Skip to content
Back to announcement

20240330_BELI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31621232_lamp4.pdf

Financial statement Text extracted BELI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 83

Page 1 OCR 0.929
Page 1 of 83

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1.

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIILG.17).

Tanda (v") diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan
selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v') diisi pada kolom "Tidak
Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki POS-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V') diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawatii akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).
Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Global Digital Niaga Tbk.
Bidang Usaha perdagangan barang melalui jaringan media
elektronika (jasa e-commerce)
Jenis penawaran umum -
2023 2022
Nama Kantor Akuntan Publik Purwantono, — | Purwantono,
Sungkoro & Surja | Sungkoro & Surja
Daniel Amdhani Daniel Am .
Nama Partner distira, CPA. ani dhani
Judistira, Judistira, CPA
Opini Akuntan Wajar tanpa Wajar tanpa
modifikasian modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) - -

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. T
Page 2 OCR 0.937
Page 2 0f83

Ya Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang

“Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” vV

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi

Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal” v

Data Keuangan Penting (dalam Jutaan Rupiah)

Periode laporan keuangan 31-12-2023 31-12-2022
Laba Rugi Komprehensif (dalam jutaan rupiah)
Pendapatan 14.717.896 15.269.078
Laba (rugi) bruto 2.402.198 1.222.093
Laba (rugi) usaha/operasional (3.584.819) (5.007.225)
EBITDA (3.348.923) (4.765.888)
Laba (rugi) Bersih periode berjalan (3.681.262) (5.536.305)
Laba (rugi) komprehensif (3.583.334) (7.348.433)
Laba (rugi) Per saham (dasar)(dalam satuan Rupiah) (31) (53)
Laba Per saham (dilusian) (31) (53)
Laporan Posisi keuangan (dalam jutaan rupiah)

Jumlah Aset 12.840.932 14.076.794
Jumlah Aset Lancar 5.912.759 5.556.919
Jumlah Aset Tidak Lancar 6.928.173 7.519.875
Jumlah Liabilitas 4.999.164 3.594.978
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 4.054.201 2.718.282
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 944.963 876.696
Jumlah Ekuitas 7.841.768 10.481.816
Modal Disetor 30.191.546 29.623.324
Tambahan Modal Disetor 1.203.769 793.377
Uang Muka Setoran Modal - -
Selisih transaksi dengan kepentingan non pengendali (670.947) (570.958)

Saldo Laba (rugi)

(23.494.504)

(19.852.789)

Page 3 OCR 0.933
Page 30f 83

Penghasilan komprehensif lain 394.333 294.421
Ekuitas entitas yang bergabung - -
Selisih kurs penjabaran laporan keuangan (3.302) (3.075)
Proforma kepentingan nonpengendali dari entitas yang - -
bergabung

Kepentingan nonpengendali 220.873 297.516

Rasio Keuangan"
ROA (28,67Y9) (39,33)9460
ROE (46,9490) (52,82)Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan
Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

&ljafaela

Laporan arus kas selama periode

alaluln|e

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika
Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

&£

Page 4 OCR 0.932
Perusahaan wajib menyajikan Catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

Page 4 of 83

berikut:

a. gambaran umum Perusahaan,

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan:

GC. inforrnasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”,

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jarninan, dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat

manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

Catatan 1 atas LK

Catatan 2 dan catatan 3 atas
LK

Catatan 38 atas LK

Catatan 32 atas LK

Catatan 9, 16 atas LK

Catatan 9, 12 atas LK

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan: Catatan l.a atas LK
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang

berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: Catatan L.a atas LK
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan

pada periode pelaporan: Catatan L.a atas LK
4 | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan 1.a atas LK
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan

melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan
yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau

Catatan I.a atas LK

Page 5 OCR 0.903
Page 50f 83

mpingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. v Catatan 1.a atas LK

7) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan v
jalan tol tersebut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)| Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin v
untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (ika ada).

11)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:

. Nama lokasi, v
. Nama pernilik izin lokasi: v
. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya, v
#  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan v
“Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas

Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan,

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

# Nama lokasi, v
. Nana pemilik ijin lokasi: v
. Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: vV
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi, v
. Jumiah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang

melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: y
. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan v

oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

Page 6 OCR 0.915
Page 6 of 83

12)| Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain: v
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: v
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan v
C) sisa umur HPH. v
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek v Catatan 1.b atas LK
yang diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan 1.b atas LK
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan 1.b atas LK
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v Catatan 1.b atas LK
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
& Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus
(EBK) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun V Catatan 1.c atas LK
tidak langsung,
2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1.c atas LK
3) | Jenis usaha: v Catatan 1.c atas LK
4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1.c atas LK
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan 1.c atas LK
8) | Total Aset: dan v Catatan 1.c atas LK
7) | Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak v
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari
5064 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah:
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096
(irma puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti v

dengan pengendalian:
C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

Page 7 OCR 0.943
Page 7 of 83

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

d

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak
untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau
pembayaran kembali pinjaman atau uang muka:

e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan
entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian
atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk

harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
Porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
dimana Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya,

Pa

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite
audit Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan
komite audit:

Catatan 1.d atas LK

2

Cakupan manajemen kunci: dan

Catatan 1.d atas LK

3)

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

Catatan 1.d atas LK

Penerbitan Laporan Keuangan

1)

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

Catatan 1.e atas LK

Page 8 OCR 0.948
Page 80f83

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Catatan

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan
disajikan sesuai dengan SAK.

Catatan 2.a atas LK

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (nct rcolizabie value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 2.4 atas LK

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas,

Catatan 2.a atas LK

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang
fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian (ika ada).

Catatan 2.a atas LK

2)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang
paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan,

Catatan 3 atas LK

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai
masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode
pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material
terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

Catatan 3 atas LK

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan
atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir
periode pelaporan.

