Back to announcement
20240328_MAPA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31621033_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted MAPASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
SIARAN PERS Untuk Didistribusikan Segera MAPA Mencatat Pencapaian Cemerlang di Tahun 2023 Jakarta, 28 Maret 2024 - PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), anak perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) untuk sports, kids dan leisure, hari ini mengumumkan hasil kinerja keuangan tahun 2023 yang telah diaudit. Pada kuartal empat tahun 2023, MAPA mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp4,0 triliun, naik sebesar 33,5% dari Rp3,0 triliun yang tercatat di kuartal empat tahun 2022. Margin laba kotor meningkat dari 47,4% menjadi 48,1%. Laba usaha tumbuh dari Rp453 miliar menjadi Rp582 miliar, dengan margin 14,6%. Sementara itu, EBITDA dan laba bersih masing-masing mencapai Rp913 miliar dan Rp346 miliar. Pendapatan bersih untuk tahun 2023 tercatat sebesar Rp13,6 triliun, meningkat sebesar 38,3% dari Rp9,8 triliun di tahun 2022. Margin laba kotor naik sebesar 80 bps menjadi 48,7% dari 47,9%. Laba usaha tumbuh menjadi Rp2,0 triliun dari Rp1,6 triliun, dengan margin 15,0%. EBITDA naik dari Rp2,3 triliun menjadi Rp3,0 triliun, sementara laba bersih meningkat menjadi Rp1,4 triliun dari Rp1,2 triliun di tahun sebelumnya. Ratih Darmawan Gianda, VP Investor Relations, Corporate Communications and Sustainability dari MAP Group menyatakan, "MAPA selalu meningkatkan progress bisnisnya dalam menyediakan berbagai penawaran untuk memenuhi permintaan pelanggan yang beragam. Selain itu, kinerja keuangan kami sepanjang tahun didukung oleh tren makroekonomi domestik secara keseluruhan. Di masa yang akan datang, kami juga mengantisipasi kondisi bisnis yang lebih dinamis, terutama karena Perusahaan telah beroperasi di 7 negara. Meskipun demikian, kami berharap berbagai strategi MAPA dapat menghasilkan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham." Pada tahun 2023, MAPA membentuk kemitraan strategis dengan Frasers Group melalui Sports Direct Malaysia, untuk mengoperasikan Sports Direct di Indonesia. Kemitraan ini memperluas brand portofolio Perusahaan, serta meningkatkan pengalaman pelanggan secara menyeluruh. Selain itu, MAPA juga memperluas ekspansinya dengan akuisisi Foot Locker di Singapura dan Malaysia, yang kemudian disusul dengan peluncuran Foot Locker di Thailand dan Vietnam. Platform omni-channel merupakan bagian penting dari strategi Perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang beragam, dengan mengintegrasi kanal offline dan online. Per Desember 2023, MAPA mengoperasikan 28 kanal online dan bekerja sama dengan berbagai marketplace. Perusahaan menekankan komitmennya untuk menghasilkan pertumbuhan jangka panjang. Di masa mendatang, MAPA akan memprioritaskan pendekatan yang terukur dalam meningkatkan strategi merchandizing secara konsisten, memperkuat model bisnis ritel terpadu, dan membangun hubungan yang harmonis dengan brand principal.
Page 2
Tentang PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) adalah entitas ‘brand commerce’ yang mengelola dan memasarkan brand internasional di Indonesia. Anak perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), MAPA mengelola lebih dari 40 brand eksklusif di lebih dari 1.500 gerai dan 28 kanal online. Tiga segmen bisnis utama perusahaan adalah produk Sports, Leisure footwear dan Kids, yang dijual melalui format gerai multi-brand, mono-brand yang dimiliki langsung oleh MAPA, termasuk PlanetSports.Asia, Sports Station, Golf House, dan Kidz Station. Di tahun 2018, perusahaan mengakuisisi Astec, brand bulu tangkis, fitness dan aktivitas leisure terkemuka di tingkat regional, yang didirikan oleh Alan Budikusuma dan Susi Susanti, peraih medali emas Olimpiade. Untuk memperoleh informasi lebih lengkap mengenai MAPA, silakan kunjungi www.mapactive.id. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi: Ratih Darmawan Gianda VP Investor Relations, Corporate Communications and Sustainability MAP Group PT Map Aktif Adiperkasa Tbk Sahid Sudirman Center 26th Floor Telephone: +6221 80648 488 Ext. 89088
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.