Skip to content
Back to announcement

20240401_SOTS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31621439_lamp2.pdf

Financial statement Text extracted SOTS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 69

Page 1
PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk & ENTITAS ANAK

    LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
    Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal
         31 Desember 2023 dan 2022
                   Beserta
      LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 2
PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI

                                                                        HALAMAN

SURAT PERNYATAAN DIREKSI

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

 -   LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASI                                  1-3
     PER 31 DESEMBER 2023 DAN 2022

 -   LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                  4-5
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DAN 2022

 -   LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI                                 6
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DAN 2022

 -   LAPORAN ARUS KAS KONSOLISASIAN                                        7
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DAN 2022

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            8 - 62
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8
                       PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 PER 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                            Catatan             2023                     2022

ASET
ASET LANCAR
 Kas dan Setara Kas                             4           11.887.905.520         11.831.391.813
 Piutang Usaha - Pihak Ketiga - Bersih          5              396.263.229            292.955.084
 Piutang Lain-lain
 - Pihak Ketiga                                 6                58.384.387              101.438.067
 - Pihak Berelasi                             6,12b                       -              770.148.841
 Persediaan                                     7               385.873.463              334.370.499
 Perlengkapan                                   8             1.518.124.897            1.370.102.235
 Pajak Dibayar Dimuka                          16a            4.777.827.539            4.763.313.702
 Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka            9               670.735.530              280.231.894

  Jumlah Aset Lancar                                        19.695.114.565         19.743.952.135


ASET TIDAK LANCAR
 Piutang Pihak Berelasi                      6,12b           2.008.239.877          3.306.465.972
 Biaya Dibayar Dimuka                          9                11.702.952              6.152.762
 Aset Tetap                                    10          371.212.822.456        374.792.277.037
 Aset Pajak Tangguhan                         16d            3.012.052.958          3.101.360.020
 Aset Lain-lain                              11,12c          1.200.000.000          4.066.434.141

  Jumlah Aset Tidak lancar                                 377.444.818.243        385.272.689.932

JUMLAH ASET                                                397.139.932.808        405.016.642.067




                Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
               bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                1
Page 9
                       PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 PER 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                  Catatan          2023                    2022

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
  Utang Usaha - Pihak Ketiga                        13             492.188.083            570.324.403
  Utang Lain-lain
  - Pihak ketiga                                   14              157.627.012               1.772.500
  - Pihak berelasi                                 12d           1.740.457.000           2.476.356.174
  Utang Pajak                                      16b             935.493.435           1.123.789.106
  Beban Akrual                                     15            1.844.386.627           1.973.473.479
  Jaminan Pelanggan                                20              702.173.759             455.051.735
  Liabilitas Jangka Panjang - Bagian yang
    Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun
    - Utang Bank                                    17           7.698.700.925           7.094.726.012
    - Liabilitas Sewa Pembiayaan                    18              60.445.000                       -

  Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                               13.631.471.841       13.695.493.409

LIABILITAS JANGKA PANJANG
  Utang Pihak Berelasi                            12d,14        95.277.499.168       81.824.966.409
  Liabilitas Jangka Panjang - Setelah Dikurangi
    Bagian yang Jatuh Tempo Dalam Waktu
    Satu Tahun
    - Utang Bank                                    17          58.587.318.184       66.286.019.109
    - Liabilitas Sewa Pembiayaan                    18              93.415.000                    -
  Liabililtas Imbalan Pasca Kerja                   19           1.515.385.440        1.440.231.155

  Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                            155.473.617.792       149.551.216.673

JUMLAH LIABILITAS                                             169.105.089.633       163.246.710.082




                  Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                 bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                   2
Page 10
                     PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               PER 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                              Catatan            2023                  2022

EKUITAS
 Modal saham
   Modal Dasar - 2.400.000.000 saham
     dengan nilai nominal Rp 100 per saham
   Modal Ditempatkan dan Disetor
     Penuh - 1.000.003.979 lembar saham
     pada tahun 2023 dan 1.000.000.075
     lembar saham pada tahun 2022                21         100.000.397.900       100.000.007.500
 Tambahan Modal Disetor                          22          14.491.453.870        14.489.466.870
 Surplus Revaluasi Aset Tetap                               198.532.390.144       198.532.390.144
 Komponen Ekuitas Lainnya                                     1.643.304.861         1.705.037.444
 Saldo Laba (Rugi)                                          (98.485.316.929)      (84.871.097.518)

 Jumlah Ekuitas yang Dapat
   Diatribusikan kepada Pemilik Induk                       216.182.229.846       229.855.804.440

 Kepentingan Non-Pengendali                      23           11.852.613.329       11.914.127.545

 Jumlah Ekuitas                                             228.034.843.175       241.769.931.985

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                               397.139.932.808       405.016.642.067




                Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
               bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                3
Page 11
                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
       LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
               UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                Catatan           2023                    2022

PENDAPATAN USAHA                                  24          22.585.256.898        19.396.218.333

BEBAN POKOK PENDAPATAN                            25           (7.774.656.754)       (6.616.368.438)

LABA BRUTO                                                    14.810.600.144        12.779.849.895

BEBAN USAHA
 Beban Penjualan                                  26           (1.012.577.807)        (953.020.176)
 Beban Umum dan Administrasi                      27          (20.059.007.059)     (22.078.524.437)

  Jumlah Beban Usaha                                          (21.071.584.866)     (23.031.544.613)

RUGI USAHA                                                     (6.260.984.722)     (10.251.694.718)

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
 Pendapatan Bunga                                                 169.565.409           106.825.953
 Beban Keuangan                                   28           (7.673.358.860)       (7.955.645.882)
 Beban Pajak                                                     (444.749.923)         (709.335.607)
 Penyisihan Penurunan Nilai Piutang Usaha -
   Pihak Ketiga                                                  206.734.889            21.118.597
 Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap                 10             113.120.000                     -
 Lain-lain - Bersih                                              163.527.017         2.002.996.859

  Beban lain-lain, Bersih                                      (7.465.161.468)       (6.534.040.080)

RUGI SEBELUM
 PAJAK PENGHASILAN                                            (13.726.146.190)     (16.785.734.798)

BEBAN (MANFAAT)
 PAJAK PENGHASILAN
 Pajak Kini                                       16c             565.315.181             722.446.560
 Penyesuaian Tahun Lalu                                          (722.446.560)                      -
 Pajak Tangguhan                                                  106.718.816            (989.257.354)
 Pajak Final                                                                -                       -

Beban Pajak Penghasilan - Bersih                                  (50.412.563)           (266.810.794)

RUGI TAHUN BERJALAN                                           (13.675.733.627)     (16.518.924.004)




                  Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                 bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                  4
Page 12
                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
       LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
               UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                Catatan          2023                    2022



PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang Tidak Akan
  Direklasifikasi ke Laba Rugi
  Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja                    (79.144.337)           296.213.261
  Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Terkait                       17.411.754            (65.166.934)

  Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan                   (61.732.583)           231.046.327

JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF                                     (13.737.466.210)     (16.287.877.677)


RUGI TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:
   Pemilik Entitas Induk                                     (13.614.219.411)     (16.435.931.076)
   Kepentingan Non-Pengendali                     23             (61.514.216)         (82.992.928)

                                                             (13.675.733.627)     (16.518.924.004)


RUGI KOMPREHENSIF YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:
   Pemilik Entitas Induk                                     (13.675.951.994)     (16.204.884.749)
   Kepentingan Non-Pengendali                     23             (61.514.216)         (82.992.928)

                                                             (13.737.466.210)     (16.287.877.677)


RUGI PER SAHAM DASAR                              33                  (13,68)                (16,52)

RUGI PER SAHAM DILUSIAN                                               (17,09)                (20,65)




                 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                  5
Page 13
                                                                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                                                   LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                                UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                                                              31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                   Surplus
                                                              Tambahan            Revaluasi              Komponen             Saldo                               Kepentingan
                                 Catatan   Modal Saham       Modal Disetor        Aset Tetap           Ekuitas Lainnya     Laba (Rugi)           Jumlah          Non-Pengendali     Jumlah Ekuitas


Saldo per 1 Januari 2022           21      100.000.007.500   14.489.466.870      198.532.390.144         1.473.991.117    (68.435.166.457)    246.060.689.174     11.997.120.473    258.057.809.647


Rugi Tahun Berjalan                                      -                   -                 -                     -    (16.435.931.076)    (16.435.931.076)       (82.992.928)    (16.518.924.004)
Penyesuaian                                              -                   -                 -                     -                   15               15                    -                15
Pengukuran Kembali Liabilitas
  Imbalan Kerja, Setelah Pajak                           -                                                231.046.327                     -      231.046.327                    -       231.046.327

Saldo per 31 Desember 2022                 100.000.007.500   14.489.466.870      198.532.390.144         1.705.037.444    (84.871.097.518)    229.855.804.440     11.914.127.545    241.769.931.985


Rugi Tahun Berjalan                                      -                   -                 -                     -    (13.614.219.411)    (13.614.219.411)       (61.514.216)    (13.675.733.627)
Penyesuaian                                              -                   -                 -                     -                    -                 -                   -                    -
Setoran modal                                     390.400         1.987.000                    -                     -                    -         2.377.400                   -         2.377.400
Pengukuran Kembali Liabilitas
  Imbalan Kerja, Setelah Pajak                           -                   -                             (61.732.583)                   -       (61.732.583)                  -        (61.732.583)

Saldo per 31 Desember 2023                 100.000.397.900   14.491.453.870      198.532.390.144         1.643.304.861    (98.485.316.929)    216.182.229.846     11.852.613.329    228.034.843.175




                                                              Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                                                             bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                                                                   6
Page 14
                     PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                  UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                            Catatan           2023                      2022

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas yang Diperoleh dari Pelanggan                           22.668.364.458        19.624.832.186
Kas yang Dibayarkan kepada Pemasok                          (7.811.904.847)       (6.104.990.812)
Kas yang Dibayarkan kepada Karyawan                        (10.814.439.333)      (11.205.007.942)
Kas yang dihasilkan dari operasi                             4.042.020.278         2.314.833.432
Penerimaan (pembayaran) pajak                                            -          (661.757.602)
Penerimaan Bunga                                               169.565.409           106.825.953
Penerimaan (Pengeluaran) Kas Lainnya                        (2.326.504.995)       (5.095.301.089)

Kas Bersih Digunakan untuk
 Aktivitas Operasi                                           1.885.080.692        (3.335.399.306)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset hak guna                                       (282.600.000)                       -
Perolehan aset tetap                                        (1.108.403.310)            (703.566.636)
Aset tetap dalam pembangunan                                  (427.207.136)              79.002.000
Penerimaan Penjualan aset tetap                                113.120.000                        -

Kas Bersih Digunakan untuk
 Aktivitas Investasi                                        (1.705.090.446)            (624.564.636)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran Utang Bank                                       (7.200.000.000)       (6.600.000.000)
Peningkatan (Penurunan) Utang Lain-lain
  - Pihak Berelasi                                         13.582.277.905         15.712.125.695
Pembayaran Liabilitas Sewa Pembiayaan                         (43.960.000)        (1.216.899.300)
(Peningkatan) Penurunan Piutang Lain-lain
  - Pihak Berelasi                                           1.203.630.616           298.870.805
Pembayaran Bunga                                            (7.667.802.460)       (7.855.986.454)
Peningkatan Modal Disetor                                        2.377.400                     -

Kas Bersih Diperoleh Dari
 Aktivitas Pendanaan                                          (123.476.539)            338.110.746

KENAIKAN (PENURUNAN)
 BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                      56.513.707        (3.621.853.196)
KAS DAN SETARA KAS, AWAL TAHUN                             11.831.391.813         15.453.245.009

KAS DAN SETARA KAS, AKHIR TAHUN              2f,4          11.887.905.520         11.831.391.813




                Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
               bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                    7
Page 15
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM

     a.   Pendirian dan Informasi Umum
          PT Satria Mega Kencana Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta Notaris Ilmiawan Dekrit
          Supatmo, SH No.62 tanggal 16 Juni 2004. Anggaran Dasar Perusahaan telah disahkan oleh Menteri
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan                     No.C-
          10271HT.01.01.TH.2005 tanggal 14 April 2005. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami
          beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir dilakukan berdasarkan Akta Notaris No.231 tanggal 20
          Desember 2023 oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., sehubungan dengan hasil dari Rapat
          Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”), antara lain tentang persetujuan pengeluaran saham
          dalam simpanan/portepel Perseroan dan menawarkan/menjual saham baru yang akan dikeluarkan dari
          portepel tersebut melalui Penawaran Umum kepada masyarakat. Perubahan ini telah diterima dan
          dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No.AHU-AH.01.03-
          0160442 tertanggal 21 Desember 2023.


          Pada tanggal 7 Juni 2023, terdapat perubahan dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, di mana
          kegiatan usaha Perusahaan meliputi bidang real estate yang di miliki sendiri atau di sewa; kawasan
          pariwisata; kawasan industri; real estate atas dasar balas jasa (fee ) atau kontrak; dan aktivitas
          perusahaan holding, dan perubahan dalam Pasal 17 ayat 5 Anggaran Dasar Perusahaan mengenai
          pengumuman laporan keuangan Perusahaan sebagaimana di muat dalam Akta No.75 tanggal 7 Juni
          2023. Perubahan dan penyesuaian tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
          Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0036710.AH.01.02.TAHUN
          2023 tanggal 27 Juni 2023.


          Pada saat ini, Perusahaan melakukan kegiatan berupa real estate dan kawasan pariwisata yang juga
          melakukan investasi saham pada Entitas Anak.

          Kantor pusat Perusahaan terletak di Jl. Panglima Polim Raya No.28, Kelurahan Pulo, Kecamatan
          Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

          Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2013.

          Pemegang saham pengendali Perusahaan adalah Herman Herry Adranacus.

     b.   Penawaran Umum
          Pada tanggal 23 Agustus 2018, melalui Surat Pengantar Pernyataan Pendaftaran No.097/SMK-
          DIR/VII/2018 serta perubahan terakhir yang disampaikan melalui Surat No. 160/SMK-DIR/XI/2018
          tanggal 28 November 2018, Perusahaan telah menawarkan sahamnya kepada masyarakat melalui
          pasar modal sejumlah 400.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga
          penawaran Rp165 per saham. Pada tanggal 30 November 2018, berdasarkan Surat Otoritas Jasa
          Keuangan No.S-171/D.04/2018, Perusahaan telah memperoleh Surat Pemberitahuan Efektif
          Pernyataan Pendaftaran. Selisih lebih jumlah yang diterima dari pengeluaran saham terhadap nilai
          nominalnya sebesar Rp21.299.134.834 di catat dalam akun “Tambahan Modal Disetor” setelah
          dikurangi biaya emisi saham sebesar Rp4.700.865.166 (catatan 22). Pada tanggal 10 Desember 2018,
          seluruh saham Perseroan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia.




                                                     8
Page 16
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                           31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     b.   Penawaran Umum (lanjutan)
          Pada tanggal 10 Desember 2018, Perusahaan menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya
          200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membeli saham baru dalam
          Penawaran Umum, dan waran ini dapat dialihkan dan/atau diperjualbelikan secara terpisah dari saham
          baru tersebut. Rincian waran seri I yang sudah dikonversi sejak tahun 2019 sampai dengan per 31
          Desember 2023 dengan mengisi tabel sebagai berikut:

                                                                                             Harga    Jumlah (Rp) (lembar
                                                        Lembar           Nilai Nominal    Pelaksanaan   saham x harga
           Nama Waran Tanggal Konversi                  Saham                 (Rp)            (Rp)       pelaksanaan)
           Waran Seri I 11-07-2019                         5                   100             600                  3.000
           Waran Seri I 04-11-2020                        10                   100             600                  6.000
           Waran Seri I 11-02-2021                        50                   100             600                30.000
           Waran Seri I 05-07-2021                        10                   100             600                  6.000
           Waran Seri I 30-11-2023                         4                   100             600                  2.400
           Waran Seri I 06-12-2023                        800                  100             600               480.000
           Waran Seri I 07-12-2023                       3100                  100             600             1.860.000
             Jumlah                                      3979                                                  2.387.400

     c.   Entitas Anak
          Pertanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan memiliki kepemilikan pada Entitas Anak berikut
          ini:

                                                                            Persentase     Tahun
                                                                            kepemilikan    operasi
                 Entitas anak             Kedudukan        Jenis Usaha        efektif     komersial   Jumlah aset sebelum eleminasi
                                                                                                      31 Desember      31 Desember
                                                                                                          2023             2022

          Kepemilikan langsung oleh Perusahaan                                                          Rp. 000          Rp. 000
          PT Tanjung Karoso Permai       Jakarta      Belum beroperasi         90,00          -         128.313.312      128.053.070
          ("TKP")
          PT Dwimukti Mitra Wisata       Jakarta      Perhotelan               99,00        2013         92.259.086       89.818.004
          ("DMW")


          i.    Pendirian Entitas Anak

                Pada tanggal 14 Desember 2012, Perusahaan dan Vonny Kristiani mendirikan PT Tanjung Karoso
                Permai ("TKP") dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 90% dan 10% saham.


          ii.   Pembelian Saham Entitas Anak

                Pada tanggal 31 Januari 2013, Perusahaan membeli saham PT Dwimukti Mitra Wisata ("DMW")
                dari Yudi Adranacus dan Herman Herry Adranacus masing-masing sebanyak 50 lembar saham
                (atau sebesar 1% kepemilikan dalam DMW) dan 2.450 lembar saham (atau sebesar 49%
                kepemilikan dalam DMW) sehingga kepemilikan saham Perusahaan setelah pembelian tersebut
                adalah sebesar 50% dan sisanya dimiliki oleh Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-
                masing sebesar 25%. Nilai buku aset bersih entitas anak pada saat pembelian adalah sebesar
                Rp5.000.000.000 dan tidak ada Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali yang
                dicatat terkait transaksi pembelian ini.




                                                                   9
Page 17
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     c.   Entitas Anak
          ii.   Pembelian Saham Entitas Anak (lanjutan)

                Pada tanggal 29 Maret 2018, Perusahaan membeli 49% kepemilikan saham dalam DMW dari
                Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-masing sebesar 1.250 lembar saham (atau
                sebesar 25% kepemilikan dalam DMW) dan 1.200 lembar saham (atau sebesar 24% kepemilikan
                dalam DMW) dengan harga beli Rp1.000.000 per lembar saham dengan total sebesar
                Rp2.450.000.000. Setelah pembelian saham tersebut, kepemilikan saham Perusahaan adalah 99%
                dan sisanya dimiliki oleh Vonny Kristiani sebesar 1%. Atas pembelian ini, timbul selisih antara nilai
                perolehan investasi dengan proporsi nilai buku aset bersih entitas anak sebesar Rp6.809.670.464
                yang dicatat sebagai Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali dalam akun
                Tambahan Modal Disetor dalam bagian Ekuitas pada Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian per
                31 Desember 2023 (catatan 22).


     d.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
          Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah
          sebagai berikut:

                                                              2023                               2022
          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama                      Stevano Rizki Adranacus             Herman Herry Adranacus
          Komisaris Independen                 Husni Heron                         Husni Heron
          Direksi
          Direktur Utama                       Martinelly                          Stevano Rizki Adranacus
          Direktur                             Floreta Tane                        Floreta Tane

          Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 7 Juni 2023, para pemegang saham menyetujui
          pengangkatan kembali Floreta Tane selaku Direktur Perusahaan dan Husni Heron selaku Komisaris
          Independen Perusahaan, serta mengangkat Martinelly selaku Direktur Utama Perusahaan dan Stevano
          Rizki Adranacus selaku Komisaris Utama Perusahaan, terhitung sejak ditutupnya rapat. Perubahan ini
          diaktakan dengan akta notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum, M.Kn. No.74 tanggal 7 Juni 2023 dan
          telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
          Surat No.AHU-AH.01.09-0132187 tanggal 27 Juni 2023.


          Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, susunan Komite Audit Perusahaan adalah sebagai berikut:


                                                              2023                               2022
          Ketua                                Husni Heron                         Husni Heron
          Anggota                              Maskanah                            Maskanah
                                               Aryo Kusumo Wibowo                  Aryo Kusumo Wibowo
          Sekretaris Perusahaan                Yovita                              Julia P. S. Daoriwoe
          Kepala Audit Internal                Anne Rahardja                       Anne Rahardja

          Pada tanggal 4 Juli 2023 terdapat perubahan jabatan Sekretaris Perusahaan, berdasarkan surat
          keputusan Direksi Perusahaan no.168/SMK-Dir/SK/VII/2023 tentang pengangkatan sekretaris
          Perusahaan, mengangkat Yovita sebagai Sekretaris Perusahaan menggantikan Julia P.S. Daoriwoe.
          Pengangkatan Sekretaris Perusahaan tersebut telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan
          (OJK) melalui surat No.Ref.:169/SMK-Dir/VII/2023.