Catatan 3 atas LK

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Page 9 OCR 0.929
Page 9 of83

relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas
induk dan entitas anak, Catatan 2.c atas LK
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan
keuangan entitas induk: Catatan 2.c atas LK
C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa Catatan 2.c atas LK
kehilangan Pengendalian atas entitas anak,
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: Catatan 2.c atas LK
2) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian Catatan 2.c atas LK
kepentingan nonpengendali: dan
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang Catatan 2.c atas LK
dikonsolidasi telah dieliminasi.
2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang Catatan 2.e atas LK
digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali:
b) pengakuan awal untuk goodwilt: Catatan 2.e atas LK
C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil, dan Catatan 2.e atas LK
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang
ada di Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon, v Catatan 2.e atas LK
(2) akuisisi secara bertahap: dan v Catatan 2.e atas LK
(3) imbalan kontinjensi. v Catatan 2.e atas LK
3) | Kas dan setara kas:
Catatan 2.9 atas LK
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan atatan 2.g atas
setara kas.
4) | Instrumen Keuangan

a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Page 10 OCR 0.915
Page 10 of 83

Yang harus dijelaskan antara lain

1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:
4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari
aset keuangan:

6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dirnaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(9), angka (5), dan angka (6), wajib dilarmbahkan penjelasan mengenai,

a. ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

b. klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas
instrumen keuangan derivatif, dan

Cc. perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. v Catatan 2.h atas LK

b) Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

(2) pengakuan awal Sukuk:

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
€) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk, dan

(5) akad syariah yang digunakan.

Catatan 2.h atas LK

Catatan 2.h atas IK
Catatan 2.h atas LK
Catatan 2.h atas LK
Catatan 2.h atas LK

& KAA &

Catatan 2.h atas LK

Catatan 2.h atas LK
Catatan 2.h atas LK

Na LX

KAA

5)

Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Mi

&

Page 11 OCR 0.922
Page 11 of 83

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengen
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank v

Indonesia dan Bank Lain.

6) | Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode vV
pencatatan dan pengukurannya.

7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: vV

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

KL

8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit,
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN ika ada), dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b)  Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.

€) Agunan yang Diambil Alih

aa

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan
dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
|. (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

Kd

Page 12 OCR 0.937
Page 12 of 83

Khusus untuk Indusi 'embiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan
konsumen dari konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang,

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah
bersih piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke
klien atau ditanggung oteh perusahaan).

Ba

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

KA

Catatan 2.m atas LK
Catatan 2.m atas LK
Catatan 2.m atas LK

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang
digunakan dan rumusan biaya yang digunakan,

Catatan 2.j atas LK

a) Khusus Industri Kehutanan HTI
Dalam Pengembangan Yang
harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara,
pemeliharaan sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi,

Page 13 OCR 0.915
Page 13 of 83

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman
belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman
telah menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

Na

C) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi
hewan ternak telah menghasilkan.

Na 3

&

13)

Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

C) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan,

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap,

P) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan:

h) nilai residu: dan

D) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

BN

LL

Catatan 2.k atas LK
Catatan 2.k atas LK
Catatan 2.k atas LK
Catatan 2.k atas LK
Catatan 2.k atas LK
Catatan 2.k atas LK
Catatan 2.k atas LK

Page 14 OCR 0.895
Page 14 of 83

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada v
asosiasi.

Catatan 2.p atas LK

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian vV
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama, Y
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan v
S) Sistem pembagian Iasil, jika ada.
17) | Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain : Catatan 2.1 atas LK
a) pengakuan awal Aset Tak berwujud: v Satatan 21 hand LK
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tak berwujud: ' Catatan 2.| atas LK
C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat
terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: v Catatan 2.I atas LK
d) sumber terjadinya Aset Tak berwujud:
2) metode amortisasi yang digunakan: V Catatan 2.1 atas LK
f) penghentian pengakuan Aset Tak berwujud: dan vV Catatan 2.| atas LK
9) riset dan pengembangan (jika ada). v

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan v
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v
19) | Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi: v
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: v
C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, v
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan vV
e) penghentian pengakuan Properti Investasi. v

Page 15 OCR 0.930
Page 15 of 83

Khusus Industri Gas dan Minyak
Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
e) Pertanggungan Asuransi.

KL

LL

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan
terjadinya penurunan nilai: dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.|

Catatan 2.0 atas LK

Catatan 2.0 atas LK

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori
simpanan.Simpanan dari bank lain Yang harus

dijetaskan antara lai

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

AL.

LL

AL

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui: dan

Catatan 2.g atas LK

Page 16 OCR 0.923
Page 16 of 83

b) dasar penentuan nil

Catatan 2.g atas LK

24) Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan v
pengukurannya.
25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: v
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, V
C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan v
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan: V
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: v
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan v
(4) Saldo akhir untuk masing-rnasing lokasi penambangan,
26) | Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan
Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan v
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan v
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi
C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya v
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar v
perhitungan amortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLHj v
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan v

Page 17 OCR 0.918
Page 17 of 83

C) Metode penyusutan prasarana PLH
27) | Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang v Catatan 2.s atas LK
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. v
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian v
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.
C) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan: V
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan v
(0 Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. v
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
Ka) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, ktaim dalam v
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan
beban penyelesaian klaim: dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. vV
d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, v
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek, v
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai v
tercatat proyek:
(49 Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, v
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: v
dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. v

Page 18 OCR 0.911
28)

Page 18 of 83

Program Loyalitas Pelanggan

v c 2.
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan atatan 2.s atas LK
29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing, v Catatan 2.t atas LK
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan v Catatan 2.t atas LK
liabilitas moneter, dan
2 referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam Catatan 2.t atas IK
mata uang asing.
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: v Catatan 2.i atas LK
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan v Catatan 2.1 atas LK
31) | Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.
32) | Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: v Catatan 2.u atas LK
b) ketentuan mengenai saling hapus: v Catatan 2.u atas LK
C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan vV Catatan 2.U atas LK
9) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. v Catatan 2.u atas LK
33) | Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: v Catatan 2.r atas LK
b) deskripsi Umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang v Catatan 2.r atas LK
diselenggarakan oleh Perusahaan:
CS) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian v Catatan 2.r atas LK
aktuarial: dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. v Catatan 2.r atas LK

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

Page 19 OCR 0.922
Page 19 of 83

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran
berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan
melalui Kas, termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

@ Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

LL

37)

Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan blaya
pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset
kualifikasian.

