang), Reduce (Mengurangi
 3R                                                                         Keadaan Darurat Kesiapsiagaan dan Rencana
                 Limbah), dan / and Recycle (Daur Ulang)
                                                               EPRPs        Tanggap Darurat / Developing Emergency
                                                                            Preparedness and Response Plans

  A                                                            ESDM
                                                                            Energi dan Sumber Daya Mineral /
                                                                            Energy and Mineral Resources
                                                               ESG          Environmental, Social, and Governance
 AAT             Air Asam Tambang / Acid Mine Drainage
 AMD             Acid Mine Drainage
 ANFO            Ammonium Nitrat / Ammonium Nitrate                F
                 Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia /
 APBI                                                          F            Facsimile
                 Indonesia Coal Mining Association
                 Alat Pelindung Diri / Personal Protective     FAFR         Fatal Accident Frequency Rate
 APD
                 Equipment (PPE)                               FPM          Fixed Plan Maintenance
 APE             PT Arkara Prathama Energi


                                                                   G
 ASEAN           Association of Southeast Asian Nations



  B                                                            GAD          Gross Air Dried
                                                               GAR          Gross As Received
                 Bahan Berbahaya dan Beracun / Hazardous and   GCG          Good Corporate Governance
 B3
                 Toxic Materials
                                                               GHG          Greenhouse Gas
 B30             Biodiesel 30
                                                               GJ           Giga Joule
 B35             biofuel
                                                               GRI          Global Reporting Initiative
 BBM             Bahan Bakar Minyak / Fuel Oil
                                                               GRK          Gas Rumah Kaca / Greenhouse Gas
 BCM             Bank Cubic Meter
                                                               GST          General Safety Talk
                 Bursa Efek Indonesia / Indonesia Stock
 BEI                                                           GWP          Global Warming Potential
                 Exchange
 BIMTEK          Bimbingan Teknis / Technical Guidance
 BKP             PT Bumi Karunia Pertiwi
                 Badan Penyelenggara Jaminan Sosial /
                                                                H
 BPJS
                 Social Security Administrator
                                                               H2S          Hidrogen Sulfida / Hydrogen Sulfide
 BSE             PT Blue Sparking Energy
                                                               ha           Hektare / Hectares
                                                               HAM          Hak Asasi Manusia / Human Rights

  C                                                            HA Capital   Harum Asia Capital Pte Ltd
                                                               HEAL         Harum Energy Australia Ltd
 CDE             Community Development and Empowerment         Hg           Merkuri
 CLA             Collective Labor Agreement                                 Human Immunodeficiency Virus-Acquired
                                                               HIV-AIDS
 CO              Karbon Monoksida / Carbon Monoxide                         Immunodeficiency Syndrome
                 Ekuivalen Karbon Dioksida / Carbon Dioxide    HNI          PT Harum Nickel Industry
 CO2e
                 Equivalent                                    HNP          PT Harum Nickel Perkasa
 Covid-19        Corona Virus Disease 2019                     HPAL         High Pressure Acid Leach
 CR              Critically Endangered                         HPU          PT Harmoni Panca Utama
 CSR             Company Social Responsibility                 HR           Human Resources
                                                                            Kode saham PT Harum Energy Tbk /

  D
                                                               HRUM
                                                                            Ticker Code of PT Harum Energy Tbk
                                                               HSE          Health, Safety, and Environment

 DAS             Daerah Resapan Air / Water Reservation Area   HVO          Hydrotreated Vegetable Oil

                 Daerah Khusus Ibukota Jakarta /
 DKI Jakarta
                 Jakarta Capital Special Region




136 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 139
  I
                                                                 Lt.             Lantai / Floor
                                                                 Ltd             Limited Company
                                                                 LTIFR           Lost Time Injury Frequency Rate
              Identifikasi Bahaya, Penilaian, dan Pengendalian
IBPPR         Risiko / Hazard Identification, Risk Assessment,


ICMA
              and Control
              Indonesian Coal Mining Association
                                                                 M
IDX           Indonesia Stock Exchange
                                                                 m3              Meter Kubik / Cubic Meter
IIA           Institue of Internal Auditors
                                                                 mg              Miligram / Milligram
IIF           Indonesia Infrastructure Finance
                                                                 MCK             Mandi, Cuci, Kakus / Bath, Wash, Toilet
IMI           PT Infei Metal Industry
                                                                 MHE             Maintenance Heavy Equipment
IPCC          Intergovernmental Panel on Climate Change
                                                                 MODI            Minerba One Data Indonesia
              Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan /
ISAK                                                             MHP             Mixed Hydroxide Precipitate
              Interpretation of Financial Accounting Standards
                                                                                 Mahakam Swapantau Air Point / Mahakam Self
ISO           International Standardization Organization         MSAP
                                                                                 Monitoring Air Point
              Izin Usaha Pertambangan / Mining Business
IUP                                                              MSJ             PT Mahakam Sumber Jaya
              License
                                                                 MSMEs           Micro, Small, and Medium Enterprises


 J                                                               MSMS
                                                                 µg
                                                                                 Mahakam Safety Management System
                                                                                 Mikrogram / Microgram

Jl.           Jalan / Street
JORC          Joint Ore Reserves Committee                        N
JSA           Job Safety Analysis
                                                                 NAB             Nilai Ambang Batas / Threshold Value


 K                                                               NCS
                                                                 NIC
                                                                                 Natural Climate Solutions
                                                                                 Nickel Industries Limited

              Kesehatan dan Keselamatan Kerja /                  Nm3             Normal Kubik Meter / Normal Cubic Meter
K3
              Occupational Health and Safety                     NMFR            Near Miss Frequency Rate
              Keanekaragaman Hayati Utama /                      No.             Nomor / Number
KBA
              Key Biodiversity Area
                                                                 NO2             Nitrogen Dioksida / Nitrogen Dioxide
kcal/kg       Kilokalori/Kilogram / Kilocalorie/Kilogram
                                                                 NPI             Nickel Pig Iron
Kepmen        Keputusan Menteri / Ministerial Decree


                                                                  O
Kg            Kilogram
Kemenkes      Kementerian Kesehatan / Ministry of Health
              Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia /
Kemenkumham                                                      O3              Ozon
              Ministry of Law and Human Rights
              Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme / Corruption,                       Occupational Health and Safety
KKN                                                              OHSMS
              Collusion, and Nepotism                                            Management System

              Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan /                       Otoritas Jasa Keuangan / Financial Services
KLHK                                                             OJK
              Ministry of Environment and Forestry                               Authority

Km            Kilometer
KPI           Key Performance Indicator
              Kualitas Udara Dalam Ruangan /
                                                                  P
KUDR
              Indoor Air Quality
                                                                 PAK             Penyakit Akibat Kerja / Occupational Diseases
KUP           PT Karya Usaha Pertiwi
                                                                                 Perlindungan Anak Terpadu Berbasis
              Kepala Teknik Tambang / Head of Mining             PATBM           Masyarakat / Community-Based Integrated
KTT
              Engineering                                                        Child Protection
                                                                 Pb              Timbal

 L                                                               PCR             Polymerase Chain Reaction
                                                                                 Perusahaan Daerah Air Minum /
                                                                 PDAM
                                                                                 Regional Drinking Water Company
LEAP          Locate, Evaluate, Assess, Prepare
                                                                 PH              Power House
LLJ           PT Layar Lintas Jaya
                                                                 pH              Keasaman Air / Water Acidity
              Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko /
LSPMR         Risk Management Professional Certification                         Perjanjian Kerja Bersama / Collective Labor
                                                                 PKB
              Institute                                                          Agreement



                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   137
Page 140
                 Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan                      Sekolah Menengah Kejuruan Negeri /
 PKP2B                                                             SMKN
                 Batubara / Coal Contract of Work                               Public Vocational Secondary School
 PM10            Partikulat                                        SMP          Sekolah Menengah Pertama / Junior High School
                 Penerimaan Pajak dan Penerimaan                   SO2          Sulfur Dioksida / Sulfur Dioxide
 PNBP            Negara Bukan Pajak / Tax Revenue and Non-Tax
                                                                   SASB         Sustainability Accounting Standard Board
                 State Revenue
 Post Office

                                                                       T
                 Post Office Box
 Box
                 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan /
 POJK
                 Financial Services Authority Regulation
                                                                   T            Telepon / Telephone
                 Pengawasan Operasional Pertama /
 POM                                                                            Perusahaan yang status kepemilikan saham
                 First Operational Supervision
                                                                   Tbk          bersifat terbuka atau publik / Companies whose
                 Pengawasan Operasional Madya / Intermediate                    shareholding status is open or public
 POP
                 Operational Supervision
                                                                                Task Force on Climate-related Financial
 POS             PT Position                                       TCFD
                                                                                Disclosures
                 Pengembangan dan Pemberdayaan                     TBM          Tool Box Meeting
 PPM             Masyarakat / Community Development
                 and Empowerment                                   THN          PT Tanito Harum Nickel

