Back to announcement
20240401_FIMP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31621497_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted FIMPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 36
Page 1
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT d1/
Page 2
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Auditor Independen
Laporan Keuangan
Laporan Posisi Keuangan 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 2
Laporan Perubahan Ekuitas 3
Laporan Arus Kas 4
Catatan atas Laporan Keuangan 5
Page 3
ffice: Jl. Teuku Cik Di$ro N0.37
Menteng, Jakarta Pusat- Jd<arta 10310
Phone : (021)7985666/7995666 Fax: 7982541
i nfo@fi mperkasautama.co. id
SURAT PERNYATAAN DI REKSI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
31 DESEMBER 2023
DAN TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
PT FIMPERTfiSA UTAMA TbK
Kamiyang bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama : Mohamad MulkyThalib
Alamat Kantor : Jalan Teuku Cik Ditiro No. 37, Kel. Menteng
Kec. Menteng, Jakarta Pusat.
Alamat Domisilisesuai : Jalan Teuku Cik Ditiro No. 37, Ket. Menteng
KTP Kec. Jakarta Pusat.
Nomor Telepon : +62811 1001 588
Jabatan : Direktur Utama
2. Nama : ehofid \Mrryanto
Alamat Kantor : Jalan Teuku Cik Ditiro No. 37, Menteng
Jakarta Pusat
Alamat Domisilisesuai : Cempaka Lestari lll, Blok G/50, Kel. Lebak Bulus
KTP Kec. Cilandak, Jakarta Selatan.
Nomor Telepon : +62 8129929279
Jabatan : Direktur
Menyatakan bahwa:
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan; ,!
2. Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai Standar Akuntan5i Keuangpn di lndonesia;
3. a. Semua inforntssi dalam laporan keuangan telah dirnuat $ecara lengkap dan benar;
b. Laporan keuangan tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar dan kami
tidak menghilangkan informasi atau fakta material;
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian intemal dalam Perusahaan. ..,
Demikian pernyataan ini Oibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 27 Maret2:0?4
Page 4
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN No.: 00028/2.1104/AU.1/03/0147-3/1/III/2024 Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi PT Fimperkasa Utama Tbk Opini Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Fimperkasa Utama Tbk (“Perusahaan”), yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2023, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material. Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2023, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Basis Opini Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini kami. Hal Audit Utama Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.
Page 5
Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:
1. Piutang Usaha Bernilai Signifikan Melebihi Jumlah Penjualan Tahun Berjalan 2023.
Perusahaan mengakui Piutang Usaha pada 31 Desember 2023 sebesar Rp 10.001.055.170 yang nilainya
melebihi penjualan tahun berjalan sebesar Rp 7.150.000.000. Hal ini disebabkan karena ada piutang dari
pihak berelasi sebesar Rp 1.806.575.170 yang sudah berumur lebih dari 365 hari (1 tahun) dan piutang
dari pihak ketiga yang berasal dari penjualan tahun berjalan sebesar Rp 7.150.000.000.
Respon kami atas Hal Audit Utama:
• Kami memahami dan mengevaluasi perjanjian jasa konstruksi antara Perusahaan dengan
PT Property Prioritas Utama dan PT Sarana Jasa Konstruksi;
• Kami memeroleh Berita Acara Penyelesaian Proyek yang telah ditandatangani oleh kedua belah
pihak dan memastikan bahwa pengakuan pendapatan jasa konstruksi oleh Perusahaan sudah
sesuai dengan progres pekerjaan yang tertuang dalam Berita Acara tersebut;
• Kami melakukan prosedur konfirmasi dan memeroleh jawaban konfirmasi dari para pelanggan atas
Piutang Usaha per 31 Desember 2023;
• Kami memeriksa ketepatan perlakuan akuntansi yang diterapkan dan kecukupan pengungkapan
pada Catatan 5 atas laporan keuangan.
2. Utang Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang Belum Dibayarkan
Pada tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan mencatat utang pajak PPN dan pajak penghasilan final
pasal 4 ayat (2) masing-masing sebesar Rp 2.773.167.858 dan 593.644.965 dengan total
Rp 3.366.812.823 atau setara dengan 83,85% dari jumlah liabilitas dalam laporan posisi keuangan.
Sampai dengan tanggal laporan auditor independen, utang pajak tersebut belum dibayarkan.
Respon kami atas Hal Audit Utama:
• Kami melakukan prosedur pemeriksaan dan pengecekan dokumen perpajakan seperti faktur pajak,
Surat Pemberitahuan Pajak (SPT), bukti pelaporan dan bukti pembayaran atas pajak tersebut dan
ditemukan bahwa pajak tersebut belum dibayarkan;
• Kami memeroleh status dan perkembangan ketetapan pajak selama tahun berjalan dan berdiskusi
dengan manajemen tentang status utang pajak tersebut;
• Kami membaca dan memahami syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan utama Undang-Undang
perpajakan yang berlaku atas utang pajak tersebut;
• Kami memeriksa ketepatan perlakuan akuntansi yang diterapkan dan kecukupan pengungkapan
pada Catatan 11 atas laporan keuangan.
Page 6
Informasi Lain Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum dalam Laporan Tahunan 2023 (”Laporan Tahunan”), tetapi tidak mencantumkan laporan keuangan dan laporan auditor kami. Laporan Tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan auditor ini. Opini kami atas laporan keuangan tidak mencakup informasi lain, dan oleh karena itu, kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun atas Laporan Tahunan tersebut. Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan, tanggung jawab kami adalah untuk membaca Laporan Tahunan ketika tersedia dan, dalam melaksanakannya, mempertimbangkan apakah Laporan Tahunan mengandung ketidakkonsistensian material dengan laporan keuangan atau pemahaman yang kami peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan penyajian material. Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan penyajian material di dalamnya, kami diharuskan untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola dan melakukan tindakan yang tepat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan keuangan Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan. Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab untuk menilai kemampuan dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya. Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola untuk mengawasi proses pelaporan keuangan Perusahaan. Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.
Page 7
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan
mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik yang
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur audit yang
responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan
basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh
kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan
kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian
internal.
• Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
mendesain prosedur audit yang tepat sesuai kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan opini atas
keefektivitasan pengendalian internal Perusahaan.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan,
berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait
dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan
Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat
suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke
pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, harus
menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit
yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat
menyebabkan Perusahaan tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang
mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain, ruang
lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap defisiensi
signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami
telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan seluruh
hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, dan jika
relevan, pengamanan terkait.