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar
dan laba (rugi) per saham dilusian.

38) | Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen v Catatan 2.v atas LK
untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) | Laba (Rugi) per saham
vV Catatan 2.x atas LK

Aset

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata
uang asing:

Cc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan
oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

RK Kd

Catatan 4.a atas LK
Catatan 4.2 atas LK
Catatan 4.b atas LK

Catatan 4.b atas LK

Page 20 OCR 0.909
Khusus Industri Perbankan

Page 20 of 83

a) Kas v
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang v
(nilai dalam mata uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank v
pada saat periode pelaporan.
C) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai: v
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: vV
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang v
mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga:
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai v
9) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: vV
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai v
(impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): v
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai v
hubungan istimewa dan pihak ketiga,
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: v

Page 21 OCR 0.885
Page 21 of 83

(8) Jumlah dana tidak dapat di

rkan pada bank bermasalah, bank beku

Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali v
dana tersebut berdasarkan informasi dari Otoritas yang berwenang: dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumtah penyisihan penurunan nil vV
3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, Catatan 6.a atas LK
b) jumlah piutang menurut debitur: v
Cc) jumlah piutang menurut mata uang, Catatan 6.a atas LK
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: v
Nenen bacaan Jurnah Cadangan tau keaktnan Catatan 6-b atas LK
9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: V
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan v
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting v
lain yang diatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada). v
4) | Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(4) Jurnlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur: v
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan v
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v
b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj v
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan v
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v

Page 22 OCR 0.923
Page 22 of 83

Cc) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

&

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(L) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

SKA

5

Khusus Industri Pembiayaan

3) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh:
kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya plutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan
sebagai jaminan atas utang.

KK KL hh

&

b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa

Page 23 OCR 0.925
Page 23 of 83

recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

9

PiutangSewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rindan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada
akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima 5

(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,

(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

NN

Sa Sa

d)

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(C) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

LK At

Page 24 OCR 0.915
Page 24 of 83

Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

7)

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap
kontrak konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

C) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

BN NN

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara iain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
C) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan,

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

?) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan

9 Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (ika ada).

3

SS

9)

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan satdo
piutang yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk. blaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

Page 25 OCR 0.946
Page 25 of 83

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen,
bunga, dan dendakepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

Catatan 8.a atas LK
Catatan 8.a atas LK

Catatan 8.b atas LK

12)

Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat
lancar maupun tidak lancar,

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan
klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya
maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(5) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan
yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo
yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk
dijual.

&

Catatan 11 atas LK
Catatan 11 atas LK

Page 26 OCR 0.914
Page 26 of 83

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas

atau llabilitas kontinjensi serta Syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan v
tersebut:
(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, v

dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk
beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas v
investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki
hingga jatuh tempo.

13) | Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v Catatan 4.b atas LK
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, v Catatan 4.b atas LK
C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

LL

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14) | Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:
b) tujuan model usaha yang digunakan:
C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan

LK KL

@) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nomina dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:
&) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

SKL

d) Informasi penting lainnya.

16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Page 27 OCR 0.925
Page 27 of 83

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos

pendapatan v
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan
17) | Khusus Wesel Tagih v
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat
bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya
(dari transaksi usaha atau lainnya).
18) | Khusus Industri Asuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.
19) ' Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: v
b) Tingkat suku bunga. v
20) | Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan v
jangka waktu serta kolektibilitas:
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: vV
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: v
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: vV
? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan v
penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia,
9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah v

cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk
terhadap jumiah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan
sesuai ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku
pimpinan, agen, atau anggota sindikasi,

Page 28 OCR 0.910
Page 28 of 83

Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

Kk) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

1) Pendapat manajemen akan kecukupan Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, v
21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempoj| vV
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan v
penghapusan dan mutasi selama periode berjalan:
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian v
penurunan nilai tagihan akseptasi
22)| Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan, v Catatan 9 atas LK
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual: v Catatan 9 atas LK
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: v Catatan 9 atas LK
(9 jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah
persediaan vV Catatan 9 atas LK
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:
(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam v Catatan 9 atas LK
periode berjalan:
(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nitai persediaan yang
diturunkan, v
(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(DH jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan v
(il) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya v
pinjaman yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan v Catatan 9, 16 atas LK
Page 29 OCR 0.921
Page 29 of 83

ijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi,
dan

risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan

Catatan 9 atas LK

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang
harus diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:
2 Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

9

Khusus Industri Real Estat

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang,

(b) Unit Bangunan: dan
(9 Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah

berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait
yang akan dialihkan, bila ada.

SEL

9

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah
untuk pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan Jaminan utang.