                 Program Pengungkapan Sukarela / Voluntary                      Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Hidup /
 PPS                                                               TJSL
                 Disclosure Program                                             Social and Environmental Responsibility

 PRA             Participatory Rural Appraisal                     TNFD         Taskforce on Nature-related Financial Disclosure

 PT              Perusahaan Terbuka / Limited Liability Company                 Tentara Nasional Indonesia /
                                                                   TNI
                                                                                Indonesian National Army
 PV              Photovoltaic
                                                                   Ton CO2e /   Ton Ekuivalen Karbon Dioksida / Tons of Carbon
                                                                   Tons CO2e    Dioxide Equivalent

  R                                                                TPB
                                                                                Tujuan Pembangunan Berkelanjutan /
                                                                                Sustainable Development Goals

                 Sertifikat Energi Terbarukan / Renewable Energy   TSP          Total Suspend Particular
 REC
                 Certificate                                       TSS          Total Suspended Solids
 RKEF            Rotary Kiln Electric Furnace                                   Tingkat Frekuensi Kejadian / Total Recordable
                                                                   TRIF
 RMI             Responsible Minerals Initiative                                Injury Frequency

 RMAP            Responsible Minerals Assurance Process
 Rp              Rupiah                                             U
 RPT             Rencana Pasca Tambang / Post-Mining Plan
 RRA             Rapid Rural Appraisal                                          Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro /
                                                                   UMKM
                                                                                Small, Micro, and Medium Enterprises
                 Rapat Umum Pemegang Saham / General
 RUPS                                                                           Upah Minimum Regional / Regional Minimum
                 Meeting of Shareholders                           UMR
                                                                                Wage
                                                                   USD          United States Dollar
  S
 SBB             PT Santan Batubara                                 V
 SD              Sekolah Dasar / Elementary School
                                                                   VCO          Virgin Coconut Oil
 SDGs            Sustainable Development Goals
                                                                   VOC          Senyawa Organik Volatil
 SDM             Sumber Daya Manusia / Human Resources
 SDN             Sekolah Dasar Negeri / Public Elementary School
 SES             Stakeholder Engagement Standard                   W
                 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan / Financial
 SEOJK                                                             W            Website
                 Services Authority Circular
                 Surat Izin Usaha Perusahaan Angkutan Laut /       WBS          Whistleblowing System
 SIUPAL
                 Sea Transportation Company Business License
                                                                   WMI          PT Westrong Metal Industry
                 Sistem Manajemen Kesehatan dan
                                                                   WRI          World Resources Institute
 SMK3            Keselamatan Kerja / Occupational Health and
                 Safety Management System                          WST          Weekly safety talk
                 Sistem Manajemen Keselamatan                      WTP          Water Treatment Plant
 SMKP            Pertambangan / Mining Safety Management
                 System




138 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 141
Daftar Pengungkapan
List of Disclosures


Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 [POJK G.4]
Financial Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017


 No. Indeks                                                      Uraian                                                  Halaman
 No. Index                                                     Description                                                Page
                  Penjelasan Strategi Keberlanjutan
     A.1                                                                                                                        38
                  Description on Sustainability Strategy
IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
Sustainability Performance Highlights
                  Ikhtisar Kinerja Ekonomi
     B.1                                                                                                                        20
                  Economic Performance Highlights
                  Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup
     B.2                                                                                                                        21
                  Environmental Performance Highlights
                  Ikhtisar Kinerja Sosial
     B.3                                                                                                                        21
                  Social Performance Highlights
PROFIL PERUSAHAAN
Company Profile
                  Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
     C.1                                                                                                                        36
                  Vision, Mission, and Sustainability Values
                  Alamat Perusahaan
     C.2                                                                                                                        15
                  Company Address
                  Skala Perusahaan                                                                                     15, 20, 21, 28,
     C.3
                  Company Scale                                                                                          89, 90, 91
                  Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
     C.4                                                                                                                   29, 31
                  Products, Services, and Business Activities
                  Keanggotaan pada Asosiasi
     C.5                                                                                                                        25
                  Membership in Association
                  Perubahan Organisasi Bersifat Signifikan
     C.6                                                                                                                        34
                  Significant Organizational Change
PENJELASAN DIREKSI
Explanation from Board of Directors
                  Penjelasan Direksi
     D.1                                                                                                                        6
                  Explanation from Board of Directors
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
Sustainability Governance
                  Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
     E.1                                                                                                                   56, 58
                  Person in Charge of Sustainable Finance Implementation
                  Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan
     E.2                                                                                                                        58
                  Competency Development related to Sustainable Finance
                  Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
     E.3                                                                                                                  63, 117
                  Risk Assessment of Sustainable Finance Implementation
                  Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
     E.4                                                                                                                        46
                  Relations with Stakeholders
                  Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
     E.5                                                                                                                        60
                  Problems of Sustainable Finance Implementation




                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        139
Page 142
  No. Indeks                                                        Uraian                                                  Halaman
  No. Index                                                       Description                                                Page
 KINERJA KEBERLANJUTAN
 Sustainability Performance
                    Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
      F.1                                                                                                                     58
                    Building a Sustainability Culture
 KINERJA EKONOMI
 Economy Performance
                    Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan
                    dan Laba Rugi
      F.2                                                                                                                     32
                    Comparison of Targets and Performance of Production, Portfolios, Financing Targets, or Investments,
                    Income and Profit and Loss



                    Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan
                    atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
      F.3                                                                                                                     32
                    Comparison of Targets and Performance of Portfolio, Financing Targets, or Investments on Financial
                    Instruments or Projects in Line with Sustainable Finance



 KINERJA LINGKUNGAN
 Environmental Performance
 Umum
 General
                    Biaya Lingkungan Hidup
      F.4                                                                                                                     116
                    Environmental Costs
 Aspek Material
 Material Aspects
                    Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
      F.5                                                                                                                     127
                    Use of Environmentally Friendly Material
 Aspek Energi
 Energy Aspects
                    Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
      F.6                                                                                                                   132, 133
                    Amount and Intensity of Energy Consumed
                    Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
      F.7                                                                                                                   132, 133
                    Efforts and Achievement of Energy Efficiency and Renewable Energy Consumed
 Aspek Air
 Water Aspects
                    Penggunaan Air
      F.8                                                                                                                     122
                    Water Consumption
 Aspek Keanekaragaman Hayati
 Biodiversity Aspects
                    Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
      F.9           Keanekaragaman Hayati                                                                                     119
                    Impact of Operational Areas Adjacent to or in Conservation Areas or Areas with Biodiversity
                    Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
      F.10                                                                                                                    120
                    Biodiversity Conservation Effort
 Aspek Emisi
 Emission Aspect
                    Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan berdasarkan Jenisnya
      F.11                                                                                                                    131
                    Amount and Intensity of Emissions based on Type
                    Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
      F.12                                                                                                                    131
                    Efforts and Achievements of Emission Reduction Implemented
 Aspek Limbah dan Efluen
 Waste and Effluent Aspects
                    Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan berdasarkan Jenis
      F.13                                                                                                                    124
                    Amount of Water and Effluent Generated based on Type