Page 8
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan oleh karenanya manjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama tersebut dalam laporan auditor independen kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal audit utama tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal audit utama tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena konsekuensi yang merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut. Kantor Akuntan Publik Maurice Ganda Nainggolan & Rekan Maurice Ganda Izin Akuntan Publik No. AP.0147 Jakarta, 27 Maret 2024
Page 9
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas di Bank 4 62.663.057 76.728.730
Piutang Usaha-Bersih
Pihak Berelasi 5 1.692.892.745 2.374.575.170
Pihak Ketiga 5 7.718.183.811 6.959.325.585
Persediaan 6 15.937.808.225 12.512.920.891
Jumlah Aset Lancar 25.411.547.838 21.923.550.376
ASET TIDAK LANCAR
Aset Hak-Guna 7 41.024.448 71.109.052
Aset Tetap 8 9.250.138.060 13.430.966.404
Jumlah Aset Tidak Lancar 9.291.162.508 13.502.075.456
JUMLAH ASET 34.702.710.346 35.425.625.832
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 9 11.481.302 285.541.302
Beban Akrual 10 91.154.071 78.916.772
Utang Pajak 11a 3.366.812.823 2.423.553.796
Liabilitas Sewa Jangka Pendek
kepada Pihak Berelasi 13 128.061.792 97.748.589
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 3.597.509.988 2.885.760.459
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang kepada Pemegang Saham 12 - 2.091.712.503
Liabilitas Sewa Jangka Panjang
kepada Pihak Berelasi 13 36.036.036 66.349.239
Liabilitas Imbalan Pascakerja 14 381.879.103 352.870.496
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 417.915.139 2.510.932.238
JUMLAH LIABILITAS 4.015.425.127 5.396.692.697
EKUITAS
Modal Saham - Nilai nominal
Rp 50 per saham tahun 2023 dan 2022
Modal Dasar 800.000.000 saham
Modal Ditempatkan dan Disetor
400.000.975 saham 15 20.000.048.750 20.000.048.750
Tambahan Modal Disetor-Bersih 16 10.030.217.958 10.030.217.958
Penghasilan Komprehensif Lain 17 140.680.163 124.114.046
Saldo Laba (Defisit) 18 516.338.348 (125.447.620)
JUMLAH EKUITAS 30.687.285.219 30.028.933.134
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 34.702.710.346 35.425.625.832
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
-1-
Page 10
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
PENDAPATAN USAHA 19 7.150.000.000 6.545.454.546
BEBAN LANGSUNG 20 (5.273.035.764) (5.131.664.956)
LABA BRUTO 1.876.964.236 1.413.789.590
Beban Umum dan Administrasi 21 (716.649.747) (645.296.606)
Beban Pajak Final 22 (214.500.000) (196.363.636)
Beban Keuangan 23 - (7.191.667)
Beban Lain-lain - Bersih 24 (304.028.521) (18.540.115)
LABA USAHA 641.785.968 546.397.566
Beban Pajak Penghasilan - -
LABA TAHUN BERJALAN 641.785.968 546.397.566
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
POS YANG TIDAK AKAN
DIREKLASIFIKASI KE LABA RUGI
Pengukuran Kembali Program Imbalan Pasti 16.566.117 31.889.976
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 658.352.085 578.287.542
LABA PER SAHAM 26 1,60 3,53
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
-2-
Page 11
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Penghasilan Saldo Laba
Tambahan Komprehensif Tidak Ditentukan
Catatan Modal Saham Modal Disetor Lain Penggunaannya Jumlah Ekuitas
Saldo 1 Januari 2022 20.000.038.750 10.030.197.958 92.224.070 (671.845.186) 29.450.615.592
Pelaksanaan Waran 17 10.000 - - - 10.000
Penerimaan Agio Saham Sehubungan
Dengan Pelaksanaan Waran 18 - 20.000 - - 20.000
Laba Tahun Berjalan 546.397.566 546.397.566
Pengukuran Kembali Program Imbalan Pasti - - 31.889.976 - 31.889.976
Saldo 31 Desember 2022 20.000.048.750 10.030.217.958 124.114.046 (125.447.619) 30.028.933.134
Laba Tahun Berjalan 641.785.968 641.785.968
Pengukuran Kembali Program Imbalan Pasti - - 16.566.117 - 16.566.117
Saldo 31 Desember 2023 20.000.048.750 10.030.217.958 140.680.163 516.338.348 30.687.285.219
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
-3-
Page 12
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan 5, 19 7.072.824.199 91.710.927
Pembayaran Kas kepada Pemasok 6, 7, 10, 22 (4.638.357.363) (936.313.729)
Pembayaran Kas kepada Karyawan 16, 22, 23 (356.820.000) (214.207.547)
Kas dihasilkan dari operasi 2.077.646.836 (1.058.810.349)
Pembayaran Bunga dan Beban Keuangan 25, 26 - (7.191.667)
Kas Bersih Diperoleh Dari (Digunakan Untuk)
Aktivitas Operasi 2.077.646.836 (1.066.002.016)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI - -
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Utang Bank
Pembayaran 13 - (1.000.000.000)
Penerimaan Setoran Modal Saham
Pelaksanaan Waran 17 - 10.000
Penerimaan atas Agio Saham Sehubungan
dengan Pelaksanaan Waran 18 - 20.000
Utang Pemegang Saham
Penerimaan 14 - 2.091.712.503
Pembayaran 14 (2.091.712.509) -
Kas Bersih Diperoleh Dari (Digunakan Untuk)
Aktivitas Pendanaan (2.091.712.509) 1.091.742.503
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DI BANK (14.065.673) 25.740.487
KAS DI BANK AWAL TAHUN 76.728.730 50.988.243
KAS DI BANK AKHIR TAHUN 62.663.057 76.728.730
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
-4-
Page 13
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM
1.a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Fimperkasa Utama Tbk (“Perusahaan“) didirikan di Jakarta berdasarkan Akta No. 41 tanggal
8 Februari 1993 dibuat di hadapan Adam Kasdarmadji, S.H. Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
Surat Keputusan No. C2-1025 HT.01.01.TH.94 tahun 1994, tanggal 24 Januari 1994, serta
diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 3357 tahun 1996, Berita
Negara Republik Indonesia No. 28 tanggal 4 April 1996. Anggaran dasar Perusahaan telah
mengalami beberapa kali perubahan, terakhir Akta No. 92 tanggal 17 Maret 2020 dari Rosida
Rajagukguk Siregar, S.H, M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan, mengenai maksud dan tujuan
Perusahaan, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, dan menegaskan kembali alamat
lengkap Perusahaan. Akta ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0054605.AH.01.11 Tahun 2020
tanggal 18 Maret 2020.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan meliputi
bidang usaha Konstruksi, Gedung, Tempat Tinggal, Perkantoran, Industri, Perbelanjaan,
Kesehatan, Pendidikan, Penginapan, Tempat Hiburan dan Olahraga, Konstruksi Jalan Raya,
Jembatan Layang, Konstruksi Komunikasi, Pemasangan Bangunan Prapabrikasi dan Penyiapan
Lahan.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1996.
Perusahaan berdomisili di Jakarta beralamat di Jl.Teuku Cik Ditiro No. 37 Kelurahan Menteng,
Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.
Pada saat ini kegiatan utama Perusahaan adalah usaha dalam bidang pengurukan tanah dan
konstruksi.
Pengendali terakhir perusahaan adalah Mohamad Mulky Thalib.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Fimperkasa Utama Tbk No. 022/FPU.Dir/Corsec/2020
tanggal 30 November 2020, Perusahaan mengangkat Fahmi Fadillah sebagai Sekretaris
Perusahaan, efektif sejak tanggal Surat Keputusan Direksi tersebut.
Jumlah karyawan per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebanyak
8 orang.
1.b. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 susunan pengurus Perusahaan adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Faried Thalib
Komisaris : Idrus, M.Sc
Komisaris Independen : Yahya Attamimi
Dewan Direksi
Direktur Utama : Mohamad Mulky Thalib
Direktur : Cholid Wuryanto
Berdasarkan Akta Notaris No. 221 tanggal 31 Oktober 2022 dari Rosida Rajagukguk Siregar,
S.H., M.Kn, para pemegang saham sepakat merubah Komisaris Independen Djoko S Djamhoer
digantikan menjadi Yahya Attamimi sebagai salah satu pengurus Perusahaan.
-5-
Page 14
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
1.c. Penawaran Umum Saham Perusahaan
Pada tanggal 31 Maret 2021 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Dewan
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan suratnya No. S-49/D.04/2021 untuk
melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak 160.000.000 lembar saham kepada
masyarakat. Pada tanggal 9 April 2021, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek
Indonesia.