«

e)

Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),

NW
Page 30 OCR 0.912
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

Page 30 of 83

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. v
? Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan: v
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan v
(3) Persediaan lainnya v
9) Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi Lertentu,
seperti hewan ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan v
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan, v
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan
ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: v
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama
paling tidak 2 tahun terakhir: v
(0) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: v
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau
penghapusan persediaan yang mati atau hilang: v
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi
dan risiko yang ditutup: v
(P - Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan langsung: v
(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan v
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang
menerima jaminan. v

Page 31 OCR 0.930
Page 31 of 83

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Catatan 19.a atas LK

Catatan 19.b atas LK

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

Catatan 10 atas LK

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dii i untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: v
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada v
pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, v
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode v
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual v
atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
1. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan v
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila
aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai
dimiliki untuk dijual: dan
Ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, v
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan vV
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berclasi, dan jumlah piutang: Catatan 8.a atas LK
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta
penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: v

c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai

Page 32 OCR 0.925
Page 32 of 83

secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutan:
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan
nilai, dan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut
harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasi: v Catatan 11 atas LK
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya, v
C) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi v
harganya tersedia:
d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat vV
" Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:
e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih
dari 2075 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee
secara langsung atau tidak langsung:
1D akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,
9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas
asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:
i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama
dengan investor lain:
j liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama
untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan
k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas
termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.
28) | Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian Jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Page 33 OCR 0.920
Page 33 of 83

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang
disajikan sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir.

&

LAKH

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,

(0) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

KAA

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
3) Untuk tanaman telah menghasilkan
(4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk
setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2
tahun: dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung

(b) Jumiah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi
depresiasi luar biasa

SAK dh

KAL

Page 34 OCR 0.911
Page 34 of 83

Pengurangan tahun berjalan v
Jumlah yang klasifikasi ke tanaman telah menghasilkan v
(c) Pengurangan lainnya v
(d) Saldo akhir: v
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan v
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma, v
32) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan v
ternak telah menghasilkan:
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 v
tahun terakhir,
C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: v
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: M
e) Kondisi hewan temak: v
P) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, v
9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup: vV
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung, v
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
» Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan vV
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. v
33) | Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar v
atau model biaya:
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi:
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena Sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan)
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, v

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

Page 35 OCR 0.917
Page 35 of 83

— (3) penghasilan sewa dari Properti Investasi : ——
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang v
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa
selama periode tersebut: dan
(C) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas vV
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi vV
atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir v
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan

rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang v
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah v
ditambahkan kembali, dan
(b) penyesuaian signifikan lain. v

C) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
(S) Nilai Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

Ba NN NN 3

Sd

Page 36 OCR 0.919
Page 36 of 83

estimasi saat penyelesaian
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti
Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi
yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan vV
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi. v

34) | Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan v Catatan 12 atas LK
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal v Catatan 12 atas LK
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban v Catatan 12 atas LK
penyusutan,
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan vV
ekuitas (jika ada):
e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: v

D jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila
tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila
Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
Wajar aset:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus
kepada para pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan
antara

| 'Gi) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: v Catatan 12 atas LK

&

SK KA aa

£
Page 37 OCR 0.932
Page 37 of 83

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontral
(3) estimasi saat penyelesaian:
(4) hambatan kelanjutan penyelesalan (ika ada),

v
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap v
dalam pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya v
pinjaman yang layak dikapitalisasi.
1) Pengungkapan lainnya antara lain:

Catatan 12 atas LK

(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: v

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh Catatan 12 atas LK
dan masih digunakan: v

(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan v
tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda v

secara material dari jumlah tercatat:
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap
yang dihentikan pengakuannya: v Catatan 12 atas LK
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan
jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut
jenis Aset Tetap:
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan
nilai atau pemulihan penurunan nilai, V
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan
dan alasan penjaminan: dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan

Nisiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan Catatan 12 atas LK
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. v

&

35) ! Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas
bumi) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated aCreage, SUMUr
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: v

Page 38 OCR 0.926
Page 38 of 83

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang
(a) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada

Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk
tabel analisa umur tagihan.

Ba

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:

b) alokasi jumtah arnortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan
laba rugi komprehensif,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi:

dalarn hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi,

jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan
dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur
manfaat tidak terbatas,

P penjelasan atas jumlah tercatat dian sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Tak berwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau
model revaluasi:

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi
dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

») nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:

J) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

c,

d

e

9

SL Ket

SL

Catatan 14 atas LK

Catatan 14 atas IK

Catatan 14 atas LK

Catatan 14 atas LK

Page 39 OCR 0.917
Page 39 of 83

(3) v
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai v
Wajar aset:
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat vV
dengan model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan v
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada
para pernegang saham.
37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi ngkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal: v
(2) Penambahan dan pengurangan: v
(3) Saldo akhir. v
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset ekspiorasi dan evaluasi per area of Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan v
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.
Cc) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang,
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan v
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya v
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya, v
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):
(MH Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan, V
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan v

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi

Page 40 OCR 0.917
Page 40 of 83

— utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai ersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun
berjalan dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: y
(b) Saldo awal: v
(c) Penambahan/pengurangan: vV
(d) Amortisasi, dan v
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan
yang masih berjalan: v
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana
terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan: v
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan V
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi v
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. v
Liabilitas
Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v Catatan 17 atas LK
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan v Catatan 17 atas LK
C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v
Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi v
jangka panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: v
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: v

Page 41 OCR 0.922
Page 41 of 83

jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutai vV
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang
belum digunakan: v
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: vV
(S8) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya
arus keluar sumber daya ekonomi, v
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi v
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah v
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3) | Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang Catatan 20 atas LK
belum jatuh tempo.
4) | Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan v
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. V
5) | Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: v
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. vV
6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi:
b) taba yang diakui, v
C) kerugian yang dialami, dan V
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). v

Page 42 OCR 0.915
la)

lb)

Khusus Industri Perbankan

Page 42 of 83

Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya
diblokir atau dijaminkan.