140 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 143
 No. Indeks                                                      Uraian                                                        Halaman
 No. Index                                                     Description                                                      Page
                Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
     F.14                                                                                                                         124
                Waste and Effluent Management Mechanisms
                Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
     F.15                                                                                                                         126
                Spills (if any)
Aspek Pengaduan terkait Lingkungan Hidup
Aspects of Complaints related to the Environment
                Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
     F.16                                                                                                                         135
                Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
                Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa
     F.17       yang Setara kepada Konsumen                                                                                           70
                Commitment of LJK, Issuer, or Public Company to Providing Equal Products and/or Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Manpower Aspects
                Kesetaraan Kesempatan Bekerja
     F.18                                                                                                                             85
                Equal Opportunity Employment
                Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
     F.19                                                                                                                             86
                Child Labor and Forced Labor
                Upah Minimum Regional
     F.20                                                                                                                             86
                Regional Minimum Wage
                Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
     F.21                                                                                                                        73, 75
                Decent and Safe Work Environment
                Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
     F.22                                                                                                                             95
                Employee Training and Capacity Building
Aspek Masyarakat
Community Aspects
                Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
     F.23                                                                                                                         102
                Impact of Operations on the Surrounding Communities
                Pengaduan Masyarakat
     F.24                                                                                                                         100
                Public Complaints
                Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)                                                            105, 106, 108,
     F.25       Social Environmental Responsibility Activities (SER)                                                        109, 110, 111,
                                                                                                                              112, 113
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility for Sustainable Product/Service Development
                Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
     F.26                                                                                                                       69, 115
                Sustainable Finance Products/Services Innovation and Development
                Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
     F.27                                                                                                                             70
                Products/Services with Evaluated Customer Safety
                Dampak Produk/Jasa
     F.28                                                                                                                             69
                Impacts of Products/Services
                Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
     F.29                                                                                                                             71
                Number of Products Recalled
                Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
     F.30                                                                                                                             72
                Customer Satisfaction Survey on Sustainable Finance Products and/or Services
Lain-Lain
Miscellaneous
                Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
     G.1                                                                                                                              5
                Written Verification from Independent Party (if any)
                Lembar Umpan Balik
     G.2                                                                                                                          155
                Feedback Form
                Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya
     G.3                                                                                                                          154
                Responses to Previous Year’s Report Feedback
                Daftar Pengungkapan sesuai POJK 51/2017
     G.4                                                                                                                          139
                List of Disclosures According to POJK 51/2017




                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        141
Page 144
GRI Standards 2021
GRI Standards 2021

                                        PT Harum Energy Tbk melaporkan informasi dalam indeks isi Standar GRI ini untuk periode
 Pernyataan Penggunaan                  1 Januari 2025–31 Desember 2025 dengan referensi Standar GRI.
 Statement of Usage                     PT Harum Energy Tbk reports the information in this GRI Standard content index for the period of
                                        January 1, 2025–December 31, 2025, with reference to the GRI Standards.
 GRI 1 yang Digunakan                   GRI 1: Foundation 2021 opsi “with reference”
 GRI 1 Used                             GRI 1: Foundation 2021 “with reference” option
                                        GRI 12: Sektor Batu Bara 2022
 Standar Sektor GRI yang Berlaku        GRI 12: Coal Sector 2022
 Applicable GRI Sector Standards        GRI 14: Sektor Pertambangan 2024
                                        GRI 14: Mining Sector 2024



                                              Keterbukaan                              No. Referensi    No. Referensi
                                               Disclosure                               Standar GRI      Standar GRI
                                                                                       12 Sektor Batu     14 Sektor
                              No.                                                           Bara        Pertambangan        Halaman
    GRI - Standard
                            Indeks                        Judul                           Standard        Standard           Page
                             Index                        Title                        Reference No.    Reference No.
                              No.                                                       GRI 12 Coal     GRI 14 Mining
                                                                                           Sector           Sector
 PENGUNGKAPAN UMUM
 GENERAL DISCLOSURE
                          Organisasi dan Praktik Pelaporannya
                          Organization and Its Reporting Practices
                                        Detail Organisasi
                              2-1                                                                                             14, 15
                                        Organizational Details
                                        Entitas yang Termasuk dalam Pelaporan
                                        Keberlanjutan
                              2-2                                                                                               5
                                        Entities  Included       in   Sustainability
                                        Reporting
                                        Periode Pelaporan, Frekuensi, dan Kontak
                              2-3                                                                                               5
                                        Reporting Period, Frequency, and Contact
                                        Pernyataan Ulang Informasi
                              2-4                                                                                               5
                                        Restatement of Information
                                        Jaminan Eksternal
                              2-5                                                                                               5
                                        External Assurance
 GRI 2:
 Pengungkapan Umum        Aktivitas dan Pekerja
 2021                     Activities and Workers
 GRI 2:                                 Aktivitas, Rantai Nilai, dan Hubungan
 General Disclosures                    Bisnis Lainnya                                                                      15, 29, 31,
 2021                         2-6
                                        Activities, Value Chain, and Other Business                                             34
                                        Relationships
                                        Karyawan
                              2-7                                                                                           89, 90, 91
                                        Employee
                                        Pekerja yang Bukan Karyawan
                              2-8                                                                                               93
                                        Non-Employee Workers
                          Tata Kelola
                          Governance
                                        Struktur dan Komposisi Tata Kelola
                              2-9                                                                                             56, 58
                                        Governance Structure and Composition
                                        Nominasi dan Seleksi untuk Badan Tata
                                        Kelola Tertinggi
                             2-10                                                                                               61
                                        Nomination and Selection for the Highest
                                        Governance Body




142 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 145
                                     Keterbukaan                              No. Referensi        No. Referensi
                                      Disclosure                               Standar GRI          Standar GRI
                                                                              12 Sektor Batu         14 Sektor
                    No.                                                            Bara            Pertambangan           Halaman
GRI - Standard
                  Indeks                        Judul                            Standard            Standard              Page
                   Index                        Title                         Reference No.        Reference No.
                    No.                                                        GRI 12 Coal         GRI 14 Mining
                                                                                  Sector               Sector
                              Ketua Badan Tata Kelola Tertinggi
                    2-11                                                                                                    58, 66
                              Chairman of the Highest Governance Body
                              Peran Badan Tata Kelola Tertinggi dalam
                              Mengawasi Pengelolaan Dampak
                    2-12                                                                                                        56
                              Role of the Highest Governance Body in
                              Monitoring Impact Management
                              Pendelegasian Tanggung Jawab untuk
                              Mengelola Dampak
                    2-13                                                                                                        63
                              Delegation  of        Responsibilities   for
                              Managing Impact
                              Peran Badan Tata Kelola Tertinggi dalam
                              Pelaporan Keberlanjutan
                    2-14                                                                                                    38, 56
                              Role of the Highest Governance Body in
                              Sustainability Reporting
                              Konflik Kepentingan
                    2-15                                                                                                        66
                              Conflict of Interest
                              Komunikasi Keprihatinan Krisis
                    2-16                                                                                                        67
                              Crisis Concern Communication
                              Pengetahuan Kolektif dari Badan Tata
                              Kelola Tertinggi
                    2-17                                                                                                        58
                              Performance Evaluation of the Highest
                              Governance Body
                              Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola
                              Tertinggi
                    2-18                                                                                                        62
                              Evaluation of the Performance             of
                              the Highest Governance Body
                              Kebijakan Remunerasi
                    2-19                                                                                                        61
                              Remuneration Policy
                              Proses untuk Menentukan Remunerasi
                    2-20                                                                                                        61
                              Process for Determining Remuneration
                              Rasio Kompensasi Total Tahunan
                    2-21                                                                                                    61, 87
                              Annual Total Compensation Ratio
                 Strategi, Kebijakan, dan Praktik
                 Strategy, Policy, and Practice
                              Pernyataan     tentang              Strategi
                              Pembangunan Berkelanjutan
                    2-22                                                                                                        6
                              Statement on the Strategy for Sustainable
                              Development
                              Komitmen Kebijakan
                    2-23                                                                                                        64
                              Commitment to Policy
                              Menanamkan Komitmen Kebijakan
                    2-24                                                                                                        58
                              Embedding Commitment to Policy
                              Proses untuk Memulihkan Dampak Negatif
                    2-25                                                                                                        63
                              Process for Recovering Negative Impact
                              Mekanisme untuk Mencari Nasihat dan
                              Menyampaikan Kekhawatiran
                    2-26                                                                                                        67
                              Mechanism for         Seeking   Advice   and
                              Raising Concern
                              Kepatuhan terhadap Hukum dan Peraturan
                    2-27                                                                                                    64, 67
                              Compliance with Laws and Regulations