Pada tanggal 9 April 2021, 240.000.000 saham milik pemegang saham pendiri dan 31 Desember
2022 telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia sejumlah 400.000.975 saham telah tercatat pada
Bursa Efek Indonesia.
1.d. Pelaksanaan Waran
Kegiatan Perusahaan yang mempengaruhi efek yang diterbitkan sejak tanggal penawaran umum
perdana sampai dengan tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
Tambahan saham beredar
Tindakan Tahun setelah transaksi
Pelaksanaan Waran dengan nilai nominal
Rp 50 2022 200
Pelaksanaan Waran tersebut dilakukan dengan perbandingan 1:2 yaitu setiap pemegang saham
mendapatkan 2 waran.
1.e. Penyelesaian Laporan Keuangan
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan ini yang telah
diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 27 Maret 2024.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
2.a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan Keuangan Perusahaan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), dan peraturan pasar modal antara
lain Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
(OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan
Emiten atau Perusahaan Publik.
2.b. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan
Laporan keuangan Perusahaan, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep akrual
dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan
atas laporan keuangan yang relevan.
Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran
kas dan setara kas yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah yang merupakan
mata uang fungsional Perusahaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini disajikan dalam
Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.
-6-
Page 15
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntasi Keuangan (PSAK)
Kecuali dinyatakan di bawah ini, kebijakan akuntansi pada dan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 telah diterapkan secara konsisten dengan laporan keuangan
perusahaan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 yang telah sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Pada tanggal 1 Januari 2023, terdapat standar baru dan penyesuaian atau amendemen
terhadap beberapa standar yang masih berlaku yang relevan dengan operasi Perusahaan yang
berlaku efektif sejak tanggal tersebut yaitu sebagai berikut:
- Amendemen PSAK 1 tentang Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan
Kebijakan Akuntansi. Amendemen ini mengubah “informasi kebijakan akuntansi signifikan”
menjadi “informasi kebijakan akuntansi material” dan mengklarifikasi bahwa tidak seluruh
informasi kebijakan akuntansi terkait dengan transaksi, kejadian atau kondisi material
lainnya adalah material terhadap laporan keuangan.
- Amendemen PSAK 16 tentang Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang
Diintensikan. Amendemen ini mengklarifikasi contoh biaya yang dapat diatribusikan secara
langsung ke dalam nilai perolehan aset. Amendemen ini menambahkan pengaturan atas
pengakuan hasil penjualan dan biaya perolehan atas item yang dihasilkan saat membawa
aset tetap ke lokasi dan kondisi yang diperlukan sesuai dengan intensi manajemen dalam
laba rugi serta pengukuran biaya perolehan atas item tersebut dengan menerapkan
persyaratan pengukuran dalam PSAK 14: Persediaan.
- Amendemen PSAK 25 tentang Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan
Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi. Amendemen PSAK 25 ini memperkenalkan
definisi estimasi akuntansi dan mengklarifikasi teknik estimasi dan teknik penilaian
merupakan contoh dari teknik pengukuran yang digunakan dalam mengembangkan estimasi
akuntansi, serta perubahan dalam estimasi akuntansi sebagai hasil informasi baru atau
perkembangan baru yang bukan merupakan koreksi kesalahan.
- Amendemen PSAK 46 tentang Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset
dan Liabilitas Yang Timbul Dari Transaksi Tunggal. Amendemen PSAK 46 ini mewajibkan
agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada saat pengakuan
awalnya misalnya dari transaksi sewa, untuk menghilangkan perbedaan praktik di lapangan
atas transaksi tersebut dan transaksi serupa.
Penerapan dari amendemen atas standar diatas tidak menimbulkan perubahan substansial
atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak material terhadap laporan
keuangan pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
2.d. Instrumen Keuangan
Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.
(i). Aset Keuangan
Pengakuan awal
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus
kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
-7-
Page 16
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.
Aset keuangan Perusahaan meliputi kas di bank dan piutang usaha. Aset keuangan
diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka
aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
berikut:
1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur
dengan menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”),
setelah dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung
dengan memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang
merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan
laba rugi. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba rugi.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Perusahaan terdiri
dari kas di bank dan piutang usaha.
2) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan sebesar nilai
wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi atau penghasilan
komprehensif lain.
Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
atau melalui penghasilan komprehensif lain.
Penghentian Pengakuan
Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:
1) Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
2) Perusahaan telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari
aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa
penundaan yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “passthrough”, dan
salah satu diantara (a) Perusahaan telah mentransfer secara substansial seluruh risiko
dan manfaat dari aset, atau (b) Perusahaan tidak mentransfer atau mempertahankan
secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, namun telah mentransfer
kendali atas aset tersebut.
-8-
Page 17
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
(ii). Liabilitas Keuangan
Penghentian Pengakuan
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan
awal.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan hanya memiliki liabilitas
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Perusahaan
mengukur seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
Penghentian Pengakuan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah berakhir.
(iii). Instrumen keuangan disalinghapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan jumlah netonya dilaporkan
pada laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk
menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
secara bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di
masa yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal
dan dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan Perusahaan atau
pihak lawan.
2.e. Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian,
Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan
usia instrumen keuangan.
Perusahaan menerapkan pendekatan umum PSAK 71 untuk mengukur kerugian kredit
ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk
semua piutang usaha.
Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi
atas instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi
atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan
terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa
depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
-9-
Page 18
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.f. Transaksi Pihak Berelasi
Berdasarkan PSAK 7, ”Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”, entitas atau individu yang
dikategorikan sebagai pihak berelasi memenuhi syarat sebagai berikut:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika
orang tersebut:
i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama entitas pelapor;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas
pelapor.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas
lain).
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau
entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok
usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
entitas asosiasi dari entitas ketiga.
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari
salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika
entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka
entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
dalam huruf (a).
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas
atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari
kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas
pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.
Perusahaan melakukan beberapa transaksi dengan pihak berelasi yang dilakukan dengan
syarat dan kondisi yang sama dengan transaksi-transaksi dengan pihak ketiga.
2.g. Aset Tetap
Berdasarkan PSAK 16, “Aset Tetap”, pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya
perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat
diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan.
Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya dimana seluruh aset tetap
diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian
penurunan nilai (jika ada).
Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset
yang terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di
masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan dan biaya tersebut
dapat diukur secara andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya
pada tahun dimana pada saat penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan
pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
- 10 -
Page 19
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan
selama estimasi manfaat ekonomi aset tetap adalah sebagai berikut:
Jenis Aset Tetap Masa Manfaat
Mesin dan Alat Berat 8 tahun
Kendaraan 4 - 8 tahun
Peralatan Kantor 4 tahun
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain pada saat terjadinya, renovasi perbaikan yang signifikan dikapitalisasi. Ketika
aset tidak digunakan lagi atau dilepas, biaya dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari
kelompok aset tetap dan laba atau rugi yang dihasilkan tercermin dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain untuk periode tersebut.
Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul
dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.
2.h. Aset Hak-Guna
Aset Hak-Guna
Berdasarkan PSAK 73, “Sewa”, aset-hak guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, aset-hak guna diukur
pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya langsung
awal yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai
dikurangi insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar dan memindahkan
aset pendasar.
Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana aset
hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
kerugian penurunan nilai.
Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan
selama estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:
Jenis Aset Hak – Guna Masa Manfaat
Gedung Kantor 10 Tahun
Liabilitas Sewa
Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini
dari pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa.
Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa, Perusahaan menggunakan suku
bunga pinjaman modal kerja pada tanggal dimulainya sewa. Setelah tanggal dimulainya, jumlah
kewajiban sewa ditingkatkan untuk mencerminkan pertambahan bunga dan dikurangi untuk
pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai tercatat kewajiban sewa diukur kembali jika
ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa, perubahan pembayaran sewa.
Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk
aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
- 11 -
Page 20
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Perusahaan sebagai Pesewa
Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan
sewa yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk dalam
pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya.
2.i. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Aset yang diamortisasi diuji untuk penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan
keadaan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat diperoleh kembali.
Penurunan nilai diakui untuk jumlah dimana jumlah tercatat aset melebihi jumlah terpulihkannya.
Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi biaya untuk
menjual atau nilai pakai.
Untuk tujuan pengujian terhadap penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang
dapat teridentifikasi dalam menghasilkan arus kas terpisah (unit penghasil kas). Aset non-
keuangan yang mengalami penurunan nilai ditelaah untuk kemungkinan pemulihan dari
penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.
2.j. Imbalan Pascakerja
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan mencatat liabilitas
imbalan Pascakerja yang tidak didanakan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia
No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja tanggal 2 November 2020 dan Peraturan Pemerintah
Republik Indonesia No. 35 tahun 2021 tentang PKWT, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu
Istirahat dan Pemutusan Hubungan Kerja tanggal 2 Februari 2021.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan mencatat liabilitas
imbalan kerja jangka panjang sesuai dengan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang
Ketenagakerjaan.
Berdasarkan PSAK 24, “Imbalan Kerja”, imbalan pascakerja diakui sebesar jumlah yang diukur
dengan menggunakan dasar diskonto ketika pekerja telah memberikan jasanya kepada
Perusahaan dalam suatu periode akuntansi, liabilitas dan beban diukur dengan menggunakan
teknik aktuaria yang mencakup pula liabilitas konstruktif yang timbul dari praktik kebiasaan
Perusahaan. Dalam perhitungan liabilitas, imbalan harus didiskontokan dengan menggunakan
metode Projected Unit Credit.
Pesangon pemutusan kontrak kerja diakui jika dan hanya jika, Perusahaan berkomitmen untuk:
a. Memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal, atau
b. Menyediakan pesangon bagi pekerja yang menerima penawaran mengundurkan diri
secara sukarela.
2.k. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
Perusahaan melakukan penerapan PSAK 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus
memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
a. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan
janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik
berbeda ke pelanggan.
- 12 -
Page 21
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu
jumlah yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan
tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang
atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja
jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar
harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di
kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif
diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan
menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah
memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut.
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:
a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan memilih
ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui
karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.
Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban
pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas
kontrak disajikan dalam "Pendapatan tangguhan”.
Beban
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
2.l. Pajak Final
Beban pajak akhir diakui secara proporsional dengan jumlah pendapatan sesuai dengan
akuntansi yang diakui pada tahun berjalan. Selisih antara jumlah pajak penghasilan akhir yang
dibayarkan dan jumlah yang dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lainnya diakui sebagai pajak prabayar atau pajak yang harus dibayarkan. Jika penghasilan telah
dikenakan pajak penghasilan akhir, perbedaan antara jumlah pengangkutan aset dan kewajiban
dan basis pajak mereka tidak diakui sebagai aset dan kewajiban yang ditangguhkan.
Pajak penghasilan dari aktivitas jasa konstruksi dihitung berdasarkan Peraturan Pemerintah
(PP) No.40 tahun 2009 mengenai perubahan atas PP No. 51 tahun 2008 tentang pajak
penghasilan atas penghasilan dari usaha jasa konstruksi yang berlaku efektif mulai tanggal
1 Agustus 2008, dimana perlakuan pengenaan pajak final dikenakan atas kontrak sebesar 3%
yang diperoleh mulai tanggal 1 Agustus 2008.
Pajak penghasilan final disajikan diluar beban pajak penghasilan pada laba rugi.
Perbedaan nilai tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan final
dengan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan.
- 13 -
Page 22
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.m. Laba Per Saham
Berdasarkan PSAK 56, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi
laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang
dari saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah
saham biasa yang dibeli kembali.
Laba per saham dilusian dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada
pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang telah disesuaikan
dengan dampak dari semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif.
2.n. Biaya Pinjaman
Berdasarkan PSAK 26, “Biaya Pinjaman”, biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara
langsung dengan perolehan, konstruksi atau pembuatan aset kualifikasian, merupakan aset
yang membutuhkan waktu yang cukup lama agar siap untuk digunakan atau dijual, ditambahkan
pada biaya perolehan aset tersebut, sampai dengan saat selesainya aset secara substansial
siap untuk digunakan atau dijual.
Penghasilan investasi diperoleh atas investasi sementara dari pinjaman yang secara spesifik
belum digunakan untuk pengeluaran aset kualifikasian dikurangi dari biaya pinjaman yang
dikapitalisasi.
Semua biaya pinjaman lainnya diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya.
Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada saat aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan
aset agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya dan pengeluaran untuk aset tersebut dan
biaya pinjaman telah terjadi. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan pada saat selesainya secara
substansial yang diperlukan untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat digunakan
sesuai dengan maksudnya.
2.o. Biaya Emisi Saham
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada
publik dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun
tambahan modal disetor dalam laporan posisi keuangan.
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, yang dijelaskan dalam Catatan 2, direksi
diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda
dari estimasi tersebut.
Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode itu, atau pada
periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi kedua periode tersebut.
Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
pertimbangan kritis yang memiliki dampak signifikan pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan,
selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:
- 14 -
Page 23
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Sumber Estimasi Ketidakpastian
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini:
Penurunan Nilai Aset
Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari
penggunaan aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai
untuk menentukan nilai sekarang.
Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
keuangan dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini akan
berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.
Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset Perusahaan.
Imbalan Kerja
Nilai kini dari kewajiban imbalan pasti tergantung pada sejumlah faktor yang ditentukan berdasarkan
basis aktuarial dengan menggunakan sejumlah asumsi. Asumsi yang digunakan dalam menentukan
biaya untuk imbalan pascakerja termasuk tingkat diskonto dan kenaikan gaji dimasa datang. Setiap
perubahan dalam asumsi ini akan berdampak pada nilai tercatat atas kewajiban imbalan pensiun.
Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji dimasa datang yang sesuai pada
akhir periode pelaporan. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan
mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang
dimana imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas
terkait. Dalam menentukan tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data
historis mengenai perubahan gaji dasar pekerja dan menyesuaikan dengan perencanaan bisnis masa
mendatang.
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Hak-Guna dan Aset Tetap
Berdasarkan PSAK 16 dan 73, masa manfaat setiap aset tetap dan aset hak-guna Perusahaan
ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari penggunaan aset tersebut. Estimasi ini
ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat
setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila perkiraan berbeda dengan estimasi
sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas
pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat
dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang
diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di atas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan yang diakui dan
penurunan nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna.
Nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna masing-masing diungkapkan dalam Catatan 8 dan 7.