Latte

aa

a)

8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Rincian berdasarkan program asuransi:

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Ba an Oa 3

b)

Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

SKA «h

Page 43 OCR 0.889
Page 43 of 83

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi: v
(2) Jumlah menurut tertanggung, y
(3) Jumlah menurut mata uang: dan v
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan,
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi,
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: v
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada y
pihak berelasi Jan plhak ketiga:
(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan v
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan v
penambahan dan pengurangan.
@) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, ,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan v
(4) Jumlah menurut umur utang. v
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: v
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur: Y
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: vV
(4) Jumlah menurut umur utang: dan v
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. v
9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan y
(3) Jumlah menurut jenis asuransi. v

Page 44 OCR 0.935
Page 44 of 83

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan

Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggat dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

KAK

9

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain Jenis dan jumlahnya.

Catatan 2.r atas LK

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

Catatan 19.c atas LK

Catatan 19.9 atas LK

1t)

Khusus Industri
Pembiayaan Kewajiban
Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang, dan jatuh tempo serta
ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Ilabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

Catatan 13, 16 atas LK

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 45 OCR 0.930
Page 45 of 83

(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam v
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi
utang dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisa: i Utang
Yang harus diungkapkan antara lain : v
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan
penyelesaian utang, V
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak
penghasilan yang terkait: v
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang
diakui selama periode tersebut: dan v
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang
yang telah direstrukturisasi.
1 5 ) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. v
1 6 )| Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
1 7 )| Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang v
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset
tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
1 8 ) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumiah utang, Catatan 31 atas LK
b) jumlah utang menurut mata uang: dan v
c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v

Page 46 OCR 0.918
Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Page 46 of 83

Yang Harus diungkapkan antara lain:

2)
b)
fa)
d)
e)

?

»

h)

D

rincian jumlah utang berdasarkan nara bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang:

kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:
tanggal jatuh tempo:
jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman:

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dari kondisl default):
jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan
pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi
keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain
adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan,
jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

RL AR LLA LL

Catatan 16 atas LK

Catatan 16 atas LK
Catatan 16 atas LK
Catatan 16 atas LK
Catatan 16 atas LK
Catatan 16 atas LK
Catatan 16 atas LK

Catatan 16 atas LK
Catatan 16 atas LK

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :

3)

b)

ka)
ko)

jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi

keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan

(3) lebih dari 5 (limajtahun.

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:

total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-
cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

Ba 3

Page 47 OCR 0.919
8)

»

Page 47 of 83

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisa nya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

SKA

21) | Khusus Industri Perbankan

a)

b)

t)

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan piliak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus
dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat
berharga yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempa, nilai Aset bank yang
dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance),

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

aa na

KA &

RX

Page 48 OCR 0.922
Page 48 of83

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak kc

v
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: vV
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan
kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank Y
pada saat periode pelaporan: dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan v
penurunan nilai komitmen dan kontinjensi.
22)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal, v
(2) Penyisihan yang dibentuk: vV
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan v
(4) Saldo akhir. v
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, v
C) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat
lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: v
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya
beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos v
yang terpisah:
e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal, v
(2) Penambahan dan Pengurangan : v
(3) Saldo akhir.

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program. v Catatan 22 atas LK
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti
yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan
yang dapat diatribusikan ke dalam:
(a) biaya jasa kini: v Catatan 22 atas LK
(b) biaya bunga: v Catatan 22 atas LK
(c) iuran oleh peserta program: vV Catatan 22 atas LK
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial: vV Catatan 22 atas LK

Page 49 OCR 0.912
Page 49 of 83

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang
mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:
(f) imbalan yang dibayarkan: v Catatan 22 atas LK
(9) biaya jasa lalu, v Catatan 22 atas LK
(h) kombinasi bisnis: v
(D  curtailment, dan v
G) penyelesaian. v
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang vV
seluruhnya atau sebagian didanai:
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saido awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang
dapat diatribusikan pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program, v
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial: v
(Cc) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
Uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,
(d) iuran oleh pemberi pekerja: v
(e) iuran oleh peserta program: v
(imbalan yang dibayarkan: v
(9) kombinasi bisnis: dan v
(h) penyelesaian: v
(5) Rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir|
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling
kurang mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam v
laporan posisi keuangan:
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: v
(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh v
batasan dalam SAK,
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak v
penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: v
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan
nama pos dimana hal tersebut termasuk:
(a) biaya jasa kini: v Catatan 22 atas LK

Page 50 OCR 0.926
Page 50 of 83

(b) biaya bunga

Catatan 22 atas LK

(c) hasil yang diharapkan dari aset program: v
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset v
sesuai dengan SAK:
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1096 (sepuluh per seratus),
(9 biaya jasa lalu: v Catatan 22 atas LK
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan vV
(h) dampak dari batasan dalam SAK: v
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan v Catatan 22 atas LK
(b) dampak dari balasan dalam SAK: v
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan v Catatan 22 atas LK
kerugian dalarn pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total

aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, v
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain,

(10) jumiah yang mencakup Nilal Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program:

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset:

(13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto: v Catatan 22 atas LK

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau v Catatan 22 atas LK
Varlabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

Pa an

Page 51 OCR 0.932
Page 51 of 83

Ko) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(#) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat

tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya
kesehatan pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

Ca) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus
atau defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(W  Iiabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase
dari liabilitas prograrn pada akhir periode pelaporan: dan

(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
aset program pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal,
dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar
entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai

SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:

(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan

(ii) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
formasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan

butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),

dan butir (16) serta butir ii.