                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    143
Page 146
                                                Keterbukaan                        No. Referensi    No. Referensi
                                                 Disclosure                         Standar GRI      Standar GRI
                                                                                   12 Sektor Batu     14 Sektor
                              No.                                                       Bara        Pertambangan      Halaman
    GRI - Standard
                            Indeks                       Judul                        Standard        Standard         Page
                             Index                       Title                     Reference No.    Reference No.
                              No.                                                   GRI 12 Coal     GRI 14 Mining
                                                                                       Sector           Sector
                                       Keanggotaan Asosiasi
                             2-28                                                                                       25
                                       Memberships in Association
                          Keterlibatan Pemangku Kepentingan
                          Stakeholder Engagement
                                       Pendekatan      Keterlibatan   Pemangku
                             2-29      Kepentingan                                                                      46
                                       Stakeholder Engagement Approach
                                       Perjanjian Kerja Bersama
                             2-30                                                                                       85
                                       Collective Labor Agreement
                          Topik Material
                          Material Topics
 GRI 3:
 Topik Material 2021                   Proses untuk Menentukan Topik Material
                              3-1                                                                                       50
 GRI 3:                                Process for Defining Material Topics
 Material Topic 2021
                                       Daftar Topik Material
                              3-2                                                                                       50
                                       List of Material Topics
                          Topik Ekonomi
                          Economic Topic
                          201 Kinerja Ekonomi
                          201 Economic Performance
 GRI 3:
 Topik Material 2021                   Manajemen Topik Material
                              3-3                                                      12.8.1       14.9.1, 14.23.1     33
 GRI 3:                                Material Topic Management
 Material Topic 2021
 GRI 201:
                                       Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan
 Kinerja Ekonomi 2016
                                       dan Didistribusikan
 GRI 201:                    201-1                                                     12.8.2       14.9.2, 14.23.2     33
                                       Direct Economic Value Generated and
 Economic Performance
                                       Distributed
 2016
                          204 Praktik Pengadaan
                          204 Procurement Practices
 GRI 3:
 Topik Material 2021                   Manajemen Topik Material
                              3-3                                                      12.8.1                           100
 GRI 3:                                Material Topic Management
 Material Topic 2021
 GRI 204:
 Praktik Pengadaan 2016                Proporsi Pengeluaran untuk Pemasok
 GRI 204:                    204-1     Lokal                                           12.8.6           14.9.5          101
 Procurement Practices                 Proportion of Spending on Local Suppliers
 2016
                          205 Anti-Korupsi
                          205 Anti-Corruption
 GRI 3:
 Topik Material 2021                   Manajemen Topik Material
                              3-3                                                     12.20.1          14.22.1          66
 GRI 3:                                Material Topic Management
 Material Topic 2021
                                       Operasi-Operasi yang Dinilai Memiliki
                                       Risiko terkait Korupsi
                             205-1                                                    12.20.2          14.22.2          66
 GRI 205:                              Operations Deemed to Have Risks Related
 Anti-Korupsi 2016                     to Corruption
 GRI 205:                              Komunikasi dan Pelatihan tentang
 Anti-Corruption 2016                  Kebijakan dan Prosedur Anti-Korupsi
                             205-2                                                    12.20.3          14.22.3          66
                                       Communication       and     Training   on
                                       Anti-Corruption Policies and Procedures




144 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 147
                                                Keterbukaan                            No. Referensi        No. Referensi
                                                 Disclosure                             Standar GRI          Standar GRI
                                                                                       12 Sektor Batu         14 Sektor
                             No.                                                            Bara            Pertambangan           Halaman
    GRI - Standard
                           Indeks                          Judul                          Standard            Standard              Page
                            Index                          Title                       Reference No.        Reference No.
                             No.                                                        GRI 12 Coal         GRI 14 Mining
                                                                                           Sector               Sector
                                       Insiden Korupsi yang         Terbukti    dan
                                       Tindakan yang Diambil
                            205-3                                                           12.20.4              14.22.4                 66
                                       Proven Incidents      of    Corruption   and
                                       Actions Taken
                          Topik Lingkungan
                          Environmental Topic
                          302 Energi
                          302 Energy
GRI 3:
Topik Material 2021                    Manajemen Topik Material
                             3-3                                                            12.1.1                14.1.1                 132
GRI 3:                                 Material Topic Management
Material Topic 2021
GRI 302:                               Konsumsi Energi dalam Organisasi
                            302-1                                                           12.1.2                14.1.2                 133
Energi 2016                            Energy Consumption in the Organization
302:
Energy 2016                            Intensitas Energi
                            302-3                                                           12.1.4                14.1.4                 133
                                       Energy Intensity

                          303 Air dan Efluen
                          303 Water and Effluent
GRI 3:
Topik Material 2021                    Manajemen Topik Material
                             3-3                                                            12.7.1                14.7.1                 133
GRI 3:                                 Material Topic Management
Material Topic 2021
                                       Manajemen Dampak yang Berkaitan
GRI 303:                               dengan Pembuangan Air
                            303-2                                                           12.7.3                14.7.3                 125
Air dan Efluen 2018                    Management of Impact Related to Water
GRI 303:                               Discharge
Water and Effluent 2018                Pengambilan Air
                            303-3                                                           12.7.4                14.7.4                 123
                                       Water Intake
                          304 Keanekaragaman Hayati
                          304 Biodiversity
GRI 3:
Topik Material 2021                    Manajemen Topik Material
                             3-3                                                            12.5.1                                       119
GRI 3:                                 Material Topic Management
Material Topic 2021
                                       Lokasi Operasi yang Dimiliki, Disewa,
                                       Dikelola, atau Berdekatan dengan
                                       Kawasan Lindung dan Kawasan dengan
                                       Nilai Keanekaragaman Hayati Tinggi di
                            304-1      Luar Kawasan Lindung                                 12.5.2                                       120
GRI 304:                               Operational    Sites   Owned,    Leased,
Keanekaragaman                         Managed, or Adjacent to, Protected Areas
Hayati 2016                            and Areas with High Biodiversity Value
                                       Outside the Protected Areas
GRI 304:
Biodiversity 2016                      Dampak Signifikan dari Kegiatan, Produk,
                                       dan Jasa pada Keanekaragaman Hayati
                            304-2                                                           12.5.3                                       119
                                       Significant Impact of Activities, Products,
                                       and Services on Biodiversity
                                       Habitat yang Dilindungi atau Direstorasi
                            304-3                                                           12.5.4                                       119
                                       Protected or Restored Habitat




                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    145
Page 148
                                             Keterbukaan                            No. Referensi    No. Referensi
                                              Disclosure                             Standar GRI      Standar GRI
                                                                                    12 Sektor Batu     14 Sektor
                              No.                                                        Bara        Pertambangan      Halaman
    GRI - Standard
                            Indeks                      Judul                          Standard        Standard         Page
                             Index                      Title                       Reference No.    Reference No.
                              No.                                                    GRI 12 Coal     GRI 14 Mining
                                                                                        Sector           Sector
                                       Spesies Daftar Merah IUCN dan Spesies
                                       Daftar Konservasi Nasional dengan
                                       Habitat dalam Wilayah yang Terkena Efek
                             304-4     Operasi                                          12.5.5                           121
                                       IUCN Red List Species and National
                                       Conservation List Species with Habitats in
                                       Areas Affected by Operations
                          305 Emisi
                          305 Emissions
 GRI 3:
 Topik Material 2021                   Manajemen Topik Material
                              3-3                                                       12.1.5           14.1.1        129, 132
 GRI 3:                                Material Topic Management
 Material Topic 2021
                                       Emisi GRK (Cakupan 1) Langsung
                             305-1                                                      12.1.5           14.1.5          131
                                       Direct GHG Emissions (Scope 1)
                                       Emisi GRK (Cakupan 2) Tidak Langsung
 GRI 305:                    305-2     Langsung                                         12.1.6           14.1.6          131
 Emisi 2016                            Indirect GHG Emissions (Scope 2)
 GRI 305:
 Emission 2016                         Intensitas Emisi GRK
                             305-4                                                      12.1.8           14.1.8          131
                                       GHG Emission Intensity
                                       Pengurangan Emisi GRK
                             305-5                                                      12.2.3           14.1.9          131
                                       GHG Emission Reduction
                          306 Limbah
                          306 Waste
 GRI 3:
 Topik Material 2021                   Manajemen Topik Material
                              3-3                                                       12.6.1       14.5.1, 14.15.1     123
 GRI 3:                                Material Topic Management
 Material Topic 2021
                                       Timbulan Limbah dan Dampak-Dampak
                                       yang Signifikan terkait Limbah
                             306-1                                                      12.6.2           14.5.2          123
                                       Waste Generation and Significant Impacts
 GRI 306:                              Related to Waste
 Limbah 2020                           Pengelolaan Dampak yang Signifikan
 GRI 306:                              terkait Limbah
                             306-2                                                      12.6.3           14.5.3          124
 Waste 2020                            Management of       Significant   Impacts
                                       related to Waste
                                       Limbah yang Dihasilkan
                             306-3                                                      12.6.4       14.5.4, 14.15.2     126
                                       Waste Generated
                          308 Penilaian Lingkungan Pemasok
                          308 Supplier Environmental Assessment
 GRI 3:
 Topik Material 2021                   Manajemen Topik Material
                              3-3                                                                                        68
 GRI 3:                                Material Topic Management
 Material Topic 2021
                                       Seleksi  Pemasok       Baru   dengan
                                       Menggunakan Kriteria Lingkungan
 GRI 308: Penilaian          308-1                                                                                       68
                                       Selection of New Suppliers          Using
 Lingkungan Pemasok                    Environmental Criteria
 2016
 GRI 308:                              Dampak Lingkungan Negatif dalam
 Supplier Environmental                Rantai Pasokan dan Tindakan yang Telah
 Assessment 2016             308-2     Diambil                                                                           68
                                       Negative Environmental Impacts          in
                                       the Supply Chain and Actions Taken