                                                         10
Page 18
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     d.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan (lanjutan)
          Jumlah remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan dan Entitas Anak
          untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
          Rp2.034.354.000 dan Rp2.053.710.250.

          Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan dan Entitas Anak mempekerjakan masing-
          masing 14 dan 13 karyawan tetap.

     e.   Izin Usaha Kawasan Industri
          Pada tanggal 31 Desember 2020 Perusahaan memiliki Izin Usaha Kawasan Industri yang berlokasi di
          jalan Panglima Polim Raya No.28 Kelurahan Pulo Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan dengan
          luas lahan 246 m2. Adapun rencana kegiatan adalah untuk Real Estate atas dasar balas jasa (fee) atau
          kontrak, kawasan pariwisata dan kawasan industri.

     f.   Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
          Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian yang
          telah diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 27 Maret 2024.

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

     a.   Dasar Penyusunan laporan keuangan konsolidasian
          Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disusun dan disajikan sesuai Standar Akuntansi
          Keuangan di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
          Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
          Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan No.VIII.G7 Lampiran Keputusan Ketua OJK No.KEP-
          347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman Penyajian dan
          Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

          Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disajikan berdasarkan konsep Biaya Perolehan
          (Historical Cost ), kecuali beberapa akun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam
          masing-masing Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian.

          Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
          Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan
          manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan
          dan Entitas Anak. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau
          area dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap Laporan Keuangan
          Konsolidasian diungkapkan di Catatan 2w.

          Laporan Keuangan Konsolidasian disusun dengan menggunakan dasar Akrual (Accrual basis ), kecuali
          Laporan Arus Kas Konsolidasian. Laporan Arus Kas Konsolidasian disajikan dengan menggunakan
          metode Langsung (Direct method ) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi
          dan pendanaan.

          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian adalah
          Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak.




                                                     11
Page 19
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     b.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar
          Akuntansi Keuangan (“ISAK”)

          Standar baru, revisi dan interpretasi yang telah diterbitkan, dan yang berlaku efektif untuk tahun buku
          yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 namun tidak berdampak material terhadap
          laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:
          • PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi”
          • Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian laporan keuangan konsolidasian - Klasifikasi Kewajiban Lancar
             atau Tidak Lancar”
          • Amendemen PSAK No. 1, Penyajian laporan keuangan konsolidasian - Pengungkapan Kebijakan
             Akuntansi”
          • Amendemen PSAK No. 16, “Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan”
          • Amendemen PSAK No. 25, “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan -
             Definisi Estimasi Akuntansi”
          • Amendemen PSAK No. 46, “Pajak Penghasilan - Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
             Timbul dari Transaksi Tunggal”
          • Revisi PSAK No. 107, “Akuntansi Ijarah”
          • Amendemen PSAK 73 "Sewa“ tentang sewa jual dan sewa balik
          Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi
          Perusahaan dan tidak memiliki dampak terhadap jumlah yang dilaporkan di tahun berjalan atau tahun
          sebelumnya.

          Standar baru dan revisi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif pada tahun berjalan adalah
          sebagai berikut:

          Efektif 1 Januari 2024
          • Amendemen PSAK 101 “Penyajian laporan keuangan konsolidasian Syariah”
          • Amendemen PSAK 109 "Zakat, Infak, dan Sedekah“ tentang akuntansi zakat, infak, dan sedekah

          •     Amendemen PSAK 1 "Penyajian laporan keuangan konsolidasian“ tentang liabilitas jangka panjang
                dengan kovenan
          Efektif 1 Januari 2025
          • Amendemen PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK No. 74 dan PSAK No.
             71 - Informasi Komparatif”

          Pada saat tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen sedang mempelajari
          dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada
          laporan keuangan konsolidasian Perusahaan.

     c.   Prinsip-prinsip konsolidasian
          (i)    Entitas anak
                 Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas terstruktur) dimana Grup memiliki
                 pengendalian. Grup mengendalikan entitas lain ketika Grup terekspos atas, atau memiliki hak
                 untuk, pengembalian yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan
                 untuk mempengaruhi pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas entitas tersebut. Entitas
                 anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal dimana pengendalian dialihkan kepada Grup.
                 Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal dimana Grup kehilangan pengendalian.




                                                       12
Page 20
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     c.   Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan)
          (i)    Entitas anak (lanjutan)
                 Transaksi, saldo dan keuntungan antar entitas Grup yang belum direalisasi telah dieliminasi.
                 Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi. Jika diperlukan, nilai yang dilaporkan oleh entitas
                 anak telah diubah untuk menyesuaikan dengan kebijakan akuntansi yang diadopsi oleh Grup.


                 Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali dicatat berdasarkan PSAK 38 (Revisi
                 2012) “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali” dimana selisih harga perolehan yang dibayar
                 dengan nilai tercatat aset neto yang diperoleh dicatat sebagai bagian akun tambahan modal
                 disetor di ekuitas.

                 Berdasarkan PSAK 38 (Revisi 2012) tersebut, unsur-unsur laporan keuangan konsolidasian dari
                 entitas yang bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali dan untuk
                 periode komparatif, disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi
                 sejak awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian.

          (ii)   Entitas asosiasi
                 Entitas asosiasi adalah seluruh entitas dimana Grup memiliki pengaruh signifikan namun bukan
                 pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%. Investasi pada
                 entitas asosiasi dicatat dengan metode ekuitas (lihat poin (iii) di bawah), setelah pada awalnya
                 diakui pada nilai perolehan.

                 Nilai perolehan diukur pada nilai wajar aset yang dialihkan, kepemilikan ekuitas yang diterbitkan,
                 atau liabilitas yang diakui pada tanggal transaksi, termasuk biaya transaksi yang dapat
                 diatribusikan secara langsung dengan perolehan. Goodwill pada entitas asosiasi merupakan
                 selisih lebih dari nilai perolehan entitas asosiasi atas bagian Grup atas nilai wajar aset neto
                 teridentifikasi entitas asosiasi dan dimasukkan dalam nilai tercatat investasi. Jika bagian Grup atas
                 nilai wajar aset neto teridentifikasi entitas asosiasi melebihi nilai perolehannya dalam kasus
                 pembelian diskon, selisih tersebut diakui pada laba rugi.

          (iii) Pengaturan bersama
                 Menurut PSAK 66, pengaturan bersama diklasifikasikan sebagai operasi bersama atau ventura
                 bersama bergantung pada hak dan kewajiban kontraktual para investor bukan struktur hukum dari
                 pengaturan bersama. Grup telah menilai sifat dari pengaturan bersama dan menentukan
                 pengaturan tersebut sebagai ventura bersama. Ventura bersama dicatat menggunakan metode
                 ekuitas, setelah pada awalnya diakui sebagai biaya pada laporan posisi keuangan konsolidasian.


          (iv) Metode ekuitas
                 Pada metode ekuitas, investasi pada awalnya dicatat pada biaya perolehan dan selanjutnya
                 disesuaikan untuk mengakui bagian investor atas laba rugi pasca akuisisi dari investee pada laba
                 rugi dan bagiannya dalam pergerakan penghasilan komprehensif lainnya dari investee pada
                 penghasilan komprehensif lainnya.




                                                         13
Page 21
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     c.   Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan)
          (iv) Metode ekuitas (lanjutan)
                 Keuntungan yang belum terealisasi atas transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi atau
                 ventura bersama dieliminasi sebesar kepentingan Grup dalam entitas-entitas tersebut. Kerugian
                 yang belum direalisasi juga dieliminasi kecuali transaksi tersebut memberikan bukti penurunan nilai
                 atas aset yang dialihkan. Kebijakan akuntansi entitas asosiasi atau ventura bersama telah diubah
                 jika diperlukan untuk memastikan konsistensi dengan kebijakan yang diterapkan oleh Grup.


                 Jika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama sama dengan atau melebihi
                 kepentingannya pada entitas asosiasi atau ventura bersama, termasuk piutang tanpa agunan,
                 Grup menghentikan pengakuan bagian kerugiannya, kecuali Grup memiliki kewajiban atau
                 melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama.
                 Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat bukti objektif bahwa telah
                 terjadi penurunan nilai atas investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama. Jika demikian,
                 maka nilai tercatat dari investasi yang dicatat dengan akuntansi ekuitas diuji untuk penurunan nilai
                 sesuai dengan kebijakan yang dijelaskan pada Catatan 2m.

                 Dividen yang diterima dan yang akan diterima dari entitas asosiasi atau ventura bersama diakui
                 sebagai pengurang jumlah tercatat investasi.

     d.   Penjabaran mata uang asing
          (i)    Mata uang fungsional dan penyajian
                 Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang fungsional
                 Perusahaan dan mata uang penyajian Grup. Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan
                 konsolidasian setiap entitas anak di dalam Grup diukur menggunakan mata uang dari lingkungan
                 ekonomi utama dimana entitas tersebut beroperasi (“mata uang fungsional”).


                 Untuk tujuan konsolidasi, untuk entitas anak Grup yang memiliki mata uang fungsional berbeda,
                 maka aset dan liabilitas entitas anak Grup ditranslasikan dengan kurs tengah Bank Indonesia pada
                 akhir periode pelaporan. Sementara itu, pendapatan dan beban ditranslasikan dengan kurs rata-
                 rata dari kurs tengah Bank Indonesia selama periode laporan laba rugi.


                 Selisih yang timbul dari penjabaran laporan keuangan konsolidasian entitas anak Grup tersebut ke
                 dalam Rupiah disajikan dalam akun “Penghasilan komprehensif lainnya” pada ekuitas dalam
                 laporan posisi keuangan konsolidasian.

          (ii)   Transaksi dan saldo
                 Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan menjadi mata uang fungsional menggunakan kurs
                 yang berlaku pada tanggal transaksi.

                 Pada setiap tanggal pelaporan, setiap aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
                 dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah disesuaikan untuk mencerminkan kurs penutup.
                 Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang
                 asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing menggunakan kurs
                 yang berlaku pada akhir periode pelaporan diakui di dalam laba rugi.
                 Kurs Dolar Amerika Serikat (Dolar AS atau AS$) terhadap Rupiah berdasarkan kurs tengah yang
                 diterbitkan oleh bank Indonesia pada tanggal 31 Desember 2023 dalam nilai penuh adalah
                 Rp15.416 (2022: Rp15.731).




                                                         14
Page 22
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     e.   Transaksi dengan Pihak Berelasi
          Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi pihak berelasi sesuai dengan yang
          diatur dalam PSAK 7, "Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi".
          Seluruh transaksi yang material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan
          keuangan konsolidasian.
     f.   Kas dan Setara Kas
          Kas dan setara kas termasuk kas, bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam jangka waktu
          tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak
          dibatasi penggunaannya.
          Bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya disajikan pada akun “kas yang dibatasi
          penggunaannya” dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

     g.   Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain
          Piutang usaha adalah jumlah tagihan dari pelanggan untuk barang yang dijual atau jasa yang diberikan
          dalam transaksi bisnis pada umumnya. Piutang lain-lain adalah jumlah tagihan dari pihak ketiga atau
          pihak yang berelasi di luar kegiatan usaha. Jika pembayaran piutang diharapkan selesai dalam satu
          tahun atau kurang (atau dalam siklus normal operasi dari bisnis jika lebih lama), piutang tersebut
          dikelompokkan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang tersebut disajikan sebagai aset tidak lancar.


          Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan kemudian diukur pada
          biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi dengan
          provisi atas penurunan nilai.

          Kolektibilitas piutang usaha dan piutang lain-lain ditinjau secara berkala. Piutang yang diketahui tidak
          tertagih, dihapuskan dengan secara langsung mengurangi nilai tercatatnya. Akun provisi digunakan
          ketika terdapat bukti yang objektif bahwa Perusahaan tidak dapat menagih seluruh atau sebagian nilai
          terutang sesuai dengan persyaratan awal piutang.
          Kesulitan keuangan signifikan yang dialami debitur, debitur dinyatakan pailit atau melakukan
          reorganisasi keuangan dan gagal bayar atau menunggak pembayaran merupakan indikator yang
          dianggap dapat menunjukan adanya penurunan nilai piutang. Arus kas terkait dengan piutang jangka
          pendek tidak didiskontokan apabila efek diskonto tidak material.
          Jumlah kerugian penurunan nilai diakui pada laba rugi dan disajikan sebagai “(beban)/pendapatan lain-
          lain, neto” untuk piutang usaha dan piutang lain-lain. Ketika piutang usaha dan piutang lain-lain, yang
          rugi penurunan nilainya telah diakui, tidak dapat ditagih pada periode selanjutnya, maka piutang tersebut
          dihapusbukukan dengan mengurangi akun provisi. Jumlah yang selanjutnya dapat ditagih kembali atas
          piutang yang sebelumnya telah dihapusbukukan, dikreditkan terhadap “(beban)/pendapatan lain-lain,
          neto” pada laba rugi.
     h.   Persediaan
          Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih (the
          lower of cost or net realizable value ). Biaya perolehan persediaan di nilai dengan menggunakan metode
          Rata-rata (Average method ). Penyisihan persediaan usang dan penyisihan penurunan nilai persediaan
          ditentukan untuk menyesuaikan nilai persediaan ke nilai realisasi bersih.


          Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi dengan
          taksiran biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.




                                                       15
Page 23
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     i.   Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka
          Pembayaran dimuka adalah biaya yang dibayar dimuka dan dicatat sebagai aset sebelum
          dimanfaatkan. Akun ini terdiri dari uang muka pembelian dan biaya dibayar dimuka. Uang muka
          pembelian merupakan pembayaran dimuka atas pembelian perlengkapan keperluan operasional dan
          beban lainnya. Pembayaran dimuka dialokasikan selama jangka waktu pembayaran dan dibebankan ke
          akun yang sesuai dalam laporan laba rugi saat terjadinya. Pembayaran dimuka yang diharapkan akan
          terealisasi dalam waktu tidak lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan, diklasifikasikan sebagai
          aset lancar, selebihnya, diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.


     j.   Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan
          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan diukur pada nilai yang lebih rendah
          antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.

          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan harus diklasifikasikan sebagai dimiliki
          untuk dijual jika jumlah tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan dari pada
          melalui pemakaian berlanjut.

          Kondisi ini dapat terpenuhi hanya ketika investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset
          lepasan berada dalam keadaan segera dapat dijual dan penjualannya harus sangat mungkin terjadi.
          Manajemen harus berkomitmen terhadap rencana penjualan tersebut, yang diperkirakan memenuhi
          ketentuan pengakuan sebagai penjualan dalam waktu satu tahun dari tanggal klasifikasi.


     k.   Aset Tetap dan Penyusutan
          Pemilikan Langsung
          Grup menganalisis fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan
          akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan
          tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomis yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak
          mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk
          menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai
          sewa berdasarkan PSAK 73, “Sewa”. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian
          tanah, maka Grup menerapkan PSAK 16, “Aset Tetap” yaitu hak atas tanah diakui sebesar harga
          perolehan dan tidak disusutkan.

          Aset tetap pemilikan langsung kecuali tanah disajikan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
          penyusutan dan rugi penurunan nilai aset, jika ada dan disusutkan dengan menggunakan metode Garis
          Lurus (Straight-line ) dengan taksiran masa manfaat keekonomian aset tetap sebagai berikut:


                                                                                                    Tahun
          Bangunan Permanen                                                                           20
          Bangunan Semi Permanen                                                                      10
          Kendaraan                                                                                  4-8
          Perabotan dan Peralatan                                                                    4-8
          Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan dalam laba rugi pada saat terjadinya biaya-biaya
          tersebut, sedangkan pengeluaran dalam jumlah besar dan sifatnya meningkatkan kondisi aset secara
          signifikan dikapitalisasi. Semua pengeluaran setelah perolehan awal aset tetap akan ditambah
          (kapitalisasi) pada jumlah tercatat aset yang bersangkutan.




                                                      16
Page 24
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     k.   Aset Tetap dan Penyusutan (lanjutan)
          Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat
          ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang
          timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
          pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laba rugi pada periode/tahun aset tersebut
          dihentikan pengakuannya.

          Secara berkala, nilai residu, metode penyusutan dan masa manfaat setiap aset ditelaah, dan
          disesuaikan jika perlu.

          Aset Tetap dalam Pembangunan
          Aset tetap dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari
          aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke masing-masing aset tetap pada saat aset
          tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan, dan penyusutan mulai dibebankan pada saat itu.


     l.   Aset keuangan
          (i)   Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran
                Grup menerapkan PSAK 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
                klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung
                nilai.

                Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan ditentukan berdasarkan jenis aset. Untuk aset
                keuangan berupa instrumen utang, pengklasifikasiannya harus didasarkan pada model bisnis dan
                arus kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.

                Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:

                a)   Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
                b)   Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                     komprehensif lain.

                Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Grup dan persyaratan kontraktual arus kas - apakah
                penentuan arus kasnya semata dari pembayaran pokok dan bunga.

                Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal.

                Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan model bisnis
                atas aset keuangan tersebut.

                Untuk investasi pada instrumen ekuitas yang bukan termasuk dimiliki untuk diperdagangkan,
                tergantung apakah Grup telah melakukan pemilihan yang tidak dapat dibatalkan pada saat
                pengakuan awal untuk instrumen ekuitas yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan
                komprehensif lain.

                Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan model bisnis
                atas aset keuangan tersebut.




                                                       17
Page 25
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     l.   Aset keuangan (lanjutan)
          (i)   Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran (lanjutan)
                Pembelian dan penjualan aset keuangan diakui pada saat tanggal perdagangan dimana, Grup
                berkomitmen untuk membeli atau menjual aset keuangan. Aset keuangan dihentikan
                pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut telah
                kedaluwarsa atau dialihkan dan Grup telah mengalihkan secara substansial risiko dan manfaat
                atas kepemilikan.
                Saat pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajar ditambah dengan, dalam
                hal aset keuangan diukur dengan nilai wajar tidak melalui laba rugi, biaya transaksi yang dapat
                diatribusikan secara langsung pada akuisisi aset keuangan. Biaya transaksi atas aset keuangan
                pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan pada laba rugi.
                Instrumen utang
                Pengukuran selanjutnya atas instrumen utang bergantung kepada model bisnis Grup dalam
                mengelola aset dan karakteristik dari arus kas. Berikut adalah kategori pengukuran dalam
                mengklasifikan instrumen utang:
                • Biaya perolehan diamortisasi: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan arus kas kontraktual,
                  dimana arus kas tersebut merupakan pembayaran pokok dan bunga, diukur dengan biaya
                  perolehan diamortisasi. Penghasilan bunga dari aset keuangan ini termasuk dalam penghasilan
                  keuangan menggunakan metode suku bunga efektif. Laba atau rugi yang timbul dari
                  penghentian pengakuan diakui secara langsung dalam laba rugi dan disajikan dalam
                  keuntungan/ (kerugian) lainnya bersama dengan keuntungan dan kerugian selisih kurs.
                  Penurunan nilai aset keuangan disajikan terpisah dalam laba rugi.

                •   Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan arus
                    kas kontraktual dan untuk penjualan keuangan aset, dimana arus kas aset merupakan
                    pembayaran pokok dan bunga diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
                    Mutasi dalam jumlah tercatat dilakukan melalui penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk
                    pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, pendapatan bunga dan keuntungan dan
                    kerugian selisih kurs, yang diakui dalam laba rugi. Ketika aset keuangan dihentikan
                    pengakuannya, akumulasi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam
                    penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi pada pendapatan/(beban)
                    lain-lain. Pendapatan bunga dari aset keuangan ini termasuk dalam penghasilan keuangan
                    menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan dan kerugian selisih kurs disajikan pada
                    pendapatan/(beban) lain-lain, dan penurunan nilai disajikan pada bagian terpisah dalam laba
                    rugi.
                Instrumen ekuitas
                Grup selanjutnya mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. Dimana manajemen Grup
                telah memilih untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar dari investasi ekuitas pada
                penghasilan komprehensif lain. Tidak ada reklasifikasi selanjutnya atas keuntungan dan kerugian
                dari nilai wajar ke laba rugi setelah penghentian pengakuan investasi. Dividen dari investasi
                tersebut terus diakui dalam laba rugi sebagai penghasilan lainnya ketika hak Grup untuk menerima
                pembayaran ditetapkan. Kerugian penurunan nilai pada investasi ekuitas yang diukur pada nilai
                wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak dilaporkan secara terpisah dari perubahan nilai
                wajarnya.
                Pada 31 Desember 2023, Grup telah memilih untuk mengukur seluruh aset keuangan instrumen
                ekuitas pada nilai wajar melalui laporan laba rugi komprehensif. Perubahan nilai wajar aset
                keuangan tersebut dicatat pada akun penghasilan komprehensif lain di bagian ekuitas pada
                neraca dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi pada saat dihentikan pengakuannya.