“ag

Page 52 OCR 0.907
Page 52 of 83

Tb) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus
mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk prograrn iuran pasti. v
C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja v
jangka panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). v
24) | Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, hilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat v
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: y
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: v
8) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan v
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:
9 pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan,
9 kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi vV
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default): dan v
h) persyaratan penting lainnya. v
25) | Sukuk
2) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: v
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan, v
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: vV
(c) nilai nominal: vV
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): y
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

Page 53 OCR 0.896
Page 53 of 83

hasil (untuk Sukuk mudharabah)
(?) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan

atau bagi hasil: v
(9) jangka waktu, v
(hn) tujuan penerbitannyaj dan Mv
(i) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: vV
(9) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) butan, v
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): ,
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan v
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik v
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).
26) | Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku
bunga kontraktual selarna periode pelaporan y
b) tujuan perolehannya: v
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: vV
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
Persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): v
€) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan v
? persyaratan penting lainnya.
27) | Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal v
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga v
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:
C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat v
konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari
sudut pandang pemegang obligasi konversi,
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: v

Page 54 OCR 0.910
Page 54 of 83

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efel v
P jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, y
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi
dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), v
» kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): v
JD dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran
umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: y
I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan v
m) persyaratan penting lainnya
Cc Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) Modat Saham
Yang harus diungkapkan antara Iain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: v Catatan 23 atas LK
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan v
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak v
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: v
CJ) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih: v Catatan 23 atas LK
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan v Catatan 23 atas LK
(3) Pemegang saham lainnya: v Catatan 23 atas LK
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modai saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS): v Catatan 23 atas LK
(2) Sumber peningkatan modal saharn, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, v
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak

Page 55 OCR 0.937
Page 55 of 83

Memesan Efek Terlebih Dahulu t Issue dan private placement),
pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesalan pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:
&) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor:

b) Uraian sumber agio saham:

C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Cfek ekuitas,

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

? Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau
dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah
imbalan yang terjadi:

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan
sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis
yang dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali,

LA

LL

LX

&

LK.

Catatan 24 atas LK
Catatan 24 atas LK

Catatan 24 atas LK
Catatan 24 atas LK

Catatan 24 atas LK

Catatan 24 atas LK

Catatan 24 atas LK

Catatan 24 atas LK
Catatan 24 atas LK

Catatan 24 atas LK
Catatan 24 atas LK

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Non pengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:

Catatan 1c atas LK

Page 56 OCR 0.915
Page 36 of 83

(2) Nama entitas anal lan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya
Pengendalian: dan

Catatan 1c atas LK
Catatan 1c atas LK

Catatan 1c atas LK

€) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat v
hilangnya Pengendalian.
4 Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor, v
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh: v
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal v
disetor,
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara v
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan
6) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. v
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): v
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, Laporan Perubahan Ekuitas
dan (akumulasi defisit)
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. v
6) | Waran
Yang harus diungkapkan antara lain: v
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: v
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:
C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa), Yi
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan vV
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

Laporan Perubahan Ekuitas
(Penghasilan komprehensif
lain)

Page 57 OCR 0.922
Kepentingan Nonpengendali

Page 57 of 83

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Laporan Perubahan Ekuitas
(kepentingan nonpengendali)

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b,
ke

d

8)

Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang:

(2) Penjualan jasa:

(3) Bunga,

(4) Royalti: dan/atau

(5) Dividen:

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,

Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1045

(sepuluh perseratus) dari pendapatan:

Jumiah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan
terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam
periode berjalan,

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang
diakui dalam periode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:

(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumiah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas:

KA aa

SKK

«4

Catatan 26 atas LK
Catatan 26 atas LK

Tidak ada pihak yang
melebihi 1044

Page 58 OCR 0.932
Page 58 of 83

Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari
transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(c) Total pendapatan neto.

SKL

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

Cc) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

NN

3)

Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan
C) Pendapatan sewa.

SL

4)

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu: dan

Cc) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

Page 59 OCR 0.934
Page 59 of 83

Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:

Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama
dengan pihak lain.

7»

Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi

bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan
pendapatan untuk setiap jenis asuransi,

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan
Tol: Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi:
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9)

Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lai
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,
c) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

Ba

Page 60 OCR 0.909
ja)

b)

is

Page 60 of 83

Beban Pokok Penjualan
ang harus diungkapkan antara lain:

Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1094 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan

Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

LAH

Tidak ada pihak yang
melebihi 1045

Catatan 27 atas LK

11)

ja)
lb)
&)
ia)
2)
Ig)
la)
2)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional
ang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

Beban bahan:

Beban jasa pelayanan,

Beban pegawai,

Beban penyusutan sarana medis:
Beban pemeliharaan sarana,
Beban asuransi,

Beban langganan daya dan jasa,
Beban depresiasi.

Ba aa

12)

a)

(Khusus Industri Asuransi:

Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi
sendiri untuk setiap jenis asuransi.

b)

(5)

Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang
harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya :
klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan
kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

Page 61 OCR 0.940
Page 61 of 83

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

&) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

KAL

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu
antara lain:

a) Beban penjualan,
b) Beban distribusi, dan
C) Beban umum dan administrasi.

Catatan 28 atas LK

Catatan 29 atas LK

15)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan
komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk

masingmasing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan
Piutang Sewa Pembiayaan.

17

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

4d

Catatan 2 atas LK
Catatan 2 atas LK

Catatan 30 atas LK

v.
Page 62 OCR 0.919
Page 62 of 83

ta) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku
bunga efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK

yang berlaku: dan v
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang v
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual v
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui v
laba rugi: dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk vV
lindung nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Rersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura v
Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan,
yang diungkapkan secara terpisah. v
18) | Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat
berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus V
diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus v
diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19) | Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud: v
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, Catatan 2 atas LK
€) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: Catatan 2 atas LK
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: v
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam
rangka lindung nilai arus kas: danbagian pendapatan komprehensif lain dari
entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. : v

Page 63 OCR 0.933
Page 63 ot 83

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

9

d9)

Ka)