146 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 149
                                               Keterbukaan                               No. Referensi        No. Referensi
                                                Disclosure                                Standar GRI          Standar GRI
                                                                                         12 Sektor Batu         14 Sektor
                             No.                                                              Bara            Pertambangan           Halaman
   GRI - Standard
                           Indeks                          Judul                            Standard            Standard              Page
                            Index                          Title                         Reference No.        Reference No.
                             No.                                                          GRI 12 Coal         GRI 14 Mining
                                                                                             Sector               Sector
                          Topik Sosial
                          Social Topic
                          401 Kepegawaian
                          401 Employment
GRI 3:
Topik Material 2021                      Manajemen Topik Material
                             3-3                                                              12.15.1          14.17.1, 14.21.1            88
GRI 3:                                   Material Topic Management
Material Topic 2021
                                         Perekrutan    Karyawan         Baru     dan
GRI 406:                                 Pergantian Karyawan                                                                        88, 89, 92,
                            401-1                                                             12.15.2          14.17.2, 14.21.3
Kepegawaian 2016                         New Employee Recruitment and Employee                                                          93
GRI 406:                                 Turnover
Employment 2016                          Cuti Melahirkan
                            401-3                                                             12.15.4          14.17.5, 14.21.3            87
                                         Maternity Leave
                          403 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
                          403 Occupational Health and Safety
GRI 3:
Topik Material 2021                      Manajemen Topik Material
                             3-3                                                              12.14.1              14.16.1           74, 75, 82
GRI 3:                                   Material Topic Management
Material Topic 2021
                                         Sistem Manajemen Keselamatan dan
                                         Kesehatan Kerja
                            403-1                                                             12.14.2              14.16.2             73, 75
                                         Occupational  Health       and        Safety
                                         Management System
                                         Pengidentifikasian Bahaya, Penilaian
                                         Risiko, dan Investigasi Insiden
                            403-2                                                             12.14.3              14.16.3             76, 78
                                         Hazard Identification, Risk Assessment,
                                         and Incident Investigation
                                         Layanan Kesehatan Kerja
                            403-3                                                             12.14.4              14.16.4             77, 78
                                         Occupational Health Services
                                         Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi
                                         Pekerja tentang Keselamatan dan
                                         Kesehatan Kerja
                            403-4                                                             12.14.5              14.16.5             76, 77
                                         Employee Participation, Consultation, and
GRI 403:                                 Communication on Occupational Health
Keselamatan dan                          and Safety
Kesehatan Kerja 2018                     Pelatihan bagi Pekerja Mengenai
GRI 403:                                 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Occupational Health and     403-5                                                             12.14.6              14.16.6           76, 77, 80
                                         Training for Workers on Occupational
Safety 2018
                                         Health and Safety
                                         Peningkatan Kualitas Kesehatan Pekerja
                            403-6                                                             12.14.7              14.16.7             77, 78
                                         Improvement of Workers’ Health Quality
                                         Pencegahan dan Mitigasi Dampak
                                         Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang
                                         Secara Langsung terkait Hubungan
                            403-7        Bisnis                                               12.14.8              14.16.8                 73
                                         Prevention and Mitigation of Occupational
                                         Health and Safety Impact that is Directly
                                         related to Business Relationship
                                         Pekerja yang Tercakup dalam Sistem
                                         Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
                            403-8        Kerja                                                12.14.9              14.16.9                 74
                                         Workers Covered by the Occupational
                                         Health and Safety Management System




                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    147
Page 150
                                             Keterbukaan                            No. Referensi    No. Referensi
                                              Disclosure                             Standar GRI      Standar GRI
                                                                                    12 Sektor Batu     14 Sektor
                              No.                                                        Bara        Pertambangan       Halaman
     GRI - Standard
                            Indeks                       Judul                         Standard        Standard          Page
                             Index                       Title                      Reference No.    Reference No.
                              No.                                                    GRI 12 Coal     GRI 14 Mining
                                                                                        Sector           Sector
                                       Kecelakaan Kerja
                             403-9                                                     12.14.10         14.16.10           82
                                       Occupational Accident
                                       Penyakit Akibat Kerja
                            403-10                                                     12.14.11         14.16.11           82
                                       Occupational Disease
                          404 Pelatihan dan Pendidikan
                          404 Training and Education
 GRI 3:
 Topik Material 2021                   Manajemen Topik Material
                              3-3                                                       12.3.1           14.17.1           59
 GRI 3:                                Material Topic Management
 Material Topic 2021
                                       Rata-Rata Jam Pelatihan per Tahun per
                                       Karyawan
                             404-1                                                      12.3.2       14.17.7, 14.21.4      95
                                       Average Training Hours per Year per
                                       Employee
                                       Program       untuk   Meningkatkan
 GRI 404:
                                       Keterampilan Karyawan dan Program
 Pelatihan dan
                             404-2     Bantuan Peralihan                                12.3.3       14.8.3, 14.17.8     80, 95
 Pendidikan 2016
                                       Program to Improve Employee Skills and
 GRI 404:
                                       Transitional Assistance Program
 Training and Education
 2016                                  Persentase Karyawan yang Menerima
                                       Tinjauan Rutin terhadap Kinerja dan
                                       Pengembangan Karier
                             404-3                                                                                         96
                                       Percentage of Employees Receiving
                                       Regular Reviews of Performance and
                                       Career Development
                          405 Keanekaragaman dan Kesempatan Setara
                          405 Diversity and Equal Opportunity
                                       Keanekaragaman Badan Tata Kelola dan
 GRI 405:                              Karyawan
 Keanekaragaman dan          405-1                                                     12.19.6           14.21.5        89, 90, 91
                                       Diversity of Governance Bodies and
 Kesempatan Setara                     Employees
 2016
 GRI 405:                              Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi
 Diversity and Equal                   Perempuan dibandingkan Laki-Laki
                             405-2                                                     12.19.7           14.21.6           87
 Opportunity 2016                      Ratio of Basic Salary and Remuneration for
                                       Female compared to Male
                          406 Non-Diskriminasi
                          406 Non-Discrimination
 GRI 406:
                                       Insiden Diskriminasi dan        Tindakan
 Non-Diskriminasi 2016
                                       Perbaikan yang Dilakukan
 GRI 406:                    406-1                                                     12.19.8           14.21.7           88
                                       Incidents of Discrimination and Corrective
 Non-Discrimination
                                       Actions Taken
 2016
                          408 Pekerja Anak
                          408 Child Labor
 GRI 3:
 Topik Material 2021                   Manajemen Topik Material
                              3-3                                                      12.16.1           14.18.1           86
 GRI 3:                                Material Topic Management
 Material Topic 2021
 GRI 408:                              Operasi dan Pemasok yang Berisiko
 Pekerja Anak 2016                     Signifikan terhadap Insiden Pekerja Anak
                             408-1                                                     12.16.2           14.18.2           86
 GRI 408:                              Operations and Suppliers at Significant
 Child labor 2016                      Risk of Child Labor Incidents