- 15 -
Page 24
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
4. KAS DI BANK
2023 2022
Bank Central Asia 59.270.706 70.981.902
Bank Permata 1.473.321 1.745.821
Bank Rakyat Indonesia 1.412.761 1.598.761
Bank Panin 106.814 1.305.959
Bank Negara Indonesia 399.455 699.455
Bank Mandiri - 396.832
Jumlah 62.663.057 76.728.730
5. PIUTANG USAHA-BERSIH
2023 2022
Pihak Berelasi
PT Property Prioritas Utama 1.806.575.170 2.374.575.170
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (113.682.425) -
Sub Jumlah Pihak Berelasi - Bersih 1.692.892.745 2.374.575.170
Pihak Ketiga
PT Sarana Jasa Kontruksi 8.194.480.000 7.260.000.000
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (476.296.189) (300.674.415)
Sub Jumlah Pihak Ketiga - Bersih 7.718.183.811 6.959.325.585
Jumlah Piutang 9.411.076.556 9.333.900.755
Rincian umur piutang usaha sebagai berikut:
2023 2022
Jatuh tempo:
≥ 120 hari 10.001.055.170 9.634.575.170
Jumlah 10.001.055.170 9.634.575.170
Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai:
2023 2022
Saldo Awal 300.674.415 206.745.533
Penambahan Pencadangan 289.304.199 93.928.882
Jumlah 589.978.614 300.674.415
Perusahaan membentuk cadangan kerugian penurunan nilai berdasarkan kerugian kredit ekspektasian
dengan menelaah kolektibilitas saldo piutang secara kolektif dan mempertimbangkan informasi makro
ekonomi yang berorientasi ke masa depan dan relevan.
Berdasarkan hasil penelaahan keadaan piutang masing-masing pelanggan pada akhir periode
pelaporan, manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai telah memadai untuk
menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.
Apabila ada pembayaran atas piutang yang telah dilakukan penurunan nilai, dilakukan pemulihan dan
dicatat sebagai pendapatan lain-lain.
- 16 -
Page 25
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
6. PERSEDIAAN
2023 2022
Proyek Dalam Pelaksanaan 15.937.808.214 12.512.920.891
Jumlah 15.937.808.214 12.512.920.891
Proyek Dalam Pelaksanaan terdiri dari:
2023 2022
Casa Bintaro Residence 9.459.090.000 -
Ciangsana Residence:
Tanah dan Bangunan 6.478.718.225 10.397.865.433
Al-Mabrukh Residence - 2.115.055.458
Jumlah 15.937.808.225 12.512.920.891
Proyek Dalam Pelaksanaan Casa Bintaro Residence merupakan biaya perolehan bangunan rumah
tinggal sebanyak 15 unit yang masih dalam proses konstruksi berdasarkan persentase penyelesaian
proyek yang berlokasi atas pekerjaan pembangunan rumah yang berlokasi di Jl. AMD V No.70B,
RT.07/RW.001, Sawah Lama, Kec. Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Proyek dalam pelaksanaan Perumahan Ciangsana Resindence merupakan pembangunan perumahan
yang berlokasi di Ciangsana Gunung Putri Bogor.
Proyek Dalam Pelaksanaan Al-Mabrukh Residence merupakan biaya perolehan bangunan rumah
tinggal sebanyak 3 unit yang masih dalam proses konstruksi berdasarkan persentase penyelesaian
proyek yang berlokasi di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Manajemen berpendapat tidak terdapat hambatan dalam penyelesaian proyek.
7. ASET HAK-GUNA
2023 2022
Ruang Kantor 164.097.828 164.097.828
Akumulasi Penyusutan (123.073.380) (92.988.776)
Jumlah 41.024.448 71.109.052
Beban penyusutan Aset Hak-Guna tahun 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp 32.819.568 dan
Rp 32.819.568 dialokasikan ke beban administrasi dan umum (Catatan 21).
Perusahaan mengadakan perjanjian sewa ruang kantor dengan Tn. Fikri Thalib berdasarkan perjanjian
nomor 003 tanggal 8 Maret 2015, dengan jangka waktu sewa 10 tahun, terhitung mulai tanggal
2 Maret 2015 dan akan berakhir pada tanggal 3 Maret 2025. Nilai sewa untuk jangka waktu 10 tahun
adalah sebesar Rp 400.000.000,- (empat ratus juta rupiah) yang akan dibayar oleh pihak kedua
kepada pihak pertama secara bertahap setiap tahun sekali yaitu sebesar Rp 40.000.000.
- 17 -
Page 26
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
8. ASET TETAP
2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Biaya Perolehan
Kendaraan 20.612.683.333 - - 20.612.683.333
Mesin dan Alat Berat 12.929.663.429 - - 12.929.663.429
Peralatan Kantor 34.679.100 - - 34.679.100
Jumlah 33.577.025.862 - - 33.577.025.862
Akumulasi Penyusutan
Kendaraan 12.906.683.334 2.568.666.660 - 15.475.349.994
Mesin dan Alat Berat 7.204.697.024 1.612.161.684 - 8.816.858.708
Peralatan Kantor 34.679.100 - - 34.679.100
Jumlah 20.146.059.458 4.180.828.344 - 24.326.887.802
Nilai Buku 13.430.966.404 9.250.138.060
2022
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Biaya Perolehan
Kendaraan 20.612.683.333 - - 20.612.683.333
Mesin dan Alat Berat 12.929.663.429 - - 12.929.663.429
Peralatan Kantor 34.679.100 - - 34.679.100
Jumlah 33.577.025.862 - - 33.577.025.862
Akumulasi Penyusutan
Kendaraan 10.338.016.671 2.568.666.663 - 12.906.683.334
Mesin dan Alat Berat 5.592.535.339 1.612.161.685 - 7.204.697.024
Peralatan Kantor 34.679.100 - - 34.679.100
Jumlah 15.965.231.110 4.180.828.348 - 20.146.059.458
Nilai Buku 17.611.794.752 13.430.966.404
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
2023 2022
Beban Langsung (Catatan 20) 4.180.828.344 4.180.828.344
Jumlah 4.180.828.344 4.180.828.344
Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
9. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA
2023 2022
Toko Bangunan Raja 11.481.302 285.541.302
Jumlah 11.481.302 285.541.302
Rincian umur utang usaha sebagai berikut:
2023 2022
Jatuh tempo:
0 - 30 hari - -
31 - 60 hari 11.481.302 285.541.302
Jumlah 11.481.302 285.541.302
- 18 -
Page 27
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
10. BEBAN AKRUAL
2023 2022
Gaji dan Tunjangan 44.950.000 44.950.000
Bunga 42.604.124 31.851.779
Utilitas 3.599.947 4.849.957
Jumlah 91.154.071 81.651.736
11. PERPAJAKAN
2023 2022
a. Utang Pajak
Pajak Pertambahan Nilai-Bersih 2.773.167.858 1.986.667.858
Pajak Penghasilan:
Pasal 4 (2):
Tahun 2023 214.500.000 -
Tahun 2022 196.363.636 196.363.636
Tahun 2021 182.781.330 182.781.330
Tahun 2020 - 57.740.972
Jumlah 3.366.812.824 2.423.553.796
b. Pajak Final
3% x 7.150.000.000 Tahun 2023 214.500.000 -
3% x 6.545.454.546 Tahun 2022 - 196.363.636
Jumlah 214.500.000 196.363.636
Dikurangi Pajak Penghasilan Dibayar Dimuka:
PPh Pasal 4 (2) - -
Utang Pajak PPh Final Pasal 4 (2) 214.500.000 196.363.636
12. UTANG KEPADA PEMEGANG SAHAM
2023 2022
Mohamad Mulky Thalib - 2.091.712.503
Jumlah - 2.091.712.503
Berdasarkan Surat Perjanjian Utang-Piutang tanggal 7 Januari 2022 Nomor 008/FPU-LOAN/Jan-2022.
Perusahaan memperoleh fasiltas pinjaman dana sebesar-besarnya Rp 5.000.000.000 dari Mohamad
Mulky Thalib yang digunakan untuk pengembangan usaha Perusahaan, yang akan dibayarkan pada
satu kali setiap akhir tahun pembukuan perusahaan atas sisa jumlah outstanding pada periode
tersebut. Perusahaan membayar penuh nilai pokok utangnya atau dengan konversi menjadi saham
tanpa batas waktu yang ditentukan dan tidak dikenakan bunga.