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(W) beban (penghasilan) pajak kini,
(2) penyesuaian yang dlakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari
periode lalu,

jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari
perbedaan temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan
tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diaktii sebelumnya

atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk

mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan,

beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau

pembalikan penurunan sebelumnya atas aset. pajak tangguhanj dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi
dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan

komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas

asosiasi dan/atau Ventura Bersama:

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan taba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba
akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar
perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:
penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:
jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan:

(

(6,

Catatan 19d atas LK
Catatan 19d atas LK

Catatan 19d atas LK

Catatan 19d atas LK

Catatan 19d atas LK

Catatan 19d atas LK

Catatan 19d atas LK

Page 64 OCR 0.926
ID)

»

3

m)

n)

0)

p)

Page 64 of 83

jumlah agregat perbedaan temporer yang terk: pada entitas

anak, cabang, entitas aso: , dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci). dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak

sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dari setiap Jenis rugi pajak yang

belum dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan
posisi keuangan untuk periode sajian, dan

(2) jurnlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba ru:
apabila jurnlah tersebut tidak terlihat dari perubahan Jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) taba rugi dari kegiatan normal atas Operasi yang dihentikan selama

periode, bersama dengan jumlah terkait untuk. setiap periode sajian:
jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adaiah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis:

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan
atas aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena

pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer
kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang

& NS 3

Catatan 19d atas LK
Catatan 19d atas LK
Catatan 19d atas LK
Catatan 19d atas LK

Catatan 19d atas LK

Catatan 19e atas LK

Catatan 19e atas LK

Catatan 19e atas LK

Catatan 19e atas LK

Page 65 OCR 0.938
Page 65 of 83

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkai

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat V
diatribusikan kepada entitas induk untuk Periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari Setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. v Catatan 25 atas LK
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham:

0 instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang v
berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan
dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat
antiditutif untuk periode sajian:

9) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode v
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan

21

Catatan 25 atas LK

v
e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.
22) | Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi vV Catatan 31 atas LK
dengan orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau
(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk v Catatan 31 atas LK
transaksi dengan entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi v Catatan 31 atas LK
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang

transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud:

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

Page 66 OCR 0.926
d)

8

n

Page 660f83 |

dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait:

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,

termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan,
dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk. penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf 2) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak:

(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:

(2) imbalan pascakerjaj

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan:

SKK LI

Catatan 31 atas LK

Catatan 31 atas LK

Catatan 6, 8 atas LK

Catatan 31 atas LK
Catatan 31 atas LK

Catatan 31 atas LK

Catatan 31 atas LK

Page 67 OCR 0.926
Page 67 of 83

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi PA
tersebut.

23)| Aset dan Liabilitas dalam Mata Yang Asing
3) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v Catatan 33 atas LK
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya v Catatan 33 atas LK
dalam mata uang fungsional:

(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: v Catatan 33 atas LK

(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional, v

(H jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang v Catatan 2 atas LK
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi: dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan v Catatan 2 atas LK

datam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
Untuk suatu aset indIviduai, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau vV
pembalikan rugi penurunan nilai:
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya v
tercakup rugi penurunan nilai:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi
selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang
di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwili yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui
dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. v

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

Ld

Page 68 OCR 0.926
Perubahan E.

Page 68 of 83

asi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan

Periode Lalu
Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

9

(1)
2)
(3)

sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan

perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

W)
2

3)

(4)

(5)

sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal
dan relevan:

jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:

(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:

jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang

disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode
tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :

)
2)

(3
(4)

sifat dari kesalahan periode lalu:

jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:

jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

KAL

&

an

Catatan 2.b atas LK
Catatan 2.b atas LK

Catatan 2.b atas LK

Catatan 2.b atas LK

Catatan 2.b atas LK

Page 69 OCR 0.925
Page 69 of 83

Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, v
(2) tanggal akuisisi: v
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, v
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: v
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak v
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: vV
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan
Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan: v
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: v
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: v
dan
(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak vV
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang: v
(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan v
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas v
kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih:
(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: v
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus
keluar sumber daya ekonomi terjadi, v
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal v

Page 70 OCR 0.932
(12)

(13)

(14)

(15)

Page 70 of 83

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama
yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan
(C) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:
dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karenaNilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b)
angka (4) terkait perikatan dan kontijensis dan
(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:
dalarn hal pembetian dengan diskon:
(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba
rugi komprehensif dimana keuntungan terscbut diakui: dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:
setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi
pada tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi,
yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
@takuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(e) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum
tanggal akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasii dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 71 OCR 0.917
Page 71 of 83

. kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah
diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.
b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode

sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan v
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif

material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, v

Labilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga
ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: v
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang

akuntansi awalnya belum selesai: dan v
(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang

diakui selama periode pelaporan v

2 Setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi,
atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi
atau Ilabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap
perbedaan yang timbul selama penyelesaian: v
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan
alasan perubahan tersebut: dan
(c) teknik penilaian dan input model utara yang digunakan untuk
mengukur imbalan kontinjensi:
(3)  liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: v
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:
(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:
(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang v
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan
atau periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami v
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam
pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan v

SS

Page 72 OCR 0.918
Page 72 of 83

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(L) jumlah harga yang dibayarkan, vV
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: vV
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila

Pengendalian diperoleh: dan v
(4) jumlah aset dan. Itabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau

bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan v

kategori utamanya.

27) | Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:
(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(3) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk v Catatan 34 atas LK
mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap v Catatan 34 atas LK
segmen dilaporkan:
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban vV Catatan 34 atas IK

tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta
dasar pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen v Catatan 34 atas LK
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jurnlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap v
kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i. negara domisili Perusahaan, dan v
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara v £
| terpisah, termasuk dasar pengatribustan pendapatannya kepada negara

Page 73 OCR 0.938
Page 73 of 83

tersebut secara individual.