148 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 151
                                           Keterbukaan                           No. Referensi        No. Referensi
                                            Disclosure                            Standar GRI          Standar GRI
                                                                                 12 Sektor Batu         14 Sektor
                           No.                                                        Bara            Pertambangan           Halaman
    GRI - Standard
                         Indeks                       Judul                         Standard            Standard              Page
                          Index                       Title                      Reference No.        Reference No.
                           No.                                                    GRI 12 Coal         GRI 14 Mining
                                                                                     Sector               Sector
                        409 Kerja Paksa
                        409 Forced Labor
GRI 3:
Topik Material 2021                  Manajemen Topik Material
                           3-3                                                        12.17.1              14.19.1                 86
GRI 3:                               Material Topic Management
Material Topic 2021
                                     Organisasi Pelapor Harus Melaporkan
GRI 409: Kerja Paksa                 Cara Mereka Mengelola Kerja Paksa atau
atau Wajib Kerja 2016                Wajib Kerja
                          409-1                                                       12.17.2               14.9.2                 86
GRI 409: Forced or                   Reporting Organizations Must Report How
Compulsory Labor 2016                They Manage Forced or Compulsory Labor
                                     Using
                        411 Hak Masyarakat Adat
                        411 Rights of Indigenous Peoples
GRI 3:
Topik Material 2021                  Manajemen Topik Material
                           3-3                                                        12.11.1              14.11.1                 99
GRI 3:                               Material Topic Management
Material Topic 2021
GRI 411:
Hak Masyarakat Adat                  Insiden Pelanggaran yang Melibatkan
2016                                 Hak-Hak Masyarakat Adat
                          411-1                                                       12.11.2              14.11.2                 99
GRI 411:                             Incidents   of    Violations   Involving
Indigenous Peoples’                  Indigenous Peoples’ Rights
Rights 2016
                        413 Masyarakat Lokal
                        413 Local Community
GRI 3:
Topik Material 2021                  Manajemen Topik Material
                           3-3                                                        12.9.1               14.10.1           100, 102
GRI 3:                               Material Topic Management
Material Topic 2021
                                     Operasi dengan Keterlibatan Masyarakat
GRI 413:                             Lokal, Penilaian Dampak, dan Program
Masyarakat Lokal 2016                Pengembangan
                          413-1                                                       12.9.2               14.10.2           100, 101
GRI 413:                             Operations with Local Community
Local Community 2016                 Engagement, Impact Assessment, and
                                     Development Program
                        414 Penilaian Sosial Pemasok
                        414 Supplier Social Assessment
GRI 3:
Topik Material 2021                  Manajemen Topik Material                                          14.17.1, 14.18.1,
                           3-3                                                        12.15.1                                      68
GRI 3:                               Material Topic Management                                             14.19.1
Material Topic 2021
                                     Seleksi  Pemasok       Baru     dengan
                                     Menggunakan Kriteria Sosial                                       14.17.9, 14.18.2,
GRI 414:                  414-1                                                       12.15.8              14.19.3                 68
                                     New Supplier Selection Using Social
Penilaian Sosial                     Criteria
Pemasok 2016
GRI 414:                             Dampak Sosial Negatif dalam Rantai
Social Assessment                    Pasokan dan Tindakan yang Telah
Supplier 2016             414-2      Diambil                                          12.15.9              14.17.10                68
                                     Negative Social Impacts in the Supply
                                     Chain and Actions Taken




                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    149
Page 152
                                                 Keterbukaan                           No. Referensi        No. Referensi
                                                  Disclosure                            Standar GRI          Standar GRI
                                                                                       12 Sektor Batu         14 Sektor
                                No.                                                         Bara            Pertambangan        Halaman
     GRI - Standard
                              Indeks                        Judul                         Standard            Standard           Page
                               Index                        Title                      Reference No.        Reference No.
                                No.                                                     GRI 12 Coal         GRI 14 Mining
                                                                                           Sector               Sector
                             416 Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
                             416 Customer Health and Safety
 GRI 3:
 Topik Material 2021                       Manajemen Topik Material
                                 3-3                                                                                               70
 GRI 3:                                    Material Topic Management
 Material Topic 2021
                                           Penilaian Dampak Kesehatan dan
                                           Keselamatan dari Berbagai Kategori
 GRI 416:                      416-1       Produk dan Jasa                                                                         71
 Kesehatan dan                             Assessment of the Health and Safety
 Keselamatan Pelanggan                     Impacts of Product and Service Categories
 2016                                      Insiden Ketidakpatuhan Sehubungan
 GRI 416:                                  dengan   Dampak      Kesehatan   dan
 Customer Health and                       Keselamatan dari Produk dan Jasa
 Safety 2016                   416-2                                                                                               70
                                           Incidents of Non-Compliance Concerning
                                           the Health and Safety Impacts of Products
                                           and Services



Referensi SASB Metals and Mining 2021
SASB Metals and Mining 2021

     Indikator                                                       Deskripsi                                                  Halaman
     Indicator                                                      Description                                                  Page
 EMISI GAS RUMAH KACA
 Greenhouse Gas Emission
                       Emisi Global Cakupan 1 Bruto, Persentase yang Tercakup dalam Peraturan Pembatasan Emisi
 EM-MM-110a.1                                                                                                                     131
                       Gross Global Scope 1 Emissions, Percentage Covered by Emission Limitation Regulations
                       Pembahasan Strategi atau Rencana Jangka Panjang dan Jangka Pendek untuk Mengelola Emisi
                       Cakupan 1, Target Pengurangan Emisi, dan Analisis Kinerja terhadap Target
 EM-MM-110a.2                                                                                                                     128
                       Discussion of Long-Term and Short-Term Strategies or Plans for Managing Scope 1 Emissions, Emission
                       Reduction Targets, and Analysis of Performance Against Targets
 KUALITAS UDARA
 Air Quality
                       Emisi Udara dari Polutan Berikut: (1) CO, (2) NOx (Tidak Termasuk N2O), (3) SOx, (4) Partikulat
                       (PM10), (5) Merkuri (Hg), (6) Timbal (Pb), dan (7) Senyawa Organik Volatil (VOC)
 EM-MM-120a.1                                                                                                                     127
                       Air Emissions of the Following Pollutants: (1) CO, (2) NOx (Excluding N2O), (3) SOx, (4) Particulate
                       Matter (PM10), (5) Mercury (Hg), (6) Lead (Pb), and (7) Volatile Organic Compounds (VOCs)
 PENGELOLAAN ENERGI
 Energy Management
                       (1) Total Energi yang Dikonsumsi, (2) Persentase Jaringan Listrik, (3) Persentase Terbarukan
 EM-MM-130a.1                                                                                                                     133
                       (1) Total Energy Consumed, (2) Percentage of Electricity Network, (3) Percentage of Renewable
 PENGELOLAAN AIR
 Water Management
                       (1) Total Air Tawar yang Diambil, (2) Total Air Tawar yang Dikonsumsi, Persentase Masing-Masing di
                       Daerah dengan Tegangan Air Dasar Tinggi atau Sangat Tinggi
 EM-MM-140a.1                                                                                                                     122
                       (1) Total Fresh Water Collected, (2) Total Fresh Water Consumed, Percentage of Each in Areas with High
                       or Very High Basic Water Stress
                       Jumlah Insiden Ketidakpatuhan terkait dengan Izin, Standar, dan Peraturan Kualitas Air
 EM-MM-140a.2                                                                                                                     126
                       Number of Incidents of Non-Compliance related to Water Quality Permits, Standards, and Regulations
 PENGELOLAAN LIMBAH & BAHAN BERBAHAYA
 Waste & Hazardous Materials Management
                       Berat Total Limbah Non-Mineral yang Dihasilkan
 EM-MM-150a.4                                                                                                                     124
                       Total Weight of Non-Mineral Waste Generated