                                                        18
Page 26
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     l.   Aset keuangan (lanjutan)
          (ii)   Penghentian pengakuan
                 Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari investasi
                 tersebut telah jatuh tempo atau telah ditransfer dan Grup telah mentransfer secara substansial
                 seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset.

                 Ketika aset keuangan instrumen ekuitas yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan pada nilai
                 wajar melalui penghasilan komprehensif lain dihentikan pengakuannya, akumulasi penyesuaian
                 nilai wajar yang diakui pada ekuitas tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.

          (iii) Saling hapus antar instrumen
                 Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan
                 posisi keuangan konsolidasian jika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
                 melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan terdapat maksud untuk
                 menyelesaikan secara bersih atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
                 bersamaan.

                 Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara
                 hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan
                 atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.

     m.   Penurunan nilai dari aset keuangan
          Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur Kerugian Kredit Ekspektasian
          (“KKE”) yang menggunakan cadangan KKE seumur hidup berdasarkan basis forward-looking untuk
          seluruh saldo piutang usaha. Selain untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan umum untuk
          mengukur KKE.

          Grup menilai berdasarkan basis forward-looking untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian terhadap
          instrumen utang yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Metode
          penurunan nilai dilakukan dengan mempertimbangkan apakah risiko kredit telah meningkat secara
          signifikan.

     n.   Utang usaha
          Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang telah diperoleh dari pemasok
          dalam kegiatan usaha normal. Utang usaha dikelompokkan sebagai liabilitas jangka pendek apabila
          pembayaran jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang usaha tersebut
          disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.

          Utang usaha pada awalnya diukur sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
          diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.

     o.   Kombinasi Bisnis
          Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode Akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi
          diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
          jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi
          mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar atau pun pada proporsi kepemilikan
          KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
          dibebankan langsung pada tahun berjalan.




                                                        19
Page 27
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     o.   Kombinasi Bisnis (lanjutan)
          Pada tanggal akuisisi, selisih lebih antara penjumlahan imbalan yang dialihkan dan jumlah yang diakui
          untuk KNP dengan aset teridentifikasi dan liabilitas yang diambil-alih (aset neto) dicatat sebagai
          goodwill. Jika imbalan lebih rendah dari nilai wajar aset neto dari Perusahaan yang diakuisisi maka
          selisihnya diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian.


          Transaksi yang dilakukan dengan entitas sepengendali diterapkan metode Penyatuan Kepemilikan.
          Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam
          rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama, bukan
          perubahan pemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi demikian tidak menimbulkan
          laba rugi bagi seluruh kelompok usaha atau bagi entitas individual dalam kelompok usaha tersebut.
          Selisih antara harga pengalihan dengan jumlah tercatat dari setiap transaksi kombinasi bisnis antara
          entitas sepengendali pada tanggal pengalihan dicatat sebagai “Tambahan Modal Disetor”.


     p.   Pendapatan dan beban
          Pendapatan
          Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah penilaian:
          a)  Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
          b)  Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam
              kontrak untuk mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan.
          c)   Tentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak
               entitas sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan.
               Jika pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel, Grup memperkirakan
               jumlah imbalan yang diharapkan berhak sebagai imbalan atas pengalihan barang atau jasa yang
               dijanjikan kepada pelanggan dikurangi perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan yang akan
               dibayarkan selama masa kontrak.
          d)   Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri
               sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak
               dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi berdasarkan biaya
               ekspektasian ditambah margin.
          e)   Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer barang atau
               jasa yang dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang
               atau jasa tersebut).

          Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut:
          a)  Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke pelanggan); atau
          b)  Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan pelayanan pada pelanggan). Untuk
              kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, Grup memilih ukuran kemajuan yang
              sesuai untuk menentukan jumlah pendapatan yang harus diakui ketika kewajiban pelaksanaan
              dipenuhi.

          Pendapatan Sewa
          Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa
          sewa. Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa tambahan ke
          jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui dengan dasar Garis Lurus selama masa sewa.




                                                        20
Page 28
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     p.   Pendapatan dan beban (lanjutan)
          Pendapatan Sewa (lanjutan)
          Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima dimuka
          dan akan diakui sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang berlaku.


          Pendapatan Hotel
          Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau barang
          diserahkan.

          Pendapatan Spa
          Pendapatan dari spa diakui pada saat jasa diberikan kepada pelanggan.
          Beban
          Beban diakui pada saat terjadi berdasarkan konsep akrual.
          Pendapatan bunga dan beban bunga diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
          Lain Konsolidasian secara akrual menggunakan metode Suku Bunga Efektif.

     q.   Pajak penghasilan kini dan tangguhan
          Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak tersebut diakui dalam laba
          rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang langsung diakui dalam
          ekuitas atau dalam penghasilan komprehensif lain. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui
          dalam ekuitas atau penghasilan komprehensif lain.

          Pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang telah diberlakukan pada tanggal
          posisi keuangan.

          Pajak penghasilan tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak
          atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya. Pajak penghasilan tangguhan diukur menggunakan tarif
          pajak yang telah berlaku atau secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan dan yang diharapkan
          akan diterapkan pada saat aset pajak tangguhan yang bersangkutan direalisasi atau pada saat liabilitas
          pajak tangguhan diselesaikan.
          Aset pajak penghasilan tangguhan diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba kena pajak pada
          masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer yang menimbulkan aset
          pajak tangguhan tersebut.
          Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang
          berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan
          apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama,
          baik atas entitas kena pajak yang sama ataupun berbeda dan adanya niat untuk melakukan
          penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto.

     r.   Sewa
          Suatu kontrak mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan
          penggunaan aset selama jangka waktu tertentu yang dipertukarkan dengan imbalan. Entitas menyewa
          aset tetap tertentu dengan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa.

          Aset hak-guna diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan penurunan
          nilai. Aset hak guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset hak-
          guna atau masa sewa.




                                                      21
Page 29
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     r.   Sewa (lanjutan)
          Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap pembayaran sewa
          dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. Liabilitas sewa, disajikan sebagai
          liabilitas jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan atau kurang yang
          disajikan sebagai liabilitas jangka pendek. Unsur bunga dalam biaya keuangan dibebankan ke laba rugi
          selama masa sewa yang menghasilkan tingkat suku bunga konstan atas sisa saldo liabilitas.


          Grup tidak mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk:
          -  Sewa jangka-pendek yang memiliki masa sewa dua belas (12) bulan atau kurang; atau
          -  Sewa yang asetnya bernilai rendah. Pembayaran yang dilakukan untuk sewa tersebut dibebankan
             ke laba rugi dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

     s.   Liabilitas manfaat karyawan
          Entitas mengakui liabilitas atas imbalan kerja karyawan berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja atau
          Perjanjian Kerja Bersama. Nilai kini liabilitas imbalan pasti, beban jasa kini dan beban jasa lalu
          ditentukan dengan menggunakan metode penilaian “Projected Unit Credit ” .

          Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas di masa depan
          dengan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah jangka panjang pada akhir periode pelaporan
          dalam mata uang Rupiah sesuai dengan mata uang di mana imbalan tersebut akan dibayarkan dan
          yang memiliki jangka waktu yang sesuai dengan liabilitas imbalan pensiunan yang bersangkutan.


          Pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial
          langsung diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lainnya.

          Biaya jasa lalu yang timbul dari amendemen atau kurtailmen program diakui sebagai beban dalam laba
          rugi pada saat terjadinya.

     t.   Aset dan liabilitas pengampunan pajak
          Grup telah menerapkan PSAK 70 mengenai "Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak". PSAK
          ini mengatur mengenai perlakuan akuntansi atas aset dan liabilitas pengampunan pajak sesuai dengan
          Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.

          Aset pengampunan pajak diukur sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset pengampunan pajak
          merupakan deemed cost dan menjadi dasar bagi Grup dalam melakukan pengukuran setelah
          pengakuan awal.

          Liabilitas pengampunan pajak diukur sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau setara
          kas untuk menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan aset pengampunan
          pajak.

          Selisih antara aset pengampunan pajak dan liabilitas pengampunan pajak diakui di ekuitas dalam pos
          tambahan modal disetor. Grup mengakui uang tebusan yang dibayarkan pada laba rugi pada periode
          Surat Keterangan disampaikan.




                                                      22
Page 30
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     u.   Informasi Segmen
          Perusahaan dan Entitas Anak menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang
          digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan
          alokasi sumber daya yang dimilikinya. Segmen didasarkan pada aktivitas dari setiap kegiatan operasi
          entitas legal di dalam Perusahaan dan Entitas Anak.

          Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
          -  yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
             (termasuk pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas
             yang sama);
          -  yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk
             membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
             kinerjanya; dan
          -  yang informasi keuangan yang terpisah miliknya tersedia.

     v.   Provisi
          Provisi diakui ketika Perusahaan dan Entitas Anak memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun
          konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Perusahaan dan Entitas Anak
          diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat
          dibuat.

          Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk
          menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan
          ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang
          diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas.


     w.   Laba Per Saham Dasar
          Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata
          tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan.

          Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, Perusahaan menyesuaikan laba atau rugi yang dapat
          diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang saham yang
          beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.


3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
     Asumsi kelangsungan usaha
     Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa Perusahaan tetap dapat melangsungkan usahanya. laporan
     keuangan konsolidasian ini tidak mencakup penyesuaian-penyesuaian yang mungkin timbul sebagai dampak
     dari ketidakpastian tersebut.

     Estimasi dan asumsi ini memiliki risiko dan ketidakpastian; sehingga ada kemungkinan bahwa perubahan
     situasi akan mengubah proyeksi ini, yang selanjutnya dapat mempengaruhi kelangsungan usaha
     Perusahaan. Dalam keadaan seperti itu, asumsi kelangsungan usaha Perusahaan dapat berubah.

     Perusahaan telah mengidentifikasi hal-hal berikut dimana diperlukan pertimbangan, estimasi, dan asumsi dan
     dimana hasil aktual dapat berbeda dari estimasi tersebut jika menggunakan asumsi dan kondisi yang berbeda
     dan dapat mempengaruhi secara material hasil keuangan atau posisi keuangan Perusahaan yang dilaporkan
     dalam periode mendatang.




                                                       23
Page 31
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)
     Rugi penurunan nilai piutang
     Perusahaan menilai penurunan nilai piutang pada setiap tanggal pelaporan. Dalam menentukan apakah rugi
     penurunan nilai harus dicatat dalam laba rugi, manajemen membuat penilaian, apakah terdapat bukti objektif
     bahwa kerugian telah terjadi. Manajemen juga membuat penilaian atas metodologi dan asumsi untuk
     memperkirakan jumlah dan waktu arus kas masa depan yang direviu secara berkala untuk mengurangi
     perbedaan antara estimasi kerugian dan kerugian aktualnya.

     Pajak penghasilan dan pajak lainnya

     Pertimbangan dan asumsi diperlukan dalam menentukan besaran fasilitas pengurang pajak dan investasi
     (capital allowance ) dan pengurangan beban tertentu untuk tujuan fiskal selama proses estimasi atas
     perhitungan beban pajak penghasilan Perusahaan. Secara khusus, perhitungan beban pajak penghasilan
     Perusahaan melibatkan penafsiran terhadap peraturan perpajakan dan peraturan lainnya. Banyaknya
     transaksi dan perhitungan yang dapat menyebabkan ketidakpastian di dalam penentuan kewajiban pajak
     selama bisnis normal.

     Semua pertimbangan dan estimasi yang dibuat manajemen seperti yang diungkapkan di atas dapat
     dipertanyakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”) atau Auditor Pemerintah. Sebagai akibatnya, terjadi
     ketidakpastian dalam penentuan kewajiban pajak. Resolusi posisi pajak yang diambil oleh Perusahaan, dapat
     berlangsung bertahun-tahun dan sangat sulit untuk memprediksi hasil akhirnya. Apabila terdapat perbedaan
     perhitungan pajak dengan jumlah yang telah dicatat, perbedaan tersebut akan berdampak pada pajak
     penghasilan dan pajak tangguhan dalam tahun dimana penentuan pajak tersebut dibuat.


     Aset pajak tangguhan, termasuk yang timbul dari rugi fiskal, besaran capital allowance , dan perbedaan
     temporer lainnya, diakui hanya apabila dianggap lebih mungkin daripada tidak bahwa mereka dapat diterima
     kembali, dimana hal ini tergantung pada kecukupan pembentukan laba kena pajak di masa depan. Sama
     seperti “penurunan nilai aset non-keuangan” asumsi atas laba kena pajak masa depan yang dapat dihasilkan
     sangat dipengaruhi oleh estimasi dan asumsi manajemen atas volume penjualan, harga komoditas, dan lain-
     lain; yang mana terpapar risiko dan ketidakpastian, sehingga terdapat kemungkinan perubahan keadaan
     akan mengubah proyeksi laba kena pajak di masa mendatang.


     Kewajiban imbalan pascakerja
     Nilai kini kewajiban imbalan pascakerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar
     aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk menentukan biaya/(penghasilan)
     pensiun neto mencakup tingkat diskonto dan kenaikan gaji di masa datang. Adanya perubahan pada asumsi
     ini akan mempengaruhi jumlah tercatat kewajiban imbalan pascakerja.


     Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan kenaikan gaji masa datang yang sesuai pada akhir tahun
     pelaporan. Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini
     atas estimasi arus kas keluar masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan kewajiban imbalan
     pascakerja. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat
     suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang imbalan akan dibayar dan memiliki
     jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu kewajiban imbalan pascakerja yang terkait.


     Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data historis mengenai perubahan gaji
     dasar pekerja dan menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis masa datang.




                                                      24
Page 32
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)
     Penurunan nilai aset nonkeuangan dan aset tetap
     Jumlah nilai yang dapat dipulihkan kembali dari sebuah aset atau kelompok aset penghasil kas diukur
     berdasarkan nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai.
     Penentuan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai mewajibkan manajemen untuk membuat
     estimasi dan asumsi atas tingkat produksi yang diharapkan dan volume penjualan, harga komoditas
     (mempertimbangkan harga saat ini dan harga masa lalu, tren harga dan faktor-faktor terkait), cadangan (lihat
     ‘Estimasi Cadangan’), biaya operasi, biaya penutupan dan rehabilitasi serta belanja modal di masa depan.
     Estimasi dan asumsi ini terpapar risiko dan ketidakpastian; sehingga terdapat kemungkinan perubahan situasi
     yang dapat mengubah proyeksi ini, sehingga dapat mempengaruhi nilai aset yang dapat dipulihkan kembali.
     Dalam keadaan seperti itu, sebagian atau seluruh nilai tercatat aset mungkin akan mengalami penurunan nilai
     lebih lanjut atau terjadi pengurangan rugi penurunan nilai yang dampaknya akan dicatat dalam laba rugi.


4.   KAS DAN SETARA KAS
     Kas dan setara kas terdiri dari:
                                                                               2023                 2022
     Kas                                                                    1.191.185.291        1.823.778.023
     Kas di bank
     Pihak ketiga
       Rupiah
         PT Bank Central Asia Tbk                                           3.286.422.236        3.923.813.119
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                             1.345.086.215        1.249.668.360
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                        367.256.876          481.482.572
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                               350.790.134          159.111.291
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                                               105.026.388               34.442
         PT Bank Pan Indonesia Tbk                                             16.629.744           16.871.269
         PT Bank Bukopin Tbk                                                   15.983.088                  -
                                                                            5.487.194.681        5.830.981.053
     Deposito Berjangka
     Pihak ketiga
       Rupiah
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                                             3.130.000.000                  -
         PT Bank Capital                                                    2.079.525.548                  -
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                -          3.130.000.000
         PT Bank Mega Tbk                                                             -          1.046.632.737
                                                                            5.209.525.548        4.176.632.737
     Jumlah                                                                11.887.905.520       11.831.391.813

     Deposito berjangka mempunyai jangka waktu 1 bulan dan memiliki tingkat bunga berkisar antara 4,25% -
     4,85% per tahun di 2023.

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 tidak terdapat bank yang dibatasi penggunaannya dan seluruh
     bank ditempatkan pada pihak ketiga.




                                                       25
Page 33
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   PIUTANG USAHA
     Akun ini merupakan piutang atas jasa penyewaan kamar hotel dan spa, berikut fasilitas dan penunjang
     lainnya dengan rincian per 31 Desember 2023 dan 2022 sebagai berikut:
     a.   Berdasarkan pelanggan
                                                                                    2023              2022
          Pelanggan yang telah check out:
            Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan                                51.053.945         4.945.000
            PT Mitra Global Holiday                                                 43.500.000        12.650.000
            MG BedBank                                                              42.350.000               -
            Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan                                   10.500.000               -
            Online Travel Agent                                                      4.423.704        74.799.796
            PT Global Systech Medika                                                       -          40.266.710
            Rumah Sakit Pelni                                                              -          35.000.000
            New Bali Tour & Travel                                                         -          12.802.000
            Lain-lain (Saldo di bawah Rp 10.000.000)                               149.796.986       183.671.023
            Sub Jumlah                                                             301.624.635       364.134.529
          Pelanggan yang belum check out                                            80.305.175       111.224.322
          Kartu Kredit                                                              15.801.790        19.167.473
          Kartu Debit                                                                3.849.550        10.481.570
                                                                                   401.581.150       505.007.894
          Provisi atas penurunan nilai                                               (5.317.921)     (212.052.810)
          Jumlah                                                                   396.263.229       292.955.084
     b.   Berdasarkan umur
          Rincian piutang berdasarkan umur piutang per 31 Desember 2023 dan 2022 sebagai berikut:
                                                                                    2023              2022
          0 - 30 hari                                                              323.935.750       282.736.266
          31 - 60 hari                                                              62.246.682        11.750.000
          61 - 90 hari                                                              15.398.718               -
          > 90 hari                                                                        -         210.521.628
                                                                                   401.581.150       505.007.894

     Kolektibilitas piutang usaha pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                                   2023               2022
     Rata-rata Piutang usaha - Bersih                                              344.609.157        367.853.493
     Penjualan                                                                  22.585.256.898     19.396.218.333
     Kolektibilitas Piutang                                                       6 hari             7 hari

     Seluruh piutang usaha kepada pihak ketiga merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata uang Rupiah
     serta tidak dikenakan jaminan dan bunga serta tidak digunakan sebagai jaminan kredit.
     Mutasi provisi penurunan nilai piutang lain-lain adalah sebagai berikut:
                                                                                    2023              2022
     Saldo awal                                                                     212.052.810      233.171.407
     Penambahan (pemulihan) Penyisihan                                             (206.734.889)     (21.118.597)
     Saldo akhir                                                                      5.317.921      212.052.810

     Manajemen berpendapat bahwa provisi penurunan nilai piutang lain-lain tersebut cukup untuk menutupi
     kerugian dari tidak tertagihnya piutang lain-lain.




                                                         26
Page 34
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   PIUTANG LAIN-LAIN
                                                                            2023                2022
     Pihak ketiga
       Karyawan                                                             57.278.243          86.781.266
       Piutang Bunga                                                         1.106.144             795.595
       Lain - lain                                                                 -            13.861.206
       Sub Jumlah                                                           58.384.387         101.438.067
     Pihak berelasi (Catatan 12b)                                        2.008.239.877       4.076.614.813
                                                                         2.066.624.264       4.178.052.880
     Provisi atas penurunan nilai                                                  -                    -
     Jumlah                                                              2.066.624.264       4.178.052.880

     Bagian lancar                                                          58.384.387         871.586.908
     Bagian tidak lancar                                                 2.008.239.877       3.306.465.972
     Jumlah                                                              2.066.624.264       4.178.052.880

     Seluruh piutang lain-lain merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata uang Rupiah serta tidak
     dikenakan jaminan dan bunga.
     Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat tertagih sehingga tidak perlu dilakukan
     cadangan kerugian penurunan nilai.

7.   PERSEDIAAN

                                                                            2023                2022
     Makanan                                                                61.929.424          72.721.525
     Minuman                                                                60.102.109          47.895.571
     Lain-lain                                                             263.841.930         213.753.403
     Jumlah                                                                385.873.463         334.370.499

     Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban masing-masing sebesar Rp2.089.876.413                  dan
     Rp1.675.763.394 untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi fisik dari persediaan, Manajemen berkeyakinan bahwa tidak
     perlu dilakukan penyisihan atas keusangan persediaan karena Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh
     persediaan dapat dijual atau digunakan sesuai dengan periode peruntukannya.