Pada tahun 2023, Perusahaan telah melunasi utang pemegang sebesar Rp 2.091.712.503.
- 19 -
Page 28
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
13. LIABILITAS SEWA KEPADA PIHAK BERELASI
2023 2022
Liabilitas Sewa Kantor 177.748.589 177.748.589
Dikurangi beban bunga yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun: (31.938.208) (24.403.106)
Nilai Sekarang Atas Pembayaran
Minimum Utang Sewa Kantor (Catatan 28) 164.097.828 164.097.828
Dikurangi Bagian yang Jatuh Tempo
dalam Waktu Satu Tahun (128.061.792) (97.748.589)
Bagian Jangka Panjang Liabilitas Sewa 36.036.036 66.349.239
Liabilitas sewa merupakan liabilitas terkait aset hak-guna yang belum dilunasi pada tanggal
31 Desember 2023 (Catatan 7).
14. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA
Besarnya imbalan kerja jangka panjang dihitung berdasarkan peraturan yang berlaku, yakni Undang-
Undang No. 11 tahun 2020 tentang “Cipta Kerja”. Tidak terdapat pendanaan khusus yang disisihkan
sehubungan dengan imbalan kerja jangka panjang tersebut.
Perhitungan aktuaria atas liabilitas imbalan kerja jangka panjang untuk Perusahaan dilakukan
oleh Kantor Konsultan Aktuaria Independen Muh Imam Basuki dan Rekan dengan Laporan
No. 019/PSA-MIB/LA/I/2024 tanggal 31 Januari 2024 dan No. 097/PSA-MIB/LA/III/2023 tanggal
14 Maret 2023.
Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan pascakerja tersebut masing-masing adalah 8 karyawan
pada tahun 2023 dan 2022.
Program pensiun imbalan pasti memberikan eksposur Perusahaan terhadap risiko aktuarial seperti
risiko tingkat bunga, risiko harapan hidup, dan risiko gaji.
Risiko Tingkat Bunga
Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program.
Risiko Harapan Hidup
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas
peserta program baik selama dan setelah kontrak kerja. Peningkatan harapan hidup peserta program
akan meningkatkan liabilitas program.
Risiko Gaji
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program.
Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu.
- 20 -
Page 29
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Beban imbalan pascakerja yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah
sebagai berikut:
2023 2022
Diakui pada Laba Rugi
Biaya Jasa Kini 19.744.603 19.173.150
Biaya Bunga Neto 25.830.120 31.677.792
Dampak Perubahan Manfaat - (95.328.847)
Sub Jumlah 45.574.723 (44.477.905)
Diakui pada penghasilan komprehensif lain
keuntungan dan (kerugian) aktuarial (16.566.116) 31.889.976
Sub Jumlah (16.566.116) 31.889.976
Jumlah 29.008.607 (12.587.929)
Beban imbalan pascakerja dialokasikan ke beban umum dan administrasi masing-masing sebesar
Rp 45.574.723 dan Rp 50.850.942 pada tahun 2023 dan 2022 (Catatan 21).
Pada tahun 2022 Perusahaan memperoleh keuntungan aktuarial sebesar Rp 95.328.847 (Catatan 24).
2023 2022
Saldo Awal
Kewajiban imbalan pasti - awal 352.870.496 429.238.377
Biaya bunga 25.830.120 31.677.792
Biaya jasa kini 19.744.603 19.173.150
Penghasilan komprehensif lain (16.566.116) (31.889.976)
Perubahan program manfaat - (95.328.847)
Kewajiban Imbalan Pasti - Akhir 381.879.103 352.870.496
Perhitungan imbalan pascakerja dihitung oleh aktuaris independen Muh Imam Basuki dan Rekan
untuk tahun 2023 dan 2022. Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan penilaian aktuarial
adalah sebagai berikut:
2023 2022
Tingkat Diskonto
Per Tahun 7,0% 7,0%
Tingkat Kenaikan Gaji
Per Tahun 6,87% 7,32%
Umur Pensiun Normal 55 55
Jumlah Karyawan 8 8
Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
kenaikan gaji yang diharapkan dan mortalitas. Sensitivitas analisis di bawah ini ini ditentukan
berdasarkan masing-masing perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada akhir periode pelaporan,
dengan semua asumsi lain konstan.
• Jika tingkat diskonto lebih tinggi (lebih rendah) 1%, kewajiban imbalan pasti akan berkurang
menjadi Rp 393.935.922 (meningkat menjadi Rp 371.278.147).
• Jika pertumbuhan gaji yang diharapkan naik (turun) sebesar 1%, kewajiban imbalan pasti akan
naik menjadi sebesar Rp 173.972.345.445 (turun menjadi sebesar Rp 372.328.499).
Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam
kewajiban imbalan pasti mengingat bahwa perubahan asumsi terjadinya tidak terisolasi satu sama lain
karena beberapa asumsi tersebut mungkin berkorelasi.
- 21 -
Page 30
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
15. MODAL SAHAM
2023 dan 2022
Jumlah Persentase Jumlah Modal
Nama Pemegang Saham Saham Pemilikan (%) Disetor
PT Karya Berkah Investama 107.800.000 26,95% 5.390.000.000
PT Bangun Bumi Utama 107.800.000 26,95% 5.390.000.000
Faried Thalib 12.200.000 3,05% 610.000.000
Mohamad Mulky Thalib 12.200.000 3,05% 610.000.000
Masyarakat (Masing-masing
dibawah 5%) 160.000.975 40% 8.000.048.750
Jumlah 400.000.975 100% 20.000.048.750
Informasi mengenai susunan pemegang saham dan kepemilikan saham Perusahaan per
31 Desember 2023 adalah berdasarkan laporan dari Biro Administrasi Efek PT Bima Registra pada
tanggal 31 Desember 2023.
Pada 31 Desember 2022, Perusahaan telah mencatatkan seluruh sahamnya sebanyak 400.000.975
lembar saham pada Bursa Efek Indonesia.
Pada tanggal 2 Januari 2023, berdasarkan surat No.009/BIMA/BEI/FIMP_CA/III/2022 pada tanggal 14
Maret 2022 terdapat penerbitan saham baru hasil dari exercise waran seri I sebanyak 200 lembar
saham dengan nominal Rp 50. Pelaksanaan Waran tersebut dilakukan dengan perbandingan 1:2 yaitu
setiap pemegang 1 saham mendapatkan 2 waran.
Berdasarkan Akta Notaris No. 221 tanggal 31 Oktober 2022 dari Rosida Rajagukguk Siregar, S.H.,
M.Kn, para pemegang saham sepakat untuk meningkatkan modal ditempatkan dan disetor yang
semula Rp 20.000.038.750 menjadi Rp 20.000.048.750, yang terbagi atas 400.000.975 saham. Akta
tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusannya No. AHU-AH.01.09-0079328 tertanggal 24 November 2022.
16. TAMBAHAN MODAL DISETOR-BERSIH
2023 2022
Tambahan modal disetor dari Initial Public Offering (IPO)
Agio Saham
Penawaran Perdana Saham Sebesar 160.000.000 saham
dengan nilai nominal Rp 50 yang ditawarkan Rp 125 12.000.000.000 12.000.000.000
Pelaksanaan Waran 97.500 97.500
Biaya Emisi Saham (1.969.879.542) (1.969.879.542)
Jumlah 10.030.217.958 10.030.217.958
Agio saham merupakan kelebihan jumlah yang diterima dan/atau nilai tercatat saham atas nilai
nominal saham yang dikeluarkan setelah dikurangi semua biaya emisi saham.
17. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
2023 2022
Saldo Awal 124.114.046 92.224.070
Ditambah:
Pengukuran Kembali Program Imbalan Pasti 16.566.117 31.889.976
Saldo Akhir 140.680.163 124.114.046
Pada tahun 2023, Perusahaan memperoleh penghasilan komprehensif lain atas pengukuran imbalan
pasti.
- 22 -
Page 31
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
18. SALDO LABA
Merupakan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya oleh Perusahaan terdiri dari:
2023 2022
Saldo Awal Tahun (125.447.620) (671.845.186)
Penambahan:
Laba Bersih 641.785.968 546.397.566
Saldo Akhir Tahun 516.338.348 (125.447.620)
19. PENDAPATAN USAHA
Pendapatan usaha Perusahaan merupakan pendapatan atas pekerjaan pembangunan perumahan
Resindence sebanyak 8 unit serta 21 unit rumah tinggal, pengelolaan kebersihan dan keamanan di Jl.
Masjid Almabrukkh III/No 16, Balekambang, Condet, Jakarta Timur dan atas pekerjaan pembangunan
rumah yang berlokasi di Jl. AMD V No.70B, RT.07/RW.001, Sawah Lama, Kec. Ciputat, Kota
Tangerang Selatan, Banten pada tahun 2023 dan 2022 dengan rincian sebagai berikut:
2023 2022
Pendapatan Usaha:
Pekerjaan Proyek 7.150.000.000 6.545.454.546
Jumlah 7.150.000.000 6.545.454.546
Rincian pendapatan usaha berdasarkan pelanggan untuk tahun 31 Desember 2023 dan 2022 adalah
sebagai berikut:
2023 2022
Pihak Ketiga
PT Sarana Jasa Konstruksi 7.150.000.000 6.545.454.546
Jumlah 7.150.000.000 6.545.454.546
Pada tahun 2023 dan 2022 memperoleh pendapatan atas pekerjaan pengurukan tanah untuk
pekerjaan pembangunan rumah yang berlokasi di Jl. AMD V No.70B, RT.07/RW.001, Sawah Lama,
Kec. Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten dan atas pekerjaan pembangunan 21 unit rumah tinggal
serta pengelolaan kebersihan dan keamanan di Jl. Masjid Almabrukkh III/No 16, Balekambang,
Condet, Jakarta Timur senilai Rp 6.547.672.500 (Catatan 28 b).
20. BEBAN LANGSUNG
2023 2022
Penyusutan Kendaraan
Mesin dan Alat Berat (Catatan 8) 4.180.828.344 4.180.828.344
Material 678.540.280 528.317.836
Gaji Pekerja Proyek 399.674.300 382.221.300
Bahan Bakar 7.367.883 8.665.987
Listrik, Air dan Telepon 5.124.957 7.500.000
Perbaikan dan Pemeliharaan 1.500.000 5.964.500
Perijinan - 15.091.989
Makan Pegawai - 3.075.000
Jumlah 5.273.035.764 5.131.664.956
- 23 -
Page 32
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
21. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
2023 2022
Gaji dan Tunjangan Karyawan 347.833.350 343.828.700
Beban Pajak 67.836.940 -
Legalitas dan Perijinan 59.750.000 15.000.000
Beban BPJS TK 48.217.400 -
Jasa Profesional 47.570.000 -
Imbalan Pascakerja (Catatan 14) 45.574.723 50.850.942
Penyusutan Aset Hak-Guna (Catatan 7) 32.819.568 32.819.568
Iklan dan Promosi 19.367.247 6.255.000
Perangkat Lunak 13.572.276 7.971.818
Listrik, Air & Telepon 11.098.837 10.036.844
Makan Pegawai 8.986.666 7.262.500
Peralatan Kantor 7.575.000 4.212.920
Denda 6.000.000 162.000.000
Lain-lain (dibawah Rp 2.000.000) - 7.793.278
Jumlah 716.202.007 645.296.606
22. BEBAN PAJAK FINAL
Laba kena pajak hasil rekonsiliasi tahun menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan Pajak
Penghasilan Badan. Beban pajak final sehubungan dengan pemberian jasa pengerjaan tanah.
2023 2022
Pendapatan Usaha 7.150.000.000 6.545.454.546
Beban Pajak Final-3% (Catatan 11) 214.500.000 196.363.636
23. BEBAN KEUANGAN
2023 2022
Beban Bunga Bank - 7.191.667
Jumlah - 7.191.667
24. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN - BERSIH
2023 2022
Beban Bunga Liabilitas Sewa (10.752.345) (13.650.759)
Beban Administrasi Bank (3.971.977) (6.897.084)
Cadangan Penurunan Nilai Piutang Usaha (289.304.199) (93.928.882)
Pendapatan Bunga - 607.763
Pendapatan Aktuarial (Catatan 14) - 95.328.847
Jumlah (304.028.521) (18.540.115)
Pendapatan aktuarial pada 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar nihil dan 95.328.847
merupakan keuntungan aktuarial yang timbul dari perubahan program manfaat akibat penerapan
Undang-Undang Cipta Kerja No.11 Tahun 2020.
- 24 -
Page 33
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
25. LABA PER SAHAM
2023 2022
Laba untuk Perhitungan Laba Per Saham 641.785.968 546.397.566
Jumlah Saham Lembar Lembar
Jumlah Saham untuk perhitungan laba 400.000.975 400.000.957
Laba Per Saham 1,60 3,53
26. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI
Dalam kegiatan usaha, Perusahaan melakukan beberapa transaksi dengan pihak berelasi yang
dilakukan dengan syarat dan kondisi yang sama dengan transaksi-transaksi dengan pihak ketiga.
Saldo dan transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:
2023 2022
Utang Kepada Pemegang Saham
Mohammad Mulky Thalib - 2.091.712.503
Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi 164.097.819 164.097.819
Jumlah 164.097.819 2.255.810.322
Persentase terhadap Total Liabilitas 4% 42%
Sifat transaksi dan hubungan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:
Pihak-pihak Berelasi Sifat Pihak Berelasi Sifat Transaksi
PT Property Prioritas Utama Personil Kunci Piutang Usaha
Faried Thalib Pemegang Saham Utang kepada Pemegang Saham
Mohamad Mulky Thalib Pemegang Saham Utang kepada Pemegang Saham
Fikri Thalib Keluarga Dekat Pemegang Liabilitas Sewa kepada
Saham Pihak Berelasi
Perusahaan menyediakan remunerasi kepada Dewan Direksi untuk periode 31 Desember 2023 dan
2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Dewan Direksi 180.000.000 180.000.000
Jumlah 180.000.000 180.000.000
27. INFORMASI SEGMEN
Informasi segmen geografis Perusahaan adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pendapatan
Provinsi DKI Jakarta 2.115.055.458 6.545.454.546
Provinsi Banten 5.034.944.542 -
Jumlah 7.150.000.000 6.545.454.546
- 25 -
Page 34
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
28. IKATAN
a. Perjanjian Kerjasama dengan PT Property Prioritas Utama
Berdasarkan Surat Perjanjian Pemborongan Pekerjaan (SPPP) Nomor 21/PPU/Ciangsana
/01/2021 tanggal 4 Januari 2021, Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama dengan
PT Property Prioritas Utama untuk Pekerjaan Pembangunan Perumahan Ciangsana Resindence,
yang beralamat di Kp. Pabuaran Wetan RT.002 RW 019 Ciangsana, Gunung Putri, Bogor.