150 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 153
    Indikator                                                        Deskripsi                                                      Halaman
    Indicator                                                       Description                                                      Page
                       Berat Total Tailing yang Dihasilkan
EM-MM-150a.5                                                                                                                               -
                       Total Weight of Tailings Generated
                       Total Berat Batuan Buangan yang Dihasilkan
EM-MM-150a.6                                                                                                                           125
                       Total Weight of Waste Rock Generated
                       Total Berat Limbah Berbahaya yang Dihasilkan
EM-MM-150a.7                                                                                                                           124
                       Total Weight of Hazardous Waste Generated
                       Total Berat Limbah Berbahaya yang Didaur Ulang
EM-MM-150a.8                                                                                                                           125
                       Total Weight of Hazardous Waste Recycled
                       Jumlah Insiden Signifikan yang terkait dengan Bahan Berbahaya dan Pengelolaan Limbah
EM-MM-150a.9                                                                                                                               -
                       Number of Significant Incidents related to Hazardous Materials and Waste Management
                       Deskripsi Kebijakan dan Prosedur Pengelolaan Limbah dan Bahan Berbahaya untuk Operasi Aktif
                       dan Tidak Aktif
EM-MM-150a.10                                                                                                                          123
                       Description of Waste and Hazardous Materials Management Policies and Procedures for Active and
                       Inactive Operations
DAMPAK KEANEKARAGAMAN HAYATI
Biodiversity Impacts
                       Deskripsi Kebijakan dan Praktik Manajemen Lingkungan untuk Situs Aktif
EM-MM-160a.1                                                                                                                           118
                       Description of Environmental Management Policies and Practices for Active Sites
                       Persentase Lokasi Tambang di mana Drainase Batuan Asam: (1) Diprediksi akan Terjadi, (2) Secara
                       Aktif Dimitigasi, dan (3) dalam Perawatan atau Remediasi
EM-MM-160a.2                                                                                                                               -
                       Percentage of Mine Sites where Acid Rock Drainage Is: (1) Predicted to Occur, (2) Actively Mitigated, and
                       (3) Under Treatment or Remediation
                       Persentase dari (1) Terbukti dan (2) Cagar Alam di atau Dekat Lokasi dengan Status Konservasi yang
                       Dilindungi atau Habitat Spesies yang Terancam Punah
EM-MM-160a.3                                                                                                                               -
                       Percentage of (1) Proven and (2) Nature Reserves on or Near Sites with Protected Conservation Status
                       or Endangered Species Habitat
KEAMANAN, HAK ASASI MANUSIA & HAK PENDUDUK SETEMPAT
Security, Human Rights & Local Population Rights
                       Persentase dari (1) Cadangan Terbukti dan (2) Cadangan Kemungkinan yang Berada di atau Dekat
EM-MM-210a.1           Wilayah Konflik                                                                                                     -
                       Percentage of (1) Proven Reserves and (2) Probable Reserves Located in or Near Conflict Areas
                       Persentase dari (1) Cadangan Terbukti dan (2) Cadangan Kemungkinan yang Berada di atau Dekat
EM-MM-210a.2           Wilayah Adat                                                                                                        -
                       Percentage of (1) Proven Reserves and (2) Probable Reserves Located in or Near Indigenous Territories
                       Diskusi tentang Proses Keterlibatan dan Praktik Due Diligence Sehubungan dengan Hak Asasi
                       Manusia, Hak-Hak Masyarakat Adat, dan Operasi di Wilayah Konflik
EM-MM-210a.3                                                                                                                               84
                       Discussion of Engagement Processes and Due Diligence Practices in Relation to Human Rights,
                       Indigenous Communities Rights, and Operations in Conflict Areas
HUBUNGAN MASYARAKAT
Community Relations
                       Diskusi Proses untuk Mengelola Risiko dan Peluang yang terkait dengan Komunitas Hak dan
                       Kepentingan
EM-MM-210b.1                                                                                                                           104
                       Discussion of Processes for Managing Risks and Opportunities related to Community Rights and
                       Interests
                       (1) Jumlah dan (2) Durasi Penundaan Non-Teknis
EM-MM-210b.2                                                                                                                               -
                       (1) Number and (2) Duration of Non-Technical Delays
PRAKTIK KETENAGAKERJAAN
Labor Practices
                       Persentase Tenaga Kerja Aktif yang Tercakup dalam Perjanjian Perundingan Bersama
EM-MM-310a.1                                                                                                                               -
                       Percentage of Active Workforce Covered by Collective Bargaining Agreements
                       (1) Jumlah dan (2) Durasi Pemogokan dan Penguncian
EM-MM-310a.2                                                                                                                               -
                       (1) Number and (2) Duration of Strikes and Lockouts
KESEHATAN & KESELAMATAN TENAGA KERJA
Workforce Health & Safety
                       (1) All-Incidence Rate, (2) Fatality Rate, (3) (NMFR), dan (4) Rata-Rata Jam Pelatihan Kesehatan,
                       Keselamatan, dan Tanggap Darurat untuk (a) Karyawan Tetap dan (b) Karyawan Kontrak
EM-MM-320a.1                                                                                                                          80, 82
                       (1) All-Incidence Rate, (2) Fatality Rate, (3) (NMFR), and (4) Average Hours of Health, Safety and
                       Emergency Response Training for (a) Permanent Employees and (b) Contract Employees




                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        151
Page 154
     Indikator                                                    Deskripsi                                                  Halaman
     Indicator                                                   Description                                                  Page
 ETIKA & TRANSPARANSI BISNIS
 Business Ethics & Transparency
                     Deskripsi Sistem Manajemen untuk Pencegahan Korupsi dan Penyuapan di Seluruh Rantai Nilai
 EM-MM-510a.1                                                                                                                    65
                     Description of Management System for Preventing Corruption and Bribery Throughout the Value Chain
                     Produksi di Negara-Negara yang Memiliki 20 Peringkat Terendah dalam Transparansi Persepsi
                     Korupsi Transparency International Indeks
 EM-MM-510a.2                                                                                                                     -
                     Production in Countries Ranked in the 20 Lowest Rankings on Transparency International’s Corruption
                     Perceptions Index
 PENGELOLAAN FASILITAS PENYIMPANAN TAILING
 Tailings Storage Facility Management
                     Tabel Inventarisasi Fasilitas Penyimpanan Tailing: (1) Nama Fasilitas, (2) Lokasi, (3) Status
                     Kepemilikan, (4) Status Operasional Operasional, (5) Metode Konstruksi, (6) Kapasitas Penyimpanan
                     Maksimum yang Diizinkan, (7) Jumlah Tailing yang Disimpan Saat Ini, (8) Klasifikasi Konsekuensi,
                     (9) Tanggal Tinjauan Teknis Independen yang Terbaru, (10) Temuan Material, (11) Langkah-Langkah
                     Mitigasi, dan (12) Keadaan Darurat Kesiapsiagaan dan Rencana Tanggap Darurat (EPRP) Spesifik
 EM-MM-540a.1        Lokasi                                                                                                       -
                     Tailings Storage Facility Inventory Table: (1) Facility Name, (2) Location, (3) Ownership Status,
                     (4) Operational Status, (5) Construction Method, (6) Maximum Permitted Storage Capacity, (7) Current
                     Amount of Tailings Stored, (8) Consequence Classification, (9) Date of Most Recent Independent
                     Technical Review, (10) Material Findings, (11) Mitigation Measures, and (12) Site-Specific Developing
                     Emergency Preparedness and Response Plans (EPRPs)
                     Rangkuman Pengelolaan Limbah Tambang Sistem dan Struktur Tata Kelola yang Digunakan untuk
                     Memantau dan Menjaga Stabilitas Fasilitas Penyimpanan Tailings
 EM-MM-540a.2                                                                                                                   124
                     Summary of Mine Waste Management Governance Systems and Structures Used to Monitor and
                     Maintain the Stability of Tailings Storage Facilities
                     Pendekatan untuk Pengembangan Keadaan Darurat Kesiapsiagaan dan Rencana Tanggap Darurat
                     (EPRP) untuk Fasilitas Penyimpanan Tailing
 EM-MM-540a.3                                                                                                                    78
                     Approach to Developing Emergency Preparedness and Response Plans (EPRPs) for Tailings Storage
                     Facilities
 METRIK AKTIVITAS
 Activity Metrics
                     Produksi (1) Bijih Logam dan (2) Produk Logam Jadi
 EM-MM-000.A                                                                                                                     32
                     Production of (1) Metal Ore and (2) Finished Metal Products
                     Jumlah Total Karyawan, Persentase Kontraktor                                                            89, 90, 91,
 EM-MM-000.B
                     Total Number of Employees, Percentage of Contractors                                                       101



Metrik ESG
ESG Metrics

      Kinerja               Kode                                          Nama Metrik                                        Halaman
    Performance             Code                                          Metric Name                                         Page

                                         Laporan Emisi Gas Rumah Kaca
                             E-01                                                                                               131
                                         Greenhouse Gas Emission Report

                                         Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca
                             E-02                                                                                               131
                                         Greenhouse Gas Emission Intensity

                                         Konsumsi Energi Listrik
                             E-03                                                                                               133
                                         Electricity Consumption

 Lingkungan                              Konsumsi Air
                             E-04                                                                                               122
 Environment                             Water Consumption

                                         Limbah yang Dihasilkan
                             E-05                                                                                               124
                                         Waste Generated

                                         Komitmen Perusahaan untuk Mencapai Target Net Zero Emission
                             E-06                                                                                            128, 129
                                         Company’s Commitment to Achieving Net Zero Emission

                                         Komitmen Perusahaan untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
                             E-07                                                                                               129
                                         Company’s Commitment to Reducing Greenhouse Gas Emission




152 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 155
    Kinerja     Kode                                     Nama Metrik                                          Halaman
  Performance   Code                                     Metric Name                                           Page

                       Kesetaraan Gender
                S-01                                                                                                 91
                       Gender Equality

                       Pegawai berdasarkan Gender dan Kelompok Umur
                S-02                                                                                                 91
                       Employees based on Gender and Age Group

                       Tingkat Pergantian Pegawai
                S-03                                                                                                 92
                       Employee Turnover Rate

                       Total Pegawai Sementara
                S-04                                                                                                 93
                       Total Temporary Employees

                       Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
                S-05                                                                                                 95
                       Employee Training and Development

                       Total Kecelakaan Kerja
                S-06                                                                                                 82
                       Total Occupational Accidents