     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, persediaan tidak diasuransikan atas resiko kerugian, kebakaran
     dan bencana alam. Manajemen memahami adanya risiko yang terkait sehubungan dengan persediaan yang
     tidak diasuransikan.




                                                    27
Page 35
                                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                              31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8.   PERLENGKAPAN
                                                                                            2023                     2022
     Linen                                                                              1.134.506.918              1.028.213.068
     Barang Pecah Belah                                                                   147.643.147                151.646.039
     Perkakas, Alat, Bahan bakar dan supply                                               144.093.657                116.478.132
     Perangkat Makan Perak                                                                 28.806.704                 15.864.597
     Seragam                                                                                9.350.919                  8.904.047
     Lain-lain                                                                             53.723.552                 48.996.352
     Jumlah                                                                             1.518.124.897              1.370.102.235


9.   UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA
                                                                                            2023                     2022
     Uang muka:
      Uang muka pembelian                                                                 186.100.989                63.118.764
      Uang muka karyawan                                                                   31.000.000                 3.000.000
      Uang Jaminan                                                                                -                  28.380.000
      Lain-lain                                                                             9.656.300                       -
     Biaya Dibayar di Muka:
       Asuransi                                                                           204.631.658                29.482.883
       Perijinan                                                                          115.313.596                       -
       Sewa                                                                                71.362.820                 6.453.179
       Kontrak Service                                                                     48.294.102                52.882.453
       Lain-lain                                                                           16.079.017               103.067.377
     Jumlah                                                                               682.438.482               286.384.656

     Bagian lancar                                                                        670.735.530               280.231.894
     Bagian tidak lancar                                                                   11.702.952                 6.152.762
                                                                                          682.438.482               286.384.656


10. ASET TETAP
                                                                           2023

                                     Saldo Awal         Penambahan        Pengurangan          Reklasifikasi          Saldo Akhir

     Biaya Perolehan:
      Pemilikan Langsung
       Tanah                          307.798.580.933                -                -                        -     307.798.580.933
       Bangunan                        84.623.631.725      472.290.000                -                        -      85.095.921.725
       Kendaraan                        8.535.840.022                -       162.500.000                       -       8.373.340.022
       Perabot dan peralatan           13.666.533.234      636.113.309        91.500.000           373.051.834        14.584.198.377
                                                                                                                                 -
      Jumlah Pemilikan
       Langsung                       414.624.585.914     1.108.403.309      254.000.000           373.051.834       415.852.041.057
      Aset Hak Guna
       Bangunan                         4.503.363.000              -        4.503.363.000                      -                 -
       Kendaraan                                  -        282.600.000                -                        -         282.600.000
                                                                                                                                 -

                                        4.503.363.000      282.600.000      4.503.363.000                      -         282.600.000

      Aset Tetap dalam                                                                                                              -
       Pembangunan                       373.051.834       427.207.136                -            (373.051.834)         427.207.136
                                                                                                                                 -

      Jumlah                          419.501.000.748     1.818.210.445     4.757.363.000                      -     416.561.848.193




                                                              28
Page 36
                                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                              31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)
                                                                           2023

                                     Saldo Awal         Penambahan        Pengurangan       Reklasifikasi       Saldo Akhir

    Akumulasi Penyusutan:
     Pemilikan Langsung
       Bangunan                        19.638.025.717     4.624.929.002               -                     -    24.262.954.719
       Kendaraan                        7.766.719.969      238.170.670       162.500.000                    -     7.842.390.639
       Perabot dan peralatan           12.800.615.025      511.015.354        91.500.000                    -    13.220.130.379
                                                                                                                            -

     Jumlah Pemilikan Langsung         40.205.360.711     5.374.115.026      254.000.000                    -    45.325.475.737
                                                                                                                            --
     Aset Hak Guna
       Bangunan                         4.503.363.000                -      4.503.363.000                   -                 -
       Kendaraan                                  -         23.550.000                -                     -       23.550.000
                                                                                                                           -

                                        4.503.363.000       23.550.000      4.503.363.000                   -       23.550.000

       Penurunan Nilai                            -                  -                -                     -                 -

    Nilai buku - bersih               374.792.277.037                                                           371.212.822.456



                                                                           2022

                                     Saldo Awal         Penambahan        Pengurangan       Reklasifikasi       Saldo Akhir

    Biaya Perolehan:
     Pemilikan Langsung
     Tanah                            307.798.580.933                -                -                     -   307.798.580.933
     Bangunan                          84.623.631.725                -                -                     -    84.623.631.725
     Kendaraan                          8.535.840.022                -                -                     -     8.535.840.022
     Perabot dan peralatan             13.336.018.432      330.514.802                -                     -    13.666.533.234
                                                                                                                            -

     Jumlah Pemilikan Langsung        414.294.071.112      330.514.802                -                     -   414.624.585.914
     Aset Hak Guna
       Bangunan                         4.503.363.000                -                -                     -     4.503.363.000

     Aset Tetap dalam                                                                                                         -
       Pembangunan                        79.002.000       373.051.834        79.002.000                    -      373.051.834
                                                                                                                           -

     Jumlah                           418.876.436.112      703.566.636        79.002.000                    -   419.501.000.748

    Akumulasi Penyusutan:
     Pemilikan Langsung
     Bangunan                          15.013.096.715     4.624.929.002               -                     -    19.638.025.717
     Kendaraan                          7.442.195.746      324.524.223                -                     -     7.766.719.969
     Perabot dan peralatan             12.399.107.900      401.507.125                -                     -    12.800.615.025
                                                                                                                            -

     Jumlah Pemilikan Langsung         34.854.400.361     5.350.960.350               -                     -    40.205.360.711
                                                                                                                            --
     Aset Hak Guna
       Bangunan                         3.152.354.100     1.351.008.900               -                     -     4.503.363.000
     Penyisihan                                                                                                               -
       Penurunan Nilai                                               -                -                     -                 -

    Nilai buku - bersih               380.869.681.651                                                           374.792.277.037



    Tanah milik Perusahaan dan Entitas Anak merupakan tanah yang berlokasi di Jakarta Pusat (Pejompongan),
    Jakarta Selatan (Falatehan dan Pondok Pinang), Kepulauan Seribu, NTT (Tanjung Karoso) dan Bali
    (Canggu) dengan total area seluas masing-masing seluas 1.175.063m2 pada 31 Desember 2023 dan 2022.




                                                              29
Page 37
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)
    Atas tanah di Kepulauan Seribu, Perusahaan menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB)
    tertanggal 8 Mei 2015 dengan PT Setia utama Island atas pembelian sebuah villa dengan total area seluas
    1.500 m2 yang berlokasi di Pulau Tengah, Kepulauan Seribu dengan harga beli sebesar Rp15.800.000.000.
    Aset tersebut telah diserah terima dengan baik oleh Perusahaan melalui berita acara serah terima dengan PT
    Setia utama Island. Sampai saat ini, akta jual beli masih dalam proses karena harus menunggu proses
    pemecahan sertifikat induk oleh penjual.
    Tanah, bangunan dan perabotan dan peralatan yang berlokasi di Jalan Falatehan I No.21-22, Melawai,
    Jakarta Selatan (Sotis Falatehan) dan di Jalan Raya Kayu Tulang, Desa Canggu (Sotis Villa Canggu)
    digunakan oleh PT Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) untuk menjalankan kegiatan usaha perhotelan.
    Pada tahun 2023 dan 2022, tanah dan bangunan di Jalan Falatehan tersebut dijadikan sebagai jaminan
    sehubungan dengan pinjaman bank yang diperoleh Entitas Anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero)
    Tbk (Catatan 17).
    Penambahan aset bangunan sebesar Rp472.290.000 adalah pembangunan pagar pembatas untuk tanah
    yang berlokasi NTT.

    Aset dalam penyelesaian merupakan proyek pembangunan fasilitas pendukung hotel yang masih dalam
    tahap penyelesaian.

    Alokasi beban penyusutan adalah sebagai berikut:
                                                                                  2023             2022
    Beban umum dan administrasi (Catatan 27)                                   5.397.665.026     6.701.969.250
    Jumlah                                                                     5.397.665.026     6.701.969.250

    Biaya perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan sebesar Rp18.257.669.006
    dan Rp22.967.683.211 masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

    Aset tetap tidak termasuk tanah telah diasuransikan terhadap risiko akibat kerusakan, bencana alam,
    kebakaran dan risiko lainnya pada PT Asuransi Central Asia dengan nilai pertanggungan sebesar
    Rp75.608.702.676 pada Tahun 2023, dan sebesar Rp84.010.598.023 pada Tahun 2022. Manajemen akan
    meningkatkan nilai pertanggungan tersebut untuk menutupi kerugian yang mungkin terjadi.

    Analisis laba (rugi) terkait yang timbul dari penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                                                  2023             2022
    Harga jual                                                                   113.120.000               -
    Nilai buku                                                                           -                 -
    Laba atas penjualan aset tetap                                               113.120.000               -


11. ASET LAIN-LAIN
    Rincian per 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                                  2023             2022
    Kas yang dibatasi penggunaannya                                            1.200.000.000     1.200.000.000
    Uang Muka Pembelian Tanah                                                            -       2.866.434.141
    Jumlah                                                                     1.200.000.000     4.066.434.141

    Kas yang di batasi penggunaannya adalah uang jaminan sehubungan dengan pinjaman kredit investasi BNI,
    yang dapat digunakan ketika hutang sudah lunas.




                                                        30
Page 38
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. ASET LAIN-LAIN (lanjutan)
    Uang muka merupakan uang muka atas pembelian tanah Entitas Anak (DMW) yang terletak di Jalan Pinang
    Kuningan I, Jakarta seluas 3.239 m2 kepada PT Dwimukti Graha Elektrindo. Pada tahun 2023, uang muka
    dikompensasi dengan utang Entitas Anak kepada DGE berdasarkan 284/DGE-DMW/PHP/XII/2023.


12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI

    a.   Sifat hubungan dengan pihak berelasi
         Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan dan Entitas Anak melakukan transaksi keuangan dengan
         pihak-pihak berelasi.

         Sifat Pihak Berelasi
         Hubungan dan jenis akun atau transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

          No.             Pihak Berelasi                    Hubungan                 Sifat Saldo Akun/Transaksi
          1.    Herman Herry Adranacus                Pemegang Saham dan          Utang lain-lain
                                                    Komisaris Utama di Entitas
                                                               Anak
          2.    Vonny Kristiani                         Pemegang Saham            Piutang lain-lain
                                                  Perusahaan dan Entitas Anak
                                                   serta Komisaris Entitas Anak
          3.    Cindy Angelina Adranacus                Pemegang Saham            Piutang lain-lain; Utang lain-
                                                           Perusahaan             lain
          4.    PT Dwimukti Graha Elektrindo        Di bawah pengendali yang      Piutang lain-lain; Utang lain-
                                                  sama dengan Perusahaan dan      lain
                                                           Entitas Anak
          5.    PT Dwimukti Inti Boga               Di bawah pengendali yang      Piutang lain-lain; Utang lain-
                                                  sama dengan Perusahaan dan      lain
                                                           Entitas Anak
          6.    PT Sotis Hotel Manajemen            Di bawah pengendali yang      Piutang lain-lain; Utang lain-
                                                  sama dengan Perusahaan dan      lain
                                                           Entitas Anak
          7.    PT Sungai Mas Propertindo           Di bawah pengendali yang      Piutang lain-lain
                                                  sama dengan Perusahaan dan
                                                           Entitas Anak
          8.    Stevano Rizki Adranacus           Komisaris Utama Perusahaan      Utang lain-lain

    b.   Piutang lain-lain
                                                                              2023                    2022
         PT Sungai Mas Propertindo                                         1.595.447.266         1.595.447.266
         PT Dwimukti Inti Boga                                               230.046.000           230.046.000
         Vonny Kristiani                                                     182.746.611           424.939.606
         Herman Herry Adranacus                                                      -           1.000.000.000
         PT Sotis Hotel Manajemen                                                    -             770.148.841
         Cindy Angelina Adranacus                                                    -              50.000.000
         PT Dwimukti Graha Elektrindo                                                -               6.033.100
                                                                           2.008.239.877         4.076.614.813
         Provisi atas penurunan nilai                                                  -                     -
         Jumlah                                                            2.008.239.877         4.076.614.813




                                                      31
Page 39
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

    b.   Piutang lain-lain (lanjutan)
                                                                                 2023              2022
         Bagian lancar                                                                   -         770.148.841
         Bagian tidak lancar                                                   2.008.239.877     3.306.465.972
         Jumlah                                                                2.008.239.877     4.076.614.813
         Persentase terhadap jumlah aset                                                 0,51              1,01

    c.   Uang Muka
                                                                                 2023              2022
         PT Dwimukti Graha Elektrindo                                                     -      2.866.434.141
         Jumlah                                                                           -      2.866.434.141

    d.   Utang lain-lain
                                                                                 2023              2022
         PT Dwimukti Graha Elektrindo                                         88.269.800.685    75.197.267.926
         Herman Herry Adranacus                                                5.627.698.483     6.627.698.483
         Stevano Rizki Adranacus                                               1.380.000.000     1.380.000.000
         PT Sotis Hotel Manajemen                                                935.707.000       592.225.000
         PT Dwimukti Inti Boga                                                   804.750.000       190.900.000
         Vonny Kristiani                                                                 -         242.192.995
         Cindy Angelina Adranacus                                                        -          71.038.179
         Jumlah                                                               97.017.956.168    84.301.322.583

         Bagian lancar                                                         1.740.457.000     2.476.356.174
         Bagian tidak lancar                                                  95.277.499.168    81.824.966.409
         Jumlah                                                               97.017.956.168    84.301.322.583
         Persentase terhadap jumlah liabilitas                                          57,37             51,64

         Transaksi signifikan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

         PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE")
         Pada tahun 2023, Perusahaan dan Entitas Anak memperoleh tambahan dana dari DGE untuk
         operasional sehingga saldo utang per 31 Desember 2023 menjadi sebesar Rp88.269.800.685 terdiri dari
         saldo utang PT SMK sebesar Rp10.441.864.479, PT DMW sebesar Rp75.717.419.658 dan saldo utang
         PT TKP sebesar Rp 2.110.516.548.




                                                       32
Page 40
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                    31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
       a.  SMK
           Berdasarkan perjanjian utang piutang Nomor 042/PHP/I/2015 tertanggal 5 Januari 2015 yang telah
           mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir diubah berdasarkan Perubahan ke empat
           Perjanjian Hutang Piutang Nomor 060/PPHP-IV/XII/2018 tanggal 28 Desember 2018, Perusahaan
           mengakui menerima pinjaman dari DGE sebesar Rp16.072.774.169 sebagai tambahan
           modal/modal kerja dan/atau keperluan operasional Perusahaan. Pinjaman tersebut tidak dikenakan
           bunga dan tanpa jangka waktu pengembalian yang pasti. Berdasarkan perjanjian, Perusahaan akan
           membayar pinjaman tersebut secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan
           dengan arus kas Perusahaan. Pada tanggal 29 Desember 2017, Perusahaan, DGE dan PT
           Dwimukti Mitra Wisata (DMW) menandatangani perjanjian novasi (Catatan 11b) untuk mengalihkan
           saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DGE sebesar Rp12.527.470.050 menjadi bagian dari
           saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DMW. Setelah novasi tersebut, sisa saldo pinjaman
           Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp3.545.304.119 per 31 Desember 2017.

            Pada tanggal 31 Mei 2018 dan 28 Desember 2018, Perusahaan dan DGE menandatangani
            Perubahan       Keempat     Perjanjian    Utang    Piutang   No.082/PPHP-III/V/2018    dan
            No.153/PPHPIV/XII/2018 dimana Perusahaan mengakui dan menerima pinjaman dari DGE per
            tanggal perjanjian masing-masing sebesar Rp4.153.781.850 dan Rp32.894.177.830. Pada tanggal
            31 Desember 2018, Perusahaan, DGE dan DMW menandatangani perjanjian novasi untuk
            mengalihkan saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DGE sebesar Rp28.740.395.980 menjadi
            bagian dari saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DMW. Setelah saldo tersebut, sisa saldo
            pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp4.153.781.850 per 31 Desember 2018.

            Perusahaan menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan
            pembayaran atas pinjaman tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2023 sisa saldo
            pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp10.441.864.479. Atas saldo sisa hutang
            tersebut telah dinyatakan dalam Addendum Perjanjian Utang Piutang No.289/PHP/XII/2022
            tertanggal 30 Desember 2022. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per
            tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap
            setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow Perusahaan.
       b.   DMW
            Berdasarkan Perjanjian Utang Piutang No.147/PHP/XII/2016 antara DMW (Entitas Anak) dengan
            DGE tanggal 28 Desember 2016, DGE setuju untuk memberikan pinjaman kepada DMW sebagai
            tambahan modal/modal kerja dan atau keperluan operasional DMW dengan nilai sebanyak-
            banyaknya sebesar Rp11.000.000.000 yang dapat diterima secara sekaligus ataupun secara
            bertahap. Atas pinjaman tersebut, tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali secara bertahap
            setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW.
            Perjanjian ini telah mengalami perubahan melalui Penegasan Perjanjian Utang Piutang
            No.149/PPHP/XII/2017 tanggal 27 Desember 2017, dimana DMW mengakui utang kepada DGE
            sebesar Rp10.825.825.978.
            Berdasarkan Perjanjian Utang Piutang No.150/PHP/XII/2017 antara DMW dengan DGE tanggal 28
            Desember 2017, DMW setuju untuk memberikan pinjaman kepada DGE sebagai tambahan
            modal/modal kerja dan atau keperluan operasional DGE sebesar Rp66.693.458.803. Atas pinjaman
            tersebut, tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali secara bertahap setiap bulannya dengan
            nominal yang disesuaikan dengan keuangan DGE.
            Atas kedua Perjanjian Utang Piutang di atas (No.149/PPHP/XII/2017 dan No.150/PHP/XII/2017),
            DMW dan DGE membuat Perjanjian Perjumpaan Utang (Kompensasi) pada tanggal 28 Desember
            2017, dimana kedua belah pihak setuju untuk melakukan perjumpaan utang/kompensasi antara
            saldo utang DGE kepada DMW sebesar Rp66.693.458.803 dengan saldo utang DMW kepada DGE
            sebesar Rp10.825.825.978 sehingga saldo akhir utang DGE kepada DMW menjadi sebesar
            Rp55.867.632.824.




                                                  33
Page 41
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                    31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
       b.   DMW (lanjutan)
            Sehubungan dengan Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) antara Perusahaan, DMW dan DGE,
            dimana DGE bermaksud melunasi sebagian utangnya kepada DMW dengan jalan Perusahaan
            menyatakan mengakui utang kepada DMW sejumlah Rp12.527.470.050 maka atas novasi tersebut,
            saldo utang DGE kepada DMW yang sebelumnya sebesar Rp55.867.632.824 setelah dikurangi nilai
            utang di dalam novasi sebesar Rp12.527.470.050 maka akan menjadi sebesar Rp43.340.162.774.


            Berdasarkan Nota Kesepahaman tanggal 29 Desember 2017 antara DMW dengan DGE, dimana
            atas nilai sisa utang DGE kepada DMW sebesar Rp43.340.162.774 (“Sisa Utang”) akan dilunasi
            oleh DGE dengan cara menjual kepada DMW sebidang tanah yang terletak di daerah Propinsi DKI
            Jakarta, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Kelurahan Pondok
            Pinang yang dikenal sebagai Jalan Pinang Kuningan I sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak
            Guna Bangunan No.09017/Pondok Pinang tertanggal 21 November 2017 seluas 3.239m2 yang
            terdaftar atas nama DGE. Harga Jual Beli yang disepakati adalah sebesar Rp54.122.438.057 yang
            pembayarannya dilakukan secara bertahap oleh DMW dengan cara sebagai berikut:

            1.   Sejumlah sisa utang diakui sebagai pembayaran uang muka oleh DMW kepada DGE atas
                 pembelian tanah pada saat tanggal penandatanganan Nota Kesepahaman.
            2.   Sebesar Rp10.782.275.282 akan dibayarkan selambat-lambatnya pada tanggal 29 Desember
                 2018 yang akan diikuti dengan penandatanganan Akta Jual Beli.

            Atas nota kesepahaman di atas, DMW mencatat saldo masing-masing sebesar Rp43.340.162.774
            sebagai Uang Muka Pembelian Tanah pada Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian per 31
            Desember 2017.

            Pada tahun 2018, DMW memperoleh pinjaman dari DGE dengan total sebesar Rp11.733.332.653
            per 31 Desember 2018 yang tertuang di dalam perubahan kedua Perjanjian Utang Piutang No.
            166/PPHP-II/XII/2018 tanggal 28 Desember 2018.