(b) Aset tidak iancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi
yang berlokasi di:
i. negara domisili Perusahaan: dan
il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3). Inforrnasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal

tunggal mencapai 104 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan
konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

BN

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan fiabilitas Operasi yang
dihentikan, dan

pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari

aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba
rugi komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi
yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) taba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok
lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak
penghasilan yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi
dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari Operasi yang dilanjutkan dan operasi yang
dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

(3

LL

Page 74 OCR 0.927
Page 74 of 83

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
2) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan
dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:
b) jumlah utang dividen untuk:

yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk v
tujuan spekulasi:
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok
klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam vV
bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:
(2) pihak lawan transaksi (counterparties): v
(3) tanggal jatuh tempo: v
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan
posisi keuangan: v
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, v
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan vV
(7) persyaratan penting lainnya. v
(9) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut: vV
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai,
termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis v
transaksi yang dilindung nilai: dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai,
disebutkan tujuannya. v
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas
keuangan antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang Catatan 36 atas LK
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan
posisi keuangan: dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Catatan 36 atas LK
Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan.
31) | Dividen

Page 75 OCR 0.925
Page 75 of 83

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan
tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi
lainnya secara terpisah:

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya
dalarn Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya)

&) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas,
agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

KK KL

33)

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
i pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
periode berlakunya perikatan,
Hii.” dasar penentuan kompensasi dan denda,
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

Catatan 32 atas LK

Page 76 OCR 0.912
b)

Page 76 of 83

Ts pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
li. periode berlakunya perikatan:
iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. sanksi-sanksi:

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminanz
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,

diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait:

(b) jumlah yang diperkarakan,

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal
opinion): dan

(d) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan
estimasi dampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta
jumlah pokok dan denda atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan
atau banding):

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:
(b) estimasi dari dampak keuangannya:
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus

SKL Aa Aa

SK 4

&

na

Page 77 OCR 0.911
Page 77 of 83

keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. v

34) | Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) .Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

C) .Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:

e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

PD . Isiperubahan perjanjian, jika ada.

35) | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus.mengungkapkan informasi yang memungkinkan para
“pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul

dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk,
namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo v Catatan 35.b atas LK
pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) risiko likuiditas, antara lain:
(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif

NN

yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk v Catatan 35.b atas LK
pemahaman terhadap periode arus kas: dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, v Catatan 35.b atas LK
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak v Catatan 35.b atas LK

perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap
laba rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. v

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalarn huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari v Catatan 35.b atas LK
instrumen keuangan.

Khusus Industri Perbankan

a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

Ll (1) Rindan perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan v

36:

Page 78 OCR 0.923
Page 78 of 83

posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam

v
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. vV
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada
tanggal laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: v
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. v
C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas v
dana pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. v
37)| Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-
reorganisasi yang meliputi:
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah v
tersebut disajikan selarna tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:
b) Status going concem perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham v
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:
Cc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- v
reorganisasi:
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan v
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- v
reorganisasi.
38) | Pengelolaan Modal

Catatan 35.a atas LK

Page 79 OCR 0.926
b,

9
d)

8)

Page 79 of 83

mengelola permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan
untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak
eksternal, dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari
pihak eksternal (jika ada): dan

konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal,
apabila terjadi ketidakpatuhan.

39) | Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas Catatan 38 atas LK
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. Catatan 38 atas LK
40) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

ka)

9)

2)

|

rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum Setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:

jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode:

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai

berikut:

(1) opsi yang diberikan selarna suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar

Page 80 OCR 0.909
Page 80 of 83

tersebut pada tanggal pengukuran dan inform. tentang bagaimana
Nilai Wajar tersebut diukur: dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar v
tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu
periode (yaitu selain opsi saham):
9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam v
Suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
41) | Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan: v
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: M9
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan v
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) in Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah: ,
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi v
Syariah: dan
d) Zakat. v
43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi, v
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: v Catatan 32 atas LK
Cc) Rasio keuangan penting: v
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan v
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan v
hidup perusahaan.
44) | Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat Genis kayu), v

Page 81 OCR 0.921
Page 81 of 83

Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IMPH dan luran wajib
lainnya,

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman

kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman v
tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, vV
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanarnan pada periode berjalan
dan akumulasinya: dan v
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(4) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan v
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. v

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan

45)| Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi v Catatan 40 atas LK
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk
mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, v
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa: dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa
estimasi tersebut tidak dapat dibuat.
46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: v Catatan 2.y atas LK
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: v Catatan 2.y atas LK
C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan v Catatan 2.y atas LK
v Catatan 2.y atas LK

Page 82 OCR 0.923
Page 82 of 83

keuangan atau pernyataan manajemen bahw:
diketahui atau diestimasi secara wajar.

'ampak tersebut tidak dapat

47) | Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: Catatan 39 atas LK
(1) Sifat reklasifikasi: v
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang Catatan 39 atas LK
direklasifikasi: dani v
(3) alasan reklasifikasi. v Catatan 39 atas LK
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan v
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. vV
48) | Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal
sebagai berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan v
indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas vV
bantuan pemerintah yang telah diakui.
49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang rnenyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas v
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan y
beserta penjelasannya, dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya. v
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk vV

melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara

Page 83 OCR 0.925
Page 83 of 83

tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 28 Maret 2024
Mengetahui,

Kusumo Martanto Ronald Winardi

Direktur Utama Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.72 MB
Published30 Mar 2024
Pages83
Characters154,335
Text sourceOCR
OCR confidence0.922

Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Global Digital Niaga Tbk. p.1 ×2
linked person Kusumo Martanto p.83
linked person Ronald Winardi p.83
unresolved org Kantor Akuntan Publik Purwantono p.1
unresolved person Judistira p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×12
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.36
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.54
unresolved org Bapepam p.71 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result