Perusahaan harus melaksanakan sejak tanggal 31 Januari 2021 dan berakhir pada tanggal
31 Desember 2025. Harga pekerjaan dalam pelaksanakan perjanjian ini adalah sebesar
Rp 39.400.000.000 (belum termasuk PPN 10%).
b. Perjanjian Kerjasama dengan PT Sarana Jasa Kontruksi
Berdasarkan Surat Perjanjian Pemborongan Pekerjaan (SPPP) Nomor 005/SJK-FPU/XII/2020
tanggal 2 Desember 2020, Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama dengan PT Sarana
Jasa Kontruksi, untuk pekerjaan pembangunan 21 unit rumah tinggal serta pengelolaan
kebersihan dan keamanan di Jl. Masjid Almabrukkh III/No 16, Balekambang, Condet, Jakarta
Timur. Perjanjian ini mengalami perubahan, terakhir berdasarkan addendum kedua Nomor
006/SJK-FPU/VII/2021 tanggal 26 Juli 2021 terdapat perubahan harga pekerjaan dalam
pelaksanakan perjanjian ini adalah sebesar Rp 15.300.000.000 (termasuk PPN 10%).
Perusahaan harus melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sejak tanggal 5 Januari 2021
dan berakhir pada tanggal 5 Januari 2023.
Berdasarkan Surat Perjanjian Pemborongan Pekerjaan (SPPP) Nomor 005/SJK-FPU/IV/2023
tanggal 10 April 2023, Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama dengan PT Sarana Jasa
Kontruksi, untuk pekerjaan pembangunan 15 unit rumah tinggal Jl. AMD V No.70B,
RT.07/RW.001, Sawah Lama, Kec. Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. Harga pekerjaan
dalam pelaksanakan perjanjian ini adalah sebesar Rp 20.00.000.000 (belum termasuk PPN 11%).
dan menyelesaikan pekerjaan sejak tanggal 17 April 2023 dan berakhir pada tanggal 16 April
2025.
c. Perjanjian Kerjasama Sewa-Menyewa
Perusahaan mengadakan perjanjian sewa ruang kantor dengan Fikri Thalib berdasarkan
perjanjian Nomor 003 tanggal 8 Maret 2015, dengan jangka waktu 10 tahun terhitung mulai
tanggal 2 Maret 2015 dan akan berakhir pada tanggal 3 Maret 2025. Nilai sewa untuk jangka
waktu 10 (sepuluh) tahun adalah sebesar Rp 400.000.000,- (empat ratus juta rupiah) yang akan
dibayar oleh Perusahaan secara bertahap setiap tahun sekali yaitu sebesar Rp 40.000.000,-
(empat puluh juta rupiah).
29. INSTRUMEN KEUANGAN
2023 2022
Akun
Aset Keuangan
Kas dan Bank 62.663.057 76.728.730
Piutang Usaha
Pihak Berelasi 1.806.575.170 2.167.829.637
Pihak Ketiga 7.604.501.386 7.166.071.118
Jumlah Aset Keuangan 9.473.739.613 9.410.629.485
- 26 -
Page 35
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
Liabilitas Keuangan
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 11.481.302 285.541.302
Beban Akrual 91.154.071 81.651.736
Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi 164.097.819 164.097.828
Utang kepada Pemegang Saham - 2.091.712.503
Jumlah Liabilitas Keuangan 266.733.192 2.623.003.369
Metode dan asumsi berikut ini digunakan untuk mengestimasi nilai wajar untuk setiap kelompok
instrumen keuangan yang praktis untuk memperkirakan nilai tersebut:
Aset dan liabilitas keuangan jangka pendek.
Instrumen keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo satu (1) tahun atau kurang (kas di bank,
piutang usaha, utang usaha, utang kepada pemegang saham, liabilitas sewa, utang bank dan beban
akrual). Instrumen keuangan ini sangat mendekati nilai tercatat mereka karena jatuh tempo mereka
dalam jangka pendek.
30. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Perusahaan memiliki beberapa eksposur risiko terhadap instrumen keuangan dalam bentuk risiko
kredit, risiko tingkat suku bunga, dan risiko likuiditas.
Kebijakan manajemen terhadap risiko keuangan dimaksudkan untuk meminimalisir potensi dan
dampak keuangan merugikan yang mungkin timbul adalah sebagai berikut:
a. Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko di mana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal
memenuhi liabilitasnya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan.
Risiko kredit yang dihadapi Perusahaan berasal dari tagihan kepada para pelanggan. Risiko ini
dikelola dan umur tagihan secara rutin dan menjalankan secara konsisten prosedur serta
pengendalian yang telah ditetapkan oleh Perusahaan terkait dengan manajemen piutang.
Perusahaan tidak memiliki agunan sebagai jaminan atas piutang.
Piutang usaha berasal dari para debitur yang memiliki catatan pembayaran kredit yang baik. Kas di
Bank ditempatkan pada bank terpercaya atau Perusahaan yang memiliki peringkat kredit yang baik
dan tidak memiliki riwayat gagal bayar.
b. Risiko Tingkat Suku Bunga
Risiko tingkat suku bunga adalah risiko di mana arus kas masa yang akan datang dari suatu
instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur atas risiko ini
terutama terkait dengan utang bank jangka panjang.
Risiko ini dikelola melalui profil optimal antara pinjaman dengan suku bunga tetap dan
mengambang, terus-menerus memonitor pergerakan suku bunga pasar dan kondisi ekonomi
makro, baik nasional maupun regional.
c. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas (risiko pendanaan) adalah risiko di mana Perusahaan akan mengalami kesulitan
dalam memperoleh dana guna memenuhi komitmennya atas instrumen keuangan.
- 27 -
Page 36
PT FIMPERKASA UTAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengelolaan terhadap risiko likuiditas dilakukan dengan cara menjaga profil jatuh tempo antara
aset dan liabilitas keuangan, penerimaan tagihan yang tepat waktu, manajemen kas yang
mencakup proyeksi dan realisasi arus kas hingga beberapa tahun ke depan serta memastikan
ketersediaan pendanaan melalui komitmen fasilitas kredit.
Tabel dibawah merangkum profil jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan
pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
2023
Kurang dari Lebih dari
1 Tahun 1 Tahun Jumlah
Tanpa Bunga
Utang Usaha kepada
Pihak Ketiga 11.481.302 - 11.481.302
Jumlah 11.481.302 - 11.481.302
2022
Kurang dari Lebih dari
1 Tahun 1 Tahun Jumlah
Tanpa Bunga
Utang Usaha kepada
Pihak Ketiga 285.541.302 - 285.541.302
Jumlah 285.541.302 - 285.541.302
- 28 -
Names mentioned 38 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT FIMPERTfiSA UTAMA TbK
p.3
unresolved
org
PT Property Prioritas Utama
p.5 ×4
unresolved
org
PT Sarana Jasa Konstruksi
p.5 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Maurice Ganda Nainggolan & Rekan
p.8
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Maurice Ganda Nainggolan
p.8
unresolved
person
Adam Kasdarmadji
· Notaris
p.13
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.13 ×3
unresolved
person
Rosida Rajagukguk Siregar
p.13 ×3
unresolved
person
Idrus
p.13
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.14
unresolved
org
Bapepam-LK
p.14 ×2
unresolved
org
PT Sarana Jasa Kontruksi
p.24 ×3
unresolved
person
Fikri Thalib
p.25
unresolved
org
Kantor Konsultan Aktuaria Independen Muh Imam Basuki dan Rekan
p.28
unresolved
org
Muh Imam Basuki dan Rekan
p.29
unresolved
org
PT Karya Berkah Investama
p.30
unresolved
org
PT Bangun Bumi
p.30
unresolved
org
PT Bima Registra
p.30
unresolved
org
PT Property Prioritas Utama Berdasarkan Surat Perjanjian Pemborongan
p.34
unresolved
org
PT Sarana Jasa Kontruksi Berdasarkan Surat Perjanjian Pemborongan
p.34
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.