            Pada tanggal 31 Desember 2018, sesuai dengan Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) antara
            DGE, DMW dan Perusahaan, bahwa Perusahaan bermaksud mengalihkan sebagian utangnya
            dengan DGE menjadi utang kepada DMW dan DMW ingin melunasi sebagian utangnya kepada
            DGE dengan memperhitungkan uang muka pembelian tanah Pondok Pinang sehingga jumlah
            pinjaman adalah sebagai berikut:
            1.   Saldo utang Perusahaan kepada DGE sebesar Rp28.740.395.980 telah dialihkan menjadi
                 utang kepada DMW. Saldo utang Perusahaan kepada DMW per 31 Desember 2018 adalah
                 sebesar Rp68.832.147.811 dan saldo utang Perusahaan kepada DGE per 31 Desember 2018
                 adalah sebesar Rp4.153.781.850.
            2.   Saldo uang muka pembelian tanah Pondok Pinang sebesar Rp43.340.162.774 diperhitungkan
                 dengan utang DMW kepada DGE sebesar Rp11.733.332.653 dan pengalihan atas utang
                 Perusahaan kepada DGE yang diterima oleh DMW yaitu sebesar Rp28.740.395.980 sehingga
                 saldo uang muka pembelian tanah Pondok Pinang per 31 Desember 2018 yaitu sebesar
                 Rp2.866.434.141.




                                                  34
Page 42
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                    31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
       b.   DMW (lanjutan)

            Pada tanggal 30 Desember 2022 dibuat Penegasan Nota Kesepahaman antara DMW dengan DGE
            untuk melakukan Addendum II atas Nota Kesepahaman dimana para pihak sepakat untuk
            mengubah ketentuan dan menegaskan kembali pasal 2 pada MOU, sebagai berikut:

            1.    Sisa utang sebesar Rp2.866.434.141 diakui oleh DGE sebagai pembayaran uang muka oleh
                  DMW kepada DGE atas pembelian tanah Pondok Pinang.
            2.    Sisa pembayaran sebesar Rp51.224.865.859 akan dibayarkan selambat-lambatnya pada
                  tanggal 30 Desember 2024 yang diikuti dengan penandatanganan Akta Jual Beli.
            3.    Semua syarat dan ketentuan hutang piutang sebagaimana dinyatakan dan ditetapkan dalam
                  Perjanjian terdahulu yang telah ada, selama tidak dinyatakan berubah dalam Penegasan
                  Perjanjian, tetap berlaku sebagaimana adanya.

            Pada tahun 2023, uang muka yang diberikan oleh DMW senilai Rp2.866.434.141 sesuai dengan
            adendum nota kesepahaman tahun 2022 dikompensasikan menjadi pembayaran utang DMW
            kepada DGE. Yang berarti DMW tidak menjadi membeli tanah Pondok Pinang dan tidak terdapat
            sisa pembayaran yang harus dibayar oleh DMW.

            DMW menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan pembayaran atas
            pinjaman tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2023 sisa saldo pinjaman Perusahaan
            kepada DGE adalah sebesar Rp75.717.419.658. Atas saldo sisa hutang tersebut telah dinyatakan
            dalam Addendum II Perjanjian Utang Piutang No.284/DGE-DMW/PHP/XII/2023 tertanggal 29
            Desember 2023. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan
            tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap
            bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow DMW.

       Saldo piutang lain-lain DGE per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp0 dan
       Rp6.033.100 merupakan sisa saldo piutang atas transaksi penjualan kendaraan Perusahaan kepada
       DGE. Atas saldo sisa piutang tersebut telah dinyatakan dalam 284/DGE-DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29
       Desember 2023. Piutang tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa
       biaya tambahan lainnya. Pembayaran dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal
       yang disesuaikan dengan cash flow DGE.

       c.   TKP
            Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.284/PHP/XII/2022 tertanggal 30 Desember
            2022 TKP (Entitas Anak) mengakui dan menerima pinjaman dari DGE sebesar Rp2.110.516.548.
            Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
            tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
            nominal yang disesuaikan dengan cash flow TKP.




                                                  35
Page 43
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                    31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

       Vonny Kristiani ("VK")
       a.   SMK
            Saldo piutang lain-lain VK per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
            Rp182.746.611 dan Rp424.939.606 merupakan sisa saldo piutang atas transaksi pinjaman yang
            diberikan dari waktu ke waktu. Atas saldo sisa pinjaman tersebut telah dinyatakan dalam Perjanjian
            Pembaharuan Utang (Novasi) No.280/SMK-VK/PHP/XII/2023 tertanggal 29 Desember 2023.
            Piutang tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan
            lainnya. Pembayaran dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang
            disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.
       b.   TKP
            Berdasarkan Perjanjian Hutang Pemegang Saham No.183A/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember
            2021 TKP mengakui dan menerima pinjaman dari VK sebesar Rp242.192.995. Pinjaman tersebut
            diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya.
            Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang
            disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam. Berdasarkan Perjanjian Pembaharuan Utang
            (Novasi) No.280/SMK-VK/PHP/XII/2023 tertanggal 29 Desember 2023, saldo utang VK adalah Rp0
            (nol rupiah)
       Herman Herry Adranacus ("HHA")
       a.   DMW
            Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No.041/PPS/I/2015 tanggal5 Januari 2015
            antara DMW dengan HHA (Pihak pertama) ,dimana pihak pertama setuju untuk memberikan
            pinjaman sebanyak-banyaknya Rp4.000.000.000 yang dapat diterima sekaligus ataupun secara
            bertahap. Atas pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya
            dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW. Saldo utang DMW per 31 Desember
            2015 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.
            Perjanjian tersebut telah diubah beberapa kali yaitu sebagai berikut:
            1.   Penegasan Pertama No.046/PPPS/I/2016 tanggal 5 Januari 2016, dimana DMW mengakui
                 utang kepada pihak pertama sebesar Rp3.712.180.219. Saldo utang DMW per 31 Desember
                 2016 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.
            2.   Penegasan Kedua No.046/PPPS/I/2017 tanggal 5 Januari 2017, dimana DMW mengakui
                 utang kepada pihak pertama sebesar Rp3.712.180.219. Saldo utang DMW per 31 Desember
                 2017 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.
            3.    Perubahan Perjanjian Utang Piutang No.071B/PPHP/XII/2018 tanggal 31 Mei 2018, dimana
                  DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang DMW
                  per 31 Mei 2018 sebesar Rp 6.627.698.483.
            4.    Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.128/PPPS/XII/2018 tanggal 31 Desember 2018,
                  dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang
                  DMW per 31 Desember 2018 sebesar Rp 6.627.698.483.
            5.    Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.185A/PPPS/XII/2021 tanggal 31 Desember 2021,
                  dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang
                  DMW per 31 Desember 2021 sebesar Rp 6.627.698.483.
            6.    Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.285/PHP/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022,
                  dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang
                  DMW per 31 Desember 2022 sebesar Rp 6.627.698.483.




                                                    36
Page 44
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                    31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

       Herman Herry Adranacus ("HHA") (lanjutan)
       a.   DMW (lanjutan)

            7.    Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) No.279/HH-DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29
                  Desember 2023, dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar
                  Rp5.627.698.483. Saldo utang DMW per 31 Desember 2023 sebesar Rp5.627.698.483.

            Atas pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya dengan
            nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW.

       b.   TKP
            Berdasarkan perjanjian utang piutang tertanggal 31 Desember 2018, PT Tanjung Karoso Permai
            (Entitas Anak) memberikan pinjaman kepada HHA sebesar Rp1.000.000.000. Pinjaman tersebut
            tidak dikenakan bunga dan tanpa jangka waktu pengembalian yang pasti. Berdasarkan perjanjian,
            pihak peminjam akan membayar pinjaman tersebut secara bertahap setiap bulannya dengan
            nominal yang disesuaikan dengan arus kas pihak peminjam. Sisa piutang per 31 Desember 2022
            adalah sebesar Rp1.000.000.000 yang dicatat sebagai bagian dari piutang lain-lain dan dinyatakan
            dalam Penegasan Perjanjian Hutang Piutang No.184A/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021.
            Piutang tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan
            lainnya. Pembayaran dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang
            disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam. Berdasarkan Perjanjian Pembaharuan Utang
            (Novasi) No.279/HH-DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29 Desember 2023, HHA telah melunasi
            pinjamannya kepada TKP sehingga saldo Piutang per 31 Desember 2023 adalah Rp0 (nol rupiah)


       Cindy Angelina Adranacus ("CAA")
       a.   SMK

            Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Kepada Pemegang Saham No.180A/PPPS/XII/2021 tertanggal 31
            Desember 2021 CAA mengakui dan menerima pinjaman dari Perusahaan sebesar Rp50.000.000.
            Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
            tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
            nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.

            Piutang lain-lain dari CAA per 31 Desember 2022 sebesar Rp50.000.000 merupakan piutang atas
            penjualan kelompok aset lepasan dalam PT Satria Mega Perkasa. Saldo utang per 31 Desember
            2023 sebesar Rp0 (nol).

       b.   DMW
            Berdasarkan Pernyataan Pengalihan dan Pengelolaan Sotis Villa Canggu tanggal 21 Mei 2018
            antara Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata) dengan CAA, bahwa CAA akan menyerahkan
            operasional atau pengelolaan Sotis Villa Canggu kepada Entitas Anak selambat-lambatnya tanggal
            31 Mei 2018, termasuk dan tidak terbatas pada penyerahan segala sesuatu yang berkaitan dengan
            kas, piutang usaha, jaminan, persediaan dan utang usaha sehingga terhitung sejak tanggal 1 Juni
            2018, segala sesuatu yang timbul atas kegiatan pengelolaan/operasional baik keuntungan/kerugian
            menjadi hak dan beban Entitas Anak.




                                                   37
Page 45
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                    31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

       Cindy Angelina Adranacus ("CAA") (lanjutan)
       b.   DMW (lanjutan)
            Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.181A/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021
            DMW mengakui dan menerima pinjaman dari CAA sebesar Rp71.038.179. Pinjaman tersebut
            diberikan dengan bunga 0% (nol persen)per tahun dengan tanpa biaya tambahan
            lainnya.Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang
            disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam. Saldo pinjaman per 31 Desember 2023 adalah Rp
            0.

       PT Sotis Hotel Manajemen ("SHM")
       Pada tahun 2022, saldo piutang kepada SHM sebesar Rp770.148.841 terdiri dari saldo utang PT SMK
       sebesar Rp761.131.384 dan PT DMW sebesar Rp9.017.457, telah dilunasi seluruhnya sehingga Saldo
       per 31 Desember 2023 adalah Rp 0.

       a.   SMK
            Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.283/PHP/XII/2022 tertanggal 30 Desember
            2022 SHM mengakui dan menerima pinjaman dari Perusahaan sebesar Rp761.131.384. Pinjaman
            tersebut diberikan untuk keperluan operasional SHM dengan bunga 0% (nol persen) per tahun
            dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap
            bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


       b.   DMW

            Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.193a/PHP/XII/2012 tertanggal 31 Desember 2021 SHM
            mengakui dan menerima pinjaman dari DMW. Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan
            operasional SHM dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya.
            Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang
            disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.

            Sisa piutang per 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp9.017.457 yang dicatat sebagai bagian dari
            piutang lain-lain

            Berdasarkan Addendum III Perjanjian Hutang Piutang No.281/SHM-DMW/PHP/XII/2023 tertanggal
            29 Desember 2023 DMW telah menerima pinjaman dari SHM dari waktu ke waktu dan saat
            perjanjian pada saat perjanjian ditandatangani total pinjaman adalah sebesar Rp935.707.000.


            Adapun perincian jumlah pinjaman tersebut sebagai berikut:
            1.  Pinjaman untuk dana operasional sebesar Rp 385.707.000.
            2.  Biaya Jasa Manajemen (Management Fee ) yang belum dibayar atas pengoperasian Sotis
                Hotel sebesar Rp550.057.000. Terhadap biaya Jasa Manajemen (Management Fee ) ini tidak
                dikenakan biaya tambahan berupa denda dan/atau bunga atas keterlambatan pembayaran
                yang belum dilakukan oleh DMW.




                                                  38
Page 46
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                    31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

       PT Sotis Hotel Manajemen ("SHM") (lanjutan)
            Berdasarkan Perjanjian Manajemen Hotel No.0012/CTR/SHM/VIII/2018 tanggal 1 Agustus 2018
            antara Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata) dengan PT Sotis Hotel Manajemen (SHM), bahwa
            Entitas Anak bermaksud menggunakan merk Sotis, sistem manajemen serta jasa pengelolaan hotel
            dari SHM. Jangka waktu perjanjian ini adalah selama periode 2 tahun mulai dari tanggal 1 Agustus
            2018 sampai dengan 31 Juli 2020. Atas perjanjian ini, Entitas Anak membayar biaya pelaksanaan
            pekerjaan yang terdiri dari incentive management fee sebesar Rp70.000.000 setiap bulan untuk
            masing-masing hotel. Selain itu, Entitas Anak wajib mencadangkan 3% dari GOP (Gross Operating
            Profit ) hotel setiap bulannya sebagai cadangan untuk penggantian, penambahan dan
            penyempurnaan alat terpasang dan perlengkapan hotel. Di tahun 2023 dan 2022, Entitas Anak
            membayar jasa manajemen kepada SHM masing-masing sebesar Rp1.800.000.000 dan
            Rp1.800.000.000 yang dicatat sebagai “Jasa Manajemen” sebagai bagian dari Beban Umum dan
            Administrasi (Catatan 27).

       Stevano Rizki Adranacus ("SRA")
       Per 31 Desember 2023, saldo piutang Perusahaan dan entitas anak kepada SRA sebesar
       Rp1.380.000.000.

       Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.194a/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021 DMW
       mengakui dan menerima pinjaman dari SRA sebesar Rp1.380.000.000. Pinjaman tersebut diberikan
       untuk keperluan operasional DMW dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
       tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal
       yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.

       PT Dwimukti Inti Boga ("DIB")
       Per 31 Desember 2023, saldo piutang Perusahaan dan entitas anak kepada DIB sebesar Rp804.750.000
       terdiri dari saldo utang DMW sebesar Rp186.750.000 dan TKP sebesar Rp618.000.000.


       a.   DMW
            Berdasarkan Addendum II Perjanjian Hutang Piutang No.282/DIB-DMW/PHP/XII/2023 tertanggal 29
            Desember 2023 DMW mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp186.750.000.
            Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan operasional DMW dengan bunga 0% (nol persen) per
            tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap
            setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


       b.   TKP
            Berdasarkan Perjanjian Hutang Pemegang Saham No. 291/DIB-TKP/PHP/XII/2023 tertanggal 29
            Desember 2023 Perusahaan mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp618.000.000.
            Pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran
            pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan
            cash flow pihak peminjam. Pinjaman berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan atau ketika
            hutang tersebut dilunasi.

       PT Sungai Mas Propertindo ("SMP")
       Per 31 Desember 2023, saldo piutang Perusahaan dan entitas anak kepada SMP sebesar
       Rp1.595.447.266.




                                                   39
Page 47
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
         PT Sungai Mas Propertindo ("SMP") (lanjutan)
         Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.191a/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021 SMP
         mengakui dan menerima pinjaman dari DMW sebesar Rp1.100.000.000. Pinjaman tersebut diberikan
         untuk keperluan operasional SMP dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
         tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal
         yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.
         Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.287/PHP/XII/2023 tertanggal 30 Desember 2022
         SMP mengakui dan menerima pinjaman dari DMW sebesar Rp1.595.447.266. Pinjaman tersebut
         diberikan untuk keperluan operasional SMP dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa
         biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
         nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.
    d.   Kompensasi manajemen kunci
                                                                          2023                2022
         Gaji dan imbalan jangka pendek lainnya untuk:
         - Dewan Komisaris                                                686.419.000        955.722.300
         - Direksi                                                      1.347.935.000      1.097.987.950
         Jumlah                                                         2.034.354.000      2.053.710.250
         Persentase terhadap jumlah
           beban umum dan administrasi                                           10,14               9,30


13. UTANG USAHA
    a.   Berdasarkan pemasok
                                                                          2023                2022
         Pihak ketiga
           Rupiah
             Sari Alam Supplier                                          115.621.350         104.534.475
             Makmur Stand Buah                                            21.442.500                 -
             PT Rumah Duta Pangan                                         21.100.195                 -
             PT Sentral Sari Prima Sentosa                                18.130.000          14.492.375
             Mallio Pastry                                                14.284.830          14.284.830
             CV Maju Bersama Meat Shop                                    14.064.450                 -
             Jeng Rince Kitchen                                           14.016.500          20.846.000
             CV Jasa Boga Niaga                                           13.516.500          41.565.700
             PT Fitra Food International                                  13.140.070          15.806.369
             PT Sari Tirta Indonesia                                      13.000.000                 -
             Pratama Laundry & Dry Cleaning                               11.603.300          13.693.800
             Sukanda Djaya                                                 9.562.100          10.908.677
             PT Cikarang Primatex                                          6.014.240          48.707.865
             Sumber Gizi Utama                                             5.920.350          12.273.350
             Bintang Jaya                                                  5.120.000          19.425.000
             PT Eden Pangan Indonesia                                      3.362.675          10.307.050
             Booking.com                                                   3.282.614          14.942.383
             Rico, Toko Plastik                                            1.970.000          10.326.000
             PT Menara Andalan Mitra                                             -            11.125.000
             Lain-lain (Saldo dibawah Rp10.000.000)                      187.036.409         207.085.529
         Jumlah                                                          492.188.083         570.324.403




                                                      40
Page 48
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG USAHA (lanjutan)
    b.   Berdasarkan umur
         Rincian utang usaha dikategorikan berdasarkan tanggal tertagih adalah sebagai berikut :

                                                                               2023                   2022
         0 - 30 hari                                                          268.274.983            320.454.700
         31 - 60 hari                                                         111.783.123            154.377.448
         61 - 90 hari                                                          30.654.100             21.786.077
         > 90 hari                                                             81.475.877             73.706.178
         Jumlah                                                               492.188.083            570.324.403

    Seluruh utang usaha kepada pihak ketiga merupakan utang kepada pemasok dalam mata uang Rupiah per
    31 Desember 2023 dan 2022. Seluruh utang usaha berjangka waktu 30 sampai dengan 120 hari dan tanpa
    jaminan.

14. UTANG LAIN-LAIN
                                                                               2023                   2022
    Pihak ketiga
      PT Asuransi Central Asia                                                155.418.514                     -
      Lainnya                                                                   2.208.498               1.772.500
                                                                              157.627.012               1.772.500
    Pihak berelasi (catatan 12d)                                           97.017.956.168          84.301.322.583
    Jumlah                                                                 97.175.583.180          84.303.095.083

    Bagian lancar                                                           1.898.084.012           2.478.128.674
    Bagian tidak lancar                                                    95.277.499.168          81.824.966.409
    Jumlah                                                                 97.175.583.180          84.303.095.083

    Seluruh utang lain-lain kepada pihak berelasi dilakukan tanpa dikenakan bunga, tanpa jaminan dan jatuh
    tempo sewaktu-waktu.