                       Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
                S-07                                                                                                 85
Sosial                 Human Rights Violations
Social
                       Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-diskriminasi
                S-08                                                                                                 85
                       Sexual Harassment and/or Non-Discrimination Policy

                       Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia
                S-09                                                                                                 84
                       Human Rights Policy

                       Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa
                S-10                                                                                                 86
                       Child Labor and/or Forced Labor Policy

                       Kebijakan mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan Kerja
                       yang Aman dan Layak diberikan Kepada Seluruh Karyawan
                S-11                                                                                                 74
                       Occupational Health and Safety Policy and a Safe and Decent Work Environment
                       Provided to All Employees

                                                                                                              101, 105,
                                                                                                              106, 108,
                S-12   Corporate Social Responsibility                                                        109, 110,
                                                                                                              111, 112,
                                                                                                                113

                       Keberagaman Manajemen dan Independensi
                G-01                                                                                                 57
                       Management Diversity and Independence

                       Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan
                G-02                                                                                                 58
                       Total Attendance of Directors and Commissioners at Board Meetings

                       Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan CEO
                G-03                                                                                                 57
                       Policy on Separation of Chairman of the Board and CEO

                       Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan Komisaris
                G-04                                                                                                 62
                       Policy on Assessment of the Board of Directors and Commissioners

Tata Kelola            Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris
                G-05                                                                                                 58
Governance             Policy on Training of the Board of Directors and Commissioners

                       Kriteria Khusus Pemilihan Dewan
                G-06                                                                                                 61
                       Special Selection Criteria for the Board

                       Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi
                G-07                                                                                            64, 65
                       Code of Conduct and/or Anti-Corruption

                       Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham
                G-08                                                                                                 66
                       Policy on Fair Treatment of Shareholders

                       Pencegahan Konflik Kepentingan
                G-09                                                                                                 66
                       Prevention of Conflicts of Interest




                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        153
Page 156
Tanggapan terhadap Lembar Umpan Balik
Laporan Tahun Sebelumnya [POJK G.3]
Response to Feedback Form of the Previous Year's Report

Perseroan tidak memperoleh tanggapan dari para pemangku        The Company did not receive any feedback from stakeholders
kepentingan setelah diterbitkannya Laporan Keberlanjutan       following the publication of the 2024 Sustainability Report.
2024. Dengan demikian, dalam laporan ini tidak terdapat        Therefore, this report does not contain specific information
informasi secara spesifik tentang tindak lanjut yang diambil   regarding the Company's follow-up actions on stakeholders’
Perseroan atas tanggapan dari pemangku kepentingan             feedback from the previous year.
tahun sebelumnya.




154 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 157
Lembar Umpan Balik [POJK G.2]
Feedback Form


Setelah membaca Laporan Keberlanjutan PT Harum Energy Tbk, kami mohon kesediaan para pemangku kepentingan untuk
memberikan umpan balik dengan mengirim email atau mengirim formulir ini melalui fax/pos.
After reading the Sustainability Report of PT Harum Energy Tbk, we ask for your kindness to provide feedback by sending an email
or via fax/post.

                                                    Pertanyaan                                                           Setuju          Netral
                                                     Questions                                                           Agree           Neutral
Laporan ini telah memberikan informasi yang bermanfaat mengenai kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan Perseroan.
This report has provided useful information regarding the Company’s economic, social, and environmental performance.
Data dan informasi yang diungkapkan mudah dipahami, lengkap, transparan, dan berimbang.
The data and information disclosed is easy to understand, complete, transparent, and balanced.
Data dan informasi yang disajikan berguna dalam pengambilan keputusan.
The data and information presented is useful for making decisions.
Laporan ini menarik dan mudah dibaca.
This report is interesting and easy to read.


Mohon berikan nilai mengenai aspek yang terdapat dalam laporan ini (1 = paling penting, 2 = penting, 3 = tidak penting,
4 = sangat tidak penting).
Please score the aspects in this report (score 1 = most important, 2 = important, 3 = less important, 4 = least important).
     Kinerja Ekonomi / Economic Performance                                  Pengurangan Emisi / Emission Reduction

     Produk dan Jasa / Products and Services                                 Penggunaan Air / Water Usage

     Gratifikasi dan Anti-Korupsi / Gratification and Anti-Corruption        Pengelolaan Limbah / Waste Management
     Kesehatan dan Keselamatan Kerja / Occupational Health and
     Safety                                                                  Pelestarian Lingkungan / Environmental Preservation

     Pengendalian Mutu / Quality Control                                     Pengembangan Masyarakat / Community Development

Mohon berikan komentar/saran/usulan bagi laporan ini.
Please provide comments/suggestions/recommendations for this report.




Profil Anda / Your Profile
Nama / Name                                          :
Pekerjaan / Occupation                               :
Institusi/Perusahaan / Institution/Company           :
Kontak (telepon, email) / Contact (phone, email)     :

Kategori Pemangku Kepentingan / Stakeholders Category
     Pemerintah / Government               Pelanggan / Customer               Karyawan / Employee               Mitra Usaha / Business Partner
     Media / Media                         Masyarakat / Public                LSM / NGO                         Lain-Lain, ... / Others, ...

Saran dan tanggapan yang Anda berikan atas informasi yang disajikan dalam laporan ini mohon dikirimkan kepada:
Please send your suggestions and comments on the information presented in this report to:



                                                                                                      (+6221) 3983 1288
                 Renny Soependi                    Gedung Deutsche Bank Lt. 9                         (+6221) 3983 1289
                 Sekretaris Perusahaan             Jl. Imam Bonjol No. 80                             corsec@harumenergy.com
                 Corporate Secretary               Jakarta Pusat 10310
                                                                                                      www.harumenergy.com




                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        155
Page 158
PT Harum Energy Tbk
Gedung Deutsche Bank Lt. 9
Jl. Imam Bonjol No. 80
Jakarta Pusat 10310

   (+6221) 3983 1288
   (+6221) 3983 1289
   corsec@harumenergy.com
   www.harumenergy.com




2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.65 MB
Published30 Apr 2026
Pages158
Characters785,007
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 49 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Harum Energy Tbk p.1 ×102
linked person RAY ANTONIO GUNARA p.8 ×5
linked org PT Karunia Bara Perkasa p.17
linked org Bara Sejahtera p.17
linked person Lawrence Barki p.17 ×3
linked person Steven Scott Barki p.17 ×3
linked org Fortune Indonesia p.25 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.6 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.16
unresolved org Financial Services Authority p.6 ×2
unresolved org PT Harum p.7 ×5
unresolved org Energy Tbk p.7 ×4
unresolved org PT Bumi Karunia Pertiwi p.7 ×2
unresolved org PT Santan Batubara p.7 ×2
unresolved org PT Karya Usaha Pertiwi p.7 ×2
unresolved org PT Mahakam Sumber p.7 ×2
unresolved org PT Layar Lintas p.7
unresolved org PT Layar Lintas Jaya Jaya p.7
unresolved org PT Westrong Metal Industry p.7 ×2
unresolved org PT Blue Sparking p.7
unresolved org PT Blue Sparking Energy Energy p.7
unresolved org PT Infei Metal Industry p.7 ×2
unresolved org Deutsche Bank · Sekretaris Perusahaan p.7
unresolved person Imam Bonjol · Corporate Secretary p.7
unresolved org PT Blue Sparking Energy p.14 ×2
unresolved org PT Asia Antrasit. p.16
unresolved org PT Asia Antrasit. Since p.16
unresolved person James Herman Rahardjo p.17 ×2
unresolved person Notary Eliwaty Tjitra p.17 ×2
unresolved org Minister of Justice p.17
unresolved org PT Bara Sejahtera Abadi p.17
unresolved org PT Harmoni Panca Utama p.24
unresolved org PT Hasta Panca Mandiri Utama p.24
unresolved org Certification Agency SGS United Kingdom Ltd p.25
unresolved org SGS United Kingdom Ltd p.25 ×2
unresolved org Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd p.26 ×5
unresolved org Validity Period Beijing Zhongjing Quality Certification Co Ltd p.26 ×3
unresolved — Hariyadi · Direktur p.27
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. p.55
unresolved org Ministry of Environment and Forestry's p.55
unresolved org Tata Kelola Keberlanjutan p.58 ×2
unresolved person Pria · Komisaris Utama p.59 ×8
unresolved person Male · President Commissioner p.59 ×10
unresolved person Wanita · Komisaris Independen p.59
unresolved person Female · Commissioner p.59
unresolved org Ministry of Energy and Mineral Resources p.77
unresolved org Departemen HSE p.77
unresolved org Departemen Keselamatan Operasi Pertambangan p.77
unresolved org Air p.80

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 2

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result