15. BEBAN AKRUAL
                                                                               2023                   2022
    Jasa Pelayanan                                                            561.280.204            626.085.228
    Gaji dan Tunjangan                                                        282.652.632             56.435.873
    Kerusakan dan Penggantian                                                 281.892.500            214.350.551
    Jasa Profesional                                                           95.000.000             95.000.000
    Komisi                                                                     88.930.114            157.619.831
    Listrik                                                                    86.743.442            118.561.033
    Kontrak Service                                                            39.391.621             26.488.355
    Cadangan Penggantian Perlengkapan Inventaris Hotel                                -              199.087.418
    Lain-lain                                                                 408.496.114            479.845.190
    Jumlah                                                                  1.844.386.627           1.973.473.479




                                                      41
Page 49
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN
   a.   Pajak dibayar dimuka
                                                                          2023                2022
        Perusahaan
          PPN                                                          4.776.330.887       4.762.302.050
        Entitas anak
          Pasal 21                                                           986.652           1.011.652
          Pasal 23                                                           510.000                 -
        Jumlah                                                         4.777.827.539       4.763.313.702

   b.   Utang pajak
                                                                          2023                2022
        Perusahaan
          Pajak penghasilan badan
          Pasal 21                                                       120.757.674         114.914.150
          Pasal 23                                                           823.524           6.953.783
          Pasal 4 (2)                                                        140.024                 -
          Denda                                                              200.000                 -
        Entitas anak
          Pajak penghasilan badan                                        551.751.481         722.446.560
          Pajak pembangunan 1                                            237.802.028         253.956.629
          Pasal 21                                                        19.386.222          13.248.399
          Pasal 23                                                         4.632.482          12.269.585
        Jumlah                                                           935.493.435       1.123.789.106

   c.   Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan
                                                                          2023                2022
        Kini
          Anak                                                           565.315.181         722.446.560
          Penyesuaian Tahun Lalu                                        (722.446.560)                -
        Tangguhan
          Perusahaan                                                      11.344.198        (287.215.720)
          Anak                                                            95.374.618        (702.041.634)
        Jumlah                                                           (50.412.563)       (266.810.794)

        Rekonsiliasi antara laba sebelum Pajak Penghasilan, seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi
        komprehensif, dengan taksiran laba fiskal untuk tahun yang berakhir pada tanggal               31
        Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                          2023                2022
        Laba sebelum Pajak Penghasilan konsolidasian                 (13.726.146.190)    (16.785.734.798)
        Laba sebelum Pajak Penghasilan - Entitas anak                  3.079.582.269       5.163.766.891
        Penyesuaian Tahun Lalu                                           722.446.560                 -
        Laba sebelum Pajak Penghasilan Perusahaan                     (9.924.117.361)    (11.621.967.907)




                                                  42
Page 50
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                            31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN (lanjutan)
    c.   Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan (lanjutan)
                                                                                          2023                      2022

         Beda waktu:
         Selisih Penyusutan Aset Tetap Komersial dan Fiskal                              558.462.804             1.192.853.570
         Beban Imbalan Kerja                                                             207.003.038               127.372.576
         Realisasi Pembayaran Manfaat                                                    (30.000.000)              (14.700.000)
                                                                                         735.465.842             1.305.526.146
         Beda tetap:
         Jasa giro                                                                        (2.781.701)                (4.690.089)
         Pendapatan Lain-lain                                                            (30.000.000)            (1.869.651.654)
         Beban Penyusutan Aset Tetap yang Tidak Diakui oleh
          Fiskal                                                                         366.770.300             2.758.421.014
         Beban yang tidak dapat dikurangkan lain-lain                                    686.769.319               130.195.500
                                                                                    1.020.757.918                1.014.274.771
         Taksiran Rugi Fiskal                                                      (8.167.893.601)               (9.302.166.990)
         Rugi Fiskal Tahun sebelumnya:
           Tahun 2017                                                                        -                   (2.199.672.739)
           Tahun 2018                                                             (7.326.216.715)                (7.326.216.715)
           Tahun 2019                                                            (12.050.577.866)               (12.050.577.866)
           Tahun 2020                                                             (8.273.978.141)                (8.273.978.141)
           Tahun 2021                                                             (8.912.287.273)                (8.912.287.273)
           Tahun 2022                                                             (9.302.166.990)                           -
         Taksiran Akumulasi Rugi Fiskal                                          (54.033.120.586)               (48.064.899.724)

         Rugi fiskal Perusahaan dapat dikompensasikan dengan laba kena pajak untuk periode lima tahun
         mendatang sejak kerugian fiskal terjadi. Namun, Manajemen berpendapat bahwa Perusahaan tidak
         akan memiliki laba kena pajak yang mengakibatkan akumulasi rugi fiskal tersebut dapat digunakan
         sebelum tanggal kadaluarsanya, sehingga aset pajak tangguhan atas rugi fiskal tersebut tidak diakui.

         Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak final dan pajak penghasilan konsolidasian dengan taksiran rugi
         fiskal Perusahaan diatas menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan.
    d.   Aset Pajak Tangguhan
         Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh dari perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset
         dan liabilitas menurut komersial dengan ketentuan pajak, dengan rincian perhitungan sebagai berikut:

                                                                                         2023
                                                                                                Dikreditkan
                                                                         Dikreditkan         (dibebankan) ke
                                                                      (dibebankan) ke          penghasilan
                                                  1 Januari 2023     laporan laba rugi      komprehensif lain    31 Desember 2023

         Penyusutan fiskal                          2.808.294.500         (39.720.486)                      -        2.768.574.014
         Cadangan
          penurunan piutang                           46.651.440          (45.481.497)                                  1.169.943
         Imbalan kerja                                316.850.820            (877.777)             17.411.754         333.384.797
         Amortisasi                                  (114.235.880)         23.160.084                                  (91.075.796)
         Cadangan FF&E                                 43.799.140         (43.799.140)                                           -

         Jumlah                                     3.101.360.020        (106.718.816)            17.411.754         3.012.052.958




                                                         43
Page 51
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                            31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN (lanjutan)
    d.   Aset Pajak Tangguhan (lanjutan)
                                                                                            2022
                                                                                                   Dikreditkan
                                                                            Dikreditkan         (dibebankan) ke
                                                                         (dibebankan) ke          penghasilan
                                                   1 Januari 2022       laporan laba rugi      komprehensif lain    31 Desember 2022

         Penyusutan fiskal                           1.911.760.840           896.533.660                                 2.808.294.500
         Cadangan
          penurunan piutang                            51.297.620             (4.645.960)                                  46.651.660
         Imbalan kerja                                 352.163.680            29.853.854            (65.166.934)          316.850.600
         Amortisasi                                   (137.952.540)           23.716.660                            -     114.235.880
         Cadangan FF&E                                              -         43.799.140                                   43.799.140

         Jumlah                                      2.177.269.600           989.257.354            (65.166.934)         3.101.360.020


    e.   Pengampunan Pajak
         Pada tahun 2017 dan 2016, Perusahaan dan Entitas Anak ikut berpartisipasi dalam program
         pengampunan pajak. Perusahaan dan Entitas Anak telah melaporkan Surat Pernyataan Harta untuk
         Pengampunan Pajak (SPHPP) kepada Direktorat Jenderal Pajak antara tanggal 28 September 2016
         sampai dengan 31 Maret 2017. Aset dan liabilitas pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh
         Perusahaan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:
                                           Jenis Aset/Liabilitas                                                        Jumlah
         Kas                                                                                                        22.205.650.000
         Bank                                                                                                           16.857.636
         Investasi dalam saham                                                                                       2.500.000.000
         Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan                                                 4.950.000.000
         Tanah                                                                                                      41.899.430.000
         Bangunan                                                                                                    4.176.000.000
         Kendaraan                                                                                                   1.798.600.000
         Utang Bank                                                                                                   (516.930.801)
         Utang Lain-lain                                                                                           (11.850.000.000)
         Liabilitas Sewa Pembiayaan                                                                                    (80.846.577)
                                                                                                                   65.098.760.258

         Seluruh aset dan liabilitas terkait dengan pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh Perusahaan
         dan Entitas Anak telah diakui, diukur dan dibukukan sesuai dengan kriteria yang ditentukan dalam
         Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) umum.

         Perusahaan dan Entitas Anak membayar uang tebusan sebesar Rp197.500.000 pada tahun 2017 dan
         dicatat sebagai bagian dari Beban Pajak dalam akun Penghasilan (Beban) Lain-lain.

    f.   Ketetapan Pajak
         Pada 31 Desember 2023, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak (”STP”) untuk berbagai jenis
         pajak tahun fiskal 2019 dan 2020 yang menyatakan sanksi administrasi atas keterlambatan pelaporan
         sebesar Rp 3.000.000. Perusahaan telah menyetujui tagihan pajak tersebut dan dicatat sebagai beban
         pajak pada laba atau rugi tahun 2023.




                                                          44
Page 52
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN (lanjutan)

    g.   Administrasi
         Undang-undang perpajakan yang berlaku di Indonesia mengatur bahwa Perusahaan menghitung,
         menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang secara individu. Berdasarkan
         peraturan perundang-undangan yang berlaku, DJP dapat menetapkan atau mengubah jumlah pajak
         terutang dalam jangka waktu 5 (lima) tahun.

         Pemerintah mengurangi tarif Pajak Penghasilan Badan menjadi 22% untuk tahun 2020-2021 dan 20%
         untuk tahun 2022 dan seterusnya, sesuai dengan Pasal 5 bagian 1 dari Perppu No. 1 tahun 2020.
         Kebijakan ini mulai berlaku sejak 31 Maret 2020, setelah dikeluarkannya Peraturan sebagai Pengganti
         Undang-Undang tentang Kebijakan Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Sistem Keuangan
         sehubungan dengan Wabah Virus Corona 2019 (“COVID-19”) dan/atau untuk mengantisipasi ancaman
         yang akan membahayakan Ekonomi Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan Negara. Perppu
         tersebut telah diundangkan dalam Undang-undang No. 2 Tahun 2020 yang berlaku efektif 18 Mei 2020.


         Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 7
         Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (“UU HPP”). Aturan tersebut menetapkan tarif
         pajak penghasilan badan menjadi sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan
         seterusnya.

17. UTANG BANK
                                                                           2023                 2022
    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                             66.700.000.000       73.900.000.000
    Dikurangi:
      Biaya Transaksi Utang Bank yang Belum
        Diamortisasi                                                      (413.980.891)       (519.254.879)
    Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun                      (7.698.700.925)     (7.094.726.012)
    Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun                      58.587.318.184       66.286.019.109

    Entitas Anak
    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
    Berdasarkan Perjanjian Kredit No.240/JRM/PK-KI/2017 tanggal 15 Desember 2017 antara
    PT Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Entitas Anak
    mendapatkan Fasilitas Kredit Investasi dengan maksimum kredit sebesar Rp100.000.000.000 untuk
    keperluan refinancing pembiayaan Hotel Sotis Falatehan dan Sotis Residence Penjernihan berikut sarana
    prasarana, mesin dan perlengkapan.
    Jangka waktu kredit diberikan selama 144 bulan terhitung sejak tanggal 15 Desember 2017 sampai dengan
    14 Desember 2029. Pinjaman ini dikenakan bunga mengambang dan memiliki jadwal pembayaran atas
    angsuran pokok setiap bulannya yang berkisar antara Rp300.000.000-Rp1.300.000.000 per bulan selama
    jangka waktu kredit. Tingkat suku bunga yang dikenakan atas pinjaman di tahun 2023 dan 2022 adalah
    sebesar 12% per tahun.




                                                    45
Page 53
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. UTANG BANK (lanjutan)
    Jaminan yang diberikan atas fasilitas kredit tersebut adalah:
    -  Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1458/melawai seluas 523 m2 di Jalan Falatehan I No.21 dan 22,
       Jakarta Selatan yang terdaftar atas nama PT Satria Mega Kencana (Perusahaan).
    -    Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1256/bendungan hilir seluas 567 m2 di Jalan Penjernihan I No.10B,
         Jakarta Pusat yang terdaftar atas nama PT Dwimukti Graha Elektrindo.
    -    Jaminan perusahaan oleh PT Satria Mega Kencana (Perusahaan) dan PT Dwimukti Graha Elektrindo.

    -    Jaminan perorangan oleh Vonny Kristiani.

    Jumlah pembayaran pokok pinjaman atas fasilitas tersebut sebesar Rp7.200.000.000 dan Rp6.600.000.000
    untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

    Saldo utang pinjaman per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp 66.286.019.109 dan Rp
    73.380.745.121.

    Atas fasilitas tersebut, terdapat beberapa batasan yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas
    Anak yaitu:
    a.   Mengubah bentuk atau status hukum Entitas Anak, anggaran dasar, memindah tangankan saham Entitas
         Anak yang mengakibatkan perubahan pemegang saham dominan;
    b.   Mengubah susunan pengurus, direksi, komisaris dan kepemilikan saham Entitas Anak;
    c.   Mengadakan merger dan/atau konsolidasi;
    d.   Melakukan akuisisi/pengambilalihan aset milik pihak ketiga;
    e.   Mengijinkan pihak lain menggunakan Entitas Anak untuk kegiatan pihak lain;
    f.   Melunasi seluruh atau sebagian utang ke pemegang saham atau perusahaan afiliasi;
    g.   Menjual atau menyewakan harta kekayaan atau barang-barang agunan;
    h.   Melakukan interfinancing dengan perusahaan afiliasi, induk, entitas anak tanpa underlying transaction ;

    i.   Mengalihkan seluruh atau sebagian hak dan kewajiban berdasarkan perjanjian kredit kepada pihak lain;

    j.   Menggunakan dana Entitas Anak untuk tujuan diluar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit;
    k.   Menerima fasilitas kredit baru dari bank lain;
    l.   Mengikatkan diri sebagai penjamin dan menjaminkan harta kekayaan yang telah dijaminkan kepada
         pihak lain;
    m.   Membayar dividen;
    n.   Melakukan likuidasi;
    o.   Melakukan investasi yang melebihi proceed Entitas Anak;
    p.   Membuka usaha baru yang tidak terkait dengan usaha yang telah ada;
    q.   Membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar, namun tidak terbatas pada:
         - Mengadakan atau membatalkan kontrak yang dapat mempengaruhi kelancaran usaha.
         - Mengadakan kerjasama yang mengancam keberlangsungan usaha.
         - Mengadakan transaksi dengan pihak lain dengan cara-cara yang berada di luar kebiasaan yang
           wajar.

    Disamping itu, terdapat juga rasio-rasio keuangan yang harus dipenuhi oleh Entitas Anak yaitu:
    a. Current Ratio (Rasio Lancar) minimal 1 kali;
    b. Debt to Equity Ratio maksimal 2,5 kali;
    c. Debt Service Coverage minimal 100%.




                                                       46
Page 54
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. UTANG BANK (lanjutan)
    Per tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, rasio-rasio keuangan DMW (Entitas Anak) sebagai berikut:

                                                                       2023                     2022
    Current Ratio                                                    1,09 kali                0,78 kali
    Debt to Equity Ratio                                             -2,45 kali               -2,49 kali
    Debt Service Coverage                                             23,23%                   15,84%
    Per tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan dapat memenuhi batasan Rasio Lancar sebesar minimal 1 kali,
    akan tetapi belum dapat memenuhi atas syarat Debt Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt Service Coverage
    (DSCR).

    Pada tanggal 17 Juli 2018, Entitas Anak mendapatkan surat tertulis dari BNI No.JRM/1/365/R terkait batasan
    yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas Anak, yaitu membayar dividen. Berdasarkan surat
    tersebut, Entitas Anak dapat membagi dividen tanpa persetujuan BNI selama Entitas Anak masih memenuhi
    financial convenant yang ditetapkan oleh BNI. Pemberitahuan wajib dilakukan 7 hari kerja sebelum tanggal
    efektif pembayaran dividen.

18. LIABILITAS SEWA PEMBIAYAAN
                                                                              2023                2022
    Jumlah utang sewa guna usaha                                              197.820.000                   -
    Pembayaran                                                                (43.960.000)                  -
                                                                              153.860.000                   -
    Dikurangi:
      Bagian jangka pendek                                                     60.445.000                   -
    Bagian jangka panjang                                                      93.415.000                   -

    Liabilitas sewa pembiayaan merupakan sewa pembiayaan kepada Bank Central Asia yang dilakukan oleh
    entitas anak DMW pada unit Sotis Falatehan untuk kendaraan operasional. Jangka waktu nya adalah 3 tahun
    dengan bunga 2,66% setiap tahunnya

    Pembayaran sewa minimum di masa mendatang, serta nilai kini atas pembayaran minimum sewa pada
    tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                              2023                2022
    Kurang dari 1 tahun                                                        71.203.200                   -
    Lebih dari 1 tahun dan kurang dari 5 tahun                                 94.937.600                   -
                                                                              166.140.800                   -
    Dikurangi:
      Bunga pembiayaan masa mendatang                                         (12.280.800)                  -
    Nilai kini liabilitas sewa                                                153.860.000                   -




                                                     47
Page 55
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
    Perusahaan dan Entitas Anak mencatat liabilitas imbalan pasca kerja sesuai UU CIPTAKERJA No.11/2020
    berdasarkan perhitungan aktuaris independen, Kantor Konsultan Aktuaria Arya Bagiastra yang dalam
    laporannya tertanggal 29 Februari 2024 dan 14 Maret 2023 untuk perhitungan per 31 Desember 2023 dan
    2022 dengan menggunakan metode Proyeksi Kredit Unit, dengan asumsi sebagai berikut :


                                                                          2023                       2022
    Usia pensiun normal                                                55 tahun                     55 tahun
    Tingkat bunga diskonto (per tahun)                              6,47% - 6,73%                6,57% - 5,60%
    Tingkat kenaikan gaji (per tahun)                                  10,00%                       10,00%
    Tingkat kematian                                                    TMI IV                       TMI IV
    Tingkat cacat dari tingkat kematian                            10% dari TMI IV              10% dari TMI IV
    Beban imbalan pasca kerja karyawan untuk tahun 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                                  2023                 2022
    Biaya jasa lalu                                                                        -                    -
    Biaya jasa kini                                                              171.793.467          247.221.929
    Biaya bunga liabilitas manfaat pasti, neto                                    91.304.607           95.866.242
    Biaya terminasi                                                              (88.963.126)                 -
    Pengakuan Segera dari Biaya Jasa Lalu yang Vested                                      -         (192.688.309)
    Jumlah                                                                       174.134.948          150.399.862

    Mutasi liabilitas manfaat karyawan adalah sebagai berikut:
                                                                                  2023                 2022
    Saldo awal                                                              1.440.231.155           1.600.744.554
    Beban yang diakui di laporan laba rugi                                    174.134.948             150.399.862
    Pembayaran tahun berjalan                                                (178.125.000)            (14.700.000)
    Biaya terminasi                                                                     -                       -
    Penyesuaian liabilitas atas pengakuan masa kerja lalu                      79.144.337            (296.213.261)
    Jumlah                                                                  1.515.385.440           1.440.231.155

    Jumlah tercantum pada laporan posisi keuangan yang timbul dari liabilitas Entitas dalam rangka liabilitas
    imbalan pasca kerja adalah sebagai berikut:
                                                                                  2023                 2022
    Nilai kini liabilitas imbalan pasti                                     1.515.385.440           1.440.231.155
    Jumlah                                                                  1.515.385.440           1.440.231.155

    Analisa sensitivitas kuantitatif untuk asumsi-asumsi yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
    sebagai berikut:
                                                                                     Pengaruh atas nilai kini
                      Pemegang saham                         Persentase           liabilitas imbalan pasca kerja
    Tingkat diskonto
      Kenaikan                                                   1,00%                              1.419.495.039
      Penurunan                                                  1,00%                              1.622.788.431
    Kenaikan gaji di masa depan
      Kenaikan                                                   1,00%                              1.612.606.735
      Penurunan                                                  1,00%                              1.426.470.897




                                                      48
Page 56
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                     31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20. JAMINAN PELANGGAN
                                                                           2023                 2022
   Pihak ketiga                                                           702.173.759          455.051.735
   Jumlah                                                                 702.173.759          455.051.735

   Jaminan Pelanggan merupakan uang muka atau deposit yang diberikan terlebih dahulu oleh pelanggan
   sebelum menggunakan jasa hotel.

21. MODAL SAHAM
   Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.12 tertanggal 4 Mei 2018, para
   pemegang saham Perusahaan telah menyetujui untuk:
   -    Meningkatkan modal dasar Perusahaan dari semula sebesar Rp 10.000.000.000 menjadi sebesar Rp
        240.000.000.000.
   -    Meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor Perusahaan dari semula sebesar Rp10.000.000.000
        yang terbagi atas 10.000 saham menjadi sebesar Rp60.000.000.000 yang terbagi atas 60.000 saham.
        Peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan dilakukan dengan menerbitkan saham baru
        dalam simpanan yaitu sebanyak 50.000 saham dengan nilai nominal sebesar Rp1.000.000, seluruhnya
        diambil bagian dan disetor oleh Herman Herry Adranacus.


   Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
   Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0010228.AH.01.02. Tahun 2018 tanggal 8 Mei
   2018.

   Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.27 tertanggal 9 Mei 2018, para
   pemegang saham Perusahaan telah menyetujui untuk merubah nilai nominal saham Perusahaan dari semula
   sebesar Rp 1.000.000 per saham menjadi sebesar Rp 100 per saham.

   Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
   Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0010551.AH.01.02. Tahun 2018 tanggal 14 Mei
   2018.

   Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diaktakan dalam Akta Notaris
   Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.49 tertanggal 25 Juli 2018, para pemegang saham Perusahaan
   telah menyetujui untuk:
   1.   Merubah jumlah saham yang dikeluarkan dalam simpanan/portepel Perusahaan yang akan
        ditawarkan/dijual ke masyarakat melalui Penawaran Umum dari semula sebanyak-banyaknya
        150.000.000 saham baru menjadi sebanyak-banyaknya 400.000.000 saham baru dengan nilai nominal
        masing-masing saham sebesar Rp100, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang
        berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan Peraturan Bursa Efek di Indonesia yang berlaku.

   2.   Menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma kepada
        masyarakat yang membeli saham baru dalam Penawaran Umum, dan waran ini dapat dialihkan dan/atau
        diperjualbelikan secara terpisah dari saham baru tersebut, dengan memperhatikan peraturan perundang-
        undangan yang berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan Peraturan Bursa Efek di Indonesia yang
        berlaku.
   3.   Mencatatkan Waran Seri I dan saham-saham hasil pelaksanaan Waran Seri I pada Bursa Efek Indonesia
        serta mendaftarkan saham-saham Perusahaan dalam Penitipan Kolektif sesuai dengan Peraturan
        Kustodian Sentral Efek Indonesia.




                                                    49
Page 57
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                     31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. MODAL SAHAM (lanjutan)
    Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No.59 tanggal 21 September 2018 dan Akta
    Hibah Saham No.60 tanggal 22 September 2018 dari Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn., para
    pemegang saham Perusahaan menyetujui pengalihan saham dalam Perusahaan yang dimiliki oleh Herman
    Herry Adranacus kepada Stevano Rizki Adranacus sebanyak 240.000.000.

    Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perusahaan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak
    Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
    Perusahaan No. AHU-AH.01.03-0245655 tanggal 24 September 2018.

    Berdasarkan Laporan dari Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora, susunan pemegang saham per
    31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                              2023
                                                      Jumlah saham
                                                     ditempatkan dan      Persentase
                  Pemegang saham                      disetor penuh       kepemilikan           Jumlah
    Herman Herry Adranacus                                 260.000.000           26,00        26.000.000.000
    Stevano Rizki Adranacus                                247.967.600           24,80        24.796.760.000
    Indjun                                                 143.375.700           14,34        14.337.570.000
    Vonny Kristiani                                         99.000.000            9,90         9.900.000.000
    Cindy Angelina Adranacus                                 1.000.000            0,10           100.000.000
    Masyarakat                                             248.660.679           24,86        24.866.067.900
    Jumlah                                                1.000.003.979         100,00      100.000.397.900

                                                                              2022
                                                      Jumlah saham
                                                     ditempatkan dan      Persentase
                  Pemegang saham                      disetor penuh       kepemilikan           Jumlah
    Herman Herry Adranacus                                 260.000.000           26,00        26.000.000.000
    Stevano Rizki Adranacus                                247.967.600           24,80        24.796.760.000
    Indjun                                                 143.975.700           14,40        14.397.570.000
    Vonny Kristiani                                         99.000.000            9,90         9.900.000.000
    Cindy Angelina Adranacus                                 1.000.000            0,10           100.000.000
    Masyarakat                                             248.056.775           24,80        24.805.677.500
    Jumlah                                                1.000.000.075         100,00      100.000.007.500

    Sesuai dengan Daftar Pemegang Saham per tanggal 31 Desember 2023, jumlah saham yang telah
    dikeluarkan oleh Perseroan dalam rangka pelaksanaan Waran sampai dengan tanggal 31 Desember 2023,
    adalah sebanyak 3.979 (tiga ribu sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham dengan nilai nominal
    seluruhnya sebesar Rp397.900 (tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah), sehingga jumlah
    seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan adalah sebanyak 1.000.003.979 (satu milyar tiga ribu
    sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham, dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp100.000.397.900
    (seratus milyar tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah).




                                                     50
Page 58
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. TAMBAHAN MODAL DISETOR
                                                                             2023                 2022
   Agio Saham - Penawaran Umum Perdana                                   26.000.000.000       26.000.000.000
   Biaya Emisi Saham - Penawaran Umum Perdana                            (4.700.865.166)      (4.700.865.166)
                                                                         21.299.134.834       21.299.134.834
   Agio Saham - Saham Waran                                                   1.989.500                2.500
   Selisih Nilai Transaksi Rekstrukturisasi Entitas
     Sepengendali                                                         (6.809.670.464)      (6.809.670.464)
   Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun                         14.491.453.870       14.489.466.870

   Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali merupakan tambahan modal disetor atas
   peningkatan modal saham Perusahaan di Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata (DMW)). Peningkatan
   dilakukan melalui pembelian saham DMW dari Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-masing
   sebesar 1.250 lembar saham dan 1.200 lembar saham dengan harga beli seluruhnya sebesar
   Rp2.450.000.000. Atas pembelian ini, timbul selisih antara harga pengalihan dengan proporsi nilai liabilitas
   bersih entitas anak pada saat pembelian sebesar Rp6.809.670.464 yang dicatat sebagai Selisih Nilai
   Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali.

23. KEPENTINGAN NON PENGENDALI
   Kepentingan non pengendali atas aset bersih entitas anak per 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
   berikut:

                                                                             2023                 2022
   Vonny Kristiani                                                       11.852.613.329       11.914.127.545
   Jumlah                                                                11.852.613.329       11.914.127.545

   Kepentingan non pengendali atas rugi bersih entitas anak:
                                                                             2023                 2022
   Vonny Kristiani                                                           (61.514.216)         (82.992.928)
   Jumlah                                                                    (61.514.216)         (82.992.928)

   Mutasi kepentingan non pengendali adalah:
                                                                             2023                 2022
   Saldo awal                                                            11.914.127.545       11.997.120.473
   Rugi Tahun Berjalan                                                      (61.514.216)         (82.992.928)
   Penghasilan Komprehensif Lain:
     Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja, Setelah
      Pajak                                                                          -                       -
   Jumlah                                                                11.852.613.329       11.914.127.545




                                                      51
Page 59
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                     31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. PENDAPATAN USAHA
   Penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggaltanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
   berikut:

                                                                               2023                 2022
   Pendapatan Hotel
    Kamar                                                                 15.379.468.753        13.157.641.375
    Makanan dan Minuman                                                    6.965.966.337         5.952.963.316
    Lain-lain                                                                 86.830.486           157.736.369
                                                                          22.432.265.576        19.268.341.060
   Pendapatan Spa                                                            152.991.322           127.877.273
   Jumlah                                                                 22.585.256.898        19.396.218.333

   Pendapatan kamar merupakan pendapatan atas penggunaan kamar hotel Sotis Falatehan, hotel Sotis
   Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.

   Pendapatan makanan dan minuman merupakan pendapatan atas penjualan dari restoran dan bar hotel Sotis
   Falatehan, hotel Sotis Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.

   Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan dari telepon, laundry, business center, listrik dan parkir.
   Tidak terdapat pendapatan dari pihak berelasi maupun pelanggan dengan transaksi lebih dari 10% total nilai
   pendapatan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.



25. BEBAN POKOK PENDAPATAN
                                                                               2023                 2022
   Gaji dan Tunjangan                                                       3.368.139.660        2.930.621.415
   Makanan dan Minuman                                                      2.089.876.413        1.612.250.091
   Perlengkapan Kantor dan Rumah                                              673.683.342          589.186.108
   Reservasi                                                                  491.577.364          361.609.093
   Pemeliharaan                                                               323.162.700          311.372.405
   Internet dan TV Kabel                                                      312.992.219          347.845.461
   Bahan Bakar                                                                146.804.200          120.478.500
   Penyisihan Perlengkapan dan Alat                                            69.040.288          105.306.383
   Transportasi dan Perjalanan Dinas                                           26.837.010           19.341.710
   Lain-lain                                                                  196.247.445          154.843.969
   Jumlah                                                                   7.698.360.641        6.552.855.135
   Beban Operasional Spa                                                       76.296.113           63.513.303
   Jumlah                                                                   7.774.656.754        6.616.368.438

   Sampai dengan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat
   transaksi dengan pihak berelasi maupun transaksi dengan pemasok yang berjumlah lebih dari 10% dari
   jumlah beban konsolidasian.




                                                      52
Page 60
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                     31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. BEBAN PENJUALAN

                                                                             2023                 2022
   Gaji dan tunjangan                                                       525.581.178          476.609.426
   Komisi                                                                   297.500.000          143.000.000
   Sumbangan dan Hadiah                                                      57.487.903           25.498.075
   Transportasi dan Perjalanan Dinas                                         56.853.073           46.688.126
   Iklan dan Promosi                                                         41.777.873           32.192.391
   Telepon, Teleks dan Telegram                                              21.543.527           14.293.809
   Cadangan Penggantian Perlengkapan Inventaris Hotel                               -            199.087.415
   Lain-lain                                                                 11.834.253           15.650.934
   Jumlah                                                                 1.012.577.807          953.020.176


27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
                                                                             2023                 2022
   Gaji dan Tunjangan                                                     7.113.267.469        7.465.600.267
   Penyusutan dan Amortisasi (catatan 10)                                 5.397.665.026        6.701.969.250
   Perbaikan dan Pemeliharaan                                             2.037.346.857        1.260.734.476
   Jasa Manajemen                                                         1.800.000.000        1.800.000.000
   Listrik, Air dan Telekomunikasi                                        1.485.354.064        1.340.308.724
   Perijinan dan Legalitas                                                  511.177.707        1.151.650.550
   Jasa Profesional                                                         317.080.000          611.362.246
   Transportasi dan Perjalanan Dinas                                        284.729.679          284.530.606
   Asuransi                                                                 225.797.743          232.152.045
   Estimasi Imbalan Kerja                                                   174.134.948          135.699.862
   Keamanan                                                                 160.494.000          371.840.256
   Administrasi Bank                                                         73.567.197           47.237.046
   Sumbangan dan Hadiah                                                      55.940.250           72.835.742
   Perlengkapan Kantor dan Rumah                                             28.352.670           88.563.288
   Iklan dan Promosi                                                         25.661.000           61.091.000
   Lain-lain                                                                368.438.449          452.949.079
   Jumlah                                                                20.059.007.059       22.078.524.437


28. BEBAN KEUANGAN
                                                                             2023                 2022
   Beban Bunga Pinjaman Bank                                              7.669.849.995        7.955.645.882
   Beban Bunga dari Liabilitas Sewa Pembiayaan                                3.508.865                    -
   Jumlah                                                                 7.673.358.860        7.955.645.882


29. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN
   Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan dicatat sebesar nilai wajar, atau
   disajikan dalam jumlah tercatat apabila jumlah tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya atau
   karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal.
   Manajemen menetapkan bahwa nilai tercatat kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi penggunaannya,
   piutang usaha, piutang lain-lain, uang muka pembelian, utang usaha, utang lain-lain, beban yang masih harus
   dibayar, utang pembelian aset tetap dan liabilitas sewa kurang lebih sebesar nilai wajarnya karena instrumen
   keuangan tersebut sebagian besar berjangka pendek.




                                                     53
Page 61
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
    Tabel berikut menyajikan aset dan liabilitas keuangan Entitas pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

                                                                 2023                                      2022
                                                Nilai Tercatat           Nilai Wajar      Nilai Tercatat           Nilai Wajar
    Aset Keuangan
     Kas dan Setara Kas                          11.887.905.520          11.887.905.520    11.831.391.813          11.831.391.813
     Piutang usaha                                  396.263.229            396.263.229        292.955.084            292.955.084
     Piutang lain-lain                            2.066.624.264           2.066.624.264     4.178.052.880           4.178.052.880
     Aset lain-lain                               1.200.000.000           1.200.000.000     4.066.434.141           4.066.434.141

    Jumlah                                       15.550.793.013          15.550.793.013    20.368.833.918          20.368.833.918

    Liabilitas Keuangan
     Utang Usaha                                    492.188.083            492.188.083        570.324.403            570.324.403
     Utang lain-lain                             97.175.583.180          97.175.583.180    84.303.095.083          84.303.095.083
     Beban akrual                                 1.844.386.627           1.844.386.627     1.973.473.479           1.973.473.479
     Jaminan pelanggan                              702.173.759            702.173.759        455.051.735            455.051.735
     Pinjaman bank                               66.700.000.000          66.286.019.109    73.900.000.000          73.380.745.121
     Liabilitas sewa                                153.860.000            153.860.000                 -                         -

    Jumlah                                      167.068.191.649         166.654.210.758   161.201.944.700         160.682.689.821

    Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
    mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
    Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
    terjadi:
    a.      Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, atau
    b.      Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
            tersebut.

    Grup harus memiliki akses ke pasar utama.
    Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
    menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
    kepentingan ekonomi terbaiknya.

    Pengukuran nilai wajar atas aset non-keuangan mempertimbangkan kemampuan pelaku pasar dalam
    menghasilkan keuntungan ekonomi dengan penggunaan aset pada kemampuan tertinggi dan terbaik aset
    atau dengan menjualnya ke pelaku pasar yang lain yang akan menggunakan aset di kemampuan tertinggi
    dan terbaik.

    Grup menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan di mana tersedia kecukupan data untuk
    mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
    meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

    PSAK 60, "Instrumen Keuangan: Pengungkapan", mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai wajar
    dengan tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut:
    (i)      Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1);
    (ii)     Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau
             liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya deviasi dari
             harga) (tingkat 2), dan;
    (iii)    Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang
             tidak dapat diobservasi) (tingkat 3).




                                                            54
Page 62
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
    Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan kuotasi
    nilai pasar pada tanggal pelaporan. Instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 1.
    Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan menggunakan
    teknik penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat diobservasi sepanjang
    tersedia, dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input signifikan atas nilai wajar
    dapat diobservasi, instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 2.
    Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka
    instrumen tersebut masuk ke dalam tingkat 3.
    Entitas tidak mempunyai aset dan liabilitas keuangan yang diukur dan diakui pada nilai wajar (tingkat 1 dan
    2). The Entity does not have financial asset and liability which is measured and recognized on fair value (level
    1 and 2). Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai wajar dari setiap
    golongan instrumen keuangan Entitas:
    1. Kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi pengguaannya, piutang usaha, dan piutang lain-lain. Untuk
         aset keuangan yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, nilai tercatat aset keuangan tersebut
         dianggap telah mencerminkan nilai wajar dari aset keuangan tersebut.
    2. Utang usaha, utang lain-lain dan beban yang masih harus dibayar.
         Seluruh liabilitas keuangan di atas merupakan liabilitas yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan
         sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut telah mencerminkan nilai wajar.
    3. Liabilitas sewa dan utang pembelian aset tetap
         Liabilitas keuangan di atas memiliki suku bunga variabel yang disesuaikan dengan pergerakan suku
         bunga pasar sehingga jumlah terutang liabilitas keuangan tersebut telah mendekati nilai wajar.


30. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
    Risiko keuangan utama yang dihadapi oleh Grup adalah risiko kredit, risiko likuiditas, risiko mata uang dan
    risiko suku bunga. Grup mencoba untuk meminimalkan potensi dampak negatif dari risiko-risiko di atas
    melalui pendekatan manajemen risiko.
    (i)   Risiko kredit
          Risiko kredit adalah di mana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal memenuhi
          liabilitasnya dan mengakibatkan pihak lain mengalami kerugian keuangan.
          Instrumen keuangan Grup yang mempunyai potensi atas risiko kredit terdiri dari kas dan setara kas di
          bank dan piutang usaha. Jumlah eksposur risiko kredit maksimum sama dengan nilai tercatat atas akun-
          akun tersebut.
          Untuk risiko kredit yang berhubungan dengan bank, hanya bank-bank dengan predikat baik yang dipilih.
          Selain itu, kebijakan Grup adalah untuk tidak membatasi eksposur hanya kepada satu institusi tertentu,
          sehingga Grup memiliki kas dan setara kas di bank dan piutang di berbagai institusi (catatan 4, 5, 6 dan
          12).
                                                                                 2023                  2022
          Kas dan setara kas                                                 11.887.905.520        11.831.391.813
          Piutang usaha                                                         396.263.229           292.955.084
          Piutang lain-lain                                                   2.066.624.264         4.178.052.880
          Aset lain-lain                                                      1.200.000.000         4.066.434.141
          Jumlah                                                             15.550.793.013        20.368.833.918

          Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum Grup terhadap risiko kredit adalah sebesar nilai tercatat
          masing-masing kategori aset keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan.




                                                       55
Page 63
                                 PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                             31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
   (i)    Risiko kredit (lanjutan)
          Tabel berikut menganalisis aset keuangan berdasarkan jatuh tempo:
                                                                        2023

                                                                       Jatuh Tempo
                                                                                                                      Jumlah
                                 Belum Jatuh Tempo     < 30 hari        30 - 90 hari          > 90 hari

          Kas dan setara kas          11.887.905.520               -                   -                    -       11.887.905.520
          Piutang usaha                 323.935.750                -       77.645.400                       -         401.581.150
          Piutang Lain-lain            2.066.624.264               -                   -                    -        2.066.624.264
          Aset lain-lain               1.200.000.000               -                   -                    -        1.200.000.000

          Jumlah                      15.478.465.534               -       77.645.400                       -       15.556.110.934

                                                                        2022

                                                                       Jatuh Tempo
                                                                                                                      Jumlah
                                 Belum Jatuh Tempo     < 30 hari        30 - 90 hari          > 90 hari

          Kas dan setara kas          11.831.391.813               -                   -                    -       11.831.391.813
          Piutang usaha                 282.736.266                -       11.750.000             210.521.628         505.007.894
          Piutang Lain-lain            4.178.052.880               -                   -                    -        4.178.052.880
          Aset lain-lain               4.066.434.141               -                   -                    -        4.066.434.141

          Jumlah                      20.358.615.100               -       11.750.000             210.521.628       20.580.886.728


   (ii)   Risiko likuiditas

          Risiko likuiditas adalah risiko di mana Grup akan mengalami kesulitan dalam rangka memperoleh dana
          untuk memenuhi komitmennya terkait dengan instrumen keuangan.

          Liabilitas keuangan terdiri dari:

                                                                                           2023                     2022
          Utang usaha                                                                 492.188.083                   570.324.403
          Beban akrual                                                              1.844.386.627                 1.973.473.479
          Liabilitas sewa                                                             153.860.000                           -
          Utang lain-lain                                                          97.175.583.180                84.303.095.083
          Pinjaman bank                                                            66.700.000.000                73.900.000.000
          Jumlah                                                                 166.366.017.890                160.746.892.965

          Grup mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas yang mencukupi untuk memungkinkan
          Grup dalam memenuhi komitmen Grup untuk operasi normal Grup. Selain itu Grup juga melakukan
          pengawasan proyeksi dan arus kas aktual secara terus menerus serta pengawasan tanggal jatuh tempo
          aset dan liabilitas keuangan.




                                                            56
Page 64
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                          31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
    (iii)   Risiko nilai tukar mata uang asing

            Risiko mata uang adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan nilai
            tukar nilai mata uang asing.

            Grup melakukan transaksi-transaksi dengan menggunakan mata uang asing, diantaranya adalah
            transaksi penjualan, pembelian dan pinjaman Entitas. Entitas harus mengkonversikan Rupiah ke mata
            uang asing, terutama Dolar Amerika Serikat, untuk memenuhi kebutuhan liabilitas dalam mata uang
            asing pada saat jatuh tempo. Fluktuasi nilai tukar mata uang Rupiah terhadap mata uang Dolar Amerika
            Serikat dapat memberikan dampak pada kondisi keuangan Entitas.

            Grup mengelola risiko mata uang dengan melakukan pengawasan terhadap fluktuasi nilai tukar mata
            uang secara terus-menerus sehingga dapat melakukan tindakan yang tepat untuk mengurangi risiko
            mata uang.

    (iv)    Risiko suku bunga

            Risiko suku bunga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan suku
            bunga pasar.

            Grup memiliki risiko bunga terutama karena melakukan pinjaman. Grup melakukan pengawasan
            terhadap dampak pergerakan suku bunga untuk meminimalisasi dampak negatif terhadap Grup.

            Utang yang berdampak bunga terdiri dari:
                                                                                2023                   2022
            Utang bank                                                      66.286.019.109         73.380.745.121
            Liabilitas sewa                                                    153.860.000                    -
            Jumlah                                                          66.439.879.109         73.380.745.121

    (v)     Risiko harga
            Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan sebagai akibat perubahan harga pasar,
            terlepas apakah perubahan tersebut disebabkan oleh faktor-faktor spesifik dari instrumen individual atau
            penerbitnya atau faktor-faktor yang mempengaruhi seluruh instrumen yang diperdagangkan di pasar.

            Perusahaan mengelola risiko harga dengan melakukan pengawasan internal oleh manajemen secara
            berkelanjutan.

31. PENGELOLAAN MODAL
    Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk
    mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.

    Grup dipersyaratkan oleh Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, efektif sejak
    2007, untuk mengalokasikan sampai dengan 20% dari modal saham diterbitkan dan dibayar penuh ke dalam
    dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan permodalan eksternal tersebut telah
    dipertimbangkan oleh Grup bahwa pembentukan dana cadangan belum bisa dilakukan.

    Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, bila diperlukan, berdasarkan perubahan
    kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat mengusahakan
    pendanaan melalui pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun proses selama tahun yang
    berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.




                                                         57
Page 65
                                 PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                             31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. PENGELOLAAN MODAL (lanjutan)
    Grup mengawasi modal dengan menggunakan rasio pengungkit, dengan membagi jumlah utang yang
    berdampak bunga dengan jumlah ekuitas. Kebijakan Grup adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran
    dari perusahaan terkemuka di Indonesia untuk mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang
    rasional. Termasuk dalam total pinjaman berdampak bunga adalah liabilitas sewa dan utang pembelian aset
    tetap.
    Rasio pengungkit pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                                            2023                      2022
    Utang bank                                                                      66.286.019.109              73.380.745.121
    Liabilitas sewa                                                                    153.860.000                         -
    Dikurangi: Kas dan setara kas                                                  (11.887.905.520)            (11.831.391.813)
    Utang Bersih                                                                    54.551.973.589                 61.549.353.308
    Jumlah Ekuitas                                                                228.034.843.175              241.769.931.985
    Rasio pengungkit                                                                     23,92%                      25,46%

32. INFORMASI SEGMEN
    Perusahaan dan Entitas Anak menggolongkan segmen usaha dalam dua segmen utama yaitu sewa operasi
    dan perhotelan.
                                                                                  2023

                                          Sewa Operasi        Perhotelan        Lain-lain          Eliminasi          Konsolidasian
    PENDAPATAN
     Kamar                                               -   15.379.468.753                  -                 -       15.379.468.753
     Makanan dan minuman                                 -    6.965.966.337                  -                 -        6.965.966.337
     Pendapatan operasional lainnya                      -      178.210.654                  -                 -          178.210.654
     Lain-lain                                           -       61.611.154                  -                 -           61.611.154
     Jumlah pendapatan                                   -   22.585.256.898                  -                 -       22.585.256.898
    BEBAN POKOK
     Kamar                                               -    (3.608.997.211)                -                 -        (3.608.997.211)
     Makanan dan minuman                                 -    (4.070.172.235)                -                 -        (4.070.172.235)
     Pendapatan operasional lainnya                      -       (82.556.813)                -                 -           (82.556.813)
     Lain-lain                                           -       (12.930.495)                -                 -           (12.930.495)
     Jumlah pokok                                        -    (7.774.656.754)                -                 -        (7.774.656.754)
                                                        -     14.810.600.144               -                   -        14.810.600.144
     Beban Penjualan                                    -     (1.012.577.807)              -                   -        (1.012.577.807)
     Beban Umum dan Administrasi          (10.152.497.468)   (10.344.067.428)   (221.916.363)        660.000.000       (20.058.481.259)
     Jasa Giro                                  2.781.701        166.783.708               -                   -           169.565.409
     Beban Keuangan                            (2.047.535)    (7.671.311.325)              -                   -        (7.673.358.860)
     Beban Pajak                             (444.749.923)                 -               -                   -          (444.749.923)
     Penyisihan Penurunan Nilai Piutang                 -        206.734.889               -                   -           206.734.889
     Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap           6.350.000        106.770.000               -                   -           113.120.000
     Lain-lain - Bersih                       666.045.864        203.205.292     (46.249.939)       (660.000.000)          163.001.217
     RUGI SEBELUM PAJAK
      FINAL DAN PAJAK
       PENGHASILAN                         (9.924.117.361)    (3.533.862.527)   (268.166.302)                  -       (13.726.146.190)
     Penyesuaian Tahun Lalu                             -        722.446.560               -                   -           722.446.560

     RUGI SEBELUM PAJAK
       PENGHASILAN                         (9.924.117.361)    (2.811.415.967)   (268.166.302)                  -       (13.003.699.630)
     Manfaat Pajak Penghasilan                (11.344.198)      (660.689.799)              -                   -          (672.033.997)
     RUGI TAHUN BERJALAN                   (9.935.461.559)    (3.472.105.766)   (268.166.302)                  -       (13.675.733.627)
     PENGHASILAN
      KOMPREHENSIF LAIN
      Pos yang Tidak Akan
       Direklasifikasi ke Laba Rugi:
       Pengukuran Kembali Liabilitas
        Imbalan Kerja                         (82.153.563)         3.009.226                 -                 -           (79.144.337)
       Manfaat (Beban) Pajak
        Penghasilan Terkait                   18.073.784            (662.030)                -                 -           17.411.754

      Penghasilan Komprehensif Lain
       Tahun Berjalan                         (64.079.779)         2.347.196                 -                 -           (61.732.583)

     JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
       TAHUN BERJALAN                      (9.999.541.338)    (3.469.758.570)   (268.166.302)                  -       (13.737.466.210)




                                                              58
Page 66
                                 PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                             31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
                                                                                     2023

                                          Sewa Operasi         Perhotelan          Lain-lain         Eliminasi         Konsolidasian

     RUGI TAHUN BERJALAN YANG
      DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
        Pemilik Entitas Induk              (9.935.461.559)     (3.437.408.180)      (241.349.672)                 -     (13.614.219.411)
        Kepentingan Non-Pengendali                      -         (34.697.586)       (26.816.630)                 -         (61.514.216)

                                           (9.935.461.559)     (3.472.105.766)      (268.166.302)                 -     (13.675.733.627)

     JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
      YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
       Pemilik Entitas Induk               (9.999.541.338)     (3.435.060.984)      (232.621.633)                 -     (13.667.223.955)
       Kepentingan Non-Pengendali                       -         (34.697.586)       (35.544.669)                 -         (70.242.255)

                                           (9.999.541.338)     (3.469.758.570)      (268.166.302)                 -     (13.737.466.210)

     Jumlah Aset Konsolidasian            257.924.107.156     92.259.086.217     128.313.312.420    (81.356.572.985)   397.139.932.808

     Jumlah Liabilitas Konsolidasian      (85.100.945.346)   (156.108.477.249)    (3.402.240.023)   75.506.572.985     (169.105.089.633)


                                                                                     2022

                                          Sewa Operasi         Perhotelan          Lain-lain         Eliminasi         Konsolidasian

    PENDAPATAN
     Kamar                                               -    13.157.641.375                   -                  -     13.157.641.375
     Makanan dan minuman                                 -     5.952.963.316                   -                  -      5.952.963.316
     Pendapatan operasional lainnya                      -       236.216.461                   -                  -        236.216.461
     Lain-lain                                           -        49.397.181                   -                  -         49.397.181

     Jumlah pendapatan                                   -    19.396.218.333                   -                  -     19.396.218.333
    BEBAN POKOK
     Kamar                                               -     (3.216.774.086)                 -                  -      (3.216.774.086)
     Makanan dan minuman                                 -     (3.305.439.499)                 -                  -      (3.305.439.499)
     Pendapatan operasional lainnya                      -        (93.495.853)                 -                  -         (93.495.853)
     Lain-lain                                           -           (659.000)                 -                  -            (659.000)

     Jumlah pokok                                        -     (6.616.368.438)                 -                  -      (6.616.368.438)

                                                        -     12.779.849.895                   -                 -       12.779.849.895
     Beban Penjualan                                    -       (953.020.176)                  -                 -         (953.020.176)
     Beban Umum dan Administrasi          (12.832.246.337)    (9.521.720.751)       (307.890.682)      583.333.333      (22.078.524.437)
     Jasa Giro                                  4.690.089        102.113.868              21.996                 -          106.825.953
     Beban Keuangan                            (2.305.711)    (7.953.340.171)                  -                 -       (7.955.645.882)
     Beban Pajak                             (661.757.602)                 -         (47.578.005)                -         (709.335.607)
     Penyisihan Penurunan Nilai Piutang                 -         21.118.597                   -                 -           21.118.597
     Lain-lain - Bersih                     1.869.651.654        716.678.538                   -      (583.333.333)       2.002.996.859

     RUGI SEBELUM PAJAK
      FINAL DAN PAJAK
        PENGHASILAN                       (11.621.967.907)     (4.808.320.200)      (355.446.691)                 -     (16.785.734.798)
     Pajak Final                                        -                   -                  -                  -                   -

     RUGI SEBELUM PAJAK
       PENGHASILAN                        (11.621.967.907)     (4.808.320.200)      (355.446.691)                 -     (16.785.734.798)
     Manfaat Pajak Penghasilan                287.215.574         (20.404.780)                 -                  -         266.810.794

     RUGI TAHUN BERJALAN                  (11.334.752.333)     (4.828.724.980)      (355.446.691)                 -     (16.518.924.004)
     PENGHASILAN
      KOMPREHENSIF LAIN
      Pos yang Tidak Akan
       Direklasifikasi ke Laba Rugi:
       Pengukuran Kembali Liabilitas
        Imbalan Kerja                        188.650.337         107.562.924                   -                  -        296.213.261
       Manfaat (Beban) Pajak
        Penghasilan Terkait                   (41.503.074)        (23.663.860)                 -                  -         (65.166.934)

      Penghasilan Komprehensif Lain
       Tahun Berjalan                        147.147.263          83.899.064                   -                  -        231.046.327

     JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
      TAHUN BERJALAN                      (11.187.605.070)     (4.744.825.916)      (355.446.691)                 -     (16.287.877.677)
     RUGI TAHUN BERJALAN YANG
      DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
       Pemilik Entitas Induk              (11.334.752.333)     (4.781.276.721)      (319.902.022)                 -     (16.435.931.076)
       Kepentingan Non-Pengendali                       -         (47.448.259)       (35.544.669)                 -         (82.992.928)

                                          (11.334.752.333)     (4.828.724.980)      (355.446.691)                 -     (16.518.924.004)




                                                                59
Page 67
                                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                                31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


32. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
                                                                                           2022

                                             Sewa Operasi        Perhotelan              Lain-lain              Eliminasi             Konsolidasian

     JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
      YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
       Pemilik Entitas Induk                  (11.187.605.070)     (4.697.377.657)         (319.902.022)                       -        (16.204.884.749)
       Kepentingan Non-Pengendali                           -         (47.448.259)          (35.544.669)                       -            (82.992.928)

                                              (11.187.605.070)     (4.744.825.916)         (355.446.691)                       -        (16.287.877.677)

     Jumlah Aset Konsolidasian                264.258.321.258     89.818.003.714        128.053.069.922         (77.112.752.827)       405.016.642.067

     Jumlah Liabilitas Konsolidasian          (81.437.995.510)   (150.197.636.176)        (2.858.531.223)       71.247.452.827         (163.246.710.082)




33. RUGI PER SAHAM DASAR
                                                                                                      2023                           2022
    Rugi untuk perhitungan Rugi Bersih per saham                                              (13.675.733.627)                 (16.518.924.004)

    Jumlah Lembar Saham
    Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa yang Beredar
     untuk perhitungan Rugi Bersih per saham Dasar                                                1.000.000.000                    1.000.000.000
    Pengaruh Efek Berpotensi Saham Biasa yang Dilutif -
     Waran                                                                                           199.996.021                    199.999.925
    Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa untuk
     Perhitungan Rugi Bersih per Saham Dilusian                                                      800.003.979                    800.000.075
    Rugi per saham:
    - Dasar                                                                                                  (13,68)                        (16,52)
    - Dilusian                                                                                               (17,09)                        (20,65)

34. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK TAMBAHAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
    a.    Aktivitas Non Kas yang Signifikan

                                                                                                      2023                           2022
          Reklasifikasi Aset Tetap dalam Pembangunan ke Aset
           Tetap Pemilikan Langsung                                                                  373.051.834                                      -
    b.    Perubahan Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas Pendanaan

                                                                                          2023

                                                                                               Perubahan Non Kas

                                                                                                            Amortisasi Biaya
                                                                                                            Transaksi Utang
                                                2022             Arus Kas            Sewa Guna Usaha             Bank                     2023

          Utang Lain-lain Pihak Berelasi      2.476.356.174      (1.858.356.174)                    -                      -             618.000.000
          Utang Bank                         73.380.745.121      (7.200.000.000)                    -            105.273.988          66.286.019.109
          Liabilitas Sewa Pembiayaan                      -         (43.960.000)          197.820.000                      -             153.860.000

          Jumlah Liabilitas dari Aktivitas
           Pendanaan                         75.857.101.295      (9.102.316.174)          197.820.000            105.273.988          67.057.879.109




                                                                 60
Page 68
                                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                               31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

34. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK TAMBAHAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (lanjutan)
    b.   Perubahan Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas Pendanaan (lanjutan)
                                                                                      2022

                                                                                         Perubahan Non Kas

                                                                                                    Amortisasi Biaya
                                                                                                    Transaksi Utang
                                                2021            Arus Kas         Sewa Guna Usaha         Bank             2022

         Utang Lain-lain Pihak Berelasi      68.589.196.888   (66.112.840.714)                 -                   -    2.476.356.174
         Utang Bank                          79.872.942.578    (6.600.000.000)                 -         107.802.543   73.380.745.121
         Liabilitas Sewa Pembiayaan           1.216.899.300    (1.216.899.300)                 -                   -                -

         Jumlah Liabilitas dari Aktivitas
          Pendanaan                         149.679.038.766   (73.929.740.014)                 -         107.802.543   75.857.101.295



35. KELANGSUNGAN USAHA
    Mempertimbangkan adanya restorasi progresif, bahwa kondisi pandemi COVID 19, pasar dan ekonomi
    secara bertahap menuju perbaikan, dan secara berlahan berdampak ke arah positif terhadap kinerja dan arus
    kas Perusahaan, posisi neraca Perusahaan serta fasilitas hutang yang tersedia, Direksi meyakini bahwa
    Perusahaan memiliki likuiditas yang cukup untuk menjalankan usahanya dan karenanya, laporan keuangan
    telah disusun atas dasar kelangsungan usaha dan berdasarkan biaya historis, kecuali seperti yang
    diungkapkan dalam kebijakan akuntansi.

    Perusahaan tetap yakin dengan rencana strategis bisnisnya di masa depan dengan tetap berkomitmen terus
    berupaya untuk menjalankan misinya yaitu mengembangkan industri pariwisata dan membentuk kawasan
    pariwisata terpadu khususnya di Indonesia Timur. Perusahaan senantiasa berprioritas untuk menerapkan
    bisnis strategis dalam memitigasi resiko, selaras dengan efektifitas biaya berkelanjutan dan bermodal sumber
    daya manusia. Perusahaan meyakini dapat mengidentifikasi pilar utama pertumbuhan Perusahaan
    selanjutnya yaitu pengembangan properti, investasi properti, pengelolaan dana dan pengelolaan perhotelan.


    Perusahaan menjalankan kegiatan usahanya melalui Entitas Anak yaitu DMW dan TKP. DMW bekerjasama
    dengan pemilik merk Sotis Hotel, yang merupakan operator dari 3 hotel yang dimiliki oleh Perusahaanya itu
    Sotis Hotel Falatehan Jakarta, Sotis Residence Perjernihan Jakarta dan Sotis Villa Canggu Bali. TKP memiliki
    aset tanah dan akan mengoperasikan kawasan di Tanjung Karoso, Sumba Barat Daya.


    DMW sebagai pemegang kendali perhotelan akan terus mengembangkan perhotelan dari aset yang dimiliki
    oleh Perusahaan di masa yang akan datang. Pencapaian dan rencana manajemen di dalam upaya
    mengembangkan perhotelan, sebagai berikut:
    1.   Mengeksplorasi penawaran produk dan jasa yang inovatif, di luar produk kamar hotel, makanan dan
         minuman melalui pengoptimalan lahan dan ruang yang dimiliki di seluruh properti dengan:
         • Perluas varian produk dan jasa diluar kamar, makanan, dan minuman;
         • Optimalisasi pemanfaatan ruang di seluruh aset;
         • Berkolaborasi dengan pihak ketiga untuk formulasi produk dan jasa baru.
    2.   Mengimplementasikan program peningkatan dan renovasi aset untuk meningkatkan kualitas aset properti
         guna memperpanjang masa penggunaannya dengan:
         • Renovasi aset (yang sedang berlangsung);
         • Implementasi Rencana Pembaharuan dan Perbaikan Properti;
         • Standarisasi desain dan interior;
    TKP akan berfungsi untuk mewujudkan rencana strategis Perusahaan jangka waktu panjang dalam
    meningkatkan zona pariwisata di Tanjung Karoso, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.




                                                               61
Page 69
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

36. PERISTIWA SIGNIFIKAN
    a.   Perjanjian sewa

         Hotel Sotis Falatehan
         Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 337/LGL-SM/XII/2022 tanggal 30
         Desember 2022., Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Falatehan I Nomor 21-22,
         Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang dipakai untuk Hotel Sotis Falatehan.

         Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 2 tahun sejak tanggal 1 Januari 2023 sampai dengan 31
         Desember 2024 dengan nilai sebesar Rp220.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat diperpanjang
         setiap tahun berikutnya.

         Sotis Villa Canggu
         Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 338/LGL-SM/XII/2022 tanggal 30
         Desember 2022., Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Raya Kayu Tulang, Banjar Kayu
         Tulang, Canggu, Kuta Utara, Badung yang dipakai untuk Sotis Villa Canggu.

         Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 2 tahun sejak tanggal 1 Januari 2023 sampai dengan 31
         Desember 2024 dengan nilai sebesar Rp220.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat diperpanjang
         setiap tahun berikutnya.

         Sotis Residence Penjernihan
         Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 339/LGL-SM/XII/2022 tanggal 30
         Desember 2022., Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Penjernihan I No. 10B,
         Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang dipakai untuk Sotis Residence Penjernihan.

         Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 2 tahun sejak tanggal 1 Januari 2023 sampai dengan 31
         Desember 2024 dengan nilai sebesar Rp220.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat diperpanjang
         setiap tahun berikutnya.

    b.   Peristiwa Kontinjensi

         Peristiwa kontinjensi antara lain : karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi; estimasi dari dampak
         keuangannya; indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber
         daya; dan kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga tidak ada.


37. KEJADIAN SETELAH TANGGAL LAPORAN POSISI KEUANGAN
    Tidak ada kejadian penting setelah tanggal Laporan Posisi Keuangan

38. LIABILITAS BERSYARAT
    Perusahaan dan Entitas Anak tidak memiliki liabilitas bersyarat pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan
    2022.




                                                      62

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.92 MB
Published1 Apr 2024
Pages69
Characters247,090
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 53 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SATRIA MEGA KENCANA Tbk p.1 ×198
linked — Herman Herry Adranacus. p.15 ×16
linked — Vonny Kristiani p.16 ×15
linked person Husni Heron · Komisaris p.17 ×7
linked person Stevano Rizki Adranacus · Komisaris Utama p.17 ×12
linked org Bank Central Asia Tbk p.32 ×4
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.32 ×5
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.32 ×5
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.32 ×2
linked org Bank Mega Tbk p.32 ×2
linked org PT Asuransi Central Asia p.37 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.15 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.15 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.32 ×10
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.32 ×2
possible — Indjun p.57 ×2
unresolved person Akta Notaris Ilmiawan Dekrit Supatmo p.15
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.15 ×6
unresolved org PT Tanjung Karoso Permai p.16 ×3
unresolved org PT Dwimukti Mitra Wisata p.16 ×8
unresolved person Floreta Tane · Direktur p.17 ×2
unresolved person Martinelly · Direktur Utama p.17 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.17
unresolved person Maskanah · Anggota p.17
unresolved person Yovita · Sekretaris Perusahaan p.17 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.21 ×3
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.31 ×2
unresolved org Bank Bukopin Tbk p.32 ×2
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan p.33
unresolved org PT Mitra Global Holiday p.33
unresolved org Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan p.33
unresolved org PT Global Systech Medika p.33
unresolved org PT Setia p.37 ×2
unresolved org PT Dwimukti Graha Elektrindo. p.38 ×11
unresolved — Di bawah pengendali p.38 ×3
unresolved org PT Dwimukti Inti Boga p.38 ×4
unresolved org PT Sotis Hotel Manajemen p.38 ×6
unresolved org PT Sungai Mas Propertindo p.38 ×4
unresolved org PT SMK p.39 ×2
unresolved org PT DMW p.39 ×2
unresolved org PT TKP p.39
unresolved org PT Satria Mega Perkasa. Saldo p.44
unresolved org PT Rumah Duta Pangan p.47
unresolved org PT Sentral Sari Prima Sentosa p.47
unresolved org PT Fitra Food International p.47
unresolved org PT Sari Tirta Indonesia p.47
unresolved org PT Cikarang Primatex p.47
unresolved org PT Eden Pangan Indonesia p.47
unresolved org PT Menara Andalan Mitra p.47
unresolved person Akta Notaris Christina Dwi Utami p.56 ×6
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.56
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.57
unresolved — Cindy Angelina Adranacus p.57